MUTIARA ILMU MAKRIFAT (Bagian 05

)
By Mas Kumitir

Kanjeng Nabi Khidir berhenti sejenak, lalu berkata ³matahari berbeda dengan bulan, perbedaannya terdapat pada cahaya yang dipancarkannya. Sudahkah hidayah iman terasa dalam dirimu? Tauhid adalah pengetahuan penting untuk menyembah pada Allah, juga makrifat harus kita miliki untuk mengetahui kejelasan yang terlihat, ya ru¶yat (melihat dengan mata telanjang) sebagai saksi adanya yang terlihat dengan nyata. Maka dari itu kita dalami sifat dari Allah, sifat Allah yang sesungguhnya, Yang Asli, asli dari Allah. Sesungguhnya Allah itu, allah yang hidup. Segala afalnya (perbuatanya) adalah bersal dari Allah. Itulah yang demaksud dengan ru¶yati. Kalau hidupmu senantiasa kamu gunakan ru¶yat, maka itu namanya khairat (kebajikan hidup). Makrifat itu hanya ada di dunia. Jauhar awal khairat (mutiara awal kebajikan hidup), sudah berhasil kau dapatkan. Untuk itu secara tidak langsung sudah kamu sudah mendapatkan pengawasan kamil (penglihatan yang sempurna). Insan Kamil (manusia yang sempurna) berasal dari Dzatullah (Dzatnya Allah). Sesungguhnya ketentuan ghaib yang tersurat, adalah kehendak Dzat yang sebenarnya. Sifat Allah berasal dari Dzat Allah. Dinamakan Insan Kamil kalau mengetahui keberadaan Allah itu. Bilamana tidak tertulis namamu, di dalam nuked ghaib insan kamil, itu bukan berarti tidak tersurat. Ya, itulah yang dinamakan puji budi (usaha yang terpuji). Berusaha memperbaiki hidup, akan menjadikan kehidupan nyawamu semakin baik. Serta badannya, akan disebut badan Muhammad, yang mendapat kesempurnaan hidup´. Syekh Malaya berkata lemah lembut, ³mengapa sampai ada orang mati yang dimasukkan neraka? Mohon penjelasan yang sebenarnya´. Kanjeng Nabi Khidir berkata dengan tersemyum manis, ³Wahai Malaya! Maksudnya begini. Neraka jasmani juga berada di dalam dirimu sendiri, dan yang diperuntukkan bagi siapa saya yang belum mengenal dan meniru laku Nabiyullah. Hanya ruh yang tidak mati. Hidupnya ruh jasmani itu sama dengan sifat hewan, maka akan dimasukkan ke dalam neraka. Juga yang mengikuti bujuk rayu iblis, atau yang mengikuti nafsu yang merajalela

Jauhar tadi bersatu padu menghilangkan sesuatu yang menutupi atau mempersulit mengetahui keberadaan Allah Yang Terpilih. Kehidupan itu seperti layar dengan wayangnya. itullah yang dimaksudkan Ruh Idhafi. untuk membersihkan khadas tidak disyaratkan. sedang wayang itu tidak tahu warna dirinya. Merasa sebagai anak Adam yang harus mempertanggungjawabkan segala perbuatan. Dan sesungguhnya Gusti Allah. Jauhar awal itu pula. buta dan tuli tidak mengerti tentang surga dan neraka. yang menimbulkan Shalat Daim. Shalat Daim tidak perlu mengunakan air wudhu. tidak menyembah dan memuji. itu disebut iman tadlot. ibarat orang menyembah tanpa mengetahui yang disembah. Mengandalkan ilmu saja. keenamnya jauhar awal. tanpa memperdulikan sesama manusia keturunan Nabi Adam. itulah kafir yang bakal masuk neraka jahanam. Di antaranya bingung karena tiada pedoman manusia yang dapat diteladani. Bukankah demikian itu pengetahuanmu? Kalau tidak hidup begitu. Fakhir dekat dengan kafir. kufur serta kafir badannya. berarti itu sama dengan hewan yang tidak tahu adanya sesuatu di masa yang telah lewat. diperbolehkan makan tidur syahwat maupun buang kotoran. Adanya itu menujukkan adanya Allah. kalau sudah mendapat ketetapan sebagai panutan jati. Fakhir tidak akan mendekatkan pada Tuhan. segala permasalahan dipahamilebih seksama baru dikerjakan. dikala mendengarkan sabda Allah. Sebabnya karena kafir itu. Yang dimaksud dengan cahaya adalah yang memancar terang serta tidak berwarna. maka Ruh Idhafi akan menyesuaikan. itulah yang disebut Jauhar Ning. Dapat menjadi kafir tanpa diketahui. mematikan kefakhiran manusia. Mutiara yang indah penghias raga agra nampak menarik. kepastianny ada di tanga Allah semata-mata. karena yang disembah kayu dan batu. tidak mengikuti petunjuk Gusti Allah SWT. yang terdapat di dalam Dzat Allah Yang Mutlak. Pengetahuan tanpa guru itu. karena kekafirannya. Yang menjadi suri tauladan adalah Nabi Muhammad. Nabi Muhammad juga termasuk badan mukmin atau orang yang beriman. . Ruh Idhafi seudah ada sebelum tercipta.seenaknya tanpa terkendali. Adapun Muhammad badan Allah. Bukankah sebenarnya orang kufur itu. Ruh serba psrah kepada Dzatullah. Ketahuilah bahwa umat manusia itu termasuk badan jasmanimu. maka matinya tersesat. Seperti itulah kalau fakhir terhadap Dzatullah. Adapun yang dimaksudkan Rud Idhafi adalah sesuatu yang kelak tetap kekal sampai akhir nanti kiamat dan tetap berbentuk ruh yang berasal dari ruh Allah. Itulah shalat batin yang sebenarnya. Jauhar awal adalah mutiara ibaratnya. yang mustahil kalau tidak berwujud sebelumnya. tidak mengerti apa hukumnya. yang sekaligus merupakan perwujudan syukur kepada Allah. Bukakah hidayah itu perlu diyakini? Sebagai pengganti Allah? Dapat pula disebut utusan Allah. Akibat junub sudah bersatu erat tetap bersih badan jisimmu. Ruh mukmin identik pula dengan Ruh Idhafi dalam keyakinanmu. Mutiara akan tampak indah menawan. Nama Muhammad tidak pernah pisah dengan nama Allah. Namun bagi yang telah mendapatkan pelajaran ini. Kelak. Kekafiran mendekatkan pada kufur kafir. Demikianlah tadi cara shalat Daim. Disebut iman maksum. tergantung saat menerima sesuatu yang ada. yang senantiasa meserangi hati penuh kewaspadaan yang selalu mawas diri atau introspeksi mencari kekurangan diri sendiri serta mempersiapkan akhir kematian nanti. mengingkari empat masalah prinsip. Tidak mungkin terwujud pendekatan ini. Allah itu tidak berjumlah tiga. Perbuatan itu termasuk hal terpuji. Bermula dari ibarat ketujuh. Syirik itu dapat terjadi. karena tidak mengetahui keIslaman.

tidak dapat dijelaskan dengan tepat maksud sesungguhnya. Ya. Secara yang tersurat. Bukankah tauhid itu sebagai srana untuk makrifat? Titipan yang ketiga puluh hari. yang tersimpan pada diri utusan Allah (Rasulullah). Menyatu dengan Gusti Allah. Tauhid hidayah yang sudah ada padamu. Setelah semua menemui kematian di dunia. Makrifat itu sebutannya. Jangan ikut-ikutan takut menjelang pertemuanmu dengan Allah. jangan takut menghadapi sakaratil maut. Cahayanya berasal dari ruh itu. Yang mana cahayanya mewujudkan dirimu. Dan kamu harus menyatu bahwa Gusti Allah itu ada dalam dirimu. tidak ada stu makhluk pun yang mengetahui kecuali Allah sendiri. terjadi karena Allah itu hidup dan menghidupi dirimu. baik di dunia maupun di akhirat. shalat itu adalah perbuatan dan kehendak orang yang menjalankan. namun sebenarnya Allah-lah yang berkehendak atas hambanya. itulah yang disebut iman tauhid. Seandainya nyawa tidak hidup. Ruh Idhafi berada di tangan orang mukmin. Penderitaan yang selalu menyertai menjelang ajal tidak akan terjadi padamu. Meyakini adanya Allah juga adanya Muhammad sebagai Rasulullah. . sebagaimana kamu mati. Ruh Idhafi menimbulkan iman. Ruh Idhafi adalah sifat jamal (sifat yang bagus atau indah) keindahan yang berasal Dzatullah. saya merasa kehilangan. Ibu serta Tuhan Yang Maha Pencipta. Ruh Idhafi nama sebuah tingkatan (maqom). Kalau menangis mengeluarkan air mata karena menyesali sewaktu masih hidup. Yang menjalankan shalat sesungguhnya raga. Ruh Idhafi ada di dalam dirimu. Jabar jer-nya pun harus berani susah payah mendalaminya. dari adanya Ayah. Ruh Idhafi berasal dari Allah Yang Maha Esa.Adapun wujud Dzatullah itu. itulah isyarat dari tiga hari. menyatu dengan Tuhan Yang Terpilih. maka akan berganti hidup di akherat. Satu kelahiran berasal dari tiga asal lahir. Raga yang shalat itu terdorong oleh adanya iman yang hidup pada diri orang yang menjalankannya. harus tetap hidup dan tidak boleh mati. Hidupnya disebut Syahadat. Jauhar awal mayit (mutiara awal kematian) itu. Asal mula manusia terlahir. Sebagai sarana pengabdian hamba kepada Gusti Allah. mati hidup. Seperti teringat semasa kehidupan itu berasal dari Nur. yang terus menerus meliputi jasad. Tak terkecuali siapun yang merasakan itu semua. Perasaan takut itulah yang disebut dengan sekarat. Ruh Idhafi tidak akan mati. Setelah dititipkan selama tujuh hari. memberi isyarat hilangnya diri ini. Rukuk berarti dekat dengan Tuhan Pilihan. Hidup mati. Hal itulah yang menimbulkan kesedihan dan penyesalan yang berkepanjangan. maka dikembalikan kepada yang meninipkan (yang memberi amanat). Sujud rukuk sebagai penghiasnya. maka Lam Tamsyur (maka tidak akan menolong) semua perbuatan yang dijalankan. Semua ruh berada di tangan-Nya. Kurang lebih tiga hari perubahan hidup itu pasti terjadi. Yaitu terdapat pada Ruh Idhafi. itu juga termasuk juga titipan. yang ada hanya kemiripan dengan yang tujuh hari. hidup tunggal didalam hidup. Akuilah sedalam-dalamnya bahwa keberadaanmu itu. Syarat jisim lathif (jasad halus0 itu. Terlebih lagi poengetahuan tentang kafir dan syirik! Sesungguhnya semua itu. Orang yang menjelaskan syariat itu berarti sudah mendapatkan anugrah sifat Gusti Allah. dan menghidupi segala yang hidup. Titipan itu harus seperti sedia kala. Yang mengisayaratkan sifat jalal (sifat yang perkasa) dan sekaligus mengisyaratkat adanya sifat jamal (sifat keindahan). Sastra Alif (huruf alif) harus dimintakan penjelasannya pada guru. Itulah hakikat dari Tuhan penciptanya.

Yang berhak menentukan semuanya. sekiranya kita mengetahui wajah hamba Tuhan dan sukma yang kita kehendaki ada. Adpun telingannya. Kanjeng Nabi Khidir memperingatkan. ³yang demikian tidak boleh kalau tanpa kematian´. Syekh Malaya terang hatinya. Yang menyatu dalam gerak perputaran bawana. Demikian pun dengan Hyang Sukma. Bukankah berita sebenarnya sudah ada padamu? Cara mendengarnya adalah denga ruh sejati. Sempurna seperti mula pertama diciptakan´. kalau tanpa seizin-Nya! Sekiranya akan ada yang mempersolakan. Permisalan yang jelas ketika berhias. tidak menggunakan telinga. Memohonlah yang benar dan waspada. Kanjeng Nabi Khidir semakin iba kepada pemohon yang meruntuhkan hatinya. Kehendak justru tanpa wujud dalam bentuknya. bersama lainnya selalu ada dengan kau! Tak mungkin terpisahkan! Kemudian tidak pernah memberitahunakan darimana asalnya dulu. ³Kalau begitu hamba tidak mau keluar dari raga dalam tuan. Kata Kanjeng nabi Khidir. Ada padamu itu. Bentuk wayang adalah sebagai bentuk badan atau raga. Memang demikianlah penerapannya. ³kalau begitu yang awas sajalah terhadap hambatan upaya. Cara melatihnya. karena hal itu sebagai rahasia Allah. Kembalinya pada allah sudah dalam keaadaan yang sempurna. Sama hal pada saat kamu memohon sesuatu. Seratuspun dapat dilukiskan seperti satu bentuk. Ruh jasad hilang di dalamnya. . Jangan sampai kau kembali. kehadirat Tuhan Yang Maha Pemberi. Ibarat seperti batang pohon yang dibakar. Secara batinnya ada pada sukma itu sendiri. tidak merasa ngantuk dan lapar. menyatu dengan batang pohonnya. Tepat pada hari keseribu. Bukankah sudah berada di tubuh? Sungguh. Ibarat air dengan alunnya. tidak harus bersusah payah dan bebas dari rasa pegal dan nyeri. tubuhnya dikuasai gerak dan kata hati. jangan hanya digunakan dengan dasar bila ingat saja. Bagaimanakah yang lebih tepat untuk melukiskan persamaan sesama makhluk hidup secara keseluruhannya? Allah dan Muhammad semuannya berjumlah satu. diberitahu akan tempatnya seperti wayang ragamu itu. Seperti minyak dengan susu. Karena sudah ada pada dirimu. Syekh Malaya senang hatinya sehingga beliu belum mau keluar dari dalam tubuh Kanjeng Nabi Khidir. Tiada antara lamanya tentang adanya itu. Syekh Malaya menghaturkan sembah. Segala-galanya tanpa kelihatan jelas. mendengarkan pelajaran yang baru diterima dari gurunya Syekh Mahyuningrat Kanjeng Nabi Khidir. tiada selera makan tidur. matanya yang diberikan oleh allah. cobaan hidup! Tapi justru terimalah dengan sabar! Cobaan hidup yang menuju kematian. Tidak diperkenankan mengobrol kepada sesama manusia. tidak ada yang tertinggal. tidak tampak wajahnya. Karena datanglah segala gerak wayang. ditimbulkan akibat buah pikir. juga tanpa dengan mata. memperbincangkan masalah ini! Jangan sampai terlanjur! Jangan sampai membanggakan diri! Jangan peduli terhadap gangguan.Mati atau hilang bertepatan hari kematian yang keempat puluh hari. pasti ada asap apinya. perbuatan dengan ucapan. Bergerak bila digerakkan. Sedangkan panggungnya jagd. Yang terasa hanyalah rasa nikmat dan manfaat´. seperti diibaratkan dengan adanya cahaya yang bersember dari cahaya Muhammad yang sesungguhnya. Bentuk yang sebenarnya ialah tersimpan rapat di dalam jagadmu! Hidup tanpa ada yang menghidupi kecuali Allah saja. Sempurna seperti mula pertama dalam keadaan yang sempurna. Anggaplah kalau sudah kau kuasai. sambil berkata manis seperti gula madu. Lebih nyaman di sini saja yang bebas dari sengsara derita.

karena menentukan segalanya. Habislah sudah wejangan Kanjeng Nabi Khidir. berguna dimana saja! Artinya mati di dalam hidup. Tertimpa pada jasad yang sebenarnya. Seperti bulan yang diterangi cahaya temaram. Rasa batinya menjelajah jagad raya tanpa sayap. Serahkan kembali kepada yang Empunya suara! Justru kau hanya mengakui saja sebagai pemiliknya. Bukankah turnya wahyu meninggalkan kotoran? Bersih bening. Berarti sudah benar untukmu. karena lebih lembutseperti lembunya air. kesaktian semuanya sudah berlalu. melihatmu musnahkanlah pada matamu! Jadikanlah penglihatanmu sukma dan rasa. Toh semuanya itu alat peperangan´. Ialah hidup abadi. Sedangkan kelimanya adalah dapat tersimpan dengan baik. Bicarakanlah manurut pendapatmu! Bila pendapatmu benar-benar meyakinkan. Karena . Lebih pula dalam menerima perintah dan tidak boleh mengandalkan pada ajaran dan pengetahuan. Pahamilah liku-liku solah tingkah kehidupan manusia! Ajaran itu sebagai ibarat benih sedangkan yang diajari ibarat lahan. Lahiriah badan yang menjalani mati.Yang berkaca itu Hyang Sukma. terimalah hal ini sebagai ajaranku dengan senang hatimu! Anugrah berupa wahyu akan datang kepadamu. berarti kejangkitan bimbang yang sebenarnya. Mawas diri ke dalam dirinya sendiri. pasti tidak tidak akan tumbuh. Lahiriah kau landasilah dengan pengetahuan empat hal. Kemudian Kanjeng Nabi Khidir berkata dengan lembut dan tersenyum. Menguasai hakekat semua ilmu. Sekali lagi artinya lembut ialah sangat kecilnya. melata tiada bedanya. adapun bayangan dalam kaca itu ialah dia yang bernama manusia sesungguhnya. Sebagai upah atas kesanggupanmu sebagai khalifah di dunia. Apa kata hatimu dan apa yang kau rasakan. Mencakup semua yang merangkak. terbentuk di dalam kaca. Sebenarnya hanya mengatasnamai saja. Misal kacang dan kedelai. hendaknya semakin cermat dan teliti atas berbagai masalah. bila masih merasakan sakit dan was-was. Maka dari itu kau jangan memiliki kebiasaan yang menyimpang. Sebagai ibaratnya sekejap pun tak boleh lupa. benar-benar serba lebih. Bukankah lebih lembut kematian manusia ini? Artinya lembut kesirnaan manusia? Artinya lebih dari. Kehendak hati rasanya sudah mendapat petunjuk yang cukup. kecuali hanya kepada Hyang Agung. Dengan demikian kau Hangraga Sukma. Yaitu kata hatimu sudah bulat menyatu dengan kawula Gusti. Karena itu bersungguh-sungguhlah menguasainya. Tapi bila kau bijaksana. Kenyataannya satu wujud. suaramu. Keseluruh jagad raya. Bila sudah memahami dan menguasai amalan dan ilmu ini. Raga sukma. jasadnya sudah terkendali. Misalnya bunga yang masih lam kuncup. Dapat mengenai yang kasar dan yang kecil. ³Tak ada yang dituju. Apa yang kau pikir terwujud ada. Yang kau citacitakan tercapai. sekarang sudah mekar berkembang dan baunya semerbak mewangi. Lebih besar lagi pengetahuan tentang kematian ini dibandingkan dengan kesirnaan jagad raya. semua sudah tercakup haknya. Bila sudah menyatu dalam satu wujud. sukma muksa. Yang mati itu nafsunya. Yang disebar di atas batu. Masalah itu satu tempat dengan pengaruhnya. Kalau batunya tanpa tanah pada saat kehujanan dan kepanasan. Jelasnya mengalami kematian! Syekh Malaya. Atau sama dengan hidup di dalam mati. Demikian pula wujudmu. Syekh Malaya merasa sungkan sekali di dalam hati. Tidak ada yang diharapkan dengan keprawiraan. hilang kotorannya´. Semuanya tanggapilah secara sama.

kita itu ibaratnya busana yang dipakai sebagai kerudung. Merasa berat meninggalkan kehidupan dunia yang tersangkal lagi. Ada pula yang justru memiliki jalan terpaksa. Ada pula yang memilih jalan menguasai putranya. Yaitu pada batang kayu yang baik rimbun. Ibarat mendalami mati ketika berada di dalam rongga ragaku. belum bisa disebut manusia utama. Kelimanya harus tetap diwaspadai. Memilih jalan sembarang tempat. ingin mendalami tentang ruh itu justru keliru. terhadap gerak-gerik. Artinya godaan hati ialah rasa qonaah yang semakin dimantapkan. tapi masih berkeinginan pribadi atau berambisi. Sedangkan yang ikat kepala sebagai sarungmu. ³He.sudah mendapat san Pancaretna. Bila kemudian tertimpa kedudukan. Ada pemuka agama yang ibaratnya menjadi murung. Sebagai pertanda bahwa kita tidak mudah goyah. Untuk alat pembebas sifat berbangga diri. Ia hanya sekedar mencari tempat bertengger saja. Ibaratnya seperti sekedar memperoleh kemuliaan sepele. Tidak boleh lagi merasa terlekat kepada anak-istri. Agar semua itu menjunjung harkat dan martabat. kemudian Sunan Kalijaga disuruh kelura dari raga Kanjeng Nabi Khidir kembali ke alamnya semula´. Putra yang bakal menguasai hak asasi orang per orang. Tak tahunya malah mematikan pengertian yang benar. Ada orang yang berkedudukan. Berhasil menyebarkan aroma Kasturi yang sebenarnya. Pada . Yang selalu didambakan siang dan malam. Kuasailah seketika jangan sampai lupa! Bisa dipercaya sifatnya. Sudah menjelajahi seluruh permukaan bumi. menurut pendapatku. dan dipajang seperti permata. disitulah biasanya tidak kuat menerima ajal. sikap hati yang ingin menggapai sesuatu tanpa ilmu. Selalu mawas diri. Akibatnya terperosok dalam penerapannya. kuat batangnya. Akhirnya di masyarakatkan. Kau sudah diterima Hyang Sukma. Tatanan yang tidak pasti. kekayaan dan mengerti hak yang benar. Jadinya tersesat-sesat. Semuanya ingin mendapatkan yang serba lebih di dalam memiliki jalan mereka. sering dinamakan Kasturi Jati. Semua tingkah laku yang halus. Lagi pula secara penataan. ada yang ikut orang kaya. Dihiasi dengan keselamatan. sebagai hambatan yang menghadang agar gagal usaha atauu ikhtiar atau cita-citanya. Ketika menghadapi datangnya maut. Berkat kesediaanku berbuat sebagai penyekat. Untuk kemuliaan hidup baru. Dan rasa yang memanaskan hatimu pun lenyap. Dan yang putih di tengah itulah yang sebenarnya harus diikuti. Ibarat memakai pakaian sutra yang indah. Kalau demikian halnya. Begitulah beratnya amencari kemuliaan. tanpa mengahasilkan jerih payahnya dan tanpa hasil. agar mengetahui akan kemauan berbagai tingkah laku manusia. Setidak-tidaknya menimbulkan kecurigaan. Pokoknya masih lekat sekali pada kehidupan duniawi. lebat buahnya. terlanjur terbiasa. dirawat seperti emas. Dan penyampaian keterangannya? Anggapannya sudah benar. Diserapkan kedalam jiwa. Yang demikian itu menurut anggapannya dan perasaannya mendapatkan kebahagiaan. Malaya. Dalam arti mengalami kegagalan total. Apa kebiasaan ketika hidup didunia. belumlah mereka disebut pemuka agama yang berserah diri sepenuhnya kepada Allah. Kemudian terlibat ingatan ketika dulu. Perhaluslah budi pekermu atau akhlak ini! Warna hati kita yang sedang mekar baik. Yang warnanya merah dan kuning itu. Menumpuk kekayaan harta dan istri banyak. Tampak oleh Sunan Kalijaga cahaya. Lalu Kanjeng Nabi Khidir berkata. Bukankah aku banyak sekali melekat atau mengetahui caranya pemuka agama yang ternyata salah dalam penafsiran.

You can follow any responses to this entry through the RSS 2. marifat bi sifat . 2009 at 8:41 am and is filed under SULUK LING LUNG. tubuh bumi itu keterdiamannya tidak membantu. lebih baik jangan jadi manusia! Kalau matinya tanpa pertanggungjawaban.ala 2. Akibatnya. Tidak disertai dukungan ilmu.. 2009 at 6:31 am | Reply TULISANNYA KOK TIDAK ADA DALILNYA DARI AL QUR¶AN DAN HADIST«. PERLU DALIL BUKAN DONGENG SEAKAN-AKAN ANDA MENYAKSIKAN PERKATAAN NABI KHIDIR«. dzat alloh. untuk mengejar keberhasilan. japra Says: July 6.saat-saat menghadap ajatnya. Kesepiannya tidak mencair. Sehingga mempertinggi semedinya. 1.. APAKAH DARI BUKU APA ???« LALU DIKARANG OLEH SIAPA ???? KALO ANTUM TAU. Akan hidup abadi tanpa hisab. Bila kau sudah merasa hatimu benar. MAS« AGAMA INI BUKAN KARANGAN MANUSIA DAN BUKAN CERITA MANUSIA. Like 2 bloggers like this post. EMANGNYA ANTUM HIDUP DARI ZAMAN APA ??? . Pinging is currently not allowed. rejo Says: July 7. ²²²²²²²²± Alang Alang Kumitir This entry was posted on July 4.096 Responses to ³MUTIARA ILMU MAKRIFAT (Bagian 05)´ 1. Tapi sayang tanpa petunjuk Allah. apalagi hanya semedi semata. awwaludini marifatullohi ta. Yaitu bagaimana hilang dan mati bersama raganya ialah diidamkannya. Bersambung«««. ANTUM DAPAT PERCAKAPAN ITU DARI MANA ???? MINIMAL DASAR«. af¶ad. Bila salah menjawab pertanyaannya bumi. Tidak mempedulikan pembicaraan orang lain yang ditujukan kepadanya. 2009 at 3:49 am | Reply marifat harus mengawali seseorang dalam beribadah karena tanpa marifat bisa saja kita salah dalam menyembah. You can skip to the end and leave a response.0 feed.

menyebutNya. anda kasihan banget ya« hidup itu hanya untuk ³Ngaji´ atau meng´kaji´. 2009 at 5:12 pm | Reply PERLU DI INGAT MAS REJO. jadi mas rejo harus banyak belajar dan belajar biar tidak dikatakan orang ORTODUCK. para Rossul dan para Wali««? o Kuswanto Says: September 8. oelh karana itu. PALING ANDA DARI LDII YA?  Nur-Pati Says: August 4. Cinta adalah Seruan Jiwa yang artinya kapanpun dan dimanapun maka kita akan selalu mengingatNya. DIZAMAN INI ANDA JANGAN TERLALU ORTODOKS KAYAK GITU. COBALAH BUKA KITAB IHYA¶. yang penting adalah menambah rasa Iman dan Taqwa kita kepada wahai Rabb. maka jatuh Cinta adalah Tujuan Hidup. ma¶rifat marang Gusti Allah SWT« Islam adalah system. ISLAM ITU SIFATNYA UNIVERSAL. Cinta kepada sang Kekasih Sejati. ISLAM ITU BUKAN ARAB DAN ARAB ITU BUKAN ISLAM. Sejak pertama kali Adam diciptakan. alias belajar. dan bagi Allah yang Tunggal. gitu lo««««««««Oke««««««««. bagaimanakah cara kita agar menjadi kekasih Allah. untuk menumbuhkan rasa Cinta. mustahil baginya menciptakan lebih dari satu Agama. DAN LAIN LAIN. dan belajar adalah kapanpun dan dimanapun.o joyo kusumo Says: July 23. NISCAYA TDK AKAN NYAMBUNG.? . Adam sudah membawa Agama Islam. 2009 at 9:54 am | Reply mas rejo«««! Betul itu yang dikatakan den bagus joyo kusumo. FUTUHIYYAH. AL HIKAM. namun Allah berkehendak memberi nama Islam adalah pada masa Rosullullah SAW. Dan ³mati´ adalah satu-satunya jalan untuk bertemu dengan sang Kekasih Sejati. termasuk belajar dari siapapun itu. 2009 at 10:25 am Rejo«. KALO ANDA MENGGUNAKAN NURANI YG CERAH NISCAYA AKAN DAPAT MENGAMBIL KESIMPULAN TULISAN2 DIATAS. seperti halnya bagi kita yang akan senang sekali menyebut-nyebut nama kekasih kita. yang mana beliaulah Kekasih Allah yang haqq. KALO ANDA HANYA BERPEGANG DALIL AQLI. pemilik dan penguasa alam hidup dan maya. Raja dari pada segala raja. So. SIAPAPUN BOLEH MEMAHAMI ATAUPUN MEMELUKNYA DAN MENGAMALKANNYA. harus giat belajar lagi ya««««««.. maka berSholawatlah kepda beliau niscaya Allah akan memberimu. seperti halnya para Nabi. Rejo«.

2010 at 9:00 am | Reply mas rejo ini perlu banyak2 ber mushahadah.?? pertanyaan anda menunjukan seakan anda sudah memahami isi dari alqur. Demikian juga sebaiknya bila Mas Rejo lebih memahami Makna atau Kalimat yg dirasa menurut Mas Rejo perlu dibahas ya sebaiknya dialog langsung dengan PENULIS agar nyambung..an. 2010 at 3:31 am | Reply Yth.AN DAN HADIST) sudakah anda membaca dan memahami seluruh isi alqur.. 2010 at 11:04 am | Reply mas rejooo. sedang kan mungkin mas rejo sendiri tidak tahu akan diri sendiri. bukan malah menghakimi Seperti itu.. kalau ada kalimat yg tidak dipahami atau tidak dimengerti sebaiknya tanyakan langsung pada Penulisnya. Mas Rejo « Apa yg dikatakan Saudara Kita (PENULIS) itu benar menurut Pandangannya. o bedil Says: August 30. mencari ilmu ilmu bukan dengn dalil itu alasannya mengapa allah menciptakan AKAl dan hati pada manusia. Sebaiknya Mas Rejo jangan seperi ungkapan KATAK DIBAWAH TEMPURUNG artinya hanya tahu sedikit sudah berkomentar bahwa tulisan orang lain salah. mughorobah. mukhashafah atau kata orang jawa tapa jadi mas rejo bisa lebih tahu mendalam tentang diri pribadi mas rejo sendiri. .at mas rejo. coba pelajari diri sendiri dulu baru kenal dunia yang lainnya. (KOK TIDAK ADA DALILNYA DARI ALQUR. anda bertanya.. asalammu alaikum«. di jamannya rasullullah saw beliau memperkenalkan zat allah terlebih dahulu kepada umat islam maupun non islam ketimbang memperkenalkan syare. mohon maaf bila saya ada salah kata dan ingat isalam tidak pernah mengajarkan kita untuk saling bedebat...??? agar seluruh umat manusia bisa membacanya dan memahami bagai mana menjadi hamba allah yg sesunggunya. tulisan di atas mengajak kita untuk mengenal diri sendiri dan allah.an dan hadist hingga anda beranih bertanya seperti itu.. Semoga mas Rejo paham akan maksud saya ini o arifin i gubali Says: July 13.o Agustanto Says: June 19. kenapa tulisan di atas di kirim lewat via internet. MAs..

. . ALEX Says: July 7. 2009 at 2:09 pm | Reply Sugeng ndalu Mas Wong Alus. yang telah mengumbar kata-kata yang tidak pantas dan tidak patut. demi Rabbku. mas. saya mohon ma¶af yang sebesar-besarnya atas kata-kata saya yang telah melukai perasaan panjenengan.o pelitahati Says: December 8. Ibarat sekolah belum punya ijasah. Saya minta ma¶af ya Mas Wong Alus. m4stono Says: July 7.tidak akan nyantol. Sebelumnya. 2010 at 4:03 am | Reply buat mas rejo«. nabi khidir as memang misteri«beliau adalah seorang guru para nabi dan wali«. betapa sakitnya dilukai dan disakiti perasaan kita. telah melukai hati saya sendiri. saya minta ma¶af yang sebesar-besarnya. Kelancangan mulut saya dan kesombongan saya. karena kebenaran hanya datang dari Allah SWT«. Saya telah mengaca pada diri saya sendiri. 2009 at 12:08 pm | Reply tulisan yg bagu sekali dari mas alang2. terutama oleh orang-orang yang tidak sepaham dengan saya.Tanpa petunjuk tanpa dukungan ilmu.oke 4. 3.. Si Penunggang Keledai Says: July 7. kulo mampir nggih ?!!. 2009 at 9:57 am | Reply Oke.beliau juga merupakan jembatan dari hakekat menuju makrifat«maka dari itu setiap calon waliyullah biasanya akan bertemu beliau terlebih dahulu sebelum benar2 menjadi waliyullah« nuwun 5. Saya tunggu sambungannya mas kumitir. yg penting bagi saya tulisan ini sangat bermanfaat. saya tidak terlalu memperdulikan darimana asal tulisan ini spt kata mas rejo.nuwum«tidak ada guru/murid kita sama belajar. «islam itu luas TETAPI sempit«(bagi yang faham) «islam itu sempit TETAPI luas perluas«(bagi yang belum faham) ³KENALI DIRIMU MAKA KAMU AKAN KENAL TUHANMU´«.

Semoga juga. dia tak perlu informasi dari pihak lain untuk bisa mengetahui seperti apa air yang jernih itu«. KangBoed Says: July 8.mohon alang-alang kumitir menyajikan kitabkitab kraton.demikian terimakasih 9. Saat seseorang telah berjumpa dengan mata air yang jernih. nggih. sekarang hanya sedikit yang keluar dari formalitas kosong belaka dan melangkah menjadi PEMUJA CINTA Salam Sayang 8. 2009 at 8:25 am | Reply Salam«. Si Penunggang Keledai Bodoh Mochtar Wibowo. Kulo badhe nerusaken lampah««. Setyo Hajar Dewantoro Says: July 10. 2009 at 4:58 am | Reply Dahulu kala kita adalah PEMUJA CINTA dalam Penyaksian dan menatap langsung. abimanyu82 Says: July 8. 6. panjenengan diparingi Istiqomah ingkang kiyat.. 2009 at 6:22 am | Reply untuk melindungi adat jawa darikpunahan. 2009 at 2:02 am | Reply suwun mas. arifin kurniawan Says: July 8. Sepuntene nggih. 7. Allah Sang Rabbul Allamin. Orang yang sudah merasakan kebenaran«tak perlu lagi akan dalil jika hanya ingin mengetahui sesuatu itu kebenaran atau bukan« .agar semua orang bisa memahami adat atau ungah-unguh.Dan semoga panjenengan mau melupakan ketidak sopanan saya. saya malu dihadapan Rabbku. mas« Cekap sementen. sungguh mas. malah semakin kuat oleh Rabb kulo inggih Rabb panjenengan (Insya Allah).

. kecuali memberi pelajaran lebih akan makna kesabaran«. sesuatu yang langsung kita kenali«.yang masih butuh dalil«silakan saja seperti itu«tapi banyak orang yang tak seperti Anda«.Dalil itu hanya petunjuk untuk menemukan kebenaran.Dan saya pribadipun bisa merasakan kebenarannya«karena yang dikatakan mas kumitir ibarat air jernih.. Apa yang disampaikan mas kumitir adalah kebenaran versi mas kumitir. karena penilaian dari sesama manusia tak berpengaruh-apa.. tak perlu dalil untuk mendukung kebenarannya. Karena kebenaran yang sejati adalah apa yang kita rasakan. tapi bukan kebenaran itu sendiri«. Mas rejo. karena ia sudah benar dengan kebenarannya sendiri«. langsung terasa menyegarkan. Setyo Hajar Dewantoro o .saya tak membutuhkan orang lain untuk mengatakan pandangan mas kumitir itu benar atau salah«.ya tak apa-apa. alami.Kami ± orangorang yang mirip dengan mas kumitir ± sedang belajar merasakan kebenaran dan berbagi tentang apa yang kami rasakan« Jika Anda mengatakan kami sesat.Jika Anda berputar-putar dengan petunjuk kebenaran«.saya sudah bisa merasakannya sebagai kebenaran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful