P. 1
PERBANDINGAN UUD 1945, RIS 49, UUDS 50

PERBANDINGAN UUD 1945, RIS 49, UUDS 50

|Views: 4,362|Likes:

More info:

Published by: Romeyn Perdana Putra on Mar 21, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/26/2013

pdf

text

original

PERBANDINGAN UUD 1945.

KONSTITUSI RIS 1949
Dan UUDS 1950
Oleh: AIis Winarko
Konstitusi merupakan hal yang sangat penting dan vital dalam suatu pemerintahan dengan diberlakukannya dan disahkannya
konstitusi yang membentuk Republik Indonesia, ini merupakan pertanda yang ielas bahwa negara ini dimaksudkan sebagai negara
konstitusional yang meniamin kebebasan rakyat Indonesia untuk memerintah diri sendiri, usaha bangsa Indonesia yang merdeka dan
berdaulat untuk membentuk pemerintah sendiri yang sah serta usaha meniamin hak-haknya sambil menentang penyalahgunaan
kekuasaan hanya dapat dilakukan dalam kerangka negara konstitisional, pembentukan negara konstitusional merupakan bagian dari
upaya mencapai kemerdekaan, karena hanya dalam kerangka kelembagaan ini dapat dibangun masyarakat yang demokratis.
Seiak proklamasi 17 agustus 1945 sampai saat ini telah berlaku tiga macam Undang-Undang Dasar dalam beberapa periode yaitu: (1)
Periode 18 Agustus 1945-27 Desember 1949, (2) Periode 27 Desember 1949-17 Agustus 1950 (3) Periode 17 agustus 1950-5 Juli
1959 (4) Periode 5 Juli 1959 (saat ini UUD 1945 telah diamandeman). Saat RI diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945,
Republik baru ini belum mempunyai Undang-undang Dasar, sehingga oleh PPKI pada tanggal 18 agustus 1945 disahkan UUD 1945
sebagai Undang-Undang Dasar republik Indonesia. Akan tetapi perubahan peta perpolitikan yang teriadi antara Indonesia dengan
Belanda telah membawa dampak yang besar rongrongan Belanda dalam RI masih cukup kuat dengan mencoba mendirikan Negara
Sumatera Timur, NIT, Negara Pasundan dll, seialan dengan usaha untuk meruntuhkan RI teriadilah Agresi I tahun 1947 dan Agresi II
1948 dimana akibat dari itu PBB mengadakan KMB di Den Haag.
Dengan disetuiuinya hasil-hasil KonIerensi Meia Bundar (KMB) pada tanggal 2 November 1949 di Den Haag, maka terbentuklah
Negara Republik Indonesia Serikat (RIS). Sebagaimana dikemukakan oleh RicleI (1991:350) Dari konIerensi tersebut disepakati
bahwa Belanda akan menyerahkan kedaulatannya kepada RIS, antara Belanda dan RIS akan membentuk suatu uni longgar dengan
ratu Belanda sebagai pimpinan simbolis. RIS ini terdiri dari 16 negara bagian yang masing-masing negara bagian tersebut memiliki
luas daerah dan iumlah penduduk yang berbeda. Negara-negara bagian terpenting dari Republik Indonesia Serikat itu ialah Negara
Sumatera Timur, Negara Sumatera Selatan, Negara Pasundan dan Negara Indonesia Timur. (Marwati Dioned Poesponegoro dan
Nugroho Notosusanto. 1984: 205). Untuk itu perlu pula di bentuk alat-alat kelengkapan negara yang salah satu Iaktor pentingnya ialah
UUD maka dibuatlah Konstitusi RIS.
Atas desakan yang kuat dari rakyat maka pada tanggal 8 April 1950 dieselenggarakanlah konIrensi segitiga antara Republik Indonesia
Serikat, Negara Indonesia Timur dan Negara Sumatera Timur, dimana kedua negara bagian tersebut memberikan mandat kepada Hatta
sebagai Perdana Menteri RIS pada tanggal 12 Mei 1950 untuk membentuk negara kesatuan, setelah terbentuk negara kesatuan tersebut
pada tanggal 19 Mei 1950 kemudian dirancanglah undang-undang dasar negara kesatuan oleh panitia gabungan dari Republik
Indonesia Serikat dengan Republik Indonesia. Pada tanggal 15 Agustus 1950 dengan UU no 7 tahun 1950 ditetapkan perubahan
konstitusi RIS meniadi UUDS 1950 berdasarkan pasal 127 a, pasal 190 dan pasal 191 ayat 2 konstitusi RIS (A. B. lapian, et al.
1996:265), yang akan meniadi pembahasan disini ialah dimanakah letak persamaan dan perbedaan dari UUD 1945, Konstitusi RIS
dengan UUDS 1950.
Persamaan UUD 1945. Konstitusi RIS 1949 dan UUDS 1950 adalah:
Ketiga Undang-Undang Dasar tersebut baik UUD 1945, Konstitusi RIS dan UUDS 1950 pada dasarnya adalah bahwa semuanya itu
masih bersiIat sementara. UUD 1945 sebagaimana dikemukakan oleh Sukarno yang dikutip Yamin disebutkan '|U|ndang-undang
dasar yang dibuat sekarang ini adalah undang-undang dasar sementara. Kalau beoleh saya memakai perkataan: ini adalah undang-
undang dasr kilat. Nanti kalau kita telah bernegara didalam suasana yang lebih tenteram, kita tentu akan mengumpulkan kembali MPR
yang dpat membuat UUD yang lebih lengkap dan sempurna¨ (Nasution. 1995: 29). UUD 1945 bersiIat sederhana iuga dilihat dalam
pasal III ayat 2 aturan tambahan disebutkan, akan dibentuk MPR dan menurut pasal 3 UUD 1945 salah satu tugas MPR adalah
menetapkan UUD, maka ini berarti bahwa selama MPR belum menetapkan UUD 1945 sebagai UUD yang tetap berarti siIatnya
adalah sementara. Konstitusi RIS alasannya atas dasar pertimbangan bahwa sebetulnya badan yang membentuk UUD RIS kurang
representatiI, maka dalam pasal 186 UUD RIS disebutkan bahwa konstituante bersama-sama dengan pemerintah selekas-lekasnya
menetapkan konstitusi RIS, dari bunyi pasal ini ielaslah bahwa UUD RIS bersiIat sementara. Sedangkan untuk UUDS 1950 ielas
sementara karena adanya pencantuman kalimat sementara, bida iuga dilihat dalam pasal 134 dimana diharuskan konstituante bersama-
sama dengan pemerintah menyusun UUD RI yang akan mengganti UUD yang berlaku pada saat itu (UUD 1950) hal ini disebabkan
karena badan yang menyusunnya merasa dirinya kurang representataiI. Selain siIatnya yang sementara, persamaan diantara ketiganya
adalah sama-sama Undang-undang Dasar dimana mereka dibuat untuk meniadi dasar hukum bagi negara (dasar legitimasi) dari
kekuasaan yang sah dari suatu pemerintahan.
Secara Umum dari ketiga UUD tersebut dapat diklasiIikasikan dalam dua bentuk negara kesatuan dan Iederal dimana menurut Moh
Kusnardi dan Harmally Ibrahim (1988:169) perbedaan diantara keduanya sebagai berikut:
1. Pada negara Iederal negara-negara bagiannya punya wewenang untuk membuat UUD sendiri dan dapat menentukan bentuk
organisasinya masing-masing dalam batas-batas yang tidak bertentangan dengan konstitusi dari negara Iederal seluruhnya.
Dalam hal ini organisasi dari bagian-bagian pada negara-negara kesatuan pada garis besarnya ditentukan oleh pembuat UU di
pusat. Organisasi ini merupakan pelaksanaan dari system desentralisasi dalam negara kesatuan. Bagian-bagaian dalam negara
kesatuan yang lazimnya disebut sebagai propinsi tidak mempunyai wewenang untuk membuat UUD sendiri.
2. Dalam negara Iederal wewenang pembuat UU pemerintah pusat Iederal ditentukan secara terperinci sedangkan wewenang
lainnya pada negara-negara bagian. Sebaliknya dalam negara kesatuan wewenang secara terperinci terdapat pada propinsi-
propinsi dan residu powernya ada pada pemerintah pusat negara kesatuan.
Perbedaan yang lebih terinci dari ketiga UUD tersebut dapat dilihat dalam tabel.
Perbedaan
UUD
1945.
Konstitusi
RIS 1949
dan UUDS
1950
NO
ASPEK UUD 45
Konstitusi RIS
1949
UUDS 1950
1 Sistematika
Penulisan
UUD
Pembukaan terdiri dari
5 alinea disebutkan:
'. maka disusunlah
kemerdekaan
mukadimah terdiri dari 4
alinea disebutkan:
Kemerdekaan disusun
dalam suatu piagam
Mukadimah terdiri dari
4 alinea disebutkan:
Kemerdekaan disusun
dalam suatu piagam
kebangsaan Indonesia
itu dalam suatu
undang-undang dasar
negara yang terbentuk
dalam susunan Negara
Indonesia yang
berkedaulatan rakyat
dengan berdasar
kepada..¨.
UUD 1945 terdiri dari
XVI bab, 37 pasal, 4
aturan peralihan dan 2
aturan tambahan.
negara yang berbentuk
Republik- Federasi
(Alinea ke 3).
Konstitusi RIS batang
tubuh terdiri dari 6 bab
dan 197 pasal.
negara yang berbentuk
Negara Republik-
Kesatuan.( alinea ke4).
Batang tubuh UUDS
1950 terdiri dari 6 bab,
146 pasal dan 1 pasal
penutup.
2 Mengenai
Bentuk
Negara dan
Kedaulatan
Negara Indonesia
adalah negara kesatuan
yang berbentuk
republik (pasal 1 ayat
1).
Kedaulatan adalah
ditangan rakyat dan
dilakukan sepenuhnya
oleh MPR (pasal 1 ayat
2).
RIS yang merdeka
berdaulat ialah suatu
negara okum yang
demokrasi dan
berbentuk Iederasi.
(dalam pasal I ayat 1).
Kekuasaan kedaulatan
RIS dilakukan bersama
antara pemerintah, DPR
dan Senat. (dalam pasal
I ayat 2).
Republik Indonesia yang
merdeka dan berdaulat
ialah suatu negara okum
yang demokratis dan
berbentuk kesatuan.
(dalam pasal I ayat 1).
Kedaulatan RI berada
ditangan rakyat dan
dilakukan oleh
pemerintah bersama
dengan DPR. (dalam
pasal I ayat 2).
3 Daerah
Negara
UUD 1945 tidak
menielaskan dengan
terinci mengenai mana
saia wilayah Inonesia
itu.
RIS meliputi seluruh
daerah Indonesia yaitu
daerah bersama:
- Negara Indonesia
Timur. Negara
Republik Indonesia
meliputi seluruh daerah
Indonesia (Pasal 2).
Pasundan (termasuk
distrik Iederal
Jakarta), Negara Jawa
Timur, Negara
Madura, Negara
Sumatera Timur
(Asahan Selatan dan
labuhan Batu),
Negara Sumatera
Selatan.
- Satuan kenegaraan
yang tegak sendiri,
Jawa Tengah, Bangka,
Belitung, Riau
Kalimantan Barat,
Dayak Besar, Daerah
baniar, Kalimantan
tenggara dan
Kalimantan Timur.
(Pasal 2).
4 Alat
Kelengkapan
Negara
Alat-alat kelengkapan
negara terdiri dari :
Maielis
Permusyawaratan
Rakyat,
Presiden,
Dewan Perwakilan
Rakyat,
Alat-alat perlengkapan
negara dalam Konstitusi
RIS terdiri dari :
Presiden,
Menteri-menteri,
Senat,
Dewan Perwakilan
Rakyat, Mahkamah
Alat-alat perlengkapan
negara dalam UUDS
1950 terdiri dari :
Presiden dan Wakil
Presiden,
Menteri-menteri,
Dewan Perwakilan
rakyat, Mahlamah
Agung dan Dewan
Dewan Pertimbangan
Agung,
Mahkamah Agung dan
Badan Pemeriksa
Keuangan.
Agung Indonesia dan
Dewan Pengawas
Keuangan.
Pengawas Keuangan.
5 Penielasan
Alat-alat
kelengkapan
Negara
MPR terdiri atas anggota-
anggota DPR, ditambah
dengan utusan daerah dan
golongan menurut aturan
yang ditetapkan UU,
putusan MPR ditetapkan
dengan suara terbanyak,
bersidang sedikitnya sekali
dalam 5 tahun di ibukota
negara dan mentapkan
UUD dan GBHN.
Presiden
Presiden dan Wakil
Presiden dipilih oleh
MPR dengan suara
terbanyak (pasal 6 ayat
2).
Sebelum memangku
iabatan, Presiden dan
Wapres bersumpah
menurut agama atau
berianii dengan
sunguh-sungguh
dihadapan MPR atau
Dalam konstitusi RIS tidak
ada MPR
Presiden
Presiden dipilih oleh
orang-orang yang
dikuasakan oleh
pemerintah daerah-
daerah bagian (Pasal 69
ayat 2).
Presiden sebelum
memangku iabatan
mengangkat sumpah
dihadapan orang-orang
yang dikuasakan oleh
pemerintah daerah
bagian.
Dalam Konstitusi RIS
1949 ini antara
pemerintah dengan
parlemen memiliki
kedudukan yang sama-
sama kuat dimana
pemerintah tidak dapat
Tidak ada MPR.
Presiden
Presiden dan Wapres
dipilih menurut aturan
yang ditetapkan dengan
UU (pasal 45 ayat 3).
Presiden sebelum
memangku iabatan
mengangkat sumpah
dihadapan DPR
Pemerintah dapat
diiatuhkan oleh presiden
(presiden berhak
membubarkan DPR
dengan syarat dalam
waktu 30 hari harus
dilakukan pemilihan
baru).
Menteri
Menteri-menteri
DPR (pasal 9).
UUD 1945 kedudukan
adalah kuat presiden
tidak dapat
membubarkannya.
Menteri
Tidak ada menteri
Senat
Tidak ada senat dalam
alat kelengkapan
negara berdasr UUD
1945.
DPR
Susunan DPR
ditetapkan dengan
Undang-undang (pasal
19 ayat 1).
DPA
Susunan DPA
ditetapkan dengan UU,
dewan ini
berkewaiiban memberi
iawaban atas
pertanyaan presiden
dan berhak
diiatuhkan oleh
parlemen dan parlemen
pula tidak dapat
dibubarkan oleh
pemerintah.
Menteri
Menteri-menteri
bersidang dalam dewan
menteri yang dipimpin
oleh perdana menteri
iika berhalangan
digantikan oleh menteri
yang berkedudukan
khusus.
Senat
Mewakili daerah-daerah
bagian, setiap daerah
bagian mempunyai dua
anggota senat dan setiap
anggota senat
mengeluarkan satu
suara.
DPR
DPR mewakili seluruh
rakyat Indonesia dan
terdiri dari 150 anggota.
bersidang dalam dewan
menteri yang dipimpin
oleh perdana menteri
iika berhalangan
digantikan oleh menteri
yang dituniuk oleh
dewan menteri.
Senat
Dalam alat kelengkapan
negara di UUDS 1950
tidak ada senat.
DPR
DPR mewakili seluruh
rakyat Indonesia dan
terdiri seiumlah anggota
yang besarnya
ditetapkan berdasar atas
perhitungan setiap
300.000 iiwa penduduk
Indonesia memiliki
seorang wakil.
DPA
Tidak ada.
MA
Susunan dan kekuasaan
mengaiukan usul
kepada pemerintah.
MA
Susunan keanggotaan
tidak dibahas secara
rinci, hanya
menyebutkan susunan
kekuasaan badan-badan
kehakiman itu diatur
dengan UU.
BPK
Suatu badan yang
tugasnya lebih banyak
dititik beratkan kepada
tindakan yang bersiIat
represiI.
DPA
Tidak ada.
Mahkamah Agung Indonesia
Susunan dan
kekuasaannya diatur
dengan Undang-undang
Iederal.
DPK
BPK diganti dengan
nama Dewan Pengawas
keuangan suatu badan
yang tugasnya lebih
banyak dititik beratkan
kepada tindakan yang
bersiIat mencegah.
MA diatur dengan
Undang-undang.
DPK
BPK diganti dengan
nama Dewan Pengawas
keuangan suatu badan
yang tugasnya lebih
banyak dititik beratkan
kepada tindakan yang
bersiIat mencegah.
6 Hubungan
Luar Negeri
Presiden mengangkat
duta dan konsul,
presiden menerima
duta negara lain.
Masuk dalam dan
memutuskan perianiian
dan persetuiuan lain
hanya dilakukan oleh
presiden dengan kuasa
undang-undang Iederal.
Masuk dalam dan
memutuskan perianiian
dan persetuiuan lain,
dilakukan oleh presiden
hanya dengan kuasa
undang-undang.
7 Konstituante Tidak ada konstituante,
tetapi mengenal MPR
yang memiliki Iungsi
yang hampir sama
Konstituante dibentuk
dengan ialan
memperbesar DPR yang
dipilih dan Senat baru
yang dituniuk serta
Konstituante terdiri dari
seiumlah anggota yang
besarnya ditetapkan
berdasar atas
perhitungan setiap
dengan konstituante. anggota-anggota luar
biasa sebanyak iumlah
anggota biasa maielis.
150.000 iiwa penduduk
warga negara Indonesia
memiliki seorang wakil
(pasal 135 ayat 1).
8 Penyusun UUD 1945
rancangannya telah
disetuiui pada tanggal
16 Juli 1945 oleh
BPUPK dan Iormalnya
berlaku seiak disahkan
oleh PPKI pada tanggal
18 Agustus 1945
sampai tanggal 14
Desember 1945.
Konstitusi RIS
rancangannya disusun
oleh wakil-wakil
republik Indonesia dan
BFO (pertemuan untuk
musyawarah Iederal).
UUDS 1950 ini
dirancang oleh panitia
gabungan antara
Republik Indonesia
Serikat dengan Republik
Indonesia.
9 Agama Negara berdasrkan atas
ketuhanan YME (Pasal
29 ayat 1).
Negara meniamin
kemerdekaan tiap-tiap
penduduk untuk
memeluk agamanya
masing-masing dan
untuk beribadah
menurut agamanya dan
kepercayaannya itu.
Dalam RIS tidak
disebutkan bahwa
negara berdasarkan
ketuhanan YME.
Tidak ada pasal khusus
yang mengatur iaminan
bagi tiap penduduk
untuk memeluk dan
beribadah menurut
agama dan
kepercayaannya.
Negara berdasarkan
ketuhanan Yme (pasal
43 ayat 1).
Negara meniamin
kemerdekaan tiap-tiap
penduduk untuk
memeluk dan beribadah
menurut agama dan
kepercayaannya masing-
masing.
10 Pertahanan
Negara
Tiap-tiap warga negara
berhak dan waiib ikut
serta dalam usaha
Lebih spesiIik
disebutkan tentara
republik Indonesia
serikat bertugas
Angkatan Perang
Republik Indonesia
bertugas melindungi
kepentingan-
pembelaan negara
Presiden dengan
persetuaiuan DPR
menyatakan perang,
membuat perdamaian
dan perianiian dengan
negara lain.
Presiden pemegang
kekuasaan yang
tertinggi atas AD, AL
dan AU
Tidak diielaskan
melindungi
kepentingan-
kepentingan RIS (pasal
180 ayat 1)
Pemerintah tidak
menyatakan perang
melainkan iika itu
diizinkan oleh DPR dan
Senat.
Presiden ialah Panglima
tertinggi tentara RIS.
Pemerintah iika perlu
menaruh tentara
dibawah seorang
panglima umum,
mneteri pertahanan
dapat dituniuk
merangkap iabatan itu.
kepentingan negara RI.
Presiden tidak
menyatakan perang
melainkan iika hal itu
diizinkan lebih dulu oleh
DPR.
Presiden memegang
kekuasaan tertinggi atas
APRI.
Dalam keadaan perang
pemerintah
menempatkan AP
dibawah seorang
panglima besar
11 Sistim
Pemerintahan
Sistem pemerintahan
Presidentil.
Sistem pemerinatahan
parlementer.
Sistem pemerintahan
parlementer.
12 Pemerintahan
Daerah
Tidak terperinci karena
diatur kembali dengan
UU.
Diielaskan secara rinci
mengenai aturan dari
negara bagian dari alat
kelengkapan,
pelaksanaan
pemerintahan, hak,
kewaiiban, administrasi
dll.
Tidak diielaskan secara
rinci hanya disebutkan
bahwa tiap-tiap daerah
berhak mengurus rumah
tangganya sendiri sesuai
dengan UU.
13 Undang-
undang
Kekuasan perundang-
undangan dilaksanakan
antara pemerintah
bersama DPR.
Kekuasaan perundang-
undangan dilakukan
oleh Pemerintah
bersama DPR dan Senat.
Kekuasan perundang-
undangan dilaksanakan
antara pemerintah
bersama DPR.
DaItar Pustaka

AB. Lapian, et al. 1996. terminology Seiarah 1945-1950 dan 1950-1959. Jakarta: Depdikbud.
Adnan Buyung Nasution. 1995. Aspirasi Pemerintahan Konstitusional di Indonesia. Jakarta : Pustaka Utama GraIiti.
Marwati Dioened P dan Nugroho Notosusanto. 1984. Seiarah Nasional Indonesia VI. Jakarta : Balai Pustaka.
M.C RicleI. 1991. Seiarah Indonesia Modern. Yogyakarta: Gadiah Mada University Press.
Moh Kusnardi dan Harmally Ibrahim. 1988, Pengantar Hukum Tata Negara Indoenesia. Jakarta: Pusat Studi Hukum Tata Negara
FHUI dan CV Sinar Bakti.

:3   /909.3 /.3. -/.8-0781. $:2..3 :3/./-039:./.9802039.7.8.. -..7.2.7....3.80.3 :3/.9:.8. 20309.99./.9003./2. 30.&&8.3.394   &39:9:507:5:. 43899:8#$..    .330.9802039.#05:-3/4308.3 /..8 802039.8.3202-039:&&#$:7.//.33.980.7.23/80-:9.3/..7.0/:.2. ../.08.-0730.&& 43899:8#$/. $07.3.8.  :89:8   /03.7./03.8:3/.3:39:&&$ 0..5-07.3/:95.9802039.8.8..3 :3/.9 9: .3-07.30./.3 ..9:9:.3.43899:. 09.3-.5./..3&&80-..7.8.947503933.3.33. $07.3..2.9039:.5.. $:2. 9./..3/-039:!#/. :3/..3 /83 .3 &(3/.8.7.7 #05:- 3/4308.-.2 9./. &&80-.38..7.7.390-078..802039.3 && 34  9.703.9..7. 80-.8./. 8. &&2. 09.3.43899:8#$  9.-. !.7..:./..3909.&&#$/80-:9.&3/.343899:.30-03.3.3&&$ .907..39.3.8.5./ 502-.9: 2..77.9/../.  .7.3.9 430/ !4085430474 /..9.3 705708039..2.8 /...-.9:7.3.3.3.%2:7 /2.3 507:-.39.907.7 #05:- 3/4308.7802039..9/.202.8.3 :2.3.3 /./-:./.3 :3/. 20309.3 5. 5078.302-.8.33. %2:7  0.9 .8 0...3.9  43899:8 #$     .503.2 5.3 :7444948:8.:.9:.9202-:.7.2.8.8!#.03907#$5.  !./02:.30.!# .907.3 203.8. $0.  . .2. %2:7  ..&&#$-0781.7.5.3/80-:9.5.$:2.35020739.9:.3/.  0.91 2.2.38025:73.7 &&   43899:8 #$ /03.343899:8#$ /.8/08.7 30.7.30-903907.3  09 .9 0.:9.. .. 08../.9&&.9.3 40 5.7.25..7./.8.3 5.08.4317038809.79-.3 507-0/.07../..:-0408.93..3 .39:2.7.790780-:9-.!07/.28:.905./.3 8090.7.25.. $07./ &&$   -07/..7:8.8.57 /08003.9.-:3.9. 3/4308.8/.39.3.2..3 &3/.734.7.90..390-078.750792-.7.8.3/5..3.3/..8..3 /.5..:3/.3&& 2..3 0.3/-:..&&.9:1.507.:3/.907-039:30.  .8:943  &&-0781.7981.9.800.7-:35.7.  0   02:/..80-09:3.3.3 /7.87.92.3 #05:- 3/4308.39.7.3203:7:95.5/.3&&$ 5.9 .7.3-..3...3 /.3&&$  !078.0 :39:202-039:30.3203:25:. 9.3..3 43899:8 #$ 203.3 /.3 -07-0/.8..30. /2.   /.5. .340$:.390780-:9 5.9 /03. 0. /. 503/:/: .-.802:.3.3 90750393 /.3  0.../.32.2-.980/07.83.73.8.!#-0:220309. $0/.9.%2:7/...9/..3:.8..3/4308./.7./.3&& 43899:8#$/.  5.:./..390780-:9202-07.

.-079039.5:8. !03:8.230./.././2.2.3  $0.&&90780-:9/.8.2  507-0/.8..207.. /80-:9.3 -.907/7/.30.3 -.788902/080397.3 907/7 /....9&&803/7   .3 /8:8:3 /.35.3/80-.5.3705708039../.2..8.3.30.3/.38.9:..8./.7.3802039./.3/.7.9:39:203.930.80-.8.5.80/.9&&5020739.38.80:7:3.3708/:54073.7..39.3 ./.7/2. 907/7 /./.3003.9:.7.-07:9  !.08..3003./.230.83 2.3-07.30.7.3502-:.9  7.8..8/..9.7.2.703.38.7.&&90780-:9/.93. /80-:9.8.5.343899:8/.8.7//. 5078..2070.2 8:.30-9073.9:.3.9:.73.9/.1 $0.8.7..9075073.3.9:.99: && .-.3.7./9039:.3 :3/.9.7 .9.3.5.. /8:8:3.78-08.574538 574538/.78:.5.5:3.83/.2-.003.7.08.203:8:3&&#.230.-..380. 8..09.8.8 /.-7.39/.5:8.3  !07-0/./80-:980-.  .3 .7.7...7.730.3/.30..7.3.5020739.2.310/07.33.3.9: 5.230.5745389/./2.709.3 /8:8:3 /./73.08.95.709.83207:5. 30.3 &&  !02-:..3203:8:33./03.9&&803/7/.2025:3.381..10/07.3/.9:5020739..3./.-039:30.7092.347.3.3.7.35..3.-0  !07-0/.350.7-..10/07.&3/.39&&.3  2.3 $0-.3203..7.7. .9&&/ 5:8.910/07.9: 5.30. 30..2  :.:7.3:39:202-:.380./2.08.9203039:. 30..:5.003.3 ..7.7  .83..3.29.3.3/03. /80-:9./.2.-.0/:..3-039: 47.3  2:..3/. /.7..81.30..9/.7.8 -.3:39:202-:.9:.3 0207/0.10/07. 08.3.08.30.003./.-.3/./.7::2-..8.3 &&   43899:8 #$ /.3.30.33..5.3/.//.9075073.3..7.39.203:7:94 :83..&2:2/.8/.907/.7 0:.38.9/.8./.2.3&&$      $! &&   43899:8#$  &&$  $8902.23.35020739.2 .7  ./9039:.3 0207/0.9.2 8:../-:.. 0207/0.2/:.340502-:..72.

   .7-. 3/4308.7.07.8.3 -078.3 7. .25.9: /./. . /..9:7..9  /.9.   .  !# /.8 /.9.9 /03.8.:.9  #$ 205:9 80:7: /.0-.2. 3/4308.8..3 /0247.9    #$ .7.3 .9./.9/.8.. 5020739./...7..8.3 -07-039: 08.3.3 907-039: /...7 30.3 #$ /. 5.8  /.07. . .0   30..    #05:-3/4308.7  -.3  /.3 80503:3.:.8..  &&  9/.9:.3 -07-039: 10/07. 20303.3 7.8.7./.8.9:.. /03.8.2 8:8:3.8.:.9.8.7 05.4:2 .3 .35.2.2 8:.30. !.2 5.9: :3/.3 -07-039: 705:- 5. 503:9:5  0.. .-078.9  0:.7.3 /03.  5. 205:9 80:7: /..3 207/0.39:-:&&$  907/7/..3 507.3 9073.3 0/.3 9:-: 907/7 /.3  .3. /9.2-.39.:..3 207/0.9  #05:- 3/4308.8:.3 /.8. 2.2.7.3 -07-039: #05:-  0/07.3 /.. /.3.. %2:7  0.9 .7.3 -070/.. 039: 0.. .37.:.:.3   0303. 8:.7.9..9:.9 .7. 08. 34308. /9.3 -07-039: 0.:. 9:    0.3 0/.3 -07/.9.07..3 0. 3/4308.7...     .3 /.38.7. 2030.3 /./. 8.3!#  /.7. 3/4308.3 .   &&  907/7 /. ..9: 30.35. 30.3#-07. -07/.7. .9   0/. .0  43899:8 #$ -.07.7.25.3 $03..- /.340 5020739.. #05:- 08..3 /0247..2 5. 0.3 3/4308.:.3  30. .-078. 40!# 5.9  0/.8. 9: /.98 /.9. ..3 :3/.9:7.3 -07/.7 ' -.9 /. 4:2 .8 30. 3/4308.8.  ..8.39.:.:.9: 30.

9  .7.9  !07.2.7. . /.5...3 /.: ..9 .7.9 50703. 0.5.3 .3 #.9  :3 !07.907...7  .3 30.3 .%03.3 .7.3 903. /.9:.7.3 %2:7  !.9 50703.3 0. $0. ...7 !708/03 /.9. 0.7.2.. %2:7  0.3 03907 203907    ..79. $:2. %2:7 8. $:2.3 030.  .3 .9   .08 !072:8.2..3 0. /.3 30.  09:3  #.7.39..2 &&$  907/7/.   .3 9072.3 7.7.3 #.9 .3 90.9.9.3 $0.9 003.8: /897 10/07.9  !07.2.7.5..3 .3 !708/03  .7 !708/03  03907 203907  !708/03  $03..2 43899:8 #$907/7/.3  $.39.3 #. ..7.8:3/.-:.5.. 803/7  .7....9 003.9  0.7. -.!.2.3.907/7/.3 30./:7.3 0.  0.3 .07.3.7 . .8.39. /.9:  0.9 ..7  .3 .. 08.907...

5.7:    . 202-:-.3 &&/.3 && 5.8.3.9    $0-0:2 202.3 !03.. .9. 9/. 5..5708 -078:25.3 502.8.3 ..3 .9:7.3.3 ./.07.3&&  5:9:8.3   !030. 30.3: .3/.3 .32039.2.3.3 .5.7:8 /.3 . /..3  !03. .907-.3 8.3: .7./.3!#/909.3 47. -. /.5.3.3!0792-.2-.3.3.2 43899:8 #$ 9/.2.3 40 5020739.29..5.3..3 !# /03. /.3 203.3 /:.3 /:.9 .8.7. 0:.3 443./.3 /03.3 !..5.0.8 0:.!# !708/03 %/.3 40 5020739. 5020739.3 :3  .3 !# .9 003. !708/03/540 !#/03..9:7...80. /.3 /909.2 .3 8. 5020739.2.: -07.9.8.3 47.5708 /5 203:7:9 ./.:.3:9:8./.9 /2..5. /03.3 0.3  !708/03 /.3    !708/03 /.349. 203:7:9 .3 .. 03907 8.9 8:25.380/93. /.80:.9  !708/03 80-0:2 202.3 203.9:   .2 43899:8 #$  3 .9 8:25.3 5.5. /.3.9   !708/03 80-0:2 202.5.70203 202 0/:/:.3203:7:9.9:.7 .3 /03.3 .7.7.3: . .3 47.38:.:  :3 3/4308.7..-..9.3.  -078/.3  !#907/7..3  !708/03 !708/03/.-.3 -. 907-. .!#  !708/03  !708/03 /5 40 47. /.3 !02078. /03.3 /03.07.:3/.07../.9 /..9. /.3 0.9  03907 203907 .-.!# /9.3!# !020739.8.9.7.38:.3.:3/-:49./.9. :./.3 ..8.  .3/909.7.3405708/03 5708/03 -07.5..39.07. -.349.3 8:3: 8:3: /.8.2. /.9 /.5.

3 2025:3.  03907  /. :.70203 5:. /909.9/.7.8 5079.9: 8047.7.39.3 -08. 80:7: $03. 203907 30.. /.3 /5253 40 507/.349.349.../.9.9 003.803. /.803.3  809.9:.3 -070/:/:. -.5.  8:.9 3/4308. 203907 .203907 $03.3 9/../.9  /. /:..!# 5.3 !# :8:8   !# 20./.3 /.3.3 0:. 80:7: 7.3./.. .9 03907 203907 -078/.9 3/4308.70203 /.3 -07/.2 /0.3.3 202-07 .33. / &&$   . 5079:3.3 203907 .7.3 /9:3: 40 /0.3 3 -070.3  907/7/. 803. 202 2030:.349.2 /0.  0.3 40 5020739..8. .3 /5253 40 507/./.3 907/7 80:2.9.3 /03.3 30.3 !# /909.3 /.3 ! /909..8.2 ..8.3 .7.5. /. /..5   .3 -07. 9/.9  %/..3 5.07.9 7.-07/.3 40 203907 .3 /... 503/:/: .8.3 809.3 &3/..3 40 203907 . .   $:8:3. /.3.803.3203907  %/. $03. -07.5.   &&  0/:/:.-.7 .3 203907 .5 /.   !# 20.5.87&&   !#  $:8:3.9 5708/03 9/.3 :3/.3 /03.3 8. /..-.3.3  ..2 .07...5.9 /-:-.5. -07.9 3/4308.73.5..  ! !#  %/.349.7.9 202-:-.7 .3809..3.3 &&  /0.3 /.7.9  !  $:8:3.3 5708/03 /.3 .9/.  03907  -078/.07.8 -.3 .9003.3 5..5 .39.3 40 5.

3 .9 -. /....3 507809::.3 -08.83.  .7007  ./. /99 -07.3 :3/.8 80.   :-:3.3 .3 /.8.3 202:9:8.2.  ! /. 0..83.257 8.3 507.39 /03.30..43899:. 0.3 &3/.9.33.3 /9:3: 8079.3 .3 0.3 .3 .3 05./.9: -.:33/4308.3   ! /.2 /. :3/.3 8:./.3 507.  $:8:3. /. /99 -07.3 !03.3 .3 9:.9203.310/07. /. ..3.:. 0- -.9:7 /03.3 -07/.5020739.9 /:9.:.3 0:./. 93/.7.8. 93/.  43899:.3 202 1:38 . /909.3 10/07.3 :.203..7!# .2.7.3 0.:.3  %/.8. /03.349.9.7 80:2.3.8: /.390  %/.3 .3.3.3.3 40 5708/03 .3 .3 :.9...3 .9 7057081  !708/03 203.3. ./.3 /.3 809.9: -...3 :3/.2./.3 3.3.9203.3  9/.3 /5 /.3 -0781.3 40 5708/03 /03.73.349..3 -.9.8 5079:3.3.3 202507-08.3 438:  5708/03 203072.3 -0781.3 .3 05.83.8 0:.0.390 /-039: /03. 73.390  909. /:9. :3/.3 .9:7 /03.3 8:8:3.3 9:.7: .3.9: -.3  43899:.2 /.   .390 907/7 /.3 :8: ! 05.5 20303.3  /./.2.3 :.3 8:.3 &3/.3.0.3 507809::../.3 -0781.3 /. 0- -.3 :3/.3 05.8 0:.9:7 /03.3 !03.3 0:.3 9: /.5  43899:.8.3&&  !  $:8:3./.3 202:9:8..2.    /.  !  $:.39 /03. !# ..3-./. 0- -.  !   . 93/.5.7 .3 3.3 9:.  ..3.8: /.8../.3 :3/. /99 -07.3 $03. 2030-:9. /-.

-:3.2.-.5 9.9/03.3 #05:- 3/4308.349.7.3.7.23 0207/0./.3 .3#05:- 3/4308. -07/. 5. . -079:../.2.7.5 503/:/: :39: 2020: /. 30.3..8..3.3 20 5. /8:8:3 40 ./..3. 2.3..7.5 503/:/: :39: 2020: . 30.5 9. $07. 3/4308.3 !07.../.83 2.  :89:8  8. ./03. 9.   .5 .2.33.. .2./.. /..3../.3.8.83 2..5 9.3.3.  43899:8 #$ 7.9  0. /.3 -.8.25.8  3.3 0507. 90.9.9  0.349.9:7 .  &&$   3 /7.3   %/.8.3 -.3 40 5. #05:- 3/4308. 203:7:9 .3 .10/07.7. .: 80.3 1472.3.. 203. :..8.3 :39: -07-.08    .3 0507.3 203. -07.3 0.83 /.39. /809:: 5.9    !03:8:3  &&  7.2.8.349. 203.  0802-07  0.3. 9.5 503/:/: :39: 2020: /.- :9 8079.3 40!!5.39.87.   .3 -07-. /.7. :8:8 . .3 09:.. -07.2. 30.3 705:- 807.8 09:.7.3 :39: 2:8.2 #$ 9/.7.  :  40 !&! /..2.9 85081 9039.3 .33.7..3. 202 8047.33. -07/. -07/. /.    0. .3 -07-. 3/4308....3 9. 9. 80-.3.7. /80-:9.3 09:.7 -. /..3.3.3 ..8 203/:3 050393. .7..7.33.7.9:  %. /.3  !.23.3 9. :2.3. -079:. 203:7:9 .9.. /8.8.33....2 :8.343899:. 503/:/: ..7.8.   0- /80-:9.3 ..3 0507.390  . 5.9.7.3   507902:.23 0207/0. 203:7:9 . 705:- 3/4308.83     !079.

3 90793 .9...3 !020739.3 507.8.3&  %/.32... 507: 203.9.7. 203025.7 30.32.5..9 /9:3: 207.330.3 507. 73.32.7. 9: /3..7.3 5020739.703. 8047.7: 9039.3 80.3 !# 203. .3 20.3 .-08.3. 9075073.9.  0.3 050393.3. 203. 9/.9.3 507.3.8.3 #$ 5.  $8902 5020739.3   !708/03 5020. 8047..3 80. /0.3. 20303.9./0. 203..3 ! /-.7.#$  !020739.3 40 !# /.8. -07..8.3.3  50.3 5..3 &&    $8902 5020739....7.7 .3  .5.3 507.9   !020739.3 /.7..9:7 02-..70203907  0. /80-:9..07. -. /-.3 5.3. 9.3 $03../.2. !.-.8 /   !708/03 2020.3 20.9.3  .3 /.9 003.3. :2:2  230907 5079.:.8 !#   ...502-0..7.-.3 . 9.7   $892 !020739.3 5020739. 203:7:8 7:2. /03.3.3 !708/039  %/.3 /03. 9: /3.3 /./23897.3  203/:3 050393.3 5.5.39:  $8902 502073.9. 803/7 808:.70203907  %/..3.3 0:.07.3  202-:.7.#   !708/03 9/. . . !708/03 /03..9.2 0.9   050393.8.330.3 507809:.30-/::40 !#  !708/03 .5 /.8.3 5.3 /.9 507/. /.3 -.8.3 0:.3 .. 73.. /03...3 .5 9.3 30.3&&      .3 507.9:7. . 907939039..  .3 90793 . .8    /.

8.!:89...19  .8.05/-:/  /3.3 :3/.9.!:89.79.3'$3.7.!#  .3/4308.9   0:.39.8.3 .  /.39.2    !03.7.3  .0789!7088  4 :83.72.  .' .7.3 507:3/. &3/..94030/!/..8!020739.!#/./.   #.3  0:.3/4308./.5.&9.9   .79..3$03./3/4308.  9072344$0. 5020739.3.3. &/.. 5020739.7.3.!#   0:.79. -7.7.7. ..3.19.3 40 !020739.7.3 507:3/..   . !:8. 0.7.8.7. -078. -078.8.&3. 0.7 ::2 %.01  $0.39.3 /.2.7..3 :3/.8:943  857..3. -078.3 .:.843.3 :3/..394  $0.3 /.79..3 ...3 /.4/073 4.7!:89.7/ /.3:7444948:8..79..3 :3/.3 09.9 $9:/ ::2 %.2.343899:843.2..3::3. 3/40308.9.3 507:3/.2.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->