P. 1
SISTEM SENTRALISASI

SISTEM SENTRALISASI

|Views: 1,662|Likes:
Published by Ryan Adiputra

More info:

Published by: Ryan Adiputra on Mar 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

SISTEM SENTRALISASI Sentralisasi adalah memusatkan seluruh wewenang kepada sejumlah kecil manajer atau yang berada di posisi

puncak pada suatu struktur organisasi. Mungkin sekarang saya akan mengajak pembaca untuk melihat ke belakang atau pada zaman dulu. JIka kita melihat dari perkembangan teknologi informasi dan ilmu system informasi,maka kebanyakan aplikasi perusahaan dibangun ad-hoc sehingga tidak heran dala perkembangannya sering kita temui fenomena system aplikasi tambal sulam. Dan dalam perusahaan atau departemen pada zaman dulu sering membangun sistemnya sendiri-sendiri untuk mendukung kegiatan fungsionalnya, seperti system informasi akuntansi dan keuangan, system informasi pemasaran dan penjualan, system informasi operasional, dan lain sebagainya. Pada awalnya para perusahaan tidak merasa bahwa system ini mendatangkan permasalahan. Oleh karena itu, system ini masih terus digunakan. Namun sejalan dengan perkembangan zaman serta perkembangan teknologi informasi dan dunia usaha, maka banyak perusahaan mulai menyadari bahwa system ini sudah tidak cocok karena adanya permasalahan di dalam perusahaan itu ketika mereka ingin mengalirkan sebuah data atau informasi dari bagian satu ke bagian lainnya. Terjadi kesalahan komunikasi karena adanya sejumlah perbedaan teknis seperti masalah standar, protocol, teknologi, metode dan lain-lain. Oleh karena itu, perusahaan mulai melirik konsep system sentralisasi karena mereka sangat membutuhkan suatu system besar yang terpadu dan saling terintegrasi satu dan lainnya. Fitur atau karakteristik dari system sentralisasi adalah sebagai berikut : y Strategi, kebijakan dan pendekatan manajemen informasi berlaku seragam dan standar bagi seluruh unit organisasi dengan kecenderungan tata kelola secara ³top down´ Keputusan terkait dengan jenis sistem, tipe aplikasi, standar basis data, hak akses, spesifikasi perangkat keras dan infrastruktur, dan lain sebagainya ditentukan oleh pusat (sentral) Unit teknologi informasi yang berada di pusat memiliki kekuasaan dan/atau kewenangan yang jauh lebih besar dan tinggi dibandingkan dengan unit serupa yang ada di berbagai cabang perusahaan atau business unit Computing power akan cenderung diletakkan di pusat yang ditandai dengan diinstalasinya sejumlah powerful servers dan datawarehouse yang berisi seluruh data konsolidasi kantor-kantor cabang.

y

y

y

Selain itu, system sentralisasi juga memiliki beberapa kelebihan yaitu : y y y Jaminan terbentuknya sistem yang holistik dan koheren di seluruh tataran organisasi karena sifatnya yang standar dan terpusat Pertukaran data dan/atau informasi dapat dilakukan dengan mudah karena keseragaman teknologi penyimpanan data primer maupun sekunder. Potensi terjadinya ³anarki´ karena fenomena ³tambal sulam´ dan kesulitan membangun ³interface´ dari sejumlah sistem yang tersebar dapat direduksi seminimum mungkin; dan lain sebagainya

Tetapi tidak hanya kelebihan, system sentralisasi ternyata juga memiliki banyak kelemahan dimana kelemahan ini sangat mengganggu dan menghambat kemajuan perusahaan. Kelemahan-kelemahan itu antara lain :

y y

y y

y

y

y

Kecenderungan yang terjadi adalah kontrol yang berlebihan dan terlalu ketat hingga terjadi manajemen informasi yang cukup kaku dan sangat hirarkis Fokus lebih banyak diarahkan pada ³conformity´ atau ketaatan pada prosedur standar sehingga mengurangi sejumlah inisiatif yang terkadang dapat berguna bagi perusahaan; Karena biasanya akan mengarah pada satu standar tertentu, kerap perlu dikeluarkan biaya yang relatif jauh lebih mahal dibandingkan dengan nonstandar; Karena teknologi informasi terdiri dari sejumlah komponen yang beragam, belum tentu masing-masing komponen yang dipilih adalah yang terbaik (karena yang penting bagi manajemen adalah kesamaan standar sehingga terkadang kinerja atau performa dinomorduakan); Terkadang dalam perkembangannya ditemukan teknologi baru yang canggih dan berguna bagi perusahaan, namun karena spesifikasinya diluar standar perusahaan maka peluang tersebut dilepaskan begitu saja; Nature atau karakteristik dari perkembangan teknologi informasi yang serba ³open system´ dan ³open standard´ membuat sistem sentralisasi belum tentu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan dengan pendekatan lainnya; Asumsi yang selalu dipergunakan di dalam sistem sentralisasi adalah kesamaan fasilitas dan performa di seluruh unit bisnis perusahaan, padahal untuk di negara kepulauan semacam Indonesia masalah infrastruktur dan ³digital divide´ menjadi kendala utama yang kerap menghambat efektivitas kinerja sistem; dan lain sebagainya

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->