Artikel Kimia Minyak Bumi devilito, Friday, May 8, 2009 Artikel Tugas Kimia SMU tentang Minyak Bumi

Pertambangan, batu Bara, gas dan lain-lain untuk referensi temanteman dan adik-adik, dan pembaca umumnya. Disusun Oleh :

ASAL USUL MINYAK BUMI Minyak bumi (bahasa Inggris: petroleum, dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak), dijuluki juga sebagai emas hitam, adalah cairan kental, coklat gelap, atau kehijauan yang mudah terbakar, yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon, sebagian besar seri alkana, tetapi bervariasi dalam penampilan, komposisi, dan kemurniannya. Beberapa ilmuwan menyatakan bahwa minyak adalah zat abiotik, yang berarti zat ini tidak berasal dari fosil tetapi berasal dari zat anorganik yang dihasilkan secara alami dalam perut bumi. Namun, pandangan ini diragukan dalam lingkungan ilmiah. 1. Pembentukan Minyak Bumi, Gas Alam, dan Batu Bara Sumber energi yang banyak digunakan untuk memasak, kendaraan bermotor danindustri berasal dari minyak bumi,gas alam dan batu bara. Ketiga jenis tersebut bahan bakar tersebut berasal dari pelapukan sisa-sisa organisme sehinggga disebut bahan bakar fosil. Minyak bumi dan gas alam berasal dari jasad renik lautan, tumbuhan dan hewan yang mati sekitar 150 juta tahun yang lampau.Sisa-sisa organisme itu mengendap di dasar lautan yang kemudian ditutupi oleh lumpur. Lapisan lumpur tersebut lambat laun berubah menjadi batuan karena pengaruh suhu dan tekanan lapisan di atasnya. Sementara itu,dengan meningkatnya tekanan dan suhu, bakteri anaerob menguraikan sisa-sisa jasad renik itu dan mengubahnya menjadi minyak dan gas. Proses pembentukan minyak dan gas ini memakan waktu jutaan tahun.Minyak dan gas yang terbentuk meresap dalam batuan yang berpori bagaikan air dalam batu karang .Minyak dan gas dapat pula bermigrasi dari suatu daerah ke daerah lain, kemudian terkonsentrasi jika terhalang oleh lapisan yang kedap. Walaupun minyak bumi dan gas

Hal ini terjadi karena pergerakan kulit bumi. banyak sumber minyak dan gas yang terdapat di daratan. Minyak mentah (cruide oil ) mengandung sekitar 500 jenis hidrokarbon dengan jumlah atom C-1 hinggga 50. Sumatera Utara . Komponen lainnya adalah hidrokarbon aromatik. dan perengkahan (Cracking).dan butana dengan metana sebagai komponen utamanya. Selain itu alkana juga terdapat berbagai gas lain seperti karbon dioksida (CO2) dan hidrogen sulfida (H2S).Oleh karena itu pengolahan (pemurnian =refining ) minyak bumi dilakukan melalui distilasi bertingkat. Minyak bumi diperoleh dengan membuat sumur bor. kemudian dialirkan ke dalam menara fraksionasi. karena titik didih karbon telah meningkat seiring bertambahnya jumlah atom C dalam molekulnya. Minyak Bumi. Di Indonesia penambangan minyak terdapat di berbagai tempat.atau jelaga (partikel karbon ) Beberapa sumur gas juga mengfandung helium. nitrogen.etana. Minyak mentah belum dapat digunakan sebagai bahan bakar maupun untuk keperluan lainnya. dan Irian Jaya. PROSES PENYULINGAN MINYAK BUMI DAN HASILNYA Pengilangan/penyulingan (refining) adalah proses perubahan minyak mentah menjadi produk yang dapat dijual (marketeble product) melalui kombinasi proses fisika dan kimia. kemudian terkubur mungkin karena gempa bumi atau letusan gunung berapi.sedangkan yang titik didihnya lebih rendah akan menguap dan naik ke bagian atas melalui sungkup. dan Batu Bara Gas alam terdiri dari alkana suhu rendah yaitu metana.Propana dan Butana juga dipisahkan kemudian dicairkan yang dikenal dengan LPG.sumber hidrogen dan untuk pembuatan metanol. dimana minyak mentah dipisahkan ke dalam kelompok-kelompok (fraksi) dengan titik didih yang mirip. Komponen yang titik didihnya tinggi akan tetap berupa cairan dan turun ke bawah. sedikit alkena dan berbagai senyawa karbon yang mengandung oksigen. Reaksi penting dari alkana adalah pembakaran. dan belerang. Alkana adalah golongan senyawa yang kurang reaktif karena sukar bereaksi sehinggga disebut parafin yang artinya afinitas kecil. CARA PENAMBANGAN MINYAK BUMI Minyak bumi biasanya berada 3-4 km di bawah permukaan. seingga sebagian lautan menjadi daratan.Minyak mentah (crude oil ) berbentuk cairan kental hitam dan berbau kurang sedap. kemudian sikloalkana. tetapi harus diolah terlebih dahulu.Hidrokarbon yang terkandung dalam minyak bumi terutama alkana. Adapun batu bara yang dipercaya berasal dari pohon-pohon dan pakis yang hidup sekitar 3 juta tahun yang lalu. Kalimantan . Komposisi Gas Alam. misalnya Aceh. Etana dalam gas alam biasanya dipisahkan untuk keperluan industri. Pembakaran sempurna menghasilkan CO2 dan H2O Reaksi pembakaran propana C3H8 + 5O2 → 3CO2 + 4H2O Jika pembakaran tidak sempurna menghasilkan CO dan H2O.Mula-mula minyak mentah pada suhu sekitar 400°C. Minyak bumi adalah suatu capuran kompleks yang sebagian besar terdiri atas hidrokarbon. substitusi. Komposisi minyak bumi sngat bervariasi dari suatu sumur ke sumur lainnya dan dari suatu daerah ke daerah lain. Metana terutama digunakan sebagai bahan bakar.alam terbentuk di dasar lautan. Ø Produk yang dihasilkan dari proses pengilangan/penyulingan tersebut antara lain: . 2.propana.

Pemrosesan Minyak Bumi Pada pemrosesan minyak bumi melibatkan 2 proses utama. Gasoline (Amerika Serikat) atau motor spirit (Inggris) atau bensin (Indonesia) memiliki titik didih terendah dan merupakan produk kunci dalam penyulingan yang digunakan sebagai bahan pembakar motor (:t 45% dari minyak mentah diproses untuk menghasilkan gasolin. a. Beberapa perlakuan kimia dan pemanasan dilakukan untuk memperbaiki kualitas dari produk minyak mentah yang diperoleh. Misalnya pada tahun 1912 permintaan gasolin melebihi supply dan untuk memenuhi permintaan tersebut maka digunakan proses "pemanasan" dan "tekanan" yang tinggi untuk mengubah fraksi yang tidak diharapkan. Proses Pemisahan (Separation Processes) Unit operasi yang digunakan dalam penyulingan minyak biasanya sederhana tetapi yang kompleks adalah interkoneksi dan interaksinya. b.Minyak tanah . Proses pemisahan tersebut adalah : . Proses pemisahan (separation processes) 2. Kerosin memiliki titik didih tertinggi dan biasanya digunakan sebagai . peralatan pertanian dan lain-lain. Intermediate destilates merupakan minyak gas atau bahan bakar diesel yang penggunaannya sebagai bahan bakar transportasi truk-truk berat. proses ini disebut cracking. Beberapa naphta digunakan sebagai : .Pelarut dry cleaning (pencuci) .Residu termasuk aspal.Dalam kemileteran digunakan sebagai bahan bakar jet dikenanl sebagai jP-4 c. Molekul besar menjadi yang lebih kecil dalam range titik didih gasolin. a. minyak dengan berat jenis tinggi dari bahan bakar.Heavy destilates merupakan komponen dengan berat molekul tinggi. 4. kereta api.1. yaitu : 1. residu bahan bakar minyak dan petrolatum. Fraksi ini biasanya dirubah menjadi minyak pelumas (lubricant oils).Pelarut karet .Bahan awal etilen . Proses konversi (convertion processes) Proses pengilangan (refines) pertama-tama adalah mengubah komponen minyak menjadi fraksi-fraksi yang laku dijual berupa beberapa tipe dari destilasi. Light destilates adalah komponen dengan berat molekul terkecil. Naphta adalah material yang memiliki titik didih antara gasolin dan kerasin.Bahan bakar jet untuk air plane 2. 3. kapal kecil komersial. lilin dan stock cracking.

Kristalisasi Sebelum di filtrasi lilin harus dikristalisasi untuk menyesuaikan ukuran kristal dengan cooling dan stirring. kerasin dan minyak gas biasanya disuling pada tekanan atmosfer. Pengurangan tekanan diperoleh dengan menggunakan sebuah pompa vakum(vacuum pump).Untuk menghasilkan bensin-bensin yang dapat dipakai dari berbagai gas ampas dari suatu instalasi penghalus. dalam hal ini digunakan arang aktif. Gas-gas dikeluarkan dari tank penyimpanan gas sebagai hasil dari pemanasan matahari yang kemudian diserap ulang oleh tanaman.Untuk pemisahan gas-gas rekahan dalam suatu fraksi yang sangat ringan (misalnya fraksi yang terdiri dari zat hidrogen. 4. Ekstraksi Pengerjaan ini didasarkan pada pembagian dari suatu bahan tertentu dalam dua bagian yang mempunyai sifat dapat larut yang berbeda. Pemakaian terpenting proses adsorpsi pada perindustrian minyak adalah : . Absorpsi Umumnya digunakan untuk memisahkan zat yang bertitik didih tinggi dengan gas. . Adsorpsi Proses adsorpsi digunakan untuk memperoleh material berat dari gas.1. etana) dan fraksi yang lebih berat yaitu yang mempunyai komponen-komponen yang lebih tinggi. Minyak gas digunakan untuk menyerap gasolin alami dari gas-gas basah. . Proses ini dilakukan terutama dalam hal-hal sebagai berikut: . 3. Lilin yang tidak diinginkan dipindahkan dan menjadi lilin mikrokristalin yang diperdagangkan. metana. Filtrasi Digunakan untuk memindahkan endapan lilin dari lilin yang mengandung destilat. Steam stripping pada umumnya digunakan untuk mengabsorpsi hidrokarbon fraksi ringan dan memperbaiki kapasitas absorpsi minyak gas.Untuk mendapatkan fraksi-fraksi gasolin alami yang dapat dicampurkan pada bensin. 5. 6. .Untuk mendapatkan bagian-bagian berisi bensin (natural gasoline) dari gas-gas buni.Untuk menghilangkan bagian-bagian yang memberikan warna dan hal-hal lain yang tidak dikehendaki dari minyak. Filtrasi dengan tanah liat digunakan untuk decolorisasi fraksi. Destilasi Bensin. . 2. fraksi-fraksi minyak pelumas akan mencapai suhu yang lebih tinggi dimana zat-zathidrokarbon mulai terurai (biasanya kira-kira antara suhu 375 -400°C) karena itu lebih baik jika minyak pelumas disuling dengan tekanan yang diturunkan. digunakan tanah liat untuk menghilangkan warna dan bauxiet (biji oksida-aluminium).

Semua reaksi cracking adalah endotermik dan melibatkan energi yang tinggi. Cracking atau Pyrolisis Cracking atau pyirolisis merupakan proses pemecahan molekul-molekul hidrokarbon besar menjadi molekulmolekul yang lebih kecil dengan adanya pemanasan atau katalis. selanjtnya terjadi aromatik-aromatik dalam fraksi bensin yang lebih tinggi yang juga dapat mempengaruhi bilangan oktan.yaitu: .b. . misalnya dari 45-50 hingga 75-80. Proses cracking dilakukan untuk menghasilkan fraksi-fraksi bensin yang berat yaitu yang mempunyai bilangan oktan yang buruk karena umunya bilangan oktan itu meningkat jika titik didihnya turun.Bensin yang dihasilkan menunjukkan angka oktan yang lebih baik. Pada pelaksanaannya tidak mungkin mengatur produk yang dihasilkan pada Suatu proses crackingi. Dengan adanya katalisator dapat terjadi proses isomerisasi. * Proses cracking thermis dengan katalisator Dengan adanya katalisator maka reaksi cracking dapat terjadi pada suhu yang lebih rendah. C7H15C15H30C7H15 C7H16 + C6H12CH2 + C14H28CH2 Minyak gas berat gasolin gasalin (anti knock) recycle stockDengan adanya pemanasan yang cukup dan katalis maka hidrokarbon paraffin akan pecah menjadi dua atau lebih fragmen dan salah satunya berupa olefin.Terbentuknya alken Oleh karena itu bilangan oktan dapat meningkat dengan sangat tinggi. Keuntungan dari proses thermis-katalisator adalah: . mekanisme yang terjadi berupa pembentukan "ion karbonium" dan "radikal bebas". Maka pada cracking bensin berat akan diperoleh suatu perbaikan dalam kualitas bahan pembakarnya yang disebabkan oleh 2 hal. .Perbandingan antara bensin terhadap gas adalah sangat baik karena disebabkan oleh pendeknya waktu cracking pada suhu yang lebih rendah.Penurunan titik didih rata-rata . dimana alkena alkena dengan rantai luru dirubah menjadi hidrokarbon bercabang. Proses cracking meliputi: * Proses cracking thermis murni Proses ini merupakan proses pemecahan molekul-molekul besar dari zat hidrokarbon yang dilakukan pada suhu tinggi yang bekerja pada bahan awal selama waktu tertentu. Proses Konversi (conversion processes) Hampir 70% dari minyak mentah di proses secara konversi di USA. biasanya selain menghasilkan bensin (gasoline) juga mengandung molekul-molekul yang lebih kecil (gas) dan molekul-molekul yang lebih besar (memiliki titik didih yang lebih tinggi dari bensin). Dibawah ini ada beberapa contoh reaksi konversi dasar yang penting: 1.

hanya berbeda pada bagian-bagian dari charging stock need be unsaturated. . Katalis hidrogen adalah logam yang dipilih tergantung pada senyawa yang akan di reduksi dan pada kondisi hidrogenasi.* Proses cracking dengan chlorida-aluminium (AlCl3) yang bebas air Bila minyak dengan kadar aromatik rendah dipanaskan dengan AlCl3 bebas air pada suhu 180-2000C maka akan terbentuk bensin dalam keadaan dan waktu Tertentu. cari Pompa minyak Belum Diperiksa . Pd. banyak sekali gas asam garam maka harus memakai alat-alat yang tahan korosi. dan Cu. Sebagai hasilnya adalah produk alkilat yang tidak mengandung olefin dan memiliki bilangan oktan yang tinggi. Anehnya pada proses ini bensin yang dihasilkan tidak mengandung alkena-alkena tetapi masih memiliki bilangan oktan yang lumayan. Bahan yang tidak mengandung aromatik (misalnya parafin murni) dengan 2 atau 5% AlCl3 dapat merubah sebagian besar (90%) dari bahan itu menjadi bensin. 4. Kerugian dari proses ini adalah : . Hidrogenasi Proses ini adalah penambahan hidrogen pada olefin. bagian lain akan ditingga/ sebagai arang dalam ketel. etilen isobutan 2. Metode ini didasarkan pada reaktifitas dari karbon tersier dari isobutan dengan olefin.Mahal karena AlCl3 yang dipakai akan menyublim dan mengurai. hal ini mungkin disebabkan kerena sebagian besar alkena bercabang.Bahan-bahan yang dapat dikerjakan terbatas. . Langsung ke: navigasi. misalnya Pt. Ni. butilen dan amilen.2-dimetilbutan atau neoheksan (unsaturated) (isounsaturated) ( saturated branched chain) Proses alkilasi adalah eksotermik dan pada dasarnya sama dengan polimerisasi.Pada saat reaksi berlangsung. seperti propilen.

CH4 (metana). lilin. menjadi minyak tanah. Senyawaan tersebut digunakan sebagai pelarut. senyawaan hidrogen dan karbon. -88. Rantai dari C6H14 sampai C12H26 dicampur bersama dan digunakan untuk bensin.70 °C (digunakan sebagai pelarut) minyak ringan: 60 . C3H8 (propana). setelah diolah lagi.5°. dan kemurniannya. dll.100 °C (bahan bakar mobil) minyak berat: 100 . C2H6 (etana). dan mudah menguap. . yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi. coklat gelap. kemudian tar. adalah cairan kental. dimulai dari "lilin.Minyak bumi (ingrpetroleum. Rantai dalam wilayah C5-7 semuanya ringan.150 °C (pelarut dan bahan bakar untuk rumah tangga) kerosene: 150 .6°.6 °C. tetapi bervariasi dalam penampilan. Minyak bumi terdiri dari hidrokarbon.150 °C (bahan bakar mobil) minyak tanah ringan: 120 . Minyak tanah terbuat dari rantai di wilayah C10 Minyak pelumas dan gemuk setengah-padat (termasuk Vaseline®) berada di antara C16 sampai ke C20. yang kemudian. -43. dari bahasa Latin petrus – karang dan oleum – minyak). aspal. bensin. -42 °C. komposisi. dan produk cepat-kering lainnya. Komposisi Komponen kimia dari minyak bumi dipisahkan oleh proses distilasi.6 °C.350 °C (minyak diesel/pemanas) minyak pelumas: > 300 °C (minyak mesin) sisanya: tar. Rantai di atas C20 berwujud padat. Empat alkana teringan. yang berarti zat ini tidak berasal dari fosil tetapi berasal dari zat anorganik yang dihasilkan secara alami dalam perut bumi. dan C4H10 (butana) semuanya adalah gas yang mendidih pada -161. dan bitumen aspal.250 °C (bahan bakar mesin jet) minyak gas: 250 . sebagian besar seri alkana. nafta jernih. cairan pencuci kering (dry clean). Titik pendidihan dalam tekanan atmosfer fraksi distilasi dalam derajat Celcius: • • • • • • • • minyak eter: 40 .5 °C. -127. dijuluki juga sebagai emas hitam. dan -0. pandangan ini diragukan dalam lingkungan ilmiah.9°. aspal. atau kehijauan yang mudah terbakar.1° F). dan +31. Namun. bahan bakar residu Beberapa ilmuwan menyatakan bahwa minyak adalah zat abiotik. berturut-turut (-258. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon.

aspal. atau kehijauan yang mudah terbakar. dan +31. setelah diolah lagi. harga BBM sering mengalami kenaikan disebabkan alasan pemerintah yang ingin mengurangi subsidi. Komposisi Komponen kimia dari minyak bumi dipisahkan oleh proses distilasi. Minyak bumi terdiri dari campuran kompleks dari berbagai hidrokarbon. dan -0. Minyak bumi terdiri dari hidrokarbon. Tujuan dari pengurangan tersebut dikatakan adalah agar dana yang sebelumnya digunakan untuk subsidi dapat dialihkan untuk hal-hal lain seperti pendidikan dan pembangunan infrastruktur. dan Eksplorasinya Minyak bumi dijuluki juga sebagai emas hitam. Minyak Bumi. yang berada di lapisan atas dari beberapa area di kerak Bumi. adalah cairan kental. C3H8 (propana). senyawaan hidrogen dan karbon. dll. sembako dan bisa juga tarif listrik sehingga selalu ditentang masyarakat. dan kemurniannya. komposisi. kenaikan tersebut sering memicu terjadinya kenaikan pada harga barang-barang lainnya seperti barang konsumen. Ada beberapa jenis BBM yang dikenal di Indonesia. bensin. berturut-turut (-258. -127. -88. Empat alkana teringan.1° F). dan C4H10 (butana) – semuanya adalah gas yang mendidih pada -161.Kegunaan Di Indonesia. yang kemudian. lilin.6 °C.6°. Di sisi lain. -43.5 °C.CH4 (metana). minyak bumi yang diolah banyak digunakan sebagai Bahan bakar minyak atau BBM. di antaranya adalah: • • • • • • • • • • • • Minyak tanah rumah tangga Minyak tanah industri Pertamax Pertamax Plus Premium Bio Premium Bio Solar Pertamina DEX Solar transportasi Solar industri Minyak diesel Minyak bakar Di Indonesia.5°. sebagian besar seri alkana. menjadi minyak tanah. . yang merupakan salah satu jenis bahan bakar yang digunakan secara luas di era industrialisasi. tetapi bervariasi dalam penampilan.9°. C2H6 (etana).6 °C. -42 °C. coklat gelap.

cairan pencuci kering (dry clean). dan bitumen aspal. kemudian tar. minyak bumi yang diolah banyak digunakan sebagai Bahan bakar minyak atau BBM. Ada beberapa jenis BBM yang dikenal di Indonesia. aspal. Namun. yang merupakan salah satu jenis bahan bakar yang digunakan secara luas di era industrialisasi. nafta jernih. Rantai di atas C20 berwujud padat. Rantai dari C6H14 sampai C12H26 dicampur bersama dan digunakan untuk bensin. Minyak tanah terbuat dari rantai di wilayah C10 Minyak pelumas dan gemuk setengah-padat (termasuk Vaseline®) berada di antara C16 sampai ke C20. dan mudah menguap. Senyawaan tersebut digunakan sebagai pelarut. pandangan ini diragukan dalam lingkungan ilmiah. yang berarti zat ini tidak berasal dari fosil tetapi berasal dari zat anorganik yang dihasilkan secara alami dalam perut bumi. harga BBM sering mengalami kenaikan disebabkan alasan pemerintah yang ingin mengurangi subsidi.Rantai dalam wilayah C5-7 semuanya ringan. Tujuan dari pengurangan tersebut dikatakan adalah agar dana yang . bahan bakar residu Beberapa ilmuwan menyatakan bahwa minyak adalah zat abiotik. Titik pendidihan dalam tekanan atmosfer fraksi distilasi dalam derajat Celcius: minyak eter: 40 – 70 °C (digunakan sebagai pelarut) minyak ringan: 60 – 100 °C (bahan bakar mobil) minyak berat: 100 – 150 °C (bahan bakar mobil) minyak tanah ringan: 120 – 150 °C (pelarut dan bahan bakar untuk rumah tangga) kerosene: 150 – 250 °C (bahan bakar mesin jet) minyak gas: 250 – 350 °C (minyak diesel/pemanas) minyak pelumas: > 300 °C (minyak mesin) sisanya: tar. Kegunaan Di Indonesia. dimulai dari “lilin. dan produk cepat-kering lainnya. di antaranya adalah: Minyak tanah rumah tangga Minyak tanah industri Pertamax Pertamax plus Premium Bio Premium Bio Solar Pertamina DEX Solar transportasi Solar industri Minyak diesel Minyak bakar Di Indonesia.

yaitu orang-orang yang menguasai ilmu kebumian. tetapi di pembangkit listrik baru gas dari pembakaran digunakan untuk memutar turbin gas secara langsung. dan gas alam.  Pembakaran bahan bakar fosil oleh manusia merupakan sumber utama dari karbon dioksida yang merupakan salah satu gas rumah kaca yang dipercayai menyebabkan pemanasan global. Perlu diketahui bahwa minyak di dalam bumi bukan berupa wadah yang menyerupai danau. dan juga pembakaran kayu atau peat untuk panas. energi dari pembakaran bahan bakar fosil seringkali digunakan untuk menggerakkan turbin. sembako dan bisa juga tarif listrik sehingga selalu ditentang masyarakat. Jika salah satu saja tidak ada maka daerah tersebut tidak potensial atau bahkan tidak mengandung hidrokarbon. Untuk kajian dasar. maka ada beberapa kondisi yang harus ada di daerah tersebut. kenaikan tersebut sering memicu terjadinya kenaikan pada harga barang-barang lainnya seperti barang konsumen.sebelumnya digunakan untuk subsidi dapat dialihkan untuk hal-hal lain seperti pendidikan dan pembangunan infrastruktur. untuk menentukan suatu daerah mempunyai potensi akan minyak bumi. batuan ini kaya akan kandungan unsur atom karbon (C) yang didapat dari cangkang – cangkang fosil yang terendapkan di batuan itu. Mereka adalah orang yang bertanggung jawab atas pencarian hidrokarbon tersebut. biasanya yang berperan sebagai batuan sumber ini adalah serpih. adalah sumber daya alam yang mengandung hidrokarbon seperti batu bara. Ketika menghasilkan listrik. Penggunaan bahan bakar fosil ini telah menggerakan pengembangan industri dan menggantikan kincir angin. Sejumlah kecil bahan bakar hidrokarbon adalah bahan bakar bio yang diperoleh dari karbon dioksida di atmosfer dan oleh karena itu tidak menambah karbon dioksida di udara Eksplorasi Minyak Bumi Eksplorasi atau pencarian minyak bumi merupakan suatu kajian panjang yang melibatkan beberapa bidang kajian kebumian dan ilmu eksak. Kondisi itu adalah: Batuan Sumber (Source Rock) Yaitu batuan yang menjadi bahan baku pembentukan hidrokarbon. petroleum. Di sisi lain. Ilustrasinya seperti gambar di bawah ini Kajian Geologi Secara ilmu geologi. . Karbon inilah yang akan menjadi unsur utama dalam rantai penyusun ikatan kimia hidrokarbon. riset dilakukan oleh para geologis. namum berada di dalam pori-pori batuan bercampur bersama air. Generator tua seringkali menggunakan uap yang dihasilkan dari pembakaran untuk memutar turbin. Bahan bakar fosil Bahan bakar fosil atau bahan bakar mineral. tenaga air.

Tekanan dan Temperatur Untuk mengubah fosil tersebut menjadi hidrokarbon. Reservoar Adalah batuan yang merupakan wadah bagi hidrokarbon untuk berkumpul dari proses migrasinya. Reservoar ini biasanya adalah batupasir dan batuan karbonat. Kajian geologi merupakan kajian regional. dan hasilnya mengindikasikan potensi hidrokarbon. Pada tahapan ini metoda – metoda khusus digunakan untuk mendapatkan data yang lebih akurat guna memastikan keberadaan hidrokarbon dan kemungkinannya untuk dapat di ekploitasi. karena kedua jenis batu ini memiliki pori yang cukup besar untuk tersimpannya hidrokarbon. jika secara regional tidak memungkinkan untuk mendapat hidrokarbon maka tidak ada gunanya untuk diteruskan. Di batuan sumbernya sendiri dapat dikatakan tidak memungkinkan untuk di ekploitasi karena hidrokarbon di sana tidak terakumulasi dan tidak dapat mengalir. Kajian Geofisika setelah kajian secara regional dengan menggunakan metoda geologi dilakukan. maka tahap selanjutnya adalah tahapan kajian geofisika. Maka penelitian dilanjutkan pada langkah berikutnya. Migrasi Hirdokarbon yang telah terbentuk dari proses di atas harus dapat berpindah ke tempat dimana hidrokarbon memiliki nilai ekonomis untuk diproduksi. Sehingga tahapan ini sangat penting untuk menentukan kemungkinan eksploitasi hidrokarbon tersebut. Ini penting sekali untuk mengetahui apakan batuan tersebut memiliki sifat – sifat sebagai batuan sumber. Jika perangkap ini tidak ada maka hidrokarbon dapat mengalir ketempat lain yang berarti ke ekonomisannya akan berkurang atau tidak ekonomis sama sekali. Jika semua kriteria di atas terpenuhi maka daerah tersebut kemungkinan mempunyai potensi minyak bumi atau pun gas bumi. . Tekanan dan temperatur ini akan mengubah ikatan kimia karbon yang ada dibatuan menjadi rantai hidrokarbon. Metoda-metoda ini menggunakan prinsip-prinsip fisika yang digunakan sebagai aplikasi engineering. Perangkap dalam hidrokarbon terbagi 2 yaitu perangkap struktur dan perangkap stratigrafi. reservoar. Reservoar sangat penting karena pada batuan inilah minyak bumi di produksi. Datadata yang dihasilkan dari pengukuran pengukuran merupakan cerminan kondisi dan sifat-sifat batuan di dalam bumi. tekanan dan temperatur yang tinggi di perlukan. Sedangkan untuk menentukan ekonomis atau tidaknya diperlukan kajian yang lebih lanjut yang berkaitan dengan sifat fisik batuan. dan batuan perangkap atau hanya batuan yang tidak penting dalam artian hidrokarbon. tujuannya agar hidrokarbon yang ada di reservoar itu terakumulasi di tempat itu saja. Perangkap (Trap) Sangat penting suatu reservoar di lindungi oleh batuan perangkap.

bukan jenis fluida karena nilai resitan fluida berbeda beda dari tiap daerah. dari hasil kajian ini akan didapat gambaran lapisan batuan didalam bumi. kajiannya meliputi daerah yang luas. Dapat kita bandingkan bila pori batuan berisi air dengan batuan berisi hidrokarbon akan mempunyai berat jenis yang berbeda . dari data log kita hanya bisa membedakan resistan rendah dan resistan tinggi.Metoda tersebut adalah: Eksplorasi seismik Ini adalah ekplorasi yang dilakukan sebelum pengeboran. sebagai dasar analisa fluida perlu kita ambil sampel fluida didalam batuan daerah tersebut sebagai acuan kita dalam interpretasi jenis fluida dari data resistiviti yang kita miliki. Membedakan kandungan fluida didalam batuan salah satunya dengan menggunakan sifat resistan yang ada pada fluida. minyak atau gas. Data resistiviti Prinsip dasarnya adalah bahwa setiap batuan berpori akan di isi oleh fluida. Data porositas Data berat jenis. Data ini diambil dengan menggunakan alat logging dengan bantuan bahan radioaktif yang memancarkan sinar gamma. Pantulan dari sinar ini akan menggambarkan berat jenis batuan. Fluida air memiliki nilai resistan yang rendah dibandingkan dengan minyak. demikian pula nilai resistan minyak lebih rendah dari pada gas. Fluida ini bisa berupa air.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful