Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah

ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak, tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya, sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental Sejarah Psikologi Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an.) Tetapi, manusia di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Setelah itu St. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Descartes (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belas Leibnits, Hobbes, Locke, Kant, dan Hume memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. Sumber : Wikipedia.org/

PENGERTIAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN 1. Pengertian Psikologi Secara harafiah (Syah, 1997 / hal. 7) Berasal dari bahasa Yunani, yang terdiri dari dua kata yaitu : psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. Jadi, psikologi berarti ilmu jiwa. William James (Syah, 1997/ hal. 8) menganggap psikologi sebagai ilmu pengetahuan tentang kehidupan mental John B. Watson (Syah, 1997 / hal.8) mengubah definisi psikologi menurut James menjadi ilmu pengetahuan tentang tingkah laku (behaviour) organisme. Caplin (Syah, 1997 / hal. 8) mendefinisikan psikologi sebagai ³..... the science of human and animal behavior, the study of of the organisme in all its variety and complexity as it responds to the flux and flow of the physical and social events which make up the environment´ (Psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai perilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap organisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan lingkungan). Edwin G. Boring dan Herbert S. Langfeld (Sarwono dalam Syah, 1997 / hal.8) mendefinisikan psikologi sebagai studi tentang hakikat manusia. Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal.8) membatasi psiklogi sebagai ³cabang ilmu

pengetahuan yang mengadakan penyelidikan aas gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa´. Dimana gejala-gejala dan kegiatan-kegiatan jiwa tersebut meliputi respon organisme dan hubungannya dengan lingkungannya. Syah (1997 / hal.9) membuat kesimpulan tentang pengertian psikologi dari beberapa definisi di atas, dimana psikologi adalah ilmu pengetahuan yang menyelidiki dan membahas tingkah laku terbuka dan tertutup pada manusia, baik selaku individu maupun kelompok, dalam hubungannya dengan lingkungan. Lingkungan dalam hal ini meliputi semua orang, barang, keadaan dan kejadian yang ada di sekitar manusia. 2. Pengertian Pendidikan Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (Syah, 1997 / hal.10) Pendidikan berasal dari kata ³didik´, yang mendapat awal me sehingga menjadi ³mendidik´ artinya memelihara dan memberi latihan. Dalam memelihara dan memberi latihan diperlukan adanya ajaran, tuntunan, dan pimpinan mengenai akhlak dan kecerdasan pikiran. Pendidikan ialah proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan Menurut McLeod (Syah, 1997 / hal. 10) Dalam bahasa Inggris, education (pendidikan) berasal dari kata educate (mendidikan) artinya memberi peningkatan (to elicit, to give rise to), dan mengembangkan (to evolve, to develop). Dalam pengertian yang sempit, education atau pendidikan berarti perbuatan atau proses perbuatan untuk memperoleh pengetahuan Tardif (Syah, 1997 / hal. 10) Secara luas, pendidikan adalah proses dengan metode-metode tertentu sehingga orang memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan cara bertingkah laku yang sesuai dengan kebutuhan. Secara luas dan representatif, pendidikan ialah .....the total process of developing human abilities and behaviors, drawing on almost all life¶s experience (seluruh tahapan pengembangan kemampuan-kemampuan dan perilaku-perilaku manusia dan juga proses penggunaan hampir seluruh pengalaman kehidupan) Menurut Dictionary of Psychology (Syah, 1997 / hal. 11) Pendidikan diartikan sebagai ..... the institutional procedures which are employed in accomplishing the development of knowledge, habits, attitudes etc. Usually the term is applied to formal institution. Jadi pendidikan berarti tahapan kegiatan yang bersifat kelembagaan (seperti sekolah, madrasah) yang dipergunakan untuk menyempurnakan perkembangan individu dalam menguasai pengetahuan, kebiasaan, sikap dan sebagainya. Pendidikan dapat berlangsung secara informal dan nonformal disamping secara formal seperti sekolah, madrasah dan institusi-institusi lainnya. Bahkan menurut definisi di atas, pendidikan juga dapat berlangsung dengan cara mengajar diri sendiri (self-instruction) Poerbakawatja dan Harahap (Syah, 1997 / hal. 11) Pendidikan adalah usaha secara sengaja dari orang dewasa untuk dengan pengaruhnya meningkatkan si anak ke kedewasaan yang selalu diartikan mampu menimbulkan tanggung

1997 / hal. Psikologi pendidikan adalah studi sistematis tentang proses-proses dan faktor-faktor yang berhubungan dengan pendidikan manusia. Psikologi pendidikan adalah sebuah pengetahuan berdasarkan riset psikologis yang menyediakan serangkaian sumber-sumber untuk membantu anda melaksanakan tugas-tugas seorang guru dalam proses belajar mengajar secara efektif. Penyenggaraan pendidikan keguruan Barlow (Syah. 12) Psikologi pendidikan adalah . Penerapan prinsip-prinsip belajar dalam kelas b. 13) Psikologi pendidikan sebagai ³ A systematic study of process and factors involved in the education of human being. Sosialisasi proses-proses dan interaksi proses-proses tersebut dengan pendayagunaan ranah kognitif e. a body of knowledge grounded in psychological research which provides a repertoire of resource to aid you in functioning more effectively in teaching learning process. Reber (Syah. 12) Psikologi pendidikan adalah sebuah subdisiplin ilmu psikologi yang berkaitan dengan teori dan masalah kependidikan yang berguna dalam hal-hal sebagai berikut : a. . 1997 / hal.. Pengertian Psikologi Pendidikan Arthur S. 13) Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan. Pengembangan dan pembaharuan kurikulum c. 1997 / hal. Tardif (Syah. 3. Witherington (Buchori dalam Syah..jawab moril dari segala perbuatannya. Ujian dan evaluasi bakat dan kemampuan d. 1997 / hal....

Jika fungsi segenap organ dan tingkah laku banyak dijelaskan oleh fisiologi. seperti berpikir. bahwa setiap aktivitas psikis/jiwani itu pada waktu yang sama juga merupakan aktifitas fisik/jasmani. ketika subyek bisa melihat dan juga meneliti pengaruh kerja otak untuk mengkoordinir semua perbuatan individu guna menyesuaikan dengan lingkungnnya. mencinta. yaitu bentuk tingkah laku manusia (segala aktivitas. juga alat indera dan otot-otot ikut mengambil bagian didalamnya. ketika ia mengahadapi suatu masalah tertentu maka ia akan menaggapi masalah itu dengan semangat untuk menyelesaikannya. psikologi berarti ilmu pengetahuan yang mempelajari sifat. penampilan diri) sepanjang hidupnya. Macam-macam kegiatan psikis pada umumnya dibagi menjadi 4 kategori. Yaitu tidak hanya mencakup kegiatan motoris saja seperti berbicara. mendengar. membenci dan lainlain. fantasi. pada awalnya psikologi merupakan bagian dari ilmu filsafat tentang jiwa manusia. Oleh karena itu. maka orang lebih cenderung mempelajari ³jiwa yang memateri´ atau gejala ³jiwa yang meraga/menjasmani´. senyum dan lai-lain. Misalnya. Maka situasi dimana sama sekali sudah tidak ada unsur keaktifan. Psikologi merupakan cabang ilmu yang masih muda atau remaja. hakikat. pengenalan kembali. otak dan perasaan selalu ikut berperan . jika seseorang menaruh rasa semangat yang tinggi . belajar. psikologi itu menyibukkan diri dengan masalah kegiatan psikis. Seseorang yang diam dan mendengarkan musik atau tengah melihat televisi tidak bisa dikatakan pasif. dijelaskan oleh psikologi. Kegiatan berpikir dan berjalan adalah sebuah kegiatan yang aktif. 4) gejala campuran. perbuatan. Jiwa secara harfiah berasal dari perkataan sansekerta JIV. akan tetapi juga membahas macam-macam fungsi seperti melihat. atau daya hidup (levenscracht). logos = ilmu pengetahuan).Psikologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari perilaku manusia dan proses mental. Oleh karena jiwa itu merupakan pengertian yang abstrak. Daftar Pustaka: Kartono. psikologi butuh berabad-abad lamanya untuk memisahkan diri dari ilmu filsafat. Kartini. bergerak dan lain-lain. Sedang manusia merupakan suatu totalitas jasmaniah rokhani. Perkataan tingkah laku/perbuatan mempunyai pengertian yang luas sekali. yang berarti lembaga hidup (levensbeginsel). Menurut plato. 2) perasaan atau emosi.Penyelidikan terhadap organ-organ manusia digolongkan dalam ilmu fisiologi. Psikologi Umum.Namun hendaknya jangan dilupakan. berolah-raga. yaitu: 1) pengenalan atau kognisi. berpikir. Sebab. Yaitu meneliti peranan setiap organ dalam fungsi-fungsi kehidupan seperti meneliti segala sesuatu tentang mata. penampilan emosi-emosi dalan bentuk tangis.Pada pokoknya. mengingat. Setiap penampilan dari kehidupan bisa disebut sebagai aktivitas. berlari-lari. 1996. maka masih perlukah bidang keilmuan psikologi?Fisiologi memberikan penjelasan macam-macam tingkah laku lahiriah yang menjasmani sifatnya. Pada semua kegiatan jasmaniah kita. tidak bisa dilihat dan belum bisa diungkapkan secara lengkap dan jelas. disebut dengan mati. Semua bentuk dorongan dan impuls dalam diri manusia yang menyebabkan timbulnya macam-macam aktifitas fisik dan psikis. 3) kemauan atau konasi. berjalan. dan hidup jiwa manusia (psyche = jiwa . Bandung: Mandar Maju . menanggapi.

Descrates (1596-1650) mengajukan teori bahwa hewan adalah mesin yang dapat dipelajari sebagaimana mesin lainnya. sehingga Psikologi dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari tingkah laku dan proses mental Daftar isi * 1 Sejarah o 1. Seperti filsuf yunani terutama Plato dan Aristoteles. Banyak ahli filsafat terkenal lain dalam abad tujuh belas dan delapan belasâ Leibnits. yaitu: Psikologi Fakultas Psikologi fakultas adalah dokrin abad 19 tentang adanya kekuatan mental bawaan. Ia juga memperkenalkan konsep kerja refleks. Pada waktu itu psikologi masih berbentuk wacana belum menjadi ilmu pengetahuan. merasa. * Psikologi kontemporer Diawali pada abad ke 19. Kant. menurut teori ini. Augustine (354-430) dianggap tokoh besar dalam psikologi modern karena perhatiannya pada intropeksi dan keingintahuannya tentang fenomena psikologi. Fakultas ini terbagi lagi menjadi beberapa subfakultas: kita mengingat melalui subfakultas memori. dimana saat itu berkembang 2 teori dalam menjelaskan tingkah laku. Psikologi Asosiasi Bagian dari psikologi kontemporer abad 19 yang mempercayai bahwa proses psikologi pada dasarnya . Hobbes.Psikologi (dari bahasa Yunani Kuno: psyche = jiwa dan logos = kata) dalam arti bebas psikologi adalah ilmu yang mempelajari tentang jiwa/mental. pembayangan melalui subfakultas imaginer. dan sebagainya. Locke. tetapi psikologi membatasi pada manifestasi dan ekspresi dari jiwa/mental tersebut yakni berupa tingkah laku dan proses atau kegiatannya. Psikologi tidak mempelajari jiwa/mental itu secara langsung karena sifatnya yang abstrak. dan Humeâ memberikan sumbangan dalam bidang psikologi. Setelah itu St.) Tetapi.1 Psikologi Sebagai Ilmu Pengetahuan * 2 Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu * 3 Pendekatan Psikologi * 4 Kajian Psikologi * 5 Wilayah Aplikasi Psikologi * 6 Salah Kaprah Tentang Psikologi * 7 Referensi * 8 Lihat pula * 9 Pranala luar Sejarah Psikologi adalah ilmu yang tergolong muda (sekitar akhir 1800an. orang di sepanjang sejarah telah memperhatikan masalah psikologi. kemampuan psikologi terkotak-kotak dalam beberapa â fakultasâ yang meliputi: berpikir. dan berkeinginan.

Dengan Berdirinya laboratorium ini. maka psikologi baru tercipta sebagai ilmu sejak akhir 1800-an yaitu sewaktu Wilhem Wundt mendirikan laboratorium psikologi pertama didunia. Memprediksikan Yaitu mampu meramalkan atau memprediksikan apa. dengan berdirinya laboratorium ini pula. Hasil prediksi berupa prognosa. ditandai dengan berdirinya laboratorium psikologi oleh Wundt (1879.adalah â asosiasi ide.â Dimana ide masuk melalui alat indra dan diasosiasikan berdasarkan prinsipprinsip tertentu seperti kemiripan. prediksi atau estimasi. A. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Darwin > memulai melakukan komparasi dengan binatang. Galton > merintis test psikologi. bagaimana. . eksperimen. kontras.) Pada saat itu pengkajian psikologi didasarkan atas metode ilmiah (eksperimental. Mesmer > merintis penggunaan hipnosis S. dan mengapa tingkah laku itu terjadi. Laboratorium Wundt Pada tahun 1879 Wilhem Wundt mendirikan laboratorium Psikologi pertama di University of Leipzig. bagaimana. akan tetapi karena kekompleksan dan kedinamisan manusia untuk dipahami. dsb. Dalam perkembangan ilmu psikologi kemudian. Perwujudannya berupa tindakan atau treatment. C. freud > merintis psikoanalisa Psikologi Sebagai Ilmu Pengetahuan Walaupun sejak dulu telah ada pemikiran tentang ilmu yang mempelajari manusia dalam kurun waktu bersamaan dengan adanya pemikiran tentang ilmu yang mempelajari alam.) Juga mulai diperkenalkan metode intropeksi. sehingga tahun berdirinya laboratorium Wundt diakui pula sebagai tanggal berdirinya psikologi sebagai ilmu pengetahuan. Beberapa sejarah yang patut dicatat antara lain: F. Pengendalian Yaitu mengendalikan tingkah laku sesuai dengan yang diharapkan. metode ilmiah untuk lebih mamahami manusia telah ditemukan walau tidak terlalu memadai. dan kedekatan. Hasilnya penjelasan berupa deskripsi atau bahasan yang bersifat deskriptif. jerman. Berdirinya Aliran Psikoanalisa Berdirinya Aliran Behavioris Berdirinya Aliran Fenomenologis Fungsi Psikologi Sebagai Ilmu Psikologi memiliki tiga fungsi sebagai ilmu yaitu: Menjelaskan Yaitu mampu menjelaskan apa. lengkaplah syarat psikologi untuk menjadi ilmu pengetahuan.

karena sebagian besar perkembangan terjadi dalam konteks adanya interaksi sosial. Psikologi perkembangan berkaitan erat dengan psikologi sosial. harga dirinya dan segala hal yang menyangkut kesadaran atau aktualisasi dirinya. Ia meyakini bahwa kehidupan individu sebagian besar dikuasai oleh alam bawah sadar. Keinginan atau dorongan yang ditekan akan tetap hidup dalam alam bawah sadar dan sewaktu-waktu akan menuntut untuk dipuaskan. Ini berarti tingkah laku itu seperti reflek tanpa kerja mental sama sekali. Watson kemudian dikembangkan oleh banyak ahli. membandingkan. dan menanggapi stimulus sebelum melakukan reaksi. Jika dibuatkan model adalah sebagai berikut S â O â R. Secara sederhana dapat digambarkan dalam model S â R atau suatu kaitan Stimulus â Respon. Pendekatan Kognitif Pendekatan ini menekankan bahwa tingkah laku adalah proses mental. Pendekatan Prilaku Menurut pendekatan ini tingkah laku pada dasarnya adalah respon atas stimulus yang datang. yaitu Pendekatan Neurobiological Tingkah laku manusia pada dasarnya dikendalikan oleh aktivitas otak dan sistem syaraf.Pendekatan Psikologi Tingkah laku dapat dijelaskan dengan cara yang berbeda-beda.B. Sehingga tingkah laku banyak didasari oleh hal-hal yang tidak disadari. dan melahirkan banyak sub-aliran. Dan juga berkaitan erat dengan psikologi kepribadian. konsep tentang dirinya. karena perkembangan individu dapat . beberapa kajian ilmu psikologi diantaranya adalah: Psikologi perkembangan Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari perkembangan manusia dan faktor-faktor yang membentuk prilaku seseorang sejak lahir sampai lanjut usia. Pendekatan Fenomenologi Pendekatan ini lebih memperhatikan pada pengalaman subyektif individu karena itu tingkah laku sangat dipengaruhi oleh pandangan individu terhadap diri dan dunianya. atau dorongan. seperti keinginan. Pendekatan ini dipelopori oleh J. Pendekatan Psikoanalisa Pendekatan ini dikembangkan oleh Sigmund Freud. dilengkapi oleh biologi pada perbatasannya dengan ilmu alam dan dilengkapi oleh sosiologi dan anthropologi pada perbatasannya dengan ilmu sosial. Individu menerima stimulus lalu melakukan proses mental sebelum memberikan reaksi atas stimulus yang datang. Kajian Psikologi Psikologi adalah ilmu yang luas dan ambisius. menilai. dalam psikologi sedikitnya ada 5 cara pendekatan. implus. Ini berarti melihat tingkah laku seseorang selalu dikaitkan dengan fenomena tentang dirinya. seperti Skinner. dimana individu (organisme) aktif dalam menangkap. Pendekatan neurobiological berupaya mengaitkan prilaku yang terlihat dengan implus listrik dan kimia yang terjadi didalam tubuh serta menentukan proses neurobiologi yang mendasari prilaku dan proses mental.

misalnya : studi tentang persepsi. Psikologi sekolah Psikologi sekolah berusaha menciptakan situasi yang mendukung bagi anak didik dalam mengembangkan kemampuan akademik. kemampuan memori. dan pengelolaan organisasi sekolah. Psikologi pendidikan Psikologi pendidikan adalah perkembangan dari psikologi perkembangan dan psikologi sosial. proses belajar. persaingan. keefektifan sebuah pengajaran. karena kepribadian adalah hasil dari perkembangan individu sejak masih kecil dan bagaimana cara individu itu sendiri dalam berinteraksi sosial dengan lingkungannya. studi tentang proses-proses individual bersama. atribusi (sifat) 2. Wilayah Aplikasi Psikologi Wilayah Aplikasi psikologi adalah wilayah-wilayah dimana kajian psikologi dapat diterapkan. belum terbiasanya orang-orang indonesia dengan spesialisasi membuat wilayah aplikasi ini rancu. studi tentang interaksi kelompok. atau sebaliknya. Psikologi kognitif Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari kemampuan kognisi. atensi. Psikologi kepribadian Adalah bidang studi psikologi yang mempelajari tingkah laku manusia dalam menyesuaikan diri dengan lingkungannya. sosialisasi. kerjasama. mengevaluasi dan memprediksi kinerja suatu pekerjaan yang dikerjakan oleh individu. misalnya : kepemimpinan. seperti bahasa. yaitu : 1. seperti: Persepsi. cara mengajar. Psikologi pendidikan mempelajari bagaimana manusia belajar dalam setting pendidikan. psikologi kepribadian berkaitan erat dengan psikologi perkembangan dan psikologi sosial. dan emosi. Psikologi Industri dan Organisasi Psikologi industri memfokuskan pada menggembangan. sikap sosial. Psikologi Kerekayasaan Penerapan Psikologi yang berkaitan dengan interaksi antara manusia dan mesin untuk . komunikasi hubungan kekuasaan. Psikologi sosial mempunyai 3 ruang lingkup. sedangkan psikologi organisasi mempelajari bagaimana suatu organisasi memengaruhi dan berinteraksi dengan anggota-anggotanya. studi tentang pengaruh sosial terhadap proses individu.membentuk kepribadian khas dari individu tersebut. misalnya. perilaku meniru dan lainlain 3. konflik. kemampuan bahasa dan emosi. sehingga hampir sebagian besar teori-teori dalam psikologi perkembangan dan psikologi sosial digunakan di psikologi pendidikan. motivasi proses belajar. seorang ahli psikologi pendidikan mungkin saja bekerja pada HRD sebuah perusahaan. walaupun demikian.

psikologi memandang setiap individu adalah unik. Interaksara.. chirology. 2005. sebagian besar dengan ramalan) sedangkan psikologi hanya mempelajari tingkah laku manusia yang dapat dilihat (observerble) dan dapat diukur (measureable).sistematis. Jakarta. Batam. (2 jilid) * Chaplin. bahkan psikotes dilakukan untuk lebih memahami keunikan dari setiap individu.meminimalisasikan kesalahan manusia ketika berhubungan dengan mesin (human error). Rajawali Press. akan tetapi (misalkan dalam test lamaran pekerjaan) sangat tidak mungkin menerapkan semua metode yang dimiliki psikologi dalam waktu yang sempit dan klien yang banyak. Salah Kaprah Tentang Psikologi Psikologi Bukan Ilmu Pengetahuan Psikologi telah memiliki syarat untuk dapat berdiri sendiri sebagai ilmu pengetahuan terlepas dari Filsafat. Salah Penggolongan Berbagai hal yang berbau kepribadian sering dimasukan kedalam psikologi. Pengantar Psikologi. semisal: ramalan-ramalan seputar kepribadian (palmistry. Terjebak Dengan Kata Psikotes Psikologi bukan hanya psikotes. Psikologi Klinis Adalah bidang studi psikologi dan juga penerapan psikologi dalam memahami. Referensi * Atkinson. ISBN 979-421-215-6 . kalangan yang menyamaratakan setiap individu secara tidak langsung memvonis manusia adalah robot (dehumanisasi) yang tidak memiliki keunikan satu sama lainnya. tetapi inilah bagian dari psikologi yang paling populer di masyarakat. James P. banyak kalangan yang sinis dengan psikologi karena psikotes. parapsikologi berkembang tersendiri terlepas dari psikologi. dll. parapsikologi mempelajari semua hal yang berhubungan dengan manusia dan pikirannya (dalam hal ini. Kamus Lengkap Psikologi.dan bersifat universal. Parapsikologi Bagian dari Psikologi Parapsikologi walaupun terdapat nama psikologi bukanlah psikologi ataupun cabang dari ilmu psikologi. memiliki Metode Penelitian (sejak laboratorium Wundt didirikan psikologi telah membuktikan memiliki Metode Ilmiah). Psikologi Melakukan De-humanisasi kebalikannya. bagaimana psikolog dapat memvonis potensi seseorang dengan hanya selembar test? tidak. Lihat keterangan lebih lanjut dari bahasan ini dalam artikel Kontroversi ilmu psikologi. (Syarat Ilmu Pengetahuan: Memiliki Objek (Tingkah laku).) sehingga terbentuk pandangan tentang psikologi bukanlah ilmu pengetahuan. Justru. mencegah dan memulihkan keadaan psikologis individu ke ambang normal. masih banyak metode lain yang dapat digunakan.

Karena dari yang sudah disebutkan tadi tidak lepas dari tanggung jawab dan memberi keputusan atau kebijakan-kebijakan yang diambil. jurnalis. untuk hidup yang sesadar-sadarnya. Contohnya profesi dosen. dengan cita-cita mencari kebenaran. Filsafat itu dibutuhkan hampir di semua bidang kerja. 2004. ekskutif. seperti sosiologi. Rajawali Press. percaya akan setiap semboyan dalam surat-surat kabar. Filsafat memberikan dasar-dasar. ilmu mendidik. mempunyai pendapat sendiri. TNI. Filsafat memberikan kebiasaan dan kepandaian untuk melihat dan memecahkan persoalanpersoalan dalam hidup sehari-hari. dan memberikan isi kepada hidup kita sendiri. hingga kita tak hanya ikut-ikutan saja. psikologi Unas Pasim. Dan disini jelas bahwa belajar filsafat adalah berguna dan bermanfaat. Orang yang idup secara dangkal saja. Rahasia hidup yang kita selidiki justru memaksa kita berfikir.* Sudarsono. dan sebagainya. legislatif. . membuntut pada pandangan umum. Filsafat memberikan pandangan yang luas . Jakarta. pekerja seni/budayawan. ISBN 979-421-044-7 Manfaat Belajar Filsafat Manfaat Belajar Filsafat: Filsafat menolong mendidik. Dan ini merupakan syarat mutlak untuk memecahkannya. kita mengalami dan menyadari kerohanian kita. Filsafat merupakan latihan untuk berfikir sendiri. Sumadi. apalagi melihat pemecahannya. guru. tiak mudah melihat persoalan-persoalan. 1982. baik untuk hidup kita sendiri (terutama dalam etika) maupun untuk ilmu-ilmu pengetahuan dan lainnya. ilmu jiwa. Dalam filsafat kita dilatih dulu apa yang menjadi persoalan. Fak. membangun diri kita sendiri dengan berfikir lebih mendalam. Pengantar Kuliah Psikologi Umum. yudikatif. membendung akuisme dan aku-sentrisme (dalam segala hal hanya melihat dan mementingkan kepentingan dan kesenangan si aku). perbankan. tetapi secara kritis menyelidiki apa yang dikemukakan orang. berdisi sendiri. * Suryabrata. aktivis LSM. Psikologi Kepribadian.

Sejarah perkembangan psikologi dimulai saat Psikologi masih bersatu dan menjadi bagian dari Filsafat. yaitu Socrates. 2001 : 25). yang merupakan laboratorium pertamam yang mempelajari tentang tingkah laku manusia (Benson dan Grove. Perkembangan Psikologi selanjutnya ditandai dengan hadirnya ilmuwan-ilmuwan psikologi dengan berbagai aliran dan teori-teori yang dihasilkannya. Banyak para ahli menulis bahwa sejarah perkembangan Psikologi dimulai dengan munculnya pandangan tentang jiwa dan manusia dari trio filosof besar zaman Yunani Kuno. Perkembangan Ilmu Psikologi sebagai Bagian dari Filsafat. Psikologi terus berkembang hingga pada tahun 1879. Plato. Masa-masa berikutnya. Psikologi resmi lahir sebagai ilmu yang berdiri sendiri dan terpisah dari filsafat. A. hingga pada akhirnya Psikologi mampu menjadi suatu disiplin ilmu. Lahirnya ilmu ini dipelopori oleh Wilhelm Wundt (1832-1920) yang mendirikan laboratorium Leipzig di Jerman. Namun Benjafiled (1996) dalam bukunya A History of Psychology menulis bahwa sejarah Psikologi dimulai saat munculnya teori tentang jiwa yang ditinjau berdasarkan pandangan matematis oleh Pythagoras (572 ± 497 SM). . dan Aristoteles.

Perkembangan Psikologi dilanjutkan kemudian dengan hadirnya berbagai pandangan dari filosof-filosof besar.Sejarah perkembangan Psilkologi saat ilmu ini masih bersatu dengan Filsafat. Ia adalah seorang filosof besar yang secara langsung banyak memberi sumbangan pada bidang Psikologi. Pada abad pertengahan. yang dipeloporioleh Rene Descartes (1596-1650). karena menurutnya akal adalah sumber kebenaran. ilmu yang benar hanya dapat diperoleh melalui proses berpikir. Pendapat ini dikenal dengan istilah dualisme Plato. namun tidak sebaliknya. 1980 a : 51) yang menciptakan system pengetahuan secara menyeluruh dan menggambarkan pengalaman yang kita alami (Benson & Grove. dimulai sejak zaman Yunani Kuno. Mengenai jiwa. 2001 : 27). Ia adalah seorang agamawan Khatolik yang banyak membahas masalah teologia yaitu mengenai hubunagan manusia dengan Tuhannya. hadir tokoh yang juga memberi sumbangan berarti bagi Psikologi yaitu Thomas Aquinas (1225-1274). Ia menyatakan bahwa perilaku manusia dilatarbelakangi oleh adanya alasan tertentu sehingga perilaku manusia dari gerakan-gerakan yang sederhana (simple motion). (Hadiwijono. yaitu Socrates. belajar. Jiwa juga dipandang sebagai sesuatu yang akrodati. Plato dan Arbistoteles. Mengenai kebenaran. mimpi serta tingkah laku abnormal (Benson & Grove. Socrates juga menyinggung mengenai masalah ingatan. Plato (427-347 SM). Aristoteles (384-322 SM). Jiwa memiliki satu fungsi yaitu berpikir. Descartes banyak membahas mengenai jiwa dan raga. kedua tokoh ini percaya bahwa kebenaran dapat ditemukan dengan cara berpikir. 1980 a : 42). motivasi persepsi. 2001 : 27). berpandangan bahwa jiwa dan tubuh merupakan dua kenyataan yang harus dibeda-bedakan dan dipisahkan. Aristoteles pada masa hidupnya menghasilkan banyak sekali karya. Ia memandang jiwa dan raga sebagai dua aspek dari satu substansi yang saling berhubungan (Hadiwijono. bukan berdasarkan percobaan atau pengalaman. 2001 : 27). Descartes juga melahirkan perdebatan mengenai konsep nature (sifat bawaan) dan nurture (pengaruh lingkungan). Apakah tingkah laku tertentu merupakan sifat bawan atau dipelajari melalui lingkungan ? Hal ini ternyata hingga kini masih sering diperdebatkan (Benson & Grove. meskipun jiwa dianggap kekal dan tidak dapat binasa bersamaan dengan tubuh (Hadiwijono. 1980 a : 110). salah satunya dibidang Psikologi. bersifat kekal. Abad berikutnya perkembangan Psikologi diwarnai oleh aliran Rasionalisme. Banyak filosof yang telah mengemukakan pendapatnya mengenai jiwa dan manusia. . Hal ini kemudian menjadi dasarnya munculnya definisi Psikologi sebagai ilmu tentang perilaku. namun kemudian dia berbalik dan menyerang ide tersebut. Dimulai oleh Pythagoras (572-497 SM) melalui pendapatnya yang menyatakan bahwa jiwa merupakan bahwa jiwa merupakan sesuatu yang berdiri sendiri dan tidak dapat mati (Hadiwijono. bukan berbuat (Benson & Grove. Menurtnya jiwa mwmpengaruhi raga. seorang murid Socrates. 2001 : 28-29). awalnya mendukung dualisme Plato yang menganggap bahwa jiwa dan raga terpisah. 1980 a : 19). seiring dengan berkembangnya aliran Skolastik. yaitu tentang human action dan memory. serta tidak dapat mati. Socrates (469-399 SM) memnadang jhiwa sebagai inti sari manusia (Hadiwijono. 1980 a : 36). ia berpendapat bahwa jiwa dan tubuh merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. seorang murid Plato.

Asosiasinisme pada masa selanjutnya dikembangkan oleh Geoerge Barkeley (1685-1753) dan David Hume (1711-1776) (Benson & Grove. Hal ini kemudian berpengaruh besar pada penganuit Behaviorisme dan Bio-Psikologi. Descartes mengemukakan pendapat yang mengombinaikan pengalaman baru dengan pemikiran yang telah ada. seorang penganut asas kebebasan dalam Autobiography (1873) dan On Liberty (1859) meyakini bahwa ³ Kimia Jiwa ³. dan lain-lain) yang ingin menghilangkan pendapat yang tidak dibuktikan atau diuji secar empiris. Perkembangan Psikologi sebagai bagian dari Filsafat. yaitu berpikir tentang hakikat atau substansinya dan berdasarkan hasil abstraksi dari pengalaman (Mustansyir & Munir. di akhi abad 15 munculo aliran empirisme di Inggris. seorang penganut aliran Utiitarian. yang dinamakan ³dalil a prioei sintetik ³. yang mengikuti ajaran Francis Bacon. Pendekatan terhadap jiwa dan manusia didasarkan pada proses pemikiran secar filsafati.S Mill mengatakan bahwa Psiologi dapat menjadi ilmu pengetahuan sejati. dan David Hume (1711-1776). masih banyak dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan alam. sehingga kemudian menjadi contoh bagi perkembangan ilmu-ilmu yang lain. Pandangan Kant bersifat transcendental. John Locke (1632-1704). Positivisme dari Comte mengakibatkan munculnya positivisme logis pada era 1920-an (yang dipelopori oleh A. Aliran ini dipelopori oleh Thomas Hobbes (1588-1679). kemudian diambil oleh para penganut Gestalt).J Ayer. Segala sesuatu yang tidak dapat diamati adalah tidak relevan (Benson & Grove. . Perkembangan selanjutnya adalah Asosianisme yang dipelopori oleh John Locke (1632-1704) menolak pendapat Descartes dan setuju pada pendapat Aristoteles yang menyatakan bahwa jiwa pada saat lahir berada dalam keadaan tabula rasa (keadaan kosong). mengetahui. Dasar pendekatan empiris terhadap Psikologi baru berkembang setelah Psikologi menjadi ilmu yang mandiri dan terlepas dari Filsafat. Auguste Comte(1798-18157) memberi sumbangan besar terhadap Psikologi melalui positivisme-nya. J. terutama ³Perpaduan yang Kreatif ³. berpandangan bahwa jiwa itu pasif. Hal ini tidak mengherankan krena setelah memisahkan diri dari Filsafat. seperti telah diuraikan diatas.S Mill. George Berkeley (1685-1753). termasuk Psikologi. bukan berdasarkan data-data empiris. Pada masa tersebut jiwa masih dipandang sebagai obyek yang harus tunduk pada hukum-hukum alam. namun hal ini tidak disetuji oleh anaknya James Stuart Mill (1806-1873). yaitu adanya peleburan unsure-unsur panca indera menjadi senyawa baru yang lebih dari sekedar penjumlahan dari unsure penyusunnya (pandangan ini dan penekanan pada jiwa yang aktif. yaitu dengan memberikan sikap penghargaan dan spiritual terhadap alam. 2001 : 31-33). 2001 : 30) Asosiasinisme dari Hume ditolak oleh Immanuel Kant (1724-1804) dan mendebat adanya konsep nature dari Descartes. Locke secar resmi memulaoi aliran baru Empirisme Inggris dan melahirkan teori asosiasi. J. Kant juga menjabarkan tentang tiga aktivitas mental yaitu . 2001: 4). merasakan .Bertentangan dengan Rasionalisme yang mengindahkan rasio sebagai sumber utama kebenaran. ilmu penngetahuan alam menglami banyak kemajuan pesat. James Mill (1773-1836). Positisme Comte mengurangi pernyataan yang rumit menjadi fakta sederhana yang disebut Reduksionisme. dan menginginkan. Ia menyatakan bahwa hanya ada metode positif untuk melihat hubungan antara fakta-fakta yang dapat diamati.

Tahun 1830-an. Mereka mempelajari tentang fungsi otak dan pengaruhnya terhadap tingkah laku manusia . Galton juga mulai terobsesi untuk mengkaji masalah menghitung dan mengukur hingga kemudian Galton menggunakan dan mengembangkan tiga cara pengukuran stastik. Weber. Perkembangan Psikolgi sebagai Ilmu mandiri 1. dan Kulpe. Wilhelm Wundt (1832-1920) bersama para asistennya yaitu Helmholtz. dan Pierre Flourens di Paris. Negara ini memebrikan Zeitgeist empiris dan positivistic yang tepat pada lingkungan intelektual dan ekonomi dengan banyak universitas (Benson & Grove. yang bagi Psikologi bermanfaat untuk menjelaskan tentang tingkah laku. Gustav Fritsch dan Eduard Hitzig (1870) meneliti tentang efek aliran listrik berdaya lemah. Ajaran Wundt banyak berpengaruh pada ahli-ahli Psikologi. Jerman. bukan berarti perkembangan psikologi lepas dari pengaruh ilmu-ilmu lain. Teori Evolusi ini terus dikembangkan oleh Francis Galton (1822-1911) Ia mencetuskan ³perbedaan individual´ dan menemukan keunikan sidik jari (1892). yaitu pemeriksaan keadaan mental diri sendiri. yang dialirkan pada bagian otak tertentu kemudian dilihat efeknya terhadap perilaku. Fisologi menjadi suatu disiplin ilmu yang sangat berpengaruh bagi perkembangan Psikologi. Edrward Titchener 91867-1927). 2001 :42). Tahun 1859. Charles Darwin (1809-1882). Tahun 1879. terpisah dari filsafat dan ilmu alam. guna menjelaskan tentang perilaku alturuisme (menolong orang lain tanpa memperoleh keuntungan pribadi) sehingga gennya dapat bertahan hidup. Marshal Hall di London. Psikologi Eksperimental Perjalanan sejarah perkembangan Psikologi tidak terlepas dari peran besar para ahli Psikologi di Jerman. 3. seperti kebiasaan hewan pada masa kawin dan saat harus mempertahankan daerahnya sebagai upaya untuk survive . mengembangkan Psikologi di Amerika Serikat dengan mendirikan Laboratorium di Cornell. hingga kemudian jerman dkatakan sebagai Ibu Psikologi. 2. yaitu probabilitas (kemungkinan). Psikologi Fisiologis lepas dari ilmu Filsafat. Fisiologi dipelopori oleh Johannes Muller di Berlin. Brentano. seorang murid Wundt yang sangat terkenal. keturunan bersama. Charles Dawkins menggunakan teori ini. Psikologi Strukturalisme Tahun 1893. distribusi normal. 2001 : 34-41). seperti Ebbinghaus. dan mencoba menentukan letak daerah-daerah khusus dan mengembangkan ³metode klinis´ degan meneliti kerusakan otak menusia terganggu tingkah lakunya. dan korelasi (Benson & Grove .B. da seleksi alam. dab Fechner mendirikan sebuah laboratorium pertama yang mempelajari tentang tingkah laku manusia di Lipzig. Teori ini berisi tentang perubahan spesies. Titshener mengaku bahwa meskipun ia adalah pengikut Wundt yang setia namun ia . Stumpf. Wundt adalah orang pertama yang mengenalkan istilah ³Psikologi Eksperimental´ dan mensosialisasikan ajaran instrospeksi. Muller. yang kemudian menandai lahirnya Psikologi sebagai ilmu yang mandiri. degnan beberapa perubahan penting. dunia dikejutkan oleh hadinrya teori Evolusi yang bahkan hingga kini masih menjadi perdebatan. perubahan secara berjenjang.

sedangkan kesadaarn berfungsi sebagai penyesuaian terhadap situasi-situasi baru. paranormal. dan lain-lain. Ia melihat bahwa anak-anak sebagai mahluk yang aktif yang dibentuk dan membentuk lingkungannya (Benson & Grove. Dewey tidak menyetujui konsep ³dikotomi´ tentang pemisahan jiwa-raga. Perhatian Dewey terhadap dunia pendidikan melahirkan pandangan bahwa sekolah harus menjadi tempat anak-anak berinteraksi dan bereksperimen. pikiran-tindakan. 2. Melalui bukunya Talks to Teachers (1899). Angell (1906) menyimpulkan pokok-pokok ajaran fungsionalisme sebagai berikut : 1.. Fungsionalisme memandang Psikologi sebagai ilmu yang menyelidiki penyesuaian diri organisme terhadap lingkungan sekitarnya. individu-masyarakat. yaitu memilakh pengalaman manjadi unsure-unsur yang hanya memiliki makna bila bersatu (yang kemudian disetujui oleh para penganut gestalt). sebagai pengungkapan adaptasi organic terhadap lingkungannya. 2001 : 42-43). James Angel (1869-1949) dan Harvey Carr (1873-1954) (Benson & Grove. yang membuanya dianggap tidak ilmiahdan bahkan dijauhi oleh sebagian ilmuwan. yang merupakan adaptasi social maupun fisik.mengembangkan suatu pendekatan tersendiri. . Menurutnya kita harus memandang semua kerja kesadaransemua sensasi. yaitu Fungsionalisme. Fungsionalisme dipandang sebagai aliran Psikologi yang menyelidiki fungsi jiwa. spiritualisme. serta Herbert Spencer (18201903). Ia menerbitkan buku Psikologi Amerika pertama yang berjudul Psychology (1886). Jonh Dewey (1859-1952). Titik berat pandangan ini adalah pada cara berjalannya fungsi otak. bukan unsurnya. yang dialtarbelakangi oleh konsep kesadaran dari Darwin dan Galton. Struktualis juga mempermasalahkan tentang ³apa´ dan ³di mana´dan menolak adanya Psikologi terapan. John Dewey (1859-1952) adalah seorang ilmuwan yang pragmatis (menyetujui apa saja yang efektif dalam pelaksanaan). hingga kemudian ia menciptakan ³aliran kesadaran´ untuk menggambarkan proses yang berkesinambungan (bukan berupa unsur-unsur). Psikologi Fungsionalisme Muncul kemudian suatu pandanagan yang bertentangan denagn struktualisme. emosi. 2001 : 42-46). Fungsionalisme dipelopori oleh William James (1842-1910). 2001 : 44-45). Aliran ini bertahanb hingga 25 tahun dan berakhir ketika Titchener wafat(Benson & Grove. Ia banyak mempelajari tentang telepati. menurut kebutuhan dan ³keingintahuan intelegensinya´ masing-masing. ia mulai banyak melakukan penerapan yang penting pada lapangan Psikologi Pendidikan. dan keinginan kita. fakta-nilai. Pandanagan strukrualisme-nya berdasarkan pada hasil inrospeksi dan bersifat mekanistik. 4. Fungsi utama dari tindakan manusia adalah memberikan kepuasan bagi organisme. Fungsionalisme mempermasalahkan tentang ³bagaimana´ dan ³mengapa´ dan mencoba untuk menreapkan Psikologi dalam kehidupan sehari-hari. William James (1842-1910) tertarik pada konsep kesadaran sebagai hasil dari aktivitaas otak. James Angell (1869-1949) secar formal mengubah fungsionalisme menjadi sebuah mazhab pemikiran ³Aliran Chichago´. Dewey banyak meneliti tentang evolusi yaitu yang berkaitan dengan perjuangan manusia untuk hidup.

Carl Jung (1875-1961). (Benson & Grove. Melihat pokok ajaran diatas nampak bahwa Psikoanalisis menyentuh hamper semua aspek kehidupan manusia. yaitu oral. superego. 5. 2001 : 46). Istilah Psikoanalisis pertama kali digunkan oleh Freud. laten. BF Skinner (1904-1990) (Chaplin. yaitu saat semua orang menjadi ³fungsionalis´. 2001 : 48-58). 5. Paikologi Gestalt . Harvey Carr (1873-1954) muncul ketika fungsionalisme berpindah dari pikiran (subyektif) dan kesadaran. Jonh B Watson (1878-1958). Behaviorisme Aliran Behaviorisme berakar dari pemikiran filosofis tentang asosiasinisme yang mempelajari cara pikiran saling berhubungan dan mencoba untuk menemukan ³hukum´ yang menggambarkan dan menjelaskan tingkah laku (Benson & Grove. 4. Id adalah berkaitan dengan prinsip kesenagan. Tokoh-tokoh yang mengembangkan aliran ini antara alin Ivan Pavlov (18491936). genital. Aliran ini pada pelaksanaannya sering menerapkan teori psikoanalisis sehingga kemudian banyak orang menyebutnya sebagai aliran Psikoanalisis. Tahap perkembangan psikoseksual. dan ketidaksadaran jiwa yang dianalogikan dengan menggunakan fenomena gunung es. 2. Karl S Lashley (1890-1958). Erich Fromm (19001980) dan Erik Erikson (1902-1994) 6. phalik. dipelopori oleh Sigmund Freud (1856-1939). Psikologi fungsionalisme tergolong dalam pandangan psiko-psikis yang memandang jiwa-raga sebagai suatu totalitet atau kebulatan yang tidak terpisahkan. ego. anal. Libido yaitu energi bawaan sejak lahir yang kita miliki yang memotivasi dan membuat kita mampu bertahan hidup.3. Pokok ajaran dari Psikoanalisis antara lain : 1. Id. sedangkan superego merupakan penjaga moral atau kata hati. Psikoanalisis Aliran Psikodinamika (1896) yang berarti ³jiwa yang aktif´. Pokok ajaran behaviorisme adalah mengenai tingkah laku tanpa mengkaitkannya degnan konsep kesadaran atau mentalitas. 7. Tentang kesadaran. Mekanisme pertahanan diri yaitu cara untuk melindungi diri dari hal-hal yang tidak menyenangkan secara tidak sadar (Benson & Grove. pra-sadar. 1975 : 121). ego berkaitan dengan prinsip kenyataan. Karen Homey (1885-19520. Fungsionalisme mempelajarilandasan psikologis dari peristiwa-peristiwa kejiwaan (Masrun. Ia menyatakan berakhirnya fungsionalisme ketika tidak lagi ada persaingan pandangan antara stukturalisme dan fungsionalisme. 1997 : 54-55). Salah satu bentuk libido adalah kegiatan seksual. Tokoh-tokoh lain yang turut mengembangkan Psikoanalisis adalah Alfred Adler (1870-1937). Istilah ini menggambarkan berbagai teori dan teknik yang digunakan untuk mencari dan menyebuhkan masalah mental manusia. kepada mempelajari tingkah laku (obyektif). 3. 2001 : 60).

. yang mencoba mengkaji Psikologi dengan landasan dan orientasi nilai-nilai Islam (Ancok dan Soeroso. dengan segala atribut positifnya. berbagi dan kedermawanan. Benson & Grove (2001) mencatat dua bagian baru dari Psikologi yang akihir-akhir ini sangat berpengaruh. 8. konsep diri. 2001. Aliran ini banyak dikembangkan oleh Abraham Maslow (1908-1970) yang sangat terkenal dengan teori aktualisasi diri dan hierarki kebutuhan . yaitu Psikologi Kognitif dan Psikologi Kesehatan. 2001 : 139). seperti kebahagiaan. Bidang ini banyak mengambil manfaat dari computer yang mampu melakukan tes terhadap partisipan secara langsung dan melakukan analisis secara langsung. Aliran ini mengkaji masalah kesehatan mental. Psikologi Kepribadian Kepribadian adalah Gambaran dari cara orang itu bertingkahlaku terhadap lingkungan sekitarnya sebagaimana terlihat dari kebiasaan±kebiasaan berpikir. Psikologi Masa Kini Perkembangan Psikologi dewasa ini diwarnai denagn semakinluasnya bidang kajian Psikologi hingga muncul ³cabang-cabang´ baru dalam ilmu ini. Psikologi Kognitif yang sering disebut sebagai ilmu kognitif. Wolfgang Kohler (1887-1967). Pemikir utama aliran ini adalah Max Wertheimer (1880-1943). dipandang mampu menyelsaikan masalah dengan menerapkan hasil penelitiannya pada pemecahan masalah. dan Kurt Koffka (1886-1941) (Chaplin. kasih saying. Ajarannya menyatakan bahwa melihat keseluruhan jauh lebih berarti daripada melihat bagian per bagian. Rogers juga mengembangkan suatu bentuk Psikoterapi yaitu person centered theraphy yaitu suatu terapi yang berpusat pada kemapuan klien untuk menetukan sendiri apa masalahnya dan apa yang harus dilakukan dalam menghadapi masalahnya tersenut.Psikologi Gestalt mengkaji masalah tingkah laku dan pengalaman sebagai kesataun totalitas. kebaikan. Psikologi Kesehatan dapat membantu orang untuk mengerti bahwa nasib mereka berada di tangan dan kebiasaan mereka sendiri. Konstribusi terbesar dari aliran ini adalah di bidang persepsi dan belajar. dan Carl Rogers (1902-1987) yang banyak membahas mengenai kepribadian yang sehat. dan dinamika kelompok (Benson & Grove. 2001 : 107-114). Dan mempelajari kerumitan cara berpikir manusia. : 168). Di antaranya Psikologi Islami (atau ada yang menyebut Psikologi Islam). terutama dalam bagian Psikologi Individual. Humanistik Psikologi Humanistik berkembang dari fenomenologi. kesenangan. sikap dan minat serta pandangan hidupnya yang khas untuk mempunyai keajegan. kegembiraan. Psikologi kesehatan merupakan penggunaan Psikologi yang relative masih baru bila dibandingkan dengan bagian-bagian Psikologi yang lain. C. (Benson & Grove. 1997 : 208). Penggunaan yang terkait dalam hal ini adalah munculnya Psikologi Olahraga yang berisi motivasi.

maka suatu konsep itu akan semakin kuat. Digunakan untuk berbagi macam kebutuhan. 5. Memperoleh informasi mengenai tingkah laku manusai 2. Kepribadian tidak dapat dilihat melalui materi. yaitu aspek-aspek kepribadian yang bersifat relative tetap dan stabil. Ex : mengapa seseorang padawaktu dewasa mengalami phobi tikus. supaya dapat diteliti oleh ahli lain (divestivikasi). yaitu bagaimana sesorang itu terkena suatu ganggguan psikologis. Biasanya tidak semua psikologi kepribadian menerangkan tentang psiko patologi. Pemabahsan tentang psikopatologi. Kriteria ini mengevaluasi sejarah mana suatu kepribadain dapat secara langsung penelitian. unsur pembentuk. Veriabilitas Suatu nilai kepribadian memenuhi criteria veriabilitas apabila konsepnmya dapat dijui secara empiris. Dapat aktualisasi diri (Maslow) 3. Degnan adanya verivikasi ini. kenyataan : beberapa ahli tidak mengunakan metode yang komprehensif Evaluasi teori Kepribadian 1. missal : konselor. Kesimpulan : konsep tersebut banyak mengundang para peneliti. ex : insting taratos Freud. Pembahansan tentang proses. yaitu konsep-konsep tentang maotivasi untuk menjelaskan dinamika tingkah laku. Pembahasan tentang petumbuahn dan perkembangan.Sasaran Psikologi Kperibadian 1. 4. mungkin semasa kecilnya mengalami peristiwa menakutkan (Freud). oleh sebab itu teori kepribadai bertumpu pada teori/konsep yang jelas serta kaitan antara yang satu dengan yang lain logis dan bersifat eksplisit. 2. Pembahasan tingkah laku. 3. Kenapa harus jeals. Setelah kita bisa memahami toeri kepribadian ini mendorong pertumbuhan individu itu secara optimal (seseorang mengoptimalkan kemampuan diri sendiri). gambling dan logis. 4. kepribadian adalah cirri-ciri perilaku yang unik dan selalu silakukan secara berulang-ulang. Dimensi-dimensi teori kepribadian 1. Nilai Heuristik. . Mendorong individu agar dapat hidup secara penuh dan memuaskan. Tidak semua teori dapat menyelesaikan tentang permasalahan itu. Seorang ahli akan meneliti apabila konsep tersebut jelas. Pembahasan tentang struktur. 2.

Yang mendukung : teori Humanistik dan Estensensial. apakah tingkah laku manusia disebabkan oleh rasionalitas atau irrasionalitas. 4. bebas menentukan arah kehidupannya.Konstitusionalisme adalah tingakh laku manusia itu adalah pembawaan sejak lahir (prediposisi) Teori Freud. bebas mengambil sikap. walaupun harus bersifat obyektifitas. teori Pavlov : dinyikan bel keluar air liur (behavioristik). Anggapan-anggpan dasar tentang manusia 1. 6. Konstitusionalisme ± EnvirontalismeBahwa tingkah laku itu adalah pengaruh dari proses belajar (lingkungan). Dalam pengevaluasi ini masih ada subyektivitas. 1. 1. . : Environtalisme. Kebebasan ± Ketidakbebasan. Signifikansi fungsi Teori kepribadian bisa dievaluasi dalam rangka kegunaannya membantu orang-orang dalam memahami tingkah laku manusia dalam kehidupan sehari-harinya.3. 1. 5. Ex : etika teori tersebut mencakup adanya psikoterapi. teori Behavioristik. teori Freud. karena dengan semakin luas teori maka semakin banyak fenomena / dasar-dasartingkah laku yang dapat diungkap. Apabila konsistensi ini rendah maka akan mengandung keragu-raguan. ex : Teori behavioristik.Bahwa manusia memiliki kebebasan atau ketidakbebasan. Hal ini disebabkan karena memiliki penekanan-penekanan yang berbeda-beda. Sesungguhnya nilai yang paling utama dalam suatu teori kepribadain terletak pada kemampuan menerangkan baik tentang diri mereka sendiri maupun tentang hubungan mereka dengan sesamanya. Anggapan bahwa manusia adalah mahluk yang bebas berkehendak. Keluasan Menunjuk pada keanekaragaman fenomena yang dapat diliput oleh suatu eori kepribadian. Kehematan Suatu teori kepribadian yang baik jika disusun dengan konsep yagn sesederhana mungkin.Prinsip Elementalisme menenkanakan bahwa suatu hal bisa dipelajari dan diterangkan dengan jalan menyelidiki aspek-aspeknya secara terpisah (memahami sesuatu itu tidak harus secara keseluruhan namun hanya sebagian saja) missal. Konsistensi internal Menekankan bahwa suatu teori kepribadian yang baik adalah teori yang mampu menrangkan tingkah laku secara konsisten 9tidak ada pertentangan). sehingga muncul pertanyaan. Para ahli mengatakan : µbahwa tidak ada satupun teori kepribadian yang dikatakan komprehensif. Rasionalitas ± IrrasionalitasDimensi rasionalitas ± irrasionalitas menyangkut seberapa besar pengaruh/peranan akal didalam diri dan tingkah laku manusia. Holisme ± ElementalismePrinsip Holistik menekankan bahwa suatu fenomena hanya bisa dimengerti dalam keseluruhannya atau sebagai suatutotalitas (kita bisa memahami sesuatu jika melihatnya secara keseluruhan).

Atas dasar komponen kepribadian . Ex : Freud. Rogers). Ex : lapar. Pro aktif adalah sumber pandanagan tingkah laku manusia yang berawal dari dalam diri mereka sendiri (internal). hal ini sangat jelas sekali bahwa teori ini dipengaruhi oleh ilmu filsafat. Maslow (individu berperilaku karena lingkungan). 1. Jung. Homostatis ± HeterostatisKonsep homostatis adalah suatu konsep yang bersmber pada gagasan Equilibrium fisis/keseimbangan fisis dari Leibniz yang menerangkan bahwa tingkahnlaku manusia teruatama dimotivasi atau digerakkan kearah pengurangan tegangan-tegangan internal yang terjadi akibat ketidakseimbangan fisik. 1. 1. ahus . Neo kantianisme). namun skinner dan Freud mengatakan bahwa manusia dapat diketahui dengan cara observasi dan cara yang lain.Reaktif beranggapan bahwa tingkah laku manusia meruapakan respon/reaksi terhadap stimulus eksternal (diluar tubuh manusia). Tokoh yang mendukung adalah maslow. Ex : teori Freud. Teori yang disusun atas dasar data0data hasil penelitian empiris (ekspermental). Hanya menggunakan pemikiran saja tidak memakai penelitian / poengalaman. ( freud. Eysenk. 1. Subyektivitas ± ObyektivitasDimensi ini terkait dengan pertanyaan apakah manusia itu hidup dalam pengalaman yang personal atau subyektif dan tingkah lakunya dipengaruhi oleh subyektifitasnya ataukah tingkah laku manusia itu justru ditentukan oleh faktorfaktor eksternal dan obyektif. Adler.1. Atas dasar metode dalam menyusun teori Teori yang disusun atas dasar pemikiran spekulatif (Plato.Sedangakan konsep heterostatis menrangkan bahwa tingkah laku manusia terutama di motivasi diarah pertumbuhan. Ex : Skinner manusia berperilaku karena reaktif). Immanuel kant. pencarian stimulus dan pengungkapan diri atau pengaktualisasi diri. Berubah ± tidak berubahHal yang dipersoalkan disini adalah kemungkinan berubah atau tidak berubahnya kepribadian seseorang /individu sepanjang hidupnya. Pro aktif ± Reaktif Pandangan pro aktif ± reaktif ini pada dasarnya mempermasalahkan sumber penyebab tingkah laku manusia. 19-03 -2003 Penggolongan teori kepribadian 1. 1. atau stimulus indrawi sehingga dengan bertingkah laku itu keseimbangan dapat dicapai kembali dan terpelihara pada taraf yang optimal. Dapat diketahui ± Tidak dapat diketahuiHal ini menunjukkan bahwa amnesia sulit diketahui secara manyeluruh. apakah tingkah laku manusia didorong/ditentukan oleh kekuatan-kekuatan internal ataukah kekuatan eksternal.

Dasar pemikirannya adalah adanay pengaruh kosmis pada manusia yaitu pada sat seseorang dilahirkan bagaimana susunan kosmis pada sat itu. haumann. Mengenali kepribadian seseorang dengan jalan ramalan perbintangan atau Zodiak. Perancis. Ensyheimer). Heymand. jadi ahnya mengkaitkan gejala-gejala kehidupannya dengan kelahirannya. dll (Eysenk. Berpendapat bahwa variasi kepribadian itu tak terhingga banyaknya. Jung. Ewald. Memiliki anggapan bahwa pendekatan tipologisd kurang tepat karena dengan menggolong-golongkan manusia (klasifikasi) ke dalam tipe-tipe itu berarti mengabaikan sifat-sifat individual yang justru penting di dalam psikologi kepribadian. Teori Temperamen : bahwa kepribadian ditentukan oleh cairan yang ada dalam tubuh. 4. 1. Dasar pemikirannya yaitu bahwa di dunia ini tidak ada yang memilki rajah tangan yang sama. sifat sumebr. seperti cairan empedu yang berwarna kuning dll. Teori Factor : bahwa yang mempengaruhi kepribadian adalah sifat-sifat sperti sifat permukaan. 2. 1. dll). Teori Konstitusional : bahwa kepribadian ditentukan oleh fakto-faktor yang dibwa sejak lahir. Murray. Rogers. sifat tepi. Pendekatan Tipologis : plato Hipocrates. 1. Teori Kebudayaaan : bahwa yang mempengaruhi kepribadain adalah kebudayaan atau tempat dia tinggal. Ex : sekalipun tipe tubuhnya sama pasti memiliki kepribadian yang berbeda Macam-macam ilmu psikologi yang pra ilmiah. ada bermacam-macam tipe misalnya. Ex : manusia yang memilki tubuh yang sama persis pasti memiliki kepribadain yang sama. Pendekatan Persifatan (Traits Approach) : Klages. namun variasi yang banyak itu hanya berdasarkan sejumlah kecil komponen-komponen dasar dan dengan diketahui atau dipahami orangnya. tipe politik dan lain-lain. Adalah ilmu yang menggambarkan kepribadian seseorang dengan cara melihat guratan / rajah tangan. Atas dasar cara pendekatan approach) 1. 3. Galenius. 2. Cathell. Cherologi : guratan / rajah tangan. tipe ekonomi. Adler.) 5. Sheldon). (teori Kant. Grafologi : Tulisan .1. Pendekatan persifatan berusaha memahami dan menggambarkan individu sebagaimana adanya. (Madzab Italic. Astrologi : perbintangan. Freud. Kretchmer. 1. dll. Allport. Allport. yaitu usaha-usaha yang tidak dilakukan secara ilmiah dan sistematis. (Spanger). Teori Ketidaksamaan : bahwa yang menggerakkan tingkah laku manusia atau mempengaruhi kepribadian manusia disebabkan oleh ketidaksadaran (Freud. Ewald. Heymand. Jung.

Dasar pemikiran bahwa tiap-tiap fungsi atau kecakapan berpusat di otak. Maka orang yang ditolak cintanya. Tidak ada yang diciptakan Tuhan itu sia-sia. dan jika menggunakannya dengan cara yang memperkuat kita. Semua yang diberikan Tuhan itu rahmat. 1. 1. Mengenali kepribadian seseorang dengan melihat bentuk wajahnya . dahi menandakan kecerdasan. bukanlah butanya cinta. . Dalam bukunya ia mengatakan. jika salah atau atau ebih dari kecakapan itu luar biasa maka pusatnya yang ada di otak pun juga luar biasa yang kemudian muncul dalam bentuk tonjolan-tonjolan dikepala. Cinta itu tujuannya tidak untuk melukai kita. apa yang nampak di wajah dapat dipergunakan untuk menginterpretasikan apa yang terkandung dalam jiwanya. Grafologi mulai berkembang sejak abad -19 yang dipelopori oleh seorang Italia Cmmilo Baldo. Sehingga logikanya. jam berapapun telpon dll. jam berapapun ketemu. Orang yang sedang jatuh cinta sering tidak realistis. menyayat sampai kedasar hati. orang yang dicintai itu tempatnya diatas orang yang mencintai. dengan episode Derita Cinta. Itu sebabnya luka karena ditolak cinta. Dasar pemikirannya adalah bahwa segala gerakan yagn dilakukan oleh manusia merupakan ekspresi kehidupan jiwanya.Mengenali kepribadian seseorang dengan melihat bagaimana bentuk tulisannya. Dasar pemikirannya adalah adanya keyakinan bahwa ada hubungan antara keadaaan wajah dan kepribadian. menjadi peng-indah kehidupan Yang paling melukai kita. atau segi empat. Ilmu ini dipelopori oleh Johann Casper Laveter yaitu seorang pendeta dari Zurich. Sahabat Indonesia yang baik. oval. Physiognomi : wajah. hanya kalau kita memperlakukannya sia2. maka jadilah ia sia-sia. mulut dan dagu menandakan nafsu. tidak punya tempat turun. Mengenali kepribadian seseorang melalui bentuk tengkoraknya. Prhenologi : bentuk tengkorak. tetapi lumpuhnya logika. Cinta itu pemujaan. hidung dan pipi menandakan halus / kasarnya perasaan. mata menandakan seluruh kehidupan jiwanya (jendela jiwa). demikian pula dengan gerakan menulis merupakan bentuk ekspresi kshidupan jiwanya. apakah bundar. berikut adalah resume Mario Teguh Golden Ways (MTGW) MetroTV edisi 6 Maret 2011.

dan jangan perlakukan sembarangan. Cobalah lebih bergembira. dan jangan coba2 melukainya apalagi tidak setia. Orang yang hidupnya sibuk mencari cinta. Pilu-nya cinta itu karena cinta harus memiliki. karena dia sangat madiri. Tetapi perlu diingat wanita terbaik dalam kehidupan anda tidak mungkin anda miliki. terutama derita cinta.. kita harus ingat dulu apa yang mau dilupakan. Jadi kalau anda jatuh cinta. jika pertumbuhannya beda maka cinta ini tidak akan berjalan dengan baik. Untuk itu anda tidak akan mungkin berhasil melupakan derita. upayakan memilikinya. dia sangat tegas bagi yang baik baginya dan yang baik bagi kita. tidak ada kata pilu.Derita cinta itu indah sekali. kita akan gagal melupakan. Begitupun sebaliknya pria terbaik tidak bisa anda miliki. karena setiap kali kita mau melupakan. tokoh yang dimuliakann masyarakat ± karena memuliakan kehidupan sesama. karena dia sangat mandiri. jangan syaratkan orang2 yang akan anda cintai. perasaan gembira itu mengobati banyak hal. Yang sering sakit hati itu. alihkan perhatian anda dengan yang menggembirakan. . orang yang tidak pantas dicintai kembali. Sekarang anda jatuh cinta karena ada kepantasan bagi satu sama lain. karena ditolak/gagal dalam cinta. padahal sayang-nya manusia itu pertanda sayangnya Tuhan. Orang bergembira itu disayangi manusia. daripada derita cinta. Orang yang mengatakan ³Cinta itu tidak harus memiliki´ biasanya ia sedang menderita. lupa membangun kepantasan. ayah yang menghebatkan anak2nya. Untuk itu jangan terlalu sibuk dengan penderitaan. tidak ada keindahan yang lebih dalam pilu-nya. orang ini akan dicintai lebih dari satu orang yang dibutuhkannya. Dalam cinta itu selalu menuntut kepantasan. Kalau tidak harus memiliki. Orang2 yang membangun kepantasan ± untuk menjadi suami yang anggun. Maka setiap kali dia mau melupakannya. Lakukan apapun. Cinta itu harus memiliki. Tetapi bangunlah kepantasan diri untuk layak dicintai. Jadi. untuk menjadikan dia mencintai anda.

Wanita yang baik-baik untuk pria yang baik. pastikanlah suami/istri berbicara dalam standar yang baik. supaya Tuhan yang memperbaiki pasangan/ pacar kita. Sehingga anak2 itu mengenal. Banyak orang yang tidak memlihara kepantasan untuk dicintai. Untuk dicintai anda harus mudah diperhatikan. seperti dahulu kita sedang jatuh cinta. itu bisa dibuat. Cinta yang sempurna itu tidak ada. sejak mereka lahir. dia akan bilang ³ini tidak seperti ayahku³. libatkan istri/suami. tetapi kita perbaiki diri kita. maka pastikan orang yang kita serahkan itu orangnya pantas untuk menerima penyerahan itu. Penyerahan total ini demikian merendahkan orang sebetulnya. karena cinta itu adalah penyerahan total. Jadi penentu kualitas pilihan anak2 itu ada juga pada cara orang tua memperlakukan satu sama lain dengan cara penuh hormat. yang diperbaiki bukan dia-nya. Untuk itu semoga anda dipantaskan dan dipertemukan dengan belahan jiwa yang anda dambakan. dan pria baik-baik untuk wanita baik-baik. nama yang anda tulis adalah nama terbaik. sehingga apabila dia ditolak. Pasanglah foto yang anda tampilkan adalah foto terbaik. Kita membangun ketertarikan yang salah kepada anak2 dengan meneladankan yang salah. . Sehingga apabila dia pacaran dengan pria yang menyembarangi wanita. Maka lakukan apapun yang membuat debaran cinta itu segar dan remaja. contoh istri dan suami yang baik. Sehingga apabila kita terluka dalam suatu hubungan. Kalau kita sudah menyerahkan total. Cara memastikan bahwa anak2 kita tidak salah mengenai itu. sehingga anda tumbuh menua/mendewasa dengan kecepatan yang sebanding. Jadi anjurannya adalah peliharalah kecintaan itu dan peliharalah debar jantung itu. tetapi menjadi pribadi yang berusaha menyempurnakan cinta kita kepada pasangan hidup kita. tidak ada lagi tempat turun. cara bicara anda adalah yang terbaik.Maka pastikan cinta itu tumbuh bersama-sama. Terkadang kita melihat kesenangan sementara itu mengalahkan keindahan lebih besar yang ada dalam penikahan. Mengapa demikian sakit jika ditolak cinta?. Sehingga sampai kapanpun anda pantas bagi satu sama lain.

Demikian resume singkat Mario Teguh Golden Ways. dengan topik ³Derita Cinta³. mudahmudahan bisa bermanfaat bagi semuanya. . semoga Tuhan memuliakan beliau dan keluarga. Mohon maaf atas segala kekurangan dalam teknik penulisan rangkuman ini. Terimakasih Kepada Pak Mario Teguh atas ilmu-ilmu yang disampaikannya. Amin. jika sahabat meluangkan waktu untuk mengoreksinya. suatu kebahagiaan bagi kami. Jika didapati kekeliruan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful