P. 1
Diversjfikasi Pengolahan Jagung

Diversjfikasi Pengolahan Jagung

|Views: 1,785|Likes:
Published by Rusty Van Basten

More info:

Published by: Rusty Van Basten on Mar 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/03/2013

pdf

text

original

rreknologi dan Diversjfikasi Pengolahan Jagung

Djumali Mangunwidjaja

Deparlemen T no1 i Inclustri Pertanian I~akllitas Teknologi Pertanian lnsitut Perranian 13ogor 2003

di negara maju jagung merupakan bebijian (serealia) sebagai bahan penting untuk berbagai industri. Skenario pengembangan teknologi pengolahan jagung di Indonesia didasarkan atas potensi tersebut dan dipilah menjadi tiga. antara lain : poliol dan turunannya yang banyak digunakan untuk bahan baku pangan penyehat (health foods). yang dicirikan dengan pengolahan lebih lanjut gula (jagung).id. Oleh karena sifat multiproduk itu. adalah hampir semua bagian tanaman terutama bijinya dapat dimanfaatkan dan diolah lebih lanjut menjadi bahan yang berharga. Pengembangan agroindustri jagung. *) Makalah disampaikan pada Temu Usaha Pengusaha Jagung -Direktorat Jendral Industri Kimia. bioplastik: xanthan dan pululan yang merupakan produk fermentasi. furfural. Berbeda dengan di Indonesia danlatau negara berkembang lain. start-up. maka pengembangan agroindustri jagung. meliputi pengolahan biji jagung untuk pati dan minyak . pengembangan hasil penelitian dan kajian di Iaboratorium pada skala pilot-plant. bahan pelarut non konvensional (butanol). PO Box 220 Bogor 16602 e-mail: fdsapipb@indo. Agro dan Hasil Hutan. dan (iii) pengembangan industri berbasis jagung generasi ketiga. Departemen Perindustrian dan Perdagangan. sehingga pendayagunaannya selama ini hanya difokuskan untuk keperluan pangan. pati termodifikasi (modified corn starch).com. meliputi pakan ternak berprotein tinggi. serta pendayagunaan limbah jagung menjadi produk berharga. peraneangan awal. Institut Pertanian Bogor Kampus Darmaga. RINGKASAN Jagung (Zea mays indurate Sturt) merupakan tanaman pangan penting kedua di Indonesia. Bandarlampung. pengolahan lebih lanjut pati jagung : pemanis (gula cair). 18 September 2003 1 . yaitu (i) pengembangan industri berbasis jagung generasi pertama. (ii) pengembangan industri berbasis jagung generasi kedua. peraneangan rinei pabrik. setelah beras. akan sangat layak secara teknis dan ekonomis apabila dikembangkan sebagai industri jagung terpadu (integrated corn industry). Diantara produk agroindustri jagung generasi ketiga ini.TEKNOLOGI DAN DIVERSIFlKASI PENGOLAHAN JAGUNG Djumali Mangunwidjaja Laboratorium Bioindustri. kemudian diikuti engineering design. Penggunaan jagung sebagai bahan baku industri masih belum banyak dilakukan.net. Jurusan Teknologi Industri Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian. Keistemewaan lain jagung dibanding bebjian lain.jumalimw(tUhotmail. beserta pemanfaatan limbah pengolahan untuk pakan. dan commissioning. tentu saja dilakukan sesuai dengan kaedah perancangan industri yang berlaku yang meliputi : kajian ekonomis mengenai potensi pasar dari produk jagung.

Jawa Tengah dan Jawa Timur. dengan lahan 3 750 000. jagung merupakan sumber utama dari bahan berpati lain. yang baru saja terbentuk. peningkatan produksi jagung merupakan salah satu program penting pemerintah dalam rangka swa sembada pangan. Nusa Tenggara. Ketiga sumber pati lain ken tang. Italia dan Perancis. Sesuai dengan persyaratan tumbuhnya. baik secara ekstensifikasi (perluasan areal pertanaman) maupun intensifikasi (penggunaan bibit unggul dll).740.ma jagung. jagung tersebar di berbagai kawasan dari Sumatera Utara. Produksi jagung secara nasional. 5 dan 4 persen. Daerah Jawa Timur merupakan produsen utz. selama lima tahun terakhir rata-rata mencapai 9. dengan kontribusi terhadap pati dunia adalah 70 persen. diduga pertama kali dikenalkan disini sejak abad 15 oleh bangsa Portugis. suku bangsa di pedalaman Meksiko.600 ton. Amerika Tengah dan Amarika Selatan membudidayakan tanaman jagung dan mengkonsumsi bebijiannya sebagai bahan pangan. karena kebutuhan jagung terutama untuk bahan baku pakan ternak terus meningkat. hadengan kenaikan 5. secara cepat mengantisipasi 2 .PENDAHULUAN Jagung (Zea mays indurata Sturt) merupakan tanaman pangan penting kedua di Indonesia setelah padi. serta singkong dan padi berkembang di Amerika Latin. Sebagai sumber pati di dunia. pad a perkembangannya tanaman jagung mendominasi sebagai sumber pati penting di Amerika Utara dan Meksiko. gandum dan cassava berturut-turut menyumbang sekitar 20. Tanaman yang berasal dari benua Amerika ini telah lama dikenal dan dibudidayakan sejak ribuan tahun silam oleh manusia. Sedangkan kentang banyak didayagunakan di Eropa. Penjajah Spanyol yang menguasai daerah itu. Oleh karena itu. Seperti halnya tanaman singkong. Afrika dan Asia Timur Di Indonesia.1 %. tahun 2003 mencapi 10 juta ton. Sulawesi Utara dan Selatan sampai Maluku. dalam perkembangan selanjutnya memperkenalkan dan menyebarkan ke Eropa Barat. sekitar 40 persen dari hasil nasional. Indonesia masih mengimpor jagung rata-rata 1-2 juta ton/tahun. meliputi Spanyol. Sumatera Selatan. Sampai sekarang ketiga negara Latin itu merupakan produsen utamajagung di Eropa. Lampung. Meskipun demikian. Provinsi Gorontalo.

Sebagai bahan pangan. Di Indonesia penggunaan jagung sebagai bahan baku industri sebagian besar untuk pakan. Peru. pabrik itu tak beroperasi lagi. (d) harga lebih murah disbanding beras. terlihat dari saling bersaing antara produsen Amerika dan Uni Eropa. Di Amerika Serikat. jagung merupakan tanaman penting dan digunakan oleh penduduk setempat sebagai bahan makanan setelah padi. cat. dilakukan oleh 3 . biji jagung umumnya diolah menjadi beras jagung -dimasak menjadi nasi jagung atau berbagai panganan yang dibuat dari pati jagung. Jawa Timur berdiri dan beroperasi pabrik minyak jagung. di bekas Yugoslavia dikenal Zgance. bekas Yugoslavia. (c) rasa tidak membosankan. tekstil.dengan program pembukaan lahan 100 000 ha untuk tanaman jagung. di Rumania dengan nama Mamaliga. Meksiko dan Amerika Tengah di makan dalam bentuk roti dengan nama Tortillas. HFCS mempunyai porsi 40% dari penggunaan gula nasional. yaitu : (a) mempunyai rasa dan ban yang netral. di Pasuruan. PT Sitanola yang sangat popular saat itu. dan (e) mudah diusahakan. sedangkan di kedua kawasan itu. (e) dapat disimpan lebih lama. Sebagai makanan pokok jagung memenuhi beberapa persyaratan. (b) nilai gizi yang cukup -(lihat komposisi kimia pada uraian dibawah). Di Italia jagung dimakan sebagai bubur dengan nama Polenta. Afrika Selatan. dan memprogramkan terbentuknya industri jagung terpadu pada 5 tahun kedepan. Mesir. Pada tahun 1970 an. Betapa penting nilai ekonomi HFCS bagi kedua kawasan itu. selain sebagai bahan baku pakan ternak (bersama singkong dan kedelei) jagung merupakan bahan baku industri penting untuk industri pati dan gula cair (HFCS. Rintisan pengusahaan jagung secara industri. akibat kekurangan bahan baku dan problem managemen. Di beberapa daerah. Jagung sebagai makanan pokok juga dilakukan di beberapa negara antara lain Rumania. dan lain lain. Pendayagunaan jagung sebagai bahan baku industri belum banyak dilakukan seperti halnya di Amerika dan Eropa. Namun sayang. dan farmasi. di Spanyol. Pati jagung dan derivatnya digunakan pada industri kertas. high fructose corn syrups). Meksiko. keberadaannya tak dapat dipertahankan lama.

minyakllemak -4 .7 ( terdiri atas : pati -61. dan 35 kg minyak. protein 10. Sesuai dengan perkembangan pembangunan nasional yang pada intinya menuju kearah industri berbasis sumberdaya alam (natural resources based industrially country). gula 1. Yang secara histories telah lama diusahakan. sagu. maltodekstrin. abu 1. Dalam perkembangan industri berbasis pati di Indonesia. baik berupa industri rakyat dengan peralatan sederhana maupun industri besar yang dilengkapi dengan mesin-mesin modem. 200 kg serat. Pabrik berkapasitas mengolah 10 000 ton !hari ini diharapkan akan memulai produksi pertengahan tahun 2004. biji dan pati jagung serta pakan temak barangkali dapat disebut sebagai industri berbasis jagung generasi pertama. Secara morfologis buah jagung tersusun berturut-turut dari luar adalah : kulit atau kelobot . 60 kg gluten. hemiselulosa). sebagian besar kebutuhan bahan bakunya (85%) jagung. dengan membuka pabrik jagung terpadu. pati dan protein (gluten) dan minyak.0. Cilegon Jawa Barat pada tahun 2003. dengan produk olahan yang beragam : pati jagung. pentosan -6.5 .4. biji ( endosperma). terpaksa harus diimpor dari Amerika Serikat. JAGUNG SEBAGAI BAHAN BAKU INDUSTRI Penggunaan jagung sebagai bahan baku industri didasarkan atas komponen dan komposisi kimia penyusunnya. Secara neraca massa (bahan) dari satu ton jagung diperkirakan dapat dihasilkan 670 kg pati.PT Suba Indah.4. Selain dibudidayakan oleh sbagian besar petani. dan tongkoL Biji jagung sendiri tersusun atas kulit (epicarp). Sayang dengan kondisi produksi jagung dalam negeri. karbohidrat 70. dikawasan pelabuhan Cigading. beserta produk sampingannya gluten meal dan fiber meal.4 dan unsurunsur lain 0.0 . pengolahan lebih lanjut ke hilir pascapengolahan tepung jagung dan hasilsampingnya (by product) dapat 4 . Komposisi kimia biji jagung adalah sebagai berikut ( dalam % ) : air -13. biji. lembaga (germ) dan masingmasing bagian tersebut merupakan sumber serat (selulosa. minyak jagung.3 ). jagung dan sumber pati lain seperti singkong. sirup glukosa.0 dan serat kasar -2. garut menjadi komoditas pertanian Indonesia yang penting.

pangan. (Lihat juga Pohon industri Jagung (LIP I. cairan infus. vitamin.- I I --' Generasi Kedua. Butanol PATI Biji Jagung MINYAK • • • • • • • . stabilizer MINUMAN: Pemanis rendah kalori . • • PANGAN: Pengasam. Produk jagung ini dengan penerapan teknologi yang tepat dan layak dapat dikonversi menjadi produk generasi kedua. pengemulsi. dan seterusnya dengan nilai tambah (added value) tinggi dan menjadi bahan baku industri lain (kimia. kertas. tekstil. 2001) -Lampiran). Ketiga. Industri I Industri : Berbasis jagung : Berbasis Jagung -Generasi . kosmetika. pengemulsi flavouring. poliol. TEKSTIL: Surface agent KERTAS/KEMASAN: coating. stabilizer F ARMASI IKEDOKTERAN : Pangan/Minuman sehat. polimer (membran) KOSMETIKA: Pelembab. dete~ien. corrugated board. Gambar 1. ketiga. pemanis.. farmasi/kedokteran). pembentuk. Susu sintetis untuk pedet AGRIKIMIA: biofertilizer KIMIA: Biosurfaktan. Pengembangan Industri Berbasis Jagung 5 . formulasi obat. dst Pertama Gambar 1.-_. encapsulating agent. Bioplastik ENERGI: Alkohol. enzim. pangan sintetis berprotein tinggi. baik untuk keperluan dalam negeri maupun untuk tujuan ekspor.meningkatkan nilai tambah lebih tinggi dan merupakan produk industri yang penting. PETERNAKAN/PERJKANAN: pakan berprotein tinggi.

yaitu cara basah (wet corn milling) dan cara pengolahan kering (dry corn milling). yang dihasilkan antara lain hasil sampingan embrio (germ) yang kandungan minyaknya cukup tinggi. dan tapisan electromagnet.Strategi pengembangan industri seperti disebut diatas akan memberi peran agroindustri sebagai industri penghubung antara industri pertanian dan industri lain. pemisahan serat. yaitu pembersihan biji. Pengolahan pati jagung secara proses basah (Corn wet milling process) Proses ini terdiri atas tiga tahapan.30 persen yang mengalir. sedangkan apabila tepung jagung akan diproses lebih lanjut menjadi gula.10 -0. maka tepung ini akan masuk ke lini ketiga : pengolahan gula. penggilingan. penghembusan udara. pemisahan embrio. Embrio ini merupakan masukan untuk lini pengolahan minyak jagung. pemisahan gluten. dan berperan sebagai industri strategis yang menopang pembangunan nasional suatu negara Dalam makalah ini dicoba untuk dibuat senarai dan pemerian (deskripsi) singkat berbagai teknologi dan diversifikasi pengolahan jagung yang punya prospek untuk dikembangkan di Indonenesia PENGOLAHAN PATI JAGUNG DAN MINYAK JAGUNG Di perusahaan besar umumnya pengolahan pati dan minyak jagung merupakan kegiatan proses yang terpadu. HasH samping pengolahan pati jagung antara lain adalah gluten. akan dihsilkan produk sampingan: ampas embrio (germ meal) Pengolahan biji jagung menjadi tepung dapat dilakukan mengikuti dua cara. pada lini pertama merupakan pengolahan tepung jagung dari biji jagung. Lama perendaman beralngsung sampai dua hari dan bertujuan untuk mencegah terjadinya fermentasi dan 6 . (Lihat Gambar 2). Pada system pengolahan terpadu ini. perendaman. serat (fiber meal) sedangkan dari lini pengolahan minyak. Biji jagung selanjutnya direndam dalam tangki berisi air hang at (46-52° C) yang mengandung belerang dioksida (S02) 0. penyaringan dan pengeringan. bahkan tak jarang disertai pengolahan pati menjadi gula. Pada pemberisihan. biji jagung dipisahakan dari bend a benda asing dengan cara diayak . pencucian.

Untuk memperoleh pati bermutu commercial starch. Gluten mengandung berturut-turut (dalam %) : protein (60). Pati yang berbobot jenis leblh besar dipisahkan dari gluten secara sentrifugasi atau dengan cara pencucian pati secara hidrosiklon. Gluten dan serat sebagai hasil samping pengolahan pati jagung cukup tinggi gizinya dan selama ini digunakan untuk pakan.untuk memperlunak kuIit jagung. Selanjutnya bongkahan dihancurkan dan dikeringkan sampai kadar air 10 -14% dan ditapis. Produk pati ini dikenal sebagai pati mutiara (pearl starch). Selain gluten dan serat. Suspensi campuran pati-embrio -serat ini selanjutnya di alirkan ke pemisah hidrosiklon. serat (2). Apabila pati akan dijadikan Lahan baku gula. dan 28 kg minyak jagung. Setelah dipekatkan dalam 7 . dalam perendaman ini ditambahkan enzim protease (dari bakteri) yang berfungsi untuk mempercepat proses peIunakan. 392 hasil samping ( pati gluten. yang akan memisahkan embrio tanpa memecahkannya. dan air rendaman (steep water). yang akan memisahkan embrio secara sentrifugasi ( Embrio ini menjadi bahan baku minyak jagung). tepung minyakembrio. Rendemen perolehan pati dengan proses basah sebagai berikut : dari 1000 jagung akan dihasilkan 513 kg pati. pati dipisahkan dari suspensi dalam penyaring -putar hampa (vacuum rotary string-discharge filter). Biji yang telah lunak dan bersih ini di giling dalam gilingan pemisah embrio (degerminator mill). Pada proses baru. lemak (3) dan abu (2). gluten dan serat kasar digiIing secara basah dalam penggiling serat (fiber mill) dan dalirkan dalam tapisan pencuci serat (fiberwashing sieve). sedangkan suspensl mengandung pati. pada pengolahan tepung jagung ini. (Lihat uraian lebih rinci tentang produk gula di paragraph dibawah). kulit jagung. Pada tapisan ini suspensi dicuci dengan air secara berIawanan (countercurrent) yang akan memisahkan pati dan gluten dari serat. maka keluaran dari hdrosiklon ini dapat langsung dilairkan ke lini pengolahan gula (Gambar 2). dihasilkan hasil samping berupa airendaman (steepwater) yang kaya kandungan protein. yang baik untuk perbaikan kuning telur ayam. SeIain itu gluten masih kaya akan zat wama xantofil.

dll.1 % untuk mengurangi kadar asam lemak bebas). dengan kandungan gizi cukup tinggi. meliputi : protein (20%). Larutan min yak dalam heksana dipisahkan dengan cara penguapan hampa. ditambahkan unit ekstraksi berupa ekstraktor dengan bahan pelarut. penetralan secara alkalis ( dengan natrium hidroksida.evaporator. didinginkan dan disimpan untuk selanjutnya dilakukan pemurnian (refining). dan heksana ditampung untuk dapat digunakan kembali sedangkan minyak dialirkan ke penampung danJatau dicampur dengan minyak kasar pertama. sehingga sangat baik untuk penurunan kadar kolesterol. dan hasil ekstraksi dapat digunakan sebagai bahan pakan. mencegah penyakit jantung. Selartiutnya minyak kasar ini dilakukan pemurnlan . seperti pabrik MSG. 8 . 0. Kelebihan minyak jagung dibandingkan minyak nabati lain. airendaman dapat dicampur dengan gluten dan serat yang dihasilkan dari tahapan lain. protein sel tunggal. Suspensi embrio ini dialirkan ke unit ekstraksi. Tahap terakhir berupa penghilangan bau atau deodorisasi pad a suhu 210-275 °c dan tekanan hampa (138-800 Pa). Ampas yang dihasilkan dad penekanan (expeller) yang masih mengandung minyak cukup tinggi (2%) dilakukan ekstraksi dengan bahan pelarut heksana secara sinambung. kanker. Pengolahan Minyak Jagung. serat (7%). lemak (1 %). berupa expeller yang berfungsi untuk memeras dan mengekstraksi minyak. Pad a pabrik yang lebih baru.05%). stroke. pemucatan (bleaching) dengan penambahan tanah pemucat (bentonit). mengandung asam lemak esensial (Omega 3 dan Omega 6). serta vitamin E. airrendaman tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber Nitrogen untuk substrat fermentasi berbagai bioindustri. Proses pemurnlan terdiri atas tahapan pemisahan gumllendir dengan cara penggumpalan dengan as am fosfat (0. Selain itu. adalah kandungan asam lemak tidak jenuh yang tinggi. Ampas yang dihasilkan dari expleller. Embrio yang dipisahkan dari hidrosiklon merupakan bahan baku minyak jagung. asma. Minyak kasar yang dihasilkan dari expeller di saring. dan dijadikan bahan baku formula pakan ternak. diabetes. dikenal sebagai germ meal. abu (7 %).

Sayang bahan pencampur pakan ini berupa kedelai dan bungkilnya harus diimport. Prosesnya mudah. Pakan konvensional yang bahan bakunya antara iain biji jagung -masuk generasi pertama -diolah secara pencampuran (formulasi) dengan bahan lain" sebagai sumber protein. 1992). dkk. yang juga merupakan komoditas ekspor. 1994) 9 Glulen Penyaringan & Pengeringan Penyaringan Gambar 2.INDUSTRI BERBASIS JAGUNG GENERASI KEDUA : DARI P APROTI. SCP : single cell protein). Paproti jawabannya! Pengolahan Paproti berprinsip pada proses fermentasi padat dari bahan baku berpati untuk menghasilkan PST (protein sel tunggal. Pakan konvensional ini dapat berupa pellet. Beberapa produk yang mirip dengan Paproti. Adanya pakan yang murah. 1989). terutama menggunakan bahan baku tepung singkong dikenal dengan beberapa sebutan yang dikenalkan oleh peneliti/penemunya. Paproti. Diagram Alir Proses Pengolahan Jagung Pemurnian Evaporasi Pengkristal-Pengeringan Gula Dekstrosa Sirup Jagung 10 . Starpro (starch -protein) (Anonim. mudah pengo)ahannya dan bermutu (gizi) tinggi merupakan peluang pasar yang menjanjikan. antara lain : Cassapro (Wisnunugroho. dkk. mineral dan vitamin. Bikatein (ubikayu kaya protein) (Gumbira-Said. pakan ternak berprotein tinggi Paproti adalah singkatan (dari Penulis) untuk Pakan Berprotein Tinggi untuk membedakan dengan pakan (yang diolah secara) konvensional. karena merupakan modifikasi dari proses pembuatan tempe (Gambar 3). GULA SAMP AI PA TI TERMODIFIKASI.

Hidrosiklon tor Suspensi embrio Ekstraksi Evaporator Minyak Ampas r-------------------~r__. .~ ~~~---.

I Pembersih Penapis Pencuci Serat I Pere n d a m a n r 1 Hidrosiklon Penangan-an Kimia Konversi Pali Asam-Enzim Netralisasi Evaporator SO:z.46 r+ 52°C 2 hari I P e n g g i l i n g D e g e r m i n a A i r P e n g g i l i n g a n S e r a t Pemisahan Gluten -Pati .

Pati jagung bersih Bahan inokulu m PEMAS AKAN PENYI APAN INOKU LUM Sumber PENYI APAN protein -.-Y'_._. '-____.__--' ._." On--.

hampir 90 % lebih kebutuhan dalam negeri masih diimpor. Perkembangan industri pang an dan farmasi yang pesat sepuluh tahun terakhir.. pelapis dan pengikat.. proses dapat dikembangkan untuk produksi pakan temak jenis lain. Diagram proses produksi pakan berprotein tinggi Dengan proses pengolahan dasar untuk Paproti. Banyak fungsi lain seperti : penstabil. . penahan air. .~-------INOKULUM FERMENTASI PEMBENTUKAN PRODUK PAPROTI Gambar 3. Pengolahan Gula dari Pati Jagung Industri pakan. 11 .Sumber serat . tentu saja merupakan peluang yang baik untuk industri gula ini. Pakan untuk temak ruminansia dan ikan dapat diproses dengan modifikasi proses terse-but. Paproti dengan kandungan 20 % ditujukan untuk ransum pakan unggas (10 20 %). minuman dan farmasi memerlukan beragam jenis gula -bukan sekedar sebagai pemanis. cairan infus -dapat dilakukan oleh gula yang diolah dari patio Gula jenis ini. pembentuk emulsi.

Tahapan Pengolahan Prinsip pengolahan pati (apasaja) menjadi gula pada intinya adalah proses pemecahan secara kimiawi. Beberapa pabrik HFS antara lain di Jawa Barat (2 buah di Bogor) dan masing masing satu buah di Lampung dan Jawa Tengah. sampai tahun 1970-an : likuifaksi (enzim. Secara hidrolisis dan proses kimia lain pati ini dapat diubah menjadi gula dan senyawa lebih sederhana. yaitu glukosa. AMG). tentu saja pabrik itu mengo!ah jagung impor (terutama dad Amerika Serikat). Pabrik gula cair (HFS. 12 . hidrolisis polimer pati menjadi monomer (penyusun) nya. dari system enzim bebas ke enzim imobil. ami lase). high maltose syrups. Proses ini berkembang dengan modifikasi enzim-enzim. dan diharapkan pertengahan 2004 dapat beroperasi penuh. High Fructose Syrups) di Indonesia pertama kali didirikan pada paruh tahun 1970-an di Jawa Timur. antara lain batch menjadi continuous process. glucose syrups. Satu-satunya pabrik gulacair dengan bahan baku jagung didirikan tahun 2003 di Cilegon. banyak dilakukan terhadap jenis proses hidrolisis enzimatik ini.Pati jagung dan pati lainnya -secara kimia tersusun atas amilosa dan amilopektin -yang unit penyusun terkecilnya (monomer) adalah glukosa. Sebagai ukuran berapa kandungan gula sederhana (dekstrosa) yang menyusun produk pecahan pati digunakan DE (dextrose -equivalent). Pada tahun 1970-1975 digunakan enzim amilase tahan panas (termostabiI) pada likuifaksi dan dektrinisasi. yang dimawali dengan proses hidrolisis asam. konon katanya terjadi masalah manajemen. beta amilase) dan sakarifikasi (AMG) . yang saat ini sedang melakukan trial production. serta penggunaan enzim hasil modifikasi rekayasa genetika. dekstrinasi (enzim. Sayang pabrik ini tak lama beroperasi -tutup. Produk-produk tersebut : dekstrin. Jawa Barat. maltodekstrin. Sampai dengan tahun 1960-an berkembang menjadi proses asam-enzim. yang terdiri atas proses likuifaksi (asam) dan sakarifikasi (enzim amiloglukosidase. Proses ini sudah lama dikenal. Keempat pabrik gulacair tesebut menggunakan bahan baku ubikayu (singkong). Perkembangan selanjutnya. high fructose syrups. sekitar tahun 1940-an. Oleh karena produksi jagung dalam negeri yang belum memenuhi kebutuhan. dextrose.

pada suhu 60oC. untuk buffering dengan penambahan Na2C03. untuk menghilangkan warna (pemucatan) kemudian cairan jernih dilakukan pemisahan mineral dalam kolom penukar ion (ion exchanger) secara sed berturut-turut : kation. Selanjutnya campuran glukosa dan fruktosa ini dipucatkan. glukosa diubah menjadi fruktosa. maka sirup encer yang dihasilkan dari kolom penukar ion. Pertama. Dengan melalui pemisah (separator). masuk ke tanki penampungan. Dari kolom ini dihasilkan sirup dengan konsentrasi gula 25 -30 % (DE 9395). larutan pati dialirkan kedalam flash jet cooker (llOOC) dicampur dengan suspensi enzim.5 jam. Untuk menghasilkan sirup dengan konsentrasi gula 78-82%. Selanjutnya campuran ini dialirkan kedalam bak penampungan (retention tank) dan didiamkan selama 2-2. dan diperoleh cairan gula dengan DE 36-42.7 H20. dan penghilangan 13 . Selanjutnya larutan dialirkan kedalam tangki atau kolom isomerisasi. dan MgS04. anion. sebagian masih berupa slurry dialirkan ke lini proses pengolahan gula. Dad tanki penampungan. dikeluarkan hasil likuifaksi berupa dekstrin (nilai DE sekitar 60). maka pati yang dihasilkan dad Hni proses pati. kation masing-masing selama 1-2 jam. sebagian dialirkan ke bagian pemurnian dan pengemasan. Sirup glukosa menjadi bahan baku untuk produk gula dan turunannya (Lihat uraian pada paragraph berikutnya). menggunakan enzim AMG pada tangki sakarifikasi selama 40 48 jam. Cairan gula ini selanjutnya dilakukan penyaringan melalui penyaring karbon aktif. Na2C03 dan CaCh. dengan penambahan larutan enzim isomerase. larutan pati dialirkan ke tangki penyagaan (buffering tank) untuk mengatur pH dan kandungan mineral dengan penambahan larutan penyangga (buffer) terdiri atas NaOH. melalui kolom atau penyaring karbon aktif. dialirkan kedalam tangki penyaagga.Pada pengolahan gula cair yang terpadu dengan pengolahan pati jagung. selanjutnya dilakukan likuifaksi secara bertingkat dengan pencampuran enzim amiIase. Selama proses isomerasasi. Proses selanjutnya adalah sakarifikasi. Untuk pengolahan sirup glukosa menjadi fruktosa. Selanjutnya sirup glukosa ditampung dalam tangki penampungan. sirup ini dilakukan penguapan (evaporasi) dalam triple effect evaporator . yang berfungsi melakukan pemisahan partikel padatan dan cair . dan kolom likuifaksi (15-20 menit).

Glukosa dan gula lain yang dihasilkan pada proses pembuatan HFCS. Tabel 1. Yang terakhir ini diperoleh dengan cara pemisahan secara kromatografi.03 HFCS 55 77 HFCS90 80 3-4 120 -160 80 8 2 520 IPadatan (%) PH Kemanisan (glukosa 100) = Fruktosa. Sifat fisik dan kimiawi sirup fruktosajagung tersebut disajikan pada Tabel 1. Ciri-ciri sirup fruktosa I Ciri HFCS42 71 3-4 90-100 42 52 75 0. diperdagangan dikenal juga HFCS 55 (kandungan fruktosa 55%) dan HFCS 80 (kandungan fruktosa 80%). Selain HFCS 42. % bahan kering Glukosa.8%) Abu (%) 3-4 100-110 55 41 4 150 oIigosakarida. sehingga diperoleh sirup fruktosa dengan kadar bahan kering 71 % dan gula (campuran) :92-95%. dialirkan kembali (recycling) ke proses awal isomerisasi. HFCS 55 dihasillkan dengan pencampuran HFCS 42 dan HFCS 80. Sirup ini disebut HFCS 42.% bahan kering Viskositas (cp 37. % bahankering 6 .mineral dalam kolom atau tangki penukar ion. Deskripsi lebih lanjut mengenai gula cair tersebut diuraikan pada paragraph berikut. secara seri (lihat uraian sebelumnya). Tahap terakhir adalah pemekatan dalam multiple effect evaporator.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->