Bilakah lahirnya nama Ahlus Sunnah Waljamaah ? Dahulu di zamaan Rasulullaah SAW.

kaum muslimin dikenal bersatu, tidak ada golongan ini dan tidak ada golongan itu, tidak ada syiah ini dan tidak ada syiah itu, semua dibawah pimpinan dan komando Rasulullah SAW. Bila ada masalah atau beda pendapat antara para sahabat, mereka langsung datang kepada Rasulullah SAW. itulah yang membuat para sahabat saat itu tidak sampai terpecah belah, baik dalam masalah akidah, maupun dalam urusan duniawi. Kemudian setelah Rasulullah SAW. wafat, benih-benih perpecahan mulai tampak dan puncaknya terjadi saat Imam Ali kw. menjadi khalifah. Namun perpecahan tersebut hanya bersifat politik, sedang akidah mereka tetap satu yaitu akidah Islamiyah, meskipun saat itu benih-benih penyimpangan dalam akidah sudah mulai ditebarkan oleh Ibin Saba , seorang yang dalam sejarah Islam dikenal sebagai pencetus faham Syiah (Rawafid). Tapi setelah para sahabat wafat, benih-benih perpecahan dalam akidah tersebut mulai membesar, sehingga timbullah faham-faham yang bermacam-macam yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW. Saat itu muslimin terpecah dalam dua bagian, satu bagian dikenal sebagai golongan-golongan ahli bid ah, atau kelompok-kelompok sempalan dalam Islam, seperti Mu tazilah, Syiah (Rawafid), Khowarij dan lain-lain. Sedang bagian yang satu lagi adalah golongan terbesar, yaitu golongan orang-orang yang tetap berpegang teguh kepada apa-apa yang dikerjakan dan diyakini oleh Rasulullah SAW. bersama sahabat-sahabatnya. Golongan yang terakhir inilah yang kemudian menamakan golongannya dan akidahnya Ahlus Sunnah Waljamaah. Jadi golongan Ahlus Sunnah Waljamaah adalah golongan yang mengikuti sunnahsunnah nabi dan jamaatus shohabah. Hal ini sesuai dengan hadist Rasulullah SAW : bahwa golongan yang selamat dan akan masuk surga (al-Firqah an Najiyah) adalah golongan yang mengikuti apa-apa yang aku (Rasulullah SAW) kerjakan bersama sahabat-sahabatku. Dengan demikian akidah Ahlus Sunnah Waljamaah adalah akidah Islamiyah yang dibawa oleh Rasulullah dan golongan Ahlus Sunnah Waljamaah adalah umat Islam. Lebih jelasnya, Islam adalah Ahlus Sunnah Waljamaah dan Ahlus Sunnah Waljamaah itulah Islam. Sedang golongan-golongan ahli bid ah, seperti Mu tazilah, Syiah(Rawafid) dan lain-lain, adalah golongan yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW yang berarti menyimpang dari ajaran Islam. Dengan demikian akidah Ahlus Sunnah Waljamaah itu sudah ada sebelum Allah menciptakan Imam Ahmad, Imam Malik, Imam Syafii dan Imam Hambali. Begitu pula sebelum timbulnya ahli bid ah atau sebelum timbulnya kelompok-kelompok sempalan. Akhirnya yang perlu diperhatikan adalah, bahwa kita sepakat bahwa Ahlul Bait adalah orang-orang yang mengikuti sunnah Nabi SAW. dan mereka tidak menyimpang dari ajaran nabi. Mereka tidak dari golongan ahli bid ah, tapi dari golongan Ahlus Sunnah. Demikian sekilas lahirnya nama Ahlus Sunnah Waljamaah. Apa yang dimaksud dengan akidah Ahlus Sunnah Waljamaah dan siapakah golongan Ahlus Sunnah Waljamaah ? Akidah Ahlus Sunnah Waljamaah adalah akidah yang diyakini oleh Rasulullah SAW bersama sahabatsahabatnya, yang saat itu dikenal dengan akidah Islamiyah. Sedang golongan Ahlus Sunnah Waljamaah adalah golongan yang berpegang dengan apa-apa yang diyakini dan dikerjakan oleh Rasulullah SAW bersama sahabat-sahabatnya. Dasar mereka adalah sabda Rasulullah SAW yang berbunyi : : Golongan yang selamat dan akan masuk surga adalah golongan yang berpegang dengan apa-apa yang aku kerjakan bersama sahabat-sahabatku.

Apa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah ?

Apa yang mereka harapkan tersebut. disaat Muslimin bangun melawan serangan Syiah. bahkan sesuai pengakuan sebagian besar ulama-ulama Syiah. hanya dalam masalah Furu iyah saja. maka perbedaan-perbedaannya disamping dalam Furuu juga dalam Ushuul. seperti perbedaan antara NU dengan Muhammadiyah. apabila antara NU dengan Muhammadiyah sekarang bisa diadakan pendekatan-pendekatan demi Ukhuwah Islamiyah. Semua itu dikarenakan kurangnya informasi pada mereka. Ahlussunnah : Rukun Iman ada 6 (enam) : a) Iman kepada Allah b) Iman kepada Malaikat-malaikat Nya c) Iman kepada Kitab-kitab Nya d) Iman kepada Rasul Nya e) Iman kepada Yaumil Akhir / hari kiamat f) Iman kepada Qadar. Oleh karena itu. Sedangkan apa yang mereka kuasai. baik-buruknya dari Allah. Sehingga apa yang mereka sampaikan hanya terbatas pada apa yang mereka ketahui. maka dalam menafsirkan ayat-ayatnya sangat berbeda dan berlainan. Ahlussunnah : Rukun Islam kita ada 5 (lima) a) Syahadatain b) As-Sholah c) As-Shoum d) Az-Zakah e) Al-Haj Syiah : Rukun Islam Syiah juga ada 5 (lima) tapi berbeda: a) As-Sholah b) As-Shoum c) Az-Zakah d) Al-Haj e) Al wilayah 2.Banyak orang yang menyangka bahwa perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah) dianggap sekedar dalam masalah khilafiyah Furu iyah. Padahal perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzhab Syafi i. Apabila ada dari ulama mereka yang pura-pura (taqiyah) mengatakan bahwa Al-Qur'annya sama. Selanjutnya mereka berharap. bahwa AlQur'an mereka juga berbeda dengan Al-Qur'an kita (Ahlussunnah). hanya bersumber dari tokoh-tokoh Syiah yang sering berkata bahwa perbedaan Sunni dengan Syiah seperti perbedaan antara Madzhab Maliki dengan Madzahab Syafi i. rukun Islamnya juga berbeda. Karenanya dengan adanya ribut-ribut masalah Sunni dengan Syiah. Rukun Iman mereka berbeda dengan rukun Iman kita. maka di bawah ini kami nukilkan sebagian dari perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dengan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah). tidak lain dikarenakan minimnya pengetahuan mereka mengenai aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah). mereka menjadi penonton dan tidak ikut berkiprah. antara Madzhab Safi i dengan Madzhab Maliki. Melihat pentingnya persoalan tersebut. Disamping kebiasaan berkomentar. sebelum memahami persoalan yang sebenarnya. mereka berpendapat agar perbedaan pendapat tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. 1. Syiah : Rukun Iman Syiah ada 5 (lima)* a) At-Tauhid b) An Nubuwwah c) Al Imamah d) Al Adlu e) Al Ma ad . akan hakikat ajaran Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah). lalu mengapa antara Syiah dan Sunni tidak dilakukan ?. Sehingga tepatlah apabila ulama-ulama Ahlussunnah Waljamaah mengatakan :Bahwa Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah) adalah satu agama tersendiri. Sedang perbedaan antara Ahlussunnah Waljamaah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah). begitu pula kitabkitab hadistnya juga berbeda.

4. Selalu timbul imam-imam. Karenanya orang-orang yang tidak beriman kepada dua belas imam-imam mereka (seperti orang-orang Sunni). Ahlussunnah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang taat kepada Allah dan Rasul Nya. Ahlussunnah : Dilarang mencaci-maki para sahabat. 8. Sudah dirubah oleh para sahabat (dikurangi dan ditambah). Karena dianggap telah merampas kekhalifahan Ali bin Abi Thalib (padahal Imam Ali sendiri membai'at dan mengakui kekhalifahan mereka). Ahlussunnah : Al-Qur'an tetap orisinil Syiah : Al-Qur'an yang ada sekarang ini menurut pengakuan ulama Syiah tidak orisinil. sampai hari kiamat. Ahlussunnah : Dua kalimat syahadat Syiah : Tiga kalimat syahadat. Beliau adalah Ummul Mu minin. bahwa para sahabat setelah Rasulullah SAW wafat. Karenanya membatasi imam-imam hanya dua belas (12) atau jumlah tertentu. sebab kebohongannya takut diketahui oleh pengikut-pengikut Syiah). Umar. Syiah : Percaya kepada dua belas imam-imam mereka. 10. bahkan dikafirkan. Ahlussunnah : Khulafaurrosyidin yang diakui (sah) adalah : a) Abu Bakar b) Umar c) Utsman d) Ali Radhiallahu anhum Syiah : Ketiga Khalifah (Abu Bakar. Syiah : Para imam yang jumlahnya dua belas tersebut mempunyai sifat Ma' hum. 11. Syiah : Kitab-kitab Syiah ada empat : a) Al Kaafi b) Al Istibshor c) Man Laa Yah Dhuruhu Al Faqih d) Att Tahdziib (Kitab-kitab tersebut tidak beredar. yang tidak mempunyai sifat Ma shum. masih ditambah dengan menyebut dua belas imam-imam mereka. Ahlussunnah : Siti Aisyah istri Rasulullah sangat dihormati dan dicintai. Ahlussunnah : Percaya kepada imam-imam tidak termasuk rukun iman. tidak dibenarkan. 7. . 5. Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang tidak taat kepada Allah dan Rasul Nya.3. wa asyhadu anna Muhammadan Rasulullah. seperti para Nabi. Alasannya karena para sahabat membai'at Sayyidina Abu Bakar sebagai Khalifah. Utsman) tidak diakui oleh Syiah. Ahlussunnah : Kitab-kitab hadits yang dipakai sandaran dan rujukan Ahlussunnah adalah Kutubussittah : a) Bukhari b) Muslim c) Abu Daud d) Turmudzi e) Ibnu Majah f) An Nasa i (kitab-kitab tersebut beredar dimana-mana dan dibaca oleh kaum Muslimin sedunia). maka menurut ajaran Syiah dianggap kafir dan akan masuk neraka. termasuk rukun iman. 6. Syiah : Mencaci-maki para sahabat tidak apa-apa bahkan Syiah berkeyakinan. hanya dimiliki oleh para Nabi. Adapun jumlah imamimam Ahlussunnah tidak terbatas. Berarti mereka dapat berbuat salah/ dosa/ lupa. disamping Asyhadu an Laailaha illallah. Karena sifat Ma shum. 9. mereka menjadi murtad dan tinggal beberapa orang saja. difitnah. Ahlussunnah : Khalifah (Imam) adalah manusia biasa. Syiah : Siti Aisyah dicaci-maki.

Ahlussunnah : Shalat jama diperbolehkan bagi orang yang bepergian dan bagi orang yang mempunyai udzur syar i. Syiah : Air yang telah dipakai istinja (cebok) dianggap suci dan mensucikan. yang akan membawa keadilan dan kedamaian. Syiah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat dianggap tidak sah/ batal shalatnya. sampai mati seterusnya diulang-ulang sampai ribuan kali. Berlainan dengan Imam Mahdinya Ahlussunnah. Raj ah adalah besok diakhir zaman sebelum kiamat. Syiah : Khamer/ arak suci. Halalnya Mut ah ini dipakai oleh golongan Syiah untuk mempengaruhi para pemuda agar masuk Syiah. sebab apabila kami nukil seluruhnya. Selanjutnya pembaca yang mengambil keputusan (sikap). Syiah : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri membatalkan shalat. 13. Harapan kami semoga pembaca dapat memahami benar-benar perbedaan-perbedaan tersebut. Sebagai balasan atas perbuatan jahat mereka kepada Ahlul Bait. Dimana diceritakan : bahwa nanti diakhir zaman. Siti Fatimah serta Ahlul Bait yang lain. Ahlussunnah : Air yang telah dipakai istinja (cebok) dianggap tidak suci. Demikian telah kami nukilkan perbedaan-perbedaan antara aqidah Ahlussunnah Waljamaah dan aqidah Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah). walaupun orang tersebut tidak taat kepada Rasulullah. Neraka diperuntukkan bagi orang-orang yang memusuhi Imam Ali. Syiah : Shalat Dhuha tidak dibenarkan. karena mengucapkan Amin dalam shalatnya). Imam Ali. Masihkah mereka akan dipertahankan sebaga Muslimin dan Mukminin ? (walaupun dengan Muslimin berbeda segalanya). Kemudian dia pergi ke Madinah untuk membangunkan Rasulullah. Aisyah. (jadi shalatnya bangsa Indonesia yang diajarkan Wali Songo oleh orang-orang Syiah dihukum tidak sah/ batal. Syiah : Raj ah adalah salah satu aqidah Syiah. Sebenarnya yang terpenting dari keterangan-keterangan diatas adalah agar masyarakat memahami benar-benar. 14. 12. maka akan memenuhi halaman-halaman buku ini. Umar. Dimana saat itu Ahlul Bait akan balas dendam kepada musuh-musuhnya. Sengaja kami nukil sedikit saja. disamping dalam Furuu (cabang-cabang agama) juga dalam Ushuul (pokok/ dasar agama). bahwa perbedaan yang ada antara Ahlussunnah dengan Syiah Imamiyah Itsna Asyariyah (Ja fariyah) itu. diapun selanjutnya membangunkan Abu Bakar. Ahlussunnah : Khamer/ arak tidak suci. Ahlussunnah : Aqidah Raj Ah tidak ada dalam ajaran Ahlussunnah. Keterangan : Orang Syiah mempunyai Imam Mahdi sendiri. (Jadi shalatnya Muslimin di seluruh dunia dianggap tidak sah. sama dengan perbuatan zina dan hukumnya haram. walaupun orang tersebut taat kepada Rasulullah. Ahlussunnah : Mut ah (kawin kontrak). Setelah mereka semuanya bai'at kepadanya. (padahal semua Auliya dan salihin melakukan shalat Dhuha). Padahal haramnya Mut ah juga berlaku di zaman Khalifah Ali bin Abi Thalib. manusia akan hidup kembali. 18. Ahlussunnah : Shalat Dhuha disunnahkan. 15. sebab meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri). . Syiah : Mut ah sangat dianjurkan dan hukumnya halal. Ahlussunnah : Mengucapkan Amin diakhir surat Al-Fatihah dalam shalat adalah sunnah. 17. Syiah : Shalat jama diperbolehkan walaupun tanpa alasan apapun. Ahlussunnah : Diwaktu shalat meletakkan tangan kanan diatas tangan kiri hukumnya sunnah. Imam Mahdi akan keluar dari persembunyiannya. Kemudian ketiga orang tersebut disiksa dan disalib. 16.Syiah : Surga diperuntukkan bagi orang-orang yang cinta kepada Imam Ali. 19.

Semoga Allah selalu melindungi kita dari penyesatan orang-orang Syiah dan aqidahnya. baik di dalam negri maupun di luar negri. kita tidak menghendaki apa yang sudah mereka lakukan. setelah kami menyampaikan perbedaan-perbedaan antara Ahlussunnah dengan Syiah. Amin . Selanjutnya kami mengharap dari aparat pemerintahan untuk lebih peka dalam menangani masalah Syiah di Indonesia. Sehingga bahaya yang selalu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa kita dapat teratasi. terulang di negara kita. untuk selalu memberikan penerangan kepada umat Islam mengenai kesesatan ajaran Syiah. Sebab bagaimanapun. yang tertipu oleh bujuk rayu tokoh-tokoh Syiah. bahwa Muslimin Indonesia tidak akan terpengaruh atau tertarik pada Syiah. Begitu pula untuk selalu menggalang persatuan sesama Ahlussunnah dalam menghadapi rongrongan yang datangnya dari golongan Syiah. serta memberikan keterangan yang tidak sebenarnya. sebagian besar orang-orang yang masuk Syiah adalah orang-orang yang tersesat.Apabila tokoh-tokoh Syiah sering mengaburkan perbedaan-perbedaan tersebut. terkecuali apabila disesatkan (ditipu). Serta lebih waspada dalam memantau gerakan Syiah didaerahnya. maka hal tersebut dapat kita maklumi. maka dalam kesempatan ini kami menghimbau kepada Alim Ulama serta para tokoh masyarakat.Oleh karena itu. Akhirnya. sebab mereka itu sudah memahami benar-benar.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful