04.

Sejarah Perkembangan Ilmu Fisika
12 09 2008

Sejarah perkembangan ilmu fisika dapat dibagi dalam empat periode yaitu: 1. Periode Pertama, dari zaman prasejarah sampai tahun 1550 an. Pada periode pertama ini dikumpulkan berbagai fakta fisis yang dipakai untuk membuat perumusan empirik. Dalam periode pertama ini belum ada penelitian yang sistematis. Beberapa penemuan pada periode ini diantaranya 2400000 SM ± 599 SM: Di bidang astronomi sudah dihasilkan Kalender Mesir dengan 1 tahun = 365 hari, prediksi gerhana, jam matahari, dan katalog bintang. Dalam Teknologi sudah ada peleburan berbagai logam, pembuatan roda, teknologi bangunan (piramid), standar berat, pengukuran, koin (mata uang). 600 SM ± 530 M: Perkembangan ilmu dan teknologi sangat terkait dengan perkembangan matematika. Dalam bidang Astronomi sudah ada pengamatan tentang gerak benda langit (termasuk bumi), jarak dan ukuran benda langit. Dalam bidang sain fisik Physical Science, sudah ada Hipotesis Democritus bahwa materi terdiri dari atom-atom. Archimedes memulai tradisi ³Fisika Matematika´ untuk menjelaskan tentang katrol, hukum-hukum hidrostatika dan lain-lain. Tradisi Fisika Matematika berlanjut sampai sekarang. 530 M ± 1450 M: Mundurnya tradisi sains di Eropa dan pesatnya perkembangan sains di Timur Tengah. Dalam kurun waktu ini terjadi Perkembangan Kalkulus. Dalam bidang Astronomi ada ³Almagest´ karya Ptolomeous yang menjadi teks standar untuk astronomi, teknik observasi berkembang, trigonometri sebagai bagian dari kerja astronomi berkembang. Dalam Sain Fisik, Aristoteles berpendapat bahwa gerak bisa terjadi jika ada yang nendorong secara terus menerus; kemagnetan berkembang ; Eksperimen optika berkembang, ilmu Kimia berkembang (Alchemy).

Persamaan Lagrange Dalam Fisika Panas ada penemuan termometer. dari tahun 1800an sampai 1890an. pengembangan teori arus listrik yang serupa dengan teori penjalaran panas dan Hukum Coulomb 3. dan Kalorimeter Dalam Gelombang Cahaya ada penemuan aberasi dan pengukuran kelajuan cahaya Dalam Kelistrikan ada klasifikasi konduktor dan nonkonduktor. penemuan elektroskop.1550: Ada publikasi teori heliosentris dari Copernicus yang menjadi titik penting dalam revolusi saintifik. Fisika Panas. dari tahun 1550an sampai tahun 1800an. Sudah ada arah penelitian yang sistematis 2. Hasil-hasil yang didapatkan antara lain: Kerja sama antara eksperimentalis dan teoris menhasilkan teori baru pada gerak planet Newton: meneruskan kerja Galileo terutama dalam bidang mekanika menghasilkan hukum-hukum gerak yang sampai sekarang masih dipakai Dalam Mekanika selain Hukum-hukum Newton dihasilkan pula Persamaan Bernoulli. Dalam Mekanika diformulasikan Persamaan Hamiltonian (yang kemudian dipakai dalam Fisika Kuantum). Vibrasi Transversal dari Batang. yang masih terpakai sampai saat ini. hidrodinamika. Teori Kinetik Gas. azas Black. Kekekalan Momentum Sudut. Pada periode ini diformulasikan konsep-konsep fisika yang mendasar yang sekarang kita kenal dengan sebutan Fisika Klasik. teori elastisitas. Persamaan gerak benda tegar. Periode Ketiga. . Periode Kedua. ListrikMagnet dan Gelombang.1450 M. Dalam periode ini Fisika berkembang dengan pesat terutama dalam mendapatkan formulasi-formulasi umum dalam Mekanika. Pada periode kedua ini mulai dikembangkan metoda penelitian yang sistematis dengan Galileo dikenal sebagai pencetus metoda saintifik dalam penelitian.

4. Teori Kuantum. Heisenberg dan lain-lain. partikel sub atomik.Dalam Fisika Panas diformulasikan Hukum-hukum termodinamika. Dalam Gelombang diformulasikan teori gelombang cahaya.wordpress. Pada akhir abad ke 19 ditemukan beberapa fenomena yang tidak bisa dijelaskan melalui fisika klasik. Hukum Faraday. Dalam periode ini dikembangkan teori-teori yang lebih umum yang dapat mencakup masalah yang berkaitan dengan kecepatan yang sangat tinggi (relativitas) atau/dan yang berkaitan dengan partikel yang sangat kecil (teori kuantum). Hal ini menuntut pengembangan konsep fisika yang lebih mendasar lagi yang sekarang disebut Fisika Modern. Dalam Listrik-Magnet diformulasikan Hukum Ohm. Teori Relativitas yang dipelopori oleh Einstein menghasilkan beberapa hal diantaranya adalah kesetaraan massa dan energi E=mc2 yang dipakai sebagai salah satu prinsip dasar dalam transformasi partikel. inti. penjalaran panas dan lain-lain. Pauli . teori kinetik gas. Teori Maxwell dan lain-lain.com/2008/09/12/04-sejarah-perkembangan-ilmu-fisika/ . difraksi dan lain-lain. yang diawali oleh karya Planck dan Bohr dan kemudian dikembangkan oleh Schroedinger. molekul. melahirkan teori-teori tentang atom. http://blogfisika. prinsip interferensi. Periode Keempat. dari tahun 1890an sampai sekarang. zat padat yang sangat besar perannya dalam pengembangan ilmu dan teknologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful