P. 1
MAKALAH 2

MAKALAH 2

5.0

|Views: 2,869|Likes:
Published by Arini Anugrah Putri

More info:

Published by: Arini Anugrah Putri on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/17/2013

pdf

text

original

1. A. PENGERTIAN SARANA PRASARANA UMUM 2. Sarana prasarana secara umum banyak diartikan menurut beberapa sumber.

Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan, yang meliputi : peralatan, perabotan, media pendidikan dan buku (Internet menurut Asep). Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat dalam mencapai makana dan tujuan. 3. Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Sarana prasarana adalah alat secara fisik untuk menyampaikan isi pembelajaran (Sagne dan Brigs dalam Latuheru, 1988:13). Dari berbagai definisi menurut para ahli dapat diartikan bahwa sarana prasarana adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan beserta dengan perlengkapannya dan memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan kegiatan. 4. A. PENGERTIAN SARANA PRASARANA UMUM 5. Sarana prasarana olah raga adalah suatu bentuk permanen, baik itu ruangan di luar maupun di dalam. Contoh : cymnasium, lapangan permainan, kolam renang, dsb. (Wirjasanto 1984:154). Pengertian sarana prasarana tidak seperti yang di atas, namun ada beberapa pengertian lain menurut sumber yang berbeda pula. Sarana prasarana olah raga adalah semua sarana prasarana olah raga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olah raga beserta perkengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olah raga (Seminar Prasarana Olah Raga Untuk Sekolah dan Hubungannya dengan Lingkungan (1978). 6. Sarana olah raga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk dan jenis peralatan serta perlengkapan yang digunakan dalam kegiatan olah raga. Prasarana olah raga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari tempat olah raga dalam bentuk bangunan di atasnya dan batas fisik yang statusnya jelas dan memenuhi persyaratanyang ditetapkan untuk pelaksanaan program kegiatan olah raga (Kumpulan 7. 8. Makalah Manajemen Olah Raga halaman 38). Dari beberapa pengertian di atas dapat diartikan bahwa sarana prasarana oloahraga adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan yang digunakan untuk perlengkapan olah raga. Sarana prasarana olahraga yang baik dapat menunjang pertumbuhan masyarakat yang baik. 9. 10. C. SARANA PRASARANA OLAHRAGA DI INDONESIA PADA MASA SEKARANG 11. Keadaan sarana prasarana olahraga di Indonesia,menurut pengamatan ada dua faktor yang dapat berdampak positif dalam penyiapan prasarana olahraga sebagai berikut : 12. 1. Adanya konsep mengenai Otonomi Daerah yang telah dituangkan dalam Undang-Undang.

Sarana prasarana yang ada di Indonesia kurang mendapat perhatian secara khusus dari masyarakat. sebagai areal dengan luas 155 Ha adalah lahan untuk kompleks olahraga yang sampai saat ini masih merupakan kompleks olahraga yang terlenghkap dan terbesar di seluruh Indonesia. Kompleks Gelora Bung Karno di Senayan Jakarta memiliki luas lahan 279 Ha. Diseberang kompleks satdion itu. Pada tahun 1978 dibangun Stadion Bumi Sriwijaya yang pada awalnya direncanakan untuk diklembangkan menjadi Stadion Utama tetapi pada akhirnya ditetapkan sebagai Stadion Atletik untuk dibangun lintasan atletik dengan bahan sintetis. soft ball.000 buah yang nantinya akan digunakan untuk PON XVI -2004 yang dimanfaatkan untuk tempat tinggal sementara atlit-atlit selama PON berlangsung. Pada PON XVI -2004 dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan dan kota Palembang sebagai pusat dari penyelenggaraan pertandingan. hoki dan lain-lainyang akan dapat ditampung. Keterbatasan ini disebabkan oleh krisis moneter yang terjadi di beberapa Negara Asia. 15. sedangkan Stadion Utama direncanakan dibangun di Seberang Ulu di wilayah Jakabaring. 14. Selain itu ada beberapa sarana prasaran aolah raga outdoor untuk olahraga:voli pantai. sedang dibangun perumahan sebanyak 1. Setelah selesai kegiatan PON.13. Untuk Sport Complex telah dipersiapkan lahan reklame seluas 50 Ha yang nantinya akan dipakai untuk lokasi Stadion Utama dan dua buah gedung Olahraga yang dipergunakan untuk Senam dan cabang olahraga Bulutangkis. penutupan maupun pertandingan-pertandingan. Stadion ini sampai saat ini dari waktu ke watu secara bertahap dikembangkan agar dapat memenuhi kebutuhan untuk kegiatan-kegiatan olahraga. Upaya pembangunan Stadion Utama Jakabaring di seberang Ulu dimaksudkan untuk mengembangkan kota kea rah selatan di areal reklamase sesuai dengan rencana Induk Kota yang telah disususn oleh Departemen Pekerjaan Umum. Kenyataannya dapat dilihat pada ketidak berhasilan Kota Surabaya dalam membangun kawasan “Sport Complex” baru yang akan digunakan untuk menyelenggarakan PON XV -2000 akibat keterbatasan biaya. 16. . Adanya ketentuan bahwa tuan rumah untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak tahun 2000 ditetapakan daerah secara bergantian. 2. Meskipun pembangunan sarana prasarana olahraga sedikit terhambat namun penggunaan bahan-bahan sarana prasrana olahraga cukup baik. baik upacara pembukaan. misalnya saja yang telah disebutkan di atas mengenai penggunaan lantai dari bahan sintetis. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang sangat kompleks. Pelaksanaan ini terpaksa harus dialih kan ke Stadion Delta yang ada di Sidoarjo. 17. maka perumahan ini akan dijual pada masyarakat untuk dijadikan pemukiman. Stadion ini digunakan untuk seluruh kegiatan PON yang berlangsung. Jelas dalam hal ini sarana prasarana di Indonesia sangatlah minim akan semua fasilitasnya. Pada saat PON di Jakarta pada tahun 1996 didalam kompleks Stadion dapat diselenggarakan 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Trainning For Top-level Sport”. 29. 27. Guna menampung kegiatan olah raga prestasi prasaran olah raga yang disiapkan perlu memenuhi kualitas dengan syarat dan ketentuan masingmasing cabang olah raga : 34. Sehingga disini kunci dan tujuan sarana prasarana adalah sehingga media olah raga yang diharapkan dengan adanya sarana penunjang kegiatan olah raga berjalan dengan baik. Memenuhi Standart Internasional 35. 2. memperoleh “Bronz Award” untuk kategori F. Penggunaan Prasarana Olah Raga Perlu Menyertakan 3 Faktor untuk dapat memnuhi kedua arah tersebut : 30. Dalam arti bersifat mengarah ke atas dengan tujuan mencapai prestasi tinggi dalam cabang olah raga tertentu baik tingkat daerah nasional maupun internasional. Kualitas 33. memperoleh IAKS Award pada tahun 1989 intuk kategori B. Sehingga masyarakat dapat menikmati olahraga dengan baik dan optimal. 2. 20. 32. Gedung/Lapangan Menembak. Kegiatan olah raga memerlukan ruang untuk bergerak. Horisontal 26. 1. “Trainning and Competition Facilities for special sport disciplines” 22. Kualitas bahan atu material harus memenuhi syarat Internasional. MENCIPTAKAN SARANA PRASARANA OLAHRAGA YANG SESUAI DENGAN PERKEMBANGAN JAMAN 23. Dalam arti bersifat menyebar atau meluas sesuai dengan konsep “Sport for All” atau dengan semboyan yang kita miliki memasyarakatkan olah raga dan mengolahragakan yang tujuannya untuk kebugaran dan kesehatan. Lapangan Latihan Softball/Baseball. 3. Sarana prasarana olah raga paling sedikit atau minimal disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang berolah raga itu sendiri. Penggunaan Prasarana Olah Raga Selalu dikaitkan dengan Kegiatan Olah Raga yang Memiliki Sifat : 25. Guna menampung kegiatan olah raga yang jumlahnya mencukupi sesuai dengan ketentuan seperti yang ditentukan di dalam pedoman penyiapan prasarana. Kebutuhan ruang untuk bergerak itu ditentukan dengan standar tuang ruang perorangan.18. Gedung Pusat Latihan Bulutangkis. “Trainning and Competition Facilities for special sport disciplines” 21. Vertikal 28. 36. 24. memperileh IOC/IAKS Bronze Award tahun 1999 untuk kategori F. beberapa sarana prasarana olahraga yang telah diikutsertakan dalam kompetisi luar negeri dan memperoleh penghargaan adalah sebagai berikut : 19. Dana . Pengembangan dan pembanguna sarana prasaran olahraga tetap mengikuti perkembangan jaman. D. Kuantitas 31. 2. 3.

Untuk itu perlu dikembangkangkan ketiga faktor ini secara serius agar sarana prasarana olahraga di Indonesia sesuai dengan perkembangan jaman. 3. 42. Dalam menciptakan sarana prasarana olah raga yang sesuai dengan perkembangan jaman yakni : 39. Kualitas harus ditingkatkan agar tidak hanya kuantitas yang banyak.37. . Memperhatikan peta kependudukan Indonesia. Adanya koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar dapat saling memberi masukan baik yang bersifat teknis maupun non teknis dan bekerjasama membangun sarana prasarana olahraga yang sesuai dengan perkembangan jaman FUNGSI. Untuk menunjang kedua faktor diperlukan dana yang cukup sehingga cepat disiapkan prasarana yang mencukupi jumlahnya serta kualitas memenuhi syarat. dana harus dirancang sedemikian rupa agar rencana pembangunan sarana prasaran olahraga dapat terlaksana dengan optimal. Kuantitas sarana prasarana olahraga harus diperbanyak. Otonomi Daerah dapat dimanfaatkan dengan baik yakni harus ada koordinasi agar dapat memberi saran dan pedoman teknis karena mereka lebih mengetahui bagaimana kondisi daerahnya sehingga dapat menyempurnakan pengembangan sarana prasarana olahraga yang sesua dengan perkembangan jaman. kepadatan dan penyebaran penduduknya. 41. Kebutuhan ruang utntuk bergerak itu ditentukan dengan standart kebutuhan ruang perorangan. Sebagai contoh Republik Federasi Jerman ditantukan kebutuhan ruang sebesar 3. 2. 40. 38. Yang terpenting adalah dana. SAN MANFAAT SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA Tujuan Kegiatan olahraga memerlukan ruang untuk bergerak. 43. Itu artinya sarpras olahraga minimal disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang berolahraga itu sendiri. 5. 1. karena jumlah kebutuhan prasarana olah raga harus sesuai dengan jumlah penduduk yang akan menggunakannya. Mengacu pada standar kebutuhan prasarana olahraga sesuai dengan pedoman yang ditetapkan. TUJUAN . Sehingga disini kunci dan tujuan sarpras adalah sebagai media olahraga yang diharapkan dengan adanya sarana penunjang kegiatan olahraga bisa berjalan dengan baik. 4. namun kualitasnya juga baik.5 m2.

44. Disinilah sarana memiliki banyak fungsi sebagai pendukung adanya prasarana.tribunkaltim. Salah satunya sebagai protector atau pelindung demi meminimalisasikan terjadinya kecelakaan. Fungsi alat tersebut adalah agar kepala pembalap tetap aman saat terjadi kecelakaan. Sehingga akan saling mendukung dengan adanya tempat dan juga perlengkapan beraktivitas. Latihan yang seperti ini tidak akan mempunyai banyak nilai daya guna. Sebelum membahas sarana dan prasarana dalam cabang olaraga estafet. SARANA DAN PRASARANA OLAHRAGA DALAM CABANG ESTAFET Sarana prasarana olah raga adalah semua sarana prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olah raga yang berkaitan dengan lari estafet beserta perlengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olah raga tersebut. (Ari Diaz. Karena sebenarnya latihan sepak bola yang benar adalah di lapangan berumput dengan memakai sepatu sepak bola. Sehingga jika dimanfaatkan secara benar maka manfaat yang diperoleh sangat banyak.com) Manfaat Banyak fasilitas olahraga yang pemakaiannya belum sesuai dengan kondisi sebenarnya. Contohnya Mobil F2008 ini memasang pengaman lateral di dekat kepala pembalap.terlebih dahulu membahas pengertian dan teknik – teknik cabang olaraga estafet berikut : .Fungsi >>Fungsi prasarana beserta sarananya adalah sebagai lokasi atau tempat dalam bisnis maupun aktivitas olahraga. Tidak lain manfaat sarana prasarana adalah dapat meningkatkan kualitas kesehatan serta mendukung berlangsungnya perlombaan dan pertandingan. >>Dalam kegiatan olahraga banyak ditemukan adanya kecelakaan yang mengakibatkan cidera ringan maupun parah. Seperti halnya bermain sepak bola di lapangan bola basket tanpa menggunakan alas kaki maupun sepatu. www.

Pada nomor lari sambung ada kekhususan yang tidak akan dijumpai pada nomor lari yang lain. Pengertian Lari Sambung (Estafet) Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu nomor lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara bergantian atau berantai. estafet obor diselenggarakan dalam hubungannya dengan pemujaan leluhur dan untuk meneruskan api keramat ke jajahan-jajahan baru.LARI ESTAFET A. dan Maya bertujuan untuk meneruskan berita yang elah diketahui sejak lama. ketiga. Lari sambung dimulai dari bangsa Aztek. Dalam melakukan lari sambung bukan teknik lari saja yang perlu diperhatikan. kedua. Di Yunani. dan keempat. Teknik Lari Sambung (Estafet) . Tradisi api Olimpiade berasal dari tradisi Yunani tersebut Lari estafet 4x100 meter dan 4x400 meter bagi pria dalam bentuk sekarang ini. tetapi pemberian dan menerima tongkat di zona (daerah) pergantian seperti penyesuaian jarak dan kecepatan dari setiap pelari. Estafet 4x100 meter bagi wanita sejak tahun 1928 menjadi nomor Olimpiade dan 4x400 meter dilombakan sejak tahun 1972 B. pertama-tama diselenggarakan pada olimpiade tahun 1992 di Stockholm. Inka. yaitu pelari pertama. Dalam satu regu lari sambung ada empat orang pelari. Nomor lari sambung yang sering diperlombakan adalah nomor 4x100 meter dan nomor 4x400 meter. yaitu memindahkan tongkat sambil berlari cepat dari pelari kesatu kepada pelari berikutnya.

Cara penerimaan tongkat tanpa melihat biasanya digunakan dalam lari estafet 4x100 meter. agar dapat melakukan teknik tersebut. Ukuran tongkat yang digunakan pada lari estafet adalah Panjang tongkat : 28-30 cmDiameter tongkat : 38 mm Berat tongkat : 50 gr C. Suatu regu lari estafet yang terjadi dari pelari-pelari yang baik hanya akan dapat memenangkan perlombaan. yaitu: • Keterampilan teknik penerimaan tongkat dengan cara melihat Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari sambil menolehkan kepala untuk melihat tongkat yang diberikan oleh pelari sebelumnya. pelari harus menguasai keterampilan gerak lari dan keterampilan memberi serta menerima tongkat yang dibawanya.Suksesnya lari estafet sangat bergantung dari kelancaran penggantian tongkat. jika mampu melakukan pergantian tongkat estafet dengan sukses. Penerimaan tongkat dengan cara melihat biasanya dilakukan pada nomor 4x400 meter. • Keterampilan teknik penerimaan tongkat estafet dengan cara tidak melihat Pelari yang menerima tongkat melakukannya dengan berlari tanpa melihat tongkat yang akan diterimanya. Teknik Pemberian dan Penerimaan Tongkat Estafet Prinsip lari sambung adalah berusaha membawa tongkat secepat-cepatnya yang dilakukan dengan memberi dan menerima tongkat dari satu pelari kepada pelari lainnya. Waktu yang dicapai akan lebih baik (lebih cepat) jika pergantian tongkat estafet berlangsung dengan baik pula. D. Cara Penerimaan Tongkat Perlombaan lari sambung mengenal dua cara penerimaan tongkat. .

yaitu:  Keterampilan teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari bawah Keterampilan teknik ini dilakukan dengan cara pelari membawa tongkat dengan tangan kiri. Pelari yang akan menerima tongkat mengayunkan tangan dari depan ke belakang dengan telapak tangan menghadap ke atas. Saat akan memberi tongkat.  Keterampilan teknik pemberian dan penerimaan tongkat estafet dari atas Keterampilan teknik ini dilakukan dengan cara mengayunkan tangan dari belakang ke depan. penerima akan melakukannya dengan tangan kanan pula.Dalam beberapa perlombaan lari sambung. E. ayunkan tongkat dari belakang ke depan melalui bawah. seringkali suatu regu didiskualifikasi hanya karena kurang tepatnya penerimaan dan pemberian tongkat. Ibu jari di buka lebar dan raji-jari angan lainnya rapat. Apabila pemberi melakukannya dengan angan kanan. tangan penerima telah siap dibelakang dengan telapak tangan menghadap ke bawah. Pada keterampilan teknik pemberian tongkat dari atas. Sementara itu. Daerah Pergantian Tongkat Estafet Antarpelari Suatu regu lari estafet yang terdiri dari pelari-pelari yang baik hanya akan dapat memenangkan perlombaan jika mampu melakukan pergantian tongkat estafet dengan . seringkali suatu regu dikalahkan oleh regu lainnya hanya karena kurang menguasai keterampilan gerak menerima dan memberikan tongkat dari satu pelari kepada pelari yang lainnya. Ibu jari terbuka lebar. Lari sambung mengenal dua keterampilan teknik pemberian dan penerimaan tongkat. pemberian dan penerimaan tongkat dilakukan pada bagian tangan yang sama. kemudian dengan segera meletakan tongkat dari atas pada talapak tangan penerima. Sambil berlari atlet akan memberikan tongkat tersebut dengan tangan kiri. Bahkan. sementara jari-jari tangan lainnya dirapatkan.

cepat dan sempurna. yaitu pelari 1 dan 3 memegang . Hal-Hal yang Perlu Diperhaikan dan Peraturan Perlombaan Lari Estafet Hal-Hal yang Harus Diperhatikan dalam Lari Estafet:  Pemberian tingkat sebaiknyasecara bersilang. Pelari ke-2 ditempatkan didaerah start kedua dengan lintasan lurus.Seperti Gambar di bawah ini : F. Cara menempatkan pelari-pelari tersebut adalah sebagai berikut. Pelari ke-3 ditempatkan didaerah start ketiga dengan lintasan ditikungan Pelari ke-4 ditempatkan di daerah start keempat dengan linasan lurus dan berakhir di garis finishZona pergantian pada Lari Estafet hanya berada 10 meter di depan garis start atau berada 10 meter di belakang garis start. Latihan Memberi dan Menerima Tongkat Estafet dalam Bentuk Perlombaan Tujuan: melatih kerjasama dalam ketepatan dan kecepatan berlari sehingga hasil akhir dapat tercapai dengan baik. Cara Melakukannya:  Buatlah beberapa regu estafet (masing-masing terdiri dari 4 pelari atau siswa) dan masing-masing pelari atau siswa ditempatkan dengan jarak 100 meter  Setalah ada aba-aba ”bersiap” pelari pertama segera menempatkan posisinya (sikap start jongkok)  Setelah ada aba-aba ”ya”. pelari tersebut berlari secepat-cepatnya menuju pelari atau atlat kedua yang sudah siap untuk menerima tongkat  Setelah keempat pelari menyelesaikan tugasnya dan pelari terakhir (keempat) masuk ke garis finish tanpa membuat kesalahan maka regu yang tiba di garis finish pertama keluar sebagai pemenang G. Pelari ke-1 ditempatkan didaerah start pertama dengan lintasan di tikungan.

diameter tongkat 38 mm. Ukurannya pun dibuat sesuai dan pas dengan panjang genggaman pelari pada umumnya. dan 4 harus benar-benar diukur dengan tepat  Setelah memberikan tongkat estafet jangan segera keluar dari lintasan masingmasing. Prazona adalah suatu daerah di mana pelari yang akan berangkat dapat mempercepat larinya. Karena itu tongkat ini pun tidak sembarangan dibuat. Peraturan Perlombaan Panjang daerah pergantian tongkat estafet adalah 20 meter.tongkat pada angan kanan. 1. TONGKAT ESETAFET Tongkat estafet dalam olahraga lari estafet adalah benda yang diberikan secara bergilir dari satu peserta lari ke peserta lari lainnya.20 meter dan bagi pelari estafet 4x100 meter ditambah 10 meter prazona. tetapi di sini tidak terjadi pergantian tongkat. 3. Misalnya. Tongkat estafet harus berukuran panjang tongkat 28-30 cm. 21 cm. pelari pertama berlari pada lintasannya masing-masing sampai tikungan pertama. pelari yang menjatuhkannya harus mengambilnya. H. kemudian boleh masuk ke lintasan dalam. pelari ketiga dan pelari keempat menunggu di daerah pergantian secara berurutan sesuai kedatangan pelari seregunya SARANA DALAM LARI ESTAFET 1. sedangkan pelari 2 dan 4 menerima aau memegang tongkat dengan tangan kiri  Penempatan pelari hendaknya disesuaikan dengan keistimewaan dari masingmasing pelari. pelari 1 dan 3 dipilih yang benar-benar baik dalam tikungan. Pelari 2 dan 4 merupakan pelari yang mempunyai daya tahan yang baik  Jarak penantian pelari 2. Untuk tongkat pelari dewasa dan pelari anak-anak pun berbeda . Apabila tongkat terjatuh. Setiap pelari harus tetap tinggal di jalur lintasan masing-masing meskipun sudah memberikan tongkatnya kepada pelari berikutnya. Panjang tongkat dalam olahraga lari estafet ini adalah 29. berat tongkat 50 gr Dalam lari estafet.

BAJU (PAKAIAN ESTAFET) SEPATU ESTAFET LINTASAN ESTAFET . Sedangkan diameter tongkat estafet orang dewasa adalah 3.ukuran diameternyanya.54 cm. 2. Anak-anak mempunyai diameter tongkat yang lebih kecil dari orang dewasa yaitu 2.81 cm. 3. 4.

.

maka beberapa hal yang perlu diperhatikan di tinjau dari beberapa aspek sebagai berikut: 1. .PENUTUP Kesimpulan Dalam rangka untuk memberikan masukan dalam pelaksanan suatu permainan untuk pembelajaran sarana dan prasarana olaraga yang mencakup cabang olaraga lari estafet. Lari sambung atau lari estafet adalah salah satu lomba lari pada perlombaan atletik yang dilaksanakan secara begantian. Saran Agar dapat lebih memahami dan mendalami bagaimana dan apa saja sarana dan prasarana olahraga yang mencakup dalam cabang olaraga lari estafet. Sarana prasarana olah raga adalah semua sarana prasarana olahraga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olah raga yang berkaitan dengan lari estafet beserta perlengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olah raga tersebut. . Satu regu pelari sambung terdiri dari 4 orang pelari. 2.

com/2009/11/14/sarana-dan-prasarana-penjas/ http://cvjayabersama.com/olahraga-lari-estafet.htm .anneahira.ui.DAFTAR PUSTAKA http://www.ac.html http://www.wordpress.id/download/files/bpma/Prasarana_&_Sarana.com/article/53881/standar-ukuran-tongkat-estafet-standardsize-stick-relay.pdf http://santriw4n.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->