BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang.

Polusi atau pencemaran lingkungan adalah masuknya atau dimasukkannya makluk hidup, zat energi, dan atau komponen lain ke dalam lngkungan atau berubahnya tatanan lingkungan oleh kegiatan manusia atau oleh proses alam sehingga kualitas lingkungan turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak dapat berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya (UU Pokok Pengelolaan Lingkungan Hidup No. 4 Tahun 1982). Pencemaran dapat timbul sebagai akibat kegiatan manusia ataupun disebabkan oleh alam (misal gunung meletus, gas beracun). Ilmu lingkungan biasanya membahas pencemaran yang disebabkan oleh aktivitas manusia, yang dapat dicegah dan dikendalikan. Karena kegiatan manusia, pencermaran lingkungan pasti terjadi. Pencemaran lingkungan tersebut tidak dapat dihindari. Yang dapat dilakukan adalah mengurangi pencemaran, mengendalikan pencemaran, dan meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungannya agar tidak mencemari lingkngan. Zat atau bahan yang dapat mengakibatkan pencemaran di sebut polutan. Syarat-syarat suatu zat disebut polutan bila keberadaannya dapat menyebabkan kerugian terhadap makluk hidup. Contohnya, karbon dioksida dengan kadar 0,033% di udara berfaedah bagi tumbuhan, tetapi bila lebih tinggi dari 0,033% dapat memberikan efek merusak. Suatu zat dapat disebut polutan apabila : 1. Jumlahnya melebihi jumlah normal. 2. Berada pada waktu yang tidak tepat. 3. Berada di tempat yang tidak tepat. Sifat polutan adalah : 1. Merusak untuk sementara, tetapi bila telah bereaksi dengan zat lingkungan tidak merusak lagi. 2. Merusak dalam waktu lama.

1

Pencemaran Lingkungan

Pengaruh dari pencemaran khususnya akibat kendaraan bermotor tidak sepenuhnya dapat dibuktikan karena sulit dipahami dan bersifat kumulatif. gas buang kendaraan bermotor menyebabkan ketidaknyamanan pada orang yang berada di tepi jalan dan menyebabkan masalah pencemaran udara pula. 2 Pencemaran Lingkungan . kendaraan bermotor saat ini maupun dikemudian hari akan terus menjadi sumber yang dominan dari pencemaran udara di perkotaan. Akan tetapi dalam jangka waktu yang lama. Kesadaran masyarakat akan pencemaran udara akibat gas buang kendaraan bermotor di kota-kota besar saat ini makin tinggi. Dari berbagai sumber bergerak seperti mobil penumpang. dan tanah. bus. kapal terbang. pencemaran dibedakan menjadi pencemaran udara. air. B.Contohnya Pb tidak merusak bila konsentrasinya rendah. Pb dapat terakumulasi dalam tubuh sampai tingkat yang merusak. dan kapal laut. Kendaraan bermotor akan mengeluarkan berbagai gas jenis maupun partikulat yang terdiri dari berbagai senyawa anorganik dan organik dengan berat molekul yang besar yang dapat langsung terhirup melalui hidung dan mempengaruhi masyarakat di jalan raya dan sekitarnya. kontribusi bahan pencemar dari kendaraan bermotor ke udara adalah sekitar 70 %. maka untuk makalah kali ini hanya akan mengambil pembahasan yang berhubungan dengan pencemaran udara. Di banyak kota besar. Makalah ini akan mengulas dampak pencemaran udara yang diakibatkan oleh emisi gas buang kendaraan bermotor terhadap kesehatan maupun lingkungan khususnya kendaraan bermotor dengan bahan bakar fosil-bensin dan solar. Menurut tempat terjadinya. banyak menarik perhatian dalam beberapa dekade belakangan ini. lokomotif kereta api. Dari ketiga pencemaran diatas yang dibedakan menurut tempat terjadinya. Resiko kesehatan yang dikaitkan dengan pencemaran udara di perkotaan secara umum. Rumusan Masalah Rumusan masalah untuk makalah ini adalah apa saja dampak yang di timbulkan akibat emisi gas buang kendaraan bermotor. Di DKI Jakarta. Beberapa studi epidemiologi dapat menyimpulkan adanya hubungan yang erat antara tingkat pencemaran udara perkotaan dengan angka kejadian (prevalensi) penyakit pernapasan. truk.

Sebagai salah satu syarat yang dibutuhkan demi memperoleh hasil yang memuaskan dalam mata kuliah Pencemaran Lingkungan 3. Untuk menjadi sebuah bahan belajar bagi penulis dalam mata kuliah Pencemaran Lingkungan 3 Pencemaran Lingkungan .C. Untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh Dosen Pengasuh Mata Kuliah Pencemaran Lingkungan 2. Tujuan Penulisan Berikut ini adalah tujuan yang ingin di peroleh pada penulisan makalah ini : 1.

maka proses pembakaran itu menghasilkan gas CO (karbon monoksida) yang keluar memenuhi ruangan. Gas CFC yang membumbung tinggi dapat mencapai stratosfer terdapat lapisan gas ozon (O3). pendingin pada almari es. radiasi cahaya ultraviolet mencapai permukaan 4 Pencemaran Lingkungan . 2. 3. Misalnya. hal demikian dapat mengakibatkan efek rumah kaca. pesawat terbang. tidak berbau. menghidupkan mesin mobil di dalam garasi tertutup. SO2. CFC. dan penyemprot rambut (hair spray). Hal ini dapat membahayakan orang yang ada di garasi tersebut. Kalau tidak ada lapisan ozon. Meningkatnya kadar CO2 di udara tidak segera diubah menjadi oksigen oleh tumbuhan karena banyak hutan di seluruh dunia yang ditebang. juga dari mobil. Pencemaran Udara Pencemaran udara disebabkan oleh asap buangan. 1. tidak berasa. untuk AC (freon).BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Karbon dioksida itu berasal dari pabrik. Sebagaimana diuraikan diatas. Gas ini dapat digunakan misalnya untuk mengembangkan busa (busa kursi). minyak bumi). dan pembakaran kayu. Jika proses pembakaran di mesin tidak sempurna. dan asap rokok. menghidupkan AC ketika tidur di dalam mobil dalam keadaan tertutup juga berbahaya. misalnya gas CO2 hasil pembakaran. CFC (Chloro Fluoro Carbon) Pencemaran dara yang berbahaya lainnya adalah gas khloro fluoro karbon (disingkat CFC). Lapisan ozon ini merupakan pelindung bumi dari pengaruh cahaya ultraviolet. karena tidak beraksi. sehingga dapat menyebabkan kematian. Bocoran gas CO dari knalpot akan masuk ke dalam mobil. Selain itu. Gas CFC digunakan sebagai gas pengembang. CO (Karbon Monoksida) Di lingkungan rumah dapat pula terjadi pencemaran. dan tidak berbahaya. CO2 (Karbon Dioksida) Pencemaran udara yang paling menonjol adalah semakin meningkatnya kadar CO2 di udara. mesin-mesin yang menggunakan bahan bakar fosil (batubara. CO. SO. kapal.

Akibat yang ditimbulkan oleh pencemaran udara antara lain : a. Demikian pula bangunan gedungdan jembatan. Menurut pengamatan melalui pesawat luar angkasa. menyebebkan kanker kulit atau kanker retina mata. Maka terjadilah hujan asam. batubara). Menurut penelitian. lubang ozon di kutub Selatan semakin lebar. menimbulkan mutasi genetik. menyebabkan kematian organisme. Asap Rokok Asap Rokok Polutan udara yang lain yang berbahaya bagi kesehatan adalah asap rokok. Karena itu penggunaan AC harus dibatasi. Jadi. perokok pasif memiliki risiko yang lebih besar di bandingkan perokok aktif. Saat ini luasnya telah melebihi tiga kali luas benua Eropa. Asap rokok mengandung berbagai bahan pencemar yang dapat menyababkan batuk kronis. dan pernapasan (bronkhitis. 4. Hujan asam mengakibatkan tumbuhan dan hewan-hewan tanah mati. merokok di dalam ruangan bersama orang lain yang tidak merokok dapat mengganggu kesehatan orang lain. 5. menjadi cepat aus dan rusak. akan terjadi reaksi antara CFC dan ozon.bumi. seperti batuk dan penyakit Rusaknya bangunan karena pelapukan. korosi pada logam. yang menyebabkan air hujan menjadi asam. mempengaruhi janin dalam kandungan dan berbagai gangguan kesehatan lainnya. kanker patu-paru. b. Terganggunya kesehatan manusia. SO2) di udara juga dihasilkan oleh pembakaran fosil (minyak. Bangunan – bangunan kuno. Gas tersebut dapat beraksi dengan gas nitrogen oksida dan air hujan. Perokok pasif adalah orang yang tidak merokok tetapi menghirup asap rokok di suatu ruangan. SO. Besi dan logam mudah berkarat. 5 Pencemaran Lingkungan . Perokok aktif adalah mereka yang merokok. Jika gas CFC mencapai ozon. emfisema. SO2 Gas belerang oksida (SO. Produksi pertanian merosot. sehingga lapisan ozon tersebut “berlubang” yang disebut sebagai “lubang” ozon. Perokok dapat di bedakan menjadi dua yaitu perokok aktif dan perokok pasif. memudarnya warna cat. tumbuhan menjadi kerdil. dan kemungkinan kanker paruparu. seperti candi.

c. e. seperti menguningnya daun atau kerdilnya tanaman akibat konsentrasi SO2 yang tinggi atau gas yang bersifat asam. Adanya peristiwa efek rumah kaca (green house effect) yang dapat menaikkan suhu udara secara global serta dapat mengubah pola iklim bumi dan mencairkan es di kutub. 6 Pencemaran Lingkungan . Bila es meleleh maka permukaan laut akan naik sehingga mempengaruhi keseimbangan ekologi. Terjadinya hujan asam yang disebabkan oleh pencemaran oksida nitrogen. d. Terganggunya pertumbuhan tananam.

Komposisi dan Perilaku Gas Buang Kendaraan Bermotor Emisi kendaraan bermotor mengandung berbagai senyawa kimia. Bahan pencemar yang terutama terdapat didalam gas buang buang kendaraan bermotor adalah karbon monoksida (CO). berbagai oksida nitrogen (NOx) dan sulfur (SOx). karbon dioksida dan upa air. hanya berbeda proporsinya karena perbedaan cara operasi mesin. juga dapat meningkatkan kadar partikular debu yang berasal dari permukaan jalan. komponen ban dan rem. beberapa senyawa yang terkandung dalam gas buang kendaraan bermotor dapat berubah karena terjadinya suatu reaksi. Secara visual selalu terlihat asap dari knalpot kendaraan bermotor dengan bahan bakar solar. alat pengendali emisi bahan bakar. berbagai senyawa hindrokarbon. jenis mesin. Reaksi kimia di atmosfer kadangkala berlangsung dalam sua tu rantai reaksi yang panjang dan rumit. Bahan bakar tertentu seperti hidrokarbon dan timbel organik. Setelah berada di udara. Komposisi dari kandungan senyawa kimianya tergantung dari kondisi mengemudi. Sebagai contoh. misalnya dengan sinar matahari dan uap air. yang umumnya tidak terlihat pada kendaraan bermotor dengan bahan bakar bensin.BAB III PEMBAHASAN A. suhu operasi dan faktor lain yang semuanya ini membuat pola emisi menjadi rumit. Lalu lintas kendaraan bermotor. dilepaskan keudara karena adanya penguapan dari sistem bahan bakar. tetapi didalamnya terkandung juga senyawa lain dengan jumlah yang cukup be sar yang dapat membahayakan gas buang membahayakan kesehatan maupun lingkungan. Jenis bahan bakar pencemar yang dikeluarkan oleh mesin dengan bahan bakar bensin maupun bahan bakar solar sebenarnya sama saja. dan partikulat debu termasuk timbel (PB). Walaupun gas buang kendaraan bermotor terutama terdiri dari senyawa yang tidak berbahaya seperti nitrogen. dan adapula yang berlangsung dengan lambat. adanya reaksi di udara yang 7 Pencemaran Lingkungan . atau juga antara senyawa-senyawa tersebut satu sama lain. dan menghasilkan produk akhir yang dapat lebih aktif atau lebih lemah dibandingkan senyawa aslinya. Proses reaksi tersebut ada yang berlangsung cepat dan terjadi saat itu juga di lingkungan jalan raya.

hidrokarbon. Dengan demikian maka masyarakat yang tinggal atau melakukan 8 Pencemaran Lingkungan . Untuk bahan pencemar yang sifatnya lebih stabil seperti limbah (Pb). oksida nitrogen. dapat jatuh ke tanah bersama air hujan atau mengendap bersama debu. Beberapa senyawa yang dinyatakan dapat membahayakan kesehatan adalah berbagai oksida sulfur. yang dapat menyebabkan asap awan fotokimi (photochemical smog). sehingga logam tersebut dapat mencemari lingkungan. sulfur dan karbon. dan oksida karbon. tetapi dapat terbentuk di pinggiran kota. dan produk lainnya dari ternak hewan. Pembentukan smog ini kadang tidak terjadi di tempat asal sumber (kota). terutama berbagai senyawa organik dan oksida nitrogen. dan mengkontaminasi tanah dan air.mengubah nitrogen monoksida (NO) yang terkandung di dalam gas buang kendaraan bermotor menjadi nitrogen dioksida (NO2 ) yang lebih reaktif. Karena banyak industri makanan saat ini akan dapat memberikan dampak yang tidak diinginkan pada masyarakat kota maupun desa. Dampak Terhadap Kesehatan Senyawa-senyawa di dalam gas buang terbentuk selama energi diproduksi untuk mejalankan kendaraan bermotor. Pembentukan gas buang tersebut terjadi selama pembakaran bahan bakar fosil-bensin dan solar didalam mesin. jenis proses pembakaran yang terjadi pada mesin kendaraan bermotor tidak sesempurna di dalam industri dan menghasilkan bahan pencemar pada kadar yang lebih tinggi. susu ternak. beberapa hidrokarbon-halogen dan hidrokarbon poliaromatik. Pengalaman di negara maju membuktikan bahwa kondisi seperti ini dapat menyebabkan terlepasnya ikatan tanah atau sedimen dengan beberapa mineral/logam. Emisi gas buang kendaraan bermotor juga cenderung membuat kondisi tanah dan air menjadi asam. B. dan reaksi kimia antara berbagai oksida nitrogen dengan senyawa hidrokarbon yang menghasilkan ozon dan oksida lain. logam berat tertentu dan partikulat. Selain itu gas buang kendaraa n bermotor juga langsung masuk ke dalam lingkungan jalan raya yang sering dekat dengan masyarakat. Dibandingkan dengan sumber stasioner seperti industri dan pusat tenaga listrik. Senyawa tersebut selanjutnya juga dapat masuk ke dalam rantai makanan yang pada akhirnya masuk ke dalam tubuh manusia melalui sayuran. dibandingkan dengan gas buang dari cerobong industri yang tinggi. Jarak pembentukan smog ini tergantung pada kondisi reaksi dan kecepatan angin.

Pengaruh yang merugikan mulai dari meningkatnya kematian akibat adanya episod smog sampai pada gangguan estetika dan kenyamanan. f. misalnya sistem syaraf. dan kondisi yang diakibatkan karena pengaruh bahan pencemar terhadap organ lain sperti paru. misalnya kanker pada paru-paru atau organ tubuh lainnya. g. Beberapa faktor yang berperan di dalam ketidakpastian setiap analisis resiko yang dikaitkan dengan gas buang kendaraan bermotor antara lain adalah : Definisi tentang bahaya terhadap kesehatan yang digunakan Relevansi dan interpretasi hasil studi epidemiologi dan eksperimental Realibilitas dari data pajanan Jumlah manusia yang terpajan e. Keputusan untuk menentukan kelompok resiko Interaksi antara berbagai senayawa di dalam gas Lamanya terpajan (jangka panjang atau pendek) yang mana yang akan dilindungi buang. Karena setiap individu akan terpajan oleh banyak senyawa secara bersamaan. dan polisi lalu lintas. penjaja makanan sering kali terpajan oleh bahan pencemar yang kadarnya cukup tinggi. Bahaya gas buang kendaraan bermotor terhadap kesehatan tergantung dari toksiats (daya racun) masing-masing senyawa dan seberapa luas masyarakat terpajan olehnya. baik yang sejenis maupun antara yang tidak sejenis Pada umumnya istilah dari bahaya terhadap kesehatan yang digunakan adalah pengaruh bahan pencemar yang dapat menyebabkan meningkatnya resiko atau 9 Pencemaran Lingkungan . penyakit pada saluran tenggorokan yang bersifat akut maupun khronis. Estimasi dosis pemajanan sangat tergantung kepada tinggi rendahnya pencemar yang dikaitkan dengan kondisi lalu lintas pada saat tertentu. Keterkaitan antara pencemaran udara di perkotaan dan kemungkinan adanya resiko terhadap kesehatan. Gangguan kesehatan lain diantara kedua pengaruh yang ekstrim ini. baru dibahas pada beberapa dekade be lakangan ini. sering kali sangat sulit untuk menentukan senyawa manaatau kombinasi senyawa yang mana yang paling berperan memberikan pengaruh membahayakan terhadap kesehatan. pejalan kaki.kegiatan lainnya di sekitar jalan yang padat lalu lintas kendaraan bermotor dan mereka yang berada di jalan raya seperti para pengendara bermotor.

tetapi juga pada pengaruh yang pada suatu mungkin juga dipengaruhi faktor lainnya seperti umur misalnya. dan pertahanan imunitasnya melemah. Yang termasuk dalam golongan ini adalah oksida sulfur. dan fungsi paru-paru nya juga berbeda. Berdasarkan sifat kimia dan perilakunya di lingkungan. kelompok ini juga sangat peka terhadap pencemaran udara. Telah banyak bukti bahwa anak-anak dan para lanjut usia merupakan kelompok yang mempunyai resiko tinggi di dalam peristiwa pencemaran udara. Anak-anak lebih peka terhadap infeksi saluran pernafasan dibandingkan dengan orang dewasa. Kondisi yang mengganggu kenyamanan seperti kebisingan. partikulat dan senyawa-senyawa oksidan. 2. Walaupun kadar oksida sulfur di dalam gas buang kendaraan bermotor dengan bahan bakar bensin relatif kecil. Bahan-bahan pencemar yang menimbulkan pengaruh racun sistemik. 3. oksida nitrogen. C. Bahan-Bahan Pencemar yang Terutama Mengganggu Saluran Pernafasan Organ pernafasan merupakan bagian yang diperkirakan paling banyak mendapatkan pengaruh karena yang pertama berhubungan dengan bahan pencemar udara. debu jalanan.oksida sulfur dan nitrogen.penyakit atau kondisi medik lainnya pada seseorang ataupun kelompok orang. Bahan-bahan pencemar yang terutama mengganggu saluran pernafasan. dll. Bahan-bahan pencemar hidrokarbon. dapat menyebabkan iritasi dan radang pada saluran pernafasan. ozon dan oksida lainnya. Pengaruh ini tidak dibatasi hanya pada pengaruhnya terhadap penyakit yang dapat dibuktikan secara klinik saja. 4. tetapi tetap berperan karena jumlah kendaraan bermotor dengan bahan yang dicurigai menimbulkan kanker seperti 10 Pencemaran Lingkungan . seperti hidrokarbon monoksida dan timbel/timah hitam. Sejumlah senyawa spesifik yang berasal dari gas buang kendaraan bermotor seperti oksida . Karena kapasitas paru-paru dari penderita penyakit jantung dan paru-paru juga rendah. Para usia lanjut masuk di dalam kategori kelompok resiko tinggi karena penyesuaian kapasitas dan fungsi paru-paru menurun. dampak bahan pencemar yang terkandung di dalam gas buang kendaraan bermotor digolongkan sebagai berikut : 1. partikulat.

Karena partikulat di dalam gas buang kendaraan bermotor berukuran kecil. maka evaluasinya banyak didasarkan pada hasil studi eksprimental. oksida sulfur bersama dengan partikulat bersifat sinergetik sehingga dapat lebih meningkatkan bahaya terhadap kesehatan.  Oksida sulfur dan partikulat Sulfur dioksida (SO2) merupakan gas buang yang larut dalam air yang langsung dapat terabsorbsi di dalam hidung dan sebagian besar saluran ke paruparu. Organ lain yang dapat dicapai oleh NO2 dari paru adalah melalui aliran darah. Kondisi ini akan menjadi lebih parah bagi kelompok yang peka. Percobaan pada manusia menyatakan bahwa kadar NO2 sebsar 250 μg/m3 dan 500 μg/m3 dapat mengganggu fungsi saluran pernafasan pada penderita asma dan orang sehat.  Oksida Nitrogen Diantara berbagai jenis oksida nitrogen yang ada di udara. 11 Pencemaran Lingkungan . pengaruh yang membahayakan seperti misalnya meningkatnya kepekaan terhadap radang saluran pernafasan. dapat terjadi setelah mendapat pajanan sebesar 100 μg/m3 . maka NO2 akan dapat menembus ke dalam saluran pernafasan lebih dalam. Selain itu menurut studi epidemniologi. seperti penderita penyakit jantung atau paru-paru dan para lanjut usia. partikulat tersebut dapat masuk sampai ke dalam alveoli paru-paru dan bagian lain yang sempit. Sifat iritasi terhadap saluran pernafasan. Karena data epidemilogi tentang resiko pengaruh NO2 terhadap kesehatan manusia sampai saat ini belum lengkap. Berdasarkan studi menggunakan binatang percobaan. Partikulat gas buang kendaraan bermotor terutama terdiri jelaga (hidrokarbon yang tidak terbakar) dan senyawa anorganik (senyawa-senyawa logam. nitrogen dioksida (NO2) merupakan gas yang paling beracun. nitrat dan sulfat). Bagian dari saluran yang pertama kali dipengaruhi adalah membran mukosa dan jaringan paru. Karena larutan NO2 dalam air yang lebih rendah dibandingkan dengan SO2. Sulfur dioksida di atmosfer dapat berubah menjadi kabut asam sulfat (H2SO4) dan partikulat sulfat.bakar solar makin meningkat. menyebabkan SO2 dan partikulat dapat membengkaknya membran mukosa dan pembentukan mukosa dapat meningkatnya hambatan aliran udara pada saluran pernafasan.

sehingga menyebabkan terhambatnya pasokan oksigen ke jaringan tubuh. meningkat frekwensi serangan asma dan iritasi mata. serta menurunkan kinerja para olaragawan. Evaluasi tentang dampak ozon dan oksidan lainnya terhadap kesehatan yang dilakukan oleh WHO task group menyatakan pemajanan oksidan fotokimia pada kadar 200-500 μg/m³ dalam waktu singkat dapat merusak fungsi paru-paru anak. seperti timah hitam. Selain itu ada pula pemaja nan yang tidak langsung. menemukan adanya hambatan 12 Pencemaran Lingkungan . D. Ozon merupakan senyawa oksidan yang paling kuat dibandingkan NO2 dan bereaksi kuat dengan jaringan tubuh. yang paling penting adalah karbon monoksida dan timbel. Senyawa-senyawa yang masuk ke dalam hidung dan ada dalam mukosa bronkial juga dapat terbawa oleh darah atau tertelan masuk tenggorokan dan diabsorbsi masuk ke saluran pencernaan. misalnya melalui makanan. Studi eksperimen terhadap pasien jantung dan penyakit pasien paru. Pajanan CO diketahui dapat mempengaruhi kerja jantung (sistem kardiovaskuler).  Karbon Monoksida Karbon monoksida dapat terikat dengan haemoglobin darah lebih kuat dibandingkan dari oksigen membentuk karboksihaemoglobin (COHb). maka hampir semua ozon dapat menembus sampai alveoli. Diantara senyawa-senyawa yang terkandung di dalam gas kendaraan bermotor yang dapat menimbulakan pengaruh sistemik. bahan pencemar tersebut dibawa oleh aliran darah atau cairan getah bening ke bagian tubuh lainnya. sistem syaraf pusat. Bahan-bahan pencemar yang menimbulkan pengaruh racun sistemik Banyak senyawa kimia dalam gas buang kendaraan bermotor yang dapat menimbulkan pengaruh sistemik karena setelah diabsorbsi oleh paru. Penderita penyakit jantung dan penyakit paru merupakan kelompok yang paling peka terhadap pajanan CO. sehingga dapat membahayakan setiap organ di dalam tubuh. Pengaruh CO terhadap sistem kardiovaskuler cukup nyata teramati walaupun dalam kadar rendah. juga janin. Ozon dan oksida lainnya Karena ozon lebih rendah lagi larutannya dibandingkan SO2 maupun NO2. dan semua organ tubuh yang peka terhadap kekurangan oksigen.

untuk menghindari tercapainya kadar COHb 2. Hal ini dapat menyebabkan kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah dibandingkan normal. Pada kadar Pb-darah kelompok dewasa sekitar 40 μg/100 ml diamati telah ada gangguan terhadap sintesa Hb.01 μm. Timbel yang dikeluarkan sebagai gas buang kendaraan bermotor merupakan partikel-partikel yang berukuran sekitar 0. Pengaruh pada enzim §-ALAD dapat 13 Pencemaran Lingkungan .5%.pasokan oksigen ke jantung selama melakukan latihan gerak badan pada kadar COHb yang cukup rendah 2. timbel organik ini berubah bentuk menjadi timbel anorganik. ditemukan pada kadar Pb-darah kelompok dewasa 60-80μg/100 ml dan kelompok anak > 40 μg/100 ml. Pengaruh terhadap janin pada prinsipnya adalah karena pajanan CO pada kadar tinggi dapat menyebabkan kurangnya pasokan oksigen pada ibu hamil yang konsekuennya akan menurunkan tekanan oksigen di dalam plasenta dan juga pada janin dan darah. Walaupun diakui interpretasi dari hasil uji seperti ini sulit ditemukan bahwa kadar COHb 16 % dianggap membahayakan kesehatan.5-3. Partikel-partikel timbel ini akan bergabung satu sama lain membentuk ukuran yang lebih besar. dan 20 mg/mg selama 8 jam. dan keluar sebagai gas buang atau mengendap pada kenalpot. Pengaruh Pb pada kesehatan yang terutama adalah pada sintesa haemoglobin dan sistem pada syaraf pusat maupun syaraf tepi. seperti meningkatnya ekskresi asam aminolevulinat (ALA). Oleh karena itu. Pengaruh pajanan CO kadar rendah pada sistem syaraf dipelajari dengan suatu uji psikologi.5 mg/mg3) untuk waktu 8 jam. Kondisi ini ekivalen dengan pajanan oleh CO dengan kadar sebesar 35 mg/m3 selama 1 jam. Menurut evaluasi WHO. Pada pembakaran bensin.  Timbel Timbel ditambahkan sebagai bahan aditif pada bensin dalam bentuk timbel organik (tetraetil-Pb atau tetrametil-Pb). kelompok penduduk yang peka (penderita penyakit jantung atau paru-paru) tidak boleh terpajan oleh CO dengan ka dar yang dapat membentuk COHb di atas 2.7 %.0 % WHO menyarankan pajanan CO tidak boleh melampaui 25 ppm (29 mg/m3) untuk waktu 1 jam dan 10 ppm (11. Pengaruh pada sistem pembentukkan Hb darah yang dapat menyebabkan anemia. Pengaruh bahaya ini tidak ditemukan pada kadar COHb sebesar 5%.

Mesin solar akan menghasilkan partikulat dan senyawa-senyawa yang dapat terikat dalam partikulat seperti PAH. Untuk beberapa senyawa lain seperti benzena.diamati pada kadar Pb-darah sekitar 10μg/100 ml. Beberapa dari bahanbahan pencemar ini merupakan senyawa-senyawa yang bersifat karsinogenik dan mutagenik. Pengaruh Pb terhadap hambatan aktivitas enzim ALAD tidak menyatakan adanya keracunan yang membahayakan. dan karena perkembangan otak yang khususnya peka terhadap logam ini. seperti etilen. Akumulasi protoporfirin dalam eritrosit (FEP) yang merupakan akibat dari terhambatnya aktivitas enzim ferrochelatase . Pengaruh pada syaraf otak anak diamati pada kadar 60μg/100 ml. formaldehid. Timbel dapat menembus plasenta. benzo(a)pyrene dan metil nitrit . metil nitrit dan hidrokarbon poliaromatik (PAH). Akan tetapi 14 Pencemaran Lingkungan . 10 kali lebih besar dibandingkan dengan mesin bensin yang mengandung timbel. Penelitian pada pengaruh Pb yang dikaitkan IQ anak telah banyak dilakukan tetapi hasilnya belum konsisten. yang dapat menyebabkan gangguan pada perkembangan mental anak. Gangguan terhadap fungsi syaraf orang dewasa berdasarkan uji psikologi diamati pada kadar Pbdarah 50 μg/100 ml. benzena. maka janinlah yang terutama mendapat resiko. dan pada anak dengan kadar > 15 μg/100 ml. kadar di dalam emisi mesin bensin akan sama bes arnya dengan mesin solar. Sedangkan gangguan sistem syaraf tepi diamati pada kadar Pbdarah 30 μg/100 ml. formaldehid. Meningkatnya ekskresi ALA dan akumulasi FEP dalam urin mencerminkan adanya kerusakan fungsi fisiologi yang pada akhirnya dapat merusak fungsi metokhondrial.30 μg/100 ml. Emisi kendaraan bermotor yang mengandung senyawa karsinogenik diperkirakan dapat menimbulkan tumor pada organ lain selain paru. Sistem syaraf pusat anak lebih peka dibandingkan dengan orang dewasa. Bahan-Bahan Pencemar yang Dicurigai Menimbulkan Kanker Pembakaran didalam mesin menghasilkan berbagai bahan pencemar dalam bentuk gas dan partikulat yang umumnya berukuran lebih kecil dari 2μm. pada pria dengan kadar 25-35 μg/100 ml. dapat terlihat pada wanita edngan kadar Pb-darah 20 . tetapi dapat menunjukkan adanya pajanan Pb terha dap tubuh. etilen.

Beberapa senyawa yang dihasilkan dari pembakaran sempurna seperti CO2 yang tidak beracun. karena kecilnya jumlah orang yang dapat diteliti. Oleh karena itu CO2 dahulunya tidak 15 Pencemaran Lingkungan . belakangan ini menjadi perhatia n orang. dapat diperkirakan bahwa persentase peningkatan dalam prevalensi akan sangat kecil. Kesulitan menjadi lebih besar apabila pengaruh yang dicari tersebut dapat timbul karena hal lain. seperti penyakit tumor dan kangker semata-mata berdasarkan hasil studi epidemiologi yang negatif. Dampak terhadap lingkungan Tidak semua senyawa yang terkandung di dalam gas buang kendaraan bermotor diketahui dampaknya terhadap lingkungan selain manusia. Mengesampingkan pengaruh yang langka akibat pencemaran. Hal yang sama ditemukan pada studi eksperimental.000 orang. Hal yang sering ditemui dalam studi eksperimental seperti ini adalah kesulitan untuk mensimulasikan kondisi pajanan yang sebenarnya. adanya hubungan antara dosis dan respons untuk dosis rendah sangat sulit untuk dibuktikan. menjadi negatif.untuk membuktikan apakah pembentukan tumor tersebut hanya diakibatkan karena asap solar atau gas lain yang bersifat sebagai iritan. Karena itu maka evaluasi secara ilmiah tentang da mpak dari suatu pencemaran terhadap kesehatan. tanpa peduli apakah hasil studi pada umumnya hasil studi seperti itu jarang didapatkan. metabolismenya dan sifat umum lainnya. E. harus didasarkan pada sifat kimiawi dari tiap senyawa. Apabila analisisanalisis tersebut cukup lengkap dan dapat mengendalikan berbagai faktor pengganggu (confounding) seperti misalnya ke biasaan merokok. Pada studi yang melibatkan populasi kecil (misalnya 1000 orang) terasa wajar apabila hasil studi tentang sejenis tumor yang hanya terjadi pada beberapa kasus per 100. Pengaruh jangka panjang bisa dilaksanakan pada binatang percobaan. apabila mungkin. Di dalam studi eksperimental. sebenarnya kurang tepat. maka kesimpulan yang ditarik dapat sangat berharga. tetapi lagilagi di dalam mengekstrapolasikan penemuan tersebut untuk manusia sering tidak pasti. Dalam banyak kasus. di samping yang juga ditemukan dalam studi epidemiologi dan eksperimental. Senyawa CO2 sebenarnya merupakan komponen yang secara alamiah banyak terdapat di udara. analisis risiko dibuat berdasarkan hasil studi epidemiologi.

kerusakan pada tumbuhan dan bangunan disebabkan karena SO 2 dan SO3 di udara. 16 Pencemaran Lingkungan . Dalam beberapa hal. yang masing-masing membentuk asam sulfit dan asam sulfat. dapat menyebabkan rontoknya daun berbagai je nis tanaman. Kerusakan daun sebanyak 5 % dari luasnya dapat terjadi pada pemajanan dengan kadar 4-8 ppm untuk 1 jam pemajanan. Oksida nitrogen. dimana akan terdapat bercak atau noda putih atau coklat merah pada permukaan daun. Tergantung dari jenis tanaman. NO dan NO2 dapat memudarkan warna dari serat-serat rayon dan menyebabkan warna bahan putih menjadi kekuning-kuningan. Pengaruh pencemaran SO2 terhadap lingkungan telah banyak diketahui. Kadar NO2 sebesar 0. Suspensi asam di udara ini dapat terbawa turun ke tanah bersama air hujan dan mengakibatkan air hujan bersifat asam.menepati urutan pencemaran udara yang menjadi perhatian lebih dari normalnya akibat penggunaan bahan bakar yang berlebihan setiap tahunnya.22 ppm dengan jangka waktu pemajanan 8 bualan terus menrus. NO dan NO2 berasal dari pembakaran bahan bakar fosil. Sifat asam dari air hujan ini dapat menyebabkan korosif pada logam-logam dan rangka -rangka bangunan. umur tanaman dan lamanya pemajanan. Padatumbuhan. Pengaruh CO2 disebut efek rumah kaca dimana CO2 diatmosfer dapat menyerap energi panas dan menghalangijalanya energi panas tersebut dari atmosfer ke permukaan yang lebih tinggi. Kadar NO2 sebesar 25 ppm yang pada umumnya dihasilkan adari emisi industri kimia. daun adalah bagian yang paling peka terhadap pencemaran SO2. kerusakan terjadi dapat bervariasi. dapat menyebabkan kerusakan pada banayak jenis tanaman. yang pada akhirnya akan mengubah berbagai sirklus alamiah. Pengaruh NO yang utama terhadap lingkungan adalah dalam pembentukan smog. merusak bahan pakian dan tumbuhan. Keadaan ini menyebabkan meningkatnya suhu rata -rata di permukaan bumi dan dapat mengakibatkan meningginya permukaan air laut akibat melelehnya gununggunung es.

maka hal yang disarankan adalah dengan dilakukannya seleksi administratif dengan menerapkan peraturan perundangan yang ada secara ketat. Walaupun hasil penelitian mengenai dampak pencemaran kedua parameter tersebut masih belum konsisten. dalam hal ini pencemaran udara yang diakibatkan oleh gas buang emisi kendaraan bermotor. jenis pencemar udara yang sering dilampaui kreteria mutu udara. 17 Pencemaran Lingkungan . Kesimpulan Pada umumnya dalam berbagai kasus pencemaran udara. Pemantauan udara ambien dan emisi telah dilaksanakan di DKI Jakarta. Saran. menunjukan bahwa diantara berbagai bahan pencemaran yang dipantau. perlu diwaspadai. Dalam mengupayakan agar pencemaran udara ini dapat ditekan. demi kebaikan bersama. maka pencemaran partikulat dan hidrokarbon yang dicurigai dapat bersifat karsinogenik dan mutagenik. Selain itu sebisa mungkin kita sebagai makhluk bumi maka dapat menjaganya dan melindunginya dengan meminimalisir penggunaan kendaraan – kendaraan bermotor. mengingat dampak yang telah disebutkan di atas.BAB IV PENUTUP A. B. dibutuhkan upaya segera dalam penanggulangannya. adalah partikulat dan hidrokarbon (non-metan). Hasil pemantauan pada tahun 1996 yang dilakukan dalam suatu studi oleh JICA.

00 WITA) http://www.com/doc / 7777351/ Pencemaran-lingkungan.15 WITA) 18 Pencemaran Lingkungan . kusumoh@yahoo.DAFTAR PUSTAKA Bintoro B. (27 Februari 2010 jam 06. (27 Februari 2010 jam 06.scribd.com/pdf / Emisi Gas Buang Bermotor & Dampaknya Terhadap Kesehatan.scribd.com (2 Juli 1998) dalam http://www.