Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Mathys 117 C. Jaring Komunikasi Andrew F. Feldman dan Hugh J A. Chruden dan arthur w. Saiyadain 108 Bab VII. Arun monappa dan mirza s. Herbert j. dan Heinz 121 E.Komunikasi Kontemporer Strategi. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Ray gullet 106 3. Lima Jaringan Umum 113 2. David r. James A. Jaringan komunikasi 120 2. Jaring Komunikasi Stephen P. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Jaring Komunikasi Harold. Sherman. Konsepsi. Hicks dan c. Jaring Komunikasi 109 A. F. jr 105 2. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Robbins 113 1. Cyril. Sikula 119 1. Herbert g. Hampton 106 4. 110 B. Burack dan Nicholas J. Elmer H. Jaring Komunikasi DC. Umpan Balik 104 1. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . Stoner dan Charles Wankel 116 5. dan Sejarahnya F.

Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B. • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C. Strategi Penulisan Berita 131 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . Lead Kontemporer 136 3. Konsepsi. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices). dan Sejarahnya A. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2. Tubuh Berita D.

hal. 2006. issue 14. Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia. Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. June 2007. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E. and the way we practice it. Pengantar Teori Komunikasi. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). Suprapto.Komunikasi Kontemporer Strategi.immi. Konsepsi. Journal of Intercultural Communication.se/intercultural/. Sementara pada sisi lain. Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. Sweden 2628 November 1998 Cal W. ISSN 1404-1634. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan. Media Presindo. 6 . Lih. Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar. URL: http://www. Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication. Karena itu di sadari atau tidak. Editor: Prof. Jens Allwood. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul. Jogjakarta.

Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. dan memupuk hubungan dengan orang lai. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial. Konsepsi. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. kelompok belajar. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. Bahkan tak jarang. sehingga tidak mudah dijawab. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. desa. RT. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. bisa dipastikan akan “tersesat”. manusia mempergunakan berbagai cara. untuk kelangsungan hidup. RW. perguruan tinggi. aktualisasi diri. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. untuk memperoleh kebahagiaan. maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 . bisa di lihat dari berbagai sudut pandang.Komunikasi Kontemporer Strategi. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. untuk mendapatkannya. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia.

Para pakar psikologi3 berpendapat.dalam Rahmat. Psikologi Komunikasi. Bandung. F. 3 Bonner. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. Konsepsi. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain. Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. hal. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. Jalaluddin.Komunikasi Kontemporer Strategi. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini. 89 8 . Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. dan Sejarahnya komunikasi. Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. PT Remaja Rosdakarya. sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat. Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol. Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi. 2003. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. makan dan minum. Hubert (1953) Social Psychology.

Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. dapat di katagorikan kedalam dua hal. d) mengubah masyarakat (to change the society) C. Addison Westley Publishing Company. p. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan.. 1994. Wayne et al. c) mengubah perilaku (to change the behavior). Alo. komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia. Techniques for Effective Communication. a) Merubah sikap (to change the attitude). R. 87 9 . Bandung. fakta dan ide. hal. yaitu. Menurut Rene Spitz4. Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur. 98 5 Liliweri. Konsepsi. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data. Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion). ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 4 Pace. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat. Massachusetts-ontario 1979. Bila dilihat dari makna ini. aspek umum dan aspek khusus5. Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. Citra Aditya Bakti. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri.

Berdebatan dan diskusi. Informasi. dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. pengumpulan. pembentukan watak. Motifasi. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. opini. Konsepsi. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. Kedua. Kelima. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. dan Sejarahnya Pertama. Memajukan kehidupan. Pendidikan. Keenam. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. data. pesan. mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. 10 . Keempat. pemrosesan. gambar. fakta. Sosialisasi (pemasyarakatan). penyebaran berita.Komunikasi Kontemporer Strategi. penyimpanan.

Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain. kelompok. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 . dan individu. 1986. olahraga. kesusastraan. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. kesenian. Deddy. Integrasi menyediakan bagi bangsa. Konsepsi. kelompok. 2002. 5. Berdasarkan fungsi komunikasi itu.A. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. Kedelapan. 4. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. Hiburan. musik.W.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Ketujuh. H. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi. tari. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. kesenangan. dan imaji dari drama. untuk 6 Widjaya. 3. suara. penyebarluasan sinyal. aktualisasi diri. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. simbol.

Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. rindu. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. naik haji. upacara 12 . Konsepsi. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. perasaan sayang. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. peduli. pernikahan dan masih banyak lagi. untuk memperoleh kebahagiaan. sedih. kota. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. kelompok belajar. ulang tahun. sembahyang. sunatan. takut. prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. 3. mulai dari upacara kelahiran. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. RT. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. upacara bendera. simpati. gembira. desa. pertunangan. dan negara secara keseluruhan) 2. RW.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. perguruan tinggi. misa). membaca kitab suci.

bangsa. dan Sejarahnya wisuda. negara. Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. suku. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi. namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur. dan keyakinan. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan . Konsepsi. 4.Komunikasi Kontemporer Strategi. menumbuhkan kesan yang baik. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. 13 . natal juga termasuk komunikasi ritual. mengajar. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). Sebagi instrumen. Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. perayaan lebaran. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. ideologi atau agama mereka. memperoleh simpati dan sebagainya. dan mengubah perilaku. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. misalnya keahlian berpidato. mengubah sikap. mendorong.

Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. Memahami orang lain. Ketiga. Supaya gagasan dapat di terima orang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. Lih. Galia Indonesia. Pengantar Ilmu Komunikasi. hal. jangan mereka menginginkan kemauannya. dua orang atau lebih. Konsepsi. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang. berbahasa asing. Pertama. Pendekatan Taksonomi Konseptual. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. penghormatan sosial dan kekayaan. yaitu bertujuan untuk. Dani Fardiansyah. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. Kedua. ataupun keahlian menulis. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. 2004. kekuasaan. 19 14 . dan Sejarahnya berunding. Jakarta. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat. misalnya untuk memperoleh jabatan.

H. Komunikasi Op. dukungan.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC). 1986. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1. menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak. Menyebarluaskan tujuan organisasi 2. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya. Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. Keempat. 76 15 . Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?.A. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya.cit. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. dan tindakan.W. mungkin berupa kegiatan. hal. Di samping itu. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?. gagasan. Konsepsi.

Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5. Dengan kata lain. dan Sejarahnya 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. Memimpin. memotifasi. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. 16 . Konsepsi. Mengontrol perilaku para anggota organisasi. hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4.

Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika. Bryce. dan Wallas . Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. Biskey (1976). dan Retorika. Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. tampak pada tulisan Bagehot . sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. Ia melampaui tiga tahap perkembangan. Konsepsi. Publisistik. Habermas (1979) di Eropa. sosilogi organisasi dan sosiologi pers. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi. publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972).Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A. devian dari ‘main stream’. Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. Maine. Pda dasawarsa selanjutnya. Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman. di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. Jurnalistik. perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi. Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah.

Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). misalnya. Menurut Dofivat.Komunikasi Kontemporer Strategi. melainkan pernyataan public (offentliche aussage). Konsepsi. publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian. retorika. dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. film. radio. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 .

Tiada pandangan dunia tanpa informasi. Publisistik menyertai perubahan budaya. schreibern. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976. gambar. kata ucapan. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. Bandung. 473) dalam Astrid S Susanto. apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. 2) persuasive. dan Sejarahnya Publisistik. dan tergerak. sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. tergambar. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). Komunikasi Dalam Teori dan Praktek.Komunikasi Kontemporer Strategi. tiada evalusi dunia tanpa ulasan. dalam alur. ‘werwird fur sie sprechen. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. lambang. Konsepsi. hal. Bina Cipta. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. suara. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. kata tulisan. sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. atau massa. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). motif. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. organisasional. baik yang bersifat intrapersonal. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. Dalam dunia sekarang. Dofivat menambahkan lebih lanjut. tanda. h. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. 98 19 . dan televisi. interpersonal. dan gagasan lama atau baru. terucap. 1977. gambar. Ia berkata.

dan actual. Manakah yang lebih luas. menuurrut Noelle Neumann.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. seperti percakapan Reagan dan Carter. artinya melalui media. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. satu arah (einseitig). anonym. propaganda berbisik). yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. terjadi dalam waktu segera. dan tersebar. Konsepsi. Agus M Harjana. 2003. bersifat terbuka (offentlich). hal. und unterhaltende ausagen. Publisistik dapat bersifat interpersonal. dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. adalah lawan dari komunikasi tatap muka. komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect). persuasive. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. Jogjakarta. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. Kanisius. 11 Maletzke (1`963. Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. h. Jadi dari segi media. 16 20 . 14-15) dalam. belechrende. soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. dan 3) actual. Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. Anehnya.

Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing. Disitu musafir lewat. menganalisis. sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah. sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. mampir. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini. merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). Konsepsi. 21 . Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. publisitik berguna untuk mengamati. maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. Dalam focus yang lebih tajam. Buat Indonesia. publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. publisistik tampaknya lebih berat ke politik. terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sebagai kesimpulan.

Remaja Karya. Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru. dalam kumpulan tulisan.. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. Bandung.Komunikasi Kontemporer Strategi. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. 1971. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap. bukan sekedar pengetahun (knowledge). Elihu Kats. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. Konsepsi. p. dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan. Hazel gaudert. 143 22 . dan Sejarahnya Bierstedt12. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science). hal. Bernard Berelson. tetapi juga media massa lainnya. Riyono Pratikto (ed). New York: Pyramid Communication Inc. 1982. Lih. The Newspaper: Its Place In A Democracy. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Bradley Duane. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld.

Hovland mendefinisikan science of communication sebagai. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bandung. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. hal. 2004. Rosda Karya. komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona. Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa. lih. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. Konsepsi. Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. Onong Uchjana Effendy. 10 23 .

dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis. 101 24 . Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. 1976. p. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. dan study mengenai proses komunikasi. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia. 3. Konsepsi. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. 2. Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. New York. Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince.Komunikasi Kontemporer Strategi. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. Communicology an introduction to the study of communication. Harper & Row. pesan yang di komunikasikan. suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. dalam komunikasi masa. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal. pameran. Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga.Komunikasi Kontemporer Strategi. 28 . Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial . periklanan. Konsepsi. misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada. Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup. lebih teoritis dariada praktis. Disini.

269 29 . teori dan model ilmu fisika. Jakarta. Communication Theories. Metode. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri. Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. sejarah.. dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A. psikologi dan sosiologi. 2005. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. dan sebagainya. Konsepsi. and Uses in The Mass Media. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. Sejarah. bahasa. 2001. hal. Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep.Komunikasi Kontemporer Strategi. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa. terutama ilmu fisika. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. Origins. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. Kencana. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif.

Jogjakarta. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. Pustaka Pelajar. 2000. Dalam Kuhn Thomas. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. Bandung. Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. hal. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia. Konsepsi. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. 1974). dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik. berparadigma ganda.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. Multi paradigma seperti ini. 2002. Rosda Karya. yang diakhiri dengan paradigma II. bukanlah hal yang khas komunikasi. Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. hal. Sejarah Filsafat Barat. krisis dan revolusi ilmu. 471 30 . Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. Normal science. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. anomaly. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970. Bertrand. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. The Structure of Scientific Revolution. 57 19 Russell. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing.

Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. Konsepsi. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. pertama. (2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Jogjakarta. Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. tetapi terjadi secara revolutif. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS. for its holder. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. at the nature of the world. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. Vol III/ April/ 1999 Eriyanto. Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. 2001. yaitu paradigma (1) fakta sosial.20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian. LkiS. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. hal:4-6 31 . Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain.

Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. 245 32 . 1992. Jogjakarta. Kreasi Wacana. Konsepsi. 2003. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. Filsafat sebagai ilmu kritis. Ketiga adalah Paradigma Kritis. Jogjakarta. Seperti ditulis AS.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya. Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik.22 2. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan. Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School. Kanisius. Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius.

Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. 76 33 . Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi. dan Sejarahnya revolutif. PT Gramedia Pustaka Utama. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. Jakarta. Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. Namun itulah hakekat perspektif. Deborah. perspektif mekanistis. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. psikologi. Konsepsi. Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1996. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu. interaksional dan pragmatis. Seni Komunikasi Efektif. hal. B. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru.

Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik . kontekstual. Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika. eksploratif. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. fenomenologis. diskriptif dan sebagainya. Konsepsi. tetapi boleh juga historis. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan. Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif. dan Sejarahnya hanya eksperimental.

Komunikasi Kontemporer Strategi. sebab selain baru tumbuh dan berkembang. juga tidak terlalu sulit di pahami. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer). sumber/penerima tidaklah begitu penting. 40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. dan bahkan penjungkirbalikan 35 . Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. Konsepsi. maka titik berat kajian pada efek. Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat. karena selain telah menghasilkan banyak studi. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis. saluran dan pesan/umpan balik/efek. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002. Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. saluran. efek media massa. Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan.. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi. Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan.

persepsi. Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis). Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. komunikasi organisasional. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. 36 . 3. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. Konsepsi. dengan fokus kajian pada individu (penerima). adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. saluran. dan komunikasi kelompok. keyakinan dan keinginan”. Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. Dalam perspektif psikologi. melainkan stimulus dan respons. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. bukan saja di kalangan masyarakat akademik. Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas. pesan/umpan balik efek.

Dijelaskan oleh James W. hal. Origins. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma.tidak ditetapkan. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini. 287 37 . B. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer. teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. and Uses in The Mass Media. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. Dalam bidang komunikasi massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). Metode. Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi. cit. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami. 2001. Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. Konsepsi. Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. Op. sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. Masyarakat mengandalkan cerita rakyat.. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. Communication Theories.

mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2. 25 Effendy. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan. Pernyataan jika.” Dalam study komunikasi. hal. dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti. 65.semakin Y25. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1.maka. Pernyataan cenderung. Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise. 38 .” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. Pada dasarnya. Onong Uchjana. 5. oleh karenanya.” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. Dinamikan Komunikasi. 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bandung: Remaja Rosda Karya. 2000. 4. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi.” Pernyataan semakin X. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif. tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. Konsepsi.

Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek. yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2005 dalam Arifin. Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. 1995). 2. kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 . Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip. Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. 2002. Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. sebagai seorang psikolog. Werner. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Dengan pemahaman yang lebih baik. Konsepsi. Anwar. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. ataupun agama. Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 . Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern. dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya . tempat tinggal (desa atau kota).dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu. tingkat penghasilan. satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. Variable-variabel seperti seks. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. kepentingannya. umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada.kepercayaannya maupun nilai-nilainya. seks.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. tingkat pendidikan.

Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 . dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi. Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya.Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mereka.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum. Konsepsi. Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu.orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.

informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. Kedua. karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima. yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut. dan Sejarahnya komunikasi informal. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication). teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi. Berdasarkan pada hasil penelitian.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali. Pada hakikatnya. Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. Pertama. maka arus informasi akan melalui sua tahap. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”.

media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . Ketiga. dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat. Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. Dalam keadaan tertentu media massa. Pertama. Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa. Kedua. bahkan menyempurnakannya. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu. Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. masih merupakan persoalan yang rumit. media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya. 47 . Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. Dengan perkataan lain. Konsepsi. kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif. hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye. Misalnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga.

maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. dan Sejarahnya Kesimpulan ini. Konsepsi. teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial. pembatasan-pembatasan. 48 . Jika hal ini menjadi bertambah jelas.Komunikasi Kontemporer Strategi. serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media. Secara keseluruhan. mempengaruh norma budaya.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor.

termasuk ilmu apa. d.Komunikasi Kontemporer Strategi. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. c. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . c. Dr. Konsepsi. b. yaitu: b. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A. yaitu: a. Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. membagi ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 . Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan. apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. d.

Ilmu kedokteran 4. Ilmu ekonomi 3. Ilmu Alam (natural science) b. Ilmu farmasi 5. Konsepsi. Humaniora (study humanitas. sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1. Ilmu jiwa sosial 4. ilmu. Ilmu pasti 7. yakni: a. Ilmu tekhnik 9. filsafat dan agama. menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok.Dan sebagainya b. Endang Saifudin Anshari. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. Antropologi fisik 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. M. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). dan Sejarahnya H. Biologi 2. Ilmu pertanian 6. Antropologi budaya dan sosial 50 . Ilmu alam 8. Geologi 10. Ilmu hukum 2.Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a. Ilmu bumi sosial 5. Ilmu kemasyarakatan (social science) c.A dalam bukunya. Sosiologi 6.

humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga . 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. dan Sejarahnya 1. 6. Ilmu politik 9.Publisistik dan jurnalistik 11. 7.Dan sebagainya c. 4. 2. Ilmu pendidikan 10. Humaniora (study Humanities. 3. Ilmu sejarah 8.

Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis. Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain. hal. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik.Komunikasi Kontemporer Strategi. PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. cit. Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. 3 Tasmara. Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). Jakarta: Gaya Media Pratama. Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication). Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain. 98 52 . Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. Komunikasi Dakwah. Op. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. Toto. 1997. hal. dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya. Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. Dari ungkapan ini. there fore we study people relating each other and their groups.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. Propaganda Melalui Siran Radio.to understand human communication we must understand how people relate to one another34. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. 1966. Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference). organizations and societies…. Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. Konsepsi. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. 90 56 . Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. dan Sejarahnya misinterpretation.

Bandung. and good will”. Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. good moral character. 35 Koesdarini Soemiati. Terkait dengan kredebilitas Komunikator. good sense. This is true generally whatever the quation is. 51 57 . Remaja Karya. hal. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided. 1987. We believe good man more fully and more readilly than others. Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi. Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut.

sifat dengan akhlak yang baik. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. c. Memang demikianlah pada umumnya. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain. Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing. New York. 130-132 58 . 44-46 37 Ibid. kebijaksanaan. Terkait dengan hal ini. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu. a. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. apapun masalahnya. dan pendapat terbagibagi. kredibilitas berdasarkan titel. yaitu. 36 Joseph A Devito. memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. p. p. Konsepsi. Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. 1976. The Interpersonal Comunication Book.36 Jadi. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37. b.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan itikad baik). Harper & Row.

empati. rasa positif. Dinamisme. komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. dukungan dan kesamaan. Konsepsi. tabiat. akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Mengapa demikian. Oleh karena itu. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. seseorang dengan sifat. karakter yang dipandang baik oleh publik. Keperibadian. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung. dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . tercela. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya. dan Sejarahnya Kompetensi. tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. penggemberi. Jadi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tujuan. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya. Orang yang berkepribadian terbuka. Karakter secara moral.

Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. Jelasnya. 2. manusia dalam dimensi jasmani dan rohani. Dapat dikatakan. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. Toto. 1997. Komunikasi Dakwah.cit. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan. komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator.35 60 . Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara. dalam segala aspeknya. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif. . Sementara itu. Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. Konsepsi. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna. Sebaliknya. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. Op. Dengan demikian dilihat. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). dari pengalaman yang ada disadari. dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek. hal.

Dari pengertian ini. bis. Gajah berkomunikasi dengan gajah. Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. petani pembajak sawah dengan kerbaunya. pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain. burung berkomunikasi dengan burung.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan. di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication). tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. Komunikasi manusia dengan hewan. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. dan Sejarahnya orang lain. Konsepsi. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain. dan seterusnya. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api. komunikasi transendental dan komunikasi fisik.

misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. secara tatap muka. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli. ada yang di lakukan secara lisan. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 . bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya. telefisi atau film maupun media non-massa. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. poster dan sebagainya. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. telephon. tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication. papan pengumuman. Sejauh mana kadar perencanaan itu. radio. Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. misalnya surat. atau melalaui media. baik media massa seperti surat kabar. Konsepsi. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. Mereka saling memberikan salam. c. dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial.

Bandung. tanaman dan bahkan jin. 2) Empiris. 121 63 . Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi. Harsoyo dalam karyanya. Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. hal.sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir. Konsepsi. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. 2001. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu. dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. apakah ilmu itu ?. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. melainkan. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. pendapat atau perilaku. Prof. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. C. Nuansa-nuansa Komunikasi. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap.Komunikasi Kontemporer Strategi. baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. Rosda Karya.

dan ada yang disebut sebagai obyek forma. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. apakah ilmu itu ?. artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan. Dalam melihat obyek kajian ini.Komunikasi Kontemporer Strategi. artinya jelas. Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. (Affandi. Harsoyo dalam karyanya. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. tetapi memiliki nilai sosial. Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. Konsepsi. ada yang disebut obyek materi. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori. 4) akumulatif. Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu.

69 65 . dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. 40 Pudjawijatna. Bina Aksara. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung. Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Konsepsi. pers dan media massa. studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik). hal. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. retorika dan komunikasi persona. Jakarta.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian dapat dipahami bahwa. Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. 1987. Tahu dan Pengetahuan.

film dan sebagainya. 66 yang tinggi bagi . Sumber dapat berupa orang. telrevisi. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. menulis. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. kelompok orang. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. B. A. radio. lembaga. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. lama. Konsepsi. Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. sementara dan lain sebagainya. Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara. buku dan sejenisnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. organisasi komuniaksi seperti surat kabar. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi.

dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). ciri-cirinya: 1. Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. ciri-cirinya: 1. Komunikator yang mengendalikan. 4. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. b. Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. 3. . Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. Konsepsi. Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Komunikator yang membangun. 67 a. 2. Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2.

kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. 3. dan Sejarahnya c. ciri-cirinya: 1. Komunikator yang melepaskan diri. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya. Komunikator yang menarik diri. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada. Konsepsi. Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. C. d. 4. Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. ciri-cirinya: 1. 2.

namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi. persuasif. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri. Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif. Konsepsi. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 . dan Sejarahnya panjanglebar. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. dan coersif. (2) Pers uasif Bujukan. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tetapi. Dengan lisan/face to face/langsung 2. Bagaimana pesan di sampaikan? 1.

Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. ibarat kita membidik dan menembak.Komunikasi Kontemporer Strategi. agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar. maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya. Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. Coersiv dapat berbentuk perintah. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai). Bahasa yang jelas 70 . harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. Konsepsi. Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan.

dan kondisi di mana kita berkomunikasi. dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seringkali kita alami dalam komunikasi. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Konsepsi. daerah. Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?.

kiri. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D. yaitu: 72 . dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. kebisingan. Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh. sekuler sosialis religius dan sebagainya. misalnya:ekstrim kanan. lalu lintas dan sebagainya. subersif. Konsepsi. (b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak. yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula.

yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan. Konsepsi. yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal). dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. tukar pikiran dal lain sebagainya. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2. kelompok dan massa. Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona. dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . Konsepsi. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. kelompoknya dan lain-lain. 4. Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . 3. bentuknya dapat berupa anjang sono.

menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu. penyuluhan dan lain sebgainya. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula. kenggotaan kelompok. Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. Pada waktu komunikasi di lancarkan. hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya. indoktrinasi. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. namun kurang efisien. Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. proses seleksi dan kecenderungan.Komunikasi Kontemporer Strategi. briefing. 75 . Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas. Konsepsi. dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader.

Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi. Personal opinion adalah 76 F. Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan. . maka berarti komunikasi berhasil. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. demikian pula sebaliknya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. Konsepsi. yakni sikap dan tingkah laku orang.

Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 . berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. Konsepsi. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya. (b) Public opinion adalah pendapat umum. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion. Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. Hal ini tergantung pada opinion leader.Komunikasi Kontemporer Strategi.

(d) Evaluation. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya. (c) Communicating. dan Sejarahnya a. setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. (Widjaya:1986. Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya.11) d) e) G. (b) Planning. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya. komposisinya dan seterusnya. (2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki.Komunikasi Kontemporer Strategi. b. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan). Umpan balik 78 . hasil komunikasi tersebut. e. Konsepsi. d. c. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali.

Konsepsi. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang.  Deted feedback. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback.Komunikasi Kontemporer Strategi. pada pelaksanaannya tertunda. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. misalnya pada face to face communication. terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan.

1997: 7 MESSA GE Pesan. Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar.pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message). Konsepsi. 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara. dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan. untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 .

Konsepsi. Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio. Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm.Komunikasi Kontemporer Strategi. seseorang cenderung berfikir untung–rugi. Erlangga. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. positif atau negatif. dia akan cepat memindah gelombang radionya. Jakarta. Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. Bila diteliti lebih dalam. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. 46 81 . apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya). dan Sejarahnya komunikator. hal. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja. Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. Dalam proses komunikasi. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan. Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. 1987. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. Teori Komunikasi Massa.

Mengenai proses komunikasi ini. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. Gambar. PT Remaja Rosdakarya. Bandung. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan. 1984. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). Onong Uchjana. Komunikasi dapat terus berlanjut. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. 42 Effendy. 2000. Harold D. 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. 67 82 . Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ. hal.

keterangan atau pernyataan sebuah sikap. 2.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau malahan sebaliknya dia menantang. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi. Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Adakah perubahan sikap dari komunikan. Konsepsi. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator. di terimakah. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. berpartisipasikah dia. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. atau di tolak. Faktor adanya overlapping of interest. Faktor keuntungan /manfaat. What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. 83 . Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut. 3.

Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. Bina Cipta. Sehubungan dengan ini. sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri . golongan. dilihat dari kepentingan seseorang. dalam Astrid S Susanto.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. Grondslagen der Samenleving. Bandung. hal. 40 84 . Konsepsi. yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat. ataupun bangsa. dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat. Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. 1977.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

telepon. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan. radio siaran. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. poster. ciri massif. Beberapa ciri tersebut antara lain. televisi siaran sekitar. misalnya surat kabar. radio. spanduk. Gambar. poster. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. umpamanya surat. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya. Dengan demikian.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikan media surat. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula. Dalam hubungan ini. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . atau film. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. Konsepsi. televisi siaran. televisi. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. telegram. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu.

Decoding: Pengawasandian. .Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator .Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan . yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya. Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: .Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang . 89 . yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator . seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan . yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Feedback: Umpan balik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi.Encoding: Penyandian.Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator .Response: Tanggapan. dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C.

Konsepsi. Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan. Penerima isyarat. PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. D. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan. 2. FLIPPO Menurut Flippo. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran. Angka. akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengirim isyarat . Tindakan. 90 . yakni: 1. Agar komunikasi efektif. Gambar. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata. Media untuk mengirim isyarat 3.

Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini. Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. menulis.sikap. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan. maka tidak terjadi komunikasi. seperti manajemen. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. suatu kata bukan obyek atau ide. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. atau jalan. Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. 91 . SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. 1. dn menggambarkan. dn mengamati. tenaga kerja. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas. Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat. tembok. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu. komunikasi. Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. liberal. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. membaca. bertindak. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini.

terganmtung pada latar belakang. pendidikan. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum. Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. Selanjutnya. mempunyi beberapa arti.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian.” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. mendengarkan. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. Dalam suatu perusahaan. dan membaca merupakan 92 . Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi. karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. berbicara. seseorang karyawati dihina. Istilah “team” misalnya. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. menulis. atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. Contoh lain. Konsepsi. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. teman-teman dan pengalaman. dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide.

Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya. Menurut Edwin B.Komunikasi Kontemporer Strategi. Flippo. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca. Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki. Konsepsi. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya. dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali.

nukan kepada satu orang. mengambil buku catatan. Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen. misalnya. Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. apakah itu dikehendaki atau tidak. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan. Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan. Apabila tindakan mengingkari kata-kata. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. Konsepsi. Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan. dan Sejarahnya dgunakan. 2. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 .Komunikasi Kontemporer Strategi. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. apakah itu disadari atau tidak.

Laporan yang sama. Cetakan biru. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata. Laporan-laporan yang penting.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata.poster. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. bioskop. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. bagan dan 95 . dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik. 3. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca. Konsepsi. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. komik. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi. yang tidak terputus-putus. bioskop. bagan. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat.

bar tersebut . majalah baergambar. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik. sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. Pengguanaan bagan-bagan. peta. kolom. dan frekuensi distribusi. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 . bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi. 4. dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat. Lagi pula. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. grafik-grafik. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. lingkaran.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. organisasi.

Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta. Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan. dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. apabila perlu. Ada pujian terhadap angka. Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga. Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian. Konsepsi. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain. Angka-angka 97 . Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik.

Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. hal ini menunjukkan suatu rintangan. karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan. 5. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi. Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif. Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif. Sebaliknya. Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu.

Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. (2) evaluatif. dan (3) proyektif. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. Konsepsi. dan cepat. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan. 99 . Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar. kita mengakhiri dengan dua ide. Seperti yang tersirat dalam istilahnya. dan Sejarahnya 10 menit. Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. mengerti. Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar. Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. ide pembicara dan ide pendengar. yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut.

Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 . tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan. Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. menyetujui. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. mempelajari. yang akan memudahkan pendengaran proyektif. suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. Konsepsi. menyetujui atau tidak menyetujui.Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. dan memahami arti kata-kata tersebut. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut. Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”.

Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. Perusahaan101 . MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami. Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya. Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. Konsepsi. Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis. tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain. yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan. 6.

Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. Konsepsi. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . B . mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. kakek. Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. orang tua. pelayan took. PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P. Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. Robbins Menurut Robbins. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman. Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya. sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. orang-orang selalu mengadakan komunikasi. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. adik. apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak.

Konsepsi. dan Sejarahnya pembacaan kode). “Apabila kita berbicara. mendengarka. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. Jelasnya. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila kita membuat gerak isyarat. maka gerakan lengan kita. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. isi pesan itu sendiri. lukisan merupakan pesan. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. Dan akhirnya. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. Apabila kita menulis. dan berpikir. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. pembicaraan itu merupakan pesan. semua bagian kebudayaan Anda. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 . Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. Apabila kita melukis. ekspresi wajah kita merupakan pesan”. membaca.

maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan.Komunikasi Kontemporer Strategi. misalnya. maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi. Tingkat pengetahuan seseorang 104 .dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. Jelasnya. misalnya peninjauan kembali secara lisan. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan. Media ini dipilih oleh pengirim. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta. Ini adalah pembacaan kode pesan. Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. Konsepsi. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima. pengetahuan. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir. Dalam suatu oeganisasi. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan. dan sistem sosial budayanya. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. diikuti dengan sepucuk surat singkat. sikap. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. apabila sebuah gedung terbakar. Apabila sesuatu penting sekali. Saluran adalah media yang dil. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan.alui oleh pesan. demikian pula penerima.

Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. William b. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. maka kita mempunyai umpan balik. Ini merupakan langkah utama.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. Konsepsi. jr.d. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. ph. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya. sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan. Werther.d. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. Lagi pula. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima.. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim. Dan keith davis. Misalnya. bagan-bagan. mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah. ph. 105 . Menurut Werther dan Davis.

maka langkah 6. maka pesan telah dikomunikasikan. dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh. Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. Misalnya. c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. Konsepsi. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. situasi-situasi. yang merupakan langkah 4. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. maka tidak terjadi komunikasi. 2. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik. cyril o`donnel dan heinz weihrich. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. Apabla pesan itu tidak diterima. 106 . Harold koontz. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan.Komunikasi Kontemporer Strategi.

masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 . mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. Misalnya. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. Misalnya. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. atau televise. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. suatu computer. telegram. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. dalam suatu pembicaan dengan telepon. Konsepsi. telepon. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima.Komunikasi Kontemporer Strategi.

khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. Konsepsi. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan. Elmer h. 108 . Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. “pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. Ini adalah jelas. 3. Burack dan nicholas j. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris.Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan analisis-analisis. atau tulisantulisan. Sebagai kemungkinan lain. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. pembaca kode. atau tulisan. ) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. penerima. misalnya orang. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. Ini adalah 109 . Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. adalah umpan balik dari pengirim. Claude e. Untuk melengkapi proses.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau simbul-simbul seperti gambar-gambar. komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan. telepon. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata. media penyampaian. diagram-diagram. dan suara. a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. pesan. gerakan badan. Konsepsi. 4. umpan balik. pembuat kode. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. dan penting untuk itu. seperti halnya dalam laporan-laporan.

penulisan. Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam. Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan. Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). Media ini meliputi pembicaraan. dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. dan sebagainya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. Konsepsi. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . pemberian gerak isyarat. khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. kontak fisik (misalnya mencium).

dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. kontak mata. Konsepsi. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. Tindakan fisis berbicara atau menulis. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang. memahai dan sebagainya. Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah. sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia. melihat. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. merasakan. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 .

Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). “pukul enam. “Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. penafsiran bahasa badan. F. . atau bahkan ia dapat menampar dia.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. dengan isyarat. atau diberikan melalui alat lain. Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim.Komunikasi Kontemporer Strategi. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. dan sebagainya. lisan. “Silahkan duduk. pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. keinginan pribadi.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. Suara Gaduh 112 1. Konsepsi. Umpan balik dapat tertulis. Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor.

Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi. Konsepsi. Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses. Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. Menutup pintu. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . mengacaukan. dan pengertian pesan yang disampaikan. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun. kecermatan. sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya. atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. mencabut telephon. 2.Komunikasi Kontemporer Strategi.

ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. 114 . seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. konfrensi. dan sebagainya – dipilih. 1. keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan. Sherman. Chruden dan arthur w. Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata. atau mengamil tindakan lain. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. Herbert j. atau semantic. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. menanyakan informasi lebih lanjut. Langkah kelima adalah pembacaan kode. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. jr. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada.

David r. Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. Hicks dan c.Komunikasi Kontemporer Strategi. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. Wakil Presiden Departemen Pelayanan. Berlo. 115 . Andaikan Tom. Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri. dan Sejarahnya 2. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi. Pemasaran. memandang Steve. 3. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan. Konsepsi. Herbert g. Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud. Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K.

Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. Artinya.” Proses memasuki babak yang lain. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan mengirim atau 116 4. ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. “Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut. Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. Arun monappa dan mirza s. . Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom. dalam hal ini membaca kode pesan. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve. dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. penerima. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya.

Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. yakni siapa. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. apa dan kepada siapa. 117 . isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan. Pengirim dapat menggunakan bahasa. dan isi komunikasi (pesan).Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. mengadakan reaksi atau hanya mengamati. suatu komunikator (pengirim). Sutu komunikate (penerima). Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. Konsepsi. Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa.

Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. Set Ditjen RTF. dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. Jaringan Sosial. Parsudi. Media Presindo. 2006. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia. 118 .49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. Pengantar Teori Komunikasi. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Konsepsi. Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London. Oktober-November 1981. Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Deppen. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Jakarta. dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. Southall (1956-1961). hal. 87 49 Suparlan. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain). Jakarta.

hal. Dalam tradisi penelitian komunikasi. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen. Dalam disiplin ilmu komunikasi. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen.Komunikasi Kontemporer Strategi. penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang. Konsepsi. konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Beberapa masalah dalam komunikasi. Jakarta. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. 55 119 .

Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir. Feldman dan Hugh J. 1983 120 . Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan.51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Misalnya. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Fakultas Sospol UGM. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan.Komunikasi Kontemporer Strategi. komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. Bambang. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. Jogjakarta. Setiawan. Ada juga jaringan komunikasi informal . kadangkadang disebut “grapevine. dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal. Konsepsi.

Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine). Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine.Komunikasi Kontemporer Strategi.Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal. dan Sejarahnya lain. Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 . Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah. Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal. meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi. Konsepsi. Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal.

Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium. dan jaringan semua saluran.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sosiologi Komunikasi Masa. Jaring Komunikasi Stephen P. 67 122 . dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. a. Charles R. kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. andi S (ter). dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal. B. dalam gambar berikut.) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. Dengan demikian. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l. 1985. jaringan lingkaran. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. jaringan roda. Remaja Karya. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. Lima Jaringan Umum 52 Wright. jaringan Y. Bandung. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i. Akibatnya.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. Konsepsi. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi. kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota.

yang memberi laporan kepada manajer perusahaan. yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer. Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat. Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. Akhirnya. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. Semua komunikasi disalurkan melalui manajer. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar. Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. Misalnya. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer. tetapi tidak lebih jauh.

b. Apabila kecepatan yang penting. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. dan tingkat moril di antara para anggota. jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul. maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan. Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . kecernatan. semua anggota adalah sama. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan rantai. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya. Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi.jaringan Y. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan. Konsepsi. Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer.

Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama. c. Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. dan Sejarahnya kecermatannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik. Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula. mengetahui masala-masalah pokok 125 . lebih khusus Grapevine yang terkenal. Konsepsi. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan.

F. Misalnya. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 . Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka. dan kepuasan anggota kelompok. Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. pelaksanaan tugas. Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka. f) James A. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Misalnya. pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. Konsepsi. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar.

Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar.karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama. Misalnya. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti. Mathys Menurut Burack dan Mathys. setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in.ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. Jaringan-jaringan demim. g) Elmer H. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas. Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat. seperti halnya dalam suatu bagian penelitian. Konsepsi.. Burack dan Nicholas J. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti. dalam jaringan semua saluran. semua individu dapat saling 127 .

sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok. jaringanjaringan yang lain. Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. 128 . Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana. Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik. setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya. Sebaliknya. Konsepsi. jaringan roda. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya.

tugastugas rutin. beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain. C. Apabila diinginkan kepuasan. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai. Untuk mudahnya. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna. Konsepsi. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. Dengan sendirinya. suatu metode demikian ternyata optimal. Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka.Komunikasi Kontemporer Strategi.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal. Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 . Untuk tugas-tugas yang sulit. Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. Misalnya. Jaring Komunikasi Andrew F. dan sesungguhnya. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas.

Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. telah ditentukan cirri-cirinya. dan pembatasan waktu. dan pyramid. kecermatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa. roda. dan semua saluran. dan diteliti. Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan. Meskipun demikian. Konsepsi. ramntai. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi. pola-pola seperti lingkaran. digolongkan. Misalnya. 1. paling cermat. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. 2. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. rantai. biaya. roda.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi. semua saluran. paling fleksibel. apabila sesuatu. bintang. dan sebagainya. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 . gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran.

D. Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan). tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . Komunikasi Harold Koontz. Cyril O`Donnell. Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya. Konsepsi. dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. dan Sejarahnya laboratorium. Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaring 131 . Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi. kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor.

E.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. kepuasan para pegawai. 132 . dan sampai suatu tingkat. hubungan atasan-bawahan. Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi. Konsepsi. Pola-pola ini disebut jaringanjaringan. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja.

jika anda ingin kaya jadilah Bankir. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno. Jurnalistik Teori dan Praktek. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. termasuk pers. Konsepsi. edited By Ethel M Leeper. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. halaman tak terlacak. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan. Toward Better Communications. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. melelahkan. dalam Rochady. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. 133 . dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. 1970. Wartawan Pembina Masyarakat. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. Bandung.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan. Bina Cipta. Floyd G. Publisistik. hal. Bandung Remaja Rosda Karya. Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar.

koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. "Republik Indonesia Sudah Berdiri". Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. Dalam masa klas pertama di tahun 1947. Sekalipun aktif di wilayah musuh. dan Mimbar Umum. dan lagu "Indonesia Raya". Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. Waspada. Indonesian News Bulletin. Warta Indonesia. namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda. Independent. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar". Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". pers kita terbagi dua. 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. kondisi pers RI semakin kuat. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman. Merdeka. Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang.Komunikasi Kontemporer Strategi. dengan peralatan dan bahan seadanya. Di bulan September sampai akhir tahun 1945. Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. "Pernyataan Indonesia Merdeka". yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta). Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). Di masa itu telah beredar koran 134 . Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Konsepsi. Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. dan The Voice of Free Indonesia. Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. dan Sejarahnya peralatan percetakan. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia.

Sesudah proklamasi. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. Sumanang. Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. Sedang pada masa kemerdekaan. ditunjuk sebagai ketuanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu. Api Rakjat. Di masa itu orang enggan membaca koran. semakin banyak jumlahnya. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. yakni Suara Rakjat. dan Menara. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. Konsepsi. Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. Penghela Rakjat. dan Sejarahnya kaum gerilya. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. Patriot. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita.

ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan. Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . dari pertempuran dan perundingan. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat). yakni pembunuhan 40. Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka. Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya. Seperti berita di tahun 1945. Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. Konsepsi.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. Mengikuti berita surat kabar di masa itu. yakni pada tanggal 17 Februari.Komunikasi Kontemporer Strategi. namun di bulan November muncul berita duka. Dari hari ke hari beritanya silih berganti. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali.

dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali. Sebaliknya. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya. Pada tahun 1946. sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda. kebijaksanaan 137 . Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. hasutan. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. pengumuman. Buruh. pemberitaan bohong dan sebagainya. Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. penghinaan. Betapa tidak. dan penerbitan. pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. Konsepsi. seperti drukpersreglement tahun 1856. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional. tiba-tiba PKI menusuk dari belakang.

Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya. Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. telah dicantumkan kalimat. Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. Belanda. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya. Dalam UUD pasal 19 contohnya. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 . Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. Konsepsi. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Usulan di atas kemudian dijawab. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. dari 70 menjadi 101 buah. dan Cina naik. penambahan halaman koran.

dan Sejarahnya meningkat. Indonesia raya Dibredel. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. Di era ini. Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. dan Editor. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru. Konsepsi. Jogjakarta.com. 98 139 .Komunikasi Kontemporer Strategi. 2006. LKiS. dll56. ekomomi. yaitu berakhir dengan pemberedelan. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama. majalah Merdeka. Untuk itu. hal. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. Beberapa media tersebut antara lain. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. psychologie. sociologie. 55 Ruslan Abdulgani. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik. Indonesia mengalami sejarah kelam. Tempo. Sedikit kritis saja. DeTIK. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru. Kompas. Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung. majalah Detak.

tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. Dengan bahasa yang emotif. 140 . berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer. ketika Orde Baru. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Saat ia dipenjara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Mochtar Lubis. Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. Apalagi pimpinan perusahannya. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Konsepsi. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. Indonesia Raya pun sempat vakum. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya. Selain akan aman. Sebab. dan Sejarahnya Di era ini. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Maka. Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah.

kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. B. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dan. Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa.. 1971. 143 141 . p. suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. Bradley Duane. Lih. Seperti halnya masa sebelumnya. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”.000 penerbitan. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. Tepat tanggal 22 Januari 1974. New York: Pyramid Communication Inc. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. Penguasa ketika itu. era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers. dengan ideologi pembangunanisme-nya. Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers. terutama dari Jepang. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. The Newspaper: Its Place In A Democracy.

Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 . akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya. Konsepsi. dan Sejarahnya semacam itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan.

dan Sejarahnya Gambar. Grafitri Budi Utami. Jakarta.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. 1996. Konsepsi. memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera. Ketiga. Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. Krisna. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. memudahkan redaktur membuat judul berita. Keempat. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. hal. Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. Kedua. 19 143 . A. akan tetapi justru merupakan inti berita.

Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik.C. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. 1981. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Honolulu Hawai. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka. Get It Rigth. fenomena alam. 247 144 . Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya. hal.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. peristiwa kecelakaan. Institute of Culture And Communication. p. Penerbit Indah. Konsepsi. 1997. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. dan Sejarahnya dalam toko. East West Center. Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo. Frederick T. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. Baik pidato. Suraba. penggoda.

62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. Mitchell. Third Edition. Reporting. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup. Charnley. 78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. ST Marthin’s Press. 1996. 1975. Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. p. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa). Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. p. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. New York. yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. Holt. Rinehart and Winston. Konsepsi. namun kini unsure tersebut tidak cukup. Steve. Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. Lih. New York. 97 145 . Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. perlu ada tambahan unsure so What yaitu.

J. Edisi ke-6. Konsepsi. Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti. Lih. 10 146 . Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba. Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer. hal. N. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. an interpretation. an integration. Upper Saddle River. 1998.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus.: Prentice Hall. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda. kegaringan. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. Dengan indra keenamnya yang terlatih. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik. biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. Symbolic Interactionism: An Introduction. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali. ‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. Joel M Charon.

Investigative Reporting. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. Konsepsi. 1995. New York. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. dan Sejarahnya B. “Let me see I don’t see any thing64”. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca. John. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. St Marthin’s. Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi. wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. 64 Ullman. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pembaca menjadi terperangah. maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita. Advance Metods And Techniques. Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. 89 147 . yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. kaget. Jika hal ini dapat dilakukan. p. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. sehingga timbul empatinya.

untuk dijadikan lading bisnis. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. Konsepsi. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. agar lead bisa pendek dan sederhana. Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang.Komunikasi Kontemporer Strategi. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. Tetapi. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras. Kalangan PTS berkeyakinan. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat. Rektor Universita Tarumanegara. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. Untuk itu. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. Toby Mutis. Prof. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya.

66 Romli Asep Samsul M. Namun demikian. para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. Pertama lead 5 W + 1 H. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH. 2003. Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan. Toby Mutis. kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS.Komunikasi Kontemporer Strategi. C. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. lead Retorika (Retorica Devices). 1. bukan keuntungan. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. Bukhori. Apakah akan memulai dari What. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. Remaja Rosda Karya. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. perputaran modal PTS relative lambat. 70 149 . hal. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H. Motifnya minat dan kecintaan. Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. Dibandingkan dengan usaha lain. Bandung. mereka menegaskan. Kedua. Konsepsi. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. Rektor Universitas Tri Sakti Prof.

Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kotatif Cimahi. Kotatif Cimahi. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan. Kotatif Cimahi. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu. Warga kampong Pojok Selatan. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Who. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. Konsepsi. Kel Setiamanah. Lead When. Lead Where. 150 . Selasa (21/10). Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Lead Who. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Kel Setiamanah. atau How. Lead Why.Komunikasi Kontemporer Strategi. AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Why. As. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Kel Setiamanah. Lead What. Yang mengaku wartawan ditangkap. Kel Setiamanah. Selasa (21/10). Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kel Setiamanah. When. yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. dan Sejarahnya Where. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan.

kalimat ini akan membingungkan. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. siapa sesungguhnya yang membawa ganja. Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. Bandung Remaja Rosda Karya. Lead Retorika (Retorica Devices). lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news . Kel Setiamanah. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0. Melalui penggeledahan. Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. Jurnalistik Teori dan Praktek. hal. 2.Komunikasi Kontemporer Strategi. 134 151 . b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek. Konsepsi. marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67.5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini. Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat. dan Sejarahnya Lead How.

Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum. dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya. 152 . jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. Definisi tentang itu tidaklah penting. Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan. Tetapi tak urung. Kel Setiamanah. warga kampong Pojok Selatan. Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. Selasa (21/10). Selasa (21/10). dan yang biasabiasa saja. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang buruk. Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya.

Komunikasi Kontemporer Strategi. California. Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup. Mass Media And National Development. University of Stanford Press. berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. kabur saat digerebek 68 Schramm. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. diperhidup. tidak hidup. dengan cara diperindah. Buya rekan AS. p. Dalam artian. dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. 1964. dan Sejarahnya 3. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik. Kel Setiamanah kota Cimahi. Konsepsi. Wilbur. kering. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. 98 153 . karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja).

capsule. Wilbur.000 per dolar. Konsepsi.. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mass Media….Ibid. petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0. 1964. reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya. p. atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja. Ketika tersangka AS digeledah. Dengan menggunakan fakta yang sama. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10. AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah. (lead astonisher) 69 Schramm. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge. 101 154 .5 Kg lebih.

Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. selasa lalu (21/10). Wilbur. tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita. Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. 1964. Mass Media…. 105 155 . Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. p. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan.Komunikasi Kontemporer Strategi.Ibid. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70. Konsepsi.

Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71. disebut apa orang itu? Nah. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri.cit. Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita. lalu ia ditangkap polisi. 87 156 . dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan.. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna. Tersangka AS…. Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini. 1996. hal. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0.5 Kg. tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan. itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. Rambu-rambu…Op . Beberapa berita. Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi.

biasanya dalam bentuk parody. Namun pekan lalu. untuk menghidupkan lead berita. AS terlihat sering…. Konsepsi. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. Buya. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi. Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi. peribahasa. atau judul film terkenal. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”.dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya…. menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang. Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan.. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 . Ia bersama rekannya. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan. kata-kata mutiara. judul buku laris.Komunikasi Kontemporer Strategi.

yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. biasanya bersifat jenaka. Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita. aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan. dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lihat contoh di bawah ini: 158 . Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan. Konsepsi. Lead stakato terderi dari serangkaian frasa. maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini. yang merupakan sindiran tajam. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas.

dalam kehidupan yang berbeda. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain. inilah kejadiannya secara kronologis… 159 . Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung. Asrul 11. Seorang pria terkapar.” kata temannya. anak umur 12 Tahun. kemarin sambil melihat ke bawah. Aaah. Konsepsi. Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog. Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. berlumur darah. mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya.

harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. Norman and Kramer. Sebagaimana yang saya katakan dimuka. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. Literary Journalism. Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. atau penulispenulis kondang. C . Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama. Dalam pameran itu. Kolumnis. Konsepsi. 112 160 . Ballantine Book. Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini.. New York. Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. 1995.--ed. atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. tubuh berita harus muncul dari lead. 72 Sims.Komunikasi Kontemporer Strategi. teropong yang dapat melihat tembus. Mark. p. dan tidak percaya ketika mendengarnya. dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan.

1956. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. Lead diuraikan dalam tubuh berita. Four Theories of The Press. 332 161 . Urbana. III edition. T. Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya. Konsepsi. ia dapat melakukannya dengan mudah. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story).Komunikasi Kontemporer Strategi. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. Untuk lebih memahami penjelasan ini. F. p. yaitu piramida terbalik.. Schramm. Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. Peterson and Wilbur. University of Illinois Press. dan Sejarahnya Kedua.

Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 8 Berita Kutipan Alinea 1. dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar . 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar .

segera. 81 163 . dan nilai faktafaktanya saja. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. Sinar Baru. berikutnya. sekarang. hal. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. Kustadi. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. An Introduction To Journalism. 1986. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya. 74 Bond F. Bandung. Fraser. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya. sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. ter—Suhandang. Jurnalistik Publik dan Media. Konsepsi. selama ini. akhirnya. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta.Komunikasi Kontemporer Strategi. berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. dulu. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. paling tidak. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. setelah itu. sebelumnya. segera setelah itu. sementara itu. pada saat yang bersamaan. Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik.

sebab itu. frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. berbicara tentang. Di pihak lain. sudah tentu. akibatnya. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. bertalian dengan. sebaliknya. dan Sejarahnya Dengan demikian. barangkali. 1970. sekalipun. edited By Ethel M Leeper. meskipun demikian. Floyd G. dan karakteristik-karakteristik lainya. D. 106 164 . tetapi. sebagai gambaran. Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat.Op. didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. Disini. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. dalam Rochady. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula. Akan halnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. tak diragukan lagi. tidak jauh dari. tentang. kendatipun. kerumitan kalimat-kalimatnya. hal. di atas itu semua. jika tidak.cit. Tetapi. selain itu. misalnya. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”. Toward Better Communications. setelah melihat itu. sebagai contoh. sebab itu. disekitar sini. Wartawan…. mengenai. Konsepsi.

atau memperumit kalimat-kalimat anda. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas. gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan. Jika ditelisik lebih jauh. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. Untuk mencapai hal-hal tersebut. dan Sejarahnya menulis. selain dari pelajaran sederhana itu. Namun. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia. meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. kejelasan. apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. dan sifat langsung suatu tulisan berita.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 .

Komunikasi Kontemporer Strategi. korban dibunuh juga oleh rekannya. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). “meskipun ia sudah berusaha mencegah. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. Mahfud MD. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. pekerjaan. Konsepsi. dan Sejarahnya Tabel. usia. “Menurut Dr. 2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr. Sementara itu identitas lain misalnya. tidak dapat mengendalikan truknya. “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. alamat. jelas dan menarik secara tipografis. dsb. Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. Mahfud MD”. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. lalu kehilangan kendali.

Daya Hidup warna dan Imajinasi. telah. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. hiasan kata dan lain-lain. Hal ini bias dilakukan dengan cara. Organisasi dalam berita. Kelima. Contoh. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. Keempat. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. pertama. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. Diksi dan tata bahasa yang tepat. Kata harus ingkat.Komunikasi Kontemporer Strategi. suatu berita tidak akan efektif. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah). dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. kecermatan dalam menulis berita. adapun. Ketiga. Yaitu. oleh. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. adalah. Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. Konsepsi. dari. padat. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . Kedua. Gunakan kata yang sederhana. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita. dan jelas.

N. 29—30 80 Joel M Charon. hal. Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’. Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. Konsepsi. J. Dari mana. Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. Blanche Geer. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. Upper Saddle River. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. 8 168 . Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. hal. New York: John Wiley & Sons. dan Everett C.Komunikasi Kontemporer Strategi. Becker.: Prentice Hall. melainkan pemandu persepsi kita. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. Hughes. 1968. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S. Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat. Symbolic Interactionism: An Introduction. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. dengan cara apa. Edisi ke-6. Making The Grade: The Academic Side of College Life. E. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. 1998. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat. an interpretation. an integration.

N. Anderson. McGraw-Hill. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. pendekatan. Konsepsi. hal. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. Communication Research: Issues and Methods. B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. 1998. kerangka pemikiran. 1987. New York. Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. 5 82 B Aubrey Fisher. 86 169 . peristiwa atau tindakan. Symbolic Interactionism: An Introduction. an interpretation. Upper Saddle River. strategi intelektual. 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi).Komunikasi Kontemporer Strategi. dan pandangan dunia (world view). Bandung. hal. Edisi ke-6. Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81. 1986. intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). J. kerangka konseptual. Remaja Rosda Karya.: Prentice Hall. hal. an integration. melainkan berdasarkan pengamatan seksama. Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda.

45 170 . Qualitative Evaluation and Research Methods.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1987…. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. 1990. dan menggunakan metode serupa. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma. namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. 37 85 James A. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya. 34 84 Michael Quinn Patton. hal. hal. adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. abash dan masuk akal. hal. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. Konsepsi. sebagaimana dikemukan Anderson85.Op cit. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan. Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. Anderson. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas.

dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis. Konsepsi. 1985. 86 Philips Jones. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. 5—15 171 . kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan. Slough: Univercity Tutorial Press. Karenanya. ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca. Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. hal.

dalam 172 . 1986. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Galia Indonesia. Pendekatan Taksonomi Konseptual. ISSN 1404-1634. 2004 Astrid S Susanto. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah. Alo. Kanisius. Hubert (1953) Social Psychology. issue 14. Bina Cipta. Bandung. Jakarta: Bina aksara Mulyana. PT Remaja Rosdakarya Pace. Psikologi Komunikasi. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Media Presindo. Bandung. Addison Westley Publishing Company. 2003. Wayne et al. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Citra Aditya Bakti. Jogjakarta. Jens Allwood. Deddy. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. 2006 Cal W Dawns. Jalaluddin. Jogjakarta. Konsepsi. Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Suprapto. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Bandung. Pengantar Ilmu Komunikasi. Techniques for Effective Communication. 2002. 1977 Agus M Harjana.dalam Rahmat. Pengantar Teori Komunikasi.A. R. 1994 Widjaya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Editor: Prof. Bonner.. June 2007. H. Jakarta. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg.W.

1971. LKiS. 2004 Joseph A Devito. 2002 Eriyanto. and Uses in The Mass Media. Seni Komunikasi Efektif. Jogjakarta. dan Sejarahnya kumpulan tulisan. New York. 2002. Remaja Karya. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Konsepsi. 70 173 . Anwar. 1996. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. Bandung. 2003. Rosda Karya. 2001. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. Sejarah. Jogjakarta. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Kencana. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Communication Theories. Bandung. hal. The Structure of Scientific Revolution. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. The Newspaper: Its Place In A Democracy. 2000. Metode. Harper & Row. Rosda Karya. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy.. Ilmu. 2005 Kuhn Thomas. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. Dinamikan Komunikasi. 2000 Russell. Teori dan filsafat Komunikasi. Riyono Pratikto (ed). 1982 Bradley Duane. Jakarta. Jakarta. Kreasi Wacana. Pustaka Pelajar. Bandung. Origins. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Deborah. Bertrand. Bandung. PT Citra Adtya Bakti. Onong Uchjana. Onong Uchjana.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sejarah Filsafat Barat. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Tanen. 1993. Communicology an introduction to the study of communication. 2001 Lukman Hakim. Jogjakarta.

Jakarta. The Clash of Civilization. 1966 Koesdarini Soemiati. 1993. Bina Cipta. New York. Tahu dan Pengetahuan. Nuansa-nuansa Komunikasi. Samuel P. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Propaganda Melalui Siran Radio. 1987. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Remaking of The New World Order. dalam. Bandung. 2001 Pudjawijatna. 1997. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. Jakarta. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. dan Sejarahnya Rahmat. Citra Aditya Bakti. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. Bina Aksara Denis MC Quail. Bandung. 2000. 1994 Effendi Onong Uchjana. Bandung. New York. Bandung. Toto. 1987. Alo. Harper & Row. 1973 Liliweri. 1984. Komunikasi Dakwah. Rosda Karya. 1976 Dedy Mulyana.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Antar Budaya. Sadat (ter). Grondslagen der Samenleving. 174 . Konsepsi. The Interpersonal Comunication Book. Horper and Row. Teori dan filsafat Komunikasi. dalam Astrid S Susanto. Bandung. Ilmu. Men Message and Media. Remaja Karya. 1987 Joseph A Devito. Erlangga Effendy. Ismail. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Tasmara. 2001. Onong Uchjana. Bandung. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. PT Citra Adtya Bakti Huntington. 1977 Effendy. Teori Komunikasi Massa. Onong Uchjana. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer.

Jurnalistik Teori dan Praktek. Krisna. Penerbit Indah 175 . Indonesia raya Dibredel. Grafitri Budi Utami Widodo. Media Presindo. Jakarta. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Set Ditjen RTF. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Ruslan Abdulgani. Bandung. halaman tak terlacak. Remaja Karya. Jaringan Sosial. Sosiologi Komunikasi Masa. Bandung Remaja Rosda Karya. Floyd G. Suraba. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. 1971. Jakarta Setiawan. Jogjakarta. Dahlan Alwi. Toward Better Communications. 2000 Tomy Suprapto. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Bambang. New York: Pyramid Communication Inc. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Jogjakarta. majalah Merdeka. 1997. 1996. Konsepsi. andi S (ter). The Newspaper: Its Place In A Democracy. Agustus 1952 Ignatius Haryanto. Wartawan Pembina Masyarakat. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Jakarta. Oktober-November 1981. Fakultas Sospol UGM. Parsudi. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. 2006 Suparlan. dalam Rochady. Jogjakarta. LKiS. Pengantar Teori Komunikasi. edited By Ethel M Leeper. 1985 Arpan. Deppen. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. 1983 Wright. 2006 Bradley Duane. Harahap. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Bandung. Charles R. Jakarta. 1970.Komunikasi Kontemporer Strategi. Qolam.

Urbana. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. California Sims. 1968. III edition Bond F. Making The Grade: The Academic Side of College Life. 1964. Ballantine Book Siebert. University of Illinois Press. Bandung. New York. Reporting. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques.. Third Edition. Investigative Reporting. 1975. Four Theories of The Press. East West Center. 1996. J. John. Wilbur. 1956. Blanche Geer. Advance Metods And Techniques. Becker.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1995. Mark. Rinehart and Winston. Steve. Hughes. Symbolic Interactionism: An Introduction. Fraser. dan Sejarahnya Yu. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. 1986 Howard S. Honolulu Hawai Weinberg. Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. University of Stanford Press. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Norman and Kramer. 1998.--ed. 1981. Institute of Culture And Communication. Holt. New York Joel M Charon.: Prentice Hall Ullman. Mitchell. Schramm. N. An Introduction To Journalism.. Get It Rigth. an integration. New York. Frederick T. Kustadi. ST Marthin’s Press Charnley. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. dan Everett C. Bandung. 1995. Upper Saddle River. 2003. Mass Media And National Development. Jurnalistik Teori dan Praktek. F. Konsepsi. Edisi ke-6. T. Literary Journalism. New York: John Wiley & Sons 176 . an interpretation. New York. Sinar Baru.C. Jurnalistik Publik dan Media. ter— Suhandang. Peterson and Wilbur.

New York. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones.Komunikasi Kontemporer Strategi. J. Upper Saddle River. 1990. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. 1998. Bandung. Qualitative Evaluation and Research Methods. Communication Research: Issues and Methods. Anderson. Konsepsi. an interpretation. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. Edisi ke-6. 1985. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. Symbolic Interactionism: An Introduction. dan Sejarahnya Joel M Charon. an integration.: Prentice Hall James A. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . 1987. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. 1986. N. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful