Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Komunikasi Kontemporer Strategi. Feldman dan Hugh J A. Ray gullet 106 3. dan Heinz 121 E. Umpan Balik 104 1. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . Konsepsi. Sherman. Hampton 106 4. Chruden dan arthur w. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Elmer H. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Herbert g. Jaring Komunikasi DC. 110 B. Hicks dan c. Jaringan komunikasi 120 2. Robbins 113 1. Mathys 117 C. Burack dan Nicholas J. Cyril. Herbert j. Lima Jaringan Umum 113 2. dan Sejarahnya F. Saiyadain 108 Bab VII. Jaring Komunikasi Andrew F. Stoner dan Charles Wankel 116 5. Sikula 119 1. Jaring Komunikasi Stephen P. jr 105 2. F. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Arun monappa dan mirza s. Jaring Komunikasi 109 A. David r. Jaring Komunikasi Harold. James A.

Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices). Strategi Penulisan Berita 131 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C. Tubuh Berita D. Konsepsi. dan Sejarahnya A. Lead Kontemporer 136 3.

hal. and the way we practice it. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan. Suprapto. Pengantar Teori Komunikasi. 6 . “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. ISSN 1404-1634. Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar. Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul. Lih. 2006. Media Presindo. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. URL: http://www. Sementara pada sisi lain. Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok.se/intercultural/. Jogjakarta. June 2007. Sweden 2628 November 1998 Cal W.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. Journal of Intercultural Communication. issue 14. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E.immi. Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. Jens Allwood. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia. Editor: Prof. Karena itu di sadari atau tidak.

RW. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. Konsepsi. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. untuk kelangsungan hidup. kelompok belajar. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial. desa. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. bisa dipastikan akan “tersesat”. dan memupuk hubungan dengan orang lai. RT. untuk mendapatkannya. manusia mempergunakan berbagai cara. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. Bahkan tak jarang. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. untuk memperoleh kebahagiaan.Komunikasi Kontemporer Strategi. perguruan tinggi. Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. sehingga tidak mudah dijawab. Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 . aktualisasi diri. bisa di lihat dari berbagai sudut pandang. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri.

Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. makan dan minum. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain. Para pakar psikologi3 berpendapat. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial. Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. 89 8 . kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. Hubert (1953) Social Psychology. Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. Jalaluddin. 3 Bonner. hal. 2003. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. F. Psikologi Komunikasi. dan Sejarahnya komunikasi. sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. Konsepsi. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. PT Remaja Rosdakarya.Komunikasi Kontemporer Strategi. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat.dalam Rahmat. Bandung. Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi.

b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion). 98 5 Liliweri. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Wayne et al. 4 Pace. Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri. fakta dan ide. Techniques for Effective Communication.Komunikasi Kontemporer Strategi. d) mengubah masyarakat (to change the society) C. a) Merubah sikap (to change the attitude). 1994. Konsepsi. Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. Menurut Rene Spitz4. 87 9 . Massachusetts-ontario 1979. Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. p. Bila dilihat dari makna ini. R. c) mengubah perilaku (to change the behavior). Addison Westley Publishing Company. Bandung. aspek umum dan aspek khusus5. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. dapat di katagorikan kedalam dua hal. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan. Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data. komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia.. Alo. ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi. hal. yaitu. Citra Aditya Bakti.

dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. pembentukan watak. pemrosesan. Informasi. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. penyebaran berita. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. Keempat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Keenam. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. pengumpulan. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. Sosialisasi (pemasyarakatan). Berdebatan dan diskusi. penyimpanan. data. Motifasi. 10 . mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya. fakta. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. gambar. pesan. Pendidikan. opini. Kelima. dan Sejarahnya Pertama. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. Memajukan kehidupan. Kedua.

Berdasarkan fungsi komunikasi itu. aktualisasi diri. dan Sejarahnya Ketujuh. H. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. 3. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu. kesenangan. kelompok. Integrasi menyediakan bagi bangsa. tari. olahraga. dan individu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi. suara. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. dan imaji dari drama.W. musik. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain. Hiburan. Kedelapan. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. 4. kesenian. 1986. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 . Konsepsi. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. untuk 6 Widjaya. kelompok. kesusastraan. Deddy. 2002.A. simbol. 5. penyebarluasan sinyal. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana.

kelompok belajar. pertunangan. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. upacara bendera. sunatan. untuk memperoleh kebahagiaan. dan negara secara keseluruhan) 2. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. kota. simpati. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. sembahyang. perasaan sayang.Komunikasi Kontemporer Strategi. takut. sedih. upacara 12 . gembira. desa. peduli. 3. RW. prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. misa). RT. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. rindu. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. perguruan tinggi. ulang tahun. Konsepsi. pernikahan dan masih banyak lagi. membaca kitab suci. mulai dari upacara kelahiran. Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. naik haji.

Sebagi instrumen. ideologi atau agama mereka. memperoleh simpati dan sebagainya. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. menumbuhkan kesan yang baik. 13 . Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. Konsepsi. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan .Komunikasi Kontemporer Strategi. Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. bangsa. misalnya keahlian berpidato. mendorong. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. dan keyakinan. natal juga termasuk komunikasi ritual. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur. mengajar. suku. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. dan mengubah perilaku. dan Sejarahnya wisuda. perayaan lebaran. negara. mengubah sikap. 4.

Jakarta. penghormatan sosial dan kekayaan. Pengantar Ilmu Komunikasi. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. kekuasaan. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. Kedua. Lih. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang. Konsepsi. agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. Memahami orang lain. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. jangan mereka menginginkan kemauannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. Pendekatan Taksonomi Konseptual. dua orang atau lebih. 2004. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat. Supaya gagasan dapat di terima orang lain. berbahasa asing. Dani Fardiansyah. Pertama. hal. Galia Indonesia. dan Sejarahnya berunding. misalnya untuk memperoleh jabatan. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. 19 14 . 2. Ketiga. Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. yaitu bertujuan untuk. ataupun keahlian menulis.

cit. Komunikasi Op. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. 1986. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak. Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?.W. dukungan. Di samping itu. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. hal. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya. menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. dan tindakan. Konsepsi. 76 15 . Menyebarluaskan tujuan organisasi 2. mungkin berupa kegiatan. gagasan. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1. Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?. H. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC).A. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. Keempat.

dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. Dengan kata lain. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. 16 . hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. memotifasi. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. Mengontrol perilaku para anggota organisasi. Konsepsi. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. Memimpin. dan Sejarahnya 3.

perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi. Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. tampak pada tulisan Bagehot . Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman. dan Wallas . di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. Pda dasawarsa selanjutnya. devian dari ‘main stream’. Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A.Komunikasi Kontemporer Strategi. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah. Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . Biskey (1976). Bryce. Jurnalistik. Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. sosilogi organisasi dan sosiologi pers. Ia melampaui tiga tahap perkembangan. Maine. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi. Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. Publisistik. Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Konsepsi. Habermas (1979) di Eropa. Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika. dan Retorika. sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972).

publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian. melainkan pernyataan public (offentliche aussage). dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. misalnya. film. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). radio. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 . Menurut Dofivat. retorika. Konsepsi.

lambang. baik yang bersifat intrapersonal. dalam alur. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. Tiada pandangan dunia tanpa informasi. organisasional. Dofivat menambahkan lebih lanjut. gambar. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. suara. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. dan Sejarahnya Publisistik. motif. tanda. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. dan gagasan lama atau baru. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. 2) persuasive. schreibern. interpersonal. Dalam dunia sekarang. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976. Ia berkata. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. ‘werwird fur sie sprechen. Konsepsi. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. 473) dalam Astrid S Susanto. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). hal. 1977. apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. Publisistik menyertai perubahan budaya. tiada evalusi dunia tanpa ulasan. atau massa. kata tulisan. sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. Bina Cipta. gambar. h. dan tergerak. terucap. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. kata ucapan. Bandung. dan televisi. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. tergambar. 98 19 .Komunikasi Kontemporer Strategi.

Agus M Harjana. Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. belechrende. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. bersifat terbuka (offentlich). hal. komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. h. 16 20 . Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. persuasive. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect). dan tersebar. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. 11 Maletzke (1`963. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. Kanisius. soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. dan 3) actual. 14-15) dalam. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. Manakah yang lebih luas. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. artinya melalui media. Jogjakarta. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. Anehnya. adalah lawan dari komunikasi tatap muka. seperti percakapan Reagan dan Carter. anonym. Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. propaganda berbisik). terjadi dalam waktu segera. und unterhaltende ausagen. 2003.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Publisistik dapat bersifat interpersonal. dan actual. menuurrut Noelle Neumann. Jadi dari segi media. satu arah (einseitig).

Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . Dalam focus yang lebih tajam. merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social. publisistik tampaknya lebih berat ke politik. Buat Indonesia. sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah. Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. 21 . sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . Disitu musafir lewat.Komunikasi Kontemporer Strategi. publisitik berguna untuk mengamati. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini. mampir. menganalisis. Konsepsi. apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. Sebagai kesimpulan. publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing.

Bradley Duane.Komunikasi Kontemporer Strategi. dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Bandung. 1982. 143 22 . Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan.. hal. Konsepsi. Riyono Pratikto (ed). Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru. bukan sekedar pengetahun (knowledge). p. dan Sejarahnya Bierstedt12. dalam kumpulan tulisan. Remaja Karya. 1971. Hazel gaudert. Bernard Berelson. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Elihu Kats. tetapi juga media massa lainnya. Lih. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. New York: Pyramid Communication Inc. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science).

lih. Onong Uchjana Effendy. Hovland mendefinisikan science of communication sebagai. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Konsepsi. hal. Rosda Karya. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. Bandung. 2004. 10 23 .Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa. Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi. komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona.

p. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia. pesan yang di komunikasikan. Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince. Harper & Row. dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. 2. Communicology an introduction to the study of communication. New York. 101 24 . suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. 3. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. 1976. dan study mengenai proses komunikasi. Konsepsi. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga. Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. lebih teoritis dariada praktis. Disini. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup.Komunikasi Kontemporer Strategi. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada. periklanan. Konsepsi. 28 . Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial . PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. dalam komunikasi masa. misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal. pameran.

Konsepsi. Jakarta. Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri. dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A. hal. and Uses in The Mass Media. Kencana. sejarah. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. 2005. Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. Metode. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. psikologi dan sosiologi. pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. Communication Theories. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. Sejarah. 2001. terutama ilmu fisika. 269 29 . Origins. Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep.. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. dan sebagainya. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa.Komunikasi Kontemporer Strategi. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). bahasa. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. teori dan model ilmu fisika.

hal. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka. Normal science. Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. Bertrand. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. Pustaka Pelajar. Rosda Karya. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Konsepsi. Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970. krisis dan revolusi ilmu. hal. The Structure of Scientific Revolution.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. 471 30 . Bandung. Multi paradigma seperti ini. 2000. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. Dalam Kuhn Thomas. yang diakhiri dengan paradigma II. 57 19 Russell. Jogjakarta. yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia. 2002. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing. Sejarah Filsafat Barat. anomaly. 1974). berparadigma ganda. dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik. Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. bukanlah hal yang khas komunikasi.

Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines. pertama. Vol III/ April/ 1999 Eriyanto. Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. LkiS.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. Konsepsi. hal:4-6 31 . Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. (2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial. 2001. Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. at the nature of the world. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. for its holder.20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. Jogjakarta. tetapi terjadi secara revolutif. yaitu paradigma (1) fakta sosial.

Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School.Komunikasi Kontemporer Strategi. Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970. Jogjakarta.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Konsepsi. 1992. Seperti ditulis AS. 2003.22 2. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan. Jogjakarta. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. Kreasi Wacana. hal. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya. Ketiga adalah Paradigma Kritis. Filsafat sebagai ilmu kritis. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik. Kanisius. Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme. 245 32 . Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius.

Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. Jakarta. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. perspektif mekanistis. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. interaksional dan pragmatis. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. psikologi. Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. 1996. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru. Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. Deborah. 76 33 . Seni Komunikasi Efektif. Namun itulah hakekat perspektif. hal. Konsepsi. PT Gramedia Pustaka Utama. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral. sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. B. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif. dan Sejarahnya revolutif. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir.

menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. tetapi boleh juga historis. Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik . Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. fenomenologis. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik. kontekstual. Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. diskriptif dan sebagainya. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif. Konsepsi. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. eksploratif. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika. sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. dan Sejarahnya hanya eksperimental.Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan bahkan penjungkirbalikan 35 . Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi. sebab selain baru tumbuh dan berkembang. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama.. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis. juga tidak terlalu sulit di pahami. sumber/penerima tidaklah begitu penting. karena selain telah menghasilkan banyak studi. efek media massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer). Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. saluran dan pesan/umpan balik/efek. saluran. yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi. Konsepsi. maka titik berat kajian pada efek. 40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan. difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002.

Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif. saluran. persepsi. Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis). dan komunikasi kelompok. komunikasi organisasional. keyakinan dan keinginan”. Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. Dalam perspektif psikologi. melainkan stimulus dan respons. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. dengan fokus kajian pada individu (penerima). bukan saja di kalangan masyarakat akademik. 36 . 3. Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. Konsepsi. pesan/umpan balik efek.Komunikasi Kontemporer Strategi.

sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami. atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). Konsepsi. B.. Origins. Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. Communication Theories. Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. Dalam bidang komunikasi massa. baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi. Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh.tidak ditetapkan. cit. and Uses in The Mass Media. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma. Dijelaskan oleh James W. 2001. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. 287 37 . Masyarakat mengandalkan cerita rakyat. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. Metode. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. Op. tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan.

Onong Uchjana. 5. 2000.” Dalam study komunikasi. 38 . dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori.maka. Dinamikan Komunikasi. Pada dasarnya. hal. Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan. 25 Effendy.semakin Y25. 3. mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2. Konsepsi. 4.Komunikasi Kontemporer Strategi. oleh karenanya. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif. tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka. 65. Pernyataan cenderung.” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan. Pernyataan jika.” Pernyataan semakin X.” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Anwar. Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media. yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi. 2005 dalam Arifin. Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. Werner.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. 1995). Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. 2002. Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip. Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. Dengan pemahaman yang lebih baik. Konsepsi. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. sebagai seorang psikolog. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 . kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

tempat tinggal (desa atau kota). Variable-variabel seperti seks. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda. Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern.dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. ataupun agama. Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya . Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 . umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada. tingkat pendidikan. seks.Komunikasi Kontemporer Strategi. kepentingannya. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. tingkat penghasilan. Konsepsi.kepercayaannya maupun nilai-nilainya.

Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu. Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. Mereka. dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi. Konsepsi. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 . Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.

teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . Berdasarkan pada hasil penelitian. Konsepsi. Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication). Pada hakikatnya. Kedua. karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima.Komunikasi Kontemporer Strategi. informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. dan Sejarahnya komunikasi informal. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali. yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. Pertama. maka arus informasi akan melalui sua tahap. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung.

Ketiga. dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. bahkan menyempurnakannya. media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pertama. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa. Konsepsi. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru. media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. Kedua. dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut. Dalam keadaan tertentu media massa.

Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. Misalnya. 47 . Dengan perkataan lain. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan. hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye.Komunikasi Kontemporer Strategi. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga. masih merupakan persoalan yang rumit. Konsepsi. media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya.

teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial. Jika hal ini menjadi bertambah jelas. maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor. mempengaruh norma budaya. Konsepsi.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. Secara keseluruhan. 48 . serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media. dan Sejarahnya Kesimpulan ini.Komunikasi Kontemporer Strategi. pembatasan-pembatasan.

Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . yaitu: a. Dr.Komunikasi Kontemporer Strategi. yaitu: b. d. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. termasuk ilmu apa.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan. apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. c. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A. b. d. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 . c. membagi ilmu menjadi tiga kelompok. Konsepsi. Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok.

Ilmu tekhnik 9.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1. Endang Saifudin Anshari. Ilmu bumi sosial 5. Humaniora (study humanitas. Ilmu pasti 7. yakni: a. Ilmu alam 8. Antropologi fisik 3.Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a.Dan sebagainya b. filsafat dan agama. Ilmu ekonomi 3. menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu kemasyarakatan (social science) c. sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. Ilmu farmasi 5. dan Sejarahnya H. Ilmu jiwa sosial 4. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. ilmu. Ilmu pertanian 6. Ilmu kedokteran 4. Geologi 10. Ilmu hukum 2. Sosiologi 6.A dalam bukunya. Biologi 2. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). Konsepsi. Antropologi budaya dan sosial 50 . M. Ilmu Alam (natural science) b.

7. 5. 2. 6. Konsepsi.Dan sebagainya c. Ilmu sejarah 8. Ilmu politik 9. 4. dan Sejarahnya 1. humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga .Publisistik dan jurnalistik 11. 3. Humaniora (study Humanities. Ilmu pendidikan 10.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. 3 Tasmara. Konsepsi. dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B. Jakarta: Gaya Media Pratama. Komunikasi Dakwah. Op. Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain. 1997. Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). cit. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik. Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. hal. Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. 98 52 . terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication). hal. Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis. Toto.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

90 56 . there fore we study people relating each other and their groups. dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya. dan Sejarahnya misinterpretation. Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. Konsepsi. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. Propaganda Melalui Siran Radio. Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan. 1966. hal.to understand human communication we must understand how people relate to one another34. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. Dari ungkapan ini. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference). Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. organizations and societies….

Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. Bandung. good sense. Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. Remaja Karya. good moral character. 51 57 . 1987. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. This is true generally whatever the quation is. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it. We believe good man more fully and more readilly than others. Terkait dengan kredebilitas Komunikator. Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. hal. Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. 35 Koesdarini Soemiati. and good will”. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided.

130-132 58 . memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. dan pendapat terbagibagi. Konsepsi. kredibilitas berdasarkan titel. New York. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. sifat dengan akhlak yang baik. a. p. c. Harper & Row. Terkait dengan hal ini. Memang demikianlah pada umumnya. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. p. Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. 36 Joseph A Devito. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37.36 Jadi. 1976. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. The Interpersonal Comunication Book. kebijaksanaan. yaitu. apapun masalahnya. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan itikad baik). b. Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing. 44-46 37 Ibid.

tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. Jadi. akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Dinamisme. Karakter secara moral. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya. Oleh karena itu. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya. Keperibadian. Mengapa demikian. dan Sejarahnya Kompetensi. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. tercela. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. Tujuan. hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . rasa positif. tabiat. empati. penggemberi. dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. Konsepsi. Orang yang berkepribadian terbuka. seseorang dengan sifat. karakter yang dipandang baik oleh publik. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. dukungan dan kesamaan.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Sebaliknya. Op. dari pengalaman yang ada disadari. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. manusia dalam dimensi jasmani dan rohani. hal. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan.35 60 . Jelasnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1997. 2. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator. Komunikasi Dakwah. dalam segala aspeknya. . komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. Toto. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif.cit. Dengan demikian dilihat. Sementara itu. Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. Konsepsi. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek. Dapat dikatakan.

Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. Dari pengertian ini. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api. petani pembajak sawah dengan kerbaunya. komunikasi transendental dan komunikasi fisik. bis. dan Sejarahnya orang lain. sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication). Komunikasi manusia dengan hewan. Gajah berkomunikasi dengan gajah. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain. burung berkomunikasi dengan burung. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. dan seterusnya. tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. Konsepsi. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan.

Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. telefisi atau film maupun media non-massa. Mereka saling memberikan salam. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran. baik media massa seperti surat kabar. radio. bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 . papan pengumuman. secara tatap muka. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli. dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. poster dan sebagainya. ada yang di lakukan secara lisan. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication. atau melalaui media. Sejauh mana kadar perencanaan itu. telephon. c. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. Konsepsi. misalnya surat.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi. pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir. Nuansa-nuansa Komunikasi. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. 2) Empiris. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). Harsoyo dalam karyanya. tanaman dan bahkan jin. pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. pendapat atau perilaku. dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. C. hal. Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. Bandung. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap. Prof. Rosda Karya.sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. apakah ilmu itu ?. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. 2001. melainkan. Konsepsi. 121 63 . OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. artinya jelas. (Affandi. Konsepsi. ada yang disebut obyek materi. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. apakah ilmu itu ?. Harsoyo dalam karyanya. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. dan ada yang disebut sebagai obyek forma. dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan. tetapi memiliki nilai sosial. Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. Dalam melihat obyek kajian ini. 4) akumulatif. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu.

Bina Aksara. Dengan demikian dapat dipahami bahwa. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik). Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. 69 65 . pers dan media massa. Jakarta. 1987. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. retorika dan komunikasi persona. dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. hal. 40 Pudjawijatna. Tahu dan Pengetahuan. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik.

A. menulis. organisasi komuniaksi seperti surat kabar. B. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sumber dapat berupa orang. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. sementara dan lain sebagainya. Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. kelompok orang. buku dan sejenisnya. telrevisi. lembaga. film dan sebagainya. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara. radio. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. lama. Konsepsi. 66 yang tinggi bagi .

Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). ciri-cirinya: 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. ciri-cirinya: 1. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. 67 a. Komunikator yang membangun. Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. Komunikator yang mengendalikan. Konsepsi. 4. 3. Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. 2. b. . 2. Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain.

d. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator. Komunikator yang menarik diri. 4. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya. Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. C. Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. ciri-cirinya: 1. Komunikator yang melepaskan diri. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. 2. dan Sejarahnya c. Konsepsi. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada. 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. ciri-cirinya: 1.

persuasif. Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tetapi. dan coersif.namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi. dan Sejarahnya panjanglebar. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan. Konsepsi. Dengan lisan/face to face/langsung 2. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri. Bagaimana pesan di sampaikan? 1. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 . (2) Pers uasif Bujukan. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi.

Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. ibarat kita membidik dan menembak. harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya. agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar. Bahasa yang jelas 70 . Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat. Konsepsi. Coersiv dapat berbentuk perintah. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai).Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Konsepsi. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan. Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya. Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. Seringkali kita alami dalam komunikasi. dan kondisi di mana kita berkomunikasi. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. daerah. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan.Komunikasi Kontemporer Strategi.

(b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak.Komunikasi Kontemporer Strategi. Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. subersif.kiri. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. lalu lintas dan sebagainya. yaitu: 72 . Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. misalnya:ekstrim kanan. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh. Konsepsi. sekuler sosialis religius dan sebagainya. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula. hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media. Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. kebisingan. yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator.

Konsepsi. yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan. dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal). yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 . Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan. Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . tukar pikiran dal lain sebagainya. 4. dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2.Komunikasi Kontemporer Strategi. Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona. bentuknya dapat berupa anjang sono. Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . kelompoknya dan lain-lain. Konsepsi. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. 3. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. kelompok dan massa.

75 .Komunikasi Kontemporer Strategi. hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya. indoktrinasi. penyuluhan dan lain sebgainya. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader. Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. Pada waktu komunikasi di lancarkan. kenggotaan kelompok. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula. namun kurang efisien. menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. Konsepsi. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas. proses seleksi dan kecenderungan. Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. briefing.

Konsepsi. maka berarti komunikasi berhasil. dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. yakni sikap dan tingkah laku orang. Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Personal opinion adalah 76 F. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. . Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. demikian pula sebaliknya.

(b) Public opinion adalah pendapat umum. Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu. Konsepsi. Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. Hal ini tergantung pada opinion leader. pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 .

hasil komunikasi tersebut. komposisinya dan seterusnya. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya. c.Komunikasi Kontemporer Strategi. (d) Evaluation. Umpan balik 78 . d. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. (b) Planning. (c) Communicating. (Widjaya:1986. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya. e. b. Konsepsi. setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. (2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan). dan Sejarahnya a. Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya.11) d) e) G. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali.

Konsepsi. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback. Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback.  Deted feedback. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. misalnya pada face to face communication. pada pelaksanaannya tertunda.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan.

Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message). 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara. Konsepsi. Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar. dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan. untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 .pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1997: 7 MESSA GE Pesan.

Erlangga. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio. 46 81 . dia akan cepat memindah gelombang radionya. Jakarta. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Teori Komunikasi Massa. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. positif atau negatif. Dalam proses komunikasi. dan Sejarahnya komunikator. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. seseorang cenderung berfikir untung–rugi. Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. 1987. Bila diteliti lebih dalam. hal. Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm. Konsepsi. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya).

67 82 . 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). 2000. 42 Effendy. 1984. hal. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. Bandung. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek.Komunikasi Kontemporer Strategi. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. Harold D. Gambar. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. PT Remaja Rosdakarya. Onong Uchjana. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan. Konsepsi. 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara. Mengenai proses komunikasi ini. Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ. Komunikasi dapat terus berlanjut.

atau malahan sebaliknya dia menantang. atau di tolak. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. Faktor keuntungan /manfaat. Adakah perubahan sikap dari komunikan. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator. Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut. What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. 83 . Faktor adanya overlapping of interest. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. Konsepsi. 3. keterangan atau pernyataan sebuah sikap. 2. di terimakah. berpartisipasikah dia. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi.

dalam Astrid S Susanto. yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri . Sehubungan dengan ini. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. Bina Cipta. Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. hal. dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. Konsepsi. 1977. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya. golongan. Grondslagen der Samenleving. ataupun bangsa. Bandung. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat. Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. dilihat dari kepentingan seseorang. 40 84 . Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

telegram. poster. misalnya surat kabar. radio siaran. televisi siaran. Dengan demikian. proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. telepon. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. televisi. spanduk. radio. Dalam hubungan ini. Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. Gambar. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya. atau film. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . umpamanya surat. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. ciri massif. Konsepsi. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula. poster. Komunikan media surat. televisi siaran sekitar.Komunikasi Kontemporer Strategi. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. Beberapa ciri tersebut antara lain.

Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: . Konsepsi. seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan . 89 .Encoding: Penyandian.Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator .Response: Tanggapan.Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang . .Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan . yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Decoding: Pengawasandian.Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator .Feedback: Umpan balik. yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator . dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C.

Penerima isyarat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Agar komunikasi efektif. akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. 90 . PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. 2. Media untuk mengirim isyarat 3. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. yakni: 1. proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata. Angka. Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. FLIPPO Menurut Flippo. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan. Gambar. D. Pengirim isyarat . Tindakan. Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran.

Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara. maka tidak terjadi komunikasi. Konsepsi. dn mengamati. suatu kata bukan obyek atau ide. 1. liberal. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. membaca. Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini.Komunikasi Kontemporer Strategi. tembok. menulis. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. 91 . Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas. SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. komunikasi.sikap. seperti manajemen. atau jalan. Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini. Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. bertindak. dn menggambarkan. tenaga kerja. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu.

Konsepsi. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi. menulis. berbicara. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi. Dengan demikian. Selanjutnya. Dalam suatu perusahaan. mendengarkan. dan membaca merupakan 92 . Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. seseorang karyawati dihina. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. Contoh lain. teman-teman dan pengalaman. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. Istilah “team” misalnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. mempunyi beberapa arti. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum. dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide. pendidikan. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. terganmtung pada latar belakang.” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata.

Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi. Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Menurut Edwin B. Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis.Komunikasi Kontemporer Strategi. Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Konsepsi. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya. Flippo. dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali.

apakah itu disadari atau tidak. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. Konsepsi. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. mengambil buku catatan. dan Sejarahnya dgunakan. 2. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. nukan kepada satu orang. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 . seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. apakah itu dikehendaki atau tidak. Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen. “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . Apabila tindakan mengingkari kata-kata.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan. misalnya. Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan.

yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik. bagan dan 95 . Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Cetakan biru. tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. bagan. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. bioskop. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat.poster. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. 3. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi. Laporan yang sama. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. bioskop. Laporan-laporan yang penting. yang tidak terputus-putus. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. komik.

dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. organisasi. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat. dan frekuensi distribusi. Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. Lagi pula. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik.bar tersebut . grafik-grafik. peta. sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. 4. lingkaran.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah. kolom. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 . Konsepsi. Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. Pengguanaan bagan-bagan. majalah baergambar.

Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta. Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian. Ada pujian terhadap angka. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan. dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain. Konsepsi. apabila perlu. Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya. Angka-angka 97 . dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik.

Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. Sebaliknya. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif. Konsepsi. hal ini menunjukkan suatu rintangan. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. 5. MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi. karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan.

dan Sejarahnya 10 menit. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar.Komunikasi Kontemporer Strategi. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara. dan cepat. dan (3) proyektif. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. kita mengakhiri dengan dua ide. Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. 99 . Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. Konsepsi. mengerti. Seperti yang tersirat dalam istilahnya. Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar. (2) evaluatif. yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. ide pembicara dan ide pendengar. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan. Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar.

dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. yang akan memudahkan pendengaran proyektif. menyetujui atau tidak menyetujui.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. menyetujui. tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut. Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. dan memahami arti kata-kata tersebut. Konsepsi. mempelajari.Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 . Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan.

tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan. Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. Perusahaan101 . Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara. 6. Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Konsepsi. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami.

PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P. mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya. pelayan took. kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya. Konsepsi. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak. Robbins Menurut Robbins. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . orang tua. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. B . Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang. adik. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. orang-orang selalu mengadakan komunikasi. Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum.Komunikasi Kontemporer Strategi. kakek.

semua bagian kebudayaan Anda. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini. Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. ekspresi wajah kita merupakan pesan”. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita. Dan akhirnya. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda. Jelasnya.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. pembicaraan itu merupakan pesan. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada. maka gerakan lengan kita. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita. Apabila kita melukis. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila kita menulis. dan Sejarahnya pembacaan kode). membaca. Apabila kita membuat gerak isyarat. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. lukisan merupakan pesan. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain. “Apabila kita berbicara. Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. isi pesan itu sendiri. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. mendengarka. dan berpikir. Konsepsi.

Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. Dalam suatu oeganisasi. misalnya peninjauan kembali secara lisan. Saluran adalah media yang dil. Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima. Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. apabila sebuah gedung terbakar. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta. Jelasnya. pengetahuan.Komunikasi Kontemporer Strategi. misalnya. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan. Tingkat pengetahuan seseorang 104 . Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan. maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan. Apabila sesuatu penting sekali. sikap. dan sistem sosial budayanya. Media ini dipilih oleh pengirim. maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. Ini adalah pembacaan kode pesan.dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir.alui oleh pesan. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. Konsepsi. demikian pula penerima. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. diikuti dengan sepucuk surat singkat.

mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah. Lagi pula. Konsepsi. 105 . ph. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat. Misalnya. Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. maka kita mempunyai umpan balik. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. Dan keith davis. William b.Komunikasi Kontemporer Strategi. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim. jr. sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan. Ini merupakan langkah utama. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. Werther. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian.. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya.d. 1.d. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. bagan-bagan. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. ph. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula. Menurut Werther dan Davis.

dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti. situasi-situasi. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh. maka pesan telah dikomunikasikan. yang merupakan langkah 4. maka tidak terjadi komunikasi. 106 . c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. maka langkah 6. Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. cyril o`donnel dan heinz weihrich. Misalnya. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabla pesan itu tidak diterima. 2. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. Konsepsi. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. Harold koontz.

Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima. Konsepsi. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. Misalnya. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. atau televise.Komunikasi Kontemporer Strategi. Misalnya. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual. seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. telegram. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. suatu computer. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. telepon. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. dalam suatu pembicaan dengan telepon. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 .

Komunikasi Kontemporer Strategi. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. “pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris. 3. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti. Elmer h. Burack dan nicholas j. Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial. Ini adalah jelas. Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan. khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. Konsepsi. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. 108 .

dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. Ini adalah 109 . a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. pembuat kode. misalnya orang. adalah umpan balik dari pengirim. Claude e. Untuk melengkapi proses. pesan. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. diagram-diagram. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. atau tulisan. Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. pembaca kode. komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan. ) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. dan suara. seperti halnya dalam laporan-laporan. dan analisis-analisis. 4. atau tulisantulisan. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. gerakan badan. Sebagai kemungkinan lain. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. penerima. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan penting untuk itu. umpan balik. Konsepsi. media penyampaian. telepon. atau simbul-simbul seperti gambar-gambar.

dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. penulisan. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan. Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. pemberian gerak isyarat. dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. kontak fisik (misalnya mencium). khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. Konsepsi. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam. dan sebagainya. Media ini meliputi pembicaraan. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 . Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. Tindakan fisis berbicara atau menulis. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif. memahai dan sebagainya. kontak mata. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. melihat. merasakan. Konsepsi.

Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan. keinginan pribadi. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. “Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam. Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam. dan sebagainya. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. dengan isyarat. . Konsepsi. F. atau diberikan melalui alat lain.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi. “Silahkan duduk. Umpan balik dapat tertulis.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. atau bahkan ia dapat menampar dia. Suara Gaduh 112 1. lisan. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor. Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. “pukul enam. penafsiran bahasa badan.

2. Menutup pintu. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat. kecermatan. mencabut telephon. Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses. keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. dan pengertian pesan yang disampaikan. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. mengacaukan. Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. Konsepsi. sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun.

menanyakan informasi lebih lanjut. Langkah kelima adalah pembacaan kode. atau mengamil tindakan lain. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan. Herbert j. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada. atau semantic. dan sebagainya – dipilih. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota.Komunikasi Kontemporer Strategi. konfrensi. ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. jr. Sherman. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. Chruden dan arthur w. keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. Konsepsi. 114 . karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata. seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. 1.

Andaikan Tom.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan. Herbert g. Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. 115 . Berlo. Konsepsi. Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri.Komunikasi Kontemporer Strategi. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan. dan Sejarahnya 2. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. 3. David r. Hicks dan c. Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya. Pemasaran. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom. memandang Steve. Wakil Presiden Departemen Pelayanan.

Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. . dalam hal ini membaca kode pesan. Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. “Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut. dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. Dengan mengirim atau 116 4. Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom. penerima. dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. Arun monappa dan mirza s.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Proses memasuki babak yang lain. Artinya. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve. Konsepsi. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve.

Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. apa dan kepada siapa. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. Pengirim dapat menggunakan bahasa. dan isi komunikasi (pesan). Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. yakni siapa. 117 . mengadakan reaksi atau hanya mengamati. Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa. Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. Sutu komunikate (penerima). Konsepsi. Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. suatu komunikator (pengirim).Komunikasi Kontemporer Strategi. isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan.

Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain. dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. Oktober-November 1981. 87 49 Suparlan. hal. Pengantar Teori Komunikasi. Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. Parsudi. Jaringan Sosial. Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London. Set Ditjen RTF. Deppen. Konsepsi. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Jakarta. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain). Media Presindo. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Southall (1956-1961).Komunikasi Kontemporer Strategi. 118 . dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. 2006.49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. Jakarta. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia.

konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. Beberapa masalah dalam komunikasi. Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen. Konsepsi. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. hal. berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna. 55 119 . penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang. Dalam tradisi penelitian komunikasi. pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. Dalam disiplin ilmu komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jakarta. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja.

Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. Jogjakarta. 1983 120 .51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. Setiawan. Fakultas Sospol UGM. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir. Konsepsi. Ada juga jaringan komunikasi informal . dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal. Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan. Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan. Misalnya. Bambang. Feldman dan Hugh J. komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi.Komunikasi Kontemporer Strategi. kadangkadang disebut “grapevine.

Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama. Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine). meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 . Konsepsi. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi. Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal.Komunikasi Kontemporer Strategi. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine. Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah. Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal. Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. dan Sejarahnya lain. Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal.

B. andi S (ter). Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium. 1985. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. Remaja Karya. 67 122 . jaringan roda. Konsepsi. Akibatnya.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat. Sosiologi Komunikasi Masa. kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l. Charles R. dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. Bandung. jaringan lingkaran. Jaring Komunikasi Stephen P. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi.) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. dan jaringan semua saluran. dalam gambar berikut. a. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. Dengan demikian. jaringan Y. makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. Lima Jaringan Umum 52 Wright. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal.

yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer. Akhirnya. Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . Konsepsi. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. tetapi tidak lebih jauh. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. Misalnya. maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan. Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat. Semua komunikasi disalurkan melalui manajer. yang memberi laporan kepada manajer perusahaan.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer.

kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul. kecernatan. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya. Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . semua anggota adalah sama. Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan. dan tingkat moril di antara para anggota. Konsepsi. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian.Komunikasi Kontemporer Strategi. b. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi. Apabila kecepatan yang penting.jaringan Y. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan. maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. Jaringan rantai. jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran.

lebih khusus Grapevine yang terkenal. Konsepsi. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula. dan Sejarahnya kecermatannya. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik. Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. c. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi. Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. mengetahui masala-masalah pokok 125 .

f) James A. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 .Komunikasi Kontemporer Strategi. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. pelaksanaan tugas. Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. F. dan kepuasan anggota kelompok. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal. Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. Misalnya. Misalnya. Konsepsi.

ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. seperti halnya dalam suatu bagian penelitian. dalam jaringan semua saluran. Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in. semua individu dapat saling 127 . Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan. setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain.. Burack dan Nicholas J. Jaringan-jaringan demim. Mathys Menurut Burack dan Mathys. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas.Komunikasi Kontemporer Strategi. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat. Konsepsi. Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar. g) Elmer H. Misalnya. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti.karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama.

sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran. Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. 128 . Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. jaringan roda. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu. jaringanjaringan yang lain. Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. Sebaliknya. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat. Konsepsi. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya. setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya.

Misalnya. suatu metode demikian ternyata optimal. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas. tugastugas rutin. maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 . Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam. Untuk tugas-tugas yang sulit. Untuk mudahnya. Jaring Komunikasi Andrew F. dan sesungguhnya. beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain. C. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil. Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal. Dengan sendirinya. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. Apabila diinginkan kepuasan. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna.

Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan. semua saluran. 1. dan pembatasan waktu. kecermatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. apabila sesuatu. dan diteliti. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi. Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa. biaya. Misalnya. paling cermat. Meskipun demikian. telah ditentukan cirri-cirinya. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat. dan pyramid. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan. Konsepsi. dan sebagainya. 2. gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran. roda. ramntai. dan semua saluran. digolongkan. rantai. paling fleksibel. bintang. pola-pola seperti lingkaran. roda.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 .

maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. Komunikasi Harold Koontz. Cyril O`Donnell. tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . dan Sejarahnya laboratorium. Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor. D. Konsepsi. Jaring 131 . Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan). Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan. kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal. Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya.

Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S. Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. Konsepsi. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja. kepuasan para pegawai. dan sampai suatu tingkat. E. Pola-pola ini disebut jaringanjaringan. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi. 132 . hubungan atasan-bawahan.

Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno. Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. hal. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Toward Better Communications. Bandung Remaja Rosda Karya. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. halaman tak terlacak. 1970. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. Jurnalistik Teori dan Praktek. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. Publisistik. Bina Cipta. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan. melelahkan. Floyd G. Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan. sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. edited By Ethel M Leeper. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. 133 . Konsepsi. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. dalam Rochady. Bandung. Wartawan Pembina Masyarakat. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. termasuk pers. jika anda ingin kaya jadilah Bankir. Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik.

Independent. Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". pers kita terbagi dua. dengan peralatan dan bahan seadanya. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. Dalam masa klas pertama di tahun 1947. "Pernyataan Indonesia Merdeka". Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. Sekalipun aktif di wilayah musuh. Warta Indonesia. Konsepsi. koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. Waspada. Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar". 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. dan lagu "Indonesia Raya". Indonesian News Bulletin. Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang.Komunikasi Kontemporer Strategi. namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. Di bulan September sampai akhir tahun 1945. golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. dan Mimbar Umum. kondisi pers RI semakin kuat. dan Sejarahnya peralatan percetakan. Merdeka. Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman. yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta). Di masa itu telah beredar koran 134 . "Republik Indonesia Sudah Berdiri". dan The Voice of Free Indonesia. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda.

Patriot. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang. maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya. Penghela Rakjat. semakin banyak jumlahnya. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. Konsepsi. Api Rakjat. dan Menara. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. dan Sejarahnya kaum gerilya. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu. Sesudah proklamasi. Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana. Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . Sumanang. Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. yakni Suara Rakjat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di masa itu orang enggan membaca koran. Sedang pada masa kemerdekaan. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. ditunjuk sebagai ketuanya.

Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan. Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira. Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan. yakni pada tanggal 17 Februari. Dari hari ke hari beritanya silih berganti. sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mengikuti berita surat kabar di masa itu. yakni pembunuhan 40. namun di bulan November muncul berita duka. Seperti berita di tahun 1945. Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat). dari pertempuran dan perundingan. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali. ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus.

pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali. pengumuman. pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan. tiba-tiba PKI menusuk dari belakang. Betapa tidak. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. seperti drukpersreglement tahun 1856. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. Pada tahun 1946. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. Sebaliknya. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). penghinaan. Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. Buruh. dan penerbitan. Konsepsi. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda. pemberitaan bohong dan sebagainya. sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. kebijaksanaan 137 .Komunikasi Kontemporer Strategi. hasutan. Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya.

Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. Dalam UUD pasal 19 contohnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. dari 70 menjadi 101 buah. telah dicantumkan kalimat. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik. Konsepsi. jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. penambahan halaman koran. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. Usulan di atas kemudian dijawab. dan Cina naik. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya. Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 . maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. Belanda.

Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung. Beberapa media tersebut antara lain. sociologie. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. Indonesia mengalami sejarah kelam. Di era ini. Konsepsi. dan Sejarahnya meningkat. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama. Indonesia raya Dibredel. Untuk itu. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. DeTIK. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto.com. Jogjakarta. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Kompas. Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. 2006. dll56. LKiS. 55 Ruslan Abdulgani. Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. psychologie. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. Tempo. Sedikit kritis saja. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru. dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik. 98 139 . majalah Merdeka. yaitu berakhir dengan pemberedelan. ekomomi. hal. majalah Detak. dan Editor.

Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. Saat ia dipenjara. ketika Orde Baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun. 140 . Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah. Maka. Indonesia Raya pun sempat vakum. Konsepsi. Mochtar Lubis. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. dan Sejarahnya Di era ini. tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. Selain akan aman. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Sebab. Apalagi pimpinan perusahannya. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. Dengan bahasa yang emotif. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat.

era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers. New York: Pyramid Communication Inc. Seperti halnya masa sebelumnya. p.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bradley Duane. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers. kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit. suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. terutama dari Jepang. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. Dan.. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis. Konsepsi. Penguasa ketika itu. Lih. The Newspaper: Its Place In A Democracy. dengan ideologi pembangunanisme-nya. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”. 143 141 . Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15.000 penerbitan. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. Tepat tanggal 22 Januari 1974. Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi. Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya. B. 1971.

Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 . Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan. akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya semacam itu.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. 1996. Kedua. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera. Konsepsi. Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. Krisna. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. memudahkan redaktur membuat judul berita. dan Sejarahnya Gambar. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. Keempat. akan tetapi justru merupakan inti berita. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Grafitri Budi Utami. A. 19 143 . Jakarta. Ketiga. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’. Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. hal.

Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. Frederick T. Baik pidato. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. fenomena alam. penggoda. Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya. 1997. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Honolulu Hawai. peristiwa kecelakaan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Suraba. Institute of Culture And Communication. hal. Get It Rigth. 247 144 . Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik. Konsepsi.C. p. dan Sejarahnya dalam toko. Penerbit Indah. Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. 1981. East West Center. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka.

Holt. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup. p. 78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap. Mitchell. Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. namun kini unsure tersebut tidak cukup. Lih. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa). Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. Reporting. 97 145 . 1975. New York. Third Edition. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. Charnley. Steve. 62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. perlu ada tambahan unsure so What yaitu. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. ST Marthin’s Press. Rinehart and Winston. Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. 1996. Konsepsi. Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. p. hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting. New York.

‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. kegaringan. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba. 1998. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali. Dengan indra keenamnya yang terlatih. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. J. Konsepsi. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. an integration. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. Symbolic Interactionism: An Introduction. Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya.: Prentice Hall. Edisi ke-6. Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer. dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus. Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti. Upper Saddle River. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lih. hal. an interpretation. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. Joel M Charon. N. 10 146 .

maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. Advance Metods And Techniques. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. p. Konsepsi. wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. 89 147 . Investigative Reporting. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. New York. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. St Marthin’s. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca.Komunikasi Kontemporer Strategi. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas. Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. dan Sejarahnya B. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi. John. 1995. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. “Let me see I don’t see any thing64”. Jika hal ini dapat dilakukan. Pembaca menjadi terperangah. sehingga timbul empatinya. 64 Ullman. kaget.

Toby Mutis. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. Kalangan PTS berkeyakinan. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. Konsepsi. Tetapi. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat. motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. agar lead bisa pendek dan sederhana. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang. Untuk itu. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya. Prof. Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Rektor Universita Tarumanegara. sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. untuk dijadikan lading bisnis. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras.

Kedua. kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS. mereka menegaskan. Bandung. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). Toby Mutis. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. Apakah akan memulai dari What. Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. Konsepsi. bukan keuntungan. para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. 1. 2003. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. Motifnya minat dan kecintaan. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. lead Retorika (Retorica Devices). Pertama lead 5 W + 1 H. 70 149 . Remaja Rosda Karya. perputaran modal PTS relative lambat. Dibandingkan dengan usaha lain. Rektor Universitas Tri Sakti Prof. Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. 66 Romli Asep Samsul M. Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. Bukhori. hal. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. C.Komunikasi Kontemporer Strategi. Namun demikian.

AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kotatif Cimahi. Lead What. Kotatif Cimahi. Selasa (21/10). Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu. AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Kel Setiamanah. Lead Who.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead Why. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Yang mengaku wartawan ditangkap. Selasa (21/10). Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. Lead When. When. Kel Setiamanah. Kel Setiamanah. AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kotatif Cimahi. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Konsepsi. Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kel Setiamanah. Selasa (21/10). Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Why. Kel Setiamanah. yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Lead Where. atau How. Who. 150 . dan Sejarahnya Where. As. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan. Warga kampong Pojok Selatan.

2. siapa sesungguhnya yang membawa ganja. hal. Konsepsi. 134 151 . Melalui penggeledahan.5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat. sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news . Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. dan Sejarahnya Lead How. b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek.Komunikasi Kontemporer Strategi. marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). Lead Retorika (Retorica Devices). jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0. Jurnalistik Teori dan Praktek. Bandung Remaja Rosda Karya. kalimat ini akan membingungkan. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini. Kel Setiamanah. Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”.

Kel Setiamanah. Tetapi tak urung. selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya. Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. Konsepsi. Definisi tentang itu tidaklah penting. Selasa (21/10). yang buruk. As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. 152 . dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. warga kampong Pojok Selatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. Selasa (21/10). Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum. Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya. dan yang biasabiasa saja.

Buya rekan AS. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. 1964. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup. Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . 98 153 . Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik. dengan cara diperindah. Mass Media And National Development. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. California. p. dan Sejarahnya 3. Konsepsi. Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. kabur saat digerebek 68 Schramm. AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. Kel Setiamanah kota Cimahi. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja). Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar.Komunikasi Kontemporer Strategi. University of Stanford Press. dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . Wilbur. diperhidup. tidak hidup. dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. kering. Dalam artian.

101 154 . atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja. 1964. Mass Media…. reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. Dengan menggunakan fakta yang sama. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri.5 Kg lebih.Komunikasi Kontemporer Strategi. capsule. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge. AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi. (lead astonisher) 69 Schramm. petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0.000 per dolar. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah.Ibid.. p. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan. Konsepsi. Ketika tersangka AS digeledah. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya. Wilbur.

1964. Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. Mass Media…. selasa lalu (21/10). tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70.Ibid.Komunikasi Kontemporer Strategi. p. Wilbur. Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm. AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. 105 155 . Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. Konsepsi.

terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. hal. Beberapa berita. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita. 87 156 . Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama. Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71.. Rambu-rambu…Op . tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat. Konsepsi.cit. dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan. disebut apa orang itu? Nah.5 Kg. dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. 1996. Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini. lalu ia ditangkap polisi. Tersangka AS….

Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”.. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu. biasanya dalam bentuk parody. judul buku laris. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 . Buya. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya…. AS terlihat sering….dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. peribahasa. Namun pekan lalu. Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan. kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. atau judul film terkenal. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi. untuk menghidupkan lead berita. kata-kata mutiara. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan. Ia bersama rekannya.

Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan. Lead stakato terderi dari serangkaian frasa. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu. biasanya bersifat jenaka. Konsepsi. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. Lihat contoh di bawah ini: 158 . Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. yang merupakan sindiran tajam. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan. maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini.Komunikasi Kontemporer Strategi. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas.

setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain.” kata temannya. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . inilah kejadiannya secara kronologis… 159 . berlumur darah. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung. Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. dalam kehidupan yang berbeda. mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. anak umur 12 Tahun.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Asrul 11. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. Aaah. Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog. Seorang pria terkapar. Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting. kemarin sambil melihat ke bawah. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap.

Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead. teropong yang dapat melihat tembus. p. Mark.--ed. Konsepsi. Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini. C . 1995. Sebagaimana yang saya katakan dimuka. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak. 72 Sims. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. Norman and Kramer. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan.Komunikasi Kontemporer Strategi. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. atau penulispenulis kondang. dan tidak percaya ketika mendengarnya. dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan. tubuh berita harus muncul dari lead.. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama. Dalam pameran itu. New York. 112 160 . Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. Literary Journalism. harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. Kolumnis. Ballantine Book. atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini.

Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. Konsepsi.. Schramm. Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu. Untuk lebih memahami penjelasan ini. ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. Four Theories of The Press. Peterson and Wilbur. yaitu piramida terbalik. dan Sejarahnya Kedua. T. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. p. 332 161 . 1956. ia dapat melakukannya dengan mudah. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story). bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. F. University of Illinois Press. III edition. Lead diuraikan dalam tubuh berita. Urbana. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan.

8 Berita Kutipan Alinea 1. 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar .Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula. dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . Konsepsi. dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar .

Jurnalistik Publik dan Media. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. dan nilai faktafaktanya saja. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. setelah itu. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 74 Bond F. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. pada saat yang bersamaan. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. segera. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. 81 163 . Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. sekarang. hal. 1986. berikutnya. dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta. Bandung. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. akhirnya. selama ini. sebelumnya. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. paling tidak. sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. ter—Suhandang. Sinar Baru. sementara itu. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. Fraser. An Introduction To Journalism. dulu. segera setelah itu. Kustadi. Konsepsi.

barangkali. didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. Floyd G. tentang. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. 1970. sebagai contoh. Toward Better Communications. meskipun demikian. jika tidak. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”.cit. edited By Ethel M Leeper. Wartawan…. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. dan karakteristik-karakteristik lainya. kerumitan kalimat-kalimatnya. akibatnya. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. D. tidak jauh dari. sebagai gambaran. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). Tetapi. tetapi. mengenai. tak diragukan lagi. Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat. 106 164 . kendatipun. misalnya. selain itu. berbicara tentang. di atas itu semua. sebaliknya. Disini. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. bertalian dengan. Akan halnya. sebab itu. setelah melihat itu. Di pihak lain. sebab itu. dalam Rochady. disekitar sini. sudah tentu. hal. dan Sejarahnya Dengan demikian.Op. sekalipun.

kejelasan. meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. Jika ditelisik lebih jauh. Untuk mencapai hal-hal tersebut. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. atau memperumit kalimat-kalimat anda. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 . selain dari pelajaran sederhana itu. dan Sejarahnya menulis. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan. dan sifat langsung suatu tulisan berita. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. Namun. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas.

2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. tidak dapat mengendalikan truknya.Komunikasi Kontemporer Strategi. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. “meskipun ia sudah berusaha mencegah. korban dibunuh juga oleh rekannya. lalu kehilangan kendali. “Menurut Dr. dan Sejarahnya Tabel. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). Mahfud MD”. Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban. jelas dan menarik secara tipografis. Sementara itu identitas lain misalnya. pekerjaan. alamat. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. Konsepsi. Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. Mahfud MD. dsb. Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. usia.

Gunakan kata yang sederhana. telah. pertama. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. oleh. Daya Hidup warna dan Imajinasi. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. Diksi dan tata bahasa yang tepat. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. Kedua. dari. adalah. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. Organisasi dalam berita. padat. suatu berita tidak akan efektif. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. Contoh. Keempat. Konsepsi. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. kecermatan dalam menulis berita. adapun. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. Kelima. Ketiga. Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. hiasan kata dan lain-lain. Yaitu. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita. Kata harus ingkat. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . Hal ini bias dilakukan dengan cara. dan jelas. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah).

Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat.: Prentice Hall. an integration. hal. N. melainkan pemandu persepsi kita. Upper Saddle River. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Becker. Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. 1968. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat.Komunikasi Kontemporer Strategi. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya. hal. dan Everett C. Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. 8 168 . dengan cara apa. 1998. Konsepsi. 29—30 80 Joel M Charon. an interpretation. New York: John Wiley & Sons. Hughes. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. Blanche Geer. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S. Edisi ke-6. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. E. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. J. Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. Dari mana. Symbolic Interactionism: An Introduction.

dan pandangan dunia (world view). J. melainkan berdasarkan pengamatan seksama. N. New York. Symbolic Interactionism: An Introduction. Bandung. Remaja Rosda Karya. Konsepsi. 86 169 .: Prentice Hall. Anderson. Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda. an integration. pendekatan. 5 82 B Aubrey Fisher. kerangka pemikiran. B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). strategi intelektual. kerangka konseptual. an interpretation. Upper Saddle River. hal. hal. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. McGraw-Hill. 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi). Edisi ke-6. Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81.Komunikasi Kontemporer Strategi. Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. 1987. hal. peristiwa atau tindakan. 1998. Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. Communication Research: Issues and Methods. 1986.

abash dan masuk akal. Konsepsi. 45 170 . adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. 37 85 James A. hal. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita.Komunikasi Kontemporer Strategi. Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. 1990. hal. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. sebagaimana dikemukan Anderson85. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas.Op cit. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. dan menggunakan metode serupa. kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). 1987…. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. hal. namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley. Qualitative Evaluation and Research Methods. 34 84 Michael Quinn Patton. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. Anderson.

hal. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner.Komunikasi Kontemporer Strategi. 5—15 171 . Karenanya. Konsepsi. ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan. Slough: Univercity Tutorial Press. Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. 86 Philips Jones. 1985. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis. dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan.

Media Presindo. 2003. Galia Indonesia. H. 1994 Widjaya. Jakarta. ISSN 1404-1634. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Deddy. Konsepsi. Bina Cipta. Bandung. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Citra Aditya Bakti. June 2007.W. Psikologi Komunikasi. 2006 Cal W Dawns. 1977 Agus M Harjana. 1986. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Hubert (1953) Social Psychology. Suprapto.dalam Rahmat. R. 2002. Bandung. Jalaluddin. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal.A. 2004 Astrid S Susanto. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Wayne et al. Jens Allwood. Pengantar Ilmu Komunikasi. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Pengantar Teori Komunikasi. issue 14. Bandung.. Bonner. Addison Westley Publishing Company. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah. Alo. Kanisius. dalam 172 . Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Techniques for Effective Communication. Jakarta: Bina aksara Mulyana. PT Remaja Rosdakarya Pace. Pendekatan Taksonomi Konseptual. Editor: Prof.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jogjakarta. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. Jogjakarta.

Ilmu. The Structure of Scientific Revolution. Metode. Riyono Pratikto (ed). Pustaka Pelajar. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. 1993. 2002. Teori dan filsafat Komunikasi. Dinamikan Komunikasi. Rosda Karya. 2001 Lukman Hakim. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 1971. 2000 Russell. LKiS. Bandung. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. 2002 Eriyanto. hal. Origins. Jakarta. Sejarah. 2005 Kuhn Thomas. 2004 Joseph A Devito.. 2000. Jogjakarta. Konsepsi. Tanen.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kencana. Jogjakarta. Communicology an introduction to the study of communication. Sejarah Filsafat Barat. 2001. Kreasi Wacana. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. Bandung. Onong Uchjana. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Remaja Karya. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy. Onong Uchjana. Bertrand. Deborah. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Communication Theories. 70 173 . dan Sejarahnya kumpulan tulisan. 1996. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. 1982 Bradley Duane. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. 2003. Jogjakarta. Bandung. Bandung. and Uses in The Mass Media. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. Jakarta. Anwar. Seni Komunikasi Efektif. PT Citra Adtya Bakti. New York. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Rosda Karya. Harper & Row.

Rosda Karya. Toto. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Bandung. Onong Uchjana. Alo. 1987 Joseph A Devito. Teori dan filsafat Komunikasi. Horper and Row. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 1987.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1993. Harper & Row. Bandung. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. Bina Cipta. New York. Erlangga Effendy. dalam. Jakarta. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. dalam Astrid S Susanto. Citra Aditya Bakti. 1997. 174 . The Interpersonal Comunication Book. 1987. 1976 Dedy Mulyana. The Clash of Civilization. Remaking of The New World Order. Teori Komunikasi Massa. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Bandung. 1994 Effendi Onong Uchjana. Ilmu. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. Tahu dan Pengetahuan. Konsepsi. Propaganda Melalui Siran Radio. PT Remaja Rosdakarya Tasmara. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Ismail. Nuansa-nuansa Komunikasi. Sadat (ter). Grondslagen der Samenleving. 1977 Effendy. Bandung. 1966 Koesdarini Soemiati. Bandung. Onong Uchjana. Bandung. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. PT Citra Adtya Bakti Huntington. Men Message and Media. 2000. New York. 1984. Samuel P. Bina Aksara Denis MC Quail. 2001. Komunikasi Dakwah. Komunikasi Antar Budaya. Bandung. Jakarta. Remaja Karya. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. 2001 Pudjawijatna. 1973 Liliweri. dan Sejarahnya Rahmat.

dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. 2000 Tomy Suprapto. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. LKiS. Jaringan Sosial. 1983 Wright. Toward Better Communications. majalah Merdeka. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Parsudi. 1996. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Charles R. Remaja Karya. 2006 Suparlan. Bambang. Konsepsi. Suraba. Jakarta. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Media Presindo. Indonesia raya Dibredel. Bandung Remaja Rosda Karya. Jakarta. Jurnalistik Teori dan Praktek. Floyd G. Oktober-November 1981. Jogjakarta. dalam Rochady. Bandung. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Deppen. halaman tak terlacak. Jakarta Setiawan. Bandung. Krisna. 1985 Arpan. edited By Ethel M Leeper. Jogjakarta. Grafitri Budi Utami Widodo. andi S (ter). Dahlan Alwi. Set Ditjen RTF. Penerbit Indah 175 . Qolam. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Wartawan Pembina Masyarakat. 2006 Bradley Duane. 1997. Jogjakarta. Jakarta. Fakultas Sospol UGM. Ruslan Abdulgani. Sosiologi Komunikasi Masa. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Pengantar Teori Komunikasi. 1970. Agustus 1952 Ignatius Haryanto. 1971. Harahap. New York: Pyramid Communication Inc.

Upper Saddle River. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Rinehart and Winston. Reporting. Kustadi. California Sims. Norman and Kramer. University of Illinois Press. 1981. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Literary Journalism. Third Edition. Symbolic Interactionism: An Introduction. Mitchell. Wilbur. Hughes. New York. Urbana. Investigative Reporting. Jurnalistik Publik dan Media. 1964. Frederick T. T. Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. Get It Rigth. ter— Suhandang. Bandung.Komunikasi Kontemporer Strategi. Becker. Mass Media And National Development. Four Theories of The Press. an interpretation. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. 1995. 1998. 1956. ST Marthin’s Press Charnley. Steve. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. New York: John Wiley & Sons 176 . 1975. F. an integration. Peterson and Wilbur. Edisi ke-6. 1986 Howard S. Advance Metods And Techniques. Jurnalistik Teori dan Praktek. Holt. Institute of Culture And Communication. 1995. Blanche Geer. Bandung.C. East West Center.--ed. 2003. New York Joel M Charon. dan Sejarahnya Yu. 1968. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Mark. An Introduction To Journalism. 1996. dan Everett C.. III edition Bond F.. N. New York.: Prentice Hall Ullman. Honolulu Hawai Weinberg. New York. Schramm. Ballantine Book Siebert. J. John. Sinar Baru. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. University of Stanford Press. Konsepsi. Fraser.

Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . Edisi ke-6. New York. Qualitative Evaluation and Research Methods. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. 1985. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. Symbolic Interactionism: An Introduction. Upper Saddle River. 1986. N. 1998. Konsepsi. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley. Bandung. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones. 1990.: Prentice Hall James A.Komunikasi Kontemporer Strategi. Communication Research: Issues and Methods. 1987. an integration. Anderson. dan Sejarahnya Joel M Charon. J. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. an interpretation.