P. 1
Mengenal Metode Nominal Group Technique

Mengenal Metode Nominal Group Technique

|Views: 68|Likes:
Published by Adhi S. Nugroho

More info:

Published by: Adhi S. Nugroho on Mar 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2013

pdf

text

original

Mengenal Metode Nominal Group Technique, Alternatif Brainstorming Rabu, 24 Maret 2010 18:00 WIB (managementfile – Quality) – Nominal Group

Technique adalah salah satu quality tools yang bermanfaat dalam mengambil keputusan terbaik. Dalam quality management, metode ini dapat digunakan untuk berbagai hal, mulai dari mencari solusi permasalahan, hingga memilih ide pengembangan produk baru. Apa itu Nominal Group Technique? NGT adalah suatu metode untuk mencapai konsensus dalam suatu kelompok, dengan cara mengumpulkan ide-ide dari tiap peserta, yang kemudian memberikan voting dan ranking terhadap ide-ide yang mereka pilih. Ide yang dipilih adalah yang paling banyak skor-nya, yang berarti merupakan konsensus bersama. Metode ini dapat menjadi alternatif brainstorming, hanya saja konsensus dapat tercapai lebih cepat. Teknik ini awalnya dikembangkan oleh Delbecq dan VandeVen, yang kemudian diaplikasikan untuk perencanaan program pendidikan untuk orang dewasa oleh Vedros. Kapan NGT cocok untuk diimplementasikan? NGT cocok diimplementasikan ketika Anda membutuhkan suatu konsensus yang dari tim, sementara tim sendiri punya pendapat dan perspektif yang berbeda-beda mengenai masalah tersebut. Jika butuh konsensus yang cepat, NGT juga cocok, dibandingkan dengan brainstorming yang memakan waktu lebih lama. Bagaimana langkah-langkah mengimplementasikan NGT? Sebelum NGT dilakukan, maka Anda perlu mempersiapkan beberapa hal terlebih dulu, yakni: • Ruang pertemuan yang cukup besar untuk menampung sekitar 5 hingga 9 peserta rapat. • Meja dengan bentuk U, dengan papan tulis di ujung depan, dilengkapi oleh spidol/marker, pensil, pulpen, selotip, kertas, hingga index card untuk tiap partisipan. • rules dan prosedur untuk mengimplementasikan NGT Berikut ini adalah langkah-langkah dalam mengimplementasikan NGT: 1. Introduction Pada tahap ini, fasilitator/moderator membuka sesi NGT, menyapa para peserta, sekaligus menjelaskan tujuan dan prosedur dari pertemuan 2. Generating Ideas Fasilitator mengutarakan pertanyaan atau masalah ke kelompok dalam bentuk tertulis di kertas. Selanjutnya, masing-masing peserta diminta untuk menuliskan seluruh ide yang muncul di kepalanya. Para peserta diminta untuk bekerja secara independen, tanpa berdiskusi sama sekali dengan peserta lain. Tahap ini membutuhkan sekitar 10 menit. 3. Sharing & Recording Ideas Selanjutnya, fasilitator meminta peserta untuk berbagi ide-ide yang sebelumnya sudah mereka tuliskan di kertas. Sang moderator menuliskan ide-ide dari tiap peserta pada

hanya memberikan pemahaman mengenai ide-ide tersebut kepada para peserta dan memberi gambaran mengenai pentingnya ide-ide tersebut. tanpa ada judgement atau serangan ke pihak tertentu. Fasilitator juga bertugas supaya seluruh ide dapat dibahas secara menyeluruh. Lanjutkan proses ini hingga seluruh ide dari tiap peserta dapat terdokumentasi. kemudian mereka harus memberikan ranking prioritas bagi tiap ide tersebut. Tahap ini membutuhkan sekitar 15-30 menit. 1 untuk ide yang kurang penting. dapat dimasukkan. Keunggulan dan Kelemahan NGT Keunggulan • menghasilkan ide yang lebih banyak dibandingkan dengan diskusi biasa • menyeimbangkan peran masing-masing individu. Dalam tahap ini. membatasi dominasi dari orang yang punya pengaruh dalam kelompok • menghilangkan `persaingan` dalam kelompok juga tekanan untuk `konformitas` • mendorong peserta untuk menyelesaikan masalah dengan constructive problem solving • tiap peserta dapat memberikan prioritas idenya secara independent dan tertutup Kelemahan • membutuhkan persiapan • hanya memfasilitasi untuk pencapaian satu tujuan saja. Voting and Ranking on Ideas Tahap terakhir. Satu pertemuan hanya membahas satu topic • diskusi hanya terbatas. Intinya.papan tulis. Discussing Ideas Selanjutnya. dan peserta boleh menuliskan ide-ide baru yang muncul sepanjang proses. Ide yang memperoleh skor paling tinggi merupakan ide yang paling disukai dan disepakati bersama oleh kelompok. Tahap ini membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Sebelumnya. tidak seperti brainstorming yang menstimulasi perkembangan dari ide-ide. peserta diminta untuk memberikan penjelasan yang lebih detail mengenai ide-ide yang telah dikemukakan. namun jika ada perspektif atau penekanan yang berbeda. tidak ada ide yang dieliminasi. Jadi. Sumber: http://vibizmanagement. misalnya tiap peserta diminta untuk memilih 5 ide terbaik dari daftar yang ada. masing-masing peserta memberikan voting terhadap ide-ide yang ada. Ide yang sama tidak disertakan. 5. fasilitator bertugas untuk memastikan bahwa tiap peserta dapat memberikan kontribusi pada diskusi. 4. hingga 5 untuk yang paling penting. serta menjaga proses tetap netral.com/journal/index/category/quality_management/79/30 . dan yang menjawab tidak harus orang yang mengajukan ide tersebut. Setiap peserta boleh mengajukan komentar ataupun pertanyaan mengenai ide-ide tersebut. fasilitator harus menentukan terlebih dahulu kriteria-kriteria yang digunakan untuk voting ide. supaya semuanya dapat melihat. dan tidak terpaku pada beberapa ide saja. Pada tahap ini tidak ada diskusi atau debat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->