P. 1
Asbabun Nuzul

Asbabun Nuzul

|Views: 281|Likes:
Published by Puja Kesuma

More info:

Published by: Puja Kesuma on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/18/2013

pdf

text

original

Asbabun Nuzul

Pentingnya ilmu asbabun nuzul dalam ilmu Al-Qur'an guna mempertegas dan mempermudah
dalam memahami ayat-ayatnya. Ilmu Asbabun Nuzul mempunyai pengaruh yang penting dalam
memahami ayat, karenanya kebanyakan ulama begitu memperhatikan ilmu tentang Asbabun
Nuzul bahkan ada yang menyusunnya secara khusus. Diantara tokoh (penyusunnya) antara lain
Ali Ibnu al-Madiny guru Imam al-Bukhari r.a. Kitab yang terkenal dalam hal ini adalah kitab
Asbabun Nuzul karangan al-Wahidy sebagaimana halnya iudul yang telah dikarang oleh
Syaikhul Islam Ibnu Haiar. Sedangkan as-Sayuthy iuga telah menyusun sebuah kitab yang
lengkap lagi pula sangat bernilai dengan iudul Lubabun Nuqul Fi Asbabin Nuzul. Oleh karena
pentingnya ilmu asbabun nuzul dalam ilmu Al-Qur'an guna mempertegas dan mempermudah
dalam memahami ayat-ayatnya, dapatlah kami katakan bahwa diantara ayat Al-Qur'an ada yang
tidak mungkin dapat dipahami atau tidak mungkin diketahui ketentuannya/hukumnya tanpa ilmu
Asbabun Nuzul. Sebagai contoh Iirman Allah SWT:

Dan kepunvaan Allahlah timur dan barat. maka ke manapun kamu menghadap di situlah waiah
Allah. Sesungguhnva Allah Maha Luas rahmat-Nva lagi Maha Mengetahui. (QS. Al-Baqarah:
115). Dari ayat tersebut dapat dipahami bolehnya melakukan shalat menghadap ke selain kiblat.
Pemahaman seperti ini adalah salah, karena menghadap kiblat adalah salah satu syarat sahnya
shalat. Dengan ilmu asbabun nuzul dapatlah dipahami secara ielas, dimana ayat di atas turun
sehubungan dengan kasus seseorang yang ada dalam perialanan dan tidak mengetahui kiblat
serta arah, karena itu ia boleh beriitihad untuk memilih arah dan selaniutnya ia melakukan shalat.
Ke mana saia ia menghadap dalam shalatnya maka shahlah shalatnya. Ia tidak harus mengulangi
kembali disaat ia mengetahui arah yang sebenarnya andaikata salah. Dengan demikian maka ayat
di atas tidaklah bersiIat umum tetapi bersiIat khusus bagi seseorang yang tidak mengetahui kiblat
dan arah. Contoh lain yang berhubungan dengan pentingnya ilmu Asbabun Nuzul dalam
memahami ayat adalah Iirman Allah SWT:

Sesungguhnva khamar. beriudi. berkorban untuk berhala. mengundi nasib dengan panah.
adalah perbuatan keii termasuk perbuatan svaitan. Maka iauhilah perbuatan-perbuatan itu agar
kamu mendapat keberuntungan. (QS. Al-Mâidah: 90). Diantara beberapa orang sahabat Rasul
bertanya: "Bagaimanakah halnya dengan orang-orang yang berperang di ialan Allah dan telah
meninggal sedang mereka biasa meminum khamar padahal khamar tersebut adalah keii?".
Sehubungan dengan itu maka turunlah ayat yang menielaskan bahwa peminum khamar sebelum
diharamkan, Allah memaaIkannya. Ia tidak berdosa dan tidak bersalah karena Allah tidak akan
memberikan hukuman atas perbuatan seorang hamba sebelum Islam atau sebelum turunnya
pengharaman. Karena itu maka ayat tersebut berdasarkan susunannya dapat dipahami secara
tegas terhadap haramnya minuman khamar.
Apa arti Asbabun Nuzul
Terkadang ada satu kasus (keiadian). Dari kasus tersebut turun satu atau beberapa ayat yang
berhubungan dengan kasus tersebut, itulah yang disebut dengan Asbabun Nuzul. Dari segi lain,
kadang-kadang ada suatu pertanyaan yang dilontarkan kepada Nabi SAW, dengan maksud minta
ketegasan tentang hukum syara' atau mohon penielasan secara terperinci tentang urusan agama,
oleh karena itu turun beberaa ayat, yang demikian iuga disebut Asbabun Nuzul. Contoh peristiwa
yaitu hadits yang diriwayatkan Bukhari dari Khabbab ibnul Arat r.a. ia berkata: "Saya adalah
tukang besi, Saya menghutangkan kepada Ash ibnu Wail. Suatu ketika saya datang kepadanya
untuk menagih piutangku". Ia meniawab: "Saya tidak akan membayar hutangku kepadamu
sebelum engkau mengkuIurkan Muhammad dan beralih menyembah Lata dan Uzza". Saya
meniawab: "Aku tidak akan mengkuIurkannya sehingga engkau dimatikan Allah dan
dibangkitkan kembali". Jawab Ash Ibnu Wail: "Kalau begitu kelak aku akan mati dan
dibangkitkan kembali?". "Tunggu dulu, hari ini iuga akan kudatangkan harta dan anak untuk
membayar hutang kepadamu". Karena kasus ini Allah menurunkan ayat:

Maka apakah kamu telah melihat orang vang kafir kepada avat-avat kami dan dia mengatakan
pasti aku akan diberi harta dan anak. Adakah ia melihat vang ghaib atau ia telah membuat
perianiian di sisi Tuhan vang Maha Pemurah?. Sekali-kali tidak. Kami akan menulis apa vang ia
katakan dan benar-benar Kami akan memperpaniang adzab untuknva dan kami akan mewarisi
apa vang ia katakan itu. dan ia akan datang kepada Kami dengan seorang diri. (QS. Maryam:
77-80). Tetap update informasi di manapun dengan http://m.Abatasa.com dari browser ponsel
anda'
Beberapa Faedah Mengetahui Asbabun Nuzul

Sebagian orang ada yang beranggapan bahwa ilmu Asbabun Nuzul tidak ada gunanya dan tidak
ada pengaruhnya karena pembahasannya hanyalah berkisar pada lapangan seiarah dan ceritera.
Menurut anggapan mereka ilmu Asbabun Nuzul tidaklah akan mempermudah bagi orang yang
mau berkecimpung dalam menaIsirkan ayat-ayat Al-Qur'an. Anggapan tersebut adalah salah dan
tidaklah patut didengar karena tidak berdasarkan pendapat para ahli Al-Qur'an yang dikenal
dengan ahli taIsir.
Di sini akan diungkap secara sekilas pendapat sebagian ulama dan kemudian akan disertakan
beberapa Iaedah tentang ilmu Asbabun Nuzul.
Al-Wahidy berpendapat: "menaIsirkan ayat tanpa bertitik tolak dari seiarah dan penielasan
turunnya tidaklah mungkin."
Ibnu Daqiqil 'Ied berpendapat: "Keterangan tentang Asbabun Nuzul adalah merupakan salahsatu
ialan yang tepat dalam memahami Al-Qur'an."
Ibnu Taimiyah berpendapat: "Ilmu Asbabun Nuzul akan membantu dalam memahami ayat,
karena ilmu tentang sebab akan menimbulkan ilmu tentang akibat".
Dengan demikian akan ielaslah pentingnya ilmu Asbabun Nuzul sebagai bagian dari ilmu Al-
Qur'an.
Adapun Iaedah dari ilmu Asbabun Nuzul dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Mengetahui bentuk hikmah rahasia yang terkandung dalam hukum.
2. Menentukan hukum (takhshish) dengan sebab menurut orang yang berpendapat bahwa
suatu ibarat itu dinyatakan berdasarkan khususnya sebab.
3. Menghindarkan prasangka yang mengatakan arti hashr dalam suatu ayat yang zhahirnya
hashr.
4. Mengetahui siapa orangnya yang meniadi kasus turunnya ayat serta memberikan
ketegasan bila terdapat keragu-raguan.
5. Dan lain-lain yang ada hubungannya dengan Iaedah ilmu Asbaun Nuzul.
0b0rapa contoh t0ntang fa0/ah ilmu Asbabun Nuzul.
P0rtama:
Marwan ibnul Hakam sulit dalam memahami ayat:

anganlah sekali-kali kamu menvangka. bahwa orang-orang vang bergembira dengan apa vang
mereka telah keriakan dan mereka suka supava dipuii terhadap perbuatan vang belum mereka
keriakan ianganlah kamu menvangka bahwa mereka terlepas dari siksaan. (Ali Imrân: 188).
Beliau memerintahkan kepada pembantunya: "Pergilah menemui Ibnu Abbas dan katakan
kepadanya, bila semua orang telah merasa puas dengan apa yang telah ada dan ingin dipuii
terhadap perbuatan yang belum terbukti hasilnya pasti ia akan disiksa dan kamipun akan terkena
siksa". Ibnu Abbas menielaskan kepadanya (pembantu), bahwa ia (Marwan) merasa kesulitan
dalam memahami ayat tersebut dan kemudian Ibnu Abbas menielaskannya: "Ayat tersebut turun
sehubungan dengan persoalan Ahli Kitab (Yahudi) tatkala ditanya oleh Nabi SAW, tentang
sesuatu persoalan dimana mereka tidak meniawab pertanyaan yang sebenarnya ditanyakan,
mereka mengalihkan kepada persoalan yang lain serta menganggap bahwa persoalan yang
ditanyakan oleh Nabi kepadanya telah teriawab. Setelah itu mereka meminta puiian kepada Nabi,
maka turunlah ayat tersebut di atas. (HR. Bukhari Muslim).
0/ua:
Urwah Ibnu Jubair iuga mengalami kesulitan dalam memahami makna Iirman Allah SWT:

Sesungguhnva Shafa dan Marwah adalah sebagian dari sviar Allah. Barangsiapa vang
beribadah Haii ke Baitullah atau berumrah. maka tidak ada dosa baginva mengeriakan sa´i
antara keduanva. (Al-Baqarah: 158).
Menurut zhahir ayat dinyatakan bahwa sa'i antara ShaIa dan Marwah adalah tidak waiib, bahkan
sampai Urwah ibnu Zubair mengatakan kepada bibinya Aisyah r.a.: "Hai bibiku! sesungguhnya
Allah telah berIirman: "tidak mengapa baginya untuk melakukan sa'i antara keduanya", karena
itu saya berpendapat bahwa "tidak apa-apa bagi orang yang melakukan Haii Umrah sekalipun
tidak melakukan sa'i antara keduanya". Aisyah seraya meniawab: "Hai keponakanku! kata-
katamu itu tidak benar. Andaikata maksudnya sebagaimana yang kau katakan niscaya Allah
berIirman "tidak mengapa kalau tidak melakukan sa'i antara keduanya".
Setelah itu Aisyah menielaskan: bahwasanya orang-orang Jahiliyah dahulu melakukan sa'i antara
ShaIa dan Marwah sedang mereka dalam sa'inya menguniungi dua patung yang bernama Isaar
yang berada di bukit ShaIa dan Na´ilah yang berada di bukit Marwah. Tatkala orang-orang
masuk Islam diantara kalangan sahabat ada yang merasa berkeberatan untuk melakukan sa'i
antara keduanya karena khawatir campur-baur antara ibadah Islam dengan ibadah Jahiliyah. Dari
itu turunlah ayat sebagai bantahan terhadap keberatan mereka (yang mengatakan) kalau-kalau
tercela atau berdosa dan menyatakan waiib bagi mereka untuk melakukan sa'i karena Allah
semata bukan karena berhala. Itulah sebabnya Aisyah membantah pendapat Urwah berdasarkan
sebab turun ayat.
0tiga:
Sebagian Imam mengalami kesulitan dalam memahami makna syarat dalam Iirman
Allah SWT:

Dan perempuan-perempuan vang terhenti dari haid diantara perempuan-perempuanmu iika
kamu ragu-ragu (tentang) iddahnva maka iddah mereka adalah 3 bulan. (Ath- Thalaq. 4).
Golongan zhahiriah berpendapat bahwa Avisah (wanita yang tidak lagi haid karena sudah laniut
usia) mereka tidak perlu masa iddah bila keayisahannya tidak diragukan lagi. Kesalahpahaman
mereka nampak dengan berdasarkan Asbabun Nuzul, dimana ayat tersebut adalah merupakan
khitab (ketentuan) bagi orang yang tidak mengetahui bagaimana seharusnya dalam masa iddah,
serta mereka ragu apakah mereka perlu iddah atau tidak. Dari itu maka
makna " " (bila anda bingung tentang bagaimana mereka dan tidak mengerti tentang
iddah mereka, maka inilah undang-undangnya). Ayat turun setelah ada sebagian shahabat yang
mengatakan bahwa diantara iddah kaum wanita tidak terdapat dalam Al-Qur'an; yaitu wanita
yang masih kecil dan wanita yang Ayisah. Setelah itu turunlah ayat yang menielaskan ketentuan
tentang mereka. Wallahu a´lam.
00mpat:
Diantara contoh tentang ilmu Asbabun Nuzul sebagai sanggahan terhadap dugaan hashr (batasan
tertentu) sebagaimana diriwayatkan oleh Imam SyaIi'i tentang Iirman Allah SWT:

Katakanlah' tiadalah aku peroleh dalam wahvu vang diwahvukan kepadaku sesuatu vang
diharamkan bagi orang vang hendak memakannva. kecuali kalau makanan itu bangkai. atau
darah vang mengalir atau daging babi karena sesungguhnva semua itu kotor atau binatang vang
disembelih atas nama selain Allah. (Al-An'âm: 145).
Dalam hal ini beliau mengungkapkan yang maksudnya: bahwa orang kaIir ketika mengharamkan
sesuatu yang dihalalkan Allah dan menghala1kan apa yang diharamkan Allah serta mereka
terlalu berlebihan, maka turunlah ayat sebagai bantahan terhadap mereka. Dengan demikian
seolah-olah Allah berIirman "Yang halal hanya yang kamu anggap haram dan yang haram itu
yang kamu anggap halal".
Dalam hal ini Allah tidak bermaksud menetapkan kebalikan dari ketentuan di atas melainkan
sekedar menielaskan ketentuan yang haram samasekali tidak menyinggung-nyinggung yang
halal.
Imam Al-Haramain berkata "uslub ayat tersebut sangat indah. Kalau saia Imam SyaIi'i tidak
mengatakan pendapat yang demikian niscaya kami tidak dapat menarik kesimpulan perbedaan
imam Malik dalam hal hashr/batasan hal yang diharamkan sebagaimana disebutkan dalam ayat
di atas".
P0nj0lasan /ari makna ayat.
Sekedar penielasan dari uraian di atas saya berpendapat bahwa zhahir ayat menuniukkan batasan
yang haram, dimana yang haram adalah hanya yang tersebut dalam ayat di atas, padahal
persoalannya tidak demikian, karena di samping yang tersebut pada ayat di atas masih ada lagi
yang lain, hanya saia mengungkapannya yang berbentuk hash sedang maknanya tidak demikian,
yaitu sebagai bantahan terhadap orang-orang musyrik yang mengharamkan sesuatu yang
sebenarnya dihalalkan Allah dan menghalalkan yang sebenamya diharamkan Allah.
0lima:
Diantara Iaedah Asbabun Nuzul adalah untuk mengetahui nama orang yang meniadi kasus
turunnya ayat agar keraguan dan kekaburan meniadi hilang, sebagaimana Marwan menduga
bahwa Iirman Allah SWT:

Ialah diturunkan sehubungan dengan kasus Abdurrahman ibnu Abi Bakar. Aisyah membantah
bahwa anggapan tersebut adalah salah, ia menielaskan kepada Marwan tentang sebab turunnya.
Adapun secara lengkap kisah tersebut sebagaimana diriwayatkan Bukhari sebagai berikut:
"Marwan adalah seorang amil (Gubernur) wilayah Madinah. Muawiyah menginginkan agar
Yazid meniadi khaliIah setelah kemangkatannya. Ia menulis surat kepada Marwan tentang
persoalannya. Karenanya Marwan mengumpulkan rakyat dan berpidato di hadapan mereka.
Dalam pidatonya ia menyebutkan nama Yazid (memIigurkan). Dalil ia menyeru untuk
membaiatnya sambil berkata: "Sesungguhnya Amirul Mukminin telah diperlihatkan oleh Allah
tentang pendapat yang baik dalam diri Yazid. Bila Amirul Mu'minin mengangkatnya sebagai
khaliIah, sungguh Abu Bakar dan Umar pun telah meniadi khaliIah".
Abdurrahman meniawab: "Bukankah sistim yang demikian itu merupakan Herakliusisme?"
(Maksudnya itu adalah kediktatoran seorang raia sebagaimana tindakan raia-raia Romawi).
Marwan meniawab: Itu sama dengan sunah Abu Bakar dan Umar. Abdurrahman meniawab lagi
"Herakliusisme". Abu Bakar dan Umar tidak mengangkat keturunan atau Iamilinya sedangkan
Muawiyah bertindak semata-mata untuk kehormatan anaknya seraya Marwan berkata
"Tangkaplah ia Abdurrahman". Abdurrahman masuk ke rumah Aisyah, karena itu pengeiar-
pengeiarnya tidak dapat menangkapnya. Setelah itu Marwan mengatakan "Dialah orang yang
meniadi kasus sehingga Allah menurunkan ayat:

Dan orang vang berkata kepada kedua ibu bapaknva cis bagi kamu keduanva. apakah kamu
keduanva memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan padahal sungguh telah
berlalu beberapa umat sebelumku?(Al-Ahgat ayat 17)
Dari balik tabir Aisyah meniawab "Allah tidak pernah menurunkan ayat Al-Qur'an tentang kasus
seseorang tertentu di antara kita kecuali ayat yang melepaskan aku dari tuduhan berbuat iahat,
andaikata aku mau menielaskan orang yang meniadi kasus turunya ayat tesebut niscaya akan
kuielaskan.

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.Abatasa.com dari browser ponsel anda'


ASBABUN NUZUL
Dec 18, '07 1:06 AM
Ior everyone
A I
PENDAHULUAN

Al-Qur`an adalah kitab suci kaum muslimin dan meniadi sumber aiaran Islam yang
pertama dan utama yang harus mereka imani dan aplikasikan dalam kehidupan mereka agar
mereka memperoleh kebaikan di dunia dan di akhirat. Karena itu, tidaklah berlebihan iika selama
ini kaum muslimin tidak hanya mempelaiari isi dan pesan-pesannya. Tetapi iuga telah berupaya
semaksimal mungkin untuk meniaga otentitasnya. Upaya itu telah mereka laksanakan seiak Nabi
Muhammad Saw masih berada di Mekkah dan belum berhiirah ke Madinah hingga saat ini.
Dengan kata lain upaya tersebut telah mereka laksanakan seiak al-Qur`an diturunkan hingga saat
ini. Mengenai mengerti asbabun nuzul sangat banyak manIaatnya. Karena itu tidak benar orang-
orang mengatakan, bahwa mempelaiari dan memahami sebab-sebab turun al-Qur`an itu
tidak berguna, dengan alasan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan ayat-ayat al-Qur`an itu telah
masuk dalam ruang lingkup seiarah. Di antara manIaatnya yang praktis ialah menghilangkan
kesulitan dalam memberikan arti ayat-ayat al-Qur`an.
Imam al-Wahidi menyatakan; tidak mungkin orang mengerti taIsir suatu ayat, kalau tidak
mengetahui ceritera yang berhubungan dengan ayat-ayat itu, tegasnya untuk mengetahui taIsir
yang terkandung dalam ayat itu harus mengetahui sebab-sebab ayat itu diturunkan.

Ulama salaI tatkala terbentur kesulitan dalam memahami ayat, mereka segera kembali
berpegang pedoman asbabun nuzulnya. Dengan cara ini hilanglah semua kesulitan yang mereka
hadapi dalam mempelaiari al-Qur`an tentang 'Asbabun Nuzul¨.
Dalam hal ini penulis mencoba menuangkan dalam bentuk makalah yang beriudul
'ASAUN NUZUL¨ dengan harapan semoga makalah ini dapat menambah keimanan dan
keilmuan kita baik di dunia maupun di akhirat kelak. Amien.

A II
PEMAHASAN

A. P0ng0rtian Al-Qur`an M0nurut ahasa
Al-Qur`an Menurut Bahasa
Di kalangan para ulama dan pakar bahasa Arab tidak ada kesepakatan tentang ucapan,
asal pengambilan dan arti kata al-Qur`an. Di antara mereka berpendapat bahwa kata al-Qur`an
itu harus diucapkan tanpa huruI hamzah. Termasuk mereka yang berpendapat demikian adalah
al-SyaIi`i al-Farra dan al-Asy`ari. Para pakar lain berpendapat bahwa kata al-Qur`an tersebut
harus diucapkan dengan memakai huruI hamzah. Termasuk mereka yang berpendapat seperti ini
adalah al-Zaiiai dan al-Lihyani.

. D0finisi Al-Qur`an
Kalau berkenaan dengan al-Qur`an menurut bahasa, para ulama telah berbeda pendapat,
demikian pula sikap mereka dalam memberikan deIinisinya. Misalnya, ProI. DR. Syekh
mahmud Syaitut mendiIinisikan al-Qur`an dengan:
ƍ'·Ǝ¹'Ƈ '--¹ƃ .·--~¹' »¹~· ·-¹= -' .¹- ~~=~ '--ƈ- .¹= .´-~¹' .Ƈ·¹' =-¹¹'
Artinya: 'LaIaz Arab yang diturunkan kepada nabi Muhammad Saw dan disampaikan kepada
kita secara mutawatir.¨
Al-Qur`an iuga mengandung sebab-sebab diturunkannya suatu ayat yang dikenal dengan
istilah 'Asbabun Nuzul¨. Tetapi dalam keseluruhan isi al-Qur`an, tidak semuanya ada ayat yang
mengandung asbabun nuzul, hanya sebagian ayat saia.

C. P0ng0rtian Asbabun Nuzul
Secara etimologis, asbabun nuzul ayat itu berarti sebab-sebab turun ayat. alam pengertian
sederhana turunnya suatu ayat disebabkan oleh suatu peristiwa, sehingga tanpa adanya peristiwa
itu, ayat tersebut itu tidak turun. Sedangkan menurut Subhi Shalih misalnya menta`riIkan
(ma`na) sababun nuzul ialah:
·=··· .~´ ·~´=¹ Ɗ--ƈ~ ·ſ ·-= Ɗƈ-=~ ·ſ ·¹ Ɗ-~-Ǝ~ ·ƈƈ~Ƈ Ƌ'-`' ·' Ɗ-`' Ɗ¹´- '~ .
'Sesuatu yang dengan sebabnyalah turun sesuatu ayat atau beberapa ayat yang
mengandung sebab itu, atau memberi iawaban tentang sebab itu, atau menerangkan hukumnya;
pada masa teriadinya peristiwa itu.¨
Yakni, sesuatu keiadian yang teriadi di zaman Nabi Saw, atau sesuatu pertanyaan yang
dihdapkan kepada Nabi dan turunlah suatu atau beberapa ayat dari Allah Swt yang berhubungan
dengan keiadian itu, atau dengan peniawaban pertanyaan itu baik peristiwa itu merupakan
pertengkaran, ataupun merupakan kesalahan yang dilakukan maupun merupakan suatu peristiwa
atau suatu keinginan yang baik.
DeIinisi yang dikemukakan ini dan yang diistilahi, menghendaki supaya ayat-ayat al-
Qur`an, dibagi dua:
1. Ayat yang ada sebab nuzulnya.
2. Ayat yang tidak ada sebab nuzulnya.
Memang demikianlah ayat-ayat al-Qur`an. Ada yang diturunkan tanpa didahului oleh
sesuatu sebab dan ada yang diturunkan sesudah didahului sebab. Tetapi hal ini tidak berarti
bahwa setiap orang harus mencari sebab turun setiap ayat, karena tidak semua ayat al-Qur`an
diturunkan. Karena timbul suatu peristiwa dan keiadian. Oleh karena itu, tuiuan studi al-Qur`an
mencakup beberapa permasalahan yang hendaknya harus dipelaiari bukan saia masalah asbabun
nuzul. Tetapi iuga mempelaiari masalah bagaimana cara membaca al-Qur`an, bagaimana
taIsirnya dan iuga tidak kalah penting masalah nasakh dan mansukh,
Pembahasan dimensi seiarah. Kisah-kisah al-Qur`an ini tidak dimaksudkan untuk
mempelaiari makna historis kisah-kisah al-Qur`an. Namun di sini akan mencoba
mengungkapkan nilai historis seiarah turunnya suatu ayat. Ada perselisihan pendapat di antara
ulama taIsir, pada ungkapan sahabat: 'Turunnya ayat ini dalam kasus begini¨. Apakah
pengertian ini masuk dalam musnad yakni sesuai bila disebutkan dengan tegas, bahwa turunnya
ayat ini berkaitaan erat dengan kasus tersebut. Jadi masalah mempelaiari turunnya suatu ayat
bukan hanya dipahami sebagai doktrin normatiI semata, tetapi iuga harus dapat dikembangkan
meniadi konsepsi operatiI.

D. Latar 0lakang Turunnya Ayat
Di antara sekian banyak aspek yang banyak memberikan peran dalam menggali dan
memahami makna-makna ayat al-Qur`an ialah mengetahui sebab turunnya. Oleh karena itu,
mengetahui asbabun nuzul meniadi obyek perhatian para ulama. Bahkan segolongan diantara
mereka ada yang mengklariIikasikan dalam suatu naskah, seperti Ali Al-Maidienie, guru besar
imam Bukhari.
Dari sekian banyak kitab dalam masalah ini, yang paling terkenal ialah: karangan Al-
Wahidie, Ibnu Haiar dan As-Sayuthi. Dan As-Sayuthi telah menyusun dalam suatu kitab besar
dengan iudul 'Lubaabun Nuquul fie Asbabin Nuzuul¨.
Boleh dikata, untuk mengetahui secara mendetail tentang aneka corak ilmu-ilmu al-
Qur`an serta pemahamannya, tidak mungkin dicapai tanpa mengetahui asbabun nuzuul seperti
pada Iirman Allah :
¬!ur ä-IôpRuQ$# Ü~IoopRuQ$#ur 4 $yJuZ]r'su (#q9uqe? §NsVsu
cmôur «!$# 4 cÎ) ©!$# iiA¹ºur OOSÎ÷tæ CÊÊÎE
Artinya: 'Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, maka kemana pun kamu menghadap
disitulah waiah Allah¨. (Q.S. Al-Baqarah: 115)
Ayat ini kadang kala diartikan, boleh menghadap ke arah mana pun saia selain kiblat.
Pengertian ini ielas salah, sebab di antara syarat sahnya sembahyang ialah menghadap kiblat.
Akan tetapi dengan mengetahui sebab-sebab turunnya, akan ielas pengertian ayat ini, di
mana ayat ini diturunkan bagi siapa yang sedang di tengah perialanan dan tidak tahu mana arah
kiblat. Maka ia harus beriitihad dan menyelidiki, kemudian sembahyang kemana saia ia
menghadap, sahlah shalatnya. Dan tidak diwaiibkan kepadanya bersembahyang lagi setelah
bersembahyang apabila ternyata salah.

E. Ilmu Asbabun Nuzul
Allah meniadikan segala sesuatu melalui sebab-musabbab dan menurut suatu ukuran.
Tidak seorang pun manusia lahir dan melihat cahaya kehidupan tanpa melalui sebab-musabbab
dan berbagai tahap perkembangan. Tidak sesautu pun teriadi di dalam wuiud ini kecuali setelah
melewati pendahuluan dan perencanaan. Begitu iuga perubahan pada cakrawala pemikiran
manusia teriadi setelah melalui persiapan dan pengarahan. Itulah sunnatullah (hukum Allah)
yang berlaku bagi semua ciptaan-Nya, 'dan engkau tidak akan menemukan perubahan pada
sunnatullah¨ (al-Ahzab, 62).
Tidak ada bukti yang menyingkap kebenaran sunnatullah itu selain seiarah, demikian pula
penerapannya dalam kehidupan. Seorang seiarahwan yang berpandangan taiam dan cermat
mengambil kesimpulan, dia tidak akan sampai kepada Iakta seiarah iika tidak mengetahui sebab-
musabbab yang mendorong teriadinya peristiwa.
Tapi tidak hanya seiarah yang menarik kesimpulan dari rentetan peristiwa yang
mendahuluinya, tapi iuga ilmu alam, ilmu sosial dan kesusastraan pun dalam pemahamanya
memerlukan sebab-musabbab yang melahirkannya, di samping tentu saia pengetahuan tentang
prinsip-prinsip serta maksud tuiuan.

. P0/oman M0ng0tahui Asbabun Nuzul
Pedoman dasar para ulama dalam mengetahui asbabun nuzul ialah riwayat shahih yang
berasal dari Rasulullah Saw atau dari sahabat. Itu disebutkan pemberitahuan seorang sahabat
mengenai hal seperti ini, bila ielas, maka hal itu bukan sekedar pendapat, tetapi ia mempunyai
hukum marIu` (disandarkan pada Rasulullah. Al-Wahidie mengatakan, 'Tidak halal berpendapat
mengenai asbabun Nuzul kitab kecuali dengan berdasarkan pada riwayat atau mendengar
langsung dari orang-orang yang menyaksikan turunnya, mengetahui sebab-sebabnya dan
membahasnya tentang pengertiannya serta bersungguh-sungguh dalam mencarinya¨. Al-Wahidie
telah menentang ulama-ulama zamannya atas kecerobohan mereka terhadap riwayat asbabun
nuzul. Bahkan ia menuduh mereka pendusta dan mengingatkan mereka akan ancaman berat,
dengan mengatakan 'Sekarang setiap orang suka mengada-ngada dan berbuat dusta: ia
menempatkan kedudukannya dalam kebodohan, tanpa memikirkan acaman berat bagi orang
yang tidak mengetahui sebab turunnya ayat¨.


. isah Nuzulnya Ayat
Menanamkan sebab turunnya ayat dengan kisah nuzulnya ayat, sungguhlah
mengisyaratkan kepada dzauq yang tinggi. Sebenarnya, asbabun nuzul tidaklah lain daripada
kisah yang dipetik dari kenyataan dan keiadian, baik mengenai peristiwanya, maupun mengenai
orang-orangnya. Dan kisah nuzul menimbulkan kegemaran untuk membaca kisah itu di setiap
masa dan tempat, serta menghilangkan keiemuan, karena merasakan bahwa kisah-kisah
(keiadian-keiadian itu) seolah baru saia teriadi.

H. P0rb0/aan P0n/apat Para Ulama T0ntang 0b0rapa Riwayat M0ng0nai (Asbabun
Nuzul)

Terkadang terdapat banyak riwayat mengenai sebab nuzul suatu ayat. Dalam keadaan
demikian, sikap seorang muIasir kepadanya sebagai berikut:
1. Apabila bentuk-bentuk redaksi riwayat itu tidak tegas, seperti: 'Ayat ini turun mengenai
urusan ini¨, atau 'Aku mengira ayat ini turun mengenai urusan ini¨, maka dalam hal ini
tidak ada kontradiksi di antara riwayat-riwayat itu. Sebab maksud riwayat-riwayat
tersebut adalah penaIsiran dan penielasan bahwa hal itu termasuk ke dalam makna ayat
dan disimpulkan darinya, bukan menyebutkan sebab nuzul, kecuali bila ada karinah atau
indikasi pada salah satu riwayat bahwa maksudnya adalah penielasan sebab nuzulnya.
2. Apabila salah satu bentuk redaksi riwayat itu tidak tegas, misalnya 'Ayat ini turun
mengenai urusan ini¨. Sedang riwayat yang lain menyebutkan sebab nuzul dengan tegas
yang berbeda dengan riwayat pertama, maka yang meniadi pegangan adalah riwayat
yang menyebutkan sebab nuzul secara tegas; dan riwayat yang lain dipandang termasuk
di dalam hukum ayat. Contohnya ialah riwayat tentang asbabun nuzul.
'istri-istrimu adalah ibarat tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah
tempat bercocok tanammu itu bagaimana saia kamu kehendaki¨. (Q.S. Al-Baqarah, 2 :
223)
Dari naIi disebutkan 'Pada suatu hari aku membaca (istri-istri adalah ibarat tempat kamu
bercocok tanam), maka kata Ibnu Umar: 'Tahukah engkau mengenai apa ayat ini
diturunkan?¨ Aku meniawab: 'Tidak¨, ia berkata ayat ini turun mengenai persoalan
mendatangi istri dari belakang¨.
Bentuk redaksi riwayat dari Ibnu Umar ini tidak dengan tegas menuniukkan sebab nuzul.
Sementara itu terdapat riwayat yang sangat tegas menyebutkan sebab nuzul yang bertentangan
dengan riwayat tersebut. Melalui Jabir dikatakan orang-orang Yahudi berkata: 'Apabila
seorang laki-laki mendatangi istrinya dari arah belakang maka anaknya nanti akan bermata
iuling¨, maka turunlah ayat tersebut¨.
Maka Jabir inilah yang diiadikan pegangan, karena ucapannya merupakan pernyataan
tegas tentang asbabun nuzul. Sedangkan ucapan Ibnu Umar, tidaklah demikian. Karena itulah ia
dipandang sebagai kesimpulan atau penaIsiran.

Diriwayatkan oleh Ibnu iarir, Abu Ya`la, Ibnu Mardaweh, Bukhari, Ath-Thabrany
dalam Al-Ausath bahwa pada masa Nabi Saw ada seorang laki-laki mendatangi istrinya dari arah
belakang, kemudian orang-orang membencinya. Kemudian turunlah ayat 223 surah al-Baqarah.
Dari beberapa riwayat tersebut ielaslah terdapat beberapa perbedaan tentang turunnya suatu ayat.
Namun apabila riwayat itu banyak dan semuanya menegaskan sebab nuzul, sedang salah satu
riwayat di antaranya itu shahih, maka yang meniadi pegangan adalah riwayat yang shahih.
A III
P E N U T U P

A. 0simpulan
1. Al-Qur`an merupakan mu`iizat terbesar yang diturunkan Allah Swt kepada Nabi
Muhammad Saw dengan perantaraan Malikat Jibril As. disampaikan secara mutawatir
dan bernilai ibadah bagi yang membacanya baik di dalam shalat maupun di luar shalat.
Al-Qur`an yang memiliki cita-cita para Nabi, dan menguraikan masalah hukum-hukum
dan lain-lain ternyata ayat tersebut memiliki kekhasan tersendiri, di antaranya:
a. Masalah asbabun nuzul ayat yaitu sebab-sebab ayat-ayat al-Qur`an diturunkan.
b. Adapun asbabun nuzul mempunyai ruang lingkup pembahasan yang berkaitan
langsung dengan peristiwa diturunkannya ayat al-Qur`an terutama dalam hubungan
peristiwa dan ungkapan kata, baik teks ayat, maupun redaksi ayat.
2. Asbabun nuzul iuga mengungkapkan ilmu tentang turunnya ayat-ayat al-Qur`an
dimana para ulama berpedoman langsung kepada riwayat yang shahih yang berasal dari
Nabi Saw atau dari shabat seiak zaman tarikh Islam klasik yang berisikan kisah-kisah
nuzulnya ayat mengenai asbabun nuzulnya suatu ayat terkadang para ulama telah teriadi
perbedaan pendapat, misalnya:
a. Apabila bentuk-bentuk redaksi ayat itu tidak tegas, seperti 'Aku mengira ayat ini
turun mengenai urusan ini¨ maka dalam hal ini tidak ada kontradiksi.
b. Apabila salah satu bentuk redaksi riwayat itu tidak tegas, seperti 'Ayat ini turun
mengenai urusan ini¨, sedang riwayat lain menyebutkan sebab nuzul dengan tegas
yang berbeda dengan riwayat pertama, maka yang meniadi pegangan adalah riwayat
yang menyebutkan sebab nuzul secara tegas, dan riwayat yang lain dipandang
termasuk di dalam hukum ayat.
c. Para perawi dan kita sekarang dapat membaca dan meneliti keabsahan berita tentang
turunnya ayat-ayat al-Qur`an itu, dan dengan demikian dapat memahami al-Qur`an
dengan baik. Itulah urgensinya mengetahui asbabun nuzul.

DATAR PUSTAA

Al-Aththar, Dawud, Dr., Perspektif Baru Ilmu Al-Quran. Pengantar DR. M. Quraish Shihab.
Beirut, Pustaka Hidayah, 1979.

Al-Qattan, Manna` Khalil, Studi Ilmu-ilmu Quran, Litera Antarnusa, Pustaka Islamiyah, 1973.

Ash-Shabunie, Moh. Ali, Pengantar Ilmu-ilmu Al-Quran. Surabaya, Al-Ikhlas, 1983.

Ash-Shidieqy, T. M. Hasbi, ProI., Ilmu-Ilmu Al-Quran Media Pokok dalam Menafsirkan Al-
Quran, Jakarta, Bulan Bintang, 1973.

As-Shalih, Subhi, Dr., Membahas Ilmu-ilmu Al-Quran, Beirut, Pustaka Firdaus, 1985.

Athaillah, A., Seiarah Al-Quran dan Jerifikasi Tentang Otentitas Al-Quran, Baniarmasin,
Antasari Press, 2007.

Bakar, Rohadi Abu, Asbabun Nuzul (Sebab-sebab Turunnva Avat-avat Al-Quran), Semarang,
Wicaksana, 1986.

Depag RI, Al-Quran dan Teriemahnva, Jakarta, Yayasan Penyelenggara Al-Qur`an, 1997.

Hadits Riwayat Bukhari dan lainnya, h. 15.

Hasan, Muhammad Tholhah, Prospek Islam dalam Menghadapi Tantangan Zaman, Jakarta,
Lantabora Press, 2005.

KhalaIullah, Muhammad A., Al-Quran Bukan Kitab Seiarah Seni. Sastra dan Moralitas dalam
Kisah-Kisah Al-Quran, Jakarta, Paramadina, 2002.

Mudzhar, M. Atho, Dr., H., Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek. Yogyakarta,
Pustaka Pelaiar, 1998.

SyaIi`i, Rachmat, MA., ProI. DR. H., Pengantar Ilmu Tafsir. Bandung, Pustaka Setia, 1973.

Syaitut, Mahmud, Al-Islam Aqidah wa Svariah, h. 14.


1UDUL MAALAH




ASAUN NUZUL
(SE1ARAH SEA-SEA TURUNNYA AYAT AL-QUR`AN)




Makalah Disampaikan Dalam S0minar 0las
D0ngan Mata uliah
Ilmu Al-Qur`an




OLEH



MUHAMMAD ZULANI
NIM. 07.02.11.0326
A. Athaillah, Seiarah Al-Quran dan Jerifikasi Tentang Otentitas Al-Quran,
(Baniarmasin: Antasari Press, 2007), h. 11.
Al-SyaIi`i adalah seorang pakar Iiqih dan ushul Iiqih, hadits, taIsir, dan bahasa Arab, dan
pendiri mazhab SyaIi`i. beliau waIat pada tahun 204 H.
Al-Farra adalah seorang pakar taIsir dan pakar bahasa Arab yang waIat pada tahun 2007
H.
Al-Asy`ari adalah seorang pakar ilmu kalam dan pendiri aliran Asy`ariyah yang waIat
pada tahun 224 H.
Al-Zaiiai adalah seorang pakar bahasa Arab yang waIat pada tahun 311 H.
Al-Lihyani adalah seorang ahli bahasa Arab yang waIat pada tahun 215 H.
Mahmud Syaitut, Al-Islam Aqidah wa Svariah, h. 14.
ProI. Dr. H. Rachmat SyaIi`, MA., Pengantar Ilmu Tafsir. (Bandung: Pustaka Setia,
1973), cet. Ke-1, h. 24.
ProI. T. M. Hasbi Ash-Shidieqy, Ilmu-Ilmu Al-Quran Media Pokok dalam
Menafsirkan Al-Quran, (Jakarta: Bulan Bintang, 1973), cet. Ke-1, h. 25.
Dr. Dawud Al-Aththar, Perspektif Baru Ilmu Al-Quran. Pengantar DR. M. Quraish
Shihab. (Beirut: Pustaka Hidayah, 1979), h. 127.
Manna` Khalil Al-Qattan, Studi Ilmu-ilmu Quran, (Litera Antarnusa: Pustaka Islamiyah,
1973), cet. Ke-3, h. 107.
Dr. H. M. Atho Mudzhar, Pendekatan Studi Islam dalam Teori dan Praktek. (Yogyakarta:
Pustaka Pelaiar, 1998), cet. Ke-8, h. 19.
Muhammad A. KhalaIullah, Al-Quran Bukan Kitab Seiarah Seni. Sastra dan Moralitas
dalam Kisah-Kisah Al-Quran, (Jakarta: Paramadina, 2002), h. 25.
Rohadi Abu Bakar, Asbabun Nuzul (Sebab-sebab Turunnva Avat-avat Al-Quran),
(Semarang: Wicaksana, 1986), h. v.
Muhammad Tholhah Hasan, Prospek Islam dalam Menghadapi Tantangan Zaman,
(Jakarta: Lantabora Press, 2005), h. 50.
Moh. Ali Ash-Shabunie, Pengantar Ilmu-ilmu Al-Quran. (Surabaya: Al-Ikhlas,
1983), h. 40.
Depag RI, Al-Quran dan Teriemahnva, (Jakarta: Yayasan Penyelenggara Al-Qur`an,
1997), h. 33.
Dr. Subhi As-Shalih, Membahas Ilmu-ilmu Al-Quran, (Beirut: Pustaka Firdaus,
1985), h. 153.
Ibid.. h. 159.
Ibid., h. 160.
Hadits Riwayat Bukhari dan lainnya, h. 15.
Hadits Riwayat Bukhari, op. cit.. h. 18
Pr0;: ISLAM DI SPANYOL
N0t: Sanad Dan Matan


ASAUN NUZUL
Oleh : Muhammad Muhibbuddin
A.Pengertian Asbabun Nuzul
Asbabun Nuzul, dalam pengertian literal bahasa verbal adalah sebab-sebab turunnya al-Qur`an.
Secara historis, al-Qur`an bukanlah wahyu yang turun dalam ruang hampa, tetapi ia mempunyai
latar belakang, argumentasi dan Iaktor-Iaktor tertentu yang meniadikan dia 'turun¨ ke bumi. Hal
ini karena, al-Qur`an 'diturunkan¨ sebagai alat untuk meniawab problematika kehidupan di
muka bumi. Oleh karena itu, kehadirnanya di alam material sangat terkait ruang dan waktu
tertentu yang meniadi Iaktor-Iaktor di balik turunnya al-Qur`an.Menurut Subhi Shalih misalnya
menta`riIkan (mana) sababun nuzul ialah: sesuatu yang dengan sebabnyalah turun sesuatu ayat
atau beberapa ayat yang mengandung sebab itu, atau memberi iawaban tentang sebab itu, atau
menerangkan hukumnya; pada masa teriadinya peristiwa itu.
Sedangkan menurut istilah adalah, sesuatu keiadian yang teriadi di zaman Nabi Saw, atau
sesuatu pertanyaan yang dihdapkan kepada Nabi dan turunlah suatu atau beberapa ayat dari
Allah Swt yang berhubungan dengan keiadian itu, atau dengan peniawaban pertanyaan itu baik
peristiwa itu merupakan pertengkaran, ataupun merupakan kesalahan yang dilakukan maupun
merupakan suatu peristiwa atau suatu keinginan yang baik .
Di antara sekian banyak aspek yang banyak memberikan peran dalam menggali dan memahami
makna-makna ayat al-Qur`an ialah mengetahui sebab turunnya. Oleh karena itu, mengetahui
asbabun nuzul meniadi obyek perhatian para ulama. Bahkan segolongan diantara mereka ada
yang mengklariIikasikan dalam suatu naskah, seperti Ali Al-Maidienie, guru besar imam
Bukhari.Dari sekian banyak kitab dalam masalah ini, yang paling terkenal ialah: karangan Al-
Wahidie, Ibnu Haiar dan As-Sayuthi. Dan As-Sayuthi telah menyusun dalam suatu kitab besar
dengan iudul Lubaabun Nuquul Iie Asbabin Nuzuul.
Boleh dikata, untuk mengetahui secara mendetail tentang aneka corak ilmu-ilmu al-Quran serta
pemahamannya, tidak mungkin dicapai tanpa mengetahui asbabun nuzuul Akan tetapi dengan
mengetahui sebab-sebab turunnya, akan ielas pengertian ayat ini, di mana ayat ini diturunkan
bagi siapa yang sedang di tengah perialanan dan tidak tahu mana arah kiblat. Maka ia harus
beriitihad dan menyelidiki, kemudian sembahyang kemana saia ia menghadap, sahlah shalatnya.
Dan tidak diwaiibkan kepadanya bersembahyang lagi setelah bersembahyang apabila ternyata
salah.
Cara mengetahui Asbabun Nuzul
Mengetahui Asbabun Nuzul adalah upaya untuk membedah antara dua hal yaitu sebab dan
musababnya, atau dalam bahasanya Nasr Hamid Abu Zaid menguak dan menghubungkan antara
realitas khusus (sebab) ke realitas yang menyerupainya (musabbab). Akan tetapi harus disadari
bahwa transIormasi dari 'sabab¨ ke 'musabab¨, atau dari realitas khusus ke realitas
menyerupainya, harus didasarkan pada tanda-tanda yang terdapat ada struktur teks itu sendiri.
Allah meniadikan segala sesuatu melalui sebab-musabbab dan menurut suatu ukuran. Tidak
seorang pun manusia lahir dan melihat cahaya kehidupan tanpa melalui sebab-musabbab dan
berbagai tahap perkembangan. Tidak sesautu pun teriadi di dalam wuiud ini kecuali setelah
melewati pendahuluan dan perencanaan. Begitu iuga perubahan pada cakrawala pemikiran
manusia teriadi setelah melalui persiapan dan pengarahan. Itulah sunnatullah (hukum Allah)
yang berlaku bagi semua ciptaan-Nya, dan engkau tidak akan menemukan perubahan pada
sunnatullah (al-Ahzab, 62).
Tidak ada bukti yang menyingkap kebenaran sunnatullah itu selain seiarah, demikian pula
penerapannya dalam kehidupan. Seorang seiarahwan yang berpandangan taiam dan cermat
mengambil kesimpulan, dia tidak akan sampai kepada Iakta seiarah iika tidak mengetahui sebab-
musabbab yang mendorong teriadinya peristiwa.
Tapi tidak hanya seiarah yang menarik kesimpulan dari rentetan peristiwa yang mendahuluinya,
tapi iuga ilmu alam, ilmu sosial dan kesusastraan pun dalam pemahamanya memerlukan sebab-
musabbab yang melahirkannya, di samping tentu saia pengetahuan tentang prinsip-prinsip serta
maksud tuiuan.
Pedoman dasar para ulama dalam mengetahui asbabun nuzul ialah riwayat shahih yang berasal
dari Rasulullah Saw atau dari sahabat. Itu disebutkan pemberitahuan seorang sahabat mengenai
hal seperti ini, bila ielas, maka hal itu bukan sekedar pendapat, tetapi ia mempunyai hukum
marIu` (disandarkan pada Rasulullah. Al-Wahidie mengatakan,Tidak halal berpendapat
mengenai asbabun Nuzul kitab kecuali dengan berdasarkan pada riwayat atau mendengar
langsung dari orang-orang yang menyaksikan turunnya, mengetahui sebab-sebabnya dan
membahasnya tentang pengertiannya serta bersungguh-sungguh dalam mencarinya. Al-Wahidie
telah menentang ulama-ulama zamannya atas kecerobohan mereka terhadap riwayat asbabun
nuzul. Bahkan ia menuduh mereka pendusta dan mengingatkan mereka akan ancaman berat,
dengan mengatakan. Sekarang setiap orang suka mengada-ngada dan berbuat dusta: ia
menempatkan kedudukannya dalam kebodohan, tanpa memikirkan acaman berat bagi orang
yang tidak mengetahui sebab turun
Pendapat Para Ulama Tentang Beberapa Riwayat Mengenai (Asbabun Nuzul)
Terkadang terdapat banyak riwayat mengenai sebab nuzul suatu ayat. Dalam keadaan demikian,
sikap seorang muIasir kepadanya sebagai berikut: Apabila bentuk-bentuk redaksi riwayat itu
tidak tegas, seperti: Ayat ini turun mengenai urusan ini, atau Aku mengira ayat ini turun
mengenai urusan ini, maka dalam hal ini tidak ada kontradiksi di antara riwayat-riwayat itu.
Sebab maksud riwayat-riwayat tersebut adalah penaIsiran dan penielasan bahwa hal itu termasuk
ke dalam makna ayat dan disimpulkan darinya, bukan menyebutkan sebab nuzul, kecuali bila ada
karinah atau indikasi pada salah satu riwayat bahwa maksudnya adalah penielasan sebab
nuzulnya.Apabila salah satu bentuk redaksi riwayat itu tidak tegas, misalnya Ayat ini turun
mengenai urusan ini.
Sedang riwayat yang lain menyebutkan sebab nuzul dengan tegas yang berbeda dengan riwayat
pertama, maka yang meniadi pegangan adalah riwayat yang menyebutkan sebab nuzul secara
tegas; dan riwayat yang lain dipandang termasuk di dalam hukum ayat. Contohnya ialah riwayat
tentang asbabun nuzul.Dari naIi disebutkan Pada suatu hari aku membaca (istri-istri adalah ibarat
tempat kamu bercocok tanam), maka kata Ibnu Umar: Tahukah engkau mengenai apa ayat ini
diturunkan? Aku meniawab:Tidak ia berkata ayat ini turun mengenai persoalan mendatangi istri
dari belakang.Bentuk redaksi riwayat dari Ibnu Umar ini tidak dengan tegas menuniukkan sebab
nuzul.
Di sisi lain sebagian para ulama menielaskan bahwa ada yang beranggapan bahwa disiplin ini
tidak mempunyai kegunaan ia hanya berIungsi sebagai seiarah. Dalam hal ini ia salah, iustru
disiplin ini mempunyai kegunaan .
Sementara itu terdapat riwayat yang sangat tegas menyebutkan sebab nuzul yang bertentangan
dengan riwayat tersebut. Melalui Jabir dikatakan orang-orang Yahudi berkata: Apabila seorang
laki-laki mendatangi istrinya dari arah belakang maka anaknya nanti akan bermata iuling, maka
turunlah ayat tersebut Maka Jabir inilah yang diiadikan pegangan, karena ucapannya merupakan
pernyataan tegas tentang asbabun nuzul. Sedangkan ucapan Ibnu Umar, tidaklah demikian.
Karena itulah ia dipandang sebagai kesimpulan atau penaIsiran.
Urgensi asbabunnuzul
Seperti yang dikatakan oleh ulama salaI bahwa di antara kegunaan mempelaiari asbabun nuzul
adalah bisa untuk mengetahui aspek hikmah yang mendorong munculnya hukum di-tasyri`kan
(diundangkan); mentakhsish hukum bagi mereka yang mempunyai pendapat bahwa yang
meniadi pertimbangan adalah 'sebab khsus¨; terkadang ada kata yang umum dan ada dalil yang
berIungsi mentakhsisnya.
Pentingnya ilmu asbabun nuzul dalam ilmu Al-Qur`an, seperti yang diielaskan oleh Abu
Muiahid , adalah oleh guna mempertegas dan mempermudah dalam memahami ayat-
ayatnya.Ilmu Asbabun Nuzul mempunyai pengaruh yang penting dalam memahami ayat,
karenanya kebanyakan ulama begitu memperhatikan ilmu tentang Asbabun Nuzul bahkan ada
yang menyusunnya secara khusus. Diantara tokoh (penyusunnya) antara lain Ali Ibnu al-Madiny
guru Imam al-Bukhari r.a.Kitab yang terkenal dalam hal ini adalah kitab Asbabun Nuzul
karangan al-Wahidy sebagaimana halnya iudul yang telah dikarang oleh Syaikhul Islam Ibnu
Haiar. Sedangkan as-Sayuthy iuga telah menyusun sebuah kitab Oleh karena pentingnya ilmu
asbabun nuzul dalam ilmu Al-Qur`an guna mempertegas dan mempermudah dalam memahami
ayat-ayatnya, dapatlah kami katakan bahwa diantara ayat Al-Qur`an ada yang tidak mungkin
dapat dipahami atau tidak mungkin diketahui ketentuannya/hukumnya tanpa ilmu Asbabun
Nuzul.
DAFTAR PUSTAKA :
-Zaid, Nasr hamid Abu, Tekstualitas al-Qur`an, LkiS Yogyakarta, 2005
-Fadhliyur`s.com
-Muiahid, Abu, pada wordpress.com
ilmu asbabun nuzul
Þada masa nabl Lerkadana ada suaLu perLanvaan vana dllonLarkan kepada bellauţ denaan maksud
memlnLa keLeaasan hukum aLau memohon pen[elasan secara Lerperlncl LenLana urusanŴurusan aaamaţ
sehlnaaa Lurunlah beberapa avaL darl avaLŴavaL alŴCur'anţ hal vana seperLl lLulah vana dlmaksud denaan
osboboo oozol aLau sebabŴsebab Lurunnva alŴCur'anŦ
Þemaknaan avaL alŴCur'an serlnakall Lldak dlambll darl makna lettet lockŦ Cleh karena lLu perlu
dlkeLahul halŴhal vana berhubunaan denaan Lurunnva avaL LersebuLŦ Sedemlklan penLlnanva hlnaaa All
lbn alŴMadlnv auru darl lmam alŴ8ukharl ra menvusun llmu asbabun nuzul secara khususŦ kemudlan llmu
asbabun nuzul berkembana sehlnaaa memudahkan para mufasslrln dalam mener[emahkan avaLŴavaL alŴ
Cur'an serLa memahaml lsl kandunaannvaŦ
ualam Lullsan slnakaL lnl akan sedlklL membahas LenLana halŴhal vana berkalLan denaan asbabŴ
anŴnuzulţ mulal darl penaerLlanţ macamŴmacam asbabunnuzulţ funasl penLlnanva darl asbabunnuzul lLu
sendlrl serLa kaldah vana Lerkanduna dalam peneLapan hukum vana LerkalL dalam asbabunnuzulŦ
namunţ kesempurnaan makalah lnl kaml sadarl maslh sanaaLlah [auhţ sehlnaaa munakln baal klLa unLuk
Lerus bela[ar dan mendalamlnva dl kesempaLan vana mendaLanaŦ
AŦ Þengert|an
MenuruL bahasa (eLlmoloal)ţ asbabun nuzul berarLl Lurunnva avaLŴavaL alŴCur'anż1Ž darl kaLa
ºasbab" [amak darl ºsababa" vana arLlnva sebabŴsebabţ nuzul vana arLlnva LurunŦ ?ana dlmaksud dlslnl
adalah avaL alŴCur'anŦ Asbabun nuzul adalah suaLu perlsLlwa aLau sa[a vana menvebabkan Lurunnva
avaLŴavaL alŴCur'an balk secara lanasuna aLau Lldak lanasunaŦ
MenuruL lsLllah aLau secara Lermlnoloal asbabun nuzul LerdapaL banvak penaerLlanţ dlanLaranva
ť
1Ŧ MenuruL AzŴZarqanl
ºAsbab anŴnuzul adalah hal khusus aLau sesuaLu vana Ler[adl serLa hubunaan denaan Lurunnva avaL alŴ
Cur'an vana berfunasl sebaaal pen[elas hukum pada saaL perlsLlwa lLu Ler[adl"Ŧ
2Ŧ AshŴShabunl
ºAsbab anŴnuzul adalah perlsLlwa aLau ke[adlan vana menvebabkan Lurunnva saLu aLau beberapa avaL
mulla vana berhubunaan denaan perlsLlwa dan ke[adlan LersebuLţ balk berupa perLanvaan vana dla[ukan
kepada nabl aLau ke[adlan vana berkalLan denaan urusan aaama"Ŧ
3Ŧ Subhl Shallh
·' ·-= Ɗƈ-=~ ·' ·¹ Ɗ-~-Ǝ~ ·ƈƈ~Ƈ Ƌ'-Ž'·' Ɗ-`' ƌ¹´- '~ ·=··· .~´ ·~´=¹ Ɗ--ƈ~
ºAsbabun nuzul adalah sesuaLu vana men[adl sebab Lurunnva saLu aLau beberapa avaL alŴCur'an vana
Lerkadana menvlraLkan suaLu perlsLlwa sebaaal respon aLasnva aLau sebaaal pen[elas Lerhadap hukumŴ
hukum keLlka perlsLlwa lLu Ler[adl"Ŧż2Ž
Ŧ Mana' alŴCaLhan
.'Ƃ~ ·' Ɗ`~'=´ ·=··· ƌ·· ·-ƀ~Ƈ .Ž· .´-'~
ºAsbab anŴnuzul adalah perlsLlwa vana menvebabkan Lurunnva alŴCur'an berkenaan denaannva wakLu
perlsLlwa lLu Ler[adlţ balk berupa saLu ke[adlan aLau berupa perLanvaan vana dla[ukan kepada nabl"Ŧż3Ž
3Ŧ nurcholls Mad[ld
MenvaLakan bahwa asbab alŴnuzul adalah konsepţ Leorl aLau berlLa LenLana adanva sebabŴsebab
Lurunnva wahvu LerLenLu darl alŴCur'an kepada nabl saw balk berupa saLu avaLţ saLu ranakalan avaL
maupun saLu suraLŦżŽ
kendaLlpun redaksl pendeflnlslan dl aLas sedlklL berbeda semua menvlmpulkan bahwa asbab anŴ
nuzul adalah ke[adlan/perlsLlwa vana melaLarbelakanal Lurunnva avaL alŴCur'an dalam ranaka
men[awabţ men[elaskan dan menvelesalkan masalahŴmasalah vana Llmbul darl ke[adlan LersebuLŦ
MenauLlp penaerLlan darl Subhl alŴShaleh klLa dapaL menaeLahul bahwa asbabun nuzul ada
kalanva berbenLuk perlsLlwa aLau [uaa berupa perLanvaanţ kemudlan asbabun nuzul vana berupa
perlsLlwa lLu sendlrl Lerbaal men[adl 3 macam ť
1Ŧ ÞerlsLlwa berupa perLenakaran
SeperLl klsah Lurunnva suraL All lmran ť 100
?ana bermula darl adanva persellslhan oleh kaum Aus dan khazra[ hlnaaa Lurun avaL 100 darl suraL All
lmran vana menverukan unLuk men[auhl persellslhanŦ
2Ŧ ÞerlsLlwa berupa kesalahan vana serlus
SeperLl klsah Lurunnva suraL anŴnlsa' ť 3
SaaL lLu ada seorana lmam shalaL vana sedana dalam keadaan mabukţ sehlnaaa salah menaucapkan
suraL alŴkaflrunţ suraL AnŴnlsa' Lurun denaan perlnLah unLuk men[auhl shalaL dalam keadaan mabukŦ
3Ŧ ÞerlsLlwa berupa clLaŴclLa/kelnalnan
lnl dlconLohkan denaan clLaŴclLa umar lbn khaLLab vana menalnalnkan maqam lbrahlm sebaaal LempaL
shalaLţ lalu Lurun avaL
.´ ¹-~ »--'Ƈ' »'-~ .~'· ~=Ǝ¹'·
Sedanakan perlsLlwa vana berupa perLanvaan dlbaal men[adl 3 macamţ valLu ť
1Ŧ ÞerLanvaan LenLana masa lalu seperLl ť
stRqe÷t«o¡o.ur `tã 'Ïu EûütRös)o9$# ( ö(e° (#qe÷o?r'y¹ Nä3oSn÷tæ
cmZÏiB #·o2Ïu CÑIE
ºMereka akan berLanva kepadamu (Muhammad) LenLana uzulkarnalnŦ kaLakanlahť ƍAku akan bacakan
kepadamu cerlLa LanLananvaƍŦ (CSŦ AlŴkahflť 83)
2Ŧ ÞerLanvaan vana berhubunaan denaan sesuaLu vana sedana berlanasuna pada wakLu lLu seperLl avaLť
stRqe÷t«o¡o.ur C`tã Cyr¨9$# ( E(e° ßyr¨9$# ô`ÏB IoBr& `În1u !$tBur
OcFÏ?re& z`ÏiB EOu÷Ïeo9$# zwÎ) WxSÎ÷s° CÑÎE
ºuan mereka berLanva kepadamu LenLana rohŦ kaLakanlahť ƍ8oh lLu Lermasuk urusan 1uhanŴkuţ dan
Lldaklah kamu dlberl penaeLahuan melalnkan sedlklLƍŦ (CSŦ AlŴlsra' ť 83)
3Ŧ ÞerLanvaan LenLana masa vana akan daLana
y7tRqe÷t«o¡o. C`tã Ïptã$¡¡9$# tb$]r& $yg9y¹öãB CIËE
º(oranaŴorana kaflr) berLanva kepadamu (Muhammad) LenLana harl kebanaklLanţ kapankah Ler[adlnva?"
Ŧ MacamŴmacam Asbab anŴNuzu|
1Ŧ ulllhaL darl suduL pandana redaksl vana dlperaunakan dalam rlwavaL asbab anŴnuzul
aŦ Sarlh ([elas)
ArLlnva rlwavaL vana memana sudah [elas menun[ukkan asbabunnuzul denaan lndlkasl menaaunakan
lafal (pendahuluan)Ŧ
'~- Ɗ-`' -~- .·´- Ɔƈ~ ...
Sebab Lurun avaL lnl adalah
'~- Ə~= ... Ɗ-`' ƌ¹´-·
1elah Ler[adl ŧŧ maka Lurunlah avaL
'~´ .= -' .·~ .-~ ... Ɗ-`' ƌ¹´-·
8asulullah pernah klranva LenLana ŧŧ maka Lurunlah avaLŦ
bŦ MuhLamllah (maslh kemunaklnan aLau belum pasLl)
8lwavaL belum dlpasLlkan sebaaal asbab anŴnuzul karena maslh LerdapaL keraauanŦ
'~´ .· Ɗ-`' -~- ƌ¹´- ...
(avaL lnl dlLurunkan berkenaan denaan)
'~´.· ƌ¹´- Ɗ-`' -~- Ɔ~=' ...
(sava klra avaL lnl dlLurunkan berkenaan denaan ŧŧ)
'~´.· `' Ɗ-`' -~- ƌ¹´- Ɔ~=' '~ ...
(sava klra avaL lnl Lldak dlLurunkan kecuall berkenaan denaan ŧ)
2Ŧ ulllhaL darl suduL pandana Lerbllananva asbabun nuzul unLuk saLu avaL aLau Lerbllananva avaL unLuk saLu
sebab asbab anŴnuzulŦ
aŦ 8eberapa sebab vana hanva melaLarbelakanal Lurunnva saLu avaL
bŦ SaLu sebab vana melaLarbelakanal Lurunnva beberapa avaLŦż3Ž
Ŧ Urgens| Asbabun Nuzu|
1Ŧ Þeneaasan bahwa alŴCur'an benarŴbenar darl Allah SW1
2Ŧ Þeneaasan bahwa Allah benarŴbenar memberlkan perhaLlan penuh pada rasulullah saw dalam
men[alankan mlsl rlsalahnvaŦ
3Ŧ Þeneaasan bahwa Allah selalu bersama para hambanva denaan menahllanakan duka clLa mereka
Ŧ Sarana memahaml avaL secara LepaLŦż6Ž
3Ŧ MenaaLasl keraauan avaL vana dlduaa menaanduna penaerLlan umum
6Ŧ Menakhususkan hukum vana Lerkanduna dalam alŴCur'an
7Ŧ MenaldenLlflkaslkan pelaku vana menvebabkan Lurunnva avaL alŴCur'an
8Ŧ Memudahkan unLuk menahafal dan memahaml avaL serLa unLuk memanLapkan wahvu dl haLl orana vana
mendenaarnvaŦż7Ž
9Ŧ MenaeLahul makna serLa rahaslaŴrahasla vana Lerkanduna dalam alŴCur'anŦż8Ž
10Ŧ Seorana dapaL menenLukan apakah avaL menaanduna pesan khusus aLau umum dan dalam keadaan
baaalmana avaL lLu mesLl dlLerapkanŦ
Ŧ ara Mengetahu| k|wayat Asbab anŴNuzu|
Asbab anŴnuzul adalah perlsLlwa vana Ler[adl pada zaman 8asulullah sawŦ Cleh karena lLuţ Lldak
boleh Lldak ada [alan laln unLuk menaeLahulnva selaln berdasarkan perlwavaLan (penLransmlslan) vana
benar (naql asŴshallh) darl oranaŴorana vana mellhaL dan mendenaar lanasuna Lurunnva avaL alŴ
Cur'anŦż9Ž
AlŴwahldl berkaLa ť
-'ƈ~' .· .·-¹' .=- ` .-´-Ǝ¹''·~-'~ .~~ -'~~¹'· Ɗ-'·¹'Ƈ ´ `' -'Ǝ´¹' .·´-
'+~¹= .= '·`=Ƈ· -'ƈ~`' .¹= '·-···
º1ldak boleh memperkaLakan LenLana sebabŴsebab Lurun alŴCur'an melalnkan denaan dasar rlwavaL dan
mendenaar darl oranaŴorana vana menvakslkan avaL lLu dlLurunkan denaan menaeLahul sebabŴsebab
serLa membahas penaerLlannva"Ŧ
Se[alan denaan lLuţ alŴPaklm men[elaskan dalam llmu hadlLs bahwa apablla seorana sahabaL
vana menvakslkan masa wahvu dan alŴCur'an dlLurunkanţ merlwavaLkan LenLana suaLu avaL alŴCur'an
bahwa avaL LersebuL Lurun LenLana suaLu (ke[adlan)Ŧ lbnu alŴSalah dan lalnnva [uaa se[alan denaan
pandanaan lnlŦ
8erdasarkan keLeranaan dl aLasţ maka sebab anŴnuzul vana dlrlwavaLkan darl seorana sahabaL
dlLerlma sekallpun Lldak dlkuaLkan dan dldukuna rlwavaL lalnŦ Adapun asbab anŴnuzul denaan hadlLs
mursal (hadlLs vana auaur darl sanadnva seorana sahabaL dan maLa ranLal perlwavaLnva hanva sampal
kepada seorana Labl'ln)Ŧ rlwavaL seperLl lnl Lldak dlLerlma kecuall sanadnva sahlh dan dlkuaLkan hadlLs
mursal lalnnvaŦ
8lasanva ulama menaaunakan lafadzŴlafadz vana Leaas dalam penvampalannvaţ seperLlť ºsebab
Lurun avaL lnl bealnl"ţ aLau dlkaLakan dlbelakana suaLu rlwavaL ºmaka Lurunlah avaL lnl"Ŧ
onLoh ť ºbeberapa orana darl aolonaan 8anl 1amlm menaolokŴolok 8llalţ maka Lurunlah avaL
oo olvobol loJzloo omooo lo voskbot ooomoo"Ŧ
Ŧ ka|dah Þenetapan nukum |ka|tkan dengan Asbabun Nuzu|
Asbabun nuzul sanaaLlah eraL kalLannva denaan kaldah peneLapan hukumŦ Serlnakall LerdapaL
keblnaunaan dan keraauan dalam menaarLlkan avaLŴavaL alŴCur'an karena Lldak menaeLahul sebab
Lurunnva avaLŦ onLohnva flrman Allah dalam suraL alŴ8aqarah avaL 113 vana arLlnva ť
ºuan kepunvaan AllahŴlah Llmur dan baraLţ Maka kemanapun kamu menahadap dl slLulah wa[ah AllahŦ
Sesunaauhnva Allah Maha luas (rahmaLŴnva) laal Maha MenaeLahul"Ŧ
llrman Allah lLu Lurun berkenaan denaan suaLu perlsLlwa valLu beberapa orana mukmln
menunalkan shalaL bersama 8asulullah sawŦ Þada suaLu malam vana aelap aullLa sehlnaaa mereka Lldak
dapaL memasLlkan arah klblaL dan akhlrnva maslnaŴmaslna menunalkan shalaL menuruL perasaan
maslnaŴmaslna sekallpun Lldak menahadap arah klblaL karena Lldak ada cara unLuk menaenal klblaLŦ
Seandalnva Lldak ada pen[elasan menaenal asbabun nuzul LersebuL munakln maslh ada orana
vana menunalkan shalaL menahadap ke arah sesuka haLlnva denaan alasan flrman Allah suraL alŴ8aqarah
avaL 113Ŧż10Ž
kMÞULAN
1Ŧ Asbabun nuzul adalah sebab Lurunnva alŴCur'an (berupa perlsLlwa/perLanvaan) vana melaLarbelakanal
Lurunnva avaL alŴCur'an dalam ranaka men[awabţ men[elaskan dan menvelesalkan masalahŴmasalah
vana Llmbul darl ke[adlan LersebuLŦ
2Ŧ Asbabun nuzul Lerdlrl darl kaLa asbab ([amak darl sababa vana arLlnva sebabŴsebab)ţ dan nuzul (arLlnva
Lurun)Ŧ
3Ŧ MacamŴmacam asbabun nuzul ada 2ţ valLu ť
aŦ uarl suduL pandana redaksl vana dlperaunakan dalam rlwavaL asbabun nuzul mellpuLl sharlh dan
muhLamllah
bŦ uarl suduL pandana Lerbllananva asbab anŴnuzul unLuk saLu avaL aLau Lerbllananva avaL unLuk saLu asbab
anŴnuzul mellpuLl ť
1) 8eberapa sebab vana hanva melaLarbelakanal Lurunnva saLu avaL
2) SaLu sebab vana melaLarbelakanal Lurunnva beberapa avaL
Ŧ uraensl asbabun nuzul
aŦ Þeneaasan bahwa alŴCur'an benar darl Allah
bŦ Þeneaasan bahwa Allah benarŴbenar memperhaLlkan 8asul dalam men[alankan mlsl rlsalahnva
cŦ Þeneaasan bahwa Allah selalu bersama para hambanva denaan menahllanakan duka clLa mereka
dŦ Sarana memahaml avaL secara LepaL
eŦ MenaaLasl keraauan avaL vana dlduaa menaanduna penaerLlan umum
fŦ Menakhususkan hukum vana Lerkanduna dalam alŴCur'an
aŦ MenaldenLlflkasl pelaku vana menvebabkan Lurunnva avaL
hŦ Memudahkan menahafal dan memahaml avaL serLa memanLapkan wahvu dl haLl orana vana
mendenaarnva
lŦ MenaeLahul makna serLa rahasla vana Lerkanduna dalam alŴCur'an
[Ŧ MenenLukan apakah avaL menaanduna pesan khusus/umumŦ
3Ŧ ara menaeLahul rlwavaL asbabun nuzul melalul perlwavaLan vana benar darl oranaŴorana vana mellhaL
dan mellhaL lanasuna Lurunnva avaL
6Ŧ kaldah hukum vana belum [elas dalam alŴCur'anţ dapaL dlpermudah denaan menaeLahul asbabŴnuzulnvaŦ
karena denaannva penafslran avaL leblh [elas unLuk dlpahamlŦ
AI1Ak ÞU1AkA
Ahmadehlr[lnţ MohŦţ AlŴOot´oo Joo ulomol Oot´ooţ ?oavakarLať Þ1Ŧ uana 8hakLl Þrlmavasaţ 1998Ŧ
AlŴCaLhanţ Mana'ţ Moboblts fl ulomol Oot´ooţ Moosvotot olŴAbsoo olŴnoJltsţ LŦLpŦţ 1973Ŧ
AlŴuLsalmlnţ Muhammad bln Shalehţ uosotŴJosot leoofsltoo olŴOot´ooţ Semaranať ulna uLamaţ 1989Ŧ
Anwarţ 8oslhonţ ulomol Oot´ooţ 8andunať ÞusLaka SeLlaţ 2006Ŧ
AsŴShallhţ Subhlţ Membobos llmoŴllmo olŴOot´ooţ !akarLať ÞusLaka llrdausţ 1983Ŧ
Shallhţ Subhlţ Moboblts fl ´ulomol Oot´ooţ uar alŴCalam ll AlŴMalavvlnţ 8elruLţ 1988Ŧ
Svadallţ Ahmadţ dan Ahmad 8lfa'lţ ulomol Oot´oo lţ 8andunať ÞusLaka SeLlaţ 2006Ŧ
1haba'Lhaba'lţ Allamah MŦPŦţ Meoooookop koboslo olŴOot´ooţ 8andunať Mlzanţ 1987Ŧ


ż1Ž Ahmad Svadall dan Ahmad 8lfa'lţ ulomol Oot´oo lţ 8andunať ÞusLaka SeLlaţ 2006ţ hlmŦ 89Ŧ
ż2Ž Subhl Shallhţ Moboblts fl ´ulomol Oot´ooţ uar alŴCalam ll AlŴMalavvlnţ 8elruLţ 1988ţ hlmŦ 132Ŧ
ż3Ž Mana' alŴCaLhanţ Moboblts fl ulomol Oot´ooţ Moosvotot olŴAbsoo olŴnoJltsţ LŦLpŦţ 1973ţ hlmŦ
78Ŧ
żŽ MohŦ Ahmadehlr[lnţ AlŴOot´oo Joo ulomol Oot´ooţ ?oavakarLať Þ1Ŧ uana 8hakLl Þrlmavasaţ
1998ţ hlmŦ 30Ŧ
ż3Ž urŦ 8oslhon Anwarţ ulomol Oot´ooţ 8andunať ÞusLaka SeLlaţ 2006ţ hlmŦ 72Ŧ
ż6Ž Muhammad bln Shaleh alŴuLsalmlnţ uosotŴJosot leoofsltoo olŴOot´ooţ Semaranať ulna
uLamaţ 1989ţ hlmŦ 1Ŵ16Ŧ
ż7Ž urŦ 8oslhon Anwarţ opŦcltŦţ hlmŦ 6Ŵ66Ŧ
ż8Ž Allamah MŦPŦ 1haba'Lhaba'lţ Meoooookop koboslo olŴOot´ooţ 8andunať Mlzanţ 1987ţ hlmŦ
121Ŧ
ż9Ž urŦ 8oslhon Anwarţ opŦcltŦţ hlmŦ 67Ŧ
ż10Ž Subhl asŴShallhţ Membobos llmoŴllmo olŴOot´ooţ !akarLať ÞusLaka llrdausţ 1983ţ hlmŦ
Beberapa ilmu yang membahas
Al-Qur'an

Ditulis oleh nur al - mu'min
a. Ilmu Asbabun Nuzul yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang mempelajari sebab-
sebab diturunnya ayat. Dengan ilmu ini seorang mufassir dapat mengetahui hikmah adanya
suatu hukum dan perhatian syari´at terhadap kepentingan umum dalam menghadapi segala
peristiwa. Selanjutnya seorang mufassir bisa membatasi hukum yang diturunkan dengan
sebab yang terjadi. Para ulama sangat memperhatikan masalah asbabun nuzul ini
diantaranya apa yang dikatakan oleh Al Wahidy (Wafat 427 H) : ¨Tidak mungkin kita
mengetahui tafsir suatu ayat tanpa mengetahui kisah dan sebab turunnya ayat tersebut.¨
Syeikhul Islam Ibnu Taimiyah juga berkata : ¨Mengetahui asbabun nuzul menolong kita
untuk memahami ayat, karena dengan mengetahui sebab turunnya ayat itu dengan
sendirinya akan menghasilkan pengetahuan tentang yang disebabkan olehnya.¨ Diantara
kitab asbabun nuzul yang termasyhur adalah kitab Lubabun Nuzul Fii Asbabin Nuzul karya
Imam Jalaluddin As Suyuthi wafat : 911 H.
b. Ilmu Makki dan Madani yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang mempelajari ayat-
ayat mana yang turun di Makkah dan ayat-ayat mana yang turun di Madinah. Para ulama
begitu tertarik untuk meneliti surat-surat Makiyah dan surat-surat Madaniyah mereka
meneliti surat demi surat untuk diterbitkan sesuai dengan nuzulnya. Bahkan lebih dari
mereka juga mengumpulkan waktu tempat dan pola kalimat. Diantara materi yang
dipelajari oleh para ulama dalam pembahasan ini adalah :
1. Yang diturunkan di Makkah.
2. Yang diturunkan di Madinah.
3. Yang diperselisihkan turunnya.
4. Ayat-ayat Makiyah yang terdapat dalam surat Madaniyah.
5. Ayat-ayat Madaniyah yang terdapat dalam surat Makiyah.
6. Yang diturunkan di Makkah sedang hukumnya adalah Madaniyah.
7. Yang diturunkan di Madinah sedang hukumnya adalah Makiyah.
8. Yang serupa dengan yang diturunkan di Makkah dalam kelompok Madani.
9. Yang serupa dengan yang diturunkan di Madinah dalam kelompok Makki.
10. Yang dibawa dari Makkah ke Madinah.
11. Yang dibawa dari Madinah ke Makkah.
12. Yang turun sewaktu malam dan turun diwaktu siang.
13. Yang turun di musim panas dan di musim dingin.
14. Yang turun di saat menetap dan turun di saat bersafar.
Inilah pokok-pokok pembahasan dalam Ilmu Makki wal Madani. Diantara kitab yang
di dalamnya membahas ilmu Makki dan Madani adalah Al Itqan fil Ulumil Qur´an karya
Imam Jalaluddin As Suyuthi : wafat 911 H.
c. Ilmu Fawatihus Suwar yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membahas surat-
surat yang dimulai dengan huruf-huruf Hijaiyah tertentu. Diantara huruf-huruf yang sering
dipakai dalam Al-Qur´an sebagai permulaan adalah : Huruf Alif Lam Mim Ra´ Shaad
Qaaf Kaaf Haa `Ain Yaa Tha Sin Nun dan Ha. Masing-masing surat memiliki fawatihus
suwar yang berbeda-beda ada yang berjumlah satu ada yang dua bahkan ada yang
sampai lima. Para ulama juga berbeda-beda dalam menafsirkan huruf-huruf itu diantara
mereka ada menyerahkan semuanya kepada Allah ada pula yang menisbatkan huruf-huruf
itu kepada sifat-sifat Allah dan lain sebagainya.
d. Ilmu Qiraat, yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membahas tentang cara dan
kaifiyat dalam membaca Al-Qur'an. Dalam hal ini yang paling terkenal adalah istilah
Qira´atus Sab´ah (Qiraat yang tujuh) atau Qira´atul Asyrah (Qira´at yang sepuluh). Diantara
tokoh-tokoh dalam ilmu Qira´at adalah : Abdullah bin Katsir ad Dari di Mekkah Nafi bin
Adbur Rahman di Madinah Abdullah al Yahashibi di Syam Abu `Amer di Bashrah Hamzah
dan Ashim di Kufah dll.
e. Ilmu Nasikh wal Mansukh yaitu bagian dari Ulumul Qur´an yang membahas ayat-
ayat yang terhapus (mansukh) dan ayat-ayat yang menghapus (nasikh). Para ulama
berselisih pendapa tentang adanya naskh dalam Al-Qur´an. Diantara mereka ada yang
berpendapat bahwa tidak mungkin ada ayat Al-Qur´an yang mansukh karena Al-Qur´an
merupakan ayat yang muhkamat. Diantara mereka ada juga yang berpendapat adanya
naskh dalam Al-Qur´an sebagaimana firman Allah yang terdapat dalam surat :
¨Dan apabila Kami letakkan suatu ayat di tempat ayat yang lain sebagai penggantinya
padahal Allah lebih mengetahui apa yang diturunkan-Nya, mereka berkata: "Sesungguhnya
kamu adalah orang yang mengada-adakan saja". Bahkan kebanyakan mereka tiada
mengetahui.¨ (Q.S. An Nahl : 101)
dan Surat :
¨Ayat mana saja yang Kami nasakhkan, atau Kami jadikan (manusia) lupa kepadanya,
Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yang sebanding dengannya. Tiadakah
kamu mengetahui bahwa sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu?¨ (Q.S. Al
Baqarah : 106)
Jumhur ulama mengatakan bahwa di dalam Al-Qur´an terdapat beberapa ayat yang
telah dimansukh oleh ayat yang datang terakhir kali. Dalam hal ini Imam Jalaluddin As
Suyuthi banyak menjabarkan dalam kitabnya yang berjudul Al Itqan dan At Tahbir Fii Ilmi
Tafsir.
f. Ilmu Rasmil Qur'ani yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membahas tentang
perumusan dalam penulisan mushaf Al-Qur´an. Diantara mushaf yang paling masyhur dan
telah disepakati oleh jumhur ulama adalah Mushaf Utsmani. Rasam inilah yang memiliki
kedudukan tinggi karena khalifah sendiri yang menyetujuinya dan menetapkannya
sehingga ia disebut sebagai mushaf imam.
g. Ilmu Muhkam dan Mutasyabih, secara bahasa bahwa yang disebut Muhkam
adalah sesuatu yang paten dan kokoh sedang mutasyabih adalah adanya penyerupaan
antara dua jenis benda. Dalam hal ini pengertian ayat-ayat muhkam menurut istilah syar´i
adalah ayat-ayat yang mudah diketahui maksudnya sedang ayat-ayat mutasyabih adalah
ayat yang hanya diketahui maknanya oleh Allah sendiri. Ayat muhkam berarti ayat yang
memiliki satu bentuk (wahjun) sedang mutasyabih mengandung banyak wajah. Ayat
muhkam juga berarti ayat yang maksudnya dapat diketahui secara langsung sedang
mutasyabih adalah ayat yang memerlukan penjelasan dengan merujuk kepada ayat-ayat
yang lain. Para ulama memberikan contoh beberapa ayat-ayat muhkam diantaranya adalah
ayat-ayat yang membahas masalah halal dan haram hudud kewajiban janji dan ancaman.
Sedang diantara contoh ayat-ayat mutasyabih adalah ayat-ayat yang berbicara tentang
asma´ dan sifat Allah termasuk diantaranya masalah-masalah yang membahas tentang
alam akhirat.
h. Ilmu Amtsalli Qur'an yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membahas tentang
berbagai perumpamaan yang Allah buat dalam Al-Qur´an. Objeknya adalah kisah keadaan
binatang benda-benda dan hal-hal yang biasanya menarik perhatian dan menakjubkan. Di
dalam Al-Qur´an ada tiga macam amtsal yaitu amtsal musharah (amtsal yang tegas)
amtsal kaminah (amtsal yang tersembunyi) dan amtsal mursalah (yang terlepas). Diantara
faedah dan adanya amtsal dalam Al-Qur´an adalah untuk mengumpulkan makna yangindah
dalam satu ibarat yang pendek ia juga berfungsi untuk mengungkap hakikat-hakikat dan
mengemukakan sesuatu yang jauh dari fikiran hingga menjadi dekat dengan fikiran.
i. Ilmu Qashashil Qur'an yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membahas tentang
kisah-kisah di dalam Al-Qur´an. Ia meliputi kisah-kisah para nabi kisah-kisah umat-umat
terdahulu dan kisah-kisah yang berkaitan dengan kehidupan Rasulullah SAW. Diantara
faedah dari semua ini adalah untuk menjelaskan dasar-dasar dakwah pada agama Allah dan
menerangkan pokok-pokok syariat yang disampaikan oleh para nabi. Kisah itu juga
berfungsi untuk mengokohkan hati Rasulullah SAW dan umatnya agar yakin dalam
berpegang teguh kepada agama ini bahwasanya Allah akan memberikan pertolongan
kepada hamba-Nya. Hikmah lainnya adalah untuk menampakkan kebenaran risalah nabi
Muhammad dimana beliau dapat menerangkan sifat-sifat umat-umat terdahulu.
j. Ilmu Jadalil Qur'an yaitu bagian dari ilmu ulumul Qur´an yang membahas tentang
debat di dalam Al-Qur'an. Jadal atau munadharah bisa berarti membantah atau mendebat
sesuatu maksudnya membantah pendapat orang kafir dan mematahkan hujjah-hujjah
mereka. Tujuan dari jadal atau munadharah ini untuk menunjukkan kelemah dan
kekurangan mereka serta menampakkan kebenaran dan misi risalah yang dibawa oleh
Rasulullah SAW.
k. Ilmu Aqsamil Qur'an yaitu bagian dari ulumul Qur´an yang membicarakan tentang
sumpah-sumpah di dalam Al-Qur'an. Fungsi dari adanya sumpah ini adalah untuk
menekankan kebenaran isi Al-Qur'an karena benda-benda yang dijadikan Allah sebagai
sumpah merupakan benda-benda yang memiliki kelebihan yang tidak dimiliki oleh benda
lainnya. Diantara benda yang sering digunakan untuk bersumpah adalah : matahari
malam waktu siang waktu subuh waktu ashar kuda perang bulan dll.
l. Ilmu Tafsir Al-Qur'an ilmu inilah yang menempati bagian terbesar dalam ulumul
Qur´an karena hampir semua ilmu-ilmu Al-Qur'an lainnya berfungsi untuk membantu
menafsirkan ayat Al-Qur'an. Para ulamat salaf sangat berhati-hati dalam menafsirkan ayat-
ayat Al-Qur'an bila mereka tidak mengerti maka mereka akan mengembalikan
permasalahan itu kepada orang yang lebih mengerti dalam hal ini adalah Rasulullah SAW
dan para sahabatnya. Tokoh sahabat yang menjadi penterjemah Al-Qur'an adalah Ibnu
Mas´ud dan Ibnu Abbas. Keduanya sering disebut sebagai Syeikhul Mufassirin


Posted February 9, 2009
Sebagian orang ada yang beranggapan bahwa ilmu Asbabun Nuzul tidak ada gunanya dan tidak
ada pengaruhnya karena pembahasannya hanyalah berkisar pada lapangan seiarah dan ceritera.
Menurut anggapan mereka ilmu Asbabun Nuzul tidaklah akan mempermudah bagi orang yang
mau berkecimpung dalam menaIsirkan ayat-ayat Al-Qur`an. Anggapan tersebut adalah salah dan
tidaklah patut didengar karena tidak berdasarkan pendapat para ahli Al-Qur`an yang dikenal
dengan ahli taIsir.
Di sini akan diungkap secara sekilas pendapat sebagian ulama dan kemudian akan disertakan
beberapa Iaedah tentang ilmu Asbabun Nuzul.
Al-Wahidy berpendapat: 'menaIsirkan ayat tanpa bertitik tolak dari seiarah dan penielasan
turunnya tidaklah mungkin.¨
Ibnu Daqiqil Ied berpendapat: 'Keterangan tentang Asbabun Nuzul adalah merupakan salahsatu
ialan yang tepat dalam memahami Al-Qur`an.¨
Ibnu Taimiyah berpendapat: 'Ilmu Asbabun Nuzul akan membantu dalam memahami ayat,
karena ilmu tentang sebab akan menimbulkan ilmu tentang akibat¨.
Dengan demikian akan ielaslah pentingnya ilmu Asbabun Nuzul sebagai bagian dari ilmu Al-
Qur`an.
Adapun Iaedah dari ilmu Asbabun Nuzul dapat disimpulkan sebagai berikut:
1. Mengetahui bentuk hikmah rahasia yang terkandung dalam hukum.
2. Menentukan hukum (takhshish) dengan sebab menurut orang yang berpendapat bahwa
suatu ibarat itu dinyatakan berdasarkan khususnya sebab.
3. Menghindarkan prasangka yang mengatakan arti hashr dalam suatu ayat yang zhahirnya
hashr.
4. Mengetahui siapa orangnya yang meniadi kasus turunnya ayat serta memberikan
ketegasan bila terdapat keragu-raguan.
5. Dan lain-lain yang ada hubungannya dengan Iaedah ilmu Asbaun Nuzul.
0b0rapa contoh t0ntang fa0/ah ilmu Asbabun Nuzul.
P0rtama:
Marwan ibnul Hakam sulit dalam memahami ayat:

anganlah sekali-kali kamu menvangka. bahwa orang-orang vang bergembira dengan apa vang
mereka telah keriakan dan mereka suka supava dipuii terhadap perbuatan vang belum mereka
keriakan ianganlah kamu menvangka bahwa mereka terlepas dari siksaan. (Ali Imrân: 188).
Beliau memerintahkan kepada pembantunya: 'Pergilah menemui Ibnu Abbas dan katakan
kepadanya, bila semua orang telah merasa puas dengan apa yang telah ada dan ingin dipuii
terhadap perbuatan yang belum terbukti hasilnya pasti ia akan disiksa dan kamipun akan terkena
siksa¨. Ibnu Abbas menielaskan kepadanya (pembantu), bahwa ia (Marwan) merasa kesulitan
dalam memahami ayat tersebut dan kemudian Ibnu Abbas menielaskannya: 'Ayat tersebut turun
sehubungan dengan persoalan Ahli Kitab (Yahudi) tatkala ditanya oleh Nabi SAW, tentang
sesuatu persoalan dimana mereka tidak meniawab pertanyaan yang sebenarnya ditanyakan,
mereka mengalihkan kepada persoalan yang lain serta menganggap bahwa persoalan yang
ditanyakan oleh Nabi kepadanya telah teriawab. Setelah itu mereka meminta puiian kepada Nabi,
maka turunlah ayat tersebut di atas. (HR. Bukhari Muslim).
0/ua:
Urwah Ibnu Jubair iuga mengalami kesulitan dalam memahami makna Iirman Allah SWT:

Sesungguhnva Shafa dan Marwah adalah sebagian dari sviar Allah. Barangsiapa vang
beribadah Haii ke Baitullah atau berumrah. maka tidak ada dosa baginva mengeriakan sai
antara keduanva. (Al-Baqarah: 158).
Menurut zhahir ayat dinyatakan bahwa sa`i antara ShaIa dan Marwah adalah tidak waiib, bahkan
sampai Urwah ibnu Zubair mengatakan kepada bibinya Aisyah r.a.: 'Hai bibiku! sesungguhnya
Allah telah berIirman: 'tidak mengapa baginya untuk melakukan sa`i antara keduanya¨, karena
itu saya berpendapat bahwa 'tidak apa-apa bagi orang yang melakukan Haii Umrah sekalipun
tidak melakukan sa`i antara keduanya¨. Aisyah seraya meniawab: 'Hai keponakanku! kata-
katamu itu tidak benar. Andaikata maksudnya sebagaimana yang kau katakan niscaya Allah
berIirman 'tidak mengapa kalau tidak melakukan sa`i antara keduanya¨.
Setelah itu Aisyah menielaskan: bahwasanya orang-orang Jahiliyah dahulu melakukan sa`i antara
ShaIa dan Marwah sedang mereka dalam sa`inya menguniungi dua patung yang bernama Isaar
yang berada di bukit ShaIa dan Nailah yang berada di bukit Marwah. Tatkala orang-orang
masuk Islam diantara kalangan sahabat ada yang merasa berkeberatan untuk melakukan sa`i
antara keduanya karena khawatir campur-baur antara ibadah Islam dengan ibadah Jahiliyah. Dari
itu turunlah ayat sebagai bantahan terhadap keberatan mereka (yang mengatakan) kalau-kalau
tercela atau berdosa dan menyatakan waiib bagi mereka untuk melakukan sa`i karena Allah
semata bukan karena berhala. Itulah sebabnya Aisyah membantah pendapat Urwah berdasarkan
sebab turun ayat.
0tiga:
Sebagian Imam mengalami kesulitan dalam memahami makna syarat dalam Iirman
Allah SWT:

Dan perempuan-perempuan vang terhenti dari haid diantara perempuan-perempuanmu iika
kamu ragu-ragu (tentang) iddahnva maka iddah mereka adalah 3 bulan. (Ath- Thalaq. 4).
Golongan zhahiriah berpendapat bahwa Avisah (wanita yang tidak lagi haid karena sudah laniut
usia) mereka tidak perlu masa iddah bila keayisahannya tidak diragukan lagi. Kesalahpahaman
mereka nampak dengan berdasarkan Asbabun Nuzul, dimana ayat tersebut adalah merupakan
khitab (ketentuan) bagi orang yang tidak mengetahui bagaimana seharusnya dalam masa iddah,
serta mereka ragu apakah mereka perlu iddah atau tidak. Dari itu maka
makna ' ¨ (bila anda bingung tentang bagaimana mereka dan tidak mengerti tentang
iddah mereka, maka inilah undang-undangnya). Ayat turun setelah ada sebagian shahabat yang
mengatakan bahwa diantara iddah kaum wanita tidak terdapat dalam Al-Qur`an; yaitu wanita
yang masih kecil dan wanita yang Ayisah. Setelah itu turunlah ayat yang menielaskan ketentuan
tentang mereka. Wall¢hu alam.
00mpat:
Diantara contoh tentang ilmu Asbabun Nuzul sebagai sanggahan terhadap dugaan hashr (batasan
tertentu) sebagaimana diriwayatkan oleh Imam SyaIi`i tentang Iirman Allah SWT:

Katakanlah' tiadalah aku peroleh dalam wahvu vang diwahvukan kepadaku sesuatu vang
diharamkan bagi orang vang hendak memakannva. kecuali kalau makanan itu bangkai. atau
darah vang mengalir atau daging babi karena sesungguhnva semua itu kotor atau binatang vang
disembelih atas nama selain Allah. (Al-An`âm: 145).
Dalam hal ini beliau mengungkapkan yang maksudnya: bahwa orang kaIir ketika mengharamkan
sesuatu yang dihalalkan Allah dan menghala1kan apa yang diharamkan Allah serta mereka
terlalu berlebihan, maka turunlah ayat sebagai bantahan terhadap mereka. Dengan demikian
seolah-olah Allah berIirman 'Yang halal hanya yang kamu anggap haram dan yang haram itu
yang kamu anggap halal¨.
Dalam hal ini Allah tidak bermaksud menetapkan kebalikan dari ketentuan di atas melainkan
sekedar menielaskan ketentuan yang haram samasekali tidak menyinggung-nyinggung yang
halal.
Imam Al-Haramain berkata 'uslub ayat tersebut sangat indah. Kalau saia Imam SyaIi`i tidak
mengatakan pendapat yang demikian niscaya kami tidak dapat menarik kesimpulan perbedaan
imam Malik dalam hal hashr/batasan hal yang diharamkan sebagaimana disebutkan dalam ayat
di atas¨.
P0nj0lasan /ari makna ayat.
Sekedar penielasan dari uraian di atas saya berpendapat bahwa zhahir ayat menuniukkan batasan
yang haram, dimana yang haram adalah hanya yang tersebut dalam ayat di atas, padahal
persoalannya tidak demikian, karena di samping yang tersebut pada ayat di atas masih ada lagi
yang lain, hanya saia mengungkapannya yang berbentuk hash sedang maknanya tidak demikian,
yaitu sebagai bantahan terhadap orang-orang musyrik yang mengharamkan sesuatu yang
sebenarnya dihalalkan Allah dan menghalalkan yang sebenamya diharamkan Allah.
0lima:
Diantara Iaedah Asbabun Nuzul adalah untuk mengetahui nama orang yang meniadi kasus
turunnya ayat agar keraguan dan kekaburan meniadi hilang, sebagaimana Marwan menduga
bahwa Iirman Allah SWT:

Ialah diturunkan sehubungan dengan kasus Abdurrahman ibnu Abi Bakar. Aisyah membantah
bahwa anggapan tersebut adalah salah, ia menielaskan kepada Marwan tentang sebab turunnya.
Adapun secara lengkap kisah tersebut sebagaimana diriwayatkan Bukhari sebagai berikut:
'Marwan adalah seorang amil (Gubernur) wilayah Madinah. Muawiyah menginginkan agar
Yazid meniadi khaliIah setelah kemangkatannya. Ia menulis surat kepada Marwan tentang
persoalannya. Karenanya Marwan mengumpulkan rakyat dan berpidato di hadapan mereka.
Dalam pidatonya ia menyebutkan nama Yazid (memIigurkan). Dalil ia menyeru untuk
membaiatnya sambil berkata: 'Sesungguhnya Amirul Mukminin telah diperlihatkan oleh Allah
tentang pendapat yang baik dalam diri Yazid. Bila Amirul Mu`minin mengangkatnya sebagai
khaliIah, sungguh Abu Bakar dan Umar pun telah meniadi khaliIah¨.
Abdurrahman meniawab: 'Bukankah sistim yang demikian itu merupakan Herakliusisme?¨
(Maksudnya itu adalah kediktatoran seorang raia sebagaimana tindakan raia-raia Romawi).
Marwan meniawab: Itu sama dengan sunah Abu Bakar dan Umar. Abdurrahman meniawab lagi
'Herakliusisme¨. Abu Bakar dan Umar tidak mengangkat keturunan atau Iamilinya sedangkan
Muawiyah bertindak semata-mata untuk kehormatan anaknya seraya Marwan berkata
'Tangkaplah ia Abdurrahman¨. Abdurrahman masuk ke rumah Aisyah, karena itu pengeiar-
pengeiarnya tidak dapat menangkapnya. Setelah itu Marwan mengatakan 'Dialah orang yang
meniadi kasus sehingga Allah menurunkan ayat:

Dan orang vang berkata kepada kedua ibu bapaknva cis bagi kamu keduanva. apakah kamu
keduanva memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan padahal sungguh telah
berlalu beberapa umat sebelumku?(Al-Ahgat ayat 17)
Dari balik tabir Aisyah meniawab 'Allah tidak pernah menurunkan ayat Al-Qur`an tentang kasus
seseorang tertentu di antara kita kecuali ayat yang melepaskan aku dari tuduhan berbuat iahat,
andaikata aku mau menielaskan orang yang meniadi kasus turunya ayat tesebut niscaya akan
kuielaskan.
Sumber http.//www.cvbermq.com/index.php?pustaka/detail/3/1/pustaka-72.html
akalab Asbabun Nuzul
Asbabun Nuzu|ţ 1erkadana banvak avaL vana Lurunţ sedana sebabnva hanva saLuŦ dalam hal lnl Lldak ada
permasalahan vana cukup penLlnaţ karena lLu banvak avaL vana Lurun dldalam berbaaal surah
berkenaan denaan saLu perlsLlwaŦ Asbabun nuzu| adakalanva berupa klsah LenLana perlsLlwa vana
Ler[adlţ aLau berupa perLanvaan vana dlsampalkan kepada rasulullah SAW unLuk menaeLahul hukm
suaLu masalahţ sehlnaaa Curƌan pun Lurun sesudah Ler[adl perlsLlwa aLau perLanvaan LersebuLŦ Asbabun
nuzul mempunval penaaruh dalam memahaml makna dan menafslrkan avaLŴavaL AlŴCuranŦ

AlŴCurƌan dlLurunkan unLuk memahamlpeLun[uk kepada manusla kearah Lu[uan vana Lerana dan [alan
vana lurus denaan meneaakkan asas kehldupan vana dldasarkan pada kelmana kepada allah SW1 dan
rlsalahŴnvaţ sebaalan besar qurƌan pada mulanva dlLurunkan unLuk Lu[uan menvakslkan banvak
perlsLlwa se[arahţ bahkan kadana Ler[adl dlanLara mereka khusus vana memerlukan pen[elasan hukum
allah SW1Ŧ


8uMuSAn MASALAP
1Ŧ Apa penaerLlan darl Asboboo oozol lLu ?
2Ŧ 8aaalmanakah cara Lurunnva asbabun nuzul lLu ?
3Ŧ Apakah faedah (manfaaL) darl mempela[arl asbabun nuzul lLu ?

1u!uAn ÞLnuLlSAn

1u[uan darl pembahasan makalah lnl adalah aaar klLa blsa leblh menaenal LenLana sllsllah asbabun nuzul
dan leblh memudahkan klLa unLuk mempela[arl leblh [auh laal sehlnaaa dalam proses mempela[arlnva
klLa Lldak menemukan kesullLanŦ
8A8 ll
ÞLM8APASAn

AŦ Þengert|an asbabun nuzu|
Asbabun Nuzu| dldeflnlslkan ºsebaaal suaLu hal vana karenanva alŴqur'an dlLurunkan unLuk
meneranakan sLaLus hukumnvaţ pada masa hal lLu Ler[adlţ balk berupa perlsLlwa maupun perLanvaan"ţ
asbabun nuzul membahas kasusŴkasus vana men[adl Lurunnva beberapa avaL alŴqur'anţ macamŴ
macamnvaţ slahL (redakslŴredakslnva)ţ Lar[lh rlwavaLŴrlwavaLnva dan faedah dalam mempela[arlnvaŦ

unLuk menafslrkan qur'an llmu asbabun nuzul sanaaL dlperlukan sekallţ sehlnaaa ada plhak vana
menakhususkan dlrl dalam pembahasan dalam bldana lnlţ valLu vana Lerkenal dlanLaranva lalah All bln
madanlţ auru bukharlţ alŴwahldl ţ alŴ[a'bar ţ vana merlnakaskan klLab alŴwahldl denaan menahllanakan
lsnadŴlsnadnvaţ Lanpa menambahkan sesuaLuţ svlkhul lslam lbn ha[ar vana menaarana saLu klLab
menaenal asbabun nuzulŦ

Þedoman dasar para ulama' dalam menaeLahul asbabun nuzul lalah rlwavaL shahlh vana berasal darl
rasulullah aLau darl sahabaLŦ lLu dlsebabkan pembarlLahuan seorana sahabaL menaenal asbabun nuzulţ
alŴwahldl menaaLakanť º Lldak halal berpendapaL menaenal asbabun nuzul klLabţ kecuall denaan
berdasarkan pada rlwavaL aLau mendenaar lanasuna darl oranaŴorana vana menvakslkan LurunnvaŦ
MenaeLahul sebabŴsebabnva dan membahas LenLana penaerLlan secara bersunaauhŴsunaauh dalam
mencarlnva "Ŧ

Þara ulama' salaf Lerdahulu unLuk menaemukakan sesuaLu menaenal asbabun nuzul mereka amaL
berhaLlŴhaLlţ Lanpa memlllkl penaeLahuan vana [elas mereka Lldak beranl unLuk menafslrkan suaLu avaL
vana Lelah dlLurunkanŦ Muhammad bln slrln menaaLakanť keLlka aku Lanvakan kepada 'ubaldah
menaeLahul saLu avaL qur'anţ dl[awabť berLaqwalah kapada allah dan berkaLalah vana benarŦ CranaŴ
oarana vana menaeLahul menaenal apa qur'an lLu dlLurunkan Lelah menlnaaalŦ

Maksudnvať para sahabaLţ apablla seorana ulama semacam lbn slrlnţ vana Lermasuk Lokoh Labl'ln
Lerkemuka sudah demlklan berhaLlŴhaLl dan cermaL menaenal rlwavaL dan kaLaŴkaLa vana menenLukanţ
maka hal lLu menun[ukkan bahwa seseorana harus menaeLahul benarŴbenar asbabun nuzulŦ Cleh sebab
lLu vana dapaL dl[adlkan peaanaan dalam asbabun nuzul adalah rlwavaL ucapanŴucapan sahabaL vana
benLuknva seperLl musnadţ vana secara pasLl menun[ukkan asbabun nuzulŦ

AlŴwahldl Lelah menenLana ulamaŴulama zamannva aLas kecerobohan mereka Lerhadap rlwavaL
asbabun nuzulţ bahkan dla (AlŴwahldl ) menuduh mereka pendusLa dan menalnaaLkan mereka akan
ancaman beraLţ denaan menaaLakanť º sekaranaţ seLlap orana suka manaadaŴada dan berbuaL dusLaŤ la
menempaLkan kedudukannva dalam kebodohanţ Lanpa memlklrkan ancaman beraL baal orana vana
Lldak menaeLahul sebab Lurunnva avaL "Ŧ


8Ŧ Þedoman mengetahu| asbabun nuzu|

Alsvah pernah mendenaar keLlka khaulah blnLl sa'labah memperLanvakan suaLu hal kepada nabl
bahwasannva dla dlkenakan zlharŦ Cleh suamlnva aus bln samlL kaLanvať º 8asulullahţ suamlku Lelah
menahablskan masa mudaku dan sudah beberapa kall aku menaanduna karenanvaţ sekarana seLelah
aku men[adl Lua dan Lldak beranak laal la men[aLuhkan zlhar kepadaku"Ŧ ?a allah sesunauhnva aku
menaadu kepadamuţ alsvah berkaLať LlbaŴLlba [lbrll Lurun membawa avaLŴavaL lnlŤ sesunaauhnva allah
Lelah mendenaar perkaLaan perempuan vana menaadu kepadamu LenLana suamlnvaţ vaknl aus bln
samlLŦ

ºPal lnl Lldak berarLl sebaaal acuan baal seLlap orana harus mencarl sebab Lurun seLlap avaL"ţ karena
Lldak semua avaL qur'an dlLurunkan sebab Llmbul suaLu perlsLlwa dalam ke[adlanţ aLau karena suaLu
perLanvaanŦ 1eLapl ada dlanLara avaL qur'an vana dlLurunkan sebaaal permulaan Lanpa sebabţ menaenal
akldah lmanţ kewa[lban lslam dan svarlaL allah dalam kehldupan prlbadl dan soclalŦ

ueflnlsl asbabun nuzul vana dlkemukakan pada pembaalan avaLŴavaL alŴqur'an Lerhadap dua kelompokť
ÞerLamaţ kelompok vana Lurun Lanpa sebabţ dan keduaţ adalah kelompok vana Lurun denaan sebab
LerLenLuŦ uenaan demlklan dapaL dlkeLahul bahwa Lldak semua avaL menvanakuL kelmananţ kewa[lban
darl svarlaL aaama Lurun Lanpa asbabun nuzulŦ

SahabaL all lbn mas'ud dan lalnnvaţ LenLu Lldak saLu avaLpun dlLurunkan kecuall salah seorana mereka
menaeLahul LenLana apa avaL lLu dlLurunkan seharusnva Lldak dlpahaml melalul beberapa kemunaklnanŤ
ÞerLamaţ denaan pernvaLaan lLu mereka bermaksud menaunakapkan beLapa kuaLnva perhaLlan mereka
Lerhadap alŴqur'an dan menalkuLl seLlap keadaan vana berhubunaan denaannvaŦ keduaţ mereka berbalk
sanaka denaan seaala apa vana mereka denaar dan sakslkan pada masa rasulullah dan menalzlnkan aaar
orana menaambll apa vana mereka keLahul sehlnaaa Lldak akan lenvap denaan berakhlrnva hldup
merekaţ baaalmanapun suaLu hal vana loals bahwa Lldak munakln semua asbabun nuzul darl semua avaL
vana mempunval sebab alŴnuzul blsa mereka sakslkanŦ keLlaaţ para perlwavaL menambah dalam
perlwaLnva dan membanasakannva kepada sahabaLŦ

lnLenslLas para sahabaL mempunval semanaaL vana Llnaal unLuk menalkuLl per[alanan Lurunnva wahvuţ
mereka bukan sa[a berupava menahafal avaLŴavaL alŴqur'an dan halŴhal vana berhubunaan serLa mereka
[uaa melesLarlkan sunah nablţ se[alan denaan lLu alŴhaklm men[elaskan dalam llmo boJlst bahwa
seorana sahabaL vana menvakslkan masa wahvu dan alŴqu'an dlLurunkan LenLana suaLu ( ke[adlan )
maka hadlsL lLu dlpandana hadlsL musnadţ lbnu alŴshalah dan lalnnva [uaa se[alan denaan pandanaan lnlŦ

Asbabun Nuzu| denaan hadlsL mursalţ valLu hadlsL vana auaur darl sanadnva seoarna sahabaL dan maLa
ranLal perlwavaLnva hanva sampal kepada seorana Labl'lnţ maka rlwavaL lnl Lldak dlLerlma kecuall
sanadnva shahlh dan menaambll Lafslrnva darl para sahabaLţ seperLl mu[ahldţ hlkmah dan sald bln
[ubalrŦ para ulama meneLapkan bahwa Lldak ada [alan unLuk menaeLahul asbabun nuzul kecuall melalul
rlwavaL vana shahlhŦ Mereka Lldak dapaL menerlma hasll nalar dan l[Llhad dalam masalah lnlţ namun
Lampaknva pandanaan mereka Lldak selamanva berlaku secara muLlakţ Lldak [arana pandanaan
Lerhadap rlwavaLŴrlwavaL asbabun nuzul baal avaL LerLenLu berbedaŴbeda vana kadanaŴkadana
memerlukan 1ar[lh ( menaambll rlwavaL vana leblh kuaL ) unLuk melakukan Lar[lh dlperlukan anallsls dan
l[LlhadŦ
Ŧ MacamŴmacam asbabun nuzu|

uarl seal [umlah sebab dan avaL vana Lurunţ asbabun nuzul dapaL dlbaal kepada La'addud alŴasbab wa alŴ
nazll wahld ( sebab Lurunnva leblh darl saLu dan lnl persoalan vana Lerkanduna dalam avaL aLau
kelompok avaL vana Lurun saLu ) dan La'addud alŴnazll wa alŴsabab wahld (lnl persoalan vana Lerkanduna
dalam avaL aLau kelompok avaL vana Lurun leblh darl saLu sedana sebab Lurunnva saLu )Ŧ sebab Lurun
avaL dlsebuL La'addud karena wahld aLau Lunaaal blla rlwavaLnva hanva saLuţ seballknva apablla saLu
avaL aLau sekelompok avaL vana Lurun dlsebuL La'addud alŴnazllŦ

!lka dlLemukan dua rlwavaL aLau leblh LenLana sebab Lurun avaLŴavaL dan maslnaŴmaslna menvebuLkan
suaLu sebab vana [elas dan berbeda darl vana dlsebuLkan lawannvaţ maka rlwavaL lnl harus dlLellLl dan
dlanallslsţ permasalahannva ada empaL benLukť ÞerLamaţ salah saLu darl keduanva shahlh dan lalnnva
LldakŦ keduaţ keduanva shahlh akan LeLapl salah saLunva mempunval penauaL ( Mura[[lh ) dan lalnnva
LldakŦ keLlaaţ keduanva shahlh dan keduanva samaŴsama Lldak mempunval penauaL ( Mura[[lh )Ŧ Akan
LeLaplţ keduanva dapaL dlambll sekallausŦ keempaLţ keduanva shahlhţ Lldak mempunval penauaL (
Mura[[lh ) dan Lldak munakln menaambll keduanva sekallausŦ
uŦ Þengetahuan tentang asbabun nuzu|

Þerlunva menaeLahul asbabun nuzulţ alŴwahldl berkaLať" Lldak munakln klLa menaeLahul penafslran avaL
alŴqur'an Lanpa manaeLahul klsahnva dan sebab Lurunnva avaL adalah [alan vana kuaL dalam memahaml
makna alŴqur'an"Ŧ lbnu Lalmlvah berkaLať menaeLahul sebab Lurun avaL membanLu unLuk memahaml
avaL alŴqur'anŦ Sebab penaeLahuan LenLana ºsebab" akan membawa kepada penaeLahuan LenLana vana
dlsebabkan (aklbaL)Ŧ
namum sebaaalmana Lelah dlLeranakan sebelumnva Lldak semua alŴqur'an harus mempunval sebab
Lurunţ avaLŴavaL vana mempunval sebab Lurun [uaa Lldak semuanva harus dlkeLahul sehlnaaaţ Lanpa
menaeLahulnva avaL LersebuL blsa dlpahamlţ ahmad adll kamal men[elaskan bahwa Lurunnva avaLŴavaL
alŴqur'an melalul Llaa carať
1Ŧ ÞerLama avaLŴavaL Lurun sebaaal reaksl Lerhadap perLanvaan vana dlkemukakan kepada nablŦ
2Ŧ kedua avaLŴavaL Lurun sebaaal permulaan Lanpa dldahulul oleh perlsLlwa aLau perLanvaanŦ
3Ŧ keLlaa avaLŴavaL vana mempunval sebab Lurun lLu Lerbaal men[adl dua kelmpokŤ
O AvaLŴavaL vana sebab Lurunnva harus dlkeLahul ( hukum ) karena asbabun nuzulnva harus
dlkeLahul aaar peneLapan hukumnva Lldak men[adl kellruŦ
O AvaLŴavaL vana sebab Lurunnva Lldak harus dlkeLahulţ ( avaL vana menvanakuL klsah dalam alŴ
qur'an)Ŧ

kebanvakan avaLŴavaL klsah Lurun Lanpa sebab vana khususţ namun lnl Lldak benar bahwa semua avaLŴ
avaL klsah Lldak perlu menaeLahul sebab Lurunnvaţ baaalmanpun sebaalan klsah alŴqur'an Lldak dapaL
dlpahaml Lanpa penaeLahuan LenLana sebab LurunnvaŦ



LŦ Iaedah asbabun nuzu|

1Ŧ Membawa kepada penaeLahuan LenLana rahasla dan Lu[uan allah secara khusus mensvarl'aLkan
aaamaŴnva melalul alŴqur'anŦ
2Ŧ MembanLu dalam memahaml avaL dan menahlndarkan kesullLannvaŦ
3Ŧ uapaL menolak duaaan adanva Pasr ( pembaLasan )Ŧ
Ŧ uapaL menakhususkan (1akhsls) hokum pada sebab menuruL ulama vana memandana bahwa
vana mesLl dlperhaLlkan adalah kekhususan sebab dan bukan keumuman lafalŦ
3Ŧ ulkeLahul pula bahwa sebab Lurun avaL Lldak pernah keluar darl hokum vana Lerkanduna dalam
avaL LersebuL sekallpun daLana mukhaslsnva ( vana menakhususkannva )Ŧ
6Ŧ ulkeLahul avaL LerLeLu Lurun padanva secara LepaL sehlnaaa Lldak Ler[adl kesamaran blsa
membawa kepada penuduhan Lerhadap orana vana Lldak bersalah dan pembebasan baal orana
vana Lldak bersalahŦ
7Ŧ Akan mempermudah orana menahafal avaLŴavaL alŴqur'an serLa memperkuaL keberadaan
wahvu dalam lnaaLan orana vana mendenaarnva [lka menaeLahul sebab LurunnvaŦ

8A8 lll
ÞLnu1uÞ

AŦ keslmpulan

SeLeleh mempela[arl dan mellhaL pembahasan vana Lelah dl[abarkan pan[ana lebar dlaLasţ dapaL kaml
slmpulkan bahwasannvať

1Ŧ Asbabun nuzul dldeflnlslkan

º sebaaal suaLu hal vana karenanva alŴqur'an dlLurunkan unLuk meneranakan sLaLus hukumnvaţ pada
masa hal lLu Ler[adlţ balk berupa perlsLlwa maupun perLanvaan"ţ serLa memlllkl faedah dldalamnvaŦ

2Ŧ ara Lurunnva Asbabun Nuzu| lLuť

O ÞerLama avaLŴavaL Lurun sebaaal reaksl Lerhadap perLanvaan vana dlkemukakan kepada nablŦ
O kedua avaLŴavaL Lurun sebaaal permulaan Lanpa dldahulul oleh perlsLlwa aLau perLanvaanŦ

keLlaa avaLŴavaL vana mempunval sebab Lurun lLu Lerbaal men[adl dua kelmpokŤ

O AvaLŴavaL vana sebab Lurunnva harus dlkeLahul ( hukum ) karena asbabun nuzulnva harus
dlkeLahul aaar peneLapan hukumnva Lldak men[adl kellruŦ
O AvaLŴavaL vana sebab Lurunnva Lldak harus dlkeLahulţ ( avaL vana menvanakuL klsah dalam alŴ
qur'an)Ŧ

3Ŧ Iaedah asbabun nuzu|

O Membawa kepada penaeLahuan LenLana rahasla dan Lu[uan allah secara khusus mensvarl'aLkan
aaamaŴnva melalul alŴqur'anŦ
O MembanLu dalam memahaml avaL dan menahlndarkan kesullLannva
O uapaL menolak duaaan adanva Pasr ( pembaLasan )Ŧ
O uapaL menakhususkan (1akhsls) hokum pada sebab menuruL ulama vana memandana bahwa
vana mesLl dlperhaLlkan adalah kekhususan sebab dan bukan keumuman lafalŦ
O ulkeLahul pula bahwa sebab Lurun avaL Lldak pernah keluar darl hokum vana Lerkanduna dalam
avaL LersebuL sekallpun daLana mukhaslsnva ( vana menakhususkannva )Ŧ
O ulkeLahul avaL LerLeLu Lurun padanva secara LepaL sehlnaaa Lldak Ler[adl kesamaran blsa
membawa kepada penuduhan Lerhadap orana vana Lldak bersalah dan pembebasan baal orana
vana Lldak bersalahŦ
O Akan mempermudah orana menahafal avaLŴavaL alŴqur'an serLa memperkuaL keberadaan
wahvu dalam lnaaLan orana vana mendenaarnva [lka menaeLahul sebab LurunnvaŦ



uAl1A8 ÞuS1AkA


Abdul Wahldţ 8amllŦ199Ŧolomol oot´ooŦ!akarLať8a[awall
AlŴkhaLLanţ Manna' khalllŦ2001Ŧ5toJl llmoŴllmo oot´ooŦ8oaorťÞ1Ŧ ÞusLaka llLera anLar nusa
Svadallţ AhmadŦ1997Ŧulomol oot´oo lŦ8andunaťIŦ ÞusLaka SeLla
1hamrlnţ PusnlŦ1982ŦMoblmmob olomol oot´ooŦSemaranať8uml Aksara
Zuhdlţ MasfukŦ1993Ŧleooootot olomol oot´ooŦSurabavať8lna llmu

::23,9,35,2: 8-,-:3:: $0-,,.4394172,3,$% 

,305:3,,3,,92:7/,3-,7,9 2,,02,3,5:3,2:203,/,5/89:,,, , $08:3:3,,,,:,87,2,9 
,,,,0309,:  "$  
,6,7,  ,7,,990780-:9/,5,9/5,,2-403,20,:,38,,9203,/,5080,3-,9  !02,,2,38050793,/,,8,, ,703,203,/,5-,9,/,,8,,8,9:8,7,98,3, 8,,9 03,32:,8-,-:33::/,5,9,/5,,280.,7,0,8 /2,3,,,9/,9,89:7:3 80:-:3,3/03,3,8:8808047,3,3,/,/,,2507,,3,3/,39/,20309,:-,9 8079,,7, ,703,9:,-40-079,/:39:202,7,/,380,3:93,,20,:,38,,9  02,3,8,,,203,/,5/,,28,,93,2,,8,,8,,93, ,9/,,7:8203:,3 02-,/8,,9,20309,:,7,,380-03,73,,3/,,9,8,, 03,3/02,32,,,,9 /,9,89/,,-0781,9:2:2909,5-0781,9:8:8-,808047,3,39/,20309,:-,9 /,3,7, 4394,3,3-07:-:3,3/03,3503933,2:8-,-:3::/,,2 202,,2,,9,/,,172,3,$% 

$08:3:3,,2,7 -07:/ -0747-,3:39:-07,, 203:3/3,8-/03,35,3,  ,/,,507-:,9,309072,8:507-:,9,38,9,3 ,,,:,507-:,9,3
507-:,9,39:,,7 ,2:203/,5,90-07:39:3,3  "$  
/, ,39,7,-0-07,5,47,38,,-,9#,8: -079,3,,,2,3,,,3,/03,347,3
47,3,3-07507,3/,,3,/,390, 2033,80/,32070,-,8,2023:2,2,75,/,,,2,790780-:9,/,,0  $0:-:3,3/03,39:2,,9:7:3,,,9,32030,8,3-,,5023:2,2,780-0:2 /,7,2,3 ,202,,1,33, ,9/,-07/48,/,39/,-078,,,703,,9/,,,3 202-07,3::2,3,9,8507-:,9,38047,3,2-,80-0:28,2,9,:80-0:29:7:33,

503,7,2,3 ,703,9:2,,,,990780-:9-07/,8,7,38:8:3,33,/,5,9/5,,280.,7, 90,8907,/,5,7,23,23:2,3,2,7  5,,798-,-:3:: %07,/,3,/,8,9:,8:8 0,/,3 ,7,8:890780-:99:7:38,9:,9,:-0-07,5,,,9,3 -07:-:3,3/03,3,8:890780-:9 9:,,3/80-:9/03,38-,-:3:: ,780,3  ,/,3 
,/,3,/,8:,9:5079,3,,3,3/439,7,305,/,,-$ /03,32,8:/239, 090,8,39039,3::28,7, ,9,:24435030,8,380.,7,9075073.9039,3:7:8,3,,2,  40,703,9:9:7:3-0-07,,,,9 ,3/02,3:,/80-:98-,-:3:: 439450789, ,9:,/98,3/7,,9,3:,7/,7,--,--3:7,97 , ,-07,9,$,,,/,, 9:,3-08 $,,203:9,3,305,/,8-3:, $:,9:09,8,,/,9,305,/,3, :39:203,5:9,3: ,203,,-$,,9/,,,3202-,,7:9,3:05,/,2: 80-0:203,:203:1:7,3:,22,//,3-07,20302-,,9,/,3&, $,, 203,,-:9/,,,3203:1:7,33,803,03,:/2,9,3,/,3 /-,39,302-, ,,-8-3:,,,:-09:0,,:,,32,9/,3 /-,39,302-, %:3:/:: ,73:,,,3:/,9,3,3,79,/,3,3,:39: 202-,,7:9,305,/,2: ,703,,8:83,203:7:3,3,,9 

,,,5,,,2:90,20,947,3,3,1705,/,,,9
,,9,2/,3/,203,9,,3 5,89,:,,3/-07,79,/,3,3, /,,,20,9,3,-,9,:,90,202-:,9 507,3,3/88%:,3,3,,!02:7, $0, 
,9/, ,2,,3203:8,5,,3, ,9,,3/,3-03,7
-03,7,2,,32025075,3,3,/,-:39:3,/,3,2,,320,78 ,5,,3,,9,,39: /,3,,,3/,9,305,/,,2/03,38047,3/7  "$ ,7,2  
%09,5:5/,9031472,8/2,3,5:3/03,3995

8.3.39/.:-070././..3 3.. ":7 .3. 0-07.347.703.187  ..-07/.502-.8.-:3::9/..-078.5./..  03:7:9././.5..7.:8-.7./.3..32070.95... /03.32025072:/.07907.380.187.2:8-./.5.-..5.3 2.2203..3-.8.3503/.3..-:3::9/.9..3.3.2:8-.8.9..7:3.0/.3-07.5.9/.75. .2 -...9 ":7 ..3 9/.:3.5.47.3/03.503.703.7.33.-:3::  $0-.3/.3.7-7480754380 .3.3.7.42/./...5.9:9//03. .3.9 .3.390780-:9.25:3/.0309..

3.2:8-.3.:3::  0-07..80. 502-.83.3 9:7:33.9.28:9/.20302:-3:--.32070.8.2 ":7 .0/.99.3.30.2202./-07503/.9/.2:8-.3-3:.-07503/.3.8.2202.3 2070./.207:5.0/.:.3 47....2202.3-07/. 8:.:-039:2.3.!07...38..3202-.90705.3  -3:%..8.3.3  /.3-0:2907-:9.7.82030.25:3.3.39:/. -.3 207.79.9/.305.3.907.5.3/8079.3/:3.3.-    033/.8503/.8/03.8./.80-.333/5: 907..3.32:8-.07.72: ":7 .302:/.99:/3./5:907..-..3.5.-:3::80-.5..305.. .3-0702-7.7.:8..3.3/88.32:9039./..3 /..3.82030.7.3 05.380-./.780../...31.88 /03.-..-:3::   .788.8.87/.7.380-..-07:9   0309.39039.2:8-.907/.2.90.3::2 9...3.38-.40./.:-:3..187.3203.39:3.-079994.92:8-.3-..8:5.390703.33.3203.3/.3.5.33.5507-:..3    .802:.390. -.32032-:.3 .39.8:89:7:33.9  .-:3::/.3.3.990780-:9/.3...80..35.2:203..3.2.3.3.3...98079.5.9-.5.5:31.2.350784.2.-203:7:947.8/.- .8/..9.89.8..5:....2./9.0/.9203./.5.9.7..9.0/.3..9/825:.2:203.207.3-3:--.3-07503/.43949039.3 .8:.2:9039.8.990780-:99:7:3 80:-:3./.. . .3 -0-07.72:8-...-:3::.5..3:8:83.9: .9  .47. -3:--.3/03./.3/.33.3.8.3  273  0.5.3.2202.87    0309.8./03..5507-:.9:.35030././.47....5.-:3::  !079.390.3905...83.9039.703.3./.3.1.7.357.9.31./../03.-:3::.3/:3/.:2020739.8.980-.7.380-..7.3.5.2070.:/ 9.90907.47.503933.580.-$ 9039..73../.3-0:22070..9.9  03..5.3..3 090.39: -./.502-.2::2    03039:. .66 0/-07503/..: 7...9:-.3.08:9.-.2:33  -3:.2.9.8.3/02. 88.. 07...202-07.302:/.-..3907.28:.5.3:.

/.: 907.:9/..9.47..3 8.3 47. -07172.3.7 3/.-070-07.-:.9.39.3  ../.7.3.8:8. .80-.38.7.-.3..3.172.90.78.5.9.9.5:.3.0543./.-  2.3207.9.3.  $090.20239...3.39.5..3.8  # :..39..6.208:9. $0-.8:/3.-.:.2:9:9/.9:7:3..703..0/:.38.3.3  2070.-05.5:3 9/.8.:-07/48.2/.:. ...5.47..3./.5.203. .9..38..3.808:.203.  . 9:.3.$%  $08:3:3.8.9  09..305./.9:.338.32070..../..8.1.50784.-.8. ./-:9$. $.20307.3.7:..2070.9.39.5-..7.7203.50784..8./. .:.9/.9..3:39:20..2.9 ./.:. .3-.3/2.7.39.::20. ...--.38079..39/.3.990780-:9/.3203.: .7:82  0/:.$.203.8./.2202.3.7.32...3..3.3.80..22./-:9...9.38./..80-.3.$% /.7.9/.0/:..305. .3.38. 9:8....3 /9..7..28.39/.0.././..9:8.3 80-..9/.3-07.5.:39:20. .7.-07503/..9:50784.203:3:3/:../.:.9-.2.  03:7:9.980-.503/.9.39.../..9.3/..1.. %.3.3.50-07.32070.703.703.2/03.-07172.9.2203.3.39. ./.3203.20.38.$.3 2.7.0/:.3-07.. &7.3 . 2.7.-07/...7 9:9:7:3.8.9.-9:7:3. .. .:-07:27..39.80-.7.9.2030.2..8.3 -07-.9/3..-.203.3.&27.9&7.-.3-..9:2070.39..203.20.38.3.9.2070.--3./.3907. .7 .807...203../48. ..8.7 .3. 802.320.7.3-.25:7 -.25..3/. 3.97.39./.1.22.3.0/:./.3-073.:.203./.305.:.2172.5..--:808:3:3..380-03.3:.9:3.7..3/.-.3.5.907.7.90.703./.3..-5079..80/.47.-3::-.7.0..&7.:.202-.3.-.0/:.3 47. 8./9.208:9..2202.-07.7..  .7..-.38.:39:20.38.-3::-.3.73.340.-3..5./.9/.-03.   ..7..:7..1.39.9... .3.3.8...7.- $090.

 .9.3.:8. .-.8.3. 08.2.1709.  -....2$..//.9./. ../.3. 2.3.:203:3.-:3::80-.39.9:.3..7.703.2.3.3. .-3:39039. 4.3203.203.7.-../7.2070./.2070...2.9/.9../.3..3.3..33.8:/.  .338.:2.2$.507:2. .2070.. 2070./.2033:3 33:3.2070.8.9.2030799039.2:.3.80-.3.9..3..80.2.:.7.3.7.9.39.3.5.3..47.207:5.980-.3.72030.9/.3..30-.  2.8.7:83.3 2..2.-072.3/02.5.309039:.29: .8:/20309.:-.. $090.9.3507025:.3507-0/.:....3.-:3:: /2.:808:.3/.8.7. 2..2.3.: 9039.990780-:9..3.1 9/.802:.7.3907039/.2.9203.39.8:/3.2 ":7 .3-.3 /.38.0.:-3.3.3 //.3907.//.9.8.  8079..8079.   3 2  .28. .32070..33.80.20309.3907..9/.3.7.3.2 ./.-07503/.:.39.2  0025. .9:4947.87.3172.5/:...$%  ..:.703.32.52070.2070.3-07/./..5.:-070-.:8:-.202.3..83...7..8.-:.3 203.3.305..309039:.5.709039:.303/.39.38-.39/... 203.25.507://.2.9.3 2070.7..3/02..5.3402./.3 /802-0.5.3 507025:.2.5.3503/.:2.5.8..8.39.3...3  9 %.3./7.-.3.9.3-..93/.9:9:7:3.8.3/.80.3 804..9.3.9:.3-07..22.9. 03.7.99:7:38090././/.7.- 09039:..3 :3/.3 9079039: 80-.3.3.7....39.3./..9.87 -.9-.38.-07172.9:.32030.9.3-0.9:7:3..32:8-.79:2.32:.3 9.-..9.990780-:98.3 808:.820..9 .3 507025:.9/.1 9039.2:..3..2.9/. 0.3 ..507025:.39/.3203.39.9/.7./.9.:3/.29/...7.: 7..2..47.2/.33...6  443.5.2.3-.3 800/.3/.7.:/.:50740/..70825:.7./.2.././03.2.3./.: /..2.5.3-.43949039.3/.47.3./.3.. 907.3/....808:3:3.3.3/..39/.3 9039.9...-.39:-..3 -. . .:..907/.3.2070..3 //.2:7.2..//.2.80.:9/.3...3 2.32.3.3.:.3:9 :8.5..//.

-.3/./80-:9.2..7.9...9..3.3.3/.8.8  .380-.2.2.9 /.

3-3:-.  .5. ../.880/.9.9.9:.37.3808:. ./..9.3203..93/... :.20333.3203/:..30.9.9/.47.93.2.8.8.93..2.9/.88.9..3203:25:./..7.3/.8090.5.7 .0/. 8:3:-:.3-075/./02.3203.3.7.8 5....7/....8.380-.3.3.35.8047..33.3/./..7 -/:77.-:. .3-07.#42.3 .05.2--07..3 47.9  ..8-../7..23.-07503/.3.703../.3.-0793/.73.7.3.-.82.79/.2/7.9.802./..$%  .03.380-03.3-.3.2030.39:207:5.3 80-03.-/:77.:-0-07.2: 0/:..3./9:7:3.703.1.:8820 -:..:..9-..340.2.$08:3:3.32./.75:390.203.38:3.1.8:8803...0/9.947.8-..3/..5.2..7.8./03.3.3.9:80-.-07:9 ./ 2021:7.3907..33.9.202-.2.3 203./02.75030.2.7.80-.5.3./.3503/.3/-..39039.347.3..8.5.2.37.3203.7:7. %.390780-:9.7.980-0:2:  ./.5.53.8. 50784.9203.  02.3 -/:77..2.5.5.2.305.39.38047..203.3 .8892././..73....47.3.7.9/. ..3.7.25/../.8:/3.32:87.7.../.8.2 :-073:7 .3 :. -07. 2.37./507.8:8 9:7:33.3...5..9.39.3.-.90780-:980-.9:.3-07-039:.:8820 .3.3.703.909:7:3.3-.3.9:5030.3/.1.8../.3203.3.58./.9.3&2.80/.9.:3.3203.3..8.7.307.2030-:9.1.33.3/03. .780-..905.39039.253./.3././3.8:8-/:77.20307::39: 202-./.3.3.-:7..3 80-./..:39:20309.. .94/. -.7.-:..3.  .33.72.0/:.203:88:7.9:.:.7.9/. $090...2.390780-:9/.3.:1..3./.3.305./..9.2.-9:7:33.9..32.39.3./.3203.:2.8:07:2.3.547.-:3::.3.02.2 /2.5:380..707.2:0/:.:39:0472..27:: 233203..7/.  -/:77.9  ... . .3-07..  /..2.2.39..3.7../203.9..3..3. -..32070.3 .-9:8.3..-:-.7.3/02....2025073.7 5030.80-./ .9..203:7:3.8:3:90.3.33. 9039.2.3 50784.. 07.172.5.9./.3203.27::23390..3  .3.!030.3.2.3 ./.9203:3:....9.3:.2.943.7/.7 8./.:-.380:-:3.9..3.203:3.7.3.9/..3..3&2..390780-:95.9.... 7..807.9.3203./8.3&2.9  $00/.9/.

.3-07-:.79:/:..8:89:7:3..0.:2030.7-.8..:/.-78.9.9.:.347..39.39039.203.9 ":7 .9/.99080-:938.3..3203.9.3/.5:5/.8.32005.3...3   %09....:2.9..39079039:/../.-.203:7:3.8:8 808047.9  .3 :0.3.3995.9..5:3/03.3.8.8/2.9031472.7.5073.3.

.

8.2 .9.3.8. 3. ":7 .07430   !&&   ":7 ..:2 2:823 /.2 7:.2 80-.78/.- 80-..- 8:.3 .- :. / 0.9.7 /.9:90.3..-070-.7. 203.33.3 47./ $..7.2 -. /.3.-07:3.8.39:90..3 9: 9/.. ":7 .2.. .   .3 203.9: 9/.7.93.3..8: /.9..9. 20250.:22:8239/.. &5..2.3 2070.3  .42/.2202-07. 0 .2070.3 08:9.3/03.9 3 0303.80.3 508.3:5.7:8 2070....703./.8. 2.3 203..3/.3 8.2070..3 -0:2 -077..3-.22. 8.9 .380. ":7 .7 2070.3 57.90.9 .3 /.3/9:7:3. ":7 .2 0/:5.3 .    1470.747.9:9/.9 3  03.31.203079.- 9:7:3 .9./ 8:2-07 .20250.3-07.3 3:5 80.2...39.3.3 .5:. ..83. /.7. .3..3  -. 2..5.3.490399.   $&&& 0.. /03.7-7480754380..3508.3//:3.3/.82.33.3 :9.3 202. 2.3.93..3.8 -07. 2.9./3../.3. .380.. 802.31.2... ...703..8-.8.. 9.3 /..8. 3. ./.9 ..3 5079.-:33::8.79..-03.. .3/.2:33:39:203.90780-:990..-07:5. %09.98 .3.9-.202507400-.

03../203. .08:9.. :..: 9.9. /.303:7:9.39039. 907-039:7 08:9.. 7.90..- 80-. 0805.3 02:. :39: 20309.../.3 /. 203:.3 ..8.39. 20309. .5.7.2:3347.1 9.3..  .2 .3 /.9 9:  90.3..:5:3/. 3 503:8 203.3 5.3.8.9 203..2.5..3 8-.7.3. ..3 5.220250.32030799.3   &.7.1878:.79 .3 /./.39/.3.2.. 8007..2. 8.:80-.-. . 3 /.3 8024.3.3 /..3. ...7.7.350/42.5.99:.303:7:9.-.2.8.9  2070.9 -. -07503/.2-.187 ..3 -07:/: $& &&  /03.3  .: .9.2 202.3   .3907. .7:820309..07907.9.7 -. ":7 .3 /03.9.8-.99:/9:7:3..5.83.3 .-:3::  .. . -0750.3 :.32070. ":7 .7.2-.9:.3/:3/.8.802:.. 2.9 .4-.2...3 -07:-:3.9 .:9/.//:3..9.2 -039: 2.-:33::3.3 .3 9039.- 9/.5/. 503... 2070. .3.3 . 203    !$   !03079. ":7 .. 02. 02-.2.3 ":7 .  ":7 .2 .39..

5 2070...2.8: 2070./.9.3 80/07.3/8.3/:3.35.9:50789.9:9203/138. 9.80. 8. ":7 . .3 ...-.7980-..3:.7:8/:..7:8/:.305.3.8-.2.. :7:1 .503/.-:33::. %072.9: .5.7 .3 9/. . ..:7:1. .3 89.8:2070.305.9 -.3 90780-:9 .9.1  .- 80-.3/9:7:3.. 8 ./.  !741  #  $0 2. . ":7 .7./.2:/$..9.-9:7:3..77. %072.3/03.2:9.3 203.3  & & & &%&& & && 793.38-.3. /.3.3.9.203./.8-.3 5:.22.    !03079.7  !.9:7:33..2080:7:. 5.2.7..90.5.80-.7..9  /02.2 202-07.98.3.7.3-07503/.9:.3.9/80-.3    0138 ":7 .3 .25.5.3.-:33:: . .8:.5.97   ":7 .5/./..  8.3 -07503/.-. -07-0/.5.3.38.3408:. ":7 ..3 /01383.7..-:.-/9:7:3. 8-.39....33.092448 .: -0703.3/03.3202./03.99:-07.35..3 203:7:9-...3 .9:. 803.9/02. 5. .50789././.9 .1.98050793 .5../$.3.3/:380-. $.3/03...8...3 -07503/.2503079..- 80-.802:. . ...:.3/03./.3. ":7 . /.-:3:: %09.8:.-:3:: $0.

9 .3-.3 203.5.:.5.3 9: -.-.3 907. 2039.35.3  0...9 90780-:9 9: 9/.9 .3.3 203. 8:5.9.            &&& & & $08:.7:8 203.5 .3  /. ":7 ..9../.9: .8. ":7 . . ":7 .-  %09.9 ../.3 0..308..92-:8:.9:. .3.9:033.-9: .7-:.305..3 .80-..5072...3./.5.:202-07./.9 .7.9.9:  ...-. .3 /02..:: 80-.3....80-.3 /02:.39:7:3.3 808:/.-3::3..9: 5079. 50789.3 /9:7:3.9: 80-.- /..5 47..9 .7.3 /-..380-.7:8/50.7 80-./.9:50789.9:50789. .3 .3::23. //.- $.3 2.3 ..3 /9:7:3.3 /89.9: .3.30. 3.3 .3-07:-:3.3 3 /.703.303/.:-0-07./..3.8-.. 3 9/.9./:.3.-9: .38.9.3 .3/:380-.703. 5.  02.-.:20307..79 -. .907.:: 40 808:.-/. 9/.:5-0-07.:5:3207:5. 71.3 5079. 9:7:3 808:.3 507903.   .3 9.2.-3::3.39/.3 203:7:9 $:- $.9.-:33::.9 .: /03. //.-3.39039.    .9.3 503. 802:.32.  20303/.9.  0138 ..3.38:. 809. .:5:3207:5.3 .3 .: -0-07.3 80-./3. 8..$9..8.3.2.-:3 .3./ / .. -07. ":7 .3 9:  .8.389:/.3 /03.5.9.9: 0./.9: 9::.9  .  ....9./.3 //.:8:.3 /03.: 808:..9/.9 .- 9:7:3 809. 28.3 .3  808:.8:.5 ./. 9:7:3  $0/..9:  . .3 /9:7:3..3/.50789. 9: 207:5.3.2..703.

 . .9./. 8:...8-.7 /03. :3.7 2.3.7. ":7 .7.39.. 9.: 80-.2. 202-. 20250.-.2 8:.4-.3 :39: 20250.8:8 -03  5.3 203.2 2.2.3 90703.3..2..7./..38:  !02-...3 203.7 9:7:33. 8:.187  5. 202-07. 3  ./4380584507.7 2. .- -08.3 .3 /.9 3 -07.3 /2038 80./030  :7: -08. 503079...: .3 8.8 -..5 :. 9:  20309.3  . .9:9. .  805079   ..3.8.:9 . .- 9:7:33. 89478 80.3 5..71.332.2 80-..3.3.3 .3 8 $.9 /02-.8:8 90780-:9  ./.503932.3 /..3.3808:...-..1873. 80.5.9.8:/.9 %:7:33.22:83.850 .3  -.2 203.3 3 9/..39.3 07.9:7:33. 89478 8.3../ 2.2:3 / 83 .3:/: :-.3 8 $. ":7 .3.3%:7:33.3 .7:8 /. 2070..9 /03.91    ...3/03. .5.  0 . 203:3.-3:::  .3 -..9: . ..7 80.3::  %09..7. . /.2./.3 503/.3 80443. 9:7:33. ..3:.2:.39. ":7 . 9..7. /5.91 802. .-:3:6::108-.7 2. -.3.9: 3.8:/.7/..9: .  8. 9..5.8..9.8.7  .8.3.703./0 -3:.9 -:.9 / ..3 202.- /.7.3 3.9 3 /.3 /. 20250..3 507./80-:9.3 -. . :.32. 2.2 2.3..:990.  . 8.2 8:.9. 20309.3.7.-:3 3:: 203..3  .3 -.9/.. :.9  . 203:8:3/..8. ":7 .5./.390. 507808.8. /2.8..7.5 :. /4973 3472./ 4-0 507.9 . ..3 203.8. 909.3 5.9  /...2 .70. 8.

7..3 .8-.3 80.9 3 .3 .3. 203.39. ":7 .8....2: 2:.8.3.3 802-.5  8.///.  ..5.7:8 -079.3. 203.3.40/..3 2030/  02:/.3909.3.3-07-./. 5:3 8.  " $  . 92:7 /.79.3 .7/. ..5 /89:.- 80-.3... 80. 507:-.3. 20309./. V8'8 6 :6G :  @ 7 8  D O5#":7  ]5#" :7  9 KK? :7 .203/09..330.3 5.::.5/03.3 .3..3 05:3.3..808..35:3 2.-:3 3::: 805079 5.9039.9: 20.3/.802-.--.7.:80-. .- /.8090.9.9 503/./.. 8.  9/.9./ /. 2:33 /..7.2::/30.    2:8-.-/. . 502.3 %/.5-.:80..2: 203.88..3/903.:80-./.3-.3./.. :39:20309. .: .203. /.:9:5:3907.3 8079.93.5.380/. 5027.-9:7:33. 20.3.98..507.9.- 2:8...35.30.3. 8. .-.9  2.. 8090.2...9.172...3 -./.3:8.9  .9: ::7.3 20309.7..7.0/:5...  2*:7 793.6.: 80-.9  !03079..  .9..7.3  -40 203.-.9073.39/.3.3.9  .8. 2. .35.3 50703.47./.9 3 / 2./.3 /. .-:3:: ...93/9:7:3.:2./.5 0 ..3  09: :. -07802-.7.3 20.3 05.33.3 9/.8047.550702-.7.--.3 0.3 02.. -.5.3.. /...8503079. 200. -07802-..3 -.39. 80-.  .- /. 02..3  %/.- 2:8. 808:. 9..3 203:7:9 8:.:.. 5:3 .

38:3 /..805079 3  -.. /. .3 /.73.8.9/.3 203.3 5.83.072. /.9039.2 /...3 9. :.3./.9.-.- 80-.3 5.3 20302:.9.9/.-:3 :: 9.3/./0203. .3 .7.3 9:7:33.--.7 #.#.2 502.3 80.3 08:8.7 47. 8:33. /..: /.253 9039: 8../. 50309.2.7..-. 50307.: 5078.5 9/. /.2.:80-.9:.7./..2203.7.9 8.- .32033..3 202-.3/.- 2:8.5 7.7..-3.8-.3 203.2-0825:.  /.2.38. 20.3503079.3 /.:.3 .33..3 800/...3 50789.2.9 20303..3 /. /02. 9: -:./0 90.3 47. .  .3 -075..-078:3: 8:3:/. . 2: . $.8079.38:33.3203/4743907.9 909.3.35:. 2025:3.8-./.9.2.1.-:3:: !0/42./3.8::.3 .3 .  / 8..: 203/03. . .3 502-079./ 8090. ..25.:8-.5.:. .50789.3 /.3  9:.9:.. /03.9 20303. ::22.8 0.7 .3 03.3 20.7. 80.9 203..  %. 907.50-03.5 .7. 8:33.3 9039.-. .80.7. ..3 507:-.7 0825:.5 :.33.05.2.-07503/.  .  .3 2070. 0..9..9.-:9.7 703909..7 8.7.3 80-. 907.9 .20309. .2.9:80.59.::3.5.3  $047.8  2.- 0.3 :.9:.7.7503/.380.8-.3    !0/42.-:3 3:: .3:8. .33.8. 7.2 0/:5.7 5.: .2  2: 848.: 9/...  20309./.8::.: 80-.:.  .3 5:3 /.30309..5.9 ..8:/9::. :.- 2:8.3 -07/. /.8.074-4.  9.--. .3 -07..3. 802:./. 20207:.: -.3 -07.2 20309.35.3 57385 573858079.. ::2 ..3 8047.3 8.  %/. 203039.3 203/.3  %/.5.3 503.71:  /8.897.8..9  9: /80-:9.-:3 .33. 7.

.3 8:.3 /.9 03. 3.7.9 /:89..3 $0.5 47.3  9. 203025. /.58047.3 907/.3 002:. 47..3 0. 7.- 3:: 8:.3 /02.././..../. 47.3 05.2.-.3 8.. 503/:89.9 20303..-:3 3:: 9/. ..3 0-07.9..9  .9 !.:6 .9  /03.9 0303. /..3 2033.32:1. 3::3.3 0/:/:.. 207. 8..5.2.:5:320303.50789.::3.8-.3 8..2 0-4/4./.33.8.9  8079. /.9. 203:/: 2070.3::  .9 -.2.7.-07:9 .. ..907./.3 203.3 93  $0-03.80-. ..3 -07-:. #.5.5. 203.3.3 8.3 47.. 0. /.9. 3:: 2032-:..73.9.3 002.39/.8.3 .3 .3 -. /./.5 2./     !07-0/. 80-.3/.3 9025.3./.703.3 2070. 8.3 :39: 202-.8705. &. .2 0. %039.9  8:3:./. 2027.9 /03.3 80-...9     8.3/509/..3. . 9: / 809.30. 8.3 .75. 8-.9.  .3.3 -07.3  .9: .39: 804. 2038.703..-:3 ::   %07. 8.3.3 -07.9 -..:80-.3 809.20303. 2./.7. 203..33.- 9:7:33.-9:7:33.2.3 -.3 !03/.20309./.  .3.3 .7.35..7:8.

/.90..-.9. . 9:907/.9 .3 -079039. 90.9/.3 80-.8:0/.:.5030..32030-:9.-:33::  897 8972: .8 7.8 805079 .739/.3.9 ..7. -3: &2.- %/.3.  " $   .3 !.22: 9: -.7.4 9.7.2.3.7.390.3 8./....99:9/..2: -07.9 43943...3.9.35030. 50784.380-.1/80-:9. .87.  2. 9.: 3/.:7:8.-2.:/ -07..99039. .380-.73./ 50. .2  2.9 /./.2: 003/.3.87. 5.7.3.9 3 /9:7:3... 7.380-.187.-..4..32030-:9.2  2..39072.380-. 03.3.2.503. :7:8..3 203.99025..3/..6.:202-.    5.9.-.  5.3/5.-3::80.8.3 203/.8  28. -.9.8.3.33 $0/.8./.8/.9 7.:7:8..2.3 7.- 3:: . 8.3/..3.4 9.73.33 .3 .3 -07-0/. /.3.9 9: 9/.: .      ./.32030-:9.7-0. -07.. .9..-3:: 0... 897 897.-3::/03.7.3 47.3 -..8 2030-:9.....8.39.9 3 9:7:3 20303./.3  : 203..: 20303.-.8:.4397..3/825:.-.9.9 5079.3.5.9: -039: 70/.3 9/./03.73.8 . -:.33 2.5.-3::3.2::2.3.85.  ..:.90./8/..3  039:70/...7-3:&2..380-.9:7..7... .9.-7/...9 7.2.9:.8-. ..9..990780-:9 0.9 90780-:9.7.8: //.37.9-.3 /03.9.9 7.4.8:/3.-039: -039:70/.3.99: $0-.390..9 3 9:7:3 20303.4.9 .37.347./.. 8.: :2037.3.2 2.9 -07./.3.8:/7. /03./.3../..2: -07.990. 9:9072...939:7:320303...9 9. 9025.7 %.939:7:320303.4 9..7.8203:3:.9. 9025.9.-3::  $02039.. .3/.3897/.. .37. 8.

97 /..9.203/./02.3.3 ..3 5073.9 2.0 :.9:./ $.3.3 2: .9..3 90.5.3 80..3.3.990780-:90.380-.3202-03.3 507. . .22.8.-7.7.33.5.990780-:9  .9 9: -.- 3::  80/.907/. :3 2.3.7.9.5.77  -:.9. /. ...8.8-. -3: .7. -0..-$./.7 .:503....   !&%&!   0825:.2:3 .3 /9:7:3.3 -072....7/.5.39039.3 -073... -0./.39 ./.9/.39:7:3.9-.-:33:: $0/. 02:/.-7 3.3.3-3:&2.9: 7./.703..7-0-07./.2 8./50..9  .7.3  . /03.39. -.3 .9-0-07.7. /.3203.5.9:..3. .3 202-.3.3 02:/....187.9 907-08.3    ":7 . 2:9... ..98:7.6.38.. .. .3 ..89039.340-3: .703...8047.3 2.3 /. 3.7..9  .3/./.38973.9.39:7:33.3 802:.3   7... 7.3 207:5.25. 2. :.2 :8.-. -.. //.3.3 8973.3 80-.8..3 47.9 -7 8  /8. -...9:7:3.7 .39.. 203/.7 9 %. /5..3.0825:.3 8..7.3.3./. $9 05.9:8.8047.507-0/.9.8:.. 2030.347...78.3:.3. 8.5..3 .3 /.3. .- :..:5:3/ :.7.3 50.5.2.  . 207:5.7.9. .7 9/.

.38:3 /03.9 2.9  .-.-./. .9 .-  /..2.. 3::3... :7:8.37.3 9072.. ":7 .8 .. ":7 ./. /.3/..8  /.- $.3.2.39073.9:. . .8 7.2 :-:3.9...95079.3.38. .-:3 3:: :.7.3.: /.4397. 8.8 ..3503/.:.3 9.3.. .8. ::2 ::2 /.9.3 50789..9 ..3:3.3 90.9.  5.- 3:: 80.33 2.7. 90./..- 3:: /03.2.3203.9 3 9:7:320303./8  -  5..-... 5.-:3 3:: 2025:3.5. /9:7:3.7 8.9 3 9:7:3 20303.3 202 .8.3 7.8  805079 .3  -  /.2 .3 . 203:3.38:305.-.7.8-.9 ..3 .:5:370/. -.3 -078. -039: -039: 70/.5..35..5:3 .7.3907803/7 /.2.3.3 3:5 502-.908.-:33::3..8://.2.3 -07. .8..8-.9 9: 9/./.3 907:9.9:80-..5. 2.3.33.9..3 /5.3 /2.907. ":7 .:.3.3 .3 80-.3/9:7:3.-0750/42. 90.. 8....990780-:92020.9 28.7.2::2.9./... 7:.7.9 .3-07. .9./..8-.9 80.8  805079 : 2037.3 . 8.39/.3 2030-:9.-:33::. .9.8.5.3 2.3-07-0/.:7:8.7.3 9:7:33..- 80-.3 80-.3 203:7. .9: -039: 70/. ./.. ":7 .9 9: 9/.8.39.8 .8./50.9    8-. 90.9 ...2.9 ./03.3 2030-:9.3 3  80/.90.7 .920303.3 7.9 ..../ 507-0/.9.7 8.3 50789.3 8.3 .8:.9.3 2: 9039.9907..3.

3.-:33::   %#!&$%   99.7. !:89.7 #    ":7. .  .7  #4.5.8 $.3/. !..79.3 9:  /.3-...3 /.- %:7:33.72: 2: ":7 .8    8 $/06  %    .-:3 :: $0-.39.2 03..8-  !741  2: 2:  ":7 .8 %039.507...  ":7 .3 0/.3 907.3 9:7:33.73:8.3 /.7.- 80-./.339.3203090..9 .3 /03..3  !03.    8 $.3 .7!7088     . 07:9 !:89..2.3    8 $. $9:/2: 2:":7 .. ":7 .3 .   .:/  7  !0785091 .39.3-079.9  ":7 .. .20309.:. !44 /.8.-.8.33.8-.8.72.9202-.3  .3 90399./ -:  8-..99.8  ":7 .:70383..     ".39.3 /02.9 202. $:- 7 02-.-8.:8    9..83  39../.3 07:9 !:89.3.39./..3  $02.7/.3  .3  ":7 . 9:.3 $:7..9 .    $0.7  . ..5.82: 2: ":7 .2 .3 /03..9 .7: 2:  ":7 .7.9039.3 '071.80. :.. ":7 .7.187.-:30 4  !03.

    .     :/.2 %047 /.7.33. ..!7088     .7    94  7    !03/0.7/.3 ..9:. ":7 .2 03.7 .2. ":7 .79.1:.#  ":7 .8.79.8...3/:3 !:89.$03 $../  ":7 .7.    $.3.3 .347.90  4. !.... 05.9./.9./98#.3!03003.      &&     ..187 .2:/  8.3.3%0702.39.79.2./ %4.7    $..3..2 /.2 /./.79.897.22.!0.39.1  #.9  !741 #  !03.2 6/.-$0.3 $9:/ 8.8/...22.3 !7.. 8.3    .3:.39.  !74850 8./3.9:9 .-47.5 %.3  .39.3/.  !:89. :.7.$09..$. .72:%.2.2 8.  .3  :.

  ":7 ..77.1.2$023.8047.../.1  -0.3-.$&&& $#$ $%&#&% "&#       .3.25.7.9.3.79.  $0.:3    .187 /.3 '071.3 .187/...1 .8.7-.3         &&         9..:3    .95.:.8 %039.35.8./98 9.-.35..1..3 503/72.8047..716/..7!7088      90399..8.3:8:16 ./.3   $.9..7.3.9.3 /.8  ":7 .8./. 2: ":7 .72.-$..3.8 03.8339.7./..70.:.95../.35.

.7 !03/0.:3   .-.3  !74850 8./ -: ..187  . ..3  ..8 2: 2:  ":7 .2 6/.7./.3.39.2..3 $9:/2: 2:":7 .-:3 :: $0-.95.3.   ..8047.3$9:/8.39. .$. .9 ./  .   .1..3.7.79.2%047/.79.3 !03003.3 .9. ":7 .7  ..-47.2 03.2 03.- 80-.187./ %4.-.09 0     !741  %    .7 2: 2:  ":7 .3 503/7 .7 2: %.3!7.3 ..35.- %:7:33.    !741  7    #.9 $.09 0     7  .9 5.....3.      #4.:3   ..39.99.3  . !:89.9.7 ..7.339..3 /.3  07:9 !:89.:8      -/    -/    ..8.8- 8 $/06  2: 2:  ":7 .7.28.39. 8..39.2.8      05.9.79.3  $:7.  .8.  ":7 .     .3 0/..9  ":7 ..7. .09 0     :.9:9  8.  ":7 .8047.$03 $. $09.  :./3.  02-..../.3:.3  907. #   ":7 .39.7-.:3  .39.7.3  $02.-$0.22.2 /.7: 2:  ":7 .33./.5 %.3.897...3/:3 !:89.3.73:8. 07:9!:89.7. 7/.3  .3  !03.7.7 #    ":7./.1:.1.22.3  .3./.7 2: .  .!0.:.95.2.90  4.1    !03../..././.2:/$.-.-. .347.09 0      7   94:/.8 $. !44 /.!7088      4   8 $.8..1.3 %0702.2.!.7  !0785091 .9.3 8 .9..3.8 /.!:89. 8047.:/  99.7 ..79.3 5..8..7  8-.8...2/.79./..2 /.   .3      7  $:- 8 $. ". 8 ..8.-:30  !03.3 ":7 .

07-.-.-9:7:33.9 ..-:33::203...35.9.. :39:20309.2: 2:.7.- 80-.3203.2203.3802-.28:.3/..780.380-.9:  $0/..3.5.3.947 1.9..3..9.    .7-0.:..9:9..7.9.3.93 /2.:990..:80.8./.3..-:3:6::108-.7.5.39: .8-.7 /03.3.202-07. ./98#...9.703.3.-9: .3 .22..3 ..3-:.8. 805079 .3.9:5079.-:33::.3/.3 ..2.33. 2./.9.38 $./.9:..:8-..28:..7..7.71.3/.39.  . 9/...2 :..3507.9.9039.  0.9:033.2.: .203/09.5/03..-9:7:33.3/.3503...-3..8.203. 71..3.7 ..-07802-. ":7 . ":7 ... ":7 .9.3.7 45 .8.-:3:: /.3203.25.32030/ 02:/.5.3-.3/03.9..:80-.-3:::  40/.-:3::./.:.80-.47..93/9:7:3.38 $.:/03.-./..39:7:3/..3   $&&& 0:.3/903.27:.3.32.. .3.947 1.9:207:5.3-.8503079.22.3...8:. 909.9:7:3808:. .97:.7:8 -079.9/. 502.38079.380/.5.:39:202-0/.3 /9:7:3.$$!  09$.:80-./.:5:3 207:5.30.-.3/:380-..3507903.7..9..3-07:-:3.9:.7/. ":7 .9:80-.. . 9:7:3 0-:2 .-07802-./3.39:7:3.3.7 .9073..203:8:3/.3.5.3.380443././..30./..8090..947/-./.39:-.-574-02.2.//.39/. .//..3203.3..9:.2.9:0./0 -3:.3/.5 8.0/:5..9:7:33.3 20309.3.3:/::-..89478 .: 20307./:.3203:7:989.9: 9079039:.850.9. 8.3...9907.305.93.3909.: 808:.. ":7 .:202-07.:.:5:3207:5...:8-...-/...50789.-:2  0....-..8.39/.7..9.3.  .80.:8:./.8.9:3.35079.-9: .30.3::23.7. 3.8-.7.3.--08...:2.28.3./1.305.39.3907./4-0507.9.9. ..-9:7:33.72..3./...7:2039.3 03:7:9$:-$..-.2503079..907.3..:.3./. 808:.3/ 2:.308.3/.3  $0./. ":7.:-0-07.- 80-.33.9:39:203. 2039.-:3:: 0309.2070..9.9:.2025:3.3.-/.9 .3/03./:--://3  !03079..20309.703.3..3.5.507.808:.9: 20309.3 .2:33/./030 :7:-08.703.  .3.-$.9:.38-.2 2.9.3//. 50789.3.9: 0..380-.3907.7/.38:.9:50789./73.9479079039:./.3.3.-.8.-.3-.8/. 8.3 .31..:-0-07.$9.5./98#.3.3203.5..39039.9.3202..3 2.39.302.3.3/.-:33:::.-/.3 -.8.9.:5.35.35.:9 .3-.22..20309.8.3 80-.20309.390703..7.-:3:: 8-.907.3.9.9   !70.

8.-3:: 0. 5..39/.35.3 $047...73.8.9 .3/5.57.9:9072. 50307.-3::/03.3.8/.9-...9.73./.7..3.8::..:..3 2.3.9:.3.. ::2.39..32070. 8:33.3:8..8./.20-4/4.2/-:.3 9..9.-07503/.-/.9 20303.2-./8090.3/.20.9..3203.550702-.9./.381472.9.3.9.-9:7:3 !03/./.::2 2.2..7.070.37.9:::7..9 203./.5.2.7..7./.-.2:... .. 90.7:8/8.$...7.390.2:8.380-..9 909. .3  8./0 90.. :.:-.8://.8-.2.8 28..8.%039.9-./.:80-.8 805079.808..35.9/:89.33....380.3-07.32070.7.-.33.9.:80-.2539039:8./.-3..20/:5.3 9:.- 2:8.8 20307:5./.20309.39072./0203..:.547.3.3-07.25..80-.80.2.-07:95.98.939:7:3 20303.380..3!.:/.3/.--.73. 2./.35.-0..7...#.3507:-.39..187.9 5079.3/.9 7.203.7:8//.320.7.3503.35.9:-039:70/.38:.8079.3/.90303.507:-.8-.380.3/.-./.939:7:3 20303..73.357385 573858079.-078:3: 8:3:/.35:3/.3907/.9.3 202-.5030./.380-.3 -07-.8-.7.2.9/..- 2:8....3 %/.32030-:9.9.9:20.-3.380-..770. /..87.8/.39039.. ..1..97. 200.9.2.2.7 8.39/...33  $0/.3..2::2.::3.920303. -:.9.8:/9::.9.83.4397.220309..350703.  .-./.7.8090.9.:/. 20309.-:3 3:: .3/.-.3203/4743907.9. 2.39.///.:80-.8.47.99:  $0-.2::/30.9 9:/80-:9.. 2:8.7 -.203:/:2070...7/./.8..3/. 8-.939:7:320303.35.9/.9:-:.30/:/:../03...20309. .:7:8.32033.920303.39:7:33./03..3 47./.380-. .-:9.9 9039..-.7.-3::8:.5.38:33.::.3.747.33.37.-:3::  %07. /02.3-07/.3-07-0/..7.  9.0.3/825:./..32:1.32033..-.8705./...8. 9.7.5.3:8.33.9.8:/7.  %/..802:.:.- 2:8.20.350789./. /8.9-./.2-0825:...7.3.80.80-.7 .2203.78.7.-3::80.9 43943..7.-.5./.--.3-07.#....2 2:848.3203.9:./203:.203039..8: 0/.87..3-07-:.8-.7.897.7503/.58047.-039: -039:70/.7.22.38.3:.::2037.308:8.:7:8.8 2.9 7..2.7.9503/..:5078.  .99: 9/.9.7.5.59. .:.3203..3203.- 3::3.99:9/.-:33::.7.39././.:9/..3/.3-07.9/.3.90.9:.--.9:80.9  /03.8.8:8:8070.9.2027.9.5027./3..072.:203/03..85.3..--.8:/3.9.5.3 %/.9./..33 2.3..7../.3..3203/.3..5./.990780-:9..503/:89.3 /./.-.3.80.37.35:.897:9:79089:803/7  .50309. /.3.3809.3907/..33 .8050793 -.907.320302:./.05.3/.3 .8. 897 897.32030-:9.35.9:7. 203025.3 $0.35..2/...3..907.2..2502.2.:. 3.320.3.:202-.5..:7:8.3. 8047.0/:5.-/.8.&.3.-2../..-:3::9.9:../.7..3.7..8. 70..3-.38.9..7#.320307:5.:/.87.3 %/.33..:9:5:3907.:80-.9!..75..8..3 .9.3/02.3.30-07..20207:./..35:32./50.3..503.3502-079.9.3-075.3  !0/42.8:8:8 80-.-.- 2:8.9:./.8..  .3800/.-.0 2:8.7703909.:80-.5:.- 80-.808:.3/.8.3.8:33.90. .:.32030-:9.3.:..70825:.9039..--.074-4.9 .5.3503079.  %.:3/...1/80-:9.3203:-:3.59/.9.3 09::./8/.5..-:33:: .38:3/.../.3909.3/.50789.50-03..../.35030.20.38047.7.303.8::.71:  /8.8:.3203:7:98:...203.9.2025:3.380-..2....

20250790.:9/.5.-73.....2..350393/.3-.:9:.7.9.3 2039..8.37.39.3..3.3.3 805079.990780-:9.3.3 /03. 9:7:3.3.-3::.8 $.2:33 /.5.2070.80.39. .2.77 .3 203.20250790.87.:09039:..3...7.2.3 .3203:8:33./..- 3::  88.9.:/-07.9. :.340$.:.2.03.39.:39:20309.3. :897: /85332025:3.3.88::2-./.5.2:./5.3:..9.3203/47432:3.-07..:20303.2-3: .3:./.3.3  .2.3/.739/...7.3/0.380-.:3 2.3.-8-.3.2.-09:202507.340:./.8-.3.39./.9.38...-:33:: $05079.390./80-. .8/..187...7-0..32025072:/.-.::2/ 9.3./03.22: ":7 ./ .0:3.7:.8-.3.9/5..50784.9 ":7 ...32025072:/.8047.380-. .1-.-.3..8./..883.-:33:: .8-...32:9039.-:33:: $0/.-:3::2025:3..2.40:3...0:3.33.3....0:3.-8.39.-:33::/.939:7:320303.3.:./.703.:.5.3./8533 9/.320250..2./.8502.9.-8:8 907.3-..2202.390703.9  .2.32.380-. 80-..3  $02039..9.503...703.2025:3.9./.9.3.207:5.503/.32025:3.3.3 47.33...2.-3:&2. 2:8-.:/:./.9:907/.7..9.5.3.3../....90.3./../.4.3. 9..8/.703.3..503933.990780-:9 0.203:8:380-:../..3-3:&2.2 2.7.9:.-:3::-./.89039..2:-07.3/.944 503:8:33.38973.9..8-.7-3:&2.93./02..-:33::/..3. /..9.9 ..9.3 -071:382039..49.340-: :./3 :7:2.3/.3..97.7 $0/.5.3:3.8-. .9 .2: ..9.3-.9.7.:8:8 .990.7.5.-0./.390./.:3.3 .-:3:: .7%.2:33/09..2030..2202..3 5073..35.3-3:.3-079039.2202.350...703.-071:3880-.- 0.9/.8.38-.390./50792-..0825:.  !03933..3203/.3897 /.2. ..9.87 .3.5.9025.9.82030-:9..3 039:70/.7...93.3:2:2/./.7.380-.22: ":7 ..3.80.8.9-./.-%/...7.3  &7038.3:203.:503.:.7 9/.:8.5.7.:..3.9.0-..3 /:3/.203/....7.8203:3:.. .93 /9:7:3..-7/.39/.2 .7.9.347.3-07....3..3-072.

#f° ff°–¾ ½ ff°– ¯f¾  °–f° f¾ f °°ff¾ f ¾ f °°ff .9./.42 aS_TSTaZZa a 9f f ¯f¾f -f   f f°– f f ¾f ½ f°ff° f°– °ff°  ½f f f  °–f° ¯f¾  ¯ ¯°f  –f¾f°¯ff¯ ¯°½ °© f¾f°¾ nff ½ °n °f°–¾f° ¾f°f–f¯f  ¾ °––f°f f½fff fff fff ./:7 8 .47/57088 .8.::23.87..2/-: %089:.-:3 ::  %#!&$% .2:8-.9.#f°  .3 $4./ .42 :.   .79.35./ -: 5. ":7 .

9 ¯f°ff°fff . °¾fff¾ nff ¯°–f¾ f °°  f½f f°f½ °– f°  f°ff°f   . ° ff¾f % ¯–%  f¾ f ° ° f °°f ff ff f .f °– f¯f¯f ff¯ °¾°¯f¾ f °°¾ nff¾¾  ¯ f°¯ f¾ f °°  ¯ f°–¾ °––f¯ ¯ ff°½ff¯€f¾¾° ff¯¯ ° © ¯ff°ff fff .#f°¾ °–f f f¯  f¯f°f  fn  f °f½   ff ff°–  °–f° °–f°°°fff ¾   ¯f°½ °°–°f°––f  °f .#f°f°– €°–¾¾ f–f½ °© f¾¯½f f¾ff½ ¾f ©f #   ¾ f ° #¾ f f° -f ff½ ¾fff ©f f°f°–¯ ° f f°°°f¾fff f½fff ¯ff°–  °–f° °–f°½ ¾f f° ©f f° ¾   f ½f½ f°ff°f°– f©f°  ½f f-f ff ©f f°f°– ff° °–f°¾f°f–f¯f#    f    & &     & && & & #¾ f ° - f ff ¾ ¾f f°–¯ °©f  ¾ f °°f ¾f ff f½f ff f .#f°¾ f¯ ¯ff¯¾f° °–f°°f  ff¯¾f°¾°–f°ff°¾ ¯ ¯ ff¾ °f°–f ff°– ff° °–f°f¾ f f° ° ¯f f½ °– f° ¯fnf¯ ¯fnf¯f¾ f °° €°–¾½ °°–°f ff¾ f °° ¾ °  ¾ f f f f°–  f° °– ff¯ ½ ° f½f° ¯ f°–  f ff¯ f¾ f °°  -f¯°  ¾ ¯½°ff°¯fff°f¯¾f f¯f¾¾f°–ff©f ¾ °––f¯°–° f–f°  ¾ f©f f°¯ ° ff¯°f  ¾ ¯½ff°f°–¯ ° ff°–   9 °– f° . ° ff° #¾ f f° -f fff¾¾ff¾ ¾ff°– ©f ¾ f °–f° °–f°°°ffff .#f°f°–  f f°–¯ °ff°¾f½ ¾f¾ f–f ¾½°ff¾°fff¾ f–f½ °© f¾ f f½¯ ¯ f½ ¾f ©f #   .#f°   f ff #f¾ f #©f¯f f#¾f f f#f°–f°f¾ f ¾ f °f°–f°f° f°– ¯f¾  ¾° f ff ff f .#f°  ¾ f ° ° f ff ¾f ½ ¾f ff ¾f©f f°– ¯ ° f f° °°f ff fff .#f° f¾ nfff°–¾°–ff ff°–¾°–  .

#f° ff¯ f°–f ¯ °©ff ¯ °© f¾f° f°¯ °  ¾ff°¯f¾ff ¯f¾fff°–¯  f ©f f° ¾   . .f°f#f .#f°  °ff° °–f°°ff ½ ¾f ©f   f ½f¾f ©f f°ff ½f½ f°ff°f°– f©f° ½f f-f #    -n¾.f ©  .#f°  ½f f -f  ¾f f ½f ¾f ff  ¾f f°–ff° ff ¯f½°¾f¾f    ° f½° f¾½ ° €°¾f° ff¾¾   f¾ ¯f¯ °¯½f° fff¾ f f° ° f ff  ©f f°$½ ¾f f°– ¯ ff ff°– °°f ff f . °–½ ½ °– f° f   f f  f f½f ¯ °– f ff f¾ f ° ° f f ff°f  ° ½ ¾f ff ©–f ½f ½ f°ff°   ¯ f° f¾ f ° ° f°– ½f ½ ¾f¾ °   f–¯ °©f ¯fnf¯   9 ¾f ½f½  °–ff°  ½ ¾f°°f¾f¯f°  f°– ¯f ff f°f½ ¾ ¾f° f¯¾ f°ff©°––f°ff f¾f ¯f°f°–¯ ° f°°¯ °©f½ ¾ ¾f°   9 ¾f ½f ¾fff°f°–¾ ¾  ½ ¾f°°f¾ff° -¾f#  ff  f f ¾ f°– ¯f¯ ¾ff f°– ¾ f°– ff¯  f ff° ¯f   ¾ °––f ¾ff ¯ °–nf½f° ¾ff f€° ¾f° -¾f#° °–f°½ °f°¯ °©f¾ff ff¯ f ff°¯f    9 ¾f ½fnf nf$ °–°f° ° n°f° °–f°nf nfD¯f °ff f°–¯ °–°–°f°¯ff¯ f¯¾ f–f ¯½f ¾ff f°ff . °fff° ff f¾ f  f ° f ff °¾ ½    ff f  °f°– f f°f ¾ f ¾ f  °°f f   ° f f .ff°  & & '&    & #¾ f f° -f ff½ ¾ff°–¯ ° f f°°°ff .

  f€ %  9 f°ff°f°–  °–f° °–f°¾ ¾ff°–¾ f°– f°–¾°–½f ff¾ ½ ff  9:7 3:  7  +  Y7  G  @7  @+9 9#6G9 O 4 :7  @B  8  A  G +   7F #f° ¯  f f°f  ½f f¯  °f°–   fff°f     ¯f¾ ¾f° @f°   f°  fff¯  ½ °– ff°¯ f°f°¾  %.fnf¯ ¯fnf¯¾ f f° -  f f¾ ½f° f°– f¾f°– ½ –°ff° ff¯fff¾ f f° ° f f%© f¾% °f ff f°– ¯ ¯f°– ¾ f © f¾ ¯ °°©f° f¾ f °° °–f° ° f¾ ¯ °––°ff° f€f%½ ° ff°%    f °ff°f ff  @ f ©f  ¯ff°fff  & &  &  &  &  &%&& .  ¾f# %  9 f°ff° °f°–¯f¾ff°–ff° ff°–  @  9- 7  59 @+99#6G9 O 4 #%f°– f°–f€% f°f ½f f¯%.f¯¯f % °f°–f f°–f° f½f°f ©f °f"# . & &&& &   f°–f°½ ¾ff°– ½f½ f°ff°  f–¯ °©f ¯fnf¯ f   9 f°ff° °f°–¯f¾ff¾ ½    39  6G 7   G  P Q9# 8   +9 @B   9#6G9 O 4 :7  2   #.f¯¯f %  °f°– f°f°  fff°f   ff° fnff°  ½f f¯n ff°f°–°f %.  f ff° f°f  ½f f¯ %.

f¾f½ °ff°f °f°– ¯ff°fff  .f¯f%¯f¾ ¯°–°f°ff ¯½f¾% ff ¯ ½f¾f°¾ f–ff¾ f f° -f °f¯f¾  f½f f–f°   %ff° °f°  °ff° °–f°%  %¾fffff° °f°  °ff° °–f° %  & &  &  & & && &  && %¾fffff° f °f° nf  °ff° °–f° %   f f¾ ½f° f°–  f°–°ff¾ f °°°¾fffff  f°–°fff°¾f ¾ f f¾ f f° °  f  f½f¾ f f°–f°f¯ ff ff°–°°f¾fff f¾ f f°–¯ ff ff°–°°f f½fff   .

°– °€f¾f°½ ff°–¯ ° f f°°°ffff .#f°  .#f° . °–ff¾ f–f°fff°–  –f¯ °–f° °–½ °– f°¯¯  . °–¾¾f°¯f°– f° °– ff¯f .#f° °f °f ffJ@   9 ° –f¾f° ff f °f °f ¯ ¯ f° ½ ff° ½ ° ½f f f¾f ¾f ff¯ ¯ °©ff°f°¯¾¾ff°f   9 ° –f¾f° fff¾ f ¾f¯f½fff¯ f°f °–f°¯ °–f°–f° fnf¯  f  ff°f¯ ¯ff¯ff¾ nff ½f    . D– °¾¾ f °-  9 ° –f¾f° fff .

¯ ff°°¯ °–f€f f°¯ ¯ff¯ff¾ f°¯ ¯f°f½f°f ff°–f°– ¯ ° °–f°f    .#f°      f°– f½f ¯ ° °f° f½ff ff ¯ °–f° °– ½ ¾f° ¾¾ ff ¯¯ f° ff¯  f ff° f–f¯f°fff¯ ¾  f½f°   .  . °– f¯f°f¾ fff¾f ff¾ff°– f° °– ff¯f .

#f° °f°  ¯ fff°  °f°– ¾f ff f . °– fff¾ f f° - ¾ f f° °f ff½ ¾ff°– ©f ½f ff¯f°f¾f¾f  f °f  f   ff f©ff°f°°¯ °– f°f¾ f°  f¾ff°½ fff°%½ °f°¾¯¾f°%f°– °f %°f f¾ ¾f% f f°– f°– f°– ¯ f f° ¯ ° °–f f°–¾°– °°f ff f .ff.#f°    f  ff   &&&  && &&  & && &  && &  &     &&' && && #@ f  ¯ ¯½ fff° °f°–¾ f ¾ f °f .#f°¯ f°f° °–f° f¾fff f° ¯ ° °–f f f°– f°– f°– ¯ °f¾f° ff  °f° °–f° ¯ °– f ¾ f ¾ f  ¾ f¯ ¯ ff¾½ °– f°°f#   ©ff° °–f°   f f¯ ¯ °© f¾f° ff¯ ¯ f ¾ ff f½f f ¾ f°– ¾ff f f°– ¯ °f¾f° ¯f¾f f f° f .#f° ff ff  ¾  °  °f°– ¾f % ©f f°%   ° f ff f° f°°f ©–f ¾ ©ff° °–f° ½f° f°–f°°   f¾ff°   f°–f°  ff¾  ¯ff ¾ f  f° ° f°– fff° f ¾ f°– ¾ff f  ¯f ¾ f½°  f ff° f°  °– ff f°   f½° f¾ f  f° ° °–f° f ¾ ¯¾f%f ¾f°––– f¾f°f °f¾ f°–¾ff f f°¯fff°f½ ff°ff°f¾f¯½f  ½f f¾ f°–f #°% ff¾ ½ ° f  ¯f nf¾f°f °f¾f f° ff°f ¾ ¯¾ff°°f  f¾f°ff¯f¯ °––°ff°f€f  f€f f°– –f¾ ff¯½ °f¯½ff°°f ¾ ½  #¾ f  °ff° –°# ff fff°  ff°–¾fff#¯ff°fff°#  .

.

#f° f °f  f ¯ °– f ¾ f  °°fff .°  # f½f f°– f –°–f° f° @f¯¯ ¯ °–  f  ¯ff °f ff fffff °ff¯f°ff¾f¯f°#   f f9 ° f½f°¯ff° °–f°¾ f °- ¾ f ° - ¾f°–ff f ff°°f °–f° f f ½ ° f½f° ¯   °–f   f½f  °–°–f° f°  f–f° ff¯ ¯ °–ff° ff ff f .

fff¾%f¯f -f%f–.fnf¯ ¯fnf¯f¾ f °°f f f  f  f ¾  ½f° f°–  f¾ f°– ½ –°ff° ff¯ ff f¾ f ° ° ¯ ½ ¾f f° ¯f¯f  f¾ ½f° f°–  f°–°ff¾ f f° °°¾fffff  f°–°fff°¾ff¾ f  f° °¯ ½  % f½f¾ f f°–f°f¯ ff ff°–°°f¾fff .ff ¯f°f½°f¯¯ °–f f½ ¾ff©ff   ¾°––°ff.#f° % ½f ½ ¾f$½ f°ff°% f°– ¯ ff ff°– °°f ff f .ff.#f° ff¯ f°–f ¯ °©ff  ¯ °© f¾f° f° ¯ °  ¾ff° ¯f¾ff ¯f¾ff f°–¯  f ©f f° ¾     ¾ f ° °    f ff f¾ f  %©f¯f f¾f f f f°– f°f ¾ f ¾ f %  f° ° %f°f °%   . °– f#  ¯f° f  °  °ff° °–f° ¾f ½ ¾f f f½f f°– ¯¯° ¯ °°ff°¾ff ¾f¯ff¾f¾f 9f f¾f¯ff¯f°–– f½–f¾ °––f¯  f f f½f ¯ ¯f¾f° ff  f f° f°f ¯f¾°– ¯f¾°– ¯ °°ff° ¾ff ¯ ° ½ f¾ff° ¯f¾°– ¯f¾°–¾ f½° f¯ °–f f½ff ff °f ff fnff°¯ °– °f f   f° f°f  f f f ½ °© f¾f° ¯ °– °f f¾ f ° °  ¾  ¯°–° ¯f¾ f f f°– f°–¯ °°ff°¾ff¯ °–f f½ ff¾ ¾ff°f °–f°ff¾f°€¯f°f¾ff fff ff   .9D-   ¾ f ° ° f ff ¾ f  °°f f .°°f€¯f°f ff¯¾ff ffffff°–f°f  #f° ½°ff°f f¯ f° ff .

#f° – . °– f¯f°f¾ fff¾ff°– f° °– ff¯f .#f° °f ff 9 ° –f¾f° fff °f °f¯ ¯½ ff°f¾ ff¯¯ °©ff°f°¯¾¾ff°f n 9 ° –f¾f° fff¾ f ¾f¯f½fff¯ f°f °–f°¯ °–f°–f° fnf¯  f ff°f¯ ¯ff¯ff¾ nff ½f . ¯ ff° ¯ °–f€f f° ¯ ¯ff¯ ff ¾ f ¯ ¯f°f½f° f  f f°– f°– ¯ ° °–f°f  . °–¾¾f°¯f°– f° °– ff¯f . °– °€f¾½ ff°–¯ ° f f°°°fff   . °–ff¾ f–f°fff°–  –f¯ °–f° °–½ °– f°¯¯ € .%f¾ f f°–¯ ff ff°–°°f f½fff  D– °¾f¾ f °° f 9 ° –f¾f° fff . ° °f°f½ffff¯ °–f° °–½ ¾f°¾¾$¯¯    .#f° © .

#f° f°D¯.#f°  f° °– 9¾ff f   ¾ f   .#f°  ¯ff°– °fDf¯f   °f ¾° D¯.#f° –fff 9@ f°f f9¯ff¾f    .f¯¯f  °f  f¾f f¾f9 °f€¾f°f .#f° .f f¾€D¯.f°¾ff ¾f°f f ¾  ½    D¾f¯° .  . ¯ ff¾¯ ¯f .ff ¯ °– f ff f¾ f ° °¯ f ½ fff° f°– °f f f°– f°– f°– ¯ f f°¯ ff°–¾°–°°fff   f f¯f°– ¯© f¾ ff¯f .#f° fff 9¾ff f¾   .#f°  f½f ½ ¯ f °–f°¯ °– ff¾ f °°f  f °f °–f°°f½ °f€¾f°ff © f¾° ½ff¯  @9D@ ¯f ©° .f°f# .ff° .

#f°  f° °– .2.3 2.3 /.-:3 ::  .3 9:8403:7..9  .3507. -07.f°¾ff ¾f°f f ¾  ½  ¯      .3 .9: -.ff°     f f ¯f  f°¯f €f# D¯. :.5.9 9: /03.3 20250.3:2:2/.- .  0309. :.f°    ¯      ¾°°f ½ n ¯     f¾ f .9 202507.  2: 8-. 20309.9. 2: 23    . 8:.8-.#f°   ¯ff°–  °f Df¯f  ¯      ¾°°f ½ n ¯      f¯f .7 .3 40  .#f°  –fff  9@  f°f f 9¯ff¾f   ¯     ¾°°f D¯.5..: 8.-:3 3:: 3  /. °–°–f½ ff¾f f . °–°–f½ff¾ff .7 ::2: ":7 .9..#f°  f° °– 9¾ff f  ¯     f .8-.- 80-.: .38.f f¾€#D¯././.9 9. 8. /03.f f¾€D¯.3 .f f¾€#D¯.3 2:1..ff¯ .1.#f°  f° °–  . 202-.9 03./ .7.2.#f°  f° °– 9¾ff f   @f f#f f# f¯f.: 80-.f¯¯f  ° f  f D¾f¯°  f¾f f¾f 9 °f€¾f° f .3:93. /.  . 2:33 9.3 /03.:2..#f° ff .2203.ff°    ¯    .5050393.-/9:7:33.  $0. .920309..f   .9..3 80-.   @f f#f f#  .  ¯f ©°   .#f° .3202-..2 -3: %.: 9.32:38047..580.2:.9. .35.703.3 20309.32:1.f°      ¯f f f f°¯f €f# D¯..8.-:3 3:: 203443 9.#f° f° D¯ .9907.9:::2/.187 8:./  !.- 9:7:33.3 /9:7:3.3 907.- 9:7:33. 50789.39. 20309. .f°f#f .3.2 . .7.9.3.ff° .887 -8. 8047.#f° ff ..ff¯ .9     %/..3 /..7 80-.5.8  ":7 .9 90780-:9  $0: 8.#f° fff 9¾ff f¾  ¯  0-07.3 80-..887/. ¯ ff¾¯ ¯f .9: .3./. :39: 202..#f°  f° °– 9¾ff f  ¯     .8 ::2 . .

/.9:2.39.   .3 203./3.3/9:7:3.9..9 /02 8:7.  .. 202-.9 2../.3   .7.80/.3/.9 /./3..7.8.-.39.8./../.9 ..8/.9 .3 808:.39:7:33.7 :39: 20309 8:7.3.2.2.3/9:7:3.3. -09: 9079.7.7.28:7.3 /../.3 /80-.920309.39:7:3/8.9:  9025.9: -.9 :39: /907-9. /.33.5/.3/.80/./03.9 .   .907 .22:./.9.3   .3807:5.39:7:3/8.204254..3/..3.3::23...   .3 0- /.:.5.7.   .9:8.0./.7 ..3 .3/-./.-.1.3 403...39072.7..3.8.8-.2502-.3 .3/-../.9. 203:25:.   .9/.9/.3/9:7:3.. .   .3 9039.3/.3 . :.3 .3.3/..8 2: .3.3 54.3 .3 3::3.3..   .7  3.3 .3 50309.:..3 / /.3/./..3907/.2/.://38$::9 .3 1 &:2 ":7 ..3.  !.   ..9.3907/.9  .././03...3 . /03.9..8:7.. 20309 8:7.../3.-:3::8-.3/9:7:3./.2..7 2070.9  - 2:.1.39:7:3/2:825./.   .  2070.9.2.3::23.3. 2.3807:5. ..0.9 2./. ..-.39:7:380.3  .9 .39..9 .39:7:3 / .  ..3 9:7:3 / ..3/507808.544 544502-.7..-:-. 9./. :./.803/73.320250.3/9:7:3.9 8:7.   ./3..39:7:3/./.7.9 ..28:7./...9-078..23.5..3.3/9:7:3.3 /50.  96... .3/.. /.-:33::..  ..3/2:82/33   .7405.7::2: ":7 .9 8:7./3.3 .-3:: . 2./3.7. /..3 8:7.204254. ../.

5:8 2.3:8.5.  2: .39..9.3:7:1 :7:1 9:05.9.8 80.3 /.3 2070.23. / /.3 .9./.3.9: -. 808:.3.9:-.75.3 .05. . :....39.9  ":7 .9:8 8:. /..9 -0-07..9  . 9.9: -.8.3 -07503/.2 /./3. .3 .1 .3 /.9  .3907/.  /  2: "7. -3 .  -/:..9  ..3 8.5././. 2070.7&:2:":7 .. ../.172.703.: ..209.9/. 5..9.3 0- -.3.3/.  .... 9/.38: 40 . . /.3/9:7:3.987 .3:7:1 :7:1.8 9039. .9..3 202-.3 90./  0 2:.  !.. .2 2: "7././.:"7.3 /.2: ... 2:33 .380-.3 0-.:.  ":7 .3 :7:1 :7:1 9:  /.7 .5./.9.503..28:7.3.2 ./..2  ":7 .9  .2.    :2:7 :. -/:...05.8 /.3 80-.39...5.   /./. 5072:../.9..7./.3 8073 /5..3 .. .3802:.5.8 8:7.5.8.3 -07:/:  96./.2 9../.2: 20309.. :.8  !.3 /.20307.. .3 /.3 80-... 3...3 203.7.39.3805:: .92./.2 ":7 . :.7....38:  /.. :.9 /.8.5:.3 ./  ". 8./.3.$08:3:3.8/.3 5.. "7. 9079039:  .3 -.-7  2 .1  . 3.9.  .3. .. /.9.3 ... 47.7.3907/.-...7  .  .9 .2 .5:8 3..9.7 ::2: ":7 ...3 207:5.9 8:7.9:8 $:.3.8-/$.38:  .  $3  :3 /..39 %.9.0-20309.3  .9.-3.3 2:.3 .6.7.. -.9:8$. "7.3  . .://3 8 $::9 -.  $.2  ":7 ..-07.  3  ....33.3.8.2.3.3 ./.3 907..1.2 202-./.7..9 2021.. . .2.39..3$:7.38: .://38$::9.3.2  2  #.3.  .3.8.3.7 ::2: ":7 .3 2.9 .3 .9:  .3 . 89.3 907.2 -: 207/. 2070.7 . 2.9 .3 202-.9:  " $   . /.9:87..7.3/3 /03.3 -07503/..1 -3 /-:7#.2.5.3 2..2.3 90703. -0/.7. 944 944 /.3...9 .1.9 81. ./.9 .3 8.2.3. 203.203.:7:1 :7:1 .3/. .2 203..2 .-..7.25.2.. .9.:.2  ":7 .3 . . 808:3:3.. /.83 2.187.380-.38:.3.87.83 8:7.3202-./...3. . 3 2.  ":7 . 20309. . 2070. 9039.7 / 0..7.9 .9 . .9/9025./ .3 ./. /03.. -07-0/.3 -07:2.32038-. -07808 503/.:  " $ 3./.5. 3 ./..81. :. .. -0/. ..  .393. :5./.3 203.2.3 /:..  .39:: . 2070. "7.2...3 .9:.3 /2:.9 .  %..9 .9.3 -07-0/. /2.380-..3 ./.9  .9 . .382/:1..9 -.  :7:1 1  ...2. ./..: -.3..  %.

 8.8.9: -.8: /.7.3 202 0/:/:. :...23.9 :2.7802:.  803.703.5.3.9.25..5.9..3 .8..9: -..9 . 2:8./.3 20307... .9 .8. /:.9 2:. 803/7 ./.3 8.//0.7.7 ::2: ":7 .  .9 .3 2:9.2./. 9039.39.3  .7 /.33..9 .3 05..3 40 5.:/..3808:./.2 /./.: 80.8. 808:. 2:8.- 203.. ..8:/3.3.  2.3 !.3 90.7.8.8.298..9 2:9.3...9 40 :2:7 :.3 90: 05.7.8.9: .8./.2..- .-..9.8:/3.2. .3 /03.3 .3 /..3 2:/.3 -07.3 44  80/.2  ":7 .3.3907802-:3 /..- ./. 3 503079.. .3.-  8../..3 2:8.22. .82 ":7 . / /.717.3.0/.2. .9 907/.2.2:78./..3 2:9.7507.9:.9 81. 1.187  1  2: #..3/.7 ::2: ":7 .9 .. ..2 ":7 .3203. .3/:3 -.3.3   2: "..3 202 8. .8.. 8.3  .2 203:7:989.79 . .2 /..9 .3 :9.8.7.4394-0-07.507:25. /805.8 ../ /2./80-:980-.  .9 #.39.298. 2.8. /. ./..3 8.7.3 ./.3 .3  #..33/.3. 3.. /09. 038 -03/.  9072.7.2-.38:3  80/.3 .2 :/:/ 0.3 -03/.3202-.7....33..7.3 /. 205:9 8.3 78.7.9 .298./.2:8.3 5.3 -07-.3 /8.7. .. :2.3/..3 .33. -.317.2 ../.7.298.3 .:39:203:25:..7/.:-.9 :2.92:.7  .3  -3.12.3.. ":7 . 8.9 .2.3/.2. .3 202-.1  ":7 ..7.5./..9 ./.202-07.  .39..7 .3 ..2 :.7.7.9: -039: .3 544 544 8./.8::..3. ... .9 /09.8 ":7 .3 503/0  .3-. 0.89039. 2.8 9039. ....2 8.2 503:8.3 202-..39.-  80.9: .: 2. -07.1 &982. 8./.3. ..8. .7. .../.903 /.5.3 :2.8.9    2: 298.3.390705. :39: 203...1 . -03/./.298. :8. .9 2:.3.9 .3 202-.3.3 20309.79 ..2  ":7 .3 2:9. .3 207:: 05.203.3 90.3 20309::3.3 #./.. ..3 507:2:8.39. /.8.8 9039.3.2./.4394 .: 2.0/. $ /.298.82.298..8. $  .3.3 /.8. /09..39.5 .5..9: -.3 81..9 .::  /.3.3 . 8.-  8. 3.3..- ...:..9. 9: :.3.9 ./.9 ./.3 93  .3 5.- :.3 2.3  $0/.203.3 20302:.9/. .32.93....3  /.9 2:9.:/..3.3 /. ..2 .9 . /.3.3 2.3.3 .9 .3  .3  .. -.7::2: ":7 .3. 3..2    2: :.- . .9 ./.3 -07-.9 ..7.9907/.3 5030.3.9/03..3 /80-:9 :. 1.8::.2 3..8:7 /.3 /03.2 -0750.9: -.3 202-07.9 .3 /..-:..3 /.9 /.3 0/:5. -071:38 :39: 203:3.39... .8  . 803/7  ..3.9 2:.. 5. 2.82.3 202-.8. 3 -.3 .-0.381.2 -07.3 .:39:2030.::  .7./.3 20207:.:3  80/.. .7.8 9039. 9.2 ":7 . 40 .3  -03.1../.  /. -071:38 :39: 20344.8.3.  80/..9:2.3. 50307:5.. .9 ..25...%.8.3  .920307.3 0-03.3 5079443. .

38-.3 -:.3  ..703.3. -3: . 40 #.3 5..2:8-.3/...9  ":7 .39/../.:.187  83.9/. :.3.3 8  ":7 .:-070.8 ://.72:::2:":7 ..8. . 80-.5.:3.7 /.3 !. .380.9:-.3/.3  :38 /.3.39..  %::.-. 503/. 8:25.3...3.  03:7:9./.5.7. 2070.3  -.3.3  .2202.3.207:5. -8.187.7.9 .39039.3 9:7:33.9:8.3 /.780. . 3 :39: 203:3:.8./.7./.3 .3.2 .3/   2:%.: 2:3.33. -03/.9. .33.89039.39: 203..3 .3 28 78.2.3.3 8073 /:3.3-3:--..75.187.2:8-... /./..$0::1.8:/3.#.3 /-..3 0-03.7.3/03.3 3.35.  2.8873   !4890/0-7:.8./. -03/.39.32:8-././../.-:3::   ..3.  .9/..3 5072.2.. .25:3/.9/. /03.7 ..3 :39: -078:25.3 :.$   2:68.9:-.5. 202-..3/8079.3/:3.: 203/0-.3..3 9/.3 202..302:/. 203.79 202-./.  ":7 .3 2.257 802:.3:.7.9:8:-: .9039...9 47..30-203079 /.3./ 50390702.2203. 2:.. .3.3.2  ":7 .7   $0-.3 /.3 ./.3.-:3::.8.2.3.5.. .7::2:":7 .9..3 .5..9 -.35030.99.347./...3  . 3 .47. 8:25.: 2:3. -03/..8..7././.3 -03/.9 ":7 .7 :/.. 2070..  8079.8::.3.3...8..9 203.0/.8::.3.5..5.95.66 0/-07503/.47..5.9-07.25..8073/80-:980-.2  ":7 .3 002.38.3  2: 3..187.3 202 00-.187  ":7 .7.3-.-078.39:05.3 .2203./.3 907-08.3  ./..5.3 0:7. ":7 ..7.7.2 ":7 .8.3.8 0/:.93.5.3 2070./-07503/..39039.07907.2":7 .7. ....703...9..3503/.32070.703.9.3.3.. 203079 2././..7.3202-... .3.3 /0-.3 -0-07.33.-:3::9/.-.3905.703.  %44 8.17 /.980-. 8:25.9.7:3.7.3 0-03.. 2070.":7 ..502-..3 .5.7  2.98.. 8..9 ./.80.3-07.9/./.3 . .8503/.3.9. 9/.187.3 20302-./.3 203.9 0907.-. /2 40 -03/..7.39..3 /.-07/..-:3::9/.3 8:25.390780-:9.9:9//03.3. 2: 2:  ":7 .9: . -07..7.18. -071:38 :39: 202-.9 808:.9:.3 203025. 207:5.$ /.7 ./.2:33  -3:.3./.9 / /. .3 . -03/.9 .9 ":7 .503.9:  2..1.580.9 .2 ::2: ":7 . :39: 2030.3202-..32025072:/.-079994.. / /. ./.3 9/..507.

72:8-..3/..207...20239.87/.39: -.802:.38079..3/...7:82  0/:.3.33.50784.350784...8  # :.32:9039.-  2.5.5./.9:50784..../.8.3 47.43949039.340.7.90705.8.5../03.80.9. 88.28:9/..8.3.390703..8/03..83.3 090.:8.5.3./.2:9039./.-    033/.- .3.3-3:--.5:.203..380-..302:/.305.0/.98079.-5079.2:203.3.-07:9   0309.380-.3.2202.3-07/.25:3..3.9/825:.3..907/.-3::-..07.3.305.7.503933...9:7:3.3. .3.333/5: 907.2070..3  /.. !07..3/:3/.8:5./9..9:-../5:907.990780-:9/.-.8.-203:7:947.80-.8.32070.8.3.:3::  0-07..703.3/2.3.87    0309. &7..3/88.3-3:./.99:/3.$% .357.3  2070.-3:%.8.3.3.502-. 07..7.202-07.5.3.9-.-$ 9039.-07503/. .5.2.-.2.47..8/..2202.3-0:2907-:9....9.390.5..3-./.9 2:8-.30.31.380-03.9.3::2 9.2:8-./.208:9.39:/.82030.203.3.203.8:89:7:33.3.47.47.73.22.72: ":7 ..:2020739.2:8-..5..3-0702-7.88 /03.08:9.5:./.90.73.31...33./.20302:-3:--.3:8:83.79..0/.8/..39:3...3.3. .89.3/..9.9  .3. .9:.9..7:..305.7.3.90.3-0:22070.2::2    03039:..3 808:.7.3    .3203.5. 502-..9.../.-:3::80-.2:8-.-.3  27 T3  0..3.3.3203.5507-:.:.3 /9.- $090.8.3 05./9./.3.3907.:-:3.28:...3.39.390.3/02.3 2070..3202-.3-07503/.2070.5-.-.:-039:2.. 8:.990780-:99:7:3 80:-:3.. -... -3:--.907.3./.8./03.3.-05.3 /.172.0/.:/ 9.3/03...50784.9  .907.-:3::/..380-.5:31.2202./.9:2070.9.-:3::  !079.3.5507-:.3 .3 207.3.9  03.-:3::.40. -.3.9/..2.3.3.8:.788.3.2202.3.2.32032-:.3.: 7.3.2.203.82030.9.7.305..33.3.990780-:9/.2:203./. .

.3 47..980-.39..:39:20.  . %.8.3..--:808:3:3.:39:20.5. 9:..:.-070-07.3507025:.2202..5.. .1.3..:-.2070.5..39/.0.9  09.320.703.703.3-07.807.3-. 08.3.3 80-..-:3:: /2.  03:7:9..2:7.-3::-.503/.9-.2070.39.25:7 -.3907039/.38.. .3-073.:9/.50-07. 3.9/.3:9 :8.39.8:/.3207.8.38.3 -..39.0/:.: 7.-07172.7.2.7..:9/.208:9.3-.-07503/./.$. 9/.79:2..7.2172.7.2. . 2070.9/.2:9:9/.5.7.9.39.3 2070..5.3203.5..39.38..3.: 9039.3-07.0/:... $..47.7.9..202-..6.8..5...0543../.80/.3-07/..-9:7:3./03.: 907.3 //..2/03. -07172.5:3 9/.&27..8:/3.3.3./.32:./.2.5./7.3 8../.3  9 %.0/:..-.78./.39...$.-./-:9$..0/:. . 2./.203..../.80.32070.3 507025:.3.203.3/.3 9..8:8./.3./.3203.5.9....-.9/3..20../.3...9....:7.32070.3..6  443.3.  .2. . 8.3.9:8.38.. $08:3:3.//.9..3 .1.0..:. $0-..8.7.//. .39..3  ./.703.2.7.7 . .9.9..-...-07. .   .97..1..39.7 .7 9:9:7:3.7.5.1.3.3 507025:.2.3/.9..80-.38.39.9/.9/.20309...3.3.7.39.9:.47.8. ./.:.3907...32.7.//.-03.--./..39..8.9.25.3..9.3.. .--3./48.22.7.7././.. .-:.3.7.7 3/..:.8.-.7. .507:2.305.8.47.9.7.-07503/.-. ./.7.703.3-.. ..33. .28.7..3..7.7.&7. ../..38.  8079.8. 9:8. .3.2203.9-.207:5.3:.7.:.8..3 47.47..5.0/:.../.9./.7.9&7.7203.- .0.80-.9 .:.203:3:3/:.38-.9.:-07:27.:.:.3.2070.90.  .$% /.8.80-.-.20307.20...203.:.3 2.39.507://.38.3.-.3.8.22.3..2070.2030./.507025:..- 09039:. 802.9.3 -07-.9:3.38.-3.3.3 9/.9.39/.:.: ..3.3 9/.3.8.//.7.8.25.-07/.990780-:9..:-07/48./.38.::20.3.9.-:.7:83.338.8.3:39:20./-:9.703.80.  $090.7..2/.3.

7.:.2.:203:3...3 9039.9.1 9/...3.../.2.2.338.2..80-.32.43949039..32070.2.9..87 -.29: ..9.5.39.2:..2..//..2.: /.3.3402.3-0.9/. 907. 4.93/.-.38..9/..9.9:.70825:.5.47..3-07./7.309039:.2070.39.:8.32.47..7.808:3:3.:/.3.9. .303/.9.3.3503/.39.33.9...3/.3 . 0..-.9/.33..9.9 .990780-:98.2  0025.:808:.1 9039.3..:2...3 808:.3..9.5/:.3.:.3.3/..2$.3..7.3 804.29/.2$.83./.202.3.-.39.9.3..3/02.2070..3...:2.. .72030.3.3507-0/.709039:.2 ":7 .52070./.703.309039:.3 /.820.2070..8079.3..9203.3203.3-.3.-07172.2.9..203.3 //.3/./.9:7:3.3.2..3.8.7.3 2.3.3.3 .-072.3 2..1709..3.9.2/.:-070-.7.39:-.9:4947.80.8:/20309..-.3.3.9:. 03..   3 T2  .3.30-.. :8:-.2.-3:39039.2030799039.907/.3/02.39.3172. 203.5...3.:3/.80. 2.9.3. ..2 .32:8-.3./..3 9079039: 80-.2..  2...9/....39.2033:3 33:3.:.7.3-.. $090.3.   -.3 203.2.7.9. .5./.32030.-:3::80-.$%  .2:.28.2..:-3.8:/3..3907.9.99:7:38090. T:.:50740/.5.8.3.80.980-. .305.3203.5...2.9.3.7.5..3-./.9:.8./.802:.3.7.9:9:7:3.7./.3 800/.87.7.38.  .3.39/./.3/.3/.5./. .3907.3-.3 /802-0..3 :3/.2.8.3.3/.3.

9:./.8././.9./..-07503/.7.39..8.9:80-.3 .2 /2..82.703.880/.8.3.9.3 47..8..88.3...3/.9.3.9 /.5.7....2.7:7.9  $00/.32:87.3..3.3203..7./02.9/.9..3  .3.... .2.3.8.3-07-039:.3. 50784.3907.2.3..8  !030..3.3/.3/..9/.3 80-03.3/./80-:9.9.././..5.3 .3/././8..253..390780-:95.75030./02.3.3.380-03..32.2./.9.3..380-.3203.390780-:9/.7.8.9/.2..33.9203:3:..203:3.9-.2.72.3 .8 5.33.7..73.  .7.9/..547.-.3.3808:..2.3-.-.2.

7/.3203:25:.20307::39: 202-.5:380.380:-:3.3-075/.5.. .380-..3&2.2.3/03.5.3..33...8./03.2 :-073:7 .1.3..5.7.03..909:7:3..9 ":7 .3.3203.0/9.905.- :.9.7. .9:.25/.  ..8047.33./.3./.7 .8:07:2. -.. %.780-.3/.8.9.7.7/.3 203.9..53..3.3.. 07.0/.3203.35.7 5030. 7.3.5073..3&2.$%  .37.1.203:88:7.../.3.:1.3 :.3 -/:77.203../. .9....203:7:3.9..5..3.3..9.3-07.9.3-07-:.94/.02.39:207:5.2..39.-:-.3.347.8-.3..3.2030-:9.9.3203./..9:5030.58.2.3.7.703.-07:9 .9..2.3203. 2.33.38047.-9:7:33..5.3.1...3203.7././.80-.38:3.2: 0/:.340.3203.-0793/../.9.7.3..../. 9039.8:8 9:7:33.:-.75:390.3.39039. :.3.73..47.3.39039.9  .9..8:8803.8:/3.2/7.2025073.2.2.7./.3  $:2-07995../../.3-07.9....:/.32070.5.3.8..9203.8.8.2030.. $090.../ .  ./9:7:3.3203.-:.8-.3.3-.947..802.8:3:90.23.32005.172.:2./7.-78.3.:2.37.9  ..:3./203.80/.8:8 808047.3203/:./3..3&2./.39.3.39.7. -.:.203. ..305..27:: 233203.39..47..9/.02./ 2021:7.-/:77.5.707.27::23390.807.3/-.#42.93/..3..80-./.305.2.0/:.9.79:/:..3.:39:0472.8:89:7:3.2.-.3 :0.8.703.39039.7.:./....3.3 .8...3 50784..3.:8820  .2.- .:.:-0-07.:2030.3-3:-.7 8.7.39079039:/.3/.9.93.20333.9..7-.30.307./.-:7.2.3503/.99080-:938.3. -07.32.05.5..93..7 -/:77.2--07.7/.943... ..  /.7.. $08:3:3.:39:20309.9  .390780-:9.9.3 80-.3..9/..9./507..3..9.90780-:980-..203:7:3.. .-:3::.8090.2:0/:.3:./.  -/:77.980-0:2:  .8892.:8820 -:.37.. 8:3:-:.203.9:.202-.3..9.1.-9:8.79/.9.3.347.3 .0.3/02./. ..8:8-/:77.2.9/.

.

42.-0726 . .

.3/0 555:89.

./09.

.

.

.5:89.  92 .

 f° °f° ° ¯ ¯ff¯½ °©  ½f f ¯f°¾f  ff ©f° f°–  f°– f° ©ff° f°– ¾ °–f° ¯ ° –ff° f¾f¾   ½f° f°–  f¾ff° ½f f  ¯f°f  ½f f ff J@ f° ¾ff -f  ¾ f–f° ¾f  f° ½f f ¯f°f °f° ° ©f° ¯ °f¾f° f°f ½ ¾f¾ ©ff  ff°f f°– ©f  f°ff¯  f¾¾f°–¯ ¯ f°½ °© f¾f°¯ ffJ@    D. -    9 °– f° f¾ f ° ° ¾ f ° -  €°¾f° #¾ f–f ¾f f f°– f °f°f f #f° °f° ° ¯ ° f°–f°¾f¾¯°f ½f f¯f¾ff ©f   f ½f½ ¾f¯f½°½ f°ff°#  f¾ f ° ° ¯ ¯ ff¾ f¾¾ f¾¾ f°– ¯ °©f  °°f f½f ff f #f°  ¯fnf¯ ¯fnf¯°f  ¾– % f¾  f¾°f%  f© ff ff°f f° €f f ff¯ ¯ ¯½ f©f°f   D° ¯ °f€¾f° #f° ¯ f¾ f ° ° ¾f°–f ½ f° ¾ f  ¾ °––f f f ½f f°– .f°    .D-. f°½°°¾ ¾ f ©f ½ ¾fff½ f°ff° ¾  ¾ f ° °¯ ¯½°f½ °–f ff¯¯ ¯ff¯¯f°f f°¯ °f€¾f°ff ff .   ½f½ °– f° f¾ f °°"   f–f¯f°ffnff°°ff¾ f °°"   ½ff€f f%¯f°€ff% f¯ ¯½ f©ff¾ f °°"  @DD-9-D-  @©f° f½ ¯ ff¾f°¯fff°f fff–ff ¾f ¯ °– °f °f°–¾¾ff¾ f °° f°  ¯ ¯ ff° f ° ¯ ¯½ f©f  ©f f– ¾ °––f ff¯ ½¾ ¾¯ ¯½ f©f°f f f¯ ° ¯f° ¾f°    9. SSS_TSTaZ a a ¾ f °- @ f f°– f°ffff°–° ¾ f°–¾ f °ff°f¾f  ff¯f° ff f ½ ¯f¾fff° f°– n½ ½ °°–  f °f  f°f ff f°– °  ff¯  f–f ¾f  °ff° °–f° ¾f ½ ¾f  ¾ f ° ° f fff°f ½f ¾f  °f°– ½ ¾f f°–  ©f   ff ½f ½ f°ff° f°– ¾f¯½ff°  ½f f f¾f J ° ¯ °– f ¯ ¾f¯f¾ff ¾ °––f.

°– f ¾ f ¾ f °f f° ¯ ¯ ff¾  °f°– ½ °– f° ¾ nff ¾°–– ¾°–– ff¯ ¯ °nf°f #  9ff f¯f# ¾ff€   f ° ¯ °– ¯ff° ¾ ¾f ¯ °– °f f¾ f ° ° ¯  f f¯f f f f°½f¯ ¯½ °– ff°f°–© f¾¯  f f f°°¯ °f€¾f°¾fff f°–  f °f°  .¯ °–¾¾f°  ff¯½ ¯ ff¾f° ff¯  f°–° ff°–  °f f°ff°fff ° ¯f f°  – f  f f   f ©f# f  f°– ¯ °–f¾f° f  f f  °–f° ¯ °–f°–f° ¾°f ¾°f °f  f°½f ¯ °f¯ ff° ¾ ¾f  ¾ ¾f¯  ° f©f f°– ¯ °–ff°– ¾f f  ¯ °– °ff¾ f °°   9 ¯f° f¾f ½ff f¯f# ff¯ ¯ °– f f¾ f ° ° ff ff ¾f f°– f¾f f f¾fff f¾ff f  ¾ f f°½ ¯ fff°¾ f°–¾ff f¯ °– °ff¾ f °°  f f  ¯ °–fff°  #  f ff ½ ° f½f ¯ °– °f f¾ f ° ° f   nf °–f°  f¾ff° ½f f ff ff ¯ ° °–f f°–¾°– f f°– f°– f°– ¯ °f¾f° °°f  .f¾ °f  ½ff ¾ff f  f½f f ¾ f°– f¯f ¾ ¯fnf¯  ° ¾°  f°–  ¯f¾  f #°   ¯f¾ f ¯f° f f f°n ¯f¯ °– °fff f°ff fff°–¯ ° °f°  ¯fff¯ °°©f° ff¾ ¾ f°–f¾¯ °– f °f °ff¾ f °°  ¾ f   f°– f½f ©f f° ½ –f°–f° ff¯ f¾ f ° ° f ff ff nf½f° nf½f° ¾ff f f°– °°f ¾ ½  ¯¾°f  f°– ¾ nff ½f¾ ¯ °°©f° f¾ f ° °    f   f ¯ ° °f°– f¯f f¯f f¯f°°f ff¾  n  f° ¯  f  f f½ ff f¾ f ° °  ff° f % f  % ¯ °  ¯  f ½ ° ¾f f° ¯ °–°–ff° ¯  f ff° f°nf¯f° f  °–f°¯ °–fff° #¾ ff°– ¾ f½f°–¾f¯f°–f f f f f°  f ¾f f ¯ ° ¯½ff°   f°°f ff¯   f°  f°½f ¯ ¯f° f°nf¯f° f f– f°– f°–  f ¯ °– f ¾ f  °°f ff #   9 ¯f°¯ °– ff¾ f °°  ¾f ½ °f ¯ ° °–f  f ff ° ¾f#f f ¯ ¯½ f°ff° ¾f f  ½f f °f  ff¾f°°f f  °ff° f    ¾f¯°f f¾ ° ¾f¯ ff°f  # f¾f  ¾f¯  f ¯ °–f ¾f° ¯f¾f ¯ f f° ¾ f f½f f f ¯ °–f° °– f °f°f  ¾ ff°– ¾  f f ¯ °©f  f f°  f f°f f– f ¯ °©ff° f  ½f f#  f ff ¾ ¾°–°f f ¯ °–f   ½f f¯  f¾f ff   f  f ©  ° ¯ ¯ ff ff ff °  ¾ ¾°––°f ff  f ¯ ° °–f ½ fff° ½  ¯½f° f°– ¯ °–f   ½f f¯  °f°– ¾f¯°f  f° f¾ ° ¾f¯  .f¯¯f  ° ¾° ¯ °–fff°   f f f°ff°  ½f f # f f ¯ °– f ¾f ff #f°  ©ff  fff f½f f ff f° fff f°– °f  f°– ff°– f°– ¯ °– f ¯ °– °f f½f #f°  °f°  f ¯ °°––f   .

 f  f f½f ¯ ° ¯f f¾ °ff f° ©f  ff¯ ¯f¾ff °  °f¯° f¯½f°f ½f° f°–f° ¯  f  f ¾ f¯f°f f ¾ nff ¯f   f ©ff°– ½f° f°–f°  f f½ ff ff f¾ f ° ° f– ff   °  f f f°– f f°– f f°– ¯ ¯ f°@f©%¯ °–f¯ fff°– f%°¯ ff°f© ½ f°f°f¾¾ f° ©f  . #f °  f f ¾ f–f fnf° f– ¾ f½ f°– f¾ ¯ °nf ¾ f  ° ¾ f½ ff#  f °f  f ¾ ¯f ff #f° °f° ¾ f  ¯  ¾f ½ ¾f ff¯  ©f f°  ff f °f ¾f ½ f°ff° @ f½f f f°ffff#f°f°– °f°¾ f–f½ ¯ff°f°½f¾ f ¯ °– °f f f ¯f°   f© f° ¾f¯ f° ¾ff ff ff¯   ½f° ½ f  f° ¾nf    €°¾f¾ f °°f°–  ¯ff°½f f½ ¯ f–f°ff fff #f° f f½ f ¯½  9 f¯f   ¯½ f°– ° f°½f ¾ f  f°  f  f ff  ¯½ f°– ° °–f° ¾ f    °  °–f° ¯f° f½f  f ff f¾ ¯fff¯ °f°– ¯f°f°  f© f° f¾fff–f¯f°f°½ff¾ f °°   ff ff °¯f¾#  f°f°°f  ° f¾f ff½° °f° nf¾ff¾ f°–¯  f ¯ °– f °f°–f½fff °f°¾ f¾°f f ½ff¯¯ f f½f ¯°–°f°  9 f¯f  °–f°½ °fff°¯  f ¯f¾ ¯ °–°–f½f° f½ff°f½ ff°¯  f  f f½f #f° f°¯ °–¾ f½ f ff°f°–  °–f° °–f°°f  f ¯  f  f ¾f°–f °–f°¾ –fff½ff°–¯  f °–f f°¾f¾f°½f f¯f¾ff¾f f°¯ °–°f°f–f f°– ¯ °–f¯  f½f f°– ¯  f  f ¾ °––f  f ff°  °f½ °–f° f°f  ½ ¯  f  f–f¯f°f½°¾fff°––¾ ff f¯°–°¾ ¯ff¾ f °° f¾ ¯fff f°– ¯ ¯½°f ¾ f  f ° ¾f ¯  f ¾f¾f°   –f  ½ff ½ ff ¯ °f¯ f ff¯ ½ f°f f° ¯ ¯ f°–¾ff°°f  ½f f ¾ff f   ° °¾f¾½ff¾ff f¯ ¯½°f¾ ¯f°–ff°–°––°¯ °–½ ©ff°f°°°ff  ¯  f f°¾f©f ½ff¯ °–f€fff fff #f° f°f ff°–  °–f°¾ f¯  f ©–f ¯  ¾ff° ¾°f °f   ¾ ©ff° °–f°  f f¯ ¯ °© f¾f° ff¯ ¯ f ¾ ff ¾ f°– ¾ff f f°– ¯ °f¾f° ¯f¾f f f° f #f° °f°  °f°– ¾f %  ©f f° % ¯fff ¾ ½f° f°–f ¾¯¾°f  °f ¾ff f°f°°f©–f¾ ©ff° °–f°½f° f°–f°°   ¾ f °- °–f°f ¾¯¾f ff ¾f°––– f¾f°f °f¾ f°–¾ff f f°¯ff f°f ½ ff°f f°f ¾f¯½f  ½f f ¾ f°– f #°  ¯ff ff °  f  ¯f  nf ¾f°f °f ¾f f° ¯ °–f¯  f€¾°f f ½ff ¾ff f  ¾ ½  ¯©f  ¯f f° ¾f  ° © f ½fff¯f¯ ° f½f° ff ff f©ff°°¯ °– ff¾ f °° nf¯ f ff f°– ¾f  .

.fnf¯ ¯fnf¯f¾ f °°  f¾ –©¯f¾ f  f°fff°–° f¾ f °° f½f  f– ½f ff#f  f f¾ f ff °f f  % ¾ f  °°f   f ¾f f° ° ½ ¾ff° f°–  f° °– ff¯ ff ff .

f©© % f°f°°f  f   –f   f°f ¾f f°  f°f ¾f¯f ¾f¯f  f ¯ ¯½°f ½ °–f % . ¯½fff°–°¾f% f°f#f  f °fff ¾f f f %°½ ¾ff°f°– f° °– ff¯ ff ff  ¯½ ff f°– °   f ¾f ¾ f°– ¾ f  °°f ¾f %  ¾ f  ° ff ¾  f#f   f °f f  ff °––f f ff°f f°f ¾f  ¾ f°f f½f f ¾f ffff¾  ¯½fff°–° ¾ f#f  f °f   f  ¯f° fffff  °f°–¾ f °ff ff f°¯f¾°– ¯f¾°–¯ ° f° ¾f¾ f f°–© f¾ f°  f ff°– ¾ f°ff°°f ¯ffff°f¾   f° f°f¾¾  ½ ¯f¾fff°°f f f ¯½f °  9 f¯f  ¾ff ¾f f  f°f ¾f f° f°°f  f   f   f°f¾f ff°  f½¾ff ¾f°f ¯ ¯½°f ½ °–f % .f©© % f°  f½   f°f f½f f¯  ¾ f–¾   ¯½f   f°f ¾f   f ¯ ¯½°f ½ °–f % .f©©% f° f¯°–°¯ °–f¯  f°f¾ f–¾   9 °– ff° °f°–f¾ f °°  9 °f¯ °– ff¾ f °° f f  ff # f¯°–°f¯ °– f½ °f€¾f°ff f #f°f°½f¯f°– f¾f°f f°¾ f °°ffff ff©ff°f°–f ff¯¯ ¯ff¯ ¯f°f f #f°#   ° f¯f ff  ¯ °– f ¾ f  ° ff ¯ ¯ f° ° ¯ ¯ff¯ fff #f°  f ½ °– ff° °f°–#¾ f #ff°¯ ¯ ff ½f f½ °– ff° °f°–f°– ¾ f f°%f f%  -f¯¯ ¾ f–f¯f°f  f  f°–f° ¾ ¯°f  f ¾ ¯f f #f° f¾ ¯ ¯½°f ¾ f  °  ff ff f°– ¯ ¯½°f ¾ f  ° ©–f  f ¾ ¯f°f f¾  f ¾ °––f  f°½f ¯ °– f°fff ¾  ¾f ½ff¯ f¯f f f¯f¯ °© f¾f° ff°°fff ff f #f°¯ f–fnff    9 f¯fff ff°¾ f–f f¾ f f½½ f°ff°f°–  ¯ff° ½f f°f      fff ff°¾ f–f½ ¯ff°f°½f  f ½ ¾fff½ f°ff°     –fff fff°–¯ ¯½°f¾ f °  f–¯ °©f  f ¯½  f fff°–¾ f °°ff¾  f%¯%f °ff¾ f °°°ff¾  ff–f½ ° f½f°¯°f f¯ °©f    O f fff°–¾ f °°f ff¾  f %fff°–¯ °f°–¾f ff¯f #f°%  O   f°ff°ff ff¾f°f°½f¾ f f°–¾¾ °f¯°° f °f ff¾ ¯fff ff ¾f  f ½  ¯ °– f ¾ f  °°f  f–f¯f°½° ¾ f–f° ¾f f #f°  f f½f ½ff¯ f°½f ½ °– ff°  °f°– ¾ f  °°f      f ff¾ f °° .

¯ f° ff¯¯ ¯ff¯ff f°¯ °–° ff° ¾f°°f    f½f¯ °f –ff°f f°ff¾%½ ¯ ff¾f°%    f½f¯ °–¾¾f°%@f¾¾%¯½f f¾ f ¯ °f¯ff°–¯ ¯f° f°– ff f°–¯ ¾ ½ ff°f ff ¾¾f°¾ f  f° f° ¯¯f°f€f     f½f ff¾ f °ff f½ °f f f¯f°– f° °– ff¯ ff ¾ ¾ f½° ff°–¯f¾¾°f%f°–¯ °–¾¾f°°f%     fff  °½f f°f¾ nff ½f¾ °––f f ©f  ¾f¯ff° ¾f ¯ ¯ ff ½f f½ ° f° f f½f°–f°– f ¾ff f°½ ¯ f¾f° f–f°– f°– f ¾ff    f°¯ ¯½ ¯ ff°–¯ °–f€fff fff #f°¾ f¯ ¯½ f f ff° f ff¯°–ff°f°–f°–¯ ° °–f°f©f¯ °– f¾ f °°f     9-D@D9     ¾¯½f°      ¯ ¯½ f©f f° ¯ f ½ ¯ ff¾f°f°–  f ©f ff° ½f°©f°– f ff¾  f½f f¯ ¾¯½f° ff¾f°°f    ¾ f °°  €°¾f°  # ¾ f–f ¾f f f°– f °f°f f #f° °f° ° ¯ ° f°–f° ¾f¾ ¯°f  ½f f ¯f¾ff ©f   f ½f½ ¾f¯f½°½ f°ff°# ¾ f¯ ¯€f f  ff¯°f    . ¯ ff ½f f½ °– ff° °f°–ff¾f f°©f°ff¾ nff¾¾¯ °¾f#ff° f–f¯f -f¯ ff #f°    .   .

ff°°f¾ f °-   O O 9 f¯fff ff°¾ f–f f¾ f f½½ f°ff°f°–  ¯ff° ½f f°f    fff ff°¾ f–f½ ¯ff°f°½f  f ½ ¾fff½ f°ff°    –fff fff°–¯ ¯½°f¾ f °  f–¯ °©f  f ¯½   .

f fff°–¾ f °°ff¾  f%¯%f °ff¾ f °°°ff¾  ff–f½ ° f½f°¯°f f¯ °©f    O f fff°–¾ f °°f ff¾  f %fff°–¯ °f°–¾f ff¯f #f°%  O   f ff¾ f °°  O O O O O O O . ¯ f° ff¯¯ ¯ff¯ff f°¯ °–° ff° ¾f°°f f½f¯ °f –ff°f f°ff¾%½ ¯ ff¾f°%  f½f¯ °–¾¾f°%@f¾¾%¯½f f¾ f ¯ °f¯ff°–¯ ¯f° f°– ff f°–¯ ¾ ½ ff°f ff ¾¾f°¾ f  f° f° ¯¯f°f€f   f½f ff¾ f °ff f½ °f f f¯f°– f° °– ff¯ ff ¾ ¾ f½° ff°–¯f¾¾°f%f°–¯ °–¾¾f°°f%   fff  °½f f°f¾ nff ½f¾ °––f f ©f  ¾f¯ff° ¾f ¯ ¯ ff ½f f½ ° f° f f½f°–f°– f ¾ff f°½ ¯ f¾f° f–f°– f°– f ¾ff  f°¯ ¯½ ¯ ff°–¯ °–f€fff fff #f°¾ f¯ ¯½ f f ff° f ff¯°–ff°f°–f°–¯ ° °–f°f©f¯ °– f¾ f °°f     @ 9D@     Jf  f¯  ¯ #f° fff f©ff  ff°  .f°°f# f    ¯ ¯ #f° – 9@  9¾ff  f f°f °¾f f f  ¯f  D¯ #f°  f° °– . ¯ ff ½f f½ °– ff° °f°–ff¾f f°©f°ff¾ nff¾¾¯ °¾f#ff° f–f¯f -f¯ ff #f°  .

f¾€  9 °–f°f¯#f° f ff °f¯  .I  9¾ff  f @f¯°  ¾°  .¯¯f ¯ #f°  ¯ff°– ¯ ¾ff   .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->