Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ...........................................................

PENDAHULUAN
ibrida secara definitif berarti turunan pertama (F1) dari persilangan antara dua varietas yang berbeda. Varietas hibrida mampu berproduksi lebih tinggi dibandingkan varietas inbrida karena adanya pengaruh heterosis yaitu suatu kecenderungan F1 untuk tampil lebih unggul dibandingkan dua tetuanya. Heterosis tersebut dapat muncul pada semua sifat tanaman dan untuk padi hibrida diharapkan dapat muncul terutama pada sifat potensi hasil.

H

Fenomena heterosis ini telah lama dimanfaatkan untuk pembentukan varietas jagung hibrida, dan sejak awal tahun 1970 mulai dicoba diterapkan pada tanaman padi, untuk menjawab tantangan bahwa tidak ditemukan heterosis pada kelompok tanaman menyerbuk sendiri. Pada tanaman jagung, bunga jantan dan bunga betina letaknya terpisah, sehingga untuk 'membuat' tetua betina ( female row atau seed row) cukup dengan membuang bunga jantan (detaselling) sebelum tepungsari masak dan tersebar. Pada tanaman padi, karena bunganya sempurna (organ jantan dan betina terletak pada satu bunga yang sama), maka organ jantan pada bunga tetua betina harus dibuat mandul dengan memasukkan gen cms (cytoplasmic-genetic male sterility) sehingga memudahkan untuk menghasilkan benih F1 hibrida dalam jumlah yang banyak tanpa harus melakukan pembuangan bunga jantan (emaskulasi). Penggunaan gen cms ini mengharuskan perakitan varietas padi hibrida menggunakan tiga galur, yaitu galur mandul jantan (GMJ) atau CMS (galur A), galur pelestari atau maintainer (galur B), dan tetua jantan yang sekaligus berfungsi sebagai pemulih kesuburan atau restorer (galur R). Oleh sebab itu perakitan varietas padi hibrida yang menggunakan GMJ disebut juga perakitan varietas padi hibrida dengan menggunakan metode tiga galur. Ketiga galur (A; B; dan R) tersebut harus dibuat dan diseleksi secara ketat untuk membentuk hibrida. Metode tiga galur mempunyai kelemahan antara lain produksi benihnya rumit dan tidak setiap varietas dapat dijadikan sebagai tetua untuk membentuk varietas padi hibrida, hanya varietas yang tergolong pemulih kesuburan saja yang dapat dijadikan sebagai tetua jantannya.

Badan Litbang Pertanian

1

........................................................... Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida
China adalah pelopor padi hibrida, peneliti mereka berjasa menemukan sumber kemandulan tepungsari pada padi liar sekitar tahun 1970-an yang kemudian mereka transfer ke varietas unggul atau galur harapan mereka untuk membuat GMJ. Kini luas pertanaman padi hibrida di China kurang lebih 15 juta ha atau sekitar 50% dari total areal pertanaman padi dan menyumbang 60% dari total produksi padi nasionalnya (Ma and Yuan, 2003). Perkembangan padi hibrida di China sangat didukung oleh ketersediaan berbagai varietas unggul hibrida yang berjumlah kurang lebih 250 VUH = varietas unggul hibrida dengan produktivitas 20-30% lebih tinggi dari varietas inbrida, dan kemampuan produksi benih F1 yang cukup baik. Produktivitas padi hibrida di China tertinggi 15,2 t/ha di tingkat penelitian dan 8,5-10,5 t/ha di tingkat petani dengan rata-rata nasional padi hibrida di China adalah 6,9 ton/ha atau 27,8% lebih tinggi dibanding varietas biasa dengan produktivitas rata-rata 5,4 t/ha (Li Zefu, 2006, komunikasi pribadi). Keberhasilan China tersebut telah mendorong negara-negara di luar China untuk melakukan penelitian padi hibrida. Beberapa negara penghasil padi dengan berbagai strategi dan kebijakan masing-masing telah berhasil mengembangkan padi hibrida antara lain India (Paroda et al., 1998), Vietnam (Hoan et al., 1998), Philippines (Lara et al., 1994), dan Indonesia (Suwarno et al., 2003).

2

Badan Litbang Pertanian

Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ...........................................................

SEJARAH DAN ARAH PERAKITAN PADI HIBRIDA DI INDONESIA
Padi hibrida dirakit pertama kali di China pada tahun 1974 dan digunakan secara komersial sejak 1976, dengan melepas varietas padi hibrida yang diberi nama Nam You 2 dan Nam You 3. Di Indonesia penelitian padi hibrida telah dilakukan sejak 1983 yang diawali dengan pengujian keragaan GMJ dan hibrida hasil introduksi. Selanjutnya, sejak tahun 1998 penelitian pemuliaan padi hibrida di Indonesia lebih diintensifkan, dengan menguji bahan pemuliaan introduksi yang disertai pula dengan perakitan berbagai kombinasi hibrida sendiri. Perakitan padi hibrida di Indonesia dilakukan dengan menggunakan metode tiga galur, dalam arti untuk membentuk padi hibrida diperlukan tiga galur tetua, yaitu galur mandul jantan (GMJ atau CMS atau A), galur pelestari atau maintainer (B), dan galur pemulih kesuburan atau restorer (R). Galur pelestari (B) dan galur pemulih kesuburan (R) memiliki tepungsari yang normal (fertil) sehingga mampu menghasilkan benihnya sendiri. GMJ bersifat mandul jantan sehingga hanya mampu menghasilkan benih bila diserbuki oleh tepungsari dari tanaman lain. GMJ bila diserbuki oleh galur B pasangannya menghasilkan benih GMJ lagi, sedangkan bila diserbuki oleh galur R akan menghasilkan benih F1 hibrida. Benih yang disebut terakhir adalah yang secara komersial dikenal dengan nama benih hibrida. Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi) telah menghasilkan 6 varietas padi hibrida (VUH) yaitu Maro dan Rokan dilepas tahun 2002, Hipa3 dan Hipa4 dilepas tahun 2004, serta Hipa5 Ceva dan Hipa6 Jete yang dilepas tahun 2007. Varietas-varietas padi hibrida tersebut mempunyai tingkat heterosis 15-20 % lebih tinggi dibanding varietas IR64. Namun demikian varietas-varietas tersebut masih mempunyai beberapa kelemahan terutama Maro dan Rokan yang rentan terhadap wereng batang coklat (WBC), hawar daun bakteri (HDB), dan tungro (Suwarno et al., 2003) sehingga daerah pengembangannya terbatas. Hipa3 dan Hipa4 agak tahan terhadap WBC, HDB, dan tungro (Satoto et al., 2004). Sementara Hipa5 Ceva tahan WBC2, agak tahan HDB IV dan VIII, sedangkan Hipa6 Jete agak rentan WBC, HDB, maupun tungro (Satoto, et al., 2006). Di samping itu juga telah dihasilkan beberapa 'hasil antara' seperti calon GMJ dan galur pelestarinya, sejumlah galur pemulih kesuburan baru, dan populasi generasi
Badan Litbang Pertanian

3

........................................................... Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida
lanjut hasil perbaikan galur pemulih kesuburan dan pelestari. Setidaknya ada tujuh calon GMJ baru dengan keunggulannya masing-masing termasuk satu di antaranya yang merupakan galur padi tipe baru (PTB), empat galur pemulih kesuburan yang juga termasuk galur-galur PTB, dan sejumlah kombinasi hibrida harapan yang sudah berada dalam tahap uji daya hasil lanjutan. Sasaran utama dari program penelitian padi hibrida adalah merakit varietas padi hibrida yang adaptif terhadap kondisi lingkungan tumbuh di Indonesia dengan nilai heterosis daya hasil 20-25% lebih tinggi dibandingkan dengan varietas padi inbrida terbaik. Sesuai dengan ketersediaan plasma nutfah pembentuk padi hibrida, maka strategi dalam perakitan varietas padi hibrida secara bertahap adalah sebagai berikut: m Mengevaluasi dan menyeleksi hibrida introduksi untuk menghasilkan varietas padi hibrida introduksi; m Mengidentifikasi galur pemulih kesuburan dari program pemuliaan padi nasional yang sesuai bagi GMJ introduksi. Hasil yang diharapkan adalah varietas padi hibrida yang dibentuk dari hasil persilangan antara GMJ introduksi dan galur pemulih kesuburan hasil pemuliaan di Indonesia; m Membuat GMJ dan galur pemulih kesuburan dengan memanfaatkan berbagai plasma nutfah yang tersedia dalam pemuliaan nasional. Hasil yang diharapkan adalah varietas padi hibrida yang dibentuk dari hasil persilangan antara GMJ dengan galur pemulih kesuburan yang dihasilkan dari program pemuliaan nasional, sehingga diharapkan lebih adaptif terhadap kondisi lingkungan tumbuh di Indonesia. m Membuat varietas padi hibrida dengan materi pemuliaan PTB. Hasil yang diharapkan adalah varietas padi tipe baru hibrida, dengan potensi hasil 15-20% lebih tinggi dari VUTB atau 20-40% lebih tinggi dari VUB terbaik. m Penerapan bioteknologi untuk mempercepat dan meningkatkan efisiensi proses pemuliaan padi hibrida. Keberlanjutan penggunaan teknologi padi hibrida perlu dijamin dengan melakukan penelitian untuk mendapatkan varietas hibrida yang mempunyai sifat potensi hasil tinggi, tahan terhadap hama penyakit utama, dan mutu beras yang dapat diterima konsumen. Selain itu teknologi padi hibrida perlu didukung oleh teknik budidaya yang tepat dan teknik produksi benih yang efektif dan efisien sehingga dapat menjamin kelangsungan penyediaan benih di tingkat petani.

4

Badan Litbang Pertanian

... enam di antaranya dirakit oleh BB Padi yaitu Maro.. salah satu prioritas dalam perakitan padi hibrida selanjutnya adalah... Hipa3.. HDB..... memperbaiki stabilitas GMJ... serta mutu produk....0-1.. dan Hipa6 Jete. Badan Litbang Pertanian 5 ..5 t/ha atau 17-28% lebih tinggi dari IR64.... Dari aspek potensi hasil ke enam VUH tersebut secara nyata memberikan hasil gabah kering giling 1.......Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .. tersedia caloncalon hibrida baru yang telah diperbaiki ketahanannya terhadap hama wereng coklat dan penyakit bakteri hawar daun (Tabel 2)........ VARIETAS UNGGUL HIBRIDA YANG DILEPAS DI INDONESIA: Keunggulan dan Kelemahan Saat ini di Indonesia telah dilepas 31 varietas padi hibrida (Tabel 1)... Kelemahan ke enam VUH ini antara lain rentan terhadap WBC... dan memperbaiki ketahanan terhadap hama dan penyakit utama... Di dalam populasi materi pemuliaan padi hibrida saat ini. Hipa4... Hipa5 Ceva.......... meningkatkan nilai heterosis pada karakter hasil.... Oleh sebab itu. Rokan. dan virus tungro yang dapat menyebabkan tingkat heterosisnya bervariasi atau dengan kata lain tidak di semua lokasi mampu memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan inbrida terbaik....

..........................05 Bernas Super Bernas Prima SL-8-SHS SL-11-SHS Hipa5 Ceva Hipa6 Jete Institusi Pemilik Tahun pelepasan 2001 2001 2001 2001 2001 2002 2002 2002 2002 2003 2003 2003 2003 2004 2004 2004 2004 2005 2006 2005 2005 2005 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2006 2007 2007 PT BISI PT BISI PT KONDO PT KONDO PT KONDO BB PADI BB PADI PT Bangun Pusaka PT Bangun Pusaka PT Bayer Crop Science PT Bayer Crop Science PT Karya Niaga Beras Mandiri PT Karya Niaga Beras Mandiri BB PADI BB PADI PT KONDO PT KONDO PT Makmur Sejahtera Nusa Tenggara PT Makmur Sejahtera Nusa Tenggara PT Triusaha Saritani PT Triusaha Saritani PT Dupont PT Dupont PT Primasid Andalan Utama PT Primasid Andalan Utama PT Sumber Alam Sutera PT Sumber Alam Sutera SL Agritech SL Agritech BB PADI BB PADI Keterangan: Karakter penting dari setiap varietas padi hibrida yang telah dilepas di Indonesia dapat dilihat pada lampiran 6 Badan Litbang Pertanian .........02 Mapan-P................. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Tabel 1.........Daftar varietas padi hibrida yang telah dilepas di Indonesia No Varietas 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Intani1 Intani2 Miki1 Miki2 Miki3 Maro Rokan Longping Pusaka1 Longping Pusaka2 HibrindoR1 HibrindoR2 Batang Kampar Batang Samo Hipa3 Hipa4 Manis4 Manis5 Segara Anak Brang Biji Adirasa1 Adirasa64 PP1 PP2 Mapan-P..

MR: cukup tahan.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .... S: rentan Badan Litbang Pertanian 7 ..Reaksi sejumlah kombinasi hibrida harapan turunan GMJ introduksi dan galur pemulih kesuburan hasil pemuliaan di Indonesia terhadap WBC. Tabel 2... HDB hawar daun bakteri............... Dalam pembentukan GMJ selain diperhatikan karakter-karakter utama yang diperlukan seperti sterilitas jantan yang stabil......... Pembentukan GMJ tersebut dilakukan melalui uji persilangan untuk mengidentifikasi galur pelestari (B) dan mengonversi menjadi galur GMJ dengan metode silang balik.... dan penyediaan GMJ dari PTB. mutu beras. dan memiliki karakteristik yang sesuai dengan preferensi pengguna... dari program perakitan tetua pembentuk padi hibrida. No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 *WBC: Hibrida IR58025A/B10373E-1-3 IR58025A/BP1024 IR58025A/B82396-KN-13 IR58025A/S4325D-1-2-3-1 IR58025A/ B9775 IR58025A/B10214F-1 IR58025A/Bio-12-2 IR62829A/S4325D IR62829A/BIO-9 IR68885A/B2791 IR68885A/S4325D IR68885A/Bio-9 IR68888A/Bio-9 IR68888A/B10214F-1 Reaksi terhadap* WBC S R MR MR R R R R R S R R R R RTV MR S S S MR S MR MR MR R MR MR R S HDB R MR MR R R MR R MR R R MR R R MR wereng batang coklat.. serta tanaman yang pendek.. eksersi malai dan stigma yang sempurna. RTV: virus tungro... 2004....... HDB.. Dengan pendekatan tersebut diharapkan dapat dibentuk GMJ unggul yang mampu menjadi komponen pembentuk padi hibrida yang lebih adaptif.. juga ditekankan pada ketahanan terhadap hama dan penyakit. R: tahan..... dan tungro... saat ini telah diperoleh sejumlah calon GMJ yang mempunyai sterilitas stabil.. Selain sejumlah hibrida harapan tersebut di atas.......

........ r Petani harus membeli benih baru setiap tanam...... dan bobot 1000 butir gabah isi yang lebih tinggi.. 8 Badan Litbang Pertanian .. r Keunggulan pada beberapa karakteristik morfologi seperti sistem perakaran lebih kuat. r Vigor lebih baik sehingga lebih kompetitif terhadap gulma. seperti aktivitas perakaran yang lebih luas.. r Produksi benih rumit... Kelemahan Padi Hibrida r Harga benih yang mahal... Obsesi pemulia padi hibrida di BB Padi masa yang akan datang adalah mengembangkan hibrida padi tipe baru atau hibrida super............. r Keunggulan dari aspek fisiologi. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Keunggulan Padi Hibrida r Hasil yang lebih tinggi daripada hasil padi unggul inbrida.. Hibrida padi tipe baru diperkirakan dapat meningkatkan potensi produksi padi 20-40% lebih tinggi dari IR64.... karena benih hasil panen sebelumnya tidak dapat dipakai untuk pertanaman berikutnya.... r Tidak setiap galur atau varietas dapat dijadikan sebagai tetua padi hibrida........ Untuk tetua jantannya hanya terbatas pada galur atau varietas yang mempunyai gen Rf atau yang termasuk restorer saja.. anakan lebih banyak. r Memerlukan areal penanaman dengan syarat tumbuh tertentu...... intensitas respirasi yang lebih rendah dan translokasi asimilat yang lebih tinggi. area fotosintesis yang lebih luas...... jumlah gabah per malai lebih banyak...

. Menggunakan data luas baku sawah (BPS.. 2002) dan daerah endemis hama dan penyakit (Harsono et al. Daerah potensial untuk pengembangan adalah sawah di dataran sedang yang memiliki pengairan irigasi teknis yang dapat tanam 2 kali setahun.... WILAYAH POTENSIAL UNTUK PENGEMBANGAN PADI HIBRIDA Varietas unggul merupakan salah satu teknologi inovatif yang handal untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi......Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida . Parameter Biofisik Daerah Pengembangan.. rawan banjir pada musim hujan dan kekeringan pada Badan Litbang Pertanian 9 ......... 2002). baik melalui peningkatan potensi daya hasil tanaman.... Padi hibrida asal China paling baik tumbuhnya pada suhu rata-rata 280C. Wilayah potensial untuk pengembangan padi hibrida telah diidentifikasi berdasarkan syarat tumbuh padi hibrida dan memperhatikan kondisi cekaman biotik daerah endemis hama dan penyakit (WBC.. 2002) tersusun kriteria daerah pengembangan padi hibrida seperti pada Tabel 3.. syarat tumbuh padi hibrida (Geng... aman dari hama wereng coklat........ 1997)... produktivitas lahan dari sensus pertanian (BPS. 2002).... Selain itu................. bebas banjir pada musim hujan dan kekeringan pada musim kemarau. varietas unggul juga dapat diperuntukkan bagi peningkatan mutu dan diversitas produk padi dengan ciri khas tertentu guna meningkatkan nilai tambahnya. penyakit tungro dan penyakit hawar daun bakteri dengan produktifitas sama atau lebih dari 4. Agar heterosis dapat terekspresi dengan baik. padi hibrida harus ditanam dalam lingkungan yang optimal dan dengan teknik budidaya yang baik.. dan pada saat periode masak susu suhu udara berkisar antara 24-290C (Geng. Padi hibrida mempunyai potensi hasil yang lebih tinggi daripada padi inbrida karena adanya pengaruh heterosis..5 ton/ha. 2002) dan WBC. secara biofisik padi hibrida dianjurkan ditanam di wilayah agroekosistem yang sesuai.. penyakit tungro dan HDB) serta cekaman abiotik kekeringan dan kebanjiran. Dalam usaha pengembangan padi hibrida selain dikembangkan oleh petani yang apresiatif dan responsif terhadap teknologi.. maupun peningkatan ketahanannya terhadap berbagai cekaman lingkungan biotik dan abiotik. Daerah bermasalah adalah sawah di dataran rendah yang memiliki pengairan irigasi teknis hanya dapat tanam 1 kali setahun.. Padi hibrida yang telah dilepas di Indonesia sebagian besar tidak tahan terhadap penyakit tungro (Kusdiaman dan Widiarta.

sedangkan pada MH 7 Kabupaten potensial ada di Jawa Barat......... (2002) Secara rinci kabupaten yang potensial sebagai daerah pengembangan pada MH dan MK di pulau Jawa dan Bali tertera pada Tabel 4 yaitu sebagai berikut : pada MK ada 8....... pada pembungaan antara 24-290C Bukan daerah endemis WBC.. Jawa Tengah dan Jawa Timur.. 1) dan 23 kabupaten pada musim kemarau (Gambar.. 10 kabupaten ada di Jawa Tengah.. 10 Badan Litbang Pertanian ....... Tabel 3..5 ton/ha Kurang Potensial Lahan irigasi teknis yang hanya dapat tanami 1 kali setahun < 4..8 dan 7 Kabupaten berturut-turut untuk Jawa Barat.....2). Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida musim kemarau.. potensial sampai endemis hama WBC....... HDB dan tungro Aman Potensial s/d endemis Harsono et al...... dan 7 Kabupaten ada di Jawa Timur... tingkat adopsi teknologi petani tinggi BPS (1997) Rata-rata suhu harian dataran sedang dataran rendah Geng (2002) 280C....... penyakit tungro dan penyakit HDB dengan produktivitas kurang dari 4. Dengan menggunakan kriteria seperti Tabel diatas berhasil diidentifikasi daerah yang potensial ditanami padi hibrida di Jawa dan Bali yaitu sebanyak 24 kabupaten pada musim hujan (Gambar...... Daerah potensial pengembangan padi hibrida.5 ton/ha..5ton/ha Pustaka Acuan BPS (2002) Lahan subur... Parameter biofisik daerah pengembangan padi hibrida Potensi Wilayah Syarat Tumbuh Sawah irigasi bebas cekaman kekeringan/ banjir Potensial Lahan irigasi teknis yang dapat ditanami 2 kali setahun Produktifitas > 4...

221 87..605.963 59..2 101.5 51.201.9 Garut 117..5 516. Tabel 4.859 24.1 63.2 690.120.072 127.8 515.814.472.1 38.404.257...3 54....1 54...603.423.1 44..9 26.463.9 Jawa Tengah Purbolinggo Banjarnegara Wonosobo Magelang Boyolali Klaten Sukoharjo Karang Anyar Sragen Temanggung Jumlah Jawa Timur Ponorogo Malang Jember Bondowoso Magetan Ngawi Bojonegoro Jumlah Total 32.3 117.4 38..733..7 51......472.9 87.956 59.477.5 *) Dikurangi luas rata-rata kekeringan (MK) dan kebanjiran (MH) 10 tahun terakhir Badan Litbang Pertanian 11 ....653.....7 Kuningan 59.....742.075.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ......510 82.9 24.453 26.955.725 41.310 32.120.428..879 63.957.3 1.2 Jumlah 748.895.398....959.2 129.9 117.5 94.590 29.5 Cianjur 117..615..431.483.510.3 29.904..1 Sukabumi 127.382......210.3 Bandung 101.4 41.436 44..490 58..7 Purwakarta 29..149.024...6 81.443..2 29.302..939 338.7 1...324..111.117 127. Perkiraan luas areal potensial untuk pengembangan padi hibrida Luas areal potensial (Ha)* Hibrida MH MK Jawa Barat 88..3 108.5 94.349.223.939 445.924.2 42.9 Ciamis 107.1 Bogor 87..588.841.

.....611.. 445..957 ha....428 ha dan 516.....303 ha.............. Pada MK dengan urutan yang sama mencapai 752... Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Potensi luas areal pengembangan di Jawa pada MK dan MH dapat dilihat pada Tabel 4. 12 Badan Litbang Pertanian .655.162 dan 1. Total areal potensial untuk pengembangan di Jawa dan Bali pada MH dan MK berturutturut 1............. Jawa Tengah dan Jawa Timur pada MH diperkirakan mencapai 690..416 ha.241 ha dan 517.. Luas maksimal daerah pengembangan padi hibrida di Jawa Barat.........961 ha.. Dengan mengombinasikan syarat pertumbuhan padi hibrida dan kondisi biofisik suatu wilayah berhasil diidentifikasi 24 kabupaten dan 23 kabupaten potensial untuk pengembangan padi hibrida pada musim hujan dan musim kemarau di Jawa.... 342...924 ha...

.... produksi benihnya dilakukan seperti pada varietas padi inbrida..... Ada tiga macam isolasi yaitu: isolasi jarak. yaitu bersih dari benih-benih tanaman lain... isolasi waktu..... TEKNIK PRODUKSI BENIH Padi hibrida yang merupakan tanaman F1 hasil persilangan antara GMJ (A) dengan galur pemulih kesuburan (R) hanya dapat ditanam satu kali.. tanah subur. Untuk menghindari terjadinya kontaminasi penyerbukan dari polen yang tidak diinginkan. yaitu: a) Suhu harian 20-300C b) Kelembaban relatif 80% c) Sinar matahari cukup (cerah) dan kecepatan angin sedang d) Tidak ada hujan selama masa berbunga (penyerbukan) 3. produksi benihnya dilakukan melalui persilangan GMJ x B. dan tingkat keseragaman (homogenitas) tanah yang tinggi.. cukup air....... Galur tetua meliputi GMJ..Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ........ karena bila hasil panen hibrida ditanam lagi akan mengalami perubahan yang signifikan sebagai akibat adanya segregasi pada generasi F 2 sehingga pertanaman tidak seragam dan tidak baik... areal pertanaman produksi benih harus diisolasi dari pertanaman padi lainnya. Badan Litbang Pertanian 13 . dan isolasi penghalang fisik. B dan R. 2... Produksi benih padi hibrida mencakup dua kegiatan utama yaitu: produksi benih galur tetua dan produksi benih hibrida. GMJ bersifat mandul jantan. Oleh karena itu benih F 1 harus diproduksi dan petani juga harus selalu menggunakan benih F 1. Benih hibrida diproduksi melalui persilangan GMJ dan R.... mempunyai sistem irigasi dan drainasi yang baik.. Isolasi dari pertanaman padi lainnya.. bukan daerah endemik hama dan penyakit utama....... Kondisi cuaca yang optimum. Beberapa faktor yang mutlak harus diperhatikan dalam produksi benih padi hibrida adalah: 1........... Galur B dan R bersifat normal (fertil).. Pemilihan lokasi yang tepat...

. a) Pada perbanyakan benih A. b) Isolasi waktu..... 4...... Arah barisan tanaman.... b) Pada produksi benih F1 hibrida.... dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm. c) Isolasi penghalang fisik... sedangkan pada produksi benih galur A minimal 100 m..... Jarak tanaman A terluar dengan baris tanaman R terluar adalah 30 cm.. Jarak tanam antar baris tanaman A terluar dengan baris tanaman B terluar adalah 30 cm. Jarak tanam didalam baris R adalah 20 cm... isolasi jarak dengan pertanaman padi lainnya minimal 50 m. Pada produksi benih F1 hibrida.. digunakan perbandingan baris tanaman 2B : 4-6A. Perbandingan jumlah baris antara tanaman A dan B pada perbanyakan galur A dan antara tanaman A dan R pada produksi benih F 1.... Pada isolasi ini perbedaan waktu berbunga antara pertanaman produksi benih dengan tanaman padi disekitarnya minimal 21 hari... Pada isolasi ini dapat digunakan plastik sebagai penghalang dengan ketinggian 3 m............ 5.. Untuk meningkatkan penyebaran polen....... Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida a) Isolasi jarak... 14 Badan Litbang Pertanian .... digunakan perbandingan baris tanaman 2R : 8-12A.... Jarak tanam di dalam baris B adalah 20 cm... dengan jarak tanam 20 cm x 20 cm. arah barisan tanaman galur A dan B atau R dibuat tegak lurus arah angin pada waktu pembungaan.

Badan Litbang Pertanian 15 .......Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ....................... Perkecambahan benih Untuk produksi benih seluas 1 ha diperlukan benih: 15 kg galur A dan 5 kg galur B atau R.... Keterangan: O X = = tanaman A tanaman B Tata letak di lapangan pada produksi benih F1 hibrida dengan perbandingan jumlah baris 2R : 8A. Keterangan: O X = = tanaman A tanaman R 6............ Tata letak di lapangan pada perbanyakan benih A dengan perbandingan jumlah 2B : 6A baris.......... Pengelolaan Tanaman a. m Angin-anginkan benih selama 24 jam.. m Rendam benih selama 24 jam. m Tabur benih dengan kepadatan 50-75 g/m 2 atau luas persemaian untuk 1 ha produksi benih: 300 m2 untuk galur A dan 100 m2 untuk galur B atau R.......

..... m Buat bedengan setinggi 5-10 cm. 16 Badan Litbang Pertanian .. m Berikan air setinggi 2-3 cm...... pupuk dasar diberikan pada saat penanaman bibit galur A. m Buat saluran pembuangan air dengan lebar 10 cm antar petak pesemaian. dan keringkan sekali waktu untuk memperbaiki vigor (kekuatan) bibit... m Airi tanah setinggi 5 cm dari permukaan tanah sampai 10 hari sejak tanam.. dan 3) pada saat enam minggu setelah tanam dengan memberikan 45 kg N. d.... lebar 1 m dan panjang sesuai petakan sawah.. m Tingkatkan permukaan air sampai 5 cm untuk menekan gulma. m Jaga tanah dalam keadaan macak-macak sampai tanaman berumur 4-5 hari sejak tanam.... Persiapan Pesemaian m Lumpurkan tanah pesemaian dua kali dengan interval satu minggu... c... 2) pada saat tiga minggu setelah tanam dengan memberikan 45 kg N. m Buang gulma (rumput-rumput) yang ada pada pesemaian............. Pengolahan Tanah m Tanah diolah 15 hari sebelum penanaman bibit. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida b.. m Pada produksi benih F1 hibrida... 45 kg P dan 45 Kg K/ha. Penanaman m Bibit berumur 18-21 hari ditanam dengan jumlah bibit 1-2 batang per rumpun. m Berikan 5-6 g pupuk NPK per m2 yang diaduk dengan tanah... Setelah itu tinggi permukaan diturunkan menjadi 5 cm untuk mencegah terbentuknya anakan susulan (late tillers)..... Pupuk diberikan tiga kali yaitu 1) pada saat tanam dengan memberikan 45 kg N dan seluruh dosis pupuk P dan K. m Pengolahan tanah dilakukan untuk memperoleh tingkat pelumpuran yang tinggi......... m Dosis pupuk yang diberikan adalah 135 kg N..... m Tingkatkan tinggi permukaan air sampai 15 cm untuk memacu pertumbuhan dan dipertahankan sampai menjelang stadia pembentukan anakan maksimum..

.... sedangkan bibit B1 dan B2 ditanam dalam barisan tanaman B secara berselangseling ( alternate rows ) dalam perbandingan baris 2B:6A... tanggal mulai tabur adalah tanggal 1. Pengaturan waktu tabur Produksi benih galur A Pada umumnya. Untuk itu.. kondisi lapang... Benih galur B ditabur dua kali (B1 dan B2) dengan beda waktu 3 hari.. B.... Bibit A ditanam dalam barisan A.. umur berbunga antara galur A dengan B hampir bersamaan.. benih galur A ditabur satu kali. Sinkronisasi. Sebagai contoh.. dan R.... cuaca.. dan b) prediksi dan penyesuaian waktu berbunga.. sekaligus bibit A dan B1 yang berumur 18 hari....... Sedangkan sinkronisasi pembungaan sangat dipengaruhi oleh lokasi.. 7.. atau antara galur A dengan galur R. Sinkronisasi pembungaan sangat diperlukan untuk terjadinya persilangan antar galur tetua.... dan umur berbunga galur A....... Untuk memperoleh sinkronisasi pembungaan yang baik dapat ditempuh dengan a) pengaturan waktu tabur.. sedangkan benih B2 ditabur 3 hari setelah penaburan A1 dan B1.. Benih A dan B1 ditabur pada tanggal 1...... Badan Litbang Pertanian 17 ...Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida . Penanaman dilakukan pada saat bibit galur B2 berumur 21 hari........ prediksi dan penyesuaian waktu berbunga Hasil benih yang dicapai sangat dipengaruhi oleh sinkronisasi pembungaan antara galur A dengan B... musim...

.. Pembentukan bunga padi terdiri atas 10 fase inisiasi (Tabel 5) yang tingkatannya dapat diamati dan ditentukan berdasarkan panjang calon malai. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Produksi benih F1 hibrida Waktu penyemaian galur A dan R disesuaikan dengan umur berbunganya..... Sebagai contoh bila umur berbunga galur R lebih lambat 10 hari dari galur A........ Pengaturan waktu tabur dapat dilihat pada skema di bawah ini. Penanaman A dan R dilakukan pada saat bibit tersebut berumur 18-21 hari........ sedangkan waktu berbunga sama untuk semua varietas yaitu 30 hari setelah primordia bunga......... Primordia bunga dimulai pada fase pembentukan anakan maksimum... Terjadinya primordia bunga bervariasi tergantung pada umur varietas. Prediksi dan penyesuaian waktu berbunga Prediksi waktu berbunga Prediksi ini dapat dilakukan dengan cara mengamati terjadinya primordia bunga.... Benih galur R ditabur 10 hari lebih awal dari galur A................. 18 Badan Litbang Pertanian ........... Penaburan galur R dilakukan minimal dua kali (R1 dan R2) dengan beda waktu tabur 3 hari.

.....Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .........04-0...15 0...........1 0....20 1.. Tabel 5..0 8 19-25 26 27 27 Tabel 6....Kisaran waktu terjadinya primordia bunga pada berbagai umur varietas Umur Varietas (hari) 95-100 105-110 115-120 125-130 Sumber: Virmani and Sharma (1993)...02 0...2-5..............Vase inisiasi bunga padi No Fase Inisiasi Reproduktif Primordia malai Primordia rantai tangkai malai III Primordia bulir IV Primordia benangsari dan tangkai putik V Sel induk tepungsari VI Pembelahan Meiosis VII Tepungsari masak VIII 8 nuklei kantung embrio IX Bulir penuh X Berbunga I II Hari Sebelum Berbunga 30 28-26 24 20 17 12 6 4 2-1 0 Panjang Calon Malai (cm) 0.... Primordia bunga (Hari Setelah Tabur) 40-45 50-52 60-62 65-70 Badan Litbang Pertanian 19 ......

tanaman R berada pada fase IV. dan bentuk batang.. Pada saat berbunga Pembuangan tanaman yang menyimpang antara lain berdasarkan pada kriteria umur berbunga yang terlalu cepat atau lambat.. warna batang.... serta semprotkan larutan Fosfat 1% pada tanaman R.... Kondisi tersebut menyebabkan perbedaan waktu 5-6 hari.. Solusinya adalah membuang malai utama tanaman A dan semprotkan larutan Urea 2% pada tanaman A... Kasus II.. a. 8. bentuk daun pelepah daun. rouging harus dilakukan secara bertahap. Pada saat pembentukan anakan maksimum Pembuangan tanaman dilakukan terhadap penyimpangan tinggi tanaman.......... Tanaman R berada pada fase I.... Oleh karena itu.. b. warna daun... Keadaan tersebut menyebabkan perbedaan umur berbunga >15 hari.... ukuran daun. Roguing Roguing atau membuang tanaman yang tidak diinginkan sangat berguna untuk meningkatkan kemurnian fisik dan genetik benih yang akan dipanen... tanaman A yang tepungsarinya berwarna kuning dan atau pemunculan malainya sempurna.. Solusinya adalah dengan memberikan larutan Urea 2% pada tanaman A dan larutan Fosfat 1% pada tanaman R........ Kasus III... tanaman A berada pada fase III... Perbedaan waktu berbunga antara A dan R 8-10 hari....... Tanaman A berada pada fase VI... tanaman R berada pada fase II.. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Metode untuk menyesuaikan waktu pembungaan Kasus I... Tanaman A berada pada fase I.. dan warna serta ukuran malai.. Solusinya adalah memberikan Urea 2% pada tanaman R dan Fosfat 1% pada tanaman A.. 20 Badan Litbang Pertanian ..

.. benih dijemur selama 3-5 hari atau dikeringkan dengan alat pengering sampai kadar air 11%... Sedangkan pada produksi benih F1 hibrida. sehingga dapat meningkatkan sinkronisasi pembungaan..... Setelah itu. terutama bagi tanaman yang memiliki posisi daun bendera tegak dan daunnya lebih panjang dari malai.. tanaman B dipanen lebih dulu... dijaga jangan sampai terjadi pencampuran antara benih A...... Panen Untuk memudahkan proses pemanenan dan menjaga kemurnian benih. Pengguntingan daun bendera juga dapat memperbaiki mikroklimat.. 10... c.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida . maka pada produksi benih A. Badan Litbang Pertanian 21 ... Pada saat proses perontokan gabah. 11.... F1 dan R.. Pengguntingan daun bendera Pengguntingan daun bendera ini dimaksudkan untuk memperlancar proses penyerbukan..... dengan menggunakan tali atau bambu....... Polinasi (penyerbukan) tambahan Penyerbukan tambahan ini dimaksudkan untuk meningkatkan persentase seed set.... dari pukul 10 hingga pukul 14 setiap 30 menit.... bentuk dan warna gabah. Pengguntingan daun bendera dilakukan pada saat menjelang berbunga dan dengan cara menghilangkan sepertiga sampai setengah bagian panjang daun..... ukuran... Caranya adalah dengan menggoyang-goyangkan tanaman B atau R ke arah tanaman A... 9. yang dipanen lebih dulu adalah tanaman R... Menjelang panen Pembuangan tanaman yang menyimpang dilakukan terhadap seed set yang tinggi (>50%). Penggoyangan ini dilakukan selama tanaman berbunga........ B.

.... tetapi perlu pula dilengkapi dengan teknologi budidaya yang spesifik yang mampu memunculkan potensi genetik maksimal daya hasil masing-masing calon varietas... Untuk maksud itu setiap calon varietas yang akan dilepas seharusnya telah melalui tahap pengujian "potensi hasil" yang menggunakan pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT)... Kebutuhan adanya "source" yang cukup selain harus dirancang secara cermat melalui pembentukan arsitektur tanaman (bentuk dan ketebalan daun................ sehingga dapat dipastikan kondisi lingkungan pengujian tidak merupakan kondisi lingkungan tumbuh yang "tercekam".... 22 Badan Litbang Pertanian . pada masa yang akan datang proses pembentukan varietas unggul baru sebaiknya tidak berhenti sampai diperolehnya data hasil uji multilokasi....... Pada Gambar 3 disajikan secara skematik perbedaan pola pengelolaan pertanaman padi calon varietas pada saat ini dan masa yang akan datang. komposisi kandungan khlorofil dll) juga dapat diperoleh melalui manipulasi teknologi budi daya tanaman. Namun untuk memanfaatkan potensi "sink" yang tinggi tersebut dibutuhkan pula "source" yang memadai........... Berdasarkan atas pemikiran di atas.. sehingga mampu mendukung pencapaian daya hasil (produktivitas) yang lebih tinggi dibanding VUB saat ini.............. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida PENGEMBANGAN TEKNIK BUDIDAYA SPESIFIK VARIETAS Perbedaan prinsip antara VUB masa kini dengan VUB masa depan terletak pada kapasitas "sink" yang cukup tinggi....

..... Gambar 3.... IR36..... Padi masa yang akan datang seperti padi hibrida dan padi tipe baru dengan potensi genetik yang lebih tinggi (10-20%) akan lebih nyata peningkatan produktivitasnya bila dibudidayakan dengan pendekatan PTT.......... IR42 hanya sedikit meningkat produktivitasnya bila ditanam dengan pendekatan PTT karena telah mendekati potensi genetiknya....... yaitu varietas yang berkontribusi pada tercapainya swasembada beras seperti Cisadane..... Padi masa kini (PMK).. Badan Litbang Pertanian 23 ..Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida ... Sigadis tidak dapat meningkat produktivitasnya meskipun dibudidayakan dengan pendekan PTT................ Skema pengembangan teknologi budidaya spesifik untuk varietas-varietas unggul baru... Dari Gambar 3 dapat diketahui bahwa produktivitas padi masa lalu (PML) yang dilepas pada era sebelum 70-an seperti Bengawan.......

.... Pengelolaan bibit dan tanaman padi sehat.. dan m Pengendalian gulma........... Secara ringkas anjuran komponen teknologi produksi padi dengan pendekatan PTT adalah: 1. Pengendalian hama dan penyakit dengan pendekatan terpadu.. 3. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida PEDOMAN UMUM BUDIDAYA PADI HIBRIDA Budidaya padi hibrida pada prinsipnya mengikuti prinsip Pendekatan Pengelolaan Tanaman Terpadu Padi Sawah (lihat petunjuk teknis lapang PTT padi sawah irigasi). dengan tetap mempertahankan populasi minimum. Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan dalam budidaya padi hibrida adalah sebagai berikut: r Bila daun padi hibrida di persemaian sudah mencapai 4 helai.... Penggunaan varietas padi unggul atau varietas padi berdaya hasil tinggi dan atau bernilai ekonomi tinggi. Penggunaan kompos bahan organik dan atau pupuk kandang sebagai pupuk dan pembenah tanah..... maka tanaman padi tersebut segera ditanam pindah ke sawah. 6.. bila daun padi sudah mencapai 12 helai maka tanaman padi harus dikeringkan dan bila daun padi sudah mencapai 16 helai maka tanaman memasuki primordia bunga dan segera diberi pupuk susulan r Jangan mengairi sawah terlalu banyak dan dalam jangka waktu lama agar tumbuh banyak anakan 24 Badan Litbang Pertanian ... maupun sistem tebar benih langsung..... Penggunaan alat perontok gabah mekanis ataupun mesin.... 2......... m Pengaturan tanam sistem legowo....... 5. Penggunaan pupuk berimbang spesifik lokasi. tegel. m Pengaturan pengairan berselang dan pengeringan berselang... cepat dan serempak yang diperoleh melalui pemisahan benih padi bernas (berisi penuh).... 4.... m Penggunaan bibit dengan daya tumbuh tinggi. m Penanaman bibit umur muda dengan jumlah bibit terbatas yaitu: antara 1-3 bibit per lubang. maka segera dilakukan pemupukan.... bila daun padi sudah mencapai 8 helai. 7. Penggunaan benih bersertifikat dengan mutu bibit tinggi..

.... suhu udara...Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .. Pemilihan varietas Varietas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi hasil tanaman...... daun tanaman tegak sehingga dapat menangkap sinar matahari lebih banyak... Tabel 7... dll.... Perbedaan varietas lokal.. sedangkan yang tidak bisa dimakan (jerami dan sekam) hendaknya dikembalikan ke tanah.. Faktor terakhir merupakan faktor yang tidak dapat diubah oleh manusia seperti radiasi matahari. Ada perbedaan yang khas antara padi hibrida. Sementara itu faktor tanah dan tanaman dapat dimodifikasi agar cocok untuk pertumbuhan dan hasil tanaman. pemupukan dan irigasi terhadap peningkatan produksi padi sampai 75%... kelembaban nisbi.... curah hujan.. curah hujan maksimum terjadi pada bulah Januari minggu ketiga.. terlihat dalam Tabel 7. Sementara itu faktor tanaman dimodifikasi melalui varietas berdaya hasil tinggi. respon terhadap pemupukan. r Tanah menghasilkan makanan. r Memupuk untuk memperkuat tanaman.......... irigasi berselang sehingga suplai oksigen untuk perkembangan perakaran menjadi lebih optimal. tanaman dan lingkungan (iklim).... varietas unggul baru dan varietas lokal... dll.. sehingga padi ditanam pindah sebaiknya sebelum atau sesudah bulan November.. varietas unggul baru dan hibrida Varietas Lokal Hasil gabah biasanya rendah Varietas Unggul Baru Hasil gabah biasanya tinggi Varietas hibrida Hasil gabah lebih tinggi 10-15% dibanding varietas unggul baru Badan Litbang Pertanian 25 . mengairi untuk membentuk bulir r Hindari padi hibrida saat berbunga bersamaan dengan musim petir dan hujan lebat. Di Sukamandi........ Pada dasarnya hasil gabah ditentukan oleh 3 faktor utama yaitu faktor tanah..... pemberian hara sesuai dengan kebutuhan tanaman.. hal ini dapat dilakukan melalui pengaturan saat tanam. Faktor tanah diupayakan dengan membuat kondisi yang cocok untuk tanaman padi seperti penambahan bahan organik. dan lain-lain... Sumbangan faktor varietas.

.................... ada yang beraroma Tanggap terhadap pemupukan/ memerlukan banyak pupuk Tanaman rendah Daun tegak sehingga banyak memperoleh sinar matahari untuk fotosintesis Varietas hibrida Umur tanaman sedang (± 120 hari) Rasa nasi sedang enak Tanggap terhadap pemupukan/ memerlukan banyak pupuk Tanaman rendah sedang Daun tegak sehingga banyak memperoleh sinar matahari untuk fotosintesis Tanaman tahan rebah karena relatif pendek Belum tentu cocok untuk semua lingkungan Tanaman tahan rebah karena batang yang kokoh Belum tentu cocok untuk semua lingkungan 26 Badan Litbang Pertanian .......... sedikit sinar matahari yang masuk ke daun karena saling tumpang tindih Tanaman mudah rebah karena tinggi Sudah beradaptasi dengan lingkungan setempat Penyiapan lahan Penyiapan lahan merupakan tempat yang baik untuk tanaman.......... sehingga pengolahan tanah sangat menentukan keberlanjutan pertumbuhan tanaman padi hibrida....... Pengolahan tanah sebaiknya dilakukan dua kali agar diperoleh pelumpuran tanah yang baik. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Varietas Lokal Umur tanaman panjang (150-180 hari) Rasa nasi enak dan beraroma Kurang tanggap terhadap pemupukan/ memerlukan sedikit pupuk Tanaman tinggi Daun rebah sehingga secara keseluruhan...... Adapun tahapan dalam pengolahan tanah antara lain: Varietas Unggul Baru Umur tanaman genjah (105-125 hari) Rasa nasi sedang enak...........

. 3........ Benih yang mengapung tidak digunakan sebagai benih dan dibuang sedang benih yang tenggelam dijadikan sebagai benih yang akan ditebar...Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .. diaduk-aduk sambil terus ditambahkan garam sampai telur mengapung di permukaan air.. 3... Tempat persemaian sebaiknya ditebari dengan pupuk kandang 2 kg/m 2 agar pada saat pencabutan kelak menjadi lebih mudah. Benih setelah direndam dalam larutan garam ditiriskan dan didiamkan selama 24 jam sebelum ditebar ke tempat persemaian..... ditambahkan garam ke dalam ember. Persiapan pembibitan 1.. kemudian ditenggelamkan 1 buah telur mentah (ayam/bebek).. Pengolahan tanah dengan bajak singkal (kedalaman 10 cm-20 cm). 1. Tanah diolah kembali dengan bajak rotari sampai melumpur dilanjutkan dengan perataan tanah sampai siap tanam.... Galengan dibersihkan dengan cangkul dan dipopok dengan tanah agar air dan unsur hara pada petakan tidak hilang melalui rembesan.. Benih ditebar secara merata dan tidak saling menindih di tempat persemaian dengan Badan Litbang Pertanian 27 .... Cara sederhana untuk memperkirakan ketepatan jumlah pemberian garam. Kebutuhan benih bila padi ditanam 1 bibit/lubang tanam adalah 15 kg..... dilakukan pengolahan tanah untuk pembibitan. Setelah tanah diolah..... Luas lahan untuk pembibitan sebesar 4% dari luas yang akan ditanami.... 2. Contoh bila luas yang akan ditanami sebesar 1 ha.... sehari sebelum ditebarkan direndam dalam air garam 3% (30 g garam dapur/1 liter air). Pada waktu pengolahan tanah pertama.... 2. Telur kemudian diambil dan digantikan dengan benih untuk direndam selama 24 jam... Benih.... sedangkan normalnya 25 kg untuk pertanaman 1 ha bila ditanam 3-4 bibit/lubang tanam........ dilakukan dengan mengambil air bersih dalam ember. Tujuan perendaman dalam air garam adalah untuk mengetahui kebernasan benih dan daya tumbuh benih. sebelumnya tanah digenang air selama 1 minggu untuk melunakkan tanah.. maka luas tanah untuk pembibitan seluar 400 m 2. tanah dibiarkan selama 1 minggu dan digenangi air..

15 HSS ataupun 21 HSS agar pembentukan anakan menjadi lebih optimal. Tabel 8... 3:1 ataupun 4:1 dengan jarak tanam 12.....5 cm x 25 cm) Legowo 4:1 (12....5 cm dalam baris dan 25 cm antar baris......... dapat 10 hari setelah sebar (HSS)...... legowo 2:1.. Indikator bibit siap untuk ditanam bila daun tanaman sudah mencapai 4 helai.... 22 cm x 22 cm ataupun 25 cm x 25 cm)... Populasi tanaman dalam tiap hektar pada berbagai cara tanam No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Cara Tanam Tegel 20 cm x 20 cm Tegel 22 cm x 22 cm Tegel 25 cm x 25 cm Legowo 2:1 (10 cm x 20 cm) Legowo 3:1 (10 cm x 20 cm) Legowo 4:1 (10 cm x 20 cm) Legowo 2:1 (12... lebar 1. Cara tanam dapat dilakukan dengan model tegel (20 cm x 20 cm.....5 cm x 25 cm) Legowo 3:1 (12.. Tanam pindah Tanam pindah sebaiknya dilakukan pada waktu bibit masih umur muda..5 cm x 25 cm ) Populasi Tiap Ha 250 000 206 611 160 000 333 333 375 000 400 000 213 000 240 000 256 000 % Terhadap Populasi Cara Tanam Tegel 100 > 100 < 100 133 150 160 133 150 160 28 Badan Litbang Pertanian ...2 m. tinggi bedengan 5 cm-10 cm dari permukaan tanah. Semua cara tanam di atas berkaitan dengan populasi tanaman dalam 1 ha (Tabel 8)......... Pada saat bibit akan ditanam. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida bedengan ukuran panjang 10 m-20 m. Antar bedengan dibuat selokan sedalam 25 cm-30 cm urea sebaiknya diberikan secara sebar sebanyak 20 g-40 g/m2 pada waktu 7 hari setelah tebar benih...........0 m-1... bibit dicabut secara diagonal kemudian dibersihkan dari tanah yang menempel pada akar secara hati-hati..

Penyiangan dilakukan dengan tangan atau dengan menggunakan herbisida.... tampak bahwa cara tanam legowo dengan jarak tanam yang sama mempunyai populasi tanaman lebih banyak 33%60% dibanding cara tanam tegel sehingga hasil gabah diperkirakan akan lebih banyak pula... sehingga terhindah dari serangan burung.. menunjukkan bahwa peningkatan hasil gabah berkisar 0...... dll..... (b) cara tanam legowo memanfaatkan asas pengaruh barisan pinggir ( border effect) dimana pertumbuhan tanaman pinggir lebih bagus dibanding tanaman tengah. Berdasar Tabel 6 di atas.. untuk itu perlu dilakukan penyiangan.. Penyulaman Penyulaman dimaksudkan untuk mengisi rumpun yang mati atau kurang baik pertumbuhannya... (e) efisiensi pemberian pupuk lebih besar karena jatuhnya pupuk pada barisan tanaman.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .. kondisi demikian ternyata tidak disukai tikus. (c) tanaman dengan cara tanaman legowo pada tahap awal lebih terang dibanding cara tanam tegel. Penyiangan Pertanaman diusahakan bebas dari gulma.. ternyata pertanaman dengan sistem tanam legowo relatif lebih tahan terhadap kerebahan dibanding cara tanam tegel. Jawa Tengah dan Jawa Timur. sehingga serangan tikus pada pertanaman dapat dihindari..6 t/ha atau 6%-26.... Penyulaman dilakukan sebanyak satu kali.....6% dibanding cara tanam tegel.. (d) memudahkan penyiangan dan pemupukan.... Pemberian herbisida dilakukan pada saat tanaman berumur 5-7 hari setelah tanam........... daun bendera pada pertanaman legowo masih tegak sementara gabah pada malai sudah merunduk.. Beberapa kelebihan cara tanam legowo dibanding cara tanam tegel adalah (a) hasil gabah lebih tinggi. (g) bila terjadi hujan lebat pada fase pertumbuhan dan pengeringan biji.... Pengalaman menggunakan cara tanam legowo di berbagai tempat di Jawa Barat... yaitu sekitar satu minggu setelah tanam dengan menggunakan sisa bibit yang masih ada..4 t/ha-1... agar diperoleh populasi tanaman yang optimum. (f) pada saat fase pengeringan gabah.. kondisi demikian tidak disukai oleh burung.... diikuti dengan penyiangan tangan sebanyak dua kali pada saat tanaman berumur tiga dan lima minggu Badan Litbang Pertanian 29 ...

. 30 Badan Litbang Pertanian ...... tanaman padi memerlukan hara N sebanyak 17. IRIGASI Pada dasarnya tanaman padi hibrida tidak banyak berbeda dengan padi inbrida dalam kebutuhan air untuk pertumbuhannya. sehingga bila terjadi kekurangan air pada fase tersebut dapat menimbulkan kehampaan gabah yang pada akhirnya dapat menurunkan hasil............ Herbisida yang digunakan dapat berupa Butachlor + 2.5 kg (setara 39 kg urea)... Pemupukan Untuk setiap ton gabah yang dihasilkan. Tanaman padi hibrida peka terhadap kekurangan air pada waktu fase bunting sampai pengisian gabah..4 DEE. Herbisida dengan bahan aktif MCPA dengan nama dagang Gramoxone dan Agroxone juga dapat digunakan. Pemberian air berselang (intermittent) juga ditujukan agar tanaman memperoleh oksigen yang cukup banyak untuk kebutuhan akar.. Hal ini ditujukan agar tanaman membentuk anakan dalam jumlah banyak....4 DEE dan Anilophos +2....... Terdapat 2 jenis pupuk yaitu pupuk anorganik (pupuk pabrik) dan pupuk organik... Namun konsekuensi bila diberi air macak-macak adalah pertumbuhan gulma yang cukup cepat.. P sebanyak 3 kg (setara 19 kg SP-36) dan K sebanyak 17 kg (setara 34 kg KCl). Dengan demikian bila petani menginginkan hasil gabah tinggi tentu diperlukan pupuk yang lebih banyak pula. Sejak tanaman padi ditanam sampai fase primordia bunga (42 HST) pertanaman padi hibrida perlu diberi air macakmacak................ Perbedaan pupuk anorganik dan organik dapat dilihat dalam Tabel 9.. Pada dasarnya pupuk merupakan makanan bagi tanaman......... Oksigen sangat diperlukan oleh akar agar mampu menjelajah ke lapisan tanah yang lebih dalam sehingga diperoleh banyak hara dan kebutuhan air bagi pertumbuhan tanaman. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida setelah tanam...

.... Hara N berfungsi sebagai sumber tenaga untuk pertumbuhan tanaman.... sebaliknya kekurangan pupuk anorganik dipenuhi oleh pupuk organik. sebagai bahan makanan bagi mikroorganisme tanah yang berperan dalam proses pelapukan di dalam tanah 2 3 4 Tidak dapat menyuburkan tanah... praktis disimpan.. pH tanah turun dan lain-lain Berdasarkan penjelasan pada Tabel 8. bila digunakan dalam jangka waktu lama dan terus menerus dengan takaran tinggi dapat menurunkan kualitas tanah seperti tanah menjadi keras.. Tabel 9.... SP-36 (36 P2O5). bahan klorofil untuk proses asimilasi yang pada akhirnya memproduksi pati untuk pertumbuhan dan pembentukan gabah...... Badan Litbang Pertanian 31 ....... P dan K tinggi contoh Urea (46 % N). Kekurangan sifat pupuk organik dipenuhi oleh pupuk anorganik.. KCl (60 % K2O)...... masak bersamaan.. Perbedaan pupuk organik dan anorganik No 1 Pupuk anorganik Kandungan hara N..Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .... Tidak dapat diserap tanaman secara segera tetapi memerlukan waktu yang cukup lama (2-3 bulan setelah pemberian) sehingga pemberian ke tanaman harus jauh hari sebelum tanaman tumbuh Memperbaiki kesuburan tanah...... dll.... dibawa ke lapangan maupun diberikan ke tanaman Cepat diserap tanaman sehingga pengaruhnya terhadap tanaman dapat segera diketahui Pupuk Organik Mengandung hara makro dan hara mikro walaupun kandungan haranya rendah Volume besar kurang praktis dalam pengangkutan dan aplikasi. untuk mendapatkan hasil gabah yang tinggi dengan kesuburan tanahnya tetap terjaga...... Hara P berfungsi sebagai sumber tenaga untuk memenuhi kualitas hidup tanaman seperti keserempakan tumbuh.... dll Volume kecil. pembentukan anakan. maka pemberian pupuk perlu dikombinasikan antara pupuk anorganik dengan pupuk organik.... Tanaman padi memerlukan banyak hara N dibanding hara P ataupun K....

32 Badan Litbang Pertanian . Bagan warna daun merupakan sekumpulan warna dari hijau muda sampai hijau tua dengan 4 panel atau 6 panel. ketahanan terhadap penyakit tanaman.. Dengan demikian untuk mendapatkan gabah dengan kualitas yang baik produksi yang disesuaikan maka tanaman perlu diberi hara yang lengkap dan sesuai dengan kebutuhan.... kemudian dicocokan warna daun dengan warna hijau pada alat BWD..... memperbaiki kualitas gabah..... dll.. Monitoring pemberian pupuk dengan alat BWD dilakukan sejak 14 HST sampai fase berbunga (63 HST) setiap 7 hari sekali.. kehampaan tinggi.. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Sementara itu fungsi hara K sebagai komponen yang berperan dalam reaksi ensim dalam tanaman.......... bila terjadi kekurangan hara N adalah 70 kg Urea/ha. Pemberian hara dalam bentuk pupuk dapat dilakukan sesuai kebiasaan ataupun dengan melihat kenampakan daun tanaman di lapangan........ Berdasar pengalaman menunjukkan bahwa pemberian Urea dapat dihemat rata-rata 100 kg/ha tanpa menurunkan hasil gabah... Namun bila monitoring BWD diperoleh ratarata lebih dari skala 3 (pada BWD 4 skala/tingkatan) atau lebih dari skala 4 (pada BWD 6 skala/tingkatan). Perlu diketahui bahwa bila jumlah pemberian urea melebihi kebutuhan tanaman. Fungsi kalium dalam hal ini untuk memperbaiki rendemen gabah. maka tanaman tidak perlu diberi pupuk Urea karena tanaman masih mampu memperoleh hara N dari tanah.. Banyaknya penambahan Urea.. Salah satu cara pemberian pupuk Urea pada tanaman padi adalah dengan memonitor warna daun dengan alat yang dinamakan bagan warna daun (BWD)..... ketahanan terhadap kekeringan......... mudah rebah... Bila rata-rata pengamatan warna hijau daun berada di skala warna 3 atau lebih rendah lagi (pada BWD 4 skala/tingkatan) atau di skala 4 atau lebih rendah lagi (pada BWD 6 skala/ tingkatan) maka pupuk Urea segera ditambahkan/diberikan karena tanaman telah mengalami lapar hara N...... maka dapat menyebabkan peka terhadap penyakit seperti kresek (BLB). dll... Cara penentuannya diambil sebanyak 15-20 rumpun untuk suatu hamparan tanaman padi secara acak....

Pada 8 HST diberikan sebanyak 75 kg Urea.... Bila perlu tambahkan urea 50 kg/ha pada saat tanaman 10% berbunga.. 100 kg SP-36 dan 50 kg KCl per ha.. Pupuk Urea perlu diberikan sebanyak 3 kali.. hanya ± 20 % nya terserap tanaman sedang sisanya terakumulasi dalam tanah. agar pemberian pupuk N menjadi lebih efisien terserap oleh tanaman padi hibrida.. Hara P dapat diberikan tiap 4 musim sekali sedangkan hara K dapat tiap 6 musim sekali.. sementara itu pupuk K yang diberikan ke dalam tanah... Bila pemberian pupuk dilakukan secara kebiasaan.... Sedangkan pemberian pupuk KCl dilakukan 2 kali... Tabel 10...20 me/ 100g) Sangat Subur Sedang . 21 HST dan 42 HST.. sedang dan kurang subur Sifat Kimia Tanah BO tanah KTK tanah Tidak Subur rendah (C-org < 1%) Rendah (< 10 me/ 100g) Subur Sedang (C-org 1-1... maka pemberian pupuk untuk padi hibrida sebaiknya pada umur 7-10 hari setelah tanam (HST).... agar proses pengisian gabah menjadi lebih baik dibanding dengan 1 kali pemberian bersamaan dengan pupuk urea pertama.. Secara umum hara P dan K tidak setiap musim perlu diberikan........5%) Sedang (10 . pada 21 HST diberikan 150 kg Urea per ha dan pada 42 HST diberikan 75 kg Urea dan 50 kg KCl per ha..... Kriteria tanah subur.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .... Sumbangan hara berasal dari tanah juga cukup potensial.... Pemberian hara P dan K dapat ditentukan berdasar hasil analisis tanah atau melihat status hara P dan K dari peta status hara.5%) Tinggi ( > 20 me/ 100g) Badan Litbang Pertanian 33 .....tinggi (C-org > 1. hanya terserap tanaman ± 30% dan sisanya terakumulasi dalam tanah.. Sementara itu sumbangan hara K dari air irigasi juga cukup tinggi ± 23 kg K2O/ha/musim atau setara dengan 38 kg KCl/ha/ musim..... Kriteria tanah subur/tidak subur antara lain dapat dilihat dalam Tabel 10..... Hal ini disebabkan pupuk P yang diberikan ke tanah..... Suplai hara dari tanah tergantung pada kesuburan tanahnya.

Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Sifat Kimia Tanah Hara tersedia Tidak Subur Rendah (P-olsen < 5 ppm)..0 t/ha 70 kg/ha 25 kg/ha 100 kg/ha Hasil gabah tanpa pupuk Sumbangan N dari tanah Sumbangan P dari tanah Sumbangan K dari tanah Bila para petani bersedia mengembalikan semua jerami ke dalam tanah sawah.. Kelebihan pupuk hijau tersebut adalah mampu menambat N berasal dari udara dalam jumlah yang cukup besar serta tumbuh dengan cepat... maka tidak perlu lagi menambahkan pupuk KCl.... Dampak negatif lainnya dari pembakaran jerami antara lain mikro organisme tanah terganggu. Pada pembakaran jerami maka semua N dalam jerami hilang.. Sebagai gambaran.. karena sebanyak 80% hara K yang diserap oleh tanaman padi terakumulasi dalam jerami........ tanah menjadi padat... ataupun harga pupuk pabrik yang mahal.. K-dd > 0.....0. Gliricidia.30 me/100g > 4.... kesuburan tanah menurun karena bahan organik tanahnya ikut terbakar serta terjadi polusi udara..30 me/100g 4..... Kenyataan yang terjadi kebanyakan para petani lebih senang membakar jerami atau memindahkan jerami keluar dari sawahnya seperti jerami untuk media jamur merang. K-dd 0. tanaman Azolla mampu menambat N dari udara sebanyak 60 34 Badan Litbang Pertanian ... Sesbania.... dapat digunakan pupuk organik dalam bentuk Azolla. K-dd < 0......15 . orok-orok dan petai cina.....0 t/ha 50 kg/ha 15 kg/ha 75 kg/ha Sangat Subur Tinggi (P-olsen > 10 ppm)...... sedangkan P dan K sebagian hilang.... Sebagai pengganti pupuk anorganik bila terjadi kelangkaan pupuk....5 t/ha 30 kg/ha 10 kg/ha 50 kg/ha Subur Sedang (P-olsen 5-10 ppm).15 me/100g 2....

......... Badan Litbang Pertanian 35 .... Pengendalian hama dan penyakit Strategi pengelolaan hama dan penyakit terpadu diterapkan dengan mengintegrasikan komponen pengendalian yang kompatibel seperti (a) menggunakan varietas tahan hama/penyakit.. (f) melakukan pembersihan lapangan terhadap singgang yang biasanya dijadikan tempat vektor hama dan sumber inokulum penyakit... Pemberian pupuk hijau dapat dilakukan dengan cara membenamkan daun-daunnya ke dalam tanah pada waktu pengolahan tanah.... (i) gunakan sistem TBS (trap barrier system) untuk pengendalian tikus.... Bila terjadi serangan penyakit kresek... kg N/ha.. (j) pengendalian kelompok telur.. sedangkan pupuk anorganik yang diperlukan adalah Urea.. maka sawah perlu didrainase agar tidak terjadi genangan air di petakan.. Orok-orok : 110 kg N/ha dan petai cina : 200 kg N/ha.. (k) menggunakan lampu perangkap untuk pengendalian hama ulat grayak... Pupuk organik yang dianjurkan berupa pupuk kandang atau kompos jerami sebanyak 2 ton per hektar setiap musim.. Secara umum dikatakan bahwa pupuk hijau mampu memenuhi kebutuhan hara N sebanyak 80% kebutuhan N tanaman. Sesbania : 267 kg N/ha. observasi hama dan penyakit secara terus menerus.... (e) waktu tanam yang sesuai.. (g) pemupukan sesuai dengan kebutuhan tanaman.. (l) meningkatkan peran musuh alami seperti labalaba (l) gunakan pestisida sebagai alternatif akhir untuk mengendalikan hama berdasarkan hasil pengamatan.. (h) penerapan irigasi berselang... dan penggerek batang. (d) rotasi tanaman seperti padipadi-kedelai/kacang hijau.... (c) menerapkan pola tanam yang sesuai...... 100 kg dan 100 kg per ha.. menyebabkan lingkungan mikro di dalam rumpun padi hibrida menjadi tidak lembab dan perkembangan jamur ataupun mikroorganisme penyebab penyakit tidak berkembang secara pesat.. (b) menggunakan bibit sehat. SP-36 dan KCl masingmasing sebanyak 300 kg. Kombinasi pemberian pupuk organik dan anorganik untuk padi hibrida sangat dianjurkan.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .. Gliricidia : 42 kg N/ha. Kelembaban tanah menjadi kurang.........

.. 36 Badan Litbang Pertanian . (b) bila dihitung dari masa berbunga........ Pemanenan gabah yang ideal dilakukan bila : (a) sudah 90% masak fisiologi...... banyak butir mengapur dan beras kepala banyak yang patah... Pada dasarnya untuk dapat memperoleh hasil gabah tinggi maka kita harus menyayangi padi..... timbangan gabah menjadi lebih ringan karena kadar air sudah menurun........... telah mencapai 30-35 hari... Bila tanaman padi dipanen terlalu awal maka akan banyak terjadi butir hijau akibatnya kualitas gabah yang dihasilkan menjadi rendah.... Cara yang paling mudah untuk menyayangi padi adalah sering-sering datang ke sawah dan langsung melakukan observasi. Dengan cara tersebut niscaya hasil gabah dapat meningkat. Sebaliknya bila tanaman padi dipanen terlambat maka akan menurunkan hasil gabah karena banyak terjadi kerontokan gabah.......... dan (c) berdasar perhitungan dari sejak sebar sampai umur sesuai dengan deskripsi varietas.... artinya 90% gabah telah berubah warna dari hijau menjadi kuning.......... Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida Penentuan waktu panen Penentuan waktu panen merupakan salah satu faktor penting dalam kaitannya terhadap hasil gabah yang dihasilkan....

.................... PENUTUP Padi hibrida merupakan salah satu inovasi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi usahatani padi......... Buku ini dimaksudkan sebagai tambahan ilmu pengetahuan bagi para penyuluh dan pembuat kebijakan....... maka pendekatan pengelolaan tanaman terpadu (PTT) perlu diterapkan dengan dukungan modal dan tenaga yang terampil.... Hasil penelitian yang intensif tentang padi hibrida diharapkan dapat secara dinamis memperbaiki isi buku ini ke depan........ Badan Litbang Pertanian 37 ....... Agar potensi padi hibrida tersebut dapat terekspresi dengan optimal.Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida . Oleh karena itu pemacuan penerimaan inovasi perlu dilakukan melalui bimbingan dan pendampingan yang intensif dari penyuluh.........

G. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida DAFTAR PUSTAKA BPS. Hanoi.D. Dela Crus. and Hardy B (editors). Sym. Rice Res. 1998.. Pp. B... 1997. and Yuan LP. Widiarta..... Rice Res. 2003... Chinese hybrid rice extension and its high yield production technologies. and Environment Protection. Intl. Balai Peramalan Organisme Penggangu Tumbuhan. Kusdiaman. Mao CX. N. In : Virmani SS.. H. Manila Philippines. 3rd Intl. Hybrid rice research and development in Vietnam.. Proc... Hoan. S. Rice Res. E. Obien. Bo.... Hendarto. and S. Selected papers from Intl. Pembuatan Peta Daerah Endemis OPT Padi T.... Inst.C. Luas Lahan Menurut Penggunaannya di Indonesia. Li Zefu.... 14-17 May 2002. S. E.. 2002. Lara..T. Hybrid Rice. N.. Rice Res.N. dan I.. R.S. R. 325340.. In : Virmani.. Inst. N.. Albaza.S. Tram.. Vietnam... Wahyudin. Los Banos (Philippines) : Intl. Harsono. Hybrid Rice Technology : New Development and Future Prospects. 2002. Suwardiwijaya. 2002. M. Dela Crus. Qui.. Muralidharan (ed.B. 2002. On Hybrid Rice..Conf.. L. Y... Berita Puslitbangtan 23: 910.T.. I.. Kinh. Hybrid rice research in Philippines.... 1994.J. Advances in hybrid rice technology. Hybrid Rice Production Training Course.. komunikasi pribadi Ma...A.. National Agrotechnical Extension Service Center.. Poverty Allevation. Symp.A.. Bong. 2002.. Intl.). Geng. of the 4th Intl.R. Proc.. N....V. India. Hybrid rice achievements and development in China. Siddiq.S.. 407 p.. Hyderabad..M.. In : Virmani. D... Laporan Kegiatan Inventarisasi Data/Pemetaan OPT Pangan. Produksi Tanaman Padi di Indonesia BPS.. and K. Limbong dan Nurpiah. Manila Philippines. T. 2006.. and N.. T. Ketahanan beberapa galur padi hibrida terhadap wereng hijau dan tungro. 38 Badan Litbang Pertanian .. Inst. (ed) 1994. 2003 : Hybrid Rice For Food Security. 14-16 Nov. 1996.

. Muralidharan (ed. In : Virmani. and Environmental Protection. Intl.. Hipa3 dan Hipa4 : Dua varietas unggul baru padi hibrida.. Nuswantoro. 3rd Intl. 214 p. 407 p.)..A. and Direja... B. Murdani Diredja. Satoto.... 14-17 May 2002. 1996. Virmani. S. 1998..P. Hybrid Rice for Food Security. 1983.. Los Banos (Philippines) : Intl... Badan Litbang Pertanian 39 .... Munarso. Sym.W. of the 4th Intl.. M. Hardy B. Hybrid Rice. p : 5-10... Hanoi Vietnam. hal 1-3. S... Usulan Pelepasan Varietas. International Rice Research Institute........ India... Sudibyo TWU.. 14-16 Nov. Suwarno. Proc. Manila Philippines. Y...S. Pp.. and I.. Poverty Alleviation. Manila.. R.. 31 Desember 2004. On Hybrid Rice. Edward. Philippines.. S.2003.. and K. Inst. 2003. E.... N.. Current Status and Future Prospect for Breeding Hybrid Rice and Wheat. 2006.. Hybrid rice technology in India.. Hybrid rice research and development in Indonesia.. No.. Siddiq. Rice Research Institute.S. 2004. 325-340. Mao. Murdani Direja. Advances in hybrid rice technology.. CX.R.. Balai Besar Penelitian Tanaman padi 2006.. (eds)...Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .S... Proc. In : Virmani.. Satoto... Yudistira Nugraha. S.. dan Indrastuti A.. Rice Res. Symp... H34 dan H36 Dua Kombinasi Hibrida harapan Baru. Berita Puslitbangtan. Hyderabad.. Paroda.

..5 . agak rentan WBC SU. amilose = 19. agak rentan WBC SU......4-9.. amilose = 25.. rentan WBC 2 dan 3..6%.. rentan HDB. rentan HDB III dan IV..5 t/ha GKG. agak tahan HDB III dan IV.... pulen.... amilose = 24. umur 83-107 hari Potensi hasil 8. pulen.. rentan WBC 2 dan 3. agak tahan WBC 3.. agak tahan wereng batang coklat biotipe 3 (WBC3).. rentan WBC 2 dan 3.2 t/ha GKG.9 t/ha GKG. tekstur nasi sedang.. umur 113 hari Potensi hasil 9..5 .7%... umur 85-104 hari Potensi hasil 4. pulen.... rentan WBC 2 dan 3.7.85 t/ha GKG... amilose 23..5%.1%. umur 115 hari .8%.. umur 108-118 hari Potensi hasil = 8.. umur 95-102 hari Potensi hasil 4. umur 108-116 hari Potensi hasil 4.....5-18..5 .. rentan HDB. rentan HDB VIII.... rentan HDB. agak tahan Hawar Daun Bakteri strain III (HDB) dan IV... pulen. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida 40 Badan Litbang Pertanian 2 Intani2 3 Miki1 4 Miki2 5 Miki3 6 Maro 7 Rokan ... amilose = 18. rentan WBC 2 dan 3.7 t/ha GKG. pulen.6...LAMPIRAN VARIETAS PADI HIBRIDA YANG TELAH DILEPAS DI INDONESIA BESERTA KARAKTER PENTINGNYA No Varietas 1 Intani1 Karakter penting (sesuai dengan yang tertulis dalam SK Mentan) Potensi hasil = 8.24 t/ha GKG.6%...7 .... amilose 22.. pulen (lengket)...11. agak rentan HDB VIII.. rentan HDB III dan IV.0 t/ha GKG. amilose = 17.5%..

.. umur 110-115 hari Potensi hasil 6.1 ton/ha GKG. cocok untuk dataran rendah sampai sedang 41 . agak tahan tungro... agak tahan HDB III dan IV. agak tahan WBC 2. tekstur nasi sedang.. umur 115-120 hari Potensi hasil 9. umur 85-135 hari.... agak tahan WBC. agak tahan HDB IV dan VIII.3 t/ha GKG. amilose 23%. rentan tungro.. umur 116-120 hari Potensi hasil 10. agak tahan tungro.. amilose 24. agak tahan WBC...Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida . pulen. pulen. rentan WBC 2 dan 3. umur 98105 hari Potensi hasil 11 t/ha GKG. amilose 25%.. tekstur nasi sedang.. rentan WBC dan HDB.. tekstur nasi sedang.8-10.... agak tahan WBC 2...4 t/ha GKG.5 t/ha GKG. rentan HDB IV dan VIII... umur 115-140 hari Potensi hasil 9... amilose = 21... amilose = 21%... agak tahan HDB IV dan VIII... umur 90-98 hari Potensi hasil 10..9 t/ha.... rentan WBC dan HDB. rentan WBC 2 dan 3.. umur 105 -123 hari... agak tahan HDB III dan VIII.. rentan HDB IV dan VIII. tekstur nasi sedang.. pulen.11 t/ha GKG. rentan tungro.. rentan WBC 2 dan 3... pera umur 114-116 hari Potensi hasil 10 t/ha GKG. rentan WBC 2 dan 3. pulen....26 t/ha GKG.... amilose 22%.9.7%. amilose 25%.9 t/ha GKG.. amilose = 22%..2%. pera... umur 108-129 hari Potensi hasil 9... No Varietas 8 Longping Pusaka1 9 Longping Pusaka2 10 HibrindoR1 11 HibrindioR2 12 Batang Kampar 13 Batang Samo 14 Hipa3 15 Hipa4 16 Manis4 17 Manis5 Badan Litbang Pertanian Karakter penting (sesuai dengan yang tertulis dalam SK Mentan) Potensi hasil 6... cocok untuk dataran rendah-sedang Potensi hasil 9..59 ..

agak tahan tungro. cocok ditanam di dataran rendah.... umur 113-115 hari 42 Badan Litbang Pertanian 19 Brang Biji 20 Adirasa-1 21 Adirasa-64 22 PP-1 23 PP-2 24 Mapan-P.5 t/ha GKG.5 t/ha GKG.. sangat pulen. umur 120 hari Potensi hasil 9.. agak pera. HDB IV dan VIII. Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida No Varietas 18 Segara Anak Karakter penting (sesuai dengan yang tertulis dalam SK Mentan) Potensi hasil 8........ tekstur nasi sedang.3. amilose 22..... umur 114-116 hari Potensi hasil 9...2%. pulen. aromatik.68 t/ha GKG. umur 100-107 hari Potensi hasil 9 t/ha GKG.2. umur 121 hari Potensi hasil 9. amilose 16. tungro. amilose 24%....4 t/ha GKG. agak rentan HDB IV dan VIII...3...... agak tahan tungro. agak tahan WBC 1.. pulen. amilose 22%. rentan WBC 3. amilose 23... cocok untuk dataran rendah. agak tahan WBC 1 dan 2. WBC 2. agak rentan HDB IV dan VIII. pulen.. umur 105-110 hari Potensi hasil 10. amilose 23%..7%.7 t/ha GKG. agak rentan WBC 2 dan 3 agak tahan tungro.. HDB IV dan VIII. pulen. agak rentan WBC 1..2.... tekstur nasi sedang. umur 115-125 hari Potensi hasil 7. rentan HDB IV dan VIII. agak rentan HDB IV dan VIII.... rentan WBC 2..05 .. agak tahan tungro. agak rentan WBC 1.. rentan tungro.. agak rentan WBC 2 dan 3. agak tahan tungro.02 25 Mapan-P..89 t/ha GKG..5%... umur 100105 hari Potensi hasil 9 t/h GKG...... agak tahan WBC 1... agak rentan HDB IV dan VIII. agak rentan WBC 1.. amilose 25%...2 dan rentan WBC 3.5%. agak tahan tungro. amilose 22. agak rentan HDB IV dan VIII.

agak rentan HDB IV dan VIII.. amilose 18... umur 111112 hari Potensi hasil 12 t/ha. umur 107-115 hari Potensi hasil 15 t/ha GKG..6%. rentan tungro.. amilose 23... agak tahan HDB III.... agak tahan tungro. agak rentan HDB IV dan VIII.. agak rentan HDB IV dan VIII. agak rentan WBC 2.. umur 115-116 hari Potensi hasil 8.... agak rentan HDB IV...5%.... umur 114-120 hari.2. tahan WBC 2..5%...3.. rentan tungro. umur 101-120 hari 27 Bernas Prima 28 SL-8-SHS 29 SL-11-SHS 30 Hipa5 Ceva Badan Litbang Pertanian 31 Hipa6 Jete (Sumber: SK Mentan) 43 . rentan WBC 2 dan 3.5%. agak pulen. aromatik.... rentan WBC 1. agak rentan HDB IV dan VIII. No Varietas 26 Bernas Super Karakter penting (sesuai dengan yang tertulis dalam SK Mentan) Potensi hasil 12 t/ha GKG.. cocok untuk dataran sedang Potensi hasil 10.. agak tahan tungro... aromatik... pulen. agak tahan HDB III dan VIII...3%.7%...2..3. rentan WBC 3. amilose 25. amilose 21. agak tahan HDB III... agak tahan HDB IV dan VIII. amilose 23.. cocok untuk dataran rendah (kurang dari 100 m dpl). amilose 25......Daerah Pengembangan dan Anjuran Budidaya Padi Hibrida .4 t/ha GKG. pulen.. rentan tungro. agak rentan WBC 1.. tekstur nasi sedang.... agak pulen. pulen.6 t/ha....8 t/ha GKG.... umur 107-109 hari Potensi hasil 14. rentan tungro. rentan WBC 2..

Buku ini dicetak atas biaya: DIPA BB Padi Tahun Anggaran 2007 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful