Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Chruden dan arthur w. jr 105 2. dan Heinz 121 E. Cyril. F. Hampton 106 4. Herbert g. Jaring Komunikasi DC. dan Sejarahnya F. Mathys 117 C. Elmer H. Sikula 119 1. Jaring Komunikasi 109 A. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Saiyadain 108 Bab VII. Ray gullet 106 3. 110 B. Sherman.Komunikasi Kontemporer Strategi. David r. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Jaring Komunikasi Harold. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Jaring Komunikasi Andrew F. Robbins 113 1. Feldman dan Hugh J A. Konsepsi. Burack dan Nicholas J. Stoner dan Charles Wankel 116 5. Lima Jaringan Umum 113 2. Herbert j. James A. Hicks dan c. Arun monappa dan mirza s. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . Jaringan komunikasi 120 2. Jaring Komunikasi Stephen P. Umpan Balik 104 1.

Lead Kontemporer 136 3. Tubuh Berita D. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. Konsepsi. Strategi Penulisan Berita 131 1. dan Sejarahnya A. • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C.Komunikasi Kontemporer Strategi. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices). Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B.

Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication. Sementara pada sisi lain. ISSN 1404-1634. Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. Jens Allwood. Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. 6 . Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok. URL: http://www. Pengantar Teori Komunikasi. Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. Lih. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1. Karena itu di sadari atau tidak. Sweden 2628 November 1998 Cal W.immi. June 2007. “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. Media Presindo. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan. and the way we practice it. Konsepsi. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). Journal of Intercultural Communication. Suprapto. Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. issue 14. 2006.se/intercultural/. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. Jogjakarta. Editor: Prof. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia.

Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. untuk kelangsungan hidup. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial.Komunikasi Kontemporer Strategi. Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. untuk memperoleh kebahagiaan. Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. kelompok belajar. sehingga tidak mudah dijawab. bisa di lihat dari berbagai sudut pandang. perguruan tinggi. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. Konsepsi. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 . aktualisasi diri. RW. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. dan memupuk hubungan dengan orang lai. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia. Bahkan tak jarang. untuk mendapatkannya. RT. manusia mempergunakan berbagai cara. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. bisa dipastikan akan “tersesat”. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. desa.

Jalaluddin. Hubert (1953) Social Psychology. kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain. Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. dan Sejarahnya komunikasi. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol.dalam Rahmat. Psikologi Komunikasi. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial. Para pakar psikologi3 berpendapat.Komunikasi Kontemporer Strategi. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat. 3 Bonner. 2003. Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. F. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. Konsepsi. hal. Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini. 89 8 . sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. Bandung. Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. makan dan minum. PT Remaja Rosdakarya.

Komunikasi Kontemporer Strategi. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data. dapat di katagorikan kedalam dua hal. Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. a) Merubah sikap (to change the attitude). 98 5 Liliweri. Menurut Rene Spitz4. hal. Addison Westley Publishing Company. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. Citra Aditya Bakti. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. Massachusetts-ontario 1979. fakta dan ide. 1994. Techniques for Effective Communication. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat.. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan. Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. aspek umum dan aspek khusus5. komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri. 4 Pace. yaitu. c) mengubah perilaku (to change the behavior). Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. R. Bandung. 87 9 . Wayne et al. Bila dilihat dari makna ini. d) mengubah masyarakat (to change the society) C. ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi. Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. p. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Konsepsi. Alo. b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion).

penyebaran berita. pembentukan watak. Sosialisasi (pemasyarakatan). Berdebatan dan diskusi. Keempat. penyimpanan. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. Keenam. pesan. pemrosesan. pengumpulan. Konsepsi. Pendidikan. menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. opini.Komunikasi Kontemporer Strategi. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. Kedua. 10 . dan Sejarahnya Pertama. Memajukan kehidupan. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. Informasi. data. fakta. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. Kelima. mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. gambar. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. Motifasi.

dan individu.W. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. suara. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi.A. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. kelompok. penyebarluasan sinyal. Integrasi menyediakan bagi bangsa. olahraga. kesenian. Berdasarkan fungsi komunikasi itu. 3. kesusastraan. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 . 4. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. kelompok. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. untuk 6 Widjaya. simbol. aktualisasi diri. Hiburan. Kedelapan. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. 1986. Deddy. 5. dan Sejarahnya Ketujuh. tari. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. musik. dan imaji dari drama. kesenangan. Konsepsi. 2002. H.

prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. rindu. peduli. simpati. Konsepsi. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. dan negara secara keseluruhan) 2. sunatan. mulai dari upacara kelahiran. naik haji. ulang tahun. gembira. kota. Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. misa). takut.Komunikasi Kontemporer Strategi. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. sedih. perguruan tinggi. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. upacara bendera. perasaan sayang. desa. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. pernikahan dan masih banyak lagi. RT. RW. untuk memperoleh kebahagiaan. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. 3. sembahyang. pertunangan. upacara 12 . Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. membaca kitab suci. kelompok belajar.

misalnya keahlian berpidato. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. natal juga termasuk komunikasi ritual. ideologi atau agama mereka. namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. bangsa. dan mengubah perilaku. negara. Sebagi instrumen. suku. Konsepsi. dan keyakinan. perayaan lebaran. mengajar. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan . mengubah sikap. 13 . dan Sejarahnya wisuda. memperoleh simpati dan sebagainya. Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. menumbuhkan kesan yang baik. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. 4. mendorong. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian.

Jakarta. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. 2004. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat. Dani Fardiansyah. kekuasaan. Supaya gagasan dapat di terima orang lain. 2. Lih. dua orang atau lebih. Pendekatan Taksonomi Konseptual. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. yaitu bertujuan untuk. Ketiga. jangan mereka menginginkan kemauannya. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. Memahami orang lain. Galia Indonesia. Pengantar Ilmu Komunikasi. Konsepsi. misalnya untuk memperoleh jabatan. hal. Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. penghormatan sosial dan kekayaan. agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Pertama.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. 19 14 . Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang. dan Sejarahnya berunding. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. berbahasa asing. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. ataupun keahlian menulis. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. Kedua.

cit. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC). Konsepsi. 76 15 . Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?. Di samping itu. dan tindakan. gagasan. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak.W. dukungan.A. menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?. Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya. H. Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. mungkin berupa kegiatan. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1. hal. 1986. Keempat. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. Komunikasi Op. Menyebarluaskan tujuan organisasi 2.

memotifasi. hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. Dengan kata lain. Konsepsi. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. Memimpin. Mengontrol perilaku para anggota organisasi. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. dan Sejarahnya 3. 16 .

Maine. Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. tampak pada tulisan Bagehot . Habermas (1979) di Eropa. Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Ia melampaui tiga tahap perkembangan. publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972). Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman. sosilogi organisasi dan sosiologi pers. Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika. Konsepsi. Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . Jurnalistik. perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi. Pda dasawarsa selanjutnya. dan Wallas . Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. Bryce. devian dari ‘main stream’. Biskey (1976). dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A. Publisistik. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah. di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. dan Retorika. Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

radio. Menurut Dofivat.Komunikasi Kontemporer Strategi. melainkan pernyataan public (offentliche aussage). publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure. film. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 . minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. retorika. dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. Konsepsi. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . misalnya. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian.

sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). baik yang bersifat intrapersonal. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. ‘werwird fur sie sprechen. lambang. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. 98 19 . tiada evalusi dunia tanpa ulasan. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting. tanda. Dofivat menambahkan lebih lanjut. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. Bina Cipta. motif. Dalam dunia sekarang. interpersonal.Komunikasi Kontemporer Strategi. organisasional. schreibern. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. suara. Bandung. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. Konsepsi. h. dan televisi. hal. Ia berkata. atau massa. dan tergerak. kata ucapan. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Publisistik menyertai perubahan budaya. tergambar. 2) persuasive. 1977. gambar. Tiada pandangan dunia tanpa informasi. gambar. dan Sejarahnya Publisistik. terucap. dan gagasan lama atau baru. 473) dalam Astrid S Susanto. dalam alur. kata tulisan. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976.

Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. Konsepsi. komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. adalah lawan dari komunikasi tatap muka. dan 3) actual. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. seperti percakapan Reagan dan Carter. Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. 14-15) dalam. artinya melalui media. Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. bersifat terbuka (offentlich). und unterhaltende ausagen. Anehnya. Kanisius. 2003. anonym. Publisistik dapat bersifat interpersonal. hal. 16 20 . h. Jogjakarta. Manakah yang lebih luas.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan actual. terjadi dalam waktu segera. Agus M Harjana. dan tersebar. yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. satu arah (einseitig). Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. Jadi dari segi media. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. propaganda berbisik). persuasive. menuurrut Noelle Neumann. 11 Maletzke (1`963. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect). belechrende.

apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. Disitu musafir lewat. Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . Sebagai kesimpulan. jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah. publisistik tampaknya lebih berat ke politik. Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. Dalam focus yang lebih tajam. publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social. Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan. menganalisis. 21 . maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing. publisitik berguna untuk mengamati. mampir.Komunikasi Kontemporer Strategi. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. Konsepsi. Buat Indonesia.

The Newspaper: Its Place In A Democracy. 143 22 . dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. New York: Pyramid Communication Inc. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. bukan sekedar pengetahun (knowledge). Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. Riyono Pratikto (ed). tetapi juga media massa lainnya. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld.. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap. p. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. 1982. Bandung. dan Sejarahnya Bierstedt12. Konsepsi. Remaja Karya. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Lih. Bradley Duane. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. dalam kumpulan tulisan. 1971. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science). Elihu Kats. hal. Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru. Bernard Berelson. Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan. Hazel gaudert.

komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona. Bandung. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. 2004. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi. Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. Hovland mendefinisikan science of communication sebagai. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. 10 23 . Rosda Karya. Onong Uchjana Effendy. lih. dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa. Konsepsi.

dan study mengenai proses komunikasi. 3. Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince. Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. Communicology an introduction to the study of communication. 2. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. pesan yang di komunikasikan. New York. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. 101 24 .Komunikasi Kontemporer Strategi. suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian. Konsepsi. Harper & Row. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia. 1976. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito. p.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. pameran. periklanan. Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. Konsepsi. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup.Komunikasi Kontemporer Strategi. Disini. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. 28 . tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga. dalam komunikasi masa. Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. lebih teoritis dariada praktis. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial .

and Uses in The Mass Media. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. Konsepsi. sejarah. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. Metode. Origins. Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri. Communication Theories. terutama ilmu fisika. dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A. hal. Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Sejarah. 269 29 . teori dan model ilmu fisika. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. Kencana. Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep. 2005. dan sebagainya. Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. 2001. psikologi dan sosiologi. bahasa.Komunikasi Kontemporer Strategi. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa.. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. Jakarta.

Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. Dalam Kuhn Thomas. Jogjakarta. Normal science. 2002. hal. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. Multi paradigma seperti ini. 57 19 Russell. 1974). Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia. yang diakhiri dengan paradigma II. anomaly. bukanlah hal yang khas komunikasi. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. Pustaka Pelajar. krisis dan revolusi ilmu. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. hal. The Structure of Scientific Revolution. Konsepsi. Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. berparadigma ganda. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. 2000. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. Sejarah Filsafat Barat. Bandung. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing. Rosda Karya. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. 471 30 . Bertrand. dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik.

20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian. pertama. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. Jogjakarta. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. (2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain. 2001. yaitu paradigma (1) fakta sosial. for its holder. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. hal:4-6 31 . Vol III/ April/ 1999 Eriyanto. Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. tetapi terjadi secara revolutif. Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. at the nature of the world. LkiS. Konsepsi.

Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan. 1992. Konsepsi. Kanisius. Jogjakarta. Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. hal. Ketiga adalah Paradigma Kritis. Filsafat sebagai ilmu kritis. 245 32 . Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School. 2003. Jogjakarta. Kreasi Wacana. Seperti ditulis AS.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik.22 2. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya.

PT Gramedia Pustaka Utama. sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. Konsepsi. Namun itulah hakekat perspektif. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif. 1996. hal. 76 33 . Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. perspektif mekanistis. Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. Jakarta. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. Deborah. dan Sejarahnya revolutif. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir. psikologi. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. B. Seni Komunikasi Efektif. interaksional dan pragmatis. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru.

sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. eksploratif. dan Sejarahnya hanya eksperimental. menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. kontekstual. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. tetapi boleh juga historis. diskriptif dan sebagainya. Konsepsi. Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. fenomenologis. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika. Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan. Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik .Komunikasi Kontemporer Strategi.

juga tidak terlalu sulit di pahami.. dan bahkan penjungkirbalikan 35 . komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. efek media massa. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer). difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. sumber/penerima tidaklah begitu penting. Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. karena selain telah menghasilkan banyak studi. Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan. yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. sebab selain baru tumbuh dan berkembang. saluran dan pesan/umpan balik/efek. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama. 40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. saluran. Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. maka titik berat kajian pada efek. Konsepsi. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis. Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi. Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat.

Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas. Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. 36 . Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif. dengan fokus kajian pada individu (penerima). dan komunikasi kelompok. 3. komunikasi organisasional. bukan saja di kalangan masyarakat akademik.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. melainkan stimulus dan respons. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis). Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. saluran. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. Dalam perspektif psikologi. pesan/umpan balik efek. Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. Konsepsi. keyakinan dan keinginan”. persepsi.

tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan. atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. Dijelaskan oleh James W. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit. teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer. and Uses in The Mass Media. Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh. Communication Theories. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. Op.Komunikasi Kontemporer Strategi. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi. Konsepsi. Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Masyarakat mengandalkan cerita rakyat. cit. Origins. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. 287 37 .tidak ditetapkan. 2001. B.. hal. Dalam bidang komunikasi massa. Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma. Metode. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini.

Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise. 38 .” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. hal. mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2. Pada dasarnya.” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Onong Uchjana. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti. Bandung: Remaja Rosda Karya. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. 65. 3.semakin Y25. tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka. dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori.maka. Pernyataan cenderung. Pernyataan jika. 2000. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1. 4. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. oleh karenanya. 25 Effendy. Dinamikan Komunikasi. 5. Konsepsi.” Pernyataan semakin X.” Dalam study komunikasi.

Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. 2002. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek. Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media. Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. 1995). Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip. Dengan pemahaman yang lebih baik. Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. 2. sebagai seorang psikolog. Werner.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. 2005 dalam Arifin. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi. yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Anwar. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 .

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

tingkat pendidikan. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya . tingkat penghasilan. Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern. ataupun agama. umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada.kepercayaannya maupun nilai-nilainya. tempat tinggal (desa atau kota). Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. kepentingannya. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. Variable-variabel seperti seks. seks. Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 . Konsepsi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria.dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu.Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi. Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 .orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum. Konsepsi.Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. Mereka. Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu.

karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima. Pertama. maka arus informasi akan melalui sua tahap. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”. Berdasarkan pada hasil penelitian. Konsepsi. Kedua. yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung. Pada hakikatnya. teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. dan Sejarahnya komunikasi informal. informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication).

Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat. Ketiga. Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru. dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. Dalam keadaan tertentu media massa. Kedua. Pertama. dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. bahkan menyempurnakannya. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada.

media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya. Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga. Dengan perkataan lain. kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye. Misalnya. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. Konsepsi. 47 . masih merupakan persoalan yang rumit. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu.

serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial. mempengaruh norma budaya. Secara keseluruhan. 48 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor. dan Sejarahnya Kesimpulan ini. maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. Jika hal ini menjadi bertambah jelas. pembatasan-pembatasan.

c. Dr. termasuk ilmu apa.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan. apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. membagi ilmu menjadi tiga kelompok.Komunikasi Kontemporer Strategi. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . Konsepsi. yaitu: a. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 . b. d. yaitu: b. d. Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok. c. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A.

Ilmu pertanian 6. Ilmu ekonomi 3. Ilmu jiwa sosial 4. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1. Ilmu alam 8. Endang Saifudin Anshari. M. Sosiologi 6. Ilmu kemasyarakatan (social science) c. Ilmu pasti 7. Ilmu bumi sosial 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. Biologi 2. Geologi 10. ilmu. menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu tekhnik 9. Konsepsi.A dalam bukunya.Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a. yakni: a. Antropologi budaya dan sosial 50 . Ilmu Alam (natural science) b.Dan sebagainya b. Ilmu kedokteran 4. Ilmu hukum 2. Humaniora (study humanitas. dan Sejarahnya H. Ilmu farmasi 5. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. Antropologi fisik 3. filsafat dan agama.

2. 4. 7. Konsepsi. Ilmu sejarah 8. 6. Humaniora (study Humanities.Komunikasi Kontemporer Strategi. 5. 3.Publisistik dan jurnalistik 11.Dan sebagainya c. Ilmu pendidikan 10. Ilmu politik 9. dan Sejarahnya 1. humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga .

Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. Op. terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication). hal. Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. 3 Tasmara. PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. Konsepsi. Jakarta: Gaya Media Pratama. hal. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik. 1997. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B. Toto. Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . cit. Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Dakwah. Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain. 98 52 . Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

organizations and societies….to understand human communication we must understand how people relate to one another34. seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya. Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya. Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. hal. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. there fore we study people relating each other and their groups. Dari ungkapan ini. 90 56 .Komunikasi Kontemporer Strategi. 1966. dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan. dan Sejarahnya misinterpretation. Konsepsi. Propaganda Melalui Siran Radio. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference).

Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. Konsepsi. Terkait dengan kredebilitas Komunikator. We believe good man more fully and more readilly than others. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi. 51 57 . Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. Remaja Karya. Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. hal. good sense. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. and good will”.Komunikasi Kontemporer Strategi. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it. This is true generally whatever the quation is. 35 Koesdarini Soemiati. Bandung. 1987. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut. good moral character.

a. Harper & Row. p. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. apapun masalahnya. 130-132 58 .Komunikasi Kontemporer Strategi. 1976.36 Jadi. yaitu. dan pendapat terbagibagi. Memang demikianlah pada umumnya. Terkait dengan hal ini. dan itikad baik). Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37. b. c. p. memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. sifat dengan akhlak yang baik. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. kebijaksanaan. 36 Joseph A Devito. The Interpersonal Comunication Book. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. kredibilitas berdasarkan titel. New York. Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. 44-46 37 Ibid. Konsepsi. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain.

hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. karakter yang dipandang baik oleh publik. dan Sejarahnya Kompetensi. tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. empati. tabiat. Tujuan. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya. komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. penggemberi. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. Orang yang berkepribadian terbuka. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung.Komunikasi Kontemporer Strategi. seseorang dengan sifat. Keperibadian. akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Konsepsi. dukungan dan kesamaan. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. Mengapa demikian. Oleh karena itu. Jadi. Karakter secara moral. tercela. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. rasa positif. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya. Dinamisme.

dalam segala aspeknya. hal. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. dari pengalaman yang ada disadari. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif. Sementara itu. Komunikasi Dakwah. bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator.cit.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan. 1997. Op. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna. Toto. Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. . manusia dalam dimensi jasmani dan rohani. 2. Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. Dapat dikatakan. Dengan demikian dilihat. Jelasnya. Sebaliknya. Konsepsi. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek.35 60 .

Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain. komunikasi transendental dan komunikasi fisik. dan seterusnya. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. bis. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. burung berkomunikasi dengan burung. tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. Komunikasi manusia dengan hewan. pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. Dari pengertian ini. Gajah berkomunikasi dengan gajah. Konsepsi. di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication). sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. dan Sejarahnya orang lain. petani pembajak sawah dengan kerbaunya. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api.

poster dan sebagainya. telefisi atau film maupun media non-massa. secara tatap muka. tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. atau melalaui media. Sejauh mana kadar perencanaan itu. c. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. baik media massa seperti surat kabar. Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication. radio. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. misalnya surat. dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial. Konsepsi. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. telephon. Mereka saling memberikan salam. bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya. misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. papan pengumuman. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 .Komunikasi Kontemporer Strategi. ada yang di lakukan secara lisan. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli.

Prof. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. 121 63 . baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. Nuansa-nuansa Komunikasi. 2001. melainkan. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. apakah ilmu itu ?. Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap. pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir.sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu. Harsoyo dalam karyanya. Rosda Karya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. Bandung. C. pendapat atau perilaku. 2) Empiris. Konsepsi. Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. tanaman dan bahkan jin. hal.

dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. Dalam melihat obyek kajian ini. ada yang disebut obyek materi. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof.Komunikasi Kontemporer Strategi. tetapi memiliki nilai sosial. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. Konsepsi. Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. dan ada yang disebut sebagai obyek forma. Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori. Harsoyo dalam karyanya. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. artinya jelas. 4) akumulatif. artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan. apakah ilmu itu ?. (Affandi.

retorika dan komunikasi persona. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. Tahu dan Pengetahuan. pers dan media massa. Bina Aksara. hal. Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik. 40 Pudjawijatna. Dengan demikian dapat dipahami bahwa.Komunikasi Kontemporer Strategi. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. 1987. Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. 69 65 . Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Konsepsi. Jakarta. studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik).

Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. radio. organisasi komuniaksi seperti surat kabar. sementara dan lain sebagainya. 66 yang tinggi bagi . Konsepsi. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi. kelompok orang. menulis. telrevisi. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara. Sumber dapat berupa orang. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. A. buku dan sejenisnya. B. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. lembaga. film dan sebagainya. lama.

Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. Konsepsi. 67 a. Komunikator yang mengendalikan. Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Komunikator yang membangun. 2. b. Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. 4. 2. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. ciri-cirinya: 1. . dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. ciri-cirinya: 1. 3.

2. Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. C. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator. ciri-cirinya: 1. Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. Konsepsi. d. dan Sejarahnya c. Komunikator yang melepaskan diri. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. 4. ciri-cirinya: 1. Komunikator yang menarik diri.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. 3.

dan coersif. Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif. persuasif. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. Dengan lisan/face to face/langsung 2. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan. Konsepsi. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 . yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi.namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya panjanglebar. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. (2) Pers uasif Bujukan. Tetapi. Bagaimana pesan di sampaikan? 1.

ibarat kita membidik dan menembak. Bahasa yang jelas 70 . agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat. harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai). Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya. Coersiv dapat berbentuk perintah. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan.

Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan. Seringkali kita alami dalam komunikasi. Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. Konsepsi. daerah. dan kondisi di mana kita berkomunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. sekuler sosialis religius dan sebagainya. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh.kiri.Komunikasi Kontemporer Strategi. (b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media. lalu lintas dan sebagainya. misalnya:ekstrim kanan. yaitu: 72 . dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. kebisingan. Konsepsi. subersif. Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D.

Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur.Komunikasi Kontemporer Strategi. yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal). dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah. Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 . Konsepsi.

Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . tukar pikiran dal lain sebagainya. bentuknya dapat berupa anjang sono. Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2. kelompoknya dan lain-lain. 4. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona.Komunikasi Kontemporer Strategi. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. Konsepsi. kelompok dan massa. 3.

75 . Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu. dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader. proses seleksi dan kecenderungan. Konsepsi. Pada waktu komunikasi di lancarkan. penyuluhan dan lain sebgainya. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula. indoktrinasi. briefing. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. namun kurang efisien. kenggotaan kelompok. Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas.Komunikasi Kontemporer Strategi. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah.

Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. . yakni sikap dan tingkah laku orang. demikian pula sebaliknya. Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. maka berarti komunikasi berhasil. Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi. Konsepsi. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. Personal opinion adalah 76 F. dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Konsepsi. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu. Hal ini tergantung pada opinion leader. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat. Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 . (b) Public opinion adalah pendapat umum. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye.Komunikasi Kontemporer Strategi.

(Widjaya:1986. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya. Umpan balik 78 . e. Konsepsi. (c) Communicating. b. hasil komunikasi tersebut. (b) Planning. setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya. (2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki. (d) Evaluation. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. c. komposisinya dan seterusnya. dan Sejarahnya a. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya.Komunikasi Kontemporer Strategi.11) d) e) G. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan). d.

Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. Konsepsi. dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung.  Deted feedback. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang. misalnya pada face to face communication. terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. pada pelaksanaannya tertunda. Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar.Komunikasi Kontemporer Strategi. untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 . Konsepsi. Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message).pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut. 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara. 1997: 7 MESSA GE Pesan. dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan.

Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. 1987. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm. Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan. hal. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya). Teori Komunikasi Massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. 46 81 . Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. seseorang cenderung berfikir untung–rugi. positif atau negatif. dia akan cepat memindah gelombang radionya. Bila diteliti lebih dalam. Dalam proses komunikasi. Jakarta. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja. Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. Konsepsi. Erlangga. dan Sejarahnya komunikator.

PT Remaja Rosdakarya. Harold D. 67 82 . Komunikasi dapat terus berlanjut. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). Gambar. hal. Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ. 1984. Onong Uchjana. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan. 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 2000. Konsepsi. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. 42 Effendy. Bandung. Mengenai proses komunikasi ini.

atau malahan sebaliknya dia menantang.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. Faktor keuntungan /manfaat. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi. What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut. Adakah perubahan sikap dari komunikan. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator. di terimakah. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. 3. 83 . Faktor adanya overlapping of interest. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. Konsepsi. atau di tolak. 2. keterangan atau pernyataan sebuah sikap. Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator. berpartisipasikah dia.

yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. Sehubungan dengan ini. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. Konsepsi. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya. dalam Astrid S Susanto. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. golongan. Bina Cipta. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. Grondslagen der Samenleving. Bandung. dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat. 1977.Komunikasi Kontemporer Strategi. dilihat dari kepentingan seseorang. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. ataupun bangsa. Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. 40 84 . sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri . hal. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. Beberapa ciri tersebut antara lain. atau film. Gambar. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula. Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. poster. telepon. radio. Komunikan media surat. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. Dalam hubungan ini. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . televisi siaran. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. Konsepsi. poster. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. televisi siaran sekitar. ciri massif. telegram. Dengan demikian. televisi. radio siaran. umpamanya surat. spanduk. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. misalnya surat kabar.

Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator .Decoding: Pengawasandian. yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator . 89 . yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang . Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: . dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C. Konsepsi. .Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator . yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Komunikasi Kontemporer Strategi. seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan .Feedback: Umpan balik.Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan .Response: Tanggapan.Encoding: Penyandian.

Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata. 2. Penerima isyarat. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan. Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran. FLIPPO Menurut Flippo. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. Tindakan. yakni: 1. Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. 90 . Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. D. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. Media untuk mengirim isyarat 3. Konsepsi. proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. Gambar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengirim isyarat . akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan. Agar komunikasi efektif. PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. Angka. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan.

liberal. Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu. SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan. komunikasi.sikap. 91 . maka tidak terjadi komunikasi. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat. tembok. atau jalan. Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. 1. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara. seperti manajemen. dn menggambarkan. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini. membaca. suatu kata bukan obyek atau ide. dn mengamati. menulis. Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini. tenaga kerja. bertindak.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. Konsepsi. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas.

atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. Contoh lain. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. teman-teman dan pengalaman. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi. Dengan demikian.” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. Konsepsi. mendengarkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata. mempunyi beberapa arti. menulis. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. pendidikan. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. Istilah “team” misalnya. dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide. Selanjutnya. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum. berbicara. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. seseorang karyawati dihina. terganmtung pada latar belakang. Dalam suatu perusahaan. dan membaca merupakan 92 . Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi.

Menurut Edwin B. dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali. Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . Flippo. kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca.Komunikasi Kontemporer Strategi. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya. Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi. Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. Konsepsi.

maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. Apabila tindakan mengingkari kata-kata. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan.Komunikasi Kontemporer Strategi. apakah itu dikehendaki atau tidak. Konsepsi. 2. seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. mengambil buku catatan. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . apakah itu disadari atau tidak. Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen. dan Sejarahnya dgunakan. Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. misalnya. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 . “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan. nukan kepada satu orang.

Cetakan biru. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. bioskop.poster. dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata. tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. bagan dan 95 . yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang tidak terputus-putus. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. Laporan yang sama. 3. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. komik. bagan. Laporan-laporan yang penting. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. bioskop. Konsepsi. Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi.

lingkaran. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengguanaan bagan-bagan. majalah baergambar. dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. peta. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. dan frekuensi distribusi. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. grafik-grafik. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. Lagi pula. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik. 4. Konsepsi.bar tersebut . bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 . Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. kolom. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah. sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. organisasi. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi.

Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik. dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik. Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian. apabila perlu. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . Angka-angka 97 . Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan. Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Ada pujian terhadap angka.

Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. hal ini menunjukkan suatu rintangan. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu. Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. Sebaliknya. Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. 5. Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi. Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. Konsepsi. karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif.

Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara. (2) evaluatif. Konsepsi. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. 99 . Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. dan cepat. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar. Seperti yang tersirat dalam istilahnya. dan (3) proyektif. Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. dan Sejarahnya 10 menit. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. kita mengakhiri dengan dua ide. yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut. mengerti. Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. ide pembicara dan ide pendengar. Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar.

Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”. Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara. Konsepsi. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 . dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. mempelajari. Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. menyetujui atau tidak menyetujui. tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan.Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. yang akan memudahkan pendengaran proyektif. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. dan memahami arti kata-kata tersebut. menyetujui.

MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara. Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis. Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami. Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini. Perusahaan101 . yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 6. Konsepsi.

kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. orang-orang selalu mengadakan komunikasi. Robbins Menurut Robbins. Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. orang tua. Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum. adik. Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. B . apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak. mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya. sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. Konsepsi. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. kakek. PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P.Komunikasi Kontemporer Strategi. pelayan took. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman.

Apabila kita melukis. dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 . Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. mendengarka. membaca. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. dan Sejarahnya pembacaan kode). Konsepsi. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita. Dan akhirnya. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. dan berpikir.Komunikasi Kontemporer Strategi.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain. “Apabila kita berbicara. pembicaraan itu merupakan pesan. lukisan merupakan pesan. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. maka gerakan lengan kita. Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. Jelasnya. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. ekspresi wajah kita merupakan pesan”. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. isi pesan itu sendiri. Apabila kita membuat gerak isyarat. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda. semua bagian kebudayaan Anda. Apabila kita menulis.

Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta. misalnya peninjauan kembali secara lisan. Dalam suatu oeganisasi.alui oleh pesan.dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi. Media ini dipilih oleh pengirim. Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. Tingkat pengetahuan seseorang 104 . maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai. Saluran adalah media yang dil. Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. pengetahuan. sikap. Ini adalah pembacaan kode pesan. misalnya. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. apabila sebuah gedung terbakar. demikian pula penerima.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan. diikuti dengan sepucuk surat singkat. dan sistem sosial budayanya. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. Apabila sesuatu penting sekali. Konsepsi. maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. Jelasnya. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan.

sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan. Dan keith davis.d. Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. William b. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. Misalnya. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat.. 1. ph. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya. 105 . jr. Menurut Werther dan Davis.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. Lagi pula. maka kita mempunyai umpan balik. ph. Ini merupakan langkah utama. bagan-bagan.d. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. Werther. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima.

Misalnya. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. Apabla pesan itu tidak diterima. Harold koontz.Komunikasi Kontemporer Strategi. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. 2. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. maka pesan telah dikomunikasikan. tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. maka langkah 6. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti. 106 . yang merupakan langkah 4. maka tidak terjadi komunikasi. Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. Konsepsi. c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan. situasi-situasi. cyril o`donnel dan heinz weihrich.

Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. dalam suatu pembicaan dengan telepon. Misalnya. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. Misalnya. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. Konsepsi. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima. mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. atau televise.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. telegram. suatu computer. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. telepon. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 .

khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. 108 . Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris. 3. Burack dan nicholas j. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan. Konsepsi. Elmer h. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. Ini adalah jelas. “pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima.Komunikasi Kontemporer Strategi. Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti.

adalah umpan balik dari pengirim. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. Claude e. Untuk melengkapi proses. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. telepon. atau simbul-simbul seperti gambar-gambar. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata. Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. dan penting untuk itu. penerima. seperti halnya dalam laporan-laporan. atau tulisan. Sebagai kemungkinan lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. Konsepsi. dan suara. gerakan badan. atau tulisantulisan. umpan balik. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. Ini adalah 109 . komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan. pembuat kode. diagram-diagram. pesan. pembaca kode. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. dan analisis-analisis. ) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. misalnya orang. media penyampaian. dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. 4.

khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam. Konsepsi. Media ini meliputi pembicaraan. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan. sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . dan sebagainya. Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). kontak fisik (misalnya mencium). dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. pemberian gerak isyarat. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. penulisan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam.

sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. Konsepsi. Tindakan fisis berbicara atau menulis. Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang.Komunikasi Kontemporer Strategi. merasakan. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. melihat. maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. memahai dan sebagainya. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif. dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 . kontak mata.

“Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam.Komunikasi Kontemporer Strategi. keinginan pribadi. dan sebagainya. atau diberikan melalui alat lain.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor. “pukul enam. Konsepsi. penafsiran bahasa badan. atau bahkan ia dapat menampar dia. pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. “Silahkan duduk. Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. Umpan balik dapat tertulis. . lisan. Suara Gaduh 112 1. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. F. dengan isyarat. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam.

keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. dan pengertian pesan yang disampaikan. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses. Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. Menutup pintu. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun. atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi. mengacaukan. Konsepsi. mencabut telephon. 2. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat. kecermatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya.

atau mengamil tindakan lain. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada. menanyakan informasi lebih lanjut. Herbert j. jr. 114 . atau semantic.Komunikasi Kontemporer Strategi. keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. dan sebagainya – dipilih. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. Konsepsi. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. Chruden dan arthur w. konfrensi. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata. ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. Langkah kelima adalah pembacaan kode. 1. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan. Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. Sherman.

Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K. Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya. 3. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan. Berlo. 115 . Hicks dan c. Pemasaran. dan Sejarahnya 2. David r. Andaikan Tom. memandang Steve. Wakil Presiden Departemen Pelayanan. Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. Konsepsi.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan. Herbert g. Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi.

penerima. komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Artinya. Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom. Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. Dengan mengirim atau 116 4. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve.” Proses memasuki babak yang lain. Konsepsi. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. dalam hal ini membaca kode pesan. Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. “Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut. . Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. Arun monappa dan mirza s. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve.

Sutu komunikate (penerima). apa dan kepada siapa. Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. 117 . Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. dan isi komunikasi (pesan). Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengirim dapat menggunakan bahasa. yakni siapa. isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan. Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. mengadakan reaksi atau hanya mengamati. suatu komunikator (pengirim).

Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London.49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. 87 49 Suparlan. Konsepsi. Media Presindo. Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain. 2006. hal. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Pengantar Teori Komunikasi. dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. Jaringan Sosial. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia. 118 . Jakarta. Set Ditjen RTF. Oktober-November 1981. Southall (1956-1961). Deppen. dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. Parsudi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jakarta. Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain).

berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. Beberapa masalah dalam komunikasi. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Jakarta. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. Konsepsi. 55 119 . Dalam disiplin ilmu komunikasi. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja. penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang. Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen. hal. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen.Komunikasi Kontemporer Strategi. pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. Dalam tradisi penelitian komunikasi.

Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan. Misalnya. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir. Bambang. Fakultas Sospol UGM. Feldman dan Hugh J. dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Ada juga jaringan komunikasi informal . Jogjakarta. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal.51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. Konsepsi. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C. Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan. kadangkadang disebut “grapevine. 1983 120 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Setiawan.

Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 . Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal. Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine). Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal.Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama. Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya lain. meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi. Konsepsi. Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah. Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine.

Bandung. B. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l. Konsepsi. Charles R. dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat. jaringan lingkaran. a. makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. Lima Jaringan Umum 52 Wright. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. Sosiologi Komunikasi Masa. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal. andi S (ter). dan jaringan semua saluran. Remaja Karya. 1985. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. Dengan demikian. 67 122 . kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. Jaring Komunikasi Stephen P. kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota. dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. dalam gambar berikut.Komunikasi Kontemporer Strategi. jaringan roda. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i.) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. Akibatnya. jaringan Y. Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium.

jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. yang memberi laporan kepada manajer perusahaan. yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. tetapi tidak lebih jauh. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan. Konsepsi. Misalnya. Semua komunikasi disalurkan melalui manajer. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah. maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer. Akhirnya.

Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul.jaringan Y. kecernatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan rantai. Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban. jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran. Konsepsi. maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. Apabila kecepatan yang penting. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya. b. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer. Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. semua anggota adalah sama. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian. dan tingkat moril di antara para anggota.

Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi. lebih khusus Grapevine yang terkenal. Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan. c. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Konsepsi. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama. dan Sejarahnya kecermatannya. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. mengetahui masala-masalah pokok 125 . Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula.

Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka. pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar. Misalnya. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. Konsepsi. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. dan kepuasan anggota kelompok. F. Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. f) James A. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 . Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. pelaksanaan tugas. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. Misalnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka.

ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat. Mathys Menurut Burack dan Mathys. setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas. Jaringan-jaringan demim. semua individu dapat saling 127 .karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. g) Elmer H. Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in. Burack dan Nicholas J.. Misalnya. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti. Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan. dalam jaringan semua saluran. seperti halnya dalam suatu bagian penelitian. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain.

Sebaliknya. Konsepsi. Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik. Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu. jaringanjaringan yang lain. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya. Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya. jaringan roda. 128 . sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran.

suatu metode demikian ternyata optimal. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. Untuk tugas-tugas yang sulit. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. Dengan sendirinya. beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain. Misalnya. dan sesungguhnya. Jaring Komunikasi Andrew F. maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam. C. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna. Apabila diinginkan kepuasan. Untuk mudahnya. tugastugas rutin. Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka. Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 .

paling cermat. 2. telah ditentukan cirri-cirinya. roda.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 . pola-pola seperti lingkaran. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan. Meskipun demikian. Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. digolongkan. Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran. Konsepsi. dan pembatasan waktu. kecermatan.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi. Misalnya. 1. dan pyramid. paling fleksibel. Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa. apabila sesuatu. rantai. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat. biaya. semua saluran. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. bintang. ramntai. dan diteliti. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. dan sebagainya. dan semua saluran. roda.

dan Sejarahnya laboratorium. Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan).Komunikasi Kontemporer Strategi. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor. Komunikasi Harold Koontz. Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya. Cyril O`Donnell. tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . D. Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi. Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. Konsepsi. Jaring 131 . kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal. dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil.

132 . Konsepsi. kepuasan para pegawai. hubungan atasan-bawahan. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. E. dan sampai suatu tingkat. Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi. Pola-pola ini disebut jaringanjaringan. Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja.

Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. 1970. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. Bandung Remaja Rosda Karya. Toward Better Communications. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. hal. Bina Cipta. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. termasuk pers. Jurnalistik Teori dan Praktek. Floyd G. edited By Ethel M Leeper. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. 133 . Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan. Wartawan Pembina Masyarakat. dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. dalam Rochady. halaman tak terlacak.Komunikasi Kontemporer Strategi. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. jika anda ingin kaya jadilah Bankir. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap. Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. Konsepsi. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. Bandung. Publisistik. melelahkan. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan.

Di bulan September sampai akhir tahun 1945. Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". dan The Voice of Free Indonesia. "Republik Indonesia Sudah Berdiri". dan Sejarahnya peralatan percetakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di masa itu telah beredar koran 134 . Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. dengan peralatan dan bahan seadanya. Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. dan lagu "Indonesia Raya". koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. kondisi pers RI semakin kuat. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar". Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. Independent. Konsepsi. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman. Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang. dan Mimbar Umum. pers kita terbagi dua. Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Waspada. namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. Warta Indonesia. Sekalipun aktif di wilayah musuh. golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. Dalam masa klas pertama di tahun 1947. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. Indonesian News Bulletin. "Pernyataan Indonesia Merdeka". Merdeka. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda. yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta).

Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. dan Sejarahnya kaum gerilya. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . Sumanang. Api Rakjat. Di masa itu orang enggan membaca koran. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya. Sedang pada masa kemerdekaan. ditunjuk sebagai ketuanya. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. Sesudah proklamasi. Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. dan Menara. Patriot. Konsepsi. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita. Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. yakni Suara Rakjat. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. Penghela Rakjat. semakin banyak jumlahnya.

Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali. Mengikuti berita surat kabar di masa itu. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka.Komunikasi Kontemporer Strategi. Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus. yakni pembunuhan 40. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan. namun di bulan November muncul berita duka. Konsepsi. dari pertempuran dan perundingan. Dari hari ke hari beritanya silih berganti. Seperti berita di tahun 1945. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat). dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya. yakni pada tanggal 17 Februari. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan.

Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). tiba-tiba PKI menusuk dari belakang. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah. kebijaksanaan 137 . dan penerbitan. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. Sebaliknya. Konsepsi. seperti drukpersreglement tahun 1856. pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya. Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. hasutan. penghinaan. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan. sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. Buruh. Betapa tidak. pemberitaan bohong dan sebagainya. Pada tahun 1946. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda. pengumuman.

Usulan di atas kemudian dijawab. Dalam UUD pasal 19 contohnya. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. penambahan halaman koran. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. dari 70 menjadi 101 buah. Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. Belanda. telah dicantumkan kalimat. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. Konsepsi. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. dan Cina naik. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 . Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik. Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat.

Indonesia raya Dibredel. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. Beberapa media tersebut antara lain. yaitu berakhir dengan pemberedelan. Konsepsi. dll56. 55 Ruslan Abdulgani. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru. 2006. Jogjakarta. dan Editor. LKiS. Kompas. sociologie. Di era ini. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru. majalah Merdeka. Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. ekomomi. psychologie. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. dan Sejarahnya meningkat. 98 139 . Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Untuk itu. Sedikit kritis saja. Indonesia mengalami sejarah kelam. DeTIK.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik. Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung.com. majalah Detak. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. hal. Tempo.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Maka. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Apalagi pimpinan perusahannya. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat. tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. dan Sejarahnya Di era ini. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer. Sebab. Konsepsi. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. ketika Orde Baru. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. Dengan bahasa yang emotif. Selain akan aman. Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah. Mochtar Lubis. 140 . Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun. Indonesia Raya pun sempat vakum. Saat ia dipenjara.

Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Dan. suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi.. terutama dari Jepang. Lih. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Bradley Duane. 1971. New York: Pyramid Communication Inc. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. Penguasa ketika itu. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”. dengan ideologi pembangunanisme-nya. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. Konsepsi. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis. Seperti halnya masa sebelumnya. The Newspaper: Its Place In A Democracy.000 penerbitan. 143 141 . era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya. kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tepat tanggal 22 Januari 1974. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. p. B. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers.

akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya. Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 . Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. dan Sejarahnya semacam itu.

Grafitri Budi Utami. A. akan tetapi justru merupakan inti berita. Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. 1996. kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. Keempat. memudahkan redaktur membuat judul berita. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. Konsepsi. Jakarta. Krisna. Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. hal. Ketiga. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. dan Sejarahnya Gambar.Komunikasi Kontemporer Strategi. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. Kedua. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . 19 143 . Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera.

Baik pidato. penggoda. dan Sejarahnya dalam toko. Suraba.C. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca. 247 144 . Frederick T. 1997. Honolulu Hawai. p. Get It Rigth.Komunikasi Kontemporer Strategi. Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo. fenomena alam. hal. East West Center. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel. Penerbit Indah. Konsepsi. peristiwa kecelakaan. Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya. Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik. 1981. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. Institute of Culture And Communication.

78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H. p. namun kini unsure tersebut tidak cukup. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap. Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup. yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting. 1996. Konsepsi. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. Mitchell. Rinehart and Winston. 97 145 . 1975. Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. Third Edition. New York. Charnley. Steve. p. Lih. New York. 62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. perlu ada tambahan unsure so What yaitu. Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. ST Marthin’s Press.Komunikasi Kontemporer Strategi. Reporting. hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. Holt. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa).

Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer. Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. Edisi ke-6. Dengan indra keenamnya yang terlatih. biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. an interpretation. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali. N. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. Upper Saddle River. J. Konsepsi. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. an integration. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba. kegaringan. Symbolic Interactionism: An Introduction. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda. hal. 1998. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. ‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. 10 146 . Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti.Komunikasi Kontemporer Strategi. Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya. dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus. Joel M Charon.: Prentice Hall. Lih. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik.

Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. Konsepsi. wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. Jika hal ini dapat dilakukan. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi. Advance Metods And Techniques. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. 64 Ullman. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. sehingga timbul empatinya. 89 147 . Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. kaget. John. Investigative Reporting. p. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok. New York. 1995. yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. Pembaca menjadi terperangah.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya B. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca. St Marthin’s. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. “Let me see I don’t see any thing64”.

agar lead bisa pendek dan sederhana. maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . Rektor Universita Tarumanegara. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan. Untuk itu. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. Kalangan PTS berkeyakinan. Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. Tetapi. Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. untuk dijadikan lading bisnis. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat. Konsepsi. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. Toby Mutis. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. Prof.

hal. Apakah akan memulai dari What. Motifnya minat dan kecintaan. Konsepsi. perputaran modal PTS relative lambat. Namun demikian. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Toby Mutis. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan. Bukhori. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH. para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. C. 1. Remaja Rosda Karya. mereka menegaskan. 70 149 . kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS. bukan keuntungan. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. Rektor Universitas Tri Sakti Prof. 2003. Kedua. Dibandingkan dengan usaha lain. Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. Bandung. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. 66 Romli Asep Samsul M. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. lead Retorika (Retorica Devices).Komunikasi Kontemporer Strategi. Pertama lead 5 W + 1 H.

Kel Setiamanah. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Selasa (21/10). dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Lead Where. 150 . Lead Why. Why. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kotatif Cimahi. When. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. Warga kampong Pojok Selatan. Konsepsi. Kel Setiamanah. Who. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan. yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). As. Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead Who. Lead What. atau How. dan Sejarahnya Where. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kel Setiamanah. Lead When. Yang mengaku wartawan ditangkap. Kel Setiamanah. Kotatif Cimahi. Kel Setiamanah. Kotatif Cimahi.

Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Lead Retorika (Retorica Devices). Kel Setiamanah. dan Sejarahnya Lead How. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini. Konsepsi. AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. 134 151 . sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”. 2. marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). siapa sesungguhnya yang membawa ganja.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. Jurnalistik Teori dan Praktek. lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news .5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek. kalimat ini akan membingungkan. Bandung Remaja Rosda Karya. Melalui penggeledahan. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0. Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat.

Selasa (21/10). Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum. warga kampong Pojok Selatan. dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. Definisi tentang itu tidaklah penting. Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. Tetapi tak urung. Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya. yang buruk. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Selasa (21/10). Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. dan yang biasabiasa saja. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. 152 . As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan. selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. Kel Setiamanah. Konsepsi.

1964. dan Sejarahnya 3. Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . tidak hidup. Konsepsi. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. diperhidup. karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Kel Setiamanah kota Cimahi. Mass Media And National Development. Dalam artian. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. p. Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar. Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik. Buya rekan AS. berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. kabur saat digerebek 68 Schramm. California. University of Stanford Press. dengan cara diperindah. kering. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. 98 153 . dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. Wilbur. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja).Komunikasi Kontemporer Strategi. Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup.

Mass Media…. petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0.Komunikasi Kontemporer Strategi. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10.Ibid. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja. p. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya. capsule. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri. atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. Wilbur.000 per dolar. 1964.5 Kg lebih. 101 154 . (lead astonisher) 69 Schramm. Konsepsi. reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge.. Dengan menggunakan fakta yang sama. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan. Ketika tersangka AS digeledah. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi.

dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70.Komunikasi Kontemporer Strategi. AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan. Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. 1964. Mass Media…. Konsepsi. p. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. 105 155 . Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan. Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm.Ibid. tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita. selasa lalu (21/10). Wilbur.

itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. 1996. Rambu-rambu…Op .. Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi. Tersangka AS…. dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan. hal. tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. Konsepsi. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita. terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri. 87 156 . Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini. Beberapa berita.5 Kg. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. lalu ia ditangkap polisi.cit. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0. dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna. disebut apa orang itu? Nah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat. Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama.

kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. Konsepsi. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi. menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang.. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 . frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi.dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita. Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan. atau judul film terkenal. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu. AS terlihat sering…. Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. Ia bersama rekannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Buya. judul buku laris. peribahasa. Namun pekan lalu. untuk menghidupkan lead berita. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya…. biasanya dalam bentuk parody. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. kata-kata mutiara. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan.

Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. biasanya bersifat jenaka. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. Lihat contoh di bawah ini: 158 . dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. yang merupakan sindiran tajam. Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. Konsepsi. Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu. yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. Lead stakato terderi dari serangkaian frasa.

Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. anak umur 12 Tahun. Seorang pria terkapar. mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. berlumur darah. inilah kejadiannya secara kronologis… 159 . dalam kehidupan yang berbeda.Komunikasi Kontemporer Strategi.” kata temannya. Konsepsi. Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung. kemarin sambil melihat ke bawah. Asrul 11. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain. Aaah. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting.

Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. Mark.. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. tubuh berita harus muncul dari lead. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak. 72 Sims. C . teropong yang dapat melihat tembus. Norman and Kramer.--ed. harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. Konsepsi. New York. Sebagaimana yang saya katakan dimuka. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. Kolumnis. Literary Journalism. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. dan tidak percaya ketika mendengarnya. 1995. Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama. 112 160 . dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ballantine Book. Dalam pameran itu. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. atau penulispenulis kondang. p. atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini. Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead.

Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. yaitu piramida terbalik.. Urbana. III edition. dan Sejarahnya Kedua. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu. ia dapat melakukannya dengan mudah. 332 161 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan. Untuk lebih memahami penjelasan ini. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story). ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. F. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya. p. bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. T. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. Schramm. Konsepsi. University of Illinois Press. Peterson and Wilbur. Four Theories of The Press. Lead diuraikan dalam tubuh berita. 1956.

Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar . 8 Berita Kutipan Alinea 1. Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula. Konsepsi. dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar .

paling tidak. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. setelah itu. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. 74 Bond F. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti.Komunikasi Kontemporer Strategi. sebelumnya. hal. Kustadi. Fraser. dulu. Konsepsi. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. 1986. sekarang. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. segera setelah itu. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. Bandung. pada saat yang bersamaan. berikutnya. Jurnalistik Publik dan Media. An Introduction To Journalism. segera. ter—Suhandang. Sinar Baru. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. 81 163 . sementara itu. dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. akhirnya. selama ini. dan nilai faktafaktanya saja. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya.

tidak jauh dari. dan karakteristik-karakteristik lainya. bertalian dengan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Disini. Toward Better Communications.cit. setelah melihat itu. D. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. akibatnya. disekitar sini. mengenai. selain itu. Akan halnya. Wartawan…. dan Sejarahnya Dengan demikian. hal. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. tak diragukan lagi. 1970. Di pihak lain. kendatipun. tentang. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. sebaliknya. sebab itu. didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. jika tidak.Op. edited By Ethel M Leeper. barangkali. sebagai gambaran. tetapi. Floyd G. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula. misalnya. kerumitan kalimat-kalimatnya. di atas itu semua. Tetapi. sudah tentu. sekalipun. Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat. 106 164 . berbicara tentang. sebagai contoh. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”. Konsepsi. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). dalam Rochady. frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. sebab itu. meskipun demikian.

Namun. Konsepsi. atau memperumit kalimat-kalimat anda. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa. Untuk mencapai hal-hal tersebut. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. kejelasan. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 . apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia. dan Sejarahnya menulis. dan sifat langsung suatu tulisan berita. selain dari pelajaran sederhana itu. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jika ditelisik lebih jauh. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas.

korban dibunuh juga oleh rekannya. Mahfud MD”. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). alamat. usia. Mahfud MD. dan Sejarahnya Tabel. “Menurut Dr. Konsepsi. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. “meskipun ia sudah berusaha mencegah. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr.Komunikasi Kontemporer Strategi. lalu kehilangan kendali. Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. 2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan. Sementara itu identitas lain misalnya. “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban. tidak dapat mengendalikan truknya. dsb. pekerjaan. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. jelas dan menarik secara tipografis.

pertama. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. Kedua. telah. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. suatu berita tidak akan efektif. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. Ketiga. padat. Diksi dan tata bahasa yang tepat. adalah. Contoh. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. Hal ini bias dilakukan dengan cara. Keempat. dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. Daya Hidup warna dan Imajinasi. Yaitu. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan jelas. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah). Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. adapun. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. kecermatan dalam menulis berita. oleh. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita. dari. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. Organisasi dalam berita. Kelima. Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . hiasan kata dan lain-lain. Kata harus ingkat. Gunakan kata yang sederhana.

1968. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. hal. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. 8 168 . Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’. New York: John Wiley & Sons. Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya. 29—30 80 Joel M Charon. dan Everett C.: Prentice Hall. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S. Making The Grade: The Academic Side of College Life. N.Komunikasi Kontemporer Strategi. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. hal. melainkan pemandu persepsi kita. Symbolic Interactionism: An Introduction. Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. Becker. Dari mana. an interpretation. Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. J. Konsepsi. Edisi ke-6. separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. an integration. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. dengan cara apa. Hughes. 1998. Blanche Geer. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat. E. Upper Saddle River.

hal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Upper Saddle River.: Prentice Hall. hal. an interpretation. an integration. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. strategi intelektual. 1998. pendekatan. Symbolic Interactionism: An Introduction. hal. Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. Remaja Rosda Karya. Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81. Anderson. kerangka pemikiran. 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi). Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. Konsepsi. peristiwa atau tindakan. Bandung. McGraw-Hill. Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda. 86 169 . 5 82 B Aubrey Fisher. Communication Research: Issues and Methods. N. melainkan berdasarkan pengamatan seksama. Edisi ke-6. 1987. kerangka konseptual. dan pandangan dunia (world view). intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. New York. 1986. J.

Konsepsi. 1990. hal. Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. 1987…. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya. adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. sebagaimana dikemukan Anderson85. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas. 45 170 . abash dan masuk akal. namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley. 37 85 James A. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). Anderson. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. dan menggunakan metode serupa.Op cit. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Qualitative Evaluation and Research Methods. hal. hal. 34 84 Michael Quinn Patton.

Slough: Univercity Tutorial Press. kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan. ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan.Komunikasi Kontemporer Strategi. 5—15 171 . dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis. Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. hal. Konsepsi. 86 Philips Jones. Karenanya. 1985. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner.

dalam Rahmat. Media Presindo. Techniques for Effective Communication. R. Deddy. Bandung. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Jakarta: Bina aksara Mulyana. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. 2004 Astrid S Susanto. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Alo. Jakarta. Jogjakarta. Konsepsi. Bina Cipta. H. 2003.A. issue 14. 2006 Cal W Dawns. 1977 Agus M Harjana. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Bandung. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. June 2007. Jens Allwood. Pendekatan Taksonomi Konseptual. PT Remaja Rosdakarya Pace. 1986. Bonner. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Hubert (1953) Social Psychology. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Suprapto. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. Pengantar Teori Komunikasi. Jalaluddin. Jogjakarta. Pengantar Ilmu Komunikasi. 2002. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah.W. dalam 172 . Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Wayne et al. Kanisius. Bandung. Galia Indonesia. ISSN 1404-1634.Komunikasi Kontemporer Strategi. Citra Aditya Bakti.. Editor: Prof. Addison Westley Publishing Company. 1994 Widjaya. Psikologi Komunikasi.

kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Kreasi Wacana. Ilmu. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. Kencana. Bandung. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. Teori dan filsafat Komunikasi. Metode. Rosda Karya.. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. 2002 Eriyanto.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bertrand. and Uses in The Mass Media. New York. Anwar. Sejarah Filsafat Barat. 2005 Kuhn Thomas. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Bandung. 2000 Russell. dan Sejarahnya kumpulan tulisan. Origins. 2004 Joseph A Devito. Konsepsi. LKiS. 2001. Tanen. 1993. Jogjakarta. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Deborah. Harper & Row. 2002. Pustaka Pelajar. Jakarta. 70 173 . 2003. Rosda Karya. Jogjakarta. Remaja Karya. Jakarta. Dinamikan Komunikasi. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Onong Uchjana. 1971. hal. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. Communication Theories. 1982 Bradley Duane. 2001 Lukman Hakim. 1996. Sejarah. Riyono Pratikto (ed). Bandung. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. PT Citra Adtya Bakti. The Structure of Scientific Revolution. Communicology an introduction to the study of communication. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy. Jogjakarta. Seni Komunikasi Efektif. 2000. Onong Uchjana. Bandung.

Toto. 2000. 1984. 1977 Effendy. Horper and Row. Alo. Jakarta. 1973 Liliweri. Onong Uchjana. Onong Uchjana. Bandung. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Tahu dan Pengetahuan. Bina Cipta. Remaja Karya. 2001 Pudjawijatna. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. 2001. PT Citra Adtya Bakti Huntington. New York. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Citra Aditya Bakti. Rosda Karya. Teori Komunikasi Massa. Bandung. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Nuansa-nuansa Komunikasi. Bandung.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1987. Ilmu. 174 . Men Message and Media. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. Harper & Row. Bandung. Konsepsi. 1987. Remaking of The New World Order. 1994 Effendi Onong Uchjana. The Clash of Civilization. 1997. Bandung. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Teori dan filsafat Komunikasi. 1987 Joseph A Devito. Bina Aksara Denis MC Quail. Bandung. 1966 Koesdarini Soemiati. Ismail. 1993. PT Remaja Rosdakarya Tasmara. Komunikasi Antar Budaya. 1976 Dedy Mulyana. Jakarta. Propaganda Melalui Siran Radio. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. Grondslagen der Samenleving. Sadat (ter). dan Sejarahnya Rahmat. Komunikasi Dakwah. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Erlangga Effendy. dalam Astrid S Susanto. Samuel P. New York. The Interpersonal Comunication Book. dalam. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Komunikasi Verbal dan Non Verbal.

Grafitri Budi Utami Widodo. Qolam. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Toward Better Communications. Deppen. majalah Merdeka. Dahlan Alwi. Oktober-November 1981. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. LKiS. Jaringan Sosial. Jurnalistik Teori dan Praktek. 1997. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Bambang. Jogjakarta. Harahap. Pengantar Teori Komunikasi. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Fakultas Sospol UGM. Bandung Remaja Rosda Karya. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. halaman tak terlacak. Agustus 1952 Ignatius Haryanto. New York: Pyramid Communication Inc. Set Ditjen RTF. Krisna. edited By Ethel M Leeper. Media Presindo. Ruslan Abdulgani. Wartawan Pembina Masyarakat. Konsepsi. Jakarta. Charles R. Jogjakarta. 1985 Arpan. 1971. Bandung. 2000 Tomy Suprapto. Jakarta. 2006 Suparlan. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. 1970. Jakarta. 1996. Bandung. 1983 Wright. 2006 Bradley Duane.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sosiologi Komunikasi Masa. andi S (ter). Jogjakarta. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Penerbit Indah 175 . Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Floyd G. Indonesia raya Dibredel. Suraba. Parsudi. Jakarta Setiawan. dalam Rochady. Remaja Karya.

Rinehart and Winston. Honolulu Hawai Weinberg. Bandung. Becker. Mass Media And National Development.--ed.: Prentice Hall Ullman. Third Edition. Kustadi. Schramm. Konsepsi. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Wilbur. Symbolic Interactionism: An Introduction. Peterson and Wilbur.C. University of Stanford Press. Jurnalistik Teori dan Praktek. 1995. Bandung. Frederick T.Komunikasi Kontemporer Strategi. Holt. N. Reporting. New York: John Wiley & Sons 176 . T. 1998. Blanche Geer. California Sims. dan Sejarahnya Yu. Urbana. 1956. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Get It Rigth. 1996. Mitchell.. Steve. Norman and Kramer. Investigative Reporting. 1964. John. Upper Saddle River. Jurnalistik Publik dan Media. Advance Metods And Techniques. III edition Bond F. An Introduction To Journalism. Institute of Culture And Communication. Edisi ke-6. 1995. University of Illinois Press. Hughes. Mark. New York. F. New York. 1981. 2003. 1986 Howard S. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. Sinar Baru. 1968. Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. an integration. 1975.. New York Joel M Charon. Fraser. ST Marthin’s Press Charnley. New York. Ballantine Book Siebert. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. East West Center. an interpretation. J. ter— Suhandang. Four Theories of The Press. Literary Journalism. dan Everett C.

J. an interpretation. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones. 1987. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley. Edisi ke-6. Symbolic Interactionism: An Introduction. Bandung. an integration. dan Sejarahnya Joel M Charon. 1986. Anderson. Upper Saddle River. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. New York. Communication Research: Issues and Methods. 1985.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1998.: Prentice Hall James A. Qualitative Evaluation and Research Methods. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . N. 1990. Konsepsi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful