DISUSUN OLEH

:

Dzul Ikram

SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI 2 PAREPARE TAHUN AJARAN 2007/ 2008
KATA PENGANTAR

1

Syukur Alhamdulillah kita panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkah, rahmat, dan hidayahnya sehingga makalah ini dapat selesai sebagaimana yang kita harapkan. Tak lupa kita kirimkan shalawat dan salam ats junjungan Nabi Besar Muhammad SAW yang telah menuntun kita semua menuju kepada kehidupan yang lebih baik daripada sebelumnya. Dengan begitu banyaknya Kerajaan-Kerajaan Islam yang berkembang di Indonesia pada masa lampau sehingga meninggalkan banyak peninggalan kebudayaan yang membuat kita tertarik untuk mengulas kembali sejarah tentang kerajaan tersebut. Kebetulan saya ditunjuk untuk membuat makalah tentang Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia dan membahas tentang perkembangannya di berbagai bidang. Kemudian dengan selesainya makalah ini, saya menghaturkan rasa terima kasih kepada Ibu guru yang telah membimbing saya dalam penyusunan makalah ini. Khususnya kepada guru mata pelajaran Sejarah. Semoga malakah yang telah saya susun ini dapat bermanfaat bagi kami dan bagi para pembaca dan pelajar yang sedang menuntut ilmu.

Parepare, 27 Oktober 2007

DZUL IKRAM

DAFTAR ISI

2

6 D. Awal Perkembangan Kerajaan Demak--------------------------------------10 Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan--------------------------------10 Aspek Kehidupan Sosial dan Budaya----------------------------------------11 Aspek 11 Kehidupan Ekonomi--------------------------------------------------- 3 . B. 9 E. 5 B. 8 B. D. 9 Awal Perkembangan Kerajaan Samudera Pasai-----------------------------Aspek Kehidupan Politik-------------------------------------------------------Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial---------------------------------------Kemunduran Kerajaan Samudera Pasai---------------------------------------8 Awal Perkembangan Kerajaan Aceh-----------------------------------------Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan--------------------------------Aspek Kehidupan Kebudayaan------------------------------------------------Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial---------------------------------------Kemunduran Kerajaan Aceh---------------------------------------------------- Bab III Kerajaan Demak-------------------------------------------------------------------10 A. 7 Bab II Kerajaan Aceh----------------------------------------------------------------------A. 5 C. 8 C.Halaman 1 Judul-----------------------------------------------------------------------------2 3 5 Kata Pengantar------------------------------------------------------------------------------Daftar Isi-------------------------------------------------------------------------------------Bab I Kerajaan Samudera Pasai-----------------------------------------------------------A. C. 8 D.

C.14 A. D. Keruntuhan 11 Kerajaan Demak------------------------------------------------12 Bab IV Kerajaan Banten------------------------------------------------------------------A. Awal Perkembangan Kerajaan Mataram Islam-----------------------------14 Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan--------------------------------14 Aspek Kehidupan Sosial-------------------------------------------------------15 Aspek Kehidupan Ekonomi dan Kebudayaan-------------------------------15 Kemunduran Kerajaan Mataram Islam-------------------------------------15 Bab VI Kerajaan Makassar-----------------------------------------------------------------. Sosial dan Kebudayaan---------------------17 Kemunduran Kerajaan Makassar---------------------------------------------17 Bab VII Kerajaan Ternate-----------------------------------------------------------------. E. Awal Perkembangan Kerajaan Makassar-----------------------------------16 Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan--------------------------------16 Aspek Kehidupan Ekonomi. C. B. D. B.18 A.E. B.16 A. C. D. 12 Awal Perkembangan Kerajaan Banten--------------------------------------Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan-------------------------------12 Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial--------------------------------------13 Kemunduran 13 Kerajaan Banten----------------------------------------------- Bab V Kerajaan Mataram Islam----------------------------------------------------------. Awal Perkembangan Kerajaan Ternate--------------------------------------18 4 .

Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan--------------------------------18 Aspek Kehidupan Ekonomi.B. Bab 20 A. C. Sosial dan Kebudayaan---------------------18 Kemunduran 19 Kerajaan Ternate----------------------------------------------- D. VIII Kerajaan Tidore----------------------------------------------------------------- Awal Perkembangan Kerajaan Tidore-------------------------------------20 Aspek Kehidupan Politik dan Kebudayaan--------------------------------20 Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial ------------------------------------20 Keruntuhan 21 Kerajaan Tidore------------------------------------------------22 DAFTAR PUSTAKA--------------------------------------------------------------------- 5 . C. B. D.

Benggala. Perlak. Hambu Aer. Awal Perkembangan Kerajaan Samudera Pasai Kerajaan Samudera Pasai terletak di pantai utara Aceh. antara lain: Sultan Malik al Saleh ( 1290 . Samudera. Merah Selu kemudian dinobatkan menjadi sultan (raja) dengan gelar Sultan Malik al Saleh. yaitu samudera (agak jauh dari laut) dan Pasai (kota pesisir). Samerlangga. 6 . Pekan. pada muara Sungai Pasangan (Pasai). Samudera Pasai setelah pertahanannya kuat segera meluaskan kekuasaan ke daerah pedalaman meliputi Tamiang. Kedua kota yang masyarakatnya sudah masuk Islam tersebut disatukan oleh Marah Sile yang masuk Islam berkat pertemuannya dengan Syekh Ismail. 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) 10) 11) 12) 13) Aspek Kehidupan Politik Ada beberapa raja yang pernah memerintah Samudera Pasai. Gujarat. Cina serta daerah di sekitarnya banyak berdatangan di Samudera Pasai. – 1346 ) Ahmad Malik az Zahir ( 1346 – 1383 ) Zain al Abidin Malik az Zahir ( 1383 – 1405 ) Nahrasiyah ( 1405 – 1412 ) Sallah ad Din ( 1412 .1455 ) Mahmud Malik az Zahir ( 1455 – 1477 ) Zain al Abidin ( 1477 – 1500 ) Abdullah Malik az Zahir ( 1501 – 1513 ) Zain al Abidin ( 1513 – 1524 ) Kehidupan politik yang terjadi di Kerajaan Samudera Pasai dapat dilihat Sultan Malik al Saleh pada masa pemerintahan raja-raja berikut ini: 1.1297) Muhammad Malik az Zahir ( 1297 – 1326 ) Mahmud Malik az Zahir ( 1326 – 1345) Mansur Malik az Zahir ( …. B. seorang utusan Syarif Mekah. Beruana.BAB I KERAJAAN SAMUDERA PASAI A. Benua. Simpag. dan Pasai. Setelah resmi menjadi kerajaan Islam. Pedagang dari India. Samudera Pasai berkembang pesat menjadi pusat perdagangan dan pusat studi Islam yang ramai. Balek Bimba.… ) Abu Zaid Malik az Zahir ( … . Arab. Rama Candhi. Tukas. Buloh Telang. Pada muara sungai itu terletak dua kota.

Mereka yang datang dari berbagai negara seperti Persia. yakni Kesultanan Delhi (India). Sultan Malik al Thahir. Keberadaan agama Islam di Samdera Pasai sangat dipengaruhi oleh perkembangan di Timur Tengah. Dalam menjalankan pemerintahannya. yakni kota Samudera dan kota Pasai dan menjadikan masyarakatnya sebagai umat Islam. Hal itu terbukti pada saat perubahan aliran Syi’ah menjadi Syafi’i di Samudera Pasai. dan Gujarat kemudian bergaul dengan penduduk setempat dan menyebarkan agama serta kebudayaannya masingmasing. Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial Kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat Samudera Pasai dititikberatkan pada kegiatan perdagangan. Dengan demikian. Arab. begitupun di bidang perdagangan. Oleh karena itu kehidupan sosial masyarakatnya merupakan campuran Islam dengan adat istiadat setempat. C. Malik al Mahmud dan Malik al Mansur. Aliran Syafi’i dalam perkembangannya di samudera Pasai menyesuaikan dengan adat istiadat setempat. Perubahan aliran tersebut ternyata mengikuti perubahan di Mesir. Hal ini dikarenakan. 2. kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Samudera Pasai bertambah maju. Malik al Mahmud dan Malik al Mansur pernah memindahkan ibu kota kerajaan ke Lhok Seumawe dengan dibantu oleh kedua perdana menterinya. di Mesir sedang terjadi pergantian kekuasaan dari Dinasti Fatimah yang beraliran Syi’ah kepada Dinasti Mameluk yang beraliran Syafi’i. Setelah beliau mangkat pada tahun 1297. jabatan beliau diteruskan oleh putranya. 3. Kerajaan Samudera Pasai pertama kalinya menjalin hubungan dengan Kerajaan / Kesultanan lain. Sultan Ahmad Perumadal Perumal Pada masa pemerintahan Sultan Ahmad Perumadal Perumal inilah. pelayaran dan keagamannya. Pada saat itu. Lalu takhta kerajaan dilanjutkan lagi oleh kedua cucunya yang bernama Malik al Mahmud dan Malik al Mansur.Sultan Malik al Saleh merupakan raja pertama di Kerajaan Samudera Pasai. Beliau berhasil menyatukan dua kota besar di Kerajaan Samudera Pasai. yakni Pelabuhan Malaka. banyaknya pedagang asing yang sering singgah bahkan menetap di daerah Samudera Pasai. pelayaran dan penyebaran agama. Dalam menjalankan pemerintahannya. 7 .

Pusat perdagangan Samudera Pasai pindah ke pulau Bintan dan Aceh Utara (Banda Aceh). maka pada tahun 1350 M segera menyerang Samudera Pasai. Kemunduran Kerajaan Samudera Pasai Pada waktu Samudera Pasai berkembang. Samudera Pasai mengalami kemunduran. Akibatnya. Majapahit setelah meyakini adanya hubungan antara Samudera Pasai dan Delhi yang membahayakan kedudukannya. Majapahit juga sedang mengembangkan politik ekspansi. Samudera Pasai runtuh ditaklukkan Aceh 8 .D.

yaitu tersusunnya hukum adat yang dilandasi ajaran Islam yang disebut Hukum Adat Makuta Alam. kebudayaan masyarakatnya juga makin bertambah maju karena sering berhubungan dengan bangsa lain. Beliau mangkat pada tahun 1636 M dan digantikan oleh menantunya Iskandar Thani yang tidak memiliki kecakapan. Contohnya. E. Dengan demikian. raja selanjutnya adalah Sultan Ibrahim. Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Aceh cepat tumbuh menjadi kerajaan besar karena didukung oleh faktor sebagai berikut: 1) 2) 3) 4) Letak Ibu kota Aceh yang sangat strategis. Akibat Malaka jatuh ke tangan Portugis. Sultan Ali Mughayat Syah merupakan Raja pertama di Aceh sekaligus beliau merupakan pendiri Kerajaan Aceh. Aceh mencapai puncak kejayaan dan menjadi sumber komoditas lada dan emas. Dalam pemerintahannya. Pelabuhan Aceh ( Olele ) memiliki persyaratan yang baik sebagai pelabuhan dagang. Sultan pertama yang memerintah dan sekaligus pendiri Kerajaan Aceh adalah Sultan Ali Mughayat Syah (1514-1528 M). Jatuhnya Malaka ke tangan Portugis menyebabkan pedagang Islam banyak yang singgah ke Aceh. B. Dalam pemerintahannya beliau berhasil menaklukkan Pedir. pedagang yang semula berlabuh di pelabuhan Malaka beralih ke pelabuhan milik Aceh.BAB II KERAJAAN ACEH A. Dengan demikian. 9 . Aceh berdiri sebagai kerajaan merdeka. Daerah Aceh kaya dengan tanaman lada sebagai mata dagangan ekspor yang penting. Kerajaan Aceh terus-menerus mengalami kemunduran. Raja berikutnya adalah Iskandar Muda. Pada masa pemerintahan beliau. Setelah beliau mangkat. Aspek Kehidupan Kebudayaan Letak Aceh yang strategis menyebabkan perdagangannya maju pesat. Awal Perkembangan Kerajaan Aceh Aceh semula menjadi daerah taklukkan Kerajaan Pedir. Aceh segera berkembang dengan cepat dan akhirnya lepas dari kekuasaan Pedir.

Pertahanan Aceh lemah sehingga bangsa-bangsa Eropa lainnya berhasil mendesak dan menggeser daerah-daerah perdagangan Aceh. Daerah-daerah yang jauh dari pemerintahan pusat melepaskan diri dengan Aceh. 4. F. Atas dasar itulah. sehingga tata kehidupan dan segala aktivitas masyarakat Aceh didasarkan pada aturan Islam. Dengan demikian. 10 . Akibatnya perekonomian semakin melemah. 5. 3.Dengan hukum adat Makuta Alam itulah. Aceh mendapat julukan Serambi Mekah. Arab Saudi. Kekalahan perang antara Aceh melawan Portugis di Malaka pada tahun 1629 M. Kemunduran Kerajaan Aceh Kemunduran Kerajaan Aceh ketika itu disebabkan oleh hal-hal sebagaiberikut: 1. Dengan kekayaan melimpah. 2. keadaan Aceh seolah-olah identik dengan Mekah. Permusuhan yang hebat di antara kaum ulama yang menganut ajaran berbeda. Aceh mampu membangun angkatan bersenjata yang kuat. Setelah Sultan Ibrahim dapat menaklukkan Pedir yang kaya akan lada putih. G. Aceh makin bertambah makmur dan menjadi sumber komoditas lada dan emas. Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial Bidang perdagangan yang maju menjadikan Aceh makin makmur. Tokoh pengganti Iskandar Muda tidak secakap pendahulunya.

Sultan Trenggana melakukan usaha besar membendung masuknya portugis ke Jawa Barat dan memperluas kekuasaan Kerajaan Demak. seluruh pantai utara Jawa akhirnya tunduk kepada pemerintahan Demak. hampir meliputi sepanjang pantai utara Pulau Jawa. Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Pada tahun 1507 M.BAB III KERAJAAN DEMAK A. Wilayahnya cukup luas. Setelah mangkat pada tahun 1521. Raden Patah mangkat dan digantikan oleh putranya Pati Unus. Awal Perkembangan Kerajaan Demak Kerajaan Demak merupakan kerajaan Islam pertama di Pulau Jawa. Sultan Trenggana mangkat pada tahun 1546 M. H. Dengan demikian. Demak sebelumnya merupakan daerah vasal atau bawahan dari Majapahit. keturunan Raja Majapahit yang terakhir. Raja Demak pertama. Sementara itu. dan Maluku. serta Madura. daerah pengaruhnya sampai ke luar Jawa. Daerah ini diberikan kepada Raden Patah. Setelah naik takhta. Faletehan kemudian diangkat menjadi raja di Cirebon. kerajaan Demak berkembang menjadi kerajaan maritim yang kuat. Sejak saat itu. Sultan Trenggana melakukan perkawinan politik dengan Bupati Madura. Beliau mengutus Faletehan beserta pasukannya untuk menduduki Jawa Barat. Ketika kekuasaan kerajaan Majapahit melemah. Pasukan demak terus bergerak ke daerah pedalaman dan berhasil menundukkan Pajang dan Mataram. Untuk memperkuat kedudukannya. Jambi. Raden Patah memisahkan diri sebagai bawahan Majapahit pada tahun 1478 M. Pada masa pemerintahan Pati Unus. Pati Unus hanya memperkuat pertahanan lautnya. Raden Patah mendirikan kerajaan Islam Demak dengan gelar Senopati Jimbung Ngabdurrahman Panembahan Palembang Sayidin Panatagama. Jaka Tingkir. dengan maksud agar Portugis tidak masuk ke Jawa. seperti ke Palembang. 11 . Dengan semangat juang yang tinggi. Pati unus digantikan oleh adiknya Trenggana. Dengan dukungan dari para bupati. sehingga sepanjang pemerintahannya. Faletehan berhasil menguasai Banten dan Sunda Kelapa lalu menyusul Cirebon. Demak dan Portugis bermusuhan. Banjar. yakni mengawinkan Putri Sultan Trenggana dengan Putra Bupati Madura.

Komoditas yang diekspor.Mangkatnya Beliau menimbulkan kekacauan politik yang hebat di Demak. Pemerintahan diatur dengan hukum Islam tanpa meninggalkan norma-norma lama begitu saja. Negara bagian banyak yang melepaskan diri. Seperti ukir-ukiran Islam dan berdirinya Masjid Agung Demak yang masih berdiri sampai sekarang. I. 12 . Aspek Kehidupan Ekonomi Dalam bidang ekonomi. Mereka berdua ingin menyingkirkan Aria Penansang sebagai pemimpin Kerajaan Demak karena Aria Penansang telah membunuh suami dan adik suami dari Ratu Kalinyamat. Aria Penansang sendiri berhasil dibunuh Sutawijaya. antara lain beras. perdagangannya juga maju. yakni Kerajaan Pajang. E. Hasil kebudayaan Demak merupakan kebudayaan yang berkaitan dengan Islam. Sejak saat itu pemerintahan Demak pindah ke Pajang dan tamatlah riwayat Kerajaan Demak. J. Masjid Agung tersebut merupakan lambang kebesaran Demak sebagai kerajaan Islam. dan lilin. Demak berperan penting karena mempunyai daerah pertanian yang cukup luas dan sebagai penghasil bahan makanan. madu. Dengan tipu daya yang tepat mereka berhasil meruntuhkan pemerintahan dari Bupati Jipang yang tidak lain adalah Aria Penansang. Selain itu. Aspek Kehidupan Sosial dan Budaya Kehidupan sosial masyarakat Kerajaan Demak telah berjalan teratur. Keruntuhan Kerajaan Demak Keruntuhan Kerajaan Demak disebabkan karena pembalasan dendam yang dilakukan oleh Ratu Kalinyamat yang bekerja sama dengan Bupati Pajang Hadiwijaya (Jaka Tingkir). dan para ahli waris Demak juga saling berebut tahta sehingga timbul perang saudara dan muncullah kekuasaan baru. terutama beras.

Sultan Maulana Yusuf mangkat pada tahun 1580 M. Hasanuddin. Sejak saat itu. Bidang pertanian juga diperhatikan dengan membuat saluran irigasi. Banten segera tumbuh menjadi pelabuhan penting menyusul kurangnya pedagang yang berlabuh di Pelabuhan Malaka yang saat itu dikuasai oleh Portugis. Namun melalui. Banten mengalami puncak kejayaan. Banten mengalami kemunduran. Bengkulu. tamatlah kerajaan Hindu di Jawa Barat. Pada masa pemerintahan Maulana Yusuf.BAB IV KERAJAAN BANTEN A. Di bawah pemerintahan Sultan Hasanuddin (1552-1570 M). Wilayahnya meluas sampai ke Lampung. putra Sultan Maulana Yusuf. Sultan Hasanuddin mangkat pada tahun 1570 M dan digantikan oleh putranya. dan rajanya tewas dalam pertempuran. Setelah peristiwa itu. Pada tahun 1552 M. ibu kotanya direbut. Setelah pangeran Rana Menggala wafat. Masa pemerintahan Maulana Muhammad berlangsung tahun 1508-1605 M. Setelah mangkat. 13 . Rajanya (Samiam) mengadakan hubungan dengan Portugis di Malaka untuk membendung meluasnya kekuasaan Demak. Demak berhasil menduduki Banten. Faletehan menyerahkan pemerintahan Banten kepada putranya. Banten cepat berkembang menjadi besar. Keadaan Banten aman dan tenteram karena kehidupan masyarakatnya diperhatikan. Awal Perkembangan Kerajaan Banten Semula Banten menjadi daerah kekuasaan Kerajaan Pajajaran. dan Palembang. seperti dengan dilaksanakannya pembangunan kota. Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Raja Banten pertama. Sunda Kelapa. Faletehan. Sultan Maulana Yusuf memperluas daerah kekuasaannya ke pedalaman. terjadilah perang saudara untuk memperebutkan tahta di Banten. Kemudian digantikan oleh Abdulmufakir yang masih kanak-kanak didampingi oleh Pangeran Ranamenggala. K. Maulana Muhammad yang baru berusia sembilan tahun diangkat menjadi Raja dengan perwalian Mangkubumi. Sejak saat itu. Maulana Yusuf. dan Cirebon. Pada tahun 1579 M kekuasaan Kerajaan Pajajaran dapat ditaklukkan.

India. Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial Banten tumbuh menjadi pusat perdagangan dan pelayaran yang ramai karena menghasilkan lada dan pala yang banyak.L. Pedangang Cina. Kehidupan sosial masyarakat Banten dipengaruhi oleh sistem kemasyarakatan Islam. Setelah mangkatnya Raja Besar terjadilah perang saudara di Banten antara saudara Maulana Yusuf dengan pembesar Kerajaan Banten. M. Sejak saat itu Banten mulai hancur karena terjadi peang saudara. Pengaruh tersebut tidak terbatas di lingkungan daerah perdagangan. Persia. tetapi meluas hingga ke pedalaman. apalagi sudah tidak ada lagi raja yang cakap seperti Maulana Yusuf. Kemunduran Kerajaan Banten Penyebab kemunduran Kerajaan Banten berawal saat mangkatnya Raja Besar Banten Maulana Yusuf. gujarat. dan Arab banyak yang datang berlabuh di Banten. 14 .

Sutawijaya diangkat menjadi bupati di Mataram. Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Dalam menjalankan pemerintahannya. Awal Perkembangan Kerajaan Mataram Islam Pada waktu Sultan Hadiwijaya berkuasa di Pajang. Cirebon. Sultan Agung mempersiapkan sejumlah besar pasukan. Setelah Sutawijaya mangkat. Lasem. Untuk menundukkan pemberontak itu.BAB V KERAJAAN MATARAM ISLAM A. Setelah suasana aman. Mataram. Pangeran Benawa (putra Hadiwijaya) menyerahkan takhtanya kepada Sutawijaya yang kemudian memindahkan pusat pemerintahannya ke kotagede pada tahun 1568 M. putra Ki Ageng Pemanahan diambil anak angkat oleh Sultan Hadiwijaya. Blora. Sultan Agung 15 . Sutawijaya berusaha menundukkan bupati-bupati yang menentangnya dan Kerajaan Mataram berhasil meletakkan landasan kekuasaannya mulai dari Galuh (Jabar) sampai pasuruan (Jatim). Setelah menjadi bupati. Tuban. dan Kudus yang dulunya tunduk pada Pajang memberontak ingin lepas dan menjadi kerajaan merdeka. Madiun. lalu cucunya Mas Rangsang atau Sultan Agung. dan Blambangan. Sutawijaya. Jepara. Surabaya. dan armada laut serta penggemblengan fisik dan mental. Akan tetapi. Mas Jolang. Raja Mataram banyak menghadapi rintangan. N. Untuk menguasai seluruh Jawa. Pada masa pemerintahan Sultan Agung. Usaha Sultan Agung akhirnya berhasil pada tahun 1625 M. tahta kerajaan diserahkan oleh putranya. Sejak saat itu berdirilah Kerajaan Mataram. Kerajaan Mataram berhasil menguasai seluruh Jawa. Setelah itu terjadi perebutan kekuasaan di antara para Bangsawan Pajang dengan pasukan Pangeran Pangiri yang membuat Pangeran Pangiri beserta pengikutnya diusir dari Pajang. sehingga terjadilah peperangan sengit pada tahun 1528 M yang menyebabkan Sultan Hadiwijaya mangkat. Para bupati di pantai utara Jawa seperti Demak. kecuali Banten. persenjataan. Madura. muncul kembali para bupati yang memberontak. Sutawijaya ternyata tidak puas dan ingin menjadi raja yang menguasai seluruh Jawa. Ki Ageng Pemanahan dilantik menjadi Bupati di Mataram sebagai imbalan atas keberhasilannya membantu menumpas Aria Penangsang. Batavia. seperti Bupati Pati. Setelah Ki Ageng Pemanahan wafat pada tahun 1575 M. Sutawijaya. dan Bojonegoro.

tertata dengan baik berdasarkan hukum Islam tanpa meninggalkan norma-norma lama begitu saja. Akan tetapi. Di bidang pengadilan. Namun usaha Sultan mengalami kegagalan.mencoba merebut Batavia dari tangan Belanda. Kebudayaan yang berkembang pesat pada masa Kerajaan Mataram berupa seni tari. Kerajaan ini menggantungkan kehidupan ekonominya dari sektor agraris. Bentuk kebudayaan yang berkembang adalah Upacara Kejawen yang merupakan akulturasi antara kebudayaan Hindu-Budha dengan Islam. Aspek Kehidupan Ekonomi dan Kebudayaan Kerajaan Mataram adalah kelanjutan dari Kerajaan Demak dan Pajang. dalam istana terdapat jabatan jaksa yang bertugas menjalankan pengadilan istana. 16 . suara. kehidupan ekonomi rakyat tidak terurus karena sebagian rakyat dikerahkan untuk berperang. Setelah kekalahan itu. Di samping itu. O. P. Mataram juga memiliki daerah kekuasan di daerah pesisir utara Jawa yang mayoritas sebagai pelaut. naid. kemudian diikuti oleh sejumlah pejabat kerajaan. pahat. yaitu Kitab Sastra Gending yang merupakan perpaduan dari hukum Islam dengan adat istiadat Jawa yang disebut Hukum Surya Alam. Untuk menciptakan ketertiban di seluruh kerajaan. perkembangan di bidang kesusastraan memunculkan karya sastra yang cukup terkenal. Hal ini karena letaknya yang berada di pedalaman. diciptakan peraturan yang dinamakan anger-anger yang harus dipatuhi oleh seluruh penduduk. Di bidang keagamaan terdapat penghulu. dan surantana yang bertugas memimpin upacara-upacara keagamaan. Kemunduran Mataram Islam Kemunduran Mataram Islam berawal saat kekalahan Sultan Agung merebut Batavia dan menguasai seluruh Jawa dari Belanda. Daerah pesisir inilah yang berperan penting bagi arus perdagangan Kerajaan Mataram. Raja merupakan pemegang kekuasaan tertinggi. Dalam pemerintahan Kerajaan Mataram Islam. Q. khotib. dan sastra. Aspek Kehidupan Sosial Kehidupan masyarakat di kerajaan Mataram.

Berkat dakwah dari Datuk ri Bandang dan Sulaeman dari Minangkabau. Raja berikutnya adalah Muhammad Said (1639-1653 M) dan dilanjutan oleh putranya. Makassar merupakan salah satu kerajaan Islam yang ramai akan pelabuhannya. VOC mulai membujuk Sultan Hasanuddin untuk bersama-sama menyerbu Banda (pusat rempah-rempah). Wajo. Sultan Hasanuddin berhasil memperluas daerah kekuasaannya dengan menundukkan kerajaankerajaan kecil di Sulawesi Selatan. Namun. Jawa. R. Keadaan meruncing sehingga pecah perang terbuka. Sumatera. Nusa Tenggara Barat. akhirnya Raja Gowa dan Tallo masuk Islam (1605) dan rakyat pun segera mengikutinya. Hal ini. Oleh karena itu. Pada saat itu para pembesar Makassar diundang untuk suatu perjamuan di atas kapal VOC. Dari Makasar. Setelah sering datang ke Makassar. Soppeng. Terlebih lagi setelah insiden penipuan tahun 1616. VOC setelah mengetahui Pelabuhan Makassar. Dalam peperangan tersebut. dan Nusa Tenggara Timur.BAB VI KERAJAAN MAKASSAR A. Tallo. Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Kerajaan Makassar mula-mula diperintah oleh Sultan Alauddin (1591-1639 M). karena letaknya di tengah-tengah antara Maluku. bone. dan Malaka. Kerajaan Gowa dan Tallo akhirnya dapat menguasai kerajaan lainnya. bujukan VOC itu ditolak. 17 . tetapi yang terkenal adalah Gowa. Setelah peristiwa itu. termasuk Kerajaan Bone. yaitu Sombaopu cukup ramai dan banyak menghasilkan beras. agama Islam menyebar ke berbagai daerah sampai ke Kalimantan Timur. Kalimantan. Dua kerajaan itu lazim disebut Kerajaan Makassar. VOC sering mengalami kesulitan dalam menundukkan Makassar. Hasanuddin (1654-1660 M). tetapi nyatanya malahan dilucuti dan terjadilah perkelahian yang menimbulkan banyak korban di pihak Makassar. mulai mengirimkan utusan untuk membuka hubungan dagang. dan Luwu. Awal Perkembangan Kerajaan Makassar Di Sulawesi Selatan pada awal abad ke-16 terdapat banyak kerajaan. VOC memperalat Aru Palakka (Raja Bone) yang ingin lepas dari kerajaan Makassar dan menjadi kerajaan merdeka. antara Makassar dan VOC mulai terjadi konflik.

Panglima tertinggi disebut anrong guru lompona tumakjannangan. dan bilal.S. Hasil perekonomian terutama diperoleh dari hasil pelayaran dan perdagangan. Pelabuhan Sombaupu ( Makassar ) banyak didatangi kapal-kapal dagang sehingga menjadi pelabuhan transit yang sangat ramai. Sosial. jabatan tertinggi dibawahnya adalah pabbicarabutta (mangkubumi) yang dibantu oleh tumailang matoa dan malolo. Aspek Kehidupan Ekonomi. Dalam menjalankan pemerintahannya. dan Kebudayaan Kerajaan Makassar berkembang menjadi kerajaan maritim. 18 . Sesudah sultan. Ditambah dengan taktik VOC yang memperalat Aru Palakka ( Raja Bone) untuk mengalahkan Makassar. Hasil kebudayaan yang cukup menonjol dari Kerajaan Makassar adalah keahlian masyarakatnya membuat perahu layar yang disebut pinisi dan lambo. Bendahara kerajaan disebut opu bali raten yang juga bertugas mengurus perdagangan dan hubungan luar negeri. Kemunduran Kerajaan Makassar Kemunduran Kerajaan Makassar disebabkan karena permusuhannya dengan VOC yang berlangsung sangat lama. masyarakatnya hidup aman dan makmur. Kebetulan saat itu Kerajaan Makassar sedang bermusuhan dengan Kerajaan Bone sehingga Raja Bone setuju bekerja sama dengan VOC. Raja dibantu oleh Bate Salapanga (Majelis Sembilan) yang diawasi oleh seorang paccalaya (hakim). D. Dengan demikian. Pejabat bidang keagamaan dijabat oleh kadhi yang dibantu imam. khatib.

Aspek Kehidupan Politik dan Pemerintahan Raja Ternate yang pertama adalah Sultan Marhum (1465-1495 M). Tidore. seluruh kepulauan di Maluku. Kerajaan Ternate yang paling maju. Zainal Abidin giat menyebarkan agama Islam ke pulau-pulau di sekitarnya. Sosial. seperti Jaelolo. T. Bacan. Hal itu dapat dilihat pada saat Sultan Hairun dari Ternate dengan De Mesquita dari Portugis melakukan perdamaian dengan mengangkat sumpah dibawah kitab suci AlQur’an.BAB VII KERAJAAN TERNATE A. Setelah mangkat. 19 . dan Obi. Pada masa pemerintahan Sultan Baabullah. Ibu kota Kerajaan Ternate terletak di Sampalu (Pulau Ternate). masyarakat Ternate dalam kehidupan sehari-harinya banyak menggunakan hukum Islam . Sultan Hairun. pakaian. Hasil kebudayaan yang cukup menonjol dari kerajaan Ternate adalah keahlian masyarakatnya membuat kapal. dan Kebudayaan Perdagangan dan pelayaran mengalami perkembangan yang pesat sehingga pada abad ke-15 telah menjadi kerajaan penting di Maluku. Di antara kerajaan di Maluku. Papua. bahkan sampai ke Filiphina Selatan. dan Sultan Baabullah. Ramainya perdagangan memberikan keuntungan besar bagi perkembangan Kerajaan Ternate sehingga dapat membangun laut yang cukup kuat. Awal Perkembangan Kerajaan Ternate Pada abad ke-13 di Maluku sudah berdiri Kerajaan Ternate. dan beras untuk ditukarkan dengan rempah-rempah. Bersamaan dengan itu. Para pedagang asing datang ke Ternate menjual barang perhiasan. di Maluku juga telah berdiri kerajaan lain. baik dari Nusantara maupun pedagang asing. Zainal Abidin memerintah hingga tahun 1500 M. Wilayah kerajaan Ternate meliputi Mindanao. Raja berikutnya adalah putranya. Sebagai kerajaan yang bercorak Islam. agama Islam juga tersebar sangat luas. dan Timor. pemerintahan di Ternate berturut-turut dipegang oleh Sultan Sirullah. Kerajaan Ternate banyak dikunjungi oleh pedagang. seperti kapal kora-kora. Aspek Kehidupan Ekonomi. Zainal Abidin. Pada masa pemerintahannya. Kerajaan Ternate mengalami puncak kejayaannya. Selain Kerajaan Ternate. U.

Kemunduran Kerajaan Ternate Kemunduran Kerajaan Ternate disebabkan karena diadu domba dengan Kerajaan Tidore yang dilakukan oleh bangsa asing ( Portugis dan Spanyol ) yang bertujuan untuk memonopoli daerah penghasil rempah-rempah tersebut. Setelah Sultan Ternate dan Sultan Tidore sadar bahwa mereka telah diadu domba oleh Portugis dan Spanyol. mereka kemudian bersatu dan berhasil mengusir Portugis dan Spanyol ke luar Kepulauan Maluku.V. 20 . Namun kemenangan tersebut tidak bertahan lama sebab VOC yang dibentuk Belanda untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku berhasil menaklukkan Ternate dengan strategi dan tata kerja yang teratur. rapi dan terkontrol dalam bentuk organisasi yang kuat.

berani. Sultan Nuku memang cerdik. Wilayah kekuasaan Tidore cukup luas. Hal itu dapat dilihat pada saat Sultan Nuku dari Tidore dengan De Mesquita dari Portugis melakukan perdamaian dengan mengangkat sumpah dibawah kitab suci Al-Qur’an. Bangsa Eropa yang datang ke Maluku. Ia juga giat menentang Belanda yang berniat menjajah kembali. Aspek Kehidupan Ekonomi dan Sosial Sebagai kerajaan yang bercorak Islam. kerajaan Tidore banyak didatangi oleh Bangsa-bangsa Eropa. Baru pada tahun 1471 M. dan waspada. dan Papua. Spanyol. Inggris tidak mendapat apa-apa kecuali hubungan dagang biasa. Menurut silsilah rajaraja Ternate dan Tidore. Raja Ternate pertama adalah Muhammad Naqal yang naik tahta pada tahun 1081 M. Zainal Abidin. dan Belanda. 21 . X. Raja Tidore yang kesembilan. W. Makean Halmahera. Tidore dan Ternate tidak diganggu. Sementara itu.BAB VIII KERAJAAN TIDORE A. ulet. antara lain Portugis. Aspek Kehidupan Politik dan Kebudayaan Raja Tidore mencapai puncak kejayaan pada masa pemerintahan Sultan Nuku (1780-1805 M). masyarakat Tidore dalam kehidupan sehari-harinya banyak menggunakan hukum Islam . Kerajaan Tidore terkenal dengan rempah-rempahnya. Spanyol. seperti di daerah Maluku. baik oleh Portugis. agama Islam masuk di kerajaan Tidore yang dibawa oleh Ciriliyah. meliputi Pulau Seram. Belanda kalah serta terusir dari Tidore dan Ternate. Sejak saat itu. Pulau Raja Ampat. Awal Perkembangan Kerajaan Tidore Kerajaan tidore terletak di sebelah selatan Ternate. Pengganti Sultan Nuku adalah adiknya. Sultan Nuku dapat menyatukan Ternate dan Tidore untuk bersama-sama melawan Belanda yang dibantu Inggris. Ciriliyah atau Sultan Jamaluddin bersedia masuk Islam berkat dakwah Syekh Mansur dari Arab. Sebagai penghasil rempah-rempah. Belanda maupun Inggris sehingga kemakmuran rakyatnya terus meningkat. Kai.

rapi dan terkontrol dalam bentuk organisasi yang kuat. Namun kemenangan tersebut tidak bertahan lama sebab VOC yang dibentuk Belanda untuk menguasai perdagangan rempah-rempah di Maluku berhasil menaklukkan Ternate dengan strategi dan tata kerja yang teratur. Setelah Sultan Tidore dan Sultan Ternate sadar bahwa mereka telah diadu domba oleh Portugis dan Spanyol. Kemunduran Kerajaan Tidore Kemunduran Kerajaan Tidore disebabkan karena diadu domba dengan Kerajaan Ternate yang dilakukan oleh bangsa asing ( Spanyol dan Portugis ) yang bertujuan untuk memonopoli daerah penghasil rempah-rempah tersebut. mereka kemudian bersatu dan berhasil mengusir Portugis dan Spanyol ke luar Kepulauan Maluku. 22 .Y.

23 . Jakarta: Yudhistira. Kelas XI SMA dan MA. Kurnia. 2007. Solo: Tiga Serangkai. Kronik Sejarah. Anwar. Shodiq. Wawasan Sejarah 2 Indonesia dan Dunia. Kelas 1 SMP.DAFTAR PUSTAKA Mustafa. 2003.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful