P. 1
Gaya Gerak Listrik Induksi GGL dari rispa

Gaya Gerak Listrik Induksi GGL dari rispa

|Views: 167|Likes:
Published by Andriyani Utama

More info:

Published by: Andriyani Utama on Mar 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/27/2014

pdf

text

original

Gaya Gerak Listrik Induksi GGL, Medan Magnet menimbulkan Arus Listrik

22 Februari 2010 oleh bosgentongs

Michael Faraday (1791-1867), seorang ilmuwan berkebangsaan Inggris, membuat hipotesis (dugaan) bahwa medan magnet seharusnya dapat menimbulkan arus listrik. Untuk membuktikan kebenaran hipotesis Faraday. Berdasarkan percobaan, ditunjukkan bahwa gerakan magnet di dalam kumparan menyebabkan jarum galvanometer menyimpang. Jika kutub utara magnet digerakkan mendekati kumparan, jarum galvanometer menyimpang ke kanan. Jika magnet diam dalam kumparan, jarum galvanometer tidak menyimpang. Jika kutub utara magnet digerakkan menjauhi kumparan, jarum galvanometer menyimpang ke kiri. Penyimpangan jarum galvanometer tersebut menunjukkan bahwa pada kedua ujung kumparan terdapat arus listrik. Peristiwa timbulnya arus listrik seperti itulah yang disebut induksi elektromagnetik. Adapun beda potensial yang timbul pada ujung kumparan disebut gaya gerak listrik (GGL) induksi. Terjadinya GGL induksi dapat dijelaskan seperti berikut. Jika kutub utara magnet didekatkan ke kumparan. Jumlah garis gaya yang masuk kumparan makin banyak. Perubahan jumlah garis gaya itulah yang menyebabkan terjadinya penyimpangan jarum galvanometer. Hal yang sama juga akan terjadi jika magnet digerakkan keluar dari kumparan. Akan tetapi, arah simpangan jarum galvanometer berlawanan dengan penyimpangan semula. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penyebab timbulnya GGL induksi adalah perubahan garis gaya magnet yang dilingkupi oleh kumparan. Menurut Faraday, besar GGL induksi pada kedua ujung kumparan sebanding dengan laju perubahan fluks magnetik yang dilingkupi kumparan. Artinya, makin cepat terjadinya perubahan fluks magnetik, makin besar GGL induksi yang timbul. Adapun yang dimaksud fluks nmgnetik adalah banyaknya garis gaya magnet yang menembus suatu bidang. Generator Generator atau pembangkit listrik yang sederhana dapat ditemukan pada sepeda. Pada sepeda, biasanya dinamo digunakan untuk menyalakan lampu. Caranya ialah bagian atas dinamo (bagian yang dapat berputar) dihubungkan ke roda sepeda. Pada proses itulah terjadi perubalian energi

Baik arus bolak-balik maupun searah dapat digunakan untuk penerangan dan alat-alat pemanas. Pada generator. Berkebalikan dengan motor listrik. Karena dihubungkan dengan cincin geser. Alat ini pertama kali ditemukan oleh Michael Faraday. Generator AC menghasilkan arus bolak-balik (AC) dan generator DC menghasilkan arus searah (DC). kumparan (solenoida). generator adalah mesin yang mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. dan menyisipkan inti besi lunak ke dalam kumparan. perubahan garis gaya magnet diperoleh dengan cara memutar kumparan di dalam medan magnet permanen. Jika magnet tetap diputar. Generator DC Prinsip kerja generator (dinamo) DC sama dengan generator AC. lampu tersebut menyala. Nyala lampu akan makin terang jika perputaran magnet tetap makin cepat (laju sepeda makin kencang). Berdasarkan arus yang dihasilkan. . Generator AC Bagian utama generator AC terdiri atas magnet permanen (tetap). Jika sebuah lampu pijar (lampu sepeda) dipasang pada kabel yang menghubungkan kedua ujung kumparan. yaitu generator AC dan generator DC. arus induksi yang ditimbulkan berupa arus AC. Energi kinetik pada generator dapat juga diperoleh dari angin atau air terjun. dan sikat. menggunakan magnet permanen yang lebih kuat. Akibatnya. cincin geser. Contoh generator AC yang akan sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari adalah dinamo sepeda. perputaran kumparan menimbulkan GGL induksi AC. perputaran tersebut menimbulkan GGL induksi pada kumparan. Adanya arus AC ini ditunjukkan oleh menyalanya lampu pijar yang disusun seri dengan kedua sikat. Namun. Sebagaimana percobaan Faraday GGL induksi yang ditimbulkan oleh generator AC dapat diperbesar dengan cara: memperbanyak lilitan kumparan.gerak menjadi energi listrik. Generator (dinamo) merupakan alat yang prinsip kerjanya berdasarkan induksi elektromagnetik. Generator dapat dibedakan menjadi dua rnacam. Hal ini disebabkan cincin yang digunakan pada generator DC berupa cincin belah (komutator). mempercepat perputaran kumparan. pada generator DC arah arus induksinya tidak berubah. OIeh karena itu. lampu tersebut akan dilalui arus induksi AC. Bagian utama dinamo sepeda adalah sebuah magnet tetap dan kumparan yang disisipi besi lunak.

Oleh karena itu. Hal itu menyebabkan pada kumparan sekunder mengalir arus AC (arus induksi). Jika kumparan primer dihubungkan dengan sumber tegangan AC (dialiri arus listrik AC). besi lunak akan menjadi elektromagnet.Transformator Agar tidak berbahaya tegangan yang tinggi itu harus diturunkan terlebih dahulu sebelum arus listrik disalurkan ke rumah-rumah penduduk. yaitu transformator step up dan transformator step down. Referensi Erlangga Tiga Serangkai . Kita dapat rnembedakan transformator menjadi dua macam. Oleh karena itu. Pada umumnya tegangan listrik yang disalurkan ke rumah-rumah penduduk ada dua macam. yaitu 220 volt dan 1l0 volt. Kumparan yang dihubungkan dengan sumber tegangan AC disebut kumparan primer. garisgaris gaya elektromagnet selalu berubah-ubah. Bagian utama transformator adalah dua buah kumparan yang keduanya dililitkan pada sebuah inti besi lunak. transformator step up dapat digunakun untuk menaikkan tegangan AC. Karena arus yang mengalir tersebut adalah arus AC. Alat yang digunakan untuk menurunkan tegangan disebut transformator. Kedua kumparan tersebut memiliki jumlah lilitan yang berbeda. Transformator .step up adalah transformator yang jumlah lilitan primernya lebih kecil dari pada lilitan sekunder. Perubahan garis gaya itu menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder. garis-garis gaya yang dilingkupi oleh kumparan sekunder juga berubah-ubah. sedangkan kumparan yang lain disebut kumparan sekunder.

berapa ekor kuda yang diperlukan untuk penerangan sebuah kota? Fenomena pemindahan listrik akan kamu pelajari pada bab ini. Pada bab ini kamu akan mempelajari pemanfaatan kemagnetan dalam produk teknologi. Apakah kegunaan galvanometer? 3. Pretest 1. Dengan adanya transformator.wordpress. Seandainya transformator belum ditemukan. Kuda (pada gambar) sedang membawa pembangkit listrik untuk penerangan lapangan ski. keperluan listrik pada tegangan yang sesuai dapat terpenuhi.com/2010/02/22/gaya-gerak-listrik-induksi-ggl-medan-magnetmenimbulkan-arus-listrik/ INDUKSI ELEKTROMAGNETIK (Materi IPA Kelas 9 SMP/MTs) Februari 6. Berilah contoh alat yang dapat mengubah energi gerak menjadi energi listrik ! Kata-Kata Kunci ± arus induksi ± generator . 2009 memetmulyadi Tinggalkan komentar Go to comments 3 Votes Sumber :ILMU ALAM SEKITAR Penulis : SUKIS WARIYONO Listrik dalam era industri merupakan keperluan yang sangat vital. Bagaimanakah cara membuat elektromagnetik? 2.http://bosgentongs. Dahulu untuk membawa listrik diperlukan kuda.

kamu sudah mengetahui bahwa kelistrikan dapat menghasilkan kemagnetan. Untuk membawa energi listrik. ujung kumparan itu merupakan kutub utara sehingga arah arus induksi seperti . diperlukan kabel yang sangat panjang. Sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan dapat menghasilkan arus listrik pada kumparan itu.± ± ± ± ± ± dinamo GGL induksi efisiensi transformator transformator fluks magnetik transmisi daya listrik Adakah pusat pembangkit listrik di dekat rumahmu? Pembangkit listrik biasanya terletak jauh dari permukiman penduduk. atau lebih dikenal transmisi daya listrik. Penyebab Terjadinya GGL Induksi Ketika kutub utara magnet batang digerakkan masuk ke dalam kumparan. Tahun 1821 Michael Faraday membuktikan bahwa perubahan medan magnet dapat menimbulkan arus listrik (artinya magnet menimbulkan listrik) melalui eksperimen yang sangat sederhana. Karena itu diperlukan alat yang dapat menaikkan kembali tegangan sesuai keperluan. Arus listrik hanya timbul pada saat magnet bergerak. Oersted membuktikan bahwa di sekitar kawat berarus listrik terdapat medan magnet (artinya listrik menimbulkan magnet). Kabel yang demikian dapat menurunkan tegangan. dapatkah kemagnetan menimbulkan kelistrikan? Kemagnetan dan kelistrikan merupakan dua gejala alam yang prosesnya dapat dibolak-balik. Menurutmu. Pernahkah kamu melihat tabung berwarna biru yang dipasang pada tiang listrik? Alat tersebut adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan dan menurunkan tegangan. Bergeraknya jarum galvanometer menunjukkan bahwa magnet yang digerakkan keluar dan masuk pada kumparan menimbulkan arus listrik. GGL yang terjadi di ujung-ujung kumparan dinamakan GGL induksi. jumlah garis gaya-gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan bertambah banyak.garis gaya ini menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. di ujung kumparan tidak terjadi arus listrik. Arus listrik bisa terjadi jika pada ujung-ujung kumparan terdapat GGL (gaya gerak listrik). 1. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir menggerakkan jarum galvanometer. Galvanometer merupakan alat yang dapat digunakan untuk mengetahui ada tidaknya arus listrik yang mengalir. Jika magnet diam di dalam kumparan. para ilmuwan mulai berpikir keterkaitan antara kelistrikan dan kemagnetan.C. garis gaya dalam kumparan bertambah. Bertambahnya jumlah garis. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat mengurangi garis gaya itu. Ketika sebuah magnet yang digerakkan masuk dan keluar pada kumparan (seperti kegiatan di atas). Dengan demikian. Arah arus induksi dapat ditentukan dengan cara memerhatikan arah medan magnet yang ditimbulkannya. GGL INDUKSI Pada bab sebelumnya. Bagaimanakah cara menaikkan dan menurunkan tegangan listrik? Untuk memahami hal ini pelajari uraian berikut. Pada saat magnet masuk. A. jarum galvanometer menyimpang ke kanan dan ke kiri. Ketika H.

Mengapa magnet yang diam di dalam kumparan tidak menimbulkan GGL induksi? 3. Ketika kutub utara magnet batang diam di dalam kumparan. Apakah penyebab terjadinya GGL induksi? 2. Berkurangnya jumlah garisgaris gaya ini juga menimbulkan GGL induksi pada ujung-ujung kumparan. b. B. c. GGL induksi dapat terjadi pada kedua ujung kumparan jika di dalam kumparan terjadi perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). ujung. Peristiwa timbulnya GGL induksi dan arus induksi akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet disebut induksi elektromagnetik. Apakah perubahan bentuk energi yang terjadi pada peristiwa induksi elektromagnetik? 4. Dengan demikian. Coba sebutkan bagaimana cara memperlakukan magnet dan kumparan agar timbul GGL induksi? 2. pada saat magnet keluar garis gaya dalam kumparan berkurang. Akibatnya medan magnet hasil arus induksi bersifat menambah garis gaya itu. Jika sudut penyimpangan jarum galvanometer besar. Sama halnya ketika magnet batang masuk ke kumparan. PENERAPAN INDUKSI ELEKTROMAGNETIK .a (ingat kembali cara menentukan kutub-kutub solenoida).b.1. Jadi. Arus listrik yang ditimbulkan GGL induksi disebut arus induksi. Karena jumlah garis-garis gaya tetap. Faktor yang Memengaruhi Besar GGL Induksi Sebenarnya besar kecil GGL induksi dapat dilihat pada besar kecilnya penyimpangan sudut jarum galvanometer. medan magnet Latihan 1. Akibatnya.1.yang ditunjukkan Gambar 12. Bagaimanakah cara memperbesar GGL induksi? Ada tiga faktor yang memengaruhi GGL induksi. GGL yang timbul akibat adanya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan disebut GGL induksi. kumparan itu merupakan kutub selatan. GGL induksi yang ditimbulkan menyebabkan arus listrik mengalir dan menggerakkan jarum galvanometer. tidak terjadi arus listrik dan jarum galvanometer tidak bergerak. yaitu : a. jumlah garisgaris gaya magnet yang terdapat di dalam kumparan berkurang. GGL induksi dan arus induksi yang dihasilkan besar. kecepatan gerakan magnet atau kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet (fluks magnetik). Sebutkan tiga cara memperbesar arus induksi. jumlah garis-garis gaya magnet di dalam kumparan tidak terjadi perubahan (tetap). jumlah lilitan. sehingga arah arus induksi seperti yang ditunjukkan Gambar 12. Ketika kutub utara magnet batang digerakkan keluar dari dalam kumparan. maka pada ujung-ujung kumparan tidak terjadi GGL induksi.

kutub yang tak sejenis dari dua magnet yang saling berhadapan. Ciri generator DC menggunakan cincin belah (komutator). arus dan GGL beranjak naik sampai kumparan membentuk sudut 90 derajat. Energi mekanik yang diberikan generator dan dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Selanjutnya. Hal itu menyebabkan GGL induksi dihasilkan secara terus-menerus dengan pola yang berulang secara periodik 1. Jadi. Kumparan merupakan bagian generator yang berputar (bergerak) disebut rotor. .Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Saat itu posisi kumparan tegak lurus dengan arah medan magnet. Perubahan tersebut menyebabkan terjadinya GGL induksi pada kumparan. Pada saat membentuk sudut 270 derajat. Ketika kumparan mem bentuk sudut 180 derajat kedudukan kumparan sejajar dengan arah medan magnet. Generator arus DC. Kedua ujung kumparan dihubungkan dengan sikat karbon yang terdapat pada setiap cincin. Kumparan atau magnet yang berputar menyebabkan terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Arus listrik yang dihasilkan berupa arus bolak-balik. Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet. terjadi lagi kumparan berarus tegak lurus dengan arah medan magnet. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. Generator Generator dibedakan menjadi dua. Sebuah generator AC kumparan berputar di antara kutub. Ciri generator AC menggunakan cincin ganda. maka GGL induksi dan arus induksi menjadi nol. Generator AC sering disebut alternator. Pada saat kumparan berputar perlahan-lahan. generator AC dapat diubah menjadi generator DC dengan cara mengganti cincin ganda dengan sebuah komutator. Bagaimanakah generator bekerja? Ketika kumparan sejajar dengan arah medan magnet (membentuk sudut 0 derajat). Magnet tetap merupakan bagian generator yang tidak bergerak disebut stator. arus dan tegangan turun perlahanlahan hingga mencapai nol dan kumparan kembali ke posisi semula hingga memb entuk sudut 360 derajat. arus yang dihasilkan berupa arus searah. Pada kedudukan ini kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum. Pada kedudukan kuat arus dan GGL induksi menunjukkan nilai maksimum lagi. arus dan GGL makin berkurang. Putaran kumparan selanjutnya. Baik generator AC dan generator DC memutar kumparan di dalam medan magnet tetap. Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo. namun arahnya berbeda. putaran kumparan terus berputar.2). Kedua kutub magnet akan menimbulkan medan magnet. belum terjadi arus listrik dan tidak terjadi GGL induksi (perhatikan Gambar 12. yaitu generator arus searah (DC) dan generator arus bolak-balik (AC). Putaran kumparan berikutnya arus dan tegangan mulai naik lagi dengan arah yang berlawanan.

TRANSFORMATOR Di rumah mungkin kamu pernah dihadapkan persoalan tegangan listrik. makin cepat magnet atau kumparan berputar. Bahkan generator pembangkit listrik menghasilkan tegangan listrik yang sangat tinggi mencapai hingga puluhan ribu volt. Makin cepat gerakan roda sepeda. Bagaimanakah cara mengubah tegangan listrik? Alat yang digunakan untuk menaikkan atau menurunkan tegangan AC disebut transformator (trafo). Terminal input terdapat pada kumparan primer. Perbedaan antara dinamo DC dengan dinamo AC terletak pada cincin yang digunakan. Pada dinamo arus searah menggunakan satu cincin yang dibelah menjadi dua yang disebut cincin belah (komutator). Padahal tegangan listrik yang disediakan PLN 220 V. ketika kamu akan menghidupkan radio yang memerlukan tegangan 6 V atau 12 V. Prinsip kerja dinamo sama dengan generator yaitu memutar kumparan di dalam medan magnet atau memutar magnet di dalam kumparan. Kenyataannya sampai di rumah tegangan listrik tinggal 220 V. pada dinamo arus bolak-balik menggunakan cincin ganda (dua cincin). Bagian dinamo yang tidak bergerak disebut stator. dinamo arus searah (DC) dan dinamo arus bolak-balik (AC). Tegangan listrik yang akan diubah . nyala lampu makin terang. Adapun. yaitu terminal input dan terminal output. menggunakan magnet yang kuat (besar). Jika dihubungkan dengan lampu. Bagian dinamo yang berputar disebut rotor. Dinamo Dinamo dibedakan menjadi dua yaitu. dan menggunakan inti besi lunak di dalam kumparan. kumparan atau magnet ikut berputar. Trafo memiliki dua terminal. timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan dan arus listrik mengalir. Tenaga yang digunakan untuk memutar rotor adalah roda sepeda. Makin besar pula GGL induksi dan arus listrik yang dihasilkan. C. Cincin ini memungkinkan arus listrik yang dihasilkan pada rangkaian luar Dinamo berupa arus searah walaupun di dalam dinamo sendiri menghasilkan arus bolak-balik. jumlah lilitan diperbanyak. GGL induksi pada dinamo dapat diperbesar dengan cara putaran roda dipercepat. Jika roda berputar. Akibatnya. Alat pembangkit listrik arus bolak balik yang paling sederhana adalah dinamo sepeda.2. Terminal output terdapat pada kumparan sekunder.

Adapun. Karena arus AC. inti besi yang dililiti kumparan akan menjadi magnet (elektromagnet). dan kumparan sekunder. Kumparan primer yang dihubungkan dengan PLN sebagai tegangan masukan (input) yang akan dinaikkan atau diturunkan. arus induksi yang dihasilkan adalah arus AC yang besarnya sesuai dengan jumlah lilitan sekunder. ciri-ciri: sekunder. yaitu inti besi yang berlapis-lapis. Dengan demikian. Adapun. Perubahan garis gaya tersebut akan bergeser ke kumparan sekunder. kumparan primer. sekunder. transformator (trafo) dibedakan menjadi dua. 1. Jika pada kumparan primer dialiri arus AC. Hal itulah yang menimbulkan GGL induksi pada kumparan sekunder. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penaik tegangan. Kumparan sekunder dihubungkan dengan beban sebagai tegangan keluaran (output).dihubungkan dengan terminal input. pada elektromagnet selalu terjadi perubahan garis gaya magnet. Trafo ciri-ciri: . hasil pengubahan tegangan diperoleh pada terminal output. Macam-Macam Transformator Apabila tegangan terminal output lebih besar daripada tegangan yang diubah. Prinsip kerja transformator menerapkan peristiwa induksi elektromagnetik. jumlah lilitan primer lebih banyak daripada jumlah lilitan sekunder. trafo yang digunakan berfungsi sebagai penurun tegangan. tegangan primer lebih kecil daripada tegangan c. sekunder. Sebaliknya apabila tegangan terminal output lebih kecil daripada tegangan yang diubah. pada kumparan sekunder juga terjadi perubahan garis gaya magnet. Trafo step up adalah transformator yang berfungsi untuk menaikkan tegangan AC. Dengan demikian. jumlah lilitan primer lebih sedikit daripada jumlah lilitan b. yaitu trafo step up dan trafo step down. Trafo ini memiliki a. Bagian utama transformator ada tiga. AC. kuat arus primer lebih besar daripada kuat arus Trafo step down adalah transformator yang berfungsi untuk menurunkan tegangan ini memiliki a.

Besar tegangan dan kuat arus pada trafo bergantung banyaknya lilitan. Hal ini berlaku untuk lilitan primer dan sekunder.6 A. tegangan primer lebih besar daripada c. Berdasarkan rumus-rumus di atas. Hitunglah: a. Besar tegangan sebanding dengan jumlah lilitan. 2. yaitu ketika jumlah energi yang masuk pada kumparan primer sama dengan jumlah energi yang keluar pada kumparan sekunder. jika jumlah lilitan primer 300. Transformator Ideal tegangan sekunder. b.b. Dengan: Vp = tegangan primer (tegangan input = Vi ) dengan satuan volt (V) Vs = tegangan sekunder (tegangan output = Vo) dengan satuan volt (V) Np = jumlah lilitan primer Ns = jumlah lilitan sekunder Ip = kuat arus primer (kuat arus input = Ii) dengan satuan ampere (A) Is = kuat arus sekunder (kuat arus output = Io) dengan satuan ampere (A) LATIHAN 1. kuat arus primer lebih kecil daripada kuat arus sekunder. hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan kuat arus primer dan sekunder dapat dirumuskan sebagai Dengan demikian untuk transformator ideal akan berlaku persamaan berikut. kuat arus primer jika kuat arus sekunder 0. Hubungan antara tegangan dengan kuat arus pada kumparan primer dan sekunder dirumuskan Jika kedua ruas dibagi dengan t. Hubungan antara jumlah lilitan primer dan sekunder dengan tegangan primer dan tegangan sekunder dirumuskan Trafo dikatakan ideal jika tidak ada energi yang hilang menjadi kalor. . jumlah lilitan sekunder. diperoleh rumus Dalam hal ini faktor (V × I) adalah daya (P) transformator. Makin banyak jumlah lilitan tegangan yang dihasilkan makin besar. Sebuah trafo digunakan untuk menaikkan tegangan AC dari 12 V menjaDI 120 V.

Sebuah transformator dihubungkan dengan PLN pada tegangan 100 V menyebabkan kuat arus pada kumparan primer 10 A. Jika trafo digunakan. energi listrik yang masuk pada kumparan primer selalu lebih besar daripada energi yang keluar pada kumparan sekunder. pada kenyataannya trafo tidak pernah ideal. tegangan pada kumparan sekunder. Berkurangnya daya dan energi listrik pada sebuah trafo ditentukan oleh besarnya efisiensi trafo. Efisiensi Transformator Di bagian sebelumnya kamu sudah mempelajari transformator atau trafo yang ideal. . b. selalu timbul energi kalor.2. Akibatnya. Dengan demikian. Namun. Perbandingan antara daya sekunder dengan daya primer atau hasil bagi antara energi sekunder dengan energi primer yang dinyatakan dengan persen disebut efisiensi trafo. 3. kuat arus pada kumparan sekunder. Jika perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder 1 : 25. daya primer lebih besar daripada daya sekunder. hitunglah: a.

Jika energi listrik yang dikeluarkan 300 J. Besar efisiensi trafo dapat dirumuskan sebagai berikut. 4. Berapakah: a.5 A. Manakah yang lebih bagus kualitasnya trafo A efisiensinya 85% dan trafo B yang efisiensinya 90%? Mengapa? Coba jelaskan. Jika jumlah lilitan primer dan sekunder masing-masing 1000 dan 800. LATIHAN 1. Trafo tersebut . Jika jumlah lilitan sekunder 6. berapakah jumlah lilitan primer? 2. berapakah efisiensi trafo? 2. Tegangan primer dan sekunder sebuah trafo masing-masing 10 V dan 200 V. jumlah lilitan sekunder. Penggunaan Transformator Banyak peralatan listrik di rumah yang menggunakan transformator step down.Efisiensi trafo dinyatakan dengan . perbandingan jumlah lilitan primer dan sekunder.8 A dan 0. Sebuah trafo step down digunakan untuk mengubah tegangan AC dari 220 V menjadi 20 V. b. jika jumlah lilitan primer 100? 3. berapakah energi listrik yang masuk LATIHAN trafo? SOAL 1.000. Efisiensi sebuah trafo 60%. Sebuah trafo arus primer dan sekundernya masing-masing 0.

yaitu energi yang hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar . Adaptor merupakan catu daya yang ditambah denga n penyearah arus. tegangan 220 V dari PLN dihubungkan dengan trafo step down terlebih dahulu untuk diturunkan. Tegangan tinggi ditransmisikan melalui kabel jaringan listrik yang panjang menuju konsumen. Untuk menyalurkan energi listrik ke konsumen yang jauh. Misalnya kebutuhan peralatan listrik 25 V. diperlukan trafo step up. apabila alat itu dipasang trafo step down yang mampu mengubah tegangan 220 V menjadi 25 V. Ada beberapa alat yang menggunakan transformator antara lain catu daya. alat itu akan terhindar dari kerusakan. Dengan cara itu akan diperoleh beberapa keuntungan. alat itu akan rusak atau terbakar.berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik PLN yang besarnya 220 V menjadi tegangan lebih rendah sesuai dengan kebutuhan. a. Power supply (catu daya) Catu daya merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tegangan AC yang rendah. Proses pengiriman daya listrik kepada pelanggan listrik (konsumen) yang jaraknya jauh disebut transmisi daya listrik jarak jauh. tegangan yang dihasilkan generator pembangkit listrik perlu dinaikkan mencapai ratusan ribu volt. Sebelum masuk ke rumah-rumah penduduk tegangan diturunkan menggunakan trafo step down hingga menghasilkan 220 V. adaptor. Adaptor (penyearah arus) Adaptor terdiri atas trafo step down dan rangkaian penyearah arus listrik yang berupa diode. c. Fungsi penyearah arus adalah mengubah tegangan AC menjadi tegangan DC. dan transmisi daya listrik jarak jauh. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan besar dan arus yang kecil. Sebelum masuk rangkaian elektronik pada alat. Transmisi daya listrik jarak jauh Pembangkit listrik biasanya dibangun jauh dari permukiman penduduk. Jika alat itu langsung dihubungkan dengan PLN. Catu daya menggunakan trafo step down yang berfungsi untuk menurunkan tegangan 220 V menjadi beberapa tegangan AC yang besarnya antara 2 V sampai 12 V b. Namun. Untuk itu.

4. Dengan cara ini akan diperoleh beberapa keuntungan. adanya perubahan medan magnet pada suatu kumparan dapat menimbulkan gaya gerak listrik.yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. dan instalasi transmisi daya listrik jarak jauh 10. 5. Pada transformator ideal berlaku rumus 8. c. yaitu a. dengan adaptor? 7. Arah arus induksi dalam kumparan selalu sedemikian rupa sehingga menghasilkan medan magnet yang menentang sebab-sebab yang menimbulkannya. Transmisi daya listrik jarak jauh dapat dilakukan dengan menggunakan tegangan yang besar dan arus yang kecil. kecepatan perubahan jumlah garis-garis gaya magnet. 3. jumlah lilitan. Fungsi generator atau dinamo adalah untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik. Mengapa transmisi daya listrik jarak jauh menggunakan trafo? RANGKUMAN 1. Untuk menaikkan tegangan listrik digunakan trafo step-up. Apakah perbedaan antara catu daya 2. dan trafo. sedangkan untuk menurunkan tegangan listrik digunakan trafo step-down. Induksi elektromagnetik diterapkan pada: generator. dinamo. Transformator digunakan pada catu daya. SOAL LATIHAN 1. Fungsi transformator atau trafo adalah menaikkan atau menurunkan tegangan AC. yaitu energi yang . Menurut Faraday. adaptor. Untuk transformator yang tidak ideal berlaku rumus efisiensi 9. 6. b. Besar GGL induksi bergantung pada tiga faktor. 2. kuat medan magnet.

com/2009/02/06/induksi-elektromagnetik-materi-ipa-kelas-9smpmts/ .wordpress.hilang dalam perjalanan dapat dikurangi dan kawat penghantar yang diperlukan dapat lebih kecil serta harganya lebih murah. http://memetmulyadi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->