TATA CARA PENDAFTARAN NPWP DENGAN SISTEM e-REGISTRATION

DIREKTORAT JENDERAL PAJAK

7. NPWP dan/atau SPPKP dari KPP dimana Wajib Pajak Terdaftar setelah dilakukan validasi pemungutan pajak oleh pihak lain serta tidak dapat dipergunakan untuk melakukan kegiatan di luar bidang perpajakan. 9. pemotongan dan .id Memilih menu sistem e-Registration Membuat Account baru pada sistem e-Registration Login ke sistem e-Registration dengan mengisi username dan password yang telah dibuat Memilih jenis Wajib Pajak yang sesuai (OP.pajak. 2.go. 5. 4.Badan atau Bendaharawan) Mengisi formulir permohonan dengan lengkap dan benar dan kemudian klik tombol ³daftar´ jika telah selesai diisi dengan benar dan lengkap Mencetak formulir permohonan yang sudah diisi secara lengkap Mencetak Surat Keterangan Terdaftar Sementara (SKTS) Wajib Pajak dapat mengirim Formulir dan SKTS serta dokumen persyaratan baik secara langsung maupun melalui Pos/Jasa Pengiriman. Menerima SKT. Membuka situs DJP dengan alamat http://www. 3. 10. Catatan: Wajib Pajak dapat menggunakan SKTS untuk melakukan pembayaran. 8. 6.TATA CARA PENDAFTARAN NPWP MELALUI INTERNET 1.

Akte pendirian dan perubahan atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap.44 /PJ/2008 PERTanggal : 20 Oktober 2008 a.Kartu Tanda Penduduk bagi penduduk Indonesia. Untuk Wajib Pajak Orang Pribadi yang menjalankan/tidak menjalankan usaha atau pekerjaan bebas: . . atau paspor bagi orang asing sebagai penanggung jawab. .Kartu Tanda Penduduk bagi Penduduk Indonesia. .DOKUMEN YANG PERLU DISIAPKAN OLEH WAJIB PAJAK UNTUK MENGISI FORMULIR PERMOHONAN Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor: PER.NPWP Pimpinan/Penanggung Jawab Badan. atau paspor bagi orang asing b. Untuk Wajib Pajak Badan: .

. .Kartu Tanda Penduduk bagi penduduk Indonesia.Surat penunjukan sebagai Bendahara. Untuk Bendahara sebagai Wajib Pajak Pemungut/Pemotong: . d. atau paspor bagi orang asing sebagai penanggung jawab.Kartu Tanda Penduduk Bendahara.44 /PJ/2008 PERTanggal : 20 Oktober 2008 c.NPWP Pimpinan/Penanggung Jawab JO.DOKUMEN YANG PERLU DISIAPKAN OLEH WAJIB PAJAK UNTUK MENGISI FORMULIR PERMOHONAN Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor: PER. Untuk Joint Operation (JO) sebagai Wajib Pajak Pemungut/Pemotong: . Operation. . .Perjanjian Kerjasama/Akte Pendirian sebagai Joint Operation.

id .pajak.go.Membuka situs Direktorat Jenderal Pajak dengan alamat http://www.

Memilih Menu sistem e-Registration .

Membuat account dengan melakukan login pada sistem e-Registration .

Login ke sistem e-Registration dengan mengisi username dan epassword yang telah dibuat .

Memilih Jenis Wajib Pajak yang sesuai .

KTP .Mengisi formulir permohonan dengan lengkap dan benar Isi nama sesuai KTP Isi Pekerjaan (Spesifik) Isi alamat sesuai KTP Isi no.telp/hp dan email Isi TTL dan no.

Mencetak formulir permohonan yang sudah diisi secara lengkap dan SKTS melalui aplikasi e-Registration e- .

Menu Utama dan Log Out home ubah account bantuan LOG OUT .

Wajib Pajak dapat mengirim formulir permohonan registrasi yang telah ditandatangani dan SKTS dengan melampirkan dokumen persyaratan lainnya ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) tempat Wajib Pajak terdaftar Dokumen Persyaratan KPP POS Atau dapat datang langsung ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar dengan membawa berkas-berkas di atas (Formulir. SKTS dan Dokumen Persyaratan) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful