P. 1
Kompilasi Sambutan 2010_versi 28.01

Kompilasi Sambutan 2010_versi 28.01

|Views: 5,605|Likes:
Published by Arief Rachman

More info:

Categories:Topics, Art & Design
Published by: Arief Rachman on Mar 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/20/2013

pdf

text

original

1 MENTERI AGAMA RI SAMBUTAN Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti Departemen Agama RI Ke-64 Tahun 2010 4 Januari 2010 M/18 Muharram

1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat Pagi, Salam Sejahtera bagi Kita Semua Yth. Para Pejabat dan Karyawan/karyawati Departemen Agama Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini, kita dapat bersama-sama memperingati Hari Amal Bhakti Departemen Agama Republik Indonesia yang ke-64 Tahun 2010. Peringatan Hari Amal Bhakti Departemen Agama sya harapkan tidak hanya sekedar upacara dan rutinitas saja, dimana pada tanggal yang bersejarah ini, kita diingatkan kembali untuk mengenang, memaknai dan mengaktualisasikan cita-cita dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para perintis dan pendiri Departemen Agama.

2 Departemen Agama yang berdiri pada tanggal 3 Januari 1946 melalui keputusan sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP), mengisi tempat yang amat penting dan strategis dalam susunan dan fungsi pemerintahan negara kita, khususnya untuk membina, melayani, dan mengembangkan kehidupan beragama dan sebaik-baiknya sesuai dengan amanat Undang-Undang Dasar 1945. Departemen Agama sejak awal berdiri dengan struktur organisasi vertikal di seluruh wilayah NKRI, turut berperan dan memberikan andil yang tidak kecil dalam menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa, memajukan kehidupan beragama, mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Hal ini harus selalu menjadi komitmen dan menjadi kebanggaan bagi setiap aparatur Departemen Agama. Saudara-saudara keluarga besar Departemen Agama yang berbahagia, Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada para pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Departemen Agama, agar dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat selalu berpegang teguh pada prinsipprinsip agama, akhlak mulia dan menampilkan budaya kerja yang profesional. Pelaksanaan reformasi birokrasi di lingkungan Departemen Agama tidak hanya menyangkut pembaruan organisasi, tata kerja dan administrasi yang harus memenuhi prinsip-prinsip Good Governance, tetapi harus menyentuh pembaruan sikap mental dan budaya kerja yang lebih baik.

3 Sebagai aparatur Departemen Agama yang menyandang nilai-nilai agama, akhlak, dan moral, kita seharusnya berada paling depan dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, bebas dari praktik KKN dalam pembuatan melanggar hukum lainnya. Apalagi agama mengajarkan kepada kita untuk terus berbuat kebajikan dan meninggalkan perbuatan tercela. Saudara-saudara keluarga besar Departemen Agama yang saya banggakan, Sesuai tema peringatan Hari Amal Bhakti Departemen Agama tahun 2010 ini, yaitu “Mewujudkan Bangsa Berakhlak Mulia Menuju Negara Sejahtera”, kita semua diingatkan bahwa sebagai bangsa yang besar, selain diperlukan kemajuan bidang fisik dan intelektual, juga diperlukan kemajuan di bidang akhlak atau moral. Jika suatu bangsa memiliki keunggulan akhlak yang baik, maka niscaya Tuhan akan membukakan berkah, baik dari langit maupun bumi. Sebaliknya, kemajuan fisik semata tanpa dibarengi dengan keunggulan akhlak mulia, cepat atau lambat, niscaya bangsa tersebut akan mengalami kehancuran. Sejarah kemajuan bangsa-bangsa besar masa lalu telah terbukti mengalami kehancuran atau kemunduran karena para pemimpin dan juga warganya telah meninggalkan prinsip-prinsip akhlak mulia. Saudara sekalian, pejabat dan karyawan/karyawati yang berbahagia, Bersamaan dengan upaya meningkatkan kualitas akhlak mulia tersebut, kita hendaknya juga terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme masing-masing melalui kreasi-kreasi inovatif dan positif dalam pelayanan

4 kepada umat dan masyarakat. Mari terus kita tumbuh kembangkan semangat pembaharuan untuk merespon dinamika permasalahan kehidupan berbangsa yang sangat dinamis. Mari kita tingkatkan kualitas intelektual dan emosional kita sebagai aparatur negara yang dituntut bekerja secara profesional, cepat, transparan, akuntabel dan humanis seiring dengan perkembangan masyarakat yang semakin kritis. Apalagi di era keterbukaan dan kemajuan teknologi informasi seperti sekarang ini, kita seperti hidup dalam aquarium besar yang sangat mudah dilihat, dipantau dan diawasi oleh masyarakat. Tidak ada kesempatan untuk mengelak dan menghindar dari tanggung jawab sebagai penyelenggara negara jika berbuat tidak jujur dan tidak amanah. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada semua jajaran aparatur di lingkungan Departemen Agama untuk terus memperbaiki diri dan memacu kemajuan dari berbagai ketinggalan yang dirasakan selama ini serta mengatasi berbagai masalah yang ada, sehingga Depatemen Agama dapat menjadi teladan yang menangani masalah umat, jika organisasi kita sendiri bermasalah, misalnya koordinasi, komunikasi, dan informasi yang tidak berjalan dengan baik, atau kemampuan SDM yang belum simbang dengan beban kerja organisasi. Saya berharap kepada para pemimpin di lingkungan unit kerja masing-masing agar memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para staf atau bawahannya untuk terus menggali dan mengoptimalkan potensi yang dimilikinya. Berikan peluang yang pantas untuk pengembangan diri bagi SDM yang berkualitas, dan berikan

5 bimbingan yang optimal bagi SDM yang masih jauh dari harapan. Disamping itu, mari kita ciptakan dan pelihara suasana kerja yang kondusif dan komunikatif.

Saudara sekalian yang saya hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga momentum Hari Amal Bhakti Departemen Agama yang ke-64 tahun 2010 ini dapat kita jadikan pemacu untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, tata kelola yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan sosial, demi meningkatkan kesejahteraan umat dan bangsa. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1431 Hijriah, dan Selamat Natal bagi saudara-saudara umat Kristiani yang baru saja merayakannya. Semoga langkah kita ke depan senantiasa mendapat bimbingan dan ridha dari Allah SWT. Amien. Wallahul Muwaffiq illa Aqramith- thariq Wassalamualaikum War. Wab.

Menteri Agama RI

H. SURYADHARMA ALI.

6

7 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelantikan Pejabat Fungsional Dan Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 4 Januari 2010 M/18 Muharram 1431 H Paruga Parenta Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Karyawan dan Karyawati lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Pelantikan Pejabat Fungsional dan Struktural Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta

8 pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan yang berbahagia, Rotasi dan mutasi di jajaran PNS merupakan hal yang biasa dan harus dilakukan demi pengembangan jenjang karir. Ini juga dimaksudkan sebagai penyegaran untuk menjamin efektifitas dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sesuai dengan jabatan yang disandang. Berkaitan dengan hal ini, saya perlu menyampaikan beberapa hal: Pertama: para pejabat yang dilantik pada hari ini telah melalui tahapan seleksi yang ketat serta perencanaan dan pertimbangan yang matang, melalui Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sehingga dengan kemampuan dan kualitas yang dimiliki diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja Pemerintahan Kabupaten Bima secara berdaya guna dan berhasil guna. Kedua: Pelantikan ini murni untuk kepentingan organisasi Pemerintah Kabupaten Bima, dengan berpedoman pada PP No. 13 Tahun 2002 yang merupakan perubahan atas PP 100 tahun 2000 tentang pengangkatan PNS dalam jabatan struktural, yang mengamanatkan perlunya mempertimbangkan berbagai aspek yang mencakup pangkat, pendidikan, riwayat jabatan, diklat teknis/fungsional, disiplin, usia dan kesehatan serta penilaian kompetensi yang dimiliki setiap PNS. Ketiga: berkaitan dengan pelantikan ini, saya menegaskan kembali kepada saudara-saudara kiranya dapat

9 mencermati dengan seksama dan memahami dengan baik tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang telah ditetapkan, sebagai landasan dalam melaksanakan tugas sehari-hari agar memiliki kemampuan mengakomodir permasalahan yang ada dan mampu mencari solusi yang tepat guna agar memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat. Keempat: Saya perlu mengingatkan saudara-saudara bahwa bagi pejabat yang dipromosikan hendaknya ini menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja. Sebaliknya, bagi saudara yang saat ini belum dipromosikan, atau ditempatkan pada jabatan yang tidak sesuai dengan harapan diminta mengintrospeksi diri. Ini merupakan tantangan yang harus dijawab dengan memberikan pengabdian dan kinerja terbaik bagi penyelenggaraan roda organisasi pemerintah daerah. Kelima: Sejalan dengan hal ini, aparat pemerintah daerah harus terus meningkatkan prestasi, kreatifitas, inovatif serta loyal dan patuh pada aturan dan ketentuan yang ada. Saya berharap tugas yang diberikan dan menjadi tanggungjawab saudara pada jabatan yang telah dipercayakan ini, dilaksanakan dengan baik, jujur, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Untuk mewujudkan hal ini, Saya mengharapkan agar seluruh jajaran Pemerintah kabupaten Bima bekerja secara profesional dan tanggap dalam merespon isu yang berkembang di tengah masyarakat. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan siang hari ini, sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin

10 Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

11 BUPATI BIMA SAMBUTAN Wisuda Sarjana Strata I Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima Tahun Ajaran 2009–2010. 6 Januari 2010 M/20 Muharram 1431 H Gedung Paruga Nae – Kota Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • • Walikota Bima; Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya; Pimpinan DPRD dan Kabupaten/Kota Bima; Segenap Unsur MUSPIDA

Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota Bima; Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; Pengurus Yayasan, Pimpinan dan Segenap Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima; Para Wisudawan dan Wisudawati, Para Orang Tua Dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia; pertama-tama mari kita hadirat Allah Subhanahu rahmat dan hidayah-Nya kita sekalian, terutama

Alhamdulillahirabbil Alamin, memanjatkan puji dan syukur ke Wa Ta’ala atas segala limpahan yang selalu dicurahkan kepada

12 nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Wisuda Sarjana STIT Sunan Giri Bima TA. 2009-2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin dan para wisudawan yang berbahagia, Hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Bima berkumpul di gedung ini untuk menghadiri prosesi pengukuhan wisudawan yang terselenggara dengan begitu meriah, khidmat dan berkesan bagi kita semua. Wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang diselenggarakan secara rutin untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok. Oleh karena itu pada kesempatan yang mengharukan ini, perkenankanlah saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, mengucapkan “Selamat Dan Sukses“ kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh studi pada jenjang Strata I di STIT Sunan Giri Bima. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan dan prestasi yang diraih pimpinan yayasan dan pimpinan STIT sunan giri bima beserta

13 segenap civitas akademika, yang telah mampu melaksanakan tradisi wisuda hingga tahun ajaran 20092010 ini. Mudah-mudahan apa yang telah dicapai akan dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan karena sesungguhnya apa yang diraih hari ini adalah awal dari lahirnya generasi penerus cita-cita dan perjuangan dan dakwah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam demi tetap tegaknya Islam di masa datang. Hadirin yang berbahagia, Pendidikan Islam pada dasarnya merupakan proses bimbingan yang dibangun atas prinsip-prinsip yang memandang perlunya keseimbangan aspek dunia dan akhirat serta ilmu dan amaliah. Wisuda yang dilaksanakan pada pagi hari ini memiliki arti penting karena pendidikan dalam Islam merupakan pilar utama dalam kelanjutan ketahuidan dan keimanan terhadap ajaran-Nya. Dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat, pendidikan Islam atau yang dikenal dengan istilah Tarbiyah menduduki posisi yang sangat penting. Sebab melalui proses pendidikan dengan nilai-nilai Islam inilah seorang muslim dapat tumbuh dan berkembang secara baik. Tarbiyah pula dapat membentuk kepribadian seseorang selaras dengan nilai-nilai dan prinsip Islam. Kita menyadari bahwa Kabupaten Bima yang pembangunan daerah di berhasil tanpa dukungan komponen masyarakat. upaya mewujudkan masyarakat religius sesuai dengan visi bidang keagamaan tidak akan dan partisipasi aktif seluruh

Hadirin undangan dan para wisudawan yang saya banggakan,

14 Sehubungan dengan pelaksanaan acara Wisuda Sarjana pada hari ini, saya ingin menitipkan beberapa amanat kepada keluarga besar, khususnya pada wisudawan/wisudawan STIT Sunan Giri yang dikukuhkan pada pagi hari ini: Pertama, dengan segala potensi dan sumberdaya yang dimiliki, STIT diharapkan mampu mewujudkan pendidikan Islam yang berperan aktif dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi ummat Islam di daerah serta mempersiapkan SDM yang berilmu amaliah untuk diterjunkan kembali pada masyarakat. Secara khusus saya berharap kiranya para alumni dapat menyukseskan agenda utama Pemerintah Daerah di bidang keagamaan yaitu program membumikan Al-Quran melalui partisipasi aktif dalam setiap bentuk kegiatan yang menyentuh langsung persoalan yang diharapi umat Islam di desa. Kedua, dalam kaitan dengan agenda yang telah dijabarkan dalam misi pembanguan daerah dalam menciptakan masyarakat Bima yang agamis, maka peran lembaga pendidikan tinggi Islam seperti STIT Sunan Giri amat diperlukan dalam mencerahkan pemahaman umat Islam khususnya masyarakat kita yang ada di pelosok kecamatan dan desa agar tidak terjebak dalam lingkaran kesesatan yang dapat meruntuhkan akidah mereka sebagai muslim. Ketiga, Bima yang dikukuhkan memainkan untuk mewujudkan manusia dan masyarakat berkualitas, alumni STIT Sunan Giri yang dalam wisuda hari ini diharapkan dapat peranan penting dalam pembinaan SDM

15 khususnya kepribadian, sikap dan mental manusia yang berlandaskan agama selaras dengan potensi intelektual yang dimilikinya. Keempat, alumni STIT Sunan Giri memiliki kewajiban moral dan intelektual untuk bersama-sama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya dalam menciptakan dan membangun sikap toleransi dalam kehidupan beragama di daerah kita tercinta ini. Keberadaan STIT diibaratkan pelita yang menjadi cahaya penerang kehidupan beragama dimana Islam sebagai agama mayoritas di daerah ini dapat menjadi tauladan akan pentingnya hidup damai dalam semangat gotong royong. Kelima, di masa depan di tangan saudara-saudaralah terletak tanggung jawab dalam peningkatan aspek batiniah melalui penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan pembangunan daerah demi semakin mantapnya keimanan dan ketaqwaan masyarakat. Serta landasan kehidupan sosial kemasyarakatan yang Islami dengan tetap memperhatikan dan menjaga kerukunan hidup dengan umat beragama lain. Hadirin para wisudawan/wisudawati akademika STIT yang berbahagia, dan civitas

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab.

16 Bupati Bima,

H.FERRY ZULKARNAIN,ST BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2009/2010 9 Januari 2010 M/23 Muharram 1431 H Gedung PKK Setda Kab. Bima

Assalmu alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • Kepala Kantor Departemen Agama Kabupaten Bima; • Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bima beserta jajarannya; • • Kepala UPT Dikpora Kecamatan se-Kabupaten Bima Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Bima

• Koordinator pengawas (Korwas) Pendidikan SMP.MTs dan SMA/MA/SMK Kabupaten Bima. • Kepala SMP/MTs/SLB/SMA/MA/SMK se-Kabupaten Bima

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, yang telah melimpahkan berbagai nikmat kepada kita semua yang telah memberikan nikmat. Kemudian, salam dan selawat kita sampaikan kepada junjungan kita, Nabi Yang Agung, Muhammad SAW. Serta para kerabat

17 keluarga dan sahabat seperjuangan dalam menegakkan AdDinul Islam, agama dan syariat yang maha sempurna. Hadirin peserta sosialisasi yang saya hormati ,

Ujian Nasional (UN) merupakan penilaian kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Pelaksanaan sosialisasi ini penting untuk melaksanakan amanat Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 75 Tahun 2009 tentang Ujian Nasional SMP/MTs, SMPLB, SMA/MA. SMALB, SMK tahun pelajaran 2009/2010 yang dimaksudkan untuk mengukur dan menilai kompetensi peserta didik secara nasional pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Meskipun terjadi kontroversi berkaitan dengan pelksanaan ujian nasional ini namun kita sepakat bahwa Ujian nasional (UN) masih sangat diperlukan untuk mengurangi kesenjangan fasilitas dan kualitas pendidikan di seluruh daerah di Indonesia. Dengan menyelenggaraan ujian nasional salah satu sasarannya untuk mempercepat peningkat fasilitas dan kualitas sekolah-sekolah di daerah yang masih kurang. UN merupakan parameter yang digunakan sebagai salah satu pertimbangan untuk pemetaan mutu satuan dan atau program pendidikan; seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya; penentuan kelulusan peserta didik dari program dan atau satuan pendidikan; dan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya peningkatan mutu pendidikan. Hadirin yang saya hormati, Sosialisasi ini merupakan tahap awal untuk mempersiapkan pelaksaan Ujian Nasional yang berkualitas,

18 dimana kepala sekolah harus bekerja secara profesioanl dan bertanggung jawab serta transparan melakukan persiapan pada masing-masing sekolah agar mata pelajaran yang diujikan pada UN standar kelulusan rata-rata 5.50 untuk seluruh mata pelajaran yang diujikan, dengan nilai minimal 4,00 untuk paling banyak dua mata pelajaran dan minimal 4,25 untuk mata pelajaran lainnya. Oleh karena itu, pada kesempatan pagi hari ini saya menghimbau jajaran Dinas Pendidikan di kabupaten Bima dan semua pemangku kepentingan harus bahu membahu agar tujuan pelaksanaan Ujian Nasional ini dapat tercapai. Secara khusus saya menginstruksikan kepada para kepala sekolah sebagai ujung tombak kegiatan belajar mengajar merupakan salah satu faktor penentu dalam mewujudkan pendidikan yang kualitas, yang diwarnai oleh semakin meningkatnya kualitas proses dan hasil pendidikan di sekolah yang dipimpinnya. Hadirin yang saya hormati, Pada Ujian Nasional yang digelar tahun lalu, Kabupaten Bima telah berhasil memenuhi standar kelulusan sesuai yang diharapkan oleh karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih, penghargaan, dan apresiasi yang tinggi kepada segenap Seluruh kepala sekolah, kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Dikpora kecamatan, pengawas pendidikan, komite sekolah/stakeholders serta Dinas Dikpora Kabupaten Bima dalam mengayuh pendidikan di daerah kita tercinta, Kabupaten Bima ini bahkan telah berhasil meraih berbagai prestasi dan mengukir karya besar dalam membangun dan

19 memperkokoh pilar & citra pendidikan kita melalui berbagai upaya dan terobosan. Saya berharap pelaksanaan UN 2010 nanti menuai sukses baik dalam aspek administrasi, penyelenggaraan dan sukses hasil. Untuk ini kepada para kepala sekolah untuk mengoptimalkan sisa waktu guna persiapan menghadapi UN. Para guru mulai sekarang dapat membuat analisis soal, mengumpulkan kisi-kisi serta me-review soalsoal ujian tahun-tahun lalu untuk memaksimalkan hasil UN. Hadirin Yang Berbahagia, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, dan dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” kegiatan Sosialisasi Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2009/2010 Kabupaten Bima Tahun 2010” secara resmi saya nyatakan dibuka. Wabillahitaufiq walhidayah Wassalamu’alaikum war... Wab... Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

20 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat 11 Januari 2010 M/25 Muharram 1431 H Aula LLK Kabupaten Bima

Assalamu’alaikum War. Wab.
Yang Saya Hormati ; • Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima; Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima beserta jajaran; Kepala SKPD terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Fasilitator CPMU WSLIC-2, Panitia dan Seluruh Peserta Pelatihan Tim Pemicu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat Kabupaten dan Kecamatan Yang Sama-Sama Berbahagia; Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita


• •

memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama

nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bima. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan

21 dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman.

Hadirin Yang Berbahagia, Derajat kesehatan masyakat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama yaitu lingkungan, perilaku, pelayanan kesehatan, dan faktor keturunandan lingkungan mempunyai pengaruh yang besar terhadap derajat kesehatan masyarakat. Seperti yang dilaporkan tadi, secara umum sasaran program penyehatan lingkungan yang dilakukan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima telah menunjukkan adanya peningkatan cakupan air bersih sebesar 78,62% dari total penduduk, cakupan jamban keluarga 70,03%, cakupan rumah yang disurvei sebanyak 87,35% dan cakupan rumah sehat yang mencapai 48,63% serta pengawasan dan pemantauan tempat-tempat umum (TTU) yang mencapai 59,29% dari TTU yang dipantau pada tahun 2008. Tugas berat yang membentang di hadapan kita semua khususnya bagi jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima saat ini cukup berat, mengingat lebih kurang 30% dari total penduduk Kabupaten Bima atau lebih dari 150.000 Jiwa masih terbiasa buang hajat di sembarangan tempat, seperti di kebun, kolam, sungai dan bahkan di lahan terbuka disekitar rumah tinggal. Tantangan yang sama juga dihadapi dalam pengelolaan air minum rumah tangga yang meskipun

22 99,20% telah merebus air untuk mendapatkan air minum tetapi 47,50% masih mengandung bakteri E.Coly. Kondisi tersebut di atas berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian diare dan munculnya Kejadian Luar Biasa (KLB) seperti tahun 2008 lalu. Hadirin peserta pelatihan yang berbahagia, Kita harus menyadari bahwa sanitasi yang buruk menimbulkan kerugian baik secara ekonomi maupun kesehatan antara lain tercemarnya air tanah dan sungai, hilangnya penghasilan warga miskin untuk biaya pengobatan, tingginya biaya produksi pengolahan air bersih akibat meningkatnya pencemaran sumber air baku. Karena itu, perlu saya tegaskan bahwa tugas kita dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bima tidak ringan mengingat dari jumlah total rumah sebanyak 106.598 unit dengan 42.621 unit jamban di Kabupaten Bima masih perlu kita tingkatkan, dan program yang secara rutin dan berkesinambungan melalui momentum Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) merupakan wahana yang sangat baik untuk selalu mempersiapkan STBM. Melalui metode pemicuan, saya yakin dan percaya, insyaallah seluruh masyarakat Kabupaten Bima yang mesih mempunyai perilaku buang air besar di sembarang tempat akan dapat dihentikan. Untuk mencapai sasaran pembangunan sektor kesehatan masyarakat di kabupaten Bima, maka pencapaian 5 pilar STBM: Stop Buang Air Besar Sembarang (BABS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), pengelolaan air minum dan makanan Rumah Tangga, penglolaan sampah

23 dengan benar, serta mengelola limbah cair rumah tangga yang aman amat penting kita perhatikan. Oleh karena itu Pelatihan Tim Pemicu Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat kabupaten dan Kecamatan yang digelar ini mempunyai arti strategis dalam mengantipasi munculnya berbagai jenis penyakit yang berbasis lingkungan yang dapat mengarah kepada ancaman munculnya KLB. Kita tentunya berharap prinsip pendekatan STBM ini akan dapat membangkitkan kesadaran masyarakat, bahwa sanitasi adalah masalah masyarakat sendiri dan bukan masalah pihak lain, artinya pihak yang harus memecahkan permasalahan sanitasi adalah masyarakat sendiri. Sehingga program peningkatan kesehatan masyarakat melalui perilaku hidup bersih dan sehat dapat terwujud. Hadirin peserta pelatihan yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya menghimbau kepada para peserta agar dapat mengikuti acara pelatihan ini dengan seksama, menggali pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan para fasilitator sehingga penerapan metode STBM ini akan dapat seoptimal mungkin meningkatkan semangat kemandirian dan keterlibatan berbagai komponen masyarakat kita dalam dalam upaya mengubah perilaku hidup bersih dan sehat dalam masyarakat. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” kegiatan Pada Pelatihan

24 Sanitasi Total Berbasis Masyarakat ”secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

25 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima Tahun 2010 12 Januari 2010 M/26 Muharram 1431 H Aula SMK Kota Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati; • Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur MUSPIDA Kabupaten/Kota Bima; • Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Propinsi NTB; • Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota Bima; • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima; • Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Bima; • Ibu Penasehat Ikatan Bidan (IBI) Kabupaten Bima; • Ketua Gerakan Organisasi (GOW) Kabupaten Bima; • Ketua Pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima; • Undangan, Hadirin dan Segenap Anggota Ikatan Bidan Indonesia Yang Berbahagia. Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat

26 menghadiri acara Pembukaan Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman. Hadirin yang berbahagia, Pembangunan nasional pada hakekatnya adalah pembangunan manusia indonesia seutuhnya dan pembangunan seluruh lapisan masyarakat. Pembangunan nasional sebagaimana dimaksud tersebut diatas memerlukan upaya untuk terus meningkatkan keikutsertaan secara aktif seluruh lapisan masyarakat. Salah satu upaya nyata kearah pencapaian sasaran ini adalah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA) yang menyangkut pelayanan dan perawatan kesehatan remaja, ibu hamil, ibu bersalin, ibu menyusui, bayi dan anak balita, anak pra sekolah sampai dengan masa lansia. Melalui pelayanan dan perawatan kesehatan yang baik akan lebih meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia, serta kualitas kehidupan yang ditandai dengan meningkatnya usia harapan hidup, menurunnya angka kematian ibu melahirkan. Bagi organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Musyawarah Cabang kali ini tentu memiliki arti penting, karena melalui momentum ini dapat dijadikan sebagai ajang yang tepat untuk mengevaluasi berbagai kebijakan dan langkah yang telah dilakukan, sekaligus mempersiapkan serta memprogamkan berbagai upaya perubahan menuju masa

27 depan yang lebih baik dengan berbekal telaahan dan perkembangan terkini yang terjadi. Hadirin peserta Muscab yang berbahagia, Dalam upaya meningkatkan jangkaun dan mutu pelayanan kesehatan serta menurunkan angka kematian ibu dan bayi, terlebih dahulu kita melihat kondisi obyektif derajat kesehatan masyarakat saat ini. Secara jujur harus kita akui bahwa sektor kesehatan masih memerlukan peningkatan peran serta masyarakat dan optimalisasi keberadaan bidan yang tergabung dalam organisasi Ikatan Bidan Indonesia. Wadah ini perlu secara terencana mengarahkan sekaligus mengembangkan gairah dan dorongan yang kuat kepada masyarakat untuk secara aktif dalam meningkatkan pembangunan kesehatan diri dan lingkungannya. Seiring meningkatnya tantangan pembangunan daerah kita, pada kesempatan ini saya menghimbau kepada para bidan untuk bahu-membahu dalam menjalankan tugas pelayanan di pelosok desa. Tugas penting tersebut antara lain mendorong partisipasi aktif masyarakat agar mampu untuk lebih maju dan dapat mengatasi permasalahan ini dengan segala upaya dan kerja keras yang dilandasi oleh semangat kebersamaan dan tekad kuat sehingga secara bertahap kita dapat lebih meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) demi mewujudkan kehidupan masyarakat Bima yang sejahtera dan bermartabat. Saudara dan hadirin yang berbahagia, Melalui Forum Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Bima disamping akan membahas berbagai kendala, hambatan dan harapan tentang

28 kesinambungan program ikatan bidan di daerah ini, saya harapkan pula agar tingkatkanlah fungsi dan peran serta bidan sebagai komponen pembangunan nasional khususnya di bidang kesehatan. Sebagaimana diagendakan, forum ini juga akan melakukan tugas regenerasi kepengurusan yaitu memilih pengurus Cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima Periode 2009-2013, sekaligus menyusun program kerja yang realistis yang diorientasikan untuk memecahkan masalah-masalah aktual yang dihadapi organisasi ikatan bidan indonesia khususnya masyarakat pada umumnya. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Musyawarah Cabang IV Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Bima Periode Kepengurusan 2009-2013 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Raskin Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010

29 14 Januari 2010 M/28 Muharram 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • Tim Raskin tingkat Kabupaten Bima; Camat se-Kabupaten Bima; Kepala Desa Se-Kabupaten Bima;

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT bahwa pada hari ini kita dapat hadir untuk mengikuti sosialisasi Penyaluran Raskin tahun 2010. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan dan suri tauladan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman. Hadirin peserta sosialisasi yang saya hormati, Kinerja pembangunan ekonomi Kabupaten Bima periode 2007-2008 mengalami peningkatan dari 4,56% pada tahun 2007 menjadi 5,95% pada tahun 2008, atau mengalami peningkatan 1,39%, sedangkan pada tahun 2009 pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bima diperkirakan berada di kisaran 6%. Sebaliknya angka kemiskinan dari 25,12% tahun 2007 menjadi 21,79% tahun 2008, atau mengalami penurunan 3,3%. Sedangkan angka kemiskinan provinsi sebesar

30 23,40% yang artinya lebih tinggi dari angka kemiskinan di Kabupaten Bima. Raskin merupakan salah satu program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dasar pangan bagi masyarakat miskin dan mengurangi beban rumah tangga miskin. Oleh karena itu, mari kita satukan persepsi dalam melaksanakan Raskin tahun 2010 ini agar penyalurannya tepat sasaran dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat miskin. Hadirin yang berbahagia, Berdasarkan telaahan yang dilakukan, pelaksanaan Raskin tahun 2009 berjalan lancar dengan realisasi mencapai 100%. Raskin yang terdistribusi sebanyak 1.445.7660 kg dengan alokasi per bulan sebesar 870.480 kg, sedangkan besarnya jatah Raskin 15 kg/Rumah Tangga Sasaran (RTS) diperuntukkan pada 52.032 KK dengan 175 titik distribusi. Untuk mengantisipasi terjadinya tunggakan seperti halnya tahun 2008, maka pada tahun 2009 telah dilakukan berbagai upaya untuk menyelesaikan pelaksanaan Raskin. Upaya tersebut antara lain dengan mengeluarkan teguran terhadap pelanggaran prosedur penyaluran Raskin dan mengintensifkan pengawasan dan melakukan penagihan tunggakan hingga ke tingkat desa serta memperbanyak personil di lapangan. Pada Tahun 2010, Kabupaten Bima mendapat pagu alokasi Raskin sebesar 8.492.172 kg dengan alokasi per bulan sebesar 707.681 kg yang diperuntukkan pada 54.437 KK. Distribusi Raskin ini ditetqpkqn penyalurannya selama 12 bulan, mulai bulan Januari hingga Desember 2010 dan

31 masing-masing RTS mendapat 13 kg/bulan dengan harga tebusan Rp. 1.600/kg. Untuk mengantisipasi meningkatnya harga beras di pasaran, akan segera disalurkan pada minggu ini. Dibanding tahun lalu, alokasi beras Raskin tahun ini mengalami pengurangan 3.595 KK atau sebesar 6,19% dari RTS penerima manfaat tahun 2009. Untuk menghindari berbagai bentuk penyimpangan dalam proses penyalurannya, dibutuhkan langkah-langkah antisipatif agar tidak terjadinya hal-hal yang mengganggu distribusi Raskin tersebut. Oleh karena itu sangat diharapkan peran aktif tim Raskin Kabupaten, kecamatan dan tim raskin desa dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehingga Raskin dapat disalurkan sesuai prosedur yang telah ditetapkan. Hadirin yang berbahagia, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” kegiatan Sosialisasi Penyaluran Beras Rumah Tangga Miskin Tingkat Kabupaten Bima tahun 2010 ”secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

32 H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PD. BPR SeKabupaten Bima dan Kota Bima 18 Januari 2010 M/3 Syafar 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • • Gubernur Provinsi NTB Walikota Bima; Ketua DPRD Kabupaten dan Kota Bima;

33 • • • • • Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Tim RUPS Provinsi NTB; Para Direktur PD. BPR; Para Undangan dan Singkatnya Hadirin Yang Berbahagia;

Pada kesempatan yang insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak hadirin untuk selalu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan inayah-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan bathin untuk menghadiri dan mengikuti acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PD. BPR Se-Kabupaten Bima dan Kota Bima. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah atas junjungan dan suri tauladan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman. Hadirin yang saya hormati, Pengelolaan perusahaan perbankan khususnya Bank Perkreditan Rakyat (BPR) harus dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabilitasnya dapat dipertanggung jawabkan, untuk menghindari terjadinya krisis kepercayaan kepada lembaga perbankan. Karena krisis kepercayaan ini menyebabkan para nasabah secara bersamaan menarik dana titipan dalam bentuk tabungan dan deposito. Sebagai pimpinan daerah, saya merasa yakin bahwa bila perusahaan perbankan dikelola secara profesional, proporsional, dan memahami benar pentingnya manajemen organisasi yang sehat. BPR akan berkembang dengan baik

34 serta mendapat kepercayaan dari pemilik modal dan pemegang saham maupun oleh masyarakat khususnya para nasabah. Hadirin peserta RUPS yang saya hormati, Seperti yang diketahui bersama pada hari ini, kita hadir untuk mengikuti kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diikuti oleh unsur dari Perusahaan Daerah, Bank Perkreditan Rakyat (PD. BPR) Sarae, Bank Perkreditan Rakyat (PD. BPR) Belo, PD. BPR Tente-Woha, PD. BPR RatoBolo, PD. BPR Bajo, dan PD. BPR Naru-Sape. Rapat Umum Pemegang Saham ini merupakan satu wahana strategis untuk mendengarkan pertanggungjawaban jajaran Direksi dan Dewan Pengawas atas kegiatan perusahaan yang telah dijalankan manajemen PD. BPR dalam mengemban amanat para pemegang saham ini akan tercermin dari indikator kinerja perusahaan selama kurun waktu satu tahun anggaran. Pada kesempatan yang berbahagia ini khusus untuk perusahaan dagang Bank Perkreditan Rakyat, Pemerintah Kabupaten Bima setiap tahun anggaran melakukan penyertaan modal, guna menjaga komposisi kepemilikan saham antara Pemerintah Kabupaten Bima dan Pemerintah Propinsi NTB, dimana total penyertaan modal Pemerintah Kabupaten Bima pada enam bank perkreditan rakyat sebesar Rp. 3.487.432.493,-. Dari penyertaan modal tersebut diperoleh setoran deviden untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2008 sebesar 398.325.048,-. Di samping itu pula dari berbagai kebijakan telah ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten Bima, untuk

35 mengembangkan kinerja BUMD, melalui penyertaan modal pemerintah, melakukan monitoring, pembinaan dan pengawasan secara kontinyu dan kegiatan serta melakukan persiapan konsolidasi terhadap enam PD. BPR di Kabupaten Bima dan Kota Bima. Sebelumnya, enam kantor ini berstatus kantor pusat untuk selanjutnya dilakukan penggabungan usaha menjadi satu kantor pusat, tiga kantor cabang dan dua Kantor Kas Pelayanan dengan nama baru PD. BPR NTB Bima ini diharapkan akan lebih memperkuat kelembagaan dan meningkatkan kinerja PD. BPR LKP Se-Kabupaten dan Kota Bima agar keberadaannya lebih berdaya guna bagi masyarakat. Hadirin peserta RUPS yang saya hormati, Untuk menjamin keberlanjutan usaha bisnis, PD. BPR harus menerapkan strategi pengembangan usaha yang aman, baik dalam penggunaan, dan pengembalian pinjaman nasabah. Disamping memantapkan struktur permodalan yang sehat dan memiliki daya saing. Karena peningkatan pemberian modal kerja ini akan berpengaruh terhadap laba perusahaan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap dengan adanya pembenahan internal aspek-aspek yang disebutkan diatas, maka setahap demi setahap PD. BPR akan dapat berkembang sejajar dengan lembaga perbankan lainnya yang sudah maju, sebagai penggerak ekonomi rakyat yang tumbuh sehat dan berperan dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat di Kabupaten dan Kota Bima. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Akhirnya seraya mengharapkan ridho

36 Allah SWT, dan dengan mengucap ”Bismillahirahmanirrahim”. Rapat Umum Pemegang Saham PD. BPR SE – Kabupaten Dan Kota Bima saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT selalu menuntun langkah kita. Amin

Wabillahi taufiq walhidayah Wassalamu alaikum war. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

37 BUPATI BIMA SAMBUTAN Penebaran Benih Ikan Di Kelompok Budidaya Ikan ”Sumber Soke” Kec. Madapangga 26 Januari 2010M/11 Shafar 1431 H Dusun Ncandi Desa Monggo Kecamatan Madapangga

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati : • • • • • • • Ketua DPRD Kabupaten Bima beserta jajaranya; Rekan-rekan unsur MUSPIDA Kabupaten Bima; Kepala dinas lingkup pemerintah kabupaten bima; Camat madapangga kabupaten bima; Kepala desa se-kecamatan madapangga; Bapak/ibu/sdr. banggakan; Kelompok budidaya ikan yang saya

Singkatnya para hadirin dan hadirat yang sama-sama saya banggakan.

Marilah tidak henti-hentinya kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, yang senantiasa melimpahkan rakhmat dan kasih sayangnya kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat menghadiri penebaran benih ikan secara simbolis di kelompok budidaya ikan “Sumber Soke” Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima

38 Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada Junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang berbahagia, Mengawali sambutan pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama pribadi dan segenap jajaran pemerintah daerah menyampaikan selamat dan sukses kepada KELOMPOK Budidaya Ikan Sumber Soke Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima yang telah membuka lahan pekerja bagi para petani khususnya para petani yang bergerak di bidang perikanan yang mana dengan adanya budidaya ikan yang tergabung dalam kelompok sumber soke ini sedikit tidaknya dapat menekan angka pengangguran dan membuka lahan baru bagi pekerja, seiring dengan itu, saya juga tidak lupa menyampaikan penghargaan tinggi kepada Kelompok Sumber Soke yang selama ini telah membuka lahan yang baru, semoga dengan adanya perkumpulan budidaya ikan sumber soke ini dapat mensejahterakan para anggota kelompoknya. Hadirin yang saya terhormat, Sebagaimana kita maklumi bersama, bahwa kontribusi dinas kelautan dan perikanan terhadap Product Domestic Regional Bruto ( PDRB) Kabupaten Bima adalah urutan ke 2 (dua) dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan yaitu masingmasing Dinas Pertanian Tanaman Pangan sebesar 45% dan Dinas Kelautan dan Perikanan sebesar 25,9% dari total

39 Produk Domestic Regional Beruto Kabupaten Bima Seiring dengan perkembangan zaman dan perubahan pola pikir masyarakat yang semakin dewasa ini, tingkat konsumsi ikan masyarakat Kabupaten Bima pada tahun 2008 dari target 19,47% terealisasi 23,4%. Sehingga dengan adanya nilai yang dicapai tersebut maka melampaui target Propinsi NTB yaitu sebesar 20,19% dan target nsional sebesar 20,6% hal ini berdasarkan dari Survey BPS Propinsi NTB, 2008 Upaya peningkatan kinerja dan optimalisasi pelaksanaan ini, maka untuk komoditi ikan air tawar di Kabupaten Bima dan potensi lestarinya mengalami kenaikan yang cukup tinggi mencapai 10,167 ha, baru dimanfaatkan 0.97% yaitu tersbar di 4 kecamatan dengan jumlah kelompok pembudidayaan lebih kurang 59 kelompok dengan jumlah rumah tangga lebih kurang 210 orang. Disamping itu pula untuk produksi ikan air tawar tahun 2009 baru mencapai 10.712 ton yang terdiri dari jenis ikan nila, ikan lele, dan ikan kerapu.dengan adanya dukungan pemerintah ini maka dukungan Pemerintah Daerah untuk pelaksanaan program pembudidayaan ikan air tawar ini meliputi penyediaan bibit sebanyak 27.150 ekor ikan nila, 48.200 ekor bibit ikan lele 15.110 ekor, bibit ikan kerapu 10.150 ekor. dimana penyediaan jumlah bibit tersebut berasal dari Dana Dekosentrasi Propinsi NTB. Hadirin yang saya hormati, Untuk mendukung program tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Bima bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima telah mengalokasikan di berbagai tempat, yang mana paa tahun 2006 Pemerintah

40 Daerah telah melakukan penebaran benih ikan nila sebanyak 10.000 ekor untuk Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima, pada tahun 2008 Pemerintah Daerah juga melakukan penebaran benih ikan nila sebanyak 70.000 ekor di kolam rakyat Desa Ntonggu Kecamatan Belo; pada tahun 2008 Pemerintah Daerah juga melakukan penebaran benih ikan lele Desa Sari Kecamatan Sape sebanyak 1200 ekor pada kolam pekarangan; pada tahun 2009 Pemerintah Daerah juga melakukan penebaran benih ikan nila sebanyak 10.000 ekor di Desa Tangga Kecamatan Monta oleh Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST Selanjutnya pada tahun 2009 jumlah kelompok budidaya ikan (POKDAKAN) yang mendapat alokasi dana bantuan selisih harga benih ikan (BSHBI) sebanyak 7 (tujuh) kelompok yaitu kelompok “Mada Bure” Desa Monggo Kecamatan Madapangga, Kelompok “Sumber Soke” Desa Monggo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima; Kelompok “Harapan Jaya” Desa Mada Wau Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima; Kelompok “So Diwu Wau” Desa Maria Kecamatan Wawo” Serta Kelompok “Usaha Bersama“ Desa Bolo Kecamatan Madapangga. Dengan adanya bantuan selisih harga benih ikan ( BSHBI) pada tahun 2009 ini diharapkan akan dapat mendukung keberhasilan program perikanan budidaya khususnya Propekan dan Proksimas. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, dan dengan mengucap ” Bismillahirrahmanirrahim pada hari ini Saya Bupati Bima Secara Simbolis melakukan Penebaran Ikan Pada Kelompok Sumber Soke Kecamatan Madapangga, semoga dengan adanya penebaran benih

41 ikan ini kedepan akan dapat meningkatkan pendapatan para anggota kelompok Sumber Soke ini, semoga Allah Swt. Tuhan Yang Maha Esa. selalu melimpahkan rahmat dan karunia-nya kepada kita semua. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi taufiq walhidayah Wassalamu alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

42 Peresmian Kantor Cabang PT.BPR. Pesisir AKBAR Kota Bima 4 Februari 2010 M/20 Syafar 1431 H Kantor Cabang PT. BPR Pesisir Akbar Jl. Tongkol No.2 Kota Bima

Assalamu Alaikum War. Wab. Yang saya hormati : Pimpinan DPRD Kabupaten Bima - Unsur Muspida Kabupaten Bima - Ketua Pengadilan Negeri Raba - Bima - Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima - Pimpinan BUMN/BUMD; - Jajaran Komisaris, Direktur dan Karyawan PT. Bank Pesisir Akbar - Rekan-rekan insan pers; - Singkatnya Hadirin yang berbahagia,

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat allah swt, karena atas rahmat dan karunia-nya kita dapat hadir dan berkumpul di tempat ini dalam rangka Peresmian Kantor Cabang PT.BPR. Pesisir AKBAR Kota Bima. Dengan diresmikan kantor cabang ini ke depan akan terbangun hubungan yang harmonis antara Bank Pesisir AKBAR dengan para nasabah yang meminjam modal usahanya dalam perkembangan usaha yang akan dilakukan sehingga dengan adanya bantuan tersebut maka masyarakat tidak akan merasa sulit dalam rangka meminjam modal usahanya.

43 Atas nama Pemerintah Daerah, saya menyambut baik dengan adanya peresmian Kantor Cabang PT. BPR Pesisir AKBAR ini, meskipin kiprah Bank yang diresmikan pengoperasiannya pada tanggal 1 Oktober 2007 lalu masih relatif baru di dunia perbankan, namun telah memberikan andil penting dalam pembangunan sektor ekonomi masyarakat yang telah ditandai dengan pengguliran berbagai paket produk unggulan dan memenuhi kebutuhan masyarakat yang bergerak di sektor perilakan dan kelautan di Kabupaten dan Kota Bima. Dengan adanya peresmian Kantor Cabang PT. BPR. Pesisir AKBAR Kota Bima ini diharapkan masyarakat dapat tertarik untuk menggunakan jasa dan produk yang telah dan akan digulirkan. Peresmian Kantor Cabang PT. BPR Pesisir AKBAR ini, minat masyarakat Kabupaten Bima untuk meminjamkan modal usahanya cukup meningkat. Hal ini tentu menjadi peluang sekaligus tantangan bagi pihak perbankan untuk terus mempromosikan berbagai produk unggulannya. Oleh karena itu saya berharap kiranya dibarengi pula komitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada para nasabah dengan tetap memperhatikan unsur kehati – hatian bank yang menjadi rambu-rambu prinsip operasionalisasi perbankan di Indonesia. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap ”Bismmilahirrahmanirrahim” pengoperasian Kantor Cabang PT. BPR. Pesisir AKBAR Kota Bima saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT melindungi setiap langkah kita. Amin..

44 Wabillahitaufik wal. Hidayah Wassalamu alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

45 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2010 4 Februari 2010 M/20 Syafar 1431 H

Assalamu alaikum War. Wab Yang Saya Hormati : Camat beserta unsur Muspika; Tim MUSRENBANG Tingkat Kabupaten Bima;

- Para Kepala Desa, Ketua dan Anggota BPD, Ketua LKMD; - Pimpinan Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, Organisasi Wanita, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat. - Hadirin peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Tingkat Kecamatan tahun 2010; Marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Swt, atas segala rahmat dan karunianya, sehingga pada hari ini, kita dapat menghadiri pembukaan “ MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN (MUSRENBANG) KECAMATAN TAHUN 2010”. Salawat serta salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga,para sahabat dan pengikut setianya hingga akhirul zaman.

46 Hari ini adalah hari yang istimewa, karena hari ini mempunyai arti penting dan strategis dalam bingkai penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang proses perencanaannya mulai dari tingkat dusun dan desa bahkan sampai ke Tingkat Nasional. Musyawarah Perencanaan yang dimulai dari jenjang dan strata masyarakat di tingkat dusun itu sesungguhnya mengandung makna bahwa pembangunan itu adalah sebuah proses yang tak pernah henti dilakukan dari, oleh dan untuk masyarakat. Dan pada hari ini, kita memiliki kesempatan untuk bermusyawarah untuk merencanakan berbagai program dan agenda pembangunan yang akan kita laksanakan untuk masa- masa yang akan datang, tentunya tetap dalam bingkai persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun Dou Labo Dana Mbojo. Hal ini merupakan pertanda baik guna lebih meningkatkan koordinasi dan silaturahmi seluruh Stakeholder Pembangunan Daerah baik unsur pemerintah maupun non pemerintah untuk duduk bersama dalam rangka merumuskan langkah-langkah strategis guna terwujudnya cita-cita berbangsa dan bernegara. Saat ini kita telah memasuki tahun kelima dari rangkaian pembangunan lima tahunan sebagaimana diarahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima tahun 2006-2010. Berbagai keberhasilan dan prestasi gemilang telah kita raih bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Buah dari pelayanan tersebut, beberapa tahun terakhir kinerja pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Bima mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Pusat melalui berbagai penghargaan di bidang pelayanan publik seperti Citra Pelayanan Prima, Prestasi Kantor Camat Belo yang meraih

47 Juara I Pelayanan Publik Tingkat Nasional, Piagam Citra Bhakti Abdi Negara, piagam mina bahari utama dari menteri perikanan dan kelautan, piagam paramadina utama koperasi tahun 2009 serta sederetan penghargaan lainnya. Di bidang agama, selama hampir lima tahun terakhir kita telah berhasil melaksanakan agenda-agenda penting pembangunan agama sebagai pilar utama pembangunan daerah. alhamdulillah, wajah masjid dan mushalla di seluruh pelosok semakin berbenah melalui bantuan pembangunan masjid dan mushalla yang dikucurkan melalui dana APBD, Khataman Massal yang dilakukan secara rutin setiap dua kali setahun itu hingga mendekati tahun kelima kepemimpinan ini telah berjumlah lebih dari delapan ribu orang yang berjalan paralel dengan pembentukan dan pembinaan TPQTPQ dan 1000 majelis ta’lim yang ada di seluruh pelosok. Pembinaan qori dan qori’ah terus dilakukan dan beberapa putera terbaik kita telah mampu menembus sampai ke Tingkat Nasional. Di Bidang Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga, kita telah mampu membangun berbagai infrastruktur pendidikan yang ditandai dengan pembangunan sejumlah unit sekolah baru di seluruh kecamatan, pembangunan taman kanakkanak, serta fasilitas publik lainnya. Peningkatan mutu dan relevansi terus dilakukan untuk menghasilkan siswa dan guru yang berkualitas di masa depan. Dan alhamdulillah, beberapa tahun terakhir angka kelulusan siswa SLTP dan SLTA cukup menggembirakan. Demikian pula hal nya di bidang dan sektor lainnya. Selama hampir lima tahun terakhir sejumlah fasilitas, sarana dan prasarana publik telah banyak yang kita selesaikan seperti pembangunan dan perbaikan ruas-ruas jalan dan

48 jembatan, pembangunan irigasi, penataan infrastruktur lingkungan, peningkatan mutu dan produktifitas pertanian, berbagai bantuan untuk petani dan nelayan di sejumlah wilayah, pemberian bantuan ternak serta sederatan agendaagenda dan program pembangunan lainnya yang langsung bersentuhan dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat. Dalam Bidang Pertanian, sistem pertanian tradisional atau sub sistem terus kita arahkan menuju pertanian modern dengan memaksimalkan potensi sumberdaya pertanian dalam arti luas dan meningkatkan kualitas serta kontribusi sektor non pertanian pada PDRB Kabupaten Bima. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat sehingga jumlah penduduk miskin dapat berkurang secara signifikan. Untuk menyikapi tantangan tersebut, menghadapi pelaksanaan tahun anggaran 2010 yang akan datang Pemerintah Daerah perlu merumuskan suatu rencana kegiatan pembangunan daerah yang akuntabel, transparan, partisipatif dan dengan terobosan yang inovatif, mampu memberikan allternatif penyelesaian masalah yang efektif dan efisien. walaupun dengan berbagai keterbatasan sumberdaya yang ada, kita harus mampu berpikir dan bertindak kreaktif dan inovatif untuk mencapai hasil yang maksimal dalam mewujudkan visi RPJMD Kabupaten Bima tahun 2006-2010, YAITU TERWUJUDNYA MASYARAKAT DAN DAERAH KABUPATEN BIMA, YANG MAJU, MANDIRI DAN BERMARTABAT, BERDASARKAN NILAI MAJA LABO DAHU YANG RELIGIUS.” Para hadirin peserta Musrenbang kecamatan yang berbahagia,

49 Saya berharap pada seluruh peserta Musrenbang Kecamatan, untuk memikirkan secara konprehensif dan sungguh-sungguh, target pencapaian pembangunan daerah yang telah dituangkan dalam RPJMD Kabupaten Bima tahun 2006-2010, dengan tetap memperhtikan seluruh potensi daerah yang kita miliki, perubahan yang terjadi, serta kebutuhan dan dinamika masyarakat yang terus berkembang. Pemerintah Daerah akan terus berupaya dengan segenap kemampuan yang ada untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan. Oleh sebab itu saya ingin menekankan agar seluruh jajaran Pemerintah Daerah dapat meningkatkan koordinasi dan sinergitas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah. Renstra dan Renja SKPD yang telah disusun berdasarkan RPJMD harus dapat menjamin konsistensi dan kesinambungan perencanaan program dan kegiatan pembangunan selama 5 tahun masa pelaksanaan pembangunan jangka menengah di kecamatan. dan diharapkan pada akhir tahun 2010 nanti, target kinerja pembangunan dapat tercapai secara optimal. Para hadirin peserta musrenbang kecamatan yang berbahagia, Kini tiba saatnya kita menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan di kecamatan tahun 2010, semoga kita dapat diberikan kekuatan lahir dan bathin, kesehatan, kejernihan dalam berpikir, ketulusan dan keikhlasan hati untuk berkoordinasi dan bekerjasama selama pelaksanaan musyawarah ini. Akhirnya dengan mengucap “BISMILLAHIRAHMANIRAHIM” ACARA MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN KECAMATAN ............................. TAHUN 2010, SAYA NYATAKAN DI BUKA SECARA RESMI.

50 Selamat bermusyawarah. Semoga Allah Swt menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin… Bilahitaufik walhidayah Wassalamu alaikum. War. Wab. Bupati Bima, selalu

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelantikan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bima Tahun 2010 15 Februari 2010 M/1 Rabiul Awal 431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera untuk Kita Sekalian; Yang Kami Hormati : • • Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Rekan-rekan unsur Muspida Kabupaten Bima; • Ketua dan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bima; • Ketua KPU Kabupaten Bima Beserta Jajarannya

Pimpinan Satuan Kerja Kabupaten Bima; • • Undangan Perlantikan Sama-Sama Berbahagia.

51 Perangkat Daerah Lingkup

Pimpinan Partai Politik Peserta Pemilu Beserta Anggota Dan Seluruh Hadirin Yang

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Pelantikan Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Bima Tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman Hadirin undangan yang saya hormati, Keberhasilan penyelenggaraan pemilu yang damai dan edukatif disamping akan memungkinkan pergantian kekuasaan secara konstitusional, juga akan menjadi wahana pendidikan politik yang efektif tentang perlunya mengedepankan etika politik dan berpolitik secara santun. Sejalan dengan hal ini, beberapa kriteria yang menjadi ukuran keberhasilan sebuah Pemilu adalah antara lain adanya jaminan yang menjunjung prinsip-prinsip demokrasi, yaitu Pemilu yang langsung, umum, bebas dan

52 rahasia serta jujur dan adil, serta terlaksana pemilu dengan aman dan damai. Sebagaimana kita ketahui, proses pengangkatan 54 anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kepala dan wakil Kepala Daerah Kabupaten Bima ini telah melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh Tim Penilai Panwas Kabupaten Bima sesuai amanat Undangundang nomor 22 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Pemilu, pasal 94 ayat 1. Berkaitan dengan keberhasilan saudara-saudara yang dilantik hari ini, saya atas nama pemerintah daereah dan masyarakat kabupaten bima menyampaikan ucapan selamat, seraya berdoa agar dapat menjalankan tugas mulia ini dengan dengan profesional dan amanah. Hadirin undangan yang berbahagia, Pemilu Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah 2010 adalah ujian bagi kita di daerah yang sedang mengalami transisi demokrasi apakah mampu melakukan konsolidasi demokrasi, di mana pergantian kepemimpinan di daerah dilakukan secara demokratis dan damai. Masyarakat berharap dengan segala kelebihan dan keterbatasannya lembaga ini pada waktunya nanti mampu mengawasi jaannya Pemilu kepala daerah secara damai dan sukses. Panwas memiliki peran yang krusial karena memiliki kewenangan mengawasi dan menindak pelanggaran peraturan, prosedur atau aturan main yang mengikat kepada seluruh aktor yang terlibat di dalam penyelenggaraan Pemilu. Pemilu Kepala daerah yang Insya Allah Akan diselenggarakan Bulan Juni nanti menuntut adanya kesiapan para penyelenggara Pemilu dan dukungan Pemerintah daerah. Berkaitan dengan dukungan ini, dengan segala

53 keterbatasan dana yang ada Pemerintah kabupaten Bima bertekad mendukung kelancaran tugas konstitusional Panwas baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan serta petugas laoangan yang bertugas di pelosok desa. Oleh karena itu, saya menghimbau kepada jajaran Panwas kabupaten dan Kecamatan agar dapat melaksanakan amanah ini dengan baik. Di sisi lain, berhasil atau tidaknya Pemilu Kepala Daerah 2010 ini akan banyak bergantung pada dukungan kita sebagai warga negara yang menyadari pentingnya proses politik dan pergantian kepemimpinan daerah secara damai dan demokratis. Hadirin undangan yang saya hormati, Pengawasan pemilu kepala daerah akan dapat berjalan efektif dalam memantau setiap bentuk pelanggaran bila para anggota panwas kecamatan mampu menjadi wasit yang baik dan tidak memihak salah satu kontestan Pemilu. Karena itu, pemahaman akan aturan main Pemilu, tugas dan tanggung jawab sebagai Panitia Pengawas Pemilu Tingkat kecamatan merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan panwas di masing-masing wilayah. Agar tugas dan tanggung jawab ini dapat dilaksanakan dengan baik, maka para anggota Panwas Kecamatan seyogyanya mampu menjalin hubungan kemitraan yang harmonis dengan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Bima. Hal penting mengingat di satu sisi Panwas dihadapkan keterbatasan sumberdaya yang harus dimobilisasi bagi kelancaran tugas, sementara di sisi lain, ruang lingkup wilayah kerja dan medan tugas yang cukup berat menuntut adanya kesiapan menghadapi segala bentuk konflik selama proses penyelenggaraan Pemilu Kepala daerah ini berlangsung.

54 Untuk mewujudkan Pemilu Kepala daerah yang aman, damai dan demokratis, sekali lagi saya berharap kiranya para anggota Panwas kecamatan yang hari ini dilantik dapat bahu-membahu bekerjasama dengan institusi lain seperti KPU Kabupaten Bima, pimpinan dan anggota partai politik, media massa dan masyarakat sipil mengawasi dan mengamankan jalannya Pemilu tahun 2010 pada semua tingkatan. Ini penting, karena wajah demokrasi di daerah kita ditentukan oleh komitmen dan dukungan semua komponen masyarakat dalam mematuhi aturan main yang telah digariskan oleh Undang-Undang. Saya percaya, saudara-saudara yang terpilih menjadi anggota panwas Kecamatan ini memiliki kompetensi dan pengalaman yang memadai dalam mengawal jalannya proses Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan diselenggarakan pada Bulan Juni mendatang. Mari kita sukseskan agenda Pemilukada tahun 2010 untuk memilih menuju masyarakat kabupaten Bima yang demokratis di masa depan. Hadirin undangan yang saya hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, selalu membimbing langkah kita semua membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

55

56 BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) 23 Februari 2010 M/9 Rabiul Awal1431 H Ruang Sidang Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • • • Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Bali; Tim Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP); Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat se-Kabupaten Bima;l Undangan Sosialisasi, Berbahagia; singkatnya Hadirin Yang

Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri

57 acara Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) yang dilaksanakan oleh Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bali. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman. Hadirin peserta sosialisasi yang berbahagia, Pertama-tama saya atas nama jajaran Pemerintah Daerah menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bima kepada Ketua dan anggota tim yang pada hari ini berkesempatan melaksanakan Sosialisasi. Saya juga menyampaikan ucapan terima masih atas atas kesediaan dan waktu luang dalam memberikan pencerahan dan berbagi aspek penting yang terkait dengan Sistem Pengendalian Informasi Internal. Semoga hal ini akan menjadi rujukan yang sangat bermanfaat dalam melaksanakan program dan kegiatan di masing-masing Satuan Kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Bima. Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) mengamanatkan kewajiban pimpinan lembaga dan kepala daerah untuk melakukan pengendalian atas kegiatan penyelenggaraan pemerintahan yang ditujukan bagi tercapainya efektifitas dan efisiensi tujuan penyelenggaraan pemerintahan. Kita sadar bahwa untuk terciptanya tata pemerintahan yang baik dibutuhkan peningkatan peran pengawasan internal yang memadai di lingkungan pemerintahan. Terkait

58 dengan pencapaian tujuan ini, terdapat tiga kunci dalam pengendalian intern pemerintah yang patut mendapatkan perhatian jajaran pemerintah daerah, yaitu prinsip-prinsip pengawasan yang efektif dan efisien, pelaporan yang akuntabel dan kepatuhan terhadap undang-undang. Dengan adanya pemahaman menyeluruh terhadap ketiga aspek penting ini, kita berharap SKPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima terhindar dari penyimpangan yang dapat menyeret ke persoalan hukum dan pidana. Hadirin peserta sosialisasi yang berbahagia, Terkait dengan penciptaan aparatur pemerintahan yang memiliki peran dan fungsi strategis selaku agen pembangunan dan pelayanan prima dalam melaksanakan tugas di bidang pemerintahan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan, maka Pemerintah daerah memandang perlu adanya upaya berkelanjutan bagi penerapan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik secara bertahap sehingga tercipta pelayanan publik yang sistematis, profesional, transparan, dan akuntabel. Bagi Satuan Kerja Pemerintah Daerah, sosialisasi ini amat penting agar setiap pimpinan instansi dan jajarannya dapat memahami dengan baik pentingnya pengawasan intern agar pengelolaan keuangan negara yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel dapat dicapai. Sosialisasi ini juga penting untuk mendorong terciptanya kualitas dan kinerja pemerintahan yang memenuhi prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik dan terhindar dari tuntutan hukum administrasi, perdata dan pidana.

59 Kita tentu berharap sosialisasi yang mencakup unsur penting yaitu lingkungan pengendalian, penilaian resiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi serta pengendalian intern dalam seluruh rangkaian kegiatan instansi pemerintah ini dapat memberikan gambaran menyeluruh sistem pengawasan internal pemerintah yang menunjukkan secara jelas ruang lingkup tugas, tanggung jawab masing-masing instansi dan hirarki pelaksanaan pengawasan. Kepada pimpinan Satker agar dapat menyimak dengan seksama materi yang disampakan para narasumber sebagai bekal yang sangat berharga dalam menggerakkan roda pemerintahan sesuai dengan amanat UU nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan tanggung Jawab Keuangan negara serta PP nomor 60 tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah. Akhirnya, saya berharap sosialisasi ini dapat memberikan kontribusi positi bagi seluruh Satker lingkup pemerintah daerah, paling tidak sebagai acuan dalam mempertahankan prestasi Wajar Dengan Pengecualian yang telah diraih dalam pengelolaan keuangan daerah. Juga ke depan agar kita dapat meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dengan meraih prestasi pengelolaan keuangan dengan Predikat Wajar. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

60 Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

61 Bimbingan Teknis Pemantapan Tugas Sekretaris Desa 25 Februari 2010 M/11 Rabiul Awal 1431 H Aula LLK Disnakertrans Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima;

• Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Camat se-Kabupaten Bima; • Para Peserta Bimbingan Teknis, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia; Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri Acara Bimbingan Teknis Pemantapan Tugas Sekretaris Desa se-Kabupaten Bima di LLK ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para

62 sahabat serta pengikutnya yang istiqamah sunnahnya hingga akhir jaman. memegang

Hadirin Peserta Bintek Yang Berbahagia, Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta Bimbingan Teknis (Bintek) yang telah berhasil menyandang jabatan Sekretaris Desa, sebuah nomenklatur jabatan di tingkat Desa yang membutuhkan jiwa pengabdian tulus dan kerja keras bersama komponen lainnya dalam membangun desa. Karena itu, saya menganggap Bintek ini merupakan wahana yang cukup strategis untuk secara dini membekali para sekretaris desa dengan pengetahuan praktis yang berkaitan dengan pengelolaan administrasi pemereintahan di desa. Di samping itu, kegiatan ini juga penting untuk dilaksanakan mengingat, wajah administrasi pemerintahan desa akan langsung terkait dengan peran sekeretaris desa dalam mengelola, menata, mengembangkan dan menggerakkan seluruh potensi dan sumberdaya di desa untuk mendukung kelancaran tugas pemerintahan desa. Pengangkatan para sekretaris desa (sekdres) menjadi PNS juga merupakan momentum tepat untuk mengawali era baru tertib administrasi penyelenggaraan pemerintahan desa. Kita memang mesti banyak belakjar dari kekurangan di masa lampau dimana banyak desa yang kesulitan mencari arsip, karena perangkat desa kurang paham tentang pentingnya arsip. Padahal, arsip sangat penting untuk mengetahui suatu permasalahan di masa lampau. Untuk ini penting bagi sekdes mulai sekarang harus rajin memealihara arsip sebaiuk mungkin sebagai bagian yang tak terpisahkan dari menajemen pemerintahan desa. Saudara-saudara peserta bintek yang saya hormati,

63 Sejalan dengan upaya peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan, pemerintah daerah terus bertekad untuk melakukan penguatan kelembagaan pemerintahan desa melalui revitalisasi peran dan fungsi yang mencakup penataan kewenangan desa, penataan keuangan desa, manajemen pemerintahan desa dan pembangunan pedesaan serta partisipasi masyarakat. Hal ini penmting karena pemerintah daerah menyadari bahwa pemerintahan desa mempunyai fungsi yang sangat penting sebagai pilar penopang kemandirian dan kemajuan derah. Oleh karena itulah, saudara-saudara diikutkan pada Bintek ini memiliki tujuan utama yaitu meningkatkan mutu pelayanan pemerintahan di desa. Untuk ini, saya secara khusus mengingatkan pentingnya pengelolaan arsip-arsip kegiatan pemerintahan desa. Sekdes harus mampu menata dan meningkatkan tertib administrasi dengan mengelola arsip berkas kegiatan pemerintahan dengan baik. Hal ini penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dan membuka kesempatan bagi pengembangan potensi desa. Dengan adanya pemahaman menyeluruh terhadap aspek-aspek penting penhgelolaan administrasi pemerintahan desa, kita berharap Sekretaris Desa di lingkup Pemerintah Kabupaten Bima akan dapat melaksanakan tugasnya secara profesional dan terhindar dari kesalahan pengelolaan adminisitrasi di desa. Saya percaya setelah mengikuti kegiatan ini, 167 Sekretaris Desa dari 18 kecamatan yang pada hari ini menjalani Bintek akan dapat mengembang tugas dan tanggung jawab di desa masing-masing dengan lebih profesional dan taat kepada aturan perundang-undangan yang berlaku. Peserta bintek yang saya hormati,

64 Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berpesan agar saudara-saudara Sekdes dapat menyimak dengan seksama materi yang disampakan para narasumber sebagai bekal yang sangat berharga dalam menggerakkan roda pemerintahan Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Bimbingan Teknis Pemantapan Tugas Sekretaris Desa Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

65 BUPATI BIMA SAMBUTAN Musyawarah Daerah II Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima 04 Maret 2010 M/18 Rabiul Awal 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi dan Salam sejahtera bagi kita semua, Yang Saya Hormati ; • • • • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat se-Kabupaten Bima; Para Peserta Musyawarah Daerah Dharma Persatuan, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia; Wanita

Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri

66 Acara Pembukaan Musyawarah daeerah (Musda) II Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman. Hadirin peserta Musda yang berbahagia, Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta Musda DWP Kabupaten Bima yang pada hari ini berkesempatan menghadiri dan mengikuti musyawarah ini . Musda yang mengangkat tema peningkatan potensi dan kreatifitas anggota Dharma Wanita Persatuan yang digelar pada kesempatan ini merupakan momentum penting untuk mengkaji kembali peran organisasi ini. Untuk mencapai kemajuan yang diharapkan, Organisasi ini bergerak dengan lebih aktif karena memberikan kesejahteraan kepada anggota dan masyarakat bukanlah hal yang mudah. Perempuan yang bernaung dalam DWP perlu memberdayakan dirinya sendiri bersama pemerintah dan komponen masyarakat lainnya untuk berinvestasi membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Hal ini disebabkan oleh posisi perempuan yang sangat mulia dan terhormat, yang sebenarnya mampu menjawab kebutuhan daerah, yaitu mempersiapkan sumber daya manusia untuk masa akan datang. Sejalan masyarakat, dengan upaya peningkatan partisipasi khususnya kaum perempuan dalam

67 pembangunan, pemerintah daerah terus bertekad untuk mendorong peningkatan peradn serta perempuan melalui serangkaian program strategis yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Program ini tentu saja dihajatkan untuk meningkatkan kualitas hidup, peran dan kedudukan perempuan di berbagai bidang kehidupan dan pembangunan sehingga tercipta kemandirian dan kesetaraan gender. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Pemerintah Daerah memandang, DWP Kabupaten Bima telah berkiprah secara optimal melaksanakan amanat Musda sebelumnya melalui beragam program dan kegiatan yang bermuara pada peningkatan martabat kaum perempuan di daerah ini. Namun demikian, saya berharap kiranya Musda sebagai forum tertinggi yang berwenang menetapkan rencana program kerja, memilih pengurus, mengevaluasi laporan pertanggung jawaban pengurus dapat melahirkan keputusan yang mencerminkan kebutuhan organisasi dan kaum perempuan di Kabupaten Bima pada masa mendatang. Di samping itu, forum Musda ini diharapkan akan dapat merumuskan program kerja dan kegiatan inovatif yang dapat dilaksanakan secara terpadu dan berdaya guna dengan sejumlah bidang kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan agar dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya kaum peremaun dan anak-anak di aerah kita tercinta ini. Hadirin undangan Musda DWP yang berbahagia, Kemajuan organisasi DWP ke arah yang lebih baik, bukan hanya tanggung jawab engurus tetapi juga

68 merupakan tanggung jawab pimpinan SKPD untuk membinanya. Oleh karena itu, pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada Pimpinan SKPD lingkup Pemerintah kabupaten Bima untuk membina dan mendorong peningkatan peran DWP ini melalui kegiatan strategis pada masing-masing Satker. Selaras dengan harapan ini, untuk terus mendukung program kerja DWP, pemerintah daerah sesuai dengan semangat yang dituang dalam RPJMD tersebut, akan mendorong Peningkatan kualitas peran dan kemandirian organisasi perempuan dalam rangka pemberdayaan perempuan serta kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Terkait dengan upaya ini, maka peningkatan akses kaum perempuan pada berbagai lapangan kerja baik di sektor formal maupun non formal serta perluasan akses kaum perempuan ke sumberdaya produktif, informasi, teknologi akan tetap menjadi perhatian khusus pemerintah daerah. Kita berharap sejumlah dukungan tersebut akan secara bertahap dapat mewujudkan visi DWP Menjadi organisasi istri Pegawai Negeri Sipil yang kokoh, bersatu dan mandiri dalam mengamban misi menyejahterakan anggota melalui bidang pendidikan, ekonomi dan sosial budaya secara demokratis. Peserta Musda yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya berpesan agar peserta dapat mengikuti dengan seksama Musda ini, sehingga dapat membahas secara bersama kemajuan dan perkembangan organisasi serta kendala yang dihadapi untuk dapat merumuskan kebijakan yang tepat bagi

69 keberhasilan pelaksanaan program kerja Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima di masa datang. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Musyawarah Daerah II Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga DWP Kabupaten Bima tetap kokoh melaksanakan amanat Musda dan kita semua senantiasa mendapat petunjuk Allah SWT. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

70 Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke-23 Tingkat Kabupaten Bima 2010 11 Maret 2010 M/25 Rabiul Awal 1431 H Lapangan Semangka Kec. Sape

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • • • • • • • Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Unsur Muspida kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima’ Para pejabat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Kepala Kantor Departmen Agama Kabupaten Bima; Ketua MUI dan para Pimpinan Lembaga Keagamaan Kabupaten Bima; Para Camat Dan Kepala Desa Sie Kabupaten Bima; Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Para Kafilah dari seluruh Kecamatan, Panitia Pelaksana dan seluruh hadirin masyarakat Kabupaten Bima yang saya cintai dan saya banggakan;

Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, terlebih dahulu saya mengajak kita semua memanjatkan puji syukur kehadiat Allah SWT, karena hanya atas limpahan rahmat dan karunianya, pada malam hari ini kita dapat bersilaturahmi melaksanakan salah satu dari sekian banyak tugas keagamaan kita dalam mengembangkan risalah islam

71 melalui kegiatan Musabagah Tilawatil Qur’an ( MTQ) ke-23 Tingkat Kabupaten Bima tahun 2010. Seiring dengan itu, kita juga tak lupa menghantarkan salam dan shalawat kepada junjungan alam nabi besar Muhammad Saw nabi akhir zaman yang telah membentangkan nilai-nilai kebenaran sebagai pedoman hidup bagi seluruh ummat manusia. Musabagah Tilawatil Qur’an yang secara rutin kita selenggarakan setiap tahun , selain merupakan bagian dari program nasional dalam membangun manusia indonesia yang beriman dan bertaqwa, juga merupakan salah satu sarana syiar islam dan pengembangan seni budaya yang bernuansa religius. Momentum Musabagah Tilawatil Qur’an ini, juga merupakan wahana yang tepat untuk mengukur sejauh mana capaian hasil-hasil pembinaan qori dan qoriah serta pembianaan baca tulis Al-Qur’an terhadap anak-anak di setiap wilayah. Pemerintah Kabupaten Bima akan terus memberi apresiasi dan dukungan maksimal bagi upaya pembinaan baca tulis Al-Qur’an bagi anak-anak kita dalam mendukung suksesnya berbagai program keagamaan yang telah kita dicanangkan termasuk program membumikan Al-Qur’an. Sebagaimana juga dimaklumi oleh semua masyarakat kita, bahwa sejak mengemban amanah memimpin daerah ini empat setengah tahun secara konsisten saya telah menempatkan pembangunan keagamaan sebagai pilar utama pembangunan daerah. Sebagai wujud dukungan terhadap komitmen tersebut, Pemerintah Daerah telah mengalokasikan dana yang cukup

72 besar untuk mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan termasuk kegiatan Musabagah Tilawatil Qur’an ini. Hadirin dan seluruh masyarakat kabuaten bima yang berbahagia, Selama memimpin daerah ini, saya telah melihat dan merasakan dengan jelas, betapa apesiasi dan partisipasi luar biasa telah ditunjukan oleh seluruh warga masyarakat kita dalam mendukung berbagai Program Pemerintah Daerah. Program Jum’at Khusyu misalnya, saya menilai telah berjalan cukup baik, walaupun pada sisi tertentu masih harus terus ditingkatkan, terutama peningkatan kesadaran dan rasa tanggung jawab setiap warga untuk menuju masjid bila waktu shalat jum’at atau waktu shalat pardhu lainnya telah tiba. Sementara itu, pelaksanaan program membumikan Al – Qur’an juga telah mengalami perkembangan yang membanggakan. program yang berorientasi pada terciptanya generasi islam yang qur’ani tersebut terus diperkuat dengan sejumlah kebijakan strategis lainnya seperti pengangkatan guru ngaji, para da’i dan penyuluh agama, penyediaan sarana belajar tpq dan penerbitan buku serial khotbah jum’at bima akbar dan lainnya, tidak itu saja daerah kita juga telah mendapat julukan baru sebagai daerah seribu TPQ atas prestasi kita mendirikan dan membina 1000 TPQ. Disamping itu gegap gempita kegiatan keagamaan di pelosok kecamatan dan desajuga tak henti bergema. Berbagai kegiatan keislaman, seperti Tabliq Akbar, Dzikir dan Do’a, Haflah Al-Qur’an serta sejumlah program

73 berdimensi keislaman lainnya terus terlaskana atas kesadaran dan inisiatif penuh masyarakat kita, termasuk pembinaan mental rohani melalui majelis-majelis taklim melalui 1000 majelis taklim yang telah kita bina. Kebijakan lain yang mendukung upaya-upaya tersebut, kita juga telah menempatkan penggunaan almanak hijriah dalam pelaksanaan Administrasi Resmi Pemerintah Daerah. Hadirin dan seluruh masyarakat kabuaten bima yang berbahagia, Penuntasan pembangunan masjid dan mushalla di seluruh plosok daerah kita, juga merupakan bagian lain dari upaya pembangunan keagamaan yang terus kita gelorakan. Dalam setiap momen kunjungan kerja ke desa-desa, saya terus memberikan dukungan bagi pembangunan masjid dan mushalla masyarakat kita. Ini semua merupakan pembuktian akan konsistensi dan perhatian saya yang cukup besar terhadap pembagunan mentalitas ummat di Dana Mbojo yang kita cintai. Hal ini perlu saya sampaikan untuk menyakinkan dan menjawab keraguan sebagian kecil masyarakat kita. Pada momen ini juga secara jantan saya mengakui, bahwa memang masih ada beberapa agenda yang belum tuntas kita lakukan, untuk itu saya kembali mengajak seluruh elemen masyarakat daerah ini untuk tetap bersatu padu, menyatukan langkah, merapatkan barisan, untuk terus bersama membangun daerah ini sehingga cita – cita besar kita wujudkan masyarakat bima yang maju mandiri dan bermartabat berdasarkan Nilai Maja Labo Dahu yang religius akan benar-benar terwujud.

74 Sejalan dengan kemajuan pembangunan keagamaan serta kemajuan pembanguan yang terus menyentuh kebutuhan riil dan mendasar masyarakat dana mbojo, saya merasa patut bersyukur dan berbangga hati, karena pada saat yang bersamaan animo dan partisipasi masyarakat juga kian meningkat. Saya melihat etelah terjadi ledakan partisipasi yang luar biasa dari seluruh warga masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah tercinta ini. Oleh karena itu, melalui kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan tingi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima mulai dari Tambora hingga Kecamatan Sape, masyarakat di pelosokpelosok kecamatan dan desa, tanpa terkecuali masyarakat saya yang ada dan tinggal di seberang lautan, yang tak kenal lelah bekerja keras membangun daerah tercinta ini. Kegiatan Musbagah Tilawatil Qur’an seperti yang kita selenggarakan pada malam hari ini, adalah jembatan bagi kita semua untuk membangun karakter bangsa melalui penanaman nilai-nilai al-quranulqarim kepada anak-anak dan generasi kita. Oleh karena itu, saya harapkan selepas pelaksanaan MTQ ini, kita semua terutama para orang tua, tidak boleh berhenti membina putra-putri kita. Tidak hanya dalam hal membaca, tapi jga menulis, memahami, menghayati dan pada giliranya mengamalkan isi kandungan Al-Qur’an dalam setiap dimensi kehidupan. semoga dengan momentum MTQ ini mampu menyegarkan kembali ingatan dan rasa cinta kita kepada Al-Qur’an sebagai penuntun kehidupan kita bersama. Pada kesempatan yang berbahaga ini, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada

75 masyarakat Kecamatan Sape dan segenap panitia pelaksana yang telah menunjukan partisipasi dan semangat kegotong royonngan yang luar biasa dalam mensukseskan kegiatan MTQ ini. Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada seluruh masyarakat kabupaten bima yang telah membantu baik moril maupun materil atas terselenggarannya kegiatan musabaqah tilawatil qur’an Tingkat Kabupaten Bima tahun 2010 ini. Semoga kerja sama dan kekompakan yang telah terjalin dapat terus kita tingkatkan. Hadirin undangan yang berbahagia, Akhirnya dengan mengucap BISMILLAHIRAHMANIRRAHIM kegiatan Musabagah Tilawatil Qur’an ke 23 tahun 2010 di Kecamatan Sape secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga ikhtiar dan kerja keras kita semua senantiasa diridhoi oleh allah swt. Amiin Wabillahitaufiq Walhidayah Wassalamu ’Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

76

SAMBUTAN Bimbingan Pelatihan Jasa Konstruksi 11 Maret 2010 M/25 Rabiul Awal 1431 H Ruang Sidang Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima;

• Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Camat se-Kabupaten Bima; • Para Peserta Bimbingan Pelatihan, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia; Alhamdulillahi Rabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas

77 segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri Acara Bimbingan Pelatihan Jasa konstruksi ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman.

Hadirin peserta bimbingan yang berbahagia, Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta pada hari ini berkesempatan menghadiri undangan dan mengikuti kegiatan ini. Tentu saja kita berharap bimbingan ini merupakan wahana yang cukup strategis untuk membekali para peserta dengan pengetahuan praktis yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan konstruksi. Pembangunan sebagai upaya berkelanjutan dan terintegrasi ke dalam sistem pembangunan daerah harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh dan memperhatikan kerangka normatif menapai hasil yang diharapkan. Pemerintah daerah menganggap, terwujudnya pembangunan infrastruktur yang memenuhi standar mutu produk dan norma penyelenggaraan konstruksi harus menjadi komitmen sungguh-sungguh para penyenggara kegiatan pembangunan konstruksi. Ini penting dilakukan agar hasil pembangunan infrastruktur dapat dimanfaatkan

78 secara optimal sesuai dengan fungsi dan usia sarana dan prasarana yang dibangun. Upaya tersebut di atas hanya dapat diwujudkan apabila dilaksanakan oleh para pelaku jasa konstruksi yang memiliki wawasan, pengetahuan, profesional dan kompeten di bidangnya. Saudara-saudara hormati, peserta bimbingan yang saya

Seperti daerah lainnya yang sedang giat-giatnya membanguan kabupaten Bima dihadapkan pada kendalakendala yang herus dicarikan solusinya secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah. Kendala tersebut antara lain, ketersediaan infrastruktur pembangunan terutama jalan, jembatan, pelabuhan, terminal, pasar dan irigasi, masih belum mampu meningkatkan produktivitas dan membuka keterisolasian wilayah secara merata. Karena itulah maka dalam rencana pembangunan jangka menengah daerahn (RPJMD) titik berat yang ingin diwujudkan adalah tersedianya infrastruktur yang memadai secara kualitas dan kuantitas sebagai sarana penunjang dalam mendukung terwujudnya masyarakat yang maju, mandiri, dan sejahtera dalam rangka perwujudan Kabupaten Bima sehat 2010. Sasaran tersebut hanya dapat dicapai dengan membekali secara dini para penyedia pengetahuan dan keterampilan praktis dan pemahaman secara benar prinsipprinsip konstruksi, kemampuan mengidentifikasi dan menganalisa resiko dan mengambil tindakan pencegahan serta tidak lanjut perbaikan. Hadirin yang saya hormati,

79 Untuk mewujudkan percepatan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, Pemerintah Daerah, terus bertekad untuk melakukan mendorong peran aktif para penyedia jasa konstruksi yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan mobilitas dan distribusi potensi ekonomi daerah dan pembukaan keterisolasian wilayah. Saya berharap kegiatan ini akan memberikan pemahaman menyeluruh dan pengetahuan yang bermanfaat bagi para peserta. Saya yakin, dengan dengan adanya pemahaman menyeluruh terhadap aspek-aspek penting pengelolaan jasa konstruksi, kita berharap pembangunan sarana dan prasarana kostruksi di kabupaten Bima dapat diwujudkan. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Bimbingan Pelatihan Jasa Konstruksi Kabupaten Bima Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST BUPATI BIMA

80 SAMBUTAN Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo. 13 Maret 2010 M/27 Rabiul Awal 1431 H Gedung Mahasiswa dan Alumni STISIP Mbojo Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • • Walikota Bima; Pimpinan DPRD dan Kabupaten/Kota Bima; Segenap Unsur MUSPIDA

Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota Bima; Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; Pengurus Yayasan, Pimpinan Akademika STISIP Mbojo; dan Segenap Civitas

Para Pengurus IKA STISIP dan Seluruh Hadirin Yang SamaSama Berbahagia;

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai

81 khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo di gedung Alumni yang megah ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman.

Hadirin dan berbahagia,

para

pengurus

IKA

STISIP

yang

Pada awal sambutan ini, saya atas nama Pimpinan Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mengucapkan selamat kepada pengurus yang baru saja dilantik dan semoga amanah yang diberikan akan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. STISIP Mbojo merupakan salah satu pilihan Pemerintah Kabupaten Bima untuk mengembangkan SDM aparatur melalui jenjang pendidikan formal. Pilihan ini didasari alasan karena STISIP merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang telah berkiprah di Bima dalam dua dasawarsa terakhir dan lulusannya banyak yang berhasil serta menjadi yang terdepan menjadi lokomotif pembangunan daerah. Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo ke depan memiliki peran strategis dalam ikut mendukung perkembangan STISIP Mbojo baik dintingkat daerah, kancah nasional, bahkan internasional. Mengingat dalam IKA STISIP Mbojo terdapat

82 sejumlah tokoh yang berpengaruh dalam berbagai bidang, khususnya bidang politik. Saat ini lulusan yang telah tersebar baik itu di tingkat provinsi maupun Kabupaten dan Kota serta daerah lainnya merupakan aset yang akan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi pembangunan masyarakat dan daerah. Hadirin undangan dan para pengurus IKA yang saya banggakan, Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya perlu menggaris bawahi bahwa IKA STISIP ini adalah organisasi yang bersifat ilmiah. Sehingga meskipun di dalamnya ada orang-orang yang berkecimpung di dunia politik tapi kiranya dapat berusaha semaksimal mungkin agar koridor organisasi yang bergerak bidang ilmiah ini benar-benar mendarmabaktikan keilmuannya itu untuk seluruh masyarakat tanpa terkotak-kotak oleh persoalan-persoalan politik. Bagi kampus, kemajuan yang diraih STISIP Mbojo hingga saat ini tidak bisa dilepaskan dari jasa yang para alumni berikan. Saya berharap agar kontribusi, dukungan, dan bantuan yang selama ini telah diberikan alumni dapat terus ditingkatkan di masa yang akan datang. Untuk itu, sekali lagi saya menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesarbesarnya atas komitmen para alumni untuk terus berkiprah, bahu membahu bersama seluruh komponen masyarakat dalam membangunan Dou Labo Dana Mbojo. Ikatan Keluarga Alumni STISIP Mbojo yang pada periode kepengurusan ini dinakhodai oleh Bapak Drs. H. Muchdar Arsyad, diharapkan akan dapat memperkuat peran ikatan alumni ini. Hal ini penting agar IKA STISIP dapat memberikan

83 sumbangsih keilmuan serta memberikan manfaat yang nyata bagi kehidupan bermasyarakat, terutama pada pembangunan bidang politik, etika dan moral serta pengelolaan tata pemerintahan yang baik memberikan sumbangsih sehingga berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah ini. Saya merasa yakin dan percaya bahwa Drs. H. Muchdar Arsyad dapat mengemban amanah ini dan dapat membawa ikatan alumni untuk berkarya dalam rangka membangun Masyarakat Bima. Hadirin undangan yang saya muliakan, Pemerintah Kabupaten Bima menyambut baik terbentuknya ikatan alumni ini sebagai salah satu mitra terbaik bagi Pemeritah daerah untuk berdialog tentang berbagai persoalan sosial politik dan kemasyarakatan serta beragam aspek yang menyangkut hajat hidup masyarakat di daerah ini. Akhirnya saya mengajak kepada para pengurus dan anggota Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STISIP yang terdiri dari berbagai macam profesi yang memiliki potensi yang sangat besar ini, benar-benar didayagunakan dan dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan pembangunan di Kabupaten dan Kota Bima serta membawa organisasi ini sesuai dengan visi misi yang akan ditetapkan.

Hadirin para pengurus dan civitas akademika STISIP yang berbahagia,

84 Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

85 BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Musabaqah Tilawatil Qur’an Ke - 23 Tingkat Kabupaten Bima 2010 17 Maret 2010 M/2 Rabiul Akhir 1431 H Gedung Paruga Nae - Sape

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD Kabupaten Bima; Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Para Camat se Kabpaten Bima Beserta Jajarannya; Unsur Muspika Kecamatan Sape; Para Kepala Desa, Ketua Dan Anggota BPD, LKMD, Tokoh Masyarakat Dan Tokoh Agama, Tokoh Pemuda Dan Generasi Muda; Para Anggota Dewan Hakam; Qori Dan Qoriah Beserta Official; Segenap Panitia Pelaksana; Singkatnya Hadirin Yang Berbahagia; Sebagai Insan Yang Selalu Merindukan Naungan

-

86 Rahmat, Taufiq Dan Hidayah-Nya, Marilah Kita Panjatkan Puji Dan Syukur Kehadirat Allah Swt yang telah memberikan kita berbagai macam nikmat, temasuk nikmat kesehatan dan kesempatan untuk hadir di tempat ini guna mengikuti prosesi penutupan MTQ ke-23 Tingkat Kabupaten Bima. Semoga keselamatan dan kesejahteraan selalu tercurahkan kepada Junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Allaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat dan pengikut setianya, atas Segala Perjuangan Dan Pengorbanannya Menegakan Dinul Islam yang rahmatan lil alamin. Hadirin undangan yang berbahagia, Mengawali Sambutan Ini, Saya Mengajak Keluarga besar saya yang ada di Kecamatan Sape, seluruh hadirin dan semua masyarakat Kabupaten Bima untuk Senantiasa Meningkatkan Keimanan Dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT, Karena Kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Yang Telah Dilaksanakan Hampir Sepekan ini, Disamping Sebagai Syiar Islam, Sekaligus Menjadi Wahana Untuk Menumbuhkembangkan Semangat Membaca Dan Mempelajari Al-Qur’an Sebagai Pedoman Dan Pegangan Hidup Dalam Menghadapi Derasnya Persaingan Di Era Globalisasi Dewasa Ini, terutama Sekali Kepada Anak-Anak dan Generasi Muda Kita Sebagai Generasi Penerus Perjuangan Bangsa. Kita Sebagai Orang Tua Harus Mampu Memberikan Pendidikan Yang Baik Kepada Anak-Anak Terutama Pendidikan Budi Pekerti Dan Akhlak Serta Pendidikan Agama, Sehingga Mereka Tumbuh Dan Berkembang Sebagai generasi yang teguh imannya dan tangguh dalam bidang

87 ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mewujudkan harapan tersebut, sebuah obsesi besar tengah digalakkan oleh pemerintah Kabupaten Bima melalui Program Membumikan AL-Qur’an. Progran tersebut merupakan cita-cita mulia yang harus didukung oleh semua pihak. Apalah artinya sebuah program yang terdengar indah dan tersusun secara apik dalam lembaran kerja Pemerintah jika tidak didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Pemerintah telah membentuk TPA dan TPQ di setiap dusun dan desa, pemerintah juga telah mengangkat guru ngaji dan para da’i di setiap desa, berbagai paket bantuan dan dukungan dana yang telah dikucurkan oleh pemerintah daerah dengan biaya yang tidak sedikit serta bantuan pembangunan masjid, namun tanpa dukungan masyarakat, semua itu akan menjadi sia-sia. Yang diharapkan pemerintah saat ini, adanya sebuah panggilan moral dari para orang tua, guru ngaji dan seluruh masyarakat serta seluruh aparat yang ada di kecamatan maupun desa untuk bersama-sama mendorong dan memotivaasi agar anak-anak dan generasi muda terdorong untuk belajar AL-Qur’an di setiap TPA/TPQ yang telah terbentuk, memakmurkan Masjid dan Mushalla dengan berbagai aktivitas keagamaan, sehingga diharapkan kedepan akan lahir generasi yang mencintai Masjid dan gemar membaca dan mengkaji AL-Qur’an. Memang perjuangan ke arah itu sangatlah berat, karena setiap saat anak-anak dan pemuda kita, bahkan kita semua telah banyak dirayu serta dipengaruhi oleh tayangantayangan media dengan berbagai program dan acara yang sangat menggiurkan. Namun justru di sinilah letak kejelian dan kearifan kita semua untuk dapat mengatur

88 keseimbangan waktu bagi anak-anak dan remaja kita untuk diarahkan kepada nilai-nilai moral dan budi pekerti termasuk memupuk kebiasaan mereka untuk gemar membaca dan belajar AL-Qur’an. Dengan kata lain ada kalanya kita harus mengekang mereka, ada kalanya pula kita memberikan peluang pada mereka untuk berkreasi yang positif sesuai dengan tuntunannya. Dua hal ini haruslah dapat kita atur secara seimbang. Hadirin undangan yang berbahagia, Saya berharap, MTQ ke 23 yang telah kita laksanakan ini hendaknya menjadi acuan untuk masa-masa yang akan datang. Untuk yang juara semoga dapat meningkatkan lagi prestasinnya pada masa yang akan datang, bukan saja pada tingkat Kabupaten, tetapi juga harus diupayakan sampai ke tingkat Nasional dan bahkan Internasional. Selain itu juga bagi yang belum mendapat juara agar dapat meningkatkan lagi prestasinya kedepan. Dan yang terpenting adalah tumbuhnnya kesadaran dan semangat untuk mempelajari kandungan AL-Qur’an, karena hakekat dari kegiatan ini adalah bagaimana kita mampu memahami, menghayati dan mengamalkan isi kandungannya di dalam kehidupan seharihari. Marilah kita jadikan momentum MTQ yang telah lewat ini menjadi era kebangkitan generasi Qur’ani di Dana Mbajo tercinta. Pada kesempatan yang membahagiakan ini, ijinkanlah saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada jajaran Dewan Hakam dan Pengawas yang telah bekerja maksimal dan memberikan penilaian yang obyektif selama berlangsungnya lomba dari berbagai cabang yang dilombakan dalam MTQ tahun ini. Sebab Buah dari obyektifitas itu akan melahirkan Qori dan Qori’ah, Hafiz

89 dan Hafizah terbaik kabupaten Bima yang akan mengukir prestasi gemilang di event-event selanjutnya. Terima kasih dan rasa bangga juga saya sampaikan kepada seluruh Qori dan Qori’ah, Hafiz da n Hafizah, dan para official yang telah berpartisipasi dalam MTQ ke-23 tingkat Kabupaten Bima tahun ini. Semoga di tahun-tahun mendatang jumlah peserta akan terus meningkat yang diiringi pula dengan peningkatan kualitas baca tulis Al-qur’an. Kebersamaan, kekompakkan, dan kerja keras dari Jajaran Panitia, ,masyarakat Sape, serta segenap aparatur di kecamatan Sape sungguh merupakan kehormatan dan kebangggan tersendiri bagi saya dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima. Untuk itu pada kesempatan yang berbahagia ini saya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sape yang telah mensukseskan pelaksanaan MTQ ini. Semoga kebersamaan dan kekompakkan ini dapat terus terjalin di masa mendatang agar kita dapat terus melanjutkan agendaagenda pembangunan dan karya monumental kita untuk generasi mendatang. Demikian beberapa harapan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Akhirnya dengan mengucap ”Alhamdulillahirabbil Alamin” Musabagah Tilawatil Qur’an ke-23 tingkat Kabupaten Bima di Kecamatan Sape secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Allah SWT selalu meridhoi setiap usaha dan kerja keras kita semua dan menjauhkan kita dari musibah dan bencana. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

90 Bupati Bima, H. FERRY ZULKARNAIN, ST BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Launching Logo Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat VIII Tahun 2010 20 Maret 2010 M/5 Rabiul Akhir 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • • • • Ketua Umum KONI Provinsi NTB; Jajaran Pengurus KONI Kabupaten Bima; Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat se-Kabupaten Bima; Para karyawan dan karyawati, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia;

Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat

91 iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri kegiatan Sosialisasi Launching Logo PORPROV NTB di halaman Kantor Bupati Bima ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan berbahagia, peluncuran logo Porprov yang

Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan Panitia yang pada pagi hari ini berkenan hadir bersama kita dalam rangka peluncuran logo PORPROV NTB VIII yang dirangkaikan dengan senam bersama, yang diharapkan dapat menjadi wahana yang efektif untuk menggalang dukungan dan partisipasi masyarakat NTB bagi suksesnya penyelenggaraan event olah raga akbar tingkat provinsi NTB ini. Bapak/Ibu yang saya hormati, Olahraga merupakan suatu gerakan nasional, yang menyangkut pembentukan karakter bangsa, karena di dalamnya terdapat potensi Sumber Daya Manusia yang unggul dan sehat. Hal ini sejalan dengan harapan Gubernur Nusa Tenggara Barat agar kita semua berupaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui berbagai kegiatan

92 olah raga prestasi yang diharapkan akan berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia agar dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di daerah yang selaras dengan program pemerintah, yakni mewujudkan NTB Bersaing dan Beriman. Dengan demikian, secara bertahap, olah raga dapat berkontribusi signifikan terhadap pengembangan aspek fisik, mental dan sumber daya manusia sehingga masyarakat bukan hanya menjadi objek dalam pembangunan olah raga tetapi juga subjek atau pelaku utama dalam pembinaan olah raga di daerah kita. Kita sependapat bahwa Pekan Olahraga Provinsi NTB merupakan barometer tertinggi hasil pembinaan olahraga di daerah kita. Event ini menggambarkan peta kekuatan untuk dapat mengukur sejauh mana hasil pembinaan olahraga di daerah kita selama ini. Disamping itu, PROPPROV juga diperlukan untuk pengkajian kembali terhadap cabang-cabang olahraga unggulan daerah, untuk dibina secara lebih intensif dan profesional agar dapat meraih prestasi bergengsi di tingkat nasional dan internasional. Hadirin peserta launching yang saya hormati, Saya berkeyakinan, bahwa seluruh insan olah raga di daerah ini memiliki komitmen yang tinggi, untuk kemajuan olahraga di NTB. Karena itu, saya berharap pembinaan atlet sebagai ujung tombak perolehan prestasi akan dapat dilaksanakan secara berjenjang dan berkelanjutan agar kita dapat memajukan dunia olah raga di NTB dan mensejajarkan diri dengan provinsi lainnya.

93 Oleh karena itu, saya berharap kiranya melalui momen Launching atau peluncuran logo Porprov ke – 8 ini dapat menjadi salah satu wahana strategis untuk menyalakan api semangat insan olah raga di daerah ini untuk berkiprah, memperluas gaung event akbar tingkat Provinsi NTB ini serta mendorong para atlet untuk menorehkan prestasi yang mengharumkan nama daerah. Hadirin yang saya hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Sosialisasi Launching Logo Pekan Olah Raga Provinsi (PORPROV) Nusa Tenggara Barat VIII Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih

Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War Wab. Bupati Bima,

H. FERRYZULKARNAIN, ST

94

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka HUT PORDASI Kabupaten Bima Tahun 2010 20 Maret 2010 M/5 Rabiul Akhir 1431 H

95 Gelanggang Pacuan Kuda Panda Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua dan Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Pemilik Kuda dan Seluruh Pecinta Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Yang Sama-Sama Berbahagia; Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri kegiatan Pembukaan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka Hari Ulang Tahun PORDASI Kabupaten Bima Tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

96 Hadirin yang saya hormati, Untuk kesekian kalinya, event pacuan kuda kembali digelar di gelanggang pacuan kuda tradisional Panda Kecamatan Palibelo ini. Kejuaraan akbar yang mempertemukan secara rutin kuda-kuda tangguh di kawasan Nusa Tenggara ini telah menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Bima yang tidak saja diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun Pordasi PORDASI Kabupaten Bima, tapi juga telah menjadi salah satu pesona wisata budaya yang menarik perhatian banyak kalangan. Kita telah menyaksikan secara bersama, bahwa dari tahun ke tahun, even budaya ini cukup diminati oleh para pemilik kuda pacuan baik dari Kabupaten Bima maupun kabupaten/kota lainnya di wilayah Nusa Tenggara karena memperlombakan kuda-kuda tangguh dan berkelas dari Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Hingga Bali dan NTT. Hadirin undangan dan pemilik kuda pacuan yang saya hormati, Kejuaraan Pacuan kuda yang digelar pada hari ini merupakan pesta rakyat yang telah menjadi agenda rutin Pengcab PORDASI Kabupaten Bima yang dilandasi keinginan luhur untuk melestarikan tradisi dan olah raga khas Bima. Disamping itu, kejuaraan ini merupakan agenda wisata budaya tahunan sebagai wahana promosi pariwisata daerah untuk dapat menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara. Dengan segala keterbatasan yang ada, jajaran PORDASI dan Panitia telah berupaya keras mewujudkan terselenggaranya kejuaraan ini dengan bermodalkan tekad

97 dan keinginan untuk mempertahankan tradisi sekaligus memajukan pariwisata budaya di Bima. Untuk ini saya atas nama Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran PORDASI Kabupaten Bima dan Panitia serta masyarakat pecinta olah raga pacuan kuda di Bima atas upaya tak kenal lelah dalam penyelenggaraan kejuaraan ini. Terkait dengan penyenggaraan event ini, saya juga secara khusus menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para undangan dan pemilik kuda pacuan yang berasal dari kabupaten dan kota lainnya di provinsi NTB dan NTT yang telah meninggalkan kampung halaman dan keluarga untuk datang ke Kabupaten Bima dalam rangka memenuhi undangan panitia. Hadirin yang saya hormati, Kita berharap kejuaraan yang berlangsung rutin setiap tahun ini akan membawa dampak positif bagi insan PORDASI Kabupaten Bima dan kiranya dapat lebih mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik diantara para pemilik kuda pacuan. Saya juga menitip pesan agar kejuaraan ini dapat berlangsung aman dan tertib, sehingga even bergengsi ini dapat melahirkan para jawara yang dapat menjasi kebanggaan dan mengharumkan nama pemilik dan daerahnya. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, Kejuaraan Pacuan Kuda

98 Tradisional Dalam Rangka HUT PORDASI Kabupaten Bima Tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pada Acara Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Bima Tahun 2010 23 Maret 2010 M/8 Rabiul Akhir 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum war. Wab. Salam sejahtera untuk kita semua, Yang Saya Hormati :

99 • Kepala BAPPEDA Provinsi Nusa Tenggara Barat; • Ketua DPRD Kabupaten Bima, Para Wakil Ketua, KetuaKetua Komisi, dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; • Unsur MUSPIDA dan Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima; • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima, Para Staf Ahli, Asisten, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, dan Camat Se- Kabupaten Bima; • Pimpinan Perguruan Tinggi, Partai Politik, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda, Organisasi Wanita, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Serta Insan Pers; • Hadirin Peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Bima Tahun 2010; Syukur Alhamdulillah kita persembahkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat-Nya, sehingga pada pagi hari ini, seluruh “pemangku amanah” pembangunan berkesempatan hadir untuk “urun rembug” pemikiran, menyamakan persepsi, dan komitmen dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kabupaten Bima Tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin peserta MUSRENBANG Kabupaten Bima yang berbahagia,

100 Pertama-tama perkenankanlah saya atas nama pribadi, Pemerintah Daerah, dan masyarakat Kabupaten Bima terlebih dahulu menyampaikan ucapan Selamat Merayakan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1431 Hijriah, teriring doa dan harapan, semoga teladan yang Beliau berikan akan membawa kita menjadi ummat yang lebih baik dari tahuntahun sebelumnya. Hari ini begitu istimewa bagi kita sekalian, karena memiliki arti penting dalam bingkai penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Di samping itu, kita memiliki kesempatan untuk duduk bersama, bermusyawarah dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bima satu tahun ke depan. Kebersamaan ini merupakan pertanda baik guna lebih meningkatkan koordinasi dan silaturrahim seluruh stakeholder pembangunan daerah baik unsur pemerintah maupun non pemerintah untuk duduk bersama dalam rangka merumuskan langkah-langkah strategis guna terwujudnya cita-cita berbangsa dan bernegara. Hadirin peserta Musrenbang yang berbahagia, Musrenbang Kabupaten Bima Tahun 2010 ini memiliki makna yang sangat strategis karena merupakan tahun terakhir dari rangkaian pembangunan lima tahunan sebagaimana diarahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2006-2010, saya katakan sangat strategis karena merupakan momentum akhir dari komitmen kita bersama pelaksanaan kebijakan dan program sesuai visi RPJMD KAB. 2006-2010 yaitu ”Terwujudnya Masyarakat Dan Daerah

3

1

101 Kabupaten Bima Yang Maju, Mandiri, Dan Bermartabat Berdasarkan Nilai Maja Labo Dahu Yang Religius”. Saya berharap momen Musrenbang ini dapat menjadi wahana untuk mengevaluasi kembali rangkaian proses yang telah kita laksanakan di masa lalu. Hal ini penting untuk menentukan tindakan masa depan yang tepat melalui urutan pilihan sesuai skala prioritas, dengan memperhitungkan sumberdaya yang tersedia, baik sumberdaya manusia, sumberdaya alam, sumberdaya kelembagaan, dan sumberdaya finansial yang tersedia. Berbagai keberhasilan dan prestasi gemilang telah kita raih bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama beberapa tahun terakhir ini. Disisi lain juga masih banyak tantangan yang memerlukan penanganan yang lebih baik lagi di masa-masa mendatang. Untuk menyikapi berbagai tantangan yang ada perlu kita bersatu padu merumuskan suatu rencana pembangunan daerah yang akuntabel, transparan, partisipatif, dan inovatif sehingga mampu memberikan alternatif penyelesaian masalah secara efektif dan efisien, dalam mewujudkan kesejahteraan seluruh rakyat dan daerah kita. Hadirin yang berbahagia, 4 Tahun 2010 ini merupakan tahun pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah. Saya selaku Kepala Daerah Kabupaten Bima berharap semoga pelaksanaan pilkada nanti tidak akan membuat kita terkotak-kotak dan menimbulkan instabilitas tetapi sebaliknya semakin membuat kita bersatu membangun daerah kabupaten bima dalam rangka menyongsong pembangunan daerah jangka
1

102 menengah tahap II Tahun 2011-2015. Jalan untuk mencapai tujuan boleh berbeda tetapi tujuan yang akan kita capai tetap satu yaitu memajukan daerah dan masyarakat kabupaten bima menuju masyarakat yang maju mandiri dan bermartabat. Hadirin peserta Musrenbang Kabupaten Bima yang berbahagia, Sesuai dengan Amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, secara jelas dinyatakan pada pasal 33, Kepala Daerah menyelenggarakan dan bertanggung-jawab atas perencanaan pembangunan di daerahnya dengan dibantu oleh Kepala BAPPEDA. Hal ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2008 Tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian Dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah. Oleh sebab itu, peran BAPPEDA dalam perencanaan pembangunan daerah, sangat penting dan strategis guna mendukung pencapaian visi dan misi Kabupaten Bima. Untuk itu, saya ingin menekankan agar seluruh jajaran merintah dapat meningkatkan koordinasi dan sinergisitas pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan daerah. Renstra dan Renja SKPD yang telah disusun harus dapat menjamin konsistensi dan kesinambungan perencanaan program dan kegiatan pembangunan dalam 5 tahun masa pelaksanaan pembangunan jangka menengah di kabupaten bima. Sehingga diharapkan pada akhir tahun 2010 nanti, target kinerja embangunan dapat tercapai secara optimal. Hadirin peserta Musrenbang Kabupaten Bima yang berbahagia,

103 Kini tiba saatnya kita menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bima tahun 2010, semoga kita semua diberikan kekuatan lahir dan batin, kesehatan, kejernihan dalam berpikir, ketulusan dan keikhlasan hati untuk berkoordinasi, dan bekerjasama selama pelaksanaan musyawarah ini. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bima Tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Selamat bermusyawarah. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima, H. FERRY ZULKARNAIN, ST BUPATI BIMA SAMBUTAN Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2010 24 Maret 2010/9 Rabiul Awal 1431 H Lapangan Desa Maiia Utara Kecamatan Wawo

Assalamu’alaikum War. Wab.

104 Salam sejahtera untuk kita semua Yang Saya Hormati: • • • • • • Pimpinan Dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima. Rekan-Rekan Unsur Muspida Kabupaten Bima dan Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima; Para Pejabat Di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Bima; Para Camat, Sekcam, Kepala-Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPMD Yang Sempat Hadir Pada Kesempatan ini; Para tokoh masyarakat, tokoh agama, para pemuda, insan pers Para peserta berbahagia; upacara, singkatnya hadirin yang

Mengawali sambutan ini, saya mengajak hadirin untuk sejenak memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu wata,ala yang telah menganugerahi kesehatan, kekuatan dan kesempatan kepada kita sehingga kita dapat sama-sama hadir mengikuti upacara Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan oleh Allah Sughanahu wata,ala kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad Sallallaahu Alaihissalam, para keluarga, sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir masa. Tidak terasa kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat yang selalu kita rangkaikan dengan Safari BBGR di setiap desa telah berjalan 5 tahun. Selama itu pula,

105 tentunya telah banyak karya-karya monumental yang kita hasilkan sebagai bentuk pengabdian kita kepada masyarakat bangsa dan daerah Dana Mbojo tercinta. Dan pada hari ini, kita kembali memulai rangkaian kegiatan Gotong Royong masyarakat yang bisa dikatakan sebagai program unggulan Pemerintah Kabupaten Bima di bidang peningkatan partisipasi masyarakat dalam membangun daerah. Kegiatan Safari BBGRM ini mengandung kesan yang mendalam bagi saya karena selama hampir lima tahun kita telah bersama duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, menikmati teriknya matahari dalam semangat kebersamaan untuk memupuk dan membangkitkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat kita. Dari dusun ke dusun, lorong ke lorong bahkan di antara deburan ombak yang ganas sekalipun, saya telah mengunjungi dan bersilaturahmi dengan masyarakat di seantero pelosok negeri kita, tanah tumpah darah kita, Kabupaten Bima tercinta yang tidak lain semata-mata ditujukan untuk terus menjalin kebersamaan, kekompakkan dan kerja keras kita bersama membangun Dana Mbojo tercinta ini. Dari pengalaman perjalanan itulah, saya dapat merasakan betapa masyarakat di pelosok-pelosok dusun dan desa sangat mendambakkan kehadiran langsung pemimpin di tengah-tengah mereka untuk menyampaikan harapan dan keinginannya. Ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi kita semua bahwa sebagai Aparatur dan pelayan masyarakat sudah semestinya berada di tengahtengah masyarakat untuk mengetahui dinamika dan romantika persoalan yang dihadapi masyarakat. Dari situlah pula kita dapat merumuskan kebijakan-kebijakan dan

106 program yang akan dilaksanakan sebagai bentuk perwujudan kiprah kita dalam mengayomi dan melayani masyarakat kita. Selama hampir lima tahun terakhir, tentunya telah banyak pembangunan, penataan dan perbaikan fasilitas publik yang ada di desa-desa yang dilaksanakan melalui kegiatan Safari BBRGM, meski masih banyak pula fasilitas publik yang masih perlu dibangun dan dibenahi kedepannya. Saya tidak dapat membayangkan jika Allah Subhanahu Wata,ala masih menghendaki dan masyarakat Kabupaten Bima masih mengharapkan kekompakan dan kebersamaan ini terus berpacu, InsyaAllah akan semakin banyak fasilitas publik yang ada di desa-desa yang dapat kita bangun secara bersama melalui kegiatan gotong royong seperti yang kita laksanakan selama hampir lima tahun terakhir ini. Saya punya sebuah keyakinan bahwa kebersaamaan, kekompakkan, kerja keras itu adalah energi positif yang harus terus kita kembangkan dan kita lanjutkan untuk kemaslahatan bersama. Untuk itu, melalui momentum pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat tahun ini saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menjaga dan memelihara kebersamaan yang selama ini terjalin indah di antara kita. Jangan pernah ragukan komitmen moral saya untuk membangun Kabupaten Bima yang maju, mandiri dan bermartabat berdasarkan nilai Maja Labo Dahu yang Islami di masa depan. Sekali lagi saya tegaskan di forum yang mulia ini bahwa orang boleh ragu kalau matahari setiap pagi terbit dari timur, TETAPI jangan pernah meragukan kesetiaan saya membangun bima yang sejahtera dan religius. Hadirin yang berbahagia,

107 Kegiatan Pencanganan Bulan Bhakti Gotong Royong Tahun ini kita laksanakan lebih awal dari pencanganan secara nasional yang jatuh sekitar awal bulan April. Hal ini terkandung maksud agar tidak berbenturan dengan kegiatan dan agenda Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang puncaknya sekitar bulan Mei Juni 2010. Tahap-tahap PILKADA Kabupaten Bima sebagaimana telah ditetapkan KPU Kabupaten Bima adalah juga merupakan agenda penting pemerintah daerah yang perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh, tidak terkecuali dari seluruh masyarakat kita. Disisi lain kegiatan Bulan Bhakti Goyong adalah juga merupakan agenda pemerintah daerah yang tidak kalah pentingnya untuk disukseskan. Disamping itu, kegiatan BBGRM tahun ini juga dirangkaikan dengan berbagai kegiatan lainnya, seperti kegiatan pemberdayaan masyarakat sesuai tujuan dan sasaran BBGRM yang telah ditetapkan yaitu pelaksanaan Pencanganan Program Pembangunan Pedesaan yang meliputi Program Dana Pembangunan Desa, PNPM Mandiri Pedesaan, PNPM PISEW dan sosialisasi program-program Pemerintah Daerah sebagaimana amanat APBD Pemerintah Kabupaten Bima Tahun 2010. Program Pembangunan Pedesaan untuk 168 Desa se Kabupaten Bima seluruhnya bernilai 4 Milyar lebih, PNPM Mandiri Pedesaan bernilai 20 Milyar lebih dan PNPM PISEW sebesar 17 Milyar lebih yang mana semua dana tersebut langsung dikelola dan dikerjakan sendiri oleh masyarakat desa dalam tahun anggaran 2010 ini. Untuk itulah, dalam rangka menyambut BBGRM tahun ini saya menginstruksikan kepada seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk senantiasa menjalin koordinasi

108 yang baik antar sesama dan lintas sektor dalam memainkan perannya baik sebagai pembina maupun sebagai pelayan masyarakat sehingga hakekat dan tujuan dari pelaksanaan BBGRM benar-benar terpenuhi dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat kita. Di samping itu kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima saya harapkan untuk dapat menyambut, melaksanakan dan mensukseskan berbagai program tersebut, mengingat program itu semuanya dipersembahkan untuk kesejahteraan dan kemaslahatan seluruh masyarakat kita. Selain dari itu, kegiatan pencanangan BBGRM tahun ini juga dirangkaikan dengan Deklarasi ODF(Open Defecation Free) yaitu deklarasi program desa dimana masyarakatnya tidak ada lagi yang mempunyai kebiasaan buang air besar di sembarang tempat. Hal itu sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Kesehetan Republik Indonesia tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat yang telah dijabarkan dengan Keputusan Bupati Bima tentang Pelaksanaan STBM di Kabupaten Bima. Desa-desa yang sudah siap untuk melakukan deklarasi ODF pada saat ini adalah 5 desa di kecamatan Wawo yaitu desa Ntori, Pesa, Kambilo, Kombo, dan Raba. Disamping itu, terdapat 6 desa di luar kecamatan Wawo yaitu desa Teke kecamatan Palibelo, Desa Talabiu kecamatan Woha, Desa Rato kecamatan Bolo, Desa Campa kecamatan Madapangga, Desa Parado Rato kecamatan Parado dan Desa Oi Saro kecamatan Sanggar. Disamping itu, dalam pelaksanaan pencanangan BBGRM tahun ini, saya juga akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menyerahkan beberapa paket bantuan untuk masyarakat kita. Paket-paket bantuan yang

109 akan saya serahkan saat ini antara lain Sebelum saya akhiri sambutan ini, saya ingin mengingatkan pada semua aparat terkait terutama sekali para camat dan kepala-kepala desa agar setelah pencanangan ini dapat segera melakukan langkah-langkah persiapan dalam pelaksanaan gotong royong diwilayahnya. Sesuai jadwal yang telah disiapkan, InsyaAllah saya akan tetap melakukan safari keliling disetiap dusun dan desa dalam BBGRM tahun ini. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampakan pada kesempatan ini, sembari mengharapkan rahmat dan Ridho Allah SWT, maka dengan mengucap “Bismillahir Rahmaanirrahim“ Pelaksanaan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tingkat Kabupaten Bima, Pelaksanaan Program Pembangunan Pedesaan dan Pelaksanaan PNPM Mandiri Pedesaan/PNPM PISEW Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan dimulai. semoga Allah SWT selalu menuntun setiap derap langkah kita dalam membangun daerah tercinta ini. amin ya rabbal alamin…. Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

110

BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi HIV-AIDS Oleh Tim Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi NTB 25 Maret 2010 M/10 Rabiul Akhir 1431 H Gedung PKK

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi dan Salam sejahtera bagi kita semua, Yang Saya Hormati ; • • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • • • • Para Nara sumber;

Para Pengurus TP. PKK Kabupaten Bima; Para Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Bima; Peserta Sosialisasi, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia;

111 Mengawali sambutan ini, saya mengajak hadirin untuk memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah SWT, atas limpahan Rahmat, Taufiq dan Hidayah-Nya kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka menghadiri dan mengikuti Kegiatan Sosialisasi HIV-AIDS yang digagas Komite Penaggulangan AIDS (KPA) Provinsi NTB. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Di awal sambutan ini perkenankan saya atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi tentang HIV-AIDS ini, karena sebagaimana kita ketahui, hingga saat ini penyakit yang disebabkan oleh virus yang bernama Human Immuno deficiency Virus (HIV) yang menyerang sisten kekebalan tubuh ini telah menyebabkan kerugian yang luar biasa besarnya sejak penyakit ini menyerang umat manusia. Sosialisasi ini merupakan bagian penting dari salah satu srategi yang diterapkan untuk menanggulangi penyakit ini di lingkungan kita. Hal ini disebabkan karena hingga saat ini belum ditemukan obat, mahalnya biaya pengobatan menurunnya mutu dan produktifitas kerja serta penyebarannya yang cukup cepat ke seluruh dunia yang sebahagian besar melalui hubungan seksual serta pengidap virus yang berpotensi menjadi penular penyakit seumur hidupnya.

112 Karena itu, penting bagi kita semua untuk menyadari ancaman dan kerugian yang ditimbulkan oleh meluasnya penyebaran penyakit ini terutama bagi generasi muda di provinsi NTB khususnya di Bima. Untuk ini kita semua perlu bahu membahu dan bergandengan tangan untuk menaggulangi penyakit ini secara sistematis dan berkelanjutan agar dapat menyelamatkan masyarakat kita dari penularan penyakit ini. Hadirin dan peserta sosialisasi yang berbahagia, Penanganan HIV AIDS ini tentunya menjadi tanggung jawab bersama baik antara pemerintah maupun seluruh stakeholder yang ada termasuk lembaga non pemerintah seperti LSM, perguruan tinggi, pelajar dan generasi muda untuk bahu membahu menyelamatkan masyarakat kerugian yang diakibatkan HIV AIDS ini. Oleh karena itu penting bagi kita semua untuk mengetahui secara menyeluruh indikasi seseorang yang tertular, cara penularan, pencegahan dan tindakan-tindakan yang dapat kita lakukan untuk memerangi HIV AIDS ini. Pemerintah Kabupaten Bima menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi atas penyelenggaraan sosialisasi ini seraya berharap kiranya dapat meningkatkan pemahaman para orang tua, kalangan pendidik dan generasi muda terhadap bahaya HIV/AIDS dan isu-isu tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi bagi para remaja. Hadirin peserta sosialisasi yang saya hormati, Kita berharap, sosialisasi pada hari ini akan semakin memperkuat komitmen dan upaya bersama dalam menaggulangi resiko penularan penyakit HIV AIDS ini, agar

113 daerah dan masyarakat khususnya generasi muda kita dapat diselamatkan masa depannya Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIR RAHIM”, Sosialisasi HIV-AIDS Tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka HUT PORDASI Kabupaten Bima Tahun 2010 29 Maret 2010 M/14 Rabiul Akhir 1431 H Gelanggang Pacuan Kuda Panda Bima

114 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua dan Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Pemilik Kuda dan Seluruh Pecinta Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Yang Sama-Sama Berbahagia; Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri kegiatan Penutupan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional dalam Rangka Hari Ulang Tahun (HUT) PORDASI Tahun 2010 Kabupaten Bima, sebagai salah satu momen Akbar para pecinta kuda tradisional yang mudah-mudahan terus mendorong dan membangkitkan semangat untuk mencintai olah raga berkuda di Bima khususnya dan di kawasan Nusa Tenggara pada umumnya. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Sebagaimana kita ketahui bersama, kejuaraan yang telah berlangsung selama sepuluh hari di gelanggang Pacuan Kuda Tradisional Panda Kecamatan Palibelo ini telah

115 telah melahirkan berbagai sejarah dan catatan tersendiri baik bagi para pemilik kuda pacuan yang telah berlaga, para penggemar oleh raga berkuda dan panitia. Kejuaraan yang diikuti ………ekor kuda yang memperebutkan 5 kelas juara umum dan bertanding pada 12 kelas kuda ini telah melahirkan para juara di kelasnya masing-masing. Tentu saja prestasi gemilang yang berhasil diraih para juara di gelanggang pacuan Panda ini tidak datang dengan sendirinya, melainkan berkat kerja keras merawat, melatih, dan mempersiapkan dengan baik keikut sertaan pada kejuaraan bergengsi ini. Untuk ini, saya atas nama Jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat kepada para pemilik kuda yang berlaga dan memperoleh anugerah berupa predikat juara dan hadiah lainnya yang disediakan panitia. Seraya menitip pesan agar apa yang telah diraih kiranya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan mendatang. Kepada para pemilik kuda pacuan yang pada kesempatan kejuaraan ini belum memperoleh hasil yang memuaskan, kiranya menjadikan event ini sebagai wahana untuk mengevaluasi kekurangan yang ada sekaligus memacu diri dalam menyongsong kejuaraan berikutnya agar menorehkan prestasi yang membanggakan. Hadirin undangan dan pemilik kuda pacuan yang saya hormati, Terkait dengan penyelenggaraan kejuaraan ini, pada kesempatan yang berbahagia pada sore hari ini, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima, Panitia

116 dan semua pihak yang telah mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan dalam rangka memeriahkan HUT PORDASI Kabupaten Bima, sehingga dapat berlangsung dengan lancar, aman dan sukses. Kita semua tentunya berharap agar agenda tahunan ini akan dapat terus dilaksanakan, sekaligus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya agar menghasilkan satu event kejuaraan yang berbobot dan diminati semua pecinta pacuan kuda tradisional. Sehingga kejuaraan pacuan kuda di daerah kita ini menjadi tolak ukur bagi para pemilik kuda pacuan, baik dari Kabupaten Bima maupun kabupaten/kota lainnya di wilayah Nusa Tenggara untuk memacu prestasi kuda-kuda pacuannya. Pada kesempatan penutupan kejuaraan pacuan kuda tradisional sore hari ini, saya juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemilik kuda pacuan yang berasal kabupaten dan kota lainnya di Provinsi NTB dan NTT yang telah hadir dan berpartisipasi penuh mengikuti kejuaraan ini, mulai dari acara pembukaan hingga kegiatan penutupan yang dilaksanakan pada hari ini. Ke depan tentu saja kita berharap kiranya kekurangan dan kelemahan yang dijumpai selama kejuaraan berlangsung akan dapat dibenahi dan ditingkatkan kualitasnya agar dapat memenuhi harapan insan pecinta pacuan kuda. Sekaligus menjadi wahana yang sangat baik bagi upaya mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di antara para pemilik kuda pacuan. Hadirin yang saya muliakan,

117 Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “ALHAMDULILLAHI RABBIL ALAMIN”, Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka HUT PORDASI Kabupaten Bima Tahun 2010, saya nyatakan ditutup dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima, H. FERRY ZULKARNAIN, ST SAMBUTAN Pesta Rakyat Dan Penarikan Undian “Simpedes” Bri Cabang Bima Semester II/2009 Periode Juli- Desember 2009 03 April 2010 M/19 Rabiul Akhir 1431 H Lapangan Tawali Kec. Wera

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : - Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Kota Bima; - Pemimpin Cabang BRI Raba Bima beserta seluruh karyawan;

118 - Para Nasabah BRI dan Undangan Penarikan Simpedes Yang Berbahagia; Pertama-tama marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Pengasih yang senantiasa melimpahkan berkah dan rahmatNya kepada kita semua, sehingga sampai saat ini, Alhamdulillah, kita masih diberikan karunia berupa nikmat kesehatan dan kekuatan sehingga dapat bersama-sama hadir dalam suasana yang cukup meriah ini, untuk menghadiri acara Penarikan Undian “SIMPEDES” BRI Cabang Raba Bima Semester II/2009 periode JuliDesember 2009, yang mudah-mudahan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menabung, dalam rangka lebih meningkatkan kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten dan Kota Bima pada masa mendatang. Salawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Hadirin peserta undian dan undangan yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui, kegiatan yang telah berlangsung 24 lebih tanpa putus-putus sejak tahun 1986 merupakan media komunikasi pemasaran produk SIMPEDES BRI berskala kerakyatan yang telah mampu menarik minat dan menjadikan BRI sebagai bank terkemuka yang menjadi

119 pilihan para nasabah yang tersebar di seluruh pelosok nusantara. Meskipun krisis ekonomi global berdampak langsung ke berbagai kegiatan ekonomi di Indonesia. Namun, krisis itu seperti tak menggoyahkan Bank BRI. Ini dapat dilihat, sepanjang kurun waktu beberapa tahun terkhir, Bank BRI malah tetap mencatat prestasi menggembirakan. Kinerja keuangan Bank BRI tetap saja meningkat dan mendapat tempat tersendiri di hati para nasabah. Tentu saja kehadiran jasa layanan BRI yang mudah, terjangkau dan dapat diakses secara cepat oleh semua kalangan, khususnya masyarakat yang berada pada pelosok kecamatan dan desa. Berbagai kemudahan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan secara menyeluruh denyut nadi ekonomi di berbagai wilayah pedesaan. Hadirin undangan yang saya hormati, Penarikan undian di Kecamatan Wera ini menunjukkan komitmen yang kuat dan mengukuhkan jati diri Bank BRI sebagai lembaga keuangan yang menyalurkan kredit mikro hingga ke pelosok pedesaan melalui unit kerja di pedesaan yang disebut BRI Unit. Fokus pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan jaringan unit kerja yang terus diperluas dengan cara yang inovatif ini telah menempatkan Bank BRI sebagai bank dengan kinerja keuangan yang cukup gemilang. Pemerintah daerah terus mendorong berbagai upaya pengumpulan dan penggalangan dana masyarakat oleh pihak perbankan melalui Simpedes ini. Pemerintah Kabupaten Bima secara khusus memberikan apresiasi atas

120 beragam kegiatan yang digelar dalam bentuk Pesta Rakyat ini sebagai wujud apresiasi dan ucapan terima kasih pihak BRI kepada masyarakat pedesaan yang telah menjadi nasabah setianya dari waktu ke waktu. Pemerintah daerah berharap kiranya BRI Cabang Raba Bima dapat terus menambah inovasi produk dan layanan agar dapat menumpulkan dana secara optimal untuk kemudian disalurkan kembali dalam bentuk kredit kepada masyarakat agar dapat mendorong persepatan pembangunan ekonomi daerah. Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, saya menyampaikan terima aksih atas dukungan yang terlah diberikan dan mudah-mudahan komitmen ini akan lebih ditingkatkan dan berkelanjutan pada masa mendatang. Hadirin undangan yang saya hormati, Pada kesempatan ini saya juga ingin menyampaikan ucapan selamat kepada Pimpinan BRI Cabang Raba Bima beserta jajaran yang telah berhasil mengelar acara Penarikan Undian “SIMPEDES” BRI Cabang Raba Bima Semester II/2009 pada hari ini. Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada para nasabah yang pada hari ini mendapatkan anugerah dan berbagai hadiah yang cukup menarik dari penarikan undian Simpedes ini, semoga dapat bermanfaat bagi para nasabah sekalian. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan hari ini, terimakasih atas perhatian bapak/Ibu sekalian. Semoga Allah SWT, selalu menuntun

121 langkah kita dalam membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN HUT Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke36 Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010 4 April 2010 M/20 Rabiul Akhir 1431H Lapangan Bola Talabiu Kec. Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat Malam, Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang saya hormati: • • • • Ketua DPRD Kabupaten Bima; Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima;

122 • • • • • • Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima beserta jajaran Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian Lingkup Pemkab Bima; Camat Woha; Ketua DPW PPNI Provinsi NTB; Ketua DPD PPNI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Peserta banggakan, dan Undangan yang saya

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) ke-36 Tingkat Kabupaten Bima di Lapangan Bola Desa Talabiu Kecamatan Woha ini. Saya juga mengajak hadirin sekalian untuk menghaturkan Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah membawa pelita Islam. Semoga kita semua sebagai ummatnya Insya Allah, dapat melanjutkan upaya syiar Islam ini sampai akhir hayat. Hadirin undangan HUT PPNI yang saya hormati, Tahun 2010 ini organisasi perawat berkesempatan merayakan ulang tahun yang ke-36. Artinya, para abdi

123 negara yang berpredikat perawat dan bernaung dibawah payung PPNI ini masih diberi kekuatan, dan kesehatan untuk melanjutkan karya, tugas, dan pengabdian kepada masyarakat , bangsa, dan daerah kita tercinta sesuai dengan bidang profesinya. Oleh karena itu, pada kesempatan pagi hari yang cerah ini, secara khusus saya mengucapkan selamat kepada jajaran PPNI Kabupaten Bima yang telah melaksanakan rangkaian perayaan HUT ini dengan beragam kegiatan gerak jalan santai, Bhakti sosial dan bentuk-bentuk kegiatan lainnya yang diharapkan dapat mendorong tumbuh embangnya kesadaran akan pentingnya pola hidup sehat. Selaku pemerintah daerah yang juga merupakan mitra PPNI, saya sangat mengapresiasi kegiatan ini karena sangat penting artinya bagi pemerintah dan masyarakat Bima, utamanya dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sesuai hakekat profesinya. Semoga ke depan, keberadaan organisasi ini dapat terus mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyakat di daerah kita. Hadirin yang saya hormati, Terkait dengan perayaan HUT PPNI Kabupaten Bima pada hari ini, perlu saya tegaskan bahwa tugas kita dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Bima tidak ringan. Namun apabila dipikul secara bersama-sama, maka segala hambatan ini akan dapat ditangani. Oleh kerena itu, perawat sebagai salah satu elemen penting dalam sistem pelayanan kesehatan di daerah memiliki peran strategis dalam pencapaian visi dan misi pembangunan daerah di bidang kesehatan.

124 Salah satu tantangan yang di hadapi oleh pemerintah daerah dalam mencapai sasaran pembangunan sektor kesehatan masyarakat di kabupaten Bima yaitu masih rendahnya kesadaan masyarakat akan pentingnya Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Oleh karena itu tugas kita bersama adalah mengurangi jumlah penderita penyakitpenyakit berbasis lingkungan seperti diare, demam berdarah, malaria dan sebagainya. Di samping melalui peningkatan kesadaran akan pentingnya PHBS, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di kabupaten Bima juga telah dilakukan melalui penyediaan sarana sanitasi secara berkesinambungan dalam program yang secara rutin dan berkelanjutan melalui momentum Bulan Bhakti Gotong Royong (BBGR) seperti yang saat ini sedang kita laksanakan. Walaupun kita sadari bahwa jumlah total rumah di Kabupaten Bima sebanyak 106.598 unit dengan 42.621 unit jamban. Melalui (BBGR) pada 18 kecamatan, pemerintah daerah berupaya secara bertahap menjawab kebutuhan masyarakat akan perlunya penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang mengedepankan pembenahan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) secara partisipatif. Dengan komitmen dan kerja keras serta dukungan penuh masyarakat, saya yakin dan percaya, insyaallah seluruh masyarakat Kabupaten Bima yang masih mempunyai perilaku buang air besar di sembarang tempat akan dapat dihentikan. Ke depan, PPNI diharapkan akan dapat berperan aktif dalam membangkitkan kesadaran masyarakat, bahwa masalah sanitasi adalah masalah masyarakat sendiri dan bukan masalah pihak lain, artinya pihak yang harus

125 memecahkan permasalahan sanitasi adalah masyarakat sendiri. Sehingga program peningkatan kesehatan masyarakat melalui perilaku hidup bersih dan sehat dapat terwujud. Hadirin yang saya hormati, Demikian yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi saya ucapkan Dirgahayu PPNI Kabupaten Bima, semoga kiprah positif dan kemitraan yang telah terjalin baik dengan Pemerintah daerah akan terus kita lanjutkan di masa-masa yang akan datang. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

126 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembekalan Tentang Peranan Dan Fungsi Linmas Dalam Melaksanakan PAM TPS Pada Pemilu Kada Kabupaten Bima 2010 14 April 2010 M/30 Rabiul Akhir 1431 H Aula Bakesbang Linmas Kab.Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Kapolres Bima; Kapolresta Bima; Ketua KPUD Kabupaten Bima; Ketua Panitia Kabupaten Bima; Pengawas Pemilu Kepala Daerah

Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima ; Para Nara sumber; Peserta Pembekalan Yang Berbahagia;

Pertama-tama marilah kita bersama-sama panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang senantiasa melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga sampai saat inipun, Alhamdulillah, kita masih dikaruniai nikmat kesehatan dan dapat berkumpul bersamasama dalam suasana yang berbahagia ini, untuk menghadiri acara Pembekalan Tentang Peranan Dan Fungsi Linmas

127 Dalam Melaksanakan PAM TPS dalam rangka menghadapi PemiluKada Kabupaten Bima Tahun 2010 ini. Semoga keselamatan dan kesejahteraan senantiasa tercurahkan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin peserta pembekalan yang saya hormati, Lebih kurang dua bulan lagi, tepatnya pada hari Senin, 7 Juni 2010 Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kabupaten Bima digelar. Seluruh masyarakat yang telah terdaftar sebagai Pemilih Tetap akan memberikan Hak suaranya di TPS-TPS terdekat untuk memilih Pemimpin Kabupaten Bima masa bhakti lima tahun mendatang. Tentunya menjadi kewajiban semua pihak untuk berpartisipasi aktif dalam menyelenggarakan, mengawal dan mensukseskan agenda lima tahunan ini sebagai wujud kepedulian kita terhadap perjalanan pemerintah dalam membangun demokrasi di daerah tercinta ini. Untuk itu, saya menyambut baik kegiatan pembekalan bagi anggota Linmas ini agar dapat memahami dengan baik aspek-aspek yang terkait dengan tatacara pengamanan penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah ini di wilayah tugas masing- masing yang secara khusus mengamankan dan memberikan perlindungan kepada masyarakat selama proses dan tahapan pemungutan hingga pada perhitungan Suara Pemilu kada Kabupaten Bima nanti, di TPS lingkungan masing-masing tenaga PAM Linmas yang berada di Garda

128 Terdepan dalam menjamin keamanan dan ketertiban di lingkungan dan TPS masing-masing. Linmas sebagai satuan pengamanan dari, oleh dan untuk masyarakat harus dapat berperan aktif memberikan rasa aman selama proses dan tahapan Pemilukada di wilayah masing-masing. Hadirin yang saya hormati, Melalui pembekalan yang akan diberikan oleh para Narasumber baik dari Kepolisian, KPUD maupun dari Bakesbanglinmas Kabupaten Bima, para peserta diharapkan dapat mengikuti dengan tekun dan sungguh-sungguh materi yang diberikan sebagai bekal untuk melaksanakan tugastugas pengamanan di TPS dan lingkungan masing-masing. Secara khusus, saya berharap kepada para anggota Linmas agar memahami tugas, fungsi dan peran masingmasing agar dapat optimal menjaqlin kerja sama yang harmonis dengan elemen terkait seperti anggota KPPS, Anggota Kepolisian, para pemantau, para saksi pasangan calon serta masyarakat dalam koridor dan ruang lingkup tugas yang diemban masing-masing selama proses pemilukada berlangsung. Pada kesempatan yang baik ini pula, saya ingin menitipkan pesan dan harapan kepada segenap anggota Linmas untuk senantiasa menjaga netralitas sebagai bagian dari penyelenggara PemiluKada di lingkungan TPS masingmasing, netralitas itu sangat diperlukan dan sangat menentukan suksesnya agenda lima tahunan dan pesta demokrasi di daerah Kabupaten Bima tercinta. Akhirnya saya menyampaikan ucapan selamat mengikuti pembekalan dan selamat melaksanakan tugas mulia mengamankan lingkungan dan TPS masing-masing

129 dalam Pilkada 7 Juni mendatang. Dan dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” kegiatan Pembekalan Tentang Peranan Dan Fungsi Linmas Dalam Melaksanakan PAM TPS di kabupaten Bima secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin... Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Musyawarah Daerah VI Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima 15 April 2010 M/1 Jumadil Awal 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :

130 Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Penasehat DPD Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima; Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Jajaran Pengurus DPD dan DPC Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima; Gabungan Organisasi yang tergabung Dalam Wadah GOW; Panitia Pelaksana, dan Hadirin Undangan Musda Yang Sama-Sama Berbahagia; Pertama-tama saya mengajak seluruh hadirin peserta Musyawarah Daerah Pengajian Al-Hidayah untuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan bimbingan-Nya pada hari ini kita bersama-sama dapat menghadiri acara Musda VI Dewan Pengurus Daerah (DPD) pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima Tahun 2010. Seraya berharap, semoga agenda penting pengajian Al-Hidayah ini dapat menghasilkan poin-poin strategis bagi perkembangan dan kemajuan organisasi ini ke depan. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang saya hormati,

131 Di awal sambutan ini, atas nama Pemerintah daerah dan Pembina organisasi, saya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus dan keluarga besar DPD Pengajian Al-Hidayah kabupaten Bima yang pada hari ini kembali duduk bersama, mengadakan Musyawarah daerah ke-6 sebagai wahana untuk membahas dan merumuskan serta melakukan konsolidasi bagi pelaksanaan roda organisasi ini dalam kurun waktu lima tahun ke depan. DPD Pengajian Al-Hidayah yang pada hari ini menyelenggarakan Musyawarah Daerah VI merupakan organisasi sosial keagamaan yang didirikan oleh Partai Golkar merupakan wadah bagi keluarga besar partai berlambang pohon beringin ini untuk memperdalam pengetahuan dan meningkatkan amal ibadah agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa. Selama empat tahun lebih tahun memimpin daerah ini organisasi yang didirikan Golkar ini telah memberikan kontribusi positif dan bahu-membahu bersama pemerintah daerah dalam membangun daerah ini melalui serangkaian program dan kegiatan yang langsung menyentuh aspek moral dan keagamaan yang mendukung program Membumikan Al-Quran. Selaku Kepala Daerah dan Pembina, saya berharap kiranya Musda Al-Hidayah ke-6 pada kesempatan hari ini akan lebih mendukung penyelenggaraan program-program strategis di bidang keagamaan dan sosial budaya melalui peningkatan kualitas hidup perempuan di Kabupaten Bima, yang mana visi dan misi utama yang harus dicapai adalah masalah keumatan yakni kesejahteraan masyarakat. Artinya, organisasi ini harus berada di garda terdepan dalam mensejahterakan masyarakat.

132 Hadirin yang saya hormati, Untuk dapat menjalankan peran ini secara optimal, Musda yang digelar pada hari ini kiranya berperan sebagai wahana strategis dalam melakukan konsolidasi dan evaluasi internal sehingga lembaga pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima akan dapat bersinergis dengan Pemerintah Kabupaten Bima untuk mencapai tujuan yang selaras dengan program pemerintah daerah di bidang keagamaan. Ke depan untuk dapat melaksanakan peran ini secara optimal, seyogyanya DPD Pengajian Al-Hidayah Kabupaten Bima melakukan pembinaan mental sepiritual generasi muda sebagai generasi penerus, baik di dalam rumah tangga maupun di wadah organisasi seperti Al-Hidayah ini. Akhirnya saya mengucapkan selamat bermusyawarah kepada jajaran pengurus sekalian, jadikan Musda ke-6 ini sebagai forum yang strategis dalam mempererat tali silaturahmi diantara sesama warga pengajian dan pihak lainnya sehingga tercipta keselarasan dan suasana ukhuwah Islam. Hadirin peserta Musda yang berbahagia, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, Musyawarah Daerah VI Pengajian Al- Hidayah Kabupaten Bima, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun masyarakat dan daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah

133 Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

134 BUPATI BIMA SAMBUTAN Penilaian Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Tahun 2010 19 April 2010 M/5 Jumadil Awal 1430H SMP 1 Monta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati : • Ketua Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Propinsi Beserta Rombongan; • • • • Ketua Tim Pembina UKS Tingkat Propinsi NTB Pimpinan Dan Anggota DPRD Kabupaten Bima . Unsur MUSPIDA Kabupaten Bima. Ketua Pengadilan Negeri Raba - Bima;

• Ketua Dan Anggota Tim Pembina UKS Kabupaten Bima. • Ketua Dan Anggota Tim Pembina UKS Kecamatan • Kepala Sekolah, Dewan Guru, Ketua Komite, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama Serta Anak-Anak Yang Saya Cintai. Pertama-tama saya mengajak hadirin untuk memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa karena atas karunia dan ridho-Nya kita dapat berkumpul ditempat ini dalam suasana sejahtera dalam

135 rangka penilaian lomba sekolah sehat tingkat propinsi tahun 2010. Mengawali sambutan ini, atas nama pemerintah daerah saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan tim penilai lomba sekolah sehat tingkat propinsi di kabupaten bima khususnya di kecamatan monta ini. Dengan harapan semoga SMP 1 Monta ini dapat meraih prestasi yang lebih baik di lomba sekolah sehat tingkat propinsi dan dapat di beri kepercayaan untuk mengikuti lomba di tingkat Nasional tahun 2010. Saudara-saudara hadirin yang kami hormati, SMP 1 Monta ini dalam perjalananya menuju lomba sekolah sehat tingkat Nasional telah mengikuti rangkaian seleksi secara berjenjang yang cukup ketat baik oleh tim penilai lomba sekolah sehat tingkat kecamatan, kabupaten Bima, maupun propinsi NTB. Oleh karena itu, sungguh merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan bagi seluruh jajaran pemerintah kabupaten Bima atas kunjungan dan sekaligus penilaian yang didlakukan oleh tim penilai lomba sekolah sehat tingkat propinsi tahun ini, dimana sekolah menengah pertama 1 Woha telah dilalui seleksi secara ketat melalui kegiatan lomba sekolah sehat secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan dan kabupaten. Selanjutnya sebagaimana kita maklumi bersama bahwa kabupaten Bima telah tiga kali mewakili propinsi NTB dalam lomba sekolah sehat tingkat nasional, yaitu pada tahun 2007 kabupaten bima diwakili oleh SDN Maria kecamatan Wawo dan mendapat juara 3 (tiga), tahun 2008 diwakili oleh SMPN 1 Ambalawi dan tahun 2009 diwakili oleh SDN 2 Boro kecamatan sanggar dan mendapat juara 5 (lima) nasional.

136 Kegiatan lomba sekolah sehat ini merupakan salah satu program dari berbagai program kegiatan yang harus dilaksanakan oleh tim pembina UKS pusat, propinsi dan kabupaten Bima dalam tahun 2010, disamping programprogram kegiatan lain seperti lomba dokter kecil, kader kesehatan remaja, pelatihan guru UKS penjaringan kesehatan anak sekolah, penyuluhan kesehatan dan pelatihan kader kesehatan remaja bagi murid SMP/MTs/SMK/MA. Namun demikian harus disadari bahwa sasaran utama dari penyelenggaraan kegiatan lomba ini tidak hanya sekedar untuk meraih juara, tetapi lebih dari itu keberhasilan pembinaan dan pengembangan usaha kesehatan sekolah akan terlihat pada meningkatnya pola hidup bersih dan sehat secara fisik di lingkungan sekolah dan keluarga serta prilaku hidup bersih dan sehat di kalangan peserta didik itu sendiri. Oleh karena itu, aspek-aspek yang mendapat penanganan secara optimal didalam pengembangan sekolah sehat ini, tidak saya menyamgkut aspek fisik seperti tersediannya sarana dan fasilitas dasar yang cukup memadai terutama fasilitas kesehatan, peribadatan dan lingkungan sekolah yang sehat, tetapi juga pada aspe prilaku hidup sehat dan kemampuan memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersdia sebagai sarana pembinaan mental dan pengembangan kesadaran generasi muda serta masyarakat kita pada umumnya. Saudara-saudara hadirin yang kami hormati, Tim pembina usaha kesehatan sekolah kabupaten Bima dan propinsi NTB dengan didukung lintas sektoral terkait

137 dan lintas program sudah secara ritun tiap tahun melaksanakan kegiatan lomba sekolah sehat (LSS) dengan maksud untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan usaha pembinaan dan pengembangan terhadap usaha kesehatan sekolah (UKS) serta memotifasi semua unsur terkait dan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam lingkungan yang sehat sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas. Sementara itu tujuan dari usaha kesehatan sekolah (UKS) yaitu meningkatkan prestasi belajar peserta didik melalui peningkatan derajat kesehatan, menciptakan lingkungan kehidupan sekolah sehat, meningkatkan pengetahuan, mengubah sikap dan membentuk prilaku masyarakat sejolah yang sehat serta memelihara kesehatan, mencegah serta menyembuhkan penyakit dan memulihkan kesehatan masyarakat sekolah. Demikian kata sambutan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, kami ucapkan selamat bertugas kepada tim penilai, semoga pada tahun ini kabupaten Bima di beri kepercayaan kembali untuk merebut piala lomba sekolah sehat tingkat propinsi tahun 2010 dan dapat mewakili propinsi dalam lomba sekolah sehat tingkat nasional. Wabillahittaufiq Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima, H. FERRY ZULKARNAIN, ST MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA

138 AMANAT Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-48 Satuan Perlindungan Masyarakat Tanggal 19 April 2010 M/5 Jumadil Awal 1431 H

Assalamu` alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Untuk Kita Sekalian. Yth. Anggota Satuan Perlindungan masyarakat di Seluruh Tanah Air, Para undangan dan dan peserta upacara yang saya hormati, Mengawali sambutan saya, marilah kita Persembahkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah melimpahkan rakhmat dan karunia-Nya kepada kita sekalian, sehingga pada hari ini kita semua dalam keadaan sehat wal`afiat dan dapat melaksanakan upacara peringati Hari Ulang Tahun ke-48 Satuan Perlindungan Masyarakat. Upacara kali ini diselenggarakan baik dipusat maupun di Daerah seluruh Indonesia. Saya selaku Menteri Dalam Negeri yang sekaligus sebagai Pembina Umum Satuan Perlindungan Masyarakat (Sat Linmas), mengucapkan Selamat Ulang Tahun yang Ke-48 kepada jajaran anggota Sat Linmas di seluruh tanah air. Dengan harapan semoga dengan bertambahnya usia, bertambah pula tingkat kedewasaan dan kualitas serta kuantitasnya dalam melakukan pengabdian kepada masyarakat yang serba dinamis sesuai dengan tuntutan kebutuhannya. Para anggota Sat Linmas sekalian yang saya hormati,

139 Peringatan hari ulang tahun Sat Linmas kali ini mengambil tema “Satuan Perlindungan Masyarakat Siap Mendukung Suksesnya Penyelenggaraan PILKADA Tahun 2010”. Tema ini sangat tepat dikaitkan dengan eksistensi Sat Linmas selama ini sebagai pengamanan langsung yang merupakan bagian dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), mengigat pada tahun 2010 akan dilakdanakan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di 244 daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota. Para anggota Sat Linmas yang berbahagia, Sat Linmas sebagai suatu lembaga kemasyarakatan dengan pembinanya yang berjenjang, Menteri Dalam Negeri Sebagai Pembina Umum, Gubernur, Bupati & Walikota sebagai Pembina Teknis Operasional di Daerah serta Satuan Pelaksana Kecamatan, Desa dan Kelurahan. Dalam pelaksanaanya Sat Linmas di tingkat Desa/ Kelurahan, anggotanya terbentuk dari pengorganisasian masyarakat. Hal tersebut dimaksudkan untuk membangun masyarakat dalam bentuk kesadaran bela negara yang bersifat kemanusiaan, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 27 ayat (3). Bahwa semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Peserta upacara yang saya hormati, Penyelenggaraan perlindungan masyarakat merupakan urusan wajib yang memjadi kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Sebagai mana dalam UndangUndang Nomor 32 Tahn 2004 tentang Pemerintahan Daerah khususnya dalam penjelasan pasal 13 dan 14 ayat (1),

140 sehingga program perlindungan masyarakat perlu terus diberdayakan dan di tingkatkan perannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dalam menunjang program pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan bencana serta ikut memelihara kesetruman dan ketertiban umum baik dalam kegiatn sehari-hari maupun terlibat dalam Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu baik Legislatif, Bupati dan Walikota.

Saudara-saudara peserta upacara yang saya hormati, Khusus pemberdayaan Sat Linmas dalam penanggulangan bencana, Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 362/4396/SJ tanggal 11 Desember 2009 tentang Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Membantu Kegiatan Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor. telah meminta para Gubernur, Bupati dan Walikota yang wilayahnya rawan bencana banjir dan longsor agar memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang membawahi Sat Linmas untuk memberdayakan aparat Sat Linmas seoptimal mungkin dalam membantu program tersebut. Para peserta upacara sekalian, Dalam rangka menghadapi Pilkada 2010 yang akan diselenggarakan secara serentak di 244 Daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota yang meliputi pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Sat Linmas harus meningkatkan kesiapsiagaan di daerah, agar dapat tercipta situasi yang

141 kondusif serta terwujudnya rasa aman dan tenteram di masyarakat Kementerian Dalam Negeri melalui Surat No.331,1/248/SJ tanggal 29 Januari 2010 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan dan Ketertiban Sat Pol PP dan Sat Linmas dalam penyelenggaraan Pilkada 2010 memerintahkan kepada seluruh jajaran Sat Linmas untuk terlibat secara aktif sebagai pengamanan Langsung (Pamsung) yang merupakan bagian dari Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) dalam penyelenggaraan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan jajaran TNI dan Kepolisian. Para peserta upacara yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, beberapa hal penting yang perlu mendapat perhatian sebagai berikut: 1. Tingkatkan Kapasitas Sat Linmas agar lebih berkualitas dan mempunyai disiplin tinggi, melalui berbagai pelatihan, Penyuluhan dan Bimbingan Teknis. 2. Tingkatkan koordinasi dan komunkasi dengan instansi terkait serta lembaga kemasyarakatan lainnya dalam melaksanakan tugas pokok Perlindungan Masyarakat yang makin hari semakin kompleks. 3. Tingkatkan peran aktif Sat Linmas sebagai pengamanan langsung pemilihan Kepala Daerah 2010 serta menjaga netralitas dengan tidak memberikan dukungan dalam bentuk apapun kepada salah satu pihak maupun kelompok tertentu dalam penyelenggaraan Pilkada tahun 2010. 4. Menjaga citra baik Sat Linmas dalam ikut serta menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum di Masyarakat.

142 5. Meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada masyarakat dengan baik serta penuh keikhlasan. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, Dirgahayu Satuan Perlindungan Masyarakat yang ke-48. Sekian dan terima kasih. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu`alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Menteri Dalam Negeri,

GAMAWAN FAUZI

MENTERI DALAM NEGERI REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke XIV Tanggal 26 April 2010 M/12 Jumadil Awal 1431 H

143

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam sejahtera bagi kita semua. • Yth. Sdr. Gubernur/Bupati/Walikota; dan Anggota DPRD • Yth. Sdr. Pimpinan Provinsi/Kabupaten dan Kota; • •

Yth. Sdr. Unsur MUSPIDA Provinsi/ Kabupaten/Kota; Yth. Hadirin yang berbahagia;

Mengawali sambutan ini perkenankan saya mengajak Saudara-Saudara untuk mensyukuri nikmat dari Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan kurnia-Nya, kita dapat berkumpul bersama di tempat ini dalam rangka menghadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XIV. Tema Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini adalah “Kita Tingkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Menunju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik”. Peringatan Hari Otonomi Daerah ini dianggap sangat penting dan strategis karena merupakan sarana untuk merefleksikan kembali makna dan tujuan otonomi. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Dalam perjalanannya pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terjadi. Pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia mengalami perkembangan sejak diundangkannya UndangUndang Nomor 22 Tahun 1999 yang telah disempurnakan melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

144 Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama yaitu tujuan demokrasi dan tujuan kesejahteraan. Tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah sebagai instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang secara agregat akan menyumbang terhadap pendidikan politik secara nasional untuk mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society. Tujuan kesejahteraan mengisyaratkan pemerintahan daerah untuk menyediakan pelayanan publik bagi masyarakat lokal secara efektif, efisien dan ekonomis. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Pembentukan daerah pada dasarnya dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan publik guna mempercepat terwujudnya kesejateraan masyarakat disamping sarana politik di tingkat lokal. Sejak tahun 1999 sampai saat ini telah terbentuk 205 Daerah Otonom Baru yang terdiri dari 7 Provinsi 164 Kabupaten dan 34 Kota, sehingga jumlah daerah otonom sampai dengan tahun 2009 adalah 524 yang terdiri dari 33 Provinsi dan 398 Kabupaten, 93 Kota, 5 Kota administratis dan 1 Kabupaten administratif. Melihat kondisi dan semangat pemekaran daerah yang sangat fenomenal tersebut, Pemerintah melakukan kebijakan moratorium pemekaran sampai diselesaikannya evaluasi menyeluruh terhadap 205 daerah otonom baru dan Tersusunnya Grand Strategy/Desain Besar Penataan Daerah (GSPD), sebagai acuan dalam rangka penataan daerah kedepan hingga tahun 2025, dan diharapkan selesai disusun pada bulan Juni 2010. Saudara-saudara peserta upacara sekalian,

145 Untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah tentunya tidak lepas dari bagaimana mengelola tata pemerintahan dengan baik. Praktek kepemerintahan yang baik mensyaratkan bahwa pengelolaan dan keputusan manajemen publik harus dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan membuka ruang partisipasi sebesar-besarnya, khususnya keputusan yang mengikat publik. Selanjutnya dalam konteks akuntabilitas, pemerintah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanyalah semata-mata sebagai ”konsumen” pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai ”citizen”. Untuk menjamin hak-hak dasar masyarakat sebagai warga negara, maka Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 yang mengatur mengenai Standar pelayanan Minimal (SPM)” yang merupakan jenis dan mutu pelayanan dasar yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal.Berkenaan dengan hal tersebut di atas maka untuk mengoptimalkan penyelenggaraan urusan pemerintahan baik urusan wajib maupun urusan pilihan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM, maka pemerintah daerah wajib menganggarkannya dalam APBD sehingga dapat memberikan manfaat dan stimulan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Upaya pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan salah satu variabel penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga diharapkan dapat

146 meminimalisir deviasi yang dilakukan oleh aparatur. Langkah ini tentunya harus diiringi dengan peningkatan kapasitas aparat pemerintahan.Dalam kaitan itu maka saya perlu mengingatkan bahwa PP No. 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, hendaknya dapat diaplikasikan secara konsisten, dan dikedepankan ketelitian dan kecermatan, sehingga kita dapat mengetahui gambaran yang pasti tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Hal strategis yang dapat diperoleh dari kegiatan semacam ini adalah, kita akan mempunyai data yang lengkap untuk menggambarkan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Gambaran ini akan menjadi dasar Pemerintah untuk menentukan kebijakan lebih lanjut dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah daerah. Saat ini telah dilakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah terhadap Seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota. Hasil evaluasi tersebut akan sangat bermanfaat untuk Pemerintah menentukan jenisjenis pembinaan yang sesuai dengan kondisi faktual daerah. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Pembinaan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dan atau Gubernur selaku Wakil Pemerintah di Daerah untuk mewujudkan tercapainya tujuan penyelenggaraan otonomi daerah. Di samping pengawasan oleh Pemerintah, pengawasan oleh masyarakat tetap diperlukan sebagai

147 kontrol sosial dalam mewujudkan peran serta masyarakat guna menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan bebas dari korupsi dan kolusi serta nepotisme. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemerintah memiliki peran yang sangat kuat dalam menjaga kepentingan nasional dan Pemerintah memiliki kewenangan untuk menjamin bahwa kebijakan nasional dapat dilaksanakan secara efektif di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu penyelenggaraan pemerintahan daerah harus mengikuti norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) yang ditentukan oleh Pemerintah. Penyerahan urusan pemerintahan yang sebagian besar diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota menuntut Pemerintah untuk memastikan bahwa kabupaten/kota mengatur dan mengurus urusan tersebut sesuai dengan NSPK. Sehubungan dengan hal tersebut, Pemerintah telah menerbitkan PP No. 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan Wewenang serta Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai Wakil Pemerintah di Wilayah Provinsi. Dalam kedudukan sebagai wakil Pemerintah, Gubernur mempunyai wewenang antara lain: a) b) mengundang rapat bupati/walikota beserta perangkat daerah dan pimpinan instansi vertikal; meminta kepada bupati/walikota beserta perangkat daerah dan pimpinan instansi vertikal untuk segera menangani permasalahan penting dan/atau mendesak yang memerlukan penyelesaian cepat;

148 c) memberikan penghargaan atau sanksi kepada bupati/walikota terkait dengan kinerja, pelaksanaan kewajiban, dan pelanggaran sumpah/janji; menetapkan kabupaten/kota sesuai perundang-undangan; sekretaris dengan ketentuan daerah peraturan

d)

e)

mengevaluasi rancangan peraturan daerah tentang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah, pajak daerah, retribusi daerah, dan tata ruang wilayah kabupaten/kota; memberikan persetujan tertulis terhadap penyidikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota; menyelesaikan perselisihan penyelenggaraan fungsi pemerintahan kabupaten/kota dalam satu provinsi; dan dalam antar

f)

g)

h)

melantik kepala instansi vertikal dari kementerian dan lembaga pemerintah nonkementerian yang ditugaskan di wilayah provinsi yang bersangkutan.Perlu kami tegaskan bahwa, wewenang gubernur tersebut tidak mengurangi wewenang bupati/walikota sebagai kepala daerah otonom, tetapi tetap dijamin bahwa desentralisasi tetap dilaksanakan secara penuh sesuai amanat konstitusi negara kita.

Dalam kesempatan ini saya informasikan bahwa pada tahun 2010 akan dilaksanakan 244 Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang terdiri dari 7 Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan 202 Bupati/Wakil Bupati dan 35 Walikota/Wakil Walikota. Saya mengharapkan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala

149 Daerah tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar hingga dilantiknya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih. Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin sekali lagi menegaskan hal-hal sebagai berikut: Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan jangan lukai hati rakyat dengan perbuatan-perbuatan yang tidak mengarah pada upaya menyejahterakan rakyat. Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintahan daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan Masyarakat, sehingga tercipta kepemerintahan yang baik di daerah.Bagi daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, kami meminta kepada Saudarasaudara untuk mempersiapkan dengan sebaik-baiknya mulai dari tahapan persiapan hingga pelantikan dan menjaga keamanan serta ketertiban sehingga pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah dapat berjalan secara demokratis, lancar, tertib dan aman serta dapat menghasilkan pemimpin yang dapat membawa kepada masyarakat yang sejahtera. Akhirnya saya ucapkan “Selamat Melaksanakan Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2010”.Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan kesejateraan bagi kita semua, amin. Terima Kasih

150 Wassalamualaikum War. Wab.

Menteri Dalam Negeri,

GAMAWAN FAUZI

BUPATI BIMA SAMBUTAN Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) Yang Dirangkaikan Dengan Hari Otonomi Daerah, Hari Ulang Tahun Ke-48 Satuan Perlindungan Masyarakat Dan Hari Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010 2 Mei 2010 M/18 Jumadil Awal 1431 H Lapangan Desa Dena Kec. Madapangga

Assalamu Alaikum War. Wab Selamat pagi salam sejahtera bagi kita semua, Yang Saya Hormati :

151 Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat Madapangga, Bolo, Donggo dan Soromandi Beserta Jajarannya; Unsur Muspika Kecamatan Madapangga, Bolo, Donggo dan Soromandi; Para Kepala Desa, Ketua dan Anggota BPD, LKMD, Insan Pers, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pendidikan; Singkatnya Hadirin Peserta Upacara Yang Berbahagia;

-

Alhamdulillah, di pagi hari ini kita dapat berkumpul bersama dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS) yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah ke 14, Hari Ulang Tahun Linmas ke 48 dan Hari Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010, yang dipusatkan di Lapangan Desa Dena ini.

Hadirin peserta upacara yang terhormat, Pada kesempatan upacara kali ini, ijinkan saya membacakan beberapa sambutan menteri yaitu Sambutan Menteri Pendidikan Nasiona RI dalam rangka HARDIKNAS, Sambutan Menteri Dalam Negeri dalam rangka Hari Otonomi Daerah ke 14 dan Hari Ulang Tahun Linmas ke-48, dimana kesemuanya itu saya rangkum sebagai berikut:

152 Terkait dengan Hari Pendidikan Nasional tanggal 2 Mei 2010, Menteri Pendidikan Nasional menyampaikan beberapa hal sebagai berikut : Tanggal 2 Mei merupakan hari yang mempunyai makna bagi seluruh pemangku kepentingan pendidikan, utamanya para pendidik dan tenaga kependidikan, serta peserta didik dari jenjang pendidikan dasar sampai dengan pendidikan tinggi baik di jalur pendidikan formal, non formal maupun informal. HARDIKNAS diperingati dalam rangka mengenang jasa Bapak Pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara dan seluruh pejuang pendidikan yang patut kita kenang dan hargai. Ada tiga makna penting tiap kali kita memperingati hari-hari besar nasional seperti halnya HARDIKNAS INI. Makna pertama, berkait dengan momentun untuk merenungkan dan merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui. Ini berkait dengan cita–cita awal lahirnya HARDIKNAS, sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kepahlawanan, semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibanya dan untuk menerima kurang dari hak-haknya disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan memperoleh kemanfaatan lebih. Semangat itu dalam konteks kekinian saat ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan, terutama dalam kondisi bangsa seperti saat ini. Makna kedua, upaya didalam mengintrospeksikan diri dari apa yang sedang kita lakukan didalam menjalankan

153 berbagai program pendidikan saat ini untuk menatap masa depan yang lebih baik, dalam menjamin pelayanan pendidikan secara non discriminative kepada semua anak usia sekolah Indonesia di manapun mereka tinggal, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya peringatan HARDIKNAS, bisa terus terjaga. Makna ketiga, bagaimana kita memprespektifkan apa yang telah dan sedang dilakukan untuk masa depan yang lebih baik, sebagaimana dicantumkan dalam konstitusi kita serta diamanatkan pula dalam sistem perundangan, dalam upaya mencerdaskan bangsa secara utuh. Pada titik ini maka HARDIKNAS bukan hanya diperingati untuk kegiatan seremonial belaka tapi justru untuk lebih memompa semangat peringatan HARDIKNAS harus terus menerus dikumandangkan dan dilakukan rekontekstualitas sesuai dengan masanya, karena itulah tidak berlebihan jika momentum Hardiknas kali ini juga harus bisa memberikan makna lebih, tidak hanya sebatas pada memperingati secara seremonal. Hadirin yang berbahagia, Saya ingin mengajak agar peringatan HARDIKNAS kali ini, dapat membangkitkan semangat optimisme, percaya diri dan tentu sambil terus berusaha, karena melalui modal optimisme, percaya diri dan berusaha itulah, sesungguhnya cikal bakal bangsa ini dibangun. itulah pilihan tema HARDIKNAS tahun ini diambil :“Pendidikan Karakter Untuk Membangun Peradaban Bangsa”. Pemilihan tema ini menjadi tepat dengan perkembangan dan perubahan aspirasi masyarakat yang sangat dinamis. Tentu bukan hanya itu, tema ini juga

154 merupakan bagian dari apa yang jauh hari telah ditekankan oleh Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara, yang hari kelahiranya kita peringati sebagai HARDIKNAS. Pendidikan, kata Ki Hajar Dewantara merupakan daya upaya untuk memajukan bertumbuhnya budi pekerti (kekuatan batin, karakter) pikiran (intellect) dan tumbuh anak. Bagian-bagian itu tidak boleh dipisahkan agar kita dapat memajukan kesempurnaan hidup anak-anak kita. Kesempurnaan hidup anak-anak kita menjadi kata kuncinya, menjadikan anak-anak kita untuk jujur. Itu sebabnya dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) kita kampanyekan UN Jujur dan Berprestasi. Hasilnya? Memang kita harus terus menyempurnakan. Kita tidak akan tahu kekurangan-kekurangan jika tidak dilakukan evaluasi atau ujian dengan standar nasional sebagai alat untuk memetakan kondisi riil atau sebenarnya. Dari hasil pemetaan inilah selanjutnya akan diambil dan diputuskan jenis intervensi kebijakan didalam memperbaiki kualitas anak-anak kita, kualitas dunia pendidikan kita. Hadirin Yang Berbahagia, Dunia pendidikan diharapkan sebagai motor penggerak untuk memfasilitasi pembangunan karakter, sehingga anggota masyarakat mempunyai kesadaran kehidupan berbagsa dan bernegara yang harmonis dan demokratis dengan tetap memperhatikan sendi-sendi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan norma-norma sosial kemasyarakatan yang telah menjadi kesepakatan bersama. Pembangunan karakter dan pendidikan karakter menjadi suatu keharusan, karena pendidikan tidak hanya menjadikan peserta didik menjadi cerdas juga mempunyai

155 budi pekerti dan sopan santun, sehingga keberadaanya sebagai anggota masyarakat menjadi bermakna baik bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya. Saya ingin menyampaikan apa yang pernah Bapak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sampaikan tentang pentingnya pendidikan karakter. Beliau menyatakan bahwa, pembangunan watak (character building) adalah amat penting, kita ingin membangun manusia Indonesia yang berakhlak, budi pekerti dan berprilaku baik. Bangsa kita ingin pula memiliki peradaban yang unggul dan mulia. Peradaban demikian dapat kita capai apabila masyarakat kita juga merupakan masyarakat yang baik (good society). Dan, masyarakat idaman seperti ini dapat kita wujudkan manakala -manusia Indonesia adalah manusia yang berakhlak dan berwatak baik, manusia yang bermoral dan beretika baik, serta manusia yang bertutur dan berprilaku yang baik pula. Itulah sebabnya, kita sungguh menggarisbawahi pentingnya pendidikan dan pembangunan karakter bangsa dalam arti luas. Bangsa yang berkarakter unggul, disamping tercermin dari moral, etika dan budi pekerti yang baik, juga ditandai dengan semangat, tekad dan energi yang kuat, dengan pikiran yang positif dan sikap yang optimis serta rasa persaudaraan, persatuan dan kebersamaan yang tinggi. Inilah, kata presiden, totalitas dari karakter bangsa yang kuat dan unggul, yang pada kelanjutannya bisa meningkatkan kemandirian dan daya saing bangsa, menuju Indonesia yang maju, bermartabat dan sejahtera di Abad 21. Selanjutnya yang berhubungan dengan Peringatan Hari Otonomi Daerah ke 14, Menteri Dalam Negeri menyampaikan beberapa hal sebagai berikut :

156 Tema Peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini adalah “Kita Tingkatkan Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Menunju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik”. Peringatan Hari Otonomi Daerah ini dianggap sangat penting dan strategis karena merupakan sarana untuk merefleksikan kembali makna dan tujuan otonomi. Dalam perjalanannya pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah mengalami pasang surut sesuai dengan dinamika politik, ekonomi, dan sosial yang terjadi. Pelaksanaan desentralisasi dan otonomi daerah di Indonesia mengalami perkembangan sejak diundangkannya UndangUndang Nomor 22 Tahun 1999 yang telah disempurnakan melalui Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Otonomi daerah pada dasarnya mempunyai dua tujuan utama yaitu tujuan demokrasi dan tujuan kesejahteraan. Tujuan demokrasi memposisikan pemerintahan daerah sebagai instrumen pendidikan politik di tingkat lokal yang secara agregat akan menyumbang terhadap pendidikan politik secara nasional untuk mempercepat terwujudnya masyarakat madani atau civil society. Tujuan kesejahteraan mengisyaratkan pemerintahan daerah untuk menyediakan pelayanan publik bagi masyarakat lokal secara efektif, efisien dan ekonomis. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Pembentukan daerah pada dasarnya dimaksudkan untuk meningkatkan pelayanan publik guna mempercepat terwujudnya kesejateraan masyarakat disamping sarana politik di tingkat lokal. Sejak tahun 1999 sampai saat ini telah terbentuk 205 Daerah Otonom Baru yang terdiri dari 7

157 Provinsi 164 Kabupaten dan 34 Kota, sehingga jumlah daerah otonom sampai dengan tahun 2009 adalah 524 yang terdiri dari 33 Provinsi dan 398 Kabupaten, 93 Kota, 5 Kota administratis dan 1 Kabupaten administratif. Melihat kondisi dan semangat pemekaran daerah yang sangat fenomenal tersebut, Pemerintah melakukan kebijakan moratorium pemekaran sampai diselesaikannya evaluasi menyeluruh terhadap 205 daerah otonom baru dan Tersusunnya Grand Strategy/Desain Besar Penataan Daerah (GSPD), sebagai acuan dalam rangka penataan daerah kedepan hingga tahun 2025, dan diharapkan selesai disusun pada bulan Juni 2010. Saudara-saudara peserta upacara sekalian Untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintahan daerah tentunya tidak lepas dari bagaimana mengelola tata pemerintahan dengan baik. Praktek kepemerintahan yang baik mensyaratkan bahwa pengelolaan dan keputusan manajemen publik harus dilakukan secara transparan dan akuntabel dengan membuka ruang partisipasi sebesar-besarnya, khususnya keputusan yang mengikat publik. Selanjutnya dalam konteks akuntabilitas, pemerintah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanyalah semata-mata sebagai ”konsumen” pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai ”citizen”. Untuk menjamin hak-hak dasar masyarakat sebagai warga negara, maka Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005 yang mengatur mengenai Standar pelayanan Minimal (SPM)” yang merupakan jenis dan mutu pelayanan dasar

158 yang merupakan urusan wajib daerah yang berhak diperoleh setiap warga secara minimal. Berkenaan dengan hal tersebut di atas maka untuk mengoptimalkan penyelenggaraan urusan pemerintahan baik urusan wajib maupun urusan pilihan yang menjadi kewenangan pemerintah daerah dan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM), maka pemerintah daerah wajib menganggarkannya dalam APBD sehingga dapat memberikan manfaat dan stimulan kepada masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Upaya pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan pemerintahan merupakan salah satu variabel penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sehingga diharapkan dapat meminimalisir deviasi yang dilakukan oleh aparatur. Langkah ini tentunya harus diiringi dengan peningkatan kapasitas aparat pemerintahan.Dalam kaitan itu maka saya perlu mengingatkan bahwa PP No. 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, hendaknya dapat diaplikasikan secara konsisten, dan dikedepankan ketelitian dan kecermatan, sehingga kita dapat mengetahui gambaran yang pasti tentang penyelenggaraan pemerintahan daerah di Indonesia. Hal strategis yang dapat diperoleh dari kegiatan semacam ini adalah, kita akan mempunyai data yang lengkap untuk menggambarkan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Gambaran ini akan menjadi dasar Pemerintah untuk menentukan kebijakan lebih lanjut dalam rangka meningkatkan kapasitas pemerintah daerah.

159 Saat ini telah dilakukan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah terhadap Seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota. Hasil evaluasi tersebut akan sangat bermanfaat untuk Pemerintah menentukan jenisjenis pembinaan yang sesuai dengan kondisi faktual daerah. Sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembinaan dan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005 tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Pembinaan atas penyelenggaraan Pemerintahan Daerah merupakan upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dan atau Gubernur selaku Wakil Pemerintah di Daerah untuk mewujudkan tercapainya tujuan penyelenggaraan otonomi daerah. Di samping pengawasan oleh Pemerintah, pengawasan oleh masyarakat tetap diperlukan sebagai kontrol sosial dalam mewujudkan peran serta masyarakat guna menciptakan penyelenggaraan pemerintahan yang efektif, efisien, bersih dan bebas dari korupsi dan kolusi serta nepotisme. Saudara-saudara peserta upacara sekalian, Dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pemerintah memiliki peran yang sangat kuat dalam menjaga kepentingan nasional dan Pemerintah memiliki kewenangan untuk menjamin bahwa kebijakan nasional dapat dilaksanakan secara efektif di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu penyelenggaraan pemerintahan daerah harus mengikuti norma, standar, prosedur, dan kriteria (NSPK) yang ditentukan oleh Pemerintah. Penyerahan urusan pemerintahan yang sebagian besar diberikan kepada pemerintah kabupaten/kota menuntut Pemerintah untuk

160 memastikan bahwa kabupaten/kota mengatur mengurus urusan tersebut sesuai dengan NSPK. dan

Dalam kesempatan ini saya informasikan bahwa pada tahun 2010 akan dilaksanakan 244 Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang terdiri dari 7 Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan 202 Bupati/Wakil Bupati dan 35 Walikota/Wakil Walikota. Saya mengharapkan pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah tersebut dapat berjalan dengan tertib dan lancar hingga dilantiknya Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih. Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin sekali lagi menegaskan hal-hal sebagai berikut: Mari kita kawal otonomi daerah agar selalu diisi dengan kegiatan-kegiatan dalam peningkatan kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang berorientasi pada pelayanan masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan rakyat dan jangan lukai hati rakyat dengan perbuatan-perbuatan yang tidak mengarah pada upaya menyejahterakan rakyat. Mari kita tingkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan melalui keserasian hubungan pemerintah pusat dengan pemerintahan daerah, keserasian hubungan pemerintah daerah dengan DPRD dan Masyarakat, sehingga tercipta kepemerintahan yang baik di daerah.Bagi daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah, kami meminta kepada Saudarasaudara untuk mempersiapkan dengan sebaik-baiknya mulai dari tahapan persiapan hingga pelantikan dan menjaga keamanan serta ketertiban sehingga pemilihan kepala

161 daerah dan wakil kepala daerah dapat berjalan secara demokratis, lancar, tertib dan aman serta dapat menghasilkan pemimpin yang dapat membawa kepada masyarakat yang sejahtera. Sehubungan dengan Peringatan Hari Ulang Tahun Perlindungan Masyarakat yang ke 48, Menteri dalam Negeri dalam sambutannya juga menyampaikan beberapa hal sebagai berikut : Peringatan hari ulang tahun Sat Linmas kali ini mengambil tema “Satuan Perlindungan Masyarakat Siap Mendukung Suksesnya Penyelenggaraan PILKADA Tahun 2010”. Tema ini sangat tepat dikaitkan dengan eksistensi Sat Linmas selama ini sebagai pengamanan langsung yang merupakan bagian dari Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), mengigat pada tahun 2010 akan dilakdanakan Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) di 244 daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota. Para anggota Sat Linmas yang berbahagia, Sat Linmas sebagai suatu lembaga kemasyarakatan dengan pembinanya yang berjenjang, Menteri Dalam Negeri SEBAGAI Pembina Umum, Gubernur, Bupati & Walikota sebagai Pembina Teknis Operasional di Daerah serta Satuan Pelaksana Kecamatan, Desa dan Kelurahan. Dalam pelaksanaanya Sat Linmas di tingkat Desa/Kelurahan, anggotanya terbentuk dari pengorganisasian masyarakat. Hal tersebut dimaksudkan untuk membangun masyarakat dalam bentuk kesadaran bela negara yang bersifat kemanusiaan, sebagaimana yang diamanatkan dalam UUD 1945 pasal 27 ayat (3). Bahwa

162 semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Peserta upacara yang saya hormati, Penyelenggaraan perlindungan masyarakat merupakan urusan wajib yang memjadi kewenangan Pemerintah Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota. Sebagai mana dalam UndangUndang Nomor 32 Tahn 2004 tentang Pemerintahan Daerah khususnya dalam penjelasan pasal 13 dan 14 ayat (1), sehingga program perlindungan masyarakat perlu terus diberdayakan dan di tingkatkan perannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama di dalam menunjang program pemerintah dalam kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan bencana serta ikut memelihara kesetruman dan ketertiban umum baik dalam kegiatn sehari-hari maupun terlibat dalam Pengamanan Penyelenggaraan Pemilu baik Legislatif, Bupati dan Walikota. Saudara-saudara peserta upacara yang saya hormati, Khusus pemberdayaan Sat Linmas dalam penanggulangan bencana, Menteri Dalam Negeri melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No. 362/4396/SJ tanggal 11 Desember 2009 tentang Pemberdayaan Satuan Perlindungan Masyarakat Dalam Membantu Kegiatan Penanggulangan Bencana Banjir dan Tanah Longsor, telah meminta para Gubernur, Bupati dan Walikota yang wilayahnya rawan bencana banjir dan longsor agar memerintahkan Satuan Kerja Perangkat Daerah yang membawahi Sat Linmas untuk memberdayakan aparat Sat Linmas seoptimal mungkin dalam membantu program tersebut.

163 Para peserta upacara sekalian, Dalam rangka menghadapi Pilkada 2010 yang akan diselenggarakan secara serentak di 244 Daerah Propinsi, Kabupaten dan Kota yang meliputi pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, Sat Linmas harus meningkatkan kesiapsiagaan di daerah, agar dapat tercipta situasi yang kondusif serta terwujudnya rasa aman dan tenteram di masyarakat Kementerian Dalam Negeri melalui Surat No.331,1/248/SJ tanggal 29 Januari 2010 tentang Peningkatan Kesiapsiagaan dan Ketertiban Sat Pol PP dan Sat Linmas dalam penyelenggaraan Pilkada 2010 memerintahkan kepada seluruh jajaran Sat Linmas untuk terlibat secara aktif sebagai pengamanan Langsung (Pamsung) yang merupakan bagian dari Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) dalam penyelenggaraan senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan jajaran TNI dan Kepolisian. Sebelum mengakhiri sambutan ini, beberapa hal penting yang perlu mendapat perhatian sebagai berikut: 1. Tingkatkan Kapasitas Sat Linmas agar lebih berkualitas dan mempunyai disiplin tinggi, melalui berbagai pelatihan, Penyuluhan dan Bimbingan Teknis. 2. Tingkatkan koordinasi dan komunkasi dengan instansi terkait serta lembaga kemasyarakatan lainnya dalam melaksanakan tugas pokok Perlindungan Masyarakat yang makin hari semakin kompleks. 3. Tingkatkan peran aktif Sat Linmas sebagai pengamanan langsung pemilihan Kepala Daerah 2010 serta menjaga netralitas dengan tidak memberikan dukungan dalam bentuk apapun kepada salah satu pihak

164 maupun kelompok Pilkada tahun 2010. tertentu dalam penyelenggaraan

4. Menjaga citra baik Sat Linmas dalam ikut serta menjaga Ketenteraman dan Ketertiban Umum di Masyarakat. 5. Meningkatkan kinerja dan pengabdiannya kepada masyarakat dengan baik serta penuh keikhlasan. Sehubungan dengan Peringatan Hari Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Bima, ijinkan saya menyampaikan beberapa hal sebagai berikut : 1. Atas nama Pemerintah Daerah saya mengajak kita sekalian, untuk menyatukan tekad menyelamatkan generasi mendatang, menyelamatkan anak-cucu kita dari kejahatan narkoba. 2. Hal ini penting untuk kita perhatikan mengingat narkoba secara nyata telah menjadi ancaman serius kehidupan seluruh bangsa di dunia termasuk di Daerah Kabupaten Bima. 3. Kita harus menghentikan minimal kejahatan narkoba dalam berbagai bentuk. mengurangi

Selanjutnya pada Kesempatan ini, saya mengajak kita semua, marilah terus kita melakukan langkah-langkah nyata untuk mencegah kejahatan narkoba. Marilah terus kita melakukan langkah-langkah nyata untuk memerangi kejahatan narkoba. Kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, saya instruksikan untuk bersama-sama menyelamatkan keluarga, masyarakat, dan daerah kita dari kejahatan narkoba. Mari kita mulai dari keluarga. Pastikan keluarga kita terbebas dari kejahatan narkoba. Hidup kita

165 memang akan berakhir, tetapi jangan ada anak-anak kita yang mengakhiri hidup dengan narkoba. Pada kesempatan upacara peringatan HARDIKNAS ini, secara khusus saya menekankan pentingnya peran pendidik dan tenaga pendidikan agar terus melakukan pengajaran kepada para siswa untuk betul-betul mencegah terjadinya kejahatan narkoba. Pastikan pula lingkungan sekolah bebas dari narkoba. Di samping itu, dimanapun kita berada, pastikan pula tercegah dan bebas dari narkoba. Di RT, di RW, di di setiap tingkatan pemerintahan, kecamatan, desadesa, dusun dan kampung, pastikan pula tercegah dari kejahatan narkoba. Kepada para ulama, para pemuka agama agar pula memberikan bimbingan kepada umat beragama untuk juga menjauhkan diri dari perilaku yang tidak terpuji, yaitu kejahatan narkoba. Dengan cara itulah, kita makin mencegah kejahatan narkoba di daerah ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan jalan bagi kita untuk melaksanakan tugas mulia ini.

Hadirin peserta upacara yang berbahagia, Terkait dengan Pemilukada 7 Juni 2010 yang akan datang, saya menghimbau agar senantiasa kita dapat tetap menjaga kebersamaan dan kekompakan di antara kita. Jangan karena berbeda pilihan, menjadikan silaturahmi diantara kita terputus. Mari hargai pilihan dan pendapat orang lain sebagaimana orang lain menghargai pilihan dan pendapat kita. Mari kita senantiasa menyebarkan salam dan keselamatan, sebaliknya jangan menyebarkan fitnah dan permusuhan karena kita semua bersaudara.

166 Hiruk pikuk Pemilukada saat ini dan beberapa saat ke depan hanyalah berupa riak dari upaya-upaya yang dilakukan para kandidat untuk meraih simpati dan dukungan, tapi yakinlah Allah Subhana Huwwata Ala sesungguhnya telah mempunyai ketetapan tentang hambaNya yang akan menjadi pemimpin daerah ini ke depan. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak dan seluruh undangan dan peserta upacara atas partisipasinya sehingga upacara ini dapat terselenggara dengan sukses dan khidmat. Mengakhiri sambutan ini saya mengucapkan selamat Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), Hari Otonomi Daerah ke 14, Hari Ulang Tahun Linmas ke 48 dan Hari Anti Narkoba Tingkat Kabupaten Bima Tahun 2010, semoga ke depan kita semakin baik dan sukses dalam menekuni bidang tugas kita masing-masing. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

167 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelatihan Kader Orsospol, Pelatihan Perencanaan Partisipatif Masyarakat Berwawasan Gender dan Pelatihan Manajemen Pengembangan Usaha bagi Kelompok Usaha Wanita 3 Mei 2010 M/19 Jumadil Awal 1431 H Gedung PKK Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima; Kepala BPPKB Kabupaten Bima; Kepala SKPD terkait Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Fasilitator Pelatihan, Panitia dan Seluruh Pelatihan yang sama-sama berbahagia; Peserta

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Pelatihan Kader Orsospol, Pelatihan Perencanaan Partisipatif Masyarakat Berwawasan Gender dan Pelatihan Manajemen Pengembangan Usaha bagi Kelompok Usaha Wanita

168 Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin peserta pelatihan yang berbahagia, Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta pelatihan, mudah-mudahan para peserta dapat membawa pulang bekal berupa pengetahuan dan pemahaman menyeluruh terkait dengan aspek-aspek perencanaan partisipatif berwawasan gender dan aspek manajemen pengembangan usaha bagi kelompok usaha wanita. Sebagaimana diketahui, Pelatihan kader Orsospol merupakan forum pelatihan dalam rangka meningkatkan wawasan, kemampuan dan pengetahuan perempuan di bidang politik, serta meningkatkan pengetahuan tentang isu-isu strategis pembangunan pemberdayaan perempuan dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan, khususnya di bidang politik dan pengambilan keputusan serta membangun demokrasi seutuhnya. Dengan demikian mereka akan dapat memainkan peran dalam menyusun strategi dan melaksanakan upaya peningkatan partisipasi politik perempuan di wilayahnya masing-masing. Salah satu upaya untuk mempersempit kesenjangan gender dalam pembangunan adalah dengan melakukan intervensi pada proses penyusunan perencanaan dan penganggaran pembangunan sektor, dengan

169 mempertimbangkan peran, kebutuhan, permasalahan, aspirasi dan pengalaman maupun persepsi yang berbeda antara perempuan dengan laki-laki, khususnya faktor-faktor yang membatasi partisipasi. Hadirin yang berbahagia, Sejalan dengan peningkatan partisipasi ini, aspek penting lainnya yang perlu mendapat perhatian seluruh komponen masyarakat adalah upaya merumuskan perencanaan pembangunan yang mendorong perlindungan perempuan. Perencanaan pembanguann yang berpihak pada kepentingan perempuan ini tentu saja dihajatkan agar kaum perempuan dapat memberikan andil besar dalam membangun kehidupan melalui kebijakan-kebijakan perlindungan perempuan baik dalam perbaikan perangkat hukum, perlindungan perempuan sebagai kepala keluarga, perlindungan perempuan dalam pelembagaan nilai-nilai budaya, kebijakan sistem perlindungan perempuan lansia. Oleh karena itu, diperlukan suatu strategi untuk mempercepat pencapaian kebijakan program dan kegiatan yang responsif gender, sehingga dapat mengakomodasikan seluruh pelaku pembangunan. Hadirin peserta pelatihan yang berbahagia, Selain upaya diatas, pengembangan usaha kecil yang didominasi oleh perempuan yang ditandai dengan penggunaan teknologi yang relatif sederhana, tingkat modal dan akses terhadap kredit yang rendah, serta cenderung berorientasi pada pasar local perlu mendapatkan tempat tersendiri dalam pembangunan di daerah. Oleh karena itu, pelatihan yang dilaksanakan oleh BPPKB ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan

170 pemahaman menyeluruh kepada kelompok perempuan usaha kecil tentang pengelolaan ekonomi keluarga, sehingga pengelolaan usaha kecil yang dimiliki perempuan tersebut bisa meningkat dalam hal kualitas dan keuntungannya Hadirin yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya menghimbau kepada para peserta agar dapat mengikuti acara pelatihan ini dengan seksama, menggali pengetahuan dan berbagi pengalaman dengan para fasilitator sehingga pada gilirannya akan dapat meningkatkan wawasan, kemampuan dan pengetahuan perempuan di bidang politik, meningkatkan pengetahuan tentang isu-isu strategis pembangunan pemberdayaan perempuan dalam rangka mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” kegiatan Pelatihan Kader Orsospol, Pelatihan Perencanaan Partisipatif Masyarakat Berwawasan Gender dan Pelatihan Manajemen Pengembangan Usaha bagi Kelompok Usaha Wanita” secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih

Wabillahit Taufiq Walhidayah

171 Wassalamu’alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

172 BUPATI BIMA SAMBUTAN Upacara Peringatan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ke – 53 Tahun 2010 12 Mei 2010 M/28 Jumadil Awal 1431 H Aula Makodim 1608 Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • • • • • Walikota Bima; Ketua DPRD Kabupaten dan Kota Bima; Komandan KODIM 1608 Bima Beserta Jajaranya Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

• Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima; • Para Anggota Legiun Veteran Republik Indonesia • Warakawuri, Para Pejabat Sipil, TNI dan POLRI, Para Alim Ulama, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Insan Pers serta seluruh hadirin yang berbahagia; Sebagai insan yang selalu merindukan naungan rahmat dan karunia-Nya, pada kesempatan ini marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, atas segala nikmat dan karunia yang telah

173 dilimpahkan kepada kita semua. Sehingga pada hari ini kita dapat hadir dan mengikuti peringatan HUT Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Ke-53 yang dilangsungkan di Aula Makodim 1608 Bima. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada Junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia. karena berkat ajaran, tuntunan dan risalahnya sampai saat ini kita masih merasakan nikmatnya iman dan Islam yang rahmatan lil alamin. Hadirin anggota legiun veteran Republik Indonesia yang saya banggakan, Peringatan Ulang Tahun ke-53 Legiun Veteran Republik Indonesia ini tentu bukan sekedar acara seremonial belaka, namun juga wahana meneladani dan menapak-tilasi semangat perjuangan pendiri bangsa dan pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga sebagai bahan refleksi dan evaluasi bagi kita sebagai pewaris kemerdekaan. HUT Legiun Veteran Republik Indonesia ini, sesungguhnya menjadi momentum bagi kita semua dalam rangka merenungkan torehan sejarah yang dilakukan para anggota veteran ini dalam rangka membela daerah tercinta hingga menginjak usia ke-53 tahun ini. Hal ini penting, karena perjuangan yang dilakukan dengan mengorbankan jiwa dan raga oleh para veteran telah mengantarkan bangsa kita mencapai tujuan perjuangan bangsa yang besar ini. Perjuangan yang kini, sedang dan akan terus dilakukan adalah untuk mewujudkan

174 kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang adil, makmur dan sejahtera lahir dan bathin. Kita tentu berharap, peringatan HUT LVRI ini mampu membangkitkan semangat dan nilai-nilai kepahlawanan kepada generasi muda. Karena sebagi sebuah bangsa, kita sedang dihadapkan pada terkikisnya semangat kebangsaan dan cinta tanah air. Untuk para tokoh pejuang yang saat ini masih diberikan kekuatan lahir dan bathin serta umur panjang, kiranya tidak berhenti menularkan nilai-nilai dan semangat kejuangan kepada generasi muda, sehingga ditengah berbagai dinamika dan tantangan kehidupan yang kian kompleks dewasa ini, tetap memiliki kepribadian dan jatidiri yang kokoh sebagai generasi bangsa yang religius dan tidak mudah terjebak dengan budaya-budaya yang bertentangan dengan nilai, kultur dan kepribadian bangsa. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, mudah-mudahan dengan peringatan ini kita dapat mengenang kembali semangat perjuangan yang dilakukan oleh para Legiun Veteran Republik Indonesia. Dirgahayu Legiun Veteran Republik Indonesia. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian dalam membangun bangsa dan daerah ini. Sekian dan Terima Kasih Wabillahit taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

175

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Lomba Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka Memperebutkan Piala Bupati Cup KE - 5 Tahun 2010 18 M e i 2010 M/5 Jumadil Akhir 1431 H Gelanggang Pacuan Kuda Panda Kec. Palibelo Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :

176 Ketua dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua dan Jajaran Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Pemilik Kuda dan Seluruh Pecinta Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Yang Sama-Sama Berbahagia.

Puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan hidayahNya, terutama nikmat iman dan kesehatan sehingga sampai saat ini kita masih dapat memenuhi kewajiban kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Penutupan Lomba Pacuan Kuda Tradisional dalam rangka memperebutkan Piala Bupati Bima Ke-5 yang di selenggarakan di Gelanggang Pacuan Kuda Panda Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima. Alhamdulillah atas segala limpahan rahmat dan karunia Allah SWT, pada sore hari ini kita dapat menyelesiaikan event akbar dengan sukses tanpa ada kendala yang berarti selama kejuaraan berlangsung. Keberhasilan ini tentu saja atas komitmen dan dukungan semua pihak yang bahumembahu menyukseskan event ini. Untuk ini, saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini terlaksana dengan baik. Ucapan yang saya juga saya haturkan kepada pemilik kuda dan masyarakat pecinta olah raga berkuda di

177 daerah ini yang telah berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan mematuhi aturan main yang telah ditetapkan bersama. Hadirin undangan yang saya hormati, Terkait dengan penyelenggaraan event olah raga berkuda ini, saya perlu tegaskan lagi bahwa dengan segala keterbatasan yang ada, pemerintah daerah berkomitmen penuh mendukung kejuaraan ini dengan telah ditetapkannya alokasi dana untuk pengembangan kegiatan pacuan kuda yang secara fisik telah kita lihat sekarang ini. Komitmen ini juga ditunjukkan melalui penyelenggaraan secara rutin kejuaraan dalam empat kali dalam setahun yang dilaksanakan untuk memeriahkan hari-hari besar Nasional, HUT Bima, dan HUT NTB. Hal ini ditujukan, karena ajang ini tidak hanya terkait erat dengan upaya peningkatan prestasi olah raga berkuda tetapi juga terkait dengan pengembangan kebudayaan dan pariwisata di Bima. Hadirin undangan dan pemilik kuda pacuan yang saya hormati, Kejuaraan yang diikuti 627 ekor kuda yang bertanding pada dua belas kelas kuda ini telah melahirkan para jawara di kelasnya masing-masing. Prestasi yang diraih tentu saja tidak datang dengan sendirinya, melainkan buah kerja keras yang tak kenal lelah dari para pemilik kuda untuk memelihara, melatih dan mempersiapkannya dengan baik dalam mengikuti kejuaraan ini. Untuk ini, saya menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para pemilik kuda pacuan yang pada kesempatan ini memperoleh anugerah berupa predikat juara dan hadiah lainnya yang disediakan panitia. Mudah-

178 mudahan apa yang telah diraih ini, akan dapat dipertahankan dan ditingkatkan. Kepada para pemilik kuda pacuan yang pada kesempatan kejuaraan ini belum memperoleh hasil yang memuaskan, kiranya menjadikan event ini sebagai wahana untuk mengevaluasi kekurangan yang ada sekaligus memacu diri dalam menyongsong kejuaraan berikutnya agar menorehkan prestasi yang membanggakan. Pada kesempatan penutupan kejuaraan pacuan kuda tradisional sore hari ini, saya juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemilik kuda pacuan yang berasal kabupaten dan kota lainnya di Provinsi NTB dan NTT yang telah hadir dan berpartisipasi penuh mengikuti kejuaraan ini, mulai dari acara pembukaan hingga kegiatan penutupan yang dilaksanakan pada hari ini. Hadirin yang sama-sama berbahagia, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, Dengan mengucap Alhamdulillahi Rabbil Alamin kegiatan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka Memperebutkan Piala Bergilir Bupati Bima Ke- 5, secara resmi saya nyatakan di tutup. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

179 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Diklat Prajabatan CPNSD Secara Paripurna 6 (Enam) Angkatan Tahun 2010 18 M e i 2010 M/5 Jumadil Akhir 1431 H LLK Kabupaten Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :

- Pimpinan DPRD Kabupaten Bima - Ketua pengadilan negeri raba-bima; - Para Kepala Dinas/Badan/Kantor di Lingkup Pemerintah
Kabupaten Bima;

- Widyaiswara Badan Diklat Propinsi Nusa Tenggara Barat;

180

- Widyaiswara
Prajabatan;

Kabupaten

Bima

dan

Pelatih

Diklat

- Saudara-Saudara Peserta Diklat Prajabatan
Pertama-tama marilah kita bersama-sama panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga sampai saat inipun, Alhamdulillah, kita masih dikaruniai nikmat kesehatan dan dapat hadir bersama-sama dalam suasana yang berbahagia ini, untuk menghadiri acara penutupan diklat prajabatan CPNSD secara paripurna 6 (enam) angkatan tahun 2010 yang dilangsungkan di LLK Bima yang tentunya pada penutupan diklat prajabatan CPNSD secara paripurna 6 (enam) angkatan ini. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin peserta Diklat yang saya hormati, Keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan sangat ditentukan oleh peranan Pegawai Negeri Sipil sebagai unsur utama sumber daya aparatur negara. Sosok Pegawai Negeri Sipil yang mampu memainkan peranan tersebut adalah pegawai yang mempunyai kompetensi yang tercermin dari sikap dan perilakunya yang penuh dengan kesetiaan dan ketaatan pada negara, bermoral dan bermental baik, profesional serta sadar akan tanggung jawabnya sebagai pelayan publik

181 sehingga pada gilirannya akan mampu menunjukkan dirinya sebagai perekat kesatuan dan persatuan bangsa. Diklat seperti ini sangat penting untuk menanamkan kesamaan visi dan dinamika, pola pikir yang bernalar tinggi agar memiliki wawasan yang komprehensif dalam pelaksanaan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan. Untuk itulah saya mengajak saudara-saudara sebagai calon aparatur negara untuk memantapkan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pengembangan partisipasi masyarakat. dan jalan menuju itu semua adalah dengan meningkatkan pengetahuan, keahlian dan keterampilan untuk menjawab tantangan tugas yang terbentang di masa mendatang, sebab tugas-tugas pemerintahan pembangunan dan kemasyarakatan semakin hari semakin kompleks. Kegiatan ini juga merupakan wahana bagi setiap Pegawai Negeri Sipil untuk mendapatkan pengetahuan dasar tentang sistem penyelenggaran pemerintahan negara, bidang tugas dan budaya organisasi. Dengan demikian akan memiliki kesadaran, kelestarian dan ketaatan kepada pancasila, undang-undang dasar 1945, negara dan pemerintah Indonesia. Perlu diketahui, bahwa saudara adalah insan pilihan yang telah berhasil lulus dalam kompetensi tes CPNSD dari puluhan ribu orang yang berjubel untuk dapat menjadi Pegawai Negeri Sipil, Tuhan telah menggariskan jalan hidup saudara sebagai pelayan masyarakat. Untuk itulah, pada kesempatan yang berbahagia ini saya mengajak saudara-saudara untuk senantiasa meningkatkan semangat pengabdian, kerja keras serta

182 meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas-tugas sebagai aparatur di pemerintah daerah Kabupaten Bima. Saya berharap, para peserta yang telah mengikuti Diklat ini ke depannya akan dapat meningkatkan dan menerapkan ilmu pengetahuan yang didapat dari keikutsertaan Diklat untuk dapat menerapkan ilmunya di satuan kerja perangkat daerah dimana ditugaskan. Sehingga dengan ilmu yang didapat tersebut aka dapat membantu atasan dalam menyelesaikan semua persoalan maupun kegiatan yang diberikan oleh atasan kepada dirinya. Hadirin dan peserta Diklat prajab yang berbahagia, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh jajaran panitia yang telah mempersiapkan penyelenggaraan diklat prajabatan ini sehingga berlangsung dengan lancar dan sukses. Akhirnya dengan mengucap ”alhamdulillahirabbilalamin ” Diklat prajabatan CPNSD Secara Paripurna 6 (Enam) Angkatan Tahun 2010 pemerintah saya nyatakan berakhir. Semoga Allah SWT selalu menuntun langkah kita. Wabillahi taufik walhidayah Wassalamu alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

183

MENTERI KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI SAMBUTAN Memperingati Hari Kebangkitan Nasional Ke-102 20 Mei 2010 M/7 Jumadil Akhir 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalaamu'alaikum Warahmatullaahi Wabarrakaatuh, Salem Sejahtera untuk kita Sernua, Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan hidayahNya maka pada hari ini kita dapat hadir bersamasama di lapangan ini, dalam rangka mengikuti upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-102 Tahun 2010, Seperti kita ketahui bersama, 102 tahun yang lalu atau tepatnya 20 Mei 1908, generasi muda Indonesia yang di pelopori oleh Dr. Soetomo, dan Dr, Wahidin Soedirohoesodo membentuk satu organisasi bernama Boedi Octorno, yang menancapkan tonggak Semangat Kebangkitan Nasional, untuk melawan penguasa kolonial Belanda pada saat itu. Suatu tekad yang bulat untuk merdeka dan membebaskan bangsa Indonesia dari tangan penjajah. Api dan semangat kebangkitan inilah yang terns bergelora di hati para anak bangsa khususnya para pemuda

184 kita. Maka pada tanggal 28 Oktober 1928 lahirlah "Soempah Pemoeda" yang menjadi kebulatan tekad para pernucla-pemudi kita, menyatukan visi dan langkah serta pemahaman akan semakin mendesaknya kita merniliki sebuah eksistensi satu nusa, satu bangsa dan satu tanah air, yakni Indonesia Raya. Perjuanganpun terns berkobar dan semakin merata ke seluruh pelosok tanah air, yang kemudian mencapai puncaknya pada Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. Setiap tahun kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional, dengan berbagai cars dan acara dari pusat sampai ke daerah termasuk di kantorkantor perwakilan kita di seluruh dunia. Tentu semua itu dimaksudkan untuk terns menggugah dan mcriggelorakan semangat nasionalisme dan jiwa patriotisme kita agar tetap hidup dan terjaga dalam hati sanubari kita masing-masing. Saudara-saudara sekalian, Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke102 tahun ini kita mengambil Tema "Dengan Semangat Kebangkitan Nasional Kita Tingkatkan Ketahanan Masyarakat Dalam Kerangka NKRI." Ketahanan masyarakat (social resilience) pada dasarnya merupakan prasyarat utama untuk mewujudkan ketahanan bangsa. Ketahanan bangsa sangat ditentukan oleh kekuatan karakter kebangsaan masyarakatnya. Namun dari kondisi yang berkembang saat ini, khususnya dari aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kenyataannya perlu disikapi secara bijak

185 oleh seluruh komponen kekuatan bangsa. Ketahanan sosial bangsa kita saat ini tengah diperhadapkan dengan berbagai tantangan yang kalau tidak dikelola dengan balk bisa jadi pada gilirannya akan berakibat munculnya gejalagejala yang dapat melemahkan karakter kebangsan kita. Fenomena ini tampaknya semakin diarahkan oleh bangsa yang pada waktu yang sama sedang membangun dan mengembangkan nilainilai kebangsaan yang hakiki dan selaras dengan norms budaya dan Oatnilai yang berkembang di tengah-tengah masyarakat. Dalam kehidupan se hari- hari kita saks ikan beta pa se makin me le mahny a komitm en t e r ha da p ra s a K e ba n gs a a n I nd on e s ia ; m e m u da rn y a e ti k a da l a m kehidupan berbangsa dan bernegara; semakin melemahnya kejujuran dan sikap amanah dalam kehidupan Behar-hari; semakin diabaikannya ketentuan hukum dan peraturan yang berlaku; semakin langkanya tokohtokoh yang bisa menjadi panutan dan semakin meluasnya pengaruh budaya asing terhadap budaya lokal sebagai akibat dari mudahnya akses terhadap informasi, Berta menguatnya semangat kedaerahan akibat primordialisme dan fanatisme yang sempit dan mengalahkan rasa kebersamaan dan persatuan. Saudara-saudara sekalian, Memperhatikan dan merenungkan berbagai hal yang dapat melemahkan karakter bangsa tersebut, maka sangat relevan apabila dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional ini kita perlu mengambil langkah-langkah konkrit untuk mengatasi hal tersebut.

186 Pembangunan karakter bangsa memiliki urgensi yang sangat lugs dan berisifat multi dimensional dan multi aspek. Multi dimensional karena m e nca k up dim e ns i- dim e ns i ke ba ngs aa n da n m ulti as pek k a re na mencakup potensi-potensi keunggulan b a n g s a . O l e h s e ba b i t u , pembangunan karakter bangsa setidaknya diarahkan kepada 4 (empat) tataian besar yaitu; pertama; untuk menjaga jati diri bangsa; ke•dua; untuk menjaga keutuhan NKRI; ketiga; untuk membentuk masyarakat yang be rak hlak m ulia da n ke-empat untuk m em be ntuk bangsa yang maju, mandiri dan bermartabat. Pembangunan karakter bangsa memiliki beberapa urgensi , yaitu: pertama; karakter yang sangat essensial, artinya hilangnya karakter akan menyebabkan hilangnya generasi penerus; kedua; karakter sebagai kemudi sehmgga bangsa ini tidak terombang ambing; ketiga; karakter tidak datang dengan sendirinya tetapi harus dibangun dan dibentuk agar kita menjadi bangsa yang bermartabat. Saudara- saudara sekalian, Pe m ba nguna n ka rak te r ba ngs a se tidak ny a ha rus m e nc ak up 4 (empot) lingkup besar yaitu lingkup keluarga, lingkup pcndidikan, lingkup masyarakat dan lingkup pemerintahan. Pada lingkup keluarga, wahana pembelajaran dan pembiasaan harus dilakukan oleh orang tua terhadap anak sebagai anggota keluarga. Pada lingkup pendidikan adalah wahana pendidikan dan pengembangan karakter yang d i l a k u k a n s e c a r a terintegrasi oleh para guru. Pada lingkup masyarakat, wahana pembinaan dan

187 pengembangan karakter melalui keteladanan para tokoh masyarakat, dan pada lingkup pemerintahan wahana pembangunan karakter bangsa melalui keteladanan aparat penyelenggara negara dan tokohtokoh elit bangsa. Apabila ke-empat lingkup tersebut dapat berjalan sesuai fungsi masing-masing, maka secara bertahap kita akan dapat menemukan keberhasilan dalam pembangunan karakter bangsa kita. Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Kita menyadari bersama bahwa pembangun karakter bangsa yang dapat menguatkan ketahanan sosial masyarakat kita, senantiasa dihadapkan kepada berbagai masalah yang sangat komplek. Perkembangan masyarakat yang sangat dinamis sebagai akibat dari globalisasi clan pesatnya kemajuan teknologi informasi merupakan masalah tersendiri dalam kehidupan masyarakat. Pada aspek sosial can budaya, globalisasi memengaruhi nilai-nilai solidaritas sosial seperti sikap individual istik, materialistik yang akan berimplikasi terhadap tatanan budaya masyarakat Indonesia, seperti memudarnya semangat gotong royong, melemahnya toleransi beragama yang secara perlahan-lahan dapat mengurangi rasa nasionalisme sebagai warga negara Indonesia. Saudara-saudara sebangsa dan setanah air, Sengaja masalah pembangunan karakter bangsa ini kita tekankan dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional dari tahun ke tahun karena hanya warga bangsa yang memiliki karakter yang kuat clan mampu melanjutkan serta meneruskan cita-cita pars tokoh pencetus Kebangkitan

188 Nasional acalah bangsa yang berkarakter, memiliki identitas, can jati diri. Oleh sebab itu, di tengah kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional yang ke-102 inl, says ingin mengajak, magi kita tanamkan dan terapkan nilai-nilai Kebangkitan Nasional dengan sungguh-sungguh dengan hati yang ikhlas, sehingga dapat kita jadikan ponclasi yang kuat dalam membangun bangsa ini serta menjadi landasan kita dalam menyelesaikan berbagai permasalahan bangsa yang akan dihadapi. Membangun Indonesia kedepan, mutlak harus dilakukan oleh warga bangsa yang memiliki semangat dan jiwa kebangsaan yang kuat. Sebab se m a nga t da n jiwa k e ba ngs aa n ada la h antite s is da ri c a ra be rpik ir, bersikap dan bertindak dan berprilaku individual, kedaerahan, kepartaian, golongan, aliran dan antitesis dari cara berpikir kolonial. Oleh sebab itu, dalam memaknai Kebangkitan Nasional untuk mewujudkan Indonesia yang memiliki ketahanan masyarakat yang kuat dalam kerangka NKRI sikap dan p erilaku sektarian harus dibuang jauh-jauh dan digantikan dengan sikap dan perilaku yang senantiasa mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Apabila nilai-nilai Kebangkitan Nasional, secara sungguh-sungguh kita terapkan dalam tatanan kehidupan kita, maka hal itu akan menjadi landasan yang kuat dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi. Jika zaman penjajahan kita menghadapi musuh bersama yang bernama kolonialisme, maka musuh yang kita hadapi saat ini adalah kemiskinan, pengangguran, korupsi, lemahnya penegakan hukum, dan lain sebagainya. Kalau dulu dengan kekuatan

189 yang seadanya kita dapat mengusir penjajah karena kita memiliki semangat kebangsaan yang sangat kuat. Saat ini, keyakinan itu harus kita bangkitkan kembali melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional bahwa dengan sumberdaya yang tersedia melalui kerja keras, kita akan mampu melawan dan menyelesaikan persoalan bangsa yang kita hadapi. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa selalu memberikan bimbingan dan petunjuk serta hidayahNya, memberikan kekuatan lahir dan batin kepada seluruh rakyat Indonesia, sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin kokoh dan dapat membuat seluruh rakyat Indonesia merasakan kehidupan yang lebih balk, Amin. Sekian dan Terima kasih. Wassalamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh. Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring Hadirin Peserta Upacara yang berbahagia, Sejalan dengan Tema Hari Kebangkitan Nasional ke-102 Tahun ini, pada kesempatan yang berbahagia ini saya ingin menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan pelaksanaan pemerintahan, pembangunan dan social kemasyarakatan di daerah Kabupaten Bima tercinta ini. 1. Mulai besok tanggal 21 Mei hingga 3 Juni 2010,tahapan Pemilu Kada Kabupaten Bima akan memasuki tahapan Kampanye. Euphoria politik dan semangat menjelang Pilkada tentunya telah memasuki

190 Fase Klimaks. Pengerahan Masa yang dilakukan oleh masing-masing kandidat makin gencar. Hal ini tentunya sangat rentan memicu terjadinya gesekan dan benturan serta aksi-aksi anarkis di antara pendukung. Untuk itu, saya sangat mengharapkan kepada seluruh aparatur Pemerintah Daerah untuk tetap menjaga netralitas sebagai Pelayan masyarakat. Seraya tetap kita berdoa semoga seluruh tahapan Pilkada ini berjalan dengan aman, lancar dan sukses. 2. Mulai besok tanggal 21 Mei 2010 saya sebagai Bupati Bima yang juga sebagai calon Bupati untuk periode 20102015 akan mengambil cuti selama masa kampanye. Untuk itu, saya sangat mengharapkan agar pelaksanaan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan tetap berjalan seperti biasa dibawah kendali Sekretaris Daerah. Berikan pelayanan administrasi dan pelayanan lain yang dibutuhkan oleh masyarakat sesuai wewenang, tugas pokok dan fungsi masing-masing. Sehingga tidak ada kesan bahwa karena Pemilu Kada segala pelayanan dan pelakasanaan administrasi pemerintahan terhambat. Pertahankan kualitas pelayanan kita sebagaimana prestasi yang telah kita raih selama ini berkat kerja keras dan kekompakkan kita dalam mengatasi berbagai persoalan-persoalan dan agenda pembangunan yang cukup dinamis dari tahun ke tahun. 3. Pilkada Tahun 2010 ini adalah momentum dan kesempatan emas bagi kita semua dan sangat menentukan perjalanan Daerah ini lima tahun ke depan. Untuk itu, saya mengajak seluruh aparatur Pemerintah Kabupaten Bima di seluruh pelosok dan berbagai tingkatan untuk menyatukan langkah, merapatkan

191 barisan. Jaga dan pelihara terus kekompakkan dan kebersamaan yang telah kita jalani bersama selama ini demi melanjutkan dan meneruskan Perjuangan Membangun Dou Labo Dana Mbojo Tercinta. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Selamat Hari Kebangkitan Nasional. Semoga Allah SWT selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin. Billahi Taufik Walhidayah Assalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

192 BUPATI BIMA SAMBUTAN Seminar Nasional Lingkungan Hidup Dengan Tema “ Solusi Perubahan Iklim Untuk Keselamatan Bumi” 9 Juni 2009 M/27 Jumadil Akhir 1430 H Paruga Parenta Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Walikota Bima;

- Direksi Wahana LIngkungan Hidup Indonesia (WALHI) Pusat, - Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima ; Para Nara sumber; jajaran Yang

- Para Pegiat LSM, rekan-rekan insan pers, Perguruan Tinggi; - Panitia Pelaksana Berbahagia; dan Peserta Seminar

Mengawali sambutan ini, saya mengajak hadirin untuk memanjatkan Puji Syukur Kehadirat Allah SWT atas segala limpahan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya sehingga kita dapat hadir di tempat ini dalam rangka Seminar Nasional

193 Lingkungan Hidup dengan tema “Solusi Perubahan Iklim Untuk Keselamatan Bumi” yang digagas Lembaga Edukasi, Penelitian, Advokasi, Pengembangan Budaya dan Kelestarian Lingkungan (LUMBUNG) NTB. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan yang berbahagia, Pada kesempatan ini, perkenankan saya atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk memberikan apresiasi positif atas terselenggaranya beberapa rangkaian legiatan kampanye hingga seminar tentang lingkungan hidup pada hari ini. Pemerintah Daerah merasa perlu memberikan apresiasi atas upaya-upaya ini karena sebagaimana kita ketahui, lingkungan memiliki peran amat penting bagi kehidupan manusia. Hal ini disebabkan karena segala yang ada padanya dapat dimanfaatkan bagi pemenuhan kebutuhan umat manusia dari waktu ke waktu. Pada saat yang sama juga, lingkungan memiliki daya dukung yang terbatas. Karena itu, penting bagi kita semua untuk menyadari ancaman dan bencana yang ditimbulkan bila terjadi kerusakan lingkungan baik bagi kita yang hidup pada saat ini maupun bagi generasi mendatang. Hadirin dan peserta seminar yang berbahagia, Penanganan masalah lingkungan hidup tentunya menjadi tanggung jawab bersama baik antara pemerintah

194 maupun seluruh stakeholder yang ada termasuk lembaga non pemerintah seperti LSM, perguruan tinggi, pelajar dan generasi muda untuk bahu-membahu menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang diakibatkan. Sejalan dengan hal ini, Pemerintah Daerah terus berupaya melakukan berbagai langkah dan terobosan untuk menangani masalah lingkungan hidup terutama yang berkaitan dengan rehabilitasi hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Bima. Untuk menyelamatkan lingkungan dari kerusakan yang lebih parah, pemerintah daerah juga melakukan kegiatan antara lain rehabilitasi lahan kritis, baik yang terdapat didalam maupun diluar kawasan hutan melalui program pembangunan berwawasan lingkungan , yang bermakna pemanfaatan sumber daya alam dengan tetap memperhatikan daya dukung lingkungan. Upaya ini diwujudkan sebagai bagian dari upaya percepatan pemulihan sumber daya alam agar berfungsi sebagai penyangga sistem kehidupan dan juga memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara berkelanjutan guna pemulihan daerah hulu untuk menjamin pasokan air bagi irigasi dan lahan pertanian.

Hadirin seminar yang saya hormati, Pemerintah daerah bertekad untuk terus mendayagunakan sumberdaya alam untuk sebesarbesarnya kemakmuran rakyat dengan memperhatikan fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup, pembangunan yang berkelanjutan, kepentingan ekonomi dan budaya masyarakat lokal serta penataan ruang. Kita tentunya berharap dari forum ini akan lahir satu pemahaman dan

195 komitmen bersama akan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian hutan. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, acara Seminar Nasional Lingkungan Hidup Dengan Tema “Solusi Perubahan Iklim Untuk Keselamatan Bumi, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Seremonial Pelepasan Kapal dan Pengiriman Perdana (Ekspor) Pasir Besi PT. Jagad Mahesa Karya 26 Juni 2010 M/14 Rajab 1431 H Dermaga Oi Tui Kec. Wera

196 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Gubernur Provinsi NTB; Muspida Provinsi NTB; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Perwakilan Komisaris Jagad Mahesa Karya; Pimpinan SKPD Lingkup Kabupaten Bima; Pimpinan dan Karyawan PT. Jagad Mahesa Karya; Singkatnya Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Seremonial Pelepasan Kapal dan Pengiriman Perdana (Ekspor) Pasir Besi PT. Jagad Mahesa Karya pada sore hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Hadirin undangan yang berbahagia,

197 Kabupaten Bima merupakan daerah yang terkenal potensi sumberdaya alam khususnya tambang, seperti mangan dan pasir besi. Potensi Sumber Daya Alam pasir besi ini tersebar hampir seluruh pesisir utara yang membentang dari garis pantai kecamatan Soromandi hingga kecamatan Ambalawi dan Wera. Potensi tambang ini diharapkan memberikan kontribusi penting dalam menopang perekonomian daerah. Karena di samping akan mendapatkan devisa dari investasi tersebut, juga menjadi pemicu pertumbuhan sektor lainnya serta menyediakan kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar tambang. Tidak seperti sektor lainnya, pertambangan merupakan sektor usaha yang memiliki karakteristik usaha yang padat modal, padat teknologi, berisiko tinggi, tidak dapat diperbarui, dan memiliki dampak yang cenderung negatif terhadap menurunnya kualitas lingkungan. Oleh karena itu maka setiap rencana investasi yang terkait dengan sektor ini, senantiasa melalui pertimbangan yang matang dengan memperhatikan dampak yang ditimbulkan di kemudian hari. Usaha pemanfaatan Sumber Daya Alam pasir besi di Kabupaten Bima oleh pihak ketiga yang dilakukan secara legal oleh PT. Jagad Mahesa Karya (JMK) selaku pemegang izin KP (Kuasa Pertambangan) telah melewati serangkaian tahapan proses perijinan yang diperlukan bagi beroperasinya perusahaan ini di wilayah kabupaten Bima. Hadirin yang saya hormati, Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya secara khusus berpesan kepada warga masyarakat di Kabupaten Bima khususnya di kecamatan Wera ini agar tidak

198 melakukan tindakan anarkis yang dapat mengganggu kelancaran operasi perusahaan ini. Bila ada hal-hal yang muncul terkait dengan usaha penambangan, kiranya dapat diselesaikan dengan cara musyawarah mufakat agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan terkait dengan keberadaan tambang pasir besi ini. Kepada pihak manajemen PT. Jagad Mahesa Karya, saya berharap kiranya dapat menjalin komunikasi harmonis dengan masyarakat sekitar tambang dan komponen masyarakat lainnya didaerah ini sehingga terjadi satu sinergi yang saling menguntungkan bagi kita semua. Kita semua tentunya berharap kiranya kehadiran investasi di sektor pertambangan di bawah bendera PT. Jagad Mahesa Karya Ini dapat mewujudkan kemaslahanan bagi warga Wera khususnya dan masyarakat kabupaten Bima umumnya. Hadirin yang saya muliakan, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “Bismillahir Rahmanir Rahim”, Pengiriman Perdana (Ekspor) Pasir Besi oleh PT. Jagad Mahesa Karya, saya nyatakan resmi dimulai. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

199 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Peringatan Isra’ Mi’raj di Lingkungan Kerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Bima 4 Juli 2010 M/22 Rajab 1431 H Kantor BNI Cab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Walikota Bima; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pemimpin dan Karyawan PT. BNI (Persero) Tbk Kantor Cabang Bima; Singkatnya Undangan Penutupan Isra’ Mi’Raj Yang SamaSama Berbahagia;

200 Pertama-tama marilah kita bersama-sama panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang senantiasa melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga sampai hari ini, Alhamdulillah, kita masih dikaruniai nikmat kesehatan dan dapat hadir bersama-sama dalam suasana yang berbahagia ini, untuk menghadiri Acara Penutupan Peringatan Isra’ Mi’raj di Lingkungan Kerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Bima pada sore hari yang berbahagia ini, yang mudah-mudahan akan dapat mendorong ketakwaan Kepada Allah SWT yang bermuara pada peningkatan pelayanan kepada para nasabah dan mitra usaha bank ini di masa mendatang. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin jamaah Isra’ Mi’raj Rahimakumullah, Kita telah melihat bahwa BNI telah memainkan peran yang cukup positif dalam mendorong percepatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Bima. Peran ini telah dapat dilaksanakan dengan baik karena adanya manajemen yang profesional dan tanggap atas kebutuhan masyarakat pengguna layanan jasa perbankan. Bukti peningkatan citra dan kinerja tersebut dengan dijadikannya BNI sebagai bank yang paling dipercaya masyarakat. Dengan predikat ini, ke depan BNI Cabang Bima diharapkan akan terus dapat menjalankan fungsinya

201 secara lebih optimal untuk memenuhi harapan masyarakat kita yang ada di pelosok kecamatan dan desa. Pencapaian prestasi tersebut, tentu saja berawal dari penjabaran visi dan misi BNI yang mengacu pada modal atau potensi yang dimiliki. Baik potensi diri karyawan, sumberdaya organisasi dan sumber daya lainnya yang bisa diakses dan digunakan sebagai pembuka jalan munculnya peluang bagi keberhasilan organisasi. Kegiatan peringatan Isra’ Mi’raj yang diprakarsai Serikat Pekerjaan BNI Bima ini merupakan aktivitas bermakna kita semua dapat memberi manfaat terbaik bagi diri kita sendiri, keluarga kita, perusahaan dan negara kita, apapun dan berapapun kecilnya peran kita harus dapat memberikan arti dan makna keberadaan setiap unsur yang terlibat dalam manajemen. Saya berharap semoga beberapa hal di atas dapat dijadikan kunci sukses yang diihktiarkan secara simultan dan serempak secara berkelanjutan sehingga Insya Allah tujuan BNI akan tercapai. Hadirin yang saya muliakan, Mengakhiri kegiatan Isra’Mi’raj ini mari kita bersamasama membaca tiga surat terakhir yaitu Surat Al Ikhlas, Surat Al Falaq, Surat An Nas.

Surah Al-Ikhlas ٤) ‫)قل هو ال أحد )١(ال الصمد )٢(لم يلد ولم يولد )٣(ولم يكن له كفوا أحد‬ ٌ َ َ ً ُ ُ ُ َ ْ ُ َ ْ ََ ْ َ ُ ْ ََ ْ َِ ْ َ ُ َ ّ ّ ُ ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ُ

202 (Kul huwallahu ahad, Allahu samad, Lam yalid walam yuulad Walamya kunllahu kufuwan ahad) Surah Al- Falaq ِ َُ ْ ِ ِ َ ّّ ّ َ ْ ِ َ ‫قل أعوذ برب الفلق )١(من شر ما خلق )٢(ومن شر غاسق إذا وقب )٣(ومن شر النفاثات فففي العق فد‬ َ ََ َ ِ ٍ ِ َ ّ َ ْ ِ َ َ ََ َ ّ َ ْ ِ ِ ََ ْ ّ َ ِ ُ ُ َ ْ ُ ٥) ‫.))٤(ومن شر حاسد إذا حسد‬ ََ َ َِ ٍِ َ ّ َ ْ ِ َ (Kul auzu bi rabbil falak, min sharrima khalak, Wa min sharri ghaasikin izaa wakab, Wa min sharri naffaazaathi fil ukad, Wa min sharri haasidin izaa hasad) Surah An Nas ُ ‫قل أعوذ برب الناس )١(ملك الناس )٢(إله الناس )٣(من شر الوسواس الخناس )٤(الذي يوسو‬ ‫ّ ِ ُ َ ْ ِس‬ ِ َّ ْ ِ َ ْ َ ْ ّ َ ْ ِ ِ ّ ِ َِ ِ ّ ِ َِ ِ ّ ّ َُِ َُْ ُ ٥) ‫)في صدور الناس‬ ِ ّ ِ ُُ ِ ٦) ‫.)من الجنة و الناس‬ ِ ّ َ ِ ِّ ْ َ ِ (Kul auzu bi rabbin naas, malikin naas, Ila hin naas, min sharril waswaa sil khanaas Allaji, Yuvas wisu fiisu duurin naas, Minal jinnati wannas) Hadirin yang saya muliakan, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “Alhamdu lillahirabbil Alamin”, rangkaian Peringatan Isra’ Mi’raj di Lingkungan Kerja PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Bima, memperingati HUT BNI ke-64 dan Hari Jadi Bima ke – 370, saya nyatakan ditutup dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita sekalian. Amin Ya Rabbal Alamin.

203 Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

204 BUPATI BIMA SAMBUTAN Peringatan Hari Jadi Bima Ke-370 5 Juli 2010 M/23 Rajab 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Kami Hormati : • • • • • Bapak Wakil Gubernur dan Segenap Unsur Muspida Provinsi Nusa Tenggara Barat; Bupati dan Walikota se-Nusa Tenggara Barat; Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten dan Kota Bima; Rekan-rekan unsur Muspida Kabupaten dan Kota Bima; Sesepuh Masyarakat Bima, Majelis Adat Dana Mbojo, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda; Paguyuban Etnis Nusantara; Para Pejabat Sipil, Vertikal/BUMN/BUMD; TNI/POLRI, Pimpinan Instansi

• • •

Pimpinan Instansi Lingkup Pemerintah Kota Bima dan Kabupaten Bima beserta jajarannya ; Pimpinan Partai Politik, Pimpinan Perguruan Tinggi, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Rekan-rekan Insan Pers;

205 • • Para Camat se-Kabupaten Bima dan Kota Bima; Para Lurah, Ketua LPM, Kepala Desa, Ketua LPMD dan Anggota BPD serta seluruh peserta upacara yang samasama berbahagia;

Pada hari ini kita patut bersyukur kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala, karena berkat rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka memperingati momentum yang sangat bersejarah bagi perjalanan panjang daerah kita Bima tercinta, Bima yang menjadi tumpah darah bagi semua orang Bima dimanapun berada. Salawat dan salam semoga selalu tercurahkan atas Junjungan alam Nabi Besar Muhammad Sallallahu Alaihissalam beserta keluarga dan para sahabat serta pengikut setianya hingga akhir masa. Hadirin dan peserta upacara yang saya hormati, Tanpa terasa, usia daerah kita, Dana Mbojo tercinta telah memasuki usia yang cukup dewasa, dan pada hari ini kita kembali merayakannya untuk yang ke 370 tahun. Sebagai sebuah kampung kecil di ujung timur Pulau Sumbawa ini, kita patut bersyukur dan bangga, bahwa segala rona keindahan dan kemajuan yang ada saat ini merupakan buah perjuangan kita semua, anak negeri yang merasa dilahirkan dan dibesarkan dari peradaban tanah ini. Sampai kapanpun Bima, tetaplah menjadi tanah tumpah darah bagi seluruh masyarakatnya di belahan bumi mana pun mereka berada. Inilah Bima, Bima dengan segala macam warna dan dialektikanya. 370 tahun peradaban tanah ini, masih membekas di nalar para sejarawan dan para musafir yang pernah datang dan mengembara di daerah ini.

206 Oleh karena itu, pada kesempatan yang bersahaja ini saya mengajak para hadirin untuk memanjatkan doa bagi para pendahulu kita, para Sultan terdahulu, pejuang kemerdekaan, para guru, ulama, fakir miskin, yatim piatu dan keluarga kita yang telah mengorbankan segala kemampuan, daya dan upaya bagi terwujudnya Bima seperti yang kita saksikan saat ini. Hadirin yang berbahagia, Di usia yang ke 370 tahun ini, Dana Mbojo tercinta telah mengalami banyak dinamika, pasang surut serta romantikanya. Diawali sejak 5 Juli tahun 1640 M yang menjadi tonggak berdirinya Kesultanan Bima dan berlangsung lebih dari tiga abad hingga tahun 1951. Sejak saat itu terjadi peralihan seluruh tatanan kehidupan politik dan pemerintahan yang ditandai dengan pembentukan Daerah Swapraja Bima kemudian menjadi daerah Swatantra dan selanjutnya menjadi Daerah Kabupaten Bima. Romantika perjalanan Daerah ini terus berlangsung menyapa perubahan zaman hingga pada tahun 2003, wajah Bima dimekarkan dengan pembentukan Kota Bima sesuai amanat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003. Seiring dengan pemekaran itu, jumlah kecamatan, desa dan kelurahan pun dimekarkan untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hingga saat ini, Kabupaten Bima terdiri dari 18 kecamatan dan 168 desa. Sedangkan Kota Bima memiliki 5 kecamatan dan 38 kelurahan. Seiring dengan pemekaran wilayah tersebut, geliat pembangunan pun terus berlangsung baik di Kota Bima maupun Kabupaten Bima. Berbagai keberhasilan dan prestasi telah kita raih bersama. Selama lima tahun terakhir di Kabupaten Bima telah berhasil kita wujudkan berbagai

207 harapan dan dambaan masyarakat. Berbagai infrastruktur mulai dari sarana jalan dan jembatan, fasilitas pendidikan, fasilitas kesehatan, serta fasilitas pelayanan publik lainnya setahap demi setahap telah berhasil kita bangun. Khusus di bidang kesehatan telah dibangun Rumah Sakit Umum Tipe C di Sondosia yang Insya Allah beberapa waktu kedepan akan diresmikan. . Hal ini diraih berkat kerja sama dan kekompakkan yang telah terjalin selama ini. Pada kesempatan ini, perlu juga saya sampaikan bahwa dalam 5 tahun terakhir ini masih ada satu agenda besar yang belum kita rampungkan bersama. Sebagai orang Bima yang bangga dengan kebesaran Bima tentu kita merindukan terwujudnya sebuah Ibu Kota pasca pemekaran beberapa tahun lalu. Dalam 5 tahun ini banyak upaya dan usaha yang telah kita lakukan, tapi karena adanya kendala tekhnis terutama kaitannya dengan penyusunan RTRW menyebabkan agenda ini sedikit tertunda. Kini kendala tekhnis dimaksud akan dapat terselesaikan seiring dengan telah terbitnya Perda RTRW Provinsi. membangun berbagai fasilitas Ibu Kota dimaksud. Hadirin yang berbahagia, Perayaan hari jadi Bima tahun ini dilaksanakan secara sederhana, namun tentunya tidaklah mengurangi nilai dan makna historis maupun filosifi dari hari Jadi Bima itu sendiri. Karena hari Jadi merupakan tonggak penting bagi perjalanan panjang sebuah daerah yang tetap akan selalu dikenang dari generasi ke generasi. Kebersamaan dan kerja keras kita semua mutlak diperlukan dalam membangun Dou Labo Dana Mbojo tercinta. Tidak ada dikotomi antara Kabupaten dan Kota Bima. Karena kita semua dilahirkan dan dibesarkan dalam akar budaya dan peradaban yang satu yaitu Dana

208 Mbojo Tercinta. Untuk itulah, pada momentum yang bersejarah ini saya kembali mangajak dan menggugah semangat kebersamaan kita, warga Kota Bima dan Kabupaten Bima untuk bersama-sama menjadikan Hari Jadi Bima ini sebagai satu momentum bagi kita dalam rangka pembangunan daerah kedepan. Untuk itulah, Peringatan Hari Jadi Bima Tahun ini mengambil Tema Jalin Kebersamaan, Perkokoh Persatuan Dalam Membangun Dou Labo Dana Mbojo. Tema Kebersamaan tentunya masih sangat relevan untuk kita galakkan dan implementasikan dalam kehidupan Pemerintahan, Pembangunan dan Sosial kemasyarakatan di Bumi Maj Labo Dahu ini. Sebab tanpa kebersamaan dan kekompakkan rasanya sangat sulit bagi kita untuk menyelesaikan berbagai persoalan dan agenda pembangunan yang akan kita laksanakan. Leluhur kita pernah berpesan Kese Tahopu Dua, Dua Tahopu Tolu. Pesan itu mengandung makna yang sangat dalam betapa kebersamaan dan persaudaraan di antara kita merupakan pilar utama dalam membangun Dou Labo Dana Mbojo. Tema kebersamaan ini juga sangat relevan pasca hiruk pikuk Pilkada Kabupaten Bima yang telah dilaksanakan 7 Juni lalu. Kita ketahui bahwa menjelang dan pasca Pilkada itu masyarakat di Kabupaten Bima dan bahkan di Kota Bima yang tidak mempunyai hak pilih pun terkotak-kotak dalam pilihan dan dukungan masing-masing. Semua itu tentunya sah-sah saja di alam demokrasi saat ini. Meskipun begitu, kita hendaknya jangan sampai terus terlena dalam perbedaan yang menjurus kepada ketidakharmonisan hubungan di antara kita. Apapun hasil dari Pemilu Kada 7 Juni lalu, itu adalah hasil pilihan rakyat yang harus diterima

209 dengan arif dan lapang dada. Berkaitan dengan sengketa Pilkada yang saat ini masih disidangkan di Mahkamah Konstitusi, saya mengajak semua pihak untuk senantiasa bersabar menunggu apapun hasilnya, hindari spekulasi dan issu-issu miring yang dapat memecah belah diantara kita. Apapun yang menjadi keputusan Mahkamah Konstitusi nanti, itu adalah keputusan yang final dan harus ditaati oleh semua pihak. Kemudian berkaitan dengan hal-hal lain yang menyangkut masalah dugaan tindak pidana selama tahapan Pilkada, mari kita serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum sebagai pihak yang bewewenang dalam menyelesaikan perkara tersebut. Jangan ada lagi pemaksaan kehendak, tindakan-tindakan anarkis, apa lagi merusak fasilitas-fasilitas umum hanya karena ketidakpuasan dan ambisi yang imbasnya adalah rakyat menjadi korban. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Dirgahayu Bima Ke-370. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin….. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

210

GUBERNUR PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT SAMBUTAN Upacara Hari Jadi Kabupaten Bima Ke – 370 Tahun 2010 5 Juli 2010 M/23 Rajab 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu'alaikum War. Wab. Yang saya hormati: • •

Pimpinan DPRD dan Unsur Muspida Prov. NTB; Sdr. Bupati dan Wakil Bupati Bima; Para Bupati/Walikota Se-NTB;

• Ketua, Wakil Ketua Dan Segenap Anggota DPRD Serta Unsur Muspida Kabupaten Bima;

211 • • • • Para Pejabat Sipil, TNI dan Polri; Pimpinan Partai Politik, Ormas dan LSM; Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Adat; Undangan dan Hadirin yang Berbahagia.

Alhamdulillah wasyukurillah, atas limpahan rahmat, hidayah dan karunia Allah SWT, hari ini kembali masyarakat kabupaten bima bersuka cita dalam rangkaian peringatan hari bersejarah, menapaktilasi 370 tahun kelahiran daerah ini kedalam sebuah sistem sosial budaya yang teratur. Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, saya menyampaikan ucapan selamat dan dirgahayu atas peringatan hari jadi bima ke-370 ini. Sayapun tidak lupa menyampaikan apresiasi positif sekaligus terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah dan segenap warga mbojo, utamanya kepada para bupati/walikota dan DPRD serta anggota Muspida Kabupaten/Kota se-NTB, para tokoh agama, tokoh masyarakat, segenap jajaran penyelenggara pemilihan umum kepala daerah, badan pengawas pemilu, para tim sukses dan seluruh masyarakat, yang telah bekerja keras, sehingga pemilukada di 6 kabupaten/kota pada tanggal 7 juni 2010 yang lalu, telah berlangsung lancar, meskipun diakui masih diwarnai ”riak-riak politik” dan aksi-aksi anarkhis yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Adanya aksi-aksi anarkhis dari pihak-pihak tertentu yang tidak puas dengan hasil pemilukada, tentu sangat kita sayangkan, dan aksi-aksi tersebut harus dihentikan. Hal ini penting saya tegaskan, karena pemilukada sesungguhnya bukanlah tujuan, melainkan salah satu sarana untuk

212 mencapai tujuan bersama, dalam menjalankan kepemimpinan dan roda pembangunan lima tahun kedepan. Oleh karena itu, proses pemilukada harus dilakukan dengan jujur, damai dan saling menghormati. Apabila terdapat keputusan dan hasil yang dianggap tidak memuaskan rasa keadilan, maka hal tersebut hendaknya disikapi secara bijaksana dan diselesaikan dengan menempuh jalur hukum yang berlaku. Untuk itu, melalui kesempatan bersejarah dan berbahagia hari ini, saya menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten bima khususnya dan masyarakat nusa tenggara barat pada umumnya, untuk dapat menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang mengarah kepada anarkhisme. Moment hut kali ini kiranya menjadi kesempatan strategis bagi seluruh elemen masyarakat kabupaten bima untuk kembali meningkatkan persatuan dan kesatuan. Perbedaan pilihan dalam berpolitik kiranya dapat dipandang sebagai hak dan aspirasi politik yang harus dihargai, dan tidak boleh dijadikan ajang perpecahan. Artinya ketika sebuah kompetisi politik telah mencapai hasil yang final, maka semua pihak harus dapat menerima keputusan tersebut secara ikhlas. Hal terpenting yang harus dilakukan berikutnya adalah memikirkan bagaimana mencapai kemajuan bagi kabupaten bima kedepan, sehingga dapat mengawal program pembangunan Bima Akbar menuju NTB yang beriman dan berdaya saing. Saudara hormati, dan hadirin sidang dewan yang saya

213 Salah satu tolok ukur keberhasilan daerah dalam menjalankan kebijakan desentralisasi pemerintahan dan otonomi daerah, adalah kemampuannya dalam memanfaatkan segala sumber daya dan potensi yang dimiliki secara profesional dan mandiri, sehingga tujuan otonomi daerah secara bertahap dapat diwujudkan. Secara konseptual, kebijakan desentralisasi pemerintahan dan otonomi, pada dasarnya memiliki dua tujuan yang sangat mendasar, yaitu tujuan secara politik dan tujuan secara administratif. Tujuan secara politik dimaksudkan sebagai upaya untuk mewujudkan demokratisasi penyelenggaraan pemerintahan daerah, dimana setiap kebijakan publik yang dilakukan oleh pemerintah daerah, diharapkan benar-benar memperhatikan aspirasi dan melibatkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat di daerah. Sedangkan dari sisi tujuan administratif adalah efektifitas dan efisiensi penyelenggaraan fungsi-fungsi pemerintahan benar-benar dapat dijalankan dengan baik. Muara dari kedua tujuan tersebut adalah terwujudnnya pelayanan publik yang berkualitas dan tercapainya kehidupan masyarakat yang maju, sejahtera, adil dan makmur. Untuk itu, dibutuhkan kreativitas dan inovasi dari jajaran pemerintah daerah dalam mengelola potensi daerahnya, terutama melalui program-program yang memiliki nilai tambah dan percepatan bagi aktualisasi peningkatan kesejahteraan rakyat. Pemerintah provinsi NTB kini tengah merancang sebuah pola pembangunan yang disebut PIN, yaitu percepatan,

214 inovasi dan nilai tambah, dimana seluruh program skpd yang dibiayai dari dana APBD dan apbn harus memiliki ukuran-ukuran percepatan, inovasi dan nilai tambah terhadap tercapainya visi misi pembangunan daerah. Saudara hormati, dan hadirin sidang dewan yang saya

Pemerintah provinsi NTB sesuai dengan visi-misi pembangunan NTB yang beriman dan berdaya saing, telah meluncurkan sejumlah program unggulan, antara lain: di bidang peternakan, telah dicanangkan program ntb bumi sejuta sapi, di bidang pariwisata juga telah dicanangkan visit lombok-sumbawa 2012 dengan target kunjungan satu juta wisatawan, serta didukung program unggulan lainnya pada semua bidang dan sektor pembangunan yang ada. Terkait dengan pencapaian program-program tersebut, kabupaten Bima sesungguhnya memiliki peranan yang sangat strategis. Daerah ini merupakan sentra pembangunan dan kawasan pengembangan ekonomi NTB di wilayah timur dengan beragam potensi yang dimilikinya, baik dibidang pertanian, peternakan, perkebunan, pertambangan dan pariwisata maupun dibidang kelautan, perdagangan dan industri kerajinan. Salah satunya adalah tenun khas Mbojo yang dijadikan ”ikon” pariwisata NTB. Hanya saja potensi yang besar ini masih memerlukan sentuhan inovasi dan harus dikelola secara profesional dan holistik melalui perencanaan yang matang. Disamping itu, keberadaan infrastruktur dasar dan infrastruktur pendukung investasi perlu menjadi perhatian untuk terus dilengkapi. Oleh karena itu, serangkaian dengan peringatan ulang tahun kabupaten bima yang ke-370 ini, kamipun telah

215 mengagendakan rapat koordinasi antara jajaran pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota bima untuk membahas tentang rencana perluasan runway Bandara Muhammad Salahuddin Bima dan pengerukan Pelabuhan Laut Bima serta infrastruktur lain yang perlu dikoordinasikan penanganannya. Hal ini tentu dimaksudkan untuk mendorong pemerintah daerah dan masyarakat Bima agar lebih giat dalam mengelola segenap potensi yang ada secara lebih optimal, untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan daerahnya. Untuk itu, saya berharap kepada Bupati dan jajarannya, serta didukung oleh seluruh masyarakat Bima, untuk bergegas mengambil langkah-langkah konstruktif dalam memanfaatkan peluang yang ada untuk meriah keberhasilan yang lebih besar lagi di masa yang akan datang. Saudara dan hadirin yang berbahagia, Demikianlah beberapa pesan dan harapan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan berbahagia ini. Akhirnya sekali lagi, saya ucapkan Dirgahayu Kabupaten Bima ke370, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa melimpahkan rahmat dan maghfirah-Nya bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bima ini. Amin. Sekian dan terima kasih. Wassalamu’alaikum War. Wab. Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat

216 Ir. H. BADRUL MUNIR, MM

BUPATI BIMA SAMBUTAN Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1431 H/2010 M Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 16 Juli 2010 M/5 Sya’ban 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :

217 Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Bapak Penceramah, Drs. H. M. Syathur Ahmad; Ketua MUI, LPTQ dan BAZDA Kabupaten Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Karyawan dan Karyawati lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima tahun 1430 H/2009M. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Hadirin undangan Isra’ Mi’raj Rahimakumullah, Pada pagi hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat menyelenggarakan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang kita laksanakan setiap tahun. Kegiatan ini, selain

218 untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap peringatan seperti ini akan dapat memperteguh sikap istiqamah kita meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Berkaitan dengan peringatan hari ini, ada dua peristiwa sebagai tonggak penting yang menandai peristiwa bersejarah dalam perjalanan ummat Islam ini, yaitu Isra’: adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjid Al Haram yang terletak di Kota Makkah ke Masjid Al Aqsha yang terletak di Palestina. Sedang Mi’raj adalah perjalanan Nabi Muhammad SAW dari masjid Al-Aqsha menuju Sidratul Muntaha untuk menerima perintah Shalat. Hadirin yang saya hormati, Peristiwa luar biasa itu harus diyakini dan diimani oleh setiap muslim. Oleh karena itu, pada kesempatan yang khidmat ini, kiranya peringatan Isra Mi’raj yang diselenggarakan, kita tidak hanya larut dalam acara seremonial saja, tetapi yang lebih penting bagaimana kita menerapkan nilai-nilai dan hikmah yang dikandungnya, utamanya teladan tentang kesungguhan, ketabahan dan kesabaran Rasulullah dalam mengemban amanah yang begitu berat. Selain perintah untuk menunaikan shalat 5 waktu sebagai wahana komunikasi langsung dengan Allah SWT, buah dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah pencerahan jiwa dan semangat dalam menghadapi berbagai persoalan, baik

219 dalam menyebarkan syiar Islam maupun dalam membangun tatanan kehidupan kemasyarakatan di daerah tercinta ini. Dalam kaitan dengan ini, seperti yang telah saya kemukakan pada peringatan Hari Jadi Bima ke 369 beberapa waktu lalu, bahwa kegiatan peringatan yang dilaksanakan merupakan satu wahana untuk melakukan refleksi secara obyektif atas sejumlah keberhasilan yang dicapai dan kegagalan dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan serta bakti yang kita persembahkan bagi kemajuan dan masa depan Dana Mbojo. Oleh karena itu, sebagai penyelenggara roda pemerintahan, kita hendaknya dapat memetik hikmah atas perjalanan Isra Mi’raj ini dalam membina hubungan baik dengan sesama makhluk dan dengan Sang Pencipta, sehingga akan membawa ketenangan dan ketenteraman jiwa sebagai faktor penentu kebahagiaan hidup yang sejati, baik di dunia maupun di akhirat. Hadirin yang saya muliakan, Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya mengajak kepada segenap kaum muslimin, khususnya aparat lingkup Pemerintah Kabupaten Bima untuk memetik hikmah dan pelajaran dari peristiwa besar itu. Dengan demikian, semangat Isra’ Mi’raj ini akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran dan Jumat Khusyu. Marilah kita bulatkan tekad untuk melanjutkan kiprah dan pengabdian kita membangun daerah ini dengan kebersihan jiwa dan kekuatan semangat seperti yang dicontohkan Rasulullah SAW agar mampu melanjutkan

220 amanah yang ada dipundak kita sekalian baik sebagai aparat pemerintah maupun dalam hubungan sosial ditengah masyarakat. Terima kasih saya sampaikan kepada Penceramah atas waktu luangnya, juga kepada panitia, para pegawai lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan para undangan atas keringanan langkah menghadiri acara ini, semoga kebersamaan, kekompakan dan partisipasi tersebut tetap berlanjut dalam lingkup tugas dan kegiatan-kegiatan selanjutnya. Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Semoga kita selalu mendapat berkah dan hidayah dari Allah SWT. Amin Ya Rabbal Alamin

Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

221

BUPATI BIMA SAMBUTAN Workshop Jurnalistik Oleh Mbojo Journalist Club (MJC) Tema: “Menuju Pers Profesional” 17 Juli 2010 M/6 Sya’ban 1431 H Hotel Permata

222 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Kami Hormati : • • • • • • • • • Walikota Bima;

Ketua DPRD Kabupaten dan Kota Bima; Unsur Muspida Kabupaten dan Kota Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima; Wakil Ketua Komisi Pengaduan Dewan Pers, Bapak Bekti Nugroho; Pimpinan Satuan Kerja Kabupaten dan Kota Bima; Perangkat Daerah Lingkup

Pimpinan Organisasi dan Tokoh Pers, Akademisi, Tokoh Budaya dan Insan Pers; Ketua dan Jajaran Pengurus MJC; Peserta workshop dan hadirin undangan yang sama-sama berbahagia;

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih atas segala limpahan berkah dan Rahmat-Nya, sehingga kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka Pembukaan Kegiatan Workshop Jurnalistik yang digagas Oleh Mbojo Journalist Club (MJC) di Hotel Permata ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

223 Hadirin undangan workshop yang berbahagia, Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya Workshop atau Lokakarya yang berlangsung pada hari ini, semoga kegiatan ini dapat menjadi wahana strategis untuk lebih memantapkan kiprah insan pers dalam melaksanakan kegiatan jurnalistiknya di Kabupaten dan Kota Bima. Bila kita menilik tema penyelenggaraan “Menuju Pers Yang Profesional” menunjukkan Pentingnya peran pers yang profesional, bebas dan bertanggung jawab dalam memfasilitasi penyebaran informasi baik dari pemerintah keadaan masyarakat, maupun sebaliknya. Hadirin undangan yang berbahagia, Kita menyadari bahwa kegiatan pembangunan, demokrasi dan partisipasi masyarakat dalam setiap proses penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di daerah tidak akan bisa dicapai tanpa adanya manifestasi fungsi pers yang profesional sebagai jembatan arus informasi kepada masyarakat. Tantangan para pekerja pers dan humas pemerintah di Bima adalah perlunya pengembangan kapasitas dan keterampilan teknis yang terkait dengan tugas jurnalistik agar ke depan dapat menjadi jembatan informasi sekaligus menjadi gerbang informasi yang menjalankan tugasnya secara profesional, mampu menyajikan informasi secara akurat dan menjamin berlangsungnya komunikasi dialogis antara pemerintah dengan warga Negara.

224 Agar peran ini dapat berlangsung efektif, para pekerja pers dan humas pemerintah seyogyanya dapat memanfaatkan kesempatan workshop ini secara efektif untuk mengembangkan wawasan dan menggali pengetahuan jurnalistik secara menyeluruh agar dapat memainkan perannya secara profesional dan proporsional. Pada gilirannya, profesionalisme ini amat penting dalam mendorong penyelenggaraan pelayanan pemerintahan yang transparan serta menjamin adanya partisipasi rakyat dalam proses pengambilan keputusan yang menyangkut hajat hidup masyarakat. Oleh karena itu, Workshop yang diselenggarakan pada hari ini diharapkan dapat meningkatkan kinerja pers sebagai salah satu prasyarat tumbuh dan berkembangnya kegiatan jurnalistik yang profesional dan handal. Hadirin undangan yang berbahagia, Pemerintah daerah memiliki komitmen yang tinggi untuk melindungi tugas jurnalistik para wartawan dan mendorong tumbuh kembangnya fungsi pers dengan menyediakan ruang yang luas bagi akses media terhadap informasi penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di Bima. Akhirnya saya berharap kiranya workshop ini dapat menjadi wahana yang baik dalam membangun saling kesepahaman antara pemerintah dan para insan pers di kabupaten dan Kota Bima demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita. Demikianlah beberapa pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “Bismillahir Rahmanir Rahim”, Workshop

225 Jurnalistik dengan tema “Menuju Pers Profesional” Oleh Mbojo Journalist Club (MJC), saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Bima. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penarikan Undian SIMPEDES Semester I/2010 (Periode Januari s/d Juni 2010) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Raba Bima 25 Juli 2010 M/14 Sya’ban 1431 H Halaman Museum Asi Mbojo

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Untuk Kita Semua,

226 Yang Saya Hormati ; • • • Walikota Bima; Pemimpin BRI Cabang Bima Beserta Jajaran; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) SeKabupaten/Kota Bima; • Hadirin Undangan Penarikan Undian SIMPEDES Yang Sama-Sama Berbahagia; Pada kesempatan yang Insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak hadirin untuk selalu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan inayah-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan bathin untuk menghadiri dan mengikuti pelaksanaan Penarikan Undian SIMPEDES Semester I/2010 (Periode Januari s/d Juni 2010) yang digelar di Halaman Museum Asi Mbojo ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat Hadirin yang berbahagia, Hari ini, untuk kesekian kalinya Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bima melakukan penarikan undian Tabungan SIMPEDES, suatu simpanan masyarakat dalam bentuk tabungan yang penyetoran dan pengambilannya relatif sederhana dalam bentuk jasa simpanan ini, telah menjadikan BRI menjadi lembaga perbankan terdepan dalam hal prestasi dan kinerja yang telah mendapat

227 pengakuan dari berbagai lembaga regional, nasional internasional dan

Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima akan terus mendukung terwujudnya pencapaian visi BRI menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah dan mendukung tumbuh dan berkembangnya sektor riil. Untuk dapat mewujudkan yang telah dicanangkan, kiranya Bank BRI Cabang Bima dapat bekerja lebih keras dalam meningkatkan kualitas berbagai layanan jasa perbankan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan dapat menggerakkan sektor riil di pelosok kecamatan dan desa. Pada saat yang sama juga tetap menjaga hubungan yang saling menguntungkan dengan semua pihak di daerah. Dengan berbagai prestasi yang cukup membanggakan seperti menjadi salah satu dari lima bank terbesar dalam asset dan keuntungan, bank terbesar dan terbaik dalam pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah serta pengembangan agribisnis. Ke depan BRI diharapkan dapat mewujudkan misinya untuk melakukan kegiatan perbankan yang terbaik dengan mengutamakan pelayanan kepada usaha mikro, kecil dan menengah untuk menunjang peningkatan ekonomi masyarakat. Memberikan pelayanan prima kepada nasabah melalui jaringan kerja yang tersebar luas dan didukung oleh sumber daya manusia yang profesional Atas nama masyarakat dan Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan, atas konsistensi pihak BRI Cabang Bima

228 dalam ikut membangun perekonomian pedesaan dan ekonomi kerakyatan, khususnya pada sektor usaha kecil dalam bentuk pemberian pinjaman modal kepada masyarakat. Selanjutnya, pada kesempatan yang berbahagia ini saya berharap agar hubungan yang telah terjalin dengan baik ini, kiranya dapat semakin dtingkatkan dan saling bahu membahu membantu pemerintah dan masyarakat Bima untuk keluar dari krisis ekonomi yang sedang kita hadapi dan sekaligus mencari terobosan bagi perbaikan iklim usaha dan perekonomian daerah. Dengan demikian kehadiran BRI di daerah dapat menjadi salah satu faktor dan kebutuhan yang dapat membantu kelancaran jalannya kegiatan perekonomian dan pembangunan di daerah yang ditunjukkan dengan tersebarnya Unit-Unit BRI pada tiap-tiap kecamatan di Kabupaten Bima. Akhirnya saya berharap agar kerjasama dan kemitraan antara pihak pemerintah daerah dengan BRI dapat ditingkatkan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat. Diakhir sambutan ini, sekali lagi dengan penuh suka cita, saya menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para nasabah yang berhasil meraih berbagai hadiah dari BRI Cabang Bima. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian amin. Sekian dan terima kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah

229 Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Wisuda Sarjana Strata I Sekolah Tinggi Kejuruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima Tahun Ajaran 2009- 2010 Angkatan 1 (Pertama) 31 Juli 2010 M/20 Sya’ban 1431 H STKIP Taman Siswa Bima.

Assalamu’alaikum War. Wab.

230 Yang Saya Hormati ; • • • • • • Walikota Bima; Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya; Pimpinan DPRD dan Kabupaten/Kota Bima; Segenap Unsur MUSPIDA

Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota Bima; Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; Pengurus Yayasan, Pimpinan dan Segenap Civitas Akademika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima; Para Wisudawan dan Wisudawati, Para Orang Tua Dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia;

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Wisuda Sarjana STKIP Taman Siswa Bima TA. 2009-2010.

Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir jaman.

231 Hadirin dan para wisudawan yang berbahagia, Hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Taman Siswa Bima berkumpul di gedung ini untuk menghadiri prosesi pengukuhan wisudawan yang terselenggara dengan begitu meriah, khidmat dan berkesan bagi kita semua. Wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang diselenggarakan secara rutin untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok. Oleh karena itu pada kesempatan yang mengharukan ini, perkenankanlah saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, mengucapkan “Selamat Dan Sukses“ kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh studi pada jenjang Strata I di STKIP Taman Siswa angkatan-1 (pertama) ini. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan dan prestasi yang diraih pimpinan yayasan dan pimpinan STKIP Taman Siswa Bima beserta segenap civitas akademika, yang telah mampu melaksanakan tradisi wisuda hingga tahun ajaran 20092010 ini. Mudah-mudahan apa yang telah dicapai akan dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan karena sesungguhnya apa yang diraih hari ini adalah awal dari lahirnya generasi penerus cita-cita dan perjuangan dan dakwah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam demi tetap tegaknya Islam di masa datang.

232 Masih Sangat Banyak Tantangan dan Rintangan Yang Harus Saudara Hadapi; Janganlah Berhenti Untuk Terus Berjuang Menghadapi Semua Tantangan Tersebut. Gunakan Ilmu Pengetahuan, Kebiasaan Belajar dan Semangat Secara Kreatif Agar Selalu Meraih Kesuksesan Dalam Mengejar Karier dan Cita-Cita . Jangan Berhenti Untuk Terus Bekahar dan Mengembangkan Kreatifitas Dengan Mengembangkan Pengetahuan dan Kemampuan Dalam Era Global dan Keterbukaan Saat ini. Jadilah Pembelajaran Seumur Hidup Agar Selalu Dapat beradaptasi Dengan perubahan Dalam Dunia Yang Sarat Dengan Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Perkembangan Teknologi. Dengan Gelar Yang Telah Diraih, Para Wisudawan Telah Memiliki Kesempatan Lebih Banyak Untuk Dapat Berkiprah, Meniti Karier dan Menatap Masa Depan Yang Lebih Baik Serta Berperan Aktif Dalam Membangun Daerah dan Masyarakat. Saya Sangat berharap Agar setelah Wisuda ini, Saudara-Saudara Tetap Bekerja Keras, Profesional, Memiliki Loyalitas Tinggi dan Memegang Teguh Janji Wisudawan. Tunjukkanlah Diri Saudara Sebagai Alumni STKIP Taman Siswa Bima Yang Dapat Dibanggakan. Dapat berperan Secara Optimal Dalam Pembangunan Daerah, Bangsa dan Negara Agar Dapat Menjadi Pilar Dalam Pembangunan Nasional. Hadirin yang berbahagia, Saya Yakin Bahwa Para Wisudawan dan Wisudawati Yang Dikukuhkan Pada Kesempatan yang Mengharukan ini, Dapat Memberikan Sumbangan Berarti Dalam Berkarya Bagi Dou Labo Dana Mbojo .

233 Berbahagialah Bahwa Perjuangan Dan Pengorbanan Besar Yang Ditunjukkan Kemarin Telah Berhasil Menepatkan Saudara Dalam Barisan Insan Pilihan. Jaga Terus Nama Baik Keluarga Besar STKIP Taman Siswa Bima, Agar Cita-Cita Lembaga Ini Untuk Menjadikan Para Wisudawan Sebagai Masyarakat Intelekstual Yang Bertanggung Jawab Dapat Terwujud. Kepada Para Lulusan kalian Dapat Berkiprah Dalam Membangun Daerah dan Masyarakat. Sebelum Mengakhiri Sambutan ini, Saya Berpesan Agar Para Wisudawan Tidak Melupakan Almamater STKIP Taman Siswa Bima Yang Telah Membekali dan Mengantar Para Wisudawan Untuk Meraih Kesuksesan Pada Hari Ini. Hadirin Para Wisudawan/Wisudawati Akademika STIT Yang Berbahagia, Dan Civitas

Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

234 H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penyambutan Tim Dari Sekjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI dan Pemprov NTB 31 Juli 2010 M/20 Sya’ban 1431 H

235 VIP Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam sejahtera bagi kita semua. Yang Saya Hormati : Gubernur Provinsi NTB; Bapak Dirjen....... Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima;

Mengawali sambutan ini perkenankan saya mengajak para undangan untuk mensyukuri nikmat dari Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan kurnia-Nya, kita dapat berkumpul bersama di tempat ini dalam rangka penyambutan Tim Sekrtetaris Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov NTB sekaligus pembinaan yang dilakukan oleh kementerian kelautan dan perikanan dan pemprov NTB. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

236 Hadirin yang berbahagia, Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan sdaya atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat kabupaten Bima mengucapkan selamat datang kepada Tim dari Sekjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov NTB untuk melihat dari dekat geliat budidaya perikanan di Kabupaten Bima. Sebagaimana diketahui, Kabupaten Bima memiliki beberapa bendungan air yang memiliki peran sangat penting dalam pemenuhan suplai air bagi pemenuhan kebutuhan irigasi pertanian umum, konsumsi dan sebagai stok air. Untuk itu dalam rangka penebaran bibit ikan ini bendungan dapat difungsaikan sebagai tempat untuk pengayaan stok ikan lokal. Kegiatan setiap tahun yang dilaksanakan oleh pemnerintah dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai salah satu sumber pendapatan dan sumber gizi tambahan masyarakat, dimana stok ikan yang ada pada beberapa bendungan telah dimkanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai salah satu sumber pendapatan dan sumber gizi tambahan masyarakat. Hadirin yang saya hormati, Kegiatan penangkapan ikan pada bendungan ini jelasa merupakan kegiatan penangkapan ikan bebrbasis budaya, selain kegiatan penangkapan ikan, beberapa masyarakat setempat juga telah mengupayakan pemeliharaan ikan dalam keramba skala kecil di tepi bendungan.

237 Di sampaikan pula bahwa badan air yang ada dalam bendungan Dam Pela Parado ini air sangat potensial untuk pemeliharaan ikan dalam keramba pada bendungan ini memang sangat besar. Sementara jumlah pelaku pemeliharaan ikan dalam keramba kasih sangat sedikit jika dibandingkan dengan luaasan badan air yang tersedia. Maka dari itu pemerintah memahami bahwa perluasan dan pengembangan pemeliharaan ikan dalam keramba bukan sekedar menambah jumlah unit sarana budidaya saja tetapi lebih dari itu adalah memperhatikan dan melengkapi subsistem pendukung dalam pembudidayaan / pembesaran ikan seperti sumber penyediaan benih, tempat penampungan ikan hidup di pasar dan sistem transportasi distribusi ikan hidup juga harus mendapat perhatian dari pemerintah. Kegiatan kunjungan tim pusat seperti saat ini tentunya sangat diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan peningkatan produksi perikanan budidaya melalui dukungan kegiatan penyempurnaan sistem budidaya pada tahun mendatang guna mensukseskan misi budidaya 353. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

238 Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pengukuhan Anggota Paskibra Dan Ramah Tamah Dengan Veteran Pejuang Dan Warakawuri, Angkatan 45 Dan Generasi Muda 16 Agustus 2010 M/6 Ramadhan 1431 H Paruga Parenta Bima

Assalamu’alaikum War. Wab.

239 Yang Saya Hormati ; Wakil Bupati Bima Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Rekan-Rekan Unsur Muspida Kabupaten Bima ; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Para Anggota Paskibra;

- Para Pejabat Sipil, TNI dan Polri, Para Alim Ulama,Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Akademisi,Pimpinan Partai Politik, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Pemuda dan Wanita,Insan Pers Serta Seluruh Warga Masyarakat Yang Berbahagia. Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat allah swt, tuhan yang maha esa, karena atas limpahan rakhmat dan karunianya, pada hari ini kita bersama-sama dapat menghadiri rangkaian prosesi peringatan hari yang sangat bersejarah bagi bangsa indonesia, yakni acara pengukuhan pasukan paskibra yang dirangkaikan dengan silaturahmi dengan para pejuang, veteran, Warakawuri, angkatan 45 dan elemen generasi muda. Salawat dan salam semoga selalu tercurah atas junjungan nabi Muhammad saw, para keluarga dan sahabat serta pengikut setianya hingga akhir zaman. Karena tuntunan dan risalah yang telah disampaikannnya senantiasa menjadi pedoman hidup bagi kita semua. Hadirin yang berbahagia, Momentum silaturahim antara Warakawuri sebagai pelaku sejarah dengan kita generasi saat ini, merupakan

240 peristiwa yang jarang terjadi dan hanya berlangsung sekali dalam setahun melalui momentum peringatan HUT proklamasi kemerdekaan indonesia. Oleh karena itu, makna yang terkandung dari pertemuan ini, tidak saja dalam konteks pertemuan secara fisik antara generasi pendahulu dengan generasi penerus dalam rangka membangun hubungan silaturrahim yang harmonis, tetapi lebih dari itu menyiratkan adanya sebuah proses peralihan dan transformasi nilai- nilai dan semangat kejuangan dari generasi terdahulu kepada generasi baru sehingga memiliki wawasan kebangsaan dan semangat kejuangan yang tinggi sebagai modal dan pegangan menghadapi berbagai tantangan kehidupan masa depan yang semakin berat dan kompleks. Meskipun, sesunggunya tantangan tugas dan kompleksitas persoalan kehidupan berbangsa dan bernegara yang dihadapi oleh generasi muda saat ini, sangat jauh berbeda dengan kondisi yang dihadapi oleh generasi pendahulu. Namun hal tersebut tidaklah berarti bahwa nilai, semangat dan prinsip-prinsip perjuangan yang dipegang teguh dan ditorehkan oleh generasi pendahulu tidak bisa kita reviuw kembali untuk diaktualisasikan dalam kehidupan dewasa ini. Justru sebaliknya nilai dan semangat perjuangan dan pengorbanan yang dimiliki oleh generasi pendahulu tersebut sangat kita butuhkan untuk melaksanakan berbagai program pembangunan dewasa ini. Semangat pengorbanan dan mengutamakan kepentingan bangsa, negara dan daerah itulah yang kita butuhkan saat ini, bukan sikap dan prilaku yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan golongan diatas kepentingan bangsa dan negara.

241 Oleh sebab itu, saya berpendapat bahwa perlu ada upaya sungguh-sungguh dan sistematis untuk mensinergiskan semangat perjuangan dan nilai-nilai budaya yang dimiliki oleh generasi pendahulu dengan kemampuan intelektual dan penguasaan teknologi canggih generasi baru, sehingga di tengah berbagai dinamika dan tantangan kehidupan yang kian kompleks dewasa ini, tetap memiliki kepribadian dan jati diri yang kokoh sebagai generasi bangsa yang religius dan tidak mudah terjebak dengan budaya-budaya yang bertentangan dengan nilai, kultur dan kepribadian bangsa. Oleh karena itulah, pemerintah daerah mengedepankan aspek penanaman kultur dan budaya sebagai landasan utama dalam pembangunan daerah dan sumber daya manusia serta melakukan berbagai upaya pembangunan fisik dan ekonomi sebagai sarana mencapai kemajuan masyarakat. Hadirin dan anak-anakku berbahagia, anggota paskibra yang

Kalian telah diberikan kepercayaan untuk melaksanakan tugas sebagai pasukan paskibra, saya harapkan dapat menjaga kekompakan dan memegang teguh kedisiplinan. Adik-adik sebagai generasi pelanjut tongkat estafet pembangunan bangsa dan negara, hendaknya harus mampu secara dini memupuk semangat kejuangan dan kedisiplinan. Oleh karenanya tugas menjadi anggota paskibra ini, merupakan momentum yang sangat berharga bagi adik-adik dalam melatih dan membentuk watak kedisiplinan.

242 Saya berharap seluruh anggota paskibra dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya dengan senantiasa menjaga ketenangan jiwa yang dilandasi semangat cinta tanah air. Akhirnya saya mengucapkan selamat menunaikan tugas yang mulia ini demi bangsa dan negara. Jaga kekompakkan dan juga konsentrasi dalam mengemban tugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara detik-detik proklamasi besok maupun pada saat upacara penurunannya. Meskipun suasana dan kondisi saat ini kita tengah menjalankan ibadah puasa ramadhan, namun saya berharap agar kita tetap bersemangat untuk menunaikan tugas- tugas kenegaraan ini. Karena peringatan proklamasi tahun ini bertepatan dengan bulan suci ramadhan, sama kondisinya ketika pertama kali perjuangan para pendiri bangsa ini untuk memproklamasikan kemerdekaan negara republik indonesia 65 tahun silam, dimana saat itu juga mereka memperjuangkan porklamasi ini dalam bulan suci ramadhan. Mudah-mudahan peringatan proklamasi tahun ini membawa berkah bagi daerah, bangsa dan negara kita tercinta. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin mengumumkan hasil sensus penduduk tahun 2010 di kabupaten Bima. Berdasarkan hasil pendataan biro pusat statistik kabupaten Bima, jumlah penduduk kabupaten Bima pada tahun 2010 ini adalah 438.522, terdiri dari 218.280 laki-laki, dan 220.242 perempuan. Berdasarkan laporan tersebut, penduduk kabupaten Bima adalah yang terbesar ke 4 dari 10 kabupaten/ kota se-NTB. Dan khusus untuk pulau Sumbawa, penduduk kabupaten Bima adalah yang terbanyak.

243 Kecamatan Sape merupakan kecamatan yang mempunyai penduduk terbanyak yakni sebesar 53.128 orang (12,11 porsen), terbanyak kedua dan ketiga adalah kecamatan Bolo dan Woha yaitu masing-masing 44,276 orang (10,10 porsen) dan 43.868 orang( 10,01 porsen). Sedangkan yang terendah adalah kecamatan Tambora dan Parado masing-masing 6.575 orang (1,50 porsen) dan 8.671 orang ( 1,98 porsen). Dilihat dari penyebaran penduduk tersebut, maka tingkat penyebaran penduduk kabupaten bima masih cukup timpang antar kecamatan. Hal itu tentu memerlukan rumusan kebijakan untuk mengatasi ketimpangan penyebaran penduduk. Ada kecamatan yang padat penduduk, dan ada yang jarang penduduknya. Padahal luas wilayah kabupaten Bima sekitar 4.374,65 kilo meter per segi dengan tingkat kepadatannya adalah sekitar 100 orang per kilo meter persegi. Kecamatan yang paling padat penduduknya adalah kecamatan Woha, yakni sebanyak 583 orang per kilo meter persegi dan yang paling rendah adalah kecamatan tambora yakni hanya 13 orang per kilo meter persegi. Selengkapnya jumlah penduduk kabupaten menurut kecamatan adalah sebagai berikut Bima

1. Kecamatan Monta sebanyak 33.370 jiwa terdiri dari 16.868 laki-laki dan 16.502 perempuan. 2. Kecamatan Parado sebanyak 8.671 jiwa terdiri dari 4.298 laki-laki dan 4.373 perempuan. 3. Kecamatan Bolo sebanyak 44.276 jiwa terdiri dari 22.113 laki-laki dan 22.163 perempuan

244 4. Kecamatan Madapangga sebanyak 27.455 jiwa, terdiri dari 13.481 laki-laki dan 13.974 perempuan 5. Kecamatan Belo sebanyak 24.957 jiwa terdiri dari 12.312 laki-laki dan 12.645 perempuan. 6. Kecamatan Palibelo sebanyak 24.743 jiwa terdiri dari laki-laki 12.212 dan 12.531 perempuan 7. Kecamatan Wawo sebanyak 16.152 jiwa terdiri dari 7.745 laki-laki dan 8.407 perempuan. 8. Kecamatan Langgudu sebanyak 26.283 jiwa terdiri dari 13.042 laki-laki dan 13.241 perempuan. 9. Kecamatan Lambitu sebanyak 5.056 jiwa, terdiri dari 2.548 laki-laki dan 2.508 perempuan. 10. Kecamatan Sape sebanyak 53.097 jiwa, terdiri dari 26.518 laki-laki dan 26.579 perempuan 11. Kecamatan Lambu sebanyak 33.828 jiwa, terdiri dari 16.882 laki-laki dan 16.946 perempuan. 12. Kecamatan Wera sebanyak 27.977 jiwa, terdiri dari 13.891 laki-laki dan 14.086 perempuan. 13. Kecamatan Ambalawi sebanyak 18.134 jiwa, terdiri dari 9.103 laki-laki dan 9.031 perempuan. 14. Kecamatan Donggo sebanyak 16.739 terdiri dari 8.243 laki-laki dan 8.496 perempuan. jiwa,

15. Kecamatan soromandi sebanyak 15.472 jiwa, terdiri dari 7.736 laki-laki dan 7.736 perempuan. 16. Kecamatan Sanggar sebanyak 11.838 jiwa terdiri dari 5.961 laki-laki dan 5.877 perempuan.

245 17. Kecamatan Tambora sebanyak 6.575 jiwa, terdiri dari 3.462 laki-laki dan 3.113 perempuan. 18. kecamatan Woha sebanyak 43.899 jiwa, terdiri dari 21.865 laki-laki dan 22.034 perempuan. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, semoga Allah SWT selalu menuntun langkah kita amin ya rabbal alamin. Dirgahayu Republik Indonesia ke-65 Jayalah negeriku… ! Sejahterahlah rakyatku… Wabillahitaufiq walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

246

AMANAT Upacara Bendera Dalam Rangka Peringatan HUT Ke-65 Proklamasi Kemerdekaan RI Mataram, 17 Agustus 2010

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Para Pejabat Sipil, TNI dan Polri; • Para Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pimpinan Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Wanita, Pemuda dan Karang Taruna; • Para Guru, Dosen Dan Karyawan/Karyawati Serta Mahasiswa Dan Pelajar; • Peserta Upacara Yang Saya Cintai Dan Banggakan.

Sebagai insan yang beriman dan bertakwa, marilah kita persembahkan puji syukur kehadirat Allah SWT., tuhan yang maha esa, hari ini selasa tanggal 17 Agustus 2010,

247 proklamasi kemerdekaan republik Indonesia genap berusia 65 tahun. Dalam rentang waktu 65 tahun tersebut, berbagai upaya untuk mengisi kemerdekaan, telah dilakukan dengan mengerahkan segenap sumber daya yang dimiliki. Namun sebagaimana dimaklumi bahwa dalam perjalanan mengisi setiap momentum kemerdekaan tersebut, bangsa kita beberapa kali mengalami gelombang perubahan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan dan kebutuhan nasional. Meskipun telah terjadi gelombang reformasi disegala bidang, namun aspek mendasar yang tidak boleh berubah adalah keutuhan negara kesatuan republik indonesia (NKRI) dan nilai-nilai semangat proklamasi 17 agustus 1945. Untuk itulah, tema peringatan hari ulang tahun proklamasi kemerdekaan ke 65 ini adalah “dengan semangat proklamasi 17 Agustus 1945, kita sukseskan reformasi gelombang kedua, untuk terwujudnya kehidupan berbangsa yang makin sejahtera, makin demokratis dan makin berkeadilan”. Peserta upacara yang berbahagia. Proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, bukanlah tujuan, melainkan sarana dalam rangka mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara, yaitu kehidupan masyarakat yang sejahtera, adil dan bermartabat. Dalam usia 65 tahun republik indonesia, alahmadulillah, kini pelaksanaan berbagai program pembangunan dalam rangka mewujudkan visi misi NTB yang beriman dan berdayasaing, telah mulai menampakkan hasil-hasilnya.

248 Dalam penyelenggaraan pelayanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat miskin, pola cost sharring antara pemprov ntb dengan kabupaten/kota semakin dioptimalkan. Komitmen pemerintah provinsi dalam mewujudkan pelayanan pendidikan di daerah, telah diwujudkan sejak tahun 2009, antara lain dengan telah disalurkannya dana bantuan pendidikan untuk siswa miskin dan dana hibah untuk pengembangan sumber daya manusia diseluruh wilyah NTB. Pada tahun ini, pemerintah provinsi kembali menyalurkan dana hibah sebesar Rp. 112,9 milyar lebih yang diprioritaskan antara lain ; bantuan bagi 36 ribu guru non-pns sebesar Rp. 43 milyar, bantuan untuk sekolah swasta sebesar Rp. 10 milyar dan bantuan peralatan untuk sekolah menengah kejuruan (smk) swasta mencapai Rp. 3,7 milyar serta bantuan untuk perguruan tinggi swasta (pts) sebesar Rp. 5 milyar. Dana hibah juga diperuntukkan bagi pengembangan ternak sapi terkait program bumi sejuta sapi (BSS) sebesar Rp. 10 milyar, untuk promosi pariwisata ntb sebesar Rp. 1,5 milyar, untuk pengembangan agribisnis pertanian, perkebunan, perikanan/kelautan, hutan kemasyarakatan dan program pendukungnya, serta untuk pelayanan persalinan gratis dan untuk pengembangan usaha kecil, menengah dan koperasi. Kebijakan tersebut telah berdampak pada perbaikan kondisi masyarakat nusa tenggara barat secara umum. Jumlah kematian ibu sampai bulan juni 2010 berjumlah 60 orang atau terjadi penurunan dibandingkan tahun 2009. Sedangkan jumlah kematian bayi adalah 592 orang, menurun dibandingkan tahun 2009 sebanyak 1.216 orang.

249 Demikian juga dibidang pendidikan, jumlah buta huruf dapat dikurangi sebesar 3,66 %, angka drop out pada semua jenjang pendidikan juga dapat diturunkan. Disamping itu meningkatnya angka partisipasi pada semua jenjang pendidikan sekolah. Mengenai peningkatan kesejahteraan masyarakat dan petani, telah dikembangkan program agribisnis pada tiga komoditi utama, yaitu sapi, jagung dan rumput laut (pijar). Perlu diketahui bahwa melalui program bumi sejuta sapi (NTB BSS), sejak tahun 2009 telah disalurkan program pemberdayaan masyarakat kepada 252 kelompok peternak dengan nilai Rp. 30,308 milyar lebih. Anggaran tersebut telah dimanfaatkan petani peternak untuk pengadaan ternak sapi sebanyak 4.351 ekor, stimulan kandang kelompok 27 unit, rekruitmen sarjana membangun desa (SMD) peternakan 50 orang, lm3 sebanyak 10 pesantren dan pengembangan unit lokasi inseminasi buatan (IB) 8 unit. Perkembangan populasi sapi sejak dimulainya program BSS meningkat sebesar 70.580 ekor, yaitu dari 546.114 ekor pada bulan januari 2009 menjadi 616.649 ekor pada bulan juni 2010. Dalam upaya menyukseskan program bss tersebut, pemerintah provinsi NTB telah mengeluarkan sejumlah regulasi, antara lain : mengatur tata niaga ternak antar pulau; pengendalian pemotongan sapi betina produktif dan pembibitan sapi berbasis masyarakat. Regulasi tersebut dikeluarkan dalam bentuk peraturan gubernur nusa tenggara barat. Dibidang pariwisata, alhamdulilah melalui program visit Lombok-Sumbawa 2012, jumlah kunjungan wisatawan pada

250 tahun 2009 mengalami peningkatan sebesar (13,75%) atau 619.370 orang dibanding tahun 2008 sebesar 544.501 orang. Mengenai program kredit usaha rakyat (KUR), realisasinya hingga bulan Juni 2010 sebesar Rp.242,329 milyar lebih, yang disalurkan untuk 22.121 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), melalui 7 lembaga perbankan yang ada di ntb. Sedangkan kegiatan PNPM mandiri perdesaan dari tahun 2009 hingga Juni 2010, NTB mendapatkan alokasi sebesar Rp.132,100 milyar. Dilaksanakan pada 64 kecamatan dan 497 desa partisipasi, meliputi; pembangunan prasarana yang bermanfaat langsung secara ekonomi sebesar Rp.104,213 milyar lebih; tambahan modal simpan pinjam untuk kelompok perempuan sebesar Rp.19,350 milyar lebih; peningkatan pelayanan bidang kesehatan dan pendidikan, termasuk pelatihan keterampilan sebesar Rp.1,961 milyar lebih; dan peningkatan kapasitas kelompok sebesar Rp. 6,575 milyar lebih.

Peserta upacara yang berbahagia, Sebagai dampak positif dari terobosan pembangunan NTB bersaing, alhamdulillah tingkat kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat mengalami perbaikan. Berdasarkan data statistik, pertumbuhan ekonomi NTB pada semester i tahun 2010 mencapai 16,91%, berada di urutan kedua secara nasional setelah provinsi Sulawesi Barat. PDRB provinsi NTB, pada triwulan ii-2010 yang dihitung atas dasar harga (ADH) berlaku mencapai Rp.

251 12,11 triliun, sedangkan penghitungan mencapai Rp. 4,85 triliun. ADH konstan

Angka kemiskinan di Ntb tahun 2010 ini juga turun sebesar 1,23 point, yaitu dari 22,78 % di tahun 2009 menjadi 21,55 % pada bulan mei 2010. Defisit aliran listrik juga sudah dapat diatasi sehingga pemadaman listrik bergilir sejak akhir bulan Juni 2010 sudah dapat dikurangi. Insya Allah, pada akhir tahun 2010 pembangunan fisik bandara internasional Lombok sudah dapat diselesaikan. Dengan beroperasinya bandara internasional tersebut, diharapkan akan memberikan multiplayer effect bagi pembangunan pariwisata dan bergairahnya investasi di daerah ini. Meskipun berbagai kemajuan telah berhasil diwujudkan, namun juga terdapat beberapa program prioritas yang telah berjalan namun masih membutuhkan dukungan dana cukup besar untuk penyelesaiannya. Program-progran tersebut, antara lain ; pembangunan rumah sakit rujukan provinsi di pulau Sumbawa, pembabasan lahan untuk pelebaran run way bandara M. Salahudin Bima, pengerukan dan penataan pelabuhan laut bima; pembebasan lahan untuk pembangunan dam pandandure Lombok Timur dan pembangunan infrstruktur pada kawasan-kawasan strategis lainnya, terutama infrastruktur perhubungan, baik darat, laut dan udara, maupun infrastruktur listrik, air bersih, irigasi dan telekomunikasi. Untuk itu, melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh jajaran pemerintahan, baik di provinsi dan kabupaten/kota maupun kalangan dunia usaha dan

252 masyarakat Nusa Tenggara Barat, untuk meningkatkan kebersamaan dan kemitraan dalam membangun daerah, menunju NTB yang beriman dan berdayasaing.

Peserta upacara yang berbahagia, Bertepatan dengan upacara bendera ini, pemerintah juga memberikan penghargaan kepada pegawai negeri sipil dan kelompok masyarakat lainnya, yang telah menunjukkan dedikasi, prestasi dan karyanya bagi kemajuan bangsa indonesia. Alhamdulillah, khusus untuk pns dilingkungan pemerintah provinsi NTB, jumlah yang menerima satya lencana karya satya dari presiden republik indonesia sebanyak 388 orang. Untuk itu, saya ucapkan selamat kepada saudara-saudara yang hari ini telah menerima anugerah penghargaan dari presiden. Jadikanlah penghargaan tersebut sebagi motivasi untuk meningkatkan prestasi dan dedikasi terhadap pembangunan bangsa dan daerah tercinta ini. Akhirnya marilah kita jadikan momentum peringatan 65 tahun usia kemerdekaan ini, untuk melakukan berbagai penyempurnaan dan meningkatkan etos kerja dalam membangun bangsa dan daerah ini. Dirgahayu republik indonesia Semoga Allah SWT. Senantiasa melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita dan bagi seluruh bangsa indonesia. Wallohulmuwaffiq Walhaadi Ila Sabilirrosyad. Wassalamu’alaikum War. Wab.

253 Gubernur Nusa Tenggara Barat

TGH. M. ZAINUL MAJDI, MA

BUPATI BIMA SAMBUTAN Silaturahmi Wakil Bupati Bima Di Manggarai Barat 30 Agustus 2010 M/21 Ramadhan 1431 H

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Kami Hormati : • • • • • • Bupati Manggarai Barat; Wakil Bupati Manggarai Barat

Ketua dan segenap Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Barat; Unsur Muspida Kabupaten Manggarai Barat; Ketua Pengadilan Negeri Manggarai Barat; Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah Lingkup Kabupaten Manggarai Barat;

254 • • Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, dan Insan Pers; Hadirin undangan yang sama-sama berbahagia;

Pertama-tama saya mengajak warga Bima-Manggarai untuk senantiasa meningkatkan kebersamaan dalam bingkai keanekaragaman Adat dan budaya yang utuh di Bumi Flobamora ini. Hal ini tentunya sejalan dan senafas dengan upaya kita semua untuk terus menjalin persatuan, persaudaraan dan kebersamaan antara masyarakat BimaDompu dan masyarakat Flobamora, termasuk Mangggarai. Sejarah telah menguraikan bahwa keberadaan orang-orang Bima-Dompu di Flobamora ini tidak lain adalah karena keterikatan sejarah. Dan sejarah pulalah yang mengantarkan keluarga-keluarga Bima-Dompu ke Bumi Flobamora ini.(Flobamora = Flores, Sumba, Timor dan Alor. Lima Pulau besar di gugusan kepulauan Timor). Sejak abad XV pada masa pemerintahan Raja Manggampo Donggo dan Manggampo Jawa dengan Perdana Menteri Ma Wa’a Bilmana wilayah Kerajaan Bima menjangkau hingga ke Manggarai dan Alor. Hal itu terus berlanjut hingga akhir abad XVIII Pada masa pemerintahan Sultan Ibrahim. Sejarah hubungan Bima Manggarai memang penuh dengan romantika. Keberadaan Pulau yang elok ini banyak dilukiskan dan diceritakan dalam Kitab BO (salah satu sumber tertulis kerajaan dan kesultanan Bima) seperti masalah perdagangan, ketentuan-ketentuan pajak, aturan pemerintahan dan hal-hal lainnya yang mengatur tentang hubungan Bima Manggarai. Sejak saat itulah, interaksi antara Bima dengan Flobamora terutama Manggarai cukup intensif dan banyak sekali keluarga-keluarga kita dari Bima dan Dompu hijrah

255 kesini. Interaksi itu tentunya tidak hanya menyangkut person to person(Orang Per Orang), tetapi juga membawa dampak pada akulturasi dan asimilasi budaya BimaFlobamora. Hal itu dibuktikan dengan adanya kesamaan beberapa logat dan bahasa, atraksi budaya dan juga karakteristik orang-orangnya. Keterikatan sejarah ini tidak hanya menyangkut budaya, namun juga mempengaruhi solidaritas emosional antara orang Bima-Dompu-Flobamora. Satu contoh konkrit misalnya dalam dunia olahraga, jika kontingen Bima yang berlaga, maka secara spontan orangorang Flobamora memberikan dukungannya. Solidaritas antara Bima-Flobamora ini juga ditunjukkan ketika berada di tanah rantau misalnya di ibukota Jakarta. Rasa solidaritas dan kesetiakawanan itu tentunya tidak hanya terbatas pada hal yang demikian, namun harus diimplementasikan secara luas dalam seluruh aspek kehidupan dan pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat antar wilayah yang bertetangga dan bersaudara ini Di Manggarai ini telah lama terbentuk Kerukunan Keluarga Bima Dompu. Pada kesempatan yang baik ini saya mengharapkan agar KKBD NTT dapat senantiasa menjadi Jembatan penghubung sosial dan budaya serta pembangunan antara Bima- Dompu- Flobamora dalam rangka meningkatkan akselerasi pembangunan di segala bidang kehidupan. Di Bima- Dompu dan Flobamora, membentang segenap potensi alam, budaya dan pariwisata yang luar biasa. Kalau dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan bersama, saya memiliki keyakinan yang mendalam bahwa suatu saat kita akan lebih maju dibandingkan daerah-daerah lain di sebelah barat ibu pertiwi Indonesia Raya ini.

256 Hal ini tentunya cukup beralasan karena di ujung timur NTB hingga NTT membentang pulau-pulau mungil yang indah seperti selat Sape, Pulau Kelapa, Bajo Pulau, Pulau Sangiang, Pulau Ular, Selat GiliBanta yang menyimpan sejuta pesona dan potensi, Pulau komodo yang mendunia serta pulau-pulau lainnya yang perlu penanganan dan penataan dari dua wilayah yang bersaudara ini untuk kemaslahatan bersama. Di bidang kelautan dan perikanan, kita kaya ikan, kaya akan rumput laut dan juga biota laut lainnya untuk menghidupi nelayan-nelayan kita yang masih hidup dibawah garis kemiskinan. Komoditi pisang, kedondong, Alphokat dan lain-lain dari NTT cukup laku di Bima dan Dompu. Hampir setiap hari kendaraan Fuso melintas dan membawa komoditi itu untuk dijual di Bima maupun di luar Bima. Demikian pula sebaliknya, banyak komoditi dari Bima seperti hewan ternak dan hasil alam Bima yang laku dijual di Manggarai dan Flores. Kerja sama ini tentunya harus terus ditingkatkan di masa mendatang agar tetap terus terjalin hubungan persaudaraan di antara kita. Disamping sebagai jembatan budaya dan pembangunan, saya berharap kepada KKBD agar proaktif dan menjadi mediator dalam menyelesaikan persoalanpersoalan sosial kemasyarakatan terutama dalam kaitannya dengan adanya konflik dan perselisihan antara warga BimaDompu dengan warga Flobamora. Hal itu harus betul-betul kita waspadai karena sudah ada beberapa kejadian yang Alhamdulillah dapat kita selesaikan dengan musyawarah di antara kita. Kedepankan pendekatan persuasif dan kekeluargaan dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh warga Bima- Dompu dan Flobamora.

257 Leluhur kita pernah berpesan, dimana Bumi Dipijak, disitu langit dijunjung. Hal ini mengandung makna yang luas bahwa kita sebagai perantau meskipun telah lama menetap di daerah ini haruslah dapat menyesuaikan diri dengan kondisi, adat, budaya dan tabiat orang-orang di bumi yang kita pijak. Jika sikap saling menghargai, menghormati, dan toleransi terjalin harmonis, Insya Allah keberadaan kita akan tetap senantiasa menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat di Bumi Flobamora ini. Disamping itu, saya berharap kepada Forum KKBD dan seluruh warga Bima untuk senantiasa memegang teguh flalsafah hidup Dou Mbojo yaitu Maja Labo Dahu Ngge’e Di Rasa Dou. Maja yaitu Malu untuk berbuat yang melanggar norma-norma adat dan Agama. Takut untuk melakukan hal-hal yang dilarang baik oleh adat istiadat maupun Agama. Demikian beberapa pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, atas nama Pemerintah Daerah dan Masyarakat Kabupaten Bima saya menyampaikan selamat atas pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat. Semoga Manggarai Barat semakin maju dan berkembang di masa depan. Wabillahitaufiq walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Wakil Bupati Bima,

Drs. H. Syafrudin H.M. Nur, M.Pd

258

WAKIL BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Survey Seismik Di Perairan Laut Flores, Lepas Pantai Nusa Tenggara Barat 07 September 2010/18 Ramadhan1431H Gedung Paruga Parenta Bima

259 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati: • • • • • • • • Bapak Dirjen Minyak dan Gas Bumi; Bapak Asisten Setda Kabupaten Bima; Bapak Kepala SKPD Lingkup Pemkab. Bima; Bapak Direktur PT. Kreasindo Eratek Dinamika ; Ketua HNSI Kabupaten Bima; Kepala Sahbandar Bima, Sape dan Calabai; Kepala Pol. Airud, Pos TNI AL dan KP3 Pelabuhan Sape; Camat dan Unsur Muspika dan Ketua HNSI Kecamatan Tambora, Sanggar, Soromandi, Ambalawi, Wera, Sape dan Lambu; Singkatnya hadirin yang kami hormati;

Alhamdulillahirabbil alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat allah subhanahu wa ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara sosialisasi survey seismic di perairan laut flores, lepasa pantai nusa tenggara barat.

Salam dan shalawat kita khaturkan pada junjungan kita nabi besar muhammad saw, para keluarganya, sahabat dan pengikutnya hingga akhir zaman yang telah membawa

260 cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntutan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang saya hormati, Mengawai sambutan ini ijinkanlah saya menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa di bulan ramadhan semoga amal ibadah kita diterima disisinya, dan insya Allah 3 (tiga) hari lagi kita akan merayakan hari kemenangan 1 syawal 1431 H. lewat kesempatan yang baik ini ijinkanlah saya atas nama pemerintah Kabupaten Bima dan atas nama pribadi mengucapkan selamat merayakan hari raya idul fitri 1431 H, mohon maaf lahir dan bathin. Sesuai dengan agenda pembangunan Kabupaten Bima bahwa pemanfaatan Sumber Daya Alam tetap memperhatikan daya dukung lingkungan, mendaya gunakan sumber daya alam untuk sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dengan memperhatikan fungsi dan keseimbangan lingkungan hidup. Untuk mencapai agenda pembangunan tersebut dilakukan peningkatan eksploitasi Sumber Daya Mineral dengan memperhatikan aaspek pembangunan berkelanjutan, khususnya mempertimbangkan kerusakan hutan, keanekaragaman hayati dan pencemaran lingkungan untuk memperluas peluang usaha pertambangan skala kecil dengan memperhatikan aspek social dan lingkungan hidup. Hadirin yang saya hormati, Survey seismik yang dilaksanakan ini digunakan untuk menerangkan aktivitas pencairan Sumber Daya Alam dan Mineral yang ada di bawah permukaan Bumi dengan bantuan gelombang seismik. Hasil rekaman yang diperoleh dari survey ini disebut dengan penampangan seismik

261 Eksplorasi seismik atasi eksplorasi dengan menggunakan metode seismik banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk melakukan pemetaan struktur di bawah permukaan bumi untuk bisa melihat kemungkinan adanya jebakan-jebakan minyak berdasarkan interrpretasi dari penampang seismiknya. Hasil survey seismik yang dilaksanakan oleh PT. Kreasindo Eratek Dinamika adalah untuk meningkatkan mutu data dan menambah informasi potensi minyak dan gas bumi di wilayah lepas pantai yang mencakup suirvey dan dinamika sekitaranya. Untuk itu pemerintah Kabupaten Bima berharap semoga wilayah utara laut Bima yang merupakan lepas pantai di Nusa Tenggara barat yang dijadikan lokasi survey oleh PT. Kreasindo eratek dinamika ini kaya akan potensi migas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Bima. Akhirnya kepada PT. Kreasindo eratek dinamika perusahaan yang ditunjuk oleh Dirjen minyak gas bumi kementerian energi dan sumber daya mineral Republik Indonesia menyampaikan selamat melakukan survey seismik 2D, semoga survey yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dab memperoleh hasil yang maksimal. Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada hari ini dan dengan mengucap Bismilahirahmanirahim acara Sosialisasi Survey Seismik Di Perairan Laut Flores, Lepas Pantai Nusa Tenggara Barat, secara resmi saya nyatakan di Buka. Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

262 Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN HM. NUR M.Pd

WAKIL BUPATI BIMA SAMBUTAN Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H 10 September 2010 M/1 Syawal 1431 H

Assalamu’alaikum War. Wab. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walilahilham Di hari yang Fitri ini, ummat Muslim di seluruh penjuru dunia, termasuk Ummat Muslim di Daerah Kabupaten Bima tercinta sedang bersimpuh di tanah-tanah lapang dan di Masjid-Masjid, mengumandangkan Takbir, Tahlil dan Tahmid

263 serta melaksanakan Shalat Idul Fitri. Hal ini dilakukan tidak lain adalah untuk memuji kebesaran Allah yang telah mengantarkan kita semua meraih kemenangan setelah sebulan penuh digembleng dengan nilai-nilai ibadah di bulan suci ramadhan. Oleh karena itu, pada kesempatan yang mulia ini saya mengajak hadirin untuk memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridho Nya, kita masih dapat bertemu kembali dengan bulan suci ramadhan dan melaksanakan Shalat Idul Fitri sebagaimana tahun-tahun sebelumnya. Karena tidak sedikit saudara-saudara kita, keluarga dan kerabat kita yang pada tahun lalu masih bersama-sama kita merayakan hari kemenangan ini, namun pada hari ini mereka telah tiada dan berpulang keharibaan Ilahi Rabbi. Sekali lagi kita patut bersyukur atas karunia Allah SWT yang telah dilimpahkan kepada kita semua, seraya terus berdoa mudah-mudahan Ramadhan dan Idul Fitri di tahun mendatang kita masih diberikan nikmat kesehatan dan umur panjang untuk terus berbakti kepadaNya. Seiring dengan itu, Shalawat dan Salam tidak lupa kita persembahkan kepada Junjungan Alam Nabi Besar Muhammad SAW, karena berkat Sunnah dan Tuntunanya kita dapat melaksanakan ajaran Islam, termasuk di dalamnya puasa di bulan Ramadhan yang telah kita laksanakan selama satu bulan. Mengawali sambutan ini saya atas nama pribadi dan segenap Jajaran Pemerintah Daerah mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 H, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir Dan Bathin. Mudah-mudahan pada hari ini kita semua dapat menjadi pribadi yang Muttaqin sebagaimana dijanjikan oleh Allah SWT, dalam

264 surat Al-Baqarah Ayat 183 yang artinya : Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walilahilham Kaum muslimin, dimuliakan Allah, Jamm’ah Shalat Idul Fitri yang

Kita semua patut bersyukur, karena Bulan Suci Ramadhan tahun 2010 ini berjalan dengan sukses. Suasana keamanan dan ketertiban cukup terjaga kondusif. Masyarakat di seluruh pelosok kecamatan dan desa berbondong-bondong ke Masjid dan Mushalla, larut dalam dzikir dan do’a serta melaksanakan rutinitas ibadah lainnya dengan khusyu dalam suasana yang nyaman dan damai. Di sisi lain Aparatur Pemerintah Daerah juga Alhamdulillah dapat menjalankan tugas dan kewajiban pelayananya kepada rakyat dengan baik meski dalam keadaan berpuasa. Agenda-agenda Pemerintahan, Pembangunan dan Sosial Kemasyarakatan juga tetap berjalan sebagaimana mestinya, termasuk kegiatan Safari dan Silaturahmi Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bima bersama masyarakat di seluruh pelosok kecamatan dan desa. Semua itu terlaksana berkat jalinan kerja sama, kekompakkan dan adanya rasa persaudaraan yang tinggi di antara kita semua dalam mengisi bulan suci ramadhan tahun ini. Semangat kebersamaan dan jalinan silaturahmi di antara kita tidak boleh terputus sedikitpun selama hayat dikandung badan. Kita tidak boleh memutuskan tali silaturahim sebagaimana firman Allah SWT dalam Alqur’an. Surat An Nissa Ayat 1 yang artinya: “Dan bertakwalah kepada Allah yang

265 dengan namaNya kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silaturahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu.” Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walilahilham Kaum muslimin, dimuliakan Allah, Jamm’ah Shalat Idul Fitri yang

Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya tidak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi sekaligus ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar saya di pelsosok Kecamatan dan Desa yang telah dapat melaksanakan tugas dan kewajiban keislamanya dengan baik dan sempurna di bulan Ramadhan kemarin. Mudahmudahan kita semua dapat mengambil banyak hikmah dan pelajaran dari bulan yang mulia tersebut, sehingga dapat menjadi bekal dalam mengisi hari – hari kedepan. Saya yakin dan percaya, banyak sekali pelajaran penting yang dapat kita petik selama Ramadhan. Salah satu di antaranya adalah pelajaran untuk memahami dan merasakan kesusahan seperti yang dirasakan kaum fakir dan miskin. Oleh karena itu Ramadhan harus mampu melahirkan pribadi yang darmawan dan memiliki kepedulian tinggi terhadap nasib sesamanya. Kedermawanan kolektif inilah yang semestinya harus ditumbuhkembangkan dalam kehidipan sosial kita, sebab hal itu akan dapat bersinergi positif dengan berbagai program pembangunan yang telah, sedang dan akan dilaksankan Pemerintah Daerah. Sehingga berbagai persoalan kemiskinan dan persoalan sosial

266 ekonomi lainnya yang ada di tengah-tengah masyarakat mampu tertangani dengan baik. Animo dan kesadaran tinggi dalam beribadah yang ditunjukan selama Bulan Ramadhan kemarin, saya harapkan kedepan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Jangan sampai ibadah itu hanya semarak saat bulan ramadhan saja dan selepas itu kembali seperti semula, beribadah dalam -batas standar saja dan bahkan sering melalaikan tugas dan kewajiaban sebagai seorang muslim. Selepas ramadhan ini, masjid-masjid diharapkan jangan ditinggalkan, justeru setelah Ramadhan kita harus lebih termotivasi untuk kembali ke Masjid dan memakmurkanya dengan berbagai kegiatan ibadah. Sebab ukuran keberhasilan Ibadah Puasa Ramadhan kita sesungguhnya tercermin dari perilaku dan aktivitas kita pada sebelas bulan berikutnya. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walilahilham Kaum Muslimin, dimuliakan Allah Jamm’ah Shalat Idul Fitri yang

Setelah melewati puasa ramadhan, ummat Islam sebagaimana janji Allah dihadirkan dalam keadaan fitri. Oleh karena itu, di hari yang istimewa ini, saya harapkan kita tetap kokoh dan istiqamah dijalan yang benar. Kita semua harus lebih giat berlomba-lomba dalam kebajikan dan tak pernah berhenti berkarya mempersembahlan pengabdian terbaik bagi Agama, Bangsa dan Negara serta Daerah tercinta ini dengan kapasitas masing-masing. Untuk itu, pada hari yang fitri ini pula saya mengajak seluruh warga Kabupaten Bima untuk terus bergandeng tangan,

267 merapatkan barisan untuk mensukseskan dan melanjutkan berbagai Agenda dan Program pembangunan untuk kemajuan bersama. Merujuk pada Tema perayaan Idhul Fitri tahun ini, dengan jiwa dan semangat Idul Fitri 1431 H/2010 M, kita suburkan silaturahmi dan kebersamaan bagi kemajuan Dou Labo Dana Mbojo. Untuk itu, mulai hari ini kita semua harus dapat membuka lembaran baru, baik dalam konteks pengabdian kepada agama, bangsa dan negara serta daerah maupun lembaran baru dalam bentuk ukhuwah di antara sesama. saling memaafkan dan meningkatkan silaturahmi merupakan titk awal yang baik bagi perjalanan hidup kita kedepan. oleh karena itu, selepas shalat Idul Fitri ini, saya harapkan kita semua dapat melaksanakan tradisi positif saling berkunjung dan bersilaturahmi di antara sesama. Lembaran baru yang saya kemukakan di atas juga berimplikasi pada hajat besar Pemilukada Kabupaten Bima beberapa waktu lalu. Kita sama-sama maklum, bahwa pemilukada telah membuat masyarakat kita di seluruh pelosok kabupaten Bima terkotak-kotak dalam perbedaan pilihan dan pandangan yang membawa dampak keretakan hubungan silaturahim antara saudara dengan saudara bahkan komunitas yang lebih luas lagi. Oleh karena itu, pada kesempatan yang mulia ini diiringi semangat idul fitri, mari kita akhiri perbedaan itu untuk bersatu padu menyongsong hari depan yang lebih indah dan mesra melalui jalinan kebersamaan di antara kita. Karena pesta Pilkada telah usai dan sudah tidak ada lagi yang namanya pendukung Si A, Si B dan Si C. Kita semua adalah masyarakat Kabupaten Bima yang sangat mencintai demokrasi dan pemimpinnya yang telah terpilih.

268 Melalui mimbar yang mulia ini saya dengan Bapak Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bima yang telah berpartisipasi dalam Pemilukada 7 Juni lalu dan memberikan kepercayaan serta amanah kepada kami untuk memimpin kabupaten Bima lima tahun kedepan. Hal ini sekaligus kami mengharapkan doa dan dukungan semua pihak agar seluruh agenda dan program pembangunan dapat berjalan dengan aman, lancar dan sukses. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Walilahilham Kaum Muslimin, dimuliakan Allah Jamm’ah Shalat Idul Fitri yang

Pada kesempatan yang mulia ini, perlu saya umumkan bahwa saya dan keluarga, demikian pula Bapak Bupati Bima H. Ferry Zulkarnain, ST beserta keluarga akan menggelar Open House selama dua hari mulai hari ini. Bagi warga yang ingin bersilaturahmi dengan kami sekeluarga, silakan datang dan kunjungi kediaman kami. sebab, kami merasa sangat berbahagia, bila dapat merayakan kebahagiaan bersama keluarga besar kami yang ada di pelosok desa di kabupaten Bima. Sementara itu, bagi sebagian di antara kita yang ingin memanfaatkan waktu bersama keluarga untuk berlibur, saya ucapkan selamat berlibur dan berbahagia bersama keluarga, seraya berharap agar berhati-hati dalam perjalanan, menjaga keamanan dan ketertiban masing-masing. Rayakan kebahagiaan ini secara wajar dan menghindari perayaan yang berlebih-lebihan. Pemerintah Daerah bersma aparat

269 terkait, tetap senantiasa meningkatkan koordinasi untuk menfasilitasi kelancaran aktivitas warga khusunya dalam beberapa hari kedepan. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang mulia ini, sekali lagi saya atas nama pribadi dan segenap Jajaran Pemerintah Kabupaten Bima mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriah, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Semoga seluruh warga Kabupaten Bima senantiasa dalam perlindungan Allah SWT. Wabilahitaufiqwalhidayah Wassalamu alaikum War. Wab.

Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN HM NUR, Mpd

MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Upacara Bendera Peringatan Hari Olahraga Nasional XXVII Tahun 2010 25 September 2010 M/17 Syawal 1430 H

270 Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu'alaikum War. Wab. Salam Sejahtera dan Salam Olahraga Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk memanjatkan puji dan syukur kehadapan tuhan yang maha esa, karena atas rakhmat dan ridho-Nyalah, kita dapat-sama melakukan upacara peringatan hari olahraga nasional (HAORNAS) XXVII tahun 2010 dalam keadaan sehat wal’afiat. Hadirin yang sama-sama berbahagia, Sejarah perjalanan bangsa indonesia membuktikan bahwa olahraga tidak hanya sebagai sarana peningkatan pola hidup sehat dan prestasi, tetapi sekaligus sebagai media perjuangan dan pemersatu bangsa. Penyelenggaraan pekan olahraga nasional (Pon) 1 tahun 1948 di stadion Sri Wedari kota Solo (Surakarta) jawa tengah membuktikan bahwa olahraga adalah media perjuangan untuk menunjukan kepada dunia tentang eksistensi bangsa indonesia sebagai sebuah negara berdaulat. Kita bersyukur karena telah banyak kemajuan yang dicapai oleh bangsa indonesia sejak kemerdekaan kita. Indonesia adalah negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, indonesia juga adalah anggota G-20 yaitu dua puluh negara yang menentukan ekonomi dunia. Tahun depan, bersamaan sebagai tuan rumah sea games 2011, indonesia juga mengikuti kemajuan bangsa dalam bidang-bidang lainnya,

271 menjadi yang terbaik di asia tenggara, menjadi salah satu macan asia dan diperhitungkan pada tingkat dunia. Namun, kita harus sadar bahwa atlet tidak datang dari langit, bakat alam tidak cukup untuk menjadi juara di tingkat internasional. Bakat harus diasah sejak usia dini dengan pembinaan di dalam keluarga, sekolah, club-club olahraga dan oleh berbagai organisasi olahraga di pusat maupun daerah. Kompetisi harus digalakkan di desa-desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi sampai tingkat nasional. Kita semua, pemerintah, pemerintah daerah, dunia swasta, dan segenap masyarakat harus bersatu padu untuk mendorong kebangkitan prestasi olahraga nasional. Kepada segenap lembaga pemerintahan dan pemerintah daerah, mari wujudkan pengarusutamaan olahraga dalam setiap kebijakan pemerintah. Mari terus meningkatkan jumlah dan kualitas sarana dan prasarana olahraga di lingkungan masing-masing. Jangan lupa melaksanakan hari krida olahraga pada setiap jum’at sesuai dengan Keppres Nomor 72 tahun 1984. Mari terus mengembangkan berbagai kegiatan olahraga, termasuk olahraga prestasi, olahraga pendidikan maupun olahraga rekreasi. Hadirin yang sama-sama berbahagia, Permasalahan olahraga adalah tugas bersama kita semua, karena olahraga menyehatkan badan, meningkatkan produktivitas bangsa, serta membentuk karakter yang berguna untuk mewujudkan bangsa yang kuat. Mari kita jadikan olahraga sebagai gaya hidup manusia indonesia modern.

272 Permasalahan olahraga juga penting bagi upaya untuk menemukan bibit-bibit unggul dan bakat-bakat alam yang tersebar dari sabang sampai merauke dari miangas sampai pulau Rote. Bibit-bibit unggul dan bakat-bakat alam itu ada di desa-desa, di pulau-pulau, di sekolah-sekolah dan pesantren-pesantren, di daerah-daerah, bahkan di lingkungan kita masing-masing. Jangan biarkan bibit-bibit unggul itu dan bakat-bakat alam terpendam, terabaikan, dan tersia-siakan. Mari kita temukan mereka, kita bina, kita dukung dan fasilitasi sehingga mereka bisa menjadi anakanak bangsa yang mengharumkan nama keluarga, desa, daerah dan bangsa indonesia di ajang internasional. Saudara dan hadirin yang berbahagia, Demikianlah beberapa pesan dan harapan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan berbahagia ini. Akhirnya kepada berbagai pihak yang telah memeberikan perhatian, sehingga terselenggara dengan sukses peringatan puncak acara hari olahraga nasional XXVII tahun 201, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi–tingginya. Dirgahayu hari olahraga nasonal XXVII tahun 2010 Sekian dan terima kasih. Wassalamu’alaikum War. Wab. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia,

DR. ANDI A. MALARANGENG

273

BUPATI BIMA SAMBUTAN Kegiatan Pelatihan Teknis Perikanan Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Tahun 2010 07 Oktober 2010/29 Syawal 1431 H Hotel La. Ila Bima

274 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • • • Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Beserta jajaran; Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Narasumber/fasilitator Pelatihan; Panitia Pelaksana, Peserta Pelatihan, Singkatnya Para Undangan Yang Berbahagia;

Mengawali sambutan ini perkenankan saya mengajak undangan dan para peserta pelatihan sekalian untuk mensyukuri nikmat dari Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan kurnia-Nya, kita dapat berkumpul bersama untuk menghadiri dan mengikuti pembukaan Kegiatan Pelatihan Teknis Perikanan Bagi Petugas (PPL) Dalam Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir Tahun 2010 yang dihelat di Hotel La Ila ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin dan peserta pelatihan yang berbahagia, Seperti yang diketahui bersama bahwa Kabupaten Bima secara geografis memiliki panjang garis pantai 446 km2 dengan 51 desa sangat potensial untuk pengembangan di sektor kelautan dan perikanan. Gambaran potensi secara geografis ini menunjukkan pentingnya pengelolaan wilayaah pesisir secara baik dan berkelanjutan dan memanfaatkan segenap sumberdaya yang kita miliki di daerah.

275 Salah satu upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah melalui kegiatan pengembangan perekonomian berbasis kerakyatan yang dilakukan dapat dilakukan dengan cara upaya pemberdayaan masyarakat berbasis sumber daya lokal, dengan konsep “pemberdayaan” telah mengubah konsep “pembangunan“ sekaligus memberikan strategi pengentasan kemiskinan. Program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir merupakan salah satu program nasional yang menjadi krangka kebijakan dan acuan pelaksanaan berbagai program penganggulangan kemiskinan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu upaya pemberdayaan masyarakat pesisir, tidak terlepas dari adanya kerjasama, koordinasi dan partisipasi dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, instansi terkait, LSM maupun masyarakat pada umumnya. Berkaitan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pada sektor perikanan ini dan dengan segala potensi dan permasalahan yang ada maka perlu dioptimalkan pemanfaatannya baik dari aspek penangkapan, budidaya, pengolahan dan pemasaran serta pengawasan maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia pengelolaanya dalam rangka penanggulangan dan pengentasan kemiskinan masyarakat. Untuk itu sesuai dengan pembangunan kelautan dan perikanan yang terus berkembang, pembinaan kelompok tani nelayan diarahkan pada penerapan agribisnis, peningkatan peranan masyarakat pedesaan lainnya sesuai dengan penerapan otonomi daerah yang nyata dan bertanggung jawab.

276 Peserta pelatihan yang berbahagia, Kunci bagi kesejahteraan masyarakat pesisir di daerah kita adalah melakukan kegiatan pemberdayaan melalui peningkatan partisipasi masyarakat pesisir dalam pemanfatan sumberdaya kelautan yang sejalan dengan penerapan strategi pengentasan kemiskinan secara terintegrasi ke dalam satu program berbasis masyarakat. Dengan demikian, peningkatan kapasitas penyuluh perikanan sebagai salah satu pelaku kunci pelaku utama perikanan Penyuluh perikanan berperan penting dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan sikap para penyuluh sebagai pelaku yang berada pada garis terdepan dalam pengelolaan sektor perikanan. Sejalan dengan harapan di atas, kegiatan pelatihan teknis perikanan bagi petugas/PPL ini juga kiranya dapat membantu untuk mensukseskan program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat nelayan pada khususnya dan masyarakat Bima pada umumnya. Kita berharap pelatihan teknis ini dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan keterampilan dan sikap penyuluh perikanan serta dapat menjalin kemitraan penyuluhan yang harmonis dengan pihak lainnya. Hadirin peserta pelatihan yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengharapkan Ridho Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, Kegiatan Pelatihan Teknis Perikanan Bagi Petugas / PPL Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir dengan ini saya nyatakan

277 dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelantikan Pejabat Struktural/Fungsional Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 14 Oktober 2010 M/6 Dzulqaidah 1431 H Paruga NaE Kecamatan Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Muspida Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

278 Kepala Badan, Dinas dan Kantor Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Karyawan lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Sama-Sama Berbahagia; Yang

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berbagai nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan batin untuk menghadiri Pelantikan Pejabat Struktural/Fungsional Lingkup Pemkab Bima yang diselenggarakan untuk pertama kalinya di Paruga NaE Kecamatan Woha ini. Salam dan salawat semoga selalu tercurah atas junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, keluarga, para sahabat. Semoga diberikan syafaat hingga kepada kita pengikutnya hingga akhir hayat. Hadirin yang saya hormati, Pada Kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan saudara-saudara menempati sejumlah posisi struktural/fungsional pada jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Bima pada tahun 2010 ini. Sejalan dengan perkembangan dan tuntutan akan pentingnya organisasi Pemerintah Daerah yang tanggap dan memiliki kapasitas yang dapat diandalkan untuk menjawab kompeksitas dinamika kebutuhan masyarakat yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Perubahan organisasi pemerintah daerah selain bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektifitas kinerja,

279 juga dimaksudkan untuk menyelesaikan secara langsung dan menyeluruh berbagai permasalahan mendesak yang dihadapi dalam penyelenggaraan roda pemerintah daerah. Berbagai permasalahan yang prioritas perlu diselesaikan antara lain pengentasan kemiskinan, perbaikan kinerja keuangan daerah, akses terhadap kesehatan, infrastruktur, pengembangan wilayah pedesaan serta berbagai persoalan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan lainnya. Hadirin undangan pelantikan saya hormati, Dalam sebuah organisasi yang besar seperti Pemerintah Kabupaten Bima, penggantian dan pelantikan pejabat di berbagai tingkatan merupakan sebuah peristiwa yang lazim dalam mekanisme birokrasi sebagai jawaban tuntutan kebutuhan aparatur yang handal. Pelantikan ini, pertama-tama tentu saja dihajatkan sebagai ikhtiar untuk melakukan perubahan dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintah daerah demi meningkatkan efektifitas dan efisiensi terhadap tugas dan fungsi organisasi dalam penyelenggaraan pemerintahan melalui penanganan secara menyeluruh dan koordinasi intensif masalah prioritas tersebut di atas. Selama lima tahun saya memegang amanah untuk memimpin daerah ini, saya merasakan kinerja kita belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat yang menggantungkan harapannya kepada jajaran aparatur. Oleh sebab itu diperlukan suatu perubahan yang signifikan untuk mengantisipasi tuntutan dengan kinerja yang lebih efektif dan profesional. Oleh karena itu, pelantikan pejabat struktural/fungsional yang digelar hari ini hendaknya dipahami sebagai bagian

280 dari upaya kita untuk meningkatkan akselerasi dan kemampuan kinerja organiasi pemerintah daerah dalam merespon berbagai tuntutan dan harapan yang tengah berkembang di masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban pemerintah daerah terhadap masyarakat.

Hadirin Yang saya hormati, Pelantikan pejabat ini merupakan yang kali pertama dilakukan setelah mengemban amanah memimpin daerah. Pengisian sejumlah posisi dilakukan pada eselon yang kosong karena pejabat yang lama memasuki masa purna bhakti, memberikan kesempatan bagi para pejabat yang diangkat kembali untuk menduduki jabatan yang lainnya, juga memberikan kesempatan promosi pada pejabat dinilai mampu dan memberi harapan kinerja yang lebih baik dalam menduduki jabatan barunya. Dengan dilantiknya pejabat-pejabat baru ini saya berharap untuk bersama-sama membangun sinergi dan kerjasama yang lebih kuat, sekaligus memacu pemikiran dan ide-ide baru untuk merespon dalam memecahkan berbagai persoalan dan tantangan pembangunan daerah. Pada kesempatan ini pula saya ingin mengingatkan kepada para pejabat yang baru dilantik, bahwa jabatan yang baru saudara emban adalah sebuah amanah yang harus dilaksanakan dan dijalankan dengan baik. Komitmen Saudara-saudara bagi pembangunan Dou Labo Dana Mbojo merupakan prasyarat utama untuk melaksanakan amanah rakyat. Oleh sebab itu saudara-saudara harus dapat

281 memberikan kontribusi yang optimal dan membuktikan kinerja yang lebih baik. Hadirin undangan yang berbahagia, Sebelum saya mengakhiri sambutan saya, ada beberapa hal yang perlu saya intruksikan kepada saudara-saudara, yaitu : Pertama, segera melakukan konsolidasi internal di dalam unit kerja masing masing guna membangun komitmen, kesamaan gerak dan tindakan dalam melaksanakan berbagai program yang tengah sedang dan akan segera dilaksanakan. Kedua, mengidentifikasi berbagai permasalahan yang terjadi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi organisasinya. Ketiga, Membangun kerjasama dan sinergi dengan berbagai unit kerja terkait baik dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Bima maupun dengan unit kerja diluar Pemkab serta masyarakat. Keempat, Melakukan berbagai langkah penajaman dan perbaikan terhadap berbagai program dan kegiatan yang tengah dan akan dilaksanakan. Kelima, Melaksanakan manajemen pemerintahan yang transparan, bersih dan akuntabel. Sebelum mengakhiri amanat ini saya menghimbau kepada semua pihak, berikanlah kesempatan kepada pejabat baru untuk segera bekerja, beri dukungan dan secara bersama-sama kita ciptakan iklim yang kondusif dalam menjalankan tugas fungsinya. Hadirin yang saya hormati, Pada akhir sambutan ini, saya ucapkan terima kasih pada para pejabat lama yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik pada jabatannya. Kepada isteri dan keluarga yang telah setia dan tulus mendorong dan memberikan dukungan, sehingga berbagai tugas yang diemban dapat

282 diselesaikan dengan baik, saya juga sampaikan terima kasih. Kepada para pejabat yang baru dilantik, saya ucapkan selamat memangku jabatan baru tersebut. Saya menunggu prestasi, kerja keras dan dedikasi saudara-saudara lebih tinggi lagi. Semoga Allah Subhana Wata’alla selalu memberikan kekuatan, petunjuk dan bimbingan-Nya pada kita semua dalam melaksanakan tugas-tugas pembangunan ini. Demikianlah amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

283 Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia 15 Oktober 2010 M/7 Dzulqaidah 1431 H SDN NO. 2 Tawali Kecamatan Wera

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; Kepala Bappeda, Kepala Dinas Dikpora, Kepala Dinas PU, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPMDes Kabupaten Bima; Camat Wera, Para Kepala UPT, Kepala Sekolah, Komite Sekolah; Kepala Desa Tawali, Ketua BPD, dan Seluruh Peserta Kampanye Cuci Tangan Pakai Sabun Yang Sama-Sama Berbahagia.

• •

Pertama-tama sebagai insan yang beriman dan bertaqwa kepada Allah, mari kita senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Subahanahuwataala yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan hidayah-Nya kepada kita sekalian sehingga pada hari ini kita tetap diberikan nikmat umur dan kesehatan sehingga dapat menghadiri Acara Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang dihelat di Desa Tawali Kecamatan Wera ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para

284 sahabat serta pengikutnya yang istiqamah sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Kesehatan adalah hak azasi manusia, merupakan investasi, dan sekaligus merupakan kewajiban bagi semua pihak. Karenanya masalah kesehatan tidak dapat diatasi oleh sektor kesehatan sendiri, melainkan semua pihak juga perlu peduli karena dengan peduli pada masalah kesehatan tersebut, berbagai pihak diharapkan juga memperoleh manfaat, karena kesehatan meningkatan kualitas SDM dan meningkatkan produktivitas. Hari ini di seluruh belahan dunia secara serentak dilakukan Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia Yang Ke 3 setelah yang pertama kali dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2008 melalui rapat umum PBB. Kegiatan ini merupakan seruan dari PBB, sekaligus merupakan wujud kepedulian terhadap masyarakat dunia dimana tidak hanya negera-negara berkembang seperti Indonesia yang mengalami kesulitan membiasakan masyarakatnya melakukan cuci tangan pakai sabun tetapi juga negaranegara maju lainnya. Hari ini Bangsa Indonesia bersama dengan lebih dari 70 negara di seluruh dunia merayakan hari cuci tangan sedunia yang ketiga sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesehatan diri dan keluarga untuk mencapai derajat kesehatan yang lebih baik. Hadirin yang berbahagia, Program cuci tangan pakai sabun merupakan bagian dari Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) di rumah tangga yang merupakan upaya untuk memberdayakan anggota rumah tangga agar sadar, mau, dan mampu memegang

285 melakukan PHBS untuk memelihara dan meningkatkan kesehatannya, mencegah resiko terjadinya penyakit, dan melindungi diri dari ancaman penyakit serta berperan aktif dalam gerakan kesehatan di masyarakat. Hasil studi Basic Human Service (BHS) di Indonesia pada tahun 2006 ditemukan bahwa perilaku cuci tangan adalah : 12% setelah buang air besar, 9% setelah membersihkan tinja bayi dan balita, 14 % sebelum makan, 7% sebelum memberi makan bayi, dan 6% sebelum menyiapkan makan. Hasil studi ini membuktikan rendahnya perilaku cuci tangan di masyarakat Indonesia. Selanjutnya, kondisi tersebut diatas berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian diare dan munculnya KLB diare. Keadaan seperti ini dapat dikendalikan melalui intervensi terpadu melalui sanitasi total. Hal ini dibuktikan melalui hasil studi WHO tahun 2007 yaitu kejadian diare menurun 32% dengan meningkatkan akses masyarakat terhdap sanitasi dasar, 45% dengan perilaku cuci tangan pake sabun dan 39% perilaku pengelolaan air minum dirumah tangga. Sedangkan dengan mengintegrasikan ketiga perilaku intervensi tersebut kejadian diare menurun sebesar 94% . Oleh sebab itu hari cuci tangan pakai sabun sedunia adalah sebuah kampanye global yang dicanangkan oleh PBB bekerjasama dengan organisasi-organisasi lainnya baik pihak pemerintah maupun swasta untuk menggalakkan perilaku cuci tangan dengan sabun oleh masyarakat sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas hidup manusia. Hadirin yang berbahagia,

286 Selama tahun 2009 di Kabupaten Bima masih terdapat 8.532 penderita ISPA yang ditemukan pada sarana kesehatan, 10.975 penderita diare yang ditemukan pada sarana kesehatan, 832 penderita diare yang ditemukan oleh kader, 16.288 kasus malaria klinis, 4.120 kasus positif malaria, 7 kasus DHF dan 160 kasus chikungunya. Munculnya berbagai macam penyakit tersebut diatas antara lain disebabkan karena kualitas lingkungan dan perilaku masyarakat kita yang masih rendah, ditandai dengan : cakupan air bersih untuk Kabupaten bima tahun 2009 sebesar 78,63% dari total penduduk, akan tetapi dari hasil inspeksi sanitasi, yang memenuhi syarat 54,77% dan yang tidak memenuhi syarat 23,86%. Cakupan jamban keluarga untuk Kabupaten Bima tahun 2009 sebesar 73,69% dari total penduduk, akan tetapi dari hasil inspeksi sanitasi, 60,31% yang memenuhi syarat dan 13,38% yang tidak memenuhi syarat. Untuk Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) baru 10 desa yang dinyatakan bebas dari buang air besar disembarang tempat atau lazim disebut ”Open Dification Free” (ODF) yaitu Desa Ntori, Pesa, Kambilo, Kombo, Raba, Talabiu, Teke, Campa, Nggelu dan Oi Saro. Saya berharap kiranya program ini didukung oleh semua pihak dan menjadikan momen peringatan Hari cuci Tangan Pakai Sabun se dunia ini sebagai wahana untuk meningkatkan kesadaran kita semua akan pentingnya PHBS, karena ini adalah kunci untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, kemauan dan kemampuan masyarakat agar hidup bersih dan sehat demi peningkatan derajat kesehatan masyarakat dari seluruh pelosok wilayah kecamatan dan desa di daereah kita tercinta.

287

Saudara-saudara hadirin yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, teriring harapan agar perilaku hidup bersih dan sehat selalu membudaya di masyarakat kita, lebih-lebih pada siswa-siswi yang kelak akan memegang estafet kepemimpinan yang ada di Kabupaten Bima pada mada yang akan datang. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

288

PENJELASAN ATAS 8 (Delapan) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Bima Rapat Paripurna Ke-9 Masa Sidang III Tahun Dinas 2010 21 Oktober 2010 M/13 Dzulqaidah 1431 H RSU DPRD Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Beserta Seluruh Anggota DPRD

• Rekan-Rekan Unsur Kabupaten Bima • •

Forum

Komunikasi

MUSPIDA

Saudara Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Saudara Sekretaris Daerah Kabupaten Bima;

• Para Asisten, Kepala-Kepala Dinas, Badan Dan Kantor Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Sdr. Camat, Kepala Bagian, Dan Kepala Bidang Pada Dinas Dan Badan ;

289 • Pimpinan Organisasi Sosial Politik, Pimpinan Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Wanita Dan Pemuda; • Rekan-Rekan Pers, Singkatnya Hadirin Yang SamaSama Berbahagia. Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa mencurahkan segala rahmat dan kasih sayangnya kepada kita sekalian, sehingga kita dapat hadir dalam ruang sidang dewan yang terhormat ini dalam rangka menghadiri rapat paripurna ke-9 DPRD kabupaten Bima, masa sidang III tahun Dinas 2010, serangkaian dengan acara penyampaian penjelasan eksekutif atas 8 (delapan) rancangan peraturan daerah. Salawat dan salam kita persembahkan kehadirat junjungan kita nabi besar Muhammad SAW sebagai pemimpin umat dan sekaligus sebagai Rahmatan Lil Alamin. Hadirin sidang dewan yang terhormat, Rapat paripurna ke 9 hari ini didasarkan pada keputusan DPRD Kabupaten Bima Nomor : 17 Tahun 2010 tentang Penetapan Rincian Jadwal Kegiatan Rapat-Rapat DPRD Kabupaten Bima Masa Sidang II Tahun 2010, yang diawali dengan surat Bupati Nomor 182.342/38/003/2010 tgl. 8 Oktober 2010 perihal penyampaian Ranperda. Melalui forum yang terhormat ini kami menyampakan terima kasih kepada badan musyawarah DPRD yang telah mangagendakan pembahasan rancangan peraturan daerah ini pada masa sidang III tahun 2010. Ke 8 ( delapan) adalah : rancangan peraturan daerah dimaksud

1) Ranperda tentang pajak-pajak daerah;

290 2) Ranperda tentang retribusi jasa umum; 3) Ranperda tentang retribusi jasa usaha; 4) Ranperda tentang retribusi perijinan tertentu. 5) Rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 2 tahun 2009 tentang penyertaan modal daerah kabupaten bima; 6) Rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 tentang pembentukan, susunan kedudukan, tugas pokok dan fungsi oraganisasi perangkat daerah kabupaten bima ; 7) Ranperda tentang kependudukan; dan penyelenggaraan administrasi rencana (RPJMD)

8) Rancangan peraturan daerah tentang pembangunan jangka menengah daerah kabupaten bima tahun 2011 -2015; Hadirin sidang dewan yang terhormat,

Sebelum kami sampaikan penjelasan masing-masing Ranperda perkenankan kami menyampaikan gambaran umum dasar pertimbangan pengajuan rancangan peraturan daerah yang mengatur pajak dan retribusi sebagai berikut: Dalam tataran regulasi tingkat nasional terutama agenda reformasi keuangan negara khususnya di sektor perpajakan dan retribusi telah terbit undang-undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah atau PDRD, sebagai pengganti undang-undang nomor 18 tahun 1997 tentang pajak dan retribusi sebagaimana diubah dengan undang undang nomor 34 tahun 2000, dan dijabarkan dalam peraturan pemerintah nomor 65 tahun

291 2001 tentang pajak daerah dan peraturan pemerintah nomor 66 tahun 2001 tentang retribusi daerah. Terbitnya undang-undang nomor 28 tahun 2009 membawa perubahan mendasar landasan hukum kewenangan pungutan pajak dan retribusi bagi pemerintah daerah, sekaligus membawa implikasi perubahan jenis atau obyek pajak dan retribusi. Sebagai salah satu bagian continous improvement atau perbaikan sistem yang terus menerus maka undang undang nomor 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah sedkitnya memperbaiki tiga hal yaitu : 1. Penyempurnaan sistim pemungutan pajak dan retribusi; 2. Pemberian kewenangan yang lebih besar kepada daerah dibidang perpajakan daerah (local taxing empowerment); 3. Peningkatan efektifitas pengawasan.

Penyempurnaan sistim pemungutan pajak dan retribusi dilakukan dengan mengubah sistim daftar terbuka menjadi sistim daftar tertutup, lazim disebut “ stelsel tertutup ” yang berarti bahwa daerah dilarang memungut pajak selain jenis pajak yang secara limitatif ditetapkan dalam undangundang, sedangkan dibidang retribusi daerah masih berpeluang menetapkan jenis retribusi diluar jenis retribusi yang telah ditetapkan oleh undang-undang namun dengan kriteria yang sangat selektif dengan terlebih dahulu diusulkan kepada pemerintah atasan untuk ditetapkan dalam peraturan pemerintah.

292 Pemberian kewenangan yang lebih besar dilakukan dengan penambahan jenis pajak daerah dan retribusi daerah, pengalihan beberapa jenis pajak pusat dan provinsi menjadi pajak kabupaten, dan pemberian diskresi kepada daerah dalam penetapan tarif. Peningkatan efektifitas pengawasan dilakukan secara preventif dan represif, rancangan peraturan daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah harus dikonsultasikan telebih dahulu dengan pemerintah atasan sebelum ditetapkan, serta dapat mengakibatkan pembatalan jika ditetapkan tidak sesuai dengan prosedur atau jika materinya bertentangan dengan kaidah yang ditetapkan dalam undang undang. Ketentuan sanksi tersebut secara tegas diatur dalam peraturan menteri keuangan RI nomor 11/PMK.07/2010 tanggal 25 januari 2010 tentang tata cara pengenaan sanksi terhadap pelanggaran ketentuan dibidang pajak daerah dan retribusi daerah, yang didalamnya mengatur bentuk sanksi mulai dari sanksi berupa penundaan maupun pengurangan dana perimbangan. Sebagai landasan hukum baru pengaturan dibidang pajak dan retribusi tentu memerlukan perhatian yang sungguh-sungguh dari kita semua, karena disamping harus menyesuaikan pada kerangka berpikir peraturan baru sesuai konteks lahirnya undang-undang tersebut juga harus mempertimbangkan secara matang rasa keadilan dan kemampuan masyarakat. Implikasi hukum secara nyata terbitnya undangundang nomor 28 tahun 2009 tersebut mengakibatkan

293 perubahan terhadap perda–perda yang mengatur pajak dan retribusi yang berlaku selama ini . Peraturan daerah di kabupaten Bima tentang pajak dan retribusi yang secara legal formal berlaku sampai saat ini sebanyak 37 peraturan daerah terdiri 15 (lima belas) perda tentang pajak, dan 22 (dua puluh dua) perda tentang retribusi. Terbitnya undang-undang nomor 28.tahun membawa konsekwensi hukum sebagai berikut: 2009

1. Peraturan daerah yang harus dihentikan pelaksanaanya sebanyak 15 buah terdiri dari: 3 (tiga) perda pajak dan 12 (dua belas) perda retribusi. 2. Peraturan daerah yang harus disesuaikan sebanyak 24 buah yang terdiri dari: 6 (enam) perda pajak dan 16 (enam belas) perda retribusi. 3. Obyek pajak baru yang harus disusun dalam perda adalah 5 (lima) buah obyek pajak yaitu: A. Pajak air tanah B. Pajak sarang burung walet; C. Pajak bumi dan bangunan D. Pajak mineral bukan galian dan batuan E. Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB. Urgensi penyusunan dan penyesuaian perda diserahkan kepada masing-masing daerah sesuai dengan batas waktu yang ditetapkan oleh undang-undang, sehingga daerah harus segera merencanakan penyesuaian perda pajak dan retribusi dengan cara cermat dan seksama.

294 Sesuai petunjuk dan arahan pemerintahan atas maka penyusunan peraturan daerah tentang pajak dan retribusi disusun berdasarkan katagori jenis pajak maupun dan golongan retribusi yaitu : 1. 1 (satu) peraturan daerah mengatur pajak- pajak daerah 2. 1 (satu) peraturan daerah golongan retribusi jasa umum 3. 1 (satu) peraturan daerah golongan retribusi jasa usaha mengatur retribusi mengatur retribusi retribusi

4. 1 (satu) peraturan daerah mengatur golongan retribusi perijinan tertentu.

Atas dasar hal tersebut maka eksekutif mengajukan rancangan peraturan daerah tentang pajak dan retribusi, yaitu : a) Rancangan peraturan daerah tentang pajak pajak daerah b) Rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa umum; c) Rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa usaha; dan d) Rancangan peraturan daerah tentang retribusi perijinan tertentu. Selanjutnya kami sampaikan penjelasan masing--masing rancangan peraturan daerah . singkat

1) Rancangan peraturan daerah tentang pajak pajak daerah

295 Sesuai obyek yang diatur dalam ranperda tentang pajak daerah sebanyak 11 (sebelas) obyek yaitu : 1) 2) 3) 4) 5) 6) batuan; 7) 8) 9) Pajak hotel; Pajak restoran; Pajak hiburan; Pajak reklame; Pajak penerangan jalan; Pajak mineral bukan logam dan Pajak parkir; Pajak air tanah; Pajak sarang burung walet; dan bangunan

10) Pajak bumi perdesaan dan perkotaan; dan

11) Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau BPHTB Dari uraian diatas nampak perubahan nama obyek pajak danpenambahan obyek pajak baru sbb: a) Pajak mineral bukan logam dan batuan pengganti pajak bahan galian golongan c adalah

b) Pajak air tanah adalah jenis pajak semula kewenangan pemerintah provinsi yang diserahkan menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/kota; c) Pajak bumi dan bangunan (PBB) dan dan perkotaan; dan bea perolehan hak atas tanah dan bangunan atau

296 bphtb adalah obyek pajak kewenangan pemerintah pusat yang dialihkan menjadi ke kabupaten/kota 2) Rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa umum Ranperda ini mengatur retribusi yaitu : 1) 2) sebanyak 8 (delapan) obyek

Retribusi pelayanan kesehatan; Retribusi pelayanan persampahan;

3) Retribusi penggantian biaya cetak kartu tanda penduduk dan akta catatan sipil; 4) jalan umum; 5) 6) bermotor; Retribusi pelayanan parkir di tepi Retribusi pelayanan pasar; Retribusi pengujian kendaraan

7) Retribusi penyediaan dan/atau penyedotan kakus; dan 8) telekomunikasi. Retribusi pengendalian menara

Jika dibanding ketentuan sebelumnya obyek retribusi jasa umum relatif tidak banyak perubahan, obyek retribusi jasa umum yang baru berdasarkan undang undang nomor 28 tahun 2009 adalah retribusi pengendalian menara telekomunikasi. Pengaturan kembali obyek retribusi dalam Ranperda ini lebih bersifat penyesuaian tarif, mengingat peraturan daerah peraturan daerah sebelumnya lahir sebelum

297 berlakunya undang undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah bahkan sebagian diantaranya jauh sebelum penerapan otonomi daerah. 3. Ranperda tentang retribusi jasa usaha . 11

Ranperda tentang retribusi jasa usaha mengatur obyek yaitu : 1) daerah; 2) pertokoan; 3) 4) 5) Retribusi pemakaian kekayaan Retribusi pasar grosir dan/atau Retribusi tempat pelelangan; Retribusi terminal; Retribusi tempat khusus parkir;

6) Retribusi tempat penginapan / pesanggarahan / villa; 7) 8) kepelabuhanan; 9) olahraga; 10) dan 11) daerah. Retribusi rumah potong hewan; Retribusi pelayanan Retribusi tempat rekreasi dan Retribusi penyeberangan di air; Retribusi penjualan produksi usaha

Obyek yang diatur dalam rancangan peraturan daerah tentang retribusi jasa usaha diatas relatif tidak berubah dibanding ketentuan sebelumnya, sehingga

298 pengaturan kembali obyek retribusi dalam ranperda ini lebih bersifat memenuhi keharusan penyesuaikan sebagaimana diamanatkan oleh undang undang nomor 28 tahun 2009, dan penyesuaian tarif yang disesuaikan dengan kondisi yang ada saat ini. 4. Rancangan perijinan tertentu peraturan daerah tentang

Rancangan peraturan daerah tentang perijinan tertentu mengatur 4 buah obyek retribusi yaitu : • • • • Retribusi izin mendirikan bangunan; Retribusi izin gangguan; Retribusi izin trayek; dan Retribusi izin usaha perikanan.

Obyek yang diatur dalam rancangan peraturan daerah tentang retribusi perijinan tertentu bukanlah hal baru karena sebelumnya telah diatur dalam peraturan daerah. Khusus retribusi izin usaha perikanan sebelumnya diatur dalam peraturan daerah nomor 7 tahun 2001 tentang ijin usaha perikanan, namun peraturan daerah ini telah dibatalkan dengan keputusan mendagri nomor 110 tahun 2004 tentang pembatalan peraturan daerah kabupaten Bima nomor 7 tahun 2001 tentang ijin usaha perikanan. Terhadap pembatalan tersebut telah ditindaklanjuti pencabutan dengan peraturan daerah nomor 4 tahun 2009 tentang pencabutan atas lima peraturan daerah kabupaten Bima.

299 Sesuai perkembangan peraturan perundang undangan dengan terbitnya undang-undang nomor 28 tahun 2009, obyek retribusi ijin usaha perikanan ditetapkan kembali menjadi obyek retribusi perijinan tertentu, sehingga perlu diatur kembali dalam peraturan daerah. 5. Rancangan peraturan daerah tentang perubahan peraturan daerah kabupaten Bima nomor 2 tahun 2009 tentang penyertaan modal daerah kabupaten Bima; Berdasarkan ketentuan pasal 41 ayat (5) undangundang nomor 1 tahun 2004 tentang perbendaharaan negara JO pasal 116 peraturan pemerintah nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah serta pasal 70 ayat (7) peraturan menteri dalam negeri nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, sebagaimana diubah dengan peraturan menteri dalam negeri nomor 59 tahun 2007, penyertaan modal pemerintah daerah diatur dengan peraturan daerah; Lebih lanjut peraturan daerah nomor 6 tahun 2008 tentang pokok-pokok pengelolaan keuangan daerah menyatakan: pada prinsipnya penyertaan modal digunakan untuk menganggarkan kekayaan pemerintah daerah yang diinvestasikan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan dalam rangka peningkatan pelayanan masyarakat, mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang dilakukan pada bumd dan/atau badan usaha lain.

300 Pemerintah daerah telah menetapkan peraturan daerah nomor 2 tahun 2009 tentang penyertaan modal daerah kabupaten Bima yang ditetapkan pada tanggal 11 Mei 2009 yang lalu. Ketentuan pasal 4 peraturan daerah nomor 2 tahun 2009 tersebut berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun yaitu tahun 2005 sampai dengan tahun 2010 seuai dengan jangka waktu atau periodisasi kepemimpinan kepala daerah. Sehubungan dengan hal tersebut maka guna memberikan landasan hukum kegiatan pemerintah dalam penyertaan modal, maka peraturan daerah nomor 2 tahun 2009 tentang penyertaan modal daerah kabupaten bima tersebut harus diubah sesuai dengan proyeksi penyertaan modal daerah kurun 5 (lima) tahun mendatang, sekaligus mengatur jumlah besaran alokasi penyertaan modal setiap tahunnya. 6. Rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah kabupaten Bima nomor 3 tahun 2008 tentang pembentukan, susunan kedudukan, tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah kabupaten bima. Berdasarkan peraturan pemerintah nomor nomor 38 tahun 2007 tentang pembagian urusan pemerintahan antara pemerintah, pemerintahan daerah provinsi, dan pemerintahan daerah kabupaten/kota, dasar utama penyusunan perangkat daerah dalam bentuk suatu organisasi adalah adanya urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan daerah yang terdiri atas urusan wajib dan urusan pilihan.

301 Peraturan pemerintah nomor 41 tahun 2007 tentang organisasi perangkat daerah menyatakan, dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, kepala daerah dibantu oleh perangkat daerah yang terdiri dari : 1) Unsur staf; 2) Unsur pengawas ; 3) Unsur perencana ; 4) Unsur pendukung bersifat spesifik; serta tugas kepala daerah yang

5) Unsur pelaksana urusan daerah . 6) Staf ahli 7) Kecamatan; 8) Kelurahan. Besaran organisasi perangkat daerah disusun dengan mempertimbangkan faktor keuangan, kebutuhan daerah, cakupan tugas yang meliputi sasaran tugas yang harus diwujudkan, jenis dan banyaknya tugas, luas wilayah kerja dan kondisi geografis, jumlah dan kepadatan penduduk, potensi daerah yang bertalian dengan urusan yang akan ditangani, sarana dan prasarana penunjang tugas. Pemerintah kabupaten telah menetapkan peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 tentang tentang pembentukan, susunan kedudukan, tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah kabupaten Bima secara taat asas, dengan besaran organisasi perangkat daerah terdiri dari : 1) 2) 1 (satu) sekretariat daerah; 1 (satu) sekretariat dprd;

302 3) 4) 5) 6) 17 (tujuh belas) dinas-dinas daerah; 12 (dua belas) lembaga teknis daerah , Staf ahli, dan Kecamatan sebanyak 18 buah

Mengingat tugas pelaksanaan pemerintahan pada hakekatnya tidak hanya melaksanakan urusan wajib dan pilihan, maka berdasarkan ketentuan pasal 45 peraturan pemerintah nomor 41 tahun 2007 dinyatakan: Ayat (1) dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelaksanaan peraturan perundang-undangan dan tugas pemerintahan umum lainnya, pemerintah daerah dapat membentuk lembaga lain sebagai bagian dari perangkat daerah. Ayat (2) organisasi dan tata kerja serta eselonisasi lembaga sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh menteri setelah mendapat pertimbangan dari menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pendayagunaan aparatur negara. Penjelasan dinyatakan: umum peraturan pemerintah tersebut

Dalam peraturan pemerintah ini mengenai pembentukan lembaga lain dalam rangka melaksanakan kebijakan pemerintah, sebagai bagian dari perangkat daerah untuk mewadahi penanganan tugas-tugas pemerintahan umum yang harus dilaksanakan oleh pemerintah daerah, namun untuk pengendaliannya, pembentukannya harus dengan persetujuan pemerintah atas usul kepala daerah.

303 Atas dasar pertimbangan tersebut maka eksekutif memandang perlu untuk membentuk lembaga lain sebagai bagian perangkat daerah yaitu : 1. (BPBD); 2. Badan penanggulangan bencana daerah

Badan ketahanan pangan kabupaten Bima.

3. Badan pelaksana penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, dan kehutanan kabupaten Bima; 4. 5. Kantor pelayanan perijinan terpadu Sekretariat korpri

Pengajuan rancangan peraturan daerah tentang perubahan atas peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 tentang pembentukan, susunan kedudukan, tugas pokok dan fungsi organisasi perangkat daerah kabupaten Bima, disamping didorong urgensi pembentukan lembaga lain tersebut, juga mengingat peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 yang berlaku sejak tanggal 20 Pebruari 2008 dalam implementasinya memerlukan evaluasi dan penyempurnaan–penyempurnaan antara lain mengenai perubahan nomen klatur, penambahan organ baru guna lebih mempertajam pelaksanaan fungsi satuan organisasi tersebut, melalui ranperda ini maka misi tersebut dapat diintegrasikan Selanjutnya kami sampaikan dasar pemikiran dan landasan hukum pembentukan lembaga lain sebagai berikut: A. Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD); Indonesia terletak digaris katulistiwa pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra, disamping

304 memiliki berbagai keunggulan, juga berada dalam wilayah yang memiliki kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang rawan Terhadap terjadinya bencana, tidak terkecuali wilayah kabupaten bima sebagai wilayah yang memiliki potensi kerawanan terjadinya bencana, baik bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial. Bencana alam antara lain berupa gempa bumi karena alam, letusan gunung berapi, angin topan, tanah longsor, kekeringan, kebakaran hutan/ lahan karena faktor alam, hama penyakit tanaman, epidemi, wabah, kejadian luar biasa, dan kejadian antariksa/benda-benda angkasa. Bencana nonalam antara lain kebakaran hutan/lahan yang disebabkan oleh manusia, kecelakan transportasi, kegagalan konstruksi/teknologi, dampak industri, ledakan nuklir, pencemaran lingkungan dan kegiatan keantariksaan. Bencana sosial antara lain berupa kerusuhan sosial dan konflik sosial dalam masyarakat Dalam pasal 5 undang undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana disebutkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah penanggungjawab dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana. Selanjutnya dalam sebagai berikut: ketentuan pasal 18 dinyatakan

Ayat (1) pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 membentuk badan penanggulangan bencana daerah.

305 Ayat (2) badan penanggulangan bencana daerah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) terdiri atas: a. Badan pada tingkat provinsi dipimpin oleh seorang pejabat setingkat di bawah gubernur atau setingkat eselon IB; dan b. Badan pada tingkat kabupaten/kota dipimpin oleh seorang pejabat setingkat di bawah bupati/walikota atau setingkat eselon IIa. Pasal 25 menyebutkan: Ketentuan lebih lanjut mengenai pembentukan, fungsi, tugas, struktur organisasi, dan tata kerja badan penanggulangan bencana daerah diatur dengan peraturan daerah. B. Badan ketahanan pangan; Berdasarkan peraturan pemerintah nomor 68 tahun 2002 tentang ketahanan pangan dinyatakan: ketahanan pangan merupakan kondisi terpenuhinya pangan bagi rumah tangga yang tercermin dari ketersediaan pangan yang cukup, baik jumlah, maupun mutunya, aman, merata, dan terjangkau. Upaya untuk mewujudkan ketahanan pangan merupakan tantangan yang harus diutamakan dengan bertumpu pada sumberdaya pangan lokal yang mengandung keragaman pangan antar daerah. Dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan, maka seluruh sektor harus berperan secara aktif dan berkoordinasi secara rapi dengan pemerintah pusat, pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten/kota, pemerintah desa dan masyarakat untuk meningkatkan

306 strategi demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. Dalam ketentuan pasal 13 peraturan pemerintah nomor 68 tahun 2002 tentang ketahanan pangan dinyatakan : Ayat (1) pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten/kota dan/atau pemerintah desa melaksanakan kebijakan dan bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan ketahanan pangan diwilayahnya masing-masing, dengan memperhatikan pedoman, norma, standar, dan kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah pusat. Ayat (2) pemerintah propinsi, pemerintah kabupaten/kota dan/atau pemerintah desa mendorong keikutsertaan masyarakat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan. Untuk mewujudkan hal tersebut pemerintah kabupaten/kota dan/atau pemerintah desa melaksanakan kebijakan ketahanan pangan di wilayahnya masing-masing dengan memperhatikan pedoman, norma, standar dan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat, disamping dengan mendorong keikutsertaan masyarakat dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Sebagaimana diatur dalam peraturan daerah nomor 3 tahun 2008 yang mengatur organisasi perangkat daerah, urusan dibidang Ketahanan pangan selama ini diselenggarakan oleh badan yang diintegrasikan dengan urusan penyuluhan yang diwadahi dalam badan ketahanan pangan dan pelaksana penyuluhan pertanian atau BKP 3.

307 Mengingat luasnya cakupan dan intensitas fungsi kedua urusan ini maka dipandang perlu kedua urusan ini diselenggarakan oleh badan tersendiri, sehingga keberadaan BKP3 dipisahkan menjadi dua badan yaitu badan ketahanan pangan dan badan pelaksana penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, dan kehutanan kabupaten bima; C. Badan pelaksana penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, dan kehutanan kabupaten Bima; Kegiatan penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan merupakan proses pembelajaran bagi pelaku utama disektor pertanian, agar mereka mau dan mampu menolong dan mengorganisasikan dirinya dalam mengakses informasi pasar, teknologi, permodalan, dan sumber daya lainnya. Untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi usaha, pendapatan, dan kesejahteraannya, diperlukan sumber daya manusia yang andal untuk mewujudkan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang tangguh, produktif, efisien, dan berdaya saing. Untuk itu diperlukan upaya revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan melalui pelaksanaan sistem penyuluhan pertanian, perikanan, dan kehutanan yang handal. Pasal 8 ayat (2) undang-undang nomor 16 tahun 2006 tentang sistem penyuluhan pertanian, perkebunan, perikanan, dan kehutanan menyatakan bahwa: Kelembagaan penyuluhan pemerintah pada tingkat pusat berbentuk badan penyuluhan, pada tingkat provinsi berbentuk badan koordinasi penyuluhan, pada

308 tingkat kabupaten/kota berbentuk badan pelaksana penyuluhan, dan pada tingkat kecamatan berbentuk balai penyuluhan. Pasal 13 ayat (2) mengamanatkan bahwa : Badan pelaksana penyuluhan pada tingkat kabupaten/kota dipimpin oleh pejabat setingkat eselon II dan bertanggung jawab kepada bupati/walikota, yang pembentukannya diatur lebih lanjut dengan peraturan daerah. D. Kantor pelayanan perijinan terpadu Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan bahwa tujuan didirikan negara republik indonesia, antara lain adalah untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Hal tersebut bermakna negara berkewajiban memenuhi kebutuhan setiap warga negara melalui suatu sistem pemerintahan yang mendukung terciptanya penyelenggaraan pelayanan publik yang prima dalam rangka memenuhi kebutuhan dasar dan hak sipil setiap warga negara atas barang publik, jasa publik, dan pelayanan administratif. Situasi dan kondisi dengan perubahan cepat yang diikuti pergeseran nilai ditengah masyarakat seiring meningkatnya kesadaran masyarakat akan hak dan tanggungjawabnya sebagai warganegara , perlu disikapi secara bijak melalui langkah kegiatan yang terusmenerus dan berkesinambungan dalam berbagai aspek pembangunan, sebagaimana diamanatkan dalam undang undang nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik.

309 Dari aspek kelembagaan maka ketentuan pasal 47 peraturan pemerintah nomor 41 tahun 2007 menyatakan: Ayat (1) untuk meningkatkan dan keterpaduan pelayanan masyarakat di bidang perizinan yang bersifat lintas sektor, gubernur/bupati/walikota dapat membentuk unit pelayanan terpadu. Ayat (2) unit pelayanan terpadu sebagaimana dimaksud pada ayat (1) merupakan gabungan dari unsurunsur perangkat daerah yang menyelenggarakan fungsi perizinan. Dalam rangka melaksanakan amanat tersebut serta sebagai wujud kesungguhan tekad pemerintah dalam menyelenggarakan pemerintahan berlandaskan asas asas umum pemerintahan yang baik dan asas asas pelayanan publik yang cepat, sederhana dan murah atau terjangkau perlu dibentuk kantor pelayanan terpadu yang melaksanakan tugas pemberian pelayanan perijinan secara terpadu. E. Sekretariat korpri Peraturan pemerintah republik indonesia nomor 42 tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik pegawai negri sipil, menyatakan bahwa kelancaran tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional sangat dipengaruhi oleh kesempurnaan pengabdian aparatur negara. Pegawai negeri sipil merupakan unsur aparatur negara yang bertugas memberikan pelayanan yang terbaik, adil dan merata kepada masyarakat, sehingga diperlukan performa pegawai negeri sipil yang profesional , mampu menjaga persatuan dan kesatuan

310 bangsa, bertanggung jawab dalam melaksanakan tugas, serta penuh kesetiaan dan ketaatan kepada pancasila, undang-undang dasar 1945, negara dan pemerintah. Agar pegawai negeri sipil mampu melaksanakan tugas tersebut secara berdaya guna dan berhasil guna, diperlukan pembinaan secara sistimatis dan berkesinambungan. Peraturan menteri dalam negeri nomor 17 tahun 2009 tentang pedoman organisasi dan tata kerja sekretariat dewan pengurus korps pegawai negeri sipil republik Indonesia provinsi dan kabupaten/kota menyatakan: bahwa sesama pegawai negeri sipil berhimpun dalam satu wadah korps pegawai republik indonesia sebagai wahana pembinaan jiwa korps dalam rangka membangun sikap, tingkah laku, etos kerja, dan perbuatan terpuji yang harus dilaksanakan oleh setiap pegawai negeri sipil dalam kedinasan dan kehidupan sehari-hari, sehingga perlu dibentuk sekretariat dewan pengurus provinsi dan kabupaten/kota korps pegawai republik indonesia Pasal 3 peraturan menteri dalam negeri nomor tahun 2009 tersebut menyatakan bahwa : 17

Sekretariat dewan pengurus korpri kabupaten/kota merupakan bagian dari satuan kerja perangkat daerah (SKPD), secara teknis operasional bertanggungjawab kepada dewan pengurus korpri kabupaten/kota dan secara teknis administratif bertanggungjawab kepada bupati/walikota melalui sekretariat daerah, dipimpin oleh seorang sekretaris yang merupakan jabatan struktural eselon III.b.

311 Atas dasar hal tersebut maka dipandang perlu membentuk sekretariat korpri, sesuai amanat peraturan menteri dalam negeri nomor 17 tahun 2009 tersebut. 7. Ranperda kependudukan. penyelenggaraan administrasi

Berdasarkan amanat konstitusi sebagaimana termaktub dalam UUD 1945 negara kesatuan republik Indonesia yang berdasarkan pancasila dan UUD 1945 pada hakikatnya berkewajiban memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap penentuan status pribadi dan status hukum atas setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk. Lahirnya undang-undang nomor 23 tahun 2006 merupakan momentum penting guna memenuhi tuntutan pelayanan administrasi kependudukan yang tertib dan tidak diskriminatif. Peristiwa kependudukan seperti perubahan alamat, pindah datang untuk menetap, tinggal terbatas, dan peristiwa penting serperti kelahiran, perkawinan, dan perceraian, termasuk pengangkatan, pengakuan, dan pengesahan anak, perubahan status kewarganegaraan, ganti nama dan peristiwa penting lainnya merupakan kejadian yang harus dilaporkan karena membawa implikasi perubahan data identitas, sehingga diperlukan bukti yang sah melalui pengadministrasian dan pencatatan sesuai dengan ketentuan undang-undang. Dari sisi kepentingan penduduk, administrasi kependudukan sebagai suatu sistem diharapkan dapat memberikan pemenuhan hak-hak administratif, seperti

312 pelayanan publik serta perlindungan yang berkenaan dengan dokumen kependudukan, tanpa adanya perlakuan yang diskriminatif. Penyelenggaraan administrasi kependudukan diarahkan untuk: 1. Memenuhi hak asasi setiap orang di bidang administrasi kependudukan tanpa diskriminasi; 2. Meningkatkan kesadaran penduduk kewajibannya untuk berperan serta pelaksanaan administrasi kependudukan; akan dalam

3. Memenuhi data statistik secara nasional mengenai peristiwa kependudukan dan peristiwa penting; 4. Mendukung perumusan kebijakan dan perencanaan pembangunan secara nasional, regional, serta lokal; dan 5. Mendukung pembangunan kependudukan. Penyelenggaraan berlujuan untuk: sistem administrasi

administrasi

kependudukan

1. Memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum atas dokumen penduduk untuk setiap peristiwa kependudukan dan peristiwa penting yang dialami oleh penduduk; 2. Memberikan penduduk; perlindungan status hak sipil

3. Menyediakan data dan informasi kependudukan secara nasional mengenai pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil pada berbagai tingkatan secara

313 akurat, lengkap, mutakhir, dan mudah diakses sehingga menjadi acuan bagi perumusan kebijakan dan pembangunan pada umumnya; 4. Mewujudkan tertib administrasi kependudukan secara nasional dan terpadu; dan 5. Menyediakan data penduduk yang menjadi rujukan dasar bags sektor terkait dalam penyelenggaraan setiap kegiatan pemerintrhan, pembangunan, dan kemasyarakatan. Ketentuan pasal 7 undang-undang nomor 23 tahun 2006 juncto pasal 17 peraturan pemerintah nomor 37 tahun 20076 tentang pelaksanaan undang undang nomor 23 tahun 2006 mengamanatkan: Pemerintah kabupaten/kota berkewajiban dan bertanggung jawab menyelenggarakan urusan administrasi kependudukan, yang dilakukan oleh bupati/walikota dengan kewenangan meliputi: A. Koordinasi kependudukan; penyelenggaraan administrasi

B. Pembentukan instansi pelaksana yang tugas dan fungsinya di bidang administrasi kependudukan; C. Pengaturan teknis penyelenggaraan administrasi kependudukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; D. Pembinaan dan sosialisasi administrasi kependudukan; penyelenggaraan

E. Pelaksanaan kegiatan pelayanan masyarakat di bidang administrasi kependudukan;

314 F. Penugasan kepada desa atau nama lain untuk menyelenggarakan sebagian urusan administrasi kependudukan berdasarkan asas tugas pembantuan; G. Pengelolaan dan penyajian berskala kabupaten/kota; dan data kependudukan

H. Koordinasi pengawasan atas administrasi kependudukan.

penyelenggaraan

Ketentuan pasal 20 mengamanatkan kepada bupati/walikota mengadakan pengaturan teknis penyelenggaraan administrasi kependudukan, diatur dengan peraturan daerah dan peraturan bupati/walikota berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengajuan ranperda tentang penyelenggaraan administrasi kependudukan adalah dalam kerangka memenuhi ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku dan memenuhi hak-hak kependudukan bagi seluruh penduduk yang berada dalam wilayah administrasi pemerintah kabupaten Bima. 8. Rancangan peraturan daerah tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten Bima tahun 2010 -2015; Dalam ketentuan pasal 150 undang-undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah sebagaimana diubah terakhir dengan undang-undang nomor 12 tahun 2008, serta dijabarkan dalam pasal 14 perda nomor 9 tahun 2005 tentang tata cara penyusunan perencanaan pembangunan daerah kabupaten Bima , dinyatakan :

315 Dalam rangka penyelenggaraan pememrintahan daerah disusun perencanaan pembangunan daerah yang disusun secara berjangka yaitu : 1) Rencana pem,bangunan jangka panjang daerah atau RPJPD untuk jangka waktu 20 tahun yang memuat visi misi dan arah pembangunan daerah; 2) Rencana pembangunan jangka menengah daerah atau RPJMD untuk jangka waktu 5 (lima) tahun merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah.; 3) Rencana kerja pembangunan daerah atau RKPD untuk jangka waktu 1 (satu) tahun, yang memuat rancangan kerangka ekonomi daerah, prioritas pembangunan daerah, rencana kerja dan pendanaannya, baik yang dilaksanakan langsung oleh pemerintah daerah maupun ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat, dengan mengacu kepada rencana kerja pemerintah. RPJM daerah memuat arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program satuan kerja perangkat daerah, lintas satuan kerja perangkat daerah, dan program kewilayahan disertai dengan rencana kerja dalam kerangka regulasi dan kerangka pendanaan yang bersifat indikatif; Dalam ketentuan pasal 150 ayat (3) huruf e dinyatakan bahwa rencanag pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sebagaimana dimaksud pada ayat (3) huruf a dan b ditetapkan dengan

316 peraturan daerah pemerintah. berpedoman pada peraturan

Urgensi pengajuan rancangan peraturan daerah tentang RPJMD disamping mengacu ketentuan undang undang nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintah daerah, juga didasarkan pada ketentuan pasal 19 ayat (3) undang undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional yang menyatakan : Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) ditetapkan dengan peraturan daerah paling lambat 3 (tiga) bulan setelah kepala daerah dilantik. Sebagaimana kita ketahui bahwa bupati dan wakil bupati bima periode 2010 – 2015 dilantik tanggal 9 agustus 2010 dengan demikian secara asas peraturan daerah tentang rpjmd harus sudah ditetapkan paling lambat pada tanggal 9 November 2010 yang akan datang. Kiranya ke delapan ranperda tersebut dapat dibahas lebih lanjut pada sidang-didang berikutnya. Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan berkenaan pengajuan 8 (delapan) rancangan peraturan daerah ke sidang dewan yang terhormat, melalui kesempatan ini kami mengharapkan kiranya dapat dilakukan kajian, pembahasan secara komprehensif, terima kasih atas segala perhatiannya, dan mohon maaf atas segala kekurangannya. Billahi taufiq wal hidayah Wassalamu alaikum War. Wab.

Wakil Bupati,

317

Drs.H. SYAFRUDIN H.M.NUR, M.Pd

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelantikan Pajabat Struktural dan Fungsional Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 22 Oktober 2010 M/14 Dzulqaidah 1431 H Paruga NaE Kecamatan Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • Bapak Wakil Bupati Bima

318 • Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Camat se-Kabupaten Bima; • Karyawan dan Karyawati Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri prosesi Pelantikan Pejabat Struktural dan Fungsional Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima yang digelar pada sore hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Sebagaimana kita ketahui, pelantikan pejabat struktural dan fungsional lingkup pemerintah Kabupaten Bima yang digelar hari ini merupakan yang tahap kedua setelah

319 pelantikan tahap pertama juga di tempat yang sama pada tanggal 15 oktober lalu. Pada hakekatnya, promosi dan mutasi yang terjadi dalam suatu organisasi adalah sesuatu yang wajar dan memang harus terjadi dalam suatu organisasi. Dalam konteks organisasi pemerintah, promosi, mutasi dan rotasi juga bermakna strategis, yaitu sebagai ajang peningkatan jenjang karier dan juga sebagai wahana perluasan wawasan yang diharapkan dapat bermanfaat bagi pelaksanaan tugastugas kedinasan. Ini juga dimaksudkan sebagai penyegaran suasana dalam suatu organiosasi untuk menghirup suasana baru dan suasana nyang berbeda dalam pelaksanaan tugas dan fungsi aparatrur pemerintah serta menjamin efektifitas dalam pelaksanaan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) sesuai dengan jabatan yang disandang. Berkaitan dengan hal ini, saya perlu menyampaikan beberapa hal: Pertama: para pejabat yang dilantik pada hari ini telah melalui tahapan seleksi yang ketat serta perencanaan dan pertimbangan yang matang, melalui badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan (Baperjakat) sehingga dengan kemampuan dan kualitas yang dimiliki diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja Pemerintahan Kabupaten Bima secara berdaya guna dan berhasil guna. Kedua: Pelantikan ini murni untuk kepentingan organisasi Pemerintah Kabupaten Bima, dengan berpedoman pada PP No. 13 Tahun 2002 yang merupakan perubahan atas PP 100 tahun 2000 tentang pengangkatan

320 PNS dalam jabatan struktural, yang mengamanatkan perlunya mempertimbangkan berbagai aspek yang mencakup pangkat, pendidikan, riwayat jabatan, diklat teknis/fungsional, disiplin, usia dan kesehatan serta penilaian kompetensi yang dimiliki setiap PNS. Ketiga: berkaitan dengan pelantikan ini, saya menegaskan kembali kepada saudara-saudara kiranya dapat mencermati dengan seksama dan memahami dengan baik tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) yang telah ditetapkan , sebagai landasan dalam melaksanakan tugas sehari-hari agar memiliki kemampuan mengakomodir permasalahan yang ada dan mampu mencari solusi yang tepat guna agar memberikan pelayanan paripurna terhadap masyarakat. Keempat: Saya perlu mengingatkan saudara-saudara bahwa bagi pejabat yang dipromosikan hendaknya ini menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kinerja. Sebaliknya, bagi saudara yang saat ini belum dipromosikan, atau ditempatkan pada jabatan yang tidak sesuai dengan harapan diminta mengintrospeksi diri. Ini merupakan tantangan yang harus dijawab dengan memberikan pengabdian dan kinerja terbaik bagi penyelenggaraan roda organisasi pemerintah daerah. Kelima: Sejalan dengan hal ini, aparat pemerintah daerah harus terus meningkatkan prestasi, kreatifitas, inovatif serta loyal dan patuh pada aturan dan ketentuan yang ada. Untuk mewujudkan hal ini, Saya mengharapkan agar seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bima bekerja secara profesional dan tanggap dalam merespon isu yang berkembang di tengah masyarakat.

321 Saya berpesan secara khusus kepada para pejabat yang baru dilantik, bahwa sesungguhnya suatu jabatan adalah merupakan amanah, yang setiap saat kita harus rela mendapatkan maupun melepaskannya. Untuk ini Saya berharap agar tugas yang diberikan dan menjadi tanggungjawab saudara pada jabatan yang telah dipercayakan ini, dilaksanakan dengan baik, jujur, ikhlas dan penuh tanggung jawab. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dalam membangun daerah dan masyarakat yang kita cintai ini.

Amin Ya Rabbal Alamin Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

322

BUPATI BIMA SAMBUTAN Serah Terima Jabatan 7 (tujuh) Camat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 22 Oktober 2010 M/14 Dzulqaidah 1431 H

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ;

323 • • Bapak Wakil Bupati Bima Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima;

• Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Camat dan Muspika se-Kabupaten Bima; • Karyawan dan Karyawati Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri dan mengikuti secara langsung serah terima jabatan Tujuh orang camat yang telah dilantik pada tanngal 15 Oktober 2010 lalu. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin Undangan Yang Berbahagia

324 Silaturahmi dalam rangka serah terima jabatan camat yang dihelat pada hari ini menandai berakhirnya masa jabatan camat lama yang akan menempati posisi baru pada jajaran birokrasi pemerintah daerah sekaligus menandai dimulainya momen dimana seorang camat baru akan memasuki babak baru untuk mengemban amanah sebagai pimpinan tertinggi di wilayah kecamatan. Sebagaimana kita ketahui, pelantikan pejabat struktural dan fungsional lingkup pemerintah Kabupaten Bima yang digelar hari ini merupakan yang tahap kedua setelah pelantikan tahap pertama juga di tempat yang sama pada tanggal 15 oktober lalu. Camat yang pada hari ini diserah terimakan yaitu. Terkait dengan acara serah terima jabatan ini, kepada para camat yang baru dilantik untuk segera melakukan beberapa langkah prioritas:  Pasca pemilukada, camat harus mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bagi seluruh elemen masyarakat dalam wilayahnya, meningkatkan silaturahmi agar dapat menciptakan hubungan yang harmonis baik dengan pemerintah daerah maupun dengan masyarakat agar pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan.  Camat harus dapat membantu kepala daerah dalam penyelenggaraan roda pemerintahan di wilayah kecamatan secara efektif, tanggap terhadap kebutuhan dan tuntutan warga masyarakat yang menjadi tanggung jawabnya. Peka terhadap gejala gangguan kemananan dan ketertiban dan persoalan sosial yang muncul di tengah-tengah masyarakat.

325  Camat yang baru diharapkan memberikan nuansa baru melalui inovasi dan gagasan baru yang bermuara pada bagi kelangsungan pembangunan di kecamatan masing-maing serta mampu mengedepankan pelayanan paripurna sebagai abdi masyarakat demi penyelenggaraan roda pemerintahan yang profesional.  pembenahan dan pnataan admin istrasi kantor kecamatan masing-masing. Ini merupakan salah satu aspek penting yang harus dilakukan karena kantor kecamatan berada di garis terdepan dalam pelayanan administrasi pemerintahan yang telah mendapatkan beberapa pendelegasian kewenangan pemerintah kabupaten sebagai penjabaran desentraslisasi kewenangan pemerintah dalam kerangka otonomi daerah.  Secara khusus saya instruksikan kepada para camat menjaga citra pemerinatah daerah dengan tidak melakukan tindakan yang dapat menurunkan kewibawaan pemerintaah daerah dan martabat PNS.  Kepada para istri camatb sebagai ketuan tim penmggerak PKK kecamatan untuk propaktif membantu tugas-tugas kedinasan suami dan melakukan pembnenahan administrasi TP.PKK di wailayah masingmasing . meninbgkaykan dan sekalihgus mempertanahankan prestasi yang telah diraih para pendahulunya.  Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas semoga kita semua selalu dalam lindungan

326 Allah SWT dalam membangun daerah dan masyarakat yang kita cintai ini. Amin Ya Rabbal Alamin Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pengalihan Status UPT Sori Panihi SP-3, UPTS Ori Panihi SP-4 Dan UPT Baku Dari Kementerian Tenaga Kerja Dan Transmigrasi Republik Indonesia Kepada Pemerintah Kabupaten Bima Sekaligus Pelepasan Secara Simbolis Warga Transmigran Untuk UPT SP-5 Kecamatan Tambora 25 Oktober 2010 M/17 Dzulqaidah 1431 H

327 Paruga Parenta Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera bagi kita sekalian dan selamat pagi Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan sekalian Alam, atas segala limpahan rahmat dan karuniannya kepada kita semua, sehingga kita dapat bertemu dan bertatap muka dalam acara Penyerahan dan Pengalihan Status UPT Sori Panihi SP3, UPT Sori Panihi SP-4 dan UPT Baku dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bima, serta Pelepasan Secara Simbolis warga Transmigran yang akan bertrasmigrasi ke UPT Sori Panihi SP-5 Kecamatan Tambora. Selanjutnya saya ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi – tingginya atas kehadirannya pada kesempatan ini, ini menunjukan adanya tingkat kerjasama san koordinasi yang sangat baik serta adanya saling mendukung terhadap segala bentuk program yang ada di Kabupaten Bima, semoga kerjasama san koordinasi seperti ini ddapat kita pertahankan dan malah dapat kita tingkatkan lagi. Saudara sekalian yang saya hormati, Mengawali sambutan ini, saya mengajak kepada hadirin sekalian, marilah kita memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, mempererat tali silaturahmidiantara kita semua sehingga kita tetap selalu berada dalam suasana yang damai, tentram dan harmonis. Walaupun kita

328 menyadari masih terdapat sandungan-sandungan dan kerikil-kerikil kecil sebagai imbas dari pemilukada kemarin, namum itu tidak begitu berarti, anggaplah itu hanya sebuah riak-riak kecil dalam samudera, mari kita sikapi dengan bijak dan arif, itulah dinamika politik di dalam demokrasi, karena memang untuk mencapai kematangan dan kedewasaan berpolitik perlu sebuah proses pembelajaran dan pendidikan politik yang bermutu, perbedaan pilihan kemarin tidak perlu untuk terus kita perdebatkan, tetapi mari kita bersatu padu dan menyatukan langkah dalam memberikan sesuatu yang terbaik untuk rakyat dan dana mbojo yang kita cintai. Saudara sekalian yang saya hormati, Selanjutnya. Perlu saya sekedar menyegarkan dan mengingatkan kembali bahwa program dan kebijakan transmigrasi di indonesia telah mengalami perubahan paradigma, dimana paradigma transmigrasi yang dipergunakan sekarang adalah: Pembangunan transmigrasi mendukung ketahanan pangan dan papan, Pembangunan transmigrasi mendukung ketahanan nasional, Pembagunan transmigrasi mendukung ketahanan energi alternatif (bioenergi), Pembangunan transmigrasi mendudkung pemerataan pertubuhan perekonomian dan envestasi daerah melalui konsep Kota tepadu mandiri (KTM) di kawasan transmigrasi, Pembagunan transmigrasi mendukung sistem perencanaan ketenagakerjaan Nasional, terutama dalam mengatasi secara berkesinambingan permasalahan pengangguran. Pemerintah kabupaten Bima dalam menentukan dan menetapkan lokasi transmigrasi telah melakukan pengkajian secara cermat dan akurat serta telah berkoordinasi dengan dinas terkait, baik pada level Kabupaten maupun pada level

329 Propinsi dan hasilnya dilaporakan ke pusat, Allhamdullilah sampai hari ini Pemerintah Kabupaten Bima tidak terdapat persoalan yang terlalu berarti yang berkaitan dengan penetapan lokasi transmigran dan semuannya dapat diselesaikan dengan baik, Hal ini sesuai dengan Amanat Kebijakan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia dalam hal ini Direktorat Jenderal Pembinaan Penyiapan Permukiman dan Penempatan Transmigrasi (Ditjen P4DT) dalam menetapkan lokasi transmigrasi adalah harus memenuhi kriteria 2C (cler and clean) Clear artinya jelas letak dan luasannya sedangkan Clean yaitu jelas statusnya yang didukung oleh administrasi pertanahan yang lengkap dan bebas dari permasalahan, baik dengan perorangan maupun dengan instansi lainnya, Disamping itu, lokasi yang dipersiapkan tesebut juga harus memenuhi syarat 4L, yaitu Layak Huni, Layak Usaha, Layak Berkembang dan Layak Lingkungan. Sehingga penetapan loksi transigrasi harus berada dalam 1 (satu) paket 2C dan 4L, Kebijakan ini dimaksudkan untuk menhindari permaslahan yang timbul di kemudian hari. Bapak yang saya hormati, Perlu kami beritau bahwa penyelenggaraan program Transmigrasi di Kabupaten Bima dapat kami katakan sukses dan berhasil dengan baik, baik menyangkut penetapan lokasi transmigrasi, pelaksanaan program-programnya maupun menyangkut warga transmigrasinya sehingga program transmigrasi di kabupaten bIma saat ini menjadi salah satu program primadona, walaupun tidak bisa kami pungkiri masih dijumpai beberapa persoalan-persoalan yang muncul namun itu tidak bersifat urgensi dan menghambat program transmigrasi di Kabupaten Bima, hal ini buktikan

330 dengan banyaknya animo masyarakat yang ingin manjadi warga transmigran. Dari data yang ada di Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima, dari kapasitas dan ketersediaan lahan untuk 100 orang di UPT Sori Panihi SP-5 terdapat 470 warga masyarakat Kabupaten Bima yang ikut mendaftar untuk menjadi calon warga tarsmigran di UPT Sori Panihi SP-5. Selanjutya tingkat keberhasilan transmigrasi di Kabupaten Bima juga dibuktikan dengan terpilinya salah satu warga transmigrasi di Sori Panihi SP-4 sebagai transmigrasi teladan mewakiliPropinsi Nusa Tenggara Barat Ke Jakarta, ini merupakan salah satu prestasi yang luar biasa dan patut kita jadikan referensi bagi keberhasilan program transmigrasi selanjutnya. Saudara-saudara sekalian yang saya hormati, Selanjutnya pencapaian dan keberhasilan program transmigrasi di Kabupaten Bima juga terbukti dengan adanya peningkatan status beberapa kawasan transmigrasi di Kecamatan Tambora menjadi Kota Terpadu Mandiri (KTM), hal ini patut kita syukuri bersama mengingat imbas dari Kota Terpadu Mandiri nantinya sangat luar biasa baik untuk peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Kota Terpadu Mandiri dan sekitarnya pada khususnya maupun peningkatan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya. Selain itu dengan adanya Pengembangan Kota terpadu Mandiri yang memang dirancang secara holistik dan koperhensif yang menciptakan kesempatan kerja dan pemanfaatansumber daya alam dan sumber daya manusia, mencuptakan peluang berusaha yang lebih besar dan merata sudah barang tentu akan memberikan kontribusi

331 yang luar biasa dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Oleh karena itu mari kita dukung bersama keberadaan Kota Terpadu Mandiri Tambora dengan mensinergikan programprogram yang ada di dinas-dinas lingkup Pemerintah Kabupaten Bima sebab pada dasarnya Program Kota Terpadu Mandiri adalah Program Lintas Sektoral. Disamping itu, penting untuk kita perhatikan bahwa Pembangunan dan Pengembangan Kota Terpadu mandiri ini dimaksudkan untuk merevitalisasi pengembangan kawasankawasan transmigrasi yang belum berkembang dan reorientasi terhadap kawasan-kawasan baru yang akan dikembangkan sehingga dengan adanya program pengembangan Kota terapdu Mandiri dapat menjawab dinamika sekaligus mampu mengunah mindset atau opini publik bahwa trasmigrasi bukan hanya sekedar programprogram yang tidak berujung dan bukan pula hanya merupakan pemindahan penduduk dari rural ke rural saja. Saudara Sekalian yang saya Hormati, Pada hari ini kita akan melakukan serah terima dan pengalihan status UPT Sori Panihi SP-3 UPT Sori Panihi SP-4 dan UPT Baku dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia kepada Pemerintah Kabupaten Bima mengingat ketiga UPT tersebut telah mencapai batas waktu liam(5) tahun sejak penempatan pertama dan banyak tercapainya sasaran yang telah ditetapkan, hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997 Tentang Ketransmigrasian. Selanjutnya Pengalihan status ini tentunya dibarengi dengan pelimpahan wewenang dan tanggung jawab

332 pembinaan dan pengembangan baik yang menyangkut pembinaan dibidang Pemerintahan, pembinaan dibidang sosial kemasyarakatan maupun pembinaan dan pengembangan lain dengan harapan menuju terwujutnya desa yang definitif. Oleh karena itu saya mengharapkan kepada dinas – dinas terkait untuk mengambil bagian dan bertanggung jawab sesuai dengan bidang dan tupoksinya masing-masing untuk melakukan pembinaan dan pengembangan terhadap UPT-UPT dimaksud, sehingga sasaran, harapan dan tujuan yang kita inginkan dapat tercapai dan terlaksana.

Saudara Sekalian yang saya hormati, Pada hari ini juga kita akan melepas secara simbolis warga transmigrasi yang akan bertransmigrasi ke UPT Sori Panihi SP-5 Kecamatan Tambora. Tentunya para transmigran ini telah melalui seleksi yang ketat oleh dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku. Hal ini untuk menghindari kesan dan image bahwa selama ini warga transmigran sebagian besar adalah titipan atau bagian dari kelaurag besar Tim Sukses, seleksi ini saya harapkan jangan terlalu dipolitisir apalagi didramatisir. Selanjutnya kepada para warga transmigran yang akan bertansmigrasi ke Tambora saya berpesan agar kiranya dapat benar-benar mengikuti program transmigrasi ini dengan niat yang tulus ikhlas untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan, mengerti hak dan kewajiban sebagian warga transmigrasi, dapat menjadi pioner, motor

333 penggerak sekaligus menjadi transmigran yang lainnya. teladan bagi warga

Akhirnya, selamat jalan para transmigran, selamat berjuang dalam meningkatkan mengubah hidup, UPT Sori Panihi SP-5 menanti saudara, semoga segala harapan dan impian bisa terwujut. Saudara Sekalian yang saya hormati, Demikianlah yang dapat saya sampaikan, mohon maaf atas segala kekurangan... Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN H.M. NUR M.Pd

BUPATI BIMA SAMBUTAN Milad Ke – 96 Aisyiyah Tingkat Kabupaten Bima 26 Oktober 2010 M/18 Dzulkaidah 1431 H SMA Muhammadiyah Sape

334 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Bima Camat Sape Dan Jajaranya. Pimpinan Dan Segenap Muhammadiyah Sape. Pengurus Cabang (PC)

Para Sesepuh Muhammadiyah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda. Penitia Pelaksana, Warga Muhammadiyah, Keluarga Besar Dan Warga Masyarakat Kecamatan Sape Dan Sekitarnya. Para Hadirin Undangan Berbahagia

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah, atas rahmat dan hinayahnya yang maha esa sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan bathin untuk menghadiri dan mengikuti peringatan hari ulang tahun milad ke-96 yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Sape. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang saya hormati,

335 Hari ini merupakan tonggak pentinga dalam perjalanan panjang Muhammadiyah dalam lintasan sejarah, dimana pada hari ini keluarga besar Muhammadiyah Bima kembali dapat menyelenggarakan milad ke-96 dalam perjalanan dan kiprah Muhammdiyah. Perjalanan panjang dan kiprah selama 96 tahun lamanya telah melewati berbagai gejolak serta rintangan sejak zaman penjajahan hingga zaman reformasi sekarang ini yang mana muhammadiyah lahir, tumbuh danberkembang hingga mampu melintasi zaman sampai usia yang telah berusia 96 tahun ini dengan melakukan secara konsisten pembaharuan dengan mengembangkan akal pikiran yang selaras dengan jiwa ajaran islam. Disamping itu, pemahaman mendalam akan jiwa Muhammadiyah di masa lalu telah melahirkan sejumlah karya monumental hal ini dapat dilihat dari dinamika gerakan perempuan Indonesia dalam pencerahan peradaban bangsa, dimana para kaum perempuan dimasa sekarang ini harus dapat membuktikan dirinya dalam rangka memimpin daerah dan bangsa. Hal ini dapat dilihat dari dipimpinya seorang perempuan dalam mengemban amanah dalam memimpin suatu negara. Oleh karena itu pihak kaum perempuan tidak dapat dipandang sebelah mata dikarenakan perempuan sekarang ini dapat disejajarkan dengan kaum perempuan. Karya nyata yang dilakukan oleh gerakan perempuan ini merupakan salah satu partisipasi nyata para kaum perempuan indonesia dalam mengawal pembangunan bangsa dalam mendidik, mencerdaskan serta memajukan bangsa.

336 Hadirin undangan milad yang saya hormati, Keberhasilan ini tentu seyogyanya menjadi motivasi para pengurus, khususnya jajaran pengurus cabang Muhammadiyah kecamatan Sape untuk dapat menjaga, merawat dan melestarikan nilai-nilai luhur gerakan perempuan Indonesia dalam pencerahan peradaban bangsa. Memasuki abad ini akan makin banyak tantangan yang dihadapi oleh Muhammadiyah karena itu kedepan kiranya keluarga besar Muhammadiyah perlu lebih meningkatkan kiprah gerakan perempuan indonesia di segala bidang dalam pencerahan peradaban bangsa terutama di bidang pendidikan dan keagamaan. Untuk ini perlu dibarengi dengan sikap ikhlas, komitmen, ketersediaan berkorban, semangat dan kerja keras serta ketersediaan melakukan perubahan bagi kemaslahatan umat. Dalam memasuki abad ini selain dijadikan wahana untuk menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, keluarga besar muhammadiyah perlu terus meningkatkan silaturahmi dalam suasana keakraban dan penuh kekeluargaan demi meningkatkan gerakan perempuan Indonesia dalam pencerahan peradaban bangsa. Hadirin warga muhammadiyah dan undangan yang saya hormati, Demikian sambutan yang dapat saya sampaikan paa kesempatan ini, terima kasih atas perhatianya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Semoga Allah SWT, tuhan yang maha esa senantiasa membimbing dan meridhoi segala ikhtiar kita mewujudkan kesejahteraan di daerah tercinta ini. Amin ya rabbal alamin.

337 Wabillahitaufik walhidayah Assalamu alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Serah Terima SDN No 1 Nipa Kecamatan Ambalawi dari Yayasan Dana Kemanusiaan KOMPAS kepada Pemerintah Kabupaten Bima 27 Oktober 2010 M/19 Dzulqa’dah 1431 H Halaman SDN no. 1 Nipa Kec. Ambalawi.

338 Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi dan Salam Sejahtera bagi Kita Sekalian Yang Saya Hormati :          Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Bapak Triyas Kuncahyono-Wakil Pemimpin Redaksi Harian KOMPAS; Bapak Mohammad Nasir-Ketua Yayasan Kemanusiaan KOMPAS Beserta Rombongan; Dana

Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bima; Camat Ambalawi, Muspika Kecamatan Ambalawi; Kepala UPTD Dikpora, Para Kepala Sekolah, Guru SDN 1 Nipa Ambalawi. Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan warga kecamatan Ambalawi Singkatnya Hadirin Yang Berbahagia,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri serah terima SDN 1 Nipa Kecamatan Ambalawi dari Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas kepada Pemerintah Kabupaten Bima pada pagi hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi

339 Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya, yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan serah terima yang saya hormati, Mengawali sambutan pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama segenap Jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada pimpinan harian Umum KOMPAS dan Ketua Yayasan Dana Kemanusiaan KOMPAS. Selanjutnya perkenankan saya menghaturkan ucapan terima kasih yang tulus atas penetapan Kabupaten Bima sebagai salah satu Kabupaten di Indonesia yang mendapatkan bantuan dana bagi pembangunan infrastruktur pendidikan pasca bencana alam gempa Bumi yang terjadi pada tanggal 9 November tahun lalu. Sebagaimana kita ketahui, bencana gempa bumi berkekuatan 6,7 SR yang berpusat di sebelah utara Teluk Bima Senin 9 November 2009 lalu pada 8 Kecamatan di wilayah Kabupaten Bima telah menimbulkan banyak kerusakan baik rumah warga, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan dan jembatan serta sarana publik lainnya khususnya di Kecamatan Ambalawi. Pasca bencana alam tersebut, berbagai jenis bantuan telah diberikan oleh sejumlah pihak antara lain yang amat monumental bagi masyarakat Kabupaten Bima khususnya di Kecamatan Ambalawi ini adalah uluran tangan dari Yayasan Dana Kemanusiaan KOMPAS sebagai bentuk kepedulian lembaga ini untuk membantu meringankan warga melalui pembangunan pembangunan kembali gedung sekolah SDN I

340 Nipa ini. Hari ini berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan berkat doa dan dukungan dari segenap warga Kabupaten Bima, kita resmikan pemakaian Gedung SDN No. 1 Nipa Kecamatan Ambalawi. Tentu saja bantuan ini sangat berarti bagi pemerintah daerah dan masyarakat di lokasi bencana agar tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara normal di tengah keterbatasan dana bagi pembangunan rekonstruksi dan rehabilitasi sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan akibat gempa bumi tersebut. Hadirin yang terhormat, Kehadiran gedung sekolah dasar baru yang representatif baik yang pembangunannya bersumber dari dana pemerintah maupun sumbangan dari mitra pemerintah daerah merupakan aspek penting bagi upaya peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bima. Hal ini tentu beralasan mengingat pendidikan adalah merupakan salah satu komponen yang memegang peranan penting dalam Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Bima. Sejalan dengan upaya ini maka peningkatan indeks pendidikan dengan mengupayakan penyediaan layanan pendidikan dasar untuk semua akan tetap diprioritaskan. Ikhtiar ini secara bertahap telah menampakkan hasilnya yang ditandai meningkatnya angka partisipasi murni tingkat SD di Kabupaten Bima pada kisaran 98% dan diharapkan dapat mencapai target 100% sampai dengan tahun 2015. Dengan demikian, secara bertahap upaya mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas pelayanan dasar akan tetap menjadi perhatian utama pemerintah

341 daerah. Untuk inilah maka pada periode kepemimpinan kami tahun 2010-2015 ini pembangunan infastruktur pendidikan akan terus digalakkan. Hadirin undangan yang saya hormati, Dengan selesainya pembangunan gedung sekolah ini, saya berharap agar proses belajar mengajar dan pendidikan di Sekolah Dasar Negeri 1 Nipa Kecamatan Ambalawi ini dapat kembali dilaksanakan seperti sedia kala. Kepada anak-anakku para murid yang saya cintai, agar kalian bisa kembali belajar dengan penuh sukacita, menjaga dan bangunan sekolah ini agar dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama. Kepada Kepala Sekolah, para guru dan orang tua murid, saya juga berharap agar dapat memberikan motivasi dan membangkitkan kembali gairah belajar anak-anak sebagai tunas bangsa yang kelak akan melanjutkan estafet kepemimpinan di daerah kita ini. Pertahankan dan tingkatkan prestasi yang telah diraih dan semoga dari SDN I Nipa yang diresmikan penggunaannya hari ini akan lahir pemimpin yang akan mampu memajukan Dou Labo Dana Mbojo. Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang tulus atas uluran tangan keluarga besar Kompas dan yayasan Dana Kemanusiaan Kompas yang telah membantu membangun kembali gedung sekolah yang cukup representatif bagi kegiatan belajar mengajar anak-anak kami di Desa Nipa ini. Hadirin yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan

342 mengharapkan Ridho Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, Penggunaan gedung baru sumbangan dari Yayasan Dana Kemanusiaan KOMPAS bagi kegiatan belajar mengajar di SDN I Nipa Kecamatan Ambalawi dengan ini saya nyatakan dimulai. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN H.M. NUR, M.PD

MENTERI NEGARA PEMUDA DAN OLAHRAGA

343 REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-82 Tahun 2010 28 Oktober 2010 M/20 Dzulqaidah 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Bagi Kita Semua Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidayah-Nya kita semua berkesempatan memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-82 tepatnya tanggal 28 Oktober 2010. Kepada Yang Maha Kuasa pula kita bersyukur pemuda Indonesia terus tumbuh berkembang mengisi hari ini dan membangun masa depan bangsa dengan karya, kreaktivitas serta semangat kemajuan dan kebersamaan bagi kaum muda Indonesia. Salam dan salawat tak lupa kita sampaikan kepada baginda Rasulullah Muhammad Salallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntutan bagi hidup dan kehidupan kita kita manusia hingga saat ini. Hadirin peserta upacara yang saya hormati, Hari Sumpah Pemuda selalu memicu inspirasi dan motivasi baru untuk memajukan bangsa Indonesia. Yang mana setiap tahun kita berkesempatan merasakan kembali tekad, semangat dan harapan pemuda-pemudi di zaman

344 pergerakan itu akan Indonesia yang bersatu : satu tanah air, satu bangsa, satu Bahasa Indonesia. Cita-cita luhur itu telah merajut kemajemukan menjadi suatu kebutuhan yang bertujuan merdeka dan bebas dari kekangan untuk menentukan masa depan sendiri. Para pemuda-pemudi saat itu juga sangat sadar bahwa tuntutan mereka mensyaratkan tanggun jawab bersama yang terus menerus untuk membuktikan kemampuan bangsa ini mewujudkan harapan-harapan rakyatnya. Kekuatan tekad dan semangat mereka ini adalah dasar dari karakter bangsa Indonesia, khususnya para pemuda yang harus terus kita kembangkan. Hadirin peserta upacara yang berbahagia, Thema peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun ini : “Bangun Karakter Pemuda Demi Bangsa Indonesia Yang Maju dan Bermartabat”. Thema ini mengandung pesan bahwa langkah untuk menuju Indonesia yang maju dan bermartabat sangat bergantung pada karakter pemuda yang kokoh di atas semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Karakter yang kokoh ini bercirikan semangat patriotik, jiwa nasionalis, jati diri yang mengakar, wawasan luas, kecerdasan yang mencerahkan, kepedulian yang merekatkan serta keteguhan untuk bersatu yang semuanya dinaungi oleh nilai-nilai Pancasila dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemuda Indonesia dengan kepribadian Indonesia yang tertanam dalam jiwanya akan mampu berpengaruh besar dalam menentukan arah dan langkah bangsa ketika menghadapi persoalan-persoalan kini dan di masa depan. Untuk itu, pemuda Indonesia harus terus-menerus

345 mempersiapkan diri, baik secara individu maupun bersamasama, untuk memupuk, memelihara dan memperkokoh kepribadian Indonesia. Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-82 ini adalah milik pemuda Indonesia yang berisikan dua rangkaian kegiatan besar yaitu Bulan Bhakti Pemuda Indonesia dan pekan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Kedua rangkaian ini memberikan ruang yang luas bagi pemuda Indonesia untuk memajukan sekaligus melatih kepedulian serta semangat mereka akan ke-Indonesian. Mari kita laksanakan rangkaian kegiatan ini dengan penuh kesungguhan agar harapan untuk membangun generasi bangsa Indonesia ini dapat tercapai dengan baik. Hadirin peserta upacara yang berbahagia, Akhirnya, dengan memanjatkan rasa syukur kepada Allah SWT. Tuhan Yang Maha Esa, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-82 tahun 2010. Semoga keluhuran dan keteladanan pemuda-pemuda pada Kongres Pemuda Indonesia Kedua di tahun 1928 terus mengilhami pemuda Indonesia untuk berjuang demi bangsanya di hari ini dan di masa depan.

Wassalamu alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia,

Dr. Andi Alfian Mallarangeng

346

BUPATI BIMA SAMBUTAN Perayaan Hari Pangan Se–Dunia (HPS) 28 Oktober 2010 M/20 Dzulqidah 1431 H

347 Quasi Paroqi Santa Yohanes Maria Vianney Dusun Tolonggeru Kecamatan Donggo

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Yang Kami Hormati : • • • • • • • • Ketua DPRD Kabupaten Bima; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • Ketua Pengadilan Negeri Raba Bima;

Bapak Uskup Denpasar Beserta Rombongan; Bapak Pastor Quasi Paroqi Kecamatan Donggo; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat Donggo dan Camat Madapangga; Kepala Desa Mbawa dan Kepala Desa Monggo; Para Undangan, Singkatnya hadirin yang berbahagia;

Marilah sejenak diawal kesempatan ini kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas curahan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita semua, sehingga pada hari ini kita dapat menghadiri acara Perayaan Hari Pangan Se-dunia Yang di Langsungkan di dusun Tolonggeru Kecamatan Donggo Kabupaten Bima Salawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta

348 pengikut setianya yang telah meletakkan sendi-sendi dasar dalam bidang keagamaan. Hadirin yang sama-sama berbahagia, Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak hadirin sekalian untuk sekali lagi, memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, kekuatan, insya Allah kesehatan untuk melanjutkan ibadah kita, karya kita, tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat, dan daerah tercinta. Selanjutnya perkenankanlah saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapat selamat datang di Kabupaten Bima kepada bapak Uskup beserta rombongan. Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan hari pangan se-dunia yang dipusatkan di dusun Tolonggeru ini semoga Tuhan Yang Maha Esa tetap mencurahkan rahmat dan hidayahnya kepada kita sekalian. Hadirin undangan hari pangan se-dunia, Pangan adalah kebutuhan dasar yang mutlak. Karena hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi ini terkait langsung dengan ketersedian pangan. Oleh karena itu mutlak bahwa negara, masyarakat, pemerintah termasuk pemerintah daerah harus mencurahkan perhatian yang sungguh-sungguh melaksanakan upaya yang nyata untuk mencukupi kebutuhan pangan dan air kita. Karena itu tepatlah kalau Hari Pangan Se-dunia terus kita peringati bukan sekedar melaksanakan kegiatan seremonial, tapi menggugah kesadaran, tekad dan aksi

349 nyata, agar kita benar-benar makin mencukupi kebutuhan pangan untuk rakyat yang sama-sama kita cintai. Hadirin undangan HPS yang berbahagia, Dalam denyut nadi pembangunan daerah, ketahanan pangan dan kecukupan pangan menjadi prioritas utama pembangunan yang menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat. Pemerintah daerah melalui instansi terkait telah merencanakan dengan seksama dalam Rencana Jangka panjang Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima untuk dilaksanakan dalam kurun waktu lima tahun ke depan dimana ketahanan pangan, kecukupan pangan menjadi prioritas yang utama yang harus dijabarkan dalam. Prioritas tersebut dituang dalam misi pembangunan yang mencakup upaya meningkatkan ketahanan pangan masyarakat melalui revitalisasi pertanian, perikanan, dan kehutanan yang dijabarkan dalam beberapa agenda, antara lain meningkatnya keragaman konsusi pangan yang bergizi seimbang dan memadai, tersedianya stok pangan masyarakat dan daerah setiap dibutuhkan, dan tersedianya pangan ditingkat wilayah dan rumah tangga. Bapak Uskup dan undangan yang saya hormati, Pemerintah Kabupaten Bima memberikan apresiasi yang tinggi dan ucapan terima kasih atas penyelenggaraan rangkaian peringatan HPS yang digagas oleh keluarga kita di Quasi Paroqi Yohanes Dusun Tolonggeru ini. Mengingat topografi wilayah kecamatan Donggo yang sebahagian besar berupa pegunungan, kita berharap mudah-mudahan upaya ini dapat mendorong,

350 meningkatnya produktivitas pangan dari kawasan hutan dan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil produk hutan. Sehingga pada gilirannya akan berdampak pada peningkatan keragaman konsumsi pangan masyarakatdan pengendalian stok pangan daerah dan pengembangan lumbung pangan masyarakat srta meningkatnya keragaman konsusi pangan yang bergiji seimbang dan memadai. Hadirin yang saya hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN H.M. NUR, M.Pd

351

BUPATI BIMA SAMBUTAN Wisuda Sarjana Mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) STIT Sunan Giri Bima Angkatan X Tahun 2010 30 Oktober 2010 M/22 Dzulqaidah 1431 H Paruga NaE Kota Bima

352 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • • • Walikota Bima Koordinator Kopertais Wilayah Pimpinan DPRD Kabupaten dan Kota Bima;

• Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten dan Kota Bima; • Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima; • Pimpinan dan Segenap Civitas Akademika STIT Sunan Giri Bima; • Pimpinan Perguruan Tinggi, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; • Para wisudawan/wisudawati, Orang Tua, dan Seluruh Hadirin Yang Sama – Sama Berbahagia. Pertama-tama kita semua patut mengucapkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya sehingga pada hari ini kita menghadiri acara wisuda sarjana mahasiswa Program Studi PAI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima Angkatan X tahun 2010 dapat terselenggara dengan meriah dan sangat berkesan bagi kita semua. Hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sunan Giri Bima berkumpul di Gedung Paruga Nae ini untuk bersama-sama dengan para orang tua, kerabat dan handai taulan menghadiri prosesi bersejarah dalam

353 perjalanan mahasiswa yaitu prosesi pengukuhan wisudawan/ wisudawati oleh Ketua STIT Sunan Giri Bima. Hadirin dan wisudawan yang berbahagia, Pada kesempatan yang berbahagia ini ijinkanlah saya atas nama pribadi dan pemerintah daerah menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada para wisudawanwisudawati yang telah berhasil menempuh studi, karena apa yang telah diraih pada saat ini merupakanawal dari lahirnya para generasi yang qur’ani yang diharapkan mampu menjaga almamater dan melaksanakan tridharma perguruan tinggi. Saya juga menyampaikan selamat dan sukses atas keberhasilan dan prestasi yang yang diraih pimpinan STIT Sunan Giri Bima serta segenap civitas akademik, karena keberhasilan yang dirayajan pada hari ini merupakan awal dari perjalanan panjang dalam mengarungi lautan karier dan kehidupan untuk tetap berikhtiar dalam bidang keagamaan sebagai pedoman hidup dan kehidupan di masa mendatang. Masih banyak tantangan dan rintangan yang saudara hadapi, janganlah berhenti untuk terus berjuang menghadapi semua tantangan tersebut. gunakanlah ilmu pengetahuan, kebiasaan belajar dan semangat secara kreatif agar selalu meraih kesuksesan dalam mengejar karier serta cita-cita serta janganlah berhenti untuk terus belajar dan mengembangkan kreaktivitas dengan mengembangkan ilmu pengetahuan terutama di bidang keagamaan. Dengan gelar yang telah diraih diharapkan kepada saudara telah banyak memiliki kesempata lebih untuk dapat berkiprah, meniti karier dalam menatap maa depan yang

354 lebih baik. saya sangat berharap agar setelah diwisuda ini, saudara tetap bekerja keras, profesional, memiliki loyalitas yang tinggi dan memegang teguh janji wisuda. tunjukanlah diri saudara sebagai alumni sekolah tinggi ilmu tarbiyan sunan giri yang dapat membanggakanm dapat berperan secara optimal dalam pembangunan bangsa, dan negara agar dapat menjadi pilar pembangunan di bidang keagamaan. Hadirin keluarga besar STIT yang berbahagia, Saya yakin dan percaya bahwa para wisudawan dan wisudawati yang diambil dikukuhkan pada hari ini dapat memberikan sumbangsih yang berarti dalam membangun Dou Labo Dana Mbojo yang regius bahkan dapat menciptakan wisudawan di bidang keagamaan dalam kehidupannya. Berbahagialah bahwa perjuangan dan pengorbanan yang ditujukan kemarin telah berhasil menempatkan saudara dalam barisan insan pilihan. jaga terus nama baik keluarga besar STIT Sunan Giri Bima agar cita-cita lembaga pendidikan ini untuk melahirkan wisudawan yang berakhlakul karimah dapat terwujud. Sebelum mengakhiri sambutan ini saya berpesan agar para wisudawan tidak melupakan almamater STIT Sunan Giri Bima yang telah membekali dan mengantar para wisudawan untuk meraih kesuksesan pada hari ini. Hadirin undangan yang saya hormati, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan para wisudawan meraih gelar pada hari ini. Semoga Allah SWT dapat membimbing dan memberikan

355 petunjuk-Nya kepada kita sekalian dalam membangun agama dan daerah ini. Wabillahi Taufik Walhidayah Assalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pelepasan Jamaah Calon Haji Kabupaten Bima Tahun 2010 1 Nopember 2010 M/24 Dzulqaidah 1431 H Halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima

356 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD Kabupaten Bima Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; Para Pejabat di Lingkup pemerintah Kabupaten Bima; Yang saya cintai dan muliakan, para ulama, tokoh Masyarakat; Kaum Muslimin dan Muslimat, Jamaah Calon Haji yang dimuliakan Allah SWT; Pertama-tama marilah kita patut bersyukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan karunianya kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka pelepasan calon jamaah haji tingkat Kabupaten Bima. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya, yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang berbahagia, Sebagaimana kita ketahui, ibadah haji adalah satu dari Rukun Islam yang tentunya memiliki nilai yang sangat luhur dan mulia karena Allah SWT menjanjikan pahala surga bagi

357 mereka yang menunaikan ibadah haji dengan sempurna, yaitu Haji yang mabrur. Untuk itu, pada kesempatan yang berbahagia ini, ijinkan saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan rasa bahagia dan sukacita karena berkat Rahmat Allah SWT, pada hari ini saya dapat bertemu dengan para Jamaah Calon Haji Kabupaten Bima yang berasal dari kecamatan-kecamatan. Di samping itu, doa yang tulus dari para jamaah, Allah SWT akhirnya mengabulkan doa bapak dan ibu sekalian untuk Insya Allah menginjakkan kaki di Tanah Suci. untuk memenuhi panggilan Allah SWT. Hadirin jemaah haji yang berbahagia, Sehubungan dengan kehadiran kita pada hari ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa pesan dan harapan yang mudah-mudahan dapat menjadi bekal bagi para jamaah selama menjadi tamu Allah. Pertama, luruskan niat dalam menunaikan ibadah haji ini, niat bahwa ibadah haji ini adalah untuk Allah semata, sambil memohon ridhoNya. Kedua, nilai dari ibadah haji adalah pelaksanaan semua rukunnya dengan khusuk, pahami makna dan hakekat menunaikan ibadah haji sebagaimana telah diketahui dan telah diajarkan dalam manasik haji. Ketiga, pelihara dan jaga kesehatan dan fisik para jamaah sekalian, ikuti aturan dari pembimbing, aturan yang ditempatkan oleh pemerintah setempat. Para jemaah calon haji, untuk kesempurnaan ibadahnya agar mengerjakan semua rukun, wajib dan sunnah-sunnah haji tanpa ada yang terlewat dan bila mungkin dilakukan pada waktu-waktu yang paling utama. Hal penting lain yang perlu diingat para jemaah, sebagai tamu Allah, kita harus santun dan jangan sombong,

358 selalu menjaga diri dan tidak banyak menggerutu, Allah akan menghormati tamunya dan tamu Allah pasti aman. Keempat: disamping Jamaah Haji sebagai tamu Allah SWT, juga mewakili bangsa Indonesia dan daerah. Bangsa Indonesia dikenal sebagai bangsa yang santun, yang ramah, yang penuh dengan nilai-nilai persaudaraan Oleh karena itu kiranya tetap menjaga tutur kata, sikap, dan perilaku yang baik dan Islami, yang insya Allah hal ini akan dapat menjadi tauladan dari saudara-saudara kita di tempat yang lain. Yang terakhir, para jemaah menunaikan ibadah haji ingin mendapatkan hikmah dan menjadi Haji Mabrur dan tentu saja kira akan didapatkan apabila niatnya lurus, dan semua dilaksanakan sesuai dengan syariat yang ditetapkan. Mohonkan kepada Allah SWT, semoga bangsa Indonesia dan daerah dan keluarga serta kerabat kita selalu mendapatkan jalan, kemudahan dari Tuhan Yang Maha Besar, Allah SWT dalam setiap cobaan yang diberikan dalam kehidupan kita. Kepada para pembimbing dan petugas haji, saya juga mengharapkan peran dan tanggung jawab seluruh petugas haji yang turut mendampingi para tamu Allah ini hingga ke tanah suci dengan tulus iklas dan sabar karena keberangkatan para petugas ini adalah menjalankan tugas mulia dalam memberikan pelayanan, sebab para calon Jemaah Haji ini terdiri dari daerah yang berbeda-beda, latar belakang dan bahkan di antara mereka ada yang berusia lanjut. Selamat jalan para tamu Allah, selamat beribadah, semoga para Jemaah kabupaten Bima yang melaksanakan jemaah haji tahun ini senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan dan kesabaran kemudian setelah menunaikan

359 ibadah haji kembali ke tanah air mendapatkan predikat Haji Mabrur" Hadirin yang berbahagia, Demikianlah beberapa amanat yang dapat saya saampaikan pada kesempatan ini. Dengan memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allat SWT, seraya mengucapkan takbir, Labaik Allahuma Labaik, hari ini Senin 1 November 2010 bertepatan dengan tanggal 24 Dzulqa’idah 1431 H kita melepas keberangkatan Jamaah Haji Kloter……………… Kabupaten Bima menuju ke tanah suci. Wabillahi taufik walhidayah Wassalamu alaikum War. Wab. dengan selamat serta

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Silaturahmi dan Islah warga Desa Roi Kecamatan Palibelo dan Warga Desa Roka Kecamatan Belo 1 November 2010 M/24 Dzulqaidah 1431 H Perbatasan Desa Roi-Roka

360 Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi dan Salam Sejahtera bagi Kita Sekalian Yang Saya Hormati :       Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Kepala Pengadilan Negeri Bima; Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bima; Ketua MUI Kabupaten Bima; Ketua BAZDA Kabupaten Bima;

 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bima;  Camat Belo dan Palibelo, Muspika Kecamatan Belo dan Palibelo;  Alim-Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan warga desa Roi dan desa Roka;  Singkatnya Hadirin Yang Berbahagia,

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri acara sialturahmi dan Islah antara warga kedua Desa pada pagi hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya, yang telah membawa cahaya

361 kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan Islah yang saya hormati,  Kita semua telah merasakan dan mengalami betapa konflik kekerasan yang terjadi beberapa waktu lalu telah membawa kerugian baik dari aspek material maupun psikologis, mengganggu hubungan baik kedua desa yang telah terbina sejak lama dan menganggu bergeraknya denyut nadi perekonomian warga di wilayah kecamatan yang bertetangga ini.  Oleh karena itu patutlah kiranya kita mengucapkan puji syukkur kehadirat Allah SWT, atas rahmat dan ridhoNya sehingga pada hari ini Kesepakatan damai ini kiranya menjadi babak baru dimulainya hubungan yang saling menghargai dan rukun diantara warga kedua desa ini.  Komitmen kita semua khususnya warga Desa Roi dan Desa Roka untuk menindak dan memproses sesuai dengan koridor hukum atas setiap pelanggaran pasca islah ini patut menjadi perhatian kita bersama;  Suasana damai, kenyamanan dan keselamatan warga adalah tanggung jawab kita bersama. Untuk ini saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bima menghimbau kiranya semua pihak menahan diri untuk tidak melakukan aktifitas yang dapat menimbulkan konflik baru dan melakukan provokasi kepada pihak lain yang pada akhirnya merugikan kita semua.  Diperlukan kerjasama yang baik, saling pemahaman dan dibangunnya silaturahmi secara terus menerus agar suasana damai yang telah terwujud dapat dipertahankan.

362  Apabila berkembang isu dan selentingan yang meresahkan masyarakat dan dapat memprovokasi situasi damai yang telah tercipta, maka warga wajib secara dini melaporkan kepada pemerintah desa agar dapat ditindak lanjuti agar konflik tidak meluas dan dapat diselesaikan melalui cara-cara damai dan bermartabat. Pada kesempatan ini saya atas nama jajaran pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih kepada Alim-Ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda yang telah berkomitmen untuk menciptakan suasana damai yang ditindak lanjuti dengan islah pada hari ini. perkenankan saya juga menyampaikan kepada pihak TNI dan Kepolisian, khususnya Muspika kecamatan Belo dan Palibelo yang telah bekerja keras mengamankan warga dengan cara persuasif dan mengantisipasi antisipasi terjadinya konflik kekerasan. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Mari kita satukan tekad langkah demi mewujudkan masyarakat dan daerah Kabupaten Bima yang maju, mandiri, dan bermartabat berdasarkan nilai Maja Labo Dahu yang religius. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab. Wakil Bupati Bima, dan

363

Drs. H. SYAFRUDIN H.M. NUR M.Pd

BUPATI BIMA SAMBUTAN Lokakarya Penyusunan Norma, Standar, Panduan dan Manual (NSPM) Pelaksanaan Fungsi dan Peran Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Berbasis Masyarakat (AMPL-BM) Kabupaten Bima Tahun 2010 Selasa, 02 November 2010 M/ 25 Dzulqaidah 1431 H Hotel La Ila Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • • • Kepala Bappeda Kabupaten Bima Beserta jajaran; Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Narasumber/fasilitator dari Waspola; Anggota POKJA AMPL-BM Kabupaten Bima;

364 • Perwakilan dari kecamatan, Sanitarian; Panitia Pelaksana, Peserta Lokakarya dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia.

Mengawali sambutan ini perkenankan saya mengajak para peserta Lokakarya sekalian untuk mensyukuri nikmat Allah SWT, karena atas berkat, rahmat dan kurnia-Nya, kita dapat menghadiri dan mengikuti pembukaan kegiatan Lokakarya Penyusunan Norma, Standar, Panduan dan Manual (NSPM) Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Kabupaten Bima Tahun 2010 yang dihelat di Hotel La Ila ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin peserta lokakarya yang berbahagia, Sanitasi merupakan salah satu permasalahan utama yang mulai menjadi prioritas dalam pelaksanaan pembangunan di Indonesia, mengingat besarnya kerugian ekonomis yang ditimbulkan akibat buruknya kondisi sanitasi dan kesehatan lingkungan. Saat ini, terdapat sekitar 70 juta penduduk Indonesia belum memiliki akses terhadap sanitasi, sebanyak 19 juta diantaranya hidup di perkotaan dengan daya dukung lingkungan yang kritis. Kondisi ini diharapkan dapat menggugah kesadaran kita semua untuk melestarikan air bersih dengan menjaga ketersediaan air bersih. Peserta lokakarya yang saya hormati,

365 Secara obyektif kita harus mengakui bahwa Pelaksanaan Program Pembangunan Air Minum dan penyehatan Lingkungan (AMPL) yang saat ini berjalan pada tiap daerah, termasuk di Kabupaten Bima masih belum sepenuhnya terkoordinir dengan baik. Di bidang kesehatan Kabupaten Bima masih dihadapkan pada berbagai permasalahan antara lain : Masih rendahnya kesadaran masyarakat akan pola hidup yang bersih dan sehat (PHBS). Hal ini disebabkan rendahnya kepedulian masyarakat dan kurangnya pengetahuan masyarakat terhadap pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang tercermin dari masih banyaknya masyarakat yang menggunakan air untuk tidak memenuhi syarat kesehatan bagi keperluan rumah tangga dan aktifitas lainnya. Apabila keadaan ini tidak cepat diatasi akan berdampak pada rendahnya kualitas lingkungan hidup manusia dan meningkatnya kasus penyakit menular, diantaranya penyakit diare, demam berdarah, disentry yang bila tidak ditangani secara terintegrasi, akan menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) seperti yang pernah melanda kecamatan Sape beberapa tahun lalu. Hadirin yang saya hormati, Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka prioritas terhadap pengelolaan AMPL mutlak mendapatkan perhatian bersama. Hal ini tidak hanya cukup dengan memasukkan isu AMPL dalam prioritas perencanaan pembangunan daerah, tetapi yang terpenting adalah membangun infrastruktur AMPL guna meningkatkan kuantitas dan kualitas sarana air bersih dan sanitasi dasar bagi masyarakat secara

366 berkelanjutan masyarakat. serta meningkatkan derajat kesehatan

Ikhtiar ini akan dapat terlaksana apabila dalam Pokja ini tercipta inovasi dengan membentuk kelembagaan Pokja AMPL yang mencerminkan kebutuhan masyarakat. Dengan struktur dan komposisi keanggotan Pokja yang bersifat lintas sektioral ini, ke depan diharapkan akan banyak berperan dalam pelaksanaan berbagai kebijakan dan program teknis AMPL. Pelaksanaan program pembangunan AMPL secara terpadu dan terkoordinasi. Dalam rangka mendukung prinsip pengelolaan sarana AMPL keberlanjutanperlu dilakukan berbagai upayalebih optimal mencakup dukungan teknis kepada para Uni Pengelola sarana (UPS), pengelolaan administrasi, dan pengembangan komunikasi yang baik dengan masyarakat pengguna. Tantangan bagi pokja AMPL ke depan adalah mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan infrastruktur AMPL secara swadaya dan kegiatan penyadaran masyarakat secara partisipatif mengenai dampak sanitasi buruk dan pentingnya menggunakan jamban sehat yang bermuara pada target pemerintah daerah untuk mewujudkan Kabupaten Bima yang bebas dari Buang Air Besar di Sembarang tempat (BABS). Indikator keberhasilan Pokja AMPL ini adalah meningkatnya pengetahuan dan kepedulian masyarakat, sekolah dan swasta dalam menyikapi AMPL dari semakin banyaknya masyarakat yang membangun jamban keluarga

367 secara swadaya, sekolah-sekolah yang memiliki jamban yang sehat. Sebagai sebuah daerah yang sedang giatnya membangun, tantangan utama yang dihadapi dalam pengelolaan air minum dan penyehatan lingkungan adalah perlunya penjabaran langkah-langkah strategis instansi terkait dalam merumuskan, merencanakan, melaksanakan dan evaluasi program penyehatan lingkungan. Inilah aspek penting yang menjadi landasan dijadikannya agenda peningkatan Kualitas SDM dan Kependudukan sebagai salah satu agenda prioritas yang dituang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJMD) tahun 2011-2015 sebagai penjabaran visi dan misi Bupati/wakil Bupati terpilih yang akan diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang akan dilakukan oleh SKPD di lingkungan pemerintah daerah. Hadirin peserta lokakarya yang saya hormati, Pengelolaan air minum dan penyehatan lingkungan berbasis masyarakat (AMPL-BM) perlu didukung oleh peningkatan peran dan fungsi POKJA AMPL-BM Kabupaten Bima. Pemerintah daerah berkepentingan mendorong pelaksanaan fungsi Pokja secara optimal karena diharapkan dapat meningkatkan angka cakupan sanitasi dan penyehatan lingkungan dalam hal akses terhadap jamban keluarga, SPAL, TPS/TPA, serta meningkatkan akses terhadap sumber air bersih hingga 100% sampai dengan tahun 2015. Oleh karena itu Pemerintah daerah memberikan apresiasi yang tinggi atas pelaksanan lokakarya ini sebagai upaya sistematis bagi penguatan kelembagaan agar dapat

368 melaksanakan pengelolaan pembangunan AMPL-BM secara optimal. Hadirin peserta lokakarya yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengharapkan Ridho Allah SWT seraya mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, Lokakarya Penyusunan Norma, Standar, Panduan dan Manual (NSPM) Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL) Berbasis Masyarakat Kabupaten Bima Tahun 2010 dengan ini saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

369 BUPATI BIMA SAMBUTAN Refleksi Satu Tahun Gempa Bumi 9 November 2010 M/23 Dzulqaidah 1431 H SMAN Negeri 1 Ambalawi

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati; • Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • • • • • Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Camat Ambalawi Beserta jajarannya; Camat Wera dan jajarannya; Para Kepala Desa se-Kecamatan Ambalawi; Masyarakat Kecamatan Ambalawi;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk mengenang satu tahun gempa bumi di wilayah Kecamatan Ambalawi Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para

370 sahabat serta pengikutnya yang istiqamah sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Hari ini kita berkumpul di tempat ini dalam rangka Refleksi Satu Tahun Gempa Bumi yang terjadi di wilayah Kabupaten Bima khususnya di kecamatan Ambalawi sebagai salah satu kecamatan yang terkena dampak bencana gempa bumi paling parah yang telah meluluhlantahkan bangunan dan sarana infrastruktur yang ada di wilayah Kecamatan Ambalawi dan sekitarnya yang terjadi pda bulan Novermber 2009 lalu. Untuk itu pada hari ini kita melaksanakan dan merenungkan refleksi satu tahun terjadi gempa bumi, dimana dengan adanya reflkesi ini selaku pemerintah daerah mengajak masyarakat ambalawi untuk merenungkan kembali dengan adanya kejadian ini serta melakukan doa bersama dengan adanya akibat kejadian gempa bumi ini. Oleh karena itu untuk mengenang satu tahun gempa bumi yang terjadi di kecamatan Ambalawi adalah sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengetahuan ancaman gempa bumi serta untuk mensosialisasikan langkah-langkah preventif untuk mengurangi resiko yang dapat menimpa masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bencana gempa bulan November tahun lalu di Kecamatan Ambalawi telah menghancurkan sejumlah fasilitas publik dan harta benda warga di kecamatan ini dan beberapa kecamatan lainnya. Memasuki satu tahun pasca gempa bumi tersebut pemerintah daerah telah berupaya keras untuk melakukan kembali rehabilitasi dan rekonstruksi sarana yang rusak agar kegiatan pembangunan, sosial kemasyarakatan, memegang

371 pendidikan dan roda perekonomian dapat kembali berfungsi seperti sedia kala. Terkait tahapan tanggap bencana yang telah dilakukan pasca gempa bumi, saat ini telah memasuki fase rekonstruksi melalui perbaikan dan membangun kembali bangunan yang sudah rusak akibat bencana. Sejumlah dana telah dialokasikan untuk mempercepat rekonstruksi pasca bencana tersebut yaitu : dana perbaikan sarana dan prasarana serta perencanaan dan monitoring tahap pertama untuk perbaikan sekolah dan Puskesmas yang menyerap dana stimulant senilai Rp. 7,4 milyar dari pemerintah provinsi NTB. Selain dana yang bersumber dari pemerintah provinsi, rekonstruksi sejumlah infrastruktur ini juga akan mendapatkan alokasi dana dari APBD kabupaten Bima yang akan diserahkan Bulan Maret tahun 2011 bagi perbaikan masjid dan mushala. Proses rehabilitasi dan rekonstruksi pasca gempa bumi di kecamatan Ambalawi tahun lalu merupakan salah satu wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang terkena dampak dari bencana alam ini, untuk itu selaku pemerintah daerah menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak, unsur masyarakat, lembaga swadaya dan semua pihak didalamnya yang telah mampu membangun kembali daerah dari bencana maha besar. Alhamdulillah dengan segala keterbatasan yang ada, berkat dukungan seluruh lapisan masyarakat dan juga bantuan dari mitra pemerintah daerah, hingga saat ini proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara bertahap dapat dilaksanakan seperti pembangunan bangunan sekolah, gedung perkantoran dan rumah penduduk. Insya Allah

372 sarana yang belum selesai akan dilanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksinya pada tahun 2011. Hadirin yang berbahagia, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini dengan harapan peringatan satu tahun gempa bumi ini untuk mengingat dan mengenang kembali kejadian yang sangat dasyat yang terjadi di wilayah kecamatan ambalawi yang telah memporak-porandakan sarana dan prasarana beberapa waktu yang lalu. Wabilataufik walhidayah Asalamu alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Yang Dirangkaikan Dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN) Ke-46 dan HUT KORPRI Ke39 Tahun 2010 10 November 2010 M/4 Dzulhijjah 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

373

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Bagi Kita Semua Saudara-saudara para peserta upacara yang berbahagia, Puji syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas limpahan rahmat dan perkenanNya, pada hari ini Rabu 10 November 2010 kita dapat melaksanakan Upacara Bendera Memperingati Hari Pahlawan, sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa dan pengorbanan para pahlawan/pejuang pendahulu kita, sejalan dengan ungkapan salah seorang The Fonding Fathers kita yang menyatakan bahwa“ …….hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, dapat menjadi bangsa yang besar “. atau juga sering dikenal dengan ungkapan “ Bangsa yang besar adalah bangsa yang mengharhai jasa para pahlawannya. Pertempuran 10 November di Surabaya yang kemudian diperingati setiap tahun sebagai Hari Pahlawan adalah perjuangan heroik, suatu perjuangan yang memerlukan pengorbanan luar biasa dari para pendahulu kita, baik jiwa, raga maupun harta. Dalam pertempuran tersebut seluruh komponen bengsa bersatu padu mengusir penjajah yang ingin berusaha menancapkan kembali kekuasaannya dibumi Indonesia. Oleh karena itu, Hari pahlawan seperti yang kita peringati pada hari ini dilaksanakan dengan mengedepankan upaya menumbuhkembangkan Nilai Kepahlawanan dan bagaimana kita dapat mengambil makna

374 yang terkandung didalamnya untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. kemudian

Saudara-saudara berbahagia,

para

peserta

upacara

yang

Semangat dan Nilai Kepahlawanan yang ditunjukan dalam pertempuran 10 November tersebut, hendaknya dapat kita khayati dan menjadi inspirasi yang kemudian memacu dan memicu bagi kita dalam mengisi kemerdekaan ini. Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2010 yang mengangkat tema “Dengan Semangat Nilai Kepahlawanan, Kita Tingkatkan Kesetiakawanan Sosial Nasional”, hendaknya dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersaman untuk mengatasi berbagai masalah yang melanda Bangsa Indonesia. Berbagai permasalahan yang kita hadapi mulai dari kemiskinan, pengangguran, keterlantaran, keterpencilan sampai pada bencana alam serta masalah sosial lainnya, bersama-sama memerlukan perhatian dan keseriusan kita untuk menanggulanginya. Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Semangat dan nilai-nilai luhur pahlawan/pejuang seperti rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan diri sendiri, suka menolong dan sebagainya sebagaimana yang tercermin dalam pertempuran 10 November di Surabaya, hendaknya dapat menggugah hati

375 kita untuk berjuang bersama melawan berbagai persoalan dan masalah tersebut. Melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan, diharapkan rasa kesetiakawanan sosial sebagai anak bangsa dapat tumbuh dan berkembang yang pada akhirnya dapat digunakan sebagai salah satu modal untuk menyelesaikan masalah bangsa. Saya yakin, apabila seluruh elemen bangsa memiliki kesadaran untuk mengamalkan semangat nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, maka rasa kesetiakawanan sosial dengan sendirinya akan meningkat. Selain itu dengan kesetiakawanan sosial yang diwujudkan dengan saling menghargai, menghormati, tolong menolong maka kita tidak akan mudah terprovokasi dan sebaliknya dengan kesetiakawanan sosial akan menguatkan solidaritas yang memperkokoh keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Kesetiakawanan sosial yang dilandasi semangat nilai Kepahlawanan sesuai tema Peringatan Hari pahlawan 2010 kirannya juga dapat mempererat jalinan persatuan dan kesatuan bangsa untuk dapat menghadapi berbagai tantangan termasuk masalah kedaulatan negara. Untuk itu marilah melalui momentum Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2010 ini, kita rapatkan barisan berjuang membangun negeri untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat, sehingga Bangsa indonesia dapat menjadi bangsa bermartabat yang dapat berdiri sejajar dengan negara lain di dunia serta keutuhan negara Kesatuan Republik Indonesia dapat terus terjaga.

376 Saudara-saudara berbahagia, para peserta upacara yang

Demikian, semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan petunjuk dan membimbing kita untuk dapat terus memperkokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia. Wassalamu’ alaikum War. Wab.

Menteri Sosial RI,

DR. SALIM SEGAF AL JUFRI, MA

Hadirin peserta upacara yang saya hormati, Berkaitan dengan peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-46 tahun 2010 ini, saya juga membacakan Pokok Pidato Menteri Kesehatan Republik Indonesia yaitu: Pertama-tama patut kiranya kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa atas Rahmat dan Karunia yang telah dilimpahkan kepada kita sehingga kita dapat bersama-sama memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-46 tanggal 12 November 2010 ini. Tema HKN ke-46 tahun 2010 ini adalah : Keluarga Sehat, Investasi Bangsa .tema ini menekankan pentingnya peranan keluarga dalam meningkatkan kualitas kesehatan di masyarakat, bangsa dan negara. Keluarga merupakan unsur terkecil dalam membentuk bangsa. Di dalam keluarga inilah interaksi dan komunikasi antara ibu, ayah dan anak yang menjadi awal penting dari

377 suatu proses pendidikan. Selanjutnya, keluarga yang sehat akan membentuk masyarakat, desa kecamatan, kabupaten dan bangsa sehat. Bangsa sehat memiliki derajat kesehatan yang tinggi, akan meningkatkan produktifitas bangsa tersebut. Oleh karena itu, keluarga yang sehat hádala investasi statu bangsa bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif. Dalam momentum peringatan HKN ke-46 tahun 2010 ini saya menghimbau kepada para Gubernur, Bupati dan walikota beserta segenap masyarakat di seluruh Indonesia untuk terus menerus berupaya meningkatkan perilaku sehat keluarga Sejak dini - agar pada tahun 2014 PHBS rumah tangga di Indonesia dapat mencapai 70%. Melalui upaya peningkatan PHBS di rumah tangga secara terus menerus diharapkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia akan meningkat. Saudara-saudara, Permasalahan kesehatan tidak dapat diselesaikan oleh Kementerian Kesehatan sendiri, melainkan perlu didukung oleh peran-serta berbagai pihak,baik lintas sektor, organisasi masyarakat, LSM, maupun dunia usaha. Oleh sebab itu peningkatan upaya kemitraan dan peran serta dalam pembangunan kesehatan perlu didorong, ditingkatkan, dan dikembangkan. Sejalan dengan itu, Saya mengharapkan agar seluruh komponen bangsa dapat berperan aktif dalam mengatasi berbagai masalah kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat yang meningkatkan perilaku bersih dan sehat dalam keluarga.

378 Pada kesempatan yang baik ini pula, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada para penggerak upaya kesehatan di masyarakat di seluruh Tanah Air yang amat berjasa dalam melakukan berbagai upaya kesehatan masyarakat selama ini. Saudara- saudara, Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional atau HKN ke-46 tahun 2010 ini, saya menegaskan kembali pesanpesan penting yang harus disebarluaskan ke seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan keluarga sebagai investasi bangsa, yaitu:

          

Kesehatan harus dimulai dari rumah Gizi baik, anak tumbuh sehat dan cerdas Jadilah keluarga sadar gizi Ibu sehat, mampu memenuhi tugas dalam keluarga dan masyarakat Lindungi keluarga dari Narkoba dan HIV-AIDS Berperilaku sehat, cegah penyakit Bersama kita jaga kesehatan diri, rumah dan lingkungan Tetaplah sehat, jika sakit segera berobat Jadilah keluarga sehat, lebih produktif dan berprestasi Kutanam, kupelihara ohon, lestari alamku Gunakan kelambu saat tidur agar terhindar dari gigitan nyamuk malaria di daerah endemis malaria.

379 Selanjutnya, marilah kita wujudkan keluarga sehat sebagai investasi bangsa melalui semangat Bersama Kita Bisa. Saudara-saudara, Demikian beberapa hal penting yang perlu saya garisbawahi pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-46 tahun 2010 ini. Semoga, segala upaya kita untuk mewujudkan derajat kesehatan yang setinggi-tingginya bagi masyarakat Indonesia mendapatkan ridho dari tuhan Yang maha Kuasa. Amin Terima kasih dan Selamat Bekerja Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Menteri Kesehatan RI,

Dr. ENDANG RAHAYU SEDYANINGSIH, MPH, Dr.PH Peserta upacara yang saya muliakan, Pada momen peringatan Hari Pahlawan 10 Nopember dan HKN ke-46 atahun ini, kita rangkaikan juga dengan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) yang ke-39 tahun 2010. Tema yang diangkat pada peringatan tahun ini adalah “Dengan netralitas dan Professionalitas KORPRI Mendukung Reformasi Birokrasi Dalam Rangka Optimnalisasi Pelayanan Publik”. Tema ini memiliki arti penting sebagai acuan bagi organisasi KORPRI sebagai satu-

380 satunya wadah bagi pegawai Republik Indonesia dan tulang punggung pemerintahan yang menjadi motor penggerak birokrasi untuk tetap bersikap netral dalam meneguhkan fungsi KORPRI sebagai perekat dan pemersatu bangsa. Peringatan Hari Ulang Tahun KORPRI tahun ini, sangat tepat untuk dijadikan sebagai momentum dalam mengemban tugas memantapkan jiwa korps, meningkatkan solidaritas antar anggota dan berupaya memberikan perlindungan dan bantuan hukum kepada anggota, membangun usaha-usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan perundang-undangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan anggota KORPRI beserta keluarganya. Akhirnya, nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun ke-39, kepada segenap Keluarga Besar Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) di mana saja berada. Semoga, KORPRI sebagai sebuah organisasi pegawai Republik Indonesia, tetap solid, profesional dan terus maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan upacara pada pagi hari yang berbahagia ini. Mari kita sama-sama berdoa kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa agar masyarakat dan daerah kita tercinta ini dijauhkan dari bala bencana dan kita senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima.

Wabillahi Taufiq Walhidayah

381 Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Shalat Idul Adha 1431 H/2010 M Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima 17 November 2010 M/11 Dzulhijjah 1431 H Lapangan Desa Rato Kec. Parado

Assalamu’alaikum warahmatullaahi wabarakatuh. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima;

382 Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua MUI, LPTQ dan BAZDA Kabupaten Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat, Kepala Desa, Kecamatan Parado; Ketua dan Anggota BPD se

Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, dan jamaah Sholat Idul Adha Yang Sama-Sama Dimuliakan Allah SWT;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Sholat Idul Adha tahun 1431 H/2010 M. Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini.

Hadirin Jamaah Shalat Id yang saya hormati, Pada pagi hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh mubarak ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di daeran kita tercinta ini, juga dihajatkan untuk mengajak

383 kaum muslimin agar memperkokoh keimanan ketakwaan kita kepada Sang Khalik yaitu Allah SWT. dan

Suasana perayaan idul Adha tahun ini agak berbeda dari tahun sebelumnya dimana pada tahun ini daerah kita dan juga wilayah-wilayah lainnya diliputi ketidak pastian musim atau yang dikenal dengan cuaca ekstrim yang berakibat pada banyaknya kerugian para petani, padagang dan warga kita akibat gagal panen dan bencana banjir dan bencana alam lainnya. Di samping itu, beberapa daerah juga mengalami bencana alam seperti banjir bandang, letusan gunung berapi, gempa bumi dan tsunami yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda yang cukup besar. Sebagai hamba Allah yang beriman, hendaknya Isyarat alam tersebut kita jadikan sebagai teguran atau peringatan Allah SWT kepada Umat Manusia dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai ibrah atau pelajaran untuk lebih meningkatkan kadar keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa dan lebih mendekatkan diri kita manusia sebagai hamba dengan Sang Pencipta. Hadirin Jamaah Shalat Id yang berbahagia, Perintah menyembelih hewan Qurban seperti yang diperintahkan kepada Nabi Ibrahim Alaihissalam dan putranya Ismail sangatlah relevan dengan tuntutan kehidupan sosial kita dan berlaku sepanjang hayat. Ibadah Qurban merupakan salah satu momentum penting dari sekian banyak momentum dalam sejarah Islam yang memiliki dampak syiar bersifat ritual maupun sosial bagi pembangunan keagamaan.

384 Qurban yang secara harfiah berarti mendekatkan, dimaksudkan untuk mendekatkan diri kepada sesama manusia, khususnya mereka yang belum mendapat kesempatan, juga saat ini masih menghadapi berbagai himpitan persoalan akibat musibah yang dialami. Ibadah Qurban juga secara sosial mengandung pesan yang kuat bahwa nilai kehidupan kita di dunia adalah kerelaan berkorban dan berbagi dengan sesama manusia tanpa memandang status sosial serta meyakini bahwa apa pun yang kita korbankan dengan segala keikhlasan dan bermakna bahwa kita hanya dekat dengan Allah bila mendekati saudara-saudara kita yang miskin, lemah dan duafa yang membutuhkan perhatian dan uluran tangan kita. Hadirin yang berbahagia, Kegiatan penyembelihan hewan qurban yang kita laksanakan pada setiap bulan Dzulhijjah hendaknya dapat dijadikan wahana yang secara berkelanjutan mampu membawa setiap muslim pada kesadaran akan pentingnya berkurban, dan mengasah kesalehan sosial agar terpatri sifat-sifat ilahiah yang tercermin peningkatan kualitas keimanan, semangat kerja dan kepekan sosial. Oleh karena itu, pada kesempatan yang penuh mubarak ini, saya mengajak umat Islam di seluruh pelosok desa dan kecamatan untuk menjadikan momentum Idul Adha tahun 1431 Hijriah ini sebagai wahana untuk meningkatkan semangat ibadah qurban kita, meneladani pengabdian Nabiullah Ibrahim Alaihissalam yang dilandasi oleh sikap yang tulus dan ikhlas dalam setiap langkah kita. Saya juga berharap kiranya Idul Adha yang kita rayakan pada

385 kesempatan ini dapat dijadikan wadah untuk meneguhkan komitmen kita dalam membumikan Al Quran melalui penerapan nilai-nilai Al Quran di dalam masyarakat secara kaffah. Melalui momen Idul Adha ini saya juga mengajak seluruh komponen masyarakat kabupaten Bima untuk bergandengan tangan, bahu membahu merajut silaturahmi dan meningkatkan komitmen untuk membangun masyarakat dan daerah kita tercinta ini. Akhirnya, saya atas nama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada semua dermawan yang telah menyalurkan hewan qurbannya melalui panitia qurban. Semoga pada tahun-tahun yang akan datang dapat lebih meningkatkan kualitas keimanan dan ketaqwaan kita melalui kegiatan-kegiatan ibadah seperti ini. Jamaah Shalat Id Rahimakumullah, Demikian amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Wabillahit Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

386

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Kegiatan Pekan Muharram 1432 H 18 November 2010 M/12 Dzulhijjah 1431 H Paruga Nae-Talabiu

Assalam’ Alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati: Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Camat dan Muspika Kecamatan Woha;

387 Pimpinan Pondok Pesantren Al-Maliki; Penasehat Bima; DPD Pemuda Muhammadiyah Kabupaten

Jajaran Pengurus DPD dan DPC Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, dan Hadirin Undangan Muharram Yang Sama-Sama Berbahagia; Pekan

Pertama-tama saya mengajak seluruh hadirin peserta Musyawarah Daerah Pengajian Al-Hidayah untuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat dan bimbingan-Nya pada hari ini kita bersama-sama dapat menghadiri acara Pekan Muharram 1432 Hijriah yang digagas oleh Pengurus Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bima bekerjasama dengan Ponpok Pesantren Al-Maliki Talabiu Kecamatan Woha. Seraya berharap semoga kegiatan bernuansa islami ini dapat menghasilkan poin-poin strategis bagi kemajuan syiar Islam di Kabupaten Bima ini ke depan. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan muliakan, pekan Muharram yang saya

Tahun baru Islam yang ditandai dengan pergantian tanggal pada bulan Muharram merupakan tonggak penting perjalanan sejarah Islam. Tonggak inilah yang menjadi

388 landasan umat Islam untuk menyemarakkan perayaan tahun batu Islam ini dengan beragam kegiatan yang semuanya dijahatkan untuk mengenang dan mengingatkan kembali betapa baru hijriah memiliki makna stretagis bagi umat Islam di seluruh penjuru dunia. Berkaitan dengan perayaan ini saya atas nama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas prakarsa Pemuda Muhammadiyah dan Pengurus Pondok Pesantren Al-Maliki ini sebagai salah satu ikhtiar bersama menegakkan syiar Islam di daerah kita tercinta ini. Adapun tema yang diangkat dalam kegiatan pekan muharram 1431 H ini : melalui momentum muharram 1431 H kita rajut tali silaturrahim yang lebih erat di Kabupaten Bima dan Kota Bima Nusa Tenggara barat. Thema ini mengandung makna bahwa sebagai diantara sesama warga masyarakat kita harus saling merajut tali silaturahim dimana dengan adanya silaturahmim ini merupakan salah satu perwujudan dari kehidupan bermasyarakat, begitupun dengan kedua pemerintahan ini dimana dalam rangka membangun daerah Kabupaten dan Kota Bima diharapkan untuk dapat merajut tali silaturahmi yang lebih erat dalam rangka membawa daerah nusa tenggara barat kearah yang lebih baik lagi dalam rangka membangun Kabupaten dan Kota Bima kedepan. Untuk itu silaturahmi mari kita eratkan kembali. Kegiatan Pekan muharram 1431 H yang diprakarsai pemuda muhammadiyah Kabupaten Bima yang bekerjasama dengan ponpes AL – Maliki Talabiu Kabupaten Bima ini dapat memberikan manfaat diri kita, keluarga yang mana dengan adanya kegiatan seperti ini kita dapat merajut

389 tali silaturahmi yang lebih erat lagi dalam memabngun daerah kita ini. Saya berharap dengan adanya kegiata seperti ini kita dapat merajut kembali tali silaturahmi diantara kita.

Hadirin yang berbahagia , Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaiakan pada kesempatan ini, besar harapan kami semoga keghiatan ini dapat kita ikuti bersama. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim kegiatan pekan muharram 1431 H dengan ini saya nyatakan dibuka. Wabillahit Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

390 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Pertandingan Volly Ball PDAM 22 November 2010 M/16 Dzulhijjah 1431 Lapangan Voli Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Wakil Bupati Bima; Ketua TP. PKK Kabupaten Bima; Sekretaris Daerah, Asisten, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima Kepala Bagian Bagian Lingkup Setda; Direktur PDAM Kabupaten Bima; Ketua Umum Pengda PBVSI Kabupaten Bima; Tim Peserta Turnamen Volly Ball dan Official Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia;

Mengawali sambutan ini, marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas perkenan-Nya pada malam hari yang meriah ini kita dapat berkumpul di tempat di lapangan Voli Kantor Bupati Bima ini guna menyaksikan pembukaan turnamen bola voli PDAM Cup 2010.

391 Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Undangan turnamen yang saya hormati, Di awal sambutan ini, perkenankan saya atas nama Pimpinan Ddaerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta turnamen Volly ball baik tim yang berasal dari Pulau Lombok dan juga tim dari Pulau Sumbawa yang sebentar lagi akan mulai berlaga di kompetisi yang cukup bergengsi di tingkat provinsi Nusa Tenggara Barat ini. Sebagaimana kita ketahui dan pahami bersama, Volly Ball merupakan olahraga merakyat dan memiliki banyak peminat dari pelosok hingga kota baik yang bernaung dalam klub BUMN, BUMD maupun klub mandiri, tapi belum semuanya mendapatkan pembinaan optimal. Melalui turnamen ini, PDAM telah menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong kemajuan olah raga di daerah dengan berpartisipasi dalam peningkatan sumber daya manusia dan kemajuan pembangunan khususnya bagi kuantitas maupun kualitas dunia olahraga di provinsi NTB. Hadirin yang saya hormati, Tema “Dengan semangat Hari Ulang Tahun PDAM kita pupuk semangat persaudaraan di antara para Tukang Ledeng” yang diangkat pada turnamen ini, sangat tepat dijadikan momentum untuk mempererat tali

392 silaturahmi di antara para karyawan dan pihak lainnya, karena dengan silaturahmi dan persaudaraan yang telah terjalin dengan baik, maka peran serta dan kepedulian sesama BUMN, BUMD, pihak swasta dan mitra PDAM dapat lebih ditingkatkan. Tema tersebut juga sangat relevan untuk menumbuhkan sikap mental kompetitif dan membangun jiwa sportivitas, dapat menumbuhkan motivasi juang yang bermuara pada peningkatan SDM jajaran PDAM. Di samping secara paralel dapat menjadi batu loncatan dalam mempersiapkan diri menghadapi penyelenggaraan kejuaraan yang lebih besar seperti Pekan Olahraga Daerah, PON maupun pertandingan antar klub pada level yang lebih tinggi. Kita berharap turnamen yang akan berlangsung enam hari ini dapat membangkitkan kembali kegairahan terhadap olah raga volley ball dan menjadi ajang kompetisi yang sehat dan melahirkan pemain-pemain berprestasi yang dapat dibanggakan. Berkaitan dengan penyelenggaraan turnamen ini, Saya secara khusus memberikan apresiasi yang tinggi atas prakarsa PDAM yang telah mempertemukan klub-klub dari Pulau Lombok dan Sumbawa ini dan berharap menjadi salah satu motivasi tersendiri dalam meningkatkan prestasi olahraga di NTB. Akhirnya saya menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya kepada panitia pelaksana turnamen. Saya juga mengajak masyarakat khususnya penonton untuk dapat memberikan semangat secara sportif pada tim yang

393 bertanding sehingga turnemen ini dapat diselesaikan tepat waktu. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya dalam membangun dunia olah raga di daerah kita tercinta ini. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pertemuan Advokasi Program Universal Salt Lodization (USI) Kabupaten Bima Tahun 2010 23 November 2010 M/17 Djulhijjah 1431 H Ruang Rapat Bupati Bima

Assalamu ‘alaikum War. Wab.

394 Yang saya hormati : • • • • • Wakil Bupati Bima Para Assisten, Setda Kabupaten Bima Para Pejabat Lingkup Pemkab Bima Ketua Bappeda Kabupate Bima Peserta Pertemuan Advokasi Program USI

Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa yang mana pada hari ini kita dapat berkumpul ditempat ini dalam rangka pertemuan advokasi program Universal Salt Lodization (USI) kerja sama pemerintah Kabupaten Bima dengan Unicef. Shalawat dan salam kita curahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad SAW beserta keluarga dan shabatnya dalam rangka menegakan dinul islam. Hadirin yang sama-sama berbahagia, Gangguan berakibat dari kekurangan yodium merupakan masalah gizi yang sangat serius dan dapat mempengaruhi kualitas Sumber Daya manusia, dimana garam yang beredar dimasyarakat kebanyaakan garam nonyodium baik untuk kebutuhan konsumsi maupun untuk memenuhi kebutuhan industri bukan pangan. Oleh karena itu dalam rangka pengendalian dan pengawasan peredaran garan non-yodium di tingkat Kabupaten Bima telah diatur dalam PERDA No. 3 /2009. untuk itu dalam rangka mendorong percepatan pencapaian tujuan PERDA tersebut, diperlukan keterpaduan dan keberlanjutan penanganan progam USI serta peningkatan dukungan kebijakan pemerintah daerah.

395 Hadirin yang saya hormati, Adapun tujuan diadakanya pertemuan seperti ini dalam rangka mengevaluasi program Universal Salt Iodixation ( USI)di Kabupaten Bima, sehingga mengharapkan dukungan pemerintah daerah dalam program Universal Salt Iodixation melalui peningkatan alokasi dana APBD Kabupaten Bima, sekaligus memobilisasi masyarakat dan para pelaku garam untuk mengkonsumsi dan menyediakan garam beryodium. Sementara itu Output yang dapat diambil dari kegiatan ini yaitu meningkatkan alokasi dana APDB Kabupaten Bima bagi peningkatan penanggulangan GAKY, adanya kepastian replikasi dan keberlanjutan program USI di Kabupaten Bima sebagaimana yang telah dijalankan bersama dengan UNICEF dan Micronutrient Initiative sehingga masyarakat tidak lagi menjual dan mengkonsumsi garam yang tidak beryodium. Hadirin yang saya hormati, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, besar harapan saya semoga kegiatan ini dapat diikuti dan dicerna oleh masing – masing para peserta. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Pertemuan advokasi program universal salt lodization (USI) Kabupaten Bima tahun 2010 saya nyatakan dibuka. Wabilahitaufik walhidayah Wassalamu'alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. Ferry Zulkarnain, ST

396

397 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Palibelo 2010 23 Nopember 2010 M/17 Djulhijjah 1431 H Lapangan Desa Panda-Palibelo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Bapak Wakil Bupati Bima • Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Ketua LPTQ Kabupaten Bima; dan Muspika Kecamatan Palibelo Beserta • Camat jajaran • •

Ketua LPTQ , MUI dan BAZDA Kecamatan Palibelo; Kepala Desa, Ketua BPD, Se-Kecamatan Palibelo;

• Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan alim ulama seKecamatan Palibelo;

398 • Para Kafilah, ofisial Tim dan Undangan Yang SamaSama Berbahagia; Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Palibelo tahun 1431 H/2010M. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh mubarak ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Palibelo kita dapat memperteguh sikap istiqamah kita meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Di awal sambutan ini, perkenankan saya atas nama pemerintah Kabupaten Bima, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan masyarakat Palibelo atas yang dengan segala keterbatasan yang ada, telah kerja keras dalam mempersiapkan dengan seksama kegiatan MTQ tingkat

399 Kecamatan Palibelo sehingga kita dapat secara bersamasama saksikan pembukaannya pada malam hari yang berbahagia ini. Hadirin yang saya hormati, Sebagaimana telah kita ketahui dan pahami bersama, Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) adalah kegiatan tahunan yang bersifat rutin sebagai salah satu wahana untuk membumikan Al Quran. Seiring dengan ini, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan penerapan makna Al Quran hanya bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja, namun dapat dijadikan wahana untuk membumikan Al Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai Al Quran didalam masyarakat. Karena pada intinya, Kita tidak hanya mencari Qori-Qoriah terbaik, namun juga menciptakan Qori-Qoriah yang mampu turut menyiarkan syiar agama di Bumi Serambi Madinah ini. Untuk ini, saya tidak henti-hentinya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al Qur’an serta menimbulkan gairah untuk membaca dan mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran dan Jumat Khusyu. Kepada seluruh qori dan qoriah, hafiz/hafizah yang akan bertanding, agar mempersiapkan diri dengan baik, karena saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Palibelo pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Selamat bertanding,

400 semoga dalam waktu beberapa hari penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Palibelo ini dapat meraih prestasi yang dapat mengarumkan nama desa masing-masing. Jadikan MTQ ini sebagai ladang untuk menyemaikan benih-benih prestasi terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan desa masing-masing serta sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri, semoga dapat mengharumkan nama Kecamatan Palibelo pada di MTQ Tingkat Kabupaten Bima yang akan datang. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengharap rahmat dan Ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan “Bismillahir Rahmanir Rahim” Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Palibelo Tahun 2010, dengan ini saya nyatakan ”dibuka dengan resmi”, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War, Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

401 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Soromandi Tahun 2010 23 Nopember 2010 M/17 Djulhijjah 1431 H Lapangan Desa Wadu Kopa- Soromandi

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Bapak Wakil Bupati Bima • Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • • • Anggota DPRD dari DAPIL I; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Ketua LPTQ, MUI dan BAZDA Kabupaten Bima; • Camat dan Muspika Kecamatan Soromandi Beserta jajaran • • Ketua LPTQ, MUI dan BAZDA Kecamatan Soromandi; Kepala Desa, Ketua BPD, Se-Kecamatan Soromandi;

402 • Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Para Kafilah dari Seluruh Desa, Panitia Pelaksana dan Hadirin Masyarakat Kecamatan Soromandi Yang Saya Cintai dan Saya Banggakan;

Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, terlebih dahulu saya mengajak kita semua memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena hanya atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada malam hari ini yang mubarak ini, kita dapat bersilaturahmi melaksanakan salah satu dari sekian banyak tugas keagamaan kita dalam memperjuangkan risalah Islam melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Soromandi tahun 1431 H/2010M. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di Desa Wadu Kopa ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Soromandi ini, kita dapat memperteguh sikap istiqamah, meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Di awal sambutan ini, perkenankan saya atas nama pemerintah Kabupaten Bima, menyampaikan apresiasi dan

403 penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan masyarakat Soromandi meski dengan segala keterbatasan yang ada, telah kerja keras dalam mempersiapkan dengan seksama kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Soromandi sehingga kita dapat secara bersamasama saksikan pembukaannya pada malam hari yang berbahagia ini. Hadirin yang saya hormati, Musabaqah Tilawatil Qur’an yang secara rutin kita selenggarakan setiap tahun, selain merupakan bagian dari program nasional dalam membangun manusia Indonesia yang beriman dan bertaqwa, juga merupakan salah satu sarana syiar Islam dan pengembangan seni budaya yang bernuansa religius. Momentum Musabaqah Tilawatil Qur’an ini, juga merupakan wahana yang tepat untuk mengukur sejauh mana capaian hasil-hasil pembinaan qori dan qoriah serta pembinaan baca tulis Al-Qur’an terhadap anak-anak di setiap kecamatan dan desa. Sejalan dengan ikhtiar ini, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2011-2015 sebagai penjabaran visi dan misi Bupati/wakil Bupati terpilih, agenda peningkatan kesadaran, pemahaman, dan pengamalan agama serta nilai-nilai sosial budaya tetap menjadi pilar utama pembangunan bidang agama dan sosial budaya. Secara bertahap, agenda tersebut akan kita jabarkan dalam program peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama melalui penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini pada generasi muda, penguatan kapasitas

404 lembaga keagamaan, prasarana keagamaan. dan peningkataan sarana dan

Untuk inilah, Pemerintah Kabupaten Bima akan terus memberi apresiasi dan dukungan optimal bagi upaya pembinaan baca tulis Al-Qur’an bagi anak-anak kita dalam mendukung suksesnya berbagai program keagamaan yang telah kita dicanangkan termasuk program membumikan Al– Qur’an. Hadirin undangan dan kafilah yang saya hormati, Terkait dengan apa yang sampaikan di atas, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan penerapan makna Al-Quran hanya bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja, namun dapat dijadikan wahana untuk membumikan Al Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai Al Quran didalam masyarakat. Karena pada intinya, Kita tidak hanya mencari Qori-Qoriah terbaik, namun juga menciptakan Qori-Qoriah yang mampu untuk turut menyiarkan syiar agama di Bumi Serambi Madinah ini. Untuk ini, saya tidak henti-hentinya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al-Qur’an serta menimbulkan gairah untuk membaca dan mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran dan Jumat Khusyu. Kepada seluruh qori dan qoriah, hafiz/hafizah yang akan bertanding, agar mempersiapkan diri dengan baik, karena

405 saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Soromandi pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Selamat bertanding, semoga dalam waktu beberapa hari penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Soromandi ini dapat meraih prestasi yang dapat mengarumkan nama desa masing-masing. Jadikan MTQ ini sebagai ladang untuk menyemaikan benih-benih prestasi terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan desa masing-masing serta sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri, semoga dapat mengharumkan nama Kecamatan Soromandi pada di MTQ Tingkat Kabupaten Bima yang akan datang. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengharap rahmat dan Ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan “Bismillahir Rahmanir Rahim” Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Soromandi Tahun 2010, Secara Resmi Saya Nyatakan Dimulai”, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War., Wab.

Bupati Bima,

406 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

407 BUPATI BIMA SAMBUTAN Bimbingan Teknis Kearsipan 24 November 2010 M/18 Djulhijjah 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah; Staf Ahli Bupati Bima; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Para Peserta Bimbingan Pelatihan, singkatnya Hadirin Yang Berbahagia;

Alhamdulillahi Rabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri Acara Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kearsipan ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para

408 sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin peserta bimbingan yang berbahagia, Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta BIMTEK yang pada hari ini berkesempatan menghadiri undangan dan mengikuti kegiatan ini. Tentu saja kita berharap bimbingan ini merupakan wahana yang cukup strategis untuk membekali para peserta dengan pengetahuan praktis yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan kearsipan di lingkup organisasi pemerintah daerah. Di era globalisasi informasi yang ditandai dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahun dan teknologi yang begitu pesat sudah tentu dibarengi dengan berkembangan tata kearsipan sebagai sumber informasi, literatur dan referensi penelitian. Namun dalam kenyataannya masih banyak aparatur pemerintah yang menganggap arsip sebagi sampah yang tidak bernilai guna sehingga arsip kurang mendapat perhatian, padahal arsip adalah sumber kemajuan pengetahuan dan seni sebagai indikator kehandalan administrasi pemerintah. Untuk ini, dan sejalan dengan amanat Undang-undang nomor 7 tahun 1971 pasal 9 ayat 2 dan 3 menyatakan bahwa pemerintah daerah wajib menyimpan, memelihara dan menyelamatkan arsip yang, badan-badan swasta perorangan. Sebagai sumber informasi dan bukti kinerja yang harus dipertanggungjawabkan, maka arsip harus dikelola dan ditata dengan baik dan sesuai dengan kaidah dan aturan yang berlaku. Dunia kearsipan sudah banyak

409 mengalami perubahan yang demikian pesat. Maka arsip harus dilihat sebagai satu kesatuan informasi dalam suatu perwujudan manajemen yang berkesinambungan sehinga unit kearsipan pada masing-masing instansi pemerintah diharapkan mengelola dan menata arsip dinamisnya dengan baik dan benar. Hadirin yang berbahagia, Berdasarkan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Bima melalui instansi terkait menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pengelolaan Kearsipan (Bimtek) yang ditujukan untuk membekali aparatur pemerintah daerah yang terkait dengan bidang kearsipan di masing -masing SKPD, agar ke depan memiliki kecakapan dan keterampilan teknis yang diperlukan dalam mengelola dan menata arsip. Peserta BIMTEK yang berbahagia, Saya berharap Bimbingan teknis Pengelolaan kearsipan (Bimtek) dapat lebih meningkatkan kemampuan Arsiparis dan Tenaga Teknis Pengelola Arsip agar mampu mengelola arsip dengan baik sesuai dengan aturan dan kaidah yang berlaku untuk menjamin keselamatan arsip sebagai bahan pertanggungjawaban Nasional tentang perencanaan, pelaksanaan dan penyelenggaraan kehidupan kebangsaan serta untuk menyediakan bahan pertanggungjawaban tersebut bagi kegiatan pemerintah. Saya juga berharap pasca bimbingan teknis ini, apoaratur pengelola assip di masing-masing SKPD dapat menata Arsip dinamisnya dengan baik dan benar serta menyimpan pada pusat pengelola dan penyimpanan arsip (Recor Center) di masing-masing. Untuk ini saya himbau kepada pimpinan SKPD untu memaksimalkan

410 pemanfaataan dan alokasi dana bagi pengelolaan kearsipan dan membuat perencanaan pengelolaan dan penyimpanan arsip (Record Center) sesuai standar. Akhirnya Saya berharap kegiatan ini akan memberikan pemahaman menyeluruh dan pengetahuan yang bermanfaat bagi para peserta. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” Bimbingan Teknis (BIMTEK) Kearsipan Kabupaten Bima Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan dibuka. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pisah Sambut Camat Belo 24 November 2010 M/18 Dzulhijjah 1431 H Kantor Camat Belo

411 Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Anggota DPRD Kabupaten Bima dari DAPIL III; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat dan Muspika dan UPTD se-Kecamatan Belo; Staf Kantor Camat Belo; Kepala Desa, Ketua dan Anggota BPD se Kecamatan Belo; Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, warga kecamatan Belo yang berbahagia; dan

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk pisah sambut Camat Belo yang dirangkaikan dengan syukuran Pengangkatan PNS di lingkup Kantor Camat Belo. Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Undangan yang berbahagia,

412 • Sebagai kepala daerah, saya memberikan apresiasi terhadap apa yang disampaikan oleh Pejabat Camat sebelumnya (Sudirman, SE) yang telah melaksanakan program-program dengan baik dan membuat terobosan untuk mendukung pencapaian keberhasilan pembangunan di Kecamatan Belo, dan sekaligus membawa kecamatan Belo meraih predikat tertinggi di bidang pelayanan publik. • Apa yang telah diprogramkan oleh camat terdahulu akan saya lanjutkan, selain itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bekerja sama untuk memajukan Kecamatan Belo. • Saling menjaga ketertiban dan keamanan dilingkungan, dan mengajak seluruh masyarakat untuk menajadi polisi masyarakat, sehingga keamaman lingkungan dapat terjaga Pejabat Camat yang baru (Chandra Kusuma) untuk menyempurnakan pekerjaan yang belum selesai dan merumuskan langkahlangkah/kebijakan baru untuk mencapai keberhasilan menjalankan tugas dengan pencapaian yang lebih maksimal lagi. • Camat merupakan kepanjangan tangan dari Kepala Daerah yang membawahi beberapa wilayah desa yang tergabung dalam ranah kepemimpinannya. Untuk itu camat yang baru beserta beserta perangkatnya selalu melakukan koordinasi dengan Kepala Desa, Sekretaris desa serta perangkat desa lainnya dalam mencanangkan program-program yang akan diterapkan disegenap wilayah yang bernaung dalam lingkup kepemimpinannya. • Dengan adanya koordinasi yang baik, maka

413 diharapkan setiap program yang dicanangkan akan mencapai hasil yang maksimal. • Para staf yang mendapat anugerah sebagai PNS Agar dapat lebih berhati-hati dan mensyukuri apa yang telah diraih. Agar dapat menjadi administrator profesional dalam mengatur dan menata administrasi di tingkat kecamatan. • Saudara-saudara telah bergabung dalam satu keluarga besar pemerintah Kabupaten Bima karena itu, harus menjaga kekompakan, menjalin koordinasi intensif dengan sesama aparatur, mampu menjaga rahasia tugas maupun jabatan. • Hindari konflik dengan menjalin hubungan yang harmonis, baik dengan kepala desa maupun dengan perangkat desa lainnya agar melahirkan sinergi yang dapat mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan di desa. • Semoga peralihan status ini memotivasi semangat dan pengabdian dalam mengemban tugas pengabdian kepada daerah, bangsa dan negara. Demikian amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Wabillahit Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

414 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Upacara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional tahun 2010 dan Hari Ulang Tahun PGRI Ke – 65 Tanggal 25 November 2010 25 November 2010 M/19 Dzulhijah 1431 H

Assalamu’Alaikum Warahmatulahi Wabarakatuh, Salam Sejahtera Bagi Kita Semua Puji syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan YME, atas segala nikmat dan karunia-Nya, sehingga kita semua pada hari ini dapat melaksanakan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2010 bersamaan dengan Hari

415 Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (HUT- PGRI) yang ke 65. Dalam kesempatan yan berbahagia ini, kami menyampaikan selamat Hari Guru kepada pada guru seluruh Indonesia yang saya banggakan, sekaligus selamat Hari Ulang Tahun ke 65 Persatuan Guru Republik Indonesia yang jatuh pada hari ini, 25 November 2010, mudah–mudahan para guru selalu mampu memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Hadirin yang saya hormati, Setiap kali kita memperingati hari-hari nasional seperti Hari Guru Nasional ini ada 3 (tiga) hal penting yang bisa dipetik, yaitu pertama, merupakan momentum yang tepat untuk merenungkan atau merefleksikan diri terhadap perjalanan dan langkah panjang yang telah dilalui, ini berkait dengan cita-cita awal yang mendorong lahirnya Hari Guru Nasional. Sebuah cita-cita yang saat itu dicirikan dengan semangat kesediaan diri untuk memberikan lebih dari kewajibannya, dan menerima kurang dari hak-haknya, disertai dengan keyakinan bahwa pemberian yang lebih dan penerimaan yang kurang itu dijadikan sebagai investasi kemasyarakatan, yang insya Allah pada saatnya akan diperoleh kemanfaatan lebih. Kedua, bersamaan dengan upaya reflektif tersebut, adalah upaya untuk introspeksi terhadap perjalanan yang selama ini telah dilakukan. Introspeksi dalam konteks kekinian, disaat kita memperingati Hari Guru Nasional kali ini, kiranya masih relevan untuk selalu dikumandangkan untuk mempercepat peningkatan kualitas pendidikan kita.

416 Ketiga, sebagai upaya untuk menatap masa depan yang lebih baik atau antipatif, sehingga sebuah cita-cita luhur saat digagasnya nilai-nilai yang kini dijadikan tonggak peringatan Hari Guru Nasional, bisa terus terjaga. Intinya kita memang selalu dan ingin selalu untuk bisa memberikan makna dalam tiap kali memperingati sebuah tonggak peristiwa, sebagaimana halnya Hari Guru Nasional hari ini. Hadirin sekalian yang berbahagia, Pada kesempatan ini, kami juga ingin menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi– tingginya atas prestasi, dedikasi, komitmen, keihlasan, dan pengabdian para guru kepada bangsa dan negara untuk mencerdaskan kehidupan bangsa di seluruh pelosok tanah air. Dengan peringatan Hari Guru Nasional tahun 2010 dan HUT PGRI ke 65 ini, kami mengharapkan dukungan aktif seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional dan pengoptimalan peran guru, sesuai dengan tema peringatan tahun ini adalah “Memacu Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan Guru Yang Profesional, Bermartabat, dan Sejahtera.” Sudah menjadi kesadaran pemerintah dan kita semua, bahwa guru merupakan faktor penentu utama proses pendidikan dan pembelajaran, Tidak ada guru, tidak ada pendidikan. Hanya dengan sentuhan guru yang profesional bermartabat dan sejahtera, anak-anak bangsa akan menerima proses pembelajaran yang mendidik dan bermutu. Oleh karena itu peringatan Hari Guru Nasional tahun 2010 dan HUT PGRI ke 65 tahun ini memiliki makna penting, karena pemerintah sedang dan akan terus secara sungguh-

417 sungguh berupaya memberdayakan guru agar benar-benar berkembang secara profesional dengan meningkatkan kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan dan pelindung bagi mereka sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 tahun 2008 tentang Guru. Hadirin yang saya hormati, Pemerintah menyadari bahwa tidak mudah menyediakan guru yang profesional dalam jumlah yang mencukupi. Ketidakcermatan dalam proses rekrutmen calon guru, proses penyiapan calon guru di jenjang pendidikan prajabatan (Preservice training) hingga proses rekruitmen, penempatan, pelatihan dalam jabatan (inservice training) dan proses supervisi kinerja guru merupakan siklus yang perlu dibenahi dengan sungguh-sungguh secara berkelanjutan. Pemerintah, pemerintah daerah dan penyelenggara pendidikan tidak pernah berhenti berupaya meningkatkan profesionalitas dan kesejahteraan guru. Secara bertahap dan berkesinambungan pihak–pihak yang berkepentingan ini akan melaksanakan peningkatan kualifikasi dan melakukan sertifikasi profesi guru sebagai bagian dari standarisasi kompetensi guru secara nasional. Kepada guru– guru yang sudah memiliki sertifikat ptofesi, pemerintah memberikan tunjangan profesi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan guru. Melalui pemberian tunjangan dan diterapkan sertifikasi guru dan pengembangan keprofesian berkelanjutan sebagai bagian dari penetapan kebijakan guru sebagai profesi, pemerintah berharap kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan,

418 harkat dan martabat serta perlindungan guru dapat ditingkatkan, sehingga guru dapat menjalankan tugas dengan baik, dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional. Saudara-saudara para guru yang saya banggakan, Prestasi, keteladanan, dan kepeloporan para guru yang ditunjukkan semasa awal kebangkitan nasional hingga sekarang adalah semangat dan tradisi perjuangan yang perlu terus menerus kita selaraskan seiring dengan cepatnya perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, tidak berlebihan kiranya harapan masa depan bangsa Indonesia dipertaruhkan kepada mereka yang berprofesi sebagai guru. Sekali lagi, saya ucapkan dirgahayu Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 65, Majulah Guru Indonesia, Majulah Negeri Indonesia. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa selalu melindungi kita semua dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional sekaligus mencatat apa yang telah kita lakukan di dalam mendidik anak bangsa ini sebagai bagian dari amal kebajikan. Wabilahitaufik Walhidayah Wassalamu’Alaikum War. Wab. Menteri Pendidikan Nasional

Prof. Dr. Ir. MOHAMMAD NUH, DEA

419

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penilaian Lomba Program Terpadu Peningkatan Pemberdayaan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), Pos Pelayanan Terpadu Dan Pekan Penangulangan Kemiskinan Dan Destarata Tingkat Provinsi NTB Tahun 2010 26 November 2010 M/20 Dzulhijjah 1431 H Desa Campa Kec. Madapangga Kab Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Ketua dan Anggota Tim Penilai Tingkat Provinsi NTB;

420 • Para Kepala Dinas, Kabupaten Bima; • Badan Lingkup Pemerintah

Camat dan Muspika Kecamatan Madapangga;

• Kepala Desa, Aparat Desa dan BPD se-kecamatan Madapangga; • • Lembaga Kemasyarakatan Desa (LPMD, PKK, RW/RT) Kader Desa Siaga, Kader Posyandu; Tokoh Masyarakat Dan Tokoh

• Para Tokoh Agama, Wanita; • • •

A. Rekan – Rekan Insan Pers; Ibu Ketua TP PKK Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP. PKK Kecamatan Madapangga; Panitia Pelaksana, dan Hadirin Undangan Lomba Yang Sama-Sama Berbahagia;

Puji dan syukur senantiasa kita panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya kita dapat menghadiri dan mengikuti kegiatan penilaian Lomba Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2W-KSS) yang pada tahun 2010. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang saya hormati,

421 Pada pagi hari ini kita patut bangga karena kecamatan Madapangga khususnya desa Campa ini dikunjungi oleh Tim Penilai Lomba Program Terpadu Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Menuju Keluarga Sehat Sejahtera (P2WKSS), Pos Pelayanan Terpadu dan Pekan DESTARATA (Penangulangan Kemiskinan dan Desa Tuntas Gerakan 3 A (ADONO = Menuju Angka Drop Out Nol, AKSANO=Menuju Angka Buta Aksara Nol dan AKINO=Menuju Angka Kematian Ibu dan Balita Nol) Tingkat Provinsi NTB. Untuk itu, pada kesempatan yang baik ini saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten menyampaikan ucapan selamat datang atas kunjungan Ketua dan Anggota Tim Penilai semoga ini menjadi berkah bagi daaerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Perlu kami permaklumkan, dipilihnya Desa Campa menjadi duta kabupaten Bima pada Lomba ini bukan tanpa alasan, masyarakat desa ini cukup aktif dalam kegiatan pembangunan dan memiliki sejumlah kegiatan usaha ekonomi produktif yang berkembang antara lain kelompok usaha perempuan usaha bakulan, kerajinan rumah tangga, anyaman dan tenun. Di bidang kesehatan dan keluarga berencana (KB) Desa Campa memiliki Posyandu Terpadu yang aktif dan meraih juara II pada Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tahun 2010 tingkat provinsi NTB yang digelar beberapa bulan lalu. Terkait dengan penerapan PHBS ini, Campa merupakan salah satu desa di kabupaten Bima yang berhasil meraih kategori Bebas Buang Air Besar Sembarang (BABS). Untuk ini, saya berharap desa Campa mampu meraih predikat menjadi yang terbaik pada kegiatan lomba ini.

422 Hadirin yang berbahagia, Kita harus menyadari bahwa kesehatan merupakan modal yang tak ternilai harganya. Oleh karena itu, momentum lomba ini sesungguhnya merupakan sarana untuk memberikan dorongan dan menggugah kesadaran kita semua untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak serta masyarakat secara menyeluruh melalui Pola Hidup Bersih Dan Sehat. Lomba P2WKSS, Lomba Posyandu, Lomba Pekan Destarata merupakan upaya terpadu dan sistematis yang saling terkait dengan upaya peningkatan kualitas hidup perempuan, penanggulangan kemiskinan dan masa depan generasi bangsa. Hal tersebut tentunya tidak bisa dipisahkan dari peranan yang luar biasa yang dimiliki oleh kaum perempuan dalam mewujudkan dan melahirkan generasi-generasi yang sehat dan cerdas di masa depan. Sebagai program strategis sebagai acuan rangkaian program yang menempatkan keluarga merupakan pilar utama pembangunan SDM, melalui program P2WKSS diharapkan tumbuh kesadaran masyarakat khususnya perempuan untuk meningkatkan kualitas hidupnya dan mampu mengambil peran strategis bersama-sama elemen lain menggerakkan berbagai potensi daerah demi kesejahteraan bersama dalam kemajuan daerah. Hadirin undangan yang berbahagia, Momentum lomba ini juga merupakan wahana evaluasi hasil-hasil yang telah dicapai untuk melakukan pengembangan sumber daya perempuan, penanganann kesehatan ibu dan anak serta upaya penanggulangan

423 kemiskinan untuk mewujudkan tatanan keluarga yang sehat dan sejahtera. Hal ini juga penting dalam upaya memperkuat aspekaspek teknis pelaksanaan program dan landasan pelaksanaan program dimasa mendatang agar lebih berkualitas, berdaya guna dan berhasil guna bagi kepentingan bersama. Upaya ini tentu saja merupakan tugas dan tanggung jawab kolektif dan integrasi yang perlu dipahami secara menyeluruh karena keberhasilan program akan sangat bergantung pada efektititas koordinasi semua elemen terkait dalam pelaksanaan program ini. Hadirin Undangan Lomba Yang Saya Hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Sekali lagi, atas nama Pemerintah Daerah dan Seluruh masyarakat di Kabupaten Bima saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada seluruh anggota Tim Penilai atas kunjungannya di Desa Campa kecamatan Madapangga ini. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin ya rabbal alamin…. Wabillahi Taufiq Wal Hidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

424

BUPATI BIMA SAMBUTAN Lokakarya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan Dan Perikanan (PNPM-KP) Tahun Anggaran 2010 27 Nopember 2010 M/21 Dzullhijjah 1431 H Hotel La Ila Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera untuk Kita Sekalian; Yang Kami Hormati : • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima;

425 • Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bima Beserta Jajaran; • Pimpinan Satuan Kerja Kabupaten Bima; Perangkat Daerah Lingkup

• Camat dan Kepala Desa di lingkungan kerja Proyek PNPM-KP; • Narasumber/Fasilitator Kegiatan; • Panitia Pelaksana PNPM-KP dan Seluruh Peserta LoakakaryaYang Sama-Sama Berbahagia; Pertama-tama saya mengajak kita sekalian untuk bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih yang senantiasa melimpahkan berkah dan Rahmat-Nya kepada kita, sehingga pada hari ini kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka Pembukaan Acara Lokakarya Program Naional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM-KP)Tahun Anggaran 2010 yang dihelat di Hotel la Ila ini. Salawat dan salam semoga tercurah kepada kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikut Rasulullah yang telah membawa pelita Islam. Semoga kita semua sebagai ummatnya Insya Allah, dapat melanjutkan upaya syiar Islam ini sampai akhir hayat. Hadirin peserta lokakarya yang berbahagia, Sebagaimama kita ketahui Kabupaten Bima yang saat ini berpenduduk 438.522 jiwa terdiri dari 12 kecamatan dan

426 51 desa pesisir yang sangat potensial untuk pengembangan sektor kelautan dan perikanan. Salah satu upaya strategis bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah melalui kegiatan pengembangan perekonomian berbasis kerakyatan yang dilakukan melalui upaya pemberdayaan masyarakat berbasis sumberdaya lokal. Upaya ini bukan hanya isapan jempol karena potensi sumber daya laut di kabupaten Bima meliputi lahan budidaya seluas 10.945 Ha dan baru dimanfaatkan kurang lebih 14% serta perairan laut untuk perikanan tangka seluas 29.647.000 Ha baru dimanfaatkan 9,6%. Dengan potensi yang cukup besar ini, maka produksi perikanan tangkap dan budidaya di perairan laut serta potensi rumput laut, budidaya air payau dan air tawar di kabupaten Bima memiliki prospek yang cukup besar dengan masih luasnya lahan potensial bagi komoditas tersebut. Namun ddemikian tantangan besar bagi kita semua dan pemamgku kepentingan di sektor perikanan saat ini adalah perlunya optimalisasi pemanfaatan sumberdaya ini baik dari aspek penangkapan, budidaya, pengolahan dan pemasaran serta pengawasan maupun peningkatan kapasitas sumberdaya manusia pengelolaannya dalam rangka penanggulangan dan pengentasan kemiskinan masyarakat. Hadirin yang berbahagia, Untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat miskin di Kabupaten Bima, khususnya di kawasan pesisir, Pemerintah daerah terus berupaya memenuhi komitmen demi mewujudkan visi pembangunan daerah yang dituang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah

427 (RPJMD) tahap II tahun 2011-2015 ini yaitu ”terwujudnya masyarakat dan daerah kabupaten Bima yang maju, mandiri, dan bermartabat berdasarkan nilai maja Labo Dahu yang religius kedua”. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, pencapaian visi ini akan dijabarkan dalam agenda peningkatan ketahanan pangan yang diarahkan bagi peningkatan kualitas dan kuantitas dan produktifitas produk dan sarana/prasarana perikanan. Sasaran lain yang ingin dicapai dalam agenda ini adalah berkembangnya usaha perikanan tangkap dan budidaya, terlaksananya revitalisasi di bidang perikanan dan meningkatnya nilai tambah produk perikanan. Ikhtiar ini tidak akan dapat diwujudkan tanpa partisipasi aktif para pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan serta peningkatan kapasitas masyarakat pesisir, peningkatan kapasitas aparatur daerah, akses bagi pemanfaatan kredit dan pemberdayaan masyarakat pesisir sesuai dengan yang tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJMD). Berkaitan dengan kegiatan ini pula, saya menghimbau kepada kita sekalian untuk bersama-sama membantu pelaksanaan kegiatan ini demi keberhasilan rogram sesuai dengan rencana yang telah disepakati bersama demi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pesisir dan masyarakat Kabupaten Bima pada umumnya. Semoga kegiatan Lokakarya yang kita laksanakan pada hari ini akan dapat mendorong dan meningkatkan komitmen kita bagi pencapaian tujuan pembangunan kelautan dan perikanan di Kabupaten Bima.

428 Peserta lokakarya yang saya hormati, Demikian beberapa amanat yang perlu saya sampaikan pada kesempatan lokakarya pagi hari ini. Akhirnya, dengan mengharapkan rahmat dan Ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan “Bismilahir Rahmanir Rahim” Acara Lokakarya Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan (PNPM-KP) Tahun Anggaran 2010 yang dihelat di Hotel la Ila dengan ini saya nyatakan ”Resmi Dibuka”, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima.

Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

429

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pisah Sambut dan Doa Syukuran Camat Donggo Kabupaten Bima 27 Nopember 2010 M/21 Dzulhijjah 1431 H Kantor Camat Donggo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang saya hormati ; • • • Bapak Wakil Bupati Bima

Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • • Camat dan Muspika Kecamatan Donggo; Kepala UPT Dinas se- Kecamatan Donggo;

430 • Ibu Ketua TP-PKK Kecamatan Donggo; • Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia; Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Pisah Sambut dan Doa Syukuran Camat Donggo pada sore hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Hadirin undangan yang berbahagia, Acara Pisah Sambut dan Doa Syukuran Camat yang diselenggarakan pada hari ini merupakan momen penting yang menandai beralihnya tugas dan wewenang camat dalam menjalankan roda pemerintahan dan memimpin unit kerja di bawahnya. Sekaligus juga merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat kekuatan dan kesehatan agar dapat menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan dan sosial kemasyarakatan selama memamngku jabatan camat. Bagi Camat Lama, saudara Putarman SE, acara pisah sambut yang dihelat pada hari ini menandai berakhirnya masa jabatan camat lama, dan saat ini menempati posisi

431 baru sebagai pejabat eselon II di lingkup birokrasi kabupaten Bima Sebaliknya bagi camat baru, saudara H. Muhammadin, S.Sos, momen pergantian estafet kepemimpinan ini merupakan ladang pengabdian tanpa batas untuk berkarya membangun wilayah kecamatan Donggo yang secara demografis dihuni oleh 16.739 jiwa dan terdiri dari 3.920 kepala keluarga serta memiliki karakter yang agak berbeda dengan kecamatan lainnya baik dalam aspek budaya maupun geografis ini. Oleh karena itu, demi optimalisasi pelaksanaan tugas, camat yang baru dihimbau untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan iklim kerja yang baru, menata administrasi secara optimal, mencari terobosan dan inovasi baru yang diharapkan dapat membawa kecamatan Donggo untuk mengejar ketertingggalan dan membawa wilayah ini ke arah yang lebih baik. Undangan pisah sambut yang saya hormati, Terkait dengan acara yang dihelat pada sore hari ini, saya kembali menitipkan pesan antara lain, camat diharapkan dapat lebih meningkatkan silaturahmi dan menciptakan hubungan yang harmonis baik dengan pemerintah daerah maupun dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di Kecamatan Donggo ini masyarakat agar pembangunan dapat berlangsung secara berkesinambungan. Camat harus mampu mendengar denyut nadi dan aspirasi masyarakat yang dipimpinnya untuk disampaikan kepada kepala daerah dan instansi terkait lainnya. Karena dengan cara ini saya yakin dan percaya, pengabdian

432 saudara akan mendapat tempat tersendiri di hati sanubari masyarakat Donggo yang memiliki sejarah sebagai satu komunitas yang patuh kepada pemimpinnya. Kepada istri camat sebagai ketua tim penggerak PKK kecamatan, kiranya lebih proaktif membantu tugas-tugas kedinasan suami dan melakukan pembnenahan administrasi TP.PKK dan sekaligus mempertahankan prestasi yang telah diraih para pendahulunya. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, sekali lagi saya ucapkan selamat bertugas semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT dalam membangun daerah dan masyarakat yang kita cintai ini. Amin Ya Rabbal Alamin Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

433 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Donggo Tahun 2010 27 Nopember 2010 M/21 Dzulhijjah 1431 H Desa Palama Kec. Donggo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : • Bapak Wakil Bupati Bima • Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • • • Anggota DPRD dari DAPIL I; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima;

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Ibu Ketua TP-PKK Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Ketua LPTQ, MUI dan BAZDA Kabupaten Bima; Beserta • Camat dan Muspika Kecamatan Donggo jajaran • •

Ketua LPTQ, MUI dan BAZDA Kecamatan Donggo ; Kepala Desa, Ketua BPD, Se-Kecamatan Donggo ;

434 • Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Para Kafilah dari Seluruh Desa, Panitia Pelaksana dan Hadirin Masyarakat Kecamatan Donggo Yang Saya Cintai dan Saya Banggakan;

Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, terlebih dahulu saya mengajak kita semua memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena hanya atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada malam hari ini yang mubarak ini, kita dapat bersilaturahmi melaksanakan salah satu dari sekian banyak tugas keagamaan kita dalam memperjuangkan risalah Islam melalui kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Tingkat Kecamatan Donggo tahun 1431 H/2010M. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di Desa Palama ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Donggo ini, kita dapat memperteguh sikap istiqamah, meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Di awal sambutan ini, perkenankan saya atas nama pemerintah Kabupaten Bima, menyampaikan apresiasi dan

435 penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia penyelenggara dan masyarakat Donggo meski dengan segala keterbatasan yang ada, telah kerja keras dalam mempersiapkan dengan seksama kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Donggo sehingga kita dapat secara bersamasama saksikan pembukaannya pada malam hari yang berbahagia ini. Hadirin yang saya hormati, Desa Palama yang menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan MTQ Kecamatan Donggo tahun ini memiliki benang merah yang terkait langsung dengan cikal bakal syiar Islam di tanah Donggo ini. Desa Palama yang berarti “selamat’ merupakan tempat awal berkembangya ajaran Islam di Donggo. Oleh karena itu, momen MTQ pada malam hari ini kiranya menjadi tonggak untuk meneguhkan semangat dan menengok kembali sejauh mana ikhtiar masyarakat Donggo mengemban misi untuk memperjuangkan dan menyemarakkan syiar Islam dari waktu ke waktu. Sejalan dengan ikhtiar ini, dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima Tahun 2011-2015 sebagai penjabaran visi dan misi Bupati/wakil Bupati terpilih, agenda peningkatan kesadaran, pemahaman, dan pengamalan agama serta nilai-nilai sosial budaya tetap menjadi pilar utama pembangunan bidang agama dan sosial budaya. Secara bertahap, agenda tersebut akan kita jabarkan dalam program peningkatan pemahaman dan pengamalan ajaran agama melalui penanaman nilai-nilai keagamaan sejak dini pada generasi muda, penguatan kapasitas

436 lembaga keagamaan, prasarana keagamaan. dan peningkataan sarana dan

Untuk inilah, Pemerintah Kabupaten Bima akan terus memberi apresiasi dan dukungan optimal bagi upaya pembinaan baca tulis Al-Qur’an bagi anak-anak kita dalam mendukung suksesnya berbagai program keagamaan yang telah kita dicanangkan termasuk program membumikan AlQur’an. Hadirin undangan dan kafilah yang saya hormati, Terkait dengan apa yang sampaikan di atas, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan penerapan makna Al-Quran hanya bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja, namun dapat dijadikan wahana untuk membumikan Al Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai Al Quran didalam masyarakat. Karena pada intinya, Kita tidak hanya mencari Qori-Qoriah terbaik, namun juga menciptakan Qori-Qoriah yang mampu untuk turut menyiarkan syiar agama di Bumi Serambi Madinah ini. Untuk ini, saya tidak henti-hentinya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al-Qur’an serta menimbulkan gairah untuk membaca dan mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran dan Jumat Khusyu. Kepada seluruh qori dan qoriah, hafiz/hafizah yang akan bertanding, agar mempersiapkan diri dengan baik, karena

437 saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Donggo pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Selamat bertanding, semoga dalam waktu beberapa hari penyelenggaraan MTQ tingkat Kecamatan Donggo ini dapat meraih prestasi yang dapat mengarumkan nama desa masing-masing. Jadikan MTQ ini sebagai ladang untuk menyemaikan benih-benih prestasi terbaik bagi diri sendiri, keluarga, dan desa masing-masing serta sebagai pemacu semangat untuk terus meningkatkan kemampuan diri, semoga dapat mengharumkan nama Kecamatan Donggo pada di MTQ Tingkat Kabupaten Bima yang akan datang. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengharap rahmat dan Ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan “Bismillahir Rahmanir Rahim” Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Donggo Tahun 2010, Secara Resmi Saya Nyatakan Dimulai”, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

438

439 BUPATI BIMA SAMBUTAN Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) KE-V Tingkat Kecamatan Palibelo Tahun 2010 28 Nopember 2010 M/22 Dzulhijjah 1430 H Lapangan Desa Panda-Palibelo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Camat dan Muspika Kecamatan Palibelo Beserta jajaran; Ketua LPTQ, MUI dan Badan Amil Zakat Kecamatan Palibelo ; Ketua TP. PKK Kecamatan Palibelo; Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPMD Se-Kecamatan Palibelo ; Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda seKecamatan Palibelo ; Para Kafilah, ofisial Tim dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan nimmat kesehatan untuk menghadiri Acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan

440 Palibelo tahun 1431 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2010 M. Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini.

Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh mubarak ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Palibelo kita dapat memperteguh sikap istiqamah kita meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) adalah kegiatan tahunan yang bersifat rutin sebagai salah satu wahana untuk membumikan Al Quran. Untuk itu, mengawali sambutan penutupan MTQ tingkat kecamatan Palibelo malam ini, perkenankan saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara dan masyarakat Palibelo atas segala kerja keras dan dedikasi dalam penyelenggaraan yang telah berjalan dengan baik dan sukses ini

441 Namun saya mengingatkan bahwa perjuangan masih panjang karena prestasi yang didapatkan kali ini juga harus dipertahankan dan ditingkatkan. Mudah-mudahan para kafilah yang malam hari ini berhasil meraih predikat juara pada masing-masing mata lomba dapat mengharumkan kecamatan Palibelo pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bima mendatang. Hadirin undangan MTQ yang saya muliakan, Seiring dengan ini, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja. Namun seyogyanya dijadikan sebagai wahana untuk melakukan instropeksi sekaligus mengevaluasi capaian dalam pembinaan baca tulis dan membumikan Al Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai di dalam masyarakat sesuai pesan utama Al-Qur’an. Saya yakin banyak hal telah mewarnai pelaksanaan beragam mata lomba, namun saya berharap apapun hasilnya, terimalah dengan lapang dada. MTQ bukan sekadar kalah menang, tapi ajang lomba sekaligus langkah awal penyiapan kader-kader qori-qoriah masa depan Kabupaten Bima. Jadi, siapapun juara, hakikatnya adalah kemenangan kita bersama.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan nuansa kehidupan yang lebih baik dan melalui MTQ kita dapat membangun kehidupan keagamaan yang lebih berkualitas dengan menanam benih-benih generasi Qur’ani yang akan menuai hasil dalam bentuk masyarakat yang penuh berkah, baldatun toyyibatun warrobun gaffur.

442 Hadirin yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al-Qur’an serta gairah untuk mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran Jumat Khusyu. Akhinya saya mengucapkan selamat kepada kafilah desa ......................................yang telah berhasil meraih predikat juara umum pada MTQ tingkat Kecamatan Palibelo ini. Persiapkan diri dengan baik, karena saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Palibelo pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berpartisipasi pada MTQ ini. Kepada jajaran panitia, termasuk Camat dan para kepala desa serta warga masyarakat, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Palibelo ini. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil Alamin” pada hari ini Minggu 28 November 2010 bertepatan dengan tanggal 22 Dzulhijjah 1431 Hijriah, saya Camat Palibelo atas nama Bupati Bima, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke – V Tingkat Kecamatan

443 Palibelo Tahun 2010, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin.

Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA

444 SAMBUTAN Tes Calon Kepala Sekolah Se-Kabupaten Bima Tahun 2010 29 November 2010 M/23 Dzulhijjah 1431 H SMAN 1 Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • Wakil Bupati Bima; Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah;

• Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bima beserta jajaran; • • Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Bima; Inspektur Inspektotat Kabupaten Bima;

• Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Panitia Pelaksana Tes Calon singkatnya Hadirin Yang Berbahagia; Kepala Sekolah,

Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri

445 Acara Seleksi calon kepala sekolah se-kabupaten Bima yang dihelat di SMAN 1 Woha ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan berbahagia, seleksi kepala sekolah yang

Pertama-tama saya atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada para peserta seleksi Calon Kepala Sekolah (CAKEP) yang telah berhasil melewati beberapa proses dan tahapan administrasi. Sehingga pada pagi hari ini dapat mengikuti seleksi yang dihajatkan untuk meningkatkan mutu kepala sekolah, sebagai sebuah ikhtiar nyata yang membutuhkan jiwa pengabdian tulus dan kerja keras bersama komponen lainnya dalam membangun dunia pendidikan di daerah kita tercinta. Hadirin yang berbahagia, Penataan manajemen tata kelola prasarana dan tenaga kependidikan dan administrasi pendidikan membutuhkan peran aktif krepala sekolah sebagai penggerak dan motivator di sekolah yang dipimpinnya. Seleksi calon kepala sekolah ini merupakan satu terobosan penting bagi peningkatan kompetensi kepala sekolah karena figur kepala sekolah merupakan figur terdepan yang berperan penting dalam peningkatan mutu sekolah.

446 Untuk menjawab tuntutan akan pentingnya profil kepala sekolah pada semua tingkatan, Pemerintah Kabupaten Bima mengadakan seleksi calon kepala sekolah mulai dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), SD/SLB, SMP hingga SMA/SMK pada tahun 2010 ini. Upaya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007 ini mengacu pada Perauran Menteri Pendidikan Nasional nomor 162 tahun 3002 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah, Permendiknas nomor 13 tahun 2007 tentang standar kualifikasi dan kompetensi kepala sekolah dan Peremendiknas nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan kepala sekolah. Hadirin undangan yang berbahagia, Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah bagi kemajuan dunia pendidikan di daerah, Pemerintah Kabupaten Bima melakukan proses penjaringan calon kepala sekolah ini yang diawali dengan pembentukan panitia pelaksana seleksi. Terobosan penting ini mengacu pada Keputusan Bupati Bima nomor : 188.45/831/003/2010 tertanggal 28 Oktober 2010 tentang pembentukan panitia Pelaksana Seleksi Calon Kepala Sekolah (CAKEP) TK, SD/SLB, SMP dan SMA/SMK. Kerangka normatif diatas ditujukan untuk mengawal mutu pendidikan sesuai standar, memperbaiki citra lembaga pendidikan, transparansi kebijakan serta akuntabilitas pengelolaan manajemen dunia pendidikan. Standar ini merupakan prasyarat penting untuk menjawab tuntutan masa depan dunia pendidikan yang kian kompleks. Disamping itu, aspek mendasar yang menjadi harapan kita semua adalah upaya mengantarkan pihak-pihak yang

447 mengelola sekolah ini memiliki kualifikasi sesuai standar, integritas dan loyalitas tinggi. Kualifikasi tersebut mencakup wawasan dan pengetahuan, keunggulan teknologi dan informasi, berdaya saing serta memiliki semangat dan komitmen tinggi untuk memajukan sekolah. Untuk mewujudkan inilah, panitia yang dibentuk berdasarkan SK Bupati tersebut diatas telah melaksanakan tugas dengan profesional dan bertanggung jawab. Sehingga pada hari ini kita akan menyaksikan bersama-sama hasil kerja keras dan dedikasi panitia yang dilksanakan secara jujur, adil, terbuka dan dapat dipertanggung jawabkan. Saya percaya setelah pelaksanaan seleksi ini, kita akan mendapatkan profil kepala sekolah yang dapat diandalkan untuk memajukan dunia pendidikan di masa mendatang. Hadirin undangan dan peserta seleksi yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya ingin menyamakan persepsi dengan undangan sekalian, bahwa peserta yang dinyataln lulus dalam seleksi ini tidak serta merta langsung diangkat dalam jabatan tersebut, tetap[I secara ketat juga akan dilihat kecakapan kepribadian, profesionalisme, kecakapan pedagogic dan kecakapan sosial. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim” pada hari ini, Seni 29 November 2010 bertepatan dengan tanggal 23 Dzulhijjah 1431 Hijriah, Seleksi Calon Kepala Sekolah SeKabupaten Bima Tahun 2010, secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga Allah SWT senantiasa

448 membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita dalam membangunan dunia pendidikan di daerah kita tercinta. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

MENTERI KEHUTANAN REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia Dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2010 1 Desember 2010 M/25 Dzulhijjah 1431 H

449 Muku Kecamatan Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi, salam sejahtera bagi kita semua, Yang terhormat ; • • • • • • Saudara Gubernur Beserta Jajarannya; Saudara Pimpinan DPRD Provinsi; Saudara Bupati/Walikota beserta Jajarannya;

Saudara Pimpinan DPRD Kabupaten/Kota; Pimpinan BUMN, BUMD, BUMS;

Pimpinan Perguruan Tinggi dan Organisasi/Lembaga serta Tokoh Masyarakat;

Hadirin yang berbahagia, Dengan diiringi puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas rahmat yang dilimpahkan kepada kita, perkenankan kami menyampaikan pengantar dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Tahun 2010. Sebagimana kita maklum bersama bahwa pemanasan global bukan merupakan fenomena alam semata, namun merupakan dampak dari aktifitas manusia yang tidak terkendali yang menyumbang emisi gas rumah kaca (green house gases) di atmosfer sehingga menyebabkan meningkatnya suhu bumi.

450 Dampak dari pemanasan global merupakan suatu kenyataan yang telah kita rasakan bersama, yakni : terganggunya ekosistem, kondisi cuaca yang ekstrim, terganggunya sistim tata air daerah aliran sungai serta ancaman terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor dan kekeringan, terganggunya ketahanan pangan nasional. Saudara-saudara sekalian, Berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 24 tahun 2008, tanggal 28 November telah ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN). Hari ini tepat tanggal 28 November 2010 kita menyelenggarakan peringatan HMPI yang ke-3 (tiga) di seluruh Wilayah Indonesia. Tema peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2010 ” Penanaman Satu Miliar Pohon ”. Pemilihan tema tersebut selaras dengan komitmen Indonesia yang telah disampaikan oleh Presiden RI di KTT Perubahan iklim di Kopenhagen bulan Desember 2009 untuk menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan upaya sendiri dan 41% dengan dukungan internasional pada tahun 2020. Hadiri yang berbahagia, Gerakan penanaman satu miliar pohon tahun 2010 merupakan upaya nyata yang harus berhasil menanam sekurang-kurangnya satu miliyar pohon di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mensukseskan gerakan penanaman tersebut Kementerian Kehutanan telah melibatkan segenap instansi/lembaga serta seluruh komponen bangsa dan masyarakat di tingkat pusat, propinsi, kabupaten/Kota.

451 Saya mengharapkan kepada Gubernur/Bupati/Walikota, DPRD, BUMN/BUMD/BUMS, Perguruan Tinggi, LSM dan lainlain berperan aktif memobilisasi jajaran dan masyarakat untuk melaksanakan gerakan penanaman pohon di wilayah masing-masing. Selama ini menfaatan penanaman pohon telah secara nyata memberikan kontribusi tidak hanya untuk menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca global akan tetapi juga berperan mencegah terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor pada musin penghujan serta mencegah terjadinya kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau, selain itu jaga berdampak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya masyarakat pedesaan di berbagai daerah di Indonesia. Hadirin yang berbahagia, Kirannya perlu saya sampaikan tentang keberhasilan gerakan penanaman pohon secara nasional yang diawali tahun 2007 berupa aksi penanaman serentak Indonseia dengan target 79 juta batang dan gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon dengan target 10 juta batang telah terealisasi sebanyak 101 juta batang (113 % ) Pada tahun 2008 target aksi penanaman serentak Indonesia di tingkatkan menjadi 100 juta batang serta gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon dengan target 5 juta batang, telah terealisasi sebanyak 114 Juta batang (108%). Tahun 2009 ditetapkan target penanaman satu orang satu pohon (one man one tree) atau 230 juta batang telah dapat terealisasai sebanyak 251 juta batang (108%).

452 Berkenan dengan itu kita optimis, dengan dukungan dan daya upaya semua pihak maka target penanaman satu miliar pohon pada tahun 2010 ini juga akan dapat tercapai. Dengan semakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menanam pohon, insya Allah akan segera terwujud budaya menanam pohon sebagai bagian dari kehidupan sosial Bangsa Indonesia. Saudara-suadara yang saya hormati, Untuk kepentingan gerakan penanaman masal secara nasional tersebut sudah tentu membutuhkan bibit tanam/pohon yang berkualitas baik dan jumlah yang besar serta terjangkau oleh masyarakat di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu program Kementerian Kehutanan pada tahun 2010 adalah pembangunan Kebun Bibit Rakyat (KBR) sebanyak 8.000 unit atau setara 400 juta batang di 422 kabupaten/Kota dan tahun 2011 sebanyak 10.000 unit atau setara 500 juta batang pada 424 kabupaten/kota. Selain itu pada tahun 2011 akan dibangun 23 unit persemaian permanen/moderen di 22 Propinsi dengan produk bibit berkualitas sekitar 35 juta batang per tahun. Guna melayani permintaan bibit bagi masyarakat luas di setiap kabupaten/kota telah dan akan didirikan Posko pelayanan bibit yang berlokasi di kantor dinas kehutanan kabupaten/kota. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah berbasis pro pertumbuhan, pro lapangan kerja, pro kemiskinan dan pro lingkungan, kementerian selama 5 (lima) tahun (2010–2014) mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di dalam/kawasan hutan, yaitu :

453 hutan kemasyarakat 2 juta Ha dan hutan desa seluas 500 ribu Ha di kawasan hutan lindung dan hutan produksi, serta hutan tanaman rakyat seluas 900 Ha pada kawasan hutan produksi. Selain itu di luar kawasan hutan dikembangkan pula hutan rakyat kemitraan antara kelopok tani dengan industri perkayuan seluas 250 Ha. Hadirin yang berbahagia, Waktu pelaksanaan satu miliar pohon telah ditetapkan mulai pada tanggal 1 Februari 2010 sampai dengan 31 Januari 2011. Kinerja Gerakan penanaman satu miliar pohon di tingkat propinsi dan kabupaten/kota akan dinilai dan diberi penghargaan oleh presiden RI kepada Gubernur, Bupati/Walikota yang berprestasi. Saya mengharapkan untuk melanjutkan gerakan penanaman dan melaporkan relisasinya sesuai mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan. Pada kesempatan yang baik ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang peduli dalam mensukseskan gerakan penanaman satu miliar pohon di tingkat pusat, propinsi dan Kabupaten/kota. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan rahmat dan hidayahNya kepada upaya-upaya kita ini. Amin ya rabbal alamin. Terima Kasih Billahitaufiq walhidayah, Wassalamu’alaikum War.Wab.

454 Menteri Kehutanan,

ZULKIFLI HASAN

455 BUPATI BIMA SAMBUTAN Sosialisasi Putusan MPR RI Tentang Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Keputusan MPR RI 1 Desember 2010 M/25 Dzulhijjah 1431 H Gedung Serbaguna Bolo

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat pagi dan Salam Sejahtera bagi Kita Sekalian Yang Saya Hormati :    Ketua dan Anggota Tim Sosialisasi; Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Bima; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima;

 Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Bima;  Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Bima;    Ketua DPD PGRI Kabupaten Bima beserta jajaran; Kepala UPTD Dikpora, Para Kepala Sekolah dan Guru; Hadirin Undangan Sosialisasi Yang

Singkatnya Berbahagia,

456 Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat kesehatan dan kesempatan untuk menghadiri Sosialisasi Putusan MPR RI Tentang Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Keputusan MPR RI pada pagi hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya, yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin undangan sosialisasi yang saya hormati, Mengawali sambutan pada kesempatan yang berbahagia ini, saya atas nama segenap Jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua dan Anggota Rombongan MPR RI di Kabupaten Bima. Selanjutnya perkenankan saya menghaturkan ucapan terima kasih yang tulus kepada anggota MPR RI yang telah berkenan melaksanakan sosialisasi di kabupaten Bima. Sosialisasi ini tentu saja memiliki arti strategis mengingat komponen masyarakat Kabupaten Bima membutuhkan informasi menyeluruh mengenai berbangsa dan bernegara sebagaimana amanat Undang-undang. Hitam putih Sejarah perjalanan bangsa ini dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang selama berpuluh tahun telah mengalami pelbagai sejumlah perubahan. Mulai dari amandemen UUD 1945 yang berimplikasi sangat luas

457 terhadap konstruksi sistem dan praktik kenegaraan, penataan sistem kepartaian dan pemilu, penerapan paradigma baru otonomi, menjadikan kita gamang menghadapi tantangan yang terjadi dalam kehidupan kenegaraan. Dalam banyak sisi, perubahan-perubahan itu memang telah memberikan kontribusi berharga bagi ikhtiar perbaikan kehidupan berbangsa dan bernegara. Karena konsep-konsep demokrasi modern seperti tata pemerintahan yang hadir bersamaan dengan perubahan-perubahan itu telah memberi warna positif dalam praktik tatakelola kekuasaan pemerintahan. Demokrasi yang dipercaya sebagai jalan terbaik untuk melaksanakan kekuasaan secara konstitusional kadang memicu pelbagai perilaku destruktif dalam masyarakat dan keluar dari norma-norma bangsa dan nilai luhur yang selama berpuluh tahun diajarkan, disosialisasikan, diwariskan dan dirawat. Oleh karena itu, kita memang harus lebih serius menyikapi gejala semakin diabaikannya prinsip-prinsip berbangsa dan bernegara seperti diamanatkan Pancasila dan UUD 1945, khususnya prinsip persatuan dan kemajemukan yang wajib dirawat secara terus menerus dari generasi ke generasi. Hadirin undangan yang saya hormati, Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan : Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika ini memang terasa penting dan mendesak dilakukan di era yang kian terbuka dan bebas ini. Dengan cara ini kita dapat menemukan kembali kesadaraan dan meluruskan ulang pemahaman masyarakat

458 tentang landasan ideologis, konstusional dan serta prinsipprinsip ketata negaraan sebagai rujukan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kerangka fenomena inilah, langkah MPR menggelar kegiatan sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan ke daerah-daerah seperti di Kabupaten Bima perlu mendapat dukungan dan apresiasi apresiasi kita semua, sehingga memunculkan pemahaman yang utuh terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara demi memperkokoh landasan perjalanan bangsa kita ke depan. Agar Bangsa ini tidak kehilangan kehilangan jatidiri dan kepribadian sejati yang berakar pada nilai-nilai sosial budaya yang oleh para pendiri telah dirumuskan dalam bentuk ideologi nasional Pancasila dan batang tubuh UUD 1945, maka upaya memupuk dan meningkatkan rasa patriotisme dan semangat kebangsaan khususnya kepada para guru di Kabupaten Bima melalui sosialisasi empat pilar berbangsa dan negara ini amat penting. Karena posisi guru sebagai insan terdepan yang berhadapan dengan murid dan siswa yang perlu mendapatkan pemahaman menyeluruh akan pentingnya kehidupan berbangsa dan bernegara. Tantangan para guru dana peserta yang hari ini mengikuti sosialisasi ini adalah mendorong generasi muda untuk menggali kembali nilai-nilai luhur Pancasila dan mendorong generasi muda dan pelajar di daerah agar semakin memahami 4 pilar itu sebagai sistem nilai nasional, dan diharapkan bisa memandu perilaku hidup mereka sehari-hari, karena masa depan negara dan bangsa terletak di tangan generasi muda ini. Hadirin yang berbahagia,

459 Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengharapkan Ridho Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, Sosialisasi Putusan MPR RI Tentang Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan Keputusan MPR RI dengan ini saya nyatakan dimulai. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

460 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Kegiatan Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan Kabupaten Bima Tahun 2010 2 Desember 2010 M/26 Dzulhijjah 1431 H Gedung PKK Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :     Wakil Bupati Bima; Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bima; Tim Kementerian Sosial RI; Sekretaris Daerah Kabupaten Bima;

 Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima;  SKPD terkait Program PKH;

 Kepala BPS, Kepala Kantor POS, dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima;  Camat Bolo dan Camat Ambalawi;

 Koordinator Pendamping, Tenaga Pendamping dan operator Program Keluarga Harapan dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

461 Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah menghantar manusia dari zaman kegelapan menuju Cahaya Islam yang menjadi tuntunan bagi manusia yang beriman hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Di awal sambutan ini, perkenankan saya atas nama Pemerintah Kabupaten Bima untuk memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Kegiatan Rapat Koordinasi PKH Kabupaten Bima yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bima ini. Program PKH yang diluncurkan pemerintah sejak tahun 2007 ditujukan untuk penanggulangan kemisikinan dan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial. Kabupaten Bima telah mendapatkan kepercayaan bagi Pelaksanaan Program PKH ini sejak tahun 2008. Hingga tahun 2010 ini, Kabupaten Bima mendapat kepercayaan dari Pemerintah melalui Departemen Sosial RI untuk melaksanakan program PKH yang sudah mencakup delapan kecamatan dengan alokasi dana senilai Rp. 11 miliar lebih. Kucuran dana yang terus mengalami peningkatan ini karena pemerintah melihat, Pemerintah Kabupaten Bima

462 mempunyai komitmen yang kuat dalam hal pengentasan kemiskinan, sehingga berhak mendapatkan program keluarga harapan ini. Di samping itu, penambahan jumlah cakupan kecamatan yang pada tahun 2008 menjadi delapan kecamatan pada tahun 2010 yang menjadi sasaran program PKH ini merupakan bukti kepercayaan Pemerintah atas keberhasilan pengelolaan program perlindungan sosial melalui bantuan tunai kepada rumah tangga yang dinilai memenuhi persyaratan ini telah menyentuh kebutuhan masyarakat dan rumah tangga sangat miskin (RTSM) di Kabupaten Bima . Pemerintah daerah berkepentingan untuk terus mendukung secara penuh program nasional ini karena selama pelaksanaaan di Kabupaten Bima, program ini telah secara nyata dapat lebih meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima khususnya pada delapan kecamatan sasaran. Bantuan ini tentu saja membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga keluarga miskin dalam jangka pendek dan investasi sumber daya manusia agar generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan. Sebagai program lintas sektoral maka program ini memerlukan koordinasi intensif diantara semua instansi terkait yang terlibat didalamnya agar tujuan utama PKH dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia terutama pada kelompok masyarakat miskin dapat dicapai sesuai harapan. Oleh karena itu, Rakor PKH yang dihelat pada hari ini memiliki arti strategis sebagai upaya untuk memperkuat

463 koordinasi di antara instansi terkait dan sinergi dengan para pemangku kepentingan agar program ini mendapatkan dukungan dan partisipasi semua pihak dan segenap lapisan masyarakat. Hadirin undangan yang berbahagia, Secara khusus saya berharap kiranya program ini dapat memberikan layanan yang lebih baik dalam bidang kesehatan, pendidikan dan menjamin kesejahteraan masyarakat Bima karena sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Bima yang dituang dalam visi dan misi pembangunan daerah. Saya berharap kiranya Rakor menjadi wahana yang sangat baik untuk dapat memberikan pemahaman menyeluruh terhadap mekanisme dan prosedur dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan program yang diluncurkan pemerintah tersebutsehingga tujuan program PKH ini dapat terwujud. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIR RAHIM”, Rapat Koordinasi Kegiatan Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Bima tahun 2010”, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita. Amin Ya Rabbal Alamin.

464 Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

465 Penutupan Turnamen Volly BALL PDAM Cup Tahun 2010 3 Desember 2010 M/27 Dzulhijjah 1431 H Lapangan Voli Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Wakil Bupati Bima; Ketua TP. PKK Kabupaten Bima; Sekretaris Daerah; Asisten, Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Kepala Bagian Bagian Lingkup Setda; Direktur PDAM Kabupaten Bima; Ketua Umum Pengda PBVSI Kabupaten Bima; Klub Peserta Turnamen Volly Ball dan Official; Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia;

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wata’ala yang senantiasa melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada malam hari ini, kita dapat bersama-sama mengikuti Acara Penutupan Turnamen Volly Ball PDAM Cup 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para

466 sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Undangan turnamen yang saya hormati, Mengawali sambutan penutupan turnamen ini, perkenankan saya atas nama Pimpinan Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mengucapkan selamat kepada segenap panitia dari jajaran PDAM atas keberhasilannya dalam menyelenggarakan turnamen bola voli yang cukup meriah ini dengan lancar dan sukses. Kita telah menyaksikan bersama dalam turnamen yang diikuti sejumlah tim dari pulau Lombok dan Sumbawa ini, PDAM telah menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong kemajuan olah raga di NTB melalui penyelenggaraan turnemen bergengsi ini. Turnamen ini secara nyata telah menjembatani tumbuh berkembangnya semangat persaudaraan di antara para karyawan PDAM. Untuk ini saya secara khusus ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan PDAM dan panitia pelaksana atas penyelenggaraan pertandingan yang berlangsung sepekan ini, karena secara langsung telah memberikan kesempatan yang besar bagi seluruh Klub untuk memperoleh pengalaman bertanding sekaligus mengasah keterampilannya melalui olah raga bola voli. Pengalaman ini tentu saja akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berarti bagi tiap ofisial Klub untuk mengukur capaian dan kemajuan yang telah diraih dalam pembinaan atlet. Untuk ini, Besar harapan saya ke depan kiranya penyelenggaraan turnamen seperti ini akan tetap menjadi sarana silaturahim yang baik di antara anggota Klub bola

467 voli dari seluruh Klub yang turut menjadi peserta pada turnamen akbar di tingkat provinsi NTB ini. Secara kelembagaan, event ini sekaligus menjadi ruang yang cukup strategis bagi keluarga besar PDAM di seluruh provinsi NTB untuk lebih meningkatkan kekompakan, rasa persaudaraan dan komitmen bagi peningkatan profesionalisme para tukang ledeng sebagai insan terdepan yang menyediakan air bersih sebagai kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat. Hadirin yang saya hormati, Melalui penyelenggaraan turnamen seperti ini pula masyarakat sejatinya telah mendapatkan kesempatan untuk menikmati berbagai pertandingan bola voli yang menarik, sehingga akan menjadi hiburan tersendiri bagi mereka. Selain itu, penyelenggaraan turnamen ini sangat diharapkan akan menggerakkan masyarakat untuk secara rutin melakukan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Selanjutnya, saya ucapkan selamat kepada Klub bola voli yang telah menampilkan aksi terbaiknya selama penyelenggaraan turnamen, sehingga berhasil maju ke final dan meraih juara pada malam hari ini. Saya harap hasil ini tidak lantas membuat Klub berpuas diri, tetapi justru lebih memacu semangat untuk memberikan prestasi yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Sedangkan kepada Klub yang belum berhasil meraih hasil yang maksimal, saya berharap tidak kecewa. Teruslah giat berlatih dan percaya bahwa selalu ada kesempatan dan jalan yang terbuka lebar untuk meraih prestasi terbaik di masa yang akan datang.

468 Mengakhiri sambutan ini, saya mengajak seluruh warga masyarakat dan Pecinta olah raga Bola Voli Kabupaten Bima untuk terus menggalakkan kebiasaan berolahraga sebagai bagian menjalan pola hidup sehat dalam keseharian. Berolahraga rutin merupakan kunci tubuh yang sehat dan tubuh yang sehat merupakan modal untuk menjadi insan yang produktif. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Akhirnya, dengan selalu memohon ridho Allah Subhanahu Wata’ala dan dengan mengucap Alhamdulillahi rabbilalamin, pada hari ini, Jumat, 3 Desember 2010 bertepatan dengan 27 Dzulhijjah 1431 Hijriah, Turnamen Volly Ball PDAM Cup Tahun 2010 secara resmi saya nyatakan ditutup. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan bimbingan dan petunjuk-Nya dalam membangun dunia olah raga di daerah kita tercinta ini. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

469 BUPATI BIMA SAMBUTAN enarikan Undian Lokal Simpanan Pembangunan Daerah (SIMPEDA) dan Tabungan Masyarakat Bumi Gora (TAMBORA) PT. Bank NTB Periode IX /2010 4 Desember 2010 M/28 Dzulhijjah 1431 H Paruga NaE Kota Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang Saya Hormati ; • • • • • Walikota Bima; Wakil Bupati Bima; Wakil Walikota Bima; Pemimpin PT. Bank NTB Beserta Jajaran; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) SeKabupaten/Kota Bima; • Hadirin Undangan Penarikan Undian Simpeda dan Tambora yang Sama-Sama Berbahagia; Pada kesempatan yang Insya Allah penuh berkah ini, saya mengajak hadirin untuk selalu memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan inayah-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan lahir dan bathin untuk menghadiri dan mengikuti pelaksanaan

470 Penarikan Undian Simpeda dan Tambora yang digelar di Paruga NaE Kota Bima di sore hari yang berbahagia ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Hadirin yang berbahagia, Hari ini, untuk ke sembilan kalinya PT. Bank NTB menyelenggarakan penarikan undian Tabungan Simpeda dan Tambora sebagai wujud konsistensi pihak PT. Bank NTB menumbuhkan motivasi, semangat menabung dan memanfaatkan jasa layanan perbankan lainnya demi membangun sektor usaha kecil dalam bentuk pemberian pinjaman modal kepada masyarakat. Di samping pemberian pinjaman, Bank NTB juga telah meneguhkan kepedulian terhadap pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Bima melalui pemberian bantuan senilai Rp 200 juta bagi pembangunan sarana Ibadah yang tersebar di sejumlah kecamatan dan desa. Untuk ini, atas nama masyarakat dan Pimpinan Daerah Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada jajaran pimpinan dan karyawan PT Bank NTB yang telah membuktikan dirinya sebagai Bank pemerintah dan milik masyarakat yang sangat peduli terhadap seluruh nasabah sehingga diharapkan PT Bank NTB sebagai bank andalan dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

471 Terkait dengan penarikan undian Simpeda dan Tambora ini, dengan penuh suka cita, saya juga menyampaikan ucapan selamat atas keberhasilan para nasabah yang pada hari ini berhasil meraih berbagai hadiah. Mudah-mudahan PT. Bank NTB menjadi bank komersial terkemuka yang selalu mengutamakan kepuasan nasabah dan mendukung tumbuh dan berkembangnya sektor riil. Undangan penarikan undian yang berbahagia, Sebagai bank daerah, Bank NTB merupakan sumber pendapatan asli daerah dan turut serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi dan pembangunan masyarakat di daerah ini. Sejalan dengan peran di atas pemerintah Kabupaten Bima berkomitmen mendukung kehadiran Bank NTB ini sekaligus implementasi semangat mewirausahakan birokrasi, Pemerintah Kabupaten Bima melakukan investasi produktif berupa penyertaan modal pada BUMN/BUMD yang dapat memberikan sumbangan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa bagi hasil usaha (deviden) setiap tahun. Selama kurun waktu 2005 sampai 2010, dari penyertaan modal sebesar Rp. 19, 7 miliar lebih, telah diperoleh deviden senilai Rp 22, 5 miliar lebih atau tingkat pengembalian sebesar 114, 07%. Hingga tahun 2010, penyertaan modal pada bank ini mencapai Rp 6,8 miliar dengan jumlah kepemilikan modal 3,69% atau sebanyak 681.826 lembar saham, termasuk penyertaan modal tahun ini sebesar Rp. 500 juta. Pada tahun anggaran 2010 ini, telah diperoleh deviden senilai Rp. 2 miliar lebih dari investasi pada PT. Bank NTB. Jumlah ini

472 cukup signifikan bagi peningkatan capaian PAD Kabupaten Bima. Pada kurun waktu lima tahun ke depan jumlah ini akan terus ditingkatkan dan berdasarkan Peraturan Daerah tentang Penyertaan Modal Daerah akan dialokasikan Rp 2 miliar setiap tahunnya. Kita berharap investasi jangka menengah ini akan membawa manfaat yang besar bagi upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hadirin yang berbahagia, Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan sektor ekonomi di Kabupaten Bima saat ini adalah masih terbatasnya aksesibilitas masyarakat terhadap sumbersumber permodalan untuk kegiatan usaha ekonomi produktif yang berdampak pada terhambatnya perkembangan sektor riil. Untuk mengantisipasi kendala ini, maka dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima 2011-2015, telah dijabarkan misi peningkatan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produksi, nilai tambah, kesempatan kerja, dan sarana prasarana penunjang perekonomian. Sasaran yang diharapkan dari upaya ini adalah berkembangnya investasi yang mendorong terciptanya lapangan kerja produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran yang didukung stabilitas ekonomi yang tetap terjaga. Oleh karena itu, saya berharap kiranya PT. Bank NTB dapat mengembangkan peranannya dalam pemberdayaan usaha kecil dan mikro, mengembangkan inovasi baru maupun pelayanan prima pada para nasabah. Dengan

473 demikian kehadiran PT. Bank NTB di Bima dapat menjadi lembaga perbankan yang mendorong bergeraknya denyut nadi perekonomian dan pembangunan di daerah dan mendapat tempat tersendiri di hati para nasabah. Akhirnya saya berharap agar kerjasama dan kemitraan yang telah terjalin dengan baik antara pihak pemerintah daerah dengan PT. Bank NTB dapat ditingkatkan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. Hadirin yang saya hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. amin. Sekian dan terima kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka

474 HUT NTB Ke-52 Tahun 2010 5 Desember 2010 M/29 Dzulhijjah 1431 H Gelanggang Pacuan Kuda Panda Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Gubernur NTB; Wakil Gubernur NTB; Pimpinan SKPD lingkup pemerintah provinsi NTB; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten dan Kota Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua Pengda PORDASI Provinsi NTB; Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima; Ketua dan Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Pemilik Kuda dan Seluruh Pecinta Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan berbagai nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan kesehatan untuk menghadiri kegiatan Pembukaan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi NTB ke-52 tahun 2010 sebagai salah

475 satu komponen event budaya dalam rangkaian HUT provinsi NTB tahun ini. Hadirin yang saya hormati, Kegiatan pacuan kuda tradisional dalam rangka HUT NTB ke-52 yang dihelat di Kabupaten Bima tahun ini merupakan bagian dari rangkaian event budaya yang terkait dengan Festifal Kuda Bima, Pencanangan Citra Budaya dan pencanangan obyek Wisata Lengge Wawo. Kita berharap dengan berbagai event budaya yang terintegrasi ini mudah-mudahan dapat meningkatkan citra pariwisata budaya di daerah melalui kemasan promosi wisata dan pelestarian budaya yang efektif bagi kemajuan dunia pariwisata d NTB. Kejuaraan ini tentu saja merupakan kehormatan sekaligus kebanggaan bagi Pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima untuk mengambil peran penting dalam momentum bersejarah bagi masyarakat NTB. Hadirin dan banggakan, pemilik kuda pacuan yang saya

Terkait dengan penyelenggaraan pacuan kuda ini, kita dapat menyaksikan bahwa dari tahun ke tahun, even budaya ini cukup diminati oleh para pemilik kuda pacuan baik dari Kabupaten Bima maupun Kabupaten/Kota lainnya di wilayah Nusa Tenggara karena memperlombakan kudakuda tangguh dan berkelas dari Bima, Dompu, Sumbawa, Lombok Hingga Bali dan NTT. Kejuaraan Pacuan Kuda yang digelar pada hari ini merupakan pesta rakyat yang telah menjadi agenda rutin Pengcab PORDASI Kabupaten Bima yang dilandasi keinginan

476 luhur untuk melestarikan tradisi dan olah raga khas Bima. Disamping itu, kejuaraan ini merupakan agenda wisata budaya tahunan sebagai wahana promosi pariwisata daerah untuk dapat menarik wisatawan baik domestik maupun manca negara. Dengan segala keterbatasan yang ada, jajaran PORDASI dan Panitia telah berupaya keras mewujudkan terselenggaranya kejuaraan ini dengan bermodalkan tekad dan keinginan untuk mempertahankan tradisi sekaligus memajukan pariwisata budaya di Bima. Untuk ini Saya atas nama segenap jajaran Pemerintah Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada jajaran PORDASI Kabupaten Bima dan Panitia serta masyarakat pecinta olah raga pacuan kuda di Bima atas upaya tak kenal lelah dalam mempersiapkan npenyelenggaraan acara ini. Terima kasih juga secara khusus saya sampaikan kepada para undangan dan pemilik kuda pacuan yang berasal dari Kabupaten dan Kota lainnya di provinsi NTB dan NTT yang telah meninggalkan kampung halaman dan keluarga untuk datang ke Kabupaten Bima dalam rangka memenuhi undangan panitia. Undangan dan pemilik kuda pacuan yang berbahagia, Kita berharap kejuaraan yang berlangsung rutin setiap tahun ini akan membawa dampak positif bagi insan PORDASI Kabupaten Bima dan kiranya dapat lebih mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik diantara para pemilik kuda pacuan. Akhjirnya saya berharap kepada para pecinta olah raga berkuda dan semua Pihak yang terkait dengan

477 penyelenggaraan kejuaraan ini dapat menjaga keamanan dan ketertiban selama event berlangsung. Demikianlah beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, pada hari ini Minggu 5 Desember 2010, Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional memperingati HUT NTB ke-52 tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

478 BUPATI BIMA SAMBUTAN Forum Tatap Muka “percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Agrobisnis (PIJAR) dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan 6 Desember 2010 M/30 Dzulhijjah 1431 H Paruga Parenta

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang Saya Hormati ; • • • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Kepala Bappeda Kabupaten Bima Beserta Jajaran; Para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) SeKabupaten Bima; Narasumber Dialog Prof.Ir. Yusuf Akhyar Sutaryono, P.hD dan Drs. Muzakkir, M.Sc; • Panitia Pelaksana; • Hadirin Peserta Dialog dan Undangan yang SamaSama Berbahagia; Pertama-tama marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih yang senantiasa melimpahkan berkah dan rahmat-Nya kepada kita semua, sehingga sampai saat ini, Alhamdulillah, kita masih diberikan karunia berupa nikmat kesehatan dan dapat bersama-sama hadir dalam

479 suasana yang berbahagia ini, untuk menghadiri Acara Forum Tatap Muka “Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Agrobisnis (PIJAR) dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan yang merupakan kerjasama kantor Kementerian Informasi dan Komunikasi RI dan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Provinsi Nusa Tenggara Barat. Salawat dan salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Mengawali sambutan ini, saya atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan terima kasih dan sekaligus apresiasi positif kepada Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat atas terselenggaranya kegiatan dialog publik yang digelar di Paruga parenta ini. Mudah-mudahan forum yang dihelat pagi hari yang berbahagia ini dapat menjadi wahana yang cukup baik untuk bertukar pikiran bagi pembangunan pertanian dan penanggulangan kemiskinan di daerah kita. Peserta dialog yang berbahagia, Sektor agribisnis memiliki peranan dan penyumbang terbesar dalam ketahanan pangan dan kemandirian pangan daerah serta erat kaitannya dengan kestabilan ekonomi di samping ketahanan pangan sebagai syarat mutlak terlaksananya pembangunan di segala bidang. Untuk menghadapi tantangan persaingan dunia yang semakin keras, perlu diterjemahkan dalam langkah-langkah

480 pemihakan yang sungguh-sungguh terhadap dunia agribisnis, terutama bagi petani sebagai pelaku utama. Di samping itu, daya saing agribisnis juga ditentukan oleh keseriusan seluruh pelaku ekonomi, dalam meningkatkan efisiensi, mutu produk yang memang amat dibutuhkan di era keterbukaan. Dalam konteks otonomi daerah, pemerintah daerah harus merangsang dunia usaha swasta untuk menggarap dan memanfaatkan inisiatif investasi baru di tingkat daerah untuk mengembangkan agribisnis dan basis sumber daya alam. Hadirin undangan dialog yang saya hormati, Tantangan yang dihadapi dalam pembangunan sektor ekonomi di Kabupaten Bima saat ini adalah masih terbatasnya aksesibilitas masyarakat terhadap sumbersumber permodalan untuk kegiatan usaha ekonomi produktif yang berdampak pada terhambatnya perkembangan sektor riil. Untuk mengantisipasi kendala ini, maka dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima 2011-2015, telah dijabarkan misi peningkatan pendapatan masyarakat melalui peningkatan produksi, nilai tambah, kesempatan kerja, dan sarana prasarana penunjang perekonomian. Sasaran yang diharapkan dari upaya ini adalah berkembangnya investasi untuk mendorong terciptanya lapangan kerja produktif yang mampu meningkatkan pendapatan masyarakat dan mengurangi pengangguran yang didukung stabilitas ekonomi yang tetap terjaga.

481 Kita harus menyadari bahwa pembangunan sistem agribisnis berarti juga dapat meningkatkan percepatan pembangunan ekonomi daerah yang juga dapat sekaligus mengentaskan kemiskinan. Artinya tanpa membangun keseluruhan sistem agribisnis mustahil pertanian dan nasib petani dapat terangkat. Oleh karena itu, pembangunan agribisnis seyogyanya mempertimbangkan faktor yang saling terkait di atas dan pada saat yang sama juga membangun komitmen untuk meningkatkan daya saing yang selaras dengan tekad untuk memegang teguh semangat mengejar ketertinggalan dan membebaskan diri dari keterbelakangan . Hadirin undangan dialog yang berbahagia, Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada tahun 2010 jumlah penduduk Kabupaten Bima mencapai 438.522 jiwa dengan 109.921 rumah tangga. Pada tahun 2006, tingkat kemiskinan di Kabupaten Bima berada pada kisaran 27,40% dan secara bertahap mengalami penurunan pada tahun 2009 menjadi 20,42% dan diproyeksikan menurun menjadi sebesar 19,41% pada tahun 2010. Penurunan ini tentu saja merupakan indikator keberhasilan program pembangunan bidang pertanian dan penanggulangan kemiskinan yang dicanangkan dalam beberapa tahun terakhir. Di samping itu, Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bima selama periode 2005-2010 yang terus mengalami peningkatan dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 4,56% menunjukkan bahwa geliat pembangunan dan denyut nadi perekonomian di daerah kita cukup menggembirakan. Karenanya, pemerintah daerah terus berusaha menjaga

482 momentum penanggulangan kemiskinan dengan mendorong percepatan pertumbuhan sebagai suatu keharusan yang tetap harus diimbangi dengan pemerataan pembangunan di segala bidang. Pertumbuhan ekonomi ini juga diharapkan mampu memberikan perubahan berarti dalam struktur perekonomian lokal yaitu dari sektor pertanian ke sektor industri dan perubahan kelembagaan. Untuk itu, laju pertumbuhan ekonomi perlu didukung oleh dimensi pembangunan manusia yang difokuskan pada bagaimana membentuk manusia terampil dan profesional sebagai subyek pembangunan. Akhirnya saya berharap kiranya forum dialog bernuansa akademis ini mampu melahirkan masukan yang berharga bagi perumusan stretegi pembangunan sektor pertanian dan pengentasan kemiskinan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima. Hadirin yang saya hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Dengan mengharapkan Ridho Allah SWT dan mengucapkan Bismillahirahmanirrahim, pada hari ini Senin 6 Desember 2010, bertepatan dengan tanggal 30 Dzulhijjah 1431 Hijriah, Forum Tatap Muka “Percepatan Pembangunan Ekonomi Berbasis Agrobisnis (PIJAR) dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan, saya nyatakan dimulai, Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. amin. Sekian dan terima kasih

483 Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Wakil Bupati Bima

Drs. H. SYAFRUDIN H.M. NUR,. M.Pd

484 BUPATI BIMA SAMBUTAN Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Monta Tahun 2010 6 Desember 2010 M/30 Dzulhijjah 1431 H Lapangan Desa Sie-Monta

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Camat dan Muspika Kecamatan Monta Beserta jajaran; Ketua LPTQ, MUI dan Badan Amil Zakat Kecamatan Monta ; Ketua TP. PKK Kecamatan Monta ; Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPMD Se-Kecamatan Monta ; Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda seKecamatan Monta ; Para Kafilah, ofisial Tim dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan nikmat kesehatan untuk menghadiri Acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Monta tahun 1431 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2010 M.

485 Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh mubarak ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Monta kita dapat memperteguh sikap istiqamah kita meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) adalah kegiatan tahunan yang bersifat rutin sebagai salah satu wahana untuk membumikan Al-Quran. Untuk itu, mengawali sambutan penutupan MTQ tingkat kecamatan Monta malam ini, perkenankan saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, 12 kepala desa dan masyarakat Monta atas segala kerja keras dan dedikasi dalam penyelenggaraan yang telah berjalan dengan baik dan sukses ini. Namun saya mengingatkan bahwa perjuangan masih panjang karena prestasi yang didapatkan kali ini juga harus dipertahankan dan ditingkatkan. Mudah-mudahan para kafilah yang malam hari ini berhasil meraih predikat juara

486 pada masing-masing mata lomba dapat mengharumkan kecamatan Monta pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bima mendatang. Hadirin undangan MTQ yang saya muliakan, Seiring dengan ini, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja. Namun seyogyanya dijadikan sebagai wahana untuk melakukan instropeksi sekaligus mengevaluasi capaian dalam pembinaan baca tulis dan membumikan Al-Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai di dalam masyarakat sesuai pesan utama Al-Qur’an. Saya yakin banyak hal telah mewarnai pelaksanaan beragam mata lomba, namun saya berharap apapun hasilnya, terimalah dengan lapang dada. MTQ bukan sekadar kalah menang, tapi ajang lomba sekaligus langkah awal penyiapan kader-kader qori-qoriah masa depan Kabupaten Bima. Jadi, siapapun juara, hakikatnya adalah kemenangan kita bersama. Semoga kegiatan ini dapat memberikan nuansa kehidupan yang lebih baik dan melalui MTQ kita dapat membangun kehidupan keagamaan yang lebih berkualitas dengan menanam benih-benih generasi Qur’ani yang akan menuai hasil dalam bentuk masyarakat yang penuh berkah, baldatun toyyibatun warrobun gaffur. Hadirin yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al-Qur’an serta gairah untuk mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda

487 khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al -Quran Jumat Khusyu. Akhinya saya mengucapkan selamat kepada kafilah desa ......................................yang telah berhasil meraih predikat juara umum pada MTQ tingkat Kecamatan Monta ini. Persiapkan diri dengan baik, karena saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Monta pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berpartisipasi pada MTQ ini. Kepada jajaran panitia, termasuk Camat dan para kepala desa serta warga masyarakat, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Monta ini. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil Alamin” pada hari ini Senin 6 Desember 2010 bertepatan dengan tanggal 30 Dzulhijjah 1431 Hijriah, saya Camat Monta atas nama Bupati Bima, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Monta Tahun 2010, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin.

488

Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

489 BUPATI BIMA SAMBUTAN Musyawarah Daerah II Partai Keadilan Sejahtera Kota Bima, Kabupaten Bima Dan Kabupaten Dompu 10 Desember 2010 M/4 Muharram 1432 H Paruga Nae Kecamatan Woha

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Presiden PKS Bapak Ustadz Lutfi Hasan Iksan, MA; Ketua DPP Bidang Wilayah Dakwah Daerah Bali dan Nusa Tenggara; Ketua Umum DPW PKS Provinsi NTB; Ketua DPW PKS Wilayah Pulau Sumbawa; Ketua-Ketua DPD PKS Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima dan Kabupaten Dompu; Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu; Jajaran Pengurus DPD PKS Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu;

-

490 Organisasi-organisasi Yang Bernaung Dalam Wadah PKS; Panitia Pelaksana, dan Hadirin Undangan Musda Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama saya mengajak seluruh hadirin peserta Musyawarah Daerah II PKS yang berkesempatan hadir pada hari ini nuntuk senantiasa memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, karena atas limpahan rahmat dan bimbinganNya pada hari ini kita bersama-sama dapat menghadiri acara Musyawarah Daerah II Partai Keadilan Sejahtera Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang dihelat di Paruga NaE Woha ini. Seraya berharap, semoga agenda penting ketiga DPD ini dapat menghasilkan poin-poin strategis bagi perkembangan dan masa depan partai Islam ini ke depan. Salawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini dan Insya Allah hingga Akhir Hayat kita. Di awal sambutan ini, atas nama Pemerintah Daerah dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, saya menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus dan keluarga besar DPD PKS Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang pada hari ini kembali duduk bersama, mengadakan Musyawarah Daerah ke-2 sebagai wahana untuk membahas, merumuskan dan melakukan konsolidasi internal partai bagi pelaksanaan roda organisasi ke depan.

491 Hadirin yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui, PKS yang pada siang hari ini menyelenggarakan Musyawarah Daerah II merupakan salah satu partai politik yang memiliki peran penting dalam mewarnai kehidupan demokrasi dan ketata negaraan di tanah air kita. Peran politik PKS diharapkan dapat menjadi jembatan yang efektif bagi penyaluran aspirasi masyarakat dengan menyerap, menampung dan menyalurkan aspirasi, baik melalui kegiatan di tingkat masyarakat maupun melalui fraksi-fraksi di lembaga legislatif. Sehingga kebijakan dan keputusan yang dihasilkan pemerintah daerah yang terkait dengan hajat hidup rakyat dapat lebih berpihak kepada kepentingan masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan akses pelayanan pemerintahan. Ajakan bekerja bersama PKS membangun dana Mbojo yang menjadi tema MUSDA ini memiliki makna yang sangat berarti dalam bahu-membahu membangun masyarakat dan daerah ini bersama pemerintah daerah dan elemen masyarakat lainnya di daerah. Saya berharap kiranya PKS dapat meningkatkan kontribusi nyata demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan menyusun agenda dan program kerja yang mencerminkan kebutuhan konstutien pastai di tingkat akar rumput, demi peningkatan citra partai ini di masyarakat pemilih. Oleh karena itu, hubungan kemitraan yang sudah terjalin dengan baik selama ini antara pemerintah daerah dan PKS dapat lebih ditingkatkan demi masa depan Dou Labo Dana Mbojo yang bermartabat.

492 Sehingga dengan cara ini PKS dapat menjadi perekat persatuan dan pada saat yang sama juga diharapkan mendorong terselenggaranya iklim kehidupan politik yang demokratis serta menciptakan situasi kondisif dan stabilitas di daerah. Peserta MUSDA yang saya hormati, Salah satu hal mendasar yang seyogyanya diperhatikan sebagai landasan partai politik dalam melaksanakan kebijakan strategis partai adalah perlunya pendidikan politik melalui ikhtiar nyata hingga ke tingkat masyarakat tentang hak-hak dan berbangsa dan bernegara, serta pentingnya melaksanakan politik yang mengedepankan prinsip-prinsip akhlakul karimah. Agar amanah yang menjadi harapan masyarakat konstituen dapat dijalankan dengan baik, maka kepengurusan pairatai ini harus solid dan melakukan konsoslidasi kepengurusan secara konsisten, baik secara internal maupun dengan partai politik lainnya yang memiliki platform yang sama dengan garis perjuangan PKS. Selaku Kepala Daerah, saya berharap kiranya Musda ke – 2 PKS pada kesempatan hari ini akan lebih mendukung penyelenggaraan program-program strategis di bidang politik dan pemerintahan melalui peningkatan partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik dan menyukseslan agenda-agenda strategis pemerintah Kabupaten Bima. Akhirnya saya mengucapkan selamat bermusyawarah kepada jajaran pengurus sekalian, jadikan Musda ke-2 ini sebagai forum yang strategis dalam mempererat tali silaturahmi diantara sesama pengurus dan pihak lainnya sehingga tercipta keselarasan dan suasana ukhuwah Islam.

493 Hadirin peserta Musda yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM”, pada hari ini, Jumat 10 Desember 2010, bertepatan dengan tanggal 4 Muharram 1432 Hijriah, Musyawarah Daerah II Partai Keadilan Sejahtera Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang dihelat di Paruga NaE Woha ini saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun masyarakat dan daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Ke-25 Tingkat Kecamatan Wawo Tahun 2010

494 14 Desember 2010 M/8 Muharram 1432 H Halaman SMAN 2 Wawo di Kombo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Anggota DPRD Kabupaten Bima dari DAPIL III; Camat dan Muspika Kecamatan Wawo Beserta Jajaran; Ketua LPTQ, MUI dan Badan Amil Zakat Kecamatan Wawo ; Ketua TP. PKK Kecamatan Wawo; Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua LPMD Se-Kecamatan Wawo ; Alim Ulama, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda seKecamatan Wawo ; Para Kafilah, ofisial Tim dan Undangan Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan dan nikmat kesehatan untuk menghadiri Acara Penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Wawo ke-25 tahun 1432 Hijriah yang bertepatan dengan tahun 2010 M. Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah

495 Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang berbahagia, Pada malam hari yang khidmat ini, Alhamdulillah, kita kembali dapat berkumpul di tempat yang Insya Allah penuh mubarak ini, selain untuk menyemarakkan syiar Islam di Bumi serambi Madinah ini, juga dihajatkan untuk mengajak kaum muslimin agar memperkokoh keimanan dan keyakinan kita kepada Allah SWT. Seraya berharap melalui momen akbar tingkat Kecamatan Wawo kita dapat memperteguh sikap istiqamah kita meneladani perjuangan Rasulullah dalam menjalankan tugas dan pengabdian kita kepada masyarakat dan daerah tercinta ini. Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) adalah kegiatan tahunan yang bersifat rutin sebagai salah satu wahana untuk membumikan Al Quran. Untuk itu, mengawali sambutan penutupan MTQ tingkat kecamatan Wawo malam ini, perkenankan saya atas nama Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, 12 kepala desa dan masyarakat Wawo atas segala kerja keras dan dedikasi dalam penyelenggaraan yang telah berjalan dengan baik dan sukses ini. Namun saya mengingatkan bahwa perjuangan masih panjang karena prestasi yang didapatkan kali ini juga harus dipertahankan dan ditingkatkan. Mudah-mudahan para kafilah yang malam hari ini berhasil meraih predikat juara pada masing-masing mata lomba dapat mengharumkan

496 kecamatan Wawo pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Bima mendatang. Hadirin undangan MTQ yang saya muliakan, Seiring dengan ini, saya mengharapkan agar kegiatan MTQ yang dilakukan tidak hanya bersifat seremonial dan bersifat simbolik pada acara-acara semacam ini saja. Namun seyogyanya dijadikan sebagai wahana untuk melakukan instrospeksi sekaligus mengevaluasi capaian dalam pembinaan baca tulis dan membumikan Al Quran, yaitu diterapkannya nilai-nilai di dalam masyarakat sesuai pesan utama Al-Qur’an. Saya yakin banyak hal telah mewarnai pelaksanaan beragam mata lomba, namun saya berharap apapun hasilnya, terimalah dengan lapang dada. MTQ bukan sekadar kalah menang, tapi ajang lomba sekaligus langkah awal penyiapan kader-kader qori-qoriah masa depan Kabupaten Bima. Jadi, siapapun juara, hakikatnya adalah kemenangan kita bersama.

Semoga kegiatan ini dapat memberikan nuansa kehidupan yang lebih baik dan melalui MTQ kita dapat membangun kehidupan keagamaan yang lebih berkualitas dengan menanam benih-benih generasi Qur’ani yang akan menuai hasil dalam bentuk masyarakat yang penuh berkah, baldatun toyyibatun warrobun gaffur. Hadirin yang saya hormati, Sebelum mengakhiri sambutan ini, sekali lagi saya mengajak segenap kaum muslimin, khususnya para orang tua untuk dapat menumbuhkan cinta Al Qur’an serta gairah

497 untuk mempelajari Al Qur”an kepada generasi muda khususnya agar dapat menjadikan mereka generasi Qurani, yang pada gilirannya akan lebih memperkuat semangat dan komitmen kita dalam menyukseskan dua agenda besar di bidang keagamaan yaitu membumikan Al Quran Jumat Khusyu. Akhinya saya mengucapkan selamat kepada kafilah desa ......................................yang telah berhasil meraih predikat juara umum pada MTQ tingkat Kecamatan Wawo ini. Persiapkan diri dengan baik, karena saudara-saudara akan menjadi duta Kecamatan Wawo pada MTQ tingkat Kabupaten Bima. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah yang telah berpartisipasi pada MTQ ini. Kepada jajaran panitia, termasuk Camat dan para kepala desa serta warga masyarakat, sekali lagi saya ucapkan selamat atas keberhasilan pelaksanaan MTQ tingkat Kecamatan Wawo ini. Hadirin yang saya muliakan, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. Akhirnya, dengan mengucapkan “Alhamdulillahirabbil Alamin” pada hari ini Selasa 14 Desember 2010 bertepatan dengan tanggal 8 Muharram 1432 Hijriah, saya Camat Wawo atas nama Bupati Bima, menutup secara resmi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Kecamatan Wawo Ke-25 Tahun 2010, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Amin Ya Rabbal Alamin.

498 Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Wisuda Sarjana Strata I Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Bima XVIII

499 15 Desember 2010 M/9 Muharram 1432 H Gedung Paruga Nae Kota Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • • • • Walikota Bima; Koordinator Kopertais Wilayah IV Surabaya; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Bima; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota Bima; Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Pendidikan, Tokoh Masyarakat, Alim Ulama; Pengurus Yayasan, Pimpinan dan Segenap Akademika Sekolah Tinggi Agama Islam Muhammadiyah Bima; Civitas (STAI)

Para Wisudawan dan Wisudawati, Para Orang Tua Dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia;

Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara

500 Wisuda Sarjana Acara Wisuda Sarjana Strata I Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Bima XVIII. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan berbahagia, dan para wisudawan yang

Hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Bima berkumpul di gedung ini untuk menghadiri prosesi pengukuhan wisudawan yang terselenggara dengan begitu meriah, khidmat dan berkesan bagi kita semua. Wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang diselenggarakan secara rutin untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok. Oleh karena itu pada kesempatan yang mengharukan ini, perkenankanlah saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima, mengucapkan “Selamat dan Sukses“ atas keberhasilan para wisudawan/wisudawati menempuh studi pada jenjang Strata I di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah Bima. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan dan prestasi yang diraih pimpinan yayasan dan pimpinan STAI Muhammadiyah Bima beserta segenap civitas akademika, yang telah mampu

501 melaksanakan tradisi wisuda 2010 ini. hingga angkatan XVIII tahun

Mudah-mudahan apa yang telah dicapai akan dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan karena sesungguhnya apa yang diraih hari ini adalah awal dari lahirnya generasi penerus cita-cita dan perjuangan dan dakwah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wassallam demi tetap tegaknya Islam di masa datang. Hadirin yang berbahagia, Pendidikan Islam pada dasarnya merupakan proses bimbingan yang dibangun atas prinsip-prinsip yang memandang perlunya keseimbangan aspek dunia dan akhirat serta ilmu dan amaliah. Wisuda yang dilaksanakan pada pagi hari ini memiliki arti penting karena pendidikan dalam Islam merupakan pilar utama dalam kelanjutan ketahuidan dan keimanan terhadap ajaran-Nya. Dalam kehidupan pribadi dan bermasyarakat, pendidikan Islam atau yang dikenal dengan istilah Tarbiyah menduduki posisi yang sangat penting. Sebab melalui proses pendidikan dengan nilai-nilai Islam inilah seorang muslim dapat tumbuh dan berkembang secara baik. Tarbiyah pula dapat membentuk kepribadian seseorang selaras dengan nilai-nilai dan prinsip Islam. Hadirin undangan dan para wisudawan yang saya banggakan, Kita menyadari bahwa Kabupaten Bima yang pembangunan daerah di berhasil tanpa dukungan komponen masyarakat. upaya mewujudkan masyarakat religius sesuai dengan visi bidang keagamaan tidak akan dan partisipasi aktif seluruh

502 Oleh karena itu, saya secara khusus ingin menitipkan beberapa amanat kepada keluarga besar, khususnya pada wisudawan/wisudawan yang dikukuhkan pada pagi hari ini: Pertama, dalam kaitan dengan agenda menciptakan masyarakat Bima yang agamis, maka peran lembaga pendidikan tinggi Islam seperti Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah amat diperlukan dalam mencerahkan pemahaman umat Islam khususnya masyarakat kita yang ada di pelosok kecamatan dan desa agar tidak terjebak dalam lingkaran kesesatan yang dapat meruntuhkan akidah mereka sebagai muslim. Kedua, dengan segala potensi dan sumberdaya yang dimiliki, STAIM diharapkan mampu mewujudkan pendidikan Islam yang berperan aktif dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi umat Islam di daerah serta mempersiapkan SDM yang berilmu amaliah untuk diterjunkan kembali pada masyarakat. Secara khusus saya berharap kiranya para alumni dapat menyukseskan agenda utama Pemerintah Daerah di bidang keagamaan yaitu program membumikan Al-Quran dan Jumat Khusyu melalui partisipasi aktif dalam setiap bentuk kegiatan yang menyentuh langsung persoalan yang diharapi umat Islam di desa. Ketiga, untuk mewujudkan manusia dan masyarakat Bima yang berkualitas, alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Muhammadiyah yang dikukuhkan dalam wisuda hari ini diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam pembinaan SDM khususnya kepribadian, sikap dan mental manusia yang berlandaskan agama selaras dengan potensi intelektual yang dimilikinya.

503 Pemerintah Kabupaten Bima sangat menghargai upaya pendidikan tinggi seperti STAI Muhammadiyah dalam perannya mencerdaskan kehidupan masyarakat. Sepanjang ikhtiar tersebut dihajatkan untuk kemajuan pendidikan, dan kehidupan sosial keagamaan yang maju dan sejalan dengan visi pembangunan daerah. Keempat, Keberadaan STAIM diibaratkan pelita yang menjadi cahaya penerang kehidupan beragama dimana Islam sebagai agama mayoritas di daerah ini dapat menjadi tauladan akan pentingnya hidup damai dalam semangat gotong royong. Di masa depan, di tangan saudara-saudaralah terletak tanggung jawab dalam peningkatan aspek batiniah melalui penerapan nilai-nilai Islam dalam kehidupan pembangunan daerah demi semakin mantapnya keimanan dan ketaqwaan masyarakat. Serta landasan kehidupan sosial kemasyarakatan yang Islami dengan tetap memperhatikan dan menjaga kerukunan hidup dengan umat beragama lain. Hadirin para wisudawan/wisudawati akademika STAIM yang berbahagia, dan civitas

Akhirnya, Kepada Wisudawan dan Wisudawati saya berharap kiranya setelah menamatkan proses menuntut ilmu di STAIM ini, jadilah saudara-saudara sebagai pribadi yang berkualitas, tunjukkan bahwa saudara adalah bagian penting yang dapat memberi warna intelektual di dalam masyarakat, dimanapun saudara berada. Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

504 Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

505 BUPATI BIMA SAMBUTAN Penutupan Kejuaraan Pacuan Kuda Dalam Rangka HUT NTB ke-52 Tahun 2010 15 Desember 2010 M/9 Muharram 1432 H Gelanggang Pacuan Kuda Panda Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Gubernur NTB; Pimpinan SKPD lingkup pemerintah provinsi NTB; Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten dan Kota Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Ketua Pengda PORDASI Provinsi NTB; Kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten dan Kota Bima; Ketua dan Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima; Panitia Pelaksana, Pemilik Kuda dan Seluruh Pecinta Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Yang Sama-Sama Berbahagia;

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya

506 sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri kegiatan Penutupan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka HUT NTB ke-52 Tahun 2010 di Kabupaten Bima, sebagai salah satu momen Akbar para pecinta kuda tradisional yang mudah-mudahan terus mendorong dan membangkitkan semangat untuk mencintai olah raga berkuda di Bima khususnya dan di kawasan Nusa Tenggara pada umumnya. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Sebagaimana kita ketahui bersama, kejuaraan yang telah berlangsung selama sepuluh hari di gelanggang Pacuan Kuda Tradisional Panda Kecamatan Palibelo ini telah telah melahirkan berbagai sejarah dan catatan tersendiri baik bagi para pemilik kuda pacuan yang telah berlaga, para penggemar oleh raga berkuda dan panitia. Kejuaraan yang diikuti 724 ekor kuda yang memperebutkan 5 kelas juara umum dan bertanding pada 12 kelas kuda ini telah melahirkan para juara di kelasnya masing-masing. Tentu saja prestasi gemilang yang berhasil diraih para juara di gelanggang pacuan Panda ini tidak datang dengan sendirinya, melainkan berkat kerja keras merawat, melatih, dan mempersiapkan dengan baik keikut sertaan pada kejuaraan bergengsi ini. Untuk ini, saya atas nama Jajaran Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan

507 selamat kepada para pemilik kuda yang berlaga dan memperoleh anugerah berupa predikat juara dan hadiah lainnya yang disediakan panitia. Seraya menitip pesan agar apa yang telah diraih kiranya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada kejuaraan-kejuaraan mendatang. Kepada para pemilik kuda pacuan yang pada kesempatan kejuaraan ini belum memperoleh hasil yang memuaskan, kiranya menjadikan event ini sebagai wahana untuk mengevaluasi kekurangan yang ada sekaligus memacu diri dalam menyongsong kejuaraan berikutnya agar menorehkan prestasi yang membanggakan. Hadirin undangan dan pemilik kuda pacuan yang saya hormati, Terkait dengan penyelenggaraan kejuaraan ini, pada kesempatan yang berbahagia pada sore hari ini, saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pengurus Cabang PORDASI Kabupaten Bima, Panitia dan semua pihak yang telah mendukung penuh penyelenggaraan kejuaraan dalam rangka memeriahkan Peringatan HUT NTB ke-52 Tahun 2010, sehingga dapat berlangsung dengan lancar, aman dan sukses. Kita semua tentunya berharap agar agenda tahunan ini akan dapat terus dilaksanakan, sekaligus ditingkatkan kualitas penyelenggaraannya agar menghasilkan satu event kejuaraan yang berbobot dan diminati semua pecinta pacuan kuda tradisional. Sehingga kejuaraan pacuan kuda di daerah kita ini menjadi tolak ukur bagi para pemilik kuda pacuan, baik dari Kabupaten Bima maupun kabupaten/kota lainnya di wilayah Nusa Tenggara untuk memacu prestasi kuda-kuda pacuannya.

508 Pada kesempatan penutupan kejuaraan pacuan kuda tradisional sore hari ini, saya juga tidak lupa menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pemilik kuda pacuan yang berasal kabupaten dan kota lainnya di Provinsi NTB dan NTT yang telah hadir dan berpartisipasi penuh mengikuti kejuaraan ini, mulai dari acara pembukaan hingga kegiatan penutupan yang dilaksanakan pada hari ini. Ke depan tentu saja kita berharap kiranya kekurangan dan kelemahan yang dijumpai selama kejuaraan berlangsung akan dapat dibenahi dan ditingkatkan kualitasnya agar dapat memenuhi harapan insan pecinta pacuan kuda. Sekaligus menjadi wahana yang sangat baik bagi upaya mempererat tali silaturahmi dan rasa kekeluargaan yang selama ini sudah terjalin dengan baik di antara para pemilik kuda pacuan. Hadirin yang saya muliakan, Demikianlah beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “ALHAMDULILLAHI RABBIL ALAMIN”, pada hari ini Rabu 15 Desember 2010 berteapatan dengan tanggal 9 Muharram 1432 Hijriah, Kejuaraan Kejuaraan Pacuan Kuda Tradisional Dalam Rangka HUT NTB ke-52 Tahun 2010, saya nyatakan ditutup dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam membangun daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahitaufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

509 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

510 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pisah Sambut Camat Palibelo Yang Dirangkaikan Dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 H 15 Desember 2010 M/9 Muharram 1432 H Kantor Camat Palibelo

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati : Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Anggota DPRD Kabupaten Bima dari DAPIL III; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pimpinan Satuan Kerja Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Camat dan Muspika dan UPTD se-Kecamatan Palibelo ; Staf Kantor Camat Palibelo ; Kepala Desa, Ketua dan Anggota BPD se-Kecamatan Palibelo ; Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, warga kecamatan Palibelo yang berbahagia; dan

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala

511 limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri acara Pisah Sambut Camat Palibelo Yang Dirangkaikan Dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah di lingkup Kantor Camat Palibelo . Salawat dan salam tak lupa kita khaturkan semoga tercurah kepada junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah meletakkan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Undangan yang berbahagia; Mengawali sambutan ini, perkenankan saya atas nama jajaran Pemerintah Daerah kabupaten Bima, saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi tingginya atas pengabdian Pejabat Camat sebelumnya Drs. Syarifuddin yang telah melaksanakan program-program dengan baik dan membuat terobosan untuk mendukung pencapaian keberhasilan pembangunan di Kecamatan Palibelo. Kepada camat yang baru Drs. Zainuddin kiranya dapat menyempurnakan pekerjaan yang belum selesai dan merumuskan langkah, kebijakan dan inovasi baru untuk mencapai keberhasilan tugas sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah. Selain itu saya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bekerja sama untuk memajukan Kecamatan Palibelo. Selanjutnya saya menghimbau agar semua komponen di bawah pimpinan camat yang baru ini untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan, dan

512 mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga situasi kondusif ini agar kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan dapat berlangsung dengan baik. Camat merupakan kepanjangan tangan dari Kepala Daerah yang membawahi beberapa wilayah desa yang tergabung dalam ranah kepemimpinannya. Untuk itu camat yang baru beserta beserta perangkatnya selalu melakukan koordinasi dengan Kepala Desa, Sekretaris desa serta perangkat desa lainnya dalam mencanangkan programprogram yang akan diterapkan di segenap wilayah yang bernaung dalam lingkup kepemimpinannya. Dengan adanya koordinasi yang baik, Insya Allah setiap program yang dicanangkan akan mencapai hasil yang maksimal. Hadirin undangan yang saya muliakan, Terkait dengan perayaan tahun baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah, perlu saya segarkan kembali ingatan kita bahwa pada hakikatnya Tahun Baru Hijriyah adalah satu momentum untuk perenungan sekaligus mengintrospeksi dan mengevaluasi diri dan menjadikan Tahun Baru Islam 1432 H ini, sebagai tahun pembenahan diri dan menjadikan teladan yang diberikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada kita semua sebagai inspirasi penting untuk membangun kehidupan yang lebih baik di lingkungan masing-masing. Hikmah tersebut antara lain kita dapat mengambil pelajaran bagaimana beliau mulai membangun peradaban Islam dari tataran pribadi menuju tataran sosial yang lebih baik. Hal ini mengandung makna bahwa segala sesuatu yang kita rencanakan untuk berubah justru harus dimulai dengan melakukan perubahan dari diri sendiri.

513 Sejalan dengan pergantian tahun, seiring itu pula perubahan demi perubahan menuju kepada kehidupan yang lebih baik. Untuk itu bagi aparat pemerintah, Tahun Baru Hijriyah bermakna meninggalkan perilaku tidak baik menuju kepada sikap-sikap yang terpuji, menjunjung tinggi etika dan martabat PNS dimana pun berada. Demikian amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, terima kasih atas perhatiannya dan mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan. Wabillahit Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Bimbingan Teknis Service Provider Program Keluarga Harapan Kabupaten Bima Tahun 2010 16 Desember 2010 M/10 Muharram 1432 H

514 Gedung Paruga Parenta Kab. Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :   Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Asisten dan Kabag Lingkup Sekretariat Daerah;

 Pimpinan Satuan Kerja Lingkup SKPD terkait Program PKH lingkup Pemerintah Kabupaten Bima;  Fasilitator Program Keluarga Harapan;

 Koordinator Pendamping, Tenaga Pendamping dan operator Program Keluarga Harapan;  Peserta BINTEK dari Unsur UPTD Kesehatan dan UPTD Dinas Dikpora di 8 Kecamatan Lokasi PKH;  Singkatnya Undangan Berbahagia; BINTEK Yang Sama-Sama

Pertama-tama kita semua patut memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala, Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya sehingga pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk menghadiri Acara Bimbingan Teknis Petugas Penyedia Layanan (Service Provider) pelayanan kesehatan dan pendidikan Program Keluarga Harapan Kabupaten Bima Tahun 2010. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, junjungan Alam Baginda Rasulullah Muhammad Sallallahu

515 Alaihi Wassalam, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang telah menghantar manusia dari kegelapan menuju Cahaya Islam yang menjadi tuntunan bagi manusia yang beriman hingga akhir hayat. Hadirin undangan yang berbahagia, Di awal sambutan ini, perkenankan saya menyampaikan ucapan selamat datang kepada peserta Bintek dari SKPD Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga pada 8 kecamatan yang pada pagi yang berbahagia ini berkesempatan mengikuti Bimbingan Teknis, mudahmudahan kegiatan ini akan dapat menambah wawasan dan pengetahuan praktis terkait kegiatan pelayanan PKH di tingkat kecamatan masing-masing. Selanjutnya perkenankan saya atas nama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima untuk memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya Kegiatan Acara Bimbingan Teknis Penyedia Layanan (Service Provider) Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Program Keluarga Harapan Kabupaten Bima Tahun 2010 yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial Kabupaten Bima ini. Program Keluarga harapan (PKH) yang dirancang bagi percepatan penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial masyarakat melalui bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTSM) dengan syarat penerima PKH diwajibkan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor Pendidikan dan Kesehatan. Kabupaten Bima telah mendapatkan kepercayaan bagi Pelaksanaan Program PKH ini sejak tahun 2008. Hingga tahun 2010 ini, Kabupaten Bima mendapat kepercayaan dari Pemerintah melalui Departemen Sosial RI untuk

516 melaksanakan program PKH yang sudah mencakup delapan kecamatan dengan alokasi dana senilai Rp. 11 miliar lebih. Kucuran dana yang terus mengalami peningkatan ini karena pemerintah melihat, Pemerintah Kabupaten Bima mempunyai komitmen yang kuat dalam hal pengentasan kemiskinan, sehingga berhak mendapatkan program keluarga harapan ini. Hadirin peserta bintek yang saya banggakan, Secara bertahap, dalam jangka pendek PKH diharapkan dapat meningkatkan jangkauan masyarakat tidak mampu terhadap pelayanan publik khususnya bidang pendidikan dan kesehatan melalui pemberian bantuan uang tunai kepada RTSM ini diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran RTSM. Sedangkan dalam jangka panjang melalui kewajiban yang ditentukan diharapkan akan terjadi perubahan pola pikir dan prilaku terhadap perbaikan status kesehatan anakanak dan ibu hamil serta pendidikan anak-anak RTSM tersebut sehingga rantai kemiskinan keluarga RTSM dapat diputus. Agar program ini dapat memenuhi harapan masyarakat target dan mencapai tujuan yang telah ditetapkan maka peran petugas teknis sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan amat penting. Untuk itulah maka peserta diharapkan dapat menyimak dengan seksama sejumlah materi Bintek yang mencakup materi pendidikan, kesehatan tatacara pengisian formulir verifikasi dan materi lainnya agar dapat memperlancar pelaksanaan PKH di kecamatan-masing-masing.

517 Bintek ini juga penting untuk memberikan dorongan semangat pada peningkatan pelayanan pendidikan dan kesehatan. Disamping memberikan penyadaran kepada keluarga miskin tentang pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi keluarganya sehingga ke depan akan tercipta optimalisasi peran stakeholder dalam penyelenggaraan PKH. Oleh karena itu, pemerintah daerah berkepentingan untuk terus mendukung secara penuh program nasional ini karena selama pelaksanaaan di Kabupaten Bima, program ini telah secara nyata dapat lebih meningkatkan derajat kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bima khususnya pada delapan kecamatan sasaran. Hadirin undangan yang berbahagia, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIR RAHIM”, pada hari ini kamis 16 desember 2010 bertepatan dengan 10 muharram 1432 Hijriah, Bimbingan Teknis Petugas Penyedia Layanan (Service Provider) Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan Program Keluarga Harapan Kabupaten Bima Tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

518 Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Dalam Rangka Peringatan “Hari Nusantara” Ke -11 Tahun 2010” 17 Desember 2010 M/11 Muharram 1431 H Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu’alaikum War. Wab.

519 Selamat Pagi .dan salam sejahtera buat kita semua, Pada kesempatan yang berbahagia ini marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas perkenan–Nya pada hari in kita semua dapat melaksanakan peringatan Hari Nusantara ke -11 Tahun 2010 dengan tema “HARI NUSANTARA KITA MEMBANGKITKAN BUDAYA BAHARI“, Dengan sub Tema “Laut Adalah Warisan Nenek Moyang Kita, Wajib Dipertahankan, Dilestarikan dan Dijadikan Sumber Utama Ekonomi Bangsa” Saudara-saudara yang berbahagia, Kabupaten Bima sebagai bagian dari Propinsi Nusa Tenggara Barat yang terletak di ujung Timur Pulau Sumbawa, memiliki wilayah pesisir seluas 2.967,40 km² dari 4.596,9 km², dengan batasan wilayah sebelah Utara berbatasan dengan laut Flores, sebelah Selatan berbatasan dengan laut Indonesia, sebelah Timur berbatasan dengan selat Sape dan sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Dompu. Jumlah penduduk Kabupaten Bima berdasarkan hasil sensus pada Tahun 2008 adalah sebanyak 446.828 jiwa, dari jumlah penduduk yang ada 8.783 jiwa bermata pencaharian sebagai nelayan, 1.553 jiwa bermata pencaharian sebagai pembudidaya udang dan ikan air payau, 51 jiwa bermata pencaharian sebagai pembudidaya ikan air tawar dan 502 jiwa bermata pencaharian sebagai pembudidaya ikan air laut. Potensi usaha perikanan dan kelautan yang meliputi potensi lahan budidaya seluas 10.943,5 hektar yang terdiri dari perairan umum 1.007,7 hektar dan baru dimanfaatkan

520 862 herkar (0,85%), perairan payau 5.243 hektar dan baru dimanfaatkan 1.129 hektar atau 40% serta perairan laut seluas 5.469 hektar dan baru dimanfaatkan sebesar 1.390 hektar (25%). Selain potensi Budidaya juga terdapat potensi perikanan tangkap sebesar 217.038 ton dan baru dimanfaatkan sebesar 20.681,3 ton (9,6%). Kabupaten Bima Memiliki potensi unggulan yang sangat strategis, ditinjau dari sudut Geopolitik, Geostrategi Dan Geo Ekonomi serta merupakan kawasan yang dinamis dalam percaturan politik, Ekonomi, Budaya dan pertahanan serta keamanan Nasional. Negara kesatuan Republik indonesia (NKRI) yang terdiri dari 33 Propinsi dan 440 Kabupaten / Kota, memiliki kekayaan sumberdaya laut yang sangat besar sebagai aset nasional, maka sangat wajar apabila pemerintah memberikan perhatian khusus dibidang kelautan. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa kekayaan laut yang sedemikian besar terkandung dalam laut Kepulauan Nusantara, ternyata disatu sisi belum dikelola secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dan disisi lain kondisi laut Indonesia mengalami penurunan kualitas, karena maraknya kegiatan yang berdampak negatif terhadap kondisi laut seperti ilegal fishing, pengerusakan terumbu karang dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu yang menjadi tantangan bagi bangsa Indonesia dimasa mendatang, bagaimana kekayaan yang sangat besar tersebut dapat dimanfaatkan bagi sebesar- besarnya untuk kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dan kerusakan yang terjadi diwilayah laut dapat diperbaiki dan dipulihkan. Untuk itu pemerintah sangat membutuhkan

521 dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, swasta maupun masyarakat. Saudara- saudara yang berbahagia, Latar belakang peringatan Hari Nusantara adalah dalam rangka menggugah dan mempertebal kembali semangat kebangsaan serta tekad bulat dalam memperjuangkan wilayah perairan Laut Indonesia sebagai satu kesatuan yamg telah dilakukan oleh para pendahulu dan diprakarsai oleh Perdana Menteri Ir. H. Djuanda Kartawidjaja. Perjuangan yang diawali dengan Deklarasi pada tanggal 13 Desember 1957 yang menyatakan kepada dunia bahwa Laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, diantara dan didalam Kepulauan Indonesia menjadi satu kesatuan wilayah NKRI. Hal tersebut kemudian dikenal dengan DEKLARASI DJOEANDA Yaitu Deklarasi yang menyatakan bahwa Indonesia menganut prinsip- prinsip negara kepulauan (Archipelegic state) yang pada saat itu mendapat tantangan besar dari beberapa negara. Setelah melalui perjuangan yang panjang Deklarasi dimaksud pada Tahun 1982 dapat diterima dan ditetapkan didalam Konvensi Hukum Laut PBB ke- III Tahun 1982 (United Nations Convention on the Law Of The Sea/UNCLOS 1982), yang selanjutnya dipertegas dengan Undang-undang nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982 bahwa Indonesia adalah NEGARA KEPULAUAN. Bertolak dari terbitnya Deklarasi Djoanda, maka pada tahun 1999 Presiden RI Mencanangkan bahwa tanggal 13 Desember sebagai Hari Nusantara. Penetapan Hari Nusantara tersebut dipertegas dengan terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2001 dan dengan demikian

522 Tanggal 13 Desember resmi menjadi hari perayaan nasional yang patut dperingati setiap tahun oleh segenap lapisan masyarakat Indonesia. Rasa Kebangsaan, Persatuan, dan Kebersamaan ditengah kebhinekaan adalah KUNCI STABILITAS NASIONAL dan merupakan modal utama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan baik Ekonomi, Politik, Sosial maupun Budaya, guna meraih hari depan yang lebih baik dan sejahtera. Saudara- saudara yang berbahagia, Tujuan dan sasaran yang ingin dicapai dari peringatan hari Nusantara ke- 11 Tahun 2010 adalah: 1. Membengkitkan kembali BUDAYA BAHARI sebagai warisan dari leluhur kepada seluruh bangsa Indonesia khusunya masyarakat pesisir. 2. Menggugah dan mempertebal semangat Kebangsaan, Kebersamaan dan Persatuan bagi seluruh komponen bangsa Indonesia dalam memahami makna Wawasan Nusantara atau Wawasan Kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia ( NKRI). 3. Menumbuhkembangkan Wawasan Nusantara atau Wawasan Kebangsaan bagi seluruh Rakyat Indonesia khususnya bagi generasi muda Bangsa Indonesia. 4. Menegaskan kembali tekat dan komitmen seluruh komponen Bangsa Indonesia dalam rangka menjaga keutuhan dan kedaulatan negara. 5. Laut tetap menjadi unsur Pemersatu Bangsa Indonesia dan perlu dioptimalkan pengelolaannya guna mencapai kesejahteraan rakyat.

523 Saudara- saudara yang berbahagia, Acara peringatan hari Nusantara ke-11 Tahun 2010 Diperingati secara serentak diseluruh Indonesia pada tanggal 13 Desember 2010 dan puncak acara peingatannya akan dilangsungkan dikota Balikpapan, Propinsi Kalimantan Timur pada tanggal 18 Desember 2010 dengan Inspektur Upacara Bapak Presiden RI. Dalam acara tersebut ada hal yang membuat bangga dan harum nama Kab. Bima pada khususnya dan Propinsi Nusa Tenggara Barat pada umumnya dengan telah diterimanya penghargaan kepada Kelompok Nusa Bajo dalam hal ini H. Imran HM. Said selaku ketua untuk kategori Pengusaha Teladan I Tingkat Nasional dalam lomba Adibakti Mina Bahari bidang tangkap. Seiring dengan peringatan Hari Nusantara ini juga telah dilakukan pelepasan bibit ikan sebanyak 20.000 ekor di DAM Diwu Iku Kecamatan Bolo dengan tema ” Peningkatan Konsumsi Ikan Dalam Rangka Perbaikan Gizi Untuk Perkembangan Tingkat Kecerdasan Pada Anak-Anak dan Generasi Muda ”. Untuk di ketahui pula tingkat konsumsi ikan di Kab. Bima menurut statistik Tahun 2008 adalah 24,3 kg perkapita pertahun dari targett pencapaian NTB sebesar 19,7 dan telah melampaui angka konsumsi nasional sebesar 20,6 kg perkapita pertahun. Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan pada peringatan hari Nusantara ke- 11 Tahun 2010, Semoga bermanfaat dan dapat mempertebal semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air serta semangat bahari untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sekian Terimakasih.

524 Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

525 GUBERNUR NUSA TENGGARA BARAT SAMBUTAN Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-52 Provinsi Nusa Tenggara Barat 17 Desember 2010 M/11 Muharram 1431 H Tanjung-Klu

Assalamu'alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati :

Para Anggota DPR-RI Dan DPD-RI Utusan Prov. NTB; Pimpinan DPRD Dan Muspida Provinsi NTB; Bupati/ Walikota Dan Anggota Muspida; Para Pejabat Sipil, TNI Dan Polri, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Sekolah, Guru/ Dosen. Para Pimpinan Partai Politik, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Organisasi Sosial Kemasyarakatan, Organisasi Wanita, Pemuda Dan Pelajar ; Singkatnya Para Peserta Upacara Dan Segenap Warga Nusa Tenggara Barat Yang Berbahagia.

• • • •

Syukur alhamdulillah, atas ridho dan perlindungan Allah SWT, hari ini daerah kita genap berusia 52 tahun, sebuah perjalanan sejarah kepemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan yang sarat dinamika dan romantika. Ditengah suasana bahagia tahun ini, Allah SWT senantiasa memberi kita kekuatan sehingga daerah ini telah

526 mampu melewati pasang surut sejarahnya dan kitapun semakin percaya diri melangkah mengejar masa depan yang lebih baik lagi.

Undangan dan peserta upacara yang berbahagia, Upacara puncak peringatan tahun ini, dipusatkan di kabupaten Lombok Utara, setelah tahun lalu dilaksanakan di pulau Sumbawa yaitu di kabupaten Bima, dan akan terus dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten/kota seprovinsi NTB. Hal ini sejalan dengan komitmen kita bersama bahwa ikhtiar untuk mewujudkan peradaban NTB yang lebih baik, dibutuhkan kesungguhan, kebersamaan dan keterpaduan, dalam suasana saling mengisi, saling mendukung dan saling memperkuat satu sama lain. Mengisi pembangunan NTB yang besar ini, tentu tidak akan berhasil bila hanya mengandalkan peran pemerintah saja, melainkan peran secara kolektif dari seluruh masyarakat nusa tenggara barat. Itulah sebabnya, peringatan hari ulang tahun kali ini mengangkat tema ”melalui peringatan ulang tahun ke52 provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2010, kita perkuat ikhtiar bersama untuk percepatan pembangunan daerah menuju ntb yang beriman dan berdaya saing, dengan sub tema “bangga jadi NTB”. Tema ini relevan dengan suasana kebatinan masyarakat NTB dalam mewujudkan cita-cita besar menuju ntb yang beriman dan berdaya saing. Ikhtiar untuk terus berbenah guna meraih kemajuan dan meninggalkan keterbelakangan,

527 merupakan kunci utama mewujudkan ntb masa kini dan masa depan yang lebih baik. Semboyan “bangga jadi NTB” adalah sebuah jargon yang diangkat guna memberi spirit kepada segenap elemen masyarakat Nusa Tenggara Barat agar lebih apresiatif dalam penyelenggaraan berbagai program pembangunan daerah. Kebanggaan tersebut harus diwujudkan dalam bentuk ikhtiar bersama melakukan percepatan dan lebih fokus dalam mewujudkan capaian-capaian kinerja program pembangunan daerah agar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. sebagaimana tertuang dalam RPJMD NTB, bahwa tahun 2010 dan tahun 2011 mendatang merupakan tahun percepatan atau akselerasi berbagai program unggulan daerah. Dengan menumbuhkan kesadaran tersebut, insya allah NTB akan dapat menjelma menjadi salah satu daerah di Indonesia dengan tingkat pertumbuhan yang menggembirakan.

Undangan dan peserta upacara yang berbahagia, Melintasi 52 tahun rentang sejarah Nusa Tenggara Barat, syukur alhamdulillah, telah cukup banyak hasil karya dan prestasi monumental yang telah ditorehkan. Sejak tahun 80-an ketika operasi tekad makmur dicanangkan untuk mensukseskan program peningkatan produksi padi dengan sistem gogo rancah, daerah ini mampu membalikkan keadaan dari status daerah minus menjadi daerah swasembada beras, dan berangsur-angsur berhasil terus meningkatkan produksi padi, hingga mengukuhkan diri sebagai lumbung pangan nasional.

528 Beberapa hari yang lalu bapak presiden telah memberikan penghargaan kepada kita sebagai daerah super fokus peningkatan beras nasional. Sebagai buah dari kerja keras kita bersama, baik aparat pemerintah daerah dan terutama para petani kita di lapangan. Seiring dengan upaya mewujudkan kemandirian pangan, pemerintah daerah juga terus meningkatkan pembangunan infrastruktur dasar dan penunjang aktivitas ekonomi dan investasi. Sejak dua dasawarsa yang lalu, NTB juga mulai merintis pembangunan sektor kebudayaan dan pariwisata. Namun dengan segala keterbatasan yang dihadapi saat itu, sehingga berbagai potensi daerah yang dimiliki, belum mampu dikelola secara optimal. Masalah terbesar yang dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Barat selama ini adalah tingginya jumlah penduduk miskin, besarnya angka pengangguran, buta aksara dan drop out, serta terbatasnya kesempatan kerja dan kemampuan berwirausaha, serta relatif rendahnya derajat kesehatan masyarakat. Kondisi itu menempatkan IPM NTB pada posisi rendah secara nasional. Syukur alhamdulillah dalam dua terkhir ini banyak kemajuan yang bisa kita raih, sebagai hasil dari upaya dan kerja keras kita bersama. Hasil tersebut tentu saja tidak terlepas dari proses yang telah berlangsung semenjak era pemerintahan sebelumnya. Menurut data dari badan pusat statistik, dalam dua tahun terakhir ini yaitu 2009-2010, NTB termasuk salah satu dari 6 provinsi di Indonesia yang berhasil menurunkan angka kemiskinan lebih dari satu persen setahun. Prosentase kemiskinan ntb menurun dari 23,81 % tahun 2008 menjadi

529 21,55 % tahun 2010. Prosentasi angka pengangguran NTB juga menurun dari 6,12 % tahun 2008 menjadi 5,78 % tahun 2010. Pertumbuhan ekonomi ntb dalam tahun 2010 ini tercatat paling tinggi se- indonesia yaitu sebesar 11,30 %, sementara rata-rata nasional 5,7 %. Dari potensi dan prospek investasi, NTB terpilih sebagai salah satu dari tujuh provinsi yang oleh BKPM RI disebut sebagai regional champion, artinya termasuk yang sangat prospektif bagi dunia investasi. Semua itu dapat kita raih karena kita menyadari bahwa menghadapi peluang dan tantangan zaman yang semakin kompleks, tidak mungkin hanya dengan program yang bersifat rutin dan konvensional. Dibutuhkan kebijakan dan program pembangunan nusa tenggara barat yang bersifat lompatan atau percepatan. Dalam dua tahun terakhir ini, pemerintah provinsi NTB bersama-sama DPRD dan dengan memperhatikan berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat, secara sungguh-sungguh telah memformulasikan pelaksanaan kebijakan dan program yang berifat breakthrough ( terobosan ), yaitu program yang mengandung percepatan, inovasi dan nilai tambah bagi pencapaian NTB yang lebih baik. Diantaranya adalah terobosan kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan ekonomi kerakyatan yang bebasis sumber daya lokal serta hukum dan pemerintahan yang mengutamakan keberpihakan nyata kepada masyarakat.

530 Visi bersama “NTB bersaing” menjadi satu titik fokus yang harus dituju bersama dalam pelaksanaan program/kegiatan pembangunan daerah. Dalam pencapaian visi bersama NTB tersebut, selama dua tahun ini, kita semua telah berusaha dan bekerja dengan kesungguhan dan keyakinan untuk melaksanakan berbagai kebijakan, program dan kegiatan. Alhamdulillah dalam dua tahun terakhir, sebagian program sudah menunjukkan hasil yang nyata yang cukup membesarkan hati kita untuk menjadi modal kita dalam bekerja di masamasa mendatang. Misalnya di bidang pendidikan, percepatan yang kita lakukan melalui kebijakan anggaran pendidikan sebesar 20% pada APBD dan pola cost sharing antar provinsi dengan kabupaten/kota, secara bertahap sudah menunjukan hasilnya bagi peningkatan angka partisipasi pendidikan serta penurunan jumlah buta aksara maupun angka drop out. Melalui program absano dan adono telah berhasil menurunkan angka buta aksara dan angka droup out sekolah, khususnya pada tingkat pendidikan dasar dan lanjutan. Bahkan pada hari yang berbahagia ini, kita akan memberikan penghargaan kepada bupati/walikota yang telah berhasil meraih predikat kabupaten/kota absano. Keempat bupati/walikota tersebut adalah walikota Mataram, walikota Bima, bupati Sumbawa Barat, dan bupati Dompu. Secara nasional, bulan november yang lalu kita memperoleh penghargaan tingkat utama dari Presiden RI, atas komitmen yang tinggi dalam menuntaskan buta aksara di NTB. Demikian juga kebijakan di bidang kesehatan yang kita fokuskan untuk menurunkan angka kematian ibu menuju

531 nol, saat ini lebih dari 87% desa/kelurahan di ntb telah mendapat predikat akino. Kemajuan tersebut, membuat kita semakin yakin dan optimis bahwa kebijakan dan program yang kita canangkan untuk meraih target penurunan jumlah buta aksara, angka kematian ibu dan angka drop out menuju nol pada tahun 2013, insya allah akan terwujud. Selain di bidang pendidikan dan kesehatan, lompatan kebijakan di bidang ekonomi juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Program agribisnis sapi, jagung dan rumput laut (pijar) yang telah ditetapkan menjadi komoditas unggulan daerah secara perlahan tapi pasti mengalami perkembangan menggembirakan. Fokus pengembangan agribisnis jagung di NTB adalah mengembangkan pasar sejalan dengan akselerasi peningkatan produksi dan infrastruktur processing jagung. Terobosan pemasaran jagung dilakukan melalui pasar lelang komoditas fisik modern, disamping tetap mengembangkan pasar konvensional untuk skala lokal dan regional. Keberadaan pasar lelang tersebut, telah berkontribusi mempercepat proses akselerasi produksi jagung di ntb. Hal ini tergambar dari peningkatan produksi dari 196 ribu ton lebih tahun 2008 menjadi 308,8 ribu ton lebih pada tahun 2009 atau 57,37% dan pada tahun 2010 produksi jagung NTB diperkirakan mencapai lebih dari 370 ribu ton pipilan kering. Sebagaimana dimaklumi, potensi ternak sapi di wilayah NTB yang terdiri dari dua pulau besar, yaitu Lombok dan Sumbawa, cukup menjanjikan. Pada tahun 2008 populasi

532 sapi mencapai 546 ribu ekor, dengan jumlah keluarga yang terlibat beternak sapi sebanyak 200.218 keluarga atau sekitar 23% dari total jumlah keluarga di NTB. Melalui program bumi sejuta sapi (BSS) pemda provinsi menargetkan hingga 1.000 unit kandang kolektif di pulau lombok pada tahun 2013. Dengan kandang kolektif ini, masyarakat lebih mudah mengelola ternaknya, dan membantu pemerintah memudahkan pengawasan serta menyalurkan bantuan yang diperlukan. Jika di Lombok sapi di kandangkan, sebaliknya di pulau Sumbawa pengembangan sapi dilakukan pada lahan gembala yang disebut “lar atau so”. Program BSS hendak mendorong populasi sapi melalui pelestarian kultur beternak masyarakat ntb untuk mencapai target satu juta ekor tahun 2013. Populasi sapi di NTB saat ini tidak kurang dari 616 ribu ekor atau meningkat sekitar 70 ribu ekor dari tahun 2008. Jumlah pertumbuhan tersebut di luar 40 ribu ekor yang dikirim ke luar daerah untuk sapi potong dan sapi bibit. Undangan dan peserta upacara yang berbahagia, Berkaitan dengan program penciptaan 100 ribu wira usaha baru dan 2000 koperasi berkualitas, alhamdulillah pada tahun 2009 telah berhasil dibentuk 406 koperasi berkualitas dari 3.009 unit lembaga koperasi di NTB dan mewujudkan 7.373 unit wirausaha baru. Tahun 2010 diharapkan dapat terwujud 20.000 unit wirausaha baru, sehingga target 100 ribu pada tahun 2013 dapat dicapai. Di bidang kebudayaan dan pariwisata, melalui program visit Lombok Sumbawa 2012 dengan target kunjungan 1 juta wisatawan, alhamdulilah dipenghujung tahun 2010 ini, NTB mengukir prestasi dan sejarah baru dengan telah

533 dikukuhnya sebagai salah satu provinsi pengembang pariwisata terbaik di Indonesia, dan kabupaten Lombok Barat dinobatkan sebagai kota wisata tervaforit di antara kabupaten/kota lainnya di tanah air kita. Disamping itu, hotel seraton senggigi juga meraih predikat sebagai hotel terfaporit bersanding dengan JW. Marriot, serta kepala dinas kebudayaan dan pariwisata NTB juga menjadi nominator kepala dinas kebudayaan dan pariwisata terbaik se- Indonesia. Hadirin peserta upacara yang berbahagia, Semua upaya dan kesungguhan yang disertai keikhlasan membangun daerah selama dua tahun ini, telah berbuah manis dengan diraihnya sejumlah penghargaan dan prestasi, baik oleh jajaran pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota serta masyarakat nusa tenggara barat secara berkelompok maupun perorangan. Sebagai kado peringatan hari ulang tahun ke-52 provinsi NTB tahun 2010 ini, kita patut bersyukur bahwa pelaksanaan program NTB bersaing sejak dicanangkan pada tanggal 17 desember 2008 hingga hari ini telah mencatat 19 jenis prestasi dan penghargaan tingkat nasional. Berbagai pengahargaan itu, hendaknya menjadikan kita lebih bersemangat, lebih termotivasi dan terinspirasi dalam berkarya untuk meningkatan kemaslahatan masyarakat. Disamping capaian berbagai prestasi tersebut, sesungguhnya masih terdapat peluang untuk mencapai hasil yang lebih besar lagi. Potensi NTB yang beragam dan melimpah, membutuhkan perhatian, kreativitas dan kemampuan yang tinggi dalam menjabarkan kebijakan dan terobosan kedalam implementasinya secara tepat dan

534 efektif, sehingga masyarakat. benar-benar dirasakan manfaatnya oleh

Oleh karena itu mulai dari sekarang seluruh sumberdaya yang dimiliki, baik berupa sumberdaya aparatur maupun anggaran harus diarahkan untuk mencapai sasaran kinerja terwujudnya NTB bersaing. Kita semua harus lebih fokus dan berupaya secara sungguh-sungguh untuk mencapai target kinerja yang telah ditetapkan dalam RPJMD provinsi nusa tenggara barat tahun 2009-2013. Harus ada perubahan mindset bahwa visi bersama NTB bersaing harus menjadi komitmen kita semua untuk mewujudkannya. Tidak boleh ada perbedaan visi dalam mengarahkan pelaksanaan program dan kegiatan. Juga melakukan perubahan culture set (budaya kerja) untuk bekerja keras dengan sungguh-sungguh dan disiplin untuk memberikan perkhidmatan terbaik dalam mewujudkan percepatan program sebagaimana telah menjadi tekad kita bersama. Yang tidak kalah pentingnya adalah upaya kita bersama untuk mewujudkan atmosfer birokrat (buereaucratic athmosphere) yang kondusif dan inspiratif, sehingga produktivitas kita sebagai abdi negara dan abdi masyarakat terus meningkat. Kado lain yang tak kalah pentingnya dalam rangka kita memperingati ulang tahun NTB yang ke- 52 adalah, ditetapkannya APBD NTB 2011 pada tanggal 13 desember 2010 yang lalu sebesar satu koma enam triliun lebih yang berarti meningkat dari tahun sebelumnya bahkan melampaui target yang ada di rpjmd 2009-2013. Untuk itu saya mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada ketua, para pimpinan dan seluruh anggota DPRD NTB yang bersama-sama dengan tim

535 anggaran pemerintah daerah berhasil menyelesaikan apbd tersebut tepat waktu.

Para peserta upacara yang berbahagia, Pada kesempatan yang bersejarah ini, saya ingin menghaturkan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh lapisan masyarakat Nusa Tenggara Barat atas dukungan, kerjasama dan dedikasi yang telah disumbangkannya selama ini. Namun perlu disadari bersama bahwa tantangan ke depan akan jauh lebih kompleks, sehingga jalinan kemitraan strategis dan kerja keras membangun daerah masih tetap kita butuhkan, bahkan harus semakin diperkuat dan ditingkatkan. Sayapun tidak lupa menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak dan para tokoh masyarakat yang telah mendharmabhaktikan dirinya untuk kemajuan pembangunan daerah tercinta ini. Akhirnya saya ucapkan “dirgahayu NTB, maju bersaing, dan bangga jadi NTB” semoga allah swt senantiasa membimbing kita demi mencapai cita-cita mulia memajukan dan memakmurkan masyarakat dan daerah tercinta ini. Amin ya rabbal alamin. Wallahulmuwaffiq walhadi ila sabilirrasyad. Wassalamu'alaikum Wr. Wb. Gubernur Nusa Tenggara Barat

Tgh. M. ZAINUL MAJDI, MA

536 Sambutan tambahan: Peserta upacara hut NTB yang berbahagia, Dalam rangkaian peringatan HUT NTB ke-52 pada pagi hari ini, juga kita peringati hari nusantara ke-11 dengan tema “hari nusantara kita membangkitkan budaya bahari“, dengan sub tema “laut adalah warisan nenek moyang kita, wajib dipertahankan, dilestarikan dan dijadikan sumber utama ekonomi bangsa”. Acara peringatan hari nusantara ke-11 tahun 2010 diperingati secara serentak di seluruh Indonesia pada tanggal 13 desember 2010 dan puncak acara peingatannya akan dilangsungkan dikota Balikpapan, propinsi Kalimantan Timur pada tanggal 18 Desember 2010 dengan inspektur upacara bapak Presiden RI. Dalam acara tersebut ada hal yang membuat bangga dan harum nama kabupaten Bima pada khususnya dan propinsi Nusa Tenggara Barat pada umumnya dengan telah diberikannya penghargaan kepada kelompok ketua kelompok nusa bajo H. Imran HM. Said untuk kategori pengusaha teladan I tingkat nasional dalam lomba adibakti mina bahari bidang tangkap. Seiring dengan peringatan hari nusantara ini juga telah dilakukan pelepasan bibit ikan sebanyak 20.000 ekor di dam diwu iku kecamatan Bolo dengan tema ” peningkatan konsumsi ikan dalam rangka perbaikan gizi untuk perkembangan tingkat kecerdasan pada anak-anak dan generasi muda. Kita berharap, prestasi yang telah diraih ini akan dapat dipertahankankan dan ditingkatkan pada masa mendatang. Disamping membangkitkan kembali budaya bahari sebagai

537 warisan dari leluhur kepada seluruh bangsa Indonesia khususnya masyarakat pesisir serta menggugah dan mempertebal semangat kebangsaan, kebersamaan dan persatuan bagi seluruh komponen bangsa indonesia dalam memahami makna wawasan nusantara dalam bingkai negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Demikian amanat yang dapat saya sampaikan pada peringatan hari nusantara ke-11 tahun 2010, semoga bermanfaat dan dapat mempertebal semangat kebangsaan dan rasa cinta tanah air serta semangat bahari untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan guna meningkatkan kesejahteraan rakyat dalam bingkai negara kesatuan republik indonesia. Selamat memperingati hari nusantara ke- 11 tahun 2010. Wabillahitaufik walhidayah Wassalamu alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Gelar Teknologi Pemeliharaan Sapi Bali Di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima 18 Desember 2010 M/12 Muharram 1432 H Lab. Lapang Desa Mpuri

538

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat Pagi .dan salam sejahtera buat kita semua, Yang terhormat: Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB;
• • • • • •

Kepala Dinas Provinsi NTB;

Peternakan

dan

Kesehatan

Hewan

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Bima Beserta Jajaran; Kepala SKPD Lingkup Kabupaten Bima; Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Bima;

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pertanian Kota Bima; •
• •

Camat Madapangga, Para Kepala Dese se-Kecamatan Madapangga; Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat; Para tenaga muda Sarjana Membangun Desa (SMD) Para Penyuluh Pertanian; Tani,


• •

Para Petani, Peternak dan Masyarakat Singkatnya Hadirin yang berbahagia;

Alhamdulillahirabbil Alamin, mari kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga sampai saat

539 ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita, serta dapat menghadiri Acara “Gelar Teknologi Manajemen Pemeliharaan Sapi Bali Di Desa Mpuri Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima”. Saya merasa berbahagia dapat hadir bersama undangan sekalian dalam acara yang saya anggap penting, karena merupakan ajang promosi hasil-hasil penelitian dan pengkajian yang dilaksanakan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB yang merupakan UPT Badan LITBANG Pertanian Kementrian Pertanian di daerah. Oleh karena itu saya sangat berharap kiranya teknologi yang sudah dihasilkan akan dapat mendukung percepatan pembangunan pertanian, khususnya di Kabupaten Bima. Hadirin yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa daerah kita Provinsi Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Bima merupakan daerah penghasil ternak sapi yang potensial. Populasi sapi di Kabupaten Bima tahun 2008 sebanyak 65.988 ekor atau 12,08% dari total populasi sapi di NTB. Diharapkan populasi akan terus meningkat sebesar 10% setiap tahunnya atau bahkan melebihi target. Target tersebut akan dapat dicapai apabila didukung oleh teknologi yang sesuai dengan kebutuhan daerah Bima atau yang dikenal dengan teknologi spesifik lokasi. Saat ini kita saksikan bersama bahwa apa yang menjadi fokus perhatian dalam kegiatan temu lapang ini sudah tepat yaitu pemanfaatan bahan pakan lokal berupa daun kelor, dalam bahasa Bima disebut Ro’o Parongge sebagai pakan ternak. Hadirin yang saya hormati dan banggakan,

540 Kabupaten Bima mempunyai potensi lahan kering yang luas, sebagian besar sudah ditanami pohon kelor, namun penggunaannya masih sebatas sebagai sayuran saja. Di beberapa negara seperti India dan beberapa negara Afrika, Parongge sudah dimanfaatkan sebagai sumber gizi bagi balita dan ibu hamil karena memang mengandung gizi yang tinggi, diolah dalam bentuk makanan seperti tepung daun kelor, bubur, sirup, teh daun kelor, sauce kelor, biskuit kelor dan lain-lainnya. Saat ini di Desa Mpuri kita menyaksikan suatu teknologi pemanfaatan daun kelor sebagai pakan ternak. Sehubungan dengan hal tersebut, melihat potensi kelor yang kita miliki, maka saya yakin bahwa semua kebutuhan pakan sapi yang ada di Kabupaten Bima baik dari aspek nutrisinya maupun jumlahnya akan dapat terpenuhin dari daun kelor yang ada di daerah tanpa mengurangi kebutuhan untuk sayuran. Di sisi lain jika kita berhasil memasyarakatkan pemanfaatan kelor sebagai pakan ternak dan menunjukkan keberhasilannya dalam meningkatkan populasi dan pertambahan berat badan sapi, maka itu berarti bahwa kita memberikan sumbangan nyata dalam mensukseskan program unggulan NTB, yaitu “NTB Bumi Sejuta Sapi” sekaligus berkontribusi secara nasional dalam mensukseskan Program Swasembada Daging Sapi (PSDS) yang ditargetkan pada tahun 2014. Hadirin yang saya hormati, Pada kesempatan ini saya berharap kepada kepala SKPD terkait di Kabupaten Bima agar dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini untuk diprogramkan dalam

541 melakukan penyebarluasannya bersama dengan pemerinta daerah dan instansi terkait lainnya. mitra

Kepada para petani-peternak yang hadir di sini dan seluruh petani-peternak di Kabupaten Bima, saya mengajak agar dalam melakukan usaha di bidang pertanian khususnya dalam beternak sapi, gunakanlah cara yang baik dan benar dengan menerapkan teknologi yang ada, ikutilah petunjuk dari petugas di desa kita masing-masing. Dengan demikian Insya Allah hasil yang kita peroleh akan jauh lebih optimal. Kepada para Sarjana Membangun Desa (SMD) sebagai figur terdepan dalam kegiatan peternakan di desa, kiranya dapat menjalin kerjasama yang lebih intensif dengan semua pemangku kepentingan dalam sektor peternakan tugastugas teknis di lapangan akan dapat dilasaksanakan secara optimal. Terakhir kepada Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) NTB beserta para peneliti dan penyuluhnya, saya sampaikan penghargaan yang setinggitingginya atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga akan menjadi moment penting bagi pengembangan teknologi pertanian di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Semoga di masa yang akan datang BPTP-NTB dapat berkiprah secara lebih intensif lagi dengan menemukan teknologi dan mempekenalkan serta mengembangkan secara lebih luas di Kabupaten Bima. Demikian amanat yang dapat saya sampaikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih dan atas segala kekurangannya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sekian Dan Terima Kasih

542 Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

MENTERI NEGARA PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK REPUBLIK INDONESIA SAMBUTAN Upacara Peringatan Hari Ibu Ke-82 Tahun 2010 Di Seluruh Indonesia Dan Luar Negeri 18 Desember 2010 M/12 Muharram Halaman Kantor Bupati Bima

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh,

543 Salam sejahtera bagi kita semua. Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas ijin-Nya kita semua dapat hadir dalam kesempatan yang bersejarah dan Insya Allah penuh berkah pada Upacara Peringatan Hari Ibu ke-82 Tahun 2010 ini. Peringatan Hari Ibu yang setiap tahun selalu kita peringati bersama pada tanggal 22 Desember, berupaya untuk terus mengingatkan kepada kita semua akan perjuangan kaum perempuan bersama-sama dengan kaum laki-laki dalam merebut kemerdekaan bangsa. Ikrar para pejuang pada Kongres Perempuan Indonesia pertama tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta merupakan tonggak sejarah puncak perjuangan kaum perempuan, dan pada Kongres Perempuan yang ketiga tahun 1938 sejak saat itu ditetapkan sebagai Hari Ibu. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 316 Tahun 1959 tentang hari-hari nasional yang bukan hari libur, Hari Ibu tanggal 22 Desember dijadikan hari nasional yang diperingati setiap tahun oleh segenap bangsa Indonesia. Peringatan Hari Ibu setiap tahunnya dimaksudkan agar seluruh Warga Negara Indonesia, laki-laki dan perempuan terutama generasi muda, baik yang berada di wilayah Indonesia maupun di luar negeri senantiasa mengenang dan menyegarkan kembali ingatannya akan pentingnya pemahaman dan penghayatan serta arti perjuangan dan kebangkitan kaum perempuan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kebangkitan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan.

544 Selain itu, PHI selalu diperingati setiap tahun dimaksudkan untuk mewariskan nilai-nilai luhur dan semangat perjuangan yang terkandung dalam sejarah perjuangan kaum perempuan tersebut di atas kepada seluruh masyarakat Indonesia, terutama generasi muda, guna makin mempertebal tekad dan keyakinan dalam melanjutkan perjuangan mengisi kemerdekaan dan pembangunan serta tekad untuk mewujudkan perdamaian yang dilandasi semangat pesatuan dan kesatuan bangsa sebagai pengamalan Pancasila Hadirin sekalian yang berbahagia, Pada tahun 2010 ini, kita sudah memperingati Hari Ibu selama 82 tahun. Selama kurun waktu ini kita sudah melihat berbagai kemajuan yang dialami oleh perempuan Indonesia. Mereka telah berperan secara aktif, baik sebagai subyek maupun obyek pembangunan, berkiprah di berbagai bidang pembangunan sebagai agen perubahan dan duduk di dalam jabatan-jabatan strategis, dan dapat menikmati hasil pembangunan bersama-sama dengan kaum laki-laki di seluruh wilayah Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa semangat perjuangan yang telah dirintis sejak tahun 1928 yang lalu tetap dipelihara dan bahkan ditingkatkan hingga saat ini. Dengan kata lain, perjuangan kaum perempuan yang telah dirintis selama 82 tahun tersebut telah menjadikan kita semakin kokoh dalam mengisi dan melanjutkan cita-cita bangsa. Namun demikian tidak dapat dipungkiri masih banyak tantangan yang kita hadapi di dalam memberdayakan kaum perempuan dan upaya mewujudkan kesetaraan antara perempuan dan lakilaki, mengingat masih kentalnya budaya patriarki di sebagian wilayah Indonesia, dan masih adanya diskriminasi gender dan tindak kekerasan terhadap perempuan yang memperlambat terwujudnya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki.

545 Untuk itu tema yang diangkat guna memperingati Hari Ibu ke-82 Tahun 2010 ini adalah "Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Membangun Karakter Bangsa dalam Mewujudkan Masyarakat yang Sehat dan Bermartabat. Makna dari tema ini antara lain adalah nilai-nilai kesetaraan antara perempuan dan laki-laki merupakan landasan bagi pembentukan karakter dan budi pekerti untuk mencintai tanah air dan bangsa, dan memegang teguh rasa nasionalisme, serta wawasan kebangsaan yang hakiki. Sejalan dengan itu, maka upaya pembentukan karakter bangsa melalui pendidikan perlu dimulai sejak dini dari dalam keluarga, diteruskan ke sekolah dan lingkungan masyarakat. Penghargaan dan toleransi terhadap kemajemukan suku, umat beragama, ras dan antar golongan, sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa, juga perlu dikedepankan dan terus diperkuat. Kata "sehat" dimasukkan ke dalam tema kali ini menunjukkan bahwa tanpa adanya kesehatan maka tidak mungkin bangsa kita dapat melaksanakan pembangunan. Selain itu bermakna bahwa fokus PHI tahun 2010 ini antara lain adalah untuk mendukung terwujudnya salah satu Tujuan Pembangunan Millenium bidang kesehatan pada tahun 2015. Upaya-upaya penghapusan kekerasan dan diskriminasi terhadap perempuan sebagai bagian dari upaya mewujudkan peradaban bangsa juga harus menjadi agenda utama penegakan hak azasi perempuan. Hadirin sekalian yang saya hormati, Pembangunan pemberdayaan perempuan agar dapat setara dengan laki-laki memerlukan peningkatan koordinasi, sinergisitas dan keterpaduan antara kementrian dan lembaga dan antar kementrian dan lembaga dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan yang terkait

546 dan dunia swasta dengan tetap berpegang teguh pada 4 pilar dasar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, agar perjuangan kita tidak akan siasia, tetapi justru semakin kokoh di masa mendatang. Demikian beberapa hal yang dapat kami sampaikan. Selamat merayakan Hari Ibu ke-82 di tahun 2010. Mudahmudahan Tuhan Yang Maha Esa selalu meridhoi upaya yang kita lakukan untuk semakin meningkatkan kualitas SDM Indonesia, agar menjadi bangsa yang tangguh dan siap berkompetisi dengan negara-negara lain. Terima kasih, Wabillahi Taufik Wal Hidayah, Wassalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

LINDA AMALIA SARI GUMELAR, S.IP

547 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musyawarah Daerah VII Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bima Masa Bhakti 2010 – 2015 23 Desember 2010 /17 Muharram 1432 H Gedung Paruga Parenta Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya hormati ; • Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; • Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; • • • • Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima;

• Ketua MUI dan Para Pimpinan Lembaga Keagamaan Kabupaten Bima. • Alim Ulama, Masyarakat • • sesepuh organisai Islam, tokoh

Panitia pelaksana dan peserta Musda MUI VII; Singkatnya undangan Musda yang berbahagia; Sebagai insan yang beriman dan bertaqwa, terlebih

548 dahulu saya mengajak kita semua memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena hanya atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari yang berbahagia ini kita dapat berkumpul di tempat ini dalam rangka kegiatan Musyawarah Daerah ke VII Majelis Ulama Indonesia tahun 2010-2015. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya, yang telah membawa cahaya kebenaran berupa pedoman dan tuntunan bagi hidup dan kehidupan kita manusia hingga saat ini. Hadirin yang berbahagia, Majelis Ulama Indonesia, merupakan wadah ulama dan organisasi Islam untuk membimbing dan mengayomi kaum muslim di seluruh Indonesia. Lembaga keagamaan yang merupakan payung bagi organisasi keislaman ini memiliki peran penting dalam mengayomi dan membimbing serta memberikan fatwa yang amat diperlukan umat Islam agar tidak gamang dan ragu menghadapi berbagai tantangan yang kompleks dari waktu ke waktu. Hari ini, para pengurus dan keluarga besar MUI kabupaten Bima kembali duduk bersama dalam Musyawarah Daerah VII dalam satu momen yang sangat penting dan strategis bagi eksistensi MUI ke depan, sebab Musda merupakan forum tertinggi bagi organisasi dalam pengambilan keputusan di tingkat daerah. Melalui Musyawarah Daerah yang diselenggarakan pada hari ini para pengurus dapat melakukan kaji ulang dan evaluasi capaian program kerja untuk dijadikan pedoman dalam merumuskan kebijakan dan program kerja sekaligus

549 memilih kepengurusan sebagai pelanjut tongkat estafet kepemimpinan dalam organisasi dalam kurun waktu periode lima tahun mendatang. Hadirin Peserta Musda yang Berbahagia, Pada kurun waktu lima tahun lalu, pembangunan keagamaan melalui berbagai kegiatan pembangunan telah banyak dilaksanakan, ini ditandai semakin meningkatnya kuantitas dan kualitas tempat-tempat pendidikan al-qur’an (TPA), sarana dan prasarana peribadatan, diimplementasikannya program membumikan Al Quran sebagai bagian kegiatan imtaq dalam pelajaran ekstrakurikuler pendidikan dasar, penggunaan kalender islam, pelaksanaan hataman massal, jum’at khusu’, dan diharuskannya seluruh CPNS bisa membaca Al Quran, serta terjaganya harmonisasi hubungan antar umat beragama. Namun implementasi berbagai kegiatan dalam bidang agama tersebut, masih harus ditingkatkan. Untuk ini maka dalam RPJMD Kabupaten Bima Tahun 2011-2015 sebagai penjabaran lebih lanjut dari Visi, Misi dan Kebijakan Strategis Bupati dan Wakil Bupati Bima terpilih program ini makin dipertajam demi tercapainya kualitas Dou Labo Dana Mbojo yang religius terutama dalam aspek pemahaman dan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat mengeliminir terjadinya kasus-kasus yang bertentangan dengan ajaran agama. Peserta Musda yang saya hormati, Pemerintah daerah menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi atas kiprah MUI yang telah memberikan kontribusi besar dalam peningkatan aktifitas dan kualitas umat Islam termasuk dalam pengamalan nilai-

550 nilai ajaran agama Islam di tengah masyarakat di kabupaten Bima. Dengan peran MUI yang sangat strategis dalam membina umat islam di Kabupaten Bima, maka MUI diharapkan mampu memberikan kontribusi yang maksimal bagi pembangunan bidang kegamaan di daerah kita, terutama dalam hal pembangunan akhlak Umat Islam, sehingga bisa terwujud masyarakat kabupaten Bima yang berakhlakul karimah dan sejalan dengan tujuan program membumikan Al-Quran dan program Jumat Khusyu. Peran optimal dari jajaran majelis ulama dalam mengayomi umat Islam dalam menghadapi berkembangnya faham yang dapat merongrong akidah Islam mutlak diperlukan. MUI ke depannya seyogyanya mampu berperan dan berfungsi lebih luas lagi, seiring dengan problemproblem sosial yang muncul di tengah masyarakat. Olehnya itu, MUI diharapkan memacu ummat agar dapat membekali diri dengan pengetahuan, pemahanan dan kesadaran beragama yang lebih memadai dalam menjawab tantangan baru yang tumbuh dan berkembang secara terusmenerus. Disamping itu, lembaga ini kiranya dapat menyumbangkan pemikiran cemerlang, mampu berkiprah dalam pembangunan moral dan akhlak, mampu memerankan fungsi dan statusnya sebagai organisasi yang menggalang persatuan dan kesatuan, melakukan pembinaan, penataan dan pembaharuan terutama dalam kaitannya mengantisipasi berbagai perkembangan sosial. Untuk mendorong pencapaian tujuan ini, kita berharap sinergi dan hubungan kemitraan yang telah dibangun

551 dengan semangat silaturahmi yang telah dibangun melalui pengurus sebelumya kiranya dapat ditingkatkan lagi.

Hadirin peserta Musda MUI yang kami hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini. Akhirnya saya mengucapkan Selamat Bermusyawarah semoga dapat menghasiulkan keputusa yang konstruktif bagi masa depan MUI kabupaten Bima dan membawa kemaslahatan bagi umat Islam di Daerah ini. Seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIR RAHIM”, pada hari ini Kamis 23 Desember 2010 bertepatan dengan 17 Muharram 1432 Hijriah, Musyawarah Daerah VII Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bima Masa Bhakti 2010 – 2015, saya nyatakan Dibuka Dengan Resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam mewujudkan masyarakat yang religius di daerah ini. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab. Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN H.M.NUR, M.Pd

552

BUPATI BIMA Pendapat Akhir Bupati Atas Laporan Hasil Pembahasan Badan Anggaran Terhadap Raperda APBD Kabupaten Bima Tahun Anggaran 2011

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang kami hormati : Pimpinan DPRD Beserta Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Rekan-Rekan Anggota Muspida Kabupaten Bima; Saudara Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Sdr. Sekretaris Daerah Beserta Para Asisten, KepalaKepala SKPD, Direktur BUMN/BUMD, Para Kepala Bagian Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bima. Para Pimpinan Organisasi Politik, Organisasi Wanita, Pemuda, LSM. Rekan- Rekan Pers, Singkatnya Segenap Hadirin Sidang Dewan Yang Terhormat

-

Mengawali pendapat akhir pemerintah atas laporan hasil pembahasan badan anggaran terhadap raperda APBD tahun 2011, marilah kita semua memanjatkan puji syukur

553 kehadirat Allah SWT, tuhan yang maha esa, karena atas rahmat dan karunia-Nya jualah sehingga pada hari ini kita kembali dapat hadir di ruang sidang dewan yang terhormat ini, guna mengikuti sidang paripurna dewan dengan agenda utama penyampaian laporan hasil pembahasan badan anggaran dewan dan pengambilan keputusan terhadap rencana anggaran pendapatan dan belanja daerah tahun 2011, sehingga dapat ditetapkan menjadi peraturan daerah yang definitif. Persidangan kali ini merupakan tahap akhir dari proses dan rangkaian pembahasan atas rancangan perda APBD tahun anggaran 2011 yang telah diajukan eksekutif beberapa waktu yang lalu, dan alhamdulillah pada hari ini kita telah dapat mengambil keputusan dalam suasana musyawarah dan mufakat untuk menetapkan APBD TA 2011 tersebut. Pada forum yang terhormat ini, perkenankan saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada pimpinan beserta seluruh anggota dewan yang terhormat, khususnya kepada fraksi-fraksi dewan yang telah memberikan tanggapan, usulan serta catatan terhadap rencana apbd ta 2011 yang selanjutnya diserap dan dituangkan dalam laporan hasil pembahasan badan anggaran DPRD kab. Bima. Saya yakin bahwa apa yang telah disuarakan oleh pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, sesungguhnya merupakan hakekat penerapan APBD yang berbasis kinerja, di mana proses penyusunannya telah melewati tahapan yang cukup panjang yang dimulai dari penyusunan RKPD, KUA dan PPA. Untuk itu, sekali lagi saya menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya

554 kepada dewan yang terhormat yang telah bekerja keras dan aktif mengikuti dengan penuh semangat setiap tahap dari proses tersebut. Saran dan masukan dari anggota dewan yang terhormat telah memberi warna dalam rangka mendukung dan menyukseskan pelaksanaan beberapa program pembangunan prioritas selama tahun anggaran 2011. Hadirin sidang dewan yang terhormat, Mencermati laporan hasil pembahasan badan anggaran dewan terhadap raperda APBD tahun 2011, kami perlu menyampaikan pandangan dan pendapat akhir sebagai berikut : 1. Terkait masalah pos pendapatan asli daerah di RSUD berupa hasil penjualan obat maupun alat habis pakai pada instalasi farmasi dan termasuk jamkesmas agar dimasukkan ke pasal retribusi, bukan pada lain-lain PAD, dapat kami jelaskan bahwa kejelasan dan kepastian penempatan pos tersebut akan disesuaikan dengan hasil evaluasi pemerintah provinsi terhadap rancangan APBD kab. Bima tahun 2011. 2. Terkait masukan dan harapan agar rencana penambahan pendapatan dari hasil penjualan asset daerah senilai Rp. 7 milyar dapat tercapai, eksekutif akan berupaya maskimal untuk mewujudkan dan merealisasikan target tersebut. 3. Terkait persetujuan fraksi- fraksi dewan atas rencana pengadaan kendaraan dinas roda dua untuk pengawas, kepala sekolah dan sekdes serta untuk mengganti kendaraan roda 2 sebanyak 1000 unit yang dilelang, kami mengucapkan terima kasih atas dukungannya.

555 Semoga harapan kita bersama untuk meningkatkan kinerja aparatur guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan. 4. Atas harapan badan anggaran legislatif agar kepala skpd optimal dalam merealisasikan PAD yang sudah ditetapkan, pada prinsipnya eksekutif sudah melakukan upaya dimaksud dan akan ditingkatkan lagi pada tahun 2011. 5. Terhadap usulan dan masukan agar pengelolaan kebun kopi tambora perlu ditingkatkan lagi dengan memperluas areal pengelolaan di wilayah sendiri yang mana pada saat ini berlokasi di kadindi kab. Dompu, pada prinsipnya eksekutif akan berupaya mengambil langkahlangkah dimaksud yang diawali dengan melakukan kajian komprehensif dengan melihat potensi dan kemampuan anggaran untuk mendukung pengelolaan kebun kopi tambora. 6. Terkait usulan agar pada saat penyerahan bantuan keuangan sosial kemasyarakatan mengikutsertakan anggota dewan masing-masing dapil, perlu kami sampaikan bahwa eksekutif dapat memahami usulan tersebut sepanjang tidak mengganggu jadwal kerja legislatif dan dapat menyesuaikan dengan jadwal pemerintah. 7. Terkait harapan agar kegiatan pembangunan atau rehab sekolah dasar yang berasal dari dana dak pada dinas dikpora yang masih dalam angka besar, penentuan lokasi nantinya dibahas secara bersama-sama dengan badan anggaran DPRD, perlu kami sampaikan bahwa

556 pemerintah akan memperhatikan harapan dan usulan tersebut dengan serius. Hadirin sidang dewan yang terhormat, Mengakhiri pendapat akhir pemerintah atas raperda APBD tahun 2011, saya mengharapkan agar ke depan fokus program/kegiatan APBD harus benar- benar merupakan aspirasi yang berkualitas, sehingga membawa dampak positif dan signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Hal ini merupakan tantangan bagi kita bersama untuk menyusun program/kegiatan yang benar-benar dapat menjawab tuntutan kebutuhan masyarakat, dan memfasilitasi masyarakat agar semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Secara umum perlu saya sampaikan bahwa APBD tahun 2011 mengalami peningkatan baik dari sisi pendapatan maupun belanja. Pos pendapatan daerah dalam APBD tahun 2011 ditetapkan sebesar Rp. 762.259.632.513. Sementara pos belanja ditetapkan sebesar Rp.792.928.422.513. Pembiayaan netto Sebesar Rp. 31.168.790.000. Adapun APBD tahun 2011 ini menganut pola berimbang. Sebelum saya mengakhiri sambutan ini, saya menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan ma’af kepada pimpinan dan seluruh anggota dewan yang terhormat, atas dinamika yang berkembang selama proses pembahasan antara eksekutif dan legislatif. Saya yakin eksekutif maupun legislatif memiliki niat yang sama untuk memberikan ide dan pemikiran yang terbaik dalam rangka memperjuangkan kepentingan masyarakat dan daerah dana Mbojo yang tercinta.

557 Demikian pendapat akhir sekaligus harapan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, kiranya dapat memacu kita untuk dapat berbuat lebih baik dan menorehkan prestasi-prestasi pembangunan yang bermanfaat bagi kemaslahatan masyarakat. Terima kasih atas perhatian dan kesabaran hadirin sidang dewan yang terhormat untuk mengikuti penyampaian ini, mohon maaf apabila ada kekurangannya. Wabillahi taufiq walhidayah. Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

558

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Pelatihan Kader Dasar Komisraiat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) 23 Desember 2010 M/17 Muharram 1432 H Ponpes Darul Hikmah Sonco Lela

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Kami Hormati : • • • • • Ketua dan Segenap Pengurus PMII Cabang Bima; Para Sesepuh organisasi, Pimpinan organisasi Kemahasiswaan; Panitia Pelaksana, Keluarga Besar dan Warga Pergerakan mahasiswa Islam Indonesia; Singkatnya Hadirin Undangan Pelatihan Berbahagia

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih atas segala limpahan berkah dan rahmat-Nya, sehingga kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka pembukaan kegiatan Pelatihan Kader Dasar (PKD) I Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Indonesia (PK PMII Tarbiyah Bima) Masa Khidmat 2010 – 2011 yang mengambil tema : “Optimalisasi

559 Peran Dan Penguatan Kapasistas Kader Sebagai Pilar Gerakan Dalam Menyongsong Perubahan” Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan allah swt kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, Kepada Keluarga Beliau, Para Sahabat Serta Pengikutnya Yang Istiqamah Memegang Sunnahnya Hingga Akhir Hayat. Hadirin undangan dan peserta pelatihan, Pada kesempatan yang berbahagia ini, perkenankan saya atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan selamat atas terselenggaranya pelatihan yang berlangsung pada hari ini, semoga kegiatan ini dapat menjadi wahana strategis untuk lebih memantapkan kiprah para kader Komisariat PMII di Kabupaten dan Kota Bima. Tema Penyelenggaraan “Optimalisasi Peran Dan Penguatan Kapasitas Kader Sebagai Pilar Dalam Menyongsong Perubahan” mengisyaratkan menunjukkan begitu pentingnya peran kader PMII sebagai pilar dan motor penggerak perubahan. Hadirin undangan yang berbahagia, Sejarah telah mencacat dengan tinta emasnya, bahwa perubahan-perubahan besar berawal dari para pemuda. Kita dapat melihat bagaimana peristiwa Kebangkitan Nasional, Sumpah Pemuda, Proklamasi Kemerdekaan Indonesia serta gerakan reformasi, semua tidak luput dari peran para pemuda. Demikian pula dengan berbagai peristiwa perubahan, revolusi dan pembaruan di beberapa belahan dunia. Hal ini karena pemuda memiliki tipe pemikiran yang kritis dan kreatif.

560 Tantangan bagi organisasi kader sepertti PMII adalah menjaga keberlangsungan proses kaderisasi secara berkelanjutan sebagai kawah candradimuka untuk melahirkan kader yang memiliki wawasan dan pengetahuan menyeluruh dan tanggap terhadap perubahan di era globalisasi. Mahasiswa memiliki pola berfikir yang khas, memiliki idealisme dan kritis terhadap persoalan-persoalan yang terjadi diu tengahj masyarakat. serta dengan kreativitas yang ada dapat memberikan solusi-solusi dari persoalan yang ada. Modal inilah yang dapat menciptakan arus perubahan menuju yang lebih baik. semangat, kerja tak kenal lelah dalam menggerakkan perubahan itu yang menjadikan mahasiswa sebagai bagian tak terpusahkan dari arus perubahan. Hadirin dan peserta yang berbahagia, Potensi dari dua aspek yang ada itulah yang akan membuat mahasiswa dapat melakukan perannya. tentu kedua potensi itu benar-benar dikembangkan secara optimal sehingga dapat menjadi senjata yang siap digunakan untuk memberikan kemanfaatan terbesar bagi masyarakat. Ada dua hal yang ingin saya tekankan, pertama potensi karakter, potensi ini harus dikembangkan melalui berbagai aktivitas yang mengasah ketrampilan, baik melalui kegiatan organisasi maupun aktivitas keseharian mahasiswa di luar kegiatan akademik. Kedua potensi intelektualitas yang dibangun melalui semua kegiatan yang mengasah ketrampilan, yakni kegiatan pengkajian, penelitian dan juga pelatihan kader seperti yang

561 dilakukan hari ini. Dengan begitu mahasiswa bisa memiliki kualifikasi dan kompetensi menuju profil mahasiswa ideal, yakni mahasiswa yang memiliki integritas moral, kredibilitas sosial dan profesionalitas keilmuan. Hadirin undangan yang berbahagia, Pemerintah daerah memiliki komitmen yang tinggi melakukan perubahan kearah yang lebih baik, baik penyelenggaraan kegiatan pemerintahan dan programprogram pembangunan yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kabupaten Bima. Akhirnya saya berharap kiranya pelatihan kader ini dapat menjadi wahana yang baik dalam membangun saling kesepahaman antara pemerintah dan para kader PMII di Kabupaten dan Kota Bima demi mewujudkan perubahan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat kita. Demikianlah beberapa pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIR RAHMANIR RAHIM”, pada hari ini Kamis 23 Desember 2010 bertepatan dengan 18 Muharram 1432 Hijriah, Pelatihan Kader Dasar (PKD) I Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Indonesia (PK PMII Tarbiyah Bima, Masa Khidmat 2010 – 2011 Saya Nyatakan Dibuka Dengan Resmi. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Bima. Sekian dan terima kasih Wabillahi taufiq walhidayah

562 Wassalamu‘ allaikum war, wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN Pembukaan Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Provinsi NTB ke-12 dan Musyawarah Wilayah Aisyiyah NTB ke-9. 24 Desember 2010 M/18 Muharram 1432 H Gedung Paruga Nae Bima

563

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya hormati ;    Walikota Bima; Pimpinan Pusat Muhammadiyah; Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi NTB;

 Pimpinan dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima;  Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima;    Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; Para Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima;

 Pimpinan Pengurus Daerah (PD) Muhammadiyah seNTB;    Pimpinan Cabang (PC) Muhammadiyah se-NTB; Sesepuh Organisasi Muhammadiyah; Para Pimpinan Lembaga Keagamaan Kabupaten Bima; yang bernaung dibawah

 Organisasi Otonom Muhammadiyah;

 Alim Ulama, Tokoh Masyarakat, serta para peserta Muswil Yang Kami Hormati; Mengawali sambutan pembukaan Musyawarah Wilayah Muhammadiyah dan Musyawarah Wilayah Aisyiyah NTB ini,

564 perkenankan saya atas nama Pimpinan Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima mengucapkan Selamat Datang kepada para peserta Musyawarah Wilayah. Saya juga mengucapkan selamat kepada segenap panitia dan keluarga besar Muhammadiyah atas keberhasilannya dalam menyelenggarakan Muswil dengan tema “Tajdid Muhammadiyah Abad Kedua: Perspektif Kader Persyarikatan” di Paruga NaE Kota Bima ini. Selanjutnya, saya menyampaikan terima kasih atas peran Organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah, utamanya dalam membimbing, membina dan menanamkan akhlak mulia serta menyebarkan keteladanan kepada anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa, baik dalam bidang pendidikan maupun bidang sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bima khususnya dan di Provinsi NTB pada umumnya. Berkaitan dengan penyelenggaraan Muswil ini, perkenankan saya menyampaikan beberapa sumbangsih pemikiran yang diharapkan dapat memperkaya khasanah pemikiran dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Peserta Muswil Yang Berbahagia, Sebagai forum strategis bagi jajaran pengurus dan keluarga besar Muhammadiyah, Muswil yang mengusung tema tajdid atau “pembaharuan” ini diharapkan mampu merumuskan dengan baik program prioritas, menitik beratkan pada dua pondasi yakni keilmuan dan akhlakul karimah sebagai benteng, di samping perlunya melahirkan kader ulama dan ilmuwan intelektual yang tangguh sebagai pilar perjuangan ber fastabiqul khairat, mengingat tugas keagamaan ke depan yang semakin berat.

565 Secara internal forum ini kiranya dapat mendorong pembentukan pemahaman secara kaffah dan menyatukan persepsi bersama akan peran strategis kalangan muda Muhammadiyah bagi kemaslahatan umat Islam. Terkait dengan keberadaan organisasi Aisyiyah, kita berharap Muswil Aisyiyah ini dapat membaca dengan cermat dinamika gerakan perempuan untuk dapat mendorong peran kaum muslimah bagi peningkatan derajat dan martabat kaumnya sehingga dapat mensejajarkan diri dan melahirkan karya nyata bagi kaum perempuan, masyarakat dan daerah kita. Kiranya penting bagi pengurus untuk menyelami secara mendalam akan jiwa Muhammadiyah agar terpatri dalam diri setiap insan pengurus serta dapat memberikan pencerahan nyata kepada umat Islam khususnya kaum muslimah, mengingat kaum perempuan saat ini dituntut untuk dapat membuktikan dirinya dalam memimpin daerah dan bangsa. Hadirin undangan Muswil yang berbahagia, Di bidang keagamaan, selama lima tahun terakhir pemerintah daerah bersama masyarakat Kabupaten Bima telah berhasil melaksanakan agenda-agenda penting pembangunan agama sebagai pilar utama pembangunan daerah. Alhamdulillah, wajah masjid dan mushalla di seluruh pelosok kecamatan dan desa semakin berbenah melalui bantuan pembangunan masjid dan mushalla yang dikucurkan melalui dana APBD, khataman massal yang dilakukan secara rutin setiap dua kali setahun, kini telah melewati tahun kelima. Kegiatan-kegiatan tersebut berjalan paralel dengan pembentukan dan pembinaan TPQ-TPQ dan majelis ta’lim yang menyebar di seluruh desa dan dusun.

566 Pembinaan qori dan qori’ah terus dilakukan dan beberapa putera terbaik kita telah mampu menembus sampai ke tingkat nasional. Menyadari pentingnya upaya menciptakan masyarakat Kabupaten Bima yang religius, pemerintah daerah terus berkomitmen untuk mendorong peningkatan peran aktif dan partisipasi keluarga besar Muhammadiyah dalam mengawal dan memberikan sumbangan nyata bagi pembangunan daerah melalui beragam kegiatan untuk mendidik, mencerdaskan dan memajukan sendi-sendi kehidupan sosial kemasyarakatan dan keagamaan. Tentu saja semua program pembangunan tersebut tidak akan dapat terlaksana dengan baik tanpa dukungan dan peran aktif generasi muda Islam sebagai salah satu pilar penting dan calon pemimpin umat dimasa depan. Muhammadiyah bersama-sama dengan pemerintah perlu menguatkan tekad bersama untuk melahirkan generasi yang bermartabat dan berpendidikan serta berakhlakul karimah. Untuk ini saya berharap kiranya forum Musyawarah Wilayah Muhammadiyah ke-12 dan Musyawarah Wilayah ke9 Aisyiyah NTB ini dapat menumbuh kembangkan semangat dan kesadaran para generasi muda muslim untuk bersamasama pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya menyuarakan syiar Islam dan memperjuangkan tegaknya akidah Islam di daerah tercinta ini dan juga di seluruh wilayah NTB. Peserta Muswil yang saya hormati, Akhinya saya berharap, kiranya Musyawarah wilayah (Muswil) Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah ke-9 NTB ini mampu melahirkan ulama dan ilmuan serta intelektual yang

567 menjadi teladan bagi umat Islam dimanapun berada. di daerah ini dan

Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, seraya mengharapkan rahmat dan ridho Allah SWT dan dengan mengucap “BISMILLAHIRRAHMANIR RAHIM”, pada hari ini Jumat, 24 Desember 2010 bertepatan dengan 18 Muharram 1432 Hijriah, Musyawarah Wilayah Muhammadiyah Provinsi NTB ke-12 dan Musyawarah Wilayah Aisyiyah NTB ke-9 tahun 2010, saya nyatakan dibuka dengan resmi. Semoga Allah SWT, selalu menuntun langkah kita dalam mewujudkan masyarakat provinsi Nusa Tenggara Barat yang religius. Amin Ya Rabbal Alamin. Wabillahi Taufik Walhidayah Wassalamu Alaikum War. Wab.

Wakil Bupati Bima,

Drs. H. SYAFRUDIN H.M.NUR., M.Pd

568

BUPATI BIMA SAMBUTAN Wisuda Sarjana Angkatan XIX Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima Tahun 2010 27 Desember 2010 M/21 Muharram 1432 H Auditorium STKIP Bima.

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • Walikota Bima; Koordinator Kopertis Wilayah VIII Denpasar;

• Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Bima; • Para Bima; Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota

• Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; • Pengurus Yayasan, Pimpinan dan Segenap Civitas Akademika STKIP Bima; • Para Wisudawan dan Wisudawati, Para Orang Tua dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia;

569 Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Wisuda Sarjana Angkatan XIX Sekolah Tinggi Kejuruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima Tahun 2010.

Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin dan para wisudawan yang berbahagia, Hari ini keluarga besar Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bima berkumpul di auditorium ini untuk menghadiri prosesi pengukuhan wisudawan dan wisudawati yang sebentar lagi akan menyandang gelar sarjana pendidikan. Wisuda Sarjana pada hakekatnya merupakan tonggak atau tahapan dalam mengukur kinerja institusi, agar semakin kredibel dalam menyiapkan dan menghasilkan sebanyak mungkin sarjana yang berkualitas, sehingga dapat dilihat dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat, bangsa dan Negara. Momen ini juga merupakan tonggak penting yang menandai lahirnya intelektual muda dari sebuah kampus yang berlokasi di Bima.

570 Tentu saja prestasi yang diraih hari ini tidak datang dengan sendirinya, tetapi merupakan buah dari kerja keras, keuletan, dan semangat pantang menyerah segenap jajaran STKIP Bima untuk terus membangun daerah dan masyarakat Bima melalui dunia pendidikan. Oleh karena itu pada kesempatan yang mengharukan ini, perkenankanlah saya atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, mengucapkan “Selamat dan Sukses“ kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh studi di STKIP Bima angkatan XIX ini. Saya juga menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas keberhasilan dan prestasi yang diraih pimpinan yayasan dan pimpinan STKIP Bima beserta segenap civitas akademika, yang telah mampu melaksanakan tradisi wisuda hingga angkatan XIX tahun 2010 ini. Mudah-mudahan apa yang telah dicapai akan dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hadirin undangan yang berbahagia, Perguruan tinggi pada dasarnya adalah sebuah lembaga akademik tempat mencetak kader bangsa dan kader masyarakat yang berkualitas dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperjuangkan nilai-nilai yang bersifat luhur. Demikian juga halnya, dengan STKIP Bima yang telah menjadi bagian penting dalam mengemban misi luhur, khususnya dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia terdidik yang siap membangun daerah. Wisuda sarjana merupakan sebuah tradisi akademis yang diselenggarakan secara rutin untuk menandai pelepasan almamater bagi para alumni yang telah dididik

571 dan dibekali dengan ilmu pengetahuan agar mampu mengarungi tantangan dunia yang terhampar di hadapan mereka pada hari ini dan esok. Keberhasilan para Wisudawan sebagai Sarjana pendidikan dalam menjalani kehidupan akan ditentukan oleh kesungguhan dan kesadaran dalam membangun karakter masyarakat, serta memahami dan mengamalkan nilai-nilai moral, etika dan aspek-aspek pendidikan lainnya sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat dimanapun berada. Dengan gelar yang telah diraih, para wisudawan telah memiliki kesempatan lebih banyak untuk dapat berkiprah, meniti karier dan menatap masa depan yang lebih baik serta berperan aktif dalam membangun daerah dan masyarakat. Saya sangat berharap agar setelah wisuda ini, saudara – saudara tetap bekerja keras, menjadi calon pendidik yang profesional, memiliki loyalitas tinggi dan memegang teguh janji wisudawan. Tunjukkanlah diri saudara sebagai Alumni STKIP Bima yang dapat dibanggakan, berperan secara optimal dalam pembangunan daerah, bangsa dan negara serta menjadi pilar dalam pembangunan nasional. Hadirin yang berbahagia, Dalam konteks pembangunan daerah, keberadaan para sarjana yang akan memasuki wilayah pengabdian baru, secara sosial dituntut kemampuannya mengamalkan ilmu sesuai bidangnya. Terutama dalam membina umat, mendidik dan menyiapkan generasi muda bangsa Indonesia. Selanjutnya agar bisa sejajar dengan Perguruan Tinggi lainnya, segenap Civitas Akademika STKIP Bima dituntut

572 pula kemampuannya untuk tantangan yang terjadi. mengkaji dan menjawab

Saya yakin bahwa para wisudawan/wisudawati yang dikukuhkan pada kesempatan yang mengharukan ini, dapat memberikan sumbangan berarti dalam berkarya bagi Dou Labo Dana Mbojo . Berbahagialah bahwa perjuangan dan pengorbanan besar yang ditunjukkan kemarin telah berhasil menepatkan saudara dalam barisan insan pilihan. Jaga terus nama baik keluarga besar STKIP Bima, agar cita – cita lembaga ini untuk menjadikan para wisudawan sebagai masyarakat intelektual yang dapat digugu dan ditiru serta dapat berkiprah dalam membangun daerah dan masyarakat. Hadirin para wisudawan/wisudawati dan akademika STKIP Bima yang berbahagia, civitas

Demikianlah beberapa amanat yang dapat saya sampaikan sebagai bekal para wisudawan pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin. Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

573

BUPATI BIMA SAMBUTAN Semiloka Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Kabupaten Bima 27 Desember 2010 M/21 Muharram 1432 H Homestay Mutmainnah Kota-Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Salam Sejahtera untuk Kita Sekalian; Yang Kami Hormati : • • • Wakil Bupati Bima; Ketua dan Segenap Anggota DPRD Kabupaten Bima; Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima;

574 • Para Narasumber: Ketua DPRD, Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda Kabupaten Bima; • Pimpinan Satuan Kerja Kabupaten Bima; Perangkat Daerah Lingkup

• Camat di lingkungan kerja Proyek PNPM-MP, PJOK Kecamatan, Unit Pelaksana Kegiatan, Perwakilan Masyarakat; • Fasilitator Kegiatan; • Pelaku PNPM-MP pada Delapan Kecamatan Cakupan Proyek, • Panitia Pelaksana PNPM-MP dan Seluruh Peserta Semiloka Yang Sama-Sama Berbahagia; Pertama-tama saya mengajak hadirin sekalian untuk bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih yang senantiasa melimpahkan berkah dan Rahmat-Nya, sehingga pada hari ini kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka Pembukaan Acara Semiloka Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) yang dihelat di Homestay Mutmainnah ini. Salawat dan salam semoga tercurah kepada kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikut setianya yang telah membawa pelita Islam. Semoga kita semua sebagai ummatnya Insya Allah, dapat melanjutkan perjuangan menegakkan syiar Islam ini sampai akhir hayat. Hadirin peserta Semiloka yang berbahagia,

575 Hari ini, kita semua berkumpul di tempat ini, untuk bersama-sama membahas dan merumuskan langkahlangkah nyata yang akan menjadi pedoman para pemangku kepentingan terkait dengan keberadaan PNPM-MP ini. Atas nama jajaran pemerintah daerah, secara khusus saya menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas waktu luang dan kesempatan para anggota Dewan yang terhormat untuk duduk bersama dengan pemerintah dan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pelaku PNPM dan perwakilan masyarakat guna menyamakan persepsi tentang program pemberdayaan dimaksud. Kehadiran para undangan sekalian karena pemikiran bersama bahwa kemiskinan merupakan persoalan yang cukup kompleks dan menjadi tanggungjawab semua pihak. Dimana semua elemen harus secara bersama, bahumembahu dalam upaya terintegrasi dan terkoordinasi mencari solusi terbaik atas masalah ini. Undangan dan peserta Semiloka yang saya hormati, Seperti daerah lainnya yang sedang membangun, Kabupaten Bima yang saat ini berpenduduk 438.522 jiwa masih menghadapi masalah tingkat kemiskinan yang cukup tinggi yaitu sebesar 19,14%. Kemiskinan di Kabupaten Bima pada umumnya disebabkan oleh rendahnya tingkat pendapatan masyarakat dari sumber mata pencahariannya. Sebagai daerah agraris, sebagian besar masyarakat Kabupaten Bima menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian, tetapi permasalahannya adalah sebagian besar tenaga kerja yang bekerja di sektor pertanian tersebut adalah sebagai buruh tani dengan kepemilikan aset yang

576 sangat minim sehingga pendapatan yang diperoleh dari bekerja pada sektor ini sangat kecil. Disisi lain, masyarakat yang bekerja diluar sektor pertanian dihadapkan pada masih rendahnya kualitas sumber daya manusia yang berdampak pada rendahnya produktifitas kerja, serta kecenderungan masyarakat untuk mencari lapangan kerja dan bukan menciptakan lapangan kerja. Dalam konteks PNPM, pada tahun 2010 ini, alokasi dana pemerintah senilai Rp 17,6 miliar dan dana APBD senilai Rp. 4,4 miliar sehingga total dana yang terserap senilai Rp 22 miliar yang direalisasikan pada 8 kecamatan penerima proyek. Dengan melihat hasil yang dicapai berkat intervensi proyek PNPM-MP pada beberapa kecamatan yang menjadi wilayah kerja proyek, maka bagaimanapun program ini harus kita dukung bersama agar dapat melengkapi program pembangunan yang dituang dalam APBD. Di samping itu, komitmen DPRD untuk mendukung dana dari APBD diperlukan agar program pemberdayaan dapat lebih optimal dan menunjukkan hasil nyata sehingga mengeluarkan masyarakat dari lingkaran kemiskinan. Namun demikian tantangan pelaksanaan PNPM-MP dalam perencanaan pembangunan daerah adalah memastikan keberlanjutan program berbasis pemberdayaan masyarakat ini dapat dilaksanakan secara konsisten dan menyatu dengan kebijakan pemerintah daerah. Untuk kepentingan inilah maka penanggulangan kemiskinan dan penciptaan lapangan kerja berbasis pemberdayaan masyarakat yang mencakup tiga langkah,

577 yakni masyarakat mau, tahu, dan mampu dalam kerangka PNPM-MP diharapkan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hadirin peserta Semiloka yang berbahagia, Guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat miskin di Kabupaten Bima, Pemerintah daerah terus berupaya memenuhi komitmen demi yang dituang dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahap II tahun 2011-2015. Dalam kurun waktu lima tahun ke depan, langkahlangkah penanggulangan kemiskinan akan dilaksanakan melalui pendekatan multi sektor dan lintas sektor dengan melibatkan stakeholder terkait untuk meningkatkan efektivitas pencapaian program yang dijalankan. Peningkatan kualitas SDM angkatan kerja, mendorong peningkatan investasi yang akan menyerap tenaga kerja baik investasi pemerintah maupun investasi masyarakat, peningkatan akses permodalan bagi masyarakat serta sinergi antar sektor pembangunan dalam menanggulangi kemiskinan akan menjadi fokus agenda pengentasan kemiskinan. Hadirin undangan Semiloka yang berbahagia, Ikhtiar ini tidak akan dapat diwujudkan tanpa partisipasi aktif para pemangku kepentingan baik di tingkat kabupaten, kecamatan hingga tingkat desa. Semiloka ini memiliki arti penting selain untuk menyamakan persepsi, juga meningkatkan koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, SKPD dan stakeholder lain yang terkait dengan program ini agar terjalin hubungan yang harmonis guna menunjang keberhasil program PNPM-MP.

578 Mudah-mudahan materi semiloka yang mencakup kebijakan penanggulangan kemiskinan, kebijakan pembangunan daerah, peran DPRD dalam penanggulangan kemiskinan, kerangka kerja PNPM-MP dan strategi integrasi Progam PNPM ke dalam program pembangunan daerah ini dapat lebih memperkaya wawasan dan pemahaman kita bagi pencapaian tujuan pelaksanaan proyek dan mendorong komitmen bersama bagi penaggulangan kemiskinan dalam kerangka proyek PNPM-MP ini di masa mendatang. Peserta Semiloka yang saya hormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan Semiloka hari ini. Akhirnya, dengan mengharapkan rahmat dan Ridho Allah SWT dan dengan mengucapkan “Bismilahir Rahmanir Rahim” Acara Semiloka Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) Tahun 2010 yang dihelat di Homestay Mutmainnah dengan ini saya nyatakan ”Resmi Dibuka”, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima.

Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

579 H. FERRY ZULKARNAIN, ST

.

BUPATI BIMA SAMBUTAN Dies Natalis Dan Wisuda Sarjana Angkatan XXII Tahun 2010

580 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo 28 Desember 2010 M/22 Muharram 1432 H Gedung Mahasiswa dan Alumni STISIP Mbojo Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Yang Saya Hormati ; • • Walikota Bima; Koordinator Kopertis Wilayah VIII Denpasar;

• Pimpinan DPRD dan Segenap Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten/Kota Bima; • Para Bima; Pejabat Lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota

• Pimpinan Perguruan Tinggi Bima, Pimpinan Lembaga Keagamaan, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama; • Pengurus Yayasan, Pimpinan dan Segenap Civitas Akademika STISIP Bima; • Para Wisudawan dan Wisudawati, Para Orang Tua dan Seluruh Hadirin Yang Sama-Sama Berbahagia; Alhamdulillahirabbil Alamin, pertama-tama mari kita memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala atas segala limpahan rahmat dan hidayah-Nya yang selalu dicurahkan kepada kita sekalian, terutama nikmat iman dan kesehatan, sehingga dengan iman yang bersemayam di hati, sampai saat ini kita masih dapat beraktifitas memenuhi kewajiban dan peran kita sebagai

581 khalifah di muka bumi ini, serta dapat menghadiri acara Dies Natalis dan Wisuda Sarjana Angkatan XXII Tahun 2010 Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Mbojo. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat. Hadirin dan para wisudawan yang berbahagia, Pada kesempatan yang berbahagia dan membanggakan bagi kita semua pagi hari ini, perkenankan saya atas nama jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Bima menyampaikan ucapan “Selamat dan Sukses“ kepada para wisudawan/wisudawati atas keberhasilan menempuh studi di STISIP Bima angkatan XXII pada hari ini, semoga momentum yang berkesan ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi saudara sekalian untuk mulai berkiprah di masa mendatang. Kepada Pimpinan Yayasan, Pimpinan STISIP Bima Bima beserta segenap civitas akademika, saya juga menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggitingginya atas kerja keras jajaran manajemen kampus yang telah mampu menyelenggarakan tradisi Dies Natalis dan Wisuda Sarjana hingga angkatan XXII tahun 2010 ini. Mudah-mudahan apa yang telah dicapai akan dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan untuk tetap menunjukkan eksistensi STISIP sebagai lembaga pendidikan tinggi yang terdepan dalam penciptaan kualitas SDM di daerah kita.

582 Para wisudawan/wisudawati yang saya banggakan, Prosesi pengukuhan pada hari ini bukan sekedar sebuah pertanda keberhasilan sebuah almamater menghasilkan alumni baru tetapi lebih dari itu, menjadi sebuah bukti bahwa upaya pembangunan dan kemajuan dunia pendidikan tidak berhenti. Tradisi ini juga adalah sebuah pembuktian dari hasil ketekunan, kerja keras dan kesabaran yang harus berjalan dengan baik untuk menghasilkan ilmuwan dan intelektual muda untuk mengejar kesuksesan dalam menuntut ilmu sebagai bekal di masa depan. Di samping pada saat yang sama juga mampu terjun dan memecahkan banyak persoalan-persoalan dalam kehidupan seperti ekonomi, sosial, politik dan budaya dalam kehidupan kemasyarakatan. Lembaga pendidikan STISIP Mbojo Bima merupakan salah satu pilihan Pemerintah Kabupaten Bima untuk mengembangkan SDM aparatur melalui jenjang pendidikan formal. Pilihan ini didasari pertimbangan bahwa STISIP merupakan salah satu lembaga pendidikan tinggi yang telah berkiprah di daerah ini dalam dua dasawarsa terakhir dan lulusannya banyak yang berhasil serta menjadi yang terdepan menjadi lokomotif pembangunan daerah. Hadirin, undangan wisuda dan keluarga besar STISIP yang berbahagia, Pembangunan bidang pendidikan tetap menjadi salah satu pilihan prioritas pemerintah Kabupaten Bima. Ikhtiar ini dituang pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima tahun 2011-2015 dalam agenda peningkatan kualitas SDM dan kependudukan melalui optimalisasi program-program strategis bidang

583 pendidikan, termasuk cikal bakal pendidikan tinggi negeri di Kabupaten Bima. Itu sebabnya pemerintah Kabupaten daerah memberikan apresiasi dan dukungan yang tinggi kepada lembaga-lembaga pendidikan tinggi termasuk STISIP Mbojo Untuk membangun dan memajukan daerah ini melalui upaya mencerdaskan generasi muda Bima. STISIP Mbojo dan segenap civitas akademika diharapkan berperan lebih optimal meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bima dan lebih memacu diri menjadi sebuah lembaga akademik yang profesional dan handal, mengingat tantangan yang sedang dan akan dihadapi sangat berat dan membutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang handal. Civitas akademika STISIP Mbojo yang dimotori para wisudawan dan alumni kiranya dapat memberikan sumbangsih keilmuan serta manfaat nyata bagi kehidupan bermasyarakat, terutama pada pembangunan bidang politik, etika dan moral serta pengelolaan tata pemerintahan yang baik sehingga berdampak nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan daerah ini. Untuk ini saya mengajak para wisudawan sekalian untuk bahu membahu bersama pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat dalam membangunan Dou Labo Dana Mbojo. Hadirin para wisudawan/wisudawati dan akademika STISIP Bima yang berbahagia, civitas

Demikian beberapa amanat dan pesan yang dapat saya sampaikan sebagai bekal para wisudawan almamater STISIP pada kesempatan yang berbahagia ini. semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan memberikan petunjuk-Nya kepada kita sekalian. Amin.

584 Sekian Dan Terima Kasih Wabillahit Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum War . Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN,ST

585 BUPATI BIMA SAMBUTAN Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Daerah Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra POLRI Kabupaten Bima Masa Bhakti 2009-2014 29 Desember 2010 M/23 Muharram 1432 H Aula POLRES Kabupaten Bima Panda

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat Pagi, Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang saya hormati: • • • • • • • • • • • Ketua DPRD Kabupaten Bima; Kapolres Bima, Bapak AKBP Drs. Fauza Barito, SH; Rekan-rekan Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Bima; Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Pembina dan Ketua Pengurus Daerah SENKOM Propinsi NTB; Kepala Badan, Dinas, Kantor Pemerintah Kabupaten Bima; Para Perwira POLRI; Ketua Pengurus Daerah SENKOM Kabupaten Bima; Ketua Bhayangkari Kabupaten Bima; Para Kapolsek se Kabupaten Bima; Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Para Undangan dan Hadirin yang saya muliakan, dan Bagian Lingkup

586 Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih atas segala limpahan berkah dan Rahmat-Nya, sehingga kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka acara Pengukuhan dan Pelantikan Pengurus Daerah Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra POLRI Kabupaten Bima di Aula Polres Kabupaten Bima ini. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikut Rasulullah yang telah membawa pelita Islam. Semoga kita semua sebagai ummatnya Insya Allah, dapat melanjutkan upaya syiar Islam ini sampai akhir hayat. Bapak Kapolres dan undangan yang kami hormati, Alhamdulillah, hingga penghujung tahun 2010 ini kita semua masih diberi kekuatan, dan kesehatan untuk melanjutkan karya, tugas, dan pengabdian kita kepada masyarakat, bangsa, dan daerah kita tercinta, teristimewa mengikuti acara Pelantikan pengurus Daerah Sentra Komunikasi (SENKOM) Mitra Polri Kabupaten Bima di Mapolres ini. Secara khusus saya ingin mengucapkan selamat datang di Kabupaten Bima, Dana Mbojo kepada Rombongan Pengda SENKOM Propinsi NTB, semoga kehadiran Bapak di daerah ini akan lebih mempererat hubungan kemitraan dengan jajaran pemerintah daerah dan mendorong upaya menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bima.

587 Pada hari ini kita bersama-sama mengikuti acara Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus SENKOM, Selaku pemerintah daerah yang juga merupakan mitra pihak kepolisian. Saya sangat mengapresiasi kehadiran lembaga ini karena amat penting artinya bagi pemerintah dan masyarakat Bima, utamanya dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang juga sejalan dengan tujuan pembentukan organisasi SENKOM ini. Tentu saja, kehadiran lembaga yang secara nasional yang didirikan tanggal 1 Januari 2004 di Jakarta ini diharapkan dapat membantu Polri bagi peningkatan pelayanan kepada masyarakat sesuai hakekat dari keberadaan Polisi selaku penegak hukum, pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Hadirin undangan yang berbahagia, Kebutuhan rasa aman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara maupun dalam setiap sendi kehidupan sosial kemasyarakatan merupakan kebutuhan hakiki, karena dengan modal rasa aman inilah roda kehidupan dalam tatanan kehidupan masyarakat akan berjalan normal dan sempurna sesuai amanat Pancasila dan UUD 1945. Dalam perjalanan roda pemerintahan di Kabupaten Bima, dengan segala dinamika dan riak-riak yang muncul dalam penerapan kebijakan bidang pemerintahan dan sosial kemasyarakatan, memerlukan ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah dan masyarakat agar proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan program

588 pembangunan dapat dipahami dan mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap denyut nadi pembangunan. Ke Depan, dengan peran aktif organisasi SENKOM ini kita berharap beberapa kasus yang menggangu Kamtibmas seperti yang terjadi di masa lalu berkaitan dengan masalah kasus kriminal lainnya seperti pembunuhan yang menyulut pertikaian antara warga, konflik antar desa, penyalahgunaan narkoba dan penyebaran faham yang bertentangan ajaran agama dapat diminimalisir. Di samping itu, organisasi ini juga diharapkan dapat menjadi jembatan aspirasi yang dapat membantu pemerintah daerah dan aparat kepolisian dalam menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat, untuk dapat melakukan aktivitasnya dengan lancar dan aman tanpa rasa takut. Untuk tujuan inilah, maka Pemerintah Daerah memandang penting kehadiran organisasi Sentra Komunikasi di tingkat kabupaten. Sehingga diharapkan dapat menjadi wahana komunikasi yang efektif bagi pelibatan masyarakat dalam penciptaan keamanan dan ketertiban, menyadarkan dan menciptakan iklim yang kondusif bagi masyarakat akan pentingnya pengamanan swakarsa. Hadirin yang saya hormati, Demikian beberapa amanat dapat saya sampaikan pada kesempatan ini, Akhirnya saya menyampaikan ucapan selamat berkiprah kepada saudara-saudara yang hari ini dilantik dan selamat bertugas, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan

589 kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

590 MENTERI AGAMA RI SAMBUTAN Pelepasan Gerak Jalan Santai Dalam Rangka Menyambut Hari Amal Bhakti Depag Ke 65 Tahun 2011 30 Desember 2010 M/24 Muharram 1431 H Depan Kantor Bupati Bima-Finish di Lapangan Merdeka Bima

Assalamu’alaikum War. Wab. Selamat Pagi dan Salam Sejahtera bagi Kita Semua Yang Saya Hormati: • Para Pejabat dan Karyawan/karyawati Kementerian Agama Kabupaten Bima; Kantor

• Keluarga Besar Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bima; Terlebih dahulu marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat ALLAH SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya, sehingga pada hari ini, kita dapat bersama-sama menghadiri kegiatan gerak jalan santai dalam rangka menyambut Hari Amal Bhakti ke65 tahun 2011 Kementerian Agama Tingkat Kabupaten Bima di Depan Kantor Bupati Bima ini. Salawat dan salam tak lupa kita sampaikan kepada junjungan alam baginda Rasulullah Muhammad SAW, beserta keluarga, para sahabat serta pengikut setianya yang

591 telah meletakan dasar-dasar kebenaran sebagai tuntunan hidup kita manusia hingga saat ini. Peserta gerak jalan santai yang saya banggakan Sebagaimana kita ketahui, Departemen Agama merupakan instansi pemerintah yang bertugas menegakkan persatuan dan kesatuan bangsa, memajukan kehidupan beragama, mencerdaskan kehidupan bangsa serta menjaga kerukunan antar umat beragama. Saya harapkan, Peringatan Hari Amal Bhakti Kementerian Agama yang dimeriahkan dengan rangkaian beragam kegiatan yang telah diselenggarakan, tidak hanya sekedar rutinitas saja, namun melalui hari yang bersejarah ini, kita ingatkan kembali untuk mengenang, memaknai dan mengaktualisasikan cita-cita dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh para perintis dan pendiri Departemen Agama. Oleh karena itu, gerak jalan santai yang digelar pada pagi hari ini memiliki fungsi penting sebagai ajang mempererat tali silaturahim diantara jajaran dan keluarga besar Kementerian Agama dengan mitra kerja di tingkat daerah. Disamping dari aspek kesehatan diharapkan menjadi motivasi tersendiri dapam membudayakan polah hidup sehat di lingkungan kerja. Saudara sekalian, pejabat dan karyawan /karyawati yang berbahagia, Melalui momen gerak jalan santai ini, atas nama pemerintah daerah, saya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan olah araga ini sebagai salah satu ikhtiar Kemernterian Agama Kabupaten Bima

592 untuk turut menciptakan pola hidup sehat melalui kegiatan jalan santai seperti yang dilaksanakan pada pagi hari ini. Gerak jalan santai pada hari ini juga hendaknya menjadi momentum yang sangat baik untuk saling mengingatkan diantara kita sekalian. Pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kepada para pejabat dan karyawan/karyawati di lingkungan Departemen Agama, agar dalam melaksanakan tugas melayani masyarakat selalu berpegang teguh pada prinsip-prinsip agama, akhlak mulia dan menampilkan budaya kerja yang profesional. Mari jadikan momen gerak jalan santai ini untuk menyamakan persepsi, dan meneguhkan ikhtiar untuk terus memperbaiki diri dan memacu diri untuk menegjar berbagai ketinggalan dan pada saat yang sama juga mampu mengatasi berbagai masalah yang ada, sehingga Depatemen Agama dapat menjadi teladan yang menangani masalah umat melalui silaturahmi dan komunikasi yang terjalin dengan baik. Saudara sekalian yang saya Hormati, Demikian beberapa hal yang dapat saya sampaikan, semoga momentum Hari Amal Bhakti Departemen Agama ini dapat kita jadikan pemacu untuk mewujudkan aparatur yang sehat jasmani dan rohani sebagai modal penting dalam menata pemerintahan yang bersih, dan dapat dipertanggungjawabkan secara moral dan sosial, demi meningkatkan harkat dan martabat umat dan bangsa. Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya mengucapkan selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah, dan Selamat Natal bagi saudara – saudara umat Kristiani yang baru saja merayakannya.

593 Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim Saya Bupati Bima melepas dengan resmi Gerak Jalan Santai Dalam Rangka Menyambut Hari Amal Bhakti Depag Ke – 65 tahun 2010.. Wabillahi taufik Walhidayah Assalamu alaikum War. Wab. Bupati Bima,

H. Ferry Zulkarnain, ST

BUPATI BIMA SAMBUTAN

594 Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011 30 Desember 2010 M/24 Muharram 1432 H Paruga Parenta

Assalamu Alaikum War. Wab Selamat Siang , Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang saya hormati: • Ketua DPRD Kabupaten Bima; Komunikasi Pimpinan • Rekan-rekan Unsur Forum Daerah Kabupaten Bima; • •

Ketua Pengadilan Negeri Raba-Bima; Sekretaris Daerah Kabupatn Bima;

• Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara Bima Beserta Jajarannya; • Kepala Badan, Dinas, Kantor dan Bagian Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Para Undangan dan Hadirin Penyerahan DIPA Yang Sama-sama berbahagia; Pertama-Tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pengasih atas segala limpahan berkah dan rahmat-Nya, sehingga kita semua masih diberikan nikmat kekuatan dan kesehatan untuk dapat berkumpul dan bertatap muka dalam rangka

595 Acara Penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun Anggaran 2011. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Hadirin yang saya muliakan, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa penyerahan DIPA atau dokumen serupa, biasanya dilaksanakan pada awal Tahun Anggaran, namun penyerahan DIPA 2011 dapat dilaksanakan pada akhir tahun anggaran 2010, sebelum Tahun Anggaran dimulai. Percepatan penyerahan DIPA ini menunjukkan kuatnya komitmen pemerintah dalam upaya peningkatan pelayanan publik. Hal ini sangat membanggakan karena dapat dilaksanakan lebih cepat dibandingkan penyerahan DIPA atau dokumen serupa pada tahun-tahun sebelumnya. Dengan adanya penyerahan DIPA tahun anggaran 2011 pada akhir tahun 2010, Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) di seluruh Indonesia siap melayani pencairan dana untuk semua satuan kerja (satker) di wilayah kerjanya. Penyerahan DIPA pada hari ini dapat dilaksanakan berkat kerjasama yang baik semua pihak terkait. Oleh sebab itu pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah ikut ambil bagian dalam proses penyusunan DIPA 2011.

596 Secara khusus, saya menyampaikan penghargaan yang tulus kepada Saudara Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara beserta jajarannya yang telah mengambil inisiatif dalam rangka percepatan penerbitan DIPA TA 2011. Hadirin yang saya muliakan, Menyambut tahun anggaran 2011 ini, perlu saya ingatkan kembali bahwa tema Rencana Kerja Pemerintah adalah "Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkeadilan Didukung Pemantapan Tata Kelola Dan Sinergi Pusat Daerah". APBN tahun ini, secara garis besar dialokasikan sebesar Rp.1.229,5 triliun, terutama digunakan untuk membiayai Pemerintah Pusat sebesar Rp. 836,57 triliun dan Transfer ke Daerah Belanja sebesar Rp.392,98 triliun. Untuk DIPA TA 2011 yang berada pada KPPN Bima sebesar Rp. 746.693.443.000,- terdiri dari: • • • • DIPA Tugas Pembantuan 53.477.696.000,(TP) sebesar Rp.

DIPA Urusan Bersama (UB) sebesar Rp. 40.143.550.000,DIPA Kantor Pusat (KP) sebesar Rp. 280.614.521.000,DIPA Kantor Daerah (KD) sebesar Rp. 372.457.676.000,-

Penerapan penganggaran berbasis kinerja untuk pertama kalinya pada tahun anggaran 2011 merupakan suatu perkembangan yang signifikan dalam sistem keuangan negara kita. Penerapan ini memberikan konsekuensi bahwa setiap Pengguna Anggaran atau Kuasa Pengguna Anggaran harus mempertanggungjawabkan

597 anggaran yang digunakannya sesuai indikator kinerja yang terukur dan sudah disepakati. Dengan demikian, pelaksanaan 2011 diharapkan akan lebih baik, terutama dari segi tata kelola keuangan negara. Sehingga program pemerintah dapat berjalan dengan segera dan rakyat dapat merasakan manfaatnya tersebut tanpa menunggu lebih lama. Hadirin yang berbahagia, Demi optimalisasi pelaksanaan DIPA tahun 2011 ini Pejabat Perbendaharaan, sebagai penanggung jawab kegiatan dan pengelola keuangan negara harus segera ditunjuk sehingga dapat segera menjalankan fungsinya saat tahun anggaran 2011 dimulai. Pejabat tersebut harus memenuhi kriteria yang dipersyaratkan, mengingat administrasi keuangan negara memiliki tata kelola dan standar baku yang harus dipahami oleh setiap pejabat dan pengelola keuangan. Hal tersebut penting agar Pengelolaan Keuangan negara dilakukan dengan profesional, transparan dan akuntabel, sehingga dapat menghindari korupsi, kolusi dan nepotisme, seperti tekad kita semua sejak awal reformasi. Berkaitan dengan maksud tersebut, saya berharap jajaran Kementerian Keuangan di daerah melalui KPPN Bima kiranya dapat membantu memberikan pembinaan kepada para pejabat perbendaharaan tersebut agar dapat rnemahami norma-norma, aturan dan prosedur penerapan tata kelola keuangan yang baik. Demikian beberapa pesan yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini, terima kasih atas perhatian para undangan sekalian. Semoga Allah SWT,

598 Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam membangun daerah dan masyarakat Bima.

Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

599 BUPATI BIMA SAMBUTAN Gelar Pasukan Dalam Rangka Apel Kesiap Siagaan Pengamanan Tahun Baru 2011 31 Desember 2010 M/25 Muharram 1432 H Halaman Mapolres Kota Bima

Assalamu Alaikum War. Wab Selamat Sore, Salam Sejahtera Untuk Kita Semua, Yang saya hormati: • Kepala Kepolisian Resor Kota Bima, AKBP. Kumbul, KS, S.Ik, SH; • Kepala Kepolisian Resor Kabupaten Bima, AKBP Fauza Barito, SH • • Sekretaris Daerah Kabupaten Bima; Para Perwira dan Prajurit di jajaran Polresta Bima;

• Kepala Badan, Dinas dan Kantor Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima; • Undangan dan Hadirin Gelar Pasukan Yang Samasama berbahagia; Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Pemurah, atas segala limpahan rakhmat, taufiq, dan hidayah-Nya kepada kita sekalian, sehingga kita masih berkesempatan untuk berkumpul ditempat ini, guna menghadiri Apel Gelar

600 Pasukan Operasi Lilin Tahun 2010 serta Kesiap Siagaan Pengamanan Tahun Baru 2011. Salawat dan salam semoga selalu dicurahkan dan dilimpahkan Allah SWT kepada tauladan utama kita, Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarga beliau, para sahabat serta pengikutnya yang istiqamah memegang sunnahnya hingga akhir hayat.

Peserta apel gelar pasukan yang saya hormati, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kegiatan yang digelar pada sore ini dalam rangka dimaksudkan mengetahui kesiap siagaan petugas operasi baik dari aspek materiil, sarana komunikasi dan sarana mobilitas termasuk pelibatan masyarakat dalam penciptaan suasana kondusif agar tercipta sinergitas di antara aparat keamanan dengan pemerintah daerah komponen dan masyarakat lainnya . Kita harus pahami bersama bahwa dalam rangka menyambut tahun baru 2011 ini, aktifitas warga masyarakat kian meningkat terutama pada saat menyambut tahun baru. Berkaitan dengan penyambutan Tahun Baru 2011 ini, saya menyampaikan beberapa hal yang perlu diantisipasi dalam menyambut tahun baru ini antara lain: terdapat kelompok separatis yang masih berusaha menujukkan eksistensinya dalam berbagai kesempatan dan telah membangun jaringan di berbagai daerah. Faktor lainnya adalah adanya pemanasan global yang menyebabkan potensi bencana alam, kejahatan-kejahatan konvensional termasuk penggunaan senjata api dan

601 kecelakaan lalu lintas disebabkan tingginya minat masyarakat merayakan tahun baru maupun ekses-ekses gangguan kamtibmas lainnya seperti narkoba dan petasan. Hadirin peserta hormati, apel gelar pasukan yang saya

Upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat berdasarkan potensi kerawanan dan menciptakan situasi kondusif inilah maka digelar berbagai operasi dari pusat hingga wilayah. Dalam kegiatan pengamanan tahun baru 2011 dalam wilayah kerja Kepolisian Resor Kota Bima akan dikerahkan seluruh personil dan mengelar pos pengamanan tahun baru di masing-masing wilayah. Pengamanan ini didukung oleh masyarakat dan instansi terkait dan terpadu dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai. Untuk itu, dalam pengamanan tahun baru ini diharapkan kepada personil yang akan bertugas senantiasa mengutamakan koordinasi dan sinergi di antara intansi terkait. Aparat yang bertugas hihimbau untuk mengutamakan pencegahan daripada penegakan hukum, dan tindakan hukum untuk pencegahan serta operasi pelayanan kemanusiaan. Berkaitan dengan hal ini, aparat yang bertugas diminta agar menyiapkan mental dan waspada terhadap ancaman teror yang ingin menciptakan keresahan dan ketakutan dalam masyarakat. Ke depankan tindakan proaktif dan preventif sehingga kehadiran Polri di tengah masyarakat dapat menangkal dan mencegah setiap gangguan Kamtibmas yang mungkin akan timbul.

602 Laksanakan sweeping atau razia di tempat hiburan, waspadai dan antisipasi aksi tawuran antar warga, penyelewengan distribusi BBM, penimbunan sembako maupun potensi gangguan kamtibmas serta laksanakan evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2010. Evaluasi ini penting sebagai acuan dalam penyelenggaraan operasi lilin berikutnya sehingga dapat disusun konsep operasi dan pengamanan secara tepat dan akurat sesuai dengan hakekat ancaman yang dihadapi di lapangan. Hadirin peserta apel siaga yang saya hiormati, Demikian beberapa amanat yang dapat saya sampaikan pada kesempatan yang berbahagia ini dengan harapan bahwa kegiatan apel gabungan dalam rangka pengamanan tahun baru 2011 dapat berjalan lancar sesuai yang kita harapkan bersama. Semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, senantiasa memberikan hidayah dan kekuatan kepada kita semua dalam menciptakan Keamanan dan ketertiban di daerah kita tercinta ini. Sekian dan Terima Kasih Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu‘ Allaikum War. Wab.

Bupati Bima,

H. FERRY ZULKARNAIN, ST

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->