P. 1
cek_email

cek_email

|Views: 70|Likes:
Published by arif harahap
tutorial ini membahas bagaimana caranya mengecek kebenaran email yang di tulis pengunjung, untuk tutorial lainnya silahkan mengunjungi www.aefil.com
tutorial ini membahas bagaimana caranya mengecek kebenaran email yang di tulis pengunjung, untuk tutorial lainnya silahkan mengunjungi www.aefil.com

More info:

Published by: arif harahap on Mar 18, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/18/2011

pdf

text

original

www.aefil.

com
Free tutorial teks dan video

Lisensi Dokumen:
Copyright © 2009 www.aefil.com Seluruh tutorial di www.aefil.Com dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari www.aefil.Com.

Validasi email dengan Reguler Expression
Yang dimaksud dengan validasi email adalah memeriksa apakah penulisan email sudah benar atau belum. Penulisan email harus memenuhi syarat tertentu sehingga anda tidak dapat sembarangan menuliskan alamat email. Alamat email harus mengandung karakter “@” sehingga dapat dikenali oleh protokol sebagai alamat email. Untuk itu, agar input data email yang dituliskan oleh pengunjung benar-benar valid sebagai alamat email, sebaiknya dibuat program validasi email pada program pengiriman email anda. Website dengan sistem keanggotaan (membership) biasanya memakai alamat email sebagai sarana untuk melakukan verifikasi user. Setiap ada user baru yang mendaftar, ia diwajibkan untuk mengisikan alamat email yang valid. Nantinya prosedur untuk aktivasi account user tersebut akan dikirimkan melalui alamat emailnya. Bagaimana seandainya alamat email yang diisikan tersebut tidak valid? Sudah pasti proses registrasi tersebut tidak akan berhasil. Validasi alamat email diperlukan untuk memeriksa kesalahan pengisian tersebut. Disamping itu bisa juga dipakai untuk menghindari kemungkinan pengisian data yang berpotensi menimbulkan masalah, misalnya SQL Injection.

Reguler Expression.
Reguler expression merupakan suatu cara untuk merepresentasikan pola pada bagian teks. Cara ini cukup ampuh dalam memeriksa serta memodifikasi teks, karena memungkinkan kita untuk mencari pola yang sesuai di dalam string serta mencari kecocokan. Dukungan reguler expression diwujudkan dalam dua buah sintaks, yaitu PCRE (Perl Compatible Reguler Expression) dan POSIX. Meskipun kedua fungsi ini sudah ddukung oleh PHP, namun sintaks POSIX merupakan fungsi yang standar. Di sini kita akan membahas fungsi reguler expression pengembangan POSIX. Untuk mengetahui informasi lebih jelas mengenai PCRE dapat anda lihat pada alamat http://www.pcre.org/.

Copyright © 2009 www.aefil.com

1

www.aefil.com
Free tutorial teks dan video

Ada dua hal yang perlu diperiksa, yaitu sintaks email itu sendiri dan keberadaan DNSnya.
1. Sintaks Email

Alamat email memiliki sintaks username@nama-domain. Nah, berdasarkan pola tersebut kita bisa memeriksa apakah alamat email yang diisikan oleh pengunjung itu valid atau tidak. Kita bisa menggunakan regular expression seperti contoh kode berikut ini: contoh skrip: <?php $alamat_email = "username@nama_domain.com"; if (ereg(“^(.+)@(.+)\\.(.+)$”,$alamat_email) { echo "Pola email valid"; } else { echo "Pola email tidak valid"; } ?> Penjelasan : 1. Sebuah email terdiri dari : 1. nama awal pada contoh diatas “username” 2. Adanya karakter “@” 3. Diikuti oleh nama domain 4. Adanya tanda titik “.” 5. Adanya Top level domain seperti .com, dll
2.

Pada regulier expression terdapat tanda “^” yang fungsinya bahwa pencocokan hanya sesuai jika terdapat string setelah tanda “^”. misalkan andi@yahoo.com , dino@gmail.com, dll. Yang dimaksud string setelah tanda “^” adalah : andi, dino. () menandakan dimulainya sub pola yang

3. sintaks

Copyright © 2009 www.aefil.com

2

www.aefil.com
Free tutorial teks dan video baru,kemudian sintaks “.+” mengharuskan penginputan berupa string kecuali baris baru, sebagai contoh :andi, dino. 4. Di ikuti tanda “@” menandakan kode alamat sebagaimana umumnya sebuah email. 5. Kemudian (.+) menandakan harus seperti yang saya jelaskan diatas. di ikuti string,

6. Tanda titik “.” tidak dapat langsung ditulis harus diikuti oleh tanda “\\” 7. Sintaks (.+) mengharuskan penulisan string, hal ini dianggap sebagai top level domain 8. Sintaks “$” mempunyai pengertian akan bernilai True jika string diakhiri dengan karakter yang cocok dengan pola yang sudah ditentukan. Jika sebuah alamat email yang di inputkan oleh user sesuai dengan pola yang sudah ditentukan diatas maka hasil yang diperoleh adalah bernilai “true” dan “false” jika kebalikannya. 2. DNS Bagaimana cara untuk memastikan bahwa domain email yang dimasukkan oleh pengunjung tersebut benar-benar ada? PHP mempunyai fungsi checkdnsrr yang bisa kita pakai untuk keperluan tersebut. Sintaksnya adalah sebagai berikut: int checkdnsrr(string host [,string type]); Parameter host harus diisi dan berupa nama domain atau IP. Sedangkan parameter type adalah opsional (boleh tidak diisi). Nilai parameter ini bisa berupa A, MX, NS, SOA, PTR, CNAME, AAAA, A6, SRV, NAPTR, TXT atau ANY. Nilai default-nya adalah MX (Mail Exchange). Fungsi checkdnsrr akan memeriksa record DNS untuk melihat apakah host dan type yang dimaksud ada atau tidak. Jika record ditemukan, hasil eksekusi fungsi tersebut akan bernilai TRUE. Namun jika sebaliknya akan bernilai FALSE.

Contoh penggunaannya adalah sebagai berikut:

Copyright © 2009 www.aefil.com

3

www.aefil.com
Free tutorial teks dan video <?php $alamat_email = "username@nama_domain.com"; list ($username, $nama_domain) = $alamat_email); if (checkdnsrr($nama_domain)) { echo "Domain email valid"; } else { echo "Domain email tidak valid"; } ?> Penjelasan :
1. contoh email : username@nama_domain.com, setelah dipisah menjadi user:

split

("@",

username dan domain :nama_domain.com. 2. List adalah salah satu fungsi dari php yang digunakan untuk memisahkan string berdasarkan kriteria terntentu. 3. fungsi list menyediakan dua buah variabel yaitu $username dan $nama_domain, kemudian memisahkan string alamat_email berdasarkan tanda “@”. 4. Hasil dari list adalah $nama_domain=”nama_domain.com” $username=”username” dan

5. Melalui fungsi checdnsrr akan dilakukan pengecekan domain, akan bernilai true jika domain tersebut ada dan bernilai false jika tidak ada. Pada awalnya fungsi checdnsrr tidak dapat digunakan pada platforms windows, namun pada PHP versi 5.3.0 fungsi ini sudah dapat digunakan. Catatan : Skrip tersebut hanya berjalan jika sudah online di internet, namun untuk pengecekan pola email dapat dilakukan di localhost atau di komputer yang tidak harus terhubung ke
internet.

Penutup
Sekarang ini hampir seluruh web yang ada mengharuskan anggota yang mendaftar harus menginputkan email. Salah satu cara untuk memastikan alamat email yang di kirim oleh pengunjung adalah valid adalah dengan mencocokan pola dan mencek dns dari email tersebut.

Referensi

Copyright © 2009 www.aefil.com

4

www.aefil.com
Free tutorial teks dan video
http://id2.php.net/checkdnsrr

Biografi Penulis
Muhammad Arif Harahap, Saat ini sedang menyelesaikan kuliah disebuah perguruan tinggi negeri. Kecintaan penulis terhadap komputer membuat penulis hampir melupakan kuliahnya. Saat ini penulis lebih memfokuskan diri pada software engineering. Email : arifhrp@gmail.com

Copyright © 2009 www.aefil.com

5

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->