PENGGUNAAN EYD

I. PENULISAN HURUF 1.1. Huruf Besar atau Huruf Kapital 1.1.1. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata awal kalimat. Contoh : Selain buku juga penggaris yang dijual. Kamu harus belajar sungguh-sungguh. Bagaimana itu bisa terjadi ? Mobil itu berjaIan dengan cepat. 1.1.2. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung. Contoh : Ibu bertanya, "Kapan Anton pergi ?" "Kemarin aku membeli baju baru" kata Budi. Pak Lurah berseru, "Peinuda harus giat bekerja." . 1.1.3. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam ungkapan-ungkapan yang berhubungan dengan hal-hal keagamaan, kitab suci, nama Tuhan termasuk kata gantinya Contoh : Allah Yang Maha Kuasa Yang Maha Agung Alkitab Weda Quran Hindu 1

Kristen Islam Tuhan seJalu mengasihi semua ummat-Nya. 1.1.4. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang. Contoh : Haji Abu Bakar Imam Maliki Imam Hambali Nabi Ibrahim Sultan Ageng Tirtayasa 1.1.5. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang. Contoh : Presiden Soeharto Gubernur Wahono Perdana Menteri Nehru Profesor Supomo Tetapi, perhatikanlah penulisan di bawah ini : Siapakah presiden yang baru dilantik itu ? Kolonel Hartono baru dilantik menjadi brigadir jenderal. 1.1.6. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama orang. Contoh : Siti Mariam Agus Subekti 2

Abdul Kahar Wage Rudolf Supratman Suparto Sosrodiharjo 1.1. 7. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku dan bahasa Contoh : bangsa Indonesia suku Jawa bahasa Belanda. Tetapi, perhatikan penulisan di bawah ini. mengindonesiakan kata-kata asing kebelanda-belandaan. 1.1.8. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama hari, bulan, tahun, hari raya, dan peris tiwa sejarah. Contoh : hari Selasa bulan Agustus tahun Saka hari Natal hari Lebaran bulan Maulud Perang Candu Perang Salib tahun Hijrah tahun Masehi hari Galungan hari Waisak

1.1.9. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi Contoh : Surabaya Asia Tenggara Kali Serayu Jazirah Arab

3

di.E. Huruf besar at. Sarjana Ekonomi Sarjana Hukum 4 kabar. Huruf besar atau huruf kapital dipakai dalam singkat an nama.Banyuwangi Danau Toba Gunung Semeru bukit Barisan Jalan Mojopahit Laut Jawa Selat Sunda Tanjung Harapan Terusan Panama Sungai Ciliwung 1. dan judul karangan. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kat.10. majalah.H. Contoh : Azab dan Sengsara Buana Minggu Pelajaran Bahasa Indonesia untuk Sekolah Lanjutan Atas Dari Ave Mari ke Jalan Lain ke Roma . yang mana . ke.12. Ny.11.ahan dan ketatanegaraan. 1. dari. Contoh : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Dewan Perwakilan Rakyat Kerajaan Sriwijaya Piagam Jakarta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.a untuk nama buku. S.1. 1. gelar dan sapaan. Insinyur Nyonya S.au huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan. untuk dan yang. surat kecuali kata partikel seperti: tidak ter letak pada posisi awal.1. Contoh : Ir. serta nama dokumen resmi.1. lembaga pemerint.

kakak. 1. adik.1. Profesor Catatan: Untuk menulis singkatan selalu diikuti oleh tanda titik. M. Contoh : Kapan Ayah datang ? Itu siapa. Kita wajib menghormati bapak clan ibu kita.13. Saudara Prof.A dr.2. saudara. 5 . 1. dan paman yang di pakai sebagai kata ganti atau sapaan. Sarjana Sastra Master of Arts. ibu. Bu ? Besok Adik dan Paman akan datang. majalah. Catatan: Huruf besar atau huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungim kekerabatan yang tidak dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.1. Nona S. Mereka semua pergi ke rumah Pak Camat. Kakak dan Adik berkunjung ke rumah Ibu Dimyati.2. Semua lurah dan camat hadir di kantor kecamatan.S. Menulis nama buku. dan surat kabar yang dikutip dalam karangan. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak. Huruf Miring Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk : 2. Contoh : Semua karyawan mengikuti upacara.Nn. Dokter Sdr.

6 .2. Catatan : Dalam tulisan t. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu satuan. atau kelompok kata.3. PENULISAN KATA 2. Sutasoma karangan Mpu Tantular majalah Olah Raga dan Kesehatan 2. atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya. Contoh : Pasal itu tidak memuat ketentuan hukum. BuatIah kalimat dengan berjalan cepat.2.angan atau ketikan.Contoh : surat kabar Buana Minggu. Menegaskan atau mengkhususkan huruf.1.2. Ora Et Labora artinya bekerja sambil ber doa. Budi barubeli sepeda warna biru. Huruf pertama kata makan adalah m. huruf atau kata yang akan dicetak miring diberi satu garis men-. Contoh : Penggunaan kata training centre sebaik-nya diganti dengan kata pemusatan latihan. 2. bagian kata. Zea mays nama latin dari tanaman jagung. Contoh : Paman baru datang kemarin pagi. Menuliskan kata nama-nama ilmiah. II. Ayah pergi ke Bandung. datar di bawahnya.

gabungan kata itu ditulis serangkai.2. Contoh : Pancasila swadaya dwiwarna prasangka tunanetra ultramodern caturtunggal purnawirawan mahasiswa Catatan : (a) Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang huruf awalnya hurufbesar. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi.2.2.2.3. . Kata Turunan 2. Imbuhan (awalan.2. Contoh : mempertanggungjawabkan Melipatgandakan memberitahukan 2. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. 2. di antara kedua unsur itu dituliskan tanda hubung (-) 7 saptakrida .2. Kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata dan se· kaligus mendapat awalan dan akhiran.1. maka kata-kata itu ditulis serangkai. Contoh : dipukul dilebarkan melewati bergemuruh. sisipan.

2. bagian-bagiannya yang umum ditulis terpisah.4. Kata Ulang Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan mengguna Contoh : anak-anak tukar. Gabungan Kata 2.4.4. Contoh : meja tulis orang tua 8 . Contoh : Dalam menjalankan pemerintahan Sultan Agung dikenal sebagai raja yang "mahabijaksana". Tuhan maha mengetahui segalanya.menukar lauk-pauk sayur-mayur undang-undang 2.Contoh : pan-Amerikanisme non-Israel. Contoh : mata pelajaran persegi empat 2. termasuk gerak-gerik mata-mata huru-hara ramah-tamah mondar-mandir kan tanda hubung. 2. Awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata.3. melipat tiga bertanggung jawab istilah khusus. (b) Maha sebagai unsur gabungan kata ditulis serangkai kecualijika diikuti oleh kata yang bukan kata dasar.1 Gabungan kata yang lazim disebut dengan kata maje muk.

Contoh : apabila bilamana barangkali bagaimana padahal 2.3. Gabungan kata.konsul jenderal duta besar perdana menteri rumah sakit tegak lurus kuda hitam simpang tiga segi lima 2.5.2. dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. ke. Gabungan kata yang sudah dianggap sebagai satu kata ditulis serangkai. Kata Depan Kata depan di. dapat diberi tanda hu bung untuk menegaskan pertalian di antara unsur yang bersangkutan. termasuk istilah khusus yang mung kin menimbulkan salah baca.4. Contoh : anak-istri alat pandang-dengar bapak-ibu ampere-meter dua-sendi adik-kakak 2.4. kecuali di dalam gabungan kata yang sudah di anggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada Contoh: Arman duduk di kursi Parnan pergi ke Semarang Ibu baru saja datang dari Bandung 9 manakala bumiputra peribahasa tatabahasa sendratari .

2. saudara. Menegaskan atau mengkhususkan huruf. PENULISAN KATA 2. dan surat kabar yang dikutip dalam karangan. Huruf Miring Huruf miring dalam cetakan dipakai untuk : 2. Insinyur S.3. atau kelompok kata. Bu ? 1. 2.13. kakak. 2. 10 . bagian kata. Contoh : surat kabar Buana Minggu. dan paman yang di pakai sebagai kata ganti atau sapaan. Contoh : Penggunaan kata training centre sebaik-nya diganti dengan kata pemusatan latihan. ibu. Huruf besar atau huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti bapak. Contoh : Pasal itu tidak memuat ketentuan hukum Huruf pertama kata makan adalah m.2. Contoh : Ir. Menulis nama buku.2.1. majalah. adik. Menuliskan kata nama-nama ilmiah. atau ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.1. II.12. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis sebagai satu satuan.1. Sarjana Ekonomi 1.2. gelar dan sapaan.1.2. Contoh : Kapan Ayah datang ? Itu siapa.1.E. Huruf besar atau huruf kapital dipakai dalam singkat an nama.

Imbuhan (awalan.2.4. Kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata dan se· kaligus mendapat awalan dan akhiran.1 Gabungan kata yang lazim disebut dengan kata maje muk.2. Kata Ulang Bentuk ulang ditulis secara lengkap dengan mengguna Contoh : anak-anak 2. bagian-bagiannya yang umum ditulis terpisah. 11 . 2. gabungan kata itu ditulis serangkai. Contoh : dipukul 2. melipat tiga istilah khusus.4. Contoh : mempertanggungjawabkan 2.3. Awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan kata yang langsung mengikuti atau mendahuluinya kalau bentuk dasarnya berupa gabungan kata.2.Contoh : Paman baru datang kemarin pagi. maka kata-kata itu ditulis serangkai.2.2. termasuk istilah khusus yang mung kin menimbulkan salah baca. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai dalam kombinasi. Contoh : Pancasila prasangka 2. dapat diberi tanda hu bung untuk menegaskan pertalian di antara unsur yang bersangkutan. Gabungan kata. Contoh : meja tulis orang tua 2. termasuk gerak-gerik kan tanda hubung. Kata Turunan 2.1. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Contoh : mata pelajaran 2.2.3.4.4. Gabungan Kata 2.2. sisipan.

mu. Kata si dan sang Kata si dan sang ditulis terpisah dari kata yang mengi kutinya . Partikel 2.Contoh : anak-istri ampere-meter 2. Contoh : Apa yang kumiliki bisa kaupinjarn sekarang juga. Kata Ganti ku. 12 . itu marah sekali kepada sang Raneil 2. 2. dan nya.1. kau. manakala Contoh: Si Pengirim suratitu tidak rnencanturnkan alamat yang jelas.6. Partikellah . dan bukunya tersimpan rapi di alrnari. Bukuku. Kata Depan Kata depan di. kah. mu dan nya ditulis serangkai dengan kata yang rnendahuluinya. mendahuluinya. bukumu. tah ditulis serangkai dengan kata yang ku. Contoh : Marilah kita maka.7.. dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya. Harimau. Contoh : apabila 2.n bersama-sama. Gabungan kata yang sudah dianggap sebagai satu kata ditulis serangkai. ke.3.4.5. kecuali di dalam gabungan kata yang sudah di anggap sebagai satu kata seperti kepada dan daripada Contoh: Arman duduk di kursi Parnan pergi ke Semarang 2. Rata ganti ku dan kau ditulis serangkaidengan kata yang mengikutinya. Kucingku si Manis baru punya anak dua.8.8.

Angka dan Lambang Bilangan 2. ? Ayah pun mengetahui kalau kamu kema rin tidak masuk.6. Pemakaiannya di atur lebih lanjut dalam pasal-pasal yang berikut ini.8. kendatipun. bagaimanapun.Siapakah yang menjadi juara sepak bola kemariri 2.8. sekalipun.3. sungguhpun. Partikelper yang berarti 'mulai'. 5.2.9. Contoh : Apa pun yang kau Minta tidak akan saya berikan.00 per kilo gram. adapun. Partikel pun ditulis terpisah dari kata yang mendahu· luinya. maupun. 'demi' dan 'tiap' ditutis terpisah dari bagian-bagian kalimat yang men dampinginya. Mereka diijinkan masuk satu persatu. 2. Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan atau nomor. 4. Baik yang laki-Iaki maupun yang perem puan putranya bergelar sarjana. Kelompok kata yang berikut. yang sudah dianggap padu benar.1. 13 . walaupun. Adapun asal-usul barang itu tidak pernah diketahui. walaupun. Contoh : Harga gula sekarang Rp 700. Walaupun sakit. andaipun.3 .8.9. ditulis serangkai. Contoh : Angka Arab: 0. atau pun. dia tampak tetap kuat saja. 1. Dia akan dipindahkan ke Jakarta per 1 Nopember tahun ini.2. Contoh : Meskipun kaya dia tidak tampak sombong. meskipun.9.7. biarpun. Di dalam tulisan lazim digunakan angka arab dan angka Romawi. Mobil-mobil keeil pun larinya juga cepat sekali. 2.

isi. 2. D (500). Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut : a) Bilangan utuh.00 2.2. Contoh : Bab VII. VIII. II. M (1. apartemen atau kamar pada alamat .9. Angka digunakan juga untuk menomori karangan atau bagiannya. Contoh : Jalan Sriwijaya No.9.00 10 gram. Pasal15. Contoh : 20 liter air bersih. VII. IX.9.000).5. halaman 54 Surat Al-Baqarah : 24 2.3 Angka lazim dipakai untuk menandai nomor jalan. berat. X.9. rumah. III. satuan waktu. Kamar 64 2. dan nilai uang. IV. VI. puku112.Angka Romawi : 1. L (50). C (100). 87 Hotel simpang.4. Angka digunakan untuk menyatakan ukuran panjang. 8 kilogram gula 15 meter persegi tahun 1985 125 rupiah Rp 500. V. Contoh : 17 tujuh belas 14 .

9 tiga sembilan per sepuluh 2.9. kata bilangan yang mendapat akhiranan mengikuti cara yang berikut.6.9. Contoh : Tingkat V Tingkat ke-5 Tingkat kelima Bab IX Bab ke-9 Bab kesembilan AbadXX Abad ke-20 Abad keduapuluh 2. Penulisan . 15 . Penulisan kata bilangan tingkat dapat dilakukan de ngan cara yang berikut.7.29 dua puluh sembilan 145 seratus empat puluh lima b) Bilangan pecahan Contoh : 1 2 setengah 1 seperempat 4 3/5 tiga per lima 6% enam persen 3.

Hartana 3. Contoh :S. dr. dan sapaan.1. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan gelar. PENGGUNAAN TANDA BACA 3. Ir. III. Contoh : Dengan ini kami kirimkan uang sebesar Rp 500. pangkat.2.Contoh : tahun 50 -an atau tahun lima puluhan Uang 700-an atau uang tujuh ribuan Empat uang 100 –an atau empat uang seratusan 2.1. Dengan ini kami kirimkan uang sebesar 500 (lima ratus) rupiah.E.3. penulisannya harus tepat.H. Kalau bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf. S. jabatan.12.1. Tanda titik dipakai pada akhir kalimat yang bukan pertanyaan atau seruan.00 (lima ratus rupiah).1. Ayah pergi ke Bandung kemarin pagi Hardi naik sepeda putar-putar kota. 1. Bisri AR. ) 3. Sarjana Ekonomi Sarjana Hukum Insinyur Dokter 16 .9. Contoh : Andi membeli baju baru. 3. Tanda titik dipakai pada akhir singkatan nama orang. Contoh : Muh. Tanda Titik ( .

6. untuk perhatian u. u. 55 detik). Tanda titik tidak dipakai untuk memisahkan angka ribuan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. jutaan. 3. Pada singkatan yang terdiri atas tiga huruf atau lebih dkk: dan kawan-kawan dsb.p.8. atau gabungan keduanya.55 jam (6 jam. Contoh : 6.15 (pukul 71ewat 34 menit 15 detik).34.5.1. atas nama. Kol. dan seterusnya yang tidak menunjuk kan jumlah.7.n. Tanda titik dipakai pada singkatan kata atau ungkap hanya dipakai satu tanda titik.b. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan yang terdiri dari hurufhuruf awal kata atau suku kata.1. 20 menit.1. 17 . untuk beliau 3. Contoh : tgl.20. Saudara Kolonel an yang sudah 3. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. a. menit. dan detik untuk menunjukkan waktu.1.4. tanggal sangat umum. menit.1. dan detik yang menunjukkan jangka waktu. Tanda titik dipakai untuk memisahkan angka jam. Contoh : Sunaryo pindah ke Jakarta tahun 1987 Pesawat teleponnya nomor 445342 3. 3.Sdr. dan sebagainya. Contoh : pukul 07.

1. Tanda titik tidak dipakai dalam singkatan lambang kimia. Tanda titik tidak dipakai dibelakang alamat pengirim " dan tanggal surat atau nama dan alamat penerima surat. dan mata uang. pakan kepala 3. atau kepala ilustrasi.9. Contoh : Na TNT 30 em 20 kg Rp 500.1. tabel. timbangan.1. Tanda titik tidak dipakai pada akhir judul yang meru karangan.10.Contoh : Sekjen Sekretaris Jenderal Dirjen Direktorat Jenderal ABRI DPR MPR ormas tilang Angkatan Bersenjata Republik Indonesia Dewan Perwakilan Rakyat Majelis Permusyawaratan Rakyat organisasi massa bukti pelanggaran 3. takaran.00 Natrium Trinitrololuena Panjangnya 30 em kurang sedikit Ibu membeli 20 kg tepung terigu Harga buku itu Rp 500. dan sebagainya.00 per buah. satuan ukuran. Contoh : Acara Peresmian Monumen Bahari Salah Asuhan 3. Contoh : Jalan Melati 127 Bandung 10 Januari 1986 18 .11.

ikhtisar. Ilustrasi 1.2. Sdr. Tanda koma dipakai di an tara unsur·unsur dalam suatu perincian atau pembilang. Contoh : III. Direktorat Jendral Agraria" Penyiapan Naskah : 1. Tanda Koma ( .2. Isi karangan 1. 2. 1.2.Yth.. 2. Tanda titik dipakai di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan.2. atau daftar. B.1. tiga! 3. Contoh: Ibu membeli buah durian. Abd.2.12. Gambar Tangan 1. Patokan Umum 1. Tanda koma dipakai untuk memisahkan kalimat se· tara yang satu 19 . . ) 3. Satu.3.2.2.. Departemen Dalam Negeri A. jeruk. dan pe paya. Hasan Jalan Kertajaya 127 Surabaya 3. Direktorat Jendral Pembangunan Masyarakat Desa. Grafik 3. Tabel 1.1. 1. dua.

wah. Contoh : O.2. T:anda koma dipakai untuk meIilisahkan anak kalimat di induk kalimat apabila anak kalimat tersebut men Contoh : Karena sibuk. 3.3. dahului induk kalimatnya. 3. ibu tidak akan pergi. akan tetapi. Tanda koma dipakai untuk memisahkan petikan lang lain dalam kalimat.6.4. melainkan ke Bandung Saya ingin membeli baju baru. nya masih tetapi. Termasuk di dalamnya. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan anak kalimat dad induk kalimat apabila anak kalimat ter sebut mengiringi induk kalimat. Tanda koma dipakai dibelakang kata-kata seperti kasihan. kita harus membayarnya sekarang juga. aduh. kita harus menabung sejak sekarang Juga. Contoh : Ibu tidak akan pergi kalau hari hujan Andi mengatakan bahwa buku itu harga nya mahal.2.2. lagi pula. Contoh : Oleh karena itu. 3.5 Tanda koma dipakai dibelakang ungkapan atau kata penghubung an tara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. ya. 3. 3. Anton tidak jadi membeli .2. meskipun begitu.2. ayah tidak jadi pergi Kalau hari hujan. Contoh : Ayah bukan pergi ke Jakarta.7.dari kalimat setara berikutnya yang didahului oleh kata seperti melainkan. bukan main kerasnya! sung dari bagian 0.jadi. oleh karena itu. yang terdapat pada awal kali mat. Jadi. tetapi uang kurang. begitukah hasilnya ? ` Wah.baju karena uangnya kurang. 20 .

Tanda koma dipakai di antara nama orang dan gelar akademik yang mengikutinya .Surabaya Bandung." "Saya bangga sekali. "Saya lelali sekali. Propinsi Jawa Timur. Weltevreden.Contoh : Kata Ibu. 17 Maret 1987.A 3.8. Sri Sunarsih.10.H.2. Perkembang Indonesia. 21 an Sastra an-bagian alamat. Kabupaten Malang. Surabaya. Drs.12. untuk membedakan dari singkatan nama keluarga atau marga. bagi yang ditulis berurutan. Azab dan Sengsara. Contoh : D. nama penerbit. 3. Tanda koma dipakai di antara temp at penerbitan. dan tahun penerbitan ."karena anak-anakku telah menjadi sarjana semua. Contoh : Siregar. Tanda koma dipakai di muka angka persepuluhan dan di antara rupiah dan sen dalam bilangan . Contoh : Yuwono.2." kata ayah.2. 1979 3. Ny. Salim Santosa.9. S. Sastranegara. Surat-surat ini harap dikirim kepada Kepala Desa Bedali. 3.2. Kecamatan Lawang. M. 1920. Contoh : Bapak Haris Pambudi.11.2. nama tempat dan wilayah atau negeri . Jalan Diponegoro 27. Bina Sarana. Merari. Tanda koma dipakai untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya dalam daftar pustaka. Tanda koma dipakai di antara nama dan alamat." 3. tempat dan tanggal. Balai Poestaka.

Tanda koma dipakai untuk mengapit keterangan tam keterangan aposisi. dan mendahului bagian lain dalam kalimat itu. termasuk orang yang kaya di kampung ini. Contoh : Usia semakin tua.75 3.1. Contoh : Ayah mengajar di SMP Negeri. Tanda koma tidak dipakai untuk memisahkan petikan langsung dari bagian lain dalam kalimat apabila petik an langsung tersebut berakhir dengan tanda tanya atau tanda seru.Contoh : 44. Contoh : Ayah Pambudi. ) 3. belum juga mendapatkan cucu. "Bayar lunas sekarangjuga!” perintahnya.13.3. saya sendiri mencuci pakaian.50 kg Rp 25. Tanda Titik Dua ( : ) 22 bahan dan .3. misalnya. masih ban yak pemuda yang hanya lulus Sekolah Dasar . adik memasak di dapur.2. 3. Contoh : "Sudah datangkah adikmu ?" tanya Ibu. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan bagian-bagian kalimat yang sejenis dan setara.2. 3. Tanda titik koma dapat dipakai untuk memisahkan kalimat yang setara di dalam suatu kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung.2. ibu bekerja di Kantor Depdikbud. 3.3. 3. Di daerah kami.14.4. Pak Sartono. Tanda Titik Koma ( .

dan papan tulis. Tanda titik dua dipakai di antarajilid atau nomor dan halaman. Contoh : Untuk kerja bakt. Contoh : Ibu : "Keluarkan sepeda motornya segera.00WIB : Jalan Kencana 5 Surabaya : Rapat Anggaran Bambang Legowo Lilis Hartanti Didik Sugandhi 3.4." Ibu : "Jangan lupa membawa keranjang. Hari Tanggal Jam Tempat Acara : rabu : 7 Juli 1972 : 09. Tanda titik dua dipakai dalam teks drama sesudah kata yang menunjukkan pelaku dalam percakapan. Contoh : Kita sekarang memerlukan. Ketua Sekretaris Bendahara 2.i ini kit.4. almari. Tanda titik dua dipakai sesudah ungkapan atau kata yang memerlukan pemerian.3.4. Bu.it. Tanda titik dua tidak dipakai kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan.uhkan alat-alat seperti : sabit. Tanda t.4.4. Contoh : 1.1. cangkul. untuk belanja !" 3.2.ik dua dipakai pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. bangku. 3. dan sapu lidi. Dik!" Didik : "Baik.4. 3. di antara 23 .5. meja.a membut.3.

Contoh : Kapan kamu berangkat ? Andi sudah datang ? 3.5. 3. Tanda Seru (!) Tanda seru dipakai sesudah ungkapan atau pernyataan yang berupa seruan atau perintah. ketidakpereayaan. atau rasa emosi yang kuat. Tanda tanya dipakai di an tara tanda kurung urituk menyatakan bagian kalimat yang disangsikan atau kurang dapat dibuktikan kebenarannya. I (1974). Contoh : Sarinah. Tanda Kurung ( ) 3. Tanda tanya dipakai pada akhir kalimat tanya.7.1.5.6. Contoh : Alangkah hebatnya permainan itu ! Bersihkan halaman rumah ini sekarang juga! Merdeka! 3.2. Contoh : Dia sekolah di SMA (Sekolah Menengah Atas) Budi Utomo. 32: 4 Surat Al·Baqarah : 24 Karangan Idrus. atau yang menggambarkan kesungguhan. Contoh : Budi dilahirkan tahun 1828 ( ? ) 3. Tanda Tanya ( ? ) 3. made in Italia.bab dan ayat dalam kitab·kitab suci. Tanda kurung mengapit tambahan keterangan atau penjelasan.5.1. Kisah Sebuah Celana Pendek: Celana Kepar. atau di antarajudul dan anak judul suatu karangan. 24 .7.

.8. Tanda hubung menyambung suku-suku kata dasar yang terpisah oleh pergantian baris. rina satu seri keterangan..3. cara baru untuk rneng ukurpanas .2. Tanda Hubung (-) 3. cara yang baik rneng arnbil udara dengan bagian kata di depannya pada .1. .7. Contoh : Memang diakui bahwa untuk dua jenis pelajaran (menurut kami harus dikatakan: 'pengajaran') ini ada metode dan sistimnya. Contoh : anak-anak berulang-ulang 25 .8. Tanda kurung mengapit angka atau huruf yang meme tutup saja. mari kita menunjukkan prestasi yang lebih baik .8.8. 3..2.. Contoh : ..3.. Angka atau huruf itu dapat juga diikuti oleh kurung Contoh :Pendidikan adalah tanggung jawab bersama yang harus dipikul secara bersama oleh unsur-unsur : (1) pemerintah (2) masyarakat (3) orangtua murid a) pemerintah b) masyarakat c) orangtua murid 3.3. merupakan alat pertahan an tubuh yang baik..... Tanda hubung menyambung un sur-un sur kata ulling.7. Tanda kurung mengapit. atau penjelasan yimg bukan merupakan bagian integral dari pokok pembicaraan... 3. Tanda hubung menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. Contoh : . atau akhiran pergantian baris.. 3.

Contoh : t-a-n-a-m-a-n 15-11-1986 3.8.4..8. bungan bagian- berikultnya yang dimulai dengan huruf kapital.dengani angka.. Tanda hubung dapat dipakai untuk mempeIjelas hu bagian ungkapan.6.5..8. Contoh : se-Jawa Timur 15467A se-Indonesia sinar-X hadiah ke-2 tahun 50-an KTP-nya nomor angka dengan -an. Tanda hubung menyambung huruf kata yang dieja satu-satu dan bagian-bagian tanggal. 3. Tanda Petik Ganda ( " .”) 26 .lauk-pauk bersama-sama 3.7.9. kata. Contoh : di-export di-charter pen -tackle-an 3.8. Bandingkan : iber-evolusi dengan be-revolusi isteri-guru yang ramah dengan isteri guru-yang ramah. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan un sur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. dan singkatan huruf kapital dengan imbuhan atau 3. Tanda hubung dipakai untuk rnerangkaikan sedengan kata ke.

Tanda baca penutup kalimat atau bagian kalimat ditempatkan di belakang tanda petik yang mengapit kata atau ungkapan yang dipakai dengan arti khusus. "Saya sudah membayar kemarin sore.9.3. Contoh : Penemu "vaksin polio" telah mendapat peinghargaan berupa hadiah Nobel. 3. Contoh : Karena gemuknya. ?" tanya Halimah.5.9. 27 rang dikenal atau . Contoh : Kata Budi. karangan." jawab Siti. Tandapetik mengapit istilah ilmiah yang masih ku kata yang mempunyai arti khusus." 3. Tanda petik mengapit petikan langsung yang berasal dad pembicaraan. Budi memakai celana yang dikenal dengan nama"pantolan".4. Tanda petik mengapit judul syair.10.1. Contoh : "Sudah berangkat. masih makan. atau bahan tertulis lain.9. 3. 3.3.1 Untuk menyatakan suatu pikiran sampingan atau tambahan. anjingku kuberi nama "Si Gendut".9.9. danbab buku.2. Kedua pasang tanda petik itu ditulis sarna tinggi di sebelah atas baris.10 Tanda Pisah (-) 3. Tanda petik penutup mengikuti tanda baca yang mengakhiri petikan langsung. "tunggu saja !" ' 3. Gajah Mada seorang "mahapatih" pada masa kerajaan Majapahit. naskah. apabila dipakai dalam kalimat . Contoh : Bacalah "Desaku Maju" dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia jilid II. "Belum.

3.Tanda petik tunggal mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan lain.dapat mempelajari dengan baik. ) daripada tanda pisah.10. mencuci pakaian merupakan kegiatanku setiap harinya. sehingga menjadi lebih jelas. ke atau semua menyaksikan Pameran industri itu berlangsung dari tanggal 12 . Contoh :Rangkaian kegiatan ini membersihkan lantai. Tanda pisah dipakai di an tara dua bilangan berarti 'sampai dengan' sedangkan bila dipakai antara dua temp at atau kota berarti sampai. 3. lnilah kedua anak saya yang saya ceritakan . Untuk menghimpun atau memperluas suatu rangkaian subyek atau bagian kalimat. 3.seperti saya ini . 28 ..pria.2. wanita.10.khusus dalam pengucapannya . muda pertandingan yang mendebarkan itu.. membersihkan halaman rumah.10. .dagang mobil..’ ‘ ) 3.. Warga desa . Tanda pisah dipakai juga untuk menyatakan suatu ringkasan atau suatu gelar.. Bentuk karangan yang sederhana dapat mendorong orangorang awam .3.24 Maret. tua.4.11 Tanda Petik Tunggal ( . 3.11.1. Contoh : Hanya satu pekerjaannya .Andi dan Anton. Contoh : Budi sekolah di Jakarta dari tahun 1978 1984.Contoh : Ada kritik yang menyatakan bahwa cara siswa belajar bahasa Inggris . Dalam hal ini lebih lazim dipergunakan titik-titik ( .kurang baik.

Contoh : Anton berkata. 3.14 Tanda Garis Miring (/ ) 29 . mahan atau 3. "Tiba-tiba saya mendengar suara menegur seseorang 'Siapa kamu ?' “ atau Anton berkata. 2 ) (angka 2 biasa) Tanda ulang dapat dipakai dalam tulisan cepat dan notula untuk menyatakan pengulangan kata dasar.11... 'Tiba-tiba saya mendengar suara menegur seseorang "Siapa kamu ?" .12 Tanda Ulang ( . menghilangkan bagian kata. ('kan = akan) = telah) Dia 'lah pergi sejak kemarin. 'kan kuantar.muda2 anak2 lama2 3. Contoh : Teriakan-teriakan binatang dan orang primitif oleh Wund disebut LAUTGEBAR DEN 'gerak-gerik bunyi'. Contoh : Titin.13 Tanda Penyingkat (apostrot) (') Tanda apostrof menunjukkan.. Contoh : dua2 mata2 hari2 sia2 hati2 marah2 pura2 . Tanda petik tunggal dipakai untuk mengapit terje penjelasan sebuah kata atau ungkapan asing.2. ('lah 3.

. Tanda elipsis yang dipergunakan pada akhir kalimat karena menghilangkan bagian tertElntu sesudah kali sebelumnya.15.00/biji 3.15 Tanda Elipsis ( ..2.14. 104/SK/1985 3. 3.ya.1. Contoh : No. dan tiga bagi bagian yang dihilangkan. 30 mat itu berakhir. menggunakan empat titik.3.14..15. 3. yaitu satu sebagai titik bagi kalimat .. Contoh : Tuti selayaknya .15.. Contoh : dewa/dewi Jalan Kenari II/12 Siswa/siswi harganya Rp. Untuk menyatakan ujaran yang terputus-putus.. selayaknya . Tanda elipsis dipakai untuk menyatakan bahwa dalam suatu kutipan ada bagian yang dihilangkan. 500. atau. Tanda garis miring dipakai sebagai pengganti kata atau nomor alamat.1.. Contoh : Sikap disiplin yang tinggi untukmenjalan kan pemerintahan dan.. ) Tanda elipsis (titik-titik) yang dilambangkan dengan tiga titik ( ... menurut nasehat orangtuanya. per yang bersih dan berwi bawa '" perludimantapkan. Bukan dia malah membantah.. ) dipakai untuk menyatakan hal-hal berikut : 3. Tanda garis miring dipakai dalam penomoran kode surat. tidaklah baik demikian.. atau menyatakan ujaran yang terputus dengan tiba-tiba.2. ya.3. sebagai seorang anak dia tidak boleh begitu .

4.. vidio.1 Dipakai untuk menerangkan sesuatu di luar jalannya teks. Entah dari mana dia dapat mengumpulkan modal sebesar itu .16.2. 3. gula. ! 3.Contoh : Demi tegaknya hukum. radio.. serta kelancaran tata tertib hal ini sangat perlu .16.. Contoh : (Hanya menggunakan nada atau kombinasi nada-nada dan apa yang saya sebut per sendian [atau mungkin kata lain perjeda han atau juncture itu ]) mat yang sudah 31 . bahkan semua kebutuhan dilayani. sehingga setiap "orang yang melanggar". kopi. 3. televisi berwarna.. Mengapit keterangan atau penjelasan bagi suatu kali ditempatkan dalam tanda kurung.16 Tanda Kurung Siku ( [ . ] ) 3. Tetapi dia mem punyai dagangan pada pembaca yang cukup lengkap. Tanda elipsis dipergunakan juga untuk meminta ke mengisi sendiri kelanjutan dari sebuah kalimat. harus ditindak tegas.. Contoh : Bila kita perhatikan lingkungan pemuda dari desa ini berhubungan [maksudnya: berhubungan] dengan kenyataan-kenyata an yang ada di luar desa ini. Contoh : Mulanya bermodal kecil.15. atau sisipan keterangan ( interpolasi ) yang tidak ada hubungan dengan teks.. tape recorder..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful