1

A. Sejarah Nusantara Ancangan Sejarah manapun

tidak

akan

mencapai

tujuannya

jika

tidak

memperhatikan faktor geografis.1
Berdasarkan latar belakang historis bahwa tata ”Nusantara” adalah sebuah kata majemuk yang diambil dari bahasa Jawa kuno. Kata ini terdiri dari kata-kata nusa yang berarti ‘pulau’ dan antara berarti ‘lain’. Istilah ini digunakan dalam konsep kenegaraan “Jawa” artinya daerah di luar pengaruh budaya Jawa. Dalam penggunaan bahasa modern, istilah nusantara biasanya meliputi daerah kepulauan Asia Tenggara atau wilayah Austronesia. Sehingga pada masa sekarang ini banyak orang menggunakan istilah geografis ini untuk menunjukkan sebagai satu kesatuan pulau di Nusantara termasuk wilayah-wilayah di Semenanjung Malaya (Malaysia, Singapura) dan Filipina bahkan beberapa negara di wilayah Indochina seperti Kamboja akan tetapi tidak termasuk wilayah Papua. Disisi lain, istilah geografis Nusantara saat ini sering diartikan sebagai Indonesia yang merupakan satu entitas politik. Fokus dari diskusi buku ajar ini adalah kepada istilah geografis Nusantara sebagai wilayah Indonesia pada masa sekarang ini. A.1. Sejarah Singkat Nusantara Wilayah Nusantara terletak pada persilangan jalan, antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik, atau lebih khusus, Benua Asia dan Australia. Persilangan ini telah menjadikan wilayah Nusantara sebagai tempat persinggahan bagi pelayar dan pedagang terutama dari China ke India atau sebaliknya. Persinggahan para pelayar dan pedagang dari berbagai mancanegara telah menjadikan Nusantara sebagai tempat kehadiran semua kebudayaan besar didunia. Bukti-bukti penemuan artefakartefak seperti prasasti, uang logam dan gerabah memberikan informasi kehadiran bangsa-bangsa besar tersebut. Seperti prasasti berbahasa Tamil ditemukan di desa Lobu Tua pesisir Barat Sumatra (Barus)1, porselin dan gerabah Cina ditemukan di Palembang, nisan dan uang logam Arab ditemukan di Aceh. Dari penemuanpenemuan tersebut, para arkeolog dan sejarahwan menyusun kronologis sejarah Indonesia. Dapat dikatakan bahwa sekitar seribu tahun lamanya, dari abad ke-5 sampai ke-15, kebudayaan-kebudayaan India mempengaruhi Sumatra, Jawa dan Bali, dan Kalimantan bersamaan dengan dataran-dataran rendah yang luas di Semenanjung Indocina. Kebudayaan India ini awalnya pada penyebaran agama Hindu dan Buddha dan Islam di Indonesia. Di Jawa Tengah, candi Borobudur dan Prambanan adalah monumen yang sama nilainya dengan Angkor dan Pagan. Pada

abad ke-7 hingga ke-14, kerajaan Budha Sriwijaya berkembang pesat di Sumatra. Penjelajah Tiongkok I Ching mengunjungi ibukotanya Palembang sekitar tahun 670. Pada puncak kejayaannya, Sriwijaya menguasai daerah sejauh Jawa Barat dan Semenanjung Melayu. Pada abad ke-14 juga menjadi saksi bangkitnya sebuah kerajaan Hindu di Jawa Timur, Majapahit. Patih Majapahit antara tahun 1331 hingga 1364, Gajah Mada berhasil memperoleh kekuasaan atas wilayah yang kini sebagian besarnya adalah Indonesia beserta hampir seluruh Semenanjung Melayu. Warisan dari masa Gajah Mada termasuk kodifikasi hukum dalam kebudayaan Jawa, seperti yang terlihat dalam wiracarita Ramayana. Islam tiba di Indonesia sekitar abad ke-12, menggantikan Hindu sebagai kepercayaan utama pada akhir dekad ke-16 di Jawa dan

SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR NUSANTARA file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-1.htm (1 of 5)5/8/2007 3:32:52 PM SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR NUSANTARA Sumatra. Hanya Bali yang tetap mempertahankan mayoriti Hindu. Agama Islam ini dibawa oleh pedagang Arab dari Parsi dan Gujarat melalui pembauran. Kesultanan kecil Samudra Pasai disebelah utara Sumatra menjadi bandar yang ramai pada masa itu. Berdasarkan catatan Gastaldi (1548), seorang ahli kosmografi dan enjineer dari Italia, pelabuhan atau bandar kesultanan Samudra sebagai yang terbaik di pulau tersebut, dan melalui proses evolusi nama, istilah Sumatra dikenalkan pertama kali oleh orang Eropa Nicholò de’ Conti, sebelumnya Marcopolo menyebut dengan “Samara”, kemudian Friar dan Odoric menyebut dengan “Sumoltra”, Ibnu Battuta menyebut “Samudra”. kerajaan terpenting
2

Melalui evolusi yang sama, nama Borneo pada mulanya Kalimantan Barat.3Di kepulauan-kepulauan di timur,

adalah nama sebuah pelabuhan Brunei, yang pada masa itu merupakan nama di rohaniawan-rohaniawan Kristen dan Islam diketahui sudah aktif pada abad ke-16 dan 17, dan saat ini ada mayoritas yang besar dari kedua agama di kepulauan-kepulauan tersebut. Penyebaran Islam didorong hubungan perdagangan di luar Nusantara; umumnya pedagang dan ahli kerajaan lah yang pertama mengadopsi agama baru tersebut. Kerajaan penting termasuk Mataram di Jawa Tengah, dan Kesultanan Ternate dan Kesultanan Tidore di Maluku di timur. Peradaban Eropa, hadir sejak abad ke-16, mula-mula dalam bentuk peradaban Iberia (Spanyol dan Portugis), kemudian Britania Raya, dan Belanda. Marcopolo menjadi

orang Eropa pertama yang bercerita tentang perjalanannya ke bandar-bandar pantai utara “Samara” pada tahun 1291. Mulai tahun 1602 Belanda secara perlahan-lahan menjadi penguasa wilayah Nusantara dengan memanfaatkan perpecahan di antara kerajaan-kerajaan kecil yang telah menggantikan Majapahit. Pada dekad ke-17 dan 18 Hindia-Belanda tidak dikuasai secara langsung oleh pemerintah Belanda namun oleh perusahaan dagang bernama Perusahaan Hindia Timur Belanda ( Verenigde Oostindische Compagnie atau VOC). VOC telah diberikan hak monopoli terhadap perdagangan dan aktivitas kolonial di wilayah tersebut oleh parlemen Belanda pada tahun 1602. Markasnya berada di Batavia, yang kini bernama Jakarta. VOC menjadi terlibat dalam politik internal Jawa pada masa itu dan bertempur dalam beberapa peperangan yang melibatkan pemimpin Mataram dan Banten. Setelah VOC jatuh bangkrut pada akhir dekad ke-18 dan setelah kekuasaan Britania yang pendek di bawah Thomas Stamford Raffles, pemerintah Belanda mengambil alih kepemilikan VOC pada tahun 1816. Pada 1901 pihak Belanda melancarkan Politik Etis ( Ethische Politiek), yang termasuk investasi yang lebih besar dalam pendidikan bagi orang-orang pribumi, dan sedikit perubahan politik. Di bawah gubernur-jendral J.B. van Heutsz pemerintah Hindia-Belanda memperpanjang kekuasaan kolonial secara langsung di sepanjang Hindia-Belanda, dan dengan itu mendirikan fondasi bagi negara Indonesia saat ini. Pada saat ini, Pemerintah Hindia Belanda mendirikan kota-kota dengan berbagai macam fasilitas seperti bangunan perkantoran, rumah sakit, bangunan ibadah (masjid dan gereja) dan lain sebagainya. Penetrasi Jepang di Asia Tenggara pada tahun 1941 disambut pada bulan yang sama dengan 1942. A.2. Geografi dan Lingkungan Nusantara beriklim tropis sesuai dengan letaknya yang melintang di sepanjang garis khatulistiwa. Dataran Indonesia kurang lebih 1.904.000 kilometer persegi terletak antara 60 garis lintang utara dan 110 garis lintang selatan serta 950 dan 1400 garis bujur timur. Dataran ini dibagi menjadi empat satuan geografis yaitu kepulauan Sunda Besar (Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi), Kepulauan Sunda Kecil (Lombok, Sumba, Sumbawa, Komodo, Flores, Alor, Savu, dan Lembata), Kepulauan Maluku (Halmahera, Ternate, Tidore, Seram dan Ambon), dan Irian Jaya beserta kepulauan Aru. Seluruh pulau di Indonesia termasuk dalam zona iklim khatulistiwa menerima bantuan Jepang untuk mengadakan revolusi terhadap pemerintahan Belanda. Pasukan Belanda terakhir dikalahkan Jepang pada Maret

Indonesia juga kaya dengan keberagaman etnis. wilayah Nusantara juga merupakan wilayah yang rawan tsunami. selain kekayaan bahasa. terakhir kali bencana tsunami yang paling besar terjadi akhir 2004 melanda wilayah Naggroe Aceh Darussalam. masingmasing etnis memiliki keunikan adat istiadat dan budaya yang sering direfleksikan dalam keunikan arsitektur lokal atau vernakular. Polinesia dan Madagaskar sehingga memiliki banyak kesamaan warisan budaya. Kalimantan. sebagian dari Vietnam Selatan. Nusantara terdiri dari bentukan vulkanik dan nonvulkanik yang saling berjalin. Keragaman Budaya Indonesia memiliki 18. tercatat kira-kira 500 gempa bumi setahun. berdasarkan katalog gempa (1629 . Diantara puluhan ribu pulau tersebut terdapat lima pulau besar. Flora dan fauna Indonesia sangatlah beragam jenisnya. serta bahasa. Berdasarkan sosial linguistik. yaitu: Jawa.2002) di Indonesia pernah terjadi Tsunami sebanyak 109 kali. terdapat kurang lebih 300 suku yang berbicara dalam 500 bahasa dan dialek. Selain itu. maka terdapat kurang lebih 500 arsitektur vernakular di Indonesia yag merupakan kekayaan tiada tara bagi bangsa Indonesia. Sejak akhir tahun 2004 hingga 2006 tercatat lebih dari 1000 kali gempa bumi. Sumatra.3. Selain gempa bumi. kebanyakan orang Indonesia berbahasa Austronesia yang kelompok wilayahnya persebarannya meliputi banyak pulau di Asia Tenggara. dan Irian Jaya. sehingga Indonesia merupakan wilayah seismik paling aktif di dunia. Apabila setiap etnik memiliki satu karakteristik arsitektur vernakular. kepercayaan. Setiap pulau memiliki kekhasan sendiri dan sering menjadi ikon dalam perkembangan wilayah atau daerah tersebut.htm (2 of 5)5/8/2007 3:32:52 PM SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR NUSANTAR Secara geologis. dengan pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa. organisasi sosial. Indonesia. A. Taiwan Mikronesia. Sulawesi. .018 buah pulau yang tersebar di sekitar khatulistiwa mulai dari 60 garis lintang utara dan 110 garis lintang selatan serta 950 dan 1400 garis bujur timur. Pengaruh budaya Austronesia pada budaya Indoenesia terlihat dalam budaya materi.dengan suhu yang hampir konstan serta dipengaruhi oleh angin musim dan angin pasat file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-1. mitos. di mana lebih dari setengah (65%) populasi Indonesia hidup dipulau ini.

makanan. kepercayaan. Benua Asia dan Australia. Selain kedua bangsa Asia ini. kemudian Britania Raya. Pertukaran budaya terjadi dengan adanya interaksi perdagangan antara pedagang atau pelayar China dengan penduduk setempat yang disinggahi. Dari luas dan letak wilayahnya. atau lebih khusus. wilayah Nusantara terletak pada persilangan jalan. Pembahasan buku ajar ini selain . Indonesia dikategorikan sebagai negara besar yang cukup berpengaruh di Asia. Persilangan ini telah menjadikan wilayah Nusantara sebagai tempat persinggahan bagi pelayar dan pedagang terutama dari China ke India atau sebaliknya. akan tetapi kemiripan pada arsitektur vernakular yang sangat dipengaruhi oleh budaya Austronesia menjadi pembahasan yang menarik dalam buku ajar ini. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-1. beberapa peninggalan budaya yang nampak atas pengaruh yang pernah singgah masih ada seperti misalnya kebudayaan India pengaruhnya mencakup terhadap penyebaran dan perkembangan Hindu Buddha dan Islam di Indonesia yang bisa diketahui dari tinggalan budayanya yaitu arsitektur candi dan arsitektur masjid bergaya Moghul di Indonesia. Penetrasi politik Jepang selama 3. sistem pertanian dan lain sebagainya. Terdapat banyak tinggalan sejarah yang mendapat pengaruh peradaban Cina di Indonesia terutama pada klenteng dan bangunan pertokoan yang tersebar pada kota-kota lama di seluruh wilayah Indonesia.htm (3 of 5)5/8/2007 3:32:52 PM SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR NUSANTARA Kemajuan maritim di China pada masa Dinasti Ming telah membawa pelayarpelayar tangguh mengarungi wilayah Nusantara. Melalui propaganda militer ”saudara tua” Jepang dengan leluasa masuk ke wilayah Nusantara. Nusantara dan Jaringan Asia Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya. Sama halnya dengan India. bahasa. terdapat juga pengaruh lain dari berbagai budaya hebat di dunia seperti peradaban Iberia (Spanyol dan Portugis).5 tahun tidak banyak meninggalkan monumen atau tinggalan bangunan bersejarah di Indonesia seperti halnya India dan Cina. Jaringan ini telah berlangsung beratus tahun lamanya.B. Perdagangan silang antara China dan India telah membuat Nusantara dan Asia Tenggara menjadi tempat persinggahan setiap kali berlayar. Sebagai salah satu negara besar dengan konsep arsitektur timur yang kuat pernah menduduki Nusantara maka sangat penting untuk diketahui bagaimana sejarah perkembangan dan konsep arsitektur Jepang. Budaya Jepang pertama kali masuk ke Nusantara pada sepertiga abad ke 20. antara Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. dan Belanda. pengaruh kebudayaan China hingga sekarang ini masih sangat besar dapat terlihat dalam berbagai sapek kehidupan.

dan pra modern) dan arsitektur modern (termasuk arsitektur kolonial dan pasca kolonial). maka dapat dikategorikan sebagai arsitektur percandian. dengan proses oksidentalisasi. Gambar 1. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-1. Sebagaimana diketahui bahwa sejarah budaya yang melahirkan peninggalan budaya termasuk arsitektur sejalan dengan periodisasi tersebut diatas. Cina dan Jepang) di Indonesia juga membahas konsep dan perkembangan arsitektur di ketiga negara tersebut. Cina dan Jepang mewakili pemikiran tentang arsitektur timur. arsitektur selama peradaban Islam (bisa termasuk arsitektur lokal atau tradisional. Sejarah Perkembangan Arsitektur Indonesia Perkembangan kebudayaan erat kaitannya dengan sejarah kebangsaan. dan Arsitektur Asia : India. Arsitektur Nusantara. Matesih. Secara umum periodisasi sejarah budaya Indonesia dibagi atas tiga bagian besar yaitu Zaman Hindu-Budha. Hal ini ditunjukkan dari berbagai keterangan pada relief candi-candi dimana terdapat informasi tentang arsitektur lokal/domestik atau tradisional atau vernakular nusantara. Indonesia dan Jaringan Asia C. Keberadaan arsitektur lokal yang identik dengan bangunan panggung berstruktur kayu telah ada sebelum atau bersamaan dengan pembangunan candi-candi. Pasirangin.1 Perkembangan arsitektur mulai dari masa Prasejarah Akhir yang ditandai dengan ditemukannya kubur batu di Pasemah.htm (4 of 5)5/8/2007 3:32:52 PM SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR NUSANTARA Pembahasan pada buku ajar ini tentang perkembangan arsitektur Indonesia dapat diurutkan sebagai berikut : − Arsitektur vernakular − Arsitektur klasik atau candi . Sebenarnya terdapat satu zaman lagi sebelum zaman Hindu Buddha yaitu Zaman prasejarah akan tetapi pembahasan serta diskusi tentang zaman ini tidak banyak contoh yang tersisa dalam bidang arsitektur terutama pada masa prasejarah awal. Kemudian situs-situs megalitikum punden berundak di Leuwilang. Gunung Kidul dan Bondowoso.1. Zaman Islamisasi dan Zaman Modern. tidak ada yang lebih dari 150 tahun.menjabarkan sejarah perkembangan arsitektur di Indonesia yang mendapatkan pengaruh dari peradaban Asia (India. Akan tetapi jikalau menilik usia dari bangunan vernakular yang ada di Indonesia.

prasasti ini menceritakan sebuah kerajaan di Kalimantan timur (Kutei) diperintah oleh seorang raja bernama Mulawarman.− Arsitektur pada masa perabadan atau kebudayaan Islam − Arsitektur Kolonial − Arsitektur Modern (pasca kemerdekaan) File:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-1. Kalimantan Timur. Peninggalan dari ketdua dinasti ini berupa prasasti dan candi. Umumnya prasasti tersebut dibuat pada abad ke-9. terdapat ratusan prasasti yang bercerita tentang kerajaan-kerajaan Hindu dan Budha di Nusantara sekaligus juga bercerita tentang bangunan suci (candi). Yaitu tugu peringatan upacara kurban. Arsitektur NUSANTARA PADA ERA Hindu dan Buddha A. Keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu Budha dimasa lampau diketahui dari prasasti-prasasti. Terdapat ratusan prasasti-prasasti yang ditanda tangani oleh raja-raja yang berkuasa pada saat itu. Prasati ni berbentuk ‘yupa’. bahkan ada nama candi di prasasti yang tidak bisa ditelusuri namanya dengan candi yang dikenal. Selain peninggalan prasasti. candi yang ada di Jawa Tengah Utara bersifat Hindu. Keluarga Sanjaya memiliki kekuasaan di bagian utara Jawa Tengah. terdapat pula candi-candi yang didalamnya terdapat arca yang menjadi bukti keberadaan kerajaan-kerajaan . prasasti ini diperkirakan dibuat pada tahun 400 Masehi. Dinasti Sanjaya beragama Hindu aliran Siwa. dan keluarga Syailendra di bagian Selatan Jawa Tengah. Prasasti dari kerajan tertua di nusantara ditemukan di Kutei. Setelah prasasti Kutei ini.htm (5 of 5)5/8/2007 3:32:52 PM . Sehingga dari abad ke-8 dan ke-9. dan yang ada di Jawa Tengah Selatan bersifat Buddha Pembangunan candi terkait dengan kerajaan di Nusantara pada masa perkembangan agama Buddha dan Hindu di Indonesia. Kerajaan Hindu dan Budha di Nusantara Selama era kerajaan Hindu dan Buddha terdapat dua dinasti yang berkuasa sekitar abad ke-8 hingga ke-10 yaitu dinasti Sanjaya dan Syailendra. Menurut bentuk dan tulisan yang digunakan. sementara dinasti Syailendra menganut agama Buddha Mahayana atau Vajrayana.

Melayu (Jambi). 400 M --Taruma-negara. Buku atau kitab kuno juga merupakan sumber informasi keberadaan kerajaan-kerajaan di masa lampau.tersebut di masa lampau. 1064 M Biara di Padang Lawas. Ada juga berita tentang keberadaan kerajaan tersebut berasal dari berita ekspedisi pada pendeta Buddha Tiongkok (Cina) ke nusantara misalnya berita dari pendeta I-Tsing yang menyebutkan keberadaan kerajaan Holing (Kaling). seperti kitab Pararaton dan juga kitab Negarakertagama.htm (1 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Berikut adalah rangkuman dari berbagai sumber terhadap beberapa prasasti dan candi peninggalan kerajaankerajaan pada era Hindu dan Buddha atau sebelumnya.. Muara jambi. Jawa Tengah Tuk Mas. Jawa Tengah . 1024 M Budha Budha Budha Mataram. 600 M Muara Takus. 2 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202.Batu Jaya. 400-500 M .Hindu-Budha Sriwijaya 5 buah prasasti. Tabel 2. Kalimantan Timur 7 buah prasasti Mulawarman. 650 M . Jawa Barat 7 buah prasasti Purnawarman. kerajaan-kerajaan di Sumatera : Tulang Bawang (Sumatera Selatan). 683 M Arca Buddha. Dari I-Tsing diketahui bahwa Sriwijaya merupakan pusat kegiatan ilmiah agama Budha pada masa itu. dan Sriwijaya. Tinggalan Sejarah Kerajaan-kerajaan selama era Hindu Budha Nama Kerajaan/ Dinasti Prasasti Arca/Monumen Candi Agama Kutei. Kerawang Budha Kaling.1.

Tampak Siring Hindu Airlangga Pucangan. Jawa Timur/ Dinasti Sanjaya Kanjuruhan. Ngawi Gunung gangsir. Jawa Timur Sindok. 732 M Arjuna. 824 M Arca Tara Arca Manjucri Kalasan. gempol-Pasuruan Hindu Hindu Keluarga Warmadewa Sanur. Prambanan Plaosan Sewu.Canggal. Borobudur. Mendut Budha Hindu-Budha Hindu-Budha Budha Keluarga Isana. sekitar 929 M Pucangan.b. 778 M Kelurak.856 M Raja Balitung. Pawon.c). 809 M Lingga dan Yoni Gunung Wukir Kelompok C. 907 M Lingga Badut Wihara Ratu Boko Siwa. Hindu Hindu-Budha Dinasti Syailendra Kalasan. 914 M .Padas. dikenal dengan Prasasati Calcutta Arca Durga Ngetos. 760 M 3 prasasti (a. dikenal dengan . Lorojonggrang. Gunung Kawi.Dieng Hindu Hindu Kanjuruhan. 782 M Karang Tengah. Dinoyo.

1. 1354 M Candi Surawana dan Candi Tigawangi. Batusangkar Harihara Candi Sumberjati.1. Bogor.1365M Siwa Budha Hindu Hindu Hindu Hindu Hindu B. 1292 M Prajnaparamita (Ken Dedes) Joko Dolok Amoghapaca Kidal. Mojokerto Candi Panataran Candi Jabung.Prasasati Calcutta Arca Wisnu dan garuda (garudamukha) Belahan. Jawa TImur Hindu Kerajaan Kadiri Sri Jayawarsa.. Arsitektur Candi B. Dewi Kematian dan Permaisuri Siwa. Dahulukala. secara harfiah Candi bisa ditafsirkan sebagai bangunan yang digunakan untuk keperluan pemakaman. 1104 . atau bahkan sebagai makam. nama tempat tinggal Candika. diduga abu dari jenazah seorang .htm (2 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Majapahit Batutulis. Blitar Candi Anta Antapura Candi Rimbi.Hindu Singhasari Wur are.1289 M Pamalayu. 1333 M Adityawarman. 1268 M Jawi Singhasari Hindu-Budha Budha Siwa-Budha Siwa-Budha file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. 1427 M Jago. Fungsi Candi Kata Candi pada umumnya dianggap berasal dari kata candikagrha. Maka.

badan dan kepala. Bagian dan Konsep Arsitektural Candi file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Sehingga seringkali dulu candi digunakan sebagai tempat pemujaan dan memuliakan raja yang sudah meninggal. Tatanan.htm (3 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202.htm (4 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Secara vertikal.raja dikubur dibawah bagian tengah candi (peripih). Ketiga tingkatan ini. lebih dari candi itu.2. dunia tengah untuk orang-orang yang disucikan (bhuvarloka) kemudian dunia untuk para dewa (svarloka). struktur bangunan candi terdiri dari tiga bagian yang melambangkan kosmologi atau kepercayaan terhadap pembagian dunia sebagai satu kesatuan alam semesta yang sering disebut dengan ‘Triloka’ terdiri dari dunia manusia (bhurloka). Candi dibangun bukan semata hanyalah sebagai makam atau tempat pemujaan dan memuliakan raja yang sudah meninggal. dalam struktur candi adalah digambarkan sebagai bagian kaki. Dalam mitologi Hindu-Buddha. Gunung Meru . Candi lebih diyakini sebagai kuil atau tempat pemujaan daripada sebagai makam. Akan tetapi. Arca tersebut diletakan di ruang tengah candi dahulu kala hanya Pendeta yang memimpin acara pemuajaan yang diperkenankan masuk kedalam ruang tersebut. candi juga difungsikan sebagai tempat pemujaan kepada para Dewa yang dilambangkan sebagai arca. Arsitektur candi sering juga diidentikan dengan makna perlambangan Gunung Meru. B.

makara jarang ditemukan pada jaman klasik akhir di Jawa.htm (6 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 B. Teknik Konstruksi dan Pembangunan Candi . stupa. paruh burung nuri. dan ekor seperti ikan.  Kala merupakan makhluk legenda yang diciptakan Siwa untuk membunuh seorang raksasa.  Peripih adalah sebuah peti batu yang digunakan awalnya sebagai tempat abu jenazah seorang raja. peripih. 3  Stupa merupakan unsur perlambang Buddha dengan bentuk setengah bulatan mempunyai pengertian falsafah melambangkan “kubah syurga” (Dome og Heaven) atau melambangkan struktur kosmik yang menetap. seperti di kompleks candi Padang Lawas.htm (5 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 dalam candi. Lingga terdiri dari silinder terpadu atau berdiri diatas dasar yang disebut yoni. Sedangkan Mekara adalah binatang mitologi berbelalai gajah. Di dalam peripih terdapat bagianbagian yang diatur dalam pola seperti mandala. Pada bangunan candi di Indonesia. Kala ini diwujudkan dalam berbagai variasi bentuk seperti mahkluk aneh tanpa rahang bawah atau hiasan dengan satu mata. yang semuanya merupakan lambang air dan birahi. tetapi di Sumatra. Biasanya diletakkan di bagian atas candi.3. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. batu akik dan biji-bijian yang diduga sebagai benda-benda upacara pemujaan. surai singa.2 Hiasan mekara ini sering ditemukan baik pada candi Hindu dan Buddha. perunggu. lingga dan yoni. selain berbagai macam arca Budha dan para dewa yang terdapat di ruang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Biasanya patung makara ditemukan pada gapura sebagian besar candi klasik awal. kemudian pada kenyataan lain.adalah sebuah gunung di pusat jagat yang berfungsi sebagai pusat bumi dan mencapai tingkat tertinggi surga. Keyakinan seolah-olah mengatakan bahwa gunung sebagai tempat tinggal para dewa. dimana didirikan perkiraan pada abad 10 mekara ini masih terus digunakan. peripih digunakan sebagai wadah untuk menaruh unsur-unsur yang melambangkan dunia materi : emas. perak.  Lingga dan yoni adalah sepasang relief atau monumen yang terdapat pada candi Hindu Siwa. sembilan atau 25 titik. ratha (mahkota). elemen atau bagian bangunan yang terdapat pada arsitektur candi baik candi Hindu dan Buddha yaitu kala-mekara.

file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Yang brinisiatif membangun candi pada pertama kalinya adalah bangsawan (orang suci) dengan mengajak orang-orang di kampungnya (sekelilingnya) untuk bergotong royong membangun candi.4. teknik kontruksi candi agak sedikit berubah sejalan dengan peralihan pusat politik pada masa itu ke Jawa Timur. Pada awal abad ke-9. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202.1250 M) yaitu candi-candi yang terdapat di Sumatera seperti candi-candi yang ada di . Pada awalnya teknik penumpukan batu dilakukan dengan cara membuat perkuatan dengan memotong bagian balok batu untuk membuat semacam lidah dan tekukan yang saling mengunci dengan balok-balok yang bersebelahan baik secara mendatar maupun ke atas. Pembagian kelompok arsitektur candi Melihat dari masa pembangunan candi-candi di Nusantara. dimana candi Prambanan dan Borobudur dibangun pada masa ini. Jawa merupakan satu-satunya wilayah di Asia Tenggara yang menggunakan cara konstruksi seperti ini. Teknik ini memerlukan pembuatan sepasang dinding sejajar dan pengisian rongga diantaranya dari puing atau dari batu dengan bentuk yang tidak beraturan direkatkan dengan lumpur. kadang-kadang ditambah sedikit kapur seperti di Loro Joggrang. kemudian masa Klasik Madya (900 M. Lapisan luar batu biasanya diarahkan ke bagian luar dalam serangkaian bebatuan menggantung berjarak tidak rata yang menghasilkan kesan bagian luar bagikan dipahat atau di sesak.htm (8 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 B. maka dibagi atas tiga periode1 yaitu masa Klasik Awal (600 M-900 M). Upacara yang dilaksanakan serigkali dicatat dalam tulisan batu (piagem) atau lempengan perak atau tembaga. Kemudian peserta menghiasi diri dengan bunga dan pewarna dan batu suci diletakkan ditengah halaman candi yang yang akan dibangun. Pertama sekali bangsawan yang menyelenggarakan acara membagikan hadiahpada semua orang yang datang.htm (7 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Pembangunan candi memiliki tata cara dn upacara ritual. Tata cara urutan pembangunan candi seperti yang terlihat pada gambar berikut ini.Bangunan candidi Indonesia umumnya dibangun dengan cara a joint vif. yaitu bebatuan yang saling ditumpuk diatasnya tanpa ada bahan pengikat. Setelah abad ke 9. ahli bangunan Jawa menggunakan teknik India mengenai dinding batu berdaun ganda.

htm (9 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 jenis Jawa Tengah Selatan mewakili agama Budha (Mahayana) dan jenis Jawa Timur mewakili aliran Tantrayana (baik Siwa maupun Budha). karena berasal dari jaman setelah berpadunya keluarga Sanjaya dan keluarga Syailendra sehingga susunannya terlihat sebagai kelompok candi di Jawa Tengah Selatan akan tetapi keagamaannya mewakili agama Hindu. akan tetapi kemudian banyak mengalami perubahan sekitar tahun 800 M disesuaikan dengan penggunaannya oleh penganut Budha. Begitu pula halnya dengan candi Bima dimana pada awalnya sama dengan bentuk candi dari provinsi Orissa di India. dengan pengaturan bilik dan saluran air suci file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Candi-candi yang dibangun pada Masa Klasik Akhir (1250 M – 1500 M) umumnya terdiri dari konstruksi bata yang secara meluas banyak terdapat di Jawa Timur dimana candi berundak di lereng gunung popular pada akhir periode ini. Candi di wilayah ini merupakan pemujaan terhadap Siwa dengan bentuk mendekati tipe candi di India. Candi-candi di Jawa Tengah Utara merupakan candi pada masa klasik awal.htm (10 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 menembus tembok. Candi Badut. Jika dilihat dari sudut pengelompokkan langgam atau jenis serta agama yang mewakili keberadaan candi tersebut. dan Muara Jambi. Pengelompokkan ini sejalan dengan pengelompokkan candi berdasarkan masa pembangunannya. Muara Takus. dekat Malang (760 M). upacara ini mirip dengan upacara Siwais dengan cara yang sama seperti candi-candi Palawa di India selatan. Dalam hal ini kellompok candi Loro Jonggrang meruipakan perkecualian.htm (11 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Candi-candi di Jawa Tengah Selatan merupakan candi-candi Budha pertama di Jawa atau dikategorikan juga . sebagai contoh yaitu candi Arjuna yang merupakan kelompok candi Dieng. kelompok candi Gedong Songo di lereng gunung Ungaran. diperkirakan di candi tersebut pernah terdapat arca atau lingga yang akan dimandikan dengan upacara khusus.Padang Lawas. Beberapa candi yang terpenting lain pada masa dan wilayah ini adalah Candi Gunung Wukir dekat Magelang (732 M). file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Dahulunya. Soekmono membagi menjadi tiga jenis yaitu jenis Jawa tengah Utara mewakili agama Hindu (Siwa).

Misalnya. Akan tetapi kemudian. kelompok candi Plaosan disebelah timur candi Sewu. dominasi candi Budha di Jawa tengah Selatan telah memberikan image bahwa candi di Jawa tengah adalah candi budha.htm (14 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Perbedaan dari kedua tipe candi antara dua wilayah ini dijelaskan pada tabel 2. candi Jabung dekat Kraksaan. sering tipe candi di kedua wilayah ini disatukan. hanya candi di Jawa tengah Selatan lebih mewah dan lebih megah dari segi bentuk dan hiasan daripada candi di Jawa Tengah Utara. candi Sari di dekat candi kalasan. candi Borobudur.2. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202.htm (12 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Sebenarnya.sebagai candi pada masa Klasik awal. dan memang kemudian pengruh Budha juga terdapat pada candi-candi di Jawa tengah Utara. perbedaan yang mendasar terlihat dengan candi di Jawa Timur. candi Jago disebut juga candi Wisnuwardhana. terdapat perbedaaan yang cukup signifikan antara candi Jawa Tengah Utara dengan candi Jawa tengah Selatan karena perbedaan peruntukan bangunan keagamaannya. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. candi Mendut di sebelah timur Borobudur. Tabel 2. Bentuk dan Tipe candi Jawa Tengah Bentuk dan Tipe candi Jawa Timur − Bentuk bangunan candi lebih tambun/lebar − Atapnya nyata berundak-undak − Puncaknya berbentuk ratna atau stupa . kelompok candi Sewu di dekat Prambanan. Perbedaan bentuk dan langgam candi Jawa tengah dan Jawa Timur.htm (13 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Oleh karena itu. candi Singosari (candi Krtanagara). Candi yang termasuk adalah candi Kalasan. Sehingga akhirnya bisa dikatakan tidak ada perbedaan yang mendasar antara candi di Jawa tengah Utara dengan candi di Jawa tengah Selatan. kelompok candi Panataran dekat Blitar. Candi-candi terpenting di Jawa Timur adalah candi-candi di sekitar Malang : candi Kidal (candi Anusapati). Kemudian candi Jawi dekat Prigen.2. dan sebagian besar menghadap ke barat. dekat Yogyakarta (778 M). kelompok candi Dieng dan kelompok candi Gedung songo yang merupakan candi Hindu didalamnya terdapat yoni dan lingga.

Kelompok ini dimasukan kedalam candi pada masa klasik akhir. Padang Lawas) diserang oleh kerajaan Cola (India Selatan) pada tahun 1025. candi-candi di Padang Lawas terdapat beberapa candi yang digolongkan sebagai candi pada masa klasik madya. Diperkirakan bahwa keberadaan candicandi ini berhubungan erat dengan kerajaan Adityawarman.htm (15 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Sumber : Soekmono. dan pintu serta relung hanya ambang atasnya saja diberi kepala Kala − Reliefnya timbul sedikit saja dan lukisannya simbolis menyerupai wayang kulit − Letak candi di bagian belakang halaman − Kebanyakan menghadap ke Barat − Kebanyakan terbuat dari bata − Kebanyakan terbuat dari batu andesit file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202.2. 1973. seorang putra Pangeran Jawa yang pindah dan mendirikan kerajaan di pedalaman Sumatra. vol. Candi ini diperkirakan dibangun pada abad ke-11 dan ke13 merupakan tempat pemujaan dari batubata aliran Budha esoterik. hal 86 Di pulau Sumatra seperti candi Muara takus. Bukti sejarah berupa prsasasti Adityawarman mengungkapkan beberapa fakta sejarah di pedalaman sumatra saat itu.− Gawang pintu dan relung berhiaskan kala mekara − Reliefnya timbul agak tinggi dan lukisannya naturalistik − Letak candi di tengah halaman − Kebanyakan menghadap ke Timur − Bentuk bangunan candi lebih ramping − Atapnya merupakan perpaduan tingkatan − Puncaknya berbentuk kubus − Makara tidak ada. Selain prasasti. Salah satu Bangunan biaro (berasal dari kata vihara) di Padang Lawas memiliki hiasan singa yang mirip dengan ukiran di Polonaruva. ibukota Sriklanka abad ke-11. Pentirtaan dan Candi padas yang terkenal adalah candi belahan di lereng gunung Penanggungan dekat .htm (16 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 Selain kedua bentuk dan langgam diatas. terdapat tipe lain dari candi yang berbeda yang sering disebut dengan pertirtaan dan candi padas. terdapat cerita sajarah Kerajaan Pannei (di daerah sekitar sungai Panai.

dikenal dengan candi berundak. juga terdapat di Kapal. pada tahun 1297 di Samudra. Samudra menjadi pelabuhan niaga yang terpenting di Nusantara hingga akhir abad ke-14. rupanya seperti bangunan candi yang dibelah dua atau disebut juga dengan candi bentar yang biasanya identik dengan seni bangunan pada masa Majapahit. . Pada awalnya kedatangan Islam ke nusantara melalui pembauran para pedagang yang berasal dari Gujarat. bagian utara Sumatera (Aceh). terdapat dua jenis gapura yaitu yang pertama. Dalam ekspedisi Marco Polo dari Tiongkok ke Persia tahun 1292. ditemukan makam raja Islam. Demak. Arsitektur NUSANTARA pADa masa perkembangan ISLAM A. bagian pintu keluar masuk yang mana bagian tubuhnya terdapat lobang pintu. Pasai. Malaka timbul sebagai pusat perdagangan dan pangkal penyebaran agama Islam. salah satunya makam Sultan Malik alSaleh. Selain candi Waringin Lawang di Majapahit. Banten. candi Tikus di bekas kota Majapahit (abad ke-14). disimpulkan bahwa Kerajaan Samudra menjadi kerajaan Islam yang pertama di Nusantara.htm (17 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. pada waktu itu dijelaskan bahwa terdapat penduduk yang beragama Islam dan juga pedagang-pedagang dari India yang giat menyebarkan agama tersebut walaupun disekitar kota masih banyak yang belum memeluk Islam. misalnya candi Jedong. Kemudian ada lagi jenis bangunan candi yang berupa gapura. dan candi Bajang Ratu. Pada masa tersebut terdapat beberapa kota-kota pelabuhan seperti Barus. Pada awal abad ke-15. Dari bukti sejarah ini.htm (18 of 18)5/8/2007 3:32:54 PM . Jenis gapura kedua. candi Plumbangan. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%202. Kerajaan Islam di Nusantara Islam masuk ke Indonesia kurang lebih abad ke-13 sangat terkait dengan perkembangan perdagangan di wilayah Nusantara. sebuah kerajaan di Aceh. Bali. sebuah wilayah di bagian barat India. Madura yang menjadi titik pertemuan dan penyebaran Islam di nusantara.Mojokerto. kemudian singgah di Peureula’. dan gunung kawi di Tampaksiring (Bali). Tak lama setelah persinggahannya tersebut.

Pendirian negara Islam di Sumatera utara mencerminkan pemunculan pemerintah baru bukan melalui penakhlukan atau peralihan kerajaan yang ada. penguasa Islam menggantikan kekuasaan politis raja Hindu. Kerajaan Goa menjadi kerajaan besar Islam pada masa itu. Demikian pula. hingga akhir abad ke 16. Islam meluas meliputi pulau-pulau di seluruh Maluku. Atas kegiatan orang-orang Bugis. yang mana masing-masing dikaitkan dengan pola perkembangan. boleh dikata bahwa Islam telah tersebar dan mulai mengakar di Nusantara. Demikianlah. dan di daerah pantai Timur Sulawesi serta Sulawesi Utara.htm (1 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 Tenggara. kerajaan Majapahit mendekati masa punjak kejayaannya dibawah pemerintahan raja Hayam Wuruk (1611). Dari Ternate (Kesultanan Ternate dan Tidore). Kejayaan Malaka mencapai daerah Riau (Kampar. Elit politik baru tidak sepenuhnya merombak ideologi ataupun lambang penampilan luar penguasa lama. melainkan mereka sangat mempertahankan kesinambungan dengan masa sebelumnya seraya memperkuat peralihan dan perluasan pemerintahan Hindu terdahulu. Pada abad ke-16 juga timbul kerajaan Brunei yang meluaskan ke Islaman hingga bagian barat Kalimantan. akan tetapi tidak lama bertahan hingga Portugis menakhlukan Malaka pada tahun 1511. Indragiri). maka Islam masuk ke Kalimantan Timur dan Sulawesi Tenggara dan juga beberapa pulau di Nusa 2 3 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. dan juga Filipina.Sementara di bagian Timur Nusantara timbul pula pusat kegiatan Islam. yaitu Ternate (1430) yang meluaskan ajaran Islam hingga ke pantai timur Sulawesi. Sementara di Indonesia timur . Di pulau Jawa. Majapahit digantikan kedudukannya oleh Kerajaan Demak yang kemudian meluaskan agama Islam ke seluruh Jawa hingga bagian selatan Kalimantan sehingga tersebut kerajaan Mataram dan Banten menjadi kerajaan Islam yang besar setelah Demak. 1 Penyebaran Islam keseluruh Kepulauan Indonesia terbagi dalam tiga tataolahsejarah berbeda (three dintinct historical processes). Namun di Jawa.

dan sekarang mencakup konsep kota Metropolitan. vesting. Pusat kerajaan Hindu dan Budha yang sebelumnya menjadi tempat tujuan dan persinggahan dari pedagang dan biksu China maupun India seperti Sriwijaya/Palembang. Pertumbuhan Kota-Kota Islam Awal Salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan kota pertama di Indonesia adalah peningkatan perdagangan kelautan Asia secara umum pada abad ke-13 dan ke-14. Ramayana. perdagangan rempahrempah dari nusantara ke beberapa negara Asia seperti India dan China mengalami kemajuan yang pesat sementara bangsa Eropa mulai menapak kakinya menguasai pusat pemasok utama rempah-rempah saat itu di Banda. Bukti kebahasaan sering dikaitkan dengan kemunculan tradisi pemukiman perkotaan di Asia Tenggara. Pada masa itu. kuto dan negeri. tetapi kemudian menjadi pusat masyarakat. cicade (Portugis). Sebutan kuto dalam beberapa sastra Jawa Kuno dan Jawa Peralihan juga dicantumkan seperti dalam Kitab Bomakywya. Sementara. Bharatayuddha. istilah ”kota” dalam babad tanah Jawi padanannya khita. kuta. Sulawesi dan Maluku). Disamping itu pusat kerajaan Islam yang tumbuh setelah pudarnya kejayaan kerajaan Hindu Budha menjadi bandar-bandar baru sebagai titik pintu masuk menuju perairan internasional bersamaan dengan perkembangan kota-kota pelabuhan yang mulai dikuasai oleh Potugis dan VOC. dan Pararaton. Mataram dan Trowulan telah tumbuh menjadi pemukiman perkotaan. vesterkte legerplaats.(Kalimantan. kaasteel. stad (Belanda). kata ini berasal dari bahasa Persia yang berarti ”pelabuhan dagang resmi” diterjemahkan secara bebas sebagai town dan city dalam bahasa file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. Dari bukti kebahasaan . raja-raja dengan mudah beralih ke Islam. ”kota” semula menggambarkan pemukiman bertembok atau benteng. 3 Kemudian dalam bahasa Hindi.2 B. Sebutan kuto ini memiliki persamaan dengan kata yang lazim didapatkan dalam bahasa Belanda sebagai burcht. Sebutan Bandar sering digunakan untuk kota-kota pelabuhan saat itu. tidak ada perubahan berarti dalam hukum dasar negara (kerajaan).htm (2 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 Inggris. istilah yang sering digunakan sebelumnya pada masa Hindu.

tersebut diketahui ada dua model kota yang dilihat dari pola modern kehidupan kota yaitu pelabuhan dan benteng. Banjarmasin. Perkembangan file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. Perkembangan kota-kota pesisir ini mendapat dukungan dari Pemerintah Hindia . Aceh/Pasai. Kota pesisir di utara pulau Jawa dalam sejarah sangat berbeda dengan daerah pedalaman. Pertumbuhan kota dan permukiman pada kedua kota memiliki karakteristik dan pola sendiri. Kota yang terletak di pesisir dan muara-muara sungai besar disebut sebagai pusat Kerajaan Maritim berfungsi sebagai pelabuhan atau titik masuk dan keluar pelayaran seperti Sriwijaya/Palembang.htm (3 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 perdagangan monopoli rempah oleh Persekutuan Dagang Hindia Timur (VOC) juga mempengaruhi perkembangan kota-kota tersebut di atas pada masa pendudukan Belanda. pertama. Makassar. dan kedua. Surabaya. Semarang. Gersik. kota sebagai pelabuhan dagang dengan pintu masuk menuju jalur perairan internasional. kota sebagai pusat administratif dengan daerah pertanian yang makmur. Ternate dan Banda. Banten. kota yang berada di pedalaman (hinterland) seperti Pagaruyung. Jambi dan Mataram. Jepara. Kota pedalaman dicirikan dengan kota dengan istana yang memiliki upacara yang rumit dengan arsitektur yang didasarkan pada penduduk yang bermata pencaharian utama pertanian. Pada saat itu. Sementara disepanjang pantai utara digambarkan sebagai masyarakat kosmopolitan dengan sederet bandar perdagangan yang lebih cenderung memandang ke luar daripada ke dalam. Sedangkan kota jenis kedua. tampaknya ada dua jenis kota yang muncul. Tuban. Batavia. Demak.

Gersik. juga tidak terlepas dari faktor magis-religius atau unsur kosmologi. Benggala dan Cina. lapangan yang terletak di tengah-tengah kota dan berfungsi sebagai tempat . Dari beberapa keterangan. dan lain-lain biasanya dihubungkan simbol meru dalam mitologi Hindu. pagar keliling diperlukan sebagai tempat pemungutan bea-cukai barang-barang dagangan yang keluar masuk kota. Di Aceh. perkampungan. Arab. Cirebon. Demikian pula kampung pendatang dari luar wilayah Indonesia dikenal dengan nama kampung Gujarat.Belanda sehingga pada abad ke-17 berkembang pesat dapat dilihat dari perwujudan arsitekturnya. Pembuatan pagar keliling masa itu ber fungsi sebagai benteng pertahanan terhadap gangguan dari luar kota. tempat raja atau penguasa yang biasanya terletak di bagian selatan. begitu pula halnya di kota Cirebon. Tuban. map. tempat peribadatan (mesjid). dan Banjar dan lain sebagainya. Banda. lukisan. Demak. politik dan ekonomi.htm (4 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 agung atau alun-alun. dari sudut ekonomi. ada yang disebut dengan Panjunan. adalah sebutan untuk kampung para pembuat periuk belanga (a jun). pasar. Umumnya kota-kota di Jawa mengikuti poros utara-selatan. dan Cina (perkampungan dan pasar berada di luar pagar keliling. Kampung Makasar. Banten. Surakarta. Elemen lain dalam kota masa Islam awal adalah lebuh file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. Surakarta. Ternate. Sehingga pada saat itu terdapat sebutan Kampung Melayu. Selain itu. Surabaya). Demak. Kemajuan kota-kota tersebut selain didukung oleh faktor geografi. Seperti halnya pada pendirian kota kerajaan di Indonesia seperti Yogyakarta. terhadap beberapa kota tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa morpologi kotakota pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam di Nusantara mempunyai ciri antara lain : ada yang berpagar keliling/benteng (Yogyakarta. Pengelompokan perkampungan pendatang ada yang berdasarkan etnis dan ada juga yang berdasarkan pekerjaannya. Arab. maupun dari Gujarat. kelompok bangunan keraton. Bugis. Cirebon. Banten) ada juga yang tidak berpagar keliling (kota Majapahit. Aceh. Parsi. Biasanya perkampungan pendatang atau pedagang baik dari wilayah Indonesia yang lain. kampung pendatang juga dikelompokkan berdasarkan pekerjaannya seperti kampung Pande ( tukang).

Jawa Timur. Islam datang ke Indonesia tidak menyebabkan revolusi dalam gaya bangunan. C. Dari segi perletakan. Batu nisan Islam tertua di Indonesia adalah nisan seorang wanita bernama Fatimah binti Maimun bin Habatallah ditemukan di Leran Surabaya sebelah barat. . Surakarta. masyarakat pertanian melanjutkan penyesuaian susunan ruang sejenis ”mandala” pada zaman Hindu-Budha.htm (5 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 masih terawat hingga saat ini adalah makam Malik Ibrahim yang meninggal tahun 1419 di Gresik.4 Makam yang lain ditemukan di Aceh diyakini sebagai makam penguasa pelabuhan Samudra di pantai utara Aceh.berkumpul atau upacara ritual kerajaan/kota dan kegiatan hiburan. Makam yang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. Jawa Timur. masjid menggantikan candi sebagai titik utama kehidupan keagamaan. makam kadang-kadang berada di dekat mesjid. Cirebon. Sementara itu. dan seringkali terletak di tanah lapang di luar desa/kota bersangkutan. kuburan dan keraton. Akan tetapi tidak ada informasi yang detail mengenai wanita tersebut. Makam dan Pekuburan Orang Islam Masa Islam Awal ditandai dengan ditemukannya bentuk monumen seperti makam. Perekembangan pesat pada kota-kota pelabuhan dagang Islam membentuk titik perhatian utama pembaharuan arsitektur dan pembangunan kota saat itu. sehingga peralihan dari zaman Hindu-Budha ke era Islam memberikan suatu warna eklektisme seperti halnya yang terlihat peninggalan yang tersisa pemakaman Imogiri di Yogyakarta. Deli dan Ternate. Istana Keraton Yogyakarta. Masjid Kudus. Beberapa makam berasas Islam yang ditemukan diperkirakan dibangun pada masa sebelum masyarakat Indonesia sepenuhnya beralih ke Islam. mesjid. Makam tidak pernah ditemukan dalam lingkungan istana setempat.

Dari keterangan dan data sejarah disebutkan bahwa pada sebuah kota pusat kerajaan terdapat beberapa buah mesjid disamping beberapa langgar atau surau atau meunasah. hukum Islam. peradilan. mesjid juga digunakan sebagai pusat kehidupan masyarakat yang berhubungan urusan keagamaan seperti wakaf. Biasanya inisitaif dari mendirikan mesjid mula-mula timbul dari sultan atau wali.1. seringkali dekat dengan istana. Pada awalnya mesjid didirikan sebagai tempat ibadaah. mesjid-mesjid kuno yang didirikan di bawah pimpinan Wali Sanga secara gotong royong adlah mesjid Agung Demak dan Mesjid Agung Cirebon. dan Semenanjung Malaka pada abad ke-15 dan 17. pusat kota kerajaan terdiri dari bangunan keraton/istana. Di Sumatera. Letak mesjid di kota-kota pusat kerajaan di Jawa disebelah barat alun-alun dan tidak terpisahkan dari komponen inti kota yaitu keraton.htm (6 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 Berdasarkan uraian tentang kota-kota pada masa pertumbuhan dan perkembangan Islam awal dijelaskan bahwa mesjid menjadi tempat peribadatan menggantikan fungsi candi pada masa tersebut. Dahulu. D. Kronologis perkembangan arsitektur masjid Mesjid-mesjid kuno di Indonesia menunjukkan kekhasan yang membedakannya arsitektur mesjid-mesjid di . sejalan dengan perkembangan politik dan pemerintahan. alun-alun. masjid. begitu juga dari segi letak. pendirian mesjid juga di inisiasi oleh Sultan atua Raja. Menurut babad. Jenis ini dipakai oleh orang-orang sepanjang Sumatera. 5 Bentuk dan makam di Jawa dipengaruhi oleh budaya Hindu yang berkembang pada masa sebelumnya. terukir dengan ayat-ayat yang diambil dari Al Quran serta dibubuhi ragam hias yang disebut sayap.Tidak ada bentuk dan hiasan makam yang spesifik. zakat. Mesjid sebagai tempat suci file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. dan tempat tinggal para bangsawan. diperkuat dengan unsurunsur tradisional yang memandang raja atau sultan dan wali sebagai orangorang magis. dekat kepulauan Riau. sedangkan jenis yang satu lagi lebih umum disebut sebagai bentuk jada atau club. salah satu ciri utama bentuk makam yaitu balok batu persegi panjang yang menyerupai bangunan. Beberapa makam para sufi atau ulama sperti di Jawa dikenal dengan 9 wali menjadi tempat berziarah hingga saat ini. D.

htm (7 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 • Masjid • Masjid • Masjid • Mesjid • Mesjid • Mesjid • Mesjid • Mesjid Sultan Abdul Rahman. Beberapa mesjid yang mendapat pengaruh gaya ini adalah : • Masjid Raya Baiturahman di Aceh • Masjid Raya Al Osmani di Labuhan. pada bagian depan atau samping terdapat parit berair (kulah) serta gerbang.5. arsitektur mesjid-mesjid yang mendapat pengaruh arsitektur India. Langkat • Masjid Raya Al Maksum di Deli.htm (9 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM . fondasinya pejal dan tinggi. Umumnya mesjid tua di Jawa berciri seperangkat empat tiang yang dikenal dengan saka guru seperti : • Masjid Menara Kudus. Kalimantan Agung Anke di Jakarta Sumenep di Madura Angke dan Marunda di Jakarta Agung Demak Agung Banten Baiturrahman pada masa Sultan Iskandar Muda di Ternate tahun abad ke 19 (sebelum perubahan) file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. Sumatera Barat. arsitektur lokal serta arsitektur Cina. Timur Tengah dan Kolonial Belanda. di Kudus. Kekhasan gaya arsitektur mesjidmesjid kuno ini dinyatakan oleh bentuk atap tumpang atau bertingkat 2. Padang Pariaman. Cirebon • Masjid Mantingan di Jepara. Tanah Datar di Sumatera Barat • Surau Syeh Burhanuddin. Mesjid-mesjid kuno pada awal perkembangan Islam yang mengadopsi konsep-konsep arsitektur Candi (Hindu/Budha). Medan • Masjid Agung di Palembang • Masjid Al Azhar di Jakarta • Masjid Agung Yogyakarta • Masjid Syuhada Yogyakarta • Masjid Agung di Banyuwangi file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203. dengan puncaknya dihiasi mustaka atau memolo. Deli • Masjid Azizi Tanjung Pura. Jawa Tengah • Masjid Lima Kaum. di Ulakan.Jawa Tengah • Masjid Sendang Dawur di Lamongan.htm (8 of 14)5/8/2007 3:32:55 PM 2 Kemudian. denahnya persegiempat atau bujursangkar dengan serambi di depan atau di samping.3. sekitar awal abad ke-19.negeri Islam.

Tatanan. bangunan tinggi tempat muazin mengumandangkan azan. bilik berbentuk kotak.2 Perkembangan mesjid sangat pesat setelah kemerdekaan Negara Indonesia.htm 3:32:55 PM 2 (10 of 14)5/8/2007 − Serambi. .Silaban. kursi atau singgahsana atau tahta tempat para pemimpin memberikan atau menyampaikan masalah-masalah kepada umat atau rakyat. − Menara (minaret). dan masjid Agung di Jember D2. Pada masa ini arsitektur mesjid dipengaruhi oleh gaya modern yang berkembang pada masa itu. ruang utama tempat sholat. Namun. Bagian dan Konsep Arsitektural Mesjid Arsitektur mesjid di Indonesia beragam. berdindingkan pagar atau terali sehingga tembus pandang yang diperuntukan khusus untuk pemimpin pada waktu sholat − Halaman Terbuka. ruang tempat berdiri imam ( pemimpin sholat berjamaah ) yang berbentuk ceruk atau relung di dinding sisi Kiblat − Mimbar. kemudian masjid Salman di Bandung. Mesjidmesjid pasca kemerdekaan Indonesia awal yang menonjol yaitu Masjid Agung Istiqlal Jakarta dirancang oleh arsitek F. biasanya tidak berdinding penuh atau hanya dibatasi tiang saja. tidak ada suatu rancangan atau pola tertentu yang mengikat. pada umumnya arsitektur mesjid Indonesia mempunyai konsep dan elemen sebagai berikut: − Ruang Utama. selasar atau koridor yang mengelilingi ruang utama. − Maksurah. terdapat didalamnya mihrab dan mimbar − Mihrab. bagian dari masjid yang berupa lapangan terbuku biasanya dibangun tamana dan sebuah kolam atau pancuran air sebagai tempat bersuci file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203.

− Tempat bersuci, tempat mengambil wudhu sebelum masuk ke dalam Masjid berupa kolam, pancuran dan kamar mandi Dibagian belakang dan samping mesjid kuno di Indonesia biasanya terdapat pula makam raja-raja atau sultan-sultan, anggota keluarga raja dan orang-orang yang dianggap keramat, H.A.R Gibb dan Kramer6 menjelaskan mengutip dari Masjid makam ini digolongkan sebagai masyhad, contohnya mesjid Demak, mesjid Kadilangu, mesjid Ampel, mesjeid Kuto Gede, Mesjid banten dan sebagainya.

E. Istana Kerajaan Islam

Keraton atau istana selama masa Islam tumbuh subur di Indonesia meliputi Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sumbawa, Sulawesi dan Maluku. Setiap raja, besar atau kecil, membangun gugus bangunan lambang kejayaan dan kekuasaan. Umumnya keraton atau istana berada di dalam pagar keliling dan di pusat kota kerajaan. Sehingga terdapat perbedaan di antara dunia ” dalam” dan dunia ”luar” yang diwakili oleh istana (di Jawa terkadng dikenal dengan Dalem) serta lingkungan alam sekitar di luar istana. Pagar keliling tersebut juga membedakan antara ruang yang sakral dan profan. Lingkungan di dalam istana dikenal sebagai ruang yang bersifat sakral, beradab dan halus, dan lingkungan di luar istana sebagai sesuatu yang liar, kasar dan profan. Tata letak istana/keraton diibaratkan berporos pada gunung yang suci atau berada dalam satu garis imajiner dengan gunung dan laut, seperti halnya yang terjadi di Jawa, Sumatera, Sumbawa, dan ternate, dibelakang keraton/istana terdapat gunung yang dianggap suci. Didalam satu kompleks istana terdapat beberapa bangunan yang mana orientasi atau penempatannya mengekspresikan perumpamaan tingkatan atau hierarki dalam masyarakat tersebut. Hal ini terlihat dalam kompleks keraton Yogyakarta. Di Sumatera, terdapat beberapa istana Kerajaan Islam yang berkuasa pada masa lampau. Sekarang ini masih terdapat beberapa peninggalan bangunannya meskipun kekuasaan raja telah hilang karena
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203.htm 3:32:55 PM 2 (11 of 14)5/8/2007

perubahan sistem pemerintahan di perkecualian Kesultanan Yogyakarta.

negara

Indonesia,

dengan

Seperti halnya dengan mesjid, hampir tidak ada suatu pola khusus dalam rancangan istana. Unsur arsitektur lokal dan kolonial mendominasi konsep arsitektural istana pada abad ke-19 dan ke-20, seperti yang terlihat bangunan istana di Sumatera dan Ternate.
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203.htm 3:32:55 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203.htm 3:32:55 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/bab%203.htm 3:32:55 PM (12 (13 (14 of of of 14)5/8/2007 14)5/8/2007 14)5/8/2007

Arsitektur VERNAKULAR INDONESIA
A. Sejarah Indonesia Perkembangan

Arsitektur

Vernakular

A.1. Hubungan Austronesia dan Indonesia Berdasarkan linguistik, kebanyakan orang Indonesia berbahasa Austronesia, suku bangsa ini memiliki kekayaan 700 - 800 bahasa tersebar pada banyak pulau di Asia Tenggara, termasuk pula Vietnam Selatan, Taiwan, Mikronesia, Polinesia dan Madagaskar. Selain kekayaan bahasa, juga memiliki kekayaan dari budaya materi seperti arsitektur. Budaya Austronesia diperkirakan berasal dari masyarakat yang hidup disepanjang sungai di Cina Selatan dan Vietnam utara sekitar pertengahan abad ke-4 SM. Persebaran orang-orang ini dari tanah leluhur berlangsung sekitar 6.000 tahun yang lalu, dan memuncak sekitar 500 M dengan menyebarkan penggunan bahasa Austronesia ke sekeliling dunia.1 Pengaruh budaya Austronesia terlihat dalam budaya materi, organisasi sosial, kepercayaan, mitos, dan bahasa. Pengaruh

yang tampak dalam budaya materi adalah pengetahuan bercocok tanam padi, irigasi, beternak kerbau dan

4
2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204.htm (1 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2

kambing, penggunaan logam yang sederhana, dan pelayaran. Termasuk pula budaya berburu, mendirikan megalit, upacara ritual kematian, berlayar, menenun, membuat gerabah juga peralatan kampak batu untuk bertukang dan sebagai peralatan memotong. Kearifan nenek moyang, mitos, animisme, penguburan mayat dalam peti, tempat pemujaan yang terletak di tempat yang tinggi merupakan pengaruh dalam kepercayaan. Tradisi monumen-monumen dari batu besar masih subur di beberapa tempat di Indonesia; yang paling menonjol di pulau Nias (pantai barat Sumatra) dan Sumba di kepulauan Nusa Tenggara. Banyak kosa kata dalam bahasa Austronesia saat ini mempunyai asal yang sama, misalnya kata rumah, di Jawa disebut omah, toraja ”banua”, di Roti (Nusa tenggara) ”uma”, minangkabau ” rumah”. Begitu pula halnya pengaruh dalam konsep dan bentuk rumah Austronesia di Indonesia, bagi orang Austronesia rumah bukan sekedar tempat tinggal, melainkan merupakan bangunan teratur berlambang yang menunjukkan sejumlah ide penting perwujudan keramat para leluhur, perwujudan fisik jatidiri kelompok, dunia kecil di jagad raya, dan ungkapan tingkat dan kedudukan sosial. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Rapoport, bahwa rumah pada masyarakat tradisional mengekspresikan hierarki status masyarakat dan budaya lokal.1 Ciri dan karakteristik mendasar dari rumah austronesia yaitu terdiri atas bangunan persegi empat, berdiri di atas tiang-tiang, beratap ilalang. Pintu masuk berupa tangga yang ditakik dan ada perapian dengan rak di atasnya untuk kayu bakar dan penyimpanan. Bentuk dasar ini mengalami pembaharuan di daerah Austronesia dan ditemukan di rumah Batak, ”rumah gadang” di Minangkabau, ”rumah Tongkonan” di Toraja, dan ”rumah panjang” di dayak, Kalimantan.

Simbol tersebut umumnya juga terdapat pada dinding penutup atap (gable-end). balai adat dan lain sebagainya.htm (2 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. Paul Oliver dalam bukunya Ensikolopedia Arsitektur Vernakular menjabarkan bahwa arsitektur vernakular konteks dengan lingkungan sumber daya setempat yang dibangun oleh suatu masyarakat dengan menggunakan teknologi sederhana untuk memenuhi kebutuhan karakteristik yang mengakomodasi nilai ekonomi dan tantanan budaya masyarakat dari masyarakat tersebut. Maka vernakular arsiektur dapat diartikan sebagai arsitektur asli yang dibangun oleh masyarakat setempat." . perahu. sanak dan saudara. 3 " Vernacular architecture is the manual-artisan culture of building.Pengaturan perlambang rumah di dalam rumah yang merupakan ciri lain dari rumah austronesia sering menggunakan pasangan koordinasi ruang yang berlawanan − ”dalam” dan ”luar”. Pengertian Arsitektur Vernakular Kata Vernakular berasal dari vernaculus (latin) berarti asli (native). Arsitektur vernakular ini terdiri dari rumah dan bangunan lain seperti lumbung.2. channeled into quasi-instinctive reactions to the outer world. based on tectonic logic.htm (3 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 A. ”timur” dan ”barat” dipetakan dalam kelompok sosial yang dikaitkan dengan hubungan erat antar jenis kelamin. Status sosial atau hierarki dari rumah sering digambarkan dalam dekorasi yang ada di dinding penutup atap. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. dan tanduk kerbau yang mencerminkan kekuasaan dan nilai kesakralan. ”depan” dan ”belakang”. ”kiri” dan ”kanan” . Beberapa rangkuman pengertian vernakular arsitektur : " Vernacular architecture owes its spectacular longevity to a constant redistribution of hard-won knowledge... untuk membentuk opografi perlambang yang mengatur dan mewakili hubungan sosial ini. generasi muda dan tua.2 Perlambangan dalam rumah austronesia nampak pada struktur dan bentuk atap menggambarkan berbagai macam bentuk dan simbol dari benda seperti kipas. bahkan antara yang masih hidup dan yang sudah meninggal.

htm (4 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 diberikan untuk karya-karya arsitektur asli daerah di Indonesia. yang merupakan bagian yang tak terpisahkan dari hidup manusia budaya tradisional. kata tradisional diartikan sebagai sesuatu yang dilakukan secara turun temurun dari generasi ke generasi. kata tradisional sering digunakan untuk membedakan dengan modern. istilah-istilah lain sering bersentuhan arti dan maknanya dengan vernakular arsitektur yaitu . pengertian vernakular arsitektur sering juga disamakan dengan arsitektur tradisional. Sehingga seringkali bangunan tradisional disebut dengan “rumah adat. 5 Kata tradisional berasal dari kata tradisi yang di Indonesia sama artinya dengan adat (custom). or patterns.4 Dalam hal ini. sebutan yang berasal dari kata Belanda “ traditionell Architectuur”. Kemudian. materials and custom. Di dunia global. Josep Prijotomo berpendapat bahwa secara konotatif kata tradisi dapat diartikan sebagai pewarisan atau penerusan norma-norma adat istiadat atau pewarisan budaya yang turun temurun dari generasi ke generasi. 4 " Vernacular buildings are built by ordinary people who possess principles. baik di dunia global dan Indonesia. yang diturunkan dari generasi ke generasi. Di Indonesia. salah satu alasannya adalah untuk membedakan jenis arsitektur yang timbul dan berkembang dan merupakan karakteristik suku-suku bangsa di Indonesia dari jenis arsitektur yang tumbuh dan berkembang atas dasar pemikiran dan perkembangan arsitektur di Eropa.” Pada prinsipnya. A living pattern language is essential to true vernacular construction by those not trained in architecture. Arsitektur dan bangunan tradisional merupakan hasil seni budaya tradisional. khususnya arsitektur kolonial Belanda. pada waktu itu istilah ini file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. Selain itu. Ismunandar menjelaskan bahwa arsitektur traditional."Building is a craft culture which consists in the repetition of a limited number of types and in their adaptation to local climate. kata adat ini di adopsi dari bahasa Arab. that have traditionally been handed over from generation to generation. yang mampu memberikan ikatan lahir bathin.

Kesamaan ciri-ciri arsitektur vernakular Nusantara yang juga merupakan ciri dari arsitektur austronesia : − Tipe rumah panggung .arsitektur rakyat (Folk Architecture). akan tetapi karena kemiripan makna dan arti satu dengan yang lainnya yang semuanya terangkum dalam pengertian arsitektur vernakular seperti yang di jelaskan oleh Paul Oliver dalam bukunya Ensiklopedia Vernacular Architecture. Sementara itu. Terdapat beberapa perdebatan tentang sebutan yang tepat bagi arsitektur Indonesia ini. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. terdapat beberapa tipe yang memiliki keunikan dan karakteristik yang sangat kuat seperti yang terlihat pada gambar berikut ini. B. Bahkan kesamaan dari keberagaman itu juga nampak dari pada arsitektur non-austronesia seperti Papua.4. arsitektur lokal atau kontekstual (indigenous architecture) bahkan ada juga yang kemiripan dengan arsitektur alamiah (spontanous architecture). jika ditelusuri terdapat kesamaan dari keberagaman tersebut yang berasal dari akar yang sama yaitu budaya Austronesia. sehingga terdapat pula ratusan tipe rumah vernakular di Indonesia. Macam ragam arsitektur vernakular Indonesia Dari keberagaman arsitektur vernakular Indonesia. Dari semua tipe tersebut. Tipe Arsitektur Vernakular Indonesia: Keberagaman dan Kesamaannya Indonesia adalah negara kaya dengan ratusan etnis yang mana setiap etnis memiliki kekhususan budaya tersendiri. iklim dan lingkungan dan arsitektur alamiah adalah arsitektur yang dibangun oleh satu masyarakat berdasarkan proses alamiah seperti kebutuhan dasar manusia. Secara garis arsitektur rakyat diartikan sebagai arsitektur yang menyimbolkan budaya suatu suku bangsa dengan beberapa atribut yang melekat dengannya. geografi.htm (5 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. adalah arstektur yang beradaptasi dengan kondisi budaya. maka penggunaan istilah vernakular menjadi pilihan dalam buku ajar ini. arsitektur lokal atau kontekstual.htm (6 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 Gambar 4.

melainkan beralas batu sehingga lebih fleksibel ketika ada guncangan atau gempa. kekuasaan dan karakteristik budaya. tatanan sosial. Proporsi atap lebih besar dari pada badan dan kaki (bagian bawah) bangunan. Lombok dan Papua. terdapat dua tipe tatanan permukiman dan rumah dari kampung-kampung tradisional yaitu linear dan konsentris. Dominasi atap tampak pada keseluruhan bangunan.htm (7 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 B. Di Indonesia. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. biasanya tanpa menggunakan paku. − Tiang bangunan mempunyai alas batu. Selain itu itu atap pelana (saddle roof) lebih umum digunakan. − Lantai bangunan didukung oleh tiang dan balok kayu yang saling mengikat satu sama lain. dan kosmologi masyarakat yang mendiaminya. − Memiliki ornamen pada dinding penutup atap (gable end) yang menyimbolkan status sosial. Pola Perkampungan Tipikal perkampungan di Indonesia pada dasarnya menggambarkan respon terhadap kondisi alam. Kampung-kampung dengan tantanan linear biasanya terdapat di pesisir-pesisir pantai Indonesia. Bali. Di masa mendatang tatanan ini mengalami evolusi dalam perkembangannya seperti bentuk radial pada kampung di Sumba Barat dan Ruteng di Flores. Seringklai pemanjangan dibuat lekukan sehingga menimbulkan daya tarik estetis. menggunakan sistem sambungan tarik dan tekan (sistem pen) tanpa menggunakan paku dan sistem cros-log foundation (balok kayu yang saling tumpang tindih secara horizontal). Konsep ruang dalam tatanan rumah dan kampung merupakan bagian penting dari tradisi vernakular.Sebagian besar rumah vernakular Indonesia kecuali rumah Jawa. namun . begitu pula bentuk huruf T pada kampung di Nias Selatan (Bawomataluo) dan bentuk silang (cross type) pada kampung di Bali. menggunakan struktur rangka tiang kayu atau tipe rumah panggung sebagai upaya adaptasi dengan iklim dan geografi. Tiang tidak ditanam didalam tanah. − Pemanjangan bubungan atap sering dangan sopi-sopi mencondong keluar.1. sistem bercocok tanam.

htm (8 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 juga terdapat di pedalaman Sumatra. pemujaan atau ritual keagamaan.file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. rumah tinggal. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. Ditinjau dari fungsinya. misalnya ruang terbuka (tempat berkumpul). diantara barisan bangunan tersebut terdapat ruang bersama yang digunakan untuk berbagai macam kegiatan seperi berkumpul. Pola perkampungan dan perletakan rumah pimpinan menandakan sistem sosial dan kekuatan masyarakat yang mendiaminya. Bangunan pemimpin (chief house) atau raja ditempatkan dekat dekat batu atau tugu tersebut atau di ujung pelataran yang membelah barisan rumah dan menjadi akhir dari deretan rumah dan kampung. tetapi ada juga yang ditempatkan di tengah-tengah barisan seperti halnya pada permukiman di Batak Toba. Kampung dengan pola kosentris menyimbolkan penerapan sistem pemerintahan pada kekuatan tunggal yang memusat. Bangunan pada kampung bersifat linear letaknya berbaris dan berhadapan satu sama lainnya. batu megalith. Orientasi dari barisan rumah menghadap ke titik tersebut yang terdiri dari beberapa layer berdasarkan hierarki atau kedudukan dari status sosial masyarakat.htm (9 of 20)5/8/2007 3:32:57 PM 2 Perkampungan dengan pola konsentris terdapat di Flores dan Sumba dan Jawa Tengah. dan beberapa wilayah di Jawa. tugu atau kuburan para nenek moyang. Sulawesi. Nias. Pada ruang terbuka ini pula sering ditempatkan batu megalith. Terdapat strata sosial agak kompleks dengan kekuatan terpusat pada . bale adat atau ruang pengadilan atau ruang musyawarah. dan lumbung. tugu dan tiang sakral keagamaan seperti halnya yang nampak pada kampung-kampung di Nias dan Sumba. Bali. Kalimantan. Tantanan perkampungan seperti ini memiliki bagian tengah yang dianggap sakral dan penting. Secara evolusi beberapa kampung memiliki pola gabungan dari linear dan kosentris yang sering disebut dengan compound type. Letak ketiga bangunan tersebut bisa saling berhadapan seperti halnya yang terjadi di perkampungan Batak Toba dan Bali Aga. bangunan vernakular Indonesia umumnya terdiri dari tiga bagian . acara kesenian dan lain sebagainya.

. kosmologi dan kondisi alam sekitar. Di dalam rumah Jawa. Pola perkampungan ini seringkali menggambarkan persamaan struktur sosial (less stratified social struktur) dan kelompok masyarakat yang lebih kecil. pembagiann ruang terdiri dari bagian atas. B. Secara horizontal. Semetara. terdapat bagian dari rumah yang dianggap paling sakral atau suci adalah bagian yang paling dalam atau belakang.htm 3:32:57 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. Rumah dan Tatanan Ruang Konsep tatanan ruang dalam rumah umumnya sama dengan konsep tantanan ruang dalam satu perkampungan. Pembagian ruang dapat dikategorikan secara vertikal dan horizontal. ada juga yang disebut dengan pola menyebar ( scattered type) atau disperse settlement pattern.satu orang. bahkan seringkali mencerminkan kehidupan yang berpindah-pindah sebagai akibat dari pergantian sistem bercocok tanam. ruang yang paling suci berada pada bagian inti rumah yang disebut dengan ”dalem” tepatnya di senthong. grup atau kelompok. Selain kedua tatanan tersebut. kampung dengan pola linear menggambarkan demokrasi dari distribusi kekuasaan dengan strata sosial lebih sederhana. tengah dan bawah. Pembagian atas tiga bagian ini (tripatite) dipengaruhi oleh kondisi alam dan kosmologi dari masyarakatnya.htm 3:32:57 PM (10 (11 of of 20)5/8/2007 20)5/8/2007 Secara vertikal. Umumnya masyarakat primitif memiliki kepercayaan terhadap pembagian dunia atau alam . dengan bagian atas sebagai ruang yang paling sakral sehingga barang-barang yang dianggap keramat disimpan di dalam ruang atas ini. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. bagian yang paling inti atau penting yaitu terletak pada sisi sebelah kanan belakang dari interior rumah yang diebut dengan jabu bona. sehingga menjadi tempat pemujaan atau penyimpanan benda-benda keramat atau warisan leluhur. Ruang tengah.2. adalah untuk kehidupan manusia dan ruang bawah adalah untuk binatang ternak atau 2 gudang. Di rumah Batak Toba. seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa pembagian ruang ini sebagai respon terhadap sistem sosial kekerabatan.

seringkali tiang dan balok disambung di tanah sebelum diletakkan di atas batu pondasi. alas (tikar) saja. umumnya rumah vernakular di Indonesia terdiri dari persegi panjang dan bujur sangkar seperti halnya rumah Aceh. Nias Selatan. dan dunia bawah bagi roh-roh jahat. Kalimantan. Ruang-ruang tersebut dihubungkan oleh ruang bersama. Umumnya dalam satu rumah terdapat pemimpin sebagai kepala suku mendiami salah satu ruang yang dianggap paling utama. Bentuk dan organisasi ruang bergantung kepada kebiasaan dan adat istiadat setempat. Jawa. Sumba.ke dalam tiga bagian yaitu dunia atas sebagai tempat para dewa. Mentawai. Lio (Flores). Keluarga tersebut menempati masing-masing ruang dengan masingmasing letak yang telah disepakati. tapi menggunakan sambungan lubang dengan pasak. Sulawesi. Mentawai. B. Penyusunan tiang dan balok pada prinsipnya tidak menggunakan paku. Susunan tiang-tiang tersebut bersandar . gergaji. Dari segi bentuk dan morphologi ruang.3. dunia tengah bagi kehidupan manusia. Mingkabau. Melayu. Untuk kemudahan pemasangan. Karo. Beberapa rumah vernakular Indonesia merupakan tipe rumah komunal artinya terdapat beberapa keluarga yang memiliki kekerabatan dengan beberapa generasi yang berbeda. Penyatuan semua bagian bangunan dilakukan dengan cara membentuk dan menyambung bagian kayu dengan beberapa alat khusus sederhana seperti kampak.htm 3:32:57 PM 2 (12 of 20)5/8/2007 Salah satu ciri arsitektur vernakular adalah menggunakan bahan yang alami dan teknik konstruksi yang sederhana dengan cara menyusun tiang dan balok. Kalimantan. Batak. Lombok dan Papua. sambungan pangku dan sambungan takik. ada yang hanya dibatasi oleh dinding ada pula yang dibatasi oleh perbedaan tinggi lantai. Teknologi Bangunan : Bahan Bangunan dan Teknik Konstruksi file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. golok (parang). Bali dan Sumba. tinggal dalam satu rumah besar seperti rumah Batak Toba. Namun ada juga yang menggunakan bentuk lingkaran dan ellips seperti rumah di Nias Utara. pahat.

Upacara dilakukan mulai dari pembersihan lahan rumah. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. dengan menambahkan penopang atau batang silang menbentuk huruf X dan V.htm 3:32:57 PM 2 (14 of 20)5/8/2007 B. penentuan titik pembangunan rumah.htm 3:32:57 PM 2 (15 of 20)5/8/2007 Upacara pembersihan dan meminta izin kepada roh di dunia dan dewa-dewa yang memiliki tanah dilakukan . file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. proses pembersihan dan pendirian tanda rumah dilakukan pemilik rumah dalam hal ini ibu/perempuan pemilik rumah dengan orang sakti yang dipanggil bomoh yang tahapannya dapat dilihat pada gambar berikut ini. pemasangan bubungan atau atap rumah. mendirikan rumah dapat dilihat sebagai penerapan hidup dalam lingkungan sosial yang diwakilinya. rumah menjadi perlambang status kedudukan seseorang dalam masyarakat. Hal ini dilakukan secara bertahap dan melibatkan pemilik rumah dan pemuka kampung atau ahli tukang (chief carpenter) atau orang yang dianggap keramat atau sakti. sampai upacara masuk/penghunian rumah. Upacara Pendirian Bangunan Bagi orang Indonesia rumah lebih dari sekedar tempat tinggal. Misalnya. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204.htm 3:32:57 PM 2 (13 of 20)5/8/2007 Perkuatan sistem konstruksi rumah untuk mengantisipasi kondisi alam yang arawan gempa terlihat pada rumah Nias.4. Dalam hal ini. Pada bangunan lumbung di Indonesia memiliki kekhususan dari teknik konstruksi yaitu pemasangan piringan kayu besar disusun di atas puncak tiang dasar untuk mencegah hewan pengerat mencapai tempat penyimpanan padi. pendirian tiang utama/seri/tengah.di atas batu pondasi dengan stabilitas didapat dari rel-rel melintang yang masuk ke lubang yang dibuat di dalam tiang. tempat berteduh dari panas dan hujan melainkan merupakan bangunan yang ditata secara perlambang yang konteks dengan sosial budaya masyarakat yang tinggal didalamnya. sehingga diperlukan tata cara dalam pendirian rumah. Dengan kata lain.

Dalam sisi tegak. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. rumah di Kalimantan. Spirit atau jiwa dari rumah yang didirikan sering disimbolkan dalam benda keramat yang diletakkan di dalam rumah. Ritual ini bertujuan untuk memberikan spirit atau jiwa bagi kehidupan yang berlangsung didalam rumah/bangunan yang didirikan. Rumah adalah tempat kelahiran. rumah juga dianggap sebagai perwujudan jagad kecil dari jagat raya. pembagian ruang dalam rumah sebagai jagad kecil merefleksikan pembagian ruang dalam alam semesta. maka wanita melahirkan ditempatkan di bagian timur rumah dan orang meninggal ditempatkan dibaringkan di bagian barat.htm 3:32:57 PM 2 (17 of 20)5/8/2007 Dalam masyarakat . dunia tengah dan dunia bawah. Sehingga unsur kejagadan ini menciptakan tatanan upacara yang mengatur kegiatan di dalam rumah. Kosmologi ini juga mempengaruhi pembagian ruang dalam rumah . Pembagian ini sangat jelas terlihat pada rumah-rumah di Sumatra khususnya Batak Toba7. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. seringkali di letakkan pada bagian tengah atau atas (atap) rumah. Sebagai contoh timur dianggap serupa dengan hal-hal memberi kehidupan dan barat identik dengan kematian. jiwa orang mati dan hal-hal gaib lainnya. dunia atas.oleh hampir semua etnis atau masyarakat tradisional Indonesia. lantai mewakili dunia biasa pengalaman seharihari dan ruang kosong dibawah rumah dihubungkan dengan alam baka yang dihuni oleh roh jahat. Tongkonan di Toraja. ruang dibawah atap disamakan dengan alam dewa dan leluhur. perkawinan dan kematian. Seringkali upacara yang berhubungan dengan ketiga hal tersebut dikaitkan dengan arah mata angin dan pergerakan matahari. Misalnya raga-raga6 yang digantung dibawah atap rumah Batak Toba. Selain menjadi jiwa atau nyawa dari rumah. berfungsi juga mengusir rohroh atau gangguan dari luar terhadap keselamatan penghuni rumah. Sulawesi dan beberapa rumah Sumba di Nusa Tenggara.htm 3:32:57 PM 2 (16 of 20)5/8/2007 Selain itu. Sebagian besar masyarakat tradisional Indonesia membagi alam kedalam tiga bagian.

1. Seringkali wanita dikaitkan dengan bagian dalam atau belakang rumah. dan pria serupa dengan bagian depan atau luar rumah.htm 3:32:57 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. C.htm 3:32:57 PM (19 (20 of of 20)5/8/2007 20)5/8/2007 . selain pembagian rumah yang dikaitkan dengan simbol sebagai jagad kecil. C. Pengaturan ruangan keluarga di dalam rumah suku Minangkabau di Sumatera Barat sangat dipengaruhi oleh konsep gender tersebut. C. Diawali dengan perdagangan bilateral yang dilakukan oleh Persekutuan Dagang Hindia Timur atau lebih dikenal dengan sebutan Vereenigde OostIndische Compagnie (VOC) kemudian . Arsitektur Vernakular Indonesia C.tradisional. Sumatra Jawa Kalimantan Bali dan Nusat Tenggara Sulawesi Papua file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. arah kejagadan rumah sesuai dengan penataan ruang perlambang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%204. seperti pembagian dengan konsep berdasar gender serta gagasan mengatur perilaku pria dan wanita.3.5. Arsitektur kolonial indonesia A.2. Sejarah Kolonialisasi di Indonesia Kolonialisasi wilayah Indonesia didahului oleh kemunduran dari pengaruh Majapahit yang berhasil mempersatukan Nusantara.4. C. C.6.htm 3:32:57 PM 2 (18 of 20)5/8/2007 lain. C.

2 5 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Namun hubungan yang bergejolak dengan penduduk asli dan saingan Eropa. Dimulai dengan perhubungan dagang dengan masyarakat setempat. Portugis dan Perusahaan Belanda yang dikenal dengan VOC lalu kemudian meluas pada hubungan kerjasama dengan raja-raja karena pada masa itu umumnya pemerintahan di Indonesia berbentuk Kerajaan. benteng tertua di pulau Banda didirikan ± tahun 1550. Batavia. Kemudian setelah itu didirikan juga beberapa benteng-benteng lain seperti benteng di Ternate tahun 1576.1 Setelah VOC memindahkan pusat perdagangannya di Batavia (pulau Jawa) maka batu pertama dimulainya Arsitektur Kolonial menjadi kenyataan dengan didirikannya “Fort Batavia” yang kemudian berkembang pula kota Batavia sebagai merupakan cikal kota Jakarta sekarang ini. benteng di Batavia pada tahun 1619.ekspansi ke penguasaan perdagangan dan wilayah. dan benteng (Fort) Rotterdam di Makasar. Sebelumnya ekspansi Portugis yang dipimpin oleh Alfonso De Albuquerque masuk melalui pendudukan yang dimulai di Malaka pada tahun 1511. benteng di Banten tahun 1603. penginapan bagi pedagang utama ( opperkoopsman) dan pegawainya di berbagai kota di wilayah Nusantara seperti Maluku. setelah Malaka ditaklukan oleh Portugis. VOC mendirikan pos-pos dagang yang terdiri dari gudang. benteng Victoria di Ambon pada tahun 1580.htm (1 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM . sehingga akhirnya VOC mendirikan bentengbenteng pertahanan di beberapa kota dagang tersebut. Banda. memerlukan pertahanan dan tingkat kelengkapan bagi pos dagang tersebut. sasaran berikutnya adalah kepulauan Maluku yang berpusat di Pulau Banda dan Ternate dengan maksud menguasai perdagangan rempah yang sangat menguntungkan di Asia. Sehingga pada akhirnya banyak rajaraja yang takhluk dan tunduk dengan pemerintahan kolonial yang disebut dengan Pemerintah Hindia Belanda. dan Makassar. Untuk mengukuhkan penguasaan perdagangan rempah di Nusantara.

Kota-kota perdagangan di daerah pesisir yang bersifat heterogen dan profan 2. Balikpapan. Kemudian beberapa kota baru terbentuk selama masa kolonial Belanda seperti kota Bandung. Tembok pembatas ini bukan sekedar batas yang berfungsi sebagai penunjang keamanan atau batas teritorial. Batavia (Jakarta). tetapi lebih merupakan struktur hubungan antara elemenelemen pembentuk ruang. Kota-kota di Nusantara pada masa prakolonial dapat dikelompokkan menjadi dua tipe kota. Malang dan lain sebagainya. Kemudian Pemerintahan Hindia Belanda juga mengadopsi konsep kota-kota asli dengan ciri budaya . Surabaya. Perwujudan konsep ini tampak dari penempatan benda secara simetris yang dimaksudkan sebagai lambang harmonis kehidupan. administrasi VOC Hindia Belanda diganti oleh pemerintahan jajahan yang dipertanggungjawabkan ke Belanda tahun 1800. Semarang. seperti penataan keraton dan elemen-elemen di sekelilingnya diupayakan simetris.2 B. konsepsi yang menghubungkan elemen-elemen pembentuk ruang pada kota tradisional Jawa. Medan. Awalnya kota Kolonial Belanda berada di daerah pesisir yang dulunya merupakan kota-kota perdagangan yang telah terjadi sejak masa Hindu dan Islam seperti kota Ambon. Menurut Santoso (1984. Bab IV)2. Ujung Pandang. Banten. Pemerintahan jajahan baru ini meluaskan kekuasaannya ke kota dan pedalaman Nusantara. Palembang. Pusat-pusat kerajaan yang bersifat homogen dan sakral yang berada di tengah-tengah daerah pedalaman yang agraris. − Mikrokosmos-hierarkis maksudnya sebagai pengadaan ruang suci dengan tembok sebagai batas antara ruang dalam dan luar. Pembentukan Kota-kota kolonial di Indonesia Setelah dilanda perang politik yang timbul dari perang Napoleon. antara satu dengan yang lain digunakan 2 prinsip yaitu : − Mikrokosmos-dualitis maksudnya setiap kota di Jawa dibagi atas dua bagian yaitu bagian profan disebelah utara dan bagian sakral disebelah selatan. Cirebon. yaitu : 1.

file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Abad 16 sampai tahun 1800-an Waktu itu Indonesia masih disebut sebagai Nederland Indische (Hindia Belanda) di bawah kekuasaan perusahaan dagang Belanda.htm (2 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 mengelilingi alun-alun.3 Bangunan ini tidak mempunyai suatu orientasi bentuk yang jelas. Arsitektur Kolonial Indonesia C. Banten. atap curam dan dinding depan bertingkat bergaya Belanda di ujung teras. gereja dan lain sebagainya di pusat kota-kota tersebut. Kemudian bangunan lain yang dibangun pemerintah Hindia Belanda yaitu penjara kota juga file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Pada masa itu Pemerintah kolonial membangun berbagai macam fasilitas kota bangunan pusat pemerintahan. bank. VOC.htm (3 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Cirebon.1. Kediaman Reine de Klerk (sebelumnya Gubernur Jenderal Belanda) di Batavia. Perpaduan khas antara unsur Belanda dan Indonesia merupakan ciri kha kota abad ke-19 teruatama di Jawa. Lodji. kutipan dari Ir.htm (4 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 C.htm (5 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 . Arsitektur Kolonial Belanda selama periode ini cenderung kehilangan orientasinya pada bangunan tradisional di Belanda. Perkembangan Arsitektur Kolonial Indonesia Perkembangan Arsitektur kolonial Belanda di Indonesia dibagi atas 4 periode ( Helen Jessup:2. Bangunan perkotaan orang Belanda pada periode ini masih bergaya Belanda dimana bentuknya cenderung panjang dan sempit. taman. atau kantor residen biasanya terletak di sisi timur alun-alun. Pada kota-kota tersebut Pemerintah kolonial hanya menambah beberapa elemen atau fasilitas yang menunjang kekuasaan pemerintahan kolonial. rumah sakit. atau tidak beradaptasi dengan iklim dan lingkungan setempat. berhadapan dengan mesjid. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Surakarta dan Banda Aceh. perkantoran (kantor pos. pengadilan) stasiun.Indonesia asli seperti kota Yogyakarta. Handinoto dalam bukunya Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya) : 1.

Pada periode ini. Pada saat itu. di Hindia Belanda terbentuk gaya arsitektur tersendiri yang dipelopori oleh GubernurJenderal HW yang dikenal dengan the Empire Style. terbuka. gereja Williams di Batavia (sekarang gereja). Seperti Gereja Protestan di pusat kota tua Semarang. Abad ke 19 perkembangan Indische Architectuur atau dikenal dengan Rumah Landhuis yang merupakan tipe rumah tinggal di seluruh Hindia Belanda pada masa itu memiliki karakter arsitektur seperti : − Denah simetris dengan satu lantai.htm (6 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 . Tahun file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. iklim dan material yang tersedia pada masa itu. Bangunan-bangunan yang berkesan grandeur (megah) dengan gaya arsitektur Neo Klasik dikenal Indische Architectuur sebenarnya berlainan dengan gaya arsitektur Nasional Belanda pada waktu itu. Tahun 1800-an (awal abad ke 19) sampai dengan tahun 1902 Pemerintah Belanda mengambil alih Hindia Belanda dari VOC. Setelah pemerintahan tahun 1811-1815 wilayah Hindia Belanda sepenuhnya dikuasai oleh Belanda. Pada tahun 1865 oleh karena jarak yang jauh dan komunikasi yang sulit dengan Pemerintah Belanda sehingga perkembangan kemajuan arsitektur modern di Belanda tidak sampai gemanya ke Indonesia. atau The Ducth Colonial Villa: Gaya arsitektur neo-klasik yang melanda Eropa (terutama Prancis) yang diterjemahkan secara bebas.2. − Menggunakan atap perisai. − Pilar menjulang ke atas ( gaya Yunani) dan terdapat gevel atau mahkota di atas serambi depan dan belakang. Balai Kota Medan dan beberapa bangunan di beberapa kota di Hindia Belanda. 3. gaya neo-klasik merupakan gaya arsitektur yang sangat cocok untuk mengungkapkan kemegahan kemaharajaan. pilar di serambi depan dan belakang (ruang makan) dan didalamnya terdapat serambi tengah yang mejuju ke ruang tidur dan kamar-kamar lainnya. Hasilnya berbentuk gaya Hindia Belanda yang bercitra Kolonial yang disesuaikan dengan lingkungan lokal.

dan ada yang dikombinasikan dengan gevel depan. Selain unsur-unsur file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. arsitek-arsitek yang baru datang dari negeri Belanda memunculkan pendekatan untuk rancangan arsitektur di Hindia Belanda. Indishe Architectuur menjadi terdesak dan sebagai gantinya muncul standar arsitektur modern yang berorientasi ke Belanda. pediment ( dengan entablure). Sejak itu pemukiman orang Belanda di Indonesia tumbuh dengan cepat. semula masih memegang unsur-unsur mendasar bentuk klasik. Secara umum.htm (7 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 arsitektur tropis. gambrel gable.19021920an Kaum Liberal Belanda pada masa antara tahun 1902 mendesak politik etis diterapkan di tanah jajahan. Bentuknya bermacam-macam. Aliran baru ini. Tahun 1920-an sampai tahun 1940-an Gerakan pembaharuan dalam arsitektur baik di tingkat nasional maupun internasional. segiempat ramping. Hal ini mempengaruhi arsitektur kolonial Belanda di Indonesia. − Penggunaan Tower pada bangunan Tower pada mulanya digunakan pada bangunan gereja kemudian diambil alih oelh bangunan umum dan menjadi mode pada arsitektur kolonial Belanda pada abad ke 20. Konsep ini nampak pada karya Maclaine Pont seperti kampus Technische Hogeschool (ITB). 4. ada yang bulat. ciri dan karakter arsitektur kolonial di Indonesia pada tahun 1900-1920-an4: − Menggunakan Gevel ( gable) pada tampak depan bangunan Bentuk gable sangat bervariasi seperti curvilinear gable. − Penggunaaan Dormer pada bangunan . memasukkan unsurunsur yang terutama dirancang untuk mengantisipasi matahari hujan lebat tropik. stepped gable. Pada awal abad 20. Gereja Poh sarang di Kediri. juga memasukkan unsur-unsur arsitektur tradisional (asli) Indonesia sehingga menjadi konsep yang eklektis.

Arsitek dan biro arsitek yang berkarya di Indonesia Pada masa pendudukan Belanda. rancangan bangunan dipengaruhi oleh gaya Art deco untuk jendela dan ventilasi. meskipun denah berbeda secara keseluruhan bangunan kantor Gubernur ini mirip dengan bangunan Balai Kota Hilversum di Netherland yang dirancang oleh Willem Dudok. o Membuat Galeri atau serambi sepanjang bangunan sebagai antisipasi dari hujan dan sinar matahari. 1932. salah satu karyanya yang terkenal dan masih berdiri hingga kini yaitu . Karya arsitektur Karsten menunjukkan perhatiannya terhadap iklim tropik terlihat pada tingginya jendela.htm (9 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 .htm (8 of 17)5/8/2007 3:32:58 PM 2 bangunan di luar Jawa yaitu Postpaarbank di Makasar.Lemei Seorang arsitek terkemuka di masa Belanda. Beberapa file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. C. banyak terdapat arsitek Belanda yang berkarya di Hindia Belanda.− Penyesuaian bangunan terhadap iklim tropis basah o Ventilasi yang lebar dan tinggi. Karsten juga berprofesi sebagai ahli perencana kota (planologi). diantaranya yang ternama adalah sebagai berikut : − W. Salah satu karya terbaiknya adalah kantor lama perusahaan pelayaran kapal uap Belanda Stoomvart Maatschappij Netherland (SMN) di pusat kota lama Semarang. Karsten merancang sebagian pasar-pasar kotamadya yang meliputi Pasar Gede di Surakarta (1929).2. Pasar Johar Semarang 91938). kisi-kisi ventilasi yang menjulang tinggi dari lantai ke langit-langit yang berfungsi selain sebagai corong pergantian udara yang leluasa juga memanfaatkan cahaya matahari.Lemei juga merancang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Selain sebagai arsitek. Sepanjang tahun 20-an dan 30-an. − Herman Thomas Karsten Seorang arsitek Belanda yang berpraktik di Batavia dan terakhir menjadi professor perencanaan perkotaan dan terakhir di Sekolah Teknik Bandung (ITB sekarang). W.

karya rancangan kota atau kawasan Karsten perencanaan pengemnbagan kota Semarang, kawasan candi Semarang. Bebeberapa karya arsitektur karsten yang lain yaitu : − Kantor Zuztermaatschapijen Semarang − Museum Sonobudoyo, Yogyakarta − Henri Maclaine Pont Merupakan arsitek Belanda yang lahir dan besar di Netherlandsch Indie (Hindia Belanda) kemudian mendapatkan pendidikan arsitektur di Sekolah Teknik di Delf (Belanda). Ia pernah berkarir dua tahun setelah menamatkan studinya di Belanda dan termasuk salah satu arsitek Belanda yang terkemuka saat itu, kemudian pulang dan berkarir di tanah kelahirannya, Hindia Belanda tahun 1911. Di Hindia Belanda karyanya banyak terinspirasi oleh arsitektur vernakular nusantara dan juga menekankan pada adaptasi dengan iklim. Beberapa karyanya di Hindia Belanda :
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205.htm 3:32:58 PM 2 (10 of 17)5/8/2007

 Kantor Pusat Perusahaan Tram-Uap Semarang-Cirebon di Tegal, 1911  Gerbang masuk Pekan raya dan Pameran Perumahan Kolonial di Semarang tahun 1914  Kompleks kampus Technische Hoogescool tahun 1934, sekarang ITB  Pohsarang, Gereja Misi Katolik Roma di Kediri, 1938  Museum Trowulan − C.P. Wolf Schoemaker
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205.htm 3:32:58 PM 2 (11 of 17)5/8/2007

Seorang arsitek terkemuka Belanda yang banyak berkarya di Indonesia (Hindia Belanda). Selain itu hasil karya berupa tulisan dari hasil penelitiannya mengenai kebudayaan Indonesia termasuk arsitektur candi-candi, seperti bukunya yang berjudul Aesthetiek en oorsprong der Hindoe koenst op Java (Estetika dan keaslian Hindu di Jawa) tahun 1924. Salah satu karyanya yang terkenal adalah vila Isola di Bandung. Beberapa karya yang lain yaitu Societeit Concordia, gereja Protestan, gereja Katolik, Jaarbeurs, beberapa rumah tinggal yang semuanya berada di Bandung.

Kemudian karyanya yang di Surabaya yaitu gedung International Credit (sekarang Kantor Aneka Niaga), gedung Kolonial Bank Surabaya, kawasan beneden (sekarang kota lama), bangunan Java Store. − C.Citroen Salah seorang arsitek penting pada zaman Belanda, salah satu karyanya yang terkenal adalah Radhuis atau Balai Kota di Ketabang Surabaya yang hingga sekarang ini masih difungsikan sebagai Balai kota Surabaya. Arsitektur bangunan dapat dikatakan perpaduan selaras antara tiga unsur : tradisional, modern dan tropis.2 Karya Citroen yang lain adalah sebuah gereja yang
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205.htm 3:32:58 PM 2 (12 of 17)5/8/2007

berhadapan langsung dengan gedung Radhuis diresmikan pada tahun 1931. Bangunan gereja ini mencerminkan arsitektur modern berbeda dengan bangunan Balai Kota didepan yang memasukkan unsur tradisional. Kemudian, karya Citroen yang menggunakan arsitektur modern kubisme yaitu sebuah rumah sakit di Raya Darmo yang mirip perancangannya dengan bangunan gereja di depan Balai Kota dan gedung Borsumij di kawasan kota lama Surabaya. Gedung Bursumij ini yang merupakan milik sebuah perusahaan dagang Belanda dinding-dindingnya membentuk sebuah unit-unit blok tiga dimensional, dimana perspektif keseluruhan mirip dengan sebuah kubus. − MJ. Hulswit & Peter JH. Cuypers, Edward Cuypers (Biro Arsitek Ed.Cuypers&Hulswit) Sebuah biro arsitek ternama di Indonesia pada Belanda yang banyak karya di beberapa kota-kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Surakarta, Yogyakarta, Makassar (Ujung Pandang, Medan dan lain-lain. Biro arsitek ini merupakan cabang dari dari perusahaan yang bernama Architecten Bureau Ed. Cuypers and Hulswit yang berpusat di Amsterdam Belanda. Beberapa karya Ed. Cuypers & Hulswit yaitu : − Kantor pusat Javasche Bank di Batavia (Jakarta), Bandung, dan Medan. Kesemua

bangunan tersebut satu dengan lainnya berbeda dalam denah dan perletakannya,namun masing-masing mempunyai ciri khas yang mirip yaitu arsitektur renaissance dan beberapa ornament dari arsitektur candi. − Gedung Chartered Bank of India Australia dan China, sekarang masih difungsikan sebagai bank. Bangunan yang berarsitektur neo-klasik ini terletak di belakang gedung kantor lama Javaseche Bank Jakarta. − Hongkong and Shanghai Banking Corporation, jl Kali Besar Timur Batavia. − Kantor NHM ( Netherlandsche Handel Maatschapij) di Pasar Baru , Jakarta, NHM Bandung, NHM Makasar. − Kantor Lindeteves Stokvis Surabaya − Kantor Levensverz Weltrevreden, sekitar lapangan Banteng di Jakarta − Kantor Handelsvereeneging Amsterdam (HVA), jalan Merak Surabaya − Balai Kota Jakarta, sekarang museum Fatahillah, di kawasan kota lama Jakarta.
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205.htm 3:32:58 PM 2 (13 of 17)5/8/2007

− Kantor WEHA ( West Java Handel Maatshappij), disebelah utara dari museum Fatahillah. Bangunan ini mewakili arsitektur transisi kalsik Eropa, modern dengan tetap berciri tropis. − Kantor lama NKPM, di jalan Merdeka Selatan, sekitar kawasan Monas Jakarta − Gereja Katolik darmo Surabaya.
file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205.htm 3:32:58 PM 2 (14 of

17)5/8/2007

− AIA ( Algemeen Infineurs En Architecten) AIA singkatan dari Algemeen Ingineurs en Architecten adalah sebuah biro umum sipil dan arsitektur sekaligus sebagai kontraktor didirikan pada tahun 1916 oleh tiga orang arsitek dan engineer masing-masing F.J.L Ghysell, Hein avon Essen dan F. Stlitz. Beberapa bangunan yang dirancang dan dibangun AIA yaitu : − Berbagai kantor di Kali Besar, Jakarta − Gedung Firma Geo Wehry & Co. di Kota Lama

Namun tak dapat dipungkiri bahwa pilar arsitektur modern pasca kemerdekaan Indonesia juga dipancangkan sejak didirikannya Sekolah Teknik pertama ” Technische .htm 3:32:58 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Gerber (Gedung Sate. Arsitektur Warisan Belanda Arsitektur Indonesia awal kemerdekaan masih banyak dipengaruhi oleh Modernisme Belanda. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Arsitektur INDONESIA pasca kemerdekaan) A. de Algemenee/ Perusahaan Umum Asuransi Jiwa dan Cagak Hidup. Klinkhamer dan Ouëndag (Kantor Pusat Perusahaan Jawatan Kereta Api Hindia Belanda di Semarang. 1900). kini Bank Jabar tahun 1935. bagian fasade depan mirip dengan stasiun central Helsinki yang dirancang oleh Eliel Saarinen − Rumah sakit KPM − Gereja Katolik di Jatinegara (Meester Cornelis). 1920). HP Berlage (Gedung Jawa Maluku tahun 1900. dan gereja Kristen di kawasan Menteng − Kantor NIJM Yogyakarta Selain arsitek yang dijabarkan di atas. Munjen (Gedung Lingkaran Seni Hindia Belanda/The art society building. 19021907). terutama aliran perancangan arsitektur Delf dan De Stijl.htm 3:32:58 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%205. Jakarta.J. Homann Hotel tahun 1939). Jakarta. ada beberapa arsitek pada masa Belanda sempat berkarya di Indonesia khusunya pada awal abad ke-20 yaitu P.htm 3:32:58 PM (15 (16 (17 of of of 17)5/8/2007 17)5/8/2007 17)5/8/2007 . Hal ini diebabkan oleh kenyataan bahwa banyak arsitek Indonesia pada saat itu belajar di Negeri Belanda atau bekerja untuk perusahaan-perusahaan konstruksi Belanda sebelum Perang Dunia II. J. AF Aalbers (bangunan Bank DENIS.A.− Kantor KPM ( Koninklijke Paketvaart Maatschapij) di sekitar Monas ( Koningsplein) − Statsiun Kota. 1914).

Susilo. Soesilo.htm (1 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 Periode Pertama Periode ini ditandai dengan muncul kota satelit Kebayoran Baro di Jakarta oleh R. Kemudian perkembangan mulai pesat setelah Jurusan Arsitektur baru dibuka pada tahun 1950. Kronologis Perkembangan Arsitektur Modern Indonesia Kronologis perkembangan arsitektur Indonesia (modern) pasca kemerdekaan dibagi atas lima periode yaitu 1 2 6 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. yang menggabungkan bangunan kotak dengan sistem kisi (grid) rasional yang memungkinkan penggunaan unsur-unsur pracetak untuk dinding luar. ketika menggantikan arsitek-arsitek Belanda yang pulang ke negerinya menyusul pemberlakuan program nasionalisasi oleh Pemerintah Indonesia. Tonggak pendidikan arsitektur di Indonesia juga mulai bergema setelah beberapa lulusan pertama berkarya dan lulusan dari luar negeri kembali ke tanah air Indonesia. Periode ini berlangsung setelah kemerdekaan hingga tahun 1960. Beberapa arsitek yang muncul dan berkarya pada periode ini adalah : . Sebagian besar arsitek Indonesia mengerjakan rancangan sendiri pada akhir dasawarsa 50-an. Arsitek generasi pertama mendominasi periode ini dengan pengaruh kuat dari aliran Delft.Hogeschool” (TH) pada tanggal 3 Juli 1920 oleh Gubernur Hindia Belanda yang sekarang lebih dikenal dengan Institut Teknologi Bandung. B. Karyakarya arsitektural mereka banyak terpengaruhi oleh aliran Delf. Suhamir dan Silaban. Mereka yang berkarya setelah kemerdekaan merupakan arsitek generasi pertama Indonesia. program nasionalisasi ini menyebabkan kesinambungan sejarah antara arsitektur modern Indonesia dan tradisi arsitektur Hindia Belanda terhenti. Pada saat itu Presiden Soekarno mengumumkan Dekrit Presiden yang disebut dengan Demokrasi terpmpin.

Periode ini berlangsung tahun 1960-1970.htm (4 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 Periode kedua Periode ini dipelopori oleh generasi Arsitek kedua Indonesia yaitu Suhartono (anak Susilo). Silaban dengan karyanya SPMA. Ir. (Prof. Ir. Arsitek muda ini kemudian bergabaung sebagai generasi kedua Arsitek Indonesia.htm (2 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. Ir.Soesilo dengan karyanya Perencanaan Kota Satelit Kebayoran Baru ( 1948 ) − Lim Bwan Tjie (1932-1964)di Semarang − Soehamir.) Sidharta di Universitas Diponegoro Semarang. Jakarta (1958). Ir. seperti (Prof. Swedia 1960 ) . Bogor (1951).− R. 1961 − Djauhari Sumintardja ( dari sekolah arsitektur Stockholm. Ir. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. akan tetapi sayang tidak didapatkan informasi tentang karyanya − Soedarsono. Jakarta (1958) dan Masjid Istiqlal (1965) Fokus arsitektur pada periode ini lebih kepada bagaimana mengembangkan arsitektur tropis modern Indonesia dengan tradisi berarsitektur modernis rasional sejati. Markas Besar AURI.) Parmono Atmadi di Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. (Prof. Beberapa dari mereka yang tersebut dalam periode ini yaitu : − Soejoedi ( karyanya Conefo/MPR/DPR Jakarta ) dan Han Awal dari TU Berlin.) Johan Silas di Istitut Teknologi Surabaya.1960 − Soewondo Bismo Sutedjo dari TH Hannover. Terdapat sesuatu yang penting terjadi pada periode kedua ini yaitu kembalinya pada arsitek muda dari pendidikan dan ITB menghasilkan lulusan pertama yang kemudian menggerakkan arsitektur pada periode ini. Bank Indonesia. dengan karyanya Tugu Monumen Nasional (MONAS) Jakarta − F. (Prof. dan Achmad Noe’man.) Suhartono Susilo di Universitas Prahyangan Bandung.) Hasan Purbo di Institut Teknologi Bandung. (Prof.htm (3 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. secara makro merupakan periode pembentukan pendidikan arsitektur di Indonesia. Hasan Purbo.

Sidharta. Eko Budiardjo. Pencanangan pembangunan nasional berjangka (PELITA) yang dibuat penguasa politik pada saat itu membuat iklim rancang bangun bergairah kembali. Kemudian para lulusan pertama “pendidikan arsitektur dalam negeri” yang lulus pada tahun 1970-an seperti Robi Sularto. Periode Keempat Periode ini berlangsung antara tahun 1980-1990. Periode ini merupakan puncak karya dari file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. menerbitkan buku Kompendium Sejarah Indonesia. Parmono Atmadi. − Slamet Wirosanjaya.− Hasan Purbo. Johan Silas. .htm (5 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 generas kedua seperti : − Han Awal : Konsep Tower in Park pada kompleks Inversitas Atmadjaya. arsitek generasi ketiga mencapai puncak karyanya. Adhi Moersid. Yuswadi Saliya. Jakarta − Soejoedi : Gedung Manggala Wanabakti. Yang menjadi fokus arsitektur pada masa ini adalah pencarian identitas Arsitektur Indonesia dan kebangkitan arsitektur tradisional. Wastu Pragantha. dan Gunawan Tjahyono muncul sebagai generasi arsitek ketiga di Indonesia setelah dua generasi sebelumnya mencapai puncak karyanya pada periode ketiga ini. Jakarta. Periode Ketiga Periode ini berlangsung antara tahun 1970-1980 ditandai dengan munculnya orde baru dalam politik Indonesia. Suhartono Susilo. Kedutaan Prancis dan Sekretariat ASEAN. Danisworo. Slamet Wirosanjaya dari ITB Meletusnya gerakan G30 S PKI mengakibatkan tidak banyaknya karya yang dihasilkan dalam periode ini. Fokus arsitektur pada periode ini kecenderungan meninggalkan pemikiran arsitektur tropis modern Indonesia yang telah dirintis oleh generasi sebelumnya dan ketertarikan pada arsitektur tradisional mulai muncul serta menguatnya tradisi berarsitektur modernis rasional sejati. Dharmawan. Zaenuddin Kartadiwiria. Tradisi modernis rasional yang dibawa dua periode sebelumnya mendapat kritikan keras sejalan dengan derasnya arus pemikiran arsitektur dunia. dikenal sebagai landscape handal. − Djauhari Sumintardja.

yaitu Josep Prijotomo. Andi Siswanto serta beberapa arsitek lulusan luar negeri yaitu Antonio Ismael. dan bergabungnya arsitek periode keempat (Josep Prijotomo dkk) dalam periode ini. Hotel Nusa Dua dan Masjid Said Naum (karya terbaik Adhi Moersid). merupakan kondisi kontemporer arsitektur Indonesia dan percepatan peristiwa merupakan karakter yang menonjol pada periode ini.Proyek-proyek yang ditangani adalah proyek-proyek yang berskala besar (pemerintah).htm (7 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 Periode Kelima Periode ini berlangsung antara tahun 1990-2000. rumah tinggal Arief Budiman di Salatiga file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. dengan karyanya Gedung Rektorat UI.B. kompleks TMII. Budiman H. Kanker Indonesia. dan Budi Lim. Puncak dari karya arsitek pada periode ketiga yang beberapa diselubungi oleh nama besar biro arsiteknya. Marco Kusumawijaya dkk. Bagoes P. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. Yang menjadi fokus arsitektur pada periode ini yaitu keinginan untuk mensenyawakan arsitektur modern dan tradisional dengan penekanan lebih kepada simbol makna dan budaya dibandingkan dengan permasalahan kondisi tropis. Budi Sukada.. Kemudian beberapa biro-biro arsitek muncul seperti biro arsitek: Atelier 6. Encona. − Y. tempat ziarah Sendang Sono. Baskoro Tedjo. Gubah Laras.Wiryomartono. Zhou Fuyuan. Periode ini ditandai dengan munculnya arsitek muda Indonesia (AMI) : Sonny Sutanto. . Mangunwijaya dari TH Aachen Jerman. dan Parama Loka.htm (6 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 − Gunawan Tjahyono. Tripanoto Sri. − Tripanoto Sri. seperti : − Atelier 6 dengan karyanya Executive Club Hilton Jakarta. RS. dengan serial arsitektur Keluarga Cendana. Hendropurnomo. dengan karyanya perumahan di Kali Code Yogyakarta. Arkonin. Periode ini diramaikan juga oleh para arsitek yang juga merupakan produk kedua pendidikan arsitektur dalam negeri. gedung STEKPI. Team 4. serial Hotel Santika.

Armand dan Tony) : The Condor. Dicky) : Tugu Park Hotel di Malang. − Arcadia (Gatot. − Krish Suharnoko. − Yori dan Marco K. budaya dan geografi. Keberagaman arsitektur tersebut menyebabkan kesulitan untuk mengidentifikasikan ke dalam satu karakterisktik style yang mewakili keseluruhannya.htm (9 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. Kesemuanya merupakan hasil dari rangkaian tradisi masa kuno dan berbagai ragam budaya setempat ke dalam tipe dan bentuk bangunan. Sejarah arsitektur India dimulai dari masa peradaban lembah Indus ( Indus Valley Civilisation). − Fuyuan : Rumah Pabrik.htm (8 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM 2 − DCM (Budiman. sejarah perkembangan dan konsep arsitektur india A. − Sardjono Sani : Rumah Tinggal Tusuk Sate di Pondok Indah Jakarta. kemudian . serta pengaruh teknologi dari Barat.Beberapa karya yang penghargaan yaitu: menonjol periode ini dan mendapat file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206. Sonny. Dunia Fantasi Ancol. Café Batavia − Irianto : Kantor Bank Exim Kamayoran. Sejarah Perkembangan Arsitektur India Arsitektur India menunjukkan keberagaman ditnjau dari sejarah. − Budi Lim : Urban Infill di Bank Universal Hayam Wuruk dan Konservasi Bank Universal Melawai. Gedung Ford Foundation untuk ASEAN (bekerja sama dengan Gunawan Tjahyono). − Thamrin dan Kelompok Kumuh : Gerbang Utara ITB. Asia tengah maupun Eropa. : Rumah Murah Swadaya Plan International Kupang Fokus arsitektur pada periode ini lebih kepada pengungkapan tradisi berarsitektur AMI yaitu peningkatan profesionalisme. penjelajahan desain dan kejujuran berekspresi file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%206.htm (10 of 10)5/8/2007 3:32:59 PM .

tempat berdagang. penguasa Turki dan Afghannistan di utara pada masa pertengahan telah membawa India kepada tradisi arsitektur kubah ( dome dan vault). pemandian umum. Sejumlah elemen arsitektur India seperti stupa. Peradaban awal India dimulai dari Lembah Indus. dan Neogotik mulai dari abad ke-16 hingga akhir abad ke-19. tempat pemandian yang dihubungkan dengan sistem drainase umum yang baik pada masa itu. Keseragaman tatanan kota. Mahenjo Daro dan Harappa dengan berbagai macam karakteristik rumah. kemudian diikuti dengan kemegahan bangunan kuil pada masa pertengahan. arsitektur biara ( monastery) dan batu/dinding pahat ( rock cut). Arsitektur India telah membawa pengaruh yang besar terutama ke Asia Timur sejak kelahiran dan penyebaran agama Budha. berlanjut hingga masa Maurya-Gupta atau dikenal dengan era perkembangan Buddha. pagoda (meru). torana (gerbang) telah menjadi simbol terkenal arsitektur Hindu dan Budha yang berkembang dan digunakan di Asia Timur dan Asia Tenggara seperti yang terdapat pada bangunan candi Angkor Wat di Kamboja dan Prambanan di Indonesia. tipe 7 7 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Sementara.htm (1 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 bangunan yang penting lainnya saat itu adalah lumbung. Munculnya arsitektur Mughal pada abad ke-16 menggambarkan penggabungan antara elemen arsitektur regional India dengan elemen arsitektur Persia dan Asia Barat. sikhara.arsitektur pada masa Vedik1. Struktur kota berbentuk grid diikuti jalur drainase disepanjang jalan umum dikelilingi oleh benteng. Barok. tipologi . Neo-klasik. yang kemudian dikenal dengan gaya Indo Saracenic. Pengaruh Barat terutama Eropa tak terelakkan selama masa kolonisasi Eropa di India termasuk gaya Manneris. Selain benteng. yang terdiri dari permukiman perkotaan kuna termasuk kota metropolitan. yang terakhir ini diyakini sebagai tempat pemujaan untuk kesuburan.

Wisnu dan Siwa. kerajaan ini berkuasa pada tahun 900-1150 M diperintah oleh Rajaraja Chola I dan . bahwa agama Hindu lahir di lembah sungai Indus ( kawasan Sind dan Punjab ). dan kuil Nagara di India Utara. Arsitektur Hindu Seperti halnya diketahui dari sejarah perkembangan kebudayaan Timur. Kashmir dan Kerala. Arsitektur hindu dikenal lewat rancangan kuil-kuil hingga sampai ke Asia Tenggara mulai abad ke-5 hingga ke-13. Perpaduan itu tercetus dalam buku Rig-Veda (kitab agama Veda) yang pada permulaan tahun masehi disempurnakan dengan terciptanya kedewaan Trimurti : Brahma. Diantara kedua style tersebut juga berkembang kuil dengan style yang berbeda seperti yng terdapat di wilayah Bengal. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. sekarang berada di wilayah Tamilnadu. seringkali disebut dengan Kuil Dravida di India Selatan. Umumnya kuil-kuil dengan rancangan terbaik yang menjadi ikon bagi arsitektur Hindu berada di wilayah Selatan. Pada masa itu terdapat beberapa kerajaan yang terbagi wilayahnya menjadi utara dan selatan. dan ukurannya yang terbuat dari batu bata bakar yang menunjukkan koordinasi yang baik antara sosial dan politik pada saat itu. memerintah dari abad ke-6-9 Masehi. Agama ini lahir dari perpaduan agama Tuhan Vedis sebagai agama sukubangsa Aryan (Aria) dengan agama suku bangsa Dravidians (percaya adanya inkarnasi) yang merupakan daerah invasi dari sukubangsa Aryan pada masa itu. − Kerajan Chola.bangunan. Arsitektur kuil di India Selatan tidak menggunakan konsep arsitektur kuil di India Utara yang dipengaruhi oleh Persia.htm (2 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 B. Kuil besar yang dibangun pada masa pemerintahannya yaitu kuil Mahabalipuram dan ibukotanya Kanchipuram. Dua kutub kerajaan ini mempengaruhi bentuk dan performansi dari kuil-kuil Hindu. Di India Selatan terdapat tujuh kerajaan yang memberikan pengaruh besar dalam perkembangan arsitektur kuil Hindu yaitu: − Kerajaan Pallava. Rajastan dan langgam Jaina.

yang artinya di dalam dan antara (in-between). balustrade ( parapets) and pilar berhias . kuil Hoysaleswara di Halebidu. di tengah Kartanaka. − Chalukya Barat disebut juga Chalukya Akhir yang memerintah Decca dari tahun 973-1180 M menghasilkan kembali langgam chalukya dikenal dengan langgam Gadag. Mallikarjuna di Kuruvatii. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Beberapa elemen yang dihasilkan dari karya tersebut yaitu pilar Yali (pillar yang bersimbol kuda). − Raja Hoysala memerintah India Selatn pada tahun 1100-1343M dan mengembangkan sebuah konsep arsitektur yang disebut Hoysala Arsitektur id negara Karnataka. Kuil lain yang menarik yaitu kuil Jaina Narayana di Pattadakal dan kuil Navalinga. − Kerajaan Rashtrakuta yang memerintah wilayah Manyakheta. Kalleshwara di Bagali dan Mahadeva di Itagi merupakan kuil-kuil yang indah dan menarik yang dibangun oleh arsitek-arsitek semasa kerajaan Chalukya akhir.putranya Rajendra Cholaruled dan membangun kuil Brihadeshvara dan kuil Siwa Thanjavur. Leibh dari 150 kuil tertinggal di lembah Malaprabha. Aihole dan Badami di Karnataka utara.htm (3 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 − Kerajaan Chalukya Badami yang disebut Chalukya awal yang diperintah oleh. Kuknur di Karnataka. Terdapat lebih dari 50 kuil yang masih bediri di sekitar sungai Krishna. Kuil Kasi Vishveshvara di Lakkundi. Badami pada tahun 543 . Contoh yang paling bagus dari seni kuil ini nampak pada kuil Pattadakal. − Kerajaan Vijayanagar yang memerintah seluruh wilayah India Selatan pada tahun 1343-1565 M membangun sejumlah kuil di ibukota Vijayangar dengan menggabungkan beberapa langgam yang berkembang di India Selatan pada masa sebelumnya. Gulbarga tahun 753-973 M membangun beberapa kuil Dravida di Ellora (kuil Kailasanatha).753 M yang kemudian menghasilkan langgam Vesara disebut juga Arsitektur Chalukya Badami. Karya arsitektur kuil yang terbaik yaitu kuil Chennakesava di Belur. dan kuil Kesava di Somanathapura.

− Langgam Utara atau Hindu Arya.htm (4 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 − Langgam Kasmir atau Punjab. Bentuk empat persegi ini menyimbolkan kestabilan dan kekekalan. ditemukan hanya di wilayah Himalaya yang berbatasan dengan ras Arya yang berbahasa Sancrit atau dikenal dengan ‘ the Bengal Presidency’.(manatapa). Beberapa ciri lain dari arsitektur hindu yaitu penggunaan sistem trabeate yaitu massive block dari batu yang menjadi material dasar dalam pembangunan kuil India. Brahmin juga menentukan pemilihan tapak dan menguji keadaan tanah.htm (6 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 Kuil-kuil hindu menggunakan bentuk empat persegi daripada bentuk lingkaran seperti yang digunakan dalam arsitektur Budha. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Tantanan ini dituangkan dalam tatanan ilmu arsitektur Hindu dinamakan vastushastra. Arsitektur hindu di India dibagi atas tiga langgam: − Langgam Hindu Selatan. Sistem ini berupa tiang tegak dengan alang melintang . file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. berbeda dari kedua diatas. banyak kuil Hindu dibuat dari pahatan dinding tebing atau bukit. akan tetapi lebih mirip kepada langgam yang di selatan. dipraktekkan oleh bangsa ras Tamil dan seluruh wilayah yang terletak antara Cape Comorin dan Nerbuddha or wilayah Vidya. Tatanan inilah yang mengatur konsistensi rancangan dari kuil-kuil di wilayah India.htm (5 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 Selama abad pertengahan. Beberapa raja yang memerintah Vijayanagar membangun kuil-kuil terkenal dengan gaya arsitektur Vijayanagar. Hingga saat ini konsep arsitektural Hindu mempengaruhi bangunan-bangunan atau arsitektur Budha. Konsep merancang kuil dibuat oleh seorang Brahmin. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. dan tebalnya sesuatu dinding atau tiang mengikut segi “mithologykal adan astronomikal” Hindu yang dikenal dengan Formula “ Vastupurshamandala” (tatanan untuk bangunan sakral). Menurut Fergusson2.

Kuil hindu memiliki empat ruang prinsip dalam perancangannya yang menjadi konsep arsitektur Hindu yaitu Garbha griha. Pelataran depan atau Mandapa Pelataran depan atau ‘ Mantapa’. mengandung 64 atau 81 kotak. sering juga . untuk kuil yang kecil biasanya perbandingan antara tinggi dan lebar bangunan 1:1 atau berbentuk kubus. Dewa utama.1. Terdapat bagian yang tegak lurus terbuat dari batu dan granit yang didekorasi dengan pilaster dan ornamen. B. Vimana yang terbesar di Tanjore yang terdiri dari 14 tingkat dengan tinggi hampir 200 ft. dan kuil yang besar biasanya tingginya jauh lebih besar daripada lebarnya. pemelihara dan pemusnah menduduki empat segi tengah.2. Denahnya berbentuk bujursangkar atau file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Ada juga kuil yang memiliki gabungan dari kedua mandapa. satu pintu merupakan penghubung untuk ke vimana sedangkan pintu yang lain merupakan akses dan masuknya cahaya ke ruang dalam.htm (7 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 persegi. Beberapa kuil memilki ‘mandapa luar atau Maha Mandapa’ dan ‘mandapa dalam atau Ardha Mandapas’. Mantapa. Ruang mandapa berbentuk bujursangkar atau persegi. ruang bagian luar yang sebagian dilingkupi dinding dilingkupi oleh dinding yang memiliki pintu. biasanya sama bentuknya dengan bangunan kuil inti (vimana). Vimana beratap tingkat seperti pyramid umumnya terbuat dari bata yang diplester dengan semen kemudian diakhiri dengan ‘dome’ kecil (umumnya di india selatan). biasanya yang mandapa luar bersifat terbuka dan mandapa dalam bersifat tertutup. Walaupun sistem “ Arch Vault” lebih ekonomis dan digunakan di seluruh dunia. Dewa-dewa lain menduduki tempat-tempat di penjuru. Mandala empat segi atau charta firasat arsitek Hindu. Garbha griha Merupakan bagian utama dan terpenting dari kuil dan merupakan inti/induk bangunan yang disebut vimana (di India Selatan) atau mulaprasada (di India Utara).sistem ini digunakan dengan begitu meluas sekali. Atapnya berbentuk piramid. B. tapi jauh lebih rendah dari atap vimana. Brahma. Gopura dan Choultri dengan penjelasan sebagai berikut.

Pada sisi yang panjang terdapat bukaan yang biasanya 1/4-1/7 dari lebarnya. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.3.4. Choultri ini berada bangunan extra di sekitar kompleks kuil biasanya digunakan . file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Bentuk gapura indentik dengan vimana. sementara keseluruhan piramid terbuat dari batu bata diplester dengan sculpture dan ornamen.htm (12 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 B.file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. yang merupakan ibukota Kerajaan Chola setelah penolakan Tanjore.htm (9 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. kadang-kadang juga bisa melebihi jumlah dinding pagar. Hall berpilar atau ‘ Choultri’.htm (11 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Atap ditopang oleh pilar. Gerbang Piramid ‘ Gopura’ Gerbang atau Gopura adalah jalan masuk ( entrance) untuk memasuki kompleks halaman kuil yang berbentuk persegi yang biasanya mengitari vimana. gerbang piramid yang paling besar dimiliki oleh kuil di Combaconum.htm (8 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 berbentuk flat yang tidak berornamen. Terdiri dari 12 tingkat termasuk basement yang terbuat dari granit dan datar.htm (10 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 B. akan tetapi sebisa mungkin dikurangi jumlah pilar dengan membuat kotak-kotak pembalokan pada ceiling ( bracketing) dan ‘projecting cornices’. Jumlah gerbang mengikuti jumlah dinding pagar. meskipun demikian terdapat satu sisi yang lebih besar dan lebih panjang. Menurut Fergusson.

Hall berpilar yang besar yaitu ada di Tinnevelly yang terdiri dari 100 kolom pada sisi yang panjang dan 10 pada sisi yang lebarnya. Jaina dan Hindu.htm (13 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 Arsitektur batu (stone architecture) juga telah tumbuh di India terbukti pada tinggalan sejarah istana Pataliputra dan juga Ashoka Stambha (prasasti tugu monolitik) yang bertuliskan maklumat dari raja Ashoka. Pada awalnya sebagai beranda ( porches). Pada masa Ashoka telah diperkenalkan arsitektur batu pahat yang mentradisi hingga lebih dari 100 tahun lamanya hingga masa arsitektur Budha. kemudian berkembang menjadi ruang untuk berbagai kegiatan terutama untuk upacara yang berhubungan dengan perkawinan.untuk berbagai macam kegiatan upacara dengan tarian dan nyanyian serta upacara perkawinan. Kemudian hall berpilar di Chillumbrum terdiri dari 24 kolom pada sisi lebar dan 41 kolom pada sisi panjangnya. C. Arsitektur Budha file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Pada ujung atas prasasti terdapat ukiran batu berkepala empat singa yang menjadi simbol dari kerajaan Ashoka. terdapat banyak ruangruang .

Pada saat yang sama. − Stambha. pagar yang mengelilingi stupa pada mulanya dibuat dari bahan kayu. Viharas (Buddhist monasteries). tiang yang bertuliskan ukiran ayat-ayat suci dari kitab Pali berfungsi sebagai alat sebaran agama Budha − Vedik.1. . terdapat tiga bangunan yang penting dalam arsitektur Budha yaitu chaitya (ruang meditasi para biksu). mulai dibangun setelah kematian Budha terutama pada masa Kerajaan Mauryan with karakteristik monumen stupa. pada zaman syuga digantikan dengan bahan batu.pemujaan yang dipahat di dinding tebing atau gunung. chaitya. ruang meditasi file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.htm (15 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 budha). file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.htm (16 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 C. vihara (asrama) dan stupa (monumen file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Konon katanya tradisi ini berasal dari Mesir kuna dan Persia. Arsitektur Budha berkembang pada masa Pemerintahan Ashoka.htm (17 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 Bangunan stupa terdiri dari beberapa bagian atau elemen yang membentuk satu konsep arsitektur sebagai berikut: − Harmika yaitu pagar empat segi stupa memberi peringatan “syurga 33 tahun lambang dari peti suci Budha dan menjadi sentral dari meditasi − Yashti berbentuk tiga Lapis payung yang melambangkan paksi dunia. Dalam satu lahan paling sedikit terdapat satu chaitya dan beberapa vihara.htm (14 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 yang terdapat stupa didalamnya. Stupa Stupa adalah monument untuk memperingati Budha dan para pengikutnya berbentuk setengah bulatan mempunyai pengertian falsafah melambangkan “kubah syurga” (Dome of Heaven) atau melambangkan struktur kosmik yang menetap terbuat dari batu atau tanah atau material lainnya dengan struktur dan konsep arsitektural sebagai berikut: file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.

file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.htm (19 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 Berbagai macam bentuk dan konsep chaitya dapat dilihat pada gambar berikut ini. Pada beberapa site dari tipikal chaitya ada yang berbentuk sekuen dari bentuk persegi diakhiri dengan ruang suci tempat stupa.− Torana. kata ini berasal dari bahasa Sansekerta yang artinya tempat suci. sehingga vihara dikenal sebagai hall dengan serambi. Vihara terdiri dari ruang-ruang sel kecil yang terisolasi dan ruang bersama berupa hall yang dikelilingi oleh tiang-tiang ( portico) yang merefleksikan ruang komunal dari asrama.2. Contoh Chaitya yang paling bagus terdapat Ajanta and Ellora. Berbagai macam tipikal dari vihara terdapat pada gambar berikut ini. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7.htm (18 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. gerbang (jalan/pintu masuk) ke dalam stupa yang berasal dari bahasa Sansekerta. Chaitya terdiri dari barisan tiang yang beratap.3. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. Orientasi dari vihara bervariasi tidak ada arah tertentu sebagai patokan.htm (20 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 C. di ujungnya yang membentuk membentuk garis keliling melingkari stupa yang ada didalamnya. C.Vihara (Monasteries) Monasteries (Vihara) merupakan asrama atau tempat tinggal para sami Buddha selama mereka bermeditasi. Chaitya Griha Chaitya griha adalah tempat meditasi para sami Budha dalam mempelajari ajaran Budha.htm (21 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM 7 .

file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab-7. penggunaan binatang domestik. Secara umum Wilayah China secara garis besar terbagi atas Huabei ( China Utaradan Huanan ( China Selatan ). pada saat dinasti Tang ini pula.1994-c. Dinasti Tang disebut sebagai masa emas dari Sejarah Cina. Peradaban Cina mulai terbangun sejak 4000 hingga 5000 tahun yang lampau. mereklamasi tanah. dinasti terakhir yang diperintah pribumi berkembang hingga ke Mongol atau Yuan yang merupakan dinasti yang didirikan oleh Kublai Khan.htm (22 of 22)5/8/2007 3:33:01 PM . Sejarah Perkembangan Budaya dan Pemerintahan di China Cina memiliki sejarah yang panjang dan bergejolak sejak masa primitif hingga saat ini.htm (1 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Tabel. agama budha disebarkan ke Jepang. senjata perunggu. Pengaruh rancangan arsitektur kota dan Budha pada masa itu sangat besar pada perancangan kota dan bangunan kuil Budha di Jepang. Begitu pula. 2 8 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.Pada abad ke 2 SM terdapat suatu pemerintah yang bertsruktur di Cina yang memmasuki masa ke kaisaran atau Dinasti. dimana pada saat itu seni lukisan. 7. sejarah perkembangan dan konsep arsitektur china A. patung. dan kayu cetak dan produksi massal buku mengalami perkembangan yang pesat.1523 SM• Membangunan saluran irigasi. bercocok tanam . sastra. kendaraan tempur.1. Dinasti Ming. Tata Urutan Dinasti di Cina dan Karakteristik Sejarahnya Dinasti Karakteristik dan Sejarah Hsia c.

Mencius). pelayanan masyarakat berdasarkan Konfusianisme. Shu. pemberontakan di Mongolia dan Cina Selatan mengakhiri dinasti Ming 1368-1644• . penguatan Taoism dan Buddhisme. masa peperangan 403-221 SM Ch'in 221-206 SM• Penyatuan Cina dibawah kekerasan Shih Huang-ti. neo-konfusianisme mencapai keunggulan dari Taoisme dan Budhaisme. pengembangan luas percetakan. Wei menjadi dominan. Po Chü-i . Wu. penggunaan besi. kalendar China. korupsi pemerintahan. pendirikan kembali sentralisasi pemerintahan. masa keemasan seni sastra dan sajak ( Li Po .1523-c. sistem kanal didirikan T'ang 618-907• Ekspansi teritorial. perumusan strata social. pembangunan jalan. aksara dan penulisan lebih baik. tembok raksasa dibangun kembali. kekisruhan dalam politik. Lao Tzu. Sung 960-1279• Masa perubahan sosial dan intelektual. ide konfusianisme mengecewakan. kanal dan Tembok raksasa Han 202 SM. Budhaisme dan Taoisme menjadi favorit. rancangan hukum tertulis. patung dan lukisan Five Dynasties and Ten Kingdoms 907-960• Masa perang.1027-256 SM• Masa Klasik (Konfusius. masyarakat pertanian dengan birokrasi. budhaisme dibawah tekanan. standadisasi penulisan. kerbau dalam pembajakan sawah. konfusianisme menjadi dasar pemerintahan birokrasi bertingkat. ekonomi mata uang. pengenalan terhadap Budha. konfusianisme meredup. dan masa emas pencetakan perunggu Chou c. serbuk mesiu pertama kali digunakan oleh militer. penggunaan simbol dalam penulisan Shang or Yin c.220•M Penyatuan lebih solid. pertumbuhan dan perkembangan Budha Sui 581-618• Reunifikasi. kesukaran.1027 SM Tonggak sejarah dinasti china pertama. kontak dengan asing (barat). sentralisasi birokrasi. pengembangan perkebunan the dan katun (tekstil). kekerasan berkurang. ekspansi perlahan ke Asia Tenggara. rangkaian barbarisme dari dinasti Cina utara. pencetakan uang kertas pertama. kompilasi sejarah dan kamus bahasa Three Kingdoms 220-265• Pembagian atas tiga pemerintahan: Wei. Yüan 1271-1368• Dinasti Mongol ditemukan oleh Kublai Khan.padi dan gandum. Tu Fu ). pengetahuan ilmiah diadopsi dari India Tsin or Chin 265-420 Dikembangkan oleh Wei. feodalisme digantikan oleh birokrasi pemerintah berjenjang. masa emas aksara Cina.

596. peningkatan perdagangan eropa. Portugis menduduki Macao. penerapan sistem pembajakan sawah meluas hingga ke Asia Tenggara ketika terjadi ekspansi wilayah dan budaya ke bagian selatan Cina. pengembangan arsitektur porselin. Hongkong diserahkan. pada masa itu Cina mengadopsi kemajuan ilmiah dari India. dan Mencius yang menjadi dasar filosofi masyarkat Cina hingga kini. Keramik dan porselin Cina merupakan suat komoditas perdagangan Cina ke beberapa negara pada masa itu. seniman. Tibetan. Sejak dahulu Cina memiliki kepercayaan kepada pemujaan roh nenek moyang. perluasan teritorial tetapi kekuasaan Cina melemah secara perlahan. . Hui. Miao. Manchu. misionari. Uygur. Hierarki sosial dalam masyarakat diperkenalkan pada ketika mulai terbentuk suatu organisasi masyarakat yang sejalan dengan ditemukannya aksara dan penulisan. Cina melepaskan Hongkong untuk menjadi satu negara sendiri setelah pendudukan Inggris pada pertengahan abad ke-19.960 kilometer persegi dihuni oleh beragam etnis seperti suku Han. konfusianisme dan pelayanan masyarakat diterima kembali. Pada masa dinasti Chou sistem pertanian dikelola dengan baik. Budhisme mencapai titik emas dalam penyebaran agama di Cina yang masuk pada masa Dinasti Han. Pada abad ke-19. kekuatan asing membagi Cina kedalam lingkungan yang terpengaruh Perang Opium. novel dan drama. kemudian pada masa dinasti Chou sekitar tahun 1027-256 SM• muncul suatu ajaran Konfusianisme. penurunan kekuasaan sentral. Yi. Sistem sosial budaya Cina Cina memiliki wilayah yang luas dengan total area wilayah 9. Kemudian kontak dengan Barat terjadi pada masa Dinasti Yuan sekitar abad ke-12. kerajaan Cina terakhir file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. pesilatan berkembang. Zhuang. Cina masih terisolasi dari dunia luar hingga abad ke-2 Masehi ketika datang pengaruh Budha dari India.htm (2 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 B.Mongolia keluar. kaligrafi dan keramik berkembang luas dan banyak dikagumi oleh bangsa lain. Mo Ti. ajaran Lao-tse. petani. Seni Lukisan. dan Inggris di Hongkong. kontak dengan pedagang Eropa. dan pedagang. Ch'ing or Manchu 16441912• Pendirian Mancu. Budhisme yang berasal dari India. Strata sosial pada masa itu masih terbagi atas pekerjaan dan kemakmuran yang diperoleh misalnya Raja dan bangsawan. dan Mongol.

dimana persegi melambangkan keteraturan. jantan. orientasi Ruang Dalam. kuat. buatan manusia.htm (4 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. intelektualitas file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. hong Shui atau Feng Shui. Kemudian filosofi Tien-Yen-Chih-Chi. pola Penempatan ruang dalam file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. terang. yin digambarkan sebagai energi negatif.htm (3 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 manusia sebagai manifestasi penerapan keteraturan atas alam dan bundar melambangkan ketidakteraturan sifat alam.1. gelap. Bentuk ideal dan keharmonisan dalam masyarakat tersebut dapat dilihat dari filosofi Tien-Yuan TiFang yang berarti langit bundar dan bumi persegi. Hal-hal yang mempengaruhi Hong Shui menyangkut keseimbangan 5 (Lima) Unsur yaitu waktu Kelahiran. arah dan ukuran bangunan. Kompas merupakan adaptasi metodis karya manusia terhadap struktur alam raya sehingga menjadi pedoman dalam pendayagunaan energi dan sumber alam untuk penyelarasan nafas dunia. kondisi tanah pada lokasi ( tapak) .htm (5 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Sejarah Perkembangan Arsitektur Cina B. Konsep Keseimbangan dalam kehidupan diatur dalam dualitas Yin dan Yang. yang menggambarkan kesehatan dan vitalitas. Konsep dan Filosofi Arsitektur Cina Filosofi arsitektur Cina sangat dipengaruhi oleh filosofi dari kepercayaan dan ajaran Konfusianisme.htm (6 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Dari filosofi arsitektur yang dijelaskan sebelumnya maka prinsip-prinsip dasar dalam arsitektur Cina adalah sebagai berikut: . Sementara. menyerap elemen. Yang adalah sebagai energi positif. Terdapat simbol dan lambang-lambang dari bentuk ideal dan keharmonisan dalam tatanan masyarakat. artinya diantara langit dan manusia yang menggambarkan peralihan dua alam yang disimbolkan dalam bentuk bundar-segi empat-bundar. Taoisme dan Budhisme. betina. air. Hong shui atau Feng Shui merupakan kompas kehidupan yang mengaur keseimbangan yang memiliki elemen alam seperti angin. Selain itu juga membantu manusia memanfaatkan gaya-gaya alam dari bumi dan menyeimbangkan Yin dan Yang guna memperoleh Qi yang baik. tanah dan metal.C.

mengutamakan ilmu pengetahuan bukan kemuliaan. gerak dan orientasi manusia dalam ruang Eksplorasi prinsip tersebut dalam Arsitektural yaitu − Potensialitas Dinding − Penonjolan individualitas bangunan − Pengorganisasian susunan CourtYard − Permainan tinggi lantai − Bangunan dibatasi taman file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. jumlah Court Yard. Hirarki dan Status. Struktur dan Konstruksi. warna tiang. serta jumlah trave hall : 9 (kaisar ) 7 (putra mahkota) 5 (Mandarin) 3 ( rakyat biasa) 5. konsep yang diterapkan pada rangka atap dengan sistem saling tumpang. . − Pintu dan jendela menjadi elemen penunjang yang penting dalam tatanan permukaan bangunan. bentuk dan kerumitan ornamen atap.1. Koordinasi atau orientasi. secara umum bersifat sequensial Horisontal. dinding sebagai pembatas non struktural dan sistem bracket ( Tou Kung). sebagai sikap dan pandangan terhadap rumah sebagai sel dasar arsitektur dan keluarga merupakan mikrokosmos dari tatanan masyarakat umum sehingga pengaturan dan koordinasi sel dasar memiliki arti sebagai pengaturan dan koordinasi dunia 6. susunan ruang yang memiliki penekanan berbeda.htm (7 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 − Rumah utama bersumbu Utara-Selatan dan selalu memilih tempat yang lebih tinggi − Interior dengan elemen utama perabot berukir dengan warna megah sebagai lambang gengsi. hanya arah kegiatan. pada umumnya dicirikan oleh lokasi lahan terhadap jalan Utama/Strategis. sakral Hirarkis Konsentris. seperti tidak ada pembedaan prinsip antara bangunan sakral/religius dengan bangunan umum. bukan kuda-kuda dengan penyangga miring. atap dan secara horisontal dengan Court Yard dan Lantai 4. kolom sebagai pendukung beban atap. mengutamakan posisi. − Adanya privasi berdasarkan rasa hormat dan keintiman tata laku/ Etiket Bangsa Cina yang diterapkan secara vertikal dengan langit-langit. Memfokuskan pada bumi bukan surga. Tata Ruang Rumah 7.

Geologi. Kota Berdinding Dinding sebagai unsur penting dalam formulasi bentuk/struktur kota 2. Garis Lengkung. Asimetri. Beraturan. hexagonal (Kou). bangunan menggunakan konstruksi kayu dan dengan kombinasi warna yang menyolok seperti merah. kuning dan hitam.htm (8 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Hierarki pemerintahan administrasi perkotaan dan desa di Cina yang diterapkan sejak masa dinasti Chin terdiri dari empat tingkat yaitu : − County town = kota ( xian ) − Township = sub kota ( xiang ) − Market Town = kota dagang ( zhen ) − Village = desa ( cun ) Dalam perencanaan kota-kota awal di Cina terdapat beberapa prinsip sebagai berikut. 1. Kejelasan − Komposisi Lansekap − Komposisi Taoisme : Informal. Sumber Air. pola lantai : diagonal ( jen). Tipologi Arsitektur Cina Dari perjalan sejarah yang panjang terhadap perkembangan arsitektur di Cina terdapat beberapa tipologi .htm (9 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Kesan Stabil dengan Keseimbangan Dinamis − Komposisi Arsitektural − Konsepsi Confusius : Formal. Orientasi − Hubungan Lahan dengan Bentuk/Struktur Kota dimana bentuk ditentukan oleh hubungan Simbolik. Misteri. Stilistika. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Romantis dan Alam Liar 3. Prosedur Perancangan dan Perencanaan Kota − Pemilihan Tapak berdasarakan pengamatan Aspek Alami : Topografi. seluruh permukaan bangunan penuh dengan dekorasi. Tak Beraturan.8.2. Konsep Keseimbangan file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Simetri. Garis Lurus. Estetik dan Fungsional antara Kota dan Lingkungan − Berdasarkan Prinsip-prinsip Keseimbangan Yin dan Yang B. Susunan Bata ( Ting).

Kuburan yang memiliki fungsi dan karakteristik sendiri. Beberapa tipologi rumah vernakular Cina yang ada di Cina dibagi atas beberapa tipe seperti : − Rumah bata dengan ruang terbuka persegi di sebelah utara China (siheyuan) (I) − Arsitektur subterranean di wilayah loess seperti Shanxi. sedangkan jumlah court yard bergantung pada besar rumah. Tembok Raksasa sekitar 3000 kilometer. Di wilayah bagian selatan. Cina juga kaya dengan arsitektur vernakular.htm (15 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 .htm (11 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Dari bangunan arsitektur religius yang beragam dan dipengaruhi oleh Budha.arsitektur Cina seperti Istana. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Pada dasarnya arsitektur Budha Cina terbagi atas arsitektur pagoda. yang merupakan induk dari rumpun Austronesia menjadi konsep awal dari aristektur Austronesia.htm (12 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Tipikal rumah di China Bagian Utara ( Northern China) − Tipe rumah yang memiliki halamn tengah atau dijenal dengan sebutan siheyuan (Courtyard house) − Adanya hutong (gang sempit sebagai frontage dari rumah ) − Gerbang yang berornamen menuju ke court yard yang disebut dengan chuihuamen ( hanging flower gate) − Pada tipe dasar hanya terdapat satu ourt yard. Gerbang (Pai Lou). kayu dan bangunan batu sepanjang selatan China (VI) file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.htm (13 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Guangdong dan Jiangxi (V) − Batu bata. dan pahat dinding batu. kuil file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Shaanxi dan provinsi Henan (II) − Arsitektur dengan konstruksi kayu dan bata di sebelah barat dan barat daya China(III) − Konstruksi kayu di sebelah timur china (IV) − Arsitektur tanah liat dan kayu di Hakka (Fujian).htm (14 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. Pagoda ( 5 – 7 tingkat).htm (10 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 budha. Kuil atau Kelenteng.

htm (18 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 terhadap gempa China Bagian Timur (Eastern China) Terbagi atas dua geografi : – dataran landai (Jiangsu dan sebelah utara Zhejiang) dan – berbukit (sebelah selatan Anhui dan Zhejiang) .htm (17 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 Tipe rumah Subterranean house (semitroglodytic houses) − Frontage rumah berada pada sisi sebuah tebing − Adanya close courtyard − Entryway memiliki vault − Keuntungannya.htm (16 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. lebih banyak bukaan untuk sirkulasi udara dan angina dan lebih sedikit resikonya file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.Tipikal rumah dan desa di Loess Region − Cave dwelling (troglodytic houses) − Subterranean house (semi troglodytic house) − Adanya kang (tempat tidur yang terbuat dari tanah liat) − Desa gua − Desa gua di Gansu yang menunjukkan masing-masing rumah memiliki courtyard Rumah Gua (cave dwelling) memiliki konsep arsitektur sebagai berikut: Pintu masuk (Entriway) berbentuk vault Adanya courtyard Satu rumah biasanya terdiri atas dua atau tiga ruang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.

sebagai area paling subur di china • Courtyard brick gate • Suzhou house (row houses) file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208. berbentuk persegi dan lingkaran • Terbuat dari bata (brick) • Adanya enclose structure (weizi) Dataran pantai sebelah selatan (The Southern Coast) • Courtyard house • Material bangunan granite block dan bata merah dan kayu • Dekorasi biasanya pada bagian atap yang terbuat dari kayu Material Bangunan dan Teknologi Pit dwelling =Rumah bawah tanah (yaodong): • Tanah kuning =tanah liat =huangtu ( clay brick) • Endapan lumpur sungai yang dikeringkan (mud brick) • Tanah lempung ( pounded earth) Setelah tahun 1949 : • Adobe brick = tanah liat dan jerami yang dipadatkan kemudian dibakar • Granite block dan Bata merah • Konstruksi atap : kayu dan genteng Bentuk dan Ruang • Modul atau standar dimensi ruang adalah jian • Jian adalah ruang yang berada pada interval kolom yang memiliki ukuran tertentu (lebar dan file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.htm (20 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 panjang) termasuk ukuran tingginya (volume ruang) • Banyaknya jian mulai dari satu.htm (21 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM .htm (19 of 21)5/8/2007 3:33:02 PM 2 China Bagian Barat dan Barat Daya (Western and South-Western China) • Brick house • Bentuk atap berundak atau bertingkat-tingkat • Small courtyard Hakka Region • Besar. Jumlah jian yang genap dihindarkan karena mewakili bentuk asimetri dan bentuk yang tidak tentu.• Sepanjang sungai Yangtze. sejarah perkembangan dan konsep arsitektur JEPANG A. Sejarah Perkembangan Budaya dan Pemerintahan di Jepang Jepang adalah sebuah negara kepulauan yang terdiri dari kira-kira 4000 pulau mulai dari Hokkaido di utara . tiga dan lima. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%208.

semi dan panas. ekonomi.htm (2 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 − Kofun/Yamato Period ( 300. dan Shikoku Jepang beriklim sejuk. menangkap ikan.htm (1 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Tabel 9. 2 9 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. dingin.000 SM) Budaya primitif : Gua sebagai habitat hidup manusia. kapak batu − Jomon Period (10. Perkembangan budaya.000 SM-300SM) Pit dwelling. Area pegunungan meliputi hampir 75% dari seluruh luas wilayahnya dan termasuk negara yang memiliki gunung berapi yang banyak di dunia sehingga gempa sering terjadi dan terdapat banyak titik sumber air panas (hotspring). barang tembikar. perlengkapan mulai bervariasi dari kayu dan batu file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. budaya berburu. pembuatan tungku pembakaran dari tanah liat. Hampir seluruh wilayah memiliki empat musim. bangunan panggung. cuaca dingin berasal dari utara dan panas berasal dari Selatan. rumah individu berkembang.1. Ada empat pulau besar yang memiliki populasi cukup tinggi yaitu Honshu.hingga Okinawa di Selatan. terutama di wilayah utara. gugur.552) Ekonomi pertanian berkembang. Hokkaido. dan politik mengalami proses yang panjang sejak dari masa prasejarah hingga sekarang ini. alat-alat selain batu. Kyushu. . berburu. Kronologi Perkembangan Sejarah dan Pemerintahan di Jepang Jaman/ Masa Periode Pemerintahan/ Kekaisaran Karakteristik dan Sejarah Jaman Prasejarah − Paleolithic age (before 10. masyarakat komunal. pertanian primitive dengan penebangan dan pembakaran − Yayoi Period (300 SM-300) Teknik bercocok tanam padi.

Nambokucho (1333 – 1392) . pembentukan komunitas kecil ( kuni) dengan tata aturannya. konsep tea house mulai tumbuh. pembangunan fisik ibukota Heijo (Nara) dan Heian (Kyoto). akulturasi agama asli dengan budha. tumbuhnya rumah bangsawan ( shinden style). pembangunan dua ibukota. Jaman Pertengahan Kamakura Period (11851333) Peralihan pemerintah dari istana ke golongan militer ( shogun). strata sosial masyarakat menguat. agama budha diperkenalkan. munculnya lebih dari 30 post-town (shukuba machi). adopsi arsitektur Budha dari Cina ( Pagoda). pembangunan kuil-kuil Budha ( Pagoda) − Heian Period (7941185) Golongan aristokrat terbentuk. dan farm house. pembentukan kota-kota. pengenalan Zen-Budhism. pengaruh budaya dan teknologi dari Cina dan Korea. pembangunan jalan (highway) dari Kamakura ke Kyoto. townhouse. Jaman Klasik − Asuka Period (552645) Ekonomi pertanian berkembang pesat. perubahan ritsuryo sistem. ritsuryo sistem. pembentuk birokrasi pemerintahan dengan sentralisasi kekuasaan ( tenno). kyoto sebagai pusat ekonomi dan budaya. tipe rumah samurai Peningkatan craftsmenship berikut organisasinya. pemindahan ibukota ke Kamakura.perkembangan peralatan tembikar dan perunggul. munculnya strata sosial dalam masyarakat − Nara Period (645794) Perdagangan berkembang.

perkembangan sosial masyarakat biasa (commoners). alat pertukangan makin maju. shoin style. pembentukan kekaisaran dalam pemerintahan. petani dan pedagang. Tokyo sebaga ibukota pemerintahan. peralihan shogun Kamakura ke shogun Muromachi Muromachi Period (13921568) Shogun Muromachi menggantikan shogun Kamakura. kuil budha makin berkembang dipengaruhi arsitektur Cina. pengembangan sistem sankin-kotai dan muncul katsura detached palace. masyarakat menengah . file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Kyoto sebagai perwakilan pemerintahan. era pemerintahan modern terbentuk. pemindahan ibukota ke Edo (Tokyo). pengembangan shinden style.samurai resident masih berkembang.htm (3 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Jaman Pre Modern Momoyama (1568-1615) Peningkatan keahlian dan peralatan pertukangan (craftsment). townhouse ( machiya) dan farm house ( minka) makin bervariasi. terdapat bangunan Shoin style. perekonomian berkembang dari skala kecil menjadi provinsial estat. pembangunan highway dan pertumbuhan kota-kota baru (post town) sepanjang jalur kereta api. pembangunan pabrik modern. istana dan kekaisaran masih exist.Kekuasaan Shogunate makin menguat. Kaisar Meiji pindah ke Kyoto. Jaman Modern Meiji Period (1867-1912) Shogun Tokugawa jatuh.munculnya konsep ukuran ruang. Edo (Tokugawa) Period (1615-1867) Shogun Tokugawa. townhouse dan farm house makin berkembang. promosi kaum kapitalis. samurai dwelling. pembangunan jalur kereta api. dan timbul konsep kota baru : castel-town. kontak dengan asing (barat). restorasi Meiji.

pengaruh western style dalam rancangan bangunan dan lingkungan Taisho Period ( 19121926) Pemerintahan modern masih berlanjut.htm (5 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 9. kota metropolitan dan perkembangan industri modern. perubahan lifestyle menjadi modern life style. pembangunan apartemen.2. nasional housing. kemanusiaan serta pembangunan berkelanjutan file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. penggunaan peralatan modern.tumbuh dan berkembang.htm (4 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 B. industri booming. modernisasi meliputi segala aspek termasuk arsitektur. westernisasi dalam banyak aspek termasuk tenik bangunan Heisei Period (1989present) Modernisasi dengan isu-isu sentral : back to nature. pembangunan pabrik. Kronologi Sejarah Perkembangan Arsitektur Perkembangan arsitektur Jepang yang dimulai sejak masa pra-sejarah yang pada saat itu sangat dipengaruhi oleh budaya Austronesia hingga berbagai macam pengaruh dari negara tetangga: Cina dan Korea serta pengaruh barat yang pertama kali dibawa bangsa Eropa. Kronologi Perkembangan Arsitektur Jepang mulai masa prasejarah hingga modern Berbagai tipe dan fungsi bangunan yang berkembang . Secara singkat kronologi perkembangan arsitektur di Jepang dapat dilihat dari skema dibawah ini. pendirian sekolah formal teknik. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Showa Period (19261989) Pemerintahan modern masih berlanjut.

Sehingga tidak heran bahwa perencanaan kota Heian (Kyoto) merupakan replika yang lebih kecil dari desain kota Cangan. bangunan religius: Kuil (Shinto dan Buddha). rumah tinggal prajurit (rumah para samurai). Jalan menjadi pemisah setiap zona. sekolah dan rumah tempat minum teh.mulai masa prasejarah. terdapat satu jalan raya utama menuju kompleks istana Kekaisaran yang memerintah pada masa itu dan membelah kota menjadi dua bagian disebut Kota sebelah kiri ( Sakyo) dan kota sebelah kanan ( Ukyo). Tipologi Bangunan Vernakular Jepang Rumah Primitif Ciri-ciri dan karakteristik rumah Austronesia tampak pada rumah Jepang pada masa prasejarah.htm (7 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 B. kota Heijo pada tahun 710 (Nara). kota Kuni pada tahun 740. sosial politik dan hukum.2. kota Fujiwara pada tahun 694 (sekarang sebelah selatan kota Nara). Masuknya Budha pada abad ke-6 telah 2 membuka hubungan perdagangan internasional yang erat dengan Asia khususnya Cina yang dikuasai oleh Dinasti Tang pada masa itu dan Kerajaan yang menguasai jalan sutra. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Pengaruh budaya. iklim dan alam sangat menentukan konsep arsitektur rumah awal Jepang. Perencanaan kota-kota tersebut umumnya menggunakan konsep grid. antara lain rumah primitif. Hubungan dagang tersebut telah membawa pengaruh pada ekonomi. medieval (Nara) hingga periode Edo dalam arsitektur Jepang. B. Bentuk rumah tenda berdiri file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. rumah toko (machiya). gedung teater kabuki. ibukota Dinasti Tang. rumah tinggal petani (minka). vila atau paviliun bangsawan. Konsep itu pula sebelumnya telah diadopsi dalam perencanaan kota Naniwa pada tahun 645 (sekarang Osaka). kota Nagaoka. Besarnya kota banyaknya zona ditentukan dari sosial ekonomi dan politik dari pemerintahan pada masa tersebut. Pertumbuhan Kota-kota Awal Jepang Pertumbuhan kota-kota baru di Jepang dimulai sejak masa Nara.1. istana dan puri. Kota Heian lebih besar dari kota-kota awal Jepang saat itu. Kesemuanya memiliki karakteristik desain tersendiri. Rumah kerabat atau bangsawan berada disekitar komplek istana.htm (6 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (8 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 . dan kota Otsu.

Kemudian. akan tetapi pada masa itu kepercayaan lokal ( Shinto) yang disimbolkan dengan Amaraterasu o-mikami (dewa Matahari) telah mengakar dan menjadi simbol pemerintahan pada masa itu. Kemudian pada masa Yayoi dan Kofun. lantai ruang berada di atas tiang-tiang yang beralaskan batu. terdapat gap yang lebar antara kaum petani yang maju dan kaum aristokrat. telah mengakibatkan terjadinya evolusi pada bentuk dan konsep rumah. atap pelana.htm (12 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Bangunan Religius Setelah Budha masuk ke daratan Jepang dari Cina dan Korea. rumah panggung ( takayuka) yang pada sebelumnya hanya dibangun sebagai tipikal lumbung menjadi favorit. simbol menyilang seperti tanduk kuda di ujung atap. Pada saat itu rumah bukan lagi semata sebagai tempat berlindung dari panas dan hujan akan tetapi sudah menjadi penanda status sosial di dalam masyarakat. Pada masa itu. Pada saat yang bersamaan waktu itu pengaruh Budha datang dari Cina dan Korea.htm (10 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. pengaruh arsitektur Budha dari Cina sangat besar. Kemudian agama Budha masuk dari Cina dan Korea. Pit dwelling berevolusi menjadi pit dwelling dengan dinding. bangunan yang dinaikan. sejalan dengan perkembangan peradaban. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (9 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Pada masa Kofun. Izumo dan Sumiyoshi. denah ruang persegi. Pengaruh teknik bangunan kuil Budha sangat besar pada perkembangan kuil Shinto. Pada masa Jomon. orang Cina datang bukan hanya membawa dan menyebarkan agama Budha. pit dwelling dengan dinding banyak didirikan. Semua perangkat dan peralatan yang digunakan mengalami perubahan dan kemajuan. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Beberapa kuil Shinto yang megah telah dibangun baik di Ise. akan tetapi .diatas tanah yang dilubangi (pit dwelling) merupakan perkembangan dari rumah gua. Konstruksi ketiga kuil ini menggambarkan konsep bangunan Austronesia. Antara pertengahan abad ke-4 hingga abad ke-5 muncul satu sistem strata sosial yang disebut uji-kabane. Kemungkingan sistem strata sosial ini dipengaruhi oleh Kerajaan Silla di semenanjung Korea.htm (11 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. kemudian menjadi rumah panggung ( raised floor dwelling) dengan struktur kayu dan atap alang-alang.

Penekanan pada hiasan patung dan eklektisme pada kuil Budha terus berlangsung hingga pertengahan abad ke-14. dengan konsep sambungan balok dan tiang menggunakan pasak dan tekan. Berikutnya. bagian sambungan balok atas menggunakan teknik bracket yang merupakan teknik konstruksi khas kuil Budha di Cina. kuil Budha yang menerapkan konsep arsitektur Jepang berkembang pada masa Heian. di dekat Nara. Hoto menerapkan heaven dome dari simbol Budha pada atap pagoda kemudian digabungkan dengan pent-roof (mokoshi) pada keempat sisinya. Setelah selesai pembangunan kuil Horyu-ji kemudian disambung dengan pembangunan kuil Todai-ji di sebelah Timur dari kuil Horyu-ji. prototipe kuil Shinto diabadikan sebagai konsep awal kuil Shinto yang sederhana. kuil Budha ini terbuat keseluruhan dari kayu.htm (13 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Pada abad ke-13 muncul konsep arsitektur kuil Zen-Budhisme. Awalnya bangunan ini adalah vila bangsawan. danau kemudian penataan tata ruang luar yang menunjang bagi proses meditasi. Jumlah Pagoda hanya satu dan berada di tengah kompleks kuil. Lokasi kuil yang dianggap baik yaitu di atas lahan berbukit dekat dengan hutan. Kuil Budha pertama yang dibangun abad ke-7 yaitu kompleks kuil Horyu-ji. Konsep denah kuil Jepang melekat pada konsep simetris pada kuil Cina. kemudian berubah menjadi kuil. dekat Kyoto. Konsep Pagoda bertingkat 5 yang biasanya terdapat pada kuil Budha dari Cina diadopsi pada kuil ini. Kuil Budha terkenal pada itu dan mewakili kuil Budha berarsitektur Jepang yaitu Phoenix Hall di Uji.htm (14 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. disebut dengan hoto. Kuil ini merepresentasikan puncak dari kuil budha dengan arsitektur Jepang yang kemudian dikenal dengan Fujiwara Style dengan penerapan konsep Pagoda yang baru berbeda dari yang sebelumnya. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Material bangunan yang digunakan seperti halnya di Cina. Pembangunan kuil ini memakan waktu sekitar 8 tahun dan selama itu pula telah terjadi transfer teknologi arsitektur Budha antara para tukang dari Cina yang datang khusus mendirikan bangunan tersebut dengan tukang Jepang sendiri.juga membawa atribut yang berhubungan dengan tempat peribadatan agama Budha. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (15 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Rumah Rakyat Biasa . Hingga sekarang ini kuil budha memiliki berbagai macam langgam namun konse pagoda bertingkat mulai ditinggalkan. Nara pada tahun 745 yang memiliki dua buah pagoda tujuh tingkat didalamnya terdapat patung Budha raksasa.

tetapi termasuk juga rumah para pedagang-pedagang kaya. Bunto. bagian depan untuk berdagang dan bagian belakang untuk tinggal. Jika ditinjau dari . Machiya adalah sebuah konsep rumah perkotaan/toko (townhouse) yang mulai berkembang sejak masa Heian sejalan perkembangan perekonomian. Dalam perencanaan kota Fujiwara. konsep perdagangan dan politik yang membentuk pertumbuhan kotakota baru. Gassho. Dari perkembangan kota tersebut muncul satu tipe bangunan komersial yang disebut dengan Machiya (lebih mirip artinya dengan rumah toko di Indonesia). rumah untuk rakyat biasa (commoners house) yang mengalami pertumbuhan pesat pada masa Edo yaitu minka. Kudo dan lain sebagainya. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Heijo dan Heian terdapat dua lokasi pasar yang menjadikan titik tersebut lokasi komersial dari kotakota yang direncanakan. Minka ini bukan hanya sebagai rumah petani. Terdapat banyak tipe minka yang tersebar di seluruh wilayah Jepang seperti tipe Odachi. suasana interior dapat dilihat pada gambar berikut ini. Biasanya rumah tersebut tidak lebar. Pembentukan kota-kota awal Jepang merupakan titik awal perdagangan internasional pada masa itu dengan Asia khususnya Cina. Sasu.htm (16 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Perkembangan perdagangan mulai tampak pada masa Heian. Takabei. Penekanan perekoknomian pada pertanian sejak masa medieval hingga awal modern telah menyebabkan tumbuh suburnya tipe rumah petani.htm (17 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Selain machiya.( Machiya dan Minka) file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.

tempat hiasan lukisan dan rangkaian bunga (ikebana). Peperangan terjadi pada dasarnya terjadi antara dua kubu militer kuat Jepang masa itu : Minamoto dan Taira. kayu dan bambu. Bangunan puri ( donjon) dan kota puri ini dibangun sebagai benteng pertahanan atas serangan musuh. Penggunaan senjata api yang diperkenalkan oleh Portugis pada masa sebelumnya telah membawa wilayah Jepang kepada masa peperangan yang hebat. Atap pelana atau kampung merupakan atap yang banyak digunakan dalam rumah petani. Doma adalah ruang dengan lantai tanah.htm (19 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Puri dan Kota Puri ( Castel and Casteltown) Konsep kota Puri (casteltown) dimulai sejak masa shogun Momoyama. Hampir setiap wilayah ibukota pemerintahan Shogun memiliki puri dengan desain dan ukuran sesuai dengan kedudukan penguasa pada saat tersebut. ima dan zashiki. Struktur bangunan bergantung kepda tipe bangunan dan atap. terdapat tiga bentuk dasar atap yaitu atap pelana atau kampung dengan sopi-sopi ( kirizuma/gable roof). Secara garis besar tatanan ruang dalam minka dibagi atas tiga bagian yaitu Doma. sebelah barat Tokyo. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (20 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 sekarang ini masih berdiri adalah puri Himeji. Ima (hiroma/ itanoma) adalah ruang keluarga (living room). yang sering juga disebut dengan Genji dan Heike. Berdasarkan bentuk atap. bentuk L ( magariya) dan Ch•mon (U-shape). terletak di Hyogo Prefecture. gabungan atap pelana dan limasan (irimoya/hipped and gabled roof). Kuil Maruoka dan Matsumoto menjadi kuil pertama yang dibangun pada akhir abad ke-16. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. Kuil yang terbesar dan termegah dibangun tahun 1609 hingga file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (18 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Ditinjau dari segi bentuk dan ruangnya maka terdapat beberapa bentuk yaitu persegi (sugoya). dapur dan kandang ternak. digunakan sebagai entrance. terdapat tokonoma: sebuah yang ditinggikan lantainya. Pada saat itu (medieval era) di Jepang juga disebut dengan era perang. semua tipe minka menggunakan struktur kayu. atapnya dari jerami dan alang-alang serta genteng. dan zashiki adalah ruang tamu (guest room). atap limasan ( yosemune/hip roof). Puri ini . Biasanya didalam ruang tamu diberi alas tikar yang disebut tatami.material dan teknologi bangunan. dengan dinding dari plesteran tanah liat. ruang kerja.

bukan dirancang untuk didiami dalam jangka waktu yang lama. Puri ini dirancang sebagai tempat tinggal temporer selama pengepungan oleh musuh. rasanya teh yang segar dan hangat dapat menghilangkan file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. kolega sambil menikmati seni rancangan taman disekitarnya dan interior bangunan untuk menyegarkan pikiran tas kegiatan rutinitas yang membosankan. terdapat ruang pengintai yang digunakan untuk melakukan serangan. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. dari puri dapat dilihat pemandangan kota Himeji. Jalan masuk dari gerbang hingga ke puri utama dibuat membingungkan dan menjebak sehingga tidak mudah bagi musuh untuk masuk ke dalamnya. Ada tiga bangunan puri di sekitar puri utama ini yang dinamakan puri barat. terdiri dari 5 tingkat dan 6 lantai (satu lantai dibangun dalam pondasi batu yang tingginya 15 meter). Atap bangunan bertingkat dan menunjukkan kestabilan struktur bangunan. tiang ini disebut dengan tiang kehidupan.memiliki tinggi 45 meter. Pada dasarnya terdiri bangunan bertumpu pada dua tiang utama yang besar menerus hingga ke bagian atas bangunan. puri barat laut. Akan tetapi pondasi bangunan yang tinggi dan terbuat dari batu menyulitkan bagi musuh naik keatas. Kemudian dalam perkembangannya tujuan dari pendirian rumah minum teh ini adalah untuk menjamu dan mengisi waktu bersama teman. kerabat. Pada lantai atas. Pagar tembok dikelilingi oleh parit/selokan yang cukup dalam dan lebar. Pada awalnya upacara teh ini ditujukan untuk menjamu orang-orang yang dekat dengan shogun yang berkuasa pada masa itu sambil santai dan menikmati seni porselin Cina. yang mudah terbakar sehingga menjadi kelemahan ketika perang berlangsung. Upacara minum teh di dalam cangkir tak bertangkai kecil memiliki seni dan aturan yang khas. sebagai pertahanan pertama terhadap serangan musuh.htm (22 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 . Secara keseluruhan struktur bangunan puri terdiri dari konstruksi kayu. dan puri Timur. Lokasi puri ini berada di are perbukitan. Tipikal tata ruang luar ini juga diterapkan oleh puri-puri lain. Keempat puri ini dihubungkan oleh koridor ( watariyagura) dan dikelilingi oleh pagar tembok tinggi.htm (21 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Rumah Minum teh Pembangunan rumah atau tempat minum teh dimulai sejak masa Kamakura dan mulai menjadi tradisi sejak masa Muromachi.

Sistem tersebut dinamakan Kiwari yang berarti pembagian kayu. Ada beberapa tipe rumah minum teh seperti tipe Taian. ruang duduk untuk minum teh. Tipe Joan banyak diterapkan di Inuyama. para tukang menemukan satu sistem ukuran dan proporsi yang diterapkan untuk seluruh tipe bangunan mulai dari kuil. Selain untuk menentukan panjang kayu untuk ruangan. juga menentukan tebal tiang kayu. sebelah selatan Jepang. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. anyaman jerami. Seringkali terdapat tungku ditengah-tengah ruang duduk yang berfungsi untuk menghangatkan teh dan orang yang duduk didalamnya dari cuaca dingin di luar bangunan.kepenatan setelah selesai bekerja. tipe Soan. Desain rancangan rumah minum teh bervariasi di seluruh wilayah Jepang dan menekankan pada material alami seperti kayu. tipe Kebun (Tipe Fushin’an dan Zangetsutei). gerbang. misalnya tipe Fuhin’an dan Zangetsutei. bambu. sebelah timur Kyoto (Jepang tengah). Terkadang rumah teh berdekatan dengan rumah induk. Tipe rumah teh dengan ukuran dua tatami banyak terdapat di kepulauan Rikyu. pada prinsipnya terdiri dari dua ruang. Tipe ini memiliki hiasan pada interior baik pada tokonoma yang disebut dengan murodoko. dan ruang pantri atau ruang untuk menyediakan teh atau ruang mencuci peralatan.5 . Ukuran besar ruang minum teh juga bervariasi mulai dari dua tatami hingga empat setengah tatami. Standar ukuran rumah yang disebut dengan satu modul yaitu satu ken atau 6. dinding tanah liat. tipe rumah teh ini seringkali digunakan untuk beristirahat melepaskan kepenatan dan kelelahan setelah bekerja. Ruang duduk biasanya beralas tikar atau tatami sedangkan ruang persiapan dan cuci berlantai papan kayu. akan tetapi ada juga yang lebih dari empat setengah tatami tergantung kebutuhan dan status sosial pemilik. Sistem Ukuran dan Proporsi Pada akhir abad pertengahan. tapi ada juga yang terisolasi.htm (23 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 C. rumah. Dari semua tipe tersebut dapat dilihat bahwa tata ruang rumah minum teh adalah sederhana. istana dan lain sebagainya. Tipe Yuin merupakan rancangan rumah tea yang banyak terdapat di Kyoto berikut dengan tipe Konnichian yang sering terdapat bersama-sama dengan tipe Yuin. pagoda. tipe Konnichian. tipe ini terdapat di tengah kota Kyoto Tipe Taian adalah tipe yang terdapat di kota yamasaki sebelah selatan Kyoto.

. Pada file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209.htm (25 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM . dan banyak diterapkan pada pembuatan industri di Jepang. Kemudian akhirakhir ini digunakan satu standar ukuran yang dinamakan tsubo yang sama besarnya dengan 6 feet square atau 3. sejak masa Edo hingga saat ini. Cina dan India.syaku sama dengan 197 cm dan tebal kolom adalah 1/10 dari ken atau 19. sejak masa heian. Satu contoh .818 m).303 m. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%209. dan 1 ken sama dengan 1. politik. Hingga saat ini. m2. untuk ukuran ruang telah digunakan konsep tatami. standar ukuran syaku mengalami perubahan. Penyebaran abama menjadi satu jalan untuk menyebarkan keilmuan baik dalam bidang kebudayaan. Sistem ukuran ini masih berlangsung hingga sekarang ini. PENUTUP Pemikiran dan konsep arsitektur Timur bisa diwakili dari melihat konsep arsitektur di Nusantara.3. konsep tatami ini masih digunakan untuk menentukan besaran dan bentuk ruang walaupun merupakan bangunan dengan langgam barat (western style). Berbagai macam model dan konfigurasi tatami menentukan bentuk ruang. dan arsitektur. Terdapat perbedaan dan persamaan di antara arsitektur tersebut dimana kebudayaan yang lebih dahulu di daerah tertentu mempengaruhi kebudayaan di daerah lain. Sudut tiang kayu dipotong 450. Dalam perkembangannya.htm (24 of 25)5/8/2007 3:33:04 PM 2 saat itu satu syaku sama dengan 6 ken (1 syaku sama dengan 0. Akan tetapi.7 cm.

htm file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/coverbukuajar. Kecenderungan akan pemikiran rasio sangat terlihat sehingga menjadi salah satu perbedaan yang mencolok dibandingkan dengan arsitektur timur. 2.htm (2 of 3)5/8/2007 3:33:04 PM 2 Pemikiran atas pembagian ruang sakral dan profan menjadi ciri dalam konsep rumah dan tata ruang kota timur. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%2010. 2. 2.8. China dan Jepang D aftar Gambar hal.3.9. tradisi.4.htm (2 of 2)5/8/2007 3:33:05 PM Kopendium Arsitektur Nusantara.7. Pemikiran ketiga hal tersebut tidak kuat muncul dalam arsitektur Barat.5.htm (1 of 3)5/8/2007 3:33:04 PM 2 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%2010. Strata sosial memberikan pengaruh dalam perletakan rumah dan desa. Indonesia dan Jaringan Asia 4 2. kemudian di Indonesia menjadi meru yang meyimbolkan kepada bangunan sakral untuk pencipta.htm file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/coverbukuajar. Struktur Candi 11 2. 2. 2. 2.1. Seringkali simbol status dan kedudukan penghuni rumah diungkapkan dalam ornamen yang menghiasi bangunan.2.htm (1 of 2)5/8/2007 3:33:05 PM file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/coverbukuajar. India.htm (3 of 3)5/8/2007 3:33:04 PM file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/coverbukuajar.1. Teknik Konstruksi Dinding Berdaun Ganda 14 Tata Urutan Pembangunan Candi 15 Sebaran Arsitektur Klasik Indonesia 11 Candi-candi di Jawa Tengah Utara 17 Candi di Jawa Tengah Selatan 17 Candi Panataran di Blitar 18 Candi Jago (Wisnuwardhana) 18 . Berbagai macam elemen dan hiasan pada bangunan candi 2. 2 10 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Bab%2010.6. lingkungan dan alam sekitar dari masyarakat yang mendiami wilayah tersebut. Gambar Gambar Gambar 13 Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar 1.seperti evolusi stupa dari India hingga pagoda di Cina dan Jepang. Perletakannya tergantung dari agama.

Pembagian ruang pada rumah Batak Toba dan Jawa 44 Gambar 4.6.6.12. Sumatera 20 Gambar 2. Nias Selatan 42 Gambar 4. Tipe Arsitektur Vernakular Indonesia 40 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/daftar%20gambar. Kosmologi rumah toraja sebagai jagad kecil 50 Gambar 4.3.7.5.15.6. Persebaran Kota-Kota Islam Awal di Nusantara 24 Gambar 3.10. Jawa Timur 19 Gambar 2. Candi Biaro Bahal 1. Istana Maimoon Kesultanan Deli. Penopang batang silang pada rumah Nias Utara dan Selatan 47 Gambar 4. Bekas Istana Ternate (awal abad ke-18) 34 Gambar 4. Candi Jabung. berdasarkan Willem Lodewiyckz 55 Gambar 5.7. Candi Pada Masa Klasik Akhir 21 Gambar 3.Gambar 2. Kota-kota Kolonial di Indonesia 54 Gambar 5. Pemasangan piringan kayu besar menjadi ciri khas konstruksi lumbung Indonesia berasal dari Austronesia 47 Gambar 4. Rumah Pedalaman gaya Hindia Belanda di pemukiman Arab. Kediaman Reine de Klerk di Batavia. Lokasi Persebaran Austronesia 35 Gambar 4.4.13. ArsitekturVernakular Indonesia yang menggunakan tanduk kuda dan atap pelana 38 Gambar 4. Sebaran Lokasi arsitektur vernakular Indonesia 41 Gambar 4.10. Bentuk dan ragam hias batu nisan kuno 27 Gambar 3.4. Pelabuhan di lingkungan Banda Aceh 26 Gambar 3.11. India. Medan 34 Gambar 3.16. Raga-raga pada rumah Batak Toba 49 Gambar 4. Semarang 57 .2.12. Pembagian jagat kecil pada rumah Batak Toba 51 Gambar 5. Pola Perkampungan di Bawomataluo.2. Proses Pendirian Tiang dan Balok pada rumah Batak Toba 46 Gambar 4. Mesjid yang mendapatkan pengaruh India (arsitektur Moghul) 30 Gambar 3. Bangunan Kolonial Bergaya neo-Klasik 57 Gambar 5.htm (1 of 4)5/8/2007 3:33:05 PM Kopendium Arsitektur Nusantara. Padang Lawas.3.3.11. Teknik konstruksi rumah vernakular Indonesia 46 Gambar 4. Kompleks Keraton Yogyakarta 33 Gambar 3.5. Siatuasi Pelabuhan Batavia 54 Gambar 5.4.2. sekarang kantor Arsip Nasional 56 Gambar 5.5.1. China dan Jepang Gambar 4. Tata ruang rumah Kalimantan 45 Gambar 4. Ibukota Kerajaan Banten abad ke-16.8. Mesjid yangmendapat pengaruh arsitektur kolonial (modern Eropa) 30 Gambar 3.10.9. Mesjid yang mendapat pengaruh arsitektur candi dan arsitektur vernakular 29 Gambar 3.4.1.9. Ritual permulaan pendirian rumah Melayu 48 Gambar 4. Perkampungan dengan pola Linear 43 Gambar 4. Istana Pagaruyung Sumatera Barat 33 Gambar 3.1.8.

1.5. Kantor Pusat Perusahaan Jawatan Kereta Api Hindia Belanda. Berbagai macam Tipikal Vihara (monasteries) 90 Gambar 8.10. Persebaran Tinggalan Sejarah pada masa awal Budha (abad ke-4 SM .Silaban Jakarta 69 Gambar 6.Sutanto. S.J. arsitek P.P.Gambar 5.Gerber. Situs Kompleks Mahastupa Sanchi 86 Gambar 7. B. Wolf Schoemaker 62 Gambar 5. Gopura bagian dalam kuil Rajarajeshvara di Tanjavur 83 Gambar 7. 1902-1907 65 Gambar 5. Gedung Lingkaran Seni Hindia-Belanda (1914).5.11.P. China dan Jepang Gambar 6. Berbagai macam tipikal Chaitya dari persebarannya di seluruh India 89 Gambar 7. Garbha griha. Batavia. Ajanta. salah satu lokasi chaitya 88 Gambar 7.12. 1920 66 Gambar 6. karya J.3. Kantor Rektorat UI Depok Jakarta 72 Gambar 6.12.14. Nilakanta 81 Gambar 7.2.Mooijen 64 Gambar 5.7. Beberapa bangunan karya arsitek Henri Maclaine Pont 61 Gambar 5.4. Tugu Park Hotel.8.10.6. Jakarta 68 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/daftar%20gambar. Struktur dan konsep arsitektur stupa 87 Gambar 7.1. Peta Wilayah India sejak 1780-1905 75 Gambar 7.5 M) 84 Gambar 7. Surabaya.4. Pemandangan kompleks kuil Tiruvarur dengan beberapa lapis gopura 82 Gambar 7. Gedung Sate. Silaban 66 Gambar 6. Kompas dari filosofi Feng Shui 94 . dan D.1. Persebaran Wilayah Kerajaan Hindu di India abad ke-5 sampai dengan abad ke-13 78 Gambar 7.13.htm (2 of 4)5/8/2007 3:33:05 PM Kopendium Arsitektur Nusantara. Algemeene Maatschappij voor Levensverzekering en Lijfrente (Perusahaan Umum untuk Asuransi Jiwa dan Cagak Hidup). inti dari sebuah kuil Hindu dalam Vimana 80 Gambar 7.8. Beberapa karya arsitektur Thomas Karsten 60 Gambar 5. Beberapa rancangan bangunan karya C. Gedung Bank Indonesia.11. Berlage 1900 66 Gambar 5. Kantor Gubernur Pemerintah Hindia Belanda di Surabaya dirancang arsitek W.3. Kampus STEKPI Jakarta. Mandala dan Vastuphursamandala 79 Gambar 7. H. India. Hendrasto 73 Gambar 7.13.15. bagian dari kebijakan kerajaaan Ashoka 85 Gambar 7.1909 63 Gambar 5.9.2.9. Mandapa pada kuil Mahabalipuram 81 Gambar 7. Peta Wilayah Cina 91 Gambar 8. Semarang.Lemei 59 Gambar 5. karya trio arsitek DCM.14.A.2. Kantor Pusat Bank Jawa.Hendropurnomo. Tugu Monumen Nasional (MONAS). Tugu Prasasti Maurya. arsitek Hulswit Fermont dan Cuypers.6.7. Masjid Istiqlal karya F. karya grup arsitek Atelier 6 72 Gambar 6. Mandapa pada Kuil Sunak. karya arsitek F.15.

13. Tipikal bangunan kuil Shinto 116 Gambar 9.4.Gambar Gambar Gambar Gambar 99 Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar Gambar 8. Situs Kota Terlarang Cina 97 8.6.3. Tipe rumah semitroglodytic 104 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/daftar%20gambar.6.13. Gerbang sebagai symbol sosial masyarakat yang berdiam 98 8.11.9.9. Diagram dari landscape elemen topografi yang baik 95 8. Tatami sabagai konsep ukuran dan bentuk ruang 127 Gambar 10.8. Konsep Perancangan Ibukota Heian.5. Atap meru Indonesia 129 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/daftar%20gambar. Tipe rumah siheyuan yang tedapat di wilayah Cina utara 102 8. Teknik konstruksi bangunan pagoda dan kuil Budha 119 Gambar 9. Desa gua di Loess region 103 8. sekarang Kyoto 113 Gambar 9. China dan Jepang D aftar Isi Hal. China dan Jepang Gambar 9.3.12.1.2. Kuil Budha yang mendapat pengaruh Arsitektur Budha dari Cina 119 Gambar 9.14.htm (4 of 4)5/8/2007 3:33:05 PM Kopendium Arsitektur Nusantara.8. Pembagian tipe rumah berdasarkan wilayah 100 8.7. Kata Pengantar i Daftar Isi ii Daftar Gambar v . Berbagai macam variasi tipe rumah/tempat minum teh 126 Gambar 9. Peta wilayah Jepang 107 Gambar 9.2. Denah dan Ekterior Pit Dwelling Yayoi 114 Gambar 9.4. India. Evolusi Stupa ke Pagoda dan Meru 128 Gambar 10. Tata ruang rumah tipe siheyuan 101 8. Kota-kota Awal Jepang pada abad pertengahan 112 Gambar 9.10.10. Kronologi Perkembangan Arsitektur Jepang mulai masa prasejarah hingga modern 111 Gambar 9. Bangunan primitive Jepang dan evolusinya 115 Gambar 9. Berbagai macam variasi tipe rakyat biasa ( minka) 122 Gambar 9.7.1. Tipikal Rumah Perkotaan (Machiya) 120 Gambar 9. Bentuk dan dimensi ruang dari rumah gua 103 8.12. Berbagai macam tipe puri digunakan sebagai benteng pertahanan dalam masa peperangan mulai Kamakura hingga Edo 124 Gambar 9. India.15. Kompleks Kuil Budha Horyu-ji di Nara dengan satu pagoda 118 Gambar 9. Beberapa tipe pagoda dan spesifikasi material bangunannya 8.5.htm (3 of 4)5/8/2007 3:33:05 PM Kopendium Arsitektur Nusantara.

2.Tipe Arsitektur Vernakular Indonesia: Keberagaman dan Kesamaannya 39 B.4.Masjid sebagai Tempat Suci 28 C. China dan Jepang A. Upacara ritual Pendirian Bangunan 48 5 Arsitektur kolonial indonesia A. Tatanan.2. Pola Perkampungan 41 B.3.Daftar Tabel viii 1 SEJARAH PERKEMBANGAN ARSITEKTUR INDONESIA 1 A.Arsitektur Kolonial Indonesia 55 C. Perkembangan Arsitektur Kolonial Indonesia 55 C.4.3.Kerajaan Hindu dan Budha di Nusantara 8 B.1.2.Kerajaan Islam di Nusantara 22 B.Istana Kerajaan Islam 32 4 Arsitektur VERNAKULAR INDONESIA 35 ASejarah Perkembangan Arsitektur Vernakular Indonesia 35 A. Arsitek dan biro arsitek yang berkarya di Indonesia 59 6 Arsitektur INDONESIA pasca kemerdekaan) A.3. Pembagian kelompok arsitektur candi 15 3 Arsitektur INDONESIA pADa masa perkembangan ISLAM 22 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Daftar%20isi-fix.Sejarah Kolonialisasi di Indonesia 52 B. Kronologis perkembangan arsitektur masjid 28 C.Makam dan Pekuburan Orang Islam 26 D.Pertumbuhan Kota-Kota Islam Awal 23 C.1.htm (1 of 4)5/8/2007 3:33:06 PM Kopendium Arsitektur Nusantara. Pengertian Arsitektur Vernakular 38 B.2. Hubungan Austronesia dan Indonesia 35 A.Pembentukan Kota-kota kolonial di Indonesia 53 C. Bagian dan Konsep Arsitektural Candi 11 B.Arsitektur Candi 10 B. Teknologi Bangunan : Bahan Bangunan dan Teknik Konstruksi 45 B. Fungsi 10 B. Geografi Dan Lingkungan 3 A.2.1.1. Teknik Konstruksi dan Pembangunan Candi 13 B.Arsitektur Warisan Belanda 67 . Sejarah Singkat Nusantara 1 A. Bagian dan Konsep Arsitektural Mesjid 31 E.2. Rumah dan Tantanan Ruang 44 B.1. Keragaman Budaya 3 B.Sejaah Perkembangan Arsitektur Indonesia 5 2 Arsitektur INDONESIA PADA ERA Hindu dan Buddha 8 A.Sejarah Nusantara 1 A.1. India. Tatanan .Nusantara dan Jaringan Asia 3 C.

Tinggalan Sejarah Kerajaan-kerajaan selama era Hindu Budha 9 Tabel 2.1. China dan Jepang file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Daftar%20isi-fix. Perbedaan bentuk dan langgam candi Jawa tengah dan Jawa Timur. Pertumbuhan Kota-kota Awal Jepang 111 B. Pelataran depan atau Mandapa 80 B.2.2.B. Stupa 87 C.Sistem Ukuran dan Proporsi 126 10 PENUTUP 128 Kepustakaan dan Sumber Gambar 130 CATATAN 133 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Daftar%20isi-fix.Arsitektur Hindu 76 B.1.htm (2 of 4)5/8/2007 3:33:06 PM Kopendium Arsitektur Nusantara. Chaitya Griha 88 C.Sejarah Perkembangan Arsitektur India 74 B.3. Kronologi Perkembangan Sejarah dan Pemerintahan di Jepang 106 . India. Hall Berpilar atau Choultri 83 C.2. Konsep dan Filosofi Arsitektur Cina 93 B.1. Table 2.1. Gerbang Piramid ‘ Gopura’ 82 B. Tipologi Arsitektur Cina 98 9 sejarah perkembangan dan konsep arsitektur JEPANG A.htm (3 of 4)5/8/2007 3:33:06 PM Kopendium Arsitektur Nusantara. Tata Urutan Dinasti di Cina dan Karakteristik Sejarahnya 92 Tabel 9.1.1. Sejarah Perkembangan Arsitektur Cina 93 B. India.Vihara (Monasteries) 90 8 sejarah perkembangan dan konsep arsitektur china A.Arsitektur Budha 84 C. Tipologi Bangunan Vernakular Jepang 113 C.Kronologi Sejarah Perkembangan Arsitektur 110 B. China dan Jepang D aftar Tabel hal.2.4.2. 19 Tabel 8.3.htm (4 of 4)5/8/2007 3:33:06 PM Kopendium Arsitektur Nusantara.Sejarah Perkembangan Budaya dan Pemerintahan di Jepang 107 B. Garbha griha 79 B. Sejarah Perkembangan Budaya dan Dinasti di China B. India.Sistem sosial budaya Cina 93 C.1.Kronologis Perkembangan Arsitektur Modern Indonesia 67 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Daftar%20isi-fix. China dan Jepang 7 sejarah perkembangan dan konsep arsitektur india A.

Mengingat waktu pengerjaan yang singkat sekitar 6 (enam) minggu. serta pembaca kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga. China dan Jepang. Buku ini menggambarkan secara singkat dan padat tentang sejarah perkembangan arsitektur di India. Medan. rekan-rekan di departemen Arsitektur. harapan kami agar buku ini dapat mencapai sasaran dan dimanfaatkan secara optimal. Secara garis besar. Buku ini ditujukan sebagai salah satu bahan ajar untuk mata kuliah untuk mata kuliah Sejarah Teori Arsitektur 03. Desember 2006 Penulis. dan kedua. Selain itu buku ini juga ditujukan untuk mengisi keterbatasan pustaka yang sangat diperlukan oleh mahasiswa dalam mempelajari sejarah perkembangan arsitektur di tanah air. Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara. . tentu banyak terdapat kekurangan pada buku ajar ini sehingga kami sebagai penulis dengan segala kerendahan hati mengharapkan kesediaan reviewer dan pembaca memberikan kritikan dan saran bagi perbaikan buku ajar ini di masa yang akan datang. sejarah perkembangan atsitektur di Asia khususnya di India. Departemen Arsitektur. jajaran pimpinan Universitas Sumatra Utara.file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/daftar%20tabel. Untuk itu kepada pengelola program pengembangan E-learning. China dan Jepang khususnya arsitektur vernakular di ketiga negara tersebut. Buku ajar ini disusun merupakan salah satu hasil pengembangan program E-learning yang sedang dilakukan di Universitas Sumatera Utara yang dimaksudkan untuk peningkatan proses belajar mengajar yang dpat diakses dimana saja dan kapan saja. pertama yaitu perkembangan sejarah arsitektur Indonesia. buku ajar ini berisi dua bagian.htm5/8/2007 3:33:06 PM Kata Pengantar K ata Pengantar Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. karena berkat Karunia-Nyalah buku ajar ini dapat tersusun.

New Azian Library. John. Resilience. Dora et al. Jatidiri Arsitektur Indonesia.. 1965. Inoue. Bandung. PT Subur. and Change.) 1989. M. 1859. Traditional Dwellings and Settlements Working Paper Series. Fergusson. 1994. 1980.htm5/8/2007 3:33:06 PM KEPUSTAKAAN DAN SUMBER GAMBAR KEPUSTAKAAN DAN SUMBER GAMBAR AlSayyad. G. 1985. Jean-Paul (ed. 1991. Budihardjo. Eryudhawan. Van Nostrand Reinhold. Hanafi. ca 40 vols. New York. Arsitektur Candi Indoensia. G. Cribb. 1990. Nezar/Bourdier. 2000. Zulkifli. Sir Banister. Eko. Domenig.Isnen Fitri.Pinang.Eng. The Traditional Architecture of Indonesia. A History of Architecture. James. Fletcher. Asia’s Old Dwelling. Dover Publication. Kompendium Sejarah: Seni Bina Timur. Berkeley. 2001. Inc. Oxford University . Ronald. P. Dawson. John Weatherhill Inc. Crouch. Karya Arsitektur Muda Indonesia. From Ancient Times to the Meiji Period. Atmadi. Ananda K. Zurich. New York. John Murray – Albemarble Street. New York. ST. Space in Japanese Architecture. Tradition in Architecture. Parmono. London. Alumni. Tektonik im Primitiven Dachbau (Tectonics in Primitive Roof Construction ). NIP. P. New York. (1985). Tradition. .Institut Gaudenz/ETH. Curzon press. Athlone Press. Hiroshi Watanabe trans. History of Indian and Indonesian Art. Historical Atlas of Indonesia. London. Yogyakarta. Frampton. Jakarta. Coomaraswamy. 1990. 132 206 819 file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Kata%20Pengantar. Oxford University Press. USM Press. 1975. Thames and Hudson. Barry & Gillow. Matsuo.Bambang dkk (ed). 2003. Robert. Knapp. Japanese Building Practice. Handbook of Architecture. Gadjah Mada University Press. London.. 1997. Kenneth et al.

1961. ________. Dwellings. ________. Dover Publication Inc. 1993. John (ed).xtbook/KEPUSTAKAAN%20DAN%20SUMBER %20GAMBAR. Ardjun Rapoport. ______________. 1996. Jaringan Asia.. Surabaya: Penerbit CV. 1969. Tobing. . New York. Guillot. 1992. 1997.. Penerbit Gramedia. ______________. Gramedia Pustaka Utama. Phaidon Press Limited. 2003. University of Texas Press. 1985. Knapp. vol. Paul (ed). Jakarta. The structure of the Toba-Batak belief in the High God. Jakarta. Jakarta. Tradition. 1986. Ronald.Press. Oxford University Press. Gramedia file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20. Miksic. Architecture without architects. Morse. Pasang Surut Arsitektur di Indonesia. O. Nusa Jawa: Silang Budaya. Yayasan Obor Indonesia. Resilience. Edward S. Gramedia Pustaka Utama. G. The vernacular House world wide. Archipelago Press . Singapura. Mangunwijaya. volume 1. Bernard. London. Nusa Jawa: Silang Budaya. South and South-East Celebes Institute for Culture. Nusa Jawa: Silang Budaya. Academy Editions. Y. 2002. Tokyo. Lobu Tua Sejarah Awal Barus. 1963.. Hongkong. Austin. Kodansha International Ltd.. 1996. Jakarta. and Change. Josef (1988). Jakarta. Prentice Hall. 2003. Claude (ed). United Kingdom. Buku 2. 1996. What is Japanese Architecture?. 1993.B. Dwellings.. Indonesian Heritage. House form and Culture. London. The house across the world. Prijotomo.htm (1 of 3)5/8/2007 3:33:06 PM KEPUSTAKAAN DAN SUMBER GAMBAR Pustaka Utama.2 : Sejarah awal . Encyclopedia of Vernacular Architecture of the world. Batas-batas Pembaratan. L. Buku 1. Hongkong. Nishi Kazuo et al. Cambridge University Press.. Buku 3. Amos. Asia’s Old Dwelling. Japanese Homes and Their Surroundings. 1964. Warisan Kerajaan-kerajaan Konsentris. London. Wastu Citra. . Rudofsky. Lombard Denys. Oliver.

Sumintardja. The History of Architecture in India.6 : Arsitektur. 1987. Singapore. Kanisius. Archipelago Press . Yogyakarta. et al. Arsitektur Kolonial Belanda. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. volume 3. Arsitektur Masjid dan Monumen Sejarah Muslim. 1993.Vol. 1990. Malaysia: The Institut Masyarakat . Thomas. vol. Yogyakarta. Phaidon Press Limited. 2000.3:Batak Simalungun/Mandailing. Traditional Building of Indonesia. 1986. _________________. Gadjah Mada University Press. vol..htm (2 of 3)5/8/2007 3:33:06 PM KEPUSTAKAAN DAN SUMBER GAMBAR Suáres. _________________. Bandung. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20. 1980. Napitupulu. Lim Jee.Alain. Singapore.2:Batak Karo. S.Vol. Christopher. Tjandrasasmita. Periplus Edition..P.1:Batak Toba. Soekmono.. Press. Tjahyono. Yogyakarta. 1993.xtbook/KEPUSTAKAAN%20DAN%20SUMBER %20GAMBAR. Viaro.Saleh. Indonesian Heritage. Jendela Pustaka. Yulianto. Pertumbuhan dan Perkembangan Kota-kota Muslim di Indonesia dari abad XIII hingga abad ke XVIII. Yogyakarta. 1993. 1999. Gadjah Mada University Press. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. 1973. Candi : Fungsi dan Pengertiannya. Sumalyo. Yayasan LPMB Tadgell. Yogyakarta. 1973. Yuan. The Malay House Rediscovering Malaysia’s Indigenous Shelter System. Kanisius. Waterson.. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Urbanisme et architecture tradisionnels du sud de l’île de Nias.R.G. Early Mapping of Southeast Asia.Rehoce (Regional Housing Centre). Yogyakarta. M. 2005. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.. Arsitektur Masjid Kuno. Jakarta. Gadjah Mada University Press. Uka. UNESCO. 1973. Menara Kudus. Arsitektur Tradisional Sumatra Utara. and. Kudus. 1973. _________. Kompendium Sejarah Arsitektur Indonesia. D. Roxane. 2000 . 1978. Gunawan (ed). 1991. “ The Living House”. Singapura. Singapore. ________. volume 2. Kanisius.Sergeant. volume 1. _________. Oxford Univ.

hal. hal. vol.. 1993. Indonesian Heritage.htm (3 of 3)5/8/2007 3:33:06 PM 1 Catatan Bab 1 1. lihat Domenig 1981 hal. Soekmono. Bulettin Koninklijke Nederlandse Oudheidkundige Bond (KNOB). 1993. AL Zutphen file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20. Kanisius. 1973. Miksic. Early Mapping of Southeast Asia. 2. Gunawan (ed). Singapura hal. 1996. 162 Bab 4 1. 1993 6.K 43-48. 1993. 168 7. vol. Lombart. 147 3. Archipelago Press . hal. Singapura. vol. 2. 6. hal. Archipelago Press . hal. Guillot. hal.2 : Sejarah awal. Yogyakarta. Indonesian Heritage. Singapore. Walburg Grafische Diensten. Soekmono. Thomas. Uka. Singapura. 2005. Lobu Tua. 1973.45 4.122.. vol. John. 2002. 2000. volume 3. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. Suáres. 2. Sejarah Awal Barus. 1999. hal 51-53. Indonesian Heritage. Periplus Edition. hal. John. Pertumbuhan dan Perkembangan Kota-kota Muslim di Indonesia dari abad XIII hingga abad ke XVIII.xtbook/KEPUSTAKAAN%20DAN%20SUMBER %20GAMBAR. ibid Bab 3 1. no. Tjahyono. Tjandrasasmita..2 : Sejarah awal. volume 3. ibid 3. Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia. 1993. Uka. Miksic. Claude. 88. Tjandrasasmita. 5. Kanisius. Singapura. John. Jakarta. hal 14.58. 1993 3. Yogyakarta. Yayasan Obor. Nusa Jawa : Silang Budaya. hal. Miksic. 88. Archipelago Press .2 : Sejarah awal. Pertumbuhan dan Perkembangan Kota-kota Muslim di Indonesia dari abad XIII hingga abad ke XVIII. Archipelago Press .6 : Architecture . 9 . Indonesian Heritage. Bab 2 1. 1993.------------------. Jaargang 104. 2000.

Bernard Rudofsky. dirangkum dari Architecture without Architects. Amos. London.p cit. Ir. Budaya dan arsitektur Veda memberi pengaruh yang besar dalam arsitektur India. Bab 5 1. file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Note. banyak manuscript yang ditulis dalam bahasa Veda menceritakan tentang benteng yang terbuat dari batu dan metal. Tjahyono. Penjelajahan 1990-1995. Suku veda memiliki sejumlah kata-kata yang mengungkapkan berbagai jenis rumah termasuk chhardis (rumah dengan atap alang-alang). cit. 1. Steve Mouzon 6. 1969. 1964. Singapura hal.htm (2 of 2)5/8/2007 3:33:07 PM . 9 4.htm (1 of 2)5/8/2007 3:33:07 PM 1 4.2. harmyam (rumah dari batu dengan court yard pada tengah-tengah bangunan dan gotra (multi-dwelling complex dengan kandang untuk binatang). Indonesian Heritage. Handinoto dalam bukunya Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya) 3. London 3. Academy Editions.6 : Architecture . Handinoto dalam bukunya Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya) Bab 6.34-39): Bab 7 1. House form and Culture. vol. Preentice Hall. Suryono Herlambang dalam tulisannya pada buku AMI. Raga-raga ini dipercayai sebagai spirit untuk mengusir roh jahat atau gangguan dari luar yang mengancam keselamatan rumah. Handinoto dalam bukunya Perkembangan Kota dan Arsitektur Kolonial Belanda di Surabaya) 2. raga-raga adalah benda yang dikeramatkan dari daun-daunan diletakan dalam keranjang kemudian digantungkan ke struktur atap rumah. Ir. sekaligus merupakan generasi ketiga arsitek Indonesia?. Tobing (1963:p. Leon Krier 5. . Gunawan (ed). file:///D|/E-Learning/Sejarah%20Dan%20Teori%20Arsitektur%203/Textbook/Note. o. hal. Archipelago Press . Ir.78). op. 1993. Rapoport.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful