PENGERTIAN NEGARA, UNSUR-UNSUR, TEORI TERBENTUKNYA, TUJUAN, FUNGSI, SERTA BENTUK-BENTUK NEGARA http://daniiskandarmanajemen.

blogspot.com/2011/03/pengertian-negara-unsurunsur-teori.html
Pengertian Negara Negara adalah suatu daerah atau wilayah yang ada di permukaan bumi di mana terdapat pemerintahan yang mengatur ekonomi, politik, sosial, budaya, pertahanan keamanan, dan lain sebagainya. Di dalam suatu negara minimal terdapat unsur-unsur negara seperti rakyat, wilayah, pemerintah yang berdaulat serta pengakuan dari negara lain. Pengertian Negara Berdasarkan Pendapat Para Ahli : - Roger F. Soltau : Negara adalah alat atau wewenang yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama masyarakat. - Georg Jellinek : Negara merupakan organisasi kekuasaan dari kelompok manusia yang telah berdiam di suatu wilayah tertentu. - Prof. R. Djokosoetono : Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada di bawah suatu pemerintahan yang sama. Unsur-unsur negara adalah: 1. Unsur pembentuk negara (konstitutif): wilayah/ daerah, rakyat, pemerintah yang berdaulat ‡ Memiliki Wilayah Untuk mendirikan suatu negara dengan kedaulatan penuh diperlukan wilayah yang terdiri atas darat, laut dan udara sebagai satu kesatuan. Untuk wilayah yang jauh dari laut tidak memerlukan wilayah lautan. Di wilayah negara itulah rakyat akan menjalani kehidupannya sebagai warga negara dan pemerintah akan melaksanakan fungsinya. ‡ Memiliki Rakyat Diperlukan adanya kumpulan orang-orang yang tinggal di negara tersebut dan dipersatukan oleh suatu perasaan. Tanpa adanya orang sebagai rakyat pada suatu ngara maka pemerintahan tidak akan berjalan. Rakyat juga berfungsi sebagai sumber daya manusia untuk menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari. ‡ Pemerintahan Yang Berdaulat Pemerintahan yang baik terdiri atas susunan penyelengara negara seperti lembaga yudikatif, lembaga legislatif, lembaga eksekutif, dan lain sebagainya untuk menyelengarakan kegiatan pemerintahan yang berkedaulatan. 2. Unsur deklaratif: pengakuan oleh negara lain ‡ Pengakuan Dari Negara Lain Untuk dapat disebut sebagai negara yang sah membutuhkan pengakuan negara lain baik secara de facto (nyata) maupun secara de yure. Sekelompok orang bisa saja mengakui suatu wilayah yang terdiri atas orang-orang dengan sistem pemerintahan, namun tidak akan disetujui dunia internasional jika didirikan di atas negara yang sudah ada. Berdasarkan teori terbentuknya suatu Negara, dapat dijabarkan sebagai berikut:

Teori Kekuasaan Negara terbentuk atas dasar kekuasaan dan kekuasaan adalah ciptaan mereka yang paling kuat Tokoh Penteorinya : Karl Marx. Menurut pendapat Plato negara terjadi karena evolusi Tokoh yang terkenal dari teori ini adalah : Plato. Semua warga negara mengikat diri dalam suatu perjanjian bersama untuk mendirikan suatu organisasi yang bisa melindungi dan menjamin kelangsungan hidup bersama. Demikian juga negara terjadi atas kehendak Tuhan. melainkan atas kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat. Teori Ketuhanan Hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi atas kehendak Tuhan. Melaksanakan ketertiban Untuk menciptakan suasana dan lingkungan yang kondusif dan damani diperlukan pemeliharaan ketertiban umum yang didukung penuh oleh masyarakat. Oppenheimer. 3. Teori Perjanjian Masyarakat Terjadinya negara karena adanya perjanjian masyarakat. Mensejahterakan serta memakmurkan rakyat Negara yang sukses dan maju adalah negara yang bisa membuat masyarakat bahagia secara umum dari sisi ekonomi dan sosial kemasyarakatan. Tandanya nampak pada UUD-nya ³by the grace of God´ (Atas berkat Tuhan Yang Maha Esa) Para tokohnya adalah : Agustinus. Yulius Stahl. ‡ Teori Modern: a. Fungsi-Fungsi Negara : 1. Teori Hukum Alam Hukum alam bukan buatan negara. Aristoteles. Pemisahan diri dari suatu wilayah atau Negara dll. 2. dan Thomas Aquino. serta bersifat universal dan tidak berubah. Haller. Agustinus. Kranenburg b. Penaklukan atau Penjajahan b. John Locke. Para tokohnya adalah : Thomas Hobbes.‡ Teori Klasik: a. Pertahanan dan keamanan . Kollikles d. Montesquieu c.

dimana segala sesuatu dalam negara itu langsung diatur dan diurs oleh pemeintah pusat dan daerah-daerah tinggal melaksanakannya. Tujuan Negara adalah menciptakan persamaan dan kebebasan bagi warganya. Pertahanan Negara. Negara Kesatuan dapat berbentuk : i Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi. an keadaan yang baik agar rakyatya dapat mencapai keinginan secara maksimal. tujuan Negara ditetapkan dalam konstitusi atau hukum dasar Negara yang bersangkutan. 3. Tujuan Negara adalah menciptak. Tujuan Negara adalah memungkinkan rakyatnya berkembang serta mengembangkan daya cipta sebebas mungkin.Negara harus bisa memberi rasa aman serta menjaga dari segala macam gangguan dan ancaman yang datang dari dalam maupun dari luar. Menegakkan keadilan Negara membentuk lembaga-lembaga peradilan sebagai tempat warganya meminta keadilan di segala bidang kehidupan. Negara-negara bagian itu asala mulanya adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat serta berdiri sendiri. Keuangan. 2. Tujuan Negara berbeda-beda sesuai dengan pandangan masyarakat pada bangsa tersebut serta pandangan hidup yang melandasinya. b. yang menggabungkan diri sedemikian rupa hingga menjadi satu negara yang negara-negara itu mempunyai status bagian-bagian. Dengan menggabungkan diri dengan negara serikat. Penyerahan kekuasaannya kepada negara serikat adlah hal-hal yang berhubungan dengan hubungan luar negeri. Bentuk-bentuk negara dan pemerintahan: 1. Bentuk negara ini tidak terdiri atas beberapa negara. yang berkuasa satu pemerintah pusat yang mengatur seluruh daerah secara totalitas. Negara kesatuan : Suatu negara berdaulat. dan urusan Pos. dimana kepala daerah diberikan kesempatan dan kekuasaan untuk mengurus rumah tangganya sendiri (otonomi daerah) yang dinamakan daerah swatantra. Tujuan Negara: Setiap Negara mempunyai tujuan yaitu tujuan bangsa itu sendiri dalam hidup bernegara. Kekuasaan yang diserahkan itu disebutkan satu demi satu (limiatif) yang merupakan kekuasaan yang didelegasikan. berarti ia telah melepaskan sebagian kekuasaanna dengan menyerahkan kepada negara serikat itu. 4. Negara Serikat (Federasi) : Suatu negara yang merupakan gabungan dari beberapa negara yang menjadi negara-negara bagian dari negara serikat itu. Bentuk Negara a. Dapat juga diartikan bahwa bidang kegiatan pemerintah federasi adalah urusan-urusan selebihnya dari pemerintah . Pada umumnya. Ada beberapa tujuan Negara yakni: 1. Kekuasaan Asli ada pada negara bagian karena berhubungan langsung dengan rakyatnya. i Negara kesatuan dengan sistem desentralisasi.

Monarki palementer yaitu suatu monarki. atau Kaisar dan Ratu. Monarki Mutlak. yang mutlak. Kehendak negara adalah Kehendak Raja b. yaitu seluruh kekuasan negara berada di tangan rajam yang mempunyai kekuasaan dan wewenang yang tidak terbatas. kepala Negara itu merupakan lambing kesatuan Negara yang tidak dapat diganggu gugat yang bertanggung jawab atas kebijakan pemerintah menteri baik bersama-sama untuk keseluruhan maupun seorangan untuk porto polionya sendiri(system tanggung jawab menteri) . 2. Monarki Konstitusional yaitu suatu monarki.negara-negara bagian. dimana terdapat perlemen terhadap badan mana paramentri bai perseorangan maupun secara keseluruhan bertanggung ajawab sepenuhnya dalam system perlemen. dimana kekuasaan raja itu dibatasi oleh suatu konstitusi (undang-undang dasar) raja tidak boleh berbuat sesuatu yang bertentangan dengan Konstitusi dan segala perbuatannya harus berdasarkan dan harus sesuai dengan kontitusi c. Perintah raja merupakan undangundang yang harus dilaksanakan. Bentuk Pemerintahan Kerjaan (Monarki) adalah suatu negara yang kepala negaranya adalah seorang Raja. raja . Sultan. Kepala negara diangkat (dinobatkan) secara turun-temurun dengan memilih putera/puteri tertua (sesuai dengan budaya setempat) dari isteri yang sah (permaisuri) Ada beberapa macam kerjaan (Monarki) a.