MAT. 01.

Matriks

i

Kode MAT.01

Matriks

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGA N KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004

MAT. 01. Matriks

ii

Kode MAT. 01

Matriks

Penyusun:

Drs. Mega Teguh B., M.Pd.

Editor: Dr. Manuharawati, MSi. Dra. Kusrini, M.Pd.

BAGIAN PROYEK PENGEMBANGAN KURIKULUM DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2004
MAT. 01. Matriks

iii

Namun demikian. 01. penyusunan naskah secara tertulis. Oleh karena itu. Pekerjaan berat ini dapat terselesaikan. yakni mata pelajaran Fisika. tentu dengan banyaknya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak yang perlu diberikan penghargaan dan ucapan terima kasih. Dengan modul ini. diharapkan digunakan sebagai sumber belajar pokok oleh peserta diklat untuk mencapai kompetensi kerja standar yang diharapkan dunia kerja dan industri. sementara ujicoba empirik dilakukan pada beberapa peserta diklat SMK. Kimia dan Matematika. Harapannya. Modul ini disusun melalui beberapa tahapan proses. dalam kesempatan ini tidak berlebihan bilamana disampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang MAT. baik modul manual maupun interaktif dengan mengacu pada Standar Kompetensi Nasional (SKN) atau standarisasi pada dunia kerja dan industri. kemudian disetting dengan bantuan alat-alat komputer.Kata Pengantar Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas karunia dan hidayah-Nya. Modul yang disusun ini menggunakan pendekatan pembelajaran berdasarkan kompetensi. Validasi dilakukan dengan teknik telaah ahli (expertjudgment). kami dapat menyusun bahan ajar modul manual untuk SMK Bidang Adaptif. maka modul ini masih akan selalu dimintakan masukan untuk bahan perbaikan atau direvisi agar supaya selalu relevan dengan kondisi lapangan. karena dinamika perubahan sain dan teknologi di industri begitu cepat terjadi. serta divalidasi dan diujicobakan empirik secara terbatas. Matriks iv . modul yang telah disusun ini merupakan bahan dan sumber belajar yang berbobot untuk membekali peserta diklat kompetensi kerja yang diharapkan. sebagai konsekuensi logis dari Kurikulum SMK Edisi 2004 yang menggunakan pendekatan kompetensi (CBT: Competency Based Training). yakni mulai dari penyiapan materi modul. Sumber dan bahan ajar pokok Kurikulum SMK Edisi 2004 adalah modul.

dan pakar akademik sebagai bahan untuk melakukan peningkatan kualitas modul. semoga modul ini dapat bermanfaat bagi kita semua. tenaga ahli desain grafis) atas dedikasi. Sc. Demikian. Kimia. atau praktisi yang sedang mengembangkan modul Dr. Adaptif untuk mata pelajaran Matematika. Ir. tenaga komputerisasi modul. pengorbanan waktu.sebesar-besarnya kepada berbagai pihak. Desember 2004 a. 01. editor. terutama tim penyusun modul (penulis. NIP 130 675 814 MAT. dan pikiran untuk menyelesaikan penyusunan modul ini. Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktur Pendidikan Menengah Kejuruan. M. praktisi dunia usaha dan industri. Gatot Hari Priowirjanto. kesesuaian dan fleksibilitas. Fisika. dengan mengacu pada perkembangan IPTEK pada dunia usaha dan industri dan potensi SMK dan dukungan dunia usaha industri dalam rangka membekali kompetensi yang terstandar pada peserta diklat. Kami mengharapkan saran dan kritik dari para pakar di bidang psikologi. Jakarta. Matriks v . khususnya peserta diklat SMK Bidang pembelajaran untuk SMK. tenaga. n. Diharapkan para pemakai berpegang pada azas keterlaksanaan.

Tujuan Akhir .......................................... Rencana Belajar Peserta Diklat . d.................................. e....................................... Deskripsi .. Daftar Isi ................. B.. 1................................................. Halaman Francis ... Cek Kemampuan .......................................................................................................... Kegiatan Belajar 1........................................................ 6 7 7 7 7 20 21 22 24 24 27 27 27 38 39 39 41 41 MAT.......................................................................... F........................................ Kompetensi................................................................................. E.................. b....................................... Kegiatan Belajar ..................................................... Kunci Jawaban Formatif ...................................... i ii iii v vii viii ix I...... Tes Formatif........................................................................................................... d.................. Rangkuman................................................................................ PENDAHULUAN A....................................................... Daftar Judul Modul ...... a.... Matriks vi .................. Kata Pengantar ................. Tujuan Kegiatan Pembelajaran .................. Kegiatan Belajar 4 ............................................. Peta Kedudukan Modul. Rangkuman................... f............................ g........... D........... Uraian Materi........................................................................ C............... Tugas ..................... 1 1 1 2 3 5 II............................. 01............... Kunci Tugas ..................................... Petunjuk Penggunaan Modul........... g................................................................................................................. Glosary .... 4........................................................................................ a............... Tes Formatif........DAFTAR ISI ? ? ? ? ? ? ? Halaman Sampul ...................................................................................... b........................................................................................................................................ Kunci Jawaban Formatif ...................................... Tujuan Kegiatan Pembelajaran .... e................................... f.................... Kunci Tugas .................................. B................................................. PEMBELAJARAN A..................... c....................... Prasyarat ..... c................. Uraian Materi......................... Tugas .......................

........................................ 01............ EVALUASI IV................ ......... DAFTAR PUSTAKA .................................................................III............................................................................................ 44 45 49 50 KUNCI EVALUASI ... PENUTUP . MAT...... Matriks vii ..................................................................

01 MAT.16 MAT. Matriks viii .06 MAT.05 MAT.04 MAT.12 MAT.08 MAT.09 MAT.14 MAT.07 MAT.10 MAT.02 MAT.13 MAT. 01.11 MAT.PETA KEDUDUKAN MODUL MAT.15 MAT.03 MAT.

14 MAT.05 MAT.01 MAT.Daftar Judul Modul No.13 MAT. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 Kode Modul MAT.16 Judul Modul Matrik Logika Matematika Persamaan dan Pertidaksamaan Geometri Dimensi Dua Relasi Dan Fungsi Geometri Dimensi Tiga Peluang Bilangan Real Trigonometri Irisan Kerucut Statistika Barisan Aproksimasi Kesalahan ProgramLinier Vektor Matematika Keuangan MAT.07 MAT.03 MAT.08 MAT.09 MAT.02 MAT.11 MAT. Matriks ix . 01.12 MAT.10 MAT.04 MAT.15 MAT.06 MAT.

Sebuah matriks dengan n baris dan n kolom dinamakan matriks kuadrat berorde n (square matrix of order n) dan entri-entri a11. Matriks satu didefinisikan sebagai matriks yang setiap entri atau elemennya adalah 1. 01. Bilangan-bilangan dalam susunan matriks. Matriks kolom/vector lajur Matriks Persegi Matriks kolom didefinisikan sebagai matriks yang entri atau elemennya tersusun dalam tepat satu kolom. Matriks x . Jadi dapat dituliskan dalam rumus: Matriks Segitiga Atas Matriks Segitiga Bawah Matriks tranpose MAT.….Glossary ISTILAH Matrik Elemen. Matriks nol didefinisikan sebagai matriks yang setiap entri atau elemennya adalah bilangan nol. a22. unsur atau entri Ordo matriks KETERANGAN Susunan segi empat siku-siku dari bilangan yang diatur berdasarkan baris dan kolom/lajur. a33. Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang entri/elemennya memenuhi syarat a ij ? aij untuk i ? j ? ? 0 untuk i ? j Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang entri/elemennya memenuhi syarat aij ? aij untuk i ? j ? ? 0 untuk i ? j Suatu matriks yang diperoleh dari perpindahan baris pada matriks A menjadi kolom pada matriks At. ann berada pada diagonal utama dari A. Matriks nol Matriks satu/vektor satu Matriks baris/vektor baris Matriks baris didefinisikan sebagai matriks yang entri atau elemennya tersusun dalam tepat satu baris. ukuran matriks dijelaskan dengan menyatakan banyaknya baris (garis horizontal) dan banyaknya kolom (garis vertikal) yang terdapat dalam matriks tersebut.

Matriks xi . maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan entri/elemen dari A oleh k. Jika A adalah suatu matriks dan k adalah suatu skalar.Matrik diagonal Penjumlahan Matriks Matriks Identitas/Matriks Satuan (I) Perkalian Skalar dengan Matriks Matriks diagonal adalah matriks persegi yang entri/elemennya memenuhi syarat a ij ? 0 untuk i ? j ? ? aij untuk i ? j ? ? 0 untuk i ? j Matriks Identitas adalah matriks persegi yang entri/elemennya memenuhi syarat a ij Ssuatu matriks dan k adalah suatu skalar. MAT. 01. maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan entri/elemen dari A oleh k.

MAT. Perhatikan langkah-langkah dalam melakukan pekerjaan dengan benar untuk mempermudah dalam memahami suatu proses pekerjaan. tranpose matriks. b. persamaan dan pertidaksamaan dan bilangan real. baris kolom. Pahami setiap teori dasar yang akan menunjang penguasaan materi dengan membaca secara teliti. perkalian matriks dengan matriks. PENDAHULUAN A. B. Pelajari daftar isi serta skema kedudukan modul dengan cermat dan teliti karena dalam skema modul akan nampak kedudukan modul yang sedang Anda pelajari ini antara modul-modul yang lain. Prasyarat Prasyarat untuk mempelajari modul ini adalah anda harus sudah mempelajari relasi dan fungsi. Petunjuk Penggunaan Modul a. perkalian skalar dengan matriks. elemen dan ordo matriks. C. 01. minor. kofaktor dan adjoin matriks dan invers matriks. Anda juga mempelajari penyelesaian sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks. dan pengurangan. Semua materi prasyarat tersebut terdapat dalam modul Relasi dan Fungsi. c.BAB I. kesamaan matriks. jenis-jenis matriks. sehingga diperoleh hasil yang optimal. persamaan serta operasi pada bilangan real. determinan matriks. Deskripsi Dalam modul ini anda akan mempelajari Pengertian matriks. notasi matriks. Anda juga mempelajari penyelesaian operasi matriks: penjumlahan. Matriks 1 . Bilamana terdapat evaluasi maka kerjakan evaluasi tersebut sebagai sarana latihan.

Memahami pengertian matriks. f. elemen dan ordo matriks. kerjakan tugas tersebut dengan baik dan bila perlu konsultasikan hasil penugasan tersebut kepada guru/instruktur.d. Matriks 2 . 01. menyelesaikan operasi matriks: penjumlahan. jenis-jenis matriks. 3. Jawablah tes formatif dengan jawaban yang singkat dan jelas serta kerjakan sesuai dengan kemampuan Anda setelah mempelajari modul ini. minor. dan pengurangan. MAT. Bila terdapat penugasan. Menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks. Tujuan Akhir Setelah mempelajari modul ini diharapkan Anda dapat: 1. tranpose matriks. kofaktor dan adjoin matriks dan invers matriks. D. determinan matriks. perkalian skalar dengan matriks. catatlah semua kesulitan Anda dalam mempelajari modul ini untuk ditanyakan pada guru/instruktur pada saat tatap muka. kesamaan matriks. Bacalah referensi lain yang ada hubungan dengan materi modul ini agar Anda mendapatkan pengetahuan tambahan. baris kolom. e. 2. notasi matriks. perkalian matriks dengan matriks.

KETERAMPILAN ? Mengoperasikan matriks SUB KOMPETENSI 1. notasi matriks. Menentukan determinan dan invers ? Determinan dan invers matriks ditentukan dengan aturan yang berlaku ? Determinan dan Invers matriks ? Teliti dan cermat dalam menerapkan konsep matriks MAT. Matriks 3 . kofaktor dan adjoin matriks ? Invers matriks ? Penyelesaian sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks. Kompetensi KOMPETENSI PROGRAM KEAHLIAN KODE DURASI PEM BELAJARAN : : : : MATRIKS program adaktif MATEMATIKA/MAT 01 28 Jam @ 45 menit MATERI POKOK PEMBELAJARAN SIKAP ? Teliti dan cermat dalam menerapkan konsep matriks PENGETAHUAN ? Pengertian matriks. Menyelesaikan operasi matriks ? Operasi matriks diselesaikan dengan menggunakan aturan yang berlaku ? Operasi matriks ? Teliti dan cermat dalam menerapkan konsep matriks 3. 01.perkalian skalar dengan matriks . baris kolom. Mendeskripsikan macam-macam matriks KRITERIA KINERJA ? Matriks dibedakan menurut jenisnya LINGKUP BELAJAR ? Macam-macam matriks 2.perkalian matriks dengan matriks.penjumlahan dan pengurangan .E. ? Determinan matriks ? Minor. elemen dan ordo matriks ? Jenis-jenis matriks ? Kesamaan Matriks ? Transpose matriks ? Penyelesaian operasi matriks : .

Matriks 4 . 01.MAT.

Kapankah dua matriks dikatakan sama? ?2 3 4? 3. Matriks 5 . Apakah yang dimaksud dengan matriks? 2. maka hitung 5(A + B) ? 1? ? ?1 ? 5. 1. hitung A x B ?2 ? ?3 4? 6. Jika A = ? ? dan B = ? 2 ?1 4? ? ? 5? . Tentukan determinan matriksA = ? ?.F. Jika anda merasa dapat mengerjakan semua soal berikut ini. Tentukan tranpos dari matriks A = ? ? ?5 6 7? ?0 3? ?10 4. maka anda dapat langsung mengerjakan soal-soal Evaluasi pada BAB III. Jika A = ?2 1? . 01. ?1 2? MAT. B = ? ? . Cek kemampuan Kerjakanlah soal-soal berikut ini.

Jenis Kegiatan Tanggal Waktu Tempat Belajar Alasan perubahan Tanda Tangan Guru MAT. Matriks 6 . Jika ada perubahan dari rencana semula. Rencana Belajar Siswa Kompetensi Sub Kompetensi : : Menerapkan konsep matriks.Menyelesaikan operasi matriks . .Menentukan determinan dan invers Tulislah semua jenis kegiatan yang anda lakukan di dalam tabel kegiatan di bawah ini. 01. PEMBELAJARAN A.Mendeskripsikan macam-macam matriks . berilah alasannya kemudian meminta tangan kepada guru atau instruktur anda.BAB II.

? Menyelesaikan operasi matriks: penjumlahan. b. ? Menyatakan jenis-jenis matriks. perkalian matriks dengan matriks. KEGIATAN BELAJAR 1. Bilanganbilangan dalam susunan tersebut dinamakan entri dalam matriks atau disebut juga elemen atau unsur. Matriks 7 .j Baris ke . dan tranpose matriks. notasi matriks. ?a11 ? ?a21 ?? A mxn = ? ?ai1 ? ?? ?an1 ? Keterangan: a12 a22 ai2 an 2 a13 ? ? ? a1 j ? ? ? a1m ? ? a23 ? ? ? a2 j ? ? ? a2m ? ? ? ai3 ? ? ? aij ? ? ? aim ? ? ? an3 ? ? ? anj ? ? ? anm ? ? Kolom ke . MAT. Uraian Materi NOTASI MATRIKS Bentuk umum matriks: Matriks a dalah susunan segi empat siku-siku dari bilangan yang diatur berdasarkan baris dan kolom/lajur. Kegiatan Belajar 1 a. perkalian skalar dengan matriks. Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar ini.i aij artinya entri matriks A yang berada pada baris ke-i dan kolom j. diharapkan anda dapat: ? Memahami pengertian matriks. baris kolom. elemen dan ordo matriks. dan pengurangan. 01. kesamaan matriks.B.

Contoh 1 ? 0 0 0 0? ? 0 0 0 0? ? ? A= ? ? . B= ?2 4 6 8 5? MAT. JENIS-JENIS MATRIKS Matriks dibedakan berdasarkan berbagai susunan entri dan bilangan pada entrinya. Matriks nol Matriks nol didefinisikan sebagai matriks yang setiap entri atau elemennya adalah bilangan nol.ORDO MATRIKS Ordo matriks atau ukuran matriks dijelaskan dengan menyatakan banyaknya baris (garis horizontal) dan banyaknya kolom (garis vertikal) yang terdapat sdalam matriks tersebut. Matriks satu/vektor satu Matriks satu didefinisikan sebagai matriks yang setiap entri atau elemennya adalah 1. Sehingga matriks dibedakan sebagai berikut: 1. Matriks 8 . B = ? 1 1 1 1? . suatu matriks yang mempunyai m baris dan n kolom disebut matriks berordo m x n. Matriks baris/vektor baris Matriks baris didefinisikan sebagai matriks yang entri atau elemennya tersusun dalam tepat satu baris. Contoh 3 A = ?1 3 4 2 ?. 01. C = ? 1 1 1 1? ? 1 1 1 1? ? 1 1 1 1? ? ? 3. Jadi. B = ? 0 0 0 0? ? 0 0 0 0? ? 0 0 0 0? ? ? 2. Contoh 2 ? 1 1 1 1? ? 1 1 1 1? ? ? A= ? ? .

Matriks 9 . ann berada pada diagonal utama dari A. B = ?3 ?3 4? ?1 ? 1 4 9 6? 8? ? 7? ? Matriks Persegi dibedakan menjadi: a) Matriks Segitiga Atas Matriks segitiga atas adalah matriks persegi yang entri/elemennya ? aij untuk i ? j memenuhi syarat aij ? ? 0 untuk i ? j Contoh 6 ?2 6? ? ? . Contoh 5 ?2 ? 2 1? ? A= ? ? . Contoh 4 ? 1? ? 1? ?4? A = ?4? . 01. Matriks Persegi Sebuah matriks dengan n baris dan n kolom dinamakan matriks kuadrat berorde n (square matrix of order n) dan entri-entri a11. a22.…. a33. Matriks kolom/vektor lajur Matriks kolom didefinisikan sebagai matriks yang entri atau elemennya tersusun dalam tepat satu kolom.4. B = ?0 8? ?0 7? ? ? ?0 0? 7? ? 4? ? 9? ?2 A = ?0 ? ?0 ? 1 4 0 1 4 0 0 6 8 7 0 b) Matriks Segitiga Bawah Matriks segitiga bawah adalah matriks persegi yang entri/elemennya ? aij untuk i ? j memenuhi syarat aij ? ? 0 untuk i ? j MAT. B = ? ? ? ? ?3 ? ?3 ? ? ? ? ? ?8 ? 5.

MAT. maka A=B jika dan hanya jika ordo kedua matriks tersebut sama dan entri/elemen yang seletak sama. B = ?7 0? ?4 7? ? ? ?3 adalah 0 4 6 5 0 0 7 0 0? 0? ? 0? ? 9? persegi yang entri/elemennya c) Matriks Diagonal Matriks diagonal matriks ? 0 untuk i ? j ? memenuhi syarat aij ? aij untuk i ? j ? ? 0 untuk i ? j Contoh 8 ?2 ?2 0 ? ? A= ? ? . 01. C = ? ? ?0 0 7 7? ? ? ?0 0 0 persegi yang 0? 0? ? 0? ? 9? entri/elemennya d) Matriks Identitas/Matriks Satuan (I) Matriks Identitas adalah matriks ? 0 untuk i ? j ? memenuhi syarat aij ?1 untuk i ? j ? 0 untuk i ? j ? Contoh 9 ?1 0 0? ?0 1 0? . Entri/elemen yang seletak sama. Ordo kedua matriks itu sama.Contoh 7 ?2 A = ?9 ? ?2 ? 0 4 8 ?2 0? ? ? . C = ? ? ?0 0 1? ? ? ?0 0 0? 0? ? 0? ? 1? ?1 0 ?1 0 ? ? A= ? ? B = ?0 1 ?0 1 ? ?0 0 ? 0 0 1 0 KESAMAAN MATRIKS Definisi. Dari definisi di atas. 2. dua buah matriks dikatakan sama jika: 1. Jika A dan B suatu matriks m x n. B = ?0 ?0 4 ? ?0 ? 0 4 0 ?2 0 0 0? ?0 4 0 0? . Matriks 10 .

?2 5? A t = ?3 6? ? ? ?4 7? ? ? MAT. maka tranpose A dinyatakan oleh A t dan didefinisikan dengan matriks n x m yang kolom pertamanya adalah baris pertama dari A. maka berdasarkan definisi dikatakan A = B. memiliki ordo dan elemen yang seletak sama. Matriks 11 .Contoh 10 ?1 2 3? 1. Jadi dapat dituliskan dalam rumus: A mxn = aij ? Atnxm Contoh 11 ?2 3 4? 1. C = ? ? ?2 1? . ? B= ? ? ? ? 2 2 4 4 2 8 2 ? 3? ? 5? ? Dua matriks di atas. 01. tentukan x. A = ? ? ?1 4 5? . ?4 3? 2. Jika A adalah suatu matriks m x n. demikian juga dengan kolom ketiga adalah baris ketiga dari A dan seterusnya. Dari definisi di atas. kolom keduanya adalah baris kedua dari A. y dan z? Jawab: x – 1 = 1 x=2 y+2=2 y =0 TRANPOSE SUATU MATRIKS Definisi. z ? 5? ? 4 Q= ? ? ? y ? 2 x ? 1? z–5=3 z=8 Jika P = Q. dapat juga dikatakan bahwa matriks tranpose adalah suatu matriks yang diperoleh dari perpindahan baris pada matriks A menjadi kolom pada matriks A t. A = ? ? ?5 6 7? .

A = ?1 2? karena A = At .?2 3 4 5? 2. A dan B adalah suatu dua matriks yang ukurannya sama. Dari definisi di atas. ?1 2? ? ? ?0 3 4? B = ?3 0 0? . Contoh 12 ?2 1? ?2 1? t A= ? ? . dapat dikatakan bahwa dua matriks dapat dijumlahkan jika ordonya sama. maka jumlah A + B adalah matriks yang diperoleh dengan menambahkan bersama-sama entri yang seletak/bersesuaian dalam kedua matriks tersebut. Matriks-matriks yang ordo/ukurannya berbeda tidak dapat ditambahkan. ?2 ? 1 0 ? ?3 5 7 ? ? Bt = ? ?4 6 8 ? ? ? ?5 10 15? Dari matriks tranpose ini. jika A = At maka A disebut matriks simetrik/setangkup. Matriks 12 . ? ? ?4 0 0? ? ? simetrik. penjumlahan dilakukan pada elemen yang seletak. Jadi dapat dituliskan dalam rumus: A mxn + Bmxn = Cmxn Contoh13 ?0 3? ?10 1. muncul istilah matriks simetrik (setangkup). maka A disebut matriks simetrik. Hal ini terjadi misalkan A suatu matriks. ?0 3 4? B = ?3 0 0? karena B = Bt maka B disebut matriks ? ? ?4 0 0? ? ? t OPERASI PADA MATRIKS Penjumlahan Dua Matriks Definisi. B = ?? 1 5 6 10? ? ? ? 0 7 8 15? ? ? . A = ? dan B = ? ? ?1 4? ?2 Hitung: a) A + B b) B + A ? 5? ? 1? ? MAT. 01.

01. B + A = ? ?2 ? 5? ?0 3? + ? ? ? 1? ? ?1 4? ?10 ? 0 ? 5 ? 3? = ? ? ? 2 ? 1 ? 1 ? 4? ?10 ? 2 ? = ? 3 ? ?3 ? 5? ?? 2 ? 5 1? ?0 3 ?3 ? 3 4 ? 2. Q = ?1 ? 1 ? 2? . dan R = ?5 ? 7 1 ? 1 0? ?4 ? ? ? ? Hitung: a) P + Q + R b) (P+Q) + R c) P + (Q+R) Jawab: a) 5? ?? 2 ? 5 1? ?0 3 ?3 ? 3 4 ? P+Q+R = ? ? + ?1 ? 1 ? 2? + ?5 ? 7 1 ? 1 0? ?4 ? ? ? ? 1? 5 ? 4 ? ?? 2 ? 0 ? 3 ? 5 ? 3 ? ( ? 3) = ? ? ? 4 ? 1 ? 5 1 ? (? 1) ? ( ? 7) 0 ? ( ? 2) ? 1? ? 1 ? 5 10 ? = ? ? ?10 ? 7 ? 1? b) 5? ?? 2 ? 5 1? ?0 3 P+Q = ? ? + ?1 ? 1 ? 2? 1 0? ?4 ? ? 1? 5 ? ?? 2 ? 0 ? 5 ? 3 = ? ? ? 4 ? 1 1 ? ( ? 1) 0 ? ( ? 2) ? ?? 2 ? 2 6 ? = ? 0 ? 2? ?5 ? MAT. P = ? ? . Matriks 13 . A + B = ? ? + ?2 ?1 4? ? ? 5? ? 1? ? ?0 ? 10 3 ? ( ? 5) ? ?10 ? 2 ? = ? ? = ?3 3 ? ? 1 ? 2 4 ? ( ? 1) ? ? ? ?10 b.Jawab: ?0 3? ?10 a.

kita perlu mengetahui terlebih dahulu tentang lawan suatu matriks.(P+Q) + R ?? 2 ? 2 6 ? ?3 ? 3 4 ? = ? ? + ?5 ? 7 1 ? 0 ? 2? ?5 ? ? ? 1 ? 5 10 ? = ? ? ?10 ? 7 ? 1? c) Q+R = 5? ?0 3 ?1 ? 1 ? 2? + ? ? ?3 ? 3 4 ? ?5 ? 7 1 ? ? ? 5? 4 ? ?0 ? 3 3 ? ( ? 3) = ? ? ?1 ? 5 ? 1 ? (? 7 ) ? 2 ? 1? 9? ?3 0 = ? ? ?6 ? 8 ? 1? P + (Q+R) = 9? ?? 2 ? 5 1? ?3 0 ?4 ? + ?6 ? 8 ? 1? 1 0? ? ? ? ? 1 ? 5 10 ? = ? ? ?10 ? 7 ? 1? Dari contoh (1) dan (2) diperoleh sifat-sifat: 1) A + B = B+A ? Komutatif 2) (A+B)+C = A + (B+C) ? Asosiatif Pengurangan Dua Matriks Dalam pengurangan matriks ini. ?? 3 6? a) Tentukan lawan dari A? b) Hitung A+(-A)? MAT. 01. maka matriks –A disebut lawan dari matriks A. Matriks 14 . Contoh 14 ? 4 5? 1) Jika A = ? ?. Lawan suatu matriks dapat dijelaskan sebagai berikut: Jika A suatu matriks.

dan A = aij suatu matiks.? ? = ?? 2 1? ?2 ? 1? ? ? ?? 5 3 ? ?? 3 1? A + (-B) = ? + ? ? ? ? 6 ? 1? ?? 2 1? ?? 5 ? ( ? 3) 3 ? 1 ? = ? ? ? 6 ? ( ? 2) ? 1 ? 1? ?? 8 4? = ? ? ? 4 0? Dari contoh (1) dan (2) dapat ditemukan sifat-sifat sebagai berikut: 1).Jawab: ? 4 5? ?? 4 ? 5? a) A = .B Perkalian Skalar dengan Matriks Definisi. A + 0 = 0 + A =A 3). Matriks 15 . A + (-B) = A . B = ?2 ? 1? ? 6 ? 1? ? ? Hitung A -B ? Jawab: ?? 5 3 ? ?3 ? 1? A-B = ? ? . maka hasil kali kA adalah matriks yang diperoleh dengan mengalikan entri/elemen dari A oleh k. dapat juga dijelaskan bahwa misal k suatu skalar. anggota bilangan real. A + (-A) = (-A) + A = 0 (Matriks Nol) 2). Dari definisi di atas.?2 ? 1? ? 6 ? 1? ? ? ?? 5 ? 3 3 ? ( ? 1) ? = ? ? ?6 ? 2 ? 1 ? (1) ? ?? 8 4? = ? ? ? 4 0? ?3 ? 1? ?? 3 1? -B = .? ? = ? 3 ? 6? ?? 3 6? ? ? ? 4 5? ?? 4 ? 5? ?0 0 ? b) A+(-A) = ? ? + ? 3 ? 6? = ?0 0 ? ?? 3 6? ? ? ? ? ?? 5 3 ? ?3 ? 1? 2) Jika A = ? ? . 01. Maka: kA = kaij Contoh 15 ?1 4? 1) A = ? ? ?2 3? MAT. Jika A adalah suatu matriks dan k adalah suatu skalar.

2 ?0 ? 1 2 ? b) 0.2 ? ?1.2B = 0.2 0.3 0.? 0 ? 1. Matriks 16 .Hitung : a) 2A b) (-3)A Jawab: a) 2A ?1 4? ? 2 x1 2 x 4? ?4 6? =2 ? = ? = ? ? ? ? ?2 3? ?2 x 2 2 x 3? ?2 8? ?1 4? ? ? 3 x1 ? 3x 4? ?? 3 ? 12? b) (-3) A = -3 ? ? = ?? 3x 2 ? 3x3? = ?? 6 ? 9 ? ?2 3? ? ? ? ? ?2 1 2 ? ?1 1 ? 1? 2) A = ?3 0 ? 2? .2? ? ? ? ? ?3 3 ? 3? ?0 ? 3 6 ? ? ? ?3 6 9? ? ? MAT.2 2.1 ? ? ? ? ?4 3 7 ? ?1 2 3 ? ? ? ? ? ?0.2 1.4 0.2 ? 1.2 ? .1 0.6 ? = ?0.1.2B Jawab: ?2 1 2 ? ?1 1 ? 1? ?3 0 ? 2? + 3 ?0 ? 1 2 ? a) 2A + 3B = 2 ? ? ? ? ?4 3 7 ? ?1 2 3 ? ? ? ? ? ?4 2 4 ? = ?6 0 ? 4? + ? ? ?8 6 14 ? ? ? ?7 5 1 ? = ?6 ? 3 2 ? ? ? ?11 12 23? ? ? ?2 1 2 ? ?1 1 ? 1? ?3 0 ? 2? .3 0 ? 0.1A – 1.7 ? ?1. 4 ? ? ? ? ? ?0.1A – 1. B = ?0 ? 1 2 ? ? ? ? ? ?4 3 7 ? ?1 2 3 ? ? ? ? ? Hitung: a) 2A + 3B b) 0. 4 3. 01.2 2.

Dari definisi di atas. Q = ? ? ?? 3 ? ?2 ? ? ? ?5 ? MAT.6? ? ? ?? 0. Untuk mencari entri dalam baris i dan kolom j dari AB. P = ?3 4 ? 1 0? .4 ? = ? 0. Kalikanlah entri-entri yang bersesuaian dari baris dan kolom tersebut bersama-sama kemudian tambahkanlah hasil kali yang dihasilkan. dapat dikatakan bahwa dua matriks dapat dikalikan jika jumlah kolom matriks pertama sama dengan jumlah baris matriks kedua.1 ? 1. pilihlah baris i dari matriks A dan kolom j dari matriks B. B suatu matriks dan r. Matriks 17 . 1 = A (-1) = (rs) A = A = -A Perkalian Matriks dengan Matriks Definisi. Contoh 16 ?? 6 ? ?? 4 ? ?1 ? 1) A = ?2 1? . 01. A 5) (-1) A = rA ? sA = rA ? rB = s(rA) = A.1 ? 2.8 ? 2. Jika A adalah matriks m x r dan B adalah matriks r x n.2 ? 2. maka: 1) (r ? s) A 2) r(A ? B) 3) r(sA) 4) 1. Hal ini dapat dituliskan sebagai berikut: A mxr x Brxn = C mxn Cara perkaliannya adalah dengan mengalikan baris matriks A dan kolom matriks bersama-sama kemudian menambahkan hasil kali yang diperoleh. s skalar. B = ? ? .? ? 1 ? 1. maka hasil kali AB adalah matriks m x n yang entri-entrinya ditentukan sebagai berikut.9? ? ? Dari contoh di atas maka diperoleh sifat-sifat sebagai berikut: Jika A.3 1.

Q = ? ?2 3 4? ? ? ? ?0 Hitung: a) A x B b) P x Q Jawab: ?5 6? a) AxB = ?2 1? ? 10 ? = ?( 2 x5) ? (1x3) ( 2 x6) ? 1x 4)? = ? ? 3 12 ? 4? ?3 4? = ? 13 16? ?6 ?1 ?6 5 4 3? ? ?2 ? ?0 0 0 2 1 0? 3? ? 3? ? 1? (6x0) ? (5x0)? (4x2)? (3x1) (6x0) ? (5x3) ? (4x3)? (3x1)? b) P x Q = = = = ?(6x6) ? (5x1)? (4x2)? (3x0) ?36 ? 5 ? 8 ? 0 ?49 11 30? 0 ? 0 ? 8 ? 3 0 ? 15 ? 12 ? 3? ?a ?5 4? ? ?4 3? .Q= ? ? ?2 ? l? ? ? ? p? ?1 ? 18 . B = ?5 ? . 01.Hitung: a) A x B b) P x Q Jawab: ?1 ? a) A x B = ?2 1? ? ? = ((2x1) + (1x2)) = (2 + 2) = (4) = 4 ?2 ? ?? 6 ? ?? 4 ? ?3 4 ? 1 0? ? ? = -18 – 16 + 3 + 0 = -31 ?? 3 ? ? ? ?5 ? 0 0 2 1 0? 3? ? 3? ? 1? b) P x Q = ?6 ?1 ?5 6? 2) A = ?2 1? . P = ? e 3) A = ? ?4 ? ? ?i ? ? ?3 2? ? ? ? ?m MAT. P = ?6 5 4 3? . Matriks b f j n c g k o d? ?4 ? ? ?3 ? h? . B = ? .

Contoh 17 ?? 1 0? ?1 2? A= ? ? . Ini adalah kasus jika A adalah matriks 2 x 3 dan B adalah matriks 3 x 4. Hasil AB dan BA didefinisikan tetapi tiap-tiap entri/elemen yang bersesuaian pada kedua matriks itu tidak sama. namun terdapat beberapa perkecualian. Ada dua hal pokok yang menyebabkan ketidaksamaan AB dan BA yaitu: 1. 2. Matriks 19 . Salah satu dari perkecualian itu terjadi dalam perkalian matriks. Akan tetapi. Untuk bilangan riel a dan b.Hitung: a) A x B b) P x Q Jawab: ?5 4? ?5 ? a) A x B = ?4 3? ? ? = ? ? 4 ?3 2? ? ? ? ? b) P x Q = …………… ?(5 x5) ? ( 4 x 4) ? ?41? ?( 4 x5) ? ( 3x 4) ? = ?32? ? ? ? ? ?(3 x5) ? ( 2 x 4) ? ?23? ? ? ? ? Walaupun banyak dari aturan-aturan ilmu hitung bilangan riel berlaku juga untuk matriks. B = ?3 0? ? 2 3? ? ? Hitung: AB dan BA. pada matriks AB dan BA tidak selalu sama. MAT. Kemudian bagaimana hasil AB dan BA? Jawab: ?? 1 0? ?1 2? ?? 1 ? 2 ? AB = ? ? ?3 0? = ?11 4 ? ? 2 3? ? ? ? ? ?1 2? ?? 1 0? ? 3 6? BA = ? ? ? 2 3? = ?? 3 0? ?3 0? ? ? ? ? Dari hasil AB dan BA di atas disimpulkan bahwa AB ? BA. namun BA tidak terdefinisi. Hasil dari AB didefinisikan. berlaku ab = ba yang sering disebut hukum komutatif untuk perkalian. 01.

2. B suatu matriks dan r. Jenis-jenis matriks adalah matriks nol. Matriks persegi terdiri dari matriks identitas. s skalar. Matriks = rA ? sA = rA ? rB = s(rA) = A. 1 = A (-1) = (rs) A = A = -A 20 . maka: (r ? s) A r(A ? B) r(sA) 1. matriks persegi. 01. Jadi dapat dituliskan dalam rumus: A mxn = aij ? Atnxm 4. (B+C) = AB + AC dan (B+C)A = BA + CA ………Hukum distributif c. Rangkuman 1 1. A x B = B x A An = AAA…………. 3. Pada perlakian matriks berlaku Jika A.B 5. A (-1) A MAT. n = bilangan asli (sebanyak n factor) 2. ABC = A(BC) = (AB)C ………Hukum asosiatif untuk perkalian 3. matriks bawah. Pada penjumlahan matriks berlaku A+B = B+A ? Komutatif (A+B)+C = A + (B+C) ? Asosiatif A + (-A) = (-A) + A = 0 (Matriks Nol) A+ 0 = 0 + A =A A + (-B) = A . matriks baris. matriks kolom.Di bawah ini sifat-sifat yang berlaku pada perkalian matriks yaitu: 1. matriks atas. matriks diagonal.A . matriks tranpose adalah suatu matriks yang diperoleh dari perpindahan baris pada matriks A menjadi kolom pada matriks A t.

n = bilangan asli (sebanyak n factor) ABC = A(BC) = (AB)C ………Hukum assosiatif untuk perkalian (B+C) = AB + AC dan (B+C)A = BA + CA ………Hukum distributif d. Jika A = ? ? dan B = ? ?2 0? ? 2 0 ? . Misalkan P = ? ? ? 1 ? 3? dan Q = ? ? 1 ? 2 ? ? ? ? ? ? ? ? Hitunglah: a) PQ2! b) Apakah PQ2 = Q! c) Buktikan PQ = I! ?1 1? ?1 1? 3. Diberikan dua buah matriks yaitu: ?4 ? 1? ? a x? A=? ? dan B = ? ?3 ? 2? ?? b c ? ? ? ? ? ? Jika A -1 = BT . Tentukanlah determinan dari matriks ? 1 2 2 ? ? ?2 1 3? ? ? ?1 0? 5. maka tentukanlah nilai dari b! MAT. maka tentukanlah invers dari matriks N atau ? ? ? N-1! 6. Diketahui persamaan matriks sebagai berikut: ? 1 2? ? z ? ? ? 2 3 ? ? 3z ?? ? ?? x? ? 8x 4 ? ? x ? 6? ? = ? ? ?16 y 9 z ? . Tugas Latihan 1 1.A .? 2 y 5 z ? ? ? ? x? ? ? ? ? Tentukan nilai dari y! 5? 5 ? ?2 ?3 2. Matriks 21 .An = AAA…………. maka hitunglah nilai dari: ? ? ? ? ? (A – B) (A + B) + (B – A) (B + A )? ?2 3 4? ? ? 4. Jika diketahui N = ? ? 2 3 ? . 01.

12 12 14y = 7z ? 14y = 7. x = 4z ? 4z = ? z= 3 3 12 10 7 .e.? 1 ? 1? = ?1 1 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?1 1? A+B = ? ?2 0? + ? ? ? ?1 1? ?1 2 ? ? ? 2 0 ? = ? 3 ? 1? ? ? ? ? ? ? ? ?1 0 ? ?1 2 ? ?1 2? (A -B)(A+B) = ? ?1 1 ? ? 3 ? 1? = ? 4 1 ? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? ?1 2 ? A+ B = B + A = ? ? 3 ? 1? ……. ? 1 2? ? z ? ? ? 2 3 ? ? 3z ?? ? ?? x? ? x? ? ? 8x 4 ? = ? ?16 y 9 z ? ? ? ? ? x ? 6? ? ?2 y 5z ? ? ? ? x ? 2x ? ? z ? 6z ? 7 x 10 ? ? ? ? 2 z ? 9 z ? 2 x ? 3x ? = ?14 y 4 z ? ? ? ? ? ? ? ? ? 7 z 3x ? ? 7 x 10 ? ? ? 7 z x ? = ?14 y 4 z ? ? ? ? ? ? ? ? Sehingga dapat dibuat persamaan sebagai berikut: 3x = 10 ? x = 10 10 10 . 2. 01. A-B = ? ? 2 0 ? . 10 5 ? y= = 12 14 .sifat komutatif pada penjumlahan ? ? ? MAT. adalah: 5 ??3 5 ? 5? ?3 ?4 a) Q 2 = ? ? ? 1 ? 2 ? ? ? 1 ? 2 ? = ? ? 1 ? 1? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? 5 ??4 5? 5 ? ?2 ?3 PQ2 = ? ? ? 1 ? 3? ? ? 1 ? 1? = ? ? 1 ? 2 ? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? b) ya 5 ??3 5 ? ?2 ?1 0? c) PQ = ? ? ? 1 ? 3? ? ? 1 ? 2 ? = ? 0 1 ? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? ?1 1? ?0 1 ? ?1 0 ? 3. Kunci Tugas 1 1. Matriks 22 .

det ? 1 2 2 ? = 2 -3 +4 1 3 2 3 2 1 ?2 1 3? ? ? = 2(6-2) – 3(3-4)+4(1-4) = 2(4) – 3(-1) + 4(-3) = 8+ 3 – 12 = -1 1 0 ?1 0? 5.?1 1 ? ? ? 1 ? 1? A – B = -(B-A) = . det N = 2 3 = 3-0 = 3.5 ? ? 3 4? = ? ? ? ? ? ? ? ?2 ? 5 ?3 ? 5 ?1 ? 5? ?4 ? 5? ?a ? b ? BT = ? ?x c ? ? ? ? ?2 Karena A -1 = BT maka: ? 5 ?3 ? 5 ?1 ? 5 ?= ?4 ? 5? ?a ? b ? 1 1 ? ? x c ? ? -b = . N = ? ? 2 3 ? . 01.? ?1 0 ? = ? ? 1 0 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? 1 ? 1? ?1 2 ? ? ? 1 ? 2? (B-A)(B+A) = ? ? ? 1 0 ? ? 3 ? 1? = ? ? 4 ? 1 ? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? sehingga: ?1 2? (A -B)(A+B)+ (B-A)(B+A) = ? ?4 1? + ? ? ? ? ? 1 ? 2? ?0 0? ? ?? 4 ? 1? = ?0 0? ? ? ? ? ? ? ? ?2 3 4? ? ? 2 2 1 2 1 2 4.5 ? b = 5 ? ? ? MAT. Matriks 23 . A-1 = 1 det A ?? 2 1? 1 ?? 2 1? ? ? ? 3 4? = . maka : ? ? ? N-1 = 1 det N ? 1 ? 3 0? 1 ? 3 0? ? ?= ? ? = ?? 2 ?? 2 1? 3 ?? 2 1? ? ? ? ? ? ? 3 0 ? ? 1 ? 3? 6.

Matriks 24 . Misalkan P = ? ? ? 1 3 ? . maka hitunglah nilai dari: ? ? ? ? ? ? ? (A – B) (A + B) + (B – A) (B + A)? 5. Dari soal no. Tes Formatif ? 3 2? ?4 0? ? 0 ? 1? 1. Jika A = ? ? 2 0 ? dan B = ? 5 0 ? . Dari soal no.f.PR 3. Q = ? 1 5 ? dan R = ? 4 6 ? serta a= -3. 2 di atas. 01.(1) ? ? ? ? ? ? ? ?7 1 ? ? ? 4 14 ? ……………. a) ? 3 2? ?4 0? ? 0 ? 1? ? 4 ? 1? P= ? ? Q+R = ? ? +? ? = ? ?? 1 3? ?1 5? ?4 6 ? ? 5 11 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? 3 2? P+Q=? ?? 1 3? + ? ? ? ? 3 2? P+(Q+R) = ? ?? 1 3? + ? ? ? ?7 2? (P+Q)+R = ? ?0 8? + ? ? ? ?4 0? ?7 2? ? ? = ? ?1 5? ? 0 8 ? sehingga: ? ? ? ? ? ? 4 ? 1? ? 7 1 ? ? ? 5 11 ? = ? 4 14 ? …………. b= ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? 2 masing-masing adalah suatu skalar Buktikanlah: a) P+ (Q+R)=(P+Q) + R b) (a+b)R = aR + bR 2. Kunci Jawaban Formatif 1.(2) ? ? ? ? 0 ? 1? ? ?4 6 ? = ? ? ? MAT.. Buktikan bahwa: (P+Q)t = Pt + Qt ?1 3? ?1 4 ? 4. Buktikan bahwa: a) a(QR)=(aQ)R = Q(aR) b) P(Q-R) = PQ . 2 di atas. Diketahui persamaan matriks sebagai berikut: 3? ? 1 2? ? x 1 ? ?x 2 ? ? 8 ? ?? ?= ? ? +? ?? 2 3? ?4 y ? ?4 ? 5? ?? 2x ? 8 9? ? ? ?? ? ? ? ? ? Tentukan nilai dari y! g.

Matriks 25 .-3 ? 4 6 ? = ? 1 5 ? ? ? 12 ? 18 ? = ? ? ? ? ?? ? ? ? ? ? ? ?? ? Jadi terbukti bahwa: a(QR)=(aQ)R = Q(aR) ? 3 2? P=? ? ? 1 3 ? . PR = ? ? 1 3 ? ? 4 6 ? = ? ? ?? ? ? ? ? ?? ? bahwa: P(Q-R) = PQ – PR Dengan menghitung nilai P(Q -R) dan PQ – PR dapat dibuktikan MAT. QR = ? ? 20 29 ? maka a(QR)= -3 ? 20 29 ? = ? ? ? ? ? ? ? ? 4 0 ? ? 0 ? 1? (aQ)R = -3 ? ?1 5? ?4 6 ? = ?? ? ? ?? ? 0 ? ? ? 12 ? ? ? 3 ? 15 ? ? ? ? ? 0 ? 1? ? ?4 6 ? = ? ? ? 12 ? ? 0 ? ? ? 60 ? 87 ? ? ? ? 12 ? ? 0 ? ? ? 60 ? 87 ? . ? 0 ? 4? ? 0 ? 4? a) a=-3 . Q-R= ? ? ? 12 ? ? 0 ? ? ? 60 ? 87 ? ? ? ? b) 1? ? 4 0 ? ? 0 ? 1? ? 4 ? ? . b= 2 ? ? ? 1 ? ? 0 ? 1? ? 0 (a+ b)R = -1 ? ?= ? ?4 6 ? ?? 4 ? 6? ? ? ? ? ? ? 0 ? 1? aR = -3 ? ?4 6 ? = ? ? ? sehingga: 3 ? 1 ? ? 0 ?0 ? 2? ? 0 aR + bR = ? ? ? 12 ? 18 ? + ? 8 12 ? = ? ? 4 ? 6 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? maka terbukti bahwa: (a+b)R = aR + bR 2. ? ? ? 3 ? ? 0 ? 0 ? 1? ? ? . bR = 2 ? ? ? 12 ? 18 ? ?4 6 ? = ? ? ? ? ? ?0 ? 2? ? ? 8 12 ? ? ? ? b) 3 ? ? 4 0 ? ? 0 ? 1? ? 4 0 ? ? 0 Q(aR) = ? ? 1 5 ? .? ?= ? ? 1 5 ? ? 4 6 ? ? ? 3 ? 1? ? ? ? ? ? ? ? 9? ? 8 ? ? ? 4 19 ? ? ? ? ? 14 10 ? ? 3 2 ? ? 0 ? 1? PQ = ? ? ? 1 15 ? .Dari hasil (1) dan (2) di atas terbukti bahwa: P+ (Q+R)=(P+Q) + R ? 0 ? 1? R= ? ? 4 6 ? dan a= -3. 01.

?7 2? ?7 0? ? 3 ? 1? t t 3. P+Q = ? ? 0 8 ? maka (P+Q) = ? 2 8 ? sedangkan P = ? 2 3 ? dan ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?4 0? ?4 1? t Q= ? ? 1 5 ? maka Q = ? 0 5 ? sehingga: ? ? ? ? ? ? ? ? 3 ? 1? ? 4 1 ? ? 7 0 ? t Pt + Q t = ? ? 2 3 ? + ? 0 5 ? = ? 2 8 ? = (P+Q) ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? 1 3 ? ?1 4 ? ? 0 ? 1? 4. (B-A)(B+ A) = ? ?? 3 0 ? ?3 0? ?3 0? ?7 0? ?? ? ? ? ? ? ? ?? ? ?7 0 ? = ? ? 6 21? ? ? ? sehingga: 0 ? ?? 7 (A -B)(A+B)+ (B-A)(B+A) = ? ? ? 6 ? 21? + ? ? ? ? 1 2? ? x 1 ? 5. Matriks 26 . ? ?? 2 3? ?4 y ? ? ? ? ? ? ? ? ?7 0 ? ?0 0? ? ?= ? ? 6 21? ?0 0? ? ? ? ? ? 3? ?x 2 ? ? 8 = ? ? +? ?4 ? 5? ?? 2x ? 8 9? ? ? ? ? ? 1? 2y ? 5? ? x?8 ? x?8 ? ? = ? ? ? 2 x ? 12 ? 2 ? 3 y ? ? ? 2 x ? 12 4 ? ? ? ? ? ? ? 7 z 3x ? ? ?7z x ? ? ? ? ? 7 x 10 ? = ? ?14 y 4 z ? ? ? ? Sehingga dapat dibuat persamaan sebagai berikut: 1+ 2y = 5 ? 2y = 5-1= 4 ? y = 4 = 2 atau 2 6 =2 3 -2+ 3y = 4 ? 3y = 4+ 2 = 6? y = MAT. A . 01.sifat komutatif pada penjumlahan ? ? ? ? 0 ? 1? ?0 1? ?0 1? ?2 7? A – B = -(B-A) = .B = ? ?2 0? .?5 0 ? = ?? 3 0 ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ? ?1 3? A+B=? ?2 0? + ? ? ? ?1 4 ? ?2 7? ? ?5 0 ? = ?7 0? ? ? ? ? ? ? ? 0 ? ?? 7 ? ? ? 6 ? 21? ? ? ? 0? 0 ? ? 0 ? 1? ? 2 7 ? ? 0 ? (? 7) (A -B)(A+ B) = ? ? ? 3 0 ? ? 7 0 ? = ? ? 6 ? 0 ? 21 ? 0 ? = ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? ?2 7? A+ B = B + A = ? ? 7 0 ? …….? ? =? ? .

minor.2. ? Menyelesaikan sistem persamaan linier dengan menggunakan matriks. Dari definisi di atas. Untuk lebih jelasnya marilah kita tinjau contoh berikut: ?a A = ? 11 ?a21 ?a11 a12 a12 ? ? ? . B = ?a21 a22 a22 ? ?a31 a32 ? a13 ? a23 ? ? a33 ? ? ?a Maka: det(A) = det ? 11 ?a21 ?a11 a12 det(B) = det ?a21 a22 ? ?a31 a32 ? a12a21a33 – a11a23a32 a12 ? = a11a22 + (-a21a22) = a11a22 . Tujuan Kegiatan Pembelajaran Setelah mempelajari kegiatan belajar ini.a21a22 a22 ? ? a13 ? a23 ? = a11a22a33 + a12a23a31 + a13a21a32 – a13a22a31 – ? a33 ? ? MAT. kofaktor dan adjoin matriks. determinan matriks dapat dijelaskan sebagai suatu skalar yang diperoleh dari elemen-elemen matriks dengan operasi tertentu (jumlah hasil kali elementer bertanda dari matriks tersebut). Uraian Materi DETERMINAN DAN INVERS MATRIKS Definisi. yang merupakan karakteristik matriks. Matriks 27 . dan kita definisikan det (A) sebagai jumlah hasil kali elementer bertanda dari A. Kegiatan Belajar 2 a. diharapkan anda dapat: ? Menghitung determinan matriks. Jumlah det (A) dinamakan determinan A. Fungsi determinan dinyatakan oleh det. Misalkan A adalah matriks persegi. b. dan invers matriks. 01.

Determinan Matriks berordo 2 x 2 ?a b ? ?a b ? Misal A = ? ? maka det A = det ?c d ? = ad – bc ?c d ? ? ? Contoh1 Tentukan determinan matriks-matriks berikut ini. ?3 4? a) A = ? ? ?1 2? ?2 ? 1? b) B = ? ? ?6 ? 3? ?? 4 ? 3? c) C = ? ? ?? 2 1 ? Jawab: ?3 4? a) det A = det ? ? = (3x2)-(4x1) = 6 – 4 = 2 ?1 2? ?2 ? 1? b) det B = det ? ? = (2x(-3)) – ((-1)x6) = -6 – (-6) = -6 + 6 = 0 ?6 ? 3? ?? 4 ? 3? c) det C = det ? ? = ((-4)x1) – ((-3)x(-2)) = -4 – 6 = -10 ?? 2 1 ? Determinan Matriks berordo 3 x 3

?a b Misalkan A = ?d e ? ?g h ?

c? f ? maka besar det (A) dapat dihitung dengan dua cara: ? i? ?

?a b Cara I : ?d e ? ?g h ?

(-) (-) (-) c a b? f d e? ? i g h? ? (+) (+) (+)

Determinan Matriks melalui cara di atas, diperoleh dengan menjumlahkan hasil kali pada panah-panah yang mengarah ke kanan dan mengurangkan hasil kali panah-panah yang mengarah ke kiri.
MAT. 01. Matriks

28

Maka det (A) = acf + bfg + cdh – gec – hfa – idb (+) (-) (+) ?a b c ? Cara II: ?d e f ? ? ? ?g h i ? ? ? Maka det (A) = a Contoh 2 e h f d -b i g f d +c i g e h

?3 1 2? 1) A = ?1 1 1? , hitung det(A) dengan dua cara? ? ? ?2 3 1? ? ?
Jawab:

?3 1 2 3 1? Cara I : ?1 1 1 1 1? ? ? ?2 3 1 2 3? ? ?
sehingga det (A) = (3x1x1) + (1x1x2) + (2x1x3) – (2x1x2) –(3x1x3)(1x1x1) =3+2+6–4–9–1 = -3 Cara II: det(A) = 3 1 1 1 1 1 1 -1 +2 3 1 2 1 2 3

= 3 (1-3) – (1-2) + 2 (3-2) = 3 (-2) – (-1) + 2(1) = -6 + 1 + 2 = -3

?1 2 3? 2) Hitung determinan matriks dari B = ?1 0 1? dengan menggunakan dua ? ? ?2 4 6? ? ?
cara?

MAT. 01. Matriks

29

Jawab : Teorema. misalkan A adalah suatu matriks n x n. (a) Jika A’ adalah matriks yang dihasilkan bila baris tunggal A dikalikan konstanta k, maka det (A) = k det (A). (b) Jika A’ adalah matriks yang dihasilkan bila dua baris A dipertukarkan, maka det (A) = - det (A). (c) Jika A’ adalah matriks yang dihasilkan bila kelipatan satu baris A ditambahkan pada baris yang lain, maka det(A’) = det (A). Contoh3

2 3? ?1 2 3? ?4 8 12? ?0 1 4? ?1 ?0 1 4? ; B = ?0 1 4 ? ; C = ?1 2 3? ; D = ?? 2 ? 3 2? A= ? ? ? ? ? ? ? ? ?1 2 1? ?1 2 1 ? ?1 2 1? ?1 2 1? ? ? ? ? ? ? ? ?
Jika det (A) = -2, tentukan determinan matriks-matriks yang lain menggunakan sifat-sifat di atas? Jawab: Matriks B dihasilkan dengan mengalikan baris ke-1 matriks A dengan 4. Sehingga sesuai sifat di atas, det(B) = 4 x det (A) = 4 x (-2) = -8. Matriks C dihasilkan dengan menukar baris ke-1 dan baris ke-2. Sehingga sesuai dengan sifat di atas, det (C) = - det (A) = - (-2) = 2. Matriks D dihasilkan dengan mengalikan –2 baris ke-1 dari A, kemudian ditambahkan pada baris ke-2. Sehingga menurut sifat di atas, det (D) = det (A) = -2.

MINOR, KOFAKTOR DAN ADJOIN MATRIKS
Definisi. Jika A adalah matriks persegi, maka minor entri aij dinyatakan oleh Mij dan didefinisikan menjadi determinan submatriks yang tetap setelah

MAT. 01. Matriks

30

bilangan (-1)i+j Mij dinyatakan oleh Cij dan dinamakan kofaktor entri aij. Tranpose ? ? ? Cnn ? 1 4 8 1 4 8 matriks matriks ini dinamakan adjoin A dan dinyatakan dengan adj(A). minor entri a32 adalah M32 = 2 5 6 = = -10 2 6 3 1 ?4 Kofaktor a32 adalah C32 = (-1)3+2 M32 = M32 = -(-10) = 10 Definisi.baris ke i dan kolom ke j dicoret dari A. Contoh 4 ?1 4 8 ? A = ?2 5 6 ? ? ? ?3 1 ? 4? ? ? 5 6 Minor entri a11 adalah M11 = 2 5 6 = = -26 1 ?4 3 1 ?4 Kofaktor a11 adalah C11 = (-1)1+1 M11 = M11 = 26 1 8 Demikian juga. Matriks 31 . Jika A adalah suatu matriks n x n dan Cij adalah kofakor aij. 01. Contoh 5 ?2 ? 4 0 ? A = ?1 6 3 ? maka kofaktor A adalah ? ? ?3 2 ? 1? ? ? C11 = -12 C21 = 4 C31 = -12 C12 = -10 C22 = -2 C32 = 6 C13 = -7 C23 = 16 C33 = 17 MAT. maka ?C11 C12 ? ?C 21 C 22 ? ? ? ? ? ? ?Cn1 Cn 2 ? C1n ? C 2n ? ? dinamakan matriks kofaktor A.

Matriks 32 . Menggunakan reduksi matriks atau metode penyapuan dengan langkahlangkah sebagai berikut: MAT. Menggunakan rumus A -1 = 1 adj(A) det( A) 2. 01.Sehingga matriks kofaktor adalah: ?? 12 ? 10 ? 7 ? ? 4 ? 2 16 ? ? ? ?? 12 6 17 ? ? ? sedangkan adjoin A m erupakan tranpose matriks kofaktor yaitu: ?? 12 4 ? 12 ? ?? 10 ? 2 6 ? ? ? ? ? 7 16 17 ? ? ? INVERS MATRIKS Teorema. maka A-1 = 1 adj(A) det( A) Invers Matriks berordo 2 x 2 ?a b ? 1 1 -1 Misalkan A = ? ? maka A = det A adj (A) = ad ? bc ?c d ? Contoh 6 ?4 3? A= ? ? tentukan invers matriks A? ?3 2? Jawab: A-1 = 1 8?9 ? d ? b? ?? c a ? ? ? ? 2 ? 3? ? 2 ? 3? ?? 2 3 ? ?? 3 4 ? = -1 ?? 3 4 ? = ? 3 ? 4? ? ? ? ? ? ? Invers Matriks berordo 3 x 3 Ada dua cara mencari invers matriks yaitu: 1. Jika A adalah matriks persegi yang dapat dibalik.

Contoh 7 3 3? ?1 ? 0 ? 2 ? 3? menggunakan dua cara? Carilah invers dari matriks A = ? ? ?? 1 ? 2 ? 2? ? ? Jawab: Cara I : det(A) = 1 ?2 ?3 0 ?3 0 ?2 -3 +3 ?2 ?2 ?1 ? 2 ?1 ? 2 = 1(-2) –3(-3) + 3(-2) = -2 + 9-6 =1 kofaktor A adalah C11 = -2 C21 = 0 C31 = -3 C12 = 3 C22 = 1 C32 = 3 C13 = -2 C23 = -1 C33 = -2 ?? 2 3 ? 2? ?? 2 0 ? 3? ? 0 1 ? 1? dan adj(A)= ? 3 matriks kofaktor A adalah: ? 1 3? ? ? ? ?? 3 3 ? 2? ?? 2 ? 1 ? 2? ? ? ? ? ?? 2 0 ? 3? ?? 2 0 ? 3? 1? ? = ?3 = ?3 1 3? 1 3? ? ? 1 ?? 2 ? 1 ? 2? ?? 2 ? 1 ? 2? ? ? ? ? Jadi A -1 MAT. gunakanlah baris yang dihasilkan untuk memperoleh nilai nol pada kolom pertama dari setiap baris yang lain. gunakanlah baris yang dihasilkan untuk memperoleh nilai nol pada kolom ke-n dari setiap baris yang lain. b) Membagi baris kedua dengan elemen yang ada dalam kolom kedua. gunakanlah baris yang dihasilkan untuk memperoleh nilai nol pada kolom kedua dari setiap baris yang lain. c) Membagi baris ke-n dengan elemen yang ada dalam kolom ke-n. Matriks 33 . 01.a) Membagi baris pertama dengan elemen yang ada dalam kolom pertama.

(Aturan Cramer) jika AX = B adalah sistem yang terdiri dari n persamaan linier dalam n bilangan tidak diketahui sehingga det(A) ? 0. … . Pemecahan ini adalah: x1 = det( A1) det( A2 ) det( An ) . x2 = .xn = det( A) det( A) det( A) di mana Aj adalah matriks yang kita dapatkan dengan menggantikan entri-entri dalam kolom ke j dari A dengan entri-entri dalam matriks. maka sistem tersebut mempunyai pemecahan yang unik. Dari teorema di atas.Cara II: 1 3 3 1 0 0 Langkah I 0 ? 2 ? 3 0 1 0 ?1 ?2 ?2 0 0 1 0 1 0 1 3 2 1 3 2 Langkah II 1 1 3 3 3 ?1 1 0 0 2 2 0 ?2 ?3 0 1 0 1 0 10 1 1 1 0 1 2 2 1 Langkah III 0 0 0 1 0 ? 3 2 3 2 ?1 2 1 0 1 3 2 ? 1 2 1 2 0 0 jadi A -1 1 ?? 2 0 ? 3? = ?3 1 3? ? ? ?? 2 ? 1 ? 2? ? ? PENYELESAIAN SISTEM PERSAMAAN LINIER DENGAN MENGGUNAKAN MATRIKS Teorema. Matriks 34 . 01. dapat dijelaskan penyelesaian sistem persamaan linier sebagai berikut: Sistem Persamaan Linier Dua Variabel Misalkan diketahui sistem persamaan linier dengan dua variabel ax + by = p × d adx + bdy = pd MAT.

cx + dy = q × b bcx + bdy = bq (ad-bc)x = pd – bq x= pd ? bq ad ? bc x= p b q d ?x = a b x c d sedangkan untuk mencari nilai variabel y. 3x + 4y = 7 5x – 2y = 3 Jawab: 7 4 3 ?2 ?x ? 26 x= = = =1 3 4 x ? 26 5 ?2 b) 3x1 – 4x2 = -5 2x1 + x2 = 4 a) MAT. 01. Matriks 35 . ax + by = p × c acx + bcy = cp cx + dy = q × a acx + ady = aq (bc-ad)x = cp – aq y = aq ? cp ad ? bc y = a p c q ?y = a b y c d ?a b ? ?? ? disebut determinan utama ?c d ? Contoh 8 Selesaikan sistem persamaan berikut: a). dicari dengan cara seperti di atas yaitu.

Sistem Persamaan Linier Tiga Variabel Misalkan diketahui sistem persamaan linier tiga variabel ax + by + cz = p dx + ey + fz = q gx + hz + iz = r a b ? = d e g h c f disebut determinan utama i c a p q r c a b p p b ?x = q r x= e h f . z= x y z Contoh 9 1.3 7 5 3 ?y ? 26 y= = = =1 3 4 y ? 26 5 ?2 Jadi nilai x dan y berturut-turut adalah 1 dan 1. Selesaikan sistem persamaan berikut: 2x + 3y – z = -7 x -y+z Jawab: ?1 1 1 1 1 ?1 ? = 1 ?1 1 = 2 -3 -1 1 ?2 3 ?2 3 1 3 1 ?2 = 2 (1) –3 (-5) –1(4) = 2 + 15 – 4 = 13 MAT. ?y = d i g f . Matriks =6 3x + y – 2z = -5 2 3 ?1 36 . y= .. b) x1 = ……… x2 = ……. ?z = d e q i g h r ?x ?y ?z . 01.

-2. 01.28 = 39 x= ?x 13 ?y ? 26 ?y 39 = . Matriks 37 . z = = =3 x 13 y 13 y 13 ?7 3 ?1 2 ?7 ?1 2 3 ?7 Jadi HP { 1. ? x3 = …………. 3 } 2. =6 = 30 =8 MAT.35 + 23 = -26 ?1 6 1 6 1 ?1 ?z = 1 ?1 6 = 2 -3 -7 1 ?5 3 ?5 3 1 3 1 ?5 = 2 (-1) –3 (-23) + 7(4) = -2 + 69 .?1 1 6 1 6 ?1 ? x = 6 ? 1 1 = -7 -3 -1 1 ?2 ?5 ?2 ?5 1 ?5 1 ?2 = -7 (1) –3 (-7) –1(1) = -7 + 21 – 1 = 13 6 1 1 1 1 6 ?y = 1 6 1 =2 +7 -1 ?5 ?2 3 ?2 3 ?5 3 ?5 ?2 = 2 (-7) + 7 (-5) –1(-23) = -14 . Selesaikan sistem persamaan berikut: x1 + 2x3 -3x1 + 4x2 + 6x3 -x1 – 2x2 + 3x3 Jawab: ? = ……….. ? x2 = …………. ? x1 = …………. y = = = -2 .

x 2= …. Jika A adalah suatu matriks n x n dan Cij adalah kofakor aij. … . 3. A adalah matriks persegi.xn = det( A) det( A) det( A) di mana A j adalah matriks yang kita dapatkan dengan menggantikan entrientri dalam kolom ke j dari A dengan entri-entri dalam matriks. det(A) = det ? 11 ?a21 a12 ? = a11a22 + (-a21a22) = a11a22 . Rangkuman 2 ?a 1. jika AX = B adalah sistem yang terdiri dari n persamaan linier dalam n bilangan tidak diketahui sehingga det(A) ? 0.. 4. A -1 = 1 adj(A) det( A) 5. maka matriks ?C11 C12 ? ?C 21 C 22 ? ? ? ? ? ? ?Cn1 Cn 2 ? C1n ? C 2n ? ? dinamakan matriks kofaktor A. x3 = = ………… ? ? ? HP { x1=….x1 = ? x1 ? x2 ? x3 = ………… . maka minor entri a dinyatakan oleh M dan ij ij didefinisikan menjadi determinan submatriks yang tetap setelah baris ke i dan kolom ke j dicoret dari A. MAT. 01. x3= …) c. maka sistem tersebut mempunyai pemecahan yang unik.a21a22 a22 ? ? a13 ? a23 ? = a11a22a33 + a12a23a31 + a13 a21a32 – a13a22a31 ? a33 ? ? ?a11 a12 det(B) = det ?a21 a22 ? ?a31 a32 ? – a12a21a33 – a11a23a32 2. Matriks 38 . bilangan (-1)i+j Mij dinyatakan oleh Cij dan dinamakan kofaktor entri aij. x2 = = ………… . Tranpose matriks ini ? ? ? Cnn ? dinamakan adjoin A dan dinyatakan dengan adj(A). Pemecahan ini adalah x1 = det( A1) det( A2 ) det( An ) . x2 = .

b + x = 0! b. Matriks 39 . Carilah invers dari matriks A = ? ? ?? 1 ? 2 ? 2? ? ? 4. A = ? ? ?? 1 ? 2 0? ? ? 6 3? ?1 ?0 ?2 3 ? 3. Tentukan penyelesaian dari persamaan linier berikut ini dengan menggunakan determinan: ?1 2 ? ? x ? ?7 ? ? ?1 3 ? ? y ? = ?11? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? 5. Kunci Tugas 2 1. A = ? ? tentukan det (A) dan invers matriks A? ?3 2? 1 3? ?1 ? 0 ? 2 3? . det(A) = 10 – 9 = 1 . A-1 = ? 2 ? 3? ? 2 ? 3? 1 ? 2 ? 3? ?? 3 5 ? = 1 ?? 3 5 ? = ?? 3 5 ? 1? ? ? ? ? ? =3 1 1 1 1 1 1 +2 -4 0 1 2 1 2 0 2. Jika diketahui –3x –y = a .4 (0-2) =3 –2+8 =9 MAT.d. hitung det(A) 2. 01. Tugas Latihan 2 ?5 3? 1. ?3 ? 2 4? A = ?1 1 1? . x = b! e. Jika diketahui a = -3x + y . Tentukan persamaan matriksnya: a. det(A) ? ? ?2 0 1? ? ? = 3 (1-0) + 2(1-2) .

y = ? y/? = = 4 1 1 x = ? x/? = 5.1 3? ?1 ? 0 ? 2 3? . ? y = = 11-7= 4 1 3 11 3 1 11 ?1 4 = 1 . sederhanakan sendiri. b + x = 0. maka persamaan matriksnya adalah: ?? 3x ? ? ? x ? y? ?= ? ? ? a ? ?? 3 1 ? ? x ? ? ? ? ? ?? b ? ? 1 0? ?y?= ?? ? ? ? ? ?? ? ? a ? ? ? ?? b ? ? ? MAT. ? ?? ? = ? ? ?1 3 ? ? y ? ?11? ? ?? ? ? ? ? = 1 2 7 2 1 7 = 3-2 = 1 . ? x = = 21-22 = -1. ? 6 ?? 2 0 ? 2? ? ? ?1 2 ? ? x ? ?7 ? 4. Untuk menghitung invers dari matriks A = ? ? ?? 1 ? 2 0? ? ? dulu det(A) det(A) = 1 ?2 3 0 ?3 0 ?2 -1 +3 ?2 0 ?1 0 ?1 ? 2 = 1(6) – (-6) + 3(-2) =6 +6 -6 =6 kofaktor A adalah C11 = 6 C21 = -6 C31 = 9 matriks C12 = -3 C22 = 3 C32 = -3 kofaktor A adalah: C13 = -2 C23 = 0 C33 = -2 ? 6 ? 3 ? 2? ?? 6 3 0? ? ? ? 9 ? 3 ? 2? ? ? dan adj(A) = ?6 ?6 9? ?? 3 3 ? 3? ? ? ?? 2 0 ? 2? ? ? Jadi A -1 ?6 ?6 9? 1 ? = ?? 3 3 ? 3? . Matriks 40 . a) a = -3x + y . kita hitung 3. 01.

maka tentukanlah nilai dari a. c dan d! 4. x = b tentukan nilai x dan y! g. maka tentukanlah ?2 5? ? ? ?2 1 3? ? ? invers dari matriks P atau P-1 dan Q -1! 3. Tes Formatif 1. a) det ? ? = = 15 – 0 = 15 ?? 2 3? ?2 3 ? ? MAT. Diberikan dua buah matriks yaitu: ?3 ? 1 ? ? a A=? ?5 ? 2 ? dan B = ? ? b ? ? ? ? ? c? ? d? ? Jika A -1 = BT . Jika diketahui –3x –y = a . 01. Tentukan penyelesaian dari persamaan linier berikut ini: ?1 0? ? x ? ?3? ? ?? ? = ? ? ?2 3? ? y ? ?4? ? ?? ? ? ? 5.maka persamaan matriksnya adalah ?? 3x ? ? ? x ? y? ?= ? ? ?a ? ? ? 3 ? 1? ? x ? ? ?? ? ? ? ?= ?b ? ?1 0 ? ?y? ? ? ? ?? ? ?a ? ? ? ?b ? ? ? f. Tentukan persamaan matriksnya kemudian selesaikan: a. b. b + x = 0 tentukan nilai x dan y! b. Tentukanlah determinan dari matriks berikut ini: ? 5 0? a) ? ?? 2 3? ? ? ? ?2 3 4? ? ? b) ? 1 2 2 ? ?2 1 3? ? ? ?1 0 4? ? ? ?1 2? 2.b) –3x –y = a . Jika diketahui a = -3x + y . Matriks 41 . x = b . Kunci Jawaban Formatif 5 0 ? 5 0? 1. Jika diketahui P = ? ? dan Q = ? 1 2 2 ? .

det Q = 1 -0 +4 = 1. 01. ?1 0 4? ? ? ?1 2? P= ? ? dan Q = ? 1 2 2 ? ?2 5? ? ? ?2 1 3? ? ? 1 2 ?1 2? P=? ? 2 5 ? . karena matriks kofaktornya adalah det Q ?2 1 3? ? ? ? 4 1 ? 3? ?1 0 4? ? 4 ? 4 ? 8? ? ? ? ? ? ? 5 2 ? ? ? 4 5 1 ? maka adj ? 1 2 2 ? = ? 1 ?? 8 2 2 ? ?2 1 3? ?? 3 1 2 ? ? ? ? ? ? ? ?? 1 1 ? 4 ? 4 ? 8? ? 2 2 ? ? 1 -1 ?? 1 ?5 Q = 5 2 ? = ?1 8 ? 8 ?8 ? ?3 1 2 ? ?1 ?3 ? ? ? 8 8 3. det P = 2 5 = 5-4 = 1. Matriks ? b? ? d ? ? 42 .(-3)= -8 1 3 2 3 2 1 ?2 1 3? ? ? ?1 0 4? ? ? 1 Q -1 = adj ? 1 2 2 ? . A -1 = 1 det A 1 ? ? ?1 ? 4? ?1 ? 4? ?3 ? 1 ? 1 ?? 2 1? ? ?5 ? 2 ? = 1 ? ? 5 3 ? = ? ? ? ? ? ? ? c? ? maka BT = d? ? ?a ? ?c ? ?? 2 1? ? ?? 5 3? ? ? ? ? a B= ? ?? b ? MAT.4-0+4.?2 3 4? ? ? 2 2 1 2 1 2 b) det ? 1 2 2 ? = 2 -3 +4 1 3 2 3 2 1 ?2 1 3? ? ? = 2(6-2) – 3(3-4)+4(1-4) = 2(4) – 3(-1) + 4(-3) = 8+ 3 – 12 = -1 2. maka: ? ? ? P-1 = 1 det P ? 5 ? 2? 1 ? 5 ? 2? ? 5 ? 2? ? ?= ? ? =? ?? 2 1 ? 1 ?? 2 1 ? ?? 2 1 ? ? ? ? ? ? ? ? ?1 0 4? ? ? 2 2 1 2 1 2 Q = ? 1 2 2 ? .

y = ? y/? = = 4 1 1 x = ? x/? = 5. 01.maka persamaan matriksnya adalah: MAT. ? y = = 4-6= -2 2 3 4 3 2 4 ?1 4 = 1 .? b = . ? ?2 3? ? y ? = ?4? ?? ? ? ? ? ?? ? ? ? ? = 1 0 3 0 1 3 = 3-0 = 3 . ? x = = 9-0 = 9 .?? 2 1? Karena A -1 = BT maka: ? ?? 5 3?= ? ? ? Sehingga: ?a ? ?c ? ? b? ? d ? ? 1 1 a = -2 . Matriks 43 . a) a = -3x + y . b + x = 0. c = -5 dan d = 3 5 5 ?1 0? ? x ? ?3? 4. maka persamaan matriksnya adalah: ?? 3x ? ? ? x ? ?? 3x ? ? ? x ? y? ?= ? ? y? ?= ? ? ? a ? ?? 3 1 ? ? x ? ? ? ? ? ?? b ? ? 1 0? ?y?= ?? ? ? ? ? ?? ? ?a ? ? ? 3 ? 1? ? x ? ? ?? ? ? ? ?= ?b ? ?1 0 ? ?y? ? ? ? ?? ? ? a ? ? ? ?? b ? ? ? ?a ? ? ? ?b ? ? ? b) –3x –y = a . x = b . -b = .

d) Matriks Identitas. EVALUASI A. ?3 4 1 ? ? ? 4. Tentukan nilai x dan y!. c) Matriks Diagonal. ?a ? ?x 6. Diketahui persamaan matriks sebagai berikut: 6? ? 7 ?3 ? 3? ?1 0? ? ? = p? ? + q? ? ? 4 23 ? ?2 ? 5? ? 0 1 ? . kemudian berikan masing-masing contohnya!: a) Matriks Baris. Diketahui A = ? ? ? 4 3 ? dan A + xA + yI = 0. MAT. 2.y bilangan bulat. Matriks P = ? ?3b 5c ? dan Q = ? a ? 4 3a ? b ? .. Tes Tertulis Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan singkat dan jelas! 1. Diberikan A = ? ? 3 x ? dan B = ? 3 10 ? . ?3 2 2 ? ? ? ?5 a? ? 2a ? 2 a ? 8 ? 5. jika ? ? ? ? ? ? ? 2P = Q T !. 01. tentukanlah nilai dari x jika det ? ? ? ? ? ? ? (A) = det (B)!. Jelaskan apa yang dimaksud pengertian di bawah ini. Tentukan nilai dari c. maka tentukan nilai dari x!. Diketahui: ? ? = ? ?b ? ?y ? ? ? y? ? 1 ? ? ? ? . Jika matriks ? 2 x 5 ? adalah matriks singular. tentukanlah nilai p dan q!. maka hasil dari: a2 + b2 adalah…. dimana I = matriks identitas ? ? ? dan x.BAB III. x ? ? ? 1? ?? ? ? 2 1? 2 7. Matriks 44 . ? ? ? ? ? ? ? ?2x 3? ? x ? 1? 3. b) Matriks Segitiga Atas.

bagian ?3 ? 1 4? ? ? ?1 3? Contoh: ? ? 0 2 ? dan ? 0 2 6 ? ? ? ? ?0 0 4? ? ? c) Matriks Diagonal adalah matriks persegi yang elemen diagonal utamanya sembarang dan elemen lainnya nol. ?1 0 0? ? ? ?1 0? Contoh: ? ? 0 1 ? dan ? 0 1 0 ? ? ? ? ?0 0 1? ? ? 2. ? p 0 0? ? ? ?5 0 ? Contoh: ? ? dan ? 0 q 0 ? ?0 ? 4? ? ? ?0 0 r ? ? ? d) Matriks Identitas adalah matriks persegi yang elemen diagonal utamanya satu dan elemen lainnya nol. 01. Matriks 45 . a) Matriks Baris adalah matriks yang mempunyai tepat satu baris. MAT. Kunci Jawaban Tes Tertulis 1. contoh: ?a b 1? dan ?6 5 ? 1 3? b) Matriks Segitiga Atas adalah matriks persegi yang bawah dari diagonal utama. Persamaan matriks pada soal dapat berubah menjadi: 6? ? 7 ?3 p ? ? ? 4 23 ? = ? 2 p ? ? ? ? ? ? 3p? ?q 0? ? + ? ? ?0 q ? ? ? 5p? ? ? ? 3p ? ? ? 5p ? q? ? 6? ? 7 ?3 p ? q ? ? ? 4 23 ? = ? 2 p ? ? ? ? ? sehingga: 2p = -4 ? p = -2 3p + q = 7 ? 3(-2) + q = 7? q = 7 + 6 = 13 Jadi nilai p dan q berturut-turut adalah –2 dan 13. elemennya nol.B.

3 = x.3. Diketahui: ?2x 3? ? x ? 1? A= ? ? 3 x ? .10 –(-1.2)(x – 3) = 0 ? x = 2 atau x = 3 4. ?3 2 2 ? ? ? ?3 4 1 ? ? ? Akibatnya: det ? 2 x 5 ? = 0 ?3 2 2 ? ? ? 3 x 5 2 5 2 x -4 +1 = 3(2x – 10)-4(4-15)+(4-3x) 2 2 3 2 3 2 0 0 18 6 Jadi nilai x adalah 6. Diketahui: ?3 4 1 ? ? ? ? 2 x 5 ? adalah matriks singular. Diketahui: ?5 a? ? 2a ? 2 a ? 8 ? P= ? ?3b 5c ? dan Q = ? a ? 4 3a ? b ? ? ? ? ? ? ? ? 2P = Q T . x – 3. Matriks 46 . B = ? 3 10 ? ? ? ? ? ? ? ? Det (A) = det (B) ? 2x .3) ? 2x2 – 9 = 10x + 3 ? 2x2 –10x –12 = 0 ? x2 – 5x – 6 = 0 ? (x . 01. tentukan: c! = 6x – 30 + 44 + 4 –3x = 3x – 18 = 3x = x MAT. 5.

6. Diketahui: ?a ? ?x ? ?= ? ?b ? ?y ? ? ? ?a ? ?x ? ? ?= ? ?b ? ?y ? ? ? ? y? ? 1 ? ?? ? x ? ? ? 1? ?? ? y? ? .?5 a? ? 2a ? 2 a ? 4 ? 2? ?3b 5c ? = ? a ? 8 3a ? b ? ? ? ? ? ? ? ? ?10 2a ? ? 2a ? 2 a ? 4 ? ? ? 6b 10c ? = ? a ? 8 3a ? b ? ? ? ? ? ? ? ? sehingga: 10c = 3a – b ………(1) 2a = a + 4 ? a = 4 6b = a + 8 ? 6b = (4) + 8 = 12 ? b = 2 Karena a = 4 dan b= 2. 01. Matriks 47 . Tentukan nilai x dan y! ? ? ? Jawab: ? 2 1? ? 2 1? A2 = ? ?? 4 3? ?? 4 3?= ?? ? ? ?? ? 5? ? 0 ? ? ? 20 5 ? ? ? ? x? ? 2 1? ? 2x xA = x ? ?? 4 3? = ?? 4x 3x? ? ? ? ? ? ? ? MAT. Diketahui: ? 2 1? 2 A= ? ? ? 4 3 ? dan A + xA + yI = 0. sehingga: a = (x-y) dan b = (y-x) x? ? maka: a2 + b2 = (x-y)2 + (-(x-y))2 =(x-y)2 + (x-y)2 = 2(x-y)2 7. maka pada persamaan (1): 10c = 3(4) – 2 10c = 12 –2 = 10 c =1 Jadi nilai c adalah 1.

Matriks 48 . sehingga: y? ? x? ? 2x ? ?? 4x 3x? + ? ? ? ?y ? ?0 ? 0? ? y? ? 5? ? 0 A 2 + xA + yI = 0 = ? ? ? 20 5 ? + ? ? ? Maka: 0 + x + 5 = 0 ? x = -5 Untuk x= -5. 01.?1 0? ?y yI = y ? ?0 1? = ?0 ? ? ? ? ? 0? ? . MAT. y + 2x + 0 = 0 ? y = 0 –2(-5) + 0 = 10 Jadi nilai x dan y adalah –5 dan 10.

Mintalah pada guru untuk uji kompetensi dengan sistem penilaian yang dilakukan langsung oleh pihak industri atau asosiasi yang berkompeten apabila anda telah menyelesaikan seluruh evaluasi dari setiap modul. MAT. maka hasil yang berupa nilai dari guru atau berupa portofolio dapat dijadikan bahan verifikasi oleh pihak industri atau asosiasi profesi. PENUTUP Setelah menyelesaikan modul ini. Matriks 49 . Kemudian selanjutnya hasil tersebut dapat dijadikan sebagai penentu standar pemenuhan kompetensi dan bila memenuhi syarat anda berhak mendapatkan sertifikat kompetensi yang dikeluarkan oleh dunia industri atau asosiasi profesi.BAB IV. 01. maka anda berhak untuk melanjutkan ke topik/modul berikutnya. Apabila anda dinyatakan memenuhi syarat kelulusan dari hasil evaluasi dalam modul ini. anda berhak untuk mengikuti tes praktek untuk menguji kompetensi yang telah anda pelajari.

Suwah.. Strategi Pembelajaran Kontemporer. 1983. Suherman. 1996. 2003. Howard. Kumpulan soal dan pembahasan UMPTN 1992-1996 Rayon A. Matriks 50 . Pedoman Pemecahan Aljabar Linier Untuk Mahasiswa. B. C. M. Erman dkk. Aljabar Linier Elementer.DAFTAR PUSTAKA Anton. Jakarta: Erlangga. MAT. 1989. Sembiring. Jakarta: Erlangga Elizabeth. Bandung: JICA -IMSTEP. 01. Bandung: Ganesha Operation.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful