http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf (p kecil) http://eprints.undip.ac.

id/4907/1/Etika_Profesi.pdf http://202.91.15.14/upload/files/1830_PENTINGNYA_ETIKA_PROFESI.pdf http://www.los-diy.or.id/artikel/makalah/Losdiy-etika%20profesi.pdf (losdiy)

ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN

Perawat harus mampu menerapkan prinsip etik dalam pengambilan keputusan dan mencakup nilai dan keyakinan dari klien. Standart perilaku perawat ditetapkan dalam kode etik yang disusun oleh asosiasi keperawatan internasional. dan negera bagian atau provinsi. dalam makalah ini akan dibahas tentang etik dan hukum dalam keperawatan. untuk melindungi perawat dari liabilitas Untuk itu. 2. Kedua. profesi. nasional. Para perawat harus tahu berbagai konsep hukum yang berkaitan dengan praktik keperawatan karena mereka mempunyai akuntabilitas terhadap keputusan dan tindakan profesional yang mereka lakukan. Kemajuan dalam bidang kedokteran. perubahan sosial dan hukum telah berperan dalam peningkatan perhatian terhadap etik. hak klien. Secara umum terhadap dua alasan terhadap pentingnya para perawat tahu tentang hukum yang mengatur praktiknya. perawat. TUJUAN Setelah membaca makalah ini. diharapkan mampu memahami : • • • • • • Pengertian etika profesi keperawatan Tujuan etika keperawatan Kode Etik Keperawatan Hukum Keperawatan Fungsi Hukum dalam Keperawatan Undang-Undang Praktek Keperawatan .Download Askep Kapuk Online Update MAKALAH KEPERAWATAN tentang ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN BAB 1 PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG Perawat profesional harus menghadapi tanggung jawab etik dan konflik yang mungkin meraka alami sebagai akibat dari hubungan mereka dalam praktik profesional. Alasan pertama untuk memberikan kepastian bahwa keputusan dan tindakan perawat yang dilakukan konsisten dengan prinsip-prinsip hukum. Keperawatan sebagai suatu profesi harus memiliki suatu landasan dan lindungan yang jelas. dan semua pihak yang terlibat. Perawat memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak klien dengan bertindak sebagai advokat klien.

ISI 1. keyakinan. atau karakter. Pengertian Etika dan Etiket Etik atau ethics berasal dari kata yunani. yaitu etos yang artinya adat. Moral. . dan standar perilaku kelompok tertentu (misalnya : etik dokter. diketahui. baik berupa kata-kata atau suatu bentuk perbuatan yang nyata. Pengertian moral adalah perilaku yang diharapkan oleh masyarakat yang merupakan “standar perilaku” dan nilai-nilai” yang harus diperhatikan bila seseorang menjadi anggota masyarakat di mana ia tinggal. kebiasaaan. etik adalah suatu aktifitas. ETIK KEPERAWATAN A. Etika berbagai profesi digariskan dalam kode etik yang bersumber dari martabat dan hak manusia (yang memiliki sikap menerima) dan kepercayaan dari profesi. etik adalah cara memandang atau menyelidiki isu tertentu mengenai perilaku manusia. Pertama. Sedangkan menurut kamus webster. istilah ini berasal dari bahasa latin yang berarti adat dan kebiasaan. Ketika digunakan dalam acara ini. etik adalah studi moralitas. yaitu. etik perawat).2001).BAB 2. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral. Etik mempunyai arti dalam penggunaan umum. Dari pengertian di atas. etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturanaturan atau prinsip-prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. yaitu : ○ ○ baik dan buruk kewajiban dan tanggung jawab (Ismani. etik mengacu pada praktek. diulang. perilaku. Etiket atau adat merupakan sesuatu yang dikenal. serta menjadi suatu kebiasaan didalam masyarakat. Kedua. etik mengacu pada metode penyelidikan yang membantu orang memahami moralitas perilaku manuia.

Kode etik keperawatan di Indonesia telah disusun oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia melalui Musyawarah Nasional PPNI di jakarta pada tanggal 29 November 1989. ○ Bab 5. mencerminkan penilaian moral mereka sepanjang waktu. terdiri dari empat pasal. Bab 3. keluarga. dan berfungsi sebagai standar untuk tindakan profesional mereka. adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama dari individu. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap individu.  Perawat. menjelaskan tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain. dan tanah air. senantiasa berpedoman pada tanggung jawab yang bersumber pada adanya kebutuhan terhadap keperawatan individu. ○ Bab 1. keluarga. dalam melaksanakan pengabdian dibidang keperawatan. dan masyarakat. terdiri dari dua pasal. diperlukan peraturan tentang hubungan antara perawat dengan masyarakat. yaitu sebagai berikut :  Perawat. Kode etik adalah prinsip etik yang digunakan oleh semua anggota kelompok. ○ ○ Bab 2. dan masyarakat. bangsa. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan. Kode etik disusun dan disahkan oleh organisasi atau wadah yang membina profesi tertentu baik secara nasional maupun internasional. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap pemerintah. memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya. Tanggung jawab Perawat terhadap klein Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. terdiri dari lima pasal menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap tugasnya. . Kode Etik Keperawatan Kode etik adalah suatu pernyataan formal mengenai suatu standar kesempurnaan dan nilai kelompok. dalam melaksanakan pengabdiannya. keluarga dan masyarakat. terdiri dari empat pasal. Kode etik keperawatan Indonesia tersebut terdiri dari 4 bab dan 16 pasal. ○ Bab 4. Dengan penjabarannya sebagai berikut: 1.B. terdiri dari dua pasal.

warna kulit. dan masyarakat. baik dalam memelihara keserasiaan suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara menyeluru. tidak akan menggunakan pengetahuan dan keterampilan keperawatan yang dimilikinya dengan tujuan yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan. memelihara hubungan baik antara sesama perawat dan tenaga kesehatan lainnya. Perawat. mengutamakan perlindungan dan keselamatan pasien/klien dalam melaksanakan tugas keperawatannya. dalam melaksanakan kewajibannya terhadap individu. menjalin hubungan kerjasama dengan individu. dan masyarakat.  Perawat. kesukuan. dan pengalamannya kepada sesama perawat. aliran politik. kecuali diperlukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. khususnya dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesehatan. Tanggung jawab Perawat terhadap tugas  Perawat. serta upaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dari tugas dan kewajiban bagi kepentingan masyarakat. keluarga. menyebarluaskan pengetahuan. keterampilan. dalam menunaikan tugas dan kewajibannya. . 2. wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya. 3. agama yang dianut. Tanggung jawab Perawat terhadap Sejawat Tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain sebagai berikut :  Perawat. serta matang dalam mempertimbangkan kemampuan jika menerima atau mengalih-tugaskan tanggung jawab yang ada hubungannya dengan keperawatan. keluarga. memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi disertai kejujuran profesional dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan individu. keluarga dan masyarakat. senantiasa berusaha dengan penuh kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan.  Perawat.  Perawat. jenis kelamin. dan kedudukan sosial. umur.  Perawat. senantiasa dilandasi rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan tradisi luhur keperawatan.  Perawat.  Perawat. serta menerima pengetahuan dan pengalaman dari profesi dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang keperawatan.

5. melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai kebijsanaan yang telah digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan keperawatan. Untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut.  Perawat. keluarga. serta menerapkannya dalam kagiatan pelayanan dan pendidikan keperawatan.4. berupaya meningkatkan kemampuan profesionalnya secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan. Kode Etik Keperawatan Menurut ICN (International Council 0f Nurses Code for Nurses) ICN adalah suatu federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia yang didirikan pada tanggal 1 juli 1899 oleh Mrs. memelihara kesehatan. dam masyarakat.  Perawat. Tanggung jawab Perawat terhadap Negara  Perawat. menjungjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan menunjukkan perilaku dan sifat-sifat pribadi yang luhur. Uraian Kode Etik ini diuraikan sebagai berikut : 1.  Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dan atau keperawatan kepada individu. kelompok. Bedford Fenwich di Hanover Squar. London dan direvisi pada tahun 1973.  Perawat. Tanggung Jawab Utama Perawat Tanggung jawab utama perawat adalah meningkatnya kesehatan. perawat mengikut sertakan kelompok dan institusi terkait. Tanggung jawab Perawat terhadap Profesi  Perawat. secara bersama-sama membina dan memelihara mutu organisasi profesi keperawatan sebagai sarana pengabdiannya. Pelaksanaan praktek keperawatan dititik beratkan terhadap kehidupan yang bermartabat dan menjungjung tinggi hak asasi manusia. perawat harus meyakini bahwa :   Kebutuhan terhadap pelayanan keperawatan di berbagai tempat adalah sama. . berperan dalammenentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan keperawatan. mencegah timbulnya penyakit. keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan keperawatan. dan mengurangi penderitaan. berperan secara aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan keperawatan kepada masyarakat.  Perawat.

Perawat dan lingkungan Masyarakat Perawat dapat memprakarsai pembaharuan. dalam menjalankan setiap tugas dan fungsinya. dapat menghargai dan menghormati martabat manusia.2. Oleh karena itu. Perawat dapat melindungi dan menjamin seseorang. Perawat. 5. Individu. 4. Perawat diharapkan ikut aktif dalam mengembangkan pengetahuan dalam menopang pelaksanaan perawatan secara profesional. Perawat. sebagai anggota organisasi profesi. dan dapat berperan serta secara aktif dalam menemukan masalah kesehatan dan masalah sosial yang terjadi di masyarakat. keluarga. Perawat dan Pelaksanaan praktek keperawatan Perawat memegang peranan penting dalam menentukan dan melaksanakan standar praktik keperawatan untuk mencapai kemampuan yang sesuai dengan standar pendidikan keperawatan. Tujuan kode etik keperawatan tersebut adalah sebagai berikut : . kelompok. 3. Perawat dapat memegang teguh rahasia pribadi (privasi) dan hanya dapat memberikan keterangan bila diperlukan oleh pihak yang berkepentingan atau pengadilan. menghargai adat kebiasaan serta kepercayaan inidividu. Perawat dapat mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya secara aktif untuk menopang perannya dalam situasi tertentu. tanggap mempunyai inisiatif. 6. berpartisipasi dalam memelihara kestabilan sosial dan ekonomi sesuai dengan kondisi pelaksanaan praktek keperawatan. setiap saat dapat mempertahankan sikap sesuai dengan standar profesi keperawatan. tujuan kode etik keperawatan adalah upaya agar perawat. dan masyarakat yang menjadi pasien atau klien. perawat perlu meningkatkan keadaan lingkungan kesehatan dengan menghargai nilai-nilai yang ada di masyarakat. baik tenaga keperawatan maupun tenaga profesi lain di luar keperawatan. Tujuan Kode Etik Keperawatan Pada dasarnya. Perawat dan Profesi Keperawatan Perawat memainkan peran yang besar dalam menentukan pelaksanaan standar praktek keperawatan dan pendidikan keperawatan. dalam menjalankan tugas. bila dalam masa perawatannya merasa terancam. dan Anggota Kelompok Masyarakat Tanggung jawab utama perawat adalah melaksanakan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perawat sebagai anggota profesi. Perawat dan Sejawat Perawat dapat menopang hubungan kerja sama dengan teman sekerja.

3. Fungsi Hukum dalam Praktek Keperawatan Hukum mempunyai beberapa fungsi bagi keperawatan : 1. baik dalam profesi keperawatan maupun dengan profesi lain di luar profesi keperawatan. 2. 1990) B. pasal 1 ayat 3 Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. 3. 2. masyarakat. Hukum memberikan kerangka untuk menentukan tindakan keperawatan mana yang sesuai dengan hukum. HUKUM KEPERAWATAN A. Untuk mempertahankan bila praktisi yang dalam menjalankan tugasnya diperlakukan secara tidak adil oleh institusi maupun masyarakat.1. dan unsur profesi. 5. Membantu menentukan batas-batas kewenangan tindakan keperawatan mandiri. 4. Membedakan tanggung jawab perawat dengan profesi yang lain. Merupakan dasar dalam menyusun kurikulum pendidikan kepoerawatan agar dapat menghasilkan lulusan yang berorientasi pada sikap profesional keperawatan. Merupakan standar untuk mengatasi masalah yang silakukan oleh praktisi keperawatan yang tidak mengindahkan dedikasi moral dalam pelaksanaan tugasnya. teman sebaya. 23 tahun 1992 tentang kesehatan a. Undang-Undang No. klien atau pasien. BAB I ketentuan Umum. Erb. Memberikan pemahaman kepada masyarakat pemakai / pengguna tenaga keperawatan akan pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas praktek keperawatan. . Undang-Undang Praktek Keperawatan 1. 4. Merupakan dasar dalam mengatur hubungan antar perawat. 2. Membantu dalam mempertahankan standar praktek keperawatan dengan meletakkan posisi perawat memiliki akuntabilitas di bawah hukum (Kozier.

ayat 1. BAB III perizinan. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1239/MENKES/SK/XI/2001tentang Registrasi dan Praktek Perawat (sebagai revisi dari SK No.b. Pasal 1 ayat 4 Sarana kesehatan adalah tempat yang dipergunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan. 2. ayat 1  SIK sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 2 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. & 3 :  Perawat dapat melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan. . 647/MENKES/SK/IV/2000) a. BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 : Dalam ketentuan menteri ini yang dimaksud dengan :  Perawat adalah orang yang telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Pasal 10  SIK hanya berlaku pada 1 (satu) sarana pelayanan kesehatan.  Surat ijin kerja selanjutnya disebut SIK adalah bukti tertulis untuk menjalankan pekerjaan keperawatan di seluruh wilayah Indonesia. untuk menjalankan pekerjaan keperawatan diseluruh b.  Surat ijin perawat selanjutnya disebut SIP adalah bukti tertulis pemberian kewenangan Indonesia.  perawat yang melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan harus memiliki SIK  Perawat yang melakukan praktek perorangan/berkelompok harus memiliki SIPP Pasal 9. 2. Pasal 8. praktek perorangan atau kelompok.

kepatuhan terhadap kode etik profesi serta kesanggupan melakukan praktek keperawatan. Pasal 15  Perawat dalam melaksanakan praktek keperawatan berwenang untuk : i. observasi keperawatan.  Surat ijin praktek Perawat selanjutnya disebut SIPP adalah bukti tertulis yang diberikan perawat untuk menjalankan praktek perawat. Pelayanan tindakan medik hanya dapat dilakuakn berdasarkan permintan tertulis dari dokter.  SIPP hanya diberikan kepada perawat yang memiliki pendidikan ahli madya keperawatan atau memiliki pendidikan keperawatan dengaan kompetensi yang lebih tinggi.Pasal 12  SIPP sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 3 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. iii. pendidikan dan konseling kesehatan. Pengecualian pasal 15 adalah pasal 20 : . perencanaan. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan sebagaimana dimaksudhuruf (i) dan (ii) harus sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan organisasi profesi. Melaksanakan asuhan keperawatan meliputi pengkajian. iv. melaksanakan tindakan keperawatan dan evaluasi keperawatan. penetapan diagnosa keperawatan. Tindakan keperawatan sebagaimana dimaksud pada butir (i) meliputi: intervensi keperawatan. ii. Pasal 13  Rekomendasi untuk mendapatkan SIK dan atau SIPP dilakukan melalui penilaian kemampuan keilmuan dan keterampilan bidang keperawatan.

Praktek Keperawatan berkaitan erat dengan kehidupan manusia untuk itu praktik keperawatan harus dilakukan oleh perawat profesional yang berkompeten. Pasal 31  Perawat yang telah mendapatkan SIK atau SIPP dilarang : i. Pasal 21  Perawat yang menjalankan praktek perorangan harus mencantum SIPP di ruang prakteknya.  Melakukan perbuatan bertentangan dengan standar profesi. Dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa pasien/perorangan. Artikel terkait: . perawat berwenang untuk melakukan pelayanan kesehatan diluar kewenangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 15. Setiap perawat yang praktek wajib memiliki SIP. Praktek keperawatan harus dilakukan secara benar dalam arti keilmuannya dan baik dalam arti aspek Etik dan legalnya. Menjalankan praktek selain ketentuan yang tercantum dalam izin tersebut. SIK. BAB 3 PENUTUP SIMPULAN Pengendalian praktek keperawatan secara internal adalah Kode Etik sedangkan secara eksternal adalah hukum. SIPP. ii. dikecualikan dari larangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 butir a.  Pelayanan dalam keadaan darurat sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 ditujukan untuk penyelamatan jiwa. Bagi perawat yang memberikan pertolongan dalam keadaan darurat atau menjalankan tugas di daerah terpencil yang tidak ada tenaga kesehatan lain.  Perawat yang menjalankan praktek perorangan tidak diperbolehkan memasang papan praktek.

.15 semua ada etika dan hukumnya. sebelum menjadi perawat beneran (pendidikan) memang selalu ditanamkan bahwa profesi perawat itu suci dan apapun yang dilakukan adalah nyawa pasien yang menjadi taruhannya TUKANG CoLoNG mengatakan... on 3 Oktober 2010 23. berarti tingkat pelanggaran terhadap etika masih minim ya? Kapuk Online mengatakan. tapi aku gag pernah tuh denger perawat dihukum... Tapi. on 4 Oktober 2010 13.. semua kembali kepada diri masing-masing. on 3 Oktober 2010 23.34 @ TUKANG CoLoNG: Ada sih Sob. apalagi perawat yang akan bertanggung jawab kepada pasiennya..MAKALAH KEPERAWATAN • • • • • • Share | Teori Konseptual VIRGINIA HENDERSON Teori Konseptual JEAN WATSON KESEIMBANGAN ASAM DAN BASA Mammografi: Deteksi dini Kanker Payudara LEAFLET KANKER SERVIKS KANKER PROSTAT Diposkan oleh Kapuk Online Label: MAKALAH KEPERAWATAN COMMENTS : 10 komentar to “ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN” TUKANG CoLoNG mengatakan.27 setuju! .

aku post dari kos. kembali lagi pada diri masing-masing.Skydrugz mengatakan. Kl aku sih enjoy aja. tetapi di baLik itu... Kapuk Online mengatakan..59 secara teoritis konsep pendidikan keperawatan memang sudah di bentuk dengan sedemikian rupa. sorry aku lupa.26 @ Benar Om. bekerja dengan ikhlas atau hanya sekedar mencari penghasilan. on 5 Oktober 2010 08.01 @ Skydrugz: Nggak juga Sob. Mau dikemanakan pengabdiannya. banyak pahalanya om rame mengatakan... tidak menerapkan apa yang teLah di dapat seLama menjaLani pendidikan keperawatan. hehe. sehingga tepat untuk digunakan pada praktiknya sebagai tugas2 pengabdian kepada masyarakat. on 4 Oktober 2010 14. kan pulang dari kemah aku baru post. yang penting yang jalanin aja.. yakni. on 4 Oktober 2010 22.31 ngejawab pertanyaanmu yg kemaren.. seneng...kenapa emangnya bro? Kapuk Online mengatakan. on 4 Oktober 2010 13.55 jadi perawat berat ya. on 5 Oktober 2010 13.. :D Kapuk Online mengatakan..... . Tetapi rata-rata orientasinya adalah pilihan yang kedua TUKANG CoLoNG mengatakan.. masih banyak perawat2 yang kurang memperhatikan kode etik tersebut.

.37 oh iya lupa.. nih sekarang ku sms dia.. Eh salamku tuk adiknya yg ultah dah disampai'in blum? TUKANG CoLoNG mengatakan. SARA dan BERPROMOSI Jika ada salah satunya.32 @ TUKANG CoLoNG : Kagak pa-pa.:) POSKAN KOMENTAR Silahkan berkomentar. on 6 Oktober 2010 00. sory2.on 5 Oktober 2010 16. cuman biar ada comment admin aja. maka comment akan dihapus… LINK KE POSTING INI Buat sebuah Link ← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) BERLANGGANAN Top of Form Langganan posting via RSS FEED Atau berlangganan posting via email: ketik email kamu d KapukOnline en_US OK Bottom of Form TRANSLATE .!! Dilarang keras SPAM..

G a d g e t s p o w e r e d b y G o o g l e Label • • • • • • • • • • • • • • • • • ASKEP ANAK (15) ASKEP BEDAH (13) ASKEP DALAM (29) ASKEP GERONTIK (2) ASKEP JIWA (6) ASKEP KOMUNITAS (1) ASKEP MATA (1) ASKEP MATERNITAS (5) ASKEP SARAF (4) BIOKIMIA PERAWAT (3) DAFTAR ISI (1) DOENGES (5) GADAR (4) KEBUTUHAN DASAR MANUSIA (6) LEAFLET (14) MAKALAH KEPERAWATAN (20) MOTIVASI DIRI PERAWAT (1) .

A.• • • • • • OFFICE 2007 (2) PEMERIKSAAN KEPERAWATAN (7) S.TRIK (4) .P (1) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (53) THT (2) TIPS .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful