Birul Walidain sebagai perwujudan syukur kita kepada orang tua dan Allah Berbakti kepada kedua orang

tua adalah kewajiban kita sebagai anak, apalagi momentum idul fitri dengan tradisi sungkeman. Ada banyak hikmah yang bisa kita ambil dari tradisi sungkeman ini karena secara tidak langsung tradisi ini mengajarkan pada kita cara menghormati orang tua, dan wujud bakti kita pada mereka, walaupun dalam konteksnya berbakti pada orang tua tidak hanya sebatas sungkeman saja tapi sangat luas. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah merekakeduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". ( QS : Al-Isra : 23-24 ) Fatwa ulama mengatakan : Orang yang paling berhak untuk kamu mensyukurinya dan berbuat baik kepadanya, terus menerus berbuat baik, taat kepadanya dan tunduk set elah Allah SWT yakni kedua orang tua, Allah berfirman : Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu -bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah -tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada -Kulah kembalimu. E( QS : Luqman : 14 ) Kedudukan dan keutamaan Birul Walidain Seiring dengan IBADAH Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak merek dan a ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. ( QS : Al-Isra : 23 ) Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu -bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah -tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada -Kulah kembalimu. E( QS : Luqman : 14 ) Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". ( QS : Al-Ahqaaf : 15 )

kecuali sebahagian kecil daripada kamu. Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak. dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya. Dari Abdurrahman bin Mas ud ra. Perintah Birul Walidain sudah ada sejak dulu Perintah Birul Walidain untuk Bani Israel : Dan (ingatlah). ( QS : Ash-Shaaffaat : 100-107 ) kisah nabi Ismail ini menandakan ketaatan beliau kepada bapaknya. Antara Birul Walidain dan ridho Allah. anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang -orang yang saleh. " 3. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu". ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. saya bertanya lagi : "kemudian apa?". E( QS : Maryam : 32 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Yahya : Hai Yahya. Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim. dan orangorang miskin. beliau menjawab : "berbuat baiklah pada orang tua". Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. 4. Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya). . Sesungguhnya ini benarbenar suatu ujian yang nyata. anak-anak yatim. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku. Ia berkata : saya bertanya pada Nabi Salallahu alaihi wassalam : "Amal apa yang paling disukai oleh Allah ta ala ? "beliau menjawab : "Sholat pada waktunya". Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. saya bertanya lagi "kemudian apa ? ". serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia. Merupakan salah satu amal yang disukai Allah. kaum kerabat. beliau menjawab "berjuang ( berjihad ) dijalan Allah. Dan ia adalah seorang yang bertakwa. E( QS : Maryam : 12-14 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Ismail : "Ya Tuhanku. dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dari dosa). ketika Kami mengambil janji dari Bani Israel (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah. dan berbuat baiklah kepada ibu bapak. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu. Hadist riwayat Hakim menyebutkan.2. mempunyai saling ketergantungan. dan kamu selalu berpaling. sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik. insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". E( QS : Al-Baqoroh : 83 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Isa : dan berbakti kepada ibuku. (nyatalah kesabaran keduanya). kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. dan banyak lagi contoh anak durhaka seperti dalam tayangan televisi. dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim. Rasulullah Salallahu alaihi wassalam bersabda : Ridho Allah tergantung ridho orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua E Kisah Abdullah bin Salam Alqomah yang menderita saat sakaratul maut karena telah durhaka kepada ibunya sebagai contoh untuk kita agar dalam perjalan hidup kita untuk selalu mendapat ridho dari orang tua.

hati dan badan orang tua kita. beliau bersabda : Sungguh rugi. Birul Walidain bisa kita wujudkan dalam berbagai cara. Birul Walidain menjadi salah satu sebab diterimanya doa. tetapi kadang-kadang mereka memilih tinggal di daerah asalnya karena bagaimanapun lebih nikmat tinggal di rumah sendiri. jaga. dari Rasulullah Salallahu alaihi wassalam. bahkan jalannya pincang dan tubuhnya bungkuk karena osteoporosis. Sungguh sangat aneh jika ada anak yang tega mengirim orang tuanya ke Panti Jompo dan melepaskan tanggung jawab tidak mau merawatnya. g. rambut ubanan. 3X !!! orang yang mendapatkan kedua orang tuanya baik salah satu atau kedua -duanya lanjut usia tetapi ia tidak masuk surga E HR. Sehingga beruntunglah mereka yang mendapat kesempatan merawat orang tua. Abdullah bin Amr bin Al Ash. Sekarang ketika mereka lemah (tua) kita tidak mau merawatnya dan menitipkan ke Panti Jompo. Padahal ketika kita lemah (bayi) mereka merawatnya dengan penuh kasih sayang. Ingin sekali mendampingi mereka di hari tuanya. Merbuat baik kepada kedua orang tua c. Merawat dan memelihara serta menjaga dengan sabar ketika ibu dan bapak sudah renta dan menyenangkan hati mereka.. diantara bentuk-bentuk birul walidain yaitu : a. h. Mengikuti keinginan orang tua selama tidak menyimpang dari perintah Allah d. dan sayangi mereka seperti mereka dulu menjaga. Membantu dengan harta. Mendoakan ibu dan bapak b. Apa yang bisa dirasakan ketika melihat orang tua (Bapak dan Ibu) yang disayangi memasuki usia tua. Tidak menyakiti perasaan.. Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut.. Jika orang tua sudah meninggal. merawat dan menyayangi kami di waktu kecil. matanya rabun. selalu menyediakan susu untuk orang tuanya. ( HR : Bukhori ). Seperti kisah 3 pemuda yang bersembunyi dalam goa. kulit keriput. f.ra dari Nabi Salallahu alaihi wassalam. bukankah bisa saja mereka menitipkan kita ke Panti Asuhan.. Wallahu a lam semoga Allah selalu membimbing kita untuk selalu berjalan diatas ridho-Nya dan menjadikan kita anak-anak yang soleh dan berbakti kepada mereka hingga do Edoa kita sampai kepada kedua orang tua kita saat mereka kembali dalam kedamaian cinta Allah. durhaka pada orang tua. 7. tubuh lemah. membunuh jiwa dan sumpah palsu. Muslim). Amalanya itu menyebabkan pintu goa tergeser sedikit..Ya Allah peliharalah mereka.5. Birul Walidain akan memperpanjang umur dan dimudahkan rizkinya. dalam riwayat lain : Dari Abu Hurairah ra. kita tetap menjaga silaturrahim teman-teman dan saudara orang tua. salah satunya adalah pemuda yan sangat g berbakti pada orang tuanya. beliau bersabda: Dosa-dosa besar adalah : mempersekutukan Allah. . Birul Walidain mejadi sebab masuknya kita ke surga. di kehidupan yang hakiki disana. e. Sebuah balasan yang bertolak belakang. 6. amin.

Jika orang tua meninggal di bulan Ramadhan. Tetapi kemana anak-anak mereka. dengan syarat telah berhaji terlebih dahulu. Bukankah seharusnya mereka menikmati hari tuanya? Perlakuan Ketika Hidup Jasa orang tua tidak akan terbalaskan dengan apapun. Muslim). Ada 3 amal mulia yang san gat dicintai Allah swt: 1) Shalat tepat waktu. Kita bisa saja beralasan repot dan tidak ada waktu untuk mengurusnya. inilah wujud bakti anak kepada orang tua (birul walidain). 3) Jihad di jalan Allah swt (HR. betapa sedih orang tua ketika berpisah dari anak dan cucunya. Kita masih bisa mengirimkan amal saleh (pahala) dengan cara bersedekah dan membaca al-Quran. tapi ini bukan alasan syar i yang bisa diterima. bahkan jika mereka lumpuh kemudian kita menggendongnya selama menunaikan ibadah haji. kemudian diniatkan pahala sedekah dan bacaan al-Quran untuknya. karena hanya itu kemampuan yang bisa mereka lakukan. Penulis menyaksikan sendiri seorang wanita yang sering memarahi dan memaki ibunya yang sudah tua dan bungkuk. kesepian dan tidak ada kasih sayang dari keluarganya. bertutur kata yang baik. belum cukup membalas bagaimana sakitnya saat melahirkan kita. . Orang tua harus dihormati. Allah swt memerintahkan untuk merawat orang tua dengan tangan kita sendiri. Seorang anak tidak bisa membalas kebaikan orang tuanya kecuali j ika dia mendapati orang tuanya sebagai budak. kemudian ia beli dan membebaskannya (HR. Kita hanya mampu membalaskan jasanya jika menemukan orang tua sebagai budak kemudian memerdekakannya. apalagi memaki. Bukhari dan Muslim). Perlakuan Ketika Meninggal Bagaimana pula perlakuan anak kepada orang tua yang telah meninggal? Kita bisa berbakti dengan cara menyambung silaturahmi dengan sahabatnya dan memuliakan mereka. Selalu mendo akan mereka. 2 dosa besar yang lain adalah menyekutukan Allah swt dan bersaksi palsu (HR. yang telah dibesarkan dan menjadi sukses tetapi akhirnya membiarkan mereka masih bekerja dan disuruh-suruh orang lain. Bukhari dan Muslim).Menelantarkan orang tua hingga ajal menjemput adalah perbuatan durhaka dan salah satu dari 3 dosa besar. Bisa dibayangkan. Ketika Ibunya meninggal dia menangis histeris. Di negara maju seperti Jepang bisa ditemukan orang tua lanjut usia (lansia) dikaryakan sebagai cleaning service di kantor dan pabrik. membentak. terutama setelah shalat 5 waktu. yang mustahil untuk dilakukan di zaman sekarang. merendahkan diri didepannya. 2) Berbakti kepada orang tua (birul walidain). Jika orang tua berniat menunaikan haji tetapi keburu meninggal maka kita bisa menghajikannya (badal). menghina dan mengusirnya. bahkan sekedar mengatakan Ah (Al-Isra 23) tidak boleh. disayangi. mungkin ada rasa sesal tapi sudah terlambat. maka kita bisa mengganti (qadha ) sisa puasa yang tidak sempat diselesaikannya hingga akhir Ramadhan.

Kemudian Sa ad mengatakan.(QS. maka terputuslah segala amal perbuatannya ke cuali tiga perkara: sedekah jariah. hanya kepada-Kulah kembalimu. bahkan merupakan amalan yang dicintai Allah yang disandingkan dengan amalan sholat tepat pada waktunya dan amalan jihad fisabilillah.Untuk ikhwan / akhowat yang saat ini berada di perantauan. sedangkan Sa ad pada saat itu tidak berada disampingnya. Bukhari). Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya (HR. jauh meninggalkan kedua orang tua kita yang saat ini masih hidup dan mungkin sudah berusia lanjut. ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang senantiasa mendo akannya (HR Muslim). dan menyapihnya dalam dua tahun. sedangkan aku pada saat itu tidak berada di disampingnya. Wahai Rasulullah. bersyukurlah pada -Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. (HR. sesungguhnya ibuku telah meninggal. Luqman: 14) Birul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) dalam agama islam yang haq ini mempunyai kedudukan yang sangat mulia. Allah berfirman: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambahtambah. Iya. kecuali anak tersebut mendapati ayahnya menjadi budak kemudian ia membelinya dan memerdekakannya. Luqman: 14) Hadits pertama: Dari Abu Hurairoh ia berkata: Rasulullah bersabda: Seorang anak tidak dapat membalas ayahnya. Jadi. (QS.Sesungguhnya Ibu dari Sa ad bin Ubadah ra meninggal dunia. jika ingin investasi yang mengu ntungkan maka lakukan dari sekarang dengan mendidik anak-anak menjadi shaleh. mereka akan mengalirkan pahala saat kita di alam kubur nanti dimana ketika sumber amal lain telah terputus. insyaAllah artikel ini bisa dijadikan sebagai bahan renungan. bersyukurlah pada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. dan menyapihnya dalam dua tahun. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. Muslim dan Abu Dawud). bermanfaat Kemudian Sa ad mengatakan pada Nabi saw. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya? Nabi saw menjawab. Birul Walidain (Berbakti Kepada Kedua Orang tua) Allah berfirman: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. hanya kepada-Kulah kembalimu. Setiap manusia meninggal. .

Al-Bukhari dan Muslim). sambunglah ibumu. Ath-Thabrani dengan sanad hasan).. sedangkan ia seorang wanita musyrik di zaman Rasulullah . Maka aku meminta fatwa kepada Rasulullah dengan mengatakan: Ibuku mendatangiku dan dia menginginkan aku (berbuat baik kepadanya). Thabrani meriwayatkan dengan sanad yang sampai kepada Sa'ad bin Malik . Setelah masuk Islam. (HR. Ibnu Hajar Rahimahullah bekata: Kemudian bahwa berbakti. berbuat adil. Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Berbakti kepada kedua orang tua. dia berkata: Dahulu aku seorang laki-laki yang berbakti kepada ibuku. (HR. Al-Bukhari dan Muslim). Hendaklah kamu menjaga kehormatan niscaya istri-istri kamu akan menjaga kehomatan. Tetapi tidak boleh dengan memberikan walayah (kecintaan dan pembelaan) kepada orang-orang yang terlarang untuk memberikan walayah kepada mereka (orang-orang kafir). berkata lemah lembut. karena sesungguhnya ayat ini umum untuk (orang-orang kafir) yang memerangi ataupun yang tidak memerangi. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. (Al-Mujadilah: 22). berbakti. Hadits kedua: Dari Abdullah Bin Mas'ud berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah: Amalan apakah yang dicintai oleh Allah Beliau menjawab: Sholat pada waktunya. dan saling kirim surat berdasarkan hukum Allah. Hadits keempat: Dari Asma binti Abu Bakar ia berkata: Ibuku mendatangiku. Hadits ketiga: Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: Berbaktilah kepada bapak-bapak kamu niscaya anak-anak kamu akan berbakti kepada kamu. kamu harus meninggalkan agamamu ini atau aku tidak akan makan dan minum hingga aku mati. yakni membebaskan dari perbudakan dan perhambaan dari orang lain (tuannya) sehingga ayahnya menjadi orang yang merdeka karena memerdekakan budak itu adalah pemberian yang paling utama yag diberikan oleh seseorang kepada yang lain.. (HR. Dalam kitabul 'Isyrah. menyambung persaudaraan dan berbuat baik itu tidak mesti dengan mencintai dan menyayangi (terhadap orang kafir walaupun orang tuanya) yang hal itu dilarang di dalam firman Allah : Kamu tidak akan menjumpai satu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. kecuali jika anak tersebut mendapati ayahnya sebagai budak yang dimiliki oleh orang lain kemudian ia memerdekakannya. ibuku berkata: Hai Sa'ad! Apa yang kulihat padamu telah mengubahmu. lalu kamu dipermalukan karenanya dan dikatakan: Hai pembunuh ibu! Aku menjawab: Hai Ibu! . Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Jihad dijalan Allah. (Fathul Bari V/ 233).. Imam Syafi'i Rahimahullah berkata: Menyambung persaudaraan itu bisa dengan harta. apakah aku (boleh) menyambung (persaudaraan dengan) ibuku beliau bersabda: ya.Makna hadits tersebut adalah bahwa seorang anak tidak dapat membalas jasa ayahnya.

sehingga dia menjadi letih. mengubur anak perempuan hidup-hidup. Allah juga membenci tiga hal bagi kamu desas-desus. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban di dalam sahihnya) Hadits keenam: Sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas kamu (dari perbuatan) durhaka kepada para ibu. Abu Dawud. banyak bertanya. datang jika mereka memanggil dan lain-lain. adalah sebagaimana yang tersebut pada hadits di atas yaitu: Memohonkan ampun untuk mereka jika semasa hidupnya mereka sebagai orang Islam. tidak bersuara tinggi dan ketus. dll. seperti mudah-mudahan mereka mendapatkan hidayah (Islam / sunnah) dan lainnya. Berbuat baik kepada mereka seperti: melayani kebutuhan mereka. Engkau dapat makan maupun tidak sesuai dengan kehendakmu. Mengajarkannya kepada pemahaman yang benar (Ahlus Sunnah) Mentaati perintah mereka selama itu bukan maksiat. menunaikan janji. (HR. Sungguh dia tidak makan. apakah masih ada sesuatu yang aku dapat lakukan untuk berbakti kepada kedua orangtuaku setelah keduanya wafat Beliau bersabda: Ya. lalu kamu menghembuskannya satu demi satu maka aku tidak akan meninggalkan agamaku ini karena apapun. Mendahulukan kepentingan mereka daripada kepentingan sendiri. Mendoakan kebaikan untuk mereka. menyambung persaudaraan yang tidak disambung kecuali karena keduanya. Al-Bukhari dan lainnya) Tentang cara berbakti kepada kedua orangtua yang masih hidup. . tidak memanggil langsung dengan namanya. sehingga tubuhnya menjadi letih sekali. dll. Tindakannya berlanjut hingga tiga hari.Jangan lakukan itu. memintakan ampum untuk keduanya. (HR. Berkata yang baik dan lemah lembut kepada mereka. dan menuntut apa yang tidak menjadi hakmu. dan memuliakan kawan keduanya. (Tafsir Ibnu Katsir III/791). Membantu mereka dengan harta. dan menyia-nyiakan harta. jika kamu punya seratus nyawa. secara ringkas adalah sebagai berikut: Mengajak masuk agama Islam jika belum Islam. Hadits kelima: Dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As-Sa'idi berkata: Ketika kami sedang duduk dekat Rasulullah . demi Allah. yaitu mendoakan keduanya. menahan apa yang menjadi kewajibanmu untuk diberikan. membelikan kebutuhan mereka. bahkan daripada ibadah yang sunnah. Memuliakan kawan-kawan mereka. tiba-tiba datang seorang laki-laki dari (suku) Bani Salamah lalu berkata: Wahai Rasulullah. Setelah aku melihatnya demikian aku berkata: Hai Ibuku! Ketahuilah. Menunaikan janji mereka. Adapun berbakti kepada orang tua setelah mereka wafat.

Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu. meski melalui telepon. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Hak diriku telah terlupakan. jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan. sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. Nantinya. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. Hatiku sedih atas kepergianmu. Sudah sekian lama aku tidak bersua. bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah. anggap Ibu sebagai pembantu. mana upah Ibu selama ini ? Anakku. Dan balasan berasal dari jenis amalan yangdikerjakan. aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat.Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Sejak dokter mengabari tentang kehamilan. meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku. Punggung sudah membungkuk. Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya.net) SURAT DARI IBU YANG TERKOYAK HATINYA Anaku«. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Sembilan bulan aku mengandungmu. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan.Anakku«Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu. Ibu sekarang sudah sangat lemah. Kemudian tibalah saat engkau menikah. Ibu semakin susah melakukan gerakan. aku berbahagia. Sebab. ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Di sisi Allah.Kesengsaraan yang tiada hentinya. Kegelisahanku demi kebaikanmu.salafyoon. Lain tidak.Anakku«Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku. kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat. tidak mengurangi kebahagiaanku. Meski begitu. gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku.Menyambung persaudaraan kepada kerabat mereka.Berikutnya. Ibu tidak menuntut macam-macam. namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.Ibu hanya ingin melihatmu saja. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik.Seiring perjalanan waktu. niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya. (taken from : www. Kejantananmu semakin terlihat. Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. . Kepenatanku demi kesehatanmu. Bacalah surat ini. Masa remaja pun engkau masuki. Sebulan sekali. bunga kehidupan dan cahaya diriku« Anakku«Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu..

Maka beliau memuji Allah dan menyanjungNya serta berkomentar baik´ [Hadits Riwayat Muslim] Ibnu Umar pernah melihat lelaki menggendong ibunya dalam thawaf. Ia ingin bisa meraih surga dan berteman dengan Nabi dengan baktinya kepada ibu. namun dia menolakku.´Aku khawatir tanganku mengambil sesuatu yang dilirik matanya. maka ternyata pintu terbuka. Orang-orang keheranan kepadanya (dan berkata) : ³Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibu. Sebelumnya.. Aku keluar dengan hati riang karena do¶a Nabi. Rasulullah bersabda : ³Ya.Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Anakku«Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. sehingga aku durhaka kepadanya´. Abu Hurairah ! Asyhadu an Laa Ilaaha Illa Allah wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluhu´. supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang tua. dia berkomentar tentang dirimu yang aku benci. Aku (pun) menemui Rasulullah dalam keadaan menangis.. Namun perhatiannya kepada ibunya telah menunda tekadnya berhijrah. Aku kembali ke tempat Rasulullah dengan menangis gembira. Ketika aku pulang dan mendekati pintu. Aku mengadu. Zainal Abidin. Suatu hari aku mengajaknya untuk masuk Islam.Anakku. kisah yang lebih mengharukan terjadi pada diri Uwais Al-Qarni. Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. itulah nyawa Ibu. Bergembiralah. ³Wahai Rasulullah. ³Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. orang yang sudah beriman pada masa Nabi. Sekalah air mataku. Aku mendengar kucuran air. Dalam shahih Muslim disebutkan. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil´. Mohonlah kepada Allah supaya memberi hidayah ibu Abu Hurairah´. ³Wahai. dari Abu Hurairah. Hari ini. masa Rasulullah Shallallahu µalaihi wa sallam masih hidup. Dan orang yang berbuat jelek.Aku mendakwahi ibuku agar masuk Islam. Ibu-ku sedang mandi dan kemudian mengenakan pakaiannya serta menutup wajahnya. Rabbku.Anakku«Allah berfirman: ³Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal´ [Yusuf : 111] Pandanglah masa teladan dalam Islam. sudah berangan-angan untuk berhijrah ke Madinah untuk bertemu dengan Nabi. Darah persalinan. Allah. Ibuku mendengar kakiku dan berkata : ³Tetap di situ Abu Hurairah´. . Rasulullah. Tunjukilah ibu Abu Hurairah´. Dan ia berkata : ³Wahai. Ingatlah saat engkau menyusui. Aku berkata. dan kemudian membuka pintu. Mengapa kami tidak pernah melihatmu makan berdua dengannya dalam satu talam´? Ia menjawab. Ingatlah «. ringankanlah beban kesedihanku. adalah seorang yang terkenal baktinya kepada ibu. Karena itu. maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri´. Allah telah mengabulkan do¶amu dan menunjuki ibuku´. ia bercerita. Ingatlah belaian sayag dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. KISAH TELADAN KEPADA ORANG TUA Sahabat Abu Hurairah sempat gelisah karena ibunya masih dalam jeratan kekufuran. Ia bertanya : ³Apakah ini sudahmelunasi jasanya (padaku) wahai Ibnu Umar?´ Beliau menjawab : ³Tidak. Allah menegaskan dengan wasiat : ³Wahai. aku telah membujuk ibuku untuk masuk Islam. Ingatlah«. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobekrobek surat ini. Ketahuilah. meski hanya satu jeritan kesakitan (saat persalinan)´. tetapi dia malah mengeluarkan pernyataan tentang Nabi yang aku benci.

Umar (pun) mulai bercerita.id [Diadaptasi dari Idatush Shabirin. durhaka kepada orang tua.Hatihatilah. dosanya besar dan balasannya menyakitkan. Ia menjawab. maka ia memerdekakan dua budak sebagai tanda penyesalannya. yaitu Abdullah bin Aun pernah memanggil ibunya dengan suara keras. Sang ayah ini dikarunia anak yang lebih durhaka darinya. ³Orang yang mendapati orang tuanya. Sang anak menimpali : ³Itulah balasanmu. Tanpa ragu-ragu. Umar bertanya.or. tetapi ternyata ia mencampakkanku ke panti jompo. tapi pintu-pintu terkunci rapat. kedurhakaan kepada mereka. bias menyeret sang anak menuju lembah kehinaan. atau salah satunya pada hari tuanya. Saat musim dingin yang sangat menusuk. ³Benar´. Umar binKhaththab bertanya kepada mereka : ³Apakah Uwais bin Amir bersama kalian ?´ sampai akhirnya menemui Uwais. seorang Ibu yang mengisahkan kesedihannya : ³Suatu hari istri anakku memintasuaminya (anakku) agar menempatkanku di ruangan yang terpisah. Mintalah ia beristighfar untukmu jika bertemu´. dari Usair bin Jabir. Rasa dingin pun menusuk tubuhku. Anak itu menyeret bapaknya sampai kejalanan untuk mengusirnya dari rumahnya. kita harus memahami bahwa bakti kepada orang tua merupakan jalan lempang dan mulia yang mengantarkan seorang anak menuju surga Allah. oleh Shalihj bin Rasyid Al-Huwaimil][Disalin dari Majalah As-Sunnah .Dalam shahih Muslim. ia berkata : Bila rombongan dari Yaman datang. ³Aku lebih suka bersama orang yang tidak dikenal´. Perkiraanku ke rumah sakit.(Umar berkata). oleh Abdullah bin Ibrahim Al-Qa¶rawi dan Ilzam Rijlaha FatsammaAl-Jannah. ³Tolong mintakan ampun (kepada Allah) untukku´. Umar bertanya. ³Wahai Rasulullahj. Ia pernah tertimpa lepra dan sembuh total. Nabi Shallallahu µalaihiwa sallam bersabda. ³Maukah engkau jika aku menulis (rekomendasi) untukmu ke gubernurnya (Kufah)?´ Ia menjawab. Sebaliknya. Kondisiku semakin buruk. ³Aku mendengar Rasulullah Shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. ³Benar´. kecuali kulit yang sebesar logam dirham. neraka.Artinya : "Akan terhina. Ia menjawab. anakku menyetujuinya. Ia mempunyai ibu yang sangat dihormatinya. aku berusaha masuk ke dalam rumah. Kisah pedih lainnya. Seandainya ia bersumpah atas nama Allah. akan terhina dan akan terhina!´ Para sahabat bertanya. ³Kemana engkau akan pergi?´. Umar berkata. Umar bertanya. Maka sang bapak berkata : ³Cukup« Dulu aku hanya menyeret ayahku sampai pintu depan´. ³Engkau dari Murad kemudian beralih ke Qarn?´ Ia menjawab. Kisah lainnya tentang bakti kepada ibu. Maka ia memohonkan ampunan untukku.kendatipun harus kehilangan kemuliaan menjadi sahabat Beliau di dunia. KISAH KEDURHAKAAN KEPADA ORANG TUA Diceritakan ada lelaki yang sangat durhaka kepada sang ayah sampai tega menyeret ayahnya ke pintu depan untuk mengusirnya dari rumah. Dan setelah itu tidak pernah lagi menemuiku´ Sebagai penutup. ³Engkau punya ibu?´. berada di luar rumah. ³Kufah´. namun ia (tetap) masuk neraka´ [Hadits Riwayat Muslim]almanhaj. ³Akan datang pada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan penduduk Yaman yang berasal dari Murad dan kemudian dari Qarn. ³Engkau Uwais bin Amir?´ Ia menjawa. niscaya aku hormati sumpahnya.´Benar´. Adapun tembahan ini sebagai sedekah dariku!´. siapakah gerangan ?´ Beliau bersabda. Anakku ingin membawaku kesuatu tempat. Umar bertanya.

yasinan. Munthoha. peringatan khaul dll. setelah membaca Fatihah kemudian membaca Ayat Kursi 5 x.Setelah salam membaca Istigfar 15 x. sholawat 15 x . An Naas 5x. adapun tambahannya adalah: . SH.HUm kemaren membahas banyak hal yang paling menarik adalah tuntutan sholat Birul Walidain yaitu sholat sunat dua rakaat yang pahalanya dikhususkan dan dihadiahkan kepada kedua orang tua baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Solo ± Purwodadi Km 8 Selokaton Gondangrejo ± Solo 57183] Sholat Birul Walidain Pengajian rutinan malam kamis yang diasuh oleh KH. dalam masyarakat Jawa khususnya terlebih lagi umat Islam nya terutama yang memegang madzab Safi'iyah ala ahlushunah waljama'ah banyak melakukan ritual ritual dalam rangka birul walidain ini seperti tahlilan. Penerbiit Yayasan Lajnah IstiqomahSurakarta. . Jl. Adapun syarat rukun sholat birul walidain ini seperti sholat mutlak biasa namun ada beberapa persayaratan sebagai berikut: Sholat dilakukan dua rakaat pada setiap Malam Kamis setelah sholat Magrib dan se belum sholat Isyak atau setelah sunat ba'diatal Magrib dan sebelum qobliatal Isyak. .Setelah selesai sholat berdoa yang intinya memohonkan ampun kedua orang tua dan menghadiahkan pahala sholat untuk kedua orang tua. M. topik ini menarik karena fadilah dari sholat tersebut yang sangat besar dan sebagai penghormatan dan pengabdian kita sebagai anak kepada orang tua.. Al Falak 5 x.Rakaat pertama dan kedua bacaannya sama.Edisi 11/Tahun VIII/1425/2005M.