Scribd Upload a Document Search Documents document collections icon publishers icon documents icon scribd pages icon

users icon Explore Tri_11x6 Documents

* Books - Fiction * Books - Non-fiction * Health & Medicine * Brochures/Catalogs * Government Docs * How-To Guides/Manuals * Magazines/Newspapers * Recipes/Menus * School Work * + all categories * * Featured * Recent

People

* Authors * Students * Researchers * Publishers * Government & Nonprofits * Businesses * Musicians * Artists & Designers * Teachers * + all categories * * Most Followed * Popular

* Alan Zaelani Tri_11x6 We're using Facebook to personalize your experience. Learn More·Disable Account o Home o My Documents o My Collections o My Shelf o View Public Profile o Messages

o Notifications o Settings o Help o Log Out

Welcome to Scribd - Where the world comes to read, discover, and share... We re using Facebook to give you reading recommendations based on what your friends are sharing and the things you like. We've also made it easy to connect with your friends: you are now following your Facebook friends who are on Scribd, and they are following you! In the future you can access your account using your Facebook login and password. Learn moreNo thanks

Some of your friends are already on Scribd: Apip Aro Tea Sari Cipta Ningtiyas Nada Nunuy Zie Jazilah Siti Rohmah Slaludihati Cuhy J-c Wahyuni Myta Dwi Pangestu Uink Lidinillah Rima Nabilah Nuzula Mimiliciouzakuro Anggun 3 First Page Previous Page Next Page / 68 Sections not available

Zoom Out Zoom In Fullscreen Exit Fullscreen Select View Mode View Mode BookSlideshowScroll Readcast Add a Comment Embed & Share Readcast Reading should be social! Post a message on your social networks to let others know what you're reading. Select the sites below and start sharing. Check_27x27Transparent Check_27x27Transparent Check_27x27TransparentLink account Readcast this DocumentTransparent

Readcast Complete!

Click 'send' to Readcast! edit preferences Set your preferences for next time...Choose 'auto' to readcast without being prompted. Alan Zaelani Alan Zaelani Link account AdvancedCancel Share & Embed

dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya. sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan . tapi bukan jiwa mereka Kerana jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok. tapi jangan cuba menjadikan mereka sepertimu Kerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu Engkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan Sang pemanah telah membidik arah keabadian. tapi bukan fikiranmu Kerana mereka memiliki fikiran mereka sendiri Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka. yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi Engkau bisa menjadi seperti mereka. Dan dia berkata: Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri Mereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimu Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu.Add to Collections Download this Document for Free Auto-hide: off KARYA-KARYA KHALIL GIBRAN (1833-1931) ANAK Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan da danya berkata. Bicaralah pada kami perihal Anak.

Dia adalah sebatang pohon tertanam Di lembah sungai keindahan Memikul bebuah ranum Bagi hati lapar yang mencari. Kemudian mencurahkan kurnianya di atas padang kehidupan. (Dari 'Cinta. Keindahan. Dia adalah seekor burung 'nightingale' Menyejukkan jiwa yang dalam kedukaan Menaikkan semangat dengan alunan melodi indahnya Dia adalah sepotong awan putih di langit cerah Naik dan mengembang memenuhi angkasa. Seberkas cahaya gemilang tak kunjung padam. Kesunyian') Kahlil Gibran PENYAIR Dia adalah rantai penghubung Antara dunia ini dan dunia akan datang Kolam air manis buat jiwa-jiwa yang kehausan.cepat dan jauh. maka ia juga mencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan. Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang. . Dia adalah malaikat diutus Yang Maha Kuasa mengajarkan Kalam Ilahi. Membuka kelopak mereka bagi menerima cahaya.

hidup serba sederhana dan berhati suci Dia duduk di pangkuan alam mencari inspirasi ilham Dan berjaga di keheningan malam. Menantikan turunnya ruh Dia adalah si tukang jahit yang menjahit benih hatinya di ladang kasih sayang dan kemanusiaan menyuburkannya Inilah penyair yang dipinggirkan oleh manusia pada zamannya. dewi cinta. nyanyian Apollo menjadi cahayanya.Tak terliput gelap malam Tak tergoyah oleh angin kencang Ishtar. meminyakinya dengan kasih sayang Dan. Dia adalah manusia yang selalu bersendirian. Dan hanya dikenali sesudah jasad ditinggalkan Dunia pun mengucapkan selamat tinggal dan kembali ia pada Ilahi Inilah penyair yang tak meminta apa-apa dari manusia kecuali seulas senyuman Inilah penyair yang penuh semangat dan memenuhi cakerawala dengan kata-kata indah Namun manusia tetap menafikan kewujudan keindahannya Sampai bila manusia terus terlena? Sampai bila manusia menyanjung penguasa yang meraih kehebatan dgn mengambil kesempatan?? .

".kau akan menemui kelembutan di sebalik jambangan bunga-bunga Laurel. Aku melihat ombak yang berdeburan. Aku mendengar puji- . Suatu hari kau akan merajai hati-hati manusia Dan. kerana itu kerajaanmu adalah abadi. "Laut tidak pernah tidur. kabus dari gunung menjuntaikan kakinya seperti selembar jilbab yang menghiasi wajah seorang gadis.. Kalian adalah kehidupan dalam kehidupan ini: Telah engkau tundukkan abad demi abad termasuk tirainya. (Dari 'Dam'ah Wa Ibtisamah' -Setitis Air Mata Seulas Senyuman) Kahlil Gibran MIMPI Kala malam datang dan rasa kantuk membentangkan selimutnya di wajah bumi.... dan dalam keterjagaannya itu laut menjadi penghibur bagi jiwa yang terjaga. aku bangun dan berjalan ke laut.periksalah mahkota berdurimu. Penyair.. Penyair. Ketika aku sampai di pantai.Sampai bila manusia mengabaikan mereka yang boleh memperlihatkan keindahan pada jiwa-jiwa mereka Simbol cinta dan kedamaian? Sampai bila manusia hanya akan menyanjung jasa org yang sudah tiada? dan melupakan si hidup yg dikelilingi penderitaan yang menghambakan hidup mereka seperti lilin menyala bagi menunjukkan jalan yang benar bagi orang yang lupa Dan oh para penyair.

" Kemudian Putera ketiga membuka mulutnya seperti dentuman halilintar : "Hidup tanpa kebebasan seperti tubuh tanpa jiwa. Hidup. Lalu aku melihat tiga Putera Kegelapan duduk di atas sebongkah batu. perjuangan dan hak adalah tiga dalam satu yang tidak dapat dipisahkan ataupun diubah. Saat itu. dan kebebasan tanpa akal seperti roh yang kebingungan." Selanjutnya ketiga-tiganya berdiri dan berkata dengan suara yang menggerunkan sekali: 'Itulah anak-anak cinta.pujiannya kepada Tuhan dan bermeditasi di atas kekuatan abadi yang tersembunyi di dalamombakombak itu ." Putera kedua berkata dengan suara bergema seperti air terjun. Aku berhenti beberapa langkah dari Putera Kegelapan itu seakan-akan ada tenaga magis yang menahanku. Hidup. mendaki gunung. yang tidak dapat dipisahkan ataupun diubah. Dan cinta tanpa keindahan seperti bunga tanpa aroma semerbak dan seperti buah tanpa biji. cinta dan keindahan adalah tiga dalam satu. abadi dan tidak pernah sirna. . tersenyum lewat bibir sang mawar dan menyanyi dengan desiran air yang mengalir di parit-parit. Hidup. salah satunya berdiri dan dengan suara yang seolah berasal dari dalam laut ia berkata: "Hidup tanpa cinta ibarat pohon yang tidak berbunga dan berbuah. Aku menghampirinya seo laholah ada kekuatan yang menarikku tanpa aku dapat melawannya. Buah dari perjuangan."Hidup tanpa berjuang seperti empat musim yang kehilangan musim bunganya. Dan perjuangan tanpa hak seperti padang pasir yang tandus. kebebasan dan akal adalah tiga dalam satu.kekuatan yang lari bersama angin.

Tiga manifestasi Tuhan. Aku duduk. tidak memandang apa-apa pun kecuali asap dupa yang menggulung ke syurga. Khalil Gibran KEHIDUPAN Engkau dibisiki bahawa hidup adalah kegelapan Dan dengan penuh ketakutan Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan padamu penuh kebimbangan Kuwartakan padamu bahawa hidup adalah kegelapan jika tidak diselimuti oleh kehendak Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti pengetahuan Dan segala macam pengetahuan akan kosong bila tidak diiringi kerja Dan segala kerja hanyalah kehampaan kecuali disertai cinta .' Saat itu diam melangut. hanya laut yang dipeluk halimunan. Ketika aku membuka mataku. aku tidak lagi melihat Putera-Putera Kegelapan itu. Dan Tuhan adalah ungkapan dari alam yang bijaksana. hanya gemersik sayap-sayap yang tak nampak dan getaran tubuh-tubuh halus yang terus-menerus. Aku menutup mata dan mendengar gema yang baru saja berlalu.Akibat dari kebebasan.

jika engkau mengetahui. dan engkau akan memandangnya sebagai pembimbing. maka engkau akan merasa berpuas hati kerana pengalamanmu. Jika engkau menyedari. kerana engkau merupakan sumber kebajikan bagi mereka yang memerintah terhadapmu. Kusebut pengetahuan tentang Keadilan : Kerana orang kaya terlalu sibuk mengumpul harta utk mencari pengetahuan. Tenanglah.Maka bila engkau bekerja dengan cinta Engkau sesungguhnya tengah menambatkan dirimu Dengan wujudnya kamu. . bahawa malang yang menimpamu dalam hidup merupakan kekuatan yang menerangi hatimu. Bergembiralah. maka engkau pasti berpuas hati dengan nasibmu. dan membangkitkan jiwamu dari ceruk ejekan ke singgahsana kehormatan. Khalil Gibran KASIH SAYANG DAN PERSAMAAN Sahabatku yang papa. dan tiang kejujuran bagi mereka yang membimbingmu. Dan kusebut pengertian tentang Kehidupan : Kerana orang yang kuat terlalu berhasrat mengejar kekuatan dan keagungan bagi menempuh jalan kebenaran. sahabatku yang papa. sahabatku yang papa. bahawa Kemiskinan yang membuatmu sengsara itu mampu menjelaskan pengetahuan tentang Keadilan dan pengertian tentang Kehidupan. kerana engkau merupakan penyambung lidah Keadilan dan Kitab tentang Kehidupan. serta membuatmu bijaksana. wujud manusia lain Dan wujud Tuhan.

sebagai lambang kebahagiaan bagi takdir angkatan yang akan datang. pada hakikatnya seperti hidup cacing di dalam kuburan. dan Suka mengubati hati yang luka. sedangkan kemewahan memperlihatkan keburukannya. Ingatlah. dan lebih manis daripada ejekan seorang pencemuh. wahai sahabatku yang papa. di luar fajar merekah. jiwa manusia akan menjadi batu tulis yang kosong. Antara tidur dan jaga.Kehidupan ialah suatu rantai yang tersusun oleh banyak mata rantai yang berlainan. Duka melembutkan perasaan. Orang muda sekarang jangan sampai meninggalkan Keimananmu. Tapi hidup orang yang senang bermewah mewahan dan mengumpul emas. Tidak dapat ditukar dengan emas. dan mengajar manusia ikut merasakan pedihnya hati yang patah. Itu menandakan ketakutan. Air mata ini membersihkan hati dan kuman benci. dan hanya mengejar kepuasan diri dan kesenangan semata. hanya memperlihatkan kemewahan dan kerakusan. tidak dapat dikumpul seperti harta kekayaan. Sahabatku yang papa. dan mendakap erat emasnya. . lebih murni daripada tawa ria orang yang ingin melupakannya. Bila Duka dan kemelaratan dihilangkan. Duka merupakan salah satu mata rantai emas antara penyerahan terhadap masa kini dan harapan masa depan. saat bersama isteri dan anak sekembalinya dari ladang merupakan waktu yang paling mesra bagi keluarga. Orang-orang papa yang kusayangi. bahawa keimanan itu adalah peribadi sejati Manusia. Mereka yang mewah sering meminggirkan keimananan. Kemiskinan menyalakan api keagungan jiwa. Air mata yang kutangiskan.

dengan kegembiraan tiada terkirakan. segala fikiran. yang kau taburi dengan kasih dan kau tuai dengan penuh rasa terima kasih. tiadalah kau berdukacita. Dan angkatan mendatang akan mempelajari Dukacita dan Kemelaratan sebagai pelajaran tentang Kasih Sayang dan Persamaan. sesuai dengan Hukum Alam. hasrat. Bicaralah pada kami tentang Persahabatan. dalam persahabatan. akan dikembalikan menjadi sukacita oleh kehendak Syurga. dan akan kau tuai nanti. yang mesti dipenuhi. Bila dia berbicara. mengungkapkan fikirannya. Dan dia pulalah naungan dan pendianganmu. Kerana yang paling kau kasihi dalam dirinya. mungkin kau nampak lebih jelas . dan keinginan dilahirkan bersama dan dikongsi. Dan dia menjawab: Sahabat adalah keperluan jiwa. (Dari 'Suara Sang Guru') Khalil Gibran PERSAHABATAN Dan seorang remaja berkata. kau tiada takut membisikkan kata "Tidak" di kalbumu sendiri.hatimu berhenti dari mendengar hatinya.Benih yang kautaburkan bagi si kaya. Di kala berpisah dengan sahabat. pun tiada kau menyembunyikan kata "Ya". Dialah ladang hati. Dan dukacita yang kausandang. akan kembali pada sumbernya. kerana tanpa ungkapan kata. Kerana kau menghampirinya saat hati lupa dan mencarinya saat jiwa mahu kedamaian. Dan bilamana dia diam.

Dan tiada maksud lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya roh kejiwaan.dalam ketiadaannya. Kerana cinta yang mencari sesuatu di luar jangkauan misterinya. Jika dia harus tahu musim surutmu. untuk sekadar bersama dalam membunuh waktu? Carilah ia untuk bersama menghidupkan sang waktu! Kerana dialah yang bisa mengisi kekuranganmu. nampak lebih agung daripada tanah ngarai dataran. Khalil Gibran DUA KEINGINAN Di keheningan malam. Ia menyaksikan jiwa-jiwa yang melayang-layang dengan sayap-sayap mereka. bagai sebuah gunung bagi seorang pendaki.. Dan dalam manisnya persahabatan. biarlah dia mengenali pula musim pasangmu. Ia terbang melayang-layang di atas sebuah kota dan mengamati seluruh penghuni dengan tatapan matanya. tetapi sebuah jala yang ditebarkan: hanya menangkap yang tiada diharapkan. biarkanlah ada tawa ria dan berkongsi kegembiraan. Kerana dalam titisan kecil embun pagi. bukanlah cinta . bukan mengisi kekosonganmu. Sang Maut turun atas hadrat Tuhan menuju ke bumi. Gerangan apa sahabat itu jika kau sentiasa mencarinya. dan orang-orang yang terlena di dalam kekuasaan . hati manusia menemui fajar dan ghairah segar kehidupan. Dan persembahkanlah yang terindah bagi sahabatmu.

"Apa yang kau inginkan dariku sekarang. berdiri dan tunduklah padaku. Melihat bayangan Sang Maut di hadapannya. dan mataku sakit menatap sayap-sayapmu yang menjijikkan dan tubuhmu yang meloyakan. tapi sangat menakutkan. dan ambillah dia! Aku ngeri melihat taringtaringmu yang berdarah dan wajahmu yang bengis. carilah orang-orang yang lemah. Ia masuk melalui pagar besi berpaku tanpa sebarang halangan dan berdiri di sisi sebuah ranjang .berhati-hati tidak menyentuh apa-apa pun . kupanggil para hamba suruhanku dan para pengawal u untuk k mencincangmu menjadi kepingan!" Kemudian Maut berkata dengan suara lembut.Sang Lelap. dan tika ia menyentuh dahi si lena." Dan si lelaki itu menjawab. lelaki itu membuka kelopak matanya dan memandang dengan penuh ketakutan. akulah tuan rumah ini. Nyahlah kau. dia menjerit dengan suara ketakutan bercampur aduk kemarahan. dan benda apa yang kau cari? Kenapa kau datang ketika urusanku belum selesai? Apa yang kau inginkan dari orang kaya berkuasa seperti aku? Pergilah sana. kalau tidak. "Akulah kematian.sehingga tiba di sebuah istana. dan kota itu berubah warna menjadi hitam kepekatan. "Pergilah kau dariku. Sang Maut berjalan dengan langkah tenang di celah-celah kediaman . mimpi yang mengerikan! Pergilah engkau makhluk jahat! Siapakah engkau ini? Dan bagaimana mungkin kau memasuki istana ini? Apa yang kau inginkan? Tinggalkan rumah ini dengan segera! Ingatlah. Ketika rembulan tersungkur di kaki langit." .

" Kemudian Maut mengambil tangan orang hina itu. tapi nyawaku jangan kau cabut dan tinggalkan diriku sendirian. Maka ambillah longgokan emasku semahumu atau nyawa salah seorang dari hamba-hambaku. Peluklah diriku. dialah sumber kegembiraan hidupku.. Jangan tinggalkan daku di sini." Sang Maut itu mengeruh. dan memberikannya kepada para malaikat di langit untuk menghukumnya. "Aku di sini. Ambillah olehmu barang yang kau inginkan dan tinggalkanlah daku. mencabut nyawanya. kerana kau sangat penyayang dan tak kan meninggalkan diriku di sini. Maut yang pengampun.. Sambutlah rohku. kekasih jiwaku. ia berkata dengan suara penuh cinta dan harapan. anak muda itu pun terjaga.Namun selepas tersedar.. Kematian. jangan pedulikan apa yang telah kukatakan. Dan Maut berjalan perlahan di antara setinggan orang-orang miskin hingga ia mencapai rumah paling daif yang ia temukan. Ia masuk dan mendekati ranjang di mana tidur seorang pemuda dengan kelelapan yang damai. kerana kaulah harapan impianku. kerana rasa takut membuat diriku mengucapkan kata-kata yang sesungguhnya terlarang. Di atas laut aku memiliki kapal yang belum kembali ke pelabuhan.jangan ambil nyawaku.. kaulah tangan kanan kebenaran."Engkau tidak kaya tapi orang miskin yang tak sedar diri. Maut menyentuh matanya. Kaulah utusan Ilahi. tidak.. "Tidak. dia menambah dengan ketakutan. Aku masih mempunyai urusan kehidupan yang belum selesai dan berhutang emas dengan orang. Dan ketika melihat Sang Maut berdiri di sampingnya. wahai Sang Maut yang cantik. permintaanku. Aku punya perempuan simpanan yang luarbiasa cantiknya untuk kau pilih. Dengarlah lagi : Aku punya seorang putera tunggal yang kusayangi. Kutawarkan dia juga sebagai galang ganti. Bawalah daku pada Ilahi." . dan tinggalkanlah diriku.

dan menaruh roh itu di bawah perlindungan sayap-sayapnya. burung-burungku yang cantik?" Dan salah satu dari burung itu terbang mendekatiku." Kemudian Sang Maut meletakkan jari-jari lembutnya ke atas bibir yang bergetar itu. "Mengapa engkau menangis. dan hinggap di hujung sebuah cabang pohon dan berkata. Peluklah rohku. 'Sebab aku dipaksa mengalir ke kota tempat Manusia merendahkan dan mensia -siakan diriku dan menjadikanku minuman-minuman keras dan mereka memperalatkanku bagai pembersih sampah. dan aku bertanya.dan dalam bisikan amaran ia berkata."Aku telah memanggil dan merayumu berulang kali. kerana itu jangan kecewakan cintaku dengan menjauhi diri. "Anak-anak Adam akan segera datang di . sungaiku yang jernih?' Dan sungai itu menjawab. namun kau tak jua datang.ke dunia ." Dan aku mendengar burung-burung menangis. Sang Maut yang dikasihi. "Hanya mereka di dunia yang mencari Keabadianlah yang sampai ke Keabadian itu. Ketika ia naik kembali ke langit. Maut menoleh ke belakang -. mencabut nyawanya. "Mengapa engkau menangis. meracuni kemurnianku dan mengubah sifat-sifatku yang baik menjadi sifat-sifat buruk. Tapi kini kau telah mendengar suaraku." (Dari 'Dam'ah Wa Ibtisamah' -Setitis Air Mata Seulas Senyuman) Kahlil Gibran ALAM & MANUSIA Aku mendengar anak sungai merintih bagai seorang janda yang menangis meratapi kematian anaknya dan aku kemudian bertanya.

'Mengapa Manusia mesti menghancurkan segala karya yang telah diciptakan oleh alam?' Khalil Gibran CINTA (I) Lalu berkatalah Almitra. Ajal memburu kami ke mana pun kami pergi. Kupandangi keindahan ini dan aku bertanya kepada diriku sendiri. dan keheningan menguasai mereka. ikutilah dia. Kerana sebagaimana cinta memahkotai engkau. Dan dia mengangkatkan kepalanya dan memandang ke arah kumpulan manusia itu. Sebagaimana dia mendaki ke puncakmu dan membelai mesra ranting-ranting lembutmu yang bergetar dalam cahaya matahari. Bicaralah pada kami perihal Cinta. Dan kalau dia berbicara padamu percayalah padanya. matahari terbit dari balik puncak pergunungan. demikian pula dia ada untuk mencantasmu. Sebagaimana dia ada untuk menyuburkanmu. sebab kami tidak tahu siapa di antara kami yang bisa selamat dari kejahatan Manusia. dan menyinari puncak. Walau pedang tersembunyi di antara hujung-hujung sayapnya bisa melukaimu.puncak pepohonan dengan rona mahkota. Dan pabila sayapnya memelukmu menyerahlah kepadanya. Kami sekarang terpisah di antara satu sama yang lain. Walau jalannya sukar dan curam. Dan dengan suara lantang dia berkata: Pabila cinta memberi isyarat kepadamu." Kini. . Walau suaranya bisa menggetar mimpi-mimpimu bagai angin utara membinasakan taman.ladang ini dengan membawa senjata-senjata pembunuh dan menyerang kami seolah-olah kami adalah musuhnya. demikian pula dia akan menghukummu.

"Tuhan ada di dalam hatiku. ." Dan jangan mengira kaudapat mengarahkan jalannya Cinta. pabila dia menilaimu memang pantas. "Aku berada di dalam hati Tuhan. dan di dalam pemahaman dia menjadi sekeping hati Kehidupan. Dan kemudian dia mengangkat engkau ke api sucinya sehingga engkau bisa menjadi hidangan suci untuk pesta kudus Tuhan. sebab cinta. Dia menghempuk engkau hingga kau telanjang Dia mengasing-asingkan kau demi membebaskan engkau dari kulitmu. Memasuki dunia tanpa musim tempat kau dapat tertawa. Pabila kau mencintai kau takkan berkata. Laksana selonggok jagung dia menghimpun engkau pada dirinya. Cinta tiada memiliki. Kerana cinta telah cukup bagi cinta." tapi sebaliknya. mengarahkan jalanmu. Namun pabila dalam ketakutanmu kau hanya akan mencari kedamaian dan kenikmatan cinta. Cinta tak memberikan apa-apa kecuali dirinya sendiri dan tiada mengambil apa-apa pun kecuali dari dirinya sendiri. tapi tak sehabis semua airmatamu. Dia menggosok-gosok engkau sampai putih bersih. supaya bisa kau fahami rahsia hatimu. tapi tak seluruh gelak tawamu. Dia meramas engkau hingga kau menjadi lembut. Maka lebih baiklah bagimu untuk menutupi tubuhmu dan melangkah keluar dari lantai-penebah cinta. Semua ini akan ditunaikan padamu oleh Sang Cinta. dan menangis. pun tiada ingin dimiliki.Demikian pula dia akan menghunjam ke akarmu dan menggegarkannya di dalam pautanmu pada bumi.

kerana keluhku mengunci kata-kata dan desah nafasku meninggalkan halaman buku yang kosong di de pan mataku! Bangun. memenuhi panggilan jiwamu. Mata mereka mengantuk kerana dililit kesulitan dan ketakutan.Aku telah membuang bukuku. dan biarkan nafasmu menghirup angin gunung yang datang padaku dari lembah-lembah Lebanon. Jiwa mereka mempercepatkan langkah mengejar negeri mimpi. Jiwa para raja . Malam telah melarutkan semua manusia ditempat tidurnya. dan mengelarnya di telapak kota. Hantu-hantu dari masa lalu berkeliaran di lembah-lembah. Cintaku. Cintaku! Aku mendengar panggilanmu dari lautan lepas dan merasakan lembutnya sentuhan sayapmu. Bicaralah. bangunlah. Cintaku. Bicaralah padaku. beranjak ke tanah lapang. dan tebing curam yang akan dilalui melemaskan lutut mereka. Cintaku. Para penduduk telah pulas menganyam mimpi di ubun-ubunnya di tengah pohon-pohon kenari. dihembus nafas kemari. Cintaku dan dengar diriku! Aku mendengarkanmu. hingga embun membasahi kaki dan bajuku. Lelaki-lelaki longlai menggendong emas. Tak ada yang akan mendengar selain diriku. Syurga telah meriasnya dengan bayangan malam. jubah tebal membentang dihembus asap dari cerobong kain. Aku telah jauh dari ranjangku. Cintaku. Syurga telah menyulam cahaya rembulan dan menghamparkannya ke seluruh daratan Lebanon. Cintaku. dibawah bunga-bunga pohon badam. Di sinilah aku berdiri. Mereka melemparkan tubuh ke tempat tidur sebagai tempat berlindung dari hantu-hantu yang menakutkan dan mengerikan.

Aku mendengar rintihan pahitnya. Kenangan menyingkap tabir kelupaan dari mataku dan nampaklah Sodom yang menjijikkan. Fikiranku yang berhias kenangan menyingkap kekuatan bangsa Chaldea. Ranting-ranting berayun-ayun. muntah-muntah sepanjang jalan. Seperti panah rahsia yang tajam. muncungmuncung nafsu ular berbisa muncul dari celah-celah benteng. Tetapi racun dari rawa-rawa jug berkelana mengepul bersama penyakit. nada kecapi Daud dan lagu Ishak Al-Mausaili terngiang-ngiang di telinga kami. Mimpi-mimpi kebimbangan melanda hati yang lemah. kemegahan Arab. serta dosa-dosa Gomorah.melintasi bukit-bukit. ibunya mengeluh d i atas kamar kesedihan. harum itu mengisi jiwa dengan kasih sayang dan meniupkan kerinduan untuk terbang. Tanpa kusedari matahari telah mengilaukan cahaya pagi. Di lorong-lorong gelap. dan rasa sakit berdengung kematian. Jiwa anak-anak yang lapar di penginapan menggelupur. dan desirnya bertemu dengan alunan anak sungai di lembah. Semerbak bunga melambai seiring nafas pohon-pohon cedar. Cintaku. Syair-syair Sulaiman. dan jari-jari timur yang lentik menimang mata-mata orang yang terlelap. Cintaku. jiwa-jiwa pencuri yang tegap berjalan. racun itu telah menembusi perasaan dan meracuni udara. Cahaya itu memaksa mereka untuk membuka daun jendela dan menyelak hati dan . dan kekecewaan telah jatuh dari langit. Terbawa angin sepoi-sepoi menuju perbukitan.

Mata yang penat dan wajah lesu para penjahit telah siap di tempat kerjanya. Betapa indah hidup ini. Di jalanan padat dengan jiwa-jiwa yang tamak dan tergesa-gesa. biri-biri dan kambing meninggalkan bangsalnya untuk menuai rumput yang berembun dan berkilatan cahaya. loceng-loceng berdenting memenuhi angkasa sebagai panggilan untuk mula berdoa. yang berdebar-debar kerana selalu merasa bimbang dan takut. Tirai telah diselak dari jendela dan pintu pun terbuka. bangun. Cintaku. dan di mana-mana terdengar desingan besi. Di belakangnya lagi gadis-gadis bernyanyi seperti burung menyambut pagi. .kemenangan. Cintaku. yang sedang tertidur dalam damai dan tenang di pundak-pundak lembah. seperti hati penyair yang penuh dengan cahaya dan kelembutan hati. Dan dari gua-gua. Desa-desa. seolah-olah seluruh alam sedang berdoa bersama-sama dengan khusyuknya. Kini tangan siang hari yang perkasa terbaring di atas kota. Penggembalanya mengikuti dari belakang sambil mengamatinya di balik lelalang. Khalil Gibran BANGSA KASIHAN Kasihan bangsa yang memakai pakaian yang tidak ditenunnya. Kota telah menjadi arena pertempuran di mana yang kuat menindas yang lemah dan si kaya mengeksploitasi dan menguasai si miskin. seperti dada penjahat. gema-gema juga berdengung. Dan betapa kerasnya hidup ini. pusingan roda dan siulan angin. dan riak muka yang layu mempamerkan ketakutan dan kekecewaan. Anak-anak sapi telah keluar dari kandangnya. Mereka merasakan kematian telah melanggar batas kehidupan mereka.

Kasihan bangsa yang negarawannya serigala. falsafahnya karung nasi. dan masing-masing mengangap dirinya sebagai satu bangsa. Kasihan bangsa yang menyambut penguasa barunya dengan trompet kehormatan namun melepasnya dengan cacian. tidak sesumbar kecuali di runtuhan. Kasihan bangsa yang meremehkan nafsu dalam mimpi-mimpinya ketika tidur. dan senimannya tukang tambal dan tukang tiru. Kasihan bangsa yang orang sucinya dungu menghitung tahun-tahun berlalu dan orang kuatnya masih dalam gendongan.memakan roti dari gandum yang tidak dituainya dan meminum anggur yang tidak diperasnya Kasihan bangsa yang menjadikan orang bodoh menjadi pahlawan. sementara menyerah padanya ketika bangun. Khalil Gibran . dan menganggap penindasan penjajah sebagai hadiah. Kasihan bangsa yang tidak pernah angkat suara kecuali jika sedang berjalan di atas kuburan. Kasihan bangsa yang berpecah-belah. hanya untuk menyambut penguasa baru lain dengan trompet lagi. dan tidak memberontak kecuali ketika lehernya sudah berada di antara pedang dan landasan.

Khalil Gibran . terkandung di dalam inti dirinya. walau tiada batas. Dan mengetahui bahawa semalam hanyalah kenangan utk hari ini dan esok adalah harapan dan impian utk hari ini. "Guru. tiada terbahagi dan tiada kenal ruang? Tapi jika di dalam fikiranmu baru mengukur waktu ke dalam musim. biarkanlah tiap musim merangkumi semua musim yang lain. dan tiada bergerak dari fikiran cinta ke fikiran cinta. bagaimanakah perihal Waktu? " Dan dia menjawab: Kau ingin mengukur waktu yang tanpa ukuran dan tak terukur. Dan biarkanlah hari ini memeluk masa silam dengan kenangan dan masa depan dengan kerinduan. pun bukan dari tindakan cinta ke tindakan cinta yang lain? Dan bukanlah sang waktu sebagaimana cinta.WAKTU Dan seorang pakar astronomi berkata. Siapa di antara kalian yang tidak merasa bahawa daya mencintainya tiada batasnya? Dan siapa pula yang tidak merasa bahawa cinta sejati. Namun keabadian di dalam dirimu adalah kesedaran akan kehidupan nan abadi. sentiasa menghuni ruang semesta yang menaburkan bintang di angkasa. Dan yang menyanyi dan merenung dari dalam jiwa. di mana atas tebingnya kau akan duduk dan menyaksikan alirannya. Engkau akan menyesuaikan tingkah lakumu dan bahkan mengarahkan perjalanan jiwamu menurut jam dan musim. Suatu ketika kau ingin membuat anak sungai.

dan mengotori busananya dengan tindak laku durhaka.FIKIRAN DAN SAMADI Hidup menjemput dan melantunkan kita dari satu tempat ke tempat yang lain. tapi kita lari ketakutan. dan hanya melihat susuk yang menghalangi dan merintangi jalan kita. hanya mendengar suara yang mengerikan. atau bersembunyi dalam kegelapan. Keindahan menghadirkan dirinya dengan duduk di atas singgahsana keagungan. berjubahkan kelembutan . Nasib memindahkan kita dari satu tahap ke tahap yang lain. kita pun makan dengan lahap dan rakus. lalu bergegas lari ke kota yang ramai. Tangan Alam menyambut hangat kedatangan kita. dan menawarkan pula agar kita menikmati keindahannya . . Dan kita yang diburu oleh keduanya. tapi sebenarnya beban itu seiringan bayu pawana Lebanon yang berpuput riang. tapi bila kita telah duduk menghadapinya. tapi kami mendekatinya atas dorongan Nafsu . tapi kita takut akan keheningannya. berhimpit-himpitan seperti kawanan kambing yang lari ketakutan dari serigala garang. merenggut mahkota kesuciannya. untuk berbuat kejahatan atas namanya. Kebebasan mengundang kita pada mejanya agar kita menikmati makanan lazat dan anggurnya . atau ada pula yang malahan mengikutinya. Cinta lalu di depan kita. Meskipun orang yang paling bijaksana terbongkok kerana memikul beban Cinta.

pohon merupakan impian. Tapi di siang dan malam hari. Saudaraku. kerana kita tidak membuka telinga dan berniat memahaminya. Engkau tak dikenal oleh sesama insan. menderita kerana pedihnya sepi dan dambaan terhadap kebahagiaan. Entah berapa banyak kapal yang bertolak dari pantaimu menuju wilayah lain. bunga merupakan keheningan perasaan. Kita amat terikat pada bumi. tapi kita menutup pintu keramahan baginya. dan sungai merupakan damba kehausan. hidup kita lelah dan kurang waspada. tapi kita tidak mendengar teriak mereka. Kita memijak-mijak roti Kehidupan. Sungguh betapa budiman Sang Hidup terhadap Manusia. namun betapa jauh Manusia meninggalkan Sang Hidup. entah berapa banyak armada yang berlabuh di pesisirmu. dan menghadapinya bagaikan musuh. kulihat engkau duduk di atas bukit emas serta menikmati . wahai saudara-saudaraku. laksana pulau yang terpisah dari pulau dan daerah lain. Hati manusia menyeru pertolongan . Namun orang yang mendengar dan memahaminya kita sebut gila lalu kita tinggalkan. lagi pula terpencil dari keakraban dan perhatian.Kebenaran memanggil-manggil kita di antara tawa anak-anak atau ciuman kekasih. sedang hari pun memberi salam dan merangkul kita. sedangkan gerbang Tuhan terbuka lebar. sedangkan kelaparan memamah hati kita. Khalil Gibran HIDUP Kehidupan merupakan sebuah pulau di lautan kesepian. jiwa manusia memohon pembebasan . namun engkau tetap pulau yang sunyi. Hidupmu. dan bagi pulau itu bukti karang yang timbul merupakan harapan. Malampun berlalu. kita sentiasa ketakutan.

berdiri di samping singgahsanamu. saudaraku. aku berkata dalam hati. Tapi bila kupandang lagi. Dan ketika engkau memandang kelilingmu. Di mata hatiku engkau kelihatan bagaikan panglima besar yang memimpin bala tentara. yang sedang mabuk asmara pada wanita jelita. kekuasaan. dan kejayaan. yang nampak hanya hati hampa belaka. menyerahkan hatimu pada paras kecantikannya. memuji kebijaksanaanmu. dan yakin bahawa setiap genggam emas yang kau kumpulkan merupakan mata rantai yang menghubungkan hasrat dan fikiran orang lain dengan dirimu. yang tertempel di balik longgok emasmu.kekayaanmu -bangga akan hartamu. memandangmu seakan-akan nabi yang mulia. Kulihat dirimu." . Tapi setelah kuamati lagi. seakan-akan memohon belas kasihan dan pertolongan dari roh-roh yang tak nampak -mengemis perlindungan. Kulihat engkau. saudaraku. kerana tersisih dari persahabatan dan kehangatan persaudaraan. Ketika kulihat ia memandangmu dengan kelembutan dan kasih keibuan. di sekelilingmu berdiri rakyatmu yang memuji-muji keagunganmu. terlukislah pada wajahmu kebahagiaan. bagaikan seekor burung kehausan dalam sangkar emas dengan wadah air yang kosong. hendak menggempur benteng musuh. seakan-akan engkau adalah nyawa bagi raga mereka. kelihatan engkau seorang diri dalam kesepian. duduk di atas singgahsana agung. menadahkan tangan ke segala arah. bahkan jiwa mereka melambung kesukaan sampai ke langit-langit angkasa. "Terpujilah Cinta yang mampu mengisi kesepian pria ini dan mengakrabkan hatinya dengan hati manusia lain. menyanyikan lagu penghormatan bagi karyamu yang mengagumkan.

dan mengalirkan sayang. bagaikan ruang tengah rumah yang tertutup dari pandangan mata tetangga.Jika rumahmu berdiri di atas puncak gunung. dan di sebalik jiwamu yang sarat cinta. di sebalik hatimu yang bersalut cinta terdapat hati lain yang kesunyian. dan aku bukanlah aku. (Dari 'Suara Sang Guru') Khalil Gibran NYANYIAN SUKMA Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata. bagaikan awan yang mengembara. dan jika bukan kerana kesepian dan kesunyian itu. Hidupmu. kerana lerengnya tak dapat ditempuh oleh kaki manusia. yang telah diolah dan ditanami oleh tangan orang lain. Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit . ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya. saudaraku.. sinar lampu tetanggamu tak dapat masuk meneranginya. engkau tak dapat memindahkannya ke halaman orang lain. aku akan percaya kiranya aku memandang wajahmu. meratap hendak menyatakan cintanya pada wanita. wahai saudaraku. Seandainya rumahmu tersalut oleh kegelapan.Namun. merupakan tempat tinggal sunyi yang terpisah dari wilayah penempatan orang lain. isi gudang tetanggamu tak dapat mengisinya. sebuah lagu yang bernafas di dalam benih hatiku. engkau tak dapat memindahkannya atas lembah. terdapat jiwa lain yang hampa. Jika bukan kerana kesepian dan kesunyian itu. . Kehidupanmu.. Jika kosong dari persediaan kemarau. dibaluti oleh kesunyian. Jika rumahmu berdiri di atas gurun. menjadi titik-titik air mata kekasihmu. bilamana kuamati lagi. engkau bukanlah engkau. itulah wajahku sendiri yang sedang memandang cermin.

Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan. Lagu itu digubah oleh renungan. Betapa dapat aku mendesahkannya? Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana Kepada siapa aku akan menyanyikannya? Dia tersimpan dalam relung sukmaku Kerna aku risau. Dan dikumandangkan oleh kesunyian. Pabila kutatap penglihatan batinku Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya. Dan difahami oleh cinta. Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan. Air mataku menandai sendu Bagai titik-titik embun syahdu Yang membongkarkan rahsia mawar layu. dia akan terhempas Di telinga pendengaran yang keras. Dan dilipat oleh kebenaran. Dan disingkiri oleh kebisingan. Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya. Dan pabila kusentuh hujung jemariku Terasa getaran kehadirannya. Dan disembunyikan oleh kesedaran siang .Namun bukan menyentuh bibirku.

Gerangan 'Cain' atau 'Esau' manakah Yang mampu membawakannya berkumandang? Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati: Suara manakah yang dapat menangkapnya? Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci. . Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian? Siapa berani memecah sunyi Dan lantang menuturkan bisikan sanubari Yang hanya terungkap oleh hati? Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan? (Dari 'Dam'ah Wa Ibtisamah' -Setitis Air Mata Seulas Senyuman) Khalil Gibran NYANYIAN HUJAN Aku ini percikan benang-benang perak yang dihamburkan dari syurga oleh dewa-dewa.Dan dinyanyikan oleh sukma malam. Lagu itu lagu kasih-sayang. Getar nada mana yang mampu menggoyahnya? Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam? Siapa yang berani membandingkan deru alam.

Melayang tinggi bersama pawana. diriku. Dan bila aku menunduk. Di antara mereka aku pembawa amanat setia. oleh puteri Fajar. untuk menghiasi taman-taman mayapada. bagi menyirami ladang dan lembahnya. bunga-bunga gembira. Bagai kehidupan duniawi. kubelai mesra bunga-bunga dan pepohonan Dalam berjuta cara. Aku turun. Pabila aku meniup rendah. Pabila kulihat ladang memerlukanku. Puisi Karya Khalil Gibran . bukit-bukit tertawa. Suara guruh mengkhabarkan kedatanganku Pelangi di langit menghantar pemergianku. Aku muncul dari dalam jantung samudera. Ladang dan awan mega berkasih-mesra. Pabila kuurai air mata.Alam raya kemudian meraupku. Dan diakhiri di bawah sayap kematian. Yang lain kuubati dari luka. yang dipetik dari mahkota Raja Ishtar. Dimulakan pada kaki kekuatan alam. segalanya cerah-ceria. Aku ini taburan mutiara. Yang satu kulepas dari dahaga.

Download this Document for FreePrintMobileCollectionsReport Document Report this document? Please tell us reason(s) for reporting this document Spam or junk Porn adult content Hateful or offensive If you are the copyright owner of this document and want to report it. Report Cancel This is a private document. Question_small Info and Rating Reads: 121. please follow these directions to submit a copyright infringement notice.197 Uploaded: 04/29/2009 Category: Creative Writing>Poetry Rated: 4 Ratings() Copyright: Attribution Non-commercial Attribution_noncommercial .

PUISI Khalil Gibran pemandangan alam gerimis krya kahlilgibran karya tahlil tahlil jibral hati karya (more tags) PUISI Khalil Gibran pemandangan alam gerimis krya kahlilgibran karya tahlil tahlil jibral hati karya tentang ombak kehidupan yang puisi suara cinta untuk tentang pemandangan (fewer) fenris80 .

p. p. p. p. p. p. p. p. p. p. 6. 2. p. 3. p. p. . p.Share & Embed Related Documents PreviousNext 1. 4. 5. p. p. p.

p. 8. p. p. 11. p. p. p. p. p. 10. p. p. p. 12. p. p. p. . p. 13. 9. p. p. p. p. p. 7.

p. 16. More from this user PreviousNext 1. 17 p. 13 p. p. p. 3. . p. 3 p. p. p. p. 16 p. 5 p.p. 165 p. p. p. 2. 14. p. 15.

Recent Readcasters . 4 p. 7 p. 31 p. 79 p. 68 p. 171 p. 280 p. 16 p. 5 p. 9. 3 p. 8. 175 p. 6. 7 p. 16 p. 51 p. 4. 7. 113 p. 5.3 p. 162 p. 136 p. 9 p.

.Lu Vita Add a Comment Submit share: Characters: 400 Latief Permana Latief Permanaleft a comment ..UPAN. TAWA ATAU PUN AIR MATA DARAH...... MENJELAJAHI BELANTARA CINTA. ADA SURGA YANG KU TEMUI DI CINTA MU..LOVE U (jejak langkah nurani 16:45 wib)jun 2010 Oleh : Herry Cahy 07 / 13 / 2010 ReplySpinner_mac_white Report Rakhman Alfiansyah ....????? 08 / 20 / 2010 ReplySpinner_mac_white Report Herry Cahyadi Herry Cahyadileft a comment MATA HATI MENYUSURI JEJAK YANG TELAH TERLEWATI.. DAN AK U TERLELAP DI NURANI PERADUAN CINTA MU... ENTAH MENGAPA NADI KU TAK INGIN MELANGKAH LAGI.... MENYELAMI LAUT KEHID.... KINI TAPAK JANTUNG KU TERHENTI DI PELATARAN HATI MU..

.Muhammad Rakhman Alfiansyahleft a comment siipppp.. 05 / 20 / 2010 ReplySpinner_mac_white Report Vyanna Mahfuza Vyanna Mahfuzaleft a comment menyadarkan setiap orang tua dalam mendidik anaknya......... 05 / 19 / 2010 ReplySpinner_mac_white Report Vikry Januarisman Si Zhaba Yang Hidupnyapengenberubahleft a comment hmmm' amazing 05 / 17 / 2010 ReplySpinner_mac_white Report Show More Print this document .....

and select print from the file menu (PDF reader required).com/scribd * twitter. + Create a New Collection Name: Description: Collection Type: public locked: only you can add to this collection. and only you will be able to view it Save collectionCancel Finished? Back to Document Upload a Document Search Documents * Follow Us! * scribd. but others can view it public moderated: others can add to this collection. Download and Print Add this document to your Collections This is a private document.com/scribd * facebook. but you approve or reject additions private: only you can add to this collection.High Quality Open the downloaded document. so it may only be added to private collections.com/scribd * About * Press * Blog * Partners .

Language: English Choose the language in which you want to experience Scribd: * English * Español * Português (Brasil) scribd. scribd. scribd. Icon_download_35x35 Download this document Icon_pdf_54x56 pdf . scribd.* Scribd 101 * Web Stuff * Scribd Store * Support * FAQ * Developers / API * Jobs * Terms * Copyright * Privacy Copyright © 2011 Scribd Inc. scribd. scribd. scribd.

and confirm that your uploading of this material complies with those policies and does not violate anyone's rights? Queued: Uploading: You have uploaded: Upload failed: Document URL: This document is: PrivateThis document is: Public Cancel Upload Make it easier to find your new document! Title: Category: Tags: (separate with commas) . Processing...8 KB Download Now Readcast: Icon_archives_35x35 The Scribd Archive This document was uploaded by someone just like you and is now part of The Scribd Archive*.pdf .. Give back to the community and gain 24 hours of download access by uploading something of your own. Do you understand the Scribd Terms of Service and Copyright Policy.Icon_txt_54x56 txt 14749355-Puisi-Karya-Khalil-G..294..

news source materials.Description: Save Share: Or_divider_550x7 Subscribe to The Scribd Archive and download as many documents as you'd like. including research reports. 1 Day Pass $5 1 Year Pass $59 Choose payment option Pay with Credit Card Pay with PayPal or Credit * The Scribd Archive is a collection of millions of documents. and more. Monthly Subscription Most Popular $9/mo. best-selling books. Icon_download_35x35 Thanks for uploading! Download this document as Icon_pdf_54x56 pdf Icon_txt_54x56 txt . Read the Scribd Archive FAQ for more information.

Taubat Sebagai Metode Dasar Psikotera...294. Salah Faham Terhadap Islam oleh Muham....14749355-Puisi-Karya-Khalil-G.... .8 KB Download Now Sabar Menghadapi Ujian Hidup oleh Abu.pdf ..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful