P. 1
ANTROPOLOGI MEDIS

ANTROPOLOGI MEDIS

|Views: 1,876|Likes:
Published by irfany

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: irfany on Mar 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/26/2013

pdf

text

original

‡ Antropologi medis adalah cabang ilmu

antropologi yang mulai berkembang setelah berangkhirnya Perang Dunia II. ‡ Ilmu ini membahas sistem kesehatan secara transkultural. ‡ Masalah lain yang dibahas adalah adalah faktor bioekologi dan sosial budaya yang berpengaruh terhadap kesehatan dan timbulnya penyakit.

‡ Para dokter memandang antropologi

medis sebagai biobudaya, yakni ilmu yang memberi perhatian pada aspekaspek biologis dan sosial budaya dari tingkah laku manusia, terutama tentang cara-cara interaksi tentang keduanya yang mempengaruhi kesehatan dan penyakit (Foster dan Anderson, 1986:3). ‡ Jadi, antropologi medis adalah sebuah kajian interdisiplin antara ilmu kesehatan dan budaya.

‡ Pada awalnya antropologi kesehatan lebih

menekankan perhatian pada dunia non Barat/dunia Timur (Non Western World). ‡ Perhatian peneliti antropologi mulanya tentang adanya perilaku kesehatan di beberapa negara non Western yang berbeda menurut pengamatan orang-orang Western. ‡ Sedangkan sosiologi kesehatan lebih banyak melakukan kajian pada dunia Barat (Western World).

‡ Dalam perkembangan selanjutnya, kedua

ilmu ini saling bekerjasama mengarah ke ilmu perilaku dalam mengembangkan kesehatan masyarakat.

Persamaan dan Perbedaan Antropologi kesehatan dgn Sosiologi Kesehatan
‡ Persamaan : Antropologi kesehatan dan sosiologi

kesehatan memiliki sasaran yang sama. ‡ Perbedaan : ‡ Antropologi lebih menekankan pada aturan manusia (nilai/norma, unsur-unsur budaya yang mempengaruhi peran serta, pandangan dan penghayatan individu terhadap penyakit dan proses penyembuhannya). ‡ Sedangkan sosiologi lebih menekankan kepada aturan yang besar (aturan sosial, peran serta masyarakat, struktur sosial, solidaritas kelompok).

Peran Antropologi Kesehatan Dan Sosiologi Kesehatan
‡ Antropologi membantu mempelajari sosio-kultural dari

semua masyarakat yang berhubungan dengan sakit dan sehat, diantaranya: 1. Penyakit yang berhubungan dengan kepercayaan (misfortunes); 2. Di beberapa masyarakat misfortunes disebabkan oleh kekuatan supranatural maupun supernatural atau penyihir;

3. Kelompok µhealers¶ ditemukan dengan

bentuk yang berbeda di setiap kelompok masyarakat; 4. Healers mempunyai peranan sebagai penyembuh; 5. Adapun perhatian terhadap suatu keberadaan µsakit¶ atau µpenyakit¶ tidak secara individual, namun pada keluarga ataupun masyarakat.

Tugas Ahli Antropologi Kesehatan
‡ Bagaimana individu di masyarakat

mempunyai persepsi dan bereaksi terhadap ³ill´ ‡ Bagaimana tipe pelayanan kesehatan yang akan dipilih, ‡ Untuk mengetahui budaya dan keadaan sosial di lingkungan tempat tinggalnya.

Pengantar
‡ Etnomedisin adalah cabang antropologi

medis yang membahas tentang asal mula penyakit, sebab-sebab, dan cara pengobatan menurut kelompok masyarakat tertentu. ‡ Di bidang antropologi medis, etnomedisin memunculkan termonologi yang beragam.

‡ Cabang ini sering disebut pengobatan

tradisionil, pengobatan primitif, tetapi etnomedisin terasa lebih netral (Foster dan Anderson, 1986:62). ‡ Menurut kerangka etnomedisin, penyakit dapat disebabkan oleh dua faktor. Pertama penyakit yang disebabkan oleh agen (tokoh) seperti dewa, lelembut, makhluk halus, manusia, dan sebagainya. Pandangan ini disebut pandangan personalistik.

Etnomedisin... (lanjt)
‡ Kedua ,penyakit juga dapat disebabkan

karena terganggunya keseimbangan tubuh karena unsur-unsur tetap dalam tubuh seperti panas dingin dan sebagainya. Kajian tentang ini disebut kajian natural atau non-supranatural.

‡ Khusus untuk pengobatan penyakit

naturalistik, biasanya digunakan bahan-bahan dari tumbuhan (herbalmedicine) dan hewan (animalmedicine), atau gabungan kedua. ‡ Sementara untuk penyakit personalitik banyak digunakan pengobatan dengan ritual dan magis.

Konsep-konsep pengobatan naturalistik
‡ Dewasa ini ada 3 konsep penyakit dan

pengobatan naturalistik yang mendominasi etnomedisin dunia: 1. Patologi humoral dari Yunani 2. Ayurveda dari India 3. Yin dan yang dari Cina

‡ Konsep patologi humoral

berdasarkan konsep humor (cairan) dalam tubuh manusia yang muncul sejak abad ke-6 Sebelum Masehi. (Chadwick dan Mann, 1950:5). ‡ Konsep pengobatan Ayurveda dari India memiliki beberapa kesamaan dengan konsep patologi humoral. Menurut paham Ayurve, penyakit dapat disembuhkan dengan makanan. Makanan mempunyai khasiat memanaskan dan mendinginkan. (Jellife, 1957:135).

‡ Menurut konsep Ayurveda, alam terdiri dari

5 unsur, yaitu api, tanah, air, udara, dan eter. ‡ Terganggunya keseimbangan kelima unsur akan mengganggu kesehatan. ‡ Kesehatan juga terganggu akibat terganggunya keseimbangan 3 cairan tubuh yang disebut konsep tridhosa (Beck, 1969:562).

‡ Konsep pengobatan tradisional kuna Cina

didasarkan pada konsep yin dan yang . ‡ Yin dan yang adalah dua kekuatan yang berinteraksi secara seimbang dan terus menerus di dalam alam. Apabila terjadi ketidakseimbangan, maka alam akan tergoncang.

‡ Bila ketidakseimbangan terjadi dalam

tubuh,maka tubuh akan sakit. ‡ Konsep ini berkembang sejak abad 23 sebelum Masehi. ‡ Jadi, konsep yin dan yang adalah konsep harmoni alam (Croizier, 1968:17).

PENGOBATAN ALTERNATIF

Sejarah
‡ Mesir Kuno

Kurang lebih 1500 tahun sebelum masehi telah dituliskan pada kertas papirus tentang penyakit dan terapi tradisional. ‡ Jimat dan benda-benda berkekuatan gaib, dan sepertiga dari semua bahan yang juga dikenal saat ini termasuk opium.

‡ Di Cina

pengobatan tradisional berkembang pada jaman kaisar Fu Hsi (th 2.800 SM) yang mencanangkan filosofi tentang Yin dan Yang ‡ Kaisar Shen Nung (2.700 SM) yang mengembangkan pengobatan dengan herbal dan akupuntur ‡ Kaisar Huang Ti (2.600 SM) yaitu pengarang teks kedokteran kuno Nei Ching (Kitab dasar kedokteran Cina) yang sangat terkenal hingga saat ini.

‡ India

ditemukan suatu teks tentang pengobatan yang dikenal dengan Athardaveda ‡ Konsep dasarnya keseimbangan dari tiga unsur dalam tubuh yaitu ‡ Udara ‡ Lendir ‡ Cairan empedu

‡ Dalam berbagai masyarakat kita

menjumpai lebih dari satu sistem medis. ‡ Ada sistem medis yang berkembang dalam masyarakat Barat dan yang oleh para ahli diberi berbagai nama. ‡ Di luar itu, ada sistem medis masyarakat non-Barat yang oleh orang Barat dinamakan sistem medis primitif, nonBarat, tradisional, rakyat (folk medicine),

‡ Kleinman membuat klasifikasi dengan

membedakan tiga macam pelayanan medis lokal (local health care systems), yaitu 1. sistem pelayanan kesehatan populer (popular), 2. sistem pelayanan kesehatan rakyat (folk), 3. pelayanan kesehatan profesional yang berorientasi ke biomedis Barat.

‡ Menurut Aakster istilah alternatif mengacu pada

sistem medis di luar metode normal yang berlaku dengan beberapa ciri yang membedakannya dengan sistem medis modern, seperti: ‡ biayanya tidak dijamin asuransi kesehatan, ‡ metodenya tidak diajarkan di perguruan tinggi, ‡ metodenya didasarkan pada pandangan lain mengenai penyakit dan pandangan lain mengenai hubungan antara tenaga kesehatan dengan penderita penyakit.

‡ Organisasi Kesehatan Dunia (W.H.O)

membedakan jenis pengobatan tradisional : ‡ Terapi yang µberdasarkan cara-cara¶ ‡ Jenis terapi yang kedua µberdasarkan obat-obatan¶ seperti jamu dan pengobatan herba ‡ Jenis pengobatan yang µberdasarkan mantra-mantra¶ ‡ Jenis pengobatan lain yang berdasarkan µalat-alat¶

‡ Aakster membedakan 4 tipe sistem medis

alternatif, yaitu: 1. Yang memakai metode diagnosis atau perawatan yang menyimpang, 2. Yang mempunyai pandangan menyimpang mengenai penyakit, 3. Yang mempunyai gambaran menyimpang mengenai penyakit atau manusia, 4. Sistem medis Timur.

Contoh
‡ Salah satu sistem medis alternatif faith

healing, yaitu penggabungan penyembuhan dengan keyakinan pada kekuatan adikodrati. Ada yang menggabungkannya dengan ilmu kesehatan modern, dan yang melakukannya secara mandiri.

‡ Menurut Wallis penelitian telah menemukan

adanya hubungan antara keyakinan agama dan kesehatan, namun di kalangan para ahli masih belum ada kesepakatan mengenai faktor penyebab adanya hubungan tersebut.

‡ National Center for Complementary dan

Alternative Medicine (NCCAM) ³ Sekelompok pengobatan, sistem pelayanan kesehatan, praktik, dan produk, yang saat ini tidak menjadi bagian dari pengobatan konvensional ³ ‡ Umum ³praktek-praktek yang digunakan secara mandiri atau sebagai pengganti dari pengobatan konvensional ´

1. Terapi pikiran dan spiritual 2. Terapi fisik 3. Terapi energi

‡ Dreamwork ‡ Terapi Kelompok ‡ Terapi Kognitif ‡ Terapi Musik ‡ Terapi Suara ‡ Terapi Seni ‡ Terapi Warna ‡ Hipnoterapy

Terapi Keluarga Visualisasi Terapi Cahaya Terapi Humanistik Psikoanalitik Psikoterapi

‡ Aromaterapi ‡ Hidroterapi ‡ Osteopati ‡ Teknik Relaksasi ‡ Zero Balancing

‡ Akupunktur ‡ Akupresur ‡ Meditasi ‡ Qigong Refleksiologi ‡ Terapi Polaritas ‡ T'ai chi Prana ‡ Yoga

‡ Dalam sistem pelayanan kesehatan di Inggris,

jenis pengobatan alternatif ini dibagi menjadi 3 kelompokbesar .
‡ Kelompok yang paling terorganisasi dan teratur ‡ Kelompok pengobatan alternatif yang membutuhkan

penelitian lebih lanjut , namun sudah digunakan sebagai pelengkap dalam sistem pelayanan kesehatan ‡ Kelompok pengobatan alternatif yang belum mempunyai data sama sekali

‡ Dari sudut pandang pasien bukan suatu hal yang

penting mengenai dasar ilmiah ‡ Kedokteran modern menjadi identik dengan unpersonal dan high cost medical ‡ Faktor-faktor sosial budaya dari masyarakat tersebut ‡ Adanya beberapa anggapan di masyarakat bahwa sistem medis konvensional pun mempunyai keterbatasan ‡ Adanya beberapa manfaat umum

Efektifkah???
‡ Beberapa faktor yang menyebabkan suatu

pengobatan yang tidak efektif menjadi seolah efektif adalah : 1. Penyakit mempunyai perjalanan alami untuk sembuh sendiri 2. Penyakit mempunyai siklus remisi ± eksaserbasi 3. Efek plasebo 4. Adanya somatisasi dan ketakutan akan hilangnya perasaan µsehat¶

Hierarchy of resort in curative practices
‡ Yaitu pilihan tertentu yang sering

berurutan. ‡ Untuk gangguan tidak dianggap serius orang berpaling ke pengobatan atau perawatan di rumah; bila ini tidak berhasil, orang berpaling ke penyembuh tradisional; bila gagal, orang berpaling ke sistem medis modern.

Pengobatan Alternatif Ditinjau dari Sudut Kedokteran
‡ Kedokteran tidak menyarankan pengobatan

alternatif digunakan oleh pasien, karena: ‡ Diragukan keefektifannya ‡ Tidak memiliki bukti yang real ‡ Terdapat banyak heterogenitas yang terdapat dalam 1 jenis pengobatan penyakit

‡ Keputusan Menteri Kesehatan

No.1076/Menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional tanggal 8 April 2003 di Kantor Depkes Jakarta ‡ Keputusan Menteri Kesehatan No.1076/Menkes/SK/VII/2003 tentang Penyelenggaraan Pengobatan Tradisional ‡ Pasal 4 Kepmenkes No. 1076/Menkes/SK/VII/2003, disebutkan bahwa semua pengobat tradisional yang menjalankan pekerjaan pengobatan tradisional wajib mendaftarkan diri kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat untuk memperoleh Surat Terdaftar Pengobat Tradisional (STPT)

‡ Pengobatan alternatif diperbolehkan dalam Islam

asalkan sesuai dengan syariah. Sedangkan ciriciri pengobatan alternatif yang diharamkan adalah:
‡ Bila terindikasi adanya persembahan kepada selain

Allah, misalnya bila harus ada ketentuan menyembelih nyawa hewan tertentu untuk dipersembahkan sebagai syarat tertentu yang sangat jelas tujuannya bukan karena Allah.

‡ Persoalan sekarang adalah bukan jenis manakah

dari pengobatan alternatif yang boleh dan tidak boleh dilakukan orang Kristen melainkan adalah di balik sistem pengobatan tersebut ada filosofifilosofi dan semangat zaman yang turut mempengaruhi semangat dalam mencari pengobatan atau menjaga kesehatan kita. Sehingga kita perlu secara bijak menyikapinya berdasarkan kebenaran Firman Tuhan.

‡ Agama katholik menerima setiap

perkembangan kemajuan tekhnologi asalkan tidak menjatuhkan martabat manusia dan berdampak negatif.

‡ Pada umumnya jika kita membaca Rontal-Rontal

Husada akan memuat nama penyakit beserta pengobatannya ‡ Terlihat bahwa agama Hindu tidak membatasi pengobatan hanya dengan pengobatan konvensional ‡ Jadi menurut agama Hindu pengobatan alternatif diperbolehkan asal tidak menyimpang etika, moral, hukum dan agama

‡ Diperbolehkan selama dalam lingkup

Ovada Pathimokka yang mengajarkan bahwa manusia itu harus berbuat baik, tidak berbuat jahat dan menyucikan hati dan pikiran. ‡ Selama untuk kebaikan pasien dan juga untuk kepentingan untuk manusia yang tidak bertentangan dengan hukum alam diperbolehkan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->