P. 1
Bab 4 pengembangan profesi dan karir

Bab 4 pengembangan profesi dan karir

|Views: 2,927|Likes:
Published by ajoong_min

More info:

Published by: ajoong_min on Mar 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/22/2015

pdf

text

original

[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Wr.Wb. Segala puji bagi Allah Ta¶ala. Kami memujinya, memohon pertolongan dan ampunan-Nya. Kami berlindung kepada Allah dari kejahatan diri dan keburukan amal perbuatan kami. Barangsiapa yang diberi petunjuk oleh Allah, niscaya tidak ada yang dapat menyesatkannya. Dan barangsiapa yang disesatkan-Nya, maka tidak ada yang dapat memberi petunjuk kepadanya. Aku bersaksi bahwa tidak ada Illah yang berhak disembah secara benar melainkan Allah Yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Amma Ba¶du Merupakan kewajiban sebagai ummat islam adalah mengamalkan segala apa yang diperintahkan dan menjauhi segala apa yang dilarang Allah di dalam kitab-Nya, Al-Qur¶an. Sebagai penyusun makalah ini, saya menghaturkan banyak terima kasih kepada dosen mata kuliah Profesi Kependidikan yang telah membimbing selama ini. Rasa terimakasih juga kami persembahkan kepada rekan-rekan sekalian yang turut membantu dalam menyelesaikan makalah. Karena sessungguhnya manusia adalah makhluk sosial, yang tidak dapat berbuat apa-apa kecuali dengan adanya bantuan dari orang lain. Menyadari masih terdapat kekurangan dalam makalah ini, maka saran dan kritik yang membangun akan disambut dengan senang hati, terurama dari pihak dosen yang memang memiliki tugas untuk mengembangkan mata kuliah sesuai dengan situasi dan kebutuhan mahasiswa di tempat tugasnya masing-masing. Wassalamu µalaikum Wr.Wb. Makassar, Maret 2011

Penyusun,

Mustika Ayu Puspitarani 101 204 158
i|P age

............................................................ i ii BAB I PENDAHULUAN........................................................................................................................... Saran ................................................................. Rumusan Masalah.......... A.................... C.................... B............. B............. A............................................ 3 3 5 9 BAB III PENUTUP .....................................[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ....................................................................................................................... Latar Belakang........................ Tujuan ................... Keseimpulan ................................................................................................................. C........................ A................ Kesamaan Hak atas Pengembangan....................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 10 10 10 DAFTAR PUSTAKA.................................................................................................................................... B......................... Focus Pengembangan........................................................... DAFTAR ISI.................................. 1 1 2 2 BAB II PEMBAHASAN .. Alasan Esensial ......................................................... 11 ii | P a g e .........

serta Keputusan bersama Menteri Pendidikan dan kebudayaan dan Kepala BAKN Nomor 0433/P/1993.pada sajian ini. dan hanya bagi mereka yang berhasil melakukan kegiatan dengan baik diberikan angka kredit. 1|P a ge . penghargaan. Prestasi kerja guru tersebut. Latar Belakang Hampir seluruh orang sependapat bahwa tenaga kependidikan memegang peran dalam mencerdaskan bangsa -. Karena itu. Harapannya. mereka akan lebih mampu bekerja sebagai tenaga profesional dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. (2) proses pembelajaran. sesuai dengan tupoksinya. Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara nomor 84/1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. guru digunakan sebagai acuan bahasan. berbagai kebijakan kegiatan telah dan akan terus dilakukan untuk meningkatkan: karir.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan BAB I PENDAHULUAN A. dan kesejahteraannya. penilik maupun pamong belajar. berada dalam bidang kegiatannya: (1) pendidikan. namun demikian berbagai kebijakan umumnya juga berlaku bagi pengawas. Selanjutnya angka kredit itu dipakai sebagai salah satu persyaratan peningkatan karir. nomor 25 tahun 1993 tentang Petunjuk Pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Salah satu kebijakan penting adalah dikaitkannya promosi kenaikan pangkat/jabatan guru dengan prestasi kerja. Kebijakan itu di antaranya mewajibkan guru untuk melakukan keempat kegiatan yang menjadi bidang tugasnya. (3) pengembangan profesi dan (4) penunjang proses pembelajaran. Penggunaan angka kredit sebagai salah satu persyaratan seleksi peningkatan karir. bertujuan memberikan penghargaan secara lebih adil dan lebih professional terhadap kenaikan pangkat yang merupakan pengakuan profesi. pada prinsipnya bertujuan untuk membina karier kepangkatan dan profesionalisme guru. serta kemudian memberikan peningkatan kesejahteraannya. mutu.

Mampu mengelompokkan guru dalam pengembangan dan pembinaan. Mampu memamaparkan alas an-alasan mengapa harus diadakan pengembangan keprofesian dan karir guru. Tujuan 1. Alasan-alasan mengapa harus diadakannya pengembangan keprofesian dan karir guru? 2. 2|P a ge . Rumusan Masalah 1. 3. Mampu menjelaskan kompetensi-kompetensi yang harus dimiliki seorang guru. Pengelompokan guru dalam pengembangan dan pembinaan.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan B. Kompetensi-kompetensi apa sajakah yang harus dimiliki seorang guru? 3. 2. C.

dan lain-lain. serta kemungkinannya di masa depan termasuk kemungkinan perubahan kebijakan dan strategi kerja keorganisasian. workshop. dan evaluasi sistematis. Alasan Esensial Guru dan tenaga kependidikan professional menjalani proses pembinaan dan pengembangan secara kontinyu. Kegiatan pembinaan dan pengembangan guru menuju derajat professional ideal. Ini berarti bahwa kegiatan pembinaan dan pengembangan kemampuan professional guru secara berkelanjutab harus dilaksanakan atas perencanaan. pemerintah daerah. meningkatkan kompetensi guru dalam memecahkan masalah-masalah pendidikan dan pembelajaran yang berdampak pada mutu hasil belajar siswa. focus perhatian terpusat pada kebutuhan akan kegiatan pendidikan. dilakukanj atas dasar prakarsa pemerintah. seperti analisis kebutuhan. Namun. perumusan tujuan dan sasaran. penyelenggara satuan pendidikan. mendesain program. pengorganisasian. yang tidak kalah pentingnya adalah prakarsa personal guru untuk menjalani proses profesionalisasi. Secara umum kegiatan itu dimaksudkan untuk merangsang. pelatihan dan pengembangan (Diklatbang) yang diperlukan bagi guru. guru secara pribadi. Tujuan dan sasaran Diklatbang guru. Pada fase perencanaan. memelihara. Aktivitas-aktivitas pengembangan guru tersebut memiliki temali satu sama lain. studi banding. dan evaluasi program. dan lainlain adalah penting.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan BAB II PEMBAHASAN A. Penentuan jenis kegiatan pendidikan dan pelatihan ini di dasari atau diagnosis mengenai masalah dan tantangan yang dihadapi oleh guru dan satuan pendidikan saat ini. Pembinaan dan pengembangan professional guru atas prakarsa institusi. implementasi dan deliveri program. Kegiatana P3KG idealnya dilaksanakan dengan secara sistematis dengan menempuh tahapanyahapan tertentu. seperti pendidikan dan pelatihan. aosiasi guru. termasuk dalam kerangka mengelola kelas untuk pembelajaran yang efektif. termasuk dalam 3|P a ge . magang. pelaksanaan.

di lingkungan pendidikan. kegiatan ini diorganisasikan secara beragam dan berspektrum luas dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi. (2) menyiapkan guru untuk menguju dan mengases kemampuan praktis dirinya. saat ini berkembang kecenderungan-kecenderungan baru dalam diklatbang tenaga kependidikan. 4|P a ge . Hak ini akan menjadi umpan balik bagi perencanaan diklatbang yang lebih efektif dan efisien. kegiatan ini merujuk kepada peluang-peluan belajar (learning opportunities) yang didesain secara sengaja untuk membantu pertumbuhan professional guru. sekaligus menjadi ukuran keberhasilan program itu. pemahaman. terutama tenaga guru. sikap. Lebih spesifik. dengan titik tekan pada upaya memenuhi kebutuhan guru dan satuan pendidikan. Kecenderungan-kecenderungan baru yang dimaksud adalah : (1) berbasis pada program penelitian . dan pengembangan merupakan proses yang ditempuh oleh guru pada saat menjalani tugas-tugas kedinasan. serta kelemahan-kelemahan selama proses penyelanggaraan. pelatihan. ia dimaksudkan untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan pribadi. dan performansi yang dibutuhkan oleh guru saat ini dan di masa mendatang. ditetapkan ditetapkan dengan menciptakan kondisi yang diingini. dan social guru. (3) diorganisasikan dengan pendekatan kolegilitas. profesionak. dan (5) membantu guru-guru yang dipandang masih lemah pada beberapa aspek tertentu dari kompetensinya. di banyak Negara. Evaluasi program dimaksudkan untuk menentukan tingkat keberhasilan Diklatbang. Pendidikan. bahkan dapat dilakukan sebagai wahana promosi. di samping reformasi internal pendidikan itu sendiri. keterampilan. Perumusan tujuan dan sasaran ini akan menjadi acuan dalam menentukan substansi dan pelaksanaan program.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan kerangka peningkatan kompetensi di bidang manajemen kelas. (4) berfokus pada partisipasi guru dalam proses pembuatanan keputusan mengenai isu-isu esensial di lingkungan sekolah. Alasan esensial lain diperlukannya pembinaan dan pengembangan guru adalah karakteristik tugas yang terus berkembnag seirama dengan perkembangan Ipteks. Dengan demikian.

simulasi (vestibule = pelatihan oleh pelatih khusus. pusat-pusat asesmen). Focus Pengembangan Seperti telah dijelaskan pada bagian sebelumnya. rotasi jabatan. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. memahami peserta didik dnegan memanfaatkan prinsip-prinsip kepribadian. merancangang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran. kompetensi social. internsip atau penugasan sementara. pelatihan laboratories dan metode konferensi. pelatihan eksekutif. Dengan demikian. yaitu : memahami peserta didik secara mendalam. focus P3KG terkait dengan 4 kompetensi guru yang harus dimilikinya. Kompetensi ini terdiri dari lima subkompetensi. membaca. Subkompetensi memahami peserta didik secara mendalam memiliki indicator esensial : memahami peserta didik dengan memanfaatkan prinsip-prinsip perkembangan kognitif. melaksanakan pembelajaran. merancang pembelajaran. konseling dan monitoring). B. Metodemetode praktis terdiri dari pelatihan instruksi pekerjaan. termasuk memahami landasan pendidikan untuk kepentingan pembelajaran. presentasi video. dan mengidentifikasi bekal-ajar awal peserta didik. bermain peran. Pertama.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan Secara umum kegiatan ini dibedakan menjadi dua jenis. Pembinaan dan pengembangan profesi guru. pelatihan oleh pihak lain (ceramah dan kursus kelas). Subkompetensi ini memiliki 5|P a ge . asisten kepenyeliaan (pengarahan. kompetensi pedagogic. kursus korespondensi). dan kompetensi professional. kompetensi kepribadian. P3KG meliputi pembinaan kompetensi pedagogic. Teknik-teknik presentasi informasi dan metode-metode simulasi meliputi metode kursus formal. pelatihan oleh diri sendiri (pengajaran berprogama. Subkompetensi merancang pembelajaran. magang. management games. dan mengembangkan peserta didik untuk mengaktualisasikan berbagai potensinya. perencanaan karir pribadi. yaitu meotde-metode praktis (on-the-jobtraining and development) dan teknik-teknik presentasi atau metode-metode simulasi (off-th-jobtraining and development). dimaksud dilakukan melalui jabatan fungsional.

dan memanfaatkan hasil penilaian pembelajaran untuk perbaikan kualitas program pembelajaran secara umum. menganalisis hasil evaluasi proses dan hasil belajar untuk menentukan tingkat ketuntasan belajar (mastery learning). kompetensi kepribadian. Termasuk dalam ranah ini adalah kemampuan guru mengoptimasi potensi sumber daya kelas. kompetensi yang ingin dicapai. menentukan strategi pembelajaran berdasarkan karakteristik peserta didik. dan memiliki konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma. Kompetensi inilah yang dikenal dengan kemampuan guru dalam manajemen kelas. Subkompetensi kepribadian yang dewasa memiliki indicator esesial: menampilkan kemandirian bertindak sebagai pendidik dan memiliki etos kerja sebagai guru. berwibawa. baik yang berupa fiscal maupun situasional. dan materi ajar. arif. Kompetensi ini terdiri dari lima subkompetensi. bangga sebagai guru. dan melaksanakan pembelajaran yang kondusif. dewasa. Subkompetensi merancang dan melaksanakan evaluasi pembelajaran memiliki indicator esensial: merancanga dan melaksanakan evaluasi (assessment) proses dan hasil belajar secara berkesinambungan dengan berbagai metode. Subkompetensi melaksanakan pembelajaran memiliki indicator esensial: menata latar (setting) pembelajaran. menerapkan teori belajar dan pembelajaran. memiliki indicator esensial: memfasilitasi peserta didik untuk pengembangan berbagai indicator akademik. memahami landasan kependidikan.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan indicator esensial. serta menyusun rancangan pembelajaran berdasarkan strategi yang dipilih. dan memfasilitasi peserta didik untuk mengembangkan berbagai potensi nonakademik. Subkompetensi kepribadian yang arif memiliki indicator esensial: menampilkan tindakan 6|P a ge . yaitu kepribadian yang mantap dan stabil. Subkompetensi kepribadian yang mantap dan stabil memiliki indicator esensial: bertindak sesuai dengan norma hokum. Kedua. bertindak sesuai dengan norma social. dan berakhlak mulia. Subkompetensi mengembangkan peserta didik untuk mengaktulisasikan berbagai potensinya.

Guru yang secara social bisa berinteraksi dengan baik kepada siswanya akan menjadi pengelola kelas yang baik selama transformasi pembelajaran. Deskripsi atas hal ini akan dijelaskan pada bagian tersendiri. sekolah. dan memiliki perilaku yang diteladani peserta didik. mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan sesame pendidik dan tenaga kependidikan. konsep dan metode keilmuan yang menaungi atau koheren dengan materi ajar. Kedua. kompetensi social. mampu berkomunikasi dan bergaul secara efektif dengan peserta didik. 7|P a ge .[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan yang didsarkan pada kemanfaatan peserta didik. Pertama. Pertama. Kompetensi ini memiliki tiga subranah. Kepribadian guru akan sangat mewarnai kinerjanya dalam mengelola kelas dan berinterkasi dengan siswa. subkompetensi menguasai substansi keilmuan yang terkait dengan bidang studi memiliki indicator esensial: memahami materi ajar yang ada dalam kurikulum sekolah. dan menerapkan konsepkonsep keilmuan dalam kehidupan sehari-hari. Ketiga. ikhlas. Keempat. Subkompetensi ini memiliki indiklator esensial: berkomunikasi secara efektif dengan peserta didik. memahami struktur. memahami hubungan konsep antar mata pelajaran terkait. subkompetensi menguasai struktur dan metode keilmuan memiliki indicator esensial menguasai langkah-langkah penelitian dan kajian kritis untuk memperdalam pengetahuan/materi bidang studi. taqwa. Interaksi guru dengan siswa esensinya adalah interaksi social yang meniscayakan kompetensi social. suka menolong). Subkompetensi akhlak mulia dan dapat menjadi teladan memiliki indikatir esensial: bertindak sesuai dengan norma religious (iman. mampu berkomunikasi dan berkomunikasi secara efektif dengan orang tua/wali peserta didik dan masyarakat sekitar. Kompetensi ini terdiri dari dua ranah subkompetensi. Ketiga. Subkomeptensi kepribadian yang berwibawa memiliki esensial: memiliki perilaku yang berpengaruh positif terhadap peserta didik dan memiliki perilaku yang disegani. jujur. dan masyarakat serta menunjukkan keterbukaan dalam berpikir dan bertindak. Kedua. kompetensi professional.

professional. Pemilahan menjadi empat inti ini. Hal ini mengacu pandangan yang menyebutkan bahwa sebagai guru yang berkompeten memiliki (1) pemahaman terhadap karakteristik peserta didik. melakukan perbaikan dan pengayaan atau tindak lanjut bimbingan dan konseling dengan memanfaatkan hasil penilaian dan evaluasi. dan (4) kemauan dan kemampuan mengembangkan profesionalitas dan kepribadian secara berkelanjutan.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan Keempat kompetensi (kepribadian. baik dari sisi keilmuan maupun kependidikan. (3)kemampuan penyelenggaraan pembelajaran yang mendidik. semata-mata untuk kemudahan memahaminya. dan social) tersebut dalam praktiknya merupakan satu kesatuan yang utuh. pedagogic. karena telah mencakup semua kompetensi lainnya. melakukan kegiatan pembelajaran/bimbingan dan konseling. membuat silabus pembelajaran/ bimbingan dan konseling. Sedangkan penguasaan materi ajar secara luas dan mendalam lebih tepat disebut dengan pengasaan sumber bahan ajar (disciplinary content) atau biasa disebut bidang studi keahlian. Beberapa ahli mengatakan istilah kompetensi professional sebenarnya merupakan ³payung´. melakukan kegiatan pembelajaran/bimbingan dan konseling (yng di dalamnya meniscayakan kemampuan pengelola kelas atau ruang-ruang kegiatan pembelajaran berjalan). merencanakan dan melaksanakan bimbingan dan konseling. menganalisis hasil penilaian pembelajaran/ bimbingan dan konseling. menilai dan mengevaluasi proses dan hasil belajar pada mata pelajaran yang diampunya atau program bimbingan dan konseling. membuat alat ukur sesuai mata pelajaran atau program bimbingan dan konseling. membimbing siswa dalam kegiatan ekstrakurikuler pada tingkat sekolah/madrasah. serta melaksanakan tugas lain yang relevan dengan fungsi sekolah/madrasah sesuai dengan jenjangnya. 8|P a ge . Kegiatan pengembangan profesi guru terkait langsung dengan tugas utamanya. Tugas dan fungsi guru adalah : menyusun kurikulum dengan mengacu pada rambu-rambu KTSP. (2) penguasaan bidang studi.

Kebutuhan yang dimaksud dikelompokkan ke dalam 5 kategori. Kedua. mendesain program. Namun demikian. guru yang belum mencapai standar kinerja berdasarkan penilaian kinerja (underperfomance teachers). Analisis kebutuhan. guru yang bermasalah. dan kepribadian. Kesamaan Hak atas Pengembangan Semua guru dan tenaga kependidikan memiliki hak yang sama untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan profesi. Keempat. guru yang memerlukan promosi kenaikan jabatan (fungsional). dan pengalaman tentang teori-teori terkini. lembaga pelatihan (training provider) nonpemerintah. penguatan penguasaan materi. Khusus untuk guru. Pertama.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan C. penyelenggara atau satuan pendidikan. moral. guru yang memerlukan pembinaan dan pengembangan profesi secara berkelanjutan. Kegiatan pembinaan dan pengembangan profesi dapat dilakukan oleh institusi pemerintah. inovasi pembelajaran. yaitu pemahaman tentang konteks pembelajaran. Ketiga. dan evaluasi program pelatihan dapat ditentukan secara mandiri oleh penyelenggara atau memodifikasi/mengadopsi program sejenis. implementasi dan deliveri program. perumusan tujuan dan sasaran. mereka yang akan mengikuti kegiatan pembinaan dan pengembangan ini dikelompokkan menjadi empat kategori. pengembangan metode mengajar. 9|P a ge . terutama dilihat dari dimensi social. kebutuhan guru akan program pembinaan dan pengembangan profesi beragam sifatnya. Dilihat dari sisi guru secara individual. program ini berfokus pada empat kompetensi di atas.

b. Guru yang bermasalah. moral. ada ribuan guru. Dalam pengembangan dan pembinaan. Kompetensi Pedagogik b. Kompetensi Sosial 3.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan BAB III PENUTUP A. Kompetensi Kepribadian c. Guru yang memerlukan promosi kenaikan jabatan. Ada baiknya pemerintah lebih memperhatikan pengembangan tersebut. Namun dari sekian ribu. 2. Saran Di Indonesia. pemerintah daerah. dan kepribadian. hanya sekian persen yang mampu mengembangkan dirinya dalam profesi tersebut. Kompetensi-kompetensi dasar guru : a. guru dikelompokkan menjadi 4 kategori : a. Guru yang memerlukan pembinaan dan pengembangan secara berkelanjutan. dan penyelenggara satuan pendidikan. B. Pengembangan keprofesian dan karir guru dilakukan dalam rangka mengelola kelas untuk pembelajaran yang lebih efektif dilakukan atas dasar prakarsa pemerintah. d. 10 | P a g e . c. terutama dilihat dari dimensi social. Kesimpulan 1. Guru yang belum mencapai standar kinerja berdasarkan penilaian kinerja.

Makassar : Penerbit FIP UNM 11 | P a g e . Sudarwan. Sulaiman.[Pengembangan Profesi dan Karir] Profesi Kependidikan DAFTAR PUSTAKA Danim. Profesi Kependidikan. Bandung : CV Alfabeta Samad. 2009. 2010. Profesi Keguruan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->