CONTOH LAPORAN PKL

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam era globalisasi ini banyak masalah yang timbul diberbagai kalangan, dan semua masalah muncul karena perbedaan pendapat antara manusia satu dengan manusia lainnya.Dari sekian banyak masalah yang paling sering dihadapi oleh setiap masyarakat adalah sulitnya mencari lahan pekerjaan. Kita sebagai manusia yang memiliki Visi Misi, tujuan dan Strategi, wawasan kedepan hendaknya tidak melupakan akan perkembangan teknologi Administrasi Manajerial yang mempunyai arti penting dalam suatu pekerjaan, karena hal tersebut mentuntut kita untuk mengikuti perkembangan zaman agar tidak ketinggalan dengan informasi yang ada. Saat ini Ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi dengan sangat pesat serta dukungan dari media informasi yang sedemikian rupa sehingga mengakibatkan perubahan pola hidup di berbagai kalangan masyarakat tanpa kelas. Dewasa ini kebutuhan untuk memperoleh ilmu pengetahuan informasi sangat meningkat dan semua ini dikarenakan oleh persaingan manusia atau kelompok / instansi yang sangat ketat demi kemajuan usahanya, sehingga hal ini berdampak terhadap beban setiap siswa karena mereka dituntut untuk mampu menggali informasi dari berbagai sumber, baik secara Administratif manajerial mau pun di dalam dunia Pendidikan Setiap Sekolah Menengah Kejuruan ( SMK ), baik Teknik maupun Non teknik diwajibkan untuk memberangkatkan siswa dan siswi mereka untuk melaksanakan Kegiatan Praktek Kerja Lapangan ( PKL). Kegiatan praktek ini dilakukan di berbagai Perusahaan/ Instansi milik Negara maupun Swasta guna untuk melatih keterampilan dan mental seseorang di lapangan. Kegiatan praktek ini sangat menguntungkan siswa dan siswi karena dapat menambah pengetahuan khususnya dalam bidang Pekerjaan Admisistrasi dan Manajemen, pengalaman serta keprofesionalan dalam melakukan suatu bidang pekerjaan.Di samping itu, kegiatan praktek ini sangat berpengaruh terhadap nilai kelulusan siswa-siswi di sekolah. Karena merupakan kenyataan bahwa pendidikan khususnya Pendidikan Sekolah Kejuruan non teknik belum sepenuhnya menyiapkan tenaga terampil yang siap kerjasama secara mahir atau propesional, mungkin dengan kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini dapat membantu siswa dan siswi lebih terampil dalam dunia usaha. B. Tujuan 1. Tujuan Praktek Kerja Lapangan (PKL) Praktek Kerja Lapangan ( PKL ) dilaksanakan penulis dengan maksud dan tujuan sebagai berikut: 1. Memperoleh pendidikan untuk menjadi tenaga kerja yang memiliki keahlian profesional. 2. Mengetahui perbedaan antara lingkungan Dunia Usaha / Dunia Industri dengan lingkungan Sekolah 3. Memberikan gambaran bagi penulis mengenai bagaimana cara bekerja yang baik dan benar, sesuai dengan pendidikan yang didapat si dunia pendidikan atau disekolah. 2. Tujuan Pembuatan Laporan Tujuan pembuatan laporan antara lain: 1. Sebagai bukti melaksanakan Praktek Kerja Lapangan pada Kantor / Pemerintahan Kecamatan

Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 2. Sebagai pedoman untuk pembuatan karya tulis selanjutnya. Undang-Undang Republik Indonesia No. 3. guna kepentingan sekolah dan khususnya penulis sendiri dan juga untuk menunjang peningkatan pengetahuan siswa tingkat selanjutnya. Melaksanakan pekerjaan yang menyeluruh. 5. . ada pun jenis kegiatan yang dilakukan terlampir dalam lampiran kegiatan harian Bab IV Ketentuan Pelaksanaan Tata Tertib Trayning Job di Kantor Pemerintahan Kecamatan Parungkuda. 6. keputusan Mentri Pendidikan dan kebudayan No. Perogram Kerja Kepala SMK Islam Annazhiriyah Tahun Diklat 2008/2009.Parungkuda 2. Bab V Penutup Membahas tentang rangkuman operasional pekerjaan yang terdapat di Kantor Kecamatan Parungkuda.Berisikan tentang Struktur Organisasi Pemerintah Kantor Kecamatan Parungkuda dengan bidang pekerjaan. 233/4/97 tentang Penyelenggaraan Pendidikan system ganda pada SMK 3. kalender Pendidikan SMK Tahun Diklat 2008/2009. melaksanakan pekerjaan pelaporan yang terdapat di Kantor Pemerintaha kecamatan Parungkuda. DASAR HUKUM PERAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL) Dalam rangka rencana kegiatan Peraktik Kerja Lapangan (PKL) Tahun diklat 2008/2009 didasiri oleh : 1. 29 Tahun 2003 tentang istem Pendidikan Nasional. Ruang Lingkup Pembahasan Ruang Lingkup Pembahasan Terdiri dari : Bab I Pendahuluan Berisikan tentang latar belakang tujuan dan kerangka laporan. Secara khusus. 3. 4. Secara Umum. namun demikian tentu ada antisifasi yang tertuang di dalamnya. baik yang berkaitan dengan judul PKL atau pun pekerjaan di luar ketentuan. Surat keputusan Kepala Sekolah Nonomor: 010/SMK AN/KEPSEK/VI/2008. Sebagai laporan dari hasil Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilaksanakan secara tertulis. Bab III Jenis dan Uraian yang dilaksanakan peserta PKL Kegiatan dimaksud adalah : Operasional pekerjaan yang dilakukan di Kantor Pemerintahan kecamatan Parungkuda. 4. Proses kerja yang dilaksanakan dan beberapa manfaat yang dirasakan selama penulis melaksanakan prakerin ini. Mengumpulkan data. yang berkaitan dengan judul yang diberikan oleh pembimbing Peraktek Kerja Lapangan dari Sekolah. BabII Tinjauan umum tentang sejarah singkat berdirinya lembaga / tempat PKL. yang meliputi: kesimpulan Saran dan Masukan/ kritikan yang berkaitan dengan kendala.

Oneng AR 4. Dengan membawahi lima desa adalah sebagai berikut: 1. Desa : Bojong Galing 4. Tahun 1968 .BAB II TINJAUAN UMUM PEMERINTAH KECAMATAN PARUNGKUDA A. dipimpin oleh Camat : Sri Haryanto. A. Desa : Berekah 5. Samad 7 Langgensari Epi Hudapi 8 Babakan Jaya Ujat Sudrajat Sedangkan yang termasuk kepada kecamatan pamekaran adalaah menjadi Kecamatan Bojong Kokosan Genteng. Sejarah Kecamatan Parungkuda Menurut catatan bahwa Kantor Kecamatan Parungkuda Kabupaten Sukabumi. Tahun 1970 . Ba 5. Kantor Kecamatan Parungkuda sebelum dimekarkan terdiri dari 13 Desa dan pada tanggal 12 April 1988 Kecamatan Parungkuda dibagi 2 (dua) yaitu: Kecamatan Induk namanya masih tetap Parungkuda dengan membawahi desa-desa adalah sebagai berikut: No.1984.1989. dipimpin oleh Camat : Drs. Desa : Cipanengah Pada tahun 1988 tanggal 12 April kedua kecamatan tersebut diresmikan oleh Gubernur Jabar Moch. Desa Nama Kades 1 Palasarihilir H. Profil Kecamatan Parungkuda 1.1981. adalah Kecamatan Interlen ke-Ibu kota Negara (Jakarta) yang terletak di dinding utara Kabupaten Sukabumi dengan tofografi berbukit/bergelombang dengan ketinggian dari permukaan laut lebih dari kurang 600M dengan suhu rata-rata 28oC. dipimpin oleh Camat : Drs. Tahun 1989 . Desa : Cibodas 3. dipimpin oleh Camat : Drs. Kecamtan Parungkuda sejak diresmikannya sampai dengan sekarang telah terjadi beberapa perubahan kepemimpinan (Camat) sebagi berikut: 1. Tahun 1981 . Tahun 1972 . dipimpin oleh Camat : Wawin 3. Desa : Bojong Genteng 2.1970. Rachmat 2. Mansur 2 Sundawenag U. dipimpin oleh Camat : Dede Mulyadi 6. dan sebelum ada perubahan wilayah Kecamatan Parungkuda termasuk wilayah III Kewedanaan Cicurug.1972. Yogi SM. Jaenal. M . Tahun 1984 . Suhendi 3 Parungkuda Ujang Suwardi 4 Bojongkokosan Kurniawan 5 Kompa Empef Andri 6 Pondok Kaso Landeuh M.1992.

dipimpin oleh Camat : Drs.00 ha Batas Administratif Wilayah Kecamatan Parungkuda adalah sebagai berikut: .Pemeliharaan dan pembinan ketertaman dan ketertiban 10. dipimpin oleh Camat : Drs. Pembinaan Terhadap Pemerintah Kelurahan 6.IP. dipimpin oleh Camat : Drs. dipimpin oleh Camat : Thendy Hendrayana.00 ha 6.7. Tahun 2002 .Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Cibadak .««. Desa Babakanjaya Luas Wilayah 332. Tahun 1992 .Dari Ibu Kota Negara/Jakarta : 100 Km .630.1996.54 ha 7. Tahun 1996 . Desa Langgensari Luas Wilayah 293.Sebelum Utara berbatasan dengan Kecamatan Cicurug dan Cidahu . Tahun 2006 .Penyelenggaran pelayanan umum kepada masyarakat 8. Desa Bojongkokosan Luas Wilayah 175. Desa Parungkuda Luas Wilayah 1887.80 ha 3.2002. Siliwangi No. Penyelenggaraan pembangunan di Kecamatan 3. Pelaksnaan Tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas pokoknya 2.Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan Bojongkokosan Adapun jarak tempuh perjalanan dari pusat kota adalah sebagai berikut: . dipimpin oleh Camat : Drs. Penyelenggaraan Pemerintahan Kecamatan 2. Desa Sundawenang Luas Wilayah 429.Si Lokasi Kecamatan Parungkuda Kecamatan Parungkuda terletak di Jl. Desa Palasarihilir Luas Wilayah 725.61 Ha. Desa Pondok Kaso Landeuh Luas Wilayah 253. Kecamatan Parungkuda terdiri dari 8 (delapan) Desa.Penggalian pendapatan daerah 9. Pembinaan Kesejahtraan Masyarakat 11. Pembimbing dan fasilitas terhadap Pemerintahan Desa 7. H. Pengkoordinasi pelaksanaan atas Instansi di Kecamatan 5. 65 RW dan 232 Rt. 89 Parungkuda Jawa Barat. Abdul Riva¶i 11. Tahun 1997 .55 ha 8.2006. Desa-desa yang termasuk wilayah Kecamatan Parungkuda dengan luas wilayah adalah sebagai berikut: 1.1997. Penyelenggaraan Pembinan Kemasyarakatan di Kecamatan 4. Anwar Afandi AS 8.87 ha 2.30 ha 4.Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan Parungkuda . Desa Kompa Luas Wilayah 232.M. Jajang 9.55 ha 5. Tujuan Didirikannya Kecamatan Parungkuda 1. Nandang Fermana AR 10. Geografis dan Tofografis Secara geografis Kecamatan Parungkuda mempunyai luas 2. S.Berdasarkan wilayah Administrasi..

M. 1. SH 5. pembangunan dan pembinaan masyarakat di wilayah Kecamatan .Ratu : 50 Km 3.Penyelenggaraan pelayanan umum terhadap masyarakat 8. Camat : Thedi Hendrayana. Menyelenggarakan Pembangunan di Kecamatan. Tugas pokok di Kecamatan Sebagai penyelenggara pembangunan dan pembina masyarakat di wilayah kecamatan sebagai pelimpahan wewenang dari Kapubaten Kota yaitu Bupati. Urusan kependudukan : Janten Firmansyah e. Urusan Pembangunan : Ade Budi latif g Urusan Pembinaan Sosial : Oleh h. Urusan Pemerintah : Ramdhon d. Kepala Seksi Pemerintahan : Udin Saprudin 4. Kepalaseksi Trantib : Yahya Sudaryawanto. Kepala Seksi Pembangunan : Fendi Efendi 8. 3. Camat Menetapkan pelaksanaan serta menyelenggarakan segala urusan pemerintahan.. Penyelenggara pembinaan kemasyarakatan di Kecamatan 4. Urusan kepagawaian : A.Penggalian Pendapatan daerah 9.Dari Ibu Kota Kabupaten Sukabumi /Plb.Pembinaan terhadap pemerintah kelurahan 6.Pembimbing dan pasilitator terhadap pemerintahan Desa 7.Si 2. Urusan keuangan : Kurnia Sudirman b. Ruang Lingkup Struktur Organisasi a. Urusan Pelayanann Sosial : Ismatullah C. Urusan Ekonomi : Ade Budi latif f. Z. Kepala Seksi Pelayanan Umum : Yuli Hermansyah 6.Dari Ibu Kota Provinsi bandung : 110 Km . Ruang Lingkup Usaha a. Tugas pokok pemerintah di kecamatan ini adalah berfungsi sebagai : 1. b.IP. Kepala Seksi Pendapatan : Mutia Agustin 7. Zatmika. Kepala Seksi KESOS : Syaepul Rahman B. Sekmat : M. HS 3. Penyelenggara Pemerintah di Kecamatan. Basuni c. 11. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai tugas pokoknya. Struktur Organisasi 1.Pembinaan kesejahteraan masyarakat. Pengkoordinasian pelaksanaan Tugas Instansi di Kecamatan 5. S.Pemeliharaan dan pembinaan dan ketentraman dan ketertiban 10. 2.

Memfasilitasi hubungan antar warga dan lembaga i. Pelaksanaan Tugas lain yang diberikan oleh Camat sesuai tugas pokoknya d. Menjadi fasilitator terhadap pemerintahan kelurahan atau pedesaan h. Sekretaris camat a. administrasi. Mengembangkan sumber-sumber pendapatan e. Dalam melaksanakan tugasnya. Dalam operasional penyelenggara pemerintah di Kecamatan memerlukan perumusan kinerja di pemerintah kecamatan b. Sekretarist Kecamatan mempunyai tugas pokok membantu camat adalah penyelenggara pemerintahan kecamatan.2. Untuk melaksanakan tugas pokoknya seksi mempunyai fungsi sebagai berikut : a.Kepala urusan keuanagan 3. Mengorganisir dan mengelola pendapatan d. organisasi dan tatalaksana serta memberikan pelayanan administrasi kepada seluruh unit organisasi di lingkungan pemerintah Kecamatan. Kepala Seksi Pendapatan. Pengelolaan Administrasi Pemerintah kecamatan 3. Pengolahan administrasi pemerintah e. Menilai dan mengevaluasi hasil kinerja di kantor Kecamatan j. Kepala urusan tata usaha dan rumah tangga 3. Penyelenggaraan Urusan Rumah Tangga. b. Kepala Seksi Pemerintahan Tugas pokok menyusun program kegiatannya sesuai dengan program kerja pemerintah di Kecamatan. 5. sekretaris kecamatan dibantu oleh . 2. Tugas pokok yang membantu Pemerintahan di kecamatan adalah seksi-seksi. 4. Pengkajian keluar masuk pendapatan c. 1. 4. Sekretaris kecamatan adalah unsure staf Pemerintah kecamatan. Membina pemerintah tingkat kelurahan atau pedesaan g.Pengelolaan dan pembinaan Sumber Daya Aparatur. 1. Keuangan. dipimpin oleh Sekretaris Kecamatan yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Camat. Kepala urusan kepegawaian 2. Melaksanakan tugas selain tugas pokok yang sesuai dengan pekerjaan di Kecamatan. 2. 2. Dalam melaksanakan tugas pokok sebagaimana sekretaris Kecamatan mempunyai fungsi : 1. Dalam tugas pokok sebagaimana fungsi seksi-seksi Pemerintah di Kecamatan adalah sebagai berikut : a. Melayani dan menjadi fasilitator penghubung informasi dari pemerintah pusat k. Mengelola dan melayani administrasi pertanahan f. Mencatat Administrasi pendapatan . Tugas pokok para seksi adalah membantu Camat mengelola pendapatan. Melayani dan mengatasi mengerjakan administrasi kependudukan d. Pengorganisasian perumusan kebijakan Operasional pemerintah kecamatan. Penginventarisiran pengolahan data Pemerintah di tingkat kecamatan c. c. kesisteman. Merumuskan kebijakan dibidang pendapatan b. Sarana dan Prasarana. 1.

melindungi masyarakat umum 2.Mengumpulkan data dan mengolahnya dalam bidang kesejahteraan social 4. industri. Membina masyarakat supaya terangsang untuk berpartisifasi dalam bidang pembangunan. Memfasilitasi organisasi-organisasi di masyarakat. mempunyai seksi yang bertanggung jawab kepada ketentraman umum dalam melindungi masyarakat. Membimbing dan memfasilitasin pembangunan dalam bidang kesejahteraan social b. polotik dan kemasyarakatn. d. 6. Dalam pelaksanaannya seksi pembangunan ini mempunyai fungsi sebagai berikut : 1.f. Tugasnya para seksi Keamanan dan Ketertiban berfungsi sebagai berikut : a. distribusi dan lain-lain 5. ketertiban. Pemeliharaan keamanan dan ketertiban c. Meningkatkan pemberdayaan perempuan dan kesejahteraannya.Menelaah kebijakan operasional dalam bidang kesejahteraan soaial 5. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Merumuskan kebijakan operasional dibidang keamanan dan ketertiban b. dan ketertiban d. Menyediakan fasilitas sarana keagamaan c. Kepala Seksi Bidang kesejahtraan 1. Meningkatkan pasrtisifasi masyarakat dibidang kesejahteraan dan social f. Tugas para seksi ketentraman dan Ketertiban yang bertanggungjawab kepada Camat : a. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. Merumuskan kebijakan dalam bidang pembangunan 2. Mensupervisi dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan 3. Mengupayakan ketentraman. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. social. Dalam Melaksanakan Tugas operasional dalam bidang Kesejahteraan social pemerintah kecamatan mempunyai seksi yang bertugas : a. Melindungi dan meningkatkan ketentraman di masyarakat f. Tugas para seksi dalam bidang Ketentraman. Seksi ± seksi tersebut bertanggungjawab kepada Camat dalam mengelola dan menjalankan opersional pendapatannya. 3. g. Membina persatuan dan kesatuan i. Menginventarisir dan mengevaluasi pendapatan g.Merumuskan program lingkungan hidup.Merumuskan dan mengolah dalam bidang pembangunan 4. 5. Melaksanakan perundang-undangan dan peraturan di pemerintahan h. Seksi Pembangunan bertugas untuk membantu Camat dalam bidang pembangunan b. Dalam melaksanakan tugasnya seksi Kesejahteraan Soaial berfungsi sebagai berikut 3. 6. Ketentraman. e. 7. Meningkatkan Kesejahteraan dibidang social dalam lembaga-lembaga yang ada di masyarakat.Membina perekonomian produksi. 1. Membina Masyarakat agar sejahtera dalam bidang social. Ketertiban dan Perlindungan Masyarakat. Seksi kesejahteraan social mempunyai tugas pokok membantu Camat dibidang kesejahteraan soasial 2. . Menjadi fasilitator melayani informasi pembangunan 8.

Pembuatan pelaporan Sekmat pertahun adalah : Gambaran dari kinerja sebagai Sekretaris Camat wilayah kantor kecamatan Parungkuda. mengidentifikasi penduduk secara bertahap. Selain itu di luar pekerjaan yang bersifat incidental adalah membuat laporan Sekmat pertahun. Ada pun kegiatan operasional pekerjaan yang ada di kantor Kecamatan parungkuda di antaranya adalah melaksanakan orientasi lingkungan dengan melihat ruangan sebagai bentuk perkenalan di area kantor kecamatan Parungkuda yang nantinya akan menjadi sarana pasilitas dalam pekerjaan PKL. tetapi secara incidental. Menjadi pesuruh secara pariatif dan di kerjakan secara bergiliran adalah menjadi suatu kewajiban yang harus dilaksanakan dikantor tersebut. operasional pekerjaan sekretaris kecamatan adalah bagian dari pekerjaan yang diabdikan atau di tugaskan kepada sekretaris dari camat. Namun demikian selain itu pekerjaan yang dilakukan adalah mencatat pengarsipan keluar masuk surat yang ada di kantor tersebut. selain itu pembenahan administrasi secara tertulis diantaranya melayani masyarakat yang keluar masuk sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik setempat mau pun di luar tempat kantor wilayah Kecamatan Parungkuda. BAB III JENIS URAIAN KEGIATAN YANG DILAKSANAKAN PESERTA PKL Dalam melaksanakan operasional pekerjaan yang dilakukan pada kantor pemerintahan kecamatan Parungkuda sebagaimana tercantum di dalam bab II dan bab lainnya. hal ini di lakukan tidak setiap hari. dalam ketentuan umum pekerjaan yang dilaksanakan adalah menyelesaikan segala bentuk tugas pengadministrasian baik secara tertulis mau pun pelaksanaan secara tidak tertulis.g. dari mulai mengkatagorikan penduduk sewilayah kecamatan parungkuda. menginventarisir segala sesuatu yang ada di kantor kecamatan. Menginstal segala peralatan computer demi kebutuhan kantor adalah pekerjaan yang menarik selama yang dikerjakan itu dapat terkuasi. dan melayani kebutuhan masyarakat dalam keseharian menjadi tuntutan pekerjaan utama yaitu melayani pembuatan Kartu Penduduk atau KTP. pendataan penduduk di sesuaikan dengan tahap pekerjaan. kewarung sekedar untuk membeli kebutuhan kantor atau konsimsi. Dalam mengerjakan tugas selain pokok ada juga tugas yang sesuai dengan tugas pokok yang dikerjakannya. keluar masuk keuangan global. seperti keluar untuk motcopy. . Menata ruangan untuk kepentingan sidang dan membagikan konsumsi kattring bagi peserta rapat bagi masyarakat dan karyawan serta staf di kantor kecamatan Parungkuda sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. Pekerjaan di luar pengadministrasian yang menjadi sebuah bentuk pengabdiaan atau ketaatan adalah keluar masuk untuk melaksanakan tugas yang diberikan oleh staf atau karyawan. akan tetapi pekerjaan tersebut hanya di lakukan apabila peralatan tersebut rusak atau stagnan tidak bias dipakai sama sekali. namun demikian segala sesuatunya dapat dilakukan dengan bertahap meski pun di luar kewajiban secara structural dan Administratif. Hal yang meliputi di luar pekerjaan pengadministrasian adalah bersifat pengabdian.

Belajar dari kesalahan adalah sesuatu perbuatan yang mencerminkan bahwa kita sabar. 3. BAB IV KENDALA YANG DI HADAPI DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN (PKL) 1. Cigadog Desa Tenjolaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi. BAB V PENUTUP A. menghadapi pekerjaan dan kendala apa pun. meski pun jauh dari sempurna dan benar tapi saya tetap mengerjakannya sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan di kantor tersebut. Menyelenggarakan Pembangunan di Tingkat kecamatan 3. Pemerintah Kecamatan mempunyai beberapa fungsi. namun demikian tidak berarti semua pekerjaan tidak dapat dilakukan. Semua di lakukan dengan baik meski pun ada kendala dan hambatan. Selalu di mulai dengan tidak faham atau tidak sefaham dengan pekerjaan selama melayani masyarakat. Pembianaan Mayarakat dalam Kesejahteraan Sosialnya. dengan alamat Kp. Untuk lebih jelasnya dalam penyimpulan ini saya menuliskan beberapa hal penting untuk di ketahui di ataranya adalah : 2. adalah sebuah kode etik pekerjaan manusia sebagai rahasia peribadi. 2. b. begitu pariatif dan menarik. Berusaha terus menerus supaya keingintauan tetap menyala. dan Alhamdulillah Allah senantiasa memberi jalan terbaik bagi saya. bersifat berkesinambungan atau terus menerus. Kesimpulan : Peraktik Kerja Lapangan atau PKL adalah merupakan salah satu syarat untuk menempuh ujian tengah semester di kelas dua dalam jenjang Sekolah Menengah Kejuruan Informatika yaitu SMKI. diantaranya adalah : 1. Sistem pekerjaan terkadang sulit untuk bisa selesai dalam kurun waktu relative. Mengenai pekerjaan dan hal yang tidak tercantum yang dilakukan oleh saya.Demikian operasional yang dilakukan selama menjalani tugas Praktek Kerja Lapangan (PKL) di wilayah kantor Kecamatan Parungkuda yang sarat dengan kebutuhan keterampilan khusus. Dan Pemerintahan Kecamatan tersebut sebagai pelimpahan kewewenangan dari Pemerintah Kabupaten yaitu Bupati. Penyelenggara Pemerintahan di tingkat kecamatan 2. 2. Antisifasi : 1. Menjalankan tugas sesulit apa pun selalu ada jalan keluarnya. 3. c.Menyelenggaraka Pembangunan dan Pembinaan Masyarakat di Tingkat Kecamatan . Tugas pokok Pemerintahan di kecamatan Parungkuda adalah Menyelenggarakan Operasional Pemerintahan dalam Pembangunan. Menghadapi dan menyelesaikan pekerjaan tidak sistimatis. Kendala : a. untuk mendapatkan hasil yang baik dan sempurna.

Instansi Kantor Kecamatan Parungkuda. tidak disiplin menjadi taat. tidak bisa menjadi bisa. .PMembina pemerintah di pedesaan atau di Kelurahan 6. Bentuk Organisasi yang di pakai adalah organisasi lini statif.Mengkoordinasi Pelaksanaan Tugas Instansi di Tingkat Kecamatan 5. berniat. Sekolah : Dalam Praktek Kerja Lapangan PKL sebaiknya dibimbing secara kontinyu dan terarah. dari tidak tau menjadi tau. 2. adalah manusia tempatnya berfikir. berbuat dan berkreasi. tidak faham menjadi faham. Terkesan dari seluruh pekerjaan selama PKL adalah menikmati seluruh pekerjaan yang ada. agar kami para PKL dapat cepat memahami apa yang kami kerjakan yang sesuai dengan pembelajaran yang didapat di sekolah yang nantinya akan dijadikan bentuk laporan sesuai dengan apa yang kami kerjakan. B. bekerja dan beramanah. Ketidak sesuaian dengan ilmu atau pendidikan yang di dapat di sekolah dengan pekerjaan yang saya terima di kantor kecamatan adalah salah satu kendala. Membimbing dan memfasilitasi Pemerintah Desa atau Kelurahan 4. Kesan Menjadi manusia yang diciptakan Allah adalah sesuatu Anugrah yang tiada tara. C. maka itu sebaiknya ada fasilitas atau program bagi generasi berikutnya untuk yang ber PKL akan di sesuaikan dengan jurusan di sekolahnya masing-masing. Saran dan Masukan : 1.4. berinisiatif.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful