P. 1
Makalah Sejarah Singkat Nabi Muhammad SAW

Makalah Sejarah Singkat Nabi Muhammad SAW

3.67

|Views: 14,087|Likes:
Published by ifik Saeful Firdaus
Makalah kelas VIII-H SMPN 02 Gununghalu..
Makalah kelas VIII-H SMPN 02 Gununghalu..

More info:

Published by: ifik Saeful Firdaus on Mar 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/22/2015

pdf

text

original

NAKALAH

SE]ARAH S!NCKAT NAB! NUHANNAD SAW






Diajukan untuk memenuhi tugas mata pelajaran
Pendidikan Agama !slam
Kelas v!!!.H


Disusun Oleh :
O !urul Hidayati Emila
O A.Faizal Dhat
O &urya &andika
O &iti !urhasanh
O %iah Komariah
O %osanti
O inda Handiyani
O 'antri
O inda Yuliani
O %egita Demitria Pratiwi

5LkCLAn MLNLNGAn ÞLk1AMA NLGLkI 02 GUNUNGnALU
kA8UÞA1LN 8ANDUNG 8AkA1
2011



DAFTAR ISI

Hal....

DaItar Isi ............................................................................................................... .i
A I PENDAHULUAN..................................................................................... 1
Latar belakang ...................................................................................................... .1

A II PEMAHASAN..................................................................................... .3
A. Pernikahan. ....................................................................................................... 3
B. Kelahiran Nabi Muhammad saw. ...................................................................... 4
C. Kematian Ibu dan Kakek .................................................................................. .5
D. Pengalaman Penting.......................................................................................... 6
E. Muhammad Meniadi Rasul. .............................................................................. 7
F. Dakwah Rasulullah saw..................................................................................... 8
1. Dakwah secara sembunyi-sembunyi. ............................................................. 8
2. Dakwah secara terang-terangan. .................................................................... 9
G. WaIatnya Rasulullah. ...................................................................................... 11
H. Perubahan yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad saw Terhadap Bangsa Arab. . 12

A III PENUTUP. .......................................................................................... 13
Kesimpulan. ........................................................................................................ 13

DAFTAR PUSTAKA. ....................................................................................... 14

A I
PENDAHULUAN

Latar belakang
Makalah ini dibuat dan kami susun atas dasar penghormatan dan reIleksi rasa cinta dan
pengharapan atas baginda Nabi besar Muhammad saw, Rasulullah SAW adalah manusia
yang paling luar biasa dan sempurna dalam akhlak, kepribadian, siIat dan zatnya. Di
antara siIat beliau adalah begitu perhatian pada umatnya, begitu lembut dan kasih sayang
pada mereka. Sebagaimana Allah mensiIati beliau dalam Iirman-Nya,





"Sungguh telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri. berat terasa
olehnva penderitaanmu. sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu.
amat belas kasihan lagi penvavang terhadap orang-orang mukmin." (Q.S. At-Taubah.
128).

Kedua, kiranya dengan makalah ini kami yang menyusun dan siapapun yang membaca
makalah ini mendapatkan Iaedah yang akan diperoleh. Walaupun sesungguhnya, Nabi
Muhammad SAW tidak butuh pada kecintaan kita padanya. Dengan adanya kecintaan ini,
tidak akan menambah kedudukannya yang mulia dan tidak adanya kecintaan ini pula,
tidak akan mengurangi kemulian beliau. Karena beliau adalah orang yang paling dicintai
di sisi Allah SWT. Barangsiapa yang mengikuti beliau, maka Allah akan mencintai dan
mengampuni dosa-dosanya. Sebagaimana Allah berIirman :





"Katakanlah. "Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah. ikutilah aku. niscava Allah
mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu." Allah Maha Pengampun lagi Maha
Penvavang." (Q.S. Ali Imran. 31).

Nabi Muhammad iuga dikenal sebagai Mohammad, Mohammed, dan kadang-kadang
oleh orientalis Mahomet, Mahomed adalah pembawa aiaran Islam, dan diyakini oleh
umat Muslim sebagai nabi Allah (Rasul) yang terakhir. Menurut biograIi tradisional
Muslimnya (dalam bahasa Arab disebut sirah), ia lahir sekitar tahun 570, diperkirakan 20
April 570 di Mekkah (atau "Makkah") dan waIat pada 8 Juni 632 di Madinah. Kedua kota
tersebut terletak di daerah Hiiaz (Arab Saudi saat ini). Muhammad diriwayatkan memiliki
11 istri. Muhammad" dalam bahasa Arab berarti "dia yang terpuii". kita mempercayai
bahwa aiaran Islam yang dibawa oleh Muhammad S.A.W adalah penyempurnaan dari
agama-agama yang dibawa oleh nabi-nabi sebelumnya. Mereka memanggilnya dengan
gelar Rasulullah dan menambahkan kalimat sallallaahu alayhi wasallam, yang berarti
"semoga Allah memberi kebahagiaan dan keselamatan kepadanva"; sering disingkat
"S.A.W") setelah namanya. Selain itu Al-Qur'an dalam Surah As-SaII (QS 61:6)
menyebut Muhammad dengan nama "Ahmad" yang dalam bahasa Arab iuga berarti
"terpuii".

Michael H. Hart, dalam bukunya 1he 1ôô seorang Yahudi, yang lahir pada tanggal 28
April 1932 di New York City. Dia seorang astroIisikawan Amerika yang menulis
beberapa buku seiarah., menetapkan Muhammad sebagai tokoh paling berpengaruh
sepaniang seiarah manusia. Menurut Hart, Muhammad adalah satu-satunya orang yang
berhasil meraih keberhasilan luar biasa baik dalam hal agama maupun hal duniawi. Dia
memimpin bangsa yang awalnya terbelakang dan terpecah belah, meniadi bangsa maiu
yang bahkan sanggup mengalahkan pasukan Romawi di medan pertempuran.













A II
PEMAHASAN

A. Pernikahan

Dr. Thaha Husain dalam bukunya yang beriudul Ah Hamsy As-Sirah, memandang
pernikahan Abdullah bin Abdul Muthalib dengan Aminah binti Wahb merupakan
peristiwa bernilai seiarah. Pertama, karena kepatuhan Abdullah kepada ayahnya yang
sedemikian tinggi sehingga ia rela menyerahkan diri sepenuhnya ketia di bawa oleh
ayahnay hendak disembelih seagai penunaian nazar oleh ayahnya sendiri di sebuah
tempat terletak antara berhala IsaI dan berhala Nailah.

Beruntunglah ia karena di selematkan oleh orang-orang Quraisy, sehingga Abdul
Mutahlib dapat menerima nasehat dari seorang hakim (ahli nuium) untuk menebus
pelaksanaan nazarnya dengan menyembelih ekor unta. Seperti peristiwa yang teriadi
antara Nabi Islam dan Ayahnya Nabi Ibrahim a.s. kedua, keselamatan Adullah bin A
bdul Muthalib sama sekali bukan suatu peristiwa yang teriadi secara kebetulan,
melainkan karena sebab kehadiran seorang Nabi dan Rasul Utusan Allah kepada
seluruh bagi umat manusia.

Setelah Abdullah genap berusia 23 tahun, oleh ayahnya ia dinikahkan dengan seorang
putrid Banu Zuhrah, yang bernama Aminah binti Wahb. Setelah menikah, Abdullah
hanya 3 hari tinggal di rumah mertuanya. Pada berikutnya ia tinggal di pemukiman
Abdul Muthali. Tiga bbulam kemudian Abdullah bersama rombongan kepalanya pergi
berniaga ke Syam. Meninggalkan ayah dan istrinya di Mekkah. Menurut riwayat
ketika itu Aminah sedang mengandung.

Dalam perialanan kembali ke Mekkah Abdullah tinggal sementara di Yasrib, dan
dalam masa persinggahan itu ia iatuh sakit. Sementara itu sebagian rombongan kaIilah
kembali ke Mekkah lebih dahulu, di Yasrib Abdullah di rawat oleh salah satu keluarga
dari Bani An-Naiar. Abdullah waIat setelah sakit kurang lebih selama 2 (dua) bulan.




. Kelahiran Nabi Muhammad saw

Ketika umat Islam kehilangan dan kecopotan ideologi hidupnya. Dilahirkan seseorang
yang akan membawa perubahan dan pengaruh besar terhadap dunia. Bapaknya yang
bernama Abdullah meninggal kurang lebih 7 bulan sebelum ia dilahirkan atau sekitar
2 bulan di dalam kandungan ibunya Siti Aminah.Menurut sumber berita yang berasal
dari Ali bin Harb Al-Mushiliy, Makhsum bin Hani al-Makhzumiy, menuturkan: pada
malam kelahiran Nabi Istana Kisra (Maharaia Persia) terguncang-guncang laksana
digoyang oleh gempa sehingga 14 pilar penyangga beriatuhan. Api sesembahan
Maiusi yang selama 10 abad tidak pernah padam, pada malam itu tiba-tiba padam. Air
telaga 'sawa¨ yang terkenal di Persia mendadak surut tanpa sebab.Pada malam
tersebut iuga, Kisra dalam mimpinya melihat keiadian luar biasa aneh dalam
mimpinya ia melihat seekor unta liar menggiring seekor kuda iantan menyebrangi
sungai Dailah (Tigris), kemudian cepat berkembang biak di negerinya.

Nabi dilahirkan di rumah Abu Thalib, pada senin 12 Rabiul Awal tahun Gaiah atau 20
April 571 M. kelahirannya membuat Abdul Muthalib sangat gembira, beliau kemudian
di bawa oleh kakeknya ke kaki Ka`bah, dan di tempat suti itulah beliau diberi nama
Muhammad,nama yang belum pernah ada sebelumnya.Adapun tahun kelahiran beliau
dinamakan tahun Gaiah, karena pada tahun itu kota Mekkah di serang oleh pasukan
Nasrani yang dipimpin Abrahah dengan bertunggangan Gaiah.

Menurut kebudayaan Arab iika seseorang lahir dari keluarga terpandang maka anak
tersebut akan di susukan kepada orang lain. Ini bertuiuan agar bayi tersebut dapat
menghirup udara segar, terhindar dari penyakit kota, dan agar ia dapat berbicara
dengan bahasa yang murni serta Iasih. Maka kemudian, Nabi Muhammad saw di
serahkan ibunya kepada seorang perempuan yang baik, Halimah Sa`diyah dari Bani
Sa`ad kabilah Hawazin, yang bermukim tidak iauh dari Mekkah. Disitulah Nabi di
asuh dan dibesarkan selama 4 tahun.






. Kematian Ibu dan Kakek

Selama 4 tahun lamanya nabi dirawat oleh Halimah Sa`diyah, kemudian Nabi
dikembalikan kepada Siti Aminah ibunya. Ketika kira-kira berusia 6 tahun, beliau di
bawa oleh ibunya ke Madinah bersama dengan Ummu Aisaman, budak peninggalan
ayahnya Abdullah. Tuiuan perialanan ini adalah untuk berziarah ke makam ayahnya
dan memperkenalkan kepada keluarga neneknya Bani Naiiar.

Mereka di Madinah kurang lebih 1 bulan. Dalam perialanan kembali Ke Mekkah,
Aminah iatuh sakit dan meninggal yang kemudian di makamkan di suatu tempat yang
bernama Alaa. Betapa sedih dan bingungnya Nabi dengan kematian ibunya tersebut.
Jadilah ia seorang yatim piatu, yang tidak mempunyai ayah dan ibu. Maka nabi pun
melaniutkan perialanan kembali ke Mekkah bersama Ummu Aiman.

Kemudian Muhammad saw di asuh oleh kakeknya Abdullah Muthalib. Abdul
Muthalib sangat menyayangi Nabi, hal ini dibuktikan seperti yang dikatakan Is`haq:
'Maka adalah rasulullah itu hidup di dalam asuhan neneknya Abdul Muthalib ibn
Hisyam. Neneknya itu ada mempunyai suatu hamparan tempat duduk di bawah
lindungan Ka`bah itu. Anak-anaknya semunya duduk di sekeliling hamparan itu.
Kalau dia belum datang, tidak ada seorang pun anak-anaknya yang berani duduk
dekat, lantaran amat hormat kepada orang tua itu. Maka datanglah Rasulullah ketika
itu dia masih anak-anak, dia duduk saia ke atas hamparan itu. Maka datang pulalah
anak-anak neneknya itu hendak mengambil tangannya menyuruhnya undur. Demi
kelihatan Abdul Muthalib diapun berkata: 'Biarkan saia cucuku in berbuat
sekehendaknya. Demi Tuhan sesungguhnya dia kelah akan mempunyai kedudukan
penting. Kalau anak itu didudukkan di pangkuannya, di barut-barutnya punggunya
dengan tangannya, di senangkannya hati anak itu dan dibiarkannya apa yang
diperbuatnya.

Tetapi tidak beberapa lama kemudian Abdul Muthalib iuga meninggal, ketika itu Nabi
Muhammad saw berusian 8 tahun. Ini tidak hanya duka cita untuk Nabi sendiri tetapi
iuga duka cita bagi segenap penduduka Mekkah. Dengan meninggalnya Abdul
Muthalib, penduduk Mekkah kehilangan seorang pembesar dan pemimpin yang
cerdas, biiaksana, berani, dan perwira yang tidak mudah untuk di cari penggantinya.

D. Pengalaman Penting

Setelah meninggalnya Abdul Muthalib, nabi kemudian di asuh oleh pamanya Abu
Thalib. Sebagaimana kakeknya, pamannya Abu Thalib iuga sangat menyayangi nabi.
Ketika berusia 12 tahun, Muhammad saw mengikuti pamannya berdagang ke negeri
Syam. Ketika sampai di Bushra, nabi dan pamannya bertemu dengan 'Bukhaira¨
seorang pendeta Nasrani.

Pendeta tersebut menyarankan supaya Abu Thalib segera membawa keponakannya
kembali ke Mekkah, sebab ia khawatir orang Yahudi akan menganiaya Nabi. Karena
ia melihat pada diri Muhammad pertanda kenabian. Abu Thalib menyegerakan
dagangannya dan kembali ke Mekkah.

Diwaktu nabi Muhammad saw berumur 15 tahun, teriadilah peristiwa yang
berseiarah bagi penduduk Mekah, yaitu peperangan antara suku Quraisy dan Kinanah
di satu pihak, dengan suku Qais Ailan di lain pihak. Nabi Muhammad ikut
memberikan bantuan kepada paman-pamannya dengan menyediakan keperluan
peperangan.

Peperangan teriadi pada bulan suci yaitu bulan Zulkaidah, pada bulan tersebut di
larang berkelahi dan menumpahkan darah, dan dianggap melanggar kesucian bulan
Zulkaidah yang menurut ideology bangsa Arab peristiwa itu adalah pelanggaran
terhadap kesucian. Dengan demikian perang ini dinamakan Herbul Iigar (perang yang
memecahkan kesucian).

Menginiak masa dewasa, nabi berusaha menghidupi dirinya sendiri. Karena
keiuiurannya seorang Janda bernama Siti Khadiiah mempercayakan barang
dagangannya untuk dibawa berdagang ke Syam. Nabi di temani oleh Maisarah
pembantu Siti Khadiiah.

Setelah nabi datang dari Syam dengan laba yang banyak, Siti Khadiiah sangat
gembira. Kemudian Siti Khadiiah melamar nabi melalui Abu Thalib pamannya.
Setelah mendapat persetuiuan nabi, pernikahan pun di langsungkan, nabi berumur
25 tahun sedangkan khadiiah berusian 40 tahun.

Perkawinan ini memba ketenangan dan ketentraman bagi nabip, beliau memperoleh
cinta kasih yang tulus dari seorang perempuan yang nantinya merupakan orang yang
pertama mengakui kerasulannya, dan selalu menyertai nabi dalam dakwah serta rela
menanggung penderitaan dengan berkorban harta sekalipun.

Nabi Muhammad saw semakin di kenal namanya oleh penduduk Mekkah ketika
beliau mendamaikan para pemuka Quraisy dalam masalah memperbaiki Ka`bah.
Dalam proses perbaikan mereka saling bergotong-royong, tetapi masalah muncul
ketika hendak dikembalikan Batu Hitam (Al-Haiarul Aswad) ke tempat semula. Para
pemuka Quraisy berselisih paham dan merasa sama-sama berhak untuk meletakkan
batu tersebut. Akhirnya di sepakati barang siapa yang datang lebih awal ke Ka`bah di
alah yang berhap ternyata yang datang pertama kali adalah Rasullah. Tapi nabi bukan
orang yang suka menguasai sesuatu. Maka, di hamparkannya sehelai kain, di
letakkannya Haiaral Aswa di tengah-tengah, dan beliau suruh para pemuka Quraisy
mengangkat tepi-tepi kain tersebut. Setelah sampai di tempat semua, nabi kembali
mengangkat batu hitam tersebut dan meletakkannya.

Keiadian ini membawa kepuasan terhadap para pemuka Quraisy, dan keiadian in
teriadi ketika beliau berumur 36 tahun, yang kemudian Nabi Muhammad saw di beri
gelar Al-Amien yang berarti yang dipercaya.


E. Muhammad Menjadi Rasul

Ketika menginiak usia 40 tahun, nabi lebih banyak mengeriarkan tahanuts
(menyendiri) dari sebelumnya. Berhubung beliau bertahanuts bertepatan dengan bulan
Ramadhan nabi membawa bekal lebih banyak, karena akan bertahanuts lebih lama di
gua Hirra.Di malam 17 Ramadhan, tepatnya 6 Agustus 610 M ketika beliau sedang
bertahanuts, malaikat Jibril datang membawa wahyu dan menyuruh Nabi
membacanya, kabarnya :



acalah`. Rasulullah kaget dan meniawab Aku tidak dapat membaca¨.Beliau
direngkuh Jibril berulang-ulang sampai naIasnya sesak, dan akhirnya nabi kita
meniawab 'Apa vang kubaca¨, kata Jibril:

Ayat diatas adalah wahyu pertama untuk nabi dan sekaligus bukti diangkatnya beliau
sebagai seorang rasul. Ketika itu di usia beliau mencapai 40 tahun 6 bulan 8 hari
menurut tahun bulan (Qamariah) atau 39 tahun 3 bulan 8 hari menurut tahun matahari
(Syamsiah).

Kurang lebih setengah tahun sesudah wahyu pertama, turunlah wahyu yang kedua,
yang berbunyi sebagai berikut: Wahyu ini memperielas apa yang harus disampaikan
Rasulullah saw, yaitu mengaiak umat manusia menyembah Allah, Tuhan Yang Maha
Esa. Ini awal perintah penyiaran agma Allah kepada seluruh umat manusia.


F. Dakwah Rasulullah saw
Dalam menyiarkan agama Islam atau berdakwah, ada 2 cara yang dilakukan
Rasulullah:

1. Dakwah secara sembunyi-sembunyi
Dengan turunya wahyu kedua, mulailah nabi berdakwah, tapi dengan cara
sembunyi-sembunyi. Mulai dari yang tinggal satu rumah dengan beliau, sahabat
terdekat, dan orang-perorang. Seruannya adalah agar mereka tidak menyembah
berhala dan hanya menyembah Allah Tuhan Yang Maha Esa yang pertama
beriman adalah Siti Khadiiah istri N abi sendiri. Kemudian anak paman Nabi yang
masih mudaa, Ali bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah seorang budak nabi yang
kemudian diiadikan anak angkat. Setelah itu Abu Bakar iuga beriman dan memeluk
Islam. Dengan perantara Abu Bakar inilah banyak orang yang memeluk Islam,
antara lain: Utsman bin AIIan, Zubair bin Awwam, Abdurrahman bin AuI, dan
beberapa penduduk Mekkah dari kabilah Quraisy.





. Dakwah secara terang-terangan
Tiga tahun lamanya nabi menyampaikan da`watul aIraad (dakwah secara
sembunyi-sembunyi dari satu rumah ke rumah yang lain). Kemudian turunlah ayat
surah al-Hiir: 94,



Maka sampaikanlah olehmu secara terang-terangan segala apa vang
diperintahkan (kepadamu) dan berpalinglah dari orang-orang vang musvrik.

Ayat tersebut mengisyaratkan agar nabi menyampaikan aiaran Islam secara terang-
terangan. Kemudian mulailah nabi berceramah di tempat-tempat umum, yang
diragukan kepada kerabat sendiri, penduduk Mekkah pada umumnya, dari berbagai
macam lapisan masyarakat, bangsawn maupun sahaya, serta orang-orang yang
datang ke Mekkah menunaikan haii.Dengan dakwah secara terang-terangan ini dan
agama yang baru yang diserukan, Rasulullah meniadi perhatian dan buah bibir
masyarakat di kota Mekkah. Dakwah inipun menimbulkan kecaman dari orang-
orang Quraisy.

Menurut Ahmad Syalabi, ada 5 Iaktor yang mendorong orang Quraisy menentang
seruan Islam itu:
O Meraka tidak dapat membedakan antara kenabian dan kekuasaan. Mereka
mengira bahwa tunduk kepada seruan Muhammad berarti tunduk kepada
kepemimpinan Abdul Muthalib. Yang terakhir ini sangat tidak mereka
inginkan.
O Nabi Muhammad menyerukan persamaan hak antara bangsawan dan sahaya.
Hal ini tidak disetuiui oleh kelas bangsawan Quraisy.
O Para pemimpin Quraisy tidak dapat menerima aiaran tentang kebangkitan
kembali dan pembalasan di akhirat.
O Taklid kepada nenek moyang adalah kebiasaan yang berurat berakar pada
bangsa Arab.
O Pemahat dan peniual patung memandang Islam sebagai penghalang rezeki.



Banyak cara yang dilakukan orang Quraisy untuk mencegah dakwah Nabi
Muhammad, mulai dengan cara diplomatic dan buiuk rayu, inipun tidak berhasil.
Sehingga orang Quraisy menngkatkan kekerasan Iisik yang telah lama dilakukan.
Kekeiaman yang dilakukan para Quraisy, menimbulkan dorongan agar Nabi
menghindarikan shahabat-sahabatnya keluar Mekkah. Pada bulan ke-5 kerasulan,
nabi menetapkan Habsyah (Eithopia) sebagai negeri tempat pengungsian, karena
Negus (naga) negeri itu adalah seorang yang adil.

Menguatnya posisi Islam dikarenakan dengan masuknya dua tokoh besar (Hamzah
dan Umar bin Khattab) memperkeras reaksi kaum Quraisy. Mereka menempuh
cara baru dengan melumpuhkan kekuatan Muhammad yang bersandar pada
perlindungan Bani Hasyim. Cara yang ditempuh ialah pembaikotan. Akibat baikot
ini, Bani Hasyim menderita kelaparan, kemiskinan, dan kesengsaran yang tiada
tandingannya. Pembaikotan ini berhenti setelah beberapa pemimpin Quraisy
menyadari apa yang mereka lakukan sungguh keterlaluan.

Namun tidak lama setelah itu, Abu Thalib paman Nabi yang merupakan pelindung
utamanya meninggal di usian 87 tahun. Tiga hari kemudian, khadiiah istri nabi
meninggal pula. Peristiwa ini teriadi tahun ke sepuluh kerasulan. Tahun ini
merupakan tahun kesedihan bagi Nabi Muhammad saw.

Untuk menghibur nabi yang sedang berduka cita, Allah swt memerintahkan beliau
Isra` Mi`rai, dari Mekkah ke Baitul Maqdis di Pelestina, kemudian terus naik ke
langit ke tuiuh dan sidratul Muntaha. Disitulah nabi menerima perintah langsung
shalat lima waktu. Isra` Mi`rai ini bertuiuan agar nabi memiliki kekuatan bathin
dan menambah keyakinan beliau sebagai seorang Rasul yang diutus ketengah
umat untuk menyampaikan risalah-Nya. Peristiwa ini iuga meniadi uiian bagi
kaum Muslim, apakah mereka beriman dan percaya kepada keiadian luar biasa
yang sulit diterima logika. Peristiwa ini teriadi pada malam 27 Raiab tahunh ke-10
kerasulan.





. Wafatnya Rasulullah

Karena masa tugasnya hampir selesai, Rasulullah berniat melaksanakan haii wada`
(haii perpisahan). Pada tanggal 25 Zulkaidah tahun ke-10 kerasulan, Rasulullah
meninggalkan Madinah menuiu Mekkah dengan kaum muslimin yang ikut
mengeriakan haii 100.000 orang.

Sebelum menyelesaikan ibadah haii Rasulullah saw berpidato di bukit AraIah pada
tanggal 8 Zulhiiah, bertepatan 7 Maret 632 M. kira-kira 3 bulan setelah haii wada`,
nabi demam beberapa hari, sehingga tidak dapat mengimami shalat beriamaah, maka
Abu Bakar yang menggantikan beliau.

Pada tanggal 12 rabiul awal tahun 11 H atau 8 Juni 632 M. nabi waIat di usianya yang
ke-63 tahun. Selama kurang lebih 23 tahun Rasulullah berdakwah menyerukan
risalah-Nya. Dan kemudian beliau waIat dengan tidak meninggalkan harta waris untuk
anak istrinya. Tetapi beliau meninggalkan dua pusaka yang diwariskan kepada seluruh
umatnya. Soalnya:


H. Perubahan yang Dibawa Oleh Nabi Muhammad saw Terhadap angsa Arab
Perubahan yang dibawa Nabi meliputi segala bidang kehidupan sebab utama
perubahan dan kemenangan terbesar terletak pada agama yang dibawa Nabi, agama
Islam yang memuat aiakan-aiakan tentang kepercayaan, politik, kemasyarakatan, yang
kesemuanya di terapkan oleh Muhammad saw dalam kehidupan bangsa Arab.

Segi keagamaan
Bangsa Arab di zaman zahiliyah, menyembah patung-patung dan batu-batu berhala
dan mereka menyembelih hewan-hewan korban di hadapan patung-patung itu
untuk memuliakannya. Kemudian datanglah agama Islam yang membawa undang-
undang dari Allah swt yakni Alquran, yang mengatur kehidupan mereka baik
mengenai hubungan antar individu maupun mengenai keeper cayaan (rukun iman)
dan mengenai ibadat (rukun islam). Kitab suci Alquran benar-benar telah
menghidupkan iiwa bangsa Arab.


Segi kemasyarakatan
Satu pengaruh yang sangat signiIikan dari agama Islam terhadap bangsa Arab
adalah timbulnya kesadaran akan arti pentingnya disiplin dan ketaatan. Islamlah
yang pertama-tama mengangkat deraiat wanita, memberikan hak-hak kepada
wanita sesuai dengan keberhasilannya. Islam menegakkan pula aiaran persamaan
antara manusia dan pemberantasan perbudakan

Segi politik
Bangsa Arab sebelum Islam, hidup bersuku-suku (kabilah-kabilah) dan berdiri
sendiri-sendiri, satu sama lain kadang-kadang saling bermusuhan. Sesudah bangsa
Arab memeluk agama Islam kekabilahan itu ditinggalkan, dan timbullah kesatuan
persaudaraan dan kesatuan agama, yakni kesatuan umat manusia di bawah satu
naungan panii kalimat syahadat.






















A III
PENUTUP

Kesimpulan

Dari makalah yang kami susun ini, akhirnya kami dapat mengambil poin-poin
kesimpulannya, yaitu: Teriadi beberapa hal anek sewaktu Nabi akan dilahirkan, salah
satunya adalah api sesembahan Maiusi yang tidak pernah padam selama 10 abad tiba-tiba
padam pada malam akan dilahirkannya Nabi. Walaupun seorang yatim piatu, namun nabi
tetap semangat menialani kehidupan. Buktinya ketika berusia 12 tahun, ia sudah ikut
pamannya Abu Thalib berniaga ke Syam.

Nabi Muhammad adalah seseorang yang adil dan biiaksana, yaitu dengan mendamaikan
para pemuka Quraisy yang berselisih paham masalah peletakkan batu hitam (al-haiarul
aswad) yang kemudian beliau di beri gelar al-amien (dapat dipercaya). SiIat sabar yang
diselimuti Rasulullah sewaktu menyampaikan dakwah Islam menghadapi tantangan dari
para Quraisy. Ada dua pusaka yang harus kita pegang seperti yang disabdakan nabi, yaitu
Al-quran dan As-Sunnah.

Banyak perubahan yang dibawa Nabi melalui aiaran Islam dan hal ini teriadi di segala
segi kehidupan. Di antaranya, segi keagamaan, kemasyarakatanl, dan politik.














DAFTAR PUSTAKA

Al-Qur'an dan 1erjemahnva, Khadim al-Haramain Asy-SyariIain.
Hamka, ProI. Dr., Seiarah Ummat Islam, Bulan Bintang, Jakarta, 1975
(cetakan kelima, Jilid 1).

Munawir, Imam, Kebangkitan Islam dan 1antangan vang di Hadapi dari Masa Ke
Masa,.PT. Bina Ilmu Surabaya, 1984. (Cetakan kedua).

Yatim., M.A., Dr. Badri, Sejarah Peradaban Islam, Dirasah Islamivah II, PT.
Raiawali GraIindo Persada. Jakarta.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->