Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

KOMUNIKASI KONTEMPORER
Strategi, Konsepsi, dan Sejarah

Gud Reacht Hayat Padje

Diterbitkan untuk Kalangan Sendiri UNIVERSITAS PGRI NTT KUPANG 2008

1

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Daftar Isi Bab 1. Pendahuluan A. Definisi komunikasi B. Tujuan Mempelajari Ilmu Komunikasi C. Fungsi Komunikasi D. Tujuan Komunikasi 1 1 3 4 9

Bab II Sejarah dan Perkembangan Ilmu Komunikasi 12 A. Sejarah Ilmu Komunikasi 12 Bab III Paradigma dan Teori Komunikasi 22 A. Paradigma Komunikasi 22 1. Multi Paradigma 22 2. Paradigma Lama dan Baru 26 3. Paradigma Mekanistis 30 Teori Komunikasi 30 1. Perubahan Teori Komunikasi 32 2. Kerangka Teori Komunikasi 34 • Teori Perbedaan-Perbedaan Individu 35 • Teori Kategori Sosial 36 • Teori Hubungan Sosial 37 • Teori Norma-norma Budaya 39 Bab IV Hakekat Komunikasi 42 A. Ilmu Komunikasi 42 B. Pengertian Ilmu Komunikasi 45 1. Perspektif Epistimologi 45 2. Perspektif Terminologi 53 3. Perspektif Paradigmatis 54
2

A.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

C. Obyek Kajian Ilmu Komunikasi 56 Bab V Aspek Komunikasi 59 Source (Sumber) Comunikator (Penyampai Pesan) Massage (Pesan) Chanel (Saluran) Comunikan (Penerima Pesan) Effect (Hasil) Umpan Balik Bab VI Proses Komunikasi A.

a. b. c. d. e. f. g.

59 59 61 65 66 68 70

72 Proses Komunikasi Primer 77 B. Proses Komunikasi Skunder 79 C. Unsur-unsur Dalam Proses komunikasi 81 D. Proses Komunikasi Edwin B. Flippo 82 1. Simbol Komunikasi Kata-kata 82 2. Simbol Komunikasi Tindakan 86 3. Simbol Komunikasi Gambar 87 4. Simbul Komunikasi Angka 88 5. Mendengarkan 89 6. Membaca 93 E. Proses Komunikasi Stephen P Robins 94 1. William b. Werther, jr., ph.d. Dan keith davis, phd 97 2. Harold koontz, cyril o`donnel dan heinz weihrich 98 3. Elmer h. Burack dan nicholas j. Mathys 100 4. Claude e. Shannon dan warren weaver 101
3

Robbins 113 1. James A. Sikula 119 1. Ray gullet 106 3. Cyril. jr 105 2. F. Umpan Balik 104 1. Jaring Komunikasi Harold. Elmer H. Hicks dan c. David r. Jaring Komunikasi Andrew F. dan Sejarahnya F. Arun monappa dan mirza s. Jaringan komunikasi 120 2. Jaring Komunikasi Arun dan Mirza S 122 Bab VIII Jurnalistik Kontemporer 4 123 . SuatuJjaringanIinformal: Grapevine 115 4. Jaring Komunikasi Stephen P. Jaring Komunikasi DC. Saiyadain 108 Bab VII. Hampton 106 4. dan Heinz 121 E. Herbert j. Keterlibatan Jaringan Komunikasi 120 D. Chruden dan arthur w. Feldman dan Hugh J A. Konsepsi. Burack dan Nicholas J. Efaluasi Keefektifan Jaringan 115 3. Herbert g. Lima Jaringan Umum 113 2. 110 B. Jaring Komunikasi 109 A.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mathys 117 C. Stoner dan Charles Wankel 116 5. Sherman.

Strategi Penulisan Berita 131 1. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead 2. Macam-macam Lead • Lead 5 W 1 H • Lead Retorika (Retorica Devices). Dalam Pusaran Jurnalistik 121 132 138 138 140 B. Konsepsi. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik 152 E. Tubuh Berita D. Unsur Lain Penentu Berita 149 156 5 . • Lead Stilistik (Novelty Devices) 142 C. dan Sejarahnya A.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead Kontemporer 136 3.

Urgensitas komunikasi2 pada satu sisi bahkan menjelma menjadi prasarat tersendiri dari keberadaan manusia sebagai mahluk sosial. Sweden 2628 November 1998 Cal W.Komunikasi Kontemporer Strategi. URL: http://www.se/intercultural/. 1 2 Dalam Tulisannya yang berjudul. Media Presindo. saat itu pula membutuhkan perhatian dari 1 Tommy. hal. para pakar berkeyakinan bahwa sesungguhnya manusia telah berkomunikasi dengan lingkungannya semenjak ia dilahirkan. Jogjakarta. ISSN 1404-1634. Editor: Prof. Downs menunjukkan pentingnya komunikasi dengan mengutip pernyataan Ticehurst and Ross-Smith yang mengatakan. Jens Allwood. Gerak dan tangis pertama tatkala manusia menapak fase kelahiran sesungguhnya merupakan pertanda bahwa manusia telah mulai dapat berkomunikasi. Pengantar Teori Komunikasi. DEFINISI KOMUNIKASI Dalam kehidupan sehari-hari manusia membutuhkan interaksi antara satu dengan yang lain1. Lih. Journal of Intercultural Communication. 2006. Ketika manusia telah dapat memfungsikan panca inderanya secara sadar.immi. dan Sejarahnya BAB I PENDAHULUAN E. Sementara pada sisi lain. “Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” yang dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. Alat interaksi itu secara akumulatif lazim disebut ‘komunikasi’. Yaitu hubungan ketergantungan {interdependensi} antar manusia baik secara individu maupun secara kelompok. “professional communication as intentional communication that has the objective of achieving strategic goals within organisational or professional contexts (1998:3). issue 14. Suprapto. Dia melanjutkan “The development and maintenance of the linkage between communication and strategic goals of an organisation is the responsibility of the professional communicator. Karena itu di sadari atau tidak. komunikasi merupakan bagian penting (urgent) dari kehidupan manusia. Linking professional communication with strategy is crucial to the way we think about professional communication. June 2007. 6 . and the way we practice it. Konsepsi.

bisa dipastikan akan “tersesat”. kelompok belajar. Orang yang tidak pernah berkomunikasi dengan manusia. Dalam kaitanya dengan proses komunikasi ini. manusia mempergunakan berbagai cara. Komunikasilah yang memungkinkan individu membangun suatu kerangka rujukan dan menggunakanya sebagai panduan untuk menafsirkan situasi apapun yang ia hadapi. Para pakar lebih memfokuskan bahasan pada “bagaimana berkomunikasi” dari pada “mengapa manusia berkomunikasi”. Menengok salah satu fungsi komunikasi adalah sebagai komunikasi sosial. untuk kelangsungan hidup. maka yang diperlukan adalah suatu disiplin keilmuan tentang 7 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Mengapa kita berkomunikasi? Apakah fungsi komunikasi bagi manusia? Pertanyaan-pertanyaan ini menggeliat. desa. bisa di lihat dari berbagai sudut pandang. Bahkan tak jarang. RT. Melalui komunikasi kita dapat bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. karena ia tidak berkesempatan menata dirinya dalam suatu lingkungan sosial. dan memupuk hubungan dengan orang lai. untuk memperoleh kebahagiaan. dengan menggunakan akal dan kemampuan berbahasa yang di anugerahkan-Nya. sehingga tidak mudah dijawab. untuk mendapatkannya. Konsepsi. aktualisasi diri. setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun konsep diri. Dari perspektif agama dengan mudah dapat dijawab bahwa Tuhanlah yang mengajari manusia untuk berkomunikasi. perguruan tinggi. kota dan negara secara keseluruhan) untuk mencapai tujuan bersama. dan Sejarahnya lingkungan dan manusia lain disekitarnya. RW. terhindar dari tekanan dan ketegangan antara lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur.

TUJUAN MEMPELAJARI ILMU KOMUNIKASI Sebagai makhluk sosial. sukses dan kebahagiaan manusia membutuhkan komunikasi antara satu dengan yang lain. sebaliknya komunikasi akan gagal bila hal itu disampaikan dengan tidak terkontrol. kita dapat mempelajarinya sebagaimna disiplin keilmuan lain. manusia telah ditakdirkan untuk hidup secara berkelompok. Para pakar psikologi3 berpendapat. Untuk dapat memenuhi kebutuhan biologis seperti. hal. F. makan dan minum. sehingga diupayakan dengan adanya disiplin ilmu ini. Kesendirian dan hidup sendiri akan membuat hidup manusia menjadi tidak berarti sehingga sulit untuk dapat bertahan hidup dalam kosmos kehidupan yang saling bertautan. Psikologi Komunikasi. manusia membutuhkan hubungan sosial yang ramah. 2003. serta memenuhi kebutuhan psikologis seperti. Jalaluddin. 89 8 . Pada saat lain seseorang menyampaikan perasaannya kepada orang lain bahkan tanpa pemikiran. Konsepsi. tentunya problem komunikasi ditengahtengah masyarakat bakal terjawab dengan hadirnya ilmu komunikasi. kebutuhan utama manusia dan untuk menghadirkan jiwa yang sehat. Tidak jarang pula seseorang menyampaikan pikirannya disertai perasaan dan pikiran tertentu. 3 Bonner. Komunikasi akan berhasil apabila pikiran disampaikan dengan menggunakan perasaan yang disadari. PT Remaja Rosdakarya. dan Sejarahnya komunikasi.dalam Rahmat. Adakalanya seseorang menyampaikan buah pikirannya kepada orang lain tanpa menampakkan perasaan tertentu. Bandung. Kebutuhan ini dapat terpenuhi dengan sempurna bila manusia membina komunikasi yang baik dengan orang lain. Hubert (1953) Social Psychology.Komunikasi Kontemporer Strategi.

komunikasi adalah jembatan antara bagian luar dan bagian dalam kepribadian manusia. Techniques for Effective Communication. Citra Aditya Bakti. R. Wayne et al. aspek umum dan aspek khusus5. Massachusetts-ontario 1979. nyaman dan tentram baik dengan diri sendiri maupun dengan orang lain. ada beberapa fungsi yang melekat dalam proses komunikasi. yaitu. akan tetapi juga melingkupi kegiatan individu dan kelompok terkait dengan tukar menukar data. Konsepsi. dapat di katagorikan kedalam dua hal. c) mengubah perilaku (to change the behavior). Aspek pertama bertujuan untuk memperoleh pemahaman tentang ilmu yang terkit dengan proses komunikasi. Alo. Menurut Rene Spitz4. FUNGSI DAN TUJUAN KOMUNIKASI 1. b) mengubah opini/pendapat/pandangan (to change the opinion). p. d) mengubah masyarakat (to change the society) C. dan Sejarahnya Komunikasi dalam konteks apapun adalah bentuk dasar adaptasi terhadap lingkungan. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. untuk menjadikan jiwa merasa terhibur. Bandung. Fungsi Komunikasi Komunikasi tidak saja berkutat pada persoalan pertukaran berita dan pesan. Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa komunikasi sesungguhnya dilakukan untuk pemenuhan diri. hal. Tujuan mempelajari ilmu komunikasi. 1994.Komunikasi Kontemporer Strategi. Addison Westley Publishing Company.. 87 9 . fakta dan ide. 98 5 Liliweri. Melalui pemahaman ini para ilmuan dan pelaku komunikasi diharapkan akan dapat melakukan komunikasi dengan baik dan selalu mengalami perubahan dan kemajuan dalam berkomunikasi. a) Merubah sikap (to change the attitude). 4 Pace. Aspek kedua diharapkan akan dapat menuntun manusia untuk dapat. Bila dilihat dari makna ini.

Pendidikan. gambar. Keempat. penyedian sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagai anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif di dalam masyarakat Ketiga. opini. pengumpulan. dan Sejarahnya Pertama. Berdebatan dan diskusi. fakta. dan komentar yang di butuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat. pembentukan watak. 10 . menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang. Sosialisasi (pemasyarakatan). Keenam. penyimpanan. Motifasi. serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang di perlukan pada semua bidang kehidupan. Informasi. penyebaran berita. menyediakan bukti-bukti relevan yang di perlukan untuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama. Konsepsi. mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya. menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu. pesan. mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horizon seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetiknya. pemrosesan. menyediakan dan saling menukar fakta yang di perlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah publik. data. pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual. mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan di kejar. Kedua.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kelima. Memajukan kehidupan.

Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Deddy. dan Sejarahnya Ketujuh. Hiburan. kesenangan. kelompok. untuk 6 Widjaya. Konsepsi. Ditempat berbeda Deddy Mulyana7 dalam bukunya ilmu komunikasi suatu pengantar menyebutkan bahwa fungsi komunikasi ada empat bagian yaitu: 1. penyebarluasan sinyal.W. Integrasi menyediakan bagi bangsa. aktualisasi diri. 4. suara. dan imaji dari drama. 2002. maka komunikasi memegang peranan penting dalam suatu organisasi dalam mencapai tujuan. tari. Komunikasi merupakan alat untuk mengubah perilaku para anggota dalam suatu organisasi. kesusastraan.Komunikasi Kontemporer Strategi. musik. kelompok. 3. Komunikasi adalah alat agar informasi dapat di sampaikan kepada seluruh anggota organisasi. 5. simbol. Sementara itu Mudjoto6 dalam tekhnik komunikasi yang di kutip oleh Widjaya menyatakan bahwa fungsi komunikasi itu meliputi. H. Komunikasi merupakan alat suatu organisasi sehingga seluruh kegiatan organisasi itu dapat diorganisasikan (dipersatukan ) untuk mencapai tujuan tertentu. dan individu. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. 1986. kesenian. Berdasarkan fungsi komunikasi itu. Bandung: Remaja Rosdakarya 11 . olahraga. Jakarta: Bina aksara 7 Mulyana. Kedelapan.A. Komunikasi Sosial Fungsi komunikasi sebagai komunikasi sosial setidaknya mengisyaratkan bahwa komunikasi itu penting untuk membangun kensep diri kita. dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain.

sedih.Komunikasi Kontemporer Strategi. namun dapat dilakukan sejauh komunikasi tersebut menjadi insatrument untuk menyampaikan perasaan-perasaan (emosi) kita. RW. Dalam acara-acara itu orang mengucapkan kata-kata atau menampilkan perilaku-perilaku tertentu yang bersifat simbolik. Ritus ritus lain seperti berdoa (sholat. prihatin dan benci dapat di ungkapkan melalui kata-kata namun terutama lewat perilaku nonverbal. pertunangan. naik haji. mulai dari upacara kelahiran. Konsepsi. 3. misa). perguruan tinggi. simpati. kelompok belajar. takut. yang di sebut para antropolog sebagai rites of passage. dan negara secara keseluruhan) 2. pernikahan dan masih banyak lagi. gembira. Suatu komunitas sering melakukan upacara-upacara berlainan sepanjang tahun dan sepanjang hidup. membaca kitab suci. kota. perasaan sayang. upacara bendera. Komunikasi Ekspresif Erat kaitannya dengan komunikasi sosial adalah komunikasi ekspresif yang dapat di lakukan baik sendirian ataupun dalam kelompok. Komunikasi Ritual Erat kaitannya dengan komunikasi ekspresif adalah komunikasi ritual yang biasanya di lakukan secara kolektif. rindu. peduli. Perasaan-perasaan tersebut terutama di komunikasikan melalui pesan-pesan nonverbal. terhindar dari tekanan dan ketegangan antar lain lewat komunikasi yang bersifat menghibur dan memupuk hubungan dengan orang lain. dan Sejarahnya kelangsungan hidup. upacara 12 . sunatan. sembahyang. Melalui komunikasi kita bekerja sama dengan anggota masyarakat (keluarga. ulang tahun. untuk memperoleh kebahagiaan. Komunikasi ekspresif tidak otomatis bertujuan mempengaruhi orang lain. desa. RT.

13 . mengubah sikap. natal juga termasuk komunikasi ritual. suku. dan keyakinan. mendorong. ideologi atau agama mereka. mengajar. atau menggerakkan tindakan dan juga untuk menghibur.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya wisuda. Sebagi instrumen. Konsepsi. negara. Tujuan jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian. komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun hubungan . dan mengubah perilaku. Study komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita gunakan dalam komunikasi kita untuk bekerja lebih baik dengan orang lain demi keuntungan bersama. Baik tujuan jangka pendek ataupun tujuan jangka panjang. perayaan lebaran. Bila di ringkas maka kesemua tujuan tersebut dapat di sebut membujuk (bersifat persuasif). menumbuhkan kesan yang baik. namun juga untuk menghancurkan hubungan tersebut. Sedangkan jangka panjang dapat di raih lewat keahlian komunikasi. memperoleh simpati dan sebagainya. Mereka yang berpartisipasi dalam bentuk komunikasi ritual tersebut menegaskan kembali komitmen mereka kepada tradisi keluarga. bangsa. Komunikasi berfungsi sebagai instrumen untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan. 4. misalnya keahlian berpidato. Komunikasi Instrumental Komunikasi instrumental mempunyai beberapa tujuan umum: menginformasikan. Komunikasi yang bersifat memberitahukan atau menerangkan (to inform) mengandung muatan persuasif dalam arti bahwa pembicara menginginkan pendengarnya mempercayai bahwa fakta atau informasi yang di sampaikannya akurat dan layak untuk diketahui.

Sementara jika tanpa ikatan dan tidak saling kenal dapat disebut sebagai kelompok besar/ public. Pendekatan Taksonomi Konseptual. 2004. Apabila terdiri dari banyak orang dan saling kenal serta punya ikatan emosional yang relatif kuat dapat disebut sebagai kelompok kecil. Dilihat dari jumlahnya komunikator dapat terdiri dari satu orang. komunikator harus berusaha agar gagasan kita dapat di 8 Komunikator adalah orang yang punya inisiatif untuk melakukan komunikasi. Lih. Galia Indonesia. Supaya gagasan dapat di terima orang lain. Jakarta. Pada titik inilah ilmu komunikasi menemukan momentumnya. Tujuan Komunikasi Dalam kehidupan sehari-hari. Dani Fardiansyah. hal. yaitu bertujuan untuk. Kedua. Itulah makanya manusia acapkali disebut-sebut sebagai makhluk yang bermasyarakat dan berbudaya. dua orang atau lebih. jangan mereka menginginkan kemauannya. agar informasi yang disampaikan dapat di mengerti orang lain. kekuasaan. misalnya untuk memperoleh jabatan. ataupun keahlian menulis. Komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang di inginkan. Konsepsi. Pengantar Ilmu Komunikasi. Memahami orang lain. Komunikator8 yang baik dengan sendirinya dapat menjelaskan pada komunikan (penerima) dengan sebaikbaiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengikuti apa yang dimaksudkan. 19 14 . Kedua tujuan itu tentu saja berkaitan dalam arti bahwa berbagai pengelolaan kesan itu secara kumulatif dapat di gunakan untuk mencapai tujuan jangka panjang berupa keberhasilan dalam karier. 2. berbahasa asing. penghormatan sosial dan kekayaan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Intensitas interaksi sosial itu tidak dapat dilepaskan dari ketergantungan mereka terhadap saling memberi dan menerim informasi. Pertama. Ketiga. dan Sejarahnya berunding. manusia kerapkali dan selalu melakukaninteraksi sosial dengan masyarakat.

76 15 . Apakah komunikator ingin menjelaskan sesuatu kepada orang lain ?. Mengembangkan rencana untuk mencapai tujuan organisasi 9 Widjaya. artinya dengan komunikasi maka organisasi dapat: 1.cit. Di samping itu. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu. kegiatan yang di maksudkan di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong. Keempat. Jadi secara singkat dapat ditegaskan bahwa komunikasi bertujuan mengharapkan pengertian. mungkin berupa kegiatan. hal. Konsepsi. 1986. Apakah dia menginginkan supaya orang lain mengerti dan dapat memahami apa yang dimaksudkan ?. dan Sejarahnya terima orang lain dengan pendekatan yang persuasif bukan memaksakan kehendak.A. Apakah dia ingin agar orang lain mengerjakan sesuatu atau supaya mereka mau bertindak ?. dukungan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Terkait hal ini Mudjito9 menyimpulkan bahwa komunikasi bertujuan untuk memberikan pengaruh kepada seluruh anggota organisasi agar mereka secara bersamasama dapat mencapai tujuan organisasi. Apakah dia ingin agar orang lain menerima dan mendukung gagasannya?. komunikasi juga mengintegrasikan fungsi-fungsi manajemen (POAC). dan tindakan.W. setiap kali komunikator bermaksud mengadakan komunikasi maka perlu mempertanyakan apa yang menjadi tujuannya. Menyebarluaskan tujuan organisasi 2. namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara yang baik untuk melakukannya. H. menggerakkan sesuatu itu dapat bermacammacam. Komunikasi Op. gagasan.

dan Sejarahnya 3. ‘dalam setiap perkataan ada tempatnya yang tepat. memotifasi. menciptakan iklim atau suasana dalam organisasi sehingga para anggota mau berpartisipasi semaksimal mungkin 6. dan setiap tempat ada perkataan yang tepat’ sebuah pameo yang layak direnungkan dalam konteks bagaimana menempatkan komunikasi yang tepat. Konsepsi. Mengontrol perilaku para anggota organisasi. Memimpin. Dengan kata lain. Mengorganisasikan sumber-sumber lainnya agar dapat di manfaatkan lebih fektif dan efisien 4.Komunikasi Kontemporer Strategi. Melalui komunikasi yang intent dan tepat diharapkan makna yang tersimpan dalam kedirian komunikator akan dapat tersampaikan secara tepat pula. Memilih dan menghargai anggota organisasi yang baik 5. 16 . hasil atau respon yang yang diharapkan komunikator sangat bergantung dari bagaimana proses dan strategi komunikasi yang dia lakukan pada komunikan.

dan Retorika. Ia melampaui tiga tahap perkembangan. Akibat revolusi industri peranan pers dalam membentuk opini public banyak menarik perhatian pada pemikir pada peraanan pers. Untuk dapat memahami aliran radikal tersebut di atas. sosilogi organisasi dan sosiologi pers. dan Wallas . sedangkan yang pertama ditakdirkan berkembang di Eropa (Jerman). Di Jerman minat ini ditungkan dalam bentuk ilmu. Pda dasawarsa selanjutnya. Ini dapat ditelusuri sampai abad sembialn belas. perlu melihat sejarah perkembangan publisistik lebih dekat lagi. Sejarah Komunikasi Ilmu komunikasi yang kian berkecambah sesungguhnya merupakan fase akhir (bukan terakhir) dari perkembangan disiplin ilmu ini. Biskey (1976). Tonnies (1885-1936) menerbitkan 17 . Schiller (1976) dan Bordenave (1974) di Amerika Latin. di Prancis tampak pada karya-karya Tarde yang banyak di pengaruhi Le Bon. Umumnya yang baru disebut namanya dikenal sebagai aliran radikal dalam ilmu komunikasi. Marx Weber (1864-1920) untuk kali pertama mengembangkan ‘ilmu pers’ dengan landasan ilmiah. Sungguhpun kini publisistik di Jerman kini diterma sebagai bagian dari ilmu komunikasi. Disiplin ini pada mulanya berasal dari Jerman. Jurnalistik. Bryce. Konsepsi. dan Sejarahnya BAB II SEJARAH DAN PERKEMBANGAN ILMU KOMUNIKASI A. tampak pada tulisan Bagehot . Maine. Publisistik. Habermas (1979) di Eropa. Dalamkonfrensi Deutsche Gesellshaft fur Soziologie (1910) ia mengusulkan dua proyek pengkajian sosilogi. publisistik dalam arti semula banyak mempengaruhi konsep-konsep mutakhir tentang komunikasi seperti tampak pada Negt dan Kluge (1972). devian dari ‘main stream’. Dua yang disebut terakhir berkembang di Amerika.Komunikasi Kontemporer Strategi.

dan Sejarahnya coretannya yang bertajuk Kritik der Offentliche Meinung yang mengupas sifat opini public dalam perkembangan kehidupan bermasyarakat. Pada khirnya mucullh ilmu baru Publizistic yang dikembangkan Hagemann (1966) dan disistemikkan oleh Dofivat (1986). publisistik adalah segala usaha mengerakkan dan membimbing tingkah laku public secara rohaniah (geitstige Unterrichtung und-Leitung) yang mempunyai enam unsure. melainkan pernyataan public (offentliche aussage). Menurut Dofivat. Dalam hubungan antara pers dan opini public inilh lahir Zeitungwissenschaft (Ilmu Surat Kabar) Sungguhpun demikian. retorika. misalnya. minat pada sosilogi pers (khususnya opini public) yang terus berkecambah telah membawa para sarjana Jerman pada satu titik yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan persuratkabaran. • • • • • Ditentukan dan (Offentlichkeit) ditujukan kepada public Bersifat actual (aktualitat) Didasarkan pada norma atau ideology (gesinnung) Dengan cara persuasi atau koersi (Uberzeugung oder Kollektieve Ausrichtung) kolektif Menggunakan bentuk pesan dan pernyataan yang jelas dan mengesankan (Anschaulichkeit und Eindringlichtkeit) Digerakkan orang-orang yang mempuntyai karakter dan menjiwai misi yang diembannya (Die Publizistische Personlichkeit) • 18 .Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. film. Dalam pergulatan disiplin ilmu ini yang menjadi obyek penelitian bukan lagi pers . radio.

tergambar. 473) dalam Astrid S Susanto. kata tulisan. Dalam dunia sekarang. und bildern?’ tanpa Dofivat (1968). Dofivat menambahkan lebih lanjut. Setiap kegiatan manusia berasal dari pandangan evaluasi dunia. dan Sejarahnya Publisistik. baik yang bersifat intrapersonal. interpersonal. organisasional. dalam alur. Publisistik merumuskan pesan secara sinambung berupa kata-kata. 98 19 . Publisistik menyertai perubahan budaya. Henk Prakke (1976) berpendapat bahwa dalam sejarah umat manusia publisistik memainkan peranan yang sangat penting. suara. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Ia berkata. dan tergerak. dipahami sebagai segala kegiatan tkar menukar informasi (information sharing). ‘werwird fur sie sprechen. sering berhasil mencapainya tidak saja dalam bentuk perubahan berangsur-angsur. hal. sungguhnpun belum ada kesepakatan tentang definisinya. Konsepsi. motif. tiada evalusi dunia tanpa ulasan. Dofivat membayangkan publisistik sebagai kekuatan perkasa yang sudah mencapai public dunia (weltoffentlichkeit) ia mencemaskan jangan-jangan kekuatan publisistik ini dipegang oleh orang-orang yang bermoral rendah. 1977. lambang. gambar. apa bedanya dengan komunikasi ? Komunikasi. selalu bertujuan (zweckbestimt) dan disalurkan melalui perbuatan. tetapi juga perubahan yang revolusioner10 Bila publisistik meliputi pernyatan tertulis. 2) persuasive. Publisistik adalah komunikasi dengan cirri khusus: 1) public. kata ucapan. prosesnya ditentukan dan dipengaruhi oleh public. dan televisi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Disini tampak publisistik sebagai kekuatan komunikasi yang dapat mengendalikan tingkahlaku manusia dan mewarnai perkembangan peradaban. schreibern. atau massa. terucap. Bina Cipta. Tiada pandangan dunia tanpa informasi. dan gagasan lama atau baru. Bandung. gambar. h. tanda. bertujuan mengubah sikap atau 10 Henk Prakke (1976.

soveren sich durch massenmedienver breitet warden11. Kanisius. anonym. yaitu ditujukan kepada khalayak yang tidak terbatas. 14-15) dalam. Manakah yang lebih luas. dan actual. hal. Anehnya. und unterhaltende ausagen. dan 3) actual. sedangkan komunikasi massa memilki pesan yang lebih umum dari itu Zur massencomunikaton rechnen sowohl aktually als auch rein untlerich he. satu arah (einseitig). 2003. Publisistik dapat bersifat interpersonal. dan tersebar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Agus M Harjana. dan Sejarahnya tingkah laku orang lain. adalah lawan dari komunikasi tatap muka. 16 20 . propaganda berbisik). menuurrut Noelle Neumann. Jogjakarta. Jadi menurut Maletzke dilihat dari segi pesan. artinya melalui media. Komunikasi massa bersifat tidak langsung (indirect). belechrende. Secara singkat komunikasi massa adalah komunikasi melalui mediamassa boleleh bersifat tatap muka (seperti dalam rapat massa atau demonstrasi) atau interpersonal (seperti flusterpropaganda. komunikasi massa lebih luas dari publisistik. persuasive. seperti percakapan Reagan dan Carter. yakni tidak ada reaksi timbale balik antara komunikator dengan penerima. komunikasi massa atau publisistik? Komunikasi massa. 11 Maletzke (1`963. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal. bersifat terbuka (offentlich). Tetapi publisistik hanya berkenaan dengan pernyataan yang bersifat public. Yang mengaburkan ialah perbedaan antara komunikasi massa dan publisistik. h. komunikasi massa lebih sempit dari publisistik. Yang menjadikan publisistik ialah kenyataan bahwa percakapan itu disebarkan kepada public dan ditujukan untuk mempengaruhi pikiran dan tingkah laku public. Jadi dari segi media. Konsepsi. terjadi dalam waktu segera.

Konsepsi. publisitik berguna untuk mengamati. Komunikasi adalah istilah umum yang meliputi berbagai kegiatan pertukaran informasi tanpa mempersoalkan apakah kegiatan itu bersifat persuasive atau informative. Sebagai kesimpulan. Ini di sebabkan oleh obyek materialnya sama dengan ilmu ilmu lainnya. dan Sejarahnya Haacke (1962) mengangap komunikasi massa sebagai bentuk spesialisasi (spezialfall) dari publisistik yang merupakan pengertian umum (oberbekriff). Dalam focus yang lebih tajam. publisistik sebagai salah satu bagian dari ilmu komunikasi tetap menjadi studi yang menarik. publisistik tampaknya lebih berat ke politik. 21 . Publisistik adalah ilmu yang dikembangkan untuk memahami dan mengendalikan segala tenaga yang mempengaruhi tindakan public. sedangkan komunikasi kata Schramm adalah the busiest cross road . Disitu musafir lewat. jalan simpang paling ramai dengan segala disiplin ilmu Schramm (1980) membandingkan dengan kota purba Bab Elh-D Eldaherah.Komunikasi Kontemporer Strategi. maka ilmu komunikasi sifatnya interdisipliner dan multidisipliner. Buat Indonesia. menganalisis. terutama yang termasuk ke dalam ilmu sosial/ ilmu kemasyarakatan. kemudian meneruskan perjalanan mereka masing-masing. sehingga bekas persinggahan disiplin-disiplin ilmu ini tampak dalam keleluasaan ilmu komunikasi. mampir. merumuskan teori-teori tentang pengaruh pernyataan terhadap perubahan budaya dan social. Berbagai disiplin telah melakukan studi komunikasi. Karena termasuk ke dalam ilmu sosial dan ilmu terapan . publisistik bukan sekedar ilmu pers dan tidak sama dengan komunikasi. apakah lalu publisistik lalu harus pamitan? Tidak. Karena ada ilmu komunikasinyang lebih luas. Ini tampak jelas dengan melihat perkembangan ilmu komunikasi dewasa ini.

dalam menyusun urutan ilmu menganggap jurnalistik sebagai ilmu terapan. Riyono Pratikto (ed).. Penelitian yang di lakukan oleh Paul Lazarsfeld. 15 13 Walaupun demikian pelopor media untuk kali pertama adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. 1982. hal. tetapi juga media massa lainnya. bukan sekedar pengetahun (knowledge). Bradley Duane. 143 22 .Komunikasi Kontemporer Strategi. dan para cendikiawan ilmu komunikasi lainnya menunjukkkan bahwa gejala sosial yang di akibatkan oleh media massa tidak hanya berlangsung satu tahap tetapi banyak tahap. Pengambilan keputusan banyak di lakukan 12 Dedy Jamaluddin Malik. Gagasan Pulitzer ini mendapat tanggapan positif dari Charles Eliot dan Nicholas Murray Butler masing-masing Rektor Harvard University dan Colombia University karena ternyata journalism tidak hanya mempelajari dan meneliti hal-hal yang bersangkutan dengan persurat kabaran semata-mata. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Maka journalism berkembang menjadi mass comunication. Ditempat yang sama Joseph Pulitzer seorang tokoh pers kenamaan di Amerika serikat yang pada tahun 1903 mendambakan didirikannya “school of journalism”13 sebagai lembaga pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan para wartawan. New York: Pyramid Communication Inc. Remaja Karya. Ini di kenal dengan two step flow comunication dan multi step flow comunication. Melacak Perjalanan Ilmu Komunikasi Menuju Paradigma Baru. Bernard Berelson. p. dan Sejarahnya Bierstedt12. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Bandung. 1971. Dalam perkembangan selanjutnya mass comunication di anggap tidak tepat lagi karena tidak mencakup proses komunikasi yang menyeluruh. Konsepsi. Lih. Pada tahun 1457 ia menulis buku yang berjudul Journalism diu yang semakin mempertegas perkembangan jurnalisme sebagai ilmu (science). Elihu Kats. Hazel gaudert. dalam kumpulan tulisan.

Pada tahun 1967 terbit buku The Communicative Arts And Science Of Speech yang diracik oleh Keith Brooks. dan Sejarahnya atas dasar hasil komunikasi antarpersona (interpersonal communication) sebagai kelanjutan dari komunikasi massa (mass comunication) Oleh sebab itulah di Amerika serikat muncul communication science atau kadang-kadang di namakan juga communicology ilmu yang memepelajari gejalagejala sosial sebagai akibat dari proses komunikasi massa. Bandung. Komunikasi 14 Definisi Hovland di atas menunjukkan bahwa yang dijadikan obyek studi ilmu komunikasi bukan saja penyampaian informasi. lih. Rosda Karya. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Konsepsi. Kebutuhan orang-orang Amerika akan science of communication mulai berkecambah sejak tahun 1940 an disaat seorang sarjana bernama Carl I Hovland menampilkan definisinya mengenai ilmu komunikasi. 10 23 . 2004. hal. Di dalam buku itu Brooks berkeyakinan bahwa communicology atau ilmu komunikasi merupakan integrasi prinsip-prinsip komunikasi yang di ketengahkan para cendikiawan berbagai disiplin akademik.Komunikasi Kontemporer Strategi. komunikasi kelompok dan komunikasi antar persona. a systematic attemp to formulate in rigorous fashion the principle by which information is transmitted and opinions nd attitudes are formad (Upaya yang sistemik untuk merumuskan secara tegas asas-asas penyampian informasi serta pembentukan pendapat dan sikap)14. Onong Uchjana Effendy. melainkan juga pembentukan pendapat umum (public opinion) dan sikap public (public atticude) yang dalam kehidupan social dan kehidupan politik memainkan peranan yang sangat penting. Hovland mendefinisikan science of communication sebagai.

Departement Of communication university of Hawai dalam penerbitan yang dikeluarkan secara khusus menyatakan communication as a social scince. 101 24 . dan study mengenai proses komunikasi. Harper & Row. memberikan penafsiran dan saling mengabsahkan penemuan-penemuan yang di hasilkan disiplin khusus dan program-program penelitian. pesan yang di komunikasikan. suatu program penelitian sistemik yang mengkaji teori teorinya. Bidang study di dasarkan atas teory Bidang studi di landasi analisis kuantitatif atau empiris Bidang studi mempunyai tradisi yang di akui. Istilah komunikasi dipergunakan untuk menunjukkan tiga bidang study yang berbeda: proses komunikasi. dan Sejarahnya berarti juga suatu filsafat komunikasi yang realistis.Komunikasi Kontemporer Strategi. 2. Konsepsi. menjembatani kesenjangan dalam pengetahuan. New York. 1976. p. Seorang komunikolog adalah seorang ahli ilmu komunikasi. Dan di tegaskan di situ bahwa bidang study ilmu sosial mencakup tiga kriteria: 1. Demikianlah beberapa hal yang menunjukkan bahwa komunikasi adalah ilmu dan ilmu komunikasi ini termasuk ke dalam ilmu sosial yang meliputi 15 Joseph A Devito. Komunikologi merupakan program yang luas yang mencakup tampa membatasi dirinya sendiri kepentingan-kepentingan atau tekhnik tekhnik setiap disiplin akademik. Communicology an introduction to the study of communication. 3. Dalam pada itu Joseph A Devito15 dalam bukunya communicology an introduction to the study of communication menegaskan bahwa komunikologi adalah ilmu komunikasi oleh dan di antar manusia.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

intrapersonal communication, interpersonal, group communication, mass communication, intercultural communication, dan sebagainya. Jelas pula bahwa mass communication merupakan salah satu bidang saja dari sekian banyak bidang yang dipelajari dan di teliti oleh ilmu komunikasi. Komunikasi massa terbatas pada proses penyebaran pesan melalui media massa, yakni surat kabar, radio, telefisi, film, majalah, dan buku; tidak mencakup proses komunikasi tatap muka (face to face communication) yang juga tidak kurang pentingnya terutama dalam kehidupan organisasi. Berdasarkan uraian di atas dapatlah disusun suatu ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di tinjau dari komponennya, bentuknya, sifatnya, metodenya, tekhniknya, modelnya, bidangnya dan sistiemnya yang penulis tuangkan secara sistemik dalam table di bawah ini: Tabel: 1 Komunikasi Dipandang Dari Berbagai Segi
Kompone n komunika si Proses komunikasi Bentuk Komunikasi Komunikator (communicator) Pesan (message) Media (Media) Komunikan (communicant) Efek (effect) a. Proses secara primer b. Proses secara sekunder a. Komunikasi Personal (personal communication) 1). Komunikasi intrapersonal (intrapersonal communication) 2). Komunikasi antarpersonal (interpersonal communication) Komunikasi kelompok (group communication) 1). Komunikasi kelompok kecil (small group communication) meliputi; Ceramah 25 a. b. c. d. e.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

Komunikasi massa

Komunikasi Medio

Sifat komunikasi

Metode Komunikasi

Tekhnik komunikasi

(lecture), Diskusi panel (panel discussion), Simposium (symposium), Forum, Seminar, Curahsaran (brainstorming), Dan lain-lain 2).Komunikasi kelompok besar (large group communication/public speaking) 1) Pers 2) Radio 3) Televisi 4) Film 5) Dan lain-lain 1) Surat 2) Telepon 3) Pamflet 4) Poster 5) Spanduk 6) Dan lain-lain a. Tatap muka (face to face) b. Bermedia (mediated) c. Verbal (verbal)Lisan (oral) d. Tulisan/cetak (written/printed) e. Nonverbal (non verbal) 1. Kial/isyarat badamiyah (gestural) 2. Bergambar (pictorial) a. Jurnalistik (journalism) 1. Jurnalistik cetak (printed journalism) 2. Jurnalistik elektronik (elektronic journalism) * Jurnalistik radio (radio journalism) *Jurnalistik televisi (television journalism) b. Hubungan masyarakat (public relation) c. Periklanan (publicyti) d. Propaganda e. Perang urat syaraf (psychological warfare) f. Penerangan a. komunikasi informatif (informative communication) b. komunikasi persuasif (persuasive communication) c. komunikasi instruktif (instruktive/coersive communication) 26

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

d. hubungan manusiawi (human relation) Tujuan a. Perubahan sikap (attitude change) komunikasi b. Perubahan pendapat (opinion change) c. Perubahan perilaku (behavior change) d. Perubahan sosial (social change) Fungsi a. Menyampaikan informasi (to komunikasi inform) b. Mendidik (to educate) c. Menghibur (to entertain) d. Mempengaruhi (to influence) Model a. komunikasi satu tahap (one step flow komunikasi communication) b. komunikasi dua tahap (two step flow communication) c. komunikasi multi tahap (multistep flow communication) Bidang a. Komunikasi sosial (social communication) komunikasi b. Komunikasimanajemen/organisasional (management/organizational communication) c. Komunikasi perusahaan (business communication) d. Komunikasi politik (political communication) e. Komunikasi internasional (international communication) f. Komunikasi antar budaya (intercultural communication) g. Komunikasi pembangunan (development communication) h. Komunikasi lingkungan (environmental communication) i. Komunikasi tradisional (traditional communication) Sumber: Diolah dari berbagai sumber

Table di atas merupakan ikhtisar mengenai lingkup ilmu komunikasi di pandang dari berbagai segi16 . sungghpun disatu sisi penulis menyadari bahwa melukiskan ruang lingkup disiplin ilmu yang sudah berkembang
16

Onong Uchjana, Ilmu Komunikasi, Op. cit, hal; 19

27

Outdoor advertising atau canvassing jelas tidak masuk komunikasi masa. 28 . Ruang lingkup gagasan kurang konsisten dan tidak mutually exclusive komunikasi masa misalnya sudah disepakati sebagai komunikasi melalui media masa. dalam komunikasi masa. Pameran jelas sekali bukan komunikasi masa. Ruang lingkup di atas sungguhpun bukan genuine karya penulis akan tetapi diharapkan dalam melengkapi kekurangan dari berbagai ruang lingkup yang penulis racik dari banyak pakar. Para pakar di Amerika yang kerap menyandarkan diri pada filsafat Pragmatisme jarang berkeinginan untuk mengulas tentang ruang lingkup. Periklanan dapat dilakukan secara interpersonal maupun masal. kecuali kalau sekilas muncul dalam televise. dan Sejarahnya bukanlah hal yang mudah. lebih teoritis dariada praktis. Konsepsi. Makalah atau ‘gagasan’ memasukkan public relation. Pembicaraan ruang lingkup menjadi esensial . Disini. tatkala persoalan apakah komunikasi itu dapat digolongkan ilmu atau tidak dapat mengancam eksistensi lembaga. Klasifikasinya lebih cocok untuk membimbing penelitian bukan untuk merumuskan kurikulum. PR dapat dilakukan dalam konteks interpersonal. Hingga saat ini sebetulnya belum ada rung lingkup komunikasi yang dapat diterima bersama. pameran. misalnya dalam hal hubungan kepegawaian atau hubungan dengan public internal lainnya. periklanan. Ruang lingkup Laswell sudah memadai akan tetapi belum terinci. runag lingkup yang baik paling tidak harus menunjukkan pembidangan yang mutually exclusive dan menujukkan spesialisasi yang sudah ada dan bakal ada.Komunikasi Kontemporer Strategi.

and Uses in The Mass Media. Sejarah. Jakarta. psikologi dan sosiologi memang sangat besar dan sangat terasa.Komunikasi Kontemporer Strategi. sejarah. Communication Theories. hal. pengaruh disiplin lain terhadap ilmu komunikasi. Bahkan ada dari kalangan psikologi atau sosiologi yang masih merasa komunikasi manusia sebagai bagian dari disiplinnya. 269 29 . dan sebagainya. Hal ini sekaligus telah melahirkan berbagai pendekatan dan wawasan yang 17 Warner J Severin & James W Tankard Jr. terutama ilmu fisika. bahasa. psikologi dan sosiologi. Konsepsi. PARADIGMA KOMUNIKASI 1. Sejak semula para pakar acapkali mengkaji komunikasi manusia dengan menggunakan (secara terangterangan) konsep. 2005. dan Sejarahnya BAB III PARADIGMA DAN TEORI KOMUNIKASI A.. Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. terutama dalam mengkopseptualisasaikan komunikasi sebagai suatu di siplin ilmu yang bersifat eklektif (menggabungkan beberapa disiplin). Mereka kurang memahami bahwa kajian komunikasi memang telah meminjam dari berbagai disiplin dan telah meracik dan mengolahnya sendiri menjadi suatu konsep atau teori sehingga sangat bersifat eklektif. teori dan model ilmu fisika. Origins. Multi Paradigma Komunikasi yang multi makna dan multi definisi telah menyuguhkan cara pandang (frame) yang beragam pula. Tidak mengherankan bila hingga saat ini masih banyak kalangan luar yang meragukan komunikasi sebagai disiplin ilmu sendiri. Sifat eklektif ini telah di lukiskan oleh Wilburn Scramm 17 sebagai jalan simpang yang paling ramai dengan segala disiplin yang melintasinya. Metode. 2001. Kencana. Dalam perkembangannya sebagai suatu bidang kajian yang eklektif. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi.

57 19 Russell. karena hampir seluruh disiplin dalam ilmu sosial. berparadigma ganda. Multi paradigma seperti ini. Itulah serbabnya Feyerabend (1975) menyebut komunikasi sebagai ilmu yang di tandai oleh paradigma yang multi muka. Artinya para pakar menghargai adanya perbedaan wawasan dan perbedaan paradigma atau perspektif yang satu dengan lainnya. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. dan malah di dalamnya terdapat fraksi-fraksi dengan paradigma masing-masing. krisis dan revolusi ilmu. 1974). Tak dapat di sangkal bahwa para pakar ilmu komunikasi bukanlah kelompok yang bersatu pandangan dan wawasan mengenai konseptualisasi komunikasi sebagai suatu di siplin ilmiyah. Sementara setiap pertumbuhan ilmu melalui beberapa proses yaitu Paradigma I. Hal ini bukanlah suatu hal yang perlu di sesalkan. Para pakar komunikasi merupakan kelompok yang mempunyai ikatan yang sangat “longgar”. Bandung. bukanlah hal yang khas komunikasi. Istilah paradigma berasal dari Thomas kuhn18 (1970. 471 30 . yaitu lahirnya fraksi-fraksi di kalangan ilmuwan komunikasi dan lahirnya berbagai paradigma atau perspektif dalam kajian komunikasi manusia. Bertrand. hal. 2000. Dalam Kuhn Thomas. The Structure of Scientific Revolution. hal. Normal science. yang diakhiri dengan paradigma II. yang di gunakan tidak kurang dari 21 cara yang berbeda. Perbedaan-perbedaan itu pada akhirnya menumbuhkan dua hal yang sangat penting sebagai suatu fakta. Namun Robert Fredrichs19 (1970) berhasil 18 Kuhn menjelaskan bahwa perkembangan suatu ilmu pengetahuan tidak mungkin terlepas dari perubahan paradigma yang mendasarinya. Sejarah Filsafat Barat. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. anomaly. tetapi sebaliknya merupakan kekuatan ilmu sosial yang membedakannya dengan ilmu alam. Jogjakarta. dan Sejarahnya saling berbeda baik dalam merumuskan definisi komunikasi maupun dalam penelitian atau pengkajian empirik. 2002. Pustaka Pelajar. Rosda Karya.

Salah satu ciri dari paradigma ini adalah pemisahan antara pemikiran dengan realitas. Dalam hal ini paradigma baru bukanlah kelanjutan dari paradigma lama. Paradigma Positivisme-empiris oleh penganut aliran ini bahasa dipandang sebagai jembatan antara manusia dengan obyek diluar dirinya. Dalam masa tertentu ilmu sosial di dominasi oleh suatu paradigma. dari paradigma lama yang memudar kepada paradigma baru. yaitu paradigma (1) fakta sosial. Kemudian terjadi pergantian dominasi paradigma. Dalam kaitannya dengan analisis wacana konsekuensi logis dari pemikiran ini adalah orang tidak perlu mengetahui maknamakna subyektif atau nilai yang mendasari pernyataannya 20 21 Jurnal ISKI. hal:4-6 31 . Kuhn melihat bahawa perkembangan ilmu pengetahuan bukanlah terjadi secara kumulatif. dan Sejarahnya merumuskan paradigma itu secara jelas sebagai suatu pandanagn mendasar dari suatu disiplin ilmu teantang apa yang menjadi pokok persoalan (subyek matter) yang semestinya dipelajari. pertama. Sosiologi misalnya dalam perkembangannya memiliki tiga paradigma yang berbeda satu dengan yang lain. at the nature of the world. Dilihat dari beberapa paradigma yang selama ini berkembang AS. Hikam menjelaskan perjalanan paradigma dibagi menjadi tiga bagian21. Jogjakarta. Konsepsi. Ditempat berbeda Guba menjelaskan paradigma sebagai “…a set of basic belief (or metaphysic) that diels with ultimits or first principle …a world view that defines. 2001. Vol III/ April/ 1999 Eriyanto.Komunikasi Kontemporer Strategi. LkiS. Sebab hal ini berkaitan dengan aspek filosofis dalam melihat kompleksitas fenomena. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. tetapi terjadi secara revolutif. (2) definisi sosial dan (3) perilaku sosial. for its holder.20 Oleh karena itu paradigma berperan vital dalam melihat setiap kajian atau penelitian.

Paradigma ini bersumber pada pemikiran Frankfurt School. Jogjakarta. dan Sejarahnya sebab yang terpenting adalah apakah pernyataan itu dilontarkan secara benar menurut kaidah sintaksis dan semantik. Paradigma ini banyak dipengaruhi oleh pandangan fenomenologi. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. 245 32 . 2003. Dalam pandangan paradigma ini bahasa tidak lagi hanya dilihat sebagai alat untuk memahami realitas obyektif belaka dan yang dipisahkan dari subyek sebagai penyampai pernyataan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia bersumber dari gagasan Marx dan Hegel jauh sebelum sekolah Frankfurt berdiri. Ketiga adalah Paradigma Kritis. Jogjakarta. Hikam paradigma Konstruktivisme masih belum menganalisa faktor-faktor hubungan kekuasaan yang inheren dalam setiap wacana yang pada gilirannya berperan sebagai pembentuk jenisjenis subyek tertentu berikut perilaku-perilakunya. Kedua adalah paradigma Konstruktivisme. Paradigma Lama Dan Paradigma Baru Sebagaimana tesis Kuhn (1970. Konsepsi. yang berusaha mengkritisi pandangan konstruktivis. Kreasi Wacana. Paradigma ini hanya sebatas memenuhi kekurangan yang ada dalam paradigma konstruktivisme yang kurang sensitif pada proses produksi dan reproduksi makna yang terjadi secara historis maupun institusional.22 2. hal:164 atau dapat juga dilihat di Lukman Hakim. Aliran ini menolak pandangan empirisme yang memisahkan subyek dan obyek bahasa. Filsafat sebagai ilmu kritis.1974) di atas bahwa ilmu tidak berkembang secara kumulatif melainkan secara 22 Untuk mengetahui lebih jauh tentang maksud Marx lihat Frans Magni Suseno. Kanisius. hal. 1992. Konstruktivisme justru menganggap subyek sebagi faktor sentral dalam kegiatan wacana serta hubungan-hubungan sosialnya. Seperti ditulis AS.

Hal ini membawa konsekwensi yang multi ragam pula pada metode pengkajian (peneltian) bagi komunikasi. Fisher tidak menggunakan istilah paradigma melainkan ‘persperktif’. Terkait hal ini penulis mencatat dua paradigma yang dapat di sebut sebagai paradigma lama dan paradigma baru. Namun apa yang dimaksud dengan paradigma itu kurang lebih sama dengan perspektif. Artinya metode penelitian komunikasi tidak 23 Tanen. Dalam hal ini ia merangkum kajian komunikasi selama ini ke dalam empat perspektif yang penting yaitu. strategi intelektual kerangka konseptual dan paradigma. 1996. perspektif mekanistis. 76 33 . Sejak awal perkembangannya hingga tahun 1970-an ilmu komunikasi di dominasi oleh paradigma tertentu yang kemudian digeser secara pasti oleh paradigma lain. Yang terbit untuk kali pertama pada tahun 1978. hal. dan Sejarahnya revolutif. telah berhasil mencatat adanya beberapa paradigma yang berkembang pada beberapa dekade terakhir ini dalam ilmu komunikasi sesuai judul buku perspective on human communication23. Deborah. B. Jakarta. Konsepsi. Adanya ke empat perspektif itu telah menunjukkan bahwa komunikasi sebagai suatu kajian di warnai oleh multi paradigma. sebab dari sebagaian fenomena yang sedang di lihat itu hilang dan yang lainnya mengalami distorsi. Aubrey fisher seorang pakar komunikasi yang terkenal dalam dekade terakhir. Seni Komunikasi Efektif. Namun itulah hakekat perspektif. interaksional dan pragmatis.Komunikasi Kontemporer Strategi. justru itu perspektif boleh di artikan sebagai pendekatan. psikologi. PT Gramedia Pustaka Utama. Fisher mengakui bahwa perspektif dalam arti pandangan yang realistis tidak mungkin lengkap. maka ilmu Komunikasi mengalami hal serupa. karena menurutnya istilah paradigma dari Kuhn itu telah di tafsirkan secara berlain-lainan sehingga mencegah penggunaannya yang netral.

kontekstual. Justru itu mengkaji komunikasi harus konsisten antara perspektif yang di anut dengan metode penelitian yang di pakai. Aubrey Fisher Saluran Pesan/umpan balik Penyendi Sumber-penerima Pengalih sendi Pengalih sendi Gangguan Sumber-penerima Penyendi 34 Pesan/umpan Saluran balik . Eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak atau berada pada saluran. menkonseptualisasi komunikasi sebagai proses yang mekanistis antara manusia. Hal ini tergantung pada perspektif yang dipakai. Demikian pula boleh kualitatif maupun kuantitatif. Pada dasarnya perbedaan antara perspektif yang satu dengan yang lainnya. diskriptif dan sebagainya. Sebagai proses mekanis maka dalam komunikasi terdapat suatu pesan mengalir melintas ruang dan waktu dari satu titik (sumber/penerima) kepada titik yang lain (sumber/penerima) secara simultan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. sebagaimana yang telah di buat oleh Fisher pada dasarnya adalah perbedaan dalam menkonseptualisasaikan komunikasi. Sebagaimana gambar berikut: Gambar 1 Paradigma/ Perspektif B. Fisher menggambarkannya sebagai ban berjalan. Dengan demikian perspektif atau paradigma yang ada dalam komunikasi itu perlu dipahami dengan baik. tetapi boleh juga historis. Perspektif mekanistis yang berkembang sebagai pengaruh fisika. eksploratif. dan Sejarahnya hanya eksperimental. fenomenologis.

Model mekanistis ini sudah tidak asing bagi orang kebanyakan. Konsepsi. maupun dalam perspektif interaksional dan pragmatis. saluran dan pesan/umpan balik/efek. difusi (komunikasi pembangunan) dan jaringan komunikasi. Sesuai dengan doktrin mekanisme (idealisme mekanistis) yang berdasarkan cara berfikir sebab akibat. 40 Komponen komponen dalam model mekanistis itu sangat jelas yaitu sumber/penerima. juga karena sangat berbeda dengan perspektif mekanistis yang sudah ada sejak lama. dan Sejarahnya Sumber: Anwar Arifin:2002. sebab selain baru tumbuh dan berkembang. Justru itu perspektif dapat di sebut sebagai persepektif atau paradigma baru (kontemporer). yang seluruhnya menggunakan metode eksperimental dan kuantitatif. Menurut Fisher para penganut dari paradigma baru ini adalah pemberontak-pemberontak dalam study ilmu komunikasi. juga tidak terlalu sulit di pahami. Sebaliknya baik dalam perspektif psikologis. maka titik berat kajian pada efek. dan bahkan penjungkirbalikan 35 . Hal ini terutama di sebabkan karena dalam memahami paradigma baru ini diperlukan perubahan. sumber/penerima tidaklah begitu penting. efek media massa. dan revolusi yang di gerakkannya masih sedang berlangsung. karena selain telah menghasilkan banyak studi. Hal ini tercermin dalam kajian mengenai persuasi..Komunikasi Kontemporer Strategi. saluran. komunikasi tidak di konseptualisasikan sebagai proses mekanistis seperti di atas sehingga komponen mekanistis seperti pesan/umpan balik/efek. Model ini merupakan model lama atau model klasik dalam studi komunikasi.

komunikasi organisasional. dan Sejarahnya (revolusi) cara berpikir mekanistis dalam komunikasi manusia. Banyak study yang telah di lakukan dan banyak buku yang telah di terbitkan sehingga pengaruhnya sangat kuat dan meluas. Metodologi yang di gunakan pada umumnya eksprimental dan kuantitatif. keyakinan dan keinginan”. Paradigma atau perspektif dari model mekanistis dalam komunikasi adalah yang paling lama dan paling banyak dan paling luas dianut sampai sekarang. dengan fokus kajian pada individu (penerima). Hal imi terlihat pada berbagai studi mengenai persuasi dan perubahan sikap. Justru itu eksistensi empiriknya (lokusnya) terletak pada diri manusia (bukan pada saluran sebagaimana pada model mekanistis).Komunikasi Kontemporer Strategi. Paradigma Mekanistis Model mekanistis telah mengalami perkembangan yang tidak saja menarik akan tetapi juga telah membesarkan ilmu komunikasi. komunikasi dikonseptualisasi atau dipahami sebagai proses dan mekanisme internal penerimaan dan pengolahan informasi pada diri manusia. yaitu pada “kepala” indifidu yang di namakan filter konseptual (seperti sikap. adalah merupakan pengaruh dari psikologi terutama psikologi sosial. tetapi juga di kalangan masyarakat luas. pesan/umpan balik efek. Hal ini dapat dipahami karena kajian dan pengembangan paradigma ini. dan komunikasi kelompok. Dalam perspektif psikologi. bukan saja di kalangan masyarakat akademik. persepsi. Itulah sebabnya komponennya bukan lagi sumber/penerima. 36 . melainkan stimulus dan respons. saluran. Konsepsi. 3.

Di samping itu paradigma ini telah berkembang jauh. dan telah timbul kekecewaan terhadap hasil study yang dahulunya populer. baik secara maupun revolusi melalui pergumulan yang seru dari pendekar-pendekarnya. Banyak dari asumsi-asumsi ini akan bermanfaat jika diuji melalui penelitian. Dilain waktu mereka mengambil bentuk ungkapan yang terlalu disederhanakan atau pribahasa-pribahasa. 24 Warner J Severin & James W Tankard Jr. and Uses in The Mass Media. kebijaksanaan tradisional dan “pikiran sehat” untuk dijadikan panduan dalam mempraktekkan komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Teori merupakan pernyataan umum yang merangkum pemahaman kita tentang cara dunia bekerja. sebagian besar dari teoriteori pada masa lalu bersifat implisit. cit. Op. TEORI KOMUNIKASI Selain perspektif dan paradigma. namun di Indonesian kepercayaan terhadap model ini masih cukup kuat. atau ditetapkan hanya sebagian (dalam batas-batas tertentu). Dalam bidang komunikasi massa. Konsepsi. Masyarakat mengandalkan cerita rakyat. Dijelaskan oleh James W. tankard (2005)24 Teori merupakan tujuan akhir ilmu pengetahuan.tidak ditetapkan. Hasilnya mungkin pribahasa-pribahasa itu ditetapkan. hal. Origins. Terkadang asumsi-asumsi ini tidak pernah diucapkan atau dicatat disuatu tempat. B. Communication Theories. karena paradigma baru yang berkembang kemudian sangat bertentangan dengan cara berfikir ini. 2001.. dan Sejarahnya Meskipun paradigma ini telah memudar dikalangan pakar ilmu komunikasi. Metode. 287 37 . Justru itu model ini masih tetap penting sebagai bahan studi dalam komunikasi. Hal ini terlihat dari banyaknya teori dan model yang beragam dari perspektif ini. teori merupakan hal penting suatu disiplin keilmuan. Dasar berpikir penganut mekanistis perlu di pahami.

5. Konsepsi. 25 Effendy. mengapa tidak mencoba membuatnya menjadi teori terbaik? 2.semakin Y25. Dinamikan Komunikasi. 4.maka.” pernyataan-pernyataan yang menggunakan frase seperti menimbulkan. tidak banyak dalil-dalil yang berlaku sepenuhnya yang dapat mereka katakan sebagai pernyataan jika-maka.” Ilmuwan komunikasi berpendapat bahwa selama ini kita mempunyai beberapa teori yang kita terapkan setiap saat. Contoh: “Seseorang yang melihat kekerasan dalam televisi cenderung berkelakuan agresif dari pada seseorang yang tidak melihat kekerasan dalam televisi. tujuan dari teori adalah untuk merumuskan pernyataan-pernyataan atau dalil-dalil yang bisa memberi penjelasan. Pernyataan-pernyataan teoritis ini mempunyai bentuk yang beragam: 1. Contoh: “Melihat kekerasan dalam televise menimbulkan perilaku yang lebih agresif dari pada tidak melihat kekerasan dalam televise. Pernyataan cenderung. Bandung: Remaja Rosda Karya. 2000.” Dalam study komunikasi. 3. Bentuk pernyataan yang lebih umum adalah pernyataan cenderung. 38 . oleh karenanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 65. Contoh: “jika seorang anak muda melihat banyak kekerasan dalam televisi. Contoh: “semakin banyak kekerasan dalam televise semakin banyak pula perilaku agresif yang terjadi. manusia kerap berusaha menerangkan sesuatu yang sulit dimengerti.” Pernyataan semakin X. hal. dan Sejarahnya Dalam pengembangan teori. maka dia akan melakukan perbuatan-perbuatan yang agresif. Pada dasarnya. Onong Uchjana. Pernyataan jika.

1995). yang memiliki kemampuan menggeneralisasi dan memprediksi. dan Sejarahnya Ilmuwan percaya bahwa selama kita harus menaruh percaaan yang besar terhadap harus menaruh percaaan yang besar terhadap pernyataanpernyataan tentang cara kerja sesuatu yang telah teruji dan terbukti. Werner. Anwar. kita berada pada posisi yang lebih baik untuk memprediksi dan mengontrol hasil-hasil dari komunikasi. Konsepsi. sebagai seorang psikolog. 2002. 2. Dan ini melibatkan paling tidak tiga aspek: 26 1. 2005 dalam Arifin. Dengan pemahaman yang lebih baik. Adanya perhatian lebih besar terhadap penggunaan komunikasi massa dari pada sebelumnya. “tidak ada yang sepraktis teori yang bagus”26. Pentingnya aktifitas audiens menjadi lebih jelas dengan adanya perubahan bentuk pada media. Kurt Lewin mengatakan dalam sebuah pernyataan yang sering dikutip. Adanya pergeseran menuju ilmu kognitif atau pendekatan pada proses informasi (Beniger dan Gusek. Perubahan Teori Komunikasi Teori komunikasi saat ini sedang berubah dan memang butuh diperbaiki lebih jauh lagi agar bisa menyesuaikan dengan perubahan yang terjadi di media.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan demikian teori komunikasi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kita tentang proses komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo persada 39 . Ini adalah jenisjenis pernyataan yang membangun teori ilmiah dan juga berguna. Diantara perubahan yang terjadi secara nyata adalah sebagai berikut: 1. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas.

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

a. pergeseran pada variable bebas dari variable persuasi (contoh, kredibilitas sumber) ke konsep seperti sebuah wacana (contoh, sifat bahasa yang digunakan) dan penyusunan (bagaimana peristiwa dikemas dan disajikan dalam media). b. Perubahan variable terikat dari sikap (evaluasi pro dan kontra terhadap sebuah objek). c. Pergeseran penekanan dari perunahan sebagai hasil komunikasi (perubahan yang terjadi pada prilaku dan sikap) ke restrukturisasi (perubahan pada skematis atau model kita terhadap sebuah peristiwa, atau realitas konstruksi sosial). Dikutip dari buku teori komunikasi sejarah, metode dan terapan karangan Werner (2005: 17) Satu dari hasil perubahan teknologi adalah kita tidak lagi bisa mengatakan bahwa televisi sebagai hasil sistem monolitik yang seragam, mengirimkan pesan yang secara esensi sama pada semua orang. Pemikiran ini mempunyai konsekuensi karena ada beberapa teori komunikasi yang menganggap pada tingkat tertentu pesan televise atau hasil pesan media adalah seragam27. Teori-teori ini mencakup juga teori pengembangan milik Gabner dan teori spiral kesunyian-nya Noelle-Newman28, dan juga pada tingkat yang lebih rendah, fungsi penentuan agenda – agenda setting. Pada intinya, tampaknya bahwa audiens yang terfragmentasi dan tersegmentasi yang merupakan cirri media yang baru mungkin mengarah pada pengurangan dampak pada media massa seperti yang disebutkan dalam teori pengembangan, spiral kesunyian, dan fungsi penentuan agenda.
27

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 70 28 Ibid; hal 78

40

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Kerangka Teori Komunikasi Para ahli sosiologi dan ahli ilmu-ilmu sosial lain telah melakukan berbagai usaha, untuk mencari kerangka taori yang sistematis yang menyangkut hubungan antara pengaruh komunikasi dan variable-variabel yang mendukung pengaruh tersebut. Menurut Tommy Suprapto Tujuanya adalah untuk menunjukkan secara garis besar bagaimana usaha-usaha untuk merumuskan teori komunikasi telah berkembang sebagai titik perhatian para ahli pengaruh media terhadap individu maupun kelompok telah berhasil menumbuhkan pembaharuan-pembaharuan yang berjalan pesat. Pembaharuan yang berwujud perubahan maupun pembangunan pada umumnya merupakan suatu proses yang berlanjut yang menyangkut hubungan antara media dan massa29. Sementara media massa dapat menumbuhkan bermacam-macam rangsangan (Sitimulans) sehingga tanggapan audiens yang dihasilkannya juga akan berbedabeda. Hal ini dapat diuraikan kedalam empat perumusan khusus yang merupakan ringkasan pemikiran kontemporer tentang pengaruh media massa, seperti yang dikatakan oleh Melvin De Fleur (1982: 185), yaitu: Pertama: Teori Perbedaan-Perbedaan Individu Para ahli psikologi menaruh perhatian yang besar terhadap proses belajar, karena, terdapat kecenderungan baru terhadap otak melalui proses belajar sebagai pelengkap untuk merumuskan teori-teori belajar. Dalam rangka kegiatan ilmiah ini para ahli menekankan betapa eratnya hubungan belajar dengan; motivasi; suatu study laboratorian yang bersifat eksperimen berhasil meyakinkan
29

Rahmat, Jalaluddin dan Mulyana Deddy, 2001, Komunikasi Antar Budaya, Bandung, PT Remaja Rosdakarya, hal; 46

41

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

para ahli psikologi bahwa beberapa tingkat motivasi dapat ditimbulkan melalui proses belajar, serta kenyataan bahwa setiap individu dapat memperoleh motivasi berdasarkan rangsangan yang sama. Dari hasil study ini timbul pengakuan adanya motivasi individu serta perbedaanperbedaan pengalaman bersdasarkan hasil belajar. Dengan demikian setiap individu memiliki kepribadian masingmasing yang akan mempengaruhi juga perilaku mereka dalam menanggapi sesuatu. Perbedaan individu itu terjadi disebabkan karena perbedaan lingkungan, yang menghasilkan pula perbedaan pandangan dalam menghadapi sesuatu. Dari lingkungannya akan terbentuk sikap, nilai-nilai serta kepercayaan yang mendasari kepribadian mereka. Anak kembar sekalipun yang secara biologis mempunyai persamaan-persamaan, akan dapat berbeda kepribadiannya jika dibesarkan dalam lingkungan sosial yang berbeda. Setiap orang dengan sendirinya memiliki persepsi yang berbeda sehubungan dengan kepribadiannya. Berdasarkan teori-teori psikologi sebagai latar belakang, para ahli komunikasi harus mengubah jalan pikirannya tentang pengaruh media. Sekarang menjadi jelas bahwa audiens dari suatu medium komunikasi bukanlah suatu kelompok monoritis yang anggotaanggotanya senantiasa mempunyai tanggapan yang sama terhadap ini medium.prinsip-prinsip mengenai atensi selektif serta persepsi selektif dibentuk berdasarkan perilaku komunikasi dari audience. Teori psikologi umum telah merumuskan konsep persepsi selektif berdasarkan pada perbedaan-perbedaan kepribadian individu. Setiap orang akan menanggapi ini media berdasarkan kepentigan mereka, disesuaikan dengan kepercayaanya serta nilai-nilai sosial mereka.
42

Asumsi dasar dari teori katagori sosial adalah teori sosiologi yang berhubungan dengan kemajemukan masyarakat modern. Kategori sosial tersebut didasarkan pada usia. satu sama lain disebabkan adanya perbedaan psikologis di antara idividu. ataupun agama. tempat tinggal (desa atau kota). Persamaan dalam orientasi serta sikap akan berpengaruh pula terhadap tanggapan mereka dalam 43 .dimana dinyatakan bahwa masyarakat yang memiliki sifat-sifat tertentu yang sama membentuk sikap yang sama dalam menghadapi rangsangsangan tertentu. sedangkan majalah olahraga jarang dibaca oleh wanita. “teori perbedaan-perbedaan individu mengenai pengaruh komunikasi massa”. Oleh sebab itu pengakuan terhadap perbedaan individu dalam menanggapi komunikasi diwujudkan dalam. tingkat penghasilan. tingkat pendidikan. Kedua: Teori Kategori Sosial Teori ini beranggapan bahwa terdapat kategori sosial yang luas dalam masyarakat kota industri yang kurang lebih memiliki perilaku sama terhadap rangsanganrangsangan tertentu. Konsepsi. Dalam hubungannya dengan komunikasi massa dapat digambarkan bahwa majalah mode jarang dibeli oleh pria.kepercayaannya maupun nilai-nilainya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Atas dasar pengakuan bahwa tiap individu tidak sama perhatianya . umur pendidikan tampaknya turut serta menentukan selektifitas seseorang terhadap media yang ada. seks. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengaruh media terhadap individu akan berbeda. kepentingannya. Variable-variabel seperti seks. maka dengan sendiriny selektivitas mereka terhadap komunikasi mass juga berbeda.

Perbedaan pokok antra teori perbedaan-perbedaan individu dengan teori kategori sosial adalah pada latar belakang dasr ilmu yang mendukungnya serta pada obyeknya.Masyarakat yang memiliki orientasi sama lebih kurang akan memilih isi komunikasi yang sama dan akan menanggapi isi komunikasi tersebut dengan cara yang sama. Dalam kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang langsug menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.orang lebih banyak memperoleh pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa. dan Sejarahnya menerima pesan komunikasi. Konsepsi. Sedang obyek dari perbedaan-perbedaan individu terbatas pada individu. Dalm kenyataannya terbukti bahwa orang-orang yang yang langsung menerima informasi dari media terbatas sekali. Ketiga: Teori Hubungan Sosial Teori ini menyuatakan bahwa dalam menerima pesan-pesan komunikasi melalui media.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media.orang lebih banyak pesan itu melalui hubungan atau kontak dengan orang lain daripada menerima langsung dari media massa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Mereka. dan objek dari kategori sosial adalah pada kelompok status sosaial tertentu. Teori perbedaan –perbedaan individu berdasarkan pada pengembangan teori psikologi umum sedang teori kategori sosial berdasarkan pada teori sosiologi umum.Hubungan sosial yang informal merupakan salah satu variabel yang turut menentukan besarnya pengaruh media. inilah yang merumuskan informasi dari media tersebut pada orang lain melalui saluran 44 .

Berdasarkan pada hasil penelitian. dan Sejarahnya komunikasi informal. Cara penafsiran informasi yang kemudian berkembang menjadi “pengaruh pribadi” merupakan salah satu mekanisme penunjang yang penting. Pertama. Individu-individu yang lebih banyak memiliki hubungan dengan media tersebut “pemuka pendapat”. Kedua. teori norma-norma budaya menganggap bahwa media massa melalui pesan-pesan yang disampaikannya sevara tertentu dapat menumbuhkan kesan-kesan yang 45 . maka arus informasi akan melalui sua tahap. Pada hakikatnya. Keempat: Teori Norma-norma Budaya Teori ini melihat cara-cara mass media mempengaruhi sebagai suatu produk budaya. Proses komunikasi yang demikian ini dinamakan komunikasi dua tahap (Two step-flow communication). yang berada diantara pesan-pesan komunikasi dengan jenis tanggapan yang diberikan terhadap pesn-pesan tersebut. karena ternyata mereka memainkan peranan yang besar sekali dalam meneruskan dan menafsirkan informasi yang nereka terima. informasi tersebut kemudian bergerak melalui saluran komunikasi antar pribadi kepada individuindividu yang kurang memiliki hubungan langsung dengan media dan ketergantungan merek akan informasi pada orang lain besar sekali.Komunikasi Kontemporer Strategi. informasi bergerak dari media kepada individu-individu yang relatif “well informed”. mereka pada umumnya memperoleh informasi langsung. Konsepsi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa teori hubungan sosial mencoba menekankan pentingnya variabel hubungan antara pribadi sebagai sumber informasi maupun sebagai pengaruh media komunikasi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. bahkan menyempurnakannya. Pertama. Konsepsi. Menurut Lazarfeld dan Merton dalam Wright (1985) media sebenarnya hanya berpengaruh dalam memperkokoh norma-norma budaya yang berlaku. dalam hal ini media akan bekerja secara tidak langsung untuk mempengaruhi sikp individu tersebut. dan Sejarahnya oleh khalayak disesuaikan dengan norma-norma budayanya. Mereka berpandangan bahwa media bekerja secara konservatif dan hanya menyesuaikan diri dengan norma-norma budaya masyarakat seperti selera dan nilai-nilai. dari pada memimpin mereka untuk membentuk norma-norma yang baru. Perilaku individu umumnya didasarkan pada normanorma budaya yang disesuaikan dengan situasi yang dihadapi. Ketiga. maupun untuk menumbuhkan norma-norma budaya baru. Dalam keadaan tertentu media massa. media dapat diciptakan pola-pola budaya baru yang tidak bertentangan dengan pola budaya yang ada. Mengenai besarnya pengaruh media massa terhadap norma-norma budaya memang masih harus lebih banyak dibuktikan lewat penelitian-penelitian yang intensif. Idealnya kebiasaan membaca yang berkembang dengan cepat 46 . media massa dapat mengubah norma-norma budaya yang berlaku dan dengan cara demikian mengubah perilaku individu-indivdu dalam masyarakat. pesan-pesan komunikasi massa dapat memperkuat pola-pola budayanya yang berlaku dan membimbing masyarakat untuk mempercayai bahwa polapola tersebut masih tetap berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. Kedua. Paling sedikit ada tiga cara untuk mempengaruhi norma-norma budaya yang dapat ditempuh oleh media massa.

Misalnya. kampanye larangan merokok yang dilakukan lewat media massa oleh organisasi antikanker di Amerika serikat yang bertujuan agar masyarakat mengurangi rokok terbukti secara perlahan-lahan memberikan pengaruh yang positif. Untuk pertama kalinya dalam sejarah terjadi pengurangan konsumsi rokok di kalangan penduduk Amerika Serikat (1968). media massa bahkan dapat menumbuhkan norma-norma budaya baru dalam perilaku selama norma tersebut tidak dihalangi oleh hambatanhambatan sosial budaya. Persoalan yang menyangkut masalah apakah media dapat mengubah perilaku masyarakat yang telah mapan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Dengan perkataan lain. 47 . hal mana belum pernah terjadi sebelum didakannya kampanye. apabila informasi yang disampaikan sesuai dengan kebutuhan individu dan tidak bertentangan dengan struktur normanorma budaya yang berlaku. bahwa media massa tidak mempengaruhi secara mendalam norma-norma yang telah melembaga. Keraguan yang masih timbul dikalangn para ahli adalah yang menyangkut persoalan benarkah tanpa bantuan atau dukungan dari factor-faktor lain media massa maupun merangsang perubahan. Selain itu media massa dapat mengaktifkan perilaku tertentu. dan Sejarahnya akibat penyebaran surat kabar. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media massa dapat memperkuat norma-norma budaya dengan informasi-informasi yang disampaikan setiap hari. Media massa secara bersama-sama memberikan suasana baru bagi interaksi keluarga serta memanfaatkannya sebagai sarana rekreasi di rumah. minat untuk menikmati siaran radio bertambah besar dengan adanya televise juga yang membawa norma-norma baru mengenai perilaku komunikasi massa. masih merupakan persoalan yang rumit.

maka perdebatan mengenai teori normanorma budaya niscaya dapat diredakan. pembatasan-pembatasan. Jika hal ini menjadi bertambah jelas. dan Sejarahnya Kesimpulan ini. serta persyaratan-persyaratan apa yang memungkinkan media.sebagaimana kesimpulan-kesimpulan lainnya mengenai pengaruh media bersifat tentative dan dapat berubah berdasarkan pada data yang meyakinkan. 48 .Komunikasi Kontemporer Strategi. teori norma-norma budaya kemudian masih harus dikaji lebih lanjut karena sifatnya yang controversial. mempengaruh norma budaya. Konsepsi. Hal ini merupakan tantangan untuk para ahli komunikasi serta ahli-ahli ilmu sosial yang lain untuk menemukan factor-faktor. Secara keseluruhan.

d. ILMU KOMUNIKASI Perdebatan seputar komunikasi dapat digolongkan ilmu atau sekedar pengetahuan sesungguhnya telah berlangsung lama Apabila komunikasi itu ilmu. Ilmu Ilmu Ilmu Ilmu agama/kerohanian kebudayaan sosial eksakta dan tekhnik tersebut Pengelompokan itu menurut undang-undang ternyata berbeda dengan pendapat para ahli.Mohammad Hatta dalam bukunya Pengantar ke jalan ilmu dan pengetahuan. apakah termasuk kelompok ilmu sosial (social science) atau kelompok lain? Mengenai pengelompokan ilmu para ahli yang satu dengan yang lainnya mempunyai pendapat yang berbeda. Ilmu alam (yang terbagi atas teoritika dan praktika) Ilmu sosial (yang terbagi atas teoritipa dan praktika) Ilmu kultur 49 .Komunikasi Kontemporer Strategi. membagi ilmu menjadi tiga kelompok. c. yaitu: b. Konsepsi. d. Dr. meskipun demikian semua ahli sepakat mengelompokkan komunikasi sebagai bagian besar dari Ilmu-ilmu sosial . b. c. termasuk ilmu apa. yaitu: a. Dalam undang-undang pokok tentang perguruan tinggi nomor 22 tahun 1961 di cantumkan penggolongan ilmu pengetahuan yang terdiri atas empat kelompok. dan Sejarahnya BAB IV HAKEKAT KOMUNIKASI A.

Ilmu pasti 7. Antropologi budaya dan sosial 50 . Ilmu tekhnik 9.Berikut ini adalah pembagian ilmu selengkapnya: a. Ilmu bumi sosial 5. dan Sejarahnya H. Sosiologi 6. Ilmu kedokteran 4. menggolongkan ilmu menjadi tiga kelompok. Ilmu farmasi 5. Ilmu ekonomi 3. Endang Saifudin Anshari. Ilmu jiwa sosial 4. Ilmu kemasyarakatan (social Science) 1. Ilmu hukum 2. humanities studies) dalam buku tersebut “publisistik dan jurnalistik “ termasuk ke dalam ilmu kemasyarakatan (social science). Konsepsi. Ilmu kemasyarakatan (social science) c. Antropologi fisik 3. Geologi 10. Biologi 2. M.A dalam bukunya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ilmu pengetahuan alam (natural science) 1. Ilmu Alam (natural science) b. filsafat dan agama. Ilmu pertanian 6. yakni: a.Dan sebagainya b. Humaniora (study humanitas. Ilmu alam 8. sama dengan penggolongan Stuart Chase dalam bukunya The Proper Study Of Mankind. ilmu.

3.Publisistik dan jurnalistik 11. 6. Ilmu pendidikan 10.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya 1. Konsepsi. Ilmu sejarah 8. 2. 5.Dan sebagainya c. Ilmu politik 9. 4. Humaniora (study Humanities. humanities study) Ilmu agama Ilmu filsafat Ilmu bahasa Ilmu seni Ilmu jiwa Dan sebagainya Di sisi lain Prof Harsojo mengutip pendapat Robert Bierstedt dalam bukunya The Social Order yang menyusun sejumlah ilmu murni yang erat hubungannya dengan ilmu-ilmu terapan sebagai yang tertera di bawah ini: Ilmu ilmu murni terapan Fisika Astronomi Matematika Kimia Fisiologi Ilmu politik Jurisprudensi Zoologi Botani Geologi minyak Sejarah Ekonomi 51 ilmu-ilmu Bangun karya Navigasi Akuntasi Farmasi Ilmu obat obatan Politik Hukum Peternakan Pertanian Bangun karya Jurnalistik Tata niaga . 7.

Perspektif Estimologi Secara estimologi istilah komunikasi berasal bahasa latin communication yang bersumber dari communis. Para ahli juga mensejajarkan kata komunikasi communicare yang di dalam bahasa mempunyai arti berpartisipasi atau berasal dari commones yang berarti sama = common31. Jakarta: Gaya Media Pratama. cit. 3 Tasmara. Atas dasar ini para pakar berpendapat bahwa terbentuknya sebuah pranata masyarakat adalah dikarenakan kehadiran dua orang/ atau lebih yang keberadaannya saling berhubungan satu sama lain. secara kodrati senantiasa terlibat dalam proses komunikasi yang unik. 1997.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. hal. 98 52 . Hubungan ini pada akhirnya menumbuhkan interaksi sosial (social interaction). PENGERTIAN KOMUNIKASI Setiap orang yang hidup bermasyarakat sejak bangun tidur hingga tidur lagi. Yang berarti sama makna dan sama 30 mengenai suatu hal . Komunikasi dalam pengertian secara umum dapat di lihat dari tiga aras besar di bawah ini: 1. Komunikasi Dakwah. dari kata rasa asal latin kata Dengan demikian dapat dikatakan bahwa seseorang yang melakukan proses komunikasi selalu mengharapkan partisipasi dari orang lain atau bertindak sama sesuai dengan tujuan dan harapan atau pesan yang di 30 31 Onong Uchjana:2000. hal. Toto. dan Sejarahnya Sosiologi Administrasi B. Terjadinya komunikasi ini merupakan konsekwensi dari hubungan sosial (social relations) antara manusia satu dengan yang lain. Op. terjadinya interaksi sosial di sebabkan interkomunikasi (intercommunication).

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

sampaikannya. Dalam kaitan ini seorang ahli komunikasi, Prof. Wilbur Schramn berpendapat;

When we communicate, we are trying to establish a commoness with someone. That is we are tryng to share information, an idea or an attitude,… Communication always requires at least three elements-the source, the message, and destinition32 Dari pernyataan di atas dapat dijelaskan, bahwa proses komunikasi yang dilakukan manusia sesungguhnya ingin berusaha merajut persamaan atau commoness dengan manusia lain; baik dilakukan dengan cara menpa unsur;

1.

Sumber (Source) 2. Isi pesan (Message) 3. Tujuan (Destinition)

Sumber yang di maksudkan di sini adalah seseorang yang mengambil inisiatif pertama untuk melakukan proses komunikasi. Pesan (message) adalah idea-idea atau gagasan atau buah pikiran yang di sampaikan oleh sumber kepada orang lain dengan tujuan (Destinition) agar orang lain bertindak sama sesuai dengan harapan yang di tuangkan dalam pesan tersebut. Kalau si Imron berkata kepada si Amin “pergilah ke masjid”, maka dapat di uraikan sebagai berikut:

1. Sumber (Source)
32

: Si Imron

Wilbur Schramn, Men Message and Media, Horper and Row, New York, 1973, p; 115

53

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

2. Isi pesan (Message)

:kalimat “pergilah ke masjid” 3. Tujuan (Destinition) : Perubahan sikap dari si amin yaitu bertindak memenuhi pesan yangdi sampaikan oleh sumber (si Akhmad) Uraian di atas memperjelas tujuan dari proses komunikasi yang sedang dilakukan, yaitu harapan terjadinya perubahan sikap atau tingkah laku orang lain untuk memenuhi harapan yang di tentukan melalui pesan-pesan yang di sampaikan. Karena itu komunikasi dapat pula disebut sebagai suatu usaha untuk mempengaruhi sikap atau tingkah laku orang lain. Seorang ahli sosiolog, Carl I. Hovland berpendapat: “Communicaton is the proses by which an individual (the comunicator) transmit stimuli (usually verbal syimbol) to modify the behaviour of other individual”33 Pernyataan Hovland di atas menegaskan unsur baru dalam proses komunikasi antar manusia, yaitu The communicator-Transmit stimuli-to modify the behafiour of other individual. Dalam kaitan ini yang dimaksud komunikator adalah seseorang yang menyampaikan suatu gagasan atau pesan-pesan kepada pihak lain. Sedangkan pihak lain (other individual) di dalam proses komunikasi di sebut dengan istilah komunikan . sungguhpun demikian, seseorang dapat saja berperan secara ganda, yaitu sebagai komunikator sekaligus sebagai komunikan. Misalnya saja seseorang yang sedang melakukan kontemplasi, merenung, atau memikirkan sesuatu hal, sesungguhnya ia sedang melakukan proses komunikasi
33

Liliweri, Alo, Komunikasi Verbal dan Non Verbal, Citra Aditya Bakti, Bandung, 1994, hal; 94

54

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

dengan dirinya sendiri (intrapersonal communication), dan karenanya tampillah ia dalam posisi ganda tersebut. Adapun transmit stimuli atau menyampaikan rangsangan, merupakan usaha dari komunikator untuk menyampaikan lambang-lambang tertentu agar dengan rangsangan (stimuli) lambang tersebut dapat mempengaruhi tingkah laku dari komunikan. Agar lambang-lambang yang di sampaikan tersebut mempunyai daya stimulan, sudah barang tentu, terlebih dahulu-lambang tersebut harus memiliki arti (meaningful) syimbols, dan juga dapat di artikan (interpretif) oleh komunikan. Apabila lambang sebagai wakil dari gagasan yang akan disampaikan tidak di artikan sama sesuai dengan isi gagasan yang terwakili dalam lambang tersebut, maka sudah bisa di pastikan komunikasi itu akan memperoleh hambatan, bahkan bisa jadi gagal sama sekali. Manusia adalah makhluq yang paling gemar mempergunakan lambang. Bahkan dapat dikatakan bahwa salah satu karakteristik dari manusia yang membedakan dari makhluq lainnya adalah dalam hal kemampuannya berlambang (syimbolicum animale). Sebab lambang adalah ekspresi pikiran manusia. Lambang tersebut dapat berupa deretan huruf-huruf yang di rangkai sebagai suatu kata tertentu yang punya maksud, dapat pula lambang itu berupa isyarat-isyarat, berupa warna, bunyi, dan lain-lain. Dus, semua hal yang dapat mewakili ekspresi fikiran/ maksud manusia dan mengandung arti tertentu, itulah lambang. Lambang-lambang yang dipergunakan dalam proses komunikasi haruslah lambang yang bermakna dan dapat dimaknai oleh kedua belah pihak sehingga jauh dari
55

Di dalam disiplin ilmu komunikasi peranan lambang tidak saja harus bermakna sama. Bagaimana pesan komunikasi bisa di pahami dan berhasil merangsang sikap komunikan. akan tetapi sejauh mana lambang sebagai wakil sebuah gagasan dapat merangsang orang lain dan dapat menggerakkan orang lain agar berubah sikap sesuai dengan harapan komunikator. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Propaganda Melalui Siran Radio. dan Sejarahnya misinterpretation. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. seseorang harus berfikir secara human oriented dengan segala aspeknya. 90 56 . there fore we study people relating each other and their groups. Dari ungkapan ini. dengan kata lain tidak ada komunikasi tanpa tujuan karena komunikasi itu dari dan untuk manusia maka sudah sepatutnya dalam mempelajari efektifitas komunikasi . atau lambang34 Effendi Onong Uchjana. apabila komunikator mempergunakan lambang yang tidak di mengerti atau tidak sejalan dengan kemampuan berfikir dari komunikannya. organizations and societies…. hal. 1966. Wilbur Schramm mengatakan: when we stydy communication. Bagaimana bisa terjadi perubahan sikap dari komunikan apabila komunikator mempergunakan istilah-istilah. jelaslah bahwa seorang komunikator harus dapat memahami aspek-aspek manusiawi dari komunikan yang di hadapinya. Atas dasar ini disadari bahwa setiap komunikasi pastilah mempunyai tujuan. Harus sanggup mendalami latar belakang pengalaman dari komunikannya (field of reference).to understand human communication we must understand how people relate to one another34.

good sense. and absolutely true where eXact certainty is imposablle and opinion are divided. This is true generally whatever the quation is. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. hal. 1987. Remaja Karya. 51 57 . Terkait dengan kredebilitas Komunikator. Persuasion is a cieved by the speaker’s personal character when the speech is so spoken as to make us think him credible. and good will”. Koesdarini Soemiati di dalam catatanya berusaha mempertanyakan siapakah komunikator? Adakah pembicaraannya dapat dipercayai? Agaimana komunikan dapat mempercayai? Mengapa komunikan harus mempercayainya? Semua hal tentang tingkat kepercayaan kepada komunikator ia sebut sebagai kredebilitas komunikator35. Karena pengalaman seseorang baik positif maupun negatif akan ikut serta mempengaruhinya dalam hal orang tersebut menentukan keputusan maupun menginterpretasikan atas isi pesan komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Oleh karena itu latar belakang pengalaman dan pengetahuan (field of experience and frame of reference) seseorang berperan sangat besar dalam berkomunikasi. 35 Koesdarini Soemiati. good moral character. Kredebilitas komuniklator ini sesungguhnya telah diteliti oleh Aristotels di dalam bukunya “Rhetoric” dengan mengatakan. We believe good man more fully and more readilly than others. Konsepsi. dan Sejarahnya lambang sedangkan komunikannya sama sekali tidak mengerti dan tidak memiliki cukup pengetahuan untuk memahami istilah atau lambang tersebut. Bandung. There are three things whice inspire confidence in the orator ‘s own character –the three namely that induce us to believe a thing a part from any proof of it.

Komunikasi Kontemporer Strategi. dan samasekali benar bila kepastian yang tepat tidak mungkin. Memang demikianlah pada umumnya. dan Sejarahnya (Persuasi dapat dicapai oleh karakter pribadi si pembicara bila pidatonya diucapkan untuk memberikan pesan kepada kita bahwa dia dapat dipercaya. b. Konsepsi. Aristoteles dengan keahliannya berpidato telah mengamati dan meneliti apa yang menyebabkan pendengar mau membuang waktunya untuk mendengar suatu pidato. yaitu. Kita percaya lebih penuh dan lebih mudah pada orang yang baik ketimbang pada orang lain. p. New York. memang penelitian tentang kredibilitas komunikator bukan hal baru. kebijaksanaan. 44-46 37 Ibid. The Interpersonal Comunication Book.36 Jadi. sifat dengan akhlak yang baik. c. yaitu yang menyebabkan kita mempercayai sesuatu terlepas dari pembuktiannya. 130-132 58 . apapun masalahnya. Terkait dengan hal ini. a. Beberapa unsur yang menunjang kredebelitas itu masing-masing. p. 1976. Kredibilitas yang didapat selama berkomunikasi Kredibilitas yang didapat pada akhir komunikasi Kredebilitas yang diperoleh komunikator terkait erat dengan beberapa unsur yang saling berkelindan. Ada tiga hal yang membangkitkan kepercayaan pada karakter si pembicara-ketiga hal itu. dan itikad baik). kredibilitas berdasarkan titel. 36 Joseph A Devito. Unsur kepercayan pada sumber yang mengadakan komunikasi merupakan unsur penting dalam melakukan suatu komunikasi yang efektif. Harper & Row. Devito mengemukakan adanya tiga tipe kredibilitas37. dan pendapat terbagibagi.

komunikator kurang dapat memperoleh kepercayaan. Mengapa demikian. dan tidak bisa dibenarkan oleh etika dan hukum yang dianut masyarakat. dukungan dan kesamaan. yaitu kemampuan seseorang dalam bidangnya menjamin kepercayaan bagi pendengarnya. Yaitu faktor kegesitan bergerak serta ringan tangan kadang-kadang ditanggapi sebagai orang yang rajin bekerja dengan sendirinya orang akan suka dan mudah menaruh kepercayaan kepadanya. dan mudah bergaul akan lebih cepat memperoleh kepercayaan daripada orang yang pendiam dan pemurung. Karakter secara moral. rasa positif. tercela. tentu kurang mendapat kepercayaan dikarenakan tujuan pembicara itu untuk kepentingan dan keuntungan si pembicar. Tentu saja isi pembicaraan kanmemuji dan mengunggulkan kualitas barang dan kepentingannya. Misalnya seseorang ahli yang berbicara dalam bidangnya akan lebih mendapat kredebilitas dari pada ketika dia berbicara diluar bidangnya. selain faktor-faktor seperti keterbukaan. Misalnya seorang propagandis atau salesman yang akan menawarkan barang dagangannya. akan memperoleh kepercayaan yang lebih besar dari pada seseorang yang bertabiat jelek. Oleh karena itu. Hal ini tentu diketahui oleh komunikan. Seseorang yang berbicara akan terasa apa tujuan pembicaraan itu. Dinamisme. seseorang dengan sifat. maka faktor kredibilitas juga mendukung suatu persyaratan komunikasi antarpersonal yang efektif. Keperibadian. Konsepsi. tabiat. karakter yang dipandang baik oleh publik. hal ini disebabkan keefektifan suatu komunikasi tidak mungkin 59 . Jadi. Tujuan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Orang yang berkepribadian terbuka. penggemberi. empati. dan Sejarahnya Kompetensi.

1997. Toto. Dengan demikian dilihat.cit. bahwa manusia cenderung untuk menghindari sesuatu yang pernah merugikan dirinya. betapa luasnya – ruang lingkup komunikasi38. manusia dalam dimensi jasmani dan rohani. dalam segala aspeknya. Selanjutnya akan lancar dan mudahlah proses untuik dapat dipahami. Perspektif Terminologi Secara terminologis komunikasi merupakan proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada 38 Tasmara. Dan dapat mencapai tujuan sesuai dengan keinginan komunikator. Sebaliknya. bila komunikator dan atau komunikan tidak saling memahami maka komunikasi tidak akan dapat berjalan (mis communication). Si pendengar hanya mau mendengarkan apabila mereka dapat percaya ke si pembicara.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jelasnya.35 60 . . Komunikasi Dakwah. Dapat dikatakan. Sementara itu. komunikasi berlangsung apabila antar orang-orang yang terlibat terdapat kesamaan makna mengenai suatu hal yang di komunikasikan. Op. 2. dan Sejarahnya apabila sipendengar tidak bersedia mendengarkan. Dia harus sanggup melihat manusia dalam posisi yang multi dimensi. dari pengalaman yang ada disadari. Hubungan interdependensial yang melingkupi semacam itu dapat dikatakan sebagai interaksi yang komunikatif. hal. bila seseorang mengerti tentang sesuatu yang di nyatakan orang lain kepadanya maka komunikasi berlangsung sempurna. Konsepsi. dimensi manusia sebagai subyek sekaligus obyek. Di sinilah komunikator di tuntut untuk memiliki pengetahuan psikologis dalam pendekatan kepada sasaran komunikasinya. dan sebaliknya seseorang akan lebih antusias apabila dengan melakukan sesuatu ia akan memperoleh pengalaman yang menguntungkan.

di mana seseorang menyatakan sesuatu kepada orang lain yang disebut dengan ‘komunikasi manusia’ (human communication) atau ‘komunikasi sosial’ (social communication). tidak termasuk dalam proses komunikasi yang dibahas. misalnya dua tempat yang dihubungkan oleh kereta api. Dari pengertian ini. burung berkomunikasi dengan burung. Komunikasi manusia sebagai singkatan dari komunikasi antar manusia dipahami sebagai komunikasi sosial atau komunikasi kemasyarakatan adalah dikarenakan hanya pada manusiamanusia yang bermasyarakat akan dapat tercipta komunikasi. komunikasi transendental dan komunikasi fisik. petani pembajak sawah dengan kerbaunya. Orang yang sedang sembahyang baik yang sedang melakukan kewajibannya sebagai umat beragama ataupun yang meminta sesuatu misalnya sholat hajat atau sembahyang istikhoroh di kalangan pemeluk islam. Komunikasi transendental adalah komunikasi dengan sesuatu yang bersifat “gaib” termasuk komunikasi dengan Tuhan. komunikasi yang di bahas di sini tidak termasuk komunikasi hewan. seperti polisi dengan anjing pelacaknya. Komunikasi fisik adalah komunikasi yang menghubungkan tempat satu dengan tempat yang lain. Dari pengertian ini jelas bahwa komunikasi melibatkan sejumlah orang. Komunikasi hewan adalah komunikasi antara hewan satu dengan yang lain. Konsepsi. tetapi komunikasi jenis ini tidak dapat dikatagorikan sebagai social communication. Gajah berkomunikasi dengan gajah. Komunikasi manusia dengan hewan.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan seterusnya. sungguhpun tengah berkomunikasi dengan Tuhan. pesawat terbang dan lain sebagainya yang mengangkut manusia. bis. Tetapi ini bukan komunikasi sosial 61 . dan Sejarahnya orang lain.

Komunikasi dalam pengertian ini sering terlibat pada perjumpaan dua orang. karena itu harus dilakukan dengan perencanaan. ada yang di lakukan secara lisan. Sejauh mana kadar perencanaan itu. Mengenai pengertian komunikasi secara paradigmatik ini banyak definisi yang di kemukakan oleh para ahli. yaitu: Komunikasi adalah proses penyampaian suatu pesan oleh seseorang kepada orang 62 . secara tatap muka. Konsepsi. dalam pengertian secara umum komunikasi adalah proses penyampaian suatu pernyataan yang di lakukan oleh seseorang kepada orang lain sebagai konsekwensi dari hubungan sosial. bertanya tentang kesehatan dan mengenai keluarga dan sebagainya. Mereka saling memberikan salam. telefisi atau film maupun media non-massa. poster dan sebagainya. misalnya surat. dan Sejarahnya atau komunikasi antarmanusia. tetapi dari sekian banyak definisi itu dapat disimpulkan secara lengkap dengan menampilkan maknanya yang hakiki. papan pengumuman. radio. bergantung kepada pesan yang akan di komunikasikan dan pada komunikan yang di jadikan sasaran. c.Komunikasi Kontemporer Strategi. baik media massa seperti surat kabar. Sungguhpun ada kalanya terdapat kaitan dengan komunikasi antar manusia. Dalam pengertian paradigmatik komunikasi mengandung tujuan tertentu. akan tetapi tidak dapat dikatagorikan sebagai human communication. Komunikasi dalam pengertian paradigmatik bersifat intensional mengandung tujuan. Perspektif Paradigmatis seperti yang telah di jelaskan diawal. misalkan surat berisikan pesan seseorang kepada orang lain yang di angkut oleh kereta api atau pesawat terbang. atau melalaui media. telephon.

Harsoyo dalam karyanya. Di dalam bukunya Deddy Mulyana mendefinisikan komunikasi sebagai penyampaian pesan melalui media elektronik39. Lebih luas lagi ia menguraikan bahwa komunikasi adalah interaksi antara dua makhluq hidup atau lebih sehingga para peserta komunikasi ini mungkin saja termasuk hewan. Jadi di tinjau dari segi si penyampai pernyataan. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. Yang dimaksud dengan rasional ialah sifat kegiatan pemikiran secarta tersusun sistematis. Konsepsi. melainkan. dan Sejarahnya lain untuk memberi tahu atau untuk mengubah sikap. pendapat atau perilaku. Rosda Karya. OBYEK KAJIAN ILMU KOMUNIKASI Untuk menentukan apakah komunikasi itu ilmu atau bukan bergantung pada apakah komunikasi memenuhi persyaratan ilmu. Bandung.Komunikasi Kontemporer Strategi. baik langsung secara lisan maupun tak langsung melalui media. 2) Empiris. apakah ilmu itu ?. hal. C. Komunikasi persuasif lebih sulit daripada komunikasi informatif. yakni memberi tahu atau mengubah sikap (attitude) pendapat (opinion) atau perilaku (behavior). Hasil pemikiran seperti itu diperoleh melalui deduksi. Nuansa-nuansa Komunikasi. 121 63 .sebagaimana dengan ilmuilmun lainya menyatukan hasil pendekatanya itu dalam 39 Dedy Mulyana. pendapat atau perilaku seseorang atau sejumlah orang. Prof. Karena memang tidak mudah untuk mengubah sikap. komunikasi yang bersifat informatif dan persuasif. 2001. Dalam definisi tersebut tersimpul tujuan. menegaskan bahwa ilmu itu bersifat : 1) Rasional. tanaman dan bahkan jin. pemahaman pengalaman manusia ini bukan untuk menemukan kebenaran terakhir.

Konsepsi. tetapi memiliki nilai sosial. artinya kebenaran-kebenaran yang diajarkan tidak bersifat rahasia lagi dan tidak dirahasiakan. Dalam melihat obyek kajian ini. Teori dapat dibedakan dengan pemikiran spekulatif walaupun teori akan tetap menjadi spekulatif sampai dapat dibuktikan kebenaranya secara empiris. obyek ini sebagai lahan kajian dan lapangan penyelidikan bagi suatu ilmu termasuk ilmu komunikasi. Ilmu merupakan paduan yang harmonis antara fakta dan teori. Komunikasi tidak memiliki ciri-ciri lain sebagai persyaratan ilmu apabila tidak bersifat akumulatif. 4) akumulatif. Problem yang muncul ialah apabila teori itu tetap dipengaruhi dan diyakini padahal tanpa didukung fakta-fakta empiris. dari fakta kemudian melalui serangkaian proses pembuktian diantara hubungan-hubunganya kemudian menjadi teori atau yang disebut sebagai teori subtantif (teori yang dibangun dari fakta atau data) dan atau konsep atau teori yang dicari pembuktianya melalui serangkaian proses pembuktian kemudian menjadi teori lagi yang disebut sebagai teori metodologik. sedangkan obyek forma adalah sudut tertentu yang menentukan macam ilmu kalau 64 . Dan demi wibawa ilmiah hasil penelitianya juga terpublikasikan untuk diketahui oleh mereka yang menaruh minat pada kegiatan komunikasi. (Affandi. 1991: 20) Untuk mengetahui posisi ilmu komunikasi. Obyek materi adalah lapangan penyelidikan suatu ilmu. dan ada yang disebut sebagai obyek forma. maka persyaratan ilmu sebagaimana yang diungkapkan oleh Prof. Harsoyo dalam karyanya. artinya jelas. adalah : salah satunya bahwa ilmu harus mempunyai obyek tertentu. dan Sejarahnya bentuk proposisi ‘ jika sebabnya begini” maka “akibatnya demikian 3) Umum. apakah ilmu itu ?. ada yang disebut obyek materi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Dengan demikian dapat dipahami bahwa. kemudian obyek forma ilmu komunikasi adalah sistem kegiatan manusia dalam proses melakukan komunikasi. Bina Aksara. dan Sejarahnya obyek materialnya sama40 dari sini dapat diketahui bahwa yang menjadi obyek komunikasi itu adalah manusia dan kehidupan bersama manusia lain. pers dan media massa. 1987. 40 Pudjawijatna. hal. Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. Konsepsi. Dengan demikian ilmu komunikasi mencakup semua pernyataan antar manusia baik melalui media massa dan retorika maupun yang dilakukan secara langsung. Bahkan semua itu merupakan bidang studi dari ilmu komunikasi. bukan pula hanya media massa (ilmu komunikasi massa) atau pernyataan umum (publisistik) melainkan komunikasi atau pernyataan antar manusia. studi ilmu komunikasi bukanlah hanya surat kabar (iomu pers/jurnalistik).Komunikasi Kontemporer Strategi. retorika dan komunikasi persona. Justru itu kehadiran ilmu komunikasi sama sekali tidak menghilangkan eksistensi kajian-kajian sebelumnya seperti jurnalistik. 69 65 . Tahu dan Pengetahuan. Jakarta.

film dan sebagainya. lama. Konsepsi. telrevisi. menulis. Dalam komunikator menyampaikan pesan kadang-kadang komunikator dapat menjadi komunikan sebaliknya komunikan menjadi komunikator. dan Sejarahnya BAB V ASPEK KOMUNIKASI Dari pengertian komunikasi sebagaimana diuraikan di atas tampak adanya sejumlah komponen dan unsur yang di cakup dan merupakan persyaratan terjadinya komunikasi. radio. sementara dan lain sebagainya. Apabila kita salah mengambil sumber maka kemungkinan komunikasi yang kita lancarkan akan berakibat lain dari yang kita harapkan. Syaratsyarat yang perlu di perhatikan oleh seseorang komunikator adalah sebagai berikut:  Memiliki kredibilitas komunikasinya. buku dan sejenisnya. kelompok orang.Komunikasi Kontemporer Strategi. B. Sumber dapat berupa orang. Source (sumber) Adalah dasar yangdi gunakan di dalam penyampain pesan yang di gunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Dalam hal sumber ini yang perlu kita perhatikan kredibilitas terhadap sumber (kepercayaan) baru. Dalam bahasa komunikasi komponen atau unsur – unsure komunikasi meliputi. A. organisasi komuniaksi seperti surat kabar. lembaga. 66 yang tinggi bagi . Communicator (komunikator=penyampai pesan) Komunikator dapat berupa individu yang sedang berbicara.

2. 2. Ingin bekerja sama dan memperbincangkan sesuatu persoalan dengan sesamanya sehingga timbul saling pengertian. Mau mendengarkan pendapat orang lain dan dia tidak pernah menganggap dirinya benar. dan Sejarahnya  Keterampilan berkomunikasi  Mempunyai pengetahuan yang luas  Sikap  Memiliki daya tarik dalam arti ia memiliki kemampuan untuk melakukan perubahan sikap/penambahan pengetahuan bagi/pada diri komunikan Di dalam melakukan komunikasi kita dapat melihat beberapa gaya komunikator melakukan aksinya (tergantung pada situasi yang mereka hadapi). Komunikator yang mengendalikan. Di hubungkan dengan gaya kepemimpinan maka komunikator seperti ini dapat di samakan dengan gaya kepemimpinan yang otokrasi atau gaya instruksi.Komunikasi Kontemporer Strategi. . Pendapatnya itu merupakan hal yang paling baik sehingga ia tidak mau mendengarkan pandangan orang lain intern maupun ekstern. 3. Gaya komunikator dapat kita bedakan ke dalam beberapa model seperti. Konsepsi. Komunikator yang membangun. Dia menganggap bahwa buah pikiran orang banyak lebih baik dari seseorang. Dia tidak terlalu mendominir situasi dan mau mengadakan komunikasi timbal balik. b. ciri-cirinya: 1. 4. ciri-cirinya: 1. Ia menginginkan komunikasi satu arah saja tidak akan menerima dari arah lain. 67 a.

Ia selalu bersifat pesimis sehingga menurutnya keadaan tidak dapat diperbaiki lagi. Ia lebih suka mendengar pendapat orang lain dengan tidak bersungguh-sungguh menanggapinya. Demikianlah sedikit ciri-ciri beberapa komunikator dan dengan melihat hal di atas kita dapat menentukan pada bagian mana kita berada. d. Konsepsi. C. Pesan dapat di sampaikan secara 68 . kadang-kadng rasa rendah dirinya timbul sehingga ketidak mampuannya keluar. Message (pesan) Pesan adalah keseluruhan daripada apa yang di sampaikan oleh komunikator. Komunikator yang menarik diri. dan Sejarahnya c. 3. Ia lebih banyak menerima dari lawannya berkomunikasi 2. Ia selalu diam tidak menunjukkan reaksi dan jarang memberikan buah pikirannya. 2. Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah di dalam usaaha mencoba mengubah sikap dan tingkah laku komunikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia lebih suka melihat keadaan seadanya dan kalau mungkin berusaha menghindari keadaan tambah buruk 3. 4. Komunikator yang melepaskan diri. Sumbangan pikirannya tidak banyak mengandung arti sehingga ia lebih suka melemparkan tanggung jawabnya kepada orang lain. Sekiranya kita berada di tingkat keempat berusahalah memperbaiki dan seterusnya. ciri-cirinya: 1. ciri-cirinya: 1.

(2) Pers uasif Bujukan. Dalam situasi tertentu pesan informatif lebih berhasil daripada pesan persuasif misalnya pada kalangan cendikiawan. Konsepsi. (1) Infor matif Memberikan kerterangan-keterangan dan kemudian dapat mengambil kesimpulan sendiri. yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran seseorang bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan rupa pendapat atau sikap sehingga ada perubahan. misalnya pada waktu di adakan lobbyying. atau pada waktu istirahat makan bersama (3) Coer sif Memaksa dengan menggunakan sanksi-sanksi. Bentuk yang terkenal dari penyampaian secara ini adalah agitasi dengan penekanan-penekanan 69 . Dengan menggunkan media/saluran Bentuk pesan dapat bersifat informatif.Komunikasi Kontemporer Strategi. Dengan lisan/face to face/langsung 2.namun yang poerlu diperhatikan dan dai arahkan kepad tujuan akhir dari komunikasi. Tetapi. persuasif. dan Sejarahnya panjanglebar. Bagaimana pesan di sampaikan? 1. perubahan yang terjadi itu adalah atas kehendak sendiri. dan coersif.

Konsepsi. Pesan yang mengena harus memenuhi syarat-syarat: (a) (b) (c) Pesan harus direncanakan (dipersiapkan) secara baik. agar tidak di tafsirkan menyimpang dari yang kita kehendaki. harus Pendapat lain mengatakan syarat-syarat pesan memenuhi: (1) (2) (3) Umum Berisikan hal-hal yng umum dan mudah di pahami oleh komunikan/audience. bukan soal-soal yang cuma berarti atau hanya dapat di pahami oleh seseorang atau kelompok tertentu Jelas dan gamblang Pesan yang di sampaikan tidak samar-samar. Coersiv dapat berbentuk perintah. dan Sejarahnya yang menimbulkan tekanan batin dan ketakutan di antara sesamanya dan pada kalangan publik. ibarat kita membidik dan menembak. instruksi dan sebagainya (biasanya hal ini terjadi pada organisasi tipe keledai). Jika mengambil perumpamaan hendaklah di usahakan contoh yang senyata mungkin. Bahasa yang jelas 70 . maka perlu yang keluar haruslah tepat kena sasarannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. serta sesuai dengan kebutuhan kita Pesan itu dapat menggunakan bahasa yang dapat di mengerti kedua belah pihak Pesan itu harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan. Bagaimana merumuskan pesan agar di mengena: pesan yang di sampaikan harus tepat.

dan Sejarahnya (4) (5) (6) Sejauh mungkin hindarkanlah menggunkan istilahistilah yang tidak dipahami oleh si penerima atau pendengar. jika bahasa yang kita gunakan tidak di pahami oleh komunikan 71 . Seringkali kita alami dalam komunikasi. Apakah hambatan –hambatan terhadap pesan?. daerah. Oleh karena itu setiap pesan agar di usahakan dalam bentuk positif. lain yang kita harapkan lain yang kita peroleh.Komunikasi Kontemporer Strategi. hati-hati pula dengan istilah atau kata-kata yang berasal dari bahasa daerah yang dapat di tafsirkan lain oleh komunikan. Hal ini di sebabkan adanya hambatan-hambatan yang antara lain: (a) Hambatan bahasa (language factor) Pesan akan di salah artikan sehingga tidak mencapai apa yang dinginkan. dan kondisi di mana kita berkomunikasi. Gunakanlah bahasa yang jelas dan sederhana yang cocok dengan komunikan. Penyesuaian dengan keinginan komunikan Orang-orang yang menjadi sasaran dari komunikasi yang kita lancarkan selalu mempunyai keinginan-keingina tertentu. cenderung di tolak atau tidak di terima oleh komunikannya. Seimbang Pesan yang di sampaikan oleh karena kita membutuhkan selalu yang bai-baik saja atau jelekjelek saja hal ini kadang-kadang berakibat senjata makan tuan. Positif Secara kodrati manusia selalu tidak ingin mendengar dan melihat hal-hal yang tidak menyenangkan dirinya. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. hal ini timbul karena:  Daya mampu manusia menerima dan menghayati pesan terbatas  Pengaruh kepribadian dari yang bersangkutan D. dan Sejarahnya termasuk dalam pengertian ini ialah penggunaan istilah-istilah yang mungkin dapat di artikan berbeda. (c) Hambatan bola salju (snow ball effect) Pesan menjadi membesar sampai jauh. Yang tidak lain ingin menonjolkan diri atau dengan dalih mengalihkan perhatian. akibatnya semakin jauh menyimpang dari pesan semula. yakni pesan di tanggapi sesuai dengan selera komunikan-komunikator. Konsepsi. lalu lintas dan sebagainya. sekuler sosialis religius dan sebagainya. kebisingan. (b) Hambatan teknis (noise factor) Pesan dapat tidak utuh di terima komunikan karena gangguan teknis misalnya suara tak sampai karena pengeras suara rusak.kiri. subersif. yaitu: 72 . Channel (saluran) Saluran komunikasi selalu menyampaikan pesan yang dapat di terima melaui panca indera atau menggunakan media. Gangguan teknis ini sering terjadi pada komunikasi yang menggunakan media. misalnya:ekstrim kanan. Demikian juga jika kita menggunakan istilah ilmiyah. Pada dasarnya komunikasi yang sering dilakukan dapat berlangsung menurut 2 saluran.

Komunikasi sebaiknya berlangsung dalam 2 jalur. yang timbul dari tingkat paling tinggi dalam organisasi itu sampai ketingkatan paling bawah. Konsepsi. Dengan singkat dapat kita katakan bahwa saluran yang di pakai dalam berkomunikasi itu dapat terjadi tiga arah yang kerap disebut tiga dimensi: a) ke atas b) ke bawah c) ke samping Pengalaman menunjukkan bahwa perintah dan pengarahan yang datang dari atasan tidak banyak menimbulkan halangan dan gangguan. Tetapi sebaliknya kalau yang datangnya dari bawah menuju ke atas sering menimbulkan rintangan dan penyimpangan atau macet di tengah jalan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di samping saluran yang di sebutkan di atas juga terdapat saluran komunikasi yang bersifat mendatar (komunikasi horizontal). dan Sejarahnya a) saluran formal atau yang bersifat resmi b) saluran informal atau yang bersifat tidak resmi saluran formal biasanya mengikuti garis wewenang dari suatu organisasi. yakni dari atas ke bawah dan dari bawah juga di perhatikan untruk naik ke tingkat atas. Biasanya komunikasi yang salurannya datang dari bawah dapat berbentuk : a) Pertanyaan b) Pengaduan c) Keluhan 73 .

Komunikasi Kontemporer Strategi. kelompok dan massa. Saluran yang informal ini dapat brerbentuk: a) Desas-desus b) Kabar angin c) Kabar burung desas desus atau kabar angin timbul karena orang ingin mengetahui sesuatu yang berhubungan erat dengan dirinya . 4. Komunikasi personal efektifitasnya paling tinggi karena komunikasinya 74 . 3. Keinginannya Rasa takut Keprihatinan mereka E. tukar pikiran dal lain sebagainya. Communican (komunikan=penerima pesan) Komunikan atau penerima pesan dapat di golongkan dalam 3 jenis yakni persona. dan Sejarahnya Di samping adanya saluran formal terdapat pula saluran komunikasi informal. kelompoknya dan lain-lain. Atau dengan perkataan lain dari segi sasarannya maka komunikasi dapat: a) Komunikasi persona (orang seorang) Komunikasi yang di tujukan kepada sasaran yang tunggal. Kelihatannya desas desus itu merupakan saluran informasi bagi orang untuk menyatakan: 2. bentuknya dapat berupa anjang sono. Konsepsi.

Bentuk komunikasi seperti ini adalah:ceramah. dan Sejarahnya timbal balik dan terkonsentrasi. proses seleksi dan kecenderungan. Massa di sini adalah kumpulan orang-orang yang hubungan antara sosialnya tidak jelas dan tidak mempunyai struktur tertentu. penyuluhan dan lain sebgainya. c) Komunikasi massa Komunikasi yang di tujukan kepada massa atau komunikasi yang menggunakan media massa. kenggotaan kelompok. ialah yang menterjemahkan apa yang di sampaikan dalam komunikasi massa itu kepada komunikan. indoktrinasi. 75 . hanya kurang efisien dibandingkan dengan bentuk lainnya. briefing. namun kurang efisien. Komunikasi sangat efisien karena dapat menjangkau daerah yang luas dan pendengar yang praktis tak terbatas. Komunikasi kelompok lebih efektif dalam pembentukan sikap persona daripada komunikasi massa. Kelompok adalah suatu kumpulan manusia yang mempunyai antar hubungan sosial yang nyata dan memperlihatkan struktur yang nyata pula.Komunikasi Kontemporer Strategi. menghadapi komunikan perlu di perhatikan 3 hal yakni. b) Komunikasi kelompok Komunikasi yang di tujukan kepada kelompok yang tertentu. Pada waktu komunikasi di lancarkan. Namun komunikasi massa kurang efektif dalam pembentukan sikap persona karena komunikasi massa tidak dapat langsung di terima oleh massa tetapi melalui opinion leader. Konsepsi.

Personal opinion adalah 76 F. Effect ini sesungguhnya dapt di lihat dari: a) Personal opinion b) Public opinion c) Mayority opinion (a) Personal opinion adalah pendapat pribadi. maka berarti komunikasi berhasil. . Demikian juga pesan harus cocok dengan lingkup pengalaman komunikan. Jika sikap dan tingkah laku orang lain itu sesuai. Hal ini dapat merupakan akibat/hasil yang di peroleh dari komunikasi.Komunikasi Kontemporer Strategi. yakni sikap dan tingkah laku orang. demikian pula sebaliknya. Effect (Hasil) Effect adalah hasil akhir dari suatu komunikasi. dan Sejarahnya Syarat-syarat yang harus di miliki komunikan antara lain: a) Ketrampilan/kemampaun menangkap dan meneruskan pesan b) Pengetahuan tertentu c) Sikap Faktor lain dari komunikan yang patut diperhatikan ialah: a) Frame of reference (rangka pengetahuan) b) Field of experience ( rangka pengalaman) Komunikasi akan berhasil baik jika pesan yang di sampaikan sesuai dengan rangka pengetahuan dan lingkup pengalaman komunikan. sesuai atau tidak sesuai dengan yang kita lakukan. Konsepsi.

Komunikasi Kontemporer Strategi. berhasil atau tidaknya suatu kampanye dapat di ukur dari berhasil atau tidaknya mancapai suatu mayoritas dalam kampanye. Public opinion perlu dalam rangka menggerakkan massa. (b) Public opinion adalah pendapat umum. dan Sejarahnya sikap dan pendapat seseorang terhadap sesuatu masalah tertentu. Oleh karena itu sesuatu kampanye yang di arahkan kepada pemilihan tertentu titik beratnya tetap kepada personal opinion. Hal ini tergantung pada opinion leader. namun ia bukan kata sepakat dan bukan pula sesuatu yang dapat di hitung dengan jumlah. (c) Mayority opinion adalah pendapat bagian terbesar dari public atau masyarakat. Opinion leader adalah orang yang secara informal membimbing dan mengarahkan suatu opini tertentu kepada masyarakat. Faktor faktor yang perlu di perhatikan: (1) Tahap proses komunikasi Menurut Cutlip dan Center komunikasi yang efektif harus di laksanakan dengan melalui 4 tahap yaitu: b) Fact finding c) Planning 77 . Public opinion mengandung nilainiali psikologis dalam rangka mengarahkan personal opinion. pengertiannya adalah penilaian sosial mengenai sesuatu hal yang penting dan berarti atas dasar pertukaran pikiran yang di lakukan individu-individu secara sadar dan rasional. Konsepsi. Inilah yangharus di campai dalam suatu kampanye. Opinion leader adalah merupakan tempat bertanya.

(c) Communicating. (2) Prosedur mencapai efek yang di kehendaki. setelah planning di susun maka tahap selanjutnya adalah berkomunikasi. (Widjaya:1986. dan Sejarahnya a. penilaian dan menganalisa kembali untuk setiap kali. hasil komunikasi tersebut. dari fakta dan data di buat suatu rencana tentang apa yang akan di kemukakan dan bagaimana mengemukakannya. lebih jelas adalah sebagai berikut: Attention (perhatian) Interest (rasa tertarik/kepentingan) Desire (keinginan) Decission (keputusan) Action (tindakan). Untuk berbicara di depan masyarakat perlu di cari fakta dan data tentang masyarakat tersebut keinginannya. c. Umpan balik 78 . Konsepsi. d. (d) Evaluation. komposisinya dan seterusnya.Komunikasi Kontemporer Strategi.11) d) e) G. (b) Planning. e. Communicating Evaluation (a) Fact finding adalah mencari dan mengumpulkan fakta dan data sebelum seseorang melakukan kegiatan komunikasi. b. Hal ini di perlukan untuk di jadikan bahan bagi perencanaan selanjutnya.

Keuntungan dari immediate feedback ialah bahwa apabila dalam penyampaian pesan ada yang harus diperbaiki caranya dapat segera dilakukan agar komunikan dapat berhasil 79 . dan Sejarahnya Di muka telah di bahas bahwa sebagai suatu proses komunikasi dalam kegiatan/pelaksanaannya suatu yang berkesinambungan. pada pelaksanaannya tertunda. sedangkan kalau ditinjau dari segi waktu ada yangdisebut:  Immediate feedback.  Deted feedback. terjadi pda komunikasi yang menggunkan media. misalnya pada face to face communication. terjadi biasanya pada komunikasi yang langsung. pada pelaksanannya ia juga merupakan komunikan ketika komunikan tadi memberikan tanggapan kepadanya. Seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada komunikannya. Feedback atau umpan balik memiliki peranan yang sangat penting. Di katakan begitu karena feedback yang terjadi memerlukan waktu untuk di ketahui oleh komunikator. Tanggapan ini biasanya di sebut sebagai umpan balik atau feedback. sebab dari umpanbalik yang terjadi sebagai hasil komunikasi dapat di lihat apakah kegiatan komunikasi yang sedang di lancarkan oleh komunikator baik atau kurang. Feedback ada yang bersifat positif yakni feedback yang menyenangkan komunikator dan yang bersifat negatif yang kurang menyenangkan komunikatornya. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Konsepsi. 2 Proses Komunikasi Osgood MESSA GE DECODER INTERPRETE R ENCODER DECODER INTERPRETE R ENCODER Sumber: Toto tasmara.pesan (message) di sampaikan (encode) kepada komunikan dan kemudian komunikan menerima (decode) pesan-pesan tersebut. Osgood menggambarkan proses tersebut dengan detail dalam gambar di bawah ini: Gambar. 1997: 7 MESSA GE Pesan. dan Sejarahnya BAB VI PROSES KOMUNIKASI Proses konumikasi adalah proses peleburan makna dari lambing-lambang komunikasi yang dicuatkan komunikator dan komunikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Seorang sarjana psikologi Osgood meninjau proses komunikasi tersebut dari peranan manusia dalam hal memberikan interpretasi (penafsiran) terhadap lambang-lambang tertentu (message). untuk kemudian di tafsir (interpret) dan selanjutnya di sampaikan kembali kepada 80 .

Erlangga. Bila diteliti lebih dalam. Jakarta. dalam bentuk pesan-pesan (message) baik berupa feedback atau respons tertentu sebagai efek dari pesan yang di komunikasikan. Walau begitu analogy semacam ini tidak berarti berlaku hanya untuk mass communication saja. Proses penafsiran lambang akan menentukan nilai tindakan yang akan dilakukan. apabila pesan-pesan (message) yang dia dengarkan tidak sepadan dengan harapan-harapan yang tersimpan. Schramm menegaskan41 bahwa seseorang akan menentukan tindakannya untuk berkomunikasi apabila disadari terdapat harapan atau keuntungan yang lebih besar di bandingkan dengan usaha yang dilakukannya. dia akan cepat memindah gelombang radionya. Contoh yang kerap terjadi pada tingkah laku seorang pendengar radio.Komunikasi Kontemporer Strategi. Atau dengan kata lain komunikasi akan terus berlanjut apabila perbandingan antara harapan yang diperoleh lebih besar dari usaha yang di lakukannnya untuk mencapai keuntungan tertentu. apabila di rasakannya pembicaraan yang pertama kurang berkesan atau memenuhi harapannya). Lebih jauh hal tersebut di tandaskan oleh Wilbur Scramm. 46 81 . Dari proses komunikasi di atas melahirkan proses saling menginterprestasikan atas lambang-lambang komunikasi. 1987. namun juga dapat berlaku pada bentuk komunikasi lainnya (di mana seseorang dapat segera mengalihkan pembicarannya. Teori Komunikasi Massa. hal. Artinya seberapa jauh dia memperoleh keuntungan dari hasil komunikasi tersebut. dan Sejarahnya komunikator. di dalam proses komunikasi tersimpan hubungan kepentingan yang saling berhimpitan 41 Denis MC Quail. positif atau negatif. Dalam proses komunikasi. tentang apa yang menentukan pilihan seseorang untuk berkomunikasi. Konsepsi. seseorang cenderung berfikir untung–rugi.

PT Remaja Rosdakarya. hal. Onong Uchjana. 1984. Bandung. Gambar. Konsepsi. Kepentingan yang sama akan dapat mempererat proses komunikasi yang dilakukan dan akan semakin mengintensifkan prose situ.Komunikasi Kontemporer Strategi. Komunikasi dapat terus berlanjut. 2000. Mengenai proses komunikasi ini. 42 Effendy. di mana interest A dan B berhimpitan dan saling melingkupi. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 3 Proses Komunikasi Wilbur Scramm A C B Sumber: Toto tasmara. selama pesan pesan yang di bicarakan masih di dalam batas wilayah C. Laswell menuangkannya di dalam kata-kata yang bersayap sebagai berikut: “Who says what to whom in what channel with what Effect?42 Laswell ingin mengemukakan bahwa unsur bagi terpenuhinya proses komunikasi tersebut harus dapat memenuhi atau menjawab pertanyaan. 67 82 . 1997: 8 Dari diagram di atas dapat dijelaskan bahwa proses komunikasi akan berjalan apabila kedua belah pihak terlibat di dalam pembicaraan yang memungkinkan terlibatnya kepentingan yang saling berhimpitan (overlapping of interest). Harold D. dan Sejarahnya antara komunikator dan komunikan.

Adakah perubahan sikap dari komunikan. Effect : Ialah bagaimanakah hasil dari komunikasi yang di lancarkan tersebut. di terimakah. Whom : adalah komunikan yaitu sasaran yang di tuju oleh seorang komunikator. Faktor keuntungan /manfaat. keterangan atau pernyataan sebuah sikap. 3. atau malahan sebaliknya dia menantang. berpartisipasikah dia. Faktor adanya overlapping of interest. Dan selanjutnya who di sini dapat pula bermakna sebagai komunikator. Faktor situasi yang mungkin mempengaruhi kelangsungan dari jalannya proses komunikasi tersebut. Konsepsi. Disamping proses komunikasi harus memenuhi beberapa unsur komunikasi sebagaimana yang telah dijelaskan di atas juga harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut: 1.Komunikasi Kontemporer Strategi. Channel : Adalah saluran yang menjadi medium (jamaknya media) dari penyampaian pesan tersebut sehingga dapat di terima oleh komunikan. dan Sejarahnya Who : Merupakan sumber dari mana gagasan untuk berkomunikasi itu di mulai. atau di tolak. 83 . Sitausi sesungguhnya merupakan totalitas dari faktorfaktor yang dapat menentukan tercapai tidaknya seseorang dengan sasarannya. Apabila tujuan merupkan target dan jalan untuk mencapai yang dihrapkan adalah strategi. What : Yang di maksudkan ‘says what’ di sini tidak lain adalah pesan-pesan (message) yang di sampaikannya yang dapat berupa fikiran. 2.

1977. Yaitu hubungan berkelindan yang terkait juga dengan kesadaran nilai-nilai yang berlaku didalam masyarakat. Situasi merupakan totaitas dari hubungan yang mempengaruhi dapat mengarahkan lebih keadaan berikut menujua suatu arah. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. Bierens De Haan dalam Grondslagen der Samenleving mengatakan. golongan. Situasi adalah lebih dari pada hanya keadaan sekeliling ia dibentuk oleh suatu masa lampau masyarakat. dalam Astrid S Susanto. ataupun bangsa. 40 84 . Grondslagen der Samenleving. Konsepsi. yaitu suatu tatanan masyarakat yang akan hidup setelah masa sekarang. Situasi adalah keseluruhan dari pengaruh masyarakat----situasi merupakan keseluruhan dari hubungan kekuasaan dan hubungan-hubungan biasa di dalam masyarakat. Bandung. Situasi merupakan kenyataan sosial tentang hal-hal yang mempengaruhi situasi sosial selanjutnya. Sehubungan dengan ini. maka komunikasi yang dilakukannya hanyalah relevan dengan pengamatan/ pengetahuannya tentang situasi yang menyimpang atau sejaln dengan strateginya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya maka situasi adalah faktor-faktor yang akan menentukan jauh dekatnya seseorang terhadap strategi yang digunakan. dilihat dari kepentingan seseorang. ia merupakan kenyataan dari hasil faktor-faktor yangmempengaruhinya. hal. Bina Cipta. Terkait dengan hal ini dapat ditegaskan bahwa situasi setiap orang sesungguhnya berbeda-beda dan secara 43 Bierens De Haan. sebaliknya juga 43 akanmempengaruhi persoalan itu sendiri .

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

otomatis akan berkelindan terhadap penilaian situasinya sendiri, menjadi subyektif ataukah menjadi obyketif. Sementara itu terkait dengan tahapan proses komunikasi Onog Uchjana44 membaginya menjadi dua tahap, yaitu proses komunikasi primer dan proses komunikasi sekunder.

a. Proses komunikasi Primer
Proses komunikasi primer45 adalah proses penyampaian pikiran dan atau perasaan seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang (symbol) sebagai media. Lambang sebagai media primer dalam proses komunikasi adalah bahasa, kial, isyarat, gambar, warna, dan lain sebagainya yang secara langsung mampu “menerjemahkan” pikiran dan atau perasaan komunikator kepada komunikan. Bahwa bahasa yang paling banyak di pergunakan dalam komunikasi adalah jelas karena hanya bahasalah yang mampu “menerjemahkan” pikiran seseorang kepada orang lain. Apakah itu berbentuk idea, informasi, atau opini, baik mengenai hal yang kongkrit maupun yang abstrak, bukan saja tentang hal atau peristiwa yang terjadi pada saat sekarang, melainkan juga pada waktu yang lalu dan masa yang akan datang. Adalah berkat kemampuan bahasa maka manusia dapat mempelajari ilmu pengetahuan sejak di tampilkan oleh Aristoteles, plato dan Socrates; dapat menjadi manusia yang beradap dan berbudaya; dan dapat memperkirakan apa yang akan terjadi pada tahun, dekade, bahkan abad yang akan datang. Urgensitas bahasa inipulalah yang mendorong Samuel P Huntington
44

Effendy, Onong Uchjana, 1993, Ilmu, Teori dan filsafat Komunikasi, Bandung, PT Citra Adtya Bakti, hal; 98 45 Ibid, hal; 101

85

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

menempatkannya sebagai unsure untuk menilai kejayaan sebuah peradaban46 Kial (gesture) memang dapat “menerjemahkan” pikiran seseorang sehingga terekspresikan secara fisik. Akan tetapi menggapaikan tangan, atau memainkan jemari atau mengedipkan mata atau menggerakkkan anggota tubuh lainnya hanya dapat mengkomunikasikan hal-hal tertentu saja (sangat terbatas) Demikian pula isyarat dengan menggunakan alat seperti tongtong, bedug, sirine, dan lain-lain serta warna yang mempunyai makna tertentu. Kedua lambang itu amat terbatas kemampuannya dalam mentransmisikan pikiran seseorang kepada orang lain. Gambar sebagai lambang yang banyak di pergunakan dalam komunikasi memang melebihi kial, isyarat dan warna dalam hal kemampuan “menerjemahkan” pikiran seseorang, tetapi tetap tidak melebihi bahasa. Buku buku yang ditulis dengan bahasa sebagai lambang untuk menerjemahkan pemikiran tiudak mungkin diganti oleh gambar, apalagi oleh lambang lambang lainnya. Demi efekltifnya komunikasi lambang-lambang tersebut kerap di padukan penggunaanya. Dalam kehidupan sehari-hari bukanlah hal yang luar biasa apalagi terlibat dalam komunikasi yang menggunakan bahasa di sertai gambar-gambar berwarna. Berdasarkan paparan di atas pikiran dan atau perasan seseorang baru akan di ketahui oleh dan akan ada dampaknya kepada orang lain apabila di transmisikan dengan menggunakan media primer tersebut, yakni lambang-lambang. Dengan perkataan lain, pesan
46

Huntington, Samuel P, The Clash of Civilization, Remaking of The New World Order, dalam; Ismail. Sadat (ter), Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia, Qolam, Jogjakarta, 2000, hal; 243

86

Komunikasi Kontemporer Strategi, Konsepsi, dan Sejarahnya

(message) yang di sampaikan oleh komunikator kepada komunikan terdiri atas isi (the content) dan lambang (symbol) b. Proses komunikasi secara sekunder Proses komunikasi sekunder adalah proses penyampaian pesan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan alat atau sarana serbagai media ke dua pasca pengunaan lambang sebagai media pertama47. Seorang komunikator menggunakan media ke dua dalam melancarkan komunikasinya karena komunikan sebagai sasarannya berada di tempat yang relatif jauh atau berjumlah banyak. Surat, telephon, teleks, surat kabar, majalah, radio, televisi, film dan seterusnya adalah media ke dua yang kerap di gunakan dalam komunikasi. Pada umumnya media komunikasi dipahami sebagai media ke dua. Sangat jarang sekali seseorang mengangap bahasa sebagai media komunikasi, hal ini di sebabkan bahasa dipahami sebagai lambang (symbol) beserta isi (content) yakni pikiran dan atau perasaan yang di bawanya menjadi totalitas pesan yang tak dapat di pisahkan. Tidak seperti media dalam bentuk surat, telepon, radio, dan lain lainnya yang tidak selalu di pergunakan. Seolah seseorang tidak mungkin berkomunikasi tanpa bahasa tetapi orang mungkin dapat berkomunikasi tanpa surat atau telepon atau televisi dan lain sebagainya. Karena proses komunikasi sekunder ini merupakan sambungan dari komunikasi primer untuk menembus dimensi ruang dan waktu, maka dalam menata lambanglambang untuk menformulasikan isi pesan komunikasi, komunikator harus memperhitungkan ciri-ciri atau sifat
47

Ibid, hal; 107

87

televisi siaran. ciri massif. Dalam hubungan ini. atau film. 4 Model Proses Komunikasi Philip Kotler Sender Sender Encodin Encodin Message Message g g Media Decodi Decodi ng ng Receiv Receiv er er Noise Noise 88 Feedba Feedba ck ck Respon Respon se se . umpamanya surat. Sedangkan media nirmassa atau media non massa. Komunikan media surat. Dengan demikian. Setiap media memiliki ciri atau sifat tertentu yang hanya efektif dan efisien untuk di pergunakan bagi penyampaian suatu pesan tertentu pula. radio. poster. spanduk. Penentuan media yang akan di gunakan sebagai hasil pilihan dari sekian banyak alternatif perlu di dasari pertimbangan mengenai siapa komunikan yang akan di tuju. televisi siaran sekitar. model proses komunikasi yang di tampilkan oleh philip kotler dalam bukunya Marketing Management dapat mewakilinya. dan film dokumenter tertuju pada satu orang atau sejumlah orang yang relatif sangat sedikit. atau papan pengumuman akan berbeda dengan komunikan surat kabar. radio siaran. Gambar. televisi. telepon. telegram. poster. (massife) atau massal (massaal) yakni tertuju pada orang yang relatif banyak. dan Sejarahnya sifat media yang akan di pergunakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. proses komunikasi secara sekunder itu menggunakan media yang dapat di klasifikasikan sebagai media massa (mass media) dan media nirmassa atau media non massa (non mass media) Seperti telah di singgung media massa. misalnya surat kabar. dan film yang di putar di gedung bioskop memiliki ciri-ciri tertentu. Beberapa ciri tersebut antara lain.

yaitu proses di mana komunikan menetapkan makna pada lambang yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya. dan Sejarahnya Sumber: Onong Uchjana(1999:18) C.Noise: Gangguan tak terencana yang terjadi dalam proses komunikasi sebagai akibat di terimanya pesan lain oleh komunikan yang berbeda dengan peasn yang di sampaikan oleh komunikator kepadanya.Feedback: Umpan balik. yakni proses pengalihan pikiran ke dalam bentuk lambang .Media: saluran komunikasi tempat berlalunya pesan dari komunikator kepada komunikan .Sender: Komunikator yang menyampaikan pesan kepada seseorang atau sejumlah orang . Unsur –unsur dalam proses komunikasi Penegasan tentang unsur-unsur dalam proses komunikasi itu adalah sebagai berikut: . 89 .Message: Pesan yang merupakan seperangkat lambang bermakna yang di sampaikan oleh komunikator .Response: Tanggapan. Konsepsi.Decoding: Pengawasandian.Receiver: Komunikan yang menerima pesan dari komunikator . .Encoding: Penyandian. seperangkat reaksi pada komunikan setelah di terpa pesan . yakni tanggapan komunikan apabila tersampaikan atau di sampaikan kepada komunikator .Komunikasi Kontemporer Strategi.

proses komunikasi dapat dilukiskan sebagai mempunyai tiga unsur pokok. akan semakin efektif pesan yang di komunikasikan. dan Sejarahnya Model komunikasi di atas menegaskan faktor-faktor kunci dalam komunikai efektif. yakni: 1. D.Komunikasi Kontemporer Strategi. proses penyandian oleh komunikator harus bertauatan dengan proses pengawasandian oleh komunikan. FLIPPO Menurut Flippo. Komunikator harus tahu khalayak mana yang di jadikannya sasaran dan tanggapan apa yang di inginkannya. Ia harus terampil dalam menyandi pesan dengan memperhitungkan bagaimana komunikan sasaran biasanya mengawasandi pesan. Pengirim isyarat . 2. Komunikator harus mengirimkan pesan melalui media yang efisien dalam mencapai khalayak sasaran. Wilbur Scramm melihat pesan sebagai tanda esensial yang harus di kenal oleh komunikan. Media untuk mengirim isyarat 3. Kita harus mengkodekan niat atau maksud kita dalam simbul-simbul dan menyampaikannya kepada orang lain. Semakin tumpang tindih bidang pengalaman (field experience) komunikator dengan bidang pengalaman komunikan. Angka. PROSES KOMUNIKASI EDWIN B. Tindakan. Penerima isyarat. 90 . Konsepsi. Simbul komunikasi yang penting adalah: Kata-kata. Pengirim isyarat dapat berupa seseorang yang berusaha menyampaikan suatu jenis niat atau maksud kepada orang lain adalah mustahil menyampaikan maksud dengan sempurna. Gambar. Agar komunikasi efektif.

Kita akan mengalami lebih sedikit kesulitan dalam melaksanakan penyampaian maksud atau pengertian apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang nyata atau yang kelihatan seperti kursi. menulis. sedangkan mereka yang menerimanya adalah mendengarkan.sikap. atau dalam hubungannya dengan masalah yang sedang kita bicarakan. tembok. Seseorang ynag akan meningkatkan kecakapan komunikasinya sebagai seorang manajer harus mengembangkan bidang-bidang ini. dn menggambarkan. Apabila isyarat itu membingungkan atau tidak jelas. liberal. SIMBUL KOMUNIKASI: KATA-KATA Seperti yang dikemukakan oleh Korzybski. 1. maka tidak terjadi komunikasi. bertindak. Akan tetapi akan jauh lebih sulit untuk menyampaikan maksud pengirim apabila kata-kata yang digunakan menunjukkan obyek-obyek yang tidak nyata atau yang tidak kelihatan. Sebagaimana peta itu sendiri bukan daerah atau wilayah. atau apabila simbul-simbul yang digunakan tida mengandung maksud yang sama bagi pengirim dan penerima. 91 . dn mengamati.Komunikasi Kontemporer Strategi. bahasa dapat dibandingkan dengan sebuah peta yang isi pokoknya menunjukkan suatu daerah atau wilayah tertentu. atau jalan. membaca. dan Sejarahnya Kecakapan dalam komunikasi untuk menyampaikan pengertian atau maksud adalah berbicara. tenaga kerja. komunikasi. Penerima harus memperoleh simbul-simbul yang telah disampaikan dan membacanya untuk memnuat suatu ide. suatu kata bukan obyek atau ide. Konsepsi. Seakarang kita akan melihat secara terinci simbul-simbul yang digunakan dan masalah penerimaan dan penafsiran isyarat-isyarat ini. seperti manajemen. Media terdiri atas saluran-saluran komunikasi dan mekanisme khusus yang digunakan untuk menyampaikan isyarat.

” Yang dimaksud oleh inspektur adalah tingkat organisasi sedangkan para pengawas menafsirkan ucapan tersebut sebagai ucapan merendahkan diri. mempunyi beberapa arti. inspektur perusahaan berbicara dengan sekelompok pengawas dan mengatakan bhawa ia ingin “ membicarakan masalah produksi dari tingkat anda. terganmtung pada latar belakang. karena pengawasnya minta ia untuk “menarik dengan team”. meskipun keduanya mungkin menggunakan kamus umum. Konsepsi. pendidikan.Komunikasi Kontemporer Strategi. karyawati tersebut merasakan bahwa ia disamakan dengan binatang. maka kita sering merasa heran mengapa kita mengadakan komunikasi. Pendengar mempunyia peta yang agak berbeda. bahasa inggris menyulitkan proses komunikasi karena bahasa tersebut memberikan beberapa arti kepada satu kata. atau dapat diberikan secara tertulis dan diterima dengan membaca. Dalam suatu perusahaan. dan Sejarahnya Bahkan kita tidak mempunyai keuntungan hanya dengan menggunakan satu peta untuk menunjukkan obyek-obyek dan/atau ide-ide. menulis. Istilh “manajemen” mungkin mengandung arti yang baik bagi seseorang dan arti yang jelek bagi orang lain. berbicara. Pembicara mempunyai kerangka acuan sendiri dan memilih kata-kata yang diharapkan akan menyampaikan maksud yang diinginkan. Contoh lain. Setelah kita melihat dan mengetahui keruwetan dalam proses komunikasi. Dengan demikian. seseorang karyawati dihina. teman-teman dan pengalaman. yang secara tidak langsung menyatakan suatu penurunan tingkat status dan wewenang. mendengarkan. Kata-kata merupakan simbul-simbul yang paling penting yang digunakan dalam proses komunikasi. Katakata dapat disampaikan secara lisan dan diterima dengan mendengarkan. Selanjutnya. Istilah “team” misalnya. dan membaca merupakan 92 .

Meskipun banyak waktu manajer yang digunakan dalam komunikasi lisan. Kesadaran akan pentingnya penggunaan kata-kata yang tepat hendaknya mendorong kita untuk berusaha mengadakan perbaikan dalam kecakapan berbicara dan menulis. Kita harus menyadari kesulitan-kesulitan dalam komunikasi yang sesunguhnya. Pengirim harus mengenal dan mengetahui hakikat dan pentingnya simbul-simbul yang 93 . Flippo. kejelasan pengertian dan penyusunan pemikiran yang efektif tidak selalu menjamin adanya komunikasi yang baik.tindakan menempatkan kata-kata diatas kertas memberikan kepada kata-kata tersebut suatu ketetapan atau keabadian yang lebih besar ketimbang tindakan berbicara. dan Sejarahnya kecakapan komunikasi yang penting sekali. Orang yang mempunyai sesuatu untuk dikatakan tidak selalu menjelaskannya. kita telah sungguh-sungguh mengadakan komunikasi dengan pendengar atau pembaca.Komunikasi Kontemporer Strategi. Untuk mempelajari isi suatu pengertian yang dikomunikasikan harus ditambah dengan mempelajari proses komunikasi. Seorang manajer menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menggunakan salah satu kecakapan ini. dan dengan demikian kia harus melipatgandakan usaha untuk menjamin bahwa pembaca akan menerima sedekat mungkin dengan maksud kita yang sesungguhnya. Konsepsi. Kita jangan menganggap bahwa apabila kita telah berbicara atau menulis. Menurut Edwin B. adalah juga penting untuk mempelajari secara cermat hakekat menulis yang efektif. Dalam komunikasi tertulis kita tidak mempunyai keuntungan demikian. Dalam komunikasi lisan kita dapat percaya kepada tanggapan lisan tau kepada pengamatan ekspresi wajah dari pendengar untuk menetukan apakah kita telah menyampaikan maksud yang kita kehendaki.

Apabila seorang pengawas dengan mendadak berhenti berjalan disamping karyawan. Konsepsi. nukan kepada satu orang. SIMBUL KOMUNIKASI: TINDAKAN Manajer harus mengakui bahwa ia mengadakan komunikasi baik dengan tindakan maupun dengan katakata. seorang manajer yang memindahkan berbagai mesin dari lantai produksi merupakan kegiatan mengkomunikasikan. Apabila ada tindakan-tindakan yang tiidak dijelaskan oleh manajemen. misalnya. maka terdapat kekosongan maksud yang biasanya lalu diisi oleh interprestasi tindakan oleh penerima sendiri. mengambil buku catatan. 2. dam membuat catatan singkat maka karyawan tersebut mungkin berpikir . Semua tindakan yang dapat diamati mengkomunikasikan sesuatu kepada pengamat. dan Sejarahnya dgunakan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila ia sebelumnya tidak memberitahukan kepada orang-orang bawhan mengapa mesin-mesin itu dipindahkan. apakah itu disadari atau tidak. Orang yang berteriak minta tolong disuatu tempat pada padang pasir tidak berarti mengadakan komunikasi. kecuali ditempat itu ada seseorang yang mendengar. maka tindakan tersebut akan mempengaruhi bobot maksud kepada penerima. Apabila tindakan mengingkari kata-kata. Apakah komunikasi ide-ide itu ada akibatnya atau tidak tergantung kepada sua orang. Seorang manajer harus menyadari nahwa ia menjadi pusat perhatian dari orangorang bawahannya. apakah itu dikehendaki atau tidak. maka orang-orang bawahan ini akn memberikan isyarat yang tidak ada itu dengan membuat isyarat mereka sendiri salah satu desas-desus 94 . “apa yang sekarang telah saya lakukan?” pengawas mungkin hanya menulis daftar bahan makanan.

tetapi tindakan yang tidak dijelaskan ditamah dengan rasa takut akan ketidaksamaan sering mengakibatkan komunikasi pengertian demikian. Perusahan juga menggunakan banyak gambar untuk mengkomunikasikan pengertian. tetapi karena membaca tidak memanfaatkan isyarat tersebut. bioskop. bagan. bagan dan 95 . dan televise menunjukkan kekuatan gambar dalam menyampaikan maksud dan pengertian kepada orang lain. Konsepsi. luas dan cermat memberikan sedikit perhatian karena ruwetnya membaca.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang dibuat sesuai prinsip pengecualian dan dilengkapi dengan grafik. yang tidak terputus-putus. dan Sejarahnya yang paling sering terdengar dalam pabrik industri adalah kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik tersebut kekota lain. SIMBUL KOMUNIKASI: GAMBAR Gambar. Cetakan biru. 3. dan grafik dapat menyampaikan lebih banyak pengertian dalam situasi-situasi tertentu ketimbang apa yang dapat disampaikan oleh banyak kata. Manajer mungkin tidak mempunyai maksud atau keinginan untuk mengkomunikasikan suatu kemungkinan penutupan atau pemindahan pabrik kepada pegawai. komik. bioskop. Penulis disini tidak mengadakan komunikasi. Tindakantindakan berbicara lebih keras dari pada kata-kata. Laporan-laporan yang penting. Laporan yang sama. Mereka juga mengkomunikasikan banyak maksud atau pengertian yang berbeda tergantung kepada latar belakang dan posisi pengamat. Beberapa manajer perusahaan (dan para penulis buku pelajaran) menemukan bahwa orang-orang itu pada umumnya tidak suka membaca bagian-bagian tulisan yang panjang sekali. bukan karena isyarat yang tidak jelas dan tidak cermat.poster.

Penjelasan majalah bergambar khususnya adalah efektif dalam mengadakan komunikasi dengan kelompok-kelompok orang. dan frekuensi distribusi. bagan atau grafik mempunyai sesuatu yang mendorong daya penerimaan oembaca. dan Sejarahnya gambar memberikan lebih banyak arti dalam waktu yang lebih singkat. Konsepsi. peta. 4. Perbedaan-perbedaan dapat dilihat dan difahami dengan lebih baik. kolom.bar tersebut . dan bahan-bahan yang bersifat menjelaskan lainnya akan memberikan bantuan yang penting kepada proses penyampain maksud atau pengertian. majalah baergambar. Ada kemungkinan bahwa buku-buku pelajaran untuk waktuawktu yang akan datang dicetak dengan warna merah. SIMBUL KOMUNIKASI: ANGKA Mungkin pembicaraan kita tentang simbul bahasa mengandung pertimbangan angka-angka dan statistic96 . grafik-grafik.Komunikasi Kontemporer Strategi. Suatu bagan atau grfik mempunyai keuntungan menggambarkan banyak hubungan yang ruwet dalam satu gambar. Diantara berbagai jenis bagan dan grafik yang digunakan dalam perusahaan adalah kurva. Kecenderungan-kecenderungan dapat lebih mudah diketahui. sering laporan yang diberi penjelasan yang baik memberikan hasil yang lebih besar karena dorongan yang diberikan kepada daya peneriman pembaca. organisasi. Pengguanaan bagan-bagan. lingkaran. putih dan biru dengan gambar pada tiap halaman untuk menarik dan menyebabkan pembaca membuka pandangannya kepada usyarat yang menyertai gam. Komunikasi lisan dan tindakan merupakan simbul yang sering digunakan dalam hubungan sehari-sehari diantara individu-individu. adalah merupakan suatu kebodohan untuk mengabaikan kekuatan gambar dalam mengadakan koimunikasi. Lagi pula.

Angka-angka 97 . Adalah juga penting bagi komunikator untuk mengguankan data yang tepat dan mengakui kekurangan statistic. Darrel Huff memberi sumbangan dalam bukunya. Konsepsi. Kata-kata dapat berada disekitarnya dan gambar-gambar tampak menarik. dan Sejarahnya statistik dalam peranannya sebagai simbul-simbul komunikasi. Pada umumnya adalah benar bahwa orang-orang sangat terkesan oleh data yang sebagian besar terdiri atas angka-angka dan statistic-statistik. Penjahat (yang tidak mengindahkan moral ) dapat memperoleh keuntungan melalui kekuatan komunikasi berupa simbul angka dan menyampaikan pengertian dengan cara yang menimbulkan penerimaan. apabila perlu. dalam menunjukkan bagaimana orang-orang dapat dengan maksud tertentu disesatkan oleh angka-angka yang dipilih dengan cerdik. Ada suatu kecenderungan yang jelas untuk menerima angkaangka sebagai fakta-fakta. Bagaimana Membohongi dengan Statistik . Ada pujian terhadap angka. Akan tetapi kita merasa bahwa angka-angka mempunyai sifat khusus tersendiri yang membuat pembicaraan terpisah. Kita tidak dapat menyarankan agar manajemen jangan menggunakan simbul-simbul komunikasi khusus ini dalam menghadapi orang lain. Sebaliknya ia akan menemukan bahwa angka-angka dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat berharga. Pengunaan angka-angka dan statistic-statistik yang pandai dapat diterapkan untuk memimpin atau untuk menyesatkan. maka penerimaan dan kepercayaan cenderung meningkat. tetapi apabila diberikan beberapa angka dalam penyajian.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akan tetapi adalah penting untuk diketahui bagaimana statistic dapat disalahgunakan sehingga seseorang tidak diketahui oleh komunikasi yang diusahakan oleh oaring lain.

Diharapkan bahwa para pembaca dan pendengar yang makin pandai dalam bidang ini akan membuat lebih sulit untuk “berbohong dengan statistic” pada waktu-waktu yang akan datang. karena kebanyakan komunikasi dilakukan secara lisan. Perhatian juga harus juga dicurahkan kepada penerimaan pesan. hal ini menunjukkan suatu rintangan. Mendengarkan dengan baik itu tidak pasif. Ada banyak rintangan dalam proses komunikasi. Kita dapat mendengarkan dan berpikir empat kali lebih cepat dari pada itu. orang harus bekerja untuk mendengarkan dengan baik. karena membawa pendengar ke peadengaran yang kurang atau yang marginal terhadap pembicara sementara memikirkan sebelumnya untuk memberikan jawaban. Akan tetapi beberapa perusahaan berusaha memperbaiki kecakapan membaca dari manajer-manajernya untuk mempercepat dan membuat proses komunikasi lebih efektif. dan Sejarahnya dan statistic-statistik merupakan alat komunikasi yang sangat kuat. Peneriman isyarat komunikasi terutama dilakukan melalui pendengaran. Pendengar mudah menjadi bingung karena waktu yang kelebihan ini. Diperlukan jauh lebih sedikit waktu untuk mendengarkan dan memikirkan ketimbang waktu untuk berbicara. Konsepsi. 5.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jelas bahwa kecepatan ini membuat mendengarkan lebih mudah. Sebaliknya. Penelitian menunjukkan bahwa biasanya efisiensi pendengaran akan mengakibatkan 50% ingatan segera setelah pembicaraan 98 . Salah satu rintangan adalah ketidak sesuaian antara kecepatan berbicara dan kecepatan mendengarkan. Kita niasanya berbicvara dengan kecepatan 120 hingga 160 kata permenit. MENDENGARKAN Pengiriman pesan hanya merupakan sebagian dari proses komunikasi.

99 . mengerti. dan cepat. Kita menyetujui atau tidak apa yang dikatakan dari sudut pandangan kita sendiri. yang tidak ada satu diantaranya yang sungguh-sungguh dikomunikasikan kepada orang lain. pendengaran marginal adalah suatu proses memberikan sedikit perhatian seseorang kepada pembicara.manajer yang pura-pura mendengarkan orang bawahan sedangkan yang sesungguhnya ia merasa cemas tentang masalah lain adalah mencari kesulitan. dengan penurunan sampai 25% ingatan setelah 48 jam. Dengan demikian pendengaran evaluatif menimbulkan rintangan dalam proses komunikasi. Kita sering menggunakan kata-kata batiniah dari bantahan dalam menunggu kesempatan kita sendiri untuk berbicara. Jenis pendengaran yang berbahaya ini dapat mengakibatkan salah faham pembicara dan bahkan menghina orang tersebut. dan Sejarahnya 10 menit. Seperti yang tersirat dalam istilahnya. (2) evaluatif. Akan jauh lebih baik menunda pertemuan apabila pada waktu itu manajer merasa mampu mendengarkan hanya menurut cara marginal. Akan tetapi karena kita mendengar apa yang dikatakan. Rintangan terbesar bagi komunikasi perseorangan adalah ketidak mampuan orang untuk mendengarkan orang lain dengan baik. Pendengaran evaluatif mengandung penuh perhatian pendengar. Adalah sangat sulit menaruh perhatian dengan sungguh-sungguh menghina pembicara adalah besar. kita menggunakan waktu yang ditimbulkan oleh kelambatan berbicara dan kecepatan mendengarkan untuk mempertimbangkan dan menilai kata-kata. dan (3) proyektif. Sebagai pengganti ide-ide disampaikan dari pembicara kepada pendengar. Kita memberi penuh perhatian kepada pembicara. kita mengakhiri dengan dua ide. Berbagai jenis pendengaran dikenal sebagai bersifat (1) marginal. Konsepsi.Komunikasi Kontemporer Strategi. ide pembicara dan ide pendengar.

yang akan memudahkan pendengaran proyektif. suatu situasi yang mengesampingkan komunikasi yang sesungguhnya. Carls Rogers menyarankan suatu aturan yang perlu diikuti dalam suatu diskusi. Ini menuntut suatu jenis pendengaran yang disebut “proyektif”. menyetujui atau tidak menyetujui. karena sebagian besar diskusi demikian terdiri atas berbicara dari pada mendengarkan 100 . Dalam pembicaraan-pembicaraan demikian sering terdapat banyak percakapan dan perbedaan pendapat. Setiap orang dapat berbicara dengan terus terang untuk dirinya sendiri setelah ia mengulangi ide-ide dan perasaan-perasaan pembicara sebelumnya secara cermat dan untuk kepuasan si pembicara tersebut.Evaluasi isi kata-kata pembicara harus terdapat dalam setiap proses komunikasi. Konsepsi. maka sesungguhnya kita menyediakan sedikit waktu dan usaha untuk tugas sungguh-sungguh memahami apa yang ia ingin mengatakan. dan Sejarahnya Apabila kita menggunakan waktu kita untuk mengkritik. mempelajari. Ini khususnya adalah benar apbila ide-ide yang dikomunikasikan itu mengandung emosi. tetapi tidak akan terdapat sebelum pendengar mendengarkan. Sementara mendengarkan kata-kata si pembicara. atau tidak menyetujui kata-kata pembicara. tetapi sedikit pendengaran yang sesungguhnya. dan memahami arti kata-kata tersebut. pendengar dengan maksud tertentu menghindari setiap usaha untuk mengkritik. Dengan mengikuti aturan ini mungkin akan berarti akhir dari kebanyakan “pertukaran pikiran secara terus terang”. Kita berusaha memproyeksikan diri kita sendiri dalam pikiran pembicara dan sungguh-sungguh berusaha memahami sudut pandangnya tanpa evaluasi pada waktu itu. Komunikasi yang sesungguhnya terjadi apabila pendengar sungguh-sungguh mendengar dan memahami posisi dan maksud pembicara. menyetujui.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Pembicara berusaha mengkomunikasikan suatu ide. yang memungkinkan seseorang sungguh-sungguh memahami dan kemudian menilai dan menanggapi dengan cara yang sesuai dengan tanggapan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hanya dengan cara ini Anda dapat menyusun suatu jawaban yang sungguh-sungguh menanggapi kata-kata pembicara. Pendengaran efektif adalah pendengaran empatik. Konsepsi. Kita jangan menggunakan waktu kita untuk mendengarkan secara marginal sementara menyusun pernyataan berikutnya. Mutu emphathy adalah penting bagi pendengaran yang baik. Tidak ada keperluan untuk menyetujui pernyataan-pernyatan pembicara. Jumlah bahan tertulis yang harus diteliti tampak tiap tahun meningkat. dan Sejarahnya dan salah faham dari pada memahami. Meskipun demikian masih tetap terdpat banyak komunikasi melalui kata-kata tertulis. 6. kemudian orang harus mendengarkan dengan pengertian untuk tanggapan guna untuk menyesuaikan kata-kata berikutnya dengan tanggapan orang lain. Beberapa perusahaan di Amerika Serikat mengadakan program-program pelatihan untuk mengajar para pejabat pimpinan bagaimana harus membaca. Kita jangan mendengarkan dalam arti kritis atau evaluatif sehingga kita tidak sungguh-sungguh memahami maksud tanggapan. Tidak dapat disangkal pendekatan pertama dan yang paling bersifat membangun adalah mengurangi jumlah bahan demikian dan menyusun sisanya dengan suatu cara yang menghemat waktu pejabat pimpinan. Perusahaan101 . Prinsip pengecualian adalah penting untuk mengurangi masalah bacaan ini. tetapi ada setiap kebutuhan untuk berusaha memahami maksud dan sikap pembicara. MEMBACA Kecakapan membaca juga penting dalam proses komunikasi.

mahasiswa-mahasiswa lain dalam kampus dan seterusnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. pelayan took. apakah mereka itu berada dalam suatu organisasi atau tidak. adik. Membaca adalah suatu kecakapan yang dapat diajarkan dan dipelajari. kembali kepada kebiasaan membacasenelumnya. apabila tidak digunakan oleh pejabat pimpinan. Pesan ini lewat antara suatu sumber (pengirim) dan penerima. sedikit perusahaan yang bermaksud mengajar pejabat pimpinan bagaimana mendengarkan. Adalah penting untuk diperhatikan bahwa meskipun beberapa perusahaan telah mengusulkan untuk mengajarkan kecakapan membaca. Sebelum komunikasi itu dapat berlangsung diperlukan adnya suatu tujuan yang dinyatakan sebagai suatu pesan yang disampaikan. Konsepsi. Semua komunikasi antara dua orang mengikuti suatu proses umum. orang-orang selalu mengadakan komunikasi. Berikut adalah tinjauan tentang proses komunikasi. Pesan diubah dalam bentuk simbolik (disebut pengkodean atau pembuat kode) dan melewati jalan media (saluran) ke penerima. Robbins Menurut Robbins. kecakapan membaca tersebutakan cenderung berkurang atau hilang. B . Oleh karena itu kita mulai pembicaraan tentang mengadakan komunikasi dengan memandang komunikasi antar perseorangan pada umumnya. kakek. yang mengubah kembali pesan pengirim (disebut 102 . PROSES KOMUNIKASI STEPHEN P. orang tua. Akan tetapi seperti halnya semua kecakapan lainnya. dan Sejarahnya perusahaan tersebut menekankan kecepatan membaca dan menemukan bahwa kecapatan membaca dapat dilipatkan dua kali atau tiga kali tanpa terlalu banyak kehilangan pengertian. Anda selalu ingin mengadakan komunikasi dengan teman-teman.

dan komunikasi kita dipengaruhi oleh sikap ini.tulisan atau karangan itu merupakan pesan. dan keputusan-keputusan yng diambil oleh sumber dalam 103 . Konsepsi. P[esan kita dipengaruhi oleh kode atau sekelompok simbul-simbul yang kita gunakan untuk menyampaikan pengertian. Pesan kita merupakan produk fisik yang sesungguhnya dari sumber pengkodean. maka gerakan lengan kita. dan apabila pengetahuan kita terlalu luas. semua bagian kebudayaan Anda. demikian pula kedudukan kita dalam sistem sosial budaya ditempat kita berada. Hasilnya adalah suatu penyampain maksud dari satu orang kepada orang lain. pembicaraan itu merupakan pesan. Apabila kita membuat gerak isyarat. Kepercayaan-kepercayan dan nilai-nilai Anda. Kita tidak dapat mengkomunikasikan apa yang kita tidak mengetahuinya. Kita cenderung mempunyio ide-ide mengenai banyk hal. tidak pandang alat Bantu yang digunakan untuk menyampaikan. banyaknya pengetahuan tentang subyek yang dimiliki oleh sumber akan mempengaruhipesan yang ia berusaha menyampaikan. Apabila kita menulis. Selajutnya kita dibatasi dalam kegiatan komunikasi oleh luasnya pengetahuan kita pada suatu pokok persoalan tertentu. dan berpikir. “Apabila kita berbicara. ekspresi wajah kita merupakan pesan”. mendengarka. bertindak mempengaruhi Anda sebagai suatu sumber komunikasi. seperti halnya sikap mempengaruhi perilaku kita. membaca. ada kemungkinan bahwa penerima tidak memahami pesan kita. Jelasnya. Apabila kita melukis. Keseluruhan suksesnya komunikasi seseorang juga mencakup kecakapan berbicara. Dan akhirnya. Sikap kita mempengaruhi perilaku kita.Komunikasi Kontemporer Strategi. Pesan itu sendiri dapat menyebabkan pengubahan atau penyimpangan dalam proses komunikasi. lukisan merupakan pesan. dan Sejarahnya pembacaan kode). isi pesan itu sendiri.

misalnya peninjauan kembali secara lisan. Apabila sesuatu penting sekali. Ini mengurangi kemungkinan adanya perubahan.alui oleh pesan. maka saluran-salurannya adalah akata-kata yang diucapkan dalam gerak isyarat. Suatu pesan tertentu – suatu undangan ke suatu pesta. Ini adalah pembacaan kode pesan.Komunikasi Kontemporer Strategi. penerima harus juga cakap dalam membaca dan mendengarkan. Jelasnya. misalnya. Saluran-saluran umum adalah udara untuk kata yang diucapkan dan kertas untuk katakata yang ditulis. Dalam suatu oeganisasi. diikuti dengan sepucuk surat singkat.dapat dikomunikasikan dengan lisan atau tetulis. Media ini dipilih oleh pengirim. apabila sebuah gedung terbakar. Saluran adalah media yang dil. Tingkat pengetahuan seseorang 104 . maka seorang manajer mungkin perlu menggunakan banyak saluran. dan sistem sosial budayanya. maka suatu nota untuk menyampaikan fakta adalah tidak sesuai. Apabila Anda memutuskan untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang teman yang terjadi sepanjang hari dalam suatu pembicaraan tatap muka. dan keduanya (pengirim dan penerima) harus cakap berpikir. seperti penilain pelaksanaan pekerjaan. Akan tetapi sebelum pesan itu dapat diterima simbul-simbul yang ada didalamnya harus diubah dalam suatu bentuk yang dapat dimengerti oleh penerima. Seperti halnya sumber harus cakap menulis atau berbicara. saluran-saluran tertentu adalah lebih sesuai untuk pesan-pesan tertentu. Masingmasing dari tiga bagian ini dapat bertindak untuk mengubah pesan. Konsepsi. demikian pula penerima. Seperti halnya pembuat kode dibatasi oleh kecakapan. dan Sejarahnya memilih dan menyusun baik kode maupun isi. Penerima adalah individu kepada siapa pesan itu ditujukan. Akan tetapi Anda mempunyai pilihan. pengetahuan. sikap.

sikap kecendrungan dan latar belakang kebudayaan penerima dapat mengubah pesan yang disampaikan.d. ) berbeda dengan Robbins yang mengatakan bahwa proses komunikasi itu terdiri atas 7 bagian. William b. maka kita mempunyai umpan balik. antara lain: a) Langkah 1 adalah mengembangkan ide atau pikiran yang ingin disampaikan oleh pemgirim. seperti halnya kemempuannya untuk mengirimkan. semua langkah lainnya adalah kurang kegunaannya. proses komunikasi adalah metode yang digunakan oleh seorang pengirim untuk menghubungi seorang penerima.Komunikasi Kontemporer Strategi. Misalnya.d. bagan-bagan. karena kecuali ada suatu pesan yang bermanfaat. jr. “Apabila sumber komunikasi membaca kode pesan yang ia kodekan. Menurut Werther dan Davis. Ini merupakan langkah utama. dan Sejarahnya mempengaruhi kemampuannya untuk menerima. atau simbul-simbul lain yang sesuai untuk disampaikan. b) Langkah 2 adalah mengkodekan ide dalam kata-kata. Werther. ph. Lagi pula. mereka mengatkan bahwa proses komunikasi (khususnya komunikasi dua arah) terdiri atas enam langkah. ph. Umpan balk menentukan apakah pengertian telah diperoleh. Pada titik ini pengiim menentukan metode penyampain sehingga pada katakata dan simbul-simbul dapat disusun dalam cara yang sesuai umtuk jenis penyampaian. apabila pesan dikembalikan dalam sistemnya. Mata rantai terakhir dalam proses komunikasi adalah pengaturan umpan baik. Dan keith davis.. Konsepsi.” Umpan balik merupakan pengecekan terhadap seberapa jauh sukses kita dalam menyampaikan pesan seperti yang kita inginkan semula. 105 . 1.

maka tidak terjadi komunikasi. d) Langkah 5 adalah membaca kode pesan sehingga pesan itu dapat dimengerti. Apabla pesan itu tidak diterima. Langkah ini melengkapi proses komunikasi. Misalnya. 106 . Pengirm menginginkan penerima dapat memahami pesan dengan baik seperti yang disampaikan. Harold koontz. e) Apabila pesan telah diterima dan dimengerti. 2. apabila pengirim menyampaikan perkataan yang sama artinya dengan suatu persegi empat dan langkah pembacaan kode menghaslikan suatu lingkaran. langkah 3 adalah menyampaikan pesan tersebut dengan metode yang telah dipilih penyampaian memungkinkan orang lain untuk menerima pesan. maka pesan telah dikomunikasikan. dan ide-ide dalam organisasi adalah sedemikian ruwetnya sehingga penerima mungkin tidak memahami dengan sungguhsungguh apa yang dimaksudkan oleh pengirim. c) Apabila akhirnya pesan itu dihasilkan. situasi-situasi. Yang paling baik yang dapat diharapkan oleh pengirim dalam kebanyakan situasi adalah pengertian pokok dari pesan yang dikirimkan. pada titik ini pesan menjadi tanggung jawab penerima. cyril o`donnel dan heinz weihrich. penggunaan pesan oleh penerima dapat terjadi. maka langkah 6. tetapi tidak banyak pengertian yang diperoleh.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Bahakan dengan maksudmaksud yang terbaik. dan Sejarahnya pembicaraan yang bolak-balik biasanya tidak disusun dengan cara yang sama seperti suatu nota tertulis. yang merupakan langkah 4.

telepon. Komunikasi mulai dengan pengirim yang mempunyai suatu “pikiran” atau suatu ide. Misalnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. pemilih saluran yang tepat adalah penting sekali untuk komunikasi yang efektif. Penerima harus “siap” untuk menerima pesan sehingga pesan tersebut dapat dibaca dalam pikiran. Kadang-kadang digunakan dua saluran atau lebih. masing-masing dengan keuntungan dan kerugiannya. Konsepsi. telegram. Pesan itu mungkin lisan atau tertulis. suatu computer. Oleh karena banyak pilihan yang tersedia. tetapi terdapat banyak cara untuk mengkodekan. dalam suatu pembicaan dengan telepon. atau televise. dan dapat disampaikan melalui suatu nota. dua orang dapat mencapai suatu persetujuan pokok yang kemudian mereka menegaskan atau memperkuat dengan suatu surat. yang kemudian dikodekan dengan suatu cara yang dapat dimengerti baik oleh pengirim maupun oleh penerima. Mailah kita teliti lebih jauh langkah-langkah khusus dalam komunikasi. seperti menerjemahkan pikiran kedalam bahasa computer. seseorang yang sedang memikirkan suatu permainan sepak bola yang mengasyikkan mungkin 107 . Kita biasanya berpikir “mengkodekan” suatu pesan dalam suatu bahasa. seperti yang ditunjukkan dalam gambar berikut. Misalnya. dan Sejarahnya Koontz dan kawan-kawan dalam buku mereka yang berjudul “manajement” menjelaskan proses komunikasi sebagai berikut: ) Secara sederhana proses komunikasi. mencakup pengirim ang menyampaikan pesan melalui suatu saluran yang telah dipilih kepada penerima. Informasi disampaikan melalui suatu “saluran” yang menghubungkan pengirm dan dengan penerima. Dengan sendirinya televisi juga memudahkan penyampain gerak isyarat dan petunjuk-petunjuk visual.

“pengertian” terdapat baik dalam pikiran pengirim maupun dalm pikiran penerima. Langkah berikutnya dalam proses komunikasi adalah “membaca kode” dimana penerima merubah pesan kedalam pikiran. 108 . Konsepsi. Elmer h. Orang-orang yang mempunyai pikiran tertutup biasanya tidak mau memahami pesan sepenuhnya. dengan demikian menambah kemungkinan gangguan komunikasi. Suatu pesan yang dikodekan dalam bahasa prancis menuntut penerima yang mengerti bahasa prancis. Komunikasi yang cermat hanya dapat terjadi apabila baik pengirim maupun penerima memberikan pengertian yang sama atau paling tidak mirip dengan simbul-simbul yang membentuk pesan. Oleh karena komunikasi demikian merupakan suatu bagian integral dari semua kegiatan manajerial. kurang jelas dan sering diabaikan adalah penggunaan loghat khusus tekhnis atau professional yang mugkin tidak dimengerti oleh penerima pesan. Mathys Burack dan Mathys menjelaskan secara singkat proses komunikasi sebagai berikut: Komunikasi adalah proses pertukaran informasi dan penyampain pengertian diantara orang-orang. maka suatu pengertian tentang bagaimana proses bekerja merupakan langkah pertama yang penting untuk memperbaiki baik komunikasi antar perseorangan maupun komunikasi organisasional. khususnya apabila informasi itu bertentangan dengan sistem nilai mereka. 3. Dengan demikian komunikasi adalah tidak lengkap kecuali komunikasi itu dimengerti. dan Sejarahnya menaruh sedikit perhatian terhadap apa yang sedang dikatakan tentang suatu laporan inventaris. Burack dan nicholas j.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ini adalah jelas.

) Model mereka mencakup unsure-unsur pokok komunikator. diagram-diagram. Shannon dan warren weaver Shannon dan Weaver berusaha menggambarkan proses umum komunikasi untuk semua situasi. dan suara. dan penting untuk itu. atau tulisan. Untuk melengkapi proses. Sebagai kemungkinan lain. pesan. dan analisis-analisis. 4. informasi dapat disimpan untuk digunakn di kemudian hari. Dari sudut pandangan penerima pesan itu kemudian dibaca atau diubah menjadi istilah-istilah yang mempunyai arti baginya. misalnya orang. Kemudian ia mengkodekan atau mengubah ide menjadi bentuk pesn: kata-kata. media penyampaian. gerakan badan. atau simbul-simbul seperti gambar-gambar. telepon. Kemungkinan ini melengkapi keterlibatan awal pengirim dalam proses komunikasi. dan Sejarahnya Proses komunikasi dimulai dengan pengirim yang mempunyai suatu ide dan tujuan untuk mengirimkan suatu pesan. penerima. Kemudian pesan tersebut disampaikan melalui salah satu dari bermacam-macam saluran. a) Langkah 1 : Pengirim – perencana Pada langkah 1. Apakah secara langsung atau tidak langsung umpan balik menunjukkan apakah pesan telah diterima dengan cermat atau tidak. Konsepsi. pembuat kode. seperti gerak isyarat atau ekspresi wajah. komunikator atau pengirim pesan harus menciptakan pesan dalam batin sebelum pesan tersebut dikodekan. Ini adalah 109 .Komunikasi Kontemporer Strategi. umpan balik. adalah umpan balik dari pengirim. Claude e. seperti halnya dalam laporan-laporan. pembaca kode. atau tulisantulisan.

Akan tetapi untuk 10 menit anda harus menanyakan kepada saya lebih dari satu tahun sebelumnya!” Ucapan Churchill mengandung saran pentingnya persiapan pesan yang cermat. Tujuan pembuatan kode adalah untuk memilih media yang terbaik yang akan difahami paling tepat oleh penerim. Media ini meliputi pembicaraan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Anda dapat mengajukan permintaan dua bulan sebelumnya. Apabila anda minta saya berpidato selama setengah jam. dan sebagainya. Konsepsi. Permintaan diajukan lima hari sebelum tanggal upacara wisuda dan Churchill menjawab: “Apabila Anda minta saya berpidato selama satu jam. penulisan. dan Sejarahnya perencanan proses komunikasi. pemberian isyarat (misalnya melambaikan tangan). Berapa kali Anda mendengar seseorang berpidato tanpa memikirkan apa yang dikatakan? Pada suatu hari Winston Churcill diminta untuk berpidato selama 10 menit pada hari wisuda sarjana “London School of Business”. kontak fisik (misalnya mencium). khususnya apabila waktu merupakan intinya – seperti halnya dalam kebanyakan organisasi perusahaan. Anda dapat mengajukan permintaan satu hari sebelum wisuda. sasarannya adalah saling pengertian mengakibatkan salah pengertian dan tanggapan 110 . pemberian gerak isyarat. dan banyak manajer melakukan tindakan tanpa perencanaan sebelumnya. b) kode Langkah 2: Pembuatan Pembuatan kode mencakup pemulihan media melalui mana dikomunikasikan pesan yang telah direncanakan.

melihat. c) media Langkah 3: Pesan dan Langkah ini mencakup pengiriman fisis yang sesungguhnya dari pesan yang dibuat. d) Langkah 4: Penerimaan Ini hanya mengandung penermaan pesan secara fisis: mendengarkan. e) Langkah 5 dan 6: Membaca kode dan memberi tanggapan Pembacaan kode adalah penafsiran penerima terhadap kode. sedangkan bagi orang-orang lain mungkin dianggap terlalu tidak sopan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ingin mengandung proses menanyakan secara batiniyah: apa artiya ini bagi 111 . maka orang tersebut mungkin tidak merasa bahwa Anda sungguh-sungguh senang melihat dia. atau pegangan yang kuat dalam berjabatan tangan memberikan pengertian yang sangat dalam kepada pesan ang diinginkan dan dapat meningkatkan atau mengganggu usaha komunikasi yang efektif. memahai dan sebagainya. Konsepsi. merasakan. Apabila maksud Anda adalah menyambut seseorang untuk pesta Anda dan Anda memberikan jabatan tangan sementara melihat sepatu Anda. Tindakan fisis berbicara atau menulis. atau memberi gerak isyarat kepada seseorang menyampaikan suatu pesan yang mempunyai berbagai tingkat pengertian menurut penerima. Seorang pendeta yang berteriak adalah sangat efektif bagi beberapa orang. dan Sejarahnya yang tidak benar terhadap pesan. kontak mata. Penyampaian nonverbal seperti ekspresi wajah.

Konsepsi. Umpan Balik Reaksi penerima terhadap pesan merupakan suatu bentuk komunikasi kembali kepada pengirim dan benarbenar mengikuti proses langkah demi langkah yang sama seperti urutan pengirim pertama. Apabila mahasiswi tadi mengatakan “Baik! Jam berapa saya harus siap?” Badu dapat menjawb. dan Sejarahnya saya? Dan apa yang akan saya lakukan mengenai hal ini?ini dipengaruhi oleh banyak factor. dengan isyarat. Umpan balik dapat tertulis. Badu!” yang badu akan membuat kode seperti “Saya tidak percaya ia ingin pergi dengan saya nanti malam. F. Apakah saya mau diajak pergi?” mahasiswi tersebut mungkin secara fisis memberi tanggapan dan mengatakan. atau diberikan melalui alat lain. Semua reaksi ini mempengaruhi pesan pertama pengirim (yang sekarang menjadi penerima) untuk tanggapan komunikasi berikutnya). penafsiran bahasa badan. dan sebagainya. . “Bagaimana dengan film dan makan nanti malam?” maka penafsiran yang dikodekan mahasiswi tersebut mungkin adalah “Ia ingin mengajak saya pergi melihat film dan makan nanti malam. pengalaman yang lalu dengan komunikasi yang sama. atau bahkan ia dapat menampar dia. antara lain persepsi atau penglihatan pengirim. Apabila seorang pria bertanya kepada seorang mahasiswi.” atau ia dapat mengeluarkan kata-kata “Gila!” dan pergi lari. “pukul enam. lisan.Komunikasi Kontemporer Strategi.” Atau mahasiswi tersebut dapat memberi tanggapan dengan mengabaikan Badu dan pergi. Suara Gaduh 112 1. “Silahkan duduk. keinginan pribadi.

Selalu terdapat suara dalam suatu pertukaran komunikasi dan ini dapat mempengaruhi bagian proses. Harus ditekankan pada perencanaan dan penyusunan informasi sebelum informasi tersebut dikomunikasikan dalam bentuk apapun. Konsepsi. atau mengakibatkan proses komunikasi menjadi sulit. keluar dari belakang meja dan duduk dekat pegawai dapat mengurangi suara dalam pertukaran komunikasi pembicaraan. mencabut telephon. tekanan yang terlalu kuat atau terlalu lemah dalam komunikasi. sehingga efisiensi dan keefektifan dapat dikembangkan dengan sebaik-baiknya. Pentingnya Bagi manajer Penjelasan model komunikasi memerlukan waktu yang lebih lama dari pada proses pertukaran komunikasi yang sesungguhnya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Perhatian sebaliknya dicurahkan pada saluran pengiriman yang paling tepat. Suara gaduh dapat bergeser dari tulisan tangan yang tidak cermat kebunyi radio yang keras dalam kantor. dan Sejarahnya Suara gaduh lingkungan merupakan suatu unsur atau kegiatan yang mengganggu. Manajer-manajer harus berusaha mengurangi bila mana dan dimana saja untuk meningkatkan mutu. dan pengertian pesan yang disampaikan. Manajer-manajer dan pegawai-pegawai sebaiknya membaca dengan cermat kode pesan dengan cara 113 . Menutup pintu. mengacaukan. Akan tetapi adalah penting bagi seorng manajer untuk memahami secara terinci apa yang terjadi dalam waktu yang sangat singkat apabil mengadakan komunikasi dengan seorang individu atau kelompok pegawai. 2. kecermatan.

keculai ada umpan balik kepada pengirim dalam bentuk pengakuan bahwa pesan telah diterima. Baik kata-kata yang sesuai atau ungkapan-ungkapan yang dapat dimengerti oleh penerima maupun media yang sesuai yang digunakan – nota. Akhirnya penerima bertindak atau menanggapi dengan mencatat informasi. atau mengamil tindakan lain. Chruden dan arthur w. 1. Pada langkah ini pembacaan kode mungkin tidak sesuai dengan ide yang oleh pengirim mula-mula telah dibuat kodenya. Langkah ketiga adalah penyampaian pesan seperti yang dikodekan melalui saluran-saluran yang telah dipilih dalam struktur organisasi. dan Sejarahnya melihat secara objektif dan sistematis akibat-akibat perseorangan dari pesan yang diterima menghindari reaksi-reaksi terhadap pesan. Konsepsi. atau semantic.Komunikasi Kontemporer Strategi. seperti misalnya mengubah kata-kata menjadi ide. ide-ide disusun menjadi serangkain simbul-simbul yang direncanakan untuk dikomunikasikan kepada penerima yang akan datang. Sherman. Apabila pesan ini pesan lisan maka kegagalan untuk mendengarkan atau untuk memusatkan perhatian pada hasil dalam pesan akan tidak ada. 114 . Herbert j. menanyakan informasi lebih lanjut. Akan tetapi tidak ada jaminan bahwa telah terjadi komunikasi. karena perbedaan dalam persepsi antara penerima dan pengirim mengenai arti kata-kata. jr. konfrensi. Langkah kelima adalah pembacaan kode. Langkah keempat adalah dimana penerima memasuki proses untuk menerima pesan. Chruden dan Sherman dalam buku mereka yang berjudul “personel management” menguraikan langkahlangkah proses komunikasi sedagai berikut: ) Pembuatan kode. dan sebagainya – dipilih.

dan Sejarahnya 2. memandang Steve. Ini adalah kerangka referensi atau kenyataan psikologis dari Tom. 115 . 3. Wakil Presiden Departemen Pelayanan. Hicks dan c. Andaikan Tom. Manajer Penjuala Daerah sebagai “salah seorang manajer penjualan yang paling cakap dalam perusahaan. Ini adalah merupakan apa yang memberikan promodi kepda Steve yang dimaksudkan oleh Tom. David r. Model yang ditunjukkan dalam gambar berikut terutama didasarkan atas model yang dikembangkan oleh David K. Herbert g. Pemasaran. ) perlu diperhatikan bahwa model ini dapat dipergunakn untuk setiap situasi komunikasi apakah itu dua orang yang sedang berbicara ataukah itu pidato presiden kepada bangsanya. Berlo. Akan tetapi bagaimana terjadiny hal ini? Bagaimna proses komunikasi itu? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini telah dikembangkan beberapa model komunikasi.” Ia memandang Steve tepat sebagai orang yang dapat memperbaiki masalah ini dan dalam proses memajukan kariernya sendiri. Ray gullett Komunikasi adalah penyampaian informasi dan pengertian dari seseorang kepada orang lain. Hampton Yang dimaksud dengan komunikasi adalah proses melalui mana orang-orang yang bekerja dalam organisasi menyampaikan informasi yang satu kepada yang lain dan menafsirkan maksudnya.” Tom memandang Bagian Pelayanan Pemasaran sekarang lebih banyak merupakan “suatu kemacetan dari pada suatu pelayanan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Model ini menunjukkan bahwa pengirim memulai dari suatu maksud. Konsepsi.

“Apakah anda mempunyai minat? Saya pikir Anda adalah orang yang paling cakap untuk jabatan tersebut. Hasilnya adalah mungkin bahwa Steve sampai kepada beberapa pengertian pesan. ia menafsirkannya dan mengambil kesimpulan dalam kerangka referensinya. Steve memberikan umpan balik dengan mengatakan bahwa ia “tidak memikirkan mempunyai latar belakang untuk melakukan jabatan dan bahwa ia masih banyak mempunyai banyak pekerjaan yang harus diselesaikan didaerah sebelum ia merasa dapat pindah keposisi yang lain. Tom juga minta Steve untuk mendengarkan Wakil Presiden Pemasaran. Dengan mengirim atau 116 4. dengan Tom lebih banyak menyampaikan melalui pembicaraan. Beberapa hari kemudian ketika Steve datang untuk membicarakan memo dengan Tom.Komunikasi Kontemporer Strategi. Datanglah dan mari kita bicarakan hal itu!” Steve.” Proses memasuki babak yang lain. dalam hal ini membaca kode pesan. Apapun juga hal itu tidak dibut dengan tegas untuk kita. Arun monappa dan mirza s. . dan Sejarahnya Tom mengodekan maksudnya kedalam suatu pesan berupa memo asli (saluran atau media adalah memo tertulis) minta rekomendasi untuk seseorang guna mengambil alih pelayanan pemasaran ditambah dengan catatan. ) Agar komunikasi itu dapat berlangsung. Saiyadain Komunikasi berarti menjelaskan ide-ide dan informasi kepada orang lain. Artinya. Konsepsi. komunikasi itu harus mulai dri seorang individu dan disampaikan kepada orang lain yang menerimanya dan menjawabnya. hal ini akan mengandung beberapa pengertian baginya. penerima. Semuanya itu dimaksudkan untuk menjual ide yang asli kepada Steve.

apa dan kepada siapa. dan isi komunikasi (pesan). Konsepsi. 117 . Ini jelas memperkenalkan tiga komponen atau bagian poses komunikasi. suatu komunikator (pengirim). Komunikasi mengandung arti bahwa suatu pesan disampaikan dan suatu pesan diterima. Pengirim dapat menggunakan bahasa. dan Sejarahnya menyampaikan pesan saja tidak melengkapi proses komunikasi. Bagaimanapun juga proses komunikasi mengandung tiga hal. isyarat-isyarat atau tindakan-tindakan untuk menyampaikan suatu pesan. Penerima dapat menerimanya dengan mendengarkan. mengadakan reaksi atau hanya mengamati. Sutu komunikate (penerima). yakni siapa.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jadi komunikasi itu merupakan suatu interaksi yang banyak artinya bagi manusia. Ini biasanya dirumuskan menurut siapa mengataka apa kepada siapa.

Pengantar Teori Komunikasi. dan Sejarahnya BAB VII JARINGAN KOMUNIKASI Jaringan Komunikasi pada mulanya merupakan metode penelitian yang dikembangkan para pakar komunikasi untuk mengidentifikasi struktur komunikasi dalam suatu system. Elemen yang menghubungkan mereka inilah yang disebut sebagai Jariingan komunikasi yang memilki struktur dan system tersendiri (yang membedakannya dengan interaksi ditempat lain). 118 . Deppen. Southall (1956-1961). Jaringan Sosial. dimana data hubungan mengenai arus komunikasi dianalisis dengan mengunakan beberapa tipe hubungan-hubungan interpersonal sebagai unit analisis48. 87 49 Suparlan. hal.Komunikasi Kontemporer Strategi. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Jakarta.49 Baik Bernes maupun Bott sama-sama melihat jaringan social sebagai suatu rangkaian hubunganhubungan yang dibuat oleh seorang indifidu disekitar dan berpusat pada dirinya sendiri berdasarkan atas perbandingan. 2006. Konsep yang dikembangkan Bernes kemudian digunakan oleh Bott (1957) dalam studinya mengenenai peran suami istri yang terdapat pada keluarga-keluarga di London. Konsepsi. Media Presindo. Jakarta. Pada hakekatnya prilaku manusia merupakan interaksi melalui mana seseorang bertukar informasi dengan seseorang atau lebih. Set Ditjen RTF. Parsudi. Analisis terhadap elemen-elemen interaksi social ini untuk kali pertama dilakukan oleh Bernes (1954) di dalam studinya tentang umat Gereja yang menempati sebuah Pulau di Norwegia. Pons (1961 1962 1964) 48 Tomy Suprapto. Sejumlah ahli Antropologi dan Sosiologi antara lain. Oktober-November 1981.

Beberapa masalah dalam komunikasi. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. mereka merupakan orang pertama yang memperkenalkan konsepkonsep jaringan (seperti centrality. seperti macamnya arus pesan-pesan yang mengalir sepanjang garis-garis yang ada dalam suatu jaringan. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. terhadap pola komunikasi terhadap kelompok kerja. penelitian terhadap jaringan atau unsure-unsurnya dapat ditelusuri cukup jauh ke belakang. Dalam tradisi penelitian komunikasi. konsep jaringan social menempati posisi yang cukup penting. pheripherality) ked lam bidang komunikasi50 Untuk lebih jauh mengetahui bagaimana cara kerja Jaringan Komunikasi di dalam kelompok kerja atau organisasi. Walaupun mereka membatasi dalam kelompok kecil (small group) yang diteliti dalam kondisi eksperimen.Komunikasi Kontemporer Strategi. Salah satu langkah pertama untuk penelaan jaringan komunikasi adalah rangkaian penelitian yang dikembangkan pada awal 1950-an oleh Bavelas dkk. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. hal. dan sebagainya dapat diperlakukan dengan lebih sempurna. Dalam disiplin ilmu komunikasi. bagaimana sifat dan arus-arus tersebut sebagai akibat dari pengaruh jaringan struktur yang ada. karena dengan menggunakan dan seabrek model yang telah dihasilkannya maka tumpukan masalah yang berhubungan dengan komunikasi menjadi lebih tajam dan tepat untuk dapat diteliti dan dianalisis. berikut penulis sajikan dalam beberapa aras di bawah ini: 50 Dahlan Alwi. dan Sejarahnya dan Epstein (1961) juga telah mempergunakan Jaringan Sosial dalam study-study yang mereka kembangkan. 55 119 . Konsepsi. Jakarta.

Ada juga jaringan komunikasi informal .Komunikasi Kontemporer Strategi. yang sangat menyerupai dtruktur organisasi. dan Sejarahnya Jaring Komunikasi Daniel C. Feldman dan Hugh J.51” Komunikasi informal ini terjadi di luar saluran-saluran yang telah ditentukan. Tiap orang dalam organisasi mempunyai peranan dalam jaringan komunikasi formal dan peranan dalam jaringan komunkasi informal. orang-orang dalam suatu kelompok dapat mengadakan suatu komunikasi langsung satu sama 51 A. komuinkasi harus mengalir melalui posisi pemimpin. Bambang. Setiawan. Prosedur komunikasi demikian melindungi administrator tingkat atas dari informasi yang tidak diperlukan dan menguatkan struktur kekuasaan. Luasnya jaringan komunikasi formal yang mempengaruhi aspek perhatian komunikasi paling banyak adalah sentralisasinya. Grapevine dapat digunakan oleh manajemen puncak untuk membuat pengumuman-pengumuman tidak resmi. Fakultas Sospol UGM. Konsepsi. pola pertama adalah jaringan komunikasi formal. kadangkadang disebut “grapevine. Arnold Ada dua pola komunikasi dalam organisasi. Jaringan-jaringan yang lain sangat disentralisasikan. Komunikasi informal ini dapat berhubungan dengan tugas atau dengan kemasyarakatan. Misalnya. Ada saluran-saluran formal melalui mana komunikasi mengalir. dan paling sering dilakukan dalam interaksi tatap muka atau dengan telephon. Jogjakarta. seorang pegawai hanya dapat berkomunikasi dengan manajer umum melalui pengawasnya langsung. 1983 120 . Beberapa jaringan sangat disentralisasikan. dan kedua peranan ini sangat mempengaruhi berapa banyak dan jenis informasi apakah ia akan menerimanya. Metode Analisis Jaringan Komunikasi.

dan Sejarahnya lain. kemudin menyebar lagi ke bawah dan horizontal. meskipun “berita” terjadi pada tingkat bawah dalam organisasi. Dalam penyelidikan grapevine yang paling terkenal. Orang-orang ini kemungkinan besar sekali menyampaikan informasi tentang suatu fungsi jabatan di dalam mana mereka mempunyai minat atau informasi tentang seseorang yang mereka mengenal secara pribadi. Sepertiga pegawai adalah orang-orang yang tidak menerima dan tidak menyampaikan informasi. Arus utama komunikasi informasi adalah kebawah dan horizontal. Mereka juga memprakarsai lebih banyak informasi grapevine. berita ini biasanya pertama-pertama mengalir ke atas kepada seseorang pada tingkat yang tinggi. Konsepsi. Ada banyak sekali perbedaan dalam berapa banyak informasi orang-orang menerima dalam jaringan informal (artinya melaluigrapivine).Komunikasi Kontemporer Strategi. Lebih dari separoh pegawai menerima informasi tetapi tidak meneruskannya. Orang-orang pada tingkat-tingkat yang tinggi dalam jaringan komunikasi formal menerima lebih banyak informasi grapevine dari pada orang-orang pada tingkattingkat yang rendah.Unit-unit dengan jaringan-jaringan yang didesentralisasikan mempunyai lebih banyak komunikasi bersama. orang-orang dalam jaringan-jaringan yang didesentralisasikan menyampaikan dan menerima jauh lebih banyak informasi. Sutton dan Porter menemukan bahwa hanya 10% dari para pekerja menerima dan menyampaikan informasi grapevine. Orang-orang yang mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi juga cendrung memprakarsai banyak komunikasi informal. Orang-orang yang terasing secara geografis dan orangorang yang mempunyai status rendah mungkin kurang 121 .

kita anggap anggap bahwa organisasi hanya mempunyai lima orang anggota. Lima jaringan yang sudah lazim ditunjukkanhal. Konsepsi. 1985. Sosiologi Komunikasi Masa. Dengan demikian. Untuk membicarakan jaringan-jaringan dalam dalam gambar dalam hubungannya dengan organisasi. a.Komunikasi Kontemporer Strategi. Akibatnya. Berada pada tingkat yang tinggi dalam organisasi. jaringan Y. Remaja Karya. dan apabila mereka juga akan menerimanya hal ini akan terlambat. Jaring Komunikasi Stephen P. makin banyak informasi yang akan diterima oleh seorang pegawai. jaringan komunikasi itu makin banyak didesentralisasikan. B. Robbins Dimensi vertical dan horizontal dalam komunikasi organisasi dapat sigabungkan dalam bermacam-macam pola atau dalam apa yang disebut jaringan-jaringan komunikas52i. andi S (ter). jaringan lingkaran. jaringan roda. dan Sejarahnya menerima informasi grapevine. Lima Jaringan Umum 52 Wright. kesimpulankesimpulan penelitian mempunyai penerapan yang terbatas karena keadaan tiruan dan kelompok kecil yang digunakan. 67 122 . Charles R.ain juga menambah kesempatan menerima informasi. dalam gambar berikut. Kebanyakan study tentang jaringan-jaringan komunikasi terjadi dalam kelompok-kelompok yang terdapat dalam suatu laboratorium. dan secara fisik dekat dengan pegawai-pegawai l.) jaringan-jaringan ini adalah jaringan rantai. mempunyai banyak hubungan dengan teman-teman diluar organisasi. dan jaringan semua saluran. Bandung.

maka jelas bahwa jaringan roda menunjukkan seorang manajer yang mempunyai empat orang bawahan. Kelima individu ini akan menunjuikkan suatu jaringan rantai. yang memberi laporan kepada manajer perusahaan. Konsepsi. Akhirnya. Akan tetapi tidak ada pengaruh timbalbalik antara orang-orang bawahan. Jaringan lingkaran memungkinkan anggotaanggota saling mempengaruhi dengan anggotaanggota yang berdampingan. jaringan rantai menunjukkan suatu hirarki vertical lima-tingkat. Dalam suatu organisasi jenis jaringan ini terdapat dalam hubungan kekuasaan garis langsung tanpa ada penyimpangan. Apabila kita melihat kepada diagram roda seolah-olah kita sedang berdiri di atas jaringan. Semua komunikasi disalurkan melalui manajer. juru bayar memberikan laporan kepada manajer akuntansi umum yang memberi laporan kepada pengawas perusahaan. yang masih mempunyai dua tingkat hirarki di atas manajer. dimana komunikasi hanya dapat bergerak menuju keatas atau kebawah. maka kita dapat melihat dua orang bawahan memberi laporan kepada seorang manajer.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan ini menunjukkan suatu hirarki tingkattingkat didalam mana terdapat komunikasi vertical antara atasan dan bawahan dan komunikasi horizontal hanya pada tingkat paling rendah. dan Sejarahnya Menunjuk kepada gambar. Misalnya. Apabila kita merubah jaringan Y terbalik. tetapi tidak lebih jauh. jaringan semua saluran memungkinkan tiap subyek mengadakan komunikasi 123 . Sebenarnya ini merupakan suatu hirarki empattingkat.

Konsepsi. Jaringan rantai.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apabila kita amati tampak dengan segera jelas: tidak ada satu jaringan pun akan menjadi terbaik untuk semua kejadian. kecernatan. Dimana tidak ada seorang anggota pun baik formal maupun informal mempunyai posisi yang menonjol atau yang menerima beban. jaringan semua saluran tidak mempunyai posisi pusat. kemungkinan bahwa seorang pemimpin akan timbul. Semua anggota bebas untuk mengemukakan sudut pandagan mereka. dan Sejarahnya secara bebas dengan keempat anggot lainnya. Apabila kecepatan yang penting. Akan tetapi tidak ada pembatasan-pembatasan. dan jaringan roda mendapat nilai tinggi untuk 124 . jaringan semua saluran adalah yang paling sedikit tersusun. dan tingkat moril di antara para anggota. semua anggota adalah sama. Tabel berikut mengikhtisarkan keefektifan berbagai jaringan terhadap empat kriteria – kecepatan. Dari jaringna-jaringan yang telah dibicarakan. Meskipun jaringan ini dalam beberapa hal sama dengan jaringan lingkaran.jaringan Y. apakah Anda akan menyukai suatu jaringan dari pada jaringan yang lain? Jawabannya tergantung kepada tujuan Anda. mempunyai suatu pilihan diantara jaringan-jaringan komunikasi. Efaluasi Keefektifan Jaringan Apabila Anda menjadi seorang manajer. Jaringan ini paling baik dijelaskan dengan suatu panitia. maka jaringan roda dan jaringan semua saluran yang lebik disukai. b.

Grapevine itu aktif dalam hampir semua organisasi. Grapevine bertindak baik sebagai penyaring maupun sebagai mekanisme umpan balik. Akan tetapi suatu kesimpulan yang muncul adalah hanya 10% dari orang-orang dalam suatu organisasi bertindak sebagai penghubung yang meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Konsepsi. c. Apakah ada suatu pola yang teratur bagi komunikasi Grapevine ? desas-desus pada grapevine tidak tampak mengikuti suatu pola yang sama.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran adalah yang terbaik apabila tujuannya adalah untuk mencapai kepuasan pegawa yang tinggi. Grapevine mempunyai nilai bagi para manajer karena grapevine mempunyai masalah-masalah pokok yang oleh para pegawai diangghap penting dan menimbulkan kegelisahan. lebih khusus Grapevine yang terkenal. Susunan jaringan roda memudahkan timbulnya seorang pemimpin. asalkan bahwa hanya sedikit pegawai yang secara aktif meneruskan informasi kepada lebih dari satu orang lainnya. Fakta-fakta menunjuikkan bahwa jenis-jenis informasi yang berlainan mengikuti pola yang berlainan pula. Dengan demikian para manajer dapat menganalisis informasi grapevine dan meramalkan alirannya. SuatuJjaringanIinformal: Grapevine Pembicaraan mengenai jaringan-jaringan sebelumnya menekankan pola-pola komunikasi formal. mengetahui masala-masalah pokok 125 . dan Sejarahnya kecermatannya. Marilah kita sekarang melihat bagaimana komunikasi lewat melalaui jaringan informal.

Dengan demikian manajer-manajer dapat merencanakan unit-unit pekerjaan mereka untuk memudahkan komunikasi yang efektif. struktur kekuasaan formal yang dibuat oleh manajermanajer akan membantu menentukan siapa yang akan saling mempengaruhi dengan siapa. pegawaipegawai dapat didorong untuk berbicara dengan atasan langsung mereka. pelaksanaan tugas. maka pesan tersebut masih mempunyai arti. Hal ini mencerminkan rasa takut dan pehatian para pegawai-pegawai dan karenanya jangan dibaikan. Penelitian ini adalah penting karena manajer-mnajer mempunyai pengaruh terhadap bagaimana saluan-saluran komunikasi itu berkembang dalam unit-unit mereka. dan Sejarahnya yang oleh pegawai dianggap penting. Organisasi dapat dengan berbagai cara merencanakan susunan atau jaringan komunikasi mereka.Komunikasi Kontemporer Strategi. Apbila grapevine adalah “suatu dengungan” denga desasdesus mengenai pemberhentian pegawai secara massal. Suatu jaringan demikian biasanya dimaksudkan untuk mencegah beban manajer-manajer tingkat atas yang terlalu banyak 126 . Stoner dan Charles Wankel Menurut Stoner dan Wankel. bebrapa penelitian yang sangat menarik telah dilakukan terhadap saluran-saluran komunikasi dalam organisasi dan pengaruhnya terhadap kecermatan komunikasi. Misalnya. Beberapa jaringan komunikasi mungkin direncanakan secara kaku. f) James A. dan kepuasan anggota kelompok. Konsepsi. Misalnya. F. dan apabila manajemen mengetahui desasdesus itu sama sekali tidak benar.

Misalnya.ian dapat digunakan kemana saja arus informasi yang bebas diinginkan. semua individu dapat saling 127 . seperti halnya dalam suatu bagian penelitian. setiap kelompok dipengaruhi oleh jaringan komunikasi melalui mana fungsi-fungsinya dijalankan. Gambar berikut menunjukkan empat jaringan umum yang telah diadakan percobaan oleh para peneliti. Subyek-subyek dipisahkan dengan dinding pemisah dan dapat mengadakan komunikasi satu sama lain untuk memecahkan masalah-masalah sepanjang garis-garis komunikasi yang diawasi sepenuhnya oleh para peneliti. dan Sejarahnya dengan informasi yang tidak perlu dan untuk memlihara kekuasaan dan status manajer-manajer tingkat atas. Individu-individu dapat disorong untuk mengadakan komuniksai dengan setiap orang pada setiap tingkat.karena semua anggota dapat mencapai jumlah orang yang sama. lima subyek siminta untuk memecahkan jenis-jenis masalah yang berlainan. ) Jaringan ligkaran dan jaringan semua-saluran lebih didesentralisasikan dari pada jaringa-jaringan yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. Jaringan ini dapat merupakan akibat dari pada struktur organisasi formal atau timbul karena perilaku khusus dari anggota-anggota kelompok. Jaringan-jaringan yang lain mungkin direncanakan lebih longgar. Untuk mengetahui pengaruh berbagai struktur komunikasi telah diadakan serangkaian percobaan. Mathys Menurut Burack dan Mathys. Konsepsi.. Dalam suatu penyelidikan dalam rangkaian in. g) Elmer H. Burack dan Nicholas J. Jaringan-jaringan demim. dalam jaringan semua saluran.

Kepuasan anggota cenderung menjadi paling besar dalam jaringan-jaringan ini karena lebih banayk individu mempunyai perasaan partisipasi. Jaringan-jaringan yang disentralisasikan seperti jaringan roda dan jaringan rantai adalah lebih efisiensi untuk memecahkan masalah-masalah yang sederhana. sedangkan dalam setiap bentuk lingkaran. 128 . Konsepsi. jaringanjaringan yang lain.Komunikasi Kontemporer Strategi. jaringan roda. Agaknya tiap jaringan mempunyai kebaikan dan kelemahan tertentu. setiap individu dapat saling mempengaruhi hanya dengan orang langsung sebelahnya. Penelitian menunjukkan bahwa dalam kenyataan tidak ada suatu jenis jaringan yang terbaik. jaringan-jaringan tersebut lebih cermat dan memerlukan sedikit waktu untuk mendapatkan suatu pemecahan. Telah banyak sekali penelitian dilakukan untuk mengetahui jaringan manakah yang terbaik. Sebaliknya. Criteria yang dipergunakan untuk menetukan ini termasuk efisiensi dengan mana masalah tertentu sipecahkan atau tugas diselesaikan dak kepiasan yang diperoleh individu-individu yang berpartisipasi dalam kelompok. dan Sejarahnya mempengaruhi denga setiap orang lainnya. dan jaringan rantai lebih disentralisasikan karena komunikasi dipaksa melalui suatu saluran sentral dengan akibat bahwa beberapa anggota dapat memperoleh lebih banyak informasi dari pada anggota-anggota lainnya. Jaringanjaringan yang didesentralisasikan seperti jaringan lingkaran dan jaringan semua saluran mampu menangani masalah-masalah yang kompleks dan tidak tersusun yang menuntut banyak kreatifitas dan pembicaraan dan dimana waktu tidak gawat.

Jaring Komunikasi Andrew F. Misalnya. dan sesungguhnya. posisi-posisi staf seperti asisten mungkin mempunyai otoritas formal kecil. jaringan lingkaran atau jaringan semua-saluran adalah yang paling berguna.Komunikasi Kontemporer Strategi. Studi pola-pola komunikasi telah dilakukan dalam 129 . Untuk tugas-tugas yang sulit. Sikula Pola-pola atau jaringan-jaringan komunikasi formal telah diteliti secara mendalam. meskipun demikian mereka mungkin mempunyai pengaruh yang besar karena pengawasan mereka atas informasi yang diperlukan oleh pengambil keputusan. Atudi-atudi ini juga menunjukkan bahwa individu-individu yang mempunyai posisi-posisi tertentu yang mungkin “peka informasi” dapat menjadi lebih berpengaruh dari pada yang dipertimbangkan oleh nama-nama mereka. tampak bahwa jaringan yang sesuai untuk suatu organisasi atau kelompok sebagian besar tergantung kepada hakikat tugas-tugas yang diselesaikan dan tingkat pada mana pegawai-pegawai terlibat dalam kepuasan dan produktifitas. Apabila diinginkan kepuasan. Konsepsi. maka jaringan lingkaran atau jaringan semua saluran yang sesuai.Suatu pesan dapat disampaikan dari seseorang kepada orang lainmelalui salah satu dari beberapa pola atau saluran komunikasi alternative yang masuk akal. Dengan sendirinya. dan Sejarahnya Berdasarkan penemuan-penemuan demikian. tugastugas rutin. Untuk mudahnya. beberapa sistem ini kurang efisien dari pada sisrem-sistem yang lain. jaringan roda atau jaringan rantai adalah yang baik. C. suatu metode demikian ternyata optimal. yang menuntut fleksibilitas atau kreatifitas.

ramntai. paling fleksibel. pola-pola seperti lingkaran. dan Sejarahnya usaha untuk menemukan “cara yang terbaik” untuk mengadakan komunikasi. suatu analisis jaringan komunikasi membantu menetukan polapola mana yang tercepat. bintang. telah ditentukan cirri-cirinya. roda. Konsepsi. gambar berikut melukiskan model atau antar-hubungan komponen dari jaringan-jaringan komunikasi lingkaran. dan pembatasan waktu. biaya. analisis demikian dapat menyumbang kepada pemecahan masalah-masalah komunikasi organisasi. dan sebagainya. semua saluran. rantai.Komunikasi Kontemporer Strategi. roda. Cara menyampaikan pesan yang paling efektif tergantung kepada factor-faktor situasi seperti kecepatan. paling cermat. dan diteliti. dan semua saluran. 2. Meskipun demikian. karena informasi dan data disampaikan untuk bermacam-macam tujuan. 1. Jaringan komunikasi Jaringan-jaringan komunikasi biasanya ditentukan cirri-cirinya sesuai dengan susunan komponennya. dan pyramid. Keterlibatan Jaringan Komunikasi Ada hubungan yang diragukan mengenai apa.Akan tetapi karena organisasi yang sesungguhnya tidak pernah meniru kondisi 130 . kecermatan. Misalnya. Percobaan-percobaan jenis ini dapat memisahkan suatu variable khusus untuk menunjukkan pengaruhnya terhadap komunikasi.Sesungguhnya tidak ada suatu cara yang secara universal paling baik untuk mengadakan komunikasi organisasi. apabila sesuatu. digolongkan.

Sesungguhnya ada kesenderungan alamiah bagi kelompok untuk memecahkan masalah-masalah komunikasi yang seefisien-efisiennya (artinya dengan sedikit pengeluaran dan usaha seperti yang diperlukan). maka kesimpulan-kesimpulan dari percobaan-percobaan demikian tidak dapat langsung berlaku untuk menjalankan organisasi. dan Heinz Weihrich Selama 20 tahun yang telah lalu banyak sekali penelitian tentang jaringan-jaringan komunikasi dilakukan dalam kelompok-kelompok kecil. Komunikasi Harold Koontz. Nilai utama percobaan ini adalah menunjukkan pengaruh potensial dari setiap variable atau factor. Dengan sendirinya suatu komunikasi grapevine informal sesungguhnya juga bekerja pada tingjkattingkat organisasi kelompok kecil individual dan struktur perusahaan cara keseluruhan. Cyril O`Donnell. tidak pandang pembatasan-pembatasan jaringan . Bahkan ada suatu penelitian yang dapat menyarankan bahwa kesanggupan menyesuaikan diri kelompok dalam jangka panjang dapat mengakibatkan produktivitas organisasi yang banyak sekali persamaannya. Jaring 131 . D. dan Sejarahnya laboratorium. Konsepsi. Filsafat ini mengakibatkan penggunaan banyak pola komunikasi organisasi yang dapat disesuaikan dan selalu berubah. Suatu jaringan adalah suatu situasi tersusun dalam mana orang-orang menyampaikan informasi dalam suatu pola tertentu. kekurangan studi penelitian jaringan komunikasi adalah bahwa peneliti itu menganggap bahwa hanya ada sistem informasi rangkaian komando formal.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Jaringan-jaringan ini menunjukkan kepada kita bagaimana kelompokkelompok itu saling tergantung dan bagaimana hubungan kerja di antara anggota-anggotanya. hubungan atasan-bawahan. dan sampai suatu tingkat. Jaring Komunikasi Arun Monappa dan Mirza S. kepuasan para pegawai. atau dalam organisasi yang sama pada waktu-waktu yang berlainan. Pola-pola ini disebut jaringanjaringan. Konsepsi. dan Sejarahnya Saiyadain Apabila kita mengamati pola-pola komunikasi dalam sejumlah organisasi. Jaringan-jaringan komunikasi merupakan aspekaspek structural dari kelompok pekerjaan. 132 . E. maka kita akan menemukan bahwa pola-pola komunikasi tersebut disusun sekitar hubungan kerja. Jaringan-jaringan komuniksi juga menunjukkan pemeliharaan umum organisasi.Komunikasi Kontemporer Strategi.

Setidaknya salah seorang wartawan senior pernah berkata. 1970. bahwa mereka bukanlah kuli tinta tapi pembuat sejarah yang tidak harus manut pada redaksi seperti kerbau yang sedang dicocok hidungnya. Floyd G. dalam Rochady. tapi jika anda ingin duduk di antara orang-orang yang membuat sejarah. Konsepsi. Beberapa hari setelah teks proklamasi dibacakan Bung Karno.Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. Dalam Pusaran Jurnalistik Jurnalisme seringkali disebut 53 literature in a hurry. yang tidak jarang bahkan mempertaruhkan nyawa sang wartawan. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Yang direbut terutama adalah 53 Arpan. jika anda ingin kaya jadilah Bankir. sesungguhnya merupakan akumulasi dari proses panjang. 133 . edited By Ethel M Leeper. Jurnalistik Teori dan Praktek. “Jika anda ingin eksisting jadilah pembalap. 67 54 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Pendaran sejarah Pers Indonesia mengalami masa yang bisa disebut pasang surut. Toward Better Communications. Hal ini dikarenakan jurnalistik membutuhkan kecepatan. Sebagai bagian dari tahapan disiplin ilmu komunikasi (Jurnalistik. dari kota sampai ke pelosok telah terjadi perebutan kekuasaan dalam berbagai bidang. termasuk pers. Bandung Remaja Rosda Karya. halaman tak terlacak. Para pembaca tidak akan pernah berfikir bahwa kumpulan berita yang ada di dalam surat kabar. dan Sejarahnya BAB VIII JURNALISTIK KONTEMPORER A. jadilah wartawan 54” sebuah ungkapan menggetarkan yang layak direnungkan para wartawan. Bandung. melelahkan. pembahasan menyeluruh pusaran jurnalistik dan kiprahnya membentuk sejarah dunia tidak dapat disangkal lagi menempati urutan wakhid. Wartawan Pembina Masyarakat. Publisistik. dan Retorik) sebagaimana yang telah penulis bahas pada bab sebelumnya. Bina Cipta.

Waspada. dengan peralatan dan bahan seadanya. yang ditandai oleh mulai beredarnya Soeara Merdeka (Bandung) dan Berita Indonesia (Jakarta). Sekalipun masih mendapat ancaman dari tentara Jepang. Demikian pula yang bergerilya ke pedalaman. "Kata Pembukaan Undang-Undang Dasar".Komunikasi Kontemporer Strategi. Golongan pertama tetap bertugas di kota yang diduduki Belanda. Perebutan kekuasan semacam ini telah terjadi di perusahaan koran milik Jepang yakni Soeara Asia (Surabaya). namun dengan penuh keberanian mereka tetap menjalankan tugasnya. Dalam koran-koran Siaran Istimewa itu telah dimuat secara mencolok teks proklamasi. Merdeka. yang selalu dibayangi ancaman pemberedelan dan bersaing dengan koran Belanda. golongan pertama tetap menerbitkan koran yang berhaluan Republikein. Di bulan September sampai akhir tahun 1945. Independent. Tjahaja (Bandung) dan Sinar Baroe (Semarang). Dan pada tanggal 19 Agustus 1945. dan The Voice of Free Indonesia. koran mereka senantiasa menjaga agar jiwa revolusi tetap menyala. Yang terkenal di masa itu antara lain Merdeka. pers kita terbagi dua. Di masa itulah koran dipakai alat untuk mempropagandakan kemerdekaan Indonesia. dan lagu "Indonesia Raya". dan Mimbar Umum. Di masa itu telah beredar koran 134 . dan Sejarahnya peralatan percetakan. Indonesian News Bulletin. Sekalipun aktif di wilayah musuh. kondisi pers RI semakin kuat. Konsepsi. "Pernyataan Indonesia Merdeka". Warta Indonesia. "Republik Indonesia Sudah Berdiri". 2605 koran-koran tersebut telah terbit dengan mengutamakan berita sekitar Indonesia Merdeka. Dan golongan kedua telah mengungsi ke pedalaman yang dikuasai RI. Kemudian beberapa berita penting seperti "Maklumat Kepada Seluruh Rakyat Indonesia". Dalam masa klas pertama di tahun 1947.

Untuk menertibkan dan mempersatukan mereka. Konsepsi. Minat baca semakin meningkat dan orang mulai sadar akan kebutuhannya terhadap media massa. dan Menara. Di masa itu orang enggan membaca koran. Penghela Rakjat. maka hari-hari berikutnya masyarakat mulai memburunya. Sesudah proklamasi. Mereka tampaknya tidak mau ketinggalan barang seharipun dalam mengikuti berita perkembangan negaranya yang baru merdeka itu. Api Rakjat. Suasana seperti ini tentunya berdampak positif bagi para pengelola media masa di masa itu. Usaha penerbitan koran pun mulai marak kembali. pada tahun 1946 atas inisiatif para wartawan telah dilangsungkan kongres di Solo. yang konon diramaikan oleh irama gemercaknya suara alat cetak intertype atau mesin roneo. Sementara itu para kuli tinta yang sibuk kian kemari memburu berita. Sumanang. lantaran beritanya melulu untuk kepentingan penguasa. setelah selama tiga tahun dibekukan Jepang. Tercatat beberapa peristiwa penting dalam sejarah pers di masa revolusi yakni di tahun yang sama telah didirikan Sari Pers di Jakarta oleh Pak Sastro dan kantor berita Antara dibuka kembali. memang jauh berbeda dibanding di masa penjajahan Belanda dan Jepang. semakin banyak jumlahnya. Sehari setelah beberapa koran mengabarkan berita tentang pembacaan teks proklamasi. Dalam kongres itu telah dibentuk persatuan wartawan dan Mr. Koran-koran ini dicetak di atas kertas merang atau stensil dengan perwajahan yang sangat sederhana.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya kaum gerilya. ditunjuk sebagai ketuanya. yakni Suara Rakjat. koran apa saja selalu menjadi rebutan masyarakat. Kantor Sari Pers setiap hari mencetak 135 . Sedang pada masa kemerdekaan. Patriot.

Tindakan kejam ini dilakukan pihak Belanda untuk melancarkan jalan menuju terbentuknya negara boneka Indonesia Timur. yakni pembunuhan 40. Puncak konflik ini ditandai oleh meletusnya pemberontakan Peristiwa Madiun yang 136 . Namun berita-berita PON itu tiba-tiba sirna oleh terjadinya Peristiwa Madiun pada tanggal 18 September di kota yang sama. sampai pembangunan serta kabar berita yang penuh suka dan duka. yakni tentara Inggris telah membantai ribuan rakyat dan para pejuang kita serta membumihanguskan kota Surabaya. yakni pada tanggal 17 Februari.000 rakyat Sulsel oleh Gerombolan Westerling pada tanggal 11 Desember. dan Sejarahnya ratusan koran stensilan yang memuat berbagai berita penting dari seluruh tanah air. Memasuki tahun 1948 situasi dan kondisi negara RI memang mulai diwarnai oleh suasana perpecahan. dari pertempuran dan perundingan. namun di bulan November muncul berita duka.Komunikasi Kontemporer Strategi. Konsepsi. Dari hari ke hari beritanya silih berganti. Di tahun 1946 rakyat kita telah memperingati hari proklamasi dengan sangat meriah sebanyak dua kali. Indonesia Merdeka telah disambut luapan gembira. Berita yang menggembirakan tahun 1948 adalah diselenggarakannya Pesta Pekan Olahraga Nasional pertama di Solo secara meriah pada tanggal 9 September. Di masa itu semakin terasa ada dua golongan yang saling bertentangan yakni golongan kanan (Front Nasional) dan golongan ekstrem kiri (komunis) yang disebut FDR (Front Demokrasi Rakyat). ketika Indonesia Merdeka baru berumur setengah tahun dan tanggal 17 Agustus. Mengikuti berita surat kabar di masa itu. Seperti berita di tahun 1945. Tahun 1946 ditutup dengan munculnya berita musibah yang memenuhi halaman-halaman koran. memang mengasyikkan dan sekaligus mendebarkan.

penghinaan. Sebaliknya. Hubungan itu meliputi soal perundang-undangan. pemberitaan bohong dan sebagainya. dan Suara Ibu Kota telah dibreidel pemerintah. Di saat itu telah terjadi peristiwa bersatunya kembali golongan insan pers yang bergerak di kota yang dikuasai Belanda dengan golongan yang bergerak di daerah gerilya. tiba-tiba PKI menusuk dari belakang. Peristiwa ini sempat mengguncang pemerintah. Konsepsi. Namun upaya ini pelaksanaannya tertunda karena invasi dari pihak Belanda. hasutan. Barulah setelah Indonesia memperoleh kedaulatannya di tahun 1949. Betapa tidak. sementara rakyat kita sedang sibuk menghadapi agresi Belanda. pengumuman. Buruh. dan penerbitan. kebijaksanaan 137 . dan Sejarahnya didalangi oleh PKI Muso. seperti drukpersreglement tahun 1856.Komunikasi Kontemporer Strategi. Di masa itu telah disusun peraturan yang tercantum dalam Dewan Pertahanan Negara Nomor 11 Tahun 1946 yang mengatur soal percetakan. Sementara itu fihak militer pun telah memberedel Suara Rakjat dengan alasan terlalu banyak mengeritik pihaknya. pembenahan dalam bidang pers dilanjutkan kembali. Pidato Presiden Soekarno yang berbunyi: "Pilih Soekarno-Hatta atau Muso dengan PKI-nya" sempat menjadi berita utama dalam setiap koran. Di masa penuh konflik inilah untuk pertama kalinya terjadi pemberedelan koran dalam sejarah pers RI. Tercatat beberapa koran dari pihak FDR seperti Patriot. persbreidel ordonnantie 1931 yang mengatur tentang kejahatan dari pers. Pada tahun 1946. pihak FDR membalas dengan membungkam koran Api Rakjat yang menyuarakan kepentingan Front Nasional. Kemudian diadakan juga beberapa perubahan aturan yang tercantum dalam Wetboek van Strafrecht (UU bikinan Belanda). pihak pemerintah mulai merintis hubungan dengan pers.

Jumlah perusahaan koran pun dari tahun ke tahun semakin meningkat. Upaya di atas telah memungkinkan terciptanya iklim pers yang tertib dan menguntungkan semua pihak. Usulan di atas kemudian dijawab. Dan diupayakan pula agar kedudukan kantor berita Antara lebih terasa sebagai mitra dari para pengelola surat kabar. dan Cina naik. maka para wartawan diberi kesempatan untuk memperdalam ilmunya. penambahan halaman koran. Belanda. Sekalipun demikian bukan berarti mutu jurnalistiknya ikut 138 . Pelaksanaan UUD pasal 19 tersebut telah diusulkan dalam sidang Komite Nasional Pusat Pleno VI Yogya tanggal 7 Desember 1949 yang intinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya pemerintah terhadap kepentingan pers dalam hal aspek sosial ekonomi maupun aspek politisnya. Buktinya dalam kurun waktu empat tahun sesudah 1949. telah dicantumkan kalimat. Dalam UUD pasal 19 contohnya. Untuk meningkatkan nilai dan mutu jurnalistik. Pemerintah RI sudah mulai merencanakan segala peraturan mengenai pers dan berupaya sekerasnya untuk melaksanakan hak asasi demokrasi. Hubungan antara pemerintah dan pers lebih dipererat dengan cara membentuk Panitia Pers pada tanggal 15 Maret 1950. dan mengakui kantor berita Antara sebagai kantor berita nasional yang patut memperoleh fasilitas dan perlindungan. Pemerintah RI agar memperjuangkan pelaksanaan kebebasan pers yang mencakup memberi perlindungan kepada pers nasional. tanpa ada ikatan apapun yang mengurangi kemerdekaan pers. persediaan kertas dan bahan-bahan yang diperlukan. dari 70 menjadi 101 buah. memberi fasilitas yang dibutuhkan perusahaan surat kabar. setiap orang berhak atas kebebasan mempunyai dan mengeluarkan pendapat. jumlah surat kabar berbahasa Indonesia. Konsepsi.

psychologie. 55 Ruslan Abdulgani. Jogjakarta. Beberapa media tersebut antara lain. majalah Merdeka. 2006. "Mempertinggi mutu journalistiek pada umumnja harus diartikan mempertinggi kwaliteit apa jang ditulis: hal ini dapat ditjapai bila wartawan berkesempatan tjukup memperlengkapi dirinja dengan pengetahuan tentang keadaan jang hendak ditulis. dan pelbagai ilmu pengetahuan seperti ilmu politik. Tempo. sedjarah dan ketatanegaraan" Di masa kekuasaan Orde Baru. LKiS. Pembredelan koran Indonesia Raya yang dipimpin Mochtar Lubis menandai kembalinya masa kelam pers Indonesia. Di era ini. Indonesia mengalami sejarah kelam. dan Sejarahnya meningkat. dll56. sociologie.com. hal. Agustus 1952 56 Ignatius Haryanto. bukan hanya pelarangan terbit sebuah perusahaan pers. Untuk itu. DeTIK. majalah Detak. Sedikit kritis saja. yaitu berakhir dengan pemberedelan. Konsepsi. pemerintah Orde Baru yang bertangan besi kembali merampok kebebasan pers karena merasa gerah dengan pemberitaanpemberitaan yang diusung insan pers ketika itu. 98 139 . Setidaknya pemberedelan pers perlu juga dimaknai sebagai pemberangusan kebebsan berbicara. pers akan dibungkam dengan dalih stabilitas politik untuk pelaksanaan pembangunan yang jauh panggang dari jargin kebebsan pers yang dikampanyekan pada masa awal Orde Baru. Kebebasan pers hanya berlangsung seumur jagung. Indonesia raya Dibredel. Kompas. Pada tahun 1994 beberapa media lain juga mengalami nasib yang sama.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Editor. Ruslan Abdulgani dalam tulisannya55 telah menulis sebagai berikut. pers dijinakkan dengan sejumlah peraturan yang membuat insan pers tak mampu banyak bergerak. ekomomi. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya.

Indonesia Raya pun sempat vakum. Menjadi surat kabar yang berada di garda terdepan untuk menentang langkah-langkah penguasa tentu saja tidak mudah. Selain akan aman. Jika memilih jalan untuk berhadap-hadapan dengan penguasa. ketika Orde Baru. Indonesia Raya tampil sebagai surat kabar yang secara tegas menyatakan berhubungan secara diametral dengan pemerintah. Penyajian beritanya sering tanpa tedeng aling-aling. Saat ia dipenjara. Jauh lebih mudah bila media massa bermanismanis muka di hadapan penguasa. Kekritisan itu pula yang membawa Mochtar Lubis ke pintu penjara untuk kedua kalinya. ia juga akan menerima ”asupan gizi” yang cukup. Konsepsi. Kritik-kritiknya yang tajam dan menusuk telah mampu membawa pembaca larut dalam daya perlawanan yang hebat. Mochtar Lubis. berani mengkritisi pemerintah berarti mengibarkan bendera perang terhadap otoritarianisme penguasa yang disokong militer. Maka. memang dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis. Indonesia Raya tepat berada pada posisi tengah antara penguasa dan rakyat. Dengan bahasa yang emotif. penguasa pasti akan gerah akibat kekritisan media massa. Sebab. tentu ada sekian konsekuensi yang harus ditanggung. Ia dengan lantang menyuarakan ketidakberesan kebijakan penguasa dan menyajikan realitas sosial-ekonomi yang terjadi di masyarakat akar rumput. Indonesia Raya seolah mampu menghipnotis pembacanya untuk menentang segala penyelewengan serta ketidakbenaran. Apalagi pimpinan perusahannya.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Di era ini. 140 . Watak penguasa selalu saja tidak rela kekuasaannya dirongrong oleh siapa pun.

Seperti halnya masa sebelumnya. The Newspaper: Its Place In A Democracy.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1971. Konsepsi. 143 141 . suatu peristiwa bergulirnya arus demokratisasi yang dimulai dengan protes segenap massa rakyat terhadap kedatangan modal asing. Di era ini koran tumbuh luar biasa bahkan pada satu titik mencapai 2. Pembredelan yang terakhir ini membuat Indonesia Raya benar-benar tak berkutik dan tak mampu hidup lagi. memang menjadikan investasi asing sebagai ”dewa”. B. Lih. Strategi Penulisan Berita Sejak kemunculan surat kabar pada awal abad 1557 hingga sekarang telah banyak berkembang tekhnik-tehknik untuk meneguhkan ornament kecepatan tadi. Bradley Duane. kekritisan yang diusung Indonesia Raya ketika itu lagi-lagi berbuah pahit. Tepat tanggal 22 Januari 1974.. Kematian pers sesunguhnya lebih banyak dikarenakan ‘hara-kiri’ lantaran kurang modal dan tak mampu mengelola SDM. Walaupun disatu sisi tekhnik jurnalistik yang ada dimaksudkan 57 Pelopor media untuk pertama kali adalah Johann Gutenberg yang mencetak informasi untuk pertama kali sehingga melahirkan komunikasi massa. Inilah peristiwa yang mengubah wajah eropa pada abad 15. Pada tahun 2005 penerbitan yang tersisa tinggal 800 koran atau hanya 30 persen yang sehat secara bisnis. Nama Indonesia Raya pun dengan penuh kesedihan menjadi batu nisan kebebasan pers. dan Sejarahnya Sepak-terjang Indonesia Raya berakhir setelah meletus peristiwa Malari 15 Januari 1974. dengan ideologi pembangunanisme-nya. surat izin terbit (SIT) koran ini dicabut oleh Departemen Penerangan. terutama dari Jepang. p. Penguasa ketika itu. Gelombang protes itu kian menguat karena disokong pemberitaan media massa yang tak kalah garangnya. era reformasi ditandai dengan kebebsan berdemokrasi termasuk juga kebebsan pers.000 penerbitan. Dan. New York: Pyramid Communication Inc.

akan tetapi disisi lain tidak satu-pun surat kabar yang mempunyai kesamaan dalam tekhnik penulisan beritanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Model penulisan berita sesungguhnya lebih dipengaruhi oleh visi-misi dari surat kabar yang bersangkutan dan target konsumen yang sudah ditetapkan. dan Sejarahnya semacam itu. Konsepsi. Sedangkan kesamaan dalam tekhnik penulisan berita antar surat kabar hanya terletak pada pola yang selalu menggunkan model piramida terbalik: 142 .

Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. 5 Piramida Terbalik Alinea Pertama Lead 5W + 1 H Alinea 2detailing Gambar di atas menunjukkan bahwa setiap berita selalu diawali dengan ringkasan atau klimaks dalam alinea pembukanya. akan tetapi justru merupakan inti berita. hal. Alinea berikutnya yang memuat rincian dinamakan ‘tubuh berita’. Konsepsi. yaitu agar berita dengan cepat dapat ditangkap. kemudian dikembangkan lebih lanjut dalam alinea berikutnya dengan memberikan rincian cerita secara kronologis atau dalam urutan yang semakin menurun daya tariknya. Grafitri Budi Utami. Ada alasan khusus mengapa pola berita berbentuk piramida 58terbalik. Unsur 5 W + 1 H Dalam Lead Unsur 5 W + 1 H dalam lead sesungguhnya tidak sekedar ringkasan . Jakarta. Sedangkan alinea pertama yang memuat ringkasan disebut ‘teras berita’ atau ‘lead’. 1996. Ketiga. Keempat. Kedua.Komunikasi Kontemporer Strategi. memudahkan redaktur membuat judul berita. Karena itu takheran jika pemula selalu mengalami kesulitan dalam membuat lead berita. Seperti halnya etalase toko bisa memancing para pembeli untuk masuk ke 58 Harahap. memuaskan rasa penasaran pembaca dengan segera. memungkinkan bagian tata letak memotong uraian berita dan menyesuaikannya dengan kolom yang ada. dan Sejarahnya Gambar. Pertama hal itu relevan dengan naluri manusia dalam menyampaikan berita. 19 143 . A. Krisna.

Lead juga berfungsi sebagaimana intro dalam sebuah musik. hal. 1981. 247 144 . Nama-nama mereka adalah Apa dan Dimana dan Bilamana dan Bagaimana dan Mengapa dan Siapa) 59 Widodo. dalam kaitan ini lead berita juga harus menjanjikan pada pembaca kelanjutan dari tulisan pembuka. 1997. Suraba. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. Honolulu Hawai. Institute of Culture And Communication.C. peristiwa kecelakaan. dan Sejarahnya dalam toko.Komunikasi Kontemporer Strategi. Get It Rigth. 56 60 Rudyard Kipling adalah seorang Novelis dan Wartawan Inggris semasa perang dunia I dan juga penerima hadiah Nobel. Mereka telah mengajariku semua yang aku ketahui. Frederick T. p. penggoda. atau beberapa hal lain yang sekiranya menarik bagi pembaca. fenomena alam. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Ia pernah tinggal di India 1890 dan menghasilakan beberapa novel yang seting ceritanya terjadi di India dikutip dari Yu. East West Center. (Aku punya enam orang pelayan yang jujur. Penerbit Indah. Karena itu tidak jarang lead selalu diistilahkan dengan 59teaser. Konsepsi. Baik pidato. Tugas seorang reporter dalam mengembangkan lead atau alinea pembuka adalah menyaring unsure-unsur penting dari catatan-catatan hasil liputannya. Unsur-unsur penting itu dapat dijumpai dalam jawaban-jawaban terhadap neam pertanyaan pendek yang terkandung dalam sajak 60Rudyard Kipling: I have six honest serving-men (They’ve taught me all I knew) Their names are What and Where and When and How and Why and Who. karena pada hakekatnya bagian awal dari tulisan tak ubahnya seperti penggoda agar pembaca tertarik untuk terus membaca.

namun kini unsure tersebut tidak cukup. Charnley. Mitchell.Komunikasi Kontemporer Strategi. New York. 97 145 . perlu ada tambahan unsure so What yaitu. Konsepsi. Lead yang baik61 antara lain membutuhkan selektivitas. Third Edition. 78 62 semasa diperkenalkan Kipling penulisan berita cukup memuat unsure 5 W + 1 H. Lih. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. 1975. Tetapi bila hanya sekedar melihat itu saja belum cukup. ST Marthin’s Press. Reporting. 62Kata-kata pembuka berita bias memilih ‘w’ atau mana saja yang diinginkan. p. 1996. Unsur-unsur berita yang manapun di antara enam itu dapat dijadikan batu loncatan untuk menggerakkannya menjadi sebuah beirta. Untuk mempermudah pemahaman di atas marilah kita ambil contoh peristiwa ledakan bom (Apa) yang terjadi di sebuah tempat hiburan (Bagaimana) di Legian Kuta Bali (Dimana) oleh Teroris (Siapa) yang membenci orang-orang asing terutama Amerika dan Australia (Mengapa) pada Malam hari (Bilamana) tatkala tempat hiburan itu dikunjungi banyak turis dan menewaskan sedikitnya 200 pengunjung (Siapa). New York. hal-hal yang terkait dengan kedalaman implikasi suatu peristiwa. misalnya dengan mengajukan pertanyaan sebagai berikut: What (apa yang terjadi?) Who (Siapa yang terlibat?) When (Bilamana Terjadi?) Where (Dimana terjadinya?) How (Bagaimana terjadinya?) atau Why (Mengapa bias terjadi?) Pernyataan di atas sesungguhnya telah menegaskan bahwa tidak ada formula apapun yang bisa menjamin 61 Weinberg. yaitu penentuan tentang unsur apa saja yang penting. Bagaimana menyusun Lead berita ini berdasarkan unsure-unsurnya yang paling penting. Hal ini dilakukan sebab biasanya suatu peristiwa tidak berdiri sendiri. Holt. p. Ia acapkali memiliki hubungan dengan peristiwa lainnya atau berhubungan dengan perkembangan yang menjadi perhatian masyarakat. Rinehart and Winston. dan Sejarahnya Rumus 5 W + 1 H di atas merupakan unsur dari sebuah lead yang lengkap. Steve.

biasanya sang wartawan dapat ‘merasakan’ irama. Lih. dan bagaimana caranya menyampaikan unsur-unsur itu kepada para pembaca dengan jelas dan menarik.: Prentice Hall. Hal ini bisa dimunculkan ketika sebuah penelitian dilakukan lepas dari campur tangan manusia atau peneliti mengambil jarak dengan obyek penelitian. Juga tidak dikumpulkan berdasarkan pesanan penyandang dana atau keterbatasan pustaka. Ia akan menyusunnya dan ‘menggosokkanya’ dengan hati-hati di dalam pikirannya sebelum ia menuliskannya di dalam komputer. Sang wartawan telah belajar bagaimana ‘63mengambil jarak’ dari suatu kisah berita agar ia dapat mengkristalisasikan dalam pikirannya tentang pentingnya berita itu dan arti berita tersebut. 10 146 . an integration. Symbolic Interactionism: An Introduction. Konsepsi. Bukti-bukti ditemukan bukan disebakan nilainya yang relevan dengan frame peneliti. biasanya dia akan menghapus dan mencoba untuk menulis kembali. dan Sejarahnya terciptanya lead yang bagus. Jika sang wartawan tidak puas dengan hasil tulisannya. Jika uraian di atas dirasakan terlalu umum dan tidak dapat diterapkan dalam praktik. Upper Saddle River. Edisi ke-6. 63 Dalam kaitan ini dunia wartawan tidak ubahnya seperti dunia penelitian yang bertujuan untuk mencapai obyektifitas. Wartawan yang berpengalaman akan dapat ‘merasakan’ lead yang bagus ketika ia menemukannya. N. hal. J. Hal ini dilakukan karena dia mengetahui bahwa sekali dia dapat membuat lead yanag bagus selebihnya akan “bercerita sendiri”. Akan tetapi bukti-bukti itu mengalir dan muncul secara tiba-tiba. ‘cantelan’ berita dan dampak dramatik dalam lead yang bagus dan kuat. Joel M Charon. kegaringan. 1998.Komunikasi Kontemporer Strategi. ambilah surat kabar mananapun dan bacalah leadnya yang berbeda-beda itu: mungkin leadnya sendiri tidak dapat menjelaskan mengapa berbeda-beda. an interpretation. tetapi kita dapat ‘merasakan’ nya mana lead yang lebih bagus dan menarik dibanding lead-lead lainya. Dengan indra keenamnya yang terlatih.

Investigative Reporting. Lead Kontemporer Tidak ada satu formulasi untuk menjamin lead yang menarik. Konsepsi. dalam konteks penulisan lead kata ini berarti menjadikan pembaca serasa ditonjok. 89 147 . kaget. Pembaca menjadi terperangah. akan tetapi lebih dari itu dia akan merasa mendengar cerita sang wartawan. bahwa berita sesungguhnya bukanlah refleksi dari realitas. akan tetapi disisi lain ada satu cara yang bisa dilakukan. Untuk menuju pada kondisi yang demikian. Advance Metods And Techniques. Atau lebih tepatnya miniature peristiwa. John. yaitu dengan membubuhkan “punch” pasca penjabaran 5 W + 1 H (Lih gambar piramida terbalik di atas) inilah yang secara akumulatif saya istilahkan dengan lead kontemporer. 64 Ullman. Seorang redaktur sebuah surat kabar di Amerika Serikat selalu memanggil reporternya untuk membacakan berita-berita yang ditulis. p. St Marthin’s. wartawan dituntut untuk menggunakan kalimat sederhana tetapi mengena. 1995. Jika hal ini dapat dilakukan. Secara leksikal ‘punch’ berarti menonjok. Bila ia tidak puas dengan model tulisan yang dibuat sang reporter dia selalu berteriak dengan kata-katanya yang khas. melainkan adalah realitas yang dikonstruksi. Dengan demikian maka lead dan seluruh isi berita akan dapat berbicara. Karena itu salah satu ahli media Jerman pernah mengatakan. sehingga timbul empatinya.Komunikasi Kontemporer Strategi. Kalimat ini sesungguhnya dimaksudkan bahwa suatu berita yang menarik adalah berita yang mampu menghadirkan peristiwa dalam benak pembaca. New York. dan Sejarahnya B. “Let me see I don’t see any thing64”. maka pembaca tidak lagi merasa sedang membaca berita.

sepuluh pedoman penulisan tentang hokum. PTS yang didirikan itu relative tidak ekonomis disbanding dengan sector lain karena perputaran modalnya relative lambat. sepuluh pedoman penulisan tengtang koperasi. sepuluh pedoman penulisan tentang teras berita. Bila kita membacanya dengan terengah-engah maka berarti lead itu terlalu panjang. sepuluh pedoman penulisan teng pertanian dan perburuhan. Prof. melainkan karena idialisme dan minat mereka terhadap dunia pendidikan tinggi yang masih terbatas jumlahnya. Kalangan PTS berkeyakinan. sepuluh pedoman tentang penulisan Dewan Perwakilan Rakyat. dan Sejarahnya Untuk bisa menguji apakah sebuah lead berita itu berbicara. Bukhori Rektor Universita 65 Sepuluh pedoman Penuliusan yang ditetapkan PWI meliputi. motif utama adanya pejabat yang terjun dibidang PTS bukanlah untuk mencari keuntungan.Komunikasi Kontemporer Strategi. sepuluh pedoman penulisan bidang agama. Toby Mutis. Konsepsi. Tetapi. Rektor Universitas Tri Sakti dan Dr. bahwa lead yang ideal hanya terdiri dari 30 —45 kata. Rektor Universita Tarumanegara. dan sepuluh pedoman pemakaian bahasa dalam pers 148 . Yang harus ditampilkan adalah pokok berita terpenting Untuk memudahkan pemahaman anda berikut saya sajikan dalam contoh di bawah ini: Memang terbuka kemungkinan bahwa banyak perguruan tinggi swasta (PTS) didirikan para pejabat sebagai cantolan hari tua mereka. para wartawan dianjurkan untuk tidak memulai kalimat lead dengan kalimat keterangan atau anak kalimat. maka cara yang paling simple adalah dengan cara membaca keras-keras. Demikian inti pendapat D Khumarga SH. Makin sederhana sebuah kalimat makin baik. Sebab orang cenderung akan lebih mengerti dan cepat menagkap kalimat pernyataan yang pendek dan sederhana65. Untuk itu. agar lead bisa pendek dan sederhana. untuk dijadikan lading bisnis. Di dalam 10 pedoman penulisan berita yang dibuat PWI ditegaskan.

Bandingkan lead di atas dengan lead di bawah ini setelah mengalami perubahan. Konsepsi. Macam-macam Lead Secara garis besar lead dapat dibedakan menjadi tiga bagian66. Bandung. karena itu para redaktur biasanya menyiasatinya agar menempatkan kalimat bagaimana dan mengapa pada alinea ke dua. PTS tidak menguntungkan dijadikan lading bisnis. Bukhori.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tiga pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) berpendapat. Rektor Universita Muhammadiyah Jakarta Dr. 2003. perputaran modal PTS relative lambat. lead Retorika (Retorica Devices). Rektor Universitas Tri Sakti Prof. Mereka dihubungi secara terpisah Kamis kemarin. dan Sejarahnya Muhammadiyah Jakarta yang dihubungi secara terpisah kamis kemarin. Toby Mutis. Apakah akan memulai dari What. Lead 5 W 1 H Adalah lead yang memanfaatkan unsur penting berita yang biasa diistilahkan dengan 5 W 1 H. Remaja Rosda Karya. 70 149 . kalau ada pejabat terjun ke dalam PTS. Kedua. Ketiga pimpinan PTS itu adalah Rektor Universita Tarumanegara D Khumarga SH. para wartawan biasanya akan mengalami kesulitan bila harus memasukkan 5 W + 1 H secara keseluruhan. 66 Romli Asep Samsul M. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. hal. Pertama lead 5 W + 1 H. bukan keuntungan. Ketiga lead stilistik (Novelty Devices). para wartawan dipersilahkan untuk menggunakan salah satu dari unsur tersebut. Dibandingkan dengan usaha lain. mereka menegaskan. Namun demikian. Motifnya minat dan kecintaan. 1. C.

Dirumahnya sendiri di kampong Pojok Selatan. Kel Setiamanah. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. As. Selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini. Kel Setiamanah.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead Where. Kel Setiamanah. Lead What. 150 . AS yang mengaku wartawan kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. Lead Why. Kotatif Cimahi. Selasa (21/10). Kel Setiamanah. Selasa (21/10) karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Warga kampong Pojok Selatan. Lead When. Yang mengaku wartawan ditangkap. Kotatif Cimahi. Selasa (21/10). yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. Who. Konsepsi. Karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. AS alias Vijay (29) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan. atau How. Selasa (21/10). Kel Setiamanah. Kotatif Cimahi. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi di rumahnya. When. dan Sejarahnya Where. Penagkapan telah dilakukan atas AS alias Vijay (29) oleh jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Why. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan itu. Lead Who. Kotatif Cimahi yang mengaku wartawan.

Komunikasi Kontemporer Strategi. lead retorika sangat cocok bila digunakan dalam straight news . marilah kita melihat contoh kasus AS Alias Vijay (di atas). b) hasilnya kadang-kadang berupa kalimat yang menjomplang ketika frasa partisipialnya tidak menerangkan subjek. “Kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan……” Frasa “kedapatan” merupakan frasa partisipial karena bentuk katanya partisipial. hal. 134 151 . Namun yang perlu diperhatikan lead jenis ini mengandung bahaya sebab a) penggunaannya yang berlebihan mengingat lead tipe ini dengan mudah dibuat. 2. kalimat ini akan membingungkan. Seperti halnya Lead 5 W 1 H. Konsepsi. Melalui penggeledahan. dan Sejarahnya Lead How. Jurnalistik Teori dan Praktek. seperti dalam kalimat “Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan jajaran Reskrim Polsektif Cimahi membekuk AS alias Vijay (29) yang mengaku wartawan”.5 Kg lebih dirumah kediaman AS alias Vijay (29) Warga kampong Pojok Selatan. Selasa (21/10) Tersangfka AS yang mengaku wartawan itu kemudian digelandang ke kantor polisi. siapa sesungguhnya yang membawa ganja. Bandung Remaja Rosda Karya. sementara itu menurut jenisnya Lead retorika dapat dibedakan menjadi 5 jenis67. Lead Retorika (Retorica Devices). AS alias Vijay atau jajaran Reskrim. Kedua: Frasa Infinitif 67 Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. Kel Setiamanah. Pertama: Frasa Partisipial Untuk lebih memudahkan pemahan terhadap jenis pertama ini. jajaran Reskrim Polsektif Cimahi menemukan empat bungkus daun ganja seberat 0.

jajaran Reskrim Polsektif Cimahi berhasil membekuk warga kampong Pojok Selatan. warga kampong Pojok Selatan. 152 . Keempat: Anak Kalimat Kata Benda (Noun Clause) Bahwa daun ganja yang membawa petaka adalah sesuatu yang dirasakan sendiri oleh AS alias Vijay (29) ia dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi karena kedapatan membawa paket daun ganjah untuk diperdagangkan. Selasa (21/10). Ketiga: Frasa Preposisional Meskipun mengaku sebagai wartawan untuk menghindari tangan hokum. Tetapi tak urung. Kel Setiamanah yang mengaku wartawan itu ditangkap dirumahnya. Apa yang penting adalah sang wartawan mampu “merasakan” adanya perbedaan antara susunan kalimat pembuka yang bagus. Meskipun tidak ada seorang wartawanpun yang dapat menjelaskan tanpa berfikir tentang perbedaan antara frasa partisipasial dan frasa infinitive. Kel Setiamanah. Konsepsi. Selasa (21/10). dan yang biasabiasa saja. Kelima: Anak Kalimat Bersyarat (Conditional Clause) Karena daun ganja itu barang terlarang. dan Sejarahnya Untuk menghindari penagkapan karena membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan AS alias Vijay mengaku wartawan. As alias Vijay (29) yang kedapatan membawa barang haram itu untuk diperdagangkan. selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi dirumahnya. Definisi tentang itu tidaklah penting. AS alias Vijay yang membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan akhirnya dibekuk jajaran Reskrim Polsektif Cimahi. yang buruk.Komunikasi Kontemporer Strategi.

AS alias Vijay (29) warga kampong Pojok Selatan. Karena itu seorang wartawan dianjurkan untuk memperindah berita senyampang hal itu mungkin dilakukan. University of Stanford Press. dan Sejarahnya 3. Mass Media And National Development. dengan cara diperindah. tidak hidup. 98 153 . berita yang ditulis tidak saja berisi lead-lead ringkasan yang lugas dan menjemukan. Wilbur. kabur saat digerebek 68 Schramm. dan tidak layak mendapat halaman special di sebuah surat kabar. Konsepsi. Lihat contoh di bawah ini: Kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan seorang yang mengaku wartawan. Lead Stilistik (Novelty Devices) Seorang wartawan yang professional akan membuat berita yang ditulisnya tidak terlalu mekanistik. Sebab disatu sisi ada berita-berita yang memungkinkan untuk diperlukan sebagai future yaitu. 1964. karena itu lead jenis ini sangat cocok untuk berita-berita future . Disinilah makna penting dari Lead Stilistik . diperhidup. California. Seperti lead berita penangkapan AS alias Vijay yang dijadikan contoh kasus dalam tulisan ini adalah sebuah miniatur ketiadaan usaha untuk menulis berita secara lebih hidup. bahkan dibuat seperti tulisan-tulisan kreatif yang pada tingkatan terbaik merupakan bagian dari kesusasteraan68. kering. Jika ditangani secara lugas (straight) berita tersebut akan terasa datar.Komunikasi Kontemporer Strategi. Daya tarik berita tentang AS tersebut sesungguhnya tidak terletak pada masalah kejadiannya (penagkapan AS) melainkan lebih pada sifat penangkapannya (penangkapan itu akibat membawa daun ganja). dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Kel Setiamanah kota Cimahi. Dalam artian. Buya rekan AS. p.

atau austonisher”69 karakter lead ini biasanya akan mengguncang pembaca di baris pertama. 1964. Lead Menonjok (The Punch Lead) Lead jenis ini biasa juga disebut dengan “cartridge. Hal ini akan terjadi jika sang wartawan memberi pernyataan pendek dan memikat faktanya. AS alias Vijay (29) berurusan dengan polisi. 101 154 . reporter yang kreatif dapat merangsang selera pembaca dan memikatnya untuk masuk kedalam ceritera yang ditulisnya dengan menggunkan salah satu “kapstok” yang lebih menghidupkan tulisan. Wilbur. Jenis-jenis Lead Stilistik berikut ini akan sangat membantu seorang wartawan pemula sampai pada akhirnya dia akan terbiasa untuk melakukan. Konsepsi. (lead astonisher) 69 Schramm. kurs rupiah terpuruk ke Rp 10. Mass Media…. Dengan menggunakan fakta yang sama. capsule. p.5 Kg lebih.Komunikasi Kontemporer Strategi. petugas mendapatkan empat bungkus daun ganja 0. dan Sejarahnya dan hingga saat ini masih dalam pengejaran petugas. Untuk lebih jelasnya lihat contoh di bawah ini: Gara-gara empat paket daun ganja. Hal ini biasanya datang dari dalam diri sang wartawan atau karena kebiasaan wartawan sendiri.Ibid.. Ketika tersangka AS digeledah.000 per dolar. dan pembaca pasti akan buru-buru membaca baris berikutnya. (lead menonjok) Kapolri menyatakan perang terhadap narkoba (lead cartridge) Untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Wilbur. Lihat contoh di bawah ini: 70 Schramm. Meskipun ia mengaku sebagai wartawan. 105 155 . tetapi waspadalah untuk tidak menggunakan lead bertanya secara berlebihan—melainkan hanya jika masalahnya itu sendiri merupakan pokok berita. Konsepsi. 1964. p.Ibid. Pengakuannya itu tidak dapat menyelamatkannya dari tangan hokum. Kini dia hanya seorang tersangka tindak pidana karena kedapatan membawa paket daun ganja untuk diperdagangkan.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Lead Deskriptif (The Picture/Descriptive Lead) Penggambaran (deskriptif) yang hidup membuat suatu peristiwa terasa tampil di depan mata pembaca dan mampu memberikan jiwa pada tulisan ditempat kejadiannya atau memberikan gambaran penampilan fisik seseorang atau objek70. selasa lalu (21/10). AS alias Vijay (29) hanya bias mengulurkan kedua tangannya untuk diborgol ketika ia dibekuk jajaran Reskrim Polres Cimahi. Mass Media…. Lead Bertanya (The Question Lead) Pertanyaan dalam pembukaan kalimat mempunyai keuntungan dapat membangkitkan minat. Lihat contoh di bawah ini: Gara-gara membawa empat paket daun ganja. Lead Kontras (The Contrast Lead) Kadang-kadang sebuah peristiwa terdiri dari unsurunsur yang kontras antara situasi sekarang dengan situasi sebelumnya. Lihat contoh di bawah ini: Sebelum selasa lalu (21/10) AS alias Vijay (29) memang dikenal warga sekampungnya sebagai seorang wartawan.

dan Sejarahnya Jika seorang kedapatan membawa empat paket daun ganja untuk diperjualbelikan. tidak bias lagi memungkiri perbuatannya. 1996. lalu ia ditangkap polisi. itulah sebutan untuk AS alias Vijay (29) yang selasa lalu (21/10) dibekuk jajaran Reskrim Pores Cimahi di rumahnya. Konsepsi. hal. dapat membuat awal kalimat yang hidup untuk sebuah lead: Saya wartawan.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead ini juga “menyeret” pembaca ke dalam berita karena pembaca merasa penasaran apa yang sebenarnya terjadi71. Tersangka AS…. Lead Kepenasaran Kumulatif (The Cumulative Interest Lead) Adalah lead yang tidak mengemukakan pokok berita (news pag) dialinea pertama.cit. Tetapi ketika jajaran Reskrim Pores Cimahi menggeledeh dan menemukan empat paket daun ganja yang masing-masing berisi 0. fakta-fakta sebenarnya biasanya diberikan di alinea berikut segera setelah alinea lead untuk 71 Harahap Krisna. tidak mungkin saya memperjualbelikan ganja” kata AS alias Vijay (29) saat didatangi polisi di rumahnya. terutama berita yang diberi “kotak” dapat diulur tanpa memberikan pasak atau inti beritanya sampai berita tersebut diakhiri. jika dipilih secara selektif dan dipertahankan terus dalam tubuh berita. Rambu-rambu…Op . Beberapa berita. disebut apa orang itu? Nah. warga Kampung Pojok Selatan Kelurahan Satiamanah Kotatif Cimahi. Lead ini biasanya juga menggunakan siasat “memancing” kepenasaran pembaca. 87 156 .5 Kg. Lead Kutipan (The Quotation Lead) Penggunaan ucapan-ucapan orang secara tepat. Dalam kebanyakan berita yang menggunakan lead ini..

menenteng bingkisan besar dan pergi keluar untuk memenuhi seseorang. untuk menghidupkan lead berita. Perhatikan contoh di bawah ini: AS alias Vijay (29) warga kampong pojok Selatan keluarahan Satiamanah kotatif Cimahi.dsb Lead Berurutan (The Sequence Lead) Segi yang paling menarik dalam berita ditulis dalam gaya yang berurutan. hari itu merasa tidak ada orang yang memperhatikan.. peribahasa. frasa-frasa atau ungkapanungkapan yang sedang ngetred dapat dipakai selagi masih hangat dan belum basi. untuk menunda klimaks atau kepuasaan pembaca dalam memenuhi rasa ingin tahunya sampai akhir berita. AS terlihat sering…. Belum beberapa langkah ia berjalan dua anggota Polsektif Cimahi yang berpakaian preman menghampirinya…. kesibukan-kesibukan yang dilakukannya menimbulkan kecurigaan warga setempat. Sudah lama warga percaya saja apa yang dilakukan As alias Vijay (29) adalah kegiatan yang berhubungan dengan profesinya sebagai wartawan. Perhatikan contoh di bawah ini: Seorang wartawan gadungan nyaris mengecoh warga kampong pojok selatan kelurahan Satiamanah kotatif Cimahi. Fakta-faktanya disusun secara kronologis. Lead Parodi (The Parody Lead) Judul lagu.Komunikasi Kontemporer Strategi. kata-kata mutiara. Namun pekan lalu. atau judul film terkenal. biasanya dalam bentuk parody. judul buku laris. Konsepsi. Perhatikan contoh di bawah ini: 157 . Buya. dan Sejarahnya menjelaskan “kesamarannya”. Ia bersama rekannya.

Konsepsi. Lead Tersendat-sendat (The Staccato Lead) Jika unsur waktu.Komunikasi Kontemporer Strategi. yang disela oleh titik atau tanda penghubung dan biasanya mengambil bentuk seperti lead deskriptif. Nada atau moral berita dapat diberi tekanan dengalead ini. Kemarin (24/10) ia memang meneguk sebotol racun seranggan yang hamper saja merenggut nyawanya. maka lead yang relevan untuk dipakai adalah lead jenis ini. itulah yang dipikirkan Menkopolkam Susilo Bambang Yudoyono ketika dirinya dihadapkan dengan kemungkinan-kemungkinan berpolemik menghadapi pernyataan Taufik Kiemas. dan Sejarahnya Antara ‘madu’ dan ‘racun’ buat Herman (21) nampaknya lebih menarik racun. Perhatikan contoh di bawah ini: Diam itu emas. Lead Epigram (The Epigram Lead) Secara bahasa epigram berarti sejenis sajak atau ungkapan pendek yang berisi sesuatu pikiran yang luhur atau menyenangkan. Lead epigram biasanya berupa ajaran-ajaran yang sudah dikenal. Fungsionaris PDIP dan suami Megawati itu menilai Sby sebagai kekanakkanakan karena mengeluhkan tentang dirinya kepada pers. biasanya bersifat jenaka. Lead stakato terderi dari serangkaian frasa. Epigram adalah ungkapan ringkas dan mengena. Lihat contoh di bawah ini: 158 . aksi yang cepat atau intervalinterval yang memisahkan kejadian-kejadian yang saling berkaitan harus diberi tekanan. yang merupakan sindiran tajam. Tetapi hindari kata-kata atau ungkapan-ungkapan yang sudah sering digunakan. atau pikiran luhur yang bias diterapkan ke dalam berita.

Aaah. Lead Dialog (Dialogue Lead) Tentu sulit untuk memulai tulisan berita serius tentang suatu peristiwa penting dengan dialog.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan ia pun menjadi buta— benar-benar buta. Tahun-tahunpun berlalu—tiga puluh tahun tepatnya —lama dan sangat menyiksa—dan tiba-tiba do’anya terkabul: ny Etty kini dapat melihat lagi. dan kadang-kadang juga berita yang cukup penting. mati dihalaman rumah No 24 Jalan Metro Indah. kemarin sambil melihat ke bawah. dalam kehidupan yang berbeda. Tetapi berita-berita pengadilan yang ringan-ringan dan memiliki unsure humant interest yang kuat. ia sedang berdiri di pinggir sumur bersama temantemannya. berlumur darah. putera salah seorang warga di kampong Pakaan Laok Madura . Asrul 11.” kata temannya. Seorang pria terkapar. “kamu tidak boleh terjun ke sana” tetapi si Ipung tetap terjun juga dan perbuatannya yang telah merenggut jiwanya itu menggegerkan orang sekampungnya. dapat ditulis dengan efektif dengan lead dialog. Perhatikan contoh berikut: Bukankah asyik kalau akau dapat terjun ke sumur ini?” kata si Ipung. Lead ini terutama berguna untuk berita-berita future tetapi juga dapat digunakan untuk berita-berita lugas: Jakarta—Dor ! Bunyi tembakan mengguncang lingkungan pemukiman elit Pondok Indah pada malam yang sunyi dan senyap itu. setelah 40 tahun lenyap dari diri Ny Etty. Lead Ledakan (The Explosive Lead) Lead jenis ini hampir sama dengan lead stakato bedanya lead ledakan terdiri dari kalimat yang secara kebahasaan lengkap. anak umur 12 Tahun. inilah kejadiannya secara kronologis… 159 . dan Sejarahnya Tiga puluh tahun yang lalu—pada tahun 1973—di era yang lain. Konsepsi.

C . New York. Dan pokok berita yang ada di alinea pertama. atau penulispenulis kondang.Komunikasi Kontemporer Strategi. Ia menjelaskan dan menguraikan pokokpokok masalah yang disajikan dalam lead. p. Ballantine Book. Perhatikan contoh berikut: Kalau anda belum pernah mendengar hal ini. anda antara lain akan melihat lampu yang sinarnya tidak tampak.. alat masak yang tidak menggunakan api atau listrik. dan tidak percaya ketika mendengarnya. tubuh berita harus muncul dari lead. Sebagaimana yang saya katakan dimuka.--ed. Dalam pameran itu. dan Sejarahnya Lead Sapaan (The Direct Address Lead) Lead jenis ini biasanya menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua agar sipenulis dan sipembaca masuk ke dalam tulisan. dan lain-lain yang membuat anda akan terbengong-bengong. Konsepsi. Mark. atau para penulis future dibebaskan dari pengecualian ini. itulah yang akan anda lihat dalam pameran teknologi di Arek Lancor besok. Tetapi wartawan pemula tidak dianjurkan menggunakan kata ganti orang pertama atau orang kedua ini. harus didukung sepenuhnya pada alinea berikutnya. Dilihat dari manfaatnya tubuh berita sesungguhnya bertujuan untuk memenuhi hal-hal sebagai berikut72: Pertama. Kolumnis. teropong yang dapat melihat tembus. Hanya saja hal itu sangat sulit untuk dilakukan. 1995. Tubuh Berita Sekali anda bisa menemukan lead yang bagus dan dapat menuliskannya isi berita selanjutnya akan bisa “bercerita sendiri”. 112 160 . 72 Sims. Norman and Kramer. Literary Journalism.

yaitu piramida terbalik. Namun bila diamati secar seksama dalam ketiga jenis berita tersebut terdapat modifikasi yang membedakan strukturnya antara satu dengan lainnya. University of Illinois Press. F. (a) berita fakta (fact story) (b) berita aksi (action story) dan (c) berita kutipan (quote story). III edition. Schramm. yaitu dengan cara memotong dari yang paling bawah tanpa mengurangi isi berita. dan Sejarahnya Kedua. T. p. Untuk lebih memahami penjelasan ini. ia dapat melakukannya dengan mudah. Konsepsi. Urbana. Tidak peduli seberapa panjangpun berita itu. Dalam kaitan ini perlu juga ditegaskan. perhatikan gambar di bawah ini: 73 Siebert. 1956.Komunikasi Kontemporer Strategi. Lead diuraikan dalam tubuh berita. Dalam kaitan ini perlu juga saya tegaskan. dan jika petugagas tata letak terpaksa harus memotong berita untuk menyesuaikan dengan halaman. ia menambahkan atau menguatkan pokokpokok yang kurang penting yang tidak diberikan dalam lead. Four Theories of The Press.. bahwa sebagian besar berita-berita lugas mengikuti bangunan yang sudah pernah saya singgung pada awal pembahasan ini. bahwa ada tiga jenis berita lugas73. 332 161 . Peterson and Wilbur.

8 Berita Kutipan Alinea 1. Konsepsi. dan Sejarahnya Gambar 6 Berita Aksi: Paragraph 1 K Paragraph 2 Paragraph 3 Lead ejadian Utama lebih detail lebih detail Gambar . Lead: Pokok-pokok pernyataan Yang dominan Alinea 2 Transisi Alinea 3 Kutipan Alinea 4 Transisi Penggolongan ketiga berita di atas sesungguhnya hanya dimaksudkan untuk mempermudah para pemula.Komunikasi Kontemporer Strategi. dalam membedakan tipe mana yang akan dia pilih sebagai 162 . 7 Berita Fakta Alinea 1: Lead—Ringkasan Alinea 2: Fakta 2 & 3 Alinea 3: Fakta 4 Alinea 4: Fakta 5 Gambar .

segera. melainkan tentang tulisannya ketika sudah jadi berita nanti. berita lainnya mungkin memiliki beberapa pokok masalah yang harus ditulis dalam lead. ter—Suhandang. Hal ini disebabkan setiap berita menuntut seorang wartawan untuk mengambil keputusan dalam hitungan detik. pada saat yang bersamaan. segera setelah itu. mungkin kata-kata sambung berikut ini dapat digunakan. dan Sejarahnya model tatkala ia menemukan suatu fakta. dan nilai faktafaktanya saja. Dalam menulis berita seorang wartawan senantiasa berfikir bukan tentang fakta-faktanya. sekarang. setelah itu. sebelumnya. Jika tidak terlalu berlebihan pemakiannya. Suatu berita mungkin hanya memiliki satu pokok masalah menarik yang menonjol. Kustadi.Komunikasi Kontemporer Strategi. Yang perlu diperhatikan dalam menulis berita sesungguhnya terkait dengan transisi74 atau perpindahan dari satu bagian kebagian lain dalam berita yang sedang ditulis. selama ini. Kecuali ketika wartawan menggunakan lead kepenasaran yang tertunda yang klimaks ceritanya muncul diakhir tulisan. 1986. An Introduction To Journalism. Atau dari alinea satu ke alinea selanjutnya. 81 163 . sebab bisa jadi bagian itu akan dipotong oleh bagian tata letak. akhirnya. sesuatu masalah atau sesuatu kejadian yang akan ditulis menjadi berita. Fraser. Namun yang perlu diingat bahwa berita-berita dalam surat kabar biasanya tidak sama seperti ketiga model tersebut. Bandung. 74 Bond F. sementara itu. Jurnalistik Publik dan Media. Sementara itu tentang bagian akhir berita para wartawan dianjurkan untuk tidak terlalu memikirkan tentang bagaimana memolesnya. dulu. hal. Konsepsi. itupun jika terpaksa sekali: Kemudian. paling tidak. berikutnya. Sinar Baru.

edited By Ethel M Leeper. dan Sejarahnya Dengan demikian. tak diragukan lagi. 106 164 .Komunikasi Kontemporer Strategi. kendatipun. di atas itu semua. Rudolph Felsch mengembangkan teori yang ia sebut sebagai kemudahan untuk dibaca “readable”. Teori ini berisikan deskriptis matematis tentang suatu contoh tulisan melalui jumlah kata-katanya dalam kalimat.cit. Akan halnya. sekalipun. didekat-dekat tempat itu75 Ada pula beberapa kata sambung yang menyiratkan opini seperti. Jumlah perkataan-perkataan poli-silabiknya (perkataan yang bersukukata banyak). Disini. Konsepsi. selain itu. akibatnya. Toward Better Communications. berbicara tentang. disekitar sini. Di pihak lain. sebagai gambaran. jika tidak. tidak jauh dari. sudah tentu. Tetapi. Floyd G. Gaya Penulisan & Bahasa Jurnalistik Sekitar tahun 1950-an76 para pakar komunikasi di Amarika menyelidiki kemungkinan untuk menilai mutu penulisan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan formula. tetapi. sebab itu. tentang.Op. setelah melihat itu. Tetapi formula-formula itu ternyata tidak mengajarkan cara 75 76 Kursif penulis Arpan. D. Para peneliti lainya pun mengembangkan formula serupa. misalnya. bertalian dengan. sebaliknya. frasa-frasa ini harus digunakan dengan hati-hati dalam berita karena mengandung opini yang bias menghilangkan unsur obyektivitas dan faktualitas berita. meskipun demikian. kerumitan kalimat-kalimatnya. dan karakteristik-karakteristik lainya. 1970. Dua kantor berita utama Amerika dan media-media lainnya secara sendiri-sendiri telah pula melakukan eksperimen untuk mengaplikasikan program-program ini. dalam Rochady. sebagai contoh. Wartawan…. hal. barangkali. sebab itu. mengenai.

kejelasan. sesungguhnya mereka hanya mengulangi formula itu dengan cara lain. dalam penulisan jurnalistik ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang terkait dengan sifat tulisan jurnalistik sebagai media komunikasi masa. dan sifat langsung suatu tulisan berita. Beberapa keharusan ini sangat menentukan apakah suatu tulisan berita itu memenuhi tujuannya dalam menyampaikan fakta secara jelas. meskipun disatu sisi bersubtansikan karakteristiknya. Namun. Untuk mencapai hal-hal tersebut. Sebuah berita disurat kabar sesungguhnya tidak pernah berharap agar berita tersebut dibaca oleh 200 juta lebih penduduk Indonesia.Komunikasi Kontemporer Strategi. Beberapa keharusan ini harus lebih dulu diterapkan dalam berita sebelum wartawannya berfikir tentang gaya penulisan. apa yang selalu dikatakan guru tulis menulis: tulislah dengan bahasa sederhana. ada beberapa keharusan yang patut diperhatikan. Konsepsi. Untuk mempermudah memahaminya berikut penulis sajikan dalam table di bawah ini: 165 . atau memperumit kalimat-kalimat anda. Tilikan di atas menekankan akan pentingnya sebuah kesederhanaan. Jika ditelisik lebih jauh. gunakan kata-kata biasa jangan teralalu menjejali. namun hanya diperuntukkan pada kelompok khalayak yang sudah ditetapkan dalam visimisi surat kabar yang bersangkutan atau apa yang biasa disebut dengan ‘segmen pembaca’. selain dari pelajaran sederhana itu. dan Sejarahnya menulis.

Konsepsi. korban dibunuh juga oleh rekannya. Mahfud MD”. “Menurut Dr. usia. alamat. Sementara itu identitas lain misalnya. dan Sejarahnya Tabel. Alinea baru akan muncul bila ada topic atau gagasan baru78 “100 pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (salah) “seratus pengemudi angkot berunjuk rasa di depan Taman Arek Lancor” (benar) Nama dan gelar lengkap harus ditulis di awal penulisan nama tersebut. “Sopir itu karena tangannya sibuk menepuk lebah yang berdengung mengitari kepalanya. Mahfud MD. “Kurniawan menendang bola” (aktif)77. dsb. “meskipun ia sudah berusaha mencegah. jelas dan menarik secara tipografis. tewas di bunuh tadi malam” 78 Dalam kaitan ini Kantor Berita Associated Press menganjurkan dengan jargon “one idea in one sentence” 166 . Becak itu menyeruduk tiang billboard iklan rokok Djarum Super di Pinggir Jalan (Djarum Super tidak perlu disebut) Variasika n kalimat Alinea Harus Pendek Hindari Angka Di Awal Kalimat Sebutkan Identitas Orang Pengguna an Kutipan Hindari Merk Dagang 77 Namun kalimat pasif tetap harus digunakan jika memang diperlukan menggunkan tekanan pada objek kalimat. Contoh “Si Bogel Preman di Pelabuhan Kamal. lalu kehilangan kendali. 2 Berita Spesifik Spesifik Kalimat aktif Dan pasif Pendek “sejumlah pengunjuk rasa (kurang spesifik) “sekitar 2000 pengunjuk rasa” (spesifik) “Bola itu ditendang Kurniawan” (kurang memberikan tekanan. demikian pengakuan tersangka…” (tepat) Surat kabar biasanya menyukai alinea yang pendek agar mudah dibaca. tidak dapat mengendalikan truknya. dan trukpun menyeruduk parit” (pendek) “Tersangka mengatakan bahwa rekanyalah yang membunuh korban.Komunikasi Kontemporer Strategi. sehingga truk itupun oleng kemudian menyeruduk parit” (kurang pendek) “Sopir itu menepuk lebah. lalu menambahkan bahwa dia sudah berusa untuk mencegahnya” (kurang tepat). pekerjaan. hukum di Indonesia…” atau “Hukum di Indonesia… Kata Dr.

Biasanya setiap redaksi akan memilki standart bahasa sendiri. Yang benar “Andal” Sementara itu disis lain gaya penulisan berita akan sangat ditentukan oleh beberapa hal. dan Sejarahnya Pemboros an Kata Istilah asing Tata Bahasa dan Ejaan Ketentua n Akronim Kata-kata seperti. Berita harus menggunakan tata bahasa yang tepat. Contoh. dan bahwa” dapat diganti dengan tanda baca koma. Ketiga. telah. Namun perlu diingat bagaimana berita yang dijual tidak mengekor 167 . Konsepsi. adalah. pertama. Bahasa jurnalistik hanyalah bahasa konsumen. Keempat. adapun. carilah kata kiasan yang memperjelas tetapi jangan biarkan kalimat menjadi panjang. sebab tanpa organisasi tanpa susunan yang teratur. Organisasi dalam berita. (benar) Harus sdesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan. Diksi dan tata bahasa yang tepat. tidak menulis hanya karena kata itu berbeda atau aneh. Wartawan dianjurkan untuk membuang retorika kata. Gunakan kata yang sederhana. dari. Yaitu istilah yang tidak dimengerti mayoritas harus dijelaskan contoh “ia ditangkap karena melakukan delik berat” (salah) “Ia ditangkap karena melakukan delik (tindak pidana) berat”. Daya Hidup warna dan Imajinasi. suatu berita tidak akan efektif. kecermatan dalam menulis berita. dan jelas. Kelima.Komunikasi Kontemporer Strategi. Hal ini bias dilakukan dengan cara. Penulis suatu berita harus memahami fakta yang akan ia tulis. Sementara itu jika terkait bahasa jurnalistik sesungguhnya tidak ada bahasa yang khusus untuk dunia ini. wartawan dituntut untuk merancang dahulu sebelum menulis berita. Prinsip hemat kata dalam penulisan berita. padat. hiasan kata dan lain-lain. Kata harus ingkat. Yaitu. praktek (salah) praktik (benar) Analisa Dampak Lingkungan atau ANDAL (salah). oleh. Kedua.

: Prentice Hall. 29—30 80 Joel M Charon. dan Everett C.Komunikasi Kontemporer Strategi. N. Perspektif adalah ‘kacamata’ yang dipakai wartawan untuk melihat. Upper Saddle River. “suatu spesifikasi jenis-jenis tindakan yang secara layak dan masuk akal dilakukan reporter”. Symbolic Interactionism: An Introduction. 1998. Untuk memudahkan pemahaman kita terhadap perspektif berikut penulis sajikan dalam sketsa berikut ini: 79 Howard S. Edisi ke-6. melainkan pemandu persepsi kita. dan bagaimana perspektif tersebut dibangun. hal. an integration. dan Sejarahnya pada kesadaran konsumen. 8 168 . J. perspektif mempengaruhi apa yang kita lihat dan bagaimana menafsirkan apa yang kita lihat. kriteria untuk penilaian “standart nilai yang memungkinkan obyek berita dapat dinilai” yang secara keseluruhan ditentukan oleh situasi yang dialami wartawan. hal. Dari mana. New York: John Wiley & Sons. 1968. Becker. Jika dilihat sepintas kata ‘perspektif’ hampir sama dengan kata ‘persepsi’ namun Charon80 menyebutkan bahwa perspektif itu bukan persepsi. Perspektif seringkali menentukan hasil berita yang akan dibuat. Tapi ‘ikut’ sehingga bisa mengarahkan kesadaran tersebut. Seseorang yang hidup sendiri sejak lahir—kalau itu ada—tidak akan pernah memiliki perspektif. sebab perspektif hanya bisa dibangun melalui situasi yang dialaminya. separangkat gagasan yang melukiskan karakter situasi yang memungkinkan pengambilan tindakan. Making The Grade: The Academic Side of College Life. E. an interpretation. Unsur Lain Penentu Berita Unsur lain yang mempengaruhi berita salah satunya adalah perspektif yang dimiliki dan melatar belakangi wartawan. Hughes. Konsepsi. dengan cara apa. Blanche Geer. Dalam kaitan ini Becker79 mendefinisikan ‘perspektif’ sebagai suatu ‘situasi’.

N. Istilah-istilah lain yang sering diidentikkan dengan perspektif adalah model. dan Sejarahnya Diagram: 1 Kerangka konseptual Perangkat asumsi Mempengaruhi Mempengaruhi Perspektif Perangkat nilai persepsi kita tindakan dalam Perangkat gagasan Situasi Sumber: Joel M Charon. an integration. 5 82 B Aubrey Fisher. 1998.Komunikasi Kontemporer Strategi. McGraw-Hill. Upper Saddle River. peristiwa atau tindakan. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. kerangka pemikiran. an interpretation. B Aubrey Fisher82 seorang ilmuan komunikasi menggunakan istilah perspektif alih-alih teori karena ia tidak yakin apa yang disebut teori dan karena bidang komunikasi belum mengembangkan teori-teori yang memperoleh parsimony 81 James A. New York. Tujuan ilmu secara umum adalah untuk memberikan perspektif atas apa yang diamatinya81. Konsepsi. hal. hal. pendekatan. Bandung. 86 169 . hal. 1987. Perspektif dalam bidang ilmu pengetahuan sering juga diistilahkan dengan paradigma atau mazhab pemikiran (school of thought) atau teori. melainkan berdasarkan pengamatan seksama. Symbolic Interactionism: An Introduction. 1986. Edisi ke-6. dan pandangan dunia (world view). Semua rangsangan disekeliling kita bersifat acak dan kacau balau hingga kita menafsirkan rangsangan tersebut sebagai benda.: Prentice Hall. intuisi atau fatwa seseorang yang mempunyai kekuasaan (politik). J. kerangka konseptual. Remaja Rosda Karya. strategi intelektual. 8 Ilmu Modern yang berkembang tentang obyek apapun dewasa ini tidaklah berdasarkan kebiasaan (tradisi). Communication Research: Issues and Methods. Anderson.

Komunikasi Kontemporer Strategi. hal. adalah ‘ideologi dan praktik suatu komunitas ilmuan yang menganut pandangan yang sama atas suatu realitas. 45 170 . Anderson. 1987…. 37 85 James A. Sementara itu menurut Thomas Kuhn83 paradigma adalah suatu cara pandang untuk memahami kompleksitas dunia nyata. Memiliki seperangkat kriteria yang sama untuk menilai aktivitas. hal. 34 84 Michael Quinn Patton. Salah satu makna paradigma yang sesuai dalam diskusi kita. hal. Paradigma juga bersifat normative menunjukan pada praktisinya apa yang harus dilakukan tanpa perlu mempertimbangkan eksistensial atau epistemologis yang panjang. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage. dan Sejarahnya (hemat universal) sebagaimana ilmu-ilmu alam (natural science). Konsepsi. Sebagaimana dikatakan Patton84 paradigma tertanam kuat dalam sosialisasi para penganut dan praktisinya: paradigma menunjukkan pada mereka apa yang penting. sebagaimana dikemukan Anderson85.Op cit. 1990. Akan tetapi menurut Patton aspek paradigma inilah yang sekaligus merupakan kekuatan dan kelemahannya—kekuatanya adalah hal itu memungkinkan tindakan. yaitu para digma structural dan paradigma fungsional. Qualitative Evaluation and Research Methods. Dalam konteks ini argument Fisher dapat dipahami karena membicarakan teori pada dasarnya membicarakan perspektif yang melatarbelakanginya. Dalam kaitan ini ada dua kerangka besar paradigma. abash dan masuk akal. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter. dan menggunakan metode serupa. kelemahannya adalah alasan untuk melakukan tindakan tersebut tersembunyi dalam asumsi-asumsi paradigma yang tidak dipersoalkan. Kedua paradigma ini sering dipertukarkan. namun paradigma yang pertama jangkauannya lebih luas 83 Dennis Brissett dan Charles Edgley.

Slough: Univercity Tutorial Press. Konsepsi. ataukah justru sebaliknya menggunakan perspektif yang kritis sehingga idealisme media akan dapat dipertahankan. 86 Philips Jones. Namun bila orang menggunakan istilah ‘paradigma structural’ lazimnya istilah tersebut merujuk pada ‘paradigma structural fungsional’ dua paradigma lain yang maknanya identik adalah paradigma interpretative dan paradigma fenomenologis. Dari perspektif dan paradigma frame reporter inilah arah berita akan dapat dibaca. 5—15 171 . Apakah wartawan sudah terbiasa menyembah dan terhegemoni penguasa. Karenanya.Komunikasi Kontemporer Strategi. 1985. hal. kedua istilah tersebut dalam penggunaannya sering dipertukarkan. dan Sejarahnya dibanding yang kedua sebab mencakup pendekatan marxis (Marxian) untuk membedakan keduanya sering digunakan istilah paradigma structural consensus (yang menekankan pentingnya sosialisasi) dan paradigma strktural konflik86. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner.

PT Remaja Rosdakarya Pace.. Jakarta. Jens Allwood. Konsepsi. Pengantar Ilmu Komunikasi. Alo. dan Sejarahnya DAFTAR PUSTAKA Tommy. Bandung: Remaja Rosdakarya Dani Fardiansyah. 1977 Agus M Harjana. 2004 Astrid S Susanto. 2003. 2002. Galia Indonesia. issue 14. Bandung. Bandung. 2003 Dedy Jamaluddin Malik. Jalaluddin. Psikologi Komunikasi. Bonner. 1986. June 2007.W. Komunikasi Intrapersonal dan Interpersonal.dalam Rahmat. Editor: Prof. Kanisius. Komunikasi Dalam Teori dan Praktek. Hubert (1953) Social Psychology. Komunikasi Menuju Melacak Perjalanan Ilmu Paradigma Baru. Addison Westley Publishing Company. Jogjakarta. Media Presindo. ISSN 1404-1634. H. Citra Aditya Bakti. Jogjakarta. Pendekatan Taksonomi Konseptual.Komunikasi Kontemporer Strategi. Wayne et al. Pengantar Teori Komunikasi. Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. 1994 Widjaya. Deddy. Massachusetts-ontario 1979 Liliweri. Bina Cipta. Techniques for Effective Communication. Jakarta: Bina aksara Mulyana. 2006 Cal W Dawns. Bandung. Komunikasi Dan Hubungan Masyarakat. Professional Communication in Asia/Pacific Organisations: A Comparative Study” dipresentasikan pada Simposium Intercultural Communication di Goteborg. R. dalam 172 . Suprapto.A. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. Sweden 26-28 November 1998 dalam Journal of Intercultural Communication.

Kencana. and Uses in The Mass Media. Bandung. Bandung. Jogjakarta. Bandung: Remaja Rosda Karya Arifin. 2002 Eriyanto. 2001 Lukman Hakim. Communicology an introduction to the study of communication. Sejarah. 2003. 1976 Warner J Severin & James W Tankard Jr. Rosda Karya. Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi. Revolusi Sistemik Solusi Stagnasi Reformasi Dalam Bingkai Sosialisme Relegius. 1996. 2005 Kuhn Thomas. Bertrand. Onong Uchjana. 2002. 1993. Analisis Wacana “Pengantar Analisis Teks Media”. Seni Komunikasi Efektif. Konsepsi. 2000 Russell. Ilmu. Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Ringkas. Dinamikan Komunikasi. Bandung. hal. kaitanya dengan kondisi social politik dari zaman kuno hingga sekarang. New York: Pyramid Communication Inc Onong Uchjana Effendy. Communication Theories. Sejarah Filsafat Barat. Onong Uchjana. New York. Jakarta. Jogjakarta. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. Deborah. 1971. Jakarta. Kreasi Wacana. PT Gramedia Pustaka Utama Effendy. LKiS. Anwar. 1982 Bradley Duane. PT Citra Adtya Bakti. 2004 Joseph A Devito. Harper & Row.Komunikasi Kontemporer Strategi. Tanen. Teori dan filsafat Komunikasi. 2001. Pustaka Pelajar. 2000. dalam Sugeng Harianto (ter) Teori Komunikasi. 70 173 . Metode dan Terapan Di Dalam Media Masa. The Newspaper: Its Place In A Democracy.. Bandung. Remaja Karya. dan Sejarahnya kumpulan tulisan. Riyono Pratikto (ed). Origins. Jogjakarta. Rosda Karya. Metode. The Structure of Scientific Revolution. Jakarta: Raja Grafindo persada Effendy.

Pengantar Ke Ilmu dan Filsafat. dalam Astrid S Susanto. Toto. Alo. Bina Aksara Denis MC Quail. Onong Uchjana. The Interpersonal Comunication Book. Bandung. 174 . Bandung. Sadat (ter). New York. Teori Komunikasi Massa. Jakarta: Gaya Media Pratama Wilbur Schramn. 1987 Joseph A Devito. Jakarta. Ilmu. Remaking of The New World Order. Men Message and Media. Onong Uchjana. Bandung. 1976 Dedy Mulyana. Komunikasi Verbal dan Non Verbal. 1987. Konsepsi. PT Remaja Rosdakarya Tasmara. PT Citra Adtya Bakti Huntington. Bandung. Komunikasi Dakwah. 1977 Effendy. Ismail.Komunikasi Kontemporer Strategi. dan Sejarahnya Rahmat. 2000. Bandung. 1997. Bina Cipta. Ilmu Komunikasi Teori dan Praktek. 1966 Koesdarini Soemiati. Samuel P. Jakarta. Horper and Row. Meneropong Politik dan Budaya Komunikasi Masyarakat Kontemporer. New York. Rosda Karya. 1987. Komunikasi dalam Teori dan Praktek. 1993. 1994 Effendi Onong Uchjana. Erlangga Effendy. Tahu dan Pengetahuan. Propaganda Melalui Siran Radio. Grondslagen der Samenleving. 1984. 2001. Jalaluddin dan Mulyana Deddy. dalam. Tesis Fakultas Publistik Universitas Pajajaran Bandung. Citra Aditya Bakti. Bandung. The Clash of Civilization. Nuansa-nuansa Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya Bierens De Haan. Remaja Karya. Harper & Row. 2001 Pudjawijatna. Bandung. Komunikasi Antar Budaya. Teori dan filsafat Komunikasi. 1973 Liliweri. Komunikasi Interpersona dalam Riyono Pratikto (ed) Berbagai Aspek Ilmu Komunikasi.

Jogjakarta. Set Ditjen RTF. Remaja Karya. dikutip dari Majalah INFO No 4 Tahun II. Media Presindo. Analisis Jaringan Komunikasi: Perkembangan dan Relevansi. Bina Cipta Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. andi S (ter). Jakarta. Jakarta. 1997. Jogjakarta. 1985 Arpan. Badan Penelitian dan Pengembangan Deppen. 1971. 2006 Suparlan. Toward Better Communications.Komunikasi Kontemporer Strategi. Grafitri Budi Utami Widodo. dan Sejarahnya Benturan antar Peradaban dan Masa Depan Politik Dunia. Qolam. Suatu Pedoman Kerja Wartawan Berlandaskan Teori Tanggung Jawab. Deppen. Sosiologi Komunikasi Masa. Bandung Remaja Rosda Karya. Floyd G. 2000 Tomy Suprapto. 2006 Bradley Duane. Jurnalistik Teori dan Praktek. Harahap. LKiS. Metode Analisis Jaringan Komunikasi. Konsepsi. Bambang. Bandung. Dalam Jurnal Komunikasi Pembangunan No 5/ Tahun II/ 1979. Fakultas Sospol UGM. 1970. Jogjakarta. Tekhnik Wartawan Menulis Berita Di Surat Kabar Dan Majalah. Wartawan Pembina Masyarakat. halaman tak terlacak. Indonesia raya Dibredel. edited By Ethel M Leeper. New York: Pyramid Communication Inc. Dahlan Alwi. Oktober-November 1981. Pengantar Teori Komunikasi. 1996. 1983 Wright. Charles R. majalah Merdeka. Krisna. Jakarta Setiawan. Rambu-rambu Disekitar Profesi Wartawan. Jaringan Sosial. Parsudi. Pers Nasional dan Funksi Sosialnya. Agustus 1952 Ignatius Haryanto. Penerbit Indah 175 . Bandung. The Newspaper: Its Place In A Democracy. Jakarta. dalam Rochady. Suraba. Ruslan Abdulgani.

ST Marthin’s Press Charnley. Third Edition. New York. Bandung Remaja Rosda Karya Schramm. Blanche Geer. 1996. Advance Metods And Techniques. Making The Grade: The Academic Side of College Life. Bandung. New York Joel M Charon. Sinar Baru. an interpretation. University of Illinois Press. New York. 1995. Holt. Kustadi. Frederick T. Mass Media And National Development.C. dan Everett C. Remaja Rosda Karya Hikmat Kusuma Ningrat dan Purnama Kusuma Ningrat. N.. New York. Ballantine Book Siebert. Fraser. The Reporter’s Handbook: An Investigator’s Guide To Document And Techniques. John. Literary Journalism. Schramm. 1956. East West Center. 1981. dan Sejarahnya Yu. Steve. Jurnalistik Praktis Untuk Pemula. Bandung. Institute of Culture And Communication. Four Theories of The Press.--ed. Wilbur. Hughes. Symbolic Interactionism: An Introduction. Investigative Reporting. an integration. Rinehart and Winston. New York: John Wiley & Sons 176 .Komunikasi Kontemporer Strategi. 1986 Howard S. 2003. Becker. Urbana. St Marthin’s Romli Asep Samsul M. III edition Bond F. Reporting. Jurnalistik Teori dan Praktek. Upper Saddle River. ter— Suhandang.: Prentice Hall Ullman.. Konsepsi. 1968. Mark. An Introduction To Journalism. Get It Rigth. 1964. Get It Tight: The Beginning Reporter’s Handbook. 1975. Peterson and Wilbur. Honolulu Hawai Weinberg. F. University of Stanford Press. J. Norman and Kramer. T. Edisi ke-6. 1998. California Sims. 1995. Jurnalistik Publik dan Media. Mitchell.

Communication Research: Issues and Methods. Konsepsi. an interpretation. Slough: Univercity Tutorial Press 177 . N. 1985. 1990.Komunikasi Kontemporer Strategi. McGraw-Hill B Aubrey Fisher. Teori-teori Komunikasi (ter) Soejono Trimo. 1987. Remaja Rosda Karya Dennis Brissett dan Charles Edgley. 1990 ed Life as Theater Edisi 2 New York Aldine de Gruyter Michael Quinn Patton. Edisi ke-6. J. Qualitative Evaluation and Research Methods. an integration. dan Sejarahnya Joel M Charon. 1986. Anderson. Bandung.: Prentice Hall James A. 1998. Theory and Method in Sociology: A Guide for The Beginner. Symbolic Interactionism: An Introduction. Edisi ke 2 Newbury Park: Sage Philips Jones. New York. Upper Saddle River.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful