http://rizal.blog.undip.ac.id/files/2009/07/dipakai_siskom_etika-profesi.pdf (p kecil) http://eprints.undip.ac.

id/4907/1/Etika_Profesi.pdf http://202.91.15.14/upload/files/1830_PENTINGNYA_ETIKA_PROFESI.pdf http://www.los-diy.or.id/artikel/makalah/Losdiy-etika%20profesi.pdf (losdiy)

ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN

LATAR BELAKANG Perawat profesional harus menghadapi tanggung jawab etik dan konflik yang mungkin meraka alami sebagai akibat dari hubungan mereka dalam praktik profesional. dan semua pihak yang terlibat. untuk melindungi perawat dari liabilitas Untuk itu. Para perawat harus tahu berbagai konsep hukum yang berkaitan dengan praktik keperawatan karena mereka mempunyai akuntabilitas terhadap keputusan dan tindakan profesional yang mereka lakukan. perubahan sosial dan hukum telah berperan dalam peningkatan perhatian terhadap etik. TUJUAN Setelah membaca makalah ini. dalam makalah ini akan dibahas tentang etik dan hukum dalam keperawatan. Keperawatan sebagai suatu profesi harus memiliki suatu landasan dan lindungan yang jelas. Secara umum terhadap dua alasan terhadap pentingnya para perawat tahu tentang hukum yang mengatur praktiknya. 2. hak klien. Perawat harus mampu menerapkan prinsip etik dalam pengambilan keputusan dan mencakup nilai dan keyakinan dari klien. perawat. diharapkan mampu memahami : • • • • • • Pengertian etika profesi keperawatan Tujuan etika keperawatan Kode Etik Keperawatan Hukum Keperawatan Fungsi Hukum dalam Keperawatan Undang-Undang Praktek Keperawatan . Perawat memiliki tanggung jawab untuk melindungi hak klien dengan bertindak sebagai advokat klien. Kemajuan dalam bidang kedokteran. Kedua. dan negera bagian atau provinsi. Standart perilaku perawat ditetapkan dalam kode etik yang disusun oleh asosiasi keperawatan internasional. profesi. Alasan pertama untuk memberikan kepastian bahwa keputusan dan tindakan perawat yang dilakukan konsisten dengan prinsip-prinsip hukum.Download Askep Kapuk Online Update MAKALAH KEPERAWATAN tentang ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN BAB 1 PENDAHULUAN 1. nasional.

yaitu : ○ ○ baik dan buruk kewajiban dan tanggung jawab (Ismani. perilaku. etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral. baik berupa kata-kata atau suatu bentuk perbuatan yang nyata. ETIK KEPERAWATAN A. Ketika digunakan dalam acara ini. Moral. Etika berbagai profesi digariskan dalam kode etik yang bersumber dari martabat dan hak manusia (yang memiliki sikap menerima) dan kepercayaan dari profesi. ISI 1. Sedangkan menurut kamus webster. yaitu etos yang artinya adat. . atau karakter. Etiket atau adat merupakan sesuatu yang dikenal. kebiasaaan. istilah ini berasal dari bahasa latin yang berarti adat dan kebiasaan. etik mengacu pada metode penyelidikan yang membantu orang memahami moralitas perilaku manuia. Pertama. etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturanaturan atau prinsip-prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar. etik adalah suatu aktifitas. etik adalah cara memandang atau menyelidiki isu tertentu mengenai perilaku manusia.BAB 2. Pengertian moral adalah perilaku yang diharapkan oleh masyarakat yang merupakan “standar perilaku” dan nilai-nilai” yang harus diperhatikan bila seseorang menjadi anggota masyarakat di mana ia tinggal. etik adalah studi moralitas. diulang. keyakinan. etik mengacu pada praktek. yaitu.2001). Kedua. dan standar perilaku kelompok tertentu (misalnya : etik dokter. Dari pengertian di atas. diketahui. Pengertian Etika dan Etiket Etik atau ethics berasal dari kata yunani. etik perawat). Etik mempunyai arti dalam penggunaan umum. serta menjadi suatu kebiasaan didalam masyarakat.

○ Bab 4. Kode etik disusun dan disahkan oleh organisasi atau wadah yang membina profesi tertentu baik secara nasional maupun internasional. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap pemerintah. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap individu. Kode etik adalah prinsip etik yang digunakan oleh semua anggota kelompok. ○ Bab 1. ○ ○ Bab 2. Tanggung jawab Perawat terhadap klein Untuk memelihara dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. adat istiadat dan kelangsungan hidup beragama dari individu.B. Kode etik keperawatan di Indonesia telah disusun oleh Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia melalui Musyawarah Nasional PPNI di jakarta pada tanggal 29 November 1989. Kode Etik Keperawatan Kode etik adalah suatu pernyataan formal mengenai suatu standar kesempurnaan dan nilai kelompok. memelihara suasana lingkungan yang menghormati nilai-nilai budaya. terdiri dari dua pasal. yaitu sebagai berikut :  Perawat. dan berfungsi sebagai standar untuk tindakan profesional mereka. keluarga. dan masyarakat. keluarga dan masyarakat. senantiasa berpedoman pada tanggung jawab yang bersumber pada adanya kebutuhan terhadap keperawatan individu. terdiri dari lima pasal menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap tugasnya. Kode etik keperawatan Indonesia tersebut terdiri dari 4 bab dan 16 pasal. dan masyarakat. bangsa. terdiri dari empat pasal. Bab 3. diperlukan peraturan tentang hubungan antara perawat dengan masyarakat. ○ Bab 5. Dengan penjabarannya sebagai berikut: 1. dan tanah air. terdiri dari empat pasal. terdiri dari dua pasal. mencerminkan penilaian moral mereka sepanjang waktu. .  Perawat. dalam melaksanakan pengabdian dibidang keperawatan. menjelaskan tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain. keluarga. dalam melaksanakan pengabdiannya. menjelaskan tentang tanggung jawab perawat terhadap profesi keperawatan.

dan masyarakat. dan kedudukan sosial. menyebarluaskan pengetahuan. memelihara hubungan baik antara sesama perawat dan tenaga kesehatan lainnya. wajib merahasiakan segala sesuatu yang diketahuinya sehubungan dengan tugas yang dipercayakan kepadanya. memelihara mutu pelayanan keperawatan yang tinggi disertai kejujuran profesional dalam menerapkan pengetahuan serta keterampilan keperawatan sesuai dengan kebutuhan individu. dalam melaksanakan kewajibannya terhadap individu. warna kulit.  Perawat. keluarga. serta menerima pengetahuan dan pengalaman dari profesi dalam rangka meningkatkan kemampuan dalam bidang keperawatan. kesukuan. jenis kelamin. 2. agama yang dianut. . serta matang dalam mempertimbangkan kemampuan jika menerima atau mengalih-tugaskan tanggung jawab yang ada hubungannya dengan keperawatan. keterampilan.  Perawat. khususnya dalam mengambil prakarsa dan mengadakan upaya kesehatan. senantiasa dilandasi rasa tulus ikhlas sesuai dengan martabat dan tradisi luhur keperawatan. tidak akan menggunakan pengetahuan dan keterampilan keperawatan yang dimilikinya dengan tujuan yang bertentangan dengan norma-norma kemanusiaan.  Perawat. Tanggung jawab Perawat terhadap Sejawat Tanggung jawab perawat terhadap sesama perawat dan profesi kesehatan lain sebagai berikut :  Perawat. aliran politik. menjalin hubungan kerjasama dengan individu. 3. umur.  Perawat. dan masyarakat. keluarga dan masyarakat. senantiasa berusaha dengan penuh kesadaran agar tidak terpengaruh oleh pertimbangan kebangsaan.  Perawat. mengutamakan perlindungan dan keselamatan pasien/klien dalam melaksanakan tugas keperawatannya.  Perawat. Tanggung jawab Perawat terhadap tugas  Perawat. baik dalam memelihara keserasiaan suasana lingkungan kerja maupun dalam mencapai tujuan pelayanan kesehatan secara menyeluru. kecuali diperlukan oleh pihak yang berwenang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. dan pengalamannya kepada sesama perawat. serta upaya kesejahteraan pada umumnya sebagai bagian dari tugas dan kewajiban bagi kepentingan masyarakat. keluarga. Perawat. dalam menunaikan tugas dan kewajibannya.

Kode Etik Keperawatan Menurut ICN (International Council 0f Nurses Code for Nurses) ICN adalah suatu federasi perhimpunan perawat nasional diseluruh dunia yang didirikan pada tanggal 1 juli 1899 oleh Mrs. dam masyarakat. Tanggung jawab Perawat terhadap Profesi  Perawat.  Dalam melaksanakan pelayanan kesehatan dan atau keperawatan kepada individu. berperan dalammenentukan pembakuan pendidikan dan pelayanan keperawatan. 5.  Perawat. serta menerapkannya dalam kagiatan pelayanan dan pendidikan keperawatan. menjungjung tinggi nama baik profesi keperawatan dengan menunjukkan perilaku dan sifat-sifat pribadi yang luhur. kelompok. keluarga. keterampilan dan pengalaman yang bermanfaat bagi perkembangan keperawatan. melaksanakan ketentuan-ketentuan sebagai kebijsanaan yang telah digariskan oleh pemerintah dalam bidang kesehatan dan keperawatan. Uraian Kode Etik ini diuraikan sebagai berikut : 1.  Perawat. dan mengurangi penderitaan. berupaya meningkatkan kemampuan profesionalnya secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama dengan jalan menambah ilmu pengetahuan. perawat harus meyakini bahwa :   Kebutuhan terhadap pelayanan keperawatan di berbagai tempat adalah sama. Pelaksanaan praktek keperawatan dititik beratkan terhadap kehidupan yang bermartabat dan menjungjung tinggi hak asasi manusia.  Perawat. berperan secara aktif dalam menyumbangkan pikiran kepada pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kesehatan dan keperawatan kepada masyarakat. secara bersama-sama membina dan memelihara mutu organisasi profesi keperawatan sebagai sarana pengabdiannya.  Perawat. . mencegah timbulnya penyakit. Tanggung Jawab Utama Perawat Tanggung jawab utama perawat adalah meningkatnya kesehatan. Untuk melaksanakan tanggung jawab tersebut. London dan direvisi pada tahun 1973. perawat mengikut sertakan kelompok dan institusi terkait. Bedford Fenwich di Hanover Squar. Tanggung jawab Perawat terhadap Negara  Perawat.4. memelihara kesehatan.

4. Perawat diharapkan ikut aktif dalam mengembangkan pengetahuan dalam menopang pelaksanaan perawatan secara profesional.2. kelompok. 3. Oleh karena itu. Perawat. berpartisipasi dalam memelihara kestabilan sosial dan ekonomi sesuai dengan kondisi pelaksanaan praktek keperawatan. perawat perlu meningkatkan keadaan lingkungan kesehatan dengan menghargai nilai-nilai yang ada di masyarakat. keluarga. dalam menjalankan tugas. Individu. dan dapat berperan serta secara aktif dalam menemukan masalah kesehatan dan masalah sosial yang terjadi di masyarakat. dapat menghargai dan menghormati martabat manusia. Perawat dapat mengembangkan pengetahuan yang dimilikinya secara aktif untuk menopang perannya dalam situasi tertentu. dan masyarakat yang menjadi pasien atau klien. Perawat dapat memegang teguh rahasia pribadi (privasi) dan hanya dapat memberikan keterangan bila diperlukan oleh pihak yang berkepentingan atau pengadilan. Perawat dan Sejawat Perawat dapat menopang hubungan kerja sama dengan teman sekerja. menghargai adat kebiasaan serta kepercayaan inidividu. dalam menjalankan setiap tugas dan fungsinya. 5. tujuan kode etik keperawatan adalah upaya agar perawat. setiap saat dapat mempertahankan sikap sesuai dengan standar profesi keperawatan. Perawat. dan Anggota Kelompok Masyarakat Tanggung jawab utama perawat adalah melaksanakan asuhan keperawatan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Perawat dan lingkungan Masyarakat Perawat dapat memprakarsai pembaharuan. Perawat sebagai anggota profesi. sebagai anggota organisasi profesi. 6. Tujuan Kode Etik Keperawatan Pada dasarnya. Perawat dan Pelaksanaan praktek keperawatan Perawat memegang peranan penting dalam menentukan dan melaksanakan standar praktik keperawatan untuk mencapai kemampuan yang sesuai dengan standar pendidikan keperawatan. bila dalam masa perawatannya merasa terancam. Perawat dapat melindungi dan menjamin seseorang. tanggap mempunyai inisiatif. Perawat dan Profesi Keperawatan Perawat memainkan peran yang besar dalam menentukan pelaksanaan standar praktek keperawatan dan pendidikan keperawatan. baik tenaga keperawatan maupun tenaga profesi lain di luar keperawatan. Tujuan kode etik keperawatan tersebut adalah sebagai berikut : .

3. 2. 4. Undang-Undang No. HUKUM KEPERAWATAN A. Merupakan standar untuk mengatasi masalah yang silakukan oleh praktisi keperawatan yang tidak mengindahkan dedikasi moral dalam pelaksanaan tugasnya. Merupakan dasar dalam menyusun kurikulum pendidikan kepoerawatan agar dapat menghasilkan lulusan yang berorientasi pada sikap profesional keperawatan.1. . Undang-Undang Praktek Keperawatan 1. Untuk mempertahankan bila praktisi yang dalam menjalankan tugasnya diperlakukan secara tidak adil oleh institusi maupun masyarakat. Erb. pasal 1 ayat 3 Tenaga kesehatan adalah setiap orang yang mengabdikan diri dalam bidang kesehatan serta memiliki pengetahuan dan atau keterampilan melalui pendidikan di bidang kesehatan yang untuk jenis tertentu memerlukan kewenangan untuk melakukan upaya kesehatan. BAB I ketentuan Umum. 2. Memberikan pemahaman kepada masyarakat pemakai / pengguna tenaga keperawatan akan pentingnya sikap profesional dalam melaksanakan tugas praktek keperawatan. Hukum memberikan kerangka untuk menentukan tindakan keperawatan mana yang sesuai dengan hukum. 23 tahun 1992 tentang kesehatan a. 2. Membantu menentukan batas-batas kewenangan tindakan keperawatan mandiri. 4. 5. dan unsur profesi. teman sebaya. Membedakan tanggung jawab perawat dengan profesi yang lain. 1990) B. Membantu dalam mempertahankan standar praktek keperawatan dengan meletakkan posisi perawat memiliki akuntabilitas di bawah hukum (Kozier. 3. masyarakat. baik dalam profesi keperawatan maupun dengan profesi lain di luar profesi keperawatan. Fungsi Hukum dalam Praktek Keperawatan Hukum mempunyai beberapa fungsi bagi keperawatan : 1. klien atau pasien. Merupakan dasar dalam mengatur hubungan antar perawat.

 Surat ijin perawat selanjutnya disebut SIP adalah bukti tertulis pemberian kewenangan Indonesia. untuk menjalankan pekerjaan keperawatan diseluruh b. & 3 :  Perawat dapat melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan.  perawat yang melaksanakan praktek keperawatan pada sarana pelayanan kesehatan harus memiliki SIK  Perawat yang melakukan praktek perorangan/berkelompok harus memiliki SIPP Pasal 9. ayat 1. 2. BAB III perizinan. BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 : Dalam ketentuan menteri ini yang dimaksud dengan :  Perawat adalah orang yang telah lulus pendidikan perawat baik di dalam maupun di luar negeri sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang berlaku. Pasal 10  SIK hanya berlaku pada 1 (satu) sarana pelayanan kesehatan. 647/MENKES/SK/IV/2000) a. praktek perorangan atau kelompok.  Surat ijin kerja selanjutnya disebut SIK adalah bukti tertulis untuk menjalankan pekerjaan keperawatan di seluruh wilayah Indonesia. 2. ayat 1  SIK sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 2 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat. Pasal 8. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor : 1239/MENKES/SK/XI/2001tentang Registrasi dan Praktek Perawat (sebagai revisi dari SK No.b. . Pasal 1 ayat 4 Sarana kesehatan adalah tempat yang dipergunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan.

iii. Pelayanan tindakan medik hanya dapat dilakuakn berdasarkan permintan tertulis dari dokter.  Surat ijin praktek Perawat selanjutnya disebut SIPP adalah bukti tertulis yang diberikan perawat untuk menjalankan praktek perawat. ii. iv. Pasal 13  Rekomendasi untuk mendapatkan SIK dan atau SIPP dilakukan melalui penilaian kemampuan keilmuan dan keterampilan bidang keperawatan.  SIPP hanya diberikan kepada perawat yang memiliki pendidikan ahli madya keperawatan atau memiliki pendidikan keperawatan dengaan kompetensi yang lebih tinggi. Dalam melaksanakan asuhan keperawatan sebagaimana dimaksudhuruf (i) dan (ii) harus sesuai dengan standar asuhan keperawatan yang ditetapkan organisasi profesi. Melaksanakan asuhan keperawatan meliputi pengkajian. observasi keperawatan. Pengecualian pasal 15 adalah pasal 20 : . pendidikan dan konseling kesehatan. melaksanakan tindakan keperawatan dan evaluasi keperawatan. penetapan diagnosa keperawatan. perencanaan. kepatuhan terhadap kode etik profesi serta kesanggupan melakukan praktek keperawatan. Pasal 15  Perawat dalam melaksanakan praktek keperawatan berwenang untuk : i. Tindakan keperawatan sebagaimana dimaksud pada butir (i) meliputi: intervensi keperawatan.Pasal 12  SIPP sebagaimana dimaksud dalam pasal 8 ayat 3 diperoleh dengan mengajukan permohonan kepada Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota setempat.

BAB 3 PENUTUP SIMPULAN Pengendalian praktek keperawatan secara internal adalah Kode Etik sedangkan secara eksternal adalah hukum. Menjalankan praktek selain ketentuan yang tercantum dalam izin tersebut.  Pelayanan dalam keadaan darurat sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 ditujukan untuk penyelamatan jiwa. Bagi perawat yang memberikan pertolongan dalam keadaan darurat atau menjalankan tugas di daerah terpencil yang tidak ada tenaga kesehatan lain.  Perawat yang menjalankan praktek perorangan tidak diperbolehkan memasang papan praktek. Praktek Keperawatan berkaitan erat dengan kehidupan manusia untuk itu praktik keperawatan harus dilakukan oleh perawat profesional yang berkompeten. Praktek keperawatan harus dilakukan secara benar dalam arti keilmuannya dan baik dalam arti aspek Etik dan legalnya. Dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa pasien/perorangan. perawat berwenang untuk melakukan pelayanan kesehatan diluar kewenangan sebagaimana dimaksud dalam pasal 15. Artikel terkait: . SIPP.  Melakukan perbuatan bertentangan dengan standar profesi. Pasal 31  Perawat yang telah mendapatkan SIK atau SIPP dilarang : i. Setiap perawat yang praktek wajib memiliki SIP. dikecualikan dari larangan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 butir a. Pasal 21  Perawat yang menjalankan praktek perorangan harus mencantum SIPP di ruang prakteknya. ii. SIK.

34 @ TUKANG CoLoNG: Ada sih Sob.27 setuju! . apalagi perawat yang akan bertanggung jawab kepada pasiennya... on 4 Oktober 2010 13. Tapi. on 3 Oktober 2010 23.. on 3 Oktober 2010 23.15 semua ada etika dan hukumnya... semua kembali kepada diri masing-masing.. sebelum menjadi perawat beneran (pendidikan) memang selalu ditanamkan bahwa profesi perawat itu suci dan apapun yang dilakukan adalah nyawa pasien yang menjadi taruhannya TUKANG CoLoNG mengatakan.MAKALAH KEPERAWATAN • • • • • • Share | Teori Konseptual VIRGINIA HENDERSON Teori Konseptual JEAN WATSON KESEIMBANGAN ASAM DAN BASA Mammografi: Deteksi dini Kanker Payudara LEAFLET KANKER SERVIKS KANKER PROSTAT Diposkan oleh Kapuk Online Label: MAKALAH KEPERAWATAN COMMENTS : 10 komentar to “ETIKA DAN HUKUM KEPERAWATAN” TUKANG CoLoNG mengatakan. tapi aku gag pernah tuh denger perawat dihukum.. berarti tingkat pelanggaran terhadap etika masih minim ya? Kapuk Online mengatakan.

aku post dari kos. Kapuk Online mengatakan.. tetapi di baLik itu. on 4 Oktober 2010 22... banyak pahalanya om rame mengatakan. sorry aku lupa.59 secara teoritis konsep pendidikan keperawatan memang sudah di bentuk dengan sedemikian rupa. Kl aku sih enjoy aja. . seneng.31 ngejawab pertanyaanmu yg kemaren.kenapa emangnya bro? Kapuk Online mengatakan... yakni. on 4 Oktober 2010 14... masih banyak perawat2 yang kurang memperhatikan kode etik tersebut.. on 4 Oktober 2010 13. kembali lagi pada diri masing-masing..26 @ Benar Om... kan pulang dari kemah aku baru post.. Mau dikemanakan pengabdiannya. on 5 Oktober 2010 08.. on 5 Oktober 2010 13. bekerja dengan ikhlas atau hanya sekedar mencari penghasilan.55 jadi perawat berat ya. yang penting yang jalanin aja..01 @ Skydrugz: Nggak juga Sob.Skydrugz mengatakan. :D Kapuk Online mengatakan. hehe.. Tetapi rata-rata orientasinya adalah pilihan yang kedua TUKANG CoLoNG mengatakan. sehingga tepat untuk digunakan pada praktiknya sebagai tugas2 pengabdian kepada masyarakat. tidak menerapkan apa yang teLah di dapat seLama menjaLani pendidikan keperawatan.

. SARA dan BERPROMOSI Jika ada salah satunya. sory2. on 6 Oktober 2010 00.. Eh salamku tuk adiknya yg ultah dah disampai'in blum? TUKANG CoLoNG mengatakan.!! Dilarang keras SPAM.. maka comment akan dihapus… LINK KE POSTING INI Buat sebuah Link ← Posting Lebih Baru Posting Lama → Beranda Langgan: Poskan Komentar (Atom) BERLANGGANAN Top of Form Langganan posting via RSS FEED Atau berlangganan posting via email: ketik email kamu d KapukOnline en_US OK Bottom of Form TRANSLATE . nih sekarang ku sms dia.32 @ TUKANG CoLoNG : Kagak pa-pa. cuman biar ada comment admin aja.37 oh iya lupa.:) POSKAN KOMENTAR Silahkan berkomentar.on 5 Oktober 2010 16..

G a d g e t s p o w e r e d b y G o o g l e Label • • • • • • • • • • • • • • • • • ASKEP ANAK (15) ASKEP BEDAH (13) ASKEP DALAM (29) ASKEP GERONTIK (2) ASKEP JIWA (6) ASKEP KOMUNITAS (1) ASKEP MATA (1) ASKEP MATERNITAS (5) ASKEP SARAF (4) BIOKIMIA PERAWAT (3) DAFTAR ISI (1) DOENGES (5) GADAR (4) KEBUTUHAN DASAR MANUSIA (6) LEAFLET (14) MAKALAH KEPERAWATAN (20) MOTIVASI DIRI PERAWAT (1) .

P (1) STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (53) THT (2) TIPS .A.TRIK (4) .• • • • • • OFFICE 2007 (2) PEMERIKSAAN KEPERAWATAN (7) S.