P. 1
skripsi new

skripsi new

|Views: 4,905|Likes:
Published by Roy Cheery

More info:

Published by: Roy Cheery on Mar 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/18/2013

pdf

text

original

Kegiatan pokok industri perbankan adalah menghimpun dana dari anggota

masyarakat yang kelebihan dana dan menyalurkannya kembali kepada anggota

masyarakat pemakai dana yang memerlukan dana Siamat (2004, hal 87). Dengan

kegiatan yang dilakukan oleh bank tersebut, akan tercipta satu mekanisme yang

dapat mendayagunakan sumber ekonomi negara.

Bank Jambi sebagai Badan Usaha Milik Daerah mempunyai peranan yang

sangat penting dalam pembangunan daerah Jambi. Disamping menjalankan

fungsinya sebagai pemegang kas daerah yang melaksanakan dan mengolah

keuangan kas daerah juga manjalankan funsi sebagai bank umum.

Adapun kegiatan usaha yang dilakukan Bank Jambi adalah sebagai berikut :

1. Menghimpun Dana

Merupakan kegiatan bank dalam rangka menghimpen dana dari masyarakat

yaitu dalam bentuk simpanan, seperti :

a. Giro, yaitu simpanan yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran dan

penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek atau

sarana perintah pembayaran lainnya atau dengan cara pemindah bukuan.

39

b. Deposito, yaitu simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan

pada jangka waktu tertentu menurut perhjanjian atau penyimpanan

dengan bank

c. Tabungan, yaitu simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan

menurut syarat-syarat tertentu yang disepakati, tidak dapat ditarik

dengan cek. Jenis tabungan yang ada di Bank Jambi yaitu : Simpeda

(Simpanan Pembangunan Daerah) dan Tabada (Tabungan Pembangunan

Daerah).

d. Inkaso, yaitu pemberian kuasa pada bank oleh nasabah untuk mengihkan

atau meminta persetujuan pembayaran kepada pihak lain atas surat

tagihan.

e. Transfer, yaitu salah satu jasa bank kepada masyarakat dimana bank

bersedia meneruskan amanat bank untuk meneruskan amanat nasabah

untuk mengirimkan sejumlah uang yang ditujukan kepada pihak lain

ditempat lain.

f. Jaminan bank yang terdiri dari jaminan pelaksanaan proyek, jaminan

uang muka proyek dan jaminan pemeliharaan proyek.

Adapun perkembangan penghimpunan dana masyarakat khususnya

didaerah Jambi dan sector perbankan pada umumnya ang telah dilakukan Bank

Jambi dari tahun 2004 hingga 2008 dapat dilihat pada tabel berikut ini :

40

Tabel 4.1

PERKEMBANGAN PENGHIMPUNAN DANA MASYARAKAT

PADA BANK JAMBI

TAHUN 2004-2008

(dalam jutaan rupiah)

Jenis Data

2004

2005

2006

2007

2008

GIRO

156,920

271,799 324,839

328,551 370,810

TABUNGAN

33,855

49,881

63,272

94,557

95,460

DEPOSITO

20,769

18,483

59,183

42,549

68,850

Jumlah

211,544

340,163 447,294

465,667 535,129

Sumber : Bank Jambi

2. Pemberian Kredit

Kebjakan penyaluran kredit Bank Jambi tidak mengabaikan prinsif kahati-

hatian dalam pemberian kredit karena pada hakikatnya penggunaan dan tersebut

mempunyai resiko yang relative besar.

Adapun jenis kredit yang diberikan Bank Jambi adalah sebagai berikut:

a. Kredit Modal Kerja

Tujuan kredit ini untuk meningkatkan produksi dalam operasional

perusahaan nasabah.

b. Kredit Investasi

Tujuan kredit ini untuk keperluan perluasan usaha atau pembangunan

proyek/pabrik baru untuk keperluan rehabilitasi.

c. Kredit Usaha Penguatan Ekonomi Masyarakat ( KUPEM)

41

Kredit ini terbagi atas lima sektor yaitu sektor peternakan, perikanan,

perbankan, pertanian, perdagangan/industri dan jasa.

d. Kredit Pegawai Negeri

Yaitu kredit yang diperuntukkan untuk pegawai negeri, krdit ini

termasuk kredit konsumsi.

e. Kredit DPR

Yaitu kredit yang diperuntukkan bagi anggota Dewan Perwakilan

Rakyat, yaitu sebesar 40% dari gaji

f. Kredit Kendaraan

g. Kredit Perumahan Rakyat (KPRS) dan (KPRSS)

3. Malaksanakan Kegiatan Jasa Bank Lainnya

Pelaksanaan kegiatan jasa bank lainnya seperti :

a. Penerbitan referensi

b. Garansi bank

c. Jasa pembayaran gaji

d. Jasa penerimaan pembayaran rekening air

e. Jasa penerimaan Spp Universitas Batanghari

4. Penyertaan Modal

Adapun penyertaan modal yang dimaksud adalah penyertaan saham pada

PT. Sarana Jambi Ventura sebesar Rp. 80.049.000 pada tahun 2006 dan

penyertaan saham pada PT. Bangun Asuransi Askrida sebesar Rp.

42

10.000.000 jadi total penyertaan saham pada tahun 2005 adalah sebesar

Rp. 90.049.000 (Sembilan puluh juta empat puluh sembilan ribu rupiah)

5. Penempatan Pada Bank Lain

Penempatan pada bank lain bisa dalam rangka transaksi interbank call

money, deposito berjangka, deposit on call dan atau sertifikat deposito.

Penggunaan dana yang ditempatkan pada bank lain dimaksudkan untuk

meningkatkan pendapatan atas dana-dana jangka pendek bank yang belum

digunakan atau menunggu penggunaannya.

Pada akhir tahun 2006 penempatan dana Bank Jambi pada bank lain adalah

sebesar Rp. 298.038.412.317,56 (Dua ratus sembilan puluh delapan milyar

tiga puluh delapan juta empat ratus dua belas ribu tiga ratus tujuh belas

56/100 rupiah) yang ditempatkan pada tiga bank dengan komposisi sebagai

berikut :

- Bank Bukopin

Rp. 50.000.000.000,00

- Bank Muamalat

Rp. 15.000.000.000,00

- Bank Mandiri

Rp. 233.038.412.317,56

Dengan bidang usaha yang dijalankan oleh Bank Jambi yaitu meliputi

seluruh kegiatan bank umum, termasuk sebagai Pemegang Kas Daerah yang

berfungsi melaksanakan dan mengelola penyimpanan, penerimaan dan

pengeluaran Kas Daerah serta mengutamakan pembiayaan bidang proyek

Pembangunan Daerah.

43

Tugas dan wewenang dari masing-masing bagian struktur organisasi Bank

Jambi dapat dijelaskan sebagai berikut :

1. Dewan Pengawas

Tugas pokok Dewan Pengawas adalah menggariskan kebijaksanaan umum

bank dan melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan pengurusan bank

oleh Direksi. Dewan Pengawas ini bertanggung jawab kepada Gubernur

Kepala Daerah Tingkat I Jambi

2. Direksi

Direksi adalah pimpinan tertinggi yang diberikan tugas dan tanggung

jawab untuk mengurus dan mengelola kegiatan bank sehari-hari dan

bertanggung jawab kepada Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jambi

melalui Dewan Pengawas.

Direksimerupakan suatu tim yang terdiri dari seorang direktur utama dan

sebanyak-banyaknya dua direktur. Tim Direksi di Bank Jambi terdiri dari

Direktur Utama, Direktur Pemasaran, serta Direktur Umum dan

Kepatuhan.

3. Direktur Utama

Tugasnya melakukan koordinasi umum terhadap para direktur dan dalam

pelaksanaan fungsi organisasi secara langsung membawahi Biro

Perencanaan dan Biro Pengawas.

4. Direktur-direktur

Tugas Pokoknya :

44

a. Menyelenggarakan koordinasi, melakukan pembinaan dan

pengendalian terhadap kegiatan unit kerja dibawah supervisinya.

b. Berada dibawah dan bertanggung jawab langsung pada dirut.

c. Direktur kepatuhan menetapkan langkah-langkah kebijakan yang

diperlukan untuk memastikan bank telah memenuhi seluruh

peraturan dan ketentuan, baik ketentuan BI, peraturan dan

ketentuan intern, dan peraturan perundang-undangan lain yang

berlaku dalam rangka pelaksanaan prinsip kehati-hatian, memantau

dan menjaga agar kegiatan usaha bank tidak menyimpang dari

ketentuan yang berlaku. Memantau dan menjaga kepatuhan kepada

BI, dewan pengawas maupun pihak ekstern lainnya.

5. Devisi Pengawas

a. Tugasnya merencanakan, mengkoordinasikan, mengevaluasi serta

melaporkan aktivitas pengawas intern bank untuk memastikan

kepatuhan pada kebijakan, peraturan serta prosedur yang telah

ditetapkan oleh direksi

b. Menjabarkan secara operasional perencanaan, pelaksanaan,

pemantauan dan melaporkan hasil audit serta mendorong ditaatinya

kebijakan direksi unit kerja bank di Bank Jambi

c. Membagi tugas wilayah kerja supervisor audit wilayah I, II, dan III

6. Divisi Perencanaan

Mempunyai tugas merencanakan, menyusun, merevisi, mengembangkan,

merumuskan, mengusulkan dan merekomendasikan kepada direksi

45

mengenai pemikiran-pemikiran strategis pengembangan bank secara

keseluruhan, baik jangka pedek maupun jangka panjang. Menjabarkan dan

merekomendasikan penyusunan rencana kerja dan anggaran tahunan bank.

a. Pemimpin Bidang Perencanaan

Menyusun rencana jangka panjang dan rencana kerja dan anggaran

tahunan bak serta melakukan pemantauan pelaksanaan.

b. Pemimpin Bagian Litbang

Melakukan kegiatan yang berhubungan dengan pengembangna

organiasi, usaha, sistem dan prosedur serta produk jasa-jasa bank

sejalan dengan perkembangan teknologi dan komputerisasi.

7. Divisi Akuntansi dan Teknologi SI

a. Merencanakan, mengkoordinasi, mengevaluasi serta melaporkan

kebijakan yang berhubungan dengan sistem dan prosedur

akuntansi, teknologi komputerisasi dalam mendukung pelaksanaan

SIM

b. Menatausahakan, mengelola data terhadap produk dan jasa bank

dan akuntansi untuk menjadi bahan informasi manajemen.

c. Menjabarkan secara operasional perencanaan, pelaksanaan, dan

pengendalian sistem dan prosedur akuntansi bank.

Divisi ini terdiri dari 3 bidang, yaitu :

1. Bidang pelapor dan MIS

46

Menyelenggarakan kegiatan akuntansi dan keuangan kantor pusat

dengan menghimpun serta mengolah data transaksi keuangan bank.

2. Bidang Akuntansi, Laporan dan Pengembangan

Menyelenggarakan kegiatan pemantauan pos-pos terbuka, rekonsiliasi

dan pembuatan laporan keuangan kantor pusat dan gabungan.

3. Bidang Operasional dan Pengembangan TI

Merencanakan, membuat serta meneyapkan standart, prosedur

penyediaan dan pemeliharaan data serta penataan sistem akses ke

jaringan computer dalam hal terlaksanannya kegiatan TSI dan kegiatan

bank secara keseluruhan, penelaahan operasional computer,

pengembangan sistem dan aplikasi program serta sistem penaganannya

8. Devisi Perkreditan

Merencanakan, mengkoordinasi, melaksanakan, dan melakukan

pengendalian atas aktivitas-aktivitas dalam bidang perkreditan berdasarkan

prinsip kehati-hatian.

9. Devisi Penyelamatan kredit

Melaksanakan, mengkoordinasikan, melaksanakan dan melakukan

terhadap pengendalian kredit, restrukturisasi kredit, penagihan kredit yang

dikategorikan bermasalah serta penyelesaianya, supervise kredit baik

kantor pusat maupun kantor cabang serta pembuatan pelaporan yang

menyangkut keseluruhan kegiatan penyelamatan kredit.

10. Divisi Treasury

47

Merecanakan,

mengelola,

melaksanakan,

mengkoordinasikan,

mengevaluasi serta melaporkan mengenai perhimpunan dan penggunaan

dana.

11. Divisi SDM

Merencanakan, mengkoordinasikan serta mengevaluasi mengenai proses

pengolaan SDM.

12. Divisi kepatuhan dan Manajemen Resiko

Menyusun pedoman teknis dan prosedur pelaksanaan tugas pada divisi

kepatuhan dan manajemen resiko.

13. Staf Direksi

Membantu direksi, mengkaji kebijakan dan mengusulkan baik terhadap

rencana kerja anggaran, business plan, strategi operasional seperti

diversifikasi produk, ide produk, ekspansi pengembangan bisnis,

penetapan dalam rencana investasi, arahan lainnya, saham, obligasi serta

membantu pemecahan masalah hukm/legal formal dan tugas-tugas

pengawasan. Melakukan koordinasi dengan devisi-devisi terkait dan

cabang dalam rangka kebijakan manajemen/bank.

14. Kantor Cabang Utama / Unit Operasional Kantor Pusat

a. Merencanakan, mengelola, dan mengendalikan aktivitas kancab utama

sejalan dengan kebijaksanaan dan pedoman yang digariskan kantor

pusat.

48

b. Memaksimalkan tingkat pelayanan dan profitabilitas dengan

memastikan bahwa pegawai selalu memberikan pelayanan bermutu

tinggi kepada nasabah.

c. Memelihara dan meningkatkan mutu pelayanan kerjasama dengan

relasi dan nasabah.

49

BAB V

HASIL DAN PEMBAHASAN

5.1. Identifikasi Karakteristik Responden

Untuk mengetahui karakteristik responden, telah dilakukan pengumpulan

data yang meliputi Jenis Kelamin, Umur, Status, Jenis Pekerjaan, Penghasilan dan

sudah berapa lama menabung di Bank Jambi. Data dalam penelitian ini

dikumpulkan dari responden sebanyak 120 nasabah tetapi disaat penyebaran

kuisioner hanya dikembalikan sebanyak 100 atau 83 % dari 120 kuisiner yang

bagikan. Kuisioner ini diberikan langsung kepada nasabah yang sedang berada di

Bank Jambi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->