P. 1
Komunikasi Kontemporer

Komunikasi Kontemporer

|Views: 1,243|Likes:
Published by Betania Gian

More info:

Published by: Betania Gian on Mar 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/25/2013

pdf

text

original

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Ray gullet 106 3. jr 105 2. Saiyadain 108 Bab VII. Burack dan Nicholas J. Mathys 117 C. dan Sejarahnya F. dan Heinz 121 E. Chruden dan arthur w. F. James A. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . David r. 110 B. Hampton 106 4. Jaring Komunikasi Stephen P. Feldman dan Hugh J A. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Sikula 119 1. Herbert g. Lima Jaringan Umum 113 2. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Umpan Balik 104 1. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Jaringan komunikasi 120 2. Jaring Komunikasi Andrew F. Elmer H. Jaring Komunikasi Harold. Stoner dan Charles Wankel 116 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hicks dan c. Konsepsi. Arun monappa dan mirza s. Jaring Komunikasi DC. Sherman. Herbert j. Robbins 113 1. Cyril. Jaring Komunikasi 109 A.

Konsepsi. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices).Komunikasi Kontemporer Strategi. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C. Tubuh Berita D. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . Lead Kontemporer 136 3. Strategi Penulisan Berita 131 1. dan Sejarahnya A. Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B.

Suprapto. issue 14. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul.se/intercultural/. Pengantar Teori Komunikasi. Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok. Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. Jogjakarta. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. and the way we practice it. Sweden 2628 November 1998 Cal W. Lih. 2006. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia. ISSN 1404-1634. hal. URL: http://www. Jens Allwood. Karena itu di sadari atau tidak. Editor: Prof. Media Presindo. 6 . Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. Konsepsi. Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). Journal of Intercultural Communication. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1. Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E.immi. Sementara pada sisi lain. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. June 2007. Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication.

maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 . perguruan tinggi. RW. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. kelompok belajar. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. RT. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. Bahkan tak jarang. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. bisa di lihat dari berbagai sudut pandang. manusia mempergunakan berbagai cara. Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri. desa. Konsepsi. untuk mendapatkannya. untuk memperoleh kebahagiaan. aktualisasi diri. sehingga tidak mudah dijawab. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. bisa dipastikan akan “tersesat”. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. untuk kelangsungan hidup. dan memupuk hubungan dengan orang lai. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial.Komunikasi Kontemporer Strategi. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia.

Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. 89 8 . F. Konsepsi. dan Sejarahnya komunikasi. Para pakar psikologi3 berpendapat. hal. Bandung. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. PT Remaja Rosdakarya. Hubert (1953) Social Psychology. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. 3 Bonner. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial.dalam Rahmat. Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi. 2003. Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. makan dan minum. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol. Psikologi Komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jalaluddin. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini.

c) mengubah perilaku (to change the behavior). Bandung. Techniques for Effective Communication. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat. Konsepsi. Menurut Rene Spitz4. aspek umum dan aspek khusus5.. 4 Pace. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi. dapat di katagorikan kedalam dua hal. a) Merubah sikap (to change the attitude). Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. p. yaitu. Wayne et al. d) mengubah masyarakat (to change the society) C. b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion). Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan. Bila dilihat dari makna ini. Citra Aditya Bakti. Alo. 87 9 . Addison Westley Publishing Company. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri. 1994. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. hal. R. Massachusetts-ontario 1979. komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia. 98 5 Liliweri. Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. fakta dan ide. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data.

Sosialisasi (pemasyarakatan). Berdebatan dan diskusi. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. penyebaran berita. opini. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. Motifasi. Konsepsi. menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. gambar. Memajukan kehidupan. Pendidikan. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. Informasi. mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kelima. 10 . Kedua. penyimpanan. fakta. pesan. pemrosesan. pengumpulan. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. Keempat. Keenam. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. pembentukan watak. data. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. dan Sejarahnya Pertama.

dan imaji dari drama. dan individu. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. aktualisasi diri. kelompok. Kedelapan. 1986. 4. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. untuk 6 Widjaya. simbol. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. Berdasarkan fungsi komunikasi itu. kesenangan. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi. kesenian. tari. dan Sejarahnya Ketujuh. 3. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana. 2002. musik. kesusastraan. Deddy. suara. 5. H. Hiburan. Konsepsi. olahraga. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. penyebarluasan sinyal.A. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. kelompok.W. Integrasi menyediakan bagi bangsa. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 .

membaca kitab suci. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. peduli.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. sembahyang. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. pertunangan. perguruan tinggi. simpati. perasaan sayang. untuk memperoleh kebahagiaan. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. upacara 12 . namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. RW. kota. sedih. prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. rindu. Konsepsi. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. gembira. RT. sunatan. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. misa). mulai dari upacara kelahiran. ulang tahun. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. dan negara secara keseluruhan) 2. pernikahan dan masih banyak lagi. upacara bendera. desa. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. naik haji. 3. takut. kelompok belajar. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga.

misalnya keahlian berpidato. Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). suku. dan keyakinan. ideologi atau agama mereka. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan . mengajar.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya wisuda. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi. Sebagi instrumen. 13 . Konsepsi. negara. menumbuhkan kesan yang baik. dan mengubah perilaku. mengubah sikap. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. perayaan lebaran. bangsa. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. 4. mendorong. namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. memperoleh simpati dan sebagainya. natal juga termasuk komunikasi ritual. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur.

Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. kekuasaan. Supaya gagasan dapat di terima orang lain. Konsepsi. yaitu bertujuan untuk. misalnya untuk memperoleh jabatan. 2004. dan Sejarahnya berunding. 19 14 . berbahasa asing. Dani Fardiansyah. Lih. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. Pengantar Ilmu Komunikasi. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. ataupun keahlian menulis. Memahami orang lain. hal. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2. Galia Indonesia. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. jangan mereka menginginkan kemauannya. penghormatan sosial dan kekayaan. Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. Pendekatan Taksonomi Konseptual. agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga. dua orang atau lebih. Pertama. Kedua. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. Jakarta. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat.

cit.W. Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?. H. dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak.A. Keempat. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1. menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1986. dan tindakan. mungkin berupa kegiatan. 76 15 . hal. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya. gagasan. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. Komunikasi Op. Menyebarluaskan tujuan organisasi 2. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. dukungan. Di samping itu. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC). Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. 16 . Dengan kata lain. dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5. memotifasi. Mengontrol perilaku para anggota organisasi. Konsepsi. Memimpin. dan Sejarahnya 3.

dan Retorika. perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi. sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Bryce. Pda dasawarsa selanjutnya. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah. dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A. sosilogi organisasi dan sosiologi pers. Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. Ia melampaui tiga tahap perkembangan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972). Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. Habermas (1979) di Eropa. Konsepsi. Biskey (1976). Jurnalistik. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi. Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika. Publisistik. devian dari ‘main stream’. tampak pada tulisan Bagehot . Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. Maine. dan Wallas . di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman.

Menurut Dofivat. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 . Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . retorika. misalnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. radio. melainkan pernyataan public (offentliche aussage). dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian. film. Konsepsi.

dalam alur. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976. motif. dan Sejarahnya Publisistik. organisasional. sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. lambang. atau massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. gambar. Ia berkata. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. gambar. Konsepsi. tiada evalusi dunia tanpa ulasan. h. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. interpersonal. ‘werwird fur sie sprechen. schreibern. kata tulisan. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). baik yang bersifat intrapersonal. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. tanda. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. suara. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting. 1977. Bina Cipta. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). kata ucapan. dan televisi. Publisistik menyertai perubahan budaya. dan tergerak. 98 19 . Tiada pandangan dunia tanpa informasi. 2) persuasive. 473) dalam Astrid S Susanto. tergambar. sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. dan gagasan lama atau baru. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. terucap. apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. hal. Dofivat menambahkan lebih lanjut. Dalam dunia sekarang. Bandung.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Jogjakarta. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. Publisistik dapat bersifat interpersonal. dan tersebar. Konsepsi. hal. Anehnya. dan actual. Jadi dari segi media. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. terjadi dalam waktu segera. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. anonym. 11 Maletzke (1`963. 16 20 . Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. persuasive. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. seperti percakapan Reagan dan Carter. Kanisius. h. 14-15) dalam. und unterhaltende ausagen. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. bersifat terbuka (offentlich). komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. propaganda berbisik). dan 3) actual. Agus M Harjana. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect). Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. belechrende. artinya melalui media. adalah lawan dari komunikasi tatap muka. menuurrut Noelle Neumann. Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. Manakah yang lebih luas. yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. satu arah (einseitig). dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. 2003.

sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan. jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah. maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. Buat Indonesia. menganalisis. 21 . publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. Konsepsi. publisistik tampaknya lebih berat ke politik. Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . Disitu musafir lewat. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini. Dalam focus yang lebih tajam. publisitik berguna untuk mengamati. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. Sebagai kesimpulan. mampir. merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social.Komunikasi Kontemporer Strategi. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing.

dan Sejarahnya Bierstedt12. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. 143 22 . Bradley Duane. Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. hal. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. 1971. 1982. p. New York: Pyramid Communication Inc. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Bernard Berelson. Lih. Remaja Karya. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science).. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Riyono Pratikto (ed). dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. Elihu Kats. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru. tetapi juga media massa lainnya. Bandung. bukan sekedar pengetahun (knowledge).Komunikasi Kontemporer Strategi. Hazel gaudert. Konsepsi. dalam kumpulan tulisan. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap.

Onong Uchjana Effendy. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Bandung. Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. hal. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. Rosda Karya. komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik. 2004. Hovland mendefinisikan science of communication sebagai. lih. Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. 10 23 . dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince. 101 24 . pesan yang di komunikasikan. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. Harper & Row. 2. dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. p. suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya. dan study mengenai proses komunikasi. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia. Konsepsi. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian. 1976. New York. Communicology an introduction to the study of communication. 3. Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

Komunikasi Kontemporer Strategi. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada. lebih teoritis dariada praktis. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial . misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. Konsepsi. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal. PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. 28 . tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. Disini. dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. pameran. dalam komunikasi masa. Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. periklanan.

pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. Origins. Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. and Uses in The Mass Media. bahasa. dan sebagainya. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri. 269 29 . sejarah. Kencana. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. hal. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif. teori dan model ilmu fisika. dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A. 2001.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2005. Sejarah. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. Communication Theories. Konsepsi. psikologi dan sosiologi. Jakarta. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. terutama ilmu fisika. Metode.. Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa.

Dalam Kuhn Thomas. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. anomaly. 57 19 Russell. bukanlah hal yang khas komunikasi. 471 30 . Normal science. Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. Bandung. Jogjakarta. Bertrand. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. hal. Pustaka Pelajar. Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. Konsepsi. 2000. dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik. berparadigma ganda. krisis dan revolusi ilmu. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. yang diakhiri dengan paradigma II. hal. The Structure of Scientific Revolution. 1974). kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. 2002. Sejarah Filsafat Barat. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing. yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia.Komunikasi Kontemporer Strategi. Rosda Karya. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. Multi paradigma seperti ini. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970.

(2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial. Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”.20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian. Jogjakarta. hal:4-6 31 . Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS.Komunikasi Kontemporer Strategi. at the nature of the world. LkiS. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. yaitu paradigma (1) fakta sosial. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. 2001. for its holder. Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. pertama. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. Konsepsi. tetapi terjadi secara revolutif. Vol III/ April/ 1999 Eriyanto. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines.

Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970.22 2. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. hal. Filsafat sebagai ilmu kritis. Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. 245 32 . Ketiga adalah Paradigma Kritis. Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School. 2003. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jogjakarta. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik. Jogjakarta. Konsepsi. 1992. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme. Kanisius. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya. Seperti ditulis AS. Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Kreasi Wacana.

Komunikasi Kontemporer Strategi. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. hal. Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. Konsepsi. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru. Jakarta. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu. Seni Komunikasi Efektif. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir. Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi. interaksional dan pragmatis. 76 33 . perspektif mekanistis. Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. psikologi. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. 1996. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. B. Namun itulah hakekat perspektif. PT Gramedia Pustaka Utama. Deborah. sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. dan Sejarahnya revolutif.

Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif.Komunikasi Kontemporer Strategi. kontekstual. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. diskriptif dan sebagainya. Konsepsi. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. fenomenologis. dan Sejarahnya hanya eksperimental. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan. Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik . eksploratif. menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. tetapi boleh juga historis. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik. sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan.

juga tidak terlalu sulit di pahami. Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan. sebab selain baru tumbuh dan berkembang.. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002. 40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. dan bahkan penjungkirbalikan 35 . komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis. efek media massa. Konsepsi. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. karena selain telah menghasilkan banyak studi. Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer).Komunikasi Kontemporer Strategi. saluran dan pesan/umpan balik/efek. yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi. Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan. sumber/penerima tidaklah begitu penting. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi. maka titik berat kajian pada efek. Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. saluran.

Komunikasi Kontemporer Strategi. 36 . pesan/umpan balik efek. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. persepsi. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis). Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. dan komunikasi kelompok. adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. saluran. dengan fokus kajian pada individu (penerima). komunikasi organisasional. 3. Konsepsi. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif. keyakinan dan keinginan”. Dalam perspektif psikologi. Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. melainkan stimulus dan respons. bukan saja di kalangan masyarakat akademik. Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas.

atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. Dalam bidang komunikasi massa. baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. Dijelaskan oleh James W. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. cit. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. Konsepsi. Masyarakat mengandalkan cerita rakyat. 2001. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. and Uses in The Mass Media. hal. Communication Theories. teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer. Metode.Komunikasi Kontemporer Strategi.. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini. sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit. Op. Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma. 287 37 . Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Origins. B.tidak ditetapkan.

mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2. hal. 5. 4. Pada dasarnya. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan. 3.maka. Onong Uchjana. 25 Effendy.” Pernyataan semakin X.” Dalam study komunikasi. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1. Bandung: Remaja Rosda Karya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 65. Pernyataan jika.” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. oleh karenanya. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. Konsepsi. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi. Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise.” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan. Pernyataan cenderung. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif. 2000. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. Dinamikan Komunikasi.semakin Y25. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti. dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori. 38 . tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka.

2. yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi. kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi. Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Dengan pemahaman yang lebih baik. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. Werner. Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. Anwar. 2002. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. sebagai seorang psikolog. Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 . Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. Konsepsi. 1995). Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media. 2005 dalam Arifin. Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

tempat tinggal (desa atau kota). tingkat penghasilan.dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu. satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. Variable-variabel seperti seks. ataupun agama. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria. Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern. kepentingannya. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda. seks. tingkat pendidikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. Konsepsi. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 . dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya .kepercayaannya maupun nilai-nilainya. umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada.

Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi.Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 . Mereka.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya. Konsepsi. Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.

Pertama. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”. informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication). Kedua. Pada hakikatnya. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima. Berdasarkan pada hasil penelitian.Komunikasi Kontemporer Strategi. teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . maka arus informasi akan melalui sua tahap. Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. Konsepsi. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi. yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut. dan Sejarahnya komunikasi informal.

Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. Konsepsi. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. Dalam keadaan tertentu media massa. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat. bahkan menyempurnakannya. Pertama. Ketiga. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada. Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa. Kedua. Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Dengan perkataan lain. Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga. Konsepsi. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu. masih merupakan persoalan yang rumit. Misalnya. kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif.Komunikasi Kontemporer Strategi. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah. hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan. 47 .

Komunikasi Kontemporer Strategi. 48 . Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor. Jika hal ini menjadi bertambah jelas. teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. mempengaruh norma budaya. maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. Secara keseluruhan. pembatasan-pembatasan. serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media. dan Sejarahnya Kesimpulan ini. Konsepsi.

yaitu: b. Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. yaitu: a. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A. c.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. c. b. d. Dr. d.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. termasuk ilmu apa. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . membagi ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 . apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok.

menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. Ilmu Alam (natural science) b.Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a. dan Sejarahnya H. Konsepsi. Ilmu bumi sosial 5. Ilmu hukum 2. Ilmu ekonomi 3. filsafat dan agama.A dalam bukunya. Ilmu jiwa sosial 4. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). ilmu.Dan sebagainya b. Ilmu pertanian 6. Ilmu kedokteran 4. Ilmu alam 8. Ilmu tekhnik 9. sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. Humaniora (study humanitas. M. Geologi 10. Ilmu pasti 7. yakni: a. Ilmu kemasyarakatan (social science) c. Biologi 2. Antropologi fisik 3. Endang Saifudin Anshari. Sosiologi 6. Antropologi budaya dan sosial 50 . Ilmu farmasi 5.

Dan sebagainya c. dan Sejarahnya 1. humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga . 5.Publisistik dan jurnalistik 11.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu sejarah 8. 6. 2. Konsepsi. 4. Humaniora (study Humanities. Ilmu politik 9. 7. Ilmu pendidikan 10. 3.

Konsepsi. Op. terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication).Komunikasi Kontemporer Strategi. 1997. Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain. Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . hal. Toto. 3 Tasmara. Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. 98 52 . Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik. cit. hal. Komunikasi Dakwah. Jakarta: Gaya Media Pratama. Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

1966. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. hal. 90 56 . there fore we study people relating each other and their groups. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. Propaganda Melalui Siran Radio. Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference). dan Sejarahnya misinterpretation. atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. organizations and societies…. jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya. Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. Dari ungkapan ini. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan.to understand human communication we must understand how people relate to one another34. seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya.

1987. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut. Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. This is true generally whatever the quation is. Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi. hal. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided. Konsepsi. good sense. good moral character. 35 Koesdarini Soemiati. Remaja Karya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Terkait dengan kredebilitas Komunikator. We believe good man more fully and more readilly than others. 51 57 . Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. and good will”. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it. Bandung.

memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. 130-132 58 . Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. apapun masalahnya.36 Jadi. kebijaksanaan. 44-46 37 Ibid. Memang demikianlah pada umumnya. c. yaitu.Komunikasi Kontemporer Strategi. kredibilitas berdasarkan titel. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain. Terkait dengan hal ini. p. sifat dengan akhlak yang baik. dan pendapat terbagibagi. New York. Harper & Row. 1976. The Interpersonal Comunication Book. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. p. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. b. dan itikad baik). Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. Konsepsi. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. a. 36 Joseph A Devito.

akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. Konsepsi. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya. karakter yang dipandang baik oleh publik. penggemberi. hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . Mengapa demikian. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya. Tujuan. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. Orang yang berkepribadian terbuka.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Kompetensi. Jadi. dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. Keperibadian. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung. rasa positif. Oleh karena itu. dukungan dan kesamaan. tercela. Karakter secara moral. tabiat. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. Dinamisme. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. empati. seseorang dengan sifat. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya.

Op. Sementara itu. Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara. bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. Jelasnya. hal. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator. 1997.35 60 . 2. manusia dalam dimensi jasmani dan rohani. dari pengalaman yang ada disadari. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). Komunikasi Dakwah. Sebaliknya. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif.Komunikasi Kontemporer Strategi. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna.cit. Dengan demikian dilihat. Konsepsi. komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. dalam segala aspeknya. Toto. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. . Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. Dapat dikatakan.

dan Sejarahnya orang lain. sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. Komunikasi manusia dengan hewan.Komunikasi Kontemporer Strategi. burung berkomunikasi dengan burung. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. bis. pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. petani pembajak sawah dengan kerbaunya. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. dan seterusnya. tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. Konsepsi. Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication). komunikasi transendental dan komunikasi fisik. Gajah berkomunikasi dengan gajah. Dari pengertian ini.

ada yang di lakukan secara lisan. telefisi atau film maupun media non-massa. atau melalaui media. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 . dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. secara tatap muka. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. Sejauh mana kadar perencanaan itu. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran. papan pengumuman. radio. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. baik media massa seperti surat kabar. misalnya surat. c. telephon. poster dan sebagainya. Konsepsi. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. Mereka saling memberikan salam. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication.

Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. Rosda Karya. apakah ilmu itu ?. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap. Prof. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu. Nuansa-nuansa Komunikasi. melainkan. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. Konsepsi. pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. pendapat atau perilaku. 121 63 . C. Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. Bandung. baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. 2001.sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Harsoyo dalam karyanya. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. 2) Empiris. tanaman dan bahkan jin. hal.

Harsoyo dalam karyanya. Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu. tetapi memiliki nilai sosial. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. (Affandi. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. artinya jelas. artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . dan ada yang disebut sebagai obyek forma. ada yang disebut obyek materi. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. apakah ilmu itu ?. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. 4) akumulatif. Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. Dalam melihat obyek kajian ini.

Bina Aksara. 69 65 . Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. Konsepsi. Dengan demikian dapat dipahami bahwa. retorika dan komunikasi persona. 1987. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung. dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik). Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik.Komunikasi Kontemporer Strategi. pers dan media massa. 40 Pudjawijatna. hal. Tahu dan Pengetahuan. Jakarta.

film dan sebagainya. telrevisi. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Sumber dapat berupa orang. A. lembaga. radio. Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. buku dan sejenisnya. B. menulis. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi. Konsepsi. lama. kelompok orang.Komunikasi Kontemporer Strategi. sementara dan lain sebagainya. 66 yang tinggi bagi . organisasi komuniaksi seperti surat kabar.

Komunikator yang mengendalikan. Komunikator yang membangun. 67 a. 2. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. ciri-cirinya: 1. 2. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. . 4. ciri-cirinya: 1. Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi. b. Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. Konsepsi. dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern.

Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator. 2. C. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada. 4. ciri-cirinya: 1. kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. Komunikator yang menarik diri. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. d. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . dan Sejarahnya c. ciri-cirinya: 1. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Komunikator yang melepaskan diri. Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. 3. Konsepsi.

Bagaimana pesan di sampaikan? 1. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi. Konsepsi.namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi. dan coersif. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri. Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. dan Sejarahnya panjanglebar. (2) Pers uasif Bujukan. Tetapi. Dengan lisan/face to face/langsung 2. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan. yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan.Komunikasi Kontemporer Strategi. persuasif. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 .

ibarat kita membidik dan menembak.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai). maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya. agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. Bahasa yang jelas 70 . Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar. Coersiv dapat berbentuk perintah.

lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya. dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. daerah. dan kondisi di mana kita berkomunikasi. Konsepsi. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. Seringkali kita alami dalam komunikasi. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan.

hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D. Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. misalnya:ekstrim kanan. sekuler sosialis religius dan sebagainya. subersif.Komunikasi Kontemporer Strategi. yaitu: 72 . lalu lintas dan sebagainya. dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula.kiri. Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media. Konsepsi. yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. (b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak. Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran. kebisingan.

Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan. Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 . yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. Konsepsi. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal).Komunikasi Kontemporer Strategi. yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah.

3. tukar pikiran dal lain sebagainya. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. 4. Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. kelompoknya dan lain-lain. kelompok dan massa. bentuknya dapat berupa anjang sono. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2.

Konsepsi. menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula. briefing. proses seleksi dan kecenderungan. penyuluhan dan lain sebgainya. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. 75 . dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. indoktrinasi. hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader. kenggotaan kelompok. Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah. namun kurang efisien. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. Pada waktu komunikasi di lancarkan. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu.

Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. demikian pula sebaliknya. Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi. maka berarti komunikasi berhasil. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. Personal opinion adalah 76 F. Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan. Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. yakni sikap dan tingkah laku orang. dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. .

Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 . pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion. (b) Public opinion adalah pendapat umum. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. Hal ini tergantung pada opinion leader. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye. berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat.

setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. (Widjaya:1986. e. Konsepsi. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan).11) d) e) G. (b) Planning. (c) Communicating. Umpan balik 78 . Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya. (2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki.Komunikasi Kontemporer Strategi. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. (d) Evaluation. komposisinya dan seterusnya. dan Sejarahnya a. c. b. hasil komunikasi tersebut. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali. d.

pada pelaksanaannya tertunda. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan. Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. Konsepsi. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback.  Deted feedback. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya.Komunikasi Kontemporer Strategi. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. misalnya pada face to face communication.

Konsepsi. 1997: 7 MESSA GE Pesan. 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara. untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 .pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message). dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan. Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar.

positif atau negatif. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. Bila diteliti lebih dalam. apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya). Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio. Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm. Jakarta. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. dia akan cepat memindah gelombang radionya. Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. 1987. 46 81 . seseorang cenderung berfikir untung–rugi. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. dan Sejarahnya komunikator. Erlangga. hal. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. Dalam proses komunikasi. Teori Komunikasi Massa. Konsepsi. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja.

Konsepsi. 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). hal. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan. Mengenai proses komunikasi ini. Komunikasi dapat terus berlanjut. Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ. 2000. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. 67 82 . 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara. Onong Uchjana. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. 42 Effendy.Komunikasi Kontemporer Strategi. PT Remaja Rosdakarya. Harold D. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. Bandung. Gambar. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 1984.

2. Adakah perubahan sikap dari komunikan. Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. keterangan atau pernyataan sebuah sikap. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. di terimakah. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator. atau di tolak.Komunikasi Kontemporer Strategi. berpartisipasikah dia. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut. atau malahan sebaliknya dia menantang. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi. 83 . Konsepsi. Faktor keuntungan /manfaat. 3. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator. Faktor adanya overlapping of interest.

ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. ataupun bangsa. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. dalam Astrid S Susanto. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat. Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya. Bina Cipta. yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri . hal. Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat. Sehubungan dengan ini. dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. dilihat dari kepentingan seseorang. golongan. Grondslagen der Samenleving. Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. Bandung. 40 84 . 1977.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

Dalam hubungan ini. Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. misalnya surat kabar. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . televisi.Komunikasi Kontemporer Strategi. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. radio siaran. atau film. Gambar. radio. proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. spanduk. telepon. televisi siaran. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu. Konsepsi. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. Dengan demikian. poster. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. telegram. umpamanya surat. Komunikan media surat. televisi siaran sekitar. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. ciri massif. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan. poster. Beberapa ciri tersebut antara lain. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula.

. 89 . Konsepsi.Feedback: Umpan balik.Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan .Response: Tanggapan.Decoding: Pengawasandian.Encoding: Penyandian. yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya. yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator . dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C. Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: . yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator .Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang .Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator . seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan .Komunikasi Kontemporer Strategi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. 90 . akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan. 2. yakni: 1. Gambar. D. Tindakan. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran. Angka. Pengirim isyarat . Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. Penerima isyarat. FLIPPO Menurut Flippo. Media untuk mengirim isyarat 3. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata. Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. Konsepsi. Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. Agar komunikasi efektif. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan.

komunikasi. Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini. dn menggambarkan. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu. atau jalan. Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat.sikap. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. maka tidak terjadi komunikasi. Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini. menulis. tenaga kerja. membaca. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. Konsepsi. 91 . liberal. tembok. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan. dn mengamati. 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. bertindak. suatu kata bukan obyek atau ide. Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. seperti manajemen.

karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi. menulis. seseorang karyawati dihina.” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata. Selanjutnya. Istilah “team” misalnya. mempunyi beberapa arti. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. Konsepsi. atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. mendengarkan. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum. Dengan demikian.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam suatu perusahaan. dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. dan membaca merupakan 92 . Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. terganmtung pada latar belakang. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. teman-teman dan pengalaman. Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. pendidikan. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. Contoh lain. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. berbicara.

Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Konsepsi. Flippo. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki. dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. Menurut Edwin B. Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi.

Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. mengambil buku catatan. Konsepsi. Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan. “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. apakah itu disadari atau tidak. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen.Komunikasi Kontemporer Strategi. misalnya. nukan kepada satu orang. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. dan Sejarahnya dgunakan. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 . seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan. apakah itu dikehendaki atau tidak. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . Apabila tindakan mengingkari kata-kata. 2.

Laporan-laporan yang penting. bioskop. Konsepsi. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat.Komunikasi Kontemporer Strategi. tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata. bagan dan 95 .poster. yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik. Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. Cetakan biru. 3. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca. Laporan yang sama. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. komik. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi. bioskop. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. bagan. yang tidak terputus-putus.

sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. majalah baergambar. bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. Pengguanaan bagan-bagan. dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. Konsepsi. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. Lagi pula. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. kolom. lingkaran. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat. 4. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi. Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. dan frekuensi distribusi. organisasi. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. peta. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 .bar tersebut . grafik-grafik.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain. Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya. Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian. dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik. Angka-angka 97 . Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta. Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. Konsepsi. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga. Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Ada pujian terhadap angka. Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. apabila perlu.

hal ini menunjukkan suatu rintangan. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. Konsepsi. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu. Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi. Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit. Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan. karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. 5. Sebaliknya. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif.

Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. Seperti yang tersirat dalam istilahnya.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. mengerti. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut. dan Sejarahnya 10 menit. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan. (2) evaluatif. Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. 99 . Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. kita mengakhiri dengan dua ide. Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar. dan (3) proyektif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar. dan cepat. Konsepsi. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara. ide pembicara dan ide pendengar. Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar. yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain.

Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi. mempelajari. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. yang akan memudahkan pendengaran proyektif. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu. menyetujui atau tidak menyetujui. Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 . menyetujui. tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. Konsepsi. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. dan memahami arti kata-kata tersebut. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan. Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara.

Perusahaan101 . Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis. yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain. Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. 6. tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi. Konsepsi. Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini.

orang-orang selalu mengadakan komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. orang tua. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. pelayan took. Konsepsi. Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. adik. mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum. Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan. PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P. Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. Robbins Menurut Robbins. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. kakek. B . kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya.

demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada. mendengarka. lukisan merupakan pesan. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. semua bagian kebudayaan Anda. pembicaraan itu merupakan pesan. Apabila kita menulis. Konsepsi. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita. “Apabila kita berbicara. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. Dan akhirnya. dan berpikir. Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. dan Sejarahnya pembacaan kode). Jelasnya. Apabila kita melukis. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. Apabila kita membuat gerak isyarat. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita. isi pesan itu sendiri. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain. membaca. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 . ekspresi wajah kita merupakan pesan”. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. maka gerakan lengan kita.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima. misalnya. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. dan sistem sosial budayanya. Konsepsi. Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan.dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. Jelasnya. Media ini dipilih oleh pengirim. sikap. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir. Dalam suatu oeganisasi. pengetahuan. misalnya peninjauan kembali secara lisan. Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan. maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai.alui oleh pesan. Ini adalah pembacaan kode pesan. demikian pula penerima. apabila sebuah gedung terbakar. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta.Komunikasi Kontemporer Strategi. diikuti dengan sepucuk surat singkat. Tingkat pengetahuan seseorang 104 . Apabila sesuatu penting sekali. Saluran adalah media yang dil. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan. Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya.. bagan-bagan.d. Misalnya. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya. Ini merupakan langkah utama. 1. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. Menurut Werther dan Davis. 105 . mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula. Dan keith davis. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. ph. Lagi pula. Konsepsi. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. maka kita mempunyai umpan balik. sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan. ph. Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima. William b. Werther.d. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat. jr.

tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik. maka langkah 6. Konsepsi. situasi-situasi. c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. maka pesan telah dikomunikasikan. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. maka tidak terjadi komunikasi. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. 2. yang merupakan langkah 4. cyril o`donnel dan heinz weihrich. Misalnya. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. Harold koontz. 106 . Apabla pesan itu tidak diterima.Komunikasi Kontemporer Strategi. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti.

suatu computer. Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. telepon. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. dalam suatu pembicaan dengan telepon. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. atau televise. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 . Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Misalnya. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima. masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. Misalnya. telegram. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual.

Burack dan nicholas j. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. Elmer h. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris. Ini adalah jelas. 3. 108 . Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial. khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. “pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima. Konsepsi. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan.

komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. Claude e. telepon. Untuk melengkapi proses. pembaca kode. seperti halnya dalam laporan-laporan. Konsepsi. media penyampaian. gerakan badan. misalnya orang. diagram-diagram. Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. pembuat kode. dan analisis-analisis. umpan balik. dan penting untuk itu. atau tulisan. 4. atau simbul-simbul seperti gambar-gambar. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. adalah umpan balik dari pengirim. dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. pesan. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. atau tulisantulisan. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. Ini adalah 109 . Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. ) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. dan suara. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata. Sebagai kemungkinan lain. penerima.

sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam. Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. penulisan. khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. pemberian gerak isyarat. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Media ini meliputi pembicaraan. kontak fisik (misalnya mencium). Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. dan sebagainya.

Konsepsi. kontak mata. maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. memahai dan sebagainya. Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah. Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 . dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. Tindakan fisis berbicara atau menulis. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. merasakan. sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan. melihat.

“Silahkan duduk. atau bahkan ia dapat menampar dia. pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan. “Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. F. atau diberikan melalui alat lain. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor. Suara Gaduh 112 1. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dengan isyarat. Umpan balik dapat tertulis.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. penafsiran bahasa badan. Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). “pukul enam. lisan. Konsepsi. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. keinginan pribadi. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam. . dan sebagainya.

atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi. Menutup pintu. mencabut telephon. kecermatan. 2. keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. Konsepsi. dan pengertian pesan yang disampaikan. Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses.Komunikasi Kontemporer Strategi. mengacaukan. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya. Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat.

Herbert j. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. Chruden dan arthur w. seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. menanyakan informasi lebih lanjut. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. atau semantic. karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. 1. konfrensi. ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. dan sebagainya – dipilih. keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. jr. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. Langkah kelima adalah pembacaan kode. Sherman. 114 . Konsepsi. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada. atau mengamil tindakan lain.

Wakil Presiden Departemen Pelayanan. Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri. Konsepsi. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. Andaikan Tom. Pemasaran. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom. 115 . Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan. Hicks dan c. Herbert g. Berlo. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan. dan Sejarahnya 2. David r. Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K. memandang Steve.

komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya. . ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. “Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Proses memasuki babak yang lain. Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. Dengan mengirim atau 116 4. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve. Artinya. penerima. Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. Konsepsi. Arun monappa dan mirza s. dalam hal ini membaca kode pesan. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Sutu komunikate (penerima). Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. Pengirim dapat menggunakan bahasa. isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan. Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. dan isi komunikasi (pesan). 117 . Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. Konsepsi. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. apa dan kepada siapa. Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. yakni siapa. suatu komunikator (pengirim). Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. mengadakan reaksi atau hanya mengamati. Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa.

Jaringan Sosial. dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain). hal. Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. 2006. Oktober-November 1981. Media Presindo. Jakarta. Set Ditjen RTF. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Konsepsi.49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain. Jakarta. Parsudi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengantar Teori Komunikasi. Deppen. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. 87 49 Suparlan. 118 . Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia. Southall (1956-1961).

penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang. 55 119 . pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. Jakarta. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. Dalam tradisi penelitian komunikasi. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. Dalam disiplin ilmu komunikasi. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen. hal. Konsepsi. Beberapa masalah dalam komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna.

Komunikasi Kontemporer Strategi. kadangkadang disebut “grapevine. Jogjakarta. Setiawan. Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. Misalnya.51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Ada juga jaringan komunikasi informal . Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi. Konsepsi. Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Feldman dan Hugh J. Fakultas Sospol UGM. Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan. Bambang. 1983 120 . dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C.

Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah. Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. dan Sejarahnya lain. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine. Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal. Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine). Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal. Konsepsi. Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi.Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama.Komunikasi Kontemporer Strategi. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 . Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal.

andi S (ter). Remaja Karya. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l. Dengan demikian. Jaring Komunikasi Stephen P. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi. dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. dalam gambar berikut. Charles R. Sosiologi Komunikasi Masa. jaringan lingkaran. a.) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. Bandung. 1985.Komunikasi Kontemporer Strategi. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. Konsepsi. Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i. Akibatnya. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. Lima Jaringan Umum 52 Wright. 67 122 . B. kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota. dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. jaringan Y. dan jaringan semua saluran. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. jaringan roda.

maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer. Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat. Semua komunikasi disalurkan melalui manajer. tetapi tidak lebih jauh. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. Misalnya. Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. Konsepsi. yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah. yang memberi laporan kepada manajer perusahaan. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akhirnya. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar.

Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban.Komunikasi Kontemporer Strategi. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. dan tingkat moril di antara para anggota. jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian. Apabila kecepatan yang penting. kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi. b. semua anggota adalah sama. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka. Jaringan rantai. maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. Konsepsi. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya.jaringan Y. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan. kecernatan. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer. Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan.

Konsepsi. Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula. dan Sejarahnya kecermatannya. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama. Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi. mengetahui masala-masalah pokok 125 . lebih khusus Grapevine yang terkenal. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. c. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik.

Misalnya. F. Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. Misalnya. f) James A. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. pelaksanaan tugas. Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. dan kepuasan anggota kelompok. Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar.

setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. Mathys Menurut Burack dan Mathys. semua individu dapat saling 127 .karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama. Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar. Jaringan-jaringan demim. Burack dan Nicholas J. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. Misalnya. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti. Konsepsi. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas. seperti halnya dalam suatu bagian penelitian..Komunikasi Kontemporer Strategi. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain. Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat. Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan.ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. g) Elmer H. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. dalam jaringan semua saluran. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti.

Sebaliknya. Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya. 128 . setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat. Konsepsi. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik. Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana.Komunikasi Kontemporer Strategi. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya. sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran. Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. jaringanjaringan yang lain. jaringan roda.

Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 . beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal.Komunikasi Kontemporer Strategi. C. Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka. Misalnya. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas. suatu metode demikian ternyata optimal. tugastugas rutin. dan sesungguhnya. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna. Dengan sendirinya. Jaring Komunikasi Andrew F. Konsepsi. Untuk tugas-tugas yang sulit. maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil. Untuk mudahnya. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. Apabila diinginkan kepuasan. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam.

Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa. dan semua saluran. Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 . semua saluran. ramntai. roda.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan sebagainya. digolongkan. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. 2. paling cermat. kecermatan. dan pembatasan waktu. biaya. Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. apabila sesuatu. 1. Konsepsi. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan. bintang. pola-pola seperti lingkaran. Meskipun demikian. dan diteliti. roda. rantai. gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran. Misalnya. dan pyramid. telah ditentukan cirri-cirinya. paling fleksibel. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi.

tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . Jaring 131 . Konsepsi. Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan. Komunikasi Harold Koontz. Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya. kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal. dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor. D.Komunikasi Kontemporer Strategi. Cyril O`Donnell. dan Sejarahnya laboratorium. Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan).

132 . Pola-pola ini disebut jaringanjaringan. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. dan sampai suatu tingkat. E. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi. Konsepsi. Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. hubungan atasan-bawahan. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S. kepuasan para pegawai.

sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik. dalam Rochady. Bandung. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap. 1970. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno. Jurnalistik Teori dan Praktek.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. jika anda ingin kaya jadilah Bankir. Wartawan Pembina Masyarakat. edited By Ethel M Leeper. 133 . dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. hal. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan. Toward Better Communications. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. halaman tak terlacak. Konsepsi. Floyd G. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. termasuk pers. melelahkan. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar. Publisistik. Bandung Remaja Rosda Karya. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Bina Cipta.

Merdeka. Waspada. "Pernyataan Indonesia Merdeka". Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang. Dalam masa klas pertama di tahun 1947. Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). Independent. namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar". golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. dan Mimbar Umum. Sekalipun aktif di wilayah musuh. Di masa itu telah beredar koran 134 . Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). kondisi pers RI semakin kuat. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda. Warta Indonesia. Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta). "Republik Indonesia Sudah Berdiri".Komunikasi Kontemporer Strategi. Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. dan Sejarahnya peralatan percetakan. pers kita terbagi dua. dan lagu "Indonesia Raya". Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. dengan peralatan dan bahan seadanya. Indonesian News Bulletin. dan The Voice of Free Indonesia. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. Konsepsi. Di bulan September sampai akhir tahun 1945. Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman.

Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. Patriot. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Menara. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu. Sumanang. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana. Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. Penghela Rakjat. ditunjuk sebagai ketuanya. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . semakin banyak jumlahnya. Api Rakjat. Di masa itu orang enggan membaca koran. dan Sejarahnya kaum gerilya. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. Sedang pada masa kemerdekaan. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. yakni Suara Rakjat. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. Konsepsi. Sesudah proklamasi. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang.

Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira. Seperti berita di tahun 1945. Konsepsi.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus. namun di bulan November muncul berita duka. Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya. Mengikuti berita surat kabar di masa itu. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat).Komunikasi Kontemporer Strategi. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan. Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. yakni pembunuhan 40. dari pertempuran dan perundingan. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. yakni pada tanggal 17 Februari. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali. Dari hari ke hari beritanya silih berganti.

Betapa tidak. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. Pada tahun 1946. Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. kebijaksanaan 137 . pemberitaan bohong dan sebagainya. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. Konsepsi. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers. dan penerbitan. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional. Sebaliknya. Buruh. pengumuman. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah. seperti drukpersreglement tahun 1856. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda. Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. penghinaan. hasutan. tiba-tiba PKI menusuk dari belakang. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali.

Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak. Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya. Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya. jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. Usulan di atas kemudian dijawab. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. telah dicantumkan kalimat. dari 70 menjadi 101 buah. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. penambahan halaman koran. Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 .Komunikasi Kontemporer Strategi. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. Dalam UUD pasal 19 contohnya. Konsepsi. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik. Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. dan Cina naik. maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. Belanda.

Kompas.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya meningkat. majalah Merdeka. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama. dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik. 2006. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto. ekomomi. Indonesia raya Dibredel. Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. hal. dan Editor. sociologie. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Tempo. yaitu berakhir dengan pemberedelan. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. dll56. Indonesia mengalami sejarah kelam. psychologie. LKiS. Jogjakarta. DeTIK. Konsepsi. Sedikit kritis saja. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. Beberapa media tersebut antara lain. 55 Ruslan Abdulgani. majalah Detak. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru.com. Di era ini. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. 98 139 . Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. Untuk itu.

140 . Maka. Saat ia dipenjara. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Konsepsi. Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah. tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer. Apalagi pimpinan perusahannya. dan Sejarahnya Di era ini. Indonesia Raya pun sempat vakum. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. Sebab. Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Selain akan aman. Dengan bahasa yang emotif. ketika Orde Baru. Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. Mochtar Lubis. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya.Komunikasi Kontemporer Strategi.

143 141 . era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers. Dan. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya. 1971. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. New York: Pyramid Communication Inc. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. Penguasa ketika itu. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. B. Bradley Duane. Tepat tanggal 22 Januari 1974. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers. Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Lih. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. terutama dari Jepang. Seperti halnya masa sebelumnya.000 penerbitan. Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis.. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”. p. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit. dengan ideologi pembangunanisme-nya.

akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya. Konsepsi. Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan. Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 . dan Sejarahnya semacam itu.Komunikasi Kontemporer Strategi.

1996. Ketiga. 19 143 . Konsepsi. hal. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. akan tetapi justru merupakan inti berita. kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. Keempat. dan Sejarahnya Gambar. memudahkan redaktur membuat judul berita. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera. Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. Grafitri Budi Utami. Krisna. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. A. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. Kedua.Komunikasi Kontemporer Strategi. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. Jakarta. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’.

Penerbit Indah. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. p. East West Center. penggoda. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka. Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik. 1981. peristiwa kecelakaan. hal. Frederick T. Konsepsi. fenomena alam. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. Suraba.C. Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. 1997. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. Get It Rigth. dan Sejarahnya dalam toko. Honolulu Hawai. Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. 247 144 . Baik pidato.Komunikasi Kontemporer Strategi. Institute of Culture And Communication. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca.

Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. 1975. New York. Rinehart and Winston. yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. perlu ada tambahan unsure so What yaitu. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap. Konsepsi. Charnley. New York. Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. Lih. p. 78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H. Mitchell. Steve. 1996. ST Marthin’s Press. namun kini unsure tersebut tidak cukup. Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. Holt. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. 97 145 . Reporting. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. p. Third Edition. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. 62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa). hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup.

Lih. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali. an integration. Symbolic Interactionism: An Introduction.: Prentice Hall. Dengan indra keenamnya yang terlatih. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik. kegaringan. Upper Saddle River. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda.Komunikasi Kontemporer Strategi. biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. J. Joel M Charon. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka. hal. Konsepsi. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus. 1998. N. an interpretation. ‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba. 10 146 . Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya. Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti. Edisi ke-6. Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer.

wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. kaget. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. 1995. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. dan Sejarahnya B. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. Konsepsi. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi. maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita. St Marthin’s. Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jika hal ini dapat dilakukan. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca. Pembaca menjadi terperangah. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok. New York. sehingga timbul empatinya. p. John. Investigative Reporting. 64 Ullman. 89 147 . “Let me see I don’t see any thing64”. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. Advance Metods And Techniques.

Konsepsi. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. Toby Mutis. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan. Kalangan PTS berkeyakinan. agar lead bisa pendek dan sederhana. Prof. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. untuk dijadikan lading bisnis. maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. Untuk itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi. Tetapi. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. Rektor Universita Tarumanegara. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya.

Dibandingkan dengan usaha lain. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. Kedua. 66 Romli Asep Samsul M. Bukhori. Konsepsi. Namun demikian. C. para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. 1. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). Motifnya minat dan kecintaan. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. perputaran modal PTS relative lambat. Rektor Universitas Tri Sakti Prof. lead Retorika (Retorica Devices). Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. 2003. bukan keuntungan. Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan. kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS. hal. Toby Mutis. Remaja Rosda Karya. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apakah akan memulai dari What. mereka menegaskan. 70 149 . Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. Bandung. Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. Pertama lead 5 W + 1 H. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH.

As. Lead When. Lead What. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kel Setiamanah. Lead Why. Lead Who. Kel Setiamanah. Konsepsi. Kotatif Cimahi. AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. Selasa (21/10). AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Kel Setiamanah. 150 . Who. Selasa (21/10). Selasa (21/10). AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kotatif Cimahi. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan. Why. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kotatif Cimahi. atau How. Kel Setiamanah. yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. When. Lead Where. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kel Setiamanah. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Warga kampong Pojok Selatan. dan Sejarahnya Where. Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Yang mengaku wartawan ditangkap.

Melalui penggeledahan. hal. AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). 2. sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67. Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat. Lead Retorika (Retorica Devices). kalimat ini akan membingungkan. dan Sejarahnya Lead How. Kel Setiamanah. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”. lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news . 134 151 . Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. Konsepsi. siapa sesungguhnya yang membawa ganja. b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek. Jurnalistik Teori dan Praktek. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini.5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bandung Remaja Rosda Karya.

Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. Selasa (21/10). Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum. As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). Kel Setiamanah. yang buruk. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Definisi tentang itu tidaklah penting. Tetapi tak urung.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. warga kampong Pojok Selatan. dan yang biasabiasa saja. Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya. 152 . Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. Konsepsi.

Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . Dalam artian. dan Sejarahnya 3. Buya rekan AS. kabur saat digerebek 68 Schramm. p. tidak hidup. California. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar. Wilbur. kering. 1964. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja). Konsepsi. Kel Setiamanah kota Cimahi. dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. University of Stanford Press. AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. dengan cara diperindah.Komunikasi Kontemporer Strategi. dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Mass Media And National Development. diperhidup. 98 153 . Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup. karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik.

Konsepsi. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10. Dengan menggunakan fakta yang sama. atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. Mass Media…. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan. capsule. Ketika tersangka AS digeledah. Wilbur. p.5 Kg lebih. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja.. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya.Ibid. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. 1964. 101 154 . AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah. (lead astonisher) 69 Schramm.Komunikasi Kontemporer Strategi. reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge.000 per dolar. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri. petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0.

p. Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. selasa lalu (21/10). Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm. Konsepsi. dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Mass Media….Ibid. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan. Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. 105 155 . Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. 1964. AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita.Komunikasi Kontemporer Strategi. Wilbur.

Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71.. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0. Rambu-rambu…Op . Tersangka AS…. 87 156 . disebut apa orang itu? Nah. Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi. Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat. dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan.cit. Beberapa berita.Komunikasi Kontemporer Strategi. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita.5 Kg. Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama. hal. itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri. lalu ia ditangkap polisi. dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan. Konsepsi. 1996. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna.

Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan. biasanya dalam bentuk parody. Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”. Namun pekan lalu. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita. judul buku laris. menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya…. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan. Konsepsi. kata-kata mutiara.dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. AS terlihat sering…. peribahasa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia bersama rekannya. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu. untuk menghidupkan lead berita. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. Buya. frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 .. atau judul film terkenal.

biasanya bersifat jenaka. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita. aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. yang merupakan sindiran tajam. Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu. Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan. Lihat contoh di bawah ini: 158 . Lead stakato terderi dari serangkaian frasa. yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain. Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap. Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog. Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. dalam kehidupan yang berbeda. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. anak umur 12 Tahun. setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . kemarin sambil melihat ke bawah. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung. mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. berlumur darah. Konsepsi. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting. Asrul 11. Seorang pria terkapar.” kata temannya. inilah kejadiannya secara kronologis… 159 . “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya. Aaah.

atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. tubuh berita harus muncul dari lead.. Literary Journalism. Konsepsi. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. Dalam pameran itu. Ballantine Book. Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama.--ed. harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. 72 Sims. Sebagaimana yang saya katakan dimuka. Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak. Mark. C . atau penulispenulis kondang.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead. p. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. dan tidak percaya ketika mendengarnya. Kolumnis. teropong yang dapat melihat tembus. New York. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan. 112 160 . 1995. Norman and Kramer.

Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. 1956. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. Lead diuraikan dalam tubuh berita. Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. T. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story). Untuk lebih memahami penjelasan ini. yaitu piramida terbalik. University of Illinois Press. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya. Schramm. III edition. F. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. 332 161 . Four Theories of The Press. Peterson and Wilbur.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Kedua.. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. ia dapat melakukannya dengan mudah. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan. Konsepsi. ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. Urbana. p.

Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula. dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar . 8 Berita Kutipan Alinea 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar . Konsepsi.

berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. sekarang. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. dulu. sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. dan nilai faktafaktanya saja. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. sebelumnya. 1986. Kustadi. selama ini. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya. Jurnalistik Publik dan Media. segera setelah itu. paling tidak. Fraser. ter—Suhandang. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. sementara itu. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. pada saat yang bersamaan. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya. berikutnya. Bandung. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti. Sinar Baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. akhirnya. An Introduction To Journalism. hal. Konsepsi. 81 163 . dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta. segera. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. setelah itu. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. 74 Bond F.

Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat. di atas itu semua. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). edited By Ethel M Leeper. kendatipun. Konsepsi. meskipun demikian. sebagai contoh. 1970. sudah tentu. tak diragukan lagi. setelah melihat itu. 106 164 . didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. dan karakteristik-karakteristik lainya. Floyd G. Di pihak lain. dan Sejarahnya Dengan demikian. sebaliknya. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula. akibatnya. hal. tentang. Disini. tidak jauh dari. bertalian dengan. sebab itu. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. jika tidak. kerumitan kalimat-kalimatnya. misalnya.Op. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. berbicara tentang. Akan halnya. sekalipun. Wartawan…. Toward Better Communications. disekitar sini. D. sebab itu. selain itu. mengenai.Komunikasi Kontemporer Strategi. barangkali. sebagai gambaran.cit. frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. tetapi. dalam Rochady. Tetapi.

meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. kejelasan. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 . gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. atau memperumit kalimat-kalimat anda. Konsepsi. dan sifat langsung suatu tulisan berita. selain dari pelajaran sederhana itu.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya menulis. Untuk mencapai hal-hal tersebut. Jika ditelisik lebih jauh. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia. Namun. apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa.

lalu kehilangan kendali. Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). “meskipun ia sudah berusaha mencegah. Mahfud MD. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . Konsepsi. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr. Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. jelas dan menarik secara tipografis. usia. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. dsb. “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. Mahfud MD”.Komunikasi Kontemporer Strategi. Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. “Menurut Dr. pekerjaan. dan Sejarahnya Tabel. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. tidak dapat mengendalikan truknya. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. korban dibunuh juga oleh rekannya. Sementara itu identitas lain misalnya. alamat. 2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan.

Contoh. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. telah. Daya Hidup warna dan Imajinasi. Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. Ketiga. dan jelas. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. Konsepsi. padat. Kelima. dari. kecermatan dalam menulis berita. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. Diksi dan tata bahasa yang tepat. pertama. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. Organisasi dalam berita. suatu berita tidak akan efektif. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita.Komunikasi Kontemporer Strategi. oleh. Keempat. Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. hiasan kata dan lain-lain. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . adalah. Hal ini bias dilakukan dengan cara. dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. Gunakan kata yang sederhana. Yaitu. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. adapun. Kata harus ingkat. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. Kedua. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah).

separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. N. melainkan pemandu persepsi kita. E. an interpretation. Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Dari mana. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. 1998.: Prentice Hall. Symbolic Interactionism: An Introduction. Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’. New York: John Wiley & Sons. Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. 1968. Hughes. hal. Blanche Geer. J. Konsepsi. Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. 29—30 80 Joel M Charon. dan Everett C. 8 168 . Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. Upper Saddle River. hal. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. Becker. Edisi ke-6. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. dengan cara apa. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya. an integration.

kerangka pemikiran.Komunikasi Kontemporer Strategi. 86 169 . Edisi ke-6. McGraw-Hill. 1987. hal. hal. Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81. J. hal. Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. N. dan pandangan dunia (world view). 1986. intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). melainkan berdasarkan pengamatan seksama. Remaja Rosda Karya. Communication Research: Issues and Methods. strategi intelektual. peristiwa atau tindakan. 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi). Bandung. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. kerangka konseptual.: Prentice Hall. New York. Upper Saddle River. B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. 5 82 B Aubrey Fisher. 1998. Anderson. Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. Symbolic Interactionism: An Introduction. an integration. pendekatan. an interpretation. Konsepsi.

1987…. Konsepsi. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). hal. 45 170 . 1990. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita. 37 85 James A. hal. sebagaimana dikemukan Anderson85. Qualitative Evaluation and Research Methods. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma.Op cit. kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan menggunakan metode serupa. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. 34 84 Michael Quinn Patton. hal. namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley. Anderson. abash dan masuk akal.

Konsepsi. Karenanya. Slough: Univercity Tutorial Press. dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan. kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan. 5—15 171 .Komunikasi Kontemporer Strategi. 1985. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca. Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. 86 Philips Jones. hal. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis.

Pengantar Teori Komunikasi. 1994 Widjaya. issue 14. Bonner. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Konsepsi. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Jalaluddin. Pendekatan Taksonomi Konseptual.A. Kanisius. Addison Westley Publishing Company. Pengantar Ilmu Komunikasi.dalam Rahmat. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. Deddy. June 2007. Bina Cipta. Wayne et al. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Jens Allwood. Jakarta: Bina aksara Mulyana. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah.W. PT Remaja Rosdakarya Pace.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bandung. ISSN 1404-1634. Media Presindo. Suprapto. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. R. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Editor: Prof. 2003. H. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication. Bandung. Galia Indonesia. 2004 Astrid S Susanto. Psikologi Komunikasi. Alo. 1986. Techniques for Effective Communication. Jakarta. Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Hubert (1953) Social Psychology. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. 2006 Cal W Dawns. 1977 Agus M Harjana. Jogjakarta. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. dalam 172 . 2002. Bandung. Citra Aditya Bakti. Jogjakarta..

Bertrand. New York. Konsepsi. 2001. Jakarta. Tanen. Jakarta. 2001 Lukman Hakim. 1996. PT Citra Adtya Bakti. 2002. Bandung. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. Pustaka Pelajar. Bandung. 70 173 . Rosda Karya. Sejarah. Remaja Karya.. 1993. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy. Bandung. Deborah. 2000. 2003. Jogjakarta. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. 2005 Kuhn Thomas. and Uses in The Mass Media. Sejarah Filsafat Barat. 1982 Bradley Duane. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. LKiS. Jogjakarta. Origins. Kencana. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Communication Theories. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Ilmu. Metode. Onong Uchjana. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Onong Uchjana. dan Sejarahnya kumpulan tulisan. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Dinamikan Komunikasi. Teori dan filsafat Komunikasi. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. 2004 Joseph A Devito. hal. Bandung. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. Seni Komunikasi Efektif. 2002 Eriyanto. Jogjakarta. 2000 Russell. The Structure of Scientific Revolution. Rosda Karya. Anwar. 1971. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kreasi Wacana. Harper & Row. Communicology an introduction to the study of communication. Riyono Pratikto (ed).

Jakarta. Ilmu. 1987 Joseph A Devito. 1994 Effendi Onong Uchjana. 1973 Liliweri. Onong Uchjana. Komunikasi Dakwah. Bandung. 1987. The Clash of Civilization. 1976 Dedy Mulyana. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. 1966 Koesdarini Soemiati. Konsepsi. Citra Aditya Bakti. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. PT Remaja Rosdakarya Tasmara. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. 174 . dalam. Komunikasi Antar Budaya. New York. 1993. Onong Uchjana. dan Sejarahnya Rahmat. Men Message and Media. Ismail. 1987. Propaganda Melalui Siran Radio. Jakarta. Harper & Row. Teori Komunikasi Massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. The Interpersonal Comunication Book. Toto. Bina Cipta. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. 1977 Effendy. Samuel P. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. Remaja Karya. dalam Astrid S Susanto. Alo. 2000. Rosda Karya. Bandung. Sadat (ter). 2001 Pudjawijatna. Nuansa-nuansa Komunikasi. Erlangga Effendy. Bandung. PT Citra Adtya Bakti Huntington. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. Teori dan filsafat Komunikasi. Bandung. Grondslagen der Samenleving. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Bina Aksara Denis MC Quail. Horper and Row. 1984. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. New York. Bandung. Bandung. Remaking of The New World Order. 2001. Tahu dan Pengetahuan. 1997.

Harahap. Jakarta. Jurnalistik Teori dan Praktek. 1983 Wright. Deppen. Toward Better Communications. Jogjakarta. Charles R. 2006 Suparlan. Konsepsi. Oktober-November 1981. dalam Rochady. Dahlan Alwi. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. New York: Pyramid Communication Inc. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Wartawan Pembina Masyarakat. Jakarta. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Sosiologi Komunikasi Masa. 1996. The Newspaper: Its Place In A Democracy. 1970. Jakarta. halaman tak terlacak. Bandung. majalah Merdeka. andi S (ter). Qolam. 1997. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. 1971. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. 1985 Arpan. 2000 Tomy Suprapto. Parsudi. Floyd G. Set Ditjen RTF.Komunikasi Kontemporer Strategi. Grafitri Budi Utami Widodo. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Bambang. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. edited By Ethel M Leeper. Jogjakarta. Indonesia raya Dibredel. Bandung. Pengantar Teori Komunikasi. Ruslan Abdulgani. Krisna. Penerbit Indah 175 . 2006 Bradley Duane. dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. Media Presindo. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Agustus 1952 Ignatius Haryanto. Bandung Remaja Rosda Karya. Fakultas Sospol UGM. Suraba. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Jaringan Sosial. Jogjakarta. Remaja Karya. Jakarta Setiawan. LKiS.

University of Illinois Press. an integration. 1975. 1996.. Becker. Norman and Kramer. ter— Suhandang. Reporting.. Edisi ke-6. Hughes. N. New York. Four Theories of The Press. Wilbur. Sinar Baru. Literary Journalism. Honolulu Hawai Weinberg. Fraser. Get It Rigth. Holt. ST Marthin’s Press Charnley. An Introduction To Journalism. Blanche Geer. 1995. California Sims. III edition Bond F. F.C. Symbolic Interactionism: An Introduction. New York Joel M Charon. 2003. East West Center. Schramm. New York. Kustadi. dan Sejarahnya Yu. 1956. Third Edition. Bandung. Investigative Reporting. dan Everett C. Jurnalistik Teori dan Praktek. Frederick T. J. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Institute of Culture And Communication. Mitchell. T. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula.: Prentice Hall Ullman. Konsepsi. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques.Komunikasi Kontemporer Strategi.--ed. Jurnalistik Publik dan Media. Ballantine Book Siebert. 1968. New York: John Wiley & Sons 176 . Bandung. John. University of Stanford Press. 1986 Howard S. Mass Media And National Development. 1998. Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. 1981. Rinehart and Winston. 1995. an interpretation. Mark. Peterson and Wilbur. Urbana. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. 1964. Advance Metods And Techniques. Upper Saddle River. Steve. New York.

an integration.: Prentice Hall James A. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. J. Qualitative Evaluation and Research Methods. dan Sejarahnya Joel M Charon. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley. 1990. an interpretation. New York. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. N. 1987. Edisi ke-6. 1985. 1998. Symbolic Interactionism: An Introduction. Konsepsi. Anderson.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1986. Communication Research: Issues and Methods. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones. Upper Saddle River. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . Bandung.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->