P. 1
Pengertian Seni Secara Umum dan Sejarahnya

Pengertian Seni Secara Umum dan Sejarahnya

|Views: 5,013|Likes:
Published by Chemong van Java

More info:

Published by: Chemong van Java on Mar 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/01/2015

pdf

text

original

Pengertian Seni Secara Umum dan Sejarahnya Kata "seni" adalah sebuah kata yang semua orang di pastikan

mengenalnya, walaupun dengan kadar pemahaman yang berbeda. Konon kabarnya kata seni berasal dari kata "SANI" yang kurang lebih artinya "Jiwa Yang Luhur/ Ketulusan jiwa". Mungkin saya memaknainya dengan keberangkatan orang/ seniaman saat akan membuat karya seni, namun menurut kajian ilimu di eropa mengatakan "ART" (artivisial) yang artinya kurang lebih adalah barang/ atau karya dari sebuah kegiatan. Namun kita tidaka usah mempersoalkan makna ini, karena kenyataannya kalu kita memperdebatkan makna yang seperti ini akan semakain memperkeruh suasana kesenian, biarlah orang memilih yang mana terserah mereka. Berdasarkan penelitian para ahli menyatakan seni/karya seni sudah ada + sejak 60.000 tahun yang lampau. Bukti ini terdapat pada dinding-dinding gua di Prancis Selatan. Buktinya berupa lukisan yang berupa torehan-torehan pada dinding dengan menggunakan warna yang menggambarkan kehidupan manusia purba. Artefak/bukti ini mengingatkan kita pada lukisan moderen yang penuh ekspresi. Hal ini dapat kita lihat dari kebebaan mengubah bentuk. Satu hal yang membedakan antara karya seni manusia Purba dengan manusia Moderen adalah terletak pada tujuan penciptaannya. Kalau manusia purba membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya adalah semat-mata hanya untuk kepentingan Sosioreligi, atau manusia purba adalah figure yang masih terkungkung oleh kekuatan-kekuatan di sekitarnya. Sedangkan manusia moderen membuat karya seni/penanda kebudayaan pada massanya digunakan untuk kepuasan pribadinya dan menggambarkan kondisi lingkungannya "mungkin". Dengan kata lain manusia moderen adalah figure yang ingin menemukan hal-hal yang baru dan mempunyai cakrawala berfikir yang lebih luas. Semua bentuk kesenian paa jaman dahulu selalu ditandai dengan kesadaran magis; karena memang demikian awal kebudayaan manusia. Dari kehidupan yang sederhana yang memuja alam sampai pada kesadaran terhadap keberadaan alam Pada awalnya seni diciptakan untuk kepentingan bersama/milik bersama.karya- karya seni yang ditinggalkan pada masa pra-sejarah digua-gua tidak pernah menunjukan identitas pembuatnya. Demikian pula peninggalan-peninggalan dari masa lalu seperti bangunan atau artefak di mesir kuno, Byzantium, Romawi, India, atau bahkan di Indonesia sendiri. Kalupun toh ada penjelasan tertentu pada artefak tersebut hanya penjelasan yang menyatakan benda/bangunan tersebut di buat untuk siapa". Ini pun hanya ada pada setelah jaman, katanya para ahli arkiologi sich saya sendiri tidak tahu pasti. Kita bisa menyimpulkan kesenian pada jaman sebelum moderen kesenian tidak beraspek individulistis. Sejak kapan fungsi individulistis dari seni mulai tampak ?, katanya para sejarawan lagi, beliaubeliau mengatakan sejak seni memasuki jaman moderen. Kenapa ini bisa terjadi ? (ini kata saya sedikit mengutip kata-kata para ahli yang terdahulu). Karena mengikuti pola berfikir manusia yang maunya mencari kebaruan dan membuat perubahan (entah baik atau buruk).

Dalam Klik Art ini siapa saja bisa membuat lukisan dengan memanfaatkan gambar yang ada atau lukisan orang lain yang mungkin di rubah atau ditambahi bahkan dikurangi. Karena sebuah karya atau benda yang sebagai komoditas akan menghancurkan semangat sosial. Atau para seniman marah pada kritikus yang dalam kritiknya memberikan pemaknaan yang terlalu sembrono sehingga esensi pesan dari karyanya menjadi tidak-karuan.. Sesuatu itu tidak sekedar menjadi sebuah komoditas. Klik Art : yang dalam pembuatannya seseorang tidak harus membuatnya dengan Hand Made (melukisnya sendiri). ia harus mempunyai "sesuatu". Yang sedikit-sedikit karya seni itu dinilai dengan nominal. representasi. Sejak renaisans atau bahkan sebelumnya . yang dulunya karya seni itu harus menyenangkan.. dll (ini katanya Adi Wicaksono yang sepertinya seorang kritikus seni yang dari Jogya itu. Padahal karya seni itu sebelum dinilai adalah "nol". dan setiap kegiatan bersenian adalah berupa kegiatan ekspresi kreatif.???. Pada lingkungannya atau pada sesutau yang telah ada2. Tapi perlu di ingat . yang lebih dahsyat lagi landasan logikanya. Selebihnya adalah makna. 3. acuan etik. Di era kontemporer ini juga banyak lahir bentuk seni yang baru semisal: 1. basis-basis ritual dan kultis dari karya seni mulai terancam akibat sekularisasi masyarakat. itu hanya kelihatannya ????.Begini ceritanya :Dalam sejarah seni terjadi banyak pergeseran. Karena sifatnya yang bebas dan orisinal akhirnya posisi karya seni menjadi individualistis. Kondisi ini terjadi karena seniman sudah pada titik jenuh dan marah "mungkin". Marah atau jenuh pada siapa :1. Dengan kata lain fungsi seni menjadi media ekspresi. sekarang malah bisa sebaliknya. atau sekedar main-main belaka. etika agama atau etika-etika yang lain.Lho.. Karena menurutnya dalam seni tinggi seorang seniman tidak dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal (kebutuhan pasar/bertujuan komersial) dalam menciptakan sebuah karya seni/murni ekspresi. rekreasi. Adorno menganggap seni harus berbeda harus berbeda dengan benda lain (barang). sedangkan seni rupa rendah adalah seni yang dalam penciptaannya dipengaruhi oleh faktorfaktor eksternal. Situasi keterancaman itu mendorong seni akhirnya mulai mencari otonomi dan mulai bangkit pemujaan sekular atas keindahan itu sendiri.!!!!). pola produksi barang yang menjadi komoditas adalah pola yang ditentukan dari atas oleh seorang produsen. Mungkin disini saya akan memberi sedikit ilustrasi : Di era Kontemporer ini aturan-aturan yang telah ada seolah-olah dihancurkan. Yang dulunya karya seni itu setidaknya masih mempertimabangkan etika sosial. kekecawaan. perlawanan. yang unik dan orisinil. dan setiap karya seni merupakan bentuk yang baru. luka. namun sekarang mungkin kesemuanya itu bisa jadi hanya sebagai aturan usang. paradigma. Seni pada perkembangannya di jaman moderen mengalami perubahan atau pembagian yakni seni murni atau seni terapan/ seni dan desain yang lebih jauh lagi seni dan desain oleh seorang tokoh pemikir kesenian yang oleh orang tuanya di beri nama Theodor Adorno di beri nama "Seni Tinggi" untuk Seni Murni dan "Seni Rendah" untuk Seni Terapan atau Desain. Di jaman Kontemporer ini bentuk kesenian lebih banyak perubahannya baik secara kebendaan atau kajian estetiknya. Radikal. ide. Atau para seniman marah dan muak pada perlakuan pasar kapitalismeyang menurutnya terlalu radikal terhadap karya seni.ya. Terakhir kita menuju pada jaman Post-moderen/Kontemporer.. dokumentasi "politik" dan "sejarah".

Seni telah disadari keberadaannya. Seni. seni musik. karena masih ada unsure rupa-nya.he.. Seni adalah suatu usaha untuk menciptakan bentuk-bentuk menyenangkan 2... 3. tapi kadang si kreator juga menyertakan tubuhnya atau tubuh orang lain.. Fungsi Seni Di zaman modern. diinterprestasi. perkembangan seni semakin tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Mendefinisikan Seni Sebenarnya hingga saat ini belum ditemukan definisi dari SENI. jadi pesan yang ingin di sampaikan si kreator itu di serahkan pada seonggok mesin... atau yang lainnya. yang dulunya ada seni rupa sendiri. 1. . bunyi. ( Sori ya sedikit agak kopros soale aku wis bosen ngetik) Yang jelas pada jaman kontemporer ini sekat antara cabang-cabang seni berusaha dihilangkan atau bahkan sudah hancur.bebaslah yang penting tidak sampai menyinggung perasaan yang membuat. !!!!!!!.. dan sastra juga di pakai. namun ini bukan seni pertunjukan lho. misalnya: Corel Draw..tahu nggak ////// kapok kon salah' e dewe. atau komputer. Net Art : adalah bentuk seni yang mana dalam pamerannya dilakukan diruang maya (Internet).dalam klik art ini kamu harus bisa mengoperasikan komputer dan progaram. atau mungkin kamu mangganti ini sial pembuatnya dengan namamu itu sah-sah saja tidak ada yang melarang kok. yang sepertinya kita melihat itu mirip seni pertunjukan. namun juga bukan seni rupa lho karana dalam vidio art ini unsure gerak. atau lebih parah kamu bisa di-kaplok. ehhhk.he. Satu lagi yang terkenal bukan kamu namun si pemilik situs dimana karya itu di muat..... Namun perlu di ingat walaupun kamu merubah atau mengganti inisial pencipta pada karya net art ini sipembuat akan semakain bangga karena ia merasa menang dan puas karena karyanya ternyata interaktif dan lebih parah lagi kamu sudah masuk perangkap permainan sang pembuat.ee.progaramnya yang di gunakan dalam kegiatan ini. huwek cuihhhhhhh. Tapi asik kok coba saja. Namun paling tidak ada 3 definisi yang barangkali sedikit mendekati. Photosop. karena apa nanti kamu bisa-bisa di caci maki ganti.. Vidio Art/vidio instalasi : vidio art ini tidak beda dengan seni instalasi yang mana dalam aktulisasinya si seniman memanfatkan teknologi telvisi yang terkoneksi dengan vidio. diapresiasi. Sehingga perkembangan manusia dalam menciptakan dan menggunakan seni semakin dapat dirasakan. atau mengurangi dan menambahi. Dan banyak bentuk seni-seni yang lain saja sedikit lupa dan sudah capek menyebutkan satupersatu. lantas seni tari..he.eeeh. tapi mungkin dari kalian sudah ada yang tahu bahkan lebih tahu dari say. begitu.e. Seni..2. merupakan emosi yang menjelma menjadi suatu ciptaan yang menyenangkan 3. maksudnya sekat antara cabang seni itu adalah:.ehhhh...grokhg. hasil getaran jiwa dan keselarasan dari perasaan serta fikiran yang mewujudkan sesuatu yang indah. diperjual belikan atau kalau menurut kamu jelek bisa di caci maki. di net art ini kamu bisa mengubah gambarnya juga lho. atau mungkin seni-seni yang bau itu Lho !! Yang ada adalah hanya kata dan bentuk kesenian yang mempunyai hasil atau artefak yang bisa dinikmati.

Dari peninggalannya dapat diketahui bahwa manusia zaman itu telah mengenal dan mempelajari dunia fisik. . dan sebagainya. Di abad teknologi kehadiran aspek seni dalam pembuatan benda-benda fungsional tidak dapat diabaikan. Peradaban manusia terus maju.Fungsi Individual/ fungsi pribadi Charles Batteaux (1713-1780) membedakan seni menjadi dua. rangsangan tersebut akan membentuk suatu asosiasi dan tanggapan. Bahkan seni menduduki fungsi-fungsi tertentu dalam kehidupan manusia: 1. Dan situasi emosi akan muncul bila ada rangsangan dari luar. gembira. Manusia disebut homo faber. Mereka berusaha membuat benda-benda terapan. Penciptaan-penciptaan manusia juga ikut berkembang dengan pesat. Sifat sensitif yang dimiliki oleh seseorang memberi reaksi terhadap penciptaan benda yang indah dengan nilai artistik. Pada penciptaan suatu benda seseorang selalu mempertimbangkan dan menghadirkan aspek kehidupan. maka fungsi seni bagi seorang individual dapat dibedakan menjadi dua. sedih. haru dan sebagainya. Berdasarkan teori tersebut. Contoh-contoh seni yang dapat memenuhi kebutuhan fisik antara lain: a. cinta dan benci? Manusia dapat merasakan semua itu karena dalam dirinya terkandung dorongan emosional. Fungsi Pemenuhan Kebutuhan Emosional Mengapa manusia bisa marah. yaitu: Fungsi Pemenuhan Kebutuhan Fisik Manusia homo sapien telah mengenal alat-alat kehidupan sehari-hari. Seni furniture c. Dari tanggapan inilah lalu timbul refleksi yang berupa perasaan marah. Seni kerajinan. benci. Seni bangunan b. haru.Pada perkembangan selanjutnya. sedih. yaitu: Seni murni (fine art/ pure art) Seni terapan (useful art/ applied art) Pengelompokan tersebut berdasarkan fungsi seni bagi kehidupan seorang seniman. artinya ia memiliki emosi dan kecakapan untuk berekspresi pada keindahan dan pemakaian benda-benda. Karena itu segi kenyamanan menjadi hal yang penting. Seni terapan memang mengacu pada pemuasan kebutuhan fisik. iba. kasihan. manusia telah menciptakan karya seni yang berdaya guna dalam kehidupan mereka. Seni pakaian (tekstil) d.

Fungsi Sosial Sebenarnya seluruh karya seni memiliki fungsi sosial karena selalu ada interaksi antara karya seni dan pemirsanya. physical. antara lain: Eksprei psikologis: Cinta Kematian Masalah spiritual Ekspresi estetik 2. Fungsi pribadi seni ada beberapa permasalahan yang biasanya menjadi pusat perhatian manusia. Masalah cinta. apakah yang personal. Karya seni yang digunakan dalam upacara keagamaan akan memperoleh fungsi yang lain apabila ditempatkan dalam suatu museum. Fungsi Sosial Seni dalam Bidang Rekreasi Fungsi Sosial Seni dalam Bidang Komunikasi Fungsi Sosial Seni dalam Bidang Pendidikan Fungsi Sosial Seni dalam Bidang Keagamaan Buku Approaches to Art in Education tulisan Laura H. political. Chapman (1978) menguraikan setiap karya seni memiliki fungsi. Konteks dimaksud memberikan fungsi tertentu kepada karya seni bersangkutan. religious. Yang dimaksud di sini antara lain adalah kebutuhan menyatakan identitas katakanlah yang nasional. pujian dan kritik. social. dan economic. yang difungsikan dengan memberikan ciri kontekstual. yang difungsikan untuk memenuhi kebutuhan dasar. . Senirupa bisa menjadi sarana untuk penyampaian protes. perkawinan. Dari sisi lain ditemukan adanya 3 pengelompokan: yang difungsikan untuk mengekspresikan gagasan atau memecahkan problema tertentu. Setiap gagasan atau problema mempersyaratkan dipilihnya karya seni yang sesuai untuk gagasan dan problema tersebut. kelahiran dan kematian atau rasa suka cita bisa menjadi pengalaman individu yang direkam dalam karya seni. Bendera yang berkibar pada tiangnya akan memiliki arti yang berbeda apabila digunakan sebagai penutup peti jenazah. educational. kemudian kebuthan akan seremoni. Masing-masingnya mempersyaratkan hadirnya karya seni dengan karakteristik tertentu.Pengalaman-pengalaman individual yang terus terjadi setiap saat bisa diungkapkan lewat bahasa seni. apalagi pada seni modern yang tidak lagi kolektif sifatnya. Karena itu biasanya digunakan sebagai ekspresi diri dalam berkarya.

dengan bukti ± bukti seperti yang ditemukan di pantai Sumatera Timur berupa bukit ± bukit kerang (Klokkenmodinger) sebagai sisa ± sisa sampah dapur para nelayan Kemudian jaman Neolithikum.PERKEMBANGAN SENI RUPA INDONESIA A. Seni Rupa Prasejarah Indonesia Jaman prasejarah (Prehistory) adalah jaman sebelum ditemukan sumber ± sumber atau dokumen ± dokumen tertulis mengenai kehidupan manusia. jaman batu menengah (Mesolithikum). Mereka sudah memiliki tempat tinggal di goa ± goa. Bersifat Progresif Dengan adanya kebudayaan maritim. Bersifat Non Realis Dengan latar belakang agama asli yang primitif berpengaruh pada ungkapan seni yang selalu bersifat perlambangan / simbolisme B. sehingga melahirkan bentuk ungkapan seni yang beraneka ragam 4. Sifat ± Sifat Umum Seni Rupa Indonesia 1. Seperti goa yang ditemukan di di Sulawesi Selatan dan Irian Jaya. seperti punden. Bersifat Kebinekaan Indonesia terdiri dari beberapa daerah dengan keadaan lingkungan dan alam yang berbeda. manusia sudah bisa bercocok tanah dan berternak (food producting) serta bertempat tinggal tinggal di rumah ± rumah kayu / bambu Pada jaman megalithikum banyak menghasilkan bangunan ± bangunan dari batu yang berukuran besar untuk keperluan upacara agama. Seni Bangunan Manusia phaleolithikum belum meiliki tempat tinggal tetap. Agama asli pada waktu itu animisme dan dinamisme yang melahirkan bentuk kesenian sebagai media upacara (bersifat simbolisme) Jaman prasejarah Indonesia terbagi atas: Jaman Batu dan Jaman Logam 1. meja batu dll b. Latar belakang kebudayaannya berasal dari kebudayaan Indonesia yang disebarkan oleh bangsa Melayu Tua dan Melayu Muda. Jaman batu muda (Neolithikum). Bersifat Seni Kerajinan Dengan kekayaan alam Indonesia yang menghasilkan bermacam ± macam bahan untuk membuat kerajinan 5. kemudian berkembang kesenian dari batu di jaman logam disebut jaman megalithikum (Batu Besar) Peninggalan ± peninggalannya yaitu: a. Seni Patung . Bersifat tradisional/statis Dengan adanya kebudayaan agraris mengarah pada bentuk kesenian yang berpegang pada suatu kaidah yang turun temurun 2. dolmen. mereka hidup mengembara (nomaden) dan berburu atau mengumpulkan makanan (food gathering) tanda ± tanda adanya karya seni rupa dimulai dari jaman Mesolithikum. Kesenian Indonesia sering dipengaruhi kebudayaan luar yang kemudian di padukan dan dikembangkan sehingga menjadi milik bangsa Indonesia sendiri 3. Seni Rupa Jaman Batu Jaman batu terbagi lagi menjadi: jaman batu tua (Palaeolithikum). sarkofaq. Juga berupa rumah ± rumah panggung di tepi pantai.

Proses Penguasaan (kreasi) 1. Bersifat Sakral. selain itu candi pula berfungsi sebagai: . Pusat perkembangannya di Jawa. Kemudian pada jaman neolithikum dan megalithikum. ialah teknim mengecor yang hany satu kali pakai (tidak bisa diulang) C. patung dan perhiasan. Bali dan Sumatra yang kemudian bercampur (akulturasi) dengan kebudayaan asli Indonesia (kebudayaan istana dan feodal). Karena banyak ditemukan benda ± benda kerajinan dari bahan perunggu seperti ganderang. yaitu kesenian berpusat di istana sebagai medi pengabdian Raja (kultus Raja) b. berupa patung ± patung nenek moyang dan patung penolak bala. Karya Seni Rupa Indonesia Hindu a. karya seni tersebut dibuat dengan teknik mengecor (mencetak) yang dikenal dengan 2 teknik mencetak: 1) Bivalve. bejana. contoh candi Borobudur . Ciri ± Ciri Seni rupa Indonesia Hindu a. kapak. yaitu kesenian sebagai media upacara agama c. lukisan diterapkan pada bangunan ± bangunan dan benda ± benda kerajinan sebagai hiasan ornamentik (motif geometris atau motif perlambang) 2. Hasil akulturasi kebudayaan India dengan indonesia 2.Candi Pintu Gerbang: didirikan sebagai gapura atau pintu masuk. Proses Penyesuaian (adaptasi) c. Proses peniruan (imitasi) b. bergaya non realistis. seperti adegang perburuan binatang lambang nenek moyang dan cap jari. Seni Rupa Indonesia Hindu Kebudayaan Hindu berasal dari India yang menyebar di Indonesia sekitar abad pertama Masehi melalui kegiatan perdagangan. Bersifat Konvensional. Seni Rupa Jaman Logam Jaman logam di Indonesia dikenal sebagai jaman perunggu.Candi Stupa: didirikan sebagai lambang Budha.Seni patung berkembang pada jaman Neolithikum. Kemudian jaman megalithikum banyak itemukan patung ± patung berukuran besar bergaya statis monumental dan dinamis piktural c. ialah teknik mengecor yang bisaa di ualng berulang 2) Acire Perdue. Seni Bangunan: 1) Bangunan Candi Candi berasala dari kata ³Candika´ yang berarti nama salah satu Dewa kematian (Dugra). yaitu dengan proses: a. Bersifat Peodal. terbuat dari kayu atau batu. contohnya candi Bajang Ratu . agama dan politik. yaitu kesenian yang bertolak pada suatu pedoman pada sumber hukum agama (Silfasastra) d. Seni Lukis Dari jaman Mesolithikum ditemukan lukisan ± lukisan yang dibuat pada dinding gua seperti lukisan goa di Sulawesi Selatan dan Pantai Selatan Irian Jaya. Karenanya candi selalu dihubungkan dengan mnumen untuk memuliakan Raja yang meninggal contohnya candi Kidal untuk memuliakan Raja Anusapati. Tujuan lukisan untuk keperluan magis dan ritual. Prose akulturasi kebudayan India dan Indonesia berlangsung secara bertahap dalam kurun waktu yang lama.

Pura subak.Pura laut.Diantara keningnya terdapat titik (urna) ..Candi Pertapaan: didirikan di lereng ± lereng tempat Raja bertapa. Bangunan ± bangunan yang terdapat di komplek puri antara lain: Tempat kepala keluarga (Semanggen).Terdapat juga kerutan di leher . Untuk membedakan mereka setiap patung diberi atribut keDewaan (laksana/ciri). didirikan di lereng gunung tempat bersemedhi . Dhyani Bodhidattwa dan Dewi Tara. contohnya candi penataran 2) Bangunan pura Pura adalah bangunan tempat Dewa atau arwah leluhur yang banyak didirikan di Bali. (nadi) dsb Dalam agama Budha bisaa dipatungkan adalah sang Budha. Seni hias Hindu Budha .System membelakangi (hasil kreasi asli Indonesia )yaitu induk candi berada di belakang anak ± anak candi. Setiap patung Budha memiliki tanda ± tanda kesucian. Orang Hindu percaya adanya Trimurti: Dewa Brahma Wisnu dan Siwa. Pura merupakan komplek bangunan yang disusun terdiri dari tiga halaman pengaruh dari candi penataran yaitu: . yaitu: . dan rumah Dewa Seluruh bangunan dikelilingi dinding keliling dengan pintu gerbangnya ada yang berpintu / bertutup (kori agung) ada yang terbuka ( candi bentar) . didirikan di daerah pesawahan .Telinganya panjang (lamba-karnapasa) . ratna atau amalaka Bangunan candi ada yang berdiri sendiri ada pula yang kelompok.Sistem Konsentris (hasil pengaruh dari India) yaitu induk candi berada di tengah ± tengah anak ± anak candi. Seni patung Hindu Budha Patung dalam agama Hindu merupakan hasil perwujudan dari Raja dengan Dewa penitisnya.Halaman belakang terdapat.Tubuh candi. yaitu: . Sedangkan pada patung wisnu laksananya adalah para mahkotanya terdapat bulan sabit. tempat upacara meratakan gigi (Balain Munde) dsb b. contoh candi Belahan .Candi Balai Kambang / Tirta: didirikan didekat / ditengah kolam. bermahkota stupa. kendaraannya lembu. didirikan di komplek istana . dan tengkorak.Kaki candi adalah bagian dasar sekaligus membentuk denahnya (berbentuk segi empat. lingga. Dhyani Budha. padmasana.Halaman tengah terdapat balai saji .Memakai jubah sanghati c. contohnya candi Jalatunda . ujur sangkar atau segi 20) .Halaman depan terdapat balai pertemuan . Ada dua system dalam pengelempokan candi.Candi Vihara: didirikan untuk tempat para pendeta bersemedhi contohnya candi Sari Struktur bangunan candi terdiri dari 3 bagian .Rambut ikal dan berjenggot (ashnisha) .Atap candi: berbentuk limas an.Pura gunung. Terdapat kamar ± kamar tempat arca atau patung . misalnya patung Brahma laksananya berkepala empat. contohnya kelompok candi lorojongrang dan prambanan . didirikan di tepi pantai 3) Bangunan Puri Puri adalah bangunan yang berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan pusat keagamaan. bertangan empat dan kendaraanhya (wahana) hangsa).Pura agung. meru.

Hiasan makara. Bhairawa dan Ganesha.Hisana menara sudut pada setiap candi . Candi Kalasan. Candi Bajangratu. candi Hindu ialah Mahabarata dan Ramayana: sedangkan pada candi Budha adalah Jataka. Candi Sari. contohnya: .dll 1) Hiasan bidang ialah hiasan bersifat dua dimensional yang terdapat pada dinding / bidang candi. Seni patungnya bergaya Klasisistis yang bertolak dari gaya seni Jawa Tengah. perbedaan dengan candi di Jawa Tengah yang terbuat dari batu kali / andhesit peninggalan candinya: kelompok candi Penataran. yaitu: 1) Hiasan Arsitektural ialah hiasan bersifat 3 dimensional yang membentuk struktur bangunan candi. Seni rupa Jawa Hindu periode Jawa Timur. Seni rupa Jawa Hindu periode Jawa Tengah. melainkan gaya magis monumental yang lebih menonjolkan tradisi Indonesia seperti tampak . Kemudian pada seni patungnya dudah tidak lagi memperlihatkan tradisi India. contohnya . Candi Mendut Dan Kelompok Candi Plaosan Seni patungnya bersifat Budhis.Bentuk bangunan candi sebenarnya hasil tiruan dari gunung Mahameru yang dianggap suci sebagai tempatnya para Dewa Oleh sebab itu Candi selalu diberi hiasan sesuai dengan suasana alam pegunungan.Hiasan motif kala (Banaspati) pada bagian atas pintu . candi kidal.Hiasan pola geometris . simbar filaster. tetapi sudah diterapkan proposisi Indonesia seperti pada patung Airlangga 2) Jaman Singasari Pada seni bangunannya sudah benar ± benar meperlihatkan gaya seni Jawa Timur baik pada struktur candi maupun pada hiasannya. contohnya: candi singosari. Seni patungnya merupakan perwujudan antara manusia dengan binatang (lembu atau garuda) 2) Jaman Wangsa Syailendra Peninggalan candinya : kelompok Candi Prambanan. Lalitapistara . 3) Jaman Majapahit Candi ± candi Majapahit sebagian besar sudah tidak utuh lagi karena terbuat dari batu bata. terbagi atas: 1) Jaman Peralihan Pada seni bangunannya sudah meperlihatkan tanda ± tanda gaya seni jawa timur seperti tampak pada Candi Belahan yaitu pada perubahan kaki candi yang bertingkat dan atapnya yang makin tinggi. Bentuk hiasan candi dibedakan menjadi dua macam. Kronologis Sejarah Seni rupa Hindu Budha a. Candi Borobudurm. yaitu dengan motif flora dan fauna serta mahluk azaib.Hiasan flora dan fauna . candi Triwulan dll Kemudian pada seni patungnya sudah tidak lagi memperlihatkan gaya klasik Jawa Tengah.Hiasan dengan cerita. candi Surowono.Hiasan makhluk khayangan 3. terbagi atas: 1) Jaman Wangsa Sanjaya Candi ± candi hanya didirikan di daerah pegunungan. contohnya patung Budha dan Budhisatwa di Candi Borobudur b. hanya seni patung singosari lebih lebih halus pahatannya dan lebih kaya dengan hiasan contohnya patung Prajnaparamita. dan candi jago. Kelompok Candi Sewu.Hiasan mahkota pada atap candi .

Kaki candi Jateng tidak berundak sedangkan di Jatim berundak . Ciri ± Ciri Seni Rupa Indonesia Islam . misalnya da¶wah Islam disampaikan dengan media seni wayang 1.Atap candi Jateng pendek.pada raut muka. maka timbul akulturasi kebudayaan Seni rupa Islam juga dikembangkan oleh para empu di istana ± istana sebagai media pengabdian kepada para penguasa (Raja/Sultan) kemudian dalam kaitannya dengan penyebaran agama Islam.Hiasan adegan cerita pada candi Jateng bergala realis. sedangkan di Jatim bentuknya ramping . sedangkan di Jatim terbuat dari batu bata . Seni bangunan utama di Bali adalah Pura dan Puri.Motif hias pada candi di Jateng bersifat Hindu dan Budha sedangkan di Jatim ada pula hias asli Indonesia sperti motif penawakan dan gunungan serta perlambangan . misalnya cerita Panji . sedangkan di Jatim lebih tinggi . sedangkan di Jatim khas Indonesia seperti pakaian batik. Perbedaan pada seni patungnya . sedangkan di Jatim terdapat di bagian belakang seluruh tubuh menyerupai lidah api .Candi Jateng terbuat dari batu adhesit. sedangkan di Jatim dengan system membelakangi b.Pakaian Raja / Dewa pada seni patung Jateng masih dipengaruhi tradisi India. adapun patung hanya sebagai hiasan saja 4.Patung ± patung di Jateng hanya sebagai perwujudan Dewa/Raja sedangkan di Jatim ada pula perwujudan manusia bisaa . contohnya patung wajah Gajah Mada c. Seni Rupa Bali Hindu Di Bali jarang ditemukan candi sebab masyarakatnya tidak mengenal Kultus Raja. Perbedaan struktur bangunan candi . sedangkan di Jatim jaman Singasari bergaya klasisitis dan jaman Majapahit bergaya magis monumental . Mereka menyebarkan ajaran Islam sekligus memperkenalkan kebudayaannya masing ± masing. para walipun berperan dalam mengembangkan seni di masyarakat pedesaan.Prambandala (lingkaran kesaktian) pada patung Jateng terdapat pada bagian belakang kepala.Hiasan pada candi di Jatim lebih padat dan dipusatkan pada seni Cina seperti motif awan dan batu karang D.Candi Jateng bentuknya tambun. Seni Rupa Indonesia Islam Agama Islam masuk ke Indonesia sekitar abad ke 7 M oleh para pedagang dari India. Persia dan Cina. Selain patung dari batu juga dikelan patung realistic dari Terakotta (tanah liat) hasil pengaruh darin Campa dan China. Perbedaan Gaya Seni Jawa Tengah Dengan Jawa Timur a. selendang dan ikat kepala c.Seni patung Jateng bergaya simbolis realistis. Pura sebagai bangunan suci tetapi di dalamnya tidak terdapat patung perwujudan Dewa karena masyarakat Bali tidak mengenal an-Iconis yaitu tidak mengebal patung sebagai objek pemujaan. pakaian batik dan perhiasan khas Indonesia. Perbedaan hiasan candi .Kumpulan candi di Jateng dengan system konsentris. sedangkan di Jatim bergaya Wayang (distorsi) . sedangkan di Jatim ada pula adegan cerita asli Indonesia.Adegan cerita pada candi Jateng hanya tentang Mahabarata dan Ramayana.

Seni Hias Seni hias islam selalu menghindari penggambaran makhluk hidup secara realis. Sedangkan pengaruh hindu tampak pada nisannya yang diberi hiasan motif gunungan atau motif kala makara. yaitu kesenian yang bersifat di istana sebagai media pengabdian kepada Raja / sultan b.a. Masa seni lukis Indonesia jelita / moek (1920 ± 1938) Ditandai dengan hadirnya sekelompok pelukis barat yaitu Rudolf Bonnet. Komplek istana bisaanya didirikan di pusat kota yang dikelilingi oleh dinding keliling dan parit pertahanan. Makam Arsitektur makam orang muslimin di Indonesia merupakan hasil pengaruh dari tradisi non muslim. 3. Sebagai bentuk simbolis dari rangkaian ayat ± ayat suci Al ± Qur¶an. Locatelli dan lain ± lain. Masa PERSAGI (1938 ± 1942) PERSAGI (Peraturan Ahli Gambar Indonesia) didirikan tahun 1938 di Jakarta yang diketuai oleh . Basuki Abdullah. Seni Rupa Indonesi Modern Istilah ³modern´ dalam seni rupa Indonesia yaitu betuk dan perwujudan seni yang terjadi akibat dari pengaruh kaidah seni Barat / Eropa. Wakidi dan Wahid Somantri 3. Adapun pengaruh dari Gujarat India yaitu pada makam yang beratap sungkup b. contohnya atap mesjid Agung Demak dan Mesjid Agung Banten 2. Masa Perintis Dimulai dari prestasi Raden Saleh Syarif Bustaman (1807 ± 1880). Pusat kegiatan agama dan budaya. Pirngadi. Seni Kaligrafi Seni kaligrafi atau seni khat adalah seni tulisan indah. Pengaruh seni prasejarah tampak pada bentuk makam seperti punden berundak. Walter Spies. seorang seniman Indonesia yang belajar kesenian di eropa dan sekembalinya di Indonesia ia menyebarkan hasil pendidikannya. pusat pemerintahan. Bersumber dari kesenian pra Islam (seni prasejarah dan seni Hindu Budha) c. maka untuk penyamarannya dibuatkan stilasinya (digayakan) atau diformasi (disederhanakan) dengan bentuk tumbuh ± tumbuhan E. R. Dalam kesenian Islam menggunakan bahasa arab. Istana Istana / keraton berfungsi sebagai tempat tinggal Raja. Arie Smite. Mesjid Pengaruh hindu tampak pada bagian atas mesjid yang berbentuk limas bersusun ganjil (seperti atap Balai Pertemuan Hindu Bali). Karya Seni Rupa Indonesia Islam a. yaitu: 1) Kaligrafi terapan berfungsi sebagai dekorasi / hiasan 2) Kaligrafi piktural berfungsi sebagai pembentuk gambar 3) Kaligrafi ekspresi berfungsi sebagai media ungkapan perasaan seperti kaligrafi karya AD. Seni Bangunan 1. Berperan 2. Dalam perkembangannya sejalan dengan perjuangan bangsa Indonesia untuk melepaskan diri dari penjajahan 1. Pireus dan Ahmad Sadeli c. Ada beberapa pelukis Indonesia yang mengikuti kaidah / teknik ini antara lain: Abdulah Sr. Bersifat feodal. Berdasarkan fungsinya seni kaligrafi dibedakan menjadi. Kemudian Raden Saleh dikukuhkan sebagai bapak perintis seni lukisan modern 2.

Munni Ardhi. Dede Eri Supria. Tutur. Katamsi. kemiskinan atau kepahitan hidup. Cemille Corot. Masa Pendudukan Jepang (1942 ± 1945) Pada jaman Jepang para seniman Indonesia disediakan wadah pada balai kebudayaan Keimin Bunka Shidoso. Pelukisnya. cirinya: bertemakan tentang cerita yang dahsyat atau kegemilangan sejarah dan peristiwa yang menggugah perasaan. Millet dll 4. Kusnadi dll. Pusat Tenaga Pelukis Indonesia (PTPI) Djajengasmoro. kemudian di Bandung berdiri Perguruan Tinggi Guru Gambar (sekarang menjadi Jurusan Seni Rupa ITB) yang dipelopori oleh Prof. cirinya: Objek lukisan seperti dibuat ± buat dekoratif. Para seniman yang aktif ialah: Agus Jaya. Le Mayeur. Masa Seni Rupa Baru Indonesia Pada tahun 1974 muncul para seniman Muda baik yang berpendidikan formal maupun otodidak. Tokohnya: Watteau. Harsono. Neoklasisisme. Ringaud.Agus Jaya Suminta dan sekreTarisnya S. cirinya: melukis objek alam / pemandangan secara visual (forografis) tanpa ada penafsiran lain. R. Emira Sunarsa (pelukis wanita pertama Indonesia) PERSAGI bertujuan agar para seniman Indonesia dapat menciptakan karya seni yang kreatif dan berkepribadan Indonesia 4. Tokohnya: Teodore Gericault. Hatta. Masa Sesudah Kemerdekaan (1945 ± 1950) Pada masa ini seniman banyak teroragisir dalam kelompok ± kelompok diantaranya: Sanggar seni rupa masyarakat di Yogyakarta oleh Affandi. Delaxroix. cirinya: mengungkapkan kejadian yang sebenarnya dengan objek lukisan tentang rakyat jelata. penderitaan dan kesibukan ± kesibukan. tokohnya Gustave Courbet dan George Hendrik Breitner 5. Nyoman Nuarta. garis kontur / blabar dan kaya dengan warna. kesan gerak lebih menonjol bahkan melebihi kejadian sebenarnya. berkesan indah dan elok. emosional kaya dengan warna dan kontras cahaya. maka lahirlah suatu aliran atau faham dalam seni: 1. bersifat intelektual dan akademis. Otto Jaya S. Viee Lebrun. Rudolf Bonnet. Himpunan Budaya Surakarta (HBS) dll 6. Pisarro dll . Semua bentuk dibatasi dengan garis nyata. Degas. cirinya: melukis kesan alam secara langsung dan cepat berdasarkan kaidah hukum cahaya. oleh S. Naturalisme. Improsionisme. cirinya objek lukisan sekitar lingungan istana dan tokoh agama. Syafe Sumarja. dll F. Sujiono. Otto Jaya. Fragnorad dan Marisot Boucher 2. seangkan anggotanya Ramli. pelukisnya : Claude Monet. Zaini. Rouseau. Sujoyono. Aliran ± Aliran Seni Lukis Aliran seni lukis muncul di eropa pada abd ke 19 yang dipengaruhi oleh pesatya perkembangan di bidang ilmu dan teknologi. Mansur 5. Kemudian pada tahun 1945 berdiri lembaga kesenian dibawah naungan POETRA (Pusat tenaga Rakyat) oleh empat sekawan: Soekarno. seperti Jim Supangkat. Selanjutnya LPKJ (Lembaga Pendidikan Kesenian Jakarta) disusul dengan jurusan ± jurusan di setiap IKIP Negeri bahkan sekarag pada tingat SLTA 7. Romantisme. Seniman Indonesia Muda (SIM) di Madiun. Pelopornya Louis Davis kemudian dilanjutkan oleh Ingres 3. Locatelli dab Albercth Durer 6. S. berkesan tenang dan agung. Ki Hajar Dewantara dan KH. Realisme. Priaka. Abdul Salam. Penemuan teori ± teori baru itu kemudian dijadikan kaidah seni yang berlaku dalam ikatan kelompok pendukungnya. Masa Pendidikan Seni Rupa Melalui Pendidikan Formal Pada tahun 1950 di Yogyakarta berdiri ASRI (Akademi Seni Rupa Indonesia) yang sekarang namanya menjadi STSRI (Sekolah Tinggi Seni Rupa Indonesia) yang dipelopori oleh RJ. Kalsisisme.

dan kubisme sintesis cirinya objek lukisan menyerupai susunan bidang trasparan yang berkesan 2 dimensi. Marc Ghagall Joan Miro dll. Jan Gris. pelukisnya Seurat 8. Ekspresionisme. Pelopornya Paul Klee 13. Pelukisnya Pablo Picasso. Pointilisme. Karl Scmidt dan Mondesohn 9. Balla. Optical Art. Dadaisme. Pop Art. cirinya : hasil ungkapan emosi dan perasaan objeknya menyimpang dari bentuk alam. cirinya: melukis dengan teknik bintik ± bintik kecil untuk menampilkan efek cahaya dan warna. dan Fernand Leger 10. Severini. Pelukisnya: G. William de Kooning dan Andy Warhol . dan Carlo Carra 11.7. cirinya: berkesan seolah ± olah sindiran. senimannya Tom Waselman. Surrealisme. cirinya: menampilkan kesan gerak pada objek dengan cara pengulangan bentuk yang berubah . ada dua jenis yaitu Kubisme Analitis cirinya objek lukisan menyerupai susunan balok / kubus yang berkesan 3 dimensi. menolak hukum seni dan keindahan. 14. Pelukisnya : Wassily Kadinsky. pelukisnya Salvador dali. lucu. karikatur. Pelopornya ialah Vincent. spontanitas dan kecepatan dalam melukis dana menggunakan warna secara murni. Cristo dan lain ± lain 15. George Braque. cirinya melukis hasil ungkapan batin yang tidak ada identifikasinya di dunia nyata dengan mempergunakan kesatuan garis. warna dan unsur seni rupa lainnya. cirinya: lukisan seperti kekanak ± kekanakan. Van Gogh dan para pengikutnya: Emil Nolde. Piet Mondrin dan Malevich 12. cirinya: termasuk seni non objektif dengan menampilkan bentuk ± bentuk geometris atau garis ± garis yang diulang secara teratur rapih dan terperinci dengan warna ± warna cemerlang pelukisnya: Jackson Pollok. bidang.rubah arah. naïf. cirinya: objek lukisan tampak aneh dan asing seolah ± olah hanya terdapat di alam impian . nihilistic. Abstrak. Futurisme. Kubisme. humor dan apa adanya dari objek aa saja dapat ditampilkan walaupun tidak lajim dalam karya seni.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->