• »

Pilih Bahas a

Makalah Keterkaitan Pendidikan dengan Pembangunan Nasional
October 19, 2010 | Author Saiful

Categories • • • • • • • • • • download gratis Ilmu hadits ○ Uncategorized Ilmu pendidikan Kata Mutiara Kisah 25 Nabi dan Rosul M TWT F S S Jan » 1 2 3

Keterkaitan Pendidikan Dengan Pembangunan Nasional BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Keunggulan suatu bangsa tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam, melainkan pada keunggulan sumber daya manusia, yaitu tenaga terdidik yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang sangat cepat. Kenyataan ini sudah lebih dari cukup untuk mendorong pakar dan praktisi pendidikan melakukan kajian sistematik untuk membenahi atau memperbaiki sistem pendidikan nasional. Agar lulusan sekolah mampu beradaptasi secara dinamis dengan perubahan dan tantangan itu, pemerintah melontarkan berbagai kebijakan tentang pendidikan yang memberikan ruang yang luas bagi sekolah dan masyarakatnya untuk menentukan program dan rencana pengembangan sendiri sesuai dengan kebutuhan dan

1 komputer dan jaringan 4 5 6 7 8 9 0 Kumpulan Kisah-kisah 1 1 1 1 1 1 1 Teladan 1 2 3 4 5 6 7 Makalah dan Tugas Kuliah Psykologi Tutorial 1 1 2 2 2 2 2 8 9 0 1 2 3 4 2 2 2 2 2 3 3 5 6 7 8 9 0 1
Jakarta Time

ID Dial Codes

Top of Form

Jakarta

kondisi masing-masing. Pendidikan juga sangat berpengaruh dalam pembangunan, baik itu dalam pembangunan sumber daya manusia, ekonomi, sosial, dan bahkan masih lebih banyak lagi peranan pendidikan dalam pembangunan masyarakat, bangsa, dan Negara. B. Rumusan Masalah Dari latar belakang tersebut di atas dapat dirumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut: 1. Apakah peranan pendidikan dalam bidang pembangunan ekonomi? 2. Bagaimanakah peranan pendidikan dalam membangun sumber daya manusia? 3. Adakah pangaruhnya pendidikan dalam pembangunan sosial? 4. Bagaimana esensi pendidikan dan pembangunan serta titik temunya? 5. Apa saja yang di sumbangkan pendidikan pada pembangunan? 6. Bagaimanakah Pembangunan Sistem Pendidikan Nasional? C. Tujuan Penulisan Makalah Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Menjelaskan peranan pendidikan dalam bidang penbangunan ekonomi. 2. Mendeskripsikan pendidikan dalam membangun

Dial Number:

+62 21 X
dialcode.org

Bottom of Form

Archives • • • • March 2011 (4) February 2011 (7) January 2011 (1) October 2010 (95)

Pencapaian pendidikan pada semua level niscaya akan meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat. Pendidikan memberi kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan ekonomi telah menjadi kebenaran yang bersifat aksiomatik. Berbagai kajian akademis dan penelitian empiris telah membuktikan keabsahannya. investasi di bidang pendidikan tidak saja berfaedah bagi perorangan. 3. Menjelaskan esensi pendidikan dan pembangunan serta titik temunya 5. 4. Menjelaskan Pembangunan Sistem Pendidikan Nasional. Pendidikan bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Peranan Pendidikan Dalam Bidang Pembangunan Ekonomi. BAB II PEMBAHASAN A. tetapi juga dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. tetapi juga bagi komunitas bisnis dan masyarakat umum. Mendeskripsikan pendidikan dan pengaruhnya dalam pembangunan sosial.sumber daya manusia. Karena itu. Pendidikan merupakan jalan menuju kemajuan dan . memiliki pengetahuan dan keterampilan serta menguasai teknologi. Menjabarkan Sumbangan Pendidikan Pada Pembangunan. 6.

pada dasarnya diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan manusia itu sendiri. pembangunan pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunan manusia. kriminalitas. Sedangkan kegagalan membangun pendidikan akan melahirkan berbagai problem krusial: pengangguran. Kemajuan ekonomi dalam banyak hal bertumpu pada basis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi. secara hakiki. 2. penyalahgunaan narkoba. Pendidikan menjadi penggerak utama dinamika perkembangan ekonomi. 3. Oleh karena itu. dan welfare dependency yang menjadi beban sosial politik bagi pemerintah. Pendidikan pada hakikatnya berlangsung seumur hidup.pencapaian kesejahteraan sosial dan ekonomi. Upayaupaya pembangunan di bidang pendidikan. yang mendorong proses transformasi struktural berjangka panjang B. Hubungan kausalitas antara pendidikan dan kemajuan ekonomi menjadi kian kuat dan solid. Karena pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Peranan Pendidikan Dalam Membangun SDM. di dalamnya terkandung makna bahwa pemberian . Ada tiga paradigma yang menegaskan bahwa pembangunan merujuk knowledge based economy tampak kian dominan: 1.

masyarakat dan keluarga. 3. sebagai visi bersama berbagai negara di dunia. kesetaraan dan keadilan gender 6. Kesepakatan Dakkar yang diimplementasikan dalam kesepahaman Education for All (EFA) meliputi enam komponen penting. . dengan mengutamakan mutu. pendidikan kecakapan hidup (life skill) 5. pendidikan anak usia dini (PAUD) 2. Upaya pembangunan pendidikan yang dilakukan memiliki landasan komitmen internasional. melalui kesepakatan yang dikenal dengan kesepakatan Dakkar-Senegal tahun 2000. pendidikan dasar pendidikan keaksaraan 4. manajemen sistem pembangunan pendidikan harus didesain dan dilaksanakan secara terpadu. Pendidikan Dan Pengaruhnya Dalam Pembangunan Sosial.layanan pendidikan kepada individu. efektivitas dan efisiensi. 1. C. masyarakat. dan warga negara adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah. Pembangunan Berwawasan Kependudukan. Karena itu. yaitu: 1. serta diarahkan pada peningkatan akses pelayanan yang seluas-luasnya bagi warga masyarakat. peningkatan mutu pendidikan.

b. Ada beberapa alasan yang melandasi pemikiran bahwa penduduk merupakan isu yang sangat strategis dalam kerangka pembangunan nasional Berbagai pertimbangan tersebut adalah sebagai berikut : a. yaitu: a. Penduduk harus dijadikan subjek dan objek dalam pembangunan. Penduduk merupakan pusat dari seluruh kebijakan dan program pembangunan yang dilakukan. Pembangunan berwawasan kependudukan Pembangunan sumberdaya manusia. Dimensi Penduduk dalam Pembangunan Nasional. Jadi. Pembangunan adalah oleh penduduk dan untuk penduduk. pembangunan lebih menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur semata-mata 2. penduduk harus dijadikan titik sentral dalam proses pembangunan.Secara sederhana pembangunan berwawasan kependudukan mengandung dua makna sekaligus. pembangunan baru dapat dikatakan berhasil jika mampu meningkatkan kesejahteraan penduduk dalam arti luas yaitu kualitas fisik maupun non fisik . Pembangunan berwawasan kependudukan Pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk yang ada. Dapat dikemukakan bahwa penduduk adalah subjek dan objek pembangunan.

akan merupakan pendorong bagi pertumbuhan ekonomi. Jumlah penduduk yang besar. 2. seringkali peranan penting penduduk dalam pembangunan terabaikan. jika diikuti dengan tingkat kualitas rendah. menjadikan penduduk tersebut hanya sebagai beban bagi pembangunan nasional. b. Keadaan penduduk yang ada sangat mempengaruhi dinamika pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. jika diikuti dengan kualitas penduduk yang memadai. beberapa ahli kesehatan memperkirakan bahwa krisis ekonomi dewasa ini akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan seseorang pada 25 tahun ke depan atau satu generasi.yang melekat pada diri penduduk itu sendiri. c. 3. Pendidikan . Karenanya. Sebaliknya. jumlah penduduk yang besar. Dampak perubahan dinamika kependudukan baru akan terasa dalam jangka yang panjang. Pendidikan merupakan usaha ke dalam diri manusia sedangkan pembangunan merupakan usaha keluar dalam diri manusia. Esensi Pendidikan Dan Pembangunan Serta Titik Temunya Status pendidikan dan pembangunan masing-masing dalam esensi pembangunan serta antara keduanya 1. Sebagai contoh.

lingkungan sekolah (pendidikan formal). penyediaan saran. Lingkungan keluarga(pendidikan informal). Jadi tujuan citra manusia yang dapat menjadi sumber daya pembangunan yang manusiawi. Sumbangan pendidikan terhadap pembangunan dapat dilihat dari berbagai segi. lingkungan masyarakat (pendidikan nonformal). Segi Sasaran Pendidikan Pendidikan adalah usaha sadar yang ditujukan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang berkepribadian kuat dan utuh serta bermoral tinggi. ataupun dalam sistem . 4. 2. dan seterusnya. meskipun hasilnya tidak bisa kita lihat dengan segera. Segi Lingkungan Pendidikan Klasifikasi ini menunjukkan peran pendidikan dalam berbagai lingkungan atau sistem. Sumbangan Pendidikan Pada Pembangunan Kita tidak bisa memungkirinya bahwa sumbangn pendidikan pada pembangunan sangatlah besar. Tapi ada jarak penantian yang cukup lama antara proses dimulainya usaha dengan hasil yang ingin dicapai. diantaranya : 1.menghasilkan sumber daya tenaga yang menunjang pembangunan dan hasil pembangunan dapat menunjang pendidikan (pembinaan.

keuangan. Segi Jenjang Pendidikan Jenjang pendidikan meliputi pendidikan dasar (basic education). hukum. dan pendidikan tinggi. Segi Pembidangan Kerja atau Sektor Kehidupan Pembidangan kerja menurut sektor kehidupan meliputi bidang ekonomi. pertahanan. komunikasi. penyalahgunaan narkoba. 4. sosial politik. 2. BAB III PENUTUP A. Ada tiga paradigma yang menegaskanbahwa pembangunan merujuk knowledge-based economy tampak kian dominan. Sedangkan kegagalan membangun pendidikan akan melahirkan berbagai problem krusial: pengangguran. Kemajuan ekonomi dalam banyak hal bertumpu pada basis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi. perhubungan. Kesimpulan Pendidikan merupakan jalan menuju kemajuan dan pencapaian kesejahteraan sosial dan ekonomi. 3. kriminalitas.pendidikan prajabatan dan dalam jabatan. pertanian. dan l. Hubungan kausalitas antara pendidikan dan kemajuan ekonomi menjadi kian kuat dan . pndidikan lanjutan.ain-lain. yakni 1. dan welfare dependency yang menjadi beban sosial politik bagi pemerintah. menengah. pertambangan.

yang mendorong proses transformasi struktural berjangka panjang.solid. Rumusan tujuan pendidikan nasional yang etntunya memberikan peluang bagi pengembanga hakikat manusia yang kodrati yang berartipula bersifat wajar. Pendidikan menjadi penggerak utama dinamika perkembangan ekonomi. 3. Ø Aspek Yuridis UUD 1945 sebagai landasan hukum pendidikan sifatnya relatif tetap. pasal (34)) Pasal pasal tersebut sifatnya masih sangat global dan perlu dijabarkan lebih rinci kedalam . karena memberikan arah pada aspekaspek lainnya. tetapi tidak harus diartikan bahwa setiap terjadi perubahan filosofis dan yuridis harus diikuti dengan perubahan aspek-aspek yang lain secara total. Ø Aspek Filosofis dan Keilmuan Aspek filosofis berupa penggarapan tujuan nasioanal pendidikan. Bagi kita pengembangan sifat kodrati manusia itu pararel dengan jiwa Pancasila. Ø Hubungan Antar Aspekaspek Aspek filosofis keilmuan dan yuridis menjadi landasan bagi aspek-aspek yang lain. Beberapa pasal yang melandasi pendidikan sifatnya eksplisit (pasal 31 ayat (1) dan (2). pasal (32)) maupun yang implisit (pasal 27 ayat (1) dan (2). Meskipun aspek filosofis menjadi landasan.

Top of Form Tags: Name (required) . S. Umar dan Sulo La. 2005. Ø Aspek Kurikulum Kurikulum merupakan sarana untuk mencapai tujuan. maka kurikulum berubah pula. DAFTAR PUSTAKA Ø Tirtarahadja.UU Pendidikan seperti UU Pendidikan No. Pengantar pendidikan. Perubahan tersebut dapat berupa materinya. sebagai akibat dari perkembangan sosial budaya dan politik. 4 Tahun 1950. 12 Tahun 1954 dan disempurnakan lagi oleh UU RI No. Jakarta: PT RINEKA CIPTA Posted in Makalah dan Tugas Kuliah | makalah Leave a Reply Click here to cancel reply. 2 Tahun 1989. Tujuan kurikuler berubah. Ø Aspek Struktur Aspek struktur pembangunan sistem pendidikan berperan pada upaya pembenahan struktur pembangunan pendidikan yang mencakup jenjang dan jenis pendidikan.L. lama waktu belajar dari jenjang yang satu ke jenjang yang lai. pendekatannya maupun metodenya. orientasinya. UU Pendidikan No.

Mail (will not be published) (required) Website Submit Comment 0 400 Bottom of Form « Makalah Tentang Keluarga Sakinah Makalah Kasus Sengketa Indonesia-Malaysia » Designed by WP Themes | Payday Loan Lenders Makalah Keterkaitan Pendidikan dengan Pembangunan Nasional Keterkaitan Pendidikan Dengan Pembangunan Nasional BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang .

Menjelaskan esensi pendidikan dan pembangunan serta titik temunya Menjabarkan Sumbangan Pendidikan Pada Pembangunan. Pendidikan memberi kontribusi secara signifikan terhadap pembangunan ekonomi telah menjadi kebenaran yang bersifat aksiomatik. ekonomi.Keunggulan suatu bangsa tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam. sosial. Karena itu. B. Sedangkan kegagalan membangun pendidikan akan melahirkan berbagai problem . Berbagai kajian akademis dan penelitian empiris telah membuktikan keabsahannya. 3. Mendeskripsikan pendidikan dan pengaruhnya dalam pembangunan sosial. 4. Peranan Pendidikan Dalam Bidang Pembangunan Ekonomi. 6. Menjelaskan Pembangunan Sistem Pendidikan Nasional. investasi di bidang pendidikan tidak saja berfaedah bagi perorangan. Tujuan Penulisan Makalah Adapun tujuan dari penulisan makalah ini adalah sebagai berikut: 1. Agar lulusan sekolah mampu beradaptasi secara dinamis dengan perubahan dan tantangan itu. Menjelaskan peranan pendidikan dalam bidang penbangunan ekonomi. Pendidikan juga sangat berpengaruh dalam pembangunan. Apakah peranan pendidikan dalam bidang pembangunan ekonomi? Bagaimanakah peranan pendidikan dalam membangun sumber daya manusia? Adakah pangaruhnya pendidikan dalam pembangunan sosial? Bagaimana esensi pendidikan dan pembangunan serta titik temunya? Apa saja yang di sumbangkan pendidikan pada pembangunan? Bagaimanakah Pembangunan Sistem Pendidikan Nasional? C. Mendeskripsikan pendidikan dalam membangun sumber daya manusia. Kenyataan ini sudah lebih dari cukup untuk mendorong pakar dan praktisi pendidikan melakukan kajian sistematik untuk membenahi atau memperbaiki sistem pendidikan nasional. tetapi juga dapat menumbuhkan iklim bisnis yang sehat dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi. bangsa. 5. melainkan pada keunggulan sumber daya manusia. baik itu dalam pembangunan sumber daya manusia. 6. BAB II PEMBAHASAN A. 3. 5. 4. yaitu tenaga terdidik yang mampu menjawab tantangan-tantangan yang sangat cepat. Pendidikan bukan hanya melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. dan bahkan masih lebih banyak lagi peranan pendidikan dalam pembangunan masyarakat. tetapi juga bagi komunitas bisnis dan masyarakat umum. 2. 2. memiliki pengetahuan dan keterampilan serta menguasai teknologi. Pendidikan merupakan jalan menuju kemajuan dan pencapaian kesejahteraan sosial dan ekonomi. Rumusan Masalah Dari latar belakang tersebut di atas dapat dirumuskan beberapa rumusan masalah sebagai berikut: 1. Pencapaian pendidikan pada semua level niscaya akan meningkatkan pendapatan dan produktivitas masyarakat. pemerintah melontarkan berbagai kebijakan tentang pendidikan yang memberikan ruang yang luas bagi sekolah dan masyarakatnya untuk menentukan program dan rencana pengembangan sendiri sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. dan Negara.

Upaya pembangunan pendidikan yang dilakukan memiliki landasan komitmen internasional. Pendidikan Dan Pengaruhnya Dalam Pembangunan Sosial.krusial: pengangguran. manajemen sistem pembangunan pendidikan harus didesain dan dilaksanakan secara terpadu. secara hakiki. Karena itu. masyarakat. Pendidikan menjadi penggerak utama dinamika perkembangan ekonomi. b. yang mendorong proses transformasi struktural berjangka panjang B. 3. masyarakat dan keluarga. Pendidikan pada hakikatnya berlangsung seumur hidup. Pembangunan berwawasan kependudukan Pembangunan yang disesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk yang ada. di dalamnya terkandung makna bahwa pemberian layanan pendidikan kepada individu. Karena pendidikan merupakan hak setiap warga negara. C. Peranan Pendidikan Dalam Membangun SDM. yaitu: a. dengan mengutamakan mutu. Secara sederhana pembangunan berwawasan kependudukan mengandung dua makna sekaligus. efektivitas dan efisiensi. 6. 4. 2. pada dasarnya diarahkan untuk mewujudkan kesejahteraan manusia itu sendiri. 2. Penduduk harus dijadikan subjek dan objek dalam pembangunan. serta diarahkan pada peningkatan akses pelayanan yang seluasluasnya bagi warga masyarakat. penduduk harus dijadikan titik sentral dalam proses pembangunan. sebagai visi bersama berbagai negara di dunia. 3. pembangunan pendidikan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam upaya pembangunan manusia. Pembangunan adalah oleh penduduk dan untuk penduduk. Upaya-upaya pembangunan di bidang pendidikan. Oleh karena itu. dan warga negara adalah tanggung jawab bersama antara pemerintah. penyalahgunaan narkoba. Kemajuan ekonomi dalam banyak hal bertumpu pada basis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hubungan kausalitas antara pendidikan dan kemajuan ekonomi menjadi kian kuat dan solid. yaitu: 1. pendidikan anak usia dini (PAUD) pendidikan dasar pendidikan keaksaraan pendidikan kecakapan hidup (life skill) kesetaraan dan keadilan gender peningkatan mutu pendidikan. Pembangunan berwawasan kependudukan . dan welfare dependency yang menjadi beban sosial politik bagi pemerintah. melalui kesepakatan yang dikenal dengan kesepakatan Dakkar-Senegal tahun 2000. Kesepakatan Dakkar yang diimplementasikan dalam kesepahaman Education for All (EFA) meliputi enam komponen penting. 1. kriminalitas. Ada tiga paradigma yang menegaskan bahwa pembangunan merujuk knowledge based economy tampak kian dominan: 1. Pembangunan Berwawasan Kependudukan. 5.

Ada beberapa alasan yang melandasi pemikiran bahwa penduduk merupakan isu yang sangat strategis dalam kerangka pembangunan nasional Berbagai pertimbangan tersebut adalah sebagai berikut : a. jika diikuti dengan tingkat kualitas rendah. Dampak perubahan dinamika kependudukan baru akan terasa dalam jangka yang panjang. . Dapat dikemukakan bahwa penduduk adalah subjek dan objek pembangunan. dan seterusnya. jika diikuti dengan kualitas penduduk yang memadai. ataupun dalam sistem pendidikan prajabatan dan dalam jabatan. Sumbangan Pendidikan Pada Pembangunan Kita tidak bisa memungkirinya bahwa sumbangn pendidikan pada pembangunan sangatlah besar. Segi Lingkungan Pendidikan Klasifikasi ini menunjukkan peran pendidikan dalam berbagai lingkungan atau sistem. Lingkungan keluarga(pendidikan informal). menjadikan penduduk tersebut hanya sebagai beban bagi pembangunan nasional. lingkungan sekolah (pendidikan formal). Esensi Pendidikan Dan Pembangunan Serta Titik Temunya Status pendidikan dan pembangunan masing-masing dalam esensi pembangunan serta antara keduanya 1. beberapa ahli kesehatan memperkirakan bahwa krisis ekonomi dewasa ini akan memberikan dampak negatif terhadap kesehatan seseorang pada 25 tahun ke depan atau satu generasi.Pembangunan sumberdaya manusia. 3. akan merupakan pendorong bagi pertumbuhan ekonomi. Sebagai contoh. Jadi tujuan citra manusia yang dapat menjadi sumber daya pembangunan yang manusiawi. seringkali peranan penting penduduk dalam pembangunan terabaikan. Jumlah penduduk yang besar. Keadaan penduduk yang ada sangat mempengaruhi dinamika pembangunan yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah. jumlah penduduk yang besar. Pendidikan menghasilkan sumber daya tenaga yang menunjang pembangunan dan hasil pembangunan dapat menunjang pendidikan (pembinaan. 4. pembangunan baru dapat dikatakan berhasil jika mampu meningkatkan kesejahteraan penduduk dalam arti luas yaitu kualitas fisik maupun non fisik yang melekat pada diri penduduk itu sendiri. Sumbangan pendidikan terhadap pembangunan dapat dilihat dari berbagai segi. Dimensi Penduduk dalam Pembangunan Nasional. diantaranya : 1. c. meskipun hasilnya tidak bisa kita lihat dengan segera. lingkungan masyarakat (pendidikan nonformal). Tapi ada jarak penantian yang cukup lama antara proses dimulainya usaha dengan hasil yang ingin dicapai. penyediaan saran. Karenanya. Jadi. 2. pembangunan lebih menekankan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur semata-mata 2. Pendidikan merupakan usaha ke dalam diri manusia sedangkan pembangunan merupakan usaha keluar dalam diri manusia. Sebaliknya. 2. Penduduk merupakan pusat dari seluruh kebijakan dan program pembangunan yang dilakukan. Segi Sasaran Pendidikan Pendidikan adalah usaha sadar yang ditujukan kepada peserta didik agar menjadi manusia yang berkepribadian kuat dan utuh serta bermoral tinggi. b.

karena memberikan arah pada aspek-aspek lainnya. tetapi tidak harus diartikan bahwa setiap terjadi perubahan filosofis dan yuridis harus diikuti dengan perubahan aspek-aspek yang lain secara total. sosial politik. Segi Jenjang Pendidikan Jenjang pendidikan meliputi pendidikan dasar (basic education). keuangan. Bagi kita pengembangan sifat kodrati manusia itu pararel dengan jiwa Pancasila. penyalahgunaan narkoba. Sedangkan kegagalan membangun pendidikan akan melahirkan berbagai problem krusial: pengangguran. 4 Tahun 1950. menengah. 4. yang mendorong proses transformasi struktural berjangka panjang. Ø Aspek Filosofis dan Keilmuan Aspek filosofis berupa penggarapan tujuan nasioanal pendidikan. 2 Tahun 1989. hukum. pasal (34)) Pasal pasal tersebut sifatnya masih sangat global dan perlu dijabarkan lebih rinci kedalam UU Pendidikan seperti UU Pendidikan No. Meskipun aspek filosofis menjadi landasan. Kesimpulan Pendidikan merupakan jalan menuju kemajuan dan pencapaian kesejahteraan sosial dan ekonomi. komunikasi. yakni 1. Beberapa pasal yang melandasi pendidikan sifatnya eksplisit (pasal 31 ayat (1) dan (2). 3. Ø Aspek Struktur Aspek struktur pembangunan sistem pendidikan berperan pada upaya pembenahan struktur pembangunan pendidikan yang mencakup jenjang dan jenis pendidikan. pasal (32)) maupun yang implisit (pasal 27 ayat (1) dan (2). 12 Tahun 1954 dan disempurnakan lagi oleh UU RI No. pertanian. pertahanan. pertambangan. Ø Hubungan Antar Aspek-aspek Aspek filosofis keilmuan dan yuridis menjadi landasan bagi aspek-aspek yang lain. Ada tiga paradigma yang menegaskanbahwa pembangunan merujuk knowledge-based economy tampak kian dominan. dan welfare dependency yang menjadi beban sosial politik bagi pemerintah.ain-lain. Kemajuan ekonomi dalam banyak hal bertumpu pada basis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi. UU Pendidikan No. kriminalitas. BAB III PENUTUP A. dan l. dan pendidikan tinggi. Rumusan tujuan pendidikan nasional yang etntunya memberikan peluang bagi pengembanga hakikat manusia yang kodrati yang berartipula bersifat wajar. Hubungan kausalitas antara pendidikan dan kemajuan ekonomi menjadi kian kuat dan solid. perhubungan. Ø Aspek Yuridis UUD 1945 sebagai landasan hukum pendidikan sifatnya relatif tetap. Segi Pembidangan Kerja atau Sektor Kehidupan Pembidangan kerja menurut sektor kehidupan meliputi bidang ekonomi.3. lama waktu belajar dari . Pendidikan menjadi penggerak utama dinamika perkembangan ekonomi. 2. pndidikan lanjutan.

memahami Jati Diri Bangsa Melalui Lensa Pendidikan. Dia berubah menurut tantangan yang ditemui dan jawaban yang diberikan. Diri yang berjalan. http://www. Lebih-lebih ditengah-tengah suasana krisis multi dimensi yang berkepanjangan mendera bangsa dan negara. madrasah. ekonomi. Peranan lembaga-lembaga pendidikan formal seperti sekolah. sebagai akibat dari perkembangan sosial budaya dan politik. negara yang terus bergerak secara dinamis Mengelaborasikan makna dan isi pendidikan sebagai praksis pembangunan bangsa sesuai dengan kemajuan IPTEK maupun perkembangan dan perubahan yang telah berlangsung Menggali dan mencari alternatif model dan jenis pendidikan yang berwawasan lingkungan.saifalink. Pendidikan sebagai Praksis Pembangunan Bangsa : Telaah Atas Peranan Pranata Kependidikan. dan jarang ( atau mustahil ) bersifat tunggal. baik kuantitas maupun kualitas Kemampuannya dalam memenuhi dan mewujudkan pendidikan nasional secara akademik khususnya yang berhubungan dengan mutu yang bertaraf nasional maupun internasional Kemampuannya dalam mengemban visi dan misi bangsa . Ia merupakan bentukan proses panjang yang melibatkan aspek kolektif. Sehingga identitasnya adalah hasul dari berbagai pengalaman sosial yang tergantung dari pertemuan dengan unsur yang baru atau tergantung dari apa yang ditinggalkan. norma.jenjang yang satu ke jenjang yang lai. dan perguruan tinggi Peran dan tanggung jawab yang paling banyak dituntut : Kemampuannya dalam menjalankan serangkaian kebijakan pendidikan yang telah terbakukan lewat sistem yang berlaku secara nasional. sosial. tapi tetap menarik dan penuh makna. meskipun terkesan klise. dimana peran pendidikan ikut dipertanyakan. dan muatan pendidikan yang dituntut oleh masyarakat. berziarah. bahkan di gugat: Peranan Pranata Pendidikan Peranan guru dan pemimpin pendidikan Peran dan tanggung jawab : Menerjemahkan nilai-nilai.cc PENDIDIKAN DAN PEMBANGUNAN NASIONAL DALAM PERSPEKTIF KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA. dan budaya. Identitas dilukiskan sebagai the journeying self. Membangun (kembali) jati diri bangsa memang suatu usaha bersama yang harus terus berlanjut.co. Pendidikan sebagai praksis pembangunan bangsa. Jati diri merupakan kontinum. bangsa.

Oleh karena itu. Dengan kata lain. diantaranya : Menerjemahkan nilai dan moral agama Membimbing dan mengarahkan masyarakat kearah kemajuan melaui tradisi yang dimilikinya Menanamkan sifat-sifat dan prilaku yang terpuji dan luhur bagi terciptanya peradaban yang religius Peranan pusat-pusat keilmuan sebagai wadah kegiatan penelitian. Pendidikan Nasional. pembelajaran. Peranan pusat-pusat seni dan budaya sebagai wadah kegiatan pendidikan dan kebudayaan Peran utamanya adalah : Menerjemahkan nilai-nilai seni dan budaya yang dimiliki sebagai landasan proses pembangunan bangsa Memosisiskan seni dan budaya yang dimiliki sebagai kekuatan riil dalam proses pembangunan bangsa Memelihara dan mengembangkan seni dan budaya sebagai kekayaan dan kebanggaan bangsa dan negara Menyinergikan Peranan Pranata Kependidikan Menyinergikan peranan pranata kependidikan itu diangankan mampu melahirkan semacam inner power and beuty. sangatlah wajar kalau setiap orang dituntut untuk menguasai bahasa indonesia agar ia dapat menjalankan kewajibannya dengan sebaik-baiknya dan dapat menjaga dan menikmati haknya sebgai warga negara. Dalam hubungan itulah pendidikan dalam arti yang luas mempunyai peran kunci dalam kehidupan berbagsa dan bernegara. tapi kuat dan indah”. penguasaan bahasa Indonesia yang baik sangat diperlukan . Aspek Pendidikan Pendidikan nasional saat ini mempunyai landasan yang lebih mantap dengan telah disahkannya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. terutama adalah dalam : Memanajemen sumber-sumber keilmuan itu sebagai kekuatan yang mendukung pendidikan akademis. dan pelatihan Peran pusat-pusat keilmuan itu.Peranan lembaga-lembaga keagamaan sebagai wadah pendidikan bersifat khusus dan non-formal seperti pondok pesantren. Disinilan bahasa Indonesia dapat berperan sebagai sarana utama untuk melancarkan tercapainya tujuan komunikasi. Bangsa Indonesia. dan power and beuty in simplicity. dalam arti “ murah dan sederhana. profesi dan keterampilan Menjembatani dan menginformasikan sumber-sumber keilmuan itu untuk memajukan dan memperbaharui sistem dan kebijakan pendidikan nasioanal Memelihara dan sekaligus mengembangkan sumber-sumber keilmuan itu sebagai bagian dari kekayaan dan kebanggaan bangsa dan negara. dan organisasi sosial keagamaan Peranan yang paling menonjol. dan Kehidupan Berbangsa Bahasa Indonesia selain merupakan bahasa nasional juga merupakan bahasa negara. tempat-tempat ibadah.

selain negara yang berbahasa inggris mampu mengenalkan budayanya di Indonesia melalui kursus bahasa asing yang diselenggarakan oleh negara yang bersangkutan. Kehidupan Berbangsa Dalam kehidupan berbangsa kita pasti perlu berkomunikasi. Yakni. Sedangkan moral selalu cenderung memaksakan nilai-nilai itu. maka ilmu memiliki sifat sebaliknya. meski terhadap argumentasi-argumentasi ilmiah sekalipun. lalu dalam waktu yang bersamaan Allah Awt. Pandangan Islam terhadap Ilmu dan Moral Meski Alquran dan hasist Nabi Saw. Berulangkali menyuruh umat manusia mencari ilmu. ia senantiasa berupaya mengungkapkan realitas sebagai mana apa adanya. dan warga masyarakat pada umumnya sebagai modal utama untuk meningkatkan mutu pendidikan. Pengembangan Sikap Ilmiah dalam Konteks Pendidikan Nasional Upaya perbaikan perlu senantiasa dilakukan secara berkesinambungan.oleh para pengelola dan pelaksana pendidikan. Sifat ilmu digunakan untuk kebaikan dan keburukan. baik antar warga maupun antar warga masyarakat dan pemerintah. tetapi oleh moralitas dan akhlaknya. memasuki era perubahan sosial yang kritis. Seperti halnya beberapa negara asing. Perlu dibangun dan dikembangkan sistem pendidikan nasional atas dasar kesadaran kolektif bangsa yang bermoral dan mencintai ilmu pengetahuan dalam rangka ikut memecahkan berbagai masalah sosial yang dihadapi bangsa Indonesia. Pengajaran Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia sebagai sarana komunikasi tidak hanya dibutuhkan oleh warga negara Indonesia. dinamika masyarakat memasuki milineum ketiga saat ini berlangsung dalam waktu yang relatif . orang tua. sehingga setiap orang berhak memanfaatkannya. Verifikasi moral dan ilmu demikian hampir mendirikan ilmu sebagai pengetahuan bebas nilai. Peran Serta Universitas dalam Pembangunan Nasional. Kaitan Ilmu dan Moral : Upaya Membangun Moralitas dan Sikap Ilmiah Bangsa. Masyarakat Indonesia dan dunia pada umumnya saat ini. tapi kunci keselamatan manusia di dunia dan akhirat pada akhirnya tidaklah ditentukan oleh ilmu sendiri. Dengan kita mengetahui bahasa Indonesia dengan baik kita dapat memenuhi dan melaksanakan peraturan perundang-undangan. yaitu dengan senantiasa melakukan penyesuaian antara sistem pendidikan yang berlaku dengan ciri khas kebudayaan masyarakat yang selalu berkembang. lebih-lebih yang bersifat dogmatis. Tanggung jawab profesional dan sosial tersebut adalah fenomena dimana ilmu pengetahuan dapat berkembang sesuai dengan nilai-nilai moral. peserta didik. Apabila hakikat moral adalah petunjuk tentang apa yang seharusnya dilakukan manusia. sehingga dapat memberikan manfaat bagi kehidupan. Islam tetap membebaskan ilmu sebagai hikmah atau pengetahuan yang netral bagi penemunya. memberikan nilai-nilai yang harus dikembangkan dalam arti penggunaannya. artinya ilmu pengetahuan menjadi milik bersama. Tidak seperti perubahan-perubahan besar yang pernah melanda peradaban manusia dimasa lalu yang berlangsung secara evolusioner. Warga negara asing pun cukup banyak yang ebrminat untuk mempelajari dan menguasai bahasa Indonesia. Ilmu juga bersifat komunal dan universal.

blogspot. Pergeseran Konteks Pembangunan Nasional Tanda-tanda pergeseran konteks kehidupan ini secara nyata terlihat didalam kehidupan sehari-hari. dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. bahkan sampai pada aspek sosio-kultural. universitas dituntut untuk menyediakan kesempatan belajar yang lebih luas. lebih mempedulikan kebutuhan client yang arasnya mulai dari kebutuhan individual. khususnya disektor pendidikan adalah penyediaan dan pengelolaan pendidikan terutama pendidikan tinggi. sebagaimana dialami juga disektor-sektor lain.com Sistem Pendidikan Nasional .pertahanan dan keamanan nasional. Pembangunan nasional yang selama ini diidentikan dengan akumulasi dan pemanfaatan modal yang bercorak fisik dan finansial harus bergeser ke penciptaan. Dalam konteks yang lebih makro. http://cupzarc. Faktor lain yang menambah rumitnya wacana dan konteks pembangunan nasional di Indonesia saat ini adalah adanya transisi yang ditandai masih belumsatunya visi dan penafsiran terhadap kebijakan otonomi daerah. dengan produk ilmu pengetahuan dan teknologi yang secara fungsional dapat dimanfaatkan sebagai kunci strategis untuk mendukung eksisitensi bangsa dan partisipasinya dalam komunitas dunia. Rekontruksi Peran Universitas dalam Pembangunan Nasional Peran penting universitas adalah kenyataan bahwa dukungan pembiayaan pemerintah dalam masa ekonomi yang sulit seperti sekarang sangatlah terbatas. pengembangan. sehingga dalam beberapa persoalan tertentu terasa sulit “menyatubahasakan” hak dan kewenangan daerah dengan kepentingan nasional. Tantangan pembangunan nasional ke depan. Salah satu persolan yang tidak sederhana untuk dipecahkan adalah peran universitas sebagai intuisi pendidikan yang berstandar nasional ( bahkan dalam jangka panjang diharapkan memiliki standar internasional) di tengah-tengah maraknya semangat otonomi daerah yang berdimensi banyak.sangat cepat dan kompleksitas yang lebih tinggi. daya saing ekonomi para lulusannya. kepedulian terhadap pelestarian lingkungan. yang mampu menghasilkan sumber manusia unggulan.

4. Pendidikan Dasar Pendidikan dasar merupakan jenjang pendidikan yang melandasi jenjang pendidikan menengah. 6. vokasi. mandiri. atau . yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Pelaksanaan pendidikan nasional berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. dan 3. serta 2. Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). pendidikan dasar. sehat. keagamaan. Pendidikan dasar berbentuk: 1. dan 7. kejuruan. nonformal. . dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. 2. Setiap warga negara yang berusia tujuh sampai dengan lima belas tahun wajib mengikuti pendidikan dasar. Jenis pendidikan mencakup: 1. pendidikan umum. pendidikan menengah. profesi. Pemerintah dan Pemerintah Daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar bagi setiap warga negara yang berusia 6 (enam) tahun pada jenjang pendidikan dasar tanpa memungut biaya. 3. dan pendidikan tinggi. kreatif. Jalur Pendidikan Formal Jenjang pendidikan formal terdiri atas: 1. 3.: Jalur Pendidikan Jalur pendidikan terdiri atas: 1. Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) atau bentuk lain yang sederajat. 2. informal. 5. Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. akademik. berilmu. 2. khusus. berakhlak mulia. cakap. pendidikan formal.

1. Sifatnya formal.1 Kelembagaan Pendidikan Pendidikan nasional dilaksanakan melalui lembaga-lembaga pendidikan baik dalam bentuk sekolah maupun dalam bentuk kelompok belajar.1 Kelembagaan 2. disingkat PLS.go. dan pendidikan nasional Indonesia adalah pendidikan yang berakar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia.id MAKALAH ILMU PENDIDIKAN TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL BAB I PENDAHULUAN I. . Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tujuannya dan program yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan umum. Penyelenggaraan SISDIKNAS dilaksanakan melalui 2 jalur yaitu jalur pendidikan sekolah dan jalur pendidikan luar sekolah. Kurikulum dan perangkat penunjangnya. BAB II SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL 2. Pendidikan keturunan dan pendidikan lainnya. 1. struktur pendidikan dan tenaga kependidikan I.3 Tujuan Penulisan Tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Landasan Pengembangan Kurikulum.http://www. Serta upaya pembaharuannya meliputi landasan yuridis. pendidikan menengah.depdiknas.I Latar Belakang Masalah Pendidikan adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang. diatur berdasarkan ketentuan-ketentuan pemerintah ada keseragaman pola yang bersifat nasional. dan pendidikan tinggi). Pokok permasalahan tersebut yaitu Bagaimana cara untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang. 1) Jalur pendidikan sekolah melalui kegiatan belajar mengajar secara berjenjang dan berkesinambungan (pendidikan dasar.2 Pembahasan Masalah Pada hakikatnya penulis mengarahkan Langkah-langkah yang dijadikan pokok permasalahan dalam pembuatan makalah ini agar sasaran yang hendak dicapai dapat terwujud.

Sperti bidang teknik tata boga. atau pendidikan pertama/setara sampai tamat¬ ¬ Jenjang pendidikan menengah selamanya 3 tahun sesudah pendidikan dasar. 1) Pendidikan umum adalah pendidikan yang mengutamakan perluasan pengetahuan dan keterampilan peserta didik. politeknik. dan tuna grahita. administrasi. diselenggarakan di SLTA atau satuan pendidikan sederajat Jenjang¬ pendidikan tinggi disebut Perguruan Tinggi yang dapat berbentuk akademik. 2) Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang mempersiapkan peserta didik untuk dapat bekerja pada bidang pekerjaan tertentu. 1989: 4) . Curir berarti “pelari” dan Curere artinya “tempat terpaku” Kurikulum kemudian diartikan “jarak yang harus ditempuh” oleh pelari (Nana Sujana. Jenis Program Pendidikan Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tatanannya (UU RI. 2 tahun 1989 Bab 1 ayat 4 No. 2. yang terdiri dari tingkat pendidikan dasar. Jenjang pendidikan dasar untuk memberikan bekal dasar. tuna daksa. Pasal 1 ayat 5). kerajinan. SMP. No. institut dan Universitas. sekolah tinggi.2 Program Dan Pengelolaan Pendidikan a. Yang termasuk pendidikan umum: SD.2) Jalur pendidikan luar sekolah merupakan pendidikan yang bersifat kemasyarakatan yang diselenggarakan di luar sekolah melalui kegiatan belajar mengajar yang tidak berjenjang dan tidak berkesinambungan seperti kursus-kursus di luar sekolah. yang sifatnya tidak formal. 3) Pendidikan luar biasa merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk peserta didik yang menyandang kelainan fisik/mental yang termasuk pendidikan luar biasa adalah SDLB untuk jenjang dasar. SMA dan Universitas.2 Tahun 1989).Istilah kurikulum asal mulanya dari dunia olah raga pada zaman Yunani Kuno. dan busana perhotelan. Kurikulum Program Pendidikan .1. 3) Jenjang pendidikan adalah suatu tahap dalam pendidikan berkelanjutan yang ditetapkan berdasarkan tingkat perkembangan peserta didik serta keluasan dan ke dalam bahan pengajaran (UU RI. menengah dan pendidikan tinggi b. dan PLB untuk jenjang pendidikan menengah memiliki program khusus yaitu program untuk anak tuna netra. 2 tahun 1989 Bab I. Untuk pendidikan gurunya disediakan SGPIB (Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa) setara dengan Diploma III 4) Pendidikan kedinasan merupakan pendidikan khusus yang diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan pemerintah dan non departemen 5) Pendidikan keagamaan merupakan pendidikan khusus yang mempersiapkan peserta didik dalam melaksanakan peranan yang khusus dalam pengetahuan ajaran agama. tuna rungu. No. perkantoran dan lain-lain lembaga pendidikannya seperti STM. Pendidikan berfungsi untuk sebagaimana acuan umum bagi jenis pendidikan lainnya.

pendidikan anak luar biasa.Keinginan dari kebanyakan peserta didik untuk cepat memperoleh bekal dan pekerjaan apapun yang membawa hasil .Sarana cukup banyak . Dapat digambarkan sebagai berikut: c. dengan serta merta timbulnya kebutuhan-kebutuhan baru untuk menghadapi tantangan baru itu pendidikan berupaya melakukan pembaharuan dengan jalan menyempurnakan sistemnya. Kegiatan ini sudah dimanfaatkan wawasan tentang pendekatan yang digunakan. Radio 2. pendidikan tinggi. (f) berkepribadian yang mantap dan mandiri.Proses belajar mengajar .Sarana penunjang bagi pelaksanaan muatan lokal 2. (c) budi pekerti luhur. diploma.Sistem ujian akhir dan ijazah yang diselenggarakan di sekolah . (b) manusia yang utuh beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa. strategi belajar.Untuk muatan lokal unit kecil lazimnya dimulai dari kurikulumnya sedangkan untuk muatan lokal untuk besar dimulai dari muatan lokalnya. 2 tahun 1989 pasal 3 (a) terwujudnya bangsa yang cerdas.Sifat di pelajaran lokal itu sendiri . sarana.Segi ketenagaan . Jadi tuntutan pendidikan nasional diberlakukan untuk semua satuan pendidikan. pendidikan kedinasan dan seterusnya.Ketenagaan yang bervariasi . (d) terampil dan berpengetahuan. (g) bertanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. dari pendidikan pra sekolah. .Materi muatan lokal yang sudah tercantum sebagai materi kurikulum dan sudah dilaksanakan secara rutin . Faktor penunjang pelaksanaan muatan lokal . Pasal 38 ayat 2 menyatakan: Kurikulum yang berlaku secara nasional ditetapkan oleh Menteri.2 Pembaharuan Pendidikan Sistem pendidikan selalu menghadapi tantangan baru. gelar (Zais. pendidikan pra sekolah dan pendidikan luar sekolah. 1976 yang dikutip oleh Muhammad Ansyar dan Nurtain. 1. (e) sehat jasmani dan rohani. Pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan pelimpahan wewenang dalam negeri. Cara Merancang Pengajaran Cara menjabarkan muatan lokal ke dalam bentuk rancangan pengajaran. Faktor penghambat pelaksanaan muatan lokal .berdasarkan arti yang terkandung kurikulum dalam pendidikan dianalogikan sebagai arena tempat peserta didik berlari untuk mencapai “finish” berupa ijazah.Media masa khususnya media komunikasi visual seperti TV. .Tujuan pendidikan nasional dinyatakan di dalam UU RI No. metode/teknik. 1992:7) .

pengelolaan. 29 th 1990 tentang Pendidikan Menengah . Pembaharuan kurikulum yaitu sifatnya mempertahankan dan mengubah 3. Sistem pendidikan nasional yang mempunyai misi mencerdaskan kehidupan bangsa Program utama pembangunan pendidikan. Pembaharuan pendidikan yang sangat mendasar ialah pembaharuan yang tertuju pada landasan yuridisnya karena landasan yuridis berhubungan dengan hal-hal yang bersifat mendasari semua kegiatan pelaksanaan pendidikan dan mengenai hal-hal yang penting seperti komponen struktur pendidikan.Pembaharuan yang terjadi meliputi landasan yuridis. GBHN. pengawasan. 2. Sejumlah peraturan pemerintah yaitu pasal-pasal tertentu dari UU RI no. melatih. UU Organik Pendidikan Peraturan Pemerintah dan lain-lain. 39 th 1992 tentang Peran Serta Masyarakat Dalam Pendidikan .PP No. meneliti.PP No. mengelola.PP No.3 Dasar dan Aspek Legal Pembangunan Pendidikan Nasional Berupa ketentuan-ketentuan yuridis yang sangat mendasar acuan serta mengatur penyelenggaraan sistem pendidikan nasional seperti Pancasila. 2. Peningkatan mutu pendidikan c. mengembangkan. Pengembangan kebudayaan f. ketenagaan. 73 th 1991 tentang Pendidikan Luar Sekolah . kurikulum dan perangkat penunjangnya. Pembinaan generasi muda Program pokok pembangunan pendidikan dinyatakan dalam GBHN memberi pedoman bagi upaya merealisasikan pasal 31 dan 32 UUD 1945. Perjuangan dan penerapan kesempatan mengikuti pendidikan b. 28 th 1990 tentang Pendidikan Dasar . yakni bahwa: Tiap warga negara mendapat pengajaran¬ Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional¬ Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia¬ Untuk menyongsong laju pembangunan nasional maka upaya penyempurnaan UU Organik bidang pendidikan dilakukan terus dan sebagai hasilnya lahirlah UU RI No. dan tenaga kependidikan 1. 2 tahun 1989 peraturan pemerintah. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. memberikan pelayanan teknis dalam bidang pendidikan. yaitu: . kurikulum. Peningkatan relevansi pendidikan d. 30 th 1990 tentang Pendidikan Tinggi .PP No.PP No.PP No. struktur pendidikan. 27 th 1990 tentang Pendidikan Pra Sekolah . yaitu: a. 38 th 1991 tentang Tenaga Kependidikan . UUD 1945. Pembaharuan pola masa studi termasuk pendidikan yang meliputi pembaharuan jenjang dan jenis pendidikan serta lama waktu belajar pada suatu satuan pendidikan 4.PP No. Pembaharuan tenaga kependidikan adalah tenaga yang bertugas menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar. Pendidikan efisiensi dan efektivitas pendidikan e.

Kurikulum dan perangkat penunjangnya. struktur pendidikan dan tenaga kependidikan 3. jenjang dan jenis pendidikan berfungsi menyiapkan sumber daya manusia untuk pembangunan. Jadi sistem pendidikan nasional merupakan satu keseluruhan yang terpadu dari semua suatu kegiatan pendidikan yang saling berkaitan untuk mengusahakan tercapainya tujuan pendidikan nasional dan diselenggarakan oleh pemerintah swasta di bawah tanggung jawab Menteri Dikbud dan Menteri lainnya.Pendidikan nasional Indonesia memiliki cirri khas sehingga berbeda dengan sistem pendidikan nasional bangsa lain. Pendidikan dan Pengembangan Kurikulum. (1989). pengembangan sistem pendidikan nasional mesti berdasar kepada aspek legal. (1990) Jakarta: education Indicator: Indonesia Depdikbud (1989) UU RI No. dasar penyelenggaraan dan perkembangannya. dan pendidikan nasional Indonesia adalah pendidikan yang berakar pada pencapaian tujuan pembangunan nasional Indonesia. program sistem pendidikan nasional. Jadi kita sebagai pelajar dan peserta didik harus tahu jenis. Pendidikan keturunan dan pendidikan lainnya. Jakarta. Serta upaya pembaharuannya meliputi landasan yuridis.2 Saran Dewasa ini sistem pendidikan nasional selalu dianggap sepele padahal sangatlah penting. Peserta didik mengetahui cara dan bagaimana mengetahui tentang sistem pendidikan nasional. tampak pada landasan.1 Kesimpulan Pendidikan adalah suatu usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik agar berperan aktif dan positif dalam hidupnya sekarang dan yang akan datang. DAFTAR PUSTAKA Center for Informatics office of Education an Cultural Research and Development Ministry of Education an Culture. Jakarta: P2G Depdikbud UUD P4 dan GBHN http://www. Penyelenggaraannya terwujud pada: jalur. Landasan dan dasarnya menjiwai sistem pendidikan sedangkan pola penyelenggaraan dan perkembangannya memberikan warna coraknya.anakciremai. Balai Pustaka Nana Sudjana. BAB III PENUTUP 3. 2 tahun 1982 tentang Sistem Pendidikan Nasional.com . jalur. Jenis pendidikan adalah pendidikan yang dikelompokan sesuai dengan sifat dan kekhususan tujuannya dan program yang termasuk jalur pendidikan sekolah terdiri atas pendidikan umum.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful