PEMERINTAH KOTA MALANG

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 4 MALANG
Jl. Tanimbar 22 Malang 65117  (0341) 353798, 320095 Fax (0341) 353798
www.smkn4-mlg.info e-mail :surat@smkn4-mlg.info
RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 04 Grafika Malang
Kelas/ Semester : X/1
Program keahlian : Semua jurusan
Standar Kompetensi : Mengidentifikasikan, menyelesaikan dan
menerapkan konsep matrik
Kompetensi Dasar : Mendeskripsikan macam-macam matriks
Alokasi Waktu : 4x 40 menit ( pertemuan1 )
Indikator : - pengertian matriks, notasi matriks,
baris,kolom elemen dan ordo matriks
- Macam-macam matriks
- Menentukan transpose suatu matriks
-Melakukan penjumlahan dan penguarangan
pada matrik
-Mengalikan matriks dengan bilangan scalar
I. Tujuan : Siswa dapat :
- menyebutkan definisi matirks dan contohnya
- menunjukkan baris, kolom, elemen dan ordo
suatu matriks
- menyebutkan macam-macam matriks
- dapat menuliskan transpose suatu matriks
- menjumlahkan matriks
No. Dok
: CM-7.5-1/ PJR-
A/MAT…..
Revisi : 0
- mengurangkan matriks
- mengalikan matriks dengan bilangan skalar
II. Materi Pemelajaran : Pengertian matriks dan operasi matriks
a. Lambang, baris, kolom , elemen, dan ordo pada
matriks
• Dengan beberapa contoh siswa diajak
menemukan definisi matriks
b. Kegiatan inti
1.Siswa diajak mempelajari LKS untuk mengetahui baris,
kolom,elemen dan ordo suatu matriks
2.Siswa diminta menyebutkan masing-masing satu contoh dari
macam-macam matriks setelah mempelajari LKS untuk mengetahui
macam-macam matriks
3.Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan
4. Matriks transpose
5.Penjumlahan dan pengurangan matriks
6. Perkalian matriks dengan bilangan skalar
III. Metode Pemelajaran : ° Metode Ekspositoro
° Metode Penugasan
• Kami memilih metode Ekspositori diatas karena kami menyesuaikan dengan
kondisional yang ada, dengan tujuan pencapaian pemelajaran yang maksimal
dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari . Metode Ekspositori yaitu
guru berbicara pada awal pelajaran ,menerangkan materi dan contohyang
disesuaikan dengan pokok bahasan saat itu diberikan kepada siswa.dan pada
waktu yang diperlukan saja,murid disini tidak mendengar saja dan membuat
catatan saja akan tetapi membuat soal latihan dan bertanya kalau tidak
mengerti dan guru dapat memeriksa pekerjaan siswa secara
individual,menjelaskan lagi kepada murid secara individu atau klasikal. Dapat
dikatakan bahwa metode Ekspositori adalah cara mengajar yang paling efektif
dan efisien.
• Untuk lebih berhasil lagi menurut kami yang berikutnya yaitu kami
menggunakan metode Pemberian tugas yang sesuai sekali dengan
pengajaran matematika, metode tugas yaitu pekerjaan rumah yang
diartikan sebagai latihan penyelesaian soal-soal. Kecuali ini, dapat pula
menyuruh murid mempelajari lebih dulu topik yang akan dibahas yang
sesuai dengan materi yang akan diberikan olehguru/pokok bahasan yang
akan diberikan. Metode tugas mensyaratkan adanya pemberian tugas
dan adanya pertanggungjawaban dari murid Tugas ini dapat berbentuk
suruhan-suruhan guru seperti contoh, tetapi dapat pula timbul dari
inisiatif siswa setelah disetujui oleh guru. Hasilnya dapat lisan atau
tulisan ,dalam hal ini memang kadang menimbulkan kesukaran bagi
guru, apabila tugas dalam bentuk kelompok permasalahannya apakah
semua siswa betul-betul aktif berperan, dalam hal ini guru dapat
mengecek anggota kelompok apakah aktif atau tidak yang sesuai dengan
nama yang tercantum, agar penilaian lebih obyektif apakah tugas
tersebut individu atau kelompok dan menimbulkan rasa tanggung jawab
maka perlu dicek dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai
hasil pekerjaan yang dikumpulkan dan sesuai dengan materi yang
diberikan.
IV.Langkah-langkah Pemelajaran :
Pertemuan Ke-1
A. Kegiatan pendahuluan (kegiatan awal)
• Dengan tanya jawab siswa mengingat
kembali definisi matriks dan ordo matriks
B. Kegiatan inti
1. Lambang, baris, kolom , elemen, dan ordo pada matriks
2. Dengan beberapa contoh siswa diajak menemukan definisi matriks
3. Siswa diajak mempelajari modul untuk mengetahui baris, kolom,
elemen
dan ordo suatu matriks
4. Siswa diminta menyebutkan masing-masing satu contoh dari macam
macam matriks setelah mempelajari modul untuk mengetahui
macam- macam matriks
5. Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan yang ada pada LKS
6. Siswa diberi penjelasan tentang bagaimana menentukan transpose
suatu matriks
7. Siswa diminta mempelajari modul untuk mengetahui prosedur
penjumlahan dan penguarngan matriks
8. Siswa diberi contoh bagaimana mengalikan matriks dengan bilangan
skalar sambil mempelajari contoh yang ada di modul
9. Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan
10. Guru memberikan PR yang ada di LKS
Materi pemelajaran:
a.Notasi matriks
Matrik adalah susunan sekelompok bilangan dalam suatu jajaran berbentuk
persegi panjang yang diatur berdasarkan baris dan kolom, dan diletakan diatara
dua tanda kurung

Bentuk umum sebuah matriks adalah :
]
]
]
]
]
]

mn m m
n
n
a a a
a a a
a a a
...
.
...
...
2 1
2 22 21
1 12 11
Baris

Kolom
a
mn
adalah elemen atau unsur matriks yang terletak pada baris ke-m
dan
kolom ke-n
Contoh :
Diketahui matriks
A =
]
]
]
]
]
]




− −
5 2 1 2 4
6 1 3 0 3
4 0 4 6 1
5 2 1 3 2
Banyaknya baris dan kolom pada matriks A berturut-turut adalah:
Pembahasan:
Baris adalah susunan bilangan-bilangan mendatar (horizontal) dalam matriks
Pada matrik A banyaknya baris = 4
Banyaknya kolom =5
b.Istilah dalam matriks
1. Ordo matriks
Ordo atau ukuran dari suatu matriks ditentukan oleh banyak baris dan banyak
kolom
dari matriks itu. Jika matriks A terdiri atas-m baris dan-n kolom, maka matriks A
dikatakan berordo m x n dan ditulis A
mxn
A
m x n
=
]
]
]
]
]
]

mn m m
n
n
a a a
a a a
a a a
...
.
...
...
2 1
2 22 21
1 12 11
Berdasarkan banyaknya baris dan banyaknya kolom, matriks dibedakan menjadi
a. Matriks baris adalah matriks yang terdiri atas satu baris
Contoh : P=
[ ] 2 3 6 −
b. Matriks kolom adalah matriks yang hanya terdiri atas satu kolom
Contoh : p=
]
]
]
]
]


0
1
2
c. Matriks persegi adalah matriks dengan benyak baris sama dengan banyak
kolom
Matriks bujur sangkar atau persegi adalah matrik yang jumlah baris dan
kolomny sama.
Contoh : A
(2x2)
=
]
]
]

5 7
3 0
B
(3x3)
=
]
]
]
]
]

2 1 3
8 5 4
2 3 1
d. Matriks Identitas (I)
Matriks identitas adalah matriks bujur sangkar yang elemen diagonal
utamanya
adalah satu dan elemen lainnya nol
Contoh : I
(2x2)
=
]
]
]

1 0
0 1
I
(3x3)
=
]
]
]
]
]

1 0 0
0 1 0
0 0 1
e. Matriks Diagonal
Matriks diagonal ada dua macam yaitu :
1. Matriks Diagonal Utama
Matriks diagonal utama ádalah matriks yang eleven pada diagonal
uatamanya ada yang bukan bilangan nol sedang eleven lainnya nol.
Contoh : A =
]
]
]

8 0
0 0
B =
]
]
]
]
]

2 0 0
0 0 0
0 0 3

2. Matriks Diagonal Kedua
Matriks diagonal kedua adalah matriks yang elemen diagonal keduanya ada
yamg tidak nol dan elemen lainnya nol.
Contoh : A =
]
]
]
]
]

0 0 1
0 0 0
2 0 0

f. Matriks Segitiga
Matriks segi tiga ada dua macam yaitu:
1. Matriks segi tiga atas.
Contoh : A =
]
]
]
]
]



1
2 3
0 4 2
2. Matriks segitiga bawah
Contoh : A =
]
]
]
]
]


3 4 2
0 0 2
0 0 1

g. Kesamaan Dua Matriks
Dua matriks dikatakan sama,jika ordo dan elemen yang seletak bernilai sama
Contoh :
Tentukan x, y, dan z dari persamaan matriks berikut

]
]
]

y z
x
3 2
6 6 3
=
]
]
]

− 4 1 2
6 6 15
Penyelesaian :
Tiap elemen seletak dari kedua matriks harus sama nilainya.
Diperoleh 3x = 15 3y = 4 z = -1
⇔ x = 5 ⇔ y =
3
4
Jadi nilai x = 5, y =
3
4
, dan z = -1
h. Transpos matriks
Transpos matriks adalah sebuah matris baru yang disusun dengan cara
menuliskan
Baris pertama matriks menjadi kolom pertama matriks baru.
Penulisan dilambangkan dengan
A′ atau A
T
( dibaca A aksen atau A transpos atau putaran A )
Contoh: A =
]
]
]

− 0 1
3 1
tentukan transpose matriks A
A
T
=
]
]
]


0 3
1 1
Contoh : A =
]
]
]

3 2 1
4 5 6
maka A
t
=
]
]
]
]
]

3 4
2 5
1 6
i. Pejumlahan dan Pengurangan Matriks :
Dua buah matriks bisa dijumlah atau dikurangi apabila kedua matriks
tersebut mempunyai ordo yang sama. Sedang cara mengopersikannyaadalah
penjumlahan atau mengurangi elemen-elemen yang seletak.

Contoh : A =
]
]
]

4 3
2 1
, B =
]
]
]

− − 1 2
1 2

Maka A + B =
]
]
]

4 3
2 1
+
]
]
]

− − 1 2
1 2
=
]
]
]

− + − +
+ +
) 1 ( 4 ) 2 ( 3
1 2 2 1
=
]
]
]

3 1
3 3

Sedang A-B =
]
]
]

4 3
2 1
-
]
]
]

− − 1 2
1 2
=
]
]
]

− − − −
− −
) 1 ( 4 ) 2 ( 3
1 2 2 1
=
]
]
]


5 5
1 1
j. Perkalian Matriks:
a).Perkalian Matriks dengan Skalar(bilangan real)
Pandanglah matriks A =
]
]
]

4 3
2 1
. Berdasarkan aturan penjumlahanmatriks
maka diperoleh :
A +A =
]
]
]

4 3
2 1
+
]
]
]

4 3
2 1
=
]
]
]

8 6
4 2
=
]
]
]

4 2 3 2
2 2 1 2
x x
x x
Matriks
]
]
]

4 2 3 2
2 2 1 2
x x
x x
dapat ditulis sebagai 2
]
]
]

4 3
2 1
= 2A

Dengan demikian jika A adalah sebuah matriks dan k adalah sebuah skslar
( bilangan real ),maka (k.A ) adalah matriks baru yang diperoleh dari hasil
perkalian k dengan elemen-elemen matriks A.
b). Perkalian Matriks dengan Matrik
Aturan perkalian matriks adalah mengalikan tiap elemen pada baris matriks
sebelah kiri dengan tiap elemen pada kolom matriks sebelah kana,kemudian
hasilnya dijumlahkan
Aturan secara umum :
1. Jika diketahui matriks-matriks A =
]
]
]

d c
b a
dan B =
]
]
]

q
p
maka perkalian
A demgan B adalah sebagai berikut :
A . B =
]
]
]

d c
b a

]
]
]

q
p
=
]
]
]

+
+
dq cp
bq ap
Syarat dua buah matriks A dan B dapat dikalikan apabila :
Banyaknya kolom matriks A = banyaknya baris matriks B
2. Jika diketahui matriks A =
]
]
]

d c
b a
dan B =
]
]
]

s r
q p

maka perkalian A dengan B ditentukan dengan :
A . B =
]
]
]

]
]
]

s r
q p
d c
b a
=
]
]
]

+ +
+ +
ds cq dr cp
bs aq br ap
Contoh :
Diketahui matriks A =
]
]
]


0 2
1 1
dan B =
]
]
]


1 2
1 3
Tentukan A . B
Jadi A+A = 2A, dengan demikian A+A+A = 3A , dan seterusnys.
Penyelesaian :
A . B =
]
]
]

+ − +
− + − − +
·
]
]
]


]
]
]


1 . 0 ) 1 .( 2 2 . 0 3 . 2
1 ). 1 ( ) 1 .( 1 2 ). 1 ( 3 . 1
1 2
1 3
.
0 2
1 1
=
]
]
]



·
]
]
]

+ − +
− − −
2 6
2 1
0 2 0 6
1 1 2 3
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku
lainnnyqa yang Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi RIANI TRIAGENG A, S.Si
NIP. 195304201979031008
Lampiran pemelajaran 1
Tugas belajar 1

1. Diketahui matriks A =
]
]
]
]
]


− −
− −
6 9 1 5
1 8 3 2
2 7 6 4
Tentukan elemen :
a. baris ke-3
b. kolom ke-2
c. baris ke-1 kolom ke-3
d. baris ke-2 kolom ke-4
e. baris ke-2 kolom ke-2
Jawab :................................................................................

2. Tentukan nilai x dan y dari
]
]
]

− x y
x
4 3 8
7 2
=
]
]
]

−6 8
7 6
Jawab :
2x = 6

x = …..
3y-4x = -6

3y = ……
y = ……
3. Diketahui matriks A =
[ ] 3 1 0 −
Tentukan A
t
¡
Jawab : A
t
=
]
]
]
]
]

Soal Latihan : 1
1. Berilah masing-masing dua contoh matriks :
a. baris
b. diagonal
c. kolom
2. Diketahui matriks A =
]
]
]
]
]


1 4 5 2
6 7 6 7
5 2 3 9
Tentukan :
a. ordo matriks
b. kolom ke-1 baris ke-2
c. banyaknya elemen matriks
3. Tentukan pasangan matriks yang memiliki jumlah elemen sama banyak
a. A =
]
]
]
]
]


3 3
2 7
0 2
b. B =
]
]
]

−1 7 2
3 9 5
c. C =
]
]
]

− −

5 2 3
7 6 1
d. D =
]
]
]

− 7 1
3 2

4. Matriks A mempunyai susunan sebagai berikut :
- Elemen –elemen pada kolom pertama adalah -5, 4 , dan 3
- Elemen –elemen pada kolom kedua adalah 7,11, dan 0
PEMERINTAH KOTA MALANG
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 4 MALANG
Jl. Tanimbar 22 Malang 65117  (0341) 353798, 320095 Fax (0341) 353798
www.smkn4-mlg.info e-mail :surat@smkn4-mlg.info
No.
Dok
:CM-7.5-1/PJR-
MAT/08
Revisi :0
RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARAN (RPP)
Satuan Pendidikan : SMK Negeri 04 Grafika Malang
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas / Semester : X / I
Program Keahlian : Semua program Keahlian
Alokasi Waktu : 8 x 40 menit ( 2 pertemuan )
Standar Kompetensi : Menerapkan konsep Matriks dalam memecahkan masalah
Kompetensi Dasar : Menentukan determinan dan invers mtriks
Indikator :
1. Menjelaskan pengertian determinan matriks.
2. Menetukan invers matriks berordo 2 x 2
3. Menentukan minor,kofaktor ,dan adjoin matriks
4. Menentukan invers matriks ordo 3 x 3
5. Menerapkan matriks dalam persamaan linear.
I..Tujuan Pemelajaran
Setelah mempelajari uraian pada kegiatan belajar ini,diharapkan siswa dapat dapat
:
1. Menjelaskan pengertian determinan matriks.
2. Menentukan determinan dan invers matriks ordo 2x 2
3. Mejelaskan pengertian minor,kofaktor, dan adjoin matriks.
4. Menetukan determinan dan invers matriks ordo 3 x 3
5. Menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan matriks.
II. Materi Pemelajaran
1. Determinan matriks
2. Minor,Kofaktor ,dan Adjoin Matriks
3. Invers Matriks
4. Aplikasi pada persamaan linear
III. Metode pemelajaran
Metode Pembelajaran : Pemberian tugas ,diskusi,tanya jawab dan
ceramah.
IV. Langkah-langkah pemelajaran
Pertemuan ke-2
A. Pendahuluan (Kegiatan awal)
1. Memberikan kesempatan pada siswa bertanya tentang materi sebelumnya yang
Belem dimengerti.
2. Membahas soal PR yang Belem dapat diselesaikan oleh siswa .
3. Menyampaikan tujuan pembelajaran
B. Kegiatan Inti :
1. Guru menjelaskan pengertian determinan matriks ordo 2 x 2 .
2. Diberikan contoh soal tentang diterminan matrik berordo 2 x 2 pada siswa
3. Siswa diminta untuk membuat contoh determinan matriks yang lain.
4. Siwa mediskusikan determinan matriks berordo 3 x 3 berdasarkan
determinan matriks berordo 2 x 2 dengan bimbingan guru.,menggunka
”menjabarkan mengikuti baris dan kolom” maupun menggunakan ”Aturan
Sarrus”.
5. Siswa diminta untuk menyimak contoh soal dengan baik ,kemudian mencoba
menyelesaikan soal-soal tentang determinan matriks berordo 3 x 3.
6. Guru menjelaskan pengertian minor, kofaktor dan adjoin matriks pada siswa.
7. Diberikan contoh soal pada siwa untuk disimak dengan baik-baik kemudian
men coba sendiri bersama kelompok atau individu.
8. Memberikan contoh dua matriks yang saling invers kemudian meminta siwa
untuk mengalikan satu sama lain ,setelah itu dikalikan lagi denga
menukarkan
letak matriks yang pertama dengan yang kedua,lalu diamati hasilnya.
9. Siswa mengambil kesimpulan tentang hasil kali kedua matriks pada langkah 8
kemudian guru membantu siswa untuk memperoleh pengetian incers matriks
berordo 2 x 2.
10. Siswa diminta untuk menetukan pengertian invers matriks berordo 3 x 3
berdasar pengertian matriks berordo 2 x 2.
11. Guru menjelaskan bahwa invers matriks bisa digunakan untuk menyelesaikan
sistem persamaan linear dua peubah maupun tiga peubah.
12. Memberikan contoh soal tentang aplikasi matriks .
Materi Pemelajaran
a.Determinan Matriks Ordo 2 x 2

Jika matriks A =
]
]
]

d c
b a
maka determinan matriks A (ditulis det A) adalah

det A =
d c
b a
= (ad –bc )

Contoh : Diketahui A =
]
]
]



4 5
2 3
dan B =
]
]
]
]



2
3
2
5
1 2

Tentukan det A dan det B
Penyelesaian:
Det A =
]
]
]



4 5
2 3
= 3 (-4) – (-2)5 = -12 +10 = -2
Det B =
]
]
]
]



2
3
2
5
1 2
= 2
,
`

.
|

2
3
- (-1)
2
5
= -3 +
2
5
= -
2
1
b. Determinan Matriks Ordo 3 x 3
Jika A adalah matriks bujur sangkar ordo 3x3 ditulis A =
]
]
]
]
]

33 32 31
23 22 21
13 12 11
a a a
a a a
a a a
Dengan a
ij
merupakan elemen-elemen matriks A untuk i,j = 1,2,3,...
deterrminan matriks A dapat dihitung dengan cara

1. Menjabarkan mengikuti kolom atau baris
Nilai determinan matriks A dapat ditentukan dengan cara menjabarkan
mengikuti
Baris atau kolom tertentu,sehingga :

det A = a11
23 22
13 12
31
33 32
13 12
21
33 32
23 22
a a
a a
a
a a
a a
a
a a
a a
+ −
Tanda a
ij
: negatif, jika ( i+j ) genap
Tanda a
ij
: positif , jika ( i+j ) ganjil

Jadi det A = a
11
(a
22
.a
33
– a
23
.a
32
)

- a
12
(a
21
.a
33
–a
23
a
31
) + a
13
(a
21
.a
32
– a
22
.a
31
)

2. Aturan Sarrus
Cara lain untuk menghitung determinan matriks ordo 3x3 adalah dengan meng-
Gunakan aturan Sarrus ;
det A =
23 31
22 21
12 11
33 32 31
23 22 21
13 12 11
a a
a a
a a
a a a
a a a
a a a

det A = ( a
11
.a
22
.a
33
+ a
12
.a
23
a
31
+ a
13
.a
21
.a
32
) –
( a
13
.a
22
.a
31
+ a
11
.a
23
.a
32
+ a
12
.a
21
.a
33
)
Contoh :
Diketahui matriks A =
]
]
]
]
]

1 2 3
4 1 2
3 2 1
Tentukan determinan matriks A dengan cara:
a. Dijabarkan menggunakankolom pertama.
b. Aturan Sarrus.
Penyelesaian :
a. det A dijabarkan mengikuti kolom pertama :
det A = 1
4 1
3 2
3
1 2
3 2
2
1 2
4 1
+ −
= 1 ( 1- 8 ) – 2(2 – 6) + 3 (8 – 3)
= 1 (-7) – 2(-4) + 3(5)
= -7 + 8 + 15
= 16
b. det A dihitung dengan menggunakan aturan Sarrus:
det A =
2 3
1 2
2 1
1 2 3
4 1 2
2 2 1
= (1 + 24 + 12) – (9 + 8 + 4)
= 37 – 21
= 16
c. Minor, Kofakor, dan Adjoin Matriks
1. Minor Matriks A
Minor baris ke i kolom ke j dari matriks A ditulis M
ij
adalah determina
matriks A, setelah baris ke i dan kolom ke j dari matriks A dihapus
2. Kofaktor Matriks A
Kofaktor baris ke i kolom ke j dari matriks A ditulis K
ij
adalah :

K
ij
= (-1)
i+j
│ M
ij

3. Adjoin Matriks A
Adjoin matriks A adalah tranpose matriks kofaktor dari matriks A
Contoh :
Jika A =
]
]
]
]
]

1 2 3
4 1 2
3 2 1
,tentukan semua minor,kofaktor,dan adjoin matriks A
Penyelesaian :
Minior-minor dari secara umum adalah minor A
ij
= │M
ij

Minor A
11
= │M
11

=
1 2
4 1
= 1.1 – 4.2 = 1 – 8 = -7
Minor A
12
= │M
12

=
1 3
4 2
= 2.1 – 4.3 = 2 – 12 = -10
Minor A
13
= │M
13

=
2 3
1 2
= 2.2 - 3.1 = 4 - 3 = 1
Minor A
21
= │M
21

=
1 2
3 2
= 2.1 - 3.2 = 2 - 6 = -4
Minor A
22
= │M
22

=
1 3
3 1
= 1.1 - 3.3 = 1 - 9 = -8
Minor A
23
= │M
23

=
2 3
2 1
= 1.2 - 2.3 = 2 - 6 = -4
Minor A
31
= │M
31

=
4 1
3 2
= 2.4 - 3.1 = 8 - 3 = 5
Minor A
32
= │M
32

=
4 2
3 1
= 1.4 - 3.2 = 4 - 6 -2
Minor A
33
= │M
33

=
1 2
2 1
= 1.1 - 2.2 = 1 - 4 = -3
Kofaktor K
ij
= kofaktor minor A
ij
= (-1)
i+j
│M
ij

K
11
= (-1)
1+1
│M
11
│ = (1).(-7) = -7
K
12
= (-1)
1+2
│M
12
│ = (-1) (-10) = 10
K
13
= (-1)
1+3
│M
13
│ = (1) (1) = 1
K
21
= (-1)
2+1
│M
21
│ = (-1) (-4) = 4
K
22
= (-1)
2+2
│M
22
│ = (1) (-8) = -8
K
23
= (-1)
2+3
│M
23
│ = (-1) (-4) = 4
K
31
= (-1)
3+1
│M
31
│ = (1) (5) = 5
K
32
= (-1)
3+2
│M
32
│ = (-1) (-2) = 2
K
33
= (-1)
3+3
│M
33
│ = (1) (-3) -3
Jadi ,Adjoin A =
]
]
]
]
]




3 2 5
4 8 4
1 10 7
d.Invers Matrik
1. Invers Matriks ordo 2x2
Jika matriks A =
]
]
]

d c
b a
maka invers matriks A ditulis A
-1
adalah
A
-1
=
]
]
]



− a c
b d
bc ad
1
dengan syarat det A ≠ 0
Jika det A = 0, maka matriks A disebut matriks singular ,dab matriks A tidak
mempunyai invers.
Contoh :
Tentukan determinan dan invers matriks berikut :
a). A =
]
]
]

4 2
5 3
b). B =
]
]
]



6 3
8 4
Penyelesaian :
a). Det A =
4 2
5 3
= 3.4 - 5.2 = 12 – 10 = 2
A
-1
=
]
]
]



− a c
b d
bc ad
1
=
]
]
]
]
]



·
]
]
]



2
3
1
2
5
2
3 2
5 4
2
1
b). Det B =
6 3
8 4


= (-4).6 - 8.(-3) = -24 + 24 = 0
Karena det B = 0 ,maka matriks B tidak mempunyai invers.(matriks singular).
2. Invers Matriks ordo 3x3
Invers matriks ordo 3x3 adalah A
-1
=
adjoinA
A det
1
Contoh :
Jika matriks A =
]
]
]
]
]

1 2 3
4 1 2
3 2 1
dengan menggunakan adjoin matriks yang telah
Dihitung tentukan innvers matriks A
Penyelesaian;
Jika A =
]
]
]
]
]

1 2 3
4 1 2
3 2 1
dan adj A =
]
]
]
]
]




3 4 1
2 8 10
5 4 7
maka
A
-1
=
]
]
]
]
]
]
]
]




·
]
]
]
]
]




16
3
4
1
6
1
8
1
2
1
8
5
16
5
4
1
16
7
3 4 1
2 8 10
5 4 7
16
1

e.Menyelesaikan Persamaan Linier Dengan Matriks
1. Persamaan Linear Dua Peubah
Contoh :
Selesaikan persamaan linear berikut dengan cara matriks

¹
'
¹
· −
· +
0 2
3
y x
y x
Penyelesaian :

¹
'
¹
· −
· +
0 2
3
y x
y x
apabila dinyatakan dalam bentuk perkalian matriks adalah

]
]
]

·
]
]
]

]
]
]

− 0
3
1 2
1 1
y
x

]
]
]

]
]
]


− −
− −
·
]
]
]

y
x
y
x
1 2
1 1
2 . 1 ) 1 .( 1
1
=
]
]
]

·
]
]
]




·
]
]
]

+ −
− + −
− − 2
1
6
3
3
1
0 ). 1 ( 3 ). 2 (
0 ). 1 ( 3 ). 1 (
2 1
1

C.Kegiatan Akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKSl SMK, dan buku lain
yang Relevan,LCD
VI.penilaian
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi Dra.Sujarwati
NIP. 195304201979031008 NIP.196305312008012001
UJI KOMPETENSI
A. Berilah tanda silang ( x ) pada jawaban a, b, c, d atau e yang
kamu anggap paling benar!
1.Determinan matriks
]
]
]
]
]

·
6 2 1
5 1 2
4 3 1
A
adalah ……a. 10 b. 12 c. 13 d.
-13 e. -12
2.Jika
]
]
]

·
2 4
3 7
R
, maka det (R) adalah …… a. 1 b. 2 c. 3 d.
4 e. 5
3.Ordo matriks B =

,
`

.
|



5 1 3 2
4 2 2 0
3 0 1 1
adalah…a. 2 b.. 3x4 c.. 4x4 d.7 e.
4x3
4. 2

,
`

.
|

− +

,
`

.
|

− −

,
`

.
|

− −
0 1
1 1
0 2
1 0
1 2
1 2
3
2 3
2 4
1 7
=..
a.

,
`

.
|

− −
1 5
6 3
5 18
b.

,
`

.
|
− −

5 18
6 3
1 5
c.

,
`

.
|

− −
1 6 5
5 3 18
d.

,
`

.
|


− −
1 5
6 3
5 18
e

,
`

.
|
− −

5 3 18
1 6 5
.
5. Diketahui matriks
]
]
]

·
3 4
1 2
S
. Nilai k yang memenuhi k.det (S
T
) = det (A
-
1
) adalah….
a.
2
1
b.
4
1
c.
3
2
d.
3
2
− e.
4
1

6.Jika invers dari matriks A adalah
]
]
]

1 1
2 4
maka matriks A adalah….
a.
]
]
]
]
]


2
2
1
1
2
1
b.
]
]
]
]


3
1
3
2 1
c.
]
]
]
]
]



2
2
1
1
2
1
d.
]
]
]
]

− − 2 1
2
1
2
1
e.
]
]
]
]
]

− −

2
2
1
1
2
1
7.Invers matriks
]
]
]



4 2
3 2
adalah…
a.
]
]
]

2 1
1 2
b.
]
]
]
]

1 1
2
3
2
c.
]
]
]
]


1 1
2
3
2
d.
]
]
]
]


2
3
1
1 2
e.
]
]
]
]

1 1
2
2
3
8.iketahui
]
]
]
]
]

− −


·
5 2 2
3 2 1
4 3 2
A
, tentukan det (A)
a. 15 b. 31 c. 13 d. 51 e. 10
9.Jika diketahui A =

,
`

.
| −
5 2 3
0 1 2
dan B =

,
`

.
|


2 1 2
2 0 1
,maka (2A + B)
T
= a.

,
`

.
| −
2 3 8
7 2 3
b.

,
`

.
|
− 7 2 3
2 3 8
c.

,
`

.
| − −
2 5 8
7 2 5
d.

,
`

.
|

7 2
3 2
8 3
e.

,
`

.
|


7 2
2 5
5 8
10.Matriks A =

,
`

.
|
12 4
2 4
dan B =

,
`

.
|
y
x
4 6
2 2
,Jika A = B, harga-harga x dan y
adalah
a.x = 2 , y = -3 b. x = -2, y = 3 c.x = 2, y = 3 d. x = -3, y = 2 e.x =-2, y = -3
11. 2

,
`

.
|−
·

,
`

.
|


+

,
`

.
| +
0 10
2 7
2
2 5
2 6
5 3 3
c
b a
, Nilai a,b, dan c berturut-turut adalah..
a.–2,-1,dan –4 b.2,1, dan 4 c.–4,-2 dan –1 d.4,2 dan 1 e.–2,-4 dan -1
12.Jika matriks
]
]
]

·
]
]
]

− −

·
]
]
]



·
7 4
5 3
5 10
1 5
,
4 1
2 1
danC B
k
A
Nilai k yang memenuhi 2A
+ B = adalah…
a. -4 b. -6 c. 4 d. 6 e. -1
13.Jika
]
]
]


·
]
]
]

]
]
]



2
3
6 4
4 1
y
x
, maka nilai xdan y adalah ….
a. 1 dan 1 b. 2 dan 2 c. 1 dan 2d. 2 dan 1 e.1 dan -1
14. Diketahui A =

,
`

.
| +
2 8
1 3 2x
, dan B =

,
`

.
|


4 2
3 2
, agar |A|=|B|nilai x
yang memenuhi adalah…
a.–3 b. –1 c.1 d.2 e. 4
15.Matriks P yang memenuhi
]
]
]

·
]
]
]

3 4
1 2
2 1
4 3
P
adalah ….
a.
]
]
]

− −
4 5
5 6
b.
]
]
]


4 5
5 6
c.
]
]
]


5 5
4 6
d.
]
]
]

4 5
5 6
e.
]
]
]

−6 5
5 4
16.Diketahui matriks A =

,
`

.
|


2
2 4
2
1
dan B =

,
`

.
|−
1 5
10 12
,maka A
2
+ B = …
a.

,
`

.
|
5 5
15 1
4
1
b.

,
`

.
|
6 8
22 5
c.

,
`

.
|


3 5
14 28
4
1
d.

,
`

.
|
−2 4
6 3
e.

,
`

.
| −
6 2
2 5
17.Jika A matriks persegi yang memenuhi :
2A -

,
`

.
|

·

,
`

.
| −
3 6
7 5
5 2
1 3
,maka A = …
a.

,
`

.
|
1 3
4 4
b.

,
`

.
|
4 2
3 1
c.

,
`

.
|
1 4
3 4
d.

,
`

.
|
4 3
2 1
e.

,
`

.
|
2 8
6 8
18.Nilai dari
..
1
0
4
3 2 1
1 0 3
3 1 2
·

,
`

.
|

,
`

.
|
a.

,
`

.
|
3 0 4
1 0 12
3 0 8
b.

,
`

.
|
6
0
24
c.
( ) 6 0 24
d.

,
`

.
|
7
13
11
e.
( ) 7 13 11
19. Diketahui matriks A =

,
`

.
|


2
2 4
2
1
dan B =

,
`

.
|−
1 5
10 12
,maka A
2
+ B = …
a.

,
`

.
|
5 5
15 1
4
1
b.

,
`

.
|
6 8
22 5
c.

,
`

.
|


3 5
14 28
4
1
d.

,
`

.
|
−2 4
6 3
e.

,
`

.
| −
6 2
2 5
20.Diketahui A =

,
`

.
|
3 1
5 2
dan B =
( ) 4 2 −
, jika berlaku XA = B,maka matriks X
=..
a. a.
( ) 16 19 −
b.

,
`

.
|
−19
16
c.
( ) 19 16 −
d.

,
`

.
|−
16
19
e.

,
`

.
|


19
16
Keterangan untuk evaluasi/uji kompetensi sebagai berikut:
1.Skor 4 (86-100) bila masing-masing aspek yang dinilai betul-betul baik
2 Skor 3 ( 71-85) bila masing-masing aspek yang dinilai belum begitu bagus
3 Skor 2 (56-70) bla masing-masing aspek yang dinilai masih kurang bagus
4. Skor 1 (... ≤55) bila masing-masing aspek yang dinilai tidak bagus
Jika siswa mendapatkan nilai < 70, maka siswa tersebut harus remedial
Jika siswa yang remedial tiga kali belum lulus, maka di beri tambahan khusus
di luar jam belajar mengajar.

KUNCI UJI KOMPETENSI:
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK,LKS SMK dan buku lain yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi KESI WIDHIATI,S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP. -

C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK,LKS SMK, dan buku lain yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi RIANI TRIAGENG NJARSASI,S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP. –
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi KHUSNUL CHOTIMAH,S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP. –

C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi NUNGKY KUSUMA DEWI,S.Si
NIP. 195304201979031008 NIP. –
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi KURNIANING DYAS DWI A,S.Si
NIP. 195304201979031008 NIP. -
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi SALIS FAUZI,S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP.196403102008011008
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi AULIA DIAN PUSPITA H,S.Si
NIP. 195304201979031008 NIP.198509222010012021
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK, LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi I WAYAN SETIADY,S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP.196804292005011006
C. Kegiatan akhir
1. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.
2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.
V. Alat/Bahan Sumber Belajar
1. Alat/Bahan : Alat tulis
2. Sumber Belajar : Buku mtematika untuk SMK,LKS SMK, dan buku lai yang
Relevan dan LCD
VI.penilaian (terlampir)
Penilaian proses dari hasil perkembangan, pemahaman dan pekerjaan siswa
Mengetahui, Malang, 14 Juli 2010
Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran


Drs. H.SUPANDI,S.Pd,MSi RIZKY ADITYA NUGRAHA, S.Pd
NIP. 195304201979031008 NIP.198309272009031005

- mengurangkan matriks - mengalikan matriks dengan bilangan skalar II. Materi Pemelajaran a. matriks • b. Dengan beberapa contoh siswa diajak menemukan definisi matriks Kegiatan inti kolom,elemen dan ordo suatu matriks 2.Siswa diminta menyebutkan masing-masing satu contoh dari macam-macam matriks setelah mempelajari LKS untuk mengetahui macam-macam matriks 3.Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan 4. Matriks transpose 5.Penjumlahan dan pengurangan matriks 6. Perkalian matriks dengan bilangan skalar III. Metode Pemelajaran : ° Metode Ekspositoro ° Metode Penugasan • Kami memilih metode Ekspositori diatas karena kami menyesuaikan dengan kondisional yang ada, dengan tujuan pencapaian pemelajaran yang maksimal dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-hari . Metode Ekspositori yaitu guru berbicara pada awal pelajaran ,menerangkan materi dan contohyang disesuaikan dengan pokok bahasan saat itu diberikan kepada siswa.dan pada waktu yang diperlukan saja,murid disini tidak mendengar saja dan membuat catatan saja akan tetapi membuat soal latihan dan bertanya kalau tidak mengerti dan guru dapat memeriksa pekerjaan siswa secara individual,menjelaskan lagi kepada murid secara individu atau klasikal. Dapat dikatakan bahwa metode Ekspositori adalah cara mengajar yang paling efektif dan efisien. • Untuk lebih berhasil lagi menurut kami yang berikutnya yaitu kami menggunakan metode Pemberian tugas yang sesuai sekali dengan pengajaran matematika, metode tugas yaitu pekerjaan rumah yang diartikan sebagai latihan penyelesaian soal-soal. Kecuali ini, dapat pula menyuruh murid mempelajari lebih dulu topik yang akan dibahas yang sesuai dengan materi yang akan diberikan olehguru/pokok bahasan yang 1.Siswa diajak mempelajari LKS untuk mengetahui baris, : Pengertian matriks dan operasi matriks Lambang, baris, kolom , elemen, dan ordo pada

akan diberikan. Metode tugas mensyaratkan adanya pemberian tugas dan adanya pertanggungjawaban dari murid Tugas ini dapat berbentuk suruhan-suruhan guru seperti contoh, tetapi dapat pula timbul dari inisiatif siswa setelah disetujui oleh guru. Hasilnya dapat lisan atau tulisan ,dalam hal ini memang kadang menimbulkan kesukaran bagi guru, apabila tugas dalam bentuk kelompok permasalahannya apakah semua siswa betul-betul aktif berperan, dalam hal ini guru dapat mengecek anggota kelompok apakah aktif atau tidak yang sesuai dengan nama yang tercantum, agar penilaian lebih obyektif apakah tugas tersebut individu atau kelompok dan menimbulkan rasa tanggung jawab maka perlu dicek dengan mengajukan beberapa pertanyaan mengenai hasil pekerjaan yang dikumpulkan dan sesuai dengan materi yang diberikan. IV.Langkah-langkah Pemelajaran Pertemuan Ke-1 A. Kegiatan pendahuluan (kegiatan awal) • Dengan tanya jawab siswa mengingat kembali definisi matriks dan ordo matriks B. Kegiatan inti 1. Lambang, baris, kolom , elemen, dan ordo pada matriks 2. Dengan beberapa contoh siswa diajak menemukan definisi matriks 3. Siswa diajak mempelajari modul untuk mengetahui baris, kolom, elemen dan ordo suatu matriks 4. Siswa diminta menyebutkan masing-masing satu contoh dari macam macam matriks setelah mempelajari modul untuk mengetahui macam- macam matriks 5. Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan yang ada pada LKS 6. Siswa diberi penjelasan tentang bagaimana menentukan transpose suatu matriks 7. Siswa diminta mempelajari modul untuk mengetahui prosedur penjumlahan dan penguarngan matriks 8. Siswa diberi contoh bagaimana mengalikan matriks dengan bilangan skalar sambil mempelajari contoh yang ada di modul 9. Siswa diminta mengerjakan soal-soal latihan :

. a1n  a2n     a mn  Baris Kolom n am adalah elemen atau unsur matriks yang terletak pada baris ke-m dan kolom ke-n Contoh : Diketahui matriks  2 3 − 1 − 2 5 1 6 4 0 − 4  A=  3 0 − 3 1 6    4 − 2 1 2 5 Banyaknya baris dan kolom pada matriks A berturut-turut adalah: Pembahasan: Baris adalah susunan bilangan-bilangan mendatar (horizontal) dalam matriks Pada matrik A banyaknya baris = 4 . .. .10. dan diletakan diatara dua tanda kurung Bentuk umum sebuah matriks adalah :  a11 a  21  .. Guru memberikan PR yang ada di LKS Materi pemelajaran: a.Notasi matriks Matrik adalah susunan sekelompok bilangan dalam suatu jajaran berbentuk persegi panjang yang diatur berdasarkan baris dan kolom..  a m1 a12 a 22 am2 ...

Contoh : A (2x2) 0 =  7 3 5  1  = 4 3  3 5 1 2 8  2  B (3x3) d. matriks dibedakan menjadi a.Istilah dalam matriks 1.Banyaknya kolom =5 b.  a m1 a12 a 22 am2 ... Matriks Diagonal .. Matriks persegi adalah matriks dengan benyak baris sama dengan banyak kolom Matriks bujur sangkar atau persegi adalah matrik yang jumlah baris dan kolomny sama. a1n  a2n     a mn  Berdasarkan banyaknya baris dan banyaknya kolom. ... Jika matriks A terdiri atas-m baris dan-n kolom.. Matriks kolom adalah matriks yang hanya terdiri atas satu kolom − 2   Contoh : p=  1    0  c. Matriks Identitas (I) Matriks identitas adalah matriks bujur sangkar yang elemen diagonal utamanya adalah satu dan elemen lainnya nol Contoh : I(2x2) 1 =  0 0 1  1  = 0 0  0 1 0 0 0  1  I(3x3) e. Ordo matriks Ordo atau ukuran dari suatu matriks ditentukan oleh banyak baris dan banyak kolom dari matriks itu. maka matriks A dikatakan berordo m x n dan ditulis A mxn  a11 a 21 Am x n =   . Matriks baris adalah matriks yang terdiri atas satu baris Contoh : P= [6 −3 2] b. .

y = ⇔ y= 4 . y. Contoh : 0  A = 0 1  0 0 0 2 0  0  f. Diperoleh 3x = 15 3y = 4 z = -1 4 3 ⇔ x= 5 Jadi nilai x = 5. Matriks Diagonal Utama Matriks diagonal utama ádalah matriks yang eleven pada diagonal uatamanya ada yang bukan bilangan nol sedang eleven lainnya nol. Matriks segitiga bawah 1  Contoh : A = − 2 2  0 0 4 0 0  3  g. Matriks Segitiga Matriks segi tiga ada dua macam yaitu: 1. Matriks Diagonal Kedua Matriks diagonal kedua adalah matriks yang elemen diagonal keduanya ada yamg tidak nol dan elemen lainnya nol. dan z = -1 3 . 0 Contoh : A =  0 0 8  3  B = 0 0  0 0 0 0 0  2  2.jika ordo dan elemen yang seletak bernilai sama Contoh : Tentukan x.Matriks diagonal ada dua macam yaitu : 1. − 2  Contoh : A =    4 3 0  2  −1  2. Matriks segi tiga atas. dan z dari persamaan matriks berikut 3 x 2  6 z 6 15   = 2 3 y  6 −1 6 4  Penyelesaian : Tiap elemen seletak dari kedua matriks harus sama nilainya. Kesamaan Dua Matriks Dua matriks dikatakan sama.

Transpos matriks Transpos matriks adalah sebuah matris baru yang disusun dengan cara menuliskan Baris pertama matriks menjadi kolom pertama matriks baru. Sedang cara mengopersikannyaadalah penjumlahan atau mengurangi elemen-elemen yang seletak.B =  − 2 Maka A + B =  3 2 2  + − 2 4  1  1+2  = 3 + ( −2) −1  2 +1  3  = 1 4 + (−1)  3 3  Sedang A-B =  3  1 2  2 4 − 2   1  1 −2  = 3 − (−2) −1  2 −1  −1  = 5 4 − (−1)  1 5  . 1  2 4  1  2 1 −1  Contoh : A =  3 . Pejumlahan dan Pengurangan Matriks : Dua buah matriks bisa dijumlah atau dikurangi apabila kedua matriks tersebut mempunyai ordo yang sama. Penulisan dilambangkan dengan A′ atau A T ( dibaca A aksen atau A transpos atau putaran A ) Contoh: A =  1 3  − 1 0   5 2 tentukan transpose matriks A AT =  3  1 −1 0  4 3  6  maka A = 5 4  t 6 Contoh : A =  1 1 2  3  i.h.

Dengan demikian jika A adalah sebuah matriks dan k adalah sebuah skslar ( bilangan real ). dengan demikian A+A+A = 3A . Jika diketahui matriks-matriks A =  c  a b p dan B =   maka perkalian d  q  A demgan B adalah sebagai berikut : A. Berdasarkan aturan penjumlahanmatriks 4  maka diperoleh : A +A =  3  1 2 1  + 3 4  2 x 2 2 2  = 6 4  4 2 x1  = 2 x3 8  1 2 x 2 2 x 4  2 = 2A 4  Matriks   dapat ditulis sebagai 2 3 2 x3 2 x 4  2 x1 Jadi A+A = 2A.A ) adalah matriks baru yang diperoleh dari hasil perkalian k dengan elemen-elemen matriks A. Perkalian Matriks dengan Matrik Aturan perkalian matriks adalah mengalikan tiap elemen pada baris matriks sebelah kiri dengan tiap elemen pada kolom matriks sebelah kana.B=  c  a b  p ap + bq   q  = cp + dq  d     Syarat dua buah matriks A dan B dapat dikalikan apabila : Banyaknya kolom matriks A = banyaknya baris matriks B 2. Perkalian Matriks: a). B=  c  a b  p d  r  ditentukan dengan : aq + bs  cq + ds   q ap + br  = cp + dr s  Contoh : Diketahui matriks A =  2  1 −1 3  dan B = 2 0  −1 Tentukan A . b). B 1   .maka (k. Jika diketahui matriks A =  c  a b p  dan B =  r d  q s  maka perkalian A dengan B A . dan seterusnys.j.Perkalian Matriks dengan Skalar(bilangan real) Pandanglah matriks A =  3  1 2 .kemudian hasilnya dijumlahkan Aturan secara umum : 1.

Alat/Bahan Sumber Belajar 1.( −1) + 0. Kepala Sekolah Malang. S.S.3 + ( −1). dan buku lainnnyqa yang Relevan dan LCD Mengetahui.MSi NIP.Pd. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.3 + 0 .1   − 2 =  =  6 + 0 − 2 + 0 6 − 2 C.SUPANDI.2 1  3 − 2 −1 −1  1 1. 0  2  −1  . Kegiatan akhir 1. Alat/Bahan 2. 2. H.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan. pemahaman dan pekerjaan siswa : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. V.B=  2  1 −1 3 .Si .Penyelesaian : A. 2 1  =  2 . Sumber Belajar VI.( −1) + ( −1). 1 2. 195304201979031008 RIANI TRIAGENG A. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Drs. LKS SMK.

............... diagonal c. 3y-4x = -6 → 3y = …… y = …… −1 3] Tentukan At 3. Tentukan nilai x dan y dari  8 Jawab : 2x = 6 → x = …......................... 2 x 7  6  = 8 3 y − 4 x  7  −6  2.. baris ke-2 kolom ke-4 e. baris b............. baris ke-1 kolom ke-3 d... baris ke-2 kolom ke-2 Jawab :...Lampiran pemelajaran 1 Tugas belajar 1 4 2  − 5  −6 3 1 7 −8 9 − 2 −1  Tentukan elemen :  6   1. Berilah masing-masing dua contoh matriks : a.......... kolom ..... baris ke-3 b.... Diketahui matriks A = [0 ¡ Jawab : At =      Soal Latihan : 1 1... Diketahui matriks A = a....... kolom ke-2 c.

ordo matriks b. dan 3 .9  2.Elemen –elemen pada kolom pertama adalah -5. Matriks A mempunyai susunan sebagai berikut : . kolom ke-1 baris ke-2 c. D =   −1 7  2 3 4. A =  7 3  0 2  3  b. Diketahui matriks A = 7  2 3 6 5 2 7 4 5  − 6 Tentukan :   1  a. C =  3 −1 6 −2 7  − 5  d. B =  2  5 9 7 3 −1  c.Elemen –elemen pada kolom kedua adalah 7.11. 4 . Tentukan pasangan matriks yang memiliki jumlah elemen sama banyak − 2  a. banyaknya elemen matriks 3. dan 0 .

Menentukan minor. 2. 2. Menjelaskan pengertian determinan matriks. Menjelaskan pengertian determinan matriks. Dok Revisi :CM-7. 320095 Fax (0341) 353798 www.diharapkan siswa dapat dapat : 1. Menetukan invers matriks berordo 2 x 2 3. Menentukan invers matriks ordo 3 x 3 5.Tujuan Pemelajaran Setelah mempelajari uraian pada kegiatan belajar ini.smkn4-mlg.info e-mail :surat@smkn4-mlg.. Menentukan determinan dan invers matriks ordo 2x 2 : SMK Negeri 04 Grafika Malang : Matematika : X/I : Semua program Keahlian : 8 x 40 menit ( 2 pertemuan ) : Menentukan determinan dan invers mtriks Standar Kompetensi : Menerapkan konsep Matriks dalam memecahkan masalah . I.kofaktor .info No. Menerapkan matriks dalam persamaan linear.5-1/PJRMAT/08 :0 RENCANA PELAKSANAAN PEMELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan Mata Pelajaran Kelas / Semester Program Keahlian Alokasi Waktu Kompetensi Dasar Indikator : 1. Tanimbar 22 Malang 65117  (0341) 353798.dan adjoin matriks 4.PEMERINTAH KOTA MALANG DINAS PENDIDIKAN SMK NEGERI 4 MALANG Jl.

Kegiatan Inti : 1. Menyelesaikan sistem persamaan linear dengan menggunakan matriks. Memberikan kesempatan pada siswa bertanya tentang materi sebelumnya yang Belem dimengerti. : Pemberian tugas . IV. Metode pemelajaran Metode Pembelajaran ceramah.menggunka ”menjabarkan mengikuti baris dan kolom” maupun menggunakan ”Aturan Sarrus”. Guru menjelaskan pengertian determinan matriks ordo 2 x 2 . 7. Menetukan determinan dan invers matriks ordo 3 x 3 5. Materi Pemelajaran 1.Kofaktor . 4. dan adjoin matriks.kofaktor. Determinan matriks 2. Siswa diminta untuk membuat contoh determinan matriks yang lain. 2. Aplikasi pada persamaan linear III. Minor. Mejelaskan pengertian minor.kemudian mencoba menyelesaikan soal-soal tentang determinan matriks berordo 3 x 3. Siswa diminta untuk menyimak contoh soal dengan baik . II.tanya jawab dan .. Diberikan contoh soal tentang diterminan matrik berordo 2 x 2 pada siswa 3. 2. Membahas soal PR yang Belem dapat diselesaikan oleh siswa . Langkah-langkah pemelajaran Pertemuan ke-2 A. Siwa mediskusikan determinan matriks berordo 3 x 3 berdasarkan determinan matriks berordo 2 x 2 dengan bimbingan guru. Menyampaikan tujuan pembelajaran B. Invers Matriks 4. Guru menjelaskan pengertian minor. Pendahuluan (Kegiatan awal) 1. 4. kofaktor dan adjoin matriks pada siswa.diskusi.3. 5. 3.dan Adjoin Matriks 3. 6. Diberikan contoh soal pada siwa untuk disimak dengan baik-baik kemudian men coba sendiri bersama kelompok atau individu.

Guru menjelaskan bahwa invers matriks bisa digunakan untuk menyelesaikan sistem persamaan linear dua peubah maupun tiga peubah.(-1) 5 = -3 + 5 = . 12. Memberikan contoh dua matriks yang saling invers kemudian meminta siwa untuk mengalikan satu sama lain . Siswa mengambil kesimpulan tentang hasil kali kedua matriks pada langkah 8 kemudian guru membantu siswa untuk memperoleh pengetian incers matriks berordo 2 x 2. Materi Pemelajaran a. Memberikan contoh soal tentang aplikasi matriks .1   2 2 2  2  2  a12 a 22 a32 a13  a 23   a33   b.setelah itu dikalikan lagi denga menukarkan letak matriks yang pertama dengan yang kedua.Determinan Matriks Ordo 2 x 2 a  b maka determinan matriks A (ditulis det A) adalah d  Jika matriks A =  c det A = a c b d = (ad –bc ) 3 Contoh : Diketahui A =  5 − 2 dan B = − 4  2 5 2  −1 − 3 2   Tentukan det A dan det B Penyelesaian: Det A =   = 3 (-4) – (-2)5 = -12 +10 = -2 5 − 4 Det B =  5 3 − 2 2 2  −1 − 3  = 2  − 3  . 10. 9.lalu diamati hasilnya. Siswa diminta untuk menetukan pengertian invers matriks berordo 3 x 3 berdasar pengertian matriks berordo 2 x 2.8. Determinan Matriks Ordo 3 x 3 a11  Jika A adalah matriks bujur sangkar ordo 3x3 ditulis A = a 21 a31  . 11.

jika ( i+j ) ganjil Jadi det A = a11(a22.a21.a12(a21.. det A dijabarkan mengikuti kolom pertama : det A = 1 1 2 4 1 −2 2 2 3 1 +3 2 1 3 4 .a32 ) – ( a13.sehingga : a2 2 a3 2 a2 3 a3 3 a1 2 a3 2 a1 3 a3 3 a1 2 a2 2 a1 3 a2 3 det A = a11 −a 2 1 +a3 1 Tanda aij : negatif.a23.2.a31 + a11.a22. Dijabarkan menggunakankolom pertama.j = 1.a21.a33 –a23a31) + a13 (a21. Penyelesaian : a.a31) 2.Dengan aij merupakan elemen-elemen matriks A untuk i.a22.a33 ) Contoh : 1  Diketahui matriks A = 2 3  2 1 2 3 4 Tentukan determinan matriks A dengan cara:  1  a. Aturan Sarrus Cara lain untuk menghitung determinan matriks ordo 3x3 adalah dengan mengGunakan aturan Sarrus . b..a32 ) . deterrminan matriks A dapat dihitung dengan cara 1.3. Menjabarkan mengikuti kolom atau baris Nilai determinan matriks A dapat ditentukan dengan cara menjabarkan mengikuti Baris atau kolom tertentu. jika ( i+j ) genap Tanda aij : positif .a32 – a22. Aturan Sarrus. det A = a1 1 a2 1 a3 1 a1 2 a2 2 a3 2 a1 a1 3 1 a2 a2 3 1 a 3 a3 3 1 a1 2 a2 2 a2 3 det A = ( a11.a33 – a23..a23a31 + a13.a32 + a12.a33 + a12.

Kofakor.kofaktor.1 – 4. Minor.2 = 1 – 8 = -7 Minor A12 = │M12│ = 2 3 4 1 = 2.1 – 4. Adjoin Matriks A Adjoin matriks A adalah tranpose matriks kofaktor dari matriks A Contoh : 1  Jika A = 2 3  2 1 2 3 4 .= 1 ( 1. Kofaktor Matriks A Kofaktor baris ke i kolom ke j dari matriks A ditulis Kij adalah : Kij = (-1)i+j │ Mij │ 3.tentukan semua minor. Minor Matriks A Minor baris ke i kolom ke j dari matriks A ditulis Mij adalah determina matriks A. det A dihitung dengan menggunakan aturan Sarrus: det A = 1 2 3 2 1 2 21 4 2 1 3 2 1 2 = (1 + 24 + 12) – (9 + 8 + 4) = 37 – 21 = 16 c. setelah baris ke i dan kolom ke j dari matriks A dihapus 2. dan Adjoin Matriks 1.dan adjoin matriks A  1  Penyelesaian : Minior-minor dari secara umum adalah minor Aij = │Mij│ Minor A11 = │M11│ = 1 2 4 1 = 1.3 = 2 – 12 = -10 Minor A13 = │M13│ .8 ) – 2(2 – 6) + 3 (8 – 3) = 1 (-7) – 2(-4) + 3(5) = -7 + 8 + 15 = 16 b.

3.Adjoin A =  4 5  10 −8 2 1  4   − 3  d.2 = 2 .4 .2.1 .2 .3.4 .3.2.2 .3.6 = -4 Minor A22 = │M22│ = 1 3 3 1 = 1.3 = 1 Minor A21 = │M21│ = 2 2 3 1 = 2.6 = -4 Minor A31 = │M31│ = 2 1 3 4 = 2.1 = 8 .2 = 4 .1 .2 = 1 .6 -2 Minor A33 = │M33│ = 1 2 2 1 = 1.1 = 4 .1 .3.3 = 5 Minor A32 = │M32│ = 1 2 3 4 = 1.3 = 1 .9 = -8 Minor A23 = │M23│ = 1 3 2 2 = 1.4 = -3 Kofaktor Kij = kofaktor minor Aij = (-1)i+j │Mij│ K11 = (-1)1+1 │M11│ = (1).3 = 2 .= 2 3 1 2 = 2.Invers Matrik .(-7) = -7 K12 = (-1)1+2 │M12│ = (-1) (-10) = 10 K13 = (-1)1+3 │M13│ = (1) (1) = 1 K21 = (-1)2+1 │M21│ = (-1) (-4) = 4 K22 = (-1)2+2 │M22│ = (1) (-8) = -8 K23 = (-1)2+3 │M23│ = (-1) (-4) = 4 K31 = (-1)3+1 │M31│ = (1) (5) = 5 K32 = (-1)3+2 │M32│ = (-1) (-2) = 2 K33 = (-1)3+3 │M33│ = (1) (-3) -3 − 7  Jadi .

2. Invers Matriks ordo 2x2 Jika matriks A =  A-1 = a c b maka invers matriks A ditulis A-1 adalah d  − b dengan syarat det A ≠ 0 a   d 1 ad − bc − c  Jika det A = 0.maka matriks B tidak mempunyai invers. B =  Penyelesaian : a).2 = 12 – 10 = 2 − b 1 4  =  a  2 − 2 d 1 A-1 = ad − bc − c  −4 −3 8 6 − 5  − 5  2 2   = 3  − 1 3   2  b). Det A = 3 2 5 4 = 3. 1  Jika A = 2 3  2 1 2 3 4 dan adj A =  1  − 7 10  1  4 −8 4 5  2  maka  − 3  .5. maka matriks A disebut matriks singular .1.(-3) = -24 + 24 = 0 Karena det B = 0 .(matriks singular). A =  2  3 5 4  − 4 − 3 8 6  b).4 . Det B = = (-4). Invers Matriks ordo 3x3 Invers matriks ordo 3x3 adalah A-1 = 1 adjoinA det A Contoh : 1  Jika matriks A = 2 3  2 1 2 3 4 dengan menggunakan adjoin matriks yang telah  1  Dihitung tentukan innvers matriks A Penyelesaian.dab matriks A tidak mempunyai invers. Contoh : Tentukan determinan dan invers matriks berikut : a).6 .8.

V.Kegiatan Akhir 1.( −1) −1. Alat/Bahan 2.2 − 2    = 1 (−1). 3 + (−1).LCD . 3 + (1). dan buku lain yang Relevan. 2. Sumber Belajar VI. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. Persamaan Linear Dua Peubah Contoh : Selesaikan persamaan linear berikut dengan cara matriks  x+y =3  2 x − y = 0 Penyelesaian :  x+y =3  2 x − y = 0 1 2  apabila dinyatakan dalam bentuk perkalian matriks adalah 1  x  3 = −1 y  0     −1x  1  y    x   −1 1  y  = 1.Menyelesaikan Persamaan Linier Dengan Matriks 1. 0  = − 3 − 6 = 2 −1 − 2       C.− 7 5   16 − 7 4  5 1  -1 10 − 8 2  =  A =   8 16  1 4 − 3  1    6  1 4 −1 2 1 4 5  16  1   8  − 3 16   e. pemahaman dan pekerjaan siswa : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. LKSl SMK. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.penilaian Penilaian proses dari hasil perkembangan. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. 0 1 − 3 1   (−2).

14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Drs.196305312008012001 UJI KOMPETENSI A. H.Mengetahui.S. d atau e yang kamu anggap paling benar! 1  1.Jika R =  4 4 e. Kepala Sekolah Malang. b. c. Berilah tanda silang ( x ) pada jawaban a. 10  6  b. 195304201979031008 Dra. 12 c. -12 3 .MSi NIP.SUPANDI. 5 a. -13 e. 2 c. 13 d.Determinan matriks A = 2 1  3 1 2 4 5 adalah ……a. 3 d. . 1 b.Pd.Sujarwati NIP. maka det (R) adalah …… 2  7 2.

10 2  .7 e.  1 1 2  − 3 adalah… 4    2 b.  2 1 −  2  − 1  2  1  1 d. 31 2 3 −1 2 3 −2 9. 0   b. 2 5  0   −1 =. − 2 3 e.Ordo matriks B =  0 2  1 2 3 0 −2 −1 3  4  adalah…a. 1 1 a. − 1 4 4 6. 2 3 d.. 4x4 d.  3 −18  −1    −18 6  c. 13 0  dan B = 5  2 − 5  c.  3  −2 5 e..Invers matriks  − 2 2 a. 5  2 1 T 5.    8 7  d.  −3  5  −5   6  e −1    −5   −18  6 −3 1 .  −3  5  −1  2   2  − 3 2 0 −2   −5   6  1   1  2   −1 +  1 −1  −1    5  b. 2 7. 2   3  d.   3 3    1  c.   −5  −5   −3 6 5  1  −18  d.  2 2  − 1 − 2   e. 1  1   2 − 1 a.maka (2A + B)T = a. tentukan det (A)  5   a.  1  3 −  2 1   − 2 d.−1  3. . 2 4 c.  1  3 2 1  −3 2 −2  2 c.   1  2 2   1  − 1  2  1  − − 2  2  − 1 2  1 b. 51 −1 0  2 −1  7  2  e. Nilai k yang memenuhi k. 3x4 c.Jika diketahui A =   3  8  8  5 2  c. b.  2 1   2 1  2  8.Jika invers dari matriks A adalah  1 2 maka matriks A adalah…. Diketahui matriks S =   .iketahui A =  1 − 2  4  − 3 . 2  4  3  −18  a. 15 b. 4x3 − 7  4. − 2  2  8  3 7  −2 3 −5   −2  7   7  2  8 b..det (S ) = det (A 4 3 1 ) adalah….  1  1 3 2  3 e.

1 dan 2d.Jika A matriks persegi yang memenuhi : 2A . 2 dan 1 e.maka A = … − 3  1 3  4 3  b. 17. 2   − 6 4 6 c. dan c berturut-turut adalah. –1 c.-2 dan –1 d.maka A2 + B = … 1  a. y = 2 e. B = − 10 k − 1 4   + B = adalah… a.–4. 1 dan 1 b. 0  a. harga-harga x dan y 4y  b.-1.Diketahui matriks A = − 4 2   1  dan  − 2  2  b.1..    − 28 14   5 1 − 3  4  d.10.   5 8 22   6   B =  −12  5 10   .–2.Matriks P yang memenuhi  1 − 6 − 5 6 − 5 a.x = 2.2. 4 3 15.   3 4 6   −2   e. dan  .dan –4 b.x = 2 .–3 yang memenuhi adalah… b. y = 3 c.Matriks A =   adalah a.  d. 4 d. 5 4  4  5   4 5   5 −6   4 2 1 P = 4 3 adalah …. Diketahui A =  B=  A B  8 − 2 2 4      a. x = -2.b.  2 4   4 1       d. 6 − 4 x  − 3 1 = 13. dan 4 c.1 dan -1 −3  2x + 3 1   2  . y = 3 − 2 − 7 = c   10   d.–2. 2    3a 6 4 4 2  dan B = 12   2 x  6  2   . 2 dan 2 c.4.   b.-4 dan -1 12. 16. 6  y   2  − 4     a.x =-2.2 e.Jika matriks − 2  1  5 A= .   5 5 5 5 4  e. y = -3 11. y = -3 3b + 5   5 + 2  − 2   2  .  c.Jika A = B.   4 3 4  1  3 2 −1  5  = 5  6   7   . Nilai a. -1 c.2 dan 1 e. maka nilai xdan y adalah ….   1 3 2  4  e. agar  = nilai x 14.  a.  1 15  1  5 5  4  5  2  −2  6   c. x = -3.1 d.   8 8 6  2  . -6 − 1 3 danC = 4 − 5  5 Nilai 7  k yang memenuhi 2A e. -4 b.Jika  .

. KUNCI UJI KOMPETENSI: . 20. a. 12 4  0 0 0 3  1 3  1 0 2 3 4    1 0  = . Diketahui matriks A = a. maka di beri tambahan khusus di luar jam belajar mengajar.Nilai dari 3 1  8  a.maka matriks X 16 ) b. jika berlaku XA = B. ≤ 55) bila masing-masing aspek yang dinilai tidak bagus Jika siswa mendapatkan nilai < 70.maka A2 + B = … 1  d.    16     −19  c. a. 19.Skor 4 (86-100) bila masing-masing aspek yang dinilai betul-betul baik 2 Skor 3 ( 71-85) bila masing-masing aspek yang dinilai belum begitu bagus 3 Skor 2 (56-70) bla masing-masing aspek yang dinilai masih kurang bagus 4..2  18. 3 1    24    b.  c. Keterangan untuk evaluasi/uji kompetensi sebagai berikut: 1.   5  2   1 15  51 5   4  −2  6   2 1 − 4 2  −12   1  dan B =  5      2 − 2  − 28 14  5 22    b... (16 −19 ) d. ( 24 0 6) (11 13 7) 11    d. ( −19  −16    −19     5  dan B = ( − 2 3  4 ) .   3 4 6   −2   e. 13  7    e.  0  6    c. Skor 1 (.Diketahui A =   =.    −19     16  e. maka siswa tersebut harus remedial Jika siswa yang remedial tiga kali belum lulus.  1 8 6   5   − 3  4  10   .

195304201979031008 KESI WIDHIATI. V. Sumber Belajar VI. Kepala Sekolah Malang.S.Pd. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. - .penilaian Penilaian proses dari hasil perkembangan. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Drs.C. H.S. Alat/Bahan 2. Alat/Bahan Sumber Belajar 1. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. Kegiatan akhir 1. 2.MSi NIP.SUPANDI. pemahaman dan pekerjaan siswa : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK.LKS SMK dan buku lain yang Relevan dan LCD Mengetahui.Pd NIP.

Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. V.SUPANDI. 195304201979031008 RIANI TRIAGENG NJARSASI.LKS SMK. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. Sumber Belajar VI. Kegiatan akhir 1.MSi NIP. Alat/Bahan 2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.penilaian Penilaian proses dari hasil perkembangan. – .Pd.S.S. H.C. 2. Kepala Sekolah Malang.Pd NIP. dan buku lain yang Relevan dan LCD Drs. Alat/Bahan Sumber Belajar 1. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.

H. Alat/Bahan 2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.S. Sumber Belajar VI. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. V. Kegiatan akhir 1. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs. – C. 195304201979031008 KHUSNUL CHOTIMAH. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.Pd NIP. Kepala Sekolah Malang.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan. LKS SMK. Kegiatan akhir .SUPANDI. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.C. 2.S.MSi NIP.Pd.

Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. Alat/Bahan 2. H. 2. – C. 195304201979031008 NUNGKY KUSUMA DEWI. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs.Pd.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan.S. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.Si NIP. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.S.SUPANDI. Kegiatan akhir . Sumber Belajar VI. LKS SMK. Kepala Sekolah Malang.1. V. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.MSi NIP.

S. 195304201979031008 KURNIANING DYAS DWI A. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.Si NIP. LKS SMK. H. 2. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. Alat/Bahan 2. - C.S. Sumber Belajar VI. Kepala Sekolah Malang.SUPANDI. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs. V.MSi NIP. Kegiatan akhir .penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan.Pd. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.1.

14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan. H. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.MSi NIP. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah.1.Pd NIP.196403102008011008 .S. 195304201979031008 SALIS FAUZI. 2. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs. V. Sumber Belajar VI. LKS SMK.Pd. Alat/Bahan 2.SUPANDI. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.S. Alat/Bahan Sumber Belajar 1. Kepala Sekolah Malang.

SUPANDI. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. 195304201979031008 AULIA DIAN PUSPITA H.198509222010012021 . 2. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.C.S. Sumber Belajar VI. Kegiatan akhir 1. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK.S. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs.Pd.MSi NIP. Alat/Bahan 2. LKS SMK. H. Kepala Sekolah Malang. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan.Si NIP. V.

Pd NIP. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.196804292005011006 C. Kepala Sekolah Malang. V.C. Kegiatan akhir 1.Pd. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman.S. Sumber Belajar VI.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan. LKS SMK.SUPANDI.MSi NIP. H. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. 195304201979031008 I WAYAN SETIADY. 2. Kegiatan akhir . Alat/Bahan 2. Alat/Bahan Sumber Belajar 1.S.

MSi NIP. V.penilaian (terlampir) Penilaian proses dari hasil perkembangan.Pd. dan buku lai yang Relevan dan LCD Drs. 2. pemahaman dan pekerjaan siswa Mengetahui.SUPANDI. Alat/Bahan 2. Alat/Bahan Sumber Belajar 1. S. H.198309272009031005 .Pd NIP. Siswa dibimbing untuk membuat rangkuman. Siswa diberikan soal-soal pendalaman untuk diselesaikan dirumah. Sumber Belajar VI. Kepala Sekolah Malang. 14 Juli 2010 Guru Mata Pelajaran : Alat tulis : Buku mtematika untuk SMK.LKS SMK. 195304201979031008 RIZKY ADITYA NUGRAHA.1.S.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful