Laporan Pratikum

ELECTROPLATING RING DENGAN TEMBAGA DAN NIKEL

Disusun guna melengkapi tugas mata kuliah Korosi dan Teknik Pelapisan Dosen pengampu : Hadromi

Disusun oleh : Nama NIM Prodi : ACHMAD ZAJID : 5201408094 : Pend. Teknik Mesin, S1

PENDIDIKAN TEKNIK MESIN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2010

Mahasiswa dapat mengetahui proses elektroplating (Pelapisan) benda kerja (Ring Baja) 5. Dalam mata kuliah ini dijelaskan secara teori dan praktek bagaimana cara dan perosedur kerja dari pelapisan khususnya pelapisan logam. B. Mahasiswa dapat melaksanakan proses elektroplating dengan baik sesuai dengan prosedur yang telah di tetapkan. Agar mahasiswa dapat mengetahui pelapisan yang tepat untuk menghindari korosi pada logam. Pelapisan logam. 4. metode-metode pelapisan logam (fero dan non fero). Contoh konkret korosi misalnya bila sepotong baja dimasukkan ke dalam larutan garam (air laut).A. Agar mahasiswa mengetahui tentang karakteristik Logam. Terbentuk karat di dekat dasar panel baja. Inilah yang dapat mengganggu struktur logam sehingga logam kurang berfungsi dengan baik. 2. jauh dari sumber oksigen. Mengaplikasikan teori yang telah diperoleh dibangku perkuliahan 6. Pelapisan pada logam adalah hal yang sangat penting agar logam yang akan kita gunakan tidak terkena korosi dan cepat aus untuk beberapa waktu. Tujuan Tujuan dari praktikum mata kuliah Teknik Pelapisan dan Korosi adalah: 1. 2 . Laporan ini merupakan salah satu tugas untuk melengkapi mata kuliah teknik pelapisan dan korosi. 3. Agar mahasiswa mengetahui cara pelapisan logam. Agar mahasiswa mengetahui bahan dan alat pelapisan logam. Diharapkan mahasiswa tidak hanya mengetahui teori saja. Yang didalamnya menjelaskan apa yang kami lakukan selama peraktek. Latar Belakang Mata kuliah teknik pelapisan dan korosi merupakan mata kuliah yang membahas tentang konsep dasar korosi dan pelapisan. takni udara. melainkan juga dapat mempraktikkan bagaimana cara melapis suatu logam. dan korosi pada logam.

Kawat secukupnya. Ring ukuran sedang (3 buah) b. 2.9. Kain lap. Alat Alat yang digunakan dalam praktikum adalah : Rectifier selenium dengan tegangan yang keluar sebesar 6. d.12 volt dan jumlah arus 2000 Ampere.3 kg 3 . Bahan Bahan yang digunakan dalam praktikum diantaranya: a. c. D. Bak pembersih logam yang masing-masing berisi HCl.7. Alat dan Bahan 1. b. bertempat di Lab. Larutan elektrolit 1) 2) 3) 4) 5) Air Cupper cyanide Potassium cyanide Brigthiner cupper Zinc oxide 1 liter 53 gr 103 gr 1. Konstruksi gedung E5 Lt. Waktu Pelaksanaan Praktikum electroplating besi pada ring dengan tembaga dan seng dilaksanakan pada hari senin selama 3 kali pertemuaan. Amplas Halus 1 lembar. e.25 cc 4. Mahasiswa mampu menentukan atau memilih bahan lapis yang sesuai dengan karakteristik bahan yang akan dilapisi untuk pemanfaatan tertent C.1. dan sabun. Dimulai pada jam 09:00 – 11:00 WIB. a. air. Bak larutan elektrolit. bensin.

Air (secukupnya) d. • Katoda: melepaskan ion (+). Caranya dengan mengurangi aktifitasnya.5 cc 60 cc f. Yang penting mencegah jangan sampai terjadi deposit celup pada logam yang kurang mulia.2 kg 2. terbentuk ion (-). misalnya memakai sianida. Landasan Teori Elektroplating atau pelapisan secara listrik adalah proses pengendapan ionion logam pada katoda dengan cara elektrolisa. (reduksi) • Anoda: melepaskan ion (-). Larutan Asam (HCl ) (secukupnya) h. baik reaksi reduksi mapun oksidasi secara terus-menerus.6) 7) 8) 9) Sodium cyanide Sodium hydroxide Brigthiner Zinc purifier c. terbentuk ion (+). yaitu mengkomplekskannya. (oksidasi) • Cuci asam: menghilangkan karat dengan asam (pickling) • Cuci lemak: menghilangkan minyak lemak dengan larutan alcohol (degreasing) 4 . Pelapisan dengan tembaga mudah dilakukan. Larutan Elektrolit ( Ni SO 4 ) 9 kg 3. Alkali ( Larutan air dan sabun ) E. Reaksi : Cu2+ + M  Cu + M2+ Beberapa istilah dalam proses electroplating : • Elektroda: batangan yang dapat dialiri arus listrik. Larutan Elektrolit ( Cu SO4 ) g. Selama proses pengendapan terjadi reaksi kimia pada elektroda dan elektrolit. kerena tidak melekat baik/membubuk. perlu diperlakukan arus listrik searah. Untuk itu. Bensin (secukupnya) e.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam praktikum Pelapisan dengan menggunakan tembaga: 1. dan kosentrasi unsur lain. Masukkan benda pada pencuci asam. dll.mengurangi terserapnya H2 Kerugian : . Tegangan arus (Voltage) Digunakan umumnya 3-9 Volt. • Throwing power: kemampuan elektrolit mengendapkan lapisan dengan tebal sama. Voltage. Na2CO3. Untuk menghilangkan lemak menggunakan NaOH. Sebelum dilapisi benda harus dipoles hingga halus dan di bersihkan. Suhu Larutan Kenaikan suhu larutan menyebabkan bertambahnta ukuran kristal.makin tinggi rapat kecepatan pelapisan dan memperkecil ukuran benda kerja. Jangan sekali kali tangan menyentuh langsung dengan logam Selain hal itu kondisi operasi (Arus. Rapat Arus (current Density) Makin tinggi rapat arus. Kemampuan ion logam ditentukan oleh kosentrasi garam logamnya. 4.Untuk pelapisan zincdigunakan 6-9 Volt. b. . 2.lapisan menjadi kasar d.pengurangan garam logam. 3. • Covering power: kemampuan elektrolit mengendapkan logam pada katoda.viskositas larutan menurun . lemak dan soda. • Leveling: kemampuan elektrolit menghasilkan lapisan yang lebih tebal pada lekukan. Suhu dan PH) yang ada juga harus memenuhi syarat sebagai berikut: a.• Kerapuhan hydrogen : kegetasan benda akibat serangan gas H2 saat pencucian dan pelapisan. c. derajat disosiasi. Bila rapat arus terlalu tinggi maka lapisannya akan kasar dan nampak hitam. PH larutan 5 . Keuntungan: .

ada beberapa langkah-langkah yang harus dikerjakan yaitu: 1. Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam proses pelapisan (seting alat.Tujuan menentukan derajat kesamaan adalah untuk mengecek kemempuan larutan dalam menghasilkan larutan yang baik. Proses kerja pelapisan logam Reduksi CuSO4 H2O Cu2+ + SO42H+ + OH- Oksidasi (katoda) Cu2+ + 2e H+ + eH+H Cu H H2 F. Langkah Kerja Dalam praktik electroplating ring dengan tembaga (Cu) dan zinc (Zn ) ini.5-5.6. Larutan bersifat basa bila PHnya = 11-14 dan bersifat asam bila PHnya = 4. bahan dan tempat) 6 .

Degreasing Membersihkan kotoran (lemak. Mengeringkan benda kerja dengan udara bebas 4. • • digosok-gosok). Sodium Cyanide 23 gr/ltr. c. a. Pre – Treatment atau Pembersihan Awal. Jarak antara anoda dan katoda tidak boleh terlalu dekat gunakan jarak 10 – 15 cm e. Dengan mengamplas sampai halus atau dengan partikel korundum yang dibungkus dengan kain poles. c. debu. dan lain-lain) • • b. Menghubungkan logam anoda (Cu) dengan kutub positif / anoda pada Mencelupkan benda kerja kedalam air sabun (alkali) Mencelupkan benda kerja kedalam air Mencelupkan benda kerja kedalam larutan asam Hcl Mencelupkan benda kerja kedalam kedalam air (sambil rectifier. b. Menghidupkan rectifier dengan memperhatikan Current density atau arusnya serkitaar 1 – 4 ampere f. 7 . Menghubungkan benda kerja dengan kutub negatif / katoda rectifier. d. Treatment atau Pelapisan Tembaga I (Cu) a. Natrium Carbonate 15 gr/ltr. Setelah sekitar 10 – 15 menit benda kerja diangkat dari bak electroplating dan dicelupkan kedalam air. Pickling Membersihkan korosi yang ada pada benda kerja. Menghilangkan dari bahan yang melekat. Mencelupkan kedua elektroda kedalam larutan elektrolit dengan komposisi Copper Cyanide 15 gr/ltr. 3.2.

Menghidupkan rectifier dengan memperhatikan Current density atau arusnya serkitaar 2 – 4 ampere f. Jarak antara anoda dan katoda tidak boleh terlalu dekat gunakan jarak 10 – 15 cm e. Sulfurid acid 60 gr/ltr d. Tujuan utamanya adalah memberikan lapisan tembaga yang lebih kuat. Batang tembaga pada anoda yang dihubungkan dengan kutub positif rectifier logam anoda Cu Benda kerja Larutan elektrolit Bak electroplating 5. Treatment atau Pelapisan Nikel a. b. Setelah sekitar 25 – 30 menit benda kerja diangkat dari bak electroplating dan dicelupkan kedalam air. Menghubungkan logam anoda (Cu) dengan kutub positif / anoda pada rectifier. Mencelupkan kedua elektroda kedalam larutan elektrolit dengan komposisi Copper Cyanide 20 gr/ltr. Menghubungkan logam anoda (Ni) dengan kutub positif / anoda pada rectifier. g. Menghubungkan benda kerja dengan kutub negatif / katoda rectifier. Treatment atau Pelapisan Tembaga II (Cu) a. 6. b. Menghubungkan benda kerja dengan kutub negatif / kathoda rectifier.Gambar Proses Elektroplating Keterangan gambar . c. peralatan terdiri dari : • • • • • • • Rectifier Batang tembaga pada katoda yang dihubungkan dengan kutub negatif rectifier. 8 .

peralatan terdiri dari : • • • Rectifier Batang tembaga pada katoda yang dihubungkan dengan kutub negatif rectifier. Nickel Cloride. Mencelupkan kedua elektroda kedalam larutan elektrolit NiSO4 (Nickel sulfate. Batang tembaga pada anoda yang dihubungkan dengan kutub.c. e. Setelah sekitar 25 – 30 menit benda kerja diangkat dari bak electroplating dan dicelupkan kedalam air. Gambar proses elektroplating Keterangan gambar . Jarak antara anoda dan katoda tidak boleh terlalu dekat gunakan jarak 10 – 15 cm. d. boric acid) dalam bak electroplating.kutub positif rectifier 9 . Menghidupkan rectifier dengan memperhatikan Current density atau arusnya serkitaar 2 – 5 ampere. f.

G. Mengeringkan benda kerja di udara bebas. Pengeringan baik dijemur atau dilap. karena bila suhu kerjanya terlalu tinggi maka hasilnya tidak akan memuaskan. Selain itu suhu larutan elektrolit juga harus dipstikan sesuai dengan ketentuan.• • • logam anoda Ni Benda kerja (B) Larutan elektrolit NiSO4 Bak electroplating • • • • • • 7. Post Treatment / Pengerjaan Akhir Mencelupkan benda kerja kedalam air. Gambar contoh hasil pratikum : 10 . Proses Buffing (pengkilapan) yaitu dengan cara mengasah benda kerja yang telah dilapisi dengan kain yang telah dirol kemudian dilapisi langsel (metal cleaner). Mencelupkan benda kerja kedalam larutan Brightiner agar benda kerja lebih baik penampilannya. Hasil Pratikum Hasil dari praktikum sangat dipengaruhi oleh halus dan bersihnya benda kerja sebelum dilapisi. Oleh karena itu dalam membersihkan dan mengamplas benda kerja harus benar-benar halus dan bersih agar benda kerja menjadi lebih mengkilat dan lapisan tidak mudah terkelupas sehingga hasilnya menjadi lebih maksimal.

Pakailah sepatu 11 . Banyaknya benda kerja yang dilapisi secara bersama dan waktu memulai dan mengakhirinya tidak taratur. Kurang murninya larutan elektrolit yang di gunakan (bercampur dengan bahanbahan lain. Adapun keselamatan kerja dapat dibedakan menjadi: 1 Keselamatan Pekerja a.Elektroplating Ring dengan Nikel (Ni) Elektroplating Ring dengan Tembaga (Cu) Dari pelapisan yang telah dilakukan terhadap benda kerja dengan bahan pelapis seng. maka faktor keselamatan kerja harus diperhatikan. H. kotoran dan sebagainya). Mengetahui tentang cara penggunaan alat d. Untuk mengatasi hal itu. Patuhilah peraturan yang ada didalam Laboratorium b. Arus dari rectifier terlalu besar dan tidak stabil akibatnya benda kerja gosong/terbakar sebelum waktu yang telah ditentukan selesai. sering kali terjadi hal-hal yang diinginkan. seperti kecelakaan ataupun yang lain. biasanya hal itu terjadi disebabkan karena antara lain : a. Pakailah pakaian kerja (Wearpack) c. c. d.dan nikel dapat disimpulkan bahwa pelapisan yang telah dilakukan ada yang kurang baik. b. Pelapisan nikel seharusnya didahului dengan tembaga sehingga ketebalan bisa maksimal dan pada praktek yang dilakukan hal ini tidak ada sehingga lapisan yang terbentuk tipis dan korosi cenderung muncul kembali sehingga benda kerja tampak kekuning-kuningan (kesalahan prosedur). Keselamatan Kerja Didalam proses praktikum.

2. sama halnya dengan waktu. 3. b. c. I. Perhatikan teknik penggunaan alat c. 2. Jagalah kebersihan 2 Keselamatan alat-alat kerja a. Memperhatikan Voltage dan arus yang akan digunakan untuk proses electroplating d. Gunakan alat sesuai dengan fungsinya b. Waktu penyelupan dan suhu kerja sebaiknya sesuai waktu yang telah ditentukan agar hasil lebih maksimal. Kesimpulan Baik buruknya hasil praktikum tergantung pada: 1. Bersihkan dan haluskan benda kerja agar hasil pelapisannya baik. semakin halus dan mengkilapnya benda kerja maka hasil yang diperoleh akan semakin baik. proses pelapisan akan lebih sempurna jika dilakukan pada suhu kerja yang tepat. Jangan gunakan alat dengan sembarangan d. Perhatikan waktu yang digunakan untuk melapisi bahan (ring) agar benda tidak gosong dan tidak terlalu tipis. halus tidaknya benda kerja sebelum di celupkan ke larutan elektrolit. Kesimpulan dan Saran a. waktu proses dimasukkannya benda kerja ke larutan elektrolit. Amplaslah benda kerja sampai benar-benar mengkilat dan halus. Perhatikan bahan yang digunakan b. 12 .e. Saran 1. suhu kerja yang tepat. bila terlalu lama atau terlalu cepat maka proses pelapisan tidak akan sempurna sehingga hasilnya tidak akan memuaskan. Letakkan alat ditempat yang aman setelah menggunakan 3 Keselamatan benda kerja a.

13 . Benda kerja (ring) sebaiknya yang tebal sehingga bagian samping dari ring ikut teramplas dan dapat dibersihkan dengan mudah dan akhirnya bagian sampung ring ini mudah terlapisi.3.

Yogyakarta : Andi Offset. dan Tomijiro K.Mengenal Pelapisan Logam (Electroplating).DAFTAR PUSTAKA Anton J. 14 . H. 1995.