LAPORAN AMANDEMEN UUD 1945

Disusun Oleh :
Astika Yunita S. Atika Faiqoh Eriska Firma N. Maria Frenny H. Nur Oktafiani (7E/ 04) (7E/ 05) (7E/ 14) (7E/ 25) (7E/ 31)

SMP 1 WONOSOBO JALAN PEMUDA NO.7 WONOSOBO TELP. 321012 2005
i

(1) Presiden berhak mengajukan rancangan undang-undang kepada DPR. (2) Kedaulatan adalah di tangan rakyat. (1) Presiden RI memegang kekuasaan Pemerintahan menurut UUD. (2) Kedaulatan adalah di tangan rakyat. (2) MPR melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden.Amandemen UUD 1945 Pasal yang No. dan yang dilakukan sepenuhnya oleh MPR. (3) Segala putusan MPR ditetapkan dengan suara terbanyak. (2) Dalam melakukan kewajibannya Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden. Isi Pasal Sesudah Diamandemen (1) Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik. 1 Diamandemen Pasal 1 Isi Pasal Sebelum Amandemen (1) Negara Indonesia ialah negara kesatuan yang berbentuk Republik. (1) MPR berwenang mengubah dan menetapkan UUD. (1) Presiden memegang kekuasaan membentuk undang-undang dengan persetujuan DPR. (3) Segala putusan MPR ditetapkan dengan suara terbanyak. (3) Negara Indonesia adalah negara hukum. (2) MPR bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara. (2) MPR bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibukota negara. MPR menetapkan UUD dan garisgaris besar dari pada haluan negara. (1) Presiden ialah WNI asli. (1) MPR terdiri atas anggota DPR dan anggota Dewan Perwakilan Daerah yang dipilih melalui pemilihan umum. dan yang dilakukan sepenuhnya oleh MPR. (2) Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya. 6 Pasal 6 7 Pasal 6A - . (3) MPR hanya dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD. dan diatur lebih lanjut dengan undang-undang. (2) Dalam melakukan kewajibannya Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden. 4 Pasal 4 5 Pasal 5 (1) Presiden RI memegang kekuasaan Pemerintahan menurut UUD. (1) Presiden dan 2 Pasal 2 3 Pasal 3 (1) MPR terdiri atas anggota DPR ditambah dengan utusanutusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan. (2) Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh MPR dengan suara terbanyak. menurut aturan yang ditetapkan dengan undang-undang. (1) Calon presiden dan calon Wakil Presiden harus WNI sejak kelahirannya dan tidak pernah menerima kewarganegaraan lain karena hendaknya sendiri. tidak pernah mengkhianati negara. serta mampu secara rohani dan jasmani untuk melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Presiden dan Wakil Presiden. (2) Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya.

tindak pidana berat lainnya. dapat dipilih kembali dalam jabatan yang sama. dan sesudahnya dapat dipilih kembali. (2) Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilihan umum sebelum pelaksanaan pemilihan umum. hanya untuk satu kali masa jabatan. Presiden dan Wakil Presiden Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama memegang jabatannya selama masa lima tahun. baik apabila terbukti telah melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara. (3) Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang mendapatkan suara lebih dari lima puluh persen dari jumlah suara dalam pemilihan umum dengan sedikitnya dua puluh persen suara di setiap provinsi di Indonesia. penyuapan. (5) Tata cara pelaksanaan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden lebih lanjut diatur dalam undang-undang. mengadili dan memutus pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum . Presiden dan Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya oleh MPR atas usul DPR. dan sesudahnya masa lima tahun. korupsi. dua pasangan calon yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dalam pemilihan umum dipilih oleh rakyat secara langsung dan pasangan yang memperoleh suara rakyat terbanyak dilantik sebagai Presiden dan Wakil Presiden. atau perbuatan tercela maupun apabila terbukti tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. (4) Dalam hal tidak pasangan caoln Presiden dan Wakil Presiden terpilih. dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden. (1) Usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diajukan oleh DPR kepada MPR hanya dengan terlebih dahulu mengajukan permintaan kepada Mahkamah Konstitusi untuk memeriksa.8 Pasal 7 9 Pasal 7A 10 Pasal 7B Wakil Presiden dipilih dalam satu pasangan secara langsung oleh rakyat.

atau perbuatan tercela. dan/atau pendapat bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. MPR yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 3/4 dari jumlah anggota dan disetujui . atau perbuatan tercela. Pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden telah melakukan pelanggaran hukum tersebut ataupun telah tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden adalah dalam rangka pelaksanaan fungsi pengawasan DPR.(2) (3) (4) (5) (6) (7) berupa pengkhianatan terhadap negara. dan memutus dengan seadiladilnya terhadap pendapat DPR tersebut paling lama sembilan puluh hari setelah permintaan DPR itu diterima oleh Mahkamah Konstitusi. korupsi. dan tindak pidana berat lainnya. mengadili. Keputusan MPR atas usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden harus diambil dalam rapat paripurna. dan/atau terbukti bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden. Apabila Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden terbukti melakukan pelanggaran hukum berupa pengkhianatan terhadap negara. korupsi. Pengajuan permintaan DPR kepada Mahkamah Konstitusi hanya dapat dilakukan dengan dukungan sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota DPR yang hadir dalam sidang paripurna yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota DPR. Mahkamah Konstitusi wajib memeriksa. MPR wajib menyelenggarakan sidang untuk memutuskan usul DPR tersebut tiga puluh hari sejak MPR menerima usul tersebut. DPR menyelenggarakan sidang paripurna untuk meneruskan usul pemberhentian Presiden dan/atau Wakil Presiden kepada MPR. penyuapan. dan tindak pidana berat lainnya. penyuapan.

memegang teguh UUD undang dan peraturannya dengan dan menjalankan segala undangselurus-lurusnya serta berbakti undang dan peraturannya dengan kepada Nusa dan Bangsa. pelaksana tugas kepresidenan adalah Menteri Luar Negeri. ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya. selambatlambatnya dalam waktu enam puluh hari. MPR menyelenggarakan sidang untuk memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan Presiden. (1) Jika Presiden mangkat. (2) Dalam hal terjadi kekosongan Wakil Presiden. atau Presiden dan Wakil Presiden berjanji dengan sungguh-sungguh bersumpah menurut agama. oleh sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota yang hadir. berhenti. dan Menteri Pertahanan secara bersamasama. Selambat-lambatnya 30 hari setelah itu. saya bersumpah Presiden): akan memenuhi kewajiban “Demi Allah. 13 Pasal 9 Sebelum memangku jabatannya.” selurus-lurusnya serta berbakti . bersumpah menurut agama. memegang teguh UUD dengan sebaik-baiknya dan seadildan menjalankan segala undang. ia diganti oleh Wakil Presiden. diberhentikan atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya. di hadapan MPR dan DPR sebagai atau berjanji dengan sungguhberikut: sungguh di hadapan MPR dan Sumpah Presiden (Wakil DPR sebagai berikut: Presiden): Sumpah Presiden (Wakil “Demi Allah. (3) Jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat.Presiden RI (Wakil Presiden RI) adilnya. saya bersumpah Presiden RI (Wakil Presiden RI) akan memenuhi kewajiban dengan sebaik-baiknya dan seadil. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan.11 12 Pasal 7C Pasal 8 Jika Presiden mangkat. sampai berakhirnya masa jabatannya.adilnya. (1) Sebelum memangku Presiden dan Wakil Presiden jabatannya. diberhentikan. setelah Presiden dan/atau Wakil Presiden diberi kesempatan menyampaikan penjelasan dalam rapat paripurna MPR. MPR menyelenggarakan sidang untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden dari dua pasangan calon Presiden dan wakil Presidennya meraih suara terbanyak pertama dan kedua dlam pemilihan umum sebelumnya. berhenti. berhenti. Menteri Dalam Negeri. Presiden tidak dapat membekukan dan/atau membubarkan DPR.

Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat. dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan Mahkamah Agung. kepada Nusa dan Bangsa. 16 Pasal 12 Presiden menyatakn keadaan bahaya. membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain.” 14 Pasal 10 15 Pasal 11 Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat. (1) Presiden mengangkat duta dan konsul. dan rehabilitasi dengan memperhatikan pertimbangan DPR.Janji Presiden(Wakil Presiden): “Saya berjanji dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden RI (Wakil Presiden RI) dengan sebaikbaiknya dan seadil-adilnya. memegang teguh UUD dan menjalankan segala undangundang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.” (2) Jika MPR atau DPR tidak dapat mengadakan sidang. Angkatan Laut. amnesti. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan undang-undang. Presiden menyatakn keadaan bahaya. abolisi. Presiden memperhatikan pertimbangan DPR. amnesti. (1) Dalam hal mengangkat duta. dan/ atau mengharuskan perubahan atau pembentukan undang-undang harus dengan persetujuan DPR. dan Angkatan Udara. amnesti. (1) Presiden memberikan grasi. dan Angkatan Udara. (2) Presiden menerima duta negara lain. (1) Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang. dan rehabilitasi. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan undangundang.” Janji Presiden(Wakil Presiden): “Saya berjanji dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden RI (Wakil Presiden RI) dengan sebaikbaiknya dan seadil-adilnya. Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang. (2) Presiden memberikan grasi. abolisi. (2) Presiden dalam membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibatg yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dangan beban keuangan negara. . Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. 17 Pasal 13 18 Pasal 14 Presiden memberikan grasi. (3) Ketentuan lebih lanjut tentang perjanjian internasional diatur dengan undang-undang. Angkatan Laut. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan pimpinan MPR dengan disaksikan oleh pimpinan Mahkamah Agung. abolisi. membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain. (2) Presiden menerima penempatan duta negara lain dengan memperhatikan pertimbangan DPR. memegang teguh UUD dan menjalankan segala undangundang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa.

(2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. Presiden memberi gelar. Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional. Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilainilai budayanya. kehormatan yang diatur dalam undang-undang. tanda tanda jasa.19 Pasal 15 20 Pasal 16 21 Pasal 17 Presiden memberi gelar. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasar atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. berkelanjutan. dan lain-lain tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan. 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 Pasal 18 Pasal 18A Pasal 18B Pasal 19 Pasal 20 65 Pasal 32 Pemerintah memajukan (1) kebudayaan nasional Indonesia. b (2) Dewan ini berkewajiban memberi jawab atas pertanyaan Presiden dan berhak memajukan usul kepada pemerintah. berwawasan lingkungan. (1) Susunan Dewan Pertimbangan Agung ditetapkan dengan undangundang. kemandirian. (4) (5) bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia. (1) Presiden dibantu oleh menterimenteri negara. efisiensi berkeadilan. (2) Menteri-menteri itu diangkat dan diberhentikan oleh presiden. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. (3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undangundang. . (2) 66 Pasal 33 (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.

(4) Putusan untuk mengubah pasal-pasal UUD dilakukan dengan persetujuan sekurangkurangnya 50% ditambah satu anggota dari seluruh anggotaanggota MPR. (1) Untuk mengubah UUD (1) Usul perubahan pasal-pasal sekurang-kurangnya 2/3 UUD dapat diagendakan dalam daripada jumlah anggota MPR sidang MPR apabila diajukan harus hadir. Indonesia. dan lambang negara. sidang MPR dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR. oleh sekurang-kurangnya 1/3 (2) Putusan diambil dengan dari jumlah anggota MPR. (2) Negara mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan. (3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.(2) Setiap usul perubahan pasalkurangnya 2/3 daripada pasal UUD diajukan diajukan jumlah anggota yang hadir. Lambang negara ialah Garuda Pancasila dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. dipelihara oleh negara. persetujuan sekurang. Lagu Kebangsaan ialah Indonesia Raya Ketentuan lebih lanjut mengenai bendera. Sang Merah Putih. Bendera Negara Indonesia Bendera Negara Indonesia ialah ialah Sang Merah Putih. secara tertulis dan ditunjukkan dengan jelas bagian yang diusulkan untuk diubah beserta alasannya. (3) Untuk mengubah pasal-pasal UUD. . (4) Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undangundang. bahasa. (5) Khusus tentang bentuk NKRI tidak dapat dilakukan perubahan.67 Pasal 34 68 69 70 71 72 Pasal 35 Pasal 36 Pasal 36A Pasal 36B Pasal 36C 73 Pasal 37 Fakir miskin dan anak-anak (1) Fakir miskin dan anak terlantar terlantar dipelihara oleh negara. serta lagu kebangsaan diatur dengan undang-undang. Bahasa Negara ialah Bahasa Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia.

dan DPA dibentuk menurut UUD ini. Semua lembaga negara yang ada masih tetap berfungsi sepanjang untuk melaksanakan ketentuan UUD dan belum diadakan yang baru menurut undang-undang ini. - 4 Pasal 4 . 2 Pasal 2 Segala badan negara dan negara dan peraturan yang ada masih langsung berlaku. Sebelum MPR. Mahkamah Konstitusi dibentuk selambat-lambatnya pada 17 Agustus 2003 sebelum dibentuk segala kewenangannya dilakukan oleh Mahkamah Agung. selama belum diadakan yang baru menurut UUD ini. Isi pasal sesudah diamandemen Segala peraturan perundang undangan yang ada masih tetap berlaku selama belum diadakan yang baru menurut UUD ini.Amandemen Aturan Peralihan UUD 1945 No Pasal yang Isi pasal sebelum amandemen diamandemen 1 Pasal 1 Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengatur dan menyelenggarakan kepindahan pemerintahan kepada Pemerintah Indonesia. 3 Pasal 3 Untuk pertama kali Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. DPR. segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan dibantu sebuah komite nasional.

1945 terdiri atas pembukaan dan pasal-pasal.Amandemen Aturan Tambahan UUD 1945 Isi sebelum diamandemen : (1) Dalam enam bulan sesudah akhirnya perang Asia Timur Raya. (2) Dalam enam bulan sesudah MPR dibentuk. 24 . Presiden Indonesia mengatur dan menyelenggarakan segala hal yang ditetapkan dalam UUD ini. UUD NKRI Th. Isi sesudah diamandemen Pasal 1 : MPR ditugasi untuk melakukan peninjauan terhadap materi dan status hukum ketetapan MPR sementara dan ketetapan MPR untuk diambil putusan pada sidang MPR tahun 2003. Majelis itu menetapkan UUD. Pasal 2 Dengan ditetapkannya perubahan UUD ini.

“RPUL INDONESIA-DUNIA” Penerbit Aneka Ilmu Semarang.DAFTAR PUSTAKA “UUD 1945 DAN AMANDEMENNYA HASIL ST 2000” Penerbit Al-Hikmah Surabaya. 26 . “UUD 1945 DAN AMANDEMENNYA” Penerbit Pustaka Mandiri Surakarta.

Astika Yunita S . : Atika Faiqoh : Eriska Firma N. : 1.STRUKTUR ORGANISASI KELOMPOK Ketua Sekretaris Bendahara Anggota : Maria Frenny H. Nur Oktaviani 2.

..................... 2 Candi Tikus..................................................................................................................................5 Arca Ganesha.................................................................................6 Candi Prambanan................4 Prasasti Mulawarman................................................... .........................................................................................................................................................................................................................................................12 .Wisnu...3 Prsasti Batu/ Ciarateun...................................................10 Patung Raja Airlangga..............9 Arca Kendedes...................................8 Patung Raden Wijaya...................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................1 Arca Tiga Dewa/ Brahma................................................................DAFTAR ISI Arca Roro Jonggrang....11 Candi Perahu..................................................................................... Syiwa................................................................7 Patung Raden Sutasoma..................................................

DAFTAR PUSTAKA KATA PENGANTAR .

Terselesainya kliping ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Berdasarkan segala kemampuan dan keterbatasan yang dimiliki. 21 Nopember 2006 Penyusun (Kelompok Belajar Kancil) .Dengan mengucapkan Puji Syukur kehadirat Allah swt. Dalam penyusunan kliping ini kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Akhirnya kami hanya bisa berharap kliping ini berguna bagi kami dan pembaca semuanya Wonosobo. kami sudah berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan kliping ini. yang telah melimpahkan taufik dan hidayahnya kepada kami sehingga kliping ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. maka dengan penuh kerendahan hati pada kesempatan ini kami ingin mengucapkan terimakasih kepada semua pihak.

Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan negara Indonesia. . perdamaian abadi dan keadilan sosial. persatuan Indonesia. maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu susunan negara Republik Indonesia yang berdasarkan kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa. Kemanusiaan yang adil dan beradab. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945 PEMBUKAAN ( Preambule) Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bengsa dan oleh sebab itu. dan kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. adil dan makmur. berdaulat. mencerdaskan kehidupan bangsa. serta dengan mewujudkan suatu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. supaya berkehidupan yang bebas. karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. bersatu. Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan keinginan luhur. yang merdeka. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum.

.  Carilah ilmu sampai ke negeri China. gapailah citamu setinggi-tingginya.  Sesungguhnya di mana ada kesulitan di situ ada kemudahan. Bersungguh-sungguhlah dan jangan bermalas-malasan dan jangan pula lalai. maka janganlah mudah berputus asa.MOTTO  Seandainya cahaya ilmu itu bisa diraih dengan angan-angan maka tidak ada di muka bumi ini seorang bodohpun. Kekecewaan itu akibatnya untuk orang yang malas.