KALIBRASI PERALATAN ALAT LABORATORIUM

:
KALIBRASI TIMBANGAN ( NERACA ) Pengontrolan Timbangan Penanganan Timbangan Membersihkan Timbangan OPERASI, PEMBERSIHAN DAN PERAWATAN PENANGAS AIR (WATER BATH) Operasi Pembersihan dan Perawatan Uji Operasional Pengukuran dalam kasus penyimpangan (deviasi) Dokumentasi OPERASI, PEMBERSIHAN DAN KALIBRASI ALAT PENGUKUR SUHU (TERMOMETER) Alat yang diperlukan Uji Operasional Operasi Rentang kerja yang diijinkan Pembersihan dan Perawatan Dokumentasi KONTROL, PERAWATAN Dan UJI OPERASIONAL PERALATAN PENDINGIN Dan REFRIGERATOR Uji Operasional Operasi / Utilisasi Rentang batas kerja/ kekurangan Pembersihan Dan Perawatan Dokumentasi UTILITAS DAN PENGUJIAN PERALATAN VOLUMETRIK kebutuhan Petunjuk Operasional Pipet Gondok (vol. Pipette) Gelas Ukur Labu Ukur Alat Pembagi (dispenser) Uji Peralatan Volumetrik Jenis / tipe peralatan volumetrik yang akan diuji. Frekuensi Cara kerja

1

Jika tidak. harus menunggu 30 menit untuk mengatur temperatur. Penanganan Timbangan Kedudukan timbangan harus diatur dengan sekrup dan harus tepat horizontal dengan “Spirit level (waterpass) sewaktu-waktu timbangan bergerak. bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat. harus dicek lagi. Membersihkan Timbangan Kebersihan timbangan harus dicek setiap kali selesai digunakan. cek kembali dengan menggunakan anak timbangan. Jika menggunakan timbangan elektronik. Penyimpangan berat dicatat pada lembar/kartu kontrol. sipemakai harus melaporkan kepada manajer lab.KALIBRASI TIMBANGAN ( NERACA ) Pengontrolan Timbangan Timbangan dikontrol dengan menggunakan anak timbangan yang sudah terpasang atau dengan dua anak timbangan eksternal. kemudian piringan (pan) timbangan dapat diangkat dan seluruh timbangan dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak. Setiap orang yang menggunakan timbangan harus merawatnya. Jika menggunakan timbangan yang sangat sensitif. Sesudah dibersihkan timbangan dihidupkan dan setelah dipanaskan. timbangan harus dikunci jika anda meninggalkan ruang kerja. Timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum menimbang angka “nol” harus dicek dan jika perlu lakukan koreksi. kain halus atau kertas (tissue) dan membersihkan timbangan secara keseluruhan timbangan harus dimatikan. dimana pada lembar tersebut tercantum pula berapa kali timbangan harus dicek. anda hanya dapat bekerja pada batas temperatur yang ditetapkan. misal 10 gr dan 100 gr. 2 . oleh karena itu. campurkan air dan etanol/alkohol. Jika timbangan tidak dapat digunakan sama sekali maka timbangan harus diperbaiki oleh suatu agen (supplier). sehingga timbangan tetap bersih dan terawat dengan baik.

3 . dapat dihilangkan dengan pembersih yang khusus/cocok (misal asam asetat encer). yang ditunjukkan oleh termometer pada alat. Pembersihan dan Perawatan Thermostat Perawatan secara reguler oleh Jasa Layanan pelanggan tidak diperlukan. dengan menggunakan termometer terkalibrasi. Uji Operasional Paling tidak dilakukan dua kali per tahun (2x/tahun). Interval uji penyimpangan (deviasi) harus didokumentasikan/dicatat pada buku peralatan. prosedur ini tidak perlu dilakukan . harus ditentukan faktor koreksi (suhu yang diinginkan / suhu terukur) dan dicantumkan secara jelas pada alat. Pada kasus lainnya dari deviasi suhu yang dijinkan. Pengaturan harus dilakukan sesuai dengan pembacaan thermostat (bila tersedia). Media pemanas dan Alat Media pemanas (misal air) harus dapat diganti dalam kasus bila terlihat adanya kontaminasi ( seperti partikel-partikel. o Dokumentasi Penangas air (water bath) dihubungkan dengan sistem pengukuran suhu dalam bentuk rekorder tidak memerlukan buku alat (yang terpisah). Bila alat beroperasi tanpa mengindahkan suhu yang diinginkan. Pembersihan yang dibutuhkan pada perawatan (seperti membersihkan sudu-sudu / baling-baling roda yang berputar) dilakukan oleh Operator laboratorium sesuai dengan petunjuk pabrik. Kontaminasi lebih kuat ( adanya deposit kapur).OPERASI. hasil uji operasional harus dicatat setiap pengujian dan cantumkan tanggal dan tanda tangan. Interval uji penyimpangan (deviasi) dan deviasi temperatur yang diijinkan.5 C. Jika menggunakan buku alat. atau sesuai dengan suatu sistem pengawasan suhu. Permukaan alat harus dibersihkan dengan menggunakan pembersih (sabun/ deterjen yang biasa digunakan). harus tercantum dalam buku alat. termometer water bath harus dicek oleh petugas yang bertanggung jawab untuk hal ini atau seseorang yang diberi tugas oleh Kepala laboratorium. dipilih suhu (temperatur) yang diinginkan (jika memungkinan) dan atur. PEMBERSIHAN DAN PERAWATAN PENANGAS AIR (WATER BATH) Operasi Steker dihidupkan. harus didokumentasikan pada buku alat. Pengukuran dalam kasus penyimpangan (deviasi) Dalam kasus terjadinya penyimpangan lebih tinggi atau lebih rendah +/. Pengontrolan suhu ini harus disimpan sebagai dokumentasi. alat harus diberi label yang sesuai untuk ini. bilamana suhu dimonitor dengan menggunakan sistem pengukuran tersebut. kontaminasi dari reagen).

3 pada 220C .0. 4 .7 – 0.40C Operasi Pembacaan harus dilakukan secepat mungkin.7 0C Temperatur yang sebenarnya adalah : ( tayangan + koreksi ) ( 19. setelah alat dipindahkan / diangkat dari area pengukuran. Untuk pengukuran suhu udara dengan menggunakan termometer. hal berikut dianjurkan untuk memperlambat penunjukan suhu. suhu yang ditunjukkan oleh masing-masing termometer dicek oleh termometer terkalibrasi. Untuk pengukuran pada temperatur kamar misal alat tersebut dicek pada 15 – 25 0 C. dimana termometer-termometer tersebut dimasukkan kedalam lemari pendingin atau penangas air (water bath). Pengujian harus dilakukan paling sedikit dengan satu nilai pada rentang temperatur dimana alat dioperasikan.2 pada 120C Pada tanyangan menunjukkan : 19. PEMBERSIHAN DAN KALIBRASI ALAT PENGUKUR SUHU (TERMOMETER) Alat yang diperlukan Termometer terkalibrasi disertai sertifikat Uji Operasional Semua alat pengukuran harus dikontrol pada saat pertama beroperasi dan sesudah digunakan paling sedikit satu kali pertahun dengan menggunakan termometer terkalibrasi. tempelkan gabus atau kapas/wool pada ujung termometer dan biarkan termometer kira-kira 1 (satu) jam untuk mencapai temperatur diinginkan.3 ) = 19. sampai temperatur yang ditunjukkan oleh masing-masing termometer stabil paling sedikit dalam satu menit.OPERASI. Tergantung dari usilitas alat-alat pengukur maka kepala fasilitas pengujian atau penanggung jawab peralatan harus menentukan apakah penyimpangan temperatur harus dicantumkan pada alat atau tidak. Pembacaan minimum / maksimum yang tercatat dihapus (dengan menekan tombol) setelah didokumentasikan. Contoh pengujian menggunakan pengukuran 2 (dua) nilai : Catatan pada pengukuran alat (sebagai koreksi) .0.

Pembersihan dan Perawatan Sensor temperatur harus dibersihkan dengan solvent (pelarut) dan dibersihkan dengan air bebas mineral/ aquadest. peralatan yang dimaksud harus diberikan label yang jelas. tidak boleh lebih dari 2.Rentang kerja yang diijinkan Deviasi yang diijinkan pada termometer minimum/maksimum dari termometer kalibrasi. Sebagai suatu alternatif. buku terpisah dapat dipakai untuk mencatat atas semua peralatan pengukur suhu yang terdapat di wilayah kerja tertentu. Dokumentasi Test-test operational harus dicatat sebagai lampiran dalam buku peralatan (contoh: buku peralatan kulkas). peralatan kalibrasi dan suhu terukur dan nilai aktualnya (jika ada deviasinya) harus didokumentasikan berbarengan dengan tanggal dan tanda tangan. setelah digunakan. jika tidak ada nilai-nilai lainnya yang disimpan pada buku peralatan.00C. Dalam kasus ini. deviasi dari termometer biasa (normal) tidak boleh lebih dari 10C. 5 . Selama test operational.

Hasil harus didokumentasikan didalam buku alat (lihat pada SOP). terlindung dari kehancuran dan diberi label yang jelas.50C Dalam kasus rentang suhu lainnya yang diperlukan. namun demikian kenaikan suhu pada muatan yang tertinggal tidak diperkenankan. Kenaikan temperatur yang mungkin terjadi harus dipantau oleh termometer minimum/maksimum yang terpasang didalam alat (defrosting). Disamping pengaturan termostat. 6 . tolong harus ditutup rapat secepatnya. substansi (zat) yang diuji dan zat acuan.KONTROL. Sampel dan substansi acuan tidak boleh menyebabkan korosifitas pada bagian dalam alat.40 0C . juga zat yang mudah terbakar Jika menggunakan alat ini. misal didalam tempat / wadah yang tertutup atau secara langsung antara sampel dengan sampel. dan lain-lain. Operasi / Utilisasi Termostat akan diatur sesuai dengan kebutuhan peralatan pendingin/pembeku (frozen) “Dilarang keras menyimpan bahan makanan yang dikonsumsi didalam alat pendingin dan refrigerator yang disediakan untuk sampel” seluruh sampel yang disimpan. Termometer harus ditempatkan didalam alat pendingin dan refrigerator dengan cara dimana temperatur yang didokumentasikan adalah temperatur terukur dari sampel yang didinginkan. disebabkan oleh sifat sampel. digunakan bila terdapat sejumlah besar zat-zat (substansi) yang harus didinginkan. yang disimpan. temperatur dibagian dalam yang konstan harus diperatahankan dengan cara menyimpan zat-zat dimana suhunya telah diturunkan (maksimum sampai temperatur kamar) pada bagian super beku. Internal control harus didokumentasikan dalam buku alat dan atau tempel pada masingmasing alat. Rentang batas kerja/ kekurangan Suhu internal berikut ini harus dipertahankan : Refrigerator : +20C .. substansi yang diuji atau zat-zat kimia. suhu didalam alat harus dicek paling tidak satu kali dalam seminggu interval yang tepat antara pengecekkan suhu dicatat pada buku alat. Sampel tanpa label tidak diperbolehkan untuk disimpan. reagen harus disimpan didalam tempat yang rapat. substansi yang diuji dan substansi acuan.+80C Freezer : . PERAWATAN Dan UJI OPERASIONAL PERALATAN PENDINGIN Dan REFRIGERATOR Uji Operasional Sebuah termometer akan dipasang pada setiap alat pendingin atau refrigerator. semuannya harus didokumentasikan pada alat dan dicatat pada buku alat. Pembacaan suhu dicantumkan dalam buku alat dilengkapi dengan tanggal dan tanda tangan. reagen. dll. Termometer yang terpasang pada alat harus dicek setiap tahun dengan menggunakan termometer kalibrasi.

Dalam kasus yang menyebabkan deviasi temperatur yang tidak dapat diusut pada suatu saat.Bila ada deviasi dari rentang diatas harus dicatat pada buku alat.Pembacaan temperatur . alasan harus diidentifikasi (misalnya pintu refrigerator harus tetap terbuka pada saat mengatur kembali benda/barang). . benda / zat yang didinginkan harus dipindahkan secepatnya kedalam alat pendingin atau refrigerator yang beroperasi. Dokumentasi Berikut ini yang harus didokumentasikan pada lembar format buku data.Pengontrolan termometer dengan menggunakan termometer terkalibrasi (lihat SOP) 7 .Alasan deviasi temperatur yang mungkin terjadi . bagian dalam harus dibersihkan.Peleburan es dan pembersihan . Sampel disimpan didalam masing-masing alat harus dipindahkan kedalam alat lainnya pada saat alat dibersihkan dan pada saat dilakukan peleburan es. Pembersihan Dan Perawatan Pembentukkan es didalam alat pendingin dan refrigerator harus dileburkan.

Labu Ukur Hanya labu ukur yang terbuat dari gelas atau plastik / PVC yang mempunyai ketegasan sudah disertifikasi. pada umumnya peralatan volumetrik tidak harus dikosongkan. hal ini harus dilakukan setelah cairan keluar dari pipet. Pada saat cairan dikeluarkan.UTILITAS DAN PENGUJIAN PERALATAN VOLUMETRIK kebutuhan Pada umumnya hanya beberapa peralatan volumetrik yang digunakan. Deviasi hanya dijinkan jika peralatan volumetrik yang tersedia dipasaran tidak disertifikasi / dijamin. Biasanya alat ini tidak digunakan untuk pengukuran kuantitatif. kita harus yakin bahwa ujung pipet tidak rusak / retak/patah. Ada durasi (lamanya) untuk mengalirkan cairan keluar pipet yang tercantum pada pipet. gunakan alat bantu yaitu “pipette filler” “jangan sekali-kali menghisap cairan kedalam pipet dengan mulut. Cairan yang sangat kental jangan diukur dengan pipet. Hanya beberapa peralatan volumetrik yang dapat digunakan dimana terbuat dari bahan yang tidak menyebabkan kontaminasi pada sampel. peralatan volumetrik dikeringkan tetapi jangan dikeringkan pada temperatur diatas 1000C. Gelas Ukur Gelas ukur dikalibrasi berdasarkan cairan yang diisikan kedalam gelas ukur. 8 . Untuk mengisi atau menarik cairan kedalam pipet. Pada kasus ini volume harus ditentukan dengan ditimbang (gravimetri) dan dihitung dengan menggunakan densitas cairan yang akan diukur. Pipette) Hanya pipet gondok yang terbuat dari gelas dan telah dikalibrasi (volumenya) yang digunakan sebelum menggunakan pipet. Alat Pembagi (dispenser) Dispenser digunakan apabila ada persetujuan dari kepala fasilitas pengujian / kepala laboratorium dibawah pengawasan yang ketat dari petunjuk operasional. Pipet Gondok (vol. untuk membiarkan cairan mengalir bebas. posisi pipet harus berdiri tegak. Petunjuk Operasional Setelah dicuci bersih dan dibilas dengan aquadest. terutama gelas ukur dibawah 100 mL. hanya peralatan volumetrik yang terbuat dari bahan yang mempunyai ketahanan (resistan) terhadap pelarut (solven). yang mempunyai ketegasan sudah disertifikasi atau yang dilengkapi dengan jaminan spesifikasi dari pabrik (seperti BRAND atau yang setingkat / sebanding). bilamana penambahan dibatasi/kuantitas yang tepat dari solvent. yang dapat digunakan. Oleh karena itu gelas ukur cocok untuk pengukuran secara kuantitatif. demi keamanan”. Pada analisa zat organik. Hanya gelas ukur yang terbuat dari gelas yang digunakan didalam laboratorium analisa organik Pengukuran volume gelas ukur dapat dilakukan dengan cara penimbangan dan dihitung dengan menggunakan densitas cairan yang diisikan kedalamnya.

untuk kalibrasi dengan mempertimbangkan densitas masing-masing pelarut. Frekuensi Alat-alat tersebut diatas harus diuji untuk penegasan. tetapi tidak memiliki sertifikat pengukuhan / penegasan atau spesifikasi yang dijinkan yang disediakan oleh pabrik (seperti BRAND) atau yang setingkat). 9 . (seperti etanol. Cara kerja ini dapat dimodifikasi dengan menggunakan pelarut organik. untuk menentukan nilai rata-rata atau penyimpangan baku (standard deviation).Uji Peralatan Volumetrik Jenis / tipe peralatan volumetrik yang akan diuji. sikloheksan) sebagai pengganti air / aquadest. dilakukan oleh petugas laboratorium sebelum alat tersebut digunakan untuk pertama kalinya. Pada setiap pengujian. yang diisikan kedalam alat yang akan diuji dan telah ditimbang sampai volume sesuai dengan yang ditinjukkan atau mencapai tanda “tentukan berat alat yang sudah terisi dengan neraca analitik dan hitung berat air / aquadest yang diisikan cari densitas air yang sesuai dengan temperatur ( 1 g/ml untuk 20 0C). lakukan minimum 5 kali pengujian secara individu. Cara kerja Dalam melakukan uji penegasan gunakan air bebas mineral / aquadest dengan temperatur 20 + 20C . Peralatan volumetrik yang digunakan untuk mengukur volume yang tepat. harus diuji untuk penegasan.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.