Contoh Proposal Penelitian

March 02, 2010 By: Mas Nanda Category: Pembelajaran

Akhir nya, setelah sekian lama saya buat kesana kemari, proposal ini jadi juga. Ya udah deh tanpa basa-basi, saya telah membuat contoh proposal penelitian yang berjudul: ³PENGARUH PEMANFAATAN TEKNOLOGI MULTIMEDIA UNTUK PENDIDIKAN DI SMA N 5 SEMARANG TERHADAP KREATIFITAS BELAJAR SISWA´. Contoh proposal ini saya kerjakan untuk melengkapi tugas saya,sebab kalau tidak dikerjakan nilai saya tidak akan keluar-keluar. Ini conoth proposal yang saya kerjakan sehari semalam penuh: A. Multimedia dapat Latar mempunyai Belakang sekurang-kurangnya dua pengertian, Masalah yaitu

(1) Gabungan dari berbagai media (bahan cetak/teks, audio, video, slide, siaran radio, siaran televisi) yang masing-masing berdiri sendiri namun terprogram (various media). Multimedia ini lebih cocok dimanfaatkan untuk pendidikan yang bersifat massal. Penerapan multimedia dalam pengertian ini membutuhkan investasi yang besar pada sisi penyedia program pendidikan, tetapi hanya membutuhkan investasi yang relatif kecil pada sisi penerima; (2) Berbagai media yang terpadu (integrated multimedia) yang biasa dikaitkan dengan komputer multimedia. Multimedia ini lebih cocok untuk program pendidikan yang sifatnya

individual/terbatas. Penerapan multimedia ini menuntut investasi yang besar di sisi penyedia program pendidikan dan pada sisi penerima program pendidikan harus ada peralatan yang menunjang. Dengan demikian multimedia yang diharapkan untuk berkontribusi pada PUS adalah multimedia dalam pengertian various media yang mempunyai sifat massal dan investasi rendah sehingga menjangkau masyarakat yang seharusnya menjadi target program PUS. Multimedia sangat potensial untuk meningkatkan mutu proses belajar-mengajar, yang akhirnya diharapkan meningkatkan hasil belajar siswa. Tidak saja bisa memperjelas sajian, tetapi juga lebih menghemat waktu belajar, lebih luwes, membuat apa yang dipelajari lebih tahan lama di ingatan, dan mampu memberikan ³pengalaman lapangan´ yang sulit dilakukan tanpa media tersebut. Pemanfaatan multimedia dalam proses pembelajaran telah membawa akibat munculnya alternatif pola pembelajaran baru yaitu: kurikulum ± bahan belajar ± siswa. Proses pembelajaran bisa berlangsung baik secara klasikal dalam kelompok besar, sedang, kecil maupun secara individual dan mandiri. Paket multimedia biasanya digunakan dalam belajar individual, mandiri, namun kadang -kadang digunakan pula dalam kelas di bawah bimbingan guru/dosen/instruktur.

Kebiasaan ³menonton yang cenderung konsumtif´. Apapun juga konteks penggunaan paket multimedia pasti memiliki kadar interaksi yang tinggi antara siswa dengan bahan belajar. Dunia pendidikan harus dengan cerdas mengantisipasi dan memanfaatkan teknologi multimedia untuk kepentingan mentransfer ilmu pengetahuan. Perkembangan teknologi multi media semakin canggih. harus diupayakan menjadi ³menonton dengan kritis´. dan seni. baik dari segi waktu maupun jarak (telepon. Kesemuanya itu menunjukkan tanda-tanda bahwa sedang terjadi perubahan yang radikal yang menyangkut media. Konsep multimedia lebih dekat ke pembelajaran yang berorientasi pada siswa (students centered oriented) bukan pendekatan yang berpusat pada guru (teachers oriented).Oleh karena itu tidak mengherankan apabila konsep multimedia sangat erat kaitannya dengan sistem pendidikan jarak jauh atau pendidikan terbuka yang mengharuskan siswa belajar secara mandiri. kesehatan. disadari bahwa arus informasi yang datang dari luar akan sulit dibendung. Memorandum pandangan ini membahas . di ruang-ruang pribadi di mana pun. akan tetapi dunia pendidikan harus dengan cerdas mengantisipasi dan memanfaatkan teknologi multimedia untuk kepentingan mentransfer ilmu pengetahuan. tidak hanya melalui siaran televisi atau surat kabar tetapi juga melalui internet berbagai macam kejadian di setiap tempat dapat kita ikuti beritanya. Telah dapat diperkirakan bahwa lambat laun tidak terdapat batasan-batasan wilayah dalam komunikasi informasi. Deretan fakta dan peristiwa itu menunjukkan bahwa dunia pendidikan mendapatkan tantangan baru yang serius. mulai tergantikan oleh alat-alat yang dipercaya lebih efektif dan efisien. Melalui internet pula berbagai layanan sistem manajemen modern telah digunakan secara meluas untuk bidang keuangan dan perbankan. teknologi. Televisi dan teknologi video barangkali menjadi contoh konkrit dan sederhana untuk menjelaskan berbagai fenomena itu. dan seni. Untuk itu. Teknologi adalah sebuah realitas. Dunia pendidikan mendapatkan tantangan baru dan serius. Memorandum pandangan ini membahas bagaimana menyikapi pemanfaatan multi media untuk pendidikan masa depan dan bagaimana multi media tersebut ditempatkan dalam proses pembelajaran. Persoalan informasi dan jarak peristiwa telah dijawab oleh televisi dengan hadirnya perangkat itu di ruang-ruang keluarga. teknologi. pemanfaatan multi media bagi pendidikan untuk semua merupakan satu keharusan. Artinya peran manusia sebagai subyek pelaku. Hal ini terjadi karena kebijakan politik pemerintah sangat mendukung perluasan pemanfaatan media elektronika bagi dunia khususnya televisi kita. pemanfaatan multimedia bagi pendidikan untuk semua merupakan satu keharusan. bahkan pertahanan keamanan. Untuk itu. Oleh karena itu. e-mail. transaksi bisnis. internet). dan h al ini tentu akan mempunyai pengaruh terhadap nilai-nilai budaya dunia pendidikan kita.

Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang diatas. Batasan Masalah Batasan masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran dengan teknologi multimedia untuk meningkatkan kualitas prestasi belajar siswa di sekolah menengah. Untuk mengetahui peningkatan kemampuan siswa SMA N 5 Semarang dalam menggunakan teknologi multimedia dalam mengasah keterampilan siswa di sekolah. 2. sehingga kekreatifitasan siswa dapat terwujud dengan sempurna.guru dan siswa harus bekerja sama dalam memaksimal kegiatan belajar secara efektif dan efisien. Untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa apakah dengan teknologi multimedia prestasi siswa SMA N 5 Semarang disekolah dapat meningkat. Materi yang diajarkan adalah pada teknologi multimedia di sekolah menengah terhadap peningkatan mutu guru dalam KBM . Dalam mengantisipasi era kompetisi dalam globalisasi dunia maka masyarakat Indonesia harus disiapkan untuk memasuki dunia multimedia dalam bentuk masyarakat informasi Indonesia yang tahan menghadapi kompetisi global. Adakah kecemburuan profesi pada para guru/instruktur SMA N 5 Semarang dengan masuknya teknologi multimedia di sekolah/kelas. E. Apakah Pemanfaatan multimedia dalam proses pendidikan berpotensi menjangkau seluruh lapisan masyarakat di berbagai tempat dengan mutu yang sama. .bagaimana menyikapi pemanfaatan multimedia untuk pendidikan masa depan dan bagaimana multimedia tersebut ditempatkan dalam proses pembelajaran. D. Untuk mengetahui dampak metode teknologi multimedia dalam meningkatkan kreatifitas siswa SMA N 5 Semarang dalam belajar. maka tujuan penelitian ini dirumuskan sebagai berikut: : 1. Tujuan Penelitian Dan Manfaat Penelitian Penggunaan teknologi multimedia bagi pendidikan untuk semua hendaknya dimaksudkan untuk lebih mendorong keberhasilan pencapaian tujuan pendidikan. rumusan masalah dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. 3. identifikasi masalah dalam penelitian ini. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang tersebut. Kegiatan belajar ini harus ditingkatkan dengan multimedia yang ada dan modern pada saat ini. Apakah dengan pemanfaatan teknologi multimedia dapat meningkatkan kemampuan siswa SMA N 5 Semarang dalam menguasai teknologi multimedia sekarang? 2. Untuk memberi arah yang jelas tentang maksud dari penelitian ini dan berdasar pada rumusan masalah yang diajukan. C. Bagaimanakah dampak pemanfaatan teknologi multimedia dalam meningkatkan kemampuan siswa SMA N 5 Semarang untuk menguasai teknologi multimedia sekarang? 4. B. 3.

d. Hasil pembelajaran dikelas sebagai umpan balik untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi pembelajaran. Guru mengasah berkreatifitas peningkatan berfikir profesionalisme dalam guru. Meningkatkan kualitas atau mutu sekolah melalui peningkatan prestasi siswa dan kinerja guru. c. b. 3. 2. LANDASAN TEORI Panduan untuk mengetahui multimedia harus dimulai den gan definisi atau pengertian multimedia. Meningkatkan kualitas pembelajaran. multimedia. diharapkan dapat memberi manfaat sebagai berikut a) Manfaat teoritis Dilihat secara teoritis. Bagi Sekolah a. animasi. video dan animasi dengan menggabungkan link dan tool yang memungkinkan pemakai melakukan navigasi. b. harus ada komputer yang mengkoordinasi apa yang dilihat dan didengar yang berinteraksi dengan kita. audio. Definisi lain dari multimedia yaitu dengan menempatkannya dalam konteks. seperti yang dilakukan oleh Hoftsteter (2001). grafik. grafik dan gambar (Turban dkk. audio dan gambar video (Robin dan Linda. hasil penelitian ini diharapakn dapat membantu dalam memanfaatkan multimedia dan sebagai masukan atau suatu pemikiran dalam bidang pendidikan. animasi. multimedia adalah pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks. suara. mengajar. a. multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video (Rosch.musik). 1996) atau multimedia adalah kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output dari data.Manfaat Penelitian Dengan adanya penelitian ini. b. Dalam industri elektronika. berinteraksi. sendiri. video. Mendorong Menumbuhkan untuk wawasan Meningkatkan Memiliki Memotivasi Siswa dapat kemampuan rasa siswa ingin untuk siswa Manfaat Bagi dalam menggunakan terhadap mantap dan multimedia yang Praktis Siswa ada. 2001). F. 2002) atau multimedia merupakan alat yang menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks. gambar dan teks (Mc Cormick. tahu lebih kemampuan Bagi perkembangan dalam mampu belajar teknologi. grafik. b) 1. Dalam definisi ini terkandung empat komponen penting multimedia : 1. e. teks. berkreasi dan berkomunikasi. a. 1996) atau multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen yaitu. . media ini dapat berupa audio (suara.

Sound. Gambar dapat meringkas dan menyajikan data kompleks dengan cara yang baru dan lebih berguna. 4. harus ada link yang menghubungkan kita dengan informasi. teks hasil scan. Alasan untuk menggunakan gambar dalam presentasi atau publikasi multimedia adalah karena lebih menarik perhatian dan dapat mengurangi kebosanan dibandingkan dengan teks. Bunyi atau sound dapat kita tambahkan dalam produksi multimedia melalui suara. Kebutuhan teks tergantung pada kegunaan aplikasi multimedia. teks elektronis dan hyperteks. gambar 3. Terdapat dua macam video yaitu video analog dan video digital. nilai minimum berarti 0 dan nilai maksimum berarti. cetak. Grafik. Jika salah satu komponen tidak ada. bitmap (bitmap image). yakni ketika gambar grafis menjadi objek suatu link. maka multimedia ada yang online (internet) dan multimedia yang offline (tradisional). Beberapa jenis objek bunyi yang biasa digunakan dalam produksi multimedia yakni format waveform audio. Secara umum ada empat macam teks yaitu teks 2. Bunyi Bunyi atau sound dalam komputer multimedia. Teks merupakan yang paling dekat dengan kita dan yang paling banyak kita lihat. Unsur-unsur Multimedia. MIDI sound track dan mp3. clip art. maka bukan multimedia dalam arti luas namanya. musik dan efek-efek suara. surat atau narasi dalam multimedia yang menyajikan bahasa kita. khusunya pada aplikasi bidang bisnis dan game sangat bermanfaat. Secara umum ada lima macam gambar atau grafik yaitu gambar vektor (vec tor image). multimedia menyediakan tempat kepada kita untuk mengumpulkan.2. Video. frame size dan data type. Teks dapat membentuk kata. Komputer multimedia tanpa bunyi hanya disebut unimedia. Unsur ± unsur pendukung dalam multimedia antara lain : 1. 4. menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung. memproses dan mengkomunikasikan informasi dan ide kita sendiri. Bentuk data multimedia yang paling mudah disimpan dan dikendalikan adalah teks. 3. Sedangkan video digital dibentuk dari sederetan sinyal digital yang berbentuk yang menggambarkan titik sebagai rangkaian nilai minimum atau maksimum. Teks. Terdapat tiga komponen utama yang membentuk video digital yaitu frame rate. digitized atau picture dan hyperpicture. Video analog dibentuk dari deretan sinyal elektrik (gelombang analog) yang direkam oleh kamera dan dipancarluaskan melalui gelombang udara. compact disk audio. bukan multimedia. Video adalah rekaman gambar hidup atau gambar bergerak yang saling berurutan. . harus ada alat navigasi yang memandu kita. Dari definisi diatas. Multimedia membatu kita melakukan hal ini.

Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode angket dan wawancara yang dilaksanakan di sekolah ± sekolah khususnya di SMA N 5 Semarang dengan pokok bahasan teknologi multimedia pendidikan baik mester genap maupun smester ganjil. . Hipotesis Penelitian Dengan belajar banyak mengenai teknologi multimedia pendidikan maka dapat meningkatkan kualitas dalm kegiatan belajar mengajar di kelas.5. Definisi variable menurut Sutrisno Hadi dalam Arikunto (2006:116) yaitu gejala yang bervariasi. SMP. terantung Variabel Variable tergantung adalah variable penelitian yang diukur untuk mengetahui besarnya efek dan pengaruh variable lain (Azwar. sehingga dapat diukur secara kuantitatif atau kualitatif. lain. 2005:8). 2002: 96). Khususnya di SMA N 5 Semarang 3. animasi merupakan penggunaan komputer. Waktu Waktu penelitian adalah Dan tanggal 27 Juli Tempat ± 27 Agustus Penelitian 2008 Penelitian dilaksanakan di sekolah ± sekolah. Dan 1. Variabel bebasnya adalah teknologi multimedia pendidikan. Variabel Penelitian Variabel adalah obyek penelitian atau apa yang menjadi titik perhatian suatu penelitian (Arikunto. Kerangka Animasi. Metode Rancangan Penelitian Penelitian Rancangan penelitian adalah korelasi yaitu suatu pendekatan yang bertujuan untuk menyelidiki sejauh mana variasi pada satu variable berkaitan dengan variasi variable lain berdasarkan koefisiennya (Azwar. dalam penelitian Variabel ini adalah : bebas Menurut Azwar (2005: 62) variable bebas yaitu satu variable yang variasinya mempengaruhi variabel 2. baik di SD. 2005:62). dan juga teknologi multimedia pendidikan dapat memberikam informasi dan pengetahuan yang terbaru bagi Guru maupun siswa disekolah. Dalam multimedia. Berfikir Dengan adanya teknologi multimedia pendidikan ini. G. Variabel merupakan salah satu komponen penting dalam suatu penelitian karena konsep-konsep dapat diteliti secara empiris jika mereka dioperasionalisasikan menjadi sebuah variabel. 1. 2. Dan variable tergantungnya adalah kualitas guru dalam megajar. dan SMA. diharapkan kualitas dan kuntitas guru di SMA N 5 Semarang dalam KBM ( Kegiatan Belajar Mengajar ) dapat meningkatkan potensi siswa untuk lebih bersemangat belajar lagi.

1996: 6). karena pertanyaan ± pertanyaan dalam angket sudah disediakan alternatif ± alternatif jawaban dan siswa tinggal memilih salah satu jawaban tersebut. Sedang angket yang digunakan adalah angket langsung dan tertutup c. Dikatakan angket langsung. karena individu yang diberi agket tersebut adalah orang yang diinginkan langsung datanya yaitu siswa. akhir siklus guna memperoleh Metode data yang diinginkan Angket Metode angket adalah suatu metode pengumpulan data dengan jalan mengajukan suatu daftar pertanyaan tertulis kepada sejumlah individu dan individu yang diberi daftar pertanyaan tersebut diminta untuk memberikan jawaban secara tertulis pula. Metode Pengumpulan Data Instrumen penelitian adalah alat yang digunakan pada waktu melaksanakan penelitian dalam upaya mencari dan mengumpulkan data penelitian Untuk mencapai maksud tersebut di atas. Metode tes yang digunakan pada ini adalah ulangan harian yang dilakukan pada b.4. 5. yaitu : Test Yang dimaksud dengan metode tes adalah suatu metode yang digunakan untuk mengetahui pengetahuan yang dimiliki seseorang dengan menggunakan soal ± soal isian dengan batasan tertentu. Sampel adalah di setiap SMA di ambil 2 guru. Populasi dan Sampel Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin. observasi atau yang disebut dengan pengamatan. dalam hal ini menggunakan Metode metode pengumpulan data. penciuman. Dikatakan angket tertutup. Jadi mengobservasi adalah pengamatan langsung melalui penglihatan. Pada penelitian ini metode angket digunakan untuk mengetahui pendapat siswa terhadap pelajaran matematika terutama pada pokok bahasan Logika Matematika. pendengaran. Pada penelitian ini digunakan sejumlah angket langsung dan tertutup. 1996: 6). Disini guru sebagai peneliti melakukan pengamatan terhadap segala . Sampel adalah sebagian yang diambil dari populasi (Sudjana. kuantitatif maupun kualitatif mengenai karakteristik tertentu dari semua anggota kumpulan yang lengkap dan jelas yang ingin dipelajari sifat-sifatnya (Sudjana. peneliti a. hasil menghitung ataupun pengukuran. pengetahuan intelegensi kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok dan sebagainya yang telah dipilih dengan sempurna dan standart tertentu. meliputi kegiatan pemusatan perhatian terhadap obyek dengan menggunakan seluruh alat indra. Sampel ditentukan dengan cara cluster random sampling. Metode Observasi Didalam pengertian psikologi. Tes digunakan untuk mengukur ketrampilan. peraba dan pengecap. Populasi penelitian ini seluruh guru SMA N 5 Semarang.

Kehadiran guru sebagai penelitidan kolaborator tidak diketahui obyek penelitian. Hasil dari penganalisaan akan memberikan gambaran. id. yaitu dengan analisa diskriptif. b.Jamaluddin Harun & Dr.org Google. c.Metode Analisis Data Teknik analisa data merupakan unsur yang sangat penting dalam setiap kali melakukan penelitian.http://www. Penelitian ini menggunakan analisa statistik sederhana. Metoda Statistika. Metode Penelitian. a. Sudjana. data. PTS Publications & Distributors Sdn Bhd.co.com/2008/02/21/pengertian-multimedia/ 1996. Saifuddin.com/2008/01/09/memanfaatkan-multimedia-bagi-pendidikan- untuk-semua/ . Data akan dianalisis menggunakan analisis deskriptif prosentase.ctl. Zaidatun Tasir. http://blank91. Daftar Pustaka http://massofa. Analisa diskriptif adalah model analisa dengan cara membandingkan rata-rata prosentasenya. ISBN: 983-192-961-6. 6.1-100).wordpress.utm.wordpress. Yogyakarta : Pustaka Pelajar. data.Azwar.fenomena yang muncul dalam setiap siklus.pdf. Teknik observasi yang dilakukan dalam penelitian ini adalah observasi dengan menggunakan format yang sudah disiapkan (check list) pada lembar?sehingga kolaborator tinggal memberi tanda observasi. Bandung: Tarsito.id . Semua data yang telah terkumpul tidak akan berarti kalau tidak diadakan penganalisaan. karena observasi yang dilakukan adalah obserasi partisipasif dalam bentuk team teaching.2005. d. Sortir Tabulasi Pengolahan dengan data/coding tahapan (diberi data-entry analisis : no. Interpetasi hasil dan data. arah serta tujuan dan maksud penelitian.wikipedia. teknologi multimedia pendidikan . kemudian kenaikan rata-rata pada setiap siklus. Multimedia dalam Pendidikan. .my/publications/manuals/mm/MIEducation.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful