MACAM SISTEM PEMERINTAHAN BESERTA KELEMAHAN DAN KELEBIHAN

Pada umumnya sistem pemerintahan yang diterapkan di Negara-negara ada dua yaitu sistem pemerintahan parlementer dan sistem pemerintahan presidensial. Kalaupun ada sistem pemerintahan lain ,itu merupakan variasi dari kedua sistem tersebut. nama “Parlementer” menunjukkan bahwa dalam sistem itu para Menteri harus mempertanggung jawabkan kinerja eksekutifnya pada pihak presiden. Negara Inggris adalah Negara pertama yang menjalankan sistem Parlementer, Inggris disebut sebagai “Mother of Parlementer” (induk parlementer). Sedangkan Amerika merupakan pelopor dari system presidensial. Kedua jenis system pemerintahan itu umum berlaku di Negara demokrasi.

1. Sistem Pemerintahan Parlementer
Sistem pemerintahan parlementer adalah sistem atau keseluruhan prisip penataan hubungan kerja antar lembaga Negara yang secara formal memberikan peran utama kepada parlemen atau badan legislatif dalam menjalankan pemerintahan Negara. Presiden hanya menjadi symbol kepada Negara saja. Contoh, kedudukan satu di Inggris, raja di Muangthai, dan Presiden di India. Seperti halnya di Inggris, dimana seorang raja tak dapat diganggu gugat, maka jika terjadi perselisihan antara raja dengan rakyat, Menterilah yang bertanggung jawab terhadap segala tindakan raja. Sebagai catatan, dalam pemerintahan kabinet parlementer, perlu dicapai adanya keseimbangan melalui mayoritas partai untuk membentuk kabinrt atas kekuatan sendiri. Kalau tidak, dibentuk suatu kabinet koalisi berdasarkan kerja sama antar beberapa partai. 1 a. Karakteristik Sistem Parlementer Parlemen, melalui pemimpin partai yang menguasai mayoritas kursi parlemen, menyusun kabinat (dewan Menteri). pembentukan kabinet itu akan menyusun sendiri susunan kabinet jika ia merasa tidak memerlukan koalisi, atau melakukan

2 Adapun kelemahan sistem pemerintahan parlemen antar lain : . Kelebihan sistem ini adalah sebagai berikut : 1. prinsip ini berada dengan ajaran trias politika. Karena dalam trias politika melarang adanya rangkap jabatan atau tumpang tindih pejabat diantara tiga cabang kekuasaan yang ada. Dalam sistem ini kemacetan dipecahkan dengan mengubah keanggotaan dan perilaku salah satu/kedua belah pihak (parlemen dan kabinet). Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas. Kemacetan kerja atau deadlock antar legislatif dan eksekutif yang umum terjadi dalam sistem presidensial tidak ditoleransi dalam sistem parlementer.tawar-menawar dan menyusun bersama kabinet dangan pemimpin partai politik lain yang akan dilibatkan dalam kabinet koalisi. melainkan juga memiliki kekuasaan untuk merevisi atau mencabut undang-undang yang berlaku dan menentukan apakah sebuah undang-undang bersifat konstitusional/tidak. sehingga hakikat kabinet hanyalah sebuah komisi dari parlemen. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan. Perdana Menteri dan para Menteri berasal dari kalangan anggota parlemen dan akan tetap menjadi anggota parlemen. c. 3. Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. b. Dominasi Resmi Parlemen Parlemen tidak saja membuat undang-undang baru. Rangkap Jabatan Konstitusi nagara yang menganut sistem parlementer akan menentukan bahwa mereka yang menduduki jabatan Menteri harus merupakan anggota Parlemen. 2 Kepala Negara/Raja berperan sebagai penegak bila terjadi pertentangan antara parlementer dan kabinet. 2. 1 Sistem pemerintahan parlemen memiliki kelebihan dan kekurangan. 2. Prisip-prinsip Sistem Parlamanter 1.

2. Sehingga merekalah yang bisa dipersalahkan atau diminta pertanggungjawaban. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif tidak bisa ditentukan berakhir sesuai masa jabatannya. Induk sistem pemerintahan parlementer a. Karena itu. Beberapa anggota BPUPKI menggunkan konstitusi Amerika Sserikat sebagai rujukan dalam membahas rancangan Hukum Dasar. bangsawan. 3 Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya 1. Raja menganggap dirinya mempunyai hak suci dari Tuhan untuk memerintah dunia. c. Semakin sering raja memerlukan tambahan dana semakin sering parlemen bersidang. Parlemen Cikal bakal parleman di Inggris adalah Witanagemot. Contoh pengaruh : UUD 1945 dan konstitusi RIS 1949 di Indonesia UUD disusun oleh para pemimpin bangsa Indonesia sendiri. yang anggotanya hanya dari kalangan bangsawan dan pemimpin gereja. 2. kepala negara Inggris selalu adalah raja/ratu. Pemerintahan dikendalikan oleh perdana menteri dan kabinetnya. Kepala Negara (raja/ratu) Inggris adalah negara kerajaan. dan pejabat gereja yang dipilih dan dihentikan oleh raja. b.awal dirancang menggunakan sistem presidansial. Raja-raja Inggris umumnya juga mempunyai lembaga penasihat yang ditentukan sendiri oleh raja. Kabinet Cikal bakal kabinet di Inggris adalah sebuah kelompok orang yang disebut CABAL yang dijadikan sebagai penasehat inti dan sekaligus penghubung dirinya dengan parlemen. yaitu dewan penasehat raja yang terdiri atas para pangeran. Konstitusi Ris1949 disusun melalui KMB yang berlangsung di Den Haag.Belanda dan melibatkan . yang akan memperkuat kedudukan parlemen dan mematangkan kelembagaan parlemen itu sendiri.1. Mereka umumnya dipanggil bersidang oleh raja apabila negara memerlukan pajak. Lembaga ini kemudian dikenal dengan parlemen. Jadi .

Prinsip-prinsip sistem presidensial pemisahan jabatan/larangan rangkap jabatan Berbeda dari sistem presidensial rangkap jabatan justru dilarang. Karakteristik sistem presidensial Presiden adalah kepala negara sekaligus adalah kepala pemerintahan.utusan Pemerintah Belanda.menolak memberi persetujuan terhadap calon pejabat bawahan langsung Presiden dan mengadili b. tetap menduduki jabatannya sebagai menteri selama masih dipercaya oleh Presiden.demikian juga sebaliknya.masing-masing cabang kekuasaan diberi kekuasaan untuk mengontrol Presiden dengan menolak RUU yang diajukan. bukan kepala parlemen. Misalnya.sistem Pemerintahan Presidensial Sistem presidensial adalah sistem/keseluruhan prinsip penataan hubungan kerja antar lembaga negara melalui pemisahan kekuasaan negara.di Amerika Serikat. kontrol dan keseimbangan Untuk mencegah kemungkinan cabang kekuasaan memperbesar kekuasaannya sendiri. Karena itu. Disana tidak seorangpun diperbolehkan menduduki lebih dari satu jabatan dalam ketiga cabang kekuasaan yang ada. Mereka .kedudukan eksekutif.Indonesia pun menggunakan sistem pemerintahan parlementer seperti yang digunakan oleh negara Belanda. Contohnya adalah Amerika Serikat dengan check and balance.seorang presiden menunjuk pembantupembantunya yang akan memimpin deprtemennya dan mereka itu bertanggung jwab kepada presiden. Sedangkan Indonsia adalah pembagian kekuasaan (distribution of power). Seorang anggota parlemen tidak boleh merangkap menjadi menteri. Para menteri bertanggung jab kepada presiden. dimana presiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif. 1. 1 a. c. Dalam sistem ini. melainkan tergantung para Presiden. 2. 1 Masa jabatan menteri sangat bergantung pada kepercayaan parlemen. Pelaksana kekuasaan kehakiman menjadi tanggung jawab MA dan kekuasaan legislatif berada ditangan DPR.

Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.dan mengontrol MA dengan mengajukan calon MA.mereka membentuk pemerintahan negara AS bedasarkan prinsip pemisahan kekuasaan negara. Kelebihan sistem presidensial adalah sebagai berikut : Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya. Konstitusi sudah sepakat bahwa pemerintah yang baru akan terdiri dari 3 cabang dan masing-masing memiliki kekuasaan yang berbeda : 1. Penyusunan progam kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya. Masa jabatan badan eksekutif lebih dengan jangka waktu tertentu. b. Induk sistem pemerintahan presidensial 1 2 3 legislatif = lembaga pembentukan UU eksekutif = lembaga pelaksana UU yudikatif = lembaga pengadil pelanggar UU Presiden berwenang memilih anggota kabinet dan memecatnya jika ia menginginkannya.serta memberhentikan Presiden. pemerintahan massa. 1 a. Induk sistem pemerintahan dan contoh pengaruhnya Pemisahan kekuasaan negara Untuk mencegah tiga bahaya yaitu (tirani. Adapun kekurangannya antara lain: Sistem pertanggung jawabannya kurang jelas. Presiden diberi kekuasaan untuk mengontrol kongres dengan hak veto atas UU yang telah disetujui kongres.dan peluasan kekuasaan). 1 a. c. b. Sistem checks dan balances . 2 a. b.

Sedangkan Presiden ialah kepala negara sekaligus kepala pemerintahan.Amerika Serikat di bangun sistem checks and balances untuk mencegah satu cabang kekuasaan menguasai cabang kekuasaan yang lain. Didalam sistem presidensial tidak diperbolehkan rangkap jabatan karena sudah ada ketentuan dalam pembagian kekuasaan. Sistem parlementer dan sistem presidensial umum diterapkan di negara-negara sekarang ini. Negara-negara lain seperti Kolombia.dan Venezuela juga menggunakan sistem pemerintahan presidensial.Ppresiden memainkan peran kunci dalam pengelolaan kekuasaan eksekutif.Meksiko. Di Amerika terjadi pemisahan kekuasaan negara ke dalam tiga cabang kekuasaan. . Kedua sistem pemerintahan tersebut mempunyai perbedaan sistem parlementer.Kostarika. c. Contoh pengaruh Filipina menggunakan sistem presidensial karena negara ini penuh berada dalam kekuasaan Amerika Serikat. Didalam sistem pemerintahan presidensial.dengan sistem pemerintahan Amerika Serikat sebagai modelnya. Presiden hanya sebagai simbol saja bertanggung jawab adalah parlemen/kabinet. Pemerintah Amerika Serikat bahkan juga memfasilitasi penyusunan konstitusi Filipina menjelang kemerdekaan negara ini.

revolusi kekerasan. dan arus perdagangan internasional. Menurut Coulumbis dan Wolfe (1981). politik luar negeri. ekonomi. studi wilayah. Hubungan internasional dapat dipandang sebagai fenomena sosial maupun sebagai disiplin ilmu atau bidang studi. hukum internasional. yaitu kehidupan sosial umat manusia yang bersifat internasional dan kompleks. Seperti yang dikatakan oleh John Houston (1972). dan lain sebagainya. Namun seiring perkembangan zaman ruang lingkup hubungan internasional juga berkembang yaitu menyangkut masalah-masalah lingkungan hidup. bantuan luar negeri.Hubungan Internasional A. Beberapa pakar memberikan makna terhadap hubungan internasional sebagai berikut : . Pengertian Hubungan Internasional Salah satu faktor penyebab terjadinya hubungan internasional adalah kekayaan alam dan perkembangan industri yang tidak merata. budaya. penyakit menular. kedatangan dan kepergian para diplomat. sejarah diplomasi. Hal tersebut mendorong kerjasamaantar negara dan antar individu yang tunduk pada hukum yang dianut negaranya masing-masing. military science. ruang lingkup hubungan internasional sangat jamak. Hubungan internasional sebagai disiplin ilmu atau bidang studi. penandatanganan perjanjian-perjanjian. komunikasi internasional. fenomena-fenomena yang merupakan ruang lingkup hubungan internasional diantaranya perang. organisasi internasional. kebudayaan. diantaranya meliputi berbagai spesialisasi seperti politik internasional. diplomasi. bahwa fenomena hubungan internasional dapat menyangkut konferensi-konferensi internasional. hubungan internasional mencakup aspek yang sangat luas. spionase. alih teknologi. alias tidak berurusan dengan masalah-masalah politik saja. Sebagai fenomena sosial. imigrasi. pariwisata. pengembangan kekuatan militer. manajemen internasional. Hubungan internasional merupakan hubungan antar negara atau antarindividu dari negara yang berbeda-beda. Sebagai fenomena sosial. olimpiade. kriminologi internasional. ataupun hankam. kerja sama keamanan dan kejahatan internasional. baik berupa hubungan politis. kebudayaan antar bangsa. pembajakan. ekonomi internasional. perdagangan. konferensi internasional. Hubungan internasional menurut buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri RI (RENSTRA) adalah hubungan antar bangsa dalam segala aspeknya yang dilakukan oleh suatu negara tersebut. administrasi internasional. hak asasi manusia. ekonomi politik internasional.

tujuan. b. harapan) dengan menggunakan sarana-sarana (seperti diplomasi. dalam arti semua tingkah laku manusia yang terjadi atau berasal dari suatu negara dapat mempengaruhi tingkah laku manusia negara lain. . 4. Mohtar Mas’oed (1990). J. c. transaksi. Ia juga sangat kompleks karena setiap hubungan itu melibatkan berbagai segi lain yang koordinasinya tidak sederhana. Possony. Sprout & Sprout (1962). hubungan internasional didefinisikan sebagai sebuah studi mengenai semua bentuk pertukaran. studi hubungan internasional membahas mengenai aktor-aktor (negara. C. hubungan internasional sangat kompleks karena didalamnya terlibat bangsa-bangsa yang masing-masing berdaulat sehingga memerlukan mekanisme yang lebih rumit daripada hubungan antarkelompok manusia di dalam suatu negara. pemaksanaan. masyarakat) yang bertujuan mencapai maksud-maksud tertentu (sasaran. persuasi) yang dikaitkan dengan power atau kapabilitasnya. Suatu cabang ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri (district disipline). Johari. serta berbagai respon perilaku yang muncul di antara dan antarmasyarakat yang terorganisir secara terpisah. pemerintah. hubungan. di samping itu juga studi tentang pelaku-pelaku nonnegara (non-state actors) yang perilakunya memiliki impak terhadap tugas-tugas negara bangsa. yaitu sebagi berikut: a. atau dengan kata lain bukan merupakan cabang ilmu pengetahuan tertentu. 1. Robert Strausz-Hupe dan Stefan T.1. hubungan internasional adalah suatu studi tentang interaksi yang berlangsung diantara negara-negara berdaulat. 5. serta mengkaji tindakan anggota suatu masyarakat yang berhubungan dengan. d. studi hubungan internasional mempelajari hubungan timbal balik antarnegara. 3. diplomat. Trygue Mathisen. Semua aspek internasional dari kehidupan sosial umat manusia. 6. hubungan internasional merupakan sebuah studi yang membahas tentang interaksi diantara anggota-anggota dalam komunitas internasional atau mengenai tingkah laku aktor-aktor yang beroperasi dalam sistem politik internasional. dalam bukunya Methodology in the Study of International Relations. 2. arus informasi. pemimpin. John Houston (1972). seperti yang dikutip oleh Suwardi Wiriaatmaja (1971) mencatat bahwa istilah hubungan internasional mempunyai beberapa arti. Suatu bidang spesialisasi yang meliputi aspek-aspek internasional dari beberapa cabang ilmu pengetahuan. atau ditujukan kepada masyarakat negara lain. Sejarah baru dari politik internasional. termasuk komponenkomponennya. Charles McClelland.

manusia adalah sebagai makhluk individu. suatu bangsa satu dengan lainnya wajib saling menghormati. Dalam membina hubungan internasional indonesia mempunyai tujuan untuk meningkatkan persahabatan. yang mengandung unsur bahwa bangsa Indonesia merupakan dirinya bagian dari umat manusia di dunia. Landasan Operasional a. Oleh karena itu. perdamaian abadi. Sifat alamiah manusia adalah hidup berkelompok. terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang serta ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan.B. aktif memperjuangkan ketertiban dunia dan aktif ikut serta menciptakan keadilan sosial dunia. yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab. dan keadilan sosial. Bangsa Indonesia dalam membina hubungan internasional menerapkan prinsip-prinsip politik luar negeri yang bebas dan aktif yang diabdikan bagi kepentingan nasional. Landasan Konstitusional / Struktural UUD 1945. negara kita harus tetap melaksanakan politik luar negeri yang bebas dan aktif. Manusia sebagai makhluk sosial selalu memerlukan dan membentuk berbagai persekutuan hidup untuk menjaga kelangsungan hidupnya. Prinsip bebas artinya Indonesia bebas menentukan sikap dan pandangannya terhadap masalahmasalah internasional dan terlepas dari ikatan kekuatan-kekuatan raksasa dunia yang secara ideologis bertentangan (Timur dengan komunisnya dan Barat dengan liberalnya). Landasan Idiil Pancasila sila kedua. dikembangkan sikap hormat menghormati dan bekerja sama dengan bangsa lain. Ketetapan MPR. Hubungan antarbangsa di sini disebut sebagai hubungan internasional. saling menghormati. 3. yaitu GBHN dalam bidang hubungan luar negeri . adil. bergantung. dan kerjasama bilateral. Untuk menciptakan perdamaian dunia yang abadi. sosial. dan ciptaan Tuhan. Adapun landasan hukum hubungan internasional adalah sebagai berikut: 1. bekerja sama secara adil dan damai untuk mewujudkan kerukunan hidup antarbangsa. 2. regional. dan sejahtera. Pentingnya Hubungan Internasional Bagi Suatu Negara Secara kodrati. Adapun prinsip aktif berarti Indonesia aktif memperjuangkan kebebasan dan kemerdekaan. dan saling bekerja sama. dan multilateral melalui berbagai macam forum sesuai dengan kepentingan dan kemampuan nasional. Seperti halnya dalam hubungan antarbangsa. terutama dalam pembukaan (Alinea I dan IV) dan batang tubuh (pasal 11 dan 13).

Negara yang tidak mau melakukan hubungan Internasional biasanya akan terkucil dari pergaulan internasional. Karena hubungan internasional ini sangat penting yaitu untuk saling memenuhi kebutuhan hidup bangsa-bangsa atau masyarakat di negara-negara yang bersangkutan. 4. Pentingnya hubungan internasional bagi suatu bangsa berkaitan dengan manfaat yang diperoleh dalam menjalin hubungan internasional tersebut. maka seringkali yang menjadikan mengapa suatu hubungan internasional dianggap penting bagi kehidupan suatu bangsa. Berkaitan dengan pentingnya hubungan internasional dalam hubungan antarbangsa / antarnegara maka dalam piagam PBB dinyatakan tentang makna hubungan internasional tersebut. 3.b. Memenuhi kebutuhan setiap negara atau pihak yang berhubungan Mempererat hubungan. 5. Hubungan internasional diselenggarakan oleh korps diplomatik sebagai unsur Departemen Luar Negeri yang harus mampu menjabarkan aspirasi nasional luar negeri. rasa persahabatan dan persaudaraan Memenuhi keadilan dan kesejahteraan rakyatnya. Bangsa-bangsa tidak boleh mencampuri urusan dalam negeri negara lain 4. Pelaksanaan hubungan internasional oleh suatu bangsa. Bangsa-bangsa diharapkan hidup berdampingan secara damai . 2. yang dituangkan dalam Keppres. Kebijaksanaan presiden. bekerja sama secara adil dan damai untuk mewujudkan kerukunan hidup antarbangsa. Hubungan internasional ditandai dengan dimulainya pembukaan utusan (konsuler atau diplomatik) yang bersifat bilateral. karena adanya tujuan-tujuan yang hendak dicapai tersebut. yaitu bahwa piagam PBB merupakan kristalisasi semangat atau tekad bangsa-bangsa di dunia untuk menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia sebagai sifat kodrati pemberian Tuhan untuk saling menghormati. Dalam piagam PBB tersebut dapat diambil maknanya berkaitan dengan hubungan antarbangsa atau hubungan internasional sebagai berikut. sangat penting dalam rangka untuk hal berikut: 1. c. Kebijaksanaan/peraturan yang dikeluarkan oleh Menteri luar negeri. 1. Sebagai negara yang menganut politik luar negeri bebas aktif. Bangsa-bangsa diharapkan saling menghormati dan bekerja sama atas dasar persamaan dan kekeluargaan. Indonesia memiliki kebijakan tersendiri yang mengatur hubungan internasional. 2. Bangsa-bangsa wajib menghormati kedaulatan negara lainnya 3. Membina dan menegakkan perdamaian dan ketertiban dunia Menumbuhkan saling pengertian antarbangsa / negara. yaitu hubungan Indonesia dengan bangsa-bangsa lain. Hubungan internasional dilaksanakan atas dasar untuk mencapai tujuan tertentu.

4. melainkan dapat terjadi pula antara negara dengan pihak lain yang berada di luar wilayah teritorialnya dimana kedudukan pihak lain tersebut sederajat dengan negara pada umumnya. dan sebagainya. Subjek hukum internasional adalah orang atau badan/lembaga yang dianggap mampu melakukan perbuatan atau tindakan hukum yang diatur dalam hukum internasional dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum internasional atas perbuatannya tersebut. yaitu bahwa negara menjadi pelaku penting dalam hubungan internasional. 1. Pihak yang Bersengketa Pihak yang bersengketa dalam suatu negara disebut sebagai subjek hukum internasional karena dianggap mewakili pihak dalam hubungan internasional. Dalam hubungan internasional terdapat aktor yang melakukan hubungan internasional. Negara Negara merupakan subjek utama dala hukum internasional. GNB. Organisasi Internasional Organisasi internasional merupakan subjek hukum internasional karena dapat melakukan hubungan dengan organisasi atau negara lain. OPEC. Namun hubungan internasional tidak hanya terbatas antara dua negara atau antarnegara-negara saja. Dalam hal ini bukan hanya aktor tetapi juga non negara. Organisasi internasional misalnya organisasi-organisasi antar pemerintah atau IGO (Inter-Governmental Organizations) diantaranya PBB. Organisasi non pemerintah atau NGO (Non Governmental Organizations) seperti kelompok pecinta lingkungan Green Peace.5. Perusahaan Internasional Perusahaan yang bersifat transnasional atau multinasional diperhitungkan sebagai aktor hubungan internasional yang cukup . Berikut ini dijelaskan tentang beberapa subjek hukum internasional. Bangsa yang satu tidak boleh memaksakan kehendaknya kepada orang lain. C. 2. Transparency International. Hukum internasional pada dasarnya dijalankan oleh subjek hukum internasional. Sarana-sarana Hubungan Internasional Hubungan internasional disebut juga hubungan antarbangsa atau antarnegara. Misalnya adalah gerakan pembebasan seperti PLO. ASEAN. 3. aktor pelaku hubungan internasional disebut sebagai subjek hukum internasional. OKI.

Misalnya saja. Departemen Luar Negeri Presiden selaku kepala pemerintahan maupun sebagai kepala negara membentuk Departemen Luar Negeri melalui Keppres No. d. b. Meskipun eksistensi individu sebagai aktor masih belum tegas mewakili misi siapa. Mac Donald. c. Departemen Luar Negeri sebagai bagian dari pemerintahan negara idpimpin oleh seorang menteri dan bertanggung jawab kepada presiden. Hal ini disebabkan karena Paus dianggap sebagai kepala negara Vatikan dan kepala Gereja Roma Katolik. 1. dapat melakukan hubungan internasional. George Soros merupakan individu yang diperhitungkan dlaam hubungan internasional dewasa ini. Italia sebagai subjek hukum internasional karena warisan sejarah. Perusahaanperusahaan besar yang memiliki jaringan usaha di seluruh dunia seperti ini. 6. Pimpinan : Menteri Luar Negeri Pembantu : Sekretaris Jenderal Pengawasan : Inspektoral Jenderal Pelaksana : . Individu Individu yang dapat menjadi subjek hukum Internasional adalah individu yang bisa mengadakan hubungan dengan suatu negara. Susunan organisasi departemen luar negeri adalah sebagai berikut. Tugas pokok Departemen Luar Negeri adalah menyelenggarakan sebagian tugas umum pemerintah dan pembangunan di bidang politik dan hubungan dengan luar negeri. perusahaan minyak Exxon. Tahta Suci Pengakuan Tahta Suci di Roma. Misalnya perushaaan tambang Freeport. Dalam melaksanakan hubungan internasional presiden sebagai kepala pemerintahan maupun sebagai kepala negara membentuk Departemen Luar Negeri serta mengangkat duta dan konsul. 44 Tahun 1974 untuk melaksanakan hubungan internasional. a.strategis karena aset atau kekayaannya yang sangat besar. namun harus diakui bahwa dalam hubungan internasional kontemporer individu dapat menjadi aktor yang bisa menentukan perubahan-perubahan kebijakan internasional. Vatikan juga memiliki perwakilan-perwakilan diplomatik di negara lain. 5.

berkaitan dengan upaya dalam mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945. 2. .1. Diadakan pembukaan perwakilan diplomatik antardua negara dengan ketentuan internasional. b. dan keadilan sosial…”. sedangkan arti non politis peranan perwakilan RI juga harus proaktif membuka jalur komunikasi dengan negara lain. Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri Dalam menjalin hubungan internasional. Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler 5. Direktorat Jenderal Politik 2. Dalam arti politis semua tindakan atau kebijakan yang diambil oleh KBRI. Diadakan pengangkatan diplomatik dengan memberikan surat kepercayaan (letre de creance). perdamaian abadi. yaitu alinea IV yang berbunyi: “… ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Perwakilan dalam arti politik adalah sebagai berikut: a. Pusat-pusat. Direktorat Jenderal Hubungan Sosial Budaya dan Penerangan Luar Negeri 4. perwakilan RI di luar negeri menjadi wakil pemerintan RI. seperti pusat pendidikan dan latihan pegawai. harus berdasarkan pada politik luar negeri bebas aktif yang diarahkan pada kepentingan nasional terutama untuk kepentingan pembangunan di segala bidang. Indonesia menempatkan perwakilannya di luar negeri secara kelembagaan berada dibawah koordinasi Departemen Luar Negeri dalam usahanya membina hubungan kerjasama dengan negara lain. Badan Penelitian dan Pengembangan Usaha Luar Negeri 6. Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi Luar Negeri 3. Selanjutnya ditetapkan juga kebijakan-kebijakan yang harus diambil dengan berpedoman pada GBHN sebagai landasan operasionalnya. mereka bertugas untuk memberikan informasi tentang negara Indonesia. Peranan Departemen Luar Negeri sebagai sarana dalam hubungan internasional. baik dalam arti politis maupun non politis. Sekeretariat Nasional ASEAN 7.

misalnya di pelabuhan. Perwakilan ini dilaksanakan oleh perangkap korp konsuler yang bertugas di bidang ekonomi. tidak semua orang boleh memasuki halaman dan kantor perwakilan diplomatik c. budaya. tukar-menukar pelajar/mahasiswa. Konsul. yaitu Duta Besar (Ambassador). dan Agen Konsul. Kekebalan dan keistimewaan diplomatik sebagai berikut. yaitu hak seseorang diplomatik untuk mendapatkan perlindungan terhaap pribadinya dan keluarganya b. yaitu seorang perwakilan diplomatik tidak boleh dijadikan saksi dalam perkara pengadilan. Kekebalan kantor dan halaman diplomatik. Menurut kongres Wina 1815 Kepala Perwakilan Diplomatik ada tiga tingkatan. Duta (Gerzant). a. Wakil Konsul. dan kuasa usaha (Charge d’affair) Perwakilan nonpolitik terdiri dari perwakilan dan korps konsuler. . yaitu perlindungan dari kantor diplomatik dan halamannya.Adapun klasifikasi perwakilan diplomatik dapat dijelaskan sebagai berikut: a. Kekebalan terhadap diplomatik sebagai saksi. Kekebalan terhadap kantong diplomatik. yaitu seorang diplomatik bebas tidak diperiksa terhadap kantong-kantong atau tas milik diplomatik di tempat-tempat tertentu. d. ilmu pengetahuan. Kekebalan surat menyurat diplomatik. Kekebalan pribadi dan keluarganya. Adapun korps konsuler ini terdiri dari Konsul Jenderal. e. misalnya di pelabuhan. yaitu seorang diplomatik bebas tidak diperiksa terhadap kantong-kantong atau tas milik diplomatik di tempat-tempat tertentu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful