FISIOLOGI PENGLIHATAN FK UIN ‘08 (qurrata_chou@yahoo.co.

id ) Mata adalah suatu struktur sferis berisi cairan yang dibungkus oleh tiga lapisan. Secara truktur anatomi mata dapat dilihat dalam gambar di bawah ini:

Dari paling luar ke paling dalam, lappisan-lapisan itu adalah; 1. Sclera/kornea 2. Koroid/badan siliaris/iris; dan 3. Retina Sebagian besar bola mata dilapisi oleh sebuah lapisan jaringan ikat protektif yang kuat disebelah luar; sclera, yang membentuk bagian putih mata. Konea trnasparan tempat lewatnya berkas-berkas cahaya ke interior mata. Lapisan tengah di bawah lapisan sclera adalah koroid yang ssangat berpigmen dan mengadung pembuluh-pembuluh darah untuk memberi makan retina. Lapisan koroid di sebelah anterior mengalami spesialisasi untuk menmbentuk badan (korpus) siliaris dan iris. Lapisan paling dalam di bawah koroid adalah

retina yang terdiri dari sebuah lapisan berpigmen di sebelah luar dan sebuah lapisan jaringan saraf disebelah dalam. Aqueous humor mengandung zat-zat gizi untuk kornea dan lensa. Rongga anterior antara kornea dan lensa mengandung cairan encer jernih. Vitreous humor penting untuk mempertahankan bentuk bola mata yag sferis. pigmen koroid dan retina menyerap cahaya setelah cahaya mengenai retina untuk mencegah pemantulan atau peghamburan cahaya dalam mata. suatu otot polos berpigmen yang membentuk struktur seperti cincin di dalam aqueous humor. Gelombang cahaya mengalami divergensi ke semua arah yang dari setiap titik sumber cahaya dan ketika mencapai mata harus dibelokkan kea rah dalam untuk difokuskan . pupil mengecil apabila otot sirkuler (kontstriktor) berkontraksi dan membentuk cincin yang lebih kecil. Sirkuler = parasimpatis. Pigmen di iris menentukan warna mata. Iris mengandung dua kelompok jaringan otot polos. Seperti dinding hitam di studio foto. Otot-otot iris dikontrol oleh saraf otonom. Refleks konstriksi pupil ini terjadi pada cahaya terang untuk mengurangi jumlah cahaya yang masuk ke mata. dan rongga di posterior yang lebih besar antara lensa dan retina mengandung zat semi cair seperti gel yang disebut vitreous humor. aqueous humor. Apabila otot radialis (dilator) memendek. Dilatasi pupil itu terjadi pada cahaya temaram untuk meningkatkan jumlah cahaya yang masuk. Bagian dalam mata terdiri dari dua rongga yang berisi cairan yang dipisahkan oleh sebuah lensa yang semuanya jernih untuk memungkinkan cahaya lewat menembus mata dari kornea ke retina. keduanya tidak memiliki pasokan darah. Lubang bundar di bagian tengah iris tempat masukya cahaya kebagian dalam mata adalah pupil. Mata Membiaskan Cahaya Masuk Untuk Memfokuskan Bayangan Di Retina Cahaya adalah suatu bentuk radiasi elektromagnetik yang terdiri dari paket-paket individual energy seperti partikel ang disebut foton yang berjalan menurut cara-cara gelombang. fotoreseptor yang mengubah energy cahaya menjadi implus saraf. sirkuler dan radial. Adanya pembuluh darah di kedua struktur ini akan mengganggu lewatnya cahaya ke fotoreseptor. Tidak semua cahaya yang melewati kornea mencapai fotoreseptor peka-cahaya karena adanya iris. Retina mengandung sel batang dan sel kerucut. ukuran pupil meningkat. Karena serat-serat otot memendek jika berkontraksi. radial = simpatis.

Sebaliknya. cahaya tersebut melambat (sebaliknya juga berlaku). semakin besar kelengkungan. Dua struktur yang paling penting dalam kemampuan refraktif mata adalah kornea dan lensa.kembali ke sebuah titik peka-cahaya di retina agar dihasilkan suatu bayangan akurat mengenai sumber cahaya. semakin besar pembiasan). kemampuan refraksi lensa dapat disesuaikan degan mengubah kelengkugannya sesuai keperluan untuk melihat dekat atau jauh yang biasa dikenal dengan istilah akomodasi. Dua factor berperan dalam derajat refraksi. Akomodasi meningkatkan kekuatan lensa untuk penglihatan dekat. Pada permukaan yang melengkung seperti lensa. Permukaan kornea. Pembelokan suatu berkas cahaya (refraksi) terjadi ketika berkas berpindah dari satu medium dengan kepadatan (densitas) tertentu ke medium dengan kepadatan yang berbeda. densitas komparatif antara dua media (semakin besar perbedaan densitas. Cahaya bergerak lebih cepat melalui udara daripada melalui media transparan lain. yang melengkg berperan paling besar dalam kemampuan refraktif total mata karena perbedaan densitas antara lensa dan cairan yang mengelilinginya. misalnya air dan kaca. struktur pertama yang dilalui cahaya sewaktu masuk mata. Ketika berkas suatu cahaya masuk ke medium dengan densitas yang lebih tinggi. . Kemampuan refraksi kornea seseorang tetap koinstan karena kelengkugan kornea tidak pernah berubah. semakin besar derajat pembiasan dan semakin kuat lensa. semakin besar derajat pembelokan) dan sudut jatuhnya berkas cahaya di medium kedua (semakin besar sudut.

Fototransduksi oleh selretina mengubah rangsangan cahaya menjadi sinyal saraf. . molekul fotopigmen berdisosiasi menjadi komponen retinen dan opsin. Melalui serangkaian reaksi. dan bagia retinennya mengalami perubahan bentuk yang mencetuskna aktivitas enzimatik opsin. Ketika menyerap cahaya. Fototransduksi yaitu mekanisme eksitasi. perubahan biokimiawi pada fotopigmen yag diinduksi oleh cahaya ini menimbulkan hiperpolarisasi potensial reseptor yang mempengaruhi pengeluaran zat perantara dari terminal sinaps fotoreseptor. 10 lapisan retina dapat dilihat dalam gambar di bawah ini. pada dasarnya sama untuk semua fotoreseptor.Cahaya harus melewati beberapa lapisan retina sebelum mencapai fotoreseptor.

A) kejadian-kejadian yang terjadi di fotoreseptor sebagai respons terhadap keadaan gelap yang mencegah tercetusnya potensial aksi di jalur penglihatan.Keterangan gambar di atas. Sherwood. Laralee. Jakarta. fototrasnduksi dan inisiasi potensial aksi di jalur penglihatan. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 2001 . Daftar pustaka. Fisiologi manusia dari sel ke system. B) kejadian-kejadian yang terjadi di fotoreseptor sebagai respons terhadap rangsangan cahaya yang menimbulkan potensial aksi di jalur penglihatan (fototransduksi). Jaras visual dan lapang pandang mata. 1.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful