P. 1
Organ Ekskresi pada manusia

Organ Ekskresi pada manusia

|Views: 3,366|Likes:
Published by evinyofitawulansari

More info:

Published by: evinyofitawulansari on Mar 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/18/2013

pdf

text

original

Organ Ekskresi pada manusia Ekskresi : Proses pembuangan zat-zat sisa metabolisme dari dalam tubuh.

Sisa-sisa tersebut dapat berupa : 1. Air 2. Garam-garam mineral 3. Vitamin 4. Urea 5. Gas 6. Zat-zat racun lainnya Organ-organ Sistem Ekskresi

Organ ekskresi pada manusia terdiri dari a. b. c. d. Kulit Paru-paru Hati Ginjal

A. Kulit Kulit merupakan lapisan terluar dari tubuh kita. Kulit disebut organ ekskresi karena mengeluarkan keringat yang terdiri dari air dan garam-garam mineral. Kulit terdiri dari 3 lapisa, yaitu: 1. Lapisan epidermis Lapisan epidermis terdiri dari 2 lapisan, yaitu : ♣ Kulit Ari Kulit ari tidak terdapat jaringan syaraf dan pembuluh darah. ♣ Kulit Jangat Kulit jangat terdapat pembuluh darah dan sel syaraf serta pigmen pewarna kulit.

Jaringan ikat bawah kulit Pada bagian ini terdapat lapisan lemak yang tebal yang berfungsi untuk melindungi bagian tubuh yang berada di bawahnya ( otot dan tulang ).2. kulit memiliki fungsi:  organ pelindung  penerima rangsangan  pengatur suhu tubuh . B. kelenjar minyak dan beberapa macam syaraf peraba. sel-sel syaraf. kelenjar jeringat. Paru – paru Paru-paru disebut organ ekskresi karena mengeluarkan zat sisa berupa gas karbondioksida ( CO2 ). Alveolus berfungsi untuk pertukaran zat oksigen ( O2 ) Dan zat karbondioksida ( CO2 ). 3. Lapisan dermis Pada lapisan dermis terdapat pembuluh darah. Bagian terkecil dari paru-paru adalah alveolus. Selain sebagai organ ekskresi.

garam mineral dan zat sisa lain yang berupa racun. urea. Ginjal Ginjal disebut organ ekskresi karena mengeluarkan zat sisa berupa urine.C. Selain itu. Urine terdiri dari sebagian besar air (80 – 90 %) . garam. Cairan empedu yang masih bermanfaat akan dipergunakan oleh tubuh untuk pembentukan sel darah baru sedangkan yang sudah tidak terpakai akan di buang melalui “ Ginjal “ ( memberi wrna urine ) dan melalui “ Usus Halus “ ( memberi warna feses ). Ginjal manusia terdapat 1 pasang. Kulit Ginjal ( Korteks ) . Empedu merupakan cairan hasil perombakan sel-sel darah yang sudah tua atau mati. Rongga Ginjal ( Pelvis ) 4. Hati Hati disebut organ ekskresi karena mengeluarkan zat sisa berupa empedu. terletak di rongga perut bagian belakang. Sum-sum tulang ( Medula ) 3. Kulit Ginjal ( Korteks ) 2. hati mempunyai fungsi sebagai:  untuk mengatur kadar gula dalam darah  menawarkan racun  membentuk protrombin dan fibrinogen dan mengubah provitamin A menjadi menjadi A  mengubah gula menjadi gula otot atau glikogen dan tempat penyimpanannya D. Bagian-bagian ginjal terdiri dari : 1.

dan badan malphigi terdiri dari kapsul bowman dan glumerulus. Modula adalah tempat yang dilalui Urine sekunder. Ginjal terletak di dorsal pinggang berjumlah sepasang . Ureter adalah saluran yang menghubungkan ginjal dengan kantung kemih.Korteks adalah bagian terluar ginjal. Sum-sum Tulang ( Modula ) Modula merupakan bagian ginjal bagian tengah. Uretra adalah saluran yang menghubungkan kantung kemih dengan organ kelamin. Bagian ini terdapat berjuta-juta nefron untuk proses filtrasi / penyaringan darah. Kantung kemih tempat penampungan urin sekunder sebelum dibuang. Nefron terdiri atas badan malphigi. Gbr. Pelvis adalah tempat untuk menampung sementara urine sekunder. Rongga Ginjal ( Pelvis ) Pelvis merupakan bagian ginjal yang paling dalam.

kalium. dan 150 g glukosa. glukosa. reabsorbsi. dan sebagian besar protein plasma. natrium. dan bahan lain pada filtrat dikeluarkan dalam urin. seperti glukosa. Oleh karena itu. klorida. natrium. konsentrasi zat-zat sisa metabolisme . garam lain. 1200 g garam. 1. Selain penyaringan. zat-zat yang masih diperlukan tidak akan ditemukan lagi. Penyerapan kembali (Reabsorbsi) Volume urin manusia hanya 1% dari filtrat glomerulus. Hasil penyaringan di glomerulus berupa filtrat glomerulus (urin primer) yang komposisinya serupa dengan darah tetapi tidak mengandung protein. Struktur dalam (anatomi) ginjal Pada rongga ginjal bermuara pembuluh pengumpul. Substansi yang masih berguna seperti glukosa dan asam amino dikembalikan ke darah. dan urea melewati saringan dan menjadi bagian dari endapan. Tiap hari tabung ginjal mereabsorbsi lebih dari 178 liter air. Beberapa faktor yang mempermudah proses penyaringan adalah tekanan hidrolik dan permeabilitias yang tinggi pada glomerulus. Pada glomerulus terdapat sel-sel endotelium kapiler yang berpori (podosit) sehingga mempermudah proses penyaringan. Rongga ginjal dihubungkan oleh ureter (berupa saluran) ke kandung kencing (vesika urinaria) yang berfungsi sebagai tempat penampungan sementara urin sebelum keluar tubuh. Setelah terjadi reabsorbsi maka tubulus akan menghasilkan urin seku Zder yang komposisinya sangat berbeda dengan urin primer.Gbr. dan garamgaram lainnya. Dari kandung kencing menuju luar tubuh urin melewati saluran yang disebut uretra. Sebaliknya. Sisa sampah kelebihan garam. bikarbonat. Proses-proses di dalam Ginjal Di dalam ginjal terjadi rangkaian prows filtrasi. 99% filtrat glomerulus akan direabsorbsi secara aktif pada tubulus kontortus proksimal dan terjadi penambahan zat-zat sisa serta urea pada tubulus kontortus distal. 2. kalium. Pada filtrat glomerulus masih dapat ditemukan asam amino. Sebagian besar dari zat-zat ini direabsorbsi beberapa kali. Pada urin sekunder. di glomelurus terjadi pula pengikatan kembali sel-sel darah. asam amino. Bahan-bahan kecil terlarut dalam plasma. Penyaringan (filtrasi) Filtrasi terjadi pada kapiler glomerulus pada kapsul Bowman. keping darah. dan augmentasi.

misalnya ureum dari 0. Akibat dari kelainan dan penyakit pada organ ekskresi bergantung kepada jenis kelainan dan penyakitnya. sedangkan air melalui peristiwa osn osis. 1. Meresapnya zat pada tubulus ini melalui dua cara.yang bersifat racun bertambah. 3. sisa-sisa tersebut akan menumpuk dalam tubuh dan meracuni tbuh. Komposisi urin yang dikeluarkan lewat ureter adalah 96% air. paru-paru basah. Berikut adalah contohcontoh yang terdapat pada alat ekskresi:  Kelainan dan penyakit pada paru-paru antara lain TBC.5% garam. Jika tidak. . dan sisa substansi lain. Augmentasi Augmentasi adalah proses penambahan zat sisa dan urea yang mulai terjadi di tubulus kontortus distal. radang glomerulus.5% urea. dalam urin primer dapat mencapai 2% dalam urin sekunder. bronkitis. misalnya pigmen empedu yang berfungsi memberi warm dan bau pada urin.  Kelainan dan penyakit pada ginjal antara lain batu ginjal. asma. Reabsorbsi air terjadi pada tubulus proksimal dan tubulus distal. Gula dan asam mino meresap melalui peristiwa difusi. KELAINAN DAN PENYAKIT PADA SISTEM EKSKRESI DAN UPAYA MENGATASINYA Sampah-sampah sisa metabolisme penting sekali dikeluarkan.03`. 2.

 Kelainan dan penyakit pada hati antara lain hepatitis. antara lain panu. kanker hati dan diabetes melitus. . kurap. kadas.  Kelainan dan penyakit pada kulit paling sering disebabkan oleh infeksi jamur. eksim.

Biology Lesson.blogspot. Diakses tanggal 26 Februari 2011 Valerian.Sumber: Anonym. Sistem Ekskresi pada Manusia.com/2009/07/sistem-ekskresi-pada-manusia. Andre. 2009.html tanggal 26 Februari 2011 . Diakses http://andrevalerian. 2009.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->