P. 1
daftar pustaka etika profesi

daftar pustaka etika profesi

|Views: 1,540|Likes:
Published by Ummi Malikal Balqis

More info:

Published by: Ummi Malikal Balqis on Mar 15, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/29/2012

pdf

text

original

http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf (p kecil) http://eprints.undip.ac.

id/4907/1/Etika_Profesi.pdf http://202.91.15.14/upload/files/1830_PENTINGNYA_ETIKA_PROFESI.pdf http://www.los-diy.or.id/artikel/makalah/Losdiy-etika%20profesi.pdf (losdiy)

ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN

2. Secara umum terhadap dua alasan terhadap pentingnya para perawat tahu tentang hukum yang mengatur praktiknya. dan semua pihak yang terlibat. dalam makalah ini akan dibahas tentang etik dan hukum dalam keperawatan. Alasan pertama untuk memberikan kepastian bahwa keputusan dan tindakan perawat yang dilakukan konsisten dengan prinsip-prinsip hukum. profesi. Kemajuan dalam bidang kedokteran. TUJUAN Setelah membaca makalah ini. Standart perilaku perawat ditetapkan dalam kode etik yang disusun oleh asosiasi keperawatan internasional. nasional. Keperawatan sebagai suatu profesi harus memiliki suatu landasan dan lindungan yang jelas. perawat. diharapkan mampu memahami : • • • • • • Pengertian etika profesi keperawatan Tujuan etika keperawatan Kode Etik Keperawatan Hukum Keperawatan Fungsi Hukum dalam Keperawatan Undang-Undang Praktek Keperawatan . dan negera bagian atau provinsi. Kedua.Download Askep Kapuk Online Update MAKALAH KEPERAWATAN tentang ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN BAB 1 PENDAHULUAN 1. hak klien. perubahan sosial dan hukum telah berperan dalam peningkatan perhatian terhadap etik. LATAR BELAKANG Perawat profesional harus menghadapi tanggung jawab etik dan konflik yang mungkin meraka alami sebagai akibat dari hubungan mereka dalam praktik profesional. Para perawat harus tahu berbagai konsep hukum yang berkaitan dengan praktik keperawatan karena mereka mempunyai akuntabilitas terhadap keputusan dan tindakan profesional yang mereka lakukan. Perawat memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak klien dengan bertindak sebagai advokat klien. untuk melindungi perawat dari liabilitas Untuk itu. Perawat harus mampu menerapkan prinsip etik dalam pengambilan keputusan dan mencakup nilai dan keyakinan dari klien.

Pengertian moral adalah perilaku yang diharapkan oleh masyarakat yang merupakan “standar perilaku” dan nilai-nilai” yang harus diperhatikan bila seseorang menjadi anggota masyarakat di mana ia tinggal. ISI 1. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral. etik perawat). etik adalah studi moralitas. Etiket atau adat merupakan sesuatu yang dikenal.BAB 2. . kebiasaaan. yaitu etos yang artinya adat. Pertama. Ketika digunakan dalam acara ini. Etika berbagai profesi digariskan dalam kode etik yang bersumber dari martabat dan hak manusia (yang memiliki sikap menerima) dan kepercayaan dari profesi. ETIK KEPERAWATAN A. atau karakter. keyakinan.2001). istilah ini berasal dari bahasa latin yang berarti adat dan kebiasaan. perilaku. baik berupa kata-kata atau suatu bentuk perbuatan yang nyata. dan standar perilaku kelompok tertentu (misalnya : etik dokter. yaitu : ○ ○ baik dan buruk kewajiban dan tanggung jawab (Ismani. etik adalah suatu aktifitas. Etik mempunyai arti dalam penggunaan umum. Pengertian Etika dan Etiket Etik atau ethics berasal dari kata yunani. diulang. Moral. diketahui. etik adalah cara memandang atau menyelidiki isu tertentu mengenai perilaku manusia. etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturanaturan atau prinsip-prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. etik mengacu pada metode penyelidikan yang membantu orang memahami moralitas perilaku manuia. Dari pengertian di atas. etik mengacu pada praktek. serta menjadi suatu kebiasaan didalam masyarakat. Kedua. yaitu. Sedangkan menurut kamus webster.

menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap individu. terdiri dari dua pasal. dalam melaksanakan pengabdian dibidang keperawatan. terdiri dari empat pasal. ○ Bab 4.B. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan. diperlukan peraturan tentang hubungan antara perawat dengan masyarakat. ○ Bab 1. adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama dari individu. ○ ○ Bab 2. Kode Etik Keperawatan Kode etik adalah suatu pernyataan formal mengenai suatu standar kesempurnaan dan nilai kelompok. senantiasa berpedoman pada tanggung jawab yang bersumber pada adanya kebutuhan terhadap keperawatan individu. bangsa. Kode etik adalah prinsip etik yang digunakan oleh semua anggota kelompok. Kode etik keperawatan di Indonesia telah disusun oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia melalui Musyawarah Nasional PPNI di jakarta pada tanggal 29 November 1989. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap pemerintah. dan masyarakat. yaitu sebagai berikut :  Perawat. terdiri dari empat pasal.  Perawat. memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya. terdiri dari lima pasal menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap tugasnya. Dengan penjabarannya sebagai berikut: 1. keluarga. terdiri dari dua pasal. ○ Bab 5. menjelaskan tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain. Kode etik disusun dan disahkan oleh organisasi atau wadah yang membina profesi tertentu baik secara nasional maupun internasional. dan masyarakat. dan berfungsi sebagai standar untuk tindakan profesional mereka. keluarga. dalam melaksanakan pengabdiannya. dan tanah air. Bab 3. mencerminkan penilaian moral mereka sepanjang waktu. Kode etik keperawatan Indonesia tersebut terdiri dari 4 bab dan 16 pasal. Tanggung jawab Perawat terhadap klein Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. . keluarga dan masyarakat.

Tanggung jawab Perawat terhadap Sejawat Tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain sebagai berikut :  Perawat. . menjalin hubungan kerjasama dengan individu. dalam menunaikan tugas dan kewajibannya. senantiasa berusaha dengan penuh kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan. kecuali diperlukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. menyebarluaskan pengetahuan. senantiasa dilandasi rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan tradisi luhur keperawatan. wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya. serta menerima pengetahuan dan pengalaman dari profesi dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang keperawatan. serta upaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dari tugas dan kewajiban bagi kepentingan masyarakat. Perawat. keterampilan.  Perawat. dan pengalamannya kepada sesama perawat.  Perawat.  Perawat. dan kedudukan sosial. dan masyarakat. keluarga. umur.  Perawat. Tanggung jawab Perawat terhadap tugas  Perawat. dalam melaksanakan kewajibannya terhadap individu. tidak akan menggunakan pengetahuan dan keterampilan keperawatan yang dimilikinya dengan tujuan yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan. dan masyarakat. khususnya dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesehatan. mengutamakan perlindungan dan keselamatan pasien/klien dalam melaksanakan tugas keperawatannya. kesukuan. agama yang dianut. memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi disertai kejujuran profesional dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan individu. 3. aliran politik. serta matang dalam mempertimbangkan kemampuan jika menerima atau mengalih-tugaskan tanggung jawab yang ada hubungannya dengan keperawatan.  Perawat. jenis kelamin. keluarga dan masyarakat. warna kulit. keluarga. memelihara hubungan baik antara sesama perawat dan tenaga kesehatan lainnya.  Perawat. 2. baik dalam memelihara keserasiaan suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara menyeluru.

 Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dan atau keperawatan kepada individu. melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai kebijsanaan yang telah digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan keperawatan. London dan direvisi pada tahun 1973.  Perawat.  Perawat. secara bersama-sama membina dan memelihara mutu organisasi profesi keperawatan sebagai sarana pengabdiannya. kelompok. serta menerapkannya dalam kagiatan pelayanan dan pendidikan keperawatan. keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan keperawatan. Pelaksanaan praktek keperawatan dititik beratkan terhadap kehidupan yang bermartabat dan menjungjung tinggi hak asasi manusia. memelihara kesehatan. Tanggung jawab Perawat terhadap Negara  Perawat.  Perawat. Kode Etik Keperawatan Menurut ICN (International Council 0f Nurses Code for Nurses) ICN adalah suatu federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia yang didirikan pada tanggal 1 juli 1899 oleh Mrs. menjungjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan menunjukkan perilaku dan sifat-sifat pribadi yang luhur. Uraian Kode Etik ini diuraikan sebagai berikut : 1. Tanggung Jawab Utama Perawat Tanggung jawab utama perawat adalah meningkatnya kesehatan. Bedford Fenwich di Hanover Squar. perawat harus meyakini bahwa :   Kebutuhan terhadap pelayanan keperawatan di berbagai tempat adalah sama. berperan secara aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan keperawatan kepada masyarakat. dam masyarakat. keluarga. Tanggung jawab Perawat terhadap Profesi  Perawat. dan mengurangi penderitaan. berupaya meningkatkan kemampuan profesionalnya secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan. . berperan dalammenentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan keperawatan.  Perawat.4. perawat mengikut sertakan kelompok dan institusi terkait. 5. Untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut. mencegah timbulnya penyakit.

Perawat diharapkan ikut aktif dalam mengembangkan pengetahuan dalam menopang pelaksanaan perawatan secara profesional. dan Anggota Kelompok Masyarakat Tanggung jawab utama perawat adalah melaksanakan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. dalam menjalankan tugas. Tujuan kode etik keperawatan tersebut adalah sebagai berikut : . setiap saat dapat mempertahankan sikap sesuai dengan standar profesi keperawatan. 6. Perawat dan Pelaksanaan praktek keperawatan Perawat memegang peranan penting dalam menentukan dan melaksanakan standar praktik keperawatan untuk mencapai kemampuan yang sesuai dengan standar pendidikan keperawatan. dan masyarakat yang menjadi pasien atau klien. Perawat sebagai anggota profesi. Perawat dan Sejawat Perawat dapat menopang hubungan kerja sama dengan teman sekerja. 5. Oleh karena itu. keluarga. tujuan kode etik keperawatan adalah upaya agar perawat. Perawat dapat melindungi dan menjamin seseorang. Perawat dan Profesi Keperawatan Perawat memainkan peran yang besar dalam menentukan pelaksanaan standar praktek keperawatan dan pendidikan keperawatan. Individu. Perawat dapat mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya secara aktif untuk menopang perannya dalam situasi tertentu. sebagai anggota organisasi profesi. dan dapat berperan serta secara aktif dalam menemukan masalah kesehatan dan masalah sosial yang terjadi di masyarakat. perawat perlu meningkatkan keadaan lingkungan kesehatan dengan menghargai nilai-nilai yang ada di masyarakat. bila dalam masa perawatannya merasa terancam.2. berpartisipasi dalam memelihara kestabilan sosial dan ekonomi sesuai dengan kondisi pelaksanaan praktek keperawatan. 3. Perawat. Perawat dan lingkungan Masyarakat Perawat dapat memprakarsai pembaharuan. tanggap mempunyai inisiatif. dalam menjalankan setiap tugas dan fungsinya. Perawat. 4. kelompok. Perawat dapat memegang teguh rahasia pribadi (privasi) dan hanya dapat memberikan keterangan bila diperlukan oleh pihak yang berkepentingan atau pengadilan. menghargai adat kebiasaan serta kepercayaan inidividu. baik tenaga keperawatan maupun tenaga profesi lain di luar keperawatan. dapat menghargai dan menghormati martabat manusia. Tujuan Kode Etik Keperawatan Pada dasarnya.

HUKUM KEPERAWATAN A. Untuk mempertahankan bila praktisi yang dalam menjalankan tugasnya diperlakukan secara tidak adil oleh institusi maupun masyarakat. 3. masyarakat. Undang-Undang Praktek Keperawatan 1. Merupakan dasar dalam mengatur hubungan antar perawat. teman sebaya. Membedakan tanggung jawab perawat dengan profesi yang lain. 1990) B. 3. . BAB I ketentuan Umum. Undang-Undang No. 5. 2. Membantu dalam mempertahankan standar praktek keperawatan dengan meletakkan posisi perawat memiliki akuntabilitas di bawah hukum (Kozier. Hukum memberikan kerangka untuk menentukan tindakan keperawatan mana yang sesuai dengan hukum. Fungsi Hukum dalam Praktek Keperawatan Hukum mempunyai beberapa fungsi bagi keperawatan : 1. 2.1. 4. 4. Merupakan standar untuk mengatasi masalah yang silakukan oleh praktisi keperawatan yang tidak mengindahkan dedikasi moral dalam pelaksanaan tugasnya. Memberikan pemahaman kepada masyarakat pemakai / pengguna tenaga keperawatan akan pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas praktek keperawatan. Merupakan dasar dalam menyusun kurikulum pendidikan kepoerawatan agar dapat menghasilkan lulusan yang berorientasi pada sikap profesional keperawatan. klien atau pasien. Erb. Membantu menentukan batas-batas kewenangan tindakan keperawatan mandiri. baik dalam profesi keperawatan maupun dengan profesi lain di luar profesi keperawatan. 2. dan unsur profesi. 23 tahun 1992 tentang kesehatan a. pasal 1 ayat 3 Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan.

Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1239/MENKES/SK/XI/2001tentang Registrasi dan Praktek Perawat (sebagai revisi dari SK No.b. BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 : Dalam ketentuan menteri ini yang dimaksud dengan :  Perawat adalah orang yang telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. ayat 1  SIK sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 2 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. Pasal 10  SIK hanya berlaku pada 1 (satu) sarana pelayanan kesehatan. 2.  Surat ijin perawat selanjutnya disebut SIP adalah bukti tertulis pemberian kewenangan Indonesia. untuk menjalankan pekerjaan keperawatan diseluruh b. ayat 1. Pasal 1 ayat 4 Sarana kesehatan adalah tempat yang dipergunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. & 3 :  Perawat dapat melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan.  perawat yang melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan harus memiliki SIK  Perawat yang melakukan praktek perorangan/berkelompok harus memiliki SIPP Pasal 9. 2.  Surat ijin kerja selanjutnya disebut SIK adalah bukti tertulis untuk menjalankan pekerjaan keperawatan di seluruh wilayah Indonesia. Pasal 8. praktek perorangan atau kelompok. BAB III perizinan. . 647/MENKES/SK/IV/2000) a.

 SIPP hanya diberikan kepada perawat yang memiliki pendidikan ahli madya keperawatan atau memiliki pendidikan keperawatan dengaan kompetensi yang lebih tinggi. Pasal 13  Rekomendasi untuk mendapatkan SIK dan atau SIPP dilakukan melalui penilaian kemampuan keilmuan dan keterampilan bidang keperawatan. ii. kepatuhan terhadap kode etik profesi serta kesanggupan melakukan praktek keperawatan. iv. iii. Pasal 15  Perawat dalam melaksanakan praktek keperawatan berwenang untuk : i.  Surat ijin praktek Perawat selanjutnya disebut SIPP adalah bukti tertulis yang diberikan perawat untuk menjalankan praktek perawat. Pengecualian pasal 15 adalah pasal 20 : . Melaksanakan asuhan keperawatan meliputi pengkajian. perencanaan. Tindakan keperawatan sebagaimana dimaksud pada butir (i) meliputi: intervensi keperawatan. melaksanakan tindakan keperawatan dan evaluasi keperawatan.Pasal 12  SIPP sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 3 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. observasi keperawatan. Pelayanan tindakan medik hanya dapat dilakuakn berdasarkan permintan tertulis dari dokter. penetapan diagnosa keperawatan. pendidikan dan konseling kesehatan. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan sebagaimana dimaksudhuruf (i) dan (ii) harus sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan organisasi profesi.

dikecualikan dari larangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 butir a. Dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa pasien/perorangan. Pasal 31  Perawat yang telah mendapatkan SIK atau SIPP dilarang : i. Menjalankan praktek selain ketentuan yang tercantum dalam izin tersebut.  Pelayanan dalam keadaan darurat sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 ditujukan untuk penyelamatan jiwa. Bagi perawat yang memberikan pertolongan dalam keadaan darurat atau menjalankan tugas di daerah terpencil yang tidak ada tenaga kesehatan lain. SIPP.  Perawat yang menjalankan praktek perorangan tidak diperbolehkan memasang papan praktek. Setiap perawat yang praktek wajib memiliki SIP. Praktek keperawatan harus dilakukan secara benar dalam arti keilmuannya dan baik dalam arti aspek Etik dan legalnya. ii.  Melakukan perbuatan bertentangan dengan standar profesi. Artikel terkait: . Pasal 21  Perawat yang menjalankan praktek perorangan harus mencantum SIPP di ruang prakteknya. SIK. perawat berwenang untuk melakukan pelayanan kesehatan diluar kewenangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 15. BAB 3 PENUTUP SIMPULAN Pengendalian praktek keperawatan secara internal adalah Kode Etik sedangkan secara eksternal adalah hukum. Praktek Keperawatan berkaitan erat dengan kehidupan manusia untuk itu praktik keperawatan harus dilakukan oleh perawat profesional yang berkompeten.

on 3 Oktober 2010 23.. sebelum menjadi perawat beneran (pendidikan) memang selalu ditanamkan bahwa profesi perawat itu suci dan apapun yang dilakukan adalah nyawa pasien yang menjadi taruhannya TUKANG CoLoNG mengatakan..MAKALAH KEPERAWATAN • • • • • • Share | Teori Konseptual VIRGINIA HENDERSON Teori Konseptual JEAN WATSON KESEIMBANGAN ASAM DAN BASA Mammografi: Deteksi dini Kanker Payudara LEAFLET KANKER SERVIKS KANKER PROSTAT Diposkan oleh Kapuk Online Label: MAKALAH KEPERAWATAN COMMENTS : 10 komentar to “ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN” TUKANG CoLoNG mengatakan. semua kembali kepada diri masing-masing.27 setuju! ... on 4 Oktober 2010 13...15 semua ada etika dan hukumnya.34 @ TUKANG CoLoNG: Ada sih Sob. apalagi perawat yang akan bertanggung jawab kepada pasiennya. Tapi. on 3 Oktober 2010 23. tapi aku gag pernah tuh denger perawat dihukum.. berarti tingkat pelanggaran terhadap etika masih minim ya? Kapuk Online mengatakan.

.Skydrugz mengatakan.. tidak menerapkan apa yang teLah di dapat seLama menjaLani pendidikan keperawatan.01 @ Skydrugz: Nggak juga Sob. aku post dari kos. hehe. on 4 Oktober 2010 22. seneng...59 secara teoritis konsep pendidikan keperawatan memang sudah di bentuk dengan sedemikian rupa. Tetapi rata-rata orientasinya adalah pilihan yang kedua TUKANG CoLoNG mengatakan. on 4 Oktober 2010 14. bekerja dengan ikhlas atau hanya sekedar mencari penghasilan. yakni. Kl aku sih enjoy aja.26 @ Benar Om. ... kan pulang dari kemah aku baru post.31 ngejawab pertanyaanmu yg kemaren..55 jadi perawat berat ya... yang penting yang jalanin aja. on 5 Oktober 2010 08. sehingga tepat untuk digunakan pada praktiknya sebagai tugas2 pengabdian kepada masyarakat. tetapi di baLik itu. Mau dikemanakan pengabdiannya.. masih banyak perawat2 yang kurang memperhatikan kode etik tersebut. sorry aku lupa.kenapa emangnya bro? Kapuk Online mengatakan.. on 4 Oktober 2010 13.. on 5 Oktober 2010 13. :D Kapuk Online mengatakan.. banyak pahalanya om rame mengatakan.. kembali lagi pada diri masing-masing.. Kapuk Online mengatakan.

nih sekarang ku sms dia. Eh salamku tuk adiknya yg ultah dah disampai'in blum? TUKANG CoLoNG mengatakan. maka comment akan dihapus… LINK KE POSTING INI Buat sebuah Link ← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) BERLANGGANAN Top of Form Langganan posting via RSS FEED Atau berlangganan posting via email: ketik email kamu d KapukOnline en_US OK Bottom of Form TRANSLATE .!! Dilarang keras SPAM.:) POSKAN KOMENTAR Silahkan berkomentar. sory2... on 6 Oktober 2010 00.. cuman biar ada comment admin aja.32 @ TUKANG CoLoNG : Kagak pa-pa.on 5 Oktober 2010 16.37 oh iya lupa.. SARA dan BERPROMOSI Jika ada salah satunya.

G a d g e t s p o w e r e d b y G o o g l e Label • • • • • • • • • • • • • • • • • ASKEP ANAK (15) ASKEP BEDAH (13) ASKEP DALAM (29) ASKEP GERONTIK (2) ASKEP JIWA (6) ASKEP KOMUNITAS (1) ASKEP MATA (1) ASKEP MATERNITAS (5) ASKEP SARAF (4) BIOKIMIA PERAWAT (3) DAFTAR ISI (1) DOENGES (5) GADAR (4) KEBUTUHAN DASAR MANUSIA (6) LEAFLET (14) MAKALAH KEPERAWATAN (20) MOTIVASI DIRI PERAWAT (1) .

• • • • • • OFFICE 2007 (2) PEMERIKSAAN KEPERAWATAN (7) S.TRIK (4) .A.P (1) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (53) THT (2) TIPS .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->