URAIAN TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB

A. KEPALA SEKOLAH
1. UMUM
a. DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM
Kepala Sekolah bertanggung jawab tentang seluruh pendidikan yang terjadi di
sekolah dan harus mampu mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam pembinaan
pengembangan kurikulum peran dan tugasnya adalah sebagai berikut :
1. Menyampaikan informasi mengenai prinsip pokok pengembangan kurikulum
dan pendekatan yang digunakan kepada semua guru yang ada di sekolah.
2. Menentukan peran apa yang akan dimainkan oleh seluruh pembantunya dalam
melaksanakan proses pendidikan di sekolah.
3. Menciptakan kondisi yang dapat mendorong guru dan pembantunya untuk
bekerja keras, berkreasi untuk mencapai tujuan pendidikan, serta mendorong
siswa belajar dengan sungguh-sungguh.
4. Mengetahui kemampuan guru dan staf lainnya dalam rangka
penetapan/penempatan tugas mereka.
5. Membantu guru meningkatkan kemampuan profesionalnya.
6. Memonitor proses pelaksanaan belajar – mengajar dalam rangka peningkatan
efektivitas dan efisiensi pencapaian tujuan.
7. Menyediakan sarana dan bahan untuk keperluan pelaksanaan proses belajar
mengajar.
8. Membina kerjasama dengan pihak pemakai tamatan guna meningkatkan
relevansi tamatan dengan kebutuhan dunia kerja dan untuk memperoleh input
dari lapangan guna penyesuaian kurikulum.
9. Memberikan laporan dan saran kepada pengambil keputusan tentang
pelaksanaan pendidikan di sekolahnya.

b. DALAM PENINGKATAN FLEKSIBILITAS DALAM IMPLEMENTASI
KURIKULUM.
1. Menyampaikan pedoman dan membimbing Guru tentang fleksibilitas
implementasi kurikulum serta batasan-batasannya.
2. Meningkatkan kemampuan Guru dalam “merelevansikan” tuntutan kebutuhan
masyarakat / lingkungan kedalam implementasi kurikulu / kegiatan belajar-
mengajar.
3. Meningkatkan kemampuan Guru dalam memahami kurikulum dan
mengimplementasikan kurikulum serta menetapkan prioritas-prioritas
pengembangan materi yang disesuaikan dengan tujuan program studi,
kebutuhan belajar siswa serta tuntutan kebutuhan masyarakat di lingkungan.
4. Membantu dan membimbing Guru dalam menyusun pogram pengajaran, RPP,
instrumen evaluasi, sesuai fleksibilitas yang diberikan dalam
mengimplementasikan kurikulum.

2. TANGGUNG JAWAB
Kepala SMK Negeri 1 Makale bertanggungjawab atas :
1. Penyelenggaraan kegiatan pendidikan yang meliputi :
- Penyusunan Program Kerja Sekolah / SBP
- Pengaturan kegiatan belajar-mengajar dan hasil belajar serta bimbingan
penyuluhan.
- Penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Sekolah (RAPBS).
2. Pembinaan kebersihan
3. Pelaksanaan bimbingan dan penilaian bagi guru dan tenaga kependidikan
lainnya.
4. Penyelenggaraan administrasi sekolah yang meliputi administrasi ketenagaan,
keuangan, kesiswaan, perlengkapan, dan kurikulum.
5. Perencanaan pengembangan, pendayagunaan, dan pemeliharaan sarana dan
prasarana sekolah.
6. Pelaksanaan hubungan sekolah dengan lingkungan dan/atau masyarakat.
Kepala SMK Negeri 1 Makale dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab
kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

3. TUGAS OPERASIONAL
a. KEGIATAN HARIAN
1. Memeriksa daftar hadir guru, pegawai dan siswa.
2. Memeriksa persiapan lainnya sebelum jam pelajaran dimulai.
3. Memeriksa kebersihan lingkungan sekolah.
4. Memeriksa dan menandatangani surat-surat masuk dan surat-surat keluar.
5. Mengatasi dan menyelesaikan masalah yang terjadi
6. Mengadakan pengawasan secara umum selama Kegiatan Proses Belajar
Mengajar berlangsung.
7. Menerima tamu.

b. KEGIATAN BULANAN
1. Melaksanakan penyelesaian kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan
pembayaran gaji, setoran SPP, laporan bulanan dan sebagainya.
2. Memeriksa daftar hadir guru dan siswa.

c. KEGIATAN AKHIR BULAN
1. Melaksanakan penutupan buku kas bersama dengan bendahara.
2. Membuat pertangungjawaban keuangan
3. Melaksanakan evaluasi terhadap persediaan dan penggunaan bahan-bahan
praktek dan teori.

d. KEGIATAN SEMESTER
1. Menyelenggarakan perbaikan alat-alat sekolah.
2. Menyelenggarakan evaluasi semester.
3. Menyelenggarakan pengisian buku induk siswa
4. Menyelenggarakan pengisian buku paloran pendidikan dan pembagiannya
kepada siswa.

Menyelenggarakan UN/US Kejuruan dalam ranka penamatan dan kenaikan kelas. Menyelenggarakan pengisian laporan pendidikan serta pembagiannya kepada siswa. KEGIATAN TAHUNAN 1. 2. 6. Persiapan Penerimaan Siswa Baru. 3. 5.e. 7. Melaksanakan kegiatan Penerimaan Siswa Baru. Hal-hal lain yang dianggap perlu. 6. KEGIATAN RAPAT-RAPAT Kepala Sekolah menyelenggaakan rapat-rapat kerja. 5. Mengusahakan dan meningkatkan kesejahteraan seluruh staf. Menyelanggarakan pengisian Ijasah serta pembagian kepada siswa yang dinyatakan lulus dalam UN/US. Kenaikan Kelas dan Kelulusan. f. Menyusun RAPBS (Rencana Pendapatan dan Belanja Sekolah). Uraian Kerja dan Tanggungjawab semua aparatur sekolah. 8. Menyelenggarakan evaluasi pelaksanaan Proses Belajar Mengajar sehingga diketahui sejauh mana Pencapaian Target Kurikulum dan Daya Serap Siswa. Menyusun rencana pemeliharaan dan perbaikan sarana dan prasarana sekolah. Persiapan eveluasi Semester dan Ujian Sekolah/Ujian Nasional. 4. 4. 2. Kemajuan pelaksanaan Proses Belajar Mengajar. 3. yang membicarakan : 1. .

WAKIL KEPALA SEKOLAH BIDANG KURIKULUM a. 7. 3. DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum membantu Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas-tugas Kepala Sekolah yang berkaitan dengan proses pendidikan di sekolah secara menyeluruh peran dan tugasnya adalah sebagai berikut : 1.B. 10. kesempatan kepada Guru/Kepala Jurusan untuk memperoleh pengalaman lapangan / industri sesuai dengan bidangnya. Mengupayakan tempat. Mengkoordinir rencana kegiatan pengembangan kurikulum. Mengoordinir kegiatan perencanaan kegiatan pengadaan bahan-bahan pengajaran termasuk bahan praktis. Mengkoordinir kegiatan evaluasi. Mengkoordinir kegiatan peningkatan / pembaharuan dan relevansi pendidikan dengan tuntutan dunia kerja / industri bersama-sama Guru / Kepala Jurusan. Melaporkan kepada Kepala Sekolah segala sesuatu yang berkaitan dengan tugasnya guna mendapatkan persetujuan atau pengambilan keputusan. 5. Mengkoordinir kelancaran proses belajar-mengajar. 2. Mengoordinir penyusunan kalender pendidikan untuk sekolahnya bersama-sama dengan semua guru. Membantu Kepala Jurusan dan Guru dalam meningkatan efektivitas pencapaian tujuan pendidikan dengan memecahkan masalah yang dihadapi secara bersama. 9. 8. WAKIL-WAKIL KEPALA SEKOLAH 1. 6. . 4. Memonitor pelaksanaan kurikulum pada semua jurusan dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi.

Wakasek Bidang Kurikulum Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah 2. Mempersiapkan kajian-kajian dalam rangka pengembangan SMK. 5. Mendata institusi yang potensial untuk pelaksanaan PKL/PSG. Merencanakan Program Kegiatan Majelis Sekolah. Meningkatkan kemampuan Guru dalam “ merelevansikan” tuntutan kebutuhan masyarakat / lingkungan kedalam implementasi kurikulum / kegiatan belajar-mengajar. kebutuhan belajar siswa serta tuntutan kebutuhan masyarakat di lingkungannya. 2. 4. 3. Melaksanakan sebagian atau seluruh mata pelajaran keahlian kejuruan di sekolah dan sebagian lainnya di dunia usaha / industri. WAKASEK BIDANG HUBUNGAN INDUSTRI 1. satuan pelajaran. Membentuk tim khusus yang dapat menangani kegiatan-kegiatan Unit Produksi. Bersama dengan kepala Sekolah. . membentuk 2. 3. Kerjasama dengan Dunia Usaha serta Sertifikasi Keahlian secara profesional dan terkoordinasi. Menyampaikan pedoman dan bimbingan Guru tentang fleksibilitas impementasi kurikulum serta batasan-batasannya. b. Mengusahakan terlaksananya Prakerin LN 6. Membantu dan membimbing Guru dalam menyusun program pengajaran. DALAM PENINGKATAN FLEKSIBILITAS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 1. Menjalin kerjasama dengan Institusi. 4. 8. instrumen tes. 7. Meningkatkan kemampuan Guru dalam memahami kurikulum dan mengimplementasikan kurikulum serta menetapkan prioritas-prioritas pengembangan materi yang disesuaikan dengan tujuan program studi. sesuai fleksibilitas yang diberikan dalam mengimplementasikan kurikulum. Menyelenggarakan Forum Konsultasi dan Koordinasi antar penyelenggara satuan pendidikan. 9.

15. Tugas dan tanggungjawabnya adalah sebagai berikut : 1. 4. Mengkoordinir pelaksanaan Program OSIS. Mengkoordinir pelaksanaan Koperasi Siswa. Mengkoordinir perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana sekolah. 3. Melaksanakan tugas Kepala Sekolah. WAKASEK BIDANG KESISWAAN 1. Mengkoordinir pelaksanaan Upacara Bendera dan kegiatan Senam Kesegaran Jasmani. Mengatur prinsip-prinsip manajemen bisnis Unit Produksi. 3. 5. 12. . 11. jika Kepala Sekolah tidak berada di tempat dengan Surat Keputusan Pelimpahan Tugas dari Kepala Sekolah. Mengkoordinir pelaksanaan Maintenance & Repair sarana dan prasarana sekolah. 2. Menyelenggarakan Buku Jurnal Kegiatan Prakerin. Mengkoordinir pelaksanaan Program BP/BK. 4. Membahas issue-issue kebijaksanaan Pendidikan Menengah Kejuruan dan kaitannya dengan perkembangan IPTEK dan kebutuhan industri/lapangan kerja untuk Pemasaran dan Penelusuran Lulusan. Melaporkan kepada Kepala Sekolah segala sesuatu yang berkaitan dengan tugasnya guna mendapatkan persetujuan atau pengambilan keputusan. 13. Mengkoordinir pengadaan sarana dan prasarana sekolah 4. Menyelenggarakan Unit Produksi di sekolah untuk mendapatkan keahlian profesional yang hanya dapat diperoleh melalui pekerjaan langsung sesuai dengan keperluan pasar. Mengkoordinir pelaksanaan inventarisasi sarana dan prasarana sekolah. 14. 3. WAKASEK BIDANG SARANA & PRASARANA Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana membantu Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugas-tugas Kepala Sekolah yang berkaitan dengan proses pengelolaan sarana dan prasarana secara menyeluruh. 2. Menyediakan Quisoneer untuk pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan serta penelusuran lulusan. 16. 10. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah.

C. MULTIMEDIA 1. 3.Daftar Keadaan Siswa (DKS) .Jam mengajar Guru . Bertanggungjawab atas masalah yang menyangkut mutasi siswa. Melakukan pendataan tentang efektivitas kegiatan belajar mengajar. Menyusun perencanaan pendataan kegiatan belajar-mengajar. Mengoptimalkan penggunaan Multimedia yang ada di sekolah. 4.Kegiatan Siswa Belajar . 9. 6. 7. 1. perawatan dan perbaikan Multimedia. yang meliputi : . Menyusun perencanaan kegiatan peningkatan profesionalisme penggunaan Multimedia. 5. 2.Kegiatan Guru Mengajar . Melaksanakan Rapat Koordinasi dengan BP/BK/OSIS dan Wali-Wali Kelas. penggunaan. Menyusun perencanaan pengembangan bahan pelajaran.Daftar Keadaan Guru (DKG) . 8. 2. 6. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. 5. Menata Administrasi dan pengelolaan Multimedia. STATISTIK/DATA 1. Wakasek Bidang Kesiswaan bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. Membuat perencanaan pengadaan. Bertanggungjawab atas ketertiban belajar siswa. Dalam melaksanakan tugasnya. Turut membantu Wakasek Bidang Kurikulum dalam rangka pemenuhan kebutuhan alat bantu/bahan pengajaran. Bertanggungjawab Kebersihan dan Keamanan Kampus. 2. 7.

Mengadakan persuratan kepada institusi untuk pelaksanaan PKL/PSG 4. PKL/PSG (Prakerin) 1. 8. 6. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah (Wakasek Humas/Industri) . 5. Mengkoordinir pengelolaan Unit Produksi dengan menganut prinsip-prinsip Manajemen Bisnis Modern. 7. Menyusun laporan kegiatan PKL/PSG. 4. Menjalin hubungan kerjasama dengan institusi. 3. Menyusun rencana kegiatan evaluasi kegiatan PKL/PSG 5. 3. Memonotoring perkembangan dunia usaha & dunia industri guna pengembangan kurikulum SMK. 4. Mengusahakan kegiatan Unit Produksi sebagai wahana belajar sambil bekerja (learning by doing) bagi siswa dan atau tempat pelaksanaan magang bagi siswa yang belum bekerja. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. Mengoptimalkan sumber daya sekolah untuk meningkatkan nilai tambah sehingga dapat dimanfaatkan untuk menunjang penyelenggarakan pendidikan dan peningkatan kesejahteraan warga sekolah.PTK dan DSS . Menyusun rencana kegiatan PKL/PSG Prakerin 2. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. Menyusun Buku Klaper Siswa 4. 7. 3. 6. Menyusun rencana kegiatan unit produksi 2. . Mendata institusi yang potensial untuk pelaksanaan PKL/PSG 3.Prestasi belajar siswa .dll yang dianggap perlu. Selalu berupaya untuk meningkatkan keahlian profesional warga sekolah. UNIT PRODUKSI 1. Bekerjasama dengan POKJA/MGBS untuk merencanakan bahan pengajaran yang berorientasi kepada produk yang dapat dipasarkan.

5. baik diminta ataupun tidak diminta. Menjalin hubungan kerjasama dengan institusi. Memonotoring perkembangan dunia usaha & dunia industri guna pengembangan kurikulum SMK. 7. Mengadakan pemeriksaan paling sedikit sekali setahun dan sewaktu- waktu menurut keperluan. Memberi nasihat kepada pengurus koperasi. 3. KOPERASI a. Membuat jaring-jaring (network) pemasaran 6. INFORMASI/PROMOSI 1. Memberi penyuluhan kepada pengurus bila ada hal-hal baru yang berkembang mengenai koperasi. 4. Mengawasi kegiatan ekonomi koperasi 3. 2. Merencanakan kegiatan Informasi/Promosi/Expo. 2) PENGAWAS 1. yaitu pemeriksaan mengenai : Keuangan . Membantu kelancaran tugas pengurus koperasi 2. 2. 6. Merencanakan bentuk informasi dan promosi yang akan dilakukan dalam kaitannya untuk meningkatkan hubungan kerjasama dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri. Memberi petunjuk pada pengurus bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. 5. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah (Wakasek Humas/Industri). Menyusun laporan kegiatan Informasi dan Promosi kepada Wakasek Humas/Industri. PEMBINA 1) PENASIHAT 1. 3) BADAN PEMERIKSA 1.

5. Membantu dan mengagenda surat-surat masuk dan keluar. 4. 3) BENDAHARA . Mengadakan administrasi keanggotaan koperasi. 4. dan Kebijaksanaan pengurus dalam menjalankan fungsinya. Membuat laporan secara tertulis tentang hasil pemeriksaannya kemudian disampaikan kepada anggota melalui Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan kepala sekolah/pejabat koperasi setempat melalui pengurus. Memimpin pengurus dalam kegiatan koperasi. 2. Membuat kartu anggota koperasi. 2. 2. b. Mencatat segala aktivitas koperasi sebagaimana mestinya. menyimpan dan mengamankan alat-alat atau fasilitas kesekretariatan 5. 3. Menginventarisir. 2) SEKRETARIS 1. Memberikan laporan pertanggungjawaban kegiatan koperasi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT). PENGURUS 1) KETUA 1. Surat-surat berharga Persediaan barang Kebenaran pembukuan. Memimpin Rapat Anggota Tahunan (RAT). Menjaga kerukunan antar pengurus dan anggota. Membuat daftar pelaksanaan tugas harian sesuai pasal 37 Ketentuan Khusus dalam ART. 3.

Menerima simpanan anggota. 5.  Informasi tentang cara belajar. Menyimpan dan mengamankan keuangan. Menata barang kebutuhan anggota. Melaporkan jenis barang yang telah habis. 3. lingkungan. Melaksanakan pembelian barang kebutuhan anggota koperasi. Membuat laporan pertanggungjawaban keuangan koperasi. 6. Secara bergiliran melayani pembelian barang koperasi. Mengecek persediaan barang setiap saat. . 4. 3.  Informasi tantang pekerjaan. 2. Membantu pengurus lainnya untuk kesuksesan kegiatan koperasi atau usaha koperasi. 4) ANGGOTA 1. Melaksanakan pembukuan keuangan koperasi. 2. 7.  Informasi tentang asset sekolah. Melaporkan jenis barang yang diperlukan oleh anggota tetapi tidak tersedia pada koperasi. Mengadakan layanan dan informasi :  Orientasi dan pengenalan sekolah. Membantu pelaksanaan Penerimaan Siswa Baru 2 Mengadakan pengumpulan data siswa tentang pribadi. 1. BP/BK 1.  Informasi tentang bimbingan penyuluhan kejuruan. 4. lulusan dan data hasil belajar. 3.  Informasi tentang pendidikan dan penelitian. 5.

Mengadakan evaluasi pelaksanaan Bimbingan dan penyuluhan kejuruan. 4. 5. 6. bakat dan minat siswa. sehingga mendapatkan pendidikan kejuruan yang sesuai dengan kemampuan. Mengadakan layanan penetapan siswa tentang kelompok belajar. 2. Bertanggungjawab kepada kepala sekolah (Wakasek Bidang Kesiswaan) 8.  Pelayanan kepada tamatan untuk mencari pekerjaan atau mandiri. yang meliputi :  Pelayanan kepada calon siswa SMK Negeri 1 Makale. Melaksanakan Bimbingan Karier Kejuruan. Mengadakan penelusuran lulusan. . pengenalan lingkungan. Program Studi dan Ekstra Kurikuler. 7. Membantu Wakasek Bidang Kesiswaan dalam mengkoordinir kegiatan Upacara Bendera dan SKJ. Mengadakan layanan kasus (Conceling) terhadap siswa dan orang tua apabila diperlukan. 4. PEMBINAAN OSIS 1. 5. 9. Menentukan kegiatan-kegiatan pemanfaatan hari libur. Membentuk Pengurus OSIS baru dan mempersiapkan pembubaran Pengurus OSIS lama pada setiap akhir tahun pelajaran. Mengadakan tindak lanjut (follow up program) 12. Mengadakan kunjungan rumah (Home Visit).  Pelayanan kepada siswa dalam proses pengembangan diri. 8. Mengadakan pertemuan rutin dan konferensi kasus (case conference) serta mengikuti rapat umum sekolah 10. Membimbing pengurus OSIS dalam penyusunan program dan matrik pelaksanaan kegiatan OSIS pada setiap akhir tahun pelajaran. 11. 3. dunia kerja dan memberi wawasan arah karier kejuruan. Membina Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) dalam kaitannya dengan kegiatan Ekstra Kurikuler sesuai dengan bidang pembinaan masing-masing.

Mengadakan katalogisasi . 3. Konservasi. 12. 2. Bertanggungjawab kepada Kepada Sekolah. PENELUSURAN LULUSAN 1. Melaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perbaikan terhadap sarana prasarana sekolah. 5. PERPUSTAKAAN 1. Mengelolah dan menyusun data hasil Quisoneer. Menyusun rencana biaya pemeliharaan dan perbaikan. Pemilihan bahan pustaka. 10. Melakukan registrasi & inventaris bahan pustaka. 11. 8. Penyiangan koleksi/weeding & stock up name koleksi 7. Menyusun dan menyebarkan Quisoneer untuk menjaring data lulusan. perabot atau sarana dan prasarana yang ada di sekolah. 3. Membuat laporan kegiatan. Menyusun/menyempurnakan Struktur Organisasi MR (reorganisasi). 5. 11. Akuisisi (pengadaan bahan pustaka). Melakukan Fillin/Shilling. 4. Merencanakan bentuk instrumen untuk menjaring lulusan yang sudah bekerja/melanjutkan pendidikan. 6.9. 5. 2. 4. 2. 4. Melakukan klasifikasi/DDC 9. Menyeleksi bahan pustaka. Menyusun daftar inventaris alat. Menyebarkan bahan informasi ilmiah terbaru. Melakukan sirkulasi/pelayanan. Menyusun program kegiatan pemeliharaan dan perbaikan. PEMELIHARAAN & PERBAIKAN (MR) 1. Mengusahakan kelengkapan (call number) 10. 3.

Menyusun program kegiatan. PEMBELIAN BARANG 1. Menyimpan dan memelihara bahan/material/sarana & prasarana sehingga terjamin keamanannya. PENERIMAAN BARANG. 1. 3. 13. 3. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. Mengurus dan menginventarisir keluar masuknya bahan/material/sarana & prasarana sekolah. 14. . Tugas dan Tanggung jawabnya adalah : 1. Membantu Kepala Sekolah dalam penyusunan Program Pengembangan Jurusan. 12. 2. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan 7K di sekolah. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. 4. Menyusun rencana biaya kegiatan 7K 4. Mengadakan koordinasi dan kerjasama dengan Kepala-Kepala Jurusan lain d alam rangka mengoptimasikan Proses Belajar Mengajar. Menerima dan meneliti bahan-bahan/material sesuai dengan permohonan yang disetujui Kapala Sekolah. 7 K 1. Referensi 14. 13. 2. Menginventarisir daftar kebutuhan sarana/prasarana sekolah 2. Bersama-sama dengan Tim Panitia yang ditunjuk Kepala Sekolah menyampaikan pada rekanan. KEPALA JURUSAN Kepala Jurusan melaksanakan tugas sesuai kebijaksanaan Kepala Sekolah dengan koordinasi Wakil-wakil Kepala Sekolah. Statistik & Pengelolaan data perpustakaan. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah (Wakasek Bidang Sarana & Prasarana). 2. 3. D. Melaporkan kegiatan 7K kepada Wakasek Bidang Sarana & Prasarana 5.

KEPALA BENGKEL 1. Menyusun Tata Tertib dan Keselamatan Kerja Bengkel. 5. 6. 3. 11. Memonitor pelaksanaan tugas guru-guru yang ada di Jurusannya untuk mengetahui sejauhmana rencana dapat terlaksana. Membantu menyediakan sarana dan sumber belajar yang diperlukan oleh Guru untuk merencanakan. sehingga dimungkinkan tercapainya tujuan pendidikan. 4. Mengkoordinir pelaksanaan MR di Jurusannya. 6. 4. melaksanakan tugas serta mengevaluasi keberhasilannya. F. Mengontrol dan menjaga kebersihan bengkel. Menyusun daftar inventarisalat/perkakas dan bahan 2. 7. Memberikan laporan bulanan dan saran kepada Wakil Kepala Sekolah dan Kepala Sekolah yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas di Jurusannya. Memotivasi guru-guru yang ada di Jurusannya untuk melaksanakan inovasi- inovasi. Menata dan mengatur semua alat/perkakas dan bahan yang ada di bengkel. Mengatur jadwal penggunaan bengkel. Melaksanakan kegiatan administrasi yang berkaiatan dan menunjang pelaksanaan tugasnya. 10. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. Menyusun daftar kebutuhan alat/bahan praktek. ketercapaian tujuan dan masalah yang dihadapi oleh Guru dalam melaksanakan tugasnnya. 8. 3. 9. Melakukan koordinasi kegiatan guru-guru di Jurusannya sehingga tercipta kesinkronan seluruh kegiatan. 9. Mengatur mekanisme penggunaan alat/perkakas dan bahan. 12. Menyusun program pemeliharaan dan perbaikan alat/perkakas. Mengkoordinasi pelaksanaan Sub Unit Produksi di Jurusannya. 13. 5. Menyiapkan kartu alat/perkakas/bahan dan bon pemakaian alat/perkakas/bahan. Mendorong dan membantu guru-guru di Jurusannya agar dapat melaksanakan tugasnya secara profesional. 7. . 8. Mengarahkan dan menciptakan kondisi pelaksanaan tugas di Jurusannya.

11.  Dll yang dianggap perlu. Wali kelas harus peka terhadap gejala-gejala perbuatan yang bersifat negatif. WALI KELAS 1. 4. bimbingan dan pembinaan. . G.  Kegemaran atau hobby siswa. mingguan atau tengah Catur Wulan. melalui kerjasama dengan BP/BK dan Wakasek. Menyiapakan papan daftar kemajuan praktek. 2.  Nama dan umur. bimbingan dan pengarahan kepada hal-hal yang positif. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. 10. 3. mengetahui dan mendata keadaan anak didiknya tentang :  Jumlah siswa.  Kelebihan & keistimewaan siswa. kemunduran prestasi dan lain-lain. misalnya : memberikan nasehat.  Prestasi belajar.  Dan lain-lain yang dianggap perlu. Wali kelas harus benar-benar dapat menghayati sebagaimana layaknya orangtua terhadap anaknya sendiri dalam arti selalu dekat dengan anak didik/kelas yang diasuhnya. Mengadakan monitoring tentang ketertiban dan kemajuan/prestasi belajar anak didik/kelas baik secara individu maupun secara klasikal.  Membuat surat panggilan kepada orang tua/wali sisiwa  Melakukan kunjungan rumah. 5. dengan cepat bertindak untuk mengatasinya misalnya dengan cara :  Memanggil/menasihati/menegur siswa tentang perbuatannya. Untuk keperluan penertiban. dengan jalan melakukan pendataan dan meminta informasi dari para guru yang dilakukan secara harian. Wajib mengenal.  Alamat tempat tinggal/rumah. Wali Kelas berkewajiban menyusun pengurus kelas secara musyawarah.

7. Kepala Jurusan dan Wakil Kepala Sekolah. Memberikan laporan bulanan kepada Ketua Program Studi. 11. DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM 1. Secara tertib melakukan pengecekan tentang kehadiran siswa/kelas secara berkala. supaya bersedia mengajukan sarana-sarana yang bermanfaat untuk pembinaan selanjutnya. Bertitik tolak dari tugas sebagai jabatan fungsional dan profesional serta kemampuan yang dimiliki untuk melaksanakan tugasnya. Wajib mengadakan pendataan tentang kejadian. GURU 1. 14. menyusun Grafik Pencapaian Kurikulum dan Daya Serap Siswa dari hasil belajar anak didiknya. 15. Segera melaporkan kepada BP/BK atau Wakasek atau langsung berhubungan dengan Kepala Sekolah bila mengalami kesulitan dan pembinaan atau mengatasi masalah. 8. masalah serta cara penanggulangannya dalam Buku Khusus secara kronologis dan tertib (lihat butir di atas). maka peran dan tugas guru dalam pengembangan kurikulum adalah sebagai berikut : . Dalam rangka bimbingan dan pembinaan (remedy). 12. 13. 6. Turut menghadiri rapat-rapat yang berkaitan dengan tugasnya untuk mendapatkan pengarahan dan petunjuk pelaksanaan yang seragam. 10. Wajib memasukkan nilai hasil belajar dari siswa/kelas dalam bentuk Buku Rapor dan Daftar Nilai Kolektif pada tiap Semester dan akhir Tahun Pembelajaran. Disamping menyampaikan laporan/informasi. Wali Kelas harus memperhatikan kepentingan anak didik dan bila dipandang perlu berani mengambil langkah-langkah dalam bentuk memuji dan atau mencela/memberi sanksi sesuai dengan tingkat prestasi atau kesalahannya. Bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. 9. H.

9. prinsip-prinsip pokok kurikulum. 6. Kepala Sekolah tentang program yang dibuat/direncanakan dan dilaksanakan. 7. . Melaporkan kepada Ketua Program Studi. Mencipatakan situasi belajar-mengajar yang bermakna dan menyenangkan bagi siswa.  Menganalisa situasi dan kondisi yang ada di sekolah. Membuat perencanaan pengajaran dengan mempedomani tujuan lembaga.2. serta jenis dan tingkat keterampilan yang dibutuhkan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut. cara penyampaian. 3. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. pendekatan. tujuan mata pelajaran dan kemampuan yang harus dimiliki siswa setelah tamat serta memepertimbangkan semua aspek yang mempengaruhi proses belajar-mengajar. Mengkaji dokumen kurikulum secara keseluruhan sehingga memahami tujuan. 8. Menilai prestasi siswa serta melakukan perbaikan pengajaran berdasarkan hasil evaluasi. Mengembangkan diri secara kontinyu untuk meningkatkan kemampuan profesional. Bekerjasama dengan Guru lainnya dalam satu Jurusan/Program studi di bawah koordinasi Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/Kepala Jurusan dalam :  Mengidentifikasi kebutuhan dunia kerja menyangkut jenis pekerjaan yanga ada di lapangan sekarang dan yang mungkin ada pada masa yang akan datang. filosofi. 4.  Mengkaji materi pelajaran yang ada dalam kurikulum dan melakukan penyesuaian dengan kebutuhan lapangan kerja dan perkembangan teknologi. Mengimplementasikan rencana pengajaran yang telah dibuat melalui proses belajar-mengajar 5. isi (content) dan cara penilaiannya.

DALAM PENINGKATAN FLEKSIBILITAS DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM 1. sehingga setiap siswa akan memiliki pengalaman belajar secara praktis dan beragam. Kerjasama dengan nara sumber/praktisi di masyarakat tanpa harus menempuh pola birokrasi yang rumit. tuntutan kurikulum. KETATAUSAHAAN Sub Bagian Tata Usaha Sekolah bertugas melaksanakan ketatausahaan sekolah dan bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut : 1. URUSAN KEPEGAWAIAN 2. 2. 2. fasilitas yang harus disediakan untuk membantu belajar siswa. 5. Memberikan motivasi kepada siswa dalam mengembangkan kegiatan belajar secara aktif pada dunia nyata. 3. I. yang kemudian dikembangkannya pertukaran pengalaman dalam diskusi kelompok :  Sekolah yang tidak memiliki sumber belajar yang cukup dalam mencapai tujuan kurikulum dapat terbantu melalui kegiatan praktis siswa. 6. URUSAN KEUANGAN 3. Dalam melaksanakan tugasnya. Guru bertanggungjawab kepada Kepala Sekolah. 4. Memberikan bobot materi tertentu yang relevan dengan tuntutan siswa dan lingkungan sehingga dimungkinkan masuknya muatan lokal.  Siswa yang kemudian intelektualnya kurang akan diimbangi kemampuan praktis yang bermanfaat bagi dirinya. Memahami ruang lingkup kurikulum. Memahami sejauh mana tuntutan kurikulum dapat disesuaikan dengan kondisi sekolah dan lingkungan belajar. URUSAN PERLENGKAPAN/LOGISTIK . Memahami apa yang dibutuhkan siswa sesuai tuntutan dirinya di masyarakat yang erat relevansinya dengan program studinya (What does the learner need?).

2. Dalam melaksanakan tugasnya kepala Sub. 5. Mengevaluasi pelaksanaan tugas-tugas pegawai rara usaha dan mengambil tindak lanjut apabila diperlukan untuk kelancaran tugas-tugas ketatausahaan. Subag Tata Usaha kecuali urusan keuangan bertanggung jawab kepada kepala sekolah dalam pengelolaan keuangan sekolah sesuai peraturan yang berlaku. kesiswaan. 7. keuangan. Memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas-tugas ketatausahaan sekolah. 8. URUSAN KERUMAHTANGGAAN SEKOLAH DAN RUANG LINGKUP TATA USAHA. 2. Menyusun rencana kebutuhan tenaga guru dan non guru. 4. 6. URUSAN KESISWAAN. Subag Ttaa Usaha dalam kegiatan adminitrasi kepegawaian meliputi tugas-tugas sebagai berikut : 1. persuratan dan kerumahtanggan sekolah. 5. Membantu Kepala Sekolah guna kelancaran ketatausahaan sekolah. Tugas-tugas lain yang diperintahkan kepala sekolah. 2. Pembinaan dan pengembangan karier guru dan pegawai tata usaha . Menyusun program tata usaha untuk kelancaran tata usaha sekolah. Adapun uraian tugas tiap-tiap sub bagaian urusan adalah sebagai berikut : I. KEPALA SUB BAGAIAN TATA USAHA 1. URUSAN PERSURATAN/PELAPORAN 6. Mengkoordinasikan kegiatan-kegiatan administrasi sekolah meliputi Administrasi kepegawaian.4. Tiap-tiap urusan dipimpin oleh seorang kepala urusan yang bertanggung jawab kepada Ka. Bagian Tata Usaha bertanggung jawab kepada kepala sekolah. Kepala Urusan Kepegawaian Membantu Ka. KEPALA-KEPALA URUSAN a. 3. PENYEDIAAN DATA/STATISTIK SEKOLAH. Memberikan bimbingan dalam pelaksanaan tugas-tugas pegawai tata usaha. perlengkapan.

10. Penyelesaian Kartu Asuransi Kesehatan 11. Pengisian buku induk pegawai. Pembuatan KP4 guru/pegawai tata usaha 14. e) Point a – d tersebut di atas akan diatur lebih lanjut oleh Kepala Sekolah atau pejabat yang ditunjuk. 3. Penyelesaian SK. Penyelesaian usul status pegawai negeri. 4. Penyelesaian DUPAK guru. Penyelesaian usul hak klaim TASPEN PNS 18. Tugas lain yang berkaitan dengan administrasi kepegawaian Dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Sub Bagian Tata Usaha. Penyelesaian mutasi PNS. 16. Penyajian data ketenagaan 15. guru/pegawai tata usaha. Daftar penilaian pelaksanaan pekerjaan PNS/DP3 8. b) Setiap guru mempunyai hak yang sama untuk mengembangkan “Managerial Skill” serta menduduki jabatan-jabatan yang ada di sekolah. 7. Penyusunan DUK setiap akhir tahun. 5. KGB. PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN KARIER GURU. Pensiun PNS. c) Masa jabatan sesuai butir b minimal 2 (dua) tahun dan maximal 4 (empat) tahun. 9. Penyelesaian izin cuti PNS 12. PNS. 17. . a) Setiap guru mempunyai hak yang sama untuk diikutsertakan dalam kepanitiaan di sekolah guna memperoleh angka kredit. Penyelesaian TASPEN. 6. Penyelesaian usul SK. d) Setiap guru mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan tugas-tugas PBM guna memperoleh angka kredit. 13. Penataan dokumen kepegawaian yang lengkap dalam dokumen keeper.

5. Penyelesaian urusan buku setoran ke Bank/KPKN setempat. 3. 2. b. Memenuhi syarat yang diatur dalam keputusan bersama Mendikbud dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara No : 0493/P/1993 dan No: 25 Tahun 1993 tanggal 24 Desember 1993. yang meliputi tugas-tugas : 1. Penyelesaian SPJ keuangan (UYHD. 6. Buku penetapan SPP (Kategori SPP). Bea Siswa) oleh yang diserahi tugas tersebut. DPP. 84/1993 tanggal 24 Desember 1993 tentang jabatan fungsional guru dan angka kreditnya. Buku kas umum tabelaris. kekurangan gaji. 4. 7. lembur). 8. SPP. Selain syarat-syarat tersebut di atas seorang guru dapat diproses DUPAK- nya apabila memenuhi syarat-syarat sebagai berikut : a) Menyusun/memiliki Program Pengajaran dan Satuan Pelajaran/Job Sheet sesuai mata pelajaran yang diajarkan. b) Prosentase kehadiran melaksanakan tugas dapat dicapai. Buku harian penerimaan SPP . e) Butir b) – d) tersebut di atas akan diatur dengan surat keputusan/edaran Kepala Sekolah. Mengurus dan menyelesaikan buku penerimaan SPMU. d) Tatap muka Kegiatan Proses Belajar Mengajar dapat dicapai. Mengurus dan membayar belanja/pegawai (Gaji. DAFTAR USUL PENETAPAN ANGKA KREDIT BAGI JABATAN GURU : 1. c) Pencapaian Target Kurikulum (PTK) sudah tercapai. Memenuhi syarat-syarat yang diatur dalam Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara No. OPF.f) Syarat-syarat untuk menduduki jabatan di sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku. 3. Menyusun RAPBS setiap tahun 2. Kepala Urusan Keuangan Dalam melaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada Kepala Sekolah.

Bra Siswa oleh yang ditunjuk. 2. Rencana pengadaan barang 6. Kepala Urusan Perlengkapan Membantu Kepala Sub Bagian Tata Usaha dalam pengurusan administrasi perlengkapan sekolah dengan tugas-tugasnya : 1. OPF. 7. Pengelolaan buku golongan barang inventaris. Melaksanakan administrasi perawatan dan perbaikan barang inventaris. 9. Pengelolaan administarsi dan keuangan dipertanggungjawabkan kepada Kepala Sekolah. 12. Tugas-tugas lain yang berkaitan dengan administrasi perlengkapan. 3. 11. Melaksanakan pengadaan ATK. 10. 4. Penataan arsip-arsip status tanah/sertifikat tanah/gedung. 13. Penyajian data buku perpustakaan dengan kerjasama kasi perpustakaan sekolah. 13. . 9. SPP. 10. 8. 12. c. Melaksanakan laporan Triwulan. DPP. Laporan SPP ke instansi yang berwenang. Daftar penerimaan barang. laporan tahunan barang inventaris kekayaan negara. Dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Kepala Sub Bagian tata usaha. Daftar permintaan barang 5. 11. Pengelolaan buku induk barang inventaris. Penataan arsip-arsip keuangan secara rapi dan lengkap meliputi :UYHD. Buku setoran SPP ke BRI. Tugas-tugas lain yang berkaitan dengan keuangan. Melaksanakan penghapusan barang inventaris sesuai peraturan yang berlaku. Menyusun kebutuhan bahan operasional sekolah dan perawatannya.

d. Penelusuran lulusan dengan kerjasama Wakasek Kesiswaan. Buku agenda surat masuk dan surat keluar. Daftar lulusan setiap tahun dengan kerjasama Wakasek Bidang Kurikulum/Wakasek Kesiswaan. keputusan kepala sekolah. Dalam melaksanaka tugasnya. Kumpulan daftar siswa perkelas sesuai jurusan/program studi yang ada. 5. 13. Daftar hadir siswa dengan kerjasama wali kelas. 2. 15. 4. 3. Daftar calon peserta UN/US dengan kerjasama Wakasek Bidang Kurikulum/Wakasek Kesiswaan. 8. Pengesahan STTB dan sertifikat. Tata Usaha dalam penyelesaian administrasi kesiswaan dengan tugas-tugasnya sebagai berikut : 1. 12. Buku kumpulan nilai dengan kerjasama Wali-wali kelas. Tata Usaha dalam menyelenggarakan administrasi persuratan/pelaporan dengan tugas-tugas sebagai berikut : 1. Buku Urusan Persuratan 2. Dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas kesiswaan. Penyaluran STTB dan DANEM kepada lulusan setiap tahun kerjasama panitia UN/US dengan daftar penerimaan. . 9. Tata Usaha. Kepala Urusan Kesiswaan Membantu Ka. Melaksanakan administrasi surat menyurat. 10. 5. kepala urusan kesiswaan bertanggungjawab kepada Ka. e. Surat pindah siswa. Penataan arsip-arsip surat-surat masuk dan surat keluar. Buku ekspedisi umum 4. Kepala Urusan Persuratan Membantu Ka. Surat keterangan siswa. Penyajian data-data siswa untuk statistik dan Quisoneer. Daftar penerimaan siswa baru dengan kerjasama panitia PSB 6. 14. Penataan surat-surat keputusan. 11. 7. Buku Kalper Siswa 3.

3. Pengandaan format-format dan surat-surat. 5. Penataan surat-surat keputusan dan peraturan-peraturan. Kepala Urusan Rumah Tangga/Umum Membantu Kepala Sub bagian Tata Usaha untuk kelancaran kerumahtanggaan sekolah dengan tugas-tugas sebagai berikut : 1. 12. 4. 10. 10. 7. 2. WC. 9. Dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada Kepala bagian tata usaha. Pengiriman laporan-laporan. f. 11. 12. Dalam melaksanakan tugasnya bertanggungjawab kepada kepala bagian tata usaha. 9. 6. Pengelolaan data kehadiran guru/pegawai setiap bulan. dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan persuratan/pelaporan. . indah dan nyaman. Kebersihan ruang tamu. bersih. Penyajian data kehadiran guru/pegawai setiap bulan. Penyusunan arsip-arsip. 11 Membantu pelayanan pada penataran PSS dengan kerjasama panitia yang ada. Kegiatan kebersihan setiap hari jumat. 8. Pelayanan kesejahteraan guru/pegawai berupa minuman ringan setiap hari secara bergilir. Penyediaan absen/daftar hadir rapat-rapat kerja di sekolah. Penataan ruang tata usaha secara rapih. kamar mandi. Pengiriman surat-surat tepat waktu. Penyediaan absensi guru/pegawai. Dan tugas-tugas lain yang berkaitan dengan tugas ke rumahtanggaan sekolah. 6. Pelayanan konsumsi pada waktu rapat-rapat dinas di sekolah. 7. 8. Kebersihan ruang tata usaha. Pengelolaan surat-surat masuk tepat waktu untuk proses selanjutnya.

terutama di bidang keamanan. 7. Membimbing bawahannya dalam melaksanakan tugasnya. pemerintah. 16. Memelihara dan meningkatkan keutuhan. 10.PERATURAN DAN TATA TERTIB A. 13. KEWAJIBAN Setiap Pegawai Negeri Sipil Wajib : 1. Memperhatikan dan melaksanakan segala ketentuan pemerintah baik yang langsung menyangkut tugas kedinasannya maupun yang berlaku secara umum. Mengangkat dan mentaati sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil dan sumpah/janji berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 12. 5. Menjunjung tinggi kehormatan dan martabat negara. Menciptakan dan memelihara suasana kerja yang baik. diri sendiri atau pihak lain. Mentaati ketentuan jam kerja. Mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan golongan atau diri sendiri. Bertindak dan bersikap tegas. 9. 14. menggunakan dan memelihara barang-barang milik negara dengan sebaik-baiknya. . Negara dan Pemerintah. kekompakan. cermat dan bersemangat untuk kepentingan negara. 4. keuangan dan materill. Setia dan taat sepenuhnya kepada Pancasila. tetapi adil dan bijaksana terhadap bawahannya. Segera melaporkan kepada atasannya apabila mengetahui ada hal yang dapat membahayakan atau merugikan negara/pemerintah. dan kesatuan Korps Pegawai Negeri Sipil. Memberikan pelayanan dengan sebaik-baiknya kepada masyarakat menurut bidang tugasnya masing-masing. 6. Melaksanakan tugas kedinasan dengan sebaik-baiknya dan dengan penuh pengabdian. persatuan. dan tanggungjawab. Bekerja dengan jujur. Menyimpan rahasia negara dan atau rahasia jabatan dengan sebaik-baiknya. 11. 2. 8. UndangUndang Dasar 1945. PERATURAN DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL 1. serta menghindarkan segala sesuatu yang dapat mendesak kepentingan negara oleh kepentingan golongan. 15. 3. dan Pegawai Negeri Sipil. kesadaran. tertib.

Memiliki. membeli. 4. sesama Pegawai Negeri Sipil. 25. Mentaati ketentuan peraturan perundang-undangan tentang perpajakan. LARANGAN 1. Melakukan tindakan yang bersifat negatif dengan maksud membalas dendam terhadap bawahannya atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya. 17. Menjadi teladan sebagai warganegara yang baik dalam masyarakat. Menyalahgunakan barangbarang. menjual. atau pihak lain. Tanpa izin pemerintah menjadi pegawai atau bekerja untuk negara asing. Memperhatikan dan menyelesaikan dengan sebaik-baiknya setiap laporan yang diterima mengenai pelanggaran disiplin. 3. bawahan. atau surat-surat berharga milik negara secara tidak syah. yang berlainan. 22. 23. . Menerima hadiah atau sesuatu pemberian berupa apa saja dari siapapun juga yang diketahui atau patut dapat diduga bahwa pemberian itu bersangkutan atau mungkin bersangkutan dengan jabatan atau pekerjaan Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan. pemerintah. atau orang lain di dalam maupun di luar lingkungan kerjanya dengan tujuan untuk keuntungan pribadi. 2. Melakukan kegiatan bersama dengan atasan. 19. menggadaikan. 20. Mentaati segala peraturan perundang-undangan dan peraturan kedinasan yang berlaku. golongan. uang. Menjadi dan memberikan contoh serta teladan yang baik terhadap bawahannya. dokumen. yang secara langsung atau tidak langsung merugikan negara. 21. Berpakaian rapi dan sopan serta bersikap dan bertingkah laku sopan santun terhadap masyarakat. dan terhadap atasan. Melakukan hal-hal yang dapat menurun kehormatan atau martabat negara. atau surat-surat berharga milik negara. Mendorong bawahannya untuk meningkatkan prestasi kerjanya. 5. 2. Mentaati perintah kedinasan dari atasan yang berwenang. atau Pegawai Negeri Sipil. Menyalagunakan wewenangnya. 7. 8. menyewakan. 24. 6. teman sejawat. 18. atau meminjamkan barang-barang. Hormat-menghormati antara sesama warganegara yang memeluk agama/kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

pimpinan atau komisaris perusahaan swasta bagi yang berpangkat Pembina golongan ruang IV/a ke atas atau memangku jabatan eselon I. PEMBERIAN KESEMPATAN UNTUK MENGIKUTI PENDIDIKAN DAN LATIHAN PADA : a. . Bertindak sewenang-wenang terhadap bawahannya. Bertindak selaku perantara bagi suatu pengusaha atau golongan untuk mendapatkan pekerjaan atau pesanan dari kantor/instansi pemerintah.Memiliki saham/modal dalam perusahaan yang kegiatan usahanya berada dalam ruang lingkup kekuasaannya. 14. Membocorkan dan atau memanfaatkan rahasia negara yang diketahui karena kedudukan jabatan untuk kepentingan pribadi. atau pihak lain. 15. 9. sesuai dengan kemampuan dan tugasnya. 18. 17. PENGATURAN KEGIATAN Kepala Sekolah mengupayakan agar setiap guru mendapat kesempatan mengumpulkan angka kredit yang disyaratkan untuk kenaikan pangkat/jabatan setingkat lebih tinggi. PERATURAN TENTANG PEMBAGIAN KERJA GURU 1. maupun sambilan. Pendidikan formal yang lebih tinggi baik dengan tugas belajar maupun izin belajar dari jabatan yang berwenang. apabila : Sesuai dengan bidang tugas pokok di sekolah. 2. Menghalangi berjalannya tugas kedinasan. 11. 13. kecuali untuk kepentingan jabatan. Melakukan pungutan tidak sah dalam bentuk apapun juga dalam melakukan tugasnya untuk kepentingan pribadi. B. Melakukan suatu tindakan atau sengaja tidak melakukan suatu tindakan yang dapat berakibat menghalangi atau mempersulit salah satu pihak yang dilayaninya sehingga mengakibatkan kerugian bagi pihak yang dilayani. golongan. Memiliki saham suatu perusahaan yang kegiatan usahannya tidak berada dalam ruang lingkup kekuasannya yang jumlah dan sifat pemilikan itu sedemikian rupa sehingga melalui pemilihan saham tersebut dapat langsung atau tidak langsung menentukan penyelenggaraan atau jalannya perusahaan. 16. atau pihak lain. Melakukan kegiatan dagangbaik secara resmi. golongan. Memasuki tempat-tempat yang dapat mencerminkan kehormatan atau martabat Pegawai Negeri Sipil. menjadi direksi. 10. 12.

. 3. a. Pelatihan kedinasan. penugasan oleh pejabat yang berwenang sekurang-kurangnya Kepala Kandepdikbud Kabupaten/Kotamadya dengan izin atau persetujuan Kepala Sekolah. Tidak mengganggu pelaksanaan tugas atau tugas tersebut dapat digantikan guru lain. maka yang bersangkutan : (1) Diserahi mengajar mata pelajaran lain yang sesuai dengan spesialisasi pendidikan dan atau pelatihan yang dimiliki atau sesuai dengan tugasnya dan jenis guru yang bersangkutan. apabila : Sesuai dengan bidang tugas pokok di sekolah. khusus pemberian tugas belajar b. dengan ketentuan sebagai berikut : a) Jam wajib mengajar 24 jam pelajaran per minggu seperti yang tercantum dalam Surat Edaran Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan Kepala Badan Administrasi Kepegawaian Negara Nomor 57686/MPK/1989 dan Nomor 38/SE/1989 adalah terdiri dari : (1) 18 (delapan belas) jam pelajaran tatap muka (Intra Kurikuler). PEMBAGIAN KERJA DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR ATAU PRAKTEK ATAU BIMBINGAN DAN PENYULUHAN. 1) Setiap guru sesuai dengan kualifikasi dan ketentuan pada kurikulum diupayakan memperoleh jam mengajar 24 jam pelajaran setiap minggu dan tidak diberi tugas melebihi 36 jam pelajaran. Jumlah Jam Mengajar teori atau praktek. Tidak mengganggu tugas atau tugasnya dapat digantikan orang lain. (2) 6 (enam) jam pelajaran bukan tatap muka (Ko Kurikuler) b) Bagi guru bidang studi yang belum memenuhi 24 jam mengajar setiap minggu atau karena struktur program menurut kurikulum untuk seluruh kelas tidak mencapai 24 jam pelajaran. (2) Diserahi mengajar di sekolah lain baik negeri maupun swasta yang terdekat.

2) Setiap guru diupayakan tidak diberi tugas bimbingan dan penyuluhan melebihi 225 siswa. wajib mengajar 12 (dua belas) jam pelajaran tatap muka setiap minggu. Kandep Kabupaten/Kotamadya atau Kepala Dinas Pendidikan dan kebudayan sesuai dengan aturan yang berlaku khusus bagi guru Pegawai Negeri Sipil Depdikbud yang diperbantukan pada Pemerintah Daerah . pemenuhannya juga diatur seperti Guru Bidang Studi tersebut diatas. 3) Wakil Kepala Sekolah dan guru yang dengan keputusan pejabat yang berwenang ditugaskan sebagai guru inti pada pusat kegiatan guru. sanggar pemantapan kegiatann guru atau regional centre. Ditugaskan memberi bimbingan dan penyuluhan di sekolah lain baik negeri maupun swasta yang terdekat. kelompok kerja guru atau menyuluh siswa sekurang-kurangnya 75 siswa. 2) Kepala Sekolah wajib mengajar tatap muka 6 jam pelajaran setiap minggu atau wajib membimbing atau menyuluh siswa sekurang-kurangnya 40 siswa. Jumlah siswa untuk Guru Bimbingan dan Penyuluhan 1) Setiap Guru Bimbingan dan Penyuluhan sekurang-kurangnya diberi tugas bimbingan dan penyuluhan terhadap 150 siswa. (3) Diserahi kegiatan bimbingan dan penyuluhan. penugasan oleh jabatan yang berwenang sekurang-kurangnya Ka. apabila yang bersangkutan pernah mengikuti penataran atau pernah menjadi tenaga bimbingan dan penyuluhan dengan ketentuan : (i) 10-15 siswa = 2 jam pelajaran (ii) 16-30 siswa = 4 jam pelajaran (iii) 31-45 siswa = 6 jam pelajaran (iv) 46-60 siswa = 8 Jam pelajaran (v) 61-75 siswa = 10 jam pelajaran (vi) 76 atau lebih = 12 Jam pelajaran c) Bagi guru praktek yang tidak memenuhi jam wajib. 3) Guru Bimbingan dan Penyuluhan yang tidak memenuhi jumlah siswa yang diberi bimbingan dan penyuluhan maka yang bersangkutan dapat : a). atau. . b.

5. Meyusun persiapan mengajar. Hadir di sekolah 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai. Meningkatkan Daya Serap Siswa. Diserahi kegiatan lain yang berkaitan dengan proses belajarmengajar yang tidak diberi angka kredit. 4. dengan ketentuan bahwa setiap 2 (dua) jam efektif disamakan dengan 8 (delapan) siswa. 4. b). 3. Melaksanakan tugas kurikuler dan kokurikuler. KEBIJAKAN KEPALA SMK NEGERI 1 MAKALE TENTANG PERATURAN & TATA TERTIB GURU. 6. Guru yang diangkat untuk pertama kali dalam membimbing Guru Madya. C. wewenang. Kegiatan tersebut adalah seperti menjadi pengelola perpustakaan sekolah pada SMP. 7. 2. 2. Setiap guru sebanyak-banyaknya membimbing 6 (enam) orang guru yang memiliki tugas. PEMBAGIAN KERJA DALAM MEMBIMBING GURU LAIN 1. Diupayakan guru yang membimbing dengan guru yang dibimbing memiliki kesesuaian spesialisasi atau kelompok spesialiasi latar belakang pendidikan dan atau pengalaman dan atau tugas. Menyiapkan tugas perbaikan dan pengayaan. 1. wewenang. dan tanggung jawab untuk membimbing. kecuali tidak ada guru lain yang telah memiliki tugas. Diserahi tugas mengajar mata pelajaran tertentu yang sesuai dengan spesialisasi pendidikan dan atau pelatihan yang dimiliki atau sesuai dengan pengalamannya. Menyelesaikan Target Pencapaian Kurikuler. . KEWAJIBAN KHUSUS GURU 1. diupayakan agar tidak diberi tugas membimbing guru yang memiliki pengalaman mengajar lebih dari 5 (lima) tahun. Penugasan tersebut sebanyak-banyaknya 12 (dua belas) jam efektif. dan tanggung jawab melaksanakan dengan bimbingan. Mengikuti kegiatan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) pada hari Jumat. atau c). 3. SMA dan SMK Tim Teaching dan tugas sejenis yang ditetapkan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah.

10. 8. 4. Menjaga wibawa dan martabat guru serta martabat sekolah. Melakukan kegiatan-kegiatan lain yang bertentangan dengan ketentuan/peraturan yang ditetapkan sekolah. Meninggalkan tugas tanpa ijin dari Kepala Sekolah. Mengambil keputusan yang berhubungan dengan urusan dinas tanpa seijin Kepala Sekolah. Semua kegiatan siswa di SMK Negeri 1 Makale disalurkan dalam satu- satunya wadah yakni Organisasi Intra Sekolah yang disebut Organisasi Siswa Intra Sekolah SMK Negeri 1 Makale dan disingkat OSIS SMK Negeri 1 Makale . Menggunakan jam-jam tugas untuk kepentingan diluar tugasnya tanpa ijin Kepala Sekolah. D. Organisasi Ekstra sekolah hanya dapat diperkenankan apabila bernaung dibawah panji-panji OSIS SMKN 1 Makale. . 9. 3. 1. Meningkatkan kompetensi atau kemampuan sebagai guru. PERATURAN DAN TATA TERTIB SISWA. Melaksanakan administrasi kependidikan. 4. Menggunakan alat/perkakas/bahan milik sekolah untuk kepentingan pribadi tanpa seizin Kepala Sekolah. 13. ORGANISASI SISWA DAN KEGIATAN SISWA 1. Kegiatan kepramukaan siswa/siswi SMK Negeri 1 Makale ditampung pada Gugus Depan 101 dan 102. Menandatangani daftar hadir guru. Menggunakan jabatan untuk mengambil keuntungan pribadi. 5. 2. 11. Semua siswa SMK Negeri 1 Makale yang memenuhi persayaratan yang telah ditetapkan oleh anggota OSIS SMK Negeri 1 Makale wajib mengikuti semua kegiatan sekolah. Melaporkan secara tertulis jenis dan jumlah tugas luar. 12. 2. LARANGAN 1. 2. 6. 3. Mengutamakan tugas pokok (mengajar) dari pada tugas lain.

tidak diijinkan dikenakan sejak berangkat dari rumah ke sekolah. 4. PAKAIAN SEKOLAH 1. Setiap kelas wajib mempunyai pengurus kelas sekurang-kurangnya : Ketua Kelas. mengucapkan katakata yang tidak sopan. Dilarang keras membuat caretan-coretan. Untuk setiap kelas ada seorang guru yang disiplin sebagai Wali Kelas yang menjadi pembimbing para siswa kelas yang bersangkutan. 4. 3. Semua siswa harus hadir di sekolah sebelum pelajaran dimulai. Semua siswa SMKN 1Makale wajib memakai seragam sekolah yang ditetapkan oleh sekolah/pemerintah.  Muts (tutup kepala) / topi warna abu-abu. 6. memakai make up dan perhiasan berlebihan. 3. Siswa yang datang terlambat harus terlebih dahulu meminta ijin untuk mengikuti pelajaran dari bagian BP/BK serta Guru yang sedang memberi pelajaran. 1. . merokok. 5. berkelahi dan lain-lain perbuatan yang bersifat negatif. 5.2. 3. Selama berolahraga semua siswa dilarang bersandal/sepatu sandal. MASUK KELAS/SEKOLAH. 2.  Celana panjang/rok warna abu-abu. melakukan tindakan- tindakan yang mengakibatkan kerusakan.  Ikat pinggang dan sepatu. mengenakan baju lepas. sederhana tetapi rapi dan bersih. Seragam sekolah berupa :  Baju warna putih polos. Pakaian untuk berolahraga harus sesuai dengan tujuannya dengan mengingat butir 2 dan 3. Penggunaan pakaian seragam praktek. Pakaian sekolah harussedemikian rupa sehingga tidak mengganggu rasa susila orang lain. dan Wakil Ketua yang dipilih oleh dan dari siswa kelas yang bersangkutan. 2.

Siswa yang sakit di rumah sehingga tidak dapat masuk sekolah harus memberi kabar di sekolah dengan surat bukti sah. tetapi harus keluar dari kelas.  Jangka waktu 3 – 5 hari harus mendapat ijin dari Kepala Sekolah. 3. 4. 6. Presensi (kehadiran) seorang siswa mencerminkan kerajinan dan ketekunan yang ikut diperhitungkan dalam sistem kredit dan kenaikan kelas dan pemberian penghargaan/insentif. 6. siswa/siswi tidak diperkenankan meninggalkan halaman sekolah. 2. SISWA YANG MENDERITA SAKIT 1. 2. Sesudah kembali dari keperluan tersebut dalam pasal ayat 1.  Jangka waktu lebih 5 hari harus mendapat ijin dari Kepala Kanwill setempat. GURU DAN TAMU . yaitu :  Jangka waktu 1 – 2 hari harus mendapat ijin dari Wali Keles/BP. 1. Siswa yang hendak meninggalkan pelajaran harus mendapat ijin terlebih dahulu kepada pihak yang berwenang mengatur hal tersebut. 5. 3. Siswa dilarang tidak masuk sekolah tanpa ijin. WAKTU ISTIRAHAT Pada waktu istirahat. Siswa yang sakit waktu berada di sekolah. maka siswa yang bersangkutan harus melapor kepada Wali Kelas/BP dengan disertai bukti yang sah. IJIN MENINGGALKAN KELAS/SEKOLAH. HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEKOLAH. Siswa yang sakit dari 3 (tiga) hari harus membawa surat keterangan dokter. hendaknya segera melaporkan diri kepada Guru yang sedang memberi pelajaran/Wali Kelas/BP. 7.

8. HUBUNGAN ORANG TUA/WALI SISWA DENGAN SEKOLAH 1. KENDARAAN 1. 3. PEMBAYARAN UANG SEKOLAH 1. Uang SPP. Orang tua/wali siswa mengawasi kegiatan putra/putrinya di luar program kegiatan sekolah. Wali Kelas. Pramuka. Menerima tamu diijinkan pada waktu istirahat. OSIS. Dimanapun atau dengan siapapun. dari tanggal 1 s/d tanggal 14 bulan yang sedang berjalan. 9. dan seluruh jajaran sekolah haruslah berlandaskan tata krama pergaulan. 2. 3. Iuran BP3 harus dibayar pada tiap bulan. BKS. 4. Hubungan dengan teman sekolah dan keluarga besar SMKN 1 Makale harus terpelihara dengan baik dan dengan dasar saling menghormati. . Hubungan dengan Guru. 1. yang terdiri dari :  SPP / Iuran Komite sesuai ketentuan  Iuran Uang Prakerin  Iuran Osis  Iuran BKS  Iuran Pramuka  Iuran dan Sumbangan BP3  Dan lain-lain sesuai peraturan yang resmi. kecuali ada urusan yang mendesak/khusus. setiap siswa harus bersikap sopan. 2. Sewaktu-waktu sekolah dapat meminta kehadiran orang tua/wali siswa untuk diminta keterangan/pertanggungjawaban tentang perkembangan prestasi/sikap dari putra/putrinya. Semua kendaraan harus ditempatkan pada tempat yang telah ditentukan. 10. 3. Orang tua/wali siswa wajib membantu menyadarkan putra/putrinya agar senantiasa memahami peraturan tata tertib sekolah. Sumbangan dapat diangsur sebanyak-banyaknya 3 kali angsuran dalam jangka waktu 4 bulan. Setiap siswa wajib membayar uang pembayaran sekolah. 2.

12. 2 Setiap siswa wajib menjaga nama baik sekolah serta wajib ikut menjaga dan memelihara alat-alat. KEWAJIBAN SISWA 1. Segala bentuk kerusakan/kehilangan terhadap semua jenis peralatan sekolah yang disebabkan perbuatan siswa baik di segaja maupun tidak. Penempatan kendaraan haruslah rapi dan terkunci 3. 4. SANKSI 1. dimana sekolah hanya membantu keamanan. Semua siswa wajib mengikuti semua kegiatan sekolah. 11. MERUSAK/MENGHILANGKAN PERALATAN SEKOLAH. uang dan lain-lain. 3. Segala bentuk kegiatan yang terjadi di luar maupun di dalam kampus SMKN 1 Makale. gedung dan lain-lain milik sekolah sebagai milik sendiri. Barang siapa melanggar ketentuan-ketentuan tersebut diatas. maka siswa yang bersangkutan/kelas wajib mengganti dengan yang sama. 13.  Instruksi-Instruksi serta aturan-aturan pelaksanaan. sepeda. Sanksi dapat berupa :  Peringatan  Dilarang mengikuti pelajaran  Skorsing . 2. harus dikerjakan/diselesaikan sebagaimana mestinya. misalnya kendaraan bermotor. Semua siswa harus tunduk dan taat pada :  Semua peraturan yang ditentukan oleh sekolah. Tugas para siswa yang diberikan oleh para Guru/Sekolah baik di sekolah yang harus dikerjakan di kelas maupun yang harus dikerjakan di rumah. 2. tidak akan mendapat ganti rugi dari sekolah. mendapat sanksi dari Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah/BP/Wali Kelas sesuai dengan besar atau kecilnya kesalahan atau pelanggarannya.

Bila ada seorang karyawan yang meninggal dunia. maka wali kelas beserta semua siswa yang sekelas dengan almarhum diijinkan melayat. karyawan serta pengurus OSIS diijinkan melayat. 15. 5.  Wajib apael  Ditunda penerimaan rapor/kenaikan kelas  Tidak boleh mengikuti Semester  Dikeluarkan dari sekolah  Hukuman-hukuman lain yang bersifat mendidik. maka sekolah akan menugaskan guru. 6. karyawan untuk melayat. Bila orang tua/wali/saudara kandung dari siswa yang meninggal dunia. 3. guu dan siswa diijinkan untuk melayat. . maka guru yang tidak bertugas serta wakil-wakil dari siswa atau para pengurus OSIS diijinkan untuk melayat. Bila istri/anak karyawan yang meninggal dunia. 4. 2. 8. 7. 14. Bila ada seorang siswa SMK N1 Makale yang meninggal dunia. 3. maka guru yang tidak bertugas. maka guru yang tidak bertugas diijinkan melayat. PELAYATAN 1. maka hanya ketua kelas dan wakil dari kelas yang bersangkutan diijinkan melayat. ATURAN PENUTUP Hal-hal yang belum dicantumkan dalam peraturan tata tertib ini akan dicantumkan serta diputuskan lebih lanjut oleh Kepala Sekolah/Wakil Kepala Sekolah. Segala sanksi/hukuman dicatat dalam buku induk dan daftar siswa. Bila nenek/famili siswa yang meninggal dunia. Bila ada salah seorang guru SMKN 1 Makale yang meninggal dunia. Bila orang tua/saudara kandung guru yang meninggal dunia. Bila istri/putra guru yang meninggal dunia. maka wali kelas beserta semua siswa diijinkan melayat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful