Kekuatan Niat Friday, 26 March 2010 10:01 H Amin Santoso E-mail Print PDF

Oleh karena itu pula Imam Bukhari meletakkan hadits ini di dalam Kitab Al Iman. Maka barangsiapa yang bercita-cita hendak mengerjakan kebaikan tetapi belum mengamalkannya, Allah mencatat bagi orang tersebut di sisi-Nya dengan kebaikan yang sempurna. (Muttafqun alaih) Kisah ini dialami oleh seorang muslim yang taat beribadah dan beriman kepada Allah swt., tetapi satu hal ia memiliki kebiasaan merokok. Dalam satu hari ia bisa menghabiskan satu bungkus rokok. Kebiasaan itu sulit sekali ia tinggalkan, hampir tak ada jam yang terlewati tanpa menghisap asap rokok. Padahal dia juga tahu bahwa merokok itu membahayakan kesehatannya, setiap kali ia mencoba menghentikan, selalu saja gagal. Dia merasakan satu keanehan, mengapa setiap kali memasuki bulan Ramadhan dia bisa menghentikan kebiasaannya merokok pada siang hari saat ia berpuasa. Pernah seorang temannya yang bukan perokok menanyakan masalah ini, dan dia bisa mengatakan karena dia sudah niat berpuasa. Akan tetapi jika tiba waktunya berbuka dia memiliki keinginan lagi untuk merokok.

Hingga pada suatu saat ia terkena serangan jantung, dan dokter menyarankan untuk menghentikan kebiasaannya merokok. Tapi dia mengalami kesulitan untuk menghentikanya. Sehingga dalam kondisi sakit itupun dia tetap merokok. Namun Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Suatu hari serangan jantung itu datang lagi, dan dia merasakan sakit yang amat sangat di dada kirinya, pada saat ia ke dokter dan mendapat pertolongan di RS dia sembuh kembali, karena Allah masih memberi kesempatan padanya hidup lebih lama. Dan sebelum keluar dari rumah sakit dokter menasihatinya, Sekarang ini rokok hukumnya haram bagi Bapak. Dia terkejut mendengar kata dokter itu, karena sepengetahuan dia tidak ada larangan merokok dan menghukumkan rokok sebagai sesuatu yang haram. Dia balik bertanya, Kenapa dokter mengatakan itu? Dan dengan sabarnya dokter tadi mengatakan: Karena kalau bapak merokok, bapak menjadi sakit, maka kalau bapak merokok lagi sama artinya bapak menyakiti diri bapak sendiri. Dan perbuatan menyakiti diri sendiri tidak dibenarkan dalam Islam kata dokter tadi, dan dia merenung ..penuh tanda tanya sebagai orang yang beriman dan kuat menjalankan ibadah ia mencoba merenungkan kata-kata dokter tadi. Sejak itu dia berniat untuk menghentikan kebiasaannya merokok, dan dia berhasil menghentikannya. Sejak itu sakit jantung yang dialaminya berangsur-angsur membaik.

Dari kisah ini kita dapat memetik hikmah yang dalam, betapa kuatnya jika seseorang berniat seuatu yang baik, maka niat itu akan bisa dilakukannya. Sebagai muslim kita dapat memahami kenapa niat itu menjadi sedemikian kuatnya.

1. Niat Merupakan Bagian dari Iman

Niat merupakan amalan hati. Sedangkan ta'rif (difinisi) iman menurut Ahlus Sunnah wal Jama'ah adalah diyakini di dalam hati, diucapkan melalui lisan, dan dibuktikan dengan anggota badan dan perbuatan....Oleh karena itu pula Imam Bukhari meletakkan hadits ini di dalam Kitab Al Iman. Maka barangsiapa yang bercita-cita hendak mengerjakan kebaikan tetapi belum mengamalkannya, Allah mencatat bagi orang tersebut di sisi-Nya dengan kebaikan yang sempurna. (Muttafqun alaih)

2. Wajib Mengetahui Hukum dari Sebuah Amalan Sebelum Mengerjakannya

Setiap muslim wajib mengetahui ilmunya atas sesuatu perbuatan sebelum mengamalkannya. Apakah amalan tersebut disyari'atkan atau tidak, apakah itu wajib atau semata mustahab (disukai)? Dan telah masyhur bagi kita (kaum muslimin), sebuah kaidah berbunyi: Ketahuilah ilmunya sebelum berkata dan bertindak. Seperti Firman Allah swt. dalam kitab suci Al-Qur'an. Maka ketahuilah, bahwa Sesungguhnya tidak ada lllah (sesembahan, Tuhan) selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu tinggal. (Q.S Muhammad:19) Maka tidak layak bagi kita berkata, Oh...jadi perbuatan saya itu salah, ya. Saya kan belum tahu hukumnya. Terlebih lagi kalau itu perkara agama atau ibadah.

3. Disyaratkannya Niat pada Amalan-Amalan Ketaatan

Amalan taat yang tidak disertai dengan niat tidaklah dikatakan ketaatan. Begitu pula kebaikan-kebaikan tidaklah menjadi ibadah jika tidak disertai niat untuk beribadah.

4. Pentingnya Ikhlas di Dalam Beramal

Hal ini secara umum juga dikenal dengan motivasi diri.Ada sebagian ulama yang menafsirkan makna niat ini dengan ikhlas. Dan niat yang paling kuat adalah niat untuk melakukan suatu kebaikan karena Allah swt. Akan tetapi seseorang tidak boleh menghalalkan yang haram semata-mata dengan alasan baiknya niat Hal-hal inilah yang membuat mengapa niat seseorang untuk melakukan suatu perbuatan baik. Yang demikian juga benar. dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. berupa kesyirikan baik kecil apalagi besar. Seperti firman Allah swt. (Al Bayyinah: 5) 5. Dan akan menjadi buruk manakala diniatkan dengan niat buruk. berupa keikhlasan. Baik Buruknya Amal Bergantung kepada Niat Pelakunya Sebuah amal kebaikan akan menjadi ibadah yang diterima manakala diniatkan dengan niat yang baik. (As) . dalam Al-Qur'an: Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus. dan yang demikian Itulah agama yang lurus. karena artinya: Sesungguhnya amalan-amalan itu bergantung kepada keikhlasan pelakunya. menjadi satu dorongan atau kekuatan sehingga niat itu bisa berhasil dilaksanakan atau menghentikan sesuatu yang berakibat tidak baik baginya. Sebuah amal betapapun baik atau bermanfaatnya itu jika tidak dilandasi keikhlasan tidak akan diterima oleh Allah swt.

Atau mestinya kalau mau Anti Korupsi pilihan terbaik untuk study banding adalah negeri China. napsu jabatan . . napsu kekayaan. Kita beragama. Hal yang menarik. Dari rezim ke rezim. Waktu terus berjalan.dst. Diingatkan supaya untuk ke depan jangan salah pilih Daerah Tujuan Belajar/Study Banding (DTB). sewaktu Jaksa Agung dipegang Baharuddin Lopa. kalau pengelola bangsa ini kurang percaya lagi atau kurang kepekaan spritual (agama) atau moral untuk atau sebagai penepis tindakan korupsi. Gus Dur. Hukum jadi Panglima. karena di RRC tidak ada grasi/remisi bagi koruptor.. Bob Hasan. demi napsu setan. Sebaiknya kalau Pak SBY dan DPR ke China. napsu harta. Hanya di era Gus Dur. Kalau dimasa Soeharto terjadi sentralisasi korupsi. seperti kekeliruan yang terjadi sekarang yaitu study banding Pramuka di Afsel. harap bawa juga para Menteri. tapi yang ada adalah peti mati. tapi sekarang telah dilakukan secara berjamaah oleh pejabat daerah. korupsi semakin mendarah daging. itu masih sebatas wacana saja. Pada masa itu. Indonesia sangat memalukan di dunia. cara buat peti mayat dan study banding agama yang mengharamkan korupsi. si Raja Hutan. pemberantasan korupsi hanya retorika belaka. Habibie. napsu kekuasaan. Artinya korupsi tidak hanya dilakukan oleh orang-orang pusat. Pemberabtasan korupsi ternyata tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini bisa dimaklumi karena kompleksitas masalahnya. Naudzubillah. Gubernur. Megawati. tapi malah menyebar. Biar belajar disana. Nusakambangan.Selingkuhnya Niat dan Kesempatan OPINI | 17 September 2010 | 18:34 92 4 1 dari 1 Kompasianer menilai Aktual Pak SBY dan para Anggota DPR. namun nampak agama diparkir dulu demi memberi jalan mulus tanpa macet kendaraan yang bernama korupsi. geliat pemberantasan korupsi sangat terasa. dan Presiden SBY. Begitu bobroknya bangsa ini. di masa otoda terjadi desentralisasi korupsi. Bupati/Walikota. yang perlu dicermati di era otonomi daerah (otoda) adalah korupsi bukannya menciut. Bahkan era reformasi yang ditegakkan diatas tuntutan pemberantasan korupsi sampai saat ini hanyalah masih harapan saja. berhasil dimasukkan ke hutan bui LP.

Jika makanan dari hasil korupsi dimakan oleh keluarga. dst dst . apalagi di akhirat kelak. Korupsi di negeri ini akan berhasil diberantas jika saja kita mempunyai pemimpin yang tegas dan bernyali tinggi seperti Presiden RRC. Sesungguhnya tidak akan pernah masuk ke dalam surga. dan janganlah kamu membawa urusan harta itu kepada hakim. narkoba. Makanan yang dihasilkan melalui cara-cara yang dilarang dan diharamkan agama. seperti korupsi. daging yang tumbuh dari makanan yang haram. pembunuhan. Hadist ini memberikan peringatan yang sangat keras kepada orang-orang yang beriman (khusus orang yang beriman). meskipun ia beribadah jungkir-balik. dan perilaku yang merusak. agar memperhatikan dengan sungguh-sungguh makanan yang dimakannya. termasuk melakukan ibadah social yang luar biasa. . Zhu Rong Jie. perzinahan. sebagaimana fenomena ini yang banyak terjadi di hampir di pemerintahan kab/kota (bupati/walikota). Dan orang koruptor seperti itu tidak akan masuk surga (mereka di dunia betul gembira tapi tidak bahagia). dan perbuatan itsmun (dosa) yang sangat dimurkai oleh Allah Swt. Haji dan Umrah beberapa kali. suami. besar kemungkinannya diakibatkan oleh konsumsi terhadap makanan yang dihasilkan oleh korupsi tersebut. maupun yang dimakan oleh keluarganya. ternyata akan menghancurkan kehidupan di dunia. perilaku jahat. minuman keras. Siapkan 100 peti mati. perbuatan bathil. dan kebrutalan yang sangat dahsyat. yang 99 untuk koruptor dan yang 1 untuk saya Pernyataan Zhu Rong Jie ini menggetarkan seluruh daratan negeri tirai bamboo. tapi dampaknya di dunia sangat besar sekali terlebih di akhirat. (QS. Ia menyatakan. padahal kamu mengetahuinya. Dan janganlah sebagian kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang bathil. isteri. supaya kamu dapat memakan sebagian dari harta orang lain dengan cara berbuat dosa. pamer bagi sedekah dan open house. Banyaknya kasus pelecehan seksual. yakni korupsi sebagai perbuatan ifsad (merusak). akan mengakibatkan (pasti) perilaku menyimpang. anak. Allah berfirman.Gembira Tapi Tidak Bahagia Dalam Al-Quran disebutkan bahwa mengambil harta yang bukan haknya. ia lebih utama masuk ke dalam api neraka .Al Baqarah[2]:188) Perbuatan korupsi (termasuk menyelewengkan keputusan/kebijakan) bukan hanya dimurkai Allah Swt. Sabda Nabi Saw.

Banjir produk RRC dimana-mana. jangan pertemukan atau ciptakan perselingkuhan antara Niat dan Kesempatan (NK). Walau peluang NK itu ada. Zhu Rong Jie. Semestinya Indonesia negara yang mayoritas Islam. Pastinya tidak ada Korupsi bila tidak ada perselingkuhan antara niat dan kesempatan yang di dorong oleh keserakahan materi. bukti kesejahteraan mereka. Asrulhoeseinbrother . tentu beragama Islam yang taat pula. Harusnya kita semua introspeksi diri termasuk tentunya Pak SBY dan seluluh jajaran pemerintah di daerah yang punya kesempatan besar untuk korupsi. namun pola tindaknya menghadapi korupsi. Mestinya kita semua malu dengan sikap Bangsa RCC melalui Presiden RRC. sebuah negara yang sekarang di pimpin oleh seorang anak bangsa yang bernama Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden Yudhoyono sepantasnya mengundang Presiden RRC untuk presidential lecture memberi kuliah di Istana. agar Indonesia bisa belajar korupsi dari RRC. tolong luruskan niatnya. yang tidak beragama Islam dan bukan Nabi Muhammad Saw nabinya. Bukan belajar study banding kepanduan di Afsel. yang tidak memberi ruang para koruptor.Diharapkan Pak SBY mengikuti pola kerja pemberantasan korupsi versi Zhu Rong Jie yang sangat tegas itu. Ini salah satu keberhasilan RRC yang kita liat akibatnya sekarang ini. atau mestinya Anggota DPR study banding ke RRC untuk belajar menanggulangi korupsi. tapi itu lebih merupakan cobaan atau ujian saja dari Allau Swt. sangat jelas Islami.

Kata Kunci: Wacana Keagamaan. Selain survey yang dilakukan oleh PERC di atas. korupsi mencakup praktik penyalahgunaan kekuasaan dan pengaruh. korupsi berakar san bercabang diseluruh aspek masyarakat Indonesia. Pendahuluan Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia saat ini adalah masalah korupsi. sementara India menduduki peringkat ke dua dengan skor 9. Sedangkan Vietmnam peringkat ke tiga.17. Muhammadiyah juga mencoba memaparkan wacana sebagai langkah-langkah melakukan pemberantasan korupsi di Indonesia. A.UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI (STUDI TERHADAP PENGEMBANGAN WACANA KEAGAMAAM ANTIKORUPSI) MUHAMMADIYAH Abstrak: Tulisan ini mencoba mendeskripsikan salah satu wujud partisipasi Muhammadiyah dalam upaya pemberantasan praktek korupsi melalui wacana keagamaan anti korupsi. sebuah survey yang dilakukan oleh lembaga survey lainnya juga selalu menetapkan Indonesia sebagai negara terkorup. bahkan selalu masuk 10 besar dalam deretan negara terkorup di dunia. riswah.000 pengusaha ekspatriat di 12 negara Asia. Misalnya survey yang dilakukan oleh TI (Transparasi Internasional) sebuah lembaga yang mengkampanyekan anti korupsi dan memiliki 80 cabang di seluruh dunia. tetapi lebih dari itu. Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Political and economic Risk Consultancy (PERC) yang diumumkan minggu. . Pemberantasan. dalam arti bagaimana cara memberantas dan menghentikan praktik-praktik korupsi yang nampaknya sudah melembaga dan membudaya. disusun kemudian Nigeria dan Kamerun skor Indonesia saat ini adalah 1. Yang sangat menyedihkan bagi kita adanya fakta bahwa Indonesia merupakan negara terkorup se-Asia. Dalam arti luas.25. Dampak yang diakibatkan oleh korupsi begitu dahsyat. bias masuk qulu . Korupsi. termasuk Indonesia-pada tahun 1996 yang menempatkan Indonesia dalam 10 besar negara dengan derajat korupsi tertinggi. sehingga Muhammadiyah mencoba menempatkan posisi korupsi pada fikih dalam berbagai posisi. Menurut Muhammadiyah korupsi bukan hanya tergolong pencurian biasa. Korupsi adalah masalah kompleks.7. Dalam urutan Corruption Perceptions Indeks (Indeks Citra Korupsi) 2001 yang dikeluarkan Transparancy International (TI) itu. Survey tersebut dilakukan dengan mengambil responden 1. Ini merupakan angka terjelek bagi Republik Indonesia sejak PERC melakukan survey pada tahun 1995. 10 Maret 2002 menyatakan bahwa Indonesia Merupakan Negara paling korup di Asia dengan tingkat skor 9.92. dengan skor 8. Pada tahun 2001 posisi Indonesia masih sangat menyedihkan dalam deretan negara terkorup di dunia yakni menempati urutan ke empat dari 91 negara terkorup di dunia. dan lainnya. Posisi ini bertahan sampai tahun 1999 yajni sebagai negara terkorup nomor 3 dari 99 negara di dunia.

Hal ini hanya sedikit lebih baik ketimbang dua negara terkorup di dunia. Karena itu. ketidakjujuran.9. Adapun perngertian korupsi secara terminologi adalah penggelapan atau penyelewengan uang negara atau perusahaan di mana tempat seseorang bekerja untuk menumpuk keuntungan pribadi atau orang lain. Pengertian Korupsi dan Unsur-Unsurnya Pengertian korupsi secara etimologi. yang berarti keburukan. maka korupsi harus diberantas secara efektif dan menyeluruh dalam segala bentuk manifestasinya. Akibat lain dari bahaya tindak kejahatan korupsi. korupsi adalah penyalahgunaan . yakni Nigeria (1. B. Senada dengan itu.Indonesia mendapat skor sekelas dengan Uganda.4). dapat disuap. kejahatan. membuat wibawa pemerintah turun serta dapat menimbulkan apatisme dan pesimisme di kalangan masyarakat termasuk kalangan remaja. Azyumardi Azra mengutip beberapa definisi korupsi. antara lain menurut Leiken korupsi adalah penggunaan kekuasaan publik (public power) untuk mendapatkan keuntungan (matrial) pribadi atau kemanfaatan politik .0) dan Bangladesh (0. Azyumardi berpendapat bahwa pengertian ini bersifat minimalis tetapi mencakup hampir seluruh bentuk korupsi. seorang ahli patologi sosial mendefinisikan korupsi sebagai tingkah laku yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeduk keuntungan pribadi merugikan kepentingan umum dan negara. berasal dari bahasa latin yaitu Coruption. menghambat proses pembangunan. yaitu bisa mempengaruhi penilaian masyarakat terhadap pemerintah yang sedang berkuasa. Dalam kontek inilah Muhammadiyah sebagai salah satu gerakan dakwah amar ma ruf nahi munkar tergerak untuk ikut serta dan memprakarsai sebuah gerakan untuk memberantas korupsi dan mewujudkan good governance. Kartini Kartono. Tulisan ini bermaksud memaparkan konsep-konsep Muhammadiyah dalam upaya pemberantasan sebagaimana yang terangkum dalam buku Fikih Anti Korupsi . Korupsi merupakan salah satu fenomena hukum yang perlu mendapat prioritas untuk negara diselesaikan dan harus diberantas sampai ke akar-akarnya. yakni 1. Sebab. padahal korupsi juga banyak terkait dengan keuntungan non matrial yang jauh lebih banyak. sehingga para investor dan para pelaku bisnis enggan untuk investasi ke negara Indonesia. merusak moral bangsa dan menurunkan kepercayaan masyarakat dan dunia internasional terhadap pemerintah. Tahun 2006-2007 Indonesia menempati urutan kedua dari Filipina sebagai Negara Korup di Asia. Lebih lanjut Azyumardi juga mengutip pendapat Syed Husen Alatas. Definisi Leiken ini menyebut unsur keuntungan matrial. tidak bermoral. Jeremy Pope membuat definisi yang cukup simpel dan mudah dipahami bahwa korupsi adalah menyalahgunakan kekuasaan/kepercayaan untuk keuntungan pribadi. bahaya korupsi terkait dengan keuangan negara yang dapat mengganggu bahkan mengguncang perekonomian negara dan stabilitas nasional.

Korupsi dalam Perspektif Muhammadiyah . Pengertian tindak pidana korupsi yang banyak dikutip adalah: Tingkah laku yang menyimpang dari tugas resmi sebuah jabatan negara karena keuntungan statur atau uang yang menyangkut pribadi (perorangan. Tampaknya definisi Husen Alatas dan Jeremy Pope inilah yang lebih luas sehingga mudah diterapkan. kelompok sendiri) atau melanggar aturanaturan pelaksanaan beberapa tingkah laku pribadi . jabatan atau amanah secara melawan hukum untuk memperoleh keuntungan atau manfaat memperkaya diri sendiri. pada dasarnya unsur-unsur tindak pidana korupsi itu ialah: 1. yakni walaupun perbuatn itu tidak diatur dalam perundang-undangan namun apabila perbuatan tersebut dipandang tercela karena tidak sejalan dengan rasa keadilan atau norma-norma kehidupan sosial masyarakat. Penyalahgunaan kekuasaan atau wewenang atau amanah yang ada pada dirinya yang diancam dengan pidana 4. Dalam undang-undang No.amanah untuk kepentingan pribadi. Merugikan orang lain C. keuangan dan perekonomian negara. Definisi ini diperkuat lagi pada pasal 3. Dengan melihat beberapa definisi di atas dapat disimpulkan bahwa korupsi adalah menyalahgunakan kewenangan. orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan kepentingan umum. Adanya tindakan mengambil atau menggelapkan yang dilakukan oleh seseorang. bahwa korupsi adalah setiap tindakan dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi menyalahgunakan kewenangan. 2. kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara. 31 tahun 1999 pasal 2 ayat 1 pengertian tindak pidana korupsi adalah: Setiap orang yang secara melawan hukum yang melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu koorporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara . Yang dimaksud dengan setiap orang yang secara melawan hukum dalam pasal ini adalah meliputi perbuatan melawan hukum dalam pengertian formal maupun material. keluarga dekat. Berdasarkan pengertian korupsi di atas. maka perbuatan tersebut dapat dipidana. Bersifat melawan norma yang sah dan berlaku 3.

moral dan hukum dengan tujuan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau korporasi yang mengakibatkan rusaknya tatanan yang sudah disepakati yang berakibat pada hilangnya hak-hak orang lain. memperkaya diri sendiri atau orang lain. maka Muhammadiyah menyebutkan bahwa definisi korupsi adalah tindakan yang bertentangan dengan norma masyarakat. Untuk mengidentifikasi beberapa bentuk ekspresi yang disebutkan dalam kitab fikih. meskipun istilah gulul berawal dari harta rampasan perang (gani>mah). Namun demikian. . korporasi atau negara yang semestinya diperoleh. Secara leksikal. gulul bermakna "ahz|u al-syai wa dassahu fi mata'ihi". bahwa unsur-unsur korupsi adalah tindakan melawan hukum. Merujuk pada hukum positif Indonesia yang disebutkan dalam Undang-Undang No. adalah gulul. serta karena kedua bentuk gulul tersebut diharamkan sebab adanya unsur merugikan pihak lain. Oleh karena itu. sehingga istilah tersebut dapat dilacak perbandingannya dalam beberapa ekspresi tindakan curang yang dilarang dalam hukum Islam. atau pemberian yang pada dasarnya halal menjadi haram karena mengandung unsur korupsi. ternyata korupsi merupakan sebuah istilah yang mengacu kepada beberapa praktek kecurangan dalam transaksi antara manusia.1 Tahun 1999 ayat 2 dan 3. agama. Menurut Muhammadiyah. yaitu mengambil sesuatu dan menyembunyikannya dalam hartanya. Pada mulanya. namun istilah ini dapat juga digunakan untuk penyelewengan dalam bidang pemerintahan atau penyelewengan yang dilakukan oleh seorang pejabat. Bentuk-bentuk korupsi sebagaimana definisi terakhir yang ditawarkan oleh Muhammadiyah. gulul merupakan istilah bagi penggelapan harta rampasan perang sebelum dibagikan. dapat dijumpai ekspresinya dalam berbagai kasus yang terangkum dalam beberapa konsep-konsep normatif dan fikih. Muhammadiyah menyimpulkan bahwa gulul memenuhi semua unsur korupsi. merugikan pihak lain baik pribadi maupun negara dan menyalagunakan wewenang atau kesempatan atau sarana karena kedudukan dan jabatan. baik satu orang maupun masyarakat umum dan negara karena melakukan penggelapan atau juga menerima hadiah yang bukan menjadi haknya. Alasannya adalah karena kedua bentuk gulul tersebut merupakan manifestasi dari tindakan khianat pada pekerjaan. maka terlebih dahulu harus diketahui unsur-unsur korupsi secara tepat. maka sulit untuk mendefinisikan korupsi secara persis sebagaimana yang dimaksud dengan istilah korupsi yang dikenal pada saat ini.Muhammadiyah menyebutkan bahwa apabila mengacu pada khazanah hukum Islam. Berikut ini adalah beberapa istilah sebagai bentuk ekspresi yang mengandung unsur-unsur korupsi : 1) Gulul Konsep yang sering dihubungkan dengan korupsi karena dilihat sebagai bentuk pengkhianatan atas amanat yang seharusnya dijaga. Ibnu Hajar al-Asqalani mendefinisikan gulul sebagai "al-hiya>nah fi al-magnam". karena : Gulul terjadi karena ada niat untuk memperkaya diri sendiri. Berdasarkan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya. yaitu pengkhianatan pada harta rampasan perang.

2) Risywah (Suap) Secara leksikal.Gulul merugikan orang lain dan sekaligus merugikan kekayaan negara karena gani>mah dan hadiah yang digelapkan (diterima) oleh para pelakunya mengakibatkan tercecernya hak orang lain dan hak negara. bisnis (muamalah). janganlah kamu mengkhianati Allah dan Rosul (Muhammad) dan (juga) janganlah kamu mengkhianati amanat-amanat yang dipercayakan kepadamu. Yang dimaksud dengan amanat sesama yang dilarang untuk dikhianati adalah meliputi amanat politik. hadiah. ekonomi. karena istilah tersebut mengandung cakupan yang lebih luas. Sebagaimana M. Khianat juga merupakan sesuatu yang melekat pada gulul. Namun. Artinya : Hai orang-orang yang beriman. Dengan kata lain. . khianat berarti tidak menepati janji. yang bermakna al-ju'l yang berarti upah. Muhammadiyah menyamakan risywah dengan istilah "sogok" dalam bahasa Indonesia. Dalam al-Qur'an Surat al-Anfal ayat 27 juga telah dijelaskan tentang larangan mengkhianati amanat sesama manusia beriringan dengan larangan mengkhianati Allah dan Rasul-Nya. tidak sepenuhnya risywah identik dengan korupsi. Namun. Dalam hubungan pemidanaan yang dibicarakan dalam fikih. dengan bahasa fikihnya yaitu 'ariyah. risywah mengacu pada kata rasya-yarsyu-risywatan. Shadiq Khan dalam tafsirnya Nail al-Maram min Tafsir ayat al-ahkam : Artinya : Mengkorup sesuatu berarti menyembunyikan sesuatu itu ke dalam hartanya dan menyembunyikannya. sosial dan pergaulan. merupakan salah satu bentuk ekspresi dari korupsi. sedang kamu mengetahui . 3) Khianat Secara umum. pemberian atau komisi. Namun dalam hal ini. Sedangkan risywah (penyuapan) secara terminologis adalah tindakan memberikan harta dan yang semisalnya untuk membatalkan hak milik pihak lain atau mendapatkan atas hak milik pihak lain. Sebagaimana telah dipaparkan sebelumnya bahwa korupsi mencakup beragam bentuk penyalahgunaan wewenang termasuk penyalahgunaan yang tidak ada unsur suapnya. khianat dikhususkan untuk tindakan yang mengingkari pinjaman barang yang telah dipinjamnya. Gulul merupakan tindakan yang bertentangan dan sekaligus melawan hukum karena dilarang agama dan merusak sistem hukum dan moral masyarakat. kemudian ia mengkhianati sahabatnya dalam (harta) itu . Gulul terjadi disebabkan karena adanya penyalagunaan wewenang. risywah tidak sama persis dengan korupsi.

konsep selanjutnya yang banyak disinggung dalam kitab fikih adalah Intikab dan Iktilas}. 6( Intikab Menurut Muhammadiyah. Sedangkan menurut istilah syara'. para Ulama' berbeda pendapat. Ali mengungkapkan bahwa arti gasab menurut bahasa adalah: Artinya : Gasab adalah mengambil sesuatu dari tangan seseorang dengan jalan kekerasan (paksa) . sebagaimana yang disebutkan dalam Surat al-Maidah ayat 38: Artinya : Laki-laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri. Pencurian (saraqah) adalah tindakan mengambil harta pihak lain secara sembunyi-sembunyi tanpa ada pemberian amanat atasnya. Mengingat bahwa gasab merupakan tindakan menguasai atau mengeksploitasi milik pihak lain berdasarkan kekuatan dan kekuasaan. maka dapat dikatakan bahwa gasab termasuk di dalamnya. dan . potonglah tangan keduanya (sebagai) pembalasan bagi apa yang mereka kerjakan dan sebagai siksaan dari Allah. Intikab adalah "ahz|u syai mugalabatah" yang berarti merampas atau menjambret. pada harta yang berharga dan dapat dipindahkan". 5( Saraqah (Pencurian) Konsep lain menurut Muhammadiyah yang biasanya langsung dihubungkan dengan korupsi karena populer sebagai konsep perpindahan hak atas harta secara melawan hukum adalah saraqah atau pencurian. Dengan pengertian ini. Dan pelaku atas kejahatan ini dijatuhi hukuman potong tangan. Adapun pengertian mukabarah bersifat lebih umum. Muhammadiyah merujuk pada pendapat al-Hanafiyah yang merumuskan gasab sebagai berikut: Artinya : Gasab yaitu menghilangkan kekuasaan orang yang berhak (pemilik) dengan menetapkan kekuasaan orang yang berbuat batil secara terang-terangan.4) Mukabarah dan Gasab Konsep lain yang dapat dihubungkan dengan korupsi karena dipandang dari sudut dilakukan oleh pihak yang memiliki kekuatan dan kekuasaan adalah mukabarah dan gasab. Dan Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana". tidak secara rahasia. yaitu meliputi eksploitasi secara tidak sah atas benda dan manusia.

Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (untuk minta putusan). dari Ibnu Jurayj dari Abi Zubair dari Jabir dari Nabi saw bersabda: tidaklah dihukum potong tangan seorang pengkhianat. . hingga hukuman yang teringan yakni penjara. Menurut asal katanya. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Ibnu Katsir yang menafsirkan QS. Dari beberapa konsep yang dipaparkan. maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka dengan adil. Dari definisi yang dipaparkan di atas. semua konsep yang merupakan ekspresi korupsi tercakup dalam istilah aklu suht ini. jika kamu berpaling dari mereka maka mereka tidak akan memberi mudharat kepadamu sedikitpun. Al-Maidah: 62 bahwa memakan harta dengan cara yang bathil maka tidak dibenarkan. Yaitu dengan dikenai sanksi ta'zi>r dari hukuman yang terberat yakni hukuman mati. maka putuskanlah (perkara itu) diantara mereka. Kemudian dianggap sebagai sesuatu yang haram. banyak memakan yang haram. sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil". karena dianggap sesuatu yang haram pasti membinasakan pelakunya. dan tentunya sesuai dengan berat tindakan dan dampak korupsi yang dilakukan. Adapun ayat al-Qur'an yang menyebutkan tentang suht adalah: Artinya : Mereka itu adalah orang-orang yang suka mendengar berita bohong. Dua konsep tersebut dapat dihubungkan dengan korupsi dilihat dari hakikatnya sebagai pemindahan hak secara melawan hukum. atau berpalinglah dari mereka. sebagaimana hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Nasa'i berikut: Artinya : Diriwayatkan oleh 'Ali bin Khosyrimin. Dan jika kamu memutuskan perkara mereka. perampas dan pencuri secara diam-diam". diriwayatkan oleh 'Isa bin Yunus. dan para pelakunya tidak dijatuhi hukuman potong tangan. Muhammadiyah menganggap konsep yang paling tepat untuk pidana korupsi dan dianggap memudahkan dalam penyelesaian sanksinya adalah konsep gulul (penggelapan) dan risywah (penyuapan). Dengan demikian. 7) Aklu suht (makan hasil atau barang haram) Konsep terakhir yang menurut Muhammadiyah dekat dengan korupsi adalah suht. Dua kejahatan tersebut bersama dengan khianat. Muhammadiyah menyimpulkan bahwa aklu suht mencakup semua kebiasaan dan kesenangan dalam berusaha dan memakan serta memanfaatkan barang yang haram atau dari hasil yang diharamkan. suht berarti sesuatu yang membinasakan.iktilas} adalah "qat}fu syai jiharan bi hadrat sahibihi fi gaflah minhu wal harab bih" yang berarti mencopet atau mengutil. karena korupsi merupakan bentuk usaha yang haram dan sesuatu yang dihasilkannya menjadi haram pula.

Memberantas budaya pemberian hadiah yang diberikan kepada orang yang memiliki kewenangan tertentu dalam kaitannya dengan urusan publik. Langkah ini dapat dilakukan dengan cara. Memberantas budaya instant. 2) Pemilihan konsep gulul dan risywah memudahkan para penegak hukum untuk menentukan jenis sanksi yang disesuaikan dengan berat tindak pidana korupsi. antara lain seperti: Memberantas dan mengikis budaya kultus dan paternalistik.Nampaknya kecenderungan Muhammadiyah untuk menggunakan terminologi gulul dan risywah terhadap korupsi daripada terminologi lain adalah berdasarkan pada beberapa pertimbangan berikut: 1) Berkaitan dengan tidak dikenalnya terminologi korupsi dalam khazanah Islam dan modus operandi yang relatif baru dan canggih sehingga sulit untuk dikaitkan dengan jari>mah had yang memiliki unsurunsur tertentu yang seringkali tidak dapat terpenuhi atau samar untuk menarik definisinya kepada tindak pidana korupsi. Budaya ini telah melahirkan sikap ewuh pakewuh atau rikuh (sungkan) dalam upaya pemberantasan korupsi atau penyimpangan lain yang dilakukan oleh orang tertentu yang memiliki kedudukan terhormat di masyarakat. 3) Dengan memanfaatkan kelenturan ta'zir sebagai perangkat kriminalisasi tindak pidana korupsi. yakni dengan instrumen ta'zimah had masih diliputi keraguan dan kesamaran dalam menganalogikan unsur materiil. maka dapat dengan mudah mengaitkan pada berbagai jenis sanksi yang terberat seperti had. sehingga aturan atau prosedur yang sudah menjadi ketentuan dengan mudah akan dilanggar. seringkali menggunakan cara-cara yang halus bahkan dilegalkan dengan perangkat hukum yang koruptif serta dilakukan atas dasar suka sama suka. kesukaran untuk menganalogikan korupsi terhadap hirabah. dan Rasulullah memerintahkan untuk menghindari dari sanksi had apabila terdapat keraguan atau kesamaran. Misalnya. Memberantas budaya komunalisme dalam kehidupan masyarakat dalam konteks ketergantungan akan kehidupan kolektif yang kemudian melahirkan sikap toleran terhadap praktek-praktek korupsi. Langkah-Langkah Pemberantasan Korupsi Menurut Muhammadiyah Langkah strategis yang dapat dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi menurut Muhammadiyah antara lain sebagai berikut: a) Dekonstruksi budaya yang melestarikan korupsi. D. . hal ini disebabkan karena pada hirabah. Sedangkan dalam korupsi sendiri. Karena selama ini dalam meraih segala sesuatu dengan serba singkat dan tanpa bekerja keras. Karena pada prakteknya. makna hadiah telah mengalami reduksi dan penyimpangan dari konteks yang dimaksud oleh konsep hadiah itu sendiri. sampai pada jenis hukuman yang paling ringan seperti hukuman penjara. konsep yang terpenting adalah adanya unsur kekerasan.

Sehingga perlu dilakukan suatu usaha yang lebih sistematis untuk melawan kecenderungan itu. dengan melakukan reinterpretasi teks-teks keagamaan secara lebih kontekstual khususnya yang terkait dengan isu korupsi. Dengan demikian. (1) Jalur formal (a) Merumuskan dan mensosialisasikan pelajaran atau mata kuliah civic aducation di berbagai lembaga pendidikan. (e) Membersihkan lembaga-lembaga pendidikan dari praktek korupsi. (f) segera merealisasikan anggaran pendidikan 20% sesuai dengan ketentuan yang diamanatkan Undang-Undang. hedonistik dan materialistik. menjiplak (plagiat) hasil karya orang lain. Perlunya membangun budaya kritis dan akuntabilitas pada masyarakat. (b) Perlunya pengajaran dan penyisipan materi atau mata pelajaran "Kurikulum Antikorupsi" secara menyeluruh. sehingga tidak memberi ruang bagi lahirnya praktek korupsi. (d) Mendorong para akademisi untuk terus melakukan berbagai penelitian tentang korupsi maupun yang terkait dengan budaya dan sosiologi korupsi. Sehingga rakyat akan terdorong untuk bersama-sama melawan korupsi. orang akan berfikir lagi apabila akan melakukan korupsi karena masyarakat akan bersikap kritis dan sekaligus menuntut akuntabilitas terhadap setiap jabatan yang diemban. korupsi waktu bagi guru dan dosen. Hal ini dilakukan agar kesadaran "Antikorupsi" dapat ditumbuhkan mulai di dunia pendidikan.Mengikis budaya permissif . kebiasaan dan perilaku mereka memiliki kecenderungan kolutif dan koruptif. b) Melalui jalur pendidikan Pendidikan masih dapat diharapkan untuk menanamkan dan menyebarkan nilai-nilai antikorupsi kepada anak didik. sebagai upaya penyadaran bagi peserta didik atau mahasiswa yang kelak melahirkan warga negara yang memiliki komitmen akan nilai-nilai kejujuran. (c) Melakukan reformasi silabus pendidikan keagamaan dari yang lebih menekankan kesalehan individual menuju pada kesalehan sosial. sehingga sejak dini mereka memahami bahwa korupsi bertentangan dengan norma hukum maupun norma agama. Tindakan menyontek. korupsi uang bagi para pejabat dan pengelola pendidikan dan jual beli nilai harus diberantas dengan aturan main yang jelas serta sanksi yang tegas. Perlunya identifikasi problem korupsi secara menyeluruh disertai informasi yang jelas mengenai dampak korupsi dan strategi untuk melawan korupsi kepada masyarakat. Sehingga peluang untuk memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dapat merata . uang praktikum atau sebagainya. seperti pungutan berlebihan dengan dalih sumbangan. Dimana fenomena ini sudah menjadi wabah endemik di kalangan masyarakat. maupun informal. Upaya ini dapat dilakukan melalui jalur formal. Masyarakat harus diberi penjelasan secara terus-menerus bahwa sebagian dari sikap. keadilan dan kebenaran. non formal.

5) Proses penyadaran dan pemberdayaan melalui media pengajian majlis ta'lim. c) Melalui jalur keagamaan Strategi yang dapat dilakukan melalui jalur ini.bagi seluruh lapisan masyarakat. (d) Para keluarga hendaknya membiasakan budaya menabung dan hidup secara produktif dan tidak konsumtif melalui pembudayaan sistem manajemen keuangan keluarga secara proporsional dan professional. yang kemudian berakibat pada meningkatnya kualitas sumber daya manusia Indonesia. (b) Melakukan pendidikan dan penyadaran bagi segenap warga masyarakat tentang bahaya korupsi melalui lembaga pengajian dan pengkajian agama maupun upacara keagamaan. (2) Jalur non-formal (a) Mengadakan pelatihan-pelatihan dan pemantauan anti korupsi. masyarakat dan birokrasi negara. politisi maupun pejabat untuk menjadi teladan bagi keluarga. tokoh masyarakat. . tidak dipacu untuk mendapatkan hasil tanpa usaha. karena penghayatan agama yang benar akan mencegah seseorang dari melakukan tindak pidana korupsi maupun tindak kejahatan lainnya. (b) Para orang tua harus membimbing anak agar dibiasakan memiliki rasa bangga dan senang dengan usahanya sendiri. 3) Membersihkan organisasi kemasyarakatan Islam dan institusi-institusi keagamaan dari unsur-unsur dan praktek-praktek korupsi. tokoh dan pimpinan masyarakat. 2) Mendorong setiap pemeluk agama untuk lebih menghayati ajaran agamanya. 4) Mengoptimalkan potensi institusi masjid sebagai pusat pembinaan umat. serta para hartawan harus memberikan keteladanan bagi masyarakat dalam sikap hidup sederhana dengan tidak memamerkan kekayaan yang dimiliki. (3) Jalur informal (a) Meningkatkan fungsi pendidikan keluarga yang terkait dengan bahaya korupsi yang diberlakukan kepada seluruh anggota keluarga. (c) Mendorong para orang tua. pemimpin informal. khotbah jum'at dan momentum hari-hari besar Islam serta metode dakwah lain mengenai bahaya korupsi. antara lain dengan: 1) Mendorong para tokoh dan lembaga agama untuk mengeluarkan fatwa atau opini tentang korupsi serta sanksi moral bagi para pelaku korupsi. (c) Para pejabat.

3) Melakukan sosialisasi secara intensif tentang bahaya korupsi di tengah masyarakat melalui media massa. baik secara individual maupun kelembagaan hendaknya melakukan tekanan kepada para aparat penegak hukum untuk konsekuen dan memiliki keberanian dalam menindak para pelaku tindak pidana korupsi. fair dan sebagainya. melalui pertandingan-pertandingan olahraga secara jujur. anggaran kesehatan dan sebagainya. antara lain: 1) Mendorong pemerintah maupun anggota legislatif untuk segera merevisi Undang-Undang antikorupsi dengan mengedepankan "asas pembuktian terbalik" terhadap orang yang diduga melakukan tindakan pidana korupsi. dari hal yang bersifat administratif sampai pada kasus money politics. seperti anggaran baju dinas pejabat. 7) Memberikan penghargaan (award) secara tulus dan selektif bagi para tokoh yang layak untuk diteladani. namun juga termasuk korupsi waktu. informasi dan lain-lain. e) Pendekatan hukum dan politik Adapun cara yang dapat dilakukan dalam rangka pemberantasan korupsi melalui jalur hukum dan politik. 2) Masyarakat hendaknya mulai melakukan upaya pengucilan bagi setiap anggota masyarakat yang terbukti melakukan korupsi. 8) Menerbitkan dan mempublikasikan berbagai literatur keagamaan yang mengkritisi perilaku korupsi dan menjelaskan bahaya korupsi.d) Pendekatan sosio-kultural Hal-hal yang dapat dilakukan dalam konteks ini adalah: 1) Menciptakan dan memasyarakatkan budaya malu di kalangan warga bangsa khususnya yang terkait dengan kasus penyalahgunaan atau korupsi itu sendiri. 6) Mendorong segenap warga masyarakat untuk segera melaporkan kepada aparat yang berwenang apabila ada indikasi penyalahgunaan wewenang (korupsi). 5) Menghimbau kepada segenap masyarakat untuk segera menghentikan kebiasaan suap-menyuap. elektronik maupun cetak serta memanfaatkan media kesenian rakyat dan lain sebagainya. bahwa korupsi bukan hanya korupsi uang. kesetiaan. 4) Memperluas horizon tentang makna korupsi. 4) Memanfaatkan media olahraga. 2) Perlunya penyusunan anggaran yang rasional dan proporsional bagi setiap pejabat negara atau pelaksana pemerintahan. 3) Setiap anggota masyarakat. .

7) Berjiwa reformasi. bersifat ideologis. c). 3) Populis. serta selalu berupaya agar terwujud sistem birokrasi yang memiliki akuntabilitas tinggi. f) Memilih pemimpin yang bersih Adapun untuk memilih pemimpin yang bersih dan pemerintahan yang baik. 11) Pemerintah dan segenap masyarakat harus terus-menerus meningkatkan pengawasan yang sudah tersedia. memiliki visi strategis untuk membawa bangsa keluar dari krisis dan menuju kemajuan dengan bertumpu pada kemampuan sendiri (mandiri). maupun pimpinan atau anggota parpol untuk tidak melakukan rangkap jabatan. dan lintas parpol. 12) Segera dilakukan perbaikan sistem pemerintahan dan pembangunan dengan mengedepankan empat kriteria. 6) Mendorong seluruh aparat pemerintahan. bersifat komprehensif. a). berjiwa kerakyatan dan mengutamakan kepentingan rakyat. 9) Mempublikasikan berbagai kasus-kasus korupsi dari yang tingkat rendah sampai tingkat tinggi berdasarkan informasi yang akurat sehingga membuat jera para pelaku korupsi. 5) Berjiwa negarawan dan memiliki kemampuan untuk menyiapkan proses regenerasi kepemimpinan bangsa. lintas ormas atau LSM. . beriman dan bertakwa. 10) Mendorong setiap proses sosial-politik yang dapat mewujudkan terciptanya kesejahteraan masyarakat. b). serta memiliki kekuatan moral dan intelektual. menganut asas keimbangan. dapat mereduksi munculnya berbagai penyakit sosial termasuk korupsi. disamping media informal lain. memiliki komitmen untuk melanjutkan perjuangan reformasi. dibutuhkan kepemimpinan yang memiliki kualifikasi sebagai berikut: 1) Memiliki integritas kepribadian yang tinggi. 6) Memiliki kemampuan untuk menjalin hubungan dengan dunia internasional.5) Mendorong aparat birokrasi agar mengembangkan sistem pemerintahan yang transparan dan responsif terhadap berbagai aspirasi masyarakat yang berkembang. 4) Visioner. saling sinergi dan tidak parsial. 2) Memiliki kapabilitas. yakni kemampuan memimpin bangsa dan mampu menggalang serta mengelola keberagaman menjadi kekuatan yang sinergis. 7) Menghimbau dan mendorong semua komponen masyarakat umum maupun masyarakat politik untuk melakukan koalisi bersih yang bersifat lintas agama. yaitu. semakin mendekati tujuan perjuangan. dan d). Dengan demikian. 8) Mempublikasikan inisial para koruptor yang diduga terkait dengan isu korupsi.

tidak terlibat dalam kasuskasus kriminal. serta tidak takut memberantas KKN (Kolusi. terdapat beberapa hal mendesak yang harus diakukan oleh pemerintah. Sebagaimana dimaklumi. Nepotisme). Selain penetapan gaji yang proporsional. seorang pemimpin juga harus dapat mengelola atau mendayagunakan kekayaan negara secara proporsional dan tidak untuk kepentingan pribadi. h) Perbaikan sistem upah Untuk meningkatkan kualitas layanan publik dan produktivitas kerja. dan sikap antikorupsi harus selalu dijunjung oleh para pejuang reformasi. aspek perlindungan hukum. karyawan akan bekerja sepenuh hati. i) Debirokratisasi Sudah saatnya untuk merealisasikan prinsip kemudahan dalam penyelenggaraan administrasi dan manajemen. 5) Seorang pemimpin hendaknya selalu menyelesaikan setiap persoalan berlandaskan kepada aturan hukum. tidak bekerjasama dengan para koruptor.g) Keteladanan pemimpin Hal-hal penting yang perlu diperhatikan seorang pemimpin agar memberi keteladanan adalah: 1) Pemimpin harus memiliki sikap terpuji dalam segala aspek kehidupannya. Selain itu. . yaitu: 1) Penyederhanaan birokrasi dengan target peningkatan kualitas pelayanan publik. maka kesejahteraan pegawai. Di samping itu. 4) Tidak menggunakan wewenang dan kekuatan-kekuatan formal untuk memperkaya diri sendiri. 7) Seorang pemimpin hendaklah berani menyampaikan kebenaran. amanah dan bertanggung jawab. Karena. bahwa penyebab terbesar dari munculnya berbagai praktek korupsi di Indonesia adalah karena sistem birokrasi pemerintahan yang rumit dan berbeli-belit. sehingga akan mengurangi terjadinya penyelewenganpenyelewengan dalam jabatan. kata-katanya harus sesuai dengan perbuatannya. 3) Memegang amanat dan janji. agar tidak terjerumus atau bahkan menunggu giliran dalam praktek korupsi. 2) Konsisten untuk mengusung idealisme. dengan kondisi kurangnya gaji maka akan mendorong terjadinya korupsi. Korupsi. serta bersikap tegas terhadap perbuatan munkar. Pemerintah dan pimpinan perusahaan memiliki kepentingan untuk terus berupaya agar gaji karyawan dan upah buruh harus selalu disesuaikan dengan tingkat yang wajar. 6) Selain seorang pemimpin harus bersifat jujur. masalah kesehatan dan pendidikan keluarga karyawan serta jaminan hidup pasca pensiun perlu menjadi perhatian yang serius. Dengan demikian. karyawan dan buruh harus diperhatikan.

sebagaimana yang masih berlangsung. baik karena sengaja dihilangkan oleh terdakwa untuk menutupi perbuatannya. antara lain dengan membuktikan asal-usul harta terdakwa itu sendiri. terdakwa dituntut untuk membuktikan bahwa dirinya tidak melakukan korupsi. Seperti. Yakni. dapat dipahami bahwa sesungguhnya penggunaan pembuktian terbalik merupakan bagian dari memberlakukan aturan khusus yang dinilai lebih dapat mendatangkan kemaslahatan di kala berhadapan dengan aturan umum. 3) Meminta transparansi dari suatu kebijakan yang dilakukan pemerintah. sehingga tidak hanya menggunakan standar kepangkatan struktural semata. Sehingga. akan menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk mendukung perbuatan baik dan . 4) Melaporkan setiap orang yang diduga melakukan KKN kepada instansi penegak hukum. Metode pembuktian terbalik ini dalam Kaidah Hukum Islam dikategorikan penggunaan dalil al-Istihsan.2) Menerapkan manajemen otomasi di mana proses pengawasan internal dan eksternal berjalan secara transparan dan professional dengan funsionalisasi IT (International Transparancy) secara optimal. sebagaimana yang dikenal dengan asas praduga tak bersalah. 3) Melantik pejabat yang selain memiliki kemampuan keilmuan dan kompetensi. lembaga atau siapa pun yang menyangkut tugas yang diembannya. Dengan demikian. yang tidak kalah penting diantaranya adalah berkepribadian dan bermoral tinggi. karena terlalu lama perbuatan korupsi tersebut dilakukan sehingga sebagian atau keseluruhan barang bukti telah hilang. 5) Memantau jalannya proses peradilan dalam penyelesaian kasus-kasus korupsi. l) Reward dan punishment (Imbalan dan Hukuman) Sistem reward dan punishment ini memiliki nilai yang sangat penting dalam pembentukan moral. maupun karena faktor bencana alam yang berakibat musnahnya barang bukti. Sebab dengan hal ini. 2) Mengkritisi berbagai peraturan perundang-undangan agar tidak ada celah untuk disalahgunakan yang akan merugikan negara dan masyarakat. Apabila hal tersebut terjadi. k) Partisipasi masyarakat untuk mengontrol kebijakan publik Adapun bentuk keterlibatan masyarakat dalam pemberantasan korupsi dapat berupa: 1) Masyarakat harus terlibat dalam penyusunan RAPBN dan RAPBD. untuk melacak dan mencari alat-alat bukti bagi tindak pidana korupsi seringkali merupakan pekerjaan yang tidak mudah. maka pihak penyelidik akan sulit sekali mencari barang bukti padahal diyakini seseorang tersebut telah melakukan tindak korupsi. Dengan demikian. j) Pembuktian terbalik Tanpa alat bukti. menurut Muhammadiyah perlu diupayakan upaya hukum lain yaitu dengan pembuktian terbalik. seseorang tidak boleh dinyatakan bersalah melakukan pelanggaran atau kejahatan.

E. dalam Islam juga dikenal istilah riswah atau suap. Peradaban manusia di belahan dunia manapun menganggap korupsi sebagai sesuatu perbuatan yang jahat. bahkan akan membuat jera para pelaku kejahatan termasuk korupsi. tidak bermoral dan bejat. dimana Muhammadiyah sebagai organisasi sosial kemasyarakatan membantu pemerintah dalam upaya mempertegas pemberantasan korupsi baik melalui social pressure. Majelis Ulama Indonesia (MUI) dalam Fatwa Nomor 4/Munas VI/MUI/2000 mendefinisikan ghulul sebagai tindakan pengambilan sesuatu yang ada di bawah kekuasaannya dengan cara yang tidak benar menurut Islam. dapat disuap. MUI mendefiniskan ruswah sebagai pemberian yang diberikan kepada orang lain (pejabat) dengan maksud meluluskan suatu perbuatan yang batil (tidak benar menurut syariah) atau membatilkan perbuatan yang hak. . Secara bahasa. merusak. karena ia akan selalu mendapat hukuman atas perbuatannya. kata korupsi berasal dari bahasa Latin. ''corruptio'' atau ''corruptus'' yang berarti. busuk.menjauhi perbuatan buruk. Kedua melalui pendekatan budaya. Penutup Pendekatan dan pemberantasan korupsi dapat dilakukan melalui dua pendekatan. ini menjadi tugas pemerintah. Konsep-konsep dan langkah-langkah strategi yang dihasilkan oleh Muhammadiyah yang kemudian dituangkan dalam buku Fikih Anti Korupsi merupakan wujud upaya pemberantasan praktek korupsi melalui pengembangan wacana keagamaan anti korupsi. Ghulul Ghulul berarti korupsi. Dengan demikian upaya yang dilakukan oleh Muhammadiyah ini memiliki arti penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia. Inilah praktik kotor yang sangat dilarang dalam Islam. Padahal dalam teks-teks agama sendiri. Pertama pendekatan politik dan hukum. input berupa masukan saran dan penyadaran masyarakat. khususnya agama Islam kutukan terhadap korupsi mendapat ruang yang cukup luas. tidak jujur. Harus diakui bahwa sejauh ini arti penting wacana anti korupsi berspektif keagamaan belum begitu banyak disadari disamping itu wacana sendiri tersebut belum luas dikembangkan. Selain ghulul. Pemerintah bertugas membuat aturan dan mengimplementasikan aturan-aturan tersebut.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Sumurah Ibnu Jundub. ''Mereka sangat suka mendengar kabar bohong. kata al-shut juga ditemukan dalam surah al-Maidah ayat 62. Ibnu Umar RA berkata.'' Larangan melakukan ghulul dan riswah juga ditegaskan dalam surah al-Baqarah ayat 188. merugikan kepentingan umum dan negara.'' Allah SWT telah memperingatkan hamba-Nya untuk tak korup dalam surah an-Nisa ayat 29. menyatakan bahwa korupsi adalah menyalahgunakan kekuasaan/kepercayaan untuk kepentingan pribadi. Dalam pandangan ahli patologi sosial. Dalam surah al-Maidah ayat 5. supaya kamu dapat memakan sebagin harta benda orang lain itu dengan (jalan berbuat) dosa.'' Jadi. tidak diterima shalat tanpa wudhu dan sedekah dari hasil korupsi (ghulul) . ''Hai orang yang beriman! Janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. ''Barangsiapa menyembunyiakn koruptor maka. padahal kamu mengetahui. . Rasulullah SAW menolak menshalatkan jenazah sahabatnya yang terbukti melakukan tindakan korupsi. Allah SWT berfirman. Allah SWT berfirman.'' Praktik korupsi pun sangat dibenci dan diperangi Rasulullah SAW. ghulul juga dapat didefinisikan sebagai penghianatan terhadap amanah. ia berkata: Adapun selanjutnya. maka pada hari kiamat ia akan datang membawa apa yang dikhianatinya itu. korupsi merupakan tingkah laku yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeduk keuntungan pribadi.. ''Dan kamu akan melihat banyak di antara mereka (orang Yahudi) berlomba dalam berbuat dosa. ''Sesungguhnya aku mendengar Rasulullah. Sahih Muslim)..Sungguh sangat buruk apa yang mereka perbuat. Allah SWT berfirman. Istilah korupsi juga disebutkan dalam Alquran dengan kata al-suht. ''Dan janganlah (sebagian) kamu memakan harta sebagian yang lain di antara kamu dengan jalan bathil dan (janganlah) kamu membawa (urusan) harta itu kepada hakim. Dalam surah Ali Imran ayat 161. Bahkan. Bahkan. Rasulullah SAW bersabda. Selain itu. SAW bersabda. Alquran secara tegas melarang praktik korupsi. Jeremy Pope dalam Strategi Memberantas Korupsi. permusuhan dan memakan yang haram.Kedua praktik tercela itu hukumnya haram. Demikianlah Islam mengutuk dan mengharamkan tindakan korupsi dan suap. ''Barang siapa yang berkhianat dalam urusan rampasan perang. banyak memakan (makanan) yang haram. ia sama dengannya (HR Abu Dawud). (HR Muslim.'' Kata al-shut dalam ayat itu dicontohkan seperti uang suap dan lainnya. dengan tegas melarang umatnya untuk melindungi atau menyembunyikan koruptor.

tiap individu). masyarakat. Kesimpulannya adalah. mungkin dengan alasan seperti yang telah disebutkan di atas. pasti ada saja cara yang ia temukan untuk melakukan kejahatan tersebut. Adanya aturan-aturan yang sudah jelas dan sanksi yang diberikan tidak cukup untuk membuat orang jera. Jika ada pertanyaan mana yang salah? . Semua pihak-pihak tersebut mempunyai andil tersendiri terhadap merajalelanya korupsi di Indonesia. Itu pula yang terjadi dengan kasuskasus korupsi yang ada di Negara kita. Masih ada saja pelaku korupsi yang berkeliaran di luar dan terus menggerogoti uang rakyat dan sebagainya. maka saya akan menjawab semua salah. masyarakat serta yang paling kuat adalah setiap individu itu sendiri. Begitu pula. semua salah (pemerintah. Karena memang aturan-aturan tersebut belum dijalankan sepenuhnya oleh pemerintah. ketika seseorang tidak memiliki niat untuk berkorupsi tetapi lingkungan mendorongnya untuk melakukan hal tersebut. apabila tidak memiliki iman yang kuat apa yang terjadi? Tentu ia juga akan terpengaruh dan terpancing untuk berkorupsi. Pemerintah. Kita pasti pernah mendengar ungkapan ada niat dan kesempatan. .Bila diperhatikan dari berbagai penyebab korupsi di atas kita dapat melihat bahwa semua pihak mempunyai andil tersendiri terhadap merajalelanya korupsi. Ketika seseorang mempunyai niat untuk melakukan tindak korupsi sekecil apapun.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful