Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah

ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental Sejarah Psikologi Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Sumber : Wikipedia.org/

PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN 1. Pengertian Psikologi Secara harafiah (Syah, 1997 / hal. 7) Berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata yaitu : psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Jadi, psikologi berarti ilmu jiwa. William James (Syah, 1997/ hal. 8) menganggap psikologi sebagai ilmu pengetahuan tentang kehidupan mental John B. Watson (Syah, 1997 / hal.8) mengubah definisi psikologi menurut James menjadi ilmu pengetahuan tentang tingkah laku (behaviour) organisme. Caplin (Syah, 1997 / hal. 8) mendefinisikan psikologi sebagai ³..... the science of human and animal behavior, the study of of the organisme in all its variety and complexity as it responds to the flux and flow of the physical and social events which make up the environment´ (Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan lingkungan). Edwin G. Boring dan Herbert S. Langfeld (Sarwono dalam Syah, 1997 / hal.8) mendefinisikan psikologi sebagai studi tentang hakikat manusia. Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal.8) membatasi psiklogi sebagai ³cabang ilmu

pengetahuan yang mengadakan penyelidikan aas gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa´. Dimana gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa tersebut meliputi respon organisme dan hubungannya dengan lingkungannya. Syah (1997 / hal.9) membuat kesimpulan tentang pengertian psikologi dari beberapa definisi di atas, dimana psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Lingkungan dalam hal ini meliputi semua orang, barang, keadaan dan kejadian yang ada di sekitar manusia. 2. Pengertian Pendidikan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Syah, 1997 / hal.10) Pendidikan berasal dari kata ³didik´, yang mendapat awal me sehingga menjadi ³mendidik´ artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntunan, dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan Menurut McLeod (Syah, 1997 / hal. 10) Dalam bahasa Inggris, education (pendidikan) berasal dari kata educate (mendidikan) artinya memberi peningkatan (to elicit, to give rise to), dan mengembangkan (to evolve, to develop). Dalam pengertian yang sempit, education atau pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memperoleh pengetahuan Tardif (Syah, 1997 / hal. 10) Secara luas, pendidikan adalah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. Secara luas dan representatif, pendidikan ialah .....the total process of developing human abilities and behaviors, drawing on almost all life¶s experience (seluruh tahapan pengembangan kemampuan-kemampuan dan perilaku-perilaku manusia dan juga proses penggunaan hampir seluruh pengalaman kehidupan) Menurut Dictionary of Psychology (Syah, 1997 / hal. 11) Pendidikan diartikan sebagai ..... the institutional procedures which are employed in accomplishing the development of knowledge, habits, attitudes etc. Usually the term is applied to formal institution. Jadi pendidikan berarti tahapan kegiatan yang bersifat kelembagaan (seperti sekolah, madrasah) yang dipergunakan untuk menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan, sikap dan sebagainya. Pendidikan dapat berlangsung secara informal dan nonformal disamping secara formal seperti sekolah, madrasah dan institusi-institusi lainnya. Bahkan menurut definisi di atas, pendidikan juga dapat berlangsung dengan cara mengajar diri sendiri (self-instruction) Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal. 11) Pendidikan adalah usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk dengan pengaruhnya meningkatkan si anak ke kedewasaan yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung

Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan d. 1997 / hal.. Pengertian Psikologi Pendidikan Arthur S. 1997 / hal. 12) Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut : a. Reber (Syah. Tardif (Syah. Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia. Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif e. Witherington (Buchori dalam Syah. 3. 13) Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan. Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas b. a body of knowledge grounded in psychological research which provides a repertoire of resource to aid you in functioning more effectively in teaching learning process..jawab moril dari segala perbuatannya. Psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas-tugas seorang guru dalam proses belajar mengajar secara efektif.. 12) Psikologi pendidikan adalah .. 1997 / hal. 1997 / hal. Penyenggaraan pendidikan keguruan Barlow (Syah. . 13) Psikologi pendidikan sebagai ³ A systematic study of process and factors involved in the education of human being. Pengembangan dan pembaharuan kurikulum c..

dijelaskan oleh psikologi. berlari-lari. Psikologi Umum. Jiwa secara harfiah berasal dari perkataan sansekerta JIV. Oleh karena itu. mengingat. menanggapi. berolah-raga. yaitu bentuk tingkah laku manusia (segala aktivitas. 1996. Kartini. fantasi. hakikat. yang berarti lembaga hidup (levensbeginsel).Penyelidikan terhadap organ-organ manusia digolongkan dalam ilmu fisiologi. ketika ia mengahadapi suatu masalah tertentu maka ia akan menaggapi masalah itu dengan semangat untuk menyelesaikannya. otak dan perasaan selalu ikut berperan . berjalan. bahwa setiap aktivitas psikis/jiwani itu pada waktu yang sama juga merupakan aktifitas fisik/jasmani. mencinta. penampilan emosi-emosi dalan bentuk tangis.Namun hendaknya jangan dilupakan. psikologi itu menyibukkan diri dengan masalah kegiatan psikis. Macam-macam kegiatan psikis pada umumnya dibagi menjadi 4 kategori. Setiap penampilan dari kehidupan bisa disebut sebagai aktivitas. Seseorang yang diam dan mendengarkan musik atau tengah melihat televisi tidak bisa dikatakan pasif. Pada semua kegiatan jasmaniah kita.Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. akan tetapi juga membahas macam-macam fungsi seperti melihat. seperti berpikir. penampilan diri) sepanjang hidupnya. bergerak dan lain-lain. 2) perasaan atau emosi. 3) kemauan atau konasi. psikologi butuh berabad-abad lamanya untuk memisahkan diri dari ilmu filsafat. belajar. disebut dengan mati. Yaitu meneliti peranan setiap organ dalam fungsi-fungsi kehidupan seperti meneliti segala sesuatu tentang mata. Kegiatan berpikir dan berjalan adalah sebuah kegiatan yang aktif. Semua bentuk dorongan dan impuls dalam diri manusia yang menyebabkan timbulnya macam-macam aktifitas fisik dan psikis. jika seseorang menaruh rasa semangat yang tinggi . dan hidup jiwa manusia (psyche = jiwa . Perkataan tingkah laku/perbuatan mempunyai pengertian yang luas sekali. Daftar Pustaka: Kartono. Misalnya. Sebab. senyum dan lai-lain. ketika subyek bisa melihat dan juga meneliti pengaruh kerja otak untuk mengkoordinir semua perbuatan individu guna menyesuaikan dengan lingkungnnya. maka masih perlukah bidang keilmuan psikologi?Fisiologi memberikan penjelasan macam-macam tingkah laku lahiriah yang menjasmani sifatnya. 4) gejala campuran. pengenalan kembali. pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Sedang manusia merupakan suatu totalitas jasmaniah rokhani. maka orang lebih cenderung mempelajari ³jiwa yang memateri´ atau gejala ³jiwa yang meraga/menjasmani´. juga alat indera dan otot-otot ikut mengambil bagian didalamnya. logos = ilmu pengetahuan). Maka situasi dimana sama sekali sudah tidak ada unsur keaktifan. tidak bisa dilihat dan belum bisa diungkapkan secara lengkap dan jelas. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda atau remaja. Jika fungsi segenap organ dan tingkah laku banyak dijelaskan oleh fisiologi. Menurut plato. membenci dan lainlain. yaitu: 1) pengenalan atau kognisi. perbuatan. psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat.Pada pokoknya. atau daya hidup (levenscracht). Yaitu tidak hanya mencakup kegiatan motoris saja seperti berbicara. mendengar. berpikir. Oleh karena jiwa itu merupakan pengertian yang abstrak. Bandung: Mandar Maju .

1 Psikologi Sebagai Ilmu Pengetahuan * 2 Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu * 3 Pendekatan Psikologi * 4 Kajian Psikologi * 5 Wilayah Aplikasi Psikologi * 6 Salah Kaprah Tentang Psikologi * 7 Referensi * 8 Lihat pula * 9 Pranala luar Sejarah Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. menurut teori ini. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasâ Leibnits. * Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. dan Humeâ memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas: kita mengingat melalui subfakultas memori. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak. Kant.Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya . Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Locke. orang di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental Daftar isi * 1 Sejarah o 1. Hobbes. Descrates (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. yaitu: Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah dokrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan.) Tetapi. dan berkeinginan. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa â fakultasâ yang meliputi: berpikir. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. merasa. Setelah itu St. pembayangan melalui subfakultas imaginer. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya. dan sebagainya.

ditandai dengan berdirinya laboratorium psikologi oleh Wundt (1879. Pengendalian Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Berdirinya Aliran Behavioris Berdirinya Aliran Fenomenologis Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: Menjelaskan Yaitu mampu menjelaskan apa. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif. Dalam perkembangan ilmu psikologi kemudian.â Dimana ide masuk melalui alat indra dan diasosiasikan berdasarkan prinsipprinsip tertentu seperti kemiripan. jerman. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of Leipzig. Hasil prediksi berupa prognosa. bagaimana.adalah â asosiasi ide. metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. A. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Memprediksikan Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. Dengan Berdirinya laboratorium ini. freud > merintis psikoanalisa Psikologi Sebagai Ilmu Pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam. bagaimana. . Galton > merintis test psikologi.) Pada saat itu pengkajian psikologi didasarkan atas metode ilmiah (eksperimental.) Juga mulai diperkenalkan metode intropeksi. Perwujudannya berupa tindakan atau treatment. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. dsb. kontras. C. eksperimen. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Darwin > memulai melakukan komparasi dengan binatang. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan. dan kedekatan. Beberapa sejarah yang patut dicatat antara lain: F. prediksi atau estimasi. Mesmer > merintis penggunaan hipnosis S. dengan berdirinya laboratorium ini pula. akan tetapi karena kekompleksan dan kedinamisan manusia untuk dipahami.

Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. menilai. seperti keinginan. yaitu Pendekatan Neurobiological Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. dan melahirkan banyak sub-aliran. karena perkembangan individu dapat . atau dorongan. membandingkan. Jika dibuatkan model adalah sebagai berikut S â O â R. Pendekatan Fenomenologi Pendekatan ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. Pendekatan Prilaku Menurut pendekatan ini tingkah laku pada dasarnya adalah respon atas stimulus yang datang. dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan.B. konsep tentang dirinya. Kajian Psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Pendekatan Psikoanalisa Pendekatan ini dikembangkan oleh Sigmund Freud. dilengkapi oleh biologi pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. seperti Skinner. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. implus. Pendekatan neurobiological berupaya mengaitkan prilaku yang terlihat dengan implus listrik dan kimia yang terjadi didalam tubuh serta menentukan proses neurobiologi yang mendasari prilaku dan proses mental. Pendekatan Kognitif Pendekatan ini menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia.Pendekatan Psikologi Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda-beda. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S â R atau suatu kaitan Stimulus â Respon. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Pendekatan ini dipelopori oleh J.

Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. motivasi proses belajar. Psikologi Kerekayasaan Penerapan Psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk . Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. komunikasi hubungan kekuasaan. dan pengelolaan organisasi sekolah. atau sebaliknya. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. Psikologi sosial mempunyai 3 ruang lingkup. persaingan. keefektifan sebuah pengajaran. yaitu : 1. perilaku meniru dan lainlain 3. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. kerjasama. sikap sosial. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. kemampuan bahasa dan emosi. misalnya. kemampuan memori. studi tentang interaksi kelompok. dan emosi. sehingga hampir sebagian besar teori-teori dalam psikologi perkembangan dan psikologi sosial digunakan di psikologi pendidikan. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya. misalnya : kepemimpinan. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. walaupun demikian. seperti bahasa.membentuk kepribadian khas dari individu tersebut. Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana manusia belajar dalam setting pendidikan. misalnya : studi tentang persepsi. studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu. atensi. Wilayah Aplikasi Psikologi Wilayah Aplikasi psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. konflik. studi tentang proses-proses individual bersama. sosialisasi. atribusi (sifat) 2. Psikologi pendidikan Psikologi pendidikan adalah perkembangan dari psikologi perkembangan dan psikologi sosial. seperti: Persepsi. belum terbiasanya orang-orang indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah aplikasi ini rancu. proses belajar. cara mengajar.

kalangan yang menyamaratakan setiap individu secara tidak langsung memvonis manusia adalah robot (dehumanisasi) yang tidak memiliki keunikan satu sama lainnya.. banyak kalangan yang sinis dengan psikologi karena psikotes. Referensi * Atkinson. tetapi inilah bagian dari psikologi yang paling populer di masyarakat. masih banyak metode lain yang dapat digunakan. bagaimana psikolog dapat memvonis potensi seseorang dengan hanya selembar test? tidak. sebagian besar dengan ramalan) sedangkan psikologi hanya mempelajari tingkah laku manusia yang dapat dilihat (observerble) dan dapat diukur (measureable).sistematis. akan tetapi (misalkan dalam test lamaran pekerjaan) sangat tidak mungkin menerapkan semua metode yang dimiliki psikologi dalam waktu yang sempit dan klien yang banyak. 2005.meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error).) sehingga terbentuk pandangan tentang psikologi bukanlah ilmu pengetahuan. Rajawali Press. memiliki Metode Penelitian (sejak laboratorium Wundt didirikan psikologi telah membuktikan memiliki Metode Ilmiah). Parapsikologi Bagian dari Psikologi Parapsikologi walaupun terdapat nama psikologi bukanlah psikologi ataupun cabang dari ilmu psikologi. chirology. bahkan psikotes dilakukan untuk lebih memahami keunikan dari setiap individu. ISBN 979-421-215-6 . Salah Penggolongan Berbagai hal yang berbau kepribadian sering dimasukan kedalam psikologi. (2 jilid) * Chaplin. Lihat keterangan lebih lanjut dari bahasan ini dalam artikel Kontroversi ilmu psikologi. Psikologi Melakukan De-humanisasi kebalikannya. psikologi memandang setiap individu adalah unik. dll. Terjebak Dengan Kata Psikotes Psikologi bukan hanya psikotes. (Syarat Ilmu Pengetahuan: Memiliki Objek (Tingkah laku). Salah Kaprah Tentang Psikologi Psikologi Bukan Ilmu Pengetahuan Psikologi telah memiliki syarat untuk dapat berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan terlepas dari Filsafat. Kamus Lengkap Psikologi.dan bersifat universal. James P. Jakarta. parapsikologi berkembang tersendiri terlepas dari psikologi. Justru. Batam. Interaksara. parapsikologi mempelajari semua hal yang berhubungan dengan manusia dan pikirannya (dalam hal ini. Pengantar Psikologi. semisal: ramalan-ramalan seputar kepribadian (palmistry. Psikologi Klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal.

tiak mudah melihat persoalan-persoalan. 1982. membuntut pada pandangan umum. mempunyai pendapat sendiri. Rajawali Press. kita mengalami dan menyadari kerohanian kita. baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan lainnya. Dan disini jelas bahwa belajar filsafat adalah berguna dan bermanfaat. untuk hidup yang sesadar-sadarnya. Sumadi. Filsafat merupakan latihan untuk berfikir sendiri. dan sebagainya. Filsafat itu dibutuhkan hampir di semua bidang kerja. berdisi sendiri. . Pengantar Kuliah Psikologi Umum. Dan ini merupakan syarat mutlak untuk memecahkannya. membangun diri kita sendiri dengan berfikir lebih mendalam. Filsafat memberikan pandangan yang luas . tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang. Filsafat memberikan dasar-dasar. TNI. ilmu mendidik. dengan cita-cita mencari kebenaran. Orang yang idup secara dangkal saja. percaya akan setiap semboyan dalam surat-surat kabar. * Suryabrata. Psikologi Kepribadian. perbankan. ilmu jiwa. seperti sosiologi. aktivis LSM. Rahasia hidup yang kita selidiki justru memaksa kita berfikir. Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalanpersoalan dalam hidup sehari-hari. jurnalis. Fak. pekerja seni/budayawan. apalagi melihat pemecahannya. Contohnya profesi dosen. ISBN 979-421-044-7 Manfaat Belajar Filsafat Manfaat Belajar Filsafat: Filsafat menolong mendidik. legislatif.* Sudarsono. Karena dari yang sudah disebutkan tadi tidak lepas dari tanggung jawab dan memberi keputusan atau kebijakan-kebijakan yang diambil. Jakarta. 2004. yudikatif. dan memberikan isi kepada hidup kita sendiri. hingga kita tak hanya ikut-ikutan saja. guru. Dalam filsafat kita dilatih dulu apa yang menjadi persoalan. membendung akuisme dan aku-sentrisme (dalam segala hal hanya melihat dan mementingkan kepentingan dan kesenangan si aku). ekskutif. psikologi Unas Pasim.

Psikologi resmi lahir sebagai ilmu yang berdiri sendiri dan terpisah dari filsafat. A. dan Aristoteles. Lahirnya ilmu ini dipelopori oleh Wilhelm Wundt (1832-1920) yang mendirikan laboratorium Leipzig di Jerman. Banyak para ahli menulis bahwa sejarah perkembangan Psikologi dimulai dengan munculnya pandangan tentang jiwa dan manusia dari trio filosof besar zaman Yunani Kuno. Plato. Perkembangan Psikologi selanjutnya ditandai dengan hadirnya ilmuwan-ilmuwan psikologi dengan berbagai aliran dan teori-teori yang dihasilkannya. 2001 : 25). Psikologi terus berkembang hingga pada tahun 1879. yaitu Socrates. Perkembangan Ilmu Psikologi sebagai Bagian dari Filsafat. Masa-masa berikutnya.Sejarah perkembangan psikologi dimulai saat Psikologi masih bersatu dan menjadi bagian dari Filsafat. . hingga pada akhirnya Psikologi mampu menjadi suatu disiplin ilmu. Namun Benjafiled (1996) dalam bukunya A History of Psychology menulis bahwa sejarah Psikologi dimulai saat munculnya teori tentang jiwa yang ditinjau berdasarkan pandangan matematis oleh Pythagoras (572 ± 497 SM). yang merupakan laboratorium pertamam yang mempelajari tentang tingkah laku manusia (Benson dan Grove.

Pada abad pertengahan. 2001 : 28-29). Ia adalah seorang agamawan Khatolik yang banyak membahas masalah teologia yaitu mengenai hubunagan manusia dengan Tuhannya. namun tidak sebaliknya. Dimulai oleh Pythagoras (572-497 SM) melalui pendapatnya yang menyatakan bahwa jiwa merupakan bahwa jiwa merupakan sesuatu yang berdiri sendiri dan tidak dapat mati (Hadiwijono. yaitu Socrates. Aristoteles pada masa hidupnya menghasilkan banyak sekali karya. yaitu tentang human action dan memory. 1980 a : 19). serta tidak dapat mati. namun kemudian dia berbalik dan menyerang ide tersebut. Aristoteles (384-322 SM). hadir tokoh yang juga memberi sumbangan berarti bagi Psikologi yaitu Thomas Aquinas (1225-1274). ilmu yang benar hanya dapat diperoleh melalui proses berpikir. berpandangan bahwa jiwa dan tubuh merupakan dua kenyataan yang harus dibeda-bedakan dan dipisahkan. Descartes juga melahirkan perdebatan mengenai konsep nature (sifat bawaan) dan nurture (pengaruh lingkungan). Hal ini kemudian menjadi dasarnya munculnya definisi Psikologi sebagai ilmu tentang perilaku. Plato dan Arbistoteles. bersifat kekal. 1980 a : 51) yang menciptakan system pengetahuan secara menyeluruh dan menggambarkan pengalaman yang kita alami (Benson & Grove. ia berpendapat bahwa jiwa dan tubuh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. 1980 a : 110). Menurtnya jiwa mwmpengaruhi raga. 2001 : 27). dimulai sejak zaman Yunani Kuno. motivasi persepsi. karena menurutnya akal adalah sumber kebenaran. Perkembangan Psikologi dilanjutkan kemudian dengan hadirnya berbagai pandangan dari filosof-filosof besar. (Hadiwijono. Ia menyatakan bahwa perilaku manusia dilatarbelakangi oleh adanya alasan tertentu sehingga perilaku manusia dari gerakan-gerakan yang sederhana (simple motion). Jiwa juga dipandang sebagai sesuatu yang akrodati. Socrates juga menyinggung mengenai masalah ingatan. meskipun jiwa dianggap kekal dan tidak dapat binasa bersamaan dengan tubuh (Hadiwijono. seorang murid Socrates. Jiwa memiliki satu fungsi yaitu berpikir. 1980 a : 42). Pendapat ini dikenal dengan istilah dualisme Plato. Ia memandang jiwa dan raga sebagai dua aspek dari satu substansi yang saling berhubungan (Hadiwijono. yang dipeloporioleh Rene Descartes (1596-1650). 2001 : 27). seiring dengan berkembangnya aliran Skolastik. mimpi serta tingkah laku abnormal (Benson & Grove. Socrates (469-399 SM) memnadang jhiwa sebagai inti sari manusia (Hadiwijono. 2001 : 27). . Abad berikutnya perkembangan Psikologi diwarnai oleh aliran Rasionalisme. Plato (427-347 SM). Descartes banyak membahas mengenai jiwa dan raga. awalnya mendukung dualisme Plato yang menganggap bahwa jiwa dan raga terpisah. Banyak filosof yang telah mengemukakan pendapatnya mengenai jiwa dan manusia. Mengenai kebenaran. Apakah tingkah laku tertentu merupakan sifat bawan atau dipelajari melalui lingkungan ? Hal ini ternyata hingga kini masih sering diperdebatkan (Benson & Grove.Sejarah perkembangan Psilkologi saat ilmu ini masih bersatu dengan Filsafat. seorang murid Plato. belajar. bukan berbuat (Benson & Grove. Mengenai jiwa. 1980 a : 36). kedua tokoh ini percaya bahwa kebenaran dapat ditemukan dengan cara berpikir. Ia adalah seorang filosof besar yang secara langsung banyak memberi sumbangan pada bidang Psikologi. salah satunya dibidang Psikologi. bukan berdasarkan percobaan atau pengalaman.

seorang penganut aliran Utiitarian. dan David Hume (1711-1776). Descartes mengemukakan pendapat yang mengombinaikan pengalaman baru dengan pemikiran yang telah ada. J. J. 2001 : 31-33). masih banyak dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan alam. yang dinamakan ³dalil a prioei sintetik ³. seperti telah diuraikan diatas. namun hal ini tidak disetuji oleh anaknya James Stuart Mill (1806-1873). Auguste Comte(1798-18157) memberi sumbangan besar terhadap Psikologi melalui positivisme-nya. berpandangan bahwa jiwa itu pasif. Pandangan Kant bersifat transcendental. yaitu dengan memberikan sikap penghargaan dan spiritual terhadap alam. Hal ini kemudian berpengaruh besar pada penganuit Behaviorisme dan Bio-Psikologi. ilmu penngetahuan alam menglami banyak kemajuan pesat. Locke secar resmi memulaoi aliran baru Empirisme Inggris dan melahirkan teori asosiasi. John Locke (1632-1704). bukan berdasarkan data-data empiris. Positisme Comte mengurangi pernyataan yang rumit menjadi fakta sederhana yang disebut Reduksionisme. Aliran ini dipelopori oleh Thomas Hobbes (1588-1679). Dasar pendekatan empiris terhadap Psikologi baru berkembang setelah Psikologi menjadi ilmu yang mandiri dan terlepas dari Filsafat. Pendekatan terhadap jiwa dan manusia didasarkan pada proses pemikiran secar filsafati. Asosiasinisme pada masa selanjutnya dikembangkan oleh Geoerge Barkeley (1685-1753) dan David Hume (1711-1776) (Benson & Grove. Perkembangan selanjutnya adalah Asosianisme yang dipelopori oleh John Locke (1632-1704) menolak pendapat Descartes dan setuju pada pendapat Aristoteles yang menyatakan bahwa jiwa pada saat lahir berada dalam keadaan tabula rasa (keadaan kosong).J Ayer. James Mill (1773-1836). di akhi abad 15 munculo aliran empirisme di Inggris. sehingga kemudian menjadi contoh bagi perkembangan ilmu-ilmu yang lain. termasuk Psikologi.S Mill mengatakan bahwa Psiologi dapat menjadi ilmu pengetahuan sejati. mengetahui. Perkembangan Psikologi sebagai bagian dari Filsafat.Bertentangan dengan Rasionalisme yang mengindahkan rasio sebagai sumber utama kebenaran.S Mill. George Berkeley (1685-1753). kemudian diambil oleh para penganut Gestalt). Hal ini tidak mengherankan krena setelah memisahkan diri dari Filsafat. seorang penganut asas kebebasan dalam Autobiography (1873) dan On Liberty (1859) meyakini bahwa ³ Kimia Jiwa ³. yaitu berpikir tentang hakikat atau substansinya dan berdasarkan hasil abstraksi dari pengalaman (Mustansyir & Munir. dan lain-lain) yang ingin menghilangkan pendapat yang tidak dibuktikan atau diuji secar empiris. 2001 : 30) Asosiasinisme dari Hume ditolak oleh Immanuel Kant (1724-1804) dan mendebat adanya konsep nature dari Descartes. Pada masa tersebut jiwa masih dipandang sebagai obyek yang harus tunduk pada hukum-hukum alam. Kant juga menjabarkan tentang tiga aktivitas mental yaitu . merasakan . yaitu adanya peleburan unsure-unsur panca indera menjadi senyawa baru yang lebih dari sekedar penjumlahan dari unsure penyusunnya (pandangan ini dan penekanan pada jiwa yang aktif. Ia menyatakan bahwa hanya ada metode positif untuk melihat hubungan antara fakta-fakta yang dapat diamati. dan menginginkan. Positivisme dari Comte mengakibatkan munculnya positivisme logis pada era 1920-an (yang dipelopori oleh A. . 2001: 4). yang mengikuti ajaran Francis Bacon. terutama ³Perpaduan yang Kreatif ³. Segala sesuatu yang tidak dapat diamati adalah tidak relevan (Benson & Grove.

Stumpf. Wundt adalah orang pertama yang mengenalkan istilah ³Psikologi Eksperimental´ dan mensosialisasikan ajaran instrospeksi. guna menjelaskan tentang perilaku alturuisme (menolong orang lain tanpa memperoleh keuntungan pribadi) sehingga gennya dapat bertahan hidup. 2001 : 34-41). Titshener mengaku bahwa meskipun ia adalah pengikut Wundt yang setia namun ia . Tahun 1879. seperti Ebbinghaus. da seleksi alam. Charles Darwin (1809-1882). terpisah dari filsafat dan ilmu alam. Psikologi Eksperimental Perjalanan sejarah perkembangan Psikologi tidak terlepas dari peran besar para ahli Psikologi di Jerman. dan Pierre Flourens di Paris. perubahan secara berjenjang. yaitu pemeriksaan keadaan mental diri sendiri. distribusi normal. keturunan bersama. Edrward Titchener 91867-1927). dan korelasi (Benson & Grove . Fisiologi dipelopori oleh Johannes Muller di Berlin. Tahun 1859. Brentano. yang dialirkan pada bagian otak tertentu kemudian dilihat efeknya terhadap perilaku. Jerman. Galton juga mulai terobsesi untuk mengkaji masalah menghitung dan mengukur hingga kemudian Galton menggunakan dan mengembangkan tiga cara pengukuran stastik. Marshal Hall di London. Gustav Fritsch dan Eduard Hitzig (1870) meneliti tentang efek aliran listrik berdaya lemah. Muller. Wilhelm Wundt (1832-1920) bersama para asistennya yaitu Helmholtz. Mereka mempelajari tentang fungsi otak dan pengaruhnya terhadap tingkah laku manusia . bukan berarti perkembangan psikologi lepas dari pengaruh ilmu-ilmu lain. Tahun 1830-an. degnan beberapa perubahan penting. Ajaran Wundt banyak berpengaruh pada ahli-ahli Psikologi. mengembangkan Psikologi di Amerika Serikat dengan mendirikan Laboratorium di Cornell. seperti kebiasaan hewan pada masa kawin dan saat harus mempertahankan daerahnya sebagai upaya untuk survive . Psikologi Strukturalisme Tahun 1893. dunia dikejutkan oleh hadinrya teori Evolusi yang bahkan hingga kini masih menjadi perdebatan. hingga kemudian jerman dkatakan sebagai Ibu Psikologi. Teori Evolusi ini terus dikembangkan oleh Francis Galton (1822-1911) Ia mencetuskan ³perbedaan individual´ dan menemukan keunikan sidik jari (1892).B. Psikologi Fisiologis lepas dari ilmu Filsafat. seorang murid Wundt yang sangat terkenal. yang bagi Psikologi bermanfaat untuk menjelaskan tentang tingkah laku. dab Fechner mendirikan sebuah laboratorium pertama yang mempelajari tentang tingkah laku manusia di Lipzig. Perkembangan Psikolgi sebagai Ilmu mandiri 1. Negara ini memebrikan Zeitgeist empiris dan positivistic yang tepat pada lingkungan intelektual dan ekonomi dengan banyak universitas (Benson & Grove. 2001 :42). Charles Dawkins menggunakan teori ini. 2. Weber. yaitu probabilitas (kemungkinan). yang kemudian menandai lahirnya Psikologi sebagai ilmu yang mandiri. dan Kulpe. Teori ini berisi tentang perubahan spesies. dan mencoba menentukan letak daerah-daerah khusus dan mengembangkan ³metode klinis´ degan meneliti kerusakan otak menusia terganggu tingkah lakunya. 3. Fisologi menjadi suatu disiplin ilmu yang sangat berpengaruh bagi perkembangan Psikologi.

Perhatian Dewey terhadap dunia pendidikan melahirkan pandangan bahwa sekolah harus menjadi tempat anak-anak berinteraksi dan bereksperimen. John Dewey (1859-1952) adalah seorang ilmuwan yang pragmatis (menyetujui apa saja yang efektif dalam pelaksanaan). serta Herbert Spencer (18201903). Struktualis juga mempermasalahkan tentang ³apa´ dan ³di mana´dan menolak adanya Psikologi terapan. Ia menerbitkan buku Psikologi Amerika pertama yang berjudul Psychology (1886). 2001 : 42-43). Fungsionalisme dipelopori oleh William James (1842-1910). Dewey banyak meneliti tentang evolusi yaitu yang berkaitan dengan perjuangan manusia untuk hidup. sedangkan kesadaarn berfungsi sebagai penyesuaian terhadap situasi-situasi baru. William James (1842-1910) tertarik pada konsep kesadaran sebagai hasil dari aktivitaas otak. Fungsionalisme dipandang sebagai aliran Psikologi yang menyelidiki fungsi jiwa. Melalui bukunya Talks to Teachers (1899).. bukan unsurnya. Titik berat pandangan ini adalah pada cara berjalannya fungsi otak. menurut kebutuhan dan ³keingintahuan intelegensinya´ masing-masing. yang membuanya dianggap tidak ilmiahdan bahkan dijauhi oleh sebagian ilmuwan.mengembangkan suatu pendekatan tersendiri. fakta-nilai. yang merupakan adaptasi social maupun fisik. spiritualisme. emosi. individu-masyarakat. Fungsionalisme memandang Psikologi sebagai ilmu yang menyelidiki penyesuaian diri organisme terhadap lingkungan sekitarnya. James Angell (1869-1949) secar formal mengubah fungsionalisme menjadi sebuah mazhab pemikiran ³Aliran Chichago´. 2. Pandanagan strukrualisme-nya berdasarkan pada hasil inrospeksi dan bersifat mekanistik. 4. dan keinginan kita. Fungsi utama dari tindakan manusia adalah memberikan kepuasan bagi organisme. yang dialtarbelakangi oleh konsep kesadaran dari Darwin dan Galton. Angell (1906) menyimpulkan pokok-pokok ajaran fungsionalisme sebagai berikut : 1. 2001 : 42-46). James Angel (1869-1949) dan Harvey Carr (1873-1954) (Benson & Grove. hingga kemudian ia menciptakan ³aliran kesadaran´ untuk menggambarkan proses yang berkesinambungan (bukan berupa unsur-unsur). yaitu Fungsionalisme. pikiran-tindakan. . sebagai pengungkapan adaptasi organic terhadap lingkungannya. ia mulai banyak melakukan penerapan yang penting pada lapangan Psikologi Pendidikan. Fungsionalisme mempermasalahkan tentang ³bagaimana´ dan ³mengapa´ dan mencoba untuk menreapkan Psikologi dalam kehidupan sehari-hari. 2001 : 44-45). Aliran ini bertahanb hingga 25 tahun dan berakhir ketika Titchener wafat(Benson & Grove. Dewey tidak menyetujui konsep ³dikotomi´ tentang pemisahan jiwa-raga. paranormal. Ia melihat bahwa anak-anak sebagai mahluk yang aktif yang dibentuk dan membentuk lingkungannya (Benson & Grove. Ia banyak mempelajari tentang telepati. Jonh Dewey (1859-1952). dan lain-lain. Psikologi Fungsionalisme Muncul kemudian suatu pandanagan yang bertentangan denagn struktualisme. Menurutnya kita harus memandang semua kerja kesadaransemua sensasi. yaitu memilakh pengalaman manjadi unsure-unsur yang hanya memiliki makna bila bersatu (yang kemudian disetujui oleh para penganut gestalt).

2001 : 60). Melihat pokok ajaran diatas nampak bahwa Psikoanalisis menyentuh hamper semua aspek kehidupan manusia. (Benson & Grove. 3. Aliran ini pada pelaksanaannya sering menerapkan teori psikoanalisis sehingga kemudian banyak orang menyebutnya sebagai aliran Psikoanalisis. Jonh B Watson (1878-1958). Mekanisme pertahanan diri yaitu cara untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak menyenangkan secara tidak sadar (Benson & Grove. yaitu saat semua orang menjadi ³fungsionalis´. dipelopori oleh Sigmund Freud (1856-1939). Pokok ajaran dari Psikoanalisis antara lain : 1. laten. Erich Fromm (19001980) dan Erik Erikson (1902-1994) 6. kepada mempelajari tingkah laku (obyektif). Pokok ajaran behaviorisme adalah mengenai tingkah laku tanpa mengkaitkannya degnan konsep kesadaran atau mentalitas. Psikoanalisis Aliran Psikodinamika (1896) yang berarti ³jiwa yang aktif´. Id. yaitu oral. pra-sadar. dan ketidaksadaran jiwa yang dianalogikan dengan menggunakan fenomena gunung es. Istilah Psikoanalisis pertama kali digunkan oleh Freud. Istilah ini menggambarkan berbagai teori dan teknik yang digunakan untuk mencari dan menyebuhkan masalah mental manusia. phalik. BF Skinner (1904-1990) (Chaplin. sedangkan superego merupakan penjaga moral atau kata hati. Ia menyatakan berakhirnya fungsionalisme ketika tidak lagi ada persaingan pandangan antara stukturalisme dan fungsionalisme. Libido yaitu energi bawaan sejak lahir yang kita miliki yang memotivasi dan membuat kita mampu bertahan hidup. Carl Jung (1875-1961). Tokoh-tokoh lain yang turut mengembangkan Psikoanalisis adalah Alfred Adler (1870-1937). Fungsionalisme mempelajarilandasan psikologis dari peristiwa-peristiwa kejiwaan (Masrun. Karl S Lashley (1890-1958). genital. 5. 4. 2. Behaviorisme Aliran Behaviorisme berakar dari pemikiran filosofis tentang asosiasinisme yang mempelajari cara pikiran saling berhubungan dan mencoba untuk menemukan ³hukum´ yang menggambarkan dan menjelaskan tingkah laku (Benson & Grove.3. ego. Karen Homey (1885-19520. Harvey Carr (1873-1954) muncul ketika fungsionalisme berpindah dari pikiran (subyektif) dan kesadaran. 1997 : 54-55). ego berkaitan dengan prinsip kenyataan. 1975 : 121). Tentang kesadaran. 2001 : 46). Psikologi fungsionalisme tergolong dalam pandangan psiko-psikis yang memandang jiwa-raga sebagai suatu totalitet atau kebulatan yang tidak terpisahkan. 2001 : 48-58). Tokoh-tokoh yang mengembangkan aliran ini antara alin Ivan Pavlov (18491936). Paikologi Gestalt . Salah satu bentuk libido adalah kegiatan seksual. anal. 7. Id adalah berkaitan dengan prinsip kesenagan. superego. 5. Tahap perkembangan psikoseksual.

(Benson & Grove. dan Kurt Koffka (1886-1941) (Chaplin. Di antaranya Psikologi Islami (atau ada yang menyebut Psikologi Islam). konsep diri. Psikologi Masa Kini Perkembangan Psikologi dewasa ini diwarnai denagn semakinluasnya bidang kajian Psikologi hingga muncul ³cabang-cabang´ baru dalam ilmu ini. Psikologi kesehatan merupakan penggunaan Psikologi yang relative masih baru bila dibandingkan dengan bagian-bagian Psikologi yang lain. yaitu Psikologi Kognitif dan Psikologi Kesehatan. Konstribusi terbesar dari aliran ini adalah di bidang persepsi dan belajar. Bidang ini banyak mengambil manfaat dari computer yang mampu melakukan tes terhadap partisipan secara langsung dan melakukan analisis secara langsung. kebaikan. : 168). Psikologi Kepribadian Kepribadian adalah Gambaran dari cara orang itu bertingkahlaku terhadap lingkungan sekitarnya sebagaimana terlihat dari kebiasaan±kebiasaan berpikir. 2001. dipandang mampu menyelsaikan masalah dengan menerapkan hasil penelitiannya pada pemecahan masalah. Psikologi Kognitif yang sering disebut sebagai ilmu kognitif. 1997 : 208). terutama dalam bagian Psikologi Individual. kesenangan. 2001 : 107-114). Psikologi Kesehatan dapat membantu orang untuk mengerti bahwa nasib mereka berada di tangan dan kebiasaan mereka sendiri. dan Carl Rogers (1902-1987) yang banyak membahas mengenai kepribadian yang sehat. yang mencoba mengkaji Psikologi dengan landasan dan orientasi nilai-nilai Islam (Ancok dan Soeroso. dengan segala atribut positifnya. seperti kebahagiaan. Rogers juga mengembangkan suatu bentuk Psikoterapi yaitu person centered theraphy yaitu suatu terapi yang berpusat pada kemapuan klien untuk menetukan sendiri apa masalahnya dan apa yang harus dilakukan dalam menghadapi masalahnya tersenut. Wolfgang Kohler (1887-1967).Psikologi Gestalt mengkaji masalah tingkah laku dan pengalaman sebagai kesataun totalitas. Dan mempelajari kerumitan cara berpikir manusia. 2001 : 139). Penggunaan yang terkait dalam hal ini adalah munculnya Psikologi Olahraga yang berisi motivasi. Humanistik Psikologi Humanistik berkembang dari fenomenologi. kasih saying. C. kegembiraan. 8. Aliran ini mengkaji masalah kesehatan mental. Ajarannya menyatakan bahwa melihat keseluruhan jauh lebih berarti daripada melihat bagian per bagian. Pemikir utama aliran ini adalah Max Wertheimer (1880-1943). Benson & Grove (2001) mencatat dua bagian baru dari Psikologi yang akihir-akhir ini sangat berpengaruh. dan dinamika kelompok (Benson & Grove. berbagi dan kedermawanan. sikap dan minat serta pandangan hidupnya yang khas untuk mempunyai keajegan. Aliran ini banyak dikembangkan oleh Abraham Maslow (1908-1970) yang sangat terkenal dengan teori aktualisasi diri dan hierarki kebutuhan . .

oleh sebab itu teori kepribadai bertumpu pada teori/konsep yang jelas serta kaitan antara yang satu dengan yang lain logis dan bersifat eksplisit. 2. kepribadian adalah cirri-ciri perilaku yang unik dan selalu silakukan secara berulang-ulang. Kenapa harus jeals. Kesimpulan : konsep tersebut banyak mengundang para peneliti. maka suatu konsep itu akan semakin kuat. Tidak semua teori dapat menyelesaikan tentang permasalahan itu. 4. Pembahasan tingkah laku. Seorang ahli akan meneliti apabila konsep tersebut jelas. kenyataan : beberapa ahli tidak mengunakan metode yang komprehensif Evaluasi teori Kepribadian 1. Pembahasan tentang petumbuahn dan perkembangan. Dapat aktualisasi diri (Maslow) 3. Mendorong individu agar dapat hidup secara penuh dan memuaskan. Setelah kita bisa memahami toeri kepribadian ini mendorong pertumbuhan individu itu secara optimal (seseorang mengoptimalkan kemampuan diri sendiri). Dimensi-dimensi teori kepribadian 1. Ex : mengapa seseorang padawaktu dewasa mengalami phobi tikus. 2.Sasaran Psikologi Kperibadian 1. Kepribadian tidak dapat dilihat melalui materi. unsur pembentuk. Kriteria ini mengevaluasi sejarah mana suatu kepribadain dapat secara langsung penelitian. 5. yaitu konsep-konsep tentang maotivasi untuk menjelaskan dinamika tingkah laku. Pembahasan tentang struktur. supaya dapat diteliti oleh ahli lain (divestivikasi). ex : insting taratos Freud. Memperoleh informasi mengenai tingkah laku manusai 2. Nilai Heuristik. Digunakan untuk berbagi macam kebutuhan. Pemabahsan tentang psikopatologi. Degnan adanya verivikasi ini. Biasanya tidak semua psikologi kepribadian menerangkan tentang psiko patologi. . yaitu bagaimana sesorang itu terkena suatu ganggguan psikologis. missal : konselor. 4. Pembahansan tentang proses. mungkin semasa kecilnya mengalami peristiwa menakutkan (Freud). yaitu aspek-aspek kepribadian yang bersifat relative tetap dan stabil. gambling dan logis. Veriabilitas Suatu nilai kepribadian memenuhi criteria veriabilitas apabila konsepnmya dapat dijui secara empiris. 3.

Konstitusionalisme adalah tingakh laku manusia itu adalah pembawaan sejak lahir (prediposisi) Teori Freud.Prinsip Elementalisme menenkanakan bahwa suatu hal bisa dipelajari dan diterangkan dengan jalan menyelidiki aspek-aspeknya secara terpisah (memahami sesuatu itu tidak harus secara keseluruhan namun hanya sebagian saja) missal. Anggapan bahwa manusia adalah mahluk yang bebas berkehendak.3. Kehematan Suatu teori kepribadian yang baik jika disusun dengan konsep yagn sesederhana mungkin. Holisme ± ElementalismePrinsip Holistik menekankan bahwa suatu fenomena hanya bisa dimengerti dalam keseluruhannya atau sebagai suatutotalitas (kita bisa memahami sesuatu jika melihatnya secara keseluruhan). Ex : etika teori tersebut mencakup adanya psikoterapi. bebas mengambil sikap. 4. Rasionalitas ± IrrasionalitasDimensi rasionalitas ± irrasionalitas menyangkut seberapa besar pengaruh/peranan akal didalam diri dan tingkah laku manusia. apakah tingkah laku manusia disebabkan oleh rasionalitas atau irrasionalitas. bebas menentukan arah kehidupannya. 5. Apabila konsistensi ini rendah maka akan mengandung keragu-raguan. karena dengan semakin luas teori maka semakin banyak fenomena / dasar-dasartingkah laku yang dapat diungkap. Anggapan-anggpan dasar tentang manusia 1. Yang mendukung : teori Humanistik dan Estensensial. 1. : Environtalisme. walaupun harus bersifat obyektifitas. sehingga muncul pertanyaan.Bahwa manusia memiliki kebebasan atau ketidakbebasan. teori Freud. teori Behavioristik. Konstitusionalisme ± EnvirontalismeBahwa tingkah laku itu adalah pengaruh dari proses belajar (lingkungan). teori Pavlov : dinyikan bel keluar air liur (behavioristik). Konsistensi internal Menekankan bahwa suatu teori kepribadian yang baik adalah teori yang mampu menrangkan tingkah laku secara konsisten 9tidak ada pertentangan). Keluasan Menunjuk pada keanekaragaman fenomena yang dapat diliput oleh suatu eori kepribadian. 1. Dalam pengevaluasi ini masih ada subyektivitas. Hal ini disebabkan karena memiliki penekanan-penekanan yang berbeda-beda. 6. Sesungguhnya nilai yang paling utama dalam suatu teori kepribadain terletak pada kemampuan menerangkan baik tentang diri mereka sendiri maupun tentang hubungan mereka dengan sesamanya. Kebebasan ± Ketidakbebasan. 1. Signifikansi fungsi Teori kepribadian bisa dievaluasi dalam rangka kegunaannya membantu orang-orang dalam memahami tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-harinya. ex : Teori behavioristik. . Para ahli mengatakan : µbahwa tidak ada satupun teori kepribadian yang dikatakan komprehensif.

Berubah ± tidak berubahHal yang dipersoalkan disini adalah kemungkinan berubah atau tidak berubahnya kepribadian seseorang /individu sepanjang hidupnya. Ex : Skinner manusia berperilaku karena reaktif). 1. Rogers).Reaktif beranggapan bahwa tingkah laku manusia meruapakan respon/reaksi terhadap stimulus eksternal (diluar tubuh manusia). Immanuel kant.1. Neo kantianisme). Teori yang disusun atas dasar data0data hasil penelitian empiris (ekspermental). namun skinner dan Freud mengatakan bahwa manusia dapat diketahui dengan cara observasi dan cara yang lain. 1. ahus . hal ini sangat jelas sekali bahwa teori ini dipengaruhi oleh ilmu filsafat. pencarian stimulus dan pengungkapan diri atau pengaktualisasi diri. Ex : teori Freud. Jung. Eysenk. Maslow (individu berperilaku karena lingkungan). 1. 1. Ex : lapar. ( freud. Atas dasar metode dalam menyusun teori Teori yang disusun atas dasar pemikiran spekulatif (Plato. Adler. Atas dasar komponen kepribadian . Pro aktif adalah sumber pandanagan tingkah laku manusia yang berawal dari dalam diri mereka sendiri (internal). Pro aktif ± Reaktif Pandangan pro aktif ± reaktif ini pada dasarnya mempermasalahkan sumber penyebab tingkah laku manusia. Ex : Freud. 1. Tokoh yang mendukung adalah maslow. atau stimulus indrawi sehingga dengan bertingkah laku itu keseimbangan dapat dicapai kembali dan terpelihara pada taraf yang optimal. Dapat diketahui ± Tidak dapat diketahuiHal ini menunjukkan bahwa amnesia sulit diketahui secara manyeluruh. Subyektivitas ± ObyektivitasDimensi ini terkait dengan pertanyaan apakah manusia itu hidup dalam pengalaman yang personal atau subyektif dan tingkah lakunya dipengaruhi oleh subyektifitasnya ataukah tingkah laku manusia itu justru ditentukan oleh faktorfaktor eksternal dan obyektif. Hanya menggunakan pemikiran saja tidak memakai penelitian / poengalaman. Homostatis ± HeterostatisKonsep homostatis adalah suatu konsep yang bersmber pada gagasan Equilibrium fisis/keseimbangan fisis dari Leibniz yang menerangkan bahwa tingkahnlaku manusia teruatama dimotivasi atau digerakkan kearah pengurangan tegangan-tegangan internal yang terjadi akibat ketidakseimbangan fisik.Sedangakan konsep heterostatis menrangkan bahwa tingkah laku manusia terutama di motivasi diarah pertumbuhan. 19-03 -2003 Penggolongan teori kepribadian 1. apakah tingkah laku manusia didorong/ditentukan oleh kekuatan-kekuatan internal ataukah kekuatan eksternal.

Ewald. Dasar pemikirannya adalah adanay pengaruh kosmis pada manusia yaitu pada sat seseorang dilahirkan bagaimana susunan kosmis pada sat itu. Allport. Murray. Pendekatan Persifatan (Traits Approach) : Klages. namun variasi yang banyak itu hanya berdasarkan sejumlah kecil komponen-komponen dasar dan dengan diketahui atau dipahami orangnya. jadi ahnya mengkaitkan gejala-gejala kehidupannya dengan kelahirannya. Kretchmer. Sheldon). Memiliki anggapan bahwa pendekatan tipologisd kurang tepat karena dengan menggolong-golongkan manusia (klasifikasi) ke dalam tipe-tipe itu berarti mengabaikan sifat-sifat individual yang justru penting di dalam psikologi kepribadian. Rogers. yaitu usaha-usaha yang tidak dilakukan secara ilmiah dan sistematis. Berpendapat bahwa variasi kepribadian itu tak terhingga banyaknya. tipe politik dan lain-lain. Astrologi : perbintangan. Allport. Freud. Adler. Ewald. Cherologi : guratan / rajah tangan. Teori Ketidaksamaan : bahwa yang menggerakkan tingkah laku manusia atau mempengaruhi kepribadian manusia disebabkan oleh ketidaksadaran (Freud. Adalah ilmu yang menggambarkan kepribadian seseorang dengan cara melihat guratan / rajah tangan. ada bermacam-macam tipe misalnya. Heymand. Teori Kebudayaaan : bahwa yang mempengaruhi kepribadain adalah kebudayaan atau tempat dia tinggal. Atas dasar cara pendekatan approach) 1. dll). Ex : sekalipun tipe tubuhnya sama pasti memiliki kepribadian yang berbeda Macam-macam ilmu psikologi yang pra ilmiah. Teori Konstitusional : bahwa kepribadian ditentukan oleh fakto-faktor yang dibwa sejak lahir. (Madzab Italic. 3. Pendekatan Tipologis : plato Hipocrates. 1. 2. Jung. Grafologi : Tulisan . Jung. 1. tipe ekonomi. Teori Factor : bahwa yang mempengaruhi kepribadian adalah sifat-sifat sperti sifat permukaan. seperti cairan empedu yang berwarna kuning dll. dll (Eysenk. sifat sumebr. 1. dll. (Spanger). Dasar pemikirannya yaitu bahwa di dunia ini tidak ada yang memilki rajah tangan yang sama. (teori Kant. haumann. sifat tepi.) 5. Perancis. 1. Ensyheimer). Mengenali kepribadian seseorang dengan jalan ramalan perbintangan atau Zodiak. Cathell. Galenius. Teori Temperamen : bahwa kepribadian ditentukan oleh cairan yang ada dalam tubuh. Pendekatan persifatan berusaha memahami dan menggambarkan individu sebagaimana adanya. 2.1. 4. Heymand. Ex : manusia yang memilki tubuh yang sama persis pasti memiliki kepribadain yang sama.

Mengenali kepribadian seseorang melalui bentuk tengkoraknya. 1. dengan episode Derita Cinta. Maka orang yang ditolak cintanya. mata menandakan seluruh kehidupan jiwanya (jendela jiwa). Sehingga logikanya. tetapi lumpuhnya logika. . 1. jam berapapun telpon dll. Prhenologi : bentuk tengkorak. Dasar pemikirannya adalah adanya keyakinan bahwa ada hubungan antara keadaaan wajah dan kepribadian. oval. bukanlah butanya cinta. hidung dan pipi menandakan halus / kasarnya perasaan. Physiognomi : wajah. tidak punya tempat turun. menyayat sampai kedasar hati. menjadi peng-indah kehidupan Yang paling melukai kita. demikian pula dengan gerakan menulis merupakan bentuk ekspresi kshidupan jiwanya. Mengenali kepribadian seseorang dengan melihat bentuk wajahnya . Dasar pemikirannya adalah bahwa segala gerakan yagn dilakukan oleh manusia merupakan ekspresi kehidupan jiwanya. berikut adalah resume Mario Teguh Golden Ways (MTGW) MetroTV edisi 6 Maret 2011. Dalam bukunya ia mengatakan. Tidak ada yang diciptakan Tuhan itu sia-sia. apa yang nampak di wajah dapat dipergunakan untuk menginterpretasikan apa yang terkandung dalam jiwanya. maka jadilah ia sia-sia. Orang yang sedang jatuh cinta sering tidak realistis. apakah bundar. Dasar pemikiran bahwa tiap-tiap fungsi atau kecakapan berpusat di otak. Itu sebabnya luka karena ditolak cinta. Sahabat Indonesia yang baik. jam berapapun ketemu.Mengenali kepribadian seseorang dengan melihat bagaimana bentuk tulisannya. Cinta itu pemujaan. dahi menandakan kecerdasan. orang yang dicintai itu tempatnya diatas orang yang mencintai. Semua yang diberikan Tuhan itu rahmat. mulut dan dagu menandakan nafsu. Ilmu ini dipelopori oleh Johann Casper Laveter yaitu seorang pendeta dari Zurich. atau segi empat. hanya kalau kita memperlakukannya sia2. dan jika menggunakannya dengan cara yang memperkuat kita. Cinta itu tujuannya tidak untuk melukai kita. Grafologi mulai berkembang sejak abad -19 yang dipelopori oleh seorang Italia Cmmilo Baldo. jika salah atau atau ebih dari kecakapan itu luar biasa maka pusatnya yang ada di otak pun juga luar biasa yang kemudian muncul dalam bentuk tonjolan-tonjolan dikepala.

untuk menjadikan dia mencintai anda. jangan syaratkan orang2 yang akan anda cintai. Cobalah lebih bergembira. Orang yang hidupnya sibuk mencari cinta.. Orang yang mengatakan ³Cinta itu tidak harus memiliki´ biasanya ia sedang menderita. Maka setiap kali dia mau melupakannya. upayakan memilikinya. karena dia sangat mandiri. dan jangan perlakukan sembarangan. . karena ditolak/gagal dalam cinta. Orang2 yang membangun kepantasan ± untuk menjadi suami yang anggun. tokoh yang dimuliakann masyarakat ± karena memuliakan kehidupan sesama. dia sangat tegas bagi yang baik baginya dan yang baik bagi kita. Begitupun sebaliknya pria terbaik tidak bisa anda miliki. orang yang tidak pantas dicintai kembali. tidak ada keindahan yang lebih dalam pilu-nya. Yang sering sakit hati itu. Dalam cinta itu selalu menuntut kepantasan. Tetapi perlu diingat wanita terbaik dalam kehidupan anda tidak mungkin anda miliki.Derita cinta itu indah sekali. Kalau tidak harus memiliki. karena setiap kali kita mau melupakan. Untuk itu anda tidak akan mungkin berhasil melupakan derita. karena dia sangat madiri. terutama derita cinta. Orang bergembira itu disayangi manusia. Lakukan apapun. kita akan gagal melupakan. alihkan perhatian anda dengan yang menggembirakan. Sekarang anda jatuh cinta karena ada kepantasan bagi satu sama lain. Jadi. lupa membangun kepantasan. ayah yang menghebatkan anak2nya. padahal sayang-nya manusia itu pertanda sayangnya Tuhan. dan jangan coba2 melukainya apalagi tidak setia. perasaan gembira itu mengobati banyak hal. Tetapi bangunlah kepantasan diri untuk layak dicintai. jika pertumbuhannya beda maka cinta ini tidak akan berjalan dengan baik. tidak ada kata pilu. Untuk itu jangan terlalu sibuk dengan penderitaan. orang ini akan dicintai lebih dari satu orang yang dibutuhkannya. daripada derita cinta. Cinta itu harus memiliki. kita harus ingat dulu apa yang mau dilupakan. Jadi kalau anda jatuh cinta. Pilu-nya cinta itu karena cinta harus memiliki.

itu bisa dibuat. cara bicara anda adalah yang terbaik. sehingga apabila dia ditolak. Banyak orang yang tidak memlihara kepantasan untuk dicintai. dan pria baik-baik untuk wanita baik-baik. Terkadang kita melihat kesenangan sementara itu mengalahkan keindahan lebih besar yang ada dalam penikahan. contoh istri dan suami yang baik. Cinta yang sempurna itu tidak ada. sejak mereka lahir. Sehingga apabila kita terluka dalam suatu hubungan. tidak ada lagi tempat turun. Cara memastikan bahwa anak2 kita tidak salah mengenai itu. libatkan istri/suami. . yang diperbaiki bukan dia-nya. Untuk dicintai anda harus mudah diperhatikan. tetapi menjadi pribadi yang berusaha menyempurnakan cinta kita kepada pasangan hidup kita. seperti dahulu kita sedang jatuh cinta. Jadi anjurannya adalah peliharalah kecintaan itu dan peliharalah debar jantung itu. pastikanlah suami/istri berbicara dalam standar yang baik. Untuk itu semoga anda dipantaskan dan dipertemukan dengan belahan jiwa yang anda dambakan. tetapi kita perbaiki diri kita. maka pastikan orang yang kita serahkan itu orangnya pantas untuk menerima penyerahan itu. Sehingga anak2 itu mengenal. Kita membangun ketertarikan yang salah kepada anak2 dengan meneladankan yang salah. sehingga anda tumbuh menua/mendewasa dengan kecepatan yang sebanding. Kalau kita sudah menyerahkan total. karena cinta itu adalah penyerahan total. Pasanglah foto yang anda tampilkan adalah foto terbaik. dia akan bilang ³ini tidak seperti ayahku³. Jadi penentu kualitas pilihan anak2 itu ada juga pada cara orang tua memperlakukan satu sama lain dengan cara penuh hormat. Sehingga apabila dia pacaran dengan pria yang menyembarangi wanita. Maka lakukan apapun yang membuat debaran cinta itu segar dan remaja. Sehingga sampai kapanpun anda pantas bagi satu sama lain. nama yang anda tulis adalah nama terbaik. Mengapa demikian sakit jika ditolak cinta?. Wanita yang baik-baik untuk pria yang baik.Maka pastikan cinta itu tumbuh bersama-sama. supaya Tuhan yang memperbaiki pasangan/ pacar kita. Penyerahan total ini demikian merendahkan orang sebetulnya.

jika sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksinya. . Amin. semoga Tuhan memuliakan beliau dan keluarga. dengan topik ³Derita Cinta³. mudahmudahan bisa bermanfaat bagi semuanya. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam teknik penulisan rangkuman ini. Jika didapati kekeliruan.Demikian resume singkat Mario Teguh Golden Ways. Terimakasih Kepada Pak Mario Teguh atas ilmu-ilmu yang disampaikannya. suatu kebahagiaan bagi kami.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful