P. 1
PENGERTIAN AC

PENGERTIAN AC

|Views: 6,901|Likes:
Published by Fakhrul Rahman

More info:

Published by: Fakhrul Rahman on Mar 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN AC

Posted on Mei 11, 2010 by sofyan

1. Pengertian AC Air Conditioner Merupakan sebuah alat yang mampu mengkondisikan udara. Dengan kata lain, AC Berfungsi Sebagai Penyejuk Udara yang diinginkan ( sejuk atau dingin ) dan nyaman bagi tubuh. Ac Lebih Banyak digunakan di wilayah yang beriklim tropis dengan kondisi temperatur udara yang relatif tinggi (panas). 2.Komponen ± Komponen Pada AC Komponen AC dikelompokan menjadi 4 bagian, yaitu komponen utama, komponen pendukung, kelistrikan, dan bahan pendingin (refrigeran) Komponen Utama AC diantaranya : 1. Kompresor Kompresor Adalah Sebuah alat yang berfungsi untuk menyalurkan gas refrigeran ke seluruh sistem. Jika dianalogikan, cara kerja kompresor AC layaknya seperti jantung di Tubuh Manusia. Kompresor Memiliki 2 Pipa,, Yaitu Pipa Hisap Dan Pipa tekan. Dan Memiliki 2 daerah tekanan, yaitu tekanan rendah dan tekanan tinggi. Ada tiga jenis kompresor, Yaitu : Kompresor Torak ( Reciproacting ) Kompresor Sentrifugal, dan kompresor rotary. 2. Kondensor Kondensor Berfungsi sebagai alat penukar kalor, menurunkan temperatur refrigeran, dan mengubah wujud refrigeran dari bentuk gas menjadi cair. Kondensor Pada AC biasanya di simpan pada luar ruangan (outdoor). Kondensor biasanya didinginkan Oleh Kipas (FAN), Fan ini berfungsi menghembuskan panas yang di hasilkan kondensor pada saat pelepasan Kalor yang di serap Oleh gak refrigeran. Agar Proses Pelepasan kalor bisa lebih cepat, pipa kondensor didesain berliku dan dilengkapi dengan sirip. 3. Pipa Kapiler Pipa kapiler merupakan komponen utama yang berfungsi menurunkan tekanan refrigeran dan mengatur aliran refrigeran menuju evaporator. Fungsi utama pipa kapiler ini sangat vital karena menghubungkan dua bagian tekanan berbeda, yaitu tekanan tinggi dan tekanan rendah. refrigeran bertekanan tinggi sebelum melewati pipa kapiler akan di ubah atau diturunkan tekananya. Akibat dari penurunan tekanan refrigeran menyebabkan penurunan suhu. Pada bagian inilah (pipa kapiler) refrigeran mencapai suhu terendah (terdingin). Pipa kapiler terletak antara saringan (filter) dan Evaporator. 4. Evaporator Evaporator berfungsi menyerap dan mengalirkan panas dari udara ke refrigeran. Akibatnya, Wujud cair refrigeran setelah melewati pipa kepiler akan berubah wujud menjadi gak. Secara sederhana, evaporator bisa di katakan sebagai alat penukar panas. Udara panas di sekitar reuangan ber-AC diserap oleh evaporator dan masuk melewati sirip-sirip pipa sehingga suhu udara yang keluar dari sirip-sirip menjadi lebih rendah dari kondisi semua atau dingi. Sirkulasi

sirkulasi refrigeran menjadi terganggung. Kemudian. 3. kemudian ikut bersirkulasi di dalam sistem pendingin melewati kondensor dan evaporator. Minyak Pelumas Kompresor Minyak pelumas atau oli kompresor pada sistem AC berguna untuk melumasi bagian-bagian kompresor agar tidak cepat aus karena gesekan. Pada thermistor berbentuk butiran. Pada Unit AC. Komponen Pendukung AC Diantaranya : 1. Kotoran yang lolos dari saringan karena strainer rusak dapat menyebabkan penyumbatan pipa kapiler. yaitu thermistor temperatur ruangan dan thermistor pipa evaporator. Oleh sebab itu. termistor dipasang di bagian evaporator. Thermistor Thermistor adalah alat pengatur temperatur. Sebab. Karena ukurannya sangat kecil. 2. seperti karat dan serpihan logam. Fan atau kipas terletak pada bagian outdoor yang berfungsi mendinginkan refrigeran pada kondensor serta untuk membantu pelepasan panas pada kondensor Komponen Kelistrikan Pada AC : 1. atau butiran. kotoran yang menjadi penyumbat sistem pendingn. kapsul kaca dipasangi dua buah kaki terminal (pin). yaitu bersifat melumasi. ketika wujud refrigeran berbentuk gas akan lebih mudah masuk ke dalam kompresor dan tidak merusak bagian dalam kompresor. batangan. Thermistor dibuat dari bahan semikonduktro yang dibuat dalam beberapa bentuk. Thermistor temperatur ruangan berfungsi menerima respon perubahan temperatur dan hembusan evaporator. Sebagian kecil dari oli kompresor bercampur dengan refrigeran. oli kompresor harus memiliki persyaratan khusus. Thermistor dirancang agar memiliki tahanan yang nilainya semaking mengecil ketika temperatur bertambah. seperti piringan. . minyak pelumas berfungsi meredam panas di bagian-bagian kompresor. Akibatnya. Blower terletak di bagian indoor yang berfungsi menghembuskan udara dingin yang di hasilkan evaporator. memiliki diameter (kira-kira 3-5 mm). tergantung dari pabrikan AC. Biasanya. accumulator berfungsi mengatur sirkulasi aliran bahan refrigeran agar bisa keluar-masuk melalui saluran isap kompresor. thermistor berbentuk butiran mampu memberikan reaksi yang sangat cepat terhadap perubahan temperatur. Thermistor pipa berfungsi menerima perubahan temperatur pada pipa evaporator. Selanjutnya. Biasanya Evaporator ditempatkan pada dalam ruangan. thermistor mampu mengatur kerja kompresor secara otomatis berdasarkan perubahan temperatur. Kipas ( Fan atau Blower ) Pada komponen AC. biasanya. Selain itu. tahan terhadap temperatur kompresor yang tinggi. beberapa butir thermistor tersebut dibungkus dengan kapsul yang terbuat dari bahan gelas (kapsul kaca). dan tidak menimbulkan efek negatif pada sifat refrigeran serta komponen AC yang dilewatinya. ada dua jenis thermistor. accumulator mengkondisikan wujud refrigeran tetap dalam wujud gas.Strainer Atau Saringan Strainer atau saringan berfungsi menyaring kotoran yang terbawa oleh refrigeran di dalam sistem AC. Selain itu. Accumulator Accumulator berfungsi sebagai penampung sementara refrigeran cair bertemperatur rendah dan campuran minyak pelumas evaporator. Dengan begitu. 4.udara ruangan ber-AC diatur Oleh Blower indoor. memiliki titik beku yang renndah. Untuk mencegah agar refrigeran cair tidak mengalir ke kompresor.

dan alat elektronik lainnya. Kapasitor difungsikan sebagai penggerak kompresor pertama kali atau starting kapasitor.5-1 PK). hanya dibutuhkan waktu sepersekian detik atau sangat singkat untuk membuat motor kompresor berputar pada kecepatan penuh. Kapasitor Kapasitor merupakan alat elektronik yang berfungsi sebagai penyimpanan muatan listrik sementara. Kerja OMP dikendalikan oleh sensor panas yang terbuat dari campuran bahan logam dan bukan logam (bimetal). mengatur temperatur.External OMP digunakan untuk mesin compresor AC yang tidak terlalu besar(0. Batang bimetal inilah yang membuka dan menutup arus listrik secara otomatis ke motor listrik. arus listik akan mengalir menuju kompresor sehingga kompresor akan kembali bekerja. Pada unit AC. Ketika bimetal dilewati arus listrik tinggi secara terus menerus atau kondisi kompresor yang terlalu panas. Kapasitor akan mengisi kembali muatan dan akan digunakan kembali sewaktu-waktu pada saat menyalakn kompresor lagi. sedangkan internal OMP banyak terdapat pada mesin kompresor AC . fungsi PCB kontrol menyerupai fungsi otak manusia.IC.sensor. mulai dari mengontrol kecepatan blower indoor. 3.saklar. kapasitor akan melepaskan semua muatan listrik yang terkandung secara tiba-tiba dalam waktu yang sangat singkat. bimetal akan membuka sehingga arus listrik menuju kompresor akan putus.fuse. Setelah motor kompresor mencapai putaran penuh.relay . Dikatakan sementara. Pada motor kipas (fan indoor atau outdoor) memiliki start kapasitor berukuran 1-4 nF. yaitu external OMP (diletakan di luar body kompresor) dan internal OMP(diletakan di dalam kompresor). Begitu juga sebaliknya. Penempatan OMP pada kompresor hermetik ada dua macam. 3. lama pengoperasian(timer).PCB Kontrol PCB Kontrol merupakan alat mengatur kerja keseluruhan Unit AC.5 ± 2 PK memiliki start kapasitor berukuran 15-50 nF. Jika di analogika. secara otomatis hubungan listrik pada kapasitor akan dilepas. Ketika suhu kompresor turun. bimetal akan menutup. Dengan bantuan starting kapasitor.trafo. biasanya terdapat dua starting kapasitor. Lama atau singkatnya waktu yang dibutuhkan tergantung dari jumlah muatan listrik yang tersimpan pada kapasitor. pada kompresor AC bertenaga 0. dan digantikan dengan hubungan langsung dari PLN. Satuan dari kapasitas kapasitor adalah Farad (F).Overload Motor Protector (OMP) Overload Motor Protector(OMP) merupakan alat pengaman motor listrik kompresor (biasanya terdapat pada jenis kompresor hermetik). pergerakan swing.2. sperti thermistor. Biasanya. Biasanya. yaitu sebagai penggerak kompresor dan motor kipas (fan). Besarnya muatan yang bisa ditampung tergantung dari kapasitas kapasitor. Di dalam komponen PCB Kontrol terdiri dari bermacam-macam alat elektronik. sampai menyalakan atau menonaktifkan AC.kapasitor. Fungsinya pun beragam.

Umumnya. kompresor akan berfungsi sebagai sirkulator bahan pendingin menuju ke seluruh bagian sistem pendingin. untuk start awal motor kompresor juga menggunakan bantuan start kapasitor. Motor Kompresor Motor Kompresor berfungsi menggerakan mesin kompressor. Blower Motor 5. fungsi start capasitor akan digantikan oleh arus listrik PLN untuk memutar kedua motor listrik tersebut. Bentuk dan ukuran motor listrik indoor dan outdoor berbeda. Untuk membantu memaksimalkan putaran. Selanjutnya. . Motor Listrik Motor Listrik berfungsi untuk menggerakan kipas (outdoor) dan Blower (indoor). 4. Ketika Motor bekerja.yang besar(1. Serupa dengan motor kipas. motor kompresor dikemas menjadi satu unti dengan kompresornya.5-2 PK). baik pada motor listrik indoor maupun outdoor. dibutuhkan start kapasitor yang berfungsi menggerakan motor listrik pertama kali sampai mencapai putaran penuh.

Air Conditioner (AC) mempertahankan kondisi udara baik suhu dan kelembabannya agar nyaman dengan cara sebagai berikut : v Pada saat suhu ruangan tinggi AC akan mengambil panas dari udara sehingga suhu ruangan turun. Mendinginkan udara. Apabila udara dalam ruangan lembab maka kelembaban akan dikurangi sehingga udara dipertahankan pada tingkat yang menyenangkan. v Bersamaan dengan itu kelembaban udara juga dikurangi sehingga kelembaban udara dipertahankan pada tingkat yang nyaman. Apabila suhu pada suatu ruangan terasa panas maka udara panas ini diserap sehingga temperaturnya menurun. Fungsi Sistem AC Sistem Air Conditioner ( AC ) digunakan untuk membuat temperatur udara di dalam suatu ruangan menjadi nyaman. setting. Selain itu udaranya bersih karena sudah melewati sistem penyaringan. Gangguan Pada Siklus Refrigeran Refrigeran yang dipakai pada unit refrigerasi dan AC berfungsi sebagai media penukar kalor. Mensirkulasi udara.Pengertian AC Air Conditioner (AC) merupakan suatu komponen/peralatan yang dipergunakan untuk mengatur suhu. 4. 3. 2. Over Charge . Efek pendinginan yang diperoleh tergantung dari jumlah isi refrigeran yang ada di dalam sistemnya. dan kondisi saluran yang dilewatinya serta kondisi sekitarnya. Membersihkan udara. karena udara yang dikeluarkan dari sistem AC adalah udara kering. kelembaban dan kebersihan udara didalam ruangan. sirkulasi. dan sebaliknya ketika suhu ruangan rendah AC akan memberikan panas ke udara sehingga suhu udara akan naik. Dengan menghidupkan sistem AC maka kondensasi ini dapat dihilangkan. Mereduksi tingkat kelembaban udara. Udara lembab pada kendaraan menyebabkan kondensasi yang dapat menghalangi pandangan. Dari keterangan diatas dapat diambil kesimpulan bahwa sistem AC berfungsi untuk : 1.

* Efek pendinginan kurang. Over Condensing . * Meningkatkan efek pendinginan kondenser dengan jalan : . walaupun refrigeran charge terus ditambah. Bocor/Leaking Gejala yang ditimbulkan hampir sama dengan under charge. .Gejala yang dapat ditimbulkan : * Tekanan discharge dan tekanan suction di atas normal. Gejala yang timbul : tekanan suction cenderung vacuum. Under Condensing Bila tekanan discharge di atas normal. * Efek pendinginan kurang. Under Charge Gejala yang dapat ditimbulkan : * Tekanan discharge dan tekanan suction di bawah normal.Menaikkan putaran fan kondenser (bila ada). * Kompressor bekerja terus menerus dan arus motor kompressor di bawah normal. Untuk membedakannya perlu dilakukan tes kebocoran dengan menggunakan alat detector kebocoran atau menggunakan cara tradisional yaitu air sabun. Untuk mengatasi ini maka dapat dilakukan sebagai berikut : * Membersihkan kondenser (cleaning). * Pada saluran suction timbul bunga es.Meningkatkan volume air pendingin kondenser (water cooled). Buntu/Kotor (tersumbat) Saluran yang rawan buntu atau tersumbat oleh endapan lumpur/kerak adalah : katup ekspansi dan filter. maka dapat disebabkan karena kondensernya kotor atau kurang pendinginan.

Di filter cairan disaring dan disimpan sampai evaporator membutuhkan refrigeran untuk di uapkan. Cairan yang mudah menguap pada temperatur atmosfir dimasukkan ke dalam . Refrigeran bersuhu rendah dan berbentuk kabut tersebut mengalir kedalam evaporator. Selanjutnya proses tersebut berulang kembali. Pipa kapiler merubah cairan refrigeran menjadi bersuhu dan bertekanan rendah dengan bentuk kabut. Tetapi bila sistem defrostnya gagal bekerja sehingga terjadi penumpukan bunga es di coil evaporator maka akan dapat menghambat penyerapan panas oleh evaporator. Selain itu kita juga dapat menjelaskan tentang prinsip kerja sistem AC secara sederhana atau tidak seperti penjelasan yang telah dijelaskan tadi. Prinsip kerjanya seperti berikut : Apabila tangan kita dibasahi dengan alkohol maka tangan kita akan terasa dingin. Untuk mengatasinya maka perlu mengatur efek pendinginan kondenser yaitu dengan mengatur kecepatan fan dan mengatur volume air pendingin. berikut gambaran dari prinsip kerja sistem AC. Bunga Es di Evaporator (Frost) Biasanya evaporator telah dilengkapi degan sistem pencairan bunga es (sistem defrost) yang menumpuk di permukaan coil evaporator. Prinsip Kerja Sistem AC Pada keluaran kompressor refrigeran bersuhu dan bertekanan rendah mengandung panas yang diserap dari evaporator dan panas yang dihasilkan oleh kompressor pada langkah tekan. Kita dapat membuat suatu benda yang menjadi lebih dingin dengan menggunakan gejala alam ini yaitu ketika cairan menguap menyerap panas. Seluruh cairan berubah menjadi gas refrigeran didalam evaporator dan gas yang mempunyai panas tersebut mengalir kedalam kompressor. Cairan refrigeran ini mengalir ke filter. Hal ini disebabkan adanya penguapan pada alkohol. Didalam kondenser di embunkan menjadi ciran refrigeran bertekanan tinggi. yaitu volume air pendingin terlalu besar (pada water cooled kondenser). maka dapat disebabkan oleh suhu lingkungan mendadak turun atau efek pendinginan kondenser yang terlalu besar. Dari prinsip kerja diatas kita telah mengerti bagaimana prinsip kerja sistem AC. oleh karena itu tangan kita akan terasa dingin. Suatu bejana yang memakai kran dimasukkan ke dalam kotak terisolasi. Di evaporator refrigeran menguap dan mengambil panas dari udara hangat yang ilewatkan di evaporator. sebagian panas dari tangan kita diserap oleh alkohol untuk mempercepat proses penguapan.sehingga masih ada liquid refrigeran yang keluar dari evaporator. Gas refrigeran ini mengalir ke kondenser. Saat alkohol menguap.Bila tekanan discharge di bawah normal. Akibatnya proses evaporasi tidak berjalan dengan maksimal.

akibatnya gas refrigeran berubah dari gas ke cair. Refrigeran dalam bentuk cair ini selanjutnya mengalir menuju filter. Pada pipa kapiler ini terdapat gas yang akan mengatur kerja katup ekspansi sesuai kondisi suhu pada evaporator. Pada filter refrigeran disaring. Apabila kran dibuka. Dalam kondensor gas refrigeran mendapat hembusan udara dari kipas pendingin sehingga panas latent yang terkandung didalamnya terbuang. Bila cairan sudah habis maka proses pendingin berakhir. maka udara yang bergerak melewati evaporator tersebut suhunya akan turun ( udara menjadi sejuk ).bejana. Karena panas pada saluran evaporator diserap oleh refrigeran. Procedure-procedure Maintenance Dalam Sistem AC 1. Dalam kondisi seperti ini temperatur udara di dalam kotak lebih dingin dari pada sebelum kran dibuka. cairan berubah menjadi gas dan bergerak ke luar. Saat berada pada evaporator. refrigeran yang sudah disaring selanjutnya akan disemprotkan oleh katup ekspansi sehingga menjadi kabut refrigeran dan dialirkan ke evaporator. Gas bertekanan dan suhu tinggi ini dialirkan ke kondensor. Procedure Pump Down Pump Down adalah suatu proses penampungan gas refrigeran yang ada pada outdoor unit. Dengan menghembuskan udara didepan evaporator. Suhu refrigeran menurun sekitar 50 derajat celcius.mula gas refrigeran dihisap oleh kompressor dan ditekan keluar dengan tekanan mencapai ± 15 kg/cm2 dan suhu ± 70 derajat celcius. refrigeran menyerap panas disekitarnya sehingga proses penguapan gas terjadi lebih cepat. cairan yang berada di dalam menyerap panas dari udara di dalam kotak. Selanjutnya gas refrigeran kembali dihisap oleh kompressor. Dengan cara inilah kita dapat mendinginkan suatu benda. Cara Kerja Sistem AC Mula . . maka suhu saluran tersebut menurun. indoor unit dan pipa-pipa penghubung serta gas yang ada pada sistem lainnya untuk disimpan didalam kompressor yang terdapat pada outdoor unit. Pasang manifold gauge tekanan rendah (warna biru) pada service valve. Pada katup ekspansi terdapat pipa kapiler yang dihubungkan dengan sebuah tabung peraba panas ( penyensor panas ). Untuk itu diperlukan efek pendingin yang menggunakan metode dimana gas dikembalikan menjadi cairan dan selanjutnya kembali menguap menjadi gas. v Adapun langkah kerja dari procedure pump down sebagai berikut : a. Kompressor harus dalam keadaan running. Tetapi pada contoh diatas hanya berlaku sesaat selama cairan yang akan menguap masih tersedia. b. lalu perhatikan tekanan gas yang ada.

lalu . Lepas sumber listrik yang terhubung ke unit indoor maupun outdoor. Hal ini akan mengganggu kelancaran sirkulasi refrigeran (mengurangi kapasitas pendinginan). d. valve manifold segera ditutup dan selanjutnya valve discharge line dan section line dibuka sampai full (putaran berlawanan dengan arah jarum jam). d.c. Pasang selang manifold gauge pada service valve. valve pada section line (pipa besar) ditutup pelan-pelan (diputar searah jarum jam). langkah kerja : a. baik yang di kedua pipa penghubung dan juga pada pipa evaporator. Apabila valve section line sudah tertutup rapat. kemudian sambungan pipapipa dapat dilepaskan. Dengan cara ini sangat baik karena dapat dipastikan bahwa udara yang ada dalam sistem benarbenar habis. e. dengan demikian maka jarum pada manifold gauge akan bergerak turun ke angka nol. sebab akan mengakibatkan udara akan masuk tertampung pada outdoor unit. Procedure Pemasangan Kembali dan Purging Pemasangan indoor unit harus berhati-hati terutama terminationnya. 2. c. AC unit harus dimatikan secepat mungkin untuk mencegah kerusakan pada kompressor. karena akan fatal dan AC tidak akan berfungsi sebagaimana mestinya. Penyambungan pipa-pipa penghubung harus hati-hati agar tidak terjadi kebocoran sehingga gas tidak terbuang. Setelah proses diatas sudah dilakukan. kemudian buka valve pada manifold gauge. Air conditioner unit sudah siap untuk diaktifkan. valve section line harus tertutup rapat agar jarum tidak terus bergerak ke arah vacum. lalu di keluarkan lewat selang manifold warna kuning. § Proses purging. Selanjutya buka valve pada discharge line agar gas refrigeran masuk pada pipa penghubung untuk mendorong udara. Tutup valve pada discharge line (pipa kecil) dengan diputar searah jarum jam sampai rapat dengan menggunakan kunci L. setelah jarum jam manifold gauge menunjukan angka nol. Seiring dengan bergeraknya jarum manifold gauge. f. b. v Purging adalah mengosongkan udara yang ada pada pipa penghubung dan evaporator yang sering dilakukan dengan 2 cara : § Purging dengan vacuum pamp. Bila diperkirakan udara sudah habis terbuang keluar.

Kebocoran gas dapat dideteksi dengan adanya suara yang ditimbulkan oleh keluarnya gas. Kebocoran yang kecil dapat dideteksi dengan menggunakan busa sabun dan amati keluarnya gelembung-gelembung pada tempat yang mengalami kebocoran. berarti terjadi kebocoran yang cukup serius.dimonitor tekanan pada refrigeran dengan manifold gauge (tekanan rendah) dan arus running selama 10 menit. bila tekanannya turun.tekanan refrigeran pada section line adalah 60-70 Psi. Bila perlu campur air sabun tersebut dengan gliserin untuk meningkatkan aksi gelembungnya. NB : . Pertama-tama periksa tekanan pada gauge manifold. 3. . Lakukan pelacakan kebocoran ini dengan seksama secara menyeluruh baik menggunakan alat ataupun indera kita (mata dan telinga).untuk arus runningnya disesuaikan dengan nama plate yang ada pada AC. Procedure Leak Testing Periksa adanya kebocoran gas pada setiap sambungan-sambungan pipa. .

Katup ekspansi : Katup ekspansi. tapi masih mengandung sedikit cairan. merupakan komponen terpenting dari sistem. Biasanya. Ini dirancang untuk mengontrol aliran cairan pendingin melalui katup orifice yang merubah wujud cairan menjadi uap ketika zat pendingin meninggalkan katup pemuaian dan memasuki evaporator/pendingin Evaporator/pendingin : refrigent menyerap panas dalam ruangan melalui kumparan pendingin dan kipas evaporator meniupkan udara dingin ke dalam ruangan. Ketika AC dijalankan. selain memasang sebuah orifice tube. dipasang juga katup ekspansi. Ini juga dapat berlaku seperti mulut/orifice kedua bagi cairan yang berubah menjadi uap bertekanan rendah yang murni. Orifice Tube : di mana cairan bertekanan tinggi diturunkan tekanan dan suhunya menjadi cairan dingin bertekanan rendah.Cara kerja sistem AC ruangan y y Bagaimana cara kerja sistem AC sehingga mampu memberikan efek pendingin dalam ruangan Anda? AC alias Air Conditioner alias Pengkondision Udara merupakan seperangkat alat yang mampu mengkondisikan ruangan yang kita inginkan. kondensor. Gas bertekanan tinggi kemudian diteruskan menuju kondensor. Cairan lalu dialirkan ke orifice tube. Seperangkat alat tersebut diantaranya kompresor. . Campuran refrigent kemudian masuk ke akumulator / pengering. Refrigent dalam evaporator mulai berubah kembali menjadi uap bertekanan rendah. katup ekspansi. kompresor mengubah fluida kerja/refrigent berupa gas dari yang bertekanan rendah menjadi gas yang bertekanan tinggi. Kondensor : Kondensor adalah sebuah alat yang digunakan untuk mengubah/mendinginkan gas yang bertekanan tinggi berubah menjadi cairan yang bertekanan tinggi. evaporator dipasangi silikon yang berfungsi untuk menyerap kelembapan dari refrigent. evaporator. dan evaporator dengan penjelasan sebagai berikut : Kompresor : Kompresor adalah power unit dari sistem sebuah AC. Dalam beberapa sistem. orifice tube. sebelum melalui kompresor untuk memperoleh tekanan dan beredar dalam sistem lagi. terutama mengkondisikan ruangan menjadi lebih rendah suhunya dibanding suhu lingkungan sekitarnya.

jadi refrigent yang masuk ke dalam kompresor dialirkan ke condenser yang kemudian dimampatkan di kondenser. pada katup ekspansi ini refrigent tekanannya diturunkan sehingga refrigent berubah kondisi dari fase cair ke fase uap yang kemudian dialirkan ke evaporator. maka refrigent mengeluarkan kalor yaitu kalor penguapan yang terkandung di dalam refrigent. di dalam evaporator ini refrigent akan berubah keadaannya dari fase cair ke fase uap. Di bagian kondenser ini refrigent yang dimampatkan akan berubah fase dari refrigent fase uap menjadi refrigent fase cair. Pada kondensor tekanan refrigent yang berada dalam pipa-pipa kondenser relatif jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tekanan refrigent yang berada pada pipi-pipa evaporator. cara kerja sistem AC dapat diuraikan sebagai berkut : Kompresor yang ada pada sistem pendingin dipergunakan sebagai alat untuk memampatkan fluida kerja (refrigent).Jadi. Setelah refrigent lewat kondenser dan melepaskan kalor penguapan dari fase uap ke fase cair maka refrigent dilewatkan melalui katup ekspansi. perubahan fase ini disebabkan karena tekanan refrigent dibuat sedemikian rupa sehingga refrigent setelah melewati katup ekspansi dan melalui evaporator tekanannya menjadi sangat turun. . Adapun besarnya kalor yang dilepaskan oleh kondenser adalah jumlahan dari energi kompresor yang diperlukan dan energi kalor yang diambil evaparator dari substansi yang akan didinginkan. Hal ini secara praktis dapat dilakukan dengan jalan diameter pipa yang ada dievaporator relatif lebih besar jika dibandingkan dengan diameter pipa yang ada pada kondenser.

Dengan diambilnya energi yang diambil dalam substansi yang akan didinginkan maka enthalpi [*] substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Proses ini akan berubah terus-menerus sampai terjadi pendinginan yang sesuai dengan keinginan. kipas. yang mengalir dalam sistem. dalam hal ini energi yang dipergunakan adalah energi yang berada di dalam substansi yang akan didinginkan. yang umumnya adalah fluorocarbon [**]. condenser coil (kumparan penukar panas). dengan turunnya enthalpi maka temperatur dari substansi yang akan didinginkan akan menjadi turun. Pada condenser coil. Sebuah thermostat [***] mengontrol motor kompresor untuk mengatur suhu ruangan. Mekanisme berubahnya refrigerant menjadi cairan lalu gas dengan memberi atau mengurangi tekanan terbagi mejadi dua area: sebuah penyaring udara. menuju ke cooling coil yang berisi cairan refrigerant yang dingin. sehingga udara menjadi dingin. dan kipas pada jendela luar. gas refrigerant dari cooling coil lalu dipanaskan dengan cara pengompresan. menjadi cairan dan melepaskan panas saat dipompa (diberi tekanan). . refrigerant melepaskan panas dan menjadi cairan. lalu melalui teralis/kisi-kisi kembali ke dalam ruangan. Pada kompresor. dan cooling coil (kumparan pendingin) yang ada pada sisi ruangan dan sebuah kompresor (pompa). Perlu diketahui : Kunci utama dari AC adalah refrigerant. yang tersirkulasi kembali ke cooling coil. Dengan adanya mesin pendingin listrik ini maka untuk mendinginkan atau menurunkan temperatur suatu substansi dapat dengan mudah dilakukan.Dengan adanya perubahan kondisi refrigent dari fase cair ke fase uap maka untuk merubahnya dari fase cair ke refrigent fase uap maka proses ini membutuhkan energi yaitu energi penguapan. Udara panas dari ruangan melewati filter. dan menjadi gas dan menyerap panas ketika tekanan dikurangi.

4. perletakan sistem vent. gambar denah dan iso diagram plumbing fixture air bersih 3. Perancangan peralatan air bersih: Reservoir dan pompa. Pengantar plambing air bersih a. Pendimensian pipa vent . katup dengan alat-alat kontrol. elemen sistem plambing air bersih. perlengkapan. Pompa: jenis. dasardasar sistem plambing secara umum. komponen peralatan. Tujuan dan Output Mahasiswa mampu menggunakan persamaan dan tabel-2. bentuk dan fungsi. sistem perpompaan. b. jenis-jenis sistem vent yang biasa digunakan. karakteristik. Pengantar sistem plambing dan perpompaan Sistem plambing Definisi. 5. serta mampu menghitung besaran sistem perpipaan plambing dan mampu merancang sistem plambing untuk gedung 4 lantai Uraian Rinci Materi Kuliah 1. contoh perhitungan penentuan dimen-si plumbing air bersih c. design sistem plambing air kotor. objektif pemasangan sistem plambing dalam suatu bangunan. Perancangan vent system: Definisi dan kegunaan sistem vent. air buangan dan air hujan. dll. design sistem plambing air bersih.rancangan instalasi dan rumah aeratos. Pengantar plambing air kotor: Konsep sistem plambing air kotor. 6. 2. elemen sistem plambing air kotor. penempatan. Perancangan sistem plambing air bersih untuk typical floor Perhitungan dimensi enginee-ring plumbing air bersih. rancangan sistem plambing air minum. dia-gram jalur perpipaan air ber-sih. Konsep sistem plambing air bersih. pengukur debit. pencegahan kebakaran. jenis. Perancangan sistem plambing air bersih Konsep perancangan plum-bing air bersih. dan pengunaannya. desain tipikal plumbing air bersih.Plambing dan Instrumentasi Kode Mata Kuliah: TL-3201 Nama Mata Kuliah: Plambing & Instrumentasi Silabus Ringkas Plambing: pengertian. plambing fixture untuk air bersih. pemilihan dan sistem head. plambing code.

Aplikasi pemasangan pompa Contoh aplikasi dan perencanaan pompa. pengertian dan penggambaran kurva head system 11. jenis-jenis sprinkler system. jenis-jenis pompa yang biasa digunakan. Sistem perpompaan Definisi sistem perpompaan. pengertian dan penggambaran kurva pompa. Penentuan jenis pompa yang dibutuhkan Penentuan parameter penentu kebutuhan pompa: debit dan tekanan. elemen/komponen dalam suatu pompa 10. perencanaan rumah pompa. Plambing system untuk penyaluran air hujan Definisi dan elemen plambing system untuk air hujan. Plambing pencegah kebakaran / sprinkler system.7. Definisi dan kegunaan sprinkler system. perletakan dan perhitungan dimensi perpipaan srinkler system 8. perletakan dan perhitungan dimensi perpipaan air hujan 9. pemasangan pompa secara seri dan paralel .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->