Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Konsepsi. 110 B. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . Sherman. dan Sejarahnya F. Elmer H. James A. David r. Herbert j. Herbert g. jr 105 2. Jaring Komunikasi Stephen P. Hampton 106 4. Cyril.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaring Komunikasi Andrew F. Jaring Komunikasi DC. Feldman dan Hugh J A. Mathys 117 C. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Umpan Balik 104 1. Robbins 113 1. Saiyadain 108 Bab VII. Burack dan Nicholas J. Jaring Komunikasi 109 A. Chruden dan arthur w. Lima Jaringan Umum 113 2. F. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Sikula 119 1. Hicks dan c. Arun monappa dan mirza s. Stoner dan Charles Wankel 116 5. Jaringan komunikasi 120 2. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Ray gullet 106 3. Jaring Komunikasi Harold. dan Heinz 121 E.

dan Sejarahnya A. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C. Tubuh Berita D. Strategi Penulisan Berita 131 1. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B. Lead Kontemporer 136 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices). Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2.

Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. URL: http://www.se/intercultural/. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul. Sweden 2628 November 1998 Cal W. Jogjakarta. Media Presindo. Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication. and the way we practice it. Karena itu di sadari atau tidak. Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. Pengantar Teori Komunikasi. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia.immi. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E. ISSN 1404-1634. Suprapto. Journal of Intercultural Communication. Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok. Jens Allwood. Sementara pada sisi lain. Konsepsi. hal. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). Editor: Prof. issue 14. Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. 6 . Lih. 2006. June 2007.Komunikasi Kontemporer Strategi. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1.

bisa di lihat dari berbagai sudut pandang. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. Bahkan tak jarang. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri. kelompok belajar. sehingga tidak mudah dijawab. bisa dipastikan akan “tersesat”. dan memupuk hubungan dengan orang lai. Konsepsi. perguruan tinggi. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. RW. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. untuk kelangsungan hidup. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. RT. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial.Komunikasi Kontemporer Strategi. manusia mempergunakan berbagai cara. maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 . Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. untuk memperoleh kebahagiaan. Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. aktualisasi diri. desa. untuk mendapatkannya.

Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2003. Psikologi Komunikasi. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat. 89 8 . PT Remaja Rosdakarya. Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. Para pakar psikologi3 berpendapat. dan Sejarahnya komunikasi. makan dan minum. Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. Konsepsi. F. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. hal. 3 Bonner. Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. Hubert (1953) Social Psychology. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini.dalam Rahmat. kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial. Jalaluddin. Bandung.

Bila dilihat dari makna ini. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data. b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion). Addison Westley Publishing Company. Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi. Bandung. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat. a) Merubah sikap (to change the attitude). Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri. Konsepsi. fakta dan ide. 1994. Menurut Rene Spitz4. R. Massachusetts-ontario 1979. Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. Citra Aditya Bakti. Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. dapat di katagorikan kedalam dua hal. Techniques for Effective Communication. d) mengubah masyarakat (to change the society) C.. aspek umum dan aspek khusus5. komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan. p. Wayne et al. Alo. 4 Pace. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur.Komunikasi Kontemporer Strategi. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. 98 5 Liliweri. c) mengubah perilaku (to change the behavior). 87 9 . Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. yaitu. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. hal.

Keenam. Sosialisasi (pemasyarakatan). Berdebatan dan diskusi. pemrosesan. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. opini. penyimpanan. Motifasi. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. Kelima. fakta. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. pembentukan watak. Pendidikan. penyebaran berita. Memajukan kehidupan. Konsepsi. dan Sejarahnya Pertama. menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. gambar. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. Informasi. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. Keempat. 10 . pengumpulan. data.Komunikasi Kontemporer Strategi. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. Kedua. mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya. pesan.

dan Sejarahnya Ketujuh.W. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi. 1986. kelompok. 2002. simbol. aktualisasi diri.A. Berdasarkan fungsi komunikasi itu. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. olahraga.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. kesenangan. Konsepsi. dan imaji dari drama. dan individu. Deddy. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 . kesusastraan. musik. Kedelapan. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi. tari. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. kesenian. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu. untuk 6 Widjaya. 5. kelompok. suara. 4. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain. Hiburan. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana. H. Integrasi menyediakan bagi bangsa. penyebarluasan sinyal.

prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. perasaan sayang. peduli. RW. desa. perguruan tinggi. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. kota. RT. sembahyang. membaca kitab suci. sedih. gembira. Konsepsi. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. pernikahan dan masih banyak lagi. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. untuk memperoleh kebahagiaan. misa). kelompok belajar.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. simpati. sunatan. Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. naik haji. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. rindu. ulang tahun. upacara bendera. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. upacara 12 . Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. dan negara secara keseluruhan) 2. mulai dari upacara kelahiran. takut. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. pertunangan.

mengubah sikap. namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. 4. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. perayaan lebaran. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi. memperoleh simpati dan sebagainya. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). dan mengubah perilaku. mendorong. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur. dan keyakinan. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. suku. natal juga termasuk komunikasi ritual. Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. mengajar.Komunikasi Kontemporer Strategi. 13 . Konsepsi. Sebagi instrumen. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan . bangsa. dan Sejarahnya wisuda. ideologi atau agama mereka. negara. misalnya keahlian berpidato. menumbuhkan kesan yang baik. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui.

agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. dan Sejarahnya berunding. Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. 2. hal. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. jangan mereka menginginkan kemauannya. Jakarta. 2004. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. ataupun keahlian menulis. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat. misalnya untuk memperoleh jabatan. Memahami orang lain. Kedua. Pendekatan Taksonomi Konseptual. yaitu bertujuan untuk. Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Pengantar Ilmu Komunikasi. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. Supaya gagasan dapat di terima orang lain. Galia Indonesia.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lih. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. dua orang atau lebih. Ketiga. Pertama. Dani Fardiansyah. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. penghormatan sosial dan kekayaan. Konsepsi. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang. kekuasaan. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. berbahasa asing. 19 14 .

Menyebarluaskan tujuan organisasi 2. dan tindakan. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi Op.cit. Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1. Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?. Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?. hal. Konsepsi. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC). menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. Keempat. H. mungkin berupa kegiatan. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?.W. Di samping itu. 1986. gagasan. 76 15 . dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak. Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi. dukungan. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya.A.

memotifasi. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5. 16 . Memimpin. Konsepsi. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan. Dengan kata lain. dan Sejarahnya 3. Mengontrol perilaku para anggota organisasi.

Bryce. Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A. Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. tampak pada tulisan Bagehot . publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972). sosilogi organisasi dan sosiologi pers. devian dari ‘main stream’. Maine. sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. Habermas (1979) di Eropa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah. Biskey (1976). Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . dan Retorika. Ia melampaui tiga tahap perkembangan. Konsepsi. dan Wallas . Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. Publisistik. Pda dasawarsa selanjutnya. Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi. di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman. Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. Jurnalistik. Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika. perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi.

melainkan pernyataan public (offentliche aussage). minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 . misalnya. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. Menurut Dofivat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian. Konsepsi. retorika. radio. Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure. film.

473) dalam Astrid S Susanto. apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. dan televisi. sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). Bandung. motif. h. 98 19 . suara. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. Ia berkata. ‘werwird fur sie sprechen. tergambar. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. hal. gambar. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. schreibern. dalam alur. dan tergerak. Publisistik menyertai perubahan budaya. terucap. organisasional. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976. tiada evalusi dunia tanpa ulasan.Komunikasi Kontemporer Strategi. kata ucapan. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. 2) persuasive. lambang. atau massa. Dalam dunia sekarang. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. Dofivat menambahkan lebih lanjut. 1977. dan Sejarahnya Publisistik. baik yang bersifat intrapersonal. Tiada pandangan dunia tanpa informasi. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. dan gagasan lama atau baru. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. gambar. interpersonal. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). tanda. Konsepsi. Bina Cipta. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. kata tulisan. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting.

menuurrut Noelle Neumann. dan actual. bersifat terbuka (offentlich). Konsepsi. artinya melalui media. 11 Maletzke (1`963. Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. Manakah yang lebih luas. Publisistik dapat bersifat interpersonal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. 16 20 . belechrende. dan 3) actual. yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. Kanisius. seperti percakapan Reagan dan Carter. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. propaganda berbisik). adalah lawan dari komunikasi tatap muka. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. Anehnya. terjadi dalam waktu segera. satu arah (einseitig). persuasive. 2003. soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. dan tersebar. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. Jadi dari segi media. h. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. Jogjakarta. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. Agus M Harjana. Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. hal. dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. und unterhaltende ausagen. 14-15) dalam. komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. anonym. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect).

maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. 21 . Konsepsi. Buat Indonesia. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan.Komunikasi Kontemporer Strategi. mampir. merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social. Dalam focus yang lebih tajam. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing. jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah. sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. menganalisis. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini. publisitik berguna untuk mengamati. Disitu musafir lewat. Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . Sebagai kesimpulan. publisistik tampaknya lebih berat ke politik.

tetapi juga media massa lainnya. Hazel gaudert. Konsepsi. 143 22 . Bernard Berelson. Riyono Pratikto (ed). dalam kumpulan tulisan. 1982. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. p. New York: Pyramid Communication Inc. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. Elihu Kats. hal. dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. Bandung. Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. dan Sejarahnya Bierstedt12. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. bukan sekedar pengetahun (knowledge). Bradley Duane. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science). Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. Remaja Karya. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi.. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Lih. 1971. The Newspaper: Its Place In A Democracy.

Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hovland mendefinisikan science of communication sebagai. Onong Uchjana Effendy. lih. 2004. Rosda Karya. 10 23 . dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi. Bandung. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. hal.

Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito. New York. 3. pesan yang di komunikasikan. dan study mengenai proses komunikasi. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian. dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia. p.Komunikasi Kontemporer Strategi. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. Communicology an introduction to the study of communication. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince. 2. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. Harper & Row. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya. Konsepsi. 1976. 101 24 .

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. periklanan. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup. Disini. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga. Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. dalam komunikasi masa. pameran. Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial . Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. 28 . lebih teoritis dariada praktis. misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. Konsepsi.

dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A. sejarah. Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri.. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif. Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. terutama ilmu fisika. Communication Theories. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. 269 29 . Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep. bahasa. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa. Sejarah. hal. Metode. Kencana. Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. dan sebagainya. Konsepsi. and Uses in The Mass Media. 2005. pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. psikologi dan sosiologi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jakarta. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. 2001. Origins. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). teori dan model ilmu fisika.

Pustaka Pelajar. krisis dan revolusi ilmu. hal. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing. Bandung. 471 30 . 2002. anomaly. Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. Dalam Kuhn Thomas. Konsepsi. Rosda Karya. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. The Structure of Scientific Revolution. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. Bertrand. 57 19 Russell. Normal science. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970. Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jogjakarta. 1974). 2000. berparadigma ganda. yang diakhiri dengan paradigma II. Multi paradigma seperti ini. Sejarah Filsafat Barat. bukanlah hal yang khas komunikasi. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. hal. Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik.

Jogjakarta. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS. pertama. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. Konsepsi. Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. for its holder. Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain. yaitu paradigma (1) fakta sosial. LkiS. 2001. at the nature of the world.Komunikasi Kontemporer Strategi.20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. (2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial. Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. Vol III/ April/ 1999 Eriyanto. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. tetapi terjadi secara revolutif. hal:4-6 31 . Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines. Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”.

Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. Seperti ditulis AS. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya. Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. hal. 2003. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan. 245 32 . Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Kreasi Wacana. Filsafat sebagai ilmu kritis. Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School. Ketiga adalah Paradigma Kritis. Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Jogjakarta.22 2. Jogjakarta. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri. Konsepsi. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik. Kanisius. 1992.

sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. B. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. 76 33 . 1996. Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. Namun itulah hakekat perspektif. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. Jakarta. Seni Komunikasi Efektif. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif. Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. dan Sejarahnya revolutif. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir. Deborah. hal. Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi. PT Gramedia Pustaka Utama. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral. psikologi. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu. perspektif mekanistis. interaksional dan pragmatis. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. Konsepsi.

fenomenologis. sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. kontekstual. diskriptif dan sebagainya. Konsepsi. Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik . Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik.Komunikasi Kontemporer Strategi. menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif. tetapi boleh juga historis. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. dan Sejarahnya hanya eksperimental. Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. eksploratif. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan. Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika.

40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama. Konsepsi. Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat. efek media massa. sumber/penerima tidaklah begitu penting. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi. yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. saluran. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer). Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi. maka titik berat kajian pada efek. karena selain telah menghasilkan banyak studi. difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. dan bahkan penjungkirbalikan 35 . Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis.. juga tidak terlalu sulit di pahami. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002. Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. saluran dan pesan/umpan balik/efek. sebab selain baru tumbuh dan berkembang.

pesan/umpan balik efek.Komunikasi Kontemporer Strategi. bukan saja di kalangan masyarakat akademik. Dalam perspektif psikologi. melainkan stimulus dan respons. persepsi. adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. keyakinan dan keinginan”. Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis). Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif. Konsepsi. saluran. 3. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. dan komunikasi kelompok. dengan fokus kajian pada individu (penerima). Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. 36 . Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas. komunikasi organisasional.

teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit. baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini. and Uses in The Mass Media. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami. tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan.Komunikasi Kontemporer Strategi.tidak ditetapkan. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. cit. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh. hal. 2001. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer.. Masyarakat mengandalkan cerita rakyat. Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. Op. Communication Theories. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. Metode. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. Origins. B. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma. Dijelaskan oleh James W. Dalam bidang komunikasi massa. Konsepsi. atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). 287 37 .

Pernyataan cenderung.semakin Y25. Konsepsi. Onong Uchjana. Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise. 38 . Pernyataan jika. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti. 5. 25 Effendy.maka. 2000. oleh karenanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif. tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka.” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan.” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori. 3. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi. hal. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. 65. Dinamikan Komunikasi. mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1. Pada dasarnya.” Pernyataan semakin X. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan.” Dalam study komunikasi. Bandung: Remaja Rosda Karya. 4.

Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 . 2. yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi. Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Werner. sebagai seorang psikolog. Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi. Dengan pemahaman yang lebih baik. 1995). Anwar. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek. 2002. Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media. 2005 dalam Arifin.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. tingkat penghasilan.kepercayaannya maupun nilai-nilainya. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Variable-variabel seperti seks. tempat tinggal (desa atau kota). Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 . Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. ataupun agama. kepentingannya. tingkat pendidikan. umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada. dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya . maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda. seks. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern.dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu.

Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu.orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 .Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum. Konsepsi.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya. dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mereka.

karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima. Pertama. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali. dan Sejarahnya komunikasi informal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pada hakikatnya. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi. Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication). Kedua. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”. maka arus informasi akan melalui sua tahap. Berdasarkan pada hasil penelitian. Konsepsi. teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut.

Kedua. media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pertama. Dalam keadaan tertentu media massa. dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru. bahkan menyempurnakannya. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut. Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. Ketiga. media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. Konsepsi.

apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. masih merupakan persoalan yang rumit. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah. kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan. media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. Konsepsi. Dengan perkataan lain. Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar.Komunikasi Kontemporer Strategi. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga. Misalnya. 47 .

48 . pembatasan-pembatasan. dan Sejarahnya Kesimpulan ini. Jika hal ini menjadi bertambah jelas. teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial. Secara keseluruhan. Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor. maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. mempengaruh norma budaya.

Komunikasi Kontemporer Strategi. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . Konsepsi. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. yaitu: b. apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. yaitu: a. b. Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A. d. c. termasuk ilmu apa. Dr. c. Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli. membagi ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 . d.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan.

Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a. dan Sejarahnya H. M. Ilmu pasti 7. ilmu.A dalam bukunya. Konsepsi. Ilmu jiwa sosial 4. Antropologi budaya dan sosial 50 . Geologi 10. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). Ilmu Alam (natural science) b. Ilmu hukum 2. Ilmu farmasi 5. yakni: a. Ilmu pertanian 6. Humaniora (study humanitas. Biologi 2. Ilmu ekonomi 3. Antropologi fisik 3. Ilmu alam 8. menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu kemasyarakatan (social science) c.Komunikasi Kontemporer Strategi.Dan sebagainya b. Endang Saifudin Anshari. Ilmu bumi sosial 5. sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. filsafat dan agama. Ilmu tekhnik 9. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1. Sosiologi 6. Ilmu kedokteran 4.

dan Sejarahnya 1.Dan sebagainya c. 3.Publisistik dan jurnalistik 11. humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga .Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu politik 9. Humaniora (study Humanities. 5. 2. 6. 7. 4. Ilmu pendidikan 10. Ilmu sejarah 8. Konsepsi.

98 52 . Op. Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain. Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3 Tasmara. Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain. Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication). dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B. hal. Konsepsi. 1997. hal. PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. Toto. Komunikasi Dakwah. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik. cit. Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). Jakarta: Gaya Media Pratama.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan. Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. hal.to understand human communication we must understand how people relate to one another34. Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. 1966. 90 56 . dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . Dari ungkapan ini. jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. there fore we study people relating each other and their groups. organizations and societies…. Propaganda Melalui Siran Radio. seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Konsepsi. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. dan Sejarahnya misinterpretation. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference).

1987. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided. Bandung. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Terkait dengan kredebilitas Komunikator. This is true generally whatever the quation is. and good will”. Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. good sense. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it. Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. We believe good man more fully and more readilly than others. hal. Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. 51 57 . Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut. Remaja Karya. good moral character. 35 Koesdarini Soemiati.

Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing.36 Jadi. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain. Memang demikianlah pada umumnya. 36 Joseph A Devito. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. c. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. kredibilitas berdasarkan titel. Harper & Row. b. The Interpersonal Comunication Book. 130-132 58 . a. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37. 1976. sifat dengan akhlak yang baik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. New York. dan pendapat terbagibagi. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. yaitu. Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. Terkait dengan hal ini. dan itikad baik). Konsepsi. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu. kebijaksanaan. memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. 44-46 37 Ibid. p. p. apapun masalahnya.

Mengapa demikian. tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. Dinamisme. dukungan dan kesamaan. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . tercela. empati. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. seseorang dengan sifat. Orang yang berkepribadian terbuka. dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. Karakter secara moral. Oleh karena itu. Jadi. karakter yang dipandang baik oleh publik. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. rasa positif. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya. dan Sejarahnya Kompetensi. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung. Tujuan. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. Konsepsi. tabiat. penggemberi. komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. Keperibadian. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya.

hal. Sebaliknya. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan. dalam segala aspeknya. komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. 1997. 2.35 60 . manusia dalam dimensi jasmani dan rohani.Komunikasi Kontemporer Strategi. Toto. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara. Konsepsi. Dengan demikian dilihat. Sementara itu. Op. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. . bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. Komunikasi Dakwah. dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek.cit. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif. dari pengalaman yang ada disadari. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). Dapat dikatakan. Jelasnya.

Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. Gajah berkomunikasi dengan gajah. di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication).Komunikasi Kontemporer Strategi. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. Dari pengertian ini. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. Konsepsi. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan. komunikasi transendental dan komunikasi fisik. Komunikasi manusia dengan hewan. dan seterusnya. bis. sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain. dan Sejarahnya orang lain. Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain. pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. burung berkomunikasi dengan burung. petani pembajak sawah dengan kerbaunya.

tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. c. ada yang di lakukan secara lisan. papan pengumuman. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. atau melalaui media. dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial. Sejauh mana kadar perencanaan itu. telefisi atau film maupun media non-massa. radio. telephon. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication. Mereka saling memberikan salam. baik media massa seperti surat kabar. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 . misalnya surat. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. secara tatap muka.Komunikasi Kontemporer Strategi. bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli. misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. poster dan sebagainya. Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. Konsepsi. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan.

pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. Prof. Harsoyo dalam karyanya. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. Bandung. melainkan. C. Nuansa-nuansa Komunikasi. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. pendapat atau perilaku. Konsepsi. Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi.sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. 2001. 2) Empiris. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. 121 63 . dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. Rosda Karya. OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu. hal. tanaman dan bahkan jin. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap. baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. apakah ilmu itu ?.

artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. Harsoyo dalam karyanya. tetapi memiliki nilai sosial. 4) akumulatif. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. Konsepsi. Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu. Dalam melihat obyek kajian ini. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. artinya jelas. dan ada yang disebut sebagai obyek forma. Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. (Affandi. ada yang disebut obyek materi. apakah ilmu itu ?. Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori.

Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. 40 Pudjawijatna. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. Dengan demikian dapat dipahami bahwa. pers dan media massa. Tahu dan Pengetahuan. Bina Aksara. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1987. Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. hal. Jakarta. 69 65 . studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik). retorika dan komunikasi persona. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung.

lembaga.Komunikasi Kontemporer Strategi. radio. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. 66 yang tinggi bagi . Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi. A. buku dan sejenisnya. film dan sebagainya. lama. Sumber dapat berupa orang. Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. telrevisi. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. sementara dan lain sebagainya. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. menulis. kelompok orang. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. organisasi komuniaksi seperti surat kabar. Konsepsi. Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara. B.

Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2. Komunikator yang mengendalikan. Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. 2. b. ciri-cirinya: 1. Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. ciri-cirinya: 1. Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Komunikator yang membangun. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). 67 a. 4. Konsepsi. . 3. Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar.

2. ciri-cirinya: 1. 4. dan Sejarahnya c. Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya. Komunikator yang melepaskan diri. Konsepsi. C. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan. Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. d. Komunikator yang menarik diri. ciri-cirinya: 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada.

Tetapi. Konsepsi. dan coersif. Dengan lisan/face to face/langsung 2. yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan. (2) Pers uasif Bujukan. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi. dan Sejarahnya panjanglebar. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 . Bagaimana pesan di sampaikan? 1. Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif.Komunikasi Kontemporer Strategi. persuasif. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri.namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi.

ibarat kita membidik dan menembak. harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan. Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. Coersiv dapat berbentuk perintah.Komunikasi Kontemporer Strategi. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai). Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. Konsepsi. maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya. Bahasa yang jelas 70 .

dan kondisi di mana kita berkomunikasi. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya. Seringkali kita alami dalam komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan. dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. Konsepsi. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. daerah. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan.

Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran.kiri. sekuler sosialis religius dan sebagainya. subersif. yaitu: 72 . yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator. Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. kebisingan. misalnya:ekstrim kanan. Konsepsi. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. (b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh. lalu lintas dan sebagainya. Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media.

Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur. Konsepsi. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 . Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan. dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal).Komunikasi Kontemporer Strategi. yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan.

3. kelompok dan massa. bentuknya dapat berupa anjang sono. Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona.Komunikasi Kontemporer Strategi. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. Konsepsi. 4. Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . kelompoknya dan lain-lain. dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. tukar pikiran dal lain sebagainya.

hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya. Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu. 75 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula. Pada waktu komunikasi di lancarkan. proses seleksi dan kecenderungan. penyuluhan dan lain sebgainya. briefing. namun kurang efisien. dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader. Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas. indoktrinasi. kenggotaan kelompok. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan. demikian pula sebaliknya. . dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. maka berarti komunikasi berhasil. Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi. Personal opinion adalah 76 F. yakni sikap dan tingkah laku orang. Konsepsi.

Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 . Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion. pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. Hal ini tergantung pada opinion leader. berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. Konsepsi. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye. Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. (b) Public opinion adalah pendapat umum. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat.

(2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki. setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. dan Sejarahnya a. d.Komunikasi Kontemporer Strategi. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan). (b) Planning. Konsepsi. c. b. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya. (d) Evaluation. komposisinya dan seterusnya. (c) Communicating. (Widjaya:1986. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya.11) d) e) G. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali. hasil komunikasi tersebut. Umpan balik 78 . e.

sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. misalnya pada face to face communication. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. pada pelaksanaannya tertunda. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang. dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan. Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. Konsepsi.  Deted feedback. Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback. Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message). 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara.pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut. dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan. Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar. Konsepsi. 1997: 7 MESSA GE Pesan. untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 .

Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm. positif atau negatif. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan. Erlangga.Komunikasi Kontemporer Strategi. Bila diteliti lebih dalam. 1987. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio. 46 81 . Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya). seseorang cenderung berfikir untung–rugi. dia akan cepat memindah gelombang radionya. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. hal. Jakarta. Dalam proses komunikasi. Konsepsi. dan Sejarahnya komunikator. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. Teori Komunikasi Massa.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. 67 82 . Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan. Gambar. Harold D. PT Remaja Rosdakarya. Mengenai proses komunikasi ini. 42 Effendy. 1984. Konsepsi. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. 2000. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. Komunikasi dapat terus berlanjut. 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). Bandung. Onong Uchjana. hal. 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara.

What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. Faktor adanya overlapping of interest. di terimakah. atau malahan sebaliknya dia menantang. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. atau di tolak. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator.Komunikasi Kontemporer Strategi. berpartisipasikah dia. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. Faktor keuntungan /manfaat. keterangan atau pernyataan sebuah sikap. Konsepsi. 2. 3. Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator. Adakah perubahan sikap dari komunikan. 83 . Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut.

Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. golongan. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. Sehubungan dengan ini. sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri . dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. dalam Astrid S Susanto. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat. ataupun bangsa. dilihat dari kepentingan seseorang. 1977.Komunikasi Kontemporer Strategi. Grondslagen der Samenleving. Konsepsi. ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Bina Cipta. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat. hal. 40 84 . Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. Bandung.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

Gambar. poster. Beberapa ciri tersebut antara lain. telegram. proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. umpamanya surat. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu. poster. Dalam hubungan ini. misalnya surat kabar. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. Komunikan media surat. radio. Konsepsi. ciri massif. televisi. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. Dengan demikian. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. televisi siaran. televisi siaran sekitar. telepon. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula. spanduk. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. atau film. radio siaran.

Response: Tanggapan.Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang .Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator . . Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: . dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C.Feedback: Umpan balik. yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator . Konsepsi. yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Komunikasi Kontemporer Strategi. 89 . yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya. seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan .Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator .Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan .Decoding: Pengawasandian.Encoding: Penyandian.

D. Tindakan. Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. Media untuk mengirim isyarat 3.Komunikasi Kontemporer Strategi. akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan. Angka. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan. Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. 2. Gambar. Agar komunikasi efektif. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. Konsepsi. Pengirim isyarat . Penerima isyarat. yakni: 1. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. 90 . Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran. FLIPPO Menurut Flippo. Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata.

Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. seperti manajemen. Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. menulis. atau jalan. membaca. 91 .sikap. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. komunikasi. tembok. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas. liberal. suatu kata bukan obyek atau ide.Komunikasi Kontemporer Strategi. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan. SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. tenaga kerja. 1. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu. bertindak. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini. dn mengamati. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara. Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat. dn menggambarkan. Konsepsi. maka tidak terjadi komunikasi.

karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. teman-teman dan pengalaman. Selanjutnya. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum.Komunikasi Kontemporer Strategi. menulis. Dengan demikian. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. seseorang karyawati dihina. atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. Contoh lain. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. Dalam suatu perusahaan.” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. Konsepsi. dan membaca merupakan 92 . dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. Istilah “team” misalnya. berbicara. mempunyi beberapa arti. Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi. pendidikan. mendengarkan. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. terganmtung pada latar belakang. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi.

dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali. Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . Flippo. kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. Konsepsi. Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki. Menurut Edwin B. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya.

Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan. apakah itu disadari atau tidak. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 . Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. apakah itu dikehendaki atau tidak. Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. dan Sejarahnya dgunakan. misalnya. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . Apabila tindakan mengingkari kata-kata. seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan. Konsepsi. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. 2. mengambil buku catatan. nukan kepada satu orang.

Cetakan biru. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. bagan. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. Laporan yang sama. yang tidak terputus-putus. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat. tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. Laporan-laporan yang penting. Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. Konsepsi. bioskop. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi. 3. dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. komik. bagan dan 95 .Komunikasi Kontemporer Strategi. bioskop. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata.poster. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca.

lingkaran. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik.bar tersebut . Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. 4. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat. Konsepsi. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. kolom. peta. dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. organisasi. bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah. Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi. dan frekuensi distribusi. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 . majalah baergambar. Lagi pula.Komunikasi Kontemporer Strategi. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. grafik-grafik. Pengguanaan bagan-bagan.

Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya. Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain. apabila perlu. Angka-angka 97 . dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. Ada pujian terhadap angka. Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga. dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian. Konsepsi. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan.

karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. Konsepsi. Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi. Sebaliknya. Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal ini menunjukkan suatu rintangan. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif. Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit. Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. 5. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. (2) evaluatif. Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara. Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. dan (3) proyektif. Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan. Konsepsi. ide pembicara dan ide pendengar. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. dan cepat. dan Sejarahnya 10 menit. Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. Seperti yang tersirat dalam istilahnya. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. 99 . yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain. Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. kita mengakhiri dengan dua ide.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. mengerti.

suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut.Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan memahami arti kata-kata tersebut. Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu. Konsepsi. menyetujui. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. mempelajari. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. menyetujui atau tidak menyetujui. dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara. Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”. yang akan memudahkan pendengaran proyektif. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 .

Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. Perusahaan101 . Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik. MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi. 6. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan. Konsepsi. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi.

sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. kakek. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. orang tua. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. adik. Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . Robbins Menurut Robbins. mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman. B . Konsepsi. apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak. PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P. Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. pelayan took. orang-orang selalu mengadakan komunikasi. Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan.

dan berpikir. pembicaraan itu merupakan pesan. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. semua bagian kebudayaan Anda. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 . Apabila kita melukis. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini. lukisan merupakan pesan. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada.Komunikasi Kontemporer Strategi. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. Dan akhirnya. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. ekspresi wajah kita merupakan pesan”. Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita. Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. membaca. dan Sejarahnya pembacaan kode). Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. isi pesan itu sendiri. Apabila kita membuat gerak isyarat. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. “Apabila kita berbicara. Apabila kita menulis. mendengarka. Jelasnya. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita. maka gerakan lengan kita. Konsepsi.

Konsepsi. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. Media ini dipilih oleh pengirim. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir. apabila sebuah gedung terbakar. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta. diikuti dengan sepucuk surat singkat. Tingkat pengetahuan seseorang 104 . Dalam suatu oeganisasi. Ini adalah pembacaan kode pesan. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. misalnya peninjauan kembali secara lisan. Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan. sikap. dan sistem sosial budayanya. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. Apabila sesuatu penting sekali. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. pengetahuan. Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima.alui oleh pesan. demikian pula penerima. Saluran adalah media yang dil. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi.Komunikasi Kontemporer Strategi. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai.dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan. maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. Jelasnya. misalnya.

bagan-bagan. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya.d.. Lagi pula. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian. Ini merupakan langkah utama. Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. Misalnya. Dan keith davis. Konsepsi. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima. 105 . mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah.d. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. Menurut Werther dan Davis. jr. 1. sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan. ph. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. ph. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim. Werther. William b. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. maka kita mempunyai umpan balik. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula.

Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. maka pesan telah dikomunikasikan. Misalnya. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. 2. tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh. Apabla pesan itu tidak diterima. Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti. situasi-situasi. maka langkah 6. cyril o`donnel dan heinz weihrich. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik. c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. Konsepsi. maka tidak terjadi komunikasi. yang merupakan langkah 4. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. Harold koontz. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. 106 .

seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. telepon. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. suatu computer. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. atau televise. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual. mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. Misalnya. dalam suatu pembicaan dengan telepon. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. Misalnya. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. telegram.

Komunikasi Kontemporer Strategi. 3. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. Konsepsi. Burack dan nicholas j. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan. khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. 108 . Ini adalah jelas. Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. Elmer h. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. “pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima. Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial.

Konsepsi. pesan. diagram-diagram. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata. Ini adalah 109 . atau simbul-simbul seperti gambar-gambar. pembaca kode. media penyampaian. dan suara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Claude e. Sebagai kemungkinan lain. Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. penerima. a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. dan analisis-analisis. telepon. adalah umpan balik dari pengirim. pembuat kode. seperti halnya dalam laporan-laporan. dan penting untuk itu. Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. ) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. atau tulisantulisan. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. umpan balik. atau tulisan. Untuk melengkapi proses. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. gerakan badan. misalnya orang. 4.

dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam. Konsepsi. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. kontak fisik (misalnya mencium).Komunikasi Kontemporer Strategi. Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . dan sebagainya. pemberian gerak isyarat. Media ini meliputi pembicaraan. Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam. Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. penulisan.

maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 . melihat. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. kontak mata. dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. merasakan. Konsepsi. sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. Tindakan fisis berbicara atau menulis. memahai dan sebagainya. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang.

keinginan pribadi. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi. Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). dan sebagainya.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. Suara Gaduh 112 1. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim. . lisan. Konsepsi. Umpan balik dapat tertulis. Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam. “Silahkan duduk. atau bahkan ia dapat menampar dia. atau diberikan melalui alat lain.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. F. “Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam. penafsiran bahasa badan. “pukul enam. pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan. dengan isyarat.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor.

sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. Menutup pintu. Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. dan pengertian pesan yang disampaikan. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. mencabut telephon. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi. mengacaukan. 2. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses. Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat. kecermatan. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya.

atau mengamil tindakan lain. ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan. seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada. Konsepsi. 1. karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata.Komunikasi Kontemporer Strategi. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. Langkah kelima adalah pembacaan kode. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota. Sherman. Herbert j. Chruden dan arthur w. 114 . Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. menanyakan informasi lebih lanjut. konfrensi. atau semantic. keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. dan sebagainya – dipilih. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. jr.

Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya. 115 . Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud. Wakil Presiden Departemen Pelayanan. Berlo. Andaikan Tom. Pemasaran.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan. Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. memandang Steve. Herbert g. 3. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom. Hicks dan c. Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. David r.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. Konsepsi. dan Sejarahnya 2.

Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Proses memasuki babak yang lain. “Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut. ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. dalam hal ini membaca kode pesan. Dengan mengirim atau 116 4. . dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. Artinya. dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya. Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. Konsepsi. penerima. Arun monappa dan mirza s. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve.

Pengirim dapat menggunakan bahasa. suatu komunikator (pengirim). isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan. apa dan kepada siapa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sutu komunikate (penerima). dan isi komunikasi (pesan). Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. 117 . Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. Konsepsi. yakni siapa. Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. mengadakan reaksi atau hanya mengamati.

Oktober-November 1981. Pengantar Teori Komunikasi. hal. Deppen.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2006. Parsudi. Jaringan Sosial. Jakarta. Konsepsi. Jakarta. Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain.49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. 118 . Southall (1956-1961). dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. Set Ditjen RTF. Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. Media Presindo. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain). dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. 87 49 Suparlan. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London.

pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. Dalam disiplin ilmu komunikasi. Konsepsi. hal. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. Jakarta. Dalam tradisi penelitian komunikasi. Beberapa masalah dalam komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. 55 119 . Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang.

Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan. Setiawan. Bambang. Feldman dan Hugh J. dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. kadangkadang disebut “grapevine. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir.51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal. Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi. Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. Misalnya. 1983 120 . komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Fakultas Sospol UGM. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. Konsepsi. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Ada juga jaringan komunikasi informal . Jogjakarta.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan.

Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal. Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine. meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. dan Sejarahnya lain. Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine). Konsepsi. Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah.Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama. Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi. Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 . Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal.Komunikasi Kontemporer Strategi. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal. Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi.

Sosiologi Komunikasi Masa. Konsepsi. jaringan roda. Akibatnya. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. dalam gambar berikut. kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota. kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. Bandung. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. 67 122 .) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium. Jaring Komunikasi Stephen P. dan jaringan semua saluran. dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. Dengan demikian. B. Remaja Karya. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal. jaringan lingkaran. Lima Jaringan Umum 52 Wright. Charles R. andi S (ter). makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. 1985. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i. jaringan Y. a.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. Misalnya. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah. maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat. Akhirnya. yang memberi laporan kepada manajer perusahaan. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan. Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . Semua komunikasi disalurkan melalui manajer.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. tetapi tidak lebih jauh. Konsepsi.

maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. Konsepsi. Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya. dan tingkat moril di antara para anggota. kecernatan. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka.Komunikasi Kontemporer Strategi. semua anggota adalah sama. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian. jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer.jaringan Y. Jaringan rantai. Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul. Apabila kecepatan yang penting. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . b. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan.

mengetahui masala-masalah pokok 125 . Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama. Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. dan Sejarahnya kecermatannya. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. c. Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik. lebih khusus Grapevine yang terkenal. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal. Konsepsi. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan.

pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. Konsepsi. Misalnya. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 . Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. f) James A. pelaksanaan tugas. Misalnya. Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka. F. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan kepuasan anggota kelompok. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar.

Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. Mathys Menurut Burack dan Mathys.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. Konsepsi. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat. seperti halnya dalam suatu bagian penelitian. Misalnya.karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama. semua individu dapat saling 127 . Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in.. Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar. Jaringan-jaringan demim. Burack dan Nicholas J.ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas. setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti. dalam jaringan semua saluran. g) Elmer H.

128 . Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran. jaringan roda. Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat. setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya. jaringanjaringan yang lain. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana. Konsepsi. Sebaliknya. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik.

maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai. Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas. tugastugas rutin. Untuk mudahnya. Dengan sendirinya. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. Untuk tugas-tugas yang sulit. Misalnya. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. Apabila diinginkan kepuasan. Jaring Komunikasi Andrew F. C. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. Konsepsi. dan sesungguhnya. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna. Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 . Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain. suatu metode demikian ternyata optimal.

dan sebagainya. rantai. dan pembatasan waktu. ramntai. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. dan semua saluran. Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. paling cermat. semua saluran. pola-pola seperti lingkaran. biaya. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi. Meskipun demikian.Komunikasi Kontemporer Strategi. Misalnya. telah ditentukan cirri-cirinya. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat. 1. dan diteliti. gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran. Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan. bintang. digolongkan. paling fleksibel. 2. Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa. Konsepsi. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi. roda. apabila sesuatu. dan pyramid. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. kecermatan. roda.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 .

Konsepsi. Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan). Jaring 131 . Komunikasi Harold Koontz. Cyril O`Donnell. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor. Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. dan Sejarahnya laboratorium. kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal. Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. D. maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan.

Konsepsi. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. hubungan atasan-bawahan. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja. E. kepuasan para pegawai. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi. 132 . Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. Pola-pola ini disebut jaringanjaringan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. dan sampai suatu tingkat.

sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. melelahkan. dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik. termasuk pers. Toward Better Communications. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. Floyd G. 133 . jika anda ingin kaya jadilah Bankir. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Bandung. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. Konsepsi. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. hal. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. 1970. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. halaman tak terlacak. Jurnalistik Teori dan Praktek. Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap. Publisistik. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. edited By Ethel M Leeper.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. dalam Rochady. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Bina Cipta. Bandung Remaja Rosda Karya. Wartawan Pembina Masyarakat. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan.

Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang. "Republik Indonesia Sudah Berdiri". 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. pers kita terbagi dua. dan lagu "Indonesia Raya". Merdeka. dan Mimbar Umum. "Pernyataan Indonesia Merdeka".Komunikasi Kontemporer Strategi. Independent. Sekalipun aktif di wilayah musuh. dengan peralatan dan bahan seadanya. Dalam masa klas pertama di tahun 1947. dan The Voice of Free Indonesia. namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda. Di masa itu telah beredar koran 134 . koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. Konsepsi. dan Sejarahnya peralatan percetakan. kondisi pers RI semakin kuat. Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. Warta Indonesia. Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta). Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". Indonesian News Bulletin. Di bulan September sampai akhir tahun 1945. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar". Waspada.

Patriot. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. yakni Suara Rakjat. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana. Sumanang. semakin banyak jumlahnya. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. Konsepsi. Di masa itu orang enggan membaca koran. ditunjuk sebagai ketuanya. Sedang pada masa kemerdekaan. Api Rakjat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. dan Sejarahnya kaum gerilya. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. dan Menara. Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. Sesudah proklamasi. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. Penghela Rakjat. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang.

Mengikuti berita surat kabar di masa itu. Dari hari ke hari beritanya silih berganti. dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat). sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka. Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan. ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira. yakni pembunuhan 40. Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan. Seperti berita di tahun 1945. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. namun di bulan November muncul berita duka.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya.Komunikasi Kontemporer Strategi. yakni pada tanggal 17 Februari. Konsepsi. Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. dari pertempuran dan perundingan.

seperti drukpersreglement tahun 1856. Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. Sebaliknya. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. tiba-tiba PKI menusuk dari belakang. Buruh. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah. penghinaan. hasutan. pemberitaan bohong dan sebagainya. Pada tahun 1946. kebijaksanaan 137 . Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan. dan penerbitan. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. Konsepsi. pengumuman. Betapa tidak. pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers.

jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. Usulan di atas kemudian dijawab. dan Cina naik. dari 70 menjadi 101 buah. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. Dalam UUD pasal 19 contohnya. telah dicantumkan kalimat. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya. Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. Belanda. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. Konsepsi. penambahan halaman koran. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 . Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Tempo. dan Editor. Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. 55 Ruslan Abdulgani. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. Di era ini. majalah Merdeka. Kompas. Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung. dan Sejarahnya meningkat. Indonesia raya Dibredel. ekomomi. dll56. hal. Beberapa media tersebut antara lain. Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. Jogjakarta. 98 139 . dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Indonesia mengalami sejarah kelam. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru. 2006. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. Konsepsi. majalah Detak. yaitu berakhir dengan pemberedelan. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama. psychologie. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru. LKiS. Sedikit kritis saja. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto. Untuk itu.com. sociologie. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. DeTIK.

Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. Apalagi pimpinan perusahannya. 140 . Selain akan aman. Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun. Maka. Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Mochtar Lubis. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Indonesia Raya pun sempat vakum. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat. Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Sebab. Dengan bahasa yang emotif. Saat ia dipenjara. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. ketika Orde Baru. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. dan Sejarahnya Di era ini. berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer.

Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi.. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. Penguasa ketika itu. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. New York: Pyramid Communication Inc. suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. dengan ideologi pembangunanisme-nya. Lih. Tepat tanggal 22 Januari 1974. kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. 1971.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis. Bradley Duane. Dan. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Konsepsi. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya.000 penerbitan. terutama dari Jepang. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers. Seperti halnya masa sebelumnya. p. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”. 143 141 . B. Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa.

dan Sejarahnya semacam itu. Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan. Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 .Komunikasi Kontemporer Strategi. akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya. Konsepsi.

Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. hal. Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. akan tetapi justru merupakan inti berita. A. Kedua. 19 143 . Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. memudahkan redaktur membuat judul berita. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. Ketiga. Keempat. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Krisna. Grafitri Budi Utami. Jakarta. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . dan Sejarahnya Gambar. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’. Konsepsi. 1996. memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo.Komunikasi Kontemporer Strategi. Frederick T. 1997. p. 1981. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel.C. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. 247 144 . Honolulu Hawai. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. fenomena alam. Institute of Culture And Communication. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka. Get It Rigth. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik. dan Sejarahnya dalam toko. hal. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. Suraba. peristiwa kecelakaan. Baik pidato. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. Penerbit Indah. East West Center. penggoda. Konsepsi. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya.

hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. Steve. p. Third Edition. p. namun kini unsure tersebut tidak cukup. Konsepsi. Lih. 1996. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa). 78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H. Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. New York. Mitchell. perlu ada tambahan unsure so What yaitu. New York. 97 145 . yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting. 62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. Holt. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. 1975.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. ST Marthin’s Press. Charnley. Rinehart and Winston. Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. Reporting. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap.

dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus. Joel M Charon. Konsepsi. 10 146 . Dengan indra keenamnya yang terlatih. Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti. biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba.: Prentice Hall. Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya. Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. 1998. Edisi ke-6. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. ‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. Lih. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik. J. N. hal. Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer. kegaringan. Upper Saddle River. an interpretation. an integration. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali.Komunikasi Kontemporer Strategi. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. Symbolic Interactionism: An Introduction.

64 Ullman. Pembaca menjadi terperangah. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok. Advance Metods And Techniques. St Marthin’s. “Let me see I don’t see any thing64”. Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. dan Sejarahnya B. p. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. Jika hal ini dapat dilakukan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Investigative Reporting. 89 147 . New York. Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. Konsepsi. John. sehingga timbul empatinya. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. kaget. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. 1995. maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi.

maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras. Konsepsi. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan. Rektor Universita Tarumanegara.Komunikasi Kontemporer Strategi. agar lead bisa pendek dan sederhana. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . untuk dijadikan lading bisnis. Tetapi. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. Prof. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. Kalangan PTS berkeyakinan. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. Toby Mutis. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya. sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi. Untuk itu. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat.

Rektor Universitas Tri Sakti Prof. 2003. Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. Konsepsi. Namun demikian. Bukhori. Kedua. Dibandingkan dengan usaha lain. Remaja Rosda Karya. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH. Pertama lead 5 W + 1 H. 1. hal. kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS.Komunikasi Kontemporer Strategi. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. Motifnya minat dan kecintaan. Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. C. para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). Apakah akan memulai dari What. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H. 70 149 . Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. 66 Romli Asep Samsul M. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. Bandung. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. bukan keuntungan. lead Retorika (Retorica Devices). Toby Mutis. mereka menegaskan. perputaran modal PTS relative lambat. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan.

dan Sejarahnya Where. Warga kampong Pojok Selatan. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Kel Setiamanah. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Kotatif Cimahi. Lead Why. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan. Yang mengaku wartawan ditangkap. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. 150 . Kel Setiamanah. Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Who. Lead When. yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Kel Setiamanah. When. Kotatif Cimahi. Selasa (21/10). Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu. Kel Setiamanah. atau How. Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Why. Kel Setiamanah. As. Konsepsi. Kotatif Cimahi. Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Lead What. AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Lead Where. Selasa (21/10). Lead Who. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya.

Bandung Remaja Rosda Karya. Kel Setiamanah. siapa sesungguhnya yang membawa ganja. Jurnalistik Teori dan Praktek. hal.Komunikasi Kontemporer Strategi. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0. marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). 2.5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini. Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67. Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. Lead Retorika (Retorica Devices). AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. Melalui penggeledahan. dan Sejarahnya Lead How. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”. kalimat ini akan membingungkan. lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news . 134 151 . Konsepsi.

yang buruk. Kel Setiamanah. Definisi tentang itu tidaklah penting. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. Selasa (21/10). selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya. Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya. warga kampong Pojok Selatan. dan yang biasabiasa saja. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. 152 . Tetapi tak urung. Konsepsi. Selasa (21/10). Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan.

kering. tidak hidup. berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . Buya rekan AS. 1964. dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Wilbur. Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar. Mass Media And National Development. Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik. dan Sejarahnya 3. dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. California. Kel Setiamanah kota Cimahi. Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. Konsepsi. diperhidup. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja). Dalam artian. kabur saat digerebek 68 Schramm. 98 153 . Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . p. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. University of Stanford Press. dengan cara diperindah.Komunikasi Kontemporer Strategi.

petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0. 1964. Dengan menggunakan fakta yang sama.5 Kg lebih.000 per dolar.Ibid. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja. p. atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah. Konsepsi. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya.. 101 154 . capsule. Wilbur. AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. Ketika tersangka AS digeledah. reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. (lead astonisher) 69 Schramm. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya. Mass Media…. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge.

dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70.Ibid. Wilbur. Mass Media…. Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita. Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan. Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. 1964. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. 105 155 . Konsepsi. selasa lalu (21/10).Komunikasi Kontemporer Strategi. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. p. Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm.

. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan. Rambu-rambu…Op . terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri. 1996. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi. hal. Beberapa berita. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini. Tersangka AS…. Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71. tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan. Konsepsi. Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama. itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. disebut apa orang itu? Nah. 87 156 . Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat.cit. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita. lalu ia ditangkap polisi.5 Kg.Komunikasi Kontemporer Strategi.

kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. AS terlihat sering…. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”. judul buku laris. Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu. kata-kata mutiara. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya….. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi. untuk menghidupkan lead berita. menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang. Konsepsi. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 . atau judul film terkenal.Komunikasi Kontemporer Strategi. Namun pekan lalu. Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. biasanya dalam bentuk parody. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita.dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. Ia bersama rekannya. peribahasa. Buya. frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi.

Lihat contoh di bawah ini: 158 . maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini. yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. yang merupakan sindiran tajam. Lead stakato terderi dari serangkaian frasa. Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. biasanya bersifat jenaka. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan.

mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap. inilah kejadiannya secara kronologis… 159 .” kata temannya. Aaah. dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. anak umur 12 Tahun.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu. Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting. Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog. “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. Konsepsi. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. Seorang pria terkapar. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . berlumur darah. kemarin sambil melihat ke bawah. dalam kehidupan yang berbeda. setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. Asrul 11. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung.

p. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. Kolumnis.. Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. atau penulispenulis kondang. 112 160 . C . 1995. Ballantine Book. dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan. Mark. Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama. New York. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. teropong yang dapat melihat tembus. Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini. Norman and Kramer.Komunikasi Kontemporer Strategi. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak. atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini. dan tidak percaya ketika mendengarnya. Dalam pameran itu.--ed. Konsepsi. 72 Sims. Sebagaimana yang saya katakan dimuka. Literary Journalism. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. tubuh berita harus muncul dari lead.

T.. 332 161 . 1956. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. dan Sejarahnya Kedua. ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. Schramm. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan. Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. Lead diuraikan dalam tubuh berita. Untuk lebih memahami penjelasan ini. University of Illinois Press. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya. F. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story). yaitu piramida terbalik. III edition. ia dapat melakukannya dengan mudah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. p. Urbana. Four Theories of The Press. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. Peterson and Wilbur. Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu.

dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . 8 Berita Kutipan Alinea 1. 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar . Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula. dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar .Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi.

selama ini. akhirnya. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. sekarang. pada saat yang bersamaan. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. sementara itu. segera setelah itu. dan nilai faktafaktanya saja. Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. setelah itu. Sinar Baru. hal. paling tidak. sebelumnya. berikutnya. An Introduction To Journalism. Jurnalistik Publik dan Media. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. Bandung. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. Konsepsi. 74 Bond F. segera. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. dulu.Komunikasi Kontemporer Strategi. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. 81 163 . sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. Fraser. Kustadi. 1986. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti. ter—Suhandang. dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta.

dan Sejarahnya Dengan demikian. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. Disini. kendatipun. Tetapi. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). 1970. Konsepsi. Wartawan…. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. dalam Rochady. sebab itu. tetapi. sebab itu. Akan halnya. tak diragukan lagi.Op. disekitar sini. sebagai gambaran. meskipun demikian. didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. sudah tentu. bertalian dengan. dan karakteristik-karakteristik lainya. barangkali. berbicara tentang. tentang. setelah melihat itu. sebaliknya. mengenai. akibatnya. kerumitan kalimat-kalimatnya. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”. sekalipun.cit. jika tidak. selain itu. 106 164 . frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. tidak jauh dari. Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat. Toward Better Communications. di atas itu semua. edited By Ethel M Leeper. Floyd G. misalnya. D.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. Di pihak lain. sebagai contoh.

atau memperumit kalimat-kalimat anda. selain dari pelajaran sederhana itu. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. dan Sejarahnya menulis. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas. Konsepsi. Namun. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia. Jika ditelisik lebih jauh. Untuk mencapai hal-hal tersebut. meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. dan sifat langsung suatu tulisan berita. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 . apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. kejelasan.

Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. alamat. korban dibunuh juga oleh rekannya. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr. Mahfud MD. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). pekerjaan. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. jelas dan menarik secara tipografis. tidak dapat mengendalikan truknya. dan Sejarahnya Tabel. Sementara itu identitas lain misalnya. “meskipun ia sudah berusaha mencegah.Komunikasi Kontemporer Strategi. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . “Menurut Dr. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban. lalu kehilangan kendali. Konsepsi. Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. Mahfud MD”. “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. usia. 2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan. dsb.

Konsepsi. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita. kecermatan dalam menulis berita. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah). dan jelas. Kedua. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. pertama. dari. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. oleh. Keempat. Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. Diksi dan tata bahasa yang tepat.Komunikasi Kontemporer Strategi. Contoh. Organisasi dalam berita. Yaitu. Ketiga. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. padat. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. Gunakan kata yang sederhana. suatu berita tidak akan efektif. Kata harus ingkat. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. adapun. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. hiasan kata dan lain-lain. adalah. telah. Kelima. Hal ini bias dilakukan dengan cara. Daya Hidup warna dan Imajinasi.

E. Edisi ke-6. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. Symbolic Interactionism: An Introduction. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S.: Prentice Hall. hal. dan Everett C. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. New York: John Wiley & Sons. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. Hughes. Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. 8 168 . Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. Becker. dengan cara apa. 29—30 80 Joel M Charon. an interpretation. Upper Saddle River. 1968. Dari mana. Konsepsi. 1998. Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’. Making The Grade: The Academic Side of College Life. hal. J. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat.Komunikasi Kontemporer Strategi. melainkan pemandu persepsi kita. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. Blanche Geer. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. an integration. separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. N. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya.

Komunikasi Kontemporer Strategi. an integration. pendekatan. 1986. kerangka pemikiran. hal. hal. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. peristiwa atau tindakan.: Prentice Hall. melainkan berdasarkan pengamatan seksama. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. McGraw-Hill. N. B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. strategi intelektual. 1987. kerangka konseptual. Communication Research: Issues and Methods. Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda. J. Remaja Rosda Karya. 86 169 . 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi). Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. hal. Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. 1998. 5 82 B Aubrey Fisher. Anderson. Edisi ke-6. dan pandangan dunia (world view). Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81. an interpretation. intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). Symbolic Interactionism: An Introduction. Upper Saddle River. Bandung. New York. Konsepsi.

34 84 Michael Quinn Patton. dan menggunakan metode serupa. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma. 1990. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita.Op cit. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. hal. abash dan masuk akal. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. hal. adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. Konsepsi. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas. kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. 1987…. 45 170 . namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya.Komunikasi Kontemporer Strategi. sebagaimana dikemukan Anderson85. Anderson. 37 85 James A. Qualitative Evaluation and Research Methods. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. hal.

Komunikasi Kontemporer Strategi. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis. dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. hal. 5—15 171 . ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan. 1985. Slough: Univercity Tutorial Press. 86 Philips Jones. Karenanya. Konsepsi. kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca.

Jakarta: Bina aksara Mulyana. Editor: Prof. 2003. Bandung. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. dalam 172 . Jalaluddin. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Wayne et al. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. June 2007. Addison Westley Publishing Company.A.Komunikasi Kontemporer Strategi.dalam Rahmat. R. Alo. Bandung. Pendekatan Taksonomi Konseptual. Pengantar Teori Komunikasi. 2004 Astrid S Susanto. Bina Cipta. Deddy. Jogjakarta. Konsepsi. Hubert (1953) Social Psychology. H. Suprapto. issue 14. Techniques for Effective Communication. 1986. Pengantar Ilmu Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah. Media Presindo. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. 1977 Agus M Harjana. Jens Allwood. Jogjakarta. Psikologi Komunikasi. Galia Indonesia. Jakarta. 2006 Cal W Dawns. PT Remaja Rosdakarya Pace. ISSN 1404-1634. Citra Aditya Bakti. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Bandung. 1994 Widjaya. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. 2002. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication. Kanisius. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek.W. Komunikasi Verbal dan Non Verbal.. Bonner.

Anwar. Teori dan filsafat Komunikasi. Origins. Pustaka Pelajar. 1996. and Uses in The Mass Media. Tanen. dan Sejarahnya kumpulan tulisan. Seni Komunikasi Efektif. Riyono Pratikto (ed). dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. Communicology an introduction to the study of communication. The Structure of Scientific Revolution. Remaja Karya. Rosda Karya. Rosda Karya. Metode. 1971. Jakarta. 2004 Joseph A Devito. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Onong Uchjana. Bandung. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. hal. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Bertrand. 2001. Sejarah Filsafat Barat. Jogjakarta. Jogjakarta. Bandung. Deborah. 2005 Kuhn Thomas. Harper & Row. Sejarah. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. New York. PT Citra Adtya Bakti. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Jakarta.Komunikasi Kontemporer Strategi. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. 2001 Lukman Hakim. 70 173 . 2003. Bandung. 2002 Eriyanto. Onong Uchjana. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. 1993. Ilmu. LKiS. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. 1982 Bradley Duane. 2000. Dinamikan Komunikasi. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. Konsepsi. Bandung. 2002. Kreasi Wacana. 2000 Russell. Communication Theories. Kencana. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy.. Jogjakarta.

Remaking of The New World Order. New York. 1966 Koesdarini Soemiati. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Propaganda Melalui Siran Radio. Bandung. Bina Cipta. 1994 Effendi Onong Uchjana. Jakarta. Onong Uchjana. Bandung. Bandung. PT Remaja Rosdakarya Tasmara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. Konsepsi. 1977 Effendy. 1987 Joseph A Devito. The Clash of Civilization. dalam. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. dalam Astrid S Susanto. Bandung. Rosda Karya. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Grondslagen der Samenleving. 1987. Komunikasi Antar Budaya. Bandung. Ilmu. Erlangga Effendy. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Toto. Jakarta. 1997. 1973 Liliweri. Onong Uchjana. Citra Aditya Bakti. Bandung. dan Sejarahnya Rahmat. 174 . 1976 Dedy Mulyana. 2001 Pudjawijatna. 1984. Teori dan filsafat Komunikasi. Bandung. PT Citra Adtya Bakti Huntington. 2001. Alo. Ismail. Tahu dan Pengetahuan. Remaja Karya. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Komunikasi Dakwah. Nuansa-nuansa Komunikasi. Horper and Row. Samuel P. 1987. New York. Harper & Row. Sadat (ter). Bina Aksara Denis MC Quail. 1993. The Interpersonal Comunication Book. Men Message and Media. 2000. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi.

Agustus 1952 Ignatius Haryanto. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. New York: Pyramid Communication Inc. Ruslan Abdulgani. Suraba. Jakarta. Deppen. Qolam. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Indonesia raya Dibredel. Jogjakarta. Krisna. Harahap. LKiS. Jakarta. Jogjakarta. Konsepsi. Bandung. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Remaja Karya. 1985 Arpan. Pengantar Teori Komunikasi. Penerbit Indah 175 . 1970. halaman tak terlacak. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Sosiologi Komunikasi Masa. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Jogjakarta. 1971. 2006 Suparlan. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. Jaringan Sosial. 1996. majalah Merdeka. 2000 Tomy Suprapto. Toward Better Communications. 2006 Bradley Duane.Komunikasi Kontemporer Strategi. Wartawan Pembina Masyarakat. Jakarta Setiawan. Set Ditjen RTF. 1983 Wright. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Bambang. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Bandung Remaja Rosda Karya. Oktober-November 1981. Bandung. Jakarta. Parsudi. edited By Ethel M Leeper. 1997. dalam Rochady. Floyd G. dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. Media Presindo. Jurnalistik Teori dan Praktek. Charles R. andi S (ter). Fakultas Sospol UGM. Grafitri Budi Utami Widodo. Dahlan Alwi.

dan Sejarahnya Yu. dan Everett C. University of Stanford Press.: Prentice Hall Ullman. Bandung. Sinar Baru. Advance Metods And Techniques. 1964. University of Illinois Press. J. Frederick T. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. Fraser.C. Jurnalistik Teori dan Praktek. East West Center. an interpretation. an integration. 1986 Howard S. Jurnalistik Publik dan Media. Ballantine Book Siebert. John. Investigative Reporting. New York. III edition Bond F. Honolulu Hawai Weinberg. Steve. Urbana. 1956. Edisi ke-6. Symbolic Interactionism: An Introduction.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. 1998. Hughes. Four Theories of The Press. Blanche Geer. 1968. Bandung. Wilbur. Upper Saddle River. New York: John Wiley & Sons 176 . Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. F. N. Reporting. Norman and Kramer. T.. Institute of Culture And Communication. Kustadi. Get It Rigth.. ter— Suhandang. Rinehart and Winston. 1995. Schramm. 2003. Mitchell. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. An Introduction To Journalism. New York. Becker. New York Joel M Charon. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. Mark. 1996. California Sims. ST Marthin’s Press Charnley. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. New York. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Literary Journalism.--ed. 1995. Mass Media And National Development. Peterson and Wilbur. Third Edition. Holt. 1975. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. 1981.

Bandung. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. J. Qualitative Evaluation and Research Methods. 1985. New York. 1986. dan Sejarahnya Joel M Charon. N. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . Symbolic Interactionism: An Introduction. 1998. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones.: Prentice Hall James A. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. Konsepsi. Communication Research: Issues and Methods. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. Upper Saddle River.Komunikasi Kontemporer Strategi. Anderson. 1990. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. an integration. an interpretation. Edisi ke-6. 1987. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful