P. 1
Peraturan_Organisasi_Banser

Peraturan_Organisasi_Banser

|Views: 306|Likes:
Published by m khafidhin

More info:

Published by: m khafidhin on Mar 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/09/2015

pdf

text

original

PERATURAN ORGANISASI

BARISAN ANSOR SERBAGUNA (BANSER) Pasal 1 UMUM
Yang dimaksud dengan Barisan Ansor Serbaguna selanjutnya disingkat (BANSER) dalam peraturan organisasi ini adalah tenaga inti Gerakan Pemuda Ansor sebagai kader penggerak, pengemban dan pengaman program-program sosial kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor. Kader dimaksud adalah anggota Gerakan Pemuda Ansor yang memiliki kwalifikasi : Disiplin dan dedikasi yang tinggi, ketahanan fisik dan mental yang tangguh, penuh daya juang dan religius sebagai benteng ulama dan dapat mewujudkan Gita-cita Gerakan Pemuda Ansor dan kemaslahatan umum.

Pasal 2
Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab Organisasi
1. Fungsi Utama Banser adalah:

a. b. c.

Fungsi Kaderisasi BANSER merupakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor sebagai kader terlatih untuk pengembangan kaderisasi dilingkungan Gerakan Pemuda Ansor. Fl.Ingsi Dinamisator BANSER merl.lpakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yang berfungsi sebagai pelopor penggerak program-program Gerakan Pemuda Ansor. Fungsi Stabilisator BANSER merupakan perangkat organisasi Gerakan Pemuda Ansor yan_ berfungsi sebagai pengaman program-program sosial kemasyarakatan Gerakan Pemuda Ansor.

2. Tugas BANSER a. Merencanakan, mempersiapkan dan mengamalkan Gita-Gita pejuangan Gerakan Pemuda Ansor serte menyelamatkan dan mengembangkan hasil-hasil perjuangan yang telah di capai. b. Melaksanakan program sosial kemasyarakatan dan program pembangunan yang berbentuk rintisar dan partisipasi.

c.

Membantu terselenggaranya SISHANKAMRA T A di lingkungan Gerakan Pemuda Ansor dan lingkungan sekitarnya.

3. Tanggung Jawab BANSER adalah: a. Menjaga, memelihara dan menjamin kelangsungan hidup dan kejayaan Gerakan Pemuda Ansor khususnya dan NU umumnya b. Bersama dengan kekuatan Bangsa yang lain untuk tetap menjaga dan menjamin keutuhan bangsa dari segala ancaman, hambatan, gangguan dan tantangan.

Pasal 3
Kegiatan
Kegiatan BANSER adalah kegiatan keagamaan, sosial kemasyarakatan, pembangunan serta bela Negara yang tehnis pelaksanaanya berpedoman pada program kegaiatan Sanser.

Pasal 4
Keanggotaan 1. Anggota BANSER adalah anggota Gerakan Pemuda Ansor. 2. Keanggotaan SANSER ditetapkan dengan syarat-syarat sebagai berikut:: a. Sehat fisik dan mentalnya

Kursus Banser Lanjutan (SUSBALAN) c. Penerbitan dan penggunaan kartu Tanda Anggota diatur dalam pedoman Keanggotaan BANSER. penghargaan sesuai prestasi dan pengabd yang dimilikinya. Mengenakan seragam BANSER dalam menjalankan tugas sehari-hari maupun tugas lapangan. c. Pendidikan dan Latihan Kejuruan (DIKLA T JUR) 2. Teknik Pelaksanaan Pendidikan diatur Pedoman Pendidikan. Anggota kehormatan diberikan kepada mantan anggota SANSER yang berusia diatas 45 tahun dan atau tokoh masyarakat yang berperan dalam menggerakkan SANSER. keeuali memiliki kecakapan khusus. Melaksanakan Tata Sikap dan prilaku Banser dalam clan di luar kedinasan (sebagaimana dijelaskan dalam peraturan tata sikap dan perilaku Banser didalam kedinasa dan luar kedinasan). Format Kartu Tanda Anggota ditetapkan oleh Satkornas dan diterbitkan oleh Satkorwil. c. 3. Memiliki dedikasi dan loyalitas kepada Gerakan Pemuda Ansor. Mentaati peraturan organisasi b. 5. 3. Pasal 7 Hak dan Kewajiban Anggota 1. Pimpinan Anak Cabang dan Pimpinan Ranting yang masingmasing dipimpin oleh seorang Kepala. Setiap Anggota BANSER wajib : a. Melaksanakan tugas yang diberikan dengan sebaik-baiknya. Keanggotaan SANSER disyahkan Kepala Satkorcab dan 'diketahuinya oleh Ketua Gerakan 'Ansor Cabang/Daerah masing-masing. Pendidikan Kebanseran Meliputi: a. Menjaga dan menjunjung nama baik organisasi. c. Kartu Tanda Anggota ditetapkan oleh Satkornas. 2. d. Pasal 5 Pengesahan dan tanda Anggota 1. Kursus Pelatih Banser (SUSPELA T) e. Kursus Banser Pimpinan (SUSBAMPIM) d. Memiliki tinggi badan sekurang-kuranya 160 em. 4. Pimpinan Cabang. Pasal_6 Pendidikan 1. Mendapatkan perlindungan dan pembelaan hukum. . T elah lulus mengikuti Pendidikan dan Latihan dasar SANSER. Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor disemua tingkatan bertanggung jawab melakukan koordinasi. Setiap anggota BANSER berhak : a. b. Pasal 8 Satuan Koordinasi 1.b. 2. Pendidikan dan Pelatihan dasar (DIKLA TSAR) b. mengendalikan dan mengawasi segala sesuatu mengenai BANSER pada ruang lingkup kepemimpinannya didelegasikan kepada salah seorang pengurus harian. 2. Pimpinan Wilayah. Khusus pengurus Satkornas dan Satkorwil. Mendapatkan pendidikan dan latihan dalam upaya meningkatkan prestasi kemampuan yang dimilikinya. d. Setiap an9gota SANSER wajib memiliki kartu tanda anggota SANSER. Untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut dibentuk Satuan Koordinasi BANSER ditingkat Pimpinan Pusat.

antar Biro. Satkorwil. 5) Asisten Perencanaan. Satuan Pengawas dan Sekretaris serta antara komandan-komandan pasukan pada tingkatan masing-masing bersifat instruktif dan hubungan sebaliknya bersifat konsultatif. Ditingkat pusat dibentuk Satuan Koordinasi Nasional (SA TKORNAS) BANSER yang dipimpin oleh seorang Kepala Satkornas diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Annsor. 6. Ansor di semua tingkatan masing-masing. 7) Asisten Kerjasama (Asker). sekretaris. Hubungan Kepala kepada Wakil Kepala ditingkat masing-masing bersifat instruktif dan hubungan sebaliknya bersifat konsultatif. . 4) Asisten Perbekalan (Askal). 7. 6) Asisten Penelifian dan Pengembangan (Aslitbang). Satu Kepala b. Hubungan Satkornas. dart Bendahara Pirnpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor bersifat koordinatif. Ditingkat Ranting dibentuk Satuan Koordinasi Kelompok (SATKORPOK) BANSER yang dipimpin oleh seorang Kepala Satkorpok diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Ranting Gerakan pemuda Ansor. Ditingkat Cabang dibentuk Satuan Koordinasi Cabang (SA TKORCAB) BANSER yang dipimpin oleh seorang Kepala Satkorcab diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor. 3) Asisten Administrasi dan Anggota (Asminang). Pendidikan dan Latihan (Asrendiklat). Pasal 9 Pola dan Mekanisme Koordinasi 1. Asisten-Asisten: 1) Asisten Informasi dan Komunikasi (Asinfokom). 3. 2. 5. Kepala Satuan Pengawas (Satpas) e. Ditingkat Wilayah dibentuk Satuan Koordinasi Wilayah (SATKORWIL) BANSER yang dipimpin oleh seorang Kepala Satkorwil diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor. Satu Wakil Kepala c. 2) Asisten Kegiatan (Asgiat). Hubungan Wakil Kepala kepada para Asisten. Hubungan Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor kepada Kepala Satkornas dan atau hubungan Ketua Gerakan Pernuda Ansor kepala dimasing-masing tingkatan bersifat instruktif dan hubungan sebaliknya bersifat konsultatif. Susunan Satkornas dan Satkorwil: a. antar Satuan Pengawas dan Sekretaris serta komandan pasukan pada masing-masing tingkatan bersifat koordinatif. Hubungan Kepala Satkornas kepada ketua-ketua. Susunan Satkorcab: a. Mekanisme pembentukan satuan koordinasi disemua tingkatan koordinasi diatur dalam pedoman pembentukan satuan koordinasi. Satu I<epala b. d. Ditingkat Anak Cabang dibentuk Satuan Koordinasi Rayon (SA TKORYON) BANSER yang dipimpin oleh seorang Kepala Satkoryon diangkat dan diberhentikan oleh Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor. Biro-biro. Sekretaris/Sekretariat. 8. Hubungan antar Asisten.3. 4. Satu Wakil Kepala c. Pasal 10 Pimpinan dan Staf 1. 2. Satkoryon dan Satkorpok bersifat instruktif dengan sepengetahuan ketua GP. Satkorcab. 5. Asisten-Asisten: 1) Biro Informasi dan f<omunikasi (Rolnfokom). 6. 4.

6) Biro F'enelitian dan Pengembangan (Rolitbang). 8. 7. Memberikan saran dan pandangan kepada Ketua GP. AnsaI'. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban langsung kepada kepala dan pirnpinan. Susunan Satkoryon dan Satkorpok Menyesuaikan dengan susunan Satkorcab sesuai dengan kebutuhan dan jumlah anggota. Pasal14 Tugas. 8. Mewakili Kepala jika I<epala berhalangan. Pasal 11 Kualifikasi Kepala 1. Mempertanggllngjawabkan pelaksanaan tugas dan kewC1jibannya kepada pimpinan GP. Menerima laporan secara periodik dari staf untuk dilanjutkan kepada Kepala. Pernah mengikllti Diklatsar. AnsaI'. Wewenang dan Tanggung Jawab Unsur Stat Pembantu Pimpinan (ASISTEN-ASISTEN) Di Tingkat Satkornas dan Satkorwil . Pembentukan unit-unit khusus cJisesuaikan dengan kebutuhan 3. 4) Biro Perbekalan (Rokal). Pasal 12 Tugas. Menentukan kebijaksanaan umum (General Policy) 5. Kepala Satuan Pengayvas (Satpas) e. 5) Biro F'erencanaan. Wewenang dan Tap Jgung Jawab Wakil Ke'pala 1. d. Bersama dengan Wakil Kepala mengadakan pengawasan secara umum (General Supervisor). 4. Mernberikan saran dan pandangan kepada Kepala. Melaksanaan penataan Organisasi secara umum (General Organizing) 4. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian kegiatan BANSER dengan wewenarig komando sesllai (dengan tugas dan fungsi BANSER 2 Membuatlmerencanakan kegiatan secara umum (General Planning) 3. Menyelenggarakan pernbinaan dan pengendalian kegiatan BANSER dengan wewenang kornando dengan kebijakan Kepala. Wewenang dan Tanggung Jawab Kepala 1. 2. Menentukan instruksi-instruksi umum (Generallntruction) 6. Pendidikan dan Latihan (RorencJiklat).2) Biro Kegiatan (Rogiat). 3. Kepala BANSER dipilih berdasarkan Rapat Harian Gerakan PemucJa AnsaI' disemua tingkatan. 7) Biro Kerjasama (Roker). Bersama-sarna f<epala rnelaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. 2. Merinci dan membagi tugas para Staf sesuai dengan bidangnya masing-masing. 3. 7. Kepala BANSER cJipilih dari unsur Ketua pengurlls Harian Gerakan Pemuda Ansor yang membidangi kebanseran disemua tingkatan. 3) Biro Administrasi dan Anggota (Rominang). Mernantau/mengawasi dan rnendampingi sistem dan proses kerja yang dilaksanakan oleh Staf. Sekretaris/Sekretariat f. 6. 5. Pasal 13 Tugas.

4. Mewakili Asisten I apabila berhalangan. b. maupun pengamanan diluar (Spealling Saving) d. Mengadakan koordinasi antara staf/seksi tentang rencana pelaksanaan dilapangan. o. 2. Mengadakan penyelidikan dan pemantauan ten tang situasi dan kondisi baik kedalam maupun keluar tentang keadaan manu asia maupun materiil. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten I Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten I dan Kepada Wakil Kepala. material dan operasional b Melaksanakan penyirnpanan rahasia satuan. e. Menyusun kegiatan umum dalam kaitannya dengan operasional personil. i.. Bertindak/ bersikap sebagai mata dan telinga Satuan. f. Mengadakan pengawasan secara khusus dan terus menerus terhadap pekel'jaan (kinerja) Asister dan Anggotanya serta melaporkan hasilnya kepada Wakil f<epala untuk ditindak lanjuti. e.pelaksanaan tugas dan kewajibanlangsung kepada kepala dan Waki Kepala. Melaksanakan fungsi penggalangan secara khusus baik pengamanan didalam. Mewakili Asisten II apabila berhBarisan Ansor Serbaguna (Banser)ngam. ASISTEN INFORMASI DAN KOMUNIKASI (ASINFOKOM) a Menyusun program kerja informasi dan komunikasi secara umum yang mencakup sassran manusia. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban langsung kepada kepala dan Wakil Kepala. Menyusun perencanaan pengoperasian personillnkom berikut wilayah kerjanya. d. c. Memberikan keterangan-keterangan yang diperlukan satuan secara terperinci. Memberikan saran-saran kepada Asisten lain. j. b.1. q. c. 3. ASISTEN II KEGIA T AN (ASGIA T) a. Melaksanakan kegiatan-kegiatan lain yang terkait dengan Intelijen dan pengamanan satuan. Memberikan saran-saran mengenai pengamanan kepada Kepala dan Wakil Kepala k. h. Mempertanggungjawabkan . c. Bersarna-sarna Satuan Pengawas memantau dan menindak setiap kegiatan yang menyimpang dari ketentuan satuan baik Intern maupun Ekstern. b. m. l. Mengoptirnalisasikan dan rnelakukan pemantauan secara terus menerus terhadap kinerja anggota. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten II Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten II dan f<epada Wakil Kepala. ANGGOT A ASISTEN KEGIA T AN a. g. .al kepada Kepala. Membantu Asisten II dalam menjalankan tug as dan tanggung jawabnya. Menentukan kebijakan-kebijakan khusus yang bersifat operasional. p. Membuat perencanaan pengamanan secara khusus baik pengamanan didalam maupun pengamanan di luar. c. d. n. g. Membantu Asisten I dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Mendata potensi tirn informasi dan komunikasi disemua Cabang dan membentuk jaringan kornunikasi cepat. f. Menyusun rencana kebutuhan dan operasional personil pada setiap kegiatan Wilayah. ANGGOTA ASISTEN INFORMASI DAN KOMUNIKASI a. h. Melaksanakan kajian dari hasil temuan kepengawasan dari berbagai peristiwa yang berdampaf pada pelemahan organisasi berikut menyusun altematif pemecahan untuk disampaikan kepadc Kepala atau Wakil Kepala. Memberikan saran-saran yang bersifat operasion. Menyusun program kerja tentang pelaksanaan kegiatan yang bersifat operasional. Melaksanakan kegiatan Pendidikan dan Kepelatihan sebagaimana yang direncanakan oleh Rendiklat. d.

b. d. Merencanakan dan menyiapkan Anggota yang diperlukan untuk melaksanakan kegiatan yang direncanakan c. Mempersiapkan segala adminitrasi baik yang berkenaan dengan data-data Anggota maupun dokumentasi-dokumentasi penting lainnya. ASISTEN III ADMINISTRASI DAN KEANGGOT AAN (ASMINANG) . Mempersiapkan segala data yang diperlukan antara lain: Potensi Anggota tingkat ranting. Memberikan informasi tentang keadaan logistik kepada seksi_seksi lain. ANGGOTA ASISTEN ADMINISTRASI DAN KEANGGOTAAN a. makanan dan komikasi serta obat-obatan. b. Melaksanakan kegiatan lain yang terkait dengan perencanaan. b. Mewakili Asiten III apabila berhalangan. 8. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban langsung kepada kepala dan Wakil Kepala. Menyusun Program yang terkait dengan pemenuhan perangkat lunak dan perangkat keras organisasi yang akan digunakan dalam kegiatan baik berupa alat-alat. f. ANGGOT A ASISTEN PERBEKALAN a. Melaporkan/mengkonsultasikan hal-hal yang bersifat adminitrasi kepada Kepala atau Wakil Kepala. d. j. d.a. 6. sesuai dengan PO Banser. h. c. Cabang dan Wilayah. c. Membantu Asisten III dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Melaksanakan kegiatan lain yang terkait dengan penataan. Menyusun petunjuk pelaksanaan Pendidikan dan Kepelatihan Banser dj semua tingkatan. Memberikan informasi mengenai keadaan Anggota yang terlibat dalam kegiatan operasional g. Membantu Asisten IV dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya Mewakili Asisten IV apabila berhalangan Memberikan sarandan pandangan kepada Asisten IV Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten IV dan Kepada Wakil Kepala 9. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten III Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten III dan Kepada Wakil Kepala.5. Memberikan saran dan pandangan kepada f<epala dan Wakil Kepala untuk menentukan ketetapan perbekalan. Bekerja sama dengan Asisten lain ten tang perencanaan dan pelaksanaan pemenuhan keperluan perbekalan. Anak Cabang. d. b. d. Susbalan sampai Pendidikan kejuruan dan . i. Menyusun Program kegiatan jangka pendek dan jangka menengah untuk perencanaan pendidikan dan kepelatihan. c. ASISTEN V PENDIDIKAN DAN LATIHAN (ASRENDIKLAT) a. e. Menyusun kurikulum pendidikan dan Latihan meliputi: 1) Kurikulum Oiklatsar 2) Kurikulum Susbalan dan 3) Kurikulum Pendidikan Kejuruan dan Latihan Tambahan. pengembangan administrasi dan Anggota. Menyusun program kerja Administrasi dan pengembagan serta pembinaan anggota. Memampangkan data potensi keanggotaan masing-masing Cabang di Sekretariat. c. e. Menyusun materi Pendidikan dan Kepelatihan mulai dari Diklatsar. f. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tug as dan kewajiban langsung kepada kepala dan Wakil Kepala. Melaksanakan pembinaan yang mengacu pada peningkatan SDM anggota. Menyusun materi pre-test dan Post test sebagai pantauan keberhasilan masing-masing jenjang pendidikan dan kepelatihan. b. pelaksanaan pemenuhan perbekalan satuan. Menyusun dan merencanakan secara matang opersional dan distribusi masing-rnasing komponen. e. ASISTEN IV PERBEKALAN (ASBEK) a. g. 7.

Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten V dan Kepada Wakil Kepala 12. Melaksanakan kerjasama dengan Organisasi kepemudaan lain untuk pengembangan Banser. g. Menyusun Laporan hasil kerja secara periodik: 1) Bulanan 2) Semester 3) T ahunan 4) Masa Hidmat i. b. . Menyusun program kerja jangka pendek. 10. c. Memberikan saran. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten VI. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten V dan Kepada Wakil Kepala 11. d. dan jangka panjang yang terkait dengan Kerjasama internal maupun Eksternal. pendapat dan peliimbangan kepada Wakil Kepala Staf dan Kepala k. Melaksanakan pendekatan pada insan pers untuk komunikasi optimal eksistensi satkorwil dengan masyarakat. Merencanakan Bhakti Sosial. d. g. 2) Badan pengkajian perkembangan perekonomian. b. Membantu Asisten VI dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Merencanakan dan menyiapkan sertifikasi Pendidikan dan Kepelatihan tingkat Wilayah dan melaksanakan penataan pemberian sertifikasi tingkat Cabang. Melaksanakan kegiatan lain yang terkait dengan Rencana Pendidikan dan Latihan. Membantu Asisten V dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Mewakili Asisten V apabila berhalangan. menengah. e. Mengatur dan mengembangkan hubungan Satkornas. Melaksanakan kegiatan lain yang terkait dengan kerjasama organisasi.Latihan Tambahan. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten V. h. dll. Menyusun program kerja yang terkait dengan Pengkajian. j. Melakukan kepengawasan kesesuaian penyampaian 'materi pendidikan dan latihan yang dilaksanakan oleh Cabang dan Tim yang ditunjuk oleh Satkorwil. b. ANGGOT A ASISTEN VI KERJASAMA a. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban langsung kepada kepala dan Wakil Kepala. ASISTEN VI KERJASAMA (ASKER) a. Mengembangkan hubungan Satuan banser disemuatingkatan pengkajian yang ada di masyarakat dan pemerintah misalnya: 1) Balitbangda. h. f. penelitian dan pengembangan organisasi b. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten VI dan Kepada Wakil Kepala 13. pendapat dan pertimbangan kepada Wakil Kepala dan Kepala. ASISTEN VII PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (ASLITBANG) a. ANGGOTA ASISTEN V RENDIKLAT a. Satkorwil dengan masyarakat yang meliputi bidang: 1) Peningkatan perekonomian 2) Peningkatan Sumberdaya Manusia dan 3) Pengembangan Organisasi c. c. d. Mewakili Asisten VI apabila berhalangan. 3) Pusat Penelitian dan Pengkajian Depdiknas. Memberikan saran. f.

Melaksanakan penindakan terhadap pelanggaran kedisiplinan anggota. h. Wewenang dan Tanggung Jawab BIRD-BIRD Di Tingkat Satkorcab. Biro Perbekalan (Ro-Kal)). . Pendidikan dan Latihan (Ro-Rendiklat). disesuaikan dengan tugas. Memberikan saran dan pandangan kepada Asisten VII. Biro Penelitian dan Pengembangan (Ro-Litbang). Mengadakan koordinasi dan kerjasama dengan'instansi terkait dalam rnelaksanakan pengamcman. 5. Pasal 16 Tugas. wewenang dan tanggungjawab As-Giat. 3. Mencari alternatif terobosan pengembangan personil baik yang terkait dengan pengembangan SDM maupun pemberdayaan perekonomian. 10. wewenang dan tanggungjawab Asinfokom. Wewenang dan Tanggung jawab Satuan Pengawas A. disesuaikan dengan tugas. Mewakili Asisten VII apabila berhalangan. Menjadi contoh dalam pelaksanaan kedisiplinan. 6. Menyusun program kerja yang terkait dengan pengawasn dan penegakan disiplin dalam satuan dan operasional di lapangan. c. g. wewenang dantanggung jawab As-Redndiklat. Biro Administrasi dan Anggota (Ro-Adminag)).c. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajiban langsung kepada kepala dan Wakil Kepala 14. Biro Kerjasama (Ro-Ker). Melalui koordinasi dengan Asisten III Asminang melaksanakan penataan dan penyusunan aturan tata tertib anggota. Melaksanakan pernantauan terhadap pelaksanaan aturan dan tata tertib. 1. Melaksanakan kegiatan lain yang terkait dg Penelitian dan Pengembangan. 7. 9. f. 5. ANGGDTA ASISTEN VII LlTBANG a b. disesuaikan dengan tugas. 2. wewenang dan Tanggungjawab As-Adminag. Satkoryon. Dalarn Operasional lapangan bertanggungjawah kepada . disesuaikan dengan tug as. wewenang dan tanggungjawab As-Ker 7. Menyampaikan sari1n. Merencanakan dan melaksanakan Seminar e. 2. Biro Perencanaan. Biro Kegiatan (Ro-Giat). disesuaikan dengan tugas.Asisten Operasi dan Asisten Intelpam dalam satuan bertanggungjawab kepada Wakil Kepala dan f<epala. Memberikan saran. 4. 4. disesuaikan dengan tugas. 11. 8. 3. KEPALA SATUAN PENGAWAS 1. wewenang dan tanggung jawab As-Litbang. d. Menyusun konsep penataan organisasi Banser d. Mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas dan kewajibannya langsung kepada Assisten VII dan Kepada Wakil Kepala Pasal 15 Tugas. wewenang Dan tanggungjawab As-Kal. pendapat dan pertimbangan kepada Kepala Staf atau Komandan. 6. Satkorpok Biro Informasi dan Komunikasi (Ro-infokom). disesuaikan dengan tugas. Melaksanakan kegiatanlain yang terkait dg ketertiban dan penindakan. Membantu Asisten VII dalam menjalankan tug as dan tanggung jawabnya. pendapat dan pertimbangan kepada Wakil Kepala dan I<epala. Membentuk kelompok-kelompok satuan pengawas dalam kegiatan kegiatan di lingkun_lcm satuan. Melaksananakan dan menciptakan suasana kekeluargaan dalam satuan.

Bertanggung Jawawab langsung kepada Wakil Kepala dan Kepala. Bersama dengan f<asetrll3 rnenyelesaikan tugas yang terkait dengan kesekretariatan. Memberikan saran dan pandangan kepada Sekretaris. 6. Menyus'un program yang terkait dengan pemenuhan. 3. Menyusun Jadwal Piket Satuan. Mewaklli Sekretaris/Sekrdariat apabila berhalangan. keindahan cJan kebersihan sekretariat. 7. B. alat dan perlengkapan Satuan. Bertanggung jawab terhadap Reamanan. perawatan dan penambahan sarana dan prasarana secretariat. 4. Setiap anggota Banser yang melanggar PO/PRT Gerakan Pernuda Ansor dan Peraturan organisasi Banser akan dikenai sanksi berupa: Teguran. Bertanggung jawab penuh kepada Sekretaris dan Wakil Kepala. 3. Dapat rnengupayakan sumber-sumber dana melalui usaha-usaha yang legal dan dapat dipertanggung jawabkan guna mernbiayai operasional Satuan Banser 3. WAKIL KEPALA SATUAN PENGAWAS 1. Bertanggung jawab terhadap keluar masuknya barang. Pasal 18 Pakaian Seragam Corak. SurnbercJana untuk keperluan kegiatan Sanser dibebankan kepada Gerakan Pemuda Ansor 2. WAKIL KEPALA SEKRETAf_IAT MARKAS 1. 4 5. Pasal 19 Sumber dana 1. Bersama dengan Wakil I(epala Pengawasan merencanakan pelaksanaan peraturan urusan dinas dalam. 2. Menyampaikan saran. Mewakili f<epala Satuan Pengawas apabila berhalangan. 6. desain dan atribut-atribut lain yang dilengkapi pakaian seragam Banser ditentukan pada penjabaran organisasi Banser. Pasal 21 Penutup . SEKRET ARIS/SEKRET ARIA T 1. Membantu Kepala SatuanPengawas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. 5. 2. Bertanggung jawab penuh kepada !:epala Satuan Pengawas dan Wakil Kepala Pasal 17 Sekretariat I Markas A. pertimbangan kepada Kepala yang terkait dengan Kesekretariatan. 2. Peringatan dan Pernecatan. Mekanisrne pernberian sanksi diatur dalarn peraturan Oisiplin Anggota Banser. Memberikan saran dan pandangan kepada Kepala Satuan Pengawas. Pasal 20 Sanksi 1. 8. Membantu Sekretaris/Sd. 3.B. 4. Berianggung jawab terhadap terselenggaranya Peraturan Dinas Dalam didalam Sekretariat.retariat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Bersama dengan Kepala Satuan Pengawas bertanggungjawab terhadap kedisiplinan didalarn satuan. 2. Sumber-sumter laill yang tidak mengikat.

SLAMET RIYADI H.1. 2. Hal-hal yang belum diatur dalam peraturan organisasi Banser ini akan diatur kemudian oleh Pimpinan Pusat melalui peraturan tambahan atau instruksi Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor. MUSLIM MUST ADJAB . KONPERENSI BESAR XIV GERAKAN PEMUDA ANSOR T AHUN 2002 Pimpinan Sidang Komisi Kebanseran-A KETUA SEKRET ARIS. Peraturan organisasi Banser ini dinyatakan berlaku sejak tanggal ditetapkan.

Pengertian pada butir (1) diatas. kode Etik dan T ata Upacara Banser. A STATUS BANSER 1. . Tali Komando untuk Satuan Pengawasn Pengawasan berwarna putih 6. Satkoryon dan Satkorpok). Ketentuan PDH sebagai berikut: a. Pakaian segaram Banser adalah: a. 8. 4) Menggunakan ped muts (kopiah Banser) warna hitam dengan list kuning dan atas hijau. 5) Di dad a kanan dipasang nama yang bersangkutan ditulis pada label nama (papan nama) warna dasar hitam dengan tulisan putih yang dilengkapi logo Banser sebelum tulisan nama. 7) Di lengan sebelah kiri dipasang kode wilayah. Barisan Ansor Serbaguna (BANSER) adalah lembaga semi otonom dari Gerakan Pemuda Ansor 2. Tanda jabatan bagi Kepala (Satkornas. PAKAJAN SERAGAM 1.PENJABARAN PERATURAN ORGANIASI BARISAN ANSOR SERBAGUNA (BANSER) Dalam mengikuti perkembangan organisasi yang ada. Potongan dan model baju untuk PDH adalah loreng lengan panjang. Tali Komando untuk Staff berwarna biru . sesuai hasil keputusan Konferensi Besar XII yang diperkuat pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) tahun 1998 4. b.. 3. Stuktur organisasi sebagaimana diatur pada pasal 7-9 (PO Banser) dijabarkan dalam bagian sebagaimana terlampir. emblem (logo) untuk baret dipasang pada bagian depan sebelah kiri. 2) Lengan pendek dengan menggunakan plat pundak kanan dan kiri.baju luar sebelah kanan. Tali Komando dipakai melingkar bahu sebelah kanan dengan ketentuan a. Terbuat dari bahan katun jenis driil SC 088 sesuai dengan warna seragam hijau POL Brimob. PDH digunakan pada kegiatan-kegiatan: 1) Aktivitas sehari-hari di Kantor/ruangan. 2. Satkoryon dan Satkorpok) dipakai pad a saku . Banser tidak pernah lepas sama sekali dari GP Ansor dan secara struktural dibawah koordinasi Ketua Umum ditingkat pusat dan Ketua Ketua pada masing-masing tingkatan di bawahnya. cokelat. Potongan dan model baju untuk PDH sesuai dengan petunjuk dari Pimpinan Pusat GP Ansor (Lihat ketentuan atribut Banser dan contoh terlampir). Pakaian seragam banser. Tali Komando untuk Kepala dan Wakil Kepala berwarna merah b. Bentuk dan macamnya ditetapkan lebih lanjut oleh Satkornas Banser PP GP Ansor. Satkbrwil. 3) Dua saku (kiri dan kanan) di baju. Administrasi. Satkorcab. 6) Di lengan sebelah kanan dipasang bedge (Satkornas. Tanda Kecakapan Khusus (TKK) dipakai di dada sebelah kiri mulai dari saku sampai keatas sesuai dengan ketentuan. Satkorwil. Pakaian Oinas Lapangan (POL) 2. Pola hubungan instruktif dan Koordinatif dan Konsultatif baik secara vertukal maupun horizontal diseluruh satuan koordinasi melalui Pimpinan GP ansor di masing-masing tingkatan. C. c. c. Satkorcab. seperti potongan dan model POL TNI dengan corak dan paduan em pat (4) warna: hijau. Bentuk PDH: 1) Bentuk Kragh/Leher terbuka. berdasar dari Temu Wicara Nasional Banser dipandang perlu melaksanakan penetapan dan penyempurnaan bidang organisasi yang meliputi status. Bentuk Badge sesuai dengan petunjuk Pimpinan pusat Gerakan Pemuda Ansor. bentuk dan macamnya ditetapkan lebih lanjut oleh satkornas Banser PP GP Ansor. 7. (Iihat ketentuan atribut Banser dan contoh terlampir). Pakaian Oinas Harian (POH) b. pakai tutup. B. hitam dan merah hati. 5. struktur organisasi. STUKTUR ORGANISASI 1.

D. ditulis pada kain dengan warna dasar kuning dan tulisan merah. Bentuk kop surat dan stempel sebagaimana ketentuan atribut dan contoh terlampir. dan diatasnya tanda kesatuan (Satkornas. Bentuk dan penomoran surat di lingkungan Banser mengikuti bentuk dan penomoran sebagaimana GP Ansor Termasuk didalamnya kode stempel. bertaqwakepada Allah SWT. Satkorpok) 7) Di lengan sebelah kanan dipasang kode wilayah. NAWA PRASETYA SANSER 1. Ketentuan PDL I sebagai berikut: a. cukup di tanda tangani Komandan dengan tembusan ke Pimpinan GP ansor sebagai laporan pada masing-masing tingkatan. Sekretariat e. Kelangkapan Administrasi lainnya E. Satkoryon. pakai tutup 4) Menggunakan baret/topi lapangan. Terbuat dari bahan yang memadai dan layak dengan warna loreng Banser . 2) Di banhu menggunakan plat pendek 3) Baju memakai dua saku (kanan dan kiri). Ikrar/Janji Banser adalah Nawa Prasetya GP Ansor. 11. Untuk keseragaman administrasi Banser. Untuk kelengkapan Administrasi Banser maka setiap jenjang kepengurusan Banser harus di lengkapi: a. POL digunakan pada kegiatan 1) Semua kegiatan resmi lapangan 2) Tugas-tugas pengamanan. 4. b Bentuk POL: 'I) Bentuk pakaian model TNllengan panjang. 6) Di lengan sebelah kanan dipasang bedge Banser. 3. 5) Di dada kanan dipasang nama yang bersangkutan. Satkoryon. pakai tutup 4) Menggunakan baret/topi lapangan. Satkorpok) 7) Di lengan sebelah kanan dipasang kode wilayah. Satkorwil. baik ruangan maupun dilapangan 9. ditulis pada kain dengan warna dasar kuning dan tulisan merah. Terbuat dari bahan katun jenis drill SC088 dengan warna hijau Brimob. . Kami Barisan Ansor Serbaguna. Surat ekstrenal keluar lingkungan GP Ansor di tandatangani Komandan Banser diketahui oleh Pimpinan GP Ansor di tiap-tiap tingkatan. 2) Di pundak menggunakan plat pendek 3) Baju memakai dua saku (kanan dan kiri). 5) Di dada kanan dipasang nama yang bersangkutan. 8) Baju dimasukkan dalam celana dan kopel rim masuk pad a kolong ikat celana 10. Satkorcab. d. Ketentuan POL-II sebagai berikut: a. Satkorcab. Bentuk PDL: 1) Bentuk pakaian model Bromob lengan panjang. Doktrin Banser adalah Ooktrin GP Ansor 3. Papan nama d. KODE ETIK DAN DOKTRIN 1. Kop surat b Stempel c. Menggunakan Baret Baret hanya digunakan oleh Anggota Banser yang telah lulus mengikuti Pendidikan dan Latihan Oasar (DIKLA TSAR) Banser sampai dengan upacara pembaretan. 2. . Kode etik banser adalah kode etik kader GP AnsoL 2. maka dalam pelaksanaan kegiatan menggunakan stempel dan surat terpisah dengan GP Ansor sebagai berikut: 1. F. dan diatasnya tanda kesatuan (Satkornas.2) Menghadiri undangan kegiatan yang dilaksanakan di dalam ruangan. b. Satkorwil. ADMINISTRASI Karena status Banser semi otonom/sub ordinat dari GP Ansor maka peraturcm administrasi Banser diserahkan kepada satuan koordinasi Banser itu sendiri. 6) Di lengan sebelah kanan dipasang bedge Banser. Surat intern Banser ditiap-tiap tingkatan.

raga dan harta demi mencapai Ridho lIIahL 9. Berperilaku jujur . siap mengorbankan seluruh jiwa. KONPERENSI BESAR XIV GERAKAN PEMUDA ANSOR TAHUN 2002 Pimpinan Sidang Komisi Kebanseran-B KETUA SEKRETARIS. Kami Barisan Ansor Serbaguna. Senantiasa tampa pamrih mengisi kemerdekaan Negara Kesatuan RepubJik Indonesia dan mengarnalkan Pancasila serta UUD 1945 secara mumj dan konsekwen. Kami Barisan Ansor Serbaguna. 5. taat dan ta'dhim kepada khittah NU 1926. MUHAMMAD IDRIS DRS. 3. PERILAKU BANSER 1. kebenaran keadilan dan demokrasL 8. Senantiasa setia menjalankan tugas-tugas organisasi GP Ansor secara Iblas. 4. 6. Kami Barisan Ansor Serbaguna. 7. setia kepada Pancasila dan UUO 1945.2. demi terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia. Senantiasa tunduk dan patuh kepada pimpinan serta memegang teguh disiplin. Kami Barisan Ansor Serbaguna. bangsa. Kami Barisan Ansor Serbaguna. Senantiasa akan menjalankan kewajiban terhadap Allah SWT dan Rosulnya 2.disiplin dan bertanggungjawab. menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran. agama dan golongan. Siap melaksanakan tugas dengan iklas penuh pengabdian. 2. Bertaqwa kepada Allah SWT dan mengamalkan ajaran Islam Ahlusunnah Wal Jamaah. Bersikap hormat kepada sesama dan taat kepada Pimpinan. ABDUL MUJIB SYADZILI . setia dan berani membela kebenaran dalam wadah perjuangan Ansor. 5. G. konsekwen dan bertanggung jawab. 3. peduli terhadap nasib umat manusia tanpa memandang suku. Senantiasa berjuang mengembangkan ajaran Islam Ahlusunnah Wal Jamaah. memegang teguh cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Negara Republik Indonesia. Kami Barisan Ansor Serbaguna. 4. Kami Barisan Ansor Serbaguna. saya berbai'at: 1. BAI' AT BANSER Bism illahirrohmanirrohiim Asyhadu Anllaa illaaha IIlaliah wa Asyhadu ann a Muharnmadar Rasulullah. senantiasa siap siaga membela kehormatan dan martabat bangsa dan Negara Republik Indonesia. 3. 4. H. Dengan ihlas dan bertaqwa kepada Allah SWT. Kami Barisan Ansor Serbaguna.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->