P. 1
Lingkungan Pemasaran (Manajemen Penjualaan)

Lingkungan Pemasaran (Manajemen Penjualaan)

|Views: 396|Likes:
Published by Vivi Diana

More info:

Published by: Vivi Diana on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/29/2013

pdf

text

original

Faktor-faktor Lingkungan Tak Terkendali Lingkungan Sosial dan Budaya

Lingkungan Politik dan Hukum

Faktor-Faktor Lingkungan Terkendali Marketing MIx Produ k Kons umen Distribu si Promo si

Sumber-Sumber dan Tujuan Perusahaan

Harga
Lin Ek gku on ng om a n i

si Situa Yang is Bisn Ada

Lingkungan Pemasaran

• Pandangan terhadap alam. Beberapa merasa harus tunduk terhadapnya. Orang memiliki pandangan yang berbeda-beda terhadap alam. Kecenderungan ini menunjukkan tumbuhnya pasaruntuk produk dan layanan pendukung sosial yang mendorong hubungan langsung antar manusia. Orang berbeda-beda dalam penekanan yang mereka berikan terhadap pemuasan diri. • Pandangan tentang masyarakat. • Pandangan terhadap diri sendiri. Beberapa orang hanya untuk mencari kesenangan. Daya beli keseluruhan merupakan fungsi dari pendapatan saat itu. dan perubahan pola pengeluaran konsumen. tingkat tabungan yang rendah dan hutang yang tinggi. tabungan dan kredit yang tersedia. Lingkungan budaya juga dapat menciptakan peluang yang sangat besar bagi sebuah perusahaan. yang lain merasa selaras dengannya. Penambahan-penambahan dalam variabel ekonomi diatas akan mempengaruhi dampak penjualan suatu produk secara langsung.Faktor-Faktor Lingkungan Tak Terkendali 1. Lingkungan Sosial dan Budaya  Pengaruh membeli juga ditentukan oleh kebiasaan-kebiasaan yang terjadi pada setiap orang dan langsung ditiru oleh pihak lain. Lingkungan Ekonomi  Pasar membutuhkan daya beli seperti halnya orang banyak. • Pandangan tentang orang lain. Orang memiliki pandangan yang berbeda- beda mengenai masyarakat. dan pelarian diri. dan masalah sosial lain. Orang memiliki kepedulian terhadap mereka yang tak memiliki rumah. 2. Para pemasar perlu menyadari keempat kecenderungan itu dalam lingkungan ekonomi. kriminalitas dan korbannya. Pola konsumsi sering mencerminkan sikap sosial. Lingkungan ekonomi memperlihatkan suatu perlambatan dalam pertumbuhan pendapatan riil. . dan yang lain lagi berusaha mencari penguasaan terhadapnya. Kehadiran suatu produk dalam masyarakat serta diterima atau tindakannya yang baru sangat dipengaruhi oleh kultur masyarakat setempat.

biaya hidup. tinggi.• Distribusi pendapatan. peranan badan pemerintah yang kuat. Mereka juga harus meraih manfaat strategis dengan menempatkan penawaran mereka secara kuat dan menghadapi penawaran pesaing dalam pikiran konsumen. 3. (4) rendah. Negara memiliki perbedaan yang besar dalam tingkat dan distribusi pendapatan serta struktur industrialnya. lembaga pemerintah. 4. menengah. utang. (3) pendapatan amat rendah dan amat tinggi. . Situasi Bisnis Yang Ada  Faktor ini berkaitan dengan persaingan usaha. • Tabungan. khususnya bagi perusahaan yang produknya ditujukan pada konsumen berpendapatan tinggi dan sensitif terhadap harga. kepuasan langsung. Lingkungan ini terbentuk oleh hukum-hukum. dan pertumbuhan kelompok kepentingan umum. pemasar harus memberikan perhatian yang saksama pada perubahan besar dalam pendapatan. Masing-masing perusahaan harus mempertimbangkan ukuran dan posisi mereka disbanding dengan ukuran dan posisi pesaingnya. dan kelompok penentang yang mempengaruhi dan membatasi gerakgerik berbagai organisasi dan individu dalam masyarakat. Lingkungan budaya memperlihatkan kecenderungan jangka panjang menuju realisasi diri. utang. Secara umum. Lingkungan Politik dan Hukum  Keputusan-keputusan pemasaran sangat dipengaruhi oleh perkembangan perundangundangan yang berlaku dan sikap pemerintah yang mempengaruhi dan membatasi gerak usaha perusahaan. Pengeluaran konsumen dipengaruhi oleh tabungan. (5) sebagian besar berpendapatan menengah. Lingkungan politik memperlihatkan pengaturan bisnis yang substansial. tingkat suku bunga serta pola tabungan dan peminjaman karena memiliki dampak kuat terhadap bisnis. (2) sebagian besar berpendapatan rendah. Tidak ada strategi yang paling baik bagi semua perusahaan. dst. dan ketersediaan kredit. Pemasar sering membedakan Negara dalam lima pola distribusi pendapatan: (1) pendapatan amat rendah. dan orientasi yang lebih sekuler. dan ketersediaan kredit. Ada beberapa banyak hal yang perlu di pertimbangkan misalnya: apakah manajer penjualan akan menghadapi jumlah pesaing yang semakin banyak di pasar yang sama? atau apakah para pesaing yang ada keluar dari persaingan.

Perubahan penegakan hukum oleh badan pemerintah. Beberapa perusahaan. b.a. 5. Undang-undang yang mengatur bisnis. Meskipun manajer penjualan dapat mengatakan tentang sumber-sumber untuk penjualan dan tujuan dari bidang penjualan. Melindungi kepentingan masyarakat terhadap perilaku bisnis yang tidak terkendali. kata “perusahaan” selalu perlu diingat. konsumen dan masyarakat. . Melindungi perusahaan dari perusahaan lain. tetapi ti tidak memiliki kemampuan yang besar dalam pengambilan keputusan untuk sumber-sumber dan tujuan bagi perusahaan. Pemasar harus tahu tentang hukum-hukum utama yang melindungi persaingan. jika dibiarkan akan membuat produk yang tidak bertanggung jawab. Peraturan dibuat untuk memastikan bahwa perusahaan bertanggung jawab atas biaya sosial yang ditimbulkan akibat proses produksi atau produk mereka. Setiap perusahaan harus mengamati perkembangan ini ketika merencanakan produk dan program pemasaran mereka. Undang-undang yang semakin banyak jumlahnya. b. c. undang-undang bisnis diberlakukan dengan berbagai alasan: a. Melindungi konsumen dari praktek bisnis yang curang atau tidak sehat. Dalam membahas faktor ini menyangkut manajemen penjualan. Pemerintah mengembangkan kebijakan publik untuk memandu perdaganganuntuk menetapkan hukum dan peraturan yang membatasi bisnis untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan. Hukum perundang- undangan yang baru dan penegakannya akan terus meningkat. undang-undang dikeluarkan untuk mendifinisikan dan mencegah persaingan yang tidak sehat. dengan memastikan pasar barang dan jasa yang adil. Sumber-sumber dan Tujuan Perusahaan  Faktor ini dianggap paling sulit untuk dijalankan secara menyeluruh. berbohong dalam iklan dan menipu konsumen melalui kemasan dan harga. melanggar privasi konsumen. Undang-undang yang diterima dengan baik dapat mendorong persaingan.

organisasi dan ide. Break Even Analysis and Target Profit Pricing (Analisis peluang pokok dan penetapan harga laba sasaran) Suatu metode yang digunakan perusahaan untuk menetapkan harga apakah akan break even atau membuat target laba yang akan dicari. struktur diskon. Cost Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan biaya) a. 2. diperoleh dan digunakan atau dikonsumsi untuk dapat memenuhi kebutuhan dan keinginan yang berupa fisik. Harga  Berkenaan dengan kebijakan strategis dan taktis seperti tingkat harga. orang. Cost Plus Pricing (Penetapan harga biaya plus) Merupakan metode penelitian harga yang paling sederhana. Perusahaan menetapkan suatu harga dengan melakukan pendekatan penetapan harga secara umum yang meliputi satu atau lebih diantara tiga perangkat perimbangan berikut ini yakni: 1.Faktor –Faktor Lingkungan Terkendali 1. Produk  Merupakan bentuk penawaran organisasi yang ditujukan untuk mencapai tujuan melalui pemuas kebutuhan dan keinginan pelanggan. syarat pembayaran dan tingkat diskriminasi harga diantara berbagai kelompok pelanggan. Produk merupakan semua yang ditawarkan ke pasar untuk diperhatikan. Value Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan nilai) . Produk bias berupa apa saja baik yang berwujud fisik maupun tidak dapat ditawarkan kepada pelanggan potensial untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan tertentu. Harga menggambarkan besarnya rupiah yang harus dikeluarkan seorang konsumen untuk memperoleh satu buah produk dan hendaknya harga akan dapat terjangkau oleh konsumen. jasa. Harga merupakan elemen dari bauran pemasaran yang bersifat fleksibel dimana suatu saat harga akan stabil dalam waktu tertentu tetapi dalam seketika harga dapat juga meningkat atau menurun dan juga merupakan satusatunya elemen yang menghasilkan pendapatan dari penjualan. 2. b. dimana metode ini menambah standar mark-up terhadap biaya produk.

Keputusan penentuan lokasi dan saluran yang digunakan untuk memberikan jasa kepada pelanggan melibatkan pemikiran tentang bagaimana cara mengirimkan atau menyampaikan jasa kepada pelanggan dan dimana hal tersebut akan dilakukan. a. Saluran distribusi dapat dilihat sebagai kumpulan organisasi yang saling bergantung satu sama lainnya yang terlibat dalam proses penyediaan sebuah produk/pelayanan untuk digunakan atau dikonsumsi. 3. . Ini harus dipertimbangkan karena dalam bidang jasa sering kali tidak dapat ditentukan tempat dimana akan diproduksi dan dikonsumsi pada saat bersamaan. 3. Competition Based Pricing (Penetapan harga berdasarkan persaingan) Going rate Pricing (Penetapan harga berdasarkan harga yang berlaku) Perusahaan berdasarkan harganya pada harga pesaing dan kurang memperhatikan biaya dan permintaanya. Penyampaian dalam perusahaan jasa harus dapat mencari agen dan lokasi untuk menjangkau populasi yang tersebar luas. Scaled Bid pricing (Penetapan harga penawaran tertutup) Perusahaan menetapakan pesaing dan bukan berdasarkan hubungan yang kaku atas biaya dan permintaan perusahaan. Distribusi  Merupakan keputusan distribusi menyangkut kemudahan akses terhadap jasa bagi para pelanggan. Perusahaan dapat mengenakan harga yang sama. lebih tinggi atau lebih rendah dan pesaing utamanya. Kegiatan-kegiatan yang termasuk dalam promosi adalah periklanan. Promosi  Berkaitan dengan kegiatan memberitahu dan mempengaruhi pasar bagi produk perusahaan. Tempat dimana produk tersedia dalam sejumlah saluran distribusi dan outlet yang memungkinkan konsumen dapat dengan mudah memperoleh suatu produk. 4. karena tujuan dari distribusi adalah menyediakan barang dan jasa yang dibutuhkan dan diinginkan oleh konsumen pada waktu dan tempat yang tepat. b. Distribusi/place mempunyai peranan yang sangat penting dalam membantu perusahaan memastikan produknya.Metode ini menggunakan satu persepsi nilai dari pembeli (bukan dari biaya penjualan) untuk menetapkan suatu harga.

promosi penjualan. c. Sales promotion (Promosi Penjualan) Suatu kegiatan yang dimaksud untuk membantu mendapatkan konsumen yang bersedia membeli produk atau jasa suatu perusahaan. Public relation (Publisitas) Suatu kegiatan pengiklanan secara tidak langsung dimana produk atau jasa suatu perusahaan disebarluaskan oleh media komunikasi. Menggambarkan berbagai macam cara yang ditempuh perusahaan dalam rangka menjual produk ke konsumen. .penjualan tatap muka. d. Personal selling (Penjualan perorangan) Penjualan perorangan yang dilakukan oleh para wiraniaga yang mencoba dan membujuk untuk melakukan penjualan sekaligus. dan publisitas. Menurut Philip Kotler promotion tools didefinisikan sebagai berikut: a. b. Advertising (Periklanan) Suatu promosi barang atau jasa yang sifatnya non personal yang dilakukan oleh sponsor yang diketahui.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->