Birul Walidain sebagai perwujudan syukur kita kepada orang tua dan Allah Berbakti kepada kedua orang

tua adalah kewajiban kita sebagai anak, apalagi momentum idul fitri dengan tradisi sungkeman. Ada banyak hikmah yang bisa kita ambil dari tradisi sungkeman ini karena secara tidak langsung tradisi ini mengajarkan pada kita cara menghormati orang tua, dan wujud bakti kita pada mereka, walaupun dalam konteksnya berbakti pada orang tua tidak hanya sebatas sungkeman saja tapi sangat luas. Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: "Wahai Tuhanku, kasihilah merekakeduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil". ( QS : Al-Isra : 23-24 ) Fatwa ulama mengatakan : Orang yang paling berhak untuk kamu mensyukurinya dan berbuat baik kepadanya, terus menerus berbuat baik, taat kepadanya dan tunduk set elah Allah SWT yakni kedua orang tua, Allah berfirman : Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu -bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah -tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada -Kulah kembalimu. E( QS : Luqman : 14 ) Kedudukan dan keutamaan Birul Walidain Seiring dengan IBADAH Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak merek dan a ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. ( QS : Al-Isra : 23 ) Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu -bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah -tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada -Kulah kembalimu. E( QS : Luqman : 14 ) Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: "Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertobat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri". ( QS : Al-Ahqaaf : 15 )

Maka Kami beri dia kabar gembira dengan seorang anak yang amat sabar. sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu". Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim. Hadist riwayat Hakim menyebutkan. Dan ia adalah seorang yang bertakwa. dan banyak berbakti kepada kedua orang tuanya. Tatkala keduanya telah berserah diri dan Ibrahim membaringkan anaknya atas pelipis (nya). anugerahkanlah kepadaku (seorang anak) yang termasuk orang -orang yang saleh. ( QS : Ash-Shaaffaat : 100-107 ) kisah nabi Ismail ini menandakan ketaatan beliau kepada bapaknya. insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar". dan orangorang miskin. dan banyak lagi contoh anak durhaka seperti dalam tayangan televisi. kecuali sebahagian kecil daripada kamu. Ibrahim berkata: "Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh. Perintah Birul Walidain sudah ada sejak dulu Perintah Birul Walidain untuk Bani Israel : Dan (ingatlah). Sesungguhnya ini benarbenar suatu ujian yang nyata. serta ucapkanlah kata-kata yang baik kepada manusia. Dan Kami panggillah dia: "Hai Ibrahim. dan rasa belas kasihan yang mendalam dari sisi Kami dan kesucian (dari dosa). 4. Antara Birul Walidain dan ridho Allah. dan kamu selalu berpaling. saya bertanya lagi "kemudian apa ? ". Dan Kami berikan kepadanya hikmah selagi ia masih kanak-kanak. anak-anak yatim. ketika Kami mengambil janji dari Bani Israel (yaitu): Janganlah kamu menyembah selain Allah. Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. (nyatalah kesabaran keduanya). dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka. dan bukanlah ia orang yang sombong lagi durhaka. beliau menjawab : "berbuat baiklah pada orang tua". Rasulullah Salallahu alaihi wassalam bersabda : Ridho Allah tergantung ridho orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua E Kisah Abdullah bin Salam Alqomah yang menderita saat sakaratul maut karena telah durhaka kepada ibunya sebagai contoh untuk kita agar dalam perjalan hidup kita untuk selalu mendapat ridho dari orang tua. " 3. dan berbuat baiklah kepada ibu bapak. saya bertanya lagi : "kemudian apa?". E( QS : Maryam : 32 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Yahya : Hai Yahya. mempunyai saling ketergantungan. kaum kerabat. Merupakan salah satu amal yang disukai Allah. Kemudian kamu tidak memenuhi janji itu. kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.2. Dari Abdurrahman bin Mas ud ra. dirikanlah salat dan tunaikanlah zakat. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!" Ia menjawab: "Hai bapakku. E( QS : Maryam : 12-14 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Ismail : "Ya Tuhanku. . Ia berkata : saya bertanya pada Nabi Salallahu alaihi wassalam : "Amal apa yang paling disukai oleh Allah ta ala ? "beliau menjawab : "Sholat pada waktunya". E( QS : Al-Baqoroh : 83 ) Perintah Birul Walidain untuk Nabi Isa : dan berbakti kepada ibuku. beliau menjawab "berjuang ( berjihad ) dijalan Allah. sesungguhnya demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.

Birul Walidain bisa kita wujudkan dalam berbagai cara. Birul Walidain menjadi salah satu sebab diterimanya doa. Mendoakan ibu dan bapak b. Birul Walidain mejadi sebab masuknya kita ke surga. f.. Amalanya itu menyebabkan pintu goa tergeser sedikit..Ya Allah peliharalah mereka. tubuh lemah. amin. Ingin sekali mendampingi mereka di hari tuanya. membunuh jiwa dan sumpah palsu. Sekarang ketika mereka lemah (tua) kita tidak mau merawatnya dan menitipkan ke Panti Jompo. Abdullah bin Amr bin Al Ash. Sungguh sangat aneh jika ada anak yang tega mengirim orang tuanya ke Panti Jompo dan melepaskan tanggung jawab tidak mau merawatnya. Mengikuti keinginan orang tua selama tidak menyimpang dari perintah Allah d. kulit keriput. bukankah bisa saja mereka menitipkan kita ke Panti Asuhan. Sebuah balasan yang bertolak belakang. kita tetap menjaga silaturrahim teman-teman dan saudara orang tua. Muslim). Membantu dengan harta. 7. tetapi kadang-kadang mereka memilih tinggal di daerah asalnya karena bagaimanapun lebih nikmat tinggal di rumah sendiri.ra dari Nabi Salallahu alaihi wassalam.5. bahkan jalannya pincang dan tubuhnya bungkuk karena osteoporosis. Wallahu a lam semoga Allah selalu membimbing kita untuk selalu berjalan diatas ridho-Nya dan menjadikan kita anak-anak yang soleh dan berbakti kepada mereka hingga do Edoa kita sampai kepada kedua orang tua kita saat mereka kembali dalam kedamaian cinta Allah. Merbuat baik kepada kedua orang tua c. Jika orang tua sudah meninggal. h. Apa yang bisa dirasakan ketika melihat orang tua (Bapak dan Ibu) yang disayangi memasuki usia tua. diantara bentuk-bentuk birul walidain yaitu : a. selalu menyediakan susu untuk orang tuanya. 6. Sehingga beruntunglah mereka yang mendapat kesempatan merawat orang tua. g. Padahal ketika kita lemah (bayi) mereka merawatnya dengan penuh kasih sayang. beliau bersabda : Sungguh rugi. Merawat dan memelihara serta menjaga dengan sabar ketika ibu dan bapak sudah renta dan menyenangkan hati mereka... rambut ubanan. di kehidupan yang hakiki disana. dalam riwayat lain : Dari Abu Hurairah ra. e. dari Rasulullah Salallahu alaihi wassalam. merawat dan menyayangi kami di waktu kecil. beliau bersabda: Dosa-dosa besar adalah : mempersekutukan Allah. 3X !!! orang yang mendapatkan kedua orang tuanya baik salah satu atau kedua -duanya lanjut usia tetapi ia tidak masuk surga E HR. jaga. Seperti kisah 3 pemuda yang bersembunyi dalam goa. durhaka pada orang tua.. matanya rabun. Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut. . dan sayangi mereka seperti mereka dulu menjaga. Birul Walidain akan memperpanjang umur dan dimudahkan rizkinya. hati dan badan orang tua kita. Tidak menyakiti perasaan. salah satunya adalah pemuda yan sangat g berbakti pada orang tuanya. ( HR : Bukhori ).

. kemudian ia beli dan membebaskannya (HR. membentak. yang mustahil untuk dilakukan di zaman sekarang. betapa sedih orang tua ketika berpisah dari anak dan cucunya. maka kita bisa mengganti (qadha ) sisa puasa yang tidak sempat diselesaikannya hingga akhir Ramadhan. Bukhari dan Muslim). terutama setelah shalat 5 waktu. kesepian dan tidak ada kasih sayang dari keluarganya. kemudian diniatkan pahala sedekah dan bacaan al-Quran untuknya. karena hanya itu kemampuan yang bisa mereka lakukan. apalagi memaki. menghina dan mengusirnya. 2 dosa besar yang lain adalah menyekutukan Allah swt dan bersaksi palsu (HR. bahkan jika mereka lumpuh kemudian kita menggendongnya selama menunaikan ibadah haji. inilah wujud bakti anak kepada orang tua (birul walidain). Ketika Ibunya meninggal dia menangis histeris. 2) Berbakti kepada orang tua (birul walidain). Kita masih bisa mengirimkan amal saleh (pahala) dengan cara bersedekah dan membaca al-Quran. Selalu mendo akan mereka. Penulis menyaksikan sendiri seorang wanita yang sering memarahi dan memaki ibunya yang sudah tua dan bungkuk. Perlakuan Ketika Meninggal Bagaimana pula perlakuan anak kepada orang tua yang telah meninggal? Kita bisa berbakti dengan cara menyambung silaturahmi dengan sahabatnya dan memuliakan mereka. bertutur kata yang baik. Kita bisa saja beralasan repot dan tidak ada waktu untuk mengurusnya. Allah swt memerintahkan untuk merawat orang tua dengan tangan kita sendiri. Orang tua harus dihormati. Jika orang tua berniat menunaikan haji tetapi keburu meninggal maka kita bisa menghajikannya (badal). 3) Jihad di jalan Allah swt (HR. Bisa dibayangkan. Bukankah seharusnya mereka menikmati hari tuanya? Perlakuan Ketika Hidup Jasa orang tua tidak akan terbalaskan dengan apapun. Muslim).Menelantarkan orang tua hingga ajal menjemput adalah perbuatan durhaka dan salah satu dari 3 dosa besar. tapi ini bukan alasan syar i yang bisa diterima. Jika orang tua meninggal di bulan Ramadhan. disayangi. bahkan sekedar mengatakan Ah (Al-Isra 23) tidak boleh. merendahkan diri didepannya. mungkin ada rasa sesal tapi sudah terlambat. yang telah dibesarkan dan menjadi sukses tetapi akhirnya membiarkan mereka masih bekerja dan disuruh-suruh orang lain. Bukhari dan Muslim). Kita hanya mampu membalaskan jasanya jika menemukan orang tua sebagai budak kemudian memerdekakannya. dengan syarat telah berhaji terlebih dahulu. belum cukup membalas bagaimana sakitnya saat melahirkan kita. Seorang anak tidak bisa membalas kebaikan orang tuanya kecuali j ika dia mendapati orang tuanya sebagai budak. Ada 3 amal mulia yang san gat dicintai Allah swt: 1) Shalat tepat waktu. Tetapi kemana anak-anak mereka. Di negara maju seperti Jepang bisa ditemukan orang tua lanjut usia (lansia) dikaryakan sebagai cleaning service di kantor dan pabrik.

kecuali anak tersebut mendapati ayahnya menjadi budak kemudian ia membelinya dan memerdekakannya. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambahtambah. bermanfaat Kemudian Sa ad mengatakan pada Nabi saw. Muslim dan Abu Dawud). jika ingin investasi yang mengu ntungkan maka lakukan dari sekarang dengan mendidik anak-anak menjadi shaleh.Sesungguhnya Ibu dari Sa ad bin Ubadah ra meninggal dunia. Birul Walidain (Berbakti Kepada Kedua Orang tua) Allah berfirman: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. sedangkan aku pada saat itu tidak berada di disampingnya. Kemudian Sa ad mengatakan. Kalau begitu aku bersaksi padamu bahwa kebun yang siap berbuah ini aku sedekahkan untuknya (HR. ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah. sesungguhnya ibuku telah meninggal. (HR. Luqman: 14) Hadits pertama: Dari Abu Hurairoh ia berkata: Rasulullah bersabda: Seorang anak tidak dapat membalas ayahnya. (QS. dan menyapihnya dalam dua tahun. ilmu yang bermanfaat dan anak shaleh yang senantiasa mendo akannya (HR Muslim). Iya. bahkan merupakan amalan yang dicintai Allah yang disandingkan dengan amalan sholat tepat pada waktunya dan amalan jihad fisabilillah. hanya kepada-Kulah kembalimu. . Setiap manusia meninggal. Wahai Rasulullah. mereka akan mengalirkan pahala saat kita di alam kubur nanti dimana ketika sumber amal lain telah terputus.Untuk ikhwan / akhowat yang saat ini berada di perantauan. Apakah bermanfaat jika aku menyedekahkan sesuatu untuknya? Nabi saw menjawab. Jadi. Luqman: 14) Birul walidain (berbakti kepada kedua orang tua) dalam agama islam yang haq ini mempunyai kedudukan yang sangat mulia. insyaAllah artikel ini bisa dijadikan sebagai bahan renungan. hanya kepada-Kulah kembalimu. Allah berfirman: Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya. Bukhari). maka terputuslah segala amal perbuatannya ke cuali tiga perkara: sedekah jariah. bersyukurlah pada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. jauh meninggalkan kedua orang tua kita yang saat ini masih hidup dan mungkin sudah berusia lanjut. bersyukurlah pada -Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu. sedangkan Sa ad pada saat itu tidak berada disampingnya. dan menyapihnya dalam dua tahun.(QS.

(Al-Mujadilah: 22). dan saling kirim surat berdasarkan hukum Allah. kamu harus meninggalkan agamamu ini atau aku tidak akan makan dan minum hingga aku mati. Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Berbakti kepada kedua orang tua. (HR. lalu kamu dipermalukan karenanya dan dikatakan: Hai pembunuh ibu! Aku menjawab: Hai Ibu! . (HR. Imam Syafi'i Rahimahullah berkata: Menyambung persaudaraan itu bisa dengan harta. Tetapi tidak boleh dengan memberikan walayah (kecintaan dan pembelaan) kepada orang-orang yang terlarang untuk memberikan walayah kepada mereka (orang-orang kafir). sambunglah ibumu. Hadits kedua: Dari Abdullah Bin Mas'ud berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah: Amalan apakah yang dicintai oleh Allah Beliau menjawab: Sholat pada waktunya. Al-Bukhari dan Muslim). Hadits ketiga: Dari Ibnu Umar berkata: Rasulullah bersabda: Berbaktilah kepada bapak-bapak kamu niscaya anak-anak kamu akan berbakti kepada kamu. apakah aku (boleh) menyambung (persaudaraan dengan) ibuku beliau bersabda: ya. Ath-Thabrani dengan sanad hasan). Thabrani meriwayatkan dengan sanad yang sampai kepada Sa'ad bin Malik . berbuat adil. Maka aku meminta fatwa kepada Rasulullah dengan mengatakan: Ibuku mendatangiku dan dia menginginkan aku (berbuat baik kepadanya). Hadits keempat: Dari Asma binti Abu Bakar ia berkata: Ibuku mendatangiku. berkata lemah lembut. Dalam kitabul 'Isyrah.Makna hadits tersebut adalah bahwa seorang anak tidak dapat membalas jasa ayahnya. Setelah masuk Islam. saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya. Al-Bukhari dan Muslim). Ibnu Hajar Rahimahullah bekata: Kemudian bahwa berbakti. dia berkata: Dahulu aku seorang laki-laki yang berbakti kepada ibuku. karena sesungguhnya ayat ini umum untuk (orang-orang kafir) yang memerangi ataupun yang tidak memerangi. Aku bertanya lagi: Kemudian apa Beliau menjawab: Jihad dijalan Allah.. menyambung persaudaraan dan berbuat baik itu tidak mesti dengan mencintai dan menyayangi (terhadap orang kafir walaupun orang tuanya) yang hal itu dilarang di dalam firman Allah : Kamu tidak akan menjumpai satu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat. sedangkan ia seorang wanita musyrik di zaman Rasulullah . kecuali jika anak tersebut mendapati ayahnya sebagai budak yang dimiliki oleh orang lain kemudian ia memerdekakannya. yakni membebaskan dari perbudakan dan perhambaan dari orang lain (tuannya) sehingga ayahnya menjadi orang yang merdeka karena memerdekakan budak itu adalah pemberian yang paling utama yag diberikan oleh seseorang kepada yang lain. Hendaklah kamu menjaga kehormatan niscaya istri-istri kamu akan menjaga kehomatan. ibuku berkata: Hai Sa'ad! Apa yang kulihat padamu telah mengubahmu. (Fathul Bari V/ 233).. (HR.. berbakti.

menahan apa yang menjadi kewajibanmu untuk diberikan. Mendahulukan kepentingan mereka daripada kepentingan sendiri. tidak memanggil langsung dengan namanya. membelikan kebutuhan mereka. adalah sebagaimana yang tersebut pada hadits di atas yaitu: Memohonkan ampun untuk mereka jika semasa hidupnya mereka sebagai orang Islam. lalu kamu menghembuskannya satu demi satu maka aku tidak akan meninggalkan agamaku ini karena apapun. Berbuat baik kepada mereka seperti: melayani kebutuhan mereka. dan menuntut apa yang tidak menjadi hakmu. Mendoakan kebaikan untuk mereka. Allah juga membenci tiga hal bagi kamu desas-desus. memintakan ampum untuk keduanya. yaitu mendoakan keduanya. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban di dalam sahihnya) Hadits keenam: Sesungguhnya Allah telah mengharamkan atas kamu (dari perbuatan) durhaka kepada para ibu. . (Tafsir Ibnu Katsir III/791). Menunaikan janji mereka. dan memuliakan kawan keduanya. dll. banyak bertanya. Setelah aku melihatnya demikian aku berkata: Hai Ibuku! Ketahuilah. Hadits kelima: Dari Abu Usaid Malik bin Rabi'ah As-Sa'idi berkata: Ketika kami sedang duduk dekat Rasulullah . jika kamu punya seratus nyawa. menunaikan janji. demi Allah. secara ringkas adalah sebagai berikut: Mengajak masuk agama Islam jika belum Islam. Tindakannya berlanjut hingga tiga hari. (HR. (HR. seperti mudah-mudahan mereka mendapatkan hidayah (Islam / sunnah) dan lainnya.Jangan lakukan itu. dll. Berkata yang baik dan lemah lembut kepada mereka. Adapun berbakti kepada orang tua setelah mereka wafat. tiba-tiba datang seorang laki-laki dari (suku) Bani Salamah lalu berkata: Wahai Rasulullah. Mengajarkannya kepada pemahaman yang benar (Ahlus Sunnah) Mentaati perintah mereka selama itu bukan maksiat. Abu Dawud. tidak bersuara tinggi dan ketus. datang jika mereka memanggil dan lain-lain. sehingga dia menjadi letih. Sungguh dia tidak makan. mengubur anak perempuan hidup-hidup. menyambung persaudaraan yang tidak disambung kecuali karena keduanya. bahkan daripada ibadah yang sunnah. Membantu mereka dengan harta. sehingga tubuhnya menjadi letih sekali. Memuliakan kawan-kawan mereka. Al-Bukhari dan lainnya) Tentang cara berbakti kepada kedua orangtua yang masih hidup. dan menyia-nyiakan harta. apakah masih ada sesuatu yang aku dapat lakukan untuk berbakti kepada kedua orangtuaku setelah keduanya wafat Beliau bersabda: Ya. Engkau dapat makan maupun tidak sesuai dengan kehendakmu.

meski hanya beberapa menit saja untuk melihat anakku. Sembilan bulan aku mengandungmu. Sejak dokter mengabari tentang kehamilan.Kesengsaraan yang tiada hentinya. Ini surat dari ibu yang tersayat hatinya. Harapanku hanya ingin melihat senyum sehatmu dan permintaanmu kepada Ibu untuk membuatkan sesuatu.. Sementara Ibu telah sekian lama berbuat baik kepada dirimu. Seluruh aktivitas aku jalani dengan susah payah karena kandunganku. jadikanlah ibumu ini sebagai persinggahan. anggap Ibu sebagai pembantu. Kapan hatimu memelas dan luluh untuk wanita tua yang sudah lemah ini dan dirundung kerinduan. ini akan menyeretmu kepada kedurhakaan. Nantinya. Aku lihat engkau lelaki yang gagah lagi matang. Sudah sekian lama aku tidak bersua. Ibu juga tidak akan menularkan kepedihan ini kepada orang lain. Ibu sekarang sudah sangat lemah. Musibah dan hukuman pun akan menimpamu di dunia ini sebelum di akhirat. aku layaknya pelayan yang tidak pernah istirahat. Dan kau boleh merobek-robeknya setelah itu. aku berbahagia. Manakah balasan dan terima kasihmu pada Ibu ? Apakah engkau sudah kehabisan rasa kasihmu pada Ibu ? Ibu bertanya-tanya. Kejantananmu semakin terlihat. mana upah Ibu selama ini ? Anakku. Sebab. sekaligus duka dan kesedihan ? Ibu tidak tega untuk mengadukan kondisi ini kepada Dzat yang di atas sana. tidak mengurangi kebahagiaanku. seperti saat engkau meremukkan kalbuku sebelumnya. Bacalah surat ini.Menyambung persaudaraan kepada kerabat mereka. gemetar sering melecut tubuh dan berbagai penyakit tak bosan-bosan singgah kepadaku. meski melalui telepon. Hak diriku telah terlupakan. Ibu tidak menuntut macam-macam. Aku pun berikhtiar untuk mencarikan gadis yang akan mendampingi hidupmu. bunga kehidupan dan cahaya diriku« Anakku«Perjalanan tahun akan menumbuhkan uban di kepalamu. Kemudian tibalah saat engkau menikah.Berikutnya.Ibu hanya ingin melihatmu saja. kelak akan berhimpun sekian banyak orang-orang yang menggugat.net) SURAT DARI IBU YANG TERKOYAK HATINYA Anaku«. Sebulan sekali. Ibu semakin susah melakukan gerakan. Dan balasan berasal dari jenis amalan yangdikerjakan. niscaya ibu akan berterima kasih kepadanya. Punggung sudah membungkuk. . namun aku tetap bahagia lantaran engkau menempuh hidup baru.Awal kegembiraan dan sekaligus perubahan psikis dan fisik. Jeritan tangismu meneteskan air mata kegembiraan kami. engkau akan menulis surat kepada keturunanmu dengan linangan air mata seperti yang Ibu alami. Kepenatanku demi kesehatanmu. Ibu-ibu sangat memahami makna ini dengan baik.Anakku«Walaupun bagaimanapun engkau masih buah hatiku.salafyoon. (taken from : www. Masa remaja pun engkau masuki. Linangan air mata bertetesan deras menyertai tersusunnya tulisan ini. Meski begitu.Seiring perjalanan waktu. aku merasa engkau bukan anakku yang dulu. Di sisi Allah. Lain tidak. Kegelisahanku demi kebaikanmu. bahkan kematian kulihat didepan mataku saat aku melahirkanmu. dosa apa yang menyebabkan dirimu enggan melihat dan mengunjungi Ibu ? Baiklah.Anakku«Seandainya ada yang berbuat baik kepadamu. Ibu tidak akan sampai hati melakukannya. Hatiku sedih atas kepergianmu.

Aku mendengar kucuran air. Allah telah mengabulkan do¶amu dan menunjuki ibuku´. Aku mengadu. Ingatlah belaian sayag dan kelelahan Ibu saat engkau sakit. Sebelumnya. Ingatlah«. ringankanlah beban kesedihanku. Allah menegaskan dengan wasiat : ³Wahai. dari Abu Hurairah. Zainal Abidin. namun dia menolakku.Takutlah engkau kepada Allah karena kedurhakaanmu kepada Ibu. Suatu hari aku mengajaknya untuk masuk Islam. Dan orang yang berbuat jelek. Aku kembali ke tempat Rasulullah dengan menangis gembira. kisah yang lebih mengharukan terjadi pada diri Uwais Al-Qarni. Anakku«Ingatlah saat engkau berada di perut ibu. ia bercerita. KISAH TELADAN KEPADA ORANG TUA Sahabat Abu Hurairah sempat gelisah karena ibunya masih dalam jeratan kekufuran. sudah berangan-angan untuk berhijrah ke Madinah untuk bertemu dengan Nabi. itulah nyawa Ibu. Aku berkata.Anakku«Allah berfirman: ³Dan dalam kisah-kisah mereka terdapat pelajaran bagi orang-orang berakal´ [Yusuf : 111] Pandanglah masa teladan dalam Islam. maka itu (juga) menjadi tanggungannya sendiri´. Hari ini. Aku (pun) menemui Rasulullah dalam keadaan menangis. Dalam shahih Muslim disebutkan. Terserahlah kepadamu jika engkau ingin merobekrobek surat ini. Ketika aku pulang dan mendekati pintu. ³Barangsiapa beramal shalih maka itu buat dirinya sendiri. Tunjukilah ibu Abu Hurairah´. dia berkomentar tentang dirimu yang aku benci. Ia ingin bisa meraih surga dan berteman dengan Nabi dengan baktinya kepada ibu.´Aku khawatir tanganku mengambil sesuatu yang dilirik matanya. Dan ia berkata : ³Wahai. Abu Hurairah ! Asyhadu an Laa Ilaaha Illa Allah wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Rasuluhu´. Darah persalinan. Allah. Aku keluar dengan hati riang karena do¶a Nabi. ³Wahai Rasulullah. Ia bertanya : ³Apakah ini sudahmelunasi jasanya (padaku) wahai Ibnu Umar?´ Beliau menjawab : ³Tidak. Ingatlah «. Ingat pula saat persalinan yang sangat menegangkan. ³Wahai. Sekalah air mataku. aku telah membujuk ibuku untuk masuk Islam. adalah seorang yang terkenal baktinya kepada ibu. Namun perhatiannya kepada ibunya telah menunda tekadnya berhijrah. Mengapa kami tidak pernah melihatmu makan berdua dengannya dalam satu talam´? Ia menjawab.. Orang-orang keheranan kepadanya (dan berkata) : ³Engkau adalah orang yang paling berbakti kepada ibu. sayangilah mereka berdua seperti mereka menyayangiku waktu aku kecil´.. Karena itu. Rabbku. Ingatlah saat engkau menyusui. maka ternyata pintu terbuka. Bergembiralah. Rasulullah bersabda : ³Ya. tetapi dia malah mengeluarkan pernyataan tentang Nabi yang aku benci. Ketahuilah. supaya engkau memperoleh potret bakti anak kepada orang tua. Ibuku mendengar kakiku dan berkata : ³Tetap di situ Abu Hurairah´. sehingga aku durhaka kepadanya´. Ibu-ku sedang mandi dan kemudian mengenakan pakaiannya serta menutup wajahnya. meski hanya satu jeritan kesakitan (saat persalinan)´. masa Rasulullah Shallallahu µalaihi wa sallam masih hidup.Anakku. . Ibu merasa dalam kondisi hidup atau mati. Rasulullah. orang yang sudah beriman pada masa Nabi. Maka beliau memuji Allah dan menyanjungNya serta berkomentar baik´ [Hadits Riwayat Muslim] Ibnu Umar pernah melihat lelaki menggendong ibunya dalam thawaf. dan kemudian membuka pintu.Aku mendakwahi ibuku agar masuk Islam. Mohonlah kepada Allah supaya memberi hidayah ibu Abu Hurairah´.

³Akan datang pada kalian Uwais bin Amir bersama rombongan penduduk Yaman yang berasal dari Murad dan kemudian dari Qarn. Umar bertanya. tapi pintu-pintu terkunci rapat. Sang anak menimpali : ³Itulah balasanmu. ³Wahai Rasulullahj. ³Orang yang mendapati orang tuanya.Artinya : "Akan terhina. kedurhakaan kepada mereka. Sebaliknya. oleh Shalihj bin Rasyid Al-Huwaimil][Disalin dari Majalah As-Sunnah . Tanpa ragu-ragu. aku berusaha masuk ke dalam rumah. Umar bertanya. ³Maukah engkau jika aku menulis (rekomendasi) untukmu ke gubernurnya (Kufah)?´ Ia menjawab.Hatihatilah. Adapun tembahan ini sebagai sedekah dariku!´.(Umar berkata). ³Kufah´. Ia menjawab. akan terhina dan akan terhina!´ Para sahabat bertanya. Perkiraanku ke rumah sakit. dari Usair bin Jabir.Dalam shahih Muslim. bias menyeret sang anak menuju lembah kehinaan. oleh Abdullah bin Ibrahim Al-Qa¶rawi dan Ilzam Rijlaha FatsammaAl-Jannah. Sang ayah ini dikarunia anak yang lebih durhaka darinya. Umar (pun) mulai bercerita. yaitu Abdullah bin Aun pernah memanggil ibunya dengan suara keras. Maka sang bapak berkata : ³Cukup« Dulu aku hanya menyeret ayahku sampai pintu depan´. ³Benar´. Rasa dingin pun menusuk tubuhku. atau salah satunya pada hari tuanya.´Benar´. Ia mempunyai ibu yang sangat dihormatinya. Seandainya ia bersumpah atas nama Allah. ³Engkau Uwais bin Amir?´ Ia menjawa. Umar bertanya. Ia pernah tertimpa lepra dan sembuh total. neraka. kecuali kulit yang sebesar logam dirham. durhaka kepada orang tua. Umar binKhaththab bertanya kepada mereka : ³Apakah Uwais bin Amir bersama kalian ?´ sampai akhirnya menemui Uwais.id [Diadaptasi dari Idatush Shabirin. Anakku ingin membawaku kesuatu tempat. Umar bertanya. ia berkata : Bila rombongan dari Yaman datang. Anak itu menyeret bapaknya sampai kejalanan untuk mengusirnya dari rumahnya. kita harus memahami bahwa bakti kepada orang tua merupakan jalan lempang dan mulia yang mengantarkan seorang anak menuju surga Allah. ³Aku mendengar Rasulullah Shallallahu µalaihi wa sallam bersabda. namun ia (tetap) masuk neraka´ [Hadits Riwayat Muslim]almanhaj. Kondisiku semakin buruk.or. Nabi Shallallahu µalaihiwa sallam bersabda. ³Aku lebih suka bersama orang yang tidak dikenal´. Maka ia memohonkan ampunan untukku. niscaya aku hormati sumpahnya. maka ia memerdekakan dua budak sebagai tanda penyesalannya. KISAH KEDURHAKAAN KEPADA ORANG TUA Diceritakan ada lelaki yang sangat durhaka kepada sang ayah sampai tega menyeret ayahnya ke pintu depan untuk mengusirnya dari rumah. Kisah pedih lainnya. ³Engkau dari Murad kemudian beralih ke Qarn?´ Ia menjawab. anakku menyetujuinya. Saat musim dingin yang sangat menusuk. berada di luar rumah. Ia menjawab. Umar berkata. Dan setelah itu tidak pernah lagi menemuiku´ Sebagai penutup. ³Benar´. ³Kemana engkau akan pergi?´. seorang Ibu yang mengisahkan kesedihannya : ³Suatu hari istri anakku memintasuaminya (anakku) agar menempatkanku di ruangan yang terpisah. siapakah gerangan ?´ Beliau bersabda. tetapi ternyata ia mencampakkanku ke panti jompo. dosanya besar dan balasannya menyakitkan. ³Tolong mintakan ampun (kepada Allah) untukku´. Mintalah ia beristighfar untukmu jika bertemu´. ³Engkau punya ibu?´. Kisah lainnya tentang bakti kepada ibu.kendatipun harus kehilangan kemuliaan menjadi sahabat Beliau di dunia.

Setelah salam membaca Istigfar 15 x. topik ini menarik karena fadilah dari sholat tersebut yang sangat besar dan sebagai penghormatan dan pengabdian kita sebagai anak kepada orang tua. adapun tambahannya adalah: . . M. Al Falak 5 x.HUm kemaren membahas banyak hal yang paling menarik adalah tuntutan sholat Birul Walidain yaitu sholat sunat dua rakaat yang pahalanya dikhususkan dan dihadiahkan kepada kedua orang tua baik yang masih hidup maupun yang sudah wafat. Jl. SH.Edisi 11/Tahun VIII/1425/2005M.. An Naas 5x. Munthoha. Adapun syarat rukun sholat birul walidain ini seperti sholat mutlak biasa namun ada beberapa persayaratan sebagai berikut: Sholat dilakukan dua rakaat pada setiap Malam Kamis setelah sholat Magrib dan se belum sholat Isyak atau setelah sunat ba'diatal Magrib dan sebelum qobliatal Isyak. yasinan.Rakaat pertama dan kedua bacaannya sama. sholawat 15 x . dalam masyarakat Jawa khususnya terlebih lagi umat Islam nya terutama yang memegang madzab Safi'iyah ala ahlushunah waljama'ah banyak melakukan ritual ritual dalam rangka birul walidain ini seperti tahlilan.Setelah selesai sholat berdoa yang intinya memohonkan ampun kedua orang tua dan menghadiahkan pahala sholat untuk kedua orang tua. setelah membaca Fatihah kemudian membaca Ayat Kursi 5 x. peringatan khaul dll. Penerbiit Yayasan Lajnah IstiqomahSurakarta. Solo ± Purwodadi Km 8 Selokaton Gondangrejo ± Solo 57183] Sholat Birul Walidain Pengajian rutinan malam kamis yang diasuh oleh KH. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful