P. 1
rks_ars

rks_ars

|Views: 344|Likes:
Published by Rahmat Adi Wijaya

More info:

Published by: Rahmat Adi Wijaya on Mar 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/25/2011

pdf

text

original

SPESIFIKASI TEKNIS PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

NO

URAIAN

HAL

2.1 2.2

SYARAT-SYARAT UMUM PEKERJAAN PERSIAPAN PEKERJAAN TANAH PEKERJAAN PASANGAN PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN DINDING PARTISI PEKERJAAN KAYU PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP PEKERJAAN KUSEN, DAUN PINTU, JENDELA, KACA, SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG PEKERJAAN LANGIT-LANGIT PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA PEKERJAAN RAILING PEKERJAAN WATERPROOFING PEKERJAAN KHUSUS PEKERJAAN LUAR BANGUNAN PEKERJAAN LOGAM PEKERJAAN JALAN, PARKIR DAN PEDESTRIAN PEKERJAAN LANSEKAP PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP PEKERJAAN PANEL TRANSPARAN KOMPOSITE DAN ATAP LAPANGAN DAN

2-1 2-4 2-8 2-13 2-22 2-26 2-29 2-32

2.3 2.4 2.5 2.6 2.7 2.8

2.9 2.10 2.11 2.12 2.13 2.14 2.15 2.16 2.17 2.18 2.19

2-43 2-45 2-51 2-52 2-57 2-65 2-66 2-68 2-71 2-76 2-77

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia KATA PENGANTAR

KATA PENGANTAR Laporan Final merupakan laporan terakhir yang harus diserahkan Pihak Konsultan,
sebagai Prasyarat yang harus dipenuhi berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan “ Perencanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS REPUBLIK INDONESIA “.

Laporan Final ini merupakan penyempurnaan dari draft final yang berisi ,
Dokumen Gambar Kerja dan Sekaligus dipergunakan untuk Dokumen Tender bidang Arsitektur, Struktur, Mekanikal-Elektrikal yang lengkap dengan ukuran dan detail serta informasi lain yang diperlukan untuk pelaksanaan , Dokumen RKS, Spesifikasi, Rencana Kegiatan dan Volume Pekerjaan (BQ) , Rencana Anggaran Biaya (RAB), Dokumen /laporan teknis perhitungan struktur, perhitungan ME, yang lebih terinci tentang Bangunan, MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta

Harapan kami adalah semoga Laporan Final ini dapat memenuhi persyaratan yang
diminta dan dipergunakan dalam Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia- Jakarta. Masukan dan Saran yang berguna bagi perbaikan laporan ini sangat kami harapkan.

Hormat kami Jakarta, Agustus 2010

PT.CIPTANUSA BUANA SENTOSA

i
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

10. Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. adalah Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa . Metoda Satu Sampul. 7. Panitia / Panitia Pengadaan. penawaran dinyatakan gugur. 4. 9. adalah kegiatan pengadaan barang/jasa yang dibiayai dengan APBN. melalui pendekatan kualitatif terhadap persyaratan administrasi dan teknis serta data-data kualifikasi kompetensi jasa usaha. adalah proses penilaian kompetensi dan kemampuan usaha serta pemenuhan persyaratan tertentu Iainnya setelah memasukkan penawaran. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.1. dengan membandingkan nilai penawaran serta kompetensi jasa usaha penyedia barang/jasa. adalah jaminan tertulis untuk Jaminan Penawaran maupun Jaminan Pelaksanaan yang dikeluarkan Bank Umum /lembaga keuangan lainnya yang diberikan oleh penyedia barang/jasa kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjamin terpenuhinya persyaratan/kewajiban penyedia barang/jasa. adalah badan usaha atau orang perseorangan termasuk koperasi yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa yang telah terdaftar sebagai peserta 1-1 PT. 8. 14. Penyedia Barang/Jasa. 12. Sistem Nilai (Scoring System). adalah pemilihan penyedia barang/jasa dengan cara terbuka untuk umum melalui metode pascakualifikasi. Pedoman dan Peraturan Perundang-undangan yang dipakai. kemudian membandingkan jumlah nilai dari setiap penawaran peserta dengan penawaran peserta lainnya. adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa. 2. Pelelangan Umum. Peserta Lelang. Pascakualifikasi. dan penawaran harga yang dimasukkan ke dalam 1 (satu) sampul tertutup kepada panitia/pejabat pengadaan. Sistem Gugur. Salah satu saja persyaratan administrasi/ teknis/ data kualifikasi perusahaan tidak dipenuhi. 3. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Bukti Otentik. Surat Jaminan. 5. teknis. adalah evaluasi penilaian penawaran dengan cara memberikan nilai angka tertentu pada setiap unsur yang dinilai berdasarkan kreteria dan nilai yang telah ditetapkan dalam dokumen pemilihan penyedia barang/jasa. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB I KETENTUAN UMUM Bagian Pertama Pengertian Istilah Pasal 1 1. adalah bukti asli atau rekaman sesuai asli yang dilegalisir oleh badan hukum/lembaga yang berwenang terhadap data-data perusahaan yang menjadi persyaratan dalam proses pelelangan sesuai ketentuan dalam Dokumen ini. Pejabat Pembuat Komitmen. 6. 13. adalah cara penilaian atau evaluasi terhadap penawaran yang masuk. adalah pejabat yang diangkat oleh Gubernur Lmhannas RI yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pembangunan MESS LEMHANNAS RI. 11. adalah tim yang diangkat oleh LEMHANNAS RI untuk melaksanakan pemilihan penyedia Barang/Jasa. Pengguna Anggaran adalah Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia selaku pejabat pemegang kewenangan penggunaan anggaran. adalah penyampaian dokumen penawaran yang terdiri dari persyaratan administrasi.

yang harus dibaca dan menjadi ketentuan mengikat dalam seluruh tahapan proses kegiatan pelelangan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Fakta Integritas. Isi Dokumen Pengadaan adalah: BAB I BAB II BAB III BAB IV : : : : Ketentuan umum Instruksi Umum kepada peserta lelang Instruksi Khusus kepada peserta lelang Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya (Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan) Syarat Umum Kontrak Syarat Khusus Kontrak Spesifikasi Teknis Daftar Analisa Harga Satuan dan Gambar Rencana Pekerjaan Formulir Isian Kualifikasi dan contoh-contoh surat BAB V : BAB VI : BAB VII : BAB VIII : Lampiran-Lampiran : 1. ISI DOKUMEN PENGADAAN 1.1 Dokumen Pengadaan adalah dokumen yang disiapkan oleh Panitia Pengadaan sebagai pedoman dalam proses pembuatan dan penyampaian penawaran oleh calon penyedia barang/jasa pemerintah serta pedoman evaluasi penawaran oleh panitia pengadaan. Surat Kuasa Direktur/Direksi. Panitia Pengadaan akan menanggapi setiap 1-2 PT. dan nepotisme (KKN) dalam pelaksanaan pengadaan barang/jasa. korupsi. serta menjadi satu kesatuan dengan addendum yang mungkin dikeluarkan dalam bab selanjutnya. PERSYARATAN ADMINISTRASI pelelangan di Panitia Pengadaan Barang/Jasa pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia 15.1.3 Dokumen Kualifikasi dan dokumen penawaran dimasukkan dalam satu amplop tertutup dan disampaikan kepada Panitia Pengadaan. adalah surat kuasa yang dikeluarkan Dirut/Direktur kepada orang yang termasuk dalam akta pendirian perusahaan untuk mewakili perusahaan sesuai ketentuan yang berlaku. Bagian Kedua Dokumen Pengadaan PasaI 2 1. 16. pelaksanaan pekerjaan sampai dengan Serah Terima Pekerjaan dilingkungan Lemhannas RI. 1.2 Dokumen Pengadaan disediakan bagi peserta lelang dan lampiran-lampiran yang tersedia harus diisi dan disampaikan bersama-sama dengan surat penawaran serta kelengkapan Iainnya sebagaimana ditentukan dalam Dokumen ini. adalah surat pernyataan yang ditandatangani oleh Panitia pengadaan yang berisi ikrar untuk mencegah dan tidak melakukan kolusi. KLARIFIKASI DOKUMEN PENGADAAN Peserta lelang yang memerlukan klarifikasi Dokumen Pengadaan dapat memintakan penjelasan kepada Panitia Pengadaan secara tertulis dengan alamat sekretariat pelelangan seperti tercantum dalam sampul dokumen ini.

9 2.1 Nama Paket 1. 3. panitia akan memberikan waktu secukupnya terhadap batas akhir pemasukan penawaran. 3. PROSEDUR PENGADAAN BARANG JASA Beberapa ketentuan umum tentang Prosedur Pengadaan Barang/Jasa di Lingkungan Lemhannas RI dengan pelelangan adalah sebagai berikut: 2. 3.1 Seluruh Peserta Lelang akan menanggung seluruh biaya-biaya yang diperlukan untuk pelaksanaan persiapan dan pemasukan penawarannya dan Pihak Pengguna/Kuasa Pengguna Anggaran. dalam menyiapkan penawaran mereka. PERSYARATAN ADMINISTRASI permohonan klarifikasi yang diterima 1 (satu) hari sebelum batas akhir pemasukan dokumen penawaran. Perat uran Menteri Pekerjaan Umum Nomor : 43/PRT/M/2007.1 Sebelum batas waktu pemasukan penawaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Panitia Pengadaan dalam hal apapun tidak akan bertanggung jawab atau 1-3 PT. khususnya jasa pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa kegiatan di lingkungan LEMHANNAS RI Tahun 2010 adalah sebagai berikut. ADDENDUM DOKUMEN PENGADAAN 3. UMUM 1.Jakarta Pusat Sumber Dana : APBN Tahun Anggaran : 2010 Penanggung Jawab Program : Lemhannas RI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN/PPTK : Yang Ditunjuk oleh Gebernur Lemhannas dengan SK Penyelenggara : Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhanas Republik Indonesia Dasar Hukum : Buku Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa Keppres 80 tahun 2003.5 1. Panitia pengadaan dapat mengubah Dokumen Pengadaan dengan mengeluarkan addendum.1.2 1.6 1. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. : 2. 1.3 1.3 Untuk memberi waktu yang cukup kepada calon penawar peserta lelang termasuk untuk memperhitungkan addendum.4 1.0 Pembangunan Mess Lemhannas Republik Indonesia Lokasi : Jalan Merdeka Selatan .2 Setiap addendum yang dikeluarkan merupakan bagian dari Dokumen Pengadaan dan dapat diterima oleh seluruh calon peserta lelang. Bagian Ketiga Penjelasan Umum Pelaksanaan Pengadaan PasaI 3 Pelaksanaan pengadaan barang/ jasa.

Hari : Hari kerja Tanggal : . JADWAL PELAKSANAAN PELELANGAN Pelaksanaan Pelelangan Umum akan dilakukan mulai dari Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen hingga Pengumuman Pemenang calon Penyedia Barang/ Jasa untuk masing masing pekerjaan. dengan rincian sebagai berikut: 3.Diluar hari dan jam yang ditetapkan. Metode pengadaan yang digunakan adalah dengan Pelelangan Umum..5 2.. Dokumen ini diterbitkan sebagai pedoman bagi para peserta Pengadaan Barang/ Jasa dalam pengisian formulir-formulir dan dokumen penawaran masing-masing paket pekerjaan guna memenuhi syarat-syarat Evaluasi dan Kualifikasi yang ditentukan oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa dengan tetap memenuhi prinsip-prinsip Efisien. Sistim evaluasi Penawaran terhadap pemenuhan persyaratan Administrasi adalah menggunakan Sistem Gugur. dengan jangka waktu pelaksanaan adalah yang ditentukan kemudian.SIUJK Asli.-) dan membawa / menunjukkan KTP Asli (bagi yang dikuasakan wajib menunjukkan KTP Asli yang menguasakan). Seluruh isi dokumen ini adalah bersifat mengikat.Pendaftaran langsung dilakukan oleh Direktur atau orang yang dikuasakan (tercantum dalam akte pendirian perusahaan) dengan membawa surat kuasa bermaterai cukup (Rp. tidak akan dilayani..2 2. 1-4 PT. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Terbuka dan Bersaing. s/d .Jakarta Pusat Catatan : Diluar hari dan jam yang ditetapkan.2 Pengambilan Dokumen Pengadaan. wib. Merdeka Selatan .Jakarta Pusat Catatan : .000. Penawaran yang memenuhi persyaratan administrasi. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Transparan Adil/Tidak Diskriminatif serta AKUNTABEL. s/d ….s/d … 2010 Jam : ….. Hari : Hari Kerja Tanggal : ….1..6 2. 2010 Jam : ….7 berkewajiban untuk mengganti biaya tersebut sebagai akibat dari pelaksanaan dan proses penawaran atau proses evaluasi penawaran. Sertifikat ISO 9001:2000. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. kecuali ada perubahan dan atau penambahan atas isi dokumen dan dicantumkan dalam sebuah Berita Acara Perubahan dan atau Penambahan Dokumen Pengadaan. Merdeka Selatan .s/d…. 3. 6. kecuali hari Jum’at hingga jam …. Ciptanusa Buana Sentosa . Sistem Kontrak Pengadaan Barang/ jasa adalah berdasarkan bentuk gabungan antara Kontrak Lump Sum dan kontrak harga satuan. Sistem kualifikasi Perusahaan untuk menilai kompetensi dan kemampuan badan usaha dilakukan dengan proses Pascakualifikasi. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. akan dilanjutkan dengan evaluasi teknis dengan menggunakan sistem nilai.4 2...membawa SBU Asli.3 2. Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. tidak akan dilayani...1 Pendaftaran Pelelangan. . Efektif. Akte Pendirian Perusahaan.

... Merdeka Selatan ...... Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl.......3 Aanwijzyng (Penjelasan Pekerjaan Teknis dan Administrasi) Hari : Hari Kerja Tanggal : .4 Dalam Rapat Penjelasan Umum.4 Peninjauan Lapangan Hari : Hari Kerja Tanggal : .1.. s/d . WIB s/d Selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl... 1-5 PT. RAPAT PENJELASAN UMUM 4.Jakarta Pusat Catatan : .......diluar hari/tanggal/jam (toleransi waktu diatur kemudian) batas akhir dianggap terlambat.Jakarta Pusat Catatan : ..diluar hari dan jam yang ditetapkan tidak akan dilayani batas akhir Pemasukan Penawaran adalah : Hari : Hari Kerja Kamis Tanggal : ..... 2010 Jam : ... 3.Jakarta Pusat 4..3 Rapat penjelasan Umum dihadiri oleh Direktur Perusahaan atau orang yang ditugaskan yang mengerti perihal teknis dan administrasi dengan membawa Surat Kuasa bermaterai dari Direktur/Direktur Utama Perusahaan.. 2010 Jam : . 2010 Jam : .. s/d Selesai Tempat : Lokasi di Komplek Lemhannas RI 3.1 Peserta Pengadaan disarankan hadir pada rapat Penjelasan Umum yang telah ditentukan sesuai dengan Jadwal yang tertera dalam pengumuman / dokumen ini.. s/d . Merdeka Selatan .2 Rapat Penjelasan Umum hanya dapat dihadiri oleh Perusahaan yang telah mendaftar sebagai peserta pengadaan barang/jasa di Lingkungan Lemhannas RI 4..5 Pembukaan Penawaran : Hari : Hari Kerja Tanggal : .. Ciptanusa Buana Sentosa . 2010 Jam : . Merdeka Selatan .. peserta pengadaan diberikan kesempatan untuk menanyakan persyaratan baik yang berkaitan dengan administrasi maupun teknis yang dirasa kurang jelas. WIB Tempat : Kantor Lemhannas RI Jl. 4.. 4. WIB s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.5 Pemasukan Penawaran Hari : Hari Kerja Tanggal : . 2010 Jam : ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..

Tidak membuat pernyataan yang tidak benar tentang kompetensi dan kemampuan usaha yang dimilikinya. 6.1. 12. Membuat pernyataan kebenaran atas dokumen yang disampaikan dan kesediaan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku apabila dokumen yang disampaikan terbukti tidak benar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dan laporan bulanan PPN. Tidak masuk dalam daftar hitam. kemampuan teknis dan manajerial untuk menyediakan barang/jasa. Pasal 5 Persyaratan-persyaratan yang lain dalam Pengadaan Barang/ Jasa ini adalah: 1-6 PT. peralatan dan fasilitas lain serta mampu menunjukkan bukti-bukti otentik. PERSYARATAN ADMINISTRASI 4. dibuktikan dengan melampirkan rekaman bukti tanda terima penyampaian Surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir. 8. kecuali penyedia barang/jasa yang baru berdiri kurang dari 3 (tiga) tahun. Pengalaman. Dalam waktu 4 (empat) tahun terakhir pernah memperoleh pekerjaan menyediakan barang/jasa baik di Iingkungan pemerintah maupun swasta termasuk pengalaman subkontrak. 11. modal.5 Hasil Rapat Penjelasan Umum akan dituangkan ke dalam Berita Acara (BA) Rapat Penjelasan Umum yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Dokumen Pengadaan Barang/Jasa. PPh 3 (tiga) bulan terakhir. Memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan untuk menjalankan usaha/kegiatan sebagai penyedia barang/jasa. Ciptanusa Buana Sentosa . kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan. 2. 5. Membuat/mengisi formulir FAKTA INTEGRITAS (pada saat pendaftaran lelang). 4. sewaktu-waktu dibutuhkan. Memenuhi kewajiban perpajakan tahun terakhir. 9. dan/atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana. Memiliki alamat tetap dan jelas serta dapat dijangkau dengan pos. 3. sesuai yang ditetapkan dalam dokumen ini (BAB III Instruksi Khusus Pada Peserta Lelang). Bagian Keempat Persyaratan Penyedia Barang/Jasa Pasal 4 Persyaratan Penyedia Barang/ Jasa untuk Pekerjaan Pembangunan Mess Lemhannas RI Pusat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut : 1. Memiliki keahlian. 7.6 Berita Acara Rapat Penjelasan Umum tersebut ditandatangani oleh Panitia Pengadaan Barang / Jasa dan sekurang-kurangnya oleh 2 (dua) wakil dari peserta pengadaan. 4. Tidak dalam pengawasan pengadilan. 13. Mampu menunjukkan asli segala kelengkapan kualifikasi seperti yang disyaratkan dalam dokumen ini. Memiliki sumber daya manusia. Secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak. 10. tidak pailit.

Penawarannya merupakan harga penawaran yang responsif serta mempergunakan semaksimal mungkin bahan produksi dalam negeri. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . 1-7 PT. dan yang sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau setara. Peserta Lelang telah terdaftar dalam proses Pendaftaran dan Pengambilan Dokumen Pengadaan sesuai paket pekerjaan yang diminati pada Jadwal yang ditetapkan. 4.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Dokumen penawaran yang disampaikan memenuhi butir-butir ketentuan lnstruksi Persyaratan Penawaran. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Peserta lelang memasukkan Dokumen Penawaran sesuai Jadwal yang ditetapkan.

3 3. Bea-bea.4 4. HARGA PENAWARAN 3.2 Jaminan Penawaran Asli 2. 2.1. Ciptanusa Buana Sentosa .6 Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan. Harga satuan yang dicantumkan peserta penawar adalah tetap selama masa pelaksanaan lelang dan kontrak.1 3.1 Surat Penawaran.8 Dokumen Kualifikasi Perusahaan (dalam bentuk bundel atau dijilid). 2. 2. kecuali apabila dinyatakan bahwa dapat disesuaikan selama masa pelaksanaan kontrak.4 Metode dan Teknologi Pelaksanaan. 2. 3. 2. 3.2 Kecuali dinyatakan lain dalam dokumen ini. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB II INSTRUKSI UMUM KEPADA PESERTA LELANG Bagian Pertama Penyiapan Penawaran Pasal 6 1. 2.7 Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada. MATERI DOKUMEN PENAWARAN Penawaran yang diserahkan peserta lelang harus terdiri dari hal-hal sebagai berikut : 2. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tidak akan membayar apabila dilaksanakan dan harus dianggap termasuk dalam harga satuan dan lainnya dalam daftar kuantitas.3 Daftar Kuantitas dan Analisa Harga Satuan. MATA UANG PENAWARAN Seluruh penawaran yang disampaikan adalah dengan menggunakan mata uang Indonesia (Rupiah) 1-8 PT. harga penawaran adalah harga untuk seluruh pekerjaan berdasarkan dafar harga satuan dan harga yang diserahkan oleh peserta lelang. BAHASA PENAWARAN Semua penawaran yang berkenaan dengan penawaran harus mempergunakan Bahasa Indonesia. sesuai syarat / ketentuan dalam dokumen ini. keuntungan dan Pajak Pertambahan Nilai (PPn 10%) sudah termasuk dalam harga penawaran total dalam dokumen penawaran.5 Diagram Jadwal Waktu Pelaksanaan. Peserta lelang harus mengisi harga satuan dan harga untuk semua mata pekerjaan yang tercantum kuantitasnya dalam daftar kuantitas. Apabila harga dicantumkan nol mata pekerjaan tertentu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 2.

6 PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Kantor Lemhannas RI Jl.000. kecuali Jaminan Penawaran dengan menggunakan tinta yang tidak dapat dihapus. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. penghapusan atau penambahan yang secara substansi dapat merubah isi penawaran. 7.5 6. Apabila terdapat perbedaan antara dokumen asli dan rekaman.1.3 Tidak mencantumkan nama paket pekerjaan.5 Tidak mencantumkan jangka waktu pelaksanaan.1 Peserta lelang harus menyiapkan satu dokumen penawaran asli dan dijilid serta satu dokumen isian kualifikasi asli dan dijilid secara terpisah yang merupakan bagian dari penawaran dan diberi tanda secara jelas “ASLI”. BENTUK PENAWARAN 6.1 diatas merupakan penawaran tunggal atau bukan penawaran alternatif. harus distempel dengan Materai Rp. maka asli yang berlaku.4 Tidak mencantumkan masa berlaku penawaran. 7. 6. MASA BERLAKU PENAWARAN Penawaran harus tetap berlaku sepanjang waktu yang ditetapkan dalam dokumen ini. 7.2 6.7 6. 7.1 Surat penawaran tidak ditandatangani oleh yang berhak sesuai ketentuan pada Bab I pasal 4 butir ke 4. Disamping itu peserta/penawar juga melampirkan masing-masing 2 (dua) dokumen rekaman dan dijilid serta diberi tanda secara jelas “REKAMAN”. Penawaran asli dan semua rekamannya ditujukan kepada: 6. Seluruh isi dokumen penawaran harus diketik pada kertas kop perusahaan.dan harus ditandatangani oleh Direktur Utama/pimpinan perusahaan atau pihak lain yang disertai Surat Kuasa Direksi yang dilegasisasi oleh Notaris.2 Surat Penawaran tidak ditujukan kepada Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI.4 6.8 Penawaran tidak boleh terdapat coretan. 7.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Segala isi sampul penawaran menjadi tanggung jawab perusahaan penawar.3 6. 6. Surat Penawaran dan semua lampirannya harus dibuat pada kertas berukuran F4. Ciptanusa Buana Sentosa . 1-9 PT. Surat Penawaran dan dokumen-dokumen lain yang mensyaratkan. Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 6. Penawaran yang dimaksud pada butir 6. SURAT PENAWARAN TIDAK SAH Surat Penawaran tidak sah apabila (salah satu atau lebih) : 7.

7. Dokumen penawaran dimasukkan ke dalam sampul tertutup berwarna coklat. dan cap perusahaan. yaitu: a). 7. PENYAMPULAN PENAWARAN 8.2.11 Terdapat coretan. 7.000.-).6 Tidak dibubuhi materai sebagaimana disyaratkan atau tidak bermaterai cukup (Rp. 8. 8. Pada sampul luar/ sampul penutup bagian depan hanya dicantumkan alamat tujuan yaitu Kepada Panitia Pengadaan Barang/ Jasa yang mengadakan proses pelelangan dengan alamat sesuai tempat pemasukan penawaran serta kata-kata “dokumen penawaran pengadaan barang/jasa yang mencantumkan : nama paket.10 PT. 6. baik dengan angka maupun dengan huruf. b). Sampul I tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. seperti contoh format dibawah ini: CONTOH SAMPUL SURAT PENAWARAN BAGIAN DEPAN 1 . berukuran F4 (folio). PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. bulan. tahun dan jam pemasukan).8 Tidak bertanggal.7 Materai tidak bertanggal dan tidak terkena tandatangan.10 Besarnya biaya/harga penawar tidak jelas.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. hari. Sampul II tersebut direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian.9 Harga yang tercantum dalam angka tidak sama atau tidak sesuai dengan yang tercantum dengan huruf. 7. penghapusan atau penambahan secara substansi dapat merubah penawaran. 7. Sampul I ( Dokumen Administrasi dan Teknis ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Ciptanusa Buana Sentosa .1 Peserta Lelang harus memasukkan dokumen penawaran dengan sistem 2 (dua) sampul.3. tanggal. tahun. c). Sampul II ( Dokumen biaya ) terdiri dari 1 (satu) asli dan 2 (dua) copy/rekaman. Sampul I dan sampul II dimasukkan kedalam sampul luar/ sampul penutup kemudian direkat dan dilak untuk menjaga kerahasian. bulan. 8.

1 ....11 PT. SISTIM PENYAMPAIAN PENAWARAN 9.2 Apabila Dokumen Penawaran disampaikan melalui Pos. 9...Merdeka Selatan RI : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (………………………) (diisi Panitia/Petugas) : (…… WIB) (diisi Panitia/Petugas) : . Ciptanusa Buana Sentosa ... (Paraf Panitia/Petugas) Kepada Yth. disesuaikan kode kotak penawaran.1 Setelah butir 8...1. 9. Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 diJAKARTA 8.Bengkulu serta catatan nama serta tanggal dan jam penerimaan.. Pada sampul luar bagian belakang sampul penawaran dibubuhi lack atau disegel pada kelima sisi yang merupakan sambungan sampul (lihat contoh gambar).4. sampul pertama dimasukkan dalam satu sampul (sampul luar) yang mencantumkan Alamat Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI ....3 Panitia berhak memberi kode pada sampul penawaran yang disampaikan.. dihadapan peserta yang menyampaikan penawaran. Dokumen Penawaran dimasukkan langsung oleh wakil perusahaan ke tempat yang telah disediakan panitia.. Contoh sampul luar Dokumen Penawaran 9.2 ayat 8 Pasal ini diisi oleh panitia.. PERSYARATAN ADMINISTRASI DOKUMEN PENAWARAN Kegiatan Tempat Hari Tgl/Bln/Thn Diterima Pukul Paraf : Pembangunan Mess Lemhannas RI : Jl.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.... Gambar 1...

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

9.4 Ketentuan mengenai sampul penawaran diatas tidak bersifat mengikat (kecuali melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam butir 8.2 ayat 8 pasal ini), namun apabila tidak diikuti, maka segala resiko yang terjadi terhadap dokumen penawaran yang disampaikan menjadi tanggung jawab penawar. Hal-hal yang menyangkut penyimpangan terhadap sampul penawaran akan dicatat oleh petugas pemasukan penawaran dan ditandatangani oleh peserta yang memasukkan penawaran.

Bagian Kedua Kelengkapan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 7 Kelengkapan sampul dokumen penawaran adalah berisi dokumen penawaran dan dokumen isian kualifikasi kompetensi dan kemampuan usaha. Pasal 8 Kelengkapan DOKUMEN PENAWARAN, berisikan: 1. Seluruh peserta lelang diharuskan membuat surat Penawaran yang berisikan nilai penawaran untuk paket pekerjaan yang akan diikuti serta jangka waktu pelaksanaan yang akan dilakukan. Surat tersebut ditandatangani oleh Direktur Utama atau Kuasa yang ditetapkan diatas Materai dan bertanggal sesuai tanggal penawaran. Ketentuan lain-lain adalah: 1.1 Contoh Surat Penawaran sebagaimana tertera dalam Dokumen ini (Bentuk Surat Penawaran dan Lampirannya); 1.2 Besaran Nilai Penawaran tercantum dalam angka dan huruf; 1.3 Masa berlaku Surat Penawaran adalah tidak kurang dan 30 (tiga puluh) hari; 1.4 Jangka waktu pelaksanaan tertulis dalam Angka dan Huruf, dan tidak boleh melebihi sesuai yang disyaratkan dan menjadi ketetapan masing-masing paket pekerjaan. 2. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Jaminan Penawaran Asli dengan ketentuan – ketentuan sebagai berikut : 2.1 Contoh Jaminan Penawaran tertera dalam Lampiran Dokumen ini; 2.2 Diterbitkan oleh Bank Umum Pemerintahdan akan diverifikasi oleh panitia (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat); 2.3 Masa berlaku Jaminan Penawaran adalah selama masa berlaku penawaran ditambah sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari kalender; 2.4 Nama Kegiatan, Pengguna Barang/ Jasa dan Penyedia Barang/Jasa yang dijamin harus sesuai; 2.5 Besaran nilai Jaminan Penawaran adalah tidak kurang 3% terhadap besar Nilai Penawaran; 3. Seluruh Penawaran harus disertai dengan Daftar Kuantitas Pekerjaan (Bill of Quantity) disertai Analisa Harga Satuan untuk masing-masing jenis sub pekerjaan dengan ketentuan sebagai berikut : Lembaran isian untuk Daftar Kuantitas tertera dalam bagian Dokumen Pengadaan ini, dan Analisa Harga Satuan dibuat oleh masing-masing kontraktor
1 - 12
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

4. Seluruh Penawaran harus disertai Metode Pelaksanaan dan Jadwal Waktu Pelaksanaan Pekerjaan yang bersangkutan, dengan ketentuan sebagai berikut : 4.1 Metode Pelaksanaan sekurang-kurangnya memuat tata cara pelaksanaan pekerjaan mulai dari tata cara Persiapan hingga tahap akhir; 4.2 Jadwal pelaksanaan disusun dalam bentuk diagram balok dan atau Kurva S, dengan masa pelaksanaan sesuai dengan yang tertera dalam Surat Penawaran; Pasal 9 Kelengkapan DOKUMEN KUALIFIKASI, berisikan : 1. Isian Formulir Kualifikasi Asli yang bermaterai Rp. 6000,- dan bertandatangan sesuai penandatangan surat penawaran, meliputi : 1.1 Form isian data adiministrasi 1.2 Form isian Ijin Usaha 1.3 Form isian landasan Hukum Pendirian Perusahaan 1.4 Form Isian Kepengurusan Perusahaan 1.5 Form isian data keuangan - Susunan Kepemilikan Saham - Pajak-pajak - Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 200)} 1.6 Form isian data personalia (teknis dan administrasi) dilengkapi dengan struktur organisasi dengan melampirkan ijasah terakhir dan daftar riwayat Pekerjaan, Surat Keterangan Keahlian/Ketrampilan dari LPJK, yang akan diverifikasi melalui website LPJK 1.7 Form isian daftar peralatan 1.8 Form isian data pengalaman pekerjaan 1.9 Form isian data pekerjaan yang sedang dilaksanakan 1.10 Membuat SKK dan SKP 1.11 Form isian Modal Kerja/Dukungan bank, 2. Foto copy akte pendirian perusahaan dan akte perubahan terakhir (bila ada perubahan). 3. Foto copy Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK) yang berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. 4. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Arsitektur ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 5. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Sipil ( Sub Bidang/Bagian Sub Bidang) ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 6. Foto copy SBU (Sertifikat Badan Usaha) Bidang Mekanikal ; a. asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pembukaan penawaran. Untuk menunjukkan ke-aslian SBU panitia akan melakukan pengecekan langsung pada website LPJK 7. Foto Copy Sertifikat ISO 9001:2000 ISO 14001; OHSAS 18001 dan atau SMK3 yang dikeluarkan oleh Lembaga Resmi dan bukti hasil audit tahun 2008 ( minimal 2 sertifikat )
1 - 13
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI

8. Foto copy Kartu Tanda Anggota GAPENSI/GAPEKNAS/Asosiasi lainnya yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 9. Foto copy Kartu NPWP (Nomor Poko Wajib Pajak), asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia lelang waktu pendaftaran. 10. Foto copy Surat Izin Tempat Usaha (SITU) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 11. Foto copy Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang masih berlaku, asli dibawa dan ditunjukan kepada panitia pada waktu pendaftaran. 12. Foto copy Surat Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak (PK) yang dikeluarkan oleh Kantor Pelayanan Pajak. 13. Referensi Bank dari Bank Umum Pemerintah. 14. Foto copy Jaminan Penawaran dari Bank Umum Pemerintah sebesar minimal 3 % dari harga penawaran, yang asli diserahkan kepada panitia. 15. Surat Pernyataan Tunduk pada Panitia Pelelangan beserta ketentuan dan peraturannya diatas materai Rp. 6000,16. Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Sipil atau Anggota TNI/Polri diatas materai Rp. 6000,17. Tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak pailit, kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan, dan atau direksi yang bertindak untuk dan atas nama perusahaan tidak sedang dalam menjalani sanksi pidana, dengan dinyatakan dalam surat pernyataan bermaterai Rp. 6000,18. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bermaterai bukan penyedia barang/jasa yang masuk dalam daftar hitam perusahaan; 19. Dalam hal penyedia jasa akan melakukan kemitraan, penyedia barang/jasa wajib mempunyai perjanjian kerjasama operasi/kemitraan yang memuat persentase kemitraan dan perusahaan yang mewakili kemitraan tersebut. 20. Foto copy (SPT/PPh) tahun terakhir serta Fotokopi laporan bulanan PPh pasal 25, pasal 21, dan PPn minimal 3 (tiga) bulan terakhir tahun 2009 & Surat Keterangan Fiskal dari Direktorat Jendral Pajak tahun terakhir. 21. Melampirkan Surat Pernyataan Asli bematerai kebenaran atas dokumen yang disampaikan; 22. Melampirkan Rekening Koran 3 Bulan terakhir tahun 2009 ( Rekaman yang dilegalisir Bank yang mengeluarkan ). Bagian Ketiga Pemasukan Sampul Dokumen Penawaran Pasal 10 1. Pemasukan sampul penawaran dilakukan pada hari, jam dan tempat yang telah ditetapkan dalam Jadwal pelelangan; 2. Panitia berhak memberikan kode pada muka sampul dokumen penawaran disesuaikan dengan jenis pekerjaan dan kode kotak pemasukan penawaran; 3. Pemasukan penawaran dilakukan dengan membawa bukti asli pendaftaran / bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan ditunjukkan kepada Petugas Pemasukan Penawaran; 4. Penawaran yang dikirim melalui pos, hanya diterima dalam Jadwal yang ditetapkan, serta dicatat waktu pemasukannya dalam bukti pengiriman untuk yang melalui pos tercatat;

1 - 14
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Penawaran yang terlambat akan dicatat dan dikembalikan dalam keadaan tidak dibuka. Panitia berhak penuh menolak pemasukan sampul dokumen penawaran perusahaan yang belum terdaftar dalam proses pendaftaran. Pasal 13 1. dengan membuat berita acara. Penawar dapat mengundurkan diri selama masa pemasukan penawaran dengan mengajukan surat pengunduran diri disertai bukti asli pendaftaran dan bukti pengambilan Dokumen Pengadaan dan diserahkan kepada Panitia. Peserta yang telah memasukkan penawaran dan kemudian mengundurkan diri sebelum acara pembukaan dimulai. serta dinyatakan gugur. tanpa toleransi dari batas waktu akhir.15 PT.1. 2. 4. 3. maka dokumen penawaran akan dikembalikan tanpa dibuka pada saat sebelum pembukaan penawaran atau belum melewati batas toleransi pemasukan penawaran. Pasal 14 Penutupan pemasukan penawaran serta pencatatan penawaran terlambat akan dituangkan dalam sebuah Berita Acara. 2. Panitia berhak menolak penawaran yang terlambat. serta segala kerugian yang diakibatkan menjadi tanggung jawab penawar bersangkutan. Setiap pemasukan sampul dokumen penawaran yang diterima oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa sesudah batas akhir toleransi pemasukan penawaran dinyatakan terlambat. Ciptanusa Buana Sentosa . 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 5. disesuaikan sistem Waktu Bagian Barat Indonesia (WIB). Penawaran terlambat yang disampaikan melalui Pos. 2. Penetapan batas akhir toleransi pemasukan penawaran rnenjadi kewenangan penuh Panitia Pengadaan. akan diberitahu kepada peserta untuk pengambilan kembali dokumen penawaran. Panitia Pengadaan dapat mengundurkan batas akhir pemasukan penawaran dengan mengeluarkan addendum dokumen pengadaan dan peserta lelang akan mengikuti batas akhir tersebut. Pasal 11 1. Bagian Keempat Pembukaan dan Pembacaan Penawaran Pasal 15 1 . Pasal 12 1 Batas akhir penyampaian penawaran adalah batas akhir Jadwal yang ditetapkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Peserta lelang tidak boleh mengubah sebagian/menambah dokumen penawaran setelah masa pemasukan berakhir.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 1 . Pembukaan penawaran sampul II (dokumen penawaran biaya) yang akan dibuka. Panitia / Petugas akan membuka sampul penawaran di hadapan para Peserta Lelang. 4. kemudian membacakannya dengan jelas dihadapan para peserta lelang. dibacakan oleh Panitia pada saat pembukaan. Pembukaan Dokumen Penawaran dilakukan Panitia setelah menyatakan dihadapan para peserta pengadan bahwa saat pemasukan dokumen penawaran telah ditutup. Setelah Pemasukan Dokumen Penawaran ditutup. hanya 3 (tiga) peserta dengan nilai teknis tertinggi dan lulus passing grade yang disyaratkan. 12. cukup dicatat ada/tidaknya secara keseluruhan serta dihitung jumlah lembar dalam satu bundel/jilid dokumen asli tersebut serta ditulis pada muka sampul yang ditandatangani oleh saksi-saksi.1. selain itu diharapkan wakil perusahaan tersebut adalah orang yang hadir pada acara Penjelasan Umum (Aanwijzing). yang ditandatangani oleh seluruh Anggota Panitia yang hadir serta 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan sebagai saksi. Hasil Pembukaan Dokumen Penawaran dituangkan kedalam Berita Acara Pembukaan Dokumen Penawaran dan pemeriksaan Data Administrasi. Dokumen Penawaran yang telah dibuka sampulnya dan telah dilakukan pemeriksaan kelengkapan data administrasi kemudian diparaf oleh Panitia dan sekurang-kurangnya 2 (dua) wakil peserta yang disepakati oleh peserta undangan yang hadir. 3. kecuali untuk penawaran yang jenis paket yang ditawar tidak sesuai. 2. Pembukaan penawaran Sampul I (dokumen Administrasi dan Teknis ) dilakukan pada hari terakhir pemasukan dokumen penawaran dan di tempat yang telah ditentukan Panitia. Apabila jumlah sampul penawaran kurang dari 3 (tiga) maka dilakukan pemasukan penawaran ulang dengan mengundang calon peserta baru termasuk yang sudah memasukan penawaran. 9. Dokumen Penawaran tidak dapat lagi diterima setelah lewat batas toleransi waktu pemasukan. Pembukaan dan pembacaan isi sampul penawaran tidak bersifat menggugurkan. 11. 13. Panitia Pengadaan dapat menunjuk dua orang saksi selain anggota panitia pengadaan (atas persetujuan Pimpinan Proyek). Apabila tidak terdapat dua orang saksi dari penawar. 8. Peserta Pengadaan yang mewakili Direktur Perusahaan harus membawa surat pernyataan tugas sebagai wakil perusahaan yang ditandatangani oleh Pemimpin Perusahaan. 14. 5. setelah dinyatakan ditutup oleh Panitia dihadapan para peserta pengadaan. 7. 10. tidak termasuk yang mengundurkan diri dan menghitung jumlah sampul penawaran serta memeriksa kelengkapan administrasi sesuai yang dipersyaratkan dalam dokumen ini disaksikan oleh 2 (dua) orang wakil peserta pengadaan. Sebelum penawaran dibuka.16 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 6. perubahan atau susulan pemberian bahan dan penjelasan secara lisan atau secara tertulis atas dokumen penawaran yang telah disampaikan tidak dapat diterima. Pasal 16 Khusus dokumen kualifikasi. ditunjuk dua orang wakil Penawar yang dipilih oleh peserta lelang untuk bertindak sebagai saksi. Semua harga dan dokumen-dokumen Iainnya yang diperlukan serta perubahan dalam penawaran atau mengundurkan diri.

3. Perbaikan kesalahan aritmatik dengan ketentuan harga satuan penawaran tidak boleh diubah. Ciptanusa Buana Sentosa . serta kuantitas sesuai dengan yang tertera dalam Dokumen Pengadaan ini.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.4 Nyata-nyata memenuhi ketentuan-ketentuan dari Dokumen Pengadaan ini. 1. Pasal 19 1 Sebelum evaluasi yang lebih rinci atas penawaran-penawaran. 3.2 Telah dibubuhi materai cukup dan ditandatangani sebagaimana mestinya 1. Panitia Pengadaan akan memutuskan apakah setiap penawaran : 1. Peserta Lelang yang mengundurkan diri setelah dilakukan pembukaan penawaran. 2.3 Disertai dengan jaminan yang diperlukan 1. Evaluasi penawaran teknis bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Kesalahan aritmatik akan diperbaiki oleh panitia pengadaan apabila terdapat perbedaan antara harga satuan dan total jumlah dalam baris sebagaimana hasil perkalian harga satuan dengan volume. sesuai ketentuan yang berlaku. Informasi yang berhubungan dengan evaluasi.17 PT. klarifikasi dan perbandingan penawaran serta rekomendasi pemenang lelang tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penawaran yang ditentukan memenuhi syarat akan diperiksa oleh Panitia Pengadaan terhadap ada atau tidaknya kesalahan aritmatik.1. Seluruh penawaran akan dilakukan evaluasi terhadap ketentuan-ketentuan lain seperti yang tercantum pada Bagian Kedua pasal 7. maka penawaran akan dinyatakan gugur dan tidak dilanjutkan proses evaluasi.1 Berasal dari peserta Pelelangan yang telah mendaftar. maka jaminan penawaran bersangkutan menjadi hak Panitia Pengadaan untuk menyimpan dan mencairkan. Panitia Pengadaan segera membuat berita acara pembukaan penawaran yang memuat perincian hal-hal yang terjadi dalam pelaksanaan dan keterangan lain yang berkaitan. 2. pasal 8 dan pasal 9 Bab ini. sampai keputusan pemenang diumumkan. Pasal 21 1. Pasal 20 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 17 1. Bila ketentuan pada ayat 1 pasal ini tidak dipenuhi. Bagian Kelima Evaluasi Dokumen Penawaran Pasal 18 1. 2 1 . 2. Setiap usaha peserta lelang untuk mencampuri proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/Jasa akan mengakibatkan digugurkannya penawaran yang bersangkutan.

4. Penilaian kualifikasi aspek administrasi menggunakan sistem gugur apabila syarat/kemampuan pada bagian kedua pasal 7. Ciptanusa Buana Sentosa . Ketentuan-ketentuan yang disebut pada ayat 1 pasal ini bersifat menggugurkan apabila tidak dipenuhi. Informasi yang berhubungan dengan kualifikasi dan klarifikasi serta rekomendasi pemenang Pengadaan Barang/Jasa tidak dapat diberitahukan kepada peserta atau orang lain yang tidak secara resmi berkepentingan dengan proses tersebut. Penilaian kualifikasi meliputi aspek administrasi. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis 3. sampai keputusan pemenang diumumkan. pasal 8 dan pasal 9 bab ini tidak dipenuhi.18 PT. Sistem Evaluasi Administrasi menggunakan Sistem Gugur. Tata cara perhitungan/penilaian ayat 4 pasal ini diatur pada bagian tersendiri bab ini. 3. Setiap usaha peserta lelang untuk mempengaruhi proses keputusan pemenang oleh Panitia Pengadaan Barang/ Jasa akan mengakibatkan ditolak/digugurkannnya penawaran yang bersangkutan. dan Teknis memakai sistem nilai. Bagian Ketujuh Sistim Evaluasi Pasal 24 1.1. Evaluasi kompetensi dan kemampuan badan usaha bersifat rahasia hingga saat penandatanganan kontrak. Pengalaman dan Kemampuan Teknis) 1 . Bagian Keenam Evaluasi Dokumen Kualifikasi Pasal 22 1. Penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini akan dilakukan evaluasi dokumen kualifikasi. Penilaian kualifikasi aspek kemampuan keuangan. Penilaian kualifikasi dilakukan terhadap penawaran yang memenuhi syarat/ketentuan sesuai Dokumen Pengadaan ini. 3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2. Pasal 23 1. Bagian Kedelapan Tata Cara Penilaian Kualitas Teknis (Kualifikasi Keuangan. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. pengalaman pekerjaan dan kemampuan teknis menggunakan sistem evaluasi nilai 5. kemampuan keuangan. 2.

Dukungan Bank/ DB (Nilai maksimum 2. Sistem Penilaian meliputi 3 (tiga unsur) yaitu : 3. Bila DB < 0. PENGALAMAN PEKERJAAN Penilaian tehadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap pengalaman yang pernah dikerjakan selama 7 (tujuh) tahun terakhir.2.19 PT.5 X diberikan nilai 0 2. 2. apabila ada sebagian atau seluruhnya tidak dilengkapi dalam dokumen kualifikasi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat administrasi.1 X b. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya sama mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. a. Bila DB ≥ 0.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. Penilaian Maksimum Pengalaman adalah 25.3. 1 . maka : (Neraca Keuangan) untuk SKK ≥ X diberikan nilai 100% terhadap nilai maksimum 0. Ciptanusa Buana Sentosa .5. Sisa Kemampuan Paket tidak boleh lebih dari: Untuk usaha besar : 8 Paket atau 1. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 25 1. KUALIFIKASI KEMAMPUAN KEUANGAN 2.1.1 X diberi nilai 100 % dari nilai maksimal diberi nilai 100 % dari nilai maksimal 3.5) Dukungan keuangan yang dikeluarkan oleh Bank Umum Pemerintah yang besarnya minimum 10% dari nilai paket. Penilaian Keuangan (Nilai Maksimum 10) Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi perhitungan Sisa Kemampuan Keuangan (SKK) Penilaian maksimum SKK adalah 7.1. Bidang Pekerjaan (Nilai maksimum 10) a. Penilaian . Pengalaman pekerjaan yang dinilai disertai bukti penyelesaian pekerjaan dengan baik oleh pengguna jasa. KUALIFIKASI ADMINISTRASI Penilaian Administrasi menggunakan Sistem Gugur.2 X ≤ SKK < X diberikan nilai 50% terhadap nilai maksimum SKK < 0. Rincian penilaian adalah : Untuk Nilai Paket (NP) sebesar X.2 N 2.

2 m3. Pengalaman Pekerjaan ≥ X. minimal 2 buah Stamper. PERSYARATAN ADMINISTRASI b. Status Badan Usaha dalam pelaksanaan pekerjaan (nilai maksimum 5) a. minimal 1 buah Untuk kepemilikan peralatan dinilai sebagai berikut: Milik sendiri dengan bukti. minimal 1 buah Winget kapasitas 1.1. Penilaian Personil (nilai maksimum 5) 1 . Penilaian maksimum kemampuatn teknis adalah 65 Penilaian kemampuan teknis meliputi : 4. Besaran Nilai Kontrak Pengalaman Pekerjaan (Nilai Maksimum 10) Rincian bobot nilai pengalaman pekerjaan terhadap besaran nilai paket pekerjaan (X) adalah sebagai berikut : a.2. KEMAMPUAN TEKNIS Penilaian terhadap data-data isian formulir kualifikasi terhadap peralatan dan personil yang dimiliki. dinilai 50% terhadap sub nilai maksimum Milik sendiri.5 X mendapat nilai 0) 3. mendapat bobot nilai 30% terhadap nilai maksimum. Pengaalaman Pekerjaan (0. minimal 1 buah Genset kapasitas 50 Kva. Pekerjaan yang Bidang sama dan sub Bidangnya berbeda mendapat bobot nilai 50% terhadap nilai maksimum. 0.5 X ≤ Pengalaman Pekerjaan < X. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum.2. foto perlatan terakhir dengan tanggal foto yang tertera. Sebagai kontraktor utama. Sebagai sub kontraktor atau anggota Joint Operation.3. mendapat bobot 50% terhadap nilai maksimum.20 PT. mendapat bobot nilai 100% terhadap nilai maksimum. b. c. minimal 1 buah Fibrator pengecoran. 3. dan alamat Gudang peralatan. Peralatan minimal yang harus dimiliki adalah : Tower Crane. b. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa beli dengan bukti. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. sewa beli dan sewa berjangka yang tidak disertai rekaman bukti dinilai 0 4.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. minimal 1 buah Pompa Air. Penilaian Peralatan (nilai maksimum 20) Kondisi alat yang dinilai hanya yang kondisinya tidak kurang dari 70% dan disertai dengan rekaman bukti kepemilikan. Pekerjaan yang Bidang dan Sub Bidangnya berbeda mendapat nilai 0.1. c. dinilai 100% terhadap sub nilai maksimum Sewa jangka panjang dengan bukti. minimal 1 buah Ordinary Truck/ Pick Up.

1. 2. Tenaga lulusan S-1Teknik Elektro/Mesin pengalaman 10 tahun . Tenaga lulusan S-1 Arsitektur pengalaman 10 tahun . STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya 12 orang. disertai bukti otentik ijazah dan sertifikat keahlian. CAD Operator/juru gambar (min STM) pengalaman 5 tahun. minimal 1 orang c. PERSYARATAN ADMINISTRASI Penilaian personil adalah personil minimal yang harus dimiliki. Tenaga lulusan S-1 Teknik Sipil pengalaman 10 tahun. Memiliki tenaga S-1 Teknik. hanya disertai bukti otentik ijazah. akan mengikat selama proses pelaksanaan pekerjaan apabila penyedia jasa ditunjuk sebagai pelaksana pekerjaan ini. dinilai 100% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Memiliki personil yang dibutuhkan dan tidak disertai bukti otentik atau rekaman ijazah. Tenaga Administrasi (D-3) pengalaman 3 tahun. Tenaga Teknik S-1 yang diusulkan. Jumlah total nilai kualifikasi perusahaan tidak boleh kurang dari total nilai ambang batas . Pelaksana Lapangan (min 4 orang STM sipil dan 2 orang STM mesin) pengalaman 5 tahun.21 PT. Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang kurang memenuh persyaratan substantiv dan atau menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 10%) dari nilai maksimum. Penilaian terhadap kualifikasi kompetensi dan kemampuan badan usaha seperti pada pasal 25 selanjutnya dijumlahkan sehingga menjadi nilai total kualifikasi perusahaan penawar peserta lelang. Ciptanusa Buana Sentosa . Penilaian Metode Pelaksanaan dan Jadwal Pelaksanaan (nilai maksimum 40) Membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan yang memenuh persyaratan substantiv dan menggambarkan penguasaan dalam menyelasaikan pekerjaan sesuai dengan rincian pekerjaan yang diminati (diberi nilai 100%) dari nilai maksimum. minimal 1 orang f. dinilai 50 % terhadap masing-masing sub nilai maksimum. dengan disertai bukti otentik ijazah yang bersangkutan. minimal 6 orang e.3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 4. Apabila tidak membuat metode pelaksanaan dan Jadwal pelaksanaan diberi nilai 0 Pasal 26 1. STM Sipil dan Mesin dan tenaga administrasi sekurangnya12 orang. 1 . dinilai 0% terhadap masing-masing sub nilai maksimum. Penggantian Tenaga teknik S-1 selama proses pelaksanaan harus mempunyai kualifikasi dan persayaratan yang sama dengan Tenaga Teknik yang diganti sudah mendapat rekomendasi Konsultan Supervisi dan disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. minimal 2 orang Perhitungan penilaian personil adalah sebagai berikut : Memiliki tenaga S-1 Teknik. minimal 1 orang d. Personil yang harus dimiliki adalah : a. minimal 1 orang b.

maka panitia melanjutkan Klarifikasi / Verifikasi dengan peserta peringkat kedua. ayat 2. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut dengan sanksi dimasukkan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun dan tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 2 (dua) tahun berikutnya. ayat 4 dan ayat 5 Pasal ini . 6.1. Panitia pengadaan berhak meminta kehadiran seluruh tenaga ahli yang akan ditugaskan dalam pelaksanaan pekerjaan. dan demikian seterusnya sampai diperoleh calon Penyedia Barang/Jasa yang memenuhi persyaratan Dokumen Pengadaan ini. Proses klarifikasi / verifikasi tidak dapat dihadiri oleh peserta lain. Ciptanusa Buana Sentosa . 8. 3. 4. Panitia Pengadaan dapat melakukan klarifikasi dan peserta lelang yang melakukan penawaran wajib memberi tanggapan klarifikasi atas dokumen yang disampaikan termasuk untuk kesalahan aritmatik. dan kepada perusahaan tersebut. PERSYARATAN ADMINISTRASI Total nilai ambang batas adalah 80 ( tujuh puluh ). Bila diperlukan panitia berhak mengambil tindakan pembuktian/verifikasi dengan melakukan konfirmasi kepada instansi terkait tentang keabsahan semua dokumen dan informasi data yang ada dalam formulir isian kualifikasi penyedia barang/jasa. Bagian Kesembilan Klarifikasi dan Verifikasi Data-data Dokumen Penawaran / Kualifikasi Pasal 27 1. ayat 3. perbandingan penawaran dan pemenuhan bukti-bukti asli/otentik. Calon tenaga ahli tersebut wajib hadir dengan membawa KTP dan Ijazah Asli sesuai dengan yang telah disampaikan salinannya pada dokumen penawaran. Apabila setelah Klarifikasi dan atau Verifikasi dengan peserta peringkat pertama dan peringkat pertama tersebut tidak dapat memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1. kualifikasi. Panitia Pengadaan berhak melakukan verifikasi lapangan atau peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang. evaluasi. Proses klarifikasi / verifikasi dilakukan Panitia Pengadaan kepada calon pemenang lelang sebelum diusulkan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Untuk menunjang pemeriksaan. Bagian Kesepuluh Perlakuan Terhadap Harga Tidak Wajar dan Harga Satuan Timpang Pasal 28 1 .22 PT. Panitia berhak membatalkan calon pemenang apabila ditemukan bukti-bukti bahwa calon pemenang telah melakukan penipuan/pemalsuan dan atau menyampaikan data yang tidak benar dalam proses pengadaan barang/jasa ini termasuk dalam hal setelah peninjauan langsung ke Perusahaan / tempat usaha calon pemenang lelang Panitia menemukan ketidaksesuaian antara data lapangan dengan dokumen yang disampaikan. 2. 7. 5. harga yang tidak wajar dan atau harga satuan timpang yang ditemukan oleh Panitia Pengadaan selama proses evaluasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Calon Pemenang Lelang dengan harga penawaran tidak wajar sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini harus bersedia menaikkan jaminan pelaksanaannya menjadi sebesar sebagaimana disebutkan pada ayat 1 pasal ini.2. serta memenuhi syarat ketentuan penawaran dan kualifikasi perusahaan dalam Dokumen Pengadaan ini.23 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1. atau 1 . Bagian Kesebelas Penetapan Pemenang Lelang Barang / Jasa Pasal 29 1. panitia akan mengajukan usul kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk menjatuhkan sanksi kepada peserta calon pemenang lelang yang melanggar peraturan tersebut berupa sanksi tidak boleh mengikuti kegiatan pengadaan barang/jasa pemerintah selama 1 (satu) tahun. 2. Klarifikasi/verikasi.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengambil keputusan salah satu dari alternatif berikut : 2. Harga Timpang adalah harga satuan yang Iebih besar terhadap nilai harga satuan dalam Harga Perkiraan Sendiri (HPS). Meminta panitia untuk melakukan evaluasi ulang atau klarifikasi/verifikasi ulang berdasarkan ketentuan dalam dokumen pengadaan. Kriteria pemenang adalah penawaran yang memiliki nilai tertinggi dari hasil evaluasi gabungan antara nilai Teknis dan harga setelah dilakukan Koreksi Aritmatik dan Klarifikasi terhadap harga-harga timpang jika diperlukan. Pasal 31 1. 4. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan ketentuan melebihi dari 110% HPS. 2.1 Menyetujui usulan panitia 2. Pasal 30 Panitia Pengadaan rnempunyai kewenangan untuk menerima atau menolak setiap penawaran dan membatalkan Proses Pengadaan Barang/Jasa serta menolak semua penawaran setiap saat sebelum penentuan pemenang pelelangan. Berdasarkan hasil Evaluasi.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Perlakuan terhadap Penawaran yang dinilai terlalu rendah atau tidak wajar akan dikenakan penambahan nilai jaminan pelaksanaan yang hanya diterbitkan oleh bank umum/Pemerintah menjadi sekurang-kurangnya 80% dikalikan Harga Penawaran bilamana ditunjuk sebagai pemenang lelang. 3. Pemenang yang dimaksud ayat 1 pasal ini adalah salah satu peserta yang terdaftar dalam proses pelelangan ini. Dalam hal calon pemenang lelang tidak bersedia menaikkan nilai jaminan pelaksanaannya maka Penawarannya digugurkan dan jaminan penawarannya disita untuk negara dan kepada perusahaan tersebut. 2. Setelah mempelajari usulan-usulan panitia. Panitia mengusulkan Pemenang pengadaan barang/jasa untuk setiap paket pekerjaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dengan menyertakan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk mengambil keputusan.

Bagian kedua belas Sanggahan Pasal 33 1. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam hal usulan panitia disetujui. Setelah dikeluarkannya Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). Apabila sanggahan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 di atas ditujukan kepada pihak yang tidak terkait pada proses pelelangan ini sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 diatas menjadi dasar yang kuat kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk tidak menjawabnya.1. 3. 5. 2. 6. selambat-lambatnya dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pengumuman pemenang lelang. Selama masa sanggah ternyata tidak ada sanggahan yang memberatkan terhadap proses pelelangan maka Panitia akan menuangkan dalam Berita Acara Selesai Masa Sanggah. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.3.4. Kepada peserta lelang yang berkeberatan atas penetapan pemenang lelang diberikan kesempatan untuk mengajukan sanggahan secara tertulis. PasaI 32 Pemenang lelang diumuSupervisian oleh panitia kepada peserta melalui papan pengumuman Dikantor Pusat Lemhannas RI selambat-Iambatnya 2 (dua) hari kerja setelah diterimanya Surat Penetapan Penyedia Barang/ Jasa (SPPBJ) dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila penyedia barang/jasa tidak puas terhadap jawaban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sebagaimana dimaksud dalam ayat 4 maka dapat mengajukan surat sanggahan banding. disertai bukti-bukti terjadinya penyimpangan.24 PT. Selambat-lambatnya 2 (dua) hari kerja setelah selesai masa sanggah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN akan menerbitkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ). 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib memberikan jawaban selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja sejak surat sanggahan diterima. 4. 1 . Menetapkan keputusan yang disepakati bersama untuk melakukan lelang ulang atau menetapkan pemenang pengadaan barang/jasa yang dituangkan dalam Berita Acara 2. Bagian Ketiga belas Penunjukan Pemenang dan Penandatanganan Kontrak Pasal 34 1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerbitkan Surat Penetapan Pemenang Pengadaan Barang/Jasa (SPPBJ) untuk tiap paket pekerjaan. maka kepada peserta yang kalah dalam pelelangan ini dapat mengambil Jaminan Penawarannya dengan membawa salinan Jaminan Penawaran dan identitas perusahaan. Sanggahan hanya disampaikan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas penetapan pemenang. Ketentuan atas jawaban surat sanggahan banding sesuai dengan yang diatur dalam peraturan dan ketentuan yang berlaku sebagai dasar hukum dokumen ini. 2.

pemenang lelang harus menyerahkan Jaminan Pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan disertai dengan Surat Pernyataan Kesanggupan 2. 2.4 Semua penawaran diatas pagu dana yang tersedia. Penyedia Barang/Jasa harus menanda tangani perjanjian (kontrak) secara bersama-sama dan berhadap-hadapan dengan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. disertai bukti setor 100% dari nilai Jaminan Pelaksanaan. Bagian Keempat belas Pengadaan Gagal Dan Pengadaan Ulang Pasal 37 1. Penyedia barang/jasa dilarang mengalihkan tanggung jawab sebagian pekerjaan utama dengan mensubkontrakkan kepada pihak lain dengan cara dan alasan apapun. Pasal 36 1. Kegagalan pemenang lelang untuk memenuhi ketentuan ayat 1 pasal ini. kecuali nilai penawaran yang tidak wajar.1. 4. Perjanjian / Dokumen Kontrak mencakup semua kesepakatan antara Pengguna dan Penyedia Barang Jasa. atau 1 . atau 1. Besaran Jaminan Pelaksanaan adalah tidak kurang dan 5% terhadap nilai penawaran yang menjadi nilai kontrak.3 Tidak ada penawaran yang memenuhi syarat yang ditentukan dalam dokumen pengadaan barang/jasa. merupakan dasar yang cukup untuk membatalkan pemenang Pengadaan Barang/ Jasa dan menyita jaminan penawarannya serta mengusulkan kepada yang berwenang untuk memasukkan kedalam daftar hitam perusahaan.2 Penyedia barang/jasa yang menyampaikan dokumen penawaran kurang dari 3 (tiga) peserta. PERSYARATAN ADMINISTRASI Pasal 35 1. 3. atau 1. Pengadaan dinyatakan gagal apabila : 1. atau 1. Jaminan Pelaksanaan dikeluarkan berupa Bank Garansi dari Bank Umum Pemerintàh (tidak termasuk Bank Perkreditan Rakyat). Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kalender setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan penyedia Barang/Jasa dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1 Penyedia barang/jasa yang tercantum dalam daftar calon peserta lelang kurang dari 3 (tiga).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menyiapkan draft perjanjian (kontrak) untuk ditanda tangani oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Pemenang Lelang selaku Penyedia Barang/Jasa. Dalam waktu selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari kerja setelah pemenang lelang menyerahkan Jaminan Pelaksanaan disertai Surat Pernyataan Kesanggupan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 3.25 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen tersebut disampaikan kepada Penyedia Barang/Jasa segera setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan pelaksanaan dan dalam waktu selambat-lambatnya 3 (tiga) hari kerja setelah diterimanya surat tersebut. dengan sanksi akan dimasukan kedalam daftar hitam.

Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1. dan 3 mengundurkan diri dan tidak bersedia ditunjuk.8 pada pasal ini dilakukan lelang ulang. maka dibentuk panitia pengadaan baru untuk melakukan proses lelang ulang. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses pemilihan langsung. atau 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru.1 dan/atau 1.1 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat lainnya 2 (dua). Panitia pengadaan baru dilarang mengikutsertakan peserta lelang yang terbukti terlibat KKN. teknis.9 pada pasal ini maka dilakukan sebagai berikut : 2.5. 2. pejabat yang berwenang memerintahkan pelelangan ulang dengan prosedur : 2.1 Mengundang peserta yang memenuhi syarat lainnya untuk menyampaikan penawaran harga yang baru apabila peserta lelang yang memenuhi syarat sama dengan atau lebih dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri). 2.3 dan atau 1. 2. atau 1.7 Semua calon pemenang lelang urutan 1. 2.3.2 dan/atau 1.4. maka : 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 1.4.26 PT. maka panitia mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon penyedia barang/jasa untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi.2 Apabila panitia pengadaan terbukti terlibat KKN. Apabila dalam lelang ulang pesertanya kurang dari 3 (tiga).3.9 Pengaduan masyarakat atas terjadinya KKN dalam pelaksanaan lelang ternyata benar. maka dilakukan lelang ulang dengan cara sebagai berikut : 2.5.dan 3 terbukti benar.6 Sanggahan dari peserta lelang atas terjadinya KKN dari calon pemenang lelang urutan 1.4 dan atau 1. 2.5 Sanggahan dari peserta lelang atas kesalahan prosedur yang tercantum dalam dokumen Pengadaan Barang/Jasa terbukti benar. dan biaya).1. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pengadaan Ulang Dalam hal pelelangan dinyatakan gagal. Pengadaan gagal yang disebabkan butir 1.4.1 Apabila panitia pengadaan tidak terbukti terlibat KKN.2 MengumuSupervisian kembali / mengundang peserta lelang yang baru dan lama yang memenuhi syarat untuk mengajukan penawarannya apabila peserta yang memenuhi syarat kurang dari 3 (tiga) peserta (tidak termasuk peserta yang mengundurkan diri).2.7 pada pasal ini. dengan cara mengumuSupervisian kembali dan mengundang calon peserta lelang yang baru selain calon peserta lelang yang telah masuk dalam daftar calon peserta lelang.1.6 dan 1.2. dengan cara mengundang ulang semua peserta lelang yang tercantum dalam daftar calon peserta untuk mengajukan penawaran ulang secara lengkap (administrasi. atau 1. 2. Panitia tidak akan mengundang peserta lelang umum yang terlibat KKN. teknis dan harga). Bilamana dianggap perlu panitia dapat pula melakukan lelang ulang dengan mengundang calon peserta lelang yang baru. Pengadaan ulang yang disebabkan oleh butir 1.5 pada pasal ini dilakukan lelang ulang.8 Pelaksanaan lelang umum tidak sesuai dengan ketentuan dokumen pengadaan barang/jasa atau prosedur yang berlaku. Pengadaan gagal yang disebabkan oleh butir 1. 1 . atau 1.3.

.. PERSYARATAN ADMINISTRASI 2.5.. akan diatur kemudian oleh panitia pengadaan dan dituangkan dalam bentuk Addendum Dokumen Pengadaan. Pasal 40 Hal-hal yang belum diatur dalam pasal-pasal Dokumen Pengadaan ini... ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka proses pemilihan dilanjutkan seperti pada proses penunjukan langsung.. 2.... Dalam hal pemenang lelang berasal dari daerah lain diluar wilayah Propinsi Bengkulu..1... Apabila terdapat perbedaan sebagaimana dimaksud pada ayat 1 pasal ini maka panitia pengadaan akan mengubah/menyesuaikan Berita Acara hasil Evaluasi dan kualifikasi penawaran menurut keputusan Direksi Lemhannas RI Bagian Kelima belas Ketentuan Penutup Pasal 39 1. 2010 Disahkan Oleh : PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Disiapkan oleh : PANITIA PENGADAAN BARANG/JASA PEMBANGUNAN MESS LEMHANNAS RI Ketua... Jakarta.2 Dalam hal peserta lelang yang memenuhi syarat hanya 1 (satu)... Kegagalan pemenang lelang memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam ayat 1 pasal ini menjadi dasar yang kuat untuk membatalkan Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.. apabila dianggap perlu oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN maka pemenang lelang tersebut wajib membuka rekening bank pada Lemhannas RI setelah menerima Surat Keputusan Penunjukan Penyedia Barang/Jasa.. Ciptanusa Buana Sentosa ……………………… 1 . Dalam hal terjadinya perbedaan pendapat dalam penetapan pemenang antara panitia pengadaan dan pengguna barang/ jasa... PT... Pasal 38 1... …………...27 . 2. maka keputusan Direksi Lemhannas RI adalah bersifat akhir dan dituangkan dalam suatu Berita Acara.

..1 6. pada : Hari/Tanggal : Hari Kerja..5... Ciptanusa Buana Sentosa ....... Penjelasan Dokumen Pengadaan akan dilaksanakan.1 Nama Pekerjaan Jumlah Data 3 : Pembangunan Mess Lemhannas RI : 1 Paket yang terdiri dari : ..Paket Pekerjaan Struktur dan Finishing.. 6.. Bab II Pasal 6 Ayat 2 Butir 2. Instruksi Urut Umum Kepada Peserta Lelang 1 2 1. 2010 Tanggal : . hari kalender.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. wib s/d selesai Tempat : ...... Jumlah dokumen penawaran yang harus disampaikan adalah 3 (tiga) buah........3 16. Pasal 4 ayat 1 3.Merdeka Selatan –Jakarta Pusat Memiliki Surat Ijin Usaha Jasa Konstruksi yang diterbitkan oleh pemerintah Provinsi dimana penyedia barang/jasa berdomisili Jangka waktu pelaksanaan pekerjaan : ... Pasal 25 Ayat 4.. 1....28 PT.... 2.. Mekanikal & Elektrikal Lokasi Pekerjaan : Jl.... Jakarta Besarnya jaminan penawaran adalah minimal 3 % dari Penawaran 5. yaitu 1 (satu) asli dan 2 (dua) rekaman..1..1 Bab I Pasal 4 4.2 1 . PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB III INSTRUKSI KHUSUS KEPADA PESERTA LELANG DAN DATA LELANG Acuan Ketentuan No.. …...

tanggal …….... Bab I Pasal 3 Ayat 3 Butir 3. wib.Merdeka Selatan – Jakarta Pusat 8.1.. 2010 Jam : …... 21. 2010. Pasal 29 ayat 1..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1 10.4 Pemasukan penawaran mulai hari ………tanggal …. cukup jelas..2 31.. dan batas akhir waktu pemasukan penawaran adalah hari ………….1 Pembukaan Penawaran. . 9.29 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Jam . Ciptanusa Buana Sentosa .. Alamat pemasukan dokumen penawaran adalah : Kantor Lemhannas RI Jl. . pada : Hari/Tangal : Hari Kerja . Jaminan Pelaksanaan sebesar 5% dari nilai kontrak yang diterbitkan oleh Bank Umum 1 . wib s/d selesai Tempat : Kantor Lemhannas RI Ketentuan Jaminan Pelaksanaan terhadap harga tidak wajar. 2010.

Panitia Pengadaan Barang/Jasa Pembangunan Mess Lemhannas RI di Jakarta Sehubungan dengan Dokumen Pengadaan Barang/Jasa termasuk Berita Acara Penjelasan Pekerjaan dan addendumnya Nomor : . PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB IV A.... BENTUK SURAT PENAWARAN DAN LAMPIRANNYA KOP PERUSAHAAN ………………... Foto copy bukti tanda terima penyampaian surat Pajak Tahunan (SPT) Pajak Penghasilan (PPh) tahun terakhir.. Daftar Kuantitas dan Harga........ Spesifikasi teknis yang memenuhi persyaratan 10. Di dalam penawaran ini sudah termasuk pengadaan bahan. 4... komposisi dan jumlah peralatan 9....… (…………………) hari kalender. Surat kuasa (jika diperlukan) asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. (diisi sesuai nama paket pekerjaan).. 6.. 8. 5. sebesar Rp...……… 2010 Nomor : Lampiran : 1 (satu) bundel Perihal : Surat Penawaran Harga Kepada : Yth. 1 .... 3. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 7.. terhitung sejak dikeluarkannya Surat Perintah Mulai Kerja. dengan jangka waktu pelaksanaan . asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... 2. Analisa Harga Satuan. dengan ini mengajukan penawaran untuk pekerjaan .. Kami mengerti bahwa Panitia Pengadaan tidak terikat dalam menyetujui penawaran yang terendah atau penawaran lain yang diterima.... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. Penawaran ini berlaku selama …. Metode Pelaksanaan dan spesifikasi teknis asli dengan 2 (dua) berkas rekaman.... asli dengan 2 (dua) berkas rekaman. tenaga kerja. (diisi dengan huruf terbilang yang jelas). Jenis..(diisi sesuai nomor dan tanggal Berita Acara). Sesuai dengan persyaratan yang diminta. ….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. …………………..1....... Surat jaminan penawaran... Jadwal Waktu Pelaksanaan. keuntungan dan semua jenis pajak yang dikenakan untuk melaksanakan pekerjaan tersebut di atas. dan foto copy setoran pajak (SSP) pasal 29.. (…………………) hari kalender sejak pembukaan penawaran atau waktu yang lebih panjang yang dapat kita setujui bersama dan penawaran itu akan tetap mengikat dan dapat diterima setiap waktu sebelum berakhirnya masa waktu tersebut.. kapasitas. dan kami akan tunduk pada ketentuan-ketentuan yang termuat dalam Dokumen Pengadaan. bersama ini kami lampirkan : 1. asli dengan 2 (dua) berkas rekaman... peralatan..30 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Daftar personil yang akan ditempatkan dalam pelaksanaan pekerjaan.....

000 (diberi tanggal) ______Nama jelas_____ (jabatan*) 1 . materai Rp.1. Tanda tangan. Bagian pekerjaan yang akan disubkontrakan bila ada 12. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI 11.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.31 PT. cap. Ciptanusa Buana Sentosa . Dokumen kualifikasi yang telah diisi lengkap Penawar.

BENTUK SURAT KUASA KOP PERUSAHAAN SURAT KUASA Nomor : ………………… Yang bertanda tangan di bawah ini. dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama Perusahaan berdasarkan Akte Notaris Nomor : ………………tanggal ………….(nama pekerjaan) beserta lampiran-lampirannya. Kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. beserta perubahannya atau yang berkedudukan di ………………(alamat perusahaan).) 1 . Penerima Kuasa Pemberi Kuasa Tanda tangan.32 PT... Nama Jabatan : …………………. Untuk dan atas nama pemberi kuasa diberi wewenang untuk menandatangani surat penawaran pelelangan pekerjaan …………. beserta perubahannya yang berkedudukan di ……………… (alamat perusahaan). Memberikan kuasa kepada : Nama Jabatan : …………………. materai (diberi tanggal) Tanda tangan ( …………………………) ( …………………………. : Direktur Utama CV/PT …………. ………………….. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI B.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.. : (nama perusahaan yang sama dengan tersebut di atas) yang diangkat berdasarkan Akte Notaris Nomor………………tanggal …………. cap. ………………..1.

KETENTUAN UMUM 1. 10) Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak. 2) Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. f. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah kepala kantor / satuan kerja / pemimpin proyek / pemimpin bagian proyek sebagai pemilik pekerjaan yang bertanggung jawab atas pengadaan barang/jasa dalam lingkungan kantor / satuan kerja / proyek / bagian proyek tertentu. c. Hari adalah hari kalender.33 PT. 8) Gambar-gambar. g. Nama. Panitia Pengadaan adalah tim yang diangkat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN / Pengguna Anggaran untuk melaksanakan pemilihan Penyedia Barang/Jasa. 9) Daftar Kuantitas dan Harga. DEFINISI 1. Pada umumnya direksi pekerjaan dijabat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. jabatan dan alamat PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tercantum dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak.1. yang terdiri dari : 1) Surat Perjanjian. Direksi Pekerjaan adalah pejabat atau orang yang ditentukan dalam Syarat-Syarat Khusus Kontrak untuk mengelola administrasi kontrak dan mengendalikan pekerjaan. a. 4) Dokumen Pengadaan dan Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). 5) Syarat-Syarat Khusus Kontrak. 6) Syarat-Syarat Umum Kontrak.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB V SYARAT-SYARAT UMUM KONTRAK A. b. Dokumen Kontrak adalah keseluruhan dokumen yang mengatur hubungan hukum antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan. 7) Spesifikasi Teknis. 1 . namun dapat dijabat oleh orang lain yang ditunjuk oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa adalah badan usaha yang kegiatan usahanya menyediakan layanan jasa. 3) Surat Penawaran. bulan adalah bulan kalender.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. d. Harga Kontrak adalah harga yang tercantum dalam Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa yang disesuaikan menurut ketentuan kontrak. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam Syarat-Syarat Umum Kontrak ini kata-kata dan ungkapan-ungkapan harus mempunyai arti seperti yang dimaksudkan atau didifinisikan disini. e.

Tanggal mulai kerja adalah tanggal mulai kerja Penyedia Barang/Jasa yang dinyatakan pada Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK). yang dikeluarkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. k. 3. dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. ASAL JASA 3. atau ditunjuk oleh lembaga arbitrase. 2.1. d.34 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI h. Arbiter adalah orang yang ditunjuk atas kesepatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa. c. Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa. 1 . b. Gambar-gambar. l.2. Daftar Kuantitas dan Harga. j. e. Daftar kuantitas dan harga adalah daftar kuantitas yang telah diisi harga satuan dan jumlah biaya keseluruhannya yang merupakan bagian dari penawaran. i. Dokumen lain yang tercantum dalam lampiran kontrak.1. Tanggal penyelesaian pekerjaan adalah tanggal penyerahan pertama pekerjaan. Konsiliator adalah orang yang ditunjuk atas kesepakatan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa untuk menyelesaikan perselisihan pada kesempatan kedua. PENERAPAN 2. Syarat-Syarat Umum Kontrak. Dokumen kontrak harus diinterprestasikan dalam urutan kekuatan hukum sebagai berikut : a. Jasa pemborongan untuk pekerjaan ini adalah merupakan layanan jasa dari Penyedia Barang/Jasa nasional yang berdomisili di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ciptanusa Buana Sentosa . i. atau ditunjuk oleh pengadilan negeri. h. Addendum Dokumen Pengadaan (bila ada). Tim Teknis / Konsultan Supervisi adalah tim yang ditunjuk oleh direksi pekerjaan yang bertugas untuk mengawasi pekerjaan.1. Surat Perjanjian. Syarat-Syarat Khusus Kontrak. Surat Penawaran. 2. n. Spesifikasi Teknis. j. Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. f. untuk memberikan putusan mengenai sengketa tertentu yang diserahkan penyelesaiannya melalui arbitrase. g. m. Perintah perubahan adalah perintah yang diberikan oleh direksi pekerjaan kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melakukan perubahan pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

1. hak cipta dan merek. hak cipta dan merek dalam pelaksanaan pekerjaan. Jaminan pelaksanaan dan jaminan uang muka diserahkan dalam bentuk jaminan bank kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. KESELAMATAN KERJA DAN ASURANSI 7. HAK PATEN. Ciptanusa Buana Sentosa . 7.1.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3. Penyedia Barang/Jasa tidak diperkenankan menggunakan dokumen kontrak dan informasi yang ada kaitannya Ketentuan-ketentuan pada syarat-syarat umum kontrak harus diterapkan secara luas tanpa melanggar ketentuan yang ada dalam dokumen kontrak keseluruhan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Penyedia Barang/Jasa wajib menyerahkan jaminan pelaksanaan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari kerja setelah diterbitkannya surat penunjukan Penyedia Barang/Jasa. JAMINAN 6. 4.35 PT. 6.1. Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas keselamatan kerja di lapangan sesuai dengan ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. maka menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa sepenuhnya dan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dibebaskan dari segala tuntutan atau klaim dari pihak ketiga atas pelanggaran hak paten.1.3. 5. Masa berlakunya jaminan pelaksanaan sekurang-kurangnya sejak tanggal penandatanganan kontrak sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan akhir pekerjaan. Apabila Penyedia Barang/Jasa menggunakan hak paten. Masa berlakunya jaminan uang muka sekurang-kurangnya sejak tanggal permohonan pembayaran uang muka sampai dengan 14 (empat belas) hari setelah tanggal penyerahan pertama pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. sebelum dilakukan penandatanganan kontrak. 1 . Besarnya jaminan pelaksanaan sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. Bagi Penyedia Barang/Jasa asing harus mempunyai kantor perwakilan di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bentuk jaminan menggunakan bentuk yang tercantum dalam Dokumen Pengadaan. PENGGUNAAN DOKUMEN KONTRAK DAN INFORMASI 4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar uang muka kepada Penyedia Barang/Jasa sejumlah tertentu sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 6.2. setelah Penyedia Barang/Jasa menyerahkan jaminan uang muka yang bernilai sekurang-kurangnya sama dengan jumlah uang muka.2. 6. HAK CIPTA DAN MEREK 5.

Pembayaran Termijn ke-4. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. 6). dan pajak. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 30%. Ganti rugi kepada Penyedia Barang/Jasa dituangkan dalam amandemen kontrak. Sistem pembayaran pekerjaan sesuai dengan ketentuan dalam syaratsyarat khusus kontrak. sebesar 25% dari nilai kontrak.1.2. Pembayaran harus dipotong denda (bila ada).36 PT. 9. dengan Berita Acara Pemeriksaan. setelah kemajuan pekerjaan mencapai 100%. Ganti rugi 1).1. 3). setelah kemajuan pekerjaan mencapai 70%. 7). 9. b. 1 .2. Kontrak pekerjaan ini dibiayai oleh APBN 2010 9.1. HARGA DAN SUMBER DANA 9. dengan Berita Acara Pemeriksaan. Rincian harga kontrak sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga. 5).2.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI 7. Cara Pembayaran a. apabila Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan disertai perhitungan dan data-data. 8. Penyedia Barang/Jasa dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah membayar kepada Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya dalam kurun waktu 14 (empat belas) hari sejak Penyedia Barang/Jasa telah mengajukan tagihan yang telah disetujui oleh direksi pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib meng-ansuransikan pekerjaan pembangunan sesuai nilai pekerjaan sebelum memulai pekerjaan dengan CAR Insurance (Contractor All Risk) melalui Asuransi Umum yang akan ditentukan pihak Lemhannas RI. 8. sebesar 65% dari nilai kontrak. sebesar 95% dari nilai kontrak. Pembayaran Termijn ke-2. Pembayaran ganti rugi dan kompensasi dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen. PEMBAYARAN 8.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembayaran Termijn ke-3. pembayaran retensi sebesar 5%. 2). setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan. 3). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membayar kepada Penyedia Barang/Jasa atas pelaksanaan pekerjaan berdasarkan ketentuan kontrak. 2). atau setelah 6 bulan dari serah terima tahap pertama. Ciptanusa Buana Sentosa . Pembayaran Termijn ke-1. 4). Pembayaran pekerjaan dengan termijn : 1). dengan Berita Acara Pemeriksaan.

dan dapat membatalkan pendelegasian tersebut setelah memberitahukan kepada Penyedia Barang/Jasa. Direksi pekerjaan dapat mendelegasikan sebagian tugas dan tanggungjawabnya kepada Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan SUPERVISI . DELEGASI 12. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .3. Menambah atau mengurangi kuantitas pekerjaan yang tercantum dalam kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat membentuk panitia peneliti pelaksanaan kontrak untuk membantu direksi pekerjaan. WEWENANG DAN KEPUTUSAN PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 10. Pekerjaan tambah tidak boleh melebihi 10% (sepuluh persen) dari nilai harga yang tercantum dalam kontrak awal. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bersama Penyedia Barang/Jasa dapat melakukan perubahan kontrak yang meliputi : a. Mengubah spesifikasi teknis dan gambar pekerjaan.37 PT. 11. 14.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus sudah menerbitkan SPMK selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak penandatanganan kontrak.1. 14. 14.2. SURAT PERINTAH MULAI KERJA (SPMK) 13. b. Dalam SPMK dicantumkan saat paling lambat dimulainya pelaksanaan kontrak yang akan dinyatakan Penyedia Barang/Jasa dalam pernyataan dimulainya pekerjaan.1. TIM TEKNIS / KONSULTAN SUPERVISI DAN PANITIA PENELITI PELAKSANAAN KONTRAK 11.1.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 10. c. 12. 13.2. Perintah perubahan pekerjaan dibuat oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa. Menambah atau mengurangi jenis pekerjaan/mata pembayaran. Ciptanusa Buana Sentosa .untuk melakukan pengawasan pelaksanaan pekerjaan mewakili direksi pekerjaan.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERUBAHAN KEGIATAN PEKERJAAN 14. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memutuskan hal-hal yang bersifat kontraktual antara PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan Penyedia Barang/Jasa dalam kapasitas sebagai pemilik pekerjaan. 13. 11. ditindaklanjuti 1 .1.

15. maka usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa merupakan harga satuan baru untuk perubahan pekerjaan yang bersangkutan.4. 15. 16. 15.5. 15. 14. 16.4. PERUBAHAN KUANTITAS DAN HARGA 16.2. jika dinilai wajar.38 PT. 15. maka harga satuan yang tercantum dalam daftrar kuantitas dan harga digunakan sebagai dasar untuk menghitung biaya perubahan. maka Penyedia Barang/Jasa harus menyerahkan analisa harga satuannya kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan usulan biaya untuk melaksanakan perintah perubahan. Hasil negosiasi dituangkan dalam berita acara sebagai dasar penyusunan amandemen kontrak.3. Apabila perintah perubahan sedemikian mendesak sehingga pembuatan usulan biaya serta negosiasinya akan menunda pekerjaan.6. dan apabila menurut pendapat direksi pekerjaan bahwa kuantitas pekerjaan tidak melebihi batas sesuai ketentuan Pasal 14. maka perintah perubahan tersebut harus dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Apabila diminta oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila diperlukan mata pembayaran baru.2. Apabila pekerjaan dalam perintah perubahan harga satuannya terdapat dalam daftar kuantitas dan harga.wajib menilai usulan biaya tersebut selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. Apabila harga satuan berubah atau pekerjaan dalam perintah perubahan tidak ada harga satuannya dalam daftar kuantitas dan harga.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN mengeluarkan perintah perubahan dengan mengubah harga kontrak berdasarkan harga perkiraan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI dengan negosiasi teknis dan harga dengan tetap mengacu pada ketentuan yang tercantum dalam kontrak. 15. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . maka harga satuan perubahan mata pembayaran utama tersebut disesuaikan dengan negosiasi. Penentuan harga satuan mata pembayaran baru dilakukan dengan negosiasi berdasarkan analisa harga satuan tersebut dan harga satuan dasar penawaran. 1 .1. 15. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. atau waktu pelaksanaan tidak mengakibatkan perubahan harga. Harga satuan dalam daftar kuantitas dan harga digunakan untuk membayar pekerjaan. Ciptanusa Buana Sentosa . Apabila kuantitas mata pembayaran utama yang akan dilaksanakan berubah lebih dari 10% (sepuluh persen) dari kuantitas awal. Apabila usulan biaya dari Penyedia Barang/Jasa dinilai tidak wajar. PEMBAYARAN UNTUK PERUBAHAN 15. 16.7.1.

Mengenakan denda keterlambatan. Membayar ganti rugi. Memberikan instruksi sesuai Jadwal. Membayar uang muka dan hasil pekerjaan. h. Hak dan kewajiban PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN : a. 18. c. Melakukan perubahan kontrak. b. 18. Amandemen bisa dibuat apabila disetujui oleh para pihak yang membuat kontrak tersebut. c.2. Ciptanusa Buana Sentosa .1. Menangguhkan pembayaran. Atas usulan perubahan harga dilakukan negosiasi dan dibuat berita acara hasil negosiasi. Amandemen kontrak harus dibuat bila terjadi perubahan kontrak.1. b. Prosedur amandemen kontrak dilakukan sebagai berikut : a. Menerima pembayaran ganti rugi / kompensasi (bila ada). c.39 PT. atau Penyedia Barang/Jasa mengusulkan perubahan kontrak. 1 . b. dan tanggungan yang timbul karena kesalahan. Menyerahkan seluruh atau sebagian pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. HAK DAN KEWAJIBAN PARA PIHAK 18. Perubahan Jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan.2. i. Penyedia Barang/Jasa harus memberikan tanggapan atas perintah perubahan dari PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan mengusulkan perubahan harga (bila ada) selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari. 17. melindungi dan membela Penyedia Barang/Jasa terhadap semua tuntutan hukum. Hak dan kewajiban Penyedia Barang/Jasa : a. Perubahan pekerjaan disebabkan oleh para pihak dalam kontrak sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam kontrak. d. g. Mengawasi dan memeriksa pekerjaan yang dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. b. Perubahan kontrak dapat terjadi apabila : a. Perubahan harga kontrak akibat adanya perubahan pekerjaan dan perubahan pelaksanaan pekerjaan. Menerima pembayaran uang muka dan hasil pekerjaan. Berdasarkan berita acara hasil negosiasi dibuat amandemen kontrak. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberikan perintah tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan perubahan kontrak. Meminta laporan-laporan secara periodik mengenai pelaksanaan pekerjaan yang dilakukan oleh Penyedia Barang/Jasa. e. f. PERSYARATAN ADMINISTRASI 17. tuntutan lainnya. d. c. kecerobohan dan pelanggaran kontrak yang dilakukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Melaksanakan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan Jadwal pelaksanaan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak.1. AMANDEMEN KONTRAK 17.

Penggunaan atau penguasaan lapangan dalam rangka pelaksanaan pekerjaan yang tidak dapat dihindari sebagai akibat pekerjaan tersebut. maka Penyedia Barang/Jasa bertanggungjawab atas setiap cidera atau kematian dan semua 1 . kematian. PERSYARATAN ADMINISTRASI d. dan Penyedia Barang/Jasa bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko Penyedia Barang/Jasa. f. g.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Menyerahkan hasil pekerjaan sesuai dengan Jadwal penyerahan pekerjaan yang telah ditetapkan dalam kontrak. atau Kejadian sebelum tanggal penyerahan pertama pekerjaan yang bukan tanggung jawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. instalasi dan bahan sejak saat pekerjaan selesai sampai berakhirnya masa pemeliharaan. Memberikan peringatan dini dan keterangan-keterangan yang diperlukan untuk pemeriksaan pelaksanaan yang dilakukan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. sebagai akibat polusi. Resiko kecelakaan. Ciptanusa Buana Sentosa . RESIKO PEJABAT BARANG/JASA PEMBUAT KOMITMEN DAN PENYEDIA 19. Kerusakan yang terjadi pada masa pemeliharaan. b. kerusakan atau kehilangan harta benda (di luar pekerjaan. Resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN a.3. 19. peralatan. c. instalasi dan bahan untuk pelaksanaan pekerjaan) yang disebabkan oleh : 1). atau Keteledoran. e.2. instalasi. kecuali apabila : 1). peralatan. Resiko yang terkait dengan kerugian atau kerusakan dari pekerjaan. 2). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bertanggung jawab atas resiko yang dinyatakan dalam kontrak sebagai resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kebisingan dan kerusakan lain yang disebabkan kegiatan Penyedia Barang/Jasa. 2). pengabaian kewajiban dan tanggungjawab. dan bahan yang disebabkan karena desain atau disebabkan oleh kesalahan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. gangguan terhadap hak yang legal oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atau orang yang dipekerjakannya.40 PT. keadaan kahar dan pencemaran/terkontaminasi limbah radio aktif/nuklir. Resiko kerusakan terhadap pekerjaan. 19. kecuali disebabkan oleh Penyedia Barang/Jasa.1. 19. Resiko Penyedia Barang/Jasa Kecuali resiko-resiko PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Mengambil langkah-langkah yang memadai untuk melindungi lingkungan baik di dalam maupun di luar tempat kerja dan membatasi perusakan dan pengaruh / gangguan kepada masyarakat maupun miliknya. Melaporkan pelaksanaan pekerjaan secara periodik kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. peralatan.

wajib membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan. mencatat seluruh rencana dan realisasi aktivitas pekerjaan sebagai bahan laporan harian. berisi : a.2. Jenis dan kuantitas bahan di lapangan.3.4. 20. 21. d. Apabila Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk melaksanakan pengujian dan ternyata pengujian memperlihatkan adanya cacat mutu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. bahan dan harta benda yang mungkin terjadi selama pelaksanaan kontrak. Penyedia Barang/Jasa harus segera memperbaiki dalam waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Tugas.6. terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan mingguan serta catatan yang dianggap perlu. penempatan dan jumlah tenaga kerja di lapangan. LAPORAN HASIL PEKERJAAN 20. CACAT MUTU 21. Jenis. Setiap kali pemberitahuan cacat mutu. Ciptanusa Buana Sentosa . maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa.5. diperiksa oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menguji hasil pekerjaan yang dianggap terdapat cacat mutu. Direksi pekerjaan dapat meminta pihak ketiga untuk memperbaiki cacat mutu bila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakannya dalam waktu masa perbaikan cacat mutu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan Tim 1 . f. Jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Penyedia Barang/Jasa dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Cuaca dan peristiwa alam lainnya yang mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. 21.41 PT. Catatan lain yang dianggap perlu. dan disetujui oleh direksi pekerjaan. terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan bulanan serta catatan yang dianggap perlu. 20. c. instalasi.1. 21. b.4. Untuk kelengkapan laporan. maka biaya pengujian dan perbaikan menjadi tanggungjawab PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. Apabila tidak ditemukan cacat mutu.1. Laporan harian. Laporan harian dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. peralatan.wajib memeriksa pekerjaan Penyedia Barang/Jasa dan memberitahu Penyedia Barang/Jasa bila terdapat cacat mutu dalam pekerjaan. PERSYARATAN ADMINISTRASI kerugian atau kerusakan atas pekerjaan.1. jumlah dan kondisi peralatan di lapangan. Buku harian diisi oleh Penyedia Barang/Jasa dan diketahui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. 20. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi .2. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi . Laporan mingguan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20. 20. Laporan bulanan dibuat oleh Penyedia Barang/Jasa. 20.3. 21. e.

Ciptanusa Buana Sentosa . 23. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas Penyedia Barang/Jasa dengan amandemen kontrak. dan dapat dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan.2.1. Pekerjaan dinyatakan selesai apabila Penyedia Barang/Jasa telah melaksanakan pekerjaan selesai 100% (seratus persen) sesuai ketentuan kontrak dan telah dinyatakan dalam berita acara penyerahan pertama pekerjaan yang diterbitkan oleh direksi pekerjaan.5. Apabila keterlambatan pelaksanaan pekerjaan terjadi karena keadaan kahar. 25. 22.4.1 tidak diberlakukan.3. PERSYARATAN ADMINISTRASI Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dengan biaya dibebankan kepada Penyedia Barang/Jasa. Penyerahan pertama pekerjaan dan masa pemeliharaan dapat diperpanjang sampai cacat mutu selesai diperbaiki. JADWAL PELAKSANAAN PEKERJAAN 22. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN diwakili oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Apabila Penyedia Barang/Jasa berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai Jadwal karena keadaan di luar pengendaliannya dan Penyedia Barang/Jasa telah melaporkan kejadian tersebut kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. 21. Mobilisasi peralatan dan personil harus mulai dilaksanakan selambatlambatnya dalam waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterbitkan SPMK. Untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang sedang atau telah dilaksanakan oleh Penyedia Barang/Jasa. KONTRAK KRITIS 1 . 22. KETERLAMBATAN PELAKSANAAN PEKERJAAN 24.1. 22.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. maka Pasal 24. 22.1. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus memberikan peringatan secara tertulis atau dikenakan ketentuan sesuai Pasal 25. 22.2. tentang kontrak kritis. PENGAWASAN 23. 24. 24. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan SPMK selambatlambatnya 14 (empat belas) hari sejak tanggal penandatanganan kontrak. Apabila Penyedia Barang/Jasa terlambat melaksanakan pekerjaan sesuai Jadwal. Waktu pelaksanaan kontrak adalah jangka waktu yang ditentukan dalam syarat-syarat khusus kontrak dihitung sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SPMK.1.5. Cacat mutu harus diperbaiki sebelum penyerahan pertama pekerjaan dan selama masa pemeliharaan.42 PT.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2). 4). 1 . maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan langsung yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba kedua) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan langsung. Apabila pada uji coba ketiga masih gagal. 5). maka selisih harga menjadi tanggungjawab Penyedia Barang/Jasa. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 15% dari rencana. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal dapa uji coba kedua. Pihak ketiga melaksanakan pekerjaan dengan menggunakan harga satuan kontrak. 6). PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan realisasi fisik pelaksanaan pekerjaan. b. Pada saat kontrak dinyatakan kritis direksi pekerjaan menerbitkan surat peringatan kepada Penyedia Barang/Jasa dan selanjutnya menyelenggarakan SCM. Dalam periode II (rencana fisik pelaksanaan 70%-100% dari kontrak). Kontrak dinyatakan kritis. 25. apabila : a. b.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Pembayaran kepada pihak ketiga dapat dilakukan secara langsung. realisasi fisik pelaksanaan terlambat lebih besar 10% dari rencana. 4). Dalam periode I (rencana fisik pelaksanaan 0%-70% dari kontrak). Pada setiap uji coba yang gagal. Dalam SCM direksi pekerjaan. 3). Dalam hal pihak ketiga mengusulkan harga satuan kontrak. Penanganan kontrak kritis a. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode waktu tertentu (uji coba pertama) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat proyek. Kesepakatan tiga pihak 1).43 PT. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menetapkan pihak ketiga sebagai Penyedia Barang/Jasa yang akan menyelesaikan sisa pekerjaan atau atas usulan Penyedia Barang/Jasa. 3).1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 25. Apabila Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba pertama. Penyedia Barang/Jasa masih bertanggung jawab atas seluruh pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. maka harus diselenggarakan SCM tingkat atasan yang membahas dan menyepakati besaran kemajuan fisik yang harus dicapai oleh Penyedia Barang/Jasa dalam periode tertentu (uji coba ketiga) yang dituangkan dalam berita acara SCM tingkat atasan. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyelesaikan pekerjaan melalui kesepakatan tiga pihak atau memutuskan kontrak secara sepihak dengan mengesampingkan Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. 2). Rapat pembuktian (show cause meeting/SCM) 1).1.

Revolusi.4. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menugaskan panitia peneliti pelaksanaan kontrak dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi untuk meneliti dan mengevaluasi usulan tersebut. adalah : a. 27. KEADAAN KAHAR 27.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. c. Berdasarkan berita acara hasil penelitian dan evaluasi perpanjangan waktu pelaksanaan dan rekomendasi.44 PT. Keterlambatan pelaksanaan pekerjaan yang diakibatkan oleh karena terjadinya keadaan kahar tidak dapat dikenai sanksi. 1 . Keadaan kahar ini tidak termasuk hal-hal yang merugikan yang disebabkan oleh perbuatan atau kelalaian para pihak. b. Bencana alam : banjir. Perubahan desain.1. Kebakaran.2. 27. Keadaan kahar. PERPANJANGAN WAKTU PELAKSANAAN 26. g. Hasil penelitian dan evaluasi dituangkan dalam berita acara dilengkapi dengan rekomendasi dapat atau tidaknya diberi perpanjangan waktu. yaitu untuk : a. Pemogokan.2. f. Yang dimaksud keadaan kahar adalah suatu keadaan yang terjadi diluar kehendak para pihak sehingga kewajiban yang ditentukan dalam kontrak menjadi tidak dapat dipenuhi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat menyetujui / tidak menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan. Perpanjangan waktu pelaksanaan dapat diberikan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas pertimbangan yang layak dan wajar. wabah penyakit. 27. Pekerjaan tambah. gunung meletus. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI 5). Keterlambatan yang disebabkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. d. Peperangan. Masalah yang timbul di luar kendali Penyedia Barang/Jasa.3. Apabila perpanjangan waktu pelaksanaan disetujui. badai. dan angin topan. 26. Kerusuhan. Penyedia Barang/Jasa mengusulkan secara tertulis perpanjangan waktu pelaksanaan dilengkapi alasan dan data kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. e. c.1.1. tanah longsor. 26. d. b. 27. Gangguan industri lainnya.3.4. e. Yang digolongkan keadaan kahar. Kesepakatan tiga pihak dituangkan dalam berita acara dan menjadi dasar pembuatan amandemen kontrak. maka harus dituangkan di dalam amandemen kontrak. gempa bumi. 26. 26.

PERSYARATAN ADMINISTRASI 27. Penyedia Barang/Jasa tidak berhak menerima pembayaran tambahan untuk biaya-biaya yang sesungguhnya dapat dihindari melalui peringatan dini. c. maka secepat mungkin Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bahwa keadaan telah kembali normal dan kegiatan dapat dilanjutkan.2.1. Direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dapat meminta Penyedia Barang/Jasa untuk membuat perkiraan akibat yang akan timbul terhadap pekerjaan. 29. maka Penyedia Barang/Jasa memberitahukan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari setelah terjadinya keadaan kahar. ditentukan berdasar kesepakatan dari para pihak.5.7. Penyedia Barang/Jasa wajib bekerja sama dengan direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dalam menyusun dan membahas upaya-upaya untuk menghindari atau mengurangi akibat dari kejadian atau keadaan tersebut.2. maka waktu perpanjangan sama dengan waktu selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar. RAPAT PELAKSANAAN 1 .6. 28. kenaikan harga kontrak atau keterlambatan tanggal penyelesaian pekerjaan. PERINGATAN DINI 28. Perkiraan tersebut wajib diserahkan Penyedia Barang/Jasa sesegera mungkin. Selama tidak dapat melaksanakan pekerjaan akibat keadaan kahar.3. 28. Jangka waktu pelaksanaan yang ditetapkan dalam kontrak tetap mengikat. Ciptanusa Buana Sentosa . Bila keadaan sudah pulih normal. Tindakan yang diambil untuk mengatasi terjadinya keadaan kahar dan yang menanggung kerugian akibat terjadinya keadaan kahar. maka salah satu pihak dapat memutus kontrak dengan pemberitahuan tertulis 30 (tiga puluh) hari sebelumnya dan setelah itu Penyedia Barang/Jasa berhak atas sejumlah uang yang harus dibayar sesuai dengan ketentuan pemutusan kontrak Pasal 31. Bila terjadi keadaan kahar. 27. dengan ketentuan : a. 28. Apabila harus diperpanjang. b. 27. Bila sebagai akibat dari keadaan kahar Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan sebagian besar pekerjaan selama jangka waktu 60 (enam puluh) hari. harga kontrak dan tanggal penyelesaian pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa wajib menyampaikan peringatan dini kepada direksi pekerjaan melalui Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi / selambat-lambatnya 14 (empat belas) hari sejak terjadinya peristiwaperistiwa tertentu atau keadaan-keadaan yang dapat berakibat buruk terhadap pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.45 PT.1. Penyedia Barang/Jasa berhak menerima pembayaran sebagaimana ditentukan dalam kontrak dan mendapat penggantian biaya yang wajar sesuai yang telah dikeluarkan selama jangka waktu tersebut untuk melaksanakan tindakan yang disepakati.

29. ITIKAD BAIK 30. Penhentian kontrak dilakukan karena terjadinya hal-hal diluar kekuasaan (keadaan kahar) kedua belah pihak sehingga para pihak tidak dapat melaksanakan kewajiban yang ditentukan di dalam kontrak. Pengenaan daftar hitam untuk jangka waktu 2 (dua) tahun. Bila selama kontrak salah satu pihak merasa dirugikan. 30. 2). Kepada Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi sesuai Pasal 31.1. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN KONTRAK 31. Penyedia Barang/Jasa dapat dikenakan sanksi. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dikenakan sanksi berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 1980 tentang Peraturan Disiplin Pegawai Negeri Sipil atau ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.46 PT.1. Para pihak setuju untuk melaksanakan perjanjian dengan jujur tanpa menonjolkan kepentingan masing-masing pihak. Penghentian kontrak dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai.5. b. Sisa uang muka harus dilunasi oleh Penyedia Barang/Jasa. dalam hal ini : a. Para pihak bertindak berdasarkan asas saling percaya yang disesuaikan dengan hak dan kewajiban yang terdapat dalam kontrak. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana Penyedia Barang/Jasa cidera janji atau tidak memenuhi kewajiban dan tanggung jawabnya sebagaimana diatur di dalam kontrak. 31. Direksi pekerjaan.2. 31. 31. 31.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi wajib membuat risalah rapat pelaksanaan Pasal 29.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI 29.5. 1 .2. Dalam hal kontrak dihentikan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 30. yaitu : 1). maka diupayakan tindakan yang terbaik untuk mengatasi keadaan tersebut.2. 31. Pemutusan kontrak dilakukan bilamana para pihak terbukti melakukan kolusi. 3). Tanggung jawab masing-masing pihak atas tindakan yang harus diambil ditetapkan oleh direksi pekerjaan secara tertulis. Jaminan pelaksanaan dicairkan dan disetorkan ke kas negara. untuk membahas pelaksanaan pekerjaan dan memecahkan masalah yang timbul sehubungan dengan peringatan dini Pasal 28.1. Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi dan Penyedia Barang/Jasa dapat meminta dilakukan rapat pelaksanaan yang dihadiri semua pihak.4.3. kecurangan atau tindak korupsi baik dalam proses pelelangan maupun pelaksanaan pekerjaan. Pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN sekurangkurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada Penyedia Barang/Jasa untuk kejadian tersebut di bawah ini. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib membayar kepada Penyedia Barang/Jasa sesuai dengan kemajuan pelaksanaan pekerjaan yang telah dicapai. Ciptanusa Buana Sentosa .1.

h. di atas. Kejadian dimaksud adalah: a. sebelum tanggal berlakunya pemutusan tersebut. Terhadap pemutusan kontrak yang timbul karena terjadinya salah satu kejadian sebagaimana dirinci dalam huruf a. Pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata tidak diberlakukan. 31. sampai h. Pengalihan hak dan penyerahan tersebut harus dilakukan dengan cara dan pada waktu yang ditentukan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN.1. sampai g. c.7.7. Denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan sudah melampui besarnya jaminan pelaksanaan.6.7. Prosedur pemutusan kontrak Setelah salah satu pihak menyampaikan atau menerima pemberitahuan pemutusan kontrak. Menyerahkan semua fasilitas yang dibiayai oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kewajiban. Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27. Penyedia Barang/Jasa gagal mematuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. d. Mengakhiri pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan yang ditetapkan dalam pemberitahuan pemutusan kontrak.6). Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa harus : a. f. Penyedia Barang/Jasa dimasukan dalam daftar hitam selama 2 (dua) tahun.c. atau kepentingan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN gagal memenuhi keputusan akhir penyelesaian perselisihan. c. e. b.2. Atas pemutusan kontrak yang timbul karena salah satu kejadian yang diuraikan dalam huruf a. Terjadi keadaan kahar dan Penyedia Barang/Jasa tidak dapat melaksanakan pekerjaan sesuai dengan Pasal 27.a. Penyedia Barang/Jasa tidak berhasil memperbaiki suatu kegagalan pelaksanaan. Penyedia Barang/Jasa gagal pada uji coba ketiga dalam melaksanakan SCM sesuai pasal atau Pasal 25. 1 .. Penyedia Barang/Jasa dapat memutuskan kontrak. Pemutusan kontrak oleh Penyedia Barang/Jasa Sekurang-kurangnya 30 (tiga puluh) hari setelah Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pemberitahuan rencana pemutusan kontrak secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk kejadian tersebut di bawah ini. Penyedia Barang/Jasa tidak mulai melaksanakan pekerjaan berdasarkan kontrak pada tanggal mulai kerja sesuai dengan Pasal 12. b. g. Mengalihkan hak dan menyerahkan semua hasil pelaksanaan pekerjaan. Sebagai akibat keadaan kahar.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. b. 31.2.47 PT. Kejadian dimaksud adalah : a. sebagaimana dirinci dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. PERSYARATAN ADMINISTRASI PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memutuskan kontrak. Penyedia Barang/Jasa tidak mampu lagi melaksanakan pekerjaan atau bangkrut. Penyedia Barang/Jasa menyampaikan pernyataan yang tidak benar kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dan pernyataan tersebut berpengaruh besar pada hak.

33. selain pembayaran tersebut di atas.2. 36. PERSYARATAN ADMINISTRASI 31.. 35.48 PT. 32. Sejak tanggal berlakunya pemutusan kontrak. Dalam hal terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Penyedia Barang/Jasa harus mengetahui. 34. dan fasilitas milik Penyedia Barang/Jasa. konsiliasi atau abritase di Indonesia. Pengeluaran biaya untuk penyelesaian perselisihan ditanggung kedua belah pihak sesuai keputusan akhir. 36. Korespondensi dapat dikirim langsung. memahami dan patuh terhadap semua peraturan perundang-undangan tentang pajak yang berlaku di Indonesia dan sudah diperhitungkan dalam penawaran.1. KORESPONDENSI 36.1. dan jika terjadi pemutusan kontrak sesuai dengan Pasal 31. Di luar pengadilan. 33. pekerjaan sementara. 35. Penyelesaian perselisihan dapat melalui : a. mediasi. Semua bahan. yaitu dengan cara musyawarah. atau melalui pos.5. 31. 33.6. Penyedia Barang/Jasa tidak bertanggung jawab lagi atas pelaksanaan kontrak.1. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus membayar pengeluaran langsung yang dikeluarkan oleh Penyedia Barang/Jasa sehubungan dengan pemutusan kontrak.1.2. Komunikasi antara para pihak hanya berlaku bila dibuat secara tertulis. b.3. Ciptanusa Buana Sentosa .9.2.8.1. PEMANFAATAN MILIK PENYEDIA BARANG/JASA 32. dapat dimanfaatkan oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN bila terjadi pemutusan kontrak oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. kawat. BAHASA DAN HUKUM 34. Penyelesaian perselisihan lebih lanjut diatur dalam syarat-syarat khusus kontrak. PERPAJAKAN 35. instalasi. peralatan. 1 .1.. Perubahan peraturan perundang-undangan tentang pajak yang terjadi setelah pembukaan penawaran harus dilakukan penyesuaian. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN tetap membayar hasil pekerjaan sampai dengan batas tanggal pemutusan. Pengadilan. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. telex. Kontrak dibuat dalam bahasa Indonesia serta tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan pertama pekerjaan. 1 .3. sedangkan ganti rugi adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia. kemudian panitia penerima pekerjaan melakukan pemeriksaan kembali dan apabila sudah sesuai dengan ketentuan kontrak. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus persen). Besarnya ganti rugi yang dibayar oleh PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.4. 37. karena terjadinya cidera janji terhadap ketentuan yang tercantum dalam kontrak. Penyedia Barang/Jasa mengajukan permintaan secara tertulis kepada PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN untuk penyerahan akhir pekerjaan. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memerintahkan panitia penerima pekerjaan untuk melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh Penyedia Barang/Jasa selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari setelah diterimanya surat permintaan dari Penyedia Barang/Jasa. 36. 37.4.1. 37. DENDA DAN GANTI RUGI 37. 38. PERSYARATAN ADMINISTRASI 36.6.1. SERAH TERIMA PEKERJAAN 38. Setelah masa pemeliharaan berakhir.3.2.1. Besarnya denda kepada Penyedia Barang/Jasa atas keterlambatan penyelesaian pekerjaan adalah 1 ‰ (per seribu) dari harga kontrak atau bagian kontrak untuk setiap keterlambatan. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN membentuk panitia penerima pekerjaan yang terdiri dari unsur atasan langsung. 38. Apabila terdapat kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. atau dapat diberikan kompensasi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38.5. Denda adalah sanksi finansial yang dikenakan kepada Penyedia Barang/Jasa.4. 37. setelah diperiksa oleh panitia penyerahan pekerjaan dan telah dibuat berita acara penyerahan akhir pekerjaan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Korespondensi harus menggunakan bahasa Indonesia. Ciptanusa Buana Sentosa . Penyedia Barang/Jasa wajib memelihara hasil pekerjaan selama masa pemeliharaan sehingga kondisi tetap berada seperti pada saat penyerahan pertama pekerjaan. maka dibuat berita acara penyerahan pertama pekerjaan. proyek dan Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi. Alamat para pihak ditetapkan sebelum tanda tangan kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib menyelesaikan/memperbaiki.49 PT.3. Tata cara pembayaran denda dan/atau ganti rugi sesuai ketentuan dalam syarat-syarat khusus kontrak. 38.2. 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN menerima penyerahan akhir pekerjaan setelah Penyedia Barang/Jasa melaksanakan semua kewajibannya selama masa pemeliharaan dengan baik.

Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melaksanakan kewajiban pemeliharaan sesuai kontrak. maka Penyedia Barang/Jasa harus menjamin bahwa personil tersebut sudah harus meninggalkan lapangan dalam waktu 7 (tujuh) hari dan harus diganti selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas) hari.50 PT. kemampuan. PERSYARATAN ADMINISTRASI 38. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus melakukan penilaian atas hasil pekerjaan dalam masa pelaksanaan pekerjaan.1. 40. PERHITUNGAN AKHIR 39. Penilaian atas hasil pekerjaan dilakukan terhadap mutu dan kemajuan fisik pekerjaan. dan pengalamannya sama atau melebihi personil inti yang ada dalam daftar personil inti. 38. Apabila direksi pekerjaan meminta Penyedia Barang/Jasa untuk memberhentikan personilnya dengan alasan atas permintaan tersebut. PENANGGUHAN PEMBAYARAN 1 .1. PENILAIAN PEKERJAAN 41. Direksi pekerjaan hanya akan menyetujui usulan penggantian personil inti apabila kualifikasi. maka PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN berhak mencairkan jaminan pemeliharaan untuk membiayai pemeliharaan pekerjaan dan mencairkan jaminan pelaksanaan dan disetor ke kas negara. 41. PERSONIL 40. 39. B.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.2. Penyedia Barang/Jasa wajib menugaskan personil inti yang tercantum dalam daftar personil inti atau menugaskan personil lainnya yang disetujui oleh direksi pekerjaan. 42. KETENTUAN KHUSUS 40. Penyedia Barang/Jasa wajib mengajukan kepada direksi pekerjaan perhitungan terinci mengenai jumlah yang harus dibayarkan kepadanya sesuai ketentuan kontrak sebelum penyerahan pekerjaan. Penyedia Barang/Jasa dikenakan sanksi masuk daftar hitam selama 2 (dua) tahun.2. 41.1. Ciptanusa Buana Sentosa . Setelah penyerahan akhir pekerjaan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN wajib mengembalikan jaminan pemeliharaan dan jaminan pelaksanaan.1.7. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN harus mengajukan surat permintaan pembayaran untuk pembayaran akhir paling lambat 7 (tujuh) hari setelah perhitungan pembayaran akhir disetujui oleh Tim Teknis Lemhannas RI / Konsultan Supervisi.8.

maka dikenakan sanksi penangguhan pembayaran setelah PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN memberitahukan penangguhan pembayaran tersebut secara tertulis. 43. INSTRUKSI 44. Semua instruksi harus dilakukan secara tertulis.1. PENUNDAAN ATAS PERINTAH PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN 43. Ciptanusa Buana Sentosa .2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1.51 PT. 44. Pemberitahuan penangguhan pembayaran memuat rincian keterlambatan disertai alasanalasan yang jelas dan keharusan Penyedia Barang/Jasa untuk memperbaiki dan menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu sesuai yang tercantum dalam surat pemberitahuan penangguhan pembayaran. 1 . 44. 42.2. Apabila Penyedia Barang/Jasa tidak melakukan kewajiban sesuai ketentuan dalam kontrak. Penyedia Barang/Jasa wajib melaksanakan semua instruksi direksi pekerjaan yang berkaitan dengan kontrak. PERSYARATAN ADMINISTRASI 42. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN dapat memerintahkan Penyedia Barang/Jasa untuk menunda dimulainya pelaksanaan pekerjaan atau memperlambat kemajuan suatu kegiatan pekerjaan.1.1.

..............................1.......... atau sebesar Rp................................................................. JAMINAN 6................... Besarnya jaminan pelaksanaan adalah 5% (lima persen) dari nilai kontrak. ) 6.................... Nomor Fax : ............ ............ ) PEMBAYARAN 8............................... PERSYARATAN ADMINISTRASI BAB VI BENTUK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK SYARAT-SYARAT KHUSUS KONTRAK A........ Nomor Proyek Nomor Kontrak Tanggal Kontrak Harga Kontrak ..................................... : ........ Penyedia Barang/Jasa adalah : Nama : ..........................................................................................52 PT...... ......... Besarnya uang muka adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak......................1........................ KETENTUAN UMUM 1............................................. ...Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........... Alamat : Kantor Lemhannas RI Nomor Telepon : ........... DEFINISI 1........ a................................ Jabatan : ..... Ciptanusa Buana Sentosa . Jabatan : ... ..................... Merdeka Selatan –Jakarta Pusat 2............................................. ........................... PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN adalah : Nama : .............................. ... : : : : Jangka Waktu Pelaksanaan Rencana Tanggal Penyelesaian SK Penunjukan SPMK Nomor Penyedia Barang/Jasa Mulai Kerja : .............. ...1......... ( ....1)................................................... Lokasi Pekerjaan : Kantor Lemhannas RI JL..............a........ Besaran uang muka adalah adalah 20% (dua puluh persen) dari nilai kontrak......................................... 1 ...2.............................. c................................................................ atau sebesar Rp.....) hari kalender : ...........................1............. ( ................ ( ) : ........... : ...................... b.............. Alamat : .............. ............... 3............................................... ................. ... Nomor Fax : . Nomor Telepon : ........... d............(................................ ..

mulai tanggal 5. b. s) hari kalender. denda (bila ada). ganti rugi dibayar kepada Penyedia Barang/Jasa setelah dibuat amandemen kontrak.1. Penyelesaian perselisihan melalui Panitia Arbitrage yang terdiri dari masing-masing wakil dari kedua belah pihak. Pembayaran terakhir adalah. Waktu pelaksanaan kontrak selama (l .. a. PENYELESAIAN PERSELISIHAN 33. dipotong uang muka secara proporsional... Ciptanusa Buana Sentosa ......... Denda langsung dipotong dari pembayaran kepada Penyedia Barang/Jasa.4. dan seorang wakil dari pihak ketiga yang disetujui oleh kedua belah pihak..1.2. PERSYARATAN ADMINISTRASI 8. 4.b. setelah habisnya masa pemeliharaan/jaminan.1). 6. s/d ..... Pembayaran selanjutnya berdasarkan termin yang disepakati.. maka Kedua Belah Pihak sepakat untuk diputuskan dan diselesaikan oleh kedua belah pihak melalui Kantor Panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat DENDA DAN GANTI RUGI 37. 2).. JADWAL PELAKSANAAN 22.. 1 .. 37. Kompensasi atas keterlambatan pembayaran adalah sebesar bunga terhadap nilai tagihan yang terlambat dibayar.. berdasarkan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat itu menurut ketetapan Bank Indonesia.. Apabila Panitia Arbitrage tidak dapat menyelesaikan perselisihan sebagaimana tersebut dalam ayat 1 pasal ini.. pembayaran retensi sebesar 5%... pajak serta dikurangi progres 5% sebagai retensi .3..1.53 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. selama 1 (satu) tahun sejak serah terima pekerjaan tahap pertama.

54 PT.1. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN – LAMPIRAN CONTOH SURAT DAN FORMULIR ISIAN DOKUMEN PENAWARAN BAGIAN PERSYARATAN TEKNIS 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa .

maka dengan ini saya menyatakan berminat untuk mengikuti proses pengadaan pekerjaan/kegiatan : Pembangunan Mess LEMHANNA RI Demikian pernyataan ini kami buat dengan penuh kesadaran dan rasa tanggung jawab.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. …………. Ciptanusa Buana Sentosa . tahun Anggaran 2010.55 PT. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN-LAMPIRAN KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN MINAT UNTUK MENGIKUTI PENGADAAN BARANG/JASA PEKERJAAN ……………………………………………………………… Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Menyatakan dengan sebenarnya bahwa setelah mengetahui pengadaan yang akan dilaksanakan oleh LEMHANNAS RI .

............................. maka kami bersedia dikenakan sanksi dan dimasukkan dalam daftar sanksi perusahaan dan atau dikeluarkan dari Daftar Registrasi Perusahaan............ 6000....................... : ............................. Demikan surat pernyataan ini dibuat dengan rasa penuh tanggung jawab..... .......................... PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Surat Pernyataan Kebenaran Dokumen KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN KEBENARAN DOKUMEN Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Jabatan Bertindak untuk dan Atas Nama Alamat Telepon / Fax E-mail : .................................................................................................................................56 PT............... ………………........ : ........... Ciptanusa Buana Sentosa ... : .........…………………………................................................................. ... : ................ Segala dokumen yang kami berikan adalah benar.............................................................. Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa : 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB................... 2....…................................................................................... Apabila dikemudian hari ditemui bahwa dokumen-dokumen yang telah kami berikan tidak benar.1.................................................................. ……………… PT/CV.......................... Direktur/Direktris 1 ...................... : .... Materai Rp................................................

Tidak dalam pengawasan pengadilan b.000. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK SEDANG DALAM PENGAWASAN PENGADILAN/ BANGKRUT/ MENJALANI SANKSI PIDANA Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………………………. …………………………2010 Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Tidak sedang menjalani sanksi pidana.(**) Jabatan Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 .1.……………………………….57 PT. menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya pribadi maupun atas nama perusahaan tersebut diatas : a. Dan apabila pernyataan ini tidak benar. Ciptanusa Buana Sentosa . Tidak bangkrut dan atau kegiatan usahanya tidak sedang dihentikan c. 6.. dengan alamat ……………………. Dalam perusahaan ……………………..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

menyatakan dengan sesungguhnya bahwa saya bukan seorang Pegawai Negeri Sipil (BI / BHMN / BUMN / BUMD) maupun bukan anggota POLRI / TNI manapun.(**) Jabatan Catatan: (*) Pilih yang sesuai (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . tanggal …………… 2010 Yang Membuat Pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. Ciptanusa Buana Sentosa .000..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..1. Hari…………….58 PT. Dan apabila pernyataan ini tidak benar.. 6. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN BUKAN PEGAWA NEGERI SIPIL (BI / BHMN / BUMN / BUMD) / POLRI / TNI) Yang bertanda tangan dibawah ini: Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku Direktur/ Pimpinan perusahaan untuk PT/CV(*) …………………… dengan alamat ……………………….……………………………….. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.000. Hari …………… tanggal …………. Jabatan (**) Catatan: (**) Jabatan sesuai dengan peraturan yang berlaku 1 . Dan apabila pernyataan ini tidak benar. saya bersedia menerima sanksi hukum pidana maupun perdata sesuai hukum yang berlaku. Ciptanusa Buana Sentosa .…………………………………………….59 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI Contoh Bentuk Surat Pernyataan KOP PERUSAHAAN SURAT PERNYATAAN TIDAK TERMASUK PERUSAHAAN / BADAN USAHA DALAM DAFTAR HITAM Yang bertanda tangan dibawah ini : Nama Umur Alamat Rumah Telepon : : : : Dalam jabatan selaku ……………. 6. dengan alamat …………………………………….1. 2010 Yang rnembuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) materai Rp. dalam perusahaan ………………………………………….menyatakan dengan sesungguhnya bahwa perusahaan kami tersebut diatas tidak masuk dalam daftar hitam yang diterbitkan oleh pengguna barang/jasa manapun..

.. Kami telah menerima dan mempelajari dokumen seleksi dan mempelajari dokumen seleksi ( Beserta adendum nomor .…*) di ………………………... PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK SURAT PENAWARAN KOP PERUSAHAAN Nomor : …………………….. 1 ... 3.... kami tidak akan meminta penggantian dari Pejabat Pembuat Komitmen.... Pejabat Pembuat Komitmen ………………………………..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Prihal …………………………........ klarifikasi dan negoisasi. Kebenaran dan keabsahan data yang dilampirkan pada penawaran.. Lampiran : ……………………. s/d ........ rapat penjelasan.*) Sehubungan dengan surat undangan dari panitia pengadaan nomor…………..... Segala biaya yang dilkeluarkan untuk penyusunan penawaran. klarifikasi dan negoisasi. tanggal…………..*) b........60 PT....*) tidak terikat untuk menyetujui penawaran kami.. kami tidak akan meminta penggantian lapangan.. peninjauan lapangan........... c.... Kami menjamin : a........ Ciptanusa Buana Sentosa . Tersedianya personil yang diusulkan sesuai dengan jadwal penugasan dalam ususlan teknis terlampir.. Kami harus tunduk pada ketentuan-ketentuan yang tercantum dalam dokumen seleksi.... Kepada Yth... Kami setuju bahwa : a... dengan ini kami mengajukan penawaran dalam rangkap 3 (tiga) yang masing-masing terdiri dari : Dokumen Administrasi dan penawaran Teknis (Sampul I) serta Penawaran Biaya (Sampul II) dengan penjelasan sebagai berikut : 1....200…. Perihal : Penawaran jasa Konsultansi Paket Pekerjaan……………………….... ….... dan tidak terikat untuk memberikan alasan penolakan penawaran..…………...) serta Berita Acara Hasil rapat Penjelasan 2... b.. Pejabat Pembuat Komitmen..........………….1..

............) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa... Penawaran ini berlaku selama . PERSYARATAN ADMINISTRASI 4.. materai Rp..............)*) hari kalender sejak tanggal pembukaan penawaran.... Nama Perusahaan (...Bertanggal.........1.. Ciptanusa Buana Sentosa ..... tanda tangan........(.. 6000........61 PT......Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...... cap perusahaan Catatan : *) diisi oleh panitia pengadaan 1 .........

........................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB...62 PT...........1.......... POSISI NAMA PERSONIL NAMA PERUSAHAAN BULAN KE IV V dst KET JM L OB 11 I I I III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 12 1 ................... Ciptanusa Buana Sentosa ... No.... PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH JADWAL PENUGASAN PERSONIL Nama Perusahaan : ............

: …………………………………… tempat dan tahun tamat belajar. Uraian Tugas : …………………………………… f. Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g. dsbnya) PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. dsbnya ) Tahun Sebelumnya a. dilampirkan fotocopy ijazah ) Sertifikat Keahlian : …………………………………… (Untuk Jasa Konstruksi) Penguasaan Bahasa Inggris : …………………………………… Pengalaman Kerja Tahun ini 200…. 4. 3. 5. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH DAFTAR RIWAYAT HIDUP 1.…………(Tetap/Tidak Tetap) i. 9. dsbnya) : …………………………………… d. Status Kepegawaian pada Perusahaan : …. Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek.1. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. 7. Nama Proyek : …………………………………… b. 2. Nama Proyek b. 8.63 . 6. a. Pejabat yang berwenang (Kepala kantor/Satker/Pembuat Komitmen pengguna barang jasa/pemimpin/pemimpin bagian proyek. Posisi Penugasan : …………………………………… h. Lokasi Proyek : …………………………………… c. Nama Perusahaan : …………………………………… e. Telp / Hp : …………………………………… Pendidikan Formal ( Lembaga pendidikan. 10. Ciptanusa Buana Sentosa : : …………………………………… …………………………………… : …………………………………… 1 . Lokasi Proyek c.. Posisi yang diusulkan : …………………………………… Nama Perusahaan : …………………………………… Nama Personil : …………………………………… Tempat/Tanggal Lahir : …………………………………… Alamat : …………………………………… No.

.. Status kepegawain pada perusahan ini : ….. ) Nama jelas (...... Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.. Uraian Tugas : …………………………………… f...…………(Tetap/Tidak Tetap) Daftar riwayat hidup ini saya buat dengan benar dan penuh rasa tanggung jawab........ Posisi Penugasan : …………………………………… h............ 1 .....Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB........... Nama Perusahaan : …………………………………… e..... Waktu Pelaksanaan : …………………………………… g...…………(Tetap/Tidak Tetap) i.......64 PT........ Surat Referensi / Rekaman Kontrak : …………………………………… Dari pejabat yang berwenang baik instansi pemerintah maupun swasta ( Kepala kantor / Satker / Pembuat Komitmen pengguna barang jasa / pemimpin / pemimpin bagian proyek... Ciptanusa Buana Sentosa .. Status Kepegawaian pada Perusahaan : ….. PERSYARATAN ADMINISTRASI d......1. dsbnya ) dst.......... (cap perusahaan dan tanda tangan) (.... 11.. ) Nama jelas Keterangan : Apabila nama personil tenaga ahli yang diusulkan pada pekerjaan ini juga diusulkan pada perusahaan yang lain maka akan dilakukan penelitian dan bagi perusahaan yang tidak dapat membuktikan kebenarannya akan dikenakan sanksi.... …………………………200…........ ………...

........... ( nama tenaga ahli ) ........................................................................................ Telp / Hp Email : : : : ...........1..................... Untuk perusahaan ................. Yang membuat pernyataan (cap perusahaan dan tanda tangan) Materai Rp.........................................65 PT.......................... ) Nama jelas 1 ...................... Dengan ini menyatakan bahwa saya bersedia untuk melaksanakan pekerjaan jasa konsultansi paket pekerjaan ................................ Mengetahui Direktur/ Pemimpin Perusahaan.......................................................... 6... tahun ......................sampai dengan bulan..... PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN CONTOH SURAT PERNYATAAN KESEDIAAN UNTUK DITUGASKAN Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama Alamat No....................................................... Demikian pernyataan ini saya buat dengan penuh rasa tanggung jawab.................................. …………………………200…..........................................Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..............000 (....................... Ciptanusa Buana Sentosa ..sesuai dengan usulan jadwal penugasan saya dari bulan............................................................................................ ................ ……….. ........................................dengan posisi sebagai tenaga ahli ............................... ) Nama jelas (.....................................tahun .................

.................) sudah termasuk PPN 10%.... bersama ini kami sampaikan penawaran biaya sebesar Rp..............………...........*) di ..................*) Menunjuk surat penawaran kami Nomor :. Kepada Yth... Perihal : Penawaran Jasa Konsultansi Paket Pekerjaan ........ Nama Perusahaan (.......... 6000. cap perusahaan Catatan : *) diisi panitia 1 ... Ciptanusa Buana Sentosa ............Bertanggal...............Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB..........66 PT...............) Nama dan jabatan pimpinan perusahaan/ Wakil yang diberi kuasa..tanggal.................. tanda tangan......................... Demikian kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab... Nomor Lampiran : .... : ..........................................(...................................... ………200…................. materai Rp.......1.Perihal diatas.............................................................................. dengan rincian terlampir............ PERSYARATAN ADMINISTRASI CONTOH BENTUK PENAWARAN BIAYA KOP PERUSAHAAN .. Pejabat Pembuat Komitmen ...

Perusahaan kami tidak sedang dalam pengawasan pengadilan. disebutkan secara jelas no. Data-data saya/perusahaan saya adalah sebagai berikut : 1 . Saya secara hukum mempunyai kapasitas menandatangani kontrak berdasarkan surat …………… (sesuai akte pendirian/perubahannya/surat kuasa. 2. dan kegiatan usaha kami tidak sedang dihentikan. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Formulir Isian Penilaian Kualifikasi Pengadaan ………………………………………………… Di Lingkungan Lemhannas RI Tahun Anggaran 2010 Yang bertanda tangan di bawah ini : Nama : ………………………… Jabatan : ………………………… Bertindak Untuk : PT/CV ………………… dan atas nama Alamat : ………………………… Telepon/Fax : ………………………… Email : ………………………… Dengan sesungguhnya menyatakan bahwa 1.67 PT. dan belum pernah dihukum berdasarkan putusan pengadilan atas tindakan yang berkaitan dengan kondite profesional perusahaan/perorangan. 4. tidak pailit. Kami tidak sedang menjalani hukuman pidana. 3. akta pendirian/perubahan/surat kuasa dan tanggalnya). Ciptanusa Buana Sentosa .1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.

Tanggal : c. Nomor Akta : b.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Nomor Akta : b.68 PT. Sertifikasi Masa Berlaku Sertifikasi Instansi pemberi Sertifikasi : : : : : : Tanggal Tanggal Tanggal B. Tanggal : 4. tahun : *) Lampirkan rekamannya 1 . Tanggal. Status Perusahaan 3. bulanan. Nomor Surat Ijin : b. LANDASAN HUKUM PENDIRIAN PERUSAHAAN * 1. Akte Perubahan Terakhir a. Nomor : b. SIUP Masa Berlaku Ijin Usaha Instansi pemberi ijin usaha No. Tanggal : 3. tahun : 6. Nomor Akta : b. Fax. bulanan. Telepon No. Ciptanusa Buana Sentosa . Nama Perusahaan 2. Ijin Usaha dan Sertifikasi No. Email : : : : : : Pusat Cabang 2. PERSYARATAN ADMINISTRASI A. Umum 1. tahun : 5. Pendaftaran Akte oleh Menteri Kehakiman a. Nama Notaris : 2. Perusahaan PMA/PMDN a. Akte Pendirian Perusahaan a. Nomor : b. Alamat No. Pendaftaran Akte ke Pengadilan Negeri a.1. Tanggal. Pendaftaran dalam Berita Acara Negara a. Tanggal. DATA ADMINISTRASI 1. bulanan.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Susunan Kepemilikan Saham No. KTP * Jabatan dalam Perusahaan D. PERSYARATAN ADMINISTRASI C. DATA KEUANGAN 1. Pajak-pajak 1. KTP * Alamat Domisili Jabatan dalam Perusahaan 2.1.69 PT. KTP * Alamat Prosentase 2. Direksi / Penanggung Jawab / Pengurus Perusahaan No. 3. ** ** Nama No. Nama No. ** ** * Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri ** Lampirkan Surat Pernyataan Bukan Pegawai Negeri Nama No. Komisaris (untuk PT) No. PENGURUS PERUSAHAAN 1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2. Nomor Pokok Wajib Pajak Bukti Pelunasan Pajak Tahun Terakhir Nomor/Tanggal Laporan Bulanan PPH/PPN tiga bulan terakhir Nomor/Tanggal : : : 1 .

Inventaris : .000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . Rp. Lapaoran Keuangan yang telah diperiksa oleh Akuntan Publik {Neraca perusahaan (per 31 Desember 2008)} NO.70 PT.Piutang *) . Rp. Rp. 6. *) Piutang Jangka Pendek (sampai dengan enam bulan) Piutang Jangka Panjang (lebih dari enam bulan) Jumlah : : : Rp Rp Rp - Keterangan : Harus melampirkan rekening koran perusahaan 3 bulan terakhir (Okt-Des 2009) …………….Persedian Barang . Rp. IV. VI. Aktiva Lancar . Rp.Utang Pajak : . Ciptanusa Buana Sentosa .( d+e ) Rp. Rp.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Kekayaan Bersih ( a+b+c ) .Kas . Jumlah (a) II. AKTIVA NO. Rp. Aktiva Tetap .Utang Dagang : . III. Rp. JUMLAH AKTIVA ( a + b + c ) Rp.Utang Lainnya : Jumlah (d) Utang Jangka Panjang (e) Rp. Rp.Bank . Rp. PERSYARATAN ADMINISTRASI 3.Pekerjaan dlm Proses : : : : : Rp. PASIVA I. JUMLAH PASIVA ( a + b + c ) Rp. Utang Jangka Pendek . Rp.Peralatan dan Mesin : .Gedung-gedung : Jumlah (b) Aktiva Lainnya (c) V. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Direktur utama/Penanggung jawab Perusahaan Materai Rp. Rp. Rp. Rp.

maka kami bersedia dikenakan sanksi administrasi yaitu dimasukkan dalam daftar hitam perusahaan dalam jangka waktu 2 (dua) tahun dan sanksi perdata dan pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. 6. Apabila di kemudian hari. ditemui bahwa data/dokumen yang kami sampaikan tidak benar dan ada pemalsuan. MODAL KERJA Surat dukungan keuangan dari Bank : Nomor Tanggal Nama Bank Nilai : : : : Demikian Pernyataan ini Kami buat dengan sebenarnya dan penuh rasa tanggung jawab. ………………………… 2010 PT/CV ………………… Materai Rp.000 tanggal & Cap perusahaan ( Nama Jelas ) Jabatan 1 . ………….71 PT.1. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI E.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. Ciptanusa Buana Sentosa . Tenaga Ahli/Teknis yang diperlukan No 1 Nama 2 Tgl/bln/thn lahir 3 Pendidikan 4 Jabatan dalam Proyek 5 Pengalaman Kerja (tahun) 6 Profesi/ Keahlian 7 Sertifikat/ Ijasah 8 ………….1. DATA PERSONALIA 1.72 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI F. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .

1./Tanggal 7 Nilai 8 Tanggal Selesai Menurut BA Serah Kontrak Terima 9 10 No 1 Nama Paket Pekerjaan 2 Bidang Pekerjaan 3 Lokasi * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. DATA PENGALAMAN PERUSAHAAN ( NILAI 3 PAKET TERTINGGI PENGALAMAN DI BIDANG / SUB BIDANG YANG SESUAI ) Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No. DATA PERALATAN/PERLENGKAPAN Jenis Peralatan/ Perlengkapan 2 Kapasitas atau Output pada Saat Ini 4 Merk dan tipe 5 Tahun Pembuatan 6 Kondisi Baik/ rusak 7 Lokasi Sekarang 8 Bukti Kepemilikan 9 No 1 Jumlah 3 H.73 PT. PERSYARATAN ADMINISTRASI G. Ciptanusa Buana Sentosa .

1.74 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . DATA PEKERJAAN YANG SEDANG DILAKSANAKAN Pemberi Tugas / PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Lokasi Nama 4 5 Alamat/Telepon 6 Kontrak *) No./ Tanggal 7 Nilai 8 Progres Kerja Tanggal 9 Prestasi Kerja (%) 10 No Bidang Pekerjaan Sub Bidang Pekerjaan 3 1 2 * Dilampirkan fotocopy surat perjanjiannya 1 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI I.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.75 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN …………. ………………………… 2010 PT/CV ………………… ( Nama Jelas ) Jabatan 1 .1.

dengan ini rnenyatakan bahwa Bank menjamin Penyedia Barang/Jasa atas seluruh nilai uang sebesar tersebut diatas sebagal Jaminan Penawaran Penawar yang mengajukan Penawaran untuk Pekerjaan yang disebutkan diatas tertanggal …… ( Tanggal Penawaran) 4.. Dan oleh karena itu Penyedia Barang/Jasa terikat oleh Instruksi kepada Penawar mengenai Pekerjaan tersebut diatas. Memberikan Jaminan Pelaksanaan yang diperlukan. Menunjuk pada pasal 1832 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.2 Apabila Penawaran disetujui dalam jangka waktu berlakunya Penawaran dan Penawar gagal atau menolak: a.. PERSYARATAN ADMINISTRASI BENTUK JAMINAN PENAWARAN JAMINAN BANK 1... Ketentuan-ketentuan kewajiban ini adalah : 4. BANK Tandatangan..1... OIeh karena……. Kami akan rnenyerahkan sepenuhnya uang sebesar tersebut diatas kepada Pembeli dalam waktu 7 (tujuh) hari setelah menerima permintaan pertama dari Pembeli meskipun Penawar keberatan. Penyedia Barang/Jasa wajib memberikan kepada Pemilik suatu Jaminan Penawaran sebesar ( Besarnya Jaminan yang ditetapkan dalam Dokumen Pengadaan ) terbilang……………….(Nama Perusahaan) (selanjutnya disebut “pemilik”) telah mengundang ………… (Nama Penyedia Barang/Jasa) ……………(Alamat Penyedia Barang/Jasa)(selanjutnya disebut “Penyedia Barang/Jasa”) untuk mengajukan penawaran pekerjaan……….. kami peminjam. Menandatangani Kontrak..(Uraian singkat Pekerjaan). cap dan materai (Penjamin) 1 ..Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.76 PT. 7.1 Apabila Penawar menarik kembali Penawaran tersebut sebelum berakhirnya jangka waktu berlakunya Penawaran yang dicantuSupervisian oleh Penawar dalam surat Penawarannya. 2. Bank mengesampingkan hak preferensinya atas harta benda Milik Penawar dan penyitaan serta penjualan harta benda tersebut untuk rnelunaskan hutangnya sebagaimana ditentukan dalam pasal 1831 kitab Undang-Undang Hukum Perdata.. 3.. atau b. Jaminan ini berlaku sepenuhnya selama jangka waktu … ( …… ) hari kalender sejak waktu dan tanggal Pembukaan Penawaran. wakil Bank yang sah dengan ini menandatangani dan mencantumkan cap pada Jaminan ini pada tanggal…….. 6.. dan berwenang penuh untuk menandatangani dan melaksanakan kewajiban atas nama Bank. 5. Tuntutan rnengenai jaminan ini harus telah diterima oleh Bank selambat-larnbatnya 30 (tiga puluh) hari setelah tanggal masa berlakunya Jaminan Bank yang disebutkan dalam nomor 5. atau 4. Ciptanusa Buana Sentosa . Sebagai itikad baik Jaminan ini. Maka kami Penjamin yang bertanggung jawab dan mewakili Bank ( Nama Bank) berkantor resmi di : (Alamat Bank) selanjutnya disebut “Bank”).

perihal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa (SKPPBJ) Kegiatan ……………………………. Berdasarkan Surat Keputusan PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Nomor : …………………………… tanggal …………………….Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB.1. *) …………………. Sebagaimana ketentuan yang berlaku. % (………… persen) *) dari Nilai Penawaran atau Rp.. selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari sejak tanggal Surat Keputusan Penetapan Penyedia Barang/Jasa dikeluarkan. kami akan memasukkan Jaminan Pelaksanaan sebesar ….. PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI di BENGKULU Dengan hormat. _____________________ Direktur Utama/Direktur *) Keterangan : *) pilih yang sesuai 1 ..77 PT. Biasa Kesanggupan Melaksanakan Pekerjaan Yth. ………………… dari harga Penawaran kami yang telah disetujui PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN Pembangunan Mess Lemhannas RI Demikian agar maklum atas kerjasamanya diucapkan terimakasih. Ciptanusa Buana Sentosa . ………………. ……………. PERSYARATAN ADMINISTRASI KOP PERUSAHAAN Kepada : Nomor Sifat Lampiran Perihal : : : : ……………………. dengan ini kami nyatakan sanggup melaksanakan pekerjaan tersebut sesuai dokumen pengadaan/pekerjaan dan ketentuan serta persyaratan yang berlaku maupun yang telah ditetapkan pada Kegiatan-kegiatan di lingkungan Lemhannas RI. PT/CV.

Akte pendirian dan perubahannya (photo copy) Surat Ijin Usaha Perdagangan (photo copy) Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dan PKP (photo copy) Rekening Koran 3 bulan terakhir (asli atau legalisir) Surat bukti pelunasan Pajak Tahun terakhir (SPT) dan Laporan Bulanan (PPh dan PPN) 3(tiga) bulan terakhir (photo copy) 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB. PERSYARATAN ADMINISTRASI LAMPIRAN DOKUMEN FORMULIR KUALIFIKASI 1. 3. 2. 4. 5. Lampiran lain yang diminta dalam Dokumen Pengadaan 1 . Ciptanusa Buana Sentosa .78 PT.1.

Disamping itu harus menyediakan juga : ∗ Buku-buku laporan (harian. ALAT DAN PERLENGKAPAN PEKERJAAN DAN TENAGA LAPANGAN 1. 2.1. dan bulanan) ∗ Rencana kerja dan menempatkan tenaga-tenaga lapangan yang bertanggung jawab penuh untuk memutuskan segala sesuatu di lapangan dan bertindak atas nama Kontraktor dan sub-Kontraktor yang bersangkutan. untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.I. mingguan. BARANG CONTOH (SAMPLE) . serta berpengalaman. SYARAT-SYARAT UMUM 2.1.1. Ciptanusa Buana Sentosa . 2.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR BAB 2 PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. ∗ Perlengkapan pengaman / keselamatan kerja sesuai peraturan K3 Depnaker R. UMUM Tanah dan halaman untuk pembangunan akan diserahkan kepada Kontraktor dalam keadaan seperti pada waktu peninjauan lapangan / observasi lapangan. Kontraktor. 2-1 PT.1. dalam mana termasuk juga pembetulan kerusakan yang mungkin timbul / terjadi dalam menyingkirkan segala bahan-bahan sisa atau bongkaran lainnya. Pekerjaan harus diserahkan oleh Kontraktor dalam keadaan selesai keseluruhan sesuai dengan lingkup pekerjaan yang diborongkan. harus menyediakan alat-alat dan perlengkapan-perlengkapan pekerjaan sesuai dengan bidangnya masingmasing.3.1.Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan barang-barang contoh (sample) dari material yang akan dipakai/dipasang. sub-sub Kontraktor dan bagian-bagian lainnya yang mengerjakan pekerjaan pelaksanaan didalam proyek ini.

Pengujian kebocoran . GAMBAR-GAMBAR “AS BUILT DRAWING” Kontraktor atau sub-sub kontraktor diwajibkan untuk membuat gambar-gambar “As Built Drawing” untuk Arsitektur. Ciptanusa Buana Sentosa .5.Pengujian bekerjanya mesin-mesin dan peralatan-peralatan lainnya.Untuk barang-barang dan material yang akan didatangkan ke site (melalui pemasaran). ditanggung oleh Kontraktor dan sub-sub Kontraktor yang bersangkutan. untuk kebutuhan pemeriksaan dan maintenance dikemudian hari. Gambar-gambar tersebut diserahkan kepada Pemilik setelah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi diserahkan sebelum serah terima pertama. 2. yang dianggap perlu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Pengujian mutu beton . 2-2 PT.Pengujian tekanan untuk pipa-pipa (plumbing) .1. misalnya : . Struktur dan M/E sesuai dengan pekerjaan yang telah dilakukan di lapangan secara kenyataannya. PENGUJIAN ATAS MUTU PEKERJAAN Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan mengadakan pengujian atas mutu bahan dan mutu pekerjaan yang telah diselesaikan sesuai dengan kebutuhannya masingmasing. maka Kontraktor dan sub-Kontraktor diwajibkan menyerahkan : ∗ Brochure ∗ Katalogue ∗ Gambar kerja atau shop drawing ∗ Moster dan sample.1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . Semua biaya-biaya untuk kebutuhan tersebut di atas. 2.4.Barang-barang contoh (sample) tertentu harus dilampiri dengan tanda bukti sertifikat pengujian dan spesifikasi teknis dari barang-barang/material-material tersebut.Pengujian kabel-kabel listrik (merger) . .

Ciptanusa Buana Sentosa .6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. material delivery schedule harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan.7. 2. gambar-gambar tersebut harus diserahkan minimum 15 hari sebelum pekerjaan tersebut akan dilaksanakan. SHOP DRAWING Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat gambar-gambar “Shop Drawing” setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan untuk terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . MATERIAL DELIVERY SCHEDULE Kontraktor atau Sub-Kontraktor diwajibkan membuat material delivery schedule untuk setiap jenis pekerjaan yang akan dilaksanakan dengan terlebih dahulu mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi . 2-3 PT.1.1.

Lemkra atau setara 3. harus dengan flooran yang rata dengan campuran yang disyaratkan.45 PT. Persiapan Keramik Setelah lantai dasar siap. 2. ● Untuk mencapai kepadatan yang baik maka sebelum pembuatan rabat beton atau beton tumbuk tanah urugan harus dipadatkan atau ditumbuk terus setiap turun 20 cm disiram air dan diurug lagi dan seterusnya. AM. Tile Adhesive yang digunakan ex.Summit atau setara. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . motif dan bahan disesuaikan dengan perencanaan. sesuai dengan gambar serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lain dan yang telah mendapat persetujuan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Gelaisi . 4. tidak bergelombang dan cukup kuat dan padat serta benar-benar horizontal/tidak miring. Warna. polish cement dan lain-lain pekerjaan yang berhubungan dengan pekerjaan ini. Lingkup pekerjaan Lingkup pekerjaan meliputi pemasangan keramik pada lantai-lantai termasuk tangga dengan pola yang telah ditentukan sesuai gambar atau seperti pada syaratsyarat dan spesifikasi khusus. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pemasangan keramik. 2 . PENYELESAIAN DENGAN HOMOGENIOUS TILE/ KERAMIK 1. ● Sedang untuk lantai dasar yang tidak berupa plat beton. Roman atau setara.10.1.10. Ceramic tile yang digunakan ex.2. PEKERJAAN LANTAI DAN PENYELESAIANNYA 2. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat untuk mendapatkan ubin yang baik dan warna yang sama dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). Dasar Lantai ● Lantai plat beton harus rata permukaannya.10. Bahan Homogenious tile yang digunakan ex.

siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. residu. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan ubin selesai. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit ubin seperti : minyak.46 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Pemotongan unit ubin hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. 2 . sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. teak oil harus dijauhkan dari permukaan lantai. Ciptanusa Buana Sentosa . bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pasangan beton finish (topping concrete) seperti yang ditunjukkan dalam gambar rancangan. aduk terisi padat serta siku dan waterpass. 5. miring yang tepat dan dilapisi waterproofing dan dicover mortar (untuk toilet) ubin dipasang dengan menggunakan tile adhesive. bidang ubin tidak boleh diinjak/diberi beban apapun. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan lantai. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata. ● Kelebihan air semen. ● Selama masa pengeringan yaitu 3 x 24 jam setelah pemasangan ubin. ● Bidang ubin harus rata. ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.10. ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. Pemasangan ● Setelah dasar lantai rata. PEKERJAAN PASANGAN TOPPING CONCRETE 1.3. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. Pekerjaan dilaksanakan pada tempat-tempat/bagian bangunan seperti yang ditunjukkan dalam gambar. 2.

3 Portland Cement .2. Air Air yang digunakan harus bersih dan memenuhi persyaratan dalam NI-2. .Penyimpanannya harus pada tempat yang tertutup dengan lantai terangkat oleh ganjal Pembesian / Penulangan Penulangan besi yang digunakan adalah U-24 atau digunakan baja anyaman (wiremesh) diameter 6 mm dan ukuran anyaman maximum 20 x 20 cm dari merek BHP. Pengendalian Pekerjaan Pekerjaan pasangan beton finish/topping concrete ini harus memenuhi ketentuanketentuan: NI-2-1971 NI-3-1970 NI-5-1961 NI-8-1974 SII-0051-74 SII-0136-84 SII-0013/81 3. Ciptanusa Buana Sentosa . .Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.47 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Lionmesh atau setara. Bahan-bahan Agregat Pasir & Split (koral) Agrerat harus terdiri dari gradasi yang sama dan sesuai dengan persyaratan di dalam NI-2 Bab 3.Kontraktor diharuskan menggunakan semen dari satu merk saja untuk seluruh pekerjaan toping concrete. 4. Pelaksanaan ● Campuran beton yang digunakan adalah campuran beton 1:2:3 yaitu 1 semen : 2 pasir : 3 split 2 .

● Kontraktor harus sudah menyiapkan seluruh stek-stek maupun anker-anker yang diperlukan pada kolom-kolom.48 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum mulai pekerjaan pengecoran beton finish (Topping Concrete). balok-balok beton yang akan berhubungan dengan konstruksi di atasnya.000 impuls/menit.4. .2. ● Pengecoran harus sesuai dengan persyaratan PB-1971 ● Sesudah pengecoran. ● Sebelum pengadukan kekentalan adukan beton harus diawasi dengan jalan memeriksa slump pada setiap campuran. tenaga. lapisan beton ini harus dipadatkan dengan penggetar (internal concrete vibrator) dengan dibantu alat penyendokan dan perajakkan.5 meter kecuali menggunakan perlatan khusus yaitu elephant chute atau tremi yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa .Bagian ini meliputi pengadaan bahan-bahan. ● Penggetar / vibrator tidak boleh digunakan untuk memasukkan beton ke dalam cetakan beton dan kecepatan getaran vibrator dalam aduk beton harus tetap berkisar antara ± 7. Lingkup Pekerjaan . 2 . 2. perlatan dan perlengkapan serta pemasangannya untuk menghasilkan pekerjaan yang berkwalitas. dengan mutu beton K-225 tidak tercapai dengan 1:2:3 ● Pemasangan wiremesh digelar setelah slab sudah dalam keadaan bersih dan siap untuk dicor dengan adukan beton. ● Portland Cement Semen yang digunakan harus dari mutu yang disyaratkan dalam NI-8 Bab 3.10. permukaan beton slab yang akan di cor harus dibersihkan dari debu dan kotorankotoran yang mengandung minyak atau lemak dan harus disiram air kalbont. PEKERJAAN LANTAI SCREED 1.Lantai screed digunakan pada lantai bawah finishing lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan sesuai dengan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Beton cor tidak boleh dijatuhkan dari ketinggian lebih dari 1.

● Pengecoran dilakukan sekaligus pada masing-masing lokasi pasangan. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Bahan lantai screed 2 cm dari adukan 1PC : 4 pasir.Semen Portland harus dari kualitas terbaik dan memenuhi persyaratan dalam NI-8. alas lantai screed harus dibersihkan dengan air bersih.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Permukaan lantai screed harus betul-betul rata dengan kemiringan sesuai ketentuan dan tidak cacat.49 PT. ● Untuk pemasangan bahan-bahan finishing lantai dapat dipasang minimum setelah 2 (dua) minggu atau setelah mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. SII-0013-81. Bahan-bahan . debu dan bebas dari pengaruh pekerjaan yang lain. selanjutnya lapisan screed dapat dilaksanakan. NI-8 dan PUBI 1982 3.Air harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 4. Pelaksanaan ● Lantai screed dilakukan pada dasar lantai plat beton yang telah diberikan dari segala kotoran.Pasir harus memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam PUBI 1982 pasal 11. 2 . SI-81 dan ASTM . ● Screed harus dibasahi selama 7 hari. atau ASTM C 150-78A ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 11 dan SII-0404-80 ● PUBI 1982 pasal 9 AFNOR P 18-303 ● Pengendalian seluruh pekerjaan ini harus sesuai dengan persyaratan dalam NI- 2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan salah satu persyaratan dalam: ● NI-8. ● Sebelum lantai screed dilakukan. . setelah bersih alas lapisan dilpais cairan semen (air semen) maksimum 20 menit.

Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat. Lemkra atau setara 2. membersihkan lantai batu granite. 4. ukuran dan pola sesuai gambar. Ciptanusa Buana Sentosa . Persiapan • • • Pembersihan permukaan lantai yang akan dipasang granite. Perekat yang digunakan ex. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. sesuai standar yang berlaku untuk lantai granite. Tebal. PENYELESAIAN DENGAN GRANIT Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. perbaiki sambungan yang terbuka dan menggati pekerjaan yang salah.50 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.5. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. perletakan dan penampilan. Bahan • • • Granite yang digunakan adalah granite ex. 2 . AM. Import. atas persetujuan perancang.10. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 1. Pemasangan Secara umum menggunakan sistem pemasangan wet system yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan.

● Bagian kaki/tanggul dari beton bertulang yang merupakan satu kesatuan dari pekerjaan struktur.11. ● Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. ● Masing-masing pasangan railing dipasang pada tempat/bagian yang sudah disiapkan dudukannya.11. impra atau setara.51 PT. ● Bagian ini diberi plint sesuai gambar rencana dan bagian permukaan atas dinding tersebut dipasang keramik atau material lain sesuai gambar rencana.3.2. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2 . LINGKUP PEKERJAAN Meliputi pengadaan bahan.11. 2. PELAKSANAAN DAN PEMASANGAN ● Pelaksanaan pekerjaan merupakan perakitan masing-masing bagian bahan yang telah disiapkan sesuai gambar rencana. yang dibentuk sesuai gambar rencana. ● Finishing melamin ex. 2.1. ● Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih dan halus. pemasangan sampai penyerahan dalam kondisi finish sesuai gambar rencana. Kontraktor bertanggung jawab sejak persiapan bahan. dan dites permukaan atau railing tersebut harus rata horizontal dan mempunyai ketinggian yang sama terhadap lantai. Pada dinding void yang mempunyai ketinggian + 10 cm dari muka lantai atau sesuai gambar harus sudah disiapkan dudukan untuk pasanganpasangan railing. serta masing-masing bagian railing harus tepat pada bagian tersebut. PEKERJAAN RAILING 2. ● Pemasangan railing pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. BAHAN ● Tiang railing besi hollow dan handrail dari kayu Nyatoh kelas 1 untuk interior dan exterior. kayu). peralatan dan tenaga kerja yang cukup ahli dalam pekerjaan halus dan presisi (besi.11.

3. dak teras. ● Pemborong tidak dibenarkan mengubah standar dengan cara apapun tanpa izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dan Liquid Waterproofing ex. 2. TAPP I 803 dan 407.2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. c. baik mengenai komposisi. 2. LINGKUP PEKERJAAN ● Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja. seperti pada toilet. digunakan Liquid Waterproofing ex. Pemborong harus menunjuk rekomendasi dari lembaga resmi yang ditunjuk sebelum memulai pekerjaan.52 PT. ASTME.12.1. wajib mengadakan test bahan pada laboratorium yang independent. Untuk lapisan kedap air pada Ground Reservoir digunakan Sheet Membrane Waterproofing ex. Untuk lapisan kedap air pada pelat lantai area basah. Ground Reservoir. BAHAN 1. Sika atau setara. Untuk lapisan kedap air pada atap menggunakan Sheet Membrane. mencakup seluruh bagian pelat atap. menggunakan ex. PENGUJIAN ● Bila diperlukan.Sika atau setara. PEKERJAAN WATERPROOFING 2.12.12. Bahan a. memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar. ● Bagian yang harus diwaterproofing ini.12. daerah-daerah basah pada dinding dan pelat lantai. konsentrasi dan hasil yang ditimbulkannya. b. 2. ASTM 828. 2 . Persyaratan Standar Mutu Bahan ● Standar dari bahan dan prosedur yang ditentukan oleh pabrik dan standar-standar lainnya seperti NI 3. Ciptanusa Buana Sentosa . Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian dalam. Sika atau setara pada lantai dan dinding bagian luar.

Ciptanusa Buana Sentosa . Persyaratan Umum ● Semua bahan sebelum dikerjakan harus ditunjukkan pada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.4. 2. lengkap dengan ketentuan/ persyaratan pabrik yang bersangkutan. Pemborong harus memberikan jaminan atas produk yang digunakan terhadap kemungkinan bocor.5. maka bahan-bahan pengganti harus yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan contoh yang diajukan oleh Kontraktor. SYARAT-SYARAT PELAKSANAAN 1. permukaan bagian yang akan diberi lapisan ini harus dibersihkan sampai keadaan yang dapat disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dengan cara-cara yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. ● Pemborong bertanggung jawab atas kerusakan bahan-bahan yang disimpan. Tempat penyimpanan harus cukup. ● Peil dan ukuran harus sesuai. serta jaminan dari pihak pemasang (applicator) untuk mutu pemasangan. ● Sebelum pekerjaan ini dimulai. sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pada waktu penyerahan. baik sebelum atau selama pelaksanaan. kering dan bersih. ● Bahan harus disimpan di tempat yang terlindung. ● Semua bahan yang tidak disetujui harus diganti tanpa biaya tambahan. 2 . ● Jaminan yang diminta adalah jaminan dari pihak pabrik untuk mutu material. PENGIRIMAN DAN PENYIMPANAN BAHAN ● Bahan harus didatangkan ke tempat pekerjaan dalam keadaan baik dan tidak bercacat. Beberapa bahan tertentu harus masih tersegel dan berlabel pabriknya.12. kalau terdapat kerusakan yang bukan karena tindakan Pemilik. tertutup tidak lembab. Jika dipandang perlu diadakan penukaran atau penggantian. 2. ● Pemborong diwajibkan melakukan percobaan-percobaan dengan cara memberi air di atas permukaan yang diberi lapisan kedap air dan pelaksanaan pekerjaan dapat dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi.12.53 PT. pecah dan cacat lainnya. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi.

spesifikasi dan lainnya. sebelum kelainan tersebut diselesaikan.50 mm lengkap dengan primer. Pemborong harus segera melaporkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum pekerjaan dimulai. ● Bila ada perbedaan dalam hal apapun antar gambar. ● Khusus untuk bahan waterproofing yang dipasang berhubungan langsung dengan matahari tetapi tidak mempunyai lapis pelindung terhadap ultra violet atau apabila disyaratkan dalam gambar pelaksanaan atau spesifikasi arsitektur.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Cara-cara pelaksanaan pekerjaan harus mengikuti petunjuk dan ketentuan dari pabrik yang bersangkutan. Pemborong juga wajib membuat shop drawing untuk detail detail khusus yang belum tercakup lengkap dalam gambar/ dokumen kontrak. tebal 1. Pemborong tidak dibenarkan memulai pekerjaan di suatu tempat dalam hal ada kelainan/ perbedaan di tempat itu. 3. ● Shop drawing sebelum dilaksanakan harus mendapat persetujuan lebih dulu dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka di bagian atas dari lembar waterproofing ini harus diberi lapisan pelindung sesuai gambar pelaksanaan. Cara Pelaksanaan ● Pemasangan harus dikerjakan oleh ahli yang berpengalaman (ahli dari pihak pemberi garansi pemasangan) dan terlebih dahulu harus mengajukan "metode pelaksanaan" sesuai dengan spesifikasi pabrik untuk mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. tebal 1. cara pemasangan atau persyaratan khusus yang belum tercakup secara lengkap dalam gambar kerja/ dokumen kontrak sesuai dengan spesifikasi pabrik. dan atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. screed lapisan ke-1 dan screed lapisan ke-2. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Dalam shop drawing harus jelas mencamtumkan semua data yang diperlukan termasuk keterangan produk.50 mm lengkap dengan primer. dimana lapisan ini dapat berupa screed maupun material finishing. ● Waterproofing untuk ruang-ruang basah. 2 . ● Waterproofing untuk atap.54 PT. kawat ayam dan pengaturan ke-miringan harus sesuai dengan yang dibutuhkan. Gambar Detail Pelaksanaan ● Pemborong wajib membuat shop drawing (gambar detail pelaksanaan) berdasarkan pada gambar dokumen kontrak dan telah disesuaikan dengan keadaan di lapangan. 2.

warna. selama 10 (sepuluh) tahun termasuk mengganti dan memperbaiki segala jenis kerusakan yang terjadi. Contoh ● Pemborong wajib mengajukan contoh dari semua bahan. ● Pemborong bertanggung jawab atas kesempurnaan pekerjaannya sampai dengan saat-saat berakhirnya masa garansi. terhadap kemungkinan pergeseran. tekstur dan merek yang memenuhi spesifikasi akan diambil oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan akan diinformasikan kepada Pelaksana selama tidak lebih dari 7 (tujuh) hari kalender setelah penyerahan contoh-contoh bahan tersebut. lecet permukaan atau kerusakan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. brosur lengkap dan jaminan dari pabrik. Pengujian Mutu Pekerjaan ● Pemborong diwajibkan untuk melakukan percobaan/ pengetesan terhadap hasil pekerjaan atas biaya sendiri. pecah dan cacat lainnya. 6. dalam gambar-gambar atau ● Pemborong harus menempatkan tenaga ahli di lapangan yang setiap saat diperlukan bisa berdiskusi dan dapat memutuskan setiap persoalan di lapangan. 7. ● Pada waktu penyerahan maka Pemborong harus memberikan jaminan atas semua pekerjaan perlindungan terhadap kemungkinan bocor. 2 . ● Keputusan bahan jenis. 5.55 PT. baik teknis maupun administratif. Ciptanusa Buana Sentosa . Pekerjaan percobaan dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. seperti memberi siraman diatas permukaan yang telah diberi lapisan kedap air. Kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebanyak minimal 2 (dua) produk yang setara dari berbagai merek pembuatan atau kecuali ditentukan lain oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi atau Arsitek. baik yang terdapat pada uraian dan syarat-syarat maupun yang tercantum peraturan-peraturan yang berlaku. Pemborong dan Tanggung jawabnya. kecuali bahan disediakan oleh proyek. ● Pemborong harus mengikuti semua peraturan. akibat kegagalan dari bahan maupun hasil pekerjaan yang berlaku. Syarat Pengamanan Pekerjaan ● Pemborong wajib mengadakan perlindungan terhadap pemasangan yang telah dilakukan.

Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . ● Biaya yang timbul untuk pekerjaan perbaikan ini adalah tanggung jawab Pemborong.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Kalau mendapat kerusakan yang bukan disebabkan oleh tindakan Pemilik atau pemakai pada waktu pekerjaan ini dilakukan/ dilaksanakan maka Pemborong/Kontraktor harus memperbaiki/mengganti sampai dinyatakan dapat diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi.56 PT.

memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. PEKERJAAN KHUSUS 2. KIA atau setara dimana pemasangan mengikuti prosedur pabrik : ● CLOSET JONGKOK Tipe Warna Lokasi : Standart : Ditentukan kemudian : Semua toilet (sesuai gambar) ● CLOSET DUDUK Tipe Warna Shower Spray Lokasi : SUPERIOR C 436 dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : TX. Ciptanusa Buana Sentosa . 57 M dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : Seluruh Toilet Pria 2 .475 SW : Kamar mandi Mess ● LAVATORY / WASTAFEL Tipe Warna Faucet Lokasi ● URINAL : LW 587 J dengan kelengkapannya : Ditentukan kemudian : ditentukan kemudian : Kamar Mandi Mess Tipe Warna Lokasi : U. bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar.13. 2. Perlengkapan Saniter Perlengkapan saniter yang digunakan adalah ex Toto. SANITER & PERLENGKAPANNYA 1.13. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja.1.57 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

bahan dan peralatan yang dipergunakan untukmelaksanakan pemasangan pekerjaan GFRC sesuai gambar rencana. tempat wudhu. Tempat Sampah. dapur. Pengendalian Pekerjaan Semua pekerjaan yang disebutkan dalam Bab ini harus dikerjakan sesuai standar spesifikasi : 2 .13N untuk Tempat Wudhu.58 PT.Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.13. .13V7N untuk Dapur/Pantry T. 1BN : Setiap WC. Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN GLASS FIBRE REINFORCED CONCRETE (GFRC) 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● FLOOR DRAIN Tipe Lokasi ● CLEAN OUT : TX. tempat sampah : TOTO : Seluruh Toilet : TX 475 SE : Kamar Mandi Mess : Ditentukan Kemudian : Chrome : Toilet (sesuai gambar) : T. 30. M/E Room.26. MEIWA atau setara – Stainless Steel dengan sayap : Pantry/Dapur (sesuai gambar) Tipe Lokasi ● SHOWER Tipe Lokasi Tipe Warna Lokasi ● KRAN AIR ● TEMPAT TISSUE Tipe ● KITCHEN SINK SINGGLE BOWL Tipe Lokasi 2. 23. M/E Room T.BQ. 2. seluruh toilet.AR.13 untuk tanaman : Ex. Lingkup Pekerjaan .2. Janitor.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

ASTM : A 36 – 84 A A 307 – 83 A E 84 – 84 A

Structural Steel Standard Fastener Fire Rsistant Rating

3. Bahan –Bahan o Fabricated dari pabrik, dengan density yang tinggi reinforced cement dengan glass-fibre yang tahan sinar ultraviolet. o Alkali resistant sebesar 5 %. o Rangka dan angker dari bahan galvanized steel, tebal lapisan 20 mikron. o Bahan yang dipakai dari produksi PT. Krazu Nusantara atau setara. Material Sample dengan ukuran 30 x 30 cm agar diserahkan untuk mendapatkan persetujuan dari Tim Teknis / konsultan Supervisi. o Testing Sertifikat yang menerangkan bahwa bahan tersebut sudah ditest oleh Laboratorium Independent agar diserahkan pada Tim Teknis / konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan : - test beban angin - test sealant - test ketahanan kebocoran air o proses pengetesan ini harus disaksikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. o Finishing : Motif sesuai desain o Warna : Natural

4. Pelaksanaan - Sebelum mulai pekerjaan, Pemborong harus membuat gambar kerja + detail (shop drawing), dengan skala besar dan diserahkan kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan. - Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini. - Pelaksanaan pekerjaan harus lengkap dengan peralatan bantu untuk mempermudah serta mempercepat pemasangan dengan hasil yang akurat, teliti, dan tepat pada posisinya. - Pengukuran di lapangan hendaknya agar dilaksanakan sebelum pelaksanaan pekerjaan dan pembuatan gambar kerja. - Jaminan 2 tahun secara tertulis dari Kontraktor dan Installer tentang persetujuam mengenai perbaikan atas segala kerusakan. - Finish joint agar mengikuti instruksi-instruksi dari pabrik, sambungan harus kedap air dan memenuhi syarat kekuatan terhadap angin.
2 - 59
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Detail pada setiap pertemuan harus rapih, bersih dari goresan-goresan/cacat. - Koordinasi dengan pekerjaan-pekerjaan yang lainnya agar dilaksanakan.

2.13.3. PEKERJAAN CAULKING DAN SEALING

1. Lingkup Pekerjaan Bagian ini meliputi pengadaan bahan, peralatan, tenaga dan pekerjaan “caulking” dan “sealing” pada sambungan-sambungan antara kusen alumunium dan bahan lain, pekerjaan kaca, atap, saniter dan lain-lain seperti tertera dalam gambargambar.

2. Pengendalian Pekerjaan Seluruh pekerjaan harus sesuai dengan standar-standar yang disebutkan dalam : ASTM - C - 920 - 86 : Elastomeric Joint Sealant ASTM - C - 679 JIS A - 5758 BS – 5889 Rekomendasi Aplikator : 5 tahun pengalaman.

3. Diskripsi Sealant : untuk sambungan interior dan exterior yang bergerak dan terekspos tahan terhadap cuaca. Caulking : untuk sambungan (bergerak) interior.

4. Bahan-Bahan dan Produk - Produk yang digunakan Dow Corning, GE Silglaze atau setara - Backgrout material (bahan pengisi) daribatang busa polystyrene berbentuk silinder d. 10-15 mm, atau bahan lain yang sejenis dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - Selant untuk Pasangan Bata dan Kosen (exterior). Sealant (bahan penutup) dari produksi Shinetsu, GE atau setara.

2 - 60
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

- Sealant untuk pasangan kaca yang setaraf dengan Weather Seal produksi Dow Corning, GE atau setara. - Silicon Sealant Translution agar memakai produksi Dow Corning, GE Silicon Sanitary Grade Anti Fungus atau setara. - Warna akan diberikan oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi berdasarkan rekomendasi Konsultan. - Dempul sesuai NI – 3 Pasal 45 - Bahan pembersih yang dapat dipakai untuk pemasangan caulking dan sealant antara lain adalah Xylol, Xylene dan Toluene.

5. Pelaksanaan Pekerjaan harus dilaksanakan oleh tenaga-tenaga terlatih untuk jenis pekerjaan ini. Pekerjaan harus rapih, teliti, bersih, dan menodai pekerjaan-pekerjaan lain yang ada di sekitarnya. Sedapat mungkin, permukaan yang akan disealant harus kasar (untuk rekatan). Penggunaan bahan harus sepenuhnya mengikuti rekomendasi produsen, sesuai kondisi daerahnya. Tidak diperbolehkan ada gelembung udara, kotoran, pada hasil pemasangan sealant. Bubuhkan pasir silica ada bagian luar permukaan sealant untuk mencegah keluar dari dinding luar.

2.13.4. PEKERJAAN GRILL

1. Lingkup Pekerjaan Yang termasuk pekerjaan ini adalah penyediaan tenaga kerja, bahan-bahan peralatan dan alat-alat bantu lainnya termasuk pengangkutannya yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini sesuai dengan yang dinyatakan dalam gambar, memenuhi uraian syarat di bawah ini serta memenuhi spesifikasi dari pabrik yang bersangkutan. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat seperti yang ditunjukkan pada gambar.

2. Bahan

2 - 61
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

62 PT. • • • 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . Finishing Al. unitized panel yang berdasarkan gambar rencana. halus. Finishing Extrusion ex Alexindo atau setara. Pemasangan unit-unit panel secara keseluruhan harus kaku dan kuat serta tidak mudah goyah. Alumunium Perforated sheet t=2 mm menggunakan ex Alexindo atau setara. Pemasangan panel pada tempat yang telah ditentukan sedemikian rupa sehingga benar-benar presisi sebagaimana dalam gambar rencana. dibuat Pembuatan dan perakitan bahan-bahan tersebut sesuai gambar rencana harus dilakukan oleh tenaga ahli yang khusus dalam pekerjaan ini dan pada tempat khusus atau bengkel yang menjamin pekerjaan tersebut rapih. Pelaksanaan dan Pemasangan • • Pelaksanaan pekerjaan menggunakan sistem. Perforated dengan cat synthetic enamel ex Catylac atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • • • • Grill Alumunium dari bahan ex Alexindo atau setara yang dibentuk sesuai dengan gambar rencana. Pelaksanaan pemasangan harus selalu mendapat pengawasan dan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Rangka penyangga menggunakan besi hollow 4cm dibuat sesuai dengan gambar rencana. 3.

maka Pemborong harus segera 2 . PEKERJAAN LUAR BANGUNAN 2. dengan CBR untuk sub grade lebih dari 5%. ditaburi pasir halus dan diratakan. Lingkup Pekerjaan Meliputi pekerjaan pedestrian dan lantai luar bangunan dengan menggunakan bahan paving block dan beton jepit sebagai pembatas (transisi) 2. PEKERJAAN PAVING BLOCK 1. sehingga bila ada perubahan-perubahan di luar ketentuan rencana. Selanjutnya lapisan base case diatasnya adalah batu pecah setebal 15 cm. Kemudian baru disusun paving block. maka sirtu dipasang dengan ketebalan 20 cm.14. Kemudian dilapisi pasir setebal 4 cm dan dipadatkan sampai rata. dipadatkan dengan stamper sampai rata. Perawatan dan Pengujian Selama dan masa garansi adalah masa pengujian dan perawatan. ● ● ● ● 4. Khusus tanah urugan perlu pemadatan dengan stamper dan setiap penurunan 15-20 cm harus disiram air dan ditambah urugan. Pemasangan pada bidang atau area-area yang sulit atau memerlukan penanganan khusus harus dikonsultasikan pada pihak produsen/pabrik. Setelah permukaan tanah cukup rata.14. Cisangkan atau Conblock Indonesia atau setara. Pasir yang digunakan adalah pasir kelas 1 (satu). lalu dipadatkan lagi sampai benar-benar tidak turun lagi atau sudah rata.65 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Pelaksanaan Pemasangan ● Untuk melaksanakan paving block pertama-tama tanah harus diratakan. kemudian dipadatkan dengan menyiram air pada permukaan tanah terutama tanah urugan. Ketebalan Paving 8 cm ( untuk parkir kendaraan ) 3. Beton jepit dan lain-lain disesuaikan degan prosedur pabrik diatas.1. Bahan • • • Paving block yang digunakan ex. Ciptanusa Buana Sentosa .

2 .66 PT.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR mengganti bahan baru atau memperbaiki kondisi tanah atau bahan pendukungnya atas biaya sendiri dan tanpa mengganggu aktivitas atau sirkulasi kendaraan. Ciptanusa Buana Sentosa .

Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia . anti korosi. JIS Besi cor: “Grey Cast Iron” Groot: Non Metalic.15. pipa kotak. brachets. pipa bulat.66 PT. Pekerjaan ini dilaksanakan pada tempat-tempat atau bangunan seperti yang ditunjukan dalam gambar rancangan dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. siku dan alat-alat pendukung seperti angkur. anti susut. 2. Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan: SII-0163-79 (Hot Rolled Plate) SII-0589-81 (Steel) SII-0780-83 (Bolts) SII-0589-81 (Nuts) 3. sesuai standar SII. Bahan-bahan Pelat. PEKERJAAN LOGAM FABRIKASI 1. Fabrikasi Dibuat sesuai shop drawing yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . bahan-bahan dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pembuatan dan pemasangan pekerjaan logam seperti yang ditunjukkan dalam gambar.15. PEKERJAAN LOGAM 2.1.Black Steel (Interior) – cat duco 4. Pelat besi galvanized Pelat besi perforated Besi bulat: . Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.Galvanized Steel (Exterior) – cat duco . tidak bergas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.

Kontraktor harus menyerahkan contoh bahan dan pekerjaaannya kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Sambungan dan tempelan bila ada. Sebelum dilakukan pemasangan di lapangan. Handrail tangga harus dibuat contoh satu segmen. 2 . dipasang di tempat yang ditunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. harus rata dan rapat 5. dibatasi seminimal mungkin. Pelaksanaan Grill strip baja ukuran sesuai dengan gambar untuk menutup kontrol bak saluran air buangan sesuai gambar-gambar dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi.67 PT. untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan dijadikan acuan untuk kualitas pekerjaan berikutnya. Ciptanusa Buana Sentosa Indonesia .

Kunci e.2. Ciptanusa Buana Sentosa . PERKERASAN JALAN. Cisangkan 2 . split. Galian dan urugan harus mencapai peil yang dibutuhkan sesuai gambar rencana. Jalan dibuat dengan kemiringan 2% kearah pembuangan air hujan ditepi jalan sesuai gambar rencana : Paving Block : Sesuai gambar rencana : 8 cm : kansteen dan Tali air : Conblock Indonesia.68 PT. 2. PARKIR DAN PEDESTRIAN 1. Kemudian dipasang lapisan sesuai dengan spesifikasi struktur jalan d. BAHAN -BAHAN 3. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan bahan interlocking block. Contoh berikut data Teknis bahan yang akan dipakai harus diserahkan kepada Konsultan Supervisi untuk mendapatkan persetujuan dan diuji kebenarannya terhadap standar atau ketentuan yang diisyaratkan.1. b. Profil dan ukuran c. pasir. dan lain lain konstruksi bagian bawahnya sampai mendapat hasil sesuai dengan gambar rencana 2.16. PELAKSANAAN PEKERJAAN a.3. 2. serta pemadatan tanah urug. sirtu.3 Pengiriman dan Penyimpanan.3.1 Contoh bahan dan Data Teknis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. 2. persiapan bagian bagian halaman yang akan dipasang interlocking block. Tebal d. Barang harus tetap berada dalam kemasan nya dan harus dilindungi terhadap kerusakkan. PROSEDUR UMUM 2. tidak cacat dan harus dilengkapi merek dagang yang jelas dan asli. Bahan harus didatangkan kelokasi pekerjaan dalam keadaan baik. Produksi setara dgn 4.1 Bahan untuk jalan dan parkir a. Material b. 3. Urugan kemudian dipadatkan dengan digilas sehingga padat dan stabil sesuai dengan CBR yang dibutuhkan pada gambar rencana c.

b. Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan Bingkai (kansteen) / tanggul Perlengkapan dan peralatan Contoh Bahan 4. c.1 . Ciptanusa Buana Sentosa . Alat pemotong interlocking block Kayu dan papan. Lapisan Dasar Jalan a. 2 .5 ton b.2 . Kelengkapan Peralatan Peralatan yang dibutuhkan harus sudah disiapkan sebelum pemasangan interlocking block dimulai: Peralatan tersebut adalah: a. d. 4.1. Semua bingkai (kansteen) harus sudah terpasang dengan baik sebelum pemasangan interlocking block. c.3 . Lapisan dasar sesuai spesifikasi struktur jalan b. harus dikerjakan oleh tenaga yang sudah trampil dan dipimpin oleh tenaga ahli yang berpengalaman lengkap dengan peralatannya.1. Sebelum mulai pekerjaan . Permukaan sub-base harus sesuai dengan kemiringan permukaan interlocking block yang diinginkan dan bila tidak disebutkan lain dalam perencanaan harus minimum 2% pada arah yang disesuaikan dengan rencana. 4.4 Contoh bahan a. Mesin pemadat interlocking block (plate vibrator) kapasitas minimal ton dan maksimal 1. Bingkai (Kansteen).Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.69 PT. pelaksana harus menyerahkan kepada Konsultan Supervisi contoh contoh bahan yang akan digunakan b. Semua galian untuk instalasi dibawah dan saluran saluran harus sudah dilaksanakan terlebih dahulu sebelum pemasangan interlocking block 4. tanggul a. harus diperhatikan terlebih dahulu syarat syarat yang harus dipenuhi.1. yang sudah diserut rata untuk jidar perataan pasir Benang.1.1 PERSYARATAN SEBELUM PEMASANGAN Sebelum paving block mulai dipasang. yaitu : a. d. b. sapu ijuk dan peralatan lainnya yang dianggap perlu.

Penyimpangan/deviasi permukaan datar adalah 8 mm bila diukur pada setiap jarak 3 m’ garis lurus. block dipadatkan 3 kali jalan sampai celah celah antara interlocking block betul betul terisi penuh. Kemudian abu batu berukuran maksimal 1 mm ditaburkan diatas permukaan interlocking dan disapu dengan sapu ijuk.1. 4. tetapi hanya diratakan dengan jidar dengan tujuan untuk mendapatkan permukaan yang rata. Sambil disapu. Cara Pemasangan a. f. Bagian bagian yang dipotong harus dipotong dengan alat pemotong khusus. Pasir a. Kemiringan permukaan adalah 2% kearah drainase.2 .5 m2 dengan sentrifugal 1. Setiap pekerjaan yang rusak harus diperbaiki sesuai dengan prosedur produsen/pabrik.2. Perbedaan maksimum antara material interlocking maksimal 2 mm. 2 . dikenal dengan nama pasir extra beton b. Pelaksana wajib membuat gambar gambar Shop Drawing untuk pelaksanaan yang dibuat berdasarkan gambar rencana dengan ukuran ukuran berdasarkan kondisi lapangan. Lapisan kedua digelar pasir lebih kurang 3 cm dan pasir tidak boleh dipadatkan.2. b.2. Pemadatan pertama dilakukan minimal 3 kali jalan sebelum celah antara diisi pasir h. Pasir tersebut digelar dalam 2 tahap.3 – 0.70 PT. Pasir untuk lapisan bawah interlocking harus merupakan pasir yang tajam dan bersih dengan kadar tanah tidak lebih dari 3% berat . start pemasangan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c. Ciptanusa Buana Sentosa . 5. d. Pemasangan yang telah terkunci tepi tepinya kemudian dipadatkan dengan plate vibrator (luas darasar plate 0.6 – 2 ton) g. Celah atau naad antar unit maksimum 5 mm. c. Cara pemasangan harus sesuai dengan syarat dari produsen dan gambar rencana dengan memperhatikan antara lain. 4. Lapisan I digelar pasirlebih kurang tebal 4 cm kemudian dipadatkan dengan vibrator. Pengisian abu batu antar celah block dilaksanakan kembali sebelum serah terima terakhir. bentuk pola.PEMASANGAN 4. e. SYARAT PEMELIHARAAN a. Semua kerusakan menjadi tanggung jawab kontraktor b.

arsitek M&E dan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. peralatan dan alat bantu yng dibutuhkan dalam terlaksananya pekerjaan ini. standard spesifikasi bahan yang digunakan serta sesuai dengan petunjuk konsultan Konsultan Supervisi 2. supaya tidak terjadi kerusakan terhadap pekerjaan yang sudah terpasang atau sedang dipasang. bahan bahan. Pembersihan lokasi Lokasi yang akan ditanami.3 Semua bahan sebelum dipasang.17. Pengadaan tanaman atau penyediaan bibit. LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan tenaga kerja. puing bangunan. Pekerjaan tanah / Pengolahan tanah 3. 2 . Kemudian tanah digemburkan b. harus mendapat persetujuan dari Konsultan Supervisi 3. Pekerjaan Perawatan / Pemeliharaan tanaman 2. 2. harus bersih dari kotoran. sisa akar tanaman dan tanaman liar.2 Sebelum memulai pekerjaan. untuk mencapai hasil yang baik (maksimal).71 PT. Uraian macam pekerjaan: 1. tanaman semak/perdu/penutup tanah serta penanaman rumput di halaman. PROSEDUR UMUM 2. PEKERJAAN LANSEKAP 1. PERSYARATAN PELAKSANAAN PENANAMAN TANAMAN 3. pekerjaan penanaman 4.1 PEKERJAAN PERSIAPAN a. Ciptanusa Buana Sentosa . persiapan tanah dan penambahan top soil serta pembentukan tanah kemudian penanaman pohon lengkap dengan steiger. Pekerjaan Persiapan Penanaman 2. peraturan pemakaian bahan yang berlaku.1 Semua Pekerjaan dilaksanakan dengan mengikuti petunjuk dan syarat syarat pekerjaan lansekap. harus dilaksanakan kordinasi dengan struktur. Pekerjaan tersebut mulai dari pembersihan tanah.

leveling tanah mengikuti gambar rencana. 3.72 PT. Pembersihan tanah Tanah yang telah siap untuk dilaksanakan penanaman harus benar benar bersih dari puing.2 PEKERJAAN TANAH a. Pengadaan peralatan kerja/ bahan penunjang lain Disediakannya peralatan peralatan standard untuk melakukan pekerjaan tersebut termasuk ketersediaan air bersih yang bebas dari lumpur dan bahan kimia yang merusak. dll Tanah yang dipakai untuk urugan adalah lapisan tanah top soil b. Pembentukan tanah. tanaman harus bebas dari penyakit. c.3. dalam keadaan terbungkus (keranjang/poly bag) Perlu diperhatikan cara pengangkutan yang baik untuk mengurangi resiko kerusakan tanaman.1. kerikil. maka bibit tanaman tersebut disimpan teratur ditempat yang teduh. maka harus dilaporkan kepada konsultan Konsultan Supervisi untuk diambil keputusan dari perbedaan tersebut.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Tanaman harus berasal dari stock nursery yang sudah tumbuh. 3. Pengujian bibit tanaman Pengujian dilakukan berupa memeriksa jumlah dan jenis tanaman. PEKERJAAN PENANAMAN POHON a. Jika terjadi perbedaan antara gambar dan keadaan di lapangan. melihat bentuk / form dari tanaman.3 PEKERJAAN PENANAMAN Semua pekerjaan harus sesuai dengan rencana. Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan persiapan meliputi persiapan peralatan 2 . d. Tanah yang dibuang diganti dengan top soil baru yang dicampur dengan pupuk dengan perbandingan seperti disebutkan di uraian berikut. Pengolahan tanah Pembuatan lubang lubang sesuai dengan kebutuhan dan didiamkan selama 5 hari. Jika tanaman terssebut sudah dalam keadaan baik dan memenuhi syarat. 3. Pekerjaan Persiapan .

alat penggembur tanah . PEKERJAAN PENANAMAN SEMAK/PERDU a. minimal setebal 20 cm padat ketinggian sesuai rencana.5. 2 . ember.Daun yang terlalu tua/ masih muda harus dikurangi.73 PT. . 3. Kemudian baru diadakan pengolahan tanah.Penyediaan pupuk . . Ciptanusa Buana Sentosa .Kemudian disiram dengan air sebanyak 10 liter untuk setiap pohon.5 – 8.Batang tanaman yang diikat denngan steger terlebih dahulu dibungkus dengan karung supaya batang tanaman tersebut tidak rusak. dengan maksud untuk membantu mengurangi penguapan.Penyediaan bibit b. Pematokan dan Pengolahan Tanah Seluruh permukaan tanah diurug dengan top soil (tanah merah super tanpa batu). .2. Pekerjaan Persiapan . kemudian dipasang steger (penunjang tanaman) yang diikat dengan tali ijuk.Steger tanaman . Pelaksanaan Penanaman Pohon . Periksa PH tanah. Penggalian lubang tanaman untuk pohon : o ukuran atas 80 x 80 cm o ukuran dasar lubang 80 x 80 cm o ukuran dalam 100 x 100 cm - - c. Top soil sampai kedalaman 50 cm dicampur dengan humus dengan bandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus.3. dan untuk selanjutnya penyiraman dilakukan setiap 2 kali sehari selama dua bulan pertama setelah penanaman.Setelah didiamkan selama 5 hari dan pupuk sudah menyatu dengan tanah olahan lubang tersebut disiram dengan air . setelah itu kompos steril siap pakai diletakkan diatas permukaan tanah setebal 5 cm.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR . .Secara umum sama dengan Persiapan penanaman pohon. .Setelah pekerjaan penanaman selesai.Keranjang atau pembungkus tanaman harus dilepas dengan hati-hati dekat lubang yang ditanami .Bibit tanaman tersebut dimasukkan dengan hati hati kedalam lubang yang akan ditanamiTanah diurug sedikit demi sedikit (top soil + pupuk) sambil dipadatkan secukupnya supaya tanaman tidak goyah . PH yang baik adalah sekitar 4.Batas permukaan tanaman harus lebih tinggi 5 – 10 cm dari permukaan tanah yang sebenarnya.Pangkal batang pohon harus tepat pada permukaan tanah.Ketersediaan alat pemeliharaan seperti selang.

.Kemudian lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.3.74 PT.Areal bebas dari sampah.Jarak tanaman sesuai gambar . c. Hindari terjadi lubang lubang genangan air serta erosi. cukup menggunakan sebilah papan yang dipukul berulang kali ke permukaan rumput atau digiling dengan buis beton ukuran kecil diberi lapisan pasir. kemudian disiram air sebanyak 10 liter/m2 dan penyiraman selanjutnya dilakukan 2 (dua) kali sehari .Seluruh tanaman harus bersih dari tanaman liar/sampah .Secara umum. Cara Penanaman Rumput .Dalam proses pertumbuhan rumput.Daerah yang ditanami harus dicangkul dan diratakan sambil dipadatkan . teknis pelaksanaan penanaman sama dengan penanaman pohon . 2 . PEKERJAAN PENANAMAN RUMPUT a. Pelaksanaan Penanaman .3.lubang tersebut didiamkan selama 3 hari.Setelah selesai penanaman.Tanah asli diganti dan diolah dengan perbandingan 7 bagian tanah top soil berbanding dengan 3 bagian humus steril. puing dan rumput liar . Pengolahan Tanah . Selanjutnya cukup disiram sehari sekali.Rumput berupa lempengan 30x30 cm dari jenis rumput gajah mini . Ciptanusa Buana Sentosa . b. . Kedua bahan dicampur merata.Untuk meratakan permukaan. dicangkul minimum 20 cm kemudian tanah asli diganti dengan top soil bercampur humus dengan perbandingan 3 bagian top soil berbanding dengan 1 bagian humus. tanaman liar lainnya harus dibuang tanpa menggunakan weed killer.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR b.Permukaan tanah untuk penanaman rumput pada bidang luas harus dibuat kemiringan 2 per mil atau sesuai gambar. . . 3.Seluruh areal yang akan ditanami rumput.Lapisan kompos diletakkan pada lubang lubang yang akan ditanami tanaman setebal 5 cm .Penyiraman dilaksanakan 2 kali sehari sampai rumput tumbuh dengan baik. Petunjuk Penanaman . setelah itu tanah digemburkan dan dicangkul sedalam 50 cm .Pekerjaan diatas dilakukan setelah selesai pekerjaan sipil/engineering dan penanaman pohon.

.1 LINGKUP PEKERJAAN . . Ciptanusa Buana Sentosa .Pekerjaan ini meliputi: • penyiraman • Penyiangan • Penggantian pohon/tanaman mati atau rusak • Pemangkasan • Pemupukan • Pemberantasan hama/penyakit 4.Semua pekerjaan dilaksanakan mengikuti petunjuk gambar dan syarat pekerjaan .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR c.3.Jumlah pupuk yang diperlukan disesuaikan dengan jumlah tanaman ( 1kg / 3 m2) 4.75 PT. PENYIRAMAN . bahan bahan serta peralatan dan alat bantu untuk terlaksananya pekerjaan ini untuk mendapatkan hasil yang baik. PERSYARATAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN TANAMAN .Pupuk organik diberikan pada awal penanaman.Penggantian tanaman harus sesuai dengan rencana. PEMELIHARAAN 4. Semua penggantian menjadi tanggung jawab kontraktor . BAHAN DAN MATERIAL .Pupuk dan obat anti hama yang digunakan sesuai dengan syarat yang berlaku .Meliputi penyediaan tenaga.Penyiraman dilakukan dengan selang dan dilakukan secara teratur ( 2 x sehari sampai tanaman tersebut tumbuh dan sehat) 2 . .2. bebas dari segala bahan organis/zat kimia lain yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman . .Pekerjaan ini adalah semua pekerjaan yang dilaksanakan untuk memelihara dan merawat segala tanaman yang telah selesai ditanam maupun yang belum ditanam dari segala kerusakan.Selama jangka waktu tersebuut kontraktor diwajibkan secara teratur memelihara tanaman yang rusak atau mati. sehingga tidak terlalu panas bagi tanaman.Bahan dan peralatan harus memenuhi syarat kerja .Pemeliharaan tanaman ini disesuaikan dengan sifat dan jenis tanaman 4.4.Penyiraman dilakukan dengan air bersih. 4.Pemeliharaan tanaman adalah selama 6 bulan setelah penanaman . Penyediaan pupuk kandang steril siap pakai . dengan kondisi pupuk matang / pupuk siap pakai.Lokasi penyimpanan pupuk pada daerah yang tidak terlalu lembab.

Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air.K.Banyaknya air harus sampai membasahi permukaan tanah..3 kg/pohon tiap 2 bulan sekali Untuk semak/perdu : 0. dengan cara ditabur sesuai dosis . Pupuk Kandang . misalnya NPK & TSP Unsur P untuk merangsang pembungaan Unsur K untuk memperkuat akar Untuk pohon : 0.7.Penyiangan harus dilakukan teratur setiap dua minggu sekali bagi semua tanaman . 4.Untuk rumput. air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. kambing. PENYIANGAN . hindari jangan sampai merusak akar . PEMUPUKAN . menyuburkan daun .Pupuk Anorganik dapat memberikan kekurangan unsur makanan yang kurang pada tanaman a. .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Kebaikan dari pupuk organik yaitu dapat merubah keadaan tanah padat menjadi tanah berongga dan subur. Pupuk yang mengandung unsur P. Pupuk yang mengandung unsur N. pemangkasan dilakukan dengan gunting tanaman 4. . Pupuk organik baik digunakan untuk pemupukan tanaman baru.kegunaannya untuk mempercepat pertumbuhan.Pemakaian 2 – 5 kg / m2 2 .1 kg/m2 tiap 2 bulan sekali. .5.Pemupukan menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik . misal Urea .Terdiri dari kotoran ayam. b.6.Tidak diperkenankan tanah bekas siraman terlihat tergenang air. kemudian disiram dengan air secukupnya.Penggemburan tanah dilakukan disekeliling tanaman .Pemangkasan dilakukan setiap bulan . 4. sapi dengan catatan pupuk kandang tersebut sudah membusuk dan menjadi tanah (sudah matang). air harus dapat terserap baik oleh tanah disekitar tanaman. PEMANGKASAN . Ciptanusa Buana Sentosa .76 PT. c.14 gram Urea untuk setiap 1 m2 luas tanah .Digunakan pada rumput.

3. Basileum dll. 2 . LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyediaan barang pencegahan rayap oleh Kontraktor dan pengerjaannya pada area tanah dan seluruh material dari kayu. Safety shoes. Hand Sprayer. Kontraktor memberikan sertifikat bebas dari serangan rayap yang dibuat diatas kertas bermaterai Rp. PEKERJAAN PENCEGAHAN RAYAP 1.18.77 PT.3 Penyemprotan pada tanah yang akan tertutup lantai.000.. 3. JAMINAN GARANSI Jaminan Garansi adalah selama 5 tahun. Penyemprotan pada kedua sisi pondasi.4 penyemprotan dengan Injection pada material kayu. PELAKSANAAN PEKERJAAN 3. 6. 3. yang dikerjakan oleh pelaksana khusus dibidangnya. sesuai dengan PP No.1 Secara umum mengikuti petunjuk teknis pemakaian dari pabriknya. Apabila selama masa berlakunya garansi terjadi re-infestasi (serangan rayap ulang). Sarung tangan. 1973. 4. BAHAN Jenis obat anti rayap yang tidak membahayakan manusia yang sudah disetujui oleh Ditjen POM Depkes RI. 7 Th. 2.2 Penyemprotan pada tanah sekitar pondasi : Setelah parit pondasi selesai digali. 3. Drilling Master. antara lain adalah : Primise 200 SL. Power injector. 3.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.Peralatan kerja yang digunakan antara lain : Power Sprayer. Penyemprotan pada tanah urug (back fill) di kedua sisi pondasi.5 Komposisi larutan bahan-bahan kimia dengan bahan lain yang dipakai sesuai dengan petunjuk pabrik yang mengeluarkan. Ciptanusa Buana Sentosa .(Enam ribu rupiah) dan diserahkan kepada pemilik proyek. maka kontraktor akan dilakukan retreatment pada tempat-tempat munculnya rayap tanpa ada tambahan biaya. maka parit tersebut disemprotkan larutan termitisida. Material kayu yang disemprot/injection harus tidak berubah warnanya dan menjadikan berbahaya.

sistem pemasangan. 3. 3 -78 PT. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar rencana. type-type assesoris. PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. bahan-bahan. Pekerjaan Pemasangan Insulasi ● Insulasi dipasang sebelum dilakukan pemasangan atap. B. dan assesoris insulasi dipasang oleh tenaga ahli yang direkomendasikan dari pabrik dan mengikuti prosedur yang ditetapkan oleh pabrik setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area seperti yang ditunjukan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT 1. 2. Bahan-Bahan • Polycarbonate clear tebal 6 mm ( 1 lapis). • 2. Pekerjaan Pemasangan Rangka dan Panel Alumunium Composite ● Rangka dengan Hollow Alumunium 4 x 4cm dengan T= 1. • Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan gutter system. sistem pemasangan.2 mm. ● Cara.19 PEKERJAAN PANEL KOMPOSITE DAN ATAP TRANSPARAN A. harus sesuai dengan standart pemasangan dari pabrik. Pengendalian Pekerjaan • Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Suprevisi. Lingkup Pekerjaan • Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan atap transparant (pergola/canopy) seperti yang ditunjukan pada gambar rencana. Ciptanusa Buana Sentosa . setelah mendapat persetujuan dari team teknis atau pengawas. ● Jarak rangka.

• Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan. 3 -79 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . Pelaksanaan • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan rangka-rangka baja dan penguat lain.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS ARSITEKTUR BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4.

2-8 2-8 PT. SYARAT PROSEDUR DAN PELAKSANAAN a. P. ASTM 3. STANDAR/RUJUKAN a. Pekerjaan dewatering (pengeringan air). Penyediaan cerucuk (sparing). Pekerjaan pasangan batu kali lainnya seperti tercantum dalam Gambar kerja c. bahan-bahan. lubang. 2. Menyediakan dan memasang semua anker yang terletak diatas/menumpu pada pondasi batu kali sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana f. Contoh batu kali. pasir. antara lain dan tidak terbatas pada : a.I 1971 c. rangka/selubung/pipa-pipa untuk pipa-pipa utilitas yang melalui/menumpu pada pekerjaan pondasi dan penyediaan bahan yang sesuai untuk rangka/selubung dan pengukurannya pada pondasi agar memenuhi persyaratan dari utilitas-utilitas yang disebut terdahulu e. sebelum dikirimkan kelokasi proyek. PEKERJAAN PASANGAN 2. LINGKUP PEKERJAAN Pekerjaan yang dimaksud meliputi penyediaan tenaga kerja.3.B. peralatan dan alat bantu lainnya yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan ini seperti tercantum dalam spesifikasi dan/atau gambar kerja.1 PEKERJAAN PASANGAN BATU KALI 1. yang akan digunakan harus diserahkan terlebih dahulu kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi untuk diperiksa dan disetujui secara tertulis.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Plaster kasar (berapen) pada sisi-sisi pondasi g.3.2/3/8/10 b. Ciptanusa Buana Sentosa . Lantai kerja yang terdiri dari batu belah dan urugan pasir d. NI. Pekerjaan pondasi pasangan batu kali b.

tidak terdapat kekurangan berat dari apa yang tercantum pada kantong. mengerjakan dan menimbun semua pasir dengan cara yang disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Tempat dan pengaturan dari semua daerah penimbunan harus mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. c. Tempat penyimpanan bahan harus cukup untuk proyek ini. Pasir dan krikil tidak boleh dipindah-pindahkan dari timbunan. kontraktor hendaknya menggunakannya menurut kronologis yang diterima dalam pekerjaan. membongkar. kecuali bila diperlukan untuk meratakan pengiriman bahan berikutnya. Tempat Penyimpanan d. bahan ditempatkan dan dilindungi sesuai dengan jenisnya. Semua kantong semen kosong harus disimpan dengan rapi ditempat yang tidak mangganggu jalannnya pekerjaan. b. Kontraktor harus menyediakan penyimpanan semen yang memenuhi persyaratan sebagai berikut : Terlindung dari segala cuaca Lantai kayu setinggi 30 cm dari lantai dasar dan minimal 20 cm dari dinding Persediaan semen harus menunjang kelancaran kerja Tinggi maksimal tumpukan semen 200 cm Kedatangan semen yang berbeda hari harus dipisahkan - Untuk mencegah semen dalam kantong disimpan terlalu lama sesudah penerimaan. Bahan harus didatangkan ketempat pekerjaan dalam keadaan utuh dan tidak cacat. 2-9 2-9 - PT. disimpan ditempat yang telah ditentukan/disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan • Semen Semen harus didatangkan dalam kantong yang utuh.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR Contoh-contoh yang telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi akan dipakai sebagai standart/pedoman untuk memeriksa/menerima material yang dikirim oleh Kontraktor kelapangan. • Pasir Kontraktor harus mengangkut. Kontraktor harus menanggung segala biaya untuk pengolahan kembali pasir dan kerikil yang kotor karena timbunan yang tidak sempurna. tidak pecah. Ciptanusa Buana Sentosa .

Pasir yang digunakan adalah pasir pasang j. k. Pada peletakkan kolom beton atau kolom praktis beton harus ditanamkan stekstek tulangan kolom dengan diameter dan jumlah besi yang sama dengan tulangan pokok pada kolom beton atau kolom praktis tersebut. Setiap jarak 60 cm as-as harus ditanam stek-stek besi dengan diameter 10 mm dan tertanam sedalam 30 cm untuk sloof dan dinding pasangan batu bata seperti yang tercantum dalam gambar rencana. dihitung dari permukaan atas pondasi kebawah. l. Pengamanan pekerjaan • Untuk keperluan proses pengerasan pasangan. disiram dengan air sampai jenuh kemudian diratakan dan dipadatkan sampai benar-benar padat. Stek-stek harus tertanam dengn baik pada pondasi sedalam minimum 40x diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam Gambar Kerja.10 PT. kecuali disyaratkan kedap air seperti tercantum dalam gambar kerja.10 2 . i. Demikian pula dengan bagian stek yang tidak tertanam atau mencuat keatas sepanjang minimum 40 kali diameter tulangan atau sesuai dengan ukuran dalam gambar kerja. f. Ciptanusa Buana Sentosa . g. Pasangan batu kali untuk pondasi menggunakan adukan dengan campuran 1PC : 5PSR. Sebelum pelaksanaan pekerjaan pondasi. harus dibuat profil-profil/bentuk pondasi dari bambu atau kayu pada setiap ujung yang bentuk dan ukurannya sesuai dengan gambar kerja dan telah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Adukan harus membungkus batu kali sedemikian rupa sehingga tidak ada bagian dari pondasi yang berongga atau tidak padat khususnya pada bagian tengah. Dasar galian harus diurug dengan pasir urug setebal 10 cm. Pekerjaan pondasi baru dapat dilaksanakan bila semua pekerjaan galian dan ukurannya telah diperiksa dan disetujui secara tertulis oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan telah diberi anti rayap seperti yang disyaratkan dalam pekerjaan perlindungan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR e. Air/air hujan/air tanah harus dipompa dan dibersihkan dari galian sebelum dimulai pekerjaan pondasi. pondasi harus dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani. 2 . maka selama minimum tiga (3) hari setelah pelaksanaan pekerjaan. Diatas lapisan pasir diberi pasangan batu kali kosong (aanstamping) yang dipasang sesuai gambar kerja. Untuk kepala pondasi digunakan adukan kedap air 1PC : 2PSR setinggi 20 cm. h.

Pasir • Arti-arti istilah Pasir buatan. b.11 PT. Pertimbangan tersebut hanya dapat dilakukan dalam keadaan tidak adanya persediaan dipasaran dari merk yang tersebut diatas. adalah pasir yang disediakan oleh kontraktor dari sungai atau pasir alam lain yang didapat dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PERSYARATAN BAHAN DAN PELAKSANAAN. Merk yang dipilih harus dari satu produk. kecuali dinyatakan lain dengan persetujuan tertulis dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Kontraktor harus memberikan jaminan dengan data-data teknis bahwa mutu semen penggantinya berkualitas setaraf mutu semen tersebut diatas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • • Kontraktor diwajibkan melindungi pekerjaan tersebut dari kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan-pekerjaan yang lain. adalah pasir yang dihasilkan dari mesin pemecah batu. Ciptanusa Buana Sentosa .11 2 . • • c. • Kontraktor harus bertanggung jawab untuk kualitas tiap jenisnya dari semua bahan yang dipakai dalam pekerjaan. a. kontraktor diwajibkan untuk memperbaikinya dengan tidak mengurangi mutu pekerjaan. Produk semen Gresik atau setaraf. Portland Cement. paduan dari pasir buatan dengan pasir alam dengan perbandingan campuran tertentu sehingga dicapai gradasi (susunan butir) tertentu sesuai dengan yang diinginkan. 2 . Pasir alam. Bila terjadi kerusakan. • Menggunakan Portland Cement jenis II sesuai standart NI-8 atau tipe I sesuai standart ASTM dan memenuhi S 400 standart Portland Cement yang digariskan oleh Assosiasi Semen Indonesia. 4. Batu kali • Batu kali yang digunakan harus batu pecah dari jenis yang keras. Segala perbaikan menjadi tanggungan kontraktor. Pasir paduan. bersudut runcing berwarna abu-abu hitam dan tidak poros/berpori serta mempunyai kekerasan sesuai dengan persyaratan dalam PBI-1971.

• Bila Tim Teknis / Konsultan Supervisi menghendaki contoh yang representatif untuk tujuan penyelidikan. Ciptanusa Buana Sentosa . Jumlah prosentase dari segala macam substansi yang merugikan beratnya tidak boleh lebih dari 5%. Persyaratan selanjutnya adalah pasir harus mempunyai modulus kehalusan butir antara dua sampai tiga puluh dua atau jika dengan standart Indonesia untuk beton PBI-1971 atau dengan ketentuan sebagai berikut : • SARINGAN NO.12 PT. asam. alkali dan bahan-bahan organis/bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu pekerjaan. maka Tim Teknis / Konsultan Supervisi dapat meminta kepada kontraktor supaya air yang dipakai diperiksa di Laboratorium pemeriksaan bahan yang resmi dan sah atas biaya Kontraktor.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • Timbunan alam pasir harus dibersihkan oleh Kontraktor dari semua tumbuhan dan dari bahan lain yang tidak dikehendaki. 2 .12 2 . Pekerjaan timbunan. Semua pasir yang akan dipakai dengan spesifikasi ini harus pasir alam dan apabila terpaksa boleh dipakai pasir paduan. lantai kerja pasir dan sub-grade pondasi pasangan batu kali harus dipadatkan. bersih dari timbunan tanah liat. 16 adalah 20% atau kurang. d. Bahan tersebut harus diayak dan dicuci sebagaimana diperlukan untuk menghasilkan pasir alam sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan disini. maka Kontraktor harus menyediakan bantuan tanpa tambahan biaya. mika dan hal-hal lain yang merugikan dari substansi yang merusak. Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung minyak. Pasir yang digunakan harus halus. 4 8 16 30 50 100 PAN PROSENTASE SATUAN TIMBANGAN TERTINGGI DISARINGAN 0 6 10 10 15 12 3 15 15 25 30 35 20 7 Jika prosentase satuan tertinggi dalam saringan NO. e. Apabila dipandang perlu. Contoh cukup seberat 15 kg dari pasir alam yang diusulkan untuk dipakai sedikitnya 14 hari sebelum diperlukan. maka batas maksimum untuk prosentase satuan dalam saringan NO. 8 dapat naik sampai 20%.

sesuai dengan PBI 1971.4.1. ● Meliputi pekerjaan pemasangan dengan bahan yang disebut persyaratan ini atau dalam Syarat-syarat & Spesifikasi Khusus. dengan ukuran tersebut diatas harus diusahakan supaya tidak terlalu 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.13 ● Meskipun ukuran bata yang biasa diperoleh di suatu daerah mungkin berbeda PT. Bata ● Bata harus bata biasa dari tanah liat.4. 2. Sangat dilarang memakai adukan yang sudah mulai mengeras atau membubuhkannya untuk dipakai lagi. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini. bebas dari bahan lain.4. diatas permukaan yang keras. PEKERJAAN DINDING DAN PENYELESAIANNYA 2.3. • Jenis adukan yang dipakai sesuai dengan gambar-gambar atau dalam Spesifikasi Umum.4. dalam 2.1. • Air untuk pekerjaan menembok juga harus memenuhi syarat dalam pekerjaan struktur beton. PERSIAPAN DAN PENGERJAAN 1. bersih. BAHAN • Semen untuk pekerjaan dinding kualitasnya harus seperti semen yang ditentukan untuk pekerjaan struktur beton.2. • Adukan harus dicampur dalam alat atau pada tempat pencampuran yang telah disetujui atau dicampur dengan tangan.4.1. hasil produksi lokal dengan ukuran nominal 6 cm x 12 cm x 24 cm yang dibakar dengan baik dan bersudut runcing dan rata.1. tanpa cacat atau mengandung kotoran. • Pasir untuk pekerjaan menembok kualitasnya harus baik. • Kapur (kalau disyaratkan) harus kapur aduk bermutu tinggi dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. PEKERJAAN DINDING 2.1. Ciptanusa Buana Sentosa .

Wudhu. toilet.V.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR menyimpang dari ukuran-ukuran tersebut. 3. ● Demikian pula pada semua pasangan dinding tembok untuk list plank setinggi 20 cm dari permukaan atas.80 m diatas permukaan lantai finish.Sesuai dengan pasal 81 dari A. minimum daya tekan ultimate harus 100 kg/cm. lubang-lubang dan sebagainya dengan alat uitzet yang disetujui. 1984. ● Bata dipasang dengan adukan pengikat sambungan 10 mm didasari dengan baik dengan sambungan-sambungan yang tegak lurus dan rata. − Penyerahan ditempat pekerjaan hanya boleh diizinkan maksimum 5 % yang patah. dsb. ● Untuk dinding-dinding lain dipakai adukan 1 PC : 4 pasir. 2. harus memakai adukan jenis trasraam sampai ketinggian 1. R. 2 . Janitor. Adukan ● Semua finish dinding mulai dari ujung atas balok pondasi beton (sloof) sampai 30 cm diatas permukaan lantai finish yang sudah jadi harus dibuat dari adukan 1 PC : 2 pasir (pasangan trasraam). tegak lurus antar sisi-sisinya dan ujung runcing. dan kontraktor harus memasang piket (uitzet). tidak belang-belang karena pembakaran yang tidak merata.14 PT. dsb. ● Untuk dinding tembok toilet. − Permukaan rata. WC. − Pembakaran matang − Warna merah merata. Ciptanusa Buana Sentosa . Seperti ditunjukan dalam gambar dinding untuk kamar mandi. − Keras dan tidak mudah patah − Ukuran setiap bata sama dan satu kualitas (toleransi ±3 mm). jika tidak ada ketentuan lain. ● Bata yang dipakai harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut: − Kualitas baik. Pelaksanaan ● Dinding harus dipasang dan diukur ketelitianya (uitzet) dan didirikan menurut masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian yang disyaratkan seperti pada gambar.

• Beton harus dikasarkan dengan alat yang sesuai pada sambungan vertikal dengan dinding agar adukan tembok dapat merekat.5 cm agar finish dinding dapat melekat dengan baik. Angker-angker dan Pengikat-pengikat Lainnya • Antara sambungan dinding dengan kolom. 4.5 cm dan dalam 0. plesteran harus diberi siar (nad) selebar 0. pondasi dan lain-lain harus dipasang angker pengikat besi harus dipasang pada sambungan-sambungan dinding tersebut setelah dibersihkan dari kulit ozin besi.15 PT. Siar-Siar (nad) Dimana ada pertemuan kusen kayu dengan tembok dimana tidak ada list kayu.5 cm. Perawatan Pasangan Bata Dinding tembok harus dibasahi terus menerus selama paling sedikit 7 hari setelah didirikan. sloof dan ringbalok untuk tiap maksimum 12 m2 dinding dalam (interior) dan 9 m2 dinding luar (eksterior). karat dan debu bangunan. harus diberi perlindungan dengan menutup bagian atas dari tembok. 9. Perlindungan Pasangan Bata Dalam mendirikan dinding yang kena udara terbuka. 8. 6. selama waktu-waktu hujan lebat. 7. Ciptanusa Buana Sentosa . Mengorek Sambungan Semua sambungan harus dikorek paling sedikit 0. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan di suatu bagian lebih dari 1 meter tingginya dalam satu hari. Dimensi kolom praktis 13 cm x 13 cm dengan tulangan dan sengkang diameter 8 mm. 5. Kolom Praktis Harus ada kolom praktis.

1.16 PT. Semua bahan-bahan cat harus diperoleh dari leveransir yang telah disetujui dan dapat memberikan keterangan lengkap mengenai bahan tersebut dan prosesnya. bidang-bidang pasangan bata. ICI (Dulux Weathershield) atau setara untuk exterior. pasir dan air sesuai dengan bab pekerjaan beton. PENYELESAIAN DENGAN PLESTERAN ACI DAN DICAT 1.1. diselesaikan dengan plesteran/aci yang kemudian dicat tembok.4. PEKERJAAN PENYELESAIAN DINDING LINGKUP PEKERJAAN Meliputi penyelesaian permukaan dinding dengan bahan yang disebut dalam gambar dan Spesifikasi Material.2.2. kolom. Cat tembok yang digunakan ex. Komposisi adukan plesteran ada 2 jenis . bidang beton yang tidak dinyatakan penyelesaiannya dengan bahan lain. Plamir dan cat dasar yang digunakan sebaiknya yang dikeluarkan oleh pabrik yang sama untuk masing-masing lapisan pemakaian. Semua plesteran lainnya harus dilaksanakan dengan adukan jenis P.1. persyaratan ini atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Bahan ● ● Portland semen. ● • ● ● ● 2 .2 (plesteran trasraam). dan Kontraktor harus memasukkan dalam penawarannya biaya pengadaan contoh-contoh warna untuk disetujui.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Semua warna dipilih oleh Perencana dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. = 1 PC : 3 pasir = 1 PC : 2 pasir ● Plesteran jenis P. Jenis P. 2. ICI (Dulux Pentalite) atau setara untuk interior. dan ex. 2. Jenis P. dilaksanakan untuk plesteran dinding sampai setinggi 30 cm dari permukaan lantai finish dan 20 cm dari bagian atas listplank pasangan batu bata. kecuali disebut lain dalam gambar. Ciptanusa Buana Sentosa . Lingkup Pekerjaan Plesteran pada semua tembok-tembok.4.2.

● Perbaikan semua pekerjaan yang cacat harus dilaksanakan membongkar bagian tersebut sampai berbentuk bujur sangkar. ● Hasil permukaan plesteran harus benar-benar merupakan bidang yang rata dan halus. Ciptanusa Buana Sentosa . Lemak atau minyak yang melekat harus dibersihkan sebelum persiapan permulaan. semua bahan-bahan dan lapisan-lapisan yang lepas. selama pelaksanaan dan penyelesaian pekerjaan. lainnya. ● Untuk 4. tidak boleh ada retak. ● Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa. hingga merupakan permukaan yang rata. ● Semua permukaan harus dibersihkan dengan disikat memakai sikat yang kaku. mencegah plesteran menjadi kering sebelum waktunya. semua permukaan-permukaan pelaksanaan pekerjaan. untuk membersihkan dari bintik-bintik. yang menjadi kotor dalam 2 . ● Tidak boleh memulai pekerjaan plesteran sampai tembok dinding betul-betul kering.17 PT. permukaan-permukaannya harus dibasahi dengan air sehingga tetap lembab. ● Permukaan-permukaan beton harus dikasarkan dengan jalan dicetak atau dipalu. diberi lapisan yang tebalnya tidak lebih dari 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 3. dengan ● Pekerjaan yang sudah selesai. ● Tempat-tempat yang rendah harus digosok sampai halus dan untuk menghaluskan ini harus diberikan cukup waktu sampai kering. Pengolahan permukaan plesteran ● Untuk mengeringkan dinding bata dan permukaan beton harus diberikan cukup waktu. Pelaksanaan ● Untuk penyelesaian muka beton. ● Plesteran harus dibiarkan basah selama paling sedikit dua hari setelah dipasang. sebelum diberi lapisan plesteran pertama.harus dibersihkan.5 cm dan diberi lapisan finish yang diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. noda dan cacat-cacat ● Sewaktu-waktu dengan secara teratur.

pinggirannya bersambung menjadi rata dengan plesteran sekelilingnya. 2. tata cara pengecatan harus sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh produsen cat tersebut. ● Retak retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir. Ciptanusa Buana Sentosa . atau setara. Bahan-bahan • Homogenious tile yang digunakan ex. lalu dikeringkan. ● Setelah pekerjaan praktis selesai. Roman atau setara.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 5.Gelaisi Summit. Proses Pengecatan Pada Plesteran a. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. b. ● Sebelum permukaan plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang tahan alkali. PENYELESAIAN KERAMIK a. Semua pekerjaan pengecatan tersebut diatas harus dilakukan oleh Pelaksana yang merupakan ahlinya pada pekerjaan ini.2. Lingkup Pekerjaan DINDING DENGAN ada HOMOGENIOUS TILE / Menyediakan bahan. ● Khusus untuk pemakaian / setara.2.18 PT. Kontraktor harus menyimpan sejumlah bahan-bahan dan cat yang terpilih untuk persediaan jika perbaikan-perbaikan waktu penyerahan pekerjaan kedua kalinya (finish). 2 . Ceramic tile yang digunakan ex.4. ● Pengecatan dilakukan sampai 2 – 3 kali atau sampai kondisi sempurna dan disetujui oleh Tim Teknis / konsultan Supervisi. debu-debu menempel pada permukaannya harus dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan menyekanya memakai lap yang dibasahi dengan air bersih. ● Semua pekerjaan plesteran atau semen yang cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang sama. Persiapan dan Pengerjaan Pengecatan Pada Plesteran ● Plesteran harus diberi waktu secukup-cukupnya untuk mengering dan jangan dipulas (dicat) sampai permukaannya benar-benar kering. ● Retak-retak sedikit harus ditambal dengan penambal keras.

aduk terisi padat serta siku dan waterpass. Pemasangan ● Setelah permukaan dinding rata. Lemkra atau setara. AM. permukaannya jangan tertekan atau terkena benturan ● Sisa air semen dibersihkan hati-hati dengan menggunakan sikat kuningan serta larutan lemah air keras. 2 . adukan 1 PC + 2 pasir atau perekat lain yang sesuai dengan ketebalan 2 cm. maka ubin-ubin yang akan dipasang diseleksi setempat. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Kelebihan air semen. residu. d. ● Pemotongan unit keramik hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong dan dihaluskan dengan mesin gerinda. ● Bidang ubin harus rata. ● Warna dan motif disesuaikan dengan perencanaan. membentuk dua garis lurus yang saling tegak lurus. ● 3 x 24 Jam setelah pemasangan keramik selesai. ● Bahan-bahan yang dapat merusak unit-unit keramik seperti : minyak. sedemikian rupa sehingga lubang-lubang terisi padat.19 PT. Untuk mendapatkan ubin-ubin yang baik dan warna yang sesuai dengan lay-out plan (Rencana Pola Lantai). ● Dalam hal penggunaan tile adhesive supaya dilaksanakan sesuai instruksi penggunaan oleh manufakturer/pabrik. ● Selama masa pengeringan 3 x 24 jam setelah pemasangan keramik.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Tile Adhesive dan Grouting yang digunakan ex. siar (naad) diisi dengan grouting warna sesuai persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. serta tidak ada bagian yang gompal retak atau cacat lainnya. c. sama besar dan setiap perpotongan siar ujung-ujung runcing dan rapi. keramik dipasang dengan menggunakan pasta perekat khusus. teak oil harus dijauhkan dari permukaan dinding. Persiapan Keramik ● Setelah dinding siap. dalam keadaan basah langsung dibersihkan dari permukaan dinding. ● Lebar siar (naad) dilaksanakan dengan rata.

Persiapan Bahan/Material • Setelah dinding siap. bening. • D. B. Lemkra atau setara. Setelah dinding rata. dihaluskan dengan mesin gerinda atau mesin khusus dan dikerjakan oleh seorang ahli.2. dan seterusnya sampai disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.20 ● ● PT. Pemasangan ● ● Batu tempel dipasang pada ruang-ruang seperti yang tercantum dalam gambar. Lingkup Pekerjaan Menyediakan bahan. Produk: Polyurethane Clear Gloss = 2 x 25 microns dry. Ciptanusa Buana Sentosa . PENYELESAIAN DINDING DENGAN BATU ALAM A. Coating anti lumut ex. lokal dengan kualitas baik. Sebelum direkatkan harus dicoba dahulu pertemuan masing-masing bentuk atau pola sehingga bisa disempurnakan. hanya diperkenankan dengan menggunakan mesin potong. C. 2 . Ukuran. maka batu tempel yang akan dipasang diseleksi motif dan warnanya sesuai gambar (Skema Warna/ Colour Scheme) dan harus mendapatkan petunjuk dari Perencana Arsitektur dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. AM. diprofil atau disesuaikan dengan desain.3. dan pola sesuai dengan gambar rencana. sehigga menghasilkan permukaan yang rata. jenis batu.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Bahan-bahan • • • Digunakan batu alam ex. Batu tempel dipasang dengan menggunakan perekat khusus dan adukan dengan campuran 1 semen + 4 pasir. gloss. Bahan coating anti lumut: Polyurethane. batu tempel dipasang tepat sesuai dengan ukuran dan pola dalam gambar.4. dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. alat dan tenaga kerja ahli untuk menyelenggarakan pekerjaan pada dinding-dinding dalam seperti tersebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus. Jika batu tempel atau bagiannya menurut gambar harus dipotong.

4. bersihkan dinding granite dan perbaiki sambungan yang terbuka. Pemasangan • Secara umum menggunakan sistem pemasangan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pemasangan. Lemkra atau setara. Bahan-bahan • • • Digunakan Granit ex. AM. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Coating anti lumut diberikan sebagai finishing akhir permukaan dinding batu. dan pola sesuai dengan gambar rencana. laporkan secara tertulis permukaan yang perlu diperbaiki. Bersihkan batu granite sebelum dipasang 3. 2 . Ciptanusa Buana Sentosa . import kualitas baik dan disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi Ukuran. cocokkan pekerjaan yang telah dilakukan sebelum memulai dengan pemasangan. 2.2.warna. 4. Pembersihan barang material lain yang menyangga daya rekat.21 PT. 1. perletakan dan penampilan. sesuai standar yang berlaku untuk dinding granite. Special Additives dan Coloured Grout yang dipakai ex. atas persetujuan perancang. PENYELESAIAN DINDING DENGAN GRANITE Permukaan diperiksa sebelum memulai pekerjaan.4. Pembersihan Setelah pekerjaan selesai. Persiapan • • • Pembersihan permukaan dinding yang akan dipasang Granite. jenis batu.

Pasal Pekerjaan Keramik . kape. penyimpanan.5. pengiriman. LINGKUP PEKERJAAN • Bagian ini mencakup ketentuan/syarat-syarat (pembayaran. dan peralatan.Pasal Pekerjaan Batu Alam / Granit . material cat dan melamic dan sebagainya.1. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Pemborong harus membuat shop drawing 2.5. pemasangan) untuk pekerja.Pasal Pekerjaan Pengecatan 2.Pasal Pekerjaan Plesteran .Pasal Kusen / Daun Jendela / Pintu Kayu & Aluminium . REFERENSI • Semua pekerjaan harus merefer ke standar 2 . serta pemasangannya pada tempat-tempat yang sesuai dengan gambar rencana. • Khusus untuk partisi toilet dipakai sistem partisi siap pasang dari bahan high density board difinish dengan high pressure laminated (HFL) sheet.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. KETENTUAN UMUM Sebelum pekerjaan pembuatan dan pemasangan dinding partisi dilakukan maka.5. ● Bahan yang cacat tidak boleh digunakan. penyiapan bidang yang akan dipasangi bahan gypsum board.22 PT. • Meliputi penyediaan bahan kayu dan gypsum board termasuk finishing pendukung seperti compound. ● Pemborong harus mengajukan terlebih dahulu contoh-contoh bahan yang akan digunakan dan membuatkan mock-up untuk mendapatkan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana. bahan yang dipasang harus sesuai contoh yang sudah disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana.2.3.5. PEKERJAAN DINDING PARTISI 2. ● Pemborong wajib mengadakan pemeriksaan pengukuran dilapangan agar tahu ukuran dinding partisi/kusen yang dilapangan. • Bagian yang terkait : . material.

Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana tidak mengijinkan tenaga kerja tanpa atau kurang skillnya. • Mengirimkan schedule pemasangan yang dikoordinasikan dengan bagianbagian kepentingan-kepentingan terkait lain pada area yang sama untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi. hubungan dengan dinding. penguat-penguat yang dipakai. PENGIRIMAN ( SUBMITTALS) • Kontraktor harus mengirimkan contoh bahan dan sistem partisi yang akan dipakai lengkap dengan tehnikal spesifikasi dan label dari pabrik pembuat.4. pintu. ceiling.5. 2. serta metode yang dibutuhkan selama pelaksanaan.5. plat beton lantai. • Kualifikasi pekerja : Sedikitnya harus ada 1 orang yang sepenuhnya mengerti terhadap bagian ini selama pelaksanaan. Ciptanusa Buana Sentosa . - 2. • Mengirimkan shop drawing yang menunjukkan sistem pemasangan partisi dan sistem sambungan/hubungan dengan bagian-bagian lain seperti jendela. paham terhadap kebutuhankebutuhan yang diperlukan.23 PT. dan sebagainya untuk disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi.5. PENYIMPANAN DAN PERAWATAN • Kontraktor harus menyimpan dan merawat bahan-bahan yang akan dipakai 2 . Tenaga kerja terlatih yang tersedia harus cukup serta memiliki skill yang dibutuhkan. A164 atau A386 BS 4965 untuk Cubicle High Density Board BS 5150 • Quality Assurance : Kualifikasi manufaktur : produk yang digunakan disini harus diproduksi oleh perusahaan yang sudah terkenal dan mempunyai pengalaman yang sukses dan diterima oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Dalam penerimaan atau penolakan pekerja.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - ASTM A 123. material. • Membuat mock-up hubungan yang sebenarnya termasuk untuk masalah hubungan-hubungan yang sulit.

7.7. sekrup dan lain-lain harus rapih dan tertanam dengan baik. PEMASANGAN 1. rapih.5. Pekerjaan pembuatan/penyetelan dan pemasangan dinding partisi khusus dan alat-alat penggantung/kunci dan perlengkapan lainnya perlengkapan lainnya harus dilaksanakan oleh kontraktor dengan memakai tenaga tukang-tukang yang berpengalaman dan ahli di dalam bidangnya masing-masing.8. tepat dan teliti.24 PT. kekokohan. BAHAN 2. d. Penggunaan rangka.7. lurus dan waterpass. c. GARANSI Kontraktor harus memberi garansi untuk kerapihan kerja. harus terpasang dengan baik. ketahanan partisi terhitung 1 tahun dari telah selesainya pemasangan ruang interior dan alat-alat yang menempel pada partisi atau atas petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi. BAHAN PARTISI a.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR • pada tempat yang kering.5. Rangka pasangan besi harus sudah dicat dasar zynchromate untuk memudahkan dan menghemat waktu kerja. 4. Semua alat-alat penggantung dan kunci serta perlengkapan-perlengkapan lainnya. termasuk pada bagian atasnya (frame head).2. b.5. 3.5. sehingga dapat berfungsi dengan sebaik-baiknya. tebal = 16 mm 2. 2. 5. dan ventilasi secukupnya. Ciptanusa Buana Sentosa . terlindung. kebenaran sistem. bidang permukaan rangka partisi harus rata. e. Produk Bahan Tebal Panel Ukuran partisi Warna Rangka : Jaya Board atau setara : gypsum board : 12 mm : sesuai gambar rencana : ditentukan kemudian : Hollow 4 x 4 .6. f. KUNCI DAN PERLENGKAPAN PINTU PARTISI (Lihat pasal pekerjaan alat pengunci dan penggantung) 2. 2. Setelah terpasang. 2.1.sehingga tidak merusak daun pintu. Pemasangan kusen pintu harus menempel pada rangka-rangka aluminium dan dipasang dengan sekrup.5. kusen maupun alat-alat 2 .

volume control dan lain-lain dipasang pada dinding partisi harus ada perkuatan yang menyatu / menyambung dengan rangka partisi. terjaga dan terpelihara dari kotoran-kotoran dan kerusakankerusakan akibat pekerjaan-pekerjaan lain yang sedang dikerjakan. 7. Ciptanusa Buana Sentosa . ataupun terkena benturan-benturan baik oleh manusia maupun alat-alat kerja dan sebagainya. Instalasi : Pemasangan instalasi yang tertanam pada partisi khusus harus betul-betul diperhatikan sehingga tidak merusak tampak dinding partisi khusus yang ada. Stop kontak.25 PT. Sekrup/mur setelah terpasang harus didempul (compound) agar finishing terlihat rapi. Pemasangan yang tidak rapih dan menimbulkan cacat-cacat harus diperbaiki dan diganti atas beban kontraktor sendiri. Kontraktor harus menjaga agar supaya dinding partisi khusus ini setelah terpasang. saklar. 9. 2 . 8. 6.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR penggantung.

Tidak ada getah. − Pekerjaan Locker & Lemari Kayu 2. alat-alat dan bahan-bahan yang berhubungan dengan pekerjaan kayu (kasar dan halus) dalam hubungannya dengan gambar dan spesifikasi. . LINGKUP PEKERJAAN ● Meliputi penyediaan secara lengkap akan tenaga. bekas dimakan bubuk dan cacat lainnya.2.1. ● Pekerjaan yang berhubungan : − Pekerjaan Kusen.6.6.Kelembaban kayu yang dipakai untuk pekerjaan kayu yang didalam dan pekerjaan kayu halus.26 PT. C.Daftar kayu yang dipakai sesuai dengan macam-macam pekerjaan disusun dalam syarat-syarat dan Spesifikasi khusus. B.Jenis kayu selain yang ditentukan dalam daftar tersebut akan dipertimbangkan jika jenisnya memenuhi syarat dan mutu untuk penggunaan yang dimaksud. celah.Kelembaban tersebut ditentukan untuk kayu yang dikirim ketempat pekerjaan dan harus konstan sampai bangunan selesai. .6. susut pinggir-pinggirnya. serta memenuhi persyaratan yang terdapat pada SII-045/81. . BAHAN A.Semua kayu untuk jenis yang ditentukan harus dari kualitas yang baik. Ciptanusa Buana Sentosa . Jenis Kayu . mata kayu yang lepas atau mati. juga pekerjaan pengunci & penggantung / finish hardware ). 2 . Kualitas .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN KAYU 2. Pintu dan Jendela ( termasuk Bouwventlicht. Kelembaban (Moisture Contents) . harus kurang dari 15 % dan untuk pekerjaan kayu kasar harus kurang dari 20 % (dengan wood moisture tester).

Ciptanusa Buana Sentosa . PEKERJAAN KAYU A. Kayu kasar diketam.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR .Contoh-contoh harus dikirim terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.Semua permukaan kayu halus yang akan kelihatan permukaannya bila sudah jadi (finish). 2. .Untuk pekerjaan lemari kayu/ locker menggunakan kayu halus. dibor. dan mata kayu itu diameternya tidak lebih dari 4 cm dan tidak memenuhi lebih dari setengah permukaan kayu tersebut.Ukuran-ukuran nominal telah disebutkan untuk kayu yang sudah dikerjakan. hingga susut pada bagian dan arah manapun tidak akan mengurangi (mempengaruhi) kekuatan dan bentuk dari pekerjaan kayu yang sudah jadi.6. maka potongan (kekurangan) sampai dengan 3 mm diperbolehkan untuk tiap permukaan yang sudah dikerjakan. juga tidak menyebabkan rusaknya bahan-bahan yang bersentuhan. .Jika terdapat mata kayu yang mulus (keras) pada salah satu permukaan kayu yang akan dicat. B. harus digunakan jenis yang ditentukan untuk pekerjaan-pekerjaan yang sebanding. . Untuk pemakaian khusus yang tidak tercantum dalam daftar. maka kayu ini dapat diterima. .Bagi permukaan-permukaan yang akan dipelitur/ di teak oil hanya mata kayu yang kecil (2 mm).Semua kayu untuk pekerjaan kayu kasar dibiarkan berkas gergajiannya kecuali jika ditentukan untuk dihaluskan. yaitu ukuran kayu setelah selesai dikerjakan dan terpasang. 2 .27 PT. atau jika tidak.Semua ukuran di dalam gambar adalah ukuran jadi (finish). mulus dan keras yang dapat diterima. C. .3. harus dikerjakan dengan baik kecuali jika ada penentuan lain. dikerjakan dengan mesin menurut ukuran-ukuran dan bentuk yang tertera dalam gambar. Ukuran dan Toleransi . Susut (Mengkerut) Persiapan. Permukaan Luar . penyambungan dan pemasangan semua pekerjaan kayu harus sedemikian rupa.

skoning dan lain-lain pekerjaan yang diperlukan untuk penyambungan kayu dengan baik. Untuk kayu yang akan dicat dengan bahan solignum/ creosot. lapis-lapis dan sebagainya dan pasangan-pasangan serta penyangganya pada bangunan. Pembuatan .Kontraktor juga harus melakukan segala pekerjaan-pekerjaan yang diperlukan untuk konstruksi semua rangka-rangka. Ciptanusa Buana Sentosa . untuk kayu halus yang akan dicat dengan lapisan meni. skrup-skrup. .Kontraktor harus melaksanakan semua pekerjaan-pekerjaan seperti : memasak. bahan kayu diberi lapisan pengawet/ pelindung.Juga harus menyediakan pelat-pelat logam/ besi. paku dan lain-lain yang mungkin diperlukan untuk pelaksanaan pekerjaan kayu halus yang ditentukan. memahat. lubang pasak. Pengawetan/Perlindungan Kayu Pada semua pekerjaan kayu. menyetel (memasang). . membuat lidah-lidah.28 PT. 2 . E.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR D.

29 PT. Setelah talang corong terpasang pipa talang harus lurus. tenaga dan peralatan untuk pekerjaan ini.7. ● Pekerjaan meliputi pembuatan penutup atap. Ciptanusa Buana Sentosa .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Saluran untuk talang corong dibuat dengan bentuk dan ukuran penampang dalam gambar untuk itu dan direkatkan pada rangka atap dan dimasukkan/ditanam (inbow) kedalam dinding/kolom kemudian diberi klem secukupnya sehingga dijamin kekuatannya.4 mm.3.7. 2.7. ex lokal kelas AW atau setara. PEKERJAAN TALANG DAN PENUTUP ATAP 2.2. Penutup Atap Metal Deck ● Lingkup pekerjaan adalah pada keseluruhan unit bangunan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi. ● Warna ditentukan oleh Perencana dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pada sambungan sudut dipakai “Bog” (sambungan) dari bahan yang sama dan sesuai dengan ukuran pipa. ● Penutup atap menggunakan Roof Sheet Zincalume dengan ketebalan 0.7. Talang corong diberi menie dan dicat dengan cat besi sesuai dengan warna yang di tentukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 2 .1. bahan dan peralatan untuk terlaksananya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. PEKERJAAN TALANG CORONG Talang corong adalah pipa dari pipa besi 6” terbaik disetujui Tim Teknis / Konsultan Supervisi . - - 2. PEKERJAAN PENUTUP ATAP 1. pada sambungan ulir diberi “seal” sehingga tidak bocor. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. talang corong PVC dipasang pada dinding dengan jarak 3 cm dan diberi klem tiap jarak 150 cm dengan ketinggian seragam.yang ditentukan. LINGKUP PEKERJAAN ● Menyediakan bahan. Pada sambungan talang corong dengan talang datar telah dilipat dengan rapi dan kuat. lisplank dan talang.

c. ● Sebagian finishing untuk meratakan dan memberikan kemiringan atap. d. bahan dan peralatan untuk terlaksanya pekerjaan ini dengan hasil yang baik. Umum ● Lingkup Pekerjaan seperti tertera dalam gambar dan dilokasi yang ditentukan. hal ini harus dikonsultasikan dengan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Pekerjaan Atap Dak Beton (lihat spec Struktur) a. Harus diperhatikan arah kemiringan atap dan harus sudah dipersiapkan corong/lubang-lubang cucuran talang dan lain-lain sehingga tidak perlu membobok beton yang sudah dicor. Bahan ● Bahan disesuaikan dengan Bab Pekerjaan Beton ● Untuk waterproofing plat atap digunakan jenis Sheet Membrane ex. setelah itu diberi finish akhir dengan lapisan waterproofing. dan penggunaannya disesuaikan dengan persyaratan pabrik.30 PT. Pemasangan ● Harus sesuai dengan bab pekerjaan beton. b. mula-mula diberi plesteran dengan adukan 1 bagian pc : 3 bagian pasir. maka waktu pengecoran harus dipasang sparing. rangka atap harus sudah tertutup dengan heat Insulation. ● Atau untuk talang yang direncanakan pada shaft-shaft yang telah disiapkan yang fungsinya juga sebagai saluran jaringan (ducting) AC. meliputi pula penyediaan tenaga kerja. ● Pada saat ini dicek kemiringan-kemiringan atap. Finishing Atap ● Finishing dilakukan setelah dak beton kering betul dan mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi apakah atap tersebut memenuhi syarat untuk difinish. 2 . Grace (type 3000) atau setara. 2. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Petunjuk pemasangan penutup atap mengikuti prosedur pabrik. ● Syarat-syarat umum dan bahan pekerjaan atap plat beton sepenuhnya mengikuti Peraturan Beton Indonesia (PBI) tahun 1971 (NI-2) dimana pelaksanaan pekerjaan dan aturan-aturan lainnya.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sebelum pemasangan penutup atap.

Bahan yang datang di site harus lengkap dengan lapisan pelindung dari pabrik dan dapat dibuka setelah mendapat persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. dipasang pada daerah-daerah yang dinyatakan dalam gambar – gambar rencana. Pelaksanaan • • Bahan ini dipasang sesuai gambar dan diperkuat dengan angka-rangka baja dan penguat lain. ● Bahan rangka dan penjepit sesuai gambar pelaksanaan standar pabrik dan dilengkapi dengan internal gutter system. Bahan. d. Ciptanusa Buana Sentosa . Pengendalian Pekerjaan Sesuai dengan standar dan spesifikasi dari pabrik dan telah disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka kemiringan tersebut disesuaikan dengan rencana dalam gambar bestek.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Sedangkan untuk atap dak beton yang memang dibuat miring.7. atap transparan ● Pekerjaan ini dilaksanakan pada sebagian atap area void seperti yang ditunjukkan dalam gambar rencana dan petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi b. Lingkup Pekerjaan ● Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja.31 PT. bahan-bahan.4. dan peralatan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaan pemasangan (pergola/canopy) seperti yang ditujukkan pada gambar rencana. c.Bahan ● Polycarbonate clear tebal 6 mm (1 lapis). 2. PEKERJAAN ATAP TRANSPARANT a. 2 .

dimensi yang ditunjukan dalam gambar rencana sudah memenuhi ketentuan struktur dan ketahanan. ● ● ● ● ● ● 3. Ciptanusa Buana Sentosa . JENDELA.1. alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan kayu sesuai dengan gambar dan syarat-syarat serta spesifikasi khusus.permukaan yang bersangkutan dalam keatidak memungkinkan untuk mendapatkan pembetulan-pembetulan. Shop drawings harus sudah menggambarkan detail hubungan-hubungan dan sambungan-sambungan. pengangkuran. dan memberitahukan Tim Teknis / Konsultan Supervisi seandainya permukaan . Kontraktor harus memberikan perhitungan kekuatan atas syarat-syarat yang ditentukan. Bahan-bahan ini harus dijaga dan dilindungi sebaik-baiknya saat penyimpanan. harus dikoreksi/ diselesaikan bersama dengan Perencana. Kontraktor harus memeriksa apakah kualitas bahan yang dipakai. Pemborong harus memeriksa semua permukaan yang akan berhubungan dengan pekerjaan tembok.8. 2 . pemasangan sampai diserahkan. SERTA PERLENGKAPAN KUNCI DAN PENGGANTUNG 2.32 PT. untuk mendapatkan kepastian. UMUM 1. Ukuran lapangan yang berbeda dengan shop drawings. KACA. Pekerjaan Pemasangan ● Kontraktor wajib membuat shop drawings untuk persetujuan perencanaan yang dibuat berdasarkan gambar-gambar rencana yang tersedia. Kontraktor harus mengukur semua dimensi yang mempengaruhi pekerjaannya. konstruksi dan pemasangan semua komponen lengkap dengan ukuran-ukuran. 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN KUSEN. Pabrikasi dan Pemasangan ● Bahan-bahan yang diserahkan ke lapangan untuk dipasang harus sesuai dengan contoh-contoh yang disetujui dan dalam keadaan baik. Lingkup pekerjaan Lingkup Pekerjaan meliputi pengadaan bahan. DAUN PINTU.8.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Pemasangan harus dikerjakan oleh tenaga-tenaga yang terlatih/ berpengalaman untuk pekerjaan yang serupa dan dipimpin oleh tenaga ahli. Menjelang penyerahan pekerjaan, dilakukan pembersihan-pembersihan semua alat-alat pelindung, tanda-tanda label-label dibersihkan dan kaca-kaca dicuci dengan larutan asam (acid solution) ringan atau sesuai yang dianjurkan oleh manufacturer kaca. Pekerjaan yang selesai, harus bebas dari noda/cacat dan kerusakan baik pada bahan maupun cara pengerjaannya watertight, dan perlu jaminan pemeliharaan.

2.8.2. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA KAYU 1. Bahan
● Kusen, jendela dan daun pintu dari material kayu Nyatoh dan Kamper (kelas 1). ● Finishing melamin ex. impra atau yang setara. ● Kaca ex. Asahimas, atau yang setara. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan

dalam gambar yang bersangkutan.
● Perlengkapan seperti engsel, kunci, handle, dan lain-lain lihat pada penjelasan

Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. 2. Pengerjaan
● Pintu-pintu, jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus, tidak ada bekas-bekas mesin dan

selesai siap untuk dicat atau penyelesian lainnya.
● Permukaan yang bersentuhan dengan adukan tembok harus dicat meni alkali atau cat

meni besi. 3. Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela
● Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan

tebal cat dan kemungkinan pengembangan atau pengerutan kayu.
● Kunci, engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya, rongga pada

rangka vertikal, pada kunci dan penggantung dan di atas rel tidak boleh melebihi 2,5
2 - 33
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

mm, lubang yang dibawah tidak boleh melebihi 3 mm, semua ujung-ujung yang runcing harus dibulatkan dan rangka vertikal pada kunci harus dimiringkan sedikit. 4. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Kayu Halus
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh diangkut ke tempat pekerjaan kecuali jika sudah

dipasang.
● Untuk pekerjaan kayu halus yang harus dibuat, kalau belum selesai sama sekali,

tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan, juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut.
● Tim Teknis / Konsultan Supervisi dan Perencana harus diberikan fasilitas untuk

memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan.
● Kontraktor

harus menyediakan pintu-pintu sementara dan penutup semua lubang-lubang yang diperlukan untuk melindungi pekerjaan kayu halus selama dalam pelaksanaan. untuk pekerjaan-pekerjaan kayu halus yang sudah selesai seperti ambang-ambang pelindung dan sebagainya yang mungkin dapat rusak selama pelaksanaan pekerjaan.

● Juga harus menyediakan pembungkus atau penutup sementara yang diperlukan

5. Pemasangan Pekerjaan Kayu Halus
● Jika

pekerjaan kayu halus akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai, Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan kayu halus yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. halus harus dibuat lurus dan tegak.

● Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kayu

● Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus

diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan.
● Pekerjaan kayu halus tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka

pada lantai, dinding dan langit-langit telah selesai. 6. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna
● Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak

longgar, tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar.

2 - 34
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

● Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan kayu tersebut menjadi mengkerut atau

bengkok, atau kelihatan ada cacat- cacat lainnya pada pekerjaan kayu halus atau kasar sebelum masa pemeliharaan berakhir, maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi / Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. 7. Pekerjaan Pemasangan Kaca
● Kaca (floated glass) harus standard yang jernih, dari pabrik yang disetujui dan yang

tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus.
● Dempul untuk memasang kaca ke kusen-kusen kayu harus diperoleh dari leveransir

yang terkenal dan disetujui. Dempul untuk pemasangan kaca pada waktu diterima, dikaleng, tidak boleh kering atau sudah mengeras.
● Alur kayu harus dibersihkan, diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum

kacanya dipasang.
● Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen, dengan kelonggaran sesuai standar

pabrik, lalu dipasang dan dikukuhkan memakai dempul kaca dan lat-lat kayu dan dipaku dengan sekrup.
● Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan

sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi dempul kaca.
● Daun-daun kaca tersebut dipasang dengan kokoh memakai list kayu kecil yang

keras.
● Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus, harus distel ditengah-tengah dengan

hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama.
● Sebelum pemasangan kaca, semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan,

sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan.
● Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain

yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan.
● Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti

cipratan cat, plesteran, noda atau percikan las

2.8.3. PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN TERALIS BESI Kondisi lokasi diperiksa terlebih dulu, ukur dimensi lubang yang akan dipasang kusen, pintu atau teralis besi. Laporkan secara tertulis kondisi yang ada di lapangan, cocokkan perbaikan yang telah dilakukan sebelum memulai pekerjaan berikutnya.
2 - 35
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

minyak. dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan. pintu dan teralis besi dicat duco.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 1. Pengecatan Besi ● Kusen. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. ● Untuk mendapatkan stabilitas dimensi yang optimum dan perlindungan maksimum lapisan diulas/disemprotkan dengan spraygun bertekanan ±30 kg/m2 merata pada seluruh permukaan. 2. ● Penggunaan cat besi diaduk dengan benar sebelum dan selama penggunaan untuk mencegah pengendapan. ● Setelah bagian-bagian besi dilas. ● Beri 1 lapis cat dasar anti karat. sehingga kilapnya akan lebih baik. Ciptanusa Buana Sentosa . ● Tahapan lapisan atau pengecatan mengikuti aturan pabrik pembuat. Pekerjaan Besi ● Pemilihan jenis besi dan warna cat yang digunakan ditentukan oleh perencana. karat dan cat lama yang terkelupas. ● Sandblasting sangat dianjurkan setelah pembersihan.36 ● Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan PT. ● Sebelum pengecatan pastikan permukaan besi bebas dari debu. ● Pengelasan besi oleh ahlinya. ● Terakhir diberi 2 lapis cat khusus besi dengan selang waktu pengecatan 16 jam. 3. ● Disarankan sebelum cat akhir diberi 1 lapis cat Undercoat kayu & Besi untuk menutupi warna cat dasar anti karat. ● Sebaiknya cat diencerkan sampai 10% dengan Thinner Synthetic N-005-95 agar setiap lapisan cukup tipis dan hasil permukaan lebih rata. atau menggunakan sikat saja. ● Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran. sambungan-sambungan diperhalus dengan amplas. sebelum pengecoran dinding beton bertulang. 2 .

● Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna. 3.4. . Memasang dan Menggantung Pintu-Pintu dan Jendela-Jendela . ● Kaca ex. Asahimas.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● Perlengkapan seperti engsel.Tiap daun pintu dan jendela harus berukuran pas dengan kusennya diperhitungkan tebal cat . Pengerjaan ● Pintu-pintu. 2. 2. ● Pintu-pintu tersebut harus dibuat dengan ukuran dan detail-detail yang diberikan dalam gambar yang bersangkutan.37 PT. kecuali pintu interior yang ditentukan ● Finishing powder coating. jendela dan daun pintu dari alumunium. kunci. tidak ada bekas-bekas mesin dan selesai siap untuk difinish atau penyelesian lainnya. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 . atau yang setara. ● Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja. PEKERJAAN PINTU-PINTU DAN JENDELA-JENDELA ALUMUNIUM 1. Bahan ● Kusen.Kunci.8. jendela-jendela dan bouvenlicht harus betul-betul persegi dan datar. dan lain-lain lihat pada penjelasan Perlengkapan Kunci-Kunci dan Penggantung. ● Permukaan-permukaan yang kelihatan harus lurus. engsel-engsel dan sebagainya harus tepat pada kedudukannya. handle.

tanpa terjadi macet atau terhambat dan semua kunci-kunci dan engsel-engsel cocok dan dapat bekerja dengan wajar. Kontraktor menjamin bahwa segala pekerjaan pintu/jendela alumunium yang harus dipasang telah disetel ke dalam rangka yang telah disediakan. kalau belum selesai sama sekali. tidak boleh kering atau sudah mengeras. - 6. Rongga yang dibuat pada pekerjaan lantai di belakang pekerjaan-pekerjaan kusen alumunium harus dibuat lurus dan tegak. 2 .Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. Tempat sambungan yang vertikal antara kusen-kusen dengan rangka bangunan harus diisi padat dengan adukan tapi rongga di bagian atas harus dibiarkan. Pekerjaan Pemasangan Kaca Kaca (floated glass) harus standard yang jernih. Karet dan sealant untuk memasang kaca ke kusen-kusen alumunium harus diperoleh dari leveransir yang terkenal dan disetujui. dari pabrik yang disetujui dan yang tebalnya seperti yang disebut dalam gambar atau syarat dan spesifikasi khusus. Perlindungan Terhadap Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium .Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana harus diberikan fasilitas untuk memeriksa semua pekerjaan yang sedang dilaksanakan di bengkel-bengkel dan di lapangan. Ciptanusa Buana Sentosa . . Karet dan sealant untuk pemasangan kaca pada waktu diterima. tidak boleh diangkut ketempat pekerjaan. atau kelihatan ada cacat. maka pekerjaan yang cacat tersebut harus dibongkar dan diganti hingga Tim Teknis / Konsultan Supervisi /Perencana merasa puas dan pekerjaan lain yang terganggu akibat pembongkaran tersebut harus diperbaiki atas biaya Kontraktor. Bilamana terjadi bahwa pekerjaan-pekerjaan pintu/jendela tersebut menjadi bengkok.cacat lainnya sebelum masa pemeliharaan berakhir. juga tidak boleh disetel-setel jika bangunan belum siap untuk menerima pemasangan pekerjaan kayu tersebut. dikaleng. dinding dan langit-langit telah selesai. Pemasangan Pekerjaan Pintu/Jendela Alumunium Jika pekerjaan pintu/jendela akan dipasang setelah rangka pada bangunan sekelilingnya telah selesai. 5. Memperbaiki Pekerjaan Yang Tidak Sempurna Semua pintu dan jendela harus dapat ditutup dan dibuka dengan bebas tapi tidak longgar.Untuk pekerjaan pintu/jendela yang harus dibuat. Pekerjaan pintu/jendela alumunium tidak boleh dipasang dulu dalam kedudukannya sampai rangka pada lantai. - 7.38 PT.

5. Ciptanusa Buana Sentosa . dengan kelonggaran sedikit. Kaca harus dipasang lurus dan tegak lurus. noda atau percikan las.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Alur kayu harus dibersihkan. PEKERJAAN PINTU BAJA DAN PINTU TAHAN API 1. Kaca harus dipotong menurut ukuran kusen. Kaca harus dipotong menurut panjang yang dikehendaki dengan diberi lowongan sedikit lalu dimasukkan kedalam jalur kusen yang sebelumnya sudah diberi karet lalu di-sealant. - 2. sehingga tidak mengganggu pekerjaan perekatan. peralatan dan pemasangan pekerjaan pintu baja berikut kusen dan perlengkapan lainnya yang sesuai standar untuk pekerjaan ini. Sebelum pemasangan kaca. diplamir dan dicat dengan lapis cat minyak sebelum kacanya dipasang.39 PT.8. Semua pekerjaan terpasang harus dilindungi dari akibat pekerjaan lain seperti cipratan cat. Pekerjaan ini dilaksanakan pada ruang-ruang seperti pintu ruang tangga darurat (tahan api 2 jam) dan pintu baja biasa seperti yang ditunjukkan dalam gambar. lalu dipasang dan dikukuhkan menggunakan alat-alat yang telah ditentukan.0-89 Syarat Dinas Kebakaran Pemda DKI Sesuai Rekomendasi Pabrik Petunjuk Tim Teknis / Konsultan Supervisi 2 . plesteran. harus distel ditengah-tengah dengan hati-hati sampai kerenggangan (clearence) yang sama. Lingkup Pekerjaan Pekerjaan ini melingkupi pengadaan bahan. semua kotoran dan bekas minyak harus dibersihkan. Kaca diidentifikasi dengan tanda-tanda peringatan menggunakan tape atau cara lain yang tidak membekas pada kaca setelah dibersihkan. Pengendalian Pekerjaan ● ● ● ● ● ● ● SII-0233-79 SII-0137-80 SII-0192-78 AWS-01. 2.

dengan menunjukan surat refensi proyek-proyek yang telah dilaksanakan.0 mm sebagai frame . ● Contoh Bahan Pintu yang digunakan adalah produksi Bostinco.3 mm . Komponen pintu harus dipasang dalam struktur yang kaku sesuai dengan petunjuk pemasangan dari pabriknya. ● ● ● ● 2 . atau yang setara. flush bolt.Mineral Wall sebagai bahan pengisi (pintu tahan api) .Flashing dari plat baja 0. handle (penampang bulat) dan lainlain harus sesuai dengan pekerjaan ini.6 mm .Angker Baja 1.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2.00 mm sebagai frame . Kontraktor harus mempunyai workshop lengkap dengan perlatan/mesin-mesin khusus untuk pekerjaan ini dan mempunya lisensi dari Dinas Pemadam Kebakaran.9 mm . 3.Plat Baja 1.2.40 PT. Pelaksanaan ● Pemasangan harus dilaksanakan oleh Pelaksana yang mempunyai pengalaman khusus di bidang pekerjaan ini dan mempunyai tenaga ahli yang berpengalaman. Bahan-bahan ● Rangka pintu (Kusen) Rangka pintu (Kusen) dibuat dari profil baja sbb: .Bahan-bahan yang diperlukan ● Daun Pintu Daun pintu harus dibuat dari bahan-bahan sbb: . Ciptanusa Buana Sentosa . Pemasangan rangka pintu (kusen) harus dilakukan setelah pekerjaan penulangan dan sebelum pengecoran dinding beton bertulang. Lion Metal. Perhatikan Bab “Pekerjaan Pengecatan” dipersyaratan teknis ini untuk pengecatan pintu-pintu baja.Tebal daun pintu minimal 55 mm ● Perlengkapan Pintu Semua perlengkapan pintu engsel.Plat Baja 3.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

Hasil pengecatan harus rata dan tidak cacad serta semua sistem mekanisnya dapat bekerja dengan baik dan sempurna.

2.8.6. PEKERJAAN KUNCI-KUNCI DAN ALAT PENGGANTUNG 1. Lingkup Pekerjaan Meliputi penyediaan bahan, alat dan tenaga kerja untuk pekerjaan ini, yaitu pemasangan kunci, engsel, rel dan kelengkapan pintu, jendela lainnya. 2. Kunci-Kunci Kunci – kunci yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Tiap kunci harus mempunyai 3 buah anak kunci. Pemborong harus memperlihatkan contohnya terlebih dahulu untuk mendapat persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. 3. Handle, Engsel - engsel, Door Closer, Door Stopper, Cylinder, Flush, Bolt, Lockcase, Rail/Runner dan Hinges Handle - handle yang digunakan ex. CISA, Dorma atau setara. Engsel-engsel yang dipakai ex. CISA, Dorma atau setara. Door stopper ex. CISA, Dorma atau setara Untuk Shower Hinges DTS 10 series complete set dan door closer digunakan ex. Dorma atau setara. Handle - handle dan engsel-engsel harus dari baja yang digalvanisir dengan memakai ring nylon. Engsel-engsel menerus atau engsel-engsel piano untuk pekerjaan kayu halus harus dari kuningan. Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas. Untuk pintu geser, rail/runner dan accessories disarankan memakai ex. Eltrak, Hillaldam atau setara.

4. Pemasangan Barang-barang dari Besi Sekrup-sekrup dalam pemasangannya harus cocok dengan barang besi yang dipasang. Tidak diperbolehkan memukul sekrup pada barang-barang besi, pengokohan sekrup harus dengan memutar.
2 - 41
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

-

Sekrup yang rusak pada waktu dipasang harus dicabut kembali dan diganti. Semua kunci-kunci, pegangan, engsel dan lain-lain harus terpasang dengan baik, presisi dan tidak ada cacat. Semua bagian yang cacat atau rusak harus segera diganti.

5. Perlindungan terhadap barang-barang dari besi Semua barang-barang dari besi harus disingkirkan dan dibungkus dengan plastik atau tempat aslinya setelah dicoba. Pemasangannya dilakukan setelah bangunan selesai dan dicat.

2 - 42
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR

2.9.

PEKERJAAN LANGIT-LANGIT

2.9.1. LINGKUP PEKERJAAN 1. 2. Pekerjaan meliputi penyediaan alat, bahan dan tenaga untuk keperluan tenaga ini. Pekerjaan meliputi pembuatan langit-langit dengan bahan-bahan yang disebut dalam gambar atau dalam syarat-syarat dan spesifikasi khusus.

2.9.2. PEKERJAAN LANGIT-LANGIT GYPSUMBOARD DAN KALSIBOARD 1. Material / Bahan
● Gypsum board yang digunakan ex. Jayaboard atau setara dengan ketebalan T = 9

mm
● Kalsi board yang digunakan ex. Eternit Gersik dengan ketebalan T = 6 mm ● Rangka plafond yang digunakan adalah rangka metal puring ex. Jayaboard atau

setara.
● Pemasangan mengikuti prosedur pabrik diatas.

2. Lingkup pekerjaan Pengadaan/penyediaan tenaga, bahan, peralatan,dan lain-lainnya yang diperlukan untuk pemasangan dinding maupun ceiling gypsum seperti yang telah ditentukan pada gambar.

3. Pekerjaan Rangka Gypsum Board dan Kalsiboard
● Masing-masing rangka disambung dengan las (spot welding) atau riveting. Setiap

sambungan harus siku dan lurus.
● Pemasangan kerangka metal diatur sedemikian rupa agar tepat pada as sambungan

gypsum board.
● Rangka harus benar-benar kuat dan tegak lurus, sesuai dengan peil yang

dikehendaki.

4. Pekerjaan Pemasangan Gypsum Board dan Kalsiboard
● Pekerjaan pemasangan gypsum board harus harus ditangani oleh orang yang benar-

benar ahli dalam bidang ini.
2 - 43
PT. Ciptanusa Buana Sentosa

● Penempelan gypsum board pada rangka menggunakan skrup berkualitas baik. ● Penyambungan antara antara gypsum board dengan gypsum board menggunakan plaster penyambungan dan metal lath serta dempul yang sesuai dengan spesifikasi pabrik. ● Permukaan sambungan gypsum board yang telah diberi dempul dan kering.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR ● Pemasangan antara sambungan gypsum board harus tepat di as rangka metal. diampelas sehingga rata dan halus.44 PT. Ciptanusa Buana Sentosa . 2 .

Sebelum penggalian tanah untuk pondasi dimulai harus dilakukan penggalian top soil sedalam 20 cm dari permukaan tanah.2. serongan-serongan dan kelokan-kelokan yang diperlukan untuk konstruksi pekerjaan-pekerjaan. 2-4 PT.1.2. Umum Sebelum memulai sesuatu pekerjaan Pemborong harus mengunjungi dan meninjau kondisi lokasi proyek (keadaan Eksisting). 2.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. PEKERJAAN GALIAN TANAH 1. menebang. dalamnya.2. Tanah yang ada tanaman harus digali terpisah dari tanah yang tidak ada tanamannya. atau seperti yang tertera dalam gambar. Sebelum memulai penggalian. ia harus memberitahukan secara tertulis kepada Tim Teknis / Konsultan Supervisi.2. dan tanah kelebihannya dipergunakan sebagai urugan atau dibuang dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. - - - 2. menggalinya rata sedalam 20 cm dan tanah galiannya harus dipakai bahan urugan. Ciptanusa Buana Sentosa - . dan harus mendapat izin dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Persiapan Penggalian Tanah Pemborong tidak diperkenankan membasmi. Penggalian Penggalian harus dilaksanakan menurut yang disyaratkan mengenai panjangnya. PEKERJAAN PERSIAPAN LAPANGAN DAN PEKERJAAN TANAH 2. Jika ia tidak merasa puas dengan ketelitian permukaan tanah. PEKERJAAN PERSIAPAN 1. Pemborong harus yakin bahwa permukaan tanah baik setempat maupun garis transis yang tertera dalam gambar adalah benar. diikat sekeliling batangnya. maka dalam waktu 21 hari setelah tanggal SPK. atau merusak pohon-pohon atau pagar hidup kecuali yang ada di dalam batas-batas penggalian atau yang jelas diberi tanda pada gambar-gambar. Pohon-pohon yang tidak diperkenankan disingkirkan dan yang mungkin dapat menjadi rusak karena pelaksanaan pekerjaan harus dilindungi dengan memakai papan-papan yang kuat.

dari parit. juga tidak untuk pembuangan tanah galiannya. Akar-akar bekas tanaman harus diangkat sampai bebas akar. Ciptanusa Buana Sentosa . 4. banjir. Lanjutan Pekerjaan Setelah Penggalian Selesai Pemborong tidak diperkenankan membiarkan sampai lama galian. tapi harus segera setelah galian disetujui. Tidak ada perpanjangan waktu yang diberikan atas terganggunya pekerjaan yang disebabkan oleh penemuan seperti itu. Ini akan memerlukan koordinasi yang ketat antara pihak yang bersangkutan/ terkait. pekerjaan menembok bahan atau cara pembuatan lainnya dalam hal ini. Galian Supaya Tidak Digenangi Air Pemborong harus menjaga agar seluruh galian tidak digenangi air yang berasal dari hujan. dengan jalan memompa. Menyangga Pinggir-pinggir Galian Pemborong bertanggung jawab untuk menyangga pinggir-pinggir semua galian dan tidak ada tuntutan yang bakal dipertimbangkan untuk galian tambahan. 3. dalamnya melebihi yang dikehendaki maka Pemborong harus mengisi galian yang terlalu dalam itu dengan bahan yang sama seperti yang ditentukan untuk pondasi atau dengan beton jenis ( 1 : 3 : 5 ) atas biaya pemborong dan tidak ada penggantian pembayaran untuk penggalian atau pengurugan kembali.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR - Lapisan lumpur harus diangkat dan diganti dengan tanah urug yang disetujui. 2-5 PT. sumuran dan sebagainya yang tidak diperlukan. Pemborong harus memberikan perlindungan secukupnya sampai Tim Teknis / Konsultan Supervisi mengadakan peninjauan dan memberikan perintah-perintah selanjutnya. mata air atau lain-lain sebab. memulai tahap pembangunan berikutnya. 6. 5. Galian yang Dalamnya Melebihi yang Dikehendaki Bilamana sesuatu galian telah dilaksanakan. dan biaya untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut harus dianggap telah masuk harga kontrak. menimba. gedung dan lain-lain yang diakibatkan oleh runtuhnya pinggir-pinggir dan tanggul galian-galian. Tulang-belulang dan Bekas Kuburan Jika ditemukan tulang-belulang atau bekas kuburan di lokasi pada waktu pelaksanaan pekerjaan. 2. Pemborong harus bertanggung jawab atas kerusakan terhadap bangunan lain di tempat pekerjaan atau jalan umum. menyalurkan ke parit-parit atau lain-lain.

2. pemadatan tersebut tidak dengan dibasahi air. Semua bahan urugan atau pengurugan kembali harus disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum dipakai. Daerah tapak bangunan. jalan dan tempat parkir dipadatkan sampai 90 % kepadatan maksimum. kecuali jika ada persetujuan dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. Bahan tanah urug harus granulair dengan keadaan clay tidak lebih dari 20 % .2. Pengujian dengan sand cone test dilakukan pada setiap lapisan setebal 15 cm yang telah dipadatkan.Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 2. Ciptanusa Buana Sentosa . Dalam hal pengurugan. yang telah disetujui atau alat lainnya yang sesuai dengan persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi.3. Pengurugan tidak boleh dilaksanakan sebelum pondasi atau lain-lain yang dibangun yang akan ditutup atau tersembunyi oleh tanah urugan diperiksa dulu oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi. sampah dan lain-lain tidak boleh dibiarkan tertinggal pada waktu pengurugan dilaksanakan. Pelaksanaan Pengurugan Pengurugan harus dilakukan lapisan demi lapisan yang tebalnya 15 cm tanah buyar dan dipadatkan sampai kepadatan maksimum. Pemeriksaan Penggalian dan Pengurugan Penggalian dan pengurugan harus diperiksa dan disetujui oleh Tim Teknis / Konsultan Supervisi sebelum tahap pembangunan selanjutnya dimulai. agar segera mengatur untuk mengadakan pengujian kepadatan. jika bagian-bagian yang dipadatkan sudah siap. - - 2-6 PT. Umum Lapisan tanah paling atas harus dibuang dan permukaan tanah harus digilas untuk mencapai 90% kepadatan maksimum standard proctor atau ASTM D1557 dengan ketebalan pengurugan 15 cm sebelum menebarkan lapisan urugan berikutnya. Tim Teknis / Konsultan Supervisi harus segera diberitahu. Standar test ASTM D 1557 / Standard Proctor. Pemadatan urugan dengan memakai alat penggilas bobot 8 ton. Kayu-kayu. - 3. Jika tidak ada persetujuan sebelumnya dari Tim Teknis / Konsultan Supervisi. PEKERJAAN TANAH URUGAN 1.

Pembangunan MESS LEMHANNAS Republik Indonesia PERSYARATAN TEKNIS BAB 2 : PEKERJAAN SIPIL DAN ARSITEKTUR 4. dan lain-lain yang sudah dibangun harus dilaksanakan sekaligus berturut-turut dan tidak boleh melakukannya terpisah-pisah kecuali jika ada persetujuan Tim Teknis / Konsultan Supervisi. maka harus diusahakan agar terjadi peralihan penampang yang lengkung tanpa ada perubahan yang mencolok. Bilamana ada perubahan kemiringan yang dikehendaki. septic-tank. kecuali jika ada penentuan lain atau ditunjukan pada gambar. Ciptanusa Buana Sentosa . Perataan Terakhir Daerah-daerah yang diurug atau digali yang tercantum di dalam kontrak ini. 5. Di sekitar bangunan dan lain-lain yang didirikan dibuat suatu kemiringan yang tidak kurang dari 2 %. harus diratakan hingga sama halusnya dan tidak ada permukaan yang tidak rata. - 2-7 PT. Pengurugan Pengurugan sekitar pondasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->