P. 1
buku3 hydrant pusdiklat

buku3 hydrant pusdiklat

4.0

|Views: 674|Likes:
Published by Astri Setianingrum

More info:

Published by: Astri Setianingrum on Mar 12, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/06/2013

pdf

text

original

SYARAT-SYARAT UMUM TEKNIS PEKERJAAN PERBAIKAN HYDRANT GEDUNG DIKLAT SENAYAN DEPARTEMEN LUAR NEGERI

PASAL 1. UMUM, Syarat-syarat umum instalasi Mekanikal / Elektrikal ini berisi perincian yang memperjelas / menambahkan hal-hal yang tercantum dalam Buku Syarat-syarat Administratif. Dalam hal ini Buku Syarat-syarat Administratif saling melengkapi dengan Syarat-syarat Umum Teknis Mekanikal / Elektrikal. Persyaratan ini berlaku untuk Bangunan Utama serta halaman di sekitar bangunan-bangunan tersebut. PASAL 2. PERSYARATAN PELAKSANAAN. 2.1 Instalasi yang dinyatakan di dalam spesifikasi ini harus dilaksanakan sesuai dengan undangundang dan peraturan-peraturan yang berlaku saat ini di Indonesia serta tidak bertentangan dengan ketentuan-ketentuan dari Jawatan Keselamatan Kerja. Cara dan teknik pemasangan harus memenuhi syarat-syarat yang tercantum dan telah ditetapkan sebagai peraturan pemasangan instalasi ini oleh Badan yang berwenang dalam hal ini, bila tidak ada petunjuk dari Direksi / Konsultan Pengawas Pelaksanaan pekerjaan harus ditangani oleh tenaga-tenaga ahli dalam instalasi Mekanikal / Elektrikal, untuk dapat dipertanggung-jawabkan. Tenaga ahli harus ditempatkan di lapangan oleh Kontraktor sehingga dapat berdiskusi dengan Direksi / Konsultan Pengawas pada waktu pelaksanaan pekerjaan. Kontraktor diharuskan melaksanakan pekerjaan test penuh di bawah persyaratan operasionil. Testing harus dilaksanakan di hadapan Direksi / Konsultan Pengawas Penggantian material yang kurang baik atas kesalahan pemasangan adalah tanggung jawab Kontraktor dan Kontraktor harus mengganti / memperbaiki hal tersebut di atas. Semua biaya dan pengurusan perijinan, lisensi, pengujian, adalah tanggung-jawab Kontraktor. Semua syarat-syarat penerimaan bahan-bahan, peralatan, cara-cara pemasangan, kualitas pekerjaan dan lain-lain, untuk sistim instalasi Mekanikal / Elektrikal ini harus sesuai dengan standar-standar sebagai berikut : 2.8.1 2.8.2 2.8.3 2.8.4 2.8.5 Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) th. 2000. Peraturan yang telah ditentukan PT. PLN (persero) lainnya. Peraturan-peraturan yang telah ditentukan Pemda setempat. Pedoman Plumbing Indonesia 1979. Penanggulangan Bahaya Kebakaran, peraturan DKI No. 3 tahun 1975 (sebagai referensi). Page 1 of 10

2.2

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8.

17 2. Pedoman Instalasi Alarm Kebakaran Otomatik 1980 (Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI).3 Telah mendapat surat pernyataan bahwa instalasi baik dari Direksi / Konsultan Pengawas Semua persoalan mengenai kontrak dengan Pemilik telah dipenuhi.8. Peraturan Pokok Teknik Penyehatan mengenai air minum Dan air buangan. Peraturan-peraturan clan standar yang telah disesuaikan dengan peraturan clan standar Internasional dari KRT. 1980 (Departemen PU). sehingga Pemilik dapat membenarkannya.8.A clan F. tentang Pengawasan Pencemaran Air dari Badan Air untuk berbagai kegunaan yang berhubungan dengan kesehatan. Algemeene Voorwarden Voor Drink Water Instalatir (AVWI). N. VDE. 173/Men.C.15 2.6 2.9 Pekerjaan dianggap selesai apabila : 2.9. Peraturan-peraturan lain yang berlaku setempat. juga tidak boleh menyimpang dari persyaratan yang dikeluarkan oleh pabrik pembuatnya. ASHRAE.11 Pedoman Pengawasan Instalasi Listrik. ASME. NEC. Pedoman dan Petunjuk Keselamatan Kerja PLN No. rancangan 1968 dari Dirjen Cipta Karya.19 2. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.8.8.9 2. Pedoman penanggulangan bahaya kebakaran th.8.8. Page 2 of 10 . Peraturan Telekomunikasi 1989.8.2 2. Peraturan Perburuhan Departemen Tenaga Kerja. 2. sebagai pelengkap. dll. Ketentuan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran pada Bangunan Gedung tahun 1985 (Departemen PU).9.8.O.8.12 2.8.13 2.9. sesuai dengan persyaratan operasional dan spesifikasi teknisnya.10 2. IEC. 2. BS.14 2.8. Peraturan-peraturan yang ditentukan dalam spesifikasi ini maupun yang terdapat dalam gambar-gambar.Kes/Per/VIII/77. 48.20 Semua peralatan dan mesin yang dipasang untuk sistim Mekanikal / Elektrikal ini selain daripersyaratan-persyaratan tersebut di atas. Seluruh instalasi terpasang telah diuji.8.1 2.8.P.7 2. ASTM. bersama-sama dengan Direksi / Konsultan Pengawas.8. Departemen Tenaga Kerja & Transmigrasi No. 59/DP/1980.8.F.16 2. Direktorat Teknik Penyehatan. Konsultan Perencana dan Pemilik dengan hasil baik. Peraturan Instalasi Air Minum dari PAM setempat.8 2.2.18 2.

11. bundel gambar-gambar serta segala petunjuk tertulis yang telah dikeluarkan. Kontraktor harus memiliki tenaga ahli yang mempunyai keahlian untuk pekerjaan instalasi listrik dan untuk pekerjaan plumbing dan kebakaran (pemipaan) sebagai penanggung jawab di bidangnya masing .1 Untuk kelancaran pekerjaan.10. 2.10. buku-buku dokumen pelelangan.2 Kontraktor wajib bekerja-sama dengan pihak-pihak lainnya demi kelancaran pelaksanaan proyek ini.6 2. Kontraktor wajib mempelajari dan memeriksa juga pekerjaan-pekerjaan pelaksanaan dari pihak-pihak Kontraktor lain yang ikut mengerjakan proyek ini apabila pekerjaan pihak lain dapat mempengaruhi kelancaran pekerjaannya.3.2 Hanya Kontraktor yang diundang yang berhak mengikuti pelelangan ini. Kontraktor dapat meminta penjelasan kepada Direksi / Konsultan Pengawas atau pihak lain yang ditunjuk. Kontraktor bertanggung jawab atas pelaksanaan instalasi Mekanikal / Elektrikal dalam proyek ini dan menempatkan paling tidak seorang tenaga ahli yang setiap saat dapat berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan teknis dan administrasi di lapangan. Kontraktor tetap bertanggung jawab atas segala kerugiankerugian yang ditimbulkan. agar sejauh / sedapat mungkin digunakan peralatan-peralatan yang seragam dan merk yang sama untuk seluruh proyek ini agar mudah pemeliharaannya. 2.2. Gangguan dan konflik di antara Kontraktor harus dihindari. bilamana menurut pendapatnya pada dokumen-dokumen pelelangan.5 2.10.11. Kontraktor. persyaratan standar internasional.terutama koordinasi dengan pihak Kontraktor Sipil maupun Kontraktor Arsitektural.10.masing. maka Kontraktor wajib mengerjakan saran-saran perbaikan untuk segenap pihak.10. Keterlambatan pekerjaan akibat tidak adanya koordinasi menjadi tanggung .jawab Kontraktor.10. 2. 2. peraturanperaturan. persyaratan umum.11. 2.7 Bilamana sampai terjadi gangguan.3 Page 3 of 10 .10. Kontraktor harus mengadakan koordinasi / penyesuaian pelaksanaan pekerjaannya dengan seluruh disiplin pekerjaan lainnya atas petunjuk ahli sebelum pengerjaan dimulai maupun pada waktu pelaksanaan. Kontraktor harus bersedia mengikuti peraturan-peraturan di lapangan yang ditentukan oleh Direksi / Konsultan Pengawas Kontraktor wajib mempelajari dan memahami semua undang-undang.1 2.4 2. maupun suplementernya. Kontraktor wajib berkonsultasi dengan pihak-pihak lainnya. gambar-gambar atau lainnya terdapat hal-hal yang kurang jelas.11 Koordinasi Dengan Pihak Lain. persyaratan pabrik pembuat unit-unit peralatan.10. 2. Yang dimaksud dengan Kontraktor di dalam spesifikasi ini adalah badan pelaksana yang telah terpilih dan memperoleh kontrak kerja untuk penyediaan dan pemasangan instalasi Mekanikal / Elektrikal ini sampai selesai. 2. Apabila hal ini dilakukan.

Pekerjaan baru dapat dimulai bila gambar kerja telah diperiksa dan disetujui oleh Direksi / Konsultan Pengawas 2.4 Untuk semua peralatan dan mesin yang disediakan. Gambar kerja tersebut haruslah gambar yang telah dikoordinasikan dengan semua disiplin pekerjaan pada proyek ini dan disesuaikan dengan kondisi lapangan yang ada. harus mengijinkan. skedul pengadaan peralatan untuk setiap pekerjaannya dan diserahkan kepada Direksi / Konsultan Pengawas atau pihak lain yang ditunjuk untuk mendapatkan persetujuannya. dan memberikan petunjuk kepada Kontraktor lainnya untuk melakukan penyambungan kabel-kabel.3 Kontraktor harus membuat jadwal / skedul waktu pelaksanaan. 2. Dalam hal ini Kontraktor masih tetap bertanggung jawab penuh atas peralatan peralatannya tersebut.11. maka keseluruhan atau sebagian dari sistem ini sebagaimana kenyataannya. Kontraktor bertanggung jawab penuh atas segala peralatan dan pekerjaan ini.13. 2. gagal atau tidak memenuhi persyaratan dalam spesifikasi dan gambar.4 Kontraktor harus mengadakan : a.2 Kontraktor harus memberikan contoh semua bahan yang akan digunakannya kepada Direksi / Konsultan Pengawas atau pihak yang ditunjuk untuk dimintakan persetujuannya secara tertulis untuk dapat dipasang. perletakan peralatan / instalasi.13.13. ternyata Kontraktor gagal untuk melaksanakan perbaikan ini dalam waktu yang cukup menurut Direksi / Konsultan Pengawas serta pihak yang berwenang. Sebelum melaksanakan pekerjaan. pemasangan sensor-sensor. Kontraktor harus membuat gambar kerja / shop drawing rangkap 4 (empat). 2. Dalam hal ini Pemilik dapat menunjuk Pihak Ketiga untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas dengan baik atas biaya dan tanggung-jawab Kontraktor. dapat ditolak dan diganti.2.11. Seluruh contoh harus sudah diserahkan di dalam jangka waktu 1 (satu) bulan sesudah Kontraktor memperoleh SPK. 2. pembuatan sparing dan lain-lainnya pada dan untuk peralatan Mekanikal / Elektrikal agar sistem Mekanikal / Elektrikal keseluruhan dapat berjalan dengan sempurna. skedul tenaga kerja. b c. mengawasi.5 2. 2. Laporan kegiatan pekerjaan harian Laporan prestasi pekerjaan dan pengadaan material mingguan Laporan prestasi pekerjaan bulanan beserta foto-foto dokumentasi. atau diselesaikan oleh pihak lain atau yang dibeli dari pihak lain yang termasuk dalam lingkup instalasi sistem ini. Page 4 of 10 .1 Shop Drawing. Skedul harus diserahkan dalam waktu 15 hari kalender sesudah menerima SPK.13.13 Pengawasan Instalasi. Apabila sistem pekerjaan ini tidak lengkap atau ada bagian yang cacat.12 Penolakan Pekerjaan Sistem Mekanikal / Elektrikal.

d.14. Pemeliharaan.3 Kontraktor harus melindungi daerah kerja di dalam gedung / bangunan dengan Portable Fire Extinguisher class A / B / C (15 Ibs) atau jenis lain untuk setiap luasan sesuai dengan peraturan yang berlaku atas biaya Kontraktor. Data-data tersebut haruslah diserahkan kepada pemilik sebanyak 2 (dua) set dan kepada Direksi / Konsultan Pengawas 2 (dua) set.14. Kontraktor harus memindahkan semua sisa bahan pekerjaan dan peralatannya.5 Untuk setiap tahap pekerjaan sistem Mekanikal dan Elektrikal yang telah selesai dikerjakan.1 Pada saat penyerahan untuk pertama kali (ST I). Kontraktor harus membersihkan lapangan yang digunakan. Kontraktor harus menyerahkan: a. berdasarkan pada jadwal perincian waktu yang diserahkan oleh Kontraktor.13. Kontraktor hendaknya menghubungi pihak-pihak lain untuk koordinasi pembersihan lapangan tersebut. Page 5 of 10 .14.6.14 Pembersihan Lapangan. 2.15 Petunjuk Operasi. Kontraktor harus mendapatkan pernyataan tertulis dari pihak Direksi / Konsultan Pengawas atau pihak yang ditunjuk yang menerangkan bahwa tahap pekerjaan sistem Elektrikal dan Mekanikal telah selesai dikerjakan sesuai dengan persyaratan yang ada. c. 2. Katalog spare-parts. 2. harus mendapat ijin dari Direksi / Konsultan Pengawas untuk pengarahan dan Pengawasannya.8 Untuk pekerjaan di luar jam kerja. Ahli atau pihak-pihak lain yang ditunjuk oleh Direksi / Konsultan Pengawas Untuk ini harus dibuatkan berita acaranya bersama pemegang merek peralatan yang diuji dan dari Kontraktor yang bersangkutan. 2. Peralatan untuk pengujian harus berkualitas baik . Buku petunjuk operasi dalam bahasa Indonesia.15. dalam bentuk gambar cetak sebanyak 4 (empat) set dan dalam bentuk CD (Soft Copy). 2. b. Gambar-gambar jadi (as-built drawing).13.13.13.1 Setiap hari setelah selesai bekerja.2 Setelah kontrak selesai. 2. Tahap-tahap pekerjaan sistem ini ditentukan kemudian.7 Kontraktor wajib melaporkan kepada Direksi / Konsultan Pengawas atau Ahli yang ditugaskan apabila sekiranya terjadi kesulitan atau gangguan-gangguan yang mungkin terjadi pada saat melaksanakan pekerjaan. Di dalam setiap pelaksanaan pengujian dan trial run pekerjaan sistem Mekanikal clan Elektrikal ini harus dihadiri pihak Direksi / Konsultan Pengawas. Semua biaya pada waktu pengujian sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kontraktor. 2. Buku petunjuk perawatan atas peralatan yang terpasang dalam kontrak ini juga dalam bahasa Indonesia. kecuali yang masih diperlukan selama masa pemeliharaan. dan Pendidikan.2. 2. Bila gambar dan data-data tersebut belum lengkap diserahkan maka pekerjaan Kontraktor belum bisa diprestasikan 100 %. 2.

Kontraktor harus bertanggung jawab atas seluruh peralatan yang rusak selama masa garansi. termasuk penyediaan suku cadang. Page 6 of 10 . demikian pula bila akan melaksanakan pekerjaan di luar jam kerja (kerja lembur).5 Kontraktor harus memperoleh ijin terlebih dahulu dari Direksi / Konsultan Pengawas setiap akan memulai suatu tahapan pekerjaan.17.16 Service dan Garansi. 2.15.4 Kontraktor harus menyerahkan semua ijin atau keterangan resmi yang diperolehnya mengenai instalasi proyek ini kepada Direksi / Konsultan Pengawas atau pihak yang ditunjuk.17. minimal 3 (tiga) orang selama 3 (tiga) bulan sebelum penyerahan pertama dan 3 (tiga) bulan sesudah penyerahan pertama proyek ini dilakukan.17. 2. 2.2 Kontraktor harus memberikan pendidikan teori dan praktek mengenai operasi dan perawatannya kepada petugas-petugas teknik yang ditunjuk oleh Direksi / Konsultan Pengawas secara cuma-cuma sampai cakap menjalankan tugasnya.17. pengujian dan lain-lain. . Dalam hal ini. 2.2 Semua pemeriksaan. termasuk biaya memperbanyak gambar yang diperlukan untuk pengurusan IMB.6 Kontraktor harus mendapatkan ijin-ijin yang berhubungan dengan pajak. pemerintahan setempat. Kontraktor wajib menyerahkan Surat Pernyataan mengenai hal tersebut di atas. beserta keterangan resminya yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan instalasi ini haruslah dilakukan oleh Kontraktor atau pihak lain yang ditunjuk oleh Direksi / Konsultan Pengawas dengan semua biaya atas beban Kontraktor. 2. 2.2.1 Semua ijin-ijin dan persyaratan-persyaratan yang mungkin diperlukan untuk melaksanakan instalasi ini harus dilakukan oleh Kontraktor atas tanggungan dan biaya Kontraktor.17. Pendidikan ini dan segala biaya pelaksanaannya menjadi tanggung jawab Kontraktor.3 Kontraktor harus bertanggung jawab atas penggunaan alat-alat yang dipatentkan serta kemungkinan tuntutan ganti rugi dan biaya-biaya yang diperlukan untuk ini. 2. badan yang berwenang terhadap instalasi yang dikerjakan.17 Perijinan. 2. Keseluruhan Peralatan Utama Mekanikal dan Elektrikal harus memiliki garansi 1 (satu) tahun sesudah tanggal saat sistem diterima oleh Direksi / Konsultan Pengawas secara baik (setelah masa pemeliharaan). semua biaya yang dikeluarkan sehubungan dengan permintaan ijin tersebut harus dibayar oleh Kontraktor.15. sebelum penyerahan kedua dilakukan.3 Kontraktor harus pula memberikan 2 (dua) set singkatan petunjuk operasi dan perawatan yang dibuat dalam bahasa Indonesia kepada Direksi / Konsultan Pengawas dan sebuah lagi hendaknya dipasang pada dinding dalam ruang mesin utama atau tempat lain yang ditunjuk Direksi. 2.17. Kontraktor harus mengajukan rencana sistim pendidikan ini terlebih dahulu kepada Direksi / Konsultan Pengawas.

18. langit-langit dan lain-lain. pembongkaran dsb. sank ter darurat harus disediakan oleh Kontraktor. 2. Kontraktor dapat menyerahkan sebagian instalasinya kepada Sub Kontraktor lain setelah mendapatkan persetujuan secara tertulis dari Direksi / Konsultan Pengawas. 2. 2. 2. Kontraktor harus memberikan data-data.) harus ditutup kembali seperti semula dan dirapikan / difinish yang rapi sehingga tidak terlihat lagi bekasbekas pembobokan.18 Korelasi Pekerjaan. 2.1 Kontraktor harus menyediakan dan menyambung kabel-kabel listrik dari peralatanperalatan ke panel yang disediakan oleh Kontraktor listrik sesuai dengan gambar dokumen tender. yaitu air. 2. agar peralatan tersebut dapat beroperasi dengan baik berikut pengamanannya.19 Sub Kontraktor.1 Apabila diperlukan tenaga-tenaga ahli khusus karena tenaga-tenaga pelaksana yang ada tidak mampu melaksanakan pemasangan. lantai. Untuk itu Kontraktor wajib memeriksa terlebih dahulu panel tersebut apakah sudah sesuai dengan peralatan yang akan disambungkan.6 Untuk pipa yang menembus dinding. Jika hal ini tidak dilaksanakan. dengan terlebih dahutu membuat gambar untuk mendapatkan persetujuan Direksi / Konsultan Pengawas . Segala akibat pekerjaan tersebut harus sudah diperhitungkan dalam penawaran oleh Kontraktor. Untuk itu Kontraktor diharuskan menyerahkan gambar kerja kepada Direksi / Konsultan Pengawas untuk dimintakan persetujuannya. Kontraktor harus menyerahkan gambar / data teknis listrik sesuai dengan keperluan peralatan yang akan dipasang.2 Kontraktor masih harus bertanggung jawab sepenuhnya atas segala lingkup pekerjaannya.3 Semua fasilitas yang diperuntukan pada saat proyek berjalan.18.19. harus diberi lapisan isolasi peredam getaran dan pipa selubung (sleeve) untuk memudahkan perbaikan dan pemeliharaan dari segi teknis.18. ukuran-ukuran. 2. Segala akibat yang timbul akibat penyambungan ini menjadi tanggung jawab Kontraktor. gambar-gambar clan peralatan yang diperlukan kepada Direksi / Konsultan Pengawas untuk mendapat persetujuan. pengujian dan lain-lain. Bila ia akan meninggalkan site harus ada orang lain yang secara tertulis diberikan wewenang untuk mewakilinya.20 Site Manager.7 Akibat pekerjaan tersebut di atas (pembobokan.8 Selambat-lambatnya 1 (satu) bulan sesudah ditunjuk. segala akibatnya menjadi tanggung jawab Kontraktor. 2.20.18. 2.18.1 Seluruh pekerjaan yang dicakup dalam instalasi ini harus diawasi oleh seorang yang cukup berpengalaman dan diberi wewenang oleh penanda-tangan kontrak untuk mengambil keputusan di lapangan dan bertanggung jawab sepenuhnya atas segala pekerjaan instalasi pada proyek ini dan harus selalu berada di lapangan (site).2. 2. 2.18. listrik. Page 7 of 10 .19. baik yang dilaksanakannya sendiri maupun terhadap pekerjaan yang diserahkan kepada Sub Kontraktor (di-subkontrak-kan).2 Semua pekerjaan pembuatan pondasi untuk mesin dilakukan oleh Kontraktor. penyetelan.

sesuai dengan spesifikasi dan gambar. Kontraktor harus menjaga kebersihan serta melindungi semua bahan-bahan yang digunakan dalam instalasi ini sebelum dipasang. kabel. brosur teknis peralatan utama Mekanikal / Elektrikal juga brosur pipa.2 Apabila ada data-data serta bahan yang diajukan menyimpang dari yang disebutkan di dalam gambar-gambar dan spesifikasinya.21. katup-katup. Kontraktor harus menggantinya dengan bahan-bahan atau peralatan yang baru dan tetap sesuai dengan spesifikasi dan gambar. perincian pengalaman kerja Site Manager harus disertakan oleh Kontraktor pada saat penawaran dilakukan. tidak bercacat.5 Bilamana ternyata dipakai / digunakan bahan / peralatan lama. 2.3 Semua pelaksanaan instalasi yang berbeda dengan spesifikasi dan gambar. bekas dipergunakan. Page 8 of 10 . Kontraktor harus menggantinya dengan orang lain. tanpa persetujuan tertulis dari pihak yang berwenang harus diperbaiki dan diubah sesuai dengan spesifikasi dan gambar yang telah disepakati bersama. bercacat atau rusak. maka nilai evaluasi penawaran Kontraktor tersebut akan dikurangi dan Kontraktor tetap harus menggantinya sesuai dengan gambar dan spesifikasinya.3 Bilamana ternyata menurut pendapat pihak Direksi / Konsultan Pengawas.21. 2. 2.21.21. Site Manager yang ditunjuk kurang cakap menjalankan tugasnya.1 Kontraktor harus menyerahkan pada waktu tender. 2.21. detektor. maka bahan / peralatan tersebut harus dikeluarkan dari site dalam waktu 1 x 24 jam sejak diketahuinya penyimpangan itu oleh Direksi / Konsultan Pengawas. dalam keadaan baik. 2.21.20. Bila hal ini belum dilakukan maka bahan tersebut segera akan dimusnahkan. Pada brosur-brosur peralatan / bahan yang ditawarkan harus diberi tanda dengan warna yang jelas dengan stabillo. atas tanggungan biaya Kontraktor. Konsultan Perencana atau pihak yang berwenang. contoh ataupun brosur yang telah disetujui. Semua bahan yang telah masuk di site dan menyimpang dari ketentuan dalam spesifikasi. 2.2 Nama. pipa konduit. 2. atas biaya tanggungan Kontraktor. penanda-tangan kontrak yang harus bertindak sebagai Site Manager.4 Selama Site Manager belum ditunjuk. sensor dan lainnya beserta data-data teknis dan mengisi daftar skedul dari peralatan tersebut.4 Semua bahan yang digunakan dalam instalasi ini harus baru.20. 2.6 Tidak diperkenankan mendatangkan bahan / peralatan masuk ke site sebelum contoh atau brosurnya disetujui oleh Direksi / Konsultan Pengawas.20. 2.2.21 Bahan.

termasuk pengadaan listrik dan air untuk keperluan pengujian dan keperluan kerja. 3. Auto Manual Stater d.2.perbaikan komponen panel untuk start dan stop otomatis pada start 6kg/cm-stop 8 kg/cm. Pergantian komponen Panel Starter( Start pada pressure 5 kg/cm-stop manual. Perbaikan Pompa Jockey a. tenaga kerja. Indicator Lamp c. LINGKUP PEKERJAAN. Battery Carger f. Untuk pompa elektrik dan pompa diesel stopnya secara manual. Perincian umum pekerjaan instalasi ini adalah sebagai berikut (perincian lebih lanjut dapat dilihat pada Syarat-syarat Khusus Teknik) : Sistim FIRE FlGHTING 3. g. Pekerjaan instalasi sistim ini meliputi seluruh pengangkutan dan pengadaan bahan-bahan serta peralatan-peralatan utama.) b.1. Penggantian kabel Feeder yang putus. peralatan untuk instalasi. Page 9 of 10 . Perbaikan diesel pompa : a. Penggantian bearing. Pergantian pressure Switch.1. peralatan bantu. Penggantian Panel Hydrant yang dilengkapi dengan : a. Pressure Switch untuk awal star e.3. Sama dengan pompa listrik . pembuatan alat-alat. 3. Top overhaul diesel b. Keterangan-keterangan yang tidak dicantum pengawasan di dalam spesifikasi maupun dalam gambar tetapi perlu untuk pelaksanaan pekerjaan instalasi secara keseluruhan harus juga dimasukkan ke dalam pekerjaan ini. 3. Pemasangan battery charger d.3. Metering b. Pelumasan ( Penggantian Olie Mesin ) e.PASAL 3. Perbaikan Pompa Listrik a.1.Seal dll. pemasangan.1.foot valve.pressure gauge.gland packing.1. Pemasangan accu 2 unit maslng2 60 ah c.

3. hal ini bukan berarti klausalnya dihilangkan. 3. Apabila sampai terjadi kelalaian dan kekurangan. Konsultan atau pihak lain yang ditunjuk untuk ini.5. 3.2. Segala sesuatu mengenai lingkup pekerjaan ini yang masih kurang jelas.7. spesifikasi dan lainnya sesuai dengan kontrak. Semua pengadaan. Penyetelan seluruh sistim agar lengkap dan dapat bekerja dengan baik sesuai dengan persyaratan dokumen pelelangan dan gambar-gambar yang ada.3.4.Kom Direktur Utama Page 10 of 10 .8. 3. Sistim pengujian harus disampaikan secara tertulis 1 (satu) bulan sesudah menerima SPK Jakarta. 3. Kontraktor dapat menanyakan lebih lanjut kepada Direksi / Konsultan Pengawas. serta adendum lainnya. pemasangan dan pengujian pekerjaan instalasi Mekanikal / Elektrikal harus berdasarkan gambar dokumen lengkap dan sesuai dengan spesifikasi teknik. S.6. JATIWANGI GRHA CIPTAKARSA Rudianto. 3.3. Kontraktor harus bertanggung jawab atas kerugian-kerugian yang mungkin terjadi. Pengadaan pemasangan seluruh sistem instalasi Mekanikal / Elektrikal sesuai dengan gambar dokumen. Kontraktor harus memperhitungkan di dalam harga instalasi Mekanikal / Elektrikal segala biaya pengujian di pabrik pembuatnya dan memberikan ijin untuk disaksikan oleh pejabat yang ditunjuk oleh Pemilik. 6 Maret 2008 KONSULTAN PERENCANA PT. Bila dalam spesifikasi ini terdapat klausal-klausal / butir-butir yang ditulis / disebutkan kembali. akan tetapi malah mempertegas spesifikasinya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->