Etika Bisnis CocaCoca-Cola Bottling Indonesia

Melalui perilaku kita di tempat kerja. integritas. Sementara lingkungan bisnis kita berubah. Saya merekomendasikan Etika Bisnis ini untuk Saudara. Marilah kita tunjukkan kepada para pihak yang berkepentingan dengan Perusahaan. Seluruh nilai tersebut mengutamakan tanggung jawab kita. menetapkan perilaku yang diharapkan dari masing-masing orang di Perusahaan. Etika Bisnis. penting bagi kita untuk tetap mempertahankan komitmen kita terhadap asas-asas yang terdapat dalam Etika Bisnis ini. rasa saling menghargai dan kerjasama selalu menjadi dasar terciptanya dan terjaganya reputasi bisnis yang sehat. Jika ada bagian dari Etika Bisnis yang tidak Saudara pahami. Harap diingat bahwa saya atau salah satu dari Senior Manager selalu bersedia membantu jika Saudara mempunyai hal-hal yang ingin disampaikan terkait dengan Etika Bisnis ini. kita menunjukkan komitmen kita pada semua nilai-nilai dan penerimaan atas semua tanggung jawab yang kita miliki. kepercayaan.Nilai yang mendasari cara/proses bekerja di Perusahaan . Coca-Cola Botlling Indonesia dan PT. yang berlaku pada setiap orang yang bekerja di Perusahaan. baik itu anggota Dewan Direksi. Etika Bisnis terbagi atas tiga bagian: .Pesan dari President Director PT. Saudara harus menghubungi manager langsung Saudara atau saya sendiri. Dimanapun kita bekerja. sebagai Direktur atau karyawan kepada pihak-pihak yang memiliki kepentingan atas Perusahaan dan terhadap orang lain. karyawan atau kontraktor perseorangan. baik internal maupun eksternal. Jakarta. Coca-Cola Distribution Indonesia (“Perusahaan”). memiliki nilai-nilai yang harus dijalankan bersama-sama.Standar yang mengarahkan cara kita dalam berperilaku -Tanggung jawab yang menjelaskan apa yang diharapkan dari diri kita. kejujuran. atau jika ada bagian yang menurut Saudara sulit untuk dilaksanakan. November 2007 John Seward President Director . betapa bangganya kita dengan cara Perusahaan dan para karyawannya menjalankan bisnis.

dan OH&S. masyarakat dan sesama.Nilai-nilai yang berlaku di Perusahaan Komitmen kita dibangun atas dasar tujuan dan nilai-nilai Perusahaan. Kita diharuskan untuk memelihara nilai-nilai perusahaan dengan selalu mempertahankan standar dalam berperilaku. Bertumpu pada dasar kejujuran dan integritas. § Pelanggan : Menang untuk pelanggan dan untuk diri sendiri. § Keunggulan: Senantiasa melakukan pekerjaan yang terbaik. § Warganegara yang baik : Melakukan hal yang benar dari Perusahaan. § Inovasi : Selalu mencari cara yang lebih baik. Perusahaan mempunyai kebijakan-kebijakan tertentu untuk bidang-bidang lainnya. Etika Bisnis Etika Bisnis ini dimaksudkan sebagai pedoman tentang cara kita berperilaku pada saat melakukan kegiatankegiatan yang berkaitan dengan Perusahaan. . cara kerja kita dan cara kita berhubungan dengan semua pihak yang memiliki kepentingan atas Perusahaan mulai dari konsumen dan pelanggan hingga ke pemasok. § Semangat : Semangat untuk bertindak. Misi Misi Perusahaan adalah “Memberikan kesegaran kepada pelanggan dan konsumen kita dengan rasa bangga dan semangat sepanjang hari. perdagangan saham. menghargai prestasi serta menikmati apa yang kita lakukan. Saudara harus mengetahui dan membaca semua kebijakan tersebut. lingkungan hidup. Etika Bisnis ini tidak dimaksudkan untuk mencakup setiap keadaan/kondisi. setiap hari. antara lain. nilai-nilai inti kita adalah: Nilai-nilai Perusahaan § Sumber Daya Manusia : Mengembangkan Sumber Daya Manusia. bertanggung jawab dan sukses. Visi Visi Perusahaan adalah “Menjadi perusahaan produsen minuman terbaik di Asia Tenggara”. terhadap pemerintah dan diri kita sendiri harus dibangun atas dasar nilai-nilai yang kuat.” Agar kita dapat memenuhi visi dan misi kita.

diskriminasi atau perilaku yang bertentangan dengan Etika Bisnis ini. Saudara tidak perlu takut akan adanya tindakan balasan atau balas dendam karena melaporkan kecurigaan pelanggaran Etika Bisnis. Fraud Control and Security Manager di nomor (021) 2758 6028. kepada Industrial Relations. Jika Saudara mengetahui adanya atau mempunyai alasan kuat untuk mencurigai terjadinya kecurangan. atau melakukan praktek pembayaran yang tidak wajar untuk memperoleh transaksi atau untuk memperoleh keuntungan pribadi. Jika Saudara merasa tidak nyaman untuk berhubungan dengan manajemen Perusahaan.Saudara harus menghargai rekan kerja dan pihak yang memiliki kepentingan atas Perusahaan dengan memastikan bahwa Saudara tidak melecehkan. perilaku yang tidak jujur atau perilaku yang tidak pada tempatnya Haruskah saya melaporkan kejadian kecurangan. perilaku yang tidak jujur atau perilaku yang tidak pada tempatnya? Ya. Human Resources Director di nomor (021) 2758 6068 atau President Director Perusahaan. Jika Saudara tidak melakukannya. pelecehan. korupsi atau transaksi tidak wajar Karyawan tidak boleh terlibat dalam kegiatan yang tidak etis atau melanggar hukum. National Examiner and Account Receivable Manager di nomor (021) 2758 6018. berarti Saudara melanggar Etika Bisnis ini. turut serta dalam penyuapan kepada pejabat negara. dengan cara apapun juga mempermudah terjadinya penyuapan atau praktek-praktek tidak semestinya atau yang dapat dipertanyakan Tidak boleh memberikan sumbangan yang bersifat politis oleh atau atas nama Perusahaan kecuali disetujui oleh President Director Perusahaan. mempermalukan atau melakukan tindakan diskriminatif terhadap siapapun juga. korupsi. Pada khususnya. . dengan kerahasiaan terjamin. Melaporkan kecurangan. Kecurangan. terlibat dalam penyuapan. Saudara wajib untuk segera melaporkannya kepada manager Saudara atau atasan yang lebih tinggi. atau 3. National Legal Manager and Corporate Secretary di nomor (021) 2758 6024. Saudara tidak boleh: 1. tindak pidana. 2. perilaku tidak etis. Saudara dapat berbicara langsung. Setiap upaya untuk menjaga kerahasiaan dari siapapun yang melaporkan kecurigaan tentang terjadinya pelanggaran Etika Bisnis akan dilakukan.

hak. Saudara harus: • Menghindari transaksi. fasilitas. Saudara tidak boleh menawarkan. situasi atau suatu keterlibatan dimana kepentingan pribadi Saudara bertentangan dengan atau berpotensi untuk bertentangan dengan kepentingan Perusahaan. Apa yang harus saya lakukan jika timbul pertentangan? Jika Saudara menghadapi pertentangan kepentingan atau Saudara memperkirakan akan timbulnya pertentangan kepentingan. Menggunakan Aset Perusahaan Bagaimana saya harus menggunakan Aset Perusahaan? Saudara harus mengikuti kebijakan.Pertentangan Kepentingan atau Tugas Pertentangan kepentingan terjadi ketika kepentingan atau tugas pribadi atau profesi bertentangan secara l angsung atau tidak langsung dengan kewajiban terhadap Perusahaan. atau mengijinkan orang lain siapa pun untuk melakukannya tanpa sebelumnya memperoleh persetujuan tertulis dari manager Saudara. tanggung jawab. Secara umum. bahan. uang dan waktu karyawan dan kontraktor Perusahaan termasuk dalam pengertian aset. Bolehkah saya menerima uang. • Melindungi reputasi Saudara. Saudara tidak dapat menggunakan setiap bagian dari aset Perusahaan untuk memperoleh keuntungan pribadi atau bersaing dengan Perusahaan. hadiah atau jamuan? Saudara tidak boleh menerima suatu hadiah jika diterimanya hadiah tersebut akan menimbulkan kemungkinan terpengaruhnya keputusan Saudara atau Perusahaan. Jika Saudara merasa tidak yakin bagaimana seharusnya. dan petunjuk Perusahaan sehubungan dengan penggunaan dan perawatan aset Perusahaan. . Dalam semua hubungan bisnis dengan orang atau badan di luar Perusahaan dan dalam semua urusan bisnis pribadi. Peralatan. tatacara. Saudara harus segera melapor kepada manager Saudara yang akan membahas cara-cara untuk mengatasi pertentangan kepentingan tersebut dengan Saudara. informasi. Saudara harus meminta nasihat kepada manager Saudara. memberi atau menerima hadiah atau jamuan yang berlebihan dari pejabat pemerintah atau karyawan atau calon pelanggan atau pemasok Perusahaan. informasi rahasia dan reputasi Perusahaan. serta harta milik. • Bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku dan standar serta kebijakan Perusahaan termasuk hal-hal yang tercakup dalam Etika Bisnis ini. kepentingan.

karyawan tersebut harus segera memberitahu Director atau President Director Perusahaan. Director atau President Director akan meninjau jabatan tersebut setiap tahun untuk menentukan apakah persetujuan tersebut tetap berlaku. Karyawan akan memberikan semua informasi yang diminta untuk mempermudah pengambilan keputusan tersebut. Karyawan tidak boleh menerima jabatan sebagai eksekutif atau direktur. Memberikan Tanggapan di muka Umum Saudara tidak boleh memberikan tanggapan di muka umum yang dapat memberikan kesan bahwa apa yang Saudara katakan merupakan tanggapan resmi Perusahaan kecuali Saudara telah diberi kewenangan untuk melakukannya. Informasi merupakan aset yang berharga dan Saudara bertanggung jawab untuk selalu menjaga kerahasiaannya. atau pihak yang berkepentingan dengan Perusahaan. • Menggunakan informasi rahasia yang dapat Saudara ketahui selama bekerja pada Perusahaan. Menggunakan Informasi Bagaimana saya harus memperlakukan informasi milik Perusahaan? Dari waktu ke waktu Saudara akan memperoleh akses ke informasi rahasia tentang Perusahaan atau pihak yang berkepentingan dengan Perusahaan. Namun apabila Saudara melakukan pekerjaan tersebut Saudara harus memastikan bahwa Saudara tidak: • Membiarkan pekerjaan tersebut mempengaruhi mutu pekerjaan Saudara di Perusahaan.Melakukan Pekerjaan Lain Apakah saya dapat melakukan kerja sosial atau kerja lain dengan mendapatkan bayaran? Perusahaan mengijinkan stafnya melakukan kerja sosial atau kerja lain dengan mendapatkan bayaran. • Menimbulkan pertentangan kepentingan atau tugas. Informasi palsu atau menyesatkan Saudara tidak boleh dengan sengaja memberikan informasi palsu atau yang menyesatkan kepada Perusahaan. Jika Saudara merasa tidak yakin apakah informasi tersebut bersifat rahasia atau tidak. • Menggunakan aset Perusahaan tanpa persetujuan terlebih dahulu. Jika pada suatu waktu terjadi perubahan yang dapat memberikan pengaruh yang merugikan kepada Perusahaan. Saudara harus beranggapan bahwa informasi tersebut bersifat rahasia sampai Saudara menanyakan hal tersebut kepada manager Saudara. atau konsultan dari bisnis di luar yang berkaitan dengan perusahaan (kecuali badan amal atau bisnis keluarga yang tidak ada hubungan apapun dengan Perusahaan) sebelum karyawan memperoleh persetujuan tertulis dari Director atau President Director Perusahaan (dalam hal terjadi pertentangan kepentingan). Setelah persetujuan diperoleh. Jika Saudara ingin menggunakan informasi rahasia Saudara harus meminta persetujuan tertulis terlebih dahulu dari manager Saudara. .

dan pihak lain. atau menulis artikel sendiri. tetapi tidak sebagai wakil Perusahaan. Karyawan yang ingin berbicara pada acara-acara yang terbuka untuk umum. Jika Saudara tidak lagi bekerja untuk Perusahaan atau tidak lagi menjadi kontraktor Perusahaan. Saudara harus memastikan bahwa semua transaksi didukung oleh dokumentasi yang sesuai dan tidak ada akun yang salah atau sengaja dibuat menyesatkan di dalam catatan pembukuan Perusahaan. • nama atau logo Perusahaan tidak akan digunakan tanpa ijin. para karyawan tersebut menjelaskan bahwa mereka tidak berbicara dalam kedudukan mereka sebagai wakil Perusahaan. dan selalu mengikuti perkembangannya. tetapi tidak terbatas pada. Keluar dari Perusahaan Apa kewajiban saya setelah keluar dari Perusahaan? Pada umumnya. pendapatan dan biaya Perusahaan. • jika perlu. . peraturan dan praktek-praktek industri yang berkaitan dengan pekerjaan Saudara. memberikan tanggapan kepada media cetak dan/atau media lain. apa yang Saudara lakukan dan ketahui di Perusahaan akan tetap menjadi milik Perusahaan ketika Saudara keluar dari Perusahaan. • memberikan sebuah salinan artikel kepada HR Director sebelum memberikan tanggapan di muka umum. pemegang saham. dapat melakukan hal tersebut asalkan: • tidak mengungkapkan informasi rahasia. Catatan dan Laporan Pembukuan Catatan pembukuan Perusahaan digunakan sebagai dasar untuk membuat laporan kepada manajemen Perusahaan. pasiva. Manager Saudara dapat memberi Saudara nasihat mengenai apa yang Saudara perlu ketahui dan/atau mengarahkan Saudara ke sumber informasi yang berkenaan. Undang-Undang dan peraturan lain Apa yang perlu saya ketahui? Saudara harus berusaha memahami hukum. instansi berwenang. kreditur. termasuk.Tanggapan di muka umum termasuk berbicara dalam seminar dan konferensi di luar Perusahaan. Saudara tidak boleh menggunakan atau mengungkapkan informasi rahasia apapun tentang Perusahaan. Semua catatan dan laporan pembukuan Perusahaan yang dihasilkan dari catatan pembukuan tersebut harus disimpan dan disajikan sesuai dengan hukum yang berlaku di suatu wilayah dan harus secara tepat dan wajar mencerminkan rincian mengenai aktiva.

Pengungkapan informasi rahasia dapat membuat Saudara dikenakan tindakan hukum. Pelanggan Para pelanggan kita berhak untuk berharap agar kita: § bertindak secara profesional dan santun. bergantung pada seberapa parah pelanggaran itu dilakukan. Perusahaan akan selalu menyampaikan kepada para pemegang saham mengenai semua masalah yang berkaitan secara tepat waktu.informasi tentang tata cara. karyawan dan kontraktor luar. . pelanggan dan pihak yang memiliki kepentingan atas Perusahaan milik Perusahaan yang Saudara ketahui selama Saudara bekerja pada Perusahaan. Saudara harus merahasiakan semua informasi yang bersifat rahasia kecuali: § informasi tersebut merupakan bagian dari keterampilan dan pengetahuan Saudara. atau yang menjadi pesaing Perusahaan. rahasia dagang. Saudara harus segera memberitahu manager Saudara. Kita mengharapkan agar para pemegang saham mendukung pengelolaan perusahaan yang lebih baik. Jika Saudara mengetahui bahwa Saudara akan bekerja untuk sebuah perusahaan yang menjalankan usaha yang sama. § Saudara diharuskan untuk mengungkapkan informasi tersebut atas nama hukum. Tindakan disipliner yang diberikan mulai dari teguran dengan pembinaan dan penyuluhan hingga pemutusan hubungan kerja. atau kontrak. atau § informasi tersebut sudah menjadi rahasia umum pada waktu Saudara keluar dari Perusahaan atau karena menjadi rahasia umum setelah Saudara keluar dari Perusahaan. dan § memberikan barang dan jasa yang bermutu tinggi. Pelanggaran atas Etika Bisnis akan mengakibatkan adanya tindakan disipliner. Diharapkan para pemasok akan menegakkan perangkat standar yang sama terhadap para karyawannya. Tanggung jawab kita Kita bertanggung jawab atas perilaku kita kepada pihak yang memiliki kepentingan atas kita. Pihak yang memiliki kepentingan atas kita termasuk: Pemegang saham Perusahaan Aset Perusahaan akan digunakan dengan cara yang dapat mengoptimalkan rentabilitas investasi para Pemegang saham. Pelanggaran Etika Bisnis Etika Bisnis menetapkan standar perilaku yang diharapkan dari setiap orang yang bekerja untuk Perusahaan direktur. Kita mengharapkan para pelanggan kita memperlakukan orang-orang kita dengan santun dan hormat.

Kita mengharapkan agar para pesaing juga berlaku sama seperti kita. Perusahaan mengharapkan agar para pemasoknya menjalankan bisnis mereka secara taat asas (konsisten) dengan standar bisnis kita. arti atau penerapannya harus disampaikan kepada: § Manager Saudara § Human Resources Manager (Unit Operation) § Industrial Relations. Instansi Berwenang Perusahaan selalu mematuhi undang-undang dan peraturan yang berkaitan yang dikeluarkan oleh instansi berwenang di masing-masing unit operasi tempat Perusahaan menjalankan bisnisnya. . lihat “Pedoman Tata Cara” yang tidak terpisah dari Etika Bisnis ini yang berisikan contoh-contoh bagaimana menerapkan Etika Bisnis ini di Perusahaan.Pemasok Barang dan Jasa Kita menghargai perjanjian dan bertindak dengan itikad baik. Kolega Harapan kita dan mereka yang menjadi kolega kita adalah agar kita: § bertindak dengan jujur dan terhormat. § adil dan kooperatif. dan § memenuhi tugas dan tanggung jawab. Perusahaan mengharapkan agar semua badan ini memperlakukan Perusahaan tanpa keberpihakan. Pesaing Perusahaan mematuhi asas-asas kebijakan dan undang-undang tentang persaingan. Kita mengharapkan masyarakat menyadari berbagai kewajiban yang harus kita penuhi dan membantu membina lingkungan yang membuat kita mampu menjalankan bisnis secara berdayaguna dan berhasilguna. Fraud Control and Security Manager (National Office) § National Examiner and Account Receivable Manager (National Office) § National Legal Manager and Corporate Secretary (National Office) § Human Resources Director (National Office) Untuk membantu pengadministrasian dan memahami Etika Bisnis ini. Masyarakat Masyarakat mengharapkan agar kita berperilaku sesuai dengan spirit dan maksud undang-undang dan peraturan serta mempunyai tanggung jawab sosial dan peka terhadap lingkungan. Administrasi Etika Bisnis Setiap pertanyaan yang berkenaan dengan Etika Bisnis ini.

Pedoman Tata Cara Etika Bisnis .

Pedoman Tata Cara Pembagian Seluruh direktur dan karyawan (pengertian “karyawan” merujuk pada karyawan tetap dan karyawan yang dipekerjakan untuk jangka waktu tertentu dengan jabatan apa pun) PT. Persetujuan Direktur dan/atau atasan langsung karyawan (dengan jabatan minimal manager) Perusahaan (sesuai dengan tingkatan kasus) harus meninjau dan dapat memberikan persetujuan secara tertulis untuk setiap keadaan yang mensyaratkan ijin khusus. dalam hal ini adalah IR. Coca-Cola Bottling Indonesia dan PT. Coca-Cola Distribution Indonesia (selanjutnya disebut “Perusahaan”) akan menerima satu salinan Pedoman Tata Cara Etika Bisnis ketika mereka diterima bekerja pada Perusahaan dan wajib untuk mematuhi Pedoman Tata Cara Etika Bisnis tersebut dalam menjalankan pekerjaannya. Setiap direktur dan karyawan wajib untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran Etika Bisnis kepada manager mereka atau atasan yang lebih tinggi. Memantau Kepatuhan Terhadap Hukum Setiap direktur dan karyawan bertanggung jawab untuk mengambil langkah yang diperlukan guna mencegah pelanggaran terhadap Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. Selain kepada manager atau atasan yang lebih tinggi. National Examiner and Account Receivable Manager di nomor (021) 2758 6018. Selain itu. Fraud Control and Security Manager di nomor (021) 2758 6028. Penyimpangan Atas Pedoman Tata Cara Etika Bisnis Permohonan Penyimpangan terhadap ketentuan Pedoman Tata Cara Etika Bisnis oleh manager atau direktur harus disetujui oleh dewan direksi Perusahaan dan segera akan diungkapkan kepada pihak yang berwenang sejauh disyaratkan oleh hukum atau peraturan. sebagaimana diuraikan dalam Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. setiap pihak ketiga yang bekerja sama dengan Perusahaan harus menerima Pedoman Tata Cara Etika Bisnis ini serta memahami kewajibannya berdasarkan Pedoman Tata Cara Etika Bisnis tersebut. and Security Manager (jika diminta).Fraud Control. Salinan persetujuan ini harus disimpan oleh Human Resources Manager dan diberikan kepada pemeriksa atau penyidik. National Legal Manager and Corporate . Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dapat diubah setiap saat oleh Perusahaan dan perubahan tersebut berlaku terhadap setiap direktur dan karyawan Perusahaan terhitung sejak tanggal perubahan tersebut diumumkan oleh Perusahaan. setiap direktur atau karyawan juga dapat melaporkan secara langsung dengan dijamin kerahasiaannya kepada Industrial Relations.

pihak yang dilapori wajib untuk meneruskan laporan tersebut kepada Industrial Relations. National Legal Manager and Corporate Secretary di nomor (021) 2758 6024. Fraud Control and Security Manager dan dilakukan atas nama President Director. Perusahaan akan melakukan upaya-upaya yang diperlukan untuk menjaga kerahasiaan identitas setiap orang yang melaporkan dugaan pelanggaran Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. Mereka akan bekerja sama dengan direktur atau manager dari karyawan yang melakukan pelanggaran untuk memberikan saran mengenai tindakan perbaikan dan disipliner. Fraud Control and Security Manager harus melaporkan pelanggaran Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan tindakan perbaikan atau koreksi yang dilakukan kepada Human Resources Director dan President Director secara berkala. Setiap pelanggaran terhadap Pedoman Tata Cara Etika Bisnis harus diuraikan dalam laporan rahasia dan diteruskan kepada Industrial Relations. National Examiner and Account Receivable Manager di nomor (021) 2758 6018. . Penyidikan Tanggung jawab untuk menegakkan Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. Human Resources Director di nomor (021) 2758 6068 atau President Director Perusahaan. Terhadap dugaan terjadinya kegiatan melawan hukum. maka Industrial Relations. National Examiner and Account Receivable Manager dan/atau National Legal Manager and Corporate Secretary akan dilibatkan apabila diperlukan dalam proses penyidikan. Fraud Control and Security Manager. Industrial Relations. mereka harus melaporkan hal tersebut kepada Industrial Relations. Dalam hal direktur atau karyawan memilih untuk melaporkan dugaan pelanggaran Etika Bisnis kepada manager atau atasan yang lebih tinggi. Fraud Control and Security Manager. Fraud Control and Security Manager Perusahaan harus diberitahu. Fraud Control and Security Manager di nomor (021) 2758 6028.Secretary di nomor (021) 2758 6024. Hal yang sama berlaku terhadap auditor eksternal. Human Resources Director di nomor (021) 2758 6068 atau President Director Perusahaan. melakukan penyidikan terhadap pelanggaran Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan menentukan tindakan perbaikan atau koreksi berikut tindakan disipliner berada ditangan Industrial Relations. dan Perusahaan menjamin bahwa Perusahaan akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meminimalisir kemungkinan akan terjadinya tindakan pembalasan atau balas dendam terhadap orang tersebut. Jika auditor eksternal menemukan adanya pelanggaran terhadap Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. National Examiner and Account Receivable Manager berikut stafnya harus secara terus menerus mewaspadai kepatuhan terhadap Pedoman Tata Cara Etika Bisnis.

Bagaimanapun juga tidak dibacanya Pedoman Tata Cara Etika Bisnis atau tidak ditandatanganinya formulir pernyataan oleh penerima tidak dapat dijadikan alasan untuk memberi toleransi untuk tidak mematuhi Pedoman Tata Cara Etika Bisnis ini. Korupsi dan Transaksi Tidak Wajar Tindakan: General Manager menjamu pejabat pemerintah yang bertanggung jawab untuk menerbitkan ijin khusus agar truk dapat melewati daerah terlarang. beberapa pelanggaran terhadap Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dapat berakibat tuntutan perdata atau pidana. General Manager memberikan televisi dan DVD player kepada pejabat sebagai “tanda penghormatan untuk pejabat yang mulia. Tandatangan dan Pernyataan Menerima Setiap direktur. Selain tindakan disipliner dari Perusahaan. Contoh perilaku dalam praktek Kecurangan. Dalam pertemuan tersebut. karyawan dan pihak ketiga yang bekerjasama dengan Perusahaan harus menandatangani formulir pernyataan penerima yang menegaskan bahwa mereka telah membaca Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan memahami ketentuannya. Tindakan tersebut melanggar Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan hukum. pembayaran kompensasi kepada Perusahaan dengan pemotongan gaji. penghapusan atau pengurangan insentif atau pemutusan hubungan kerja. Perusahaan juga memiliki kebijakan dan tata cara yang mengatur perilaku karyawan. dapat berupa surat peringatan. pembebasan tugas. Pertanyaan seputar kebijakan dan tata cara tambahan ini harus diajukan kepada atasan langsung direktur atau karyawan tersebut. Tindakan disipliner juga akan berlaku terhadap mereka yang: § Mengetahui adanya rencana perilaku yang dilarang oleh Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan tidak melakukan tindakan apa pun untuk mencegahnya. Pelanggaran Pedoman Tata Cara Etika Bisnis bukan merupakan satu-satunya dasar diambilnya tindakan disipliner berkenaan dengan direktur dan karyawan.” Keputusan: Hal tersebut merupakan tindakan penyuapan. atau § Mengetahui bahwa perilaku yang dilarang oleh Pedoman Tata Cara Etika Bisnis telah dilakukan oleh seorang direktur atau karyawan dan tidak melakukan tindakan perbaikan sebagaimana mestinya. penurunan jabatan. . yang.Tindakan Disipliner Pelanggaran atas Pedoman Tata Cara Etika Bisnis oleh direktur atau karyawan Perusahaan dapat mengakibatkan dikenakannya tindakan disipliner terhadap yang bersangkutan. bergantung pada kondisi masalah.

Kartu kredit tersebut disetujui oleh manager tanpa pertanyaan atau peninjauan. Karyawan ybs dan manager diberhentikan karena melanggar Pertentangan Kepentingan atau Tugas Tindakan: Suami asisten administrasi memiliki perusahaan ATK dengan harga yang lebih murah dibandingkan dengan perusahaan pemasok lain. Karyawan tersebut diberhentikan dan dituntut karena tindak kecurangan dan pidana. Pada waktu menjamu.Tugas asisten di Perusahaan termasuk memesan ATK. Namun dia tidak meminta persetujuan terlebih dahulu dari atasannya atas transaksi dengan anggota keluarga tersebut.5. Tindakan: Anggota tim produksi ditugaskan untuk sementara waktu di kantor pusat dan diberikan kartu kredit Perusahaan. Atasan harus memberikan persetujuan terlebih dahulu atas setiap transaksi jika dalam transaksi tersebut karyawan memiliki kepentingan keuangan. Penyidikan atas cuti tersebut menunjukkan adanya perbedaan tandatangan antara surat keterangan yang sah dan surat keterangan yang lain.000 untuk biaya pribadi dan menjamu manager dalam beberapa kesempatan. hal tersebut memerlukan tindakan khusus. . Keputusan: Tindakan tersebut melanggar Pedoman Tata Cara Etika Bisnis dan hukum. Bahkan walaupun restoran yang dimiliki sepupu tidak menerima perlakuan istimewa. Staf penjualan tersebut bertanyatanya apakah hubungan tersebut mensyaratkan tindakan khusus. Keputusan: Ya. Dengan menggunakan kartu tersebut ia mengeluarkan Rp. Tindakan: Staf penjualan melayani restoran waralaba yang dimiliki oleh sepupunya. Semua pelanggan harus diperlakukan secara adil dan jujur.000.Tindakan: Staf penjualan (BDR) telah mengambil cuti sakit selama 45 hari dalam setahun dan dibuktikan dengan surat keterangan dokter dalam setiap cuti sakit yang diambil. staf seniorlah yang harus membayar tagihan. Keputusan: Karyawan ybs melanggar Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. Keputusan: Pengeluaran pribadi tidak boleh menggunakan kartu kredit Perusahaan kecuali dalam keadaan darurat. dan atasan staf penjualan dapat memutuskan untuk menugaskan staf penjualan lain ke restoran tersebut. jadi dia memesan ATK tersebut dari perusahaan suaminya. Karyawan tersebut akan dikenakan tindakan disipliner. Staf penjualan tersebut harus memberitahu managernya tentang hubungan tersebut. Ternyata karyawan tersebut telah mencuri buku surat keterangan dan menulis surat keterangan tersebut sendiri. hubungan tersebut dapat memberi kesan timbulnya perlakuan tersebut.

Karyawan tidak boleh terlibat dalam setiap kegiatan yang melanggar Pedoman Tata Cara Etika Bisnis atau hukum. Staf penjualan tersebut tidak suka dengan usulan tersebut dan melaporkan hal tersebut kepada atasannya. Keputusan: Tindakan tersebut sudah tepat. Koordinator pembelian dengan sopan mengembalikan jam. Koordinator pembelian dan pemasok adalah teman. Peninjauan ulang terhadap kebijakan penggunaan telepon selular yang sekarang berlaku harus digunakan sebagai pedoman Saudara mengenai hal ini. Dia akan dikenakan tindakan disipliner. bepergian dari Jakarta ke Surabaya pada cuti tahunan. Tindakan: Pelanggan meminta staf penjualan untuk memberikan kredit sebagai persediaan dan menandainya sebagai produk kadaluarsa namun produk tersebut sebenarnya disimpan digudang dengan imbalan makan siang gratis.Tindakan: Koordinator pembelian menerima jam berlian dari pemasok yang melakukan banyak transaksi usaha dengan Perusahaan. Manager mengungkapkan informasi Perusahaan yang bukan untuk konsumsi umum dan menghindari proses lelang. tanpa memberitahu manager. Tindakan: Staf penjualan memegang kendaraan “tool of trade” dan. Manager memberikan perusahaan favoritnya rincian tentang penawaran pesaingnya sehingga perusahaan tersebut dapat memenangkan tender tersebut. Menggunakan Aset Perusahaan Tindakan: Plant Manager mengunakan telepon Perusahaannya dan telepon genggamnya untuk panggilan pribadi secara berlebihan. Keputusan: Peninjauan kebijakan yang berlaku sekarang di Perusahaan menunjukkan bahwa kendaraan “tool of trade” hanya dapat dikendarai untuk . Tindakan: Manager mencari pemasok untuk melakukan pekerjaan konstruksi untuk kepentingan Perusahaan dan menerima tiga penawaran dalam amplop tertutup untuk pekerjaan tersebut. Dia akan dikenakan tindakan disipliner. dan menerangkan bahwa Perusahaan tidak memperbolehkan untuk menerima hadiah mewah dan melaporkan peristiwa tersebut kepada atasannya. Keputusan: Mungkin kedengarannya tidak banyak.Pelanggan diberitahu bahwa praktek tersebut tidak dapat dibenarkan. Dia mengetahui bahwa jam berlian tersebut dapat mempengaruhi keputusan membelinya atau dapat mempengaruhi keputusan staf lain. Keputusan: Karyawan tersebut membuat keputusan yang tepat. namun kerugian Perusahaan dalam hal waktu kerja dan biaya telepon jika dihitung berjumlah ratusan ribu rupiah. yang diketahui karena terjadinya kecelakaan kendaraan bermotor di Surabaya. Keputusan: Tindakan tersebut salah.

Tindakan: Sales Manager mempersiapkan presentasi tentang promosi baru Perusahaan. Mereka mulai membahas proses akuisisi dan salah satu dari mereka memperhatikan seseorang di seberang sana mendengarkan secara seksama dan mencatatnya. Persetujuan bergantung pada kepastian bahwa persetujuan tersebut tidak berdampak pada mutu kerja. Staff Penjualan tersebut akan dikenai tindakan disipliner. dan menolak permintaan tersebut. . Dia menjelaskan hal tersebut kepada temannya. Keputusan: Mereka dengan cepat memutuskan sudah saatnya untuk mengganti topik pembicaraan. Keputusan: Tindakannya sudah tepat. walaupun penerima tidak bekerja untuk perusahaan pesaing. Sebelum menerima suatu jabatan. Menggunakan Informasi Tindakan: Finance Manager memiliki teman yang ingin meminjam daftar alamat e-mail Perusahaan.Kepentingan bisnis dan tidak diperkenankan untuk digunakan pada cuti tahunan. harus diperoleh persetujuan tertulis sebelumnya dari President Director Perusahaan berkenaan dengan semua usaha (kecuali badan amal atau usaha keluarga yang tidak ada kaitannya dengan Perusahaan). Tindakan: Senior Manager mengadakan perjalanan dengan pesawat udara bersama rekan kerja untuk melakukan akuisisi. pelanggan atau pemasok. Keputusan: Tindakan yang tepat. kecuali dengan persetujuan tertulis sebelumnya dari Department Head. jadi dia menanyakannya kepada managernya. Melakukan Pekerjaan Lain Tindakan: Senior Manager ditawarkan posisi di sebuah perusahaan sebagai direktur non-eksekutif untuk bisnis yang tidak terikat dengan Perusahaan. tidak menggunakan informasi atau aset Perusahaan atau dengan cara lain menimbulkan pertentangan kepentingan dengan tugasnya. Tindakan tersebut adalah tindakan yang tepat. Teman tersebut ingin mengirim e-mail penawaran usahanya kepada para karyawan Perusahaan. Dia menanyakan kepada manager apakah hal tersebut diperbolehkan. Tidaklah baik untuk membahas masalah Perusahaan di keramaian yang mungkin didengar oleh orang lain dan mengambil keuntungan dari informasi tersebut. Berbagi informasi yang bukan untuk konsumsi umum merupakan pelanggaran Pedoman Tata Cara Etika Bisnis. Dia tidak yakin apakah tindakan tersebut akan melanggar Etika Bisnis. Dia tertarik dengan rencana tersebut dan ingin membahasnya dengan teman di luar Perusahaan. Keputusan: Finance Manager mengetahui bahwa tindakan tersebut merupakan penyalahgunaan aktiva/data Perusahaan.

Keputusan: “Jangan pernah berfikir untuk melakukan hal tersebut! demikian perintahnya. Tindakan: Staf penjualan berhenti bekerja di Perusahaan dan bekerja di perusahaan pesaing dan sebelum meninggalkanPerusahaan. dia mengambil catatan pelanggan yang kemudian digunakan di tempat kerjanya yang baru. Keputusan: Informasi tetap menjadi milik Perusahaan dan tidak dapat diambil dari Perusahaan. Semua pendapatan dan pengeluaran harus dicatat dalam periode yang bersangkutan. Pelanggan mengeluh setelah menerima presentasi tentang apa yang dapat dilakukan perusahaan pesaing untuknya. Manager menanyakan bagian Keuangan apakah dia harus mencatat setiap pendapatan selanjutnya yang diterima pada tahun tersebut di luar pembukuan untuk dibukukan pada permulaan tahun depan. . Dalam hal ini dapat dikenakan tuntutan hukum. General Manager menyadari bahwa kegiatan operasionalnya telah melebihi sasaran laba dalam rencana usaha intinya.Catatan Pembukuan dan Laporan Tindakan: Karena sudah menjelang akhir tahun.

......... Coca-Cola Distribution Indonesia.......... Coca-Cola Bottling Indonesia / PT..... Coca-Cola Distribution Indonesia... Nama : ........... atau anak perusahaan atau divisi PT............ Coca-Cola Bottling Indonesia / PT............ menyatakan bahwa saya telah menerima sebuah salinan Etika Bisnis PT........... bahwa saya memahami isinya dan bahwa saya.......... bahwa saya telah membaca dan memperhatikan Etika Bisnis tersebut...... Tanda tangan ---------------------------------------Tanggal ------------------------------------Jabatan -----------------------------------------------------------------------------------------------Nama Perusahaan ---------------------------------------------------------------------------------Alamat (Kantor) -------------------------------------------------------------------------------------Kode Pos ---------------------------------------------------------------------------------------------Propinsi -----------------------------------------------------------------------------------------------Harap tanda tangani dan kembalikan kepada manager Saudara atau Human Resources Manager.........: Human Resources Director Hal : Penerimaan dan Pengakuan atas Etika Bisnis Saya. Coca-Cola Bottling Indonesia / PT....... .. Karyawan atau kontraktor luar PT............ dan karyawan di bawah saya akan terikat pada semua ketentuannya.. CocaCola Distribution Indonesia...Yth.......