materi-seminar-bahasa

 Pengertian Seminar : Kata seminar berasal dari kata Latin semin yang berarti “benih”.

Jadi, seminar berarti “ tempat benih-benih kebijaksanaan”. Seminar merupakan pertemuan ilmiah yang dengan sistematis mempelajari suatu topik khusus di bawah pimpinan seorang ahli dan berwenang dalam bidang tersebut. Seminar merupakan suatu pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ketua sidang (guru besar atau seseorang ahli). Pertemuan atau persidangan dalam seminar biasanya menampilkan satu atau beberapa pembicaraan dengan makalah atau kertas kerja masing-masing. Seminar biasanya diadakan untuk membahas suatu masalah secara ilmiah. Yang berpartisipasi pun orang yang ahli dalam bidangnya. Seminar tentang pemasaran suatu produk, tentu dihadiri oleh para pakar bidang pemasaran. Seminar pendidikan tentu saja dihadiri oleh para ahli pendidikan. Sementara itu, peserta berperan untuk menyampaikan pertanyaan, ulasan, dan pembahasan sehingga menghasilkan pemahaman tentang suatu masalah.  Pngertian Diskusi : Kata diskusi berasal dari bahas Latin discutio atau discusum yang berarti bertukar pikiran. Dalam bahasa Inggris digunakan kata discussion yang berarti perundingan atau pembicaraan. Dari segi istilah, diskusi berarti perundingan/bertukar pikiran tentang suatu masalah: untuk memahami, menemukan sebab terjadinya masalah, dan mencari jalan keluarnya. Diskusi ini dapat dilakukan oleh dua-tiga orang, puluhan, dan bahkan ratusan orang. Diskusi adalah sebuah proses tukar menukar informasi, pendapat, dan unsur unsur pengalaman secara teratur dengan maksud untuk mendapatkan pengertian bersama yang lebih jelas, lebih teliti tentang sesuatu atau untuk mempersiapkan dan merampungkan kesimpulan/pernyataan/keputusan. Di dalam diskusi selalu muncul perdebatan. Debat ialah adu argumentasi, adu paham dan kemampuan persuasi untuk memenangkan pemikiran/paham seseorang.  Pengertian Simposium : Simposium merupakan pertemuan terbuka dengan beberapa pembicara yang menyampaikan ceramah pendek mengenai aspek yang berbeda tetapi saling berkaitan tentang suatu masalah. Simposium dipimpin oleh seorang ketua yang bertugas mengatur jalannya diskusi. Pendengar bertanya dan para ahli menjawab.  Pengertian Kolokium : Beberapa ahli diundang untuk memberi jawaban terhadap pertanyaan yang diajukan pendengar mengenai topik yang ditentukan. Bedanya dengan simposium, dalam kolokium para ahli tidak mengajukan (makalah) prasaran.  Hakikat Seminar : Seminar merupakan suatu pertemuan atau persidangan untuk membahas suatu masalah di bawah pimpinan ketua sidang (guru besar atau seseorang ahli). Pertemuan atau persidangan dalam seminar biasanya menampilkan satu atau beberapa pembicaraan dengan makalah atau kertas kerja masing-masing. Seminar biasanya diadakan untuk membahas suatu masalah secara ilmiah. Yang berpartisipasi pun orang yang ahli dalam bidangnya. Seminar tentang pemasaran suatu produk, tentu dihadiri oleh para pakar bidang pemasaran. Seminar pendidikan tentu saja dihadiri oleh para ahli pendidikan. Sementara itu, peserta berperan untuk menyampaikan pertanyaan, ulasan, dan pembahasan sehingga menghasilkan pemahaman tentang suatu masalah. Tidak berarti bahwa kelas tidak bisa menyelenggarakan seminar. Di kelas bisa pula diselenggarakan

Lalu ada seotang pemrasaan yang menyajikan makalah. Mempelajari makalah. Seminar hanya membahas cara pemecahan masalah. bila ingin bertanya ada waktunyayaitu sesi pertanyaan. Bersikap sopan. laporan seminar hendaknya berisi hal-hal yang penting saja. e. Oleh karena itu. Tata krama penyaji atau pemrasaran yaitu: a. Menjawab pertanyaan dengan objektif.seminar. Guru sebagai narasumber dan satu atau dua orang bertugas sebagai notulis yang bertugas menyusun laporan.  Tata krama Peserta Semnar : a. Apabila peserta ingin bertanya sebaiknya peserta sebelum berbicara mengangkat tangan atau mengacungkan jari. d. Karena inti dari sebuah seminar merupakan sebuah diskusi. tanggapan. Seminar bukan diadakan untuk menetapkan suatu keputusan terhadap masalah yang dibicarakan. c. Menyampaikan pertanyaan dengan singkat dan jelas. b. dan jelas. Yang penting bahwa kita mencoba membahas suatu masalah dengan argumen-argumen yang logis. Menerima kritik dan saran dari berbagai pihak. Para pembicaranya pun menggunakan gagasan. . b.  Adapun tata krama dalam seminar ataupun diskusi panel diantaranya adalah. Seorang yang lain ditugasi sebagai pembahas khusus dari makalah yang disajikan. c. Menyampaikan makalah secara berurutan singkat. f. Apabila materi yang disampaikan belum selesai hendaknya jangan ada yang bertanya. Seorang ditugasi sebagai moderator. Menjaga kelancaran rapat/ diskusi. Tidak berbicara pada waktu seminar/ diskusi.  Menyelenggarakan Seminar : Dalam menyelenggarakan seminar kelas. Bila pemandu sudah mempersilahkan barulah berbicara. tidak emosional. laporan seminar pun merupakan laporan hasil diskusi. pembahasan secara ilmiah pula. pendapat. susunlah terlebih dahulu organisasi peleksanaannya. d. Menyiapkan makalah yang sesuai dengan topik dan landasan pemikiran yang akurat.

Ruang lingkup makalah berkisar pada cakupan permasalahan dalam suatu mata kuliah. Kesimpulan. Sistematika Makalah Secara garis besar makalah yang ditulis mahasiswa terdiri dari tiga bagian pokok sebagai berikut : a. d. Memperlihatkan kemampuan mahasiswa tentang permasalahan teoritis yang dikaji atau dalam menerapkan suatu prosedur. c. prinsip atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan. yakni bagian yang memuat pemaknaan dari penulis terhadap diskusi atau pembahasan masalah berdasarkan kriteria dan sumber-sumber literatur atau data lapangan. Pada bagian isi boleh terdiri dari lebih satu bagian sesuai dengan permasalahan yang dikaji. memuat tentang persoalan yang akan dibahas antara lain meliputi latar belakang masalah.SISTEMATKA PENULISAN MAKALAH 1. fokus dan rumusan masalah. Makalah dapat berupa pula sebuah karya ilmiah mengenai topik tertentu dan sebagai paparan dalam presentasi atau seminar-seminar. 3. Detail Sebuah Makalah Latar Belakang Butir-butir yang seharusnya ada dalam latar belakang penulisan makalah adalah hal-hal yang melandasi perlunya ditulis makalah. yakni bagian yang memuat tentang kemampuan penulis dalam mendemonstrasikan kemampuannya untuk menjawab persoalan atau masalah yang dibahasnya. baik berupa kajian pustaka maupun hasil kegiatan perkuliahan lapangan. Yang penting. c. Hal-hal yang dimaksud dapat berupa paparan teoretis ataupun paparan yang bersifat praktis. Pendahuluan. 2. Isi. prosedur pemecahan masalah dan sistematika uraiannya. Menunjukkan kemampuan mahaiswa dalam merangkai berbagai sumber informasi sebagai satu kesatuan sintesis yang utuh. Memperlihatkan kemampuan para mahasiswa dalam memahami isi dari sumbersumber yang digunakan. e. b. Karakteristik Makalah Makalah mahasiswa yang dimaksudkan dalam hal ini memiliki karakteristik sebagai berikut: a. Pengertian Makalah : Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah mahasiswa mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan. Kesimpulan ini mengacu kepada hasil pembahasan permasalahan dan bukan merupakan ringkasan dari isi makalah. Makalah ini umumnya merupakan salah satu syarat untuk menyelesaikan suatu perkuliahan. Diangkat dari suatu kajian literatur dan atau laporan pelaksanaan kegiatan lapangan. b. bagian ini harus dapat mengantarkan pembaca pada masalah atau topik . tetapi bukan alasan yang bersifat pribadi.

sehingga perlu dilakukan spesifikasi atau pembatasan topik. Masalah atau topik bahasan tidak terbatas pada persoalan yang memerlukan pemecahan. dalam arti tidak terlalu asing atau terlalu baru bagi penulis. terdapat beberapa hal yang perlu dipertimbangkan. serta pertimbangan kemampuan dan kesempatan. dan layak untuk dibahas. selanjutnya diikuti dengan paparan yang menunjukkan bahwa tidak selamanya hal tersebut dapat terjadi. dan penulisan draft makalah serta revisi draf makalah. Lazimnya. ungkapan atau slogan. Jika seseorang menulis makalah dengan topik yang tidak menarik. selanjutnya dihubungkan atau ditunjukkan relevansinya dengan masalah atau topik yang akan dibahas dalam makalah. (2) dimulai dengan suatu pertanyaan retoris yang diperkirakan dapat mengantarkan pembaca pada masalah atau topik yang akan dibahas dalam makalah. dan persoalan yang memerlukan penegasan lebih lanjut. baik dari segi praktis ataupun dari segi teoretis. pembahasan topik tidak dapat dilakukan secara mendalam dan tuntas. Pembatasan topik makalah seringkali didasarkan pada pertimbangan kemenarikan dan signifikansinya. diantaranya: (1) dimulai dengan sesuatu yang diketahui bersama (pengetahuan umum) atau teori yang relevan dengan masalah atau topik yang akan ditulis. Masalah atau topik bahasan sebenarnya merupakan hal yang pertama kali harus ditetapkan dalam penulisan makalah. Artinya. selanjutnya perlu dilakukan spesifikasi topik (pembatasan topik) agar tidak terlalu luas. (1) Topik yang dipilih harus ada manfaatnya.haruslah dikuasai. Dengan dipilihnya topik yang menarik akan sangat membantu dalam proses penulisan makalah. Masalah atau topik bahasan yang dimaksud adalah apa yang akan dibahas dalam makalah. . Penulisan bagian latar belakang dapat dilakukan dengan berbagai cara. selanjutnya diutarakan masalah atau topik bahasan beserta batasannya. Masalah dalam penulisan makalah seringkali disamakan dengan topik (meskipun kedua istilah ini tidak selalu memiliki pengertian yang sama). persoalan yang memerlukan pendeskripsian lebih lanjut. maka. Topik dapat ditentukan oleh orang lain atau ditentukan sendiri. (3) dimulai dengan sebuah kutipan dari orang terkenal. Jika topik yang diangkat terlalu luas. maka usaha yang dilakukan biasanya ala kadarnya dan kurang serius. pengumpulan bahan penulisan makalah. bagian latar belakang dipaparkan. topik makalah yang telah ditentukan bersifat sangat umum. Masalah atau Topik Bahasan Setelah. yang selanjutnya diikuti dengan penyusunan garis besar isi makalah (kerangka makalah). tetapi juga mencakup persoalan yang memerlukan penjelasan lebih lanjut. (3) Topik yang dipilih. Jika topik makalah ditentukan sendiri oleh penulis makalah. (4) Bahan yang diperlukan sehubungan dengan topik tersebut memungkinkan untuk diperoleh Setelah topik dipilah.(2) Topik yang dipilih hendaknya menarik dan sesuai dengan minat penulis. kegiatan penulisan makalah diawali dengan penentuan masalah atau topik makalah.yang dibahas dalam makalah dan menunjukkan bahwa masalah atau topik tersebut memang perlu dibahas.

Pada dasarnya topik tidak sama dengan judul Topik merupakan masalah pokok yang dibicarakan atau dibahas dalam makalah. (2) Daftarlah rincian-rincian topik itu dan pilihlah salah satu rincian topik tersebut untuk diangkat ke dalam makalah. Dalam membuat judul makalah beberapa hal berikut perlu dipertimbangkan. Oleh karena itu. Rumusan tujuan ini dapat berupa kalimat kompleks atau dijabarkan dalam bentuk rinci.pada posisi sentral dan ajukan pertanyaan apakah topik masih dapat dirinci. Namun judul makalah harus tetap mencerminkan isi makalah. perumusan tujuan penulisan makalah memberikan informasj tentang apa yang disampaikan dalam makalah tersebut. Sebaiknya. (2) Judul sebaiknya dinyatakan dalam bentuk frasa atau klausa. Contoh: Makalah ini dimaksudkan untuk membahas sejumlah kekeliruan yang acap kali dibuat oleh mahasiswa dalam melakukan observasi pada kegiatan PPL. (4) Judul hendaknya menarik perhatian pembaca untuk mengetahui isinya. tetapi lebih mengarah pada apa yang ingin dicapai dengan penulisan makalah tersebut.” Teks Utama .Pembatasan topik makalah dapat dilakukan dengan cara seperti berikut. TujuanPenulisan Makalah Perumusan tujuan penulisan makalah dimaksudkan bukan untuk memenuhi tugas yang diberikan oleh seseorang dan yang sejenis dengan itu. khususnya dalam pengumpulan bahan penulisan. Bagi penulis makalah. Bagi pembaca makalah. Ltulah sebabnya judul makalah tidak diakhiri dengan tanda titik. rumusan tujuan yang disusun haruslah dapat memberikan gambaran tentang cara menguraikan atau membahas topik yang telah ditentukan. (3) Judul makalah hendaknya singkat dan jelas. rumusan tujuan penulisan makalah dapat mengarahkan kegiatan yang harus dilakukan selanjutnya dalam menulis makalah. (1) Letakkan topik. Perumusan tujuan penulisan makalah memiliki fungsi ganda: bagi penulis makalah dan bagi pembaca makalah. (3) Ajukan pertanyaan apakah rincian topik yang telah dipilih dapat dirinci lagi. bukan dalam bentukkalimat. Topik sering disamakan dengan judul. sedangkan judul merupakan label atau nama dari makalah yang ditulis. Dengan demikian rumusan tujuan bisa berfungsi sebagai pembatasan ruang lingkup makalah tersebut. judul makalah berkisar antara 5 sampai 15 kata. (1) Judul harus mencerminkan isi makalah atau mencerminkan topik yang diangkat dalam makalah.

Bagian teks utama makalah berisi pembahasan topik-topik makalah. dan perbandingan. penganalogian. Kemampuan seseorang dalam menulis bagian teks utama makalah merupakan cerminan tinggi rendahnya kualitas makalah yang disususun. Penulisan bagian teks utama dapat dikatakan sebagai inti kegiatan penulisan makalah. kiasan. Penulisan bagian teks utama makalah yang baik adalah yang dapat membahas topik secara mendalam dan tuntas. majalah. Penulisan bagian penutup makalah dapat dilakukan dengan menggunakan teknik barikut.terdapat dalam kehidupan nyata. „ Penutup Bagian penutup berisi. Beberapa teknik perangkaian bahan untuk membahas topik beserta sub topiknya dapat dikemukakan sebagai berikut: (1) Mulailah dari ide hal yang bersifat sederhana. (1) Penegasan kembali atau ringkasan dari pembahasan yang telah dilakukan tanpa diikuti dengan kesimpulan Hal ini dilakukan karena masih belum cukup bahan untuk mernberikan . dan barang cetak lainnya) atau dapat juga dipadukan dengan bahan yang bersifat faktual impiris yang. khusus menuju hal yang bersifat kompleks/umum atau sebaliknya (2) (3) (4) Gunakan teknik metafor.bagian teks utama makalah dapat dilakukan setelah bahan penulisan makalah berhasil dikumpuikan. .diagram dan klasifikasi Gunakant teknik pemberian contoh. maka ada tiga pembahasan dalam bagian teks utama. Bahan penulisan dapat berupa bahan yang bersifat teoretis yang dtperoleh dari buku teks. Jika dalam makalah dibahas tiga topik misalnya. lancar. ‘ Pembahasan topik beserta sub topiknya dapat dilakukan dengan menata dan merangkai bahan yang telah dikumpulkan. atau dimaksudkan agar pembaca menarik kesimpulan sendiri. Penulisan.jurnal. Dalam penulisan teks utama. dengan menggunakan gaya penulisan ringkas. perumpamaan. laporan penelitian. Pengertian mendalam dan tuntas ini tidak selalu berarti panjang dan bertele-tele. dan langsung pada persoalan serta menggunakan bahasa yang baik dan benar.kesimpullan :terhadap masalah yang dibahas. Gunakan teknik. hindari penggunaan kata-kata tanpa makna dan cara penyampaian yang melingkar-lingkar Hindari penggunaan kata-kata seperti dan sebagainya dan lain-lain (yang lain itu apa) yang sebesar-besarnya (seberapa besarnya).kesimpulan atau rangkuman pembahasan dan saran-saran jika memang dipandang perlu Bagian penutup menandakan berakhirnya penulisan makalah. Isi bagaian teks utama sangat bervarasi tergantung topik yang dibahas dalam makalah.

Lampiran Bagian lampiran berisi hal-hal yang bersifat pelengkap yang dimanfaatkan dalam proses penulisan makalah. sistematik tulisan. dsb) Gaya penulisan apa yang paling tepat? Kira-kira berapa lama pembaca meluangkan waktu untuk membaca tulisan anda? Empat point diatas sebetulnya teknik dasar jenis tulisan apapun. setidaknya anda harus memikirkan strategi berikut: Kepada siapa anda menyajikan tulisan anda? Media apa yang anda pilih (internet. Spesialisasi ini menyebabkan seorang ahli paham di bidangnya tapi gak mudeng dengan bidang lain. Saran harus relevan dengan apa yang telah dibahas. Untuk ilmiah populer. kata Ken Golstein penulis dari Columbia School of Journalism. detail. koran. Isi Bagian Akhir Bagian akhir makalah berisi daftar rujukan dan lampiran-lampiran (jika ada). saran yang dibuat harus eksplisit. Tidak semua orang memahami ilmu anda. Sebelum mulai menulis ilmiah populer. apalagi dengan banyaknya cabang ilmu pengetahuan. Hal-hal yang dimaksud dapat berupa data (baik yang berupa angkaangka ataupun yang berupa deskripsi verbal) dan yang dipandang sangat penting tetapi tidak dimasukkan dalam batang tubuh makalah. Ingat. dan sebelum anda masuk kepada dramaturgi. majalah. televisi. Bagian lampiran hendaknyajuga Menyusun strategi sebelum menulis Think twice before writing. teknik itu semakin urgent lagi. radio. . Daftar Rujukan Penjelasan tentang penulisan daftar rujukan dapat diperiksa pada Bagian IV (Teknik Penulisan)dalam pedoman ini.(2) Menarik kesimpulan dari apa yang telah dibahas pada teks utama makalah. kepada siapa saran ditujukan. dan tindakan atau hal apa yang disarankan. Selain itu. Selain itu pada bagian penutup juga dapat disertakan saran atau rekomendasi sehubungan dengan masalah yang telah dibahas. menulis ilmiah populer sama dengan menterjemahkan ilmu yang ngejelimet ke dalam bahasa yang dimengerti secara umum.

anda dapat mengarahkan pembaca kepada fokus yang anda tuju. Namun kelemahan media ini. Anda mengarahkan pembaca melalui daftar isi. dibandingkan tulisan untuk komunitas spesifik (misalnya majalah khusus komputer). perbedaan antara media cetak dan online. waktu yang tersedia jauh lebih singkat daripada media cetak. Karya ilmiah populer di koran umum. atau tutorial sifatnya.: Masih segar dalam ingatankita ketika beberapa waktu yang lalu.Kepada siapa anda menyajikan tulisan?Seberapa dalam informasi yang akan anda sajikan tergantung siapa pembacanya. Bukankah koran yang sudah seminggu dinyatakan tidak aktual lagi? Umumnya pembaca tidak mengorek-ngorek lagi koran yang sudah bertumpuk selama setahun lamanya. Sehingga penggunaan teks jauh lebih sedikit.com. Cotoh lain. Posisikan diri anda pada pembaca. Gaya penuturan apa yang paling tepat?Kerahkan imajinasi anda. Semakin sedikit waktu yang tersedia. karakteristik membaca sifatnya linear. menampilkan sosok yang bercerita. Kira-kira bagaimana anda akan menyampaikan informasi paling tepat. Media apa yang anda pilih? Informasi untuk di internet. Sifat tulisan untuk pembaca umum. Pikirkan. Kementrian Komunikasi dan bersama-sama dengan komunitas telematika Indonesia meluncurkan satu konsep bulan telematika ICT (Information and Communication Technology) month yang akan jatuh pada bulan Agustus 2003. Strategi mengelola situs E-Learning Romi Satria Wahono . Kira-kira berapa lama waktu yang tersedia bagi pembaca? Pembaca koran bisayan lebih sedikit meluangkan waktu membacanya daripada pembaca majalah. Berbeda dengan media cetak misalnya buku. karya ilmiah populer untuk komunitas spesifik lebih banyak menggunakan technical jargon. televisi. sebab disini istilah spesifik tidak akan asing lagi bagi pembacanya. informasi yang anda sajikan semakin pendek dan harus cepat menuju sasaran. Tujuan utamanya adalah usaha sosialisasi aplikasi teknologi informasi dan komunikasi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat… IlmuKomputer. tentunya lebih isinya lebih dangkal daripada di majalah scientific misalnya. Bukan expert yang memang berkecimpung di bidangnya. Media online dengan sifat revolusioner hyperlinks-nya dapat merubah alur membaca. Boleh saja. mengapa anda perlu membagi ilmu anda? Apa yang membuat pembaca dapat tertarik dengan tulisan anda? Beberapa cara menggelitik motivasi pembaca: Mengaitkan dengan kondisi aktual Cth. Selain dari segi isi. Apakah dengan gaya reportase. koran atau majalah berbeda cara penulisannya. lebih mengedepankan unsur entertainment. Membidik Pembaca: Pilih Topik Menarik Tulisan ilmiah populer anda dedikasikan untuk pembaca awam. Kelebihan sifat link ini. Misalnya media televisi mempunyai kelebihan dapat menampilkan gambar.

dst. Keluarnya air mata ini membuat mata bening dan berbinar. Siapa yang tidak pernah merasakan perihnya memotong bawang? Lain halnya dengan tulisan ilmiah hasil penelitian kandungan bawang berikut metodenya. membacanya bersifat refreshing. Buat alur yang menarik. Gunakan kekuatan kata-kata atau teks untuk memperjelas struktur tulisan. A. Namun harus diingat. Siapa peduli membacanya? Ilmiah populer yang berkaitan dengan kejadian sehari-hari membuat pembaca merasa sedikit lebih clever setelah membacanya. Beberapa pakar percaya. dst. pembaca cepat mendapat informasi utama. air mata yang keluar karena rangsangan hawa bawang membersihkan mata dan kelopaknya dari debu dan kuman. sehingga pembaca mau mengikuti paragraf demi paragraf sampai selesai. Pembagian struktur seperti ini terasa sangat kaku bila anda gunakan dalam karya ilmiah populer.1. artinya topik yang dipilih mudah dicerna. Ada beberapa cara pemaparan yang baik Haruskah alur berbentuk piramida terbalik? Alur piramida terbalik berarti dimulai dari informasi yang terpenting sampai ke detail yang kurang penting. Mengaitkan dengan kegiatan sehari-hari Cth. Pemaparan informasi Pemaparan informasi dalam tubuh tulisan harus fokus. sesuai dengan tema yang disitir dalam leading. Tidak ada unsur menggelitik rasa ingin tahu lebih lanjut. untuk tulisan yang cukup komplex pembagian struktur seperti itu sangat membantu. Hal yang terpenting sudah diketahui di awal. Misalnya pada bab utama anda tuliskan rangkuman informasi yang mewakili sub-sub bab selanjutnya. Merasa puas mengerti apa yang terjadi disekitarnya. Sebab terkesan membosankan. . Tak cengeng saat mengupas bawang Febdian Rusydi Contoh diatas bernuansa entertainment. Keuntungannya. Tapi apa sebenarnya di balik konsep itu? Nah dari kondisi aktual inilah penulis membidik pembaca. Namun untuk tulisan karya ilmiah yang komplex dan panjang belum tentu model ini bisa dipakai. Sebagian pembaca mungkin pernah mendengar konsep bulan telematika yang sedang aktual.: Sebenarnya menangis saat mengupas/memotong/mengiris bawang bisa menyehatkan mata. pembaca merasa sudah cukup dengan paragraf-paragraf awal. Biasanya model ini dipakai untuk penulisan hard news (berita singkat).2. Mudah dicerna karena berkaitan erat dengan kejadian sehari-hari.Tulisannya dimulai dengan leading kondisi aktual. Merubah numerasi dan pembagian bab Anda pasti mengenal struktur klasik sebuah karya ilmiah: bab utama. Dengan cara ini pembaca awam menjadi akrab dengan ilmu di luar spesialisasinya. sub bab. Atau struktur tulisan dengan pembagian A. A. pikiran-rakyat.

padat dan tepat. Contohnya: tutorial software. Induksi Induksi kebalikan dari deduksi: dimulai dari informasi atau fakta-fakta khusus untuk menentukan kesimpulan yang berlaku umum. reportase sebuah experimen ilmiah. Disini patokan waktu explisit tercantum. Sebuah reportase tidak harus menceritakan kejadian dari awal sampai akhir. misalnya bold atau besar huruf untuk menandakan sub kapitel. Contohnya: beberapa contoh dan fakta kerusakan lingkungan. hari. Dalam journalimus induksi dapatberupa penjelasan. Alur proses Mirip dengan alur kronologis. Namun anda harus berhati-hati terlalu banyak . memulai alur penjelasan dari hal yang umum menuju hal yang khusus.Barulah sub-sub bab memuat detail informasi. anda bertutur tentang apa yang anda rekam. Disini alur mengikuti proses-proses yang berurutan. Informasi disini akan terstruktur sesuai dengan kronologis musim. Anda bisa memberikan definisi. observasi kejadian alam. Contoh ilmiah populer berbentuk reportase misalnya: seminar atau konferensi ilmiah. Gunakan juga karakter tulisan yang berbeda. atau penjelasan. dsb. anekdot atau analogi yang menggambarkan prinsip umum. bulan atau tahunan. Contohnya: Karya ilmiah populer tentang pertumbuhan tanaman selama empat musim. Problematika penggunaan jargon Seberapa jauh penulis bebas menggunakan jargon? Gunakan seperlunya secara tepat. terjemahan. lihat atau rasakan dari tempat kejadian. Reportase Dengan jenis pemaparan ini. Deduksi Penulisan ilmiah populer yang berdasar pada deduksi. Dari sini dapat diambil kesimpulan kebijakan politik yang harus diambil dalam rangka pelestarian lingkungan. pembaca akan merasa live di tempat kejadian. Dengan begitu penggunaan abjad atau numerasi yang terasa kaku bisa dihindari. Contohnya: kebijakan pemerintah dalam masalah anggaran penelitian dan dampaknya bagi reset bidang teknologi kimia. Seringkali diambil fokus tertentu yang diangkat ke permukaan. Dengan penuturan yang baik. Alur kronologis Artinya alur cerita mengikuti satuan waktu: jam. Sering juga istilah-istilah asing justru lebih singkat.

Sedangkan pada kecepatan 200 km/h lebih sedikit. Pencantuman angka disini memberi gambaran jelas: bakteri Salmonella pada makanan dapat bekembang demikian pesatnya. sehingga lebih jarang terjadi kecelakaan. Contoh ini berlaku misalnya untuk tutorial. satu bakteri akan berkembang dalam waktu 5 jam menjadi 45 000. Terlebih lagi bila ia berkembang pada jenis makanan tertentu yang memang rawan salmonella. bakteri ini akan membelah diri setiap 20 menit sekali. perhatian pembaca akan tertuju pada angka dengan demikian kenyamanan membaca menjadi berkurang. Semuanya bergantung dimana dan untuk siapa tulisan akan anda sajikan.kharisma. angka-angka diatas terlihat sepintas tidak masuk akal.de. Tanpa keterangan lebih lanjut. Salmonella bahaya tak terlihat. Problematika angka Penggunaan angka dalam karya ilmiah sudah lumrah. www. Terutama untuk menunjukan akurasi atau memperkuat argumentasi. padukan dengan gambar A picture tells thousand words. bahwa jarang kendaraan berkecepatan 200km/h. Angka sebagai penguat informasi Cth.: Saat suhu udara mulai menghangat mulailah jenis bakteri ini berkembang dengan pesatnya. demikian kata pepatah. Sama seperti contoh berikut: Dalam 5 tahun terakhir ini. . Dian Suprapto. Pencantuman angka cukup seperlunya. Angka saja tidak cukup: perlu keterangan lanjut Kecelakaan lalu lintas lebih sering terjadi pada kecepatan 50km/h. Gunakan scrennshot menu-menu software untuk memperjelas perintah. yaitu makanan yang mengandung protein tinggi. Bila kondisinya sangat menunjang. jumlah penerima hadiah Nobel bidang biologi dari kalangan wanita meningkat 50%.akan menyulitkan pembaca. Tapi perlu diingat. Namun sayangnya dalam tulisan itu tidak ada sama sekali. Bila terlalu banyak. Seringkali kali gambar atau grafik lebih mudah dicerna daripada rangkaian kata-kata. Sama dengan penggunaan istilah asing atau jargon. Bila memang efisien. gambar saja tidak cukup harus disertai keterangan yang jelas. Mengapa justru dengan kecepatan tinggi lebih jarang terjadi kecelakaan? Jawaban logisnya terletak pada penjelasan.

Journalistisches Texten. Göpferich. university of applied sciences Karlsruhe. Sumber: . . Susanne. . Bisa saja lima tahun terakhir jumlahnya ada 4 wanita dan tahun ini menjadi 6 (hanya penambahan 2 orang).Manuskript mata kuliah " Textverstehen – Textverständlichkeit – Textoptimierung unter Verständlichkeitsgesichtspunkten. Technical Writing.Angka di atas tidak menunjukan data yang akurat. Germany.Wissenschaftsjournalismus. Winfried Göpfert. 2001 . Jürg Häusermann 2001.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful